PERTEMUAN 5_PASAR UANG DAN PASAR VALAS

advertisement
PASAR UANG DAN PASAR
VALAS
Ratih Kurniasih
PENGERTIAN PASAR UANG
 Pasar
uang adalah suatu kelompok pasar dimana
instrumen kredit jangka pendek, yang umumnya
berkualitas tinggi diperjualbelikan.
 Pasar uang (money market) merupakan pertemuan
demand dan supply dana jangka pendek. Dalam
pasar uang, valuta asing diperlukan untuk membayar
kegiatan ekspor impor, hutang luar negeri.
 Menurut Pandji Anoraga dan Piji Pakarti (2001 : 20),
pasar uang adalah suatu tempat pertemuan abstrak
dimana para pemilik dana jangka pendek dapat
menawarkan
kepada
calon
pemakai
yang
membutuhkannya, baik secara langsung maupun
melalui perantara.
FUNGSI PASAR UANG
1.
2.
3.
4.
Sebagai sarana alternatif bagi lembaga-lembaga
keuangan, perusahaan-perusahaan non keuangan untuk
memenuhi kebutuhan dana jangka pendek maupun
untuk menempatkan dana atas kelebihan likuiditasnya.
Mempermudah masyarakat memperoleh dana-dana
jangka pendek untuk membiayai modal kerja atau
keperluan jangka pendek lainnya;
Memberikan kesempatan masyarakat berpartisipasi
dalam pembangunan dengan membeli Sertifikat Bank
Indonesia (SBI) dan Surat Berharga Pasar Uang (SBPU);
dan
Menunjang program pemerataan pendapatan bagi
masyarakat.
CIRI-CIRI PASAR UANG
1.
2.
3.
Menekankan pada pemenuhan dana jangka pendek.
Mekanisme pasar uang ditekankan untuk
mempertemukan pihak yang mempunyai kelebihan
dana dan yang membutuhkan dana.
Tidak terikat pada tempat tertentu seperti halnya
pasar modal.
Sedangkan Pasar Uang menurut Pandji Anoraga dan
Piji Pakarti (2001:19) mempunyai ciri :
1. Jangka waktu dana yang pendek
2. Tidak terikat pada tempat tertentu
3. Pada umumnya supply dan demand bertemu secara
langsung
4. Tidak perlu guarantee underwriter
TUJUAN PASAR UANG
1.
2.
3.
4.
1.
2.
3.
Dari Pihak yang membutuhkan dana, bertujuan:
Untuk memenuhi kebutuhan jangka pendek,
Untuk memenuhi kebutuhan likuidasi,
Untuk memenuhi modal kerja,
Membantu pihak yang membutuhkan dana apabila kalah
kliring (penyelesaian utang piutang antar bank peserta
kliring yang berbentuk surat-surat berharga)
Sedangkan dari pihak yang menanamkan dana, bertujuan:
Untuk memperoleh penghasilan dengan tingkat suku
bunga tertentu,
Membantu pihak – pihak yang mengalami kesulitan
keuangan,
Spekulasi.
PELAKU PASAR UANG
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
Bank
Yayasan
Lembaga Dana Pensiun
Perusahaan Asuransi
Perusahaan-perusahaan besar
Lembaga Pemerintah
Lembaga Keuangan lain
Individu Masyarakat
SUMBER PASAR UANG
1.
2.
3.
Kelebihan uang kas dari Badan Usaha Milik Negara
(BUMN)
Kelebihan uang kas dari perusahaan yang belum
digunakan.
Kelebihan uang kas dari berbagai bank.
INSTRUMEN PASAR UANG
Instrumen
atau
surat-surat
berharga
yang
diperjualbelikan dalam pasar uang jenisnya cukup
bervariasi termasuk surat-surat berharga yang diterbitkan
oleh badan-badan usaha swasta dan negara serta
lembaga-lembaga pemerintah.
 Pemilihan dana oleh investor di dalam pasar uang
tentu dengan berbagai pertimbangan. Investor dapat
memilih salah satu dari sekian banyak surat
berharga yang di tawarkan sesui dengan tujuan
masing-masing.
Surat-surat
berharga
yang
ditawarkan di pasar uang kita sebut dengan
instrument pasar.

Instrumen pasar uang yang ada di Indonesia menurut
Dahlan Siamat (2001:208) adalah sebagai berikut :
1. Sertifikat Bank Indonesia (SBI)
 Instrumen utang yang diterbitkan oleh pemerintah atau
bank sentral atas unjuk dengan jumlah tertentu yang
akan dibayarkan kepada pemegang pada tanggal yang
telah ditetapkan.
 Diterbitkan oleh BI.
 Jangka waktu 1 bulan s/d 1 tahun.
 Diterbitkan tanpa warkat (dokumen, kertas berisi
keterangan mengenai peristiwa untuk dipakai sebagai
bukti).
 Dapat dipindahtangankan
Dapat didiskontokan (potongan atau bunga yang harus
dibayar oleh orang yang menjual wesel atau surat dagang
yang diuangkan sebelum waktunya).
 Diterbitkan dengan sistem lelang
 Memengaruhi tingkat bunga di pasar  Stop Out Rate
(SOR)
 Pola pembelian SBI: pembelian melalui pasar perdana
(langsung ke BI), pembelian melalui pasar sekunder,
pembelian melalui broker
 Pembelian SBI dapat dilakukan baik secara outright atau
repo (repurchase agreement dimana penjual surat
berharga menyetujui untuk membeli kembali dengan
harga yang ditetapkan di waktu tertentu)

2. Surat Berharga Pasar Uang (SBPU)
 Surat-surat berharga berjangka pendek yang dapat
diperjualbelikan secara diskonto dengan Bank
Indonesia atau lembaga diskonto yang ditunjuk oleh
BI.
 Instrumen open market operation dalam rangka
ekspansi moneter BI.
 Dapat berupa wesel atau promes (surat sanggup
bayar).
 Jangka waktu 30 hari s/d 180 hari.
3. Sertifikat Deposito
 Instrumen keuangan yang diterbitkan oleh suatu bank atas
unjuk dan dinyatakan dalam suatu jumlah, jangka waktu
dan tingkat bunga tertentu.
 Diterbitkan oleh bank umum.
 Dapat diperjualbelikan atau dipindahtangankan sebelum
jatuh tempo.
 Ciri pokok yang membedakannya dengan deposito
berjangka
terletak
pada
sifat
yang
dapat
dipindahtangankan atau diperjualbelikan sebelum jangka
waktu jatuh temponya melalui lembaga – lembaga
keuangan lainnya.
4. Call Money
 Kegiatan pinjam meminjam dana antara satu bank dengan
bank lainnya untuk jangka waktu pendek.
 Pasar uang antar bank.
 Penempatan atau pinjaman dana jangka (1s/d7 hari)
antar bank
5. Repurchase Agreement
 Transaksi jual beli surat-surat berharga disertai dengan
perjanjian bahwa penjual akan membeli kembali suratsurat berharga yang dijual tersebut pada tanggal dan
dengan harga yang telah ditetapkan lebih dahulu
6. Bill of Exchange
 Surat perintah tertulis tak bersyarat yang ditujukan oleh
seseorang kepada pihak lainnya untuk membayar
sejumlah uang pada saat diperlihatkan atau pada tanggal
tertentu kepada penarik atau order atau pembawa
(wesel bayar).
 Bersifat likuid.
 Penarikan wesel ini biasanya didahului dengan transaksi
jual beli barang.
 Penjual sebagai penarik wesel, pembeli sebagai tertarik.
 Jangka waktu 6 hari s/d 180 hari.
 Dapat diperjualbelikan secara diskonto.
 Dapat berubah menjadi banker’s acceptance.
7. Banker’s Acceptence
 Suatu instrumen pasar uang yang digunakan untuk
memberikan kredit pada eksportir atau importir untuk
membayar sejumlah barang atau untuk membeli valuta
asing.
 Jangka waktu akseptasi biasanya 30 sampai 270 hari.
Keuntungan Banker’s Acceptance:
 Eksportir
dapat menerima uangnya segera tanpa
penundaan.
 Importir dapat menunda pembayarannya sesuai dengan
jangka waktu credit line yg disepakati dengan bank.
 Bank
penerbit yg memegang banker’s acceptance
(didiskonto dari eksportir) merupakan instrumen
keuangan yg sangat likuid yg dapat dijual sebelum jatuh
tempo.
8. Commercial Paper (CP)
 Penerbit CP adalah perusahaan yg memiliki kredibilitas
tinggi.
 CP dinilai oleh lembaga pemeringkat (di Indonesia adalah
PT. Pefindo).
 Jangka waktu maksimal 270 harian.
 Penjualan dengan sistem diskonto atau dengan bunga
sebagaimana halnya dengan kredit.
 Promes yang tidak disertai dengan jaminan yang
diterbitkan oleh perusahaan untuk memperoleh dana
jangka pendek dan dijual kepada investor dalam pasar
uang.
INDIKATOR PASAR UANG
Indikator pasar uang sangat diperlukan untuk
mengukur
atau
paling
tidak
mengamati
perkembangan pasar uang. Indikator pasar uang
meliputi:
 Suku bunga Pasar Uang Antar Bank (Rp) : Tingkat
bunga yang dikenakan oleh bank terhadap bank lain
dalam hal pinjam meminjam dana dalam bentuk
rupiah.
 Volume transaksi Pasar Uang Antar Bank (Rp):
Jumlah transaksi antar bank dalam hal pinjam
meminjam dalam bentuk rupiah.
 Suku
bunga Pasar Uang Antar Bank (US$) : Tingkat
bunga yang dikenakan oleh bank terhadap bank lain
dalam hal pinjam meminjam dana dalam bentuk US $.
 Volume transaksi Pasar Uang Antar Bank (US$) :
Jumlah transaksi antar bank dalam hal pinjam
meminjam dalam bentuk US $.
 JIBOR (Jakarta Interbank Offered Rate) : rata-rata
dari suku bunga indikasi pinjaman tanpa agunan yang
ditawarkan dan dimaksudkan untuk ditransaksikan
oleh Bank Kontributor kepada Bank kontributor lain
untuk meminjamkan rupiah untuk tenor tertentu di
Indonesia.
 Suku
bunga deposito Rupiah (%/Th) : Tingkat
bunga yang diberikan para deposan yang
mendepositokan uangnya dalam bentuk Rupiah.
 Suku bunga deposito US$ (%/Th) : Tingkat bunga
yang diberikan para deposan yang mendepositokan
uangnya dalam bentuk US $.
 Nilai Tukar Rupiah (Kurs) : Harga suatu mata uang
terhadap mata uang lainnya atau nilai dari suatu mata
uang terhadap mata uang lainnya.
 Suku bunga kredit : Tingkat bunga kredit yang
dikenakan bank atau lembaga keuangan lainnya
kepada para kreditor.
 Inflasi
: Kenaikan tingkat harga barang dan jasa
secara umum dan terus menerus suatu waktu
tertentu.
 Indeks Harga Konsumen (IHK) : Angka indeks yang
menunjukkan tingkat harga barang dan jasa yang
harus dibeli konsumen dalam suatu periode tertentu.
 Sertifikat Bank Indonesia (SBI) : Instrumen
investasi jangka pendek yang bebas resiko.
KELEBIHAN PASAR UANG
1.
2.
Sarana untuk mencari pinjaman dana jangka pendek
bagi perusahaan yang mengalami kesulitan
likuiditas.
Sarana untuk menempatkan kelebihan dana yang
dimiliki oleh badan usaha.
KELEMAHAN ATAU RESIKO PASAR
UANG
1.
2.
3.
4.
5.
Resiko pasar (market risk) : risiko turunnya nilai surat
berharga, kenaikan tingkat bunga.
Resiko gagal bayar : debitur (peminjam) tidak dapat
memenuhi kewajiban bayar kepada kreditur.
Resiko inflasi : pemberi pinjaman menghadapi
kemungkinan naiknya harga barang dan jasa yang
menurunkan daya beli atas pendapatan yang diterima.
Resiko nilai tukar atau valuta : perubahan tidak
menguntungkan terhadap kurs mata uang asing.
Resiko politik : perubahan undang-undang atau
peraturan pemerintah.
VALUTA ASING

VALAS atau dalam Bahasa Inggris dikenal sebagai
FOREX (Foreign Exchange) adalah mata uang asing
dan alat pembayaran lainnya yang digunakan untuk
melakukan atau membiayai transaksi ekonomi dan
keuangan internasional atau luar negeri dan biasanya
mempunyai catatan kurs resmi pada Bank Sentral atau
Bank Indonesia.
PASAR VALUTA ASING
 Perdagangan
ini diawali pada tahun 1971 berdasarkan
perjanjian Bretton Woods yang menetapkan
perubahan nilai mata uang suatu negara dari kurs
tetap menjadi kurs mengambang yang nilainya
ditentukan oleh pasar.
 Pasar valuta asing (foreign exchange market) adalah
suatu mekanisme dimana mata uang satu ditukar
dengan mata uang lainnya. Suatu jenis perdagangan
atau transaksi yang memperdagangkan mata uang
suatu negara terhadap mata uang negara lainnya yang
melibatkan pasar–pasar uang utama di dunia selama
24 jam secara berkesinambungan.
TUJUAN PASAR VALUTA ASING
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
Mendapatkan keuntungan berupa selisih harga beli dan
harga jual,
Mendapatkan bunga atau selisih suku bunga atau swap,
Untuk transaksi pembayaran,
Mempertahankan daya beli,
Pengiriman uang keluar negeri,
Mencari keuntungan,
Pemagaran risiko,
Kemudahan berbelanja.
PELAKU UTAMA PASAR VALAS
1. Dealer
Dealer pada umumnya disebut juga sebagai market maker
yang berfungsi sebagai pihak yang membuat pasar
bergairah di pasar uang. Dealer umumnya mengkhususkan
pada mata uang tertentu dan menetapkan tingkat
persediaan tertentu pada mata uang tersebut. Biasanya
yang bertindak sebagai dealer adalah pihak bank,
meskipun ada juga beberapa yang nonbank. Mereka
mendapatkan keuntungan dari selisih harga jual dan harga
beli valuta asing.
2. Perusahaan atau Perorangan
Perusahaan maupun individu dapat pula melakukan
transaksi perdagangan valuta asing (valas). Pasar valuta
asing dimanfaatkan untuk memperlancar transaksi bisnis.
Yang termasuk dalam kelompok ini adalah eksportir,
importir, investor internasional, perusahaan multinasional
dan lain-lainnya.
3. Bank Sentral
Fungsi Bank Sentral dalam pasar valuta asing umumnya
adalah sebagai stabilitator nilai tukar mata uang lokal.
Bank Sentral memanfaatkan pasar valuta asing untuk
mendapatkan atau membelanjakan cadangan valuta
asingnya agar dapat mempengaruhi stabilitas nilai tukar
mata uang sehingga berdampak positif bagi perekonomian
nasional negara.
4. Spekulan dan Arbitrator
Spekulan dan arbitrator bertindak atas kehendak mereka
sendiri dan mereka tidak memiliki kewajiban untuk melayani
konsumen serta tidak menjamin kelangsungan pasar, berbeda
dari dealer. Spekulan juga pelaku pasar yang akan meramaikan
transaksi di pasar uang. Para spekulan dapat keuntungan dari
perubahan atau fluktuasi harga umum (capital gain). Sementara
itu, arbitrator memperoleh keuntungan dengan memanfaatkan
perbedaan harga di berbagai pasar.
5. Pialang Pasar Valas
Pialang bertindak sebagai perantara yang mempertemukan
penawaran dan permintaan terhadap mata uang tertentu. Agar
dapat melaksanakan tugasnya dengan baik, perusahaan pialang
memiliki akses langsung dengan dealer dan bank di seluruh
dunia.
FUNGSI PASAR VALAS
1. Transfer Daya Beli
Sangat diperlukan terutama dalam perdagangan
internasional dan transaksi modal yang biasanya
melibatkan pihak-pihak yang tinggal di negara yang
memiliki mata uang yang berbeda.
2. Mengurangi Resiko Valas
Importir mengharapkan memperoleh keuntungan dalam
usaha perdagangan. Dalam kondisi normal dari
kemungkinan resiko yang tidak diperkirakan misalnya
terjadi perubahan kurs yang tiba-tiba sehingga
mempengaruhi besarnya keuntungan yang telah
diperkirakan.
3. Penyediaan Kredit
Pengiriman barang antarnegara dalam perdagangan
internasional membutuhkan waktu, oleh karena itu
harus ada suatu cara untuk membiayai barang-barang
dalam perjalanan pengiriman tersebut termasuk
setelah barang sampai ke tempat tujuan yang biasanya
memerlukan beberapa waktu untuk kemudian dijual
kepada pembeli.
JENIS-JENIS PASAR VALAS
1. Pasar Spot (Pasar Tunai)
 Kurs spot adalah nilai tukar berjalan suatu valuta.
 Pasar spot adalah pasar yang memfasilitasi transaksitransaksi nilai tukar berjalan suatu valuta. Dimana
komoditi atau valas dijual secara tunai dengan penyerahan
segera.
Dalam pasar spot, dibedakan atas tiga jenis transaksi:
a. Cash, dimana pembayaran satu mata uang dan pengiriman
mata uang lain diselesaikan dalam hari yang sama.
b.Tom (kependekan dari tomorrow/besok), dimana
pengiriman dilakukan pada hari berikutnya.
c. Spot, dimana pengiriman diselesaikan dalam tempo 48 jam
setelah perjanjian.
2. Pasar Forward
 Kurs forward adalah nilai tukar suatu valuta dengan
valuta lain pada suatu waktu di masa depan yang
dikuotasikan oleh bank-bank.
 Pasar Forward adalah pasar yang memfasilitasi
perdagangan kontrak forward mata uang.
 Menurut Kuncoro transaksi forward merupakan
transaksi valas dimana pengiriman mata uang
dilakukan pada suatu tanggal tertentu di masa datang.
 Kurs
dimana transaksi forward akan diselesaikan
telah ditentukan pada saat kedua belah pihak
menyetujui kontrak untuk membeli dan menjual.
 Waktu antara ditetapkannya kontrak dan pertukaran
mata uang yang sebenarnya terjadi dapat bervariasi
dari dua minggu hingga satu tahun.
 Jatuh tempo kontrak forward biasanya satu, dua, tiga
atau enam bulan.
 Transaksi forward biasanya terjadi bila eksportir,
importir, atau pelaku ekonomi lain yang terlibat
dalam pasar valas harus membayar atau menerima
sejumlah mata uang asing pada suatu tanggal tertentu
di masa mendatang.
3. Pasar Currency Futures
 Pasar Currency Futures merupakan pasar yang
memfasilitasi perdagangan kontrak Currency Futures.
 Suatu kontrak Currency Futures menetapkan suatu
volume standar dari suatu valuta tertentu yang akan
dipertukarkan pada tanggal penyelesaian (settlement
date) tertentu di masa depan.
 Sebuah MNC (multi national corporation) yang ingin
meng-hedge hutangnya akan membeli kontrak
Currency Futures untuk mengunci harga suatu valuta
di masa depan.
4. Pasar Currency Options
 Pasar Currency Options merupakan pasar yang
memfasilitasi perdagangan kontrak currency options.
 Kontrak currency options dapat diklasifikasikan
sebagai call atau put.
 Suatu currency call Options menyediakan hak untuk
membeli suatu valuta tertentu dengan harga tertentu
(yang dinamakan dengan strike price atau exercise
price) dalam suatu periode waktu tertentu. Currency
call options digunakan untuk meng-hedge hutanghutang valas yang harus dibayarkan di masa depan.
 Currency
put options memberikan hak untuk menjual
suatu valuta asing dengan harga tertentu dalam suatu
periode waktu tertentu.
 Dalam dunia pertukaran mata uang asing atau
currency exchange umumnya dipakai kode atau
simbol tertentu untuk mewakili setiap mata uang agar
lebih mudah untuk identifikasi dan proses karena
hanya menggunakan 3 digit karakter huruf untuk
tiap-tiap mata uang yang ada.
KELEBIHAN PASAR VALAS
1. Transaksi 24-Jam
Transaksi pasar valas berjalan 24 jam sehari selama 5 hari
dalam seminggu.
2. Likuiditas
Banyaknya broker/dealer dalam pasar valas menjadikan
pasar valas menjadi sangat likuid sekaligus bisa
menjadikan harga menjadi lebih stabil. Dengan
begitu, trader bisa membuka atau menutup posisi pada fair
market price.
3. Rendahnya Biaya Transaksi
Biaya transaksi di pasar valas secara online tidak ada,
namun hanya dikenakan biaya yang jumlahnya cukup
beragam salah satu contohnya adalah biaya pada saat
penarikan dana dari akun forex.
4. Keuntungan dari Kenaikan dan Penurunan Harga
Para trader dapat menarik keuntungan dari kenaikan
harga yaitu selisih antara harga beli dengan harga
jual/harga penutupan pada pesanan beli. Sedangkan pada
pesanan jual, keuntungan didapat dari selisih antara harga
jual dengan harga beli/penutupan.
5. Marjin Perdagangan
Perdagangan dengan marjin dapat membuat daya beli
investor melebihi jumlah modal yang dimiliki.
6. Keuntungan 2 Arah
Dapat menghasilkan keuntungan 2 arah, ketika market naik
atau pun ketika market turun. Hal ini tidak berlaku bagi
investasi jenis lain (1 way opportunity), sebagai contoh:
saham.
7. Fungsi Leverage (daya ungkit/faktor pengali)
Dengan modal relatif kecil dapat menghasilkan keuntungan
yang jauh lebih besar. Contoh : tanpa leverage hanya akan
mendapatkan $0.01/point dengan modal $100. Tapi dengan
leverage 1:100 maka dapat menghasilkan $1/point dengan
modal yang sama ($100).
KELEMAHAN PASAR VALAS
1. Resiko Kurs Pertukaran (Exchange Rate Risk)
Resiko ini timbul sebagai akibat dari naik-turunnya nilai
tukar (kurs) valas.
2. Resiko Negara Asal
Resiko ini timbul dari akibat campur tangan pemerintah
yang mata uangnya diperdagangkan di pasar valas
contohnya seperti intervensi bank sentral di negara
tersebut dengan menaikkan tingkat suku bunga, melepas
obligasi pemerintah, pembelian valuta asing secara besarbesaran oleh pemerintah dan sebagainya.
TERIMA KASIH
Download