Adapun fungsi utama mRNA adalah membawa kode

advertisement
NAMA
:Risqi Saputra
NIM
:13/347036/BI/9073
1.Jelaskan Perbedaan DNA dan RNA?
Jawab:
A.DNA
DNA pertama kali berhasil dimurnikan pada tahun 1868 oleh ilmuwan Swiss Friedrich
Miescher di Tubingen, Jerman, yang menamainya nuclein berdasarkan lokasinya di dalam inti sel.
Namun, penelitian terhadap peranan DNA di dalam sel baru dimulai pada awal abad 20, bersamaan
dengan ditemukannya postulat genetika Mendel. DNA dan protein dianggap dua molekul yang paling
memungkinkan sebagai pembawa sifat genetis berdasarkan teori tersebut. Struktur molekul DNA.
Atom karbon berwarna hitam,oksigen merah,nitrogen biru, fosforhijau, dan hidrogenputih.
Asam deoksiribonukleat, lebih dikenal dengan DNA (bahasa Inggris: deoxyribonucleic acid), adalah
sejenis asam nukleat yang tergolong biomolekul utama penyusun berat kering setiap organisme. Di
dalam sel, DNA umumnya terletak di dalam inti sel.Secara garis besar, peran DNA di dalam sebuah sel
adalah sebagai materi genetik; artinya, DNA menyimpan cetak biru bagi segala aktivitas sel. Ini berlaku
umum bagi setiap organisme. Di antara perkecualian yang menonjol adalah beberapa jenis virus (dan
virus
tidak
termasuk
organisme)
seperti HIV (Human
Immunodeficiency
Virus).
Struktur untai komplementer DNA menunjukkan pasangan basa (adenina dengan timina dan guanina
dengan sitosina) yang membentuk DNA beruntai ganda.
DNA merupakan polimer yang terdiri dari tiga komponen utama,
 gugus fosfat
 gula deoksiribosa
 basa nitrogen, yang terdiri dari:
 Adenina (A)
 Guanina (G)
 Sitosina (C)
 Timina (T)
Sebuah unit monomer DNA yang terdiri dari ketiga komponen tersebut dinamakan nukleotida,
sehingga DNA tergolong sebagai polinukleotida.Rantai DNA memiliki lebar 22-24 Å, sementara panjang
satu unit nukleotida 3,3 Å. Walaupun unit monomer ini sangatlah kecil, DNA dapat memiliki jutaan
nukleotida yang terangkai seperti rantai. Misalnya, kromosom terbesar pada manusia terdiri atas 220 juta
nukleotida.Rangka utama untai DNA terdiri dari gugus fosfat dan gula yang berselang-seling. Gula pada
DNA adalah gula pentosa (berkarbon lima), yaitu 2-deoksiribosa. Dua gugus gula terhubung dengan
fosfat melalui ikatan fosfodiester antara atom karbon ketiga pada cincin satu gula dan atom karbon kelima
pada gula lainnya. Salah satu perbedaan utama DNA dan RNA adalah gula penyusunnya; gula RNA
adalahribosa.DNA terdiri atas dua untai yang berpilin membentuk struktur heliks ganda. Pada struktur
heliks ganda, orientasi rantai nukleotida pada satu untai berlawanan dengan orientasi nukleotida untai
lainnya. Hal ini disebut sebagai antiparalel. Masing-masing untai terdiri dari rangka utama, sebagai
struktur utama, dan basa nitrogen, yang berinteraksi dengan untai DNA satunya pada heliks. Kedua untai
pada heliks ganda DNA disatukan oleh ikatan hidrogen antara basa-basa yang terdapat pada kedua untai
tersebut. Empat basa yang ditemukan pada DNA adalah adenina (dilambangkan A), sitosina (C,
dari cytosine), guanina(G), dan timina (T). Adenina berikatan hidrogen dengan timina, sedangkan guanina
berikatan dengan sitosina. Segmen polipeptida dari DNA disebut gen, biasanya merupakan molekul RNA.
REPLIKASI DNA
Proses komplementasi pasangan basa menghasilkan suatu molekul DNA baru yang sama dengan molekul
DNA lama sebagai cetakan. Kemungkinan terjadinya replikasi DNA melalui tiga model, diantarannya:
a. Semikonservatif. Rantai ganda DNA lama berpisah kemudian rantai baru disintesis pada masingmasing rantai DNA lama.
b. Konservatif. Rantai ganda DNA lama tidak berubah. Berfungsi sebagai cetakan buat DNA baru.
c. Dispersif. Beberapa bagian dari kedua rantai DNA lama digunakan sebagai cetakan DNA baru.
Sehingga DNA lama dan baru tersebar.
Dari ketiga model tersebut model semikonservatif merupakan model yang paling tepat untuk proses
replikasi DNA. Replikasi semikonservatif ini berlaku bagai organisme prokariotik maupun eukariotik.
B.RNA
Asam ribonukleat (bahasa Inggris:ribonucleic acid, RNA) adalah satu dari tiga makromolekul utama
(bersama dengan DNA dan protein) yang berperan penting dalam segala bentuk kehidupan.Asam
ribonukleat berperan sebagai pembawa bahan genetik dan memainkan peran utama dalam ekspresi
genetik. Dalam genetika molekular, RNA menjadi perantara antara informasi yang dibawa DNA dan
ekspresi fenotipik yang diwujudkan dalam bentuk protein.
Stuktur RNA
Berbeda dengan DNA, RNA merupakan rantai tunggal polinukleotida. Tiap ribonukleotida terdiri dari 3
gugus molekul, yaitu gula 5 karbon (ribosa), basa nitrogen, yang terdiri dari basa purin yang sama dengan
DNA sedangkan pirimidin berbeda, yaitu sitosin dan urasil, dan gugus fosfat.
Basa purin dan pirimidin berikatan dengan gula ribose membentuk nukleosida atau ribonukleotida.
Ribonukleotida yang berikatan dengan gugus fosfat membentuk nukleotida atau ribonukleotida.
Tipe RNA
RNA terdiri dari tiga tipe, yaitu:
1.
Transfer RNA(tRNA)
RNA jenis ini dibentuk di dalam nukleus, tetapi menempatkan diri di dalam sitoplasma.
tRNA merupakan RNA terpendek dan bertindak sebagai penerjemah kodon dari mRNA. tRNA
memiliki proporsi nukleosida yang lebih relatif tinggi.Transfer RNA (transfer-Ribonucleic acid)
atau asam ribonukleat transfer adalah molekul yang menginterpretasikan pesan genetik berupa
serangkaian kodon di sepanjang molekul mRNA dengan cara mentransfer asam-asam amino ke
ribosom dalam proses translasi.
Tiap tRNA mengandung suatu sekuen dengan tiga rangkaian basa pendek (antikodon).
Semua ujung 3’ tRNA mengandung sekuen SSA yang terletak berseberangan dengan sekuen
antikodon . Suatu asam amino tertentu akan melekat pada ujung 3 tRNA. Pelekatan ini
merupakan cara berfungsinya tRNA, yaitu membawa asam amino spesifik yang nantinya
berguna dalam sintesis protein, yaitu pengurutan asam amino sesuai urutan kodon pada mRNA.
2.
Ribosomal RNA(rRNA)
rRNA terdapat dalam ribosom,yang mengandung protein yang massanya kurang lebih
sama.Molekulnya berupa pita tunggal, tak bercabang, dan fleksibel. rRNA meliputi sekitar 80
persen total RNA dalam sel dan pada sel-sel yang tidak mempunyai inti sejati terdiri atas
beberapa tipe rRNA yaitu 23S rRNA, 16S rRNA, dan 5S rRNA.
3.
Messenger RNA(mRNA)
RNA jenis ini merupakan polinukleotida berbentuk pita tunggal linier dan disintesis oleh
DNA di dalam nukleus. mRNA berupa rantai tunggal yang relatif panjang . Panjang pendeknya
mRNA berhubungan dengan panjang pendeknya rantai polipeptida yang akan disusun. Urutan
asam amino yang menyusun rantai polipeptida itu sesuai dengan urutan kodon yang terdapat di
dalam molekul mRNA yang bersangkutan. mRNA bertindak sebagai pola cetakan pembentuk
polipeptida. Setiap molekul membawa salinan urutan DNA, yang ditranslasikan dalam
sitoplasma menjadi satu rantai polipeptida atau lebih.
Adapun fungsi utama mRNA adalah membawa kode-kode genetik dari DNA di inti sel
menuju ke ribosom di sitoplasma. mRNA ini dibentuk bila diperlukan dan jika tugasnya selesai,
maka akan dihancurkan dalam plasma.
C.PERBEDAAN ANTARA DNA DAN RNA
Download