Unstoppable Woman - Rumah Sakit Pantai Indah Kapuk

advertisement
Sahabat Sehat
Majalah Rumah Sakit Pantai Indah Kapuk
THROUGH THE NERVES
Para Ahli di Brain and
Spine Center yang Saling
Bahu Membahu
APRIL - JUNI 2014
Sophistication for
Your Health
Brain and Spine Center memiliki
penanganan yang cepat, tepat,
dan terarah untuk menurunkan
mortalitas dan morbiditas pasien.
Story of
Unstoppable
Woman
Fransisca Ratri Dewayani bercerita
tentang operasi di RS PIK akibat saraf
terjepit yang dideritanya.
Apa Kabar
Yuk, Atasi Nyeri!
Edisi VI - April 2014
Sahabat Sehat
Majalah Rumah Sakit
Pantai Indah Kapuk
EDITORIAL MANAGEMENT
Pelindung
B. Teddy Batanghari, MD, MBA
Redaksi
Dr. Yuda Turana, Sp.S
Dr. Rudy Hidayat, Sp.PD-KR
Rizal Bachrun
Desak Ayu
Dede Rizal
M. Ilham
Elys Lia Eliana
Geetruida
Eva Lutfia
Seto Widya M
Sena Tantono
Aris Mariano
Alamat Redaksi:
RS Pantai Indah Kapuk
Jl. Pantai Indah Utara 3
Pantai Indah Kapuk
Jakarta Utara
Telepon: (021) 5880911
Faksimili: (021) 5881414
Website:
www.pikhospital.co.id
F OTO T H I N K S TO C K
Facebook: pikhospital
Twitter: @pikhospital
Media Consultant:
MI Publishing
Salam Sahabat Sehat,
Nyeri merupakan permasalahan kesehatan tubuh yang
tampaknya kecil. Padahal jika nyeri terjadi secara terus menerus,
akhirnya dapat mengganggu aktivitas kita. Bahkan jika tidak
kunjung usai, rasa nyeri hanya bisa diatasi dengan tindakan bedah.
Penyebab nyeri bisa bermacam-macam. Adanya tumor, bantalan
yang pecah, atau gangguan berupa saraf yang rusak adalah
beberapa di antaranya.
Hal ini juga dirasakan oleh Fransisca Ratri Dewayani, pasien
RS Pantai Indah Kapuk. Hobi fotografinya harus terganggu
karena nyeri di punggung akibat bantalan tulang yang pecah
dan menghitam. Fransisca berbagi pada
Anda mengenai keputusannya melakukan
operasi di RS PIK.
Kami juga mengupas Brain and Spine
Center, terutama layanannya sebagai
bagian dari langkah pencegahan dan
pemeriksaan. Tidak hanya di ruang
dokter, kami mengajak Anda untuk masuk
ke ruang operasi dan melihat fasilitas yang
dimiliki oleh RS Pantai Indah Kapuk
sebagai bentuk komitmen kami
merawat Anda.
Tidak hanya itu, dengan
bangga kami berbagi informasi
tentang
peluncuran
Skin
Specialist Center dan Klinik Mata
Nusantara. Kehadiran dua klinik
baru ini melengkapi pelayanan
kami untuk Anda.
Kami harap Anda dapat menikmati
edisi yang disajikan secara istimewa
untuk Anda, para pembaca Sahabat
Sehat.
Semoga bermanfaat!
Daftar Isi
Through the Nerves
16
8
Jutaan sel saraf terdapat di dalam
tubuh. Diperlukan orang-orang yang
berkompeten untuk memahaminya seperti
para dokter di Brain and Spine Center ini.
Sophistication for
Your Health
Brain and Spine Center memiliki penanganan
yang cepat, tepat, dan terarah untuk menurunkan
mortalitas dan morbiditas pasien.
6
SALAM HANGAT UNTUK ANDA
Para ahli Brain and Spine Center siap memberikan penanganan yang terpadu.
20
MITOS ATAU FAKTA?
Beberapa kondisi tubuh kerap dikaitkan dengan penyakit atau kelainan saraf. Agar tidak salah kaprah, mari pahami beberapa gejala
secara medis.
14
The Story of
Unstoppable Woman
Ia gemar berjalan-jalan dan mengabadikan momen lewat
foto, sampai kebebasannya harus terenggut sementara.
MODEL
Fransisca Ratri
Dewayani
FOTOGRAFER
Atet Dwi
Pramadia
4
Sahabat Sehat APRIL 2014 - JUNI 2014
22
23
AGENDA
Berisi kegiatan-kegiatan RS Pantai Indah Kapuk.
KLINIK MATA NUSANTARA (KMN)
KMN hadir di RS Pantai Indah Kapuk untuk Anda yang peduli kesehatan mata.
A DAY OF GRATITUDE
Kisah tentang bayi yang lahir dengan berat 660 gram di RS PIK.
HEALTHY AND GORGEOUS
Peluncuran Skin Specialist Center untuk merawat kulit pasien.
BERSAMA MELAWAN PENUAAN
Kegiatan seminar dan gathering Sahabat RS PIK.
TANYA JAWAB
Tanya jawab dengan para ahli RS Pantai Indah Kapuk.
24
26
28
30
Sahabat Sehat APRIL 2014 - JUNI 2014
5
Salam Kenal
Salam Hangat untuk Anda
Para ahli Brain and Spine Center siap
memberikan penanganan yang terpadu.
Dr. Melani Justina Susanto, Sp.S
Spesialis Saraf
Jadwal Praktek:
Senin-Jumat | 08.00-15.00
Sabtu | 08.00-13.00
Dr. Girianto Tjandrawidjaja, Sp.S
Spesialis Saraf
Jadwal Praktek:
Selasa | 16.00-20.00
Jumat | 17.00-20.00
6
Sahabat Sehat APRIL 2014 - JUNI 2014
Dr. Yuda Turana, Sp.S
Spesialis Saraf
Jadwal Praktek:
Senin-Sabtu | 17.00-20.00
F OTO - F OTO D O K . R S P I K D A N A N G G A Y U N I A R
Dr. Parlin Susanto, Sp.S
Spesialis Saraf
Jadwal Praktek:
Jumat | 11.00-13.00
Dr. Deny Irwan, Sp.BS
Spesialis Bedah Saraf
Jadwal Praktek:
Selasa & Jumat | 17.00-20.00
Layanan
F OTO T H I N K S TO C K
Sop
8
Sahabat Sehat APRIL 2014 - JUNI 2014
Layanan
histication
for
Your Health
Brain and Spine Center memiliki
penanganan yang cepat, tepat, dan
terarah untuk menurunkan mortalitas
dan morbiditas pasien.
O
tak adalah organ paling vital
yang dimiliki oleh manusia.
Bagai sebuah prosesor, otak
mengendalikan keseluruhan jalannya
tubuh manusia. Otak juga mengkoordinir sebagian besar gerakan, perilaku,
dan fungsi tubuh homeostatis seperti
detak jantung dan tekanan darah.
Kerusakan jaringan otak dapat
menimbulkan kelumpuhan, gangguan
sensibilitas,
dan
pengelihatan,
tergantung dari lokasi atau area
otak yang terganggu. Kelainan pada
sumsum tulang belakang dapat
berbentuk penyempitan saraf, tumor,
infeksi, maupun kelainan pembuluh
darah. Gangguan pada saraf perifer
dapat menimbulkan rasa kelumpuhan,
kesemutan, dan nyeri. Lalu apakah
yang dimaksud dengan nyeri? “Nyeri
adalah suatu peringatan di dalam tubuh
manusia yang memberi tahu otak
bahwa ada sesuatu yang salah, ” jelas
Dr. Alfred Sutrisno, Sp.BS
Selayaknya
sebuah
prosesor,
diperlukan
kabel-kabel
yang
mengantarkan informasi ke otak. Peran
inilah dimiliki oleh sumsum tulang
belakang. Walaupun jaringan otaknya
normal, anggota gerak maupun
anggota tubuh lainnya tidak akan
berfungsi dengan baik bila sumsum
tulang belakang atau saraf perifer
rusak. Contohnya Christopher Reeve,
pemeran Superman, terjatuh dari kuda
dan mengalami patah leher. Kecelakaan
ini mengakibatkan sumsum tulang
belakangnya terpotong, sehingga
untuk bernafas ia memerlukan bantuan
mesin hingga akhir hayatnya.
Dalam dunia kedokteran, terdapat
kelainan atau penyakit yang masih
terasa sakit walaupun sudah dilakukan
operasi, misalnya kanker. Pasien kanker
akan mengalami rasa sakit setiap hari
hingga pemberian morfin pun tidak
mempan untuk menghilangkan nyeri.
Untuk menangani hal tersebut, dokter
memberi solusi dengan memutuskan
saraf yang menyampaikan informasi
nyeri ke otak.
Sahabat Sehat APRIL 2014 - JUNI 2014
9
Layanan
“Jika cara itu tidak berhasil, maka
pusat nyeri di otak juga diputuskan.
Cara seperti ini disebut neurofunctional
surgery,” tutur Alfred.
Penyebab nyeri bermacam-macam
seperti tumor, adanya bantalan yang
pecah, atau gangguan berupa saraf
yang rusak. Contoh, jika herpes
menyerang saraf tepi menimbulkan
rasa nyeri, maka saraf tepi yang
bermasalah perlu dihilangkan agar
tidak bisa meneruskan informasi ke
otak. Hal ini bisa dilakukan dengan
teknik neurotomy atau neuroablative.
Teknik ini tidak bisa dilakukan
untuk semua penyakit. Jika saraf pasien
terjepit oleh tumor atau benjolan,
teknik ini hanya bisa menghilangkan
nyeri sementara sehingga perlu
dilakukan operasi untuk membuang
tumor yang menjadi penyebabnya.
Untuk memberikan layanan terbaik
bagi pasien, rumah sakit tidak hanya
memiliki tim medis yang profesional
dan solid, tetapi juga menyediakan
10
Sahabat Sehat APRIL 2014 - JUNI 2014
peralatan canggih sebagai penunjang
pemeriksaan seperti microsugery
(bedah
mikro),
intraoperative
monitoring (IOM), electromyography
(EMG).
 MICROSUGERY (BEDAH
MIKRO)
Bedah mikro adalah bedah yang
menggunakan mikroskop. Mikroskop
berfungsi untuk memperbesar medan
sebanyak 20 kali untuk membantu
para dokter melihat saraf-saraf
lebih jelas. “Kita tahu bahwa jarak
saraf dan pembuluh darah itu dalam
satuan milimeter. Operasi sambung
darah di otak itu jaraknya hanya 1-3
milimeter. Bagaimana caranya kita
menyambungkan 1 milimeter jika tidak
pakai mikroskop?” tanya Alfred.
Selain untuk melihat medan lebih
jelas, sayatan yang dibuat pun jadi
lebih kecil. Sebelum ada bedah mikro,
untuk operasi one level dokter harus
membuat sayatan yang besar. Setelah
bedah mikro berkembang, dokter
hanya perlu membuat sayatan selebar
1,5 centimeter.
Bedah mikro bermanfaat untuk
meminimalkan kerusakan jaringan
yang sehat dalam operasi (minimal
invasive surgery). Pasien sangat
diuntungkan dengan keadaan ini. Jika
dahulu setelah operasi saraf kejepit
pasien harus tengkurap selama satu
bulan, kini satu hari setelah operasi
pasien sudah bisa berjalan. “Kalau dulu
prinsipnya ‘big surgeon, big insision’,
sekarang ‘big surgeon, minimal
insision’, “ tegas Alfred.
“Pada prinsipnya, semua penyakit
saraf bisa dilakukan microsurgery
dengan minimal invasive technique.
Operasi ini juga bisa dilakukan semua
kalangan tanpa batasan umur,” jelas
Alfred. Jika pasien berusia lanjut,
operasi bisa dilakukan asalkan
Diperlukan peralatan yang
menunjang untuk operasi seperti
Cath Lab dan IOM.
Layanan
jantungnya tidak bermasalah. Operasi
otak juga bisa dilakukan menggunakan
teknik ini. Bahkan menurut Alfred ada
pasien yang baru dua bulan melakukan
pemasangan ring pada jantungnya.
Dokter dapat
melakukan prognosis
melalui EMG.
F OTO - F OTO A D A M D W I & AT E T D W I P R A M A D I A
 INTRAOPERATIVE
MONITORING (IOM)
Intraoperative monitoring (IOM)
merupakan alat monitor atau navigasi
saat dokter melakukan operasi.
Dengan IOM, dokter dapat melihat
pemetaan di saraf dan melakukan
perencanaan sebagai pendekatan
operasi di bagian yang dituju. Alat
ini berguna untuk mendeteksi dan
memberikan peringatan kepada dokter
agar operasi berjalan lancar.
“Alat akan berbunyi jika dokter
mengenai saraf pada saat dokter
melangsungkan operasi. Kalau kita
memotong saraf dan bunyi langsung
hilang, berarti sarafnya sudah rusak.
Dokternya harus hati-hati dalam
operasi meskipun telah memasang
IOM,” papar Alfred.
IOM memiliki prinsip yang sama
dengan eletromyography (EMG), te­
tapi IOM lebih sensitif dan ekstensif.
Jika EMG terbatas one nerve at the time
atau hanya bisa memonitor saraf di satu
area, IOM dapat memonitor saraf di
beberapa area secara bersamaan.
Dokter Ii Husein Barnedh, Sp.S
menjelaskan bahwa IOM digunakan
untuk operasi seperti cochlear implant,
operasi tulang belakang, dan operasi
otak. Saat operasi berlangsung,
IOM dioperasikan oleh dokter saraf
yang mengkomunikasikan jika ada
gelombang yang muncul di layar. “Jika
ada respon, dokter saraf memberi tahu
operator untuk menjauhi lokasi yang
menimbulkan respon,” jelas Ii.
Sebelum operasi dilakukan, otot
pasien ditusuk oleh elektrode berupa
jarum dalam keadaan steril. IOM dapat
memuat hingga minimal 8 elektrode.
Menurut Ii, terdapat tiga elektrode
yang digunakan saat operasi yaitu
­monopolar, bipolar, dan konsentrik.
Penggunaan tiga jenis elektrode ini
bertujuan agar dapat memonitor saraf
lebih sensitif. IOM banyak dioperasi-
IOM
MERUPAKAN
ALAT
MONITOR
ATAU
NAVIGASI
SAAT DOKTER
MELAKUKAN
OPERASI.
kan oleh dokter saraf yang mengikuti
pendidikan EMG.Tidak heran, karena
basis IOM sama dengan EMG.
 ELETROMYOGRAPHY
(EMG)
Bagi Anda yang memiliki gangguan
saraf sensorik seperti kesemutan,
kebal, kesakitan, dan nyeri atau
gangguan saraf motorik seperti lemas
dan sering terjatuh, dokter RS PIK akan
memerika Anda menggunakan EMG.
EMG berfungsi untuk mengetahui
kelainan di otot, dan melihat
kesinambungan antar saraf di tangan
dan kaki serta kelainan pada tulang
belakang. EMG juga mendiagnosis
penyakit tertentu seperti myasthenia
gravis,
kelainan
seperti
muka
mencong, serta melakukan prognosis.
Letak kelainan saraf tersebut juga bisa
diketahui menggunakan EMG.
EMG
juga
berfungsi
untuk
Sahabat Sehat APRIL 2014 - JUNI 2014
11
Layanan
12
Sahabat Sehat APRIL 2014 - JUNI 2014
Radiofrequency generator dapat
membantu meminimalisir trauma pasien
setelah operasi dilakukan.
terganggu, dokter akan memeriksa tiga
hingga empat titik.
EMG bisa dilakukan pada pasien
berusia 6 bulan hingga 80 tahun.
Kontraindikasi
pemakaian
EMG
berlaku jika pasien memakai alat pacu
jantung dan memiliki kelainan darah
seperti hemofilia.
 TELERADIOLOGI
Gangguan
seperti
stroke
memerlukan pemeriksaan, diagnosis,

MSCT 128 SLICE
MSCT 128 Slice digunakan oleh
mendeteksi kelainan pada hard tissue
seperti jaringan tulang atau jaringan
sendi. Pemeriksaan dilakukan untuk
mendapatkan gambaran jaringan otak
dan sumsum tulang belakang serta
angiografi (pencitraan pembuluh
darah otak dengan menggunakan airlarut ionik yang kontras dengan sinar
X). Untuk melakukan pemeriksaan
dengan MSCT 128 Slice, hanya
diperlukan waktu sekitar 15 menit.
ALAT-ALAT LAIN YANG DIMILIKI
OLEH RS PIK:
CUSA (PENGHANCUR TUMOR)
Dalam tubuh manusia, tumor sering melilit saraf dan pembuluh
darah. Jika tumor diambil dengan cara dicaplok, bisa mengakibatkan
perdarahan di bagian lain, misalnya bagian pusat bicara. Hal tersebut
dapat mengakibatkan kerusakan pada bagian yang mengalami
pendarahan. Cusa yang memakai ultrasonic atau getaran suara
berfungsi untuk melepaskan pembuluh darah dan saraf yang
membalut tumor, sehingga tidak ada pendarahan. Cusa juga memiliki
ukuran dan tekanan tertentu. Kalau getaran terlalu keras, bisa
menyebabkan putusnya saraf dan pembuluh darah.
F OTO - F OTO AT E T D W I P R A M A D I A & A D A M D W I
mendeteksi tingkat kerusakan saraf.
Sebagai contoh, jika saraf berkontraksi
padahal
otot
tidak
melakukan
gerakan berarti saraf dan otot tidak
menyambung. “Hal ini menunjukkan
bahwa saraf mengalami kerusakan
berat,” jelas Ii. Kerusakan saraf seperti
ini bisa terjadi jika saraf terjepit
parah sehingga hampir putus. Pasien
yang mengalami patah leher akibat
kecelakaan sangat mungkin mengalami
hal ini jika sarafnya rusak.
Dalam EMG terdapat pemeriksaan
nerve conduction study (NCS). NCS
mengukur kecepatan antar saraf.
Dokter akan menyetrum pasien dengan
tegangan yang rendah untuk merekam
kecepatan sarafnya. “Jika kecepatan
saraf kurang dari kecepatan saraf
normal, pasien disebut mengalami
gangguan. Kecepatan saraf normal
untuk saraf tangan adalah 50 m/s dan
saraf kaki 40 m/s,” papar Ii.
Untuk pemeriksaan saraf motorik,
dokter memeriksa pasien dengan
surface skin electrode. Sedangkan
untuk pemeriksaan sensorik, dokter
akan memasang ring electrode di
jari tangan pasien. Lempengan besi
bernama ground dilumasi pasta agar
gelombang yang ditampilkan di layar
lebih stabil. Untuk satu saraf yang
serta tindakan yang secepat mungkin.
Apalagi, stroke memiliki golden
periode yang singkat yaitu 3-6 jam saja
sejak keluhan timbul. Dengan adanya
sistem teleradiologi yang pertama di
klinik Brain and Spine Center, keadaan
pasien dapat dideteksi oleh dokter
dalam waktu singkat.
Teleradiologi adalah teknologi
untuk mengirim pencitraan visual
radiografi
untuk
mendapatkan
diagnosis. Melalui sistem ini, dokter
bisa mengetahui keadaan pasien
dengan cepat. “Misalnya jika terjadi
kasus pendarahan, dokter ahli bisa
mendapatkan tingkat kesadaran serta
kelainan yang dialami pasien melalui
foto yang dikirim oleh pasien lain,
sehingga sebelum pasien tiba untuk
operasi, dokter ahli telah menyiapkan
penanganan yang tepat sesuai
diagnosis. Dengan cara ini, golden
time pasien terpenuhi dan tingkat
kesembuhannya lebih besar,” jelas Ii.
Layanan
NON STICKING - IRRIGATOR
BIPOLAR
 MAGNETIC RESONANCE
­IMAGING (MRI) 1,5 TESLA
FULL OPTION
MRI ini digunakan untuk mendeteksi
kelainan pada soft tissue seperti
jaringan saraf atau jaringan otak. MRI
juga bisa mengetahui kelainan saraf
dengan lebih jelas. MRI 1,5 Tesla yang
dimiliki RS PIK memiliki keunggulan
dibandingkan dengan rumah sakit lain
yang menggunakan MRI 0.3 Tesla
atau 0.5 Tesla. “Ada jenis tumor yang
tidak terlihat pada alat yang lama,
dan hanya bisa dilihat melalui MRI
1,5 Tesla. Alat diagnosis yang canggih
diperlukan oleh dokter agar dapat
mendiagnosis dengan tepat sehingga
bisa memberikan penanganan dan
operasi yang tepat,” tambah Alfred.
Durasi pemeriksaan dengan MRI
hanya memakan waktu 20-30 menit
untuk satu tempat atau area tubuh
yang diperiksa. Sebelum dilakukan
pemeriksaan, terkadang pasien diminta
Sebagai salah satu bentuk pelayanan operasi, RS Pantai Indah
Kapuk juga memiliki Non Sticking - Irrigator Bipolar. Alat ini
merupakan cauter yang berfungsi membakar pembuluh darah untuk
menghentikan pendarahan. Sesuai dengan namanya, alat ini tidak
lengket sehingga jaringan tidak menempel di alat.
untuk melakukan puasa terlebih
dahulu, tergantung dari gangguannya.
“Kalau pasien diduga memiliki tumor,
harus disuntuk kontras terlebih dahulu
sehingga pasien harus puasa. Kalau
hanya saraf kejepit , tidak perlu kontras,
sehingga bisa langsung diperiksa kapan
saja, ” terang Alfred.

CATH LAB
RS PIK memiliki Catheterization
Laboratory (Cath Lab) yang sering
digunakan untuk operasi sumsum
tulang belakang, otak, pembuluh
Para dokter serta perawat yang
berpengalaman memberikan pelayanan
terbaik untuk pasien.
EMG
BERFUNGSI
UNTUK
MENGETAHUI
KELAINAN DI
OTOT, SARAF,
DAN TULANG
BELAKANG.
darah, terutama pembuluh darah
yang pecah atau aneurism. Cath Lab
berfungsi untuk menentukan titik-titik
agar jarum bisa menuju area dengan
pas. Contohnya adalah kelainan
bantalan yang pecah (discogenic pain).
Dokter harus memasukkan jarum ke
bantalan dengan tepat. Jika gambar
tidak jelas dan jernih, maka jarum akan
sulit masuk ke bantalan. Oleh karena
itu, Cath Lab dapat membantu dokter
untuk memperjelas pencitraan.
Contoh lain adalah jika ada
pembuluh darah yang pecah dalam
operasi, dokter akan menjepit
pembuluh darahnya. Pembuluh darah
utama tidak dijepit agar otak tidak
bengkak dan menyebabkan kematian.
Pada saat akan dijepit, dokter
memberikan kontras agar bisa melihat
aliran darahnya saat itu. “Alat ini sangat
bermanfaat dalam cerebrovascular
surgery, pada waktu melakukan
operasi pembuluh darah,” kata Alfred.
DR/EL/NJ
Sahabat Sehat APRIL 2014 - JUNI 2014
13
Cerita Sampul
THE STORY OF
Unstoppable
Woman
14
Sahabat Sehat APRIL 2014 - JUNI 2014
Cerita Sampul
Ia gemar berjalan-jalan dan
mengabadikan momen lewat
foto, sampai kebebasannya
harus terenggut sementara.
F OTO AT E T D W I P R A M A D I A
L
ebih dari satu tahun yang lalu,
Fransisca
Ratri
Dewayani
merasakan ada yang tidak beres
pada tubuhnya. “Saya merasa makin
lama kaki saya makin mudah lelah,
tidak bisa diajak berjalan terlalu lama,”
keluh Fransisca. Masalah ini tentu
sangat mengganggu Fransisca yang
terbiasa aktif berkegiatan. Ia harus
mencari tempat duduk setiap dua
jam untuk meredam rasa lelahnya.
“Padahal biasanya saya kuat berjalan
seharian,” ujarnya.
Ternyata derita tersebut terus
berlanjut, Fransisca juga merasakan
ada yang janggal pada tulang
belakangnya. “Semakin lama saya
merasakan ada tulang yang bergeser.
Teman saya bahkan mengatakan
bahwa ia mendengar bunyi seperti
gesekan tulang tiap saya lewat,”
kenangnya.
Tak tahan dengan rasa sakit yang
mengganggu,
Fransisca
sempat
menjalani pengobatan pijat refleksi.
Namun, bukan kesembuhan yang
didapat, ibu dua anak ini justru
mengalami rasa sakit yang makin
parah. Ia juga pernah mencoba
pengobatan alternatif dan fisioterapi.
“Rasa nyaman yang ditimbulkan hanya
sementara, setelah itu kembali sakit,”
ungkap Fransisca.
Akhirnya Fransisca memutuskan
untuk memeriksakan diri ke rumah
sakit
terdekat
guna
menjalani
ortopedik dan scanning MRI. Dari hasil
scanning, barulah ia tahu pasti bahwa
ia mengalami sakit yang disebut saraf
terjepit dan harus dioperasi. “Terlihat
bahwa bantalan tulang punggungnya
pecah dan warnanya hitam,”
lanjutnya.
Fransisca
sadar.
Penyakitnya
ini bermula dari kesalahannya
mengangkat koper saat berkunjung ke
Belanda. “Koper itu berat. Seharusnya
saya tarik saja, tetapi malah saya
angkat. Saat itu saya merasa ada tulang
yang bergeser, tapi saya diamkan saja,”
kenangnya. Ketika rasa sakitnya makin
parah, ia coba mengurutnya, namun
tak juga menjadi lebih baik.
Perempuan penyuka fotografi ini
sempat kaget saat mengetahui dirinya
harus melakukan operasi. Atas saran
temannya, ia mencoba melakukan
crosscheck di Rumah Sakit Pantai
Indah Kapuk RS PIK). Saat itu ia
bertemu dengan dr. Alfred Sutrisno.
“Dokter Alfred senang bercanda.
Jadi, suasananya tidak tegang,” kata
Fransisca.
Ketakutan
Fransisca
untuk
menjalani operasi bukan tanpa alasan.
Beberapa kenalannya yang pernah
melakukan operasi ternyata berakhir
dengan kelumpuhan. “Saya mendapat
kabar beberapa kasus yang sama
berakhir lumpuh. Ada pula teman saya
yang menyarankan untuk tidak operasi
dan mencoba mencari second opinion
di Singapura, tapi saya tidak mau,”
Fransisca memaparkan. Alasannya tak
lain karena ia tak ingin sendirian saat
harus menjalani pengobatan. “Saya
lebih senang di negeri sendiri, sebab
dukungan moril dari saudara, temanteman, keluarga, bahkan tetangga
lebih penting dibandingkan saya harus
periksa di negeri tetangga, tapi tidak
ada yang datang menengok,” tuturnya
jujur.
Hubungan
Fransisca
dengan
keluarganya amat dekat. Terbukti saat
ditemui Tim Sahabat Sehat, ia ditemani
oleh kakak sepupunya.
Lalu tentang alasannya memilih
RS PIK juga didasari karena
kepuasannya
saat
harus
memeriksakan ayahnya yang
terkena penyakit stroke.
“Ternyata, saya lebih suka
di sini. Selain track record
yang baik, tim dokter yang ada
juga dapat dipercaya,” Fransisca
menerangkan. Itulah yang membuat
Fransisca tak merasa kesulitan saat
harus menempuh jarak yang jauh dari
kediamannya di Duren Sawit, Jakarta
Timur ke RS PIK.
Dan ketika akhirnya, operasi adalah
satu-satunya jalan yang harus dilewati
Fransisca, dia melakukannya pada 12
Maret lalu tanpa keraguan sedikit pun.
Ini berbeda dengan keluarga, terutama
suaminya, yang justru merasa sangsi
dengan tindakan operasi tersebut.,
Tapi apa yang terjadi kemudian?
“Pasca operasi rasanya sungguh nyaman. Sekarang saya tinggal ­melewati
masa pemulihan,” ungkapnya. Ia
­mengalami perubahan yang signifikan,
terutama saat harus menggerakkan tubuh. “Dahulu, untuk mengangkat kaki
saja sulit, begitu pun saat tidur. Saya
bahkan harus minum obat penghilang
rasa sakit sebanyak dua kali dosis
yang dianjurkan. Kini saya sudah bisa
bergerak lebih bebas,” katanya.
Saat ini, dengan keadaannya
yang kembali sehat, Fransisca
ingin mewujudkan impian yang
belum sempat terpenuhi. “Saya
ingin menggendong cucu pertama
saya di Balikpapan,” ujarnya seraya
tersenyum. Selain melihat keadaan
cucu dari anak pertamanya, Fransisca
juga ingin kembali ke Belanda,
menengok si bungsu yang tengah
berkuliah. Tak hanya itu, Fransisca
juga ingin dapat menggendong tas
kameranya, lengkap dengan peralatan
pendukungnya. “Selain itu, saya ingin
aktif kembali di fotografi,” tambahnya.
| ST/NF
Sahabat Sehat APRIL 2014 - JUNI 2014
15
Senyum
16
Sahabat Sehat APRIL 2014 - JUNI 2014
Senyum
Through the
Nerves
Jutaan sel saraf terdapat di dalam
tubuh. Diperlukan orang-orang yang
berkompeten untuk memahaminya seperti
para dokter di Brain and Spine Center ini.
I L U S T R A S I T H I N K S TO C K P H OTO S ; F OTO AT E T D W I P R A M A D I A
PERAN PILOT ALFRED
sehingga peralatan bedah masih
kurang baik. Setelah mengambil
spesialisasi di Jerman, Alfred
melihat perkembangan ilmu
bedah saraf di sana yang
pesat. Alfred memutuskan
untuk
membuat
alat
bedah sendiri. “Alat selalu
menjadi benturan karena
harganya mahal. Saya mulai
membuat gambar rancangan
alat,” ujarnya.
Menjadi dokter ahli bedah saraf
bukanlah cita-cita masa muda Dr.
Alfred Sutrisno Sim, Sp.BS(K). Semula
justru ia ingin menjadi dokter jantung
karena melihat ibunya sakit jantung.
Namun keinginannya
berubah
semenjak Alfred bertemu temannya di
RSCM.
“Nasib membawa saya ke tempat
lain. Teman saya menjelaskan bagian
bedah saraf, termasuk bagian
operasi otak yang biasa
memisahkan
bayi
kembar. Saat itu
hati saya langsung
Dunia kedokteran begitu
memutuskan
berkembang sehingga
mempelajari
bedah
saraf,”
dalam tiga tahun sudah
kenang
pria
ada pergantian alat yang
yang mengambil
lebih canggih.
dokter umum di
Universitas Gajah
– Dr. Alfred Sutrisno Sim, Sp.BS(K)
Mada tahun 1977.
Saat itu, ilmu
JADWAL PRAKTEK:
bedah saraf terbilang
SENIN – JUMAT | 14.00-18.00
relatif masih baru di
antara ilmu bedah lain
“
Dengan bantuan temannya, dokter ini
menghasilkan sekitar 100 alat untuk
operasi bedah saraf.
Dokter yang bisa melakukan operasi
otak, operasi tulang belakang, dan pain
management ini bergabung dengan
RS Pantai Indah Kapuk semenjak
tahun 2000. Ia memperkenalkan
intraoperative monitoring ke rumah
sakit ini. Alfred berperan sebagai pilot
yang memberi komando pada tim saat
melakukan operasi bedah saraf.
“Timnya adalah pilihan
orang-orang
terbaik.
Kita harus cari tim yang
bagus, karena kalau
tidak, kerjanya akan
susah,” tutur pria yang
menghabiskan paginya
dengan bersepeda.
“Saya berharap rumah
17
Senyum
sakit selalu mengikuti kemajuan
teknologi
serta
perkembangan
peralatan kedokteran,” demikian kata
Alfred. Menurutnya, seringkali dokter
sudah belajar teknologi terbaru, tetapi
tidak bisa dipraktekkan karena alat
belum tersedia. Perkembangan dunia
kedokteran begitu pesat sehingga
dalam tiga tahun tersedia alat-alat
baru yang lebih canggih. Alfred
mengapresiasi langkah Rumah Sakit
Pantai Indah Kapuk yang selalu
membeli peralatan yang up to date
untuk meningkatkan layanan pada
pasien.
Pengalaman Alfred berhadapan
dengan pasien selama empat belas
tahun di RS PIK memberikan kesan
tersendiri baginya. Ia mengaku bahwa
terkadang pasien enggan menerima
risiko negatif dari sebuah operasi.
“Contohnya operasi sumsum tulang
belakang, ada kemungkinan pasien
mengalami kelumpuhan. Meskipun
kemungkinan lumpuh sangat kecil, tapi
saya harus tetap menyampaikan,” kata
Alfred yang pernah menjadi presiden
Asia Pacific Cervical Spine Society
yang ke-5.
JATUH HATI PADA
RS PIK
keluarga yang mayoritas berprofesi
sebagai dokter. “Orang tua, kedua
kakak, om, sepupu, hingga keponakan
saya berprofesi sebagai dokter.
Mungkin biar bukunya murah saja kali
ya. Tidak usah beli yang baru,” ujar
pria yang memiliki hobi jalan-jalan ini
sambil tertawa.
Hariputranto mengenyam pendidikan dokter umum di Universitas Airlangga tahun 1992. Ia sempat ditawari
mengikuti studi dokter bedah jantung
di Jerman. Namun karena krisis mone­
ter yang melanda Indonesia, rencana
Hariputranto pun urung. Ketika ia dan
keluarga pindah ke Jakarta, Hariputranto melanjutkan pendidikan spesialis
bedah saraf di Universitas Indonesia
tahun 2001. Ia memutuskan untuk tidak
mengambil dokter bedah umum karena menurutnya terlalu banyak dokter
yang mengambil spesialis tersebut.
Hariputranto bersama Dr. Alfred
Sutrisno, Sp.BS(K) dan Dr. Deny Irwan,
Sp.BS, bekerja sama menangani pasien
yang dioperasi RS PIK. “Dokter bedah
saraf itu tidak bisa kerja sendiri, harus
“
Sejak tahun 2008, Dr. Hariputranto
Laksamana Mahdi, Sp.BS menetapkan
pilihan untuk bekerja sebagai dokter
bedah saraf di Rumah Sakit
Pantai Indah Kapuk.
Sebelumnya, ia telah
mengetahui rumah
Dokter bedah saraf itu
sakit ini ketika
menjalani resident
tidak bisa kerja sendiri,
bedah
saraf
harus secara tim.
tingkat 1. “RS PIK
adalah salah satu
– Dr. Hariputranto
rumah sakit yang
Laksamana Mahdi, Sp.BS
terkemuka. Saya
JADWAL PRAKTEK:
ingin bekerja di sini
SENIN-SABTU
| 09.00-12.00
karena
fasilitasnya
lengkap dan prestisius,”
tutur Hariputranto.
Cita-cita Hariputranto untuk
menjadi dokter sudah terpupuk sejak
kecil, karena ia tumbuh di lingkungan
18
Sahabat Sehat APRIL 2014 - JUNI 2014
secara tim. Pertama adalah tim dari diri
kami sendiri selaku dokter bedah saraf.
Kedua adalah tim saat berada di kamar
bedah,” kata pria kelahiran Jakarta, 4
Desember 1973 ini. Selain dengan tim
bedah saraf, Hariputranto juga bekerja
sama dengan dokter jantung atau paruparu untuk merawat pasien setelah
operasi.
Selama enam tahun mengabdi di RS
PIK, Hariputranto berharap agar rumah
sakit mengakomodasi alat-alat yang
dibutuhkan oleh dokter. “Alat yang
lebih canggih akan membuat kinerja
dokter lebih baik. Waktu operasi bisa
lebih efisien,” papar Hariputranto.
Hariputranto
juga
berharap
agar pasien lebih bijak melihat
profesi dokter. Menurutnya, dokter
memiliki keterbatasan secara medis.
Hariputranto memberi contoh, dokter
akan mengobati hingga taraf tertentu,
tetapi tidak bisa melakukan operasi
jika pasien dalam keadaan koma karena
bisa memperburuk kondisi pasien.
“Jika kondisi pasien tidak membaik,
jangan jadikan dokter sasaran tembak
Senyum
atas kesalahan yang dilakukan orang
lain. Sakit itu bisa datang dari pola
hidup pasien sendiri,” tegasnya.
F OTO - F OTO A N G G A Y U N I A R ( K I R I ) & AT E T D W I P R A M A D I A ( K A N A N )
BERMULA DARI PETA
Ketertarikan Dr. Ii Husein Barnedh,
Sp.S terhadap saraf mulai tumbuh
saat ia sering menjumpai kasus
penyakit saraf ketika masih bekerja di
Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo.
Mulanya, ia tidak terlalu tertarik
karena menganggap saraf adalah ilmu
yang terlalu rumit. Namun akhirnya
Ii menyadari bahwa ia memiliki bakat
di bidang saraf setelah menghadiri
sebuah pelatihan sewaktu menjadi
dokter umum. “Saat itu saya diajar
oleh dokter saraf. Saat ada pertanyaan,
saya paling banyak menjawab,” kata
pria yang mengambil spesialisasi di
Universitas Indonesia tahun 2002.
Ii semakin jatuh cinta dengan saraf
karena gemar membaca peta. “Ilmu
saraf seperti detektif karena saya harus
menentukan lokasinya gangguan
yang terjadi. Saya senang dengan peta
seperti Google Map yang berhubungan
dengan lokasi. Dari situ, saya harus bisa
menentukan letak kelainan dan jenis
penyakitnya,” tutur Ii.
Sejak bekerja di RS PIK tahun 2009,
Ii mengemban tiga peran. Saat berada
di poliklinik, ia melakukan diagnosis,
mengobati, dan merawat pasien. Ii
juga berperan sebagai neurofisiolog
yang memeriksa pasien yang dirujuk
dari dokter lain seperti dokter bedah
tulang, bedah saraf, atau spesialis
saraf untuk membantu menentukan
diagnosis penyakit saraf. Selain
itu, ayah dari dua orang putra ini
menentukan lokasi penyakit saat akan
dilakukan dioperasi. Selama operasi
berlangsung, Ii bertugas mengawasi
melalui intraoperative monitoring
(IOM) untuk mencegah terjadinya
kerusakan saraf selama di ruang
operasi.
Ii tidak bekerja sendiri. Selain
dengan sesama dokter, pria kelahiran
Garut, 15 Februari 1972 ini juga
merasakan
pentingnya
bekerja
sama dengan perawat. “Saya suka
“
Sebaiknya pasien
tidak meremehkan
gejala saraf seperti
kesemutan.
Guillain-Barré
Syndrome,”
kenangnya.
Guillain-Barré
Syndrome
adalah
penyakit
dimana pasien tiba-tiba lumpuh
dari bawah dan merayap ke
atas. Penyakit tersebut dapat
– Dr. Ii Husein Barnedh, Sp.S
mengakibatkan
terhentinya
nafas.
JADWAL PRAKTEK:
Dokter yang menghabiskan
SENIN-RABU | 08.00-16.00
waktu
senggang
bersama
KAMIS | 17.00-20.00
keluarganya ini berharap bahwa
JUMAT | 08.00-16.00
RS PIK dapat memperbarui peralatan
SABTU | 13.00-15.00
kedokteran
untuk
menghindari
misdiagnosis.
perawat yang ahli seperti Purwanti
Ii berpesan bahwa sebaiknya
(salah satu perawatnya) yang sudah pasien tidak meremehkan gejala saraf
diajari oleh pendahulu saya sehingga seperti kesemutan. Jika ada gejala
Purwanti sudah banyak tahu,” kata kelainan saraf di tangan, kaki, atau
Ii. Ia menambahkan perawat yang tulang belakang, sebaiknya diperiksa
berpengalaman juga membantunya menggunakan EMG agar lebih tepat
mengingatkan jika ada elektroda yang lokasinya. Ii juga mengingatkan untuk
terlepas atau belum menempel.
tidak datang terlambat jika pasien
Melalui Electromyography (EMG), mengalami stroke. “Sebaiknya datang
Ii menemukan pengalaman yang ke rumah sakit maksimal 3 jam setalah
berkesan. “Saya bisa menemukan serangan supaya lebih cepat sembuh,”
penyakit-penyakit
langka
atau tutur pria yang memiliki hobi fotografi
berbahaya. Salah satunya adalah ini.
| GE/NJ
Sahabat Sehat APRIL 2014 - JUNI 2014
19
Wajib Tahu
Beberapa kondisi tubuh
kerap dikaitkan dengan
penyakit atau kelainan
saraf. Agar tidak salah
kaprah, mari pahami
beberapa gejala secara
medis menurut
DR. Dr. Yuda Turana, Sp.S
JADW
AL
DR. D PRAKTEK
Turan r. Yuda
a Sp.S
SENIN
-SABT
17.00
-20.0 U |
deng
0
a
n per
janjia
n
» Mencabut gigi pada rahang atas dapat
mempengaruhi saraf mata, bahkan
menyebabkan kebutaan.
MITOS
Saraf mata dan saraf gigi adalah kedua hal yang berbeda. Terdapat 12
sistem saraf di otak manusia. Saraf yang berhubungan dengan gigi
adalah saraf kelima, sedangkan saraf yang berhubungan dengan mata
adalah saraf kedua. Dengan demikian, tidak ada hubungan antara
mencabut gigi rahang atas dengan gangguan di mata.
20
Sahabat Sehat APRIL 2014 - JUNI 2014
F OTO A N G G A Y U N I A R ; I L U S T R A S I T H I N K S TO C K P H OTO S
Mitos atau
Fakta?
Wajib Tahu
» Mandi saat
malam hari bisa
memicu rematik.
kelima. Jadi tidak berhubungan dengan
saraf mata.
» Mata kedutan
disebabkan oleh
cacingan dan
terkena terpaan
angin.
MITOS
Waktu mandi tidak menyebabkan
seseorang terkena rematik. Namun,
seseorang yang memiliki rematik
sebaiknya tidak mandi terlalu malam,
karena rematik bisa kambuh dalam
situasi yang dingin.
» Mencabut
bulu alis akan
menganggu saraf
mata.
MITOS
Sesuatu yang dirasakan seseorang di
atas matanya atau di daerah alis tidak
berkaitan dengan saraf kedua atau
saraf mata. Rambut alis berada di atas
kulit yang berhubungan dengan saraf
MITOS
Dalam terminologi medis, kedutan
disebut dengan tick. Tick bisa dialami
oleh anak-anak maupun orang dewasa.
Pemicunya adalah kelelahan pada
otot di sekitar mata. Untuk kasus yang
lebih berat bisa saja karena sistem
saraf di wajah yang hypersensitive.
Ada pula Bell’s Palsy atau kelumpuhan
sementara di bagian wajah. Banyak
orang mengira hal tersebut disebabkan
oleh
terpaan
angin.
Padahal
sesungguhnya, penyebab Bell’s Palsy
adalah virus herpes simplex.
» Sakit kepala
sebelah adalah
tanda seseorang
terkena migrain.
MITOS
Sakit kepala bisa saja karena
ketegangan otot leher atau tension
headache. Beberapa tanda mengalami
migrain adalah sebelah kepala
berdenyut, mata kunang-kunang, dan
ada gejala otonom yang mengikuti
seperti keringat dingin dan muntah.
» Nyeri di telapak
kaki adalah
rematik.
MITOS
Nyeri
di
telapak
kaki bisa terjadi akibat beberapa hal
misalnya saja nyeri di kaki dapat akibat
dari saraf terjepit di pinggang.
FAKTA SEPUTAR SARAF KEJEPIT
F OTO T H I N K S TO C K P H OTO S
K
etika seseorang mengalami nyeri di bagian pinggang atau
punggung, ia akan menduga sedang mengalami saraf
kejepit atau salah urat. Menurut Yuda, saraf kejepit atau
salah urat merupakan definisi awam. Dalam medis tidak ada
terminologi tersebut.
Nyeri bisa terjadi karena adanya bantalan antara
tulang yang menonjol keluar kemudian menekan saraf
di sekitarnya. Hal ini akan menimbulkan rasa nyeri,
kesemutan, rasa seperti tertarik, panas terbakar, atau
tertusuk-tusuk. Penyebab kondisi ini multifaktor. Faktor
genetik seperti bentuk tubuh turut mempengaruhi
terjadinya ketidaknyamanan ini.
“Tinggi badan sangat dipengaruhi oleh struktur tulang
belakang, termasuk penyakit yang menyertainya,” jelas Yuda.
Misalnya seseorang yang memiliki riwayat sakit pinggang
atau kelainan tulang belakang, keturunannya kemungkinan bisa
mengalami hal serupa.
Selain itu, ada juga sakit yang disebabkan oleh kelainan saraf seperti
kram. “Orang awam lebih sering menduga kram disebabkan oleh otot yang
bermasalah. Padahal bisa saja kondisi kram terjadi karena ada kelainan
dalam saraf-saraf yang mempengaruhi otot tersebut,” kata Yuda.
Dalam satu bagian tubuh seperti betis, misalnya, terdiri dari beberapa
otot yang berbeda. Jika otot-otot tersebut tiba-tiba kaku kemudian
menyebabkan kram, harus dilakukan pemeriksaan lebih lanjut
terhadap saraf-saraf yang berkaitan. Pemeriksaan bisa melalui MRI
atau sejenisnya.
| GA
Sahabat Sehat APRIL 2014 - JUNI 2014
21
Agenda
Acara Syukuran Tahun
Baru RSPIK
RS PIK merayakan Syukuran Tahun Baru pada Rabu, 8
Januari 2014 lalu untuk para karyawan dan manajer. Acara
ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antar staff.
Pada acara ini, manajemen RS PIK juga mensosialisasikan
persiapan terlaksananya akreditasi rumah sakit.
Talkshow Fonterra (Anmum)
Fonterra (Anmum) mengadakan seminar di Auditorium
RS PIK dengan tema “Guide to a Healthy Pregnancy” pada
Sabtu, 22 Februari 2014 lalu, pukul 09.00-12.00. Seminar
ini dibawakan oleh Dr. Andri Hondir, Sp. OG. Seminar
tersebut dihadiri oleh 30 peserta yang rata-rata ibu hamil
dan pasangan suami istri yang sedang merencanakan
program kehamilan.
Seminar Komunitas
Bukit Golf Mediterania
(BGM)
RS PIK kembali menyelengarakan seminar bersama
Komunitas Bukit Golf Mediterania (BGM). Acara
ini telah diadakan pada Sabtu, 22 Maret 2014, di
Auditorium RS PIK. Dengan dibawakan oleh Dr.
Mulia, Sp.PD, rumah sakit melakukan edukasi
kesehatan tentang masalah saluran pencernaan.
Dalam seminar ini telah hadir Dr. Teddy Batanghari,
CEO RS PIK, untuk membuka acara.
Pada hari Rabu, 19 Februari 2014, pukul 09.00, Klub
Geriatri RS PIK mengunjungi Senior Club untuk
merayakan Valentine’s Day. Acara tersebut dihadiri
oleh 10 orang dari Klub Geriatri RS PIK dan 20
orang dari Senior Club. Acara diisi dengan beragam
hiburan seperti bernyanyi, drama, games, dan
penyerahan bunga dari anak-anak kepada orang tua
masing-masing.
22
Sahabat Sehat APRIL 2014 - JUNI 2014
F OTO - F OTO D O K . R S P I K
Perayaan Valentine’s Day
Agenda
Klinik Mata Nusantara
untuk Anda
KMN memilih
Pantai Indah
Kapuk sebagai
mitra di Jakarta
Utara.
F OTO - F OTO D O K . R S P I K
S
esuai dengan komitmen Klinik
Mata Nusantara (KMN) untuk
terus memberikan layanan yang
terbaik bagi masyarakat, khususnya kemudahan dalam hal berobat ke KMN,
maka KMN kembali membuka satu cabang lagi di Jakarta Utara. Cabang yang
ke 7 ini berlokasi di lantai 8, gedung
RS Pantai Indah Kapuk, di Jalan Pantai
Indah Utara No. 3, Pantai Indah Kapuk
Jakarta Utara.
Dengan dibukanya cabang di
Pantai Indah kapuk ini, dapat diartikan
bahwa di semua wilayah DKI Jakarta,
yang terdiri dari lima daerah walikota,
memiliki cabang KMN. Seperti KMN
Kebon Jeruk di Jakarta Barat, KMN
Jakarta Selatan, KMN Kemayoran di
Jakarta Pusat, KMN Jakarta Timur,
dan KMN Pantai Indah Kapuk (PIK) di
Jakarta Utara.
Pembukaan KMN PIK dilakukan
pada tanggal 16 Januari 2014, pukul
09.00 WIB. Acara pembukaan dihadiri
oleh Komisaris PT ANJHC yaitu Cindy
Tahija, segenap manajemen ANJHC
dan RS PIK serta OPTIK KMN. Acara
dibuka oleh Dr. Rudy C. Susilo.
Peresmian KMN PIK ditandai
dengan pembacaan doa bersama dan
pemotongan tumpeng oleh Cindy yang
diserahkan kepada Dr. Rien selaku
dokter praktek sekaligus penanggung
jawab KMN PIK.
Call Ce
nter:
021 - 7
51 669
9
Website
www.k
:
linikm
atanus
antara
.com
Facebo
ok:
Klinik
Mata N
usanta
Twitter:
ra
@MyK
MN
Pembukaan KMN di
Pantai Indah Kapuk
diharapkan bisa
memberikan solusi
yang tepat untuk
kesehatan mata
masyarakat.
Seluruh hadirin yang hadir tampak
senang, optimis dan suasana akrab
antara manajemen ANJHC dan RS
PIK. Pembukaan KMN di Pantai Indah
Kapuk diharapkan bisa memberikan
solusi yang tepat untuk kesehatan mata
masyarakat yang berada di wilayah
Jakarta Utara dan sekitarnya. | MKT
DAFTAR ALAMAT KLINIK
MATA NUSANTARA
1. Kemayoran:
2. Kebon Jeruk:
3. Jakarta Selatan:
4. Jakarta Timur:
5. Pantai Indah Kapuk:
6. Bekasi:
7. Semarang:
Kawasan Niaga Selatan Blok B-15
Bandar Kemayoran, Jakarta 10610
Jl. Arjuna Utara No. 50, Kebon Jeruk,
Jakarta 11510
Jl. R. A. Kartini No. 99, Lebak Bulus,
Jakarta 12440
Jl. Dewi Sartika No. 29A, Cawang,
Jakarta 13630
RS Pantai Indah Kapuk, Jl. Pantai Indah
Utara No. 3 Pantai Indah Kapuk,
Jakarta 14460
Sentra Niaga Kalimalang Blok A9-16
Jl. Ahmad Yani, Bekasi 17144
Jl. Ahmad Yani No. 164, Semarang 50136
Sahabat Sehat APRIL 2014 - JUNI 2014
23
Agenda
A Day of
Berkat kerjasama tim RS PIK dan pasien,
bayi yang lahir dengan berat 660 gram
terselamatkan dan terus berkembang sehat
hingga kini.
M
anusia hanya bisa berencana
sementara Tuhan yang
menentukan. Kelahiran bayi
bisa lebih cepat atau lebih lambat dari
waktu yang telah ditentukan. Seperti
yang dialami pasangan muda Vera
Sukmawati (28) dan Hendro (30), sang
istri mengalami pre-eclampsia berat
sehingga harus melahirkan buah hati
mereka di usia kehamilan 29 minggu.
Menurut Dr. Handi Suryana,
Sp.OG, pre-eclampsia merupakan
24
Sahabat Sehat APRIL 2014 - JUNI 2014
penguncupan
pembuluh
darah
seluruh badan yang ditandai dengan
gejala naiknya tekanan darah, protein
yang bocor melalui ginjal, dan cairan
yang merembes ke jaringan yang
menyebabkan bengkak.
Kasus pre-eclampsia sering terjadi
di Indonesia, tetapi jarang muncul
pada usia kehamilan yang masih muda.
“Umumnya pre-eclampsia terjadi
di trimester kedua. Jika itu terjadi,
si bayi tidak tertolong karena kita
menyelamatkan ibu,”jelas Handi.
Melalui operasi cesar, Miracle
Sheena Hendrover lahir dengan
berat 660 gram. Bayi yang namanya
memiliki
arti
‘mukjizat
dan
pemberian dari Tuhan’ itu langsung
dimasukkan ke dalam neonatal
intensive care unit (NICU) di bawah
F OTO - F OTO A D A M D W I
Gratitude
Agenda
pengawasan Dr. Guwansjah Dharma
Mulyo, Sp.A(K) karena kondisinya
sangat rentan.
Setelah Dr. Hartono Gunardi,
Sp.A(K) melakukan pemeriksaaan
diketahui Sheena memiliki berat badan,
panjang badan, dan lingkar kepala yang
berada jauh di bawah kurva normal.
Vera
menambahkan,
“Diameter
telapak tangannya hanya sekitar 1,5 cm.
Kakinya hanya 3 cm, bahkan lengannya
hanya sebesar kelingking manusia.”
Perjuangan Sheena tidak sampai
itu saja. Pada minggu ke-dua setelah
kelahiran, gula darah bayi kelahiran 21
September 2013 ini mencapai 380 mg/
dL dari normalnya 200mg/dL. Dokter
memberikan insulin, tetapi kondisi
Sheena tidak membaik. Akhirnya sang
ayah, Hendro, memutuskan untuk
menghentikan pemberian insulin.
“Kalau Sheena mau survive, pasti
ia akan survive. Jadi, kalau diberi
insulin terus menerus, kapan dia bisa
Vera terkesan
dengan
pelayanan
di rumah
sakit ini yang
sigap dalam
menghadapi
pasien.
B. Teddy Batanghari
memberikan cendera mata
kepada Hendro dan keluarga.
Hendro memberikan
potongan tumpeng kepada Dr.
Duwansjah.
sembuh? Saya takut dia tergantung
insulin,” kenang Hendro. Namun di
luar dugaan, setelah pemberian insulin
dihentikan, Sheena justru mengalami
perkembangan yang luar biasa hingga
ia bisa keluar dari RS Pantai Indah
Kapuk dengan berat 2 kg 20 gr pada
tanggal 21 Desember 2013.
Vera dan Hendro tidak henti-hentinya bersyukur pada Tuhan Yang Maha
Esa atas kesehatan yang diberikan pada
ibu dan bayi. “Ini adalah suatu tantangan hidup. Saya sudah tidak bisa
berbuat apa-apa lagi, hanya berharap
pada Tuhan. Ini mukjizat yang Tuhan
berikan pada keluarga kami. Tidak ada
yang mustahil,” ucap Hendro.
Untuk merayakan kesehatan Sheena,
RS Pantai Indah Kapuk mengadakan
acara syukuran pada tanggal 16 Januari
2014, pukul 16.30, di Auditorium RS
Pantai Indah Kapuk. Acara dihadiri
oleh Hendro dan keluarga, para
perawat, para dokter yang menangani
Sheena yaitu Dr. Handi Suryana,
Sp.OG sebagai spesialis kebidanan,
Dr. Hartono Gunardi, Sp.A(K) dan Dr.
Guwansjah Dharma Mulyo, Sp.A(K)
sebagai spesialis anak, serta B. Teddy
Batanghari, MD, MBA sebagai CEO
RS Pantai Indah Kapuk.
Selain mengucapkan selamat kepada
para dokter dan orang tua Sheena,
Teddy juga memberikan apresiasi
tinggi kepada para perawat RS Pantai
Indah Kapuk. Ia bertutur, “Saya melihat
para perawat yang berpegangan erat
untuk merawat anak ini dengan penuh
cinta kasih. Komunikasi antara kalian
semua itu penting sekali. Berkat itu,
anak tidak infeksi dan anak ini bisa
ditangani dengan baik.”
Vera juga mengaku bahwa ia
terkesan dengan pelayanan di rumah
sakit ini. “Bagus sekali ya. Saya merasa
perawatan di sini intensif sekali, tidak
pernah terlambat dan mereka sigap
kalau saya butuh apapun. Sheena
dirawat dengan telaten dan bersih,
tidak pernah ada iritasi, tidak muntah,
dan pemberian susu sesuai dengan
petunjuk dokter yaitu 20 cc. Saya
acungkan jempol untuk perawat dan
dokter,” ujarnya panjang lebar. | NJ
Sahabat Sehat APRIL 2014 - JUNI 2014
25
Agenda
1
Healthy
and
Gorgeous
2
Pusat perawatan kulit untuk semua
kalangan sempurnakan pelayanan RS PIK
terhadap para pasien.
R
umah Sakit Pantai Indah
Kapuk kembali memenuhi
kebutuhan para pasien dengan
menghadirkan Skin Specialist Center
yang merawat kulit passien sesuai
dengan prosedur medis, sehingga
estetika kulit terjaga, tapi tetap aman
bagi kesehatan jangka panjang. B.
Teddy Batanghari selaku CEO RS
Pantai Indah Kapuk meresmikan
bersama Miss Earth Indonesia 2013
Nita Sofiani pada Maret 2014. Hadir
juga Miss Earth Indonesia EcoTourism 2013 Yossico Stephanie dan
Finalis Miss Earth Indonesia 2013 Silvia
Kurniawan.
26
Sahabat Sehat APRIL 2014 - JUNI 2014
Skin Specialist
Center merawat
kulit pasien sesuai
dengan prosedur
medis, sehingga
estetika kulit terjaga
dan aman bagi
kesehatan jangka
panjang.
Dalam kesempatan ini, para dokter
dan staff Skin Specialist Center
senantiasa memperkenalkan berbagai
fasilitas
penunjang
perawatan
kulit kepada para pasien yang turut
berkunjung. Fasilitas tersebut adalah
Revlite
Laser,
mikrodermabrasi,
peeling, facial, dan tindakan bedah kulit
seperti pengangkatan tumor kecil atau
tahi lalat.
Revlite Laser memiliki banyak
keunggulan. Dr. Wang Suryany,
Sp.KK menjelaskan Revlight Laser
hanya menimbulkan trauma kulit
yang sangat kecil, lebih aman, dan
tidak menimbulkan postinflammatory
hyperpigmentation atau bercak hitam.
“Energi laser yang dikeluarkan bisa
diatur sesuai kebutuhan, sehingga
kulitnya tidak sampai menghitam,”
jelas Wang. Laser ini bisa digunakan
untuk peremajaan, menghilangkan
flek, menghilangkan rambut yang tidak
Agenda
3
4
1. CEO RS PIK, para dokter dan pemenang Miss
Earth Indonesia menghadiri pembukaan Skin
Specialist Center.
2. Para staf yang terlatih siap memberikan
pelayanan terbaik.
3. Tidak hanya membersihkan muka, kulit pasien
diberikan nutrisi saat facial dilakukan.
4. Mikrodermabrasi mengangkat kulit mati pada
wajah.
5. Revlight Laser hanya menimbulkan trauma kulit
yang sangat kecil.
F OTO - F OTO AT E T D W I P R A M A D I A & A N G G A Y U N I A R
5
diinginkan, dan menghilangkan tato.
Sebelum dilakukan perawatan,
pasien
akan
diberikan
krim
perawatan selama dua minggu untuk
mengkondisikan kulit agar lebih
siap menerima treatment. Setelah
dokter menjelaskan indikasi dan
kontraindikasi, wajah pasien akan
dibersihkan lalu dioleskan anastesi
topikal. “Meskipun tidak terlalu sakit,
anastesi topikal diberikan agar pasien
merasa nyaman,” jelas Wang.
Durasi proses perawatan dengan
menggunakan laser tergantung dari
keluhan yang dialami pasien. Wang
menjelaskan, “Jika pasien memiliki
masalah kulit kusam, memiliki flek, dan
kerutan, waktu yang diperlukan 20-30
menit. Kalau untuk tato, 5-10 menit
sudah selesai.”
Untuk mengangkat kulit mati,
Skin Specialist Center memiliki
mikrodermabrasi. Ini merupakan
penanganan mekanikal dalam proses
treatment dari kulit kasar menjadi
kulit halus dan bercahaya. Dr. T.
Hermanda, Sp.KK menjelaskan bahwa
mikrodermabrasi berfungsi untuk
mengikis stratum korneum atau kulit
mati sehingga kulit menjadi tidak
kusam. Saat pengikisan dilakukan,
wajah pun diberikan serum, sehingga
serum yang dilepas dapat diserap baik
oleh kulit yang baru.
Proses
mikrodermabrasi
berlangsung
selama 15
menit.
Hermanda menyarankan sebaiknya
perawatan mikrodermabrasi dilakukan
setiap 2 minggu hingga sebulan sekali,
berselang dengan facial.
Facial yang dilakukan Skin Specialist
Center
juga
istimewa.
“Selain
dibersihkan, wajah pasien juga akan
dipijat untuk melenturkan otot-otot
wajah sehingga sirkulasi darah menjadi
baik, dilakukan micro peeling, dan
diberikan masker,” jelas Hermanda.
Produk-produk yang digunakan
untuk facial mengandung nutrisinutrisi yang dibutuhkan oleh kulit
seperti zinc dan kolagen. Selain itu
produknya terbuat dari bahan alami
sehingga aman digunakan untuk
semua umur.
Hermanda juga menekankan tentang
pentingnya facial untuk mencapai kulit
yang sehat dan cemerlang. “Walaupun
kita mencuci muka setiap hari, facial
memberikan perawatan setiap jengkal
di wajah. Betul-betul ditelaah, diteliti,
dibersihkan, dan dipijat,” tuturnya.
Karena fasilitas serta produknya
yang aman, Skin Specialist Center
terbuka bagi semua pasien, mulai dari
anak-anak, remaja, dewasa, sampai
lanjut usia.
| MKT/GA/NJ
Sahabat Sehat APRIL 2014 - JUNI 2014
27
Komunitas
1
Melawan
Penuaan
Bersama
Membangun
pemahaman
Ageing and
Rejuvenation
untuk
mendapatkan kulit
yang sehat.
28
Sahabat Sehat APRIL 2014 - JUNI 2014
S
esuai dengan motto yang
­diusung, “Sahabat yang Peduli
Kesehatan Anda”, RS PIK ber­
usaha untuk selalu dekat dengan para
pasien dan melibatkan mereka dalam
setiap program-program kesehatan
terbaru yang dimiliki RS PIK. Pada
kesem­patan ini, RS PIK mengundang
para pasien yang tergabung dalam Sahabat RS PIK untuk beramah-tamah
sekaligus mengikuti seminar tentang
Ageing and Rejuvenation, yang juga
merupakan bagian dari program pe­
rawatan kulit terbaru di RS PIK.
Dr. Wang Suryani, Sp.KK mengisi
seminar tersebut dan Dr. T. Hermanda,
Sp.KK bertindak sebagai moderator.
Seminar ini bertujuan memberikan
informasi akurat seputar permasalahan
pada kulit beserta perawatan secara
benar dan aman, mengingat beberapa
pasien dalam Sahabat RS PIK mulai
memiliki masalah penuaan pada kulit.
Dr. Wang Suryani, Sp.KK menjelaskan,
bahwa terdapat faktor-faktor yang
memicu penuaan serta masalah kulit,
seperti pola hidup tidak sehat, stres,
dan faktor-faktor eksternal meliputi
paparan sinar matahari dan polusi.
Dalam seminar ini, CEO RS PIK, B.
F OTO - F OTO AT E T D W I P R A M A D I A
Komunitas
Teddy Batanghari, turut memperkenalkan alat terbaru untuk perawatan
rejuvenation yang didatangkan dari
Amerika Serikat. Alat tersebut menjadi produk unggulan dalam perawatan
kulit RS PIK. Kemampuannya bisa me­
ngurangi flek hitam pada wajah, pigmentasi akibat usia dan sinar UV, serta
memperbaiki kekencangan kulit wajah
tanpa rasa sakit dan efek kemerahan
setelah perawatan.
Terkait dengan layanan perawatan
kulit Ageing and Rejuvenation, se­
2
3
4
5
orang pasien yang telah mencoba
pera­watan kulit terbaru dari RS PIK ini
merasa puas dengan pelayanan yang
diberikan. “Saya merasa nyaman selama melakukan perawatan, karena
rasa sakitnya minim. Selain itu, ruang
pera­watan bersih serta dokter dan kar­
yawan yang ramah dan kooperatif pada
pasien,” kata Kusnadi.
Pasien terlibat aktif dalam seminar
ini. Mereka secara langsung mempe­r­
oleh kesempatan bertanya pada dokter
seputar Ageing and Rejuvenation, baik
Pasien secara langsung memperoleh
kesempatan bertanya pada dokter seputar
Ageing and Rejuvenation, baik dari sisi manfaat,
prosedur, sampai biaya perawatan.
1. B. Teddy Batanghari membuka acara sekaligus
memperkenalkan alat terbaru untuk rejuvenation.
2. Dr. Wang Suryani, Sp.KK memberikan informasi
tentang permasalahan dan perawatan kulit.
3. Sesi tanya jawab digunakan para peserta untuk
mengetahui kesehatan kulit.
4. Dr. T. Hermanda, Sp.KK bertindak sebagai
moderator.
5. Salah satu peserta, Kusnadi, mengaku sudah
pernah merasakan fasilitas perawatan kulit di RS PIK.
dari sisi manfaat, prosedur, sampai biaya perawatan. Selepas seminar berlangsung, acara dilanjutkan perke­nalan
dengan Miss Earth Indonesia 2013 Nita
Sofiani. Ia juga turut membagikan tipstips untuk merawat kulit secara alami
dengan cara rajin berolahraga dan
mengkonsumsi makanan sehat.
Selepas seminar, acara dilanjutkan
dengan sesi foto bersama dan
pembukaan resmi Skin Specialist
Center RS PIK.
| MKT/GA
Sahabat Sehat APRIL 2014 - JUNI 2014
29
Tanya Jawab
bapak, kami sarankan berobat ke dokter kulit
dan kelamin. Untuk hari Kamis pagi, kami
mempunyai dua dokter praktek yaitu Dr.
Tandiono Hermanda, Sp. KK & Dr. Wang
Suryani, Sp.KK. Dokter kami akan membantu
teman bapak untuk mengatasi keluhannya.
Kami tunggu kedatangan teman bapak di
RSPIK. Salam.
Ibu juga bisa mengakses Website kami di
www.pikhospital.com melalui menu Fasilitas
→ klinik khusus → Cochlear Implant untuk
mendapatkan informasi seputar program
Cochlear Implant.
Semoga informasi ini bermanfaat untuk
Ibu. Salam.
Dear Humas RSPIK,
Saya mempunyai gangguan di
kepala. Setiap selesai menggunakan
pewarna rambut terasa gatal
dan panas. Saya mau konsultasi
ke RSPIK dan saya minta
direkomendasikan dokter yang
praktek pada hari Senin.
Salam,
K - Bekasi
Dear Bapak K,
Dear Bapak Ir,
Terima kasih atas kiriman emailnya.
RSPIK mempunyai tim dokter untuk
penanganan masalah tulang belakang.
Bapak bisa berkonsultasi dengan
Dr. Alfred Sutrisno dan tim untuk
menentukan masalah yang terjadi serta
penanganannya. Kami mempunyai
peralatan yang lengkap dan canggih
serta didukung oleh tim dokter dan
perawat yang berpengalaman.
Bapak bisa berkonsultasi setiap
hari Senin s/d Sabtu melalui pusat
perjanjian rawat jalan di nomer 021
5885125. Semoga informasi yang kami
sampaikan bermanfaat. Salam.
kurang 3 baris
30
Dear PR RSPIK,
Anak saya umur 1 tahun dan
mengalami gangguan pendengaran.
Saya mendengar informasi dari
teman bahwa RSPIK bisa menangani
masalah pendengaran. Sebelum
memutuskan untuk berobat ke
RSPIK, bisakah saya mendapatkan
informasi tentang klnik
pendengaran?
Terima kasih,
W - Jakarta
Dear Ibu W,
Terima kasih atas kiriman emailnya.
RSPIK mempunyai klinik khusus untuk
menangani masalah pendengaran,
yaitu Klinik Cochlear Implant. Klinik
Cochlear Implant bukan klinik untuk
mengobati masalah pendengaran,
tetapi menawarkan alternatif untuk
meningkatkan kualitas hidup dengan
meningkatkan kemampuan mendengar
dengan menggunakan alat bantu dengar
konvensional.
Kami akan mengirimkan informasi
brosur Cochlear Implant melalui email
kepada ibu. Bila ibu berkenan, mohon
berikan nomer telepon ibu, kemudian
tim Cochlear Implant akan membantu
menjelaskan melalui telepon mengenai
program Cochlear Implant ini.
Sahabat Sehat NOVEMBER 2013 - JANUARI 2014
Terima kasih atas kiriman emailnya.
Melihat keluhan yang bapak sampaikan
kami anjurkan bapak berkonsultasi
dengan tim dokter kulit kami. Untuk
hari Senin, dokter yang tersedia adalah
Dr. Wang Suryani, Dr. Tandiono
Hermanda, dan Dr. Lilik Tjandra. Bapak
bisa menghubungi bagian pendaftaran
kami di nomer 021 5885202 dan staff
administrasi kami akan membantu
bapak untuk pendaftaran. Semoga
masalah bapak bisa diatasi oleh tim
dokter kami. Salam.
Dear PR RSPIK,
Teman saya di Jakarta ingin
berobat ke dokter di RSPIK. Dia
mengeluh sakit saat kencing dan
gatal-gatal di daerah kemaluan. Dia
mempunyai riwayat berhubungan
bukan dengan pasangannya.
Kebetulan teman saya bisa berobat
pada hari Kamis, antara pukul
09.00-10.00. Mohon bantuan untuk
menunjuk dokternya.
Terima kasih,
C - Tangerang
Dear Bapak C,
Terima kasih untuk pilihannya
berobat di RSPIK. Untuk keluhan teman
F OTO I M M A N U E L A N TO N I U S
Dear PR RSPIK,
Saya mendapatkan informasi
bahwa di RSPIK ada penyembuhan
untuk kelainan saraf tulang
belakang. Apakah di rumah sakit
PIK ada dokter spesialis tulang
belakang? Saya memerlukan operasi
untuk sakit tulang belakang saya.
Terima kasih.
Salam,
Ir - Pluit
PETA LOKASI
Dari Bandara Soekarno-Hatta
Exit Kapuk Muara PIK
Bukit Golf
Mediterania
Jl. Muara Karang Raya
Waterbom
Pluit
Village
Gerbang Perumahan
Pantai Indah Kapuk
Jl. Elang Laut
Gerbang Tol Kapuk
SPBU
Dealer
Indomobil
Jl. Raya
Kapuk
Dari Tol
Jakarta Lingkar
Barat Exit
Cengkareng/
Kapuk
Exit Kapuk
Muara PIK
Jalan Tol
Dari Ancol/
Tanjung Priok
Jalan Lingkungan
Akses jalan tol menuju RS PIK:
• Dari arah Ancol/Grogol, ke arah Bandara, keluar di Kapuk Muara/ Pantai Indah Kapuk
• Dari arah Bandara, keluar di Kapuk Muara/ Pantai Indah Kapuk
• Dari tol Jakarta Lingkar Barat keluar di Cengkareng/ Kamal Selatan/ Kapuk
HUBUNGI KAMI:
• Operator
• Unit Gawat Darurat
• Informasi
• Pusat Pendaftaran Rawat Jalan
• Pendaftaran
• Administrasi Rawat Inap
• Faksimili
• Website
• Email
• Fan pages Facebook
• Twitter
021-588 0911, 588 5188
021-588 5100
021-588 5078
021-588 5125 (8 saluran)
dimulai jam 07.00 s/d 20.00 (Senin – Sabtu)
021-588 5076
021-588 1414
www.pikhospital.co.id
[email protected]
[email protected]
/pikhospital
@pikhospital
Dari Tol Grogol/
Tomang
Download