alam semesta galaksi-galaksi - Soflynda

advertisement
ASAL USUL ALAM SEMESTA
HARLINDA SYOFYAN, S.Si., M.Pd
PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR
UNIVERSITAS ESA UNGGUL
2016
PSD131-BA-TM2-PGSD_UEU-2016
18/07/2017
1
Tujuan Pembelajaran
 Mampu mendeskripsikan dan memahami
besarnya alam semesta.
 Mampu menjelaskan teori-teori terbentuknya
alam semesta.
 Mampu menjelaskan galaksi-galaksi dan
perbedaannya.
PSD131-BA-TM2-PGSD_UEU-2016
18/07/2017
2
PETA KONSEP
alam semesta
teori-teori
terbentuknya
alam semesta.
galaksi-galaksi
PSD131-BA-TM2-PGSD_UEU-2016
18/07/2017
3
ALAM SEMESTA
o Alam semesta atau jagat raya adalah suatu ruangan yang
maha besar yang di dalamnya terdapat kehidupan yang
biotik dan abiotik, serta di dalamnya terjadi segala peristiwa
alam baik yang dapat diungkapkan manusia maupun yang
tidak.
o Pengertian alam semesta mencakup tentang mikrokosmos
dan makrokosmos.
o Mikrokosmos adalah benda-benda yang mempunyai ukuran
sangat kecil, misalnya atom, elektron, sel, amuba, dan
sebagainya.
o Sedang makrokosmos adalah benda-benda yang mempunyai
ukuran sangat besar, misalnya bintang, planet, dan galaksi.
PSD131-BA-TM2-PGSD_UEU-2016
18/07/2017
4
Teori-teori Asal Mula Alam Semesta dan
Pencetusnya
PSD131-BA-TM2-PGSD_UEU-2016
18/07/2017
5
Teori Nebulae atau Teori Kabut
 Pertama kali dikemukakan oleh Emanuel Swedenborg (1688-1772)
tahun 1734.
 Hipotesis serupa juga dikembangkan oleh Pierre Marquis de Laplace[2]
secara independen pada tahun 1796.
 Hipotesis ini, yang lebih dikenal dengan Hipotesis Nebula Kant-Laplace,
menyebutkan bahwa pada tahap awal, Tata Surya masih berupa kabut
raksasa.
 Kabut ini terbentuk dari debu, es, dan gas yang disebut nebula, dan unsur
gas yang sebagian besar hidrogen.
 Gaya gravitasi yang dimilikinya menyebabkan kabut itu menyusut dan
berputar dengan arah tertentu, suhu kabut memanas, dan akhirnya
menjadi bintang raksasa (matahari).
 Matahari raksasa terus menyusut dan berputar semakin cepat, dan
cincin-cincin gas dan es terlontar ke sekeliling matahari.
 Akibat gaya gravitasi, gas-gas tersebut memadat seiring dengan
penurunan suhunya dan membentuk planet dalam dan planet luar.
 Laplace berpendapat bahwa orbit berbentuk hampir melingkar dari
planet-planet merupakan konsekuensi dari pembentukan mereka.
PSD131-BA-TM2-PGSD_UEU-2016
18/07/2017
6
PSD131-BA-TM2-PGSD_UEU-2016
18/07/2017
7
Teori Planetisimal
o Pertama kali dikemukakan oleh Thomas C. Chamberlin
(1843-1928) dan Forest R. Moulton pada tahun (18781952).
o Planetisimal yang berarti planet kecil karena planet
terbentuk dari benda padat yang memang telah ada.
o Matahari telah ada sebagai salah satu dari bintang-bintang
yang banyak, pada satu waktu ada sebuah bintang yang
berpapasan pada jarak yang tidak terlalu jauh, akibatnya
terjadi pasang naik antara bintang tadi dan matahari.
Pada waktu bintang itu menjauh sebagian massa matahari
itu jatuh kembali kepermukaan matahari dan sebagian lain
berhamburan disekeliling matahari, maka inilah yang
disebut dengan planetisimal yang kenal menjadi planetplanet yang beredar pada orbitnya dan mengelilingi
matahari.
PSD131-BA-TM2-PGSD_UEU-2016
18/07/2017
8
PSD131-BA-TM2-PGSD_UEU-2016
18/07/2017
9
Teori Pasang Surut
 Sir james Jeans (1877-1946) dan Harrold Jeffreys (1891) keduanya
dari Inggris, teori ini hampir sama dengan teori planetisimal.
 Setelah bintang itu berlalu dengan gaya tarik bintang yang besar pada
permukaan matahari terjadi proses pasang surut, seperti peristiwa
pasang surutnya air laut di bumi akibat daya tarik bulan.
 Bagian masa matahari itu membentuk cerutu yang menjorik ke arah
bintang.
 Bersamaan dengan semakin menjauhnya bintang itu, mengakibatkan
cerutu itu terputus-putus membentuk gumpalan gas disekitar
matahari dengann ukuran yang berbeda-beda, gumpalan itu membeku
dan kemudian membentuk planet-planet.
 Teori ini menjelaskan mengapa planet-planet dibagian tengah seperti
Yupiter, Saturnus, Uranus dan neptunus merupakan planet-planet
raksasa sedangkan dibagian ujungnya merupakan planet-planet kecil.
 Kelahiran planet-planet itu karena pecahan gas adari matahari yang
berbentuk cerutu, maka besar planet-planet tersebut berbeda-beda
antara yang terdekat dan yang terjauh dan besar dibagian tengahnya.
PSD131-BA-TM2-PGSD_UEU-2016
18/07/2017
10
PSD131-BA-TM2-PGSD_UEU-2016
18/07/2017
11
Hipotesis Bintang Kembar
o Hipotesis bintang kembar awalnya dikemukakan
oleh Fred Hoyle (1915-2001) pada tahun 1956.
o Hipotesis mengemukakan bahwa dahulunya Tata
Surya kita berupa dua bintang yang hampir sama
ukurannya dan berdekatan yang salah satunya
meledak meninggalkan serpihan-serpihan kecil.
o Serpihan itu terperangkap oleh gravitasi bintang
yang tidak meledak dan mulai mengelilinginya.
PSD131-BA-TM2-PGSD_UEU-2016
18/07/2017
12
PSD131-BA-TM2-PGSD_UEU-2016
18/07/2017
13
Teori Dentuman Besar (Big Bang Theory)
o
Orang yang dipercaya sebagai pencipta teori ini adalah George Lemaitre
(1920 an ) seorang ahli astronomi dari Belgia.
o
Ia menyatakan bahwa kira-kira 15 milyar tahun yang lalu semua materi
di angkasa menyatu dan memadat (terkondensasi) membentuk satu
bentukan yang mengecil.
o
Selanjutnya massa ynag mengecil ini meledak dengan ledakan yang
hebat, kemudian partikel-partikel dari zat itu bertaburan ke semua arah
dan membentuk alam semesta.
o
Menurut teori tersebut, alam semesta ini telah diciptakan kira-kira 10
hingga 20 milyar tahun yang lalu.
o
Ia terbentuk dari ledakan-ledakan kosmik yang bertaburan ke seluruh
arah di alam makrokosmos.
o
Teori Big Bang ini kemudian diperjelas dengan ditemukannya bahwa
alam semesta ini mengembang seolah-olah melarikan diri dari kita
dengan kecepatan yang sangat tinggi.
o
Teori ini dikemukakan oleh Edwin Hubble seorang ahli astronomi di
Observatorium Mount Wilson.
o
Menurutnya, bahwa galaksi yang telah diamati sebenarnya menjauhi kita
dan menjauhi yang lain dengan kecepatan samapi beberapa ribu km per
PSD131-BA-TM2-PGSD_UEU-2016
18/07/2017 14
detik.
PSD131-BA-TM2-PGSD_UEU-2016
18/07/2017
15
Teori Awan Kabut
o Dikemukan oleh Carl Von Weeizsaker (1940) dan
disempurnakan oleh Gerard P Kuiper (1950).
o Tata surya terbentuk oloeh gumpalan awan gas dan debu.
o Gumpalan awan itu mengalami pemampatan, pada proses
pemampatan itu partikel-partikel debu tertarik pada
bagian pusat awan membentuk gumpalan bola dan mulai
berpilin kemudian membentuk cakram yang tebal di
bagian tengah dan tipis di bagian tepinya.
o Partikel-partikel di bagian tengah cakram itu saling
menekan dan menimbulkan panas dan berpijar, bagian
inilah yang kemudian menjadi matahari, sementara bagian
yang luar berputar sangat cepat kemudian menjadi
gumpalan yang lebih kecil, gumpalan kecil ini berpilin pula
dan membeku kemudian menjadi planet-planet.
PSD131-BA-TM2-PGSD_UEU-2016
18/07/2017
16
PSD131-BA-TM2-PGSD_UEU-2016
18/07/2017
17
Teori Keadaan Tetap (Steady State Theory)
o Teori ini pertama kali pada tahun 1948 yang diusulkan oleh H. Bondi,
T. Gold dan F. Hoyle dari Universitas Cambridge.
o Menurut teori ini, alam semesta tidak ada awalnya dan tidak ada
akhirnya.
o Alam semesta selalu terlihat tetap seperti sekarang.
o Materi secara terus menerus datang membentuk atom-atom hedrogen
dalam angkasa yang membentuk galaksi baru dan mengganti galaksi
lama yang bergerak menjauhi kita dalam ekspansinya.
o Teori keadaan tetap ini berlawanan sekali dengan teori big bang.
o Dalam teori ini, ruang angkasa berkembang menjadi lebih kosong
sewaktu berbagai galaksi saling menjauh.
o Dalam teori tetap, kita harus menerima bahwa zat baru selalu
diciptakan dalam ruang angkasadi antara berbagai galaksi, sehingga
galaksi baru akan terbentuk guna menggantikan galaksi yang menjauh.
o Orang sepakat mengatakan bahwa zat baru itu ialah hedrogen.
o Yaitu sumber yang menjadi asal usul bintang dan galaksi.
PSD131-BA-TM2-PGSD_UEU-2016
18/07/2017
18
Teori Osilasi
o Teori Osilasi menduga bahwa alam semesta tidak ada awal
dan tidak ada akhirnya.
o Sekarang alam semesta tidak konstan, melainkan berekspansi
yang dimulai dengan dentuman besar (Big Bang), kemudian
beberapa waktu yang akan mengatasi efek ekspansi ini,
sehingga alam semesta akan mulai mengempis (collapse),
akhirnya mencapai titik koalisensi (gabungan) asal dimana
temperatur dan tekana tinggi akan memecahkan semua
materi ke dalam partikel-partikel elementer (dasar), sehingga
terjadi dentuman besar baru dan ekspansi mulai lagi.
PSD131-BA-TM2-PGSD_UEU-2016
18/07/2017
19
Teori Terbentuknya Galaksi
• Galaksi adalah sebuah sistem yang terikat oleh gaya
gravitasi yang terdiri atas bintang (dengan segala bentuk
manifestasinya, antara lain bintang neutron dan lubang
hitam), gas dan debu kosmik medium antarbintang, dan
kemungkinan substansi hipotetis yang dikenal dengan materi
gelap.
• Bintang merupakan benda langit yang memancarkan cahaya
sendiri.
• Bintang neutron adalah jenis bintang padat yang bisa
dihasilkan dari keruntuhan gravitasi sebuah bintang
berukuran besar setelah terjadi supernova.
• Bintang neutron diketahui sebagai bintang dengan ukuran
terkecil namun dengan kepadatan terbesar dibandingkan
semua jenis bintang yang telah dipelajari di alam semesta;
dengan radius 12–13 km, bintang neutron dapat memiliki
massa sampai dua kali lebih besar dari massa matahari
PSD131-BA-TM2-PGSD_UEU-2016
18/07/2017
20
o Materi gelap adalah materi yang tidak dapat dideteksi dari
radiasi yang dipancarkan atau penyerapan radiasi yang
datang ke materi tersebut, tetapi kehadirannya dapat
dibuktikan dari efek gravitasi materi-materi yang tampak
seperti bintang dan galaksi.
o Lubang hitam adalah bagian dari Ruang Waktu yang
merupakan gravitasi paling kuat, bahkan cahaya tidak bisa
kabur.
o Supernova adalah ledakan dari suatu bintang di galaksi
yang memancarkan energi lebih banyak daripada nova.
o Nova adalah ledakan nuklir kataklismik yang disebabkan
oleh akresi hidrogen ke permukaan sebuah katai putih.
o Galaksi yang sering kita dengar adalah Bimasakti
atau milky way.
PSD131-BA-TM2-PGSD_UEU-2016
18/07/2017
21
Bentuk-bentuk Galaksi
 Galaksi berbentuk Elips.
 Galaksi berbentuk spiral.
 Galaksi berbentuk tidak beraturan.
PSD131-BA-TM2-PGSD_UEU-2016
18/07/2017
22
Macam-macam galaksi
Bima Sakti
o Induk matahari kita adalah Bima Sakti atau Milky Way,
karena berdasarkan pengamatan, galaksi Bima Sakti bila
dilihat dari atas berwujud seperti spiral raksasa yang
berputar.
o Bintang-bintang yang bertebaran dalam lengan diantaranya
adalah matahari kita.
o Tetangga terdekat dari Bima Sakti adalah galaksi
Andromeda yang juga berbentuk spiral.
o Letak matahari dan bumi tempat kita tinggal, kira-kira
2/3 pusat galaksi hingga batas tepian luarnya.
o Galaksi Kita mengadakan rotasi dengan arah yang
berlawanan dengan jarum jam.
o Bima Sakti memiliki tidak kurang dari 100 ribu juta
bintang.
PSD131-BA-TM2-PGSD_UEU-2016
18/07/2017
23
PSD131-BA-TM2-PGSD_UEU-2016
18/07/2017
24
 Galaksi Andromeda
o Galaksi ini menurut Hubble memiliki keganjilan.
o Pusat galaksi tidak terurai menjadi bintang-bintang
terpisah.
o Gugus bulatnya empat kali lebih redup dari pada gugus
bulat Bima Sakti.
PSD131-BA-TM2-PGSD_UEU-2016
18/07/2017
25
 Galaksi Dolar Perak (Silvery Coin)
o Berupa galaksi spiral pipih NGC 253, kira-kira sejauh 13
juta tahun cahaya.
o Karena sangat dekatnya, kecepatan majunya mengalahkan
kecepatan permuaian kosmos.
o Ini merupakan salah satu dari beberapa galaksi yang
mendekati galaksi Bima Sakti.
PSD131-BA-TM2-PGSD_UEU-2016
18/07/2017
26
 Galaksi Roda Biru (Blue Pin Wheel)
o Galaksi yang bergasing (berputar) di daerah Triaggulum, kirakira sejauh 2 juta tahun cahaya.
o Sebagai galaksi spiral Sc yang kecil dan paling dekat, sehingga
para astronom dengan jelas dapat melihat bintangnya yang
termasuk Nova Maha Raksasa dan Cepheid.
PSD131-BA-TM2-PGSD_UEU-2016
18/07/2017
27
 Galaksi Pusaran Air
o Sebagai galaksi spiral yang terlentang dan didampingi oleh
pengiring yakni sebuah galaksi tidak teratur.
o Lengannya diterangi oleh bintang maha besar.
o Diantaranya lengan yang berupa debu dan gas terdapat cahaya
lemah.
o Pengiring kecil NGC 5195 termasuk kelas tidak beraturan.
o Keduanya saling bersentuhan menjauhi Bima Sakti dengan
kecepatan yang sama, maka berada pada jarak yang sama pula,
yakni 14 juta.
PSD131-BA-TM2-PGSD_UEU-2016
18/07/2017
28
LATIHAN 1
1. Dari teori yang telah dibahas, mana menurut anda teori
yang dapat diterima? Berikan alasan!
2. Apa saja kelebihan dan kekurangan pada teori tersebut?
3. Jelaskan asal alam semesta menurut Teori Big Bang dan
Teori Planetisimal!
4. Tuliskan jenis-jenis galaksi dan ciri-cirinya!
PSD131-BA-TM2-PGSD_UEU-2016
18/07/2017
29
SELAMAT
PSD131-BA-TM2-PGSD_UEU-2016
BELAJAR
18/07/2017
30
Download