siaran pers - Kementerian Perdagangan Republik Indonesia

advertisement
SIARAN PERS
Biro Hubungan Masyarakat
Gd. I Lt. 2, Jl. M.I Ridwan Rais No. 5, Jakarta 10110
Telp: 021-3860371/Fax: 021-3508711
www.kemendag.go.id
IA CEPA Sampai Putaran ke-7,
Indonesia-Australia Bekerja Sama Menjadi Economic Powerhouse
Jakarta, 26 Mei 2017 – Indonesia dan Australia berkomitmen untuk bekerja sama di berbagai
bidang, bukan hanya memanfaatkan pasar masing-masing, tetapi juga menyasar pasar negara
ketiga atau pasar dunia. Prinsip kerja sama ini dikenal dengan economic powerhouse.
Komitmen ini terungkap pada penutupan putaran ke-7 perundingan Indonesia-Australia
Comprehensive Economic Partnership Agreement (IA CEPA) hari ini, Jumat (26/5) di Jakarta.
Delegasi Indonesia dipimpin oleh Deddy Saleh, sementara Delegasi Australia dipimpin oleh Trudy
Witbreuk.
"Prinsip ini terus digodok dan akan diperjelas nantinya dalam berbagai program kerja sama di
bawah Chapter Economic Cooperation,” lanjut Deddy Saleh.
Menurut Deddy, pada putaran ke-7 perundingan IA CEPA Indonesia dan Australia berhasil
menyelesaikan perundingan dengan menghasilkan pembahasan yang cukup positif di semua grup
pembahasan, termasuk isu terkait kerja sama ekonomi (economic cooperation/EC). Dengan
demikian, kedua delegasi optimis dapat menyelesaikan perundingan di akhir tahun 2017.
"Salah satu perkembangan baik dari putaran ini adalah disepakatinya elemen yang akan menjadi
dasar penyusunan konsep teks kerja sama ekonomi (EC). EC ini merupakan bagian integral dari
perundingan dan yang membedakan IA CEPA dari Free Trade Agreement (FTA) lainnya. Pada FTA
hanya terdapat soal akses pasar, sedangkan dalam CEPA terdapat pasal "Kerja Sama Ekonomi"
sehingga Indonesia dapat memetik manfaat positif dengan negara mitra tersebut," tegas Deddy.
Menurut Deddy, pada putaran ke-7 ini kedua negara menghasilkan pembahasan yang signifikan,
baik dalam pembahasan akses pasar maupun pembahasan text agreement. Untuk itu, diharapkan
perundingan ini membawa kedua negara satu langkah lebih dekat menuju penyelesaian. “Jika
pada putaran lalu masih terdapat sesi pertukaran pandangan, putaran ini telah mengerucut pada
tahapan pembahasan teks dan perundingan akses pasar," imbuh Deddy.
Isu utama IA-CEPA yang dibahas adalah Perdagangan Barang (termasuk Ketentuan Asal Barang,
Prosedur Kepabeanan, dan Fasilitasi Perdagangan, Hambatan Teknis Perdagangan, Sanitari dan
Phitosanitari), Perdagangan Jasa (termasuk Jasa Keuangan, Pergerakan Perseorangan, Jasa
Keuangan, Telekomunikasi), Investasi, Perdagangan Elektronik, Persaingan Usaha, dan Ketentuan
Kerangka Kelembagaan.
Bahas Early Outcomes
Dalam perundingan kali ini, kedua negara juga secara intensif membahas lebih mendalam
mengenai upaya implementasi kerja sama yang merupakan bagian dari early outcomes IA-CEPA,
seperti kerja sama di bidang standar obat dan makanan, produk herbal, dan pemetaan standar.
Yang penting untuk dilakukan kedua negara saat ini adalah advokasi dan sosialisasi perundingan
IA CEPA, termasuk perkembangan implementasi kerja sama early outcomes. "Dengan advokasi
dan sosialisasi ini diharapkan seluruh stakeholders terkait dari kedua negara dapat menerima
manfaat yang maksimal dan mengetahui dengan benar arti penting dari IA-CEPA sebagai
perjanjian dagang yang komprehensif, modern, dan tidak bersifat tradisonal, serta
mengedepankan solusi yang menguntungkan kedua pihak," jelas Made Marthini, selaku Wakil
Ketua Perunding Indonesia.
Terdapat sembilan early outcomes yang akan dibahas perkembangannya dalam pertemuan ini,
yaitu kerja sama dibidang pertukaran tenaga terampil, kemitraan bidang ketahan pangan di sektor
daging dan sapi, jasa keuangan, rekomendasi IA-BPG, vokasional, busana dan desain perhiasan,
inovasi makanan, standar obat dan makanan, produk herbal, dan pemetaan standar.
--selesai-Informasi lebih lanjut hubungi:
Luther Palimbong
Kepala Biro Hubungan Masyarakat
Kementerian Perdagangan
Telp/Fax: 021-3860371/021-3508711
Email: [email protected]
Ni Made Ayu Marthini
Direktur Perundingan Bilateral
Ditjen Perundingan Perdagangan Internasional
Kementerian Perdagangan
Telp/Fax: 021-3442576/021-3858206
Email: [email protected]
Download