pengantar psikologi

advertisement
BY Hesti H Hendrawan
Psikologi adalah ilmu
pengetahuan yang
mempelajari perilaku
manusia dalam hubungan
dengan lingkungannya
psikologi berasal dari bahasa
Yunani Kuno: (Psychē yang
berarti jiwa) dan (-logia yang
artinya ilmu) sehingga secara
etimologis, psikologi dapat
diartikan dengan ilmu yang
mempelajari tentang jiwa
Sebagai bagian dari ilmu
pengetahuan, psikologi melalui
sebuah perjalanan panjang. Bahkan
sebelum Wundt mendeklarasikan
laboratoriumnya tahun 1879, yang
dipandang sebagai kelahiran
psikologi sebagai ilmu. pandangan
tentang manusia dapat ditelusuri
jauh ke masa Yunani kuno.
Dapat dikatakan bahwa
sejarah psikologi sejalan
dengan perkembangan
intelektual di Eropa, dan
mendapatkan bentuk
pragmatisnya di benua
Amerika.
Beberapa metodologi dalam psikologi,
diantaranya sebagai berikut :
a. Metodologi Eksperimental
 Cara ini dilakukan biasanya di dalam
laboratorium dengan mengadakan berbagai
eksperimen.[3] Peneliti mempunyai kontrol
sepenuhnya terhadap jalannya suatu
eksperimen. Yaitu menentukan akan
melakukan apa pada sesuatu yang akan
ditelitinya, kapan akan melakukan
penelitian, seberapa sering melakukan
penelitiannya, dan sebagainya.
 Pada
observasi ilmiah, suatu hal pada situasisituasi yang ditimbulkan tidak dengan
sengaja. Melainkan dengan proses ilmiah dan
secara spontan. Observasi alamiah ini dapat
diterapkan pula pada tingkah laku yang lain,
misalnya saja : tingkah laku orang-orang yang
berada di toko serba ada, tingkah laku
pengendara kendaraan bermotor dijalan
raya, tingkah laku anak yang sedang
bermain, perilaku orang dalam bencana
alam, dan sebagainya.
Sejarah kehidupan seseorang dapat merupakan
sumber data yang penting untuk lebih
mengetahui “jiwa” orang yang bersangkutan,
misalnya dari cerita ibunya, seorang anak
yang tidak naik kelas mungkin diketahui
bahwa dia bukannya kurang pandai tetapi
minatnya sejak kecil memang dibidang musik
sehingga dia tidak cukup serius untuk
mengikuti pendidikan di sekolahnya.[3]
 seeorang, dan lain-lain dari orang yang
diperiksa itu
 Wawancara
merupakan tanya jawab
si pemeriksa dan orang yang
diperiksa. Agar orang diperiksa itu
dapat menemukan isi hatinya itu
sendiri, pandangan-pandangannya,
pendapatnya dan lain-lain
sedemikian rupa sehingga orang
yang mewawancarai dapat menggali
semua informasi yang dibutuhkan.
Angket merupakan wawancara dalam
bentuk tertulis. Semua pertanyaan telah
di susun secara tertulis pada lembarlembar pertanyaan itu, dan orang yang
diwawancarai tinggal membaca
pertanyaan yang diajukan, lalu
menjawabnya secara tertulis pula.
Jawaban-jawabannya akan dianalisis
untuk mengetahui hal-hal yang diselidiki.
Dalam bahasa populernya pemeriksaan
psikologi disebut juga dengan psikotes
Metode ini menggunakan alat-alat
psikodiagnostik tertentu yang hanya dapat
digunakan oleh para ahli yang benar-benar
sudah terlatih.
Alat-alat itu dapat dipergunakan unntuk
mengukur dan untuk mengetahui taraf
kecerdasan seseorang, arah minat seseorang,
sikap seseorang, struktur kepribadian
Pada Metode Psikologi Perkembangan
memiliki 2 metode, yaitu metode
umum dan metode khusus. Dari
pendekatan ini terlihat adanya data
yang diperoleh secara keseluruhan
perkembangan atau hanya beberapa
aspek saja dan bisa juga melihat
dengan berbagai faktor dari bawaan
dan lingkungan khususnya
kebudayaan.
metode khusus merupakan suatu
metode yang akan diselidiki
dengan suatu proses alat atau
perhitungan yang cermat dan
pasti. Dalam pendekatan ini
dapat digunakan dengan
pendekatan eksperimen dan
observasi.
Diawali pada abad ke 19, dimana saat itu
berkembang 2 teori dalam menjelaskan
tingkah laku, yaitu:
 Psikologi Fakultas
 Psikologi fakultas adalah doktrin abad 19
tentang adanya kekuatan mental bawaan,
menurut teori ini, kemampuan psikologi
terkotak-kotak dalam beberapa ‘fakultas’
yang meliputi berpikir, merasa, dan
berkeinginan.
Fakultas
ini terbagi lagi menjadi
beberapa subfakultas. Kita
mengingat melalui subfakultas
memori, pembayangan melalui
subfakultas imaginer, dan
sebagainya.
Bagian dari psikologi kontemporer
abad 19 yang mempercayai bahwa
proses psikologi pada dasarnya
adalah asosiasi ideyaitu bahwa ide
masuk melalui alat indera dan
diasosiasikan berdasarkan prinsipprinsip tertentu seperti kemiripan,
kontras, dan kedekatan.
 Walaupun
sejak dulu telah ada
pemikiran tentang ilmu yang
mempelajari manusia dalam kurun
waktu bersamaan dengan adanya
pemikiran tentang ilmu yang
mempelajari alam, akan tetapi karena
kerumitan dan kedinamisan manusia
untuk dipahami, maka psikologi baru
tercipta sebagai ilmu sejak akhir 1800an yaitu sewaktu Wilhem Wundt
mendirikan laboratorium psikologi
pertama didunia.
Pada tahun 1879 Wilhem Wundt mendirikan
laboratorium Psikologi pertama di University of
Leipzig, Jerman. Ditandai oleh berdirinya
laboratorium ini, maka metode ilmiah untuk
lebih mamahami manusia telah ditemukan walau
tidak terlalu memadai. dengan berdirinya
laboratorium ini pula, lengkaplah syarat psikologi
untuk menjadi ilmu pengetahuan, sehingga tahun
berdirinya laboratorium Wundt diakui pula
sebagai tanggal berdirinya psikologi sebagai ilmu
pengetahuan.
Psikologi memiliki tiga fungsi sebagai
ilmu yaitu:
 Menjelaskan,
yaitu mampu menjelaskan apa,
bagaimana, dan mengapa tingkah
laku itu terjadi. Hasilnya penjelasan
berupa deskripsi atau bahasan yang
bersifat deskriptif
Yaitu
mampu meramalkan atau
memprediksikan apa,
bagaimana, dan mengapa
tingkah laku itu terjadi. Hasil
prediksi berupa prognosa,
prediksi atau estimasi
Yaitu mengendalikan tingkah laku
sesuai dengan yang diharapkan.
Perwujudannya berupa tindakan
yang sifatnya preventif atau
pencegahan, intervensi atau
treatment serta rehabilitasi atau
perawatan.
Menurut pendekatan perilaku, pada dasarnya
tingkah laku adalah respon atas stimulus
yang datang.
Secara sederhana dapat digambarkan dalam
model S - R atau suatu kaitan Stimulus Respon. Ini berarti tingkah laku itu seperti
reflek tanpa kerja mental sama sekali.
Pendekatan ini dipelopori oleh J.B. Watson
kemudian dikembangkan oleh banyak ahli,
seperti B.F.Skinner, dan melahirkan banyak
sub-aliran.
Pendekatan kognitif menekankan
bahwa tingkah laku adalah proses
mental, dimana individu (organisme)
aktif dalam menangkap, menilai,
membandingkan, dan menanggapi
stimulus sebelum melakukan reaksi.
Individu menerima stimulus lalu
melakukan proses mental sebelum
memberikan reaksi atas stimulus
yang datang.
pendekatan Psikoanalisa yang dikembangkan
oleh Sigmund Freud
 Pendekatan psikoanalisa dikembangkan oleh
Sigmund Freud
Ia meyakini bahwa kehidupan individu sebagian
besar dikuasai oleh alam bawah sadar.
Sehingga tingkah laku banyak didasari oleh
hal-hal yang tidak disadari, seperti
keinginan, impuls, atau dorongan. Keinginan
atau dorongan yang ditekan akan tetap hidup
dalam alam bawah sadar dan sewaktu-waktu
akan menuntut untuk dipuaskan.
Pendekatan fenomenologi ini lebih
memperhatikan pada pengalaman
subyektif individu karena itu tingkah laku
sangat dipengaruhi oleh pandangan
individu terhadap diri dan dunianya,
konsep tentang dirinya, harga dirinya dan
segala hal yang menyangkut kesadaran
atau aktualisasi dirinya. Ini berarti
melihat tingkah laku seseorang selalu
dikaitkan dengan fenomena tentang
dirinya.
Beberapa kajian ilmu psikologi diantaranya
adalah:
 1. Psikologi perkembangan
Adalah bidang studi psikologi yang mempelajari
perkembangan manusia dan faktor-faktor yang
membentuk prilaku seseorang sejak lahir sampai
lanjut usia.
Psikologi perkembangan berkaitan erat dengan
psikologi sosial, karena sebagian besar
perkembangan terjadi dalam konteks adanya
interaksi sosial. Dan juga berkaitan erat dengan
psikologi kepribadian, karena perkembangan
individu dapat membentuk kepribadian khas dari
individu tersebut
2. Psikologi sosial
 Bidang ini mempunyai 3 ruang lingkup, yaitu :
 studi tentang pengaruh sosial terhadap proses
individu, misalnya : studi tentang persepsi,
motivasi proses belajar, atribusi(sifat)
 studi tentang proses-proses individual bersama,
seperti bahasa, sikap sosial, perilaku meniru dan
lain-lain
 studi tentang interaksi kelompok, misalnya
kepemimpinan, komunikasihubungan kekuasaan,
kerjasama dalam kelompok, dan persaingan.

 Wilayah
terapan psikologi adalah
wilayah-wilayah dimana kajian
psikologi dapat diterapkan.
walaupun demikian, belum
terbiasanya orang-orang Indonesia
dengan spesialisasi membuat
wilayah terapan ini rancu, misalnya,
seorang ahli psikologi pendidikan
mungkin saja bekerja pada HRD
sebuah perusahaan, atau sebaliknya.
Psikologi sekolah berusaha
menciptakan situasi yang
mendukung bagi anak didik
dalam mengembangkan
kemampuan akademik,
sosialisasi, dan emosi. Yang
bertujuan untuk membentuk
mind set anak
 Psikologi
industri memfokuskan pada
menggembangan, mengevaluasi dan
memprediksi kinerja suatu pekerjaan yang
dikerjakan oleh individu, sedangkan psikologi
organisasi mempelajari bagaimana suatu
organisasi memengaruhi dan berinteraksi
dengan anggota-anggotanya
Penerapan psikologi yang
berkaitan dengan interaksi
antara manusia dan mesin untuk
meminimalisasikan kesalahan
manusia ketika berhubungan
dengan mesin (human error)
Adalah bidang studi
psikologi dan juga
penerapan psikologi dalam
memahami, mencegah dan
memulihkan keadaan
psikologis individu ke
ambang normal.
Download