Laporan Tahunan 2016 - Tiga Pilar Sejahtera

advertisement
2016
Laporan Tahunan
Annual Report
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
EMBRACING
THE INNOVATION MINDSET
Tentang Laporan Tahunan
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD TBK 2016
About The 2016 Annual Report of
TIGA
PILAR
SEJAHTERA
FOOD
TBK
PT PT
TIGA
PILAR
SEJAHTERA
FOOD
TBK
2015
About Annual Report
Selamat datang pada Laporan Tahunan 2016 PT Tiga Pilar Sejahtera
Food Tbk dengan tema “Embracing the Innovation Mindset”. Tema
tersebut dipilih berdasarkan kajian dan fakta dari perkembangan bisnis
Perseroan pada 2016 serta masa depan keberlanjutan bisnis Perseroan.
Welcome to the 2016 Annual Report of PT Tiga Pilar Sejahtera Food
Tbk with the theme of “Embracing the Innovation Mindset”. The
theme is chosen based on in-depth analysis and study on the facts
and development of the Company’s business in 2016 and its business
sustainability in the future.
Tujuan utama penyusunan Laporan Tahunan ini adalah untuk
meningkatkan keterbukaan informasi Perseroan kepada otoritas terkait
serta menjadi buku tahunan yang turut membangun rasa bangga dan
solidaritas di antara karyawan.
This Annual Report is mainly drawn up to improve the transparency
compliance of the Company and each instrument within to the
competent authority. It also serves as a year book that builds sense of
pride and solidarity among employees.
Laporan Tahunan 2016 PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk menjadi
sumber dokumentasi komprehensif yang berisikan informasi kinerja
Perseroan dalam setahun. Informasi tersebut memuat dokumentasi
lengkap yang menggambarkan profil Perseroan; kinerja operasional,
pemasaran, dan keuangan; informasi tentang tugas, peran, serta
fungsi struktural organisasi Perusahaan yang menerapkan konsep best
practices dan prinsip-prinsip corporate governance.
The 2016 Annual Report of PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk is a
source of comprehensive documentation which covers the Company’s
performance during the year. The information contains complete
documentation that describes the Company’s profile, operational,
marketing, and financial performances; as well as information on the
duty, role, and structural function of the Company’s organization that
embodies the concept of best practices and the principles of corporate
governance.
Selain itu, Laporan Tahunan ini juga bertujuan untuk membangun
pemahaman dan kepercayaan tentang Perseroan dengan menyediakan
informasi yang tepat, seimbang, dan relevan. Para pemegang saham
serta seluruh pemangku kepentingan lainnya dapat memperoleh
informasi yang memadai terkait kebijakan yang telah dan akan
dilakukan serta kesuksesan pencapaian Perseroan pada 2016.
In addition, the Annual Report aims to develop shared understanding
and credibility of the Company by providing accurate, balanced,
and relevant information. All shareholders and stakeholders can
obtain adequate information related to the policies that have been
implemented and will be implemented in the future as well as the
Company’s achievement in 2016.
Sanggahan dan Batasan Tanggung Jawab
DISCLAIMER
Laporan Tahunan ini memuat pernyataan kondisi keuangan, hasil operasi,
kebijakan, proyeksi, rencana, strategi, serta tujuan Perseroan yang digolongkan
sebagai pernyataan ke depan dalam pelaksanaan perundang-undangan
yang berlaku, kecuali hal-hal yang bersifat historis. Pernyataan-pernyataan
tersebut memiliki prospek risiko, ketidakpastian, serta dapat mengakibatkan
perkembangan aktual secara material berbeda dari yang dilaporkan.
This annual report contains financial conditions, operation results, projections,
plans, strategies, policies, as well as the Company’s objectives, which are
classified as forward-looking statements in the implementation of the applicable
laws, prevailing regulations, excluding historical matters. Such forward-looking
statements are subject to known and unknown risks (prospective), uncertainties,
and other factors that could cause actual results to differ materially from expected
results.
Pernyataan-pernyataan prospektif dalam Laporan Tahunan ini dibuat berdasarkan
berbagai asumsi mengenai kondisi terkini dan kondisi mendatang serta
lingkungan bisnis dimana Perseroan menjalankan kegiatan usaha. Perseroan
tidak menjamin bahwa dokumen-dokumen yang telah dipastikan keabsahannya
akan membawa hasil-hasil tertentu sesuai harapan.
Prospective statements in this Annual Report are prepared based on numerous
assumptions concerning current conditions and future events of the Company
and the business environment where the Company conducts business. The
Company shall have no liability to guarantee that all valid documents presented
will bring specific results as expected.
Laporan Tahunan ini memuat kata “Perseroan”, “TPSF”, atau “AISA” yang
didefinisikan sebagai PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk yang menjalankan kegiatan
usaha utama dalam bidang perdagangan dan perindustrian. Adakalanya kata
“kami” digunakan atas dasar kemudahan untuk menyebut PT Tiga Pilar Sejahtera
Food Tbk secara umum.
This Annual Report also contains the words “the Company”, “TPSF” or AISA”,
hereinafter referred to PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk, as the company that runs
business in the field of trading and industry. The word “we” is occasionally used
to simply refer to PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk in general.
Dalam Laporan Tahunan ini juga memuat kata TPS Food yang yang merujuk
pada Divisi Makanan dan TPS Rice yang merujuk pada Divisi Beras.
This Annual Report also contains the words TPS Food, hereinafter referred to
Food Division and TPS Rice, hereinafter referred to Rice Division.
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
TATA KELOLA PERUSAHAAN
GOOD CORPORATE GOVERNANCE
TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN
CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY
Kesinambungan Tema
Laporan Tahunan (2014-2016)
Theme Continuity of the Annual Reports (2014-2016)
Bucking the Dynamics Trend,
Generating Brands Excellence
Dengan penguatan sumber daya baik manusia
maupun aset, Perseroan telah membuktikan adanya
nilai kaizen, yaitu suatu usaha terus menerus untuk
perbaikan berkesinambungan terhadap proses yang
terjadi dalam sebuah organisasi.
By strengthening both human resources and assets,
the Company had proved the value of kaizen, namely
sustainable efforts for the continuous improvement
towards process in an organization.
Upaya (ketangguhan), pemikiran, semangat,
perilaku yang baik disertai kerja keras, kerja cerdas
dan cepat yang mampu memutar balik tantangan
menjadi keberhasilan bagi Perseroan, untuk tetap
menghasilkan kinerja yang positif, serta bergerak
maju dengan kekuatan dan kepercayaan. Selanjutnya,
Perseroan juga mengembangkan produk-produk
pilihan guna menghasilkan ‘brands excellence’ dan
menciptakan peluang pertumbuhan.
Efforts (resilience), thoughts, passion, good conducts
and hard work, work smart and fast that turning the
challenges around to success for the Company, to
continue delivering positive performance, as well as
progressing forward with strength and confidence.
Further, the Company also developed a range
of products to generating brands excellence and
creating growth opportunity.
Seluruh upaya ini didukung oleh setiap insan TPSF di
bawah pimpinan Manajemen yang memiliki visionari
ke depan untuk terus mempertahankan kinerja usaha
dan pertumbuhan berkelanjutan.
All efforts are supported by TPSF People under the
leadership of visionary Management to maintain
business performance and sustainable growth.
2014
Boundless Innovation, Focused Improvement
TPSF terus melakukan inovasi, baik dari strategi
pemasaran di segala medium, sampai kepada inovasi
produk yang menekankan pada unique selling
value. Perseroan berfokus pada pengembangan
perusahaan yang mencakup peningkatan kapasitas
produksi, pangsa pasar, dan jaringan distribusi.
Perubahan kebijakan produk yang berfokus pada
high margin product disertai dengan penetrasi yang
lebih meluas pada general trade, membuat Perseroan
memiliki serangkaian inovasi yang tidak terbatas
yang berfokus pada pengembangan perusahaan.
TPSF continues to create innovations, from marketing
strategy in all media to product innovation with
emphasis on unique selling value. The Company
focuses on the company development that covers
improvement in production capacity, market share
and distribution network. Shifted policy of products
that focuses on high margin product, coupled with
wider penetration in general trade, have led the
Company to achieve a series of seamless innovations
that is geared towards company development.
Sederet inovasi yang berfokus pada pengembangan
perusahaan di tahun 2015 menunjukkan kesiapan
Perseroan dalam menghadapi tantangan dari segi
ekonomi maupun persaingan dengan kompetitor
dalam industri yang berhubungan dengan bidang
makanan.
A line of innovation focusing on company development
in 2015 thus demonstrates the Company’s readiness
in facing both challenges in economy sector and
competing with other competitors in food-related
industry.
2015
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
2016 Annual Report
1
KILAS KINERJA 2016
FLASHBACK PERFORMANCE OF 2016
LAPORAN MANAJEMEN
Management’s Report
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
TINJAUAN UNIT PENDUKUNG BISNIS
Overview of Business Support
Embracing the Innovation Mindset
Industri
makanan
dan
minuman
menunjukkan
pertumbuhan yang positif sepanjang 2016 dan terbukti
memberikan sumbangsih besar kepada Produk Domestik
Bruto (PDB) industri non-migas. Hal ini didukung
oleh pertumbuhan ekonomi nasional yang lebih baik
dibandingkan dengan tahun lalu. Selain itu, peningkatan
daya beli masyarakat dan pertumbuhan masyarakat
kelas menengah juga menjadi faktor pendukung lain
yang membuat industri makanan dan minuman menjadi
semakin potensial di masa depan.
Food and beverage industry demonstrated positive growth
throughout 2016 and proved to contribute significantly to
Gross Domestic Product (GDP) of non-oil and gas industry.
This was supported by improved national economic growth
compared to the previous year. In addition, the increasing
purchasing power and the growing number of the middle
class society also serve as other contributing factors to a
brighter outlook of food and beverage industry.
Melanjutkan proses transformasi bisnis yang digagas sejak
2009, TPSF senantiasa berkomitmen untuk melakukan
inovasi guna pengembangan Perusahaan. Komitmen ini
diwujudkan melalui upaya inovasi yang telah dilakukan
Perseroan sepanjang 2016, diantaranya dalam bentuk
inovasi produk dengan meluncurkan beberapa produk
baru dan varian baru, serta inovasi strategi pemasaran
dengan menggunakan media sosial, media massa, atau
mengadakan program-program yang ditujukan kepada
konsumen.
Continuing the business transformation process which was
initiated in 2009, TPSF is always committed to innovate
in order to develop the Company. This commitment
is manifested in several innovations developed by the
Company throughout 2016, among others, product
innovation with the launching of new products and
variants, marketing strategy innovation using social media
and mass media, or the implementation of programs aimed
at consumers.
Perseroan terus memperkuat jaringan distribusi ke berbagai
wilayah di seluruh Indonesia. Melalui upaya yang sungguhsungguh dari segenap insan TPSF, jaringan distribusi kami
telah menyentuh 171 kota di seluruh Indonesia pada
2016. Untuk meningkatkan awareness pada produk
TPSF dan meningkatkan jumlah outlet ritel aktif, inovasi
diimplementasikan dengan meluncurkan program Mitra
Usaha Maknyuss (MUM) dan salesman exclusive yang
khusus menjual produk focused market tertentu.
The Company continues to strengthen its distribution
network to various regions across Indonesia. With
commitment and perseverance of TPSF people, our
distribution networks reached 171 cities throughout
Indonesia in 2016. In order to raise the awareness of TPSF
products and increase the number of active retail outlets,
innovations are implemented by launching programs of
Mitra Usaha Maknyuss (MUM) or Maknyuss Business
Partners and exclusive salesman dedicated to sell certain
focused market product.
Selain itu, inovasi lainnya diwujudkan dalam sistem
teknologi informasi dengan mengimplementasikan Sales
Force Automation yang bertujuan untuk meningkatkan
penjualan produk Perseroan melalui pengawasan secara
online dengan aplikasi penjualan yang berjalan di platform
smartphone dan tablet. Di lingkup internal, kami juga
terus memperkuat sistem teknologi informasi sehingga
proses cuti, perjalanan dinas, dan berbagai perizinan serta
kebutuhan karyawan lainnya dapat disetujui secara digital
(e-approval) melalui jaringan intranet Perseroan.
In addition, other innovations were also realized in
information technology system by implementing the
Sales Force Automation which aims to boost sales of the
Company’s products through online supervision using sales
application running on smartphone and tablet platforms.
Within the Company’s internal, we also continuously
improve information technology system, thus process of
leave, business trip, and various permission as well as other
needs of employees can be approved via digital method
(e-approval) through the Company’s intranet network.
Sejalan dengan hal tersebut, tema “Embracing the
Innovation Mindset” diangkat sebagai representasi kondisi
Perseroan selama 2016. Serangkaian inovasi yang dilakukan
Perseroan merupakan wujud komitmen Perseroan
untuk senantiasa memberikan yang terbaik kepada
para pemangku kepentingan dan sebagai wujud tekad
Perseroan untuk semakin kokoh dan siap menghadapi
berbagai tantangan yang akan datang di masa depan.
In line with all of these strategies, the theme “Embracing
the Innovation Mindset” was chosen as the representation
of the Company’s condition throughout 2016. A
series of innovation developed by the Company were
the manifestation of the Company’s commitment to
continuously give the best to the stakeholders as well as
the Company’s determination to be more solid and ready
to face challenges in the future.
2
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
Laporan Tahunan 2016
2016
Redefining transformation
to continuously create impactful
INNOVATION
improves
which
the way we do
things and enables us to go
the extra mile.
KILAS KINERJA 2016
FLASHBACK PERFORMANCE OF 2016
LAPORAN MANAJEMEN
Management’s Report
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
TINJAUAN UNIT PENDUKUNG BISNIS
Overview of Business Support
I
S
I
R
A
T
F
A
D
ts
n
e
t
n
o
C
f
Table o
Tentang Laporan Tahunan
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD TBK 2016
About The 2016 Annual Report of
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD TBK
Sanggahan dan Batasan Tanggung Jawab
DISCLAIMER
1
Kesinambungan Tema Laporan Tahunan (2014-2016)
Theme Continuity of the Annual Reports (2014-2016)
6
Pencapaian 2016
Achievements in 2016
8
Jejak Langkah
Milestones
Kilas Kinerja
Flashback Performance
12 Ikhtisar Keuangan
Financial Highlights
14Grafik Ikhtisar Data Keuangan Penting
Chart of Financial Performance Highlights
15 Ikhtisar Saham
Share Highlights
16 Informasi Obligasi
Bond Info
16 Aksi Korporasi
Corporate Action
17 Peristiwa Penting 2016
Event Highlights in 2016
23 Penghargaan dan Sertifikasi
Awards and Certifications
Laporan MANAJEMEN
Management’s Report
28 Laporan Dewan Komisaris
Board of Commissioners Report
34 Laporan Direksi
Board of Directors Report
Profil Perusahaan
Company Profile
42 Identitas Perusahaan
Company Identity
43 Sekilas Perusahaan
Company in Brief
4
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
Laporan Tahunan 2016
44 Visi dan Misi Perusahaan
Vision and Mission
45 Nilai-Nilai Hakiki
Company Values
46 Bidang Usaha
Line of Business
48 Struktur Organisasi
Organization Structure
49 Profil Dewan Komisaris
Board of Commissioners Profile
52 Profil Direksi
Board of Directors Profile
54 Komposisi Pemegang Saham
Shareholders Composition
56 Kronologi Pencatatan Saham
Share-Listing Chronology
56 Kronologi Pencatatan Efek Lainnya
Other Securities Listing Chronology
57 Struktur Grup Perusahaan
Company Group Structure
58 Informasi Anak Perusahaan
Information on Subsidiaries
60 Informasi Alamat Kantor Pusat dan Anak Perusahaan
Information on Head Office and Subsidiaries Addresses
61 Jaringan Distribusi
Distribution Network
62 Lembaga Profesi Penunjang Pasar Modal
Capital Market Supporting Professionals and Institutions
TINJAUAN UNIT PENDUKUNG BISNIS
Overview of Business Support
64 Sumber Daya Manusia
Human Resources
78 Teknologi Informasi
Information Technology
82 Aspek Pemasaran
Marketing Aspects
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
94 Tinjauan Umum
Overview
95 Tinjauan Operasi per Segmen Usaha
Operational Overview Per Business Segment
96 Tinjauan Segmen Usaha TPS Food
Overview on Business Segment of TPS Food
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
TATA KELOLA PERUSAHAAN
GOOD CORPORATE GOVERNANCE
99 Tinjauan Segmen Usaha TPS Rice
Overview on Business Segment of TPS Rice
103Profitabilitas
Profitability
103 Uraian Atas Kinerja Keuangan Perusahaan
Description on The Company’s Financial Performance
103 Laporan Posisi Keuangan
Financial Position Report
105 Laporan Laba Rugi
Income Statements
107 Laporan Arus Kas
Cash Flow Statement
109 Perbandingan Antara Target Dengan Pencapaian 2016 Serta
Proyeksi 2017
Comparison Between Target and Realization in 2016 and 2017
Projection
109 Kemampuan Membayar Utang dan Tingkat Kolektibilitas
Piutang
Solvency and Receivables Collectibility Rate
109 Informasi dan Fakta Material yang Terjadi Setelah Tanggal
Laporan Akuntan
Material Information and Fact Subsequent to Balance Sheet
Date
110 Informasi Keuangan Yang Mengandung Kejadian Yang Bersifat
Luar Biasa
Financial Information Containing Extraordinary Events
110 Struktur Modal dan Kebijakan Manajemen atas Struktur Modal
Capital Structure and Management Policy on Capital Structure
111 Ikatan Yang Material Untuk Perolehan Barang Modal
Material Commitment For Capital Goods Investment
111 Bahasan Investasi Barang Modal Yang Direalisasikan Pada
Tahun Buku Terakhir
Description of Capital Goods Investment Realized in the Last
Fiscal Year
112 Informasi Material Mengenai Investasi, Ekspansi, Divestasi,
Penggabungan/ Peleburan Usaha, Akuisisi dan Restrukturisasi
Utang/Modal
Material Information on Investment, Expansion, Divestment,
Business Merger/ Consolidation, Acquisition and Debt/ Capital
Restructuring
113 Informasi Transaksi Material Yang Mengandung Benturan
Kepentingan dan Transaksi Dengan Pihak Afiliasi/Berelasi
Information on Material Transaction Containing Conflict of
Interests and Transaction with Affiliated/Related Parties
113 Kebijakan Dividen
Dividend Policy
113 Program Kepemilikan Saham oleh Karyawan dan Manajemen
Management and Employee Stock Ownership Program
114 Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum
Realization of the Use of Proceeds From Public Offering
114 Perubahan Peraturan Perundang-Undangan Yang Berpengaruh
Signifikan Bagi Perusahaan
Changes In Regulations That Have Significant Impact on the
Company
114 Perubahan Kebijakan Akuntansi
Changes in Accounting Policies
117 Prospek Usaha
Business Outlook
TATA KELOLA PERUSAHAAN
Good Corporate Governance
120 Kebijakan dan Praktik Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance Policy and Practices
121 Pedoman dan Prinsip-Prinsip Tata Kelola Perusahaan
Guidelines and Principles of Corporate Governance
123 Struktur dan Mekanisme Tata Kelola
Corporate Governance Mechanism and Structure
124Kepatuhan
Compliance
127 Rapat Umum Pemegang Saham
General Meeting of Shareholders
TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN
CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY
136 Informasi Pemegang Saham Utama dan Pengendali
Information on Majority and Controlling Shareholders
137 Dewan Komisaris
Board of Commissioners
139 Komisaris Independen
Independent Commissioner
140Direksi
Board of Directors
143 Kebijakan Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi
Remuneration Policy of Board of Commissioners and Board of
Directors
143 Assessment Dewan Komisaris Dan Direksi
Assessment of Board of Commissioners and Board of Directors
143 Kebijakan Keberagaman Komposisi Dewan Komisaris dan
Direksi
Diversity of Board of Commissioners and Board of Directors
144 Komite Audit
Audit Committee
147 Komite Nominasi dan Remunerasi
Nomination and Remuneration Committee
150 Komite Tata Kelola Perusahaan dan Manajemen Risiko
Corporate Governance and Risk Management Committee
151 Sekretaris Perusahaan
Corporate Secretary
154 Audit Internal
Internal Audit
158 Kantor Akuntan Publik
Public Accounting Firm
158 Manajemen Risiko
Risk Management
164 Sistem Pengendalian Internal
Internal Control System
166 Kasus dan Perkara Penting 2016
2016 Legal Cases
166 Kode Etik dan Budaya Perseroan
Code of Conduct and Corporate Culture
169 Sistem Pelaporan Pelanggaran
Whistleblowing System
170 Akses Informasi dan Data Perusahaan
Access to Information and Company Data
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Social Responsibility
172 Dasar Penerapan Program CSR
The Basis of Implementing CSR Programs
173 Kebijakan dan Tujuan Program Tanggung Jawab Sosial
Perusahaan
Policy and Objectives of the Corporate Social Responsibility
Program
175 Struktur Tata Kelola CSR
CSR Governance Structure
175 Biaya Kegiatan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Cost of Corporate Social Responsibility Activities
176 Tanggung Jawab terhadap Sosial dan Masyarakat
Responsibilities to Social and Community
180 Tanggung Jawab terhadap Lingkungan Hidup
Responsibility to the Environment
181 Tanggung Jawab dalam Ketenagakerjaan, Kesehatan, dan
Keselamatan Kerja
Responsibility towards Employment, Occupational Health and
Safety
188 Tanggung Jawab terhadap Konsumen
Responsibility to Consumers
LEMBAR PERNYATAAN DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI
Lembar Pernyataan Dewan Komisaris dan Direksi
lAPORAN KEUANGAN AUDITED
Audited Financial Statement
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
2016 Annual Report
5
KILAS KINERJA 2016
FLASHBACK PERFORMANCE OF 2016
LAPORAN MANAJEMEN
Management’s Report
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
TINJAUAN UNIT PENDUKUNG BISNIS
Overview of Business Support
PENCAPAIAN 2016
Achievements in 2016
50 Best of the Best
Companies
TPSF
ke-3
terpilih untuk
kalinya
(2011, 2015, 2016) dari
Majalah Forbes Indonesia
awarded for the third time (2011,
2015, 2016) from Forbes Indonesia
Magazine.
Penjualan Bersih sebesar
Rp6,55
triliun
Net Sales of Rp6.55 trillion
Best Companies
to Work For
in Asia 2016
dari Majalah HR As
ia
2016 Best Companie
s to
Work for in Asia
from HR Asia Magaz
ine
171 Kota
ibusi
Jaringan Distr
di Indonesia
Network
171 Distribution
sia
Cities in Indone
Peluncuran Leadership
Development Program
yaitu Crafting Future Leader
SDM
6
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
Laporan Tahunan 2016
The launching of Leadership Development
Program, namely Crafting Future Leader
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
TATA KELOLA PERUSAHAAN
GOOD CORPORATE GOVERNANCE
TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN
CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY
TPS rice
Peluncuran
600
Salesman Eksklusif Maknyuss
The launching of 600 Maknyuss
Exclusive Salesmen
Branded Packed Rice dengan
jaringan distribusi terluas di
Indonesia yang mencakup:
135
2.700
Mitra Usaha
Maknyuss terdaftar
Registered Mitra Usaha
Maknyuss
Kota
Cities
Branded Packed Rice with
the widest distribution network
in Indonesia
TPS FOOD
Market leader dengan
pertumbuhan pangsa pasar
sebesar 103%
Market leader with market share
growth reaching 103%
Top Brand Award dalam
4 tahun berturut-turut
(2013-2016)
Top Brand Award for
4 consecutive years (2013-2016)
30%
Kontribusi penjualan
Branded Packed Rice terhadap
Total Penjualan Beras
Contribution of Branded Packed Rice sales
to Total Rice Sales
Market leader dengan
perolehan pangsa pasar
sebesar 36,3%
Market leader with market
share reaching 36.3%
11 SKU
Peluncuran
Produk Baru
The launching of 11 SKUs
of New Products
Top Brand for Kids Award
dalam 4 tahun berturutturut (2013-2016)
Top Brand for Kids Award for
4 consecutive years
(2013-2016)
Indonesia Best Brand Award dalam
5 tahun berturut-turut
(2012-2016).
Indonesia Best Brand Award for
5 consecutive years (2012-2016)
Excellent Brand Award dalam
3 tahun berturut-turut (2014-2016)
Excellent Brand Award for
3 consecutive years (2014-2016)
Peresmian PT Patra Power Nusan
tara dan
Pabrik Unit 5 PT Tiga Pilar Sejaht
era
The Inauguration of PT Patra Power
Nusantara
and Unit 5 Factory of PT Tiga Pilar
Sejahtera
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
2016 Annual Report
7
g
k
n
a
a
h
L
k
a
j
e
J Milestones
KILAS KINERJA 2016
FLASHBACK PERFORMANCE OF 2016
19 92
Perseroan didirikan dengan nama
PT Tiga Pilar Sejahtera oleh 3 orang yaitu:
Bapak Joko Mogoginta, Bapak Budhi Istanto
dan Almarhum Bapak Priyo Hadisutanto.
Produk utama adalah bihun kering dan mie
kering.
The Company was established with the
name PT Tiga Pilar Sejahtera by 3 founders,
namely: Mr. Joko Mogoginta, Mr. Budhi
Istanto and the late Mr. Priyo Hadisutanto.
Its main products were dried vermicelli and
dried noodles.
LAPORAN MANAJEMEN
Management’s Report
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
20 03
Perseroan tercatat sebagai perusahaan
terbuka di Bursa Efek Indonesia, melalui
proses backdoor listing yaitu mengakuisisi PT
Asia Inti Selera dan melakukan Penawaran
Umum Terbatas I dengan kode perdagangan
saham AISA. Perseroan berubah nama
menjadi PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
(“TPSF”).
The Company was listed as public company
in Indonesia Stock Exchange through
backdoor listing process, namely by acquiring
PT Asia Inti Selera and conducted Limited
Public Offering I with ticker code AISA. The
Company changed its name to PT Tiga Pilar
Sejahtera Food Tbk (“TPSF”).
19 95
Seiring dengan meningkatnya permintaan,
pada 1995 Perseroan mendirikan pabrik di
Karanganyar, Jawa Tengah yang memiliki 7
lini produksi dengan kapasitas 30.000 ton
per tahun.
In line with rising demand, in 1995
the Company established a factory
in Karanganyar, Central Java, with 7
production lines and the capacity of 30,000
tons per year.
20 00
Perseroan membangun pabrik makanan
terpadu seluas 25 Ha di Sragen, Jawa
Tengah untuk penyatuan seluruh fasilitas
produksi Perseroan sekaligus persiapan
untuk pertumbuhan usaha di masa
mendatang.
The Company established a 25-Ha integrated
food factory in Sragen, Central Java, to unite
all production facilities of the Company and
to prepare for future business development.
20 02
• Perseroan meraih sertifikasi ISO
9001:2000.
• Perseroan mengeluarkan saham tanpa
HMETD dengan nilai nominal Rp200
per saham dan mengeluarkan Obligasi
Konversi sebesar Rp60 miliar.
• The Company acquired ISO 9001:2000
certification.
• The Company issued shares without
Preemptive Rights with par value
of Rp200 per share and Convertion
Obligation of Rp60 billion.
20 01
Proses produksi dilakukan di pabrik baru
yang berlokasi di Sragen, unit produksi
mie instan pun berdiri sejak saat itu
dengan pelaksanaan proses produksi dan
pemasarannya dilakukan di awal 2002.
Production process was conducted in
new factories at Sragen. Instant noodle
production unit was established during the
time, of which production and marketing
process was implemented at early 2002.
8
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
Laporan Tahunan 2016
TINJAUAN UNIT PENDUKUNG BISNIS
Overview of Business Support
20 07
TPSF membuat perubahan logo untuk
menyamakan visi dan misi.
TPSF changed its logo in line with its vision
and missions.
20 08
• TPSF Melakukan Penawaran Umum
Terbatas II
• TPSF melakukan akuisisi terhadap PMI
yang bergerak di bidang makanan manis,
biskuit dan snack.
• TPSF mengakuisisi BRI, sebuah
perusahaan perkebunan kelapa sawit
yang terletak di Kalimantan Selatan,
untuk meraih peluang di komoditas
kelapa sawit.
• TPSF memperoleh penghargaan sebagai
Emiten Industri Barang Konsumsi Terbaik
dari ajang Bisnis Indonesia Award 2008
dan masuk ke dalam Indeks Kompas 100
pada Agustus 2008.
• TPSF conducted Limited Public Offering II
• TPSF acquired PMI which engaged in
confectionaries, biscuits and snacks
business.
• TPSF acquired BRI, an oil palm plantation
company in South Kalimantan, to achieve
opportunities in oil palm commodity.
• TPSF acquired an award as The Best
Issuer for Consumption Goods from
Bisnis Indonesia Award 2008 and was
listed in Indeks Kompas 100 in August
2008.
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
TATA KELOLA PERUSAHAAN
GOOD CORPORATE GOVERNANCE
TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN
CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY
20 10
• TPSF masuk ke bidang usaha beras dengan mengakuisisi PT Dunia
Pangan (“DP”) yang bergerak di bidang perdagangan beras dan
mengakuisisi pabrik beras PT Jatisari Srirejeki (“JSR”).
• TPSF mengakuisisi 5 perusahaan perkebunan kelapa sawit baru.
• TPSF meraih penghargaan Top 250 Indonesia Original Brand,
penghargaan Excellent Brand, penghargaan 10 CEO Terbaik, dan
penghargaan Most Improved IICD Good Corporate Governance.
• TPSF melepas 2 Entitas Anak yang tidak aktif.
• TPSF engaged in rice business by acquiring PT Dunia Pangan
(“DP”), which engaged in rice trading, as well as acquiring rice
factory PT Jatisari Srirejeki (“JSR”)
• TPSF acquired 5 new oil palm plantation companies.
• TPSF achieved Top 250 Indonesia Original Brand award, Excellent
Brand award, 10 Best CEOs award, and Most Improved IICD
Good Corporate Governance award.
• TPSF divested 2 inactive Subsidiaries.
20 11
• TPSF Melakukan Penawaran Umum Terbatas III
• TPSF mengakuisisi pabrik beras dan merek beras milik PT Alam
Makmur Sembada, yang kemudian menjadi aset PT Indo Beras
Unggul.
• TPSF melalui PT Balaraja Bisco Paloma (“BBP”) mengakuisisi
fasilitas produksi biskuit di Balaraja, Tangerang.
• TPSF mengakuisisi snack merek “Taro” beserta fasilitas
produksinya dari PT Unilever Indonesia Tbk.
• TPSF melalui Entitas Anaknya, PT Bumiraya Investindo melakukan
joint venture dengan Bunge Agribusiness Singapore Pte Ltd.
• TPSF conducted Limited Public Offering III.
• TPSF acquired rice factories and brand owned by PT Alam
Makmur Sembada, which was then became an asset for PT Indo
Beras Unggul.
• TPSF through PT Balaraja Bisco Paloma (“BBP”) acquired biscuit
production factory in Balaraja, Tangerang.
• TPSF acquired “Taro” brand snack and the production facility
from PT Unilever Indonesia Tbk.
• TPSF through its Subsidiary, PT Bumiraya Investindo, conducted
joint venture with Bunge Agribusiness Singapore Pte Ltd.
20 12
TPSF mengakuisisi PT Subafood Pangan Jaya di bawah TPS
Food, mengakuisisi PT Sukses Abadi Karya Inti di bawah TPS
Rice dan mengakuisisi PT Tandan Abadi Mandiri di bawah TPS
Palm Oil.
TPSF acquired PT Subafood Pangan Jaya under TPS Food and
acquired PT Sukses Abadi Karya Inti under TPS Rice and PT
Tandan Abadi Mandiri under TPS Palm Oil.
20 13
• Perseroan menerbitkan Obligasi TPS Food I Tahun 2013 senilai
Rp600 miliar dan Sukuk Ijarah TPS Food I Tahun 2013 senilai
Rp300 miliar.
• Pemegang saham pengendali Perseroan menjual 9,5% saham
AISA kepada sebuah perusahaan investasi global termuka, KKR
& Co.L.P. Atas transaksi penjualan itu, 1 orang perwakilan dari
KKR masuk ke dalam jajaran Komisaris TPSF.
• Penyelesaian pembangunan pabrik pengolahan minyak sawit
mentah (crude palm oil/CPO) berkapasitas 30 ton tandan buah
segar (TBS) per jam.
• Pengembangan fasilitas produksi pada kategori Makanan
Dasar yakni mie kering dengan peningkatan kapasitas produksi
sampai dengan 1.000 ton per bulan.
• The Company issued TPS Food Bonds I Year 2013 valued
Rp600 billion and TPS Food Sukuk Ijarah I Year 2013 valued
Rp300 billion.
• The Company’s controlling shareholders sold 9.5% of shares in
AISA to a leading global investment company, KKR & Co.L.P.
Pursuant to the transaction, 1 representative from KKR joined
TPSF Board of Commissioners.
• The completion of crude palm oil (CPO) manufacturing mill
with the capacity of 30 tons of fresh fruit bunch (FFB) per
hour.
• The development of production facility for Basic Food
category, namely dry noodle, with improvement of up to
1,000 tons per month for production capacity.
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
2016 Annual Report
9
KILAS KINERJA 2016
FLASHBACK PERFORMANCE OF 2016
LAPORAN MANAJEMEN
Management’s Report
20 14
• Perseroan melaksanakan Penambahan Modal Tanpa Hak
Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) dengan
mengeluarkan saham baru dari simpanan (portepel) sebesar
292.600.000 (dua ratus sembilan puluh dua juta enam ratus
ribu) saham dengan nilai nominal Rp200 per saham dan harga
pelaksanaan PMTHMETD senilai Rp2.250 per saham.
• Peresmian pabrik beras PT Sukses Abadi Karya Inti di Jawa
Tengah, berkapasitas produksi 240.000 ton per tahun.
• Perseroan mengakuisisi kepemilikan saham PT Golden Plantation
(“GP”) yang bertujuan untuk menjadikan GP sebagai perusahaan
sub-holding dari perusahaan-perusahaan yang tergabung
dalam divisi kelapa sawit Perseroan menggantikan PT Bumiraya
Investindo (“BRI”). GP tercatat sebagai perusahaan terbuka di
Bursa Efek Indonesia dengan kode perdagangan saham GOLL
pada 23 Desember 2014.
• Perseroan melalui PT Golden Plantation mengakuisisi PT Persada
Alam Hijau (“PAH”).
• Perseroan melalui PT Dunia Pangan mendirikan PT Tani Unggul
Usaha (“TUU”) dan PT Swasembada Tani Selebes (“STS”).
• The Company conducted Capital Increase Without Preemptive
Rights (PMTHMETD) by issuing new shares from portfolio of
292,600,000 (two hundred ninety two million six hundred
thousand) shares with par value of Rp200 per share and
PMTHMETD issuance price of Rp2,250 per share.
• The inauguration of PT Sukses Abadi Karya Inti rice factory in
Central Java. The factory has a production capacity of 240,000
tons per year.
• The Company acquired share ownership of PT Golden
Plantantion (“GP”), which was aimed to made GP a sub-holding
company of other companies in the Company’s oil palm division,
to replace PT Bumiraya Investindo (“BRI”). GP was listed as public
company in Indonesia Stock Exchange with ticker code GOLL on
December 23, 2014.
• The Company through PT Golden Plantation acquired PT Persada
Alam Hijau (“PAH”)
• The Company through PT Dunia Pangan established PT Tani
Unggul Usaha (“TUU”) and PT Swasembada Tani Selebes
(“STS”).
20 15
• Perseroan melalui PT Golden Plantation Tbk mengakuisisi PT
Bailangu Capital Investment (“BCI”).
• Anak Perusahaan di Divisi Makanan yaitu PT Tiga Pilar Sejahtera
menerima Sertifikat ISO 14001 : 2004 yang diterbitkan oleh
Integrated Laboratory - IPB Environmental Management System
Assurance (ILEA-IPB).
• Anak Perusahaan di Divisi Makanan yaitu PT Tiga Pilar Sejahtera
menerima Sertifikat OHSAS 18001: 2007 yang diterbitkan oleh
URS (United Registrar of Systems) Certification.
• The Company through PT Golden Plantation Tbk acuired PT
Bailangu Capital Investment (“BCI”).
• The Company’s Subsidiary in Food Division, PT Tiga Pilar Sejahtera,
acquired ISO 14001:2004 Certificate issued by Integrated
Laboratory – IPB Environmental Managemet System Assurance
(ILEA – IPB).
• The Company’s Subsidiary in Food Division, PT Tiga Pilar Sejahtera,
acquired OHSAS 18001:2007 Certificate issued by URS (United
Registrar of Systems) Certification.
10
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
Laporan Tahunan 2016
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
TINJAUAN UNIT PENDUKUNG BISNIS
Overview of Business Support
20 16
• Perseroan menjual sebanyak 2.864.990.000 lembar saham
atau 78,17% kepemilikan saham Perseroan atas PT Golden
Plantation Tbk kepada PT JOM Prawarsa Indonesia.
• Perseroan meresmikan pabrik pembangkit listrik PT Patra
Power Nusantara.
• Perseroan meresmikan pabrik Unit 5 PT Tiga Pilar Sejahtera
yang digunakan untuk fasilitas produksi bihun instan Bihunku.
• Perseroan menerbitkan Sukuk Ijarah TPS Food II Tahun 2016,
dengan Sisa Imbalan Ijarah sebesar Rp1.200.000.000.000
(satu triliun dua ratus miliar Rupiah).
• Anak Perusahaan di Divisi Makanan yaitu PT Putra Taro
Paloma memperoleh Sertifikasi ISO 22000:2009 dan HACCP
yang diterbitkan oleh Integrated Laboratory Bogor Agricultural
University (ILFA-IPB) dan Mutu Certification Komite Akreditasi
Nasional (KAN) untuk brand Taro dan Bravo.
• Perseroan meluncurkan program Mitra Usaha Maknyuss
(MUM) dengan konsep layanan pesan antar.
• Perseroan mengimplementasikan Sales Force Automation,
suatu aplikasi penjualan yang berjalan di platform smartphone
dan tablet.
• Lagu Hymne TPS berjudul Cita-Cita TPS pertama kali
diperkenalkan dan dinyanyikan oleh Insan TPSF.
• The Company sold 2,864,990,000 shares or 78.17% of
its shares in PT Golden Plantation Tbk to PT JOM Prawarsa
Indonesia.
• The Company inaugurated power plant of PT Patra Power
Nusantara.
• The Company inaugurated Unit 5 factory of PT Tiga Pilar
Sejahtera to be operated as a facility to produce Bihunku
instant vermicelli.
• The Company issued TPS Food Sukuk Ijarah II Year 2016 with
the Remaining Ijarah Fee amounting to Rp1,200,000,000,000
(one trillion two hundred billion Rupiah).
• A subsidiary in Food Division, namely PT Putra Taro Paloma,
obtained ISO 22000:2009 and HACCP Certifications issued
by the Integrated Laboratory of Bogor Agricultural University
(ILFA-IPB) and Certification Quality of National Accreditation
Committee for Taro and Bravo brands.
• The Company launched Mitra Usaha Maknyuss (MUM) with
delivery concept.
• The Company implemented Sales Force Automation, a sales
application running on smartphone and tablet platforms.
• TPS Hymn titled “Cita-Cita TPS” was introduced and sung for
the first time by TPSF people.
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
TATA KELOLA PERUSAHAAN
GOOD CORPORATE GOVERNANCE
TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN
CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY
Kilas Kinerja 2016
2016 Flashback Performance
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
2016 Annual Report
11
KILAS KINERJA 2016
FLASHBACK PERFORMANCE OF 2016
LAPORAN MANAJEMEN
Management’s Report
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
TINJAUAN UNIT PENDUKUNG BISNIS
Overview of Business Support
Ikhtisar Keuangan
Financial Highlights
Dalam jutaan Rupiah
Uraian
In million Rupiah
2016
2015
2014*
Laporan Posisi Keuangan
Description
Statements of Financial Position
5,949,164
4,463,635
3,977,086
Current Assets
Aset Tidak Lancar
3,305,375
4,597,345
3,396,782
Non-Current Assets
Jumlah Aset
9,254,539
9,060,980
7,373,868
Total Assets
Liabilitas Jangka Pendek
2,504,330
2,750,457
1,493,308
Current Liabilities
Liabilitas Jangka Panjang
2,485,809
2,343,616
2,294,624
Non-Current Liabilities
Jumlah Liabilitas
4,990,139
5,094,073
3,787,932
Total Liabilities
Jumlah Ekuitas
4,264,400
3,966,907
3,585,936
Total Equity
Jumlah Liabilitas dan Ekuitas
9,254,539
9,060,980
7,373,868
Total Liabilities and Equity
Modal Kerja Bersih
3,444,834
1,713,178
2,483,778
Net Working Capital
-
-
-
Investment in Associates
Aset Lancar
Investasi pada Entitas Asosiasi
Laporan Laba Rugi
Income Statements
6,545,680
6,010,895
5,139,974
Net Sales
(4,862,377)
(4,737,175)
(4,099,240)
Cost of Goods Sold
Laba Bruto
1,683,303
1,273,720
1,040,734
Gross Profit
Beban Usaha
Operating Expenses
Penjualan Neto
Beban Pokok Penjualan
(667,537)
(539,799)
(393,899)
Pendapatan Lainnya
295,490
8,455
40,307
Other Income
Beban Lainnya
(29,512)
(2,942)
(7,702)
Other Expenses
Operating Income
Laba Usaha
1,281,744
739,434
679,440
Biaya Keuangan Neto
(383,313)
(238,999)
(195,156)
Net Finance Cost
898,431
500,435
484,284
Income before Income Tax Expenses
(179,203)
(126,685)
(106,381)
Income Tax Expenses
719,228
373,750
377,903
Profit for the Year
(6,541)
Other Comprehensive Income (Loss)
For the Year
Laba Sebelum Beban Pajak Penghasilan
Beban Pajak Penghasilan
Laba Tahun Berjalan
Penghasilan (Rugi) Komprehensif Lain
Tahun Berjalan
(12,547)
5,282
Laba Tahun Berjalan Yang Dapat
Diatribusikan Kepada
Profit for the Year Attributable To
Pemilik Entitas Induk
593,475
323,441
331,702
Owners of the Parent
Kepentingan Non – Pengendali
125,753
50,309
46,209
Non-Controlling Interest
Jumlah Laba Komprehensif Lain Tahun
Berjalan
706,681
379,032
371,370
Total of Other Comprehensive
Income
Jumlah Laba Komprehensif Yang
Dapat Diatribusikan Kepada
Total of Comprehensive Income
Attributable To
Pemilik Entitas Induk
581,034
327,772
324,843
Owners of the Parent
Kepentingan Non – Pengendali
125,647
51,260
46,527
Non-Controlling Interest
184.39
100.49
110.57
Earnings per Share
Laba Bersih per Saham
Laporan Arus Kas
Arus Kas dari Aktivitas Operasi
Arus Kas dari Aktivitas Investasi
Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan
*) Disajikan kembali
12
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
Laporan Tahunan 2016
Statements of Cash Flows
463,580
399,185
353,530
Cash Flows from Operating
Activities
(1,158,118)
(1,083,146)
(573,564)
Cash Flows from Investing Activities
402,137
55,433
1,101,943
Cash Flow from Financing Activities
*) Restated
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
Uraian
Kenaikan (Penurunan) Bersih Kas dan
Setara Kas
TATA KELOLA PERUSAHAAN
GOOD CORPORATE GOVERNANCE
2016
2015
TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN
CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY
2014*
Description
(292,401)
(628,528)
881,909
Net Increase (Decrease) of Cash and
Cash Equivalent
(187)
488
18,055
Effect of Currency Change on Cash
and Cash Equivalent
Saldo Kas dan Setara Kas Awal Tahun
588,514
1,216,554
316,590
Cash and Cash Equivalents at
Beginning of the Year
Saldo Kas dan Setara Kas Akhir Tahun
295,926
588,514
1,216,554
Cash and Cash Equivalents at End
of the Year
Dampak Perubahan Kurs Terhadap Kas
dan Setara Kas
Rasio Keuangan
Financial Ratio
Marjin Laba Kotor
25.72%
21.19%
20.25%
Gross Profit Margin
Marjin Laba Usaha
19.58%
12.30%
13.22%
Operating Income Margin
Marjin Laba Bersih
9.07%
5.38%
6.45%
Net Profit Margin
Laba Usaha terhadap Ekuitas
30.06%
18.64%
18.95%
Operating Income to Equity
Laba Bersih terhadap Ekuitas
16.87%
9.42%
10.54%
Net Profit to Equity
Laba Usaha terhadap Jumlah Aset
13.85%
8.16%
9.21%
Operating Income to Total Assets
Laba Bersih terhadap Jumlah Aset
7.77%
4.12%
5.13%
Net Profit to Total Assets
Aset Lancar terhadap Liabilitas Jangka
Pendek (X)
2.38**
1.62
2.66
Current Assets to Current Liabilities
(X)
Jumlah Liabilitas terhadap Ekuitas (X)
1.17
1.28
1.06
Total Liabilities to Equity (X)
Jumlah Liabilitas terhadap Jumlah Aset
(X)
0.54
0.56
0.51
Total Liabilities to Total Assets (X)
*) Disajikan kembali / Restated
**) Disajikan kembali memasukan Deposito lebih dari 6 bulan (aset lain-lain) / Restated, including the Deposits of more than 6 months (other assets)
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
2016 Annual Report
13
KILAS KINERJA 2016
FLASHBACK PERFORMANCE OF 2016
LAPORAN MANAJEMEN
Management’s Report
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
TINJAUAN UNIT PENDUKUNG BISNIS
Overview of Business Support
GRAFIK IKHTISAR DATA KEUANGAN PENTING
Chart of Financial Performance Highlights
Penjualan Neto
Laba Usaha
Total Ekuitas
Net Sales
Operating Income
Total Equity
Rp juta / Rp million
Rp juta / Rp million
Rp juta / Rp million
4,264,400
1,281,744
3,966,907
3,585,936
6,545,680
6,010,895
5,139,974
679,440
2014
2015
2016
2014
739,434
2015
2016
2014
2015
Total Liabilitas
Marjin Laba Kotor
Marjin Laba Bersih
Total Liabilities
Gross Profit Margin
Net Profit Margin
Rp juta / Rp million
%
%
9.07
25.72
5,094,072
4,990,139
20.25
21.19
3,787,932
2014
6.45
2015
2016
2014
2016
2015
2016
2014
5.38
2015
2016
Aset Lancar terhadap
Liabilitas Jangka Pendek
Jumlah Liabilitas terhadap
Jumlah Ekuitas
Jumlah Liabilitas terhadap
Jumlah Aset
Current Assets to Current Liabilities
Total Liabilities to Equity
Total Liabilities to Total Assets
0.56x
1.28x
0.51x
2.66x
0.54x
1.17x
2.38x
1.06x
1.62x
2014
14
2015
2016
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
Laporan Tahunan 2016
2014
2015
2016
2014
2015
2016
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
TATA KELOLA PERUSAHAAN
GOOD CORPORATE GOVERNANCE
TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN
CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY
ikhtisar saham
Share Highlights
Informasi Harga Saham
Information on Share Prices
Triwulan / Quarter
Tahun / Year 2016
Triwulan / Quarter I
Triwulan / Quarter II
Triwulan / Quarter III
Triwulan / Quarter IV
Selama Tahun Pelaporan /
During The Year
Tahun / Year 2015
Triwulan / Quarter I
Triwulan / Quarter II
Triwulan / Quarter III
Triwulan / Quarter IV
Selama Tahun Pelaporan /
During The Year
Jumlah Saham
yang Beredar /
Total Shares in
Circulation
Harga Saham / Share Price (Rp)
Volume
Perdagangan /
Transaction
Volume
Kapitalisasi Pasar /
Market
Capitalization
Tertinggi /
Highest
Terendah /
Lowest
Penutupan /
Closing
3,218,600,000
3,218,600,000
3,218,600,000
3,218,600,000
1,295
1,590
2,340
2,290
860
1,080
1,590
1,845
1,185
1,590
1,950
1,945
623,533,000
446,115,300
266,342,700
148,640,000
3,814,041,000,000
5,117,574,000,000
6,276,270,000,000
6,260,177,000,000
3,218,600,000
2,340
860
1,945
1,484,631,000
6,260,177,000,000
3,218,600,000
3,218,600,000
3,218,600,000
3,218,600,000
2,300
2,100
2,170
1,775
2,000
1,660
1,335
1,185
2,095
1,870
1,450
1,210
252,562,100
265,487,700
124,208,300
219,413,300
6,742,967,000,000
6,018,782,000,000
4,666,970,000,000
3,894,506,000,000
3,218,600,000
2,300
1,185
1,210
861,671,400
3,894,506,000,000
Grafik Informasi Harga Saham
Charts of Share Price Information
(lembar / share)
100,000,000
Rp
3,000
2,500
80,000,000
2,000
60,000,000
1,500
2015
1,000
2016
40,000,000
20,000,000
500
0
Jan Feb MarApr MeiJun Jul Ags Sep Okt NovDes Jan Feb MarApr MeiJun Jul Ags Sep Okt NovDes
0
Grafik Kapitalisasi Pasar
Charts of Market Capitalization
8,000,000
7,000,000
2016
6,000,000
5,000,000
4,000,000
2015
3,000,000
2,000,000
1,000,000
0
Jan Feb Mar AprMei Jun Jul Ags Sep OktNovDes
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
2016 Annual Report
15
KILAS KINERJA 2016
FLASHBACK PERFORMANCE OF 2016
LAPORAN MANAJEMEN
Management’s Report
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
TINJAUAN UNIT PENDUKUNG BISNIS
Overview of Business Support
INFORMASI OBLIGASI
Bond Info
Obligasi dan Sukuk Ijarah TPS Food I
Penawaran umum obligasi dan sukuk ijarah (sukuk) TPS Food
I Perseroan masing-masing sebesar Rp600 miliar dan Rp300
miliar pada 1 April 2013, telah mendapatkan pernyataan efektif
dari Otoritas Jasa Keuangan melalui surat No. S-62/D.04/2013
pada tanggal 28 Maret 2013. Obligasi dan Sukuk Ijarah ini
akan jatuh tempo pada 5 April 2018 dengan tingkat suku
bunga tetap 10,25%. Bunga dan fee ijarah dibayarkan setiap
3 (tiga) bulan.
Obligasi and Sukuk Ijarah TPS Food I
The Company’s initial public offering of Rp600 billion and
Rp300 billion of bond and Sukuk Ijarah (sukuk) TPS Food I
dated April 1, 2013 was declared effective by the Indonesian
Financial Services Authority in its letter No. S-62/D.04/2013
dated March 28, 2013. The Bond and Sukuk Ijarah will be
matured on April 5, 2018 and bears an interest fixed rate of
10.25%. The payment of interest bond and fee ijarah will be
paid on every 3 (three) months.
Pada 31 Desember 2015, obligasi dan sukuk ini memperoleh
peringkat idA- dan idA-(sy), sedangkan pada 31 Desember 2016
obligasi dan sukuk ini memperoleh peringkat idA dan idA(sy)
dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO). Penerbitan
Obligasi TPS Food I dilakukan sesuai dengan Akta Perjanjian
Perwalimanatan antara Perusahaan dengan PT Bank Mega
Tbk, pihak ketiga, yang bertindak sebagai Wali Amanat. Skema
sukuk ijarah yang digunakan adalah penjaminan aset tetap PT
Tiga Pilar Sejahtera (TPS) dan PT Poly Meditra Indonesia (PMI),
keduanya entitas anak.
On December 31, 2015, the bonds and sukuk obtained the
ratings of idA- and idA-(sy), while on December 31, 2016, the
bonds and sukuk obtained the ratings of idA and idA(sy) from
PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO). Issuance of Bond of
TPS Food I conducted with the Deed of Agreement the trustee
between the Company and PT Bank Mega Tbk, third party,
acted as Trustee. The sukuk ijarah scheme used is underwriting
of the plant, property and equipment of PT Tiga Pilar Sejahtera
(TPS) and PT Poly Meditra Indonesia (PMI), both are subsidiaries.
Sukuk Ijarah TPS Food II (Sukuk II)
Penawaran umum sukuk ijarah TPS Food II Perseroan sebesar
Rp1.200 miliar pada 11 Juli 2016, telah mendapatkan
pernyataan efektif dari Ototritas Jasa Keuangan melalui surat
No. S-338/D.04/2016 tertanggal 30 Juni 2016, Sukuk II ini
akan jatuh tempo pada 19 Juli 2021. Bunga dan fee ijarah
dibayarkan setiap 3 (tiga) bulan.
Sukuk Ijarah TPS Food II (Sukuk II)
The Company’s initial public offering of Rp1,200 billion Sukuk
Ijarah (sukuk) TPS Food II dated July 11, 2016 was declared
effective by the Indonesian Financial Services Authority in its
letter No. S-338/D.04/2013 dated June 30, 2016. Sukuk II will
be matured on July 19, 2021. The payment of interest bond
and fee ijarah will be paid on every 3 (three) months.
Sukuk II ini memperoleh peringkat idA (sy) dari PT Pemeringkat
Efek Indonesia PEFINDO pada 31 Desember 2016. Sukuk II
dilakukan sesuai dengan Akta Perjanjian Perwalimanatan
antara Perusahaan dengan PT Bank Mega Tbk, pihak ketiga,
yang bertindak sebagai Wali Amanat. Skema sukuk II yang
digunakan adalah penjaminan aset tetap PT Sukses Abadi
Karya Inti (SAKTI), entitas anak.
Sukuk II have been rated idA (sy) by PT Pemeringkat Efek
Indonesia PEFINDO dated on December 31, 2016. Sukuk II
conducted with the Deed of Agreement the trustee between
the Company and PT Bank Mega Tbk, third party, acted as
Trustee. The sukuk II scheme used is underwriting of the plant,
property and equipment of PT Sukses Abadi Karya Inti (SAKTI),
a subsidiary.
AKSI KORPORASI
Corporate Action
Sepanjang 2016, Perseroan tidak melakukan aksi korporasi
seperti pemecahan saham (stock split), penggabungan saham
(reverse stock), dividen saham, saham bonus, penurunan nilai
nominal saham, penghentian sementara perdagangan saham
(suspension), dan penghapusan pencatatan saham (delisting),
sehingga informasi mengenai hal tersebut tidak dapat
ditampilkan dalam Laporan Tahunan ini.
16
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
Laporan Tahunan 2016
Throughout 2016, the Company did not conduct any corporate
action such as stock split, reverse stock, stock dividend, bonus
share, reduction of nominal value of shares, suspension, and
delisting. Therefore, there is no information regarding such
matter to be disclosed in this Annual Report.
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
TATA KELOLA PERUSAHAAN
GOOD CORPORATE GOVERNANCE
TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN
CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY
PERISTIWA
PENTING
Event Highlights
Januari | January
• Pembukaan Koperasi Semar yang memiliki dua program, yaitu Warung Serba Ada dan
Simpan Pinjam.
The opening of Semar Cooperative that has two programs, Grocery Store and Savings
and Loan.
• Perseroan melakukan inovasi pada kegiatan pemasaran brand Maknyuss dengan
meluncurkan program Mitra Usaha Maknyuss (MUM) yang bertujuan untuk mendekatkan
produk Maknyuss kepada end user. MUM merupakan program kemitraan dengan individu
(bukan toko) untuk mendistribusikan dan menjual beras Maknyuss dengan konsep layanan
pesan antar. Saat ini, program MUM baru dijalankan di Pulau Jawa.
The Company created innovation in its Maknyuss brand marketing activities by launching
Mitra Usaha Maknyuss (MUM) program that aimed to bring Maknyuss product closer to
the end users. MUM is a partnership with individuals program (not store) to distribute
and sell Maknyuss rice with delivery concept. Currently, MUM program has only been
implemented in Java Island.
Februari | February
Perseroan mengimplementasikan aplikasi
Sales Force Automation guna meningkatkan
penjualan produk Perseroan dengan
pengawasan yang dilakukan sec ara online
melalui aplikasi penjualan yang dapat diakses
melalui platform smartphone dan tablet.
The Company implemented Sales Force
Automation application to increase
the Company’s product sales as it
enables online monitoring process via
sales application that is accessible from
smartphone and tablet platforms.
• Penyelenggaraan agenda dua • Pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham
tahunan yaitu Piknik Karyawan
Luar Biasa (RUPSLB) Perseroan dengan
yang diikuti sekitar 2.300
agenda perubahan susunan komisaris TPSF
karyawan dan keluarganya, ke
dimana Bapak Jaka Prasetya menggantikan
Jatim Park, Batu, Malang, Jawa
Bapak Ridha DM Wirakusumah yang telah
Timur.
mengundurkan diri.
Maret | March
The implementation of
biannual agenda, namely
Employee Picnic to Jatim
Park, Batu, Malang, East Java,
which was participated by
approximately 2,300 employees
and their family.
The convening of Extraordinary General
Meeting of Shareholders (EGMS) of the
Company with an agenda of changes in the
composition of TPSF Board of Commissioners,
in which Mr. Jaka Prasetya replaced Mr.
Ridha DM Wirakusumah who tendered his
resignation.
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
2016 Annual Report
17
KILAS KINERJA 2016
FLASHBACK PERFORMANCE OF 2016
LAPORAN MANAJEMEN
Management’s Report
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
TINJAUAN UNIT PENDUKUNG BISNIS
Overview of Business Support
April | April
• Peluncuran produk Taro Corn Puff rasa
Jagung Bakar 7gr.
The launching of Taro Corn Puff product
of 7gr with Roasted Corn flavor.
• Penerimaan penghargaan
• Penerimaan penghargaan
HR Asia Best Companies To
Top Brand for Kids Award
Work For In Asia 2016 oleh
oleh brand “Mie Kremezz”
TPSF yang digelar di Hotel JW
untuk keempat kalinya secara
Marriott, Jakarta pada 8 April
berturut-turut (2013–2016).
2016.
The receipt of Top Brand
The receipt of award, namely
for Kids Award for “Mie
HR Asia Best Companies To
Kremezz” brand for four
Work For in Asia 2016, by
consecutive years (2013TPSF, which was presented at
2016).
JW Marriott Hotel, Jakarta, on
April 8, 2016.
18
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
Laporan Tahunan 2016
Mei | May
• Peluncuran produk Taro Corn Puff rasa Karamel Asin 7gr.
The launching of Taro Corn Puff product of 7gr with
Salted Caramel flavor.
• Partisipasi TPSF dalam pameran Salon International de
l’Alimentation atau International Food Exhibition (SIAL)
China, sebuah pameran makanan dan minuman terbesar
di Asia yang berlangsung pada 5 – 7 Mei 2016 di
Shanghai, Tiongkok.
TPSF’s participation in Salon International de
l’Alimentation or International Food Exhibition (SIAL)
China, which was Asia’s largest food and beverages
exhibition held on May 5 – 7, 2016, in Shanghai, China.
• Partisipasi TPSF dalam Thaifex – World of Food Asia
2016, sebuah pameran perdagangan internasional untuk
makanan dan minuman, teknologi pangan, ritel, dan
waralaba di Asia, yang berlangsung pada 25 – 29 Mei
2016 di Bangkok, Thailand.
TPSF’s participation in Thaifex – World of Food Asia 2016,
an international trade exhibition for food and beverages,
food technology, retail, and franchising in Asia, which
was hosted on May 25 – 29, 2016 in Bangkok, Thailand.
• Perseroan menjual sebanyak 2.864.990.000 lembar
saham atau 78,17% saham PT Golden Plantation Tbk
milik Perseroan kepada PT JOM Prawarsa Indonesia.
The Company sold 2,864,990,000 shares or 78.17%
shares of PT Golden Plantation Tbk owned by the
Company to PT JOM Prawarsa Indonesia.
• Penerimaan Piagam Penghargaan oleh TPSF untuk
Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan
Dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup Di Daerah Yang
Berpredikat Taat Tingkat Provinsi Jawa Tengah dari
Gubernur Jawa Tengah.
The receipt of Award Certificate by TPSF for Company
Performance Rating Assessment Program in Regional
Environmental Management with “Comply” Predicate in
Central Java Province Level from the Governor of Central
Java.
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
TATA KELOLA PERUSAHAAN
GOOD CORPORATE GOVERNANCE
TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN
CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY
Juni | June
• Penyelenggaraan Public Expose dalam
rangka Penawaran Sukuk Ijarah TPS Food II
Tahun 2016 pada 16 Juni 2016 di Hotel JW
Marriott, Jakarta.
The convening of Public Expose for TPS Food
Sukuk Ijarah II Year 2016 Public Offering on
June 16, 2016 at JW Marriott Hotel, Jakarta.
• Pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham
Tahunan dan Luar Biasa Perseroan yang
dilaksanakan pada 23 Juni 2016 di Hotel JW
Marriott, Jakarta.
The convening of the Company’s Annual
and Extraordinary General Meetings of
Shareholders on June 23, 2016, at JW
Marriott Hotel, Jakarta.
Juli | July
• Partisipasi TPSF dalam acara tahunan Pekan
Raya Jakarta atau Jakarta Fair pada 10 Juni
sampai dengan 17 Juli 2016 di Kawasan
Kemayoran, Jakarta dengan tema Taro Rangers
Park.
TPSF’s participation in an annual event of
Jakarta Fair from June 10 to July 17, 2016, in
Kemayoran Area, Jakarta, by raising the theme
of Taro Rangers Park.
• Pelaksanaan acara buka puasa bersama
karyawan TPSF dan anak yatim piatu dengan
tema Pesta Rakyat.
Mass break-fasting between TPSF employees
and orphans with the theme of Pesta Rakyat
(People’s Party).
• Penerimaan penghargaan Indonesia Original
Brands oleh brand “Ayam 2 Telor” untuk
kedua kalinya secara berturut-turut (2015 –
2016).
The receipt of Indonesia Original Brands award
for “Ayam 2 Telor” brand for two consecutive
years (2015 – 2016).
• Peluncuran produk Mie Kremezz
Wave rasa Pedas Manis 15gr.
• Peluncuran produk Superior Mi
Goreng Keriting 120 gr dan 600gr.
• Peluncuran produk Superior Mi
Goreng Pipih 120 gr dan 600gr.
• Peresmian pabrik pembangkit listrik
PT Patra Power Nusantara.
• Peresmian Pabrik Unit 5 PT Tiga
Pilar Sejahtera yang digunakan
untuk fasilitas produksi bihun
instan Bihunku.
• Perseroan menerbitkan Sukuk
Ijarah TPS Food II Tahun 2016,
dengan Sisa Imbalan Ijarah sebesar
Rp1.200.000.000.000 (satu triliun
dua ratus miliar Rupiah) dengan
jangka waktu lima tahun sejak
tanggal Emisi, yaitu 20 Juli 2016
sampai dengan 19 Juli 2021
dengan Cicilan Imbalan Ijarah
sebesar 10,55% per tahun.
• Penerimaan penghargaan
oleh booth TPSF Taro Rangers
Park sebagai pemenang ke-2
BoothTerbaik di Pekan Raya Jakarta
2016.
• The launching of Mie Kremezz Wave
product of 15gr with Sweet Chilli
flavor.
• The launching of Superior Mi Goreng
Keriting product of 120 gr and
600gr.
• The launching of Superior Mi Goreng
Pipih of 120gr and 600gr.
• The inauguration of power plant of
PT Patra Power Nusantara.
• The inauguration of Unit 5 Factory of
PT Tiga Pilar Sejahtera to be used as a
production facility for Bihunku instant
vermicelli.
• The Company issued TPS Food
Sukuk Ijarah II Year 2016 with
Remaining Ijarah Fee amounting to
Rp1,200,000,000,000 (one trillion
two hundred billion Rupiah) with
five-year tenor since the Issuance
date, namely from July 20, 2016
to July 19, 2021, and Ijarah Fee
Installment of 10.55% per annum.
• The receipt of award by TPSF Taro
Rangers Park booth as the runner-up
of the Best Booth in 2016 Jakarta
Fair.
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
2016 Annual Report
19
KILAS KINERJA 2016
FLASHBACK PERFORMANCE OF 2016
LAPORAN MANAJEMEN
Management’s Report
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
TINJAUAN UNIT PENDUKUNG BISNIS
Overview of Business Support
Agustus | August
• TPSF menyampaikan presentasi dan konferensi pers dalam
acara Institutional Investor Day 2016 yang diselenggarakan
di Gedung Bursa Efek Indonesia pada 1 Agustus 2016.
• Pelaksanaan acara CEO Meet & Talk, ajang tahunan
komunikasi interaktif antara CEO dengan para TPS Leaders,
bertempat di The Highland Park Resort - Bogor pada 12-13
Agustus 2016.
• Perseroan dianugerahi sebagai 50 Best of the Best
Companies dari Majalah Forbes Indonesia untuk ketiga
kalinya (2011, 2015, 2016).
• Penerimaan penghargaan oleh Sukuk Ijarah TPS Food I
Tahun 2013 sebagai Sukuk Ijarah Terbaik 2016 untuk
kedua kalinya dalam ajang Best Syariah Awards 2016 yang
diselenggarakan oleh Majalah Investor pada 10 Agustus
2016 (2015 - 2016).
• Penerimaan penghargaan Excellent Brand Award, kategori
Makanan Ringan oleh brand “Taro” dari TATV selama 3
tahun berturut-turut (2014 – 2016).
• Penerimaan penghargaan Excellent Brand Award, kategori
Bihun Jagung oleh brand “Superior” dari TATV untuk
ketiga kalinya (2013, 2015, 2016).
• Penerimaan penghargaan Top Brand Award dari Majalah
Marketing oleh brand “Bihunku” selama 4 tahun berturutturut (2013 – 2016).
• Penerimaan penghargaan Top Brand Award 2016 oleh
brand “Ayam 2 Telor” dan “Tanam Jagung” dari Majalah
Marketing.
• TPSF delivered a presentation and press conference in the 2016
Institutional Investor Day event held at Indonesia Stock Exchange
Building on August 1, 2016.
• The organization of CEO Meet & Talk, an annual interactive
communication forum among CEO and TPS Leaders, which was
held at The Highland Park Resort – Bogor on August 12-13, 2016.
• The Company was awarded as Top 50 Best of the Best Companies
from Forbes Indonesia Magazine for the third time (2011, 2015,
2016).
• The receipt of 2016 Best Sukuk Ijarah for TPS Food Sukuk Ijarah I
Year 2013 for the second time in 2016 Best Syariah Awards which
was held by Investor Magazine on August 10, 2016 (2015 - 2016).
• The receipt of Excellent Brand Award from TATV for “Taro” brand
in Snack category for 3 consecutive years (2014 – 2016).
• The receipt of Excellent Brand Award from TATV for “Superior”
brand in Corn Vermicelli category for the third time (2013, 2015,
2016).
• The receipt of Top Brand Award from Marketing Magazine for
“Bihunku” brand for 4 consecutive years (2013 – 2016).
• The receipt of 2016 Top Brand Award for “Ayam 2 Telor” and
“Tanam Jagung” brands from Marketing Magazine.
r
September | Septembe
• Pelaksanaan Kerja Bakti Nasional yang
dilakukan oleh seluruh karyawan TPSF secara
nasional pada 4 September 2016.
• Penyelenggaraan Malam Anugerah Inovasi TPS
2016 yang memberikan penghargaan kepada
insan TPSF yang telah melakukan sejumlah
inovasi baik inovasi produk, proses maupun
ide / sumbang saran, mulai dari manufacturing
sampai non-manufacturing, bertempat di Balai
Kartini, Jakarta pada 23 September 2016.
• Penyelenggaraan acara launching program
Crafting Future Leaders TPS Academy di
Jakarta Design Center pada 2 September
2016.
• Penerimaan penghargaan Best Brand Platinum
Award dari Majalah Swa oleh brand “Taro”.
• Peluncuran resmi 100 salesman exclusive
Maknyuss wilayah Jawa Tengah yang
dilaksanakan di Hotel Novotel, Semarang.
20
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
Laporan Tahunan 2016
• The organization of National Community Work
held by all employees of TPSF nationwide on
September 4, 2016.
• The convening of 2016 TPS Innovation
Awarding Night, which was presented for
TPSF people who created innovations either in
products, process or ideas/recommendations,
from manufacturing to non-manufacturing
fields, at Balai Kartini, Jakarta, on September
23, 2016.
• The implementation of the launching event
of Crafting Future Leaders program of
TPS Academy at Jakarta Design Center on
September 2, 2016.
• The receipt of Best Brand Platinum Award
from Swa Magazine for “Taro” brand.
• The official launching of 100 Maknyuss
exclusive salesmen for Central Java region,
held at Novotel Hotel, Semarang.
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
TATA KELOLA PERUSAHAAN
GOOD CORPORATE GOVERNANCE
TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN
CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY
Oktober | October
• TPS Food meluncurkan produk mi
kering Superior Spider 750gr dan
900gr.
• TPS Food meluncurkan produk Taro
Corn Puff rasa Jagung Bakar 35gr.
• TPS Food meluncurkan produk Mie
Kremezz rasa Jagung Bakar 30gr.
• Partisipasi TPSF dalam acara
Trade Expo Indonesia ke-31 pada
12-16 Oktober 2016 di JIExpo
Kemayoran, Jakarta.
• Peluncuran resmi 100 salesman
exclusive Maknyuss wilayah Jawa
Barat yang dilaksanakan di Harris
Hotel, Bandung.
• TPS Food launched Superior Spider
dried noodle product of 750gr and
900gr.
• TPS Food launched Taro Corn Puff
product of 35gr with Roasted Corn
flavor.
• TPS Food launched Mie Kremezz
product of 30gr with Roasted Corn
flavor.
• TPSF’s participation in the 31st
Trade Expo Indonesia on October
12-16, 2016 at JIExpo Kemayoran,
Jakarta.
• The official launching of 100
Maknyuss exclusive salesmen for
West Java region, held at Harris
Hotel, Bandung.
r
November | Novembe
• Penerimaan Predikat Gold oleh GKM Manise (pabrik TPS), GKM
Amet dan SS Gendro (pabrik PMI) dalam Temu Karya Mutu dan
Produktivitas Nasional (TKMPN) XX dan International Quality &
Productivity Convention (IQPC) 2016 di Bali.
• Penerimaan Predikat Gold oleh GKM 3D (pabrik TPS) serta
Predikat Silver oleh GKM Superstar (pabrik TPS) dan GKM One
Plus (pabrik PMI), dalam Konvensi Gugus Kendali Mutu Provinsi
Jawa Tengah yang diselenggarakan di Semarang.
• Penerimaan Peringkat Gold oleh PT Tiga Pilar Sejahtera,
Kategori Organisasi Besar Barang Sektor Pangan dan Pertanian
dalam SNI Award 2016.
• Penerimaan Peringkat Silver oleh PT Jatisari Srirejeki dan PT
Subafood Pangan Jaya, Kategori Organisasi Besar Barang Sektor
Pangan dan Pertanian dalam SNI Award 2016.
• Perolehan Sertifikasi SNI ISO 22000:2009 - Food Safety
Management System dan HACCP oleh PT Putra Taro Paloma
untuk merek Taro dan Bravo.
• The receipt of Gold Predicate by GKM Manise (TPS factory), GKM
Amet and SS Gendro (PMI factory) in the XX National Productivity
and Quality Work Forum (TKMPN) and 2016 International Quality
& Productivity Convention (IQPC) in Bali.
• The receipt of Gold Predicate by GKM 3D (TPS factory) and Silver
Predicate by GKM Superstar (TPS factory) and GKM One Plus
(PMI factory), in Quality Control Circle Convention in Central Java
Province, which was held in Semarang.
• The receipt of Gold Rating by PT Tiga Pilar Sejahtera in the
category of Large Goods Organization in Food and Agricultural
Sectors in 2016 SNI Award.
• The receipt of Silver Rating by PT Jatisari Srirejeki and PT Subafood
Pangan Jaya in the category of Large Goods Organization in Food
and Agricultural Sectors in 2016 SNI Award.
• The acquisition of SNI ISO 22000:2009 Certificate – Food Safety
Management System and HACCP by PT Putra Taro Paloma for Taro
and Bravo brands.
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
2016 Annual Report
21
KILAS KINERJA 2016
FLASHBACK PERFORMANCE OF 2016
LAPORAN MANAJEMEN
Management’s Report
• TPSF masuk dalam jajaran “100 Fastest
Growing Companies 2016” yang dikaji oleh
Biro Riset Infobank dari Majalah Infobank.
• Perseroan memberikan penghargaan
kepada Lendo Novo selaku penggagas
sekolah alam pertama di Indonesia sekaligus
pendiri School Of Universe (SOU) pada
25 November 2016 di Parung, Bogor
dalam program Taro Rangers Award
yang merupakan penghargaan kepada
orang-orang atau lembaga yang memiliki
kepedulian terhadap pembentukan karakter
anak Indonesia melalui sistem pendidikan
experiential learning.
• Penyelenggaraan big bang event Kampanye
Superior 2016 dengan tema “Superior Bikin
Semua Enak”pada 26 November 2016 di
Surabaya.
• Peluncuran resmi 100 salesman exclusive
Maknyuss wilayah Jabodetabek yang
dilaksanakan di Taman Impian Jaya Ancol,
Jakarta dan 100 salesman exclusive
Maknyuss wilayah Jawa Timur yang
dilaksanakan di Malang.
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
• TPSF was among the top “100 Fastest
Growing Companies in 2016” as nominated
by Infobank Research Bureau from Infobank
Magazine.
• The Company granted an award to Lendo
Novo as the pioneer of the first natural school
in Indonesia and the founder of School Of
Universe (SOU) on November 25, 2016, in
Parung, Bogor, in the Taro Rangers Award
program, an award for people or institutions
that show their care about character
building of Indonesian children through the
establishment of experiential-learning based
educational system.
• Implementation of 2016 Superior Campaign
big bang event with the theme of “Superior
Bikin Semua Enak” on November 26, 2016 in
Surabaya.
• Official launching of 100 Maknyuss exclusive
salesmen for Greater Jakarta region, held at
Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta, and 100
Maknyuss exclusive salesmen for East Java
region, held in Malang.
r
Desember | Decembe
• Sukuk Ijarah TPS Food II Tahun 2016 meraih
penghargaan The Best Ijarah Deal of the
Year 2016 in Southeast Asia (10th Annual
Alpha Southeast Asia Deal & Solution
Awards 2016)
• Penyelenggaraan Annual Meeting 2016
dengan tema “Unity Gives Strength,
Multiplying the Success”. Pada kesempatan
ini, lagu Hymne TPS berjudul Cita-Cita TPS
pertama kali diperkenalkan dan dinyanyikan
oleh Insan TPSF.
• Penyelenggaraan big bang event Kampanye
Superior 2016 dengan tema “Superior Bikin
Semua Enak”pada 11 Desember 2016 di
Semarang.
• Peluncuran resmi 100 salesman exclusive
Maknyuss wilayah Sumatra yang
dilaksanakan di Medan dan 100 salesman
exclusive Maknyuss wilayah Luar Pulau yang
dilaksanakan di Denpasar.
22
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
Laporan Tahunan 2016
• TPS Food Sukuk Ijarah II Year 2016 received
The Best Ijarah Deal of the Year 2016
award in Southeast Asia (10th Annual
Alpha Southeast Asia Deal & Solution
Awards 2016).
• The convening of 2016 Annual Meeting
with the theme of “Unity Gives Strength,
Multiplying the Success”. On this occasion,
TPS Hymn titled “Cita-Cita TPS” was
introduced for the very first time and sung
by TPSF people.
• Implementation of 2016 Superior
Campaign big bang event with the theme
of “Superior Bikin Semua Enak” on
December 11, 2016 in Semarang.
• Official launching of 100 Maknyuss
exclusive salesmen for Sumatra region,
held in Medan and 100 Maknyuss exclusive
salesmen for Outer Island region, held in
Denpasar.
TINJAUAN UNIT PENDUKUNG BISNIS
Overview of Business Support
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
TATA KELOLA PERUSAHAAN
GOOD CORPORATE GOVERNANCE
TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN
CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY
PENGHARGAAN DAN SERTIFIKASI
Awards And Certifications
Top Brand for Kids Award 2016 untuk Produk Mie Kremezz
(Kategori: Makanan dan Minuman Anak - Snack Mie)
dari Majalah Marketing dan Frontier Consulting Group
(Majalah Marketing edisi 04/XVI/APRIL 2016)
2016 Top Brand for Kids Award for Mie Kremezz Product
(Category: Food and Beverages for Children - Noodle Snack)
from Marketing Magazine and Frontier Consulting Group
(Marketing Magazine edition 04/XVI/APRIL 2016)
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
memperoleh Award HR Asia 20
Best Companies to Work For in
Asia 2016 dari Business Media
International
(Majalah HR Asia Issue 26 dan 27
Tahun 2016)
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
received 2016 HR Asia for 20 Best
Companies to Work For in Asia Award
from Business Media International
(HR Asia Magazine Issue 26 and 27
Year 2016)
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk memperoleh
Penghargaan Program Penilaian Peringkat Kinerja
Perusahaan Dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup Di
Daerah Yang Berpredikat Taat Tingkat Provinsi Jawa
Tengah dari Gubernur Jawa Tengah
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk earned Award on Company
Performance Rating Assessment Program in Environmental
Management in Region Having “Comply” Predicate in Central
Java Province Level from the Governor of Central Java
Indonesia Original Brands 2016 untuk Produk Ayam 2 Telor
dari Majalah SWA
(Majalah SWA Edisi 11/2016)
2016 Indonesia Original Brands for Ayam 2 Telor Product
from SWA Magazine
(SWA Magazine Edition 11/2016)
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk meraih
Juara 2 Stand Terbaik Outdoor - Medium,
Jakarta Fair Kemayoran 2016
dari PT Jakarta International Expo
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk became
Runner-Up of the Best Outdoor - Medium
Booth, 2016 Jakarta Fair Kemayoran from
PT Jakarta International Expo
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
2016 Annual Report
23
KILAS KINERJA 2016
FLASHBACK PERFORMANCE OF 2016
LAPORAN MANAJEMEN
Management’s Report
Best Syariah Award 2016 untuk Sukuk Ijarah TPS
Food I Tahun 2013 dari Majalah Investor
(Majalah Investor Edisi XVIII/277 Agustus 2016)
2016 Best Sharia Award for TPS Food Sukuk Ijarah I
Year 2013 from Investor Magazine
(Investor Magazine Edition XVIII/277 August 2016)
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
TINJAUAN UNIT PENDUKUNG BISNIS
Overview of Business Support
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk dianugerahi sebagai
50 Best of the Best Companies 2016 oleh Majalah Forbes
Indonesia
(Majalah Forbes Indonesia Agustus 2016 Volume 7 Issue 8)
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk was awarded
50 Best of the Best Companies 2016 by Forbes Indonesia Magazine
(Forbes Indonesia Magazine August 2016 Volume 7 Issue 8)
Excellent Brand Award 2016 untuk Produk Taro
dari TATV – Solo
2016 Excellent Brand Award for Taro Product from
TATV - Solo
24
Excellent Brand Award 2016 untuk Produk
Superior dari TATV – Solo
2016 Excellent Brand Award for Superior Product
from TATV - Solo
Top Brand Awards 2016 Kategori
Bihun Instan untuk Produk
Bihunku dari Majalah Marketing
(Majalah Marketing edisi 8/XVI/
Agustus 2016)
Top Brand Awards 2016 Kategori
Mie Telor untuk Produk Ayam 2
Telor dari Majalah Marketing
(Majalah Marketing edisi 8/XVI/
Agustus 2016)
Top Brand Awards 2016 Kategori
Bihun untuk Produk Tanam Jagung
dari Majalah Marketing
(Majalah Marketing edisi 8/XVI/
Agustus 2016)
2016 Top Brand Award for the Category
of Instant Vermicelli for Bihunku Product
from Marketing Magazine
(Marketing Magazine edition 8/XVI/
August 2016)
2016 Top Brand Awards for the Category
of Egg Noodle for Ayam 2 Telor Product
from Marketing Magazine
(Marketing Magazine edition 8/XVI/
August 2016)
2016 Top Brand Awards for the Category
of Vermicelli for Tanam Jagung Product
from Marketing Magazine
(Marketing Magazine edition 8/XVI/
August 2016)
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
Laporan Tahunan 2016
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
TATA KELOLA PERUSAHAAN
GOOD CORPORATE GOVERNANCE
TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN
CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY
Best Brand Platinum Award 2016 untuk Produk Taro
dari Majalah SWA
(Majalah SWA Nomor 18 tanggal 1 – 14 September 2016)
2016 Best Brand Platinum Award for Taro Product
from SWA Magazine
(SWA Magazine Number 18 dated September 1 - 14, 2016)
GKM Manise - TPS memperoleh
Peringkat GOLD dalam Temu Karya
Mutu dan Produktivitas Nasional
(TKMPN) XX dan International Quality
& Productivity Convention (IQPC) 2016
dari Wahana Kendali Mutu dan Asosiasi
Manajemen Mutu & Produktivitas
Indonesia
GKM Amet – PMI memperoleh
Peringkat GOLD dalam Temu Karya
Mutu dan Produktivitas Nasional
(TKMPN) XX dan International Quality
& Productivity Convention (IQPC) 2016
dari Wahana Kendali Mutu dan Asosiasi
Manajemen Mutu & Produktivitas
Indonesia
SS Gendro – PMI memperoleh Peringkat
GOLD dalam Temu Karya Mutu dan
Produktivitas Nasional (TKMPN) XX dan
International Quality & Productivity
Convention (IQPC) 2016 dari Wahana
Kendali Mutu dan Asosiasi Manajemen
Mutu & Produktivitas Indonesia
GKM Manise - TPS received GOLD Rank in
the XX National Productivity and Quality
Work Forum (TKMPN) and International
Quality & Productivity Convention (IQPC)
of 2016 from Wahana Kendali Mutu
and Indonesia Quality & Productivity
Management Association
GKM Amet - PMI received GOLD Rank in
the XX National Productivity and Quality
Work Forum (TKMPN) and International
Quality & Productivity Convention (IQPC)
of 2016 from Wahana Kendali Mutu
and Indonesia Quality & Productivity
Management Association
SS Gendro - PMI received GOLD Rank in the
XX National Productivity and Quality Work
Forum (TKMPN) and International Quality
& Productivity Convention (IQPC) of 2016
from Wahana Kendali Mutu and Indonesia
Quality & Productivity Management
Association
PT Tiga Pilar Sejahtera memperoleh SNI Award
2016, Peringkat Gold, Kategori Organisasi
Besar Barang Sektor Pangan dan Pertanian dari
Badan Standarisasi Nasional (BSN) dan Komite
Akreditasi Nasional (KAN)
PT Jatisari Srirejeki memperoleh SNI Award 2016,
Peringkat Silver, Kategori Organisasi Besar Barang
Sektor Pangan dan Pertanian dari Badan Standarisasi
Nasional (BSN) dan Komite Akreditasi Nasional (KAN)
PT Tiga Pilar Sejahtera earned 2016 SNI Award,
Gold Rank, Category of Large Organization of Food
and Agriculture Goods Sectors from the National
Standardization Agency of Indonesia (BSN) and the
Accreditation Body of Indonesia (KAN)
PT Jatisari Srirejeki earned 2016 SNI Award, Silver Rank,
Category of Large Organization of Food and Agriculture
Goods Sectors from the National Standardization Agency
of Indonesia (BSN) and the Accreditation Body of Indonesia
(KAN)
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
2016 Annual Report
25
KILAS
KILAS KINERJA
KINERJA 2016
2016
FLASHBACK
FLASHBACK PERFORMANCE
PERFORMANCE OF
OF 2016
2016
LAPORAN
LAPORAN MANAJEMEN
MANAJEMEN
Management’s
Management’s Report
Report
PROFIL
PROFIL PERUSAHAAN
PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
COMPANY
PROFILE
TINJAUAN
TINJAUAN UNIT
UNIT PENDUKUNG
PENDUKUNG BISNIS
BISNIS
Overview of
Overview
of Business
Business Support
Support
PT Putra Taro Paloma, untuk Produk Taro dan Bravo
memperoleh Sertifikasi SNI ISO 22000:2009 - Food
Safety Management System dan HACCP dari Integrated
Laboratory Bogor Agricultural University (ILFA-IPB) dan
Mutu Certification Komite Akreditasi Nasional (KAN)
PT Subafood Pangan Jaya memperoleh SNI Award 2016,
Peringkat Silver, Kategori Organisasi Besar Barang Sektor
Pangan dan Pertanian dari Badan Standarisasi Nasional
(BSN) dan Komite Akreditasi Nasional (KAN)
PT Putra Taro Paloma earned SNI ISO 22000:2009 – Food
Safety Management System and HACCP Certifications from
the Integrated Laboratory of Bogor Agricultural University
(ILFA-IPB) and Quality Certification from the Accreditation
Body of Indonesia (KAN)
PT Subafood Pangan Jaya earned 2016 SNI Award, Silver Rank,
Category of Large Organization of Food and Agriculture Goods
Sectors from the National Standardization Agency of Indonesia
(BSN) and the Accreditation Body of Indonesia (KAN)
PT Tiga Pilar Sejahtera Food
Tbk dianugerahi sebagai 100
Fastest Growing Companies
2016 oleh Majalah Infobank
(Majalah Infobank No.456
|November 2016|Vol.
XXXVIII)
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk was awarded
100 Fastest Growing Companies 2016 by
Infobank Magazine
(Infobank Magazine No. 456 |November
2016|Vol. XXXVIII)
26
PT
PT Tiga
Tiga Pilar
Pilar Sejahtera
Sejahtera Food
Food Tbk
Tbk
Laporan
Laporan Tahunan
Tahunan 2016
2016
Sukuk Ijarah TPS Food II Tahun 2016 dianugerahi sebagai
The Best Ijarah Deal of the Year 2016 in Southeast Asia (10th
Annual Alpha Southeast Asia Deal & Solution Awards 2016)
oleh Alpha Southeast Asia
(Alpha Southeast Asia Edisi Desember 2016 / Januari 2017)
TPS Food Sukuk Ijarah II Year 2016 was awarded as the 2016
Best Ijarah Deal of the Year in Southeast Asia (2016 10th
Annual Alpha Southeast Asia Deal & Solution Awards) by
Alpha Southeast Asia
(Alpha Southeast Asia Edition December 2016/January 2017)
GKM Superstar - TPS
memperoleh Peringkat
Silver dalam kompetisi
Konvensi Gugus Kendali
Mutu Provinsi Jawa
Tengah tahun 2016
dari Dinas Tenaga Kerja
Propinsi Jawa Tengah
GKM One Plus - PMI
memperoleh Peringkat
Silver dalam kompetisi
Konvensi Gugus Kendali
Mutu Provinsi Jawa Tengah
tahun 2016 dari Dinas
Tenaga Kerja Propinsi Jawa
Tengah
GKM 3D - TPS
memperoleh Peringkat
Gold dalam kompetisi
Konvensi Gugus
Kendali Mutu Provinsi
Jawa Tengah tahun
2016 dari Dinas Tenaga
Kerja Propinsi Jawa
Tengah
GKM Superstar - TPS
received Silver Rank in the
2016 competition of Quality
Control Circle Convention in
Central Java Province from
Labor Office of Central Java
Province
GKM One Plus - PMI received
Silver Rank in the 2016
competition of Quality Control
Circle Convention in Central
Java Province from Labor
Office of Central Java Province
GKM 3D - TPS received
Gold Rank in the
2016 competition of
Quality Control Circle
Convention in Central
Java Province from Labor
Office of Central Java
Province
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
TATA KELOLA PERUSAHAAN
GOOD CORPORATE GOVERNANCE
TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN
CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY
Laporan MANAJEMEN
Management’s Report
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
2016 Annual Report
27
KILAS
KILAS KINERJA
KINERJA 2016
2016
FLASHBACK PERFORMANCE OF 2016
LAPORAN MANAJEMEN
MANAJEMEN
LAPORAN
Management’s Report
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
Laporan Dewan Komisaris
Board of Commissioners Report
Anton Apriyantono
Komisaris Utama dan
Komisaris Independen
President Commissioner and
Independent Commissioner
28
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
Laporan Tahunan 2016
TINJAUAN UNIT PENDUKUNG BISNIS
Overview of Business Support
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
TATA KELOLA PERUSAHAAN
GOOD CORPORATE GOVERNANCE
TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN
CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY
Para Pemangku Kepentingan yang Terhormat,
Dear Distinguished Stakeholders,
Pertumbuhan industri makanan dan minuman
This year marked an increasingly fast growth of food
tercatat lebih cepat tahun ini. Kementerian
and beverages industry. The Ministry of Industry
Perindustrian mencatat pertumbuhan industri ini
recorded a 9.82% of industrial growth at the third
mencapai 9,82% pada triwulan III 2016, yang
quarter of 2016, which increased compared to
meningkat jika dibandingkan dengan periode
the same period last year at only 6.9%. Food and
yang sama tahun lalu, yang tercatat hanya 6,9%.
beverages industry also remained as the largest
Industri makanan dan minuman juga masih
contributor to Gross Domestic Product (GDP)
menjadi penyumbang terbesar perolehan Produk
income from the non-oil and gas sector, which
Domestik Bruto (PDB) dari sektor non-migas.
accounted for 33.6% at the amount of Rp192.69
Porsinya dalam PDB mencapai 33,6%, dengan
trillion. The Company continues to innovate to take
nilai Rp192,69 triliun. Perseroan terus berinovasi
advantage of growth opportunities of food and
guna
pertumbuhan
beverages industry, particularly the consumption
industri makanan dan minuman terutama oleh
of the middle-to-upper class society that tends to
konsumsi masyarakat kelas menengah ke atas
choose quality products.
memanfaatkan
peluang
yang cenderung memilih produk yang berkualitas.
Atas nama Dewan Komisaris PT Tiga Pilar Sejahtera
On behalf of the Board of Commissioners of PT
Food Tbk, perkenankan kami menyampaikan
Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk, allow us to present
laporan pengawasan atas kegiatan operasional
the supervisory report on the operational activities
Perseroan selama 2016.
of the Company during 2016.
Penilaian atas Kinerja Direksi
Assessment on Board of Directors’
Performance
Sepanjang 2016, Perseroan mampu mencapai
Throughout 2016, the Company managed to
total penjualan yang memenuhi lebih dari 90%
achieve total sales that surpassed more than 90%
dari target yang dicanangkan pada awal tahun
of the target set at the beginning of the fiscal year,
buku. Raihan ini menunjukkan kinerja Direksi yang
which shows the excellent performance of the
sangat baik. Selain pertumbuhan angka penjualan,
Board of Directors. In addition to the sales growth
implementasi strategi yang dilakukan Direksi juga
figure, the strategy implementation by the Board of
tercermin dalam perluasan jaringan distribusi yang
Directors is also reflected on the expansion of the
mencapai 171 kota tujuan distribusi per Desember
distribution network that reached 171 distribution
2016.
destination cities as of December 2016.
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
2016 Annual Report
29
LAPORAN MANAJEMEN
Management’s Report
KILAS KINERJA 2016
FLASHBACK PERFORMANCE OF 2016
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
TINJAUAN UNIT PENDUKUNG BISNIS
Overview of Business Support
Perseroan mencatat pertumbuhan penjualan konsolidasi
The Company booked a consolidated sales growth of 8.90%,
sebesar 8,90%, dengan kontribusi penjualan dari TPS Food
with contribution from TPS Food and TPS Rice respectively
dan TPS Rice masing-masing sebesar 38,16% dan 61,28%.
at 38.16% and 61.28%. On the financial position front, the
Dari segi posisi keuangan, Perseroan mencatat pertumbuhan
Company posted asset growth of 2.14% from Rp9,060.98
aset sebesar 2,14% dari Rp9.060,98 miliar pada 2015 menjadi
billion in 2015 to Rp9,254.54 billion in 2016.
Rp9.254,54 miliar pada 2016.
Kami
yang
We appreciate a number of Board of Directors’ strategic
dilakukan Direksi sepanjang 2016, diantaranya inovasi pada
mengapresiasi
sejumlah
kebijakan
strategis
policies conducted throughout 2016, including innovation in
strategi penjualan dengan meluncurkan salesman exclusive dan
sales strategy by launching exclusive salesman and Mitra Usaha
program Mitra Usaha Maknyuss (MUM) yang merupakan jalur
Maknyuss (MUM) or Maknyuss Business Partner programs
distribusi spesial dengan bentuk kemitraan.
that serves as a special distribution channel in the form of
partnership.
Secara keseluruhan, jajaran manajemen telah melaksanakan
Overall, the managements have performed their duties well
tugas sesuai arahan dengan baik di tahun 2016 dan mendapat
according to the directives in 2016, which is greatly appreciated
apresiasi berupa berbagai penghargaan, baik untuk Perseroan
as seen in various awards that both the Company and its
maupun untuk anak perusahaan, diantaranya “HR Asia 20 Best
subsidiaries earned, among others, “2016 HR Asia 20 Best
Companies to Work For in Asia 2016”, “100 Fastest Growing
Companies to Work For in Asia”, “2016 100 Fastest Growing
Companies 2016”, dan “50 Best of the Best Companies 2016”
Companies”, and “2016 50 Best of the Best Companies” for the
untuk ketiga kalinya. Sementara, anak perusahaan, PT Tiga
third time. Meanwhile, the Company’s subsidiaries, PT Tiga Pilar
Pilar Sejahtera (TPS) mendapatkan peringkat Gold pada SNI
Sejahtera (TPS) was awarded Gold rating in 2016 SNI Award
Award 2016 setelah menerima penghargaan di ajang yang
after receiving the award at the same event in 2013 and 2015.
sama pada 2013 dan 2015. PT Jatisari Srirejeki (JSR) dan PT
PT Jatisari Srirejeki (JSR) and PT Subafood Pangan Jaya (SPJ) also
Subafood Pangan Jaya (SPJ) juga mendapatkan peringkat
received Silver ranking in 2016 SNI Award. We all are proud of
Silver pada SNI Award 2016. Kami semua turut bangga atas
these accolades, and the Board of Commissioners would love
penghargaan ini dan Dewan Komisaris mengucapkan selamat
to congratulate the Board of Directors for these achievements.
kepada Direksi atas pencapaian tersebut. Ke depan, kami
Going forward, we recommend that the Board of Directors
sarankan agar Direksi tetap fokus pada implementasi strategi
remain focused on implementing the strategy to ensure the
untuk memastikan penambahan nilai dan meneruskan upaya
creation of added value and continuing the initiatives to build a
membangun usaha yang berkelanjutan.
sustainable business.
Pandangan mengenai Prospek Usaha
View on Business Prospects
Industri makanan dan minuman diproyeksikan akan tetap
Food and beverage industry is projected to serve as a growth
menjadi motor penggerak di tahun 2017. Pemerintah optimistis
stimulant in 2017. The Government is optimistic that the
perekonomian nasional akan lebih stabil dan membaik di tahun
national economy would be more stable and improve in the
depan. Data dari Kementerian Perindustrian menyebutkan
following year. Based on data from the Ministry of Industry, the
sektor makanan dan minuman diproyeksikan tumbuh 7,5%-
food and beverages sector is estimated to grow by 7.5%-7.8%
7,8% di 2017. Tahun 2017 merupakan kesempatan Perseroan
in 2017. The year 2017 is the momentum for the Company to
untuk meningkatkan implementasi beberapa inisiatif strategis
enhance the implementation of several strategic initiatives that
yang telah dilakukan Perseroan sepanjang 2016, seperti
have been undertaken by the Company during the course of
salesman
2016, such as product development, the launching of exclusive
exclusive, pembentukan jalur distribusi spesial baru, dan
salesman program, the formation of a special new distribution
perluasan jaringan distribusi. Dewan Komisaris menilai bahwa
channels, and the expansion of the distribution network. The
prospek usaha yang disusun Direksi telah dirancang secara
Board of Commissioners assesses that business prospects
matang dan terukur.
composed by the Board of Directors have been well prepared in
pengembangan
produk,
peluncuran
program
a measurable manner.
30
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
Laporan Tahunan 2016
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
TATA KELOLA PERUSAHAAN
GOOD CORPORATE GOVERNANCE
TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN
CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY
Sepanjang 2016, Perseroan mampu mencapai total penjualan
yang memenuhi lebih dari 90% dari target yang dicanangkan
pada awal tahun buku. Raihan ini menunjukkan kinerja Direksi
yang sangat baik.
Throughout 2016, the Company managed to achieve sales growth for Food
Division (TPS Food) and Rice Division (TPS Rice) that surpassed more than
90% of the targets set at the beginning of the fiscal year, which shows the
excellent performance of the Board of Directors.
Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik
Good Corporate Governance Implementation
Kami menyadari bahwa sebagai Perusahaan Terbuka, Perseroan
We realize that as a Public Company, the Company has a
memiliki pemangku kepentingan yang sangat beragam, baik
very diverse stakeholders, both at national and international
pada tataran nasional maupun internasional. Oleh karena itu,
levels. Therefore, to achieve the sustainable growth vision, the
untuk mencapai tujuan pertumbuhan yang berkelanjutan,
Company is committed to reviewing the corporate governance
Perseroan berkomitmen untuk meninjau praktik tata kelola
practices in accordance with the applicable work guidelines and
perusahaan sesuai dengan pedoman kerja dan peraturan yang
regulations.
berlaku.
Kami mengawasi pelaksanaan implementasi tata kelola
We supervise the application of corporate governance through
perusahaan melalui rapat gabungan antara Dewan Komisaris
joint meetings between the Board of Commissioners and Board
dan Direksi yang dilaksanakan sepanjang tahun, serta melalui
of Directors held throughout the year, as well as committees
komite-komite yang mendukung kami. Dalam pertemuan
that support us. In those routine meetings, we also oversee
rutin tersebut, kami juga melakukan pengawasan terhadap
the implementation of corporate strategy which is reflected
implementasi strategi perusahaan yang tercermin dalam
on the results of financial and operational performances in
hasil kinerja keuangan dan operasional setiap periode,
each period, as well as provide advice and recommendations
serta memberikan nasihat dan rekomendasi sesuai dengan
based on needs. We observe that the Company has increased
kebutuhan. Kami melihat bahwa Perseroan telah meningkatkan
the effectiveness of its controlling system as well as upheld the
efektivitas
transparency, accountability, responsibility, independency, and
sistem
kontrolnya
serta
menjunjung
tinggi
prinsip-prinsip transparansi, akuntabilitas, tanggung jawab,
fairness principles.
independensi, dan kewajaran.
Penilaian terhadap Komite-Komite di bawah
Dewan Komisaris
Assessment on the Committees under
the Board of Commissioners
Dalam rangka melakukan pengawasan dan pemberian saran
In order to monitor and actively advise the Board of Directors,
secara aktif kepada Direksi, Dewan Komisaris dibantu oleh
the Board of Commissioners is assisted by committees under the
komite-komite di bawah Dewan Komisaris yang meliputi
Board of Commissioners, which consists of Audit Committee,
Komite Audit, Komite Remunerasi dan Nominasi, serta Komite
the Remuneration and Nomination Committee, as well as
Tata Kelola Perusahaan dan Manajemen Risiko. Selama 2016,
Corporate Governance and Risk Management Committee.
komite-komite tersebut telah dengan baik mendukung tugas
All through 2016, the committees have effectively supported
dan tanggung jawab Dewan Komisaris melalui implementasi
the duties and responsibilities of the Board of Commissioners
program kerja serta fungsi masing-masing komite yang tepat.
through proper implementation of work programs and
functions of each committee.
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
2016 Annual Report
31
LAPORAN MANAJEMEN
Management’s Report
KILAS KINERJA 2016
FLASHBACK PERFORMANCE OF 2016
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
TINJAUAN UNIT PENDUKUNG BISNIS
Overview of Business Support
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Social Responsibility
Perseroan menyadari bahwa keberhasilan dunia bisnis tidak
hanya ditentukan oleh kinerja manajemen dan operasional
yang baik, melainkan juga didukung oleh kontribusi positif
bagi masyarakat dan lingkungan hidup serta para pemangku
kepentingan lainnya.
The Company is aware that successful business is not only
determined by excellent management and operational
performances, but also the support of positive contribution to
the society and the environment as well as other stakeholders.
Pada 2016, Perseroan menggalakan kegiatan “TPS Peduli
Lingkungan dan Sosial” dengan tema Kerja Bakti Nasional
(KBN) yang dilaksanakan di setiap lokasi perusahaan, baik
kantor maupun pabrik milik Perseroan. Selain aksi kerja bakti,
juga dilakukan pemberian bantuan kepada panti asuhan
serta berbagai kegiatan CSR lainnya. Kegiatan-kegiatan ini
dilandasi oleh visi Perseroan untuk menjadi sebuah perusahaan
berwawasan nasional yang membangun Indonesia, hebat
dan sukses di food and related businesses yang bereputasi
dan berkontribusi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ke depan, Dewan Komisaris optimis bahwa Perseroan dapat
menggapai cita-cita tersebut dengan konsistensi dan komitmen
untuk tumbuh bersama-sama.
In 2016, the Company promoted “TPS Environmental and
Social Care” activity themed Kerja Bakti Nasional (KBN) or
National Community Service, which was held in each location
of the company, both at offices and factories owned by the
Company. In addition to the community service activity, the
Company distributed aid to orphanages and various other CSR
activities. This activities are based on the Company’s vision to
become a national mindset company that builds Indonesia,
great and successful in the food and related businesses, which
is reputable and contribute to improve the well-being of the
community. Looking ahead, the Board of Commissioners is
optimistic that the Company is capable of achieving these goals
with consistency and commitment to grow together.
Perubahan Komposisi Anggota Dewan
Komisaris
Changes in the Composition of the Board of
Commissioners
Pada RUPSLB yang dilaksanakan pada 24 Maret 2016, para
pemegang saham menyetujui pengunduran diri Bapak Ridha
DM Wirakusumah dari jabatannya sebagai Komisaris Perseroan.
Atas nama Dewan Komisaris, kami mengucapkan terima kasih
kepada beliau atas kontribusi dan jasa-jasa yang telah diberikan
selama bergabung dengan Perseroan. Sebagai pengganti
beliau, kami menyambut Bapak Jaka Prasetya, yang diangkat
sebagai Komisaris Perseroan efektif sejak penutupan RUPS.
At the EGMS convened on March 24, 2016, the shareholders
resolved to approve the resignation of Mr. Ridha DM Wirakusumah
from his position as Commissioner of the Company. On behalf
of the Board of Commissioners, we would like to thank him for
his contributions and services that have been given during his
tenure in the Company. To replace him, we welcome Mr. Jaka
Prasetya who is appointed as a Commissioner of the Company
effective as of the closing of the GMS.
Apresiasi
Appreciation
Dewan Komisaris optimis Perseroan mampu meningkatkan
pertumbuhan bisnis dengan menyikapi setiap tantangan yang
ada melalui berbagai inovasi. Sebagai penutup, kami ingin
menyampaikan apresiasi kepada Direksi, seluruh karyawan
TPSF, mitra usaha, distributor, dan para pemegang saham atas
dukungan dan kerja sama yang terjalin dengan baik selama ini.
Kami siap menyongsong pertumbuhan yang menguntungkan
dan berkelanjutan di tahun-tahun berikutnya.
The Board of Commissioners is optimistic that the Company
is capable of increasing business growth by addressing each
challenge through a variety of innovations. Finally, we would
like to convey our appreciation to the Board of Directors,
all employees of TPSF, business partners, distributors, and
shareholders for their support and good cooperation that have
been established up until now. We are ready to capture the
lucrative and sustainable growth in the years to come.
Jakarta, April 2017
Atas Nama Dewan Komisaris PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
On Behalf of Board of Commissioners of PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
Anton Apriyantono
Komisaris Utama dan Komisaris Independen
President Commissioner and Independent Commissioner
32
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
Laporan Tahunan 2016
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
2
1
5
4
TATA KELOLA PERUSAHAAN
GOOD CORPORATE GOVERNANCE
3
TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN
CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY
1
Anton Apriyantono
Komisaris Utama dan Komisaris Independen /
President Commissioner and Independent Commissioner
2
Kang Hongkie Widjaja
Wakil Komisaris Utama / Vice President Commissioner
3
Hengky Koestanto
Komisaris / Commissioner
4 Jaka Prasetya
Komisaris / Commissioner
5
Bondan Haryo Winarno
Komisaris Independen / Independent Commissioner
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
2016 Annual Report
33
KILAS KINERJA 2016
FLASHBACK PERFORMANCE OF 2016
LAPORAN MANAJEMEN
Management’s Report
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
TINJAUAN UNIT PENDUKUNG BISNIS
Overview of Business Support
Laporan Direksi
Board of Directors Report
Joko Mogoginta
Direktur Utama
President Director
34
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
Laporan Tahunan 2016
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
TATA KELOLA PERUSAHAAN
GOOD CORPORATE GOVERNANCE
TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN
CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY
Para Pemangku Kepentingan yang Terhormat,
Dear Distinguished Stakeholders,
Pada tahun 2016, pertumbuhan ekonomi Indonesia mengalami
Indonesia’s economy in 2016 experienced positive growth trend.
tren peningkatan yang positif. Berdasarkan data yang dirilis
Based on data released by the Statistics Indonesia, Indonesia’s
Badan Pusat Statistik, laju ekonomi Indonesia tumbuh sebesar
economy grew by 5.02%, higher than 4.88% in 2015.
5,02%. Angka ini lebih baik dibanding 2015 yang tercatat
4,88%.
Industri manufaktur nasional pada 2016 juga menunjukkan
National manufacturing industry in 2016 also demonstrated
pertumbuhan yang cukup stabil. Masyarakat kelas menengah
a relatively stable growth. The middle class population grew
tumbuh secara bertahap yang pada akhirnya membuat tren
gradually, which ultimately also increased consumption trend
konsumsi juga ikut meningkat seiring dengan kesadaran
in line with the raising public awareness of quality products.
masyarakat akan produk-produk berkualitas.
Berikut adalah laporan kinerja Perseroan yang dijalankan Direksi
The following is a report on the Company’s performance carried
sepanjang 2016.
out by the Board of Directors throughout 2016.
Analisis Kinerja Perseroan 2016
2016 Company Performance Analysis
TPSF sebagai perusahaan yang bergerak di bidang food related
As a company engaged in the food related businesses field, TPSF
businesses mampu menangkap peluang pasar dengan baik.
is capable of capturing market opportunities with a thriving
Berbagai inisiatif strategis dilakukan guna mencapai tujuan
performance. Various strategic initiatives have been taken
perusahaan untuk menjadi sebuah perusahaan berwawasan
to achieve the company’s vision of becoming a nationwide
nasional
visionary company that builds Indonesia, which is reputable and
yang
membangun
Indonesia,
bereputasi,
dan
berkontribusi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
contribute to improve the well-being of the community.
Pada 2016, Perseroan berhasil memperluas jaringan distribusi
In 2016, the Company successfully expanded its distribution
dari 152 kota pada 2015 menjadi 171 kota melalui 74 grup
network from 152 cities in 2015 to 171 cities through 74
distributor yang tersebar di Sumatra, Jawa, Nusa Tenggara,
distributor groups spread across Sumatra, Java, Nusa Tenggara,
Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua. Perluasan jaringan
Kalimantan, Sulawesi, Maluku and Papua. This distribution
distribusi ini didukung oleh adanya penguatan penetrasi pasar
network expansion is supported by the strengthening of market
baik di modern trade maupun general trade.
penetration both in the modern trade and general trade.
Guna meningkatkan awareness pada produk Perseroan dan
In order to raise awareness of the Company’s products and
meningkatkan jumlah outlet ritel aktif yang menjual produk
increase the number of active retail outlets selling the Company’s
Perseroan, pada kuartal III - IV 2016, TPS Rice bekerja sama
products, in quarter III - IV of 2016, TPS Rice cooperates with its
dengan distributor meluncurkan program salesman exclusive
distributors to launch an exclusive salesman program dedicated
yang khusus menjual produk Maknyuss dengan merekrut 600
to sell Maknyuss products by recruiting 600 salesmen. This is
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
2016 Annual Report
35
KILAS KINERJA 2016
FLASHBACK PERFORMANCE OF 2016
LAPORAN MANAJEMEN
Management’s Report
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
TINJAUAN UNIT PENDUKUNG BISNIS
Overview of Business Support
orang salesman. Hal ini merupakan implementasi dari strategi
an implementation of sales strategy in order to increase the
di bidang penjualan dalam rangka meningkatkan kontribusi
contribution of branded packed rice sales. Not only for TPS
penjualan branded packed rice. Tidak hanya di TPS Rice, pada
Rice, in early 2017, 400 exclusive salesmen for Bihunku and
awal 2017, sebanyak 400 salesman exclusive untuk produk
Superior products were recruited to increase TPS Food sales.
Bihunku dan Superior telah direkrut guna meningkatkan
These salesmen were provided with a module or tool kit and
penjualan TPS Food. Para salesman ini diberikan modul atau
competency development training in the sales field as well as
tool kit dan pelatihan pengembangan kompetensi di bidang
direction on target to be achieved to equip them to become a
penjualan serta arahan target yang ingin dicapai untuk
reliable salesman.
membekali mereka menjadi salesman yang andal.
Selain itu, TPS Rice juga meluncurkan program Mitra Usaha
In addition, TPS Rice also launched Mitra Usaha Maknyuss
Maknyuss (MUM) dengan konsep layanan pesan antar dalam
(MUM) program with delivery concept in order to increase
upaya meningkatkan consumer engagement dengan end
consumer engagement with the end consumers so that the
consumer sehingga kebutuhan konsumen dapat dipenuhi
consumers’ needs can be directly fulfilled through distribution
langsung melalui saluran distribusi yang dekat dengan tempat
channels that are close to their residential areas. In the Food
tinggal konsumen. Pada Divisi Makanan, TPS Food memperluas
Division, TPS Food expanded its product line by launching
lini produk dengan meluncurkan beberapa produk baru,
several new products, among others Taro Corn Puff, Mie
diantaranya Taro Corn Puff, Mie Kremezz Wave, dan Superior
Kremezz Wave, and Superior Mi Goreng.
Mi Goreng.
Manajemen Perseroan menilai bahwa bisnis perkebunan kelapa
The Company’s management assesses that the palm oil
sawit tidak memberikan nilai tambah positif terhadap valuasi
plantation business does not significantly provide added value
Perseroan. Total penjualan yang masih relatif kecil karena
to the Company’s valuation. Total sales were relatively small
usia kebun yang relatif muda, hutang dalam mata uang asing
due to immature plantation, debt in foreign currency with
dengan resiko kerugian kurs serta komitmen pembelanjaan
foreign exchange loss risks, as well as capital expenditure
kapital yang melebihi 30% dari belanja kapital keseluruhan,
commitment that exceeded 30% of the overall capital spending,
membuat neraca dan kinerja Perseroan menjadi kelihatan berat.
which further burdened the Company’s balance sheet and
Maka pada Mei 2016 Perseroan mendivestasi usaha TPS Palm
performance. Therefore, in May 2016, the Company divested
Oil dengan menjual sebanyak 2.864.990.000 lembar saham
its shares in TPS Palm Oil by selling its 2,864,990,000 shares
atau 78,17% kepemilikan saham Perseroan atas PT Golden
or 78.17% of the Company’s share ownership in PT Golden
Plantation Tbk kepada PT JOM Prawarsa Indonesia dengan nilai
Plantation Tbk to PT JOM Prawarsa Indonesia with transaction
transaksi sebesar Rp521,4 miliar.
value of Rp521.4 billion.
Seluruh kebijakan dan insiatif strategis yang dilakukan Perseroan
The full range of strategic policies and initiatives undertaken
sepanjang 2016 merupakan hasil pertimbangan matang yang
by the Company throughout 2016 are the result of careful
didukung oleh nasihat dan rekomendasi dari Dewan Komisaris.
consideration supported by the advice and recommendations
Hal ini tercermin dalam Laporan Keuangan Konsolidasian
from the Board of Commissioners. This is reflected on the
yang menunjukkan beberapa peningkatan. Pada 2016, angka
Consolidated Financial Statements which showed several
penjualan konsolidasi meningkat 8,90% dari Rp6.010,90 miliar
improvements. In 2016, consolidated sales figure increased
pada 2015 menjadi Rp6.545,68 miliar. Dengan perolehan
8.90% from Rp6,010.90 billion in 2015 to Rp6,545.68 billion.
tersebut, Perseroan berhasil mencatatkan laba usaha senilai
As such, the Company successfully recorded Rp1,281.74 billion
Rp1.281,74 miliar, meningkat 73,34% dari Rp739,43 miliar
of operating income, which rose 73.34% from Rp739.43 billion
pada tahun sebelumnya.
in the previous year.
Dilihat dari sisi kinerja per divisi usaha, TPS Rice memberikan
In terms of performance per business division, TPS Rice
kontribusi sebesar 61,28% dari total penjualan konsolidasi.
contributed as much as 61.28% of total consolidated sales.
Meskipun terjadi beberapa kendala akibat anomali cuaca dan
Despite some challenges arising from weather anomaly and the
musim hujan yang berkepanjangan, TPS Rice berhasil mencatat
prolonged rainy season, TPS Rice managed to record sales of
angka penjualan sebesar Rp4.011,18 miliar yang meningkat
Rp4,011.18 billion which increased by 1.28% of sales in 2015
sebesar 1,28% dari angka penjualan tahun 2015 sebesar
that amounted to Rp3,960.37 billion. Meanwhile, TPS Rice’s
36
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
Laporan Tahunan 2016
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
TATA KELOLA PERUSAHAAN
GOOD CORPORATE GOVERNANCE
TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN
CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY
Pada 2016, Perseroan berhasil memperluas jaringan distribusi
dari 152 kota pada 2015 menjadi 171 kota yang mencakup 74
grup distributor.
In 2016, the Company successfully expanded its distribution
network from 152 cities in 2015 to 171 cities through 74
distributor groups.
Rp3.960,37 miliar. Sementara laba kotor TPS Rice meningkat
gross profit rose by 38.76% from Rp562.15 billion to Rp780.04
sebesar 38,76% dari Rp562,15 miliar menjadi Rp780,04 miliar.
billion. This achievement is supported by an increase in branded
Pencapaian ini didukung oleh adanya peningkatan penjualan
packed rice sales which contributed to 30% of total TPS Rice
branded packed rice yang kontribusinya mencapai 30% dari
sales in 2016.
total penjualan TPS Rice tahun 2016.
TPS Food yang memproduksi basic food dan consumer food
TPS Food, which produces basic food and consumer food,
berhasil membukukan total penjualan sebesar Rp2.497,60
successfully booked total sales of Rp2,497.60 billion, increased
miliar, meningkat 29,96% dari tahun sebelumnya yang tercatat
by 29.96% from Rp1,921.82 billion in the previous year
sebesar Rp1.921,82 miliar dengan kontribusi penjualan basic
with sales contribution from basic food and consumer food
food dan consumer food masing-masing sebesar 42,17% dan
amounting to 42.17% and 57.83% respectively to total sales
57,83% terhadap total penjualan TPS Food.
of TPS Food.
Orang yang Tepat dan Sistem yang Baik
The Good People and the Good System
Pada 2016, Perseroan melaksanakan program Crafting
In 2016, the Company carried out a Crafting Future Leaders
Future Leaders yang merupakan strategic module untuk
program, which is a strategic module for the development
pengembangan insan TPSF yang dapat mengakselerasi
of TPSF people that can accelerate the Company’s growth.
pertumbuhan Perseroan. Dalam program ini, dilakukan
Through this program, we provide intensive briefing on the
pembekalan mengenai strategi jangka panjang, pengetahuan,
long-term strategy, knowledge, soft skills, and attitude required
soft skill, dan attitude yang dibutuhkan Perusahaan.
by the Company.
Selain peningkatan kompetensi di bidang sumber daya manusia,
In addition to the increased competence in human resources
inovasi dalam sistem teknologi informasi juga dilakukan
field, innovation in the information technology system is
untuk memberikan nilai tambah bagi Perseroan. Pada 2016,
also performed to provide added value for the Company. In
Perseroan mengimplementaskan aplikasi e-approval untuk
2016, the Company implemented an e-approval application
kebutuhan karyawan yang diakses melalui intranet. Perseroan
to accommodate the employee’s needs that can be accessed
juga mengimplementasikan Sales Force Automation, suatu
via intranet, in addition to Sales Force Automation, a sales
aplikasi penjualan yang berjalan di platform smartphone.
application running on the smartphone platform.
Prospek Usaha
Business Prospects
Sebagai negara dengan populasi lebih dari 250 juta penduduk,
As a country with a population of more than 250 million people,
industri makanan akan selalu menempati posisi yang penting
food industry will continue to be a significant and promising
dan menjanjikan di Indonesia. Tingginya angka konsumsi pada
business in Indonesia. High consumption rate in the food
industri makanan menjadi katalis positif pertumbuhan ritel
industry is a positive catalyst to the national retail growth in the
nasional ke depan. Meningkatnya populasi penduduk dengan
future. Among the factors that stimulate retail industry growth
bonus demografi, meningkatnya masyarakat kelas menengah,
are the burgeoning population with demographic bonus, the
urbanisasi, dan tingkat optimisme konsumen yang kuat menjadi
growing number of the middle class people, urbanization, and
pendorong pertumbuhan industri ritel.
robust consumer optimism level.
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
2016 Annual Report
37
KILAS KINERJA 2016
FLASHBACK PERFORMANCE OF 2016
LAPORAN MANAJEMEN
Management’s Report
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
TINJAUAN UNIT PENDUKUNG BISNIS
Overview of Business Support
Melihat tingginya konsumsi beras per kapita di Indonesia,
Seeing the high rice consumption rate per capita in Indonesia,
Perseroan optimistis bahwa produk branded packed rice yang
the Company is optimistic that the branded packed rice products
terjaga kualitasnya merupakan solusi bagi masyarakat dan
with consistent quality standard would be a great solution for
peluang bagi TPSF. Strategi dalam bidang pemasaran dan
the society and opportunity for TPSF. Strategy on marketing
penjualan TPS Rice, khususnya untuk produk Maknyuss akan
and sales of TPS Rice, especially for Maknyuss products, will be
terus ditingkatkan seiring dengan penambahan outlet ritel aktif
continuously improved in line with the expansion of active retail
di berbagai daerah distribusi.
outlet across distribution areas.
Besarnya pasar snack food (snack food market), baik untuk
The big snack food market, be it for babies, children or
kalangan bayi, anak-anak maupun remaja, menunjukkan
adolescents,
besarnya peluang Perseroan untuk terus mengembangkan
opportunities is to continuously develop its snack production,
produksi snack, baik dengan meluncurkan produk baru,
either by launching new products, or developing the existing
maupun mengembangkan produk yang sudah ada melalui
products through effective marketing strategy to maintain
strategi pemasaran yang efektif guna mempertahankan
consumer’s loyalty.
shows
how
considerable
the
Company’s
loyalitas konsumen.
Melihat grafik perekonomian yang sudah mulai tumbuh
Looking at the economic growth trend that begins to increase
kembali dan kondisi pasar yang semakin bergairah, kami
and more vigorous market conditions, we are confident that
percaya target penjualan pada 2017 akan lebih optimal.
our sales target in 2017 will be more optimum. The Company
Perseroan memproyeksikan pertumbuhan penjualan sebesar
estimates that 2017 sales growth will reach 16.33% and
16,33% dan marjin laba kotor konsolidasi menjadi 26,50%.
consolidated gross profit margin will grow to 26.50%. The
Direksi siap menangkap setiap peluang serta beradaptasi
Board of Directors is ready to capture any challenge and adapt
dengan perubahan lingkungan bisnis yang semakin kompleks
to the dynamic business environment that becomes increasingly
pada masa mendatang.
complex in the years to come.
Penerapan Tata Kelola Perusahaan
Implementation of Corporate Governance
Implementasi prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik
The consistent implementation of Good Corporate Governance
atau Good Corporate Governance (GCG) secara konsisten dapat
(GCG) principles may lead the Company to achieve sustainable
membawa Perseroan mencapai kinerja yang berkelanjutan.
performance. The Board of Directors continuously strives to
Direksi terus berupaya meningkatkan penerapan prinsip GCG
improve the implementation of GCG principles in a transparent,
secara transparan, efektif, dan efisien. Pada 2016, penerapan
effective and efficient manner. In 2016, GCG is performed
GCG dilakukan melalui pengembangan kompetensi sumber
through the development of human resource competency,
daya manusia, pemutakhiran sistem teknologi informasi, serta
updating of information technology system, and good
penyampaian komunikasi yang baik dengan pemegang saham
communication with shareholders and stakeholders. In the
dan para pemangku kepentingan. Dalam jangka panjang, kami
long-term, we are committed to continuously improving the
bertekad untuk terus meningkatkan implementasi GCG dengan
Company’s GCG implementation by applying GCG instruments
menerapkan instrumen-instrumen GCG sebagai pedoman
as a guideline in performing sustainable corporate governance.
dalam menjalankan tata kelola perusahaan yang berkelanjutan.
38
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
Laporan Tahunan 2016
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
3
2
1
TATA KELOLA PERUSAHAAN
GOOD CORPORATE GOVERNANCE
TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN
CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY
1 Joko Mogoginta
Direktur Utama / President Director
2 Budhi Istanto
Direktur / Director
3 Jo Tjong Seng
Direktur Independen / Independent Director
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
2016 Annual Report
39
LAPORAN MANAJEMEN
Management’s Report
KILAS KINERJA 2016
FLASHBACK PERFORMANCE OF 2016
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
TINJAUAN UNIT PENDUKUNG BISNIS
Overview of Business Support
Perubahaan Komposisi Direksi
Changes in the Composition of the Board of
Directors
Pada 2016, komposisi Direksi Perseroan tidak mengalami
In 2016, the composition of the Board of Directors of the
perubahan.
Company did not change.
Apresiasi
Appreciation
Di penghujung laporan ini, mewakili jajaran Direksi Perseroan,
To conclude this report, on behalf the Company’s Board of
saya
kepada
Directors, I would like to express my greatest appreciation
seluruh Pemegang Saham, Dewan Komisaris, serta seluruh
to all Shareholders, Board of Commissioners, and all other
pemangku kepentingan lainnya atas dedikasi, partisipasi, dan
stakeholders for their dedication, participation, and support
dukungan yang telah diberikan kepada Perseroan sampai saat
that have been given to the Company up until now. Our high
ini. Penghargaan yang tinggi juga diberikan kepada seluruh
appreciation is also extended to all TPSF people for their totality,
insan TPSF atas totalitas, loyalitas dan profesionalismenya
loyalty and professionalism at work. Through a series of policies
dalam bekerja. Melalui serangkaian kebijakan dan inovasi yang
and innovations that have been carried out so far, we hope that
telah dilakukan selama ini, kami berharap Perseroan dapat
the Company can create multiple growth and multiple jumps in
menciptakan multiple growth dan multiple jumping di setiap
every business line and attain higher achievements. Let us move
lini bisnis dan dapat menggapai pencapaian-pencapaian yang
forward together to reach a brighter future for the Company.
menyampaikan
apresiasi
sebesar-besarnya
lebih tinggi lagi. Mari bersama melangkah menuju masa depan
Perseroan yang lebih baik.
Jakarta, April 2017
Atas Nama Direksi PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
On Behalf of Board of Directors of PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
Joko Mogoginta
Direktur Utama
President Director
40
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
Laporan Tahunan 2016
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
TATA KELOLA PERUSAHAAN
GOOD CORPORATE GOVERNANCE
TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN
CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY
profil perusahaan
company profile
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
2016 Annual Report
41
KILAS KINERJA 2016
FLASHBACK PERFORMANCE OF 2016
LAPORAN MANAJEMEN
Management’s Report
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
TINJAUAN UNIT PENDUKUNG BISNIS
Overview of Business Support
Identitas Perusahaan
Company Identity
Nama Perusahaan
Company Name
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
Bidang Usaha
Line of Business
Perdagangan, Perindustrian dan Ketenagalistrikan
Trading, Industry and Electricity
Tanggal Pendirian
Date of Establishment
26 Januari 1990
January 26, 1990
Dasar Hukum Pendirian
Legal Basis of Establishment
Akta No. 143
Deed No. 143
Modal Dasar
Authorized Capital
Rp998.000.000.000
Rp998,000,000,000
Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
Issued and Fully Paid-in Capital
Rp684.220.000.000
Rp684,220,000,000
Pencatatan di Bursa
Listing at the Stock Exchange
11 Juni 1997
June 11, 1997
Kode Emiten
Ticker Code
AISA
Pemegang Saham per 31 Desember
2016
Shareholders as of December 31, 2016
Masyarakat 36,95%; PT Tiga Pilar Corpora 20,74%; JPMCB NA RE-Trophy Investors I Ltd
9,33%; Trophy 2014 Investor Limited 9,09%; Primanex Pte Ltd 6,59%; Morgan Stanley and
Co. LLC - Client Account 6,52%; Pandawa Treasures Pte. Ltd 5,40%; dan Primanex Limited
5,38%.
Public 36.95%; PT Tiga Pilar Corpora 20.74%; JPMCB NA RE-Trophy Investors I Ltd 9.33%;
Trophy 2014 Investor Limited 9.09%; Primanex Pte Ltd 6.59%; Morgan Stanley and Co. LLC
- Client Account 6.52%; Pandawa Treasures Pte. Ltd 5.40%; dan Primanex Limited 5.38%.
Jumlah Tenaga Kerja
Total Employees
8.100 orang
8,100 people
Alamat Kantor Pusat
Head Office Address
Gd. Plaza Mutiara Lt. 16 Suite 1601,
Jl. Dr. Ide Anak Agung Gde Agung Kav. E.1.2 No. 1&2 (d/h Jl. Lingkar Mega Kuningan),
Kawasan Mega Kuningan, Kel. Kuningan Timur, Kec. Setiabudi, Jakarta Selatan – 12950
Jl. Dr. Ide Anak Agung Gde Agung Kav. E.1.2 No. 1&2 (formerly Jl. Lingkar Mega Kuningan),
Kawasan Mega Kuningan, Kel. Kuningan Timur, Kec. Setiabudi, South Jakarta – 12950
Telepon Kantor Pusat
Head Office Phone
+62 21 57956768
Faksimili Kantor Pusat
Head Office Facsimile
+62 21 57853456
Surat Elektronik
E-Mail
[email protected]
Situs
Website
www.tigapilar.com
42
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
Laporan Tahunan 2016
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
TATA KELOLA PERUSAHAAN
GOOD CORPORATE GOVERNANCE
TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN
CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY
Sekilas Perusahaan
Company in Brief
Perseroan didirikan pada 1992 dengan nama PT Tiga Pilar
Sejahtera oleh Bapak Joko Mogoginta, Bapak Budhi Istanto,
dan Bapak Priyo Hadisutanto (Almarhum). Pada awal berdirinya,
produk utama Perseroan adalah bihun kering dan mie kering.
The Company was established in 1992 under the name of PT
Tiga Pilar Sejahtera by Mr. Joko Mogoginta, Mr. Budhi Istanto,
and the late Mr. Priyo Hadisutanto. During its first establishment,
the Company’s main products were dried vermicelli and dried
noodle.
Seiring dengan perkembangan perusahaan, pada 1995,
Perseroan membangun pabrik baru di Karanganyar, Jawa
Tengah. Kemudian pada 2000, Perseroan membangun pabrik
makanan terintegrasi seluas 25 Ha yang berlokasi di Sragen,
Jawa Tengah. Pabrik makanan terintegrasi ini memproduksi
bermacam produk makanan olahan atau makanan jadi, bukan
hanya bihun dan mie kering saja, tetapi juga mie instan, biskuit,
dan makanan ringan.
In line with the Company’s development, the Company began
to construct a new factory in Karanganyar, Central Java, in
1995, as well as a 25-hectare integrated food factory in Sragen,
Central Java, in 2000. This integrated food factory produces
various ready-to-cook and ready-to-eat food, not only vermicelli
and dried noodles, but also instant noodles, biscuits, and snacks.
Perseroan semakin mengukuhkan keberadaannya dengan
melantai di Bursa Efek Indonesia pada 2003 menjadi perusahaan
publik dan berubah nama menjadi PT Tiga Pilar Sejahtera Food
Tbk dengan kode emiten AISA melalui proses backdoor listing
dengan mengakuisisi PT Asia Inti Selera yang merupakan
produsen mie telor dengan merek dagang Ayam 2 Telor.
The Company further strengthened its existence as it listed its
shares in Indonesia Stock Exchange in 2003 to become public
company and changed its name to PT Tiga Pilar Sejahtera
Food Tbk with ticker code AISA. This was performed through
backdoor listing process in which the Company acquired PT
Asia Inti Selera, a producer of Ayam 2 Telor brand egg noodle.
Pada 2010, Perseroan memasuki bisnis beras dengan
mengakuisisi PT Dunia Pangan (DP) yang bergerak di bidang
perdagangan beras dan mengakuisisi pabrik beras PT Jatisari
Srirejeki. Sampai dengan 2016, DP memiliki lima anak
perusahaan yang bergerak dalam produksi dan perdagangan
beras dengan total kapasitas sebesar 480.000 ton per tahun.
In 2010, the Company entered rice business by acquiring PT
Dunia Pangan, which is engaged in rice trading sector, and rice
factory namely PT Jatisari Srirejeki. As of 2016, DP owns five
subsidiaries engaged in rice production and trading with a total
capacity of 480,000 tons per year.
Guna mencapai perbaikan yang berkelanjutan dalam
produktivitas dan efisiensi, Perseroan menerapkan sistem
manajemen mutu yang kompleks dan melengkapi diri dengan
Sertifikat ISO 9001:2000 yang diperoleh pada 2002. Perseroan
sangat memahami bahwa sistem manajemen mutu dan sistem
yang menjamin program keamanan pangan harus berjalan
secara konsisten. Selain itu, Perseroan juga memastikan produk
hasil produksi Perseroan adalah produk halal yang telah melalui
proses sertifikasi halal. Sampai saat ini, Perseroan dan anak
perusahaan telah memeroleh sejumlah sertifikasi, diantaranya
Sertifikat Halal dari Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan
dan Kosmetika – Majelis Ulama Indonesia (LPPOM-MUI), Status
Sistem Jaminan Halal (SJH) dari LPPOM-MUI dengan Level “A”
atau “Sangat Baik”, Sertifikat Sistem Manajemen Keamanan
Pangan (SMKP/FSMS) ISO 22000:2009 dan Sertifikat HACCP
dari Lembaga Sertifikasi Terakreditasi (Laboratorium Terpadu
Institut Pertanian Bogor dan Mutu Agung Lestari).
In order to attain sustainable improvement in productivity and
efficiency in production, the Company implements complex
quality management systems and manages to achieve the ISO
9001:2000 certificate in 2002. The Company fully understands
that both the quality management system and food security
system must go hand-in-hand consistently. Moreover, the
Company also ensures that its products have undergone the
halal certification process and received halal certificate. As of
today, the Company and its subsidiaries have obtained several
certifications, such as the Halal Certificate from Assessment
Institute for Foods, Drugs, and Cosmetics – The Council of
Indonesian Ulama (LPPOM-MUI), Halal Assurance System
(SJH) Status from LPPOM-MUI with A Level or “Excellent”,
Food Security Management System Certificate (FSMS) of ISO
22000:2005, and HACCP Certificate from an Accredited
Certification Institution (An Integrated Laboratory of Bogor
Agricultural University and Mutu Agung Lestari).
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
2016 Annual Report
43
KILAS KINERJA 2016
FLASHBACK PERFORMANCE OF 2016
LAPORAN MANAJEMEN
Management’s Report
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
TINJAUAN UNIT PENDUKUNG BISNIS
Overview of Business Support
VISI DAN MISI PERUSAHAAN
Vision and Mission
Vision and Mission
Visi Vision
Menjadi sebuah perusahaan berwawasan
Nasional yang membangun Indonesia,
hebat, dan sukses di “food and
related businesses” yang bereputasi
dan berkontribusi meningkatkan
kesejahteraan masyarakat.
To become a Nation-wide visionary
company that builds Indonesia, to
become great and successful in the
“food and related businesses” which
is reputable and contribute to improve
social welfare.
Misi Mission
1. Menyediakan barang dan jasa yang berkualitas
1. To provide quality goods and services and
dan inovatif di bidang “food and related
innovative in “food and related businesses”
businesses” yang mampu menciptakan nilai
which is able to create added value for all our
tambah untuk semua pelanggan kita.
customers.
2. Menjadi perusahaan yang hebat dengan cara
membangun sistem jalur ganda dalam organisasi
kita: “Orang yang tepat dan sistem yang baik”.
2. To become a great company by building a
double track system in our organization: “The
good people and the good system”.
3. Membangun budaya disiplin dan Sumber Daya
3. To build a culture of discipline and learning
Manusia pembelajar untuk memaksimalkan
People to maximize the strength of our
kekuatan karyawan dan organisasi kita.
employees and our organization.
4. Memiliki kekuatan seperti perusahaan
multinasional namun dengan kelincahan seperti
4. To possess strength as multinational company,
with agility as a small business company.
sebuah perusahaan kecil.
5. Menjunjung tinggi nilai-nilai profesionalisme dan
Tata Kelola Perusahaan yang baik.
6. Secara konsisten memberikan keuntungan di
atas standar pasar atas dana Pemegang Saham.
44
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
Laporan Tahunan 2016
5. To uphold the values of professionalism and
Good Corporate Governance.
6. To consistently provide benefits above market
standards on Shareholders’ funds.
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
TATA KELOLA PERUSAHAAN
GOOD CORPORATE GOVERNANCE
TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN
CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY
Keterangan:
Visi dan Misi Perusahaan telah dibahas, dikaji, dan disetujui oleh Dewan
Komisaris dan Direksi.
Description:
The Company’s Vision and Mission has been discussed, reviewed, and
approved by the Board of Commissioners and Board of Directors.
Nilai-Nilai Hakiki
Company Values
Integritas
Konsistensi antara tindakan dengan nilai,
prinsip, dan keyakinan
Integrity
Consistency between the actions with the
values, principles and beliefs
Budaya Disiplin
Tanggung jawab yang dipenuhi dalam suatu
kerangka kerja dan kerangka waktu
Culture of Discipline
Fulfilling responsibility within a framework
and timeline
Kekuatan Suatu Kelincahan
Kemampuan menjadi besar dan kecepatan
bergerak
Strength of Agility
The capability to be greater and faster
Kerja Sama Tim
Interaksi, koordinasi dan komunikasi dalam
mencapai tujuan
Teamwork
Interaction, coordination and
communication in achieving common goals
Perbaikan Berkesinambungan
Kaizen, usaha terus menerus untuk
memperbaiki proses yang terjadi dalam
sebuah organisasi
Continuous Improvement
Kaizen, a continuous effort to improve the
ongoing processes in an organization
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
2016 Annual Report
45
KILAS KINERJA 2016
FLASHBACK PERFORMANCE OF 2016
LAPORAN MANAJEMEN
Management’s Report
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
TINJAUAN UNIT PENDUKUNG BISNIS
Overview of Business Support
Bidang usaha
Line of Business
Kegiatan Usaha
Business Activities
Menurut Anggaran Dasar Perusahaan, TPSF menjalankan
According to the Company’s Articles of Association, TPSF
kegiatan usaha dengan maksud dan tujuan melakukan usaha
conducts business activities in the field of trading, industry,
dalam bidang perdagangan, perindustrian, perkebunan,
plantation, agriculture, electricity and services. Until 2016, the
pertanian, ketenagalistrikan dan jasa. Sampai dengan 2016,
Company has run business in trading, industrial and power
Perseroan telah menyelenggarakan kegiatan usaha pada bidang
plant sectors. Such activities are carried out by its two business
perdagangan, perindustrian dan ketenagalistrikan. Kegiatan
divisions, namely Food Division or TPS Food and Rice Division
usaha tersebut dijalankan melalui dua divisi usaha, yaitu Divisi
or TPS Rice.
Makanan atau TPS Food dan Divisi Beras atau TPS Rice.
Produk dan Jasa
Products and Services
TPS FOOD (Divisi Makanan)
TPS FOOD (Food Division)
TPS Food memproduksi makanan dasar (basic food) dan
makanan
konsumsi
(consumer
food).
Makanan
TPS Food produces basic food and consumer food. Basic
dasar
food is a type of product that has to be processed before
merupakan jenis produk yang harus diolah terlebih dahulu
being consumed. This type of product is commonly used by
sebelum dikonsumsi, biasanya banyak digunakan oleh ibu
housewife and vendors as cooking ingredients for foods to be
rumah tangga serta pedagang yang menggunakannya sebagai
served to end-consumers. Meanwhile, consumer food is a type
bahan masakan yang akan mereka sajikan kepada konsumen
of product that can be directly consumed by end-consumers.
akhir. Makanan konsumsi adalah produk makanan yang dapat
dikonsumsi langsung oleh konsumen akhir.
Produk makanan produksi TPSF telah memenuhi persyaratan
Food products produced by TPSF have complied with the quality
mutu dan memperoleh sertifikat Standar Nasional Indonesia
requirements and received Indonesia National Standards (SNI)
(SNI).
certificate.
Makanan Dasar /
Basic Food
Mie Kering / Dried Noodle
• Superior
• Ayam 2 Telor
• Filtra
• Kurma
• Spider
Bihun / Vermicelli
• Bihunku
• Tanam Jagung
• Panen Jagung
• Pilihan Bunda
46
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
Laporan Tahunan 2016
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
TATA KELOLA PERUSAHAAN
GOOD CORPORATE GOVERNANCE
TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN
CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY
Makanan Konsumsi /
Consumer Food
Mie Instan (snack) /
Instant Noodle (snack)
• Mie Kremezz
Wafer stick dan snack ekstrusi /
Wafer stick and extrusion snack
• Taro
• Bravo
• Pio
Biskuit / Biscuit
• Growie
Permen / Candy
• Gulas
TPS RICE (Divisi Beras)
TPS RICE (Rice Division)
Perseroan memproduksi berbagai produk beras sesuai dengan
The Company produces various rice products in accordance
kebutuhan dan selera masyarakat dimana produknya terbagi
with the needs and taste of the public, in which the products
dalam dua klasifikasi, yaitu branded packed rice dan branded
are divided into two classifications, namely branded packed rice
bulk rice.
and branded bulk rice.
Beras hasil produksi TPSF selain telah sesuai dengan persyaratan
In addition to complying with the quality regulations in Indonesia
mutu Standar Nasional Indonesia (SNI) 6128:2008, juga
National Standard (SNI) 6128:2008, rice products produced by
telah tersertifikasi ISO 22000:2005, yaitu Sistem Manajemen
TPSF have been certified with ISO 22000:2005, namely the Food
Keamanan Pangan. Beras tersebut diproses dengan teknologi
Safety Management System. All rice products are processed
tinggi tanpa bahan kimia sehingga menghasilkan beras tanpa
with state-of-the-art technology to produce rice that is without
3P, yaitu tanpa pemutih, tanpa pengawet dan tanpa pewangi.
3P, namely without bleaching (Pemutih), without preservatives
Selain langsung menjual kepada konsumen terakhir melalui
(Pengawet) and without fragrance (Pewangi). Aside from
distributor, TPSF bekerja sama dengan beberapa Horeka (Hotel,
direct selling to end-user consumers through distributors, TPSF
Restoran dan Katering) terkemuka di Indonesia untuk suplai
collaborates with a number of leading Hotels, Restaurants and
beras.
Catering Services (Horeka) in Indonesia to supply rice.
Branded Packed Rice
• Ayam Jago
• Maknyuss
• Desa Cianjur
• Rojolele Dumbo
Branded Bulk Rice
• Kepala Jago
• AI
• Jatisari
• Istana Bangkok
• AI Platinum
• Rumah Adat
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
2016 Annual Report
47
KILAS KINERJA 2016
FLASHBACK PERFORMANCE OF 2016
LAPORAN MANAJEMEN
Management’s Report
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
TINJAUAN UNIT PENDUKUNG BISNIS
Overview of Business Support
STRUKTUR ORGANISASI
Organization Structure
Dewan Komisaris
Board of Commissioners
Komisaris Utama dan Komisaris Independen •
President Commissioner and Independent Commissioner
Anton Apriyantono
Wakil Komisaris Utama • Vice President Commissioner
Kang Hongkie Widjaja
Komisaris • Commissioner
Hengky Koestanto
Komite Audit
Audit Committee
Ketua • Chairman
Anton Apriyantono
(Komisaris Utama dan Komisaris Independen /
President Commissioner and Independent Commissioner)
Anggota • Member
Bondan Haryo Winarno (Komisaris Independen /
Independent Commissioner)
Anggota • Member
Sudibyo Hartanto
Komisaris • Commissioner
Jaka Prasetya
Komisaris Independen • Independent Commissioner
Bondan Haryo Winarno
Anggota • Member
Widjojo Kusumo
Komite Nominasi & Remunerasi
Nomination & Remuneration
Committee
Direksi
Board of Directors
Ketua • Chairman
Bondan Haryo Winarno
(Komisaris Independen / Independent Commissioner)
Direktur Utama • President Director
Joko Mogoginta
Direktur • Director
Budhi Istanto
Anggota • Member
Kang Hongkie Widjaja
(Komisaris / Commissioner)
Direktur Independen • Independent Director
JoTjong Seng
Anggota • Member
Hengky Koestanto (Komisaris / Commissioner)
Anggota • Member
Lestian Nandar
Komite Manajemen Risiko & GCG
Risk Management & GCG Committee
Sekretaris Perusahaan
Corporate Secretary
Desilina
Internal Audit
Internal Audit
Azhery Sepestian
Finance Coordinator
Sjambiri Lioe
Corporate Controller
Hartanto Wibowo
Manufacturing
Hendra Adi Subrata
Central Purchasing
Ninik Dewi Vidiana
Corporate HRD
Hany Gungoro
Corporate Finance
Yulianni Liyuwardi
System & Technology
Harsinto Huang
Marketing
Tani Sulaeman
Pepy Alamsjah
Hetty H. Kusumaningrum
Sales and Commercial
Tjoa Hock Wie
Raimond Bing Lesnussa
48
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
Laporan Tahunan 2016
Ketua • Chairman
Anton Apriyantono
(Komisaris Utama dan Komisaris Independen /
President Commissioner and Independent
Commissioner)
Anggota • Member
Bondan Haryo Winarno
(Komisaris Independen / Independent
Commissioner)
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
TATA KELOLA PERUSAHAAN
GOOD CORPORATE GOVERNANCE
TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN
CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY
Profil Dewan Komisaris
Board of Commissioners Profile
Warga Negara Indonesia, 57 tahun, berdomisili di Indonesia. Beliau diangkat
menjadi Komisaris Utama dan Komisaris Independen Perseroan berdasarkan
Akta No. 70 tanggal 13 Juli 2015. Beliau juga menjabat sebagai Ketua
Komite Audit dan Ketua Komite Tata Kelola Perusahaan dan Manajemen
Risiko Perseroan. Saat ini, beliau menjabat sebagai Komisaris PT JSB sejak
2015, Komisaris Independen PT Bakrie Sumatera Plantation Tbk sejak 2010,
dan Komisaris di PT INFIAD sejak 2010. Sebelumnya, beliau pernah menjabat
sebagai Menteri Pertanian Republik Indonesia (2004-2009), Dosen di Institut
Pertanian Bogor (1982-2010), Dosen dan anggota Dewan Penyantun di
Universitas Bakrie, serta Komisaris PT Dunia Pangan (2011-2012) dan Presiden
Komisaris PT Pertani (2011-2016). Beliau menyelesaikan pendidikan di Institut
Pertanian Bogor jurusan Teknologi Hasil Pertanian pada 1982, dan memperoleh
gelar Magister pada tahun 1988 dari Institut Pertanian Bogor jurusan Ilmu
Pangan. Kemudian beliau memperoleh gelar Doktor di Universitas Reading, UK
Keahlian Kimia Pangan pada tahun 1992.
An Indonesian citizen, 57 years old, domiciled in Indonesia. Mr. Anton
Anton Apriyantono
Komisaris Utama dan Komisaris
Independen
President Commissioner and
Independent Commissioner
Apriyantono was appointed as the Company’s President Commissioner and
Independent Commissioner pursuant to Deed No. 70 dated July 13, 2015. He
concurrently serves as a Chairman of the Audit Committee of the Company and
a Chairman of the Corporate Governance and Risk Management Committee of
the Company. He currently holds the position of Commissioner of PT JSB since
2015, Independent Commissioner of PT Bakrie Sumatera Plantation Tbk since
2010, and Commissioner of PT INFIAD since 2010. Previously, he had served
as the Minister of Agriculture of the Republic of Indonesia (2004-2009), a
Lecturer at the Bogor Agricultural University (1982-2010), as well as a Lecturer
and member of Forbearing Board at Bakrie University and a Commissioner of
PT Dunia Pangan (2011-2012) and as a President Commissioner of PT Pertani
(2011-2016). He graduated from Bogor Agricultural University, majoring in
Agricultural Technology in 1982, and obtained Master’s Degree in 1988 from
Bogor Agricultural University, majoring in Food Science. He later earned a
Doctorate in Food Chemistry from University of Reading, UK in 1992.
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
2016 Annual Report
49
KILAS KINERJA 2016
FLASHBACK PERFORMANCE OF 2016
Kang Hongkie Widjaja
Wakil Komisaris
Vice President Commissioner
LAPORAN MANAJEMEN
Management’s Report
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
TINJAUAN UNIT PENDUKUNG BISNIS
Overview of Business Support
Warga Negara Indonesia, 60 tahun,
An Indonesian citizen, 60 years old,
berdomisili
domiciled in Indonesia. Mr. Kang
di
Indonesia.
Beliau
diangkat sebagai Wakil Komisaris
Hongkie
Perseroan
sejak
was
appointed
1997
as the Company’s Vice President
berdasarkan Akta No. 195 tanggal 25
Commissioner since 1997 pursuant
Januari 1997. Beliau juga menjabat
to Deed No. 195 dated January 25,
sebagai Anggota Komite Nominasi dan
1997. He is also one of the Members
Remunerasi Perseroan. Sebelumnya,
of the Company’s Nomination and
beliau
Remuneration
pernah
tahun
Widjaja
menjabat
sebagai
Committee.
Prior
Direktur Pabrik Mie Asia (1980-1993),
to serving his current position, he
Direktur PT Asia Cemerlang Perdana
served as a Director of Pabrik Mie
(1983-1990), dan Direktur Utama PT
Asia (1980-1993), Director of PT Asia
Nagamas Sakti Perkasa (1985-1998).
Cemerlang Perdana (1983-1990), and
Beliau
pendidikan
President Director of PT Nagamas Sakti
pada Belair Management Business
menyelesaikan
Perkasa (1985-1998). He completed
College, London, pada 1977 dan
his education at Belair Management
lulusan Universitas Trisakti, Jakarta,
Business College, London, in 1977,
pada 1982.
and graduated from Trisakti University,
Jakarta, in 1982.
Warga Negara Indonesia, 41 tahun,
An
berdomisili
Beliau
old, domiciled in Indonesia. Mr.
diangkat sebagai Komisaris PT Tiga
Hengky Koestanto was appointed
Pilar Sejahtera Food, Tbk berdasarkan
as a Commissioner of PT Tiga Pilar
Akta No. 76 tanggal 28 Juni 2011.
Sejahtera Food, Tbk pursuant to Deed
Beliau juga menjabat sebagai Anggota
No. 76 dated June 28, 2011. He is also
Komite Nominasi dan Remunerasi
one of the Members of the Company’s
Perseroan.
Nomination
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
Laporan Tahunan 2016
memulai
Business
karier
Indonesian
citizen,
and
41
years
Remuneration
Development
Committee. He began his career as
Manager PT Tiga Pilar Sejahtera (1999),
a Business Development Manager at
kemudian pernah menjabat sebagai
PT Tiga Pilar Sejahtera (1999) before
Direktur
Perseroan
being appointed as the Company’s
(2007). Selain itu, beliau juga pernah
Operational Director (2007). He had
memegang berbagai posisi penting
also held other several key positions,
lainnya,
Operasional
PT
such as Director of PT Poly Meditra
Poly Meditra Indonesia (2006-2012)
diantaranya
Indonesia (2006-2012) and Director
dan Direktur PT Tiga Pilar Sejahtera
of PT Tiga Pilar Sejahtera (2000-2013).
(2000-2013). Beliau menyelesaikan
He completed his education at the
pendidikan di University of Minnesota
University of Minnesota Twin Cities,
Twin Cities di bidang Science in Bio-
Department of Science in Bio-system
system and Agricultural Engineering
and Agricultural Engineering in 1998.
pada 1998.
50
Indonesia.
Beliau
sebagai
Hengky Koestanto
Komisaris
Commissioner
di
Direktur
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
TATA KELOLA PERUSAHAAN
GOOD CORPORATE GOVERNANCE
Warga Negara Indonesia, 66 tahun,
berdomisili
di
Indonesia.
Beliau
menjabat sebagai Komisaris Independen
di Perseroan sejak 2009 berdasarkan
Akta No. 63 tanggal 25 Juni 2009.
Beliau juga menjabat sebagai Ketua
Komite Nominasi dan Remunerasi,
Anggota Komite Audit, dan Anggota
Komite Tata Kelola Perusahaan dan
Manajemen Risiko Perseroan. Beliau
sempat menempuh pendidikan di
Fakultas Teknik Arsitektur Universitas
Diponegoro
kemudian
memilih
bekerja di Departemen Pertahanan
dan Keamanan. Beliau juga menjalani
berbagai pekerjaan jurnalistik, antara
lain sebagai kolumnis Kompas dan
Tempo, serta pemimpin redaksi Majalah
SWA dan Harian Suara Pembaruan.
Beliau juga pernah bekerja sebagai
Konsultan Bank Dunia dan Direktur
sebuah perusahaan hasil laut di Amerika
Serikat, sebelum kemudian dikenal
sebagai presenter kuliner di televisi.
Sampai saat ini, beliau aktif menulis
berbagai buku. Beliau menerima Satya
Lencana Pembangunan atas jasajasanya kepada Negara pada 1988.
An Indonesian citizen, 66 years old,
domiciled in Indonesia. Mr. Bondan
Haryo Winarno has been serving as
an Independent Commissioner of
the Company since 2009 pursuant
to Deed No. 63 dated June 25, 2009.
He concurrently serves as a Chairman
of the Nomination and Remuneration
Committee of the Company, a Member
of the Audit Committee of the Company
and a Member of the Corporate
Governance and Risk Management
Committee of the Company. He
once took education in Diponegoro
University, Faculty of Architecture
Engineering, and chose to work in the
Defense and Security Department. He
was also engaged in journalism field,
working as a columnist for Kompas
and Tempo and served as the editorin-chief of SWA Magazine and Harian
Suara Pembaruan. Moreover, he used
to work as a Consultant in World Bank
and served as a Director of a seafood
company in the USA, prior to his fame
as a culinary TV presenter. To date, he
continues writing several books. In 1988
he received the medal of Satya Lencana
Pembangunan for his contribution to
the Country.
Warga Negara Singapura, 45 tahun,
berdomisili di Singapura. Beliau
diangkat menjadi Komisaris Perseroan
berdasarkan Akta No. 140 tanggal
24 Maret 2016. Saat ini, beliau
juga menjabat sebagai Managing
Director di KKR Singapore sejak 2014.
Sebelumnya, beliau pernah menjabat
sebagai Managing Partner di Leafgreen
Capital Partners dan CEO di United
Fiber System di Singapore. Karier kerja
sebelumnya di investment banking
dimulai pada 1998 di UBS dan Merrill
Lynch Hong Kong, dan Deutsche
Bank Singapore. Beliau juga pernah
menjabat sebagai Komisaris PT Golden
Plantation Tbk (2014-2015). Beliau
menerima gelar Sarjana Teknik Elektro
dari Institut Teknologi Bandung pada
1994 dan MBA dari MIT Sloan School
of Management pada 1998.
A Singaporean citizen, 45 years
old, domiciled in Singapore. Mr.
Jaka Prasetya was appointed as the
Company’s Commissioner pursuant to
Deed No. 140 dated March 24, 2016.
In addition to his current position,
he has been serving as the Managing
Director of KKR Singapore since 2014.
Previously, he serves as the Managing
Partner at Leafgreen Capital Partners
and CEO at the United Fiber System
in Singapore. His previous careers
include serving in investment banking
field from 1998 at UBS and Merrill
Lynch in Hong Kong and at Deutsche
Bank in Singapore. He once served as a
Commissioner at PT Golden Plantation
Tbk (2014-2015). He graduated from
Bandung Institute of Technology in
1994 with a Bachelor’s degree in
Electrical Engineering and from the
MIT Sloan School of Management in
1998 with a Master’s degree in Business
Administration.
TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN
CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY
Bondan Haryo Winarno
Komisaris
Commissioner
Jaka Prasetya
Komisaris
Commissioner
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
2016 Annual Report
51
KILAS KINERJA 2016
FLASHBACK PERFORMANCE OF 2016
LAPORAN MANAJEMEN
Management’s Report
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
TINJAUAN UNIT PENDUKUNG BISNIS
Overview of Business Support
Profil direksi
Board of Directors Profile
Joko Mogoginta
Direktur Utama
President Director
Budhi Istanto
Direktur
Director
52
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
Laporan Tahunan 2016
Warga Negara Indonesia, 49 tahun,
berdomisili di Indonesia. Beliau
diangkat menjadi Direktur Utama
Perseroan berdasarkan Akta No. 17
tanggal 11 Juni 2003. Karier Beliau
dimulai dengan mendirikan PT Tiga
Pilar Sejahtera pada tahun 1992.
Saat ini, beliau juga menjabat sebagai
Komisaris PT Poly Meditra Indonesia
sejak 2014 dan Komisaris PT Tiga Pilar
Sejahtera sejak 2014. Sebelumnya,
beliau pernah menjabat sebagai
Direktur Utama PT Tiga Pilar Sejahtera
(1992-2013) dan Komisaris Utama
PT Bumiraya Investindo (2006-2015).
Beliau lulus dari Universitas Gajah
Mada, Yogyakarta, jurusan Teknologi
Pangan pada 1991.
An Indonesian citizen, 49 years old,
domiciled in Indonesia. Mr. Joko
Mogoginta was appointed as the
Company’s President Director pursuant
to Deed No. 17 dated June 11, 2003.
His career began by establishing PT
Tiga Pilar Sejahtera in 1992. Since
2014, he also has been serving as
a Commissioner at PT Poly Meditra
Indonesia and PT Tiga Pilar Sejahtera.
Prior to serving his current positions,
he was the President Director of PT
Tiga Pilar Sejahtera (1992-2013)
and President Commissioner of PT
Bumiraya Investindo (2006-2015).
He graduated from Gajah Mada
University, Yogyakarta, majoring in
Food Technology in 1991.
Warga Negara Indonesia, 48 tahun,
berdomisili di Indonesia. Beliau
diangkat menjadi Direktur Perseroan
berdasarkan Akta No. 76 tanggal
28 Juni 2011. Saat ini, beliau juga
menjabat sebagai Direktur Utama
PT Golden Plantantion Tbk sejak
2014, Direktur PT Tiga Pilar Sejahtera
sejak 1992, Direktur PT Poly Meditra
Indonesia sejak 2006, Direktur Utama
PT Sriwijaya Panganindo Prima Lestari
sejak 2002, Komisaris PT Borneo
Panganindo Prima Lestari sejak 2001,
dan Komisaris Utama PT Bumiraya
Investindo
sejak
Maret
2015.
Sebelumnya, beliau pernah menjabat
sebagai Komisaris PT Poly Meditra
Indonesia (2003-2006) dan Komisaris
Perseroan
(2005-2011).
Beliau
menyelesaikan pendidikan S1 dari
Universitas Sebelas Maret, Surakarta,
pada 1995.
An Indonesian citizen, 48 years
old, domiciled in Indonesia. He was
appointed as the Company’s Director
pursuant to Deed No. 76 dated
June 28, 2011. He currently serves
as President Director of PT Golden
Plantation Tbk since 2014, Director
of PT Tiga Pilar Sejahtera since 1992,
Director of PT Poly Meditra Indonesia
since 2006, President Director of PT
Sriwijaya Panganindo Prima Lestari
since 2002, Commissioner of PT
Borneo Panganindo Prima Lestari since
2001, and President Commissioner
of PT Bumiraya Investindo since
March 2015. Previously, he served
as Commissioner of PT Poly
Meditra Indonesia (2003-2006) and
Commissioner of the Company (20052011). He graduated with a Bachelor’s
degree from Sebelas Maret University,
Surakarta, in 1995.
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
TATA KELOLA PERUSAHAAN
GOOD CORPORATE GOVERNANCE
Warga Negara Indonesia, 49 tahun,
An Indonesian citizen, 49 years old,
berdomisili di Indonesia. Beliau diangkat
domiciled in Indonesia. He was appointed
menjadi Direktur Independen Perseroan
as the Company’s Independent Director
berdasarkan Akta No. 35 tanggal 12
pursuant to Deed No. 35 dated June 12,
Juni 2012. Saat ini, beliau juga menjabat
2012. He currently also serves as President
sebagai Direktur Utama PT Prima Karya
Director of PT Prima Karya Ayu Mandiri
Ayu Mandiri sejak 2006 dan Komisaris
since 2006 and Commissioner of PT
di PT Indosplash Wahana Perkasa sejak
Indosplash Wahana Perkasa since 2010.
2010. Beliau memulai kariernya sebagai
He began his career as a Sales Manager at
Sales Manager PT Milan Mulia (1989-
PT Milan Mulia (1989-1992), Corporate
1992), Corporate A&P Manager Orang
A&P Manager at Orang Tua Group
Tua Group (1992-1998), dan General
(1992-1998), and General Manager at
Manager PT Domindo Inkoprato (1998-
PT Domindo Inkoprato (1998-2006). He
2006). Beliau menyelesaikan pendidikan
graduated with a Bachelor’s degree from
S1 dari Institut Pertanian Bogor, jurusan
Bogor Agricultural University, majoring
Teknologi Pangan pada 1989.
in Food Technology in 1989.
TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN
CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY
Jo Tjong Seng
Direktur Independen
Independent Director
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
2016 Annual Report
53
KILAS KINERJA 2016
FLASHBACK PERFORMANCE OF 2016
LAPORAN MANAJEMEN
Management’s Report
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
TINJAUAN UNIT PENDUKUNG BISNIS
Overview of Business Support
KOMPOSISI PEMEGANG SAHAM
Shareholders Composition
Komposisi Pemegang Saham per 31 Desember 2016
Shareholders Composition as of December 31, 2016
Nilai Nominal Rp500 per saham dan Rp200 per saham
Nominal value of Rp500 per share and Rp200 per share
Jumlah Saham /
Number of
Shares
PEMEGANG SAHAM
Jumlah Nominal /
Nominal Amount
(Rp)
Persentase /
Percentage
SHAREHOLDERS
Modal Dasar
Authorized Capital
Saham seri A - Nilai Nominal Rp500
135,000,000
67,500,000,000
Series A Share - Nominal Value of Rp500
Saham seri B - Nilai Nominal Rp200
4,652,500,000
930,500,000,000
Series B Share - Nominal Value of Rp200
Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
Issued and Fully Paid Capital
Saham seri A
Masyarakat ( kepemilikan dibawah 5%)
- Nilai Nominal Rp500
Series A Share
135,000,000
67,500,000,000
4.19%
Public (Shares ownership under 5%) Nominal Value of Rp500
667,518,939
133,503,787,800
20.74%
PT Tiga Pilar Corpora
Saham seri B
PT Tiga Pilar Corpora
Series B Share
JPMCB NA RE-Trophy Investors I Ltd
300,275,155
60,055,031,000
9.33%
JPMCB NA RE-Trophy Investors I Ltd
Trophy 2014 Investor Limited
292,600,000
58,520,000,000
9.09%
Trophy 2014 Investor Limited
Primanex Pte Ltd
212,000,000
42,400,000,000
6.59%
Primanex Pte Ltd
Morgan Stanley and Co. LlLC- Client
Account
209,820,700
41,964,140,000
6.52%
Morgan Stanley and Co. LlLC- Client
Account
Pandawa Treasures Pte. Ltd
173,710,133
34,742,026,600
5.40%
Pandawa Treasures Pte. Ltd
Primanex Limited
173,114,557
34,622,911,400
5.38%
Primanex Limited
Masyarakat ( kepemilikan dibawah 5%)
- Nilai Nominal Rp200
1,054,560,516
210,912,103,200
32.76%
Public (Shareownership under 5%) Nominal Value of Rp200
JUMLAH MODAL DITEMPATKAN
DAN DISETOR PENUH
3,218,600,000
684,220,000,000
100.00%
TOTAL ISSUED AND FULLY PAID
CAPITAL
Institusi / Institution
Asing / Foreign
Domestik / Domestic
Individual / Individual
Asing / Foreign
Domestik / Domestic
Total pemegang saham /
Total shareholders
54
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
Laporan Tahunan 2016
Jumlah Orang /
Total Shareholders
193
136
329
Jumlah Orang /
Total Shareholders
33
3458
3491
3820
(%)
59%
41%
(%)
1%
99%
Jumlah Lembar Saham /
Total Shares
2,096,131,091
945,500,589
3,041,631,680
Jumlah Lembar Saham /
Total Shares
6,202,400
170,765,920
176,968,320
3,218,600,000
(%)
69%
31%
(%)
4%
96%
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
TATA KELOLA PERUSAHAAN
GOOD CORPORATE GOVERNANCE
TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN
CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY
Kepemilikan Saham Dewan Komisaris dan Direksi
Shares Ownership of Board of Commissioners and Board of Directors
Tidak ada anggota Dewan Komisaris maupun Direksi yang
There is no member of Board of Commissioners and Board of
memiliki saham Perseroan.
Directors who owns the Company’s shares.
Struktur Kepemilikan Saham
Shareholding Structure
Pemegang Saham PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk tertanggal 31 Desember 2016.
The shareholders of PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk as of December 31, 2016
PT Tiga Pilar
Corpora
JPMCB NA
RE-Trophy
Investors I
Ltd
Trophy 2014
Investor
Limited
Primanex Pte
Ltd
Morgan
Stanley and
Co. LLC- Client
Account
Pandawa
Treasures
Pte. Ltd
Primanex
Limited
Masyarakat /
Public
20.74%
9.33%
9.09%
6.59%
6.52%
5.40%
5.38%
36.96%
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
2016 Annual Report
55
KILAS KINERJA 2016
FLASHBACK PERFORMANCE OF 2016
LAPORAN MANAJEMEN
Management’s Report
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
TINJAUAN UNIT PENDUKUNG BISNIS
Overview of Business Support
Kronologi Pencatatan Saham
Share-Listing Chronology
Tindakan Korporasi
Sebelum Penawaran Umum Perdana
Saham
Penawaran Umum Perdana Saham
Konversi Hutang I
Sebelum Penawaran Umum Terbatas I
Penawaran Umum Terbatas I
Konversi Obligasi II
Sebelum Penawaran Umum Terbatas II
Penawaran Umum Terbatas II
Sebelum Penawaran Umum Terbatas III
Tanggal Pencatatan /
Listing Date
Saham Baru /
New Share
Jumlah Saham /
Total Share
Corporate Action
-
0
90,000,000
Before Initial Public Offering
11 Juni 1997 /
June 11, 1997
45,000,000
135,000,000
Initial Public Offering
5 September 2002 /
September 5, 2002
230,000,000
365,000,000
Bond Conversion I
-
0
365,000,000
Before Limited Public Offering I
7 November 2003 /
November 7, 2003
547,500,000
912,500,000
Limited Public Offering I
13 Maret 2008 /
March 13, 2008
132,500,000
1,045,000,000
Bond Conversion II
-
0
1,045,000,000
Before Limited Public Offering II
14 Mei 2008 /
May 14, 2008
627,000,000
1,672,000,000
Limited Public Offering II
-
0
1,672,000,000
Before Limited Public Offering III
8 Desember 2011 /
December 8, 2011
1,254,000,000
2,926,000,000
Limited Public Offering III
Sebelum Penawaran Modal Tanpa
Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu
(PMTHMETD)
-
0
2,926,000,000
Before Capital Offering without
Preemptive Rights
Setelah Penawaran Modal Tanpa
Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu
(PMTHMETD)
1 Oktober 2014 /
October 1, 2014
292,600,000
3,218,600,000
After Capital Offering without
Pre-emptive Rights
Penawaran Umum Terbatas III
Sampai dengan 31 Desember 2016, jumlah Modal Ditempatkan
As of December 31, 2016, total Issued and Fully Paid Capital of
dan Disetor Penuh Perseroan tercatat sebesar Rp684,22 miliar.
the Company was Rp684.22 billion.
Kronologi Pencatatan Efek Lainnya
Other Securities Listing Chronology
Perseroan tidak menerbitkan efek lainnya sehingga informasi
The Company did not issue any other securities; hence, there
mengenai kronologi pencatatan efek lainnya tidak dapat
is no information regarding other securities listing chronology
ditampilkan.
to be disclosed.
56
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
Laporan Tahunan 2016
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
TATA KELOLA PERUSAHAAN
GOOD CORPORATE GOVERNANCE
TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN
CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY
STRUKTUR GRUP PERUSAHAAN
Company Group Structure
FOOD
PT Tiga Pilar Sejahtera (”TPS”)
99.9%
RICE
PT. Dunia Pangan (“DP”)
70%
PT. Poly Meditra Indonesia (“PMI”)
99.9%
PT. Balaraja Bisco Paloma (“BBP”)
99.9%
PT. Jatisari Srirejeki (“JSR”)
99.9%
PT. Indo Beras Unggul (“IBU”)
99.9%
PT. Putra Taro Paloma (“PTP”)
99.9%
PT. Subafood Pangan Jaya (“SPJ”)
99.9%
PT. Surya Cakra Sejahtera (“SCS”)
98.3%
PT. Sukses Abadi Karya Inti (“SAKTI”)
99.9%
PT. Tani Unggul Usaha (“TUU”)
99.9%
PT. Swasembada Tani Selebes (“STS”)
99.9%
PT. Patra Power Nusantara (“PPN”)
99.9%
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
2016 Annual Report
57
KILAS KINERJA 2016
FLASHBACK PERFORMANCE OF 2016
LAPORAN MANAJEMEN
Management’s Report
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
TINJAUAN UNIT PENDUKUNG BISNIS
Overview of Business Support
INFORMASI ANAK PERUSAHAAN
Information on Subsidiaries
Persentase
Kepemilikan
Saham / Share
Ownership
Percentage
Total Aset /
Total Assets
(Rp juta / Rp
million)
PT Tiga Pilar Sejahtera (TPS)
99.90%
2,099,316
PT Poly Meditra Indonesia (PMI)
99.90%
748,929
PT Balaraja Bisco Paloma (BBP)
99.90%
1,271,882
PT Patra Power Nusantara (PPN)
99.90%
191,830
PT Dunia Pangan (DP)
70.00%
4,526,302
Nama Anak Perusahaan /
Name of Subsidiaries
Bidang Usaha / Line of Business
Status Operasi /
Operating Status
Industri dan Perdagangan Mie
Noodle Industry and Trade
Telah Beroperasi
Operating
Industri Pembuatan dan Penjualan
Makanan Ringan
Snack Producer and Sales Industry
Telah Beroperasi
Operating
Makanan Olahan
Processed Food
Telah Beroperasi
Operating
Pembangkit Listrik
Power Plant
Telah Beroperasi
Operating
Perdagangan dan Industri
Trade and Industry
Telah Beroperasi
Operating
PT TIGA PILAR SEJAHTERA (TPS)
PT TIGA PILAR SEJAHTERA (TPS)
PT Tiga Pilar Sejahtera didirikan sejak 1992 secara legal di Sragen
PT Tiga Pilar Sejahtera was legally established in 1992 in Sragen,
dengan ruang lingkup kegiatan meliputi bidang perindustrian
of which business scopes cover the industrial and trading fields.
dan perdagangan. Produk utama TPS adalah mie dan bihun,
The main products of TPS are noodles and vermicelli, which
berupa mie kering, bihun kering, mie instan dan bihun instan
include dried noodles, dried vermicelli and instant noodles and
dengan merek dagang Ayam 2 Telor, Superior, Filtra, Kurma,
instant vermicelli with brands such as Ayam 2 Telor, Superior,
Spider, Bihunku, dan Mie Kremezz.
Filtra, Kurma, Spider, Bihunku, and Mie Kremezz.
PT POLY MEDITRA INDONESIA (PMI)
PT POLY MEDITRA INDONESIA (PMI)
PMI didirikan sejak 1994 di Jakarta dan diakuisisi oleh Perseroan
PMI was established since 1994 in Jakarta and acquired by
pada 2008. PMI bergerak di bidang industri pembuatan dan
the Company in 2008. PMI engages in the industry of snack
penjualan makanan ringan. Produknya termasuk biskuit, wafer
production and sales. Its products include biscuits, wafer sticks,
stick, dan permen dengan merek dagang Growie, Pio, dan
and candies, with trademark brands of Growie, Pio and Gulas.
Gulas.
PT BALARAJA BISCO PALOMA (BBP)
PT BALARAJA BISCO PALOMA (BPP)
BBP merupakan produsen makanan olahan yang didirikan pada
BBP was established in 2011 as a processed food producer.
2011. Saat ini, BBP memiliki beberapa entitas anak, yaitu PT
Currently, BBP owns several subsidiaries, namely PT Putra Taro
Putra Taro Paloma (PTP), PT Subafood Pangan Jaya (SPJ), dan
Paloma (PTP), PT Subafood Pangan Jaya (SPJ) and PT. Surya
PT Surya Cakra Sejahtera. PTP memproduksi produk makanan
Cakra Sejahtera. PTP produces TARO snack which was acquired
ringan (snack) TARO yang diakuisisi dari PT Unilever Indonesia
from PT Unilever Indonesia, Tbk, with the production facilities
Tbk dengan fasilitas produksinya yang berlokasi di Bogor,
located in Bogor, Medan, and Banjarmasin.
Medan, dan Banjarmasin.
SPJ yang diakuisisi pada akhir Desember 2012 merupakan
SPJ, which was acquired at the end of December 2012, is
perusahaan perindustrian dan perdagangan dengan bihun
established as a trading and industrial company with the
jagung sebagai produksi utamanya yang dijual dengan
primary product of corn vermicelli that is sold under several
beberapa merek terkenal, antara lain: Tanam Jagung, Panen
prominent brands such as Tanam Jagung, Panen Jagung, and
Jagung, dan Pilihan Bunda.
Pilihan Bunda.
58
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
Laporan Tahunan 2016
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
TATA KELOLA PERUSAHAAN
GOOD CORPORATE GOVERNANCE
TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN
CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY
Perseroan melalui BBP mendirikan PT Sekar Tanjung Sejahtera
Through BBP, the Company established PT Sekar Tanjung
pada 21 Februari 2014. Pada 28 Oktober 2015, entitas anak
Sejahtera on February 21, 2014. On October 28, 2015, PT
Perseroan, PT Sekar Tanjung Sejahtera telah melakukan
Sekar Tanjung Sejahtera, the Company’s subsidiary, changed
perubahan nama menjadi PT Surya Capri Sejahtera (sesuai
its name to PT Surya Capri Sejahtera (pursuant to the Decision
dengan Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
of the Minister of Law and Human Rights No. AHU-0944771.
No. AHU-0944771.AH.01.02 Tahun 2015). Kemudian pada
AH.01.02 Year 2015). Later on February 12, 2016, PT Surya
12 Februari 2016, PT Surya Capri Sejahtera telah melakukan
Capri Sejahtera changed its name to PT Surya Cakra Sejahtera
perubahan nama menjadi PT Surya Cakra Sejahtera (sesuai
(pursuant to Decision of the Minister of Law and Human Rights
dengan Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia No.
No. AHU-0003043.AH.01.02 Year 2016).
AHU-0003043.AH.01.02 Tahun 2016).
PT PATRA POWER NUSANTARA (PPN)
PT PATRA POWER NUSANTARA (PPN)
PT Patra Power Nusantara (PPN) didirikan pada 2006 di Sragen
Established in Sragen in 2006, PT Patra Power Nusantara (PPN)
dan diakuisisi oleh Perseroan pada 2008. PPN bergerak di
was acquired by the Company in 2008. PPN engages in the field
bidang usaha pembangkit listrik yang menghasilkan energi uap
of power plant that produces steam with production capacity of
panas (steam) berkapasitas 50 ton per jam dan energi listrik
50 tons per hour and electrical energy with production capacity
berkapasitas 3 MW, yang digunakan dalam proses produksi,
of 3 MW, to be used in the production process, especially for
terutama mie kering dan bihun.
dried noodles and vermicelli.
PT DUNIA PANGAN (DP)
PT DUNIA PANGAN (DP)
DP didirikan sejak 2006 di Sragen, Jawa Tengah, dan diakuisisi
DP was established in Sragen, Central Java in 2006 and acquired
oleh Perseroan pada 2010. DP bergerak di bidang perdagangan
by the Company in 2010. DP engages in the field of trading
dan industri. Saat ini, DP mempunyai lima Entitas Anak yang
and industry. At present, DP owns five Subsidiaries engaging in
bergerak dalam produksi dan perdagangan beras, yaitu PT
the field of rice trading and production, namely PT Indo Beras
Indo Beras Unggul (IBU), PT Jatisari Srirejeki (JSR), PT Sukses
Unggul (IBU), PT Jatisari Srirejeki (JSR), PT Sukses Abadi Karya
Abadi Karya Inti (SAKTI), PT Tani Unggul Usaha (TUU), dan
Inti (SAKTI), PT Tani Unggul Usaha (TUU) and PT Swasembada
PT Swasembada Tani Selebes (STS). IBU didirikan tahun 2008
Tani Selebes (STS). IBU was established in 2008 and has been
dan mulai beroperasi sejak Juni 2010. JSR diakuisisi pada akhir
operating since June 2010. JSR was acquired at the end of 2010
2010. Sejak akhir November 2012, SAKTI menjadi Entitas Anak
while SAKTI became an indirect Subsidiary of the Company
tidak langsung Perseroan. Perseroan melalui DP mendirikan PT
since the end of November 2012. Through DP, the Company
Tani Unggul Usaha (TUU) pada Juli 2014 dan PT Swasembada
established PT Tani Unggul Usaha (TUU) in July 2014 and PT
Tani Selebes (STS) pada Desember 2014.
Swasembada Tani Selebes (STS) in December 2014.
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
2016 Annual Report
59
KILAS KINERJA 2016
FLASHBACK PERFORMANCE OF 2016
LAPORAN MANAJEMEN
Management’s Report
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
TINJAUAN UNIT PENDUKUNG BISNIS
Overview of Business Support
INFORMASI alamat KANTOR PUSAT
DAN ANAK PERUSAHAAN
Information on Head Office and Subsidiaries Addresses
Kantor Pusat / Head Office
Entitas Anak / Subsidiaries
Gd. Plaza Mutiara Lt. 16 Suite 1601,
PT Tiga Pilar Sejahtera
Jl. Dr. Ide Anak Agung Gde Agung Kav. E.1.2
Jl. Grompol Jambangan Km. 5.5
No. 1&2
Desa Sepat Kecamatan Masaran
Kawasan Mega Kuningan, Kel. Kuningan Timur,
Kabupaten Sragen, Sragen 57282
Kec. Setiabudi, Jakarta Selatan – 12950
Telepon : +62 21 57956768
PT Patra Power Nusantara
Faksimili : +62 21 57853456
Jl. Grompol Jambangan KM 5,5
Surat Elektronik : [email protected]
Dukuh Tekirejo, Desa Sepat
Kecamatan Masaran, Sragen 57282
PT Poly Meditra Indonesia
Jl. Solo-Tawangmangu Km 9.9, RT 02/07 Jumok
Desa Jaten, Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar 57771
PT Balaraja Bisco Paloma
Kampung Pasir Kalong RT. 02/RW. 01
Desa Cibadak, Kecamatan Cikupa
Kabupaten Tangerang, Banten 15710
PT Dunia Pangan
Jl. Solo Sragen Km.16
Desa Sepat, Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen
60
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
Laporan Tahunan 2016
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
TATA KELOLA PERUSAHAAN
GOOD CORPORATE GOVERNANCE
TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN
CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY
Jaringan Distribusi
Distribution Network
TPSF terus memperluas jaringan distribusi agar produk hasil
TPSF continues to expand its distribution network to bring
produksi Perseroan dapat lebih dekat dengan konsumen.
products that the Company produces closer to the consumers.
Saat ini, Perseroan memiliki 74 grup distributor di 171 kota
At present, the Company has 74 distributor groups in 171 cities
yang tersebar di Sumatra, Jawa, Nusa Tenggara, Kalimantan,
across Sumatra, Java, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi,
Sulawesi, Maluku, dan Papua dengan total sekitar 193.568
Maluku, and Papua with 193,568 total outlets.
outlet.
Lokasi usaha pengolahan makanan terletak di Sragen – Jawa
Food processing factories are located in Sragen – Central Java,
Tengah, Tangerang, Bogor, Medan, serta Banjarmasin.
Tangerang, Bogor, Medan, and Banjarmasin.
Lokasi usaha pengolahan beras terletak di Cikarang dan
Rice processing factories are located in Cikarang and Cikampek
Cikampek - Jawa Barat dan Sragen - Jawa Tengah.
- West Java and Sragen – Central Java.
18
20
1
38
77
13
4
Angka-angka di atas merupakan jumlah kota distribusi Perseroan di masing-masing pulau.
The above figures represent the number of distribution cities of the Company in each island.
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
2016 Annual Report
61
KILAS KINERJA 2016
FLASHBACK PERFORMANCE OF 2016
LAPORAN MANAJEMEN
Management’s Report
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
TINJAUAN UNIT PENDUKUNG BISNIS
Overview of Business Support
LEMBAGA PROFESI PENUNJANG PASAR MODAL
Capital Market Supporting Professionals and Institutions
Kantor Akuntan Publik / Public Accounting Firm
Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar & Rekan
Alamat / Address
Telp / Phone
Fax
Website
Jasa yang Diberikan /
Services Rendered
Biaya / Fee
Periode Penugasan /
Period of Service
Plaza ASIA Level 10
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 59, Jakarta 12190
+62 21 51401340
+62 21 51401350
www.rsm.id
Memeriksa dan memastikan bahwa Laporan Keuangan Perseroan telah disajikan sesuai dengan standar akuntansi
yang berlaku, dengan hasil akhir berupa opini auditor terhadap Laporan Keuangan Perseroan.
To review and ensure that the Company’s Financial Statements have been presented in accordance with the
prevailing accounting standards with final results in the form of auditor’s opinion on Financial Statements.
Rp650,000,000
Per periode pelaporan
Per reporting period
Lembaga Pemeringkat Efek / Rating Agency
PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO)
Alamat / Address
Telp / Phone
Fax
Website
Jasa yang Diberikan /
Services Rendered
Biaya / Fee
Periode Penugasan /
Period of Service
Panin Tower-Senayan City 17th Floor
Jl. Asia Afrika Lot 19. Jakarta 10270, Indonesia
+62 21 72782380
+62 21 72782370
www.pefindo.com
Pekerjaan Jasa Pemeringkatan atas Perusahaan dan/atau Sukuk Ijarah TPS Food II Tahun 2016
Rating services on the Company and/or Sukuk Ijarah of TPS Food II Year 2016
Rp750,000,000
2013, 2014, 2015, 2016
Biro Administrasi Efek / Share Registrar
PT Sinartama Gunita
Alamat / Address
Telp / Phone
Fax
Website
Jasa yang Diberikan /
Services Rendered
Biaya / Fee
Periode Penugasan /
Period of Service
Sinarmas Land Plaza Menara 1 Lantai 9
Jl. M. H. Thamrin No. 51, Jakarta 10350
+62 21 3922332
+62 21 3923003
www.sinartama.co.id
Mengelola administrasi saham atau mencatat daftar pemegang saham Perseroan
Manage share administration or record the Company’s shareholders list
Rp20,000,000
Sejak IPO sampai sekarang
Since IPO until now
Daftar Bank / List of Banks
62
1
Citibank NA
6
PT Bank UOB Indonesia Tbk
2
JP Morgan Chase Bank, N.A
7
PT BRI Multifinance Indonesia
3
PT Bank DBS Indonesia
8
PT SMFL Leasing Indonesia
4
PT Bank Maybank Indonesia Tbk
9
Standard Chartered Bank
5
PT Bank Rabobank International Indonesia
10
The Bank of Tokyo - Mitsubishi UFJ, Limited
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
Laporan Tahunan 2016
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
TATA KELOLA PERUSAHAAN
GOOD CORPORATE GOVERNANCE
TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN
CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY
TINJAUAN UNIT
PENDUKUNG BISNIS
Overview of Business Support unit
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
2016 Annual Report
63
KILAS KINERJA 2016
FLASHBACK PERFORMANCE OF 2016
LAPORAN MANAJEMEN
Management’s Report
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
TINJAUAN UNIT PENDUKUNG BISNIS
Overview of Business Support
SIA
NU
A
M
A
Y
A
D
R
SUMBE
rces
Human Resou
Dalam menghadapi era globalisasi, semua kegiatan bisnis
In the face of globalization era, all industries will encounter
akan dihadapkan pada tantangan yang semakin besar
increasingly tougher challenges in its efforts to strengthen
dalam mewujudkan eksistensinya. Fluktuasi ekonomi dan
its existence. The fluctuating economy and fast-growing
pesatnya perkembangan teknologi juga berdampak pada
technology also add to the many challenges that must be
semakin beratnya tantangan sebuah perusahaan dalam
overcome by a company in achieving its long-term targets
mencapai tujuan jangka panjang atau keuntungan yang
or in generating sustainable profit. As a response to this
berkelanjutan. Menghadapi kondisi tersebut, perusahaan
situation, the company is encouraged to adapt to the
dituntut untuk beradaptasi dengan perubahan lingkungan
dynamic business environment that is more competitive
bisnis yang semakin kompetitif melalui transformasi
through company transformation. One of the driving forces
perusahaan. Salah satu pendukung proses transformasi
to the company’s transformation process is competitive
perusahaan adalah sumber daya manusia yang kompetitif.
human resources.
Sumber Daya Manusia (SDM) adalah faktor sentral dalam
Human Resources plays a central role in a company whose
sebuah perusahaan. Keberadaannya diperlukan di berbagai
presence is required across lines of business. Therefore,
lini perusahaan. Untuk itu, diperlukan pengintegrasian
the function of employee shall be integrated with the
fungsi karyawan dengan strategi bisnis perusahaan.
company’s business strategy. In addition to an integrated
Di samping manajemen sumber daya manusia yang
human
terintegrasi, Perseroan memiliki tata cara, kebiasaan,
established a procedure, habit, and regulation as part of
dan aturan dalam mencapai visi dan misinya. Tata cara,
its efforts to achieve its vision and mission. The procedure,
kebiasaan, dan aturan tersebut tercermin dalam nilai-nilai
habit, and regulation are reflected on the Company’s values
Perusahaan yang diterapkan secara terus menerus, mulai
that have been continuously applied by all employees, from
dari level pimpinan hingga staf Perseroan, yang kemudian
leader to the staff level, which ultimately develops into a
menjadi budaya perusahaan. Kinerja perusahaan yang
corporate culture. The company’s robust performance is
tinggi tentunya tidak terlepas dari budaya perusahaan yang
certainly inseparable from excellent corporate culture and
baik dan jiwa kepemimpinan yang bertanggung jawab
responsible leadership quality possessed by its employees.
yang dimiliki karyawannya.
64
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
Laporan Tahunan 2016
resources
management,
the
Company
has
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
TATA KELOLA PERUSAHAAN
GOOD CORPORATE GOVERNANCE
TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN
CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY
Perseroan percaya bahwa SDM adalah bagian dari aset penting
The Company believes that HR is part of the key assets that
yang memberikan kontribusi besar dalam persaingan bisnis
will give significant contribution in the company’s business
perusahaan. Oleh karena itu, Perseroan secara berkelanjutan
competition. On top of that, the Company has sustainably
mengembangkan manajemen sumber daya manusia yang baik
developed good human resources management through a
melalui serangkaian proses, diantaranya perekrutan karyawan,
series of processes, among others, employee recruitment,
penilaian kinerja, pemberian remunerasi, pelaksanaan program
performance assessment, remuneration provision, training
pelatihan, dan pengembangan karier.
program organization, and career development.
Profil Sumber Daya Manusia
Human Resources Profile
Perseroan dan anak perusahaan memiliki karyawan sebanyak
The Company and its subsidiaries recorded a total of 8,100
8.100 karyawan pada 2016. Jumlah ini menurun dibandingkan
workforce in 2016. This number decreased compared to
dengan 2015 yang berjumlah 12.267 karyawan. Penurunan
12,267 people in 2015 because of the company’s divestment
ini merupakan dampak dari adanya divestasi usaha TPS Palm
in TPS Palm Oil business. Throughout 2016, the Company
Oil. Sepanjang 2016, Perseroan telah merekrut tenaga-
has recruited professional workers that are expert in the fields
tenaga profesional yang memiliki pengalaman di bidang yang
required by the Company (prohire).
dibutuhkan Perusahaan (prohire).
Berikut rincian mengenai perkembangan komposisi karyawan
The following is the details on the development of employee
yang diklasifikasikan berdasarkan level organisasi, usia, tingkat
composition classified by level of organization, age, educational
pendidikan, jenis kelamin, dan status kepegawaian.
level, gender, and employment status.
Komposisi karyawan berdasarkan level organisasi
Employee composition by level of organization
Uraian
2016
2015
Description
Manajer dan Manajer Senior
109
143
Manager and Senior Manager
Supervisor
387
531
Supervisor
1,119
1555
Staff
Staf
Pelaksana/Operasional
2,650
3,465
Executive/Operational
Jumlah
4,265
5,694
Total
Pelaksana/Operasional (Outsourcing)
3,835
6,573
Executive/Operational (Outsourcing)
Jumlah Total
8,100
12,267
Grand Total
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
2016 Annual Report
65
KILAS KINERJA 2016
FLASHBACK PERFORMANCE OF 2016
LAPORAN MANAJEMEN
Management’s Report
TINJAUAN UNIT PENDUKUNG BISNIS
Overview of Business Support
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
Employee composition by age
Komposisi karyawan berdasarkan usia
Uraian
2016
≤ 25 Thn
2015
Description
908
1,142
≤ 25 years old
26 Thn - ≤ 35 Thn
2,150
2,768
26 years old - ≤ 35 years old
36 Thn - ≤ 45 Thn
994
1,404
36 years old - ≤ 45 years old
> 46 Thn
213
380
> 46 years old
Jumlah
4,265
5,694
Total
Umur OS (26-35 th)
3,835
6,573
OS Age (26-35 years old
Jumlah Total
8,100
12,267
Grand Total
Komposisi karyawan berdasarkan tingkat pendidikan
Uraian
Employee composition by educational level
2016
2015
Description
Undergraduate, Postgraduate, and
S1, S2, dan S3
606
769
Diploma
224
271
Diploma
SMA
3,435
4,654
High School
Jumlah
4,265
5,694
Total
3,835
6,573
8,100
12,267
Pendidikan OS
(SMA atau lebih rendah)
Jumlah Total
2016
Manajer dan Manajer Senior
OS Education
(High School or below)
Grand Total
Employee composition by gender
Komposisi karyawan menurut jenis kelamin
Uraian
Doctorate Degree
Pria /
Male
2015
Wanita /
Female
Pria /
Male
Description
Wanita /
Female
86
23
119
24
Manager and Senior Manager
Supervisor
283
104
421
110
Supervisor
Staf
759
360
1,164
391
Staff
Pelaksana/Operasional
1,502
1,148
2,316
1,149
Executive/Operational
Jumlah
2,630
1,635
4,020
1,674
Pelaksana/Operasioal
(outsorcing)
Jumlah Total
1,655
2,180
3,274
3,299
4,285
3,815
7,294
4,973
Komposisi karyawan berdasarkan status kepegawaian
Uraian
Permanen
Total
Executive/Operational
(Outsourcing)
Grand Total
Employee composition by gender
2016
2015
Description
3,910
4,318
Permanent
Kontrak
355
1,376
Contract
Jumlah
4,265
5,694
Total
Outsourcing
3,835
6,573
Outsourcing
Jumlah Total
8,100
12,267
Grand Total
66
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
Laporan Tahunan 2016
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
TATA KELOLA PERUSAHAAN
GOOD CORPORATE GOVERNANCE
TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN
CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY
Proses Rekrutmen dan Seleksi Karyawan
Recruitment Process and Employee Selection
Salah satu kunci utama dalam membentuk SDM yang unggul
Employee recruitment and selection process is one of the
terletak pada proses rekrutmen dan seleksi karyawan. Pada
primary keys to build an excellent human resources. During
proses rekrutmen, Departemen Sumber Daya Manusia bekerja
the recruitment process, the Human Resources Department
sama dengan departemen lain untuk mencari tenaga kerja
cooperates with other departments to seek candidates that
sesuai dengan kualifikasi yang dibutuhkan, sedangkan pada
meet the required qualification, while during the selection
proses seleksi, dilakukan penyaringan melalui wawancara, tes,
process, the candidates will be shortlisted through interview
dan menyelami latar belakang pelamar.
and test to understand more about the applicants’ background.
Sepanjang 2016, Perseroan melakukan perekrutan sebanyak
Throughout 2016, the Company has recruited 511 employees
511 karyawan. Perseroan mengadakan orientasi bagi seluruh
and held orientation program for all new employees so that
karyawan baru agar mendapatkan gambaran tentang bidang
they can receive the general picture about the job field and
pekerjaan dan pengarahan terkait budaya Perseroan.
explanation on the Company’s culture.
Penilaian Kinerja
Performance Assessment
Penilaian kinerja karyawan adalah sistem yang digunakan
Employee performance evaluation is a system used to assess
untuk menilai dan mengetahui kesesuaian pelaksanaan kerja
and identify the conformity between work performance of an
yang dilakukan seorang karyawan dengan tugas dan tanggung
employee with their duties and responsibilities. This is as part
jawabnya. Hal ini merupakan upaya untuk menilai prestasi
of the efforts to assess the employee’s achievement in order to
dengan tujuan meningkatkan produktivitas karyawan maupun
improve productivity of both the employees and the company.
perusahaan.
Pengukuran penilaian kinerja karyawan yang digunakan
The Company assesses its employees’ performance by using
Perseroan adalah metode Key Performance Indicator (KPI) yang
Key Performance Indicator (KPI) method every six months.
dilakukan setiap enam bulan sekali. Melalui metode KPI, kinerja
Through this KPI method, the performance of each employee
setiap karyawan dapat dievaluasi secara lebih objektif dan
can be evaluated more objectively and measurably.
terukur.
Remunerasi
Remuneration
Perseroan menerapkan sistem remunerasi berbasis kompetensi
The Company implements a competency-and-performance
dan kinerja. Total remunerasi karyawan TPSF sepanjang 2016
based remuneration system. Total remuneration of TPSF
adalah Rp174,67 miliar, mengalami peningkatan sebesar
employees throughout 2016 amounted to Rp174.67 billion,
1,02% dari tahun 2015 sebesar Rp172,91 miliar.
which increased by 1.02% from 2015 at Rp172.91 billion.
Pengembangan Karier
Career Development
Perseroan memberikan kesempatan yang sama bagi setiap
The Company provides equal opportunity for each employee
karyawan untuk mengembangkan kariernya dalam bidang
to develop their career in their respective field based on the
masing-masing berdasarkan kompetensi yang dimiliki. Proses
competency that they possess. Adaptation process and
adaptasi dan kemampuan berkomunikasi mutlak diperlukan
communication skills are highly required for each candidate to
setiap calon karyawan untuk menunjang kinerjanya di
support their performance in work environment. The Company
lingkungan kerja. Perseroan juga mendorong karyawan baru
also encourages the new employees to have open and positive
untuk berpikir terbuka dan positif dan membekali mereka
mind while giving them intensive knowledge on their job
dengan pemahaman tugas yang baik sebagai langkah awal
description as a starting activity before working.
dalam bekerja.
Salah satu bentuk pengembangan karier yang dilakukan adalah
One of the forms of career development is employee
promosi karyawan yang juga merupakan bentuk penghargaan
promotion, which is also part of the Company’s appreciation
atas kinerja yang baik bagi karyawan yang mendapatkannya.
for excellent performance of the qualified employees. This job
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
2016 Annual Report
67
KILAS KINERJA 2016
FLASHBACK PERFORMANCE OF 2016
LAPORAN MANAJEMEN
Management’s Report
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
TINJAUAN UNIT PENDUKUNG BISNIS
Overview of Business Support
Promosi jabatan ini berlaku di seluruh elemen perusahaan,
promotion applies to all elements of the company, from the top
baik pada level top management, level senior, maupun level
management, senior to medium level. This promotion provides
medium. Promosi ini memberikan kesempatan bagi setiap
opportunity for each employee to continuously develop as well
karyawan untuk terus berkembang dan mendorong karyawan
as encourages them to improve or be more enthusiastic in
untuk lebih baik atau lebih bersemangat dalam melakukan
doing any work in the company’s environment.
suatu pekerjaan dalam lingkungan perusahaan.
Pelatihan dan Pengembangan Kompetensi SDM
HR Competency Development and Training
Dalam rangka meningkatkan kompetensi dan kualitas SDM,
In order to enhance the competency and quality of HR, the
Perseroan senantiasa mengadakan program-program pelatihan
Company continues to conduct employee training and
dan pengembangan karyawan. Pelatihan dilaksanakan dengan
development programs. The training is held by implementing
menerapkan asas persamaan kesempatan bagi semua karyawan
equality principles by providing opportunities for all employees
sesuai kebutuhan pelatihan masing-masing yang telah dianalisis
based on analysis results on training needs of each employee
dan atas rekomendasi pimpinan karyawan. Sepanjang 2016,
as well as recommendations from the employees’ supervisors.
Perseroan telah melaksanakan 518 kegiatan pelatihan dengan
Throughout 2016, the Company has carried out 518 training
jumlah peserta secara kumulatif mencapai 30.252 karyawan.
activities with total accumulative participants of 30,252
employees.
Selain pelatihan rutin, Perseroan memiliki lembaga pendidikan
In addition to routine training, the Company has human resources
dan pelatihan sumber daya manusia bernama TPS Academy
education and training institution known as TPS Academy that
yang berfokus pada pengembangan potensi dan kompetensi
focuses on the development of potential and competency of
karyawan secara konsisten dan berkesinambungan.
employees in a consistent and continuous manner.
TPS Academy bertanggung jawab atas kegiatan pelatihan
TPS Academy is responsible for providing human resources
dan pengembangan sumber daya di lingkungan TPSF seperti
training and development activities in TPSF environment, such
TPS Values, Pelatihan Teknis, Pendidikan Sales & Marketing,
as TPS Values, Technical Training, Sales & Marketing Education,
Program Pengembangan Karir, serta Crafting Future Leaders.
Career Development Program, and Crafting Future Leaders.
TPS Academy juga sedang mengembangkan pembelajaran
TPS Academy is also developing E-learning program where this
berbasis E-learning. E-learning system ini akan menggabungkan
system will combine various media as a learning platform, from
berbagai media untuk pembelajaran, mulai dari teks, video,
text, video, online interactive test, and others.
online interactive test, dan lain-lain.
Kegiatan yang dilaksanakan TPS Academy sepanjang 2016
The activities conducted by TPS Academy throughout 2016 are
adalah sebagai berikut:
as follows:
• TPS Value & TPS People We Want Reintroduction
• TPS Value & TPS People We Want Reintroduction
Training
Training
Sepanjang 2016, sejumlah karyawan baru dari seluruh
68
Throughout 2016, several new employees across Indonesia
Indonesia menjalani pelatihan 5 Nilai Inti TPS dan 7 Ciri
has conducted training on 5 Core Values of TPS and 7
Khas Insan TPS yang diagendakan selama dua hari.
Unique Characters of TPS People for two days.
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
Laporan Tahunan 2016
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
TATA KELOLA PERUSAHAAN
GOOD CORPORATE GOVERNANCE
• Crafting Future Leaders
Pada
2016,
TPS
TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN
CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY
• Crafting Future Leaders
Academy
meluncurkan
Leadership
In 2016, TPS Academy launched a Leadership Development
Development Program yaitu Crafting Future Leaders.
Program called Crafting Future Leaders, which is a program
Program ini merupakan program pengembangan calon
to develop potential leaders who are the company’s internal
pemimpin yang berasal dari internal perusahaan. Pesertanya
members. The program was participated by selected
adalah 40 peserta supervisor dan manager muda yang
40 employees who hold the position as supervisors and
terpilih dari berbagai kriteria yang dipersyaratkan. Program
junior managers that have met the required criteria. The
Crafting Future Leaders dilaksanakan selama enam bulan
Crafting Future Leaders program was held for six months
dengan
yang
by adopting varied learning methods, from training class,
bervariasi, mulai dari training class, multimedia video, role
multimedia video, role play, discussion, drama, case study,
play, diskusi, drama, studi kasus, permainan, dan lain-lain .
game, and others.
menggunakan
metode
pembelajaran
• Foreman Development Program (FDP)
• Foreman Development Program (FDP)
Foreman Development Program (FDP) yang dilaksanakan
Foreman Development Program (FDP) implemented since
sejak 2015 telah melibatkan 18 orang peserta yang berasal
2015 involved 18 participants from various units of TPSF
dari berbagai unit pabrik TPSF. Pada 2016, FDP berhasil
factory. In 2016, there were 14 participants from the total of
meluluskan diantaranya 14 orang peserta dengan jumlah
12 training sessions that have passed FDP program. Besides
12 sesi pelatihan. Selain menjalani sesi pelatihan di dalam
undergoing training session, both indoor and outdoor, FDP
dan di luar kelas, peserta FDP juga harus melalui masa on
participants must also attend on job training as one of the
job training sebagai salah satu syarat kelulusan peserta.
prerequisites for the participants to pass the program.
• Supply Chain Management Development Program
• Supply Chain Management Development Program
(SC-MDP)
Program
(SC-MDP)
SC-MDP
dilaksanakan
oleh
tim
People
SC-MDP program was carried out by People Development
Development Region 1 dan tim Supply Chain TPS Rice
Region 1 team and Supply Chain TPS Rice team to five
kepada lima peserta terpilih yang merupakan lulusan
selected participants who are fresh graduates and/or
baru dan/atau karyawan dengan pengalaman kurang dari
employees having work experience of less than 2 years. This
2 tahun. Program ini diawali dengan pelatihan Bina Fisik
program begins with the Physical and Mental Development
dan Mental, diikuti dengan pelatihan di dalam kelas (on
training, followed by on class and on-site trainings, as well
class training), di luar kelas (on-site training), serta on job
as on job training.
training.
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
2016 Annual Report
69
KILAS KINERJA 2016
FLASHBACK PERFORMANCE OF 2016
LAPORAN MANAJEMEN
Management’s Report
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
• Training Functional
• Functional Training
Budaya belajar merupakan salah satu hal penting yang
TINJAUAN UNIT PENDUKUNG BISNIS
Overview of Business Support
Learning culture is one of the important things that TPS
ditanamkan TPS Academy kepada seluruh Insan TPSF. Hal
Academy strives to develop in every individual of TPSF,
ini diharapkan mampu menciptakan SDM yang kompetitif.
which is expected to create competitive HR. All through
Sepanjang 2016, pelatihan telah diberikan kepada beberapa
2016, the training has been given for several divisions,
divisi seperti Ekspor, Internal Audit, serta Trainer Pabrik TPS
such as Export, Internal Audit, and Trainers of TPS Grompol
Grompol.
Factory.
• Training Unit
• Training Unit
Selain pelatihan yang dilakukan langsung oleh TPS Academy,
In addition to trainings directly conducted by TPS Academy,
berbagai pelatihan juga dilakukan secara rutin oleh People
various trainings are also routinely held by People
Development Regional di unit-unit bisnis lainnya. Pelatihan
Development Regional in other business units. The training
yang telah dilakukan di Regional 1 sebanyak 137 jenis
that has been conducted in Region 1 consisted of 137 types
pelatihan dengan jumlah peserta 16.259 orang, serta di
of trainings participated by 16,259 people, and in Region 2
Regional 2 sejumlah 319 pelatihan dengan jumlah peserta
which consisted of 319 trainings with total participants of
12.967 orang.
12,967 people.
SDM TPS FOOD
TPS FOOD HR
Perkembangan Perseroan yang menghasilkan beragam produk
In line with the Company’s development in producing a wide
menuntut ketersediaan SDM yang semakin kompeten. Untuk
range of products, the availability of high profile human
mengakomodasi hal tersebut, TPS Food mengadakan beberapa
resources is highly required. To accommodate such needs, TPS
pelatihan, yaitu:
Food has conducted several trainings, among others:
1. Pelatihan terkait praktik Kesehatan dan Keselamatan Kerja
1. Training on Occupational Health and Safety (OHS) practice
(K3) dan 5R, diantaranya:
and 5R, among others:
• First Aider Training;
• First Aider Training;
• Induksi K3 Security;
• OHS Induction of Security;
• Pelatihan K3 Operator;
• OHS of Operator training;
• Pelatihan APAR (Alat Pemadam Api Ringan);
• APAR (Lightweight Fire Extinguisher) training;
• Pelatihan APD (Alat Pelindung Diri);
• APD (Personal Protective Equipment) training;
• Pelatihan P5M 5R (Pembicaraan 5 menit – Ringkas, Rapi,
• P5M 5R (5-minute Talk – Ringkas, Rapi, Resik, Rawat,
Resik, Rawat, Rajin);
• Pelatihan P5M SJH (Pembicaraan 5 menit - Sistem
Jaminan Halal);
Rajin) training;
• P5M SJH (5-minute Talk – Halal Assurance System)
training;
• Personal Hygiene Training;
• Personal Hygiene Training;
• Safety and Health Operator Training;
• Safety and Health Operator Training;
• Seminar Dermatitis;
• Dermatitis seminar;
• Seminar Limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun);
• B3 (Hazardous dan Toxic) Waste seminar;
• Seminar Tuberculosis;
• Tuberculosis seminar;
• Sosialisasi K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja);
• Dissemination of OHS (Occupational Health and Safety);
• Sosialisasi kesehatan dan gizi ibu hamil; dan
• Dissemination of health and nutrition for pregnant
women; and
• Sosialisasi kesehatan reproduksi.
2. Pengembangan SDM yang meliputi:
70
• Dissemination of reproductive health.
2. HR development which includes:
• Pelatihan Audit Internal;
• Internal Audit Training;
• Basic Communication Training;
• Basic Communication Training;
• Bearing Knowledge Training;
• Bearing Knowledge Training;
• Chart of Accounting Training;
• Chart of Accounting Training;
• Communication Skill Training;
• Communication Skill Training;
• E-Claim Medical Training;
• E-Claim Medical Training;
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
Laporan Tahunan 2016
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
TATA KELOLA PERUSAHAAN
GOOD CORPORATE GOVERNANCE
TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN
CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY
• Investor Relation, Handle Difficult Situation, KPI,
• Investor Relation, Handle Difficult Situation, KPI,
Performance Management, Develop Curiosity, Decisive
Performance Management, Develop Curiosity, Decisive
Skill, Work Ethic, OD (Organizational Development),
Skill, Work Ethic, OD (Organizational Development),
Gen Y Training
Gen Y Training
• Team Work Training;
• Team Work Training;
• TPS Values Training;
• TPS Values Training;
• Training of The Trainer 1;
• Training of The Trainer 1;
• Training of The Trainer 2; dan
• Training of The Trainer 2; and
• Sandwich Training.
• Sandwich Training.
3. Pelatihan
untuk
meningkatkan
produktivitas
kerja,
3. Training to improve work productivity, standardization of
standardisasi bahan baku dan kualitas produk, serta
raw material and product quality, as well as enhancement
pemantapan GKM (Gugus Kendali Mutu), diantaranya:
of Quality Control Circle (GKM), which includes:
• ESH TBT (Environment Safety Health TPS Basic Training);
• ESH TBT (Environment Safety Health TPS Basic Training);
• Excel Advance Procurement Training;
• Excel Advance Procurement Training;
• Excel Basic Training;
• Excel Basic Training;
• GKM 7 Steps Training;
• GKM 7 Steps Training;
• GKM 7 Tools A Training.
• GKM 7 Tools A Training.
• GKM 7 Tools B Training;
• GKM 7 Tools B Training;
• GMP-PH (Good Manufacturing Practices – Personal
• GMP-PH (Good Manufacturing Practices – Personal
Hygiene) Training;
• IK - SOP (Instruksi Kerja - Standard Operational
Procedure) Packing Training;
Hygiene) Training;
• IK - SOP (Work Instruction - Standard Operational
Procedure) Packing Training;
• IK (Instruksi Kerja) Roll Press Training;
• IK (Work Instruction) of Roll Press Training;
• IK (Instruksi Kerja) Screw Training;
• IK (Work Instruction) of Screw Training;
• IK-SOP (Instruksi Kerja - Standard Operational Procedure)
• IK-SOP (Work Instruction - Standard Operational
Area E series Training;
Procedure) of E series Area Training;
• Pelatihan Etos Kerja;
• Work Ethics Training;
• Pelatihan Cara Cetak – Packing;
• Training on How to Print – Packing;
• Pelatihan Cara Pack yang Standar;
• Training on How to Do Basic Packing;
• Pelatihan Cara Packing Mie;
• Training on How to Pack Noodles;
• Pelatihan Cara Penuangan TP;
• Training on How to Pour TP;
• Pelatihan Hasil Adonan;
• Training on How to Make Dough;
• Pelatihan IK (Instruksi Kerja) Ceker;
• Training on IK (Work Instruction) of Claws;
• Pelatihan IK CR (Instruksi Kerja Cooking Room);
• Training on IK CR (Work Instruction of Cooking Room);
• Pelatihan IK (Instruksi Kerja) E series;
• Training on IK (Work Instruction) of E series;
• Pelatihan IK (Instruksi Kerja) Mesin Packing;
• Training on IK (Work Instruction) of Packing Machine;
• Pelatihan IK (Instruksi Kerja) Penuangan TT;
• Training on IK (Work Instruction) of the Pouring of TT;
• Pelatihan IK (Instruksi Kerja) Pulpulyzer;
• Training on IK (Work Instruction) of Pulpulyzer;
• Pelatihan Insert Bumbu;
• Training on Insert of Spices;
• Pelatihan Kalibrasi;
• Training on Calibration;
• Pelatihan Kualitas Adonan;
• Training on Dough Quality;
• Pelatihan Kualitas Bahan Baku;
• Training on Raw Material Quality;
• Pelatihan Kualitas Bihun;
• Training on Vermicelli Quality;
• Pelatihan Kualitas Hasil Oven;
• Training to Identify Quality Baked Goods from the Oven;
• Pelatihan Kualitas Mie;
• Training on Noodle Quality;
• Pelatihan Kualitas Pack Mie;
• Training on Packed Noodle Quality;
• Pelatihan Maintenance Mesin Satake;
• Training on Satake Machine Maintenance;
• Pelatihan Penataan Mie di SF;
• Training on Noodle Organizing at SF
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
2016 Annual Report
71
KILAS KINERJA 2016
FLASHBACK PERFORMANCE OF 2016
LAPORAN MANAJEMEN
Management’s Report
TINJAUAN UNIT PENDUKUNG BISNIS
Overview of Business Support
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
• Pelatihan Pembahasan PIC;
• Training on Discussion of PIC;
• Pelatihan Penataan Bihun;
• Training on Vermicelli Organizing;
• Pelatihan Penataan Mie;
• Training on Noodle Organizing;
• Pelatihan Penataan Pack Taro;
• Training on Taro Packing Organizing;
• Pelatihan Pengoperasian Oven;
• Training on Oven Operations;
• Pelatihan PLC;
• Training on PLC;
• Pelatihan Repair and Maintenance Mesin Jahit;
• Training on Repair and Maintenance of Embroidery
Machine;
• Pelatihan TCD (TPS Career Development) Komputer;
• TCD (TPS Career Development) Training on Computer;
• Pelatihan TCD (TPS Career Development) Komunikasi;
• TCD
• Pelatihan Tingkat Kering Bihun Jagung;
• Training on Dryness Level of Corn Vermicelli;
• Seminar Heat Stress;
• Seminar on Heat Stress;
• SJH TBT (Sistem Jaminan Halal TPS Basic Training)
• SJH TBT (Halal Assurance System of TPS Basic Training)
• Sosialisasi SOP Mixer & Extru;
• Dissemination of Mixer & Extru SOP;
• Sosialisasi Intranet;
• Dissemination of Intranet;
• Sosialisasi SOP - IK E 1- 2 T;
• Dissemination of SOP - IK E 1- 2 T;
• Sosialisasi SOP & IK Screw;
• Dissemination of SOP & IK Screw;
• Sosialisasi SOP Accounting;
• Dissemination of Accounting SOP;
• Sosialisasi SOP BJ Training;
• Dissemination of BJ Training SOP;
• Sosialisasi SOP Ekstrusi1 & 2;
• Dissemination of Extrusion 1&2 SOP;
• Sosialisasi SOP Mixer;
• Dissemination of Mixer SOP;
• Sosialisasi SOP Packing;
• Dissemination of Packing SOP;
• Sosialisasi SOP Penataan Mie;
• Dissemination of Noodle Organizing SOP;
• Sosialisasi SOP Proses Bihun Pack;
• Dissemination of Packed Vermiceli Process SOP;
• Sosialisasi SOP Roll Press;
• Dissemination of Roll Press SOP;
• Sosialisasi SOP Screw;
• Dissemination of Screw SOP;
• Sosialisasi TNA, e-leaved, e-travel, e-claim;
• Dissemination of TNA, e-leaved, e-travel, e-claim;
• Pelatihan Audit Internal;
• Internal Audit Training;
• Pelatihan Audit Internal DCA (Document Control
• Internal Audit of DCA (Document Control Analysis)
(TPS
Career
Development)
Training
on
Communications;
Analysis); and
• WRP, CCP, COPQ (Cost of Poor Quality) Training.
4. Pelatihan mengenai Sistem Keamanan Pangan HACCP
4. Training on HACCP (Hazard Analysis Critical Control Point)
(Hazard Analysis Critical Control Point), diantaranya:
Food Safety System, among others:
• ISO 22000 dan HACCP Training;
• ISO 22000 dan HACCP Training;
• Safety Induction Training; dan
• Safety Induction Training; and
• Seminar Sistem Jaminan Halal.
• Halal Assurance System Seminar.
5. Pelatihan mengenai Sistem Manajemen Keselamatan
Pangan Terkait Audit Surveillance ISO 22000:2005, yaitu:
72
Training; and
• WRP, CCP, COPQ (Cost of Poor Quality) Training.
5. Training on Food Safety Management System Related to
Surveillance Audit of ISO 22000:2005, namely:
•
ISO 22000 dan Audit Internal Training ; dan
• ISO 22000 and Internal Audit Training; and
•
ISO 22000:2005 Training.
• ISO 22000:2005 Training.
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
Laporan Tahunan 2016
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
TATA KELOLA PERUSAHAAN
GOOD CORPORATE GOVERNANCE
SDM TPS RICE
TPS
Rice
TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN
CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY
TPS RICE HR
berkomitmen
membekali
SDM-nya
dengan
TPS Rice is committed to equipping its people with skills and
keterampilan dan pengetahuan sesuai dengan kebutuhan
knowledge on any matter required to support their duties
tugas dan tanggung jawab karyawan. Sepanjang 2016, TPS
and responsibilities as an employee. In 2016, TPS Rice held HR
Rice menyelenggarakan pelatihan SDM mencakup antara lain:
training which include among others:
1. Pelatihan terkait praktik Kesehatan dan Keselamatan Kerja
1. Training on Occupational Health and Safety practice (OHS)
(K3) dan 5R, diantaranya:
and 5R, among others:
• Bantuan Hidup Dasar (Medical Training);
• Basic Life Skills (Medical Training);
• Basic Safety (K3) Training;
• Basic Safety (OHS) Training;
• Emergency Response Training;
• Emergency Response Training;
• Healthy Awareness Training;
• Healthy Awareness Training;
• Pelatihan Kesehatan Reproduksi;
• Training on Reproductive Health;
• Pelatihan Tanggap Darurat;
• Emergency Response Training;
• Penanggulangan dan Pemadaman Api;
• Fire Extinction and Fighting;
• Personal Hygiene Training;
• Personal Hygiene Training;
• Safety Awareness Training;
• Safety Awareness Training;
• Safety Induction;
• Safety Induction;
• Safety Riding & Security System Training;
• Safety Riding & Security System Training;
• Training Fast Aided;
• Fast Aided Training;
• Training Keselamatan Berkendara;
• Safety Riding Training;
• Training Keselamatan Kerja Ketinggian;
• Work Safety at High Altitude Training;
• Training Manufacturing Basic Program/5R (Ringkas,
• Manufacturing Training on Basic Program/5R (Ringkas,
Rapi, Resik, Rawat, Rajin); dan
Rapi, Resik, Rawat, Rajin); and
• Training Penggunaan APAR (Alat Pemadam Api Ringan).
2. Pengembangan SDM
• Use of APAR (Lightweight Fire Extinguisher) Training;
2. HR Development
• Communication Skill Training;
• Communication Skill Training;
• Effective Communication Training;
• Effective Communication Training;
• Ms. Office Excel Training;
• Ms. Office Excel Training;
• Pelatihan Aplikasi Dasar Komputer Ms. Office;
• Ms. Office Computer Basic Application Training;
• Pelatihan Integritas;
• Integrity Training;
• Personal Branding Training;
• Personal Branding Training;
• Self Motivation and Empowering Training;
• Self Motivation and Empowering Training;
• Team Work Training;
• Team Work Training;
• Training Empowering Team; dan
• Empowering Team Training; and
• Training Kedisiplinan.
• Discipline Training
3. Pelatihan
Kerja,
3. Training to Improve Work Productivity, Standardization of
Standardisasi Bahan Baku dan Kualitas Produk, serta
Untuk
Meningkatkan
Produktivitas
Raw Materials and Product Quality, and Quality Control
Pemantapan GKM (Gugus Kendali Mutu), diantaranya:
Circle Enhancement, among others:
• Analisis Mutu Gabah dan Beras;
• Analysis of Grain and Rice Quality;
• Analisis Yellow Pada Beras;
• Yellow in Rice Analysis;
• Autonomous Maintenance Training;
• Autonomous Maintenance Training;
• Belt Conveyor Training;
• Belt Conveyor Training;
• Buhler Whitener Basic Information Training;
• Buhler Whitener Basic Information Training;
• Chemical Handling;
• Chemical Handling;
• Colour Sorter Training;
• Colour Sorter Training;
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
2016 Annual Report
73
KILAS KINERJA 2016
FLASHBACK PERFORMANCE OF 2016
LAPORAN MANAJEMEN
Management’s Report
Chat
Production/Key
TINJAUAN UNIT PENDUKUNG BISNIS
Overview of Business Support
• Effective LeadershipTraining;
• Effective LeadershipTraining;
• Flow
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
Performance
Indicator
Training;
• Flow
Chat
Production/Key
Performance
Indicator
Training;
• HSE (Health Safety Environment) Induction;
• HSE (Health Safety Environment) Induction;
• Husk Palleting & Husk Power Plant Concept;
• Husk Palleting & Husk Power Plant Concept;
• Maintenance Planning Training;
• Maintenance Planning Training;
• Maximum Productivity Training;
• Maximum Productivity Training;
• Mechanical & Electricity Training;
• Mechanical & Electricity Training;
• Overall Equipment Effectivenes (OEE) Training;
• Overall Equipment Effectiveness (OEE) Training;
• PDCA (Plan Do Check Action) Training;
• PDCA (Plan Do Check Action) Training;
• Pelatihan Aplikasi Manajemen Produksi;
• Production Management Application Training;
• Pelatihan Etos Kerja;
• Work Ethics Training;
• Pelatihan Pemahaman dan Pengenalan Penyimpanan
• Training on Understanding and Introduction of How to
GKG;
Store GKG (Dried Unhusked Paddy Rice);
• Pelatihan Pemahaman Dasar Teknik;
• Training on Basic Technical Understanding;
• Pelatihan Pengetahuan Dasar Bearing;
• Training on Basic Bearing Knowledge;
• Preventive Maintenance Training;
• Preventive Maintenance Training;
• Production Induction;
• Production Induction;
• Quality Control Induction;
• Quality Control Induction;
• Quality Improvement;
• Quality Improvement;
• Sharing Knowledge Mesin Milling Beras;
• Sharing Knowledge on Rice Milling Machine;
• Suggestion System Training;
• Suggestion System Training;
• Total Productive Maintenance Training;
• Total Productive Maintenance Training;
• Training APD;
• APD Training;
• Training Brush & Harassment;
• Brush & Harassment Training;
• Training Calibrasi;
• Calibration Training;
• Training Elektronik Rice Manufacture Approval;
• Electronic Rice Manufacture Approval Training;
• Training Intacs;
• Intacs Training;
• Training Mesin Jahit New Long;
• New Long Embroidery Machine Training;
• Training Modul Manufaktur;
• Manufacture Module Training;
• Training Modul Sourcing Intacs Dynamic;
• Sourcing Intacs Dynamic Module Training;
• Training Material Safety Data Sheet;
• Material Safety Data Sheet Training;
• Training of Trainer;
• Training of Trainer;
• Training Pengecekan Mesin & Peningkatan Kualitas
• Machine Check & Improvement of Rice Quality Training;
Beras;
• Training Proses Excellence;
• Excellence Process Training;
• Training Steps Process Improvement RMU;
• Steps Process Improvement RMU Training;
• Training Troubleshooting Accounting (Intacs Dynamics);
• Troubleshooting Accounting (Intacs Dynamics) Training;
• Workshop - PE & Rice Manufacturing Work Plan 2016;
• Workshop - PE & Rice Manufacturing Work Plan 2016;
dan
• Yield Training.
4. Pelatihan Mengenai Sistem Keamanan Pangan HACCP
74
and
• Yield Training.
4. HACCP (Hazard Analysis Critical Control Point) Food Safety
(Hazard Analysis Critical Control Point), diantaranya:
System Training, among others:
• GMP & Food Safety;
• GMP & Food Safety;
• HACCP Training;
• HACCP Training;
• Pelatihan Sistem Jaminan Halal;
• Halal Assurance System Training;
• Pengenalan GMP;
• GMP Introduction;
• Pengenalan SNI;
• SNI Introduction;
• Pest Control Training;
• Pest Control Training;
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
Laporan Tahunan 2016
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
TATA KELOLA PERUSAHAAN
GOOD CORPORATE GOVERNANCE
• Reducing Rice Glosses for Strengthening Food Security
Training;
TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN
CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY
• Reducing Rice Glosses for Strengthening Food Security
Training;
• Training Hygienis and GMP; dan
• Hygienic and GMP Training; and
• Training Knowledge Rice sesuai SNI 6128:2008.
• Knowledge Rice Training according to SNI 6128:2008.
5. Pelatihan Mengenai Sistem Manajemen Keselamatan
Pangan Terkait Audit Surveillance ISO 22000:2005,
5. Training on Food Safety Management System Related to
Audit Surveillance of ISO 22000:2005, among others:
diantaranya:
• Training Kriteria Audit ISO 22000:2005;
• Training on ISO 22000:2005 Audit Criteria;
• Training Pengenalan ISO 22000:2005; dan
• Training on ISO 22000:2005 Introduction; and
• ISO 22000 Training.
• ISO 22000 Training.
Perseroan juga berkomitmen untuk secara aktif memfasilitasi
The Company is also committed to actively providing facilities
sarana dan prasarana yang dapat mendukung pengembangan
that can support the development of employees’ potential.
potensi karyawan.
Prioritas Pengendalian Mutu
Quality Control Priority
Dunia terus berputar dan zaman terus berkembang. Perubahan
The world continues to spin around as time passes by. Changes
pasti terjadi selama manusia ingin hidupnya menjadi lebih
are inevitable so long that humans are working to improve
baik, bahkan bisa disampaikan bahwa satu-satunya hal yang
their lives, even it is safe to say that the only thing that has
tidak berubah di dunia ini adalah perubahan itu sendiri. Itulah
never changed in this world is the change itself. That is why
sebabnya inovasi menjadi begitu penting agar kita dapat
innovation is so important that we can continue to rapidly grow
terus melesat maju dan menjadi pemenang. TPSF menyadari
and come out as a winner. TPSF is aware of the importance of
pentingnya inovasi sejak awal didirikan dan telah menjadi
innovation since its inception, and it has become part of the
bagian dari DNA TPSF sejak dulu serta menjadi salah satu pilar
TPSF’S DNA since long time ago as well as one of the pillars
yang menopang dan terkandung dalam nilai-nilai TPSF. Kegiatan
that support and is contained in TPSF values. Among the many
terkait inovasi banyak dilakukan sepanjang 2016, diantaranya
innovations created throughout 2016 are related to Quality
Gugus Kendali Mutu, Sistem Saran, Cost Containment & Waste
Control Circles, Suggestion System, Cost Containment &
Reduction Program, yang dalam upaya membudayakan hingga
Waste Reduction Program. As part of the efforts to develop
semua unit bisnis maka dilaksanakan secara kompetitif dan
innovation culture in all business units, in 2016, the Company
puncaknya diapresiasi dalam acara Malam Anugerah Inovasi
held innovation contest along with with the very first event
yang pertama diadakan pada 2016.
summit called Innovation Awarding Night to appreciate the
innovations made by the employees.
Standar kualitas/mutu senantiasa menjadi prioritas Perseroan
Quality standard continues to remain as the Company’s
untuk mengimbangi perkembangan masyarakat yang juga
priority to balance the public’s development that is getting
semakin kompleks. Standar mutu Perseroan mencakup proses
more complex. The Company’s quality standard applies for
produksi, pengelolaan, dan juga mutu produk tersebut.
production process, management, and product quality. The
Peningkatan kualitas dan inisiatif karyawan juga senantiasa
improvement of quality and initiatives of employees are also
dilakukan melalui pelaksanaan kegiatan Gugus Kendali Mutu
continuously conducted through the implementation of Quality
(GKM).
Control Circles (GKM) activities.
GKM dilakukan sebagai sarana peningkatan kualitas kinerja
GKM is carried out as a means of HR performance quality
SDM yang memberikan manfaat lebih bagi Perseroan dan
improvement that offers more benefit for the Company and
karyawan. Dengan adanya program ini, kemampuan SDM
the employees. With this program, HR capacity in identifying
dalam menemukan dan memecahkan masalah dapat meningkat
and solving problems, as well as their creativity, may increase.
dengan baik dan meningkatkan kreativitas peserta. Selain itu,
In addition, this program can assist the employees in enhancing
program ini juga membantu karyawan dalam mengembangkan
their problem analysis skills by using practical statistics method
kemampuan analisis masalah dengan menggunakan metode
and quality control technique. In 2016, GKM and SS (Suggestion
statistik yang praktis dan teknik pengendalian kualitas. Pada
System) Convention was held across the Company’s Business
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
2016 Annual Report
75
KILAS KINERJA 2016
FLASHBACK PERFORMANCE OF 2016
LAPORAN MANAJEMEN
Management’s Report
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
TINJAUAN UNIT PENDUKUNG BISNIS
Overview of Business Support
2016, Konvensi GKM dan SS (Suggestion System/Sumbang
Units with the target ratio of 20% of the total employees.
Saran) dilaksanakan di seluruh Unit Bisnis Perseroan dengan
This convention is held to facilitate the employees in giving
target rasio 20% dari jumlah karyawan. Hal ini dilakukan
contribution to the company in terms of quality development.
sebagai sarana karyawan dalam memberikan kontribusi kepada
This activity includes Unit GKM Convention held in each unit
perusahaan dalam hal pengembangan kualitas. Kegiatan
and 2016 Innovation National Convention (the Company’s
tersebut meliputi Konvensi GKM Unit yang dilaksanakan
Group convention).
di masing-masing unit dan Konvensi Nasional Inovasi 2016
(konvensi Grup Perusahaan).
Pada
penyelenggaraan
Malam
Anugerah
2016
At the 2016 Innovation Awarding Night held in September
yang dilaksanakan pada bulan September 2016, Perseroan
2016, the Company presented awards to TPSF people who
memberikan penghargaan kepada insan TPSF yang telah
have created a number of innovations related to either product,
melakukan sejumlah inovasi baik inovasi produk, proses
process or ideas/suggestions, from the manufacturing to non-
maupun ide / sumbang saran, mulai dari manufacturing sampai
manufacturing sectors, such as Marketing, Finance-Accounting,
non-manufacturing, seperti Marketing, Finance-Accounting,
Research & Development (R&D), System & Technology (Systech),
Research & Development (R&D), System & Technology (Systech),
Human Resources (HR), and Sales. The award recipients at the
Human Resources (HR), dan Sales. Peraih penghargaan dalam
2016 Innovation Awarding Night consisted of 5 (five) best GKM
Malam Anugerah Inovasi 2016 terdiri dari 5 (lima) tim GKM
teams, 3 (three) people that contributed the best Suggestion
terbaik, 3 (tiga) orang penyampai Suggestion System atau
System, and 3 (three) people that contributed the best Cost
Sistem Saran (SS) terbaik, dan 3 (tiga) orang penyampai Cost
Containment (CC) and Waste Reduction Program (WRP). They
Containment (CC) and Waste Reduction Program (WRP)
are the best idea contributor and innovation creator from
terbaik. Mereka adalah pemberi ide dan inovasi terbaik dari tiap
each division and department of the Company. The winning
divisi dan departemen di Perseroan. Gugus yang menang pada
circle at the group level is then sent to participate in the GKM
tingkat grup kemudian diikutsertakan dalam kegiatan konvensi
convention and SS activities at provincial and national levels.
GKM dan SS tingkat provinsi dan nasional.
76
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
Laporan Tahunan 2016
Inovasi
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
TATA KELOLA PERUSAHAAN
GOOD CORPORATE GOVERNANCE
TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN
CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY
Kerja keras dan komitmen para peserta menunjukkan hasil yang
The hard work and commitment of the participants was fruitful
memuaskan, yaitu dengan diraihnya berbagai penghargaan di
with encouraging results as they received multiple accolades in
tingkat provinsi, antara lain:
the provincial level, among others:
1. GKM Manise dari Pabrik TPS meraih peringkat Gold dalam
1. GKM Manise from TPS Factory received Gold rating in
Konvensi Nasional Temu Karya Mutu dan Produktivitas
the National Convention of the National Productivity and
Quality Work Forum (TKMPN) in Bali
Nasional (TKMPN) di Bali
2. GKM Amet dari Pabrik PMI meraih peringkat Gold dalam
2. GKM Amet from PMI Factory received Gold rating in TKMPN
in Bali
TKMPN di Bali
3. SS Gendro dari Pabrik PMI meraih peringkat Gold dalam
3. SS Gendro from PMI Factory received Gold rating in TKMPN
in Bali
TKMPN di Bali
4. GKM One Plus dari Pabrik PMI meraih peringkat Silver
4. GKM One Plus from PMI Factory received Silver rating in the
kompetisi Konvensi Gugus Kendali Mutu Provinsi Jawa
competition of Quality Control Circles Convention in the
Tengah
Central Java Province
5. GKM Superstar dari Pabrik TPS meraih peringkat Silver
5. GKM Superstar from TPS Factory received Silver rating in
kompetisi Konvensi Gugus Kendali Mutu Provinsi Jawa
the competition of Quality Control Circles Convention in
the Central Java Province.
Tengah
6. GKM 3D dari pabrik TPS Peringkat Gold dalam kompetisi
6. GKM 3D from TPS factory received Gold rating in the
competition of Quality Control Circles Convention in the
Konvensi Gugus Kendali Mutu Provinsi Jawa Tengah
Central Java Province.
Rencana Program Pengembangan SDM Tahun
2017
HR Development Program Plan for 2017
Menjelang 2017, Perseroan telah menyusun berbagai program
Approaching 2017, the Company has developed a wide range
pengembangan karyawan untuk memenuhi kebutuhan akan
of employee development programs to meet the demand for
SDM yang unggul dan andal. Rencana program pengembangan
high-performing and reliable HR. HR development program
SDM untuk tahun 2017 sebagai berikut:
plans for 2017 are as follows:
• Memperkuat pemahaman atas Nilai Nilai Hakiki dan Budaya
• Strengthening understanding on Core Values and Corporate
Culture (TPS Values Reinforcement Program);
Perusahaan (TPS Values Reinforcement Program);
• Melanjutkan Pelatihan Kepemimpinan TPSF (Crafting Future
• Continuing TPSF Crafting Future Leader. Training method
Leader). Metode Pelatihan Crafting Future Leader mengacu
of Crafting Future Leader refers to the Concept or Principles
pada Konsep atau Prinsip Lima (5) Karakter TPS Leaders
of 5 (five) TPS Leaders Characters that all TPSF Leaders must
yang wajib dimiliki oleh seluruh Insan Pemimpin TPSF;
• Melaksanakan
program-program
MDP
(Management
Development Program) serta MT (Management Trainee);
• Menjalankan pelatihan intensif dan sistematis untuk Tim
• Building Rice Learning Center;
• Membangun Rice Learning Center;
pengembangan
and MT (Management Trainee) programs;
• Carrying out intensive and systematic trainings for Sales &
Marketing Team and Manufacturing Team;
Sales & Marketing dan Tim Manufacturing;
• Melanjutkan
embrace;
• Implementing MDP (Management Development Program)
pembelajaran
berbasis
• Continuing E-learning based module;
E-Learning;
• Membuat sistem pengembangan karir dengan lebih
• Developing a more organized career development system
terstruktur melalui promosi jabatan guna memberikan
through job promotion in order to provide opportunity
kesempatan
and motivation to the employees to accelerate their best
dan
motivasi
kepada
mengakselerasi kinerja terbaiknya.
karyawan
untuk
performance.
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
2016 Annual Report
77
KILAS KINERJA 2016
FLASHBACK PERFORMANCE OF 2016
LAPORAN MANAJEMEN
Management’s Report
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
TINJAUAN UNIT PENDUKUNG BISNIS
Overview of Business Support
TEKNOLOGI INFORMASI
Information Technology
Penerapan Teknologi Informasi (TI) saat ini diperlukan dalam
The application of information technology is currently required
dunia bisnis sebagai salah satu komponen dalam upaya
in the business world as one of the components in an attempt
memenangkan persaingan. Pengembangan TI perusahaan
to win the competition. The IT development of the company is
dilakukan secara bertahap sebelum sebuah sistem holistik atau
conducted in stages before the development of a comprehensive
menyeluruh selesai dibangun. Dalam penerapannya, rencana
or holistic system is completed. In its application, the IT strategic
strategis TI senantiasa diselaraskan dengan rencana bisnis
plans are always aligned with the company’s business plan so
perusahaan agar setiap penerapan TI dapat memberikan nilai
that each application of IT can deliver value for the company.
bagi perusahaan.
Pengembangan Sistem Teknologi Informasi
The Development of Information Technology
System
Pengembangan sistem TI dilakukan baik pada sistem yang
The development of IT system is performed both in a system
telah digunakan sebelumnya maupun sistem yang baru
that has been used before and the new system that has
diaplikasikan. Pengembangan ini dilakukan guna mendukung
been applied. The development is conducted to support the
kegiatan operasional perusahaan serta mengefisiensikan waktu
operational activities of the company as well as create efficiency
dan sumber daya manusia yang dimiliki perusahaan.
in time and human resources of the company.
Beberapa pengembangan pada software ERP yang saat ini
The currently-used ERP software has been developed by
digunakan dilakukan dengan membangun aplikasi pendukung.
building supporting applications. Among the development
Sepanjang 2016, pengembangan yang dilakukan adalah
conducted in 2016 are
sebagai berikut:
as follows:
• Mengimplementasikan Sales Force Automation sebagai
• To implement Sales Force Automation as part of the
bagian dari program utama Perseroan yang bertujuan
Company’s major programs, aimed at improving the
untuk meningkatkan penjualan produk Perseroan dengan
Company’s product sales by online supervision through
pengawasan secara online melalui aplikasi penjualan yang
sales applications running on a tablet and smartphone
berjalan pada platform smartphone dan tablet;
platform;
• Mengembangkan layanan TI berbasis work flow untuk
• To develop an IT service based on work flow to ease the
mempermudah proses approval yang dapat diakses oleh
approval process which can be accessed by employees,
karyawan, baik melalui jaringan LAN office maupun jaringan
whether through LAN network at the office or internet,
internet, sehingga lebih fleksibel dalam layanannya;
thus making it more flexible in its services;
• Membangun data warehouse sebagai tempat pengolahan
• To build a data warehouse as a place for data processing from
data dari berbagai aplikasi yang sudah diimplementasikan
various applications that have been already implemented in
dalam Perseroan. Data hasil olahan secara otomatis
the Company. Processed data is automatically sent to users
dikirimkan
kepada
user
dan
manajemen
yang
and management that require it;
membutuhkan;
• Membangun server cloud untuk document sharing guna
• To build a cloud server for document sharing in order
memudahkan kepala divisi untuk membagikan data dan
to facilitate the heads of divisions to share data and
informasi kepada lingkup pengguna dalam organisasinya,
information to the users in the scope of the organization,
termasuk apabila dibutuhkan oleh pihak eksternal, seperti
including if required by the external parties, such as external
auditor eksternal, marketing agency, dan lain-lain; serta
auditor, marketing agency, and others; as well as
78
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
Laporan Tahunan 2016
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
TATA KELOLA PERUSAHAAN
GOOD CORPORATE GOVERNANCE
TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN
CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY
• Standardisasi business process sistem ERP pada TPS Food
• Standardization of ERP system business process at TPS Food
dan TPS Rice agar sinkronisasi data dan proses data
and TPS Rice is conducted so that data synchronization and
memudahkan konsolidasi, meningkatkan efisiensi waktu,
processing can facilitate consolidation process, improve
mengurangi jumlah tenaga yang dibutuhkan untuk proses
time efficiency, reduce the amount of energy required
pengerjaannya, serta akurasi data yang dikonsolidasi dapat
in completing the work process, as well as enhance the
dipertanggungjawabkan.
accuracy of the consolidated data so as to be accounted for.
Selain itu, saat ini teknologi informatika telah berkembang
In addition, current information technology has developed
dengan berbagai sistem yang diciptakan untuk mengotomatisasi
along with the creation of various systems that are designed to
proses ataupun memudahkan proses dalam perusahaan.
automate or simplify business processes within the company.
Beberapa sistem TI baru yang sudah dan akan diterapkan
Some of the new IT systems that have been and will be applied
Perseroan adalah sebagai berikut:
by the Company are as follows:
• Barcode dan QR Code. Perseroan berencana untuk
• Barcode and QR Code. The Company plans to implement
menerapkan sistem Barcode dan QR Code pada Warehouse
the system of Barcode and QR Code on the Warehouse
Management System (WMS), Asset Management System,
Management System (WMS), Asset Management System,
dan Plant Maintenance System. Dengan penerapan
and Plant Maintenance System. With the application of
teknologi ini, maka proses pencatatan dalam Perusahaan
this technology, then the logging process in the Company
semakin akurat dan efisien, serta dapat meningkatkan
becomes more accurate and efficient, as well as can improve
fungsi kontrol yang semakin baik;
the controlling function;
• Mobile Application. Perseroan akan terus mengembangkan
• Mobile Application. The Company will continue to develop
aplikasi berbasis mobile untuk keperluan work flow,
mobile-based application for the purposes of work flow,
reporting mulai dari transactional reporting hingga
reporting, ranging from transactional reporting to executive
executive IS, serta pengembangan pada management
IS, as well as development on the dashboard management.
dashboard. Di samping itu, pengembangan aplikasi Sales
In addition, several functions featured on Sales Force
Force Automation yang telah menggunakan aplikasi mobile
Automation application development that have been using
akan ditambahkan fungsinya;
mobile applications will be added;
• Geographical Information System (GIS). Perseroan sedang
• Geographical Information System (GIS). The Company is
meneliti dan mempelajari lebih lanjut mengenai penggunaan
currently researching and learning more about the use of
GIS dalam membantu proses pemetaan pasokan bahan
GIS in assisting the mapping process of the raw materials
baku bagi perusahaan;
supply for the company;
• Cloud Computing. Dengan semakin berkembang dan
• Cloud Computing. With the fast-growing and affordable
terjangkaunya teknologi cloud computing, penerapan
cloud computing technology, the application of cloud
cloud computing dalam perusahaan dimulai dengan
computing in the company begins with an infrastructure
pelayanan infrastrukur yang dinamakan Infrastucture as a
service called Infrastucture as a Service (IaaS), which has
Service (IaaS), yang sudah diterapkan sejak 2015.
been applied since 2015.
• Business Intellegent. Proses pengintegrasian data-data
• Business Intellegent. The process of integrating data is
yang diperoleh dari aplikasi yang sudah diimplementasikan,
retrieved from the application that has been implemented
untuk diolah dalam data warehouse, dan disajikan sebagai
to be processed in the data warehouse and presented as
Laporan Eksekutif bagi jajaran manajemen.
the Executive Report for the management.
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
2016 Annual Report
79
KILAS KINERJA 2016
FLASHBACK PERFORMANCE OF 2016
LAPORAN MANAJEMEN
Management’s Report
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
TINJAUAN UNIT PENDUKUNG BISNIS
Overview of Business Support
Tata Kelola Teknologi Informasi
Information Technology Governance
Tata kelola TI merupakan bagian dari tata kelola perusahaan
IT governance is part of corporate governance that focuses
yang berfokus pada pengembangan TI. Tata kelola TI terdiri dari
on the development of IT. IT governance consists of policy
struktur kebijakan dan kumpulan proses yang bertujuan untuk
structure and a collection of processes that aim to ensure
memastikan kesesuaian penerapan TI terhadap pencapaian
the suitability of IT application with the achievement of the
tujuan perusahaan, dengan cara mengoptimalkan keuntungan
company’s objectives by means of optimizing the benefits and
dan kesempatan yang diberikan TI, mengendalikan penggunaan
opportunities provided by IT, controlling the use of IT resources,
terhadap sumber daya TI, dan mengelola risiko-risiko terkait TI.
and managing IT-related risks.
Kualitas SDM TI yang andal adalah aset yang penting untuk
Reliable and qualified human resources is a key asset to
menunjang perkembangan TI dalam Perusahaan. Untuk itu,
support IT development within the Company. To that end,
Perseroan berkomitmen untuk meningkatkan kompetensi
the Company is committed to enhancing the competency of
SDM melalui pelatihan internal dan eksternal, khususnya pada
HR through internal and external training, particularly through
pelatihan yang bersifat teknis yang sesuai dengan kebutuhan
technical training that caters to the needs of the company.
perusahaan. Selain itu, Perseroan menjadikan self learning and
In addition, the Company strives to make self learning and
information seeking sebagai kompetensi dasar sehingga SDM
information seeking as the basic competence so that HR in IT
TI melakukan pembelajaran TI secara individu guna mengikuti
field can learn IT individually in order to follow the development
perkembangan Teknologi Informatika yang dibutuhkan oleh
of Information Technology required by the Company.
Perusahaan.
Untuk mencukupi kebutuhan SDM TI, Perseroan juga
To fulfill the needs for human resources in IT division, the
melakukan proses perekrutan SDM TI yang sesuai dengan
Company also recruits candidates for IT personnel based on
kebutuhan seiring dengan perkembangan Perusahaan serta
needs, in line with the development of the company and the
perkembangan
dilalui
information technology as well. The recruitment is undertaken
dengan seleksi yang ketat dan kompetitif guna memastikan
with a rigorous and competitive selection to ensure that the
calon karyawan yang direkrut memiliki level kompetensi sesuai
recruited prospective employees possess a level of competence
dengan standar yang sudah ditetapkan.
in accordance with the criteria standard.
Rencana Teknologi Informasi Ke Depan
Future Information Technology Plan
Departemen TI bertanggung jawab sepenuhnya dalam
IT Department is fully responsible for providing a wide range
menyediakan berbagai solusi Teknologi Informasi yang
of information technology solutions that support the business
mendukung pertumbuhan bisnis Perseroan. Meningkatkan
growth of the Company. Increasing the efficiency of business
efisiensi proses bisnis melalui aplikasi perangkat Teknologi
processes through the application of information technology
Informasi merupakan tugas utama Departemen TI dalam tubuh
devices is the main task of the IT Department in the organization.
Perseroan. Memasuki 2017, Departemen TI telah menyusun
Entering 2017, IT Department has devised a strategy and a plan
strategi dan rencana kegiatan yang telah disesuaikan dengan
of activities that have been tailored to the Company’s business
rencana bisnis Perseroan sebagai berikut:
plan as follows:
• Mengembangkan aplikasi penghubung dengan distributor,
• To develop applications that will connect distributors, so
sehingga Perusahaan mendapatkan data penjualan dan
that the Company can obtain accurate distributor’s stock
stok distributor yang akurat serta proses pemesanan yang
and sales data as well as a more efficient order process;
teknologi
informatika.
Perekrutan
lebih efisien;
• Mengintegrasikan data penjualan dan stok dari distributor
• To integrate sales and stock data from distributors that
yang berasal dari aplikasi Sales Force Automation dan
comes from Sales Force Automation application and other
aplikasi pendukung lainnya ke dalam data warehouse;
supporting applications into warehouse data;
bagian
• To develop supporting applications for the supply chain
supply chain and manufacturing, khususnya pada proses
and manufacturing division, especially in the process of
production planning dan warehouse management system,
production planning and warehouse management systems,
serta aplikasi spare part management;
as well as the spare part management applications;
• Mengembangkan
80
aplikasi
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
Laporan Tahunan 2016
pendukung
untuk
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
TATA KELOLA PERUSAHAAN
GOOD CORPORATE GOVERNANCE
TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN
CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY
• Terus membangun aplikasi berbasis work flow untuk
• To continue to build the work-flow-based applications to
mengakomodasi kebutuhan proses approval secara online
accommodate the needs of the approval process via online
dalam Perusahaan sehingga proses menjadi lebih cepat,
in the Company so that the process becomes faster, more
lebih akurat dan efisien, serta termonitor dengan baik;
accurate and efficient, as well as able to be monitored
properly;
• Mengimplementasikan
aplikasi
Customer
Relationship
Management dan Call Center; dan
• To implement application of Customer Relationship
Management and Call Center; and
• Mengembangkan IP phone system dalam Perseroan
• To develop an IP phone system in the Company so that the
sehingga proses komunikasi lebih efektif dan efesien serta
communication process can be more effective and efficient
menunjang kolaborasi.
as well as support collaboration.
Rencana Jangka Panjang
Long Term Plan
Rencana Jangka Panjang TI (IT Roadmap) dapat diterangkan
IT long term plan (IT Roadmap) can be explained as follows:
sebagai berikut:
1. Membangun aplikasi ERP dan aplikasi pendukungnya yang
1. To build ERP application and its supporting applications that
dapat mengakomodasi kebutuhan bisnis dan kebutuhan
can accommodate the needs of the business and operations,
operasional, serta kebutuhan manajemen sesuai dengan
as well as the management needs in accordance with the
cost and time allocated in the Company’s budget;
biaya dan waktu yang dianggarkan oleh Perusahaan;
2. Mengakomodasi kebutuhan business intelligence dan
2. To accommodate the needs of business intelligence and
laporan eksekutif untuk pengambilan keputusan serta
executive reports for decision-making and executive
executive dashboard melalui proses data warehouse;
dashboards through warehouse data process;
mendukung
3. To apply information technology to support the company’s
operasional perusahaan, dan mendukung ekspansi atau
operations and the expansion or development of the
pengembangan
Company so as to deliver added value; and
3. Menerapkan
teknologi
informasi
Perusahaan
untuk
sehingga
memiliki
nilai
tambah; dan
4. Memberikan pelayanan TI yang prima sesuai dengan target
service level agreement yang ditentukan.
4.To provide prime IT services in accordance with the
predetermined target of service level agreement.
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
2016 Annual Report
81
KILAS KINERJA 2016
FLASHBACK PERFORMANCE OF 2016
LAPORAN MANAJEMEN
Management’s Report
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
TINJAUAN UNIT PENDUKUNG BISNIS
Overview of Business Support
ASPEK PEMASARAN
Marketing Aspects
Saat ini, industri makanan dan minuman adalah sektor dengan
Currently, the food and beverage industry is the sector with
kontribusi terbesar bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia.
the largest contribution to Indonesia’s economic growth. In
Untuk terus bertahan di tengah persaingan bisnis dengan
order to maintain good performance in the midst of business
perusahaan sejenis, Perseroan terus meningkatkan kualitas dan
competition among the Company’s peers, the Company seeks
inovasi produk serta memperluas jaringan distribusi. Strategi
to continuously improve its quality and product innovation, as
pemasaran yang efektif, kegiatan pemasaran yang terarah
well as expand its distribution network. Effective marketing
dan terukur, serta diferensiasi produk menjadi fokus Perseroan
strategies, focused and measurable marketing activities, as well
dalam memasarkan hasil produk Perusahaan.
as product differentiation become the focus of the Company in
marketing its products.
Strategi Pemasaran
Marketing Strategy
A. Strategi Pemasaran Domestik
A. Domestic Marketing Strategy
Melalui 74 grup distributor yang dimiliki Perseroan, sampai
Through 74 distributor groups owned by the Company, as of
dengan akhir 2016, pertumbuhan jumlah kota jaringan
the end of 2016, the Company’s distribution network continued
distribusi yang dicakup Perseroan menjangkau 171 kota di
to grow and cover 171 cities in Indonesia with the total number
Indonesia dengan jumlah total outlet sekitar 193.568 outlet.
of outlets of around 193,568. The distribution network consists
Jaringan distribusi tersebut terdiri dari multi-distributor, grosir,
of multi-distributors, wholesalers, retailers, supermarkets and
pengecer, supermarket dan minimarket, restoran, serta usaha-
minimarkets, restaurants, and catering businesses.
usaha katering.
Pertumbuhan cakupan kota jaringan distribusi dan outlet
Chart of the growth of distribution network city coverage and
Perseroan
outlet of the Company
76
Kota / City
2013
171
121
152
Kota / City
Kota / City
2014
2015
2016
Kota / City
Keberhasilan Perseroan dalam memperluas jaringan distribusi
The Company’s success in broadening its distribution network
tentunya tidak terlepas dari implementasi strategi produk yang
is certainly inseparable from the implementation of the product
mendasarkan pada dua poin utama, yaitu kualitas produk dan
strategy that focuses on two main points, namely product
nilai tambah produk (quality dan value).
quality and added value products (quality and value).
82
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
Laporan Tahunan 2016
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
TATA KELOLA PERUSAHAAN
GOOD CORPORATE GOVERNANCE
a. Quality
a. Quality
TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN
CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY
Pada aspek quality, Perseroan berkomitmen menciptakan
On the aspect of quality, the Company is committed to
produk yang berkualitas tinggi. Penerapan Sistem Jaminan
creating a high quality product. The application of Food
Keamanan Pangan, Sistem Jaminan Halal, Sertifikasi Produk
Safety Assurance System, Halal Assurance System, Product
Standar Nasional Indonesia (SNI), dan berbagai sertifikasi
Certification of Indonesia National Standards (SNI), and
lain terkait produk merupakan wujud komitmen Perseroan
various other product-related certifications shows the
dalam memberikan produk yang berkualitas kepada
Company’s commitment to deliver a quality product to the
konsumen.
consumer.
b. Value
b. Value
berupaya
With regard to value aspect, the Company seeks to
memberikan nilai tambah atas produk kepada stakeholders
provide added value on products to the stakeholders of
produk Perseroan yaitu konsumen, pedagang, maupun
the Company’s products, namely consumers, retailers and
distributor. Dalam hal ini, Perseroan mengharapkan
distributors. In this case, the Company expects that the
stakeholders produk mendapatkan berbagai keuntungan
product stakeholders receive multiple benefits, from ease of
baik dari sisi kemudahan mendapatkan produk, hingga
obtaining products to cost-saving. Such added value is what
dari sisi biaya yang harus dikeluarkan. Nilai lebih inilah yang
makes the Company’s products well-placed in the market.
Sementara
pada
aspek
value,
Perseroan
menjadikan produk-produk Perseroan selalu mendapatkan
posisi yang baik di pasaran.
Direct
Principal
In-Direct
Distributor
Wholeseller
Retailer MT/GT
DTC-Special Channel
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
2016 Annual Report
83
KILAS KINERJA 2016
FLASHBACK PERFORMANCE OF 2016
LAPORAN MANAJEMEN
Management’s Report
TINJAUAN UNIT PENDUKUNG BISNIS
Overview of Business Support
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
B. Strategi Pemasaran Internasional
B. International Marketing Strategy
Selain pasar domestik, Perseroan juga telah memasuki
In addition to the domestic market, the Company has also
jaringan pemasaran ekspor. Pada 2016, Perseroan menambah
penetrated into export marketing network. In 2016, the
jumlah negara tujuan ekspor baru sebanyak 7 negara. Secara
Company added more lists to its new export destination
keseluruhan, jumlah total negara tujuan ekspor produk
countries, which was 7, and in total, it made up to 26 countries
Perseroan mencapai 26 negara tujuan ekspor.
as the Company’s product export market target.
No
1
Negara / Country
Amerika Serikat /
United States
Permen
/ Candy
Inggris / England
V
3
Australia
V
4
Malaysia
V
5
Singapura / Singapore
7
8
9
Bihun
Kering
/ Dried
Vermicelli
Bihun
Instan /
Instant
Vermicelli
V
V
South Korea
V
V
V
V
V
V
V
Papua Nugini /
V
Papua New Guinea
10
Hongkong
V
11
Spanyol / Spain
V
12
Timor Leste
V
13
Vietnam
V
V
V
V
V
V
V
V
14
Tiongkok / China
15
Brunei Darussalam
16
Dubai
17
Taiwan
V
18
India
V
19
Filipina / Philippines
V
V
V
V
V
V
20
Qatar
21
Myanmar
22
Bhutan
23
Nigeria
V
24
Abu Dhabi
V
25
Kanada / Canada
26
Kamerun / Cameroon
84
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
Laporan Tahunan 2016
V
V
New Zealand
High Energy Biscuit WFP
Biskuit
/
Biscuit
V
V
Selandia Baru /
Makanan
Ringan /
Snack
V
Korea Selatan /
Belanda / The Netherlands
Mie
Kering
/ Dried
Noodle
V
2
6
Mie
Instan /
Instant
Noodles
V
V
V
V
V
V
V
V
V
V
V
V
V
V
V
V
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
TATA KELOLA PERUSAHAAN
GOOD CORPORATE GOVERNANCE
TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN
CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY
C. Kerja Sama dengan Berbagai Institusi
C. Cooperation with Various Institutions
Selain penerapan strategi pemasaran pada pasar domestik dan
In addition to the implementation of marketing strategies in
internasional, Perseroan juga senantiasa menjaga hubungan
the domestic and international markets, the Company also
kerja sama dengan berbagai institusi.
continuously maintains its cooperation with various institutions.
Rincian produk dan institusi yang menjalin kerja sama dengan
The following table shows the products and institutions
Perseroan pada 2016 sebagai berikut:
partnered with the Company in 2016:
Jenis Produk /
Dinas Kesehatan Daerah
Regional Health Institution
Types of Products
(Provinsi/Kabupaten/Kota)
(Province/Regency/City)
Jawa Tengah, Kalimantan Tengah, Nias Barat,
Central Java, Central Kalimantan, West Nias,
Subulussalam, Kebumen, Kab. Batang, Kendal,
Subulussalam, Kebumen, Batang Regency, Kendal,
Jakarta Pusat, Jogja, Jakarta Timur, Bali, Sumba
Central Jakarta, Jogja, East Java, Bali, East Sumba,
Timur, Makassar, Palembang, Bogor, Pasuruan,
Makassar, Palembang, Bogor, Pasuruan, Takalar,
Takalar,
MP-ASI Biskuit
Aceh
Singkil,
North Kalimantan, Aceh Singkil, Tangerang
Jakarta
Selatan,
Selatan, Jambi, South Jakarta, West Jakarta,
Jakarta Barat, Bandung, Nusa Tenggara Barat,
Bandung, West Nusa Tenggara, Lampung, West
Kalimantan Barat, Lampung, Bengkulu, Gunung
Kalimantan, Lampung, Bengkulu, Gunung Sitoli,
Sitoli, Karawang, Lombok Barat, Tanjung Pinang,
Karawang,
Nias, Depok, Sukabumi, Jepara, Sumatra Utara,
Nias, Depok, Sukabumi, Jepara, North Sumatra,
Mentawai, Malang, Aceh Tamiang, Banten,
Mentawai, Malang, Aceh Tamiang, Banten, South
Sumatra Selatan, dan Kementerian Kesehatan RI.
Sumatra, and the Ministry of Health of RI.
Sandwich Bumil
Kebumen,
Kebumen,
Biskuit
Palembang, Tangerang Selatan, Jawa Tengah,
Palembang, South Tangerang, Central Java, Tegal,
Tegal, Denpasar, Tegal, Nusa Tenggara Barat,
Denpasar, Tegal, West Nusa Tenggara, Jambi,
Jambi, Jakarta Selatan, Tanjung Pinang, Bengkulu,
South Jakarta, Tanjung Pinang, Bengkulu, Banten,
Banten, Lampung, Jogja, Karawang, Bekasi,
Lampung, Jogja, Karawang, Bekasi, Mentawai,
Mentawai, Sumatra Selatan, dan Kementerian
South Sumatra, and the Ministry of Health of RI.
Tangerang
Kalimantan
Selatan,
Utara,
Jambi,
Subulussalam,
Aceh
Singkil,
West
Lombok,
Subulussalam,
Tanjung
Aceh
Pinang,
Singkil,
Kesehatan RI.
Taburia
Biskuit Sekolah
Magelang,
Jambi,
Tuban,
Jakarta
Timur,
Magelang, Jambi, Tuban, East Jakarta, Trenggalek,
Trenggalek, Bali, Madiun, dan Kalimantan Tengah.
Bali, Madiun, and Central Kalimantan.
Subulussalam, Mentawai, Sleman, Jawa Tengah,
Subulussalam, Mentawai, Sleman, Central Java,
Sumatra Utara, dan Kementerian Kesehatan RI.
North Sumatra, and the Ministry of Health of RI.
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
2016 Annual Report
85
KILAS KINERJA 2016
FLASHBACK PERFORMANCE OF 2016
LAPORAN MANAJEMEN
Management’s Report
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
TINJAUAN UNIT PENDUKUNG BISNIS
Overview of Business Support
D. Strategi dan Kegiatan Pemasaran TPS Food
D. Strategy and Marketing Activities of TPS Food
Guna memperkuat eksistensi dan memenangkan persaingan
In order to strengthen the existence and win the intense
yang ketat, strategi pemasaran yang diterapkan TPS Food
competition, TPS Food adopted marketing strategy throughout
sepanjang 2016, diantaranya:
2016, among others:
1. Memperluas lini produk guna memperluas segmen, dengan
1. Expanding the product line to expand the segment by
meluncurkan produk, varian, dan/atau flavor extension
launching new products, variants, and/or flavor extension;
baru;
2. Memperkuat brand image dan membangun loyalitas
2. Strengthening brand image and building consumer loyalty
konsumen melalui aktivitas below the line dan program
through both below the line and above the line activities
above the line yang dilakukan melalui media televisi dan
via television and digital media (for Taro, Mie Kremezz and
digital (untuk produk Taro, Mie Kremezz dan Bihunku);
Bihunku products);
3. Membangun brand awareness dan product trial melalui
3. Building brand awareness and product trial through social
aktivitas media sosial, aktivitas below the line, consumer
media and below the line activities, consumer activation, as
activation, serta sampling.
well as sampling.
Inovasi TPS Food di tahun 2016 antara lain:
TPS Food innovation in 2016 includes:
1. Peluncuran produk baru, yaitu Taro Corn Puff yang
1. The launching of a new product, namely Taro Corn Puff
merupakan snack ekstrusi pertama dengan bentuk unik,
snack, which is the first snack extrusion with unique
berbahan dasar jagung, dan perpaduan rasa manis asin.
shape, made from corn, and the combination of salty and
Selain itu, peluncuran produk Mie Kremezz Wave yang juga
sweet flavors. There was also Mie Kremezz Wave product
snack mie pertama dengan bentuk lembaran bergelombang
launching, which is also the first noodles snack with
dengan bumbu yang merata di setiap potongnya dan
corrugated shape with the seasoning sprinkled evenly all
membidik segmen remaja.
2. Penetrasi produk Mie Kremezz kemasan Rp1.000 yang
pemasarannya terutama berfokus di Sumatra dan Jakarta
over it and targets youth segments.
2. Market penetration of Rp1,000 Mie Kremezz product which
was mainly concentrated in Sumatra and Jakarta.
Raya.
3. Penetrasi produk Taro 3D dan Mie Kremezz melalui
consumer promo berbentuk mainan dalam kemasan.
3. Penetration of Taro 3D and Mie Kremezz products by
inserting toy in the product package.
4. Peluncuran pengembangan produk baru Superior yaitu
4. The launching of the new Superior product development,
Superior Mi Goreng 600gr dan 120gr (pipih dan keriting)
namely Superior Mi Goreng of 600gr and 120gr (flat
yang ditujukan untuk pedagang mi goreng dan ibu rumah
and frizzy) targeted for merchants of fried noodles and a
tangga.
housewives.
5. Perluasan jalur distribusi khusus yang telah dimulai sejak
Maret 2016.
5. The expansion of special distribution channels which started
since March 2016.
TPS Food secara konsisten menyelenggarakan kegiatan below
TPS Food consistently organizes below the line activities for
the line untuk beberapa brand unggulannya sepanjang 2016,
some featured brands throughout 2016, which are:
diantaranya adalah:
Taro Rangers
Taro Rangers
Melihat antusiasme yang timbul dari program Aksi Tangguh
Seeing the enthusiasm for Aksi Tangguh Taro Rangers program,
Taro Rangers, Taro Rangers Camp kembali menorehkan
Taro Rangers Camp was held once more to record another
kesuksesan. Pada 2016, Taro Rangers Camp diikuti oleh lebih
success. In 2016, Taro Rangers Camp was attended by more
dari 200 anak usia 8 – 13 tahun, yang dilaksanakan selama
than 200 children aged 8 – 13 years old, which was held for
tiga hari di kawasan Gunung Pancar, Sentul, Jawa Barat. Taro
three days in Mountain Pancar area, Sentul, West Java. The
Rangers Camp dilaksanakan dengan menitikberatkan pada
implementation of Taro Rangers Camp focused on children’s
pembentukan karakter anak melalui petualangan luar ruang.
character building through outdoor adventure.
Pada 2016, program Taro Rangers Camp disiarkan melalui
In 2016, Taro Rangers Camp program was broadcast on television
media televisi dan kanal Youtube sebanyak 14 episode.
media and Youtube Channel which totaled 14 episodes.
Dukungan media sosial dan pemasaran digital dilakukan
Social media strategy and digital marketing were carried out
86
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
Laporan Tahunan 2016
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
TATA KELOLA PERUSAHAAN
GOOD CORPORATE GOVERNANCE
TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN
CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY
guna memperkuat dampak yang timbul setelah program ini
to intensify the impact that might arise after the Taro Rangers
dilaksanakan. Tanda pagar #AnakTangguhIndonesia sempat
Camp was completed. The hashtag #AnakTangguhIndonesia
menjadi trending topic dan mendapat apresiasi yang positif dari
once became a trending topic and earned positive appreciation
para alumni Taro Rangers Camp 2015. Program Aksi Tangguh
from the alumni of 2015 Taro Rangers Camp. Aksi Tangguh
Taro Rangers dapat disaksikan melalui kanal youtube.taro.id,
Taro Rangers program can be watched through the youtube.
www.taro.id, dan facebook.taro.id.
taro.id channel, www.taro.id, and facebook.taro.id.
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
2016 Annual Report
87
KILAS KINERJA 2016
FLASHBACK PERFORMANCE OF 2016
LAPORAN MANAJEMEN
Management’s Report
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
TINJAUAN UNIT PENDUKUNG BISNIS
Overview of Business Support
Taro Award 2016
2016 Taro Awards
Selain Taro Rangers, pada 2016 diadakan kembali program
In addition to Taro Rangers, Taro Rangers Award was held
Taro Rangers Award yang merupakan penghargaan kepada
again as a tribute to people or institutions who have concern for
orang-orang atau lembaga yang memiliki kepedulian terhadap
character building of Indonesian children through experiential-
pembentukan
sistem
learning based education system. The Company granted
pendidikan experiential learning. Perseroan memberikan
an award to Lendo Novo who is the pioneer behind the first
penghargaan kepada Lendo Novo selaku penggagas sekolah
nature school in Indonesia and the founder of School Of the
alam pertama di Indonesia sekaligus pendiri School Of Universe
Universe (SOU) on November 25, 2016 at Parung, Bogor. 2016
(SOU) pada 25 November 2016 di Parung, Bogor. Taro Rangers
Taro Rangers Award is part of a Taro Rangers campaign that
Award 2016 adalah bagian dari kampanye Taro Rangers yang
includes television programs, school road show, and kids camp.
karakter
anak
Indonesia
melalui
meliputi program televisi, school road show, dan kids camp.
Kampanye Superior Bikin Semua Enak
Superior Bikin Semua Enak Campaign
Peluncuran produk Superior Mi Goreng 600gr dan 120gr (pipih
The launching of Superior Mi Goreng of 600gr and 120gr (flat
dan keriting) dimulai dengan melakukan blitz pasar dengan
and frizzy) products began with doing market blitz under the
judul “Superior Bikin Semua Enak”. Kegiatan kampanye ini
title “Superior Bikin Semua Enak”. These campaign activities
dilakukan mulai dari kegiatan project merchandiser dan Grebek
covered project merchandiser activity and Grebek Pasar
Pasar di 50 toko atau pasar di lebih dari 1.500 outlet, yang
conducted in 50 stores or markets in more than 1,500 outlet
dilakukan di 16 kota (Jabotabek, Jawa Barat, Jawa Tengah,
located in 16 cities (Jakarta Greater Area, West Java, Central
Jawa Timur, Sumatra Selatan, dan Bali). Puncak acara kampanye
Java, East Java, South Sumatra, and Bali). The event summit
adalah Festival Bikin Semua Enak bersama Superior di 5 kota
of the campaign was Bikin Semua Enak bersama Superior
(Surabaya, Semarang, Bandung, Solo, dan Jakarta).
Festival held in 5 cities (Surabaya, Semarang, Bandung, Solo
and Jakarta).
Bihunku Office to Office
Bihunku Office to Office
Program Bihunku Office to Office merupakan brand activation
Bihunku Office to Office program is the brand activation held in
yang dilaksanakan ke 53 kantor di area Pulau Jawa. Program ini
53 offices in across Java Island. This program is supported with
didukung oleh pemasaran di media sosial dan digital (website,
social media and digital marketing (website, Facebook, Twitter).
Facebook, Twitter). Selain itu, juga dilakukan kegiatan
In addition, merchandiser activities were also performed in 572
merchandiser di 572 pasar dan kegiatan Grebek Pasar di 106
markets, while Grebek Pasar was held in 106 markets in Java
pasar di Pulau Jawa.
Island.
88
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
Laporan Tahunan 2016
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
TATA KELOLA PERUSAHAAN
GOOD CORPORATE GOVERNANCE
TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN
CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY
E. Strategi dan Kegiatan Pemasaran TPS Rice
E. Strategy and Marketing Activities of TPS Rice
Sepanjang 2016, TPS Rice telah melakukan banyak kegiatan
All through 2016, TPS Rice undertook a lot of innovative and
yang inovatif dan atraktif dalam rangka meningkatkan brand
attractive activities in order to increase its brand equity so that
equity agar merek beras TPS Rice menjadi brand minded di
TPS Rice product, especially Maknyuss, can stand out among
kalangan konsumen, terutama Maknyuss.
brand-minded consumers.
Maknyuss adalah branded packed rice milik Perseroan yang
Maknyuss is a branded packed rice owned by the Company
merupakan satu-satunya merek beras yang secara konsisten
which is the only rice brand that is consistently and massively
dan masif melakukan pemasaran melalui media televisi dan
marketed through television media and brand activation as well
brand activation serta dipasarkan baik di general trade maupun
as in general and modern trades. Through the motto of Without
modern trade. Melalui semboyan Tanpa 3P (Tanpa Pemutih,
3P (Free of Preservatives (Pengawet), Fragrance (Pewangi) and
Tanpa Pewangi, Tanpa Pengawet), Maknyuss menjamin kualitas
Bleach (Pemutih), Maknyuss ensures the quality of the rice
beras yang dikonsumsi langsung oleh para konsumennya.
consumed directly by its consumers.
Pada 2016, Perseroan melakukan inovasi pada kegiatan
In 2016, the Company performed innovation in its Maknyuss rice
pemasaran beras merek Maknyuss dengan membangun jalur
brand marketing activities by establishing special distribution
distribusi khusus melalui peluncuran program Mitra Usaha
channels through the launching of Mitra Usaha Maknyuss
Maknyuss (MUM). MUM merupakan kemitraan dengan
(MUM). MUM is a partnership with the individuals (not store)
individu atau perorangan (bukan toko) untuk menjual beras
to sell Maknyuss rice directly to the consumers (end users) with
Maknyuss langsung ke konsumen (end user) di lokasi usaha
delivery concept in locations where MUM operates. MUM will
MUM dengan konsep layanan pesan antar. MUM akan
be a continuous partner of the distributors and included in
menjadi langganan distributor dan masuk dalam register outlet
the register of distributor outlets. As of December 31, 2016,
distributor. Sampai dengan 31 Desember 2016, terdapat sekitar
there were approximately 2,700 MUM registered and operated
2.700 MUM yang teregistrasi dan tersebar di kota-kota besar
across major cities in Java Island. MUM’s existence creates
di Pulau Jawa. Keberadaan MUM menciptakan peluang dan
opportunities and provides the chance for the community to
memberi kesempatan kepada masyarakat untuk mendapatkan
make additional income and improve their entrepreneurial
penghasilan
kemampuan
skills. It also facilitates the Company to increase consumer
wirausahanya. Hal ini juga membantu Perseroan untuk
engagement with the end consumers so that the consumer’s
tambahan
dan
meningkatkan
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
2016 Annual Report
89
KILAS KINERJA 2016
FLASHBACK PERFORMANCE OF 2016
LAPORAN MANAJEMEN
Management’s Report
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
TINJAUAN UNIT PENDUKUNG BISNIS
Overview of Business Support
meningkatkan consumer engagement dengan end consumer
needs can be met through direct distribution channel in the
sehingga kebutuhan konsumen dapat dipenuhi langsung
vicinity of the consumer’s residential areas.
melalui channel distribution yang dekat dengan tempat tinggal
konsumen.
Selain itu, Perseroan bekerja sama dengan distributor
In addition, the Company together with the distributors has
meluncurkan program salesman exclusive yang khusus menjual
launched an exclusive salesmen program dedicated to sell
produk Maknyuss dengan merekrut 600 orang untuk wilayah
Maknyuss products by recruiting 600 people in areas of Central
Jawa Tengah, Jawa Barat, Jabodetabek, Jawa Timur, Sumatra,
Java, West Java, Greater Jakarta, East Java, Sumatra, and Other
dan Luar Pulau. Inisiatif strategis ini dilakukan dalam rangka
Islands. This strategic initiative was undertaken in order to
meningkatkan pertumbuhan penjualan branded packed rice
improve the sales growth of branded packed rice owned by
milik TPS Rice.
TPS Rice.
Promosi dan Iklan
Promotion and Advertising
Strategi pemasaran yang diterapkan Perseroan tentunya tidak
Marketing strategy applied by the Company certainly involves
terlepas dari berbagai kegiatan promosi dan iklan. Sepanjang
a wide range of promotion and advertising activities. During
2016, Perseroan telah merumuskan dan mengimplementasikan
the course of 2016, the Company has formulated and adopted
berbagai promosi dan iklan guna meningkatkan penetrasi
various promotions and advertising in order to increase the
produk.
penetration of the product.
Pada kegiatan promosi, Perseroan memiliki dua program
For promotional activities, the Company has two promotion
promosi yang dilakukan secara bersamaan yaitu trade promo
programs undertaken simultaneously, namely trade and
dan consumer promo. Trade promo merupakan program
consumer promo. The trade promo is a marketing program
pemasaran dengan sasaran para distributor atau peritel.
targeting the distributors or retailers. In this activity, together
Dalam kegiatan ini, bersama-sama dengan distributor atau
with the distributors or retailers, the Company has set a sales
peritel, Perseroan menetapkan target penjualan untuk produk-
target for certain products. The Company will provide rewards
produk tertentu. Perseroan akan memberikan reward kepada
to distributors or retailers if they are able to achieve the targets
distributor atau peritel apabila mereka mampu mencapai target
that have been set. Through the course of this promotion
yang telah ditetapkan. Melalui program promosi ini, Perseroan
program, the Company aims to maintain and increase the
bertujuan untuk mempertahankan dan meningkatkan loyalitas
loyalty of its distributors, agents, as well as stores that become
distributor, agen, serta toko yang menjadi mitra penjualan
the Company’s sales partners.
Perseroan.
90
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
Laporan Tahunan 2016
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
TATA KELOLA PERUSAHAAN
GOOD CORPORATE GOVERNANCE
TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN
CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY
Program consumer promo merupakan promosi produk
Meanwhile, the consumer promo program refers to promotional
yang dapat dinikmati langsung oleh konsumen. Promosi ini
products that can be enjoyed directly by the consumers. This
dijalankan melalui pemberian hadiah kepada konsumen yang
promotion is run through the giving of gifts to the consumers
membeli produk-produk Perseroan. Tujuan program ini adalah
who buy the Company’s products, which is desgined to increase
untuk meningkatkan loyalitas konsumen.
consumer’s loyalty.
Pada program iklan, Perseroan senantiasa merumuskan strategi
In respect of advertisement program, the Company always
iklan agar iklan yang dimunculkan dapat berdampak positif
formulates ads strategies to create positive impact for the
pada penjualan produk. Rumusan strategi iklan mencakup
Company’s product sales. The ads strategy formula consists
produk yang akan diiklankan, sasaran iklan (target konsumen),
of the products to be advertised, advertising target (target
dan media yang digunakan. Selama 2016, Perseroan telah
consumer), and the media used. During 2016, the Company
melakukan berbagai kegiatan iklan untuk produk Taro, Mie
has conducted various activities for the advertising of Taro, Mie
Kremezz, Bihunku, dan Maknyuss melalui siaran televisi
Kremezz, Bihunku, and Maknyuss products through the free-
nasional free-to-air (FTA).
to-air (FTA) national television broadcast.
Pangsa Pasar
Market Share
Berdasarkan data riset Nielsen Retail Audit 2016, pangsa pasar
Based on research data by Nielsen Retail Audit in 2016, Taro
Taro termasuk market leader dalam 5 (lima) besar produk snack
is one of the top 5 (five) market leaders for snack extrusion
ekstrusi dengan perolehan sekitar 26%, dimana produk snack
market share, which acquired around 26% of the total top
ekstrusi merupakan produk dengan pangsa pasar terbanyak di
5 (five). Snack extrusion is a product with the largest market
segmen snack yaitu sebesar 55%.
share in the snack segment, which reaches 55%.
Sementara dalam segmen bihun instan, Bihunku berhasil
While in the instant vermicelli segment, Bihunku managed to
mengambil posisi market leader dengan memperbesar pangsa
rise as the market leader with the expansion of its market share
pasarnya dari 29,7% pada 2015 menjadi 60,2% pada 2016.
from 29.7% in 2015 to 60.2% in 2016, which increased by
Terdapat peningkatan sebesar 30.5 poin atau pertumbuhan
30.5 points or grew more than double, namely 103%.
lebih dari dua kali lipat yaitu sebesar 103%.
Senada dengan Bihunku, dalam segmen snack mie instan,
Similar with Bihunku, for the instant noodle snack segment, Mi
Mi Kremezz berhasil mempertahankan posisi sebagai market
Kremezz successfully maintained its position as market leader
leader dengan pertumbuhan pangsa pasar dari 29,8% pada
with a market share growth from 29.8% in 2015 to 36.3% in
2015 menjadi 36,3% pada 2016. Terjadi peningkatan sebesar
2016, an increase of 6.5 points or equal to 22% growth.
6,5 poin atau tumbuh sebesar 22%.
Untuk segmen mie kering dan bihun kering, TPSF merupakan
For the dried noodles and dried rice vermicelli segment, TPSF
top 2 produsen Mie Kering dan Bihun Kering dengan jumlah
is among the top 2 producers of Dried Noodles and Dried
pangsa pasar 13,9%.
Vermicelli with a total market share of 13.9%.
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
2016 Annual Report
91
KILAS KINERJA 2016
FLASHBACK PERFORMANCE OF 2016
LAPORAN MANAJEMEN
Management’s Report
National Sales Boot Camp
Perubahan
dan
perkembangan
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
TINJAUAN UNIT PENDUKUNG BISNIS
Overview of Business Support
National Sales Boot Camp
Perseroan
menunjukkan
Changes and development of the Company are proof of the
upaya perusahaan yang semakin agresif dalam menggapai
Company’s more aggressive initiatives in reaching its vision
visi dan target perusahaan. Salah satu contoh bentuk ambisi
and targets. One example of this ambition is the Company’s
ini adalah upaya perusahaan untuk terus menerus melatih dan
relentless efforts to continuously train and improve the quality
meningkatkan kualitas SDM, terutama dalam hal penjualan.
of its human resources, especially in terms of sales skills.
Sebagai ujung tombak perusahaan, sales people menjadi salah
As the spearhead of the Company, the sales people become
satu aset penting bagi Perseroan. Oleh karena itu, diadakan
one of the Company’s important assets. Therefore, the
pelatihan berbentuk kompetisi yaitu National Sales Bootcamp
Company held a contest-packaged training, i.e. National Sales
2016 (NSBC) bagi 60 orang sales people terbaik dari seluruh
Bootcamp 2016 (NSBC) for 60 best sales people from all over
Indonesia. Sebanyak 60 orang salesman terbaik ini telah
Indonesia. As many as 60 best salesmen have passed the
melewati tahap seleksi yang ketat untuk dapat mengikuti
rigorous selection stage to be eligible to participate in the NSBC
program NSBC. Melalui program ini, diharapkan dapat
program. This program is expected to build a reliable sales
membentuk talent pool sales yang andal dalam kemampuan
talent pool possessing great technical, leadership, and soft skills
teknis, kepemimpinan, dan soft skills sebagai pemimpin-
as a potential sales leaders in the future.
pemimpin sales potensial di masa depan.
92
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
Laporan Tahunan 2016
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
TATA KELOLA PERUSAHAAN
GOOD CORPORATE GOVERNANCE
TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN
CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY
Analisis dan Pembahasan
Manajemen
Management Discussion and Analysis
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
2016 Annual Report
93
KILAS KINERJA 2016
FLASHBACK PERFORMANCE OF 2016
LAPORAN MANAJEMEN
Management’s Report
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
embahasa
P
n
da
Analisis
Manajemen
TINJAUAN UNIT PENDUKUNG BISNIS
Overview of Business Support
n
d Analysis
sion an
s
u
c
is
D
t
n
e
m
anage
M
TINJAUAN UMUM
OVERVIEW
Berdasarkan laporan tinjauan kebijakan moneter Bank
Based on Bank Indonesia’s report on monetary policy
Indonesia, perekonomian dunia dinilai cukup baik. Hal ini
overview, the world’s economy is reported to remain
didukung oleh perbaikan ekonomi Amerika Serikat (AS)
conducive. This is supported by the economic upturn of
yang meningkat dari 1,7% menjadi 1,9%, dan Tiongkok
the United States that grew by 1.7% to 1.9% and China
yang menguat dari 6,7% menjadi 6,8%. Perbaikan ekonomi
that strengthened from 6.7% to 6.8%. The US economic
AS didukung oleh peningkatan konsumsi dan meningkatnya
improvement was supported by the increase in consumption
investasi non-residensial. Selain itu, tingkat pengangguran
and the growing non-residential investment. In addition, the
AS berada pada level rendah dengan inflasi yang mengarah
US unemployment rate was low with inflation rate remained
ke target jangka panjangnya.
stable towards the figure estimated for the long-term target.
Sementara
itu,
perekonomian
Tiongkok
mengalami
Meanwhile, China’s economy experienced positive trend as
pertumbuhan positif, terlihat pada peningkatan penjualan
shown in the increase in retail sales and private investment.
eceran dan investasi swasta. Demikian pula dengan harga
Likewise, Indonesia’s export commodities prices also rise
komoditas ekspor Indonesia yang membaik, ditopang
as supported by the price hike of coals and several types
oleh kenaikan harga batubara dan beberapa jenis logam
of metal, especially copper and tin. Going forward, several
khususnya tembaga dan timah. Ke depan, sejumlah risiko
global risks need to be highly anticipated, which among
global tetap perlu diwaspadai, antara lain berasal dari
others arise from the impact of fiscal policy and international
dampak kebijakan fiskal dan perdagangan internasional AS,
trade of US, the increase in the Fed Fund Rate (FFR) that
kenaikan Fed Fund Rate (FFR) yang berpotensi meningkatkan
has the potential to increase cost of borrowing, Chinese
cost of borrowing, proses penyesuaian ekonomi dan
economic and financial adjustment processes, as well as
keuangan Tiongkok, serta berbagai risiko geopolitik.
geopolitical risks.
Sejumlah perbaikan ekonomi pada negara mitra dagang
The economic improvements in several trade partner
tersebut berdampak pada kondisi perekonomian nasional.
countries affected the national economic conditions. The
Badan Pusat Statistik (BPS) merilis angka pertumbuhan
Statistics Indonesia (BPS) released that Indonesia’s economic
ekonomi Indonesia sepanjang 2016 sebesar 5,02% yang
growth rate in 2016 was recorded at 5.02%, higher than
tercatat lebih tinggi dibanding tahun 2015 yaitu sebesar
4.88% in 2015 and 5.01% in 2014. Household consumption
4,88% dan dibanding tahun 2014 yaitu sebesar 5,01%.
still became the largest contributor to economic growth.
Konsumsi rumah tangga menjadi sumber pertumbuhan
According to BPS, the increase in household consumption
ekonomi tertinggi yang mana menurut BPS, peningkatan
was contributed by the increasing public spending for
konsumsi rumah tangga didorong oleh pengeluaran
health, education, transportation, and food and beverages
masyarakat yang meningkat untuk sektor kesehatan,
consumption sectors.
pendidikan, transportasi, serta konsumsi makanan dan
minuman.
94
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
Laporan Tahunan 2016
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
TATA KELOLA PERUSAHAAN
GOOD CORPORATE GOVERNANCE
TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN
CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY
BPS mencatat bahwa Produk Domestik Bruto (PDB) atas dasar
BPS recorded that Gross Domestic Product (GDP) based on
harga berlaku mencapai Rp12.406,8 triliun yang meningkat
the prevailing prices reached Rp12,406.8 trillion, which rose
sebesar 7,50% dari tahun 2015. Sementara untuk PDB per
by 7.50% from 2015. While per capita GDP in 2016 reached
kapita pada 2016 mencapai Rp47,96 juta yang meningkat
Rp47.96 million, which grew by 6.11% from the previous year.
sebesar 6,11% dari tahun sebelumnya.
Terdapat empat sub-sektor industri yang memberikan kontribusi
There were four sub-sectors of industry that gave significant
terbesar terhadap PDB Nasional, yaitu industri makanan dan
contribution to national GDP, namely food and beverages
minuman sebesar 33,61%; industri barang logam, komputer,
industry at 33.61%; metal goods, computer, electronics, optic
barang elektronik, optik dan peralatan listrik sebesar 10,68%;
and electrical equipment industries at 10.68%; transportation
industri alat angkutan sebesar 10,35%; serta industri kimia,
industry at 10.35%; as well as chemical, pharmaceutical, and
farmasi, dan obat tradisional sebesar 10,05%.
traditional medicine industry at 10.05%.
Sebagai kontributor terbesar terhadap PDB, industri makanan
As the largest contributor to GDP, food and beverages industry
dan minuman cenderung tumbuh stabil setiap tahunnya.
tended to grow stable every year. Based on data from the
Menurut data Kementerian Perindustrian, industri makanan dan
Ministry of Industry, food and beverages industry grew by
minuman pada triwulan IV 2016 tumbuh 8,46% atau di atas
8.46% in the fourth quarter of 2016 or above the non-oil and
pertumbuhan industri pengolahan non-migas sebesar 4,42%.
gas processing industry growth at 4.42%. This growth was
Pertumbuhan ini didorong oleh meningkatnya konsumsi.
driven by the increase in consumption.
Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang food related
As a company engaged in the food-related businesses, the
businesses, Perseroan optimis akan prospek usaha industri
Company is optimistic on the business outlook of food and
makanan dan minuman. Perseroan siap untuk menjadi bagian
beverages industry. The Company is ready to contribute in this
dari industri yang terus berkembang ini melalui berbagai inisiatif
fast-growing industry by taking various strategic initiatives and
strategis dan inovasi.
innovations.
TINJAUAN OPERASI PER SEGMEN USAHA
OPERATIONAL OVERVIEW PER BUSINESS
SEGMENT
Produk dengan nilai kualitas yang baik merupakan perhatian
The Company puts high attention to the quality of product when
utama Perseroan yang ditinjau pada setiap tahapan produksi.
conducting monitoring in every production stage. In addition,
Selain itu, Perseroan juga berkonsentrasi pada perluasan
the Company also focuses on expanding its distribution so that
distribusi
bagi
the products can be evenly spread throughout the public up
masyarakat hingga ke konsumen akhir semakin merata. Secara
sehingga
ketersediaan
produk-produk
to end consumers. The Company continuously ensures that
bersinambungan, Perseroan memastikan bahwa keseluruhan
all facilities and production process flow are integrated well
fasilitas dan alur proses produksi terintegrasi dengan baik
and supported by the advanced technology to ensure the
dan ditunjang oleh sentuhan teknologi yang mutakhir untuk
achievement of high productivity efficiency. TPSF also continues
memastikan tercapainya tingkat efisiensi produktivitas yang
to innovate to develop various products that cater to the
tinggi. TPSF juga senantiasa berinovasi untuk mengembangkan
consumers’ needs.
berbagai produk yang sesuai dengan kebutuhan konsumen.
Melalui dua divisi usaha yang terdiri dari TPS Food dan TPS Rice,
In 2016, through two business divisions comprising TPS Food
sepanjang 2016 Perseroan berhasil mempertahankan kinerja
and TPS Rice, the Company manages to maintain its business
usaha di berbagai bidang baik kualitas produk, peningkatan
performance across operations, from product quality, the
kapasitas
kinerja
increase in production capacity, market penetration, to financial
keuangan. Hal ini dicapai melalui perluasan jaringan distribusi,
produksi,
penetrasi
pasar,
maupun
performance. This is achieved through the expansion of
pengembangan merek, SDM yang andal, strategi pemasaran
distribution network, brand development, reliable HR, effective
yang efektif, serta inovasi produk yang menekankan unique
marketing strategy, and product innovation focusing on unique
selling values.
selling values.
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
2016 Annual Report
95
KILAS KINERJA 2016
FLASHBACK PERFORMANCE OF 2016
LAPORAN MANAJEMEN
Management’s Report
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
TINJAUAN UNIT PENDUKUNG BISNIS
Overview of Business Support
TINJAUAN SEGMEN USAHA TPS FOOD
OVERVIEW ON BUSINESS SEGMENT OF TPS FOOD
A. Posisi dan Mutu Produk
A. Position and Product Quality
TPS Food merupakan divisi usaha Perseroan yang memproduksi
TPS Food represents a business division of the Company that
makanan olahan berupa Makanan Pokok (Basic Food) dan
produces processed foods, namely Basic Food and Consumer
Makanan Konsumsi (Consumer Food). Divisi ini menjalankan
Food. This division carries out its production business segment
segmen usaha produksi makanan melalui beberapa anak
through several subsidiaries of the Company, namely PT Tiga
perusahaan yang dimiliki Perseroan yaitu PT Tiga Pilar Sejahtera
Pilar Sejahtera (TPS), PT Poly Meditra Indonesia (PMI), PT Balaraja
(TPS), PT Poly Meditra Indonesia (PMI), PT Balaraja Bisco Paloma
Bisco Paloma that is the majority shareholder of PT Putra Taro
yang merupakan pemilik saham mayoritas PT Putra Taro Paloma
Paloma (PTP), and PT Subafood Pangan Jaya (SPJ).
(PTP), dan PT Subafood Pangan Jaya (SPJ).
Sebagai hasil inovasi melalui berbagai upaya pengembangan
As a result of innovations implemented through various
produk yang diminati konsumen, Perseroan berhasil meraih
efforts in product development that appeals the consumers,
posisi sebagai pemimpin pasar dalam kategori bihun instan
the Company has successfully secured a leading position in
untuk merek Bihunku pada 2016. Selain itu, Perseroan juga
the market of instant vermicelli for Bihunku brand in 2016. In
mempertahankan posisi sebagai salah satu pemimpin pasar
addition, the Company managed to maintain its top position as
dalam kategori snack mie, mie kering dan bihun kering, serta
one of the market leaders in category of snack noodle, dried
snack ekstrusi untuk merek Mie Kremezz, Superior, Tanam
noodle and dried vermicelli, as well as extrusion snack for Mie
Jagung, dan Taro.
Kremezz, Superior, Tanam Jagung, and Taro brands.
Perseroan berkomitmen untuk menghasilkan produk pangan
The Company is committed to producing safe and halal food
yang halal, aman dan dengan mutu yang terbaik. Untuk itu,
products with the best quality. To that end, the Company
Perseroan selalu menerapkan Good Manufacturing Practices
continuously implements Good Manufacturing Practices
96
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
Laporan Tahunan 2016
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
TATA KELOLA PERUSAHAAN
GOOD CORPORATE GOVERNANCE
TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN
CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY
(GMP), Sistem Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP),
(GMP), Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP) System,
Sistem Manajemen Halal atau Sistem Jaminan Halal (SJH),
Halal Management System or Halal Assurance System (SJH) and
dan Sistem Manajemen Keamanan Pangan (SMKP/FSMS) ISO
Food Safety Management System (FSMS) of ISO 22000:2005 in
22000:2005 secara konsisten.
a consistent manner.
Pada 2016, sejumlah sertifikasi dan penghargaan berhasil
In 2016, the Company’s subsidiaries managed to attain several
diraih oleh anak perusahaan. PTP memeroleh Sertifikasi ISO
certifications and awards. PTP received ISO 22000:2009
22000:2009 dan HACCP yang diterbitkan oleh Integrated
certification and HACCP issued by the Integrated Laboratory of
Laboratory Bogor Agricultural University (ILFA-IPB) dan Mutu
Bogor Agricultural University (ILFA-IPB) and National Accredited
Certification Komite Akreditasi Nasional (KAN) untuk merek
Committee (KAN) Quality Certification for Taro and Bravo
Taro dan Bravo. Selain itu, TPS untuk ketiga kalinya kembali
brands. Furthermore, TPS won the SNI Award for the third time
memenangkan SNI Award dengan peringkat Gold dan SPJ
with Gold rating, and SPJ won SNI Award for the first time
untuk pertama kalinya memenangkan SNI Award dengan
with Silver rating. Through this achievement, the Company was
peringkat Silver. Dengan mendapatkan SNI Award, Perusahaan
more recognized as a benchmark company which implements
telah diakui sebagai panutan penerapan SNI dalam menjalankan
SNI system in carrying out all of its business activities.
kegiatan usaha.
B. Produksi Makanan
B. Food Production
Perkembangan bisnis yang kian pesat senantiasa diimbangi
The rapidly growing business development is continuously
dengan
mampu
balanced with the fulfillment of production capacity to meet
memenuhi permintaan pasar. Pada 2016, TPS Food melakukan
pemenuhan
kapasitas
produksi
yang
market demand. In 2016, TPS Food inaugurated Unit 5 Factory
peresmian Pabrik Unit 5 PT Tiga Pilar Sejahtera yang digunakan
of PT Tiga Pilar Sejahtera that is used to facilitate Bihunku
untuk fasilitas produksi bihun instan Bihunku.
instant vermicelli production.
Tabel hasil produksi segmen usaha TPS Food pada 2016
Table of production result of TPS Food business segment in
2016
Uraian / Description
Mie Kering / Dried Noodle
Mie Instan / Instant Noodle
Bihun / Vermicelli
Biskuit / Biscuit
Wafer Stick
Makanan Ringan / Snack
Permen / Candy
Jumlah / Total
Satuan / Unit
Ton
Ton
Ton
Ton
Ton
Ton
Ton
Ton
Kuantitas / Quantity
50,863
15,722
35,111
17,152
87
9,076
675
128,687
Nilai / Value (juta / million Rp)
360,042
234,001
341,907
273,724
1,181
339,348
21,965
1,572,167
Melalui riset pasar yang terukur, selama 2016 TPS Food
Through a measurable market research, TPS Food launched a
meluncurkan berbagai produk baru hasil pengembangan
wide range of new products as a development result of the
Departemen Penelitian dan Pengembangan, yaitu:
Research and Development Department in 2016, namely:
No
1
2
3
4
5
6
Produk / Product
Taro Corn Puff rasa Jagung Bakar 7g / Taro Corn
Puff of 7g with Roasted Corn flavor
Taro Corn Puff rasa Karamel Asin 7gr / Taro Corn
Puff of 7gr with Salted Caramel flavor
Mie Kremezz Wave rasa Pedas Manis 15gr / Mie
Kremezz Wave of 15gr with Sweet Chilli flavor
Superior Mi Goreng Keriting 120gr / Superior Mi
Goreng Keriting of 120gr
Superior Mi Goreng Keriting 600gr / Superior Mi
Goreng Keriting of 600gr
Superior Mi Goreng Pipih 120gr / Superior Mi
Goreng Pipih of 120gr
No
7
Produk / Product
Superior Mi Goreng Pipih 600gr / Superior Mi
Goreng Pipih of 600gr
8
Superior Spider 750gr / Superior Spider of 750gr
9
Superior Spider 900gr / Superior Spider of 900gr
10
11
Taro Corn Puff rasa Jagung Bakar 35gr / Taro
Corn Puff of 35gr with Roasted Corn flavor
Mie Kremezz rasa Jagung Bakar 30gr / Mie
Kremezz of 30gr with Roasted Corn flavor
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
2016 Annual Report
97
KILAS KINERJA 2016
FLASHBACK PERFORMANCE OF 2016
LAPORAN MANAJEMEN
Management’s Report
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
TINJAUAN UNIT PENDUKUNG BISNIS
Overview of Business Support
C. Penjualan TPS Food 2016
C. TPS Food Sales in 2016
Sepanjang 2016, Perseroan menjalankan strategi perluasan
Throughout 2016, the Company has consistently employed
jaringan distribusi dan penetrasi produk secara berkelanjutan
the strategy of distribution network expansion and product
dan telah memberikan hasil yang baik. Perseroan menambah
penetration, which proved to deliver successful results. The
7 (tujuh) negara tujuan ekspor sehingga total negara tujuan
Company added 7 (seven) countries to its export destination
ekspor produk Perseroan mencapai 26 negara. Dari sisi
list, thus total export destination countries for the Company’s
domestik, per 31 Desember 2016 Perseroan telah berhasil
products reached 26 countries. Domestically, as of December
menjangkau jumlah kota tujuan distribusi lokal sebanyak 171
31, 2016, the Company succeeded to reached 171 cities as its
kota (sebelumnya 152 kota) dan telah memiliki jumlah outlet
local distribution target (previously 152 cities) with number of
sekitar 193.568 outlet melalui 74 grup distributor yang tersebar
outlets around 193,568 outlets through 74 distributor groups
di Pulau Sumatra, Jawa, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi,
spread across Sumatra, Java, Nusa Tenggara, Kalimantan,
Maluku dan Papua. Dengan dukungan kualitas produk yang
Sulawesi, Maluku, and Papua islands. Leveraging our prime
prima, Perseroan mampu meraih pertumbuhan penjualan yang
product quality, the Company succeeded to record positive
positif.
sales growth.
TPS Food sukses membukukan penjualan bersih sebesar
TPS Food was able to book net sales of Rp2,497.60 billion,
Rp2.497,60 miliar, jumlah tersebut mengalami pertumbuhan
which grew by 29.96% or Rp575.78 billion from the net sales
29,96% atau sebesar Rp575,78 miliar jika dibandingkan
of 2015 recorded at Rp1,921.82 billion. Basic food category
dengan
miliar.
contributed 42.17% from total sales of TPS Food, while
Kategori makanan pokok berkontribusi 42,17% terhadap total
tahun
sebelumnya
sebesar
Rp1.921,82
consumer food category contributed 57.83% from total sales
penjualan TPS Food. Sementara, kategori makanan konsumsi
of TPS Food. Overall, TPS Food managed to contribute 38.16%
berkontribusi sebesar 57,83% terhadap total penjualan TPS
to the Company’s total consolidated sales.
Food. Secara keseluruhan, kontribusi yang diberikan TPS Food
terhadap total penjualan konsolidasi Perseroan mencapai
38,16%.
98
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
Laporan Tahunan 2016
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
TATA KELOLA PERUSAHAAN
GOOD CORPORATE GOVERNANCE
TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN
CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY
TINJAUAN SEGMEN USAHA TPS RICE
OVERVIEW ON BUSINESS SEGMENT OF TPS RICE
A. Model Bisnis
A. Business Model
Dalam menjalankan usaha beras, Perseroan mendasarkan
In running rice production business, the Company devises its
langkah bisnis pada riset yang menyebutkan bahwa terdapat
business strategy based on a research pinpointing there is a gap
gap antara jumlah permintaan yang lebih tinggi dibandingkan
between higher demand and the rice supply. This contributes
jumlah pasokan. Hal ini menjadi salah satu penyebab tingginya
as one of the factors that lead to rice price hike in Indonesia as
harga beras di Indonesia dibandingkan dengan di beberapa
compared to other countries like Vietnam and Thailand.
negara lain seperti Vietnam dan Thailand.
Pasar beras Indonesia merupakan pasar yang terfragmentasi.
Indonesia’s rice market is a fragmented market. Approximately
Sekitar 80% dari total pabrik penggilingan beras merupakan
80% of total rice mills are small plants, around 5% of which are
pabrik kecil, sekitar 5% merupakan pabrik penggilingan beras
big scale rice milling plants, including rice mill of TPS Rice, and
berkapasitas besar, termasuk pabrik beras TPS Rice, dan sekitar
the remaining 15% of which are peddler mills.
15% sisanya merupakan penggilingan keliling.
Terkait impor beras, Pemerintah hanya memberikan izin impor
In relation to rice import, the Government provides import
kepada Badan Urusan Logistik (BULOG), kecuali izin impor
license only for Logistics Agency (BULOG), except import license
beras dengan spesifikasi tertentu, contohnya beras pecah yang
for rice with certain specifications, such as 100% broken rice
digunakan sebagai bahan baku pengolahan industri.
used as a raw material for industry manufacturing.
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
2016 Annual Report
99
KILAS KINERJA 2016
FLASHBACK PERFORMANCE OF 2016
LAPORAN MANAJEMEN
Management’s Report
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
TINJAUAN UNIT PENDUKUNG BISNIS
Overview of Business Support
TPS Rice merupakan divisi usaha Perseroan yang bergerak
TPS Rice is the Company’s business division engaged in rice
di bidang penggilingan dan distribusi beras. Langkah awal
millings and distributions. The Company entered into rice
Perseroan pada bisnis beras diawali dengan akuisisi PT Dunia
business through the acquisition of PT Dunia Pangan in 2010. At
Pangan pada 2010. Pada akhir tahun yang sama, Perseroan
the end of 2010, the Company acquired PT Jatisari Rejeki (JSR),
mengakuisisi PT Jatisari Srirejeki (JSR), perusahaan penggilingan
the first modern rice milling company in Indonesia. In 2011, the
beras
pada
Company continued to expand this division by acquiring a rice
2011, ekspansi usaha berlanjut dengan diakusisinya pabrik
modern
pertama
di
Indonesia.
Kemudian
mill and several premium rice brands from PT Alam Makmur
penggilingan padi dan beberapa merek beras premium dari PT
Sembada currently known as PT Indo Beras Unggul (IBU). In
Alam Makmur Sembada yang berubah nama menjadi PT Indo
2014, the Company inaugurated the first rice mill developed
Beras Unggul (IBU). Pada 2014, Perseroan meresmikan pabrik
by TPS Rice in Central Java, namely PT Sukses Abadi Karya Inti
beras pertama yang dibangun oleh TPS Rice yaitu PT Sukses
(SAKTI).
Abadi Karya Inti (SAKTI) di Jawa Tengah.
Model bisnis TPS Rice adalah “Paddy to Rice”, yaitu
TPS Rice business model is “Paddy to Rice”, which is to convert
mengkonversi padi basah (Gabah Kering Panen/GKP) yang
wet paddy (Dry Grain Harvest/GKP) purchased from the farmers,
dibeli dari para petani, dikeringkan dan diolah dengan mesin
being dried and processed with modern machineries to become
yang modern menjadi beras. Dengan bisnis model ini, TPS Rice
rice. With this business model, TPS Rice clearly differentiates
membedakan dirinya dengan kompetitor lain yang kebanyakan
itself from other competitors which mostly operate with small
rice milling tradisional kecil dan tersebar di banyak tempat serta
traditional rice milling, spread across many locations, and
kebanyakan mengadopsi bagian kecil dari bisnis model TPS
mostly adopt a small part of TPS Rice business model.
Rice.
Perseroan merupakan produsen beras terbesar dan modern di
The Company is the largest and one of the modern rice
Indonesia dengan total kapasitas produksi sebesar 480.000 ton.
producers in Indonesia with total capacity of 480,000 tons.
Melalui PT Dunia Pangan dan lima anak perusahaannya yaitu
Through PT Dunia Pangan and its five subsidiaries, namely PT
PT Jatisari Srirejeki (JSR), PT Indo Beras Unggul (IBU) , PT Sukses
Jatisari Srirejeki (JSR), PT Indo Beras Unggul (IBU), PT Sukses
Abadi Karya Inti (SAKTI), PT Tani Unggul Usaha (TUU), dan
Abadi Karya Inti (SAKTI), PT Tani Unggul Usaha (TUU), and PT
PT Swasembada Tani Selebes (STS), Perseroan memproduksi dan
Swasembada Tani Selebes (STS), the Company produces and
mendistribusikan produk beras yang dipasarkan baik di modern
distributes rice products under various popular trademarks
trade maupun general trade, dengan menggunakan berbagai
(branded rice) widely known by consumers that are marketed
merek dagang (branded rice) yang sudah dikenal konsumen.
both in modern and general trades. TPS Rice also produces rice
TPS Rice juga memproduksi beras untuk hotel, restoran, dan
for hotel, restaurant, and catering (HORECA), such as Arnotts,
catering (HORECA), seperti Arnotts, Mc Donalds Indonesia,
Mc Donalds Indonesia, Solaria, PT Bridgestone Tire Indonesia,
Solaria, PT Bridgestone Tire Indonesia, California Fried Chicken,
California Fried Chicken, MM Juice, Richeese Factory, and
MM Juice, Richeese Factory, dan Lion Boga; serta private label
Lion Boga ; as well as private label for several prominent
untuk beberapa swalayan terkemuka, seperti Indomaret,
supermarkets, such as Indomaret, Lion Superindo, and Lotte.
Lion Superindo, dan Lotte. Hal ini semakin membuktikan
This further proves the strength of TPS Rice with its nationwide
keunggulan TPS Rice yang memiliki jaringan distribusi nasional,
distribution network, manufacturing infrastructure capacity
memiliki kemampuan infrastruktur manufaktur yang sesuai
that meets food hygiene standard, and great capability to
dengan standard food hygiene, serta memiliki kemampuan
maintain its rice quality standard.
dalam menjaga standar kualitas beras.
Untuk pengembangan bisnis, TPS Rice telah menambah gudang
For its business development, TPS Rice added new warehouses
baru di IBU pada Agustus 2015, JSR pada Oktober 2015, dan
of IBU in August 2015, of JSR in October 2015, and of SAKTI
SAKTI pada Maret 2016, dengan penambahan kapasitas
in March 2016, with additional storage capacity amounting to
penyimpanan masing-masing sebesar 10.000 ton, 15.000 ton,
10,000 tons, 15,000 tons, and 28,000 tons for each.
dan 28.000 ton.
100 PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
Laporan Tahunan 2016
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
TATA KELOLA PERUSAHAAN
GOOD CORPORATE GOVERNANCE
TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN
CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY
Sehubungan dengan rencana penambahan pabrik beras
Pertaining to the Company’s rice mill expansion plan in Sidrap
di Sidrap dan Bone yang dirancang sebelumnya, Perseroan
and Bone that has been previously developed, the Company
menata kembali prioritasnya dengan mendahulukan perbaikan
re-manages its priority by first prefacing its program with
dan penambahan kapasitas di IBU dan JSR. Dengan demikian,
upgrading and capacity increase in IBU and JSR. Therefore,
kualitas dan kuantitas hasil produksi branded packed rice di IBU
the quality and quantity of production output of branded
dan JSR akan meningkat sejalan dengan investasi pada mesin
packed rice in IBU and JSR will increase as investment in new
baru yang rencananya akan dimulai pada 2017.
machineries will commence in 2017.
B. Peningkatan Kualitas dan Produktivitas
B. Quality and Productivity Improvement
Untuk menjaga dan meningkatkan kualitas beras yang
To maintain and increase rice quality produced, the Company
dihasilkan, Perseroan berupaya untuk melakukan standardisasi
strives to implement a standardization system for its rice
produk beras sehingga kualitas produk yang terjaga dapat
products to ensure the same quality of rice products obtained
diperoleh konsumen kapanpun mereka membeli kembali
by the consumers wherever or whenever they purchase any rice
produk yang diproduksi oleh TPS Rice.
products of TPS Rice.
Produk TPS Rice memiliki keunggulan tersendiri karena
The products of TPS Rice have their own excellence as their
memiliki kualitas dengan Standar Nasional Indonesia (SNI)
quality meet the Indonesian National Standards (SNI) of
6128:2008. IBU dan JSR memeroleh Sertifikat ISO 22000:2005
6128:2008. IBU and JSR received their ISO 22000:2005 and
dan SNI 6128:2008 untuk pertama kali pada 2013. Hal ini
SNI 6128:2008 Certificates for the first time in 2013. This
diawali dengan kesadaran bahwa konsumen menginginkan
achievement was initiated from the awareness that the
beras yang tidak hanya ekonomis tetapi juga bermutu tinggi.
consumers wanted not only affordable and economical but
Dengan demikian, pentingnya kualitas hasil produksi TPS Rice
also high quality rice products, thus encouraging the division
sangat menjadi perhatian. Sebagai bentuk pencapaian dari hal
to put a lot of attention to the quality of its products. As a
tersebut, IBU meraih SNI Award 2015 Peringkat Gold dan JSR
form of this commitment, IBU managed to achieve the 2015
meraih SNI Award 2016 Peringkat Silver.
SNI Award (Gold Rating) and JSR achieved the 2016 SNI Award
(Silver Rating).
Produk Beras Maknyuss milik TPS Rice memiliki moto “Bebas
TPS Rice’s Maknyuss Rice boasts a motto of “Bebas 3P”,
3P” yaitu bebas pemutih, pengawet dan pewangi. Sementara
which means free from bleach, preservatives, and perfumes
produk unggulan lainnya yaitu beras Ayam Jago memiliki moto
(Pemutih, Pengawet dan Pewangi), while the Ayam Jago Rice,
“Nyata Kualitasnya” karena kualitas baiknya yang konsisten.
with “Nyata Kualitasnya” motto, prides itself on its good and
consistent quality.
Guna meningkatkan produktivitas, TPS Rice menerapkan
To improve its productivity, TPS Rice implements several
beberapa strategi antara lain dengan berupaya menerapkan
strategies,
inventory management yang baik, berupaya menjaga keamanan
management system, striving to maintain supply security and
dan keberlanjutan pasokan, pengembangan merek, melakukan
sufficiency, developing brands, creating innovations in product
inovasi dalam diferensiasi produk, memperbarui mesin, serta
differentiation, machinery renewal, as well as maintaining good
mempertahankan hubungan baik dengan para petani.
relationship with the farmers.
namely
by
carrying
out
proper
inventory
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk 101
2016 Annual Report
KILAS KINERJA 2016
FLASHBACK PERFORMANCE OF 2016
LAPORAN MANAJEMEN
Management’s Report
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
TINJAUAN UNIT PENDUKUNG BISNIS
Overview of Business Support
C. Penjualan TPS Rice 2016
C. TPS Rice Sales in 2016
Kualitas produk yang terjamin, diferensiasi produk yang
With guaranteed product quality, product differentiation
sesuai selera pasar, kemasan yang sesuai dengan kebutuhan
that meets market appetite, popular packaging, and wide
konsumen, serta jaringan distribusi yang luas telah mendukung
distribution network, TPS Rice products can easily penetrate the
beras produksi TPS Rice melakukan penetrasi pasar. Pada
market. In 2016, Maknyuss successfully penetrated the market
2016, penetrasi pasar produk Maknyuss mencapai 135 kota di
in 135 cities across Indonesia and became the branded packed
Indonesia dan merupakan produk branded packed rice dengan
rice with the widest distribution network. This expansion
jaringan distribusi terluas. Hal tersebut berhasil meningkatkan
successfully increased the contribution of branded packed rice
kontribusi penjualan branded packed rice menjadi sebesar 30%
sales to 30% to the total sales of TPS Rice.
terhadap total penjualan TPS Rice.
Pada 2016, TPS Rice membukukan penjualan sebesar Rp4.011,18
This year, TPS Rice recorded its sales of Rp4,011.18 billion, grew
miliar yang meningkat 1,28% atau sebesar Rp50,80 miliar jika
by 1.28% or Rp50.80 billion from Rp3,960.37 billion recorded
dibandingkan pada 2015 sebesar Rp3.960,37 miliar. Secara
in 2015. Overall, TPS Rice contributed 61.28% to the total sales
keseluruhan, kontribusi yang diberikan TPS Rice terhadap total
of the Company.
penjualan Perseroan mencapai 61,28%.
102 PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
Laporan Tahunan 2016
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
TATA KELOLA PERUSAHAAN
GOOD CORPORATE GOVERNANCE
TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN
CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY
PROFITABILITY
PROFITABILITAS
Profitabilitas merupakan kemampuan yang dimiliki oleh
Profitability is the ability of the Company to gain profit within a
Perseroan untuk mendapatkan laba (keuntungan) dalam suatu
certain performance period. In 2016, the Company’s profitability
periode kinerja tertentu. Pada 2016, perhitungan profitabilitas
calculation can be seen in the following table:
Perseroan ditampilkan dalam tabel berikut:
Uraian / Description
Net Profit Margin
2016
2015
2014
9.07%
5.38%
6.45%
Return on Asset
7.77%
4.12%
5.13%
Return on Equity
16.87%
9.42%
10.54%
URAIAN ATAS KINERJA KEUANGAN
PERUSAHAAN
DESCRIPTION ON THE COMPANY’S FINANCIAL
PERFORMANCE
Analisis dan pembahasan kinerja keuangan berikut disusun
The following analysis and discussion on financial performance
berdasarkan informasi yang diperoleh dari laporan keuangan
was drafted based on the information from the Company’s
Perseroan yang berakhir pada 31 Desember 2016. Laporan
financial statement ended on December 31, 2016. The
Keuangan tersebut telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik
Financial Statement was audited by Public Accounting Firm
Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar dan Rekan yang ditunjuk
Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar and Partner as appointed
Perseroan. Laporan Keuangan Perseroan telah memperoleh
by the Company. The Financial Statements received unqualified
opini wajar tanpa pengecualian.
opinion.
LAPORAN POSISI KEUANGAN
FINANCIAL POSITION REPORT
A. Aset
A. Assets
Jumlah aset Perseroan pada 2016 tercatat sebesar Rp9.254,54
Total assets in 2016 was Rp9,254.54 billion, increased by
miliar,
miliar
2.14% or by Rp193.56 billion compared to 2015 which was
dibandingkan pada 2015 sebesar Rp9.060,98 miliar. Aset
tumbuh
2,14%
atau
sebesar
Rp193,56
Rp9,060.98 billion. Current assets increased by 33.28% or by
lancar mengalami kenaikan 33,28% atau sebesar Rp1.485,53
Rp1,485.53 billion to Rp5,949.16 billion compared to 2015 at
miliar menjadi Rp5.949,16 miliar dibandingkan pada 2015
Rp4,463.64 billion. Non-current assets decreased by 28.10% or
sebesar Rp4.463,64 miliar. Sementara aset tidak lancar
Rp1,291.97 billion to Rp3,305.38 billion compared to 2015 at
mengalami penurunan 28,10% atau sebesar Rp1.291,97 miliar
Rp4,597.35 billion.
menjadi Rp3.305,38 miliar dibandingkan pada 2015 sebesar
Rp4.597,35 miliar.
Peningkatan aset lancar terutama disebabkan oleh peningkatan
The increase in current assets was particularly due to rising trade
pada piutang usaha-pihak ketiga dan persediaan, serta adanya
receivables – third party and inventories, as well as because
piutang pihak berelasi non-usaha yang merupakan hasil dari
there is due from related parties – non trade as a result of sales
penjualan kepemilikan saham Perseroan pada PT Golden
of the Company’s share ownership in PT Golden Plantation
Plantation Tbk kepada PT JOM Prawarsa Indonesia. Sementara
Tbk to PT JOM Prawarsa Indonesia. In the non-current assets
pada kelompok akun aset tidak lancar, penurunan terjadi
account, the decrease was because there was no balance of
karena tidak adanya saldo tanaman perkebunan dan biaya
plantation and deferred cost of landrights processing because
tangguhan pengurusan hak atas tanah sebagai akibat dari
of divestment in TPS Palm Oil business.
divestasi usaha TPS Palm Oil.
- Kas dan Setara Kas
- Cash and Cash Equivalent
Kas dan setara kas pada 2016 mengalami penurunan
Cash and cash equivalent in 2016 decreased by 49.72%
sebesar 49,72% atau sebesar Rp292,59 miliar menjadi
or by Rp292.59 billion to Rp295.93 billion compared to
Rp295,93 miliar dibandingkan pada 2015 sebesar Rp588,51
2015 at Rp588.51 billion. The decrease of cash and cash
miliar. Penurunan kas dan setara kas terjadi karena adanya
equivalent was due to the decrease in the amount of cash
penurunan jumlah kas di bank dan deposito berjangka, yang
in banks and time deposits, due to the time deposits with
dikarenakan adanya dana deposito berjangka dengan jatuh
maturity periods of 6 months amounting to Rp405.40 billion
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk 103
2016 Annual Report
KILAS KINERJA 2016
FLASHBACK PERFORMANCE OF 2016
LAPORAN MANAJEMEN
Management’s Report
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
TINJAUAN UNIT PENDUKUNG BISNIS
Overview of Business Support
tempo 6 bulan sebesar Rp405,40 miliar diklasifikasikan ke
were classified as other current financial assets (pursuant to
aset keuangan lancar lainnya (sesuai peraturan OJK dan
the regulations of OJK and PSAK).
PSAK).
- Piutang Usaha-Pihak Ketiga
- Trade Receivables – Third Parties
Pada 2016, piutang usaha-pihak ketiga meningkat 20,98%
In 2016, trade receivables – third parties increased by
atau sebesar Rp415,11 miliar menjadi Rp2.393,72 miliar
20.98% or by Rp415.11 billion to Rp2,393.72 billion
dibandingkan pada 2015 sebesar Rp1.978,61 miliar.
compared to 2015 at Rp1,978.61 billion. The increase was
Peningkatan ini sejalan dengan adanya peningkatan total
in line with the increase in total sales and expansion of
penjualan dan perluasan jaringan distribusi.
dstribution network.
- Persediaan
- Inventories
Jumlah persediaan pada 2016 mengalami peningkatan
Total inventories in 2016 increased by 31.90% or by
31,90% atau sebesar Rp500,62 miliar menjadi Rp2.069,73
Rp500.62 billion to Rp2,069.73 billion compared to 2015
miliar dibandingkan pada 2015 sebesar Rp1.569,10 miliar.
at Rp1,569.10 billion. The largest component in the
Komponen terbesar dalam Persediaan terutama adalah
Inventories was raw materials stock at TPS Rice.
persediaan bahan baku TPS Rice.
Pada 31 Desember 2016 dan 2015 persediaan telah
As of December 31, 2016 and 2015, inventories had been
diasuransikan terhadap risiko kebakaran, gempa bumi
insured against fire, earthquake and other risks with the sum
dan risiko lainnya dengan jumlah pertanggungan masing-
insured amounting to Rp1,119.77 billion and Rp1,435.26
masing sebesar Rp1.119,77 miliar dan Rp1.435,26 miliar.
billion, respectively. The management believes that the sum
Manajemen berpendapat bahwa nilai pertanggungan
insured is adequate to cover any possible losses. There was
asuransi
also no indication of impairment of inventories in 2016 and
tersebut
cukup
memadai
untuk
menutup
kemungkinan kerugian atas risiko yang mungkin dialami.
2015.
Juga, tidak terdapat indikasi penurunan nilai persediaan
pada tahun 2016 dan 2015.
B. Liabilitas
B. Liabilities
Jumlah liabilitas Perseroan pada 2016 tercatat sebesar
Total liabilities in 2016 was recorded at Rp4,990.14 billion, a
Rp4.990,14 miliar, menurun 2,04% atau sebesar Rp103,94
decrease of 2.04% or by Rp103.94 billion compared to 2015
miliar dibandingkan pada 2015 sebesar Rp5.094,07 miliar.
at Rp5,094.07 billion. The amount of total liabilities consisted
Perolehan jumlah liabilitas tersebut terdiri dari 50,19%
of current liabilities at 50.19% and non-current liabilities at
merupakan liabilitas jangka pendek dan 49,81% merupakan
49.81%.
liabilitas jangka panjang.
Jumlah liabilitas jangka pendek mengalami penurunan 8,95%
Current liabilities decreased by 8.95% or Rp246.13 billion to
atau Rp246,13 miliar menjadi Rp2.504,33 miliar dibandingkan
Rp2,504.33 billion compared to 2015 at Rp2,750.46 billion.
pada 2015 yang sebesar Rp2.750,46 miliar. Penurunan terutama
The decrease was particularly due to the decrease in trade
disebabkan oleh turunnya jumlah utang usaha kepada pihak
payables to third parties, tax payable, other short-term financial
ketiga, jumlah utang pajak, liabilitas keuangan jangka pendek
liabilities, and because there were no advances on sales.
lainnya, dan tidak adanya uang muka penjualan.
Sementara, liabilitas jangka panjang mengalami peningkatan
Meanwhile, non-current liabilities increased by 6.07% or
sebesar 6,07% atau Rp142,19 miliar menjadi Rp2.485,81
Rp142.19 billion to Rp2,485.81 billion compared to 2015
miliar dibandingkan pada 2015 Rp2.343,62 miliar. Peningkatan
at Rp2,343.62 billion. The increase was mainly due to the
ini terutama disebabkan oleh adanya penawaran umum sukuk
Company’s public offering of TPS Food sukuk ijarah II at the
ijarah TPS Food II Perusahaan sebesar Rp1.200 miliar.
amount of Rp1,200 billion.
104 PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
Laporan Tahunan 2016
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
TATA KELOLA PERUSAHAAN
GOOD CORPORATE GOVERNANCE
TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN
CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY
C. Ekuitas
C. Equity
Pada 2016, Perseroan mencatat peningkatan ekuitas sebesar
In 2016, the Company recorded an increase in equity at 7.50%
7,50% atau sebesar Rp297,49 miliar menjadi Rp4.264,40 miliar
or by Rp297.49 billion to Rp4,264.40 billion from Rp3,966.91
dari Rp3.966,91 miliar pada 2015. Peningkatan ini terutama
billion in 2015. The increase was primarily due to the increase
disebabkan oleh adanya kenaikan saldo laba dan tambahan
in retained earnings and additional paid-in capital from the
modal disetor dari selisih nilai transaksi restrukturisasi entitas
difference in value of restructuring of entities under common
sepengendali.
control.
Dalam jutaan Rupiah
In million Rupiah
Uraian / Description
2016
2015
Pertumbuhan / Growth
Rp
%
Aset Lancar / Current Assets
5,949,164
4,463,635
1,485,529
33.28%
Aset Tidak Lancar / Non-Current Assets
3,305,375
4,597,345
(1,291,970)
-28.10%
Jumlah Aset / Total Assets
9,254,539
9,060,980
193,559
2.14%
Liabilitas Jangka Pendek / Current Liabilities
2,504,330
2,750,457
(246,127)
-8.95%
Liabilitas Jangka Panjang / Non-Current Liabilities
2,485,809
2,343,616
142,193
6.07%
Jumlah Liabilitas / Total Liabilities
4,990,139
5,094,073
(103,934)
-2.04%
321,467
597,830
(276,363)
-46.23%
Jumlah Ekuitas / Total Equity
4,264,400
3,966,907
297,493
7.50%
Jumlah Liabilitas dan Ekuitas / Total Liabilities and Equity
9,254,539
9,060,980
193,559
2.14%
Kepentingan Non-Pengendali / Non-Controlling Interest
LAPORAN LABA RUGI
INCOME STATEMENTS
A. Penjualan
A. Sales
Pada 2016, Perseroan sukses membukukan pertumbuhan
In 2016, the Company recorded sales growth of 8.90% or
penjualan sebesar 8,90% atau Rp534,79 miliar menjadi
Rp534.79 billion to Rp6,545.68 billion compared to 2015 at
Rp6.545,68 miliar dibandingkan pada 2015 sebesar Rp6.010,90
Rp6,010.90 billion. The sales growth was due to the increase
miliar. Pertumbuhan penjualan tersebut disebabkan oleh
in TPS Food sales at 29.96% and TPS Rice sales at 1.28%. TPS
peningkatan penjualan TPS Food sebesar 29,96% dan penjualan
Rice generated the largest contribution to consolidated sales at
TPS Rice sebesar 1,28%. TPS Rice memberikan kontribusi
61.28%. On the other hand, TPS Food contributed 38.16% to
terbesar terhadap penjualan konsolidasi yaitu sebesar 61,28%.
total consolidated sales in 2016.
Sedangkan TPS Food memberikan kontribusi sebesar 38,16%
terhadap penjualan konsolidasi pada 2016.
Penjualan TPS Food pada 2016 tumbuh sebanyak Rp575,78
In 2016, TPS Food sales grew Rp575.78 billion from Rp1,921.82
miliar dari Rp1.921,82 miliar pada 2015 menjadi Rp2.497,60
billion in 2015 to Rp2,497.60 billion. Gross sales for Basic
miliar. Penjualan bruto kategori produk Makanan Pokok
Food category, particularly for Dried Noodles, increased by
khususnya produk Mie Kering mengalami peningkatan 13,97%
13.97% or Rp68.07 billion to Rp555.32 billion compared to
atau Rp68,07 miliar menjadi Rp555,32 miliar dibandingkan
the previous year at Rp487.25 billion. Meanwhile, Vermicelli
tahun sebelumnya sebesar Rp487,25 miliar. Sementara, produk
product increased by 43.73% or Rp159.05 billion to Rp522.75
Bihun mengalami peningkatan sebesar 43,73% atau Rp159,05
billion compared to 2015 at Rp363.70 billion. Gross sales for
miliar menjadi Rp522,75 miliar dibandingkan pada 2015
Consumer Food category in 2016 increased by 30.29% or
sebesar Rp363,70 miliar. Sementara penjualan bruto kategori
Rp343.76 billion to Rp1,478.71 billion compared to 2015 at
produk Makanan Konsumsi pada 2016 mengalami kenaikan
Rp1,134.95 billion. This increase was mainly due to the increase
30,29% atau sebesar Rp343,76 miliar menjadi Rp1.478,71
in gross sales of Biscuit products at 136.25% or Rp227.99
miliar dibandingkan pada 2015 sebesar Rp1.134,95 miliar.
billion to Rp395.32 billion from Rp167.34 billion in 2015. In
Kenaikan ini terutama disebabkan oleh peningkatan penjualan
addition, the increase in Instant Noodles product also increased
bruto produk Biskuit sebesar 136,25% atau Rp227,99 miliar
by 61.70% or Rp144.72 billion to Rp379.28 billion from
menjadi Rp395,32 miliar dari Rp167,34 miliar pada 2015.
Rp234.57 billion in 2015.
Selain itu, peningkatan produk Mie Instan juga mengalami
peningkatan 61,70% atau Rp144,72 miliar menjadi Rp379,28
miliar dari Rp234,57 miliar pada 2015.
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk 105
2016 Annual Report
KILAS KINERJA 2016
FLASHBACK PERFORMANCE OF 2016
LAPORAN MANAJEMEN
Management’s Report
TPS Rice
TINJAUAN UNIT PENDUKUNG BISNIS
Overview of Business Support
In million Rupiah
Dalam jutaan Rupiah
Uraian / Description
TPS Food
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
Kontribusi 2016 / Contribution in 2016
Kontribusi 2015 / Contribution in 20156
38.16%
2,497,599
31.97%
1,921,818
61.28%
4,011,176
65.89%
3,960,374
B. Beban Pokok Penjualan
B. Cost of Goods Sold
Beban pokok penjualan pada 2016 tercatat sebesar Rp4.862,38
In 2016, cost of goods sold was recorded at Rp4,862.38 billion,
miliar, meningkat 2,64% atau sebesar Rp125,20 miliar jika
increased by 2.64% or by Rp125.20 billion compared to the
dibandingkan dengan tahun sebelumnya sebesar Rp4.737,18
previous year at Rp4,737.18 billion. This figure accounted for
miliar. Jumlah tersebut terdiri dari beban pokok penjualan TPS
costs of goods sold of TPS Food and TPS Rice.
Food dan beban pokok penjualan TPS Rice.
Beban pokok penjualan TPS Food pada 2016 tercatat sebesar
Cost of goods sold of TPS Food in 2016 was Rp1,574.79 billion,
Rp1.574,79 miliar, meningkat 27,15% atau Rp336,24 miliar
an increase of 27.15% or Rp336.24 billion compared to 2015
dibandingkan pada 2015 sebesar Rp1.238,56 miliar.
at Rp1,238.56 billion.
Beban pokok penjualan TPS Rice pada 2016 tercatat sebesar
Cost of goods sold of TPS Rice in 2016 was recorded at
Rp3.231,14 miliar, menurun 4,92% atau sebesar Rp167,09
Rp3,231.14 billion, decreased by 4.92% or Rp167.09 billion
miliar dibandingkan pada 2015 sebesar Rp3.398,23 miliar.
compared to 2015 at Rp3,398.23 billion.
C. Laba Kotor
C. Gross Profit
Pada 2016, Perseroan mencatatkan laba kotor sebesar
In 2016, the Company recorded gross profit at Rp1,683.30
Rp1.683,30 miliar yang meningkat 32,16% atau sebesar
billion, an increase of 32.16% or Rp409.58 billion compared to
Rp409,58 miliar jika dibandingkan tahun sebelumnya sebesar
the previous year at Rp1,273.72 billion.
Rp1.273,72 miliar.
D. Beban Usaha
D. Operating Expenses
Sejalan dengan pertumbuhan usaha, Perseroan juga merekrut
In line with business growth, the Company recruited
karyawan, menaikkan upah minimum dan melakukan kegiatan
employees, increased its minimum wages and conducted
pemasaran. Pada 2016, Perseroan membukukan jumlah beban
marketing activities. In 2016, the Company recorded total
usaha sebesar Rp667,54 miliar yang meningkat 23,66% atau
operating expenses of Rp667.54 billion, an increase of 23.66%
sebesar Rp127,74 miliar jika dibandingkan dengan tahun
or Rp127.74 billion compared to the previous year at Rp539.80
sebelumnya yaitu sebesar Rp539,80 miliar.
billion.
E. Laba Usaha
E. Operating Income
Laba usaha pada 2016 mengalami peningkatan 73,34%
In 2016, operating income increased by 73.34% or Rp542.31
atau sebesar Rp542,31 miliar menjadi Rp1.281,74 miliar jika
billion to Rp1,281.74 billion compared to the previous year at
dibandingkan dengan tahun sebelumnya sebesar Rp739,43
Rp739.43 billion.
miliar.
F. Laba Bersih
F. Net Profit
Laba bersih merupakan jumlah laba tahun berjalan yang
Net profit is a total profit for the year attributable to owners of
dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk. Pada 2016,
parent entity. In 2016, net profit gain increased by 83.49% or
perolehan laba bersih meningkat sebesar 83,49% atau sebesar
Rp270.03 billion to Rp593.48 billion compared to the previous
Rp270,03 miliar menjadi Rp593,48 miliar jika dibandingkan
year at Rp323.44 billion. This was primarily due to the increase
tahun sebelumnya sebesar Rp323,44 miliar. Hal ini terutama
in gross profit margin both in TPS Food and TPS Rice, in which
karena adanya peningkatan marjin laba kotor baik di TPS Food
total consolidated gross profit margin increased from 21.19%
maupun di TPS Rice, dimana total marjin laba kotor konsolidasi
in 2015 to 25.72% in 2016.
naik dari 21,19% di 2015 menjadi 25,72% di 2016.
106 PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
Laporan Tahunan 2016
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
TATA KELOLA PERUSAHAAN
GOOD CORPORATE GOVERNANCE
TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN
CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY
G. Laba per Saham
G. Earnings per Share
Laba per saham (LPS) dasar dihitung dengan membagi laba
Basic earnings per share (LPS) is calculated by dividing profit
yang dapat diatribusikan kepada entitas induk dengan jumlah
attributable to parent entity with weighted average of
rata-rata tertimbang saham biasa yang beredar dalam tahun
outstanding shares on related period. In 2016, basic earnings
buku. Pada 2016, laba per saham dasar tercatat sebesar
per share was posted at Rp184.39, increased by 83.49%
Rp184,39 yang meningkat 83,49% jika dibandingkan dengan
compared to the previous year at Rp100.49. This was due to
tahun sebelumnya sebesar Rp100,49. Hal ini karena laba tahun
profit for the year attributable to owner of parent entity that
berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk
increased by 83.49%.
meningkat sebesar 83,49%.
Dalam jutaan Rupiah
Uraian / Description
Penjualan Neto / Net Sales
Beban Pokok Penjualan / Cost of Goods Sold
Laba Bruto / Gross Profit
In million Rupiah
2016
2015
6,545,680
6,010,895
-4,862,377
-4,737,175
Pertumbuhan / Growth
Rp
%
534,785
8.90%
-125,202
2.64%
1,683,303
1,273,720
409,583
32.16%
Beban Usaha / Operating Expenses
-667,537
-539,799
-127,738
23.66%
Pendapatan Lainnya / Other Income
295,490
8,455
287,035
3394.86%
Beban Lainnya / Other Expenses
-29,512
-2,942
-26,570
903.13%
Laba Usaha / Operating Income
1,281,744
739,434
542,310
73.34%
-383,313
-238,999
-144,314
60.38%
898,431
500,435
397,996
79.53%
-179,203
-126,685
-52,518
41.46%
719,228
373,750
345,478
92.44%
-12,547
5,282
-17,829
-337.54%
706,681
379,032
Comprehensive Income for the Year
Laba Tahun Berjalan Yang Dapat Diatribusikan Kepada / Profit For The Year Attributable to:
327,649
86.44%
Pemilik Entitas Induk / Owners of the Parent
593,475
323,441
270,034
83.49%
Kepentingan Non – Pengendali / Non-Controlling Interest
125,753
50,309
75,444
149.96%
Biaya Keuangan Neto / Net Finance Cost
Laba Sebelum Beban Pajak Penghasilan / Income before
Income Tax Expenses
Beban Pajak Penghasilan / Income Tax Expenses
Laba Tahun Berjalan / Profit for the Year
Penghasilan (Rugi) Komprehensif Lain Tahun Berjalan /
Other Comprehensive Income (Loss) for the Year
Jumlah Laba Komprehensif Tahun Berjalan / Total of
Jumlah Laba Komprehensif Yang Dapat Diatribusikan Kepada / Total of Comprehensive Income Attributable to:
Pemilik Entitas Induk / Owners of the Parent
581,034
327,772
253,262
77.27%
Kepentingan Non – Pengendali / Non-Controlling Interest
125,647
51,260
74,387
145.12%
184.39
100.49
84
83.49%
Laba per Saham / Earnings per Share
LAPORAN ARUS KAS
CASH FLOW STATEMENT
Pada akhir periode 2016, Perseroan membukukan saldo akhir
By the end of 2016 period, the Company recorded ending
kas dan setara kas sebesar Rp295,93 miliar yang menurun
balance of cash and cash equivalent of Rp295.93 billion,
49,72% atau sebesar Rp292,59 miliar jika dibandingkan tahun
decreased by 49.72% or by Rp292.59 billion compared to the
sebelumnya sebesar Rp588,51 miliar. Penurunan ini disebabkan
previous year at Rp588.51 billion. The decrease was due to the
adanya aktivitas investasi perusahaan.
company’s investment activity.
A. Arus Kas dari Aktivitas Operasi
A. Cash Flow from Operating Activities
Perseroan membukukan peningkatan arus kas bersih yang
The Company recorded net cash flow from operating activities at
diperoleh dari aktivitas operasi sebesar Rp463,58 miliar. Jumlah
Rp463.58 billion. The number increased by 16.13% compared
tersebut mengalami peningkatan 16,13% dibandingkan pada
to 2015 at 399.19 billion. The increase of cash receipts was
2015 sebesar Rp399,19 miliar. Peningkatan penerimaan kas
mainly from cash received from customers at Rp6,041.52 billion
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk 107
2016 Annual Report
KILAS KINERJA 2016
FLASHBACK PERFORMANCE OF 2016
LAPORAN MANAJEMEN
Management’s Report
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
TINJAUAN UNIT PENDUKUNG BISNIS
Overview of Business Support
terutama berasal dari penerimaan dari pelanggan sebesar
which increased by 11.66% or by Rp631.05 billion compared
Rp6.041,52 miliar yang meningkat 11,66% atau sebesar
to 2015 at Rp5,410.47 billion. In addition, the increase in cash
Rp631,05 miliar dibandingkan tahun 2015 sebesar Rp5.410,47
received from operating activities also came from the increase in
miliar. Selain itu, peningkatan penerimaan kas dari aktivitas
interest income receipt at 11.53% or Rp1.55 billion to Rp14.98
operasi juga berasal dari peningkatan penerimaan penghasilan
billion compared to the previous year at Rp13.43 billion.
bunga sebesar 11,53% atau sebesar Rp1,55 miliar menjadi
Rp14,98 miliar jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya
sebesar Rp13,43 miliar.
B. Arus Kas dari Aktivitas Investasi
B. Cash Flow from Investing Activities
Pada 2016, Perseroan mencatatkan arus kas bersih digunakan
In 2016, the Company recorded net cash flow used for
untuk aktivitas investasi sebesar Rp1.158,12 miliar yang
investing activities at Rp1,158.12 billion, an increase of 6.92%
meningkat 6,92% atau sebesar Rp74,97 miliar jika dibandingkan
or by Rp74.97 billion compared to 2015 at Rp1,083.15 billion.
pada 2015 sebesar Rp1.083,15 miliar. Peningkatan ini terutama
The increase was particularly due to placement of short-term
disebabkan adanya penempatan investasi jangka pendek
investment in the form of time deposits at Rp405.40 billion.
berupa deposito berjangka sebesar Rp405,40 miliar.
C. Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan
C. Cash Flow from Financing Activities
Perseroan mencatat peningkatan kas masuk dari aktivitas
The Company recorded cash flow from financing activities
pendanaan pada 2016 sebesar 625,45% atau sebesar
in 2016 at 625.45% or Rp346.70 billion to Rp402.14 billion
Rp346,70 miliar menjadi Rp402,14 miliar jika dibandingkan
compared to the previous year at Rp55.43 billion. The increase
tahun sebelumnya sebesar Rp55,43 miliar. Peningkatan ini
was particularly due to the Company’s public offering of TPS
terutama berasal dari adanya penawaran umum sukuk ijarah
Food sukuk ijarah II at Rp1,200 billion.
TPS Food II Perseroan sebesar Rp1.200 miliar.
Dalam jutaan Rupiah
In million Rupiah
Pertumbuhan
Uraian / Description
Arus Kas dari Aktivitas Operasi / Cash Flow from Operating
Activities
Arus Kas dari Aktivitas Investasi / Cash Flow from Investing
Activities
Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan / Cash Flow from Financing
Activities
Peningkatan Bersih Kas dan Setara Kas / Net Increase of Cash
and Cash Equivalent
Dampak Selisih Kurs atas Kas dan Setara Kas / Effect of Foreign
Exchange on Cash and Cash Equivalent
Saldo Kas dan Setara Kas Awal Tahun / Cash and Cash
Equivalent Balance at Beginning of the Year
Saldo Kas dan Setara Kas Akhir Tahun / Cash and Cash
Equivalent Balance at End of the Year
108 PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
Laporan Tahunan 2016
Pertumbuhan / Growth
Rp
%
2016
2015
463,580
399,185
64,395
16.13%
-1,158,118
1,083,146
-74,972
6.92%
402,137
55,433
346,704
625.45%
-292,401
(628,528)
336,127
-53.48%
-187
488
-675
-138.32%
588,514
1,216,554
-628,040
-51.62%
295,926
588,514
-292,588
-49.72%
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
TATA KELOLA PERUSAHAAN
GOOD CORPORATE GOVERNANCE
TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN
CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY
PERBANDINGAN ANTARA TARGET DENGAN
PENCAPAIAN 2016 SERTA PROYEKSI 2017
COMPARISON BETWEEN TARGET AND
REALIZATION IN 2016 AND 2017 PROJECTION
Dalam miliar Rupiah kecuali dinyatakan lain
In billion Rupiah unless otherwise stated
Realisasi 2015 /
Realisasi 2016 /
Realization 2015
Realization 2016
TPS Food
1,921.82
2,497.60
2,636
3,084.7
TPS Rice
3,960.37
4,011.18
4,250
4,529.5
TPS Food
36%
37%
36%
34%
TPS Rice
14%
19%
18%
21%
Uraian / Description
Target 2016
Proyeksi 2017 /
Projection 2017
Penjualan / Sales
Marjin Laba Kotor / Gross Profit Margin (%)
KEMAMPUAN MEMBAYAR UTANG DAN
TINGKAT KOLEKTIBILITAS PIUTANG
SOLVENCY AND RECEIVABLES COLLECTIBILITY
RATE
Kemampuan Membayar Utang
Solvency
A. Likuiditas
A. Liquidity
Rasio
menunjukkan
Liquidity ratio is a ratio that displays the Company’s capability
kemampuan Perseroan dalam memenuhi kewajiban jangka
likuiditas
merupakan
rasio
yang
in meeting its short-term obligations on maturity date, such as
pendek pada saat jatuh tempo, salah satunya adalah rasio
current ratio. The Company’s current ratio in 2016 was 2.38
lancar. Rasio lancar Perseroan pada 2016 tercatat sebesar 2,38
times from 1.62 in 2015. Meanwhile, the Company’s Quick
kali dari 1,62 kali pada 2015. Sementara, Rasio Cepat Perseroan
Ratio in 2016 was recorded at 1.55 times and Cash Ratio was
pada 2016 tercatat sebesar 1,55 kali dan Rasio kas tercatat
booked at 0.12 times, however, if the Time Deposits with
sebesar 0,12 kali, namun jika Deposito Berjangka dengan jatuh
maturity periods of 6 months amounting to Rp405.40 billion
tempo 6 bulan sebesar Rp405,40 miliar yang diklasifikasikan ke
which were classified as Other Current Financial Assets were
Aset Keuangan Lancar Lainnya diperhitungkan, maka Rasio Kas
calculated, the Cash Ratio would be booked at 0.28 times.
menjadi sebesar 0,28 kali.
B. Solvabilitas
B. Solvability
Rasio interest coverage tahun 2016 dan 2015 masing-masing
Interest coverage ratio in 2016 and 2015 was 3.3 times and
sebesar 3,3 kali dan 3,04 kali. Terkait dengan pendanaan,
3.04 times respectively. In terms of financing, the growth from
pertumbuhan yang berasal dari hutang cenderung wajar
debts was considered fair with Debt to Asset Ratio of 0.47
dengan Debt to Asset Ratio pada 2016 sebesar 0,47 kali.
times in 2016. Meanwhile, Net Interest Bearing Debt to Equity
Sementara Net Interest Bearing Debt to Equity Perseroan pada
in 2016 amounted to 0.85 times.
2016 sebesar 0,85 kali.
Tingkat Kolektibilitas Piutang
Receivables Collectibility Rate
Tingkat kolektibilitas piutang Perseroan pada 2016 adalah 132
The Company’s receivables collectibility rate in 2016 was
hari, sedangkan tahun sebelumnya adalah sebesar 119 hari.
132 days, while it was 119 days in the previous year. Trade
Piutang usaha pada 31 Desember 2016 mencapai Rp2.393,72
receivables as of December 31, 2016 reached Rp2,393.72
miliar dimana sekitar 73,66% merupakan piutang usaha lancar.
billion, in which 73.66% consisted of current trade receivables.
INFORMASI DAN FAKTA MATERIAL YANG
TERJADI SETELAH TANGGAL LAPORAN
AKUNTAN
MATERIAL INFORMATION AND FACT
SUBSEQUENT TO BALANCE SHEET DATE
Tidak terdapat informasi dan fakta material yang terjadi setelah
There was no information and material fact happened
tanggal laporan akuntan.
subsequent to balance sheet date.
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk 109
2016 Annual Report
KILAS KINERJA 2016
FLASHBACK PERFORMANCE OF 2016
LAPORAN MANAJEMEN
Management’s Report
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
TINJAUAN UNIT PENDUKUNG BISNIS
Overview of Business Support
INFORMASI KEUANGAN YANG MENGANDUNG
KEJADIAN YANG BERSIFAT LUAR BIASA
FINANCIAL INFORMATION CONTAINING
EXTRAORDINARY EVENTS
Sepanjang 2016, Perseroan tidak mencatatkan informasi
In 2016, the Company did not record any financial information
keuangan yang mengandung kejadian luar biasa dan jarang
containing extraordinary and rare event which may affect the
terjadi yang dapat mempengaruhi kinerja Perseroan.
Company’s performance.
STRUKTUR MODAL DAN KEBIJAKAN
MANAJEMEN ATAS STRUKTUR MODAL
CAPITAL STRUCTURE AND MANAGEMENT
POLICY ON CAPITAL STRUCTURE
Struktur modal merupakan penggabungan antara modal
Capital Structure is the compounding of own capital (equity)
sendiri (ekuitas) dan utang (liabilitas). Perusahaan secara
and debts (liabilities). The Company regularly reviews and
rutin menelaah dan mengelola struktur permodalan untuk
manages the capital structure to ensure that the return to
memastikan struktur modal dan hasil pengembalian ke
stockholders is optimal, by considering the capital needs in
pemegang saham yang optimal, dengan mempertimbangkan
the future and the Company’s capital efficiency, profitability
kebutuhan modal masa depan dan efisiensi modal Perusahaan,
in the present and the future, projected operating cash flows,
profitabilitas masa sekarang dan yang akan datang, proyeksi
projected capital expenditures and projected opportunities of
arus kas operasi, proyeksi belanja modal dan proyeksi peluang
strategic investment.
investasi yang strategis.
In million Rupiah
Dalam jutaan Rupiah
2016
Persentase /
Percentage
2015
Persentase /
Percentage
2,504,330
27.06%
2,750,457
30.35%
2,485,809
26.86%
2,343,616
25.86%
4,990,139
53.92%
5,094,073
56.22%
Jumlah Ekuitas / Total Equity
4,264,400
46.08%
3,966,907
43.78%
Jumlah Aset / Total Assets
9,254,539
100%
9,060,980
100%
Uraian / Description
Liabilitas Jangka Pendek / Current
Liabilities
Liabilitas Jangka Panjang /
Noncurrent Liabilities
Jumlah Liabilitas / Total Liabilities
Tujuan manajemen permodalan adalah untuk menjaga
The objective of capital management is to safeguard the
kelangsungan usaha Perusahaan, memaksimalkan manfaat
Company’s ability as a going concern, maximize the returns
bagi pemegang saham dan pemangku kepentingan lainnya
to stockholders and benefits for other stockholders and to
serta menjaga struktur modal yang optimal untuk mengurangi
maintain an optimal capital structure to reduce the cost of
biaya modal.
capital.
110 PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
Laporan Tahunan 2016
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
TATA KELOLA PERUSAHAAN
GOOD CORPORATE GOVERNANCE
TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN
CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY
IKATAN YANG MATERIAL UNTUK PEROLEHAN
BARANG MODAL
MATERIAL COMMITMENT FOR CAPITAL GOODS
INVESTMENT
Perseroan mencatatkan ikatan dan perjanjian yang material
The Company recorded material commitment and agreement
untuk perolehan barang modal pada tahun berjalan sebagai
for goods capital investment of the year as follows:
berikut:
• Pada 4 Maret 2015, PT Swasembada Tani Selebes, entitas
• On March 4, 2015, PT Swasembada Tani Selebes, a
anak, mengadakan perjanjian kerja sama dengan Buhler
subsidiary, entered into agreement of corporation with
(Wuxi) Commercial Co., LTD dan PT Buhler Indonesia terkait
Buhler (Wuxi) Commercial Co., LTD and PT Buhler Indonesia
pengadaan, instalasi dan commissioning dari 2 x 17 TPH
related to procurement, installation and commissioning of 2
mesin pengolahan beras putih di Sulawesi Selatan. Nilai
x 17 TPH white rice reprocessing machine in South Sulawesi.
kontrak ini adalah USD7.000.000. Perjanjian tersebut di
This contract amounted to USD7,000,000. The agreement
atas diamandemen pada 20 Juli 2015.
was amended on July 20, 2015.
• Berdasarkan perjanjian kerja sama antara Capri Sun AG
• Based on agreement between Capri Sun AG and PT Poly
dengan PT Poly Meditra Indonesia (PMI), entitas anak, pada
Meditra Indonesia (PMI), a subsidiary, on September 23,
23 September 2015 sepakat untuk melakukan kerjasama
2015 agreed to a cooperation concerning the rights of
perihal hak lisensi eksklusif untuk memproduksi dan menjual
exclusive license to produce and market the non-alcoholic
minuman tidak beralkohol di bawah merek “CAPRI-SUN”
drinks under the trademark “CAPRI-SUN” or “CAPRI-
atau “CAPRI-SONNE” di Indonesia.
SONNE” in Indonesia.
Keseluruhan ikatan dan perjanjian material tersebut di atas
All commitments and material agreements above use fund
menggunakan sumber dana yang berasal dari keuangan
sources from the Company’s finance with Rupiah currency.
Perseroan dengan mata uang Rupiah.
BAHASAN INVESTASI BARANG MODAL
YANG DIREALISASIKAN PADA TAHUN BUKU
TERAKHIR
DESCRIPTION OF CAPITAL GOODS INVESTMENT
REALIZED IN THE LAST FISCAL YEAR
Pada 2016, Perseroan melakukan aktivitas investasi pendanaan
In 2016, the Company conducted financing investment
yang tidak mempengaruhi arus kas. Informasi mengenai jenis,
activities that did not affect cash flow. Information on types,
tujuan, dan nilai investasi barang modal yang dikeluarkan pada
purposes and values of goods capital investment issued in the
tahun buku terakhir sebagai berikut:
latest fiscal year is as follows:
• Pada 31 Desember 2016 dan 2015, penambahan aset
• As of December 31, 2016 and 2015, the addition of
tetap pada entitas anak melalui reklasifikasi uang muka
property, plant and equipment in subsidiaries through
pembelian aset tetap adalah sebesar Rp30,11 miliar dan
reaclassification of advances on purchase of property, plant
Rp56,37 miliar.
and equipment amounted to Rp30.11 billion and Rp56.37
billion.
• Pada 31 Desember 2016 dan 2015, penambahan aset tetap
• As of December 31, 2016 and 2015, the addition of
pada entitas anak melalui penambahan sewa pembiayaan
property, plant and equipment in subsidiaries through
adalah sebesar Rp130,32 miliar dan Rp1,19 miliar.
additional of financial lease amounted to Rp130.32 billion
and Rp1.19 billion.
• Pada 31 Desember 2016 dan 2015, penambahan aset tetap
• As of December 31, 2016 and 2015, the addition of
pada entitas anak melalui kapitalisasi biaya pinjaman adalah
property, plant and equipment in subsidiaries through
sebesar Rp3,22 miliar dan Rp36,06 miliar.
borrowing cost capitalization amounted to Rp3.22 billion
and Rp36.06 billion.
• Pada 31 Desember 2016 dan 2015, penambahan tanaman
• As of December 31, 2016 and 2015, the addition of
perkebunan pada entitas anak melalui beban penyusutan
plantations in subsidiaries through depreciation expense
adalah sebesar Rp974 juta dan Rp4,20 miliar.
amounted to Rp974 million and Rp4.20 billion.
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk 111
2016 Annual Report
KILAS KINERJA 2016
FLASHBACK PERFORMANCE OF 2016
LAPORAN MANAJEMEN
Management’s Report
• Pada 31 Desember 2016 dan 2015 penambahan tanaman
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
TINJAUAN UNIT PENDUKUNG BISNIS
Overview of Business Support
• As of December 31, 2016 and 2015, the addition of
perkebunan pada entitas anak melalui kapitalisasi biaya
plantations
pinjaman adalah sebesar Rp16,75 miliar dan Rp126,07
capitalization amounted to Rp16.75 billion and Rp126.07
miliar.
billion.
in
subsidiaries
through
borrowing
cost
• Pada 31 Desember 2016, penambahan software pada
• As of December 31, 2016, the addition of software in
entitas anak melalui reklasifikasi uang muka pembelian aset
subsidiaries through reclassification of advances on the
tetap adalah sebesar Rp80 juta.
purchase of property, plant and equipment amounted to
Rp80 million.
• Pada 2016, pelepasan entitas anak yang masih terhutang
adalah sebesar Rp521,43 miliar.
• In 2015, disposal of subsidiary still in payable amounted to
Rp521.43 billion.
• Pada 31 Desember 2016 dan 2015, penambahan utang
• As of December 31, 2016 and 2015, the addition of bank
bank melalui pembayaran kepada pemasok adalah sebesar
loans through payment to suppliers amounted to Rp666.08
Rp666,08 miliar dan Rp621,87 miliar.
billion and Rp621.87 billion.
• Pada 31 Desember 2016, penurunan utang bank melalui
laba selisih kurs adalah sebesar Rp584 juta.
• As of December 31, 2016, the decrease of bank loan
through gain on foreign exchange amounted to Rp584
million.
• Pada 31 Desember 2016, penambahan utang sewa
• As of December 31, 2016, the addition of bank loan
pembiayaan melalui rugi selisih kurs adalah sebesar Rp1,17
through loss on foreign exchange amounted to Rp1.172
miliar.
billion.
• Pada 2015, akuisisi entitas anak melalui realisasi uang muka
adalah sebesar Rp14,45 miliar.
of advances amounted to Rp14.45 billion.
• Pada 2015, akuisisi entitas anak yang masih terutang adalah
sebesar Rp28,25 miliar.
• Pada
31
Desember
• In 2015, the acquisition of subsidiary through the realization
• In 2015, the acqusition of subsidiary still not paid yet
amounted to Rp28.25 billion.
2015,
penambahan
tanaman
• As of December 31, 2015, the addition of plantations in
perkebunan pada entitas anak melalui beban bunga sewa
subsidiaries through interest expense of lease capitalization
guna usaha adalah sebesar Rp1,67 miliar.
amounted to Rp1.67 billion.
• Pada 31 Desember 2015, penambahan aset tetap yang
• On December 31, 2015, the addition of property, plant
diperoleh dari akuisisi entitas anak adalah sebesar Rp5,96
and equipment arising from the acquisition of subsidiary
miliar.
amounted to Rp5.96 billion.
INFORMASI MATERIAL MENGENAI INVESTASI,
EKSPANSI, DIVESTASI, PENGGABUNGAN/
PELEBURAN USAHA, AKUISISI DAN
RESTRUKTURISASI UTANG/MODAL
MATERIAL INFORMATION ON INVESTMENT,
EXPANSION, DIVESTMENT, BUSINESS MERGER/
CONSOLIDATION, ACQUISITION AND DEBT/
CAPITAL RESTRUCTURING
Manajemen Perseroan menilai bahwa bisnis perkebunan kelapa
The Company’s management assesses that palm oil plantation
sawit tidak memberikan nilai tambah positif terhadap valuasi
business does not significantly provide added value to the
Perseroan. Total penjualan yang masih relatif kecil karena
Company’s valuation. Total sales were relatively small due to
usia kebun yang relatif muda, utang dalam mata uang asing
immature plantation, debt in foreign currency with foreign
dengan risiko kerugian kurs serta komitmen pembelanjaan
exchange loss risks, as well as capital expenditure commitment
kapital yang melebihi 30% dari belanja kapital keseluruhan,
that exceeded 30% of the overall capital spending, which further
membuat neraca dan kinerja Perseroan menjadi kelihatan berat.
burdened the Company’s balance sheet and performance.
Maka pada Mei 2016, Perseroan mendivestasi usaha TPS Palm
Therefore, in May 2016, the Company divested its shares in
Oil dengan menjual sebanyak 2.864.990.000 lembar saham
TPS Palm Oil by selling its 2,864,990,000 shares or 78.17% of
atau 78,17% kepemilikan saham Perseroan atas PT Golden
the Company’s share ownership in PT Golden Plantation Tbk to
Plantation Tbk kepada PT JOM Prawarsa Indonesia dengan nilai
PT JOM Prawarsa Indonesia with transaction value of Rp521.4
transaksi sebesar Rp521,4 miliar.
billion.
112 PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
Laporan Tahunan 2016
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
TATA KELOLA PERUSAHAAN
GOOD CORPORATE GOVERNANCE
TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN
CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY
Selain divestasi usaha di atas, Perseroan tidak memiliki informasi
In addition to the above business divestment, the Company did
material
not have information on material on investment, expansion,
mengenai
investasi,
ekspansi,
penggabungan/
peleburan usaha, akuisisi dan restrukturisasi utang/modal.
business merger/consolidation, acquisition and debt/capital
restructuring.
INFORMASI TRANSAKSI MATERIAL YANG
MENGANDUNG BENTURAN KEPENTINGAN
DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK AFILIASI/
BERELASI
INFORMATION ON MATERIAL TRANSACTION
CONTAINING CONFLICT OF INTERESTS AND
TRANSACTION WITH AFFILIATED/RELATED
PARTIES
Sepanjang 2016, Perseroan tidak mencatatkan transaksi
Throughout 2016, the Company did not record material
material yang mengandung benturan kepentingan.
transaction containing conflict of interests.
KEBIJAKAN DIVIDEN
DIVIDEND POLICY
Kebijakan Pembagian Dividen
Dividend Distribution Policy
Kebijakan pembagian dividen oleh Perseroan senantiasa
The dividend distribution policy is prepared by always taking
mempertimbangkan laba bersih yang didapat pada tahun
into account the net income gained in the current year. The
berjalan. Kewajiban untuk mengalokasikan dana cadangan
obligation to allocate reserve funds is carried out by complying
dilakukan
modal,
with the capital market laws, prevailing laws and regulations
perundang-undangan yang berlaku, serta kondisi keuangan
and by assessing the Company’s financial condition. In addition,
Perusahaan. Selain itu, Perseroan juga mempertimbangkan
the Company also considers the growth rate target and
tingkat pertumbuhan ke depan dan rencana ekspansi dalam
expansion plan in the dividend distribution decision.
dengan
memenuhi
ketentuan
pasar
keputusan pembagian dividen.
Jumlah Dividen per Tahun yang Diumumkan dan Dibayar
Total Dividends per Year Announced and Distributed in
selama Dua Tahun Buku Terakhir
the Last Two Fiscal Years
Secara rinci, informasi mengenai jumlah dividen yang dibayarkan
The following table details the information on total dividends
kepada pemegang saham selama dua tahun terakhir adalah
distributed to the shareholders in the last two years:
sebagai berikut:
Tahun Buku 2013 /
Tahun Buku 2012 /
2013 Fiscal Year
Rp24.87
2012 Fiscal Year
Rp23.41
Rupiah)
Jumlah dividen kas per saham (dalam Rupiah
Rp8.5
Rp8
penuh) / Total dividends per share
Payout ratio
8.01%
11.08%
26 Juni 2014/ June 26, 2014
16 April 2013 / April 16, 2013
13 Januari 2015 / January 13, 2015
23 Juli 2013 / July 23, 2013
Uraian / Description
Jumlah dividen yang dibagikan (dalam miliar
Rupiah) / Total distributed dividends (in billion
Tanggal pengumuman / Announcement Date
Tanggal pembayaran / Payment date
PROGRAM KEPEMILIKAN SAHAM OLEH
KARYAWAN DAN MANAJEMEN
MANAGEMENT AND EMPLOYEE STOCK
OWNERSHIP PROGRAM
Perseroan tidak memiliki program kepemilikan saham oleh
The Company does not establish management and employee
karyawan dan manajemen.
stock ownership program.
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk 113
2016 Annual Report
KILAS KINERJA 2016
FLASHBACK PERFORMANCE OF 2016
LAPORAN MANAJEMEN
Management’s Report
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
TINJAUAN UNIT PENDUKUNG BISNIS
Overview of Business Support
REALISASI PENGGUNAAN DANA HASIL
PENAWARAN UMUM
REALIZATION OF THE USE OF PROCEEDS FROM
PUBLIC OFFERING
Pada 8 Desember 2011, Perseroan melakukan Penawaran Umum
On December 8, 2011, the Company executed Rights Issue III
Terbatas III dengan jumlah saham sebanyak 1.254.000.000
with total shares amounting to 1,254,000,000 shares. Proceeds
lembar saham. Dana dari masyarakat sebesar Rp702,24 miliar
gained from the public amounting to Rp702.24 billion had
telah terealisasi sesuai dengan rencana yang disampaikan pada
been used in line with the plans stated in the prospectus, as
prospektus, yaitu:
follows:
• Perseroan telah menggunakan dana sebesar Rp427,493
• Funds amounting to Rp427.493 billion were used for the
miliar untuk pengembangan kegiatan usaha Perseroan dan
development of the Company and Subsidiaries’ business
Entitas Anak di sektor usaha pengolahan makanan dan
activities in food and rice processing segments, as well as
pengolahan beras, termasuk modal kerja Perseroan dan
for the working capital of the Company and its Subsidiaries;
Entitas Anak;
• Perseroan telah menggunakan dana sebesar Rp263,03
• Funds amounting to Rp263.03 billion were used to settle
miliar untuk pelunasan sebagian hutang Perseroan dan
parts of the Company and Subsidiaries’ debts, particularly
Entitas Anak terutama hutang pada pihak ketiga maupun
to the third parties and related parties, which were in the
hutang pihak berelasi, yang merupakan pinjaman jangka
form of current and/or non-current payables in relation to
panjang dan/atau jangka pendek sehubungan dengan
the funding or working capital and investment activities of
pembiayaan modal kerja dan investasi di Perseroan dan
the Company and its Subsidiaries; and
Anak Perusahaan; dan
• Perseroan menggunakan dana sebesar Rp11,717 miliar
sebagai biaya penawaran umum.
• Funds amounting to Rp11.717 billion were used as the
expenses of public offering.
PERUBAHAN PERATURAN PERUNDANGUNDANGAN YANG BERPENGARUH SIGNIFIKAN
BAGI PERUSAHAAN
CHANGES IN REGULATIONS THAT HAVE
SIGNIFICANT IMPACT ON THE COMPANY
Peraturan perundang-undangan merupakan seluruh jenis
The regulations encompass all kinds of laws and regulations
peraturan perundang-undangan yang diundangkan dan
issued and valid for Issuers or Public Companies, including
dinyatakan berlaku bagi Emiten atau Perusahaan Publik,
the Company. Throughout 2016, the Company did not have
termasuk bagi Perseroan. Sepanjang 2016, Perseroan tidak
any changes in regulations that impacted significantly on its
memiliki perubahan peraturan perundang-undangan yang
performance.
berpengaruh signifikan terhadap kinerja Perusahaan.
PERUBAHAN KEBIJAKAN AKUNTANSI
CHANGES IN ACCOUNTING POLICIES
Perseroan senantiasa mengimplementasikan prinsip akuntansi
The Company constantly implements the accounting principles
yang berlaku umum di Indonesia terhadap laporan keuangan
that prevail in Indonesia on its financial reporting process. The
Perseroan. Laporan keuangan tersebut disusun mengacu
financial statements of the Company is prepared by referring to
pada Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) yang
the Statements of Financial Accounting Standards (PSAK) issued
ditetapkan oleh Ikatan Akuntan Indonesia serta Peraturan
by the Indonesian Institute of Accountants and the Regulation
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nomor VIII. G.7, mengenai
of Financial Services Authority (OJK) No. VIII.G.7, regarding
“Pedoman Penyajian Laporan Keuangan”.
“Guidelines for the Presentation of Financial Statements”.
Informasi perubahan standar akuntansi yang telah dikeluarkan
Information on the changes in accounting standards released by
oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan
the Board of Financial Accounting Standards of the Indonesian
Indonesia (DSAK-IAI) yang berlaku pada 1 Januari 2016
Institute of Accountants (DSAK-IAI) that took effect on January
serta dampaknya terhadap kebijakan akuntansi Perusahaan
1, 2016, and the impacts of the accounting policies of the
dan Anak Perusahaan serta efek material terhadap laporan
Company and its Subsidiaries, including the material effects on
keuangan konsolidasi sebagai berikut:
the consolidated financial statements, is as follows:
114 PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
Laporan Tahunan 2016
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
Kebijakan
Akuntansi /
Accounting
Policies
TATA KELOLA PERUSAHAAN
GOOD CORPORATE GOVERNANCE
Tentang /
Concerning
TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN
CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY
Dampak Bagi Perusahaan /
Impact on the Company
PSAK No. 5
Segmen Operasi / Operating Segment
Tidak ada pengaruh bagi Perseroan / No significant
PSAK No. 7
Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi / Disclosure of - Menambahkan persyaratan pihak-pihak berelasi
impact on the Company
Related Parties
bahwa suatu entitas berelasi dengan entitas pelapor
ketika entitas, atau anggota dari kelompok yang
mana entitas merupakan bagian dari kelompok
tersebut, menyediakan jasa personil manajemen
kunci kepada entitas pelapor atau kepada entitas
induk entitas pelapor/Adding requirements of
related parties that an entity is related to the
reporting entity when the entity, or any member of
a group of which the entity is part of, provides key
management personnel services to the reporting
entity or to the parent of the reporting entity.
- Mensyaratkan
agar
entitas
pelapor
mengungkapkan jumlah yang dibayarkan kepada
entitas manajemen atas jasa personil manajemen
kunci yang disediakan oleh entitas manajemen
dan mengklarifikasi bahwa entitas pelapor tidak
disyaratkan untuk mengungkapkan imbalan yang
dibayarkan oleh entitas manajemen kepada pekerja
atau Direktur entitas manajemen, dan / Requiring
that a reporting entity discloses the amount paid to
the management entity for the key management
personnel services provided by the management
entity and clarifies that the reporting entity is not
required to disclose the compensation paid by the
management entity to its employees or Director of
management entity, and
- Perubahan terminologi judul “tanggal efektif”
menjadi “tanggal efektif dan ketentuan transisi”.
/ Changing the terminology of “the effective date”
to be “effective date and transitional requirement”.
Perseroan telah menerapkan penyesuaian atas standar
ini dan telah melengkapi persyaratan yang diminta. /
The Group had adopted the adjustment standard and
had completed the requested requirements.
PSAK No. 13
Properti Investasi / Investment Property
Tidak ada pengaruh bagi Perseroan / No significant
impact on the Company
PSAK No. 16
Aset Tetap / Property, Plant and Equipment
Tidak ada pengaruh bagi Perseroan / No significant
impact on the Company
PSAK No. 19
Aset Tak berwujud / Intangible Assets
PSAK No. 22
Kombinasi Bisnis / Business Combination
Tidak ada pengaruh bagi Perseroan / No significant
impact on the Company
Tidak ada pengaruh bagi Perseroan / No significant
impact on the Company
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk 115
2016 Annual Report
KILAS KINERJA 2016
FLASHBACK PERFORMANCE OF 2016
LAPORAN MANAJEMEN
Management’s Report
Kebijakan
Akuntansi /
Accounting
Policies
PSAK No. 25
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
Tentang /
Concerning
TINJAUAN UNIT PENDUKUNG BISNIS
Overview of Business Support
Dampak Bagi Perusahaan /
Impact on the Company
Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi Tidak ada pengaruh bagi Perseroan / No significant
dan Kesalahan / Accounting Policies, Changes in impact on the Company
Accounting Estimates and Errors
PSAK No. 53
Pembayaran Berbasis Saham / Share-based Payments Tidak ada pengaruh bagi Perseroan / No significant
impact on the Company
PSAK No. 68
Pengukuran Nilai Wajar / Fair Value Measurement
PSAK No. 110
Akuntansi Sukuk / Sukuk Accounting
Tidak ada pengaruh bagi Perseroan / No significant
impact on the Company
Tidak ada pengaruh bagi Perseroan / No significant
impact on the Company
ISAK No. 30
Pungutan / Levies
Tidak ada pengaruh bagi Perseroan / No significant
impact on the Company
PSAK No. 4
Laporan Keuangan Tersendiri - Metode Ekuitas Tidak ada pengaruh bagi Perseroan / No significant
(Revisi / Revised
dalam Laporan Keuangan Tersendiri / Separate impact on the Company
2015)
Financial Statements - Equity Method in Separate
Financial Statements
PSAK No. 15
Investasi
(Revisi / Revised
Bersama, Entitas Investasi : Penerapan Pengecualian impact on the Company
2015)
Konsolidasian / Investments in Associates and
pada
Entitas
Asosiasi
dan
Ventura Tidak ada pengaruh bagi Perseroan / No significant
Joint Ventures, Investment Entity : Applying the
Consolidation Exception
PSAK No. 16
Aset Tetap tentang Klarifikasi Metode yang Diterima Tidak ada pengaruh bagi Perseroan / No significant
untuk Penyusutan dan Amortisasi / Property, Plant impact on the Company
and Equipment about Clarification of Acceptable
Methods of Depreciation and Amortization
PSAK No. 19
Aset
Takberwujud
tentang
Klarifikasi
Metode Tidak ada pengaruh bagi Perseroan / No significant
yang Diterima untuk Penyusutan dan Amortisasi / impact on the Company
Intangible Asset about Clarification of Acceptable
Methods of Depreciation and Amortization
PSAK No. 24
Imbalan Kerja tentang Program Imbalan Pasti: Iuran Tidak ada pengaruh bagi Perseroan / No significant
Pekerja / Employee Benefits about Defined Benefit impact on the Company
Plans: Employee Contributions
PSAK No. 65
Laporan Keuangan Konsolidasian tentang Entitas Tidak ada pengaruh bagi Perseroan / No significant
Investasi: Penerapan Pengecualian Konsolidasi / impact on the Company
Consolidation Financial Statements about Investment
Entities: Applying the Consolidation Exception”
PSAK No. 66
Pengaturan Bersama tentang Akuntansi Akuisisi Tidak ada pengaruh bagi Perseroan / No significant
Kepentingan
dalam
Operasi
Bersama
/
Joint impact on the Company
Arrangements about Accounting for Acquisitions of
Interests in Joint Operation
116 PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
Laporan Tahunan 2016
TATA KELOLA PERUSAHAAN
GOOD CORPORATE GOVERNANCE
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
Kebijakan
Akuntansi /
Accounting
Policies
PSAK No. 67
Tentang /
Concerning
TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN
CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY
Dampak Bagi Perusahaan /
Impact on the Company
Pengungkapan Kepentingan dalam Entitas Lain Tidak ada pengaruh bagi Perseroan / No significant
tentang Entitas Investasi: Penerapan Pengecualian impact on the Company
Konsolidasi / Disclosures of Interest in Other
Entities about Investment Entities: Applying the
Consolidation Exception
PSAK No. 70
Akuntansi Aset dan Liabilitas Pengampunan Pajak / Tidak ada pengaruh bagi Perseroan / No significant
Accounting for Tax Amnesty Assets and Liabilities
impact on the Company
PROSPEK USAHA
BUSINESS OUTLOOK
Sebagai negara dengan populasi lebih dari 250 juta penduduk,
As a country with a population of more than 250 million people,
industri makanan akan selalu menempati posisi yang penting
food industry will continue to be a significant and promising
dan menjanjikan di Indonesia. Sektor ini menyumbang kontribusi
business in Indonesia. This sector gives the largest contribution
besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional dilihat dari
to national economic growth, as seen from the continuously
meningkatnya angka konsumsi yang terus bertumbuh.
increasing consumption rate.
Tingginya angka konsumsi pada industri makanan menjadi katalis
High consumption rate in the food industry is a positive catalyst
positif pertumbuhan ritel nasional ke depan. Meningkatnya
to the national retail growth in the future. Among the factors
populasi penduduk dengan bonus demografi, meningkatnya
that stimulate retail industry growth are the burgeoning
masyarakat kelas menengah, urbanisasi, tingkat optimisme
population with demographic bonus, the growing number
konsumen yang kuat, dan pertumbuhan properti komersial,
of the middle class people, urbanization, robust consumer
menjadi pendorong pertumbuhan industri ritel. Perseroan
optimism level, and commercial property growth. The Company
menangkap peluang dari prospek usaha industri ritel untuk
strives to capture business prospects from the retail industry to
mendukung strategi dan inovasi yang telah diimplementasikan
support the strategy and inovation that has been implemented
Perseroan melalui perekrutan salesman exclusive dalam rangka
by the Company through exclusive salesman recruitment in
menambah outlet ritel aktif.
order to expand the number of active retail outlets.
Selain itu, Perseroan melihat bahwa saat ini kesadaran untuk
In addition, the Company observes there is a raising awareness
menjaga kesehatan dan meningkatkan kualitas hidup menjadi
among the society about health and life quality improvement
prioritas bagi masyarakat kelas menengah di Indonesia. Hal
where it becomes the priority for the middle class society in
tersebut tentunya memengaruhi perkembangan industri
Indonesia. This certainly contributes to the development of food
makanan yang tumbuh mendekati angka 10% pada 2016.
industry that grew close to 10% in 2016. Thus, food industry
Untuk itu, industri makanan dituntut untuk menerapkan
is encouraged to implement good processing procedure and
cara pengolahan dan sistem manajemen keamanan pangan
food safety management system, from the selection of raw
yang baik, mulai dari pemilihan bahan baku, pengolahan,
material, the processing, packaging, as well as distribution and
pengemasan, serta distribusi dan perdagangannya. Kesadaran
trade. The popularity of affordable yet high quality products
akan produk yang tidak hanya ekonomis tetapi juga bermutu
among the middle class segment is seen as an opportunity for
tinggi dari masyarakat kelas menengah ini dilihat sebagai
the Company to expand its market share.
peluang Perseroan untuk melakukan perluasan pangsa pasar.
Melihat tingginya konsumsi beras di Indonesia yang tercatat
Seeing the high rice consumption rate in Indonesia, which is
sebesar 124 kg per kapita per tahun berdasarkan data Badan
recorded at 124 kg per capita per year based on data from
Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Perseroan
the Agency for the Assessment and Application of Technology
optimistis bahwa produk branded packed rice yang terjaga
(BPPT), the Company is optimistic that the branded packed rice
kualitasnya merupakan solusi bagi masyarakat dan peluang
products with consistent quality standard would be a great
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk 117
2016 Annual Report
KILAS KINERJA 2016
FLASHBACK PERFORMANCE OF 2016
LAPORAN MANAJEMEN
Management’s Report
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
TINJAUAN UNIT PENDUKUNG BISNIS
Overview of Business Support
bagi TPSF. Strategi dalam bidang pemasaran dan penjualan
solution for the society and opportunity for TPSF. Strategy
TPS Rice, khususnya untuk produk Maknyuss akan terus
on marketing and sales of TPS Rice, especially for Maknyuss
ditingkatkan seiring dengan penambahan outlet ritel aktif di
products, will be continuously improved in line with the
berbagai daerah distribusi.
expansion of active retail outlet across distribution areas.
Selain memanfaatkan pertumbuhan industri ritel, Perseroan
Apart from capitalizing on retail industry growth, the Company
melihat adanya peluang dalam perluasan pangsa pasar mie
is highly aware of the opportunity to expand its market share
kering dan bihun ke konsumen individu seiring dengan
for dried noodle and vermicelli to individual consumers as
pertumbuhan konsumsi rumah tangga. Pada kuartal III 2016,
household consumption continues to rise. At the third quarter of
BPS menyebutkan bahwa pertumbuhan konsumsi rumah
2016, BPS reported 5.01% growth of household consumption
tangga secara tahunan tumbuh 5,01% dan tumbuh 3,48%
rate year on year, which grew 3.48% on a quarterly basis. This
secara kuartalan. Tentunya hal ini merupakan prospek usaha
certainly opens up a new business prospect for dried noodle
baru untuk produk mie kering dan bihun, antara lain Superior
and vermicelli products, such as Superior and Bihunku.
dan Bihunku.
Besarnya pasar snack food (snack food market), baik untuk
The big snack food market, be it for babies, children or
kalangan bayi, anak-anak maupun remaja, menunjukkan
adolescents,
besarnya peluang Perseroan untuk terus mengembangkan
opportunities is to continuously develop its snack production,
produksi snack, baik dengan meluncurkan produk baru,
either by launching new products, targeting new consumer
membidik segmen konsumen baru, maupun mengembangkan
segments, or developing the existing products through effective
produk yang sudah ada melalui strategi pemasaran yang efektif
marketing strategy to maintain consumer’s loyalty.
shows
how
considerable
the
Company’s
guna mempertahankan loyalitas konsumen.
Melihat grafik perekonomian yang sudah mulai tumbuh
Looking at the economic growth trend that begins to increase
kembali dan kondisi pasar yang semakin bergairah, kami optimis
and more vigorous market conditions, we are confident that
target penjualan pada 2017 akan lebih optimal. Perseroan
our sales target in 2017 will be more optimum. The Company
memproyeksikan pertumbuhan penjualan pada 2017 sebesar
estimates that 2017 sales growth will reach 16.33% and
16,33% dan marjin laba kotor konsolidasi menjadi 26,50%.
consolidated gross profit margin will grow to 26.50%.
118 PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
Laporan Tahunan 2016
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
TATA KELOLA PERUSAHAAN
GOOD CORPORATE GOVERNANCE
TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN
CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY
TATA KELOLA
PERUSAHAAN
Good Corporate Governance
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk 119
2016 Annual Report
KILAS KINERJA 2016
FLASHBACK PERFORMANCE OF 2016
LAPORAN MANAJEMEN
Management’s Report
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
SAH
U
R
E
P
A
L
O
L
E
TATA K
rnance
TINJAUAN UNIT PENDUKUNG BISNIS
Overview of Business Support
AAN
te Gove
Good Corpora
KEBIJAKAN DAN PRAKTIK TATA KELOLA
PERUSAHAAN
CORPORATE GOVERNANCE POLICY AND
PRACTICES
Perseroan
melaksanakan
The Company is fully committed to implementing Good
tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate
Corporate Governance (GCG) in each level and layer of the
Governance (GCG) di setiap tingkatan dan jenjang
organization in order to create a corporate climate that is
organisasi, guna menciptakan iklim perusahaan yang
professional, solid, good, and competitive, as well as can
profesional, solid, baik, dan kompetitif, serta dapat
meet the needs of the stakeholders.
berkomitmen
penuh
untuk
memenuhi kebutuhan para pemangku kepentingan.
Penerapan prinsip-prinsip GCG untuk kelangsungan bisnis
The application of the GCG principles for the Company’s
Perseroan merupakan hal yang fundamental. Bagi Perseroan,
business continuity is fundamental. For the Company, the
penerapan GCG secara konsisten dan berkelanjutan
consistent and sustainable implementation of GCG must be
merupakan hal yang perlu diperhatikan dalam pengelolaan
closely monitored in the Company’s management in order
Perusahaan. Hal ini sejalan dengan meningkatnya risiko
to balance the growing risks and challenges faced by the
dan tantangan yang dihadapi Perseroan seiring dengan
Company as business competition with the competitors
ketatnya persaingan dengan kompetitor.
becomes increasingly intense.
Dalam penerapannya, Perseroan senantiasa berpedoman
In performing GCG, the Company continues to refer to the
pada ketentuan-ketentuan yang berlaku, antara lain:
applicable provisions, among others:
1. Undang-Undang No. 40 tahun 2007 tentang Perseroan
1. Law No. 40 of 2007 on Limited Liability Companies;
Terbatas;
2. Undang-Undang No. 8 tahun 1995 tentang Pasar
2. Law No. 8 of 1995 on Capital Market;
Modal;
3. Pedoman Umum GCG Indonesia Tahun 2006;
3.General guidelines of GCG in Indonesia in 2006;
4. Peraturan Bursa Efek Indonesia; dan
4. Indonesia Stock Exchange regulations; and
5. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan.
5. The Financial Services Authority regulations.
Implementasi GCG di Perseroan bertujuan untuk:
The implementation of GCG in the Company aims to:
• Mengoptimalkan daya saing yang kuat, baik secara
• Optimize strong competitiveness, both nationally and
nasional maupun internasional, sehingga mampu
internationally, in order to maintain its existence and
mempertahankan
sustainability to achieve the Company’s objectives and
keberadaannya
dan
hidup
berkelanjutan untuk mencapai maksud dan tujuan
goals;
Perseroan;
• Mendorong pengelolaan secara profesional, efisien, dan
• Encourage the establishment of professional, efficient
efektif, serta memberdayakan fungsi dan meningkatkan
and effective management, as well as empower the
kemandirian Perseroan;
Company’s function and increase its independence;
120 PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
Laporan Tahunan 2016
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
TATA KELOLA PERUSAHAAN
GOOD CORPORATE GOVERNANCE
TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN
CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY
• Mendorong Perseroan dalam membuat keputusan dan
• Encourage the Company to make decision and take
menjalankan tindakan yang dilandasi nilai moral yang
actions based on high moral values and compliance with
tinggi dan kepatuhan terhadap peraturan perundang-
the legislation, as well as the awareness of the Company’s
undangan, serta kesadaran akan adanya tanggung jawab
social responsibility to the stakeholders and environmental
sosial Perseroan terhadap pemangku kepentingan maupun
preservation in the Company’s surrounding.
kelestarian lingkungan di sekitar Perseroan;
• Meningkatkan kontribusi Perseroan dalam perekonomian
nasional; serta
• Increase the Company’s contribution to national economy;
as well as
• Meningkatkan iklim yang kondusif bagi perkembangan
investasi nasional.
• Improve favorable climate for the development of national
investments.
PEDOMAN DAN PRINSIP-PRINSIP TATA
KELOLA PERUSAHAAN
GUIDELINES AND PRINCIPLES OF CORPORATE
GOVERNANCE
TPSF telah memiliki beberapa pedoman sebagai panduan dalam
TPSF has put in place the following guidelines as a reference in
penerapan GCG di Perseroan, yaitu sebagai berikut:
implementing GCG in the Company:
• Pedoman Kerja Direksi dan Dewan Komisaris;
• Board of Directors and Board of Commissioners Manuals;
• Piagam Komite Audit;
• Audit Committee Charter;
• Pedoman Komite Nominasi dan Remunerasi;
• Nomination and Remuneration Committee Charter;
• Pedoman Komite Tata Kelola Perusahaan dan Manajemen
• Corporate Governance and Risk Management Committee
Risiko;
Charter;
• Piagam Audit Internal;
• Internal Audit Charter;
• Surat Keputusan Direksi tentang Pelaksanaan Etika Bisnis
• Decision letter of the Board of Directors on the
dan Etika Kerja; serta
Implementation of Business Ethics and Work Ethics; as well
as the
• Buku Journey to Greatness.
• Journey to Greatness book.
Sesuai Anggaran Dasar dan undang-undang, kebijakan tata
In accordance with the Articles of Association and laws, the
kelola di Perseroan disusun berdasarkan 5 (lima) prinsip GCG.
Company’s corporate governance policy was established based
Kelima prinsip GCG beserta implementasinya adalah sebagai
on 5 (five) GCG principles. These five GCG principles and their
berikut:
implementation are as follows:
K
i
Fa
Tr nsp
an a
sp ra
ar n
en s
cy i
Ind
ensi
pend
Indeependency
GCG PRINCIPLE
Tanggung
Jawab
n
Acc tabi
oun lita
s
tab
ility
aj ess
w
e rn
Tr
a
Aku
n
a
ar
Responsibility
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk 121
2016 Annual Report
KILAS KINERJA 2016
FLASHBACK PERFORMANCE OF 2016
Prinsip / Principle
LAPORAN MANAJEMEN
Management’s Report
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
TINJAUAN UNIT PENDUKUNG BISNIS
Overview of Business Support
Deskripsi /
Description
Implementasi /
Implementation
Transparansi /
Transparency
Transparansi bisa diartikan sebagai keterbukaan
informasi, baik dalam proses pengambilan
keputusan maupun dalam mengungkapkan
informasi material dan relevan mengenai
kegiatan perusahaan. / Transparency can be
interpreted as information disclosure, both
in the decision-making process and in the
disclosure of material and relevant information
on the company’s activities.
Perseroan telah melakukan keterbukaan informasi sesuai dengan
POJK No. 8/POJK.04/2015 tentang Situs Web Emiten atau
Perusahaan Publik yang diantaranya memuat informasi mengenai
Perseroan yang terbuka untuk umum, aktual, dan terkini. Selain
itu, Perseroan juga melakukan komunikasi melalui jalur publikasi,
seperti paparan publik, pertemuan analis, dan roadshow investor.
Perseroan juga menerapkan prinsip ini antara lain dalam penerbitan
Laporan Tahunan serta Laporan Keuangan secara berkala yang
meliputi laporan keuangan tahunan, tengah tahunan, dan triwulan.
/ The Company has conducted information disclosure in accordance
with POJK No. 8/POJK.04.2015 about Websites of Issuers or Public
Companies which among others contains information about
the Company that is open to the public, actual and up to date.
In addition, the Company also performs communications via the
publication channel, such as public expose and investor roadshow.
The Company also applies this principle, among others, in the
publication of the Annual Report and Financial Statements on a
periodical basis that includes annual, mid-year, and quarterly
reports.
Akuntabilitas /
Accountability
Kejelasan fungsi, struktur, sistem dan
pertanggungjawaban
organ
perusahaan
sehingga pengelolaan perusahaan terlaksana
secara efektif. / Clarity of function, structure,
systems and accountability of the company’s
organ so that the company’s management can
be implemented effectively.
Implementasi prinsip ini dilakukan dengan pembagian tugas
yang jelas antar organ Perseroan, termasuk dengan merinci
tugas dan wewenang Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS),
Dewan Komisaris, Direksi, dan ukuran kinerjanya. Perseroan
juga menerapkan prinsip kehati-hatian (prudent) serta taat pada
hukum dan peraturan yang berlaku dalam melaksanakan sistem
pengendalian dan manajemen risiko Perseroan. / This principle
is implemented by distributing clear duties among organs of the
Company, including detailing duty and authority of the General
Meeting of Shareholders (GMS), Board of Commissioners, Board
of Directors, and their performance indicators. The Company also
implements prudent principles and complies with the prevailing
laws and regulations in carrying out controlling system and risk
management of the Company.
Tanggung Jawab /
Responsibility
Kesesuaian di dalam pengelolaan perusahaan
terhadap prinsip korporasi yang sehat serta
peraturan perundangan yang berlaku termasuk
dengan tanggung jawab sosial perusahaan. /
Conformity of the company’s management to
healthy corporation principles and laws and
regulations in force, including corporate social
responsibility.
Perseroan menerapkan prinsip tanggung jawab dengan mematuhi
ketentuan Anggaran Dasar dan peraturan perundang-undangan
yang berlaku, melaksanakan tanggung jawab sosial perusahaan,
serta melaksanakan kewajiban keterbukaan informasi sesuai
regulasi yang ditetapkan. / The Company implements responsibility
principle by adhering to the Articles of Association and applicable
laws and regulations, performing corporate social responsibility and
its information disclosure obligation according to the established
regulations.
Independensi /
Independency
Perusahaan dikelola secara profesional tanpa
benturan kepentingan dan pengaruh dari pihak
manapun yang tidak sesuai dengan peraturan
perundang-undangan yang berlaku dan prinsipprinsip korporasi yang sehat. / The Company
is managed professionally without conflict of
interest and influence from any party against
the applicable laws and regulations and healthy
corporation principles.
Penerapan prinsip ini antara lain dengan saling menghormati hak,
kewajiban, tugas, wewenang, serta tanggung jawab di antara
organ Perseroan; Pemegang saham dan Dewan Komisaris tidak
melakukan intervensi terhadap pengurusan Perseroan; serta Dewan
Komisaris, Direksi, dan seluruh karyawan senantiasa menghindari
terjadinya benturan kepentingan dalam pengambilan keputusan.
/ This principle is applied by, among others, paying mutual respect
to rights, obligations, duties, authorities, and responsibilities
among the Company’s organs; the Shareholders and Board of
Commissioners do not intervene the Company’s management; and
the Board of Commissioners, Board of Directors, and all employees
continue to avoid conflict of interest in the decision-making process.
122 PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
Laporan Tahunan 2016
TATA KELOLA PERUSAHAAN
GOOD CORPORATE GOVERNANCE
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN
CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY
Prinsip / Principle
Deskripsi /
Description
Implementasi /
Implementation
Kewajaran / Fairness
Perlakuan yang adil dan setara di dalam
memenuhi hak-hak stakeholder yang timbul
berdasarkan
perjanjian
serta
peraturan
perundangan yang berlaku. / Equal and fair
treatment in fulfilling stakeholders’ rights arising
from the agreement and prevailing laws and
regulations.
Prinsip kewajaran diterapkan Perseroan antara lain dengan
memberikan hak pemegang saham untuk menghadiri dan
memberikan suara dalam RUPS bagi seluruh pemegang saham
sesuai dengan ketentuan yang berlaku serta memberikan kondisi
lingkungan kerja yang baik dan aman bagi seluruh karyawan
sesuai dengan kemampuan Perseroan dan peraturan perundangundangan yang berlaku. / The Company applies fairness principle
among others by granting rights to all shareholders to attend and
cast their vote at GMS according to the applicable regulation and
creating conducive and safe working environment for all employees
within the capacity of the Company and according to the applicable
laws and regulations.
CORPORATE GOVERNANCE MECHANISM AND
STRUCTURE
STRUKTUR DAN MEKANISME TATA KELOLA
Transparansi
Transparency
Akuntabilitas
Accountability
Tanggung Jawab
Responsibility
Independensi
Independency
Kewajaran
Fairness
RUPS
GMS
Komite Audit
Audit Committee
Dewan Komisaris
Board of Commissioners
Komite Nominasi dan Remunerasi
Nomination and Remuneration Committee
Direksi
Board of Directors
Komite Tata Kelola Perusahaan &
Manajemen Risiko
Corporate Governance &
Risk Management Committee
Sekretaris Perusahaan
Corporate Secretary
PRINSIP-PRINSIP
TATA KELOLA
Governance
Principles
STRUKTUR TATA
KELOLA
Governance
Structure
Audit Internal
Internal Audit
Pelaksanaan RUPS, pelaksanaan fungsi, wewenang,
dan tanggung jawab Dewan Komisaris dan Direksi;
pelaksanaan rapat Dewan Komisaris dan Direksi;
Visi dan Misi; pelatihan dan pengembangan SDM;
serta pelaksanaan program tanggung jawab sosial
perusahaan
Convening the AGM, implementing functions, authorities
and responsibilities of the Board of Commissioners and
Board of Directors, implementing the meeting of Board of
Commissioners and Board of Directors; Vision and Mission; HR
training and development; and implementing the corporate
social responsibility programs.
PROSES TATA
KELOLA
Governance
Process
HASIL TATA
KELOLA
Governance
Outcome
Kesinambungan usaha, manfaat bagi masyarakat,
ketaatan terhadap peraturan, perlindungan konsumen,
serta pelestarian lingkungan.
Sustainable business, benefit for the society, compliance with
the regulations, consumer protection and environmental
preservation.
Pemetaan fungsi atau kegiatan usaha dilakukan guna
The mapping of function or business activities is conducted
membangun struktur tata kelola perusahaan yang akuntabel.
to build accountable corporate governance structure. The
Struktur tata kelola Perseroan terdiri dari organ-organ
Company’s corporate governance structure consists of the
perusahaan, seperti Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS),
company’s organ, such as General Meeting of Shareholders
Dewan Komisaris, Direksi, Komite-komite pendukung Dewan
(GMS), Board of Commissioners, Board of Directors, and
Komisaris, Sekretaris Perusahaan, dan Audit Internal. Selain itu,
Committees supporting Board of Commissioners, Corporate
proses tata kelola Perseroan dilakukan dengan berpedoman
Secretary, and Internal Audit. In addition, the Company’s
pada kebijakan-kebijakan yang ditetapkan Perseroan, seperti
corporate governance process is performed by referring to
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk 123
2016 Annual Report
KILAS KINERJA 2016
FLASHBACK PERFORMANCE OF 2016
LAPORAN MANAJEMEN
Management’s Report
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
TINJAUAN UNIT PENDUKUNG BISNIS
Overview of Business Support
Pedoman Dewan Komisaris dan Direksi, Piagam Komite Audit,
policies established by the Company, such as Board Charter,
Pedoman Komite Nominasi dan Remunerasi, Piagam Komite
Audit Committee Charter, Nomination and Remuneration
Tata Kelola Perusahaan dan Manajemen Risiko, serta Piagam
Committee
Audit Internal.
Management Committee Charter, and Internal Audit Charter.
KEPATUHAN
COMPLIANCE
Perseroan berkomitmen untuk terus meningkatkan penerapan
The Company is committed to continuously improving GCG
GCG berdasarkan POJK No.21/POJK.04/2015 dan SEOJK No.
application based on POJK No.21/POJK.04/2015 dan SEOJK
32/SEOJK.04/2015. Berikut adalah implementasi yang telah
No. 32/SEOJK.04/2015. The following is GCG implementation
dilakukan Perseroan:
by the Company:
Charter,
Corporate
Governance
and
Risk
No
Rekomendasi OJK / OJK Recommendation
Status
Keterangan / Description
1
Perseroan memiliki cara atau prosedur teknis
pengumpulan suara (voting) baik secara terbuka
maupun tertutup yang mengedepankan independensi
dan kepentingan pemegang saham / The Company
shall put in place a mechanism or technical procedure
on open or secret voting that upholds independency
and interests of shareholders
Sudah
menerapkan /
Applied
Mekanisme pengumpulan suara (voting) selalu
diinformasikan dalam tata tertib RUPS / Voting
mechanism is always informed in GMS rules
2
Seluruh anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris
Perseroan hadir dalam RUPS Tahunan / All members of
the Board of Directors and Board of Commissioners of
the Company shall attend Annual GMS
Sudah
menerapkan /
Applied
Anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris yang
hadir pada saat RUPS tercantum dalam ringkasan risalah
RUPS yang diumumkan dalam situs resmi Perseroan
www.tigapilar.com / Members of the Board of Directors
and Board of Commissioners present at GMS shall
be stated in a summary of GMS minutes of meeting
published in the Company’s official website of www.
tigapilar.com
3
Ringkasan risalah RUPS tersedia dalam situs Perseroan
paling sedikit selama 1 (satu) tahun / Summary of GMS
minutes of meeting shall be available in the Company’s
website at least for a year
Sudah
menerapkan /
Applied
Risalah tersebut dapat dilihat di situs resmi Perseroan
www.tigapilar.com / The minutes of meeting can be seen
in the Company’s official website of www.tigapilar.com
4
Perseroan memiliki suatu kebijakan komunikasi dengan
pemegang saham atau investor / The Company shall
have a policy on communications with shareholders or
investors
Sudah
menerapkan /
Applied
Kebijakan mengenai komunikasi Perseroan dengan
pemegang saham atau investor tercantum dalam
Pedoman Tata Kelola Perusahaan / The policy on
communications with shareholders or investors is stated
in the Company’s Code of Corporate Governance
5
Perseroan mengungkapkan kebijakan komunikasi
Perseroan dengan pemegang saham atau investor
dalam situs resmi Perseroan / The Company shall
disclose policy on communications with shareholders
or investors in the Company’s official website
Sudah
menerapkan /
Applied
Tercantum dalam Pedoman Tata Kelola Perusahaan
yang dapat diakses melalui situs resmi Perseroan
www.tigapilar.com / Stated in the Company’s Code of
Corporate Governance that is accessible through the
Company’s official website of www.tigapilar.com
6
Penentuan jumlah anggota Dewan Komisaris
mempertimbangkan kondisi Perseroan / Determination
of number of members of the Board of Commissioners
shall consider the Company’s conditions
Sudah
menerapkan /
Applied
Tercantum dalam Pedoman Kerja Direksi dan Dewan
Komisaris / Stated in Board of Directors and Board of
Commissioners Manuals
7
Penentuan komposisi anggota Dewan Komisaris
memperhatikan keberagaman keahlian, pengetahuan,
dan pengalaman yang dibutuhkan / Determination
of composition of members of the Board of
Commissioners shall consider diversity in the Board of
Commissioners’ expertise, knowledge, and experience
required
Sudah
menerapkan /
Applied
Tercantum dalam Pedoman Kerja Direksi dan Dewan
Komisaris / Stated in Board of Directors and Board of
Commissioners Manuals
8
Dewan Komisaris mempunyai kebijakan penilaian
sendiri (self assessment) untuk menilai kinerja Dewan
Komisaris / Board of Commissioners shall have a selfassessment program to assess the performance of the
Board of Commissioners
Sudah
menerapkan /
Applied
Tercantum dalam Piagam Komite Nominasi dan
Remunerasi / Stated in the Nomination and Remuneration
Committee Charter
124 PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
Laporan Tahunan 2016
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
TATA KELOLA PERUSAHAAN
GOOD CORPORATE GOVERNANCE
TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN
CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY
No
Rekomendasi OJK / OJK Recommendation
Status
Keterangan / Description
9
Kebijakan penilaian sendiri (self assessment) untuk
menilai kinerja Dewan Komisaris, diungkapkan
melalui Laporan Tahunan Perseroan / Self-assessment
policy to evaluate the performance of the Board of
Commissioners shall be disclosed in the Company’s
Annual Report
Sudah
menerapkan /
Applied
Tercantum dalam Laporan Tahunan Perseroan / Stated in
the Company’s Annual Report
10
Dewan Komisaris mempunyai kebijakan terkait
pengunduran diri anggota Dewan Komisaris apabila
terlihat dalam kejahatan keuangan / Board of
Commissioners shall have the policy on resignation of
members of the Board of Commissioners in terms of
involvement in financial crime
Sudah
menerapkan /
Applied
Tercantum dalam Pedoman Kerja Direksi dan Dewan
Komisaris / Stated in Board of Directors and Board of
Commissioners Manuals
11
Dewan Komisaris atau Komite yang menjalankan
fungsi Nominasi dan Remunerasi menyusun kebijakan
suksesi dalam proses Nominasi anggota Direksi /
Board of Commissioners or Committee running the
Nomination and Remuneration function shall prepare
the succession policy in the Nomination process of
members of the Board of Directors
Sudah
menerapkan /
Applied
Tercantum dalam Piagam Komite Nominasi dan
Remunerasi / Stated in Nomination and Remuneration
Committee Charter
12
Penentuan jumlah anggota Direksi mempertimbangkan
kondisi Perseroan serta efektivitas dalam pengambilan
keputusan / Determination of number of members of
the Board of Directors shall consider the Company’s
conditions and effectiveness in the decision-making
process
Sudah
menerapkan /
Applied
Tercantum dalam Pedoman Kerja Direksi dan Dewan
Komisaris / Stated in Board of Directors and Board of
Commissioners Manuals
13
Penentuan komposisi anggota Direksi memperhatikan
keberagaman
keahlian,
pengetahuan,
dan
pengalaman yang dibutuhkan / Determination of
composition of members of the Board of Directors shall
consider diversity in the Board of Directors’ expertise,
knowledge, and experience required
Sudah
menerapkan /
Applied
Tercantum dalam Pedoman Kerja Direksi dan Dewan
Komisaris / Stated in Board of Directors and Board of
Commissioners Manuals
14
Anggota Direksi yang membawahi bidang akuntansi
atau
keuangan
memiliki
keahlian
dan/atau
pengetahuan di bidang akuntansi / Members of the
Board of Directors supervising accounting or finance
division shall have the expertise and/or knowledge in
the accounting field
Sudah
menerapkan /
Applied
Direktur yang membawahi bidang akuntansi atau
keuangan memiliki latar belakang pendidikan bidang
ekonomi / Director supervising accounting or finance
field has educational background in economics
15
Direksi mempunyai kebijakan penilaian sendiri (self
assessment) untuk menilai kinerja Direksi / Board of
Directors shall have self-assessment program to assess
the performance of the Board of Directors
Sudah
menerapkan /
Applied
Tercantum dalam Piagam Komite Nominasi dan
Remunerasi / Stated in the Nomination and Remuneration
Committee Charter
16
Kebijakan penilaian sendiri (self assessment) untuk
menilai kinerja Direksi diungkapkan melalui laporan
tahunan Perseroan / Self-assessment policy to evaluate
the performance of the Board of Commissioners shall
be disclosed in the Company’s Annual Report
Sudah
menerapkan /
Applied
Tercantum dalam Laporan Tahunan Perseroan / Stated in
the Company’s Annual Report
17
Direksi mempunyai kebijakan terkait pengunduran
diri anggota Direksi apabila terlibat dalam kejahatan
keuangan / Board of Directors shall have the policy on
resignation of members of the Board of Directors in
terms of involvement in financial crime
Sudah
menerapkan /
Applied
Tercantum dalam Pedoman Kerja Direksi dan Dewan
Komisaris / Stated in Board of Directors and Board of
Commissioners Manuals
18
Perseroan memiliki kebijakan untuk mencegah
terjadinya insider trading / The Company shall have a
policy to prevent the occurrence of insider trading
Sudah
menerapkan /
Applied
Kebijakan untuk mencegah terjadinya insider trading
tercantum dalam Pedoman Tata Kelola Perusahaan /
The policy to prevent the occurrence of insider trading is
stated in the Company’s Code of Corporate Governance
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk 125
2016 Annual Report
KILAS KINERJA 2016
FLASHBACK PERFORMANCE OF 2016
LAPORAN MANAJEMEN
Management’s Report
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
TINJAUAN UNIT PENDUKUNG BISNIS
Overview of Business Support
No
Rekomendasi OJK / OJK Recommendation
Status
Keterangan / Description
19
Perseroan memiliki kebijakan anti korupsi dan anti
fraud / The Company shall have anti-corruption and
anti-fraud policy
Sudah
menerapkan /
Applied
Kebijakan anti korupsi dan anti fraud tercantum dalam
Pedoman Tata Kelola Perusahaan, Surat Keputusan
Direksi tentang Pelaksanaan Etika Bisnis dan Etika Kerja,
serta Standar Perilaku Perusahaan (Code of Conduct) /
The anti-corruption and anti-fraud policy is stated in the
Company’s Code of Corporate Governance, Decision
Letter of Board of Directors in the Implementation of
Business Ethics and Work Ethics, as well as Code of
Conduct of the Company
20
Perseroan memiliki kebijakan tentang seleksi dan
peningkatan kemampuan pemasok atau vendor
/ The Company shall have a policy on selection and
improvement of capacity of suppliers or vendors
Sudah
menerapkan /
Applied
Kebijakan tentang seleksi dan peningkatan kemampuan
pemasok atau vendor tercantum dalam Pedoman
Tata Kelola Perusahaan / The policy on selection and
improvement of capacity of suppliers or vendors is stated
in the Company’s Code of Corporate Governance
21
Perseroan memiliki kebijakan tentang pemenuhan
hak-hak kreditur / The Company shall have a policy on
the fulfillment of creditors’ rights
Sudah
menerapkan /
Applied
Kebijakan tentang pemenuhan hak-hak kreditur
tercantum dalam Pedoman Tata Kelola Perusahaan / The
policy on fulfillment of creditors’ rights is stated in the
Company’s Code of Corporate Governance
22
Perseroan memiliki kebijakan whistleblowing system /
The Company shall have a whistleblowing system
Sudah
menerapkan /
Applied
Kebijakan tentang whistleblowing system tercantum
dalam Pedoman Tata Kelola Perusahaan dan Standar
Perilaku Perusahaan (Code of Conduct) / The policy on
whistleblowing system is stated in the Company’s Code
of Corporate Governance and Code of Conduct
23
Perseroan memiliki kebijakan pemberian insentif
jangka panjang kepada Direksi dan karyawan / The
Company shall have a policy on the provision of
long-term incentives to the Board of Directors and
employees
Belum
menerapkan /
Not applied
Perseroan sedang melakukan kajian atas kebijakan
pemberian insentif dalam jangka panjang kepada Direksi
dan karyawan / The Company is carrying out a research
on the provision of long-term incentive policy for the
Board of Directors and employees
24
Perseroan memanfaatkan penggunaan teknologi
informasi secara lebih luas selain situs resmi Perseroan
sebagai media keterbukaan informasi / The Company
shall utilize information technology for multiple
purposes in addition to using official website of the
Company as an information disclosure media
Sudah
menerapkan /
Applied
Penjelasan secara rinci mengenai aplikasi teknologi
informasi tercantum dalam Laporan Tahunan / Detailed
explanation on the application of information technology
is stated in the Annual Report
25
Laporan Tahunan Perseroan mengungkapkan pemilik
manfaat akhir dalam kepemilikan saham Perseroan
paling sedikit 5% (lima persen), selain pengungkapan
pemilik manfaat akhir dalam kepemilikan saham
Perseroan melalui pemegang saham utama dan
pengendali / The Company’s annual report shall
disclose the beneficiaries of 5% (five percent) shares
in the Company, at least, other than the beneficiaries
of the Company’s shares owned by the majority and
controlling shareholders
Belum
menerapkan /
Not applied
Perseroan telah memenuhi kewajiban sesuai ketentuan
perundang-undangan dengan melakukan pelaporan
mengenai pemegang saham yang memiliki lebih dari 5%
saham Perseroan. / The Company has met the provision
of the laws and regulations through its reporting on
shareholders having more than 5% of the Company’s
shares.
126 PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
Laporan Tahunan 2016
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
TATA KELOLA PERUSAHAAN
GOOD CORPORATE GOVERNANCE
TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN
CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY
RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM
GENERAL MEETING OF SHAREHOLDERS
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) adalah organ
The General Meeting of Shareholders (GMS) is the highest
Perusahaan yang mempunyai wewenang yang tidak diberikan
organ in the Company having authority not granted to the
kepada Direksi atau Dewan Komisaris sebagaimana dimaksud
Board of Directors or Board of Commissioners as stated in Law
dalam Undang-Undang tentang Perseroan Terbatas dan/
on Limited Liability Companies and/or Articles of Association.
atau Anggaran Dasar Perusahaan. Sebagaimana Peraturan
Pursuant to the Financial Services Authority Regulation (POJK)
Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 32/POJK.04/2014 tentang
No. 32/POJK.04/2014 on Plan and Convening of General
Rencana dan Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang
Meeting of Shareholders or Public Companies, GMS consists of
Saham Perusahaan Terbuka, RUPS terdiri atas RUPS Tahunan
Annual GMS (AGMS) that is mandatory to be held in no later
(RUPST) yang wajib diselenggarakan dalam jangka waktu
than 6 (six) months after the end of fiscal year and Extraordinary
paling lambat 6 (enam) bulan setelah tahun buku berakhir dan
General Meeting of Shareholders (EGMS) that can be convened
RUPS Luar Biasa (RUPSLB) yang dapat diselenggarakan pada
at any time based on needs. In 2016, the Company convened 1
setiap waktu berdasarkan kebutuhan. Pada 2016, Perseroan
(one) AGMS and 2 (two) EGMS.
menyelenggarakan 1 (satu) kali RUPST dan 2 (dua) kali RUPSLB.
Pelaksanaan RUPS Tahunan
Annual GMS Implementation
RUPS Tahunan diselenggarakan pada 23 Juni 2016, bertempat
Annual GMS was held on June 23, 2016, at JW Marriott Hotel,
di Hotel JW Marriott, Mega Kuningan, Jakarta Selatan. RUPST
Mega Kuningan, South Jakarta. The AGMS was attended by the
tersebut dihadiri oleh para Pemegang Saham atau Kuasa
Shareholders or their legal Proxies representing 2,680,403,095
Pemegang Saham Perseroan yang sah berjumlah 2.680.403.095
shares or 83.28% of 3,218,600,000 shares that were the
saham atau sebesar 83,28% dari 3.218.600.000 saham yang
combination of 135,000,000 Class A shares and 3,083,600,000
merupakan gabungan dari 135.000.000 saham Kelas A dan
Class B shares, all of which were issued and fully paid-up shares
3.083.600.000 saham Kelas B yang merupakan seluruh saham
in the Company. The attendance rate of Shareholders increased
yang telah ditempatkan dan disetor penuh dalam Perseroan.
from last year, which was 72.12%.
Jumlah kehadiran Pemegang Saham mengalami peningkatan
dari tahun sebelumnya yang sebesar 72,12%.
Pengumuman pemanggilan RUPST dan RUPSLB telah dilakukan
Call for AGMS and EGMS is conducted via printed media,
melalui media cetak yaitu Neraca pada 1 Juni 2016.
namely Neraca on June 1, 2016.
Kesempatan Tanya Jawab
Question-Answer Session
Sebelum pengambilan keputusan, Pimpinan RUPST memberikan
Before making decision, the Chairman of AGMS will provide
kesempatan kepada Pemegang Saham untuk mengajukan
the opportunity to the Shareholders to ask questions in every
pertanyaan dalam setiap pembahasan agenda RUPST. Pada
discussion on AGMS agenda. During discussion of all AGMS
seluruh agenda RUPST tidak terdapat Pemegang Saham
agenda, there were no Shareholders or their proxies who raised
maupun kuasanya yang mengajukan pertanyaan.
a question.
Mekanisme Pengambilan Keputusan
Mechanism of Decision-Making
Keputusan diambil dengan cara pemungutan suara terbanyak
The decision is made by majority votes cast orally by raising
secara lisan dengan cara mengangkat tangan, namun apabila
hand. However, in the event that the Shareholders’ Proxies are
Kuasa Pemegang Saham diberi wewenang oleh Pemegang
granted the authority by the Shareholders to cast dissenting
Saham untuk mengeluarkan suara tidak setuju atau suara
vote or blank vote but do not raise their hand to cast dissenting
blanko tetapi pada waktu pengambilan keputusan oleh Ketua
vote or blank vote when the vote is being counted, then they
Rapat tidak mengangkat tangan untuk memberikan suara tidak
are deemed to approve the motion.
setuju atau blanko, maka mereka dianggap menyetujui usulan
tersebut.
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk 127
2016 Annual Report
KILAS KINERJA 2016
FLASHBACK PERFORMANCE OF 2016
LAPORAN MANAJEMEN
Management’s Report
Keputusan RUPST
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
TINJAUAN UNIT PENDUKUNG BISNIS
Overview of Business Support
AGMS Resolution
Keterangan / Description
Musyawarah
untuk
Mufakat /
Deliberation
towards
Consensus
Agenda
Hasil RUPS / GMS Resolutions
I. Persetujuan atas
Laporan Tahunan dan
Laporan Keuangan
Perseroan untuk
tahun buku yang
berakhir 31 Desember
2015 / Approval on
Annual Report and
Financial Statements
of the Company for
fiscal year ended on
December 31, 2015
Menyetujui Laporan Tahunan Perseroan
tahun buku 2015 dan mengesahkan
Laporan Keuangan Perseroan untuk
tahun buku yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2015 yang telah diaudit
oleh Kantor Akuntan Publik AMIR
ABADI JUSUF, ARYANTO, MAWAR
& REKAN sebagaimana ternyata
dari laporan Auditor tertanggal 6
April 2016 nomor: R/186.AGA/
dwd.1/2016 dengan pendapat ”wajar
tanpa pengecualian”./ Approved the
Company’s Annual Report for 2015
fiscal year and ratified the Company’s
Financial Statements for fiscal year
ended on December 31, 2015, which
had been audited by Public Accountant
AMIR ABADI JUSUF, ARYANTO,
MAWAR & REKAN, as stated in the
Auditor’s report dated April 6, 2016
number: R/186.AGA/dwd.1/2016 with
“unqualified
opinion”.
V
II. Pengesahan Neraca
dan Perhitungan
Laba/Rugi untuk
tahun buku 2015
/ Ratification of
Balance Sheet
and Calculation of
Income for 2015
fiscal year
Mengesahkan Neraca dan Perhitungan
Laba/Rugi Perseroan untuk Tahun
Buku yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2015./ Ratified the Balance
Sheet and Calculation of Income of the
Company for the Fiscal Year ended on
December 31, 2015.
V
128 PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
Laporan Tahunan 2016
Tidak Setuju /
Against
Abstain
2.680.403.095
saham atau
sama dengan
100% dari jumlah
suara yang hadir
dalam Rapat,
disetujui dengan
suara bulat. /
2,680,403,095
shares or equal to
(100%) of total
votes present
at the Meeting,
thus the decision
was resolved
unanimously.
-
-
2.680.403.095
saham atau sama
dengan 100%
dari jumlah
suara yang hadir
dalam Rapat,
disetujui dengan
suara bulat. /
2,680,403,095
shares or equal to
(100%) of total
votes present
at the Meeting,
thus the decision
was resolved
unanimously.
-
-
Setuju / In Favor
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
TATA KELOLA PERUSAHAAN
GOOD CORPORATE GOVERNANCE
TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN
CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY
Keterangan / Description
Agenda
Hasil RUPS / GMS Resolutions
III. Penetapan
penggunaan laba
bersih Perseroan
untuk tahun buku
yang berakhir pada
tanggal 31 Desember
2015 / Determination
of appropriation
of net profit of the
Company for the
fiscal year ended on
December 31, 2015
- Tidak membagikan dividen pada
tahun buku 2015 kepada para
pemegang saham Perseroan untuk
mendukung daya usaha Perseroan
mengembangkan infrastruktur,
distribusi dan aktivitas pemasaran
yang efektif dan efisien dalam
rangka menunjang pertumbuhan
usaha Perseroan di masa yang
akan datang. / - Not to distribute
dividend for 2015 fiscal year to
shareholders of the Company in
order to support the Company’s
attempt to develop infrastructure,
distribution and marketing activities
that are effective and efficient in
supporting the Company’s business
growth in the long run.
Musyawarah
untuk
Mufakat /
Deliberation
towards
Consensus
V
Setuju / In Favor
2.680.403.095
saham atau sama
dengan 100%
dari
jumlah suara
yang hadir
dalam Rapat,
disetujui dengan
suara bulat. /
2,680,403,095
shares or equal to
(100%) of total
votes present
at the Meeting,
thus the decision
was resolved
unanimously.
Tidak Setuju /
Against
Abstain
-
-
- Membukukan Laba bersih tahun
2015 sebesar Rp323.441.128.956
(tiga ratus dua puluh tiga miliar
empat ratus empat puluh satu juta
seratus dua puluh delapan ribu
sembilan ratus lima puluh enam
Rupiah) sebagai Laba Ditahan.
Rapat memberi kuasa kepada
Direksi Perseroan dengan hak
subtitusi untuk melaksanakan
segala sesuatunya sehubungan
dengan penetapan Laba Bersih
Tahun Buku 2015 tersebut./ Recorded Net profit of 2015 at the
amount of Rp323,441,128,956
(three hundred and twenty-three
billion, four hundred and forty-one
million, one hundred and twenty
eight thousand nine hundred
and fifty-six Rupiah) as Retained
Earnings. The Meeting granted
power to the Company’s Board of
Directors with the substitution right
to execute any action relating to
the determination of Net Profit for
2015 Fiscal Year.
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk 129
2016 Annual Report
KILAS KINERJA 2016
FLASHBACK PERFORMANCE OF 2016
LAPORAN MANAJEMEN
Management’s Report
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
TINJAUAN UNIT PENDUKUNG BISNIS
Overview of Business Support
Keterangan / Description
Agenda
Hasil RUPS / GMS Resolutions
IV. Pelimpahan
wewenang kepada
Direksi Perseroan
untuk menunjuk
Akuntan Publik
untuk memeriksa
pembukuan
Perseroan untuk
tahun buku 2016
/ Delegation of
authority to the
Company’s Board of
Directors to appoint
Public Accountant
that will audit the
Company’s accounts
for 2016 fiscal year
Memberikan kuasa dan melimpahkan
wewenang kepada Direksi Perseroan
untuk menunjuk Akuntan Publik
Terdaftar di OJK untuk mengaudit
pembukuan Perseroan tahun buku
2016 berikut pelimpahan wewenang
untuk menentukan honorarium dan
persyaratan lain pengangkatannya.
/ Granted power and authority to
the Company’s Board of Directors
to appoint the Registered Public
Accountant in OJK to audit the
Company’s accounts for 2016 fiscal
year, as well as granted the authority
to determine honorarium and
other requirements relating to its
appointment.
V. Pemberian pelunasan
dan pembebasan
sepenuhnya (acquit
et de charge) kepada
Direksi dan Dewan
Komisaris atas
pengurusan dan
pengawasan yang
telah dijalankan
selama tahun buku
2015 sejauh tindakan
tersebut tercermin
dalam Laporan
Keuangan Perseroan
/ The granting of full
release and discharge
(acquit et de charge)
to the Board of
Directors and Board
of Commissioners
for the management
and supervision
conducted during
2015 fiscal year so
long that the actions
were reflected on the
Company’s Financial
Statements.
Memberikan pelunasan dan
pembebasan sepenuhnya (acquit
et de charge) kepada para anggota
Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan
atas tindakan kepengurusan dan
pengawasan yang telah mereka
lakukan selama Tahun Buku 2015
sejauh tindakan tersebut tercermin
dalam Laporan Keuangan./ Granted
full release and discharge (acquit et de
charge) to members of the Board of
Directors and Board of Commissioners
of the Company for the management
and supervision that they have
conducted during 2015 Fiscal Year so
long that the actions were reflected on
the Financial Statements.
130 PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
Laporan Tahunan 2016
Musyawarah
untuk
Mufakat /
Deliberation
towards
Consensus
V
Setuju / In Favor
Tidak Setuju /
Against
Abstain
2.618.817.205
saham atau sama
dengan 97,70%
dari jumlah suara
yang hadir dalam
Rapat, disetujui
dengan suara
terbanyak. /
2,618,817,205
shares or equal to
97.70% of total
votes present
at the Meeting,
thus the decision
was resolved
unanimously.
61.585.890
saham atau
2,30% /
61,585,890
shares or
2.30%
15.601.000
saham /
15,601,000
shares
2.680.403.095
saham atau sama
dengan 100%
dari jumlah
suara yang hadir
dalam Rapat,
disetujui dengan
suara bulat /
2,680,403,095
shares or equal to
(100%) of total
votes present
at the Meeting,
thus the decision
was resolved
unanimously.
-
2.534.326
saham /
2,534,326
shares
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
TATA KELOLA PERUSAHAAN
GOOD CORPORATE GOVERNANCE
TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN
CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY
Pelaksanaan dan Keputusan RUPS Luar Biasa
Implementation and Resolution of Extraordinary GMS
Perseroan mengadakan RUPSLB yang pertama pada 24 Maret
The Company convened the first EGMS on March 24, 2016
2016, bertempat di Hotel HARRIS, Jakarta Selatan. RUPSLB
located in HARRIS Hotel, South Jakarta. The EGMS was attended
tersebut dihadiri oleh Para Pemegang Saham atau Kuasa
by the Shareholders or their valid Proxies of the Company’s
Pemegang Saham Perseroan yang sah berjumlah 2.677.002.413
Shareholders representing 2,677,002,413 shares or equal to
saham atau sama dengan 83,17% dari 3.218.600.000 saham
83.17% of of 3,218,600,000 shares that were the combination
yang merupakan gabungan dari 135.000.000 saham Kelas A
of 135,000,000 Class A shares and 3,083,600,000 Class B
dan 3.083.600.000 saham Kelas B yang merupakan seluruh
shares, all of which were issued and fully paid-up shares in the
saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh dalam
Company.
Perseroan.
Agenda RUPSLB 24 Maret 2016:
EGMS Agenda on March 24, 2016:
Perubahan Susunan Pengurus Perseroan.
Changes in the Composition of the Company’s Board.
Penjelasan mengenai Agenda Tunggal RUPSLB adalah sebagai
Explanation on Sole Agenda of EGMS is as follows:
berikut :
Dalam pembahasan Agenda Tunggal RUPSLB menjelaskan
In the discussion of the Sole Agenda of EGMS, it is explained
mengenai perubahan susunan Dewan Komisaris Perseroan
that the Company’s Board of Commissioners composition
yang baru dan menerima pengunduran diri Bapak Ridha DM
changed with the resignation of Mr. Ridha DM Wirakusumah
Wirakusumah dari jabatannya sebagai Komisaris Perseroan
from his position as Commissioner of the Company and the
dan mengangkat Bapak Jaka Prasetya untuk menjabat sebagai
appointment of Mr. Jaka Prasetya to replace him and continue
Komisaris Perseroan menggantikan dan meneruskan sisa masa
the remaining tenure of Mr. Ridha DM Wirakusumah, effective
jabatan Bapak Ridha DM Wirakusumah berlaku efektif sejak
since the Meeting is closed.
Rapat ditutup.
Keputusan RUPSLB 24 Maret 2016:
EGMS resolution on March 24, 2016:
Keterangan / Description
Hasil RUPS / GMS Resolutions
Menerima pengunduran Bapak Ridha DM Wirakusumah dari
jabatannya sebagai Komisaris Perseroan dengan memberikan
pembebasan dan pelunasan sepenuhnya (acquit et de charge)
kepadanya atas tindakan kepengawasan yang telah dilaksanakan dan
mengangkat Bapak Jaka Prasetya untuk menjabat sebagai Komisaris
Perseroan menggantikan dan meneruskan sisa masa jabatan Bapak
Ridha DM Wirakusumah berlaku efektif sejak Rapat ditutup. /
Approved the resignation of Mr. Ridha DM Wirakusumah from his
position as the Company’s Commissioner by granting full release and
discharge (acquit et de charge) to him for supervisory actions that he
performed and appointed Mr. Jaka Prasetya to serve as the Company’s
Commissioner to replace him and continue remaining tenure of Mr.
Ridha DM Wirakusumah effective since the Meeting is closed.
Sehingga susunan anggota Dewan Komisaris Perseroan, terhitung
sejak ditutupnya Rapat sampai dengan ditutupnya Rapat Umum
Pemegang Saham Tahunan Perseroan pada tahun 2018 dengan
susunan sebagai berikut / Therefore, the composition of the Company’s
Board of Commissioners since the closing of the Meeting until the
closing of the Company’s Annual General Meeting of Shareholders in
2018 is as follows:
Musyawarah
untuk Mufakat
/ Deliberation
towards
Consensus
Setuju /
In Favor
2.527.586.622
saham atau
94,42% dari
jumlah suara
yang
hadir dalam
Rapat,
disetujui
dengan suara
terbanyak /
2,527,586,622
shares or
94.42% of
total votes
present at the
Meeting, thus
the decision
was resolved
by majority
votes
Tidak
Setuju /
Against
149.415.791
saham atau
5,58% /
149,415,791
shares or
5.58%
Abstain
10.978.859
saham /
10,978,859
shares
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk 131
2016 Annual Report
KILAS KINERJA 2016
FLASHBACK PERFORMANCE OF 2016
LAPORAN MANAJEMEN
Management’s Report
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
TINJAUAN UNIT PENDUKUNG BISNIS
Overview of Business Support
Keterangan / Description
Hasil RUPS / GMS Resolutions
Musyawarah
untuk Mufakat
/ Deliberation
towards
Consensus
Setuju /
In Favor
Tidak
Setuju /
Against
Abstain
Dewan Komisaris / Board of Commissioners
Komisaris Utama dan Komisaris Independen /
President Commissioner and Independent Commissioner: Bapak
Anton Apriyantono
Wakil Komisaris Utama / Vice President Commissioner : Bapak Kang
Hongkie Widjaja
Komisaris / Commissioner: Bapak Hengky Koestanto
Komisaris / Commissioner: Bapak Jaka Prasetya
Komisaris Independen Independent Commissione:
Bapak Bondan Haryo Winarno
Kemudian memberikan wewenang dan kuasa kepada Direksi
Perseroan untuk melakukan segala tindakan yang diperlukan
sehubungan dengan perubahan susunan Dewan Komisaris Perseroan
tersebut kepada pihak yang berwenang dan terkait / Then, granted the
authority and power to the Company’s Board of Directors to take any
necessary actions in connection with the restructuring of the Board of
Commissioners composition to relevant and authorized party.
Selanjutnya, Perseroan mengadakan RUPSLB yang kedua pada
Afterwards, the Company convened the second EGMS on June
23 Juni 2016, bertempat di Hotel JW Marriott, Mega Kuningan,
23, 2016 located in JW Marriott Hotel, Mega Kuningan, South
Jakarta Selatan. RUPSLB tersebut dihadiri oleh Para Pemegang
Jakarta. The EGMS was attended by Shareholders or their
Saham atau Kuasa Pemegang Saham Perseroan yang sah
legal Proxies representing 2.680.403.095 shares or equal to
berjumlah 2.680.403.095 saham atau sama dengan 83,28%
83.28% of 3,218,600,000 shares that were the combination
dari 3.218.600.000 saham yang merupakan gabungan dari
of 135,000,000 Class A shares and 3,083,600,000 Class B
135.000.000 saham Kelas A dan 3.083.600.000 saham Kelas
shares, all of which were issued and fully paid-up shares in the
B yang merupakan seluruh saham yang telah ditempatkan dan
Company.
disetor penuh dalam Perseroan.
Agenda RUPSLB 23 Juni 2016:
EGMS Agenda on June 23, 2016
Untuk mengantisipasi perkembangan kegiatan Perseroan di
To anticipate the Company’s development in the future, in
kemudian hari dimana kemungkinan Perseroan memerlukan
which the Company may require financing through bank loans,
pendanaan melalui pinjaman kepada bank, institusi keuangan
funds from other financial institutions or other parties, the
lain ataupun pihak lainnya, maka Perseroan kemungkinan
Company might have to transfer and/or make all or part of the
harus mengalihkan dan/atau menjadikan jaminan hutang atas
Company’s assets as a collateral, including providing Corporate
seluruh atau sebagian besar kekayaan Perseroan termasuk
Guarantee to support business activities of its subsidiaries, then
memberikan Jaminan Perusahaan (Corporate Guarantee)
it is proposed at the Meeting that the Company’s Board of
untuk mendukung kegiatan usaha entitas anak, maka Rapat
Directors be given the power to transfer and or make all or
diusulkan untuk memberikan kuasa kepada Direksi Perseroan
part of the Company’s assets as a collateral, including providing
untuk mengalihkan dan atau menjadikan jaminan hutang
Corporate Guarantee to support business activities of its
seluruh atau sebagian besar kekayaan Perseroan termasuk
subsidiaries to comply with the provision of article 102 of Law
memberikan Corporate Guarantee bagi kegiatan usaha entitas
on the Company’s Limited Liability Companies No. 40 of 2007
anak untuk memenuhi ketentuan pasal 102 Undang-Undang
concerning Limited Liability Companies.
Perseroan Terbatas Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan
Terbatas.
132 PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
Laporan Tahunan 2016
TATA KELOLA PERUSAHAAN
GOOD CORPORATE GOVERNANCE
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
Keputusan RUPSLB 23 Juni 2016:
TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN
CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY
EGMS resolution on June 23, 2016:
Keterangan / Description
Hasil RUPS / GMS Resolutions
Musyawarah
untuk Mufakat
/ Deliberation
towards
Consensus
1. Menyetujui pengalihan dan/atau menjadikan jaminan hutang
kekayaan Perseroan yang merupakan lebih dari 50% (lima
puluh persen) dari jumlah kekayaan bersih Perseroan termasuk
memberikan Jaminan Perusahaan (Corporate Guarantee) untuk
mendukung kegiatan usaha entitas anak / Approved to transfer
and/or make the Company’s assets, which is more than 50% (fifty
percent) of total net assets of the Company, as a collateral, including
providing Corporate Guarantee to support business activities of its
subsidiaries
2. Memberikan kuasa dan wewenang kepada Direksi Perseroan
terhitung sejak ditutupnya Rapat ini untuk mengalihkan dan/atau
menjadikan jaminan hutang kekayaan Perseroan yang merupakan
lebih dari 50% (lima puluh persen) dari jumlah kekayaan bersih
Perseroan dalam satu transaksi atau lebih, baik yang berkaitan satu
sama lain maupun tidak dalam satu tahun buku / Granted power
and authority to the Company’s Board of Directors effective since
the closing of this Meeting to transfer and/or make the Company’s
assets, which is more than 50% (fifty percent) of total net assets
of the Company in one or more transactions, whether or not it is
related to one another in one fiscal year
3. Pemberian persetujuan dan kuasa serta wewenang tersebut di atas
sampai dengan ditutupnya Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan
berikutnya / Approved and delegated the power and authority as
mentioned above until the closing of the next General Meeting of
Shareholders
Informasi Mengenai RUPS Tahunan dan Luar Biasa 2015
Setuju / In
Favor
Tidak Setuju
/ Against
2.457.144.039
saham atau
sama dengan
91,67%
dari jumlah
suara yang
hadir dalam
Rapat,
disetujui
dengan suara
terbanyak /
2,457,144,039
shares or
91.67% of
total votes
present at the
Meeting, thus
the decision
was resolved
by majority
votes
223.259.056
saham atau
8,33% /
223,259,056
shares or
8.33%
Abstain
2.534.326
saham /
2,534,326
shares
Information on the 2015 Annual GMS and Extraordinary
GMS
Informasi mengenai keputusan serta realisasi RUPS Tahun 2015
The information on the resolutions and realization of the 2015
pada tahun berjalan sebagai berikut:
GMS in the current year are as follows:
Keterangan /
Description
Agenda
Hasil RUPS / GMS Resolutions
I
Menyetujui Laporan Tahunan Perseroan tahun buku 2014 dan mengesahkan Laporan Keuangan Perseroan
untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2014 yang telah diaudit oleh Kantor
Akuntan Publik ARYANTO, AMIR JUSUF, MAWAR & SAPTOTO sebagaimana ternyata dari laporan Auditor
tertanggal 16 April 2015 nomor: R/181.AGA/raf.1/2015 dengan pendapat ”wajar tanpa pengecualian”.
/ Approved the Company’s Annual Report for 2014 fiscal year and ratified the Company’s Financial
Statements for fiscal year ended on December 31, 2014, audited by the Public Accounting Firm ARYANTO,
AMIR JUSUF, MAWAR & SAPTOTO as stated in the Auditor report dated April 16, 2015, number: R/181.
AGA/raf.1/2015 with ”unqualified opinion”.
Terlaksana /
Realized
II
Mengesahkan Neraca dan Perhitungan Laba/Rugi Perseroan untuk Tahun Buku yang berakhir pada 31
Desember 2014 tersebut. / Ratified the Company’s Balance Sheet and Profit/Loss Calculation for Fiscal Year
ended on December 31, 2014.
Terlaksana /
Realized
III
Menyetujui / Approved:
1. bahwa untuk besaran dan tata cara pembayaran jumlah Dividen dari Laba Bersih tahun buku 2014
akan dilakukan dalam agenda Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa berikutnya setelah RUPSLB
yang akan diselenggarakan Perseroan hari ini / That the amount and method to pay the dividend from
Net Profit of 2014 fiscal year will be determined at the following Extraordinary General Meeting of
Shareholders after the EGMS that will be held by the Company today.
2. Menggunakan keuntungan bersih tahun 2014 sebesar Rp331.811.786.659 (tiga ratus tiga puluh satu
miliar delapan ratus sebelas juta tujuh ratus delapan puluh enam ribu enam ratus lima puluh sembilan
Rupiah) sebagai berikut / Used 2014 net profit at the amount of Rp331,811,786,659 (three hundred
thirty-one billion eight hundred eleven million seven hundred eighty-six thousand six hundred and
fifty-nine) for the following:
Terlaksana /
Realized
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk 133
2016 Annual Report
KILAS KINERJA 2016
FLASHBACK PERFORMANCE OF 2016
Agenda
LAPORAN MANAJEMEN
Management’s Report
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
TINJAUAN UNIT PENDUKUNG BISNIS
Overview of Business Support
Hasil RUPS / GMS Resolutions
Keterangan /
Description
- Sebesar Rp315.811.786.659 (tiga ratus lima belas miliar delapan ratus sebelas juta tujuh ratus
delapan puluh enam ribu enam ratus lima puluh sembilan Rupiah) dibukukan sebagai sebagai
Laba Ditahan, yang sebagian akan dialokasikan sebagai dividen yang akan diputuskan setelah
RUPSLB berikutnya setelah RUPSLB yang akan diselenggarakan Perseroan hari ini / As much as
Rp315,811,786,659 (three hundred fifteen billion eight hundred eleven million seven hundred
eighty six thousand six hundred and fifty-nine) is declared as Retained Earnings, half of which will
be allocated as dividend that will be determined after the following EGMS after the EGMS that will
be held by the Company today.
- Sedangkan sisanya sebesar sekitar 5% atau sebesar Rp16.000.000.000 (enam belas miliar
Rupiah) dibukukan sebagai Dana Cadangan / The remaining fund around 5% or equivalent to
Rp16,000,000,000 (sixteen billion Rupiah) is declared as Reserve Fund.
Rapat memberi kuasa kepada Direksi Perseroan dengan hak subtitusi untuk melaksanakan segala
sesuatunya sehubungan dengan penetapan Laba Bersih Tahun Buku 2014 tersebut / The Meeting granted
power to the Company’s Board of Directors with the substitution right to execute any action relating to the
determination of Net Profit for 2014 Fiscal Year.
IV
Memberikan kuasa dan melimpahkan wewenang kepada Direksi Perseroan untuk menunjuk Akuntan
Publik Terdaftar di OJK untuk mengaudit pembukuan Perseroan tahun buku 2015 berikut pelimpahan
wewenang untuk menentukan honorarium dan persyaratan lain pengangkatannya / Granted power and
authority to the Company’s Board of Directors to appoint the Registered Public Accountant in OJK to audit
the Company’s accounts for 2015 fiscal year, as well as granted the authority to determine honorarium
and other requirements relating to its appointment
Terlaksana /
Realized
V
Memberikan pelunasan dan pembebasan sepenuhnya (acquit et de charge) kepada para anggota Direksi
dan Dewan Komisaris Perseroan atas tindakan kepengurusan dan pengawasan yang telah mereka
lakukan selama Tahun Buku 2014 sejauh tindakan tersebut tercermin dalam Laporan Keuangan / Granted
full release and discharge (acquit et de charge) to members of the Board of Directors and Board of
Commissioners of the Company for the management and supervision actions that they have conducted
during 2014 Fiscal Year so long that the actions were reflected on the Financial Statements
Terlaksana /
Realized
Informasi mengenai keputusan dan realisasi RUPS Luar Biasa
The information on the resolutions and the realization of the
pada tahun 2015 sebagai berikut:
2015 Extraordianry GMS are as follows:
Hasil RUPSLB 16 Juni 2015:
EGMS Resolutions on June 16, 2015:
Keterangan /
Description
Agenda
Hasil RUPS / GMS Resolutions
I
Dalam hal ini tidak ada pembahasan dan pengambilan keputusan untuk agenda pertama Rapat, karena tidak
mencapai kuorum kehadiran / There was no discussion and decision-making regarding the first agenda of the
Meeting as the attendance quorum was not achieved
Terlaksana /
Realized
II
1. Menyetujui penyesuaian Anggaran Dasar Perseroan dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan sebagaimana
telah ditampilkan dalam slide dalam Rapat / Approved the adjustment to the Company’s Articles of Association
to conform to the Financial Services Authority Regulation as displayed on the presentation slides at the
Meeting
2. Memberi kuasa kepada Direksi Perseroan dengan hak substitusi untuk melakukan segala tindakan yang
diperlukan sehubungan dengan perubahan Anggaran Dasar Perseroan tersebut, termasuk menyatakan
dalam akta tersendiri serta memohon persetujuan kepada pihak yang berwenang atas perubahan Anggaran
Dasar Perseroan tersebut / Granted authority to the Company’s Board of Directors to have substitution right to
perform any action needed pertaining to the amendment to the Company’s Articles of Association, including
stating it in a separate deed and seeking approval of the authorities on the amendment to the Company’s
Articles of Association
Terlaksana /
Realized
134 PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
Laporan Tahunan 2016
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
TATA KELOLA PERUSAHAAN
GOOD CORPORATE GOVERNANCE
TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN
CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY
Keterangan /
Description
Agenda
Hasil RUPS / GMS Resolutions
III
1. Mengangkat Bapak Anton Apriyantono yang saat ini menjabat sebagai Komisaris Utama Perseroan untuk
merangkap jabatan sebagai Komisaris Independen Perseroan terhitung sejak ditutupnya Rapat ini sampai
dengan ditutupnya Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan pada tahun 2020 (dua ribu dua
puluh) / Appointed Mr. Anton Apriyantono that currently serves as the Company’s President Commissioner to
concurrently hold position as the Company’s Independent Commissioner from the closing of this Meeting to
the closing of the Annual General Meeting of Shareholders of the Company in 2020 (twenty twenty);
2. Menegaskan kembali susunan anggota Direksi Perseroan yang telah ditunjuk pada Rapat Umum Pemegang
Saham Luar Biasa Perseroan sebelumnya yang telah diadakan pada 26 Juni 2014 sampai dengan ditutupnya
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan pada tahun 2019 yaitu / Reaffirmed the composition
of members of the Company’s Board of Directors that had been determined at the previous Extraordinary
General Meeting of Shareholders that had been held on June 26, 2014 until the closing of the Company’s
Annual General Meeting of Shareholders in 2019, namely:
Direktur Utama / President Director
: Stefanus Joko Mogoginta
Direktur / Director
: Budhi Istanto Suwito
Direktur Independen / Independent Director
: Jo Tjong Seng
Terlaksana /
Realized
Dan susunan anggota Dewan Komisaris Perseroan, yang telah ditunjuk pada Rapat Umum Pemegang Saham
Luar Biasa Perseroan sebelumnya yang telah diadakan pada 26 Juni 2014 sampai dengan ditutupnya Rapat
Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan pada tahun 2019, kecuali untuk jabatan rangkap Bapak Anton
Apriyantono sebagai Komisaris Independen yang dihitung sejak ditutupnya Rapat ini sampai dengan ditutupnya
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan pada tahun 2020 (dua ribu dua puluh) dengan susunan
sebagai berikut / and the composition of members of the Company’s Board of Commissioners that has been
appointed by the previous Extraordinary General Meeting of Shareholders of the Company that had been
convened on June 26, 2014 until the closing of the Company’s Annual General Meeting of Shareholders in
2019, except for concurrent position of Mr. Anton Apriyantono as the Independent Commissioner, effective
since the closing of this Meeting until the closing of the Annual General Meeting of Shareholders of the
Company in 2020 (twenty twenty) is as follows:
Dewan Komisaris / Board of Commissioners :
Komisaris Utama dan Komisaris Independen /
President Commissioner and Independent
Wakil Komisaris Utama / Commissioner
Komisaris / Vice President Commissioner
Komisaris / Commissioner
Komisaris Independen / Independent Commissioner
: Anton Apriyantono
: Kang Hongkie Widjaja
: Hengky Koestanto
: Ridha DM Wirakusumah
: Bondan Haryo Winarno
Rapat dengan ini memberikan wewenang dan kuasa kepada Direksi Perseroan untuk melakukan segala
tindakan yang diperlukan sehubungan perubahan dan penegasan susunan anggota Direksi Perseroan
tersebut kepada pihak yang berwenang dan terkait / The meeting hereby granted the power and authority
to the Board of Directors of the Company to perform any action needed in connection with the amendment
and reaffirmation of the composition of members of the Company’s Board of Directors to the authorities and
relevant parties.
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk 135
2016 Annual Report
KILAS KINERJA 2016
FLASHBACK PERFORMANCE OF 2016
LAPORAN MANAJEMEN
Management’s Report
Hasil RUPSLB 7 Juli 2015:
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
TINJAUAN UNIT PENDUKUNG BISNIS
Overview of Business Support
EGMS Resolutions on July 7, 2015:
Hasil RUPS / GMS Resolutions
Keterangan / Description
1. Menyetujui pengalihan dan/atau menjadikan jaminan hutang kekayaan Perseroan yang merupakan
lebih dari 50% (lima puluh persen) dari jumlah kekayaan bersih Perseroan termasuk memberikan
Jaminan Perusahaan (Corporate Guarantee) untuk mendukung kegiatan usaha entitas anak /
Approved to transfer and/or make the Company’s assets, which is more than 50% (fifty percent) of
total net assets of the Company, as a collateral, including providing Corporate Guarantee to support
business activities of its subsidiaries.
2. Memberikan kuasa dan wewenang kepada Direksi Perseroan terhitung sejak ditutupnya Rapat untuk
mengalihkan dan/ atau menjadikan jaminan hutang kekayaan Perseroan yang merupakan lebih dari
50% (lima puluh persen) dari jumlah kekayaan bersih Perseroan dalam satu transaksi atau lebih, baik
yang berkaitan satu sama lain maupun tidak dalam satu tahun buku / Granted power and authority to
the Company’s Board of Directors effective since the closing of this Meeting to transfer and/or make
the Company’s assets, which is more than 50% (fifty percent) of total net assets of the Company, as
a collateral in one or more transactions, whether or not it is related to one another in one fiscal year;
3. Pemberian persetujuan dan kuasa serta wewenang tersebut diatas sampai dengan ditutupnya Rapat
Umum Pemegang Saham berikutnya / Approved and delegated the power and authority as mentioned
above until the closing of the next General Meeting of Shareholders.
Terlaksana
EGMS Resolutions on December 3, 2015:
Hasil RUPSLB 3 Desember 2015:
Hasil RUPS / GMS Resolutions
Keterangan / Description
Menyetujui meniadakan alokasi pembagian dividen dari Laba Ditahan untuk tahun buku yang berakhir
pada 31 Desember 2014 sehingga penggunaan Laba Bersih Perseroan tahun 2014, dibagi menjadi dua
yaitu sebesar Rp16.000.000.000 (enam belas miliar Rupiah) sebagai Dana Cadangan dan sisanya sebesar
Rp315.811.786.659 (tiga ratus lima belas miliar delapan ratus sebelas juta tujuh ratus delapan puluh enam
ribu enam ratus lima puluh sembilan Rupiah) ditetapkan sebagai Laba Ditahan. Rapat dengan ini memberikan
wewenang dan kuasa kepada Direksi Perseroan untuk melakukan segala tindakan yang diperlukan sehubungan
dengan penetapan alokasi Laba Ditahan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2014
terkait keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan yang telah dilaksanakan sebelumnya
pada 16 Juni 2015 tersebut kepada pihak yang berwenang dan terkait .
Approved the non-allocation of Retained Earnings of fiscal year ended on December 31, 2014 for dividend
payment, thus the use of the Company’s Net Profit in 2014 was divided into two, to be allocated as Reserve
Fund at the amount of Rp16,000,000,000 (sixteen billion Rupiah) and the remaining Rp315,811,786,659
(three hundred fifteen billion eight hundred eleven million seven hundred eighty-six thousand six hundred and
fifty-nine Rupiah) was declared as Retained Earnings. The meeting hereby granted the authority and power to
the Board of Directors to perform any actions needed in relation with the determination of allocation of the
Company’s Retained Earnings of fiscal year ended on December 31, 2014 pertaining to the decision of the
previous Annual General Meeting of Shareholders of the Company that has been held on June 16, 2015 to
the authorities and relevant parties
Terlaksana / Realized
PENGENDALI
INFORMATION ON MAJORITY AND
CONTROLLING SHAREHOLDERS
Pemegang saham utama Perseroan per 31 Desember 2016
The Company’s majority shareholders with share ownership
dengan kriteria kepemilikan 5% atau lebih, dimiliki oleh publik
of 5% or more as of December 31, 2016 are: the public with
dengan kepemilikan sebesar 36,96%, PT Tiga Pilar Corpora
36.96% ownership, PT Tiga Pilar Corpora with 20.74%, JPMCB
sebesar 20,74%, JPMCB NA RE-Trophy Investors I Ltd sebesar
NA RE-Trophy Investors I Ltd with 9.33%, Trophy 2014 Investor
9,33%, Trophy 2014 Investor Limited sebesar 9,09%, Primanex
Limited with 9.09%, Primanex Pte Ltd with 6.59%, Morgan
Pte Ltd sebesar 6,59%, Morgan Stanley and Co. LLC- Client
Stanley and Co. LLC- Client Account with 6.52%, Pandawa
Account sebesar 6,52%, Pandawa Treasures Pte. Ltd sebesar
Treasures Pte. Ltd with 5.40% and Primanex Limited with
5,40% dan Primanex Limited sebesar 5,38%.
5.38%.
INFORMASI PEMEGANG SAHAM UTAMA DAN
136 PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
Laporan Tahunan 2016
TATA KELOLA PERUSAHAAN
GOOD CORPORATE GOVERNANCE
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN
CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY
DEWAN KOMISARIS
BOARD OF COMMISSIONERS
Sebagaimana tercantum dalam Pedoman Kerja Direksi dan
As stated in the Work Guidelines of the Board of Directors and
Dewan Komisaris TPSF, Dewan Komisaris merupakan salah
Board of Commissioners of TPSF, the Board of Commissioners
satu dari organ Perseroan yang bertugas untuk melakukan
is the Company’s organ responsible for performing general and/
pengawasan secara umum dan/atau khusus sesuai dengan
or specific monitoring pursuant to the Articles of Association
Anggaran Dasar Perseroan serta memberikan nasihat kepada
and providing advice to the Board of Directors in managing the
Direksi dalam menjalankan kepengurusan Perseroan.
Company.
Susunan Dewan Komisaris
Board of Commissioners’ Composition
Dewan Komisaris diangkat dan diberhentikan melalui RUPS
The Board of Commissioners is appointed and dismissed in the
dimana
disesuaikan
GMS, in which the total number of the Board of Commissioners’
dengan kompleksitas Perseroan dengan tetap memperhatikan
jumlah
anggota
Dewan
Komisaris
members is adjusted to the Company’s dynamics by continuously
kepentingan bahwa keputusan dapat diambil secara efektif,
considering the importance of effective, accurate and prompt
tepat dan cepat, serta dapat bertindak independen.
decision making, as well as the capability to act independently.
Susunan anggota Dewan Komisaris adalah sebagai berikut:
The composition of the Board of Commissioners’ members is
as follows:
Nama / Name
Tanggal RUPS Pengangkatan Pertama Kali / Date
of First Appointment in the GMS
Jabatan / Position
Anton Apriyantono
Komisaris Utama & Komisaris Independen /
President Commissioner & Independent Commissioner
12 Juni 2012 / June 12, 2012
Kang Hongkie Widjaja
Wakil Komisaris Utama / Vice President Commissioner
23 Juni 2005 / June 23, 2005
Hengky Koestanto
Komisaris / Commissioner
12 Juni 2012 / June 12, 2012
Bondan Haryo Winarno
Komisaris Independen / Independent Commissioner
Jaka Prasetya
Komisaris / Commissioner
25 Juni 2009 / June 25, 2009
24 Maret 2016 / March 24, 2016
Kepemilikan Saham Dewan Komisaris
Shares Ownership of Board of Commissioners
Tidak terdapat anggota Dewan Komisaris yang memiliki saham
There was no direct ownership of the Company’s shares by the
Perseroan secara langsung.
Board of Commissioners.
Tugas dan Tanggung Jawab Dewan Komisaris
Duties and Responsibilities of Board of Commissioners
Dewan Komisaris memiliki tugas untuk melakukan pengawasan
The Board of Commissioners is responsible for supervising
atas kebijakan pengurusan jalannya Perseroan dan memberi
the Company’s management policy and providing advices for
saran kepada Direksi. Beberapa tugas lainnya yang diemban
the Board of Directors. The duties mandated by the Board of
Dewan Komisaris antara lain:
Commissioners are, among others:
a. Melakukan tugas yang secara khusus diberikan kepadanya
a. To conduct duties specifically assigned for the Board of
menurut Anggaran Dasar dan/atau berdasarkan keputusan
Commissioners based on the Articles of Association and/or
RUPS dalam koridor peraturan perundang-undangan yang
the GMS resolutions in line with the prevailing regulations;
berlaku;
b. Melakukan tugas, tanggung jawab dan wewenang
b. To conduct its duties, responsibilities and authorities in
sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar Perseroan dan
accordance with the provisions of the Company’s Articles
keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS);
of Association and the General Meeting of Shareholders
(GMS) resolutions;
c. Dalam melaksanakan tugasnya Dewan Komisaris bertindak
c. In performing its duties, the Board of Commissioners acts
untuk kepentingan Perseroan dan bertanggung jawab
for the interest of the Company and is responsible to the
kepada RUPS; serta
d. Meneliti dan menelaah laporan tahunan yang dipersiapkan
oleh Direksi serta menandatangani laporan tahunan
GMS; and
d. To research and analyze the annual reports prepared by the
Board of Directors and to sign the reports.
tersebut.
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk 137
2016 Annual Report
KILAS KINERJA 2016
FLASHBACK PERFORMANCE OF 2016
LAPORAN MANAJEMEN
Management’s Report
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
TINJAUAN UNIT PENDUKUNG BISNIS
Overview of Business Support
Rapat Dewan Komisaris
Board of Commissioners Meetings
Rapat Dewan Komisaris dapat diadakan setiap waktu dan
The Board of Commissioners’ meetings can be held at any
apabila dianggap perlu oleh anggota Dewan Komisaris atau atas
time when deemed necessary by members of the Board
permintaan tertulis dari anggota Direksi atau atas permintaan
of Commissioners or upon written request from members
tertulis dari pemegang saham. Rapat Dewan Komisaris dapat
of the Board of Directors or the shareholders. The Board of
dihadiri pula atau merupakan rapat gabungan dengan organ
Commissioners’ meetings can also be attended by or become
GCG yang lain, seperti Direksi atau Komite-komite.
a joint meeting with other GCG organs, such as the Board of
Directors or Committees.
Keputusan rapat Dewan Komisaris diambil berdasarkan
The decisions in the Board of Commissioners’ meetings are
musyawarah untuk mufakat. Dalam hal keputusan musyawarah
reached through deliberation. In the event that the decisions
mufakat tidak tercapai maka keputusan diambil berdasarkan
could not be reached through deliberation, the decision shall be
pemungutan suara terbanyak. Rapat Dewan Komisaris terdiri
made by majority votes. The Board of Commissioners’ meetings
dari rapat internal dan rapat dengan mengundang Direksi
consist of internal meeting and joint meeting with the Board of
untuk membahas berbagai aspek operasional dan pengelolaan
Directors to discuss various operational aspects and financial
keuangan Perseroan.
management of the Company.
Pada 2016, Dewan Komisaris melaksanakan rapat gabungan
In 2016, the Board of Commissioners held 6 joint meetings of
Dewan Komisaris dan Direksi sebanyak 6 kali dengan persentase
the Board of Commissioners and the Board of Directors with
kehadiran 91,66%.
attendance percentage reaching 91.66%.
Pedoman Kerja Dewan Komisaris
Board Manual of the Board of Commissioners
Dewan Komisaris telah memiliki board manual yang diatur
The Board of Commissioners has a board manual which is
dalam Pedoman Kerja Direksi dan Dewan Komisaris PT Tiga
regulated in the Board Manual of the Board of Directors and
Pilar Sejahtera Food Tbk, yang di dalamnya memuat tugas,
Board of Commissioners of PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk.
tanggung jawab, hak dan wewenang, kriteria dan persyaratan
The board manual contains duties, responsibilities, rights
Dewan Komisaris, larangan, masa jabatan, rapat, dan waktu
and authority, criteria and requirements of the Board of
kerja Dewan Komisaris.
Commissioners, prohibitions, tenure, meetings and work hours
of the Board of Commissioners.
Penilaian Kinerja Komite di bawah Dewan Komisaris
Performance Assessment of Committees Under the Board
of Commissioners
Dalam rangka melakukan pengawasan dan pemberian saran
To actively perform monitoring and give advices to the Board of
secara aktif kepada Direksi, Dewan Komisaris dibantu oleh
Directors, the Board of Commissioners is assisted by committees
komite-komite di bawah Dewan Komisaris yang meliputi
under the Board of Commissioners, which consist of Audit
Komite Audit, Komite Remunerasi dan Nominasi, serta Komite
Committee, Remuneration and Nomination Committee, and
Tata Kelola Perusahaan dan Manajemen Risiko. Selama 2016,
Corporate Governance and Risk Management Committee.
komite-komite tersebut telah menjalankan tugas dengan
In 2016, the committees had properly performed their duties
baik dan telah memberikan kontribusi dalam pertumbuhan
and given contributions to the Company’s development. The
Perseroan. Implementasi program kerja serta fungsi masing-
proper implementation of work program and function of each
masing komite yang tepat, senantiasa mendukung tugas dan
committee continues to support duties and responsibilities of
tanggung jawab Dewan Komisaris. Melalui komite-komite
the Board of Commissioners. Through these committees, we
yang berada di bawah Dewan Komisaris, kami senantiasa
strive to encourage the implementation of good governance
mendorong penerapan standar tata kelola yang baik secara
standards comprehensively across all activities of the Company.
menyeluruh di setiap aktivitas Perusahaan.
138 PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
Laporan Tahunan 2016
TATA KELOLA PERUSAHAAN
GOOD CORPORATE GOVERNANCE
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN
CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY
KOMISARIS INDEPENDEN
INDEPENDENT COMMISSIONER
Kriteria Komisaris Independen
Criteria of Independent Commissioner
Susunan anggota Dewan Komisaris terdiri dari 5 (lima) orang
The Board of Commissioners is composed of 5 (five) members,
anggota dengan 2 (dua) anggota sebagai Komisaris Independen.
including 2 (two) Independent Commissioners. The composition
Komposisi Komisaris Independen telah memenuhi ketentuan
of Independent Commissioner has met the provisions of the
peraturan perundang-undangan yang berlaku. Komisaris
applicable laws and regulations. An Independent Commissioner
Independen merupakan anggota Komisaris yang berasal dari
is the member of Board of Commissioners from outside the
luar Perseroan yang dipilih secara transparan dan independen.
Company and is appointed in a transparent and independent
Beberapa kriteria yang wajib dimiliki oleh Komisaris Independen
manner. The following are the criteria that must be met by the
Perseroan meliputi:
Company’s Independent Commissioner:
• bukan merupakan orang yang bekerja atau mempunyai
• He/she is not an individual who works or has authorities
wewenang dan tanggung jawab untuk merencanakan,
and responsibilities to plan, lead, control, or supervise the
memimpin, mengendalikan, atau mengawasi kegiatan
activities of Issuers or Public Companies activities within
Emiten atau Perusahaan Publik tersebut dalam waktu 6
the last 6 (six) months, except for his/her reappointment
(enam) bulan terakhir, kecuali untuk pengangkatan kembali
as an Independent Commissioner of the Issuers or Public
sebagai Komisaris Independen Emiten atau Perusahaan
Companies for the next period;
Publik pada periode berikutnya;
• tidak mempunyai saham baik langsung maupun tidak
langsung pada Emiten atau Perusahaan Publik tersebut;
• He/she does not own any share, either directly or indirectly
in the Issuers or Public Companies;
• tidak mempunyai hubungan Afiliasi dengan Emiten atau
• He/she does not have any affiliation with the Issuers or
Perusahaan Publik, anggota Dewan Komisaris, anggota
Public Companies, members of Board of Commissioners,
Direksi, atau pemegang saham utama Emiten atau
members of Board of Directors, or major shareholders of
Perusahaan Publik tersebut; dan
the Issuers or Public Companies; and
• tidak mempunyai hubungan usaha baik langsung maupun
• He/she does not have any business relationship, either
tidak langsung yang berkaitan dengan kegiatan usaha
directly or indirectly, that is related to business activities of
Emiten atau Perusahaan Publik tersebut.
the Issuers or Public Companies.
Saat ini, jabatan Komisaris Independen Perseroan diemban
Currently, the position of the Company’s Independent
oleh Bapak Anton Apriyantono dengan masa jabatan sampai
Commissioner is held by Mr. Anton Apriyantono with term
dengan tahun 2020 dan Bapak Bondan Haryo Winarno dengan
of office until 2020 and by Mr. Bondan Haryo Winarno with
masa jabatan sampai dengan tahun 2019. Dengan demikian,
term of office until 2019. Therefore, the composition of the
komposisi Dewan Komisaris Perseroan telah sesuai dengan POJK
Company’s Board of Commissioners has conformed to the
No. 33/POJK.04/2014 dimana jumlah Komisaris Independen
POJK No. 33/POJK.04/2014 where the number of Independent
sebanyak 1/3 (sepertiga) dari jumlah anggota Dewan Komisaris.
Commissioners is 1/3 (one third) of the total members of the
Board of Commissioners.
Pernyataan Tentang Independensi Komisaris Independen
Statements
on
the
Independency
of
Independent
Commissioner
Sejalan dengan penerapan praktik GCG yang baik, Dewan
In line with the implementation of GCG best practice, the Board
Komisaris berkomitmen untuk menghindari transaksi yang
of Commissioners is committed to avoiding all transactions
mengandung
anggota
containing conflict of interests. All members of Independent
Komisaris Independen bertindak mandiri dan bebas intervensi
Commissioner shall take independent action and be free from
dari pihak manapun.
intervention from any party.
benturan
Nama / Name
Anton Apriyantono
Bondan Haryo Winarno
kepentingan.
Seluruh
Jabatan / Position
Komisaris Utama & Komisaris Independen / President
Commissioner & Independent Commissioner
Komisaris Independen / Independent Commissioner
Kepemilikan Saham di Perseroan /
Share Ownership in the Company
Nihil / None
Nihil / None
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk 139
2016 Annual Report
KILAS KINERJA 2016
FLASHBACK PERFORMANCE OF 2016
LAPORAN MANAJEMEN
Management’s Report
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
TINJAUAN UNIT PENDUKUNG BISNIS
Overview of Business Support
DIREKSI
BOARD OF DIRECTORS
Menurut Pedoman Kerja Direksi dan Dewan Komisaris TPSF,
Based on the Board of Directors and Board of Commissioners
Direksi merupakan organ Perseroan yang bertugas dan
Manuals of TPSF, the Board of Directors is the Company’s organ
bertanggung jawab secara kolegial dalam mengelola Perseroan.
that has collective duties and responsibilities in managing the
Dengan demikian, masing-masing anggota Direksi dapat
Company. As such, each member of the Board of Directors may
melaksanakan tugas dan mengambil keputusan sesuai dengan
perform their duties and make decisions in accordance with
pembagian tugas dan wewenangnya, namun pelaksanaan
their respective duties and authority. Nevertheless, such duty
tugas oleh masing-masing anggota Direksi tetap merupakan
implementation is a collective responsibility of all members.
tanggung jawab bersama. Direktur Utama merupakan Direktur
President Director serves as a Final Decision Maker.
Pengambil Keputusan Akhir.
Composition of Board of Directors
Susunan Direksi
Komposisi Direksi disesuaikan dengan kebutuhan berdasarkan
The composition of the Company’s Board of Directors
pertimbangan
dengan
is established by taking into account the complexity of
memperhatikan efektivitas pengambilan keputusan. Susunan
the Company and effectiveness of decision-making. The
Direksi pada 2016 adalah sebagai berikut:
composition of the Board of Directors in 2016 is as follows:
terhadap
kompleksitas
Nama / Name
Perseroan
Tanggal RUPS Pengangkatan Pertama Kali /
Jabatan / Position
Date of First Appointment in the GMS
Joko Mogoginta
Direktur Utama / President Director
18 November 2003 / November 18, 2003
Budhi Istanto
Direktur / Director
18 November 2003 / November 18, 2003
Jo Tjong Seng
Direktur Independen / Independent Director
12 Juni 2012 / June 12, 2012
Kepemilikan Saham Direksi
Shares Ownership of Board of Directors
Tidak ada anggota Direksi yang memiliki saham Perseroan
There was no direct ownership of the Company’s shares by the
secara langsung.
Board of Directors.
Tugas dan Tanggung Jawab Direksi
Duties and Responsibilities of Board of Directors
Tugas dan tanggung jawab Direksi sejalan dengan pelaksanaan
The duties and responsibilities of the Board of Directors, in line
tata kelola perusahaan yang baik adalah sebagai berikut:
with the implementation of GCG principles, are as follows:
Tugas Direksi
Duties of Board of Directors
a. Memimpin dan menjalankan tindakan yang berkaitan
dengan
pengurusan
Perseroan
untuk
kepentingan
Perseroan dan sesuai dengan maksud dan tujuan Perseroan,
a. Leading and implementing actions that are related to the
management and interests of the Company, and in line
with its aims and objectives, including:
termasuk di dalamnya:
• Memelihara dan mengurus kekayaan Perseroan;
• Senantiasa
berusaha
meningkatkan
efisiensi
• Maintaining and managing assets of the Company;
dan
efektivitas Perseroan.
• Consistently
striving
to
improve
the
Company’s
efficiency and effectiveness.
b. Mewakili Perseroan baik di dalam maupun di luar Pengadilan
b.Representing the Company, both inside and outside
sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan,
the Court, as stipulated in the legislations, Articles of
Anggaran Dasar dan/atau Keputusan RUPS.
Associations and Resolutions of GMS.
Tanggung Jawab Direksi
Responsibilities of Board of Directors
Direksi wajib melaksanakan tugas pokoknya dengan itikad
The Board of Directors is obliged to perform its duties in good
baik dan penuh tanggung jawab. Setiap anggota Direksi
faith and utmost responsibility. Each member of the Board of
bertanggung jawab penuh secara pribadi dan secara tanggung
Directors is fully responsible, both personally and jointly and
renteng atas kerugian Perseroan, apabila yang bersangkutan
severally, for the loss of the Company, if the member concerned
bersalah atau lalai menjalankan tugasnya sesuai dengan
is found guilty or negligent of their duties in accordance with
ketentuan perundang-undangan.
the legislations.
140 PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
Laporan Tahunan 2016
TATA KELOLA PERUSAHAAN
GOOD CORPORATE GOVERNANCE
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN
CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY
Selain itu, Direksi mempunyai tanggung jawab dalam
Furthermore, the Board of Directors holds a responsibility in the
pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan serta memenuhi tugas
implementation of Good Corporate Governance to fulfill the
memimpin Perseroan untuk mencapai tujuan, mematuhi dan
role of the Company’s leader, in order to achieve its objectives,
melaksanakan keputusan RUPS, serta menjalankan peraturan
comply with and conduct GMS’ resolutions, as well as to
yang sudah dibuat oleh Perseroan.
implement all of the Company’s regulations.
Ruang Lingkup Tugas dan Tanggung Jawab Masing-
Scope of Duties and Responsibilities of Each Director
Masing Direksi
Direktur Utama
President Director
Direktur Utama memiliki tanggung jawab, antara lain:
President Director has the following responsibilities:
• memimpin serta menentukan arah kebijakan dan strategi
• To lead and determine the direction of the Company’s
perusahaan secara keseluruhan, sesuai dengan maksud dan
policy and strategy, in line with its purposes and goals;
tujuan Perseroan;
• memastikan seluruh rencana dan kegiatan perusahaan
telah sesuai dengan tujuan Perseroan;
• To ensure that all plans and activities have been in line with
the Company’s goals;
• mengkaji situasi pasar dan ekonomi guna menentukan
• To review market and economic situations in determining
strategi perusahaan serta merencanakan kegiatan usaha
corporate strategy and planning business activities that may
yang selalu dapat meningkatkan daya saing Perseroan;
• mempelajari dan menangkap peluang-peluang usaha yang
dapat menambah nilai perusahaan;
always improve the Company’s competitiveness;
• To study and capture business opportunities that may add
to the Company’s values;
• memastikan nilai-nilai kaidah perusahaan tetap menjadi
patokan moral dalam seluruh kegiatan perusahaan.
• To ensure that the Company’s values are implemented as
moral guidance in all activities of the Company.
Direktur
Director
Direktur memiliki tanggung jawab, antara lain:
Director has the following responsibilities:
• menjalankan operasional perusahaan sehari-hari;
• menjalankan
rencana
pengembangan
usaha
• To conduct daily operations;
serta
• To implement business development plan and ensure the
memastikan tersedianya sarana dan prasarana yang
availability of adequate facilities and infrastructures that
mendukung pengembangan usaha tersebut;
• berusaha meningkatkan efisiensi dan efektivitas kegiatan
operasional Perseroan.
support such development;
• To improve the efficiency and effectiveness of the
Company’s operational activities.
Direktur Independen
Independent Director
Direktur Independen memiliki tanggung jawab, antara lain:
Independent Director has the following responsibilities:
• memastikan Peraturan Perusahaan dan keputusan RUPS
• To ensure the proper implementation of Company
dijalankan dengan tepat;
• memastikan kegiatan perusahaan dilaksanakan secara layak
sesuai dengan amanah pemegang saham.
Regulations and GMS resolutions;
• To ensure the proper implementation of the Company’s
activities in line with the directives from the shareholders.
Rapat Direksi
Board of Directors Meetings
Direksi Perseroan mengadakan rapat Direksi secara berkala.
The Company’s Board of Directors holds the Board of Directors’
Selain itu, Direksi juga dapat mengadakan rapat dengan
meetings periodically. In addition, the Board of Directors may
mengundang organ Perseroan yang lain seperti Dewan
invite other organs, such as the Board of Commissioners and
Komisaris dan atau Komite, untuk memberikan masukan atau
other Committees, in a meeting to provide inputs or give advice
menyampaikan nasehat mengenai permasalahan yang sedang
regarding issues faced by the Company.
dihadapi Perseroan.
Selama 2016, Direksi telah mengadakan rapat Direksi sebanyak
During 2016, the Board of Directors convened 12 Board of
12 kali rapat dan rapat gabungan dengan Dewan Komisaris
Directors meetings and 6 (six) joint meetings with the Board of
sebanyak 6 (enam) kali rapat.
Commissioners.
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk 141
2016 Annual Report
KILAS KINERJA 2016
FLASHBACK PERFORMANCE OF 2016
LAPORAN MANAJEMEN
Management’s Report
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
.
TINJAUAN UNIT PENDUKUNG BISNIS
Overview of Business Support
Rapat Internal Direksi /
Internal Meeting of Board of Directors
Nama / Name
Jabatan / Position
Jumlah Rapat
/ Number of
Meetings
Joko Mogoginta
Direktur Utama / President
Tingkat Kehadiran /
Attendance Rate
Persentase Tingkat
Kehadiran / Percentage
of Attendance Rate
12
12
100%
Director
Budhi Istanto
Direktur / Director
12
12
100%
Jo Tjong Seng
Direktur Independen /
12
12
100%
Independent Director
Table of joint meetings of the Board of Commissioners and
Tabel rapat gabungan Dewan Komisaris dan Direksi
Board of Directors
Rapat Gabungan Dewan Komisaris dan Direksi /
Joint Meeting of Board of Commissioners and
Nama / Name
Jabatan / Position
Board of Directors
Jumlah Rapat
/ Number of
Meetings
Anton Apriyantono
Komisaris Utama /
Tingkat Kehadiran /
Attendance Rate
Persentase Tingkat
Kehadiran / Percentage
of Attendance Rate
6
5
83.33%*
6
6
100%
President Commissioner
Kang Hongkie
Wakil Komisaris
Widjaja
Utama / Vice President
Commissioner
Hengky Koestanto
Komisaris / Commissioner
6
5
83.33%**
Bondan Haryo
Komisaris Independen /
6
5
83.33%***
Winarno
Independent Commissioner
Jaka Prasetya
Komisaris / Commissioner
6
6
100%
Joko Mogoginta
Direktur Utama /
6
6
100%
President Director
Budhi Istanto
Direktur / Director
6
6
100%
Jo Tjong Seng
Direktur Independen /
6
5
83.33%****
Independent Director
*
Bapak Anton Apriyantono tidak dapat menghadiri 1x rapat karena sedang tidak berada di Indonesia. / Mr. Anton Apriyantono could not attend 1 meeting as he
was abroad at that time.
** Bapak Hengky Koestanto tidak dapat menghadiri 1x rapat karena sedang tidak berada di Jakarta. / Mr. Hengky Koestanto could not attend 1 meeting as he was
out of Jakarta.
*** Bapak Bondan Haryo Winarno tidak dapat menghadiri 1x rapat karena sedang tidak berada di Indonesia. / Mr. Bondan Haryo Winarno could not attend 1 meeting
as he was abroad at that time.
**** Bapak Jo Tjong Seng tidak dapat menghadiri 1x rapat karena sedang tidak berada di Jakarta (cuti). / Mr. Jo Tjong Seng could not attend 1 meeting as he was out
of Jakarta (on leave).
Pedoman Kerja Direksi
Board of Directors Manual
Direksi telah memiliki board manual yang diatur dalam Pedoman
Board of Directors has owned board manual regulated in
Kerja Direksi dan Dewan Komisaris PT Tiga Pilar Sejahtera Food
the Board of Directors and Board of Commissioners Manual
Tbk, yang di dalamnya memuat tugas, tanggung jawab, hak
of PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk, which contains duties,
dan wewenang, kriteria dan persyaratan Dewan Komisaris,
responsibilities, rights and authority, criteria and requirements
larangan, masa jabatan, rapat, dan waktu kerja Direksi.
of the Board of Commissioners, prohibitions, tenure, meetings,
and work hours of the Board of Directors.
142 PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
Laporan Tahunan 2016
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
TATA KELOLA PERUSAHAAN
GOOD CORPORATE GOVERNANCE
TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN
CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY
KEBIJAKAN REMUNERASI DEWAN KOMISARIS
DAN DIREKSI
REMUNERATION POLICY OF BOARD OF
COMMISSIONERS AND BOARD OF DIRECTORS
Kebijakan remunerasi bagi Dewan Komisaris dan Direksi
Remuneration policy of the Board of Commissioners and Board
memperhatikan hal-hal berikut:
of Directors calculates the following:
1. kinerja keuangan dan pemenuhan kewajiban Perseroan
1. financial performance and fulfillment of the Company’s
sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan
liabilities as regulated by the laws and regulations in force;
yang berlaku;
2. prestasi kerja individual;
2. individual’s work achievement;
3. kewajaran dengan peer group; dan
3. fairness with peer group; and
4. pertimbangan sasaran dan strategi jangka panjang
4. consideration of targets and long-term strategies of the
Perusahaan.
Company.
Sesuai dengan kemampuan Perseroan dan tanpa melanggar
By taking into account the Company’s capability and without
perundang-undangan yang berlaku, tunjangan dan fasilitas
violating the prevailing laws and regulations, the Company
yang diberikan Perseroan, antara lain:
provides allowance and facilities as follows:
1. tunjangan hari raya keagamaan;
1. religious holiday allowance;
2. tunjangan transportasi;
2. transportation allowance;
3. tunjangan seragam;
3. uniform allowance;
4. fasilitas kendaraan dinas;
4. vehicle facility;
5. fasilitas kesehatan dalam bentuk asuransi kesehatan atau
5. healthcare facility in the form of health insurance or
penggantian biaya pengobatan sesuai dengan Peraturan
reimbursement of medical treatment according to Company
Perusahaan;
Regulation;
Pada 2016, besarnya remunerasi yang diterima Dewan
In 2016, the remuneration amount received by the Board of
Komisaris adalah Rp3,23 miliar dan besarnya remunerasi yang
Commissioners was Rp3.23 billion and Rp23.72 billion for Board
diterima Direksi adalah Rp23,72 miliar. Total remunerasi Dewan
of Directors. Total remuneration of Board of Commissioners
Komisaris dan Direksi adalah sebesar Rp26,95 miliar.
and Board of Directors was Rp26.95 billion.
ASSESSMENT DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI
ASSESSMENT OF BOARD OF COMMISSIONERS
AND BOARD OF DIRECTORS
Dewan Komisaris melalui Komite Nominasi dan Remunerasi
Through the Nomination and Remuneration Committee,
melakukan penilaian kinerja anggota Direksi dan anggota
the Board of Commissioners assesses the performance of
Dewan Komisaris (self assessment) berdasarkan kebijakan
members of the Board of Directors and members of the Board
penilaian kinerjanya.
of Commissioners (self assessment) based on its performance
assessment policy.
KEBIJAKAN KEBERAGAMAN KOMPOSISI
DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI
DIVERSITY OF BOARD OF COMMISSIONERS
AND BOARD OF DIRECTORS
Berdasarkan latar belakang pendidikan Dewan Komisaris dan
Based on the academic background of the Board of
Direksi, mayoritas berasal dari bidang Teknologi Pangan yang
Commissioners and Board of Directors, the members of the
berkaitan dengan bidang usaha Perseroan dalam industri yang
Boards mostly studied Food Technology, which relates to the
berhubungan dengan bidang makanan. Riwayat pekerjaan
Company’s business in the food-related industry. Career history
Dewan Komisaris dan Direksi pun beragam sesuai dengan
of the Board of Commissioners and Board of Directors varies
keahlian masing-masing. Sementara dari sisi gender dan usia,
based on their areas of expertise. Meanwhile, in view of gender
mayoritas Dewan Komisaris dan Direksi adalah pria dengan
and age, most Commissioners and Directors are male aged
usia di atas 40 tahun. Seluruh kriteria serta tugas dan tanggung
above 40. All criteria, duties and responsibilities as the Board of
jawab baik sebagai Dewan Komisaris maupun Direksi, berlaku
Commissioners and Board of Directors, apply without prejudice
tanpa membedakan latar belakang pendidikan, gender, usia
to education, gender, age, and career history.
dan riwayat pekerjaan.
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk 143
2016 Annual Report
KILAS KINERJA 2016
FLASHBACK PERFORMANCE OF 2016
LAPORAN MANAJEMEN
Management’s Report
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
TINJAUAN UNIT PENDUKUNG BISNIS
Overview of Business Support
KOMITE AUDIT
AUDIT COMMITTEE
Perseroan membentuk Komite Audit dengan tujuan untuk
The Company established Audit Committee to assist the Board
membantu Dewan Komisaris dalam pelaksanaan fungsi
of Commissioners in implementing its supervisory functions on
pengawasan atas hal-hal yang terkait dengan informasi
matters related to the financial information, internal control,
keuangan, pengendalian internal, pengelolaan risiko serta
risk management, as well as compliance with the prevailing
kepatuhan terhadap peraturan perundangan yang berlaku.
laws and regulations. The Audit Committee is established
Komite Audit dibentuk berdasarkan Surat Keputusan No. 31/
based on Decree No. 31/TPSF-DEKOM/XII/2014 on December
TPSF-DEKOM/XII/2014 tanggal 17 Desember 2014. Komite
17, 2014. Audit Committee is appointed and dismissed based
Audit diangkat dan diberhentikan berdasarkan Surat Keputusan
on the Decree of the Board of Commissioners.
Dewan Komisaris.
Persyaratan Anggota Komite Audit
Requirements of Members of the Audit Committee
Persyaratan anggota Komite Audit sebagaimana tercantum
Requirements of the Audit Committee members as stated in
dalam Piagam Komite Audit PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk,
the Audit Committee charter of PT Tiga Pilar Sejahtera Food
sebagai berikut:
Tbk are as follows:
• Memiliki integritas yang tinggi, kemampuan, pengetahuan
• Possess
high
integrity,
capability,
knowledge
and
dan pengalaman sesuai dengan bidang pekerjaannya, serta
experience in accordance with their fields, as well as good
mampu berkomunikasi dengan baik;
communication skills;
• Memahami laporan keuangan, bisnis perusahaan, proses
• Understand the financial statements, the company’s business,
audit, manajemen risiko, dan peraturan perundang-
audit process, risk management, laws and regulations in the
undangan di bidang pasar modal serta peraturan
capital market and other related legislations;
perundang-undangan terkait lainnya;
• Bersedia meningkatkan kompetensi secara terus menerus
melalui pendidikan dan pelatihan;
• Memiliki paling kurang satu orang anggota yang berlatar
belakang pendidikan dan keahlian di bidang keuangan dan/
• Willing to continuously improve their competency through
education and trainings;
• At least one of the members has the educational background
and expertise in finance and/or accounting;
atau akuntansi;
• Bukan merupakan orang dalam Kantor Akuntan Publik,
• They are not a representative of any Public Accounting Firm,
Kantor Konsultan Hukum, Kantor Jasa Penilai Publik atau
Legal Consulting Firm, Public Assessment Services Firm, or
pihak lain yang memberi jasa assurance, jasa non-assurance,
other parties that provide assurance and non-assurance
jasa penilai dan/atau jasa konsultasi lain kepada TPSF dalam
services, assessment service and/ or other consultancy
waktu 6 (enam) bulan terakhir;
services to the Company in the last 6 (six) months;
• Bukan merupakan orang yang bekerja atau mempunyai
• They do not work nor have any authority and responsibilities
wewenang dan tanggung jawab untuk merencanakan,
to plan, lead, control, or supervise the Company’s activities
memimpin, mengendalikan, atau mengawasi kegiatan
in the last 6 (six) months, except as the Independent
TPSF dalam waktu 6 (enam) bulan terakhir, kecuali sebagai
Commissioner;
Komisaris Independen;
• Tidak mempunyai saham langsung maupun tidak langsung
• They do not have direct or indirect shares in TPSF, and
pada TPSF, serta tidak memiliki hubungan afiliasi dengan
do not have any affiliated relations with members of the
anggota Dewan Komisaris dan Direksi, atau dengan
Board of Commissioners and Board of Directors, or majority
pemegang saham utama TPSF; dan
• Tidak mempunyai hubungan usaha baik langsung maupun
tidak langsung yang berkaitan dengan kegiatan usaha TPSF.
shareholders of TPSF; and
• They do not have business relationship, either directly or
indirectly, related to TPSF’s business activities.
Periode jabatan anggota Komite Audit tidak boleh lebih
The tenure of Audit Committee members shall not be longer
panjang dari periode jabatan anggota Dewan Komisaris dan
than the tenure of Board of Commissioners members. Each
dapat dipilih kembali hanya untuk 1 (satu) periode masa
Audit Committee member can be reappointed for only 1 period
jabatan berikutnya.
for the next position.
144 PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
Laporan Tahunan 2016
TATA KELOLA PERUSAHAAN
GOOD CORPORATE GOVERNANCE
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN
CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY
Susunan Keanggotaan, Frekuensi dan Tingkat Kehadiran
Audit Committee Composition, Frequency and Attendance
Komite Audit
Rate
Susunan Komite Audit Perseroan terdiri dari seorang Ketua
The Audit Committee consists of a Chairman who concurrently
yang juga adalah Komisaris Independen, seorang anggota dari
serves as Independent Commissioner, a member of Board
Dewan Komisaris dan 2 (dua) orang anggota komite profesional
of Commissioners and 2 (two) members of independent
independen. Selama 2016, Komite Audit mengadakan 4 kali
professional committee. In 2015, Audit Committee held 4
rapat dengan perincian sebagai berikut:
meetings with the following description:
Nama / Name
Jabatan / Position
Jumlah Rapat
/ Number of
Meetings
Tingkat
Kehadiran /
Attendance
Rate
Persentase /
Percentage
Anton Apriyantono
Ketua Komite Audit / Chairman of Audit
Committee
4
4
100%
Bondan Haryo Winarno
Anggota / Member
4
4
100%
Sudibyo Hartanto
Anggota / Member
4
4
100%
Widjojo Kusumo
Anggota / Member
4
4
100%
Profil Anggota Komite Audit
Profile of Audit Committee Members
Anton Apriyantono
Anton Apriyantono
Riwayat singkat, kualifikasi pendidikan, dan pengalaman kerja
The brief history, educational qualification, and working
telah ditampilkan pada pembahasan Profil Dewan Komisaris.
experience have been presented in Board of Commissioners
Profile section.
Bondan Haryo Winarno
Bondan Haryo Winarno
Riwayat singkat, kualifikasi pendidikan, dan pengalaman kerja
The brief history, educational qualification, and working
telah ditampilkan pada pembahasan Profil Dewan Komisaris.
experience have been presented in Board of Commissioners
Profile section.
Sudibyo Hartanto
Warga Negara Indonesia, 49 tahun, berdomisili di Indonesia. Memulai karier
sebagai Staff Audit & Tax di Hananta Multi Consultant, Semarang dari 1990
hingga 1992, kemudian sebagai Accounting Manager di PT Bahagia Sumber
Abadi, Surakarta (salah satu perusahaan Wings Surya Group) dari 1992
hingga 1998, dan hingga saat ini masih bergabung dengan salah satu kantor
konsultan pajak. Gelar pendidikan dan pelatihan yang diperoleh antara lain,
Jurusan Akuntansi, Akademi Keuangan dan Akuntansi Wika Jasa, Semarang
lulus tahun 1991, Jurusan Perpajakan, Akademi Keuangan dan Akuntansi
Wika Jasa Semarang lulus tahun 2003, Fakultas Ekonomi Akuntansi,
Universitas Sebelas Maret, Surakarta lulus tahun 2003, Brevet B Perpajakan
pada tahun 2003.
An Indonesian citizen, 49 years old, domiciled in Indonesia. Began career
as Audit & Tax Staff at Hananta Multi Consultant, Semarang, from 1990 to
1992, and Accounting Manager at PT Bahagia Sumber Abadi, Surakarta (one
of the Wings Surya Group companies) from 1992 to 1998, and currently still
joins one of the tax consultant offices. He obtained his degree in several fields,
among others, Accounting, from Akademi Keuangan dan Akuntansi Wika
Jasa, Semarang, graduated in 1991, then Taxation, from Akademi Keuangan
dan Akuntansi Wika Jasa, Semarang, graduated in 2003, Faculty of Economics,
Accountancy, Sebelas Maret University, March, Surakarta, graduated in 2003.
He also attended trainings of Tax B Brevet in 2003.
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk 145
2016 Annual Report
KILAS KINERJA 2016
FLASHBACK PERFORMANCE OF 2016
LAPORAN MANAJEMEN
Management’s Report
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
TINJAUAN UNIT PENDUKUNG BISNIS
Overview of Business Support
Widjojo Kusumo
Warga Negara Indonesia, 55 tahun, berdomisili di Indonesia. Memulai karier sejak
tahun 1992 sebagai Internal Auditor PT Golden Manyaran Group, Semarang.
Sejak tahun 1993, beliau juga berkarya di Sri Ratu Group Semarang sebagai Tax
Manager. Mulai tahun 2000 hingga kini beliau bergabung dengan salah satu
kantor konsultan pajak. Pendidikan yang beliau tempuh adalah Fakultas Ekonomi
Akuntansi Universitas Diponegoro Semarang lulus tahun 2002 dan pelatihan
Brevet Pajak pada tahun 2003.
An Indonesian citizen, 55 years old, domiciled in Indonesia. Began his career
in 1992 as Internal Auditor of PT Golden Manyaran Group, Semarang. Since
1993, he also worked at Sri Ratu Group Semarang as Tax Manager. From 2000
until now, he joins one of the tax consultant offices. He studied at Faculty of
Accounting Economics, Diponegoro University, Semarang, graduated in 2002
and attended Tax Brevet training in 2003.
Independensi Komite Audit
Independency of Audit Committee
Seluruh anggota Komite Audit merupakan pribadi yang
All members of the Audit Committee are professionals and
profesional serta senantiasa menjaga independensi dalam
strive to maintain their independency in carrying out their duties
pelaksanaan tugas, dan tanggung jawabnya. Komite Audit
and responsibilities. The Audit Committee, established by the
yang dibentuk Perseroan telah memenuhi kriteria independensi,
Company, has met the criteria of independency, expertise,
keahlian, pengalaman, dan integritas.
experience, and integrity.
Tugas dan Tanggung Jawab
Duties and Responsibilities
Tugas utama Komite Audit adalah membantu Dewan
The Audit Committee’s main duty is to assist Board of
Komisaris dalam menjalankan fungsi pengawasan sesuai
Commissioners in implementing its supervisory functions in
dengan penerapan Good Corporate Governance. Komite Audit
accordance with the implementation of Good Corporate
juga dapat memberikan opini profesional yang independen
Governance. The Audit Committee also provides independent
kepada Dewan Komisaris atas laporan atau persoalan yang
professional opinions to Board of Commissioners on reports
dikemukakan Direksi kepada Dewan Komisaris. Komite Audit
or any issue raised by the Board of Directors to Board of
juga mengidentifikasi hal-hal yang memerlukan perhatian dari
Commissioners. The Audit Committee also identifies matters
Dewan Komisaris.
that require attention from Board of Commissioners.
Tugas dan Tanggung Jawab Komite Audit antara lain:
The Audit Committee’s duties and responsibilities are as follows:
• Melakukan penelaahan atas ketaatan terhadap peraturan
• Reviewing the compliance with the laws and regulations
perundang-undangan yang berhubungan dengan kegiatan
related to the Company’s activities;
Perseroan;
• Memberikan pendapat independen dalam hal terjadi
• Providing independent opinions in the event of dissenting
perbedaan pendapat antara manajemen dan Akuntan
opinions between the management and Public Accountant
Publik atas jasa yang diberikannya;
on the rendered services;
• Memberikan
rekomendasi
kepada
Dewan
Komisaris
• Providing recommendation to the Board of Commissioners
mengenai pemilihan dan pemberhentian Kantor Akuntan
regarding the appointment and dismissal of the Public
Publik;
• Melakukan penelaahan atas efektivitas pelaksanaan fungsi
audit internal dan Akuntan Publik;
• Melakukan penelaahan terhadap aktivitas pelaksanaan
manajemen risiko yang dilakukan oleh Direksi;
146 PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
Laporan Tahunan 2016
Accounting Firm;
• Analyzing the effectiveness of the implementation of
internal audit function and Public Accountant;
• Reviewing the implementation of risk management activity
carried out by the Board of Directors;
TATA KELOLA PERUSAHAAN
GOOD CORPORATE GOVERNANCE
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN
CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY
• Menelaah dan memberikan saran kepada Dewan Komisaris
• Reviewing and providing advice to Board of Commissioners
terkait dengan adanya potensi benturan kepentingan
in relation to any potential conflict of interest in the
Perseroan; serta
Company;
• Menjaga kerahasiaan dokumen, data dan informasi
Perseroan.
• Maintaining confidentiality of the Company’s documents,
data and information.
Laporan Singkat Pelaksanaan Kegiatan Komite Audit
Brief Report on the Implementation of Audit Committee’s
pada 2016
Activities in 2016
Selama
2016,
Komite
Audit
telah
menelaah
laporan
Throughout 2016, the Audit Committee has analyzed the
keuangan yang dikeluarkan Perseroan; melakukan evaluasi
financial statements issued by the Company; evaluated the
sistem pengendalian internal; memberikan masukan perihal
internal control system; provided input on the appointment of
penunjukkan Kantor Akuntan Publik; serta bekerja sama
the Public Accounting Firm; and cooperated with Internal Audit.
dengan Audit Internal.
KOMITE NOMINASI DAN REMUNERASI
REMUNERATION AND NOMINATION
COMMITTEE
Komite Nominasi dan Remunerasi dibentuk dengan tujuan
Remuneration and Nomination Committee is established to
untuk membantu Dewan Komisaris dalam menetapkan
assist the Board of Commissioners in determining the criteria
kriteria pemilihan calon anggota Dewan Komisaris dan Direksi;
to select candidates of the Board of Commissioners and Board
mengusulkan calon anggota Dewan Komisaris dan Direksi;
of Directors members; to propose the candidates of the Board
serta menentukan kebijakan dan pengawasan pelaksanaan
of Commissioners and Board of Directors members; and to
kebijakan remunerasi bagi Dewan Komisaris, Direksi, jajaran
determine the policy and supervision of the remuneration
manajemen Perseroan. Komite Nominasi dan Remunerasi
policy implementation for the Board of Commissioners,
dibentuk oleh Dewan Komisaris berdasarkan Surat Keputusan
Board of Directors, and the management. The Nomination
No. 32/TPSF-DEKOM/XII/2014 tanggal 17 Desember 2014.
and Remuneration Committee is established by the Board of
Commissioners based on Decree No. 32/TPSF-DEKOM/XII/2014
on December 17, 2014.
Susunan Keanggotaan, Frekuensi dan Tingkat Kehadiran
Composition, Frequency and Attendance Rate
Komite Nominasi dan Remunerasi
Nomination and Remuneration Committee
Selama 2016, Komite Nominasi dan Remunerasi diketuai oleh
Throughout
Komisaris Independen serta memiliki (tiga) orang anggota.
Committee was chaired by Independent Commissioner and
Komite Nominasi dan Remunerasi telah menyelenggarakan
consists of (three) members. The Nomination and Remuneration
rapat sebanyak 3 (tiga) kali dengan frekuensi dan tingkat
Committee has conducted 3 (three) meetings with the following
kehadiran anggota sebagai berikut:
frequency and attendance rate:
Nama / Name
Jabatan / Position
2016,
the
Nomination
and
Remuneration
Jumlah Rapat /
Tingkat Kehadiran /
Persentase /
Total Meetings
Attendance Rate
Percentage
Bondan Haryo Winarno
Ketua / Chairman
3
3
100%
Kang Hongkie Widjaja
Anggota / Member
3
3
100%
Hengky Koestanto
Anggota / Member
3
2
67%
Lestian Nandar
Anggota / Member
3
3
100%
Kebijakan mengenai Rapat Komite Nominasi dan Remunerasi
Policies related to the Nomination and Remuneration
telah diatur dalam Pedoman Komite Nominasi dan Remunerasi
Committee Meeting have been regulated in the Guidelines of
yang tercantum dalam situs resmi Perseroan.
the Nomination and Remuneration Committee stated in the
Company’s official website.
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk 147
2016 Annual Report
KILAS KINERJA 2016
FLASHBACK PERFORMANCE OF 2016
LAPORAN MANAJEMEN
Management’s Report
Profil Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
TINJAUAN UNIT PENDUKUNG BISNIS
Overview of Business Support
Profile of Nomination and Remuneration Committee
Members
Bondan Haryo Winarno
Bondan Haryo Winarno
Riwayat singkat, kualifikasi pendidikan, dan pengalaman kerja
The brief history, educational qualification, and working
telah ditampilkan pada pembahasan Profil Dewan Komisaris.
experiences have been presented in Board of Commissioners
Profile section.
Kang Hongkie Widjaja
Kang Hongkie Widjaja
Riwayat singkat, kualifikasi pendidikan, dan pengalaman kerja
The brief history, educational qualification, and working
telah ditampilkan pada pembahasan Profil Dewan Komisaris.
experiences have been presented in Board of Commissioners
Profile section.
Hengky Koestanto
Hengky Koestanto
Riwayat singkat, kualifikasi pendidikan, dan pengalaman kerja
The brief history, educational qualification, and working
telah ditampilkan pada pembahasan Profil Dewan Komisaris.
experiences have been presented in Board of Commissioners
Profile section.
Lestian Nandar
Warga Negara Indonesia, 41 tahun, berdomisili di Indonesia. Mengawali karier
sebagai Training Staff di PT EDS Manufacturing Indonesia, salah satu perusahaan
Astra Otopart Group dari tahun 1998 hingga 2002. Kemudian beliau berkarya di
PT Pelangi Indah Canindo Tbk sebagai Training & Recruitment Supervisor hingga
2004. Kemudian hingga 2006 Beliau bergabung dengan PT Sumatera Prima
Fiberboard sebagai Training & Development Coordinator. Pada tahun 2006 Beliau
menjabat sebagai HR & GA Manager di PT Sinar Sosro hingga tahun 2014. Beliau
bergabung dengan PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk hingga kini sebagai Regional
HR Manager. Beliau memegang gelar Magister Management HRM.
An Indonesian citizen, 41 years old and domiciled in Indonesia. He started his
career as Training Staff at PT EDS Manufacturing Indonesia, one of Astra Otopart
Group companies from 1998 to 2002. He then worked at PT Pelangi Indah
Canindo Tbk as Training & Recruitment Supervisor until 2004. Until 2006, he
joined PT Sumatera Prima Fiberboard as Training & Development Coordinator. In
2006, he served as HR & GA Manager at PT Sinar Sosro until 2014. He then joined
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk and still serves until the present time as Regional
HR Manager. He holds Magister Management degree majoring in HRM.
Independensi Komite Nominasi dan Remunerasi
Independency
of
Nomination
and
Remuneration
Committee
Seluruh anggota Komite Nominasi dan Remunerasi merupakan
All members of the Nomination and Remuneration Committee
pribadi yang profesional dan senantiasa menjaga independensi
are professionals who strive to maintain their independency in
dalam pelaksanaan tugas, dan tanggung jawabnya. Komite
carrying out their duties and responsibilities. The Nomination
Nominasi dan Remunerasi yang dibentuk Perseroan telah
and Remuneration Committee established by the Company
memenuhi kriteria independensi, keahlian, pengalaman, dan
has met the criteria for independency, skills, experiences, and
integritas.
integrity.
148 PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
Laporan Tahunan 2016
TATA KELOLA PERUSAHAAN
GOOD CORPORATE GOVERNANCE
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN
CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY
Tugas dan Tanggung Jawab
Duties and Responsibilities
Sesuai dengan amanat dalam Pedoman Komite Nominasi
In accordance with the mandate in the Guideline of Nomination
dan Remunerasi yang dibuat berdasarkan POJK No. 34/
and Remuneration Committee drawn up based on POJK No.
POJK.04/2014, tugas dan tanggung jawab Komite Nominasi
34/POJK.04/2014, duties and responsibilities of the Nomination
dan Remunerasi meliputi:
and RemunerationCommittee are as follows:
• Nominasi
• Nomination
1. Memberikan rekomendasi kepada dan/atau membantu
1. Providing recommendations to and/or assisting Board of
Dewan Komisaris, mengenai:
Commissioners for the following matters:
• Komposisi jabatan Direksi dan Dewan Komisaris
• Positions composition of Board of Directors and
• Kebijakan dan kriteria yang dibutuhkan dalam
• Policies and criteria required in the nomination
proses nominasi anggota Direksi dan anggota
process for members of Board of Directors and
Dewan Komisaris
Board of Commissioners.
Board of Commissioners
• Kebijakan evaluasi kinerja bagi anggota Direksi dan
• Policies of performance appraisal for members of
Board of Directors and Board of Commissioners.
anggota Dewan Komisaris
• Program pengembangan untuk anggota Direksi dan
• Development programs for members of Board of
Directors and Board of Commissioners.
anggota Dewan Komisaris
2. Membantu Dewan Komisaris melakukan penilaian
2.Assisting Board of Commissioners in assessing the
kinerja anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris
performance of members of Board of Directors and
Board of Commissioners based on the defined criteria.
berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan
3. Memberikan usulan calon yang memenuhi syarat
3.
Proposing
candidates
who
have
fulfilled
the
sebagai anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris
requirements of members of Board of Directors and
kepada Dewan Komisaris untuk disampaikan kepada
Board of Commissioners to Board of Commissioners to
RUPS untuk mendapatkan persetujuan.
be presented to GMS for the approval.
• Remuneration
• Remunerasi
1. Memberikan rekomendasi kepada dan/atau membantu
1. Providing recommendations to and/or assisting Board of
Dewan Komisaris mengenai:
Commissioners for the following matters:
• Struktur remunerasi anggota Direksi dan anggota
• Remuneration structure for members of the Board
of Directors and Board of Commissioners
Dewan Komisaris
• Kebijakan atas remunerasi anggota Direksi dan
• Policies of remuneration for members of the Board
of Directors and Board of Commissioners
anggota Dewan Komisaris
• Besaran atas remunerasi anggota Direksi dan
• Amount of remuneration for members of the Board
of Directors and Board of Commissioners
anggota Dewan Komisaris
melakukan
2.Assisting the Board of Commissioners in assessing
penilaian kesesuaian remunerasi yang diterima masing-
the conformity of theremuneration received by each
masing anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris
member of the Board of Directors and Board of
terkait dengan kinerja mereka
Commissioners in relation to their performance.
2. Membantu
Dewan
Komisaris
dalam
Laporan Singkat Pelaksanaan Kegiatan Komite Nominasi
Brief Report on the Implementation of Nomination and
dan Remunerasi Pada 2016
Remuneration Committee’s Activities in 2016
Pada 2016, Komite Nominasi dan Remunerasi membantu
In 2016, the Nomination and Remuneration Committee assisted
Dewan Komisaris dalam mengevaluasi kebijakan remunerasi
Board of Commissioners in evaluating the remuneration policies
yang diberlakukan Perseroan dan merekomendasikan perbaikan
applied by the Company and recommended improvement
terkait struktur organisasi dan program pengembangan
related to the organization structure and employee development
karyawan.
programs.
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk 149
2016 Annual Report
KILAS KINERJA 2016
FLASHBACK PERFORMANCE OF 2016
LAPORAN MANAJEMEN
Management’s Report
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
TINJAUAN UNIT PENDUKUNG BISNIS
Overview of Business Support
KOMITE TATA KELOLA PERUSAHAAN DAN
MANAJEMEN RISIKO
CORPORATE GOVERNANCE AND RISK
MANAGEMENT COMMITTEE
Komite Tata Kelola Perusahaan dan Manajemen Risiko
Corporate Governance & Risk Management Committee is
dibentuk berdasarkan Surat Keputusan No. 33/TPSF-DEKOM/
established pursuant to the Decree No. 33/TPSF-DEKOM/
XII/2014 tanggal 17 Desember 2014 yang bertujuan untuk
XII/2014 dated December 17, 2014, which is aimed to assist
membantu Dewan Komisaris dalam penyusunan, pelaksanaan
the Board of Commissioners in preparing, implementing, and
dan pengelolaan kebijakan manajemen risiko Perseroan secara
managing the risk management policy comprehensively.
komprehensif.
Susunan Keanggotaan, Frekuensi dan Tingkat Kehadiran
Composition,
Komite Tata Kelola Perusahaan dan Manajemen Risiko
Corporate Governance and Risk Management Committee
Komite Tata Kelola Perusahaan dan Manajemen Risiko diketuai
The Corporate Governance and Risk Management Committee
oleh Komisaris Independen dan memiliki 1 (satu) orang anggota.
is chaired by 1 (one) Independent Commissioner and consists of
Selama 2016, Komite Tata Kelola Perusahaan dan Manajemen
1 (one) member. During 2016, the Corporate Governance and
Risikomengadakan pertemuan 1 (satu) kali dengan kehadiran
Risk Management Committee has conducted 1 (one)meeting
anggota sebagai berikut:
with the following frequency and attendance rate:
Nama / Name
Anton Apriyantono
Bondan Haryo Winarno
Frequency
and
Attendance
Rate
of
Jumlah Rapat /
Tingkat Kehadiran /
Persentase /
Number of Meetings
Attendance Rate
Percentage
Ketua / Chairman
1
1
100%
Anggota / Member
1
1
100%
Jabatan / Position
Profil Anggota Komite Tata Kelola Perusahaan dan
Profile of Corporate Governance and Risk Management
Manajemen Risiko
Committee Members
Anton Apriyantono
Anton Apriyantono
Riwayat singkat, kualifikasi pendidikan, dan pengalaman kerja
The brief history, educational qualification, and working
telah ditampilkan pada pembahasan Profil Dewan Komisaris.
experiences have been presented in Board of Commissioners
Profile section.
Bondan Haryo Winarno
Bondan Haryo Winarno
Riwayat singkat, kualifikasi pendidikan, dan pengalaman kerja
The brief history, educational qualification, and working
telah ditampilkan pada pembahasan Profil Dewan Komisaris.
experiences have been presented in Board of Commissioners
Profile section.
Independensi Komite Tata Kelola Perusahaan dan
Independency
Manajemen Risiko
Management Committee
Seluruh anggota Komite Tata Kelola Perusahaan dan
All members of Corporate Governance and Risk Management
Manajemen Risikomerupakan Komisaris Independen yang telah
Committee are Independent Commissioners who have met
sesuai dengan kriteria dalam peraturan yang berlaku. Komite
the criteria set in the applicable regulations. The Corporate
Tata Kelola Perusahaan dan Manajemen Risikoyang dibentuk
Governance and Risk Management Committee established by
Perseroan telah memenuhi kriteria independensi, keahlian,
the Company has met the criteria for independency, expertise,
pengalaman, dan integritas.
experience, and integrity.
Tugas dan Tanggung Jawab
Duties and Responsibilities
Tugas dan tanggung jawab Komite Tata Kelola Perusahaan dan
The duties and responsibilities of Corporate Governance and
Manajemen Risiko meliputi:
Risk Management Committee are as follows:
a. Melakukan pemantauan pelaksanaan manajemen risiko,
a. Monitoring the implementation of risk management and
dan memberikan rekomendasi atas efektivitas pelaksanaan
providing recommendations on the effectiveness of the
manajemen risiko Perseroan;
Company’s risk management implementation;
150 PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
Laporan Tahunan 2016
of
Corporate
Governance
and
Risk
TATA KELOLA PERUSAHAAN
GOOD CORPORATE GOVERNANCE
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN
CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY
b. Melakukan pengawasan kinerja Satuan Kerja Manajemen
b. Supervising the performance of Risk Management Work
Risiko atas pelaksanaan rekomendasi Komite Manajemen
Unit on the implementation of recommendations from the
Risiko, termasuk dalam memantau pelaksanaan mitigasi
Risk Management Committee, including monitoring the
risiko oleh unit-unit kerja terkait;
implementation of risk mitigation performed by the related
work units;
c. Melakukan pembahasan atas potensi risiko pada unit-unit
c. Reviewing potential risks in all units within the Company
di lingkungan Perseroan, termasuk risiko pada perjanjian
including risks on the agreement with third parties in the
dengan pihak ketiga dalam ruang lingkup kewenangan
scope of supervisory authority of Board of Commissioners;
pengawasan Dewan Komisaris;
d. Melakukan pembahasan hasil penilaian risiko oleh Satuan
d.Reviewing risk assessment results conducted by Risk
Kerja Manajemen Risiko terhadap rencana investasi
Management Work Unit on the Company’s material
Perseroan yang material;
investment plans;
e. Melakukan analisis dan evaluasi atas usulan Rencana
e.Analyzing and evaluating the Company’s Activity and
Kegiatan dan Anggaran Perseroan dan review tahunan
Budget Plan proposal and annual review on the Company’s
atas Rencana Jangka Panjang Perseroan yang diajukan oleh
Long Term Plan submitted by the Board of Directors; and
Direksi; dan
f. Dalam hal Direksi menganggap perlu menggunakan
f. In the event of Board of Directors considers it as necessary
konsultan manajemen risiko independen untuk melakukan
to hire an independent risk management consultant to re-
penelaahan kembali atas proses manajemen risiko yang
analyze the risk management process implemented in the
diterapkan oleh Perseroan, maka tugas Komite Manajemen
Company, Risk Management Committee shall perform the
Risiko adalah:
following duties:
• Memberikan
rekomendasi
tentang
kriteria
dan
kompetensi konsultan; serta
• Providing recommendations on the consultant’s criteria
and competency; and
• Melakukan pengawasan atas pekerjaan konsultan
melalui Satuan Kerja Manajemen Risiko.
• Supervising the consultant’s works through Risk
Management Work Unit.
Laporan Singkat Pelaksanaan Kegiatan Komite Tata
Brief Report on the Implementation of Corporate
Kelola Perusahaan dan Manajemen Risiko pada 2016
Governance and Risk Management Committee’s Activity
in 2016
Selama 2016, Komite Tata Kelola Perusahaan dan Manajemen
During 2016, the Corporate Governance and Risk Management
Risiko telah membahas hal-hal yang berkaitan dengan
Committee has reviewed matters related to risk management
manajemen risiko termasuk meninjau Piagam Komite Tata
including reviewing the Corporate Governance and Risk
Kelola Perusahaan dan Manajamen Risiko.
Management Committee Charter.
SEKRETARIS PERUSAHAAN
CORPORATE SECRETARY
Perseroan telah mempunyai fungsi Sekretaris yang diatur
The Company has put in place a Corporate Secretary function as
dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 35/POJK.04/2014
regulated in the Regulation of the Financial Services Authority
tentang pembentukan Sekretaris Perusahaan untuk membantu
Number 35/POJK.04/2014 concerning the establishment of
Direksi
diangkat
Corporate Secretary to assist the Board of Directors and the
dan bertanggung jawab pada Direktur Utama. Sekretaris
Company. Corporate Secretary is appointed and responsible
Perusahaan memiliki 4 (empat) fungsi utama dalam rangka
to the President Director. The Corporate Secretary has 4 (four)
membantu tugas Direksi, yaitu sebagai Liason Officer (Corporate
main functions in order to assist the Board of Directors, namely
Communication), Compliance Officer, Administrasi Dokumen
as Liaison Officer (Corporate Communication), Compliance
dan Notulensi Rapat untuk memenuhi ketentuan tata kelola
Officer, and Document and Meeting Minutes Administrator in
perusahaan yang baik.
order to comply with good corporate governance principles.
Sekretaris Perusahaan juga berperan sebagai penghubung
The Corporate Secretary also serves as the liaison between the
Perseroan dengan pihak luar seperti investor, pelaku pasar
Company and external parties, such as investors, capital market
modal, regulator dan juga para pengamat/analis. Sekretaris
communities, regulators, and experts/analysts. Corporate
Perusahaan bertanggung jawab atas komunikasi yang efektif
Secretary is responsible for effective communication and for
dan
Perseroan.
Sekretaris
Perusahaan
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk 151
2016 Annual Report
KILAS KINERJA 2016
FLASHBACK PERFORMANCE OF 2016
LAPORAN MANAJEMEN
Management’s Report
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
TINJAUAN UNIT PENDUKUNG BISNIS
Overview of Business Support
dan memastikan tersedianya informasi yang memadai untuk
ensuring the provision of sufficient information to any party.
berbagai pihak. Sekretaris Perusahaan wajib memahami
Corporate Secretary shall understand the latest information on
informasi terkini mengenai perkembangan regulasi yang
regulation development, which is relevant and may impact the
relevan dan mempunyai dampak terhadap kegiatan Perseroan.
Company’s activities.
Profil Sekretaris Perusahaan
Corporate Secretary Profile
Berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. 070/TPSF-CORSEC/
Based on the Decree of Board of Directors No. 070/TPSF-
XII/14 tanggal 24 Desember 2014, Perseroan telah menunjuk
CORSEC/XII/14 on December 24, 2014, the Company appointed
Desilina sebagai Sekretaris Perusahaan.
Desilina as Corporate Secretary.
Desilina
Warga Negara Indonesia, umur 36 tahun, berdomisili di Jakarta. Beliau memperoleh
gelar Sarjana Ekonomi dari Unika Atma Jaya, Jakarta, jurusan Akuntansi pada 2003.
Beliau mulai bergabung di Perseroan pada Mei 2011 dengan posisi Corporate
Finance Assistant dan diangkat sebagai Sekretaris Perusahaan sejak Desember
2014.
Desilina, who is Indonesian, 36 years old, and domiciled in Jakarta, earned her
Bachelor of Economics Degree in 2003 from Atma Jaya University, Jakarta, majoring
in Accounting. She joined the Company since May 2011 as Corporate Finance
Assistant and then was appointed as Corporate Secretary since December 2014.
Fungsi dan Tugas Sekretaris Perusahaan
Functions and Duties of Corporate Secretary
Fungsi Sekretaris Perusahaan adalah:
Functions of the Corporate Secretary are as follows:
a. Memastikan bahwa Perseroan mematuhi peraturan tentang
a. To ensure that the Company complies with the transparency
persyaratan keterbukaan sejalan dengan penerapan prinsip-
regulations in line with the implementation of GCG
prinsip GCG;
principles;
b. Memberikan informasi yang dibutuhkan oleh Direksi dan
b. To provide information required by Board of Directors and
Dewan Komisaris secara berkala dan/atau sewaktu-waktu
Board of Commissioners periodically and/or at any time
upon requests;
apabila diminta;
c. Sebagai penghubung (liaison officer); dan
c. To act as the liaison officer; and
d. Menatausahakan serta menyimpan dokumen Perseroan,
d. To administer and file the Company’s documents, including
termasuk tetapi tidak terbatas pada Daftar Pemegang
but not limited to the Shareholders Register, Specific Lists
Saham, Daftar Khusus dan risalah rapat Direksi, rapat
and minutes of meetings of the Board of Directors, Board
Dewan Komisaris dan RUPS.
of Commissioners, and GMS.
Untuk
menjalankan
fungsinya,
Sekretaris
Perusahaan
To implement her functions, the Corporate Secretary must
mempunyai tugas:
perform the following duties:
• Mengendalikan pengelolaan strategi komunikasi untuk
• To control the communication strategy management to
membangun citra korporat;
build corporate image;
• Bertindak selaku wakil Perseroan dalam mengkomunikasikan
• To act as the Company’s representative in communicating
kegiatan Perseroan secara akurat dan tepat waktu kepada
the Company’s activities in an accurate and timely manner
seluruh stakeholder;
to all stakeholders;
• Mengendalikan penyampaian informasi kinerja Perseroan
• To control the dissemination of the Company’s performance
dan corporate action kepada otoritas bursa, investor,
information and corporate actions to the stock exchange
analisis dan para pelaku pasar lainnya;
authorities, investors, analysts and other business players;
152 PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
Laporan Tahunan 2016
TATA KELOLA PERUSAHAAN
GOOD CORPORATE GOVERNANCE
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN
CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY
mekanisme
• To control the implementation of mechanism management
dalam pengungkapan informasi secara eksternal sesuai
in external information disclosure in accordance with the
dengan kepentingan Perseroan dan kebutuhan pemegang
Company’s interests, shareholders’ requirements and other
saham serta pihak-pihak lain yang berhubungan dengan
parties related to the Company;
• Mengendalikan
pelaksanaan
pengelolaan
Perseroan;
• Menyampaikan Laporan Tahunan Perseroan dan Laporan
• To submit the Company’s Annual Report and Financial
Keuangan berkala kepada otoritas pasar modal dan otoritas
Statements periodically to the capital market authority and
stock exchange authority;
bursa;
• Mengkoordinasikan penyelenggaraan rapat Direksi, rapat
• To coordinate Board of Directors’ meetings, joint meetings
Direksi dengan Komisaris, rapat kinerja Perseroan dan
of Board of Directors and Board of Commissioners, meetings
Rapat Umum Pemegang Saham, serta mengendalikan
on the Company’s performance, and General Meeting
keprotokolan Direksi dan administrasi kesekretariatan
of Shareholders, as well as to control Board of Directors’
Direksi;
protocols and secretariat administrations;
• Mengikuti
perkembangan
pasar
modal
khususnya
peraturan-peraturan yang berlaku di bidang Pasar Modal;
• To monitor the development of capital market, particularly
the prevailing regulations in the Capital Market;
• Memberikan masukan kepada Direksi Perseroan untuk
• To provide inputs to the Board of Directors to comply
mematuhi ketentuan Undang-Undang Pasar Modal Nomor
with the Capital Market Laws Number 8 Year 1995 and
8 Tahun 1995 dan peraturan pelaksanaannya.
implementing regulations.
Pelaksanaan Tugas Sekretaris Perusahaan pada 2016
The Implementation of Corporate Secretary’s Duties in
2016
Sepanjang 2016, Sekretaris Perusahaan telah melakukan
Throughout 2016, the Corporate Secretary has conducted
tugas dan tanggung jawab sesuai peraturan dan perundang-
duties and responsibilities according to the prevailing laws and
undangan yang berlaku, diantaranya:
regulations, among others:
kepada
1. Doing her best efforts to ensure that reports related to
regulator terkait dengan kewajiban Perseroan sebagai
the Company’s obligation as a Public Company have been
Perusahaan Terbuka sudah disampaikan dengan baik dan
submitted properly in a timely manner;
1. Mengusahakan
secara
maksimal
pelaporan
tepat waktu;
2. Mengkoordinasikan pelaksanaan Rapat Umum Pemegang
2. Coordinating the implementation of the General Meeting
of Shareholders;
Saham;
3. Mengkoordinasikan pelaksanaan paparan publik (public
3. Coordinating the implementation of public expose;
expose);
4. Berlaku sebagai jembatan komunikasi dengan analis dan
4. Serving as a channel of communications for analysts and
pelaku pasar lainnya, termasuk mengatur rapat dengan
other business people in the market, including arranging
analis; dan
meetings with the analysts; and
5. Mengkoordinasikan pelaksanaan rapat Dewan Komisaris
5. Coordinating the implementation of meetings of the Board
of Commissioners and Board of Directors.
dan Direksi.
Program Pelatihan Sekretaris Perusahaan
Corporate Secretary Training Program
Seminar/Pelatihan /
Seminar/Training
Penyelenggara /
Organizer
Waktu Penyelenggaraan /
Date of Event
Seminar CSR Talks for Leaders / CSR Talks for Leaders Seminar
PT Bursa Efek Indonesia (BEI)
/ Indonesian Stock Exchange
1 Februari 2016 /
February 1, 2016
Temu Konsultasi Anggota AEI bertema “Sosialisasi Peraturan
Otoritas Jasa Keuangan 2016 (POJK)” / Consultation Meeting
of AEI Members with the theme “Dissemination of the Financial
Services Authority Regulation of 2016 (POJK)”
Asosiasi Emiten Indonesia
(AEI) / Indonesian Issuers
Association (AEI)
15 Maret 2016 /
March 15, 2016
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk 153
2016 Annual Report
KILAS KINERJA 2016
FLASHBACK PERFORMANCE OF 2016
LAPORAN MANAJEMEN
Management’s Report
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
TINJAUAN UNIT PENDUKUNG BISNIS
Overview of Business Support
Seminar/Pelatihan /
Seminar/Training
Penyelenggara /
Organizer
Waktu Penyelenggaraan /
Date of Event
Issuer Gathering 2016 bertema “Perubahan Penerapan
PSAK yang Berlaku Tahun 2016 & Pembuatan Annual Report
sesuai Peraturan OJK, GCG & ASEAN CG Scorecard” / 2016
Issuers Gathering 2016 with the theme “Changes in PSAK
Implementation in 2016 & Annual Report Preparation according
to OJK, GCG & ASEAN CG Scorecard”
PT
Kustodian
Sentral
Efek Indonesia (KSEI) dan
Asosiasi Emiten Indonesia
(AEI) / Indonesian Central
Securities Depository (KSEI)
and
Indonesian
Issuers
Association (AEI)
1 Juni 2016 /
June 1, 2016
Acara Halal Bi Halal dan Seminar 2016 bertema “Sosialisasi
Amnesti Pajak dan Perkembangan Kebijakan Ekonomi
Indonesia” / Halal Bi Halal Event and Seminar in 2016 with the
theme “Dissemination of Tax Amnesty and Development of
Indonesian Economic Policies”
PT Bursa Efek Indonesia
(BEI), PT Kliring Penjaminan
Efek Indonesia (KPEI), dan
PT Kustodian Sentral Efek
Indonesia (KSEI) / Indonesian
Stock
Exchange
(BEI),
Indonesian Clearing and
Guarantee
Corporation
(KPEI)
and
Indonesian
Central Securities Depository
(KSEI)
26 Juli 2016 /
July 26, 2016
Sosialisasi Tax Amnesty bertema “Peran Aktif Pelaku Pasar
Modal Dalam Mensukseskan Tax Amnesty” / Dissemination of
Tax Amnesty with the theme “Active Participation by Capital
Market Communities in Succeeding the Tax Amnesty”
Asosiasi Emiten Indonesia
(AEI) / Indonesian Issuers
Association (AEI)
6 September 2016 /
September 6, 2016
Workshop Keterbukaan Informasi Emiten dan Perusahaan
Publik / Workshop of Information Disclosure by Issuers and
Public Companies
Otoritas Jasa Keuangan
(OJK) / Financial Services
Authority (OJK)
17 November 2016 /
November 17, 2016
AUDIT INTERNAL
INTERNAL AUDIT
Unit Audit Internal merupakan unit kerja yang menjalankan fungsi
Internal Audit unit is a working unit running the Internal Audit
Audit Internal yang bersifat independen dan objektif, dengan
function that is independent and objective to increase value
tujuan untuk meningkatkan nilai dan memperbaiki operasional
and improve the company’s operations through a systematic
perusahaan, melalui pendekatan yang sistematis, dengan cara
approach by evaluating and enhancing the effectiveness of risk
mengevaluasi dan meningkatkan efektivitas manajemen risiko,
management, control, and corporate governance process.
pengendalian, dan proses tata kelola perusahaan.
Prosedur Pengangkatan dan Pemberhentian Ketua Audit
Procedure of Appointment and Dismissal of the Head of
Internal
Internal Audit
Audit Internal Perseroan dipimpin oleh seorang Ketua Audit
The Company’s Internal Audit is led by the Head of Internal
Internal (Internal Audit & Business Controller General Manager)
Audit (Internal Audit & Business Controller General Manager)
yang diangkat dan diberhentikan oleh Direktur Utama atas
who is appointed and dismissed by the President Director on
persetujuan Dewan Komisaris serta bertanggung jawab
the approval of Board of Commissioners and is responsible to
kepada Direktur Utama. Ketua Audit Internal Perseroan 2016
the President Director. The Head of the Company’s Internal
adalah Azhery Sepestian. Audit Internal Perseroan senantiasa
Audit for 2016 is Azhery Sepestian. Internal Audit of the
menjunjung
dan
Company constantly upholds the values of professionalism,
independensi dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawab.
objectivity, and independency in carrying out their duties
Melalui Sistem Pengawasan Internal, Perseroan berupaya untuk
and responsibilities. Through the Internal Control System, the
mencapai tujuan bisnis, meningkatkan efektivitas pengelolaan
Company strives to achieve its business objectives, increase the
risiko serta menerapkan dan mengendalikan proses corporate
effectiveness of risk management, and implement and control
governance secara maksimal.
the corporate governance process to a maximum extent.
nilai-nilai
profesionalisme,
154 PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
Laporan Tahunan 2016
objektivitas,
TATA KELOLA PERUSAHAAN
GOOD CORPORATE GOVERNANCE
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN
CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY
Audit Internal bekerja dengan pendekatan yang tertib dan
Internal Audit works with orderly and systematic approach to
sistematis untuk mengevaluasi dan memastikan efektivitas
evaluate and ensure the effectiveness of the Company’s risk
dari proses manajemen risiko, pengendalian dan tata kelola
management, control and corporate governance process.
Perseroan. Audit Internal juga berwenang memberikan masukan
Internal Audit has the authority to provide inputs and
dan rekomendasi atas masalah atau indikasi yang berguna bagi
recommendation on the issues or indications which may be
pengelolaan Perseroan atau pengambilan keputusan.
useful for the Company’s management or in decision-making
process.
Profil Ketua Audit Internal
Head of Internal Audit Profile
Azhery Sepestian
Warga Negara Indonesia, 47 tahun, diangkat menjadi Ketua Audit Internal
berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. 040/TPS-HRD/SK-MTS/I/2010 tertanggal
2 Januari 2010. Memulai karier sebagai Staf Accounting di PT Centris Multi
Persada Pratama Tbk hingga 1995. Beliau kemudian bekerja di PT Indofood
Sukses Makmur Tbk dengan jabatan Finance & Accounting Manager sampai
dengan 2004. Bergabung di Perseroan pada tahun yang sama. Beliau merupakan
lulusan S2 Financial Management pada Magister Management Universitas Persada
Indonesia YAI Jakarta.
Azhery Sepestian, 47 years old, appointed as Head of Internal Audit based on
Decision Letter of Board of Directors No. 040/TPS-HRD/SK-MTS/I/2010 dated
January 2, 2010. He began his career as an Accounting Staff at PT Centris Multi
Persada Pratama Tbk until 1995. He then worked at PT Indofood Sukses Makmur
Tbk as Finance & Accounting Manager until 2004 and later joined the Company
in the same year. He received Master’s Degree in Financial Management at Postgraduate Management Program of Universitas Persada Indonesia YAI Jakarta.
Jumlah Auditor, Kualifikasi dan Sertifikasi Profesi Audit
Total Number of Auditors, Qualification and Certification
Internal
of Internal Audit Profession
Auditor Audit Internal pada 2016 adalah sebagai berikut:
The total number of Internal Audit Auditors in 2016 is as
follows:
Nama / Name
Jabatan / Position
Sertifikat yang Dimiliki / Certificates Received
Kualifikasi
Pendidikan /
Educational
Qualification
Azhery
Sepestian
Ketua Internal Audit
& Business Controller
General Manager /
Head of Internal Audit
& Business Controller
General Manager
•
•
•
•
Committee of Sponsoring Organization (COSO);
Enterprise Risk Management;
Corporate Governance: Strategies for Internal Audit;
Teknik Penyusunan Standard Operating Procedure
(SOP) / Standard Operating Procedure (SOP)
Development Technique
• Risk Based Internal Audit;
• Brevet A & B Tax.
S-2 Financial
Management /
Master’s degree
in Financial
Management
Hendra Yulistya
Hadi
Internal Audit
Coordinator
•
•
•
•
•
S-1 Akuntansi /
Bachelor’s degree in
Accounting
Committee of Sponsoring Organization (COSO);
Enterprise Risk Management;
Risk Based Internal Audit;
Auditing Techniques and Tools;
Seminar Pengenalan Internal Audit / Introduction
Seminar for Internal Audit.
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk 155
2016 Annual Report
KILAS KINERJA 2016
FLASHBACK PERFORMANCE OF 2016
Nama / Name
LAPORAN MANAJEMEN
Management’s Report
Jabatan / Position
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
TINJAUAN UNIT PENDUKUNG BISNIS
Overview of Business Support
Sertifikat yang Dimiliki / Certificates Received
S-1 Akuntansi /
Bachelor’s degree in
Accounting
Muhamad Neko
Maulana
Business Controller
Officer
•
•
•
•
•
Rendy Karya
Saputra
Business Controller
Officer
• Committee of Sponsoring Organization
(COSO);Internal Auditing for Beginners;
• AC010 - SAP Business Processes in Financial
Accounting;
• SAP01 - SAP Overview
S-1 Akuntansi /
Bachelor’s degree in
Accounting
Yudit Santoso
Business Controller
Officer
• Committee of Sponsoring Organization (COSO);
• Internal Auditing for Begginers
• Microsoft Office
S-1 Akuntansi /
Bachelor’s degree in
Accounting
Deden Mulyana
Hidayatuloh
Business Controller
Officer
• Committee of Sponsoring Organization (COSO);
• Internal Auditing for Beginners;
• Talents Mapping, Management of Document
Control for ISO Administration;
• Training Auditor SA 8000:2008 “Social
Accountability”;
• Training Auditor Integrated ISO 9001:2008 “System
Quality Management”;
• 14001:2004 “Environmental Management System”;
• OHSAS 18001:2007 “Health and Safety
Management System”;
• Brevet A & B Tax.
S-1 Akuntansi /
Bachelor’s degree in
Accounting
MM Anbiya
Business Controller
Officer
• Committee of Sponsoring
• Internal Auditing for Beginners.
S-1 Akuntansi /
Bachelor’s degree in
Accounting
RM Haryo Ajie
Baskoro
Business Controller
Officer
Committee of Sponsoring Organization (COSO)
S-1 Komputerisasi
Akuntansi /
Bachelor’s degree
in Computerized
Accounting
Fitrah
Ardiansyah
Business Controller
Officer
Committee of Sponsoring Organization (COSO)
S-1 Akuntansi /
Bachelor’s degree in
Accounting
Genta
Marcapada H.
Business Controller
Officer
• Committee of Sponsoring Organization (COSO);
• General English LIA Advance Class;
• ISO 9001:2008 “Quality Management System”
S-1 Akuntansi /
Bachelor’s degree in
Accounting
Irman Riyanto
Business Controller
Officer
Committee of Sponsoring Organization (COSO)
S-1 Teknik Pertanian
/ Bachelor’s degree
in Agricultural
Engineering
Michael Wibowo
Tanuwijaya
Business Controller
Officer
-
S-2 Manajemen
Keuangan / Master’s
degree in Financial
Management
156 PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
Laporan Tahunan 2016
Committee of Sponsoring Organization (COSO);
Enterprise Risk Management;
Risk Based Internal Audit;
Auditing Techniques and Tools;
Brevet A & B Tax.
Kualifikasi
Pendidikan /
Educational
Qualification
TATA KELOLA PERUSAHAAN
GOOD CORPORATE GOVERNANCE
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
Nama / Name
Jabatan / Position
TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN
CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY
Sertifikat yang Dimiliki / Certificates Received
Kualifikasi
Pendidikan /
Educational
Qualification
Kariz Ananta
Graha
Business Controller
Officer
-
S-1 Agroteknologi /
Bachelor’s degree in
Agrotechnology
Muhammad Aji
Arifullah
Business Controller
Officer
Tax Brevet A & B
S-1 Akuntansi /
Bachelor’s degree in
Accounting
Piagam Audit Internal
Internal Audit Charter
Perseroan telah menyusun Piagam Audit Internal sejak 31
The Company has prepared the Internal Audit Charter since
Maret 2010 dan mengalami pembaharuan pada 13 Juni 2016.
March 31, 2010 and was renewed on June 13, 2016. Internal
Piagam Audit Internal memuat visi, misi, tujuan, struktur unit
Audit Charter contains vision, mission, objective, unit and
dan kedudukan, ruang lingkup, tugas, tanggung jawab, kode
position structure, scope, duties, responsibilities, code of
etik dan persyaratan dari unit audit internal.
conduct and requirements of internal audit unit.
Tugas dan Tanggung Jawab Audit Internal
Duties and Responsibilities of Internal Audit
• Melakukan pemantauan dan pengawasan internal secara
• Performing
internal
monitoring
and
supervision
independen dan objektif terhadap aktivitas operasional
independently and objectively on the Company’s operational
Perseroan.
activities.
• Merancang dan melaksanakan rencana pemeriksaan
internal tahunan pada Perseroan.
• Designing and implementing annual internal examination
plan on the Company.
• Melakukan pengujian dan mengevaluasi pelaksanaan
• Testing and evaluating the implementation of internal
pengendalian internal serta sistem manajemen risiko sesuai
control and risk management system in accordance with
dengan kebijakan Perseroan.
the Company’s policies.
• Melakukan pemeriksaan dan penilaian atas efisiensi dan
• Testing and assessing the efficiency and effectiveness
efektivitas pengendalian internal serta kualitas kinerja di
of internal control as well as performance quality in the
bidang akuntansi dan keuangan, produksi, operasional,
field of accounting and finance, production, operations,
SDM, pemasaran, teknologi informasi dan aktivitas
human resources, marketing, information technology and
operasional lainnya serta melakukan pemeriksaan khusus
other operational activities, as well as performing special
apabila diperlukan.
examination if deemed necessary.
• Memberikan saran perbaikan dan informasi yang objektif
• Providing suggestions for improvements and objective
tentang kegiatan yang diperiksa pada semua tingkatan
information regarding the examined activities to the
manajemen.
management at all levels.
• Menyusun semua laporan hasil dari pemeriksaan, serta
menyampaikan laporan tersebut kepada Direktur Utama
• Compiling all audit finding reports and submitting them to
the President Director and Board of Commissioners.
dan Dewan Komisaris.
• Menjalin kerja sama yang baik dengan Komite Audit.
• Building good cooperation with Audit Committee.
Metodologi dan Sistem Kerja Audit Internal
Methodology and Working System of Internal Audit
Tim Audit Internal bekerja dengan menggunakan metodologi
Internal Audit Team works by using the following methodology
dan sistem sebagai berikut:
and system:
• Audit Rutin dan Audit Khusus (Special Audit).
• Routine Audit and Special Audit
• Audit Rutin bekerja berdasarkan Annual Operation Plan
• Routine audit works based on Annual Operation Plan
(AOP) yang meliputi Financial Audit, Operational Audit dan
(AOP) that covers Financial Audit, Operational Audit and
Compliance Audit. Audit Rutin ini dilakukan secara rutin
Compliance Audit. This routine audit is routinely and
dan berkala yang dilakukan minimal satu tahun sekali.
periodically conducted once a year at minimum.
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk 157
2016 Annual Report
KILAS KINERJA 2016
FLASHBACK PERFORMANCE OF 2016
LAPORAN MANAJEMEN
Management’s Report
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
TINJAUAN UNIT PENDUKUNG BISNIS
Overview of Business Support
• Audit Khusus dilakukan atas perintah President Director
• Special audit is conducted based on order from the
atau pada saat Audit Rutin ditemukan Fraud sehingga perlu
President Director or if Fraud is found when Routine Audit
dilakukan Investigation Audit dan Forensic Audit.
is conducted so that Investigation Audit and Forensic Audit
need to be performed.
Laporan Singkat Pelaksanaan Kegiatan Audit Internal
Brief Report on the Implementation of Internal Audit’s
Activities
Pada 2016, Tim Audit Internal melakukan Internal Audit Rutin
In 2016, the Internal Audit Team conducted Routine Internal
pada perusahaan berikut:
Audit on the following companies:
• PT Jatisari Srirejeki
• PT Jatisari Srirejeki
• PT Indo Beras Unggul
• PT Indo Beras Unggul
• PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
• PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
• PT Dunia Pangan
• PT Dunia Pangan
• PT Putra Taro Paloma
• PT Putra Taro Paloma
KANTOR AKUNTAN PUBLIK
PUBLIC ACCOUNTING FIRM
Dalam pelaksanaan audit laporan keuangan, Perseroan
The Company appoints Public Accounting Firm (KAP) Amir
menunjuk Kantor Akuntan Publik (KAP) Amir Abadi Jusuf,
Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar & Rekan to audit its financial
Aryanto, Mawar & Rekan. Penunjukan KAP tersebut telah
statements. The appointment of Public Accounting Firm is
diputuskan dalam RUPS.
decided in the GMS.
Informasi KAP Perseroan pada 5 (lima) tahun terakhir adalah
Information of the Company’s KAP from the last 5 (five) years
sebagai berikut:
is as follows:
Tahun Periode
Kantor Akuntan Publik / Public
/ Period
Accounting Firm
Akuntan Publik / Public
Biaya (dalam juta Rp) /
Accountant
Cost (in million Rp)
2012
Aryanto, Amir Jusuf, Mawar & Saptoto
Didik Wahyudiyanto
500
2013
Aryanto, Amir Jusuf, Mawar & Saptoto
Didik Wahyudiyanto
600
2014
Aryanto, Amir Jusuf, Mawar & Saptoto
Riki Afrianof
790
2015
Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar & Rekan
Didik Wahyudiyanto
1,105
2016
Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar & Rekan
Didik Wahyudiyanto
650
Tidak ada jasa lain yang diberikan oleh KAP selain jasa audit
There are no services provided by the Public Accounting Firm
laporan keuangan.
other than audit service.
MANAJEMEN RISIKO
RISK MANAGEMENT
Perseroan menyadari bahwa manajemen risiko memiliki peran
The Company realizes the importance of risk management
penting dalam mengantisipasi kemungkinan Perusahaan
in anticipating the possibility where the Company might
mengalami kerugian beban risiko. Setiap unit di Perseroan
experience loss from risk expenses. All units within the Company
perlu melakukan identifikasi, pengukuran, pemantauan dan
must identify, measure, monitor, and report any potential risk
pelaporan atas risiko-risiko yang berpotensi menyebabkan
that may hamper the Company from achieving its objectives.
tidak tercapainya tujuan perusahaan. Oleh karena itu, bagi
Therefore, the implementation of risk management is urgently
Perseroan, pelaksanaan manajemen risiko semakin menjadi
required, as the successful application of risk management is
tuntutan dimanakeberhasilannya menjadi salah satu kunci
one of the keys to successful accomplishment of the Company’s
pencapaian Visi dan Misi Perseroan.
Vision and Mission.
Dalam menjalankan kegiatan usaha, Perseroan menghadapi
In performing business activities, the Company faces numerous
beberapa risiko. Berbagai risiko tersebut ditangani melalui
risks. These risks are addressed through risk prevention,
upaya pencegahan risiko, mitigasi risiko, ataupun pengalihan
mitigation or diversion programs.
risiko.
158 PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
Laporan Tahunan 2016
TATA KELOLA PERUSAHAAN
GOOD CORPORATE GOVERNANCE
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
Evaluasi
yang
Dilakukan
atas
Efektivitas
Sistem
TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN
CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY
Evaluation on the Effectiveness of Risk Management
Manajemen Risiko
System
Evaluasi yang senantiasa dilakukan oleh Perseroan secara berkala
Evaluation process on existing business risks that is regularly
atas risiko bisnis yang ada adalah dengan mengembangkan
carried out by the Company is conducted by developing and
dan meningkatkan kerangka manajemen risiko dan struktur
improving the integral and comprehensive risk management
pengendalian internal yang terpadu dan komprehensif.
framework and internal control structure. These activities are
Kegiatan ini dilakukan secara berkelanjutan sehingga dapat
sustainably performed in order to be able to provide early
memberikan informasi adanya potensi risiko secara lebih
information regarding potential risks. By doing so, adequate
dini untuk selanjutnya dapat diambil langkah-langkah yang
measures can be taken to minimize risk impacts.
memadai untuk meminimalkan dampak risiko.
Kerangka manajemen risiko Perseroan dituangkan dalam
The Company’s risk management framework is contained in the
kebijakan, prosedur, job description, serta berbagai perangkat
policy, procedure, job description, and various risk management
manajemen risiko yang berlaku di seluruh lingkup aktivitas
tools that apply in all scopes of business activities.
usaha Perseroan.
Risiko-Risiko yang Dihadapi Perusahaan dan Pengelolaan
Risk Faced by the Company and Risk Management
Risiko
Risk
Pada dasarnya, potensi risiko yang dihadapi Perseroan terbagi
Basically, the risk potentials faced by the Company are divided
menjadi 2 (dua), yaitu potensi risiko operasional dan keuangan.
into 2 (two), namely operational and financial risks.
• Potensi Risiko Operasional yang Dihadapi Perseroan
• Operational Risk Potential Faced by the Company
Potensi risiko dalam kegiatan bisnis Perseroan dan
pengelolaan atas risiko tersebut sepanjang 2016 adalah
Risk potential in the Company’s business activities and
management on the risk throughout 2016 are as follows:
sebagai berikut:
Risiko Terhadap Ketergantungan Penyediaan dan Fluktuasi
Risk of Dependency And Price Fluctuations of Raw Material
Harga Bahan Baku
Supply
Manajemen atas risiko ini dijalankan dengan menerapkan
To manage this risk, the Company applies raw material
kebijakan tingkat persediaan dan pemesanan bahan
stock limit and order procedure based on production needs
baku yang disesuaikan dengan kebutuhan produksi serta
and demand level of each product while nurturing close
demand level masing-masing produk serta dengan menjaga
relationship with suppliers. In its production process, the
hubungan baik dengan supplier. Dalam proses produksinya,
Company uses flour which is an imported raw material
Perseroan menggunakan tepung terigu yang merupakan
affected by the fluctuation of international market price
bahan baku impor yang dipengaruhi oleh fluktuasi harga
and Rupiah exchange rate.
pasar internasional dan nilai tukar Rupiah.
Selain bahan baku utama, minyak goreng kelapa sawit
In addition to raw materials, palm cooking oil – a derivative
yang merupakan turunan produk dari minyak sawit mentah
product of crude palm oil – is a commodity of which price
adalah komoditi yang harga perolehannya juga ditentukan
is also determined by global market price. Meanwhile, for
oleh harga pasar dunia. Sedangkan untuk industri beras,
rice industry, the risk of wet and dry grain supplies depends
risiko penyediaan bahan baku berupa gabah basah dan
on national harvest, which is influenced by long dry or rainy
gabah kering terletak pada keberhasilan panen nasional
season and pest outbreak that may impair harvest volume,
seperti musim kemarau atau musim hujan yang panjang
even lead to harvest failure.
dan serangan hama yang dapat menyebabkan turunnya
tingkat hasil panen sampai gagalnya panen.
Harga komoditi seperti gandum dan kelapa sawit,
Commodity prices, such as wheat and palm oil, have
fluktuatif pada beberapa tahun terakhir dan mungkin
been fluctuating over the last several years. It is likely that
akan terus fluktuatif selama beberapa tahun ke depan
such prices remain volatile for the next several years due
karena kondisi yang tidak dapat dikendalikan Perseroan,
to uncontrollable factors, such as economic development,
termasuk perkembangan ekonomi, fluktuasi mata uang,
currency exchange fluctuation, raw material availability,
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk 159
2016 Annual Report
KILAS KINERJA 2016
FLASHBACK PERFORMANCE OF 2016
LAPORAN MANAJEMEN
Management’s Report
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
TINJAUAN UNIT PENDUKUNG BISNIS
Overview of Business Support
ketersediaan bahan baku, cuaca, permintaan konsumen,
weather, consumers’ demands, taxes, changes of the
pajak, perubahan kebijakan pemerintah dan kondisi-kondisi
government’s policies, and other factors.
lainnya.
Risiko Persaingan Usaha
Business Competition Risk
Perseroan mengatasi risiko persaingan usaha dengan selalu
The Company strives to manage risk of business competition
meningkatkan pelayanan terhadap pelanggan dan menjaga
by always enhancing the quality of services provided to
kualitas serta ketersediaan pasokan produk di pasar.
customers and maintaining quality as well as availability
Perseroan selalu memantau perkembangan bisnis industri
of products in the market. The Company also consistently
makanan, karena termasuk salah satu industri yang cukup
monitors the development of food business, as it is one of
pesat perkembangannya dewasa ini.
the fastest-growing industries today.
Indonesia merupakan pasar yang potensial bagi produsen
Indonesia is a potential market for food producers to
makanan untuk memasarkan produknya. Hal ini mengingat
market its products. This is in light of the fact that Indonesia
jumlah penduduk Indonesia yang padat dan membaiknya
has a large population and growing per capita income
tingkat pendapatan per kapita masyarakat sejalan dengan
following Indonesia’s economic growth in the past few
laju pertumbuhan perekonomian indonesia beberapa
years. Given these elements, the industry has a promising
tahun belakangan ini. Melihat kondisi tersebut, industri ini
future to attract new investors to invest in this industry.
memiliki prospek yang cerah sehingga akan mengundang
The emergence of newcomers, both new companies and
investor baru masuk ke industri ini. Masuknya pesaing-
existing competitors, contribute to the increasingly rigorous
pesaing baru, baik perusahaan baru maupun perusahaan-
competition in the food industry.
perusahaan sejenis yang telah ada sebelumnya menambah
ketatnya persaingan di industri makanan.
kebijakan
Meanwhile, business competition in the rice industry still
Pemerintah yang hanya mengizinkan impor beras dilakukan
revolves around domestic players since the Government
oleh BULOG dengan tujuan untuk menjaga ketahanan
through its policy only allows BULOG to carry out rice
pangan dan stabilitas harga, menjadikan persaingan usaha
import activities in order to maintain food sustainability and
masih berkisar di dalam negeri.
price stability.
Risiko Kebiasaan dan Selera Makan
Consumption Habit and Food Preference Risk
Menghadapi risiko kebiasaan dan selera makan, Perseroan
In facing risks of consumption habit and food preference,
meningkatkan kegiatan riset Perseroan atas preferensi
the Company intensifies research activities focusing on
konsumen produk Perseroan sehingga hasil riset tersebut
consumers’ preference over Company’s products. The results
dapat memberikan masukan kepada kegiatan operasional
of research provide insight and input to the Company’s
Perseroan. Bagaimanapun, sebagai produsen makanan di
operational activities. As producer in the processed food
sektor industri makanan olahan, Perseroan menghadapi
sector, the Company indeed needs to address changes of
risiko berubahnya kebiasaan dan selera makan konsumen
consumers’ eating habit and preference, which may render
yang dapat menyebabkan menurunnya pangsa pasar
negative impact on the Company’s market share. Changes
Perseroan. Dengan berubahnya tren atau kebiasaan selera
of consumption trends or preference might result from
makan yang dapat disebabkan oleh perubahan demografi
changes in demography, consumers’ characteristics, or
serta karakterisik konsumen dan beragam perayaan hari
even special religious events – all of which may contribute
raya serta liburan, maka penurunan tingkat konsumsi oleh
to decreasing consumption level of consumers and may
konsumen tersebut mungkin terjadi dan berdampak pada
lead to the decrease of market share of the Company.
Sementara
untuk
industri
beras,
adanya
menurunnya pangsa pasar Perseroan.
Risiko Produk Tercemar
Product Contamination Risk
Perseroan berkomitmen untuk menjamin produk pangan
The Company is committed to ensure that all of its food
yang dihasilkan aman dan bermutu konsisten dengan
products are safe and have a consistently good quality
quality control yang ketat. Untuk itu, diterapkan sistem
as a result of rigorous quality control. To that end, food
160 PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
Laporan Tahunan 2016
TATA KELOLA PERUSAHAAN
GOOD CORPORATE GOVERNANCE
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN
CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY
keamanan pangan dan sistem manajemen mutu yang
security system and quality management system are
secara terus menerus dijaga dan ditingkatkan dengan
continually maintained and enhanced by referring to Good
mengacu pada Cara Produksi Makanan yang Baik (CPMB)
Manufacturing Practices (GMP).
atau Good Manufacturing Practices (GMP).
Risiko Kehilangan Sertifikasi Halal
Untuk
menjamin
Halal Certification Loss Risk
produk
To ensure the halal quality of its products, all food products
pangan yang dihasilkan oleh Perseroan telah disertifikasi
manufactured by the Company are certified and have
dan memperoleh Sertfikat halal dari LPOM MUI. Dengan
obtained halal certification from LPOM MUI. Taking into
memperhatikan demografi pasar Perseroan, pembaharuan
account the Company’s market demography, consistent
sertifikasi
bagi
renewal of halal certification is important for the success
keberhasilan usaha Perseroan. Apabila Perseroan tidak
of the Company’s business. The failure of the Company
dapat memperbaharui atau mempertahankan sertifikat
to renew or maintain halal certification, or impaired
halalnya
halal
atau
kehalalan
secara
apabila
produk,
berkelanjutan
para
semua
penting
kehilangan
consumers’ trust towards the Company’s ability to meet
kepercayaan terhadap pemenuhan persyaratan halal pada
konsumen
halal certification requirements, will bring negative and
produk Perseroan, hal tersebut dapat berdampak negatif
material impacts on the Company’s business activities. To
dan material terhadap kegiatan usaha Perseroan. Perseroan
maintain its halal certification, the Company continuously
senantiasa memperhatikan faktor higienis dan persyaratan
ensures that hygiene and other requirements set by
yang ditetapkan oleh instansi yang berwenang untuk
authorized agency are always satisfied.
mempertahankan sertifikat halal.
Risiko Produk Kadaluarsa
Expired Products Risk
Industri makanan umumnya menghadapi risiko produk
Expired product risk is generally inherent in food business
kadaluarsa karena makanan tidak dapat bertahan terlalu
as food is a non-durable goods. This would increase cost
lama, sehingga dapat terjadi peningkatan harga pokok
of goods sold, which may eventually impair the Company’s
penjualan yang pada akhirnya dapat mengakibatkan
profits. On average, the Company’s processed food
penurunan laba Perseroan. Secara rata-rata umur produk
products can be stored for up to one year; around 4 months
makanan olahan yang dimiliki Perseroan adalah 1 tahun,
for consumable rice, and 8-12 months for dry grains.
sedangkan untuk beras yang siap dikonsumsi adalah
Risk management of expired products is implemented by
sekitar 4 bulan, untuk gabah kering adalah 8-12 bulan.
monitoring the Company’s product quality and to ensure
Manajemen risiko produk kadaluarsa dijalankan dengan
that all products are always safe for consumption.
proses
pengawasan
kualitas
produk
dan
Perseroan
selalu memastikan produk-produk Perseroan aman bagi
konsumen.
Risiko Kebakaran
Fire Risk
Dalam menghadapi risiko kebakaran, Perseroan menerapkan
To address risk of fire, the Company has installed fire
sistem penanggulangan kebakaran berupa, penyediaan
mitigation system that includes emergency route for
sarana jalan untuk menyelamatkan diri, pengendalian asap,
evacuation, smoke, heat, and gas control, and Standard
panas dan gas serta Standard Operating Procedure (SOP)
Operating Procedure (SOP) that guides employees in an
untuk seluruh karyawan jika terjadi suatu kebakaran. Untuk
event of fire. To cover for possible losses arising from fire,
menanggulangi kerugian akibat kebakaran, Perseroan juga
the Company has also been covered with insurance.
telah terlindungi dengan asuransi yang dimiliki Perseroan.
Risiko Pemogokan Tenaga Kerja
Labor Strike Risk
Seperti halnya perusahaan-perusahaan lain, masalah
Similar to other companies, labor issue such as minimum
buruh merupakan salah satu faktor yang cukup sensitif
wages, is one the many sensitive factors to the development
terhadap perkembangan kebijakan pemerintah, misalnya
of the government’s policy. Risks that may arise from the
masalah upah minimum. Risiko yang mungkin terjadi
labor strike range from the decrease of effectiveness in
akibat pemogokan tenaga kerja adalah dari menurunnya
production to the discontinuation of production activity
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk 161
2016 Annual Report
KILAS KINERJA 2016
FLASHBACK PERFORMANCE OF 2016
LAPORAN MANAJEMEN
Management’s Report
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
TINJAUAN UNIT PENDUKUNG BISNIS
Overview of Business Support
efektifitas produksi sampai dengan terhentinya kegiatan
of the Company that eventually may cause loss to the
produksi Perseroan yang pada akhirnya dapat merugikan
Company. Therefore, the Company always nurtures close
Perseroan. Karena itulah, Perseroan senantiasa membina
and strong relationship with all of its personnel, takes great
hubungan baik dan harmonis dengan para pekerja dan
concern to ensure decent employee welfare by determining
selalu memperhatikan kesejahteraan karyawannya dengan
benefits that are aligned with regional minimum wage
menentukan tingkat kompensasi yang mengikuti upah
policies, and establishes employee cooperatives.
minimum regional yang berlaku setiap tahunnya dan
mendirikan koperasi yang diperuntukkan bagi karyawan.
Risiko Kebijakan Pemerintah
Government Policy Risk
Kebijakan pemerintah yang paling berdampak kepada bisnis
Government policies that most significantly affect the
Perseroan adalah kebijakan Pemerintah dalam hal menjaga
Company’s business are policies to address the fluctuation
fluktuasi harga padi melalui BULOG. Sedangkan untuk
of grain price applied by BULOG. Meanwhile, for food
bisnis makanan, risiko yang dihadapi Perseroan mengenai
business, the risk faced by the Company arises from
perubahan kebijakan pemerintah seperti penyesuaian harga
changes of Government’s regulations on price adjustments
beberapa kebutuhan pokok masyarakat dapat memberikan
of basic needs, which may impact the Company positively
dampak yang cukup signifikan terhadap kegiatan usaha
and negatively.
Perseroan baik secara positif maupun negatif.
Risiko Kondisi Perekonomian
Pada umumnya, setiap perusahaan di Indonesia senantiasa
Economic Conditions Risk
Broadly speaking, all businesses in Indonesia are always
dihubungkan dengan kondisi ekonomi di Indonesia,
associated with and impacted by the country’s economic
demikian juga dengan kinerja Perseroan. Adapun faktor-
conditions, including the performance of the Company.
faktor
The economic factors that may affect the Company’s
ekonomi
yang
dapat
mempengaruhi
kinerja
Perseroan adalah sebagai berikut:
performance are as follows:
1. Kenaikan tingkat suku bunga dan inflasi;
1. The increase in interest rate and inflation
2. Pelemahan perekonomian nasional, regional dan lokal;
2. National, regional, and local economic slowdown
serta
3. Perubahan perpajakan.
3. Changes in taxation policies.
Jika kondisi-kondisi tersebut terjadi, maka akan berdampak
These risks, when occurred, will impact market condition
pada kondisi pasar dan pada akhirnya berdampak
and
juga terhadap kegiatan usaha, prospek, profitabilitas,
profitability, financial conditions, and operations of the
kondisi
Perseroan.
Company. Therefore, the Company closely follows the
Karena itulah, Perseroan cermat melihat perkembangan
progress of Indonesia’s economic situation and carefully
kondisi
makes adjustments to its business activities to keep up with
keuangan
dan
perekonomian
hasil
negara
operasional
dan
secara
hati-hati
mengaplikasikannya dalam kegiatan bisnis Perseroan.
affect
business
activities,
prospects,
it.
• Definisi dan Potensi Risiko Keuangan yang Dihadapi
Perseroan
Dalam
eventually
• Definition and Potential Financial Risks of the
Company
menjalankan
aktivitas
operasi,
investasi
dan
In conducting its operating, investing, and financing
pendanaan, Perseroan menghadapi risiko keuangan yaitu
activities, the Company is exposed to financial risks of
risiko kredit, risiko likuiditas, risiko nilai tukar dan risiko
credit, liquidity, foreign currency, and interest rate risks. The
suku bunga. Perseroan mendefinisikan berbagai risiko yang
Company defines these risks as follows:
dihadapi beserta pengelolaannya sebagai berikut:
Risiko Kredit
Risiko
yang
Credit Risk
muncul
karena
kemungkinan
Risk arising from the possibility of default over some or whole
pelanggan gagal bayar atas semua atau sebagian utang
part of receivables, and/or inability to meet obligations to
162 PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
Laporan Tahunan 2016
adanya
TATA KELOLA PERUSAHAAN
GOOD CORPORATE GOVERNANCE
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN
CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY
kepada Perseroan (Piutang Perseroan), dan atau memenuhi
the Company in a timely manner from which the Company
pembayaran utang kepada Perseroan tidak tepat waktu
may suffer losses.
sehingga dapat menyebabkan kerugian Perseroan.
Perseroan mengendalikan risiko kredit dengan menetapkan
The Company controls credit risk by setting a guaranteed
kebijakan jaminan pembayaran berupa bank garansi
payment policy such as bank guarantee and fixed assets.
dan aset tetap. Setiap pelanggan baru harus melalui
All new customers must obtain approval from the Board of
persetujuan direksi. Direksi mempertimbangkan reputasi
Directors. Board of Directors considers the new customers’
dan rekam jejak pelanggan baru sebagai salah satu bahan
reputation and track record as part of the process to grant
pertimbangan
approval or rejection.
dalam
memberikan
persetujuan
atau
melakukan penolakan.
Risiko Likuiditas
Liquidity Risk
Perseroan menetapkan risiko kolektibilitas dari piutang
The Company defines liquidity risk from the collectability of
usaha sehingga Perseroan dapat mengalami kesulitan dalam
trade receivables. Therefore, the Company may encounter
memenuhi liabilitas yang terkait dengan liabilitas keuangan.
difficulty to meet obligations relating to financial liabilities.
Perseroan berusaha keras agar dapat secara tepat waktu
The Company always exerts its best efforts to pay all due
membayar semua liabilitas pada saat jatuh tempo. Untuk
liabilities in a timely manner. To meet cash commitments,
memenuhi komitmen kas, Perseroan mengupayakan
the Company expects its operating activities to generate
agar kegiatan operasi dapat menghasilkan kas masuk
sufficient cash flows. The Company manages its liquidity
yang cukup. Perseroan mengelola risiko likuiditas dengan
risk by monitoring actual cash flow projections continuously
melakukan pengawasan proyeksi dari arus kas aktual secara
and supervises the maturity of its financial liabilities.
terus menerus serta pengawasan tanggal jatuh tempo dari
liabilitas keuangan.
Risiko Suku Bunga
Merupakan risiko perubahan dan atau fluktuasi suku bunga
Foreign Currency Risk
It refers to risk arising from the fluctuation of foreign
atas instrumen keuangan. Perseroan berpotensi terdampak
currencies that may impact the Company’s financial
risiko
liabilitas
instruments. The Company’s exposure to interest rate
keuangan. Pada saat ini, Perseroan menerapkan kebijakan
risk is primarily related to financial liabilities. Currently,
atau pengaturan tertentu untuk mengelola risiko tingkat
the Company adopts certain policies or arrangements to
bunga dengan:
manage interest rate risk as follows:
• Selektif dengan penawaran suku bunga pinjaman,
• Being selective in offering loan rates in order to obtain
sehingga memperoleh pinjaman dengan suku bunga
loans with favorable interest rates without increasing
yang menguntungkan tanpa menambah eksposur suku
exposure to high risk loans
suku
bunga
terutama
menyangkut
bunga pinjaman yang berisiko; dan
• Mengendalikan
beban
bunga
dengan
membuat
• Controlling interest expense by creating combination
kombinasi utang dan pinjaman jangka panjang dengan
of debt and long-term loans with fixed and floating
suku bunga tetap dan mengambang.
interest rates.
Risiko Nilai Tukar Mata Uang
Exchange Rate Risk
Merupakan risiko yang timbul karena fluktuasi nilai tukar
It refers to risk arising from the fluctuating foreign
mata uang asing yang akan berdampak pada instrumen
exchange risks that will impact on the Company’s financial
keuangan Perseroan terutama kas dan setara kas, investasi,
instruments, particularly cash and cash equivalents,
dan pinjaman.
investments, and loans.
Risiko nilai tukar mata uang adalah risiko dimana nilai
Foreign exchange rate risk arises from fluctuation of fair
wajar atau arus kas masa mendatang dari suatu instrumen
value or future cash flow of financial instruments due to
keuangan akan berfluktuasi akibat perubahan nilai tukar
changes in foreign exchange rates. The Company’s financial
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk 163
2016 Annual Report
KILAS KINERJA 2016
FLASHBACK PERFORMANCE OF 2016
LAPORAN MANAJEMEN
Management’s Report
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
TINJAUAN UNIT PENDUKUNG BISNIS
Overview of Business Support
mata uang asing. Instrumen keuangan Perseroan yang
instruments that potentially carry foreign exchange rate
mempunyai potensi atas risiko nilai tukar mata uang
risk are cash and cash equivalents, trade receivables, trade
terutama terdiri dari kas dan setara kas, piutang usaha,
payables, and bank loans.
utang usaha dan utang bank.
Manajemen Perseroan telah menetapkan kebijakan untuk
The Company’s management has determined the policy to
mengelola berbagai risiko di atas adalah sebagai berikut:
manage various risks by doing the following:
• Pemberian jaminan kredit dari pelanggan untuk
• Providing loan guarantee from customers to minimize
meminimalkan risiko piutang yang tidak tertagih;
• Meminimalkan
tingkat
suku
bunga
dan
non performing loan risk;
beban
• Minimizing interest rate risk and financial expenses;
keuangan;
• Membuat perencanaan keuangan yang berimbang,
• Planning a balanced financial planning to meet financial
sehingga dapat memenuhi liabilitas keuangan; dan
liabilities; and
• Kegiatan manajemen risiko keuangan dilakukan dan
• Performing and managing financial risk management at
dikelola di pusat.
the head office.
SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL
INTERNAL CONTROL SYSTEM
Sistem pengendalian internal dijalankan Perseroan dalam rangka
Internal control system is conducted by the Company to support
menunjang tugas Direksi yaitu pengelolaan dan pengamanan
the Board of Directors’ duties, namely financial and operational
finansial dan operasional. Sistem ini dijalankan melalui
security and management. This system is implemented through
mekanisme yang baik sehingga menciptakan pengendalian dan
sound mechanism to create effective control and risk mitigation.
mitigasi risiko yang terlaksana secara efektif.
Perseroan mengembangkan sistem pengendalian secara
The Company develops internal control system by referring to
internal dengan mengacu pada beberapa aspek yaitu:
several aspects, namely:
• Proses atau kegiatan pengendalian internal dirancang
• Process or activities of internal control which is dynamically
secara dinamis agar dapat mengikuti perkembangan usaha
prepared to be able to keep up with the Company’s business
Perseroan.
development.
• Pengendalian internal disusun dengan terstruktur agar
• Internal control is structurally prepared to be able to run
berjalan efisien dan efektif.
• Pengelolaan
risiko
usaha
efficiently and effectively.
dalam
mengindentifikasi,
• Risk management to identify, analyze and assess the risks.
menganalisis dan menilai risiko.
• Pengendalian terhadap unit dan satuan kerja dalam
• Controlling
mengelola kewenangan otorisasi, rekonsiliasi dan verifikasi.
• Pengendalian dalam penilaian prestasi kerja dan pembagian
all
units
in
managing
authorization,
reconciliation, and verification.
• Controlling the assessment on achievements and duty
tugas demi keamanan terhadap aset Perseroan.
distribution for the safety of the Company’s assets.
Pengendalian Internal dilaksanakan dengan mengacu pada
Internal Control is conducted by referring to the following
tujuan-tujuan berikut:
objectives:
1. Tujuan-tujuan operasi yang berkaitan dengan efektivitas
1. Operational objectives related with operational effectiveness
dan efisiensi operasi
Sistem
pengendalian
and efficiency
internal
dilaksanakan
dengan
Internal control system is implemented in order to improve
maksud untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi
the effectiveness and efficiency of all operational activities,
dari semua kegiatan operasi perusahaan sehingga dapat
thus enabling control on cost to achieve the Company’s
mengendalikan biaya yang bertujuan untuk mencapai
objectives.
tujuan perusahaan.
2. Tujuan-tujuan pelaporan
2. Reporting objectives
Sistem pengendalian internal dilaksanakan dengan maksud
Internal control system is conducted to improve data
untuk meningkatkan keandalan data serta catatan-catatan
reliability and accounting notes in the form of financial
164 PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
Laporan Tahunan 2016
TATA KELOLA PERUSAHAAN
GOOD CORPORATE GOVERNANCE
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN
CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY
akuntansi dalam bentuk laporan keuangan dan laporan
statements and management report to avoid misconception
manajemen sehingga tidak menyesatkan pemakai laporan
in the report user’s part and to review its reliability.
tersebut dan dapat diuji kebenarannya.
3. Tujuan-tujuan ketaatan terhadap hukum dan peraturan
3.Objectives of compliance with the law and prevailing
yang berlaku
regulations
Sistem pengendalian internal dilaksanakan dengan maksud
Internal control system is conducted to improve entity’s
untuk meningkatkan ketaatan entitas terhadap hukum
compliance with the laws and regulations stipulated by the
dan peraturan yang telah ditetapkan pemerintah, pembuat
government, related rule makers and entity’s policy.
aturan terkait, maupun kebijakan entitas itu sendiri.
Ketiga tujuan pengendalian internal tersebut merupakan hasil
The above three objectives of internal control are the outputs
(output) dari suatu sistem pengendalian internal yang baik,
from a good internal control system, by taking into account
dengan memperhatikan unsur-unsur sistem pengendalian
the elements of internal control system as a process to create a
internal yang merupakan proses untuk menghasilkan sistem
good system. Consequently, to achieve the objectives of such
pengendalian internal yang baik. Oleh karena itu, agar tujuan
internal control system, the Company uses elements of internal
sistem pengendalian internal tercapai, maka perusahaan
control system as follows:
menggunakan unsur-unsur sistem pengendalian internal yang
meliputi hal-hal sebagai berikut :
1. Control Environment;
1. Control Environment;
2. Risk Assessment;
2. Risk Assessment;
3. Control Activities;
3. Control Activities;
4. Information and Communication; dan
4. Information and Communication; and
5. Monitoring Activities.
5. Monitoring Activities.
Kesesuaian
Sistem
Pengendalian
Internal
dengan
Kerangka COSO
Conformity
of
Internal
Control
System
to
COSO
Framework
Sistem pengendalian keuangan dan operasional Perseroan
The Company’s financial and operational control system is in line
sejalan
menurut
with the internal control system, according to the Committee of
Committee of Sponsoring Organization of the Tradeway
Sponsoring Organization of the Tradeway Commission (COSO).
Commission (COSO). Sistem pengendalian tersebut mencakup
This control system includes a range of policies, procedures,
berbagai kebijakan, prosedur, kegiatan pemantauan dan
monitoring and communication activities, as well as behavior
komunikasi, serta standar perilaku dan berbagai inisiatif yang
standard and various initiatives aimed to:
dengan
sistem
pengendalian
internal
ditujukan untuk:
• Mengamankan aset (security objectives);
• Secure the assets (security objectives);
• Mengupayakan efisiensi dan efektivitas operasi Perseroan
• Promote efficiency and effectiveness of the Company’s
(operational objectives);
• Mengembangkan keandalan dan kelengkapan informasi
operations (operational objectives);
• Improve the reliability and completeness of the accounting/
akuntansi/finansial dan manajemen (information objectives);
financial
serta
objectives); and
• Menjamin kepatuhan terhadap kebijakan dan prosedur
serta peraturan perundangan yang berlaku (compliance
and
management
information
(information
• Ensure compliance to the applicable policies, procedures
and legislations (compliance objectives).
objectives).
Evaluasi atas Efektivitas Sistem Pengendalian Internal
Evaluation on the Effectiveness of Internal Control
Perseroan
System
Untuk terus melaksanakan perbaikan dan penyempurnaan
In order to continuously improve and revamp control system
sistem pengendalian yang dapat mendukung pertumbuhan
that can support sustainable growth of the Company, the
Perseroan secara berkelanjutan, Perseroan melakukan evaluasi
Company conducts evaluation on the effectiveness of internal
terhadap efektivitas sistem pengendalian internal yang
control system implemented throughout 2016.
dijalankan sepanjang 2016.
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk 165
2016 Annual Report
KILAS KINERJA 2016
FLASHBACK PERFORMANCE OF 2016
LAPORAN MANAJEMEN
Management’s Report
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
TINJAUAN UNIT PENDUKUNG BISNIS
Overview of Business Support
Perseroan menggunakan kriteria yang telah ditetapkan oleh
In performing evaluation, the Company used criteria that have
Internal Control – Integrated Framework yang telah dikeluarkan
been set by Internal Control – Integrated Framework issued
oleh The Committee of Sponsoring Organizations of the
by Committee of Sponsoring Organizations (COSO) of the
Treadway Commission (COSO). Sistem Pengendalian Internal
Treadway Commission. According to COSO, Internal Control
menurut COSO merupakan suatu proses yang melibatkan
System is a process that involves the Board of Commissioners,
Dewan Komisaris, Direksi, dan manajemen, yang dirancang
the Board of Directors, and the Management designed to
untuk memberikan keyakinan memadai tentang pencapaian
provide adequate assurance on the achievement of operational
efektivitas dan efisiensi operasi, keandalan pelaporan keuangan,
effectiveness and efficiency, financial report reliability, as well
serta kepatuhan terhadap hukum dan peraturan yang berlaku.
as compliance with the applicable laws and regulations.
Perseroan menggunakan Sistem Pengendalian Internal untuk
The Company uses Internal Control System to direct its operations
mengarahkan operasi perusahaan dan mencegah terjadinya
and prevent system misuse. Based on this evaluation, the Board
penyalahgunaan sistem. Berdasarkan penilaian ini, Dewan
of Commissioners and Board of Directors concluded that until
Komisaris dan Direksi menyimpulkan bahwa hingga 31
December 31, 2016, the Company’s internal control system
Desember 2016, sistem pengendalian internal Perseroan atas
over financial statements had been effectively performed.
laporan keuangan telah berjalan dengan efektif.
KASUS DAN PERKARA PENTING 2016
2016 LEGAL CASES
Selama 2016, Perseroan, Dewan Komisaris, Direksi maupun
In 2016, the Company, Board of Commissioners, Board of
karyawan tidak terlibat dalam perkara hukum yang bernilai
Directors and the employees did not face any legal cases with
material atau mempengaruhi kelangsungan usaha Perseroan.
material impact or potential to affect the Company’s business
activities.
KODE ETIK DAN BUDAYA PERSEROAN
CODE OF CONDUCT AND CORPORATE
CULTURE
Perseroan menyusun Standar Perilaku Perusahaan (Code
The Company develops Code of Conduct, which is an
of Conduct) yang merupakan bagian tak terpisahkan dari
inseparable part of Code of Corporate Governance. The Code
Pedoman Tata Kelola Perusahaan yang berisi komitmen yang
of Conduct consists of commitments that set out business ethics
terdiri dari etika bisnis Perusahaan dan etika kerja setiap
of the Company and work ethics for each of TPS people, which
Insan TPS yang disusun untuk membentuk, mengatur, dan
is drawn up to develop, regulate and ensure the conformity of
melakukan kesesuaian tingkah laku, sehingga tercapai sikap
conducts to achieve consistent performance in accordance with
yang konsisten dan sesuai dengan nilai-nilai hakiki Perusahaan
the Company’s core values to achieve its vision and mission. In
dalam mencapai visi dan misinya. Selain itu, Perseroan juga
addition, the Company also formulates an ethical policy of the
menyusun kebijakan etika Perusahaan yang diatur dalam Surat
Company regulated in Decision Letter of the Board of Directors
Keputusan Direksi Nomor: 059/TPSF-DIR/SK/VI/2016 tentang
(SKD) Number: 059/TPSF-DIR/SK/VI/2016 on the Implementation
Pelaksanaan Etika Bisnis dan Etika Kerja (SKD Pelaksanaan
of Business Ethics and Work Ethics that set out values or norms,
Etika Bisnis dan Etika Kerja) yang berisi kebijakan nilai atau
which are stated explicitly as a behavioral standard that must
norma yang dinyatakan secara eksplisit sebagai suatu standar
be obeyed by the management and all people of the Company,
perilaku yang harus dipatuhi oleh manajemen dan seluruh
including the subsidiaries, without exception. Both the Code
insan Perseroan, jajaran manajemen dan segenap karyawan
of Conduct and SKD of Business Ethics and Work Ethics
Perseroan termasuk Anak Perusahaan, tanpa terkecuali.
Implementation are implemented by adhering to the prevailing
Baik Standar Perilaku Perusahaan maupun SKD Pelaksanaan
laws and regulations, vision, mission, objectives, and values of
Etika Bisnis dan Etika Kerja, dilaksanakan dengan senantiasa
the Company, internal and external business practices in the
memperhatikan hukum dan ketentuan yang berlaku, visi, misi,
Company, and code of corporate governance of the Company.
tujuan, dan nilai-nilai Perusahaan, praktik-praktik bisnis baik
di internal maupun eksternal Perusahaan, serta pedoman tata
kelola Perusahaan.
166 PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
Laporan Tahunan 2016
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
TATA KELOLA PERUSAHAAN
GOOD CORPORATE GOVERNANCE
TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN
CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY
Isi Standar Perilaku Perusahaan
Contents of Code of Conduct
Penerapan Standar Perilaku Perusahaan mengacu kepada
The implementation of the Company’s Code of Conduct refers
ukuran norma kebenaran dan etika moral yang berlaku di
to the parameter of truth and moral ethics prevailing in the
industri dan masyarakat. Perseroan mengharapkan setiap
industry and the community. The Company expects that each
individu dapat menjaga profesionalitas dan integritas sesuai
individual uphold their professionalism and integrity according
dengan tanggung jawabnya serta dapat menjaga citra
to their responsibility as well as maintain the Company’s image.
Perseroan.
Standar Perilaku Perusahaan mencantumkan secara jelas
The Company’s code of conduct expressly describes business
mengenai etika bisnis dengan pemegang saham, karyawan,
ethics with the shareholders, employees, consumers, business
konsumen, mitra usaha, kreditur/investor, dan masyarakat
partners, creditors/investors and the public, as well as the
serta etika perilaku insan TPSF dengan sesama karyawan,
relationship between TPSF employees, handling of confidential
penanganan kerahasiaan informasi perusahaan, pemanfaatan
information of the company, utilization of the Company’s asset
harta benda Perseroan, benturan kepentingan, penerimaan
and property, conflict of interest, receipt of gifts, souvenirs, and
hadiah, cinderamata, dan jamuan bisnis (gratifikasi), pergaulan
gratification, socialization to avoid narcotics and illegal drugs
dalam upaya menjauhi narkotika dan obat terlarang serta
and gambling as well as behavioral ethics in political activities.
perjudian, dan etika perilaku dalam aktivitas politik.
Penyebarluasan Standar Perilaku Perusahaan
Dissemination of Code of Conduct
Sosialisasi terhadap penerapan Standar Perilaku Perusahaan
The dissemination of the Company’s Code of Conduct
senantiasa dilakukan kepada segenap insan TPSF, mulai dari
implementation is continuously performed to all of the
manajemen sampai dengan level operasional melalui berbagai
Company’s people, from managerial to operational levels, by
media yang dimiliki Perseroan, termasuk pemanfaatan melalui
means of various media owned by the Company, including the
media teknologi informasi yang dapat diakses oleh seluruh
utilization of information technology media that can be easily
karyawan dengan mudah setiap saat.
accessed by all employees at any time.
Upaya Penegakan dan Sanksi Pelanggaran Standar
Enforcement and Sanctions for Violation to Code of
Perilaku Perusahaan
Conduct
Penerapan dan penegakan Standar Perilaku Perusahaan
The implementation and enforcement of Code of Conduct are
merupakan hal wajib yang harus dilaksanakan. Pelanggaran
obliged to be conducted. The violation to Code of Conduct
terhadap Standar Perilaku Perusahaan adalah tindakan
is an indisciplinary action and will be handled by the selected
indisipliner dan akan ditangani oleh pihak yang telah ditunjuk
party appointed by the Board of Directors. Violation to Code of
oleh Direksi. Pelanggaran atas Standar Perilaku Perusahaan akan
Conduct of the Company will be sanctioned in accordance with
diberikan sanksi atau ganjaran yang sesuai dengan peraturan
the prevailing regulations and provisions of the Company. On
dan ketentuan yang berlaku di Perseroan. Sebaliknya, tindakan
the other hand, compliance action with the Company’s Code
kepatuhan terhadap Standar Perilaku Perusahaan akan
of Conduct will be given the award according to the policies of
diberikan penghargaan sesuai dengan kebijakan Perseroan.
the Company. This aims to motivate all TPSF people to behave
Hal ini bertujuan untuk memotivasi seluruh insan TPSF agar
in accordance with the Company’s Code of Conduct.
berperilaku sesuai dengan Standar Perilaku Perusahaan.
Budaya Perseroan
Corporate Culture
Memiliki kekuatan seperti perusahaan multinasional namun
To embrace the strength of a multinational corporation with
dengan kelincahan perusahaan kecil. Perseroan mengajak
the agility of a small company, the Company encourages all
segenap elemen Perusahaan untuk menyusun kekuatan
of its elements to develop such prowess. The employees are
tersebut. Seluruh karyawan harus dapat menanamkan nilai-
expected to internalize the Company’s values within themselves
nilai Perseroan ke dalam diri sendiri untuk dapat menjadi aset
in order to become highly qualified and competent HR assets
SDM yang berkualitas dan berkompeten, sehingga dapat
in order to properly implement the established work system
menjalankan sistem kerja yang ditetapkan dengan tepat dan
and obtain good results. This philosophy is introduced with the
mendapatkan hasil yang baik. Filosofi ini diperkenalkan dengan
jargon “good people and good system”.
istilah “orang yang tepat dan sistem yang baik”.
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk 167
2016 Annual Report
KILAS KINERJA 2016
FLASHBACK PERFORMANCE OF 2016
LAPORAN MANAJEMEN
Management’s Report
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
TINJAUAN UNIT PENDUKUNG BISNIS
Overview of Business Support
Pernyataan budaya Perusahaan disampaikan melalui Nilai-Nilai
The statement of corporate culture is presented through
Perseroan yaitu:
Corporate Values, namely:
1. Integritas
1. Integrity
Integritas menjadi karakter kunci bagi TPSF People. Pemimpin
Integrity is a key character for TPSF People. A leader with
yang berintegritas akan dipercayai oleh karyawannya
integrity will win the trust of the employees as he will walk
karena yang menjadi ucapannya adalah juga yang menjadi
the talk. An organization with integrity will have high value
tindakannya. Organisasi dengan integritas akan memiliki
from the perspective of the stakeholders. Integrity is a
nilai yang tinggi di mata pemangku kepentingan. Integritas
guiding characteristic to generate any action of upholding
adalah karakter penuntun tindakan yang memegang teguh
principles and goals toward realizing the vision.
prinsip dan tujuan untuk mencapai yang dicita-citakan.
2. Budaya Disiplin
2. Discipline Culture
Di dalam Perseroan, disiplin adalah fokus untuk menyusun
In the Company, discipline means to focus on developing
rencana dengan baik, melaksanakan sesuai rencana dan
plans effectively, implementing them and performing good
menerapkan pengelolaan dan pengendalian dengan baik.
management and control. Within one framework, discipline
Disiplin merupakan kebebasan sekaligus tanggung jawab
is a form of freedom and responsibility. The people who
dalam satu kerangka kerja. Orang-orang yang disiplin akan
uphold discipline has the mindset of having a “job” actually
berprinsip bahwa mereka bukan mempunyai “pekerjaan”
means having a responsibility.
tetapi mereka mempunyai tanggung jawab.
3. Kelincahan
3. Agility
Kekuatan suatu kelincahan adalah kemampuan yang besar
The power of agility lies in the great capability and swift
dan kecepatan bertindak. Perseroan menginginkan setiap
action. The Company expects each of TPSF People to work
TPSF People untuk bekerja dan bergerak mencapai tujuan
and move toward the goals in an energetic, enthusiastic,
dengan penuh energi, semangat, antisipatif sekaligus
anticipatory and flexible way to meet the fast-growing and
fleksibel dalam merespon perkembangan industri yang
dynamic development of the industry.
bergerak sangat cepat dan dinamis.
4. Kerja Sama
Perseroan
4. Teamwork
meyakini
organisasi
dapat
mewujudkan
The Company believes that an organization may generate
kinerja tinggi apabila setiap karyawan di setiap elemen
top performance if all employees in each element of the
organisasi bisa bekerja dalam satu visi dan satu sinergi.
organization can cooperate with one vision and synergy.
Setiap karyawan harus menyadari perlunya keseimbangan
Each employee must realize the importance of balance
antara ketergantungan diantara mereka dengan kontribusi
between dependability among each other and individual
individu yang harus dibuat. Hasil yang dicapai adalah buah
contribution that has to be given. The results achieved are
dari komitmen kerja sama, saling mendukung dan saling
the fruit of the commitment to teamwork, mutual support,
berkontribusi terhadap tujuan bersama.
and mutual contributions to achieve common goals.
5. Perbaikan berkesinambungan
5. Continuous Improvement
Perseroan mengambil nilai-nilai dari pengertian Kaizen, yaitu
The Company adopts values from the meaning of Kaizen,
perubahan lebih baik, yang kemudian dinyatakan sebagai
namely better transformation, which is then stated as an
usaha terus menerus memperbaiki proses yang terjadi
endless effort to improve the ongoing process within an
dalam sebuah organisasi. Untuk nilai ini pun Perseroan
organization. The Company expects this value to be strongly
mengharapkan tidak hanya kuat pada tingkat organisasi
ingrained not only in the organization level, but also to be
saja, namun mengakar hingga ke individu, menjadi budaya
rooted in each of the individuals, to which it becomes a
dan cara pikir yang melekat dalam setiap tindakan dan
culture and mindset embedded in every action and work
rencana kerja ke depan.
plan for the future.
168 PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
Laporan Tahunan 2016
TATA KELOLA PERUSAHAAN
GOOD CORPORATE GOVERNANCE
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN
CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY
SISTEM PELAPORAN PELANGGARAN
WHISTLEBLOWING SYSTEM
Sistem pelaporan pelanggaran (whistleblowing system) dapat
A whistleblowing system can become an effective mitigation
menjadi salah satu upaya mitigasi yang efektif terhadap risiko
effort for operational risk. The implementation of whistleblowing
operasional. Penerapan whistleblowing system bertujuan untuk
system is intended to gather information on violation to the
mendapatkan informasi mengenai pelanggaran terhadap
Company’s Regulations, Code of Conduct, litigation and
Peraturan Perusahaan, Kode Etik, pelanggaran hukum dan
other illegal activities that may cause loss to the Company.
kegiatan ilegal lainnya yang dapat menimbulkan kerugian bagi
Whistleblowing system also works as a means to accommodate
Perseroan. Whistleblowing system juga dapat menjadi suatu
inputs and suggestions from the employees.
wadah untuk menampung masukan dan saran dari seluruh
karyawan.
Mekanisme Penyampaian dan Penanganan Laporan
Reporting Mechanism and Management of
Pelanggaran
Whistleblowing Allegations
system
In its implementation, whistleblowing system report is managed
dikelola oleh Audit Internal untuk selanjutnya memeriksa dan
by Internal Audit for further examination and if deemed
apabila dipandang perlu akan melakukan tindakan investigasi
necessary, a follow-up investigation will then be conducted.
lebih lanjut. Audit Internal akan menindaklanjuti pengaduan
Internal Audit will follow-up the incoming complaints, including
termasuk dan terutama yang berasal dari karyawan Perseroan
those and particularly from the employees of the Company
yang berkaitan dengan:
which relates to:
• Pengelolaan Keuangan
• Financial Management
Dalam
pelaksanaannya,
laporan
whistleblowing
Permasalahan akuntansi dan pengendalian internal atas
All issues of accounting and internal control on financial
pelaporan keuangan yang berpotensi mengakibatkan salah
reporting that have the potentials to cause material
saji material dalam laporan keuangan;
misstatements in the financial statements;
• Pelanggaran Peraturan
• Violation to Regulation
Pelanggaran terhadap Peraturan Perusahaan, peraturan
All violations to the Company’s regulations, legislations, and
hukum dan perundangan yang berkaitan dengan operasi
laws related to the Company’s operations that may cause
Perusahaan, yang berpotensi mengakibatkan kerugian bagi
loss to the Company;
Perseroan;
• Kecurangan dan/atau dugaan korupsi
• Fraud and/or corruption allegation
Kecurangan dan/atau dugaan korupsi yang dilakukan oleh
pejabat dan/atau karyawan Perseroan; dan
All frauds and/or alleged corruption conducted by any of
the Company’s executives and/or employees; and
• Kode Etik
• Code of Ethics or Code of Conduct of the Company
Perilaku Manajemen yang tidak terpuji yang berpotensi
Any improper conduct of the Management that may
mencemarkan reputasi Perseroan atau mengakibatkan
defame or cause damage to the Company’s reputation. The
kerugian nama baik bagi Perseroan. Perseroan akan
Company will follow-up each report to ensure its validity
menindaklanjuti
and make necessary decision should the violation report can
setiap
laporan
untuk
memastikan
kebenaran dan mengambil keputusan yang dianggap perlu
be proven.
jika laporan penyimpangan tersebut dapat dibuktikan.
Perlindungan bagi Pelapor
Perseroan
akan
menyediakan
Protection for Whistleblowers
perlindungan
hukum
The Company shall provide legal protection pursuant to
sebagaimana ketentuan peraturan perundangan yang berlaku.
the prevailing laws and regulations. The Company will
Perseroan akan melindungi pelapor dengan merahasiakan
grant protection to the whistleblower by maintaining the
jati diri pelapor. Dalam situasi pelapor diketahui jadi dirinya,
confidentiality of the whistleblower’s profile. In the event that
Perseroan memberikan perlindungan dalam ruang lingkup
the whistleblower’s profile is discovered, the Company will
pekerjaan dan dalam area operasional Perseroan.
provide protection within the scope of work and operational
areas.
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk 169
2016 Annual Report
KILAS KINERJA 2016
FLASHBACK PERFORMANCE OF 2016
LAPORAN MANAJEMEN
Management’s Report
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
TINJAUAN UNIT PENDUKUNG BISNIS
Overview of Business Support
Media Pelaporan Pelanggaran
Whistleblowing Media
Pelaporan atas tindakan pelanggaran dapat disampaikan
Reports on violation can be submitted directly or through the
secara langsung atau melalui saluran pelaporan di alamat email
reporting channel at a specific email address directed to the
khusus yang langsung ditujukan ke Direktur Utama.
President Director.
Jumlah Pengaduan dan Tindak Lanjutnya pada 2016
Total Complaints and Follow-Ups in 2016
Pada 2016, tidak terdapat laporan pelanggaran.
There were no reports of violation in 2016.
AKSES INFORMASI DAN DATA PERUSAHAAN
ACCESS TO INFORMATION AND COMPANY
DATA
Dalam rangka pelaksanaan prinsip keterbukaan dalam GCG,
To implement GCG transparency principles, the Company
Perseroan memfasilitasi akses informasi dan data perusahaan
facilitates access to information and data of the company to
kepada publik, melalui:
the public through:
Alamat Address : Gd. Plaza Mutiara Lt. 16 Suite 1601,
: Gd. Plaza Mutiara Lt. 16 Suite 1601,
Jl. Dr. Ide Anak Agung Gde Agung
Kav. E.1.2 No. 1&2
Kav. E.1.2 No. 1&2
Kawasan Mega Kuningan,
Kawasan Mega Kuningan,
Kuningan Timur, Setiabudi,
Kuningan Timur, Setiabudi,
Jakarta Selatan, 12950
Jakarta Selatan, 12950
Jl. Dr. Ide Anak Agung Gde Agung
: (62-21) 57956768
Telephone : (62-21) 57956768
Faksimili
: (62-21) 57853456
Facsimile
: (62-21) 57853456
Surel
: [email protected]
E-mail
:[email protected]
Telepon Situs perusahaan : www.tigapilar.com
Company website : www.tigapilar.com
• Public expose
• Public expose
• Press release Perseroan
• Press release of the Company
170 PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
Laporan Tahunan 2016
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
TATA KELOLA PERUSAHAAN
GOOD CORPORATE GOVERNANCE
TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN
CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY
Tanggung Jawab Sosial
Perusahaan
Corporate Social Responsibility
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk 171
2016 Annual Report
KILAS KINERJA 2016
FLASHBACK PERFORMANCE OF 2016
LAPORAN MANAJEMEN
Management’s Report
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
TINJAUAN UNIT PENDUKUNG BISNIS
Overview of Business Support
Sosial
ab
w
a
J
g
n
u
Tangg
n
Perusahaa
ility
l Responsib
cia
Corporate So
Perseroan berkomitmen untuk tumbuh dan berkembang
The Company is committed to growing and developing
bersama
along
seluruh
pemangku
kepentingan,
termasuk
with
all
stakeholders,
including
employees,
karyawan, konsumen, dan masyarakat di sekitar lingkungan
customers, and the communities around the business
bisnis. Karenanya, pelaksanaan kegiatan tanggung jawab
environment. Therefore, the implementation of Corporate
sosial (Corporate Social Responsibility/CSR) yang juga
Social Responsibility (CSR) efforts, which are also part
menjadi bagian dari investasi bisnis merupakan sesuatu
of business investment, is an important action for the
yang penting bagi Perseroan.
Company.
Upaya Perseroan untuk melaksanakan CSR secara efektif
The Company’s efforts to implement CSR is effectively
selaras dengan visi Perseroan untuk menjadi perusahaan
aligned with the Company’s vision to become a nation-
nasional yang membangun Indonesia, hebat, dan sukses
wide company that builds Indonesia, to become great and
di bidang makanan dan bisnis terkait, yang bereputasi dan
successful in the “food and related businesses”, which is
berkontribusi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
reputable and contribute to improve social welfare.
Pelaksanaan CSR Perseroan diharapkan dapat memberikan
The implementation of the Company’s CSR is expected
dampak sosial dan lingkungan yang optimal. Untuk
to provide optimum social and environmental impact. To
memeroleh
senantiasa
achieve such results, the Company continually carries out
melaksanakan kegiatan CSR melalui perencanaan yang
CSR activities through careful planning. Each CSR program
matang. Tiap program CSR Perseroan merupakan program
of the Company is designed to meet the right target
yang tepat sasaran dan tepat penyaluran. Selain itu,
and rightly distributed. Besides, the implementation of
pelaksanaan CSR Perseroan diharapkan dapat memelihara
the Company’s CSR is expected to sustain good relations
hubungan
between the Company and community, especially the
hasil
baik
tersebut,
antara
Perseroan
Perseroan
dan
masyarakat,
khususnya masyarakat di lingkungan bisnis Perseroan.
communities surrounding the Company’s business.
Dasar Penerapan Program CSR
The Basis of Implementing CSR Programs
Pelaksanaan dan pelaporan kegiatan CSR Perseroan
The implementation and reporting of the Company’s CSR
didasarkan pada peraturan dan perundang-undangan yang
programs are based on applicable laws and regulations,
berlaku, di antaranya:
including:
1.Undang-Undang
No.
32
Tahun
2009
tentang
Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup;
1.Law No. 32 Year 2009 on the Protection and
Management of the Environment;
2. Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan
2. Law No. 40 Year 2007 on Limited Liability Companies
Terbatas (UUPT) yang mengatur bahwa Perseroan
(UUPT) which regulates that every Company that runs
yang menjalankan kegiatan usahanya di bidang
its business activities in the field of natural resources
dan atau berkaitan dengan sumber daya alam wajib
and or related to natural resources is obligated to carry
melaksanakan tanggung jawab sosial dan lingkungan;
out social and environmental responsibilities;
172 PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
Laporan Tahunan 2016
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
TATA KELOLA PERUSAHAAN
GOOD CORPORATE GOVERNANCE
TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN
CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY
3. Undang-Undang No. 25 Tahun 2007 tentang Penanaman
3.Law No. 25 Year 2007 on Capital Investment which
Modal yang mengatur bahwa setiap penanam modal
regulates that each investor is be obliged to carry out
berkewajiban
corporate social responsibility to the environment;
melaksanakan
tanggung
jawab
sosial
perusahaan kepada lingkungannya;
4.Undang-Undang No. 23 Tahun 1997 (Pasal 1) yang
4. Law No. 23 of 1997 (Article 1) which regulates that
mengatur tentang kewajiban setiap Industri memiliki
every industrial company is obliged to have a Community
program Community Development;
Development program in place;
5. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 29/POJK.04/2016
5. Regulation of the Financial Services Authority No. 29/POJK.
tentang Laporan Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik;
04/2016 on Annual Report of Issuer or Public Company;
dan
and
6. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 30/SEOJK.04/2016
6. Circular Letter of the Financial Services Authority No. 30/
tentang Bentuk dan Isi Laporan Tahunan Emiten atau
SEOJK.04/2016 on the Form and Content of the Annual
Perusahaan Publik.
Report of Issuer or Public Company.
Kebijakan dan Tujuan Program Tanggung
Jawab Sosial Perusahaan
Policy and Objectives of the Corporate Social
Responsibility Program
Perseroan secara proaktif ikut berpartisipasi dalam berbagai
The Company proactively participates in various community
upaya pemberdayaan masyarakat. Selain itu, Perseroan
empowerment efforts. In addition, the Company has always
senantiasa memastikan bahwa pelaksanaan CSR setiap
ensured that the annual implementation of CSR is carried
tahunnya terlaksana dengan efektif, melalui evaluasi yang
out effectively, examined through periodic evaluations. The
dilakukan secara berkala. Evaluasi tersebut merupakan upaya
evaluation is a means for the Company to ensure that the
Perseroan dalam memastikan bahwa kegiatan-kegiatan CSR
CSR programs undertaken are able to create expected positive
yang dilakukan dapat menghasilkan dampak positif yang
impact.
diharapkan.
Agar pelaksanaan CSR berjalan terarah serta berkesinambungan,
In order for the CSR programs to be carried out in a directed
Perseroan telah merumuskan kegiatan CSR di tiap tahun buku.
and continuous manner, the Company has formulated the CSR
Pengembangan kualitas hidup masyarakat serta pelestarian
activities to be performed for each fiscal year. The development
lingkungan hidup pada program CSR dilaksanakan terhadap
of the community’s quality of life as well as environmental
lingkup sasaran 3P, yaitu People, Profit, dan Planet. Hal tersebut
conservation in the CSR programs are carried out within the scope
mencakup antara lain:
of 3P targets which are People, Profit and Planet. These include:
1.Program pemberdayaan melalui kerja sama dengan
1. Empowerment programs through our cooperation with
Indonesia Bangun Desa (IBD);
Indonesia Bangun Desa (IBD);
2. Program pemberdayaan yang mendukung bisnis melalui
2.Business-supporting empowerment programs through
Partnerships for Indonesia’s Sustainable Agriculture (PIS
Partnerships for Indonesia’s Sustainable Agriculture (PIS
Agro);
Agro);
3. Program pemberian lepas (filantropi) melalui pemberian
bantuan dana, sumber daya, tenaga, dan produk; dan
4. Program peduli lingkungan dan sosial melalui kegiatan
Kerja Bakti Nasional (KBN).
melakukan
berbagai
resources, manpower, and products; and
4. Environmental and social care program through Kerja Bakti
Nasional (KBN) or National Community Service.
Program Pemberdayaan
Perseroan
3. Philanthropy program in the form of granting of funding,
Empowerment Program
kegiatan
pemberdayaan
The company conducts a variety of community empowerment
masyarakat, termasuk masyarakat di sekitar lingkungan pabrik
activities which involve the communities surrounding the
dan lingkungan bisnis. Melalui kerja sama dengan Yayasan
factory and business environment. Through the cooperation
Indonesia Bangun Desa (YIBD), program ini bertujuan membantu
done with the foundation of Yayasan Indonesia Bangun Desa
dan membimbing anak-anak muda menjadi agropreneur
(YIBD), the program aims to assist and guide young people into
sehingga mampu mengangkat kualitas hidup daerah pesisir dan
agropreneurship in order to improve the quality of life in the
pedesaan. Pelaksanaan program ini dievaluasi secara berkala
coastal and rural areas. The implementation of this program is
demi kualitas pelaksanaan yang lebih baik dari waktu ke waktu.
evaluated periodically to improve the quality of program from
time to time.
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk 173
2016 Annual Report
KILAS KINERJA 2016
FLASHBACK PERFORMANCE OF 2016
LAPORAN MANAJEMEN
Management’s Report
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
TINJAUAN UNIT PENDUKUNG BISNIS
Overview of Business Support
Program Pemberdayaan Pendukung Bisnis
Business-Supporting Empowerment Program
Perseroan bergabung dengan Partnership for Indonesia’s
The Company has joined the Partnership for Indonesia’s
Sustainable Agriculture (PIS Agro) dan merangkul petani untuk
Sustainable Agriculture (PIS Agro) and encouraged farmers
menjadi mitra Perseroan dalam rantai produksi beras, khususnya
to become the Company’s partner in the chain of production,
pada penyediaan bahan baku. Melalui program ini, Perseroan
in particular on the provision of raw materials. Through this
memberikan penyuluhan tentang pengetahuan budidaya padi
program, the Company provides education on rice cultivation
yang sesuai dengan praktik-praktik terbaik sehingga tercipta
that fits with best practices which will then establish a
suatu sistem tata kelola usaha yang berkesinambungan.
sustainable corporate governance system. The Company will
Perseroan akan membeli hasil panen lahan petani binaan PIS
buy crops from the farmers assisted by PIS Agro with the proper
Agro dengan harga yang sesuai sehingga turut berperan dalam
price to contribute to the increase of farmers’ livelihood.
peningkatan pendapatan taraf hidup petani.
Program Filantropi
Philanthropy Program
Melalui program ini, Perseroan menyalurkan bantuan kepada
Through this program, the Company distributes aid to
masyarakat, khususnya masyarakat sekitar, sebagai upaya
communities, especially local communities, as an empowerment
pemberdayaan pada aspek pendidikan, sosial, dan ekonomi.
effort to tackle educational, social, and economic issues. The
Penyaluran bantuan tersebut terwujud dalam bentuk:
aid is distributed in the forms of:
• Pemberian beasiswa;
• Scholarship grants;
• Pemberian bantuan kebencanaan (kebakaran, kebanjiran,
• Provision of disaster relief efforts (fire, flood and
earthquakes);
dan gempa bumi);
• Kegiatan bakti sosial, berupa pemberian produk perusahaan;
• Charity programs by delivering the Company’s products;
• Bantuan hari besar, meliputi hari raya keagamaan, HUT RI,
• Financial aid given on holidays, including religious holidays,
Independence Day as well as other commemorations.
serta peringatan lain.
Program Peduli Lingkungan dan Sosial
Environmental and Social Care Program
Sebagai wujud bakti Perseroan pada lingkungan dan sesama,
As a form of the Company’s service to the environment and
pada 4 September 2016, seluruh karyawan TPSF melaksanakan
society, on September 4, 2016, all employees of TPSF carried
kegiatan “TPS Peduli Lingkungan dan Sosial” yang dimulai
out “TPS Environmental and Social Care” which was initiated
pada tahun 2016. Kegiatan ini meliputi Kerja Bakti Nasional
in 2016. These activities include Kerja Bakti Nasional (KBN) or
(KBN) dan kunjungan serta penyerahan bantuan ke panti
National Community Service as well as visits and delivery of aids
asuhan yatim piatu.
to orphanages.
Perseroan mengawali kegiatan Kerja Bakti Nasional (KBN)
The company initiated Kerja Bakti Nasional (KBN) or National
sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan yang
Community Service as a form of corporate social responsibility
melibatkan
KBN
that involves the entire elements of the Company. KBN
dilakukan oleh seluruh karyawan secara serentak, di seluruh
activities are simultaneously conducted by all employees in the
area pabrik dan kantor milik Perseroan. Hal ini diharapkan
entire factory and office areas of the Company. This activity
mampu mempererat solidaritas antar karyawan di samping
is expected to strengthen the solidarity between employees in
tujuan utama kegiatan sebagai wujud bakti Perseroan pada
addition to its primary purpose as a means for the Company to
lingkungan dan sesama.
serve the environment and others.
Kegiatan “TPS Peduli Lingkungan dan Sosial” akan dilakukan
The activities of “TPS Environmental and Social Care” will
secara berkesinambungan sebagai kegiatan tahunan yang
be performed on an ongoing basis as an annual activity that
dapat mendekatkan karyawan dengan Manajemen juga
can tighten the relationship between employees and the
masyarakat sekitar tempat operasional Perseroan.
Management as well as the surrounding communities of the
seluruh
elemen
Perseroan.
Kegiatan
Company’s operations.
174 PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
Laporan Tahunan 2016
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
TATA KELOLA PERUSAHAAN
GOOD CORPORATE GOVERNANCE
TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN
CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY
Implementasi CSR
Implementation of CSR
Mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 29/
Referring to the Regulation of the Financial Services Authority
POJK.04/2016 dan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No.
No. 29/POJK.04/2016 and the Circular Letter of the Financial
30/SEOJK.04/2016, pelaksanaan CSR paling tidak memenuhi
Services Authority No. 30/SEOJK.04/2016, implementation of
beberapa aspek berikut:
CSR should at least meet the following aspects:
• Tanggung jawab terhadap sosial dan masyarakat;
• Responsibility towards the society and community;
• Tanggung jawab terhadap lingkungan hidup;
• Responsibility towards the environment;
• Tanggung jawab dalam ketenagakerjaan, kesehatan, dan
• Responsibility in employment, occupational health and
safety; and
keselamatan kerja; dan
• Tanggung jawab terhadap konsumen.
• Responsibility towards the consumers.
Fokus pelaksanaan CSR Perseroan ialah program pengembang­
The focus of the Company’s CSR is on community development.
an masyarakat. Fokus tersebut selaras dengan ketentuan
The focus is in accordance with the provisions of Law No. 23
dalam Undang-Undang No. 23 tahun 1997 yang mewajibkan
Year 1997 which requires that every industry has a Community
setiap industri memiliki program Community Development
Development (CD) program. The focus of CSR is realized
(CD). Fokus pelaksanaan CSR tersebut direalisasikan tanpa
without compromising the continuity and effectiveness of CSR
mengesampingkan
implementation in other areas.
keberlangsungan
serta
efektivitas
pelaksanaan CSR di bidang-bidang lain.
Struktur Tata Kelola CSR
CSR Governance Structure
Struktur tata kelola CSR Perseroan dapat dilihat melalui bagan
The Company’s CSR governance structure can be seen in the
berikut:
following chart:
CEO
Corporate HRD
Director
HR Regional
Head
Corporate Social
Responsibility
TPS Academy
Corporate Affairs
Biaya Kegiatan Tanggung Jawab Sosial
Perusahaan
Cost of Corporate Social Responsibility
Activities
Sepanjang 2016, total biaya yang digunakan untuk kegiatan
Throughout 2016, total costs incurred for corporate social
tanggung jawab sosial perusahaan sebesar Rp1.098,15 juta,
responsibility activities amounted to Rp1,098.15 million with
dengan rincian sebagai berikut:
the following breakdown:
• Aspek masyarakat sebesar Rp553,04 juta
• People aspect at Rp553.04 million
• Aspek lingkungan sebesar Rp515,12 juta
• Environmental aspect at Rp515.12 million
• Aspek pendidikan sebesar Rp29,99 juta
• Education aspect at Rp29.99 million
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk 175
2016 Annual Report
KILAS KINERJA 2016
FLASHBACK PERFORMANCE OF 2016
LAPORAN MANAJEMEN
Management’s Report
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
TINJAUAN UNIT PENDUKUNG BISNIS
Overview of Business Support
Tanggung Jawab terhadap Sosial dan
Masyarakat
Responsibilities to Social and Community
Pada 2016, serangkaian kegiatan tanggung jawab perusahaan
In 2016, a series of activities in the field of corporate
di bidang sosial dan kemasyarakatan telah dilakukan baik
responsibility and social development has been carried out in
kepada masyarakat sekitar Kantor Pusat, maupun tempat
the surrounding local communities of the Head Office and TPS
operasional TPS Food dan TPS Rice.
Food and TPS Rice operations.
TPS Food
TPS Food
Sepanjang 2016, TPS Food telah menyelenggarakan berbagai
Throughout the year 2016, TPS Food has organized various
kegiatan sosial untuk pembangunan kesejahteraan masyarakat,
social activities in developing community welfare, including:
di antaranya:
1. Donor Darah
1. Blood Donor
• SPJ bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia
• SPJ in association with the Tangerang Regency Branch
Cabang Kabupaten Tangerang mengadakan Aksi
of Red Cross Indonesia organized Blood Donor Social
Sosial Donor Darah dalam rangka bulan K3 dengan
Action to celebrate the month of Occupational Health
tema “Tingkatkan Budaya K3 Untuk Mendorong
and Safety (K3) with the theme of “Improvement of K3
Produktivitas dan Daya Saing Pasar Internasional” pada
Culture to Encourage Productivity and Competitiveness
9 Februari 2016.
in International Markets” on February 9, 2016.
• TPS bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia
• TPS in association with the Surakarta Branch of Red
Cabang Surakarta menggelar acara Donor Darah yang
Cross Indonesia organized routine Blood Donor events
merupakan agenda rutin triwulan sebagai bentuk
which were hosted quarterly as a show of care in
kepedulian dalam bidang kesehatan. Acara donor darah
the health sector. The blood donor was attended by
ini diikuti oleh sekitar 60 karyawan pada 16 Februari, 25
approximately 60 employees on February 16, May 25,
Mei, 20 Juli, dan 9 November 2016.
July 20, and November 9, 2016.
2. Kegiatan Buka Puasa Bersama Warga Desa Cibadak
2. Iftar with Cibadak Villagers
Kegiatan Buka Puasa Bersama karyawan SPJ sekaligus
Iftar event with SPJ employees while at the same time
pemberian santunan anak yatim dan pemberian produk
granting aid to orphans and distributing products to
kepada warga Desa. Cibadak, Sukanegara pada 21 Juni
villagers of Cibadak Village, Sukanegara on June 21, 2016.
2016.
3. Pemberian Produk / Parcel Lebaran
3. Distributing Eid Day Products/Parcels
Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1437 H, SPJ memberikan
Drawing closer to Eid Al Fitr 1437 Hijri calendar, SPJ provide
bingkisan berupa produk-produk yang diproduksi Perseroan
gifts in the form of the products manufactured by the
kepada warga Desa. Cibadak, Sukanegara pada 30 Juni
Company to the residents of Cibadak Village, Sukanegara
2016.
on June 30, 2016.
4. TPS Solo Berbagi
4. Share of TPS Solo
Penyelenggaraan acara Solo Bersama Selamanya (SBS) atau
Solo Bersama Selamanya (SBS) event or Solo Care 2016 by
Solo Peduli 2016 oleh TPS bersama dengan Perkumpulan
TPS was organized in collaboration with Solo Community
Masyarakat Solo pada 3 Juli 2016 di Lapangan Kotabarat,
Association on July 3, 2016 in Kotabarat Field, Solo.
Solo.
176 PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
Laporan Tahunan 2016
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
TATA KELOLA PERUSAHAAN
GOOD CORPORATE GOVERNANCE
TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN
CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY
5. Pemberian Bantuan (Filantropi)
5. Provision of Aid (Philanthropy)
Kegiatan pemberian dana bantuan yang diberikan kepada
The activities of delivering grants to the community are as
masyarakat adalah sebagai berikut:
follows:
• Bantuan pemberian produk untuk kegiatan imunisasi
• Provision of products for Polio immunization activity
Polio
SPJ
In the National Immunization Week, SPJ delivered
memberikan bantuan berupa produk kepada warga
assistance in the form of products to residents in the
sekitar Kelurahan Cibadak, Sukanegara pada 10 Maret
Cibadak Sub-District, Sukanegara on March 10, 2016;
Dalam
Rangka
Pekan
Imunisasi
Nasional,
2016;
• Pemberian bantuan berupa sembako untuk masyarakat
• Provision of staple food aid for the communities
yang tinggal di daerah operasional TPS pada 20 Juni
surrounding TPS operations was carried out on June 20,
2016;
2016;
• Provision of aid to orphanages
• Pemberian bantuan ke panti asuhan
Sebagai bentuk kegiatan lanjutan dari kegiatan KBN,
As a follow-up to the activities of KBN, TPS provided ongoing assistance to orphanages every month; and
TPS memberikan bantuan kepada panti asuhan secara
berkesinambungan setiap bulannya; dan
• Pemberian dana bantuan kepada anak yatim oleh PTP
• Provision of financial aid to orphans by PTP
Pemberian santunan kepada anak yatim di Yayasan
Provision of financial aid to orphans of the Kursia
Kursia yang bertempat di Gunung Putri pada 4
Foundation located in Gunung Putri occurred on
September 2016 dan pemberian dana bantuan
September 4, 2016 and another provision of financial
untuk anak yatim melalui Pengurus DKM Mushola AT
aid to orphans was performed through the At Thoyyibah
Thoyyibah dan Perwakilan Manajemen di RT 002 RW 13
Mosque Caretakers Board and representatives from
pada 12 November 2016.
the management at Neighborhood Group No. 002,
Community Group No. 13 on November 12, 2016
• Pemberian bantuan oleh Perseroan untuk Panti Asuhan
• Aid given by the Company to Nusantara Foundation
Nusantara Foundation dalam bentuk produk dan
Orphanage was in the form of products and steel
pemberian lemari besi untuk kebutuhan panti asuhan
cupboards to cover the needs of the orphanage and
pada 4 September 2016.
was carried out on September 4, 2016.
6. Kerja Bakti Nasional
6. National Community Service
Kegiatan Kerja Bakti Nasional diikuti oleh seluruh karyawan,
National community service was attended by all employees,
manajemen, dan warga sekitar perusahaan. Kegiatan ini
management, and people living around the company. This
dilaksanakan di sekitar lokasi pabrik-pabrik TPS Food.
activity was implemented around the locations of TPS Food
factories.
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk 177
2016 Annual Report
KILAS KINERJA 2016
FLASHBACK PERFORMANCE OF 2016
LAPORAN MANAJEMEN
Management’s Report
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
TINJAUAN UNIT PENDUKUNG BISNIS
Overview of Business Support
TPS Rice
TPS Rice
Selama 2016, TPS Rice menjalankan berbagai kegiatan
Throughout the year 2016, TPS Rice run various activities of aid
pemberian bantuan kepada masyarakat, antara lain:
provision to the community, among others are:
1. Pemberian Bantuan (Filantropi)
1. Provision of Aid (Philanthropy)
Kegiatan pemberian bantuan yang dilaksanakan oleh TPS
Provision of aid by TPS Rice, among others are:
Rice, antara lain:
• Pemberian bantuan sumbangan dana Santunan Yatim
Piatu yang diadakan oleh Karang Taruna Desa Karang
• Granting of funds to orphans as organized by the Youth
Organization of Karang Sambung Village;
Sambung;
• Pemberian bantuan dana untuk Peringatan Acara
• Granting of funds for the Isra Mi’raj Commemoration
Isra Mi’Raj yang diselenggarakan oleh masyarakat RT
event organized by the community in Neighborhood
03 RW 06, Kelurahan Karang Sambung, Kecamatan
Group No. 03 Community Group No. 06 Karang
Kedungwaringin;
Sambung Sub-District, Kedungwaringin District;
• Pemberian bantuan sumbangan dana pembangunan
Masjid Miftahisadah, Karang Sambung;
• Pemberian bantuan santunan yatim piatu bagi warga di
sekitar lingkungan IBU;
• Buka puasa bersama manajemen dan karyawan IBU
serta pemberian santunan untuk anak-anak yatim piatu;
• Pemberian dana Perayaan HUT RI Ke-71 di Desa Karang
Sambung;
• Pemberian bantuan berupa beras sebanyak 200 kg
untuk acara Bakti Sosial di Kabupaten Bekasi;
• Granting of funds for the construction of Miftahisadah
Mosque, Karang Sambung;
• Granting of funds to orphans in the neighborhood
surrounding IBU;
• Iftar with management and employees of IBU as well as
the granting of funds to orphans;
• Granting of funds for the celebration of the 71st
Independence Day at Karang Sambung Village;
• Provision of 200 kilograms of rice for the Charity
Program in Bekasi Regency;
• Pemberian beras sebanyak 520 kg, sembako, dan
• Provision of 520 kilograms of rice, staple food, as well
perlengkapan belajar mengajar untuk anak yatim di
as teaching and learning supplies for orphans in the
lingkungan sekitar IBU;
• Pemberian bantuan alat belajar mengajar dan makanan
ringan untuk anak yatim piatu di lingkungan sekitar IBU;
• Pemberian bantuan dana untuk perayaan Maulid Nabi
Muhammad SAW di Desa Karang Sambung;
neighborhood surrounding IBU;
• Provision of teaching and learning supplies and snacks
to orphans in the neighborhood surrounding IBU;
• Granting of funds for the celebration of Prophet
Muhammad SAW’s Birthday in the Karang Sambung
Village;
• Pemberian bantuan dana untuk Karang Taruna di
lingkungan Kecamatan Jatisari;
• Granting of funds for the Youth Group within the
Jatisari District;
• Pembagian THR Beras untuk karyawan, security
• Provision of rice as Religious Holiday Allowance for
unorganic, warga sekitar JSR, instansi terkait, Panti
employees, full-time security workers, community
Asuhan Al - Arif, tenaga kerja bongkar muat, dan Buruh
surrounding
Harian Lepas dengan total sumbangan beras yang
Orphanage, loading & unloading workers, and Casual
diberikan sebanyak 5.190 kg;
Labor with a total amount of 5,190 kilograms of rice
JSR,
relevant
institutions,
Al-Arif
donated;
• Pemberian bantuan dana kepada Kampung Sukamaju
• Granting
of
funds
to
Kampung
Sukamaju,
RT 02 RW 04 Desa Jatisari Karawang, IGMAS (Ikatan
Neighborhood Group No. 02 Community Group No.
Generasi Muda Sukamaju), Karang Taruna Sabilulungan
08 Jatisari Village, Karawang, IGMAS (Sukamaju Young
Mekarsari, Kampung Neglasari RT 03 RW 03, Kecamatan
Generation Association), Sabilulungan Mekarsari Youth
Jatisari, Sub Karang Taruna Samanah Desa Jatisari;
Group, Kampung Neglasari Neighborhood Group No.
03 Community Group No.03, Jatisari District, Samanah
Youth Sub-Group of Jatisari Village;
• Pemberian bantuan dana untuk momentum Peringatan
• Granting
of
funds
the
HUT Ke-71 Proklamasi Kemerdekaan RI di wilayah
Commemoration
Kecamatan Jatisari;
Independence in Jatisari District;
178 PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
Laporan Tahunan 2016
of
for
Indonesia’s
71st
Anniversary
Proclamation
of
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
TATA KELOLA PERUSAHAAN
GOOD CORPORATE GOVERNANCE
• Pemberian bantuan beras untuk Panti Asuhan Al - Arief
TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN
CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY
• Provision of 190 kilograms of rice for Al-Arief
sebanyak 190 kg;
Orphanage;
• Pemberian bantuan dana untuk perawatan dan
• Granting of funds for the maintenance and repair of the
perbaikan jalan utama Desa Nguwer;
main road of Nguwer Village;
• Pemberian bantuan dana untuk pembangunan jalan di
• Granting of funds for the road construction in
Desa Tambakromo RT 1 RW 3;
Tambakromo Village Neighborhood Group No. 1
Community Group No. 3;
• Kegiatan buka bersama dan pembagian bingkisan
• Iftar and sharing of gifts to orphans; and
untuk anak yatim piatu; dan
• Pemberian bantuan dana untuk Yayasan Panti Asuhan
• Granting of funds for the Sinar Alim Orphanage
Sinar Elim Kabupaten Sragen untuk memberikan
Foundation of Sragen Regency to provide assistance/
bantuan/donasi berupa 1 unit Genset dan beberapa
donations in the form of 1 unit of generator and a
Produk TPSF.
number of products from TPSF.
2. Donor Darah
2. Blood Donation
• JSR bekerja sama dengan PMI Cabang Purwakarta
• JSR cooperated with Purwakarta Branch of PMI in
melaksanakan kegiatan Donor Darah pada 13 Januari
organizing Blood Donation event on January 13, 2016;
2016;
• SAKTI bekerja sama dengan DPRD Sragen melaksanakan
• SAKTI in cooperation with the Local Parliament of Sragen
kegiatan Donor Darah yang diikuti oleh setidaknya
organized Blood Donation event which was attended
sekitar 500 orang baik berbagai ormas dan instansi di
by at least 500 people from different organizations and
Kabupaten Sragen pada 28 April 2016; dan
agencies in Sragen Regency, on April 28, 2016; and
• SAKTI bekerja sama dengan PMI Kabupaten Sragen
• SAKTI in cooperation with PMI Sragen organized regular
melaksanakan kegiatan Donor Darah yang secara rutin
Blood Donation event every 3 months.
setiap 3 bulan sekali.
3. Kerja Bakti Nasional
3. National Community Service
Kegiatan Kerja Bakti Nasional di SAKTI Sragen diikuti oleh
Activity of National Community Service in SAKTI Sragen
seluruh karyawan, manajemen, Kodim, Koramil, Polsek,
was attended by all employees, management, Kodim
dan warga sekitar perusahaan. Kegiatan ini dilaksanakan
(District Military Commando), Koramil (Rayon Military
di 4 lokasi yaitu RT 12, 17, 18 dan 20 yang mana lokasinya
Commando), Polsek (Police Station), and residents around
berdekatan dengan SAKTI.
the Company. The activities were carried out in 4 locations
namely Neighborhood Group No. 12, 17, 18 and 20 that
are located close to SAKTI.
4. SAKTI mendukung pencarian bakat kawula muda dengan
4. SAKTI supports young talents search through the granting
berpartisipasi dalam Kegiatan Kompilasi Musik se-Sragen
of funds for the Sragen Raya Music Compilation Activity that
Raya yang bertujuan untuk menjaring bibit musisi yang
aims to scout musical talents who may have the potential to
dapat berkiprah di kancah Nasional atau Internasional
break into the national or international scene.
melalui pemberian dana.sumbangan.
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk 179
2016 Annual Report
KILAS KINERJA 2016
FLASHBACK PERFORMANCE OF 2016
LAPORAN MANAJEMEN
Management’s Report
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
TINJAUAN UNIT PENDUKUNG BISNIS
Overview of Business Support
Tanggung Jawab terhadap Lingkungan Hidup
Responsibility to the Environment
Salah satu tanggung jawab perusahaan adalah pengelolaan
One of the responsibilities of the Company is environmental
lingkungan hidup dengan upaya untuk tetap menjaga
management
kelestarian lingkungan, guna mencegah timbulnya kerusakan,
sustainability, in order to prevent the occurrence of damage,
seperti
with
efforts
to
maintain
environmental
udara,
such as water pollution, air pollution, noise, and others that can
kebisingan, dan lain sebagainya yang dapat menggangu
affect the health, comfort, and safety of our employees and the
kesehatan, kenyamanan, dan keselamatan karyawan dan
community.
terjadinya
pencemaran
air,
pencemaran
masyarakat.
Sebagai industri yang melakukan proses produksi, limbah
As an industry that carries out production processes, production
buangan hasil produksi harus dikelola dengan baik agar tidak
waste must be well managed so as to not negatively affect the
berdampak negatif bagi lingkungan. Semua limbah cair yang
environment. All the liquid waste that comes from the process
berasal dari proses produksi dan non-produksi (sanitasi, kantin)
of production and non-production (sanitation, canteen) is
dialirkan ke Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) sebelum
distributed into the Installation of Wastewater Treatment (IPAL)
dibuang ke sungai.
before being dumped into the river.
Hasil dari pengolahan air limbah yang sudah bersih akan
The wastewater that has been treated will be accommodated
ditampung di bak yang telah diisi oleh ikan, yang berfungsi
in a tub filled with fishes, which function as an indicator.
sebagai indikator. Selanjutnya, air limbah yang telah memenuhi
Furthermore, the wastewater that has fulfilled the requirements
persyaratan Baku Mutu Air Limbah (BMAL) sebagaimana diatur
of Waste Water Quality Standard (BMAL) as set forth in the
dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup No. 5 Tahun
Regulation of the Minister of Environment No. 5 Year 2014,
2014, akan dibuang ke sungai sesuai dengan Izin Pembuangan
will be thrown into the river in accordance with Liquid Waste
Limbah Cair (IPLC). Kualitas air limbah diujikan secara rutin ke
Disposal Permit (IPLC). The quality of waste water is tested on
Laboratorium Eskternal yang terakreditasi KAN, yaitu meliputi
a routine basis at a KAN-accredited External Laboratory that
pemeriksaan COD, BOD, TSS, pH, minyak dan lemak, untuk
includes examination of COD, BOD, TSS, pH, oil and grease, to
memastikan air yang dibuang aman terhadap lingkungan.
ensure the water is disposed of safely in the environment.
Kualitas udara ambien merupakan salah satu elemen dalam
Ambient air quality is one of the elements in the industrial
lingkungan industri yang perlu diperhatikan. Perseroan sangat
environment that needs to be taken into consideration. The
peduli terhadap pencegahan terjadinya pencemaran udara,
Company has great concerns towards the prevention of air
dengan melakukan pengukuran kualitas udara ambien secara
pollution; by measuring the ambient air quality on a regular
berkala untuk mengetahui adanya perubahan atau tingkat
basis to identify any changes or levels of air pollution. The
pencemaran udara. Parameter yang diukur di antaranya
parameters measured are NO2, SO2, CO, O3, NH3, H2S,
NO2, SO2, CO, O3, NH3, H2S, partikel dan kebisingan. Hasil
pengujian menunjukkan bahwa kualitas udara ambien di pabrik
particles and noise. The test results showed that the ambient
milik TPSF memenuhi baku mutu udara yang baik, sehingga
quality, thus the cleanliness of the air in the neighborhood has
kebersihan udara di lingkungan tetap terjaga.
been well maintained.
air quality in the TPSF factories meets the standard of good air
pencemaran
Other environmental management to control pollution is
lainnya adalah dengan melakukan pengujian emisi boiler dan
running emission tests on boiler and generator, toxic and
genset, pengelolaan limbah B3, penanganan limbah medis,
hazardous waste management, medical waste handling, etc.
dan sebagainya. Implementasi pengelolaan lingkungan yang
The environmental management efforts conducted by the
telah dilakukan oleh perusahaan selanjutnya dilaporkan kepada
Company are subsequently reported to relevant government
instansi pemerintah terkait setiap enam bulan sekali.
agencies every six months.
Selain pengelolaan limbah, Perseroan juga memiliki program
In addition to waste management, the Company also runs Go
Go Green yang diterapkan di setiap pabrik. Kegiatan ini
Green program in each factory. This activity is intended to create
dimaksudkan agar tercipta lingkungan kerja yang bersih, hijau,
a workplace environment that is clean, green and comfortable.
dan nyaman. Jenis kegiatan yang dilakukan seperti penanaman
The types of activities carried out are tree planting, and cleaning
Aktivitas
pengelolaan
lingkungan
180 PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
Laporan Tahunan 2016
terhadap
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
TATA KELOLA PERUSAHAAN
GOOD CORPORATE GOVERNANCE
TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN
CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY
pohon, pembersihan semak-semak, pembersihan selokan,
of bushes, gutters, trash cans and others. Such activities are
pembersihan tempat sampah, dan lain-lain. Kegiatan tersebut
conducted routinely by employees.
dilakukan secara rutin oleh para karyawan.
Atas komitmen Perseroan dalam pengelolaan lingkungan
For the Company’s excellent commitment in environmental
yang telah dilakukan dengan baik, maka pada 2016, Pabrik PT
management, in 2016, the factory of PT Tiga Pilar Sejahtera,
Tiga Pilar Sejahtera, Sragen memeroleh Penghargaan Program
Sragen received a Province-Level Award from the Governor of
Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan Dalam Pengelolaan
Central Java for receiving the Predicate of Compliant in the
Lingkungan Hidup Yang Berpredikat Taat Tingkat Provinsi dari
Evaluation of Company Performance Level in Environmental
Gubernur Jawa Tengah.
Management.
Untuk menjamin kinerja lingkungan berjalan baik secara
To guarantee that environmental performance runs well
berkelanjutan, Perseroan juga telah menerapkan Sistem
on an ongoing basis, the Company has also implemented
Manajemen Lingkungan - ISO 14001. Penerapan ISO 14001
Environmental
berfungsi untuk memastikan bahwa proses yang digunakan di
14001 serves to ensure that the process used in the factory
pabrik dan produk yang dihasilkan telah memenuhi komitmen
and the resulting products have fulfilled a commitment to
terhadap lingkungan, terutama dalam upaya pemenuhan
the environment, especially in the effort towards meeting
terhadap peraturan di bidang lingkungan, pencegahan
environmental regulations, prevention of pollution and a
pencemaran dan komitmen terhadap perbaikan berkelanjutan.
commitment for sustainable renewal. One of the factories
Salah satu pabrik milik Perseroan, yaitu PT Tiga Pilar Sejahtera,
owned by the Company, namely PT Tiga Pilar Sejahtera, Sragen,
Sragen telah memperoleh sertifikat Sistem Manajemen
has obtained a certificate of Environmental Management
Lingkungan - ISO 14001 yang dikeluarkan oleh Lembaga
System-ISO 14001 issued by IPB Certification Agency since the
Sertifikasi IPB sejak tahun 2015.
year 2015.
Tanggung Jawab dalam Ketenagakerjaan,
Kesehatan, dan Keselamatan Kerja
Responsibility towards Employment,
Occupational Health and Safety
Ketenagakerjaan
Employment
Hubungan industrial yang baik antara Perseroan dan seluruh
A good industrial relations between the Company and all of the
karyawan merupakan salah satu aspek yang menentukan
employees is one of the determining aspects which determine
keberlanjutan bisnis Perseroan. Perseroan berkomitmen untuk
the Company’s business sustainability. The Company is
memberikan jaminan yang memadai atas hak tiap karyawan,
committed to providing adequate assurances over the rights of
sesuai peraturan dan perundang-undangan yang berlaku. Selain
each employee, according to applicable laws and regulations.
itu, Perseroan juga senantiasa berupaya menciptakan serta
In addition, the Company also continuously strives to create
memelihara hubungan kerja yang harmonis dan berkeadilan,
and maintain harmonious working relationships and fairness,
baik antar karyawan maupun antara karyawan dan Perseroan.
both among the employees and between employees and the
Management
Systems-ISO
14001.
ISO
Company.
Terkait hal tersebut, Perseroan telah memberikan kesempatan
Thus, the Company has provided equal employment opportunity
kerja yang setara pada proses rekrutmen, tanpa membedakan
in recruitment processes, regardless of the background identity
latar belakang identitas pelamar, seperti identitas agama, suku,
of applicants, such as the identity of religion, race, social class,
kelas sosial, dan gender. Proses rekrutmen yang diselenggarakan
and gender. The recruitment process held by the Company can
Perseroan telah dipastikan tidak bersifat diskriminatif.
be assured to not be discriminatory.
Kesetaraan Gender dan Kesempatan Kerja
Gender Equality and Work Opportunities
Salah satu pemenuhan tanggung jawab perusahaan di
One of the fulfillments of corporate responsibility in the field
bidang ketenagakerjaan adalah penjaminan atas hak seluruh
of employment is the guarantee of rights of employees to be
karyawan untuk dapat diperlakukan secara adil dan setara.
fairly and equally treated. This principle of equality is upheld,
Prinsip kesetaraan ini ditegakkan antara lain melalui pemberian
among others, through the granting of job opportunities for all
kesempatan kerja bagi setiap gender secara adil, memberikan
genders in a fair manner, granting of leave to employees who
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk 181
2016 Annual Report
KILAS KINERJA 2016
FLASHBACK PERFORMANCE OF 2016
LAPORAN MANAJEMEN
Management’s Report
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
TINJAUAN UNIT PENDUKUNG BISNIS
Overview of Business Support
hak cuti kepada karyawan yang mengambil cuti melahirkan,
apply for maternity leave, provision of equal opportunity for
memberikan kesempatan yang sama bagi setiap karyawan
all employees to develop themselves and improve their career.
untuk mengembangkan diri dan memperoleh peningkatan
karier.
Bentuk implementasi lainnya yang merepresentasikan prinsip
Other form of implementation which represents the principle
kesetaraan, antara lain diwujudkan melalui pemberian imbal
of equality are realized through the granting of workers’
jasa pekerja yang sesuai dengan jenjang karier, tanggung
salary which is in accordance with the level of their career,
jawab serta kompetensi dan kesempatan untuk mendapatkan
responsibility and competence, and opportunity to acquire
pelatihan dalam rangka pengembangan kompetensi jabatan.
training to develop the competence within their job position.
Tingkat Perputaran Karyawan
Employee Turnover Rate
Upaya Perseroan menciptakan lingkungan kerja yang kondusif
The Company’s efforts in creating a conducive working
bagi seluruh karyawan menunjukkan hasil nyata yang
environment for all employees have yielded tangible results
ditunjukkan dari rendahnya tingkat perputaran karyawan
shown by the low level of employee turnover during the
selama periode pelaporan. Pada 2016, tingkat perputaran
reporting period. In 2016, the level of employee turnover was
karyawan adalah sebesar 3%.
3%.
Hubungan Ketenagakerjaan ke Depan
Employee Relations in the Future
Kebijakan hubungan industrial yang harmonis secara konsisten
Harmonious industrial relations policy has been consistently
dipelihara di lingkungan kerja Perseroan, yaitu hubungan baik
maintained in the working environment of the Company,
antara SDM dengan Manajemen sehingga tercipta hubungan
namely the good relationship between HR and Management,
emosional yang kuat antara Perseroan dengan seluruh SDM. Hal
thus creating a strong emotional relationship between the
ini menjadi salah satu fondasi keberlanjutan bisnis perusahaan.
Company and the whole HR. This is one of the foundations of
the Company’s business sustainability.
Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3)
Occupational Health and Safety (OHS)
TPS Food
TPS Food
Kebijakan perusahaan terkait keselamatan dan kesehatan
Company policy related to occupational health and safety is
kerja dituangkan dan diimplementasikan melalui suatu sistem
set forth and implemented through a system of management,
manajemen, yaitu OHSAS 18001 (Occupational Health and
namely the OHSAS 18001 (Occupational Health and Safety
Safety Assessment Series-18001) dan telah mendapatkan
Assessment Series-18001) and has gained recognition with the
pengakuan dengan diperolehnya sertifikat OHSAS 18001 dari
acquired OHSAS 18001 certificate from URS Certification in
Lembaga Sertifikasi URS pada 2015. Adapun kegiatan-kegiatan
2015. The CSR activities on occupational health and safety that
CSR bidang kesehatan dan keselamatan kerja yang dilakukan
are organized by TPS Food along the year 2016 are as follows:
TPS Food sepanjang 2016 adalah sebagai berikut:
1.Seminar Heat Stres
1.Heat Stress Seminar
Seminar Heat Stres merupakan rangkaian peringatan Bulan
Heat Stress Seminar was organized as a celebration of
K3 2016 yang diselenggarakan secara berturut-turut pada
the OHS Month and was held respectively in January and
Januari dan Februari. Seminar ini diselenggarakan untuk
February. The seminar was organized to provide exposure
memberikan paparan tentang kondisi lingkungan kerja,
to the condition of working environment, especially in
khususnya lingkungan kerja yang panas, baik karena mesin
hot working environment, either due to machinery or
atau alam, sebagai faktor pemicu stres karyawan. Karyawan
climate, as this is a factor that triggers stress for employees.
yang mengikuti seminar ini diharapkan dapat mengantisipasi
Employees who follow the seminar are expected to better
faktor pemicu stres tersebut guna terciptanya proses kerja
anticipate the stress trigger factors to support effective
yang efektif.
work processes.
182 PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
Laporan Tahunan 2016
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
TATA KELOLA PERUSAHAAN
GOOD CORPORATE GOVERNANCE
2. Seminar Dermatitis
2. Dermatitis Seminar
Seminar Dermatitis diselenggarakan sebagai rangkaian
TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN
CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY
Dermatitis Seminar was organized as a celebration of the
peringatan bulan K3 yang berfokus pada pembahasan
OHS Month focusing on discussions surrounding skin health
terkait kesehatan kulit serta berbagai cara preventif yang
and the variety of preventive measures that the employees
dapat diupayakan oleh karyawan.
can do.
3. Seminar TBC
Perseroan
telah
3. TBC Seminar
dengan
The Company has organized a seminar that discusses
pembahasan tentang kesehatan paru-paru, khususnya
menyelenggarakan
seminar
matters of pulmonary health, in particular on tuberculosis
terkait penyakit TBC. Karyawan yang mengikuti seminar ini
(TBC). Employees who follow the seminar are expected to
diharapkan dapat melakukan berbagai langkah pencegahan
perform a variety of preventive measures to avoid the risk of
guna menghindari risiko terkena penyakit TBC.
developing TBC.
4. Seminar Limbah B3
4. Toxic and Hazardous Waste Seminar
Perseroan bersama PT HOLCIM, pengelola limbah B3 yang
The Company together with PT HOLCIM, which is a company
dihasilkan oleh TPS, menyelenggarakan seminar terkait
that processes the toxic and hazardous waste produced by
limbah B3 pada 26 Januari 2016. Seminar ini memberikan
TPS, organized a seminar on toxic and hazardous waste
berbagai informasi terkait jenis-jenis limbah B3 serta cara-
on January 26, 2016. This seminar provided a variety of
cara penanggulangannya.
information related to the types of toxic and hazardous
waste and its countermeasures.
5. Puncak Hari K3
5.OHS Peak Day
Pada 6 Februari 2016 yang bertepatan dengan puncak
On February 6, 2016 which coincided with the peak of
peringatan bulan K3, Perseroan menyelenggarakan kegiatan
the OHS Month, the Company organized an event with
bertema “Tingkatkan Budaya K3 untuk Mendorong
the theme of “Improvement of OHS Culture to Encourage
Produktivitas dan Daya Saing di Pasar Internasional” yang
Productivity and Competitiveness in International Markets”,
dihadiri oleh perwakilan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten
attended by representatives of the Labor Agency of Sragen
Sragen dan Karanganyar. Pada acara ini, diselenggarakan
and Karanganyar Regency. At this event, various health-
berbagai kegiatan terkait kesehatan, seperti pengecekan
related activities were organized, such as testing of blood
gula darah, tingkat stressing, dan kesehatan paru.
sugar, levels of stress, and pulmonary health.
6.Pelatihan Emergency Respons Plant – Fire Fighting
6.Emergency Response Plan Training – Fire Fighting
Perseroan melakukan pelatihan emergency response
The Company conducts training of emergency response plan
Plant pada 14 Mei 2016. Pelatihan ini meliputi sosialisasi,
on May 14, 2016. This training covers the dissemination,
peragaan, dan praktik simulasi untuk EPR fire fighting.
demonstration, and simulation for fire fighting EPR. The
Pelatihan yang diikuti oleh karyawan-karyawan Perseroan
training undertaken by employees of the Company also
ini juga memberikan simulasi penggunaan Alat Pemadam
provided simulation of the use of Fire Extinguishers (APAR).
Api Ringan (APAR).
7. Peringatan Bulan Kesehatan Perempuan 2016
7. 2016 Women’s Health Month
Sebagai
bagian
dari
peringatan
bulan
kesehatan
As part of the commemoration of women’s health month,
perempuan, Perseroan menyelenggarakan seminar tentang
the Company organized a seminar on women’s reproductive
kesehatan reproduksi perempuan. Seminar ini diharapkan
health. The seminar is expected to promote awareness
dapat
pengetahuan
and knowledge of the Company’s employees, especially
karyawan Perseroan, khususnya karyawan perempuan.
female employees. By having good reproductive health,
Melalui kesehatan reproduksi yang baik, produktivitas para
productivity of the employees is expected to be maintained.
meningkatkan
kesadaran
dan
karyawan diharapkan dapat terjaga.
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk 183
2016 Annual Report
KILAS KINERJA 2016
FLASHBACK PERFORMANCE OF 2016
LAPORAN MANAJEMEN
Management’s Report
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
TINJAUAN UNIT PENDUKUNG BISNIS
Overview of Business Support
8. Seminar Infeksi Saluran Pernapasan Akut
8. Seminar on Acute Respiratory Tract Infections
Bersama RS Sari Asih Tangerang, SPJ menyelenggarakan
Together with Sari Asih Hospital, Tangerang, SPJ organized
seminar mengenai Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA)
a seminar on Acute Respiratory Tract Infections (ISPA) on
pada tanggal 1 Februari 2016. Seminar ini merupakan
February 1, 2016. This seminar serves as a dissemination
bentuk sosialisasi kepada karyawan mengenai dampak ISPA
activity to the employees on the impact of ISPA to health,
bagi kesehatan, serta berbagai hal yang dapat dilakukan
as well as on the variety of its preventive measures.
sebagai tindakan preventif.
9. Komitmen Bersama untuk 5R
9. Shared Commitment to 5R
Demi mewujudkan lingkungan kerja yang kondusif, Perseroan
In order to create a conducive working environment,
mengadakan acara bersama karyawan untuk bersama-
together with the employees, the Company held an event
sama menyatakan komitmen mengimplementasikan nilai-
to express the commitment to implement the values of 5R
nilai 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, dan Rajin). Kegiatan
(Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, and Rajin). These activities are
ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran karyawan
expected to increase employees’ awareness on cleanliness
terhadap kebersihan serta kerapihan lingkungan kerja.
and tidiness of workplace environment.
10.Pembuatan Jalur Forklift
10.Construction of Forklift Pathway
Guna meminimalisasi risiko kecelakaan kerja, PTP telah
forklift pathway which extends from the front motorcycle
parkir motor hingga area gudang. Ketersediaan jalur forklift
parking area to the warehouse area. The provision of the
merupakan wujud komitmen PTP untuk meminimalisasi
forklift pathway is PTP’s commitment to minimize the risk
risiko kerja pada karyawan.
for employees.
11.Pemasangan Kotak P3K
In order to minimize the risk of accidents, PTP has made
membuat jalur forklift yang membentang dari area depan
PTP
melakukan
11.Installation of First Aid Kit
penambahan
kotak
P3K
di
setiap
PTP installed first aid box in every Department. The event is
Departemen. Kegiatan tersebut merupakan upaya PTP
an effort by PTP to provide a first aid treatment of accidents
untuk menyediakan fasilitas penanganan pertama pada
that may be experienced by employees.
kecelakaan bagi karyawan.
12.Pelatihan K3
PTP
menyelenggarakan
12.Occupational Health and Safety Training
pelatihan
Keselamatan
dan
PTP organized an Occupational Health and Safety
Kesehatan Kerja pada 17 September 2016. Pelatihan
Training on September 17, 2016. The training is a form of
tersebut merupakan bentuk sosialisasi dan simulasi Safety
dissemination and simulation of Safety Induction. Through
Induction. Melalui pelatihan ini, PTP berharap keselamatan
this training, PTP expects that various accident risks can be
kerja tiap karyawan dapat senantiasa terjaga dari berbagai
prevented to ensure occupational safety of each employee.
risiko kecelakaan.
13.Traffic Management di area pabrik
13.Traffic Management in the Factory Area
Pengaturan lalu lintas di dalam lingkungan pabrik meliputi
Traffic arrangements in factory environments include
pemasangan rambu lalu lintas, batas kecepatan, marka,
installation of traffic signs, speed limits, road signs, zebra
zebra cross, jalur pejalan kaki, area parkir dan aturan
cross, pedestrian pathways, parking areas and the parking
kendaraan parkir seperti parkir mobil harus menghadap ke
rules such as that parked cars have to face forward, wheel
depan, truk parkir harus mengganjal ban, dll.
chocks should be applied to parked trucks, etc.
14.Pregnant Worker Management
14.Pregnant Worker Management
Pengelolaan karyawan hamil meliputi rotasi, penyuluhan,
Management of pregnant employees includes rotations,
senam ibu hamil, penyediaan kursi khusus ibu hamil, tanda
outreach, gymnastics, and the provision of special chairs for
ibu hamil, dan lain-lain.
pregnant women, signs of pregnancy and others.
184 PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
Laporan Tahunan 2016
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
TATA KELOLA PERUSAHAAN
GOOD CORPORATE GOVERNANCE
TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN
CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY
15.Hearing Conservation Program
15.Hearing Conservation Program
Program konservasi Pendengaran merupakan program
Hearing Conservation Program is a program run in areas
yang dilakukan di area yang terpapar kebisingan meliputi
exposed to noise. The program includes reduction of noise,
pengurangan angka kebisingan, isolasi, dan penyuluhan.
soundproofing, and outreach.
16.Pemeriksaan Faktor Fisik di Tempat Kerja
16.Checking on Physical Factors in the Workplace
Pemeriksaan setiap tiga bulan sekali yang meliputi
Checking is conducted every three months to examine
kebisingan, penerangan, getaran, iklim kerja. Hasil dari
noise, vibration, lighting and work climate. The result of this
pemeriksaan ini dituangkan dalam informasi yang disebut
checking is communicated within what is called as Hazard
dengan Hazard Communication.
Communication.
17.Simulasi Tanggap Darurat
17.Emergency Response Simulation
Program ini dilakukan untuk mempersiapkan karyawan
This program was performed to prepare employees in
apabila terjadi kondisi darurat di pabrik, seperti terjadinya
the event of emergency situations at the factory, such as
kebakaran, gempa, banjir, dll. Dilakukan pembentukan
fires, earthquakes, floods, etc. Formulation of emergency
tim tanggap darurat, penyediaan fasilitas emergency, dan
response teams, provision of emergency facilities, and
pelaksanaan simulasi tanggap darurat.
emergency response simulations were carried out.
18.Pemasangan Accident Board
18.Installation of Accident Board
Pemasangan Accident Board bertujuan untuk memuat data
kecelakaan LTI (Loss Time Injury) dan Non-LTI (Non Loss
Installation of Accident Board was aimed to display the data
on Loss Time Injury (LTI) and Non-Loss Time Injury (Non-LTI).
Time Injury)
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk 185
2016 Annual Report
KILAS KINERJA 2016
FLASHBACK PERFORMANCE OF 2016
LAPORAN MANAJEMEN
Management’s Report
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
TINJAUAN UNIT PENDUKUNG BISNIS
Overview of Business Support
TPS Rice
TPS Rice
TPS Rice juga berkomitmen untuk menciptakan lingkungan
TPS Rice is also committed to creating a safe and healthy
kerja yang aman dan sehat bagi karyawan dengan menerapkan
workplace
Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3)
Occupational Health and Safety Management System (SMK3)
dan membentuk tim P2K3 (Panitia Pembina Keselamatan dan
and formed P2K3 team (Occupational Health and Safety
Kesehatan Kerja) yang didukung dengan pelaksanaan pelatihan
Committee) which are supported by training on SMK3. The
SMK3. Komitmen Perseroan dalam menciptakan lingkungan
Company’s commitment in creating a safe and healthy working
kerja yang aman dan sehat tertuang dalam Kebijakan
environment is stated in the Occupational Health and Safety
Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lingkungan.
and Environment Policy.
Sepanjang 2016, TPS Rice telah menyelenggarakan kegiatan-
Throughout the year 2016, TPS Rice has organized CSR activities
kegiatan CSR bidang kesehatan dan keselamatan kerja, dengan
in the field of occupational health and safety, with details as
perincian sebagai berikut:
follows:
1. Kegiatan Rutin yang dilakukan Karyawan
1. Routine activities run by employees
Sebagai sarana menjaga kebugaran sekaligus sarana
As a means to maintain fitness and entertainment for
hiburan karyawan dan mempererat solidaritas antar
employees and strengthen the solidarity between them,
karyawan, berbagai kegiatan olahraga dilakukan secara
various sports activities are conducted on a regular basis.
rutin. Kegiatan olahraga rutin yang dilakukan sepanjang
The sports activities routinely conducted throughout 2016
2016 adalah sebagai berikut:
are as follows:
• Kegiatan Bulutangkis karyawan IBU setiap Kamis;
• Badminton practice of IBU employees on every Thursday;
• Kegiatan Futsal karyawan IBU setiap Jumat; dan
• Futsal practice of IBU employees on every Friday; and
• Kegiatan Senam Aerobik karyawan IBU setiap Sabtu.
• Aerobic exercise of IBU employees every Saturday.
2. Implementasi 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin)
environment
for
employees
by
applying
2. Implementation of 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat,
Rajin).
• Kick off implementasi 5R yang dilakukan di IBU;
• Kick off of the implementation of 5R performed in IBU;
• Cross audit 5R internal yang dilakukan di IBU; dan
• Internal cross audit of 5R performed in IBU; and
• Audit pelaksanaan 5R di IBU dan JSR.
• Audit of the implementation of 5R in IBU and JSR.
3. Peringatan Bulan K3
3.OHS Month
Sebagai salah satu bentuk peringatan bulan K3, serangkaian
As a way to commemorate OHS Month, a series of activities
kegiatan dilakukan guna meningkatkan komitmen Per­
were undertaken to enhance the commitment of the
seroan dan karyawan dalam mengimplentasikan K3. Ke­
Company and employees in implementing OHS. Such
giatan tersebut di antaranya:
activities include:
• Seminar Konsultasi Pasca MCU yang dilakukan di IBU;
• Post MCU Consultation seminar carried out in IBU;
• Lomba poster bertemakan tentang K3 yang bertujuan
• OHS-themed poster contest which aims to increase
untuk meningkatkan kesadaran K3 dalam bekerja yang
dilakukan di IBU;
• Lomba Cerdas Cermat yang dilakukan di IBU; dan
• Pembagian hadiah perlombaan bulan K3 sebagai wujud
apresiasi kepada para pemenang lomba poster dan
awareness of Occupational Health and Safety in IBU;
• Contest of Wits hosted in IBU; and
• Awarding of the OHS Month contest prizes as a form of
appreciation to the poster contest and Contest of Wits
winners.
cerdas cermat.
4. Pelatihan mengenai K3
• Seminar Kesehatan Kerja dan Penyakit Akibat Kerja di
4. Training on OHS
• Seminar on Occupational Health and Disease in IBU;
IBU;
• Safety Induction External dengan memberikan informasi
terkait K3 bagi kontraktor di IBU; dan
• Pelatihan mengenai bahaya dan penggunaan APD,
MSDS, Abuse and Harasement di SAKTI.
186 PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
Laporan Tahunan 2016
• External Safety Induction by providing information
related to OHS to contractors at IBU; and
• Training on hazards and the use of APD, MSDS, Abuse
and Harassment in SAKTI.
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
TATA KELOLA PERUSAHAAN
GOOD CORPORATE GOVERNANCE
TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN
CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY
5. Simulasi Alat Pemadam Api Ringan (APAR)
5. Simulation of Lightweight Fire Extinguishers (APAR)
Pelatihan dan simulasi pemadaman api serta pemberian
Fire-fighting training and simulation as well as dissemination
informasi mengenai letak penempatan APAR dilakukan di
of information about the locations where APAR are placed
lingkungan kerja IBU, JSR, dan SAKTI.
in the workplace environment of IBU, JSR, and SAKTI.
6. Kotak P3K
6. First Aid Kit
Sebagai salah satu fasilitas untuk pertolongan pertama jika
terjadi kecelakaan, maka dilakukan pemasangan kotak P3K
As one of the facilities of first aid in case of accidents, first
aid kits were installed across the work area.
di seluruh area kerja.
7. Pemeriksaan Kesehatan Karyawan
7.Employee Health Screening
Kegiatan pemeriksaan kesehatan untuk karyawan ini
Employee health screening is based on the mandate in
dilakukan berdasarkan amanat dalam Undang-Undang No.
Law No. 1 Year 1970 on Work Safety; Regulation of the
1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja; Permenakertrans
Minister of Manpower and Transmigration No. Per–02/
No. Per–02/ MEN/1980 tentang Pemeriksaan Kesehatan
MEN/1980 concerning the Health Screening of Employees
Tenaga Kerja Dalam Penyelenggaraan Keselamatan Kerja;
in Implementing Occupational Safety; and the Regulation
dan Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi No.
of the Minister of Manpower and Transmigration No. Per
Per.03/MEN/1982 tentang Pelayanan Kesehatan. Adapun
03/MEN/1982 on Healthcare. As for the screening activities
kegiatan pemeriksaan yang dilakukan pada 2016 adalah:
conducted in 2016 are:
• Pelaksanaan Medical Check Up yang dilaksanakan di
• Medical Check Up conducted in JSR in partnership with
JSR bekerja sama dengan RS Karya Husada Cikampek.
Karya Husada Hospital, Cikampek. Medical examination
Pemeriksaan kesehatan meliputi pemeriksaan fisik,
includes physical examinations, laboratory (blood and
laboratorium (darah dan urine) dan rontgen; dan
urine) and x-rays; and
• Pemeriksaan IVA (Deteksi Dini Kanker Serviks) untuk
• Examination of IVA (early detection of cervical cancer)
karyawan wanita di JSR yang sudah menikah. Kegiatan
for married female employees in JSR. This activity is
ini bekerja sama dengan BPJS Kesehatan dan Klinik
performed in cooperation with BPJS Kesehatan and
Jatisari.
Jatisari Clinic.
8. Pembuatan Tempat Penyimpanan Sementara Limbah
8. The Making of Temporary Toxic and Hazardous Waste
B3 (TPS B3)
Storage (TPS B3)
Guna memenuhi regulasi Badan Pengelolaan Lingkungan
In order to meet the regulation of Environmental
Hidup (BPLH), dilakukan pembuatan TPS B3 di IBU yang
Management Agency (BPLH), TPS B3 were made at IBU
kemudian diverifikasi oleh BPLH Kabupaten Bekasi.
which was then verified by BPLH of the Bekasi Regency.
9. Sosialisasi Alat Pelindung Diri (APD)
9. Dissemination of Information on Self Protection Tools
(APD)
Kegiatan ini merupakan sosialisasi atau safety talk terkait
kewajiban memakai APD di SAKTI.
10.Pengukuran Udara Ambien dan Emisi Cerobong
Furnance
This activity was aimed to disseminate information as well
as a safety talk on the obligation to use APD in SAKTI.
10.
Measurement of Ambient Air and Emissions of
Furnace Chimney
Pengukuran Udara Ambien dan Emisi Cerobong Furnance
Measurement of ambient air and emissions of furnace
dilakukan oleh Higiene Perusahaan dan Kesehatan Kerja
chimney is done by the Corporate Hygiene and Occupational
(Hiperkes) Yogyakarta sebagai salah satu pemenuhan Upaya
Health (Hiperkes), Yogyakarta, as one of the efforts to
Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan
comply with the Environmental Management Effort and
Lingkungan Hidup (UKL-UPL) di SAKTI yang dilakukan
Environmental Monitoring Effort (UKL-UPL) in SAKTI
secara berkala selama enam bulan sekali.
conducted periodically every six months.
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk 187
2016 Annual Report
KILAS KINERJA 2016
FLASHBACK PERFORMANCE OF 2016
LAPORAN MANAJEMEN
Management’s Report
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
11.Kegiatan Terkait K3 Lainnya
11.Other OHS-related activities
Selain kegiatan-kegiatan di atas, dilakukan beberapa
TINJAUAN UNIT PENDUKUNG BISNIS
Overview of Business Support
In addition to the above activities, several other OHS-related
kegiatan terkait K3 lainnya, yaitu:
activities are carried out, namely:
• Cleaning Day merupakan upaya kepedulian karyawan
• Cleaning Day is an effort carried out by employees to
terhadap lingkungan, khususnya dalam lingkungan IBU,
express their environmental awareness, especially in the
yang dilaksanakan secara rutin setiap Sabtu dengan
environment of IBU, which is carried out regularly every
bentuk kerja bakti membersihkan lingkungan, perbaikan
Saturday in the form of community service of cleaning
saluran buangan air di sekitar lokasi Perusahaan;
up the environment and repairing water sewage around
the location of the Company;
• Penyediaan dan penggantian sepatu yang aman sebagai
• Provision and replacement of safe work shoes as one of
salah satu fasilitas keselamatan kerja di area IBU; dan
• Pelaksanaan Sabtu Bersih yang dilaksanakan oleh
occupational safety facility in the IBU area; and
• Clean Saturday was carried out by employees of JSR for
karyawan JSR dengan tujuan untuk menjaga kebersihan
the purpose of keeping the environment clean.
lingkungan pabrik.
Tanggung Jawab terhadap Konsumen
Responsibility to Consumers
Standar Kualitas, Keamanan, Kesehatan, dan Kehalalan
Quality, Security, Health and Halal Standards of Products
Produk
Perseroan berkomitmen untuk senantiasa memperhatikan
The Company is committed to always paying attention to safety,
standar
produk.
health, and halal standards of products. The commitment is
Komitmen tersebut diwujudkan melalui pengawasan yang
realized through strict supervision over the production process.
ketat atas proses produksi. Perseroan senantiasa memenuhi
The Company always meets the various requirements of the
ber­
bagai persyaratan standarisasi produk yang dibutuhkan
product standardization needed for the consumers’ health and
untuk kesehatan keselamatan konsumen.
safety.
Melalui Divisi Makanan, Perseroan memproduksi pangan yang
Through the Food Division, the Company has ensured that the
telah dipastikan kehalalan serta keamanannya, dengan mutu
food produced has met halal and safety requirements and is of
yang berkualitas. Perseroan memiliki sistem manajemen halal,
high quality. The Company has in place a halal management
sistem keamanan pangan, dan sistem manajemen mutu yang
system, food safety system, and quality management system
secara efektif melakukan kontrol pada tiap aktivitas produksi.
that effectively controls each production activity.
Proses produksi yang dilaksanakan Perseroan senantiasa
The production process carried out by the Company always
mengacu pada Cara Produksi Makanan yang Baik (CPMB) atau
refers to Cara Produksi Makanan yang Baik (CPMB) or Good
Good Manufacturing Practices (GMP) sesuai ketentuan Badan
Manufacturing Practices (GMP) in accordance with the Food
Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI).
and Drug Supervisory Agency of the Republic of Indonesia
keamanan,
kesehatan,
dan
kehalalan
(BPOM RI).
Untuk memastikan produk hasil produksi Perseroan adalah
To ensure that the products manufactured by the Company
produk halal yang telah melalui proses sertifikasi halal,
are halal and have passed the halal certification process, the
produk makanan olahan TPS Food telah mempunyai Sertifikat
processed food products of TPS Food have received Halal
Halal dari Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan dan
Certificate from the Assessment Institute for Foods, Drugs
Kosmetika – Majelis Ulama Indonesia (LPPOM-MUI). Perseroan
and Cosmetics – Indonesian Ulema Council (LPPOM MUI). The
juga mengembangkan Sistem Manajemen Halal atau dikenal
Company is also developing Halal Management System known
dengan nama Sistem Jaminan Halal (SJH) yang bertujuan
as Halal Assurance System (SJH) which aims to ensure consistent
untuk menjamin konsistensi pelaksanaan produksi halal. Untuk
halal certified production. In applying SJH, the Company has
penerapan SJH, Perseroan telah meraih Status Sistem Jaminan
been assigned Level “A” or “Excellent” in the Halal Assurance
Halal (SJH) yang dikeluarkan oleh LPPOM-MUI dengan Level
System Status issued by LPPOM-MUI.
“A” atau “Sangat Baik”.
188 PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
Laporan Tahunan 2016
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
TATA KELOLA PERUSAHAAN
GOOD CORPORATE GOVERNANCE
TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN
CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY
Perseroan memahami bahwa program keamanan pangan
The Company understands that food safety program must be
harus dijalankan secara berkelanjutan. Untuk menjamin hal
run on an ongoing basis. To ensure this, the Company has in
tersebut, Perseroan telah memiliki Sistem Hazard Analysis
place a Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP) System
Critical Control Point (HACCP) yang merupakan sistem kontrol
which is a control system that ensure food safety. In addition,
yang menjamin keamanan pangan. Selain itu, Perseroan juga
the Company has also developed a Food Safety Management
telah mengembangkan Sistem Manajemen Keamanan Pangan
System (SMKP/FSMS/) of ISO 22000:2005. In relation to that,
(SMKP/FSMS) ISO 22000:2005. Terkait hal tersebut, Perseroan
the Company has obtained the certificate of HACCP from
telah mendapatkan sertifikat HACCP dari Lembaga Sertifikat-
Certification Agency of Bogor Agricultural University (LS-IPB)
Institut Pertanian Bogor (LS-IPB) sejak 2012.
since 2012.
Pada TPS Rice, Perseroan berkomitmen untuk senantiasa
For TPS Rice, the Company is committed to always producing
menghasilkan produk beras dengan kualitas terbaik, melalui
the best quality rice products through efficient, professional,
pengembangan sumber daya yang efisien, profesional, dan
and innovative development of resources. That commitment
inovatif. Komitmen tersebut tercermin melalui semboyan
is reflected through the Company Motto that is to have our
yang dimiliki Perseroan, yaitu tanpa Pengawet, Pewangi, dan
products without Pengawet or Preservatives, Pewangi or
Pemutih (tanpa 3P).
Fragrances, and Pemutih or Bleach (without 3P).
Terkait hal tersebut, penggunaan pestisida di tingkat petani
Therefore, farmers’ use of pesticides needs to be examined.
merupakan hal yang perlu diperhatikan. Perseroan telah
The Company has ensured that the use of pesticides does not
memastikan bahwa penggunaan pestisida tidak melebihi
exceed the threshold set by the Government. This is done by
ambang batas yang ditetapkan oleh pemerintah. Hal tersebut
performing pesticide residue analysis conducted by external
dilakukan
pestisida
laboratories. The result of the pesticide residue analysis revealed
di laboratorium eksternal. Hasil analisis residu pestisida
that TPS Rice products does not contain chemicals exceeding
mengungkapkan bahwa produk TPS Rice tidak mengandung
applicable threshold.
dengan
melakukan
analisis
residu
bahan kimia melebihi ambang batas yang ditetapkan.
Demi memastikan kualitas produk senantiasa terjaga, Perseroan
For the sake of ensuring the maintenance of product quality, the
menyelenggarakan konvensi Gugus Kendali Mutu (GKM)
Company periodically organizes Quality Control Circle (GKM)
secara berkala. Penyelenggaraan konvensi tersebut bertujuan
convention. The conventions aim to maintain and improve the
untuk
quality of production, including consistent improvement of
menjaga
serta
meningkatkan
kualitas
produksi,
mencakup peningkatan kualitas SDM dan proses produksi,
human resources quality and production processes.
secara konsisten.
Standar Nasional Indonesia
Indonesian National Standard
Standar Nasional Indonesia (SNI) merupakan standar kualitas
Indonesian National Standard (SNI) is a standardization of
produk yang berlaku secara nasional. SNI atas sebuah produk
product quality that applies nationally. SNI over a product is
ditetapkan oleh Badan Standarisasi Nasional (BSN), melalui
assigned by the National Standardization Agency (BSN), through
proses kajian yang dilakukan secara berulang. Selain melakukan
a review process that is conducted repeatedly. In addition
penetapan SNI, BSN bersama pihak terkait lain secara bersama-
to assigning SNI, BSN along with other related parties jointly
sama melakukan pembinaan terhadap pelaku usaha dan
organize coaching of business owners and the community.
masyarakat.
Komitmen Perseroan untuk meningkatkan kualitas produk
The Company’s commitment to improving product quality to
sesuai SNI terlihat melalui label SNI yang telah diperoleh atas
be in accordance with SNI is shown in the SNI label obtained
berbagai produk. Produk-produk yang telah mendapatkan
for a wide range of products. Products that have earned SNI
SNI, diantaranya mie kering Superior, Ayam 2 Telor, Mikita,
are Superior dried noodle, Ayam 2 Telor, Mikita, Mi Kremezz,
Mi Kremezz, Bihunku, bihun Superior, Superior Putri Jagung,
Bihunku, Superior vermicelli, Superior Putri Jagung, Growie
biskuit Growie, Biskuit Makanan Tambahan Ibu Hamil, Biskuit
biscuit, Supplementary Food Biscuit for Pregnant Women, Biscuit
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk 189
2016 Annual Report
KILAS KINERJA 2016
FLASHBACK PERFORMANCE OF 2016
LAPORAN MANAJEMEN
Management’s Report
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
TINJAUAN UNIT PENDUKUNG BISNIS
Overview of Business Support
Anak Sekolah, Biskuit WFP, bihun jagung Cap Tanam Jagung,
for Students, WFP biscuit, Cap Tanam Jagung corn vermicelli,
bihun jagung Cap Panen Jagung, bihun jagung Cap Pilihan
Cap Panen Jagung corn vermicelli, Cap Pilihan Bunda corn
Bunda, dan Pio; serta berbagai merek produk beras, seperti
vermicelli, and Pio; as well as various brands of rice products,
Ayam Jago, Maknyuss, Jatisari, Istana Bangkok, Desa Cianjur,
such as Ayam Jago, Maknyuss, Jatisari, Istana Bangkok, Desa
Rojolele Dumbo, AI Platinum, dan lain-lain.
Cianjur, Rojolele Dumbo, AI Platinum, and others.
Pada 2016, anak perusahaan Perseroan yaitu PT Subafood
In 2016, the Company’s subsidiary namely PT Subafood Pangan
Pangan Jaya dan PT Jatisari Srirejeki menerima penghargaan
Jaya and PT Jatisari Srirejeki was awarded SNI Award 2016
SNI Award 2016 kategori Organisasi Besar Barang Sektor
in the category of Large Organization for Goods in the Food
Pangan dan Pertanian dengan peringkat Silver. Sementara, PT
and Agriculture Sector with a Silver rank. Meanwhile, PT Tiga
Tiga Pilar Sejahtera menerima penghargaan SNI Award 2016
Pilar Sejahtera was awarded SNI Award 2016 in the category
kategori Organisasi Besar Barang Sektor Pangan dan Pertanian
of Large Organization for Goods in the Food and Agriculture
dengan peringkat Gold.
Sector with a Gold rank.
Sarana Pengaduan dan Layanan Konsumen
Complaint Handling Service and Customer Service
Perseroan membuka saluran komunikasi bagi konsumen
The Company has opened a communication channel for its
melalui layanan customer care dengan nama CARI TPS, yang
consumers through customer care called CARI TPS, which can
dapat dimanfaatkan untuk menyalurkan pengaduan serta
be utilized to file complaints and access other services, through
mendapatkan layanan lain, melalui nomor telepon 0-800-
the telephone number 0-800-1788887. In addition, complaint
1788887. Selain itu, sarana pengaduan dan layanan konsumen
handling service and customer service are provided through the
juga dapat disampaikan melalui toko dan jaringan distributor
Company’s outlets and distribution network.
Perseroan.
190 PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
Laporan Tahunan 2016
Halaman ini sengaja dikosongkan
This page is intentionally left blank
Surat Pernyataan Anggota Dewan Komisaris dan Direksi
Tentang Tanggung Jawab atas Laporan Tahunan 2016
PT Tiga Pilar Sejahtera Food, Tbk
Kami yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bahwa semua informasi dalam Laporan Tahunan
PT Tiga Pilar Sejahtera Food, Tbk tahun 2016 telah dimuat secara lengkap dan bertanggung jawab penuh
atas isi Laporan Tahunan Perseroan.
Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.
Jakarta, April 2017
Dewan Komisaris
Board of Commissioners
Anton Apriyantono
Komisaris Utama & Komisaris Independen
President Commissioner & Independent Commissioner
Kang Hongkie Widjaja
Hengky Koestanto
Wakil Komisaris Utama
Vice President Commissioner
Komisaris
Commissioner
Jaka Prasetya
Bondan Haryo Winarno
Komisaris
Commissioner
Komisaris Independen
Independent Commissioner
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
Laporan Tahunan 2016
Statement to the Members of the Board of Commissioners
and the Board of Directors, with regard to Responsibility
for the 2016 Annual Report of PT Tiga Pilar Sejahtera Food, Tbk
We, the undersigned testify that all information disclosed, in the Annual Report of
PT Tiga Pilar Sejahtera Food, Tbk 2016, is presented in its entirety. We are fully
responsible for the contents of this Annual Report.
This Statement is hereby made in all truthfulness.
Jakarta, April 2017
Direksi
Board of Directors
Joko Mogoginta
Direktur
Director
Budhi Istanto
Jo Tjong Seng
Direktur
Director
Direktur Independen
Independent Director
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
2016 Annual Report
Halaman ini sengaja dikosongkan
This page is intentionally left blank
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
DAN ENTITAS ANAK
Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir
Pada Tanggal 31 Desember 2016 dan 2015
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
Consolidated Financial Statements
For the Years Ended
December 31, 2016 and 2015
Pending:
Akan diemailkan
Data Pending
1. PPN
Draft/April 24, 2017
Paraf:
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
DAN ENTITAS ANAK
Daftar Isi
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
Halaman/
Page
Table of Contents
Directors’ Statement Letter
Surat Pernyataan Direksi
Independent Auditor’s Report
Laporan Auditor Independen
Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir
Pada Tanggal 31 Desember 2016 dan 2015
Consolidated Financial Statements
For the Years Ended
December 31, 2016 and 2015
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
1
Consolidated Statements of Financial
Position
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan
Komprehensif Lain Konsolidasian
3
Consolidated Statements of Profit or Loss
and Other Comprehensive Income
Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian
4
Consolidated Statements of Changes
in Equity
Laporan Arus Kas Konsolidasian
5
Consolidated Statements of Cash
Flows
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian
6
Notes to the Consolidated Financial
Statements
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN POSISI KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
CONSOLIDATED
STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION
Pada Tanggal 31 Desember 2016 dan 2015
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
As of December 31, 2016 and 2015
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
2016
Rp
2015
Rp
3, 40, 41
4, 40, 41
6, 41
7, 41
8
9.a
5
11, 41
295,926
2,393,724
405,737
534,790
2,069,726
11,583
95,474
142,204
5,949,164
588,514
1,978,613
13,079
-1,569,104
6,464
83,052
224,809
4,463,635
7, 41
10, 41
9.b
13
14
15
16
17
12
3,440
4,036
30,380
2,587,235
--73,840
264,125
342,319
107
140,820
37,222
2,344,759
1,308,238
177,219
88,399
269,145
231,436
Due from Related Parties Non-Trade
Other Non-Current Financial Assets
Deferred Tax Assets
Property, Plant and Equipment
Plantations
Deferred Cost of Landrights Processing
Goodwill
Intangible Assets - Net
Other Non-Current Non Financial Assets
Jumlah Aset Tidak Lancar
3,305,375
4,597,345
Total Non-Current Assets
JUMLAH ASET
9,254,539
9,060,980
TOTAL ASSETS
Catatan/
ASET
Note
ASET LANCAR
Kas dan Setara Kas
Piutang Usaha - Pihak Ketiga
Aset Keuangan Lancar Lainnya
Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha
Persediaan
Pajak Dibayar di Muka
Biaya Dibayar di Muka
Uang Muka
Jumlah Aset Lancar
CURRENT ASSETS
ASET TIDAK LANCAR
Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha
Aset Keuangan Tidak Lancar Lainnya
Aset Pajak Tangguhan
Aset Tetap
Tanaman Perkebunan
Biaya Tangguhan Pengurusan Hak atas Tanah
Goodwill
Aset Takberwujud - Neto
Aset Non Keuangan Tidak Lancar Lainnya
Cash and Cash Equivalents
Trade Receivables - Third Parties
Other Current Financial Assets
Due from Related Parties Non-Trade
Inventories
Prepaid Taxes
Prepaid Expenses
Advances
Total Current Assets
NON-CURRENT ASSETS
Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan
dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan
Draft/ April 28, 2017
ASSETS
The accompanying notes form an integral part of these
consolidated financial statements
1
paraf:
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN POSISI KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
(Lanjutan)
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
CONSOLIDATED
STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION
(Continued)
Pada Tanggal 31 Desember 2016 dan 2015
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
LIABILITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang Usaha
Pihak Berelasi
Pihak Ketiga
Beban Akrual
Utang Pajak
Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek
Utang Bank Jangka Pendek
Bagian Lancar atas Liabilitas Jangka Panjang
Utang Bank
Utang Sewa Pembiayaan
Liabilitas Keuangan Jangka Pendek Lainnya
Uang Muka Penjualan
Catatan/
2016
2015
Note
Rp
Rp
18, 40, 41
7
19, 41
9.c
21
20, 40, 41
23, 40, 41
22, 40, 41
21, 41
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek
LIABILITAS JANGKA PANJANG
Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka
Panjang Setelah dikurangi Bagian Lancar
Utang Pihak Berelasi Non-Usaha
Utang Sewa Pembiayaan
Setelah dikurangi Bagian Lancar
Utang Obligasi - Neto
Utang Sukuk Ijarah - Neto
Liabilitas Pajak Tangguhan
Liabilitas Imbalan Pascakerja
As of December 31, 2016 dan 2015
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
LIABILITIES
6,511
190,729
66,854
259,898
15,766
1,888,304
4,043
347,603
57,345
411,802
27,787
1,668,283
42,816
29,153
4,299
--
174,780
12,724
33,555
12,535
CURRENT LIABILITIES
Trade Payables
Related Parties
Third Parties
Accrued Expenses
Taxes Payable
Current Employee Benefits Liabilities
Short-Term Bank Loans
Current Portion of Long Term Liabilities
Bank Loans
Finance Lease Obligation
Other Short-Term Financial Liabilities
Sales Advance
2,504,330
2,750,457
Total Current Liabilities
189,759
15,397
1,350,504
1,347
91,916
596,505
1,490,357
3,141
98,734
10,667
594,808
299,627
14,569
72,094
NON-CURRENT LIABILITIES
Long-Term Loans from Banks and
Financial Institution Net of Current Portion
Due to Related Parties Non-Trade
Finance Lease Obligation
Net of Current Portion
Bond Payable - Net
Sukuk Ijarah Payable - Net
Deferred Tax Liabilities
Post Employment Benefits Liabilities
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang
2,485,809
2,343,616
Total Non-Current Liabilities
JUMLAH LIABILITAS
4,990,139
5,094,073
TOTAL LIABILITIES
EKUITAS
Ekuitas yang dapat Diatribusikan kepada
Pemilik Entitas Induk:
Modal Saham
Nilai Nominal
Saham Seri A: Rp500
Saham Seri B: Rp200
Modal Dasar
Saham Seri A: 135.000.000 saham
Saham Seri B: 4.652.500.000 saham
Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
Saham Seri A: 135.000.000 saham pada
31 Desember 2016 dan 2015
Saham Seri B: 3.083.600.000 pada
31 Desember 2016 dan 2015
Tambahan Modal Disetor - Neto
Komponen Ekuitas Lainnya
Selisih Transaksi dengan Pihak
Nonpengendali
Saldo Laba
23, 40, 41
7
22, 40, 41
25, 41
25, 41
9.b
24, 41
EQUITY
Equity Atributable to Owners
of the Parent
Capital Stock
Par Value
Serie A Shares: Rp500
Serie B Shares: Rp200
Authorized Capital
Serie A Shares: 135,000,000 shares
Serie B Shares: 4,652,500,000 shares
Issued and Fully Paid Capital
Serie A Shares: 135,000,000 shares as of
December 31, 2016 and 2015
Serie B Shares: 3,083,600,000 as of
December 31, 2016 and 2015
Additional Paid-in Capital - Net
Others Equity's Component
Difference in Value Transaction with
Non-controlling Interest
Retained Earnings
26
27
28
684,220
1,455,091
--
684,220
1,258,398
167,153
29
7,214
1,796,408
3,942,933
321,467
43,932
1,215,374
3,369,077
597,830
JUMLAH EKUITAS
4,264,400
3,966,907
TOTAL EQUITY
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS
9,254,539
9,060,980
TOTAL LIABILITIES AND EQUITY
KEPENTINGAN NONPENGENDALI
31
Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan
dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan
Draft/ April 28, 2017
NON-CONTROLLING INTEREST
The accompanying notes form an integral part of these
consolidated financial statements
2
paraf:
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN
KOMPREHENSIF KONSOLIDASIAN LAIN
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
CONSOLIDATED STATEMENTS OF PROFIT OR
LOSS AND OTHER COMPREHENSIVE INCOME
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal
31 Desember 2016 dan 2015
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
Catatan/
Note
PENJUALAN - NETO
BEBAN POKOK PENJUALAN
32
7, 33
LABA BRUTO
BEBAN USAHA
Beban Usaha
Penghasilan Lainnya
Beban Lainnya
7, 34
36
36
LABA USAHA
Biaya Keuangan - Neto
35
LABA SEBELUM BEBAN PAJAK PENGHASILAN
Beban Pajak Penghasilan
9.d
LABA TAHUN BERJALAN
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
Pos-pos yang Tidak Akan Direklasifikasi
ke Laba Rugi
Pengukuran Kembali atas Program Imbalan Pasti
Pajak Penghasilan Tekait Pos yang Tidak akan
Direklasifikasi ke Laba Rugi atas
Program Imbalan Pasti
PENGHASILAN (RUGI) KOMPREHENSIF LAIN
TAHUN BERJALAN
JUMLAH LABA KOMPREHENSIF LAIN
TAHUN BERJALAN
LABA TAHUN BERJALAN
YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA:
Pemilik Entitas Induk
Kepentingan Nonpengendali
31
Jumlah
For the Years Ended
December 31 2016 and 2015
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
2016
Rp
2015
Rp
6,545,680
6,010,895
NET - SALES
(4,862,377)
(4,737,175)
COST OF GOODS SOLD
1,683,303
1,273,720
GROSS PROFIT
(539,799)
8,455
(2,942)
OPERATING EXPENSE
Operating Expenses
Other Income
Other Expenses
1,281,744
739,434
OPERATING INCOME
(383,313)
(238,999)
Net Finance Cost
898,431
500,435
INCOME BEFORE INCOME TAX EXPENSES
(179,203)
(126,685)
Income Tax Expenses
719,228
373,750
PROFIT FOR
THE YEAR
PROFORMA
ADJUSTMENT
(667,537)
295,490
(29,512)
(16,730)
7,043
4,183
(1,761)
(12,547)
5,282
OTHER COMPREHENSIVE INCOME
Item that Will Not be Reclassified
to Profit or Loss
Remeasurment of Defined Benefit Plan
Income Tax Related to Item that Will not be
Reclassified to Profit or Loss
on Defined Benefit Plan
OTHER COMPREHENSIVE INCOME (LOSS)
FOR THE YEAR
706,681
379,032
TOTAL OF OTHER COMPREHENSIVE
INCOME
593,475
125,753
323,441
50,309
PROFIT FOR THE YEAR
ATTRIBUTABLE TO:
Owners of the Parent
Non-Controlling Interest
719,228
373,750
Total
JUMLAH LABA KOMPREHENSIF
YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA:
Pemilik Entitas Induk
Kepentingan Nonpengendali
581,034
125,647
327,772
51,260
TOTAL OF OTHER COMPREHENSIVE
INCOME
Owners of the Parent
Non-Controlling Interest
Jumlah
706,681
379,032
Total
100.49
EARNINGS PER SHARE
Basic, Income Attributable to
Common Stockholders of the Parent
LABA PER SAHAM
Dasar, Laba yang Diatribusikan kepada
Pemegang Saham Biasa Entitas Induk
37
184.39
Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan
dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan
Draft/ April 28, 2017
The accompanying notes form an integral part of these
consolidated financial statements
3
paraf:
Tahun Berjalan
9.e
9.e
684,220
--
--
--
--
1,257,205
--
--
--
--
--
--
1,257,205
--
--
--
--
1,257,205
Draft/ April 28, 2017
Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari
laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan
*) Termasuk Pengukuran Kembali atas Program Imbalan Pasti
31 DESEMBER 2016
SALDO PER
Tahun Berjalan
Penghasilan Komprehensif Lain
Laba Tahun Berjalan
Aset Pengampunan Pajak
Pengukuran Kembali
PSAK No. 70
Penerapan Standar Akuntansi
--
--
Penambahan Modal pada Entitas Anak
684,220
31 DESEMBER 2015
--
--
--
--
684,220
Pelepasan Entitas anak
1.c, 27, 28, 29
39
SALDO PER
Common
197,886
--
--
--
--
--
196,693
1,193
--
--
--
--
1,193
Rp
28
Penghasilan Komprehensif Lain
Entities
Control
Akuisisi Entitas anak
Laba Tahun Berjalan
Liabilities
between
Note
Biaya Emisi Saham pada Entitas Anak
1 JANUARI 2015
SALDO PER
and
Transactions
Rp
Assets
Restructuring
Catatan/
Rp
Amnesty
Value from
Par - Net
Under
between Tax
Difference in
Excess of
Rp
--
--
--
--
--
--
--
--
--
--
--
(4,000)
4,000
Differences
Pajak
Pengampunan
Entitas
Sepengendali/
Capital
Liabilitas
Aset dan
antara
Selisih
Paid-in
Transaksi
Restrukturisasi
Neto/
Stock
Nilai
Additional
Saham
Capital
Selisih
1,455,091
--
--
(4,000)
4,000
--
196,693
1,258,398
--
--
--
--
1,258,398
Rp
Total
Jumlah/
43,932
--
--
--
--
43,932
4
7,214
--
--
--
--
--
(36,718)
Rp
Interest
Non Controlling
with
Transaction
in Value
Difference
pengendali/
Non-
Pihak
Transaksi
129,318
--
--
--
--
--
--
129,318
--
--
--
--
129,318
Rp
Appropriated
Penggunaannya/
--
--
758,284
1,667,090
(12,441)
593,475
--
--
--
--
1,086,056
4,331
323,441
Rp
Unappropriated
Penggunaannya/
Ditentukan
Belum
--
--
--
(1,417)
1,417
--
(167,153)
167,153
--
--
--
(2,668)
169,821
Rp
Component
Equity
Other
Lainnya/
Ekuitas
Ditentukan
Komponen
Saldo Laba/
Retained Earnings
Jumlah/
321,467
(106)
125,753
(30)
30
23,308
(425,318)
597,830
951
50,309
5,352
(745)
541,963
Rp
BALANCE AS OF
DECEMBER 31, 2016
BALANCE AS OF
for The Year
Other Comprehensive Income
Profit for the Year
Amnesty Assets
Remeasurement of Tax
PSAK No. 70
Application of Accounting Standard
Additional of Capital in a Subsidiary
Disposal of Subsidiary
DECEMBER 31, 2015
BALANCE AS OF
for The Year
Other Comprehensive Income
Profit for the Year
Acquisition of Subsidiary
Stock Issuance Costs in a Subsidiary
JANUARY 1, 2015
*) Included Remeasurement of Defined Benefits Plan
4,264,400
(12,547)
719,228
(5,447)
5,447
23,308
(432,496)
3,966,907
5,282
373,750
5,352
(3,413)
3,585,936
Rp
paraf:
The accompanying notes form an integral part of these
consolidated financial statements
3,942,933
(12,441)
593,475
(5,417)
5,417
--
(7,178)
3,369,077
4,331
323,441
--
(2,668)
3,043,973
Rp
Total
Interest
Selisih
Total
Equity
Non-controlling
Jumlah
Ekuitas/
Kepentingan
Nonpengendali/
Equity Attributable to Owners of the Parent
For the Years Ended
December 31, 2016 and 2015
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
CONSOLIDATED
STATEMENTS OF CHANGES IN EQUITY
Ekuitas yang dapat Diatribusikan kepada Pemilik Entitas Induk/
Tambahan Modal Disetor / Additional Paid-in Capital
Agio
Saham/
Modal
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal
31 Desember 2016 dan 2015
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS
KONSOLIDASIAN
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN ARUS KAS
KONSOLIDASIAN
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
CONSOLIDATED
STATEMENTS OF CASH FLOWS
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal
31 Desember 2016 dan 2015
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
Catatan/
Note
For the Years Ended
December 31, 2016 and 2015
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
2016
Rp
2015
Rp
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan dari Pelanggan
Pembayaran kepada Pemasok
dan Pihak Ketiga Lainnya
Pembayaran kepada Karyawan
Penerimaan Penghasilan Bunga
Pembayaran Pajak Penghasilan
Pembayaran Bunga dan Beban Keuangan
Arus Kas Neto Diperoleh dari
Aktivitas Operasi
ARUS KAS DARI
AKTIVITAS INVESTASI
Aset Tetap dan Perangkat Lunak
Pelepasan
Perolehan
Pencairan Dana yang Dibatasi Penggunaannya
Penempatan Investasi Jangka Pendek
Pengeluaran untuk Hak Atas Tanah
Akuisisi Entitas Anak Setelah Dikurangi
Kas yang Diperoleh
Pelepasan Entitas anak Setelah Dikurangi
Kas yang Dilepas
Uang Muka Jangka Panjang
Pemeliharaan Tanaman Perkebunan
Belum Menghasilkan
5,410,473
(4,965,004)
(340,559)
14,976
(60,123)
(227,231)
(4,470,093)
(330,724)
13,428
(67,000)
(156,899)
463,580
399,185
350
(540,462)
-(405,400)
(136)
224
(534,098)
5,172
-(102,374)
39
--
(9,964)
1.c
(1,991)
(146,512)
-(171,140)
(63,967)
(270,966)
(1,158,118)
(1,083,146)
Arus Kas Neto Digunakan untuk
Aktivitas Investasi
ARUS KAS DARI
AKTIVITAS PENDANAAN
Utang Bank Jangka Pendek
Penerimaan
Pembayaran
Utang Bank Jangka Panjang
Penerimaan
Pembayaran
Penambahan Modal Saham melalui Penawaran
Umum Saham Perdana pada Entitas Anak
Biaya Emisi
Penambahan Modal pada Entitas Anak
Dari Pemegang Saham Non Pengendali
Pembayaran kepada Pihak Berelasi Non-Usaha
Sukuk Ijarah
Penerimaan
Biaya Emisi
Pembayaran Dividen Tunai
Pembayaran Bunga dan Bagi Hasil
Obligasi
Sukuk Ijarah
Penerimaan dari Pihak Ketiga
Pembayaran Bunga Kredit Investasi
Pembayaran Utang Sewa Pembiayaan
6,041,521
PENURUNAN NETO
KAS DAN SETARA KAS
SALDO KAS DAN SETARA KAS PADA
AKHIR TAHUN
4
CASH FLOWS FROM
FINANCING ACTIVITIES
Short - Term Bank Loans
Proceeds
Payment
Long - Term Bank Loans
Proceeds
Payment
Proceeds of Additional Subsidiary's Capital
from Initial Public Offering
Issuance Cost
Proceeds of Additional Subsidiary's Capital
from Non-Controlling Interest
Payment to Related Parties Non-Trade
Sukuk Ijarah
Proceed
Issuance Cost
Payment of Cash Dividend
Payment for Interest and Sharing Fees
Bond
Sukuk Ijarah
Receipt from Third Parties
Payment of Interest of Investment Credits
Payment of Obligation Under Finance Leases
130,163
(110,219)
--
(3,413)
23,308
48,037
-(238)
1,200,000
(10,071)
--
--(24,871)
(61,500)
(62,400)
(61,500)
(30,750)
(50,698)
(32,126)
(101,442)
(18,632)
402,137
55,433
(292,401)
(628,528)
NET DECREASE IN CASH AND
CASH EQUIVALENTS
(187)
488
EFFECT OF FOREIGN EXCHANGE ON
CASH AND CASH EQUIVALENTS
588,514
1,216,554
CASH AND CASH EQUIVALENTS AT
BEGINNING OF THE YEAR
295,926
588,514
CASH AND CASH EQUIVALENTS AT
END OF THE YEAR
Tambahan Informasi aktivitas yang tidak mempengaruhi
arus kas disajikan dalam Catatan 43.
Net Cash Flows Provided by
Financing Activities
Additional information that does not affect the
activity of cash flows are presented in Note 43.
Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari
laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan
Draft/ April 28, 2017
Net Cash Flows Used in
Investing Activities
334,330
(541,269)
DAMPAK SELISIH KURS ATAS
KAS DAN SETARA KAS
SALDO KAS DAN SETARA KAS PADA
AWAL TAHUN
CASH FLOWS FROM
INVESTING ACTIVITIES
Property, Plant and Equipments and Software
Disposal
Acquisition
Withdrawal of Restricted Funds
Placement Short-Term Investments
Payment for Landrights
Acquisition of Subsidiaries,
Net of Cash Acquired
Disposal of Subsidiaries,
Net of Cash Disposed
Long-term Advances
Maintenance of Immature
Plantation
3,438,334
(3,161,999)
25
Arus Kas Neto Diperoleh dari
Aktivitas Pendanaan
Net Cash Flow Provided by
Operating Activities
2,552,193
(2,997,667)
28
30
CASH FLOWS FROM
OPERATING ACTIVITIES
Cash Received from Customers
Payment to Suppliers
Other Third Parties
Payment to Employees
Interest Income Receive
Payment of Income Taxes
Payment for Interest and Financial Charges
The accompanying notes form an integral part of these
consolidated financial statements
5
paraf:
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada
Tanggal 31 Desember 2016 dan 2015
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
1.
For the Years Ended
December 31, 2016 and 2015
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Umum
1. General
1.a. Pendirian Perusahaan
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk
(Perusahaan)
didirikan
pada
tanggal
26 Januari 1990 berdasarkan Akta Pendirian
No. 143 yang dibuat di hadapan Winanto
Wiryomartani, S.H., notaris di Jakarta,
dengan nama PT Asia Intiselera. Akta
pendirian ini disahkan oleh Menteri
Kehakiman Republik Indonesia dalam Surat
Keputusan
No. C2-1827.HT.01.01.th.91
tanggal 31 Mei 1991 serta diumumkan
dalam Berita Negara Republik Indonesia
No. 65, Tambahan No. 2504 tanggal
13 Agustus 1991.
1.a. The Company’s Establishment
PT
Tiga
Pilar
Sejahtera
Tbk
(“the Company”) was established on
January 26, 1990 based on Deed of
Establishment No. 143, which was made in
presence of Winanto Wiryomartani, S.H., a
notary in Jakarta, under the name of
PT Asia Intiselera. The Deed of
establishment was approved by the Minister
of Justice of the Republic of Indonesia in his
Decree No. C2-1827.HT.01.01.th.91 dated
May 31, 1991 and was published in State
Gazette No. 65, Supplement No. 2504 dated
August 13, 1991.
Anggaran
Dasar
Perusahaan
telah
mengalami beberapa kali perubahan,
terakhir melalui Akta Pernyataan Keputusan
Rapat No. 135 tanggal 31 Juli 2015 yang
dibuat di hadapan Humberg Lie, S.H., S.E.,
M.Kn., notaris di Jakarta, mengenai
perubahan anggaran dasar. Pemberitahuan
perubahan ini telah disampaikan kepada
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia No. AHU-AH.01.030957881 tanggal 19 Agustus 2015.
The Company’s Articles of Association has
been amended several times, the most
recent of which by Deed of Meeting
Resolution No.135 dated july 31, 2015 which
was made in presence of Humberg Lie, S.H.,
S.E., M.Kn., a notary in Jakarta, concerning
changes of article of association. The
notification of change has been submitted to
the Minister of Law and Human Rights of the
Republic of Indonesia No. AHU-AH.01.030957881 dated August 19, 2015.
Sesuai dengan pasal 3 anggaran dasar
Perusahaan,
ruang
lingkup
kegiatan
Perusahaan
meliputi
usaha
bidang
perdagangan, perindustrian, perkebunan,
pertanian, ketenagalistrikan dan jasa.
Sedangkan kegiatan usaha entitas anak
meliputi usaha industri mie dan perdagangan
mie, khususnya mie kering, mie instan dan
bihun, snack, industri biskuit dan permen,
perkebunan kelapa sawit, pembangkit
tenaga listrik, pengolahan dan distribusi
beras. Perusahaan mulai beroperasi secara
komersial pada tahun 1990.
In accordance with article 3 of the
Company’s articles of association, the scope
of activities are trading, manufacturing,
plantation, farming, electricity and services.
While the subsidiaries business activities
are noodles manufacturing and noodles
trading, especially dry noodle, instant noodle
and vermicelli, snacks, biscuits and candy
industry, palm oil plantations, electric power
plant, rice mill and distribution. The
Company started its commercial operations
in 1990.
Kantor
pusat
Perusahaan
beralamat
di Gedung Plaza Mutiara Lantai 16 Suite
1601, Jl. Dr. Ida Anak Agung Gde Agung
Kavling E 1.2 No. 1 & 2 Jakarta. Lokasi
pabrik mie kering, biskuit dan permen
terletak di Sragen, Jawa Tengah. Lokasi
pabrik bihun jagung terletak di Balaraja,
Tangerang. Lokasi pabrik makanan ringan
terletak
di
Gunung
Putri,
Medan,
Banjarmasin dan Sragen, Jawa Tengah.
Usaha pengolahan dan distribusi beras
terletak di Cikarang, Jawa Barat dan Sragen,
Jawa Tengah dan Sulawesi Selatan.
The Company’s head office is located at
Plaza Mutiara Building, Jl. Dr. Ida Anak
th
Agung Gde Agung Level 16 Suite 1601,
Kavling E 1.2 No. 1&2 Jakarta. The location
of noodle, biscuit and candy factories are
located in Sragen, Central Java. The
location of corn vermicelli factory is located
in Balaraja, Tangerang. The location of
snack factory is located in Gunung Putri,
Medan, Banjarmasin and Sragen, Central
Java. Rice mill and distributions are located
in Cikarang, West Java and Sragen, Central
Java and South Sulawesi.
Draft/ April 28, 2017
6
paraf:
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada
Tanggal 31 Desember 2016 dan 2015
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2016 and 2015
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
1.b. Penawaran Efek Perusahaan
Pada tanggal 14 Mei 1997, Perusahaan
memperoleh pernyataan efektif dari Ketua
Badan Pengawas Pasar Modal-Lembaga
Keuangan (Bapepam-LK) dengan suratnya
No. S-919/PM/1997 untuk melakukan
penawaran umum 45 juta saham biasa
dengan nilai nominal Rp500 (dalam Rupiah
penuh) per saham kepada masyarakat.
Pada tanggal 11 Juni 1997, saham tersebut
telah efektif dicatatkan pada Bursa Efek
Indonesia (BEI).
1.b. The Company’s Public Offering
On May 14, 1997, the Company received an
effective notification from the Chairman of
the Indonesian Capital Market and Financial
Institutions Supervisory Agency (Bapepam
LK) in his letter No. S-919/PM/1997
concerning public offering of 45 million
common shares with par value of Rp500
(in full Rupiah). On June 11, 1997, the
Company’s shares were effectively listed in
the Indonesian Stock Exchange (IDX).
Pada
tanggal
5
September
2002,
Perusahaan memperoleh persetujuan Rapat
Umum
Pemegang
Saham
untuk
mengeluarkan 230 juta saham biasa Seri B
dengan nominal Rp200 (dalam Rupiah
penuh) dan obligasi konversi sebesar
Rp60.000 yang dapat dikonversi dengan
saham
Perusahaan
dengan
harga
pelaksanaan sebesar Rp200 (dalam Rupiah
penuh) per saham tanpa melalui Hak
Memesan Efek Terlebih Dahulu sesuai
dengan Peraturan Bapepam No. IX.D.4,
lampiran Kep-44/PM/1998. Pada tanggal
6 Nopember 2002 dan 29 Nopember 2002,
BEI menyetujui pencatatan saham biasa
Seri B dan pencatatan pre-list saham hasil
obligasi konversi.
On September 5, 2002, the Company
obtained the approval from Annual General
Meeting of Stockholders to issue 230 million
of common share B series with par value of
Rp200 (in full Rupiah) and convertible bonds
amounting to Rp60,000 which may be
converted into the Company’s shares with
an exercise price of Rp200 (in full Rupiah)
per share without Pre-Emptive Right
according
to
Bapepam
Regulation
No. IX.D.4, attachment Kep-44/PM/1998.
On November 6, 2002 and November 29,
2002, IDX approved the listing of the
Company’s common share B Series and
pre-list share from convertible bonds issued.
Pada tanggal 24 Oktober 2003, Perusahaan
memperoleh persetujuan Rapat Umum
Pemegang Saham untuk mengeluarkan
547,5 juta saham biasa Seri B dengan
nominal Rp200 (dalam Rupiah penuh) dalam
rangka Penawaran Umum Terbatas (PUT) I
Perusahaan. Pada tanggal 7 Nopember
2003, saham tersebut telah dicatatkan
di BEI.
On October 24, 2003, the Company
obtained the approval from Stockholder’s
General Meeting to issue 547.5 million of
common share B Series with par value of
Rp200 (in full Rupiah) through the
Company’s Limited Public Offering I. On
November 7, 2003, the shares were listed in
IDX.
Pada tanggal 27 Oktober 2003, PT Tiga Pilar
Sekuritas sebagai salah satu pemilik obligasi
konversi melaksanakan konversi 53 lembar
obligasi konversi senilai Rp26.500 menjadi
132,5 juta saham biasa Seri B Perusahaan
dengan nominal Rp200 (dalam Rupiah
penuh) per lembar saham. Saham tersebut
telah dicatatkan di BEI pada tanggal
19 Nopember 2003.
On October 27, 2003, PT Tiga Pilar
Sekuritas, as one of the holder of
convertible bonds, converted 53 convertible
bonds amounting to Rp26,500 into 132.5
million of common share B Series with par
value of Rp200 (in full Rupiah). The shares
were effectively listed in IDX on November
19, 2003.
Pada tahun 2008, Perusahaan melakukan
PUT II kepada para pemegang saham dalam
rangka penerbitan Hak Memesan Efek
Terlebih Dahulu (HMETD) sejumlah 627 juta
saham biasa Seri B dengan nilai nominal
In 2008, the Company held a Limited Public
Offering
II to its stockholders with
Pre-Emptive Rights amounting to 627 million
of common share B Series with par value of
Rp200 (in full Rupiah) and offering price of
Draft/ April 28, 2017
7
paraf:
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada
Tanggal 31 Desember 2016 dan 2015
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2016 and 2015
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Rp200 (dalam Rupiah penuh) per saham
dan harga penawaran Rp522 (dalam Rupiah
penuh) per saham. Penawaran tersebut
telah mendapat pemberitahuan efektif
berdasarkan Surat Ketua Bapepam-LK
No. S-2478/BL/2008 tanggal 28 April 2008,
dan telah mendapat persetujuan dari Rapat
Umum Pemegang Saham Luar Biasa
Perusahaan tanggal 29 April 2008. Pada
tanggal 14 Mei 2008, saham tersebut telah
dicatatkan pada BEI sehingga jumlah saham
yang beredar menjadi 1.672 juta saham
biasa pada 31 Desember 2008.
Rp522 (in full Rupiah) per share. This
offering had obtained effective notification
based on the Chairman of the Indonesian
Capital Market and Financial Institution
Supervisory Agency (Bapepam-LK) Letter
No. S-2478/BL/2008 dated April 28, 2008,
and had obtained approval from the
Company’s Extraordinary General Meeting
of Stockholders on April 29, 2008.
On May 14, 2008, the Company’s new
shares were listed in IDX resulting to 1,672
million of outstanding common shares as of
December 31, 2008.
Pada tahun 2011, Perusahaan melakukan
PUT III dalam rangka penerbitan HMETD
sebanyak 1.254 juta Saham Biasa Seri B
atau setara dengan 42,86% dari modal
ditempatkan dan disetor dengan nilai
nominal Rp200 (dalam Rupiah penuh) per
saham dan harga penawaran Rp560 (dalam
Rupiah penuh) per saham. Penawaran
tersebut
telah
mendapat
surat
pemberitahuan efektif berdasarkan Surat
Ketua Bapepam-LK No. S-12623/BL/2011
tanggal 24 Nopember 2011, dan telah
mendapat persetujuan dari Rapat Umum
Pemegang Saham Luar Biasa Perusahaan
tanggal 24 Nopember 2011.
In 2011, the Company held the Limited
Public Offering III to its stockholders with
Pre-Emptive Rights of 1,254 millions
common share B Series or equivalent to
42.86% of issued and paid in capital with
par value of Rp200 (in full Rupiah) and
offering price of Rp560 (in full Rupiah) per
share. This offering had obtained effective
notification based on the Chairman of the
Indonesian Capital Market and Financial
Institution Supervisory Agency (BapepamLK) Letter No. S-12623/BL/2011
dated
November 24, 2011, and had obtained
approval from the Company’s Extraordinary
General Meeting of Stockholders on
November 24, 2011.
Pada tanggal 30 September 2014,
Perusahaan melakukan Penambahan Modal
Tanpa Hak Memesan Terlebih Dahulu
sebanyak 292.600.000 saham biasa Seri B
atau setara dengan 8,16% dari modal
ditempatkan dan disetor dengan nilai
nominal Rp200 (dalam Rupiah penuh) per
saham dan harga penawaran Rp2.250
(dalam
Rupiah penuh) per saham.
Penawaran
tersebut
telah
mendapat
pemberitahuan efektif berdasarkan Surat
Ketua
Bursa
Efek
Indonesia
No.S-04396/BEI.PCI/09-2013
tanggal
19 September 2014, dan telah mendapat
persetujuan dari Rapat Umum Pemegang
Umum Saham Luar Biasa Perusahaan
tanggal 30 September 2014.
On September 30, 2014, the Company held
the additional capital without Pre-Emptive
Rights of 292,600,000 shares common B
Series or equivalent to 8.16% of issued and
paid in capital with par value of Rp200 (in
full Rupiah) and offering price of Rp2,250 (in
full Rupiah) per share. This offering had
obtained effective notification based on the
Chairman of the Indonesia Stock Exchange
Letter No. S-04396/BEI.PCI/09-2013 dated
September 19, 2014, and had obtained
approval from the Company’s Extraordinary
General Meeting of Stockholders on
September 30, 2014.
Seluruh saham tersebut dicatatkan pada
BEI, sehingga jumlah saham yang beredar
menjadi
3.218.600.000
saham
pada
31 Desember 2016.
All of the new shares were listed in IDX,
therefore share outstanding is amounted
3,218,600,000 shares on December 31,
2016.
Draft/ April 28, 2017
8
paraf:
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada
Tanggal 31 Desember 2016 dan 2015
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2016 and 2015
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
1.c. Struktur Entitas Anak
Berikut adalah rincian entitas anak yang
terkonsolidasi dalam laporan keuangan
konsolidasian:
1.c. The Structure of Subsidiaries
A detail of subsidiaries included in
consolidated
financial statements is as
follows:
Entitas Anak/
Domisili/
Jenis Usaha/
Tahun Operasi
Persentase Kepemilikan/
Jumlah Aset/
Subsidiary
Domicile
Activities
Komersial/
Percentage of Ownership
Total Assets
Start of
Pemilikan Langsung/ Direct Ownership
PT Tiga Pilar Sejahtera
Solo
PT Poly Meditra Indonesia
Solo
Commercial
2016
2015
2016
2015
Operation
%
%
Rp
Rp
Industri dan Perdagangan Mie/ Snack
and Noodle Industry and Trading
Industri Makanan Ringan/
Snack Industry
Industi Perkebunan Kelapa Sawit/
Palm Oil Plantations Industry
Industri dan Perdagangan Beras/
Rice Mill and Trading
Industri Pembangkit Tenaga Listrik/
Electric Power Plant Industry
Distribusi, Perdagangan dan Keagenan/
Distribution, Trading and Agency
1990
99.90
99.90
2,099,316
1,460,900
2000
99.90
99.90
748,929
443,065
--
--
78.17
--
2,163,520
2008
70.00
70.00
4,526,302
3,571,338
--
99.90
99.90
191,830
163,969
--
99.90
99.90
1,271,882
1,124,327
Industi Perkebunan Kelapa Sawit/
Palm Oil Plantations Industry
Industri Perkebunan Kelapa Sawit/
Palm Oil Plantations Industry
Industi Perkebunan Kelapa Sawit/
Palm Oil Plantations Industry
1993
--
64.95
--
1,808,243
2015
--
90.00
--
158,271
2014
--
99.90
--
128,039
PT Golden Plantation Tbk **)
Entitas Anak/ Subsidiaries
PT Dunia Pangan dan/and
Entitas Anak/ Subsidiaries
PT Patra Power Nusantara
Jakarta
PT Balaraja Bisco Paloma
Balaraja
Pemilikan Tidak Langsung/ Indirect Ownership
Melalui/ Through PT Golden Plantation Tbk:
PT Bumiraya Investindo**)
Entitas Anak/ Subsidiaries
PT Bailangu Capital Investment **)
Jakarta
PT Persada Alam Hijau **)
Jakarta
Pemilikan tidak Langsung/ Indirect Ownership
Melalui/ Through PT Persada Alam Hijau:
PT Pauh Agro Prima*) **)
Jakarta
Industi Perkebunan Kelapa Sawit/
Palm Oil Plantations Industry
--
--
99.99
--
1,250
PT Charindo Palma Oetama **)
Jakarta
2006
--
99.99
--
223,049
PT Muarobungo Plantation **)
Entitas Anak/ Subsidiary
PT Airlangga Sawit Jaya **)
Jakarta
2007
--
99.99
--
142,336
2006
--
99.99
--
171,723
PT Mitra Jaya Agro Palm **)
Jakarta
2000
--
99.99
--
248,684
PT Tugu Palma Sumatera **)
Jakarta
Industi Perkebunan Kelapa Sawit/
Palm Oil Plantations Industry
Industi Perkebunan Kelapa Sawit/
Palm Oil Plantations Industry
Industi Perkebunan Kelapa Sawit/
Palm Oil Plantations Industry
Industi Perkebunan Kelapa Sawit/
Palm Oil Plantations Industry
Industi Perkebunan Kelapa Sawit/
Palm Oil Plantations Industry
2008
--
99.99
--
49,573
Jakarta
Industi Perkebunan Kelapa Sawit/
Palm Oil Plantations Industry
--
--
99.99
--
121,640
Karawang
Industri dan Perdagangan Beras/
Rice Mill and Trading
Industri dan Perdagangan Beras/
Rice Mill and Trading
Industri dan Perdagangan Beras/
Rice Mill and Trading
Industri dan Perdagangan Beras/
Rice Mill and Trading
Industri dan Perdagangan Beras/
Rice Mill and Trading
2003
99.99
99.99
1,047,121
913,904
2008
99.99
99.99
1,372,428
1,128,460
2014
99.99
99.99
2,192,082
1,090,295
--
99.99
99.99
151,375
151,296
2015
99.99
99.99
147,066
149,902
Industri Makanan Ringan
Snack Industry
Industri Makanan Ringan
Snack Industry
Pembangunan, Perdagangan,
Perindustrian, Pengangkutan Darat
Pertanian, Percetakan dan Jasa/
Development, Trading, Industry,
Land Transportation, Agriculture,
Printing and Service.
2011
99.99
99.99
988,692
858,796
2005
99.60
99.60
206,348
214,247
--
98.33
98.33
82,344
33,140
Sragen
Solo
Jakarta
Pemilikan Tidak Langsung/ Indirect Ownership
Melalui/ Through PT Bumiraya Investindo:
Jakarta
Pemilikan Tidak Langsung/ Indirect Ownership
Melalui/ Through PT Muarobungo Plantation:
PT Tandan Abadi Mandiri **)
Pemilikan Tidak Langsung/ Indirect Ownership
Melalui/ Through PT Dunia Pangan:
PT Jatisari Srirejeki
PT Indo Beras Unggul
Jakarta
PT Sukses Abadi Karya Inti
Jakarta
PT Tani Unggul Usaha
Jakarta
PT Swasembada Tani Selebes
Jakarta
Pemilikan Tidak Langsung/ Indirect Ownership
Melalui/ Through PT Balaraja Bisco Paloma:
PT Putra Taro Paloma
PT Subafood Pangan Jaya
PT Surya Cakra Sejahtera
d/h PT Surya Cakra Sejahtera
formerly PT Surya Capri Sejahtera
Balaraja
Tangerang
Jakarta
*) Didirikan pada Tahun 2015
**) Merupakan entitas anak Perusahaan sampai dengan tanggal 11 Mei 2016
Draft/ April 28, 2017
*) Established in 2015
**) Represent the Subsidiaries of the Company until May 11, 2016
9
paraf:
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada
Tanggal 31 Desember 2016 dan 2015
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2016 and 2015
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Pada tanggal 10 Pebruari 2015 dan
11 Pebruari 2015, PT Golden Plantation Tbk
(GP) mengakuisisi 90% kepemilikan saham
di PT Bailangu Capital Investment dari
PT Pangeran Duayu, pihak ketiga, dengan
nilai akuisisi sebesar Rp53.750. Transaksi ini
merupakan kombinasi bisnis yang dicatat
dan disajikan sesuai dengan PSAK No. 22
(Revisi 2010) tentang “Kombinasi Bisnis”
(lihat Catatan 39).
On February 10, 2015 and February 11,
2015, PT Golden Plantation Tbk (GP)
acquired 90% shares ownership in PT
Bailangu Capital Investment from PT
Pangeran Duayu, a third party, at the
acquisition cost of Rp53,750. This transaction
is a business combination which recorded
and presented in accordance with PSAK No.
22 (Revised 2010) about “Business
Combination” (see Note 39).
Pada tanggal 11 Mei 2016, Perusahaan
melepas 78,17% kepemilikan saham di GP
kepada PT JOM Prawarsa Indonesia, pihak
berelasi, dengan nilai pelepasan sebesar
Rp521.428.
Atas pelepasan kepemilikan
saham di GP, maka sejak tanggal 11 Mei
2016 yang merupakan tanggal hilangnya
pengendalian, laporan keuangan GP tidak
dikonsolidasi dalam laporan keuangan
Perusahaan. Pada tanggal 12 Mei 2016,
Perusahaan
telah
menyampaikan
keterbukaan informasi kepada publik terkait
dengan transaksi tersebut untuk memenuhi
peraturan No.IXE.1 dari Otoritas Jasa
Keuangan.
On May 11, 2016, Company disposed of
78,17% shares ownership in GP to PT JOM
Prawarsa Indonesia, a related party, with the
disposed price of Rp521,428. Upon disposal
of shares ownership in GP, therefore since
May 11, 2016, date of loose of control, GP’s
financial statement was not consolidated in
the Company’s financial statement. On May
12, 2016 the Company has submitted
information disclosure to public regarding that
transaction to comply with regulation
No.IXE.1 of Financial Services Authority.
Selisih antara nilai investasi pada entitas
anak
yang dialihkan dengan harga
pengalihannya sebesar Rp162.451 dicatat
sebagai
"Selisih
Nilai
Transaksi
Restrukturisasi
Entitas
Sepengendali".
Transaksi pelepasan tersebut dicatat sesuai
dengan PSAK No. 38 (Revisi 2012) tentang
"Kombinasi Bisnis Entitas Sepengendali"
(lihat Catatan 27).
The difference between the investment value
of the transferred subsidiary and its transfer
price amounting to Rp162,451 is recorded as
"Difference in Value of Restructuring
Transactions of Entities under Common
Control". The disposal transaction was
recorded in accordance with PSAK No. 38
(Revised 2012) "Business Combination for
Entities under Common Control" (see Note
27).
Berikut adalah ikhtisar aset dan liabilitas GP
pada saat hilangnya pengendalian:
The following summary of assets
liabilities of GP when losing of control:
and
2016
Rp
Tanaman Perkebunan
Biaya Tangguhan Pengurusan Hak atas Tanah
Aset Tetap
Aset Keuangan Tidak Lancar Lainnya
Aset Keuangan Lancar Lainnya
Persediaan
Uang Muka
Aset Lainnya
1,386,080
177,355
331,975
145,167
26,919
73,940
79,295
76,269
Plantations
Deferred Cost of Landrights Processing
Property, Plant and Equipment
Other Non-Current Financial Assets
Other Current Financial Assets
Inventories
Advances
Other Assets
JUMLAH ASET
2,297,000
TOTAL ASSETS
Draft/ April 28, 2017
10
paraf:
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada
Tanggal 31 Desember 2016 dan 2015
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2016 and 2015
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
2016
Rp
Utang Usaha - Pihak Ketiga
Utang Bank Jangka Panjang
Liabilitas Keuangan Jangka Pendek Lainnya
Utang Pihak Berelasi Non-Usaha
Liabilitas Lainnya
125,625
1,041,830
74,507
60,357
46,488
Trade Payables - Third Parties
Long-Term Loans from Banks
Other Short-Term Financial Liabilities
Due to Related Parties Non-Trade
Other Liabilities
JUMLAH LIABILITAS
1,348,807
TOTAL LIABILITIES
1.d. Dewan Komisaris, Direksi, Komite Audit
dan Karyawan
Berdasarkan Akta Berita Acara Rapat Umum
Pemegang Saham Tahunan No. 140 tanggal
24 Maret 2016, yang dibuat di hadapan
Humberg Lie, S.H., S.E., M.Kn., notaris
di Jakarta dan Akta Berita Acara Rapat
Umum Pemegang Saham Luar Biasa
No. 99 tanggal 16 Juni 2015 yang dibuat
di hadapan Humberg Lie, S.H., S.E., M.Kn.,
notaris di Jakarta, susunan anggota Dewan
Komisaris, Direksi dan Komite Audit
Perusahaan pada tanggal 31 Desember
2016 dan 2015 adalah sebagai berikut:
1.d. Board of Commissioners, Directors, Audit
Committee and Employees
Based Deed of Annual General Meeting of
Stockholders’ No. 99 dated on March 24,
2016 which was made in presence of
Humberg Lie, S.H., S.E., M.kn., a notary in
Jakarta and Deed of Extraordinary General
Meeting of Stockholders’ No. 99 dated on
June 16, 2015 which was made in presence
of Humberg Lie, S.H., S.E., M.Kn., a notary
in Jakarta the Company’s Board of
Commissioners,
Directors
and
Audit
Committee as of December 31, 2016 and
2015 are as follows:
2016
2015
Anton Apriyantono*)
Kang Hongkie Widjaja
Hengky Koestanto
Jaka Prasetya
Bondan Haryo Winarno
Anton Apriyantono*)
Kang Hongkie Widjaja
Hengky Koestanto
Ridha DM Wirakusumah
Bondan Haryo Winarno
Stefanus Joko Mogoginta
Budhi Istanto Suwito
Jo Tjong Seng
Stefanus Joko Mogoginta
Budhi Istanto Suwito
Jo Tjong Seng
Board of Commissioners
Dewan Komisaris
Komisaris Utama
Wakil Komisaris Utama
Komisaris
Komisaris Independen
Direksi
Direktur Utama
Direktur
Direktur Independen
*)Merangkap sebagai Komisaris Independen
President Commissioners
Vice President Commissioner
Commissioners
Independent Commissioners
Directors
President Director
Director
Independent Director
Also as Independent Commisioner*)
Corporate Secretary Perusahaan pada
tanggal 31 Desember 2016 dan 2015 dijabat
oleh Desilina.
The Company’s corporate secretary as of
December 31, 2016 and 2015 is Desilina,
respectively.
Komite Audit Perusahaan pada tanggal
31 Desember 2016 dan 2015 adalah sebagai
berikut:
The Audit Committee of the Company as of
December 31, 2016 and 2015 is as follows:
Ketua
Anggota
Anton Apriyantono
Bondan Haryo Winarno
Wijaya Kusumo
Sudibyo Haryanto
Chairman
Members
Remuneration of Board of Commissioners,
Directors and Key Management of the
Company as of December 31, 2016 and
2015 is as follows:
Jumlah remunerasi Dewan Komisaris,
Direksi dan Manajemen Kunci pada tanggal
31 Desember 2016 dan 2015 adalah
sebagai berikut:
2016
Rp
2015
Rp
Imbalan Kerja Jangka Pendek
Imbalan Pascakerja
26,949
28,647
21,165
15,084
Short -Term Employee Benefits
Post-Employment Benefits
Jumlah
55,596
36,249
Total
Draft/ April 28, 2017
11
paraf:
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada
Tanggal 31 Desember 2016 dan 2015
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2016 and 2015
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Pada tanggal 31 Desember 2016 dan
2015 jumlah keseluruhan karyawan tetap
Perusahaan dan entitas anak (Grup)
adalah 3.910 dan 4.318 orang (tidak
diaudit).
As of December 31, 2016 and 2015 the
Company and subsidiaries (the Group) have
3,910 and 4,318 permanent employees,
respectively (unaudited).
1.e. Tanggung Jawab Manajemen dan
Penerbitan
Laporan
Keuangan
Konsolidasi
Manajemen Perusahaan bertanggung
jawab atas penyusunan dan penyajian
laporan keuangan konsolidasian yang
telah diotorisasi untuk terbit oleh Direksi
pada tanggal 26 April 2017.
1.e. Management Responsibility and Issuance of
the Consolidated Financial Statement
2.
The management of the Company is
responsible for preparation and presentation of
the consolidated financial statements which
were authorized to be issued by Directors on
April 26, 2017.
Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan
2. Summary
Policies
of
Significant
Accounting
2.a. Kepatuhan Terhadap Standar Akuntansi
Keuangan (SAK)
Laporan keuangan konsolidasian telah
disusun dan disajikan sesuai dengan Standar
Akuntansi Keuangan di Indonesia yang
meliputi Pernyataan Standar Akuntansi
Keuangan (PSAK) dan Interpretasi Standar
Akuntansi Keuangan (ISAK) yang diterbitkan
oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan –
Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK – IAI), serta
peraturan Pasar Modal yang berlaku antara
lain
Peraturan
Otoritas
Jasa
Keuangan/Badan Pengawas Pasar Modal
dan Lembaga Keuangan (OJK/Bapepam-LK)
No.VIII.G.7 tentang pedoman penyajian
laporan
keuangan,
keputusan
Ketua
Bapepam-LK No.KEP-347/BL/2012 tentang
penyajian dan pengungkapan laporan
keuangan emiten atau perusahaan publik.
2.a. Compliance with Financial Accounting
Standards (FAS)
The consolidated financial statements were
prepared and presented in accordance with
Indonesian Financial Accounting Standards
which include the Statement of Financial
Accounting
Standards
(PSAK)
and
Interpretation
of
Financial
Accounting
Standards (ISAK) issued by the Financial
Accounting Standard Board – Indonesian
Institute of Accountant (DSAK – IAI), and
regulations in the Capital Market include
Regulations
of
Financial
Services
Authority/Capital Market and Supervisory
Board
and
Financial
Institution
(OJK/Bapepam-LK) No. VIII.G.7 regarding
guidelines for the presentation of financial
statements, decree of Chairman of BapepamLK
No.
KEP-347/BL/2012
regarding
presentation and disclosure of financial
statements of the issuer or public company.
2.b. Dasar Pengukuran dan Penyusunan
Laporan Keuangan Konsolidasian
Laporan keuangan konsolidasian disusun
dan
disajikan
berdasarkan
asumsi
kelangsungan usaha serta atas dasar akrual,
kecuali laporan arus kas konsolidasian.
Dasar pengukuran dalam penyusunan
laporan keuangan konsolidasian ini adalah
konsep biaya perolehan, kecuali beberapa
akun tertentu yang didasarkan pengukuran
lain sebagaimana dijelaskan dalam kebijakan
akuntansi masing-masing akun tersebut.
Biaya perolehan umumnya didasarkan pada
nilai wajar imbalan yang diserahkan dalam
pemerolehan aset.
2.b. Basis of Measurement and Preparation of
Consolidated Financial Statements
The consolidated financial statements have
been prepared and presented based on going
concern assumption and accrual basis of
accounting, except for the consolidated
statements of cash flows.
Basis of
measurement in preparation of these
consolidated financial statements is the
historical costs concept, except for certain
accounts which have been prepared on the
basis of other measurements as described in
their respective policies. Historical cost is
generally based on the fair value of the
consideration given in exchange for assets.
Draft/ April 28, 2017
12
paraf:
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada
Tanggal 31 Desember 2016 dan 2015
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2016 and 2015
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Laporan arus kas konsolidasian disajikan
dengan
metode
langsung
dengan
mengelompokkan arus kas dalam aktivitas
operasi, investasi dan pendanaan.
The consolidated statements of cash flows are
prepared using the direct method by classifying
cash flows into operating, investing and
financing activities.
Mata uang penyajian yang digunakan dalam
penyusunan laporan keuangan konsolidasian
ini adalah Rupiah yang merupakan mata
uang fungsional Grup. Setiap entitas di dalam
Grup menetapkan mata uang fungsional
sendiri dan unsur-unsur dalam laporan
keuangan dari setiap entitas diukur
berdasarkan mata uang fungsional tersebut.
The presentation currency used in the
preparation of the consolidated financial
statements is Indonesian Rupiah which is the
functional currency of the Group. Each entity in
the Group determines its own functional
currency and items included in the financial
statements of each entity are measured using
that functional currency.
2.c. Pernyataan dan Interpretasi Standar
Akuntansi Baru dan Revisi yang Berlaku
Efektif pada Tahun Berjalan
Perusahaan
menerapkan
penyesuaian,
interpretasi dan amandemen standar yang
efektif untuk periode yang dimulai pada atau
setelah 1 Januari 2016. Penerapan ini tidak
memberikan pengaruh yang material pada
laporan keuangan konsolidasian Grup.
2.c. New and Revised Statements and
Interpretation of Financial Accounting
Standards Effective in the Current Year
The
Company
adopted
standard
improvements,
interpretation
and
amendements which are effective for period
beginning on or after January 1, 2016. The
adoption did not have a material impact on the
Group’s consolidated financial statements.
Penyesuaian:
 PSAK No. 5 “Segmen Operasi”,
 PSAK No. 7 “Pengungkapan Pihakpihak Berelasi”,
 PSAK No. 13 “Properti Investasi”,
 PSAK No. 16 “Aset Tetap”,
Adjustment:
 PSAK No. 5 “Operating Segment”,
 PSAK No. 7 “Related Party Disclosure”,
 PSAK No. 19 “Aset Takberwujud”,
 PSAK No. 22 “Kombinasi Bisnis”,
 PSAK No. 25 “Kebijakan Akuntansi,
Perubahan Estimasi Akuntansi dan
Kesalahan”,
 PSAK No. 53 “Pembayaran Berbasis
Saham”,
 PSAK No. 68 “Pengukuran Nilai Wajar”
dan
 PSAK No. 110 “Akuntansi Sukuk”



Interpretasi
 ISAK No. 30 “Pungutan”.
Interpretation
 ISAK No. 30 ”Levies”.
Amandemen:
 PSAK No. 4 (Revisi 2015) “Laporan
Keuangan Tersendiri - Metode Ekuitas
dalam Laporan Keuangan Tersendiri”,
 PSAK No. 15 (Revisi 2015) “Investasi
pada Entitas Asosiasi dan Ventura
Bersama, Entitas Investasi : Penerapan
Pengecualian Konsolidasian”,
 PSAK No. 16 “Aset Tetap tentang
Klarifikasi Metode yang Diterima untuk
Amendements:
 PSAK No. 4 (Revised 2015) “Separate
Financial Statements”, Equity Method in
Separate Financial Statements”,
 PSAK No. 15 (Revised 2015) “Investments
in Associates and Joint Ventures,
Investment
Entity
:
Applying
the
Consolidation Exception”,
 PSAK No. 16 “Property, Plant and
Equipment
about
Clarification
of
Draft/ April 28, 2017





13
PSAK No. 13 “Investment Property”,
PSAK No. 16 “Property, Plant and
Equipment”,
PSAK No. 19 “Intangible Assets”,
PSAK No. 22 “Business Combination”,
PSAK No. 25 “Accounting Policies,
Changes
in
Accounting
Estimates
and Errors”,
PSAK No. 53 “Share-based Payments”,
PSAK No. 68 “Fair Value Measurement”
and
PSAK No.110 “Sukuk Accounting”.
paraf:
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada
Tanggal 31 Desember 2016 dan 2015
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2016 and 2015
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Penyusutan dan Amortisasi”,
Acceptable Methods of Depreciation and
Amortization”,
PSAK No. 19 “Intangible Asset about
Clarification of Acceptable Methods of
Depreciation and Amortization”,
PSAK No. 24 “Employee Benefits about
Defined
Benefit
Plans:
Employee
Contributions”,
PSAK No. 65 “Consolidation Financial
Statements about Investment Entities:
Applying the Consolidation Exception”,
PSAK No. 66 “Joint Arrangements about
Accounting for Acquisitions of Interests in
Joint Operation”, and
PSAK No. 67 ”Disclosures of Interest in
Other Entities about Investment Entities:
Applying the Consolidation Exception”.
 PSAK No. 19 “Aset Takberwujud tentang
Klarifikasi Metode yang Diterima untuk
Penyusutan dan Amortisasi”,
 PSAK No. 24 “Imbalan Kerja tentang
Program Imbalan Pasti: Iuran Pekerja”,

 PSAK No. 65 “Laporan Keuangan
Konsolidasian tentang Entitas Investasi:
Penerapan Pengecualian Konsolidasi”,
 PSAK No. 66 “Pengaturan Bersama
tentang Akuntansi Akuisisi Kepentingan
dalam Operasi Bersama”, dan
 PSAK
No.
67
“Pengungkapan
Kepentingan dalam Entitas Lain tentang
Entitas
Investasi:
Penerapan
Pengecualian Konsolidasi”.

Pada tanggal 19 September 2016, Dewan
Standar Akuntansi Indonesia Keuangan
(DSAK - IAI) mengeluarkan PSAK No. 70:
“Akuntansi Aset dan Liabilitas Pengampunan
Pajak”. Tujuan dari penerbitan standar ini
adalah untuk mengatur perlakuan akuntansi
khusus yang terkait dengan penerapan
Undang-Undang
Pengampunan
Pajak.
Standar ini berlaku sejak tanggal pengesahan
Undang-undang Pengampunan Pajak.
On September 19, 2016, the Indonesia
Financial Accounting Standards Board (DSAK
- IAI) issued PSAK No. 70: “Accounting for Tax
Amnesty Assets and Liabilities”. The objective
of the issuance of the standard is to provide
specific accounting treatment related to the
application of the Tax Amnesty Law. The
standard becomes effective from the date of
enactment of the Tax Amnesty Law.
Berikut ini adalah dampak atas standar baru,
revisi, amandemen dan penyesuaian atas
standar akuntansi keuangan di atas yang
relevan dan signifikan terhadap laporan
keuangan konsolidasian Grup:
The following is the impact of the new of
standard,
revision,
amendments
and
adjustments in accounting standards that are
relevant and significant to the consolidated
financial statements of the Group among
others:



 
 PSAK No. 7 (Penyesuaian 2015):
“Pengungkapan Pihak Berelasi”
Dampak dari penyesuaian atas standar ini
antara lain:
- Menambahkan persyaratan pihakpihak berelasi bahwa suatu entitas
berelasi dengan entitas pelapor ketika
entitas, atau anggota dari kelompok
yang mana entitas merupakan bagian
dari kelompok tersebut, menyediakan
jasa personil manajemen kunci
kepada entitas pelapor atau kepada
entitas induk entitas pelapor,
- Mensyaratkan agar entitas pelapor
mengungkapkan
jumlah
yang
dibayarkan
kepada
entitas
manajemen
atas
jasa
personil
manajemen kunci yang disediakan
oleh
entitas
manajemen
dan
Draft/ April 28, 2017
PSAK No. 7 (Adjustment 2015): “Related
Party Disclosure”
The impact of adjustment to this standard
include:
- Adding requirements related parties
that an entity related to the reporting
entity when the entity, or any member
of a group of which the entity is part
of
the
group,
provides
key
management personnel services to
the reporting entity or to the parent of
the reporting entity,
-
14
Requiring that a reporting entity
disclose the payment of key
management
personnel
services
provided by the entity management
and clarifies that the reporting entity is
not
required
to
disclose
the
paraf:
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada
Tanggal 31 Desember 2016 dan 2015
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
-
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2016 and 2015
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
compensation paid of the entity
management to its employees or
Director, and
mengklarifikasi bahwa entitas pelapor
tidak
disyaratkan
untuk
mengungkapkan
imbalan
yang
dibayarkan oleh entitas manajemen
kepada pekerja atau Direktur entitas
manajemen, dan
Perubahan terminologi judul “tanggal
efektif” menjadi “tanggal efektif dan
ketentuan transisi”.
-
Grup telah menerapkan penyesuaian atas
standar
ini
dan
telah
melengkapi
persyaratan yang diminta.
Changing the terminology of "the
effective date" to be "effective date
and transitional requirement".
The Group had adopted the adjustment
standard and had completed the
requested requirements.
2.d. Prinsip-Prinsip Konsolidasi
Laporan
keuangan
konsolidasian
mencakup laporan keuangan Perusahaan
dan entitas-entitas anak seperti disebutkan
pada Catatan 1.c.
2.d. Principles of Consolidation
The consolidated financial statements
incorporate the financial statements of the
Company and subsidiaries as described in
Note 1.c.
Entitas
anak
adalah
entitas
yang
dikendalikan oleh Grup, yakni Grup
terekspos, atau memiliki hak, atas imbal
hasil variabel dari keterlibatannya dengan
entitas dan memiliki kemampuan untuk
mempengaruhi imbal hasil tersebut melalui
kemampuan kini untuk mengarahkan
aktivitas relevan dari entitas (kekuasaan
atas investee) kekuasaan yang melebihi
setengah hak suara sesuai perjanjian
dengan investor lain;
A subsidiary is an entity controlled by the
Group, ie the Group is exposed, or has
rights, to variable returns from its
involvement with the entity and has the
ability to affect those returns through its
current ability to direct the entity’s relevant
activities (power over the investee) power
exceeds half of the voting rights in
agreement with other investors;
Keberadaan dan dampak dari substansi
hak suara potensial dimana Grup memiliki
kemampuan praktis untuk melaksanakan
(yakni hak substantif) dipertimbangkan saat
menilai apakah Grup mengendalikan
entitas lain.
The existence and effect of substantive
potential voting rights that the Group has
the
practical
ability
to
exercise
(ie substantive rights) are considered when
assessing whether the Group controls
another entity.
Laporan keuangan konsolidasian Grup
mencakup hasil usaha, arus kas, aset dan
liabilitas dari Perusahaan dan seluruh
entitas anak yang secara langsung dan
tidak
langsung,
dikendalikan
oleh
Perusahaan. Entitas anak dikonsolidasikan
sejak tanggal efektif akuisisi, yaitu tanggal
dimana Grup secara efektif memperoleh
pengendalian atas bisnis yang diakuisisi,
sampai tanggal pengendalian berakhir.
The
Group’s
consolidated
financial
statements incorporate the results, cash
flows, assets and liabilities of the Company
and all of its directly and indirectly controlled
subsidiaries. Subsidiaries are consolidated
from the effective date of acquisition, which
is the date on which the Group effectively
obtains control of the acquired business,
until that control ceases.
Entitas induk menyusun laporan keuangan
konsolidasian
dengan
menggunakan
kebijakan akuntansi yang sama untuk
transaksi dan peristiwa lain dalam keadaan
yang serupa. Seluruh transaksi, saldo,
A parent prepares consolidated financial
statements using uniform accounting
policies for like transactions and other
events in similar circumstances. All
intragroup transactions, balances, income,
Draft/ April 28, 2017
15
paraf:
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada
Tanggal 31 Desember 2016 dan 2015
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2016 and 2015
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
laba, beban, dan arus kas dalam intra Grup
terkait dengan transaksi antar entitas dalam
grup dieliminasi secara penuh.
expenses and cash flows are eliminated in
full on consolidation.
Grup mengatribusikan laba rugi dan setiap
komponen dari penghasilan komprehensif
lain kepada pemilik entitas induk dan
kepentingan nonpengendali meskipun hal
tersebut
mengakibatkan
kepentingan
nonpengendali memiliki saldo defisit. Grup
menyajikan kepentingan nonpengendali
di ekuitas dalam laporan posisi keuangan
konsolidasian, terpisah dari ekuitas pemilik
entitas induk.
The Group attributed the profit and loss and
each component of other comprehensive
income to the owners of the parent and noncontrolling interest even though this results
in the non-controlling interests having
a deficit balance. The Group presents noncontrolling interest in equity in the
consolidated statement of financial position,
separately from the equity owners of the
parent.
Perubahan dalam bagian kepemilikan
entitas induk pada entitas anak yang tidak
mengakibatkan hilangnya pengendalian
adalah transaksi ekuitas (yaitu transaksi
dengan pemilik dalam kapasitasnya
sebagai pemilik). Ketika proporsi ekuitas
yang
dimiliki
oleh
kepentingan
nonpengendali
berubah,
Grup
menyesuaikan jumlah tercatat kepentingan
pengendali dan kepentingan nonpengendali
untuk
mencerminkan
perubahan
kepemilikan relatifnya dalam entitas anak.
Selisih antara jumlah dimana kepentingan
nonpengendali disesuaikan dan nilai wajar
dari jumlah yang diterima atau dibayarkan
diakui langsung dalam ekuitas dan
diatribusikan pada pemilik dari entitas
induk.
Changes in the parent’s ownership interest
in a subsidiary that do not result in loss of
control
are
equity
transactions
(ie
transactions with owners in their capacity as
owners). When the proportion of equity held
by non-controlling interest change, the
Group adjusted the carrying amounts of the
controlling interest and non-controlling
interest to reflect the changes in their
relative interest in the subsidiaries. Any
difference between the amount by which the
non-controlling interests are adjusted and
the fair value of the consideration paid or
received is recognized directly in equity and
attributed to the owners of the parent.
Jika Grup kehilangan pengendalian, maka
Grup:
(a) Menghentikan
pengakuan
aset
(termasuk goodwill) dan liabilitas entitas
anak pada jumlah tercatatnya ketika
pengendalian hilang;
(b) Menghentikan
pengakuan
jumlah
tercatat
setiap
kepentingan
nonpengendali pada entitas anak
terdahulu ketika pengendalian hilang
(termasuk setiap komponen penghasilan
komprehensif lain yang diatribusikan
pada kepentingan nonpengendali);
(c) Mengakui nilai wajar pembayaran yang
diterima (jika ada) dari transaksi,
peristiwa,
atau
keadaan
yang
mengakibatkan hilangnya pengendalian;
(d) Mengakui sisa investasi pada entitas
anak terdahulu pada nilai wajarnya pada
tanggal hilangnya pengendalian;
(e) Mereklasifikasi ke laba rugi, atau
mengalihkan secara langsung ke saldo
If the Group losses control, the Group:
Draft/ April 28, 2017
(a) Derecognizes the assets (including
goodwill) and liabilities of the subsidiary
at their carrying amounts at the date
when control is lost;
(b) Derecognizes the carrying amount of
any non-controlling interests in the
former subsidiary at the date when
control
is
lost
(including
any
components of other comprehensive
income attributable to non controlling
interest);
(c) Recognizes the fair value of the
consideration received, (if any), from the
transaction, event or circumstances that
resulted in the loss of control;
(d) Recognizes any investment retained in
the former subsidiary at fair value at the
date when control is lost;
(e) Reclassify to profit or loss, or transfer
directly to retained earnings if required
16
paraf:
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada
Tanggal 31 Desember 2016 dan 2015
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2016 and 2015
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
by other SAKs, the amount recognized
in other comprehensive income in
relation to the subsidiary; and
laba jika disyaratkan oleh SAK lain,
jumlah yang diakui dalam penghasilan
komprehensif lain dalam kaitan dengan
entitas anak; dan
(f) Mengakui perbedaan apapun yang
dihasilkan sebagai keuntungan atau
kerugian dalam laba rugi yang
diatribusikan kepada entitas induk.
2.e.
(f) Recognizes any resulting difference as
a gain or loss attributable to the parent.
Transaksi dan Saldo Dalam Mata Uang
Asing
Dalam menyiapkan laporan keuangan,
setiap entitas di dalam Grup mencatat
dengan menggunakan mata uang dari
lingkungan ekonomi utama di mana entitas
beroperasi (“mata uang fungsional”). Mata
uang fungsional Perusahaan dan entitas
anak adalah Rupiah.
2.e. Foreign Currency Transactions and
Balances
In preparing financial statements, each of the
entities within the Group record by using the
currency
of
the
primary
economic
environment in which the entity operates
(“the functional currency”). The functional
currency of the Company and the
subsidiaries is Rupiah.
Transaksi-transaksi selama tahun berjalan
dalam mata uang asing dicatat dalam
Rupiah dengan kurs spot antara Rupiah dan
valuta asing pada tanggal transaksi. Pada
akhir periode pelaporan, pos moneter dalam
mata uang asing dijabarkan ke dalam
Rupiah menggunakan kurs penutup, yaitu
kurs
tengah
Bank
Indonesia
pada
31 Desember 2016 dan 2015 sebagai
berikut:
Transactions during the year in foreign
currencies are recorded in Rupiah by
applying to the foreign currency amount the
spot exchange rate between Rupiah and the
foreign currency at the date of transactions.
At the end of reporting period, foreign
currency monetary items are translated to
Rupiah using the closing rate, ie middle rate
of Bank of Indonesia at December 31, 2016
and 2015 as follows:
2016
Rp
USD 1
SGD 1
EUR 1
2.f.
2015
Rp
13,436
9,299
14,162
13,795
9,751
15,070
USD 1
SGD 1
EUR 1
Selisih kurs yang timbul dari penyelesaian
pos moneter dan dari penjabaran pos
moneter dalam mata uang asing diakui
dalam laba rugi.
Exchange differences arising on the
settlement of monetary items or on
translating monetary items in foreign
currencies are recognized in profit or loss.
Transaksi dan Saldo dengan Pihak
Berelasi
Pihak berelasi adalah orang atau entitas
yang terkait dengan entitas pelapor:
a) Orang atau anggota keluarga dekatnya
mempunyai relasi dengan entitas pelapor
jika orang tersebut:
i. memiliki
pengendalian
atau
pengendalian bersama atas entitas
pelapor;
ii. memiliki pengaruh signifikan atas
entitas pelapor; atau
iii. merupakan personil manajemen kunci
entitas pelapor atau entitas induk dari
entitas pelapor.
2.f. Related
Parties
Transactions
and
Balances
A related party is a person or an entity that
is related to the reporting entity:
a) A person or a close member of that
person’s family is related to a reporting
entity if that person:
i. has control or joint control over the
reporting entity;
Draft/ April 28, 2017
ii. has significant influence over the
reporting entity; or
iii. is a member of the key management
personnel of the reporting entity or of
a parent of the reporting entity.
17
paraf:
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada
Tanggal 31 Desember 2016 dan 2015
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2016 and 2015
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
b) Suatu entitas berelasi dengan entitas
pelapor jika memenuhi salah satu hal
berikut:
i. Entitas dan entitas pelapor adalah
anggota dari kelompok usaha yang
sama (artinya entitas induk, entitas
anak, dan entitas anak berikutnya
saling berelasi dengan entitas lain);
ii. Satu entitas adalah entitas asosiasi
atau ventura bersama dari entitas lain
(atau entitas asosiasi atau ventura
bersama yang merupakan anggota
suatu kelompok usaha, yang mana
entitas
lain
tersebut
adalah
anggotanya);
iii. Kedua entitas tersebut adalah ventura
bersama dari pihak ketiga yang sama;
iv. Satu entitas adalah ventura bersama
dari entitas ketiga dan entitas yang
lain adalah entitas asosiasi dari
entitas ketiga;
v. Entitas tersebut adalah suatu program
imbalan pascakerja untuk imbalan
kerja dari salah satu entitas pelapor
atau entitas yang terkait dengan
entitas pelapor. Jika entitas pelapor
adalah
entitas
yang
menyelenggarakan program tersebut,
maka entitas sponsor juga berelasi
dengan entitas pelapor;
vi. Entitas yang dikendalikan atau
dikendalikan bersama oleh orang
yang diidentifikasi dalam huruf (a);
vii. Entitas, atau anggota dari kelompok
yang mana entitas merupakan bagian
dari kelompok tersebut, menyediakan
jasa personil manajemen kunci
kepada entitas pelapor atau kepada
entitas induk dari entitas pelapor; atau
viii. Orang yang diidentifikasi dalam huruf
(a)(i) memiliki pengaruh signifikan
atas entitas atau merupakan personil
manajemen kunci entitas (atau entitas
induk dari entitas).
b) An entity is related to the reporting entity
if any of the following conditions applies:
Seluruh transaksi dan saldo yang signifikan
dengan pihak berelasi diungkapkan dalam
Catatan yang relevan.
All significant transactions and balances
with related parties are disclosed in the
relevant Notes.
i. The entity and the reporting entity
are members of the same group
(which means that each parent,
subsidiary and fellow subsidiary is
related to the others);
ii. One entity is an associate or joint
venture of the other entity (or an
associate or joint venture of a
member of a group of which the
other entity is a member);
iii. Both entities are joint ventures of the
same third party;
iv. One entity is a joint venture of a
third entity and the other entity is an
associate of the third entity;
v. The entity is a post-employment
benefit plan for the benefit of
employees of either the reporting
entity or an entity related to the
reporting entity. If the reporting
entity in itself such a plan, the
sponsoring employers are also
related to the reporting entity;
vi. The entity is controlled or jointly
controlled by a person identified in
(a);
vii. entity, or a member of a group which
the entity is part of the group,
providing personnel services of the
key management to the reporting
entity or the parent of the reporting
entity; or
viii. A person identified in (a) (i) has
significant influence over the entity
or is a member of the key
management personnel of the entity
(or a parent of the entity).
2.g. Financial Instrument
2.g. Instrumen Keuangan
Pengakuan dan Pengukuran Awal
Grup mengakui aset keuangan atau
liabilitas keuangan dalam laporan posisi
keuangan konsolidasian, jika dan hanya
jika, Grup menjadi salah satu pihak
Draft/ April 28, 2017
Initial Recognition and Measurement
The Group recognize a financial assets
or a financial liabilities in the
consolidated statement of financial
position if, and only if, it becomes a
18
paraf:
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada
Tanggal 31 Desember 2016 dan 2015
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2016 and 2015
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
dalam
ketentuan
pada
kontrak
instrumen
tersebut.
Pada
saat
pengakuan awal aset keuangan atau
liabilitas keuangan, Grup mengukur
pada nilai wajarnya. Dalam hal aset
keuangan atau liabilitas keuangan tidak
diukur pada nilai wajar melalui laba rugi,
nilai wajar tersebut ditambah atau
dikurang dengan biaya transaksi yang
dapat diatribusikan secara langsung
dengan perolehan atau penerbitan aset
keuangan atau liabilitas keuangan
tersebut.
Biaya
transaksi
yang
dikeluarkan
sehubungan
dengan
perolehan
aset
keuangan
dan
penerbitan liabilitas keuangan yang
diklasifikasikan pada nilai wajar melalui
laba rugi dibebankan segera.
party to the contractual provisions of
the instrument. At initial recognition, the
Group measure all financial assets and
financial liabilites at its fair value. In the
case of a financial asset or financial
liability not at fair value through profit or
loss, fair value plus or minus with the
transaction costs that are directly
attributtable to the acquisition or issue
of the financial asset or financial
liability. Transaction costs incurred on
acquisition of a financial asset and
issue of a financial liability classified at
fair value through profit or loss are
expensed immediately.
Pengukuran
Selanjutnya
Aset
Keuangan
Pengukuran selanjutnya aset keuangan
tergantung pada klasifikasinya pada
saat
pengakuan
awal.
Grup
mengklasifikasikan
aset
keuangan
dalam salah satu dari empat kategori
berikut:
Subsequent Measurement of Financial
Assets
Subsequent measurement of financial
assets depends on their classification
on initial recognition. The Group
classifies financial assets in one of the
following four categories:
(i) Aset Keuangan yang Diukur pada
Nilai Wajar Melalui Laba Rugi
(FVTPL)
Aset keuangan yang diukur pada
FVTPL adalah aset keuangan yang
dimiliki untuk diperdagangkan atau
yang pada saat pengakuan awal
telah ditetapkan untuk diukur pada
nilai wajar melalui laba rugi. Aset
keuangan diklasifikasikan dalam
kelompok
diperdagangkan
jika
diperoleh atau dimiliki terutama
untuk tujuan dijual atau dibeli
kembali dalam waktu dekat, atau
bagian dari portfolio instrumen
keuangan tertentu yang dikelola
bersama
dan
terdapat
bukti
mengenai pola ambil untung dalam
jangka pendek aktual saat ini, atau
merupakan derivatif, kecuali derivatif
yang ditetapkan dan efektif sebagai
instrumen lindung nilai.
(i) Financial Assets Measured at Fair
Value Through Profit or Loss
(FVTPL)
Financial assets measured at
FVTPL are financial assets held for
trading or upon initial recognition it
is designated as measured at fair
value through profit or loss.
Financial asset classified as held
for trading if it is acquired or
incurred principally for the purpose
of selling and repurchasing it in the
near term, or it is a part of a
portfolio of identified financial
instruments that are managed
together and for which there is
evidence of a recent actual pattern
of short-term profit taking, or it is a
derivative, except for a derivative
that is a designated and effective
hedging instrument.
Draft/ April 28, 2017
19
paraf:
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada
Tanggal 31 Desember 2016 dan 2015
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2016 and 2015
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Setelah
pengakuan
awal,
aset
keuangan yang diukur pada FVTPL
diukur pada nilai wajarnya. Keuntungan
atau kerugian yang timbul dari
perubahan nilai wajar aset keuangan
diakui dalam laba rugi.
After initial recognition, financial assets
at FVTPL are measured at its fair
value. Gains or losses arising from a
change in the fair value of financial
assets are recognized in profit or loss.
(ii) Pinjaman yang Diberikan dan Piutang
Pinjaman yang diberikan dan piutang
adalah aset keuangan nonderivatif
dengan pembayaran tetap atau telah
ditentukan dan tidak mempunyai kuotasi
di pasar aktif, kecuali:
(a) pinjaman yang diberikan dan
piutang yang dimaksudkan untuk
dijual dalam waktu dekat dan yang
pada
saat
pengakuan
awal
ditetapkan sebagai aset keuangan
yang diukur pada nilai wajar melalui
laba rugi;
(b) pinjaman yang diberikan dan
piutang yang pada saat pengakuan
awal ditetapkan sebagai tersedia
untuk dijual; atau
(c) pinjaman yang diberikan dan
piutang dalam hal pemilik mungkin
tidak akan memperoleh kembali
investasi awal secara substansial
kecuali yang disebabkan oleh
penurunan kualitas pinjaman.
(ii) Loans and Receivables
Loans and receivables are nonderivative financial assets with fixed or
determinable payments that are not
quoted in an active market, other than:
Setelah pengakuan awal, pinjaman yang
diberikan dan piutang diukur pada biaya
perolehan
diamortisasi
dengan
menggunakan metode suku bunga efektif.
(iii) Aset Keuangan Dimiliki Hingga Jatuh
Tempo (HTM)
Aset Keuangan HTM adalah aset
keuangan
nonderivatif
dengan
pembayaran tetap atau telah ditentukan
dan jatuh temponya telah ditetapkan,
serta Grup mempunyai intensi positif
dan kemampuan untuk memiliki aset
keuangan tersebut hingga jatuh tempo.
After initial recognition, loans and receivable
are measured at amortized cost using the
effective interest method.
(a) those loans and receivables that
intends to sell immediately or in the
near term and upon initial
recognition designated as at fair
value through profit or loss;
(b) those loans and receivables that
upon initial recognition designated
as available for sale; or
(c) those for which the holder may not
recover substantially all of its initial
investment, other than because of
credit deterioration.
(iii) Held-to-Maturity (HTM) Financial Assets
HTM financial assets are non-derivative
financial
assets
with
fixed
or
determinable
payments
and
fixed
maturity that the Group has the positive
intention and ability to hold to maturity.
Setelah
pengakuan
awal,
aset
keuangan HTM diukur pada biaya
perolehan
diamortisasi
dengan
menggunakan metode suku bunga
efektif.
After initial recognition, HTM financial
assets are measured at amortized cost
using the effective interest method.
(iv) Aset Keuangan Tersedia Untuk Dijual
(AFS)
Aset keuangan AFS adalah aset
keuangan nonderivatif yang ditetapkan
sebagai tersedia untuk dijual atau yang
tidak
diklasifikasikan
sebagai
(iv) Available-for-Sale
(AFS)
Financial
Assets
AFS financial assets are non-derivative
financial assets that are designated as
available for sale on initial recognition or
are not classified as (a) loans and
Draft/ April 28, 2017
20
paraf:
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada
Tanggal 31 Desember 2016 dan 2015
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2016 and 2015
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
(a) pinjaman yang diberikan dan
piutang, (b) aset keuangan yang
diklasifikasikan dalam kelompok dimiliki
hingga jatuh tempo, atau (c) aset
keuangan yang diukur pada nilai wajar
melalui laba rugi.
receivable, (b) held-to-maturity financial
assets, or (c) financial assets at fair
value through profit or loss.
Setelah
pengakuan
awal,
aset
keuangan AFS diukur pada nilai
wajarnya. Keuntungan atau kerugian
yang timbul dari perubahan nilai wajar
diakui dalam penghasilan komprehensif
lain, kecuali untuk kerugian penurunan
nilai dan keuntungan atau kerugian
akibat perubahan kurs, sampai aset
keuangan
tersebut
dihentikan
pengakuannya.
Pada
saat
itu,
keuntungan atau kerugian kumulatif
yang
sebelumnya
diakui
dalam
penghasilan
komprehensif
lain
direklasifikasi dari ekuitas ke laba rugi
sebagai penyesuaian reklasifikasi.
After initial recognition, AFS financial
assets are measured at its fair value.
Gains or losses arising from a change in
the fair value is recognized on other
comprehensive income, except for
impairment losses and foreign exchange
gains and losses, until the financial
assets is derecognized. At that time, the
cumulative gains losses previously
recognized in other comprehensive
income shall be reclassified from equity
to profit or loss as a reclassification
adjustment.
Investasi dalam instrumen ekuitas yang
tidak memiliki harga kuotasian di pasar
aktif dan nilai wajarnya tidak dapat
diukur secara andal diukur pada biaya
perolehan.
Investment in equity instruments that do
not have a quoted market price in an
active market and whose fair value
cannot be reliably measured are
measured at cost.
Pengukuran
Selanjutnya
Liabilitas
Keuangan
Pengukuran selanjutnya liabilitas keuangan
tergantung pada klasifikasinya pada saat
pengakuan awal. Grup mengklasifikasikan
liabilitas keuangan dalam salah satu dari
kategori berikut:
(i) Liabilitas Keuangan yang Diukur pada
Nilai Wajar Melalui Laba Rugi (FVTPL)
Liabilitas keuangan yang diukur pada
FVTPL adalah liabilitas keuangan yang
dimiliki untuk diperdagangkan atau yang
pada saat pengakuan awal telah
ditetapkan untuk diukur pada nilai wajar
melalui laba rugi. Liabilitas keuangan
diklasifikasikan
dalam
kelompok
diperdagangkan jika diperoleh atau
dimiliki terutama untuk tujuan dijual atau
dibeli kembali dalam waktu dekat, atau
bagian dari portfolio instrumen keuangan
tertentu yang dikelola bersama dan
terdapat bukti mengenai pola ambil
untung dalam jangka pendek aktual saat
ini, atau merupakan derivatif, kecuali
derivatif yang ditetapkan dan efektif
sebagai instrumen lindung nilai.
Subsequent Measurement of Financial
Liabilities
Subsequent measurement of financial
liabilities depends on their classification on
initial recognition. The Group classifies
financial liabilities into one of the following
categories:
(i) Financial Liabilities Measured at Fair
Value Through Profit or Loss (FVTPL)
Financial liabilities measured at FVTPL
are financial liabilities held for trading or
upon initial recognition it is designated as
measured at fair value through profit or
loss. Financial liabilities classified as held
for trading if it is acquired or incurred
principally for the purpose of selling and
repurchasing it in the near term, or it is a
part of a portfolio of identified financial
instruments that are managed together
and for which there is evidence of a
recent actual pattern of short-term profit
taking, or it is a derivative, except for a
derivative that is a designated and
effective hedging instrument.
Draft/ April 28, 2017
21
paraf:
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada
Tanggal 31 Desember 2016 dan 2015
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2016 and 2015
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Setelah pengakuan awal, liabilitas
keuangan yang diukur pada FVTPL
diukur pada nilai wajarnya. Keuntungan
atau
kerugian
yang
timbul
dari
perubahan nilai wajar diakui dalam laba
rugi.
After initial recognition, financial liabilities
measured at FVTPL are measured at its
fair value. Gains or losses arising from a
change in the fair value are recognized in
profit or loss.
(ii) Liabilitas Keuangan Lainnya
Liabilitas
keuangan
yang
tidak
diklasifikasikan
sebagai
liabilitas
keuangan yang diukur pada FVTPL
dikelompokan dalam kategori ini dan
diukur pada biaya perolehan diamortisasi
dengan menggunakan metode suku
bunga efektif.
(ii) Other Financial Liabilities
Financial liabilities measured that are not
classified as financial liabilities at FVTPL
are grouped in this category and are
measured at amortized cost using the
effective interest method.
Penghentian Pengakuan Aset dan
Liabilitas Keuangan
Grup menghentikan pengakuan aset
keuangan, jika dan hanya jika hak
kontraktual atas arus kas yang berasal dari
aset keuangan berakhir atau Grup
mengalihkan
hak
kontraktual
untuk
menerima kas yang berasal dari aset
keuangan atau tetap memiliki hak
kontraktual untuk menerima kas tetapi juga
menanggung kewajiban kontraktual untuk
membayar arus kas yang diterima tersebut
kepada satu atau lebih pihak penerima
melalui suatu kesepakatan. Jika Grup
secara substansial mengalihkan seluruh
risiko dan manfaat atas kepemilikan aset
keuangan, maka Grup menghentikan
pengakuan aset keuangan dan mengakui
secara terpisah sebagai aset atau liabilitas
untuk setiap hak dan kewajiban yang timbul
atau yang masih dimiliki dalam pengalihan
tersebut. Jika Grup secara substansial tidak
mengalihkan dan tidak memiliki seluruh
risiko dan manfaat atas kepemilikan aset
keuangan tersebut dan masih memiliki
pengendalian, maka Grup mengakui aset
keuangan
sebesar
keterlibatan
berkelanjutan dengan aset keuangan
tersebut. Jika Grup secara substansial
masih memiliki seluruh risiko dan manfaat
atas kepemilikan aset keuangan, maka
Grup tetap mengakui aset keuangan
tersebut.
Derecognition of Financial Assets and
Liabilities
The Group derecognize a financial asset if,
and only if, the contractual rights to the cash
flows from the financial asset expire or the
Group transfer the contractual rights to
receive the cash flows of the financial asset
or retains the contractual rights to receive
the cash flows but assumes a contractual
obligation to pay the cash flows to one or
more recipients in an arrangement. If the
Group transfers substantially all the risks
and benefits of ownership of the financial
asset, the Group derecognize the financial
asset and recognize separately as asset or
liabilities any rights and obligation created or
retained in the transfer. If the Group neither
transfer nor retains substantially all the risks
and benefits of ownership of the financial
asset and has retained control, the Group
continue to recognize the financial asset to
the extent of its continuing involvement in
the financial asset. If the Group retains
substantially all the risks and benefits of
ownership of the financial asset, the Group
continue to recognize the financial asset.
Grup menghentikan pengakuan liabilitas
keuangan, jika dan hanya jika, liabilitas
keuangan tersebut berakhir, yaitu ketika
kewajiban yang ditetapkan dalam kontrak
dilepaskan
atau
dibatalkan
atau
kadaluwarsa.
The Group remove a financial liability from
its statement of financial position if, and only
if, it is extinguished, ie when the obligation
specified in the contract is discharged or
cancelled or expires.
Draft/ April 28, 2017
22
paraf:
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada
Tanggal 31 Desember 2016 dan 2015
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2016 and 2015
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Penurunan Nilai Aset Keuangan
Pada setiap akhir periode pelaporan, Grup
mengevaluasi apakah terdapat bukti objektif
bahwa aset keuangan atau kelompok aset
keuangan mengalami penurunan nilai. Aset
keuangan atau kelompok aset keuangan
diturunkan nilainya dan kerugian penurunan
nilai telah terjadi, jika dan hanya jika,
terdapat bukti objektif mengenai penurunan
nilai tersebut sebagai akibat dari satu atau
lebih peristiwa yang terjadi setelah
pengakuan awal aset tersebut (peristiwa
yang merugikan), dan peristiwa yang
merugikan tersebut berdampak pada
estimasi arus kas masa depan dari aset
keuangan atau kelompok aset keuangan
yang dapat diestimasi secara andal.
Impairment of Financial Assets
At the end of each reporting period, the
Group assess whether there is any objective
evidence that a financial asset or group of
financial assets is impaired. A financial
asset or group of financial assets are
impaired and impairment lossess are
incurred, if and only if, there is objective
evidence of impairment as a result of one or
more events that occured after the initial
recognition of the asset (loss event), and
that loss event has an impact on the
estimated future cash flows of the financial
asset or group of financial assets that can
be reliably estimated.
Berikut adalah bukti objektif bahwa aset
keuangan atau kelompok aset keuangan
mengalami penurunan nilai:
(a) Kesulitan keuangan signifikan yang
dialami penerbit atau pihak peminjam;
(b) Pelanggaran kontrak, seperti terjadinya
gagal
bayar
atau
tunggakan
pembayaran pokok atau bunga;
(c) Terdapat kemungkinan bahwa pihak
peminjam akan dinyatakan pailit atau
melakukan
reorganisasi
keuangan
lainnya; atau
(d) Terdapat data yang dapat diobservasi
yang
mengindikasikan
adanya
penurunan yang dapat diukur atas
estimasi arus kas masa depan dari
kelompok
aset
keuangan
sejak
pengakuan
awal
aset,
seperti
memburuknya status pembayaran pihak
peminjam atau kondisi ekonomi yang
berkorelasi dengan gagal bayar.
The following are objective evidence that a
financial asset or group of financial assets
are impaired:
(a) Significant financial difficulty of the
issuer or obligor;
(b) A breach of contract, such as default or
delinquency in interest or principal
payments;
(c) It becoming probable that the borrower
will enter bankruptcy or other financial
reorganization; or
Untuk investasi pada instrumen ekuitas,
penurunan yang signifikan atau penurunan
jangka panjang dalam nilai wajar instrumen
ekuitas di bawah biaya perolehannya
merupakan
bukti
objektif
terjadinya
penurunan nilai.
For investment in equity instrument, a
significant and prolonged decline in the fair
value of the equity instrument below its cost
is an objective evidence of impairment.
Jika terdapat bukti objektif bahwa kerugian
penurunan nilai telah terjadi atas pinjaman
yang diberikan dan piutang atau aset
keuangan dimiliki hingga jatuh tempo yang
dicatat pada biaya perolehan diamortisasi,
maka jumlah kerugian tersebut diukur
sebagai selisih antara jumlah tercatat aset
dan nilai kini estimasi arus kas masa depan
yang didiskonto menggunakan suku bunga
efektif awal dari aset tersebut dan diakui
pada laba rugi.
If there is objective evidence that an
impairment loss has been incurred on loans
and receivable or held-to-maturity financial
assets carried at amortized cost, the amount
of impairment loss is measured as the
difference between the carrying amount of
the financial asset and the present value of
estimated future cash flows discounted at
the financial asset’s original effective
interest rate and recognized in profit or loss.
Draft/ April 28, 2017
(d) Observable data indicating that there is
a measurable decrease in the estimated
future cash flows from a group of
financial assets since the initial
recognition, such as adverse changes in
the payment status of borrowers or
economic condition that correlate with
defaults.
23
paraf:
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada
Tanggal 31 Desember 2016 dan 2015
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2016 and 2015
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Jika penurunan dalam nilai wajar atas aset
keuangan tersedia untuk dijual telah diakui
dalam penghasilan komprehensif lain dan
terdapat bukti objektif bahwa aset tersebut
mengalami penurunan nilai, maka kerugian
kumulatif yang sebelumnya diakui dalam
penghasilan
komprehensif
lain
direklasifikasi dari ekuitas ke laba rugi
sebagai penyesuaian reklasifikasi meskipun
aset keuangan tersebut belum dihentikan
pengakuannya. Jumlah kerugian kumulatif
yang direklasifikasi adalah selisih antara
biaya
perolehan
(setelah
dikurangi
pelunasan pokok dan amortisasi) dan nilai
wajar kini, dikurangi kerugian penurunan
nilai aset keuangan yang sebelumnya telah
diakui dalam laba rugi.
When a decline in the fair value of an
available-for-sale financial asset has been
recognized in other comprehensive income
and there is objective evidence that the
asset is impaired, the cumulative loss that
had
been
recognized
in
other
comprehensive income shall be reclassified
from equity to profit or loss as a
reclassification adjustment even though the
financial assets has not been derecognized.
The amount of the cumulative loss that is
reclassified are the difference between the
acquisition cost (net of any principal
repayment and amortisation) and current
fair value, less any impairment loss on that
financial asset previously recognized in
profit or loss.
Metode Suku Bunga Efektif
Metode suku bunga efektif adalah metode
yang digunakan untuk menghitung biaya
perolehan diamortisasi dari aset atau
liabilitas keuangan (atau kelompok aset
atau liabilitas keuangan) dan metode untuk
mengalokasikan pendapatan bunga atau
beban bunga selama periode yang relevan.
Suku bunga efektif adalah suku bunga yang
secara tepat mendiskontokan estimasi
pembayaran atau penerimaan kas masa
depan selama perkiraan umur dari
instrumen keuangan, atau jika lebih tepat,
digunakan periode yang lebih singkat untuk
memperoleh jumlah tercatat neto dari aset
keuangan atau liabilitas keuangan. Pada
saat menghitung suku bunga efektif, Grup
mengestimasi
arus
kas
dengan
mempertimbangkan seluruh persyaratan
kontraktual dalam instrumen keuangan
tersebut, seperti pelunasan dipercepat, opsi
beli dan opsi serupa lain, tetapi tidak
mempertimbangkan kerugian kredit masa
depan. Perhitungan ini mencakup seluruh
komisi dan bentuk lain yang dibayarkan
atau diterima oleh pihak-pihak dalam
kontrak
yang
merupakan
bagian
takterpisahkan dari suku bunga efektif,
biaya transaksi, dan seluruh premium atau
diskonto lain.
The Effective Interest Method
The effective interest method is a method of
calculating the amortized cost of a financial
asset or a financial liability (or group of
financial assets or financial liabilities) and of
allocating the interest income or interest
expense over the relevant period. The
effective interest rate is the rate that exactly
discount estimated future cash payments or
receipts through the expected life of the
financial instrument or, when appropriate, a
shorter period to the net carrying amount of
the financial asset or financial liability. When
calculating the effective interest rate, the
Group estimate cash flows considering all
contractual terms of the financial instrument,
for example, prepayment, call and similar
option, but shall not consider future credit
losses. The calculation includes all fees and
points paid or received between parties to
the contract that are an integral part of the
effective interest rate, transaction costs, and
all other premiums or discounts.
Reklasifikasi
Grup tidak mereklasifikasi derivatif dari
diukur pada nilai wajar melalui laba rugi
selama derivatif tersebut dimiliki atau
diterbitkan dan tidak mereklasifikasi setiap
instrumen keuangan dari diukur melalui laba
rugi jika pada pengakuan awal instrumen
keuangan tersebut ditetapkan oleh Grup
Reclassification
The Group shall not reclassify a derivative
out of the fair value through profit or loss
category while it is held or issued and not
reclassify any financial instrument out of the
fair value through profit or loss category if
upon initial recognition it was designated by
the Group as at fair value through profit or
Draft/ April 28, 2017
24
paraf:
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada
Tanggal 31 Desember 2016 dan 2015
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2016 and 2015
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
sebagai diukur pada nilai wajar melalui laba
rugi. Grup dapat mereklasifikasi aset
keuangan yang diukur pada nilai wajar
melalui laba rugi, jika aset keuangan tidak
lagi dimiliki untuk tujuan penjualan atau
pembelian kembali aset keuangan tersebut
dalam
waktu
dekat.
Grup
tidak
mereklasifikasi setiap instrumen keuangan
ke diukur pada nilai wajar melalui laba rugi
setelah pengakuan awal.
loss. The Group may reclassifiy that
financial asset out of the fair value through
profit or loss category if a financial asset is
no longer held for the purpose of selling or
repurchasing it in the near term. The Group
shall not reclassify any financial instrument
into the fair value through profit or loss
category after initial recognition.
Jika, karena perubahan intensi atau
kemampuan Grup, instrumen tersebut tidak
tepat lagi diklasifikasikan sebagai investasi
dimiliki hingga jatuh tempo, maka investasi
tersebut direklasifikasi menjadi tersedia
untuk dijual dan diukur kembali pada nilai
wajar.
Jika
terjadi
penjualan
atau
reklasifikasi atas aset keuangan dimiliki
hingga jatuh tempo dalam jumlah yang lebih
dari jumlah yang tidak signifikan, maka sisa
aset keuangan dimiliki hingga jatuh tempo
direklasifikasi menjadi tersedia untuk dijual,
kecuali penjualan atau reklasifikasi tersebut
dilakukan ketika aset keuangan sudah
mendekati jatuh tempo atau tanggal
pembelian kembali, terjadi setelah seluruh
jumlah pokok telah diperoleh secara
substansial sesuai jadwal pembayaran atau
telah diperoleh pelunasan dipercepat; atau
terkait dengan kejadian tertentu yang
berada di luar kendali, tidak berulang, dan
tidak dapat diantisipasi secara wajar.
If, as a result of a change in Group’s
intention or ability, it is no longer appropriate
to classify as an held to maturity financial
assets, it shall be reclassified as available
for sale and remeasured at fair value.
Whenever sales or reclassification of more
than an insignificant amount of held-tomaturity financial assets, any remaining
held-to-maturity financial assets shall be
reclassified as available for sale, other than
sales or reclassification that are so close to
maturity or the financial asset’s call date,
occur after all the financial asset’s original
principal has been collected substantially
through
scheduled
payments
or
prepayments, or are attributable to an
isolated event that is beyond control, nonrecurring, and could not have been
reasonably anticipated.
Saling Hapus Aset Keuangan dan
Liabilitas Keuangan
Aset keuangan dan liabilitas keuangan
disalinghapuskan, jika dan hanya jika, Grup
saat ini memiliki hak yang dapat dipaksakan
secara hukum untuk melakukan saling
hapus atas jumlah yang telah diakui
tersebut;
dan
berintensi
untuk
menyelesaikan secara neto atau untuk
merealisasikan aset dan menyelesaikan
liabilitasnya secara simultan.
Offsetting a Financial Asset and a
Financial Liability
A financial asset and financial liability shall
be offset, if and only if, the Group currently
has a legally enforceable right to set off the
recognized amount; and intends either to
settle on a net basis, or to realise the asset
and settle the liability simultaneously.
Pengukuran Nilai Wajar
Nilai wajar adalah harga yang akan diterima
untuk menjual suatu aset atau harga yang
akan dibayar untuk mengalihkan suatu
liabilitas dalam transaksi teratur antara
pelaku pasar pada tanggal pengukuran.
Nilai wajar aset dan liabillitas keuangan
diestimasi untuk keperluan pengakuan dan
pengukuran
atau
untuk
keperluan
pengungkapan.
Fair Value Measurement
Fair value is the price that would be received
to sell an asset or paid to transfer a liability
in an orderly transaction between market
participants at the measurement date.
Draft/ April 28, 2017
The fair value of financial assets and
financial liabilities must be estimated for
recognition and measurement or for
disclosure purposes.
25
paraf:
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada
Tanggal 31 Desember 2016 dan 2015
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2016 and 2015
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Nilai wajar dikategorikan dalam level yang
berbeda dalam suatu hirarki nilai wajar
berdasarkan pada apakah input suatu
pengukuran
dapat
diobservasi
dan
signifikansi input terhadap keseluruhan
pengukuran nilai wajar:
(i) Harga kuotasian (tanpa penyesuaian)
di pasar aktif untuk aset atau liabilitas
yang identik yang dapat diakses pada
tanggal pengukuran (Tingkat 1)
(ii) Input selain harga kuotasian yang
termasuk dalam Tingkat 1 yang dapat
diobservasi untuk aset atau liabilitas,
baik secara langsung maupun tidak
langsung (Tingkat 2)
(iii) Input yang tidak dapat diobservasi untuk
aset atau liabilitas (Tingkat 3)
Fair values are categorised into different
levels in a fair value hierarchy based on the
degree to which the inputs to the
measurement are observable and the
significance of the inputs to the fair value
measurement in its entirety:
(i) Quoted prices (unadjusted) in active
markets for identical assets or liabilities
that can be accessed at the
measurement date (Level 1)
(ii) Inputs other than quoted prices included
(iv)
in Level 1 that are observable for the
assets or liabilities, either directly or
indirectly (Level 2)
Dalam mengukur nilai wajar aset atau
liabilitas,
Grup
sebisa
mungkin
menggunakan data pasar yang dapat
diobservasi. Apabila nilai wajar aset atau
liabilitas tidak dapat diobservasi secara
langsung, Grup menggunakan teknik
penilaian yang sesuai dengan keadaannya
dan memaksimalkan penggunaan input
yang dapat diobservasi yang relevan dan
meminimalkan penggunaan input yang tidak
dapat diobservasi.
When measuring the fair value of an asset
or a liability, the Group uses market
observable data to the extent possible. If the
fair value of an asset or a liability is not
directly observable, the Group uses
valuation techniques that appropriate in the
circumstances and maximizes the use of
relevant observable inputs and minimizes
the use of unobservable inputs.
Perpindahan antara level hirarki wajar diakui
oleh Grup pada akhir periode pelaporan
dimana perpindahan terjadi.
Transfers between levels of the fair value
hierarchy are recognized by the Group at
the end of the reporting period during which
the change occurred.
2.h.
Kas dan Setara Kas
Kas dan setara kas termasuk kas, kas
di bank (rekening giro), dan deposito
berjangka yang jatuh tempo dalam jangka
waktu tiga bulan atau kurang pada saat
penempatan yang tidak digunakan sebagai
jaminan atau tidak dibatasi penggunaannya.
2.h. Cash and Cash Equivalents
Cash and cash equivalents are cash on
hand, cash in banks (current accounts) and
time deposits with maturity periods of three
months or less at the time of placement that
are not used as collateral or are not
restricted.
2.i.
Persediaan
Persediaan dinyatakan menurut nilai yang
terendah antara harga perolehan dan nilai
bersih yang dapat direalisasikan. Harga
perolehan meliputi biaya-biaya yang terjadi
untuk memperoleh persediaan tersebut
serta membawanya ke lokasi dan kondisi
yang diinginkan. Nilai bersih yang dapat
direalisasikan adalah taksiran harga jual
persediaan yang wajar setelah dikurangi
dengan taksiran biaya untuk menyelesaikan
dan menjual barang tersebut. Harga
perolehan dihitung dengan menggunakan
metode Masuk Pertama Keluar Pertama.
2.i. Inventories.
Inventories are carried at the lower of cost
and net realizable value. Acquisition cost
includes all costs to acquire the inventories
and bringing them to their intended location
and condition. Net realizable value is the
estimated fair selling price of inventory less
the estimated cost to complete and cost to
sell. Cost is determined using the First-In
First-Out method.
Draft/ April 28, 2017
(iii) Unobservable inputs for the assets or
liabilities (Level 3)
26
paraf:
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada
Tanggal 31 Desember 2016 dan 2015
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2016 and 2015
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Persediaan bibitan akan direklasifikasi
ke tanaman belum menghasilkan ketika bibit
tanaman ditanam pada tanah perkebunan.
Nurseries will be reclassified to inventory
immature plants when grown in soil seeds
plantation crops.
Setiap penurunan nilai persediaan di bawah
biaya perolehan menjadi nilai realisasi neto
dan seluruh kerugian persediaan diakui
sebagai beban pada periode terjadinya
penurunan atau kerugian tersebut. Setiap
pemulihan
kembali
penurunan
nilai
persediaan karena peningkatan kembali
nilai realisasi neto, diakui sebagai
pengurangan terhadap jumlah beban
persediaan
pada
periode
terjadinya
pemulihan tersebut.
The amount of any write-down of inventories
to net realisable value and all losses of
inventories shall be recognized as an
expense in the period the write-down or loss
occurs. The amount of any reversal of any
write-down of inventories, arising from an
increase in net realisable value, is
recognized as a reduction in the amount of
inventories recognized as an expense in the
period in which the reversal occurs.
2.j.
Biaya Dibayar di Muka
Biaya dibayar di muka akan diamortisasi
sesuai jangka waktu manfaatnya dengan
menggunakan metode garis lurus.
2.j. Prepaid Expenses
Prepaid expenses are amortized according
to the periods benefited by using straightline method.
2.k.
Perkebunan Plasma
Pengembangan
perkebunan
plasma
dibiayai oleh kredit investasi perkebunan
plasma dari bank atau melalui pembiayaan
sendiri. Biaya-biaya yang terjadi dalam
tahap pengembangan perkebunan plasma
sampai perkebunan plasma tersebut
diserahkan
kepada
petani
plasma
dikapitalisasi.
Akumulasi
biaya
pengembangan
perkebunan
plasma
disajikan sebesar nilai bersihnya setelah
dikurangi dengan kredit investasi yang
diterima sebagai aset atau liabilitas pada
laporan posisi keuangan konsolidasian.
2.k. Plasma Plantations
Development of plasma plantations is
financed by plasma plantation investment
credits from bank or by self-financing. Costs
incurred during the development phase up
to the handover of the plasma plantation to
plasma farmers are capitalized. The
accumulated
development
costs
are
presented net of loans received, as assets
or obligations in the consolidated statements
of financial position.
Selisih
antara
akumulasi
biaya
pengembangan dengan nilai konversi
(jumlah yang disepakati antara bank dan
petani plasma) dibebankan ke laporan laba
rugi komprehensif konsolidasian pada saat
perkebunan plasma diserahkan ke petani
plasma.
The difference between the accumulated
development costs and the conversion value
(the amount agreed between the bank and
the plasma farmers) is charged to the
consolidated statements of comprehensive
income when the land is handed over to
plasma farmers.
Sewa
Penentuan apakah suatu perjanjian sewa
atau suatu perjanjian yang mengandung
sewa merupakan sewa pembiayaan atau
sewa operasi didasarkan pada substansi
transaksi
dan
bukan
pada
bentuk
kontraknya pada tanggal awal sewa.
2.l. Lease
The determination of whether a lease
agreement or an agreement containing with
a lease is a finance lease or an operating
lease depends on the substance of
transaction rather than the form of the
contract at the inception date of lease.
Suatu sewa diklasifikasikan sebagai sewa
pembiayaan jika sewa tersebut mengalihkan
secara substansial seluruh risiko dan
manfaat yang terkait dengan kepemilikan
aset. Suatu sewa diklasifikasikan sebagai
sewa operasi jika sewa tersebut tidak
A lease is classified as finance leases if it
transfers substantially all the risks and
rewards incidental to ownership. A lease is
classified as an operating lease if it does not
transfer substantially all the risks and
rewards incidental to ownership.
2.l.
Draft/ April 28, 2017
27
paraf:
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada
Tanggal 31 Desember 2016 dan 2015
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2016 and 2015
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
mengalihkan secara substansial seluruh
risiko dan manfaat yang terkait dengan
kepemilikan aset.
2.m.
Grup sebagai Lessee
Pada awal masa sewa, Grup mengakui
sewa pembiayaan sebagai aset dan
liabilitas dalam laporan posisi keuangan
sebesar nilai wajar aset sewaan atau
sebesar nilai kini dari pembayaran sewa
minimum, jika nilai kini lebih rendah dari
nilai wajar. Penilaian ditentukan pada awal
masa sewa. Tingkat diskonto yang
digunakan dalam perhitungan nilai kini dari
pembayaran sewa minimum adalah tingkat
suku bunga implisit dalam sewa, jika dapat
ditentukan dengan praktis, jika tidak,
digunakan tingkat suku bunga pinjaman
inkremental lessee. Biaya langsung awal
yang dikeluarkan lessee ditambahkan
ke dalam jumlah yang diakui sebagai aset.
Kebijakan penyusutan aset sewaan adalah
konsisten dengan aset tetap yang dimiliki
sendiri.
Group as Lessee
At the commencement of the lease term,
Group recognizes finance leases as assets
and liabilities in the statement of financial
position at amounts equal to the fair value of
leased asset or the present value of the
minimum lease payments, if the present
value is lower than fair value. Assessment is
determined at the inception of the lease. The
discount rate to be used in calculating the
present value of the minimum lease
payments is the interest rate implicit in the
lease, if this is practicable to determine, if
not, the lessee's incremental borrowing is
used. Any initial direct costs of the lessee
are added to the amount recognized as an
asset. The
depreciation
policy
for
depreciable leased assets is consistent with
the property, plant and equipment that are
owned.
Dalam sewa operasi, Grup mengakui
pembayaran sewa sebagai beban dengan
dasar garis lurus selama masa sewa.
Under an operating lease, Group recognizes
the lease payments as an expense on a
straight-line basis over the lease term.
Sukuk
Sukuk adalah efek syariah berupa sertifikat
atau bukti kepemilikan yang bernilai sama
dan mewakili bagian yang tidak tertentu
(tidak terpisahkan atau tidak terbagi) atas:
(a) aset berwujud tertentu; (b) manfaat atas
aset berwujud tertentu baik yang sudah ada
maupun yang akan ada; (c) jasa yang
sudah ada maupun yang akan ada; (d) aset
proyek tertentu; atau (e) kegiatan investasi
yang telah ditentukan.
2.m. Sukuk
Sukuk are the sharia securities represented
by a certificate or evidence of ownership of
equal denomination and representing
individual ownership interest in (not
separated or divided): (a) particular
intangible assets; (b) existing or future
benefits of particular intangible assets;
(c) existing or future services; (d) particular
project assets; or (e) determined investment
activity.
Perusahaan menerapkan PSAK No. 110
(Revisi 2011) “Akuntansi Sukuk” didalam
melakukan transaksi sukuk. PSAK No. 110
(Revisi 2011) diterapkan untuk entitas yang
melakukan transaksi sukuk ijarah dan sukuk
mudharabah, baik sebagai penerbit sukuk
maupun investor sukuk.
Sukuk
ijarah
adalah
sukuk
yang
menggunakan
akad
ijarah.
Sukuk
mudharabah
adalah
sukuk
yang
menggunakan akad mudharabah.
The Company adopted PSAK No. 110
(Revised 2011) "Accounting Sukuk" in the
sukuk transaction. PSAK No. 110 (Revised
2011) is applied to an entity who enters
sukuk Ijarah sukuk mudaraba transactions,
either as sukuk issuers and investors.
Perusahaan Sebagai Penerbit
Sukuk Ijarah
Pengakuan awal sukuk ijarah dilakukan
pada saat sukuk ijarah diterbitkan. Sukuk
The Company as Issuer
Sukuk Ijarah
Initial recognition is done at the time of
sukuk ijarah issued. Sukuk Ijarah is
Draft/ April 28, 2017
Sukuk ijarah is a sukuk using ijarah’s
contract. Sukuk mudaraba is sukuk using a
mudharabah’s contract.
28
paraf:
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada
Tanggal 31 Desember 2016 dan 2015
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
2.n.
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2016 and 2015
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
ijarah diakui pada saat Perusahaan menjadi
pihak terikat dengan ketentuan penerbitan
sukuk ijarah.
recognized when the Company becomes a
party bound by the provisions of sukuk ijarah
issuance.
Sukuk ijarah diakui sebesar nilai nominal,
disesuaikan dengan premium atau diskonto,
dan biaya transaksi terkait dengan
penerbitannya.
Sukuk Ijarah is recognized at its nominal
amount, adjusted with any premium or
discount, and the transaction costs related
with the issuance.
Setelah pengakuan awal, jika jumlah
tercatat berbeda dengan nilai nominal yang
disebabkan karena penyesuaian yang
tersebut diatas, maka perbedaan tersebut
diamortisasi secara garis lurus selama
jangka waktu sukuk ijarah. Amortisasi
tersebut tidak diakui sebagai beban ijarah,
tetapi diakui sebagai beban penerbitan
sukuk ijarah.
After initial recognition, if the carrying
amount is different from the nominal value
due to the adjustments mentioned above,
the difference is amortized using a straight
line method over the period of sukuk ijarah.
Amortization is not recognized as an ijarah’s
expense, but is recognized as an issuance
expense of sukuk ijarah.
Beban Ijarah diakui pada saat terutang.
Ijarah expense recognized when accrued.
Sukuk ijarah disajikan sebagai liablitas
secara neto setelah premium atau diskonto
dan
biaya
transaksi
yang
belum
diamortisasi. Perusahaan menyajikan sukuk
ijarah menjadi liabilitas jangka panjang dan
liabilitas jangka pendek.
Sukuk Ijarah is presented as a liability at a
net of premium or discount and unamortized
transaction costs. The Company presents
Sukuk Ijarah as long-term liabilities and
short-term liabilities.
Aset Tetap
Aset tetap pada awalnya diakui sebesar
biaya perolehan yang meliputi harga
perolehannya dan setiap biaya yang dapat
diatribusikan langsung untuk membawa
aset ke kondisi dan lokasi yang diinginkan
agar aset siap digunakan sesuai intensi
manajemen.
2.n. Property, Plant and Equipment
Property, plant and equipment are initially
recognized at cost, which comprises its
purchase price and any cost directly
attributable in bringing the assets to the
location and condition necessary for it to be
capable of operating in the manner intended
by management.
Setelah pengakuan awal, aset tetap kecuali
tanah dinyatakan sebesar biaya perolehan
dikurangi akumulasi penyusutan dan
akumulasi rugi penurunan nilai. Dalam
menentukan penurunan nilai, PSAK No. 48
diterapkan dalam bagaimana entitas
menelaah jumlah jumlah tercatat aset,
bagaimana menentukan jumlah terpulihkan
aset, dan kapan mengakui atau membalik
kerugian penurunan nilai.
After initial recognition, property, plant and
equipment, except land, are carried at its
cost less any accumulated depreciation,
and any accumulated impairment losses. To
determine impairment, PSAK No. 48 applies
on how an entity reviews the carrying
amount of its assets, how it determines the
recoverable amount of an asset, and when it
recognises, or reverses the recognition of,
an impairment loss.
Tanah diakui sebesar harga perolehannya
dan tidak disusutkan.
Lands are recognized at its cost and are not
depreciated.
Penyusutan aset tetap dimulai pada saat
aset tersebut siap untuk digunakan sesuai
maksud penggunaannya dan dihitung
dengan menggunakan metode garis lurus
berdasarkan estimasi masa manfaat
ekonomis aset sebagai berikut:
Depreciation of property, plant and
equipment starts when its available for use
and its computed by using straight-line
method based on the estimated useful lives
of assets as follows:
Draft/ April 28, 2017
29
paraf:
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada
Tanggal 31 Desember 2016 dan 2015
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2016 and 2015
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Tahun/Years
Bangunan
Infrastruktur
Mesin
Peralatan Pabrik
Kendaraan
Perabot dan Peralatan Kantor
2.o.
10 – 20
10 – 20
4 – 20
8
4–8
4–8
Buildings
Infrastructures
Machinery
Factory Equipment
Vehicles
Office Furniture and Fixtures
Aset tetap yang dikonstruksi sendiri
disajikan sebagai bagian aset tetap sebagai
“Aset dalam penyelesaian” dan dinyatakan
sebesar biaya perolehannya. Semua biaya,
termasuk biaya pinjaman, yang terjadi
sehubungan
dengan
konstruksi
aset
tersebut dikapitalisasi sebagai bagian dari
biaya perolehan aset tetap dalam konstruksi.
Self-constructed
property,
plant
and
equipment are presented as part of the
property, plant and equipment under
“Construction in progress” and are stated at
its cost. All costs, including borrowing costs,
incurred in relation with the construction of
these assets are capitalized as part of the
cost of assets in construction.
Akumulasi biaya perolehan yang akan
dipindahkan ke masing-masing pos aset
tetap yang sesuai pada saat aset tersebut
selesai dikerjakan atau siap digunakan dan
disusutkan sejak beroperasi.
The accumulated costs will be transferred to
the respective property, plant and equipment
items at the time the asset is completed or
ready for use and are depreciated since the
operation.
Nilai tercatat dari suatu aset tetap dihentikan
pengakuannya pada saat pelepasan atau
ketika tidak terdapat lagi manfaat ekonomik
masa depan yang diharapkan dari
penggunaan
atau
pelepasannya.
Keuntungan atau kerugian yang timbul dari
penghentian pengakuan tersebut (yang
ditentukan sebesar selisih antara jumlah
hasil pelepasan neto, jika ada, dan jumlah
tercatatnya) dimasukkan dalam laba rugi
pada saat penghentian pengakuan tersebut
dilakukan.
The carrying amount of an item of property,
plant and equipment is derecognized on
disposal or when no future economic
benefits are expected from its use or
disposal. Any gain or loss arrising from
derecognition (that determined as the
difference between the net disposal
proceeds, if any, and the carrying amount of
the item) is included in profit or loss when
item is derecognized.
Pada akhir periode pelaporan, Perusahaan
melakukan penelaahan berkala atas masa
manfaat, nilai residu, metode penyusutan,
dan sisa umur pemakaian berdasarkan
kondisi teknis.
At the end of each reporting period, the
Company made regular review of the useful
lives, residual values, depreciation method
and residual life based on the technical
conditions.
Tanaman Perkebunan
Tanaman belum menghasilkan dinyatakan
sebesar harga perolehan yang meliputi
biaya
persiapan
lahan,
penanaman,
pemupukan dan pemeliharaan termasuk
biaya pinjaman yang digunakan untuk
membiayai pengembangan tanaman belum
menghasilkan dan biaya tidak langsung
lainnya yang diukur secara proporsional
berdasarkan luas hektar tanam.
2.o. Plantations
Immature plantations is recognized at cost
which consist of cost of land preparation,
planting, manuring and upkeeping, including
borrowing cost used to finance the
development of immature plantations and
other indirect cost which are measured in
proportion to the area wide of the fields.
Pada saat tanaman sudah menghasilkan,
akumulasi
harga
perolehan
tersebut
Once the plantations have matured,
accumulations of cost are reclassified to
Draft/ April 28, 2017
30
paraf:
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada
Tanggal 31 Desember 2016 dan 2015
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2016 and 2015
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
direklasifikasi ke tanaman menghasilkan.
Tanaman menghasilkan disusutkan dengan
metode garis lurus selama taksiran masa
produktif selama 25 tahun.
mature plantations. Mature plantations are
depreciated using the straight line method
according to its estimated useful life of
25 years.
Biaya Pinjaman
Biaya pinjaman yang dapat diatribusikan
langsung dengan perolehan, pembangunan
atau
pembuatan
aset
kualifikasian,
dikapitalisasi
sebagai
bagian
biaya
perolehan aset tersebut. Biaya pinjaman
lainnya diakui sebagai beban pada saat
terjadi. Biaya pinjaman dapat mencakup
beban bunga, beban keuangan dalam sewa
pembiayaan atau selisih kurs yang berasal
dari pinjaman dalam mata uang asing
sepanjang selisih kurs tersebut diperlakukan
sebagai penyesuaian atas biaya bunga.
2.p. Borrowing Cost
Borrowing costs that are directly attributable
to the acquisition, construction or production
of a qualifying asset, are capitalized as part
of the cost of that asset. Other borrowing
costs are recognized as an expense when
incurred. Borrowing costs may include
interest expense, finance charges in respect
of finance leases, or exchange differences
arising from foreign currency borrowings to
the extent that they are regarded as an
adjustment to interest costs.
Kapitalisasi biaya pinjaman dimulai pada
saat Grup telah melakukan aktivitas yang
diperlukan untuk mempersiapkan aset agar
dapat digunakan atau dijual sesuai dengan
intensinya serta pengeluaran untuk aset dan
biaya pinjamannya telah terjadi. Kapitalisasi
biaya pinjaman dihentikan ketika secara
substansial seluruh aktivitas yang diperlukan
untuk mempersiapkan aset kualifikasian
agar dapat digunakan atau dijual sesuai
dengan intensinya telah selesai.
Capitalization
of
borrowing
costs
commences when the Group undertakes
activities necessary to prepare the asset for
its intended use or sale and expenditures for
the asset and its borrowing costs has been
incurred. Capitalization of borrowing costs
ceases when substantially all the activities
necessary to prepare the qualifying assets
for its intended use or sale are complete.
2.q.
Biaya Tangguhan Pengurusan Hak atas
Tanah
Seluruh
biaya
sehubungan
dengan
perolehan
hak
kepemilikan
tanah
ditangguhkan hingga hak tersebut diperoleh.
2.q. Deferred Cost of Landrights Processing
All expenditures related to acquisition of
landrights is deferred until the right is
obtained.
2.r.
Aset Takberwujud
Aset takberwujud diukur sebesar nilai
perolehan pada pengakuan awal. Setelah
pengakuan awal, aset takberwujud dicatat
pada biaya perolehan dikurangi akumulasi
amortisasi dan akumulasi rugi penurunan
nilai, jika ada. Umur manfaat aset
takberwujud dinilai apakah terbatas atau
tidak terbatas.
2.r. Intangible Assets
Intangible asset is measured on initial
recognition at cost. After initial recognition,
intangible asset is carried at cost less any
accumulated
amortization
and
any
accumulated impairment loss, if any. The
useful life of intangible asset is assessed to
be eiter finite or indefinite.
2.p.
Aset takberwujud dengan umur manfaat
terbatas
Aset takberwujud dengan umur manfaat
terbatas diamortisasi selama umur manfaat
ekonomi dengan metode garis lurus.
Intangible asset with finite useful life
Piranti lunak diamortisasi selama umur
manfaat ekonomi dengan metode garis lurus
berdasarkan
taksiran
masa
manfaat
ekonomis selama 4 - 8 tahun.
Software is amortized over the economic
useful life with the straight-line method
based on the estimated useful life for 4 - 8
years.
Draft/ April 28, 2017
Intangible asset with finite life is amortized
over the economic useful life by using a
straight-line method.
31
paraf:
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada
Tanggal 31 Desember 2016 dan 2015
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
2.s.
2.t.
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2016 and 2015
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Periode amortisasi dan metode amortisasi
untuk aset takberwujud dengan umur
manfaat terbatas ditelaah setidaknya setiap
akhir tahun buku.
The amortization period and the amortization
method for an intangible asset with a finite
useful life are reviewed at least at each
financial year-end.
Aset takberwujud dengan umur manfaat
tidak terbatas
Aset takberwujud dengan umur manfaat
tidak terbatas tidak diamortisasi. Masa
manfaat aset takberwujud dengan umur tak
terbatas ditelaah setiap tahun untuk
menentukan apakah peristiwa dan keadaan
dapat terus mendukung penilaian bahwa
umur manfaat tetap tidak terbatas. Jika
tidak, perubahan masa manfaat dari tidak
terbatas menjadi terbatas diterapkan secara
prospektif.
Intangible asset with indefinite useful life
Aset takberwujud dengan umur tidak
terbatas diuji untuk penurunan nilai setiap
tahun dan kapanpun terdapat suatu indikasi
bahwa
aset
takberwujud
mungkin
mengalami penurunan nilai.
Intangible asset with indefinite life is tested
for impairment annually and whenever there
is an indication that the intangible asset may
be impaired.
Merek Dagang
Merek dagang diukur sebesar nilai
perolehan pada pengakuan awal. Setelah
pengakuan awal, merek dagang dicatat
pada biaya perolehan dikurangi akumulasi
rugi penurunan nilai, jika ada.
Trademark
Trademarks are measured at acquisition
cost on initial recognition. After initial
recognition, the trademark is recorded at
cost less accumulated impairment losses, if
any.
Merek dagang diukur sebesar nilai
perolehan pada pengakuan awal. Setelah
pengakuan awal, merek dagang dicatat
pada biaya perolehan dikurangi akumulasi
rugi penurunan nilai, jika ada.
Trademarks are measured at acquisition
cost on initial recognition. After initial
recognition, the trademarks is recorded at
cost less accumulated impairment losses , if
any .
Goodwill
Goodwill yang berasal dari suatu kombinasi
bisnis awalnya diukur pada biaya perolehan,
yang merupakan selisih lebih antara nilai
gabungan dari imbalan yang dialihkan,
jumlah setiap kepentingan nonpengendali,
dan nilai wajar kepentingan ekuitas yang
telah dimiliki pengakuisisi dalam pihak yang
diakuisisi atas jumlah neto terindentifikasi
dari aset yang diperoleh dan liabilitas yang
diambil alih.
2.s. Goodwill
Goodwill arising in a business combination is
initially measured at its cost, being the
excess of the sum of the consideration
transferred, the amount of any noncontrolling interests in the acquiree, and the
fair value of the acquirer's previously held
equity interest in the acquiree (if any) over
the net of the acquisition-date amounts of
the identifiable assets acquired and the
liabilities assumed.
Setelah pengakuan awal, goodwill yang
diperoleh dalam suatu kombinasi bisnis
diukur pada harga perolehan dikurangi
akumulasi rugi penurunan nilai. Goodwill
tidak diamortisasi.
After initial recognition, goodwill acquired in
a business combination is measured at cost
less any accumulated impairment losses.
Goodwill is not amortized.
Penurunan Nilai Aset
Pada setiap akhir periode pelaporan, Grup
menilai apakah terdapat indikasi aset
2.t. Impairment of Assets
At the end of each reporting period, the
Group assess whether there is any indication
Draft/ April 28, 2017
32
Intangible asset with indefinite life is not
amortized. The useful life of an intangible
asset with an indefinite life is reviewed
annually to determine whether events and
circumstances continue to support an
indefinite useful life assessment for that
asset. If they do not, the change in the useful
life assessment from indefinite to finite is
accounted for on a prospective basis.
paraf:
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada
Tanggal 31 Desember 2016 dan 2015
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
2.u.
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2016 and 2015
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
mengalami penurunan nilai. Jika terdapat
indikasi tersebut, Grup mengestimasi jumlah
terpulihkan
aset
tersebut.
Jumlah
terpulihkan ditentukan atas suatu aset
individual, dan jika tidak memungkinkan,
Grup menentukan jumlah terpulihkan dari
unit penghasil kas dari aset tersebut.
that an asset may be impaired. If any such
indication exists, the Group shall estimate
the recoverable amount of the asset.
Recoverable amount is determined for an
individual asset, if its is not possible, the
Group determines the recoverable amount of
the asset’s cash-generating unit.
Jumlah terpulihkan adalah jumlah yang lebih
tinggi antara nilai wajar dikurangi biaya
pelepasan dengan nilai pakainya. Nilai pakai
adalah nilai kini dari arus kas yang
diharapkan akan diterima dari aset atau unit
penghasil kas. Nilai kini dihitung dengan
menggunakan tingkat diskonto sebelum
pajak yang mencerminkan nilai waktu uang
dan risiko spesifik atas aset atau unit yang
penurunan nilainya diukur.
The recoverable amount is the higher of fair
value less costs to sell and its value in use.
Value in use is the present value of the
estimated future cash flows of the asset or
cash generating unit. Present values are
computed using pre-tax discount rates that
reflect the time value of money and the risks
specific to the asset or unit whose
impairment is being measured.
Jika, dan hanya jika, jumlah terpulihkan aset
lebih kecil dari jumlah tercatatnya, maka
jumlah tercatat aset diturunkan menjadi
sebesar jumlah terpulihkan. Penurunan
tersebut adalah rugi penurunan nilai dan
segera diakui dalam laba rugi.
If, and only if, the recoverable amount of an
asset is less than its carrying amount, the
carrying amount of the asset shall be
reduced to its recoverable amount. The
reduction is an impairment loss and is
recognized immediately in profit or loss.
Rugi penurunan nilai yang telah diakui
dalam periode sebelumnya untuk aset selain
goodwill dibalik jika, dan hanya jika, terdapat
perubahan estimasi yang digunakan untuk
menentukan
jumlah
terpulihkan
aset
tersebut sejak rugi penurunan nilai terakhir
diakui. Jika demikian, jumlah tercatat aset
dinaikan ke jumlah terpulihkannya. Kenaikan
ini merupakan suatu pembalikan rugi
penurunan nilai.
An impairment loss recognized in prior
period for an asset other than goodwill is
reversed if, and only if, there has been a
change in the estimates used to determine
the asset’s recoverable amount since the
last impairment loss was recognized. If this
is the case, the carrying amount of the asset
shall be increased to its recoverable
amount. That increase is a reversal of an
impairment loss.
Imbalan Kerja
Imbalan Kerja Jangka Pendek
Imbalan kerja jangka pendek diakui ketika
pekerja telah memberikan jasanya dalam
suatu periode akuntansi, sebesar jumlah
tidak terdiskonto dari imbalan kerja jangka
pendek yang diharapkan akan dibayar
sebagai imbalan atas jasa tersebut.
2.u. Employee Benefits
Short-term employee benefits
Short-term
employee
benefits
are
recognized when an employee has rendered
service during accounting period, at the
undiscounted
amount
of
short-term
employee benefits expected to be paid in
exchange for that service.
Imbalan kerja jangka pendek mencakup
antara lain upah, gaji, bonus dan insentif.
Short term employee benefits include such
as wages, salaries, bonus and incentive.
Imbalan Pascakerja
Imbalan pascakerja seperti pensiun, uang
pisah dan uang penghargaan masa kerja
dihitung
berdasarkan
Undang-Undang
Ketenagakerjaan
No.13/2003
(”UU
13/2003”).
Post-employment Benefits
Post-employment
benefits
such
as
retirement, severance and service payments
are calculated based on Labor Law
No. 13/2003 (“Law 13/2003”).
Draft/ April 28, 2017
33
paraf:
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada
Tanggal 31 Desember 2016 dan 2015
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
2.v.
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2016 and 2015
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Grup mengakui jumlah liabilitas imbalan
pasti neto sebesar nilai kini kewajiban
imbalan pasti pada akhir periode pelaporan
dikurangi nilai wajar aset program yang
dihitung oleh aktuaris independen dengan
menggunakan metode Projected Unit Credit.
Nilai kini kewajiban imbalan imbalan pasti
ditentukan dengan mendiskontokan imbalan
tersebut.
The Group recognizes the amount of the net
defined benefit liability at the present value
of the defined benefit obligation at the end of
the reporting period less the fair value of
plan assets which calculated by independent
actuaries using the Projected Unit Credit
method. Present value benefit obligation
determine by discounting the benefit.
Grup mencatat tidak hanya kewajiban
hukum berdasarkan persyaratan formal
program imbalan pasti, tetapi juga kewajiban
konstruktif yang timbul dari praktik informal
entitas.
The Group account not only for its legal
obligation under the formal terms of a
defined benefit plan, but also for any
constructive obligation that arises from the
entity’s informal practices.
Biaya jasa kini, biaya jasa lalu dan
keuntungan
atau
kerugian
atas
penyelesaian, serta bunga neto atas
liabilitas (aset) imbalan pasti neto diakui
dalam laba rugi.
Current service cost, past service cost and
gain or loss on settlement, and net interets
on the net defined benefit liability (asset) are
recognized in profit and loss.
Pengukuran kembali atas liabilitas (aset)
imbalan pasti neto yang terdiri dari
keuntungan dan kerugian aktuarial, imbal
hasil atas aset program dan setiap
perubahan dampak batas atas aset diakui
sebagai penghasilan komprehensif lain.
The remeasurement of the net defined
benefit liability (assets) comprises actuarial
gains and losses,the return on plan assets,
and any change in effect of the asset ceiling
are recognized in other comprehensive
income.
Kombinasi Bisnis Entitas Sepengendali
2.v. Business Combination between Entities
Under Common Control
The business combination between entities
under common control, such as transfers of
assets, liabilities, shares or other ownership
instruments by re-organizing entities within
the same group, do not represent changes of
ownership in terms of economic substance
and thus do not result in a gain or loss for the
group companies as a whole or for the
individual entity in the group.
Kombinasi
bisnis
antara
entitas
sepengendali berupa pengalihan aset,
liabilitas, saham atau instrumen kepemilikan
lainnya yang dilakukan dalam rangka
reorganisasi entitas-entitas yang berada
dalam satu kelompok yang sama, bukan
merupakan perubahan pemilikan dalam arti
substansi
ekonomi,
sehingga
tidak
menimbulkan laba atau rugi bagi seluruh
kelompok perusahaan ataupun bagi entitas
dalam kelompok perusahaan tersebut.
Karena kombinasi bisnis antara entitas
sepengendali
tidak
mengakibatkan
perubahan substansi ekonomi pemilikan
atas aset, liabilitas, saham atau instrumen
kepemilikan lainnya yang dipertukarkan,
maka
aset
ataupun
liabilitas
yang
pemilikannya dialihkan (dalam bentuk
hukumnya) dicatat sesuai dengan nilai buku
seperti penggabungan usaha berdasarkan
metode penyatuan kepemilikan.
Since
business
combination
between
companies under common control do not
result in changes in economic substance of
ownership in transferred assets, shares,
liabilities or other ownership instruments, the
transferred assets or liabilities (in legal form)
are recorded at book value in a manner
similar to business combination transactions
using the pooling of interest method.
Selisih antara harga pengalihan dengan
nilai buku tersebut bukan merupakan
The difference between transfer price and
book value is not a Goodwill. The difference
Draft/ April 28, 2017
34
paraf:
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada
Tanggal 31 Desember 2016 dan 2015
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
2.w.
2.x.
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2016 and 2015
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Goodwill. Selisih tersebut dicatat sebagai
akun “Selisih Nilai Transaksi Restrukturisasi
Entitas Sepengendali” dan disajikan dalam
pos tambahan modal disetor sebagai unsur
ekuitas. Akun ini tidak dapat diakui sebagai
laba rugi direalisasi maupun direklasifikasi
ke saldo laba.
is recorded as "Difference in Value from
Restructuring Transactions Entities Under
Common Control" and presented in additional
paid in capital as a component of equity. This
account can not be recognized as realized
profit or loss nor reclassified to retained
earning.
Bila entitas yang menerima bisnis kemudian
melepas entitas bisnis yang sebelumnya
diperoleh, akun tambahan modal disetor
yang dicatat sebelumnya, tidak dapat diakui
sebagai laba rugi direalisasi maupun
direklasifikasi ke saldo laba.
If the entity that received the business,
subsequently dispose the business entity
acquired previously, the additional paid-in
capital recorded before, can not be
recognized as a realized gain or loss nor
reclassified to retain earning.
Entitas yang menerima bisnis, dalam
kombinasi bisnis entitas sepengendali,
mengakui selisih antara jumlah imbalan
yang dialihkan dan jumlah tercatat dari
setiap transaksi kombinasi bisnis entitas
sepengendali di ekuitas dalam akun
tambahan modal disetor.
An entity that receives the business, in a
business combination of entities under
common control, recognizes the difference
between the amount of the consideration
transferred and the carrying amount of each
transaction is a business combination of
entities under common control in equity
under additional paid-in capital.
Pengakuan Pendapatan dan Beban
Grup mengakui pendapatan menggunakan
metode akrual. Pendapatan dari penjualan
diakui saat barang telah diserahkan kepada
pembeli.
2.w.Revenue and Expense Recognition
The Group recognize revenue using the
accrual method. Revenue from sales are
recognized when goods have been delivered
to the customer.
Beban diakui pada saat terjadinya dengan
dasar akrual.
Expenses are recognized as incurred on an
accruals basis.
Pajak Penghasilan
Beban pajak adalah jumlah gabungan pajak
kini
dan
pajak
tangguhan
yang
diperhitungkan dalam menentukan laba rugi
pada suatu periode. Pajak kini dan pajak
tangguhan diakui dalam laba rugi, kecuali
pajak penghasilan yang timbul dari
transaksi atau peristiwa yang diakui dalam
penghasilan komprehensif lain atau secara
langsung di ekuitas. Dalam hal ini, pajak
tersebut masing-masing diakui dalam
penghasilan komprehensif lain atau ekuitas
2.x. Income Tax
Tax expense is the aggregate amount
included in the determinination of profit or
loss for the period in respect of current tax
and deferred tax. Current tax and deferred
tax is recognized in profit or loss, except for
income tax arising from transactions or
events that are recognized in other
comprehensive income or directly in equity.
In this case, the tax is recognized in other
comprehensive
income
or
equity,
respectively.
Jumlah pajak kini untuk periode berjalan
dan periode sebelumnya yang belum
dibayar diakui sebagai liabilitas. Jika jumlah
pajak yang telah dibayar untuk periode
berjalan dan periode-periode sebelumnya
melebihi jumlah pajak yang terutang untuk
periode tersebut, maka kelebihannya diakui
sebagai aset. Liabilitas (aset) pajak kini
untuk periode berjalan dan periode
sebelumnya diukur sebesar jumlah yang
Current tax for current and prior periods shall,
to the extent unpaid, be recognized as a
liability. If the amount already paid in respect
of current and prior periods exceeds the
amount due for those periods, the excess
shall be recognized as an asset. Current tax
liabilities (assets) for the current and prior
periods shall be measured at the amount
expected to be paid to (recovered from) the
taxation authorities, using the tax rates (and
.
Draft/ April 28, 2017
35
paraf:
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada
Tanggal 31 Desember 2016 dan 2015
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2016 and 2015
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
diperkirakan
akan
dibayar
kepada
(direstitusi dari) otoritas perpajakan, yang
dihitung menggunakan tarif pajak (dan
undang-undang pajak) yang telah berlaku
atau secara substantif telah berlaku pada
akhir periode pelaporan.
tax laws) that have been enacted or
substantively enacted by the end of the
reporting period.
Manfaat terkait dengan rugi pajak yang
dapat ditarik untuk memulihkan pajak kini
dari periode sebelumnya diakui sebagai
aset. Aset pajak tangguhan diakui untuk
akumulasi rugi pajak belum dikompensasi
dan kredit pajak belum dimanfaatkan
sepanjang kemungkinan besar laba kena
pajak masa depan akan tersedia untuk
dimanfaatkan dengan rugi pajak belum
dikompensasi dan kredit pajak belum
dimanfaatkan.
Tax benefits relating to tax loss that can be
carried back to recover current tax of a
previous periods is recognized as an asset.
Deferred tax asset is recognized for the
carryforward of unused tax losses and
unused tax credit to the extent that it is
probable that future taxable profit will be
available against which the unused tax
losses and unused tax credits can be utilized.
Seluruh perbedaan temporer kena pajak
diakui sebagai liabilitas pajak tangguhan,
kecuali perbedaan temporer kena pajak
yang berasal dari:
a) pengakuan awal goodwill; atau
b) pengakuan awal aset atau liabilitas dari
transaksi yang bukan kombinasi bisnis
dan
pada
saat
transaksi tidak
mempengaruhi laba akuntansi atau laba
kena pajak (rugi pajak).
A deferred tax liability shall be recognized for
all taxable temporary differences, except to
the extent that the deferred tax liability arises
from:
a) the initial recognition of goodwill; or
b) the initial recognition of an asset or
liability in a transaction which is not a
business combination and at the time of
the transaction, affects neither accounting
profit nor taxable profit (tax loss).
Aset pajak tangguhan diakui untuk seluruh
perbedaan temporer dapat dikurangkan
sepanjang kemungkinan besar laba kena
pajak akan tersedia sehingga perbedaan
temporer
dapat
dimanfaatkan
untuk
mengurangi laba dimaksud, kecuali jika aset
pajak tangguhan timbul dari pengakuan
awal aset atau pengakuan awal liabilitas
dalam transaksi yang bukan kombinasi
bisnis dan pada saat transaksi tidak
mempengaruhi laba akuntansi atau laba
kena pajak (rugi pajak).
A deferred tax asset shall be recognized for
all deductible temporary differences to the
extent that it is probable that taxable profit
will be available against which the deductible
temporary difference can be utilized, unless
the deferred tax asset arises from the initial
recognition of an asset or liability in a
transaction that is not a business
combination and at the time
of the
transaction affects neither accounting profit
nor taxable profit (tax loss).
Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur
dengan menggunakan tarif pajak yang
diharapkan berlaku ketika aset dipulihkan
atau liabilitas diselesaikan, berdasarkan tarif
pajak (dan peraturan pajak) yang telah
berlaku atau secara substantif telah berlaku
pada akhir periode pelaporan. Pengukuran
aset dan liabilitas pajak tangguhan
mencerminkan konsekuensi pajak yang
sesuai dengan cara Grup memperkirakan,
pada akhir periode pelaporan, untuk
memulihkan atau menyelesaikan jumlah
tercatat aset dan liabilitasnya.
Deferred tax assets and liabilities are
measured at the tax rates that are expected
to apply to the period when the asset is
realized or the liability is settled, based on tax
rates (and tax laws) that have been enacted
or substantively enacted by the end of the
reporting period. The measurement of
deferred tax liabilities and deferred tax assets
shall reflect the tax consequences that would
follow from the manner in which the Group
expects, at the end of the reporting period, to
recover or settle the carrying amount of its
assets and liabilities.
Draft/ April 28, 2017
36
paraf:
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada
Tanggal 31 Desember 2016 dan 2015
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2016 and 2015
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Jumlah tercatat aset pajak tangguhan
ditelaah
ulang
pada
akhir
periode
pelaporan. Grup mengurangi jumlah tercatat
aset pajak tangguhan jika kemungkinan
besar laba kena pajak tidak lagi tersedia
dalam jumlah yang memadai untuk
mengkompensasikan sebagian atau seluruh
aset pajak tangguhan tersebut. Setiap
pengurangan
tersebut
dilakukan
pembalikan atas aset pajak tangguhan
hingga kemungkinan besar laba kena pajak
yang tersedia jumlahnya memadai.
The carrying amount of a deferred tax asset
reviewed at the end of each reporting period.
The Group shall reduce the carrying amount
of a deferred tax asset to the extent that it is
no longer probable that sufficient taxable
profit will be available to allow the benefit of
part or all of that deferred tax asset to be
utilized. Any such reduction shall be reversed
to the extent that it becomes probable that
sufficient taxable profit will be available.
Grup melakukan saling hapus aset pajak
tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan
jika dan hanya jika:
a) Grup
memiliki
hak
yang
dapat
dipaksakan
secara
hukum
untuk
melakukan saling hapus aset pajak kini
terhadap liabilitas pajak kini; dan
The Group offset deferred tax assets and
deferred tax liabilities if, and only if:
b) aset pajak tangguhan dan liabilitas pajak
tangguhan
terkait
dengan
pajak
penghasilan yang dikenakan oleh
otoritas perpajakan yang sama atas:
i. entitas kena pajak yang sama; atau
ii. entitas kena pajak yang berbeda yang
bermaksud untuk memulihkan aset
dan liabilitas pajak kini dengan dasar
neto, atau merealisasikan aset dan
menyelesaikan
liabilitas
secara
bersamaan, pada setiap periode
masa depan dimana jumlah signifikan
atas aset atau liabilitas pajak
tangguhan
diperkirakan
untuk
diselesaikan atau dipulihkan.
b) the deferred tax assets and the deferred
tax liabilities relate to income taxes
levied by the same taxation authority on
either:
i.
the same taxable entity; or
ii.
different taxable entities which
intend either to settle current tax
liabilities and assets on a net
basis, or to realize the assets and
settle the liabilities simultaneously,
in each future period in which
significant amounts of deferred tax
liabilities or assets are expected to
be settled or recovered.
Grup melakukan saling hapus atas aset
pajak kini dan liabilitas pajak kini jika dan
hanya jika, Grup:
a) Memiliki hak yang dapat dipaksakan
secara hukum untuk melakukan saling
hapus atas jumlah yang diakui; dan
b) Bermaksud
untuk
menyelesaikan
dengan dasar neto atau merealisasikan
aset dan menyelesaikan liabilitas secara
bersamaan.
The Group offset current tax assets and
current tax liabilities if, and only if, the Group:
2.y. Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan
Jumlah terpulihkan suatu aset nonkeuangan diestimasi pada saat kejadiankejadian
atau
perubahan-perubahan
keadaan yang mengindikasikan bahwa
jumlah tercatatnya mungkin tidak dapat
dipulihkan. Penurunan nilai aset diakui
sebagai rugi tahun berjalan.
2.y. Impairment of Non-Financial Assets
The amount of recoverable assets shall be
estimated at the time of the events or
changes in circumstances indicate that the
carrying value may not be recoverable. An
impairment loss is recognized in the current
year.
Draft/ April 28, 2017
a) the Group has a legally enforceable right
to set-off current tax assets against
current tax liabilities; and
a) Has legally enforceable right to set-off
the recognized amounts, and
b) Intends either to settle on a net basis or to
realize the assets and settle liabilities
simultaneously.
37
paraf:
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada
Tanggal 31 Desember 2016 dan 2015
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2016 and 2015
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Rugi penurunan nilai yang telah diakui pada
periode sebelumnya dibalik, jika dan hanya
jika, terdapat perubahan estimasi yang
digunakan untuk menentukan jumlah
terpulihkan aset tersebut sejak rugi
penurunan nilai terakhir diakui. Jika
demikian, jumlah tercatat aset dinaikkan
ke jumlah terpulihkannya. Kenaikan ini
merupakan
suatu
pembalikan
rugi
penurunan nilai. Jumlah tercatat aset yang
meningkat
karena
pembalikan
rugi
penurunan nilai, tidak boleh melebihi jumlah
tercatat seandainya aset tidak mengalami
rugi
penurunan
nilai
pada
periode
sebelumnya.
Impairment loss been recognized in prior
periods is reversed, if and only if, there is a
change in the estimates used to determine
the asset's recoverable amount since the
last impairment loss was recognized. If so,
the carrying amount of the asset is
increased to its recoverable amount. This
increase is a reversal of an impairment loss.
Total assets increased due to the reversal
of an impairment loss, should not exceed
the carrying amount if the asset does not
experience an impairment loss in the
previous period.
2.z. Segmen Operasi
Grup
menyajikan
segmen
operasi
berdasarkan informasi keuangan yang
digunakan oleh pengambil keputusan
operasional dalam menilai kinerja segmen
dan menentukan alokasi sumber daya yang
dimilikinya. Segmetasi berdasarkan aktivitas
dari setiap kegiatan operasi entitas legal di
dalam Grup.
2.z. Operating Segment
Group presented operating segments
based on the financial information used by
the chief operating decision maker in
assessing the performance of segments
and in the allocation of resources. The
segments are based on the activities of
each of the operating legal entities within
the Group.
Segmen operasi adalah suatu komponen
dari entitas:
 yang terlihat dalam aktivitas bisnis yang
memperoleh
pendapatan
dan
menimbulkan
beban
(termasuk
pendapatan dan beban yang terkait
dengan transaksi dengan komponen
lain dari entitas yang sama);
 hasil operasinya dikaji ulang secara
berkala oleh kepala operasional untuk
pembuatan keputusan tentang sumber
daya yang dialokasikan pada segmen
tersebut dan menilai kinerjanya; dan
 tersedia informasi keuangan yang dapat
dipisahkan.
An operating segment is a component of
the entity:
 that engages in business activities from
which it may earn revenues and incur
expenses (including revenues and
expenses relating to the transactions
with other components of the same
entity);
 whose operating results are regularly
reviewed by chief operating decision
maker to make decisions about
resources to be allocated to the segment
and assesses its performance; and
 for which separate financial information
is available.
2.aa. Laba per Saham
Laba per saham dasar dihitung dengan
membagi laba atau rugi yang dapat
diatribusikan kepada pemegang saham
biasa entitas induk dengan jumlah rata-rata
tertimbang saham biasa yang beredar
dalam suatu periode.
2.aa. Earnings per Share
Basic earnings per share is computed by
dividing the profit or loss attributable to
ordinary equity holders of the parent entity
by the weighted average number of ordinary
shares outstanding during the period.
2.bb Sumber Estimasi Ketidakpastian dan
Pertimbangan Akuntansi Penting
Penyusunan laporan keuangan sesuai
dengan Standar Akuntansi Keuangan
di Indonesia mengharuskan manajemen
untuk membuat asumsi dan estimasi yang
2.bb Sources of Estimation Uncertainty and
Significant Accounting Judgement
The preparation of the consolidated financial
statements in accordance with the
Indonesian Financial Accounting Standards
requires the management to make
Draft/ April 28, 2017
38
paraf:
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada
Tanggal 31 Desember 2016 dan 2015
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2016 and 2015
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
dapat mempengaruhi jumlah tercatat aset
dan liabilitas tertentu pada akhir tahun
pelaporan.
assumptions and estimates that could affect
the carrying amounts of certain assets and
liabilities at end of reporting year.
Dalam penyusunan laporan keuangan
konsolidasian ini, asumsi akuntansi telah
dibuat dalam proses penerapan kebijakan
akuntansi
yang
memiliki
pengaruh
signifikan terhadap jumlah tercatat aset dan
liabilitas
pada
laporan
keuangan
konsolidasian. Selain itu juga terdapat
asumsi akuntansi mengenai sumber
estimasi ketidakpastian pada akhir tahun
pelaporan yang dapat mempengaruhi
secara material jumlah tercatat aset dan
liabilitas untuk tahun pelaporan berikutnya.
In the preparation of these consolidated
financial
statements,
accounting
assumptions have been made in the
process of applying accounting policies that
may affect the carrying amounts of assets
and liabilties in the consolidated financial
statements. In addition, there are
accounting assumptions about the sources
of estimation uncertainty at end of reporting
year that could materially affect the carrying
amounts of assets and liabilities in the
subsequent reporting year.
Manajemen secara periodik menelaah
asumsi dan estimasi ini untuk memastikan
bahwa asumsi dan estimasi telah dibuat
berdasarkan semua informasi relevan yang
tersedia pada tanggal tersebut dimana
laporan keuangan konsolidasian disusun.
Karena terdapat ketidakpastian yang
melekat dalam pembuatan estimasi, nilai
aset dan liabilitas yang akan dilaporkan
di masa mendatang akan berbeda dari
estimasi tersebut.
The management periodically reviews
them to ensure that the assumptions and
estimates have been made based on all
relevant information available on the date
in which the consolidated financial
statements have been prepared. Because
there is inherent uncertainty in making
estimates, the value of assets and liabilities
to be reported in the future might differ
from those estimates.
Penyisihan Penurunan Nilai Piutang
Secara umum manajemen menganalisis
kecukupan penyisihan piutang berdasarkan
beberapa
hal,
yaitu
antara
lain
menganalisis historis piutang tak tertagih,
konsentrasi
piutang
masing-masing
pelanggan, kelayakan kredit yang diberikan
dan perubahan jangka waktu pelunasan.
Analisis
tersebut
dilakukan
secara
individual terhadap jumlah piutang yang
signifikan, sedangkan kelompok piutang
yang tidak signifikan dilakukan atas dasar
kolektif. Pada tanggal pelaporan, jumlah
tercatat piutang telah mencerminkan nilai
wajarnya dan nilai tercatat tersebut dapat
berubah secara material pada periode
pelaporan berikutnya, namun perubahan itu
bukan berasal dari asumsi maupun
estimasi yang dibuat pada tanggal
pelaporan ini (lihat Catatan 4).
Allowance for Impairment of Accounts
Receivable
In general, the management analyzes the
adequacy of the allowance for impairment
based on several data, which include
analyzing historical bad debts, the
concentration of each customer's trade
receivables, credit worthiness and changes
in a given period of repayment. The
analysis is carried out individually on a
significant amount of accounts receivable,
while the insignificant group of trade
receivables is carried on the collective
basis. At the reporting date, the carrying
amount of trade receivables has been
reflected at fair value and the carrying
value may change materially in the
subsequent reporting period. The change,
however, will not be attributable to the
assumptions and estimates made as of this
reporting date (see Note 4).
Estimasi Pajak Tangguhan
Aset pajak tangguhan diakui hanya jika
besar kemungkinan aset tersebut akan
terpulihkan dalam bentuk manfaat ekonomi
yang
akan
diterima pada
periode
mendatang, dimana perbedaan temporer
Deferred Tax Estimation
Deferred tax assets recognized only if it is
probable that the asset will be recovered in
the form of economic benefits to be
received in future periods, in which the
temporary differences and tax losses can
Draft/ April 28, 2017
39
paraf:
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada
Tanggal 31 Desember 2016 dan 2015
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2016 and 2015
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
dan akumulasi rugi fiskal masih dapat
digunakan.
Manajemen
juga
mempertimbangkan estimasi laba kena
pajak di masa datang dan perencanaan
strategis perpajakan dalam mengevaluasi
aset pajak tangguhannya agar sesuai
dengan peraturan perpajakan yang berlaku
maupun perubahannya. Sebagai akibatnya,
terkait dengan sifat bawaannya, ada
kemungkinan bahwa perhitungan pajak
tangguhan berhubungan dengan pola yang
kompleks dimana penilaian memerlukan
pertimbangan
dan
tidak
diharapkan
menghasilkan perhitungan yang akurat.
Estimasi pajak tangguhan disajikan dalam
Catatan 9.b.
still be used. Management also considers
the future estimated taxable income and
strategic tax planning in order to evaluate
its deferred tax assets in accordance with
applicable tax laws and its updates. As a
result, related to its inherent nature, it is
likely that the calculation of deferred taxes
is related to a complex pattern where
assessment requires a judgment and is not
expected
to
provide
an
accurate
calculation. Deferred tax assets estimation
presented in Note 9.b
Estimasi Umur Manfaat Ekonomis Aset
Tetap dan Tanaman Perkebunan
Manajemen melakukan penelahaan berkala
atas masa manfaat ekonomis aset tetap
dan tanaman perkebunan berdasarkan
faktor-faktor seperti kondisi fisik dan teknis
serta perkembangan teknologi mesin
di masa depan dan kondisi tanah. Hasil
operasi di masa depan akan dipengaruhi
secara material atas perubahan estimasi ini
yang diakibatkan oleh perubahan faktor
yang telah disebutkan di atas. Perubahan
estimasi umur manfaat aset tetap dan
tanaman
perkebunan,
jika
terjadi,
diperlakukan secara prosepektif sesuai
PSAK No. 25 (Revisi 2010) “Kebijakan
Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi
dan Kesalahan”. Nilai tercatat aset tetap
disajikan dalam Catatan 13 dan 14.
Estimated Useful Lives of Property,
Plant and Equipment and Plantations
The management makes a periodic review
of the useful lives of property, plant and
equipment and plantations based on
several factors such as physical and
technical conditions and development of
machinery technology in the future and
land condition. The results of future
operations will be materially influenced by
the change in estimate as caused by
changes in the factors above mentioned.
Changes in estimated useful life of
property, plant and equipment and
plantations, if any, are prospectively
treated in accordance with PSAK No. 25
(Revised 2010), “Accounting Policies,
Changes in Accounting Estimates and
Errors”. Carrying value of property, plant
and equipment presented in Notes 13 and
14.
Penurunan Nilai Goodwill dan Merek
Dagang
Dalam melakukan estimasi penurunan nilai
goodwill dan merek dagang, manajemen
Grup melakukan analisis dan assessment
atas kemampuan unit penghasil kas
goodwill dan merek dagang, kondisi
perubahan operasi entitas akuisisian dan
pengalihan unit penghasil goodwill. Bila
terdapat indikasi penurunan kemampuan
unit penghasil kas dalam menghasilkan kas
dan manajemen berkeyakinan bahwa unit
penghasil kas mengalami penurunan
kemampuan dalam menghasilkan kas,
maka
manajemen
akan
melakukan
impairment atas goodwill dan merek
dagang. Bila terjadi perubahan operasional
Impairment of Goodwill and Trademark
Draft/ April 28, 2017
In estimating the impairment of goodwill
and trademark, the Group’s management
performs analysis and assessment of the
ability of the cash generating unit of
goodwill and trademark, the change of the
operating conditions of acquired entity and
transfer of goodwill generating unit. If there
are indications of a decrease in the ability
of the cash generating unit in generating
cash and management believes that the
cash generating unit decrease the ability to
generate cash, then the management will
do the impairment of goodwill and
trademark. If there is a change in the
operational business units and/ or cash-
40
paraf:
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada
Tanggal 31 Desember 2016 dan 2015
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2016 and 2015
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
unit bisnis dan/atau unit penghasil kas telah
dialihkan, maka seluruh nilai goodwill yang
dicatat sebelumnya akan diturunkan
nilainya. Nilai tercatat goodwill dan merek
disajikan pada Catatan 16 dan 17.
generating unit has been transferred, the
entire value of goodwill previously recorded
will be impaired. The carrying value of
goodwill and trademark is presented in
Notes 16 and 17, respectively.
Liabilitas Imbalan Pascakerja
Nilai kini kewajiban
imbalan pasti
tergantung pada beberapa faktor yang
ditentukan
dengan
dasar
aktuarial
berdasarkan beberapa asumsi. Asumsi
yang digunakan untuk menentukan biaya
(penghasilan) tersebut mencakup tingkat
diskonto. Perubahan asumsi ini akan
mempengaruhi jumlah tercatat imbalan
pascakerja
Post-employment Benefits Liability
The present value of post-employment
benefits liability depends on several factors
that are determined on an actuarial basis
based
on
several
assumptions.
Assumptions used to determine the cost
(income) include the discount rate.
Changes in these assumptions will affect
the carrying amount of post-employment
benefits.
Grup menentukan tingkat diskonto yang
sesuai pada akhir periode pelaporan, yakni
tingkat suku bunga yang digunakan untuk
menentukan nilai kini arus kas keluar masa
depan estimasian yang diharapkan untuk
menyelesaikan
liabilitas.
Dalam
menentukan tingkat suku bunga yang
sesuai, Grup mempertimbangkan tingkat
suku bunga obligasi pemerintah yang
didenominasikan dalam mata uang Rupiah
dan memiliki jangka waktu yang serupa
dengan jangka waktu liabilitas yang terkait.
The Group determines the appropriate
discount rate at the end of the reporting
period by the interest rate used to
determine the present value of future cash
outflows expected to settle an estimated
liability. In determining the appropriate
level of interest rates, the Group considers
the interest rate of government bonds
denominated in Rupiah that have a similar
period to the corresponding liability.
Asumsi kunci lainnya sebagian ditentukan
berdasarkan kondisi pasar saat ini, selama
periode
dimana
liabilitas
imbalan
pascakerja
terselesaikan.
Perubahan
asumsi imbalan kerja ini akan berdampak
pada pengakuan keuntungan atau kerugian
aktuarial pada akhir periode pelaporan.
Informasi mengenai asumsi dan jumlah
liabilitas dan beban imbalan pascakerja
diungkapkan pada Catatan 24.
Another key assumption is partly
determined by current market conditions
during the period in which the postemployment benefits liability is resolved.
Changes in the employee benefits
assumption will impact recognition of
actuarial gains or losses at the end of the
reporting period. Informastion about postemployement benefits presented in Note
24.
Nilai Wajar atas Instrumen Keuangan
Bila nilai wajar aset keuangan dan liabilitas
keuangan yang tercatat pada laporan posisi
keuangan konsolidasian tidak tersedia di
pasar
aktif,
ditentukan
dengan
menggunakan berbagai teknik penilaian
termasuk penggunaan model matematika.
Masukan (input) untuk model ini berasal
dari data pasar yang bisa diamati
sepanjang data tersebut tersedia. Bila data
pasar yang bisa diamati tersebut tidak
tersedia,
pertimbangan
manajemen
diperlukan untuk menentukan nilai wajar.
Nilai wajar atas instrumen keuangan
disajikan dalam Catatan 41.
Fair Value of Financial Instruments
When the fair value of financial assets and
liabilities recorded in the consolidated
statements of financial position is not
available in an active market, it is
determined using valuation techniques
including the use of mathematical models.
Input for this model is derived from
observable market data through the data
available. When observable market data is
not available, management judgment is
required to determine the fair value. Fair
value of financial instruments presented in
Note 41.
Draft/ April 28, 2017
41
paraf:
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada
Tanggal 31 Desember 2016 dan 2015
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
3.
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2016 and 2015
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kas dan Setara Kas
3. Cash and Cash Equivalents
2016
Rp
Kas
Bank - Pihak Ketiga
Rupiah
PT Bank Central Asia Tbk
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
PT Bank Rabobank International Indonesia
Citibank, N.A., Indonesia
2015
Rp
450
860
86,025
24,840
17,746
7,881
167,265
1,386
26,414
1,146
PT Bank Danamon Tbk
5,681
1,201
PT Bank Danamon Tbk
PT Bank UOB Indonesia
5,140
630
PT Bank UOB Indonesia
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
4,527
14,124
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Maybank Indonesia Tbk
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
PT Bank Syariah Mandiri
4,361
4,097
2,042
3
1,889
2,724
PT Bank Maybank Indonesia Tbk
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
PT Bank Syariah Mandiri
JP Morgan Chase Bank, N.A
Standard Chartered Plc
PT Bank Permata Tbk
PT Bank BRISyariah
Lain-lain (di bawah Rp1.000)
1,696
1,685
1,538
1,178
823
1,597
420
2,298
1,079
943
JP Morgan Chase Bank, N.A
Standard Chartered Plc
PT Bank Permata Tbk
PT Bank BRISyariah
Others (below Rp1,000 each)
4,118
9,619
PT Bank UOB Indonesia
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
411
4,464
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Central Asia Tbk
903
1,544
PT Bank Central Asia Tbk
2,298
825
Others (below Rp1,000 each)
176,990
239,571
Dolar AS
US Dollar
PT Bank UOB Indonesia
Lain-lain (masing-masing di bawah Rp1.000)
Sub Jumlah
Cash on Hand
Cash in Banks - Third Parties
Rupiah
PT Bank Central Asia Tbk
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
PT Bank Rabobank International Indonesia
Citibank, N.A., Indonesia
Deposito Berjangka - Pihak Ketiga
Subtotal
Time Deposits - Third Parties
Rupiah
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
Rupiah
100,100
325,325
PT Bank BRISyariah
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
15,000
20,000
PT Bank BRISyariah
PT Bank DBS Indonesia
3,000
1,500
PT Bank DBS Indonesia
PT Bank UOB Indonesia
33
39
PT Bank UOB Indonesia
353
1,219
PT Bank UOB Indonesia
118,486
348,083
Subtotal
295,926
588,514
Dolar AS
US Dollar
PT Bank UOB Indonesia
Sub Jumlah
Jumlah
Total
Informasi kas dan setara kas dalam mata uang
asing disajikan dalam Catatan 40.
Information
cash
and
cash
equivalents
denominated in foreign currency are presented in
Note 40.
Suku bunga kontraktual dan jangka waktu
deposito berjangka adalah sebagai berikut:
Contractual interest rates and the period of time
deposits are as follows:
Suku bunga kontraktual per tahun
Rupiah
Dolar AS
Jangka Waktu
2016
2015
4.50% - 5.15%
0.75%
1 - 3 bulan/
months
4.5% - 8.75%
0.65% - 0.75%
1 - 3 bulan/
months
Profit sharing and period of maturity applied for
sharia time deposits are as follows:
Tingkat nisbah yang berlaku untuk deposito
berjangka syariah adalah sebagai berikut:
Draft/ April 28, 2017
Contractual interest rate per annum
Rupiah
US Dollar
Period of Maturity
42
paraf:
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada
Tanggal 31 Desember 2016 dan 2015
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
Tingkat bagi hasil per tahun
Jangka Waktu
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2016 and 2015
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
2016
2015
56.00% - 74.00%
1 bulan/
month
53.00% - 65.00%
1 bulan/
month
As of December 31, 2016 and 2015, there are no
placement of cash and cash equivalents
at related party.
Pada tanggal 31 Desember 2016 dan 2015, tidak
terdapat penempatan kas dan setara kas pada
pihak berelasi.
4.
Profit sharing per annum
Period of Maturity
Piutang Usaha – Pihak Ketiga
4. Trade Receivables – Third Parties
2016
Rp
2015
Rp
Pengolahan Beras
1,280,296
1,224,050
Rice Mills
Produksi Makanan
1,133,512
750,871
Food Manufacturing
Agribisnis
Sub Jumlah
Dikurangi : Penurunan Nilai
-2,413,808
(20,084)
5,342
1,980,263
(1,650)
Agrobusiness
Subtotal
Less: Impairment in Value
Jumlah - Neto
2,393,724
1,978,613
Net
The details of trade receivables based on
customers are as follows:
Rincian piutang usaha berdasarkan pelanggan
adalah sebagai berikut:
2016
Rp
2015
Rp
PT Semar Pelita Sejati
PT Tata Makmur Sejahtera
PT Semar Kencana Sejati
PT Kereta Kencana Mulia
PT Jaya Mas
PT Kereta Kencana Murni
PT Indomarco Prismatama
UD Unggul Jaya
Ahui
PD Sentosa Baru
CV Agro Abadi
PT Kereta Kencana Mandiri
PT Baru Indah
CV Bintang Laut
Toko Roda Mas
Giat Mandiri
PT Mariat Utama
UD Lumbung Padi
Rajawali
Denis
CV Martabe Nauli
PT Trans Retail Indonesia
PT Global Mitra Prima
PT Kahayan Niaga Utama
PT Karya Sakti Intimas
PT Sinar Harapan Anugrah Sejahtera
Lain-lain (masing-masing di bawah Rp10.000)
Sub Jumlah
Dikurangi : Penurunan Nilai
363,477
274,149
129,907
125,938
115,557
75,949
32,323
30,598
23,118
22,477
21,400
20,242
16,594
16,370
16,337
15,613
14,078
13,909
13,041
12,443
11,272
11,226
11,185
11,178
11,006
10,976
993,445
2,413,808
(20,084)
206,733
153,896
73,074
85,722
240,770
59,574
26,946
-19,609
21,622
37,448
10,170
1,658
3,062
11,304
18,655
6,180
9,627
15,305
-648
5,254
65
2,855
6,356
16
963,714
1,980,263
(1,650)
PT Semar Pelita Sejati
PT Tata Makmur Sejahtera
PT Semar Kencana Sejati
PT Kereta Kencana Mulia
PT Jaya Mas
PT Kereta Kencana Murni
PT Indomarco Prismatama
UD Unggul Jaya
Ahui
PD Sentosa Baru
CV Agro Abadi
PT Kereta Kencana Mandiri
PT Baru Indah
CV Bintang Laut
Toko Roda Mas
Giat Mandiri
PT Mariat Utama
UD Lumbung Padi
Rajawali
Denis
CV Martabe Nauli
PT Trans Retail Indonesia
PT Global Mitra Prima
PT Kahayan Niaga Utama
PT Karya Sakti Intimas
PT Sinar Harapan Anugrah Sejahtera
Others (below Rp10,000 each)
Subtotal
Less: Impairment in Value
Jumlah - Neto
2,393,724
1,978,613
Net
Draft/ April 28, 2017
43
paraf:
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada
Tanggal 31 Desember 2016 dan 2015
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2016 and 2015
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Movement of allowance for impairment of trade
receivables as of December 31, 2016 and 2015.
Mutasi penurunan nilai piutang usaha pada
31 Desember 2016 dan 2015.
2016
Rp
2015
Rp
Saldo Awal
Penambahan
Pemulihan
1,650
18,515
(81)
703
947
--
Beginning Balance
Addition
Reversal
Saldo Akhir
20,084
1,650
Ending Balance
Manajemen melakukan pencadangan kerugian
penurunan nilai piutang usaha setelah melakukan
penelahaan atas ketertagihan dari piutang usaha.
Management did provisioning for impairment
losses in value of trade receivables after review
of collectability of trade receivables.
Rincian piutang usaha
disajikan pada Catatan 41.
umur
Details of trade receivables based on maturity are
presented in Note 41.
Piutang usaha dalam mata uang asing disajikan
pada Catatan 40.
Trade receivables in foreign currency presented
in Note 40.
Piutang usaha PT Tiga Pilar Sejahtera, entitas
anak, dijadikan jaminan atas utang obligasi dan
sukuk ijarah (lihat Catatan 25).
Trade receivables of PT Tiga Pilar Sejahtera,
a subsidiary, are pledged as collateral for bond
and sukuk ijarah payable (see Note 25).
Piutang usaha PT Subafood Pangan Jaya, entitas
anak, dijadikan jaminan atas fasilitas pinjaman
yang diperoleh dari PT Bank DBS Indonesia (lihat
Catatan 20 dan 23).
Trade receivables of PT Subafood Pangan Jaya,
a subsidiary, are pledged as collateral for loan
obtained from PT DBS Indonesia (see Notes 20
and 23).
Piutang usaha milik PT Dunia Pangan, PT Indo
Beras Unggul (IBU), PT Jatisari Srirejeki (JR) dan
PT Sukses Abadi Karya Inti (SAKTI), seluruhnya
entitas anak, dijaminkan atas pinjaman sindikasi
bank dari Rabobank International (lihat Catatan
20).
Trade receivables of PT Dunia Pangan, PT Indo
Beras Unggul (IBU), PT Jatisari Srirejeki (JR) and
PT Sukses Abadi Karya Inti (SAKTI),
all subsidiaries, are pledged as collateral of
syndicate bank loan obtained from Rabobank
International (see Note 20).
Piutang usaha PT Poly Meditra Indonesia (PMI),
entitas anak, dijadikan jaminan atas fasilitas
pinjaman yang diperoleh dari PT Bank Rabobank
International Indonesia (lihat Catatan 20).
Trade receivables of PT Poly Meditra Indonesia
(PMI), a subsidiary, are pledged as collateral for
loan obtained from PT Bank Rabobank
International Indonesia (see Note 20).
Piutang usaha PT Putra Taro Paloma, entitas
anak, dijadikan jaminan atas fasilitas pinjaman
yang diperoleh dari PT Bank UOB Indonesia (lihat
Catatan 23).
Trade receivables of PT Putra Taro Paloma, a
subsidiary, are pledged as collateral for loan
obtained from PT Bank UOB Indonesia (see Note
23).
Berdasarkan penelaahan atas kolektibilitas
masing-masing pelanggan pada akhir tahun,
manajemen berpendapat bahwa penyisihan
penurunan nilai tersebut cukup untuk menutupi
risiko penurunan nilai piutang.
Based on review of the collectibility of individual
receivables at the end of year, management
believes that the allowance for impairment is
adequate to cover the possible impairment risk of
receivables.
Draft/ April 28, 2017
berdasarkan
44
paraf:
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada
Tanggal 31 Desember 2016 dan 2015
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
5.
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2016 and 2015
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Biaya Dibayar di Muka
5. Prepaid Expenses
2016
2015
Rp
Rp
Iklan dan Promosi
Sewa
Asuransi
Lain-lain
88,734
4,660
2,042
38
65,007
10,377
7,420
248
Advertising and Promotion
Rental
Insurance
Others
Jumlah
95,474
83,052
Total
6.
Aset Keuangan Lancar Lainnya
6. Other Current Financial Assets
2016
Rp
2015
Rp
Pihak Ketiga
Deposito Berjangka
Piutang Lain-lain
405,400
337
-13,079
Third Parties
Time Deposits
Other Receivables
Jumlah
405,737
13,079
Total
Deposito Berjangka
Time Deposits
2016
Rp
2015
Rp
Deposito Berjangka - Pihak Ketiga
Rupiah
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
PT Bank BRISyariah
400,400
5,000
---
Time Deposits - Third Parties
Rupiah
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
PT Bank BRISyariah
Jumlah
405,400
--
Total
Contractual interest rate and the period of time
deposits are as follows:
Suku bunga kontraktual dan jangka waktu
deposito berjangka adalah sebagai berikut:
Suku bunga kontraktual per tahun
Rupiah
Jangka Waktu
2016
2015
6.75% - 7.26%
6 bulan/
months
----
Profit sharing and period of maturity applied for
sharia time deposit is as follows:
Tingkat nisbah yang berlaku untuk deposito
berjangka syariah adalah sebagai berikut:
Tingkat bagi hasil per tahun
Jangka Waktu
Contractual interest rate per annum
Rupiah
Period of Maturity
2016
2015
70.00%
9 bulan/
months
----
Piutang Lain-lain
Profit sharing per annum
Period of Maturity
Other Receivables
Piutang lain-lain merupakan piutang ke pada
karyawan Grup yang didenominasi dalam mata
uang Rupiah.
Other receivables is receivables to employees of
the Group that denominated in Rupiah.
Berdasarkan penelaahan kolektibilitas piutang
pada akhir tahun manajemen berkeyakinan
seluruh piutang ini dapat tertagih, sehingga tidak
dibentuk pencadangan.
Based on reviewed of the collectibility of
receivables at the year end management believes
that these receivables are collectible, therefore
the provision not provided.
Draft/ April 28, 2017
45
paraf:
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada
Tanggal 31 Desember 2016 dan 2015
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
7.
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2016 and 2015
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Saldo dan Transaksi dengan Pihak-pihak
Berelasi
7. Balances and Transactions
with Related Parties
The details of the transactions and balances with
related parties are as follows:
Rincian saldo dan transaksi dengan pihak-pihak
berelasi adalah sebagai berikut:
2016
Rp
Piutang Pihak Berelasi Non - Usaha
PT Jom Prawarsa Indonesia
PT Bumiraya Investindo*)
Lain-lain (masing-masing dibawah Rp1.000)
Jumlah Piutang Pihak Berelasi
Non - Usaha
Utang Usaha
PT Tiga Pilar Corpora
Utang Pihak Berelasi Non - Usaha
PT Golden Plantation Tbk*)
PT Charindo Palma Oetama*)
PT Airlangga Sawit Jaya*)
PT Tiga Pilar Corpora
Lain-lain (masing-masing dibawah Rp1.000)
Jumlah Utang Pihak Berelasi Non - Usaha
Pembelian
PT Tiga Pilar Corpora
Pendapatan Denda
PT Jom Prawarsa Indonesia
Beban Jasa Manajemen
PT Tiga Pilar Corpora
Persentase terhadap
Jumlah Aset/Liabilitas/
Jumlah Pembelian/
Beban Terkait/
Percentage to Total
Assets/Liabilities
Total Purchase/
Related Expenses
2016
2015
(%)
(%)
2015
Rp
534,790
3,342
98
--107
5.78
0.04
0.00
--0.00
Due From Related Parties Non-Trade
PT Jom Prawarsa Indonesia
PT Bumiraya Investindo*)
Others (below Rp1,000 each)
538,230
107
5.82
0.00
Total Due from Related Parties
Non-Trade
6,511
4,043
0.07
0.08
Trade Payable
PT Tiga Pilar Corpora
7,391
4,277
2,080
1,567
82
15,397
---1,273
74
1,347
0.15
0.09
0.04
0.03
0.00
0.31
---0.02
0.00
0.02
Due to Related Parties Non-Trade
PT Golden Plantation Tbk*)
PT Charindo Palma Oetama*)
PT Airlangga Sawit Jaya*)
PT Tiga Pilar Corpora
Others (below Rp1,000 each)
Due to Related Parties Non-Trade
333,327
295,082
7.89
9.06
Purchases
PT Tiga Pilar Corpora
13,362
--
0.00
--
Pinalty Income
PT Jom Prawarsa Indonesia
8,419
6,458
0.01
1.53
Management Fee Expenses
PT Tiga Pilar Corpora
*) Merupakan entitas anak Perusahaan sampai dengan tanggal 11 Mei 2016
*) Subsidiaries of the Company until May 11, 2016
Seluruh piutang dan utang pihak berelasi
non-usaha didenominasi dalam mata uang
Rupiah. Utang pihak berelasi non-usaha tidak
memiliki jaminan.
All due from and due to related parties non-trade
denominated in Rupiah. Due to related parties
non-trade has no-collateral.
Berdasarkan perjanjian jual beli saham tanggal
11 Mei 2016, Perusahaan menjual 78,17%
kepemilikan sahamnya di PT Golden Plantation
Tbk (GP), entitas anak, kepada PT JOM
Prawarsa Indonesia (JOM), pihak berelasi
dengan harga pengalihan sebesar Rp521.428.
Pembayaran transaksi dilakukan selambatlambatnya pada tanggal 30 September 2016 dan
bila sampai dengan tanggal tersebut belum
dilakukan pembayaran, maka terhitung sejak
tanggal 1 Oktober 2016 JOM dikenakan denda
sebesar 10,25% per tahun pendapatan denda
tahun 2016 sebesar Rp13.362 (lihat Catatan 36).
Based on sale and purchase agreement dated
May 11, 2016, the Company sold 78.17% shares
ownership in PT Golden Plantation Tbk (GP), a
subsidiary to PT JOM Prawarsa Indonesia (JOM),
related party, with consideration price of
Rp521,428. Payment of the transaction have to
be done at latest on September 30, 2016 and if
until that date there is no payment has been
made, therefore since October 1, 2016 JOM will
be fined 10.25% per annum penalty income in
2016 amounted to Rp13,362 (lihat Catatan 36).
Sampai dengan tanggal 31 Desember 2016, JOM
belum melakukan pembayaran atas transaksi jual
beli saham GP.
Until December 31, 2016, JOM has not made any
payment for GP’s shares sales and purchase
transaction.
Draft/ April 28, 2017
46
paraf:
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada
Tanggal 31 Desember 2016 dan 2015
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2016 and 2015
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
The details of the accounts and transactions with
related parties are as follows:
Rincian sifat dan jenis transaksi dengan pihakpihak berelasi:
Pihak Berelasi/
Sifat Pihak-pihak Berelasi/
Sifat Transaksi/
Related Parties
Nature of Related Parties
Nature of Transactions
PT Tiga Pilar Corpora
Pembelian Bahan baku, Beban antar Perusahaan,
Beban Jasa Manajemen/
Raw Material Purchase, Intercompany Charges,
Management Fee Expenses.
Pemegang Saham/
a shareholder
PT Tugu Palma Sejahtera
Di bawah Pengendalian yang Sama/
Under Common Control
Pinjaman operasional tanpa bunga/
Non-interest bearing operational loan
PT Jom Prawarsa Indonesia
Di bawah Pengendalian yang Sama/
Piutang atas pelepasan entitas anak
Pendapatan Denda/
Receivable upon disposal a subsidairy and
Pinalty Income
Under Common Control
PT Bumiraya Investindo*)
Di bawah Pengendalian yang Sama/
Under Common Control
Pinjaman operasional tanpa bunga/
Non-interest bearing operational loan
PT Golden Plantation Tbk*)
Di bawah Pengendalian yang Sama/
Under Common Control
Pinjaman operasional tanpa bunga/
Non-interest bearing operational loan
PT Airlangga Sawit Jaya*)
Di bawah Pengendalian yang Sama/
Under Common Control
Pinjaman operasional tanpa bunga/
Non-interest bearing operational loan
PT Charindo Palma Oetama*)
Di bawah Pengendalian yang Sama/
Under Common Control
Pinjaman operasional tanpa bunga/
Non-interest bearing operational loan
*) Merupakan entitas anak Perusahaan sampai dengan tanggal 11 Mei 2016/
*) Subsidiaries of the Company until May 11, 2016
8.
Persediaan
8. Inventories
2016
Rp
2015
Rp
Bahan Baku
Bahan Pembantu
Barang Jadi
Suku Cadang dan Bahan Bakar
Pembibitan
Lain-lain
1,561,262
296,973
105,048
93,446
-12,997
1,018,204
157,860
227,797
69,358
52,722
43,163
Raw Materials
Supporting Materials
Finished Goods
Spareparts and Fuel
Nursery
Others
Jumlah
2,069,726
1,569,104
Total
Persediaan PT Dunia Pangan, PT Indo Beras
Unggul, PT Jatisari Srirejeki dan PT Sukses
Abadi Karya Inti, seluruhnya entitas anak,
dijadikan jaminan atas pinjaman sindikasi
Rabobank International (lihat Catatan 20).
Inventories of PT Dunia Pangan, PT Indo Beras
Unggul, PT Jatisari Srirejeki and PT Sukses
Abadi Karya Inti all subsidiaries, are pledged as
collateral for the loan obtained from Rabobank
International Syindicate (see Note 20).
Persediaan PT Subafood Pangan Jaya, entitas
anak, dijadikan jaminan atas pinjaman yang
diperoleh dari PT Bank DBS Indonesia (lihat
Catatan 20 dan 23).
Inventories of PT Subafood Pangan Jaya,
a subsidiary, are pledged as collateral for loan
obtained from PT Bank DBS Indonesia (see
Notes 20 and 23).
Persediaan PT Tiga Pilar Sejahtera (TPS), entitas
anak, dijadikan jaminan atas pinjaman yang
diperoleh dari Citibank, N.A., Indonesia (lihat
Catatan 20).
Inventories of PT Tiga Pilar Sejahtera (TPS),
a subsidiary, are pledged as collateral for loan
obtained from Citibank, N.A., Indonesia
(see Note 20).
Persediaan PT Poly Meditra Indonesia dan
PT Putra Taro Paloma, keduanya entitas anak,
dijadikan jaminan atas pinjaman yang diperoleh
dari PT Bank UOB Indonesia (lihat Catatan 20).
Inventories of PT Poly Meditra Indonesia and
PT Puta Taro Paloma, both subsidiaries, are
pledged as collateral for loan obtained obtained
from PT UOB Indoensia (see Note 20).
Draft/ April 28, 2017
47
paraf:
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada
Tanggal 31 Desember 2016 dan 2015
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2016 and 2015
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Persediaan PT Poly Meditra Indonesia dan
PT Putra Taro Paloma, keduanya entitas anak,
dijadikan jaminan atas pinjaman yang diperoleh
dari PT Bank UOB Indonesia (lihat Catatan 20).
Inventories of PT Poly Meditra Indonesia and
PT Puta Taro Paloma, both subsidiaries, are
pledged as collateral for loan obtained obtained
from PT UOB Indoensia (see Note 20).
Jumlah persediaan yang dibebankan ke beban
pokok penjualan adalah sebesar Rp4.340.598
dan Rp4.221.195 masing-masing pada tanggal
31 Desember 2016 dan 2015.
The inventory charged to cost of sales amounted
to Rp4,340,598 and Rp4,221,195 as of December
31, 2016 and 2015, respectively.
Pada 31 Desember 2016 dan 2015 persediaan
telah diasuransikan terhadap risiko kebakaran,
gempa bumi dan risiko lainnya dengan jumlah
pertanggungan
masing-masing
sebesar
Rp1.119.771 dan Rp1.435.262. Manajemen
berpendapat bahwa nilai pertanggungan asuransi
tersebut cukup memadai untuk menutup
kemungkinan kerugian atas risiko yang mungkin
dialami.
As of December 31, 2016 and 2015 inventories
have been insured against fire, earthquake and
other risks with the sum insured amounting to
Rp1,119,771 and Rp1,435,262, respectively. The
management believes that the sum insured is
adequate to cover any possible losses.
Pada 31 Desember 2016 dan 2015, tidak
terdapat indikasi penurunan nilai persediaan.
As of December 31, 2016 and 2015, there is no
indication of impairment of inventories.
9.
Perpajakan
9. Taxation
a.
Pajak Dibayar di Muka
a. Prepaid Taxes
2016
Rp
Perusahaan
Pajak Penghasilan - Pasal 28.a
2015
Rp
--
The Company
Income Taxes - Article 28.a
-8,027
1,739
4,725
Subsidiaries
Income Taxes
Article 28.a
Value Added Tax
11,583
6,464
Total
3,556
Entitas Anak
Pajak Penghasilan
Pasal 28.a
Pajak Pertambahan Nilai
Jumlah
b. Pajak Tangguhan
Mutasi aset (liabilitas) pajak tangguhan Grup
pada tanggal 31 Desember 2016 dan 2015
adalah sebagai berikut:
Perusahaan
Aset Pajak Tangguhan
Penurunan Nilai Piutang
Rugi Fiskal - Neto
Entitas Anak
Aset Pajak Tangguhan
Jumlah Aset Pajak Tangguhan
Jumlah Liabilitas Pajak Tangguhan
Draft/ April 28, 2017
b. Deferred Tax
A movement Group’s deferred tax asset
(liabilities) as of December 31, 2016 and 2015 is
as follows:
1 Januari/
January 1,
2016
Dikreditkan
pada
Laba Rugi
Konsolidasian/
Credited
to Consolidated
Profit or Loss
Pengurangan/
Deduction
Rp
Rp
Rp
Dikreditkan
pada
Penghasilan
Komprehensif
Lain/
Credited
to Other
Comprehensive
Income
Rp
31 Desember/
December 31,
2016
Rp
the Company
Deferred Tax Assets
Impairment in Value of Receivables
78
--
--
--
78
--
6,484
--
--
6,484
78
6,484
--
--
6,562
37,144
37,222
8,176
14,660
(25,639)
(25,639)
4,137
4,137
23,818
30,380
Subsidiaries
Deferred Tax Assets
Total Deferred Tax Assets
(14,569)
2,205
9,177
46
(3,141)
Total Deferred Tax Liabilities
48
Fiscal Loss - Net
paraf:
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada
Tanggal 31 Desember 2016 dan 2015
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
Perusahaan
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2016 and 2015
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
1 Januari/
January 1,
2015
Dikreditkan
(Dibebankan) pada
Laba Rugi
Konsolidasian/
Credited (Charged)
to Consolidated
Profit or Loss
Penambahan dari
Kombinasi
Bisnis/
Addition from
Business
Combination
Rp
Rp
Rp
Aset Pajak Tangguhan
Penurunan Nilai Piutang
Dikreditkan
(Dibebankan) pada
Penghasilan
Komprehensif
Lain/
Credited (Charged)
to Other
Comprehensive
Income
Rp
Koreksi/
Correction
31 Desember/
December 31,
2015
Rp
Rp
the Company
Deferred Tax Assets
Impairment in Value of Receivables
78
78
---
---
---
---
78
78
Entitas Anak
Aset Pajak Tangguhan
Jumlah Aset Pajak Tangguhan
28,779
28,857
10,072
10,072
44
44
(1,522)
(1,522)
(229)
(229)
37,144
37,222
Subsidiaries
Deferred Tax Assets
Total Deferred Tax Assets
Jumlah Liabilitas Pajak Tangguhan
(9,076)
(3,510)
(949)
(239)
(795)
(14,569)
Total Deferred Tax Liabilities
c.
Utang Pajak
c. Taxes Payable
2016
Rp
Perusahaan
Pajak Penghasilan
Pasal 4(2)
Pasal 21
Pasal 23
Pasal 29
Pajak Pertambahan Nilai
Sub Jumlah
2015
Rp
127
523
21
-15,152
15,823
the Company
Income Taxes
Article 4(2)
Article 21
Article 23
Article 29
Value Added Tax
Subtotal
119
1,383
2
12,002
17,006
30,512
Entitas Anak
Pajak Penghasilan
Pasal 4 (2)
Pasal 21
Pasal 23
Pasal 25
Pasal 26
Pasal 29
Tahun 2016
Tahun 2015
Tahun 2014 dan Sebelumnya
Pajak Pertambahan Nilai
Sub Jumlah
271
780
1,964
961
--
505
547
2,331
919
39
160,529
--79,570
244,075
-120,222
116,273
140,454
381,290
Subsidiaries
Income Taxes
Article 4 (2)
Article 21
Article 23
Article 25
Article 26
Article 29
Year 2016
Year 2015
Year 2014 and Before
Value Added Tax
Subtotal
Jumlah
259,898
411,802
Total
d.
Beban Pajak Penghasilan
2016
Entitas Anak/
Subsidiaries
Rp
Konsolidasian/
Consolidated
Rp
-(11,368)
6,484
(184,700)
-10,381
(184,700)
(11,368)
16,865
(4,884)
(174,319)
(179,203)
Perusahaan/
the Company
Rp
Beban Pajak Kini
Koreksi Periode Lalu
Manfaat Pajak Tangguhan
Jumlah Beban Pajak Penghasilan
d. Income Tax Expenses
Konsolidasian/
Consolidated
Rp
(4,486)
---
(125,692)
(2,045)
5,538
(130,178)
(2,045)
5,538
Current Tax Expense
Correction of Previous Period
Deferred Tax Benefits
(4,486)
(122,199)
(126,685)
Total Income Tax Expense
A reconciliation between profit before tax as
presented in the consolidated statements of profit
or loss and other comprehensive income and the
estimated taxable income of the Company is as
follows:
Rekonsiliasi antara laba sebelum pajak menurut
laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif
lain konsolidasian dengan taksiran laba kena
pajak Perusahaan adalah sebagai berikut:
Draft/ April 28, 2017
2015
Entitas Anak/
Subsidiaries
Rp
Perusahaan/
the Company
Rp
49
paraf:
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada
Tanggal 31 Desember 2016 dan 2015
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2016 and 2015
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
2016
Rp
2015
Rp
Laba Sebelum Pajak Penghasilan Sesuai
Income before Income Tax as Presented
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan
Komprehensif Lain Konsolidasian
Profit or Loss and Other
898,431
500,435
Dikurangi: Bagian Laba dari Entitas
Sebelum Pajak Anak - Bersih
(916,590)
(473,602)
Laba (Rugi) Perusahaan Sebelum
Pajak Penghasilan
Comprehensive Income
Less: Equity Portion of Subsidiaries
Net Income Before Tax
The Company's Income (Loss)
(18,159)
26,833
Beda Tetap
Before Income Tax
Permanent Differences
Beban Pajak
1,367
165
Tax Expenses
Representasi dan Sumbangan
3,127
526
Representation and Donations
(12,271)
(5,091)
Interest on Current Accounts
(21)
(7,798)
--(4,400)
Other Income
Others
Subtotal
Penghasilan Jasa Giro
Pendapatan Lain-lain
Sewa Pembiayaan
Subjumlah
Jumlah
Taksiran Laba (Rugi) Fiskal Perusahaan
(7,798)
(4,400)
(25,957)
22,433
The Company's Estimated Taxable Income (Loss)
--
4,486
Current Tax Expense (20%)
Beban Pajak Kini (20%)
Dikurangi:
Pajak Dibayar di Muka
Pasal 23
Pasal 22
Utang Pajak Badan Perusahaan
Periode Sebelumnya
Pembayaran Utang Pajak Badan Perusahaan
Periode Sebelumnya
Utang Pajak (Pajak Dibayar di Muka) Badan
Perusahaan
Total
Less:
Prepaid Income Taxes
(3,526)
(30)
(1,570)
--
12,002
14,086
(12,002)
(5,000)
(3,556)
12,002
Article 23
Article 22
Corporate Income Tax Payable of
the Company Previous Period
Payment Corporate Income Tax The Company
Previous Period
Corporate Income Tax Payable (Prepaid Income Tax)
of the Company
Calculation of estimated current tax and tax
payable of subsidiaries is as follows:
Perhitungan taksiran pajak kini dan utang pajak
entitas anak adalah sebagai berikut:
2016
Rp
2015
Rp
Taksiran Laba Kena Pajak Entitas Anak
880,272
527,268
Estimated Income Tax - Subsidiaries
Beban Pajak Kini (25%)
184,700
125,692
Current Tax Expense (25%)
Kredit Pajak
(24,171)
(5,470)
Pajak Penghasilan Pasal 29 yang Terutang
- Tahun Berjalan
Pajak Penghasilan Pasal 29 Tahun Sebelumnya
160,529
120,222
--
116,273
--
1,739
Pajak Penghasilan Dibayar di Muka
Pasal 28.a Entitas Anak
Tax Credit
Income Tax Payable Article 29 Current Year
Income Tax Payable Article 29 - Prior Year
Prepaid Income Tax Article
28.a Subsidiary
Menajemen berpendapat laba kena pajak dan
beban pajak tersebut untuk tahun yang berakhir
pada 31 Desember 2016, akan dilaporkan dalam
Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) ke Kantor
Pelayanan Pajak.
Management believes the taxable income and
tax expense for the year ended December 31,
2016 will be submitted in Annual Tax Return
(SPT) to the Tax Office
Sampai dengan tanggal penerbitan laporan
keuangan ini, Perusahaan dan entitas anak telah
menyampaikan Surat Pemberitahuan Tahunan
(SPT) tahun 2015 ke Kantor Pelayanan Pajak.
Laba kena pajak dan beban pajak tahun 2015
yang tercatat oleh beberapa entitas anak berbeda
material dengan yang dilaporkan dalam SPT
2015 yang terdiri dari :
Until issuance date of these consolidated financial
statements, the Company and subsidiaries have
reported the 2015 annual Tax Return (SPT) to the
tax office. Reported taxable income and tax
expenses of several subsidiaries for the year
2015 materially varied from SPT submitted to the
tax office for which consist of :
Draft/ April 28, 2017
50
paraf:
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada
Tanggal 31 Desember 2016 dan 2015
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
1.
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2016 and 2015
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
1.
PT Dunia Pangan selisih lebih laba kena
pajak dan beban pajak sebesar Rp23.872
dan Rp5.968,
PT Indo Beras Unggul selisih kurang laba
kena pajak dan beban pajak sebesar
Rp10.080 dan Rp2.520,
PT Jatisari Srirejeki selisih kurang laba kena
pajak dan beban pajak sebesar Rp82.581
dan Rp20.645,
PT Sukses Abadi Karya Inti, selisih kurang
laba kena pajak dan beban pajak sebesar
Rp117.364 dan Rp29.341,
PT Tiga Pilar Sejahtera selisih kurang laba
kena pajak dan beban pajak sebesar
Rp105.386 dan Rp26.347 dan
PT Putra Taro Paloma selisih kurang laba
kena pajak dan beban pajak sebesar
Rp69.966 dan Rp17.492.
2.
3.
4.
5.
6.
PT Dunia Pangan differences higher
taxable income and tax expense amounted
to Rp23,872 and Rp5,968,
PT Indo Beras Unggul differences lower
taxable income and tax expense amounted
to Rp10,080 and Rp2,520,
PT Jatisari Srirejeki differences lower
taxable income and tax expense amounted
to Rp82,581 dan Rp20,645,
PT Sukses Abadi Karya Inti differences
lower taxable income and tax expense
amounted to Rp117,364 and Rp29,341,
PT Tiga Pilar Sejahtera differences lower
taxable income and tax expense amounted
to Rp105,386 and Rp26,347 and
PT Putra Taro Paloma differences lower
taxable income and tax expense amounted
to Rp69,966 and Rp17,492.
2.
3.
4.
5.
6.
The reconciliation between income tax expense
with the result of computation of commercial
income with the prevailing tax rates is as follows:
Rekonsiliasi antara beban pajak dan hasil
perkalian laba komersial sebelum pajak
penghasilan dengan tarif pajak penghasilan yang
berlaku adalah sebagai berikut:
2016
Rp
2015
Rp
Laba Sebelum Pajak Penghasilan Sesuai
Income before Income Tax as Presented in
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan
Komprehensif Lain Konsolidasian
the Consolidated Statements of
898,431
500,435
(916,590)
(473,602)
18,159
(26,833)
Pajak Penghasilan dengan Tarif yang Berlaku (20%)
3,632
(5,367)
Beban Pajak
(273)
(33)
Tax Expenses
Representasi dan Sumbangan
(625)
(104)
Representation and Donations
Penghasilan Bunga
2,454
1,018
Interest Income
-(21,435)
11,368
----
Gain on Losing of Control
On a Subsidiary
Uncompensated Tax Loss
Correction of Previous Period
(4,884)
(4,486)
Dikurangi: Bagian Laba dari Entitas
Sebelum Pajak Anak - Bersih
Less: Equity Portion of Subsidiaries
Laba (Rugi ) Perusahaan Sebelum
Pajak Penghasilan
Keuntungan atas Hilangnya
Pengendalian pada Entitas Anak
Rugi Fiskal yang Tidak Dikompensasi
Koreksi Periode Lalu
Jumlah Beban Pajak Perusahaan
Pajak Kini dan Koreksi Periode Lalu
Jumlah Beban Pajak Entitas Anak
e.
Total Tax Expense of the Company
10,381
5,538
Total Income Tax Benefits of Subsidiaries
(184,700)
(127,737)
Current Tax and Correction of Previous Period
(174,319)
(122,199)
(179,203)
(126,685)
Total Income Tax Expense of Subsidiaries
Consolidated Income
Administrasi
Undang-undang Perpajakan yang berlaku
di Indonesia mengatur bahwa masingmasing
perusahaan
menghitung,
menetapkan
dan
membayar
sendiri
besarnya jumlah pajak yang terutang secara
individu.
Draft/ April 28, 2017
Income Tax
Income Tax at Applicable Rate (20%)
Income Tax Benefits (Expense) of Subsidiaries
Beban Pajak Penghasilan
Konsolidasian
Net Income Before Tax
The Company's Income (Loss) Before
Manfaat (Beban) Pajak Entitas Anak
Jumlah Manfaat Pajak Tangguhan Entitas Anak
Profit or Loss and Other Comprehensive Income
Tax Expenses
e. Administration
Fiscal laws in Indonesia requires that each
company calculate, determine and pay the
amount of tax payable individually.
51
paraf:
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada
Tanggal 31 Desember 2016 dan 2015
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2016 and 2015
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Berdasarkan Undang-Undang yang berlaku,
Direktur Jendral Pajak (“DJP”) dapat
menetapkan atau mengubah kewajiban
pajak dalam jangka waktu tertentu. Untuk
tahun pajak 2007 dan sebelumnya, jangka
waktu tersebut adalah sepuluh tahun sejak
saat terutangnya pajak tetapi tidak lebih dari
tahun 2013, sedangkan untuk tahun pajak
2008 dan seterusnya, jangka waktunya
adalah lima tahun sejak saat terutangnya
pajak.
Based on the prevailing laws, the Director
General of Tax (“DJP”) may asses or amend
taxes within a certain period of time. For
fiscal years 2007 and earlier, the period is
ten years since the tax become payable but
not more than 2013, while for the fiscal
years 2008 and onwards, the period is five
years from the time of the tax become
payable.
Pada tahun 2016, Perusahaan, menerima
beberapa Surat Tagihan Pajak (STP) untuk
tahun fiskal 2012, 2014 dan 2015 sebesar
Rp1, Rp2 dan Rp500 masing-masing untuk
pajak penghasilan pasal 21, 23 dan 29.
Perusahaan menyatakan menerima seluruh
putusan SKPKB tersebut dan telah
melakukan pembayaran.
In 2016, the Company, received some tax
tax bill (STP) for the fiscal years 2012, 2014
and 2015 amounting to Rp1, Rp2 and
Rp500 for income tax articles 21, 23 and 29,
respectively. The Company received the
entire judgment on the tax assessments and
has made payment.
Pada tanggal 30 Desember 2015, PT Dunia
Pangan (DP), entitas anak, menerima
3 (tiga) SKPKB untuk tahun fiskal 2011
sebesar Rp1, Rp2.045 dan Rp42 masingmasing untuk pajak penghasilan pasal 23,
29 dan 21. DP menyatakan menerima
seluruh putusan SKPKB tersebut dan telah
melakukan pembayaran.
On December 30, 2015, PT Dunia Pangan
(DP), entitas anak, received three (3) tax
SKPKB for the fiscal year 2011 amounting
to Rp1, Rp2,045 and Rp42 for income tax
articles 23, 29 and 21, respectively. DP
received the entire judgment on the tax
assessments and has made payment.
Pada tanggal 14 Juli 2015, Perusahaan,
menerima SKPKB untuk tahun fiskal 2010
sebesar Rp10.868, untuk pajak penghasilan
pasal
29.
Perusahaan
menyatakan
menerima seluruh putusan SKPKB tersebut
dan telah melakukan pembayaran pada
29 Desember 2016.
On July 14, 2015, the Company, received
SKPKB for the fiscal year 2010 amounting
to Rp10,868 for income tax articles 29. The
Company received the entire judgment on
the tax assessments and has made
payment in December 29, 2016.
Pada tanggal 20 Maret 2015, Perusahaan
menerima 1 (satu) SKPKB atas PPh 21
untuk tahun fiskal 2013 sebesar Rp9.
Perusahaan telah melakukan pembayaran
atas SKPKB tersebut.
On March 20, 2015, the Company received 1
(one) SKPKB of Income Tax 21 for fiscal
year 2013 amounting to Rp9. The Company
has made payments on this SKPKB.
Pada tahun 2016, Perusahaan dan
beberapa entitas anak ikut berpartisipasi
dalam
program
pengampunan pajak.
Perusahaan dan beberapa entitas anak
telah
menerima
Surat
Keterangan
Pengampunan Pajak (SKPP) antara tanggal
30 September 2016. Aset pengampunan
pajak yang dideklarasikan adalah untuk kas
dan setara kas, piutang usaha, piutang lainlain
dan
persediaan.
Jumlah
aset
pengampunan pajak yang merupakan
penyesuaian atas saldo aset yang dicatat
In 2016, the Company and several
subsidiaries participate in tax amnesty
program. The Company and several
subsidiaries have received Approval Letters
of Tax Amnesty (SKPP) dated between
September 30, 2016. Declared tax amnesty
assets includes cash and cash equivalent,
trade receivables, other receivables and
inventories. Total tax amnesty assets that
represent the adjustment of total assets that
recorded in fiscal report to the financial
report of the Company and subsidiaries
Draft/ April 28, 2017
52
paraf:
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada
Tanggal 31 Desember 2016 dan 2015
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2016 and 2015
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
pada laporan pajak terhadap laporan
keuangan Perusahaan dan beberapa entitas
anak adalah sebesar Rp833.812. Jumlah
uang tebusan yang dibayarkan dalam
program
pengampunan pajak adalah
sebesar Rp16.825 dicatat sebagai bagian
dari beban usaha pada laba rugi
konsolidasian (lihat Catatan 34).
amounted to Rp833,812. Redemption
money which was paid for tax amnesty
program amounted to Rp16,825 was
recorded as part of operating expenses in
the consolidated profit or loss (see Notes
34).
Atas selisih aset dan liabilitas pengampunan
pajak sebesar Rp4.000 dicatat sebagai
tambahan modal disetor, Rp1.417 dicatat
sebaigai komponen ekuitas lainnya dan
Rp30 dicatat sebagai bagian kepentingan
nonpengendali.
The difference between the assets and
liabilities of tax amnesty amounting to
Rp4,000 was recorded as additional paid-in
capital, Rp1,417 recorded to other equity
component and Rp30 was recorded as part
of non-controlling interests.
Pada
tanggal
31
Desember
2016,
Perusahaan dan beberapa entitas anak
melakukan pengukuran
kembali aset
pengampunan pajak pada tanggal SKPP
sebesar
Rp5.447.
Selisih
aset
pengampunan pajak yang telah diukur
kembali pada tanggal SKPP sebesar
Rp5.447 dicatat sebagai penyesuaian
tambahan modal disetor pada Perusahaan
dan entitas anak. Atas pengukuran kembali
aset pengampunan pajak tersebut tidak
terdapat penambahan aset Grup pada tahun
yang berakhir pada 31 Desember 2016.
On December 31, 2016, the Company and
certain
subsidiaries
remeasured
tax
amnesty assets at the date of SKPP
amounted to Rp5,447. Difference between
tax amnesty assets which have been
remeasured
and
declared
assets
accordance with SKPP amounted to
Rp5,447 was recorded as additional paid-in
capital in the Company and subsidiaries
Upon the remeasurement of tax amnesty
assets there is no additional of the assets
for the year ended December 31, 2016.
Berdasarkan Undang-undang No. 11 tahun
2016
tentang
Pengampunan
pajak
dinyatakan bahwa wajib pajak yang telah
diterbitkan Surat Keterangan, memperoleh
fasilitas
Pengampunan
Pajak
berupa
penghapusan pajak terutang yang belum
diterbitkan ketetapan pajak, tidak dikenai
sanksi administrasi perpajakan, dan tidak
dikenai sanksi pidana di bidang perpajakan,
untuk kewajiban perpajakan dalam masa
pajak. Pada tahun 2016, utang pajak
penghasilan badan beberapa entitas anak
sebesar Rp229.426 dihapusbukukan dan
dicatat sebagai laba penghapusan utang
pajak penghasilan badan (lihat Catatan 36).
Based on Law No. 11 year 2016 concerning
Tax Amnesty stated that the tax payer that
has been issued approval letter, obtained
tax amnesty facilities including of the writeoff tax payable that has not been issued tax
assessment,
not
subject
to
tax
administration fine, and not subject to
criminal fine in taxation in tax period. In
2016, the corporate income tax payable of
several
subsidiaries
amounting
to
Rp229,426 was written-off and recorded as
profit gain on written-off corporate income
tax payable (see Note 36).
10. Aset Keuangan Tidak Lancar Lainnya
Uang Muka Jaminan
Piutang Plasma
Jumlah
Draft/ April 28, 2017
10. Other Non-Current Financial Assets
2016
2015
Rp
Rp
4,036
5,970
Refundable Deposits
--
134,850
Plasma Receivables
4,036
140,820
Total
53
paraf:
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada
Tanggal 31 Desember 2016 dan 2015
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2016 and 2015
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Piutang Plasma
Plasma receivables
2016
2015
Rp
Rp
Koperasi Perkebunan Sipatuo
--
92,921
Koperasi Perkebunan Sipatuo
Koperasi Olak Gedong Melako Intan
--
40,232
Koperasi Olak Gedong Melako Intan
Koperasi Dait Jaya
--
1,004
Koperasi Dait Jaya
Koperasi Pade Jaya
--
689
Koperasi Pade Jaya
Lain-lain
--
4
Others
Jumlah
--
134,850
Total
All plasma receivables is denominated Rupiah.
Seluruh piutang plasma didenominasi dalam
Rupiah.
11. Uang Muka
Uang Muka Pembelian
11. Advances
2016
Rp
130,331
2015
Rp
196,375
Advance for Purchase
-11,873
142,204
13,028
15,406
224,809
Arrangement of Land Plantation
Others
Total
Pengurusan Tanah Perkebunan
Lain-lain
Jumlah
Uang muka pembelian merupakan uang muka
pembelian kepada pemasok atas pembelian
tepung terigu, beras dan bahan pembantu
lainnya.
Advance for purchase represents advances to
supplier for purchase of wheat flour, rice and
other supporting inventories.
12. Aset Non Keuangan Tidak Lancar Lainnya
12. Other Non-Current Non Financial Assets
2016
Rp
Uang Muka Jangka Panjang - Pihak Ketiga
2015
Rp
333,485
224,362
Long-term Advances - Third Parties
Lain-lain
8,834
7,074
Others
Jumlah
342,319
231,436
Total
Uang Muka Jangka Panjang - Pihak Ketiga
Pembangunan Pabrik
Uang Muka Pembelian Mesin
Jumlah
Long-term Advances - Third Parties
2016
2015
Rp
Rp
269,728
123,602
Plant Construction
63,757
100,760
Advance for Acquisition of Machineries
333,485
224,362
Total
Uang Muka Pembangunan Pabrik
Pada 31 Desember 2016 dan 2015, uang muka
pembangunan pabrik merupakan uang muka
dalam rangka pembangunan pabrik pengolahan
makanan milik PT Putra Taro Paloma dan
PT Balaraja Bisco Paloma, pembangunan pabrik
beras milik PT Swasembada Tani Selebes dan
pabrik minuman milik PT Surya Cakra Sejahtera,
seluruhnya entitas anak.
Draft/ April 28, 2017
Advance for Plant Construction
In December 31, 2016 and 2015, advances for
plant construction represents advanced in
regards of construction of snacks factory owned
by PT Putra Taro Paloma and PT Balaraja Bisco
Paloma, construction of rice factory owned by
PT Swasembada Tani Selebes and construction
of beverage factory owned by PT Surya Cakra
Sejahtera, all are subsidiaries.
54
paraf:
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada
Tanggal 31 Desember 2016 dan 2015
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2016 and 2015
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Uang Muka Pembelian Mesin
Pada 31 Desember 2016 dan 2015, uang muka
pembelian mesin merupakan uang muka dalam
rangka memperoleh mesin pabrik milik PT Putra
Taro Paloma, pabrik beras milik PT Swasembada
Tani Selebes dan pabrik minuman milik PT Surya
Cakra Sejahtera, seluruhnya entitas anak.
Advance for Acquisition of Machineries
In December 31, 2016 and 2015, advances for
acquisition of machineries represents advanced
in regards of acquisition machineries of factory
owned by PT Putra Taro Paloma, rice factory
owned by PT Swasembada Tani Selebes and
beverage factory owned by PT Surya Cakra
Sejahtera, all are subsidiaries.
13. Aset Tetap
13. Property, Plant and Equipment
1 Januari/
January 1,
Rp
Harga Perolehan
Kepemilikan Langsung
Tanah
Bangunan
Infrastruktur
Mesin
Peralatan Pabrik
Perabot dan Peralatan Kantor
Kendaraan
Aset yang Tidak Digunakan
Jumlah
Sewa Pembiayaan
Peralatan Pabrik
Mesin
Kendaraan
Aset Dalam Pembangunan
Bangunan
Mesin
Jumlah Harga Perolehan
509,077
529,374
26,724
1,184,385
81,170
33,324
35,278
10,657
2,409,989
Penambahan/
Addition
Rp
2016
Pengurangan/
Deduction
Rp
-18,262
165
87,226
37,262
4,566
2,249
Reklasifikasi/
Reclassification
Rp
31 Desember/
December 31,
Rp
149,730
-298,702
1,495
194,209
--3,155
-497,561
363,787
792,699
3,096
1,456,606
21,219
26,462
32,682
10,657
2,707,208
-64,157
14,371
1,364
52,392
1,339
-32,384
11,088
--(3,155)
1,364
84,165
1,467
Under Capital Lease
Factory Equipment
Machinery
Vehicles
482,723
167,289
3,138,529
38,379
459,513
702,717
2,613
84
396,241
(298,702)
(195,704)
--
219,787
431,014
3,445,005
Construction in Progress
Buildings
Machinery
Total Acquisition Cost
Akumulasi Penyusutan
Kepemilikan Langsung
Bangunan
Infrastruktur
Mesin
Peralatan Pabrik
Perabot dan Peralatan Kantor
Kendaraan
Aset yang Tidak Digunakan
Jumlah
107,419
7,937
584,482
18,701
19,558
25,029
1,481
764,607
25,765
1,434
85,215
4,395
3,022
2,303
210
122,344
9,608
6,472
7,473
10,891
6,318
3,652
-44,414
----6,814
(5,630)
-1,184
123,576
2,899
662,224
12,205
23,076
18,050
1,691
843,721
Sewa Pembiayaan
Mesin
Kendaraan
Jumlah Akumulasi Penyusutan
14,101
15,062
793,770
2,676
2,970
127,990
9,203
10,373
63,990
-(1,184)
--
7,574
6,475
857,770
Nilai Tercatat
Acquisition Cost
Direct Ownership
Land
Buildings
Infrastructures
Machinery
Factory Equipment
Office Furniture and Fixtures
Vehicles
Unused Assets
Total
145,290
53,639
25,288
9,214
97,213
11,428
8,000
-350,072
2,344,759
2,587,235
Accumulated Depreciation
Direct Ownership
Buildings
Infrastructures
Machinery
Factory Equipment
Office Furniture and Fixtures
Vehicles
Unused Assets
Total
Under Capital Lease
Machinery
Vehicles
Total Accumulated Depreciation
Carrying Value
2015
1 Januari/
January 1,
Rp
Harga Perolehan
Kepemilikan Langsung
Tanah
Bangunan
Infrastruktur
Mesin
Peralatan Pabrik
Perabot dan Peralatan Kantor
Kendaraan
Aset yang Tidak Digunakan
Jumlah
Sewa Pembiayaan
Mesin
Kendaraan
Aset Dalam Penyelesaian
Bangunan
Mesin
Jumlah Harga Perolehan
Draft/ April 28, 2017
Penambahan/
Addition
Rp
Pengurangan/
Deduction
Rp
Reklasifikasi/
Reclassification
Rp
31 Desember/
December 31,
Rp
463,003
307,375
11,987
855,443
80,480
23,785
36,750
10,657
1,789,480
46,074
8,264
12,296
36,921
3,131
9,539
3,365
-119,590
------414
-414
-213,735
2,441
292,021
(2,441)
-(4,423)
-501,333
509,077
529,374
26,724
1,184,385
81,170
33,324
35,278
10,657
2,409,989
109,050
13,185
-1,186
---
(44,893)
--
64,157
14,371
317,960
276,097
2,505,772
302,395
210,000
633,171
--414
(137,632)
(318,808)
--
482,723
167,289
3,138,529
55
Acquisition Cost
Direct Ownership
Land
Buildings
Infrastructures
Machinery
Factory Equipment
Office Furniture and Fixtures
Vehicles
Unused Assets
Total
Under Capital Lease
Machinery
Vehicles
Construction in Progress
Buildings
Machinery
Total Acquisition Cost
paraf:
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada
Tanggal 31 Desember 2016 dan 2015
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2016 and 2015
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
2015
1 Januari/
January 1,
Rp
Penambahan/
Addition
Rp
Pengurangan/
Deduction
Rp
Reklasifikasi/
Reclassification
Rp
31 Desember/
December 31,
Rp
Akumulasi Penyusutan
Kepemilikan Langsung
Bangunan
Infrastruktur
Mesin
Peralatan Pabrik
Perabot dan Peralatan Kantor
Kendaraan
Aset yang Tidak Digunakan
Jumlah
89,909
7,386
497,569
11,484
13,243
22,146
1,271
643,008
16,854
1,207
86,486
7,295
6,315
2,949
210
121,316
-----414
-414
656
(656)
427
(78)
-348
-697
107,419
7,937
584,482
18,701
19,558
25,029
1,481
764,607
Sewa Pembiayaan
Mesin
Kendaraan
Jumlah Akumulasi Penyusutan
9,339
13,383
665,730
5,111
2,027
128,454
--414
(349)
(348)
--
14,101
15,062
793,770
Nilai Tercatat
1,840,042
2,344,759
Accumulated Depreciation
Direct Ownership
Buildings
Infrastructures
Machinery
Factory Equipment
Office Furniture and Fixtures
Vehicles
Unused Assets
Total
Under Capital Lease
Machinery
Vehicles
Total Accumulated Depreciation
Carrying Value
Depreciation charges are allocated as follows:
Beban penyusutan dialokasikan sebagai berikut:
2016
Rp
2015
Rp
Beban Pokok Penjualan
Kapitalisasi ke Tanaman Perkebunan
Belum Menghasilkan
Beban Umum dan Administrasi
(lihat Catatan 34)
Beban Penjualan (lihat Catatan 34)
112,281
110,702
974
4,196
11,545
3,190
10,145
2,411
Cost of Goods Sold
Capitalized to Immature
Plantation
General and Administrative Expenses
(see Note 34)
Selling Expenses (see Note 34)
Jumlah
127,990
127,454
Total
Pada tahun 2015, penambahan aset tetap dari
entitas yang diakuisisi adalah sebesar Rp5.871
(harga perolehan sebesar Rp6.871 dan
akumulasi penyusutan sebesar Rp1.000) (lihat
Catatan 39).
In 2015, the addition of property, plant and
equipment of the acquired entities amounted to
Rp5,871 (acquisition cost amounted to Rp6,871
and accumulated depreciation amounted to
Rp1,000) (see Note 39).
Biaya pinjaman yang dikapitalisasi ke aset tetap
adalah sebesar Rp3.218 dan Rp36.059, masingmasing pada 31 Desember 2016 dan 2015 (lihat
Catatan 23).
Borrowing costs that were capitalized to property,
plant and equipment amounted to Rp3,218 and
Rp36,059 as of December 31, 2016 and 2015,
respectively (see Note 23).
Jenis kepemilikan hak atas tanah Grup
seluruhnya berupa Hak Guna Bangunan (”HGB”)
dan Hak Guna Usaha (HGU). Hak tersebut akan
berakhir pada berbagai tanggal antara tahun
2027 sampai 2047.
The Group’s title of ownership on its landrights
for building use or buildingright (HGB) and
landright (HGU). The right will be valid until
several date between 2027 until 2047.
Manajemen berpendapat tidak akan ada
hambatan dalam memperbaharui seluruh hak
pada saat habis masa berlakunya.
The management considers that there will be no
difficulties in obtaining renewals of the rights
upon expiry date.
Saldo aset dalam penyelesaian terdiri dari proyek
pembangunan pabrik pengolahan beras milik
PT Sukses Abadi Karya Inti (SAKTI),
PT Jatisari Srirejeki (JS), seluruhnya entitas anak,
pengadaan mesin makanan ringan PT Putra
Taro Paloma (PTP), entitas anak, yang terletak di
Sragen, pembangunan pabrik dan pengadaan
mesin pengolahan mie kering dan bihun PT Tiga
Pilar Sejahtera (TPS), entitas anak, yang terletak
Balance of construction in progress consist
primarily of construction of rice processing plant
owned by PT Sukses Abadi Karya Inti (SAKTI),
PT Jatisari Srirejeki (JS), a subsidiaries,
procurement of machinery snack PT Putra Taro
Paloma (PTP), subsidiaries, located in Sragen,
factory construction and machinery procurement
processing dried noodle and vermicelli PT Tiga
Pilar Sejahtera (TPS), a subsidiary, located in
Draft/ April 28, 2017
56
paraf:
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada
Tanggal 31 Desember 2016 dan 2015
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2016 and 2015
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
di Sragen, pengadaan mesin biskuit PT Poly
Meditra Indonesia (PMI), entitas anak, yang
terletak di Karang Anyar.
Sragen, procurement of machinery for biscuit,
PT Poly Meditra Indonesia (PMI), a subsidiary,
located in Karang Anyar.
Pada tanggal pelaporan, nilai tercatat aset dalam
penyelesaian proyek masing-masing 75% dan
95% dari nilai kontrak dan diperkirakan akan
selesai pada Desember tahun 2017 untuk pabrik
pengolahan beras. Manajemen berkeyakinan
bahwa tidak ada hambatan dalam penyelesaian
pembangunan.
At the reporting date, the carrying amount of
construction in progress has reached 75% and
95%, respectively of the contract value and
estimated to be completed in December 2016 for
rice processing plant. Management believes
there is no matter which will hinder the
completion.
Rincian penjualan aset tetap Grup dampak selain
hilangnya pengendalian (lihat Catatan 1,c) untuk
tahun-tahun yang berakhir 31 Desember 2016
dan 2015 adalah sebagai berikut:
Details of disposal of the Group’s property, plant
and equipment other then impact of losing of
control (see Note 1.c) for the years ended
December 31, 2016 and 2015 are as follows:
2016
Rp
Biaya Perolehan
Akumulasi Penyusutan
Nilai Tercatat
Harga Jual
Laba Pelepasan
2015
Rp
969
(693)
414
(414)
Acquisition Cost
Accumulated Depreciation
276
350
-224
Carrying Value
Selling Price
74
224
Gain on Disposal
Total gross property, plant and equipment that
have been fully depreciated and still in use is:
Jumlah bruto aset tetap yang telah disusutkan
penuh dan masih digunakan adalah:
2016
Rp
2015
Rp
Mesin
Kendaraan
Perabot dan Peralatan Kantor
Peralatan Pabrik
Bangunan
Infrastruktur
355,109
14,331
9,206
4,219
4,080
225
284,823
13,548
9,730
3,874
4,045
225
Machinery
Vehicles
Office Furniture and Fixtures
Factory Equipment
Building
Infrastructures
Jumlah
387,170
316,245
Total
Aset tetap Grup, kecuali tanah dan kendaraan,
telah diasuransikan terhadap risiko kebakaran,
gempa bumi dan risiko lainnya dengan jumlah
pertanggungan sebesar
Rp1.335.214 dan
Rp1.923.881 masing-masing pada 31 Desember
2016 dan 2015. Manajemen Grup berpendapat
bahwa nilai pertanggungan tersebut memadai
untuk menutup kemungkinan kerugian atas risiko
tersebut.
Group’s property, plant and equipment, except for
land and vehicles, have been insured against fire,
earthquake and other risks with the sum insured
amounting to Rp1,335,214 and Rp1,923,881, as
of December 31, 2016 and 2015, respectively.
The management of Group is in the opinion that
the insured amounts are adequate to cover
possible losses from such risks.
Mesin dan kendaraan yang diperoleh Grup,
melalui sewa pembiayaan telah diasuransikan
terhadap risiko kehilangan dan kerusakan dengan
nilai pertanggungan sebesar fasilitas pembiayaan
dan dijadikan jaminan atas masing-masing
fasilitas tersebut.
Machinery and vehicles acquired by Group,
through leasing facilities have been insured
against lost and damage risk with sum insured
equal to the leasing facilities and are pledged as
collateral for each respective leasing facility.
Seluruh tanah, bangunan dan mesin produksi
TPS, PMI dan JS, seluruhnya entitas anak,
All land, buildings and machinery of TPS, PMI
and JS, subsidiaries, is pledged as collateral for
Draft/ April 28, 2017
57
paraf:
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada
Tanggal 31 Desember 2016 dan 2015
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2016 and 2015
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
dijadikan jaminan atas obligasi dan sukuk ijarah
(lihat Catatan 25).
bond and sukuk ijarah payable (see Note 25).
Mesin TPS dan PT Subafood Pangan Jaya (SPJ),
entitas anak, yang dibiayai dari pinjaman ke PT
Bank BRISyariah dijadikan jaminan atas pinjaman
tersebut (lihat Catatan 23).
Machineries of TPS and PT Subafood Pangan
Jaya (SPJ), subsidiaries, that financed by bank
loan
of
PT Bank BRISyariah are pledged as collateral for
this loan (see Note 23).
Mesin SPJ yang dibiayai dari pinjaman ke PT
Bank DBS Indonesia dijadikan jaminan atas
pinjaman tersebut (lihat Catatan 20 dan 23).
Machineries of SPJ that purchased through bank
loan of PT Bank DBS Indonesia are pledged as
collateral for this loan (see Notes 20 and 23).
Tanah dan mesin PTP yang dibiayai dari
pinjaman ke PT Bank UOB Buana Tbk dijadikan
jaminan atas pinjaman tersebut (lihat Catatan 23).
Land and machineries of PTP that financed by
bank loan of PT Bank UOB Buana Tbk are
pledged as collateral for this loan (see Note 23).
Manajemen berpendapat tidak ada indikasi atas
perubahan-perubahan
kondisi
yang
mengakibatkan penurunan nilai aset tetap pada
31 Desember 2016.
The management considers that there are no
indication of changes in circumstances that
resulted in the impairment of property, plant and
equipment as of December 31, 2016.
14. Tanaman Perkebunan
14. Plantations
2016
1 Januari/
January 1,
Rp
Kelapa Sawit
Biaya Perolehan
Akumulasi Amortisasi
1,353,590
45,352
Nilai Tercatat
1,308,238
Penambahan/
Addition
Rp
Pengurangan/
Deduction
Rp
82,286
4,444
31 Desember/
December 31,
Rp
---
Palm Oil
Acquisition Cost
Accumulated Amortization
--
Carrying Value
1,353,590
45,352
Palm Oil
Acquisition Cost
Accumulated Amortization
1,308,238
Carrying Value
1,435,876
49,796
2015
1 Januari/
January 1,
Rp
Kelapa Sawit
Biaya Perolehan
Akumulasi Amortisasi
888,463
29,827
Nilai Tercatat
858,636
Penambahan/
Addition
Rp
Pengurangan/
Deduction
Rp
465,127
15,525
31 Desember/
December 31,
Rp
---
Beban
amortisasi
tanaman
menghasilkan
dibebankan pada beban pokok penjualan (lihat
Catatan 33).
Amortization of matured plantations are charged
to cost of goods sold (see Note 33).
Biaya pinjaman yang dikapitalisasi ke tanaman
belum menghasilkan adalah sebesar Rp17.345
dan Rp127.742 (termasuk selisih kurs sebesar
Rp61.295) masing-masing untuk periode sampai
dengan 11 Mei 2016 dan tahun yang berakhir
pada 31 Desember 2015 (lihat Catatan 20 dan
23).
Borrowing costs that were capitalized to immature
plantations
amounted
to
Rp17,345
and
Rp127,742 (include foreign exchange amounted
to Rp61,295) for the period until May 11, 2016
and for the year ended December 31, 2015,
respectively (see Notes 20 and 23).
Beban depresiasi aset tetap yang dikapitalisasi
ke tanaman belum menghasilkan adalah sebesar
Rp974 dan Rp4.196 masing-masing untuk tahun-
Depreciation expenses of property, plant and
equipment is capitalized to immature plantation is
amounted to Rp974 and Rp4,196 for the years
Draft/ April 28, 2017
58
paraf:
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada
Tanggal 31 Desember 2016 dan 2015
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2016 and 2015
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
tahun yang berakhir pada 31 Desember 2016 dan
2015.
ended December
respectively.
Pada 2015, penambahan tanaman perkebunan
belum menghasilkan dari entitas yang diakuisisi
adalah sebesar Rp56.666 (lihat Catatan 39).
In 2015, the additions of immature plantations
from acquired entity amounting to Rp56,666
(see Note 39).
Rincian mutasi tanaman perkebunan adalah
sebagai berikut:
A detail movement of plantation is as follows:
2016
Rp
Tanaman Perkebunan Menghasilkan
Saldo Awal
Reklasifikasi dari Tanaman Perkebunan
Belum Menghasilkan
Jumlah
Akumulasi Amortisasi
Pengurangan (lihat Catatan 1.c)
Saldo Akhir
Tanaman Perkebunan Belum Menghasilkan
Saldo Awal
Penambahan dari Entitas Akuisisian
Kapitalisasi Biaya
Reklasifikasi ke Tanaman Perkebunan
Menghasilkan
Pengurangan (lihat Catatan 1.c)
Saldo Akhir
2016
and
2015,
2015
Rp
365,089
269,120
24,073
389,162
(49,796)
(339,366)
--
95,969
365,089
(45,352)
-319,737
988,501
-82,286
619,343
56,666
408,461
(24,073)
(95,969)
(1,046,714)
--
-988,501
--
1,308,238
Jumlah
31,
Mature Plantation
Beginning Balance
Reclassification from Immature
Plantation
Total
Accumulated Amortization
Deduction (see Note 1,c)
Ending Balance
Immature Plantation
Beginning Balance
Additional from Acquired Entities
Capitalized of Cost
Reclassification to Mature
Plantation
Deduction (see Note 1,c)
Ending Balance
Total
Details of plantations based on the width area are
as follows:
Rincian tanaman berdasarkan luas area adalah
sebagai berikut:
2016
2015
(Hektar/
Hectares)
Rp
(Hektar/
Hectares)
Rp
Tanaman Perkebunan Belum Menghasilkan
Tanaman Perkebunan Menghasilkan
---
12,540
7,143
Immature Plantation
Mature Plantation
Jumlah
--
19,683
Total
15. Biaya Hak atas Tanah Ditangguhkan
15. Deferred Landrights Cost
2016
Rp
2015
Rp
PT Muarobungo Plantation*)
PT Tandan Abadi Mandiri*)
PT Tugu Palma Sumatra*)
PT Bumiraya Investindo*)
PT Mitra Jaya Agro Palm*)
PT Persada Alam Hijau*)
-------
62,941
53,136
43,523
15,763
1,750
106
PT Muarobungo Plantation*)
PT Tandan Abadi Mandiri*)
PT Tugu Palma Sumatra*)
PT Bumiraya Investindo*)
PT Mitra Jaya Agro Palm*)
PT Persada Alam Hijau*)
Jumlah
--
177,219
Total
*) merupakan entitas anak Perusahaan sampai dengan tanggal 11 Mei 2016
In 2015 this account represent all cost paid by
PT Bumiraya Investindo (BRI), PT Airlangga
Sawit Jaya (ASJ), PT Charindo Palma Oetama
(CPO), PT Muarobungo Plantation (MBP),
PT Mitrajaya Agro Palm (MJAP), PT Tandan
Pada 2015 akun ini merupakan biaya-biaya yang
dikeluarkan oleh PT Bumiraya Investindo (BRI),
PT Airlangga Sawit Jaya (ASJ), PT Charindo
Palma Oetama (CPO), PT Muarobungo
Plantation (MBP), PT Mitrajaya Agro Palm
Draft/ April 28, 2017
*) Subsidiaries of the Company until May 11, 2016
59
paraf:
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada
Tanggal 31 Desember 2016 dan 2015
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2016 and 2015
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
(MJAP), PT Tandan Abadi Mandiri (TAM),
PT Tugu Palma Sumatera (TPSum) dan PT
Persada Alam Hijau (PAH), seluruhnya entitas
anak, sehubungan dengan perolehan hak atas
tanah sampai dengan hak tersebut diperoleh.
Abadi Mandiri (TAM), PT Tugu Palma Sumatera
(TPSum) and PT Persada Alam Hijau (PAH),
subsidiaries, related to acquisition of landrights
until the right is obtained.
Pada 2015, penambahan biaya hak atas tanah
ditangguhkan dari entitas yang diakuisisi
adalah sebesar Rp6.863 (lihat Catatan 39).
In 2015, the additions of deferred landright from
acquired entity amounted to Rp6,863 (see Note
39).
16. Goodwill
16. Goodwill
Rincian saldo goodwill pada 31 Desember 2016
dan 2015 adalah sebagai berikut:
Entitas Pengakuisisi/
Acquirer Entity
Details of goodwill balances as of December 31,
2016 and 2015 are as follows:
Perolehan Saham Pada/
Acquition of Shares of
Tahun Perolehan/
Year of Acquisition
2016
Rp
2015
Rp
PT Golden Plantation Tbk *)
PT Balaraja Bisco Paloma
PT Bailangu Capital Investment
PT Subafood Pangan Jaya
2015
2012
-729
5,579
729
PT Muarobungo Plantation *)
PT Dunia Pangan
PT Tandan Abadi Mandiri
PT Jatisari Srirejeki
2012
2010
-73,111
8,980
73,111
73,840
88,399
Jumlah/ Total
*) merupakan entitas anak Perusahaan sampai dengan tanggal 11 Mei 2016/
Subsidiaries of the Company until May 11, 2016
Management has made the sufficient review for
balance of goodwill as of December 31, 2016.
The Management opinion that there is no
indication of impairment of the cash generating
unit or group of cash generating unit from the
entity where the goodwill belongs.
Manajemen telah melakukan penelaahan yang
memadai atas saldo goodwill pada tanggal
31 Desember 2016. Manajemen berpendapat
bahwa tidak terdapat indikasi penurunan nilai
terhadap unit penghasil kas atau kelompok unit
penghasil kas dari entitas yang menimbulkan
goodwill tersebut.
17. Aset Takberwujud
17. Intangible Assets
2016
1 Januari/
January 1,
Rp
Harga Perolehan
Piranti Lunak
Merek Dagang
Jumlah Harga Perolehan
Akumulasi Amortisasi
Piranti Lunak
Merek Dagang
Jumlah Akumulasi Amortisasi
Nilai Tercatat
Penambahan/
Addition
Rp
Pengurangan/
Deduction
Rp
31 Desember/
December 31,
Rp
Acquisition Cost
Software
Trademark
12,762
261,889
2,560
--
7,960
--
7,362
261,889
274,651
2,560
7,960
269,251
Total Acquisition Cost
4,563
563
5,126
Accumulated Amortization
Software
Trademark
Total Accumulated Amortization
264,125
Carrying Value
4,943
563
5,506
502
-502
882
-882
269,145
2015
1 Januari/
January 1,
Rp
Software
Trademark
Total Acquisition Cost
Software
Trademark
ccumulated Amortization
Harga Perolehan
Piranti Lunak
Merek Dagang
Jumlah Harga Perolehan
Akumulasi Amortisasi
Piranti Lunak
Merek Dagang
Jumlah Akumulasi Amortisasi
Nilai Tercatat
Draft/ April 28, 2017
Penambahan/
Addition
Rp
Pengurangan/
Deduction
Rp
31 Desember/
December 31,
Rp
Acquisition Cost
Software
Trademark
11,691
261,889
1,071
--
---
12,762
261,889
273,580
1,071
--
274,651
Total Acquisition Cost
4,943
563
5,506
Accumulated Amortization
Software
Trademark
Total Accumulated Amortization
269,145
Carrying Value
4,044
563
4,607
899
-899
268,973
60
----
paraf:
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada
Tanggal 31 Desember 2016 dan 2015
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2016 and 2015
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Merek dagang terdiri dari merek-merek dagang
atas produk yang diproduksi oleh PT Indo Beras
Unggul, PT Subafood Pangan Jaya dan PT Putra
Taro Paloma yang timbul sehubungan dengan
akuisisi merek dagang dari PT Alam Makmur
Sembada dan PT Unilever Indonesia. Merekmerek dagang tersebut diantaranya adalah Taro,
Ayam Jago, Subamie dan Tanam Jagung.
Trademark consists of the trademarks of the
products produced by PT Indo Beras Unggul,
PT Subafood Pangan Jaya and PT Putra Taro
Paloma which resulted from the acquisition of
trademarks of PT Alam Makmur Sembada and
PT Unilever Indonesia. The trademarks are Taro,
Ayam Jago, Subamie and Tanam Jagung.
Manajemen berkeyakinan bahwa tidak terdapat
hambatan dalam perpanjangan merek-merek
tersebut.
Management believes that there are no obstacles
in the extension of those brands.
18. Utang Usaha
18. Trade Payables
2016
Rp
Pihak Berelasi
Produksi Makanan (lihat Catatan 7)
2015
Rp
6,511
4,043
Related Party
Food Manufacturing (see Note 7)
Pihak Ketiga
Pengolahan Beras
Produksi Makanan
Pengolahan Tenaga Listrik
Agribisnis
Sub Jumlah
113,798
66,251
10,680
-190,729
149,157
100,258
-98,188
347,603
Third Parties
Rice Mills
Food Manufacturing
Electricity
Agribusiness
Subtotal
Jumlah
197,240
351,646
Total
Utang usaha dalam mata uang asing disajikan
pada Catatan 40.
Trade payables in foreign currency is presented
in Note 40.
Rincian utang usaha berdasarkan jatuh temponya
disajikan pada Catatan 41.
Details of trade payables based on maturity is
presented in Note 41.
Tidak terdapat jaminan yang diberikan dan suku
bunga dengan utang usaha tersebut.
There is no collateral and interest in regards with
the trade payables.
19. Beban Akrual
Fee Sukuk Ijarah
Bunga
Bunga Obligasi
Bunga Pinjaman Bank
Promosi
Utilitas
Lain-lain
Jumlah
Draft/ April 28, 2017
19. Accrued Expenses
2016
Rp
28,788
2015
Rp
15,375
2,245
7,628
696
12,122
15,375
17,231
7,718
2,178
7,155
Sukuk Ijarah Fee
Interest
Interest on Bond
Interest on Bank Loans
Promotion
Utilities
Others
66,854
57,345
Total
61
7,688
paraf:
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada
Tanggal 31 Desember 2016 dan 2015
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2016 and 2015
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
20. Utang Bank Jangka Pendek
20. Short-Term Bank Loans
2016
Rp
2015
Rp
Rupiah
Pinjaman Sindikasi Rabobank International
Citibank, N.A., Indonesia
JP Morgan Chase Bank, N.A
PT Rabobank International Indonesia
PT Bank UOB Buana Tbk
PT Bank DBS Indonesia
PT Bank Permata Tbk
Jumlah Utang Bank Rupiah
1,275,000
279,235
155,152
50,000
94,949
15,841
-1,870,177
-111,565
184,942
1,220,500
-6,623
98,954
1,622,584
Rupiah
Rabobank International Syndicate
Citibank, N.A., Indonesia
JP Morgan Chase Bank, N.A
PT Rabobank International Indonesia
PT Bank UOB Buana Tbk
PT Bank DBS Indonesia
PT Bank Permata Tbk
Total Bank Loans Rupiah
Dolar AS
Citibank, N.A., Indonesia
JP Morgan Chase Bank, N.A
Jumlah Utang Bank Dolar AS
Jumlah Utang Bank Jangka Pendek
18,127
-18,127
1,888,304
27,337
18,362
45,699
1,668,283
US Dollar
Citibank, N.A., Indonesia
JP Morgan Chase Bank, N.A
Total Bank Loans US Dollar
Total Short-term Bank Loans
Sindikasi Rabobank International
Pada tanggal 25 Januari 2016, PT Dunia Pangan
(DP), PT Sukses Abadi Karya Inti (SAKTI),
PT Indo Beras Unggul (IBU) dan PT Jatisari
Srirejeki (JS), seluruhnya entitas anak, sebagai
debitur, memperoleh fasilitas pinjaman sindikasi
bank dari Rabobank International, Cabang
Singapura, PT Rabobank International Indonesia,
PT Bank Maybank Indonesia Tbk dan the Bank
of Tokyo-Mitsubishi UFJ LTD, Cabang Jakarta
dengan jumlah keseluruhan fasilitas sebesar
Rp1.275.000. Fasilitas ini memiliki jatuh tempo
364 hari dari tanggal efektif perjanjian yaitu
tanggal 25 Januari 2017 dan dapat diperpanjang
sampai dengan 364 hari. Fasilitas ini dikenakan
tingkat bunga sebesar COF+2,35% per tahun.
Rabobank International Syndicate
On January 25, 2016, PT Dunia Pangan (DP),
PT Sukses Abadi Karya Inti (SAKTI), PT Indo
Beras Unggul (IBU) and PT Jatisari Srirejeki (JS),
all are subsidiaries, as debtors, obtained bank
loan
sindicate
facilities
from
Rabobank
International, Singapore Branch, PT Rabobank
International Indonesia, PT Bank Maybank
Indonesia Tbk and the Bank of Tokyo-Mitsubishi
UFJ LTD, Jakarta Branch with total facility
amounting to Rp1,275,000. These facilities will
due for 364 days from the effective date of the
agreement January 25, 2017 and extendable for
the next 364 days. This facility bears an interest
rate of COF+2.35% per annum.
Jaminan atas fasilitas ini adalah piutang usaha
dan persediaan yang dimiliki DP, IBU, JS and
SAKTI, seluruhnya entitas anak (lihat Catatan 4
dan 8).
The collateral of this facility is trade receivables
and inventory owned by DP, IBU, JS and SAKTI,
all subsidiaries (see Notes 4 and 8).
Pada tanggal 1 Maret 2017 pinjaman ini telah
diperpanjang sampai dengan 1 Maret 2018.
On March 1, 2017, this loan has extended until
March 1, 2018.
Pada 31 Desember 2016 saldo terutang atas
fasilitas ini adalah sebesar Rp1.275.000.
As of December 31, 2016 the outstanding
balance of this facility amounted to Rp1,275,000.
Citibank, N.A.
PT Tiga Pilar Sejahtera (TPS)
Berdasarkan Perjanjian Induk Fasilitas Kredit
pada tanggal 11 Maret 2015 yang telah
diadendum pada tanggal 2016, TPS memperoleh
fasilitas pinjaman modal kerja dengan pagu kredit
sebesar Rp300.000 (dapat dikonversi menjadi
mata uang USD) dan dikenakan bunga JIBOR +
330 bps per tahun. Jangka waktu pinjaman
adalah 1 (satu) tahun sampai dengan tanggal
11 Maret 2016 dan akan secara otomatis
Citibank, N.A.
PT Tiga Pilar Sejahtera (TPS)
Based on the Master Credit Facility Agreement
dated March 11, 2015 which was amanded on
March 11, 2016, TPS obtained working capital
credit facility with credit limit amounted to
Rp300,000 (convertible into USD) and bears an
interest rate of JIBOR + 330 bps per annum.
Maturity date of this loan is 1 (one) year until
March 11, 2016 and automatically rolled over for
a next 1 (one) year each expiry date thereafter.
Draft/ April 28, 2017
62
paraf:
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada
Tanggal 31 Desember 2016 dan 2015
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2016 and 2015
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
diperpanjang terus menerus untuk jangka waktu
1 (satu) tahun berikutnya sejak setiap tanggal
berakhirnya perjanjian.
Jaminan atas fasillitas ini adalah persediaan
yang dimiliki TPS (lihat Catatan 8).
The collateral of this facility is inventory owned by
TPS (see Note 8).
Berdasarkan Adendum Perjanjian Kredit Modal
Kerja tanggal 11 Maret 2017, memperoleh
penambahan pagu kredit maksimum menjadi
Rp366.500.
Based on Addendum Working Capital Credit
Agreement dated March 11, 2017, obtained a
working capital credit facility maximum change to
amounted to Rp366,500
Selama masa fasilitas pinjaman, TPS tidak
diperbolehkan melakukan hal-hal sebagai
berikut:

Melakukan penggabungan usaha dan
konsolidasi dengan perusahaan lain, atau
mengambil alih sebagian besar dari aset
atau saham suatu perusahaan lain, atau
menjual, menyewakan, mengalihkan atau
dengan cara apapun melepaskan sebagian
besar dari properti atau asetnya.

Melakukan transaksi dengan pihak lain
selain dalam rangka kegiatan usaha yang
wajar dengan syarat komersial yang umum.

Mengubah susunan pemegang saham.
During the loan facility’s period, TPS is restricted
to perform the following matters:
Pada tanggal 31 Desember 2016, TPS telah
memenuhi pembatasan yang disyaratkan.
As of December 31, 2015, TPS has complied
with the required restrictions.
Pada 31 Desember 2016 saldo terutang untuk
fasilitas mata uang Rupiah dan USD dalam
sebesar
Rp279.235
dan
USD1,349,100
(ekuivalent Rp18.127).
As of December 31, 2016 the outstanding
balances for this facilities in Rupiah and USD
currencies amounted to Rp279,235 and
USD1,349,100
(equivalent
Rp18,127),
respectively.
Pada 31 Desember 2015 saldo terutang untuk
fasilitas mata uang Rupiah dan USD dalam
sebesar
Rp111.565
dan
USD1,981,660
(ekuivalen Rp27.337).
As of December 31, 2015 the outstanding
balances for this facilities in Rupiah and USD
currencies amounted to Rp111,565 and
USD1,981,660 (equivalent Rp27,337) for USD.,
respectively.
JP Morgan Chase Bank, N.A (JPM)
Perusahaan
Berdasarkan
adendum
perjanjian
kredit
No.017/GCB-CPD/FA/AMD-2/VI/2014
tanggal
30 Juni 2014 dan addendum No.015/GCB/CPD
/FA/AMD-4/VI/2016, Perusahaan, memperoleh
fasilitas kredit working capital berupa fasilitas
Letter of Credit, Import Letter of Credit Bill (Trust
Receipt), Bank Guarantee dan Payable
Financing (Collection/Open Account) dengan
pagu kredit USD20,000,000. Fasilitas ini memiliki
jangka pembayaran maksimal 6 bulan dan dapat
digunakan sampai dengan 1 tahun dan
dikenakan bunga sebesar JIBOR + 4,5% per
tahun. Jaminan atas fasilitas ini adalah
persediaan PT Tiga Pilar Sejahtera (TPS), entitas
anak (lihat Catatan 8).
JP Morgan Chase Bank, N.A (JPM)
The Company
Based on the amendment credit agreement
No.017/GCB-CPD/FA/AMD2/VI/2014 dated June
30, 2014 and No.013/GCB/CPD/FA/ AMD-4
/VI/2016, the Company obtained a credit facility
working capital in the form of Letter of Credit,
Import Letter of Credit Bill (Trust Receipt), Bank
Guarantee and Payable Financing (Collection/
Open account) with a credit limit of
USD20,000,000. This facility has a maximum
repayment term of 6 months and can be used up
to one year and bears interest at JIBOR + 4.5%
per year. The collateral for this facility is to supply
PT Tiga Pilar Sejahtera (TPS), a subsidiary (see
Note 8).
Draft/ April 28, 2017

Perform merger and consolidation with the
other company, or acquire all or part of
assets or shares of the other Company, or
dispose, rent or transfer most of its property,
plant and equipment or assets.

Enter into transactions with other party,
except in the term of arms-length business
activity of ordinary course of business.
Change the stockholder’s composition.

63
paraf:
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada
Tanggal 31 Desember 2016 dan 2015
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2016 and 2015
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
tanggal
The maturity of this loan facility is September 28,
2017.
Pada 31 Desember 2016 saldo terutang untuk
fasilitas mata uang rupiah dan USD dalam
sebesar Rp155.152 dan nihil.
As of December 31, 2016 the outstanding
balances for this facilities in rupiah and USD
currencies amounted to Rp155,152 and
nil, respectively.
Pada 31 Desember 2015 saldo terutang untuk
fasilitas mata uang rupiah dan USD dalam
sebesar
Rp184.942
dan
USD1,331,062
(ekuivalen Rp18.362)
As of December 31, 2015 the outstanding
balances for this facilities in rupiah and USD
currencies amounted to Rp184,942 and
USD1,331,062
(equivalent
Rp18,362),
respectively.
PT Bank DBS Indonesia
PT Subafood Pangan Jaya (SPJ)
Berdasarkan Akta Perjanjian Kredit No. 44
tertanggal 29 Januari 2013 yang dibuat
di hadapan Veronica Nataarmadja, S.H.,
M.Corp.Admin, M.Com (Business Law) notaris
di Jakarta, SPJ memperoleh fasilitas kredit non
cash loan berupa account payable financing dan
fasilitas revolving credit masing-masing dengan
pagu kredit sebesar Rp15.000 dan Rp5.000.
Jangka waktu pinjaman adalah 1 (satu) tahun
sampai dengan 29 Januari 2014. Fasilitas ini
dikenakan bunga masing-masing sebesar
13,10% - 13,22% per tahun pada 31 Desember
2016 dan 2015.
PT Bank DBS Indonesia
PT Subafood Pangan Jaya (SPJ)
Based on the Deed Loan Agreement No. 44
dated January 29, 2013 which was made in
presence of Veronica Nataarmadja, S.H.,
M.Corp.Admin,
M.Com
(Business
Law),
a notary in Jakarta, SPJ obtained non-cash loan
facility such as account payable financing and
revolving credit facility with credit limit amounted
to Rp15,000 and Rp5,000, respectively. Term of
payment of these loans is 1 (one) year until
January 29, 2014. This facilities bear interest rate
of 13.10% - 13.22% per annum as of December
31, 2016 and 2015, respectively.
Berdasarkan Perubahan Perjanjian Kredit
No.
054/PFPA-DBSI/II/1-2/2017
tertanggal
20 Pebruari 2017 SPJ memperoleh tambahan
fasilitas non cash loan berupa account payable
financing menjadi Rp25.000.
Based on the Amendment of Loan Agreement
No. 054/PFPA-DBSI/II/1-2/2017 dated February
20, 2017 SPJ obtanined additional non-cash loan
facilitiy such as account payable financing to
Rp25,000.
Jatuh tempo fasilitas
29 Januari 2018.
tanggal
The maturity of this loan facility is January 29,
2018.
Jaminan atas fasilitas ini adalah aset tetap,
persediaan dan piutang usaha yang dimiliki SPJ
(lihat Catatan 13, 8 dan 4).
The collateral of this facility are property, plant
and equipment, inventory and trade receivables
owned by SPJ (see Notes 13, 8 and 4).
Selama periode fasilitas pinjaman, SPJ harus
melakukan hal-hal berikut:

Menjaga DSCR minimal 1,0 kali; dan

Menjaga gearing rasio maksimal 2,0 kali.
During the loan facility period, SPJ is required to:
Pada tanggal 31 Desember 2016 dan 2015, SPJ
telah memenuhi rasio-rasio dan pembatasan
yang disyaratkan.
As of December 31, 2016 and 2015, SPJ has
complied with the financial ratios as required
Pada tanggal 31 Desember 2016 dan 2015,
saldo terutang atas fasilitas ini adalah sebesar
Rp15.841 dan Rp6.623.
As of December 31, 2016 and 2015, the
outstanding balance of this facility amounted to
Rp15,841 and Rp6,623, respectively.
Jatuh tempo fasilitas
28 September 2017.
Draft/ April 28, 2017
pinjaman
pinjaman
ini
ini


64
Maintain DSCR minimum 1.0 times; and
Maintain gearing ratio maximum 2.0 times.
paraf:
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada
Tanggal 31 Desember 2016 dan 2015
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2016 and 2015
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
PT Bank Rabobank International Indonesia
(Rabo)
PT Indo Beras Unggul
Fasilitas kredit stock financing dan short-term
advance berubah menjadi fasilitas kredit working
capital
dengan
pagu
kredit
Rp100.000
berdasarkan amendemen persetujuan fasilitas
kredit LA/CA/1830/A4/2013 tanggal 11 Januari
2013. Perjanjian fasilitas sudah beberapa kali
di amendemen dengan amendemen terakhir
No. LA/CA/1830/A10/2015 tanggal 13 Maret
2015, IBU memperoleh fasilitas kredit working
capital facility tidak melebihi jumlah maksimum
Rp330.000 serta dikenakan bunga sebesar
COF+ 250 bps per tahun.
PT Bank Rabobank International Indonesia
(Rabo)
PT Indo Beras Unggul
Stock financing and short-term advance facilities
turn into working capital facility with credit limit
amounted to Rp100,000, based on amendment
agreement of facility LA/CA/1830/A4/2013 dated
Januari 11, 2013. Facility agreement has been
amended several times with the latest
amendment No. LA/CA/1830/A10/2015 dated
March 13, 2015, IBU obtained a working capital
credit facility do not exceed the maximum number
Rp330.000 and bears an interest of COF + 250
bps per annum.
Pada 31 Desember 2015, saldo terutang atas
fasilitas ini adalah masing-masing sebesar
Rp271.300.
As of December 31, 2015, the outstanding
balance of this facility amounted to Rp271,300.
Berdasarkan
persetujuan
fasilitas
kredit
No. LA/CA/1892/2015 tanggal 19 Mei 2015, IBU
memperoleh fasilitas kredit working capital facility
tidak melebihi jumlah maksimum Rp400.000
dengan suku bunga COF + 250 bps per tahun.
Fasilitas ini memiliki jatuh tempo 29 Pebruari
2016. Perjanjian fasilitas ini diamandemen pada
tanggal
16
September
2015
No. LA/CA/1892/A1/2015 yaitu penambahan
fasilitas pinjaman Rp400.000 dengan suku bunga
COF + 400 bps per tahun yang memiliki jatuh
tempo 4 bulan dari tanggal perjanjian. Pinjaman
ini telah diperpanjang hingga 15 Maret 2016.
Based on approval of the loan facility
No. LA/CA/1892/2015, dated on May 19, 2015,
IBU obtained a working capital facility with a
credit limit maximum amounted to Rp400.000.
This facility has maturity date February 29, 2016.
This facility agreements were amended on
September 16, 2015 No. LA/CA/1892/A1/2015 is
the addition of a loan facility amounting
Rp400,000 with interest rate COF + 400 bps per
year which have maturity of 4 months from the
date of this agreement. This loan has amended
until March 15, 2016.
Pada tanggal 7 Maret 2016 seluruh utang Bank
kepada Rabo telah dilunasi.
On March 7, 2016, all bank loans to Rabo have
been fully paid.
Pada 31 Desember 2015 saldo terutang atas
fasilitas ini adalah sebesar Rp500.000.
As of December 31, 2015, the outstanding
balance of this facility amounted to Rp500,000.
PT Poly Meditra Indonesia (PMI)
Berdasarkan
surat
persetujuan
fasilitas
No.
LA/CA/1880/2014
pada
tanggal
29 Oktober 2014, PMI memperoleh fasilitas
modal kerja terkait kontrak PMI dengan Program
Pangan Dunia Perserikatan Bangsa-Bangsa dan
Kementrian Kesehatan Indonesia dengan pagu
kredit sebesar Rp50.000. Suku bunga yang
dikenakan atas pinjaman ini adalah sebesar
COF + 300 bps per tahun. Pinjaman ini jatuh
tempo pada 29 Agustus 2015.
PT Poly Meditra Indonesia (PMI)
Based
on
approval
of
loan
facility
No. LA/CA/1880/2014 dated October 29, 2014,
PMI obtained working capital facilities related to
PMI’s contract with United Nation’s World Food
Programme and Ministry of Health of Indonesia
amounted to Rp50.000. The interest rate of this
loan is of COF + 300 bps per annum. The
maturity of this loan facility date August 29, 2015.
Jaminan atas pinjaman ini adalah piutang usaha
atas PMI (lihat Catatan 4).
The collateral of this loan are trade receivables of
PMI (see Note 4).
Draft/ April 28, 2017
65
paraf:
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada
Tanggal 31 Desember 2016 dan 2015
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2016 and 2015
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Beberapa hal yang harus diperhatikan oleh PMI
adalah sebagai berikut:
Seluruh kewajiban bank baru akan berlaku
setelah dokumen jaminan lengkap dan
persetujuan telah disetujui bank;
Debitur
tidak
diperkenankan
untuk
melakukan merger, akuisisi atau divestasi
sampai seluruh hutangnya terpenuhi;
Bank dapat mengalihkan seluruh atau
sebagian hak, manfaat dan kewajiban dari
perjanjian ini kepada pihak ketiga; dan
Debitur tidak berhak mengalihkan seluruh
atau sebagian hak, manfaat dan kewajiban
dari perjanjian ini kepada pihak ketiga tanpa
izin tertulis dari bank.
Several matters that must be considered by PMI
are as follows:
- All bank’s
obligation will be held after
guarantee’s
document
completed
and
received approval from the bank;
- The debtors not allowed to do the merger,
acquisition or divestment until all liabilities
fulfilled;
- Bank can transfer all or partial of right,
benefits and obligation of this agreement to
third parties; and
- The debtor can not allowed to transfer all or
partial of rights, benefits and obligation from
this agreement to third parties without written
approval from the bank.
Berdasarkan amandemen persetujuan fasilitas
No.
LA/CA/1880/A1/2015
pada
tanggal
7 Agustus 2015, PMI memperoleh fasilitas modal
kerja sebesar Rp50.000 dengan syarat penarikan
disertakan kontrak kerja dari Program Pangan
Dunia
Perserikatan
Bangsa-Bangsa
dan
Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.
Pinjaman
in
jatuh
tempo
pada
28 Pebuari 2017.
Based on the amendment of a loan approval
facility No. LA/CA/1880/A1/2015 dated August 7,
2015, PMI obtained working capital facility
amounted to Rp50,000 with the drawdown term
of requirement of attached PMI’s contract with
United Nation’s World Food Programme and
Ministry
of
Health
of
Indonesia.
The maturity of this loan facility dated February
28, 2017.
Pada 31 Desember 2016 dan 2015, saldo
terutang atas fasilitas ini masing-masing sebesar
Rp50.000.
As of December 31, 2016 and 2015, the
outstanding balance of this facility amounted to
Rp50,000, respectively.
PT Sukses Abadi Karya Inti (SAKTI)
Berdasarkan
surat
persetujuan
fasilitas
No.
LA/CA/1878/2014
pada
tanggal
19 Agustus 2014, SAKTI, memperoleh fasilitas
uncommitted working capital facility dengan pagu
kredit sebesar Rp150.000. Suku bunga yang
dikenakan atas pinjaman ini adalah sebesar
COF + 250 bps per tahun. Jatuh tempo fasilitas
pinjaman ini tanggal 15 Maret 2016.
PT Sukses Abadi Karya Inti (SAKTI)
Based
on
the
approval
loan
facility
No. LA/CA/1878/2014 dated August 19, 2014,
SAKTI, obtained uncommitted working capital
facility with the credit limit of Rp150,000. The
interest rate of this loan is of COF + 250 bps per
annum. The maturity of this loan facility is
March 15, 2016.
Pada 31 Desember 2015, saldo terutang atas
fasilitas ini sebesar Rp99.200.
As of December 31, 2015, the outstanding
balance of this loan amounting to Rp99,200.
Berdasarkan surat persetujuan fasilitas kredit
No. LA/CA/1892/2015, tanggal 19 Mei 2015 pagu
kredit fasilitas ini adalah Rp400.000 dan jatuh
tempo pada 29 Pebruari 2016. Perjanjian fasilitas
ini diamandemen pada tanggal 16 September
2015
No.
LA/CA/1892/A1/2015
yaitu
penambahan fasilitas pinjaman Rp400.000
dengan suku bunga COF + 400 bps per tahun
yang memiliki jatuh tempo 4 (empat) bulan dari
tanggal
perjanjian.
Pinjaman
ini
telah
diperpanjang hingga 15 Maret 2016.
Based on the approval letter of credit facility
agreement No. LA/CA/1892/2015, dated May 19,
2015 the credit limit of this facility is Rp400,000
and the maturity of this loan facility is
February 29, 2016. This facility were amended on
September 16, 2015 No. LA/CA/1892/A1/2015 is
the addition of a syndicated loan facility
amounting Rp400,000 with interest rate of
COF + 400 bps per annum which have maturity
of 4 (four) months from the date of this
agreement. This loan has amended until
March 15, 2016.
Draft/ April 28, 2017
66
paraf:
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada
Tanggal 31 Desember 2016 dan 2015
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2016 and 2015
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Pada tanggal 7 Maret 2016 seluruh utang Bank
kepada Rabo telah dilunasi.
On March 7, 2016, all bank loans to Rabo have
been fully paid.
Pada 31 Desember 2015, saldo terutang atas
fasilitas ini adalah sebesar Rp300.000.
As of December 31, 2015, the outstanding
balance of this loan amounting to Rp300,000.
PT Bank UOB Indonesia (UOB)
Perusahaan
Berdasarkan perjanjian kredit No. 219/04/2016
tanggal 26 April 2016, Perusahaan, memperoleh
fasilitas pinjaman berupa fasilitas non cash loan
dengan pagu kredit sebesar Rp75,000 dikenakan
bunga COF + 400 bps per tahun. Jangka waktu
pinjaman adalah 12 bulan sampai dengan
31 maret 2017. Jaminan atas fasilitas ini adalah
persediaan TPS, PMI dan PTP, seluruhnya
entitas anak (lihat Catatan 8).
PT Bank UOB Indonesia (UOB)
The Company
No. 219/04/2016 dated on April 26, 2016, the
Company, obtained non cash loan facility
amounting with the credit limit of Rp75,000 and
bears an interest rate of COF + 400bps per
annum. Due date of this loan is 12 months until
March 31, 2017. The loan facilities are secured
by inventory of TPS, PMI and PTP, subsidiaries
(see Notes 8).
Pada tanggal 31 Desember 2016, saldo terutang
atas fasilitas ini adalah sebesar Rp45.617.
As of December 31, 2016, the outstanding
balance of this facility amounted to Rp45,617.
PT Putra Taro Paloma (PTP)
Berdasarkan
surat
penawaran
fasilitas
No.16/CPB/0315 tanggal 22 Desember 2016,
PTP memperoleh fasilitas pinjaman multi option
trade facility dengan pagu sebesar Rp100.000
dan ovedraft facility Rp10.000, periode pinjaman
adalah 12 bulan sejak penarikan fasilitas
pertama. Pinjaman ini memiliki tingkat bunga
JIBOR + 3,5% per tahun.
PT Putra Taro Paloma
Based on the approval letter of the facility
No.16/CPB/0315 dated December 22, 2016, PTP
obtained Term Loan facility used for payment of
letter of credit loan facility with a maximum credit
limit of Rp100,000, the loan period is 60 months
since the first facility drawdown. This loan bears
an interest rate for JIBOR + 3,75% per annum.
Jaminan atas fasilitas pinjaman bank ini paripasu
dengan pinjaman jangka panjang (lihat Catatan
23).
The collaterals of this loan facility is paripasu with
long-term loan (see Note 23).
Pembatasan atas fasilitas ini paripasu dengan
pinjaman jangka panjang (lihat Catatan 23).
Covenant this facilitiy paripasu with long-term
loan.
Pada tanggal 31 Desember 2016, PTP telah
memenuhi rasio-rasio dan pembatasan yang
disyaratkan.
As of December 31, 2016, PTP has complied
with the financial ratios as required.
Pada tanggal 31 Desember 2016 saldo terutang
atas fasilitas ini adalah sebesar Rp49.332.
As of December 31, 2016 the outstanding
balance of this facility amounted to Rp49,332.
PT Bank Permata Tbk
PT Jatisari Srirejeki (JS)
Berdasarkan
perjanjian
kredit
No. SKU/13/2069/N/MM tanggal 6 Nopember
2013, JS, entitas anak, memperoleh fasilitas
pinjaman berupa fasilitas warehouse receipt
financing dengan sebesar Rp150,000 dikenakan
bunga 12,75% per tahun. Jangka waktu pinjaman
adalah 12 bulan sampai dengan 6 November
2014.
PT Bank Permata Tbk
PT Jatisari Srirejeki (JS)
Based
on
Loan
Agreement
No. SKU/13/2069/N/MM dated on November 6,
2013, JS, a subsidiary, obtained warehouse
receipt financing facility amounting to Rp150,000
and bears an interest rate of 12.75% per annum.
Due date of this loan is 12 months until
November 6, 2014.
Draft/ April 28, 2017
67
paraf:
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada
Tanggal 31 Desember 2016 dan 2015
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2016 and 2015
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Berdasarkan
addendum
perjanjian
kredit
No. 034/SK/MMRegJkt1/CR/WB/I/2016 tanggal
2 November 2015, pinjaman ini telah
diperpanjang sampai dengan 6 Pebruari 2016.
Based on ammandment of loan agreement
No. 034/SK/MMRegJkt1/CR/WB/I/2016 dated on
November 2, 2015, this loan has extended until
February 6, 2016.
Pada tanggal 10 Pebruari 2016 seluruh utang
Bank kepada Rabo telah dilunasi.
On February 10, 2016, all bank loans to Rabo
have been fully paid.
Pada 31 Desember 2015, saldo terutang atas
fasilitas ini adalah sebesar Rp98.954.
As of December 31, 2015, the outstanding
balance of this facility amounted to Rp98,954.
21. Liabilitas Keuangan Jangka Pendek Lainnya
21. Other Current - Non Financial Liabilities
2016
2015
Rp
Rp
Utang Lain-lain
4,291
5,297
Other Payables
Utang Dividen
8
8
Dividend Payable
Utang Pembelian Saham
--
28,250
Shares Acquisition Payable
4,299
33,555
Total
Jumlah
Shares acquisition payable represents payable to
PT Pangeran Duayu for acqusition of PT Bailangu
Capital Investment (see Note 39).
Utang pembelian saham merupakan utang
kepada PT Pangeran Duayu atas akuisisi
PT Bailangu Capital Investment (lihat Catatan
39).
22. Utang Sewa Pembiayaan
22. Finance Leases Obligation
The Group obtained several leasing facilities for
the acquisition of machinery, heavy equipment
and vehicles from certain financing companies as
follows:
Grup memperoleh beberapa fasilitas sewa
pembiayaan untuk pengadaan mesin pabrik, alat
berat dan kendaraan operasional dari beberapa
perusahaan pembiayaan sebagai berikut:
2016
Rp
Rupiah
PT BTMU - BRI Finance
PT SMFL Leasing Indonesia
PT ORIX Indonesia Finance
PT Astra Sedaya Finance
PT Dipo Star Finance
Lain-lain (masing-masing di bawah Rp1.000)
Subjumlah
Dolar AS
PT SMFL Leasing Indonesia
Total
2015
Rp
27,828
9,102
3,332
--12
-17,144
5,279
411
116
441
40,274
23,391
80,795
--
Sub Total
US Dollar
PT SMFL Leasing Indonesia
121,069
23,391
Total
The future minimum lease payments based on
each respective lease agreements
as of
December 31, 2016 and 2015 are as follows:
Pembayaran sewa minimum masa datang
berdasarkan masing-masing perjanjian sewa
pembiayaan pada 31 Desember 2016 dan 2015
adalah sebagai berikut:
Draft/ April 28, 2017
Rupiah
PT BTMU - BRI Finance
PT SMFL Leasing Indonesia
PT ORIX Indonesia Finance
PT Astra Sedaya Finance
PT Dipo Star Finance
Others (below Rp1,000 each)
68
paraf:
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada
Tanggal 31 Desember 2016 dan 2015
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2016 and 2015
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
2016
Rp
2016
2017
2018
2019
2020
2021
2015
Rp
-37,103
28,447
31,325
31,206
13,167
14,992
11,392
82
----
2016
2017
2018
2019
2020
2021
Jumlah
Dikurangi: Bagian Bunga
141,248
(20,179)
26,466
(3,075)
Total
Less: Interest Portion
Utang Sewa Pembiayaan - Neto
121,069
23,391
Obligations under Finance Leases - Net
Utang Sewa Pembiayaan - Jatuh Tempo
Dalam Satu Tahun
29,153
12,724
Obligations under Finance Leases Current Maturities
Utang Sewa Pembiayaan - Setelah
Dikurangi Jatuh Tempo Dalam Satu Tahun
91,916
10,667
Obligations under Finance Leases Net of Current Maturities
Seluruh utang sewa pembiayaan ini dijamin
dengan
aset
sewa
pembiayaan
yang
bersangkutan.
All obligation under finance lease is secured by its
assets.
Rincian fasilitas
sebagai berikut:
The details of leasing facilities are as follows:
sewa
pembiayaan
adalah
PT BTMU-BRI Finance (BBF)
PT Tiga Pilar Sejahtera (TPS)
Pada kurun waktu 2016, TPS memperoleh
fasilitas pembiayaan dari BBF sebesar Rp21.418
untuk pembiayaan mesin produksi. Perjanjian
sewa
pembiayaan
ini
memiliki
periode
pembayaran selama 60 bulan dan dikenakan
tingkat bunga 12% per tahun.
PT BTMU-BRI Finance (BBF)
PT Tiga Pilar Sejahtera (TPS)
In the period of 2016, TPS obtained financing
facilities from BBF amounted to Rp21,418, for
financing of production machinary. Finance lease
agreements have payment period of 60 months
and bears interest rate 12% per annum.
Saldo terutang pada 31 Desember 2016 sebesar
Rp15.479.
The outstanding balance as of December 31,
2016 amounted to Rp15,479.
PT Polymeditra Indonesia (PMI)
Pada kurun waktu 2016, PMI memperoleh
fasilitas pembiayaan dari BBF sebesar Rp17.318
untuk pembiayaan mesin produksi. Perjanjian
sewa
pembiayaan
ini
memiliki
periode
pembayaran selama 60 bulan dan dikenakan
tingkat bunga 12% per tahun.
PT Polymeditra Indonesia (PMI)
In the period of 2016, PMI obtained financing
facilities from BBF amounted to Rp17,318, for
financing of production machinary. Finance lease
agreements have payment period of 60 months
and bears interest rate 12% per annum.
Saldo terutang pada 31 Desember 2016 sebesar
Rp12.349.
The outstanding balance as of December 31,
2016 amounted to Rp12,349.
PT SMFL Leasing Indonesia (SMFL)
PT Putra Taro Paloma (PTP)
Pada kurun waktu 2016, PTP memperoleh
fasilitas sewa pembiayaan dari SMFL untuk
pembelian mesin dengan nilai pembiayaan
sebesar USD6,681,436 dan periode pembayaran
60 bulan, serta dikenakan bunga efektif 5,17%
per tahun.
PT SMFL Leasing indonesia (SMFL)
PT Putra Taro Paloma (PTP)
In the period of 2016, PTP obtained finance lease
facilities from SMFL for purchase of machinaries
with leased value amounted to USD6,681,436
and payment period of 60 months which bears an
effective annual interest of 5.17%.
Saldo terutang pada 31 Desember 2016 sebesar
USD6,013,292 (ekuivalent Rp80.795).
The outstanding balance as of December 31,
2016 amounted to USD6,013,292 (equivalent to
Rp80,795).
Draft/ April 28, 2017
69
paraf:
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada
Tanggal 31 Desember 2016 dan 2015
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2016 and 2015
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Pada kurun waktu 2014, PTP, entitas anak,
memperoleh fasilitas sewa pembiayaan dari
SMFL untuk pembelian mesin dengan nilai
pembiayaan sebesar Rp24.249 dan periode
pembayaran 36 bulan, serta dikenakan bunga
efektif 12,45% per tahun.
In the period of 2014, PTP, a subsidiary, obtained
finance lease facilities from SMFL for purchase of
machinaries with leased value amounted to
Rp24,249 and payment period of 36 months
which bears an effective annual interest of
12.45%.
Saldo terutang pada 31 Desember 2016 dan 2015
masing-masing sebesar Rp9.102 dan Rp17.144.
The outstanding balance as of December 31,
2016 and 2015 amounted to Rp9,102 and
Rp17,144, respectively.
PT ORIX Indonesia Finance (Orix)
Perusahaan
Pada
kurun
waktu
2016,
Perusahaan
memperoleh fasilitas pembiayaan dari Orix
sebesar Rp512 untuk pembiayaan perlatan
kantor. Perjanjian sewa pembiayaan ini memiliki
periode pembayaran selama 36 bulan dan
dikenakan tingkat bunga 6,65% per tahun.
PT ORIX Indonesia Finance (Orix)
The Company
In the period of 2016, the Company obtained
financing facilities from Orix amounted to Rp512,
for financing of office equipement. Finance lease
agreements have payment period of 36 months
and bears interest rate 6.65% per annum.
Saldo terutang pada 31 Desember 2016 sebesar
Rp388.
The outstanding balance as of December 31,
2016 amounted to Rp388.
PT Patra Power Niaga (PPN)
Pada kurun waktu 2016 PPN, memperoleh
fasilitas sewa pembiayaan dari Orix untuk
pembelian peralatan pabrik dengan nilai
pembiayaan sebesar Rp1.705 dan periode
pembayaran 36 bulan, serta dikenakan bunga
efektif antara 6,94% per tahun.
PT Patra Power Niaga (PPN)
In 2016, PPN, obtained finance lease facilities
from Orix for purchase of factory equipment with
leased value amounting to Rp1,705 and payment
period between 36 months which bears an
effective annual interest between 6.94% per
annum.
Saldo terutang per 31 Desember 2016 sebesar
Rp1.127.
The outstanding balance as of December 31,
2016 amounted to Rp1,127.
PT Tiga Pilar Sejahtera (TPS)
Pada kurun waktu 2015, PT Tiga Pilar Sejahtera,
entitas anak, memperoleh fasilitas sewa
pembiayaan dari Orix untuk pembelian peralatan
pabrik dengan nilai pembiayaan sebesar Rp876
dan periode pembayaran antara 36-48 bulan,
serta dikenakan bunga efektif antara 5,33%
- 6,25% per tahun.
PT Tiga Pilar Sejahtera (TPS)
In 2015, PT Tiga Pilar Sejahtera, a subsidiary,
obtained finance lease facilities from Orix for
purchase of factory equipment with leased value
amounting to Rp876 and payment period
between 36-48 months which bears an effective
annual interest between 5.33% - 6.25% per
annum.
Saldo terutang per 31 Desember 2016 dan 2015
masing-masing sebesar Rp1.528 dan Rp2.349.
The outstanding balance as of December 31,
2016 and 2015 amounted to Rp1,528 and
Rp2,349, respectively.
PT Putra Taro Paloma (PTP)
Pada kurun waktu 2014, PTP memperoleh
fasilitas pembiayaan dari Orix sebesar Rp1.246
untuk pembiayaan mesin. Perjanjian sewa
memiliki periode pembayaran selama 36 bulan
dan dikenakan biaya bunga sebesar 6,51% per
tahun.
PT Putra Taro Paloma (PTP)
In the period of 2014, PTP obtained financing
facility from Orix amounted to Rp1,246 to finance
machineries. Finance lease agreements have
payment period of 36 months and bears interest
rate of 6.51% per annum.
Saldo terutang fasilitas ini pada 31 Desember
2016 dan 2015 masing-masing sebesar Rp289
dan Rp718.
The outstanding balance of this facility as of
December 31, 2016 and 2015 amounted to
Rp289 and Rp718, respectively.
Draft/ April 28, 2017
70
paraf:
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada
Tanggal 31 Desember 2016 dan 2015
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2016 and 2015
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
PT Bumiraya Investindo (BRI)
Pada kurun waktu 2015, BRI, memperoleh
fasilitas pembiayaan dari Orix sebesar Rp310
untuk pembiayaan kendaraan dan alat berat.
Perjanjian sewa pembiayaan memiliki periode
pembayaran selama 36 bulan dan dikenakan
tingkat bunga antara 5,25% - 7%.
PT Bumiraya Investindo (BRI)
In the period of 2015, BRI, obtained financing
facilities from Orix amounted to Rp310, for
financing of vehicles and heavy equipment.
Finance lease agreements have payment period
of 36 months and bears interest rate between
5.25% - 7%.
Saldo
terutang
fasilitas
ini
31 Desember 2015, sebesar Rp2.212.
pada
The outstanding balance these facilities as of
December 31, 2015 amounted to Rp2,212.
Astra Sedaya Finance (Astra)
PT Bumiraya Investindo (BRI)
Pada kurun waktu 2014, BRI, memperoleh
fasilitas pembiayaan dari Astra sebesar Rp2.237
untuk pembiayaan kendaraan dan alat berat.
Perjanjian sewa pembiayaan memiliki periode
pembayaran selama 36 bulan dan dikenakan
tingkat bunga sebesar 14-14,5% per tahun.
Astra Sedaya Finance (Astra)
PT Bumiraya Investindo (BRI)
In the period of 2014, BRI, obtained financing
facilities from Astra amounting to Rp2,237 for
financing of vehicles and heavy equipment.
Finance lease agreements have payment period
of 36 months and bears an interest rate of 1414.5% per annum.
Saldo
terutang
fasilitas
ini
31 Desember 2015 sebesar Rp411.
pada
The outstanding balance of these facilities as of
December 31, 2015 amounted to Rp411.
Dipo Star Finance (Dipo)
PT Tiga Pilar Sejahtera (TPS)
Pada kurun waktu 2013, TPS memperoleh
fasilitas sewa pembiayaan kendaraan dari Dipo
masing-masing sebesar Rp271. Perjanjian sewa
pembiayaan memiliki periode pembayaran
selama 36 bulan dan dikenakan bunga antara
3,9% - 3,97% per tahun pada 31 Desember 2016
dan 2015.
Saldo terutang fasilitas ini per 31 Desember 2016
dan 2015 adalah masing-masing sebesar nihil
dan Rp116.
Dipo Star Finance (Dipo)
PT Tiga Pilar Sejahtera (TPS)
In the period of 2013, TPS obtained finance lease
facility from Dipo amounted to Rp271. Finance
lease agreements have payment period of 36
month and bears interest between 3.9% - 3.97%
per annum as of December 31, 2016 and 2015,
respectively
The outstanding balance this facility as of
December 31, 2016 and 2015 amounted to nil
and Rp116, respectively.
23. Utang Bank Jangka Panjang
23. Long-term Bank Loans
2016
Rp
2015
Rp
Rupiah
PT Bank UOB Indonesia
PT Bank DBS Indonesia
PT Bank BRISyariah
PT Bank Rabobank International Indonesia
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Subjumlah
Provisi
Amortisasi Provisi
Subjumlah
100,000
29,641
11,303
--140,944
(2,556)
1,719
140,107
99,784
40,000
16,372
249,789
23,381
429,326
(1,856)
950
428,420
Rupiah
PT Bank UOB Indonesia
PT Bank DBS Indonesia
PT Bank BRISyariah
PT Bank Rabobank International Indonesia
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Subtotal
Provision
Amortisation of Provision
Subtotal
Dolar AS
Pinjaman Sindikasi Rabobank International
Standard Chartered Bank
Subjumlah
Provisi
Amortisasi Provisi
Subjumlah
-92,876
92,876
(1,148)
740
92,468
1,055,318
65,975
1,121,293
(36,737)
12,308
1,096,864
US Dollar
Rabobank International Syndicate
Standard Chartered Bank
Subtotal
Provision
Amortisation of Provision
Subtotal
Draft/ April 28, 2017
71
paraf:
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada
Tanggal 31 Desember 2016 dan 2015
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2016 and 2015
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
2016
Rp
Dikurangi: Jatuh Tempo dalam Satu Tahun
Rupiah
PT Bank UOB Indonesia
PT Bank DBS Indonesia
PT Bank BRISyariah
PT Bank Rabobank International Indonesia
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Dolar AS
Standard Chartered Bank
Jumlah Jatuh Tempo dalam Satu Tahun
Utang Bank Jangka Panjang - Setelah
Dikurangi Jatuh Tempo dalam Satu Tahun
2015
Rp
11,000
20,207
5,731
---
54,905
20,000
5,041
90,517
3,800
Less: Current Maturities
Rupiah
PT Bank UOB Indonesia
PT Bank DBS Indonesia
PT Bank BRISyariah
PT Bank Rabobank International Indonesia
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
5,878
517
US Dollar
Standard Chartered Bank
42,816
174,780
Total Current Maturities
1,350,504
Long-term Bank Loans Net of Current Maturities
189,759
PT Bank UOB Indonesia
PT Putra Taro Paloma (PTP)
Berdasarkan
Surat
Persetujuan
Kredit
No. 14/CPB/0233 tanggal 2 September 2014,
PTP, memperoleh fasilitas Term Loan (TL)
dengan pagu kredit sejumlah Rp128.000 untuk
membiayai pembelian tanah, mesin dan
peralatan, serta pembangunan pabrik yang
berlokasi di Demak, Jawa Tengah.
PT Bank UOB Indonesia
PT Putra Taro Paloma
Based on the Approval Letter of the Credit
Agreement No. 14/CPB/0233 dated September 2,
2014, PTP, obtained Term Loan (TL) Credit
Facility with the credit limit of Rp128,000 for
funding acquisition of land, machineries and
equipment, and construction of factory which
located in Demak, Central Java.
Berdasarkan amandemen surat penawaran
fasilitas No.16/CPB/0315 tanggal 22 Desember
2016, PTP memperoleh fasilitas pinjaman Term
Loan untuk pembayaran atas fasilitas pinjaman
letter of credit dengan pagu sebesar Rp100.000,
periode pinjaman adalah 60 bulan sejak
penarikan fasilitas pertama. Pinjaman ini memiliki
tingkat bunga JIBOR + 3,75% per tahun.
Based on ammandment the approval letter of the
facility No.16/CPB/0315 dated December 22,
2016, PTP obtained Term Loan facility used for
payment of letter of credit loan facility with a
maximum credit limit of Rp100,000, the loan
period is 60 months since the first facility
drawdown. This loan bears an interest rate for
JIBOR + 3.75% per annum.
Jaminan atas fasilitas pinjaman bank ini adalah
sebagai berikut:
- Jaminan fidusia tanah dan bangunan,
persediaan dan piutang usaha dan asuransi
atas nama PTP (lihat Catatan 4, 6 dan 13);
- Hipotek tanah dan bangunan pabrik atas nama
PTP (lihat Catatan 13).
- Jaminan korporasi dari PT Balaraja Bisco
Paloma, entitas anak.
The collaterals of this loan facility are as follows:
Atas pinjaman ini, PTP harus menjaga Debt to
Equity Ratio maksimum 1,5 kali, Debt to EBITDA
Ratio maksimum 3 kali dan Debt Service
Coverage Ratio (DSCR) minimum 1,25 kali.
Upon this loan, PTP have to maintain Net Debt to
Equity Ratio maximum 1.5 times, Net Debt to
EBITDA Ratio maximum 3 times and Debt
Service Coverage Ratio (DSCR) minimum 1.25
times.
Pada tanggal 31 Desember 2016, PTP telah
memenuhi rasio-rasio dan pembatasan yang
disyaratkan.
As of December 31, 2016, PTP has complied
with the financial ratios and covenant as required.
Biaya pinjaman yang dikapitalisasi ke aset tetap
masing-masing adalah sebesar Rp3.218 dan
Rp10.428 pada 31 Desember 2016 dan 2015.
Borrowing costs that were capitalized to property,
plant and equipment amounted to Rp3,218 and
Rp10,428 as of December 31, 2016 and 2015,
respectively.
Draft/ April 28, 2017
- The fiduciary security on land and building,
inventory, trade receivables, and insurance
owned by PTP (see Notes 4, 6 and 13);
- Mortage over factory land and building in the
name PTP (see Note 13)
- Corporate guarantee from PT Balaraja Bisco
Paloma, a subsidiary.
72
paraf:
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada
Tanggal 31 Desember 2016 dan 2015
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2016 and 2015
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Pada tanggal 31 Desember 2016 dan 2015 saldo
terutang masing-masing atas fasilitas ini sebesar
Rp100.000 dan Rp54.795.
As of December 31, 2016 and 2015 the
outstanding balance of this facility amounted to
Rp100,000 and Rp54,795, respectively.
Perusahaan
Berdasarkan Perjanjian Kredit dan Pemberian
Jaminan tanggal 22 Juli 2011 yang dibuat
di hadapan Veronica Nataadmadja,S.H., notaris
di Jakarta, Perusahaan memperoleh fasilitas
pinjaman dari UOB berupa Fasilitas Kredit Term
Loan (TL) sejumlah Rp200.000 yang diberikan
bersama-sama dengan Fasilitas Bank Garansi
(BG) dan Stand by Letter of Credit (SBLC)
dengan jumlah pokok tidak melebihi Rp250.000
yang akan jatuh tempo pada bulan Desember
2016.
The Company
Based on the Credit and Security Agreement
dated July 22, 2011 which made in the presence
of Veronica Nataadmadja,S.H., a notary in
Jakarta, the Company obtained loan facilities from
UOB consists of Term Loan (TL) Credit Facility
amounting to Rp200,000 provided simultaneously
with Bank Guarantee (BG) Facility and Stand by
Letter of Credit (SBLC) with total principal not
exceeding Rp250,000 and will due on December
2016.
Tujuan penggunaan fasilitas kredit adalah untuk
membiayai pembelian aset termasuk tanah,
bangunan dan mesin-mesin yang berlokasi
di Bogor, Jawa Barat dan di Medan yang dimiliki
oleh PT Unilever Indonesia Tbk.
The purpose of this credit facility is to provide
financing for the assets acquisition which include
land, buildings and machinery located in Bogor,
West Java and in Medan owned by PT Unilever
Indonesia Tbk.
Fasilitas pinjaman TL dikenakan bunga sebesar
Jakarta Inter Bank Offered Rate (JIBOR) + 4%
per tahun.
The TL loan facility bears an interest rate of
Jakarta Inter Bank Offered Rate (JIBOR) + 4%
per annum.
Pada tanggal 27 Desember 2016 seluruh utang
Bank kepada UOB telah dilunasi.
On December 27, 2016, all bank loans to UOB
have been fully paid.
Pada tanggal 31 Desember 2015, saldo terutang
atas fasilitas ini sebesar Rp42.105.
As of December 31, 2015, the outstanding
balance of this facility amounted to Rp42,105.
Selain fasilitas tersebut, Perusahaan memperoleh
fasilitas lindung nilai mata uang asing dengan nilai
fasilitas sebesar USD5,000,000.
Other than the above facilities, the Company
obtained the foreign exchange hedging facility
amount to USD5,000,000.
Sampai dengan 31 Desember 2016 dan 2015
fasilitas ini belum digunakan oleh Perusahaan.
Up to December 31, 2016 and 2015 this facility
has not been used by the Company.
Standard Chartered Bank
PT Patra Power Nusantara (PPN)
Berdasarkan Surat Fasilitas Kredit dengan
komitmen
No.JKT/EDB/4445
tertanggal
1 Juli 2015, PPN, memperoleh fasilitas kredit
Term Loan untuk pembiayaan pengadaan proyek
pembangkit listrik dengan pagu kredit sebesar
USD7.000.000. Jangka waktu pinjaman adalah
5 (lima) tahun dan memiliki grace period
pembayaran 12 bulan sejak tanggal persetujuan
pinjaman. Tingkat bunga atas fasilitas ini sebesar
COF + 350bps per tahun.
Standard Chartered Bank
PT Patra Power Nusantara (PPN)
Based on the Letter of Commited Credit Facility
No. JKT/EDB/4445 dated July 1, 2015 PPN,
obtained Term Loan credit facility for financing
power plant project with the credit limit of
USD7,000,000. The periods of this loan is 5 (five)
years and has grace period 12 months since the
credit approval. The interest rate of this facility is
COF + 350bps per annum.
Jaminan atas pinjaman ini adalah mesin yang
dibiayai (lihat Catatan 13) dan corporate
guarantee dari PT Tiga Pilar Sejahtera, entitas
anak.
The collaterals of this facility is the financed
machineries (see Note 13) and Corporate
Guarantee from PT Tiga Pilar Sejahtera,
a subsidiary.
Draft/ April 28, 2017
73
paraf:
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada
Tanggal 31 Desember 2016 dan 2015
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2016 and 2015
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Pada tanggal 31 Desember 2016 dan 2015, saldo
terutang atas fasilitas ini adalah sebesar
USD6,912,474
(ekuivalen
Rp92.876)
dan
USD4,782,530 (ekuivalen Rp65.975).
As of December 31, 2016 and 2015, the
outstanding balance of this loan facility amounted
to USD6,912,474 (equivalent Rp92,876) and
USD4,782,530
(equivalent
Rp65,975),
respectively.
PT Bank DBS Indonesia (DBS)
PT Subafood Pangan Jaya (SPJ)
Berdasarkan Akta Perjanjian Kredit No. 44
tanggal 29 Januari 2013
yang dibuat
di hadapan Veronica Nataarmadja, S.H., M Corp.
Admin.,
M.Com
(Business
Law)
notaris
di Jakarta, SPJ, memperoleh fasilitas kredit
Non Revolving Long Term Loan dengan pagu
kredit sebesar Rp80.000. Jangka waktu pinjaman
adalah 5 tahun sampai dengan 19 Desember
2017, termasuk grace period selama 6 bulan.
Fasilitas pinjaman ini dikenakan bunga sebesar
13,71% per tahun pada 31 Desember 2016 dan
2015
PT Bank DBS Indonesia (DBS)
PT Subafood Pangan Jaya (SPJ)
Based on Deed of Credit Agreement No. 44 dated
January 29, 2013 which was made in the
presence of Veronica Nataarmadja, S.H., M.Corp.
Admin, M.Com (Business Law) a notary in
Jakarta, SPJ, a subsidiary, obtained a Long-Term
Non-Revolving credit facility with the credit limit of
Rp80,000. Term of this loan is 5 years until
December 19, 2017, include grace period of 6
months. This facility bears an interest rate of
13.71% for facilities per annum as of December
31, 2016 and 2015.
Jaminan atas pinjaman ini paripasu dengan utang
bank jangka pendek yang diterima oleh SPJ (lihat
Catatan 20).
The collaterals for this facility is the same
collateral short-term bank loans received by SPJ
(see Note 20).
Atas pinjaman ini, SPJ, harus menjaga Debt
Service Ratio minimum sebesar 1,0 kali dan
Gearing Ratio maksimum sebesar 2 kali.
For this loan, SPJ, a subsidiary, has to maintain
the minimum Debt Service Ratio of 1.0 times and
maximum Gearing Ratio of 2 times.
Pada tanggal 31 Desember 2016, SPJ telah
memenuhi rasio-rasio dan pembatasan yang
disyaratkan.
As of December 31, 2016, SPJ has complied with
the financial ratios and covenant as required.
Pada tanggal 31 Desember 2016 dan 2015, saldo
terutang atas fasilitas ini adalah sebesar
Rp20.000 dan Rp40.000.
As of December 31, 2016 and 2015, the
outstanding balance of this facility amounted to
Rp20,000 and Rp40,000, respectively.
PT Surya Cakra Sejahtera (SCS)
Berdasarkan Akta Perjanjian Kredit No. 13 dan
surat keputusan No. C-27.HT.03.02-Th. 2016
tanggal 22 September 2016 yang dibuat
di hadapan Veronica Nataarmadja, S.H., M Corp.
Admin.,
M.Com
(Business
Law)
notaris
di Jakarta, SCS, memperoleh fasilitas kredit
Non Revolving Long Term Loan dengan pagu
kredit sebesar Rp70.000. Jangka waktu pinjaman
adalah 5 tahun. Fasilitas pinjaman ini dikenakan
bunga masing-masing sebesar 13,71% per tahun
pada 31 Desember 2016.
PT Surya Cakra Sejahtera (SPJ)
Based on Deed of Credit Agreement No. 13 and
and decree No. C-27.HT.03.02-Th.2016 dated
September 22, 2016 which was made in the
presence of Veronica Nataarmadja, S.H., M.Corp.
Admin, M.Com (Business Law) a notary in
Jakarta, SPJ, a subsidiary, obtained a Long-Term
Non-Revolving credit facility with the credit limit of
Rp70,000. Term of this loan is 5 years until
December 19, 2017, include grace period of 6
months. This facility bears an interest rate of
13.71% for each facilities per annum as of
December 31, 2016.
Atas pinjaman ini, SCS harus menjaga Debt to
Equity Ratio maksimum 4 kali untuk tahun 2017
yang dimulai sejak triwulan keempat, dan Debt
Service Coverage Ratio (DSCR) minimum 1,1 kali
untuk tahun 2018 yang dimulai sejak triwulan keempat.
Upon this loan, SCS have to maintain Net Debt to
Equity Ratio maximum 4 times for fourth quarter
in 2017 and Debt Service Coverage Ratio
(DSCR) minimum 1.1 times for fourth quarter in
2018.
Draft/ April 28, 2017
74
paraf:
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada
Tanggal 31 Desember 2016 dan 2015
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2016 and 2015
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Jaminan atas fasilitas pinjaman bank ini adalah
sebagai berikut:
- Jaminan fidusia mesin atas nama SCS (lihat
Catatan 13);
- Jaminan korporasi dari PT Balaraja Bisco
Paloma, entitas anak.
- Letter of Comfort dari Perusahaan.
The collaterals of this loan facility are as follows:
Pada tanggal 31 Desember 2016, saldo terutang
atas fasilitas ini adalah sebesar Rp9.641.
As of December 31, 2016, the outstanding
balance of this facility amounted to Rp9,641.
PT Bank BRISyariah
PT Tiga Pilar Sejahtera
Berdasarkan
Surat
Persetujuan
Prinsip
Pembiayaan
No.
R.107/SP3/CMG2/07-13
tertanggal 17 Juli 2013, TPS memperoleh fasilitas
kredit
Musyawarakah
untuk
pembiayaan
pengadaan mesin produksi dengan pagu kredit
sebesar Rp17.000. Jangka waktu pinjaman
adalah 5 (lima) tahun. Tingkat bagi hasil atas
fasilitas ini sebesar 12% per tahun.
PT Bank BRISyariah
PT Tiga Pilar Sejahtera
Based on the Approval Letter of Financing
No. R.107/SP3/CMG2/07-13 dated July 17, 2013
TPS, obtained Musyawarakah credit facility for
financing procurement of machinery production
with the credit limit of Rp17,000. Period of this
loan is 5 (five) years. The sharing rate of this
facility is 12% per annum.
Jaminan atas pinjaman ini adalah mesin yang
dibiayai (lihat Catatan 13).
The collaterals of this facility is the financed
machineries (see Note 13).
Pada tanggal 31 Desember 2016 dan 2015, saldo
terutang atas fasilitas ini adalah sebesar Rp6.825
dan Rp10.312.
As of December 31, 2016 and 2015, the
outstanding balance of loan facility amounted to
Rp6,825 and Rp10,312, respectively.
PT Subafood Pangan Jaya (SPJ)
Berdasarkan
surat
persetujuan
prinsip
pembiayaan No. B.005 MKT/OL/SMG/02 /2014
tertanggal 19 Pebruari 2014, SPJ, memperoleh
fasilitas kredit line facility (LF) Murabahah untuk
pembiayaan pengadaan mesin pembuatan bihun
dengan pagu kredit sebesar Rp7.700. Jangka
waktu fasilitas adalah 5 tahun.
PT Subafood Pangan Jaya
Based on the Approval Letter of Financing No.
B.005-MKT/OL/SMG/02/2014 dated February 19,
2014, SPJ, obtained Murabahah line facility for
financing procurement of vermicelli machinery
production with credit limit of Rp7,700. The period
of this facility is 5 (five) years.
Tingkat bagi hasil atas fasilitas ini sebesar 15,5%
per tahun. Jaminan atas pinjaman ini adalah
mesin yang dibiayai.
The sharing rate for this facility is 15.5% per
annum. The collaterals of this loan is the financed
machineries.
Pada tanggal 31 Desember 2016 dan 2015, saldo
terutang atas fasilitas ini masing-masing sebesar
Rp4.478 and Rp6.060.
As of December 31, 2016 and 2015, the
outstanding balance of this facility amounted to
Rp4,478 and Rp6,060, respectively.
Pinjaman Sindikasi Rabobank International
Pada tanggal 26 Juni 2014, PT Bumiraya
Investindo (BRI), PT Airlangga Sawit Jaya (ASJ),
PT Charindo Palma Oetama (CPO), PT Mitra
Jaya Agro Palm (MJAP), PT Muarobungo
Plantation (MBP) dan PT Tandan Abadi Mandiri
(TAM), seluruhnya entitas anak, sebagai debitur,
memperoleh fasilitas pinjaman sindikasi bank dari
RHB Bank Berhad, Cabang Singapura,
Rabobank Cabang Hongkong, PT Bank Permata
Tbk dan Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia
Rabobank International Syndicate
On June 26, 2014, PT Bumiraya Investindo (BRI),
PT
Airlangga
Sawit
Jaya
(ASJ),
PT Charindo Palma Oetama (CPO), PT Mitra
Jaya Agro Palm (MJAP), PT Muarobungo
Plantation (MBP) and PT Tandan Abadi Mandiri
(TAM), subsidiaries, as debtor, obtained bank
loan sindicate facility of RHB Bank Berhad,
Singapore Branch, Rabobank International
Hongkong Branch, PT Bank Permata Tbk and
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia with
Draft/ April 28, 2017
- The fiduciary machinery owned by SCS(see
Notes 13);
- Corporate guarantee from PT Balaraja Bisco
Paloma, a subsidiary
- Letter of comfort from the Company..
75
paraf:
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada
Tanggal 31 Desember 2016 dan 2015
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2016 and 2015
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
dengan jumlah keseluruhan fasilitas sebesar
USD125,000,000, yang terdiri atas pinjaman
jangka panjang Fasilitas A dan Fasilitas
Murabahah sebesar USD100,000,000, serta
Revolving loan berupa
Fasilitas B sebesar
USD25,000,000. Fasilitas ini akan jatuh tempo
pada 30 Juni 2019 dan dapat diperpanjang
hingga 30 Juni 2021. Fasilitas ini dikenakan
tingkat bunga sebesar LIBOR+6% per tahun
untuk fasilitas non Murabahah dan tingkat bagi
hasil sebesar 6,10% per tahun untuk fasilitas
Murabahah. Pinjaman fasilitas B dikenakan
tingkat bunga sebesar LIBOR+5,80% per tahun.
total facility amounting to USD125,000,000,
consists of long-term loans long-term A Facility
and
Murabahah
Facility
amounting
to
USD100,000,000, and Revolving loan B Facility
amounting to USD25,000,000. These facilities will
due on June 30, 2019 and extendable until June
30, 2021. These facility bears an interest rate of
LIBOR+6% per annum for non Murabahah facility,
and sharing rate of 6.10% per annum for
Murabahah facility. Loan B facility bears an
interest rate of LIBOR+5.80% per annum.
Biaya pinjaman yang dikapitalisasi ke tanaman
belum menghasilkan adalah sebesar Rp17.345
and Rp64.832 pada tahun-tahun yang berakhir
pada 31 Desember 2016 dan 2015.
Borrowing cost that were capitalized to immature
plantations amounted to Rp17,345 and Rp64,832
for the years ended December 31, 2016 and
2015, respectively.
Pada tanggal 31 Desember 2015, saldo terutang
atas fasilitas ini masing-masing sebesar
USD76,500,000 (ekuivalent Rp1.055.318).
As of December 31, 2015, the outstanding
balance of this loan facility amounted to
USD76,500,000 (equivalent Rp1,055,318).
PT Bank Rabobank International Indonesia
(Rabo)
PT Indo Beras Unggul (IBU)
Berdasarkan
surat
persetujuan
fasilitas
No. LA/CA/1829/A2/2012 tanggal 6 Juli 2012, IBU
memperoleh fasilitas pinjaman Term Loan untuk
pembayaran atas fasilitas pinjaman letter of credit
untuk pembelian silo dengan pagu sebesar
Rp15.000, periode pinjaman adalah 60 bulan
sejak penarikan fasilitas pertama. Pinjaman ini
memiliki tingkat bunga COF + 250bps dan jatuh
tempo pada 6 Juli 2017.
PT Bank Rabobank International Indonesia
(Rabo)
PT Indo Beras Unggul (IBU)
Based on the approval letter of the facility
No. LA/CA/1829/A2/2012 dated July 6, 2012, IBU
obtained Term Loan facility used for payment of
letter of credit loan facility of the purchasing the
silos with a maximum credit limit of Rp15,000, the
loan period is 60 months since the first facility
drawdown. This loan bears an interest rate for
COF + 250bps and has maturity date on July 6,
2017.
Pada tanggal 7 Maret 2016 seluruh utang Bank
kepada Rabo telah dilunasi.
On March 7, 2016, all bank loans to Rabo have
been fully paid.
Saldo terutang fasilitas pinjaman ini pada tanggal
31 Desember 2015 adalah sebesar Rp6.750.
As of December 31, and 2015, the outstanding
balance of this loan facility amounted Rp6,750.
Berdasarkan
surat
persetujuan
fasilitas
No. LA/CA/1894/2015 tanggal 27 Mei 2015, IBU
memperoleh fasilitas pinjaman Term Loan untuk
membiayai gudang baru dengan kapasitas
penyimpanan 9.000 MT pembiayaan 80% dan
secara ekuitas 20% dari debitur dengan pagu
sebesar Rp9.694, periode pinjaman adalah
48 bulan dan memiliki grace period 9 bulan sejak
penarikan fasilitas pertama. Fasilitas pinjaman ini
dikenakan tingkat bunga sebesar COF + 300bps
per tahun.
Based on the approval letter of the facility
No. LA/CA/1894/2015 dated May 27, 2015, IBU
obtained Term Loan facility to finance
new
warehouse
with
storage
capacity
of 9,000 MT with financing 80% and 20% equity
of the debtor with a maximum amount
of Rp9,694, the loan period is 48 months and has
a grace period of 9 months from the first
drawdown. This loan facility bears an interest of
COF + 300bps per annum.
Pada tanggal 7 Maret 2016 seluruh utang Bank
kepada Rabo telah dilunasi.
On March 7, 2016, all bank loans to Rabo have
been fully paid.
Draft/ April 28, 2017
76
paraf:
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada
Tanggal 31 Desember 2016 dan 2015
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2016 and 2015
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Saldo terutang fasilitas pinjaman ini pada
31 Desember 2015 adalah sebesar Rp9.453.
As of December 31, 2015, the outstanding
balance of this loan facility amounted to Rp9,453.
PT Jatisari Srirejeki (JS)
Berdasarkan
surat
persetujuan
fasilitas
No. LA/CA/1847/2012 tanggal 6 Juli 2012
JS, memperoleh fasilitas pinjaman Term Loan
untuk pembayaran atas fasilitas pinjaman letter of
credit dengan pagu sebesar Rp15.000, periode
pinjaman adalah 60 bulan sejak penarikan
fasilitas pertama. Pinjaman ini memiliki tingkat
bunga COF + 300 bps dan jatuh tempo pada
6 Juli 2017.
PT Jatisari Srirejeki
Based on the approval letter of the facility
No.LA/CA/1847/2012 dated July 6, 2012,
JS, obtained Term Loan credit facility for
payment of letter of credit loan facility with
a maximum credit limit of Rp15,000, the periods
of loan is 60 months since the first facility
drawdown. This loan bears an interest rate of
COF + 300 bps and has maturity date on July 6,
2017.
Pada tanggal 7 Maret 2016 seluruh utang Bank
kepada Rabo telah dilunasi.
On March 7, 2016, all bank loans to Rabo have
been fully paid.
Saldo terutang atas fasilitas pinjaman ini pada
31 Desember 2015 adalah sebesar Rp7.500.
The outstanding balance of this facility as of
December 31, 2015 amounted Rp7,500.
PT Sukses Abadi Karya Inti (SAKTI)
Berdasarkan
surat
persetujuan
fasilitas
No. LA/CA/1854/2013 tanggal 5 Pebruari 2013,
SAKTI, entitas anak, memperoleh fasilitas
pinjaman Term Loan untuk pembayaran atas
fasilitas pinjaman letter of credit
atas
pembangunan pabrik beras di Sragen, Jawa
Tengah dengan pagu sebesar Rp240.000,
periode pinjaman adalah 60 bulan sejak
penarikan fasilitas pertama. Fasilitas pinjaman ini
dikenakan tingkat bunga sebesar COF + 300 bps
per tahun.
PT Sukses Abadi Karya Inti (SAKTI)
Based on the approval letter of the facility
No. LA/CA/1854/2013 dated February 5, 2013,
SAKTI, a subsidiary, obtained Term Loan facility
used for payment of letter of credit loan facility of
developing factory in Sragen, Central Java, with a
maximum credit limit of Rp240,000, the loan
period is 60 months from first drawdown of the
facility. This facility bears an interest rate of
COF + 300 bps per annum.
Pada tanggal 7 Maret 2016 seluruh utang Bank
kepada Rabo telah dilunasi.
On March 7, 2016, all bank loans to Rabo have
been fully paid.
Pada tanggal 31 Desember 2015, saldo terutang
atas fasilitas ini sebesar Rp195.281.
As of December 31, 2015, the outstanding
balance of this facility amounted to Rp195,28,.
Berdasarkan
surat
persetujuan
fasilitas
No. LA/CA/1893/2015 tanggal 27 Mei 2015,
SAKTI, entitas anak, memperoleh fasilitas
pinjaman Term Loan untuk pembangunan
bangunan gudang di Sragen, Jawa Tengah
dengan pagu sebesar Rp49.034, periode
pinjaman adalah 48 bulan dan memiliki grace
period 12 bulan sejak penarikan fasilitas pertama.
Fasilitas pinjaman ini dikenakan tingkat bunga
sebesar COF + 300 bps per tahun.
Based on the approval approval letter of the
facility No. LA/CA/1893/2015 dated May 27, 2015,
PT Sukses Abadi Karya Inti (SAKTI), a subsidiary,
obtained Term Loan facility used for developing
warehouse in Sragen, Central Java, with a
maximum credit limit of Rp49,034, the loan
periods is 48 months and has grace period 12
months from first drawdown of the facility. This
facility bears interest rate of COF + 300bps per
annum.
Pada tanggal 7 Maret 2016 seluruh utang Bank
kepada Rabo telah dilunasi.
On March 7, 2016, all bank loans to Rabo have
been fully paid.
Pada tanggal 31 Desember 2015, saldo terutang
atas fasilitas ini adalah sebesar Rp30.805.
As of December 31, 2015, the outstanding
balance of this facility amounted Rp30,805.
Draft/ April 28, 2017
77
paraf:
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada
Tanggal 31 Desember 2016 dan 2015
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2016 and 2015
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Biaya pinjaman yang dikapitalisasi ke aset tetap
adalah sebesar Rp25.631 pada 31 Desember
2015.
Borrowings costs that were capitalized to
property, plant and equipment amounted to and
Rp25,631 as of December 31, 2015.
Standard Chartered Bank
PT Patra Power Nusantara (PPN)
Berdasarkan Surat Fasilitas Kredit dengan
komitmen
No.JKT/EDB/4445
tertanggal
1 Juli 2015, PPN, memperoleh fasilitas kredit
Term Loan untuk pembiayaan pengadaan proyek
pembangkit listrik dengan pagu kredit sebesar
USD7.000.000. Jangka waktu pinjaman adalah
5 (lima) tahun dan memiliki grace period
pembayaran 12 bulan sejak tanggal persetujuan
pinjaman. Tingkat bunga atas fasilitas ini sebesar
COF + 350bps per tahun.
Standard Chartered Bank
PT Patra Power Nusantara (PPN)
Based on the Letter of Commited Credit Facility
No. JKT/EDB/4445 dated July 1, 2015 PPN,
obtained Term Loan credit facility for financing
power plant project with the credit limit of
USD7,000,000. The periods of this loan is 5 (five)
years and has grace period 12 months since the
credit approval. The interest rate of this facility is
COF + 350bps per annum.
Jaminan atas pinjaman ini adalah mesin yang
dibiayai (lihat Catatan 13) dan corporate
guarantee dari PT Tiga Pilar Sejahtera, entitas
anak.
The collaterals of this facility is the financed
machineries (see Note 13) and Corporate
Guarantee from PT Tiga Pilar Sejahtera,
a subsidiary.
Pada tanggal 31 Desember 2016 dan 2015, saldo
terutang atas fasilitas ini adalah sebesar
USD6,912,474
(ekuivalen
Rp92.876)
dan
USD4,782,530 (ekuivalen Rp65.975).
As of December 31, 2016 and 2015, the
outstanding balance of this loan facility amounted
to USD6,912,474 (equivalent Rp92,876) and
USD4,782,530
(equivalent
Rp65,975),
respectively.
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
(Bank BNI)
PT Persada Alam Hijau (PAH)
Berdasarkan Akta Perjanjian Kredit Investasi
Nomor 011.051 dan Akta Perjanjian Kredit
Investasi No. 46 tanggal 23 Agustus 2011,
seluruhnya dibuat di hadapan Alia Ghanie, S.H.,
notaris di Jakarta, PT Persada Alam Hijau (PAH),
entitas anak, memperoleh fasilitas pinjaman
Kredit Investasi sebesar Rp26.000.
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
(Bank BNI)
PT Persada Alam Hijau (PAH)
Based on the Deed of Investment Credit
Agreement Nomor 011.051 and Deed of
Investment Credit Agreement No. 46 dated
August 23, 2011, all made in the presence of Alia
Ghanie,
S.H.,
a
notary
in
Jakarta,
PT Persada Alam Hijau (PAH), a subsidiary,
obtained Investment Credit facility amounting to
Rp26,000.
Fasilitas ini memiliki jatuh tempo pada
22 Januari 2019 dengan masa tenggang (grace
period) 36 bulan dan dikenakan tingkat bunga
sebesar 13,25% per tahun.
This loan facility will mature on January 22, 2019
with grace periods of 36 months and bears an
interest rate of 13.25% per annum.
Biaya
pinjaman
yang
dikapitalisasi
ke tanaman belum menghasilkan adalah sebesar
Rp1.399 pada 31 Desember 2015.
Borrowing cost that were capitalized to immature
plantations amounted to Rp1,399 as of December
31, 2015.
Pada tanggal 31 Desember 2015, saldo terutang
atas fasilitas ini adalah sebesar Rp23.381.
As of December 31, 2015, the outstanding
balance of this facility amounted to Rp23,381.
Draft/ April 28, 2017
78
paraf:
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada
Tanggal 31 Desember 2016 dan 2015
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
24. Liabilitas Imbalan Pascakerja
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2016 and 2015
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
24. Post - Employment Benefit LiabilitiesLiabilities
Imbalan pascakerja program imbalan pasti
Grup menunjuk aktuaris independen untuk
menentukan liabilitas imbalan pascakerja sesuai
dengan peraturan ketenagakerjaan yang berlaku.
Manajemen telah melakukan pencadangan
liabilitas imbalan pascakerja Grup pada tanggal
31 Desember 2016 dan 2015. Manajemen
berkeyakinan bahwa estimasi atas imbalan
pascakerja tersebut telah memadai untuk
menutup kewajiban yang dimaksud.
Post-employment defined benefit plan
Group appointed independent actuaries to
determine
post-employment
liability
in
accordance with the existing manpower
regulations. The management has provided
reserve on post-employment benefits liability as
of December 31, 2016 and 2015. The
management believes that the estimate of postemployment benefits is sufficient to cover such
liabilities.
Liabilitas imbalan pascakerja yang diakui dalam
laporan posisi keuangan konsolidasian adalah
sebagai berikut:
Post-employment benefits recognized in the
consolidated statements of financial position are
as follows:
2016
Rp
Nilai Kini Kewajiban Imbalan Pasti
2015
Rp
98,734
Present Value of Defined Benefits Obigation
The details of post-employment benefits expense
recognized in the consolidated statements of
profit or loss and other comprehensive income
are as follows:
Rincian beban imbalan pascakerja diakui pada
laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif
lain konsolidasian adalah sebagai berikut:
2016
Rp
Biaya Jasa Kini
Biaya Bunga
Biaya Jasa Lalu
Beban Imbalan Kerja
72,094
2015
Rp
9,713
3,959
3,114
16,700
4,754
(4,024)
Current Service Cost
Interest Expense
Past Service Cost
16,786
17,430
Total Employee Benefits Expense
Beban imbalan pascakerja dicatat sebagai bagian
dari biaya gaji dan kesejahteraan karyawan.
The employee benefits expense recorded as part
of employee salaries and allowances expense.
Rekonsiliasi perubahan nilai kewajiban imbalan
pasti adalah sebagai berikut:
Reconciliation of changes in present value of
defined benefits plan are as follows:
2016
Rp
2015
Rp
Saldo Awal
Pembayaran Imbalan Kerja
Penghasilan Komprehensif Lain
Biaya Jasa Kini
Biaya Jasa Lalu
Penyesuaian atas Hilangnya
Pengendalian pada Entitas Anak
Biaya Bunga
72,094
(2,346)
16,730
9,713
3,114
62,115
(408)
(7,043)
16,700
(4,024)
(4,530)
3,959
-4,754
Beginning Balances
Payment of Employees' Benefits
Other Comprehenship Income
Current Service Cost
Past Service Cost
Adjustment due to Losing
Control of a Subsidiary
Interest Cost
Saldo Akhir
98,734
72,094
Ending Balances
Draft/ April 28, 2017
79
paraf:
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada
Tanggal 31 Desember 2016 dan 2015
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2016 and 2015
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Rekonsiliasi perubahan pada nilai kini kewajiban
imbalan pasti adalah sebagai berikut:
Reconciliation of change in present value of
defined benefit obligations are as follows:
2016
Rp
Nilai Kini Kewajiban,
Awal Tahun
Penyesuaian atas Hilangnya
Pengendalian pada Entitas Anak
Biaya Jasa Kini
Biaya Jasa Lalu
Biaya Bunga
Pembayaran Imbalan
Nilai Kini Kewajiban Aktual
Akhir Tahun diharapkan Akhir Tahun
Nilai Kini Kewajiban Aktual
Akhir Tahun
Keuntungan (Kerugian) Aktuarial
Tahun Berjalan
2015
Rp
72,094
62,115
(4,530)
9,713
3,114
3,959
(2,346)
-16,700
(4,024)
4,754
(408)
82,004
79,137
98,734
72,094
(16,730)
Mutasi dari penghasilan komprehensif
konsolidasian sebagai berikut:
7,043
Present Value of Defined Benefits
Obligation at Beginning of Period,
Adjustment due to Losing
Control of a Subsidiary
Current Service Cost
Past Service Cost
Interest Cost
Benefits Payment
Expected Present Value of Defined
Benefits Obligation at End of Year
Actual Present Value of Defined
Benefits Obligation at End of Year
Actuarial Gain (Loss)
Current Year
Movements
of
the
consolidated
comprehensive income as follows:
lain
2016
Rp
other
2015
Rp
(2,320)
(9,363)
(2,993)
--
Saldo Awal Tahun
Penyesuaian atas Hilangnya
Pengendalian pada Entitas Anak
Penghasilan Komprehensif Lain
Tahun Berjalan
(16,730)
7,043
Beginning Balance
Adjustment due to Losing
Control of a Subsidiary
Other Comprehenshive Income
Current Year
Saldo Akhir Tahun
(22,043)
(2,320)
Ending Balance
Program imbalan pasti memberikan eksposur
Grup terhadap risiko tingkat bunga dan risiko gaji.
Defined benefit plan provides Group's exposure
to interest rate risk and salary risk.
Risiko Tingkat Bunga
Nilai kini kewajiban imbalan pasti dihitung
menggunakan tingkat diskonto yang ditetapkan
dengan mengacu pada imbal hasil obligasi
Pemerintah. Penurunan suku bunga obligasi akan
meningkatkan liabilitas program.
Interest Rate Risk
The present value of defined benefits plan are
calculated using of discount rate that determined
which using the Government bond. The
decrease of interest rate of the bond, will
increase the liability of the program.
Risiko Gaji
Nilai kini imbalan pasti dihitung menggunakan
asumsi kenaikan gaji dimasa depan, oleh
karenanya, peningkatan persentase kenaikan gaji
di masa depan akan meningkatkan liabilitas
program.
Risk Salaries
The present value defined benefit plan is
calculated using the increasing future salary
assumption, therefore, an increase in the
percentage of increasing future salary, will
increase the liability of the program.
Analisis Sensitivitas atas Tingkat Bunga
Peningkatan 1% dalam tingkat diskonto yang
diasumsikan pada tanggal 31 Desember 2016,
akan berakibat pada penurunan kewajiban
imbalan pasti sebesar Rp7.076.
Sensitivity Analysis of Interest Rate
Increasing 1% of assumed discount rate on
December 31, 2016, will impact to the decrease
of defined benefits plan obligation amounted
to Rp7,076.
Penurunan 1% dalam tingkat diskonto yang
diasumsikan pada tanggal 31 Desember 2016,
akan berakibat pada peningkatan kewajiban
imbalan pasti sebesar Rp8.452.
Decreasing 1% of assumed discount rate on
December 31, 2016, will impact to the increase
of defined benefits plan obligation amounted to
Rp8,452.
Draft/ April 28, 2017
80
paraf:
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada
Tanggal 31 Desember 2016 dan 2015
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2016 and 2015
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Analisis Sensitivitas atas Beban Gaji
Peningkatan 1% dalam beban gaji yang
diasumsikan pada tanggal 31 Desember 2016,
akan berakibat pada kenaikan beban imbalan
kerja karyawan sebesar Rp8.342.
Sensitivity Analysis of Salaries
Increasing 1% of assumed salary expense on
December 31, 2016, will impact to the increase
of employee benefits expenses amounted to
Rp8,342.
Penurunan 1% dalam beban gaji yang
diasumsikan pada tanggal 31 Desember 2016,
akan berakibat pada penurunan beban imbalan
kerja karyawan sebesar Rp7.115.
Decreasing 1% of assumed salary expense on
December 31, 2016, will impact to the decrease
of employee benefits expenses amounted to
Rp7,115.
Nilai kewajiban imbalan pasti, biaya jasa kini yang
terkait dan biaya jasa lalu di atas dihitung oleh
aktuaris independen dengan menggunakan
asumsi untuk tahun – tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2016 dan 2015 adalah
sebagai berikut:
Present value of defined benefits obligation,
related current service cost and past service cost
has been calculated by independent actuaries
using the following assumptions for the years
ended December 31, 2016 and 2015 are as
follows:
Tingkat Dikonto
Tingkat Proyeksi Kenaikan Gaji
Tingkat Mortalita
Tingkat Cacat Tetap
Tingkat Pengunduran Diri
2016
Rp
2015
Rp
8.72 - 8.84%
8.50 - 9.00%
TMI III - 2011
0% x TMI III - 2011
5.00%
9.09 - 9.22%
8.00%
TMI III - 2011
0% x TMI III - 2011
5.00%
25. Utang Obligasi dan Sukuk Ijarah – Neto
25. Bond and Sukuk Ijarah Payable - Net
2016
Rp
Obligasi
Nilai Nominal:
Obligasi TPS Food I
Dikurangi :
Biaya Emisi
Akumulasi Amortisasi
Jumlah
2015
Rp
600,000
600,000
(9,145)
5,650
(9,145)
3,953
596,505
594,808
Sukuk Ijarah
Nilai Nominal:
Sukuk Ijarah TPS Food I
Sukuk Ijarah TPS Food II
Dikurangi :
Biaya Emisi
Akumulasi Amortisasi
Jumlah
Bond
Nominal Value:
Bond TPS Food I
Deduct:
Issuance Cost
Accumulated Amortization
Total
Sukuk Ijarah
300,000
1,200,000
300,000
--
(11,561)
1,918
(1,490)
1,117
1,490,357
299,627
Obligasi dan Sukuk Ijarah TPS Food I
Penawaran umum obligasi dan sukuk ijarah
(sukuk) TPS Food I Perusahaan masing-masing
sebesar Rp600.000 dan Rp300.000 pada tanggal
1 April 2013, telah mendapatkan pernyataan efektif
dari Otoritas Jasa Keuangan melalui surat
No. S-62/D.04/2013 pada tanggal 28 Maret 2013.
Obligasi dan Sukuk Ijarah ini akan jatuh tempo
pada tanggal 5 April 2018 dengan tingkat suku
bunga tetap 10,25% dan fee ijarah sebesar
Rp30.752 per tahun.
Draft/ April 28, 2017
Discounts Rate
Salary Increase Projection Rate
Mortality Rate
Permanent Disability Rate
Resignation Rate
Nominal Value:
Sukuk Ijarah TPS Food I
Sukuk Ijarah TPS Food II
Deduct:
Issuance Cost
Accumulated Amortization
Total
Obligasi and Sukuk Ijarah TPS Food I
The Company’s initial public offering of
Rp600,000 and Rp300,000 of bond and Sukuk
Ijarah (sukuk) TPS Food I dated April 1, 2013
was declared effective by the Indonesian
Financial Services Authority in its letter
No. S-62/D.04/2013 dated March 28, 2013. The
Bond and Sukuk Ijarah will be matured on April 5,
2018 and bears an interest fixed rate of 10.25%
and fee ijarah amounting to Rp30,752 per annum.
81
paraf:
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada
Tanggal 31 Desember 2016 dan 2015
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2016 and 2015
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Bunga dan fee ijarah dibayarkan setiap 3 (tiga)
bulan.
The payment of interest bond and fee ijarah will
be paid on every 3 (three) months.
Obligasi dan sukuk ini memperoleh peringkat
idA dan idA(sy) dari PT Pemeringkat Efek
Indonesia (PEFINDO) masing-masing pada
tanggal 31 Desember 2016 dan 2015.
This bonds and sukuk have been rated idA and
idA(sy) by PT Pemeringkat Efek Indonesia
(PEFINDO) dated on December 31, 2016 and
2015, respectively.
Penerbitan Obligasi TPS Food I dilakukan sesuai
dengan Akta Perjanjian Perwalimanatan antara
Perusahaan dengan PT Bank Mega Tbk, pihak
ketiga, yang bertindak sebagai Wali Amanat.
Issuance of Bond of TPS Food I conducted with
the Deed of Agreement the trustee between the
Company and PT Bank Mega Tbk, third party,
acted as Trustee.
Skema sukuk ijarah yang digunakan adalah
penjaminan aset tetap PT Tiga Pilar Sejahtera
(TPS) dan PT Poly Meditra Indonesia (PMI),
keduanya entitas anak.
The sukuk ijarah scheme used is underwriting of
the plant, property and equipment of PT Tiga
Pilar Sejahtera (TPS) and PT Poly Meditra
Indonesia (PMI), both are subsidiaries.
Perusahaan
wajib
memenuhi pembatasanpembatasan tertentu sesuai dengan yang
ditetapkan dalam Offering Circular.
The Company has to comply with certain
restrictions under bond covenants as stipulated in
the Offering Circular.
Pada tanggal 31 Desember 2016 dan 2015,
Perusahaan telah memenuhi rasio-rasio dan
pembatasan yang disyaratkan.
As of December 31, 2016 and 2015, the
Company has complied with the financial ratios
as required.
Obligasi dan sukuk dijaminkan dengan aset tetap
TPS, PMI dan PT Jatisari Srirejeki (JS) dan
piutang performing TPS (lihat Catatan 4 dan 13).
Bond and sukuk are secured by property, plant
and equipment of TPS, PMI and PT Jatisari
Srirejeki (JS) and performing receivables of TPS
(see Notes 4 and 13).
Sukuk Ijarah TPS Food II (Sukuk II)
Penawaran umum sukuk ijarah TPS Food II
Perusahaan sebesar Rp1.200.000 pada tanggal
11 Juli 2016, telah mendapatkan pernyataan
efektif dari Ototritas Jasa Keuangan melalui surat
No. S-338/D.04/2016 tertanggal 30 Juni 2016,
Sukuk II ini akan jatuh tempo pada 19 Juli 2021
dengan fee ijarah sebesar Rp126.600 per tahun.
Sukuk Ijarah TPS Food II (Sukuk II)
The Company’s initial public offering of
Rp1,200,000 Sukuk Ijarah (sukuk) TPS Food II
dated July 11, 2016 was declared effective by the
Indonesian Financial Services Authority in its
letter No. S-338/D.04/2013 dated June 30, 2016.
Sukuk II will be matured on July 19, 2021 and
bears a fee ijarah amounting to Rp126,600 per
annum.
Bunga dan fee ijarah dibayarkan setiap 3 (tiga)
bulan.
The payment of interest bond and fee ijarah will
be paid on every 3 (three) months.
Sukuk II ini memperoleh peringkat idA (sy) dari
PT Pemeringkat Efek Indonesia PEFINDO pada
tanggal 31 Desember 2016.
Sukuk II have been rated idA (sy) by
PT Pemeringkat Efek Indonesia PEFINDO dated
on December 31, 2016.
Sukuk II dilakukan sesuai dengan Akta Perjanjian
Perwalimanatan antara Perusahaan dengan
PT Bank Mega Tbk, pihak ketiga, yang bertindak
sebagai Wali Amanat.
Sukuk II conducted with the Deed of Agreement
the trustee between the Company and PT Bank
Mega Tbk, third party, acted as Trustee.
Skema sukuk II yang digunakan adalah
penjaminan aset tetap PT Sukses Abadi Karya Inti
(SAKTI), entitas anak.
The sukuk II scheme used is underwriting of the
plant, property and equipment of PT Sukses
Abadi Karya Inti (SAKTI), a subsidiary.
Draft/ April 28, 2017
82
paraf:
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada
Tanggal 31 Desember 2016 dan 2015
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2016 and 2015
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Perusahaan
wajib
memenuhi pembatasanpembatasan tertentu sesuai dengan yang
ditetapkan dalam Offering Circular.
The Company has to comply with certain
restrictions under bond covenants as stipulated in
the Offering Circular.
Pada tanggal 31 Desember 2016, Perusahaan
telah memenuhi rasio-rasio dan pembatasan yang
disyaratkan.
As of December 31, 2016, the Company has
complied with the financial ratios as required.
Sukuk II dijaminkan dengan aset tetap SAKTI (lihat
Catatan 13).
Sukuk II are secured by property, plant and
equipment of SAKTI (see Note 13).
Beban bunga obligasi dan fee ijarah sukuk I dan II
yang masih harus dibayar adalah masing-masing
sebesar
Rp15.375
dan
Rp28.788
pada
31 Desember 2016 serta Rp15.375 dan Rp7.688
pada 31 Desember 2015.
Accrued Interest expense and fee ijarah sukuk I
and II amounting to Rp15,375 and Rp28,788 for
December 31, 2016 and Rp15,375 and Rp7,688
for December 31, 2015, respectively.
26. Modal Saham
26. Capital Stock
The Company stockholders’ composition as of
December 31, 2016 and 2015 are as follows:
Susunan kepemilikan saham Perusahaan pada
tanggal 31 Desember 2016 dan 2015 adalah
sebagai berikut:
Nama Pemegang Saham
Jumlah Saham/
Number of
Shares
2016
Persentase
Kepemilikan/
Percentage of
Ownership
%
Ditempatkan dan
Disetor Penuh/
Issued and
Fully Paid
Rp
Name of Stockholders
Saham Seri A
Masyarakat (masing- masing di bawah 5%)
Saham Seri B
PT Tiga Pilar Corpora
JP Morgan Chase Bank Non Treaty Clients
Trophy 2014 Investors Limited.
Primanex Pte. Ltd.
Morgan Stanley & Co. LLC-Client Account
Pandawa Treasure Pte Ltd
Primanex Limited
Masyarakat (masing-masing di bawah 5%)
Sub Jumlah
135,000,000
4.20
67,500
667,518,328
300,275,155
292,600,000
212,000,000
209,820,700
173,710,133
173,114,557
1,054,561,127
3,083,600,000
20.74
9.33
9.09
6.59
6.52
5.40
5.38
32.75
95.80
133,504
60,055
58,520
42,400
41,964
34,742
34,623
210,912
616,720
Series A Share
Public (below 5% each)
Series B Share
PT Tiga Pilar Corpora
JP Morgan Chase Bank Non Treaty Clients
Trophy 2014 Investors Limited.
Primanex Pte. Ltd.
Morgan Stanley & Co. LLC-Client Account
Pandawa Treasure Pte Ltd
Primanex Limited
Public (below 5% each)
Subtotal
Jumlah Modal Saham
3,218,600,000
100.00
684,220
Total Capital Stock
Ditempatkan dan
Disetor Penuh/
Issued and
Fully Paid
Rp
Name of Stockholders
Nama Pemegang Saham
Jumlah Saham/
Number of
Shares
2015
Persentase
Kepemilikan/
Percentage of
Ownership
%
Saham Seri A
Masyarakat (masing- masing di bawah 5%)
Saham Seri B
PT Tiga Pilar Corpora
JP Morgan Chase Bank Non Treaty Clients
PT Permata Handrawina Sakti
Trophy 2014 Investors Limited.
Primanex Limited
Primanex Pte. Ltd.
Morgan Stanley & Co. LLC-Client Account
Masyarakat (masing-masing di bawah 5%)
Sub Jumlah
135,000,000
4.20
67,500
505,245,139
300,275,155
296,189,000
292,600,000
212,190,517
212,000,000
209,820,700
1,055,279,489
3,083,600,000
15.70
9.33
9.20
9.09
6.59
6.59
6.52
32.78
95.80
101,049
60,055
59,238
58,520
42,438
42,400
41,964
211,056
616,720
Series A Share
Public (below 5% each)
Series B Share
PT Tiga Pilar Corpora
JP Morgan Chase Bank Non Treaty Clients
PT Permata Handrawina Sakti
Trophy 2014 Investors Limited.
Primanex Limited
Primanex Pte. Ltd.
Morgan Stanley & Co. LLC-Client Account
Public (below 5% each)
Subtotal
Jumlah Modal Saham
3,218,600,000
100.00
684,220
Total Capital Stock
Draft/ April 28, 2017
83
paraf:
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada
Tanggal 31 Desember 2016 dan 2015
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2016 and 2015
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
27. Tambahan Modal Disetor – Neto
27. Additional Paid-in Capital - Net
Additional paid-in capital-net as of December 31,
2016 and 2015 is as follows:
Tambahan modal disetor neto pada 31 Desember
2016 dan 2015 adalah:
2016
2015
Rp
Rp
Agio Saham - Neto
1,257,205
1,257,205
Selisih Nilai Transaksi Restrukturisasi
Capital Paid-in excess of Par - Net
Difference in Value from Restructuring Transactions
Entitas Sepengendali
Jumlah
197,886
1,193
1,455,091
1,258,398
Agio Saham – Neto
Between Entities Under Common Control
Total
Capital Paid-in Excess of Par-Net
Rp
Penawaran Umum Perdana
Agio Saham
Penawaran Umum Terbatas II
Agio Saham
Biaya Emisi Saham
Neto
20,250
201,894
(4,328)
197,566
Penawaran Umum Terbatas III
Agio Saham
Biaya Emisi Saham
Neto
Penambahan Modal
Tanpa HMETD
Agio Saham
Biaya Emisi Saham
Neto
Jumlah Agio Saham Neto
451,440
(11,716)
439,724
599,830
(165)
599,665
1,257,205
Selisih Nilai Transaksi Restrukturisasi Entitas
Sepengendali
Entitas/
Subsidiaries
Tahun/
Years
PT Tiga Pilar Sejahtera
PT Bumiraya Investindo*)
PT Poly Meditra Indonesia
PT Patra Power Nusantara
PT Dunia Pangan
PT Mitra Jaya Agro Palm*)
PT Airlangga Sawit Jaya *)
PT Charindo Palma Oetama*)
PT Muarobungo Plantation*)
PT Tugu Palma Sumatera*)
PT Bumiraya Investindo1)
PT Bumiraya Investindo2)
PT Golden Plantation Tbk2)
PT Golden Plantation Tbk*)
PT Golden Plantation Tbk*)
2003
2008
2008
2008
2008
2000
2006
2006
2007
2008
2012
2012
2014
2014
2016
Jumlah
Saham yang
Diperoleh (Dilepas)/
Total Acquired
(Disposal) Shares
Initial Public Offering
Additional Paid in Capital Excess for Par
Limited Public Offering II
Additional Paid in Capital Excess for Par
Stock Issuance Cost
Net
Limited Public Offering III
Premium on Stock
Stock Issuance Cost
Net
Issuance of Capital Stock Non-Preemptive Rights Issuance
Premium on Stock
Stock Issuance Cost
Net
Total Capital Paid-in Excess of Par - Net
Difference in Value from Restructuring Among
Entities Under Common Control
2016
Bagian Perusahaan
atas Aset Neto/
The Company's
Portion of Net Assets
Rp
109,890,000
90,909
111,888,000
37,962
21,000
39,999
109,999
149,999
19,999
2,499
---2,499
(366,353)
Jumlah pada 31 Desember 2016/
Total as of December 31, 2016
Harga
Pengalihan/
Transfer
Price
Rp
Selisih Nilai Transaksi/
Difference in
Value from
Transaction
Rp
110,632
92,377
117,719
37,962
21,529
39,480
50,134
73,385
18,296
702
453,821
95,827
71,326
2,477
528,606
109,500
139,000
145,000
36,000
10,000
40,000
21,000
47,000
11,000
2,500
417,103
--2,500
521,428
1,132
(46,623)
(27,281)
1,962
11,529
(520)
29,134
26,385
7,296
(1,798)
36,718
95,827
71,326
(23)
(7,178)
1,714,273
1,502,031
197,886
*) merupakan entitas anak Perusahaan sampai dengan tanggal 11 Mei 2016/
Subsidiaries of the Company until May 11, 2016
1
) Merupakan reklasifikasi dari selisih transaksi dengan pihak pengendali (lihat Catatan 29)/
It is a reclassification amount from difference in value from amoung entities under common control (see Note 29).
2
) Merupakan reklasifikasi dari komponen ekuitas lainnya (lihat catatan 28)/
It is a reclassification from other equity component (see Note 28).
Draft/ April 28, 2017
84
paraf:
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada
Tanggal 31 Desember 2016 dan 2015
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
Entitas
Anak/
Subsidiaries
PT Tiga Pilar Sejahtera
PT Bumiraya Investindo
PT Poly Meditra Indonesia
PT Patra Power Nusantara
PT Dunia Pangan
PT Mitra Jaya Agro Palm
PT Airlangga Sawit Jaya
PT Charindo Palma Oetama
PT Muarobungo Plantation
PT Tugu Palma Sumatera
PT Golden Plantation
Tahun/
Jumlah
Years Saham yang Diperoleh/
Total Acquired
Shares
2003
2008
2008
2008
2008
2000
2006
2006
2007
2008
2014
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2016 and 2015
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
2015
Bagian Perusahaan
atas Aset Neto/
The Company's
Portion of Net Assets
Rp
109,890,000
90,909
111,888,000
37,962
21,000
39,999
109,999
149,999
19,999
2,499
2,499
110,632
92,377
117,719
37,962
21,529
39,480
50,134
73,385
18,296
702
2,477
Jumlah pada 31 Desember 2015/
Total as of December 31, 2015
564,693
Harga
Pengalihan/
Transfer
Price
Rp
Selisih Nilai Transaksi/
Difference in
Value from
Transaction
Rp
109,500
139,000
145,000
36,000
10,000
40,000
21,000
47,000
11,000
2,500
2,500
1,132
(46,623)
(27,281)
1,962
11,529
(520)
29,134
26,385
7,296
(1,798)
(23)
563,500
1,193
Pada tanggal 11 Mei 2016, Perusahaan melepas
78,17% kepemilikan saham di PT Golden Plantation
Tbk (GP) kepada PT JOM Prawarsa Indonesia,
pihak berelasi, dengan nilai pelepasan sebesar
Rp521.428. Transaksi pelepasan tersebut dicatat
sesuai dengan PSAK No. 38 (Revisi 2012) tentang
"Kombinasi Bisnis Entitas Sepengendali" sehingga
Selisih antara nilai investasi pada entitas anak yang
dialihkan dengan harga pengalihannya sebesar
Rp7.178 disajikan sebagai "Selisih Nilai Transaksi
Restrukturisasi Entitas Sepengendali". (lihat Catatan
1.c).
On May 11, 2016, the Company divested 78,17%
shares ownership in PT Golden Plantation Tbk
(GP) to PT JOM Prawarsa Indonesia, a related
party, at divestment cost of Rp521,428. The
disposal transaction was recorded in accordance
with PSAK No. 38 (Revised 2012) "Business
Combination for Entities under Common Control"
therefore The difference between the investment
value of the transferred subsidiary and its transfer
price amounting to Rp7,178 is presented as
"Difference in Value of Restructuring Transactions of
Entities under Common Control" (see Note 1.c)
Sehubungan dengan hilangnya pengendalian pada
GP sejak tanggal 11 Mei 2016, saldo komponen
ekuitas lainnya dan selisih transaksi dengan pihak
nonpengendali masing-masing sebesar Rp167.153
dan Rp36.718, direklasifikasi ke selisih nilai
transaksi restrukturisasi entitas sepengendali (lihat
Catatan 28 dan 29).
In relation with losing of control of GP since may 11,
2016, balance of other equity component and
difference in value transaction with noncontrolling
interest amounted to Rp167,153 and Rp36,718,
respectively reclassified into Difference in Value of
Restructuring Transactions of Entities under
Common Control (see Notes 28 and 29).
28. Komponen Ekuitas Lainnya
28. Other Equity Component
Sehubungan dengan hilangnya pengendalian pada
PT Golden Plantation Tbk (GP) sejak tanggal 11 Mei
2016, saldo komponen ekuitas lainnya sebesar
Rp167.153, direklasifikasi ke Selisih Nilai Transaksi
Restrukturisasi Entitas Sepengendali (lihat Catatan
27).
In relation with losing of control of PT Golden
Plantation Tbk (GP) since may 11, 2016, balance of
other equity component amounted to Rp167,153,
reclassified into difference in value of restructuring
transactions of entities under common control (see
Note 27).
Pada tahun 2015, komponen ekuitas lainnya
berkurang sebesar Rp2.668 akibat perubahan
ekuitas pada GP, entitas anak, sehubungan
dengan pengeluaran biaya emisi saham sebesar
Rp3.413.
In 2015, other equity components reduced by
Rp2,668, due to change in equity in GP,
a subsidiary related to share issuance cost
amounted to Rp3,413.
Draft/ April 28, 2017
85
paraf:
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada
Tanggal 31 Desember 2016 dan 2015
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2016 and 2015
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Transaksi pada Entitas Anak/
Transaction in Subsidiaries
Entitas Anak
2016
Rp
2015
Rp
PT Golden Plantation Tbk *)
PT Bumiraya Investindo *)
Jumlah
----
Subsidiaries
71,326
95,827
167,153
*) Subsidiaries of the Company until May 11, 2016
*) merupakan entitas anak Perusahaan sampai dengan tanggal 11 Mei 2016
29. Selisih Transaksi dengan Pihak
Nonpengendali
Per o leh an Sah am d ar i Pih ak No n p en gen d ali
Aset Net o yan g Dip er o leh
Biaya Per o leh an
Sub jum lah
29. Difference in Value Transaction with
Non-Controlling Interest
2016
2015
Rp
Rp
32,214
25,000
32,214
25,000
7,214
7,214
Per o leh an Sah am d ar i Pih ak No n p en gen d ali
Aset Net o yan g Dip er o leh
Biaya Per o leh an
Sub jum lah
Jumlah
PT Golden Plantation Tbk *)
PT Bumiraya Investindo *)
Total
---
453,821
417,103
-7,214
36,718
43,932
Shares Acquired from Non Controlling Interest
Net Asset Value of Acquired
Acquisition Cost
Subtotal
Shares Acquired from Non Controlling Interest
Net Asset Value of Acquired
Acquisition Cost
Subtotal
Total
Sehubungan dengan hilangnya pengendalian pada
PT Golden Plantation Tbk sejak tanggal 11 Mei
2016, saldo selisih transaksi dengan pihak
nonpengendali sebesar Rp36.718, direklasifikasi ke
selisih nilai transaksi restrukturisasi entitas
sepengendali (lihat Catatan 27).
In relation with losing of control of PT Golden
Plantation Tbk since May 11, 2016, balance of
difference in value transaction with non-controlling
interest amounted to Rp36,718, reclassified into
difference in value of restructuring transactions of
entities under common control (see Note 27).
30. Dividen Tunai dan Dana Cadangan Umum
30. Cash Dividend and General Reserve Fund
Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat
Umum Pemegang Saham Tahunan No. 107
tanggal 23 Juni 2016 yang dibuat di hadapan
Humberg Lie S.H., S.E., M.Kn., notaris di Jakarta,
pemegang saham Perusahaan menyetujui untuk
tidak membagikan dividen dan melakukan
penyisihan dana cadangan umum atas laba
ditahan tahun 2015.
Based on Deed of Annual General Meeting of
Stockholders No. 107 dated June 23, 2016 which
was made in the presence of Humberg Lie S.H.,
S.E., M.Kn., a notary in Jakarta, the Company’s
stockholders approved to not distribute of
dividend and make the general reserve fund from
retained earnings in 2015.
Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat
Umum Pemegang Saham Tahunan No. 135
tanggal 31 Juli 2015 yang dibuat di hadapan
Humberg Lie S.H., S.E., M.Kn., notaris di Jakarta,
pemegang saham Perusahaan menyetujui untuk
tidak membagikan dividen dan melakukan
penyisihan dana cadangan umum atas laba
ditahan tahun 2014.
Based on Deed of Annual General Meeting of
Stockholders No. 135 dated July 31, 2015 which
was made in the presence of Humberg Lie S.H.,
S.E., M.Kn., a notary in Jakarta, the Company’s
stockholders approved to not distribute of
dividend and make the general reserve fund from
retained earnings in 2014.
Draft/ April 28, 2017
86
paraf:
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada
Tanggal 31 Desember 2016 dan 2015
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2016 and 2015
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
31. Kepentingan Nonpengendali
31. Non-controlling Interest
Below is a reconciliation of non-controlling
interest as of December 31, 2016 and 2015:
Berikut
adalah
rekonsiliasi
kepentingan
nonpengendali pada 31 Desember 2016 dan
2015:
2016
1 Januari /
January 1,
Penambahan
dari akuisisi/
Additional
from
acquisition
Rp
Rp
Penambahan
dari Laba
Rugi
Tahun Berjalan/
Additional
from
Profit or
Loss
for the Year
Rp
Penambahan
dari Penghasilan
Komprehensif Lain
Tahun Berjalan/
Additional
from Other
Comprehensive
Income
for the Year
Rp
Pengurangan/
Deduction
31 Desember/
December 31,
Rp
Rp
PT Dunia Pangan dan Entitas Anak
PT Tiga Pilar Sejahtera
PT Poly Meditra Indonesia
PT Balaraja Bisco Paloma dan Entitas Anak
PT Patra Power Nusantara
PT Golden Plantation dan Entitas Anak *)
PT Bumiraya Investindo dan Entitas Anak *)
199,476
591
205
159
33
401,552
(4,186)
-----23,308
--
120,774
211
60
57
7
4,644
--
(94)
(11)
-(1)
----
-----(429,504)
4,186
320,156
791
265
215
40
---
PT Dunia Pangan and Subsidiaries
PT Tiga Pilar Sejahtera
PT Poly Meditra Indonesia
PT Balaraja Bisco Paloma and Subsidiaries
PT Patra Power Nusantara
PT Golden Plantation and Subsidiaries *)
PT Bumiraya Investindo and Subsidiaries *)
Jumlah
597,830
23,308
125,753
(106)
(425,318)
321,467
Total
*) Subsidiaries of the Company until May 11, 2016
*) merupakan entitas anak Perusahaan sampai dengan tanggal 11 Mei 2016/
2015
1 Januari /
January 1,
Penambahan
dari akuisisi/
Additional
from
acquisition
Rp
Rp
Penambahan
dari Laba
Rugi
Tahun Berjalan/
Additional
from
Profit or
Loss
for the Year
Rp
Penambahan
dari Penghasilan
Komprehensif Lain
Tahun Berjalan/
Additional
from Other
Comprehensive
Income
for the Year
Rp
Biaya Emisi
Saham/
Shares
Issuance
Cost
31 Desember/
December 31,
Rp
Rp
PT Golden Plantation dan Entitas Anak
PT Bumiraya Investindo dan Entitas Anak
PT Dunia Pangan dan Entitas Anak
PT Tiga Pilar Sejahtera
PT Poly Meditra Indonesia
PT Patra Power Nusantara
PT Balaraja Bisco Paloma dan Entitas Anak
397,438
(4,186)
147,924
493
196
33
65
5,352
-------
(1,023)
-51,134
96
8
-94
530
-418
2
1
---
(745)
-------
401,552
(4,186)
199,476
591
205
33
159
PT Golden Plantation and Subsidiaries
PT Bumiraya Investindo and Subsidiaries
PT Dunia Pangan and Subsidiaries
PT Tiga Pilar Sejahtera
PT Poly Meditra Indonesia
PT Patra Power Nusantara
PT Balaraja Bisco Paloma and Subsidiaries
Jumlah
541,963
5,352
50,309
951
(745)
597,830
Total
32. Penjualan – Neto
32. Net - Sales
2016
Rp
2015
Rp
Penjualan Bruto
Dikurangi : Diskon Penjualan
6,700,040
(154,360)
6,187,981
(177,086)
Gross Sales
Less: Sales Discount
Penjualan - Neto
6,545,680
6,010,895
Net Sales
The details of sales based on main product
classification are as follows:
Rincian penjualan berdasarkan kelompok produk
utama adalah sebagai berikut:
2016
Rp
Produksi Makanan
Makanan Pokok
Mie Kering
Bihun
Jumlah Makanan Pokok
Makanan Konsumsi
Wafer Stick dan Snack Ekstrusi
Mie Instan
Biskuit
Permen
Lainnya
2015
Rp
555,323
522,750
487,252
363,700
Food Manufacturing
Basic Food
Dry Noodle
Vermicelli
1,078,073
850,952
Total Basic Foods
664,518
379,284
395,323
35,715
3,868
670,495
234,566
167,335
39,093
23,460
Consumer Food
Waffer Stick and Snack Extrusion
Instant Noodle
Biscuit
Candy
Others
Jumlah Makanan Konsumsi
1,478,708
1,134,949
Jumlah Manufaktur Makanan
2,556,781
1,985,901
Total of Food Manufacturing
Pengolahan Beras
Beras
4,106,353
4,073,376
Rice Mills
Rice
Draft/ April 28, 2017
87
Total Consumer Food
paraf:
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada
Tanggal 31 Desember 2016 dan 2015
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2016 and 2015
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
2016
Rp
Agribisnis
Minyak Sawit Mentah
Tandan Buah Segar
Inti Sawit dan Turunannya
Jumlah Agribisnis
2015
Rp
21,084
13,736
2,086
36,906
80,871
38,447
9,386
128,704
Agribusiness
Crude Palm oil
Fresh Fruit Bunch
Palm Kernel
Total Agribusiness
Sub Jumlah Penjualan
Dikurangi : Diskon Penjualan
6,700,040
(154,360)
6,187,981
(177,086)
Sub Total Sales
Less: Sales Discount
Total - Neto
6,545,680
6,010,895
Net
Seluruh penjualan Grup merupakan penjualan
kepada pihak ketiga.
All the Group’s sales represent sales to third
parties.
Tidak terdapat penjualan dengan nilai jual neto
melebihi 10% dari jumlah penjualan neto pada
31 Desember 2016 dan 2015.
There is no sales with net sales amount
exceeding 10% of total net sales pertain as of
December 31, 2016 and 2015, respectively.
33. Beban Pokok Penjualan
33. Cost of Goods Sold
2016
Rp
Produksi Makanan
Bahan Baku Digunakan
Saldo Awal
Pembelian
Saldo Akhir
2015
Rp
Food Manufacturing
Usage of Raw Materials
Beginning Balance
Purchases
Ending Balance
383,814
1,330,683
(470,897)
256,781
1,083,519
(383,814)
Jumlah Bahan Baku Digunakan
Tenaga Kerja Langsung
Biaya Produksi Tidak Langsung
1,243,600
124,067
196,259
956,486
96,334
187,355
Total Usage of Raw Materials
Direct Labor
Factory Overhead Expenses
Biaya Pokok Produksi
Persediaan Barang Jadi
Awal tahun
Pembelian
Akhir Tahun
Jumlah Beban Pokok Penjualan
Produksi Makanan
1,563,926
1,240,175
26,577
-(15,709)
24,949
8
(26,577)
1,574,794
1,238,555
Cost of Good Manufactured
Finished Goods
Beginning Balance
Purchases
Ending Balance
Cost of Goods Sold for
Food Manufacturing
Pengolahan Beras
Bahan Baku Digunakan
Saldo Awal
Pembelian
Saldo Akhir
Jumlah Bahan Baku Digunakan
Tenaga Kerja Langsung
Biaya Produksi Tidak Langsung
Biaya Pokok Produksi
Persediaan Barang Jadi
Awal tahun
Pembelian
Akhir Tahun
Jumlah Beban Pokok Penjualan
Pengolahan Beras
633,438
3,030,642
(1,090,365)
593,859
2,740,427
(633,438)
2,573,715
2,700,848
42,192
110,454
41,284
88,466
Direct Labor
Factory Overhead Expenses
2,726,361
2,830,598
Cost of Good Manufactured
193,043
401,071
(89,339)
132,819
627,854
(193,043)
3,231,136
3,398,228
Agribisnis
Tandan Buah Segar
Pemeliharaan Kebun
Pengangkutan dan Panen
Beban Tidak Langsung
Upah Langsung
Draft/ April 28, 2017
Total Usage of Raw Materials
Finished Goods
Beginning Balance
Purchases
Ending Balance
Cost of Goods Sold for
Rice Mills
Agribusiness
Fresh Fruit Bunch
19,327
12,463
Maintenance Plantation
8,362
7,431
Harvest and Freight
744
2,519
Indirect Cost
11,721
43,935
Direct Labor
Amortization of Plantation
Amortisasi Tanaman Perkebunan
(lihat Catatan 14)
Rice Mills
Usage of Raw Materials
Beginning Balance
Purchases
Ending Balance
4,444
15,525
88
(see Note 14)
paraf:
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada
Tanggal 31 Desember 2016 dan 2015
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2016 and 2015
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
2016
Rp
2015
Rp
44,598
81,873
Fresh Fruit Bunch Produced
Persediaan Awal
952
952
Beginning Balance
Pembelian
608
3,088
Purchases
--
(952)
Ending Balance
untuk Produksi dan Dijual
46,158
84,961
for Production and Sales
Beban Pokok Penjualan Tandan Buah Segar
46,429
41,582
Cost of good Sold Fresh Fruit Bunch Sales
(271)
43,379
Tandan Buah Segar yang Dihasilkan
Persediaan Akhir
Fresh Fruit Bunch Ready for Used
Tandan Buah Segar Siap untuk Digunakan
Tandan Buah Segar yang Digunakan
Fresh Fruit Bunch Used
untuk Produksi
for Production
Crude Palm Oil and Palm Kernel
Minyak Sawit Mentah dan Inti Sawit
and Its Derivatives
dan Turunannya
341
3,156
Direct Labor
Beban Depresiasi
2,796
9,551
Depreciation Expenses
Beban Produksi Tidak Langsung
1,072
7,961
3,938
64,047
Persediaan Awal
8,177
2,940
Persediaan Akhir
(2,097)
(8,177)
Upah Langsung
Beban Pokok Produksi
Persediaan Barang Jadi
dan Inti Sawit dan Turunannya
Jumlah
58,810
and Palm Kernel and its Derivatives
56,447
100,392
Total Cost of Goods Sold Agribusiness
4,862,377
4,737,175
Total
There is no purchase with net pucrhase amount
exceeding 10% of total net sales pertain as of
December 31, 2016 and 2015, respectively.
34. Beban Usaha
34. Operating Expenses
2016
Rp
2015
Rp
Selling
232,042
126,951
43,154
5,677
5,104
131,766
120,589
45,923
3,130
7,076
Penyusutan (lihat Catatan 13)
Asuransi
3,190
1,186
2,411
1,228
Pemeliharaan dan Perbaikan
Penelitian dan Pengembangan
Lain-lain
992
392
4,668
663
2,264
5,107
423,356
320,157
Jumlah
Umum dan Administrasi
Gaji dan Kesejahteraan
Transportasi dan Akomodasi
Sewa
Beban Tebusan Pajak (lihat Catatan 9.e)
Penyusutan (lihat Catatan 13)
Profesional dan Konsultan
Perijinan dan Pengurusan
Listrik dan Air
Draft/ April 28, 2017
Ending Balance
10,018
Tidak terdapat pembelian dengan nilai beli
melebihi 10% dari jumlah penjualan neto pada
31 Desember 2016 dan 2015.
Penjualan
Promosi
Pengangkutan
Gaji dan Kesejahteraan Karyawan
Perjalanan Dinas
Sewa
Finished Goods
Beginning Balance
Cost of Goods Sold for Crude Palm Oil
Beban Pokok Penjualan Minyak Mentah
Jumlah Beban Pokok Penjualan Agribisnis
Indirect Production Cost
Cost of Goods Manufactured
Promotion
Freight
Employee Salaries and Allowances
Business Trip
Rental
Depreciation (see Note 13)
Insurance
Repair and Maintenance
Research and Development
Others
Total
General and Administrative
131,516
23,825
20,616
16,825
11,545
9,449
3,646
2,608
89
126,989
8,721
23,869
-10,145
11,490
2,051
3,033
Salaries and Allowances
Transportation and Accomodation
Rental
Tax Redemption Expenses (see Note 19.e)
Depreciation (see Note 13)
Professional and Consultant
Legal and Permit
Electricity and Water
paraf:
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada
Tanggal 31 Desember 2016 dan 2015
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2016 and 2015
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
2016
Rp
2015
Rp
Pemeliharaan Bangunan dan Kebersihan
Biaya Rapat
2,434
2,285
1,347
1,200
Perlengkapan Kantor
Telepon, Telex dan Faksimili
1,786
1,452
4,359
1,409
1,382
1,126
832
733
12,121
244,181
667,537
1,794
564
5,496
4,568
12,607
219,642
539,799
Representasi dan Jamuan
Asuransi
Beban Pajak
Pelatihan dan Pengembangan
Lain-lain
Jumlah
Jumlah Beban Usaha
35. Biaya Keuangan – Neto
Building Maintenance and Cleaning
Meeting Expense
Office Supplies
Telephone, Telex and Facsimile
Representation and Entertainment
Insurance
Tax Expenses
Training and Development
Others
Total
Total Operating Expense
35. Finance Cost - Net
2016
Rp
2015
Rp
Penghasilan Bunga
Biaya Administrasi Bank
Fee Sukuk Ijarah
Beban Bunga
14,976
(17,029)
(83,500)
(297,760)
10,606
(9,755)
(30,750)
(209,100)
Interest Income
Bank Charges
Fee Sukuk Ijarah
Interest Expense
Jumlah Biaya Keuangan - Neto
(383,313)
(238,999)
Total Finance Cost - Net
Interest income represents interest income from
bank accounts and time deposits (see Notes 4
and 6), while interest expense is interest expense
on loans, finance lease and bond (see Notes 20,
22, 23 and 25).
Penghasilan bunga merupakan penghasilan
bunga dari rekening bank dan deposito berjangka
pendek (lihat Catatan 4 dan 6), sedangkan beban
bunga merupakan beban bunga atas pinjaman,
sewa pembiayaan dan obilgasi (lihat Catatan 20,
22, 23 dan 25).
36. Penghasilan (Beban) Lain-lain
36. Other Income (Expenses)
2016
Rp
Pendapatan Lainnya
Laba atas Penghapusan Utang
Pajak Penghasilan Badan
Laba Selisih Kurs - Neto
Pendapatan Denda (lihat Catatan 7)
Lain-lain
Jumlah
Beban Lainnya
Penyisihan Penurunan Nilai Piutang
Lain-lain
Jumlah
2015
Rp
229,426
43,391
13,362
9,311
-4,726
-3,729
295,490
8,455
(18,515)
(10,997)
(29,512)
Total
Other Expenses
Allowances for Impairment of Receivables
Others
Total
Gain on written of corporate income tax payable
represent gain on written of corporate income tax
payable of several subsidiaries as the result of the
facility of the participating tax amnesty program
are followed by Group (see Note 9.e)
Laba atas penghapusan utang pajak penghasilan
badan Laba merupakan laba atas penghapusan
utang pajak penghasilan badan periode lalu atas
beberapa entitas anak sebagai akibat fasilitas
program pengampunan pajak yang diikuti oleh
Grup (lihat Catatan 9.e).
Draft/ April 28, 2017
-(2,942)
(2,942)
Other Income
Gain on Writen-Off Corporate
Income Tax Payable
Gain on Foreign Exchange - Net
Pinalty Income (see Note 7)
Others
90
paraf:
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada
Tanggal 31 Desember 2016 dan 2015
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2016 and 2015
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
37. Laba per Saham
37. Earnings per Share
Earnings per share calculation is as follows:
Perhitungan laba per saham adalah sebagai
berikut:
2016
Laba Tahun Berjalan
yang dapat Diatribusikan kepada
Pemilik Entitas Induk (Rp)
Rata-rata Tertimbang Jumlah
Saham yang Beredar
2015
593,475
323,441
Profit for the Year
Attributable to
Owner of the Parent (Rp)
3,218,600,000
3,218,600,000
Weighted Average of
Outstanding Shares
184.39
100.49
Basic Earning per Shares (Rp)
Laba per Saham Dasar (Rp)
38. Segmen Operasi
38. Operating Segments
2016
Produksi
Makanan/
Food
Manufacturing
Rp
Penjualan - Neto
Beban Pokok Penjualan
Laba Kotor
Alokasi Beban Usaha
Beban (Pendapatan) Lainnya
2,497,599
1,574,794
922,805
336,000
Pengolahan
Beras/
Rice
Mills
Agribisnis/
Agribusiness
Lainnya/
Others
Eliminasi/
Ellimination
Konsolidasian/
Consolidated
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
99,981
4,011,176
3,231,136
780,040
206,555
(92,825)
36,906
56,447
(19,541)
19,924
(50,569)
110,565
14,276
96,289
105,058
(126,277)
(110,565)
(14,276)
(96,289)
-(96,289)
6,545,680
4,862,377
1,683,303
667,537
(265,979)
Net - Sales
Cost of Goods Sold
Gross Profit
Allocated Operating Expenses
Operating Expense
Laba Usaha
Beban Keuangan - Neto
486,824
59,694
666,310
179,399
11,104
2,270
117,506
141,950
---
1,281,744
383,313
Operating Income
Finance Charges - Net
Laba sebelum
Beban Pajak Penghasilan
427,130
486,911
8,834
(24,444)
--
898,431
Income before
Income Tax Expense
Beban Pajak Penghasilan - Neto
(92,160)
(84,300)
2,141
(4,884)
--
(179,203)
Income Tax Expense - Net
Laba Tahun Berjalan
334,970
402,611
10,975
(29,328)
--
719,228
Profit for the Year
593,224
126,004
Total Profit for the Year
Atributable to:
Owners of the Parent
Non-Controlling Interest
Jumlah Laba Tahun Berjalan
yang Diatribusikan Kepada:
Pemilik Entitas Induk
Kepentingan Nonpengendali
Jumlah
719,228
Total
--
2,444,460
(1,836,351)
9,254,539
Segment Assets
3,453,140
--
2,538,374
(3,818,948)
4,990,139
Segment Liabilities
241,192
114,022
60,666
--
604,565
54,051
10,368
20,599
--
132,181
Capital Expenditures
Depreciation of Property, Plant and
Equipment, software and Depletion
Aset Segmen
4,120,128
4,526,302
Liabilitas Segmen
2,817,573
188,685
47,163
Belanja Modal
Penyusutan Aset Tetap,
Piranti lunak dan Deplesi
2015
Produksi
Makanan/
Food
Manufacturing
Rp
Penjualan - Neto
Beban Pokok Penjualan
Laba Kotor
Alokasi Beban Usaha
Beban (Pendapatan) Lainnya
Agribisnis/
Agribusiness
Lainnya/
Others
Eliminasi/
Ellimination
Konsolidasian/
Consolidated
Rp
Rp
Rp
Rp
Rp
150,089
3,960,374
3,398,228
562,146
191,933
20,388
Laba Usaha
Beban Keuangan - Neto
181,803
224,141
349,825
117,408
(24,043)
(3,567)
107,219
87,792
---
614,804
425,775
Operating Income
Finance Charges - Net
Laba sebelum
Beban Pajak Penghasilan
(42,338)
232,417
(20,476)
19,427
--
189,029
Income before
Income Tax Expense
(64,328)
(61,969)
4,098
(4,486)
--
(126,685)
Income Tax Expense - Net
(106,666)
170,448
(16,378)
14,941
--
62,344
Profit for the Year
581,613
112,112
Total Profit for the Year
Atributable to:
Owners of the Parent
Non-Controlling Interest
Beban Pajak Penghasilan - Neto
Laba Tahun Berjalan
1,921,818
1,238,555
683,263
351,371
Pengolahan
Beras/
Rice
Mills
128,703
100,392
28,311
32,553
19,801
94,231
-94,231
88,572
(101,560)
(94,231)
-(94,231)
-(94,231)
6,010,895
4,737,175
1,273,720
664,429
(5,513)
Net - Sales
Cost of Goods Sold
Gross Profit
Allocated Operating Expenses
Operating Expense
Jumlah Laba Tahun Berjalan
yang Diatribusikan Kepada:
Pemilik Entitas Induk
Kepentingan Nonpengendali
Jumlah
693,725
Total
Aset Segmen
3,028,292
3,571,599
2,168,617
4,256,794
(3,964,323)
9,060,979
Segment Assets
Liabilitas Segmen
2,047,797
2,900,472
1,249,065
1,337,427
(2,440,689)
5,094,072
Informasi Segmen Lainnya:
Belanja Modal
Penyusutan Aset Tetap,
Piranti lunak dan Deplesi
Draft/ April 28, 2017
188,685
241,192
416,895
60,666
--
907,438
67,651
41,817
29,473
741
--
139,682
91
Segment Liabilities
Other Segment Information:
Capital Expenditures
Depreciation of Property, Plant and
Equipment, software and Depletion
paraf:
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada
Tanggal 31 Desember 2016 dan 2015
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2016 and 2015
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
39. Kombinasi Bisnis
39. Business Combination
Akuisisi PT Bailangu Capital Investment (BCI)
Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat
Pemegang Saham BCI No. 8 dan No.11 serta
Akta Jual Beli saham No. 9, No.10 dan No. 12
tertanggal 10 Februari 2015 dan 11 Pebruari
2015 dibuat di hadapan Benediktus Andy
Widyanto,S.H., notaris di Tangerang Selatan,
PT Golden Plantation, entitas anak, mengakuisisi
54.000 saham (90%) PT Bailangu Capital
Investment dari PT Pangeran Duayu, dengan
nilai transaksi sebesar Rp53.750.
Acquisition of PT Bailangu Capital Investment
(BCI)
Based on the Deed of Shareholders Meeting of
BCI Nos. 8 and 11 and also Sale and Purchase
Shares Agreements Nos. 9, 10 and 12 dated
February 10, 2015 and February 11, 2015, made
in presensence of Benedict Andy Widyanto, S.H.,
notary in South Tangerang, PT Golden Plantation,
a subsidiary, acquired 54,000 shares (90%)
ownership of PT Bailangu Capital Investment from
PT Pangeran Duayu, with an acquisition cost of
Rp.53,750.
Tabel
berikut
merangkum
jumlah
aset
teridentifikasi yang diperoleh dan liabilitas yang
diambil-alih pada tanggal akuisisi adalah:
The following table summarizes the number of
identifiable assets and liabilities acquired on the
date of acquisition were:
Nilai Wajar/
Fair Value
Rp
Kas d an Ban k
1,087
Cash on Hand and Cash in Banks
Per sed iaan
13,020
Inventories
Uan g Mu ka
50
Advances
1
Due from Related Parties - Non Trade
Piu t an g Pih ak Ber elasi No n -Usah a
Aset Keu an g an Tid ak Lan car Lain n ya
383
Other Non-current Financial Assets
Aset Tet ap
5,871
Property, Plant and Equipment
Biaya Hak at as Tan ah Dit an g g u h kan
6,863
Deferred Landrights Costs
Tan am an Per keb u n an
56,666
Plantations
Aset Pajak Tan g g u h an
44
Deferred Tax Assets
570
Intangible Asset
Aset Takb er w u ju d
Aset Lain -lain
Ut an g Usah a - Pih ak Ket ig a
Ut an g Pajak
Beb an Akr u al
Liab ilit as Keu an g an Tid ak Lan car Lain n ya
Liab ilit as Im b alan Ker ja Jan g ka Pan jan g
Ut an g Pih ak Ber elasi No n -Usah a
Liab ilit as Pajak Tan g g u h an
Jumlah Aset Neto
Po r si Kep em ilikan yan g Dip er o leh
Po r si Kep em ilikan at as Nilai Wajar Aset Net o
Goodwill
Jumlah Nilai Pengalihan
49
Others Asset
(12,682)
Trade Payables - Third Parties
(27)
Taxes Payable
(592)
Accrued Expenses
(12,653)
Other Non-current Financial Liabilities
(177)
Long - Term Employees Benefits Obigation
(4,001)
Due to Related Parties Non-Trade
(949)
Deferred Tax Liabilities
53,523
Total Net Assets
90%
Proportion Acquired
48,171
Share of Fair Value of Net Assets
5,579
Goodwill
53,750
Total Purchase Consideration
Goodwill yang timbul dari akuisisi tersebut adalah
sebesar Rp5.579 yang merupakan hasil bisnis
entitas anak yang menunjang dan bersinergi
dengan bisnis inti Grup.
Goodwill arising from the acquisition amounted to
Rp5,579 which is the result of a subsidiary that
support the business and synergies with the core
business of the Group.
Beban
terkait
akuisisi
tersebut
tidak
diperhitungkan dalam kombinasi bisnis ini karena
tidak material dan telah dibebankan pada laporan
laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
konsolidasian tahun berjalan.
Expenditure related to acquisition expenses are
not charged to business combination because of
not material and have been charged to the
statement of profit or loss and other
comprehensive income consolidated for the year.
Draft/ April 28, 2017
92
paraf:
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada
Tanggal 31 Desember 2016 dan 2015
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2016 and 2015
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kepentingan nonpengendali diukur berdasarkan
persentase kepemilikan pihak nonpengendali
dengan nilai wajar aset neto BCI. Saldo
kepentingan nonpengendali atas akuisisi ini
adalah Rp5.352.
Non-controlling interest is measured by the
percentage of the non-controlling ownership of the
fair value of the net assets of BCI. The balance of
non-controlling interest on this acquisition is
Rp5,352.
Sehubungan dengan akuisisi tersebut, maka
laporan keuangan BCI terhitung sejak tanggal
akuisisi dikonsolidasi ke dalam laporan keuangan
konsolidasian Grup.
In connection with the acquisition, the financial
statements from the date of acquisition BCI
consolidated into the consolidated financial
statements of the Group.
Jumlah pendapatan usaha dan laba sebelum
pajak penghasilan BCI sejak tanggal akuisisi
yang dimasukkan dalam laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif lain konsolidasian
untuk tahun berakhir pada tanggal 31 Desember
2015 sebesar nihil.
Pendapatan usaha dan laba tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember 2015 seolah-olah BCI
telah dikonsolidasi sejak tanggal 1 Januari 2015
masing-masing sebesar Rp547.
Total revenue and income before income tax of
BCI from the date of acquisition are included in
the consolidated statements of profit or loss and
other comprehensive income for the year ended
December 31, 2015 amounted to nil.
Operating revenues and profit for the year ended
December 31, 2015 as if BCI has been
consolidated from the date January 1, 2015
amounted to Rp547.
40. Aset dan Liabilitas Moneter
Dalam Mata Uang Asing
40. Monetary Asset and Liabilities
Denominated in Foreign Currencies
2016
Asing/ Foreign
Currency
USD
Aset
Kas dan Setara Kas
Piutang Usaha - Pihak Ketiga
Jumlah Aset
Liabilitas
Utang Usaha - Pihak Ketiga
Utang Sewa Pembiayaan
Utang Bank Jangka Pendek
Utang Bank Jangka Panjang
Sub Jumlah Liabilitas
Liabilitas dalam Mata Uang
Asing - Neto
Ekuivalen/
Equivalent
Rp
601,593
224,673
826,266
8,083
3,019
11,102
Assets
Cash and Cash Equivalents
Trade Receivables - Third Parties
Total Assets
(817,193)
(6,013,296)
(1,625,476)
(6,912,500)
(10,980)
(80,795)
(21,840)
(92,876)
Liabilities
Trade Payables - Third Parties
Bank Loan - Short Term
Short-Term Bank Loans
Long-Term Bank Loans
(15,368,465)
(206,491)
(14,542,199)
(195,389)
Sub Total Liabilities
Liabilities Denominated in
Foreign Currency - Net
2015
Mata Uang
Ekuivalen/
Asing/ Foreign
Currency
Equivalent
USD
Rp
Aset
Kas dan Setara Kas
Piutang Usaha - Pihak Ketiga
Assets
1,311,635
18,094
Cash and Cash Equivalents
380,708
5,252
Trade Receivables - Third Parties
1,692,343
23,346
Total Assets
Utang Usaha - Pihak Ketiga
(1,851,932)
(25,547)
Trade Payables - Third Parties
Beban Akrual
(1,039,032)
(13,960)
Accrued Expenses
Utang Bank Jangka Pendek
(3,312,694)
(45,699)
Short-Term Bank Loans
Utang Bank Jangka Panjang
(81,282,566)
(1,121,293)
Long-Term Bank Loans
Sub Jumlah Liabilitas
(87,486,225)
(1,206,499)
Sub Total Liabilities
(85,793,882)
(1,183,153)
Jumlah Aset
Liabilitas
Liabilities
Liabilitas dalam Mata Uang
Asing - Neto
Draft/ April 28, 2017
Liabilities Denominated in
93
Foreign Currency - Net
paraf:
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada
Tanggal 31 Desember 2016 dan 2015
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2016 and 2015
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
41. Instrumen Keuangan dan Manajemen
Risiko Keuangan
41. Financial Instrument and Financial
Risks Management
Risiko keuangan utama yang dihadapi Grup
adalah risiko kredit, risiko nilai tukar mata uang
asing, risiko likuiditas dan risiko bunga. Perhatian
atas pengelolaan risiko ini telah meningkat
secara signifikan dengan mempertimbangan
perubahan dan volatilitas pasar keuangan
di Indonesia dan internasional.
The main financial risks faced by the Group are
credit risk, foreign exchange rate risk, liquidity
risk and interest risk. Attention of managing
these risks has significantly increased in light of
the considerable change and volatility in
Indonesian and international markets.
Direksi telah menelaah kebijakan manajemen
risiko keuangan secara berkala.
The Directors have reviewed the financial risk
management policy regularly.
Risiko Kredit
Risiko kredit adalah risiko dimana Grup akan
mengalami kerugian yang timbul dari pelanggan,
klien atau pihak rekanan yang gagal memenuhi
kewajiban
kontraktual
mereka.
Instrumen
keuangan Grup yang mempunyai potensi atas
risiko kredit terdiri dari kas dan setara kas,
piutang usaha, aset keuangan lancar lainnya,
piutang pihak berelasi non-usaha dan aset
keuangan tidak lancar lainnya. Jumlah eksposur
risiko kredit maksimum sama dengan nilai
tercatat atas akun-akun tersebut.
Credit Risk
Credit risk is the risk that the Group will incur a
loss arising from their customers, clients or
counterparties that fail to discharge their
contractual obligations. The Group’s financial
instruments that potentially contain credit risk
are cash and cash equivalents, trade
receivables, other current financial assets, due
from related parties non-trade and other noncurrent financial assets. The maximum total
credit risks exposure is equal to the amount of
the respective accounts.
Jumlah eksposur risiko kredit maksimum aset
keuangan pada tanggal 31 Desember 2016 dan
2015 adalah sebagai berikut:
Total maximum credit risk exposure of financial
assets on December 31, 2016 and 2015 are as
follows:
2016
Nilai
Tercatat/
Carrying
Value
Rp
Aset Keu an g an
Pin jam an yan g Dib er ikan d an Piu t an g
Kas d an Set ar a Kas
Piu t an g Usah a
Piu t an g Pih ak Ber elasi No n -Usah a
Aset Keu an g an Lan car Lain n ya
Aset Keu an g an t id ak Lan car Lain n ya
Jumlah Aset Keuangan
2015
Eksposur
Maksimum/
Maximum
Exposure
Rp
Nilai
Tercatat/
Carrying
Value
Rp
Eksposur
Maksimum/
Maximum
Exposure
Rp
295,926
2,393,724
538,230
405,737
4,036
295,926
2,393,724
538,230
405,737
4,036
588,514
1,978,613
107
13,079
140,819
588,514
1,978,613
107
13,079
140,819
Financial Asset
Loan and Receivables
Cash and Cash Equivalents
Trade Receivables - Third Parties
Due from Related Parties Non-Trade
Other Current Financial Assets
Other Non-Current Financial Assets
3,637,653
3,637,653
2,721,132
2,721,132
Total Financial Asset
Grup mengelola risiko kredit dengan menetapkan
batasan jumlah risiko yang dapat diterima untuk
masing-masing pelanggan dan lebih selektif
dalam pemilihan bank dan institusi keuangan,
yaitu hanya bank-bank dan institusi keuangan
ternama dan yang berpredikat baik yang dipilih.
Group manage and control this credit risk by
setting limits on the amount of risk they are willing
to accept for respective customers and being
more selective in choosing banks and financial
institutions that they deal with, which includes
choosing only the reputable and creditworthy
banks and financial institutions.
Tabel berikut menganalisis aset yang telah jatuh
tempo tetapi tidak mengalami penurunan nilai
dan yang belum jatuh tempo dan tidak
mengalami penurunan nilai serta aset keuangan
yang ditentukan secara individu mengalami
penurunan nilai:
The following tables analyze assets that have
matured but not impaired and not yet due and not
impaired as well as financial assets that are
individually determined to be impaired :
Draft/ April 28, 2017
94
paraf:
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada
Tanggal 31 Desember 2016 dan 2015
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2016 and 2015
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
2016
Mengalami
Penurunan
Nilai Individual/
Individually
Impaired
Rp
Pinjaman yang Diberikan
dan Piutang
Kas d an Set ar a Kas
Piut an g Usah a
Piut an g Pih ak Ber elasi
No n -Usah a
Aset Keuan gan Lan car Lain n ya
Aset Keuan gan
Tid ak Lan car Lain n ya
Lewat jatuh tempo tetapi tidak
mengalami penurunan nilai/
Overdue but Not Impaired
0 - 30 hari/days 31 - 90 hari/days
> 90 hari/days
Rp
Rp
Rp
Perusahaan
Perbankan/
Banking
Company
Rp
Belum jatuh tempo tetapi tidak
mengalami penurunan nilai/
Not Yet Overdue but not Impaired
Perusahaan
Koperasi/
Perseorangan/
Non Perbankan/
Cooperative
Individual
Non-Banking
Company
Rp
Rp
Rp
Jumlah/
Total
Rp
Loans and Receivables
-20,084
-448,326
---
---
Jumlah
769,394
-630,513
295,476
--
450
375,043
---
-170,448
295,926
2,413,808
---
534,790
--
-405,400
4,036
--
---
-337
538,826
405,737
--
--
--
--
4,036
2
--
--
4,038
Cash and Cash Equivalents
Trade Receivables
Due from Related Parties
Non-trade
Other Current Financial Assets
Other Non-Current
Financial Assets
20,084
448,326
769,394
1,165,303
704,912
379,531
--
170,785
3,658,335
Total
2015
Mengalami
Penurunan
Nilai Individual/
Individually
Impaired
Rp
Pinjaman yang Diberikan
dan Piutang
Kas d an Set ar a Kas
Piu t an g Usah a
Piu t an g Pih ak Ber elasi
No n -Usah a
Aset Keu an g an Lan car Lain n ya
Aset Keu an g an
Tid ak Lan car Lain n ya
Jumlah
Lewat jatuh tempo tetapi tidak
mengalami penurunan nilai/
Overdue but Not Impaired
0 - 30 hari/days 31 - 90 hari/days
> 90 hari/days
Rp
Rp
Rp
Perusahaan
Perbankan/
Banking
Company
Belum jatuh tempo tetapi tidak
mengalami penurunan nilai/
Not Yet Overdue but not Impaired
Perusahaan
Koperasi/
Perseorangan/
Non Perbankan/
Cooperative
Individual
Non-Banking
Company
Rp
Rp
Rp
Rp
Jumlah/
Total
Rp
Loans and Receivables
-1,650
-461,002
-789,730
-314,202
587,654
--
860
308,674
---
-105,005
588,514
1,980,263
---
---
---
---
---
107
--
---
-13,079
107
13,079
--
--
--
--
--
5,969
134,850
--
140,819
1,650
461,002
789,730
314,202
587,654
315,610
134,850
118,084
2,722,782
Cash and Cash Equivalents
Trade Receivables
Due from Related Parties
Non-trade
Other Current Financial Assets
Other Non-Current
Financial Assets
Total
Risiko Likuiditas
Pada saat ini Grup berharap dapat membayar
semua liabilitas pada saat jatuh tempo. Untuk
memenuhi komitmen kas, Perusahaan berharap
kegiatan operasinya dapat menghasilkan arus
kas masuk yang cukup.
Liquidity Risks
Currently the Group expects to pay all liabilities
upon maturity. In order to meet the cash
commitments, the Company expects its operating
activities to generate sufficient cash inflows.
Grup mengelola risiko likuiditas dengan
pengawasan proyeksi dari arus kas aktual secara
terus menerus serta pengawasan tanggal jatuh
tempo dari liabilitas keuangan.
The Group manages its liquidity risk by monitoring
actual cashflow projections continuously and
supervises the maturity of its financial liabilities.
Tabel berikut menganalisis rincian liabilitas
keuangan berdasarkan sisa umur jatuh
temponya:
The following table analyzes the breakdown of
financial liabilities based on maturity:
2016
Akan Jatuh Tempo/ Will Due on
Kurang dari
1 - 5 tahun/
Lebih dari 5 Tahun/
1 tahun/
1 - 5 years
More than 5
Less than 1 year
years
Utang Usaha
Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek
Beban Akrual
Liabilitas Keuangan Jangka Pendek Lainnya
Utang Bank Jangka Pendek
Utang Bank Jangka Panjang
Utang Sewa Pembiayaan
Utang Obilgasi
Utang Sukuk Ijarah
Utang Pihak Berelasi Non-usaha
Jumlah
Draft/ April 28, 2017
197,240
15,766
66,854
-1,888,304
42,816
29,153
---2,240,133
-----189,759
91,916
596,505
1,490,357
-2,368,537
------------
95
Jatuh Tempo
Tidak Ditentukan/
Maturity not
Determined
---4,299
-----15,397
19,696
Jumlah/
Total
197,240
15,766
66,854
4,299
1,888,304
232,575
121,069
596,505
1,490,357
15,397
4,628,366
Trade Payables
Current Employee Benefits Liabilities
Accrued Expenses
Other Current Financial Liabilities
Short-Term Bank Loans
Long-Term Bank Loans
Financial Lease Obligation
Bond Payable
Sukuk Ijarah Payable
Due to Related Parties Non-Trade
Total
paraf:
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada
Tanggal 31 Desember 2016 dan 2015
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2016 and 2015
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
2015
Akan Jatuh Tempo/ Will Due on
Kurang dari
1 - 5 tahun/
Lebih dari 5 Tahun/
1 tahun/
1 - 5 years
More than 5
Less than 1 year
years
Utang Usaha
Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek
Beban Akrual
Liabilitas Keuangan Jangka Pendek Lainnya
Utang Bank Jangka Pendek
Utang Bank Jangka Panjang
Utang Sewa Pembiayaan
Utang Obilgasi
Utang Sukuk Ijarah
Utang Pihak Berelasi Non-usaha
Jumlah
351,646
27,786
57,345
-1,668,283
174,780
12,724
---2,292,564
-----1,350,504
10,667
594,808
299,627
-2,255,606
Jatuh Tempo
Tidak Ditentukan/
Maturity not
Determined
------------
---33,555
-----1,347
34,902
Jumlah/
Total
351,646
27,786
57,345
33,555
1,668,283
1,525,284
23,391
594,808
299,627
1,347
4,583,072
Trade Payables
Current Employee Benefits Liabilities
Accrued Expenses
Other Current Financial Liabilities
Short-Term Bank Loans
Long-Term Bank Loans
Financial Lease Obligation
Bond Payable
Sukuk Ijarah Payable
Due to Related Parties Non-Trade
Total
Risiko Pasar
a. Risiko Suku Bunga
Risiko suku bunga adalah risiko dimana
nilai wajar atau arus kas masa datang dari
suatu instrumen keuangan akan berfluktuasi
akibat perubahan suku bunga pasar. Grup
tidak memiliki risiko suku bunga terutama
karena tidak memiliki pinjaman dengan
suku bunga mengambang.
Market Risks
a.
Interest Rate Risk
Interest rate risk is the risk that the fair value
or future cash flows of a financial instrument
will fluctuate because of changes in market
interest rates. The Group does not have
interest rate risk mainly because they do not
have loans with floating interest rates.
Tabel berikut menganalisis rincian liabilitas
keuangan berdasarkan sifat bunga:
The following table analyzes the financial
liabilities by type of interest:
2016
Rp
2015
Rp
Tanpa Bunga
Bunga Mengambang
Bagi Hasil
Bunga Tetap
299,556
2,116,944
1,490,357
721,509
471,679
2,286,482
299,627
1,525,284
Non-interest Bearing
Floating Rate
Profit Sharing
Fixed Rate
Jumlah
4,628,366
4,583,072
Total
Analisa Sensitivitas
Dengan hipotesis peningkatan 1% bunga
pinjaman pada 31 Desember 2016 dan
2015, akan menurunkan laba sebelum pajak
sebesar Rp43.288 (2015: Rp41.114).
Sensitivity analysis
A hypothetical 1% increase in the interest rate
of the debt as of December 31, 2016 and 2015,
respectively. will decrease profit before income
tax by Rp43.288 (2015: Rp41,114).
Analisis di atas didasarkan pada asumsi
bahwa pelemahan dan penguatan terhadap
semua tingkat bunga dengan pola yang
sama terhadap seluruh utang bank, tetapi
tidak
benar-benar
terjadi
pada
kenyataannya.
The analysis above is based on assumption
that interest rate increased or decreased
against all of the bank loans in the same
direction and magnitude, but it may not be
necessarily true in reality.
Risiko Nilai Tukar
Risiko nilai tukar mata uang adalah risiko
dimana nilai wajar atau arus kas masa
mendatang dari suatu instrumen keuangan
akan berfluktuasi akibat perubahan nilai
tukar mata uang asing. Instrumen keuangan
Grup yang mempunyai potensi atas risiko
nilai tukar mata uang terutama terdiri dari
kas dan setara kas, piutang usaha, utang
usaha utang sewa pembiayaan dan utang
bank.
Foreign Currency Risks
Foreign exchange rate risk is the risk that the
fair value of future cash flow of a financial
instrument will fluctuate because of changes in
the foreign exchange rates. The Group’s
financial instrument that potentially contain
foreign exchange rate risk are cash and cash
equivalents, trade receivables, trade payables
finance lease obligation and bank loans.
Draft/ April 28, 2017
96
paraf:
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada
Tanggal 31 Desember 2016 dan 2015
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2016 and 2015
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Analisa Sensitivitas
Dengan hipotesis pelemahan nilai tukar
terhadap mata uang Dolar Amerika Serikat
sebesar 10% pada 31 Desember 2016 dan
2015, akan mengurangi laba sebelum pajak
masing-masing sebesar Rp19.539 dan
Rp118.315.
Sensitivity Analysis
A hypothetical 10% decrease in the exchange
rate of the Rupiah against the USD currency,
as of December 31, 2016 and 2015, would
decrease profit before tax amounting to
Rp19,539 and Rp118,315, respectively.
Estimasi Nilai Wajar
Tabel di bawah ini menyajikan nilai tercatat
masing-masing kategori aset dan liabilitas
keuangan pada, 31 Desember 2016 dan
2015:
Fair Value Estimation
The schedule below presents the carrying
amount of the respective categories of financial
assets and liabilities as of December 31,2016
and 2015:
2016
Nilai Tercatat/
Carrying Value
Rp
Aset Keuangan - Pinjaman
yang Diberikan dan Piutang
Kas dan Setara Kas
Piutang Usaha
Aset Keuangan Lancar Lainnya
Piutang Pihak Berelasi Non-usaha
Aset Keuangan Tidak Lancar Lainnya
Jumlah Aset Keuangan
Liabilitas Keuangan Diukur dengan
Biaya Perolehan Diamortisasi
Utang Bank Jangka Pendek
Utang Bank Jangka Panjang
Utang Pihak Berelasi Non-usaha
Utang Usaha
Utang Sewa Pembiayaan
Utang Obligasi dan Sukuk Ijarah
Beban Akrual
Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek
Liabilitas Keuangan Jangka Pendek Lainnya
Jumlah Liabilitas Keuangan
2015
Nilai Wajar/
Fair Value
Rp
295,926
2,393,724
405,737
538,230
4,036
588,514
1,978,613
13,079
107
140,819
588,514
1,978,613
13,079
107
140,819
3,637,653
3,637,653
2,721,132
2,721,132
1,888,304
232,575
15,397
197,240
121,069
2,086,862
66,854
15,766
4,299
1,888,304
232,575
15,397
197,240
121,069
888,855
66,854
15,766
4,299
1,668,283
1,525,284
1,347
351,646
23,391
894,435
57,345
27,786
33,555
1,668,283
1,525,284
1,347
351,646
23,391
900,339
57,345
27,786
33,555
4,628,366
3,430,359
4,583,072
4,588,976
Financial Assets Loans and Receivables
Cash and Cash Equivalents
Trade Receivables
Other Current Financial Assets
Due from Related Parties Non-Trade
Other Non-Current Financial Assets
Total Financial Assets
Financial Liabilities
Measured at Amortized Cost
Short-Term Bank Loans
Long-Term Bank Loans
Due to Related Parties Non-Trade
Trade Payables
Financial Lease Obligation
Bond and Sukuk Ijarah Payable
Accrued Expense
Current Employee Benefits Liabilities
Other Current Financial Liabilities
Total Financial Liabilities
As of December 31, 2016 and 2015
management considers that the carrying
amount of financial assets and liabilities
recorded at amortized cost in the consolidated
statements of financial position approximate
their fair value for both short-term and those
which maturities were not determined, and
bank loans and financial lease interest rate
assuming equal with the market discount rate.
42. Ikatan dan Perjanjian Penting
42. Commitments and Significant Agreements
 On March 4, 2015, PT Swasembada Tani
Selebes, a subsidiary, enter into
agreement of corporation with Buhler
(Wuxi) Commercial Co., LTD and
PT
Buhler
Indonesia
related
to
procurement,
installation
and
commissioning of 2 x 17 TPH white rice
reprocessing machine in South Sulawesi.
This contract amounting to USD7,000,000
and will be due on August 24, 2016.
Pada 4 Maret 2015, PT Swasembada
Tani Selebes, entitas anak, mengadakan
perjanjian kerjasama dengan Buhler
(Wuxi) Commercial Co., LTD dan
PT Buhler Indonesia terkait pengadaan,
instalasi dan commissioning dari 2 x 17
TPH mesin pengolahan beras putih di
Sulawesi Selatan. Nilai kontrak ini adalah
USD7,000,000 dan akan berakhir pada
24 Agustus 2016.
Draft/ April 28, 2017
Nilai Wajar/
Fair Value
Rp
295,926
2,393,724
405,737
538,230
4,036
Pada tanggal 31 Desember 2016 dan 2015
manajemen memperkirakan bahwa nilai
tercatat aset dan liabilitas keuangan jangka
pendek dan yang jatuh temponya tidak
ditentukan yang dicatat pada biaya perolehan
diamortisasi dalam laporan posisi keuangan,
mendekati nilai wajarnya, dan tingkat bunga
utang
bank
dan
sewa
pembiayaan
diasumsikan sama dengan tingkat diskon
pasar.

Nilai Tercatat/
Carrying Value
Rp
97
paraf:
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada
Tanggal 31 Desember 2016 dan 2015
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)

NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2016 and 2015
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Perjanjian tersebut di atas diamandemen
pada tanggal 20 Juli 2015. Kontrak terkait
pengadaan instalasi dan commissioning
dibagi menjadi 2 (dua) line yang berlokasi
di Sidrap dan Borneo Kepulauan
Sulawesi
dengan
nilai
kontrak
USD7,600,000
serta
yang
belum
direalisasi adalah sebesar USD3,090,000
(ekuivalen Rp42.627) sampai dengan
tanggal pelaporan perjanjian ini sedang
dalam perpanjangan.
The agreement was amended on July 20,
2015. The contract related to the
procurement
installation
and
commissioning is divided into two (2) line
located in Sidrap and Borneo, Sulawesi
islands, with total contract value of
USD7,600,000
with
unrealized
commitments
of
USD3,090,000
(equivalent Rp42,627) until reporting
periode this agreement still on the
extention process
Berdasarkan perjanjian kerjasama antara
Capri Sun AG dengan PT Poly Meditra
Indonesia (PMI), entitas anak, pada
tanggal 23 September 2015 sepakat
untuk melakukan kerjasama perihal hak
lisensi eksklusif untuk memproduksi dan
menjual minuman tidak berakohol
dibawah merek “CAPRI-SUN” atau
“CAPRI-SONNE” di Indonesia. PMI akan
membayar royalti sebesar 4% dari
penjualan kotor “CAPRI-SONNE”
 Based on agreement between Capsi Sun
AG and PT Poly Meditra Indonesia (PMI),
a subsidiary, on September 23, 2015
agreed to a cooperation concerning the
rights of exclusive license to produce and
market the non-alcoholic drinks under the
trademark "CAPRI-SUN" or "CAPRISONNE "in Indonesia. PMI will pay
royalty fee of 4% of gross sales "CAPRISONNE".
43. Transaksi Non-Kas
43. Non-Cash Transactions
Berikut aktivitas investasi dan pendanaan yang
tidak mempengaruhi arus kas:
 Pada 31 Desember 2016 dan 2015,
penambahan aset tetap pada entitas anak
melalui reklasifikasi uang muka pembelian
aset tetap adalah sebesar Rp30.112 dan
Rp56.371.
The following are investing and financing activities
which do not affect cash flows:
 As of December 31, 2016 and 2015, addition
of property, plant and equipment in
subsidiaries through reaclassification of
advances on purchase of property, plant and
equipment amounted to Rp30,112 and
Rp56,371, respectively.
 Pada 31 Desember 2016 dan 2015,
penambahan aset tetap pada entitas anak
melalui penambahan sewa pembiayaan
adalah sebesar Rp130.315 dan Rp1.186.

As of December 31, 2014 and 2013, addition
of property, plant and equipment in
subsidiaries through additional of financial
lease amounted to Rp130,315 and Rp1,186,
respectively.
 Pada 31 Desember 2016 dan 2015,
penambahan aset tetap pada entitas anak
melalui kapitalisasi biaya pinjaman adalah
sebesar Rp3.218 dan Rp36.059.

As of December 31, 2016 and 2015, addition
of property, plant and equipment in
subsidiaries
through
borrowing
cost
capitalization amounted to Rp3,218 and
Rp36,059, respectively.
 Pada 31 Desember 2016 dan 2015,
penambahan tanaman perkebunan pada
entitas anak melalui beban penyusutan adalah
sebesar Rp974 dan Rp4.196.

As of December 31, 2016 and 2015, addition
of plantations in subsidiaries through
depreciation expense capitalization amounted
to Rp974 and Rp4,196, respectively.
 Pada 31 Desember
penambahan tanaman

As of December 31, 2016 and 2015, addition
of plantations in subsidiaries through
Draft/ April 28, 2017
2016 dan
perkebunan
2015
pada
98
paraf:
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada
Tanggal 31 Desember 2016 dan 2015
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2016 and 2015
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
borrowing cost capitalization amounted to
Rp16.753 and Rp126,071, respectively.
entitas anak melalui kapitalisasi biaya
pinjaman adalah sebesar Rp16.753 dan
Rp126.071.
 Pada 31 Desember 2016, penambahan
software
pada
entitas
anak
melalui
reklasifikasi uang muka pembelian aset tetap
adalah sebesar Rp80.

As of December 31, 2016, addition of
software
in
subsidiaries
through
reaclassification of advances amounted to
Rp80.
 Pada 2016, pelepasan entitas anak yang
masih terhutang adalah sebesar Rp521.428.

In 2015, disposal of subsidiary still in payable
amounted to Rp521,428.
 Pada 31 Desember 2016 dan 2015,
penambahan utang bank melalui pembayaran
kepada pemasok adalah sebesar Rp666.078
dan Rp621.865.

As of December 31, 2016 and 2015, addition
of bank loan through payment to suppliers
amounted to Rp666,078 and Rp621,865,
respectively.
 Pada 31 Desember 2016, penunruan utang
bank melalui laba selisih kurs adalah sebesar
Rp584.

As of December 31, 2016, decreasing of bank
loan through gain on foreign exchange
amounted to Rp584.
 Pada 31 Desember 2016, penambahan utang
sewa pembiayaan melalui rugi selisih kurs
adalah sebesar Rp1.172.

As of December 31, 2016, decreasing of bank
loan through loss on foreign exchange
amounted to Rp1,172.
 Pada 2015, akuisisi entitas anak melalui
realisasi uang muka adalah sebesar
Rp14.450.

In 2015, acquisition of subsidiary through
realization of advances amounted to
Rp14,450.
 Pada 2015, akuisisi entitas anak yang masih
terutang adalah sebesar Rp28.250.

In 2015, acqusition of subsidiary still not paid
yet amounted to Rp28,250.
 Pada 31 Desember 2015, penambahan
tanaman perkebunan pada entitas anak
melalui beban bunga sewa guna usaha adalah
sebesar Rp1.671.

As of December 31, 2015, addition of
plantations in subsidiaries through interest
expense of lease capitalization amounted to
Rp1,671.
 Pada 31 Desember 2015, penambahan aset
tetap yang diperoleh dari akuisisi entitas anak
adalah sebesar Rp5.958.

On December 31, 2015, the addition of
property, plant and equipment arising from
the acquisition of subsidiary amounted to
Rp5,958.
44. Pengelolaan Permodalan
44. Capital Management
Tujuan manajemen permodalan adalah untuk
menjaga kelangsungan usaha Perusahaan,
memaksimalkan manfaat bagi pemegang saham
dan pemangku kepentingan lainnya serta
menjaga struktur modal yang optimal untuk
mengurangi biaya modal.
The objective of capital management is to
safeguard the Company’s ability as a going
concern, maximize the returns to stockholders
and benefits for other stockholders and to
maintain an optimal capital structure to reduce
the cost of capital.
Perusahaan secara rutin menelaah dan
mengelola
struktur
permodalan
untuk
memastikan
struktur
modal
dan
hasil
pengembalian ke pemegang saham yang
The Company regularly reviews and manages
the capital structure to ensure that the return to
stockholders is optimal, by considering the
capital needs in the future and the Company's
Draft/ April 28, 2017
99
paraf:
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada
Tanggal 31 Desember 2016 dan 2015
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2016 and 2015
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
capital efficiency, profitability in the present and
the future, projected operating cash flows,
projected capital expenditures and projected
opportunities of strategic investment.
optimal, dengan mempertimbangkan kebutuhan
modal masa depan dan efisiensi modal
Perusahaan, profitabilitas masa sekarang dan
yang akan datang, proyeksi arus kas operasi,
proyeksi belanja modal dan proyeksi peluang
investasi yang strategis.
2016
Rp
2015
Rp
4,990,139
5,094,073
(295,926)
(405,400)
(701,326)
(588,514)
-(588,514)
Net Liabilities:
Total Liabilities
Less:
Cash and Cash Equivalents
Others Current Financial Assets
Subtotal
Jumlah Liabilitas Neto
4,288,813
4,505,559
Total Net Liabilities
Jumlah Ekuitas
Dikurangi :
Selisih Nilai Transaksi Restrukturisasi
Entitas Sepengendali
Komponen Ekuitas Lainnya
Selisih Transaksi Pihak Nonpengendali
Kepentingan Nonpengendali
Jumlah
4,264,400
3,966,907
(197,886)
-(7,214)
(321,467)
(526,567)
(1,193)
(167,153)
(43,932)
(597,830)
(810,108)
Total Equity
Less:
Difference in Value from Restructuring Transactions
between Entities Under Common Control
Difference in Equity Transaction of Subsidiary
Different in Value Transaction of Subsidiary
Non-controlling Interest
Total
Modal Disesuaikan
3,737,833
3,156,799
Adjusted Equity
1.15
1.43
Net Liability Ratio to Adjusted Equity
Liabilitas Neto:
Jumlah Liabilitas
Dikurangi :
Kas dan Setara Kas
Aset Keuangan Lancar Lainnya
Subjumlah
Rasio Liabilitas terhadap Modal Disesuaikan
45. Standar Akuntansi Baru yang Belum Berlaku
Tahun Buku 2016
46. New Accounting Standard not Yet
Effective for Year 2016
Berikut ini adalah amandemen standar dan
interpretasi berikut efektif untuk periode yang
dimulai pada atau setelah 1 Januari 2017,
dengan penerapan dini diperkenankan yaitu:
1. Amandemen, interpretasi dan standar berikut
efektif untuk periode yang dimulai pada atau
setelah 1 Januari 2017, dengan penerapan
dini diperkenankan, yaitu:
 Amandemen PSAK No. 1: “Penyajian
Laporan Keuangan”
 ISAK No. 31: “Interpretasi atas Ruang
Lingkup PSAK No. 13 :Properti Investasi”
 PSAK No. 3 (Revisi 2016): “Laporan
Keuangan Interim”
 PSAK No. 24 (Revisi 2016): “Imbalan
Kerja”
 PSAK No. 58 (Revisi 2016): “Aset Tidak
Lancar yang Dimiliki untuk Dijual dan
Operasi yang Dihentikan”
 PSAK No. 60 (Revisi 2016): “Instrumen
Keuangan: Pengungkapan”
The following are Amendments to standard and
interpretation effective for years beginning on or
after January 1, 2017, with early application
permitted are:
1. Amendment, the following interpretations and
standards effective for periods beginning on
or after January 1, 2017, with earlier
application permitted, are as follows:
 Amendments
to
PSAK
No.
1:
“Presentation of Financial Statements”
 ISAK No. 31: “Interpretation of the Scope
of PSAK No. 13: Investment Property”
 PSAK No. 3 (Revised 2016): “Interim
Financial Reporting”
 PSAK No. 24 (Revised 2016): “Employee
Benefits”
 PSAK No. 58 (Revised 2016): “Noncurrent Assets Held for Sale and
Discontinued Operations”
 PSAK No. 60 (Revised 2016): “Financial
Instruments: Disclosures”
2. Amandemen dan standar berikut efektif untuk
periode yang dimulai pada atau setelah
1 Januari 2018, dengan penerapan dini
diperkenankan, yaitu:
2. Amendments and following standards effective
for periods beginning on or after January 1,
2018, with earlier application permitted, are
as follows:


Amandemen PSAK No. 16: “Agrikultur
Tanaman Produksi”
Draft/ April 28, 2017
100
Amendments
to
PSAK
“Agriculture Crop Production”
No.
paraf:
16:
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
DAN ENTITAS ANAK
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada
Tanggal 31 Desember 2016 dan 2015
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)



NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2016 and 2015
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)


PSAK No. 69: “Agrikultur”
Amandemen PSAK No. 2: “Laporan Arus
Kas”
Amandemen PSAK No. 46: “Pajak
Penghasilan”

As at the authorisation date of this consolidated
financial statements, the Group is still evaluating
the potential impact of these new and revised
standards to the Group’s consolidated financial
statements.
Pada saat penerbitan laporan keuangan
konsolidasian, Grup masih mempelajari dampak
yang mungkin timbul dan penerapan standar baru
dan revisi tersebut serta pengaruhnya pada
laporan keuangan konsolidasian Grup.
Draft/ April 28, 2017
PSAK No. 69: Agriculture.
Amendments to PSAK No. 2: “Statement
of Cash Flows”
Amendments to PSAK No. 46: “Income
Taxes”
101
paraf:
Laporan Tahunan 2016
Annual Report
EMBRACING THE INNOVATION MINDSET
Kantor Pusat | Head Office:
www.tigapilar.com
Laporan Tahunan 2016
Annual Report
Gd. Plaza Mutiara Lt. 16 Suite 1601,
Jl. Dr. Ide Anak Agung Gde Agung
Kav. E.1.2 No. 1&2
Kawasan Mega Kuningan, Kel. Kuningan Timur, Kec. Setiabudi,
Jakarta Selatan – 12950
Tel : (62-21) 57956768
Fax : (62-21) 57853456
E-mail : [email protected]
Download