45 BAB III METODE PENELITIAN A. Tempat dan Waktu Penelitian 1

advertisement
BAB III
METODE PENELITIAN
A. Tempat dan Waktu Penelitian
1.
Tempat Penelitian
Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini dilaksanakan di SMP N 1
Randublatung Blora, Jl. Diponegoro No. 19, Blora.
2.
Waktu Penelitian
Penelitian Tindakan Kelas ini dilaksanakan pada bulan Maret sampai
dengan Mei 2016. Untuk lebih jelasnya rincian waktu dan jenis kegiatan
penelitian sebagai berikut:
Tabel 3.1 Rincian kegiatan waktu dan jenis kegiatan penelitian
NO.
1.
2.
3.
Rencana Kegiatan
Tahun
2015
Nov Des
Persiapan
a. Observasi
b. Identifikasi
Masalah
c. Penentuan
tindakan
d. Pengajuan
Judul
e. Penyusunan
proposal
f. Seminar
Proposal
g. Pengajuan Ijin
Penelitian
Pelaksanaan
a. Pengumpulan
data
Penyusunan
laporan
a. Penulisan
laporan
b. Ujian Skripsi
45
Tahun 2016
Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul
46
B. Pendekatan Penelitian
Berdasarkan rumusan masalah atau tujuan penelitian tindakan kelas yang
telah dirumuskan pada Bab 1 (Pendahuluan). Penelitian ini menggunakan
pendekatan penelitian kualitatif karena penelitian ini bersifat desktiptif dan
naturalistik. Penelitian ini bersifat deskriptif karena hanya mendeskripsikan
tentang keadaan penerapan gaya mengajar reciprocal serta hasil belajar peserta
didik pada pokok bahasan gerak ritmik. Pendekatan kualitatif bersifat naturalistik
karena penelitian ini memang terjadi secara alamiah, apa adanya, dalam situasi
normal yang tidak manipulasi keadaan dan kondisinya.
C. Subjek Penelitian
Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas VII A SMP N 1
Randublatung Blora Jl. Diponegoro No. 19, Blora, pada tahun ajaran 2015/2016
yang berjumlah 33 peserta didik. Dengan rincian peserta didik putra: 15 anak dan
peserta didik putri: 18 anak.
D. Sumber Data
Sumber data yang dipergunakan dalam Penelitian Tindakan Kelas ini
sebagai berikut:
1.
Sumber Data peserta didik meliputi hasil belajar aktivitas ritmik dan proses
pembelajaran gerak ritmik dengan penerapan gaya mengajar Resiprocal pada
peserta didik kelas VII A SMP N 1 Randublatung Blora tahun pelajaran
2015/2016.
2.
Sumber Data dari Guru, sebagai Kolaborator, untuk melihat keberhasilan
penerapan gaya mengajar Resiprocal pada pembelajaran aktivitas ritmik
materi pokok gerak ritmik pada peserta didik kelas VII A SMP N 1
Randublatung Blora tahun pelajaran 2015/2016.
3.
Sumber Data dari Guru atau Rekan Yang Ahli dalam Bidang aktivitas ritmik
sebagai Kolaborator, untuk melihat keberhasilan penerapan gaya mengajar
47
Resiprocal pada pembelajaran gerak ritmik pada peserta didik kelas VII A
SMP N 1 Randublatung Blora tahun pelajaran 2015/2016.
E. Pengumpulan Data
Pengumpulan data dalam Penelitian Tindakan Kelas terdiri dari tes dan
observasi.
1.
Tes : dipergunakan untuk mendapatkan data tentang hasil belajar ktivitas
ritmik materi pokok gerak ritmik dengan menggunakan gaya mengajar
resiprocal yang dilakukan peserta didik.
2.
Observasi : dipergunakan sebagai teknik untuk mengumpulkan data tentang
aktivitas peserta didik dan guru selama kegiatan belajar mengajar saat
pembelajaran dengan menggunakan gaya mengajar resiprocal.
Sedangkan alat pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian
sebagai berikut :
Tabel 3.2 Teknik dan Alat Pengumpulan Data Penelitian
No.
1.
Sumber
Data
Peserta
didik
Jenis Data
Teknik
Pengumpulan
Hasil
Belajar Sikap (afektif)
Aktivitas
Ritmik
Materi
Pokok
Gerak Ritmik.
Pengetahuan
(kognitif)
Keterampilan
(psikomotor)
Instrumen
Skala sikap melalui
observasi
lapangan
(sesuai dengan rubrik
penilaian aspek afektif
pada RPP)
Soal
tes
(sesuai
dengan
rubrik
penilaian
aspek
kognitif pada RPP).
Unjuk kerja pabrik
yang
meliputi
kemampuan rangkaian
gerakan ritmik (sesuai
dengan
rubrik
penilaian
aspek
psikomotor pada RPP)
48
F. Uji Validitas Data
Validitas adalah aspek kecermatan pengukuran. Penelitian Tindakan Kelas
ini menggunakan triangulasi data. Lembar observer dari peneliti, guru, efektifitas
penggunaan gaya mengajar Resiprocal, peserta didik kemampuan gerak ritmik.
Trianggulansi data yaitu data yang sama akan lebih mantap kebenarannya
apabila digali dari beberapa sumber data yang berbeda. Data dapat di peroleh dari
peserta didik, guru dan hasil observasi dari kolabolator.
G. Analisis Data
Teknik analisis data yang digunakan dalam Penelitian Tindakan Kelas ini
adalah deskriptif kualitatif. Teknik analisis tersebut dilakukan karena sebagian
data yang dikumpulkan berupa uraian deskriptif tentang perkembangan proses
pembelajaran yakni partisipasi peserta didik dalam pembelajaran aktivitas ritmik
materi pokok gerak ritmik
Dalam penelitian ini ada dua jenis data yang dianalisis yaitu :
1.
Kemampuan gerak ritmik yang dianalisis dengan mencari rata-rata nila dari
ranah sikap, pengetahuan dan keterampilan. Kemudian dikategorikan dalam
klasifikasi yang telah ditentukan.
2.
Hasil belajar akrivitas ritmik dengan menjumlahkan nilai dari ketiga ranah.
Data yang dikumpulkan pada setiap kegiatan observasi dari pelaksanaan
siklus PTK dianalisis dengan menggunakan prosentase untuk melihat peningkatan
hasil belajar aktivitas ritmik materi pokok gerak ritmik dalam kegiatan
pembelajaran. Hasil Belajar Aktivitas Ritmik Materi Pokok Gerak Ritmik
dianalisis dengan menjumlahkan nilai dari tiga aspek. Kemudian dikategorikan
dalam batas tuntas dan tidak tuntas berdasarkan KKM.
49
H. Indikator Kinerja Penelitian
Prosentase indikator target pencapaian keberhasilan penelitian pada tabel
berikut :
Tabel 3.3 Persentase target pencapaian
Persentase
target
Cara mengukur
pencapaian
Sikap peserta didik dalam
80%
Melalui skala sikap sesuai
mengikuti pelaksanaan materi
dengan
pedoman
rubrik
gerak ritmik (sikap)
penilaian RPP
Pemahaman siswa terhadap
80%
Melalui
tes
kemampuan
materi Senam Senam Irama
pengetahuan
siswa
sesuai
Tanpa Alat (pengetahuan)
dengan
pedoman
rubrik
penilaian RPP
Kemampuan Senam
Senam
80%
Diamati
melalui
proses
Irama Tanpa Alat pada siswa
pembelajaran dan unjuk kerja
(keterampilan)
praktik sesuai dengan pedoman
rubrik penilaian RPP
Aspek yang diukur
I. Prosedur Penelitian
Prosedur penelitian adalah langkah-langkah yang harus dilalui oleh
peneliti dalam menerapkan metode yang akan digunakan dalam penelitian.
Langkah selanjutnya adalah menentukan banyaknya tindakan yang akan
dilakukan dalam setiap siklus. Ada beberapa pakar yang menyatakan bahwa PTK
minimal dilaksanakan minimal dalam 2 siklus. Berikut adalah pendapat Arikunto
yang dikutip Agus Kristyanto (2010: 62) bahwa “PTK dilakukan sekurangkurangnya dalam dua siklus tindakan yang berurutan. Informasi dari siklus yang
terdahulu sangat menentukan bentuk siklus berikutnya”.
Langkah-langkah PTK secara prosedurnya dilaksanakan partisipatif atau
kolaboratif (guru dengan tim lainnya) bekerjasama, mulai dari tahap orientasi
hingga penyusunan rencana tindakan dalam siklus pertama, diskusi yang bersifat
analitik, kemudian dilanjutkan dengan refleksi-evaluatif atas kegiatan yang
50
dilakukan pada siklus pertama, untuk kemudian mempersiapkan rencana
modifikasi, koreksi, atau pembetulan, dan penyempurnaan pada siklus berikutnya.
Untuk memperoleh hasil penelitian seperti yang diharapkan, prosedur
penelitian ini meliputi tahap-tahap sebagai berikut :
1. Tahap persiapan survey awal
Kegiatan yang dilakukan dalam tahap ini adalah mengobservasi sekolah
atau kelas yang akan dijadikan sebagai tempat Penelitian Tindakan Kelas.
2. Tahap seleksi informan, penyiapan instrument dan alat
Kegiatan yang dilakukan pada tahap ini, adalah :
a.
Menentukan subjek penelitian
b.
Menyiapkan alat dan instrument penelitian serta evaluasi.
3. Tahap Pengumpulan data dan tindakan
Pada tahap ini dilakukan pengumpulan dan tabulasi data penelitian
yang terdiri atas :
a. Hasil belajar Aktivitas Ritmik Materi Pokok Gerak Ritmik
b. Kepuasan peserta didik terhadap proses pembelajaran
c. Ketepatan rencana pelaksanaan pembelajaran.
d. Kreativitas guru dalam merancang pembelajaran gerak ritmik dengan gaya
mengajar resiprocal untuk meningkatkan hasil belajar Gerak Ritmik.
e. Pelaksanaan pembelajaran
f. Semangat dan keaktifan peserta didik.
4. Tahap analisis data
Dalam tahap ini analisis yang digunakan penelitian adalah deskriptif
kualitatif. Teknik analisis tersebut dilakukan karena sebagian besar data yang
dikumpulkan
berupa
uraian
diskriptif
tentang
perkembangan
proses
pembelajaran.
5. Tahap penyusunan laporan
Pada tahap ini peneliti menyusun laporan dari semua kegiatan dari
awal survei sampai dengan menganalisis data yang dilakukan pada waktu
penelitian.
51
6. Deskriptif tiap siklus
Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk
mengetahui hasil belajar aktivitas ritmik materi pokok gerak ritmik pada
peserta didik kelas VII A SMP Negeri 1 Randublatung tahun pelajaran
2015/2016. Setiap tindakan dan upaya untuk pencapaian tujuan tersebut
dirancang dalam satu unit sebagai satu siklus dan setiap siklus terdiri dari
beberapa tahap diantaranya : perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan,
observasi, dan refleksi untuk perlu atau tidaknya siklus berikutnya dilakukan.
Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah meningkatnya
hasil belajar Aktivitas Ritmik Materi Pokok Gerak Ritmik dengan gaya mengajar
resiprocal pada kelas VII A SMP Negeri 1 Randublatung tahun pelajaran
2015/2016. Setiap tindakan upaya pencapaian tujuan tersebut dirancang dalam
satu unit sebagai satu siklus. Menurut Agus Kristiyanto (2010: 54) langkahlangkah PTK pada prinsipnya meliputi 4 tahap pokok pada setiap siklusnya.
Keempat langkah tersebut meliputi (1) perencanaan tindakan, (2) pelaksanaan
tindakan, (3) observasi, dan (4) refleksi.Penelitian ini
direncanakan dalam 2
siklus.
Keempat tahap yang telah dipaparkan diatas merupakan rancangan
tindakan dalam satu siklus penelitian. Pada siklus berikutnya rancangan program
penelitian yang digunakan berpedoman pada hasil refleksi yang dihasilkan pada
siklus sebelumnya, begitu seterusnya hingga target penelitian tercapai. Adapun
tahapan siklus pada Penelitian Tindakan Kelas ini dapat diterangkan melalui
gambar sebagai berikut :
Revised Pland
52
Gambar 3.1 Siklus Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dalam Pendidikan Jasmani
dan Kepelatihan Olahraga (Sumber: Agus Kristiyanto, 2010: 19)
Keterangan:
1. Plan (perencanaan tindakan): peneliti mengobservasi peserta didik yang
dijadikan subjek penelitian.
2. Action (pelaksanaan tindakan): guru dan peneliti berkolaborasi menentukan
gaya mengajar pembelajaran bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar
aktivitas ritmik materi pokok gerak ritmik.
3. Observation (observasi dan interpretasi): mengamati proses penerapan gaya
mengajar reciprocal dan melakukan wawancara kepada peserta didik setelah
diteliti.
4. Reflection (analisis dan refleksi): mengidentifikasi kelemahan dan
keunggulan penerapan gaya mengajar resiprocal yang telah dilakukan pada
siklus 1 dan 2.
1.
Rancangan Siklus I
a. Tahap Perencanaan
Pada tahap ini peneliti dan guru kelas menyusun skenario
pembelajaran yang terdiri dari :
1) Membuat rencana pembelajaran dengan mengacu pada tindakan
(treatment) yang diterapkan dalam PTK, yaitu pembelajaran gerak
ritmik dengan penerapan gaya mengajar resiprocal.
2) Menyusun instrument yang digunakan dalam siklus PTK, yaitu
penilaian gerak ritmik.
3) Menyusun alat evaluasi pembelajaran.
b. Tahap Pelaksanaan
Tahap pelaksanaan dilakukan dengan melaksanakan skenario
pembelajaran yang telah direncanakan, sebagai berikut :
1) Menjelaskan kegiatan belajar mengajar secara umum.
2) Melakukan pemanasan.
3) Melakukan rangkaian gerak ritmik dengan gaya mengajar resiprocal.
53
4) Penilaian dilaksanakan selama proses pembelajaran berlangsung
5) Melaksanakan pendinginan
c. Tahap Observasi
Kegiatan
observasi
dilakukan
bersama
dengan
kegiatan
pelaksanaan tindakan sesuai dengan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran.
Pada tahap ini dilakukan pengamatan secara langsung terhadap proses
pembelajaran penjasorkes dengan penerapan gaya mengajar reciprocal
yang diterapkan terhadap proses pembelajaran gerak ritmik
d. Tahap Refleksi
Refleksi merupakan uraian tentang prosedur analisis terhadap
hasil penelitian dan refleksi berkaitan dengan proses dan dampak tindakan
perbaikan yang dilaksanakan serta kriteria dan rencana bagi siklus
tindakan berikutnya.
2. Rancangan Siklus II
Pada rancangan siklus II tindakan dikaitkan dengan hasil yang telah
dicapai pada siklus I sebagai upaya perbaikan dari siklus tersebut dengan
materi pembelajaran sesuai dengan silabus mata pelajaran pendidikan
jasmani. Demikian juga termasuk perwujudan tahap pelaksanaan, observasi,
dan interprestasi, serta analisis, dan refleksi yang juga mengacu pada siklus
sebelumnya.
Download