BAB 3 - WordPress.com

advertisement
BAB 3
LAELATUL MASROH
Agama Kristen Awal
Abad Pertama SM
 Awal Masehi > Yesus Lahir (seorang Yahudi Palestina)
 Pada masa kelahirannya terdapat 4 partai/sekte religius yang berkuasa:


1.
2.




Sadusi, Farisi, Essene dan Zealot
Sadusi > golongan aristokrat dan berkuasa
Pemikiran yang berkembang!
Adanya kehidupan di Akhirat
Kepercayaan pada seorang Mesias (penebus yang dipilih Tuhan untuk
membebaskan Israel dari pemerintahan Asing = ROMA)
Yesus mulai mengkhotbahkan, datangnya kerajaan sudah dekat. Proses
pendirian kerajaan Tuhan di Bumi sudah dimulai. Tuhan akan memerintah
rakyatnya dengan adil dan penuh bekas kasih.
Dampaknya: Orang harus mengubah sikapnya melenyapkan perasaan hina,
penuh nafsu, pembunuhan, memetningkan diri sendiri, mereka harus
berhenti mengejar kekayaan dan kekuasaan, dan mereka harus
memurnikan hati mereka dan menunjukan CINTA-KASIH mereka kepada
Tuhan dan sesama manusia.
Ajaran ini dianggap suatu pemberontakan untuk melawan Roma
33 M >> Yesus dihukum mati pada masa pemerintahan Tiberius .
Daya Tarik Agama Kristen
Hellenisme
Kristen
Agama Kristen & Roma
 Pada awalnya diterima. Namun terjadi perbedaan:
1.
2.
3.
4.
 Akhirnya penganut agama Kristen dianiaya dan disiksa. Namun
pengikutnya semakin banyak, akhirnya menjadi sebuah kekuatan
tersendiri.
 Tahun 311 M > Constantine mengeluarkan Edik Milan. Isinya
memberikan toleransi kepada penganut agama Kristen
 Tahun 392 M > Theodosius I membuat agama Kristen sebagai
Agama Negara
Pertumbuhan Organisasi, Doktrin & Sikap Kristen
 Ketika Yesus meninggal, kekuasaan dipegang oleh 12 Belas
Rasul >> kemudian Uskup
 Uskup bertanggung jawab mengawasi kegiatan religius di
wilayah mereka.
 Uskup yang paling utama adalah Uskup Roma. Mengacu pada
bagian ayat Perjanjian Baru perkataan Yesus kepada muridnya
Simon : “dan Aku berkata kepadamu, kamu adalah Petrus, dan
di atas batu karang ini Aku akan mendirikan Gereja-ku”.
Dimaknai bahwa uskup Roma mewarisi kekuaaan yang telah
diberikan Kristus kepada Petrus.
KEMENANGAN KRISTEN MEMBUAT TUJUAN
TERAKHIRKEHIDUPAN BERUBAH. KEHIDUPAN
TIDAK LAGI UNTUK MENCAPAI KEUNGGULAN
DI DALAM DUNIA MELALUI PENGEMBANGAN
BAKAT MANUSIA YANG PENUH DAN KREATIF
MELAINKAN UNTUK MEMPEROLEH
KESELAMATAN DI DALAM SEBUAH KOTA
SURGAWI
Diacletianus memecah Romawi menjadi 2 > Romawi Barat dan
Timur > memudahkan dalam pengontrolan
476 M > Romawi Barat Jatuh ke tangan Suku Germanik pimpinan Odoacer
ABAD PERTENGAHAN
 Pengertian!
>> Periode dalam sejarah antara jatuhnya Romawi hingga terjadinya
Renaisance. Meliputi periode 500-1500 M.
 Agama Kristen adalah pusat peradaban abad pertengahan; Roma
adalah ibu kota Rohaniah; dan Latin adalah bahasa kehidupan
intelektual; adat kebiasaan Jermanik meresapi hubungan sosial dan
legal.
 Tiga Peradaban Baru > Negeri Kristen Latin (Eropa Barat & Tengah) dan
2 peradaban Timur (Byzantium dan Islam)
ABAD PERTENGAHAN DI TIMUR
BYZANTIUM
• Romawi Timur bertahan karena lebih kaya dan lebih padat
•
•
•
•
•
penduduknya.
Ibu Kota:
Banyak sarjana mempelajari kembali budaya Romawi dan Yunani,
sekolah didirikan, perpustakaan, alun-alun terbuka & pasar.
Antara Barat dan Timur kemudian saling berselisih paham. Timur
menolak dominasi Paus sebagai kepala semua orang Kristen. Barat
menolak kekuasaan Kaisar.
Tahun 1054 gereja Kristen terpecah menjadi Katolik Romawi Barat dan
Ortodoks (Yunani) di Timur.
Namun Byzantium terus mendapatkan serangan (terutama Muslim)
hingga akhirnya Tahun 1453 Byzantium berhasil diambil alih oleh
Muslim.
ABAD PERTENGAHAN DI BARAT
 Sementara di Eropa Barat perdagangan dan perkotaan mundur
secara drastis.
 Kota-kota yang ada dijadikan markas uskup, bukan perniagaan
atau intelektual. Kecuali Italia tetap menjaga lembaga kota
Romawi dan menjalin perdagangan dengan Byzantium.
 Sementara wilayah lainnya sekolah-sekolah Romawi ditutup,
hukum dihentikan digantikan dengan budaya penakluk
(Jermanik)
 Namun Kristen tetap menjadi agama pemersatu dan gereja
kemudian menjadi lembaga yang dominan pada abad
pertengahan.
Kerajaan Franka
 Suku Frank berasal dari Lembah Sungai Rhine > Penguasanya
Clovis
 Tahun 496 M > resmi menganut agama Kristen
 Tahun 717 – 741 > kekuasaan jatuh kepada tangan patih
(Charles Martel). Kemudian ia menyatukan seluruh negeri
Frank.
 Tahun 751 M > kekuasaan jatuh ke tangan Pepin. Paus
Stephen II kemudian meminta bantuannya untuk melindungi
kepausan dari bangsa Lombard di Italia. Sumbangan Pepin ini
membuat Paus menjadi penguasa diantara Roma dan Revenna
yang kemudian dikenal sbg Negara Paus.
Era Charlemagne
 Pemerintahan dilanjutkan Charlemagne (Charles yang Agung)






tahun 768 - 814 M.
Ia terus memperluas wilayah > Spanyol
Kekaisaran dibagi menjadi 250 wilayah yang dipimpin oleh para
pangeran.
Natal tahun 800 > Charlemagne dimahkotai oleh Paus Leo III
sebagai Kaisar Romawi Suci (The Holy Roman Empire)
Universalisme Romawi dipadukan dengan Universalisme Kristen.
Penobatan seorang penguasa Jerman sebagai kaisar Romawi oleh
kepala Gereja menggambarkan penggabungan tradisi Jerman,
Kristen dan Romawi.
Kebijakan :
Meningkatkan taraf pendidikan kaum imam
Membuat salinan naskah kuno
Paus Leo III memahkotai Karel Agung
Perpecahan Kekaisaran Charlemagne
 Tahun 814 Charlemagne wafat, digantikan oleh anaknya Louis. Ia
berupaya mempertahankan kekuasaan ayahnya namun gagal.
 Tahun 840 Louis meninggal, wilayahnya dibagi kepada 3 anaknya
berdasarkan perjanjian Verdun tahun 834.
1. Ludwig/ Louis sang
2. Karel/ Charles
3. Lotar/Lothair
 Abad 9 dan 10, Umat Kristen diserang. Dampak :
1. Desa hancur
2. Pelabuhan hancur
3. Populasi menyusut
4. Desentralisasi kekuasaan. Kekuasaan raja digantikan para
bangsawan Eropa memasuki zaman feodalisme.
Download