1 website sebagai penyedia informasi

advertisement
WEBSITE SEBAGAI PENYEDIA INFORMASI
Henry Aryco1,Ir Kodrat Iman Satoto, MT2.
Mahasiswa dan Dosen Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas
Diponegoro
Jl. Prof. Sudharto, Tembalang, Semarang, Indonesia
Email: [email protected]
1
2
Abstrak
Perkembangan teknologi dewasa ini telah mengalami perkembangan yang cukup pesat.
Hampir semua lini kehidupan dapat dikerjakan dengan mudah, cepat, dan efisien. Sehingga
muncul istilah “Just click and do”. Semua dirancang dengan sistem yang serba otomatis,
sehingga tidak perlu repot-repot melakukan hal-hal yang membuang waktu. Seiring dengan
berkembangnya teknologi maka kemudahan untuk mendapatkan informasi dapat dilakukan
dengan menggunakan internet melalui media website.
Dengan adanya website atau sistem informasi, maka informasi dapat ditayangkan
kapanpun dan selalu up to date. Perancangan website di BP DIKJUR akan sangat berguna bagi
para peserta pendidikan maupun sekolah menengah kejuruan yang yang membutuhkan informasi
tentang pelatihan-pelatihan yang diadakan di BP DIKJUR.
Dalam perancangan website BP DIkJUR ini menggunakan CMS (Content Management
System) open source Joomla. CMS ini dapat di unduh secara gratis. Dalam waktu yang relatif
singkat, Joomla adalah salah satu software CMS yang handal untuk berbagai keperluan sesuai
dengan kebutuhan penggunanya. Banyaknya aplikasi yang dapat disisipkan ke dalam sebuah
website, menjadikan Joomla! sebagai alternatif utama ketika membangun sebuah website secara
dinamis dan interaktif.
Joomla! memiliki beberapa keunggulan tersendiri dibandingan CMS lainnya. Selain
dukungan komunitas yang sangat pesat dalam dukungan perkembangannya jommla! Memiliki
beberapa keunggulan lain seperti, kemudahan update halaman utama, halaman berita, halaman
artikel, maupun halaman arsip secara cepat dan mudah dikustomisasi, mudah digunakan untuk
mengedit (menambah, mengubah, dan menghapus) materi dan gambar, fleksibel untuk mengatur
tampilan halaman muka. Selain itu joomla juga memiliki struktur administrator yang sederhana,
sehingga tidak perlu banyak waktu bagi orang awam untuk mempelajarinya. Dalam hal ini dapat
dikatakan joomla! memberikan kemudahan dalam penyediaan serta pembaharuan informasi suatu
organisasi atau instansi.
Kata Kunci: Website, Joomla!, CMS
keberhasilan kompetisi.
Sistem pendidikan masa kini
sedang mengalami perubahan yang amat
pesat sekali. Berbagai kaedah baru telah
diperkenalkan serta digunakan agar
system pembelajaran menjadi lebih
mudah, berkesan dan bermakna. Sejak
beberapa tahun lalu pengajaran dan
pembelajaran berbantukan komputer
(PBK) telah diperkenalkan dan kini
dengan era teknologi dan komunikasi
yang semakin pesat semakin mendapat
perhatian yang ramai.
Perkembangan dalam teknologi
internet menjanjikan potensi yang besar
I. PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Perkembangan teknologi dewasa
ini sangat pesat, ditandai dengan
lahirnya berbagai inovasi baru yang
menyediakan segala fasilitas yang
memudahkan
manusia
dalam
beraktivitas dan bertujuan menjadikan
hidup manusia lebih mudah. Salah satu
lokomotif
yang
mendorong
perkembangan yang pesat ini adalah
website, mengingat saat ini merupakan
era informasi dimana penyebaran
informasi yang menarik, cepat dan
akurat
menjadi
kunci
dalam
1
dalam merubah cara tiap individu baik
untuk belajar maupun mengajar. Internet
juga menyediakan berbagai informasi
kepada para peserta pelatihan di BP
DIKJUR sehingga perserta pelatihan
tidak mengeluhkan lagi akan kurangnya
informasi tentang pelatihan-pelatihan di
BP DIKJUR yang disediakan melalui
informasi manual atau surat edaran dari
BP DIKJUR.
Dengan adanya website ini,
diharapkan semua informasi tentang
pelatihan-pelatihan dapat diperoleh dari
website BP DIKJUR. Dan tidak hanya
itu juga, peserta pelatihan pun tidak
perlu repot lagi untuk pengambilan
formulir pendaftaran, karena akan di
sediakan pada website ini.
Berdasarkan hal-hal yang telah
diuraikan di atas dan berlatar belakang
disiplin ilmu informatika dan komputer,
maka Penulis memilih BP DIKJUR
Dinas Pendidikan Semarang sebagai
lokasi Kerja Praktek dan memilih topik
sebagai berikut, “Website Sebagai
Penyedia Informasi”.
II.
DASAR TEORI
2.1 Website
Website adalah kumpulan dari
halaman-halaman situs, yang biasanya
terangkum dalam sebuah domain atau
subdomain, yang tempatnya berada di
dalam World Wide Web (WWW) di
Internet. Sebuah halaman web adalah
dokumen yang ditulis dalam format
HTML (Hyper Text Markup Language),
yang hampir selalu bisa diakses melalui
HTTP,
yaitu
protokol
yang
menyampaikan informasi dari server
website untuk ditampilkan kepada para
pemakai melalui web browser. Semua
publikasi dari website-website tersebut
dapat membentuk sebuah jaringan
informasi yang sangat besar.
Halaman-halaman dari website
akan bisa diakses melalui sebuah URL
yang biasa disebut Homepage. URL ini
mengatur halaman-halaman situs untuk
menjadi sebuah hirarki, meskipun,
hyperlink-hyperlink yang ada di
halaman tersebut mengatur para
pembaca dan memberitahu mereka
sususan keseluruhan dan bagaimana arus
informasi ini berjalan.
1.2 Tujuan
Tujuan dari penulisan laporan
kerja praktek ini adalah untuk
membantu
dalam
pembaharuan
informasi yang disediakan pada website
BP DIKJUR Jawa Tengah dan
mempelajari apa saja yang dibutuhkan
suatu organisasi sehingga dibutuhkan
sebuah sistem informasi .
2.2 Macam-macam Situs Web
2.2.1 Website Statik
Sebuah Website statik adalah
salah satu bentuk website yang isi
didalam
website
tersebut
tidak
dimaksudkan untuk di update secara
berkala, dan biasanya di maintain secara
manual oleh beberapa orang yang
menggunakan software editor
1.3 Pembatasan Masalah
Makalah ini disusun untuk
mengetahui dan mempelajari website
sebagai penyedia informasi pada suatu
instansi. Untuk mempersempit masalah,
maka
hanya
dibahas
mengenai
pemasangan
joomla
berserta
komponennya
serta
kegunaan
komponoen dan modul pada joomla.
2.2.2 Website Dinamik
Sebuah website dynamic adalah
website yang secara berkala, informasi
didalamnya berubah, atau website ini
bisa berhubungan dengan user dengan
berbagai macam cara atau metode
(HTTP cookies atau Variabel Database,
sejarah kunjungan, variabel sesi dan
lain-lain) bisa juga dengan cara interaksi
langsung menggunakan form dan
2
informasi yang diterima client selalu
yang terbaru/up to date. Semua script
PHP dieksekusi pada server dimana
script tersebut dijalankan
pergerakan mouse. Ketika web server
menerima permintaan dari user untuk
memberikan halaman tertentu, maka
halaman tersebut akan secara otomatis
di ambil dari media penyimpanan
sebagai respon dari permintaan yang
diminta oleh user. Sebuah situs dapat
menampilkan dialog yang sedang
berlangsung
diantara
dua
user,
memantau perubahan situasi, atau
menyediakan informasi yang berkaitan
dengan sang user.
2.3.3
ASP
ASP adalah singkatan dari
Active Server Pages yang merupakan
salah satu bahasa pemograman web
untuk menciptakan halaman web yang
dinamis. ASP merupakan salah satu
produk teknologi yang disediakan oleh
Microsoft. ASP bekerja pada web server
dan merupakan server side scripting.
2.3 Bahasa Pemrograman Web
2.3.1 HTML
HyperText Markup Language
(HTML) adalah sebuah bahasa markup
yang digunakan untuk membuat sebuah
halaman web dan menampilkan berbagai
informasi di dalam sebuah browser
Internet.HTML saat ini merupakan
standar Internet yang didefinisikan dan
dikendalikan penggunaannya oleh World
Wide Web Consortium (W3C). W3C
sendiri adalah komunitas internasional
yang mengembangkan standar untuk
menjamin pertumbuhan jangka panjang
Web.
HTML berupa kode-kode tag
yang menginstruksikan browser untuk
menghasilkan tampilan sesuai dengan
yang diinginkan. Sebuah file yang
merupakan file HTML dapat dibuka
dengan menggunakan browser web
seperti Mozilla Firefox atau Microsoft
Internet Explorer.
2.3.4
XML
Extensible Markup Language
(XML) adalah bahasa markup serbaguna
yang direkomendasikan W3C untuk
mendeskripsikan berbagai macam data.
XML menggunakan markup tags seperti
halnya HTML namun penggunaannya
tidak terbatas pada tampilan halaman
web saja. XML merupakan suatu
metode dalam membuat penanda atau
markup pada sebuah dokumen
2.3.5
WML
WML adalah kepanjangan dari
Wireless Markup Language, yaitu
bahasa pemrograman yang digunakan
dalam
aplikasi
berbasis
XML
(eXtensible Markup Langauge). WML
ini adalah bahasa pemrograman yang
digunakan dalam aplikasi wireless.
WML merupakan analogi dari HTML
yang berjalan pada protocol nirkabel.
2.3.2
PHP
PHP singkatan dari PHP
Hypertext Preprocessor yaitu bahasa
pemrograman web server-side yang
bersifat open source. PHP merupakan
script yang menyatu dengan HTML dan
berada pada server (server side HTML
embedded scripting). PHP adalah script
yang digunakan untuk membuat
halaman web yang dinamis. Dinamis
berarti halaman yang akan ditampilkan
dibuat saat halaman itu diminta oleh
client. Mekanisme ini menyebabkan
2.3.6
Javascript
Javascript
adalah
bahasa
scripting yang handal yang berjalan
pada sisi client. JavaScript merupakan
sebuah
bahasa
scripting
yang
dikembangkan oleh Netscape. Untuk
menjalankan script yang ditulis dengan
JavaScript
kita
membutuhkan
JavaScript-enabled
browser
yaitu
browser yang mampu menjalankan
JavaScript.
3
basis data (database management
system, DBMS). Sistem basis data
dipelajari dalam ilmu informasi.
2.3.7
CSS
Cascading Style Sheets (CSS)
adalah suatu bahasa stylesheet yang
digunakan untuk mengatur tampilan
suatu dokumen yang ditulis dalam
bahasa markup. Penggunaan yang
paling umum dari CSS adalah untuk
memformat halaman web yang ditulis
dengan HTML dan XHTML.
Walaupun demikian, bahasanya
sendiri dapat dipergunakan untuk
semua jenis dokumen XML termasuk
SVG dan XUL. Spesifikasi CSS diatur
oleh World Wide Web Consortium
(W3C)
2.4.1
MySQL
MySQL
adalah
sebuah
implementasi dari sistem manajemen
basisdata relasional (RDBMS) yang
didistribusikan secara gratis dibawah
lisensi GPL (General Public License).
Setiap pengguna dapat secara bebas
menggunakan MySQL, namun dengan
batasan perangkat lunak tersebut tidak
boleh dijadikan produk turunan yang
bersifat komersial. MySQL sebenarnya
merupakan turunan salah satu konsep
utama dalam basisdata yang telah ada
sebelumnya; SQL (Structured Query
Language). SQL adalah sebuah konsep
pengoperasian basisdata, terutama untuk
pemilihan atau seleksi dan pemasukan
data,
yang
memungkinkan
pengoperasian data dikerjakan dengan
mudah secara otomatis.
Kehandalan
suatu
sistem
basisdata (DBMS) dapat diketahui dari
cara kerja pengoptimasi-nya dalam
melakukan proses perintah-perintah
SQL yang dibuat oleh pengguna maupun
program-program
aplikasi
yang
memanfaatkannya. Sebagai peladen
basis data, MySQL mendukung operasi
basisdata transaksional maupun operasi
basisdata non-transaksional.
2.3.8
AJAX
Istilah AJAX (Asynchronous
JavaScript
And
XML)
dalam
pengembangan web menjadi popular
beberapa tahun belakangan ini. AJAX
ini sendiri bukan merupakan bahasa
pemrograman baru. AJAX
hanya
merupakan sebuah teknik pemanfaatan
object
XMLHttpRequest
dengan
javascript
untuk
berkomunikasi
dengan server secara Asynchronous,
dengan
pemanfaatan
object
XMLHttpRequest ini kita dapat
membuat proses berjalan secara
background atau bekerja dibelakang
layar sementara user dapat tetap
berinteraksi dengan halaman web yang
ada. Pemanfaatan tehnik Asynchronous
ini jugalah yang telah mendorong
pengembangan web menjadi lebih kaya
atau banyak yang menulisnya dengan
istilah pengembangan Rich Internet
Application (RIA) atau WEB 2.0.
2.4.2
Microsoft SQL Server
Microsoft SQL Server adalah
sebuah sistem manajemen basis data
relasional (RDBMS) produk Microsoft.
Bahasa kueri utamanya adalah TransactSQL yang merupakan implementasi dari
SQL standar ANSI/ISO yang digunakan
oleh Microsoft dan Sybase. Umumnya
SQL Server digunakan di dunia bisnis
yang memiliki basis data berskala kecil
sampai dengan menengah, tetapi
kemudian
berkembang
dengan
digunakannya SQL Server pada basis
data besar.
2.4 Database
Database adalah kumpulan
informasi yang disimpan di dalam
komputer secara sistematik sehingga
dapat diperiksa menggunakan suatu
program komputer untuk memperoleh
informasi dari basis data tersebut.
Perangkat lunak yang digunakan untuk
mengelola dan memanggil kueri (query)
basis data disebut sistem manajemen
4
Elemen CMA memperbolehkan si
manajer isi -yang mungkin tidak
memiliki pengetahuan mengenai HTML
(HyperText Markup Language), untuk
mengatur pembuatan, modifikasi, dan
penghapusan isi dari suatu situs Web
tanpa perlu memiliki keahlian sebagai
seorang Webmaster. Elemen CDA
menggunakan
dan
menghimpun
informasi-informasi yang sebelumnya
telah ditambah, dikurangi atau diubah
oleh si empunya situs web untuk mengupdate atau memperbaharui situs Web
tersebut. Kemampuan atau fitur dari
sebuah sistem CMS berbeda-beda,
walaupun begitu, kebanyakan dari
software ini memiliki fitur publikasi
berbasis Web, manajemen format,
kontrol revisi, pembuatan index,
pencarian, dan pengarsipan.
2.4.3 Oracle
Basis data Oracle adalah basis
data relasional yang terdiri dari
kumpulan data dalam suatu sistem
manajemen basis data RDBMS.
Perusahaan perangkat lunak Oracle
memasarkan jenis basis data ini untuk
bermacam-macam aplikasi yang bisa
berjalan pada banyak jenis dan merk
perangkat keras komputer (platform).
Basis data Oracle ini pertama
kali dikembangkan oleh Larry Ellison,
Bob Miner dan Ed Oates lewat
perusahaan konsultasinya bernama
Software Development Laboratories
(SDL) pada tahun 1977. Pada tahun
1983, perusahaan ini berubah nama
menjadi Oracle Corporation sampai
sekarang.
Oracle merupakan DBMS yang
paling rumit dan paling mahal di dunia,
namun banyak orang memiliki kesan
yang negatif terhadap Oracle. Keluhankeluhan
yang
mereka
lontarkan
mengenai Oracle antara lain adalah
terlalu sulit untuk digunakan, terlalu
lambat, terlalu mahal, dan bahkan
Oracle dijuluki dengan istilah “ora
kelar-kelar” yang berarti “tidak selesaiselesai” dalam bahasa Jawa. Jika
dibandingkan dengan MySQL yang
bersifat gratis, maka Oracle lebih terlihat
tidak kompetitif karena berjalan lebih
lambat daripada MySQL meskipun
harganya sangat mahal.
III.
3.1 Instalasi Joomla!
Sebelum memulai installasi joomla!
harus dipastikan bahwa web host dapat
menangani sistem Joomla. Minimum
persyaratan sistem adalah sebagai
berikut:
1. Apache 1.3 atau diatasnya
2. PHP 4.3 atau diatasnya
3. MySQL 3.23 atau diatasnya
Hampir semua web hosting
sudah mendukung teknologi ini dan
bahkan sudah memiliki versi yang lebih
baik. Web browser modern tidak akan
memiliki kesulitan melihat baik bagian
depan
pengguna
atau
interface
Administrator Joomla. Setiap versi
Internet Explorer setelah 5.5 akan
bekerja dengan baik dengan joomla, dan
Opera versi 7 dan di atasnya dapat
menampilkan Joomla dengan baik.
Semua versi Mozilla Firefox dan Apple
Safari akan menampilkan situs Joomla
dengan baik pula. Untuk melihat
halaman
depan
default
Joomla,
pengunjung web tidak akan butuh
Javascript dan diaktifkan, meskipun
banyak menggunakan ekstensi Joomla
2.5 Sistem Manajemen Konten
Sistem managemen konten atau
yang lebih dikenal dengan CMS
(Content Management System) adalah
perangkat lunak yang memungkinkan
seseorang untuk menambahkan dan/atau
memanipulasi (mengubah) isi dari suatu
situs Web. Umumnya, sebuah CMS
(Content Management System) terdiri
dari dua elemen:
1.
Aplikasi manajemen isi (Content
Management Application, [CMA])
2.
Aplikasi pengiriman isi (content
delivery application [CDA]).
PEMBUATAN WEBSITE
MENGGUNAKAN JOOMLA
5
MySQL. Kemudian isikan nama
database, username dan
password.
2. Buka tab baru pada internet
browser.
3. Lalu masukkan nama domain
yang telah terdaftar, dalam hal
ini blptsemarang.co.cc kedalam
address bar
4. Kemudian akan muncul
tampilan seperti gambar
dibawah.
JavaScript untuk meningkatkan interaksi
pengguna.
Interface
administrator
membutuhkan JavaScript jadi, pastikan
untuk diaktifkan sebelum memulai
instalasi.
Sebelum memulai, download
terlebih dahulu file jooma! Dengan
mengunjungi www.joomla.org lalu klik
link download joomla. Setelah file core
joomla! telah terunduh ekstrak kedalam
harddisk lalu upload ke dalam web
hosting.
Dalam hal ini saya menggukan
program filezilla sebagai FTP client.
Karena file joomla akan di-upload ke
dalam sebuah web hosting pastikan
sudah memiliki username dan password
untuk user web hosting dan akun web
hosting sudah di-approve, karena
biasanya saat mendaftar di webhosting
domain yang telah kita daftarkan masih
harus di-setup oleh admin web hosting
tersebut, dan tentunya sudah memiliki
nama domain yang telah terdaftar. Untuk
pembuatan website ini saya memakai
jasa
free
webhosting
www.000webhost.com dan memakai jasa
free domain www.co.cc.
Setelah
semuanya telah siap, file joomla yang
telah di ekstrak secara drag and drop
dimasukkan
kedalam
folder
public_html.
Proses ini dapat dilihat pada gambar 3.1.
Gambar 3.2 Tampilan Awal
Instalasi Joomla!
5. Setelah itu Klik next, maka akan
keluar tampilan seperti dibawah
ini. Pastikan hasil check seperti
dibawah ini, jarang sekali
adanya kegagalan instalasi pada
tahap ini karena hampir semua
web hosting sudah mendukung
teknologi yang dibutuhkan
untuk instalasi joomla.
Gambar 3.3 Instalasi Joomla!
Tahap Kedua
Kemudian klik next untuk
melanjutkan ke tahap berikutnya
Gambar3.1 Upload File Joomla
Setelah semua file berhasil dimasukkan
kedalam webhosting , tahap selanjutnya
adalah instalasi joomla. Langkahlangkah yang dilakuka. sebagai berikut:
1. Masuk ke cPanel web hosting
lalu buat database melalui menu
6
Kemudian isikan nama situs
yang akan dibuat, email admin,
dan password. Lalu klik install
sample data. Sample data ini
adalah contoh konten, atau
tampilan web joomla standard.
Tidak di sarankan untuk
pengguna yang masih awam,
karena begitu instalasi selesai
tampilan awal joomla hanya
terlihat seperti halaman kosong.
6. Setelah itu maka akan keluar
tampilan dibawah ini.
Gambar 3.4 Tahap Ketiga
Instalasi Joomla!
Tahap ini adalah pengaturan
database. Masukkan host name,
username dan password database.
Kemudia klik next.
7. Setelah tahap di atas selesai, tahap
selanjutnya adalah pengaturan FTP.
Tahap ini berguna untuk
menghubungkan antara instalasi
joomla dengan FTP pada saat kita
menginstall komponen-komponen
joomla!.
9. Kemudian klik next untuk
melanjutkan, maka akan muncul
tampilan seperti di bawah ini.
Gambar 3.7 Tahap Akhir Instalasi
Joomla!
10. Setelah instalasi selesai, masuk
kembali ke FTP klien kemudian
hapus folder installation.
Sebenarnya folder instalation tidak
harus dihapus, cukup hanya dengan
me-rename saja, misal menjadi
installation2.
11. Setelah folder installation sudah direname atau dihapus, klik admin
pada kanan pojok atas. Maka aka
muncul tampilan seperti di bawah
ini.
Gambar 3.5 Tahap Kelima Instalasi
Joomla!
Isikan FTP user dan password lalu
klik Verify FTP Setting. Maka FTP
path akan terisi secara otomatis.
8. Lalu akan muncul tampilan main
configuration
Gambar 3.8 Tampilan Login
Administrator Joomla!
12. Instalasi joomla! selesai.
Gambar 3.6 Konfigurasi Utama
Joomla!
7
3.2 Komponen Joomla yang
Digunakan
Dalam membangun sebuah sistem
informasi atau sebuah portal web,
diharapkan sistem yang akan dibangun
menjadi sebuah sistem yang powerful,
dalam artian ueser tidak memerlukan
lagi media lain untuk memperoleh
informasi dan sistem tersebut dapat di
andalkan untuk kedepannya. Joomla!
mungkin sudah cukup baik untuk
merancang sebuah web portal atau
sebuah sistem informasi, namun tidak
semua fitur-fitur yang ada pada coreinstallation joomla! sudah memenuhi
kebutuhan.
Oleh karena itu, dibutuhkan beberapa
komponen joomla! pendukung yang
kiranya bisa memenuhi kebutuhan
dalam membangun sebuah sistem.
Beberapa komponen pendukung yang
dibutuhkan untuk membangun web
portal ini adalah sebagai berikut.
1. Phoca Gallery
Komponen ini digunakan untuk
membuat sub web portal yang
menampilkan galeri foto. Galeri foto
sendiri berisikan file-file
dokumentasi kegiataan-kegiatan
yang di adakan di BP DIKJUR Jawa
Tengah. Alasan kenapa
menggunakan komponen ini karena
:
- Instalasinya mudah dan
parameternya mudah untuk
digunakan
- Dapat membuat thumbnail dan
mengatur ukuran gambar
- Kemudahan pengguna awam
karena sangat mudah untuk
menampilkan gambar yang
diinginkan..
Berikut ini adalah penggunaan
komponen Phoca Gallery:
1. Membuat folder tempat dimana foto
akan diupload
Gambar 3.9 Tampilan Halaman
Admin
2. Setelah foto diupload setting pada
thumbnail agar saat ditampilkan bisa
terlihat preview pada menu galeri
foto
Gambar 3.10 Foto yang Sudah DiUpload
3. Untuk mengadministrasi gambar
seperti merubah nama dan tanggal
upload. Klik nama gambar yang
ingin diedit. Untuk tampilan setting
bisa dilihat pada gambar dibawah.
Gambar 3.11 Setting Thumbnail
Lalu klik save.
Hasil tampilan dari Phoca Gallery bisa
dilihat pada gambar dibawah.
Gambar 3.12 Tampilan
AtomiconGallery
2. Phoca Map
Phoca map di sini difungsikan untuk
menampilkan letak BP DIKJUR
Jawa Tengah. Untuk menampilkan
map, hal pertama yang dilakukan
klik Map kemudian klik New di
kanan atas untuk membuat kategori.
Berikut tampilannya :
8
BP DIKJUR Jawa Tengah.
Gambar 3.16 Tampilan Awal jEvent
Untuk
mengisikan
informasi
tersebut dapat menggunakan menu
Manage Categories dan Manage
Calendar. Pada menu Manage
Categories dan Manage Calendar
diisikan informasi tentang event
yang akan dilakukan, sedangkan
pada menu Manage events berfungsi
sebagai pengaturan events. Untuk
lebih jelasnya dapat dilihat pada
tampilan berikut :
Gambar 3.13 Konfigurasi Google
Map
Setelah terisi klik save. Untuk
menentukan titik lokasi, kembali ke
control panel Phoca Map kemudian
Klik Marker lalu klik Coordinates
dan tentukan marker pada lokasi
yang di tuju maka secara otomatis
koordinat lokasi yang diinginkan
akan terisi.
Berikut adalah tampilan setting
untuk menentukan titik letak.
Gambar 3.17 Tampilan Menu Manage
events
Berikut adalah tampilan tab
calendar:
Gambar 3.14 Menentukan Letak
Lokasi
Setelah mengisi semua infrmasi
yang bituhukna klik save untuk
menyimpan.
Berikut ini adalah tampilan Phoca
Map:
Gambar 4.18 Tampilan Menu Events
Setelah informasi yang akan ditampilkan
sudah terisi kemudian klik save. Berikut
adalah tampilan pada menu jadwal
pelatihan :
Gambar 3.15 Tampilan Lokasi BP
Dikjur Jawa Tengah
3. jEvent
Komponen ini berfungsi untuk
menampilkan informasi tentang
jadwal kegiatan serta event-event
Gambar 3.19 Tampilan Menu Jadwal
Pelatihan
9
seperti .zip atau .rar.
Berikut adalah tampilan halaman admin
Phoca Download :
4. JM SiteMap
JM SiteMap berfungsi untuk
membuat sitemap. Site Map sendiri
berfungsi
untuk
memudahkan
pengunjung yang jika meng-klik
page site map akan ditunjukkan
ringkasan isi dari halaman dan judul
dari website yang sersangjutan
sehingga terbuka kemungkinan
menambah
page
view
dari
pengunjung.
Berikut adalah tampilan konfigurasi
site map :
Gambar 3.23 Halaman admin Phoca
Download
Untuk menggunakan remository langkah
pertama adalaha membuat sections.
Section berfungsi sebagai parent
kategori folder untuk file yang nantinya
akan di-upload. Langkah selanjutnya
adalah membuat categories yang
nantinya berisi file-file yang di-upload.
Langkah selanjutnya adalah mengupload file, untuk meng-upload file
dapat dilakukan di menu files. Setelah
masuk ke menu files, lalu klik icon new
di kanan atas,kemudian isikan informasi
yang diinginkan.
Berikut adalah upload file :
Gambar 3.20 Tampilan Konfigurasi
SEF Service Map
Untuk mengelola mana saja ringkasan
isi web yang ditampilkan, dapat
digunakan menu structure. Tinggal llik
tanda centang enable atau disable.
Setelah semua setting selesai.
Dapat lihat pada gambar dibawah
tampilan site map pada situs SP
DIKJUR Jawa Tengah sebagai berikut :
Gambar 3.24 Tampilan Upload File
Untuk meng-upload file, pada baris
filename klik icon file, setelah file diupload klik fileyang akan ditampilkan.
Setelah semuanya selesai klik save
untuk
menyimpan.
Setelah
file
tersimpan publish file tersebut untuk
menampilkan pada halaman web.
Gambar 3.22 Tampilan Site Map
5. Phoca Download
Komponen ini digunakan untuk user
yang ingin mendownload file-file yang
disediakan. Dalam situs BP DIKJUR ini
Phoca Download nantinya berisi
formulir-formulir
pendaftaran
dan
undangan untuk pelatihan bisa juga
untuk file dengan ekstensi compressed
6. Mod Banner
Mod Banner adalah komponen yang
digunakan untuk menambahkan banner
pada main menu. Biasanya untuk
website komersial digunakan untuk
memasang iklan pada menu, tapi di sini
10
difungsikan untuk memasang link terkait
dari Situs Jawa Tengah.
Berikut Konfigurasinya :
Gambar 3.27 Link-Link yang
Mengarah ke Beberapa Web
Pendidikan Nasional
Gambar 3.25 Tampilan mod_banner
Setelah
semua
informasi
yang
diperlukan telah terisi kemudian
tentukan Banner Client yang diinginkan
lalu klik save untuk menyimpan. Berikut
ini adalah tampilan logo jawa tengah
yang sudah dihubungkan dengan situs
resmi
Jawa
Tengah
www.jatengprov.go.id.
Gambar 3.28 Halaman Dashboard
JV links exchanger
Sebelum membuat link terlebih dahulu
membuat kategori yang nantinya berisi
link-link yang akan ditampilkan.
Gambar 3.29 Halaman Dashboard
Membuat Link Pada JV Links
Exchanger
Gambar 3.26 Logo Jawa
Tengah Yang Terhubung
Dengan www.jatengprov.go.id
7. JV Links Exchanger
JV links exchanger berfungsi untuk
membuat link-link pada main menu ke
instansi yang berkaitan dengan BP
DIKJUR,
seperti
Kementrian
Pendidikan Nasional (KEMDIKNAS),
Jejaring
Pendidikan
Nasional
(JARDIKNAS), dan Dinas Pendidikan
Propinsi Jawa Tengah (PDKJATENG).
Berikut adalah pengaturan JV links
Exchanger :
Gambar 3.30 Tampilan Beberapa
Link yang Sudah Dibuat
11
banyak dan mereka saling sharing
tentang fitur dan plugin terbaru dari
Joomla!. Di dalam web ini kita juga bisa
download Joomla! bahasa Indonesia.
Berikut
ini
kelebihan-kelebihan
membuat website dengan Joomla! :
1. Kemudahan Instalasi
Kemudahan instalasi merupakan
kelebihan CMS Joomla!. Joomla!
bisa diinstal secara offline maupun
online. Jika kita akan menginstal
Joomla! secara offline, maka
komputer kita hanya butuh server
seperti WAMP. Secara online,
Joomla! dapat diinstal di bagian
fantastico control panel website kita.
Saat ini sudah banyak webhosting
yang memberikan fasilitas control
panel, hal ini semakin memudahkan
kita untuk menggunakan Joomla!.
Gambar 3.31 Tampilan Website
Secara Keseluruhan
2. Kemudahan Pengelolaan
Pengelolaan Joomla! tidaklah susah.
Kita tinggal mengelola website dari
halaman administrator, tanpa harus
menguasai bahasa pemrograman
web. Orang awam dapat dengan
mudah menjalankannya.
IV.
KELEBIHAN DAN
KEKURANGAN JOOMLA
4.1
Kelebihan dan Kekurangan
Membuat Web dengan Joomla!
Joomla! adalah salah satu Open
Source Content Management Systems
paling powerfull yang pernah ada.
Digunakan diseluruh dunia dari situs
yang paling sederhana sampai kepada
aplikasi korporasi yang kompleks.
Kelebihan Joomla! terletak pada
kemudahan
instalasi
dan
pengelolaannya.
CMS yang satu ini merupakan
CMS yang lengkap dan banyak dipakai
oleh pengembang web baik luar dan
dalam negeri. Sebagai jasa pembuatan
website murah, penguasaan banyaknya
program CMS sudah menjadi sebuah
keharusan. Joomla! terbilang lengkap
untuk fitur-fiturnya dan untuk belajar
joomla pun gampang karena sudah ada
id-joomla.com yang didalamnya banyak
tutorial tentang CMS ini.
Idjoomla.com merupakan
komunitas
Joomla! Indonesia, anggotanya sudah
3. Open Source
Open Source adalah upaya untuk
melepaskan kode-kode program
kepada publik. Karena Joomla!
adalah CMS Open Source, maka
kita dapat menggunakannya secara
gratis. Kita hanya cukup membayar
web hosting.
4. Banyak Fitur
Joomla! mempunyai banyak fitur di
dalamnya. Component dan module
dapat di download secara gratis.
Selain itu pengguna juga dapat
dengan gampang merubah tampilan
web hanya dengan mendownload
template dan menginstalnya.
12
saja, yaitu: Super Administrator,
Administrator,
Manager,
Publisher, Editor, Registered
Pengguna dan Guest. Joomla!
tidak mengijinkan anda untuk
menambah ACL ini atau
mengubah ACL ini.
5. Kemudahan untuk Kostumisasi
Joomla! mudah di-custom, baik itu
dengan cara object-class ataupun
gaya progamming lainnya. Sehingga
serumit apapun aplikasi, bisa
ditangani dengan mudah tanpa perlu
terlebih dahulu memahami API
Joomla!.
3. Ketiadaan Multisite
Multisite adalah kemampuan
CMS untuk membuat website
induk yang terdiri atas beberapa
website anak. Sehingga jika
perlu upgrade maka cukup
induknya saja yang di-upgrade.
Ini berguna sekali untuk
membangun website komunitas
di mana masing-masing anggota
mempunyai website-nya sendiri.
Fasilitas Multisite ini tidak
terdapat di Joomla!.
4.2
Kekurangan Membuat Web
dengan Joomla!
Joomla!
sebagai
alternatif pengembangan web dalam
waktu yang cukup singkat, tentunya
mempunyai beberapa kelemahan CMS
pada umumnya. Kelemahan ini harusnya
diketahui oleh pengembang yang benarbenar menggunakan Joomla! sebagai
engine website secara utuh, bukan
sebagai referensi. Berikut ini kelebihankekurangan membuat website dengan
Joomla! :
1. Kurangnya SEO Friendly
4. Ketiadaan Tracker
Tracker adalah kemampuan
CMS untuk menampilkan apa
saja yang pernah ditulis atau
dikirim oleh pengguna tertentu.
Pada website ini jika anda klik
"Tracker"
maka
akan
ditampilkan semua blog, artikel,
forum, maupun komentar yang
pernah anda tulis. Fasilitas ini
tidak terdapat pada Joomla!.
Kelemahan
ini
membuat
website kita jarang menempati
urutan teratas
dari hasil
pencarian mesin pencari. Jika
anda ingin mengubah Joomla!
memiliki kemampuan yang
lebih baik dalam hal ini maka
anda perlu install komponen
freeware Open SEF tetapi
kemampuannya tidak sebaik
Advanced
SEF.
Pengguna
Joomla! juga harus berhati-hati
karena website-nya bisa saja
tidak bisa diakses setelah SEF
diaktifkan.
2. Keterbatasan
Control List)
ACL
5. Kurangnya Cache Memory
Cache memory pada CMS
adalah kemampuan CMS untuk
menyimpan secara dinamis
halaman website yang telah
dibuka, dengan demikian tidak
perlu melakukan query ulang
pada database tetapi cukup satu
query saja. Cache pada Joomla!
hanya sekitar 12%.
(Access
ACL atau Access Control List
adalah kemampuan CMS untuk
memberikan akses yang berbeda
kepada setiap pengguna atau
group tertentu. Dalam hal ACL,
maka
Joomla!
hanya
menyediakan group tertentu
Dengan
melihat
beberapa
kelebihan dan kekurangan Joomla! di
atas, baiknya joomla dipakai untuk
13
6. Pembuatan
website
ini
menggunakan CMS joomla untuk
memberikan kemudahan dalam
memperbaharui isi dari website itu
sendiri.
7. Fasilitas teknologi informasi di BP
DIKJUR susah cukup memadai
untuk pengelolaan sebuah portal
website maunpun system informasi
yang sudah online.
membangun website berjenis profil
perusahaan atau organisasi atau hanya
sebagai tampilan depan media promosi
maupun periklanan, bukan sebuah
sistem infomasi manajemen yang berisi
data-data penting perusaahaan. Selain
itu joomla juga cocok untuk membuat
blog walaupun tidak se-powerfull
wordpress maupun blogspot.
Meskipun memiliki beberapa
kekurangan CMS joomla cukup
membantu beberapa organisasi maupun
perusahaan yang menginginkan untuk
membangun website dengan biaya
murah dan memiliki tampilan yang tidak
kalah dengan website yang dibangun
dengan non-CMS atau coding murni.
5.2 Saran
1. Mengingat kebutuhan yang semakin
tinggi akan jasa internet di
lingkungan kerja BP DIKJUR,
sebaiknya dilakukan pemerataan
kapasitas bandwidth agar akses
internet lebih cepat.
2. Untuk membuat sebuah portal
website,
sebaiknya
digunakan
sebuah web hosting lokal untuk
mempercepat akses website BP
DIKJUR
mengingat
sedikit
mahalnya harga bandwidth id
Indonesia.
3. BP DIKJUR mungkin tidak hanya
membutuhkan sebuah portal website
saja. Nantinya tidak menutup
kemungkinan untuk perancangan
sebuah sistem informasi manajemen
kepegawaian
dan
manajemen
pendaftaran pelatihan secara online
untuk memberikan kemudahan
pengelolaan.
4. Selengkap dan secanggih apa
pun prasarana dan sarana dalam
belajar mengajar, tanpa didukung
oleh mutu dan motivasi guru &
murid yang baik, prasarana dan
sarana tersebut tidak memiliki arti
yang
signifikan
terhadap
peningkatan mutu pendidikan.
IV.
KESIMPULAN
5.1 Kesimpulan
Dari hasil kerja praktek di BP
DIKJUR Jawa Tengah, penulis dapat
mengambil
beberapa
kesimpulan
sebagai berikut :
1. BP DIKJUR sebagai tempat
pelatihan kejuruan meliputi bidang
elektronika,
mesin,
otomotif,
bangunan dan listrik
2. BP DIKJUR sering menyediakan
workshop yang berkaitan dengan
pelatihan kejuruan.
3. Secara teknis perangkat teknologi di
BP DIKJUR sudah cukup memadai
untuk mengelola sebuah web portal
4. Kebutuhan
informasi
tentang
pendaftaran pelatihan kejuruan yang
biasanya dilakukan secara manual.
Dalam hal ini harus mengirimkan
surat ke Sekolah Menengah
Kejuruan atau sebaliknya.
5. Website memberi kemudahan dalam
mengelola sebuah instansi dalam
memberikan informasi. Karena
apabila suatu sistem memberikan
sebuah organisasi kemudahan dalam
mengelola, maka sistem itu menjadi
tidak ternilai harganya.
14
Biografi Penulis
DAFTAR PUSTAKA
[1]Cory Webb. (2009). Beginning
Joomla!
Website
Development,
Indianapolis: Wiley Publishing, Inc.
[2]James Kennard. (2007). Mastering
Joomla! 1.5, Birmingham: Packt
Publishing
[3] Jen Kramer. (2010). Joomla! Start to
Finish,
Indianapolis:
Wiley
Publishing, Inc.
[4]Joseph LeBlanc. (2007). Learning
Joomla! 1.5 Extension Development,
Birmingham: Packt Publishing
[5]Ric Shreves. (2010). Beginning
Joomla!
Website
Development,
Indianapolis: Wiley Publishing, Inc.
[6]---,
Website
Instan,
http://taneyoroshi.blogspot.com/2009
/04/kelebihan-dan-kelemahan-webinstan.html, April 2009
[7]---,
Sitemap
pada
joomla,
http://www.agussuwasono.com/artike
l/mengenal-website/joomlatutorials/308-sitemap-padajoomla.html, Juni 2010
[8]---,
Extension
Joomla,
http://extensions.joomla.org,
Juni
2010
[9]---,
Pengertian
joomla,
www.en.wikipedia.org/wiki/Joomla,
Juni 2010
Henry
Aryco
(L2F606031) dilahirkan
di
Semarang,
21
November
1988.
Menempuh pendidikan
di SD Gisikdrono 01
Semarang, SMP Negeri
30 Semarang, SMA Negeri 5 Semarang,
dan sampai sekarang masih menempuh
studi S1 di Jurusan Teknik Elektro,
Fakultas
Teknik,
Universitas
Diponegoro Semarang Semester VIII
konsentrasi Informatika dan Komputer
Mengetahui,
Dosen Pembimbing
Ir. Kodrat Iman Satoto, MT
NIP. 196310281993031002
15
Download