5. Seismik - WordPress.com

advertisement
METODE SEISMIC
Metode seismik adalah suatu metode dalam geofisika yang digunakan
untuk mempelajari struktur dan strata bawah permukaan bumi.
Metode ini memanfaatkan perambatan, pembiasan, pemantulan
gelombang gempa. Dengan menggunakan metode ini akan
memudahkan pekerjaan eksplorasi hidrokarbon karena dengan metode
seismik dapat diselidiki batuan yang diperkirakan mengandung
hidrokarbon atau tidak. Tentu saja metode ini pun harus didukung
oleh adanya data – data geologi yang lengkap.
KEUNGGULAN DAN KELEMAHAN METODE SEISMIC


Hukum Fisika Gelombang Seismik
Gelombang seismik mempunyai kelakuan yang sama dengan
kelakuan gelombang cahaya, sehingga hukum-hukum yang berlaku
untuk gelombang cahaya berlaku juga untuk gelombang seismik.
Hukum-hukum tersebut antara lain:
1. Huygens mengatakan bahwa gelombang menyebar dari sebuah
titik sumber gelombang ke segala arah dengan bentuk bola.
2. Hukum snellius menyatakan bahwa bila suatu gelombang jatuh di
atas bidang batas dua medium yang mempunyai perbedaan
densitas, maka gelombang tersebut akan dibiaskan jika sudut
datang gelombang lebih kecil atau sama dengan sudut kritisnya.
Gelombang akan dipantulkan jika sudut datangnya lebih besar adri
sudut kritisnya. Gelombang datang, gelombang bias, gelombang
pantul terletak pada suatu bidang datar.
Di dalam eksplorasi seismik dikenal 2
macam metode, yaitu:
1. METODE SEISMIK BIAS (REFRAKSI)
2. METODE SEISMIK PANTUL (REFLEKSI)
Perbandingan Seismik Refraksi dan Refleksi
seismic refraksi
keunggulan
1. Pengamatan refraksi membutuhkan lokasi sumber dan penerima yang kecil,
sehingga relatif murah dalam pengambilan datanya
2. Prosesing refraksi relatif simpel dilakukan kecuali proses filtering untuk memperkuat
sinyal first berak yang dibaca.
3. Karena pengambilan data dan lokasi yang cukup kecil, maka pengembangan model
untuk interpretasi tidak terlalu sulit dilakukan seperti metode geofisika lainnya.
kelemahan
1. Dalam pengukuran yang regional , Seismik refraksi membutuhkan offset yang lebih
lebar.
2. Pengukuran seismik refleksi menggunakan offset yang lebih kecil Seismik refraksi
hanya bekerja jika kecepatan gelombang meningkat sebagai fungsi kedalaman.
3. Seismik refleksi dapat bekerja bagaimanapun perubahan kecepatan sebagai
fungsi kedalaman Seismik refraksi biasanya diinterpretasikan dalam bentuk
lapisan-lapisan. Masing-masing lapisan memiliki dip dan topografi.
4. Seismik refleksi lebih mampu melihat struktur yang lebih kompleks Seismik refraksi
hanya menggunakan waktu tiba sebagai fungsi jarak (offset)
5. Seismik refleksi merekan dan menggunakan semua medan gelombang yang terekam.
Model yang dibuat didesain untuk menghasilkan waktu jalar teramati
SEISMIC REFLEKSI
KEUNGGULAN
1. PENGUKURAN SEISMIK REFLEKSI MENGGUNAKAN OFFSET YANG LEBIH KECIL
2. SEISMIK REFLEKSI DAPAT BEKERJA BAGAIMANAPUN PERUBAHAN KECEPATAN SEBAGAI FUNGSI
KEDALAMAN
3. SEISMIK REFLEKSI LEBIH MAMPU MELIHAT STRUKTUR YANG LEBIH KOMPLEKS
4. SEISMIK REFLEKSI MEREKAM DAN MENGGUNAKAN SEMUA MEDAN GELOMBANG YANG
TEREKAM.
5. BAWAH PERMUKAAN DAPAT TERGAMBAR SECARA LANGSUNG DARI DATA TERUKUR
KELEMAHAN
1.KARENA BANYAKNYA DATA YANG DIREKAM, PENGETAHUAN TERHADAP DATABASE HARUS KUAT,
DIPERLUKAN JUGA BEBERAPA ASUMSI TENTANG MODEL YANG KOMPLEKS DAN INTERPRETASI
MEMBUTUHKAN PERSONAL YANG CUKUP AHLI.
2. PROSESING SEISMIK REFLEKSI MEMERLUAKN KOMPUTER YANG LEBIH MAHAL, DAN SISTEM DATA
BASE YANG JAUH LEBIH HANDAL.
3. LOKASI SUMBER DAN PENERIMA YANG CUKUP LEBAR UNTUK MEMBERIKAN CITRA BAWAH
PERMUKAAN YANG LEBIH BAIK, MAKA BIAYA AKUISISI MENJADI LEBIH MAHAL.
Apa saja kegunaan
dari metode
seismic ?
KEGUNAAN APLIKASI SEISMIC DALAM PERTAMBANGAN
Aplikasi utama pembiasan seismik adalah untuk
menentukan kedalaman batuan dasar dan struktur
batuan dasar. Karena kecepatan seismik
ketergantungan pada elastisitas dan densitas bahan
melalui energi yang berlalu, survei seismik
refraksi menyediakan bahan ukuran kekuatan dan
akibatnya dapat digunakan sebagai bantuan dalam
menilai kualitas rippability dan rock. Teknik telah
berhasil diterapkan untuk pemetaan kedalaman
dasar ditimbun pertambangan, kedalaman tempat
pembuangan sampah, ketebalan overburden dan
topografi tanah.
APLIKASI SEISMIC DALAM MENCARI SUMBER MINYAK BUMI
Survei seismik menggunakan gelombang kejut (shock-wave)
buatan yang diarahkan untuk melalui bebatuan menuju target
reservoir dan daerah sekitarnya. Oleh berbagai lapisan material di
bawah tanah, gelombang kejut ini akan dipantulkan ke permukaan
dan ditangkap oleh alat receivers sebagai pulsa tekanan (oleh
hydrophone di daerah perairan) atau sebagai percepatan (oleh
geophone di darat). Sinyal pantulan ini lalu diproses secara digital
menjadi sebuah peta akustik bawah permukaan untuk kemudian
dapat diinterpretasikan.
Unit Regu Seismic Drilling
A. Driller
Driller adalah orang yang bertugas untuk mengatur dan mengawasi proses pengeboran. Dalam
melakukan tugasnya driller harus mempunyai lisensi yang dikeluarkan oleh BP Migas.
B. Shooter
Shooter adalah orang yang bertugas untuk merangkai bahan peledak sesuai dengan prusedur BP
Migas dan mengawasi proses pemasukan bahan peladak ke dalam lubang bor yang dilakukan oleh
kru pre-loading. Shooter beertugas untuk melakukan pengecekan detonator setelah dirangkai,
setelah dimasukkan ke dalam lubang bor, dan setelah di tamping.
C. Kru Bor
Kru bor bertugas untuk melakukan pengeboran. Dalam satu unit terdapat empat kru bor. Satu buah
kru terdiri dari 9 sampai 10 orang yang bekerja dengan sebuah mesin bor. Pembagian tugasnya
adalah ada yang mengoperasikan mud pump, mengumpulkan cutting, memasang pipa bor, dan
memegang mesin bor.
D. Kru Water Relay
Tugas utama kru water relay adalah membawa air ke lokasi pengeboran. Dalam satu kru water relay
terdapat kurang lebih 10 orang. Peralatan yang digunakan tergantung pada lokasi pengeboran.
E. Kru Pre-Loading
Kru pre-loading bertugas untuk membawa bahan peledak ke lokasi pengeboran dan
memasukkannya ke dalam lubang bor. Dalam satu kru terdapat kurang lebih 9 orang. Pembagian
tugasnya dalaha ada yang melakukan tamping, membawa bahan peledak, dan ada yang membawa
detonator.
Download