ANALISIS DEKOMPOSISI SPEKTRAL DATA SEISMIK - USU-IR

advertisement
ANALISIS DEKOMPOSISI SPEKTRAL DATA SEISMIK DENGAN
TRANFORMASI WAVELET KONTINU
TESIS
Oleh
MARZUKI SINAMBELA
087034024/TE
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERISTAS SUMATERA UTARA
MEDAN
2011
Universitas Sumatera Utara
ANALISIS DEKOMPOSISI SPEKTRAL DATA SEISMIK DENGAN
TRANFORMASI WAVELET KONTINU
TESIS
Untuk Memperoleh Gelar Magister Teknik
dalam Program Studi Magister Teknik Elektro
pada Fakultas Teknik Universitas Sumatera Utara
Oleh
MARZUKI SINAMBELA
087034024/TE
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
MEDAN
2011
Universitas Sumatera Utara
Telah Diuji pada
Tanggal: 15 Agustus 2011
PANITIA PENGUJI TESIS
Ketua
: Prof. Dr. Ir. Usman Baafai
Anggota
: 1. Prof. Dr. Muhammad Zarlis
2. Ori Novanda, ST, MT
3. Dr. Benny B. Nasution, Dipl.Ing, M.Eng
4. Soeharwinto, ST, MT
5. Fahmi, ST, M.Sc
Universitas Sumatera Utara
ABSTRAK
Data seismik, secara alami merupakan sinyal non stasioner yang mempunyai
bermacam frekuensi dan dalam bentuk waktu. Sinyal non stasioner ini merupakan
gelombang seismik yang ditimbulkan oleh gangguan elastis yang merambat dari
suatu tempat ketempat lain dalam suatu medium, yaitu bumi. Karakteristik data
seismik perlu diteliti dan dianalisa terhadap parameter gempa bumi tektonik yaitu
penentuan waktu tiba gempa dan amplitudo gempa.
Dalam penelitian ini penentuan waktu tiba dan amplitudo gempa dilakukan
dengan penguraian sinyal berdasarkan frekuensi atau dekomposisi sinyal dengan
transformasi wavelet kontinu. Metode ini menggambarkan bahwa waktu tiba gempa
bumi ditentukan berdasarkan gelombang Primer (P) dan kekuatannya di tentukan
berdasarkan amplitudo maksimumnya. Metode Transformasi Wavelet Kontinu
merupakan metoda dekomposisi waktu-frekuensi (time-frequency decomposition)
yang dikenal juga dengan dekomposisi spektral yang ditujukan untuk
mengkarakterisasi respon seismik pada frekuensi tertentu, dan juga dapat digunakan
untuk menapis data, menghilangkan sinyal-sinyal yang tidak diinginkan atau
meningkatkan mutu kualitas data.
Dalam hal ini data yang digunakan adalah data seismik nyata yaitu gempa
tektonik daerah Tarutung tanggal 19 Mei 2008. Analisa sinyal seismik gempa
Tarutung yang digunakan dalam penelitian ini wavelet Gauss 4, Mexh, Morlet dan
Haar. Dari hasil analisa sinyal seismik dengan wavelet yang digunakan, jenis wavelet
Mexh menunjukkan resolusi gambar yang lebih baik dari jenis wavelet Gauss 4,
Morlet dan Haar. Skala yang dihasilkan pun lebih kecil, ini artinya wavelet
dipendekkan dan frekuensinya tinggi Hasil analisa sinyal seismik dengan wavelet
Mexh menunjukkan waktu tiba gelombang Primer (P) pada sensor GSI berkisar 1800
ms dan amplitudo maksimum terlokalisir pada 2000 ms, pada sensor SISI waktu tiba
gelombang Primer (P) berkisar 3000 ms dan amplitudo maksimum terlokalisir sekitar
4500 ms, pada sensor PSI, waktu tiba gelombang Primer berkisar 3500 ms dan
amplitudo maksimum terlokalisir sekitar 4500 ms.
Kata-kata kunci : Data seismik, non stasioner, tranformasi wavelet kontinu, Gauss 4,
Morlet, Haar, Mexh
Universitas Sumatera Utara
ABSTRACT
Seismic data, is naturally a non-stationary signals that have different
frequencies and in the form of time. Non-stationary signal is the seismic waves
generated by elastic disturbances that propagate from one city to another, in a
medium, namely the earth. Characteristics of seismic data needs to be researched
and analyzed for parameters of tectonic earthquake which arrival time determination
of earthquake and seismic amplitude.
In this study the determination of arrival time and amplitude of the
earthquake is done by parsing the signal based on the frequency or the signal
decomposition with continuous wavelet transform. This method illustrates that the
earthquake arrival time is determined based on Primary (P) wave and its strength is
determined by its maximum amplitude. Continuous Wavelet Transformation method
is a method of time-frequency decomposition (time-frequency decomposition) is also
known as spectral decomposition is intended to characterize the seismic response at
certain frequencies, and can also be used to filter the data, eliminating the signals of
unwanted or improve the quality data quality.
In this case the data used is real seismic data is Tarutung regional tectonic
earthquake on May 19, 2008. Tarutung earthquake seismic signal analysis used in
this study wavelet Gauss 4, Mexh, Morlet, and Haar. From the analysis of seismic
signals with the wavelet used, the type of wavelet Mexh shows better image resolution
of this type of Gaussian 4 wavelet, Morlet, and Haar. The resulting scale was
smaller, this means that wavelet shortened and high frequency results with the
wavelet analysis of seismic signals show arrival time Mexh Primary (P) wave on the
GSI range sensor 1800 ms and the maximum amplitude is localized at 2000 ms, the
sensor SIDE Primary (P) wave arrival time ranges from 3000 ms and the maximum
amplitude is localized around 4500 ms, the sensor PSI, Primary wave arrival time
3500 ms and amplitude ranging from localized maximum of approximately 4500 ms.
Key words: seismic data, non-stationary, continuous wavelet transformation,
Gauss 4, Mexh Morlet, Haar.
Universitas Sumatera Utara
KATA PENGANTAR
Pertama-tama kami panjatkan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas
berkat dan rahmatNya kepada kita semua, sehingga proposal tesis ini dapat selesai
dengan baik dengan judul :”Analisis Dekomposisi Spektral Data Seismik Dengan
Transformasi Wavelet Kontinu”.
Pada kesempatan ini penulis mengucapkan terima kasih kepada Bapak Prof.
Dr. Ir. Usman Baafai, selaku ketua komisi pembimbing, Bapak Prof. Dr. Muhammad
Zarlis dan Bapak Ori Novanada, ST. M.T selaku anggota komisi pembimbing yang
dengan penuh sabar, arif dan bijaksana memberikan bimbingan, petunjuk dan arahan
serta dorongan kepada penulis. Bapak Dr. Benny B. Nasution, Dipl.Ing. M.Eng, dan
Bapak Soeharwinto, ST, M.T selaku pembanding utama tesis ini. Terselesaikannya
usulan penelitian tesis ini juga melibatkan berbagai pihak yaitu : Ketua Program Studi
dan Sekretaris Program Studi Magister Teknik Elektro, serta seluruh staf pengajar
dan karyawan Program Studi Magister Teknik Elektro, untuk itu penulis
mengucapkan terima kasih atas kontribusinya dan bantuannya. Tidak lupa juga buat
rekan kerja di BMKG Wilayah I Medan yang memberi dukungan doa, rekan dosen di
STMIK Budidarma Medan, dan STMIK Sisingamaraja XII dan istri tercinta ku yang
banyak memberi dukungan.
Penulis menyadari masih ada kekurangan dalam tulisan ini, namun penulis
mengharapkan tulisan ini dapat memenuhi persyaratan yang diperlukan untuk suatu
Universitas Sumatera Utara
tesis dalam Program Studi Magister Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas
Sumatera Utara.
Akhir kata penulis mengucapkan banyak terima kasih dan semoga tesis ini
dapat berguna bagi kita semua.
Medan,
Agustus 2011
Penulis,
Marzuki Sinambela
Universitas Sumatera Utara
DAFTAR RIWAYAT HIDUP
Saya yang bertanda tangan di bawah ini:
Nama
: Marzuki Sinambela
Tempat / Tanggal Lahir
: Medan / 7 Desember 1983
Jenis Kelamin
: Laki-laki
Agama
: Kristen Protestan
Alamat Rumah
: Jl.Turi No.113 Medan, Kel. Teladan
Timur, Kec. Medan Kota, Kab/Kota.Medan
Telepon
: 081319366700
Email
: [email protected]
PENDIDIKAN
1.
Tamatan SD Parulian
:
Tahun 1996
2.
Tamatan SMP Negeri 3 Medan
:
Tahun 1999
3.
Tamatan SMU Negeri 5 Medan
:
Tahun 2002
4.
Tamatan AMG Jakarta
:
Tahun 2005
5.
Tamatan S1 STMIK Budidarma
:
Tahun 2008
Universitas Sumatera Utara
PEKERJAAN
1.
Tahun 2006 s/d sekarang : Staf Sub. Bidang Managemen Database BMKG
Wilayah 1 Medan
2.
Tahun 2008 s/d sekarang : Staf Pengajar Di STMIK Budidarma Medan
3.
Tahun 2008 s/d sekarang : Staf Pengajar Di STMIK Sisingamangaraja XII
Pendidikan Non Formal / Training – Seminar :
1.
Lokakarya Nasional BMKG-PEMDA “ Pencegahan dan Penanggulangan
Bencana Alam” Jakarta, 23 s/d 24 Maret 2006.
2.
Training Course on Seismological Near Real Time Data Processing For
ASEAN Countries and Sri Langka “ SeiscomP Training as Participant”,
Jakarta, 27 s/d 29 Maret 2006.
3.
Peningkatan Kemampuan Pengolahan Data Meteorologi, Klimatologi,
Kualitas Udara dan Geofisika, Berastagi, 19 s/d 21 Pebruari 2009.
4.
Weather, Climate And The Air We Breathe, BMKG Wilayah I Medan, 23
Maret 2009.
5.
Pelatihan Revisi Kurikulum dalam Peningkatan Kinerja Staf Melalui
Penguatan Partisipasi, STMIK Budidarma Medan, 27 November 2010.
6.
Pelatihan Pengembangan Sistem Jaminan Mutu Perguruan Tinggi, STMIK
Budidarma Medan, 11 September 2010.
Medan,
Penulis,
Agustus 2011
Marzuki Sinambela
Universitas Sumatera Utara
DAFTAR ISI
Halaman
ABSTRAK....................................................................................................
i
ABSTRACT...................................................................................................
ii
KATA PENGANTAR.................................................................................
iii
DAFTAR RIWAYAT HIDUP....................................................................
v
DAFTAR ISI................................................................................................
vii
DAFTAR TABEL........................................................................................
ix
DAFTAR GAMBAR...................................................................................
xi
BAB 1 PENDAHULUAN..........................................................................
1
1.1. Latar Belakang ........................................................................
1.2. Perumusan Masalah ….............................................................
1.3. Batasan Masalah ......................................................................
1.4. Tujuan Penelitian .....................................................................
1.5. Manfaat Penelitian ...................................................................
1.6. Sistematika Penulisan ..............................................................
1
6
6
7
7
8
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA................................................................
9
2.1. Pendahuluan .............................................................................
2.2. Teori Gempa Bumi ..................................................................
2.3. Parameter Gempa Bumi............................................................
2.4. Teori Penjalaran Gelombang Seismik......................................
2.5. Wavelet.....................................................................................
2.6. Jenis wavelet.............................................................................
2.6.1. Complex Gausian............................................................
2.6.2. Daubechies.....................................................................
2.6.3. Morlet.............................................................................
2.6.4. Symlet..............................................................................
2.6.5. Wavelet Haar..................................................................
9
9
11
13
21
26
26
27
28
29
31
Universitas Sumatera Utara
2.6.6. Coiflet.............................................................................
2.7. Seed...........................................................................................
32
34
BAB 3 METODE PENELITIAN..............................................................
35
3.1. Metode Pengumpulan Data......................................................
3.2. Perangkat Lunak ......................................................................
3.3. Prosedur Pengolahan Data Real Seismik..................................
3.4. Data Uji Penelitian....................................................................
3.4.1. Data sintetis non stasioner..............................................
3.4.1.1. Sinyal sinusoidal periodik..................................
3.4.1.2. Sinyal sinusoidal jumlahan dua frekuensi.........
3.4.1.3. Sinyal sinusoidal dengan derau putih................
3.4.2. Data real seismik ............................................................
3.4.2.1 Data seismik gempa bumi Tarutung 19 Mei 2008........
3.5. Sumber Data.............................................................................
3.6. Analisa Sinyal Non Stasioner Sintesis......................................
3.6.1. Analisis sinyal sinusoidal periodik frekuensi.................
3.6.2. Analisis sinyal sinusoidal jumlahan dua frekuensi….....
3.6.3. Analisis sinyal sinusoidal jumlahan dua frekuensi
dengan derau putih........................................................
3.7. Analisa Sinyal Non Stasioner Nyata.........................................
3.7.1. Data seimik Tarutung.....................................................
3.7.1.1. Sensor GSI.........................................................
3.7.1.2. Sensor SISI........................................................
3.7.1.3. Sensor PSI..........................................................
35
35
36
38
38
38
39
40
41
42
45
46
46
50
BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN…………………………………
4.1. Hasil Analisis Data Seismik Gempa Tarutung 19 Mei 2008
Sensor GSI................................................................................
4.2. Hasil Analisis Data Seismik Gempa Tarutung 19 Mei 2008
Sensor SISI...............................................................................
4.3. Hasil Analisis Data Seismik Gempa Tarutung 19 Mei 2008
Sensor PSI................................................................................
4.4. Pembahasan Hasil Spektral Data Seismik Gempa Bumi
Tarutung 19 Mei 2009..............................................................
83
BAB 5 KESIMPULAN DAN SARAN....................................................
5.1. Kesimpulan...............................................................................
5.2. Saran.........................................................................................
52
53
53
54
64
73
83
88
93
97
99
99
100
Universitas Sumatera Utara
DAFTAR PUSTAKA.................................................................................
101
LAMPIRAN................................................................................................
104
Universitas Sumatera Utara
DAFTAR TABEL
Nomor
Judul
Halaman
1.1.
Daftar nama peneliti menggunakan metode wavelet....................
5
3.1.
Data seismik gempa Tarutung 19 Mei 2008 yang terjadi di
Darat.............................................................................................
42
Hasil analisa data seismik gempa Tarutung 19 Mei 2008
sensor GSI dengan transformasi wavelet kontinu........................
62
Hasil filter sinyal seismik gempa Tarutung 19 Mei 2008 dengan
transformasi wavelet kontinu........................................................
63
Hasil analisa spektral data seismik gempa Tarutung 19 Mei
2008 sensor SISI dengan transformasi wavelet kontinu..............
68
Hasil filter sinyal seismik gempa Tarutung 19 Mei 2008 sensor
SISI dengan transformasi wavelet kontinu..................................
68
Hasil analisa spektral data seismik gempa Tarutung 19 Mei
2008 Sensor SISI dengan transformasi wavelet kontinu.............
73
Hasil filter sinyal seismik gempa Tarutung 19 Mei 2008 sensor
PSI dengan transformasi wavelet kontinu....................................
79
3.2.
3.3.
3.4.
3.5.
3.6.
3.7.
Universitas Sumatera Utara
DAFTAR GAMBAR
Nomor
Judul
Halaman
1.1.
Peta penyebaran gempa di sumatera utara periode 2010.............
1
2.1.
Mekanisme terjadinya gempa bumi ……....................................
10
2.2.
SBGf - Sociedade Brasileira de Geofísica,2005…......................
16
2.3.
Transformasi wavelet kontinu : Tool baru untuk analisa sinyal
sinusoidal......................................................................................
19
Transformasi wavelet kontinu: Tool baru untuk analisa sinyal
skala………..................................................................................
20
Analisis fourier : Tool baru untuk analisa sinyal dengan
transformasi fourier......................................................................
20
Analisa wavelet :Tool baru untuk analisa sinyal dengan
transform wavelet.........................................................................
20
2.7.
Proses tapisan satu-tingkat ..........................................................
22
2.8.
Pohon dekomposisi (setengah) berbasis tapis wavelet ................
24
2.9.
Fungsi skala dan fungsi wavelet “Cgau 4” .................................
27
2.10.
Fungsi skala dan fungsi wavelet “db 4” .....................................
28
2.11.
Fungsi skala dan fungsi wavelet “Morlet” ..................................
29
2.12.
Fungsi skala dan fungsi wavelet “Symlet 4” ...............................
30
2.13.
Fungsi skala dan fungsi wavelet “Haar” .....................................
31
2.14.
Fungsi skala dan fungsi wavelet “Coiflet” ..................................
32
2.4.
2.5.
2.6.
Universitas Sumatera Utara
2.15.
Grafik nilai frekuensi pusat masing-masing jenis wavelet ..........
33
3.1.
Diagram alir dekomposisi spektral data real seismik .................
36
3.2.
Peta jaringan sensor waveform di Sumatera.................................
37
3.3.
Sinyal sinusoidal periodik ...........................................................
39
3.4.
Sinyal sinusoidal jumlahan dua frekuensi....................................
40
3.5.
Sinyal sinusoidal dengan derau putih...........................................
41
3.6.
Peta seismistas Tapunuli Utara tanggal 19 Mei 2008 .................
43
3.7.
Sinyal seismik gempa Tarutung 19 Mei 2008 pada sensor GSI...
43
3.8.
Sinyal seismik gempa Tarutung pada sensor SISI.......................
44
3.9.
Sinyal seismik gempa bumi Tarutung pada sensor PSI...............
45
3.10.
Kerapatan spektral daya sinusoidal periodik dengan slice
frekuensi ……..............................................................................
46
Korelasi skala dengan frekuensi dari sinyal sinusoidal periodik
......................................................................................................
47
Hasil transformasi wavelet kontinu sinyal sinusoidal periodik
dengan wavelet Gauss 4...............................................................
48
Hasil spektrum sinyal sinusoidal periodik dengan wavelet
Gauss 4.........................................................................................
48
Hasil spektral sinyal sinusoidal periodik dengan wavelet
Mexh..............................................................................................
49
Hasil spektral sinyal sinusoidal periodik dengan wavelet
Morlet............................................................................................
49
Hasil spektral sinyal sinusoidal periodik dengan wavelet
Haar..............................................................................................
50
3.11.
3.12.
3.13.
3.14.
3.15.
3.16.
Universitas Sumatera Utara
3.17.
Hasil kerapatan spektral daya sinyal sinusoidal jumlah dua
frekuensi........................................................................................
50
Hasil spektral sinyal sinusoidal jumlahan dua frekuensi dengan
wavelet Gauss 4............................................................................
51
Transfromasi wavelet kontinu sinyal sinusoidal jumlahan dua
frekuensi dengan wavelet Gauss 4................................................
51
Hasil kerapatan spektral daya sinyal sinusoidal jumlahan dua
frekuensi dengan derau putih........................................................
52
Hasil transformasi wavelet kontinu sinyal sinusoidal dan bising
dengan wavelet Gauss 4...............................................................
53
Kerapatan spektral daya data seismik gempa Tarutung sensor
GSI................................................................................................
54
Hubungan skala dengan frekuensi dari sinyal seismik gempa
Tarutung sensor GSI.....................................................................
55
Hasil transformasi wavelet kontinu data seismik sensor GSI
dengan wavelet Gauss 4 ..............................................................
55
Hasil transformasi wavelet kontinu data seismik sensor GSI
dengan wavelet Mexh ..................................................................
56
Hasil transformasi wavelet kontinu data seismik sensor GSI
dengan wavelet Mortlet ...............................................................
57
Hasil transformasi wavelet kontinu data seismik sensor GSI
dengan wavelet Haar....................................................................
58
3.28. Hasil filter sinyal seismik gempa Tarutung dengan wavelet
Gauss 4.........................................................................................
59
3.18.
3.19.
3.20.
3.21.
3.22.
3.23.
3.24.
3.25.
3.26.
3.27.
3.29.
3.30.
Hasil filter sinyal seismik gempa Tarutung dengan wavelet
Mexh.............................................................................................
60
Hasil filter sinyal seismik gempa Tarutung dengan wavelet
Morlet...........................................................................................
61
Universitas Sumatera Utara
3.31.
Hasil filter sinyal seismik gempa Tarutung dengan wavelet
Haar..............................................................................................
61
3.32. Kerapatan spektral daya sinyal seismik gempa bumi Tarutung
sensor SISI....................................................................................
64
3.33.
3.34.
3.35.
3.36.
3.37.
3.38.
3.39.
3.40.
3.41.
3.42.
3.43.
3.44.
Hubungan skala dan frekuensi sinyal seismik gempa bumi
Tarutung sensor SISI...................................................................
65
Hasil transformasi wavelet kontinu dari sinyal seismik Tarutung
sensor SISI dengan wavelet Gauss 4..........................................
65
Hasil transformasi wavelet kontinu sinyal seismik gempa
Tarutung sensor SISI dengan wavelet Mexh..............................
66
Hasil transformasi wavelet kontinu sinyal seismik gempa bumi
Tarutung sensor SISI dengan wavelet Morlet..............................
66
Hasil transformasi wavelet kontinu sinyal seismik gempa bumi
Tarutung sensor SISI dengan wavelet Haar................................
67
Hasil filter sinyal seismik gempa Tarutung sensor SISI dengan
Wavelet Gauss 4...........................................................................
.
Hasil filter sinyal seismik gempa Tarutung sensor SISI dengan
wavelet Mexh...............................................................................
69
70
Hasil filter sinyal seismik gempa Tarutung sensor SISI dengan
Wavelet Morlet............................................................................
71
Hasil filter sinyal seismik gempa Tarutung sensor SISI dengan
wavelet Haar................................................................................
72
Kerapatan spektral daya data seismik gempa bumi Tarutung
sensor PSI....................................................................................
74
Hubungan skala dengan frekuensi data seismik gempa bumi
Tarutung sensor PSI....................................................................
74
Hasil transformasi wavelet kontinu data seismik gempa bumi
Tarutung sensor PSI dengan wavelet Gauss 4.............................
75
Universitas Sumatera Utara
3.45.
3.46.
3.47.
3.48.
3.49.
3.50.
3.51.
4.1.
4.2.
4.3.
4.4.
4.5.
4.6.
4.7.
Transformasi wavelet kontinu data seimik gempa bumi
Tarutung sensor PSI dengan wavelet Mexh.................................
76
Hasil transformasi wavelet kontinu data seismik gempa bumi
Tarutung sensor PSI dengan wavelet Morlet...............................
77
Hasil transformasi wavelet kontinu data seismik gempa bumi
Tarutung sensor PSI dengan wavelet Haar..................................
78
Hasil filter sinyal seismik gempa Tarutung sensor PSI dengan
wavelet Gauss 4............................................................................
79
Hasil filter sinyal seismik gempa Tarutung sensor PSI dengan
wavelet Mexh................................................................................
80
Hasil filter sinyal seismik gempa Tarutung sensor PSI dengan
wavelet Morlet..............................................................................
81
Hasil filter sinyal seismik gempa Tarutung sensor PSI dengan
wavelet Haar.................................................................................
82
Hasil spektral data seismik gempa Tarutung Sensor GSI dengan
wavelet Gauss 4...........................................................................
84
Hasil spektral data seismik gempa Tarutung sensor GSI dengan
wavelet Mexh................................................................................
85
Hasil spektral data seismik sensor GSI dengan wavelet
Morlet............................................................................................
86
Hasil spektral data seismik gempa bumi Tarutung sensor GSI
dengan wavelet Haar....................................................................
87
Hasil spektral data seismik gempa bumi Tarutung sensor SISI
dengan wavelet Gauss 4...............................................................
89
Hasil spektral data seismik gempa bumi Tarutung sensor SISI
dengan wavelet Mexh...................................................................
90
Hasil spektral data seismik gempa bumi Tarutung sensor SISI
dengan wavelet Morlet..................................................................
91
Universitas Sumatera Utara
4.8.
4.9.
4.10.
4.11.
4.12.
Hasil spektral data seismik gempa bumi Tarutung sensor SISI
dengan wavelet Haar....................................................................
92
Hasil spektral data seimik gempa bumi Tarutung sensor PSI
dengan wavelet Gauss 4...............................................................
93
Hasil spektral data seismik gempa bumi Tarutung sensor PSI
dengan wavelet Mexh...................................................................
94
Hasil spektral data seismik gempa bumi Tarutung sensor PSI
dengan wavelet Morlet..................................................................
95
Hasil analisa sepktral data seismik gempa bumi Tarutung sensor
PSI dengan wavelet Haar.............................................................
96
Universitas Sumatera Utara
Download