PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk AND SUBSIDIARY

advertisement
PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK/
PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk AND SUBSIDIARY
ISI/CONTENTS
Halaman/Page
SURAT PERNYATAAN DIREKSI/ THE BOARD OF DIRECTORS’ STATEMENT
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN TAHUN BERAKHIR 31 MEI 2016/
CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS YEAR ENDED 31 MAY 2016:
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN/
CONSOLIDATED STATEMENT OF FINANCIAL POSITION -------------------------------------------
1-3
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN/
CONSOLIDATED STATEMENT OF PROFIT OR LOSS AND
OTHER COMPREHENSIVE INCOME -----------------------------------------------------------------------
4-5
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN/
CONSOLIDATED STATEMENT OF CHANGES IN EQUITY ---------------------------------------------
6
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN/
CONSOLIDATED STATEMENT OF CASH FLOWS ------------------------------------------------------
7
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN/
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS -------------------------------------- -
8 - 58
LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN/INDEPENDENT AUDITORS’ REPORT
PT. Sorini Agro Asia Corporindo Tbk
SURAT PERNYATAAN DIREKSI
TENTANG TANGGUNG JAWAB ATAS LAPORAN
KEUANGAN KONSOLlDASIAN
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR
31 MEI 2016 DAN 2015
PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk.
DAN ENTITAS ANAK
Kami, yang bertanda-tangan dibawah ini, untuk dan atas nama
Direksi:
I. Nama
Alamat kantor
Telepon
Jabatan
2. Nama
Alamat kantor
Telepon
Jab atan
THE BOARD OF DIRECTORS' STATEMENT
REGARDING RESPONSIBILITY FOR THE
CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
YEARS ENDED
31 MAY2016AND2015
PT SOR/NJ AGRO ASIA CORPORINDO TBK.
AND SUBSIDIARY
We, the undersigned, for and on behalfof Board of Directors:
Sunit Kumar Dhoka
Wisma 46 Kota BNl, Lt. 26
JI. Jend. Sudirman Kav. I
Jakarta 10220
+62-21- 29240100
Direktur
1.
Ivan Kupin
Wisma 46 Kota BNl, Lt. 26
JI. Jend. Sudinnan Kav. I
Jakarta 10220
+62-21- 29240100
Direklur
2.
menyatakan bahwa:
I.
Kami bertanggungjawob all!s peoyusunan dan penyajian
laporan kcuangan konsolidnsion PT Sorini Agro Asia
Corporindo lbk. dan entitas nnak;
2.
Laporan keuangan konsolidasian PT Sorini Agro Asia
Corporindo Tbk. dan entitas anak telah disusun dan
disajikan sesuai dcngan Standar Akuntansi Kcuangan di
Indonesia·
3.
a
Semua infonnasi dalam laporan keuangan
konsolidasian PT So.rini Agro Asia Corporindo
Tbk. clan entitas anak telah diungkapkan secara
lengkap dan benar;
b.
Laporan keuangan konsolidasian PT Sorini Agro
Asia Corporindo Tbk. dan cnlitaS anak tidak
mengandung infomasi atau fakta material yang
lida.k benar, dan tidak mcnghilangkan infonnasi
acau fakta yang materiaJ·
4.
Kami bertanggungjawab atas sistem pengendalian interen
dalam PT Sorini Agro Asia Corporindo Tbk. dan entitas
Name
Office address
Telep/lone
Title
Name
Office address
Telephone
Title
Sunit Kumar Dhaka
Wisma 46 Kota BNJ, 261• Floor
JI. Jend. Sudirmrm Kav. I
Jakarta 10220
+62-21- 29240100
Director
Ivan Kupin
Wisma 46 Kora BNI. 26'h Floor
Jl. Jend. S1ulirman Kav. I
Jakarta 10220
+62-21-29240100
Director
declare that:
We are responsible for the preparalion and presentation of /he
l.
co11solidatedfinancial statements of PT Sori11i Agro Asia
Corporindo Tbk. a11d subsidiary;
The co11solida1etijinancial statements of PT Sorini Agro Asia
2.
Corporind1> Tbk. and subsidiary have been prepared and
prese11ted in accordance with Indonesian Financial
Accounti11g Standards;
3.
a.
All information in the consofidatedfina11cial
statements of PT Sorini Agro Asia Corporindo Tbk.
and subsidiary has been completely and correctly
disclosed:
b.
771e consolidated financial statements of PT Sorini
Agro Asia Corporindo Tbk. and subsidiary do not
contain misleading material informa/io11 or fact. and
do not omit material information or facts;
4.
We are responsible for the internal control sy.ftem of PT Sorini
Agro Asia Corporindo Tbk. and subsidiary;
5.
We are responsible for the compliance with laws and
mgulations.
anak;
5.
Kami bertanggungjawab atas kepatuhan terhadap hukum
dan per.aturan.
Demikian pemyataan ini dibuat dengan sebenamya.
This statement is made truthfully.
Jakarta, 31 Agustus 2016 / 31 AuglLl·t 2016
Sunit Kumar Dhoka
Direktur/Director
PT. Sorin/ Agro Asia Corpotindo Tbk
Branch Office
Wisma 46 Kata BNI, 24th ffoor
JI. Jend. Sudirman Kav. 1
Jakarta 10220
Telp +6221 2924 0100
Fax +6221 2924 0127
www .sorini.co.id
Head Office:
JI. Raya Surabaya - Malang KM 46
Kee. Gempol, Pasuruan
67155, Indonesia
Te/p +62 343 631 776
+62 343 294 500
Fax +62 343 631 779
+62 343 294 527
Ivan Kupin
Direktur/Director
Starch Factory:
Os. Tambah Subur
Kee. Way Bungur
Kab. Lampung Timur
Lampung
Te/p +62 725 752 3002
Fax +62 725 752 3011
Starch Factory:
JI. Lintas Sumatera,
Dese Banjar Dewa Tulang Bawang Unit 2
Kf)c. Ben/ar Agung
Kab. Tulang Bswang, Lampung
Telp +62 726 757 4001
Fax +62 726 757 4004
PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK/
PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk AND SUBSIDIARY
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN/
CONSOLIDATED STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION
31 MEI 2016 DAN 2015/31 MAY 2016 AND 2015
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
`
Catatan/
Notes
31 Mei 2016/
31 May 2016
31 Mei 2015/
31 May 2015
ASET
Aset Lancar
Kas dan setara kas
Piutang usaha
Pihak ketiga
Pihak berelasi
Piutang lain-lain
Piutang derivatif
Persediaan
Pajak dibayar dimuka
Pembayaran dimuka
ASSETS
3
90,412)
69,036
4
4,26
5
27,29
6
7a
339,041)
7,759)
39,117)
4,130)
728,990)
58,487)
17,325)
347,473
11,273
5,191
1,228)
668,357
40,289
13,045
1,285,261)
Total Aset Lancar
Aset Tidak Lancar
Aset tetap, bersih
Uang muka pembelian aset tetap
Aset yang tidak digunakan dalam operasi
Klaim atas restitusi pajak
Aset pajak tangguhan, bersih
Aset tidak lancar lainnya
8
8
7g
7f
1,363,261)
54,671)
37,666)
49,092)
28,568)
12,358)
1,155,892
Current Assets
Cash and cash equivalents
Trade receivables
Third parties
Related parties
Other receivables
Derivative receivables
Inventories
Prepaid taxes
Prepayments
Total Current Assets
Non-Current Assets
934,618
Fixed assets,net
40,103 Advance payments for purchase of fixed assets
39,425
Assets not used in operations
19,479
Claims for tax refund
25,664
Deferred tax assets, net
16,228
Other non-current assets
Total Aset Tidak Lancar
1,545,616)
1,075,517
Total Non-Current Assets
TOTAL ASET
2,830,877)
2,231,409
TOTAL ASSETS
Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang
merupakan bagian tidak terpisahkan dari laporan keuangan
konsolidasian.
See Notes to Consolidated Financial Statements which form an
integral part of these consolidated financial
statements.
1
PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK/
PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk AND SUBSIDIARY
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/
CONSOLIDATED STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION (Continued)
31 MEI 2016 DAN 2015/31 MAY 2016 AND 2015
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
Catatan/
Notes
31 Mei 2016/
31 May 2016
31 Mei 2015/
31 May 2015
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITIES AND EQUITY
LIABILITAS
Liabilitas Jangka Pendek
Pinjaman bank jangka pendek
Pinjaman dari pihak berelasi
Utang usaha
Pihak ketiga
Pihak berelasi
Utang lain-lain
Pihak ketiga
Pihak berelasi
Utang pajak
Utang dividen
Beban akrual
Uang muka pelanggan
Utang sewa pembiayaan jangka panjang
yang jatuh tempo dalam satu tahun
LIABILITIES
9
10,26
401,991
879,319
11,418
762,143
11
11,26
75,155
25,912
92,175
-
12
12,26
7b
63,277
50,966
8,988
298
115,517
5,883
44,312
34,740
8,986
275
85,969
2,372
-
20
Current Liabilities
Short-term bank loans
Loans from related party
Trade payables
Third parties
Related parties
Other payables
Third parties
Related parties
Taxes payable
Dividends payable
Accrued expenses
Advances from customers
Current maturities of
long-term finance lease obligation
1,627,306
1,042,410
Total Current Liabilities
57,055
64,276
Non-Current Liabilities
Employee benefits obligation
57,055
64,276
Total Non-Current Liabilities
1,684,361
1,106,686
TOTAL LIABILITIES
13
Total Liabilitas Jangka Pendek
Liabilitas Jangka Panjang
Liabilitas imbalan kerja
25
Total Liabilitas Jangka Panjang
TOTAL LIABILITAS
Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang
merupakan bagian tidak terpisahkan dari laporan keuangan
konsolidasian.
See Notes to Consolidated Financial Statements which form an
integral part of these consolidated financial
statements.
2
PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK/
PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk AND SUBSIDIARY
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/
CONSOLIDATED STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION (Continued)
31 MEI 2016 DAN 2015/31 MAY 2016 AND 2015
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
Catatan/
Notes
31 Mei 2016/
31 May 2016
31 Mei 2015/
31 May 2015
EKUITAS
Modal saham
Modal dasar:
3.600.000.000 saham dengan nilai nominal
Rp 100 (Rupiah penuh) per saham
Modal ditempatkan dan disetor penuh:
925.211.250 saham
Tambahan modal disetor
Saham treasuri
Saldo laba
Ditentukan penggunaannya
Belum ditentukan penggunaannya
EQUITY
92,521)
1,485)
(662)
92,521)
1,485)
(662)
1,225)
889,279)
1,175)
884,289)
Share capital
Authorized capital:
3,600,000,000 shares with nominal value of
Rp 100 (whole Rupiah) per share
Issued and paid-up capital:
925,211,250 shares
Additional paid-in capital
Treasury shares
Retained earnings
Appropriated
Unappropriated
983,848)
978,808)
Equity attributable to owners of
the Company
162,668)
145,915)
Non-controlling interests
TOTAL EKUITAS
1,146,516)
1,124,723)
TOTAL EQUITY
TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS
2,830,877)
2,231,409)
TOTAL LIABILITIES AND EQUITY
14
15
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada
pemilik entitas induk
Kepentingan nonpengendali
16
Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang
merupakan bagian tidak terpisahkan dari laporan keuangan
konsolidasian.
See Notes to Consolidated Financial Statements which form an
integral part of these consolidated financial
statements.
3
PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK/
PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk AND SUBSIDIARY
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN/
CONSOLIDATED STATEMENTS OF PROFIT OR LOSS AND OTHER COMPREHENSIVE INCOME
TAHUN BERAKHIR 31 MEI 2016 DAN 2015/YEARS ENDED 31 MEI 2016 AND 2015
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
Catatan/
Notes
Tahun berakhir 31 Mei/
Year ended 31 May
2016
2015
PENDAPATAN BERSIH
18
2,416,683)
2,506,680)
NET REVENUE
BEBAN POKOK PENJUALAN
19
(2,063,502)
(2,066,974)
COST OF SALES
353,181)
439,706)
GROSS PROFIT
LABA BRUTO
Beban penjualan
20
(113,417)
(126,366)
Beban umum dan administrasi
Pendapatan lainnya
Beban lainnya
21
22
22
(164,179)
51,060)
(2,802)
(118,198)
29,545)
(9,616))
Selling expenses
General and administrative
expenses
Other income
Other expenses
LABA USAHA
123,843)
215,071)
OPERATING PROFIT
Biaya keuangan
Pendapatan bunga
(48,797)
3,243)
(17,294)
3,940)
Finance costs
Interest income
78,289)
201,717)
PROFIT BEFORE
INCOME TAX
(26,065))
(56,377)
Income tax expense
52,224)
145,340)
PROFIT
LABA SEBELUM PAJAK
PENGHASILAN
Beban pajak penghasilan
7c
LABA
PENGHASILAN KOMPREHENSIF
LAIN
Pos yang tidak akan direklasifikasi
ke laba-rugi
Pengukuran kembali liabilitas
imbalan pasti
Pajak penghasilan atas penghasilan
komprehensif lain
25
11,593)
(9,591))
7f
(2,898))
2,398)
TOTAL PENGHASILAN
KOMPREHENSIF LAIN, setelah
pajak penghasilan
TOTAL PENGHASILAN
KOMPREHENSIF
OTHER COMPREHENSIVE
INCOME
Item that will not be
reclassified to profit or loss
Remeasurements of defined
benefit liabilities
Income tax on other
comprehensive income
TOTAL OTHER
8,695)
(7,193))
60,919)
138,147)
Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang
merupakan bagian tidak terpisahkan dari laporan keuangan
konsolidasian.
COMPREHENSIVE INCOME,
net of income tax
TOTAL COMPREHENSIVE
INCOME
See Notes to Consolidated Financial Statements which form an
integral part of these consolidated financial
statements.
4
PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK/
PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk AND SUBSIDIARY
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/
CONSOLIDATED STATEMENTS OF PROFIT OR LOSS AND OTHER COMPREHENSIVE INCOME (Continued)
TAHUN BERAKHIR 31 MEI 2016 DAN 2015/YEARS ENDED 31 MEI 2016 AND 2015
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
Catatan/
Notes
Laba yang dapat diatribusikan
kepada:
Pemilik entitas induk
Kepentingan nonpengendali
Total penghasilan komprehensif
yang dapat diatribusikan
kepada:
Pemilik entitas induk
Kepentingan nonpengendali
LABA PER SAHAM
(Rupiah penuh)
Dasar, laba yang dapat diatribusikan
kepada pemilik entitas induk
Dilusian, laba yang dapat
diatribusikan kepada pemilik
entitas induk
16
Tahun berakhir 31 Mei/
Year ended 31 May
2016
2015
7,438
44,786
104,726
40,614
52,224
145,340
14,226
46,693
99,901
38,246
60,919
138,147
23
8.10
114.01
23
8.10
114.01
Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang
merupakan bagian tidak terpisahkan dari laporan keuangan
konsolidasian.
Profit attributable to:
Owners of the Company
Non-controlling interest
Total comprehensive income
attributable to:
Owners of the Company
Non-controlling interest
EARNINGS PER SHARE
(whole Rupiah)
Basic, profit attributable to
owners of the Company
Diluted, profit attributable to
owners of the Company
See Notes to Consolidated Financial Statements which form an
integral part of these consolidated financial
statements.
5
PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK/
PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk AND SUBSIDIARY
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN/
CONSOLIDATED STATEMENTS OF CHANGES IN EQUITY
TAHUN BERAKHIR 31 MEI 2016 DAN 2015/YEARS ENDED 31 MEI 2016 AND 2015
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
Catatan/
Notes
92,521)
Saldo pada tanggal 31 Mei 2014
Total penghasilan komprehensif:
Laba
Total penghasilan komprehensif lain
Cadangan umum
Dividen kas
24
16,17
Saldo pada tanggal 31 Mei 2015
Total penghasilan komprehensif:
Laba
Total penghasilan komprehensif lain
Cadangan umum
Dividen kas
Saldo pada tanggal 31 Mei 2016
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk/ Equity attributable to owners of the Company
Saldo laba/Retained earnings
Tambahan
Saham
Belum
modal disetor/
treasuri/
Ditentukan
ditentukan
Modal saham/
Total/
Additional
Treasury
penggunaannya/ penggunaannya/
Share capital
paid-in capital
shares
Appropriated
Unappropriated
Total
24
16,17
1,485)
(662)
1,075)
-)
-)
-)
-)
)
92,521)
-)
-)
-)
-)
)
1,485)
-)
-)
-)
-)
-)
-)
100)
-)
(662)
-)
-)
-)
-)
-)
-)
-)
-)
92,521)
1,485)
784,488)
8878,907)
Kepentingan
nonpengendali/
Non-controlling
interests
118,339)
Total ekuitas/
Total equity
997,246)
Balance as of 31 May 2014
Total comprehensive income:
Profit
Total other comprehensive income
Statutory reserve
Cash dividend
1,175)
104,726)
(4,825)
(100)
-)
)
884,289)
104,726)
3,943(4,825)
-)
-)
)
978,808)
40,614)
(2,368)
-)
(10,670)
)
145,915)
145,340)
(7,193)
-)
(10,670)
)
1,124,723)
-)
-)
-)
-)
-)
-)
50)
-)
7,438)
6,788)
(50)
(9,186)
7,438)
6,788)
-)
(9,186))
44,786)
1,907)
-)
(29,940)
52,224)
8,695)
-)
(39,126)
Total comprehensive income:
Profit
Total other comprehensive income
Statutory reserve
Cash dividend
(662)
1,225)
889,279)
983,848)
162,668)
1,146,516)
Balance as of 31 May 2016
Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari
laporan keuangan konsolidasian.
Balance as of 31 May 2015
See Notes to Consolidated Financial Statements which form an integral part of these consolidated
financial statements.
6
PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK/
PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk AND SUBSIDIARY
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN/
CONSOLIDATED STATEMENTS OF CASH FLOWS
TAHUN BERAKHIR 31 MEI 2016 DAN 2015/YEARS ENDED 31 MEI 2016 AND 2015
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
Catatan/
Notes
ARUS KAS DARI AKTIVITAS
OPERASI:
Penerimaan kas dari pelanggan
Pembayaran kas kepada pemasok dan
karyawan
Kas diperoleh dari (digunakan untuk)
operasi
Penerimaan dari restitusi pajak
Pembayaran pajak penghasilan badan
Pembayaran bunga
Kas bersih diperoleh dari (digunakan
untuk) aktivitas operasi
ARUS KAS DARI AKTIVITAS
INVESTASI:
Hasil penjualan aset tetap
Penerimaan bunga
Pembelian aset tetap
Kas bersih digunakan untuk aktivitas
investasi
ARUS KAS DARI AKTIVITAS
PENDANAAN:
Penerimaan (pembayaran) dari pinjaman
bank jangka pendek
Penerimaan dari pinjaman pihak berelasi
Pembayaran dividen
Pembayaran utang sewa pembiayaan
Kas bersih diperoleh dari aktivitas
pendanaan
8
Tahun berakhir 31 Mei/
Year ended 31 May
2016
2015
2,432,140)
2,434,862)
(2,294,755)
(2,448,444)
137,385)
-)
(60,319)
(48,797)
(13,582)
4,143)
(81,487)
(17,294)
28,269)
(108,220)
42,142)
3,243)
(521,019)
1,105)
3,940)
(436,864)
(475,634)
(431,819)
CASH FLOWS FROM
OPERATING ACTIVITIES:
Cash received from customers
Cash paid to suppliers and
employees
Cash provided by (used in)
operations
Receipt of tax refund
Payments of corporate income tax
Payments of interest
Net cash provided by (used in)
operating activities
CASH FLOWS FROM
INVESTING ACTIVITIES:
Proceeds from sale of fixed assets
Receipt of interest
Acquisition of fixed assets
Net cash used in
investing activities
395,449)
117,176)
(39,126)
(20)
(23,109)
568,186)
(10,670)
(75)
473,479)
534,332)
CASH FLOWS FROM FINANCING
ACTIVITIES:
Proceeds (repayments) of
short-term bank loans
Proceeds of loan from a related party
Dividends paid
Repayments of finance lease obligation
Net cash provided by
financing activities
138)
3,341)
Foreign exchange gain
on cash and cash equivalents
Kenaikan (penurunan) bersih kas dan
setara kas
26,252)
(2,366)
Net increase (decrease) cash
and cash equivalents
Kas dan setara kas, awal tahun
64,160)
66,526)
Cash and cash equivalents,
beginning of year
90,412)
64,160)
Cash and cash equivalents,
end of year
16,17
Laba kurs atas kas dan setara kas
Kas dan setara kas, akhir tahun
3
Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang
merupakan bagian tidak terpisahkan dari laporan keuangan
konsolidasian.
See Notes to Consolidated Financial Statements which form an
integral part of these consolidated financial
statements.
7
PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK/
PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN/
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 MEI 2016 DAN 2015/YEARS ENDED 31 MAY 2016 AND 2015
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
1.
UMUM
a.
1. GENERAL
Pendirian dan Informasi Umum
a.
Establishment and General Information
PT Sorini Agro Asia Corporindo Tbk (“Perseroan”)
didirikan
dalam
rangka
Undang-Undang
Penanaman Modal Dalam Negeri No. 6 tahun 1968
dengan akta notaris Sastra Kosasih, SH, No. 11
tanggal 7 Februari 1983. Akta pendirian ini
disetujui oleh Menteri Kehakiman dengan No. C26815-HT.01.01.Th.85 tanggal 25 Oktober 1985 dan
diumumkan dalam Tambahan No. 1473 pada Berita
Negara No. 97 tanggal 3 Desember 1985. Anggaran
Dasar Perseroan telah mengalami beberapa kali
perubahan.
PT Sorini Agro Asia Corporindo Tbk (the “Company”)
was established under Domestic Capital Investment
Laws No. 6 year 1968 by deed of notary public Sastra
Kosasih, SH, No. 11 dated 7 February 1983. The
establishment deed was approved by Minister of Justice
under No. C2-6815-HT.01.01.Th.85 on 25 October 1985
and published in Supplement No. 1473 to State Gazette
No. 97 of 3 December 1985. The Company’s Articles of
Association have been amended several times.
Perubahan selanjutnya dilakukan dengan akta
notaris Mala Mukti, S.H., LL.M. No. 106 tanggal
28 November 2014 mengenai penambahan kegiatan
usaha Perseroan berupa menyewakan mesin dan
peralatan yang menunjang kegiatan produksi
Perseroan dan afiliasinya dan menjalankan kegiatan
usaha perdagangan besar. Akta ini disetujui oleh
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia dengan
No. AHU-0131022.40.80. 2014 tanggal 15
Desember 2014.
Further amendment was effected by deed of notary public
Mala Mukti, S.H., LL.M. No. 106 dated 28 November
2014 regarding additions to the Company’s operation
activities to include rental of machinery and equipment
to support the Company or its affiliated production and
engage in large scale trading. The deed was approved by
Minister of Law and Human Rights under No. AHU0131022.40.80.2014 on 15 December 2014.
Perubahan selanjutnya dilakukan dengan akta
notaris Mala Mukti, S.H., LL.M. No. 66 tanggal 24
November 2015 mengenai perubahan pasal-pasal
Anggaran Dasar Perseroan dalam rangka
penyesuaian dengan Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan Nomor 32/POJK.04/2014. Akta ini
disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi
Manusia dengan No. AHU-3583860.AH.01.11.
TAHUN 2015 tanggal 24 November 2015.
Further amendment was effected by deed of notary public
Mala Mukti, S.H., LL.M. No. 66 dated 24 November 2015
regarding the changes in Articles of Association to
comply with Financial Service Authority Regulation
Number 32/POJK.04/2014. The deed was approved by
Minister of Law and Human Rights under No. AHU3583860.AH.01.11.TAHUN 2015 on 24 November 2015.
Sesuai dengan pasal 3 Anggaran Dasarnya,
Perseroan bergerak di bidang perindustrian
(sorbitol, dextrose monohydrate, maltodextrine,
maltose dan hydrogen), perdagangan umum dan
jasa, dan menyediakan fasilitas produksi,
pemrosesan dan fasilitas lainnya yang berhubungan
dengan kegiatan-kegiatan sejenis, memasarkan hasil
industri ke dalam dan luar negeri, memberikan jasa
konsultasi manajemen bisnis, menyewakan mesin
dan peralatan, dan sebagai agen atau perantara
(makelar) yang menerima komisi.
In accordance with article 3 of its Articles of Association,
the Company is engaged in industrial production
(sorbitol, dextrose monohydrate, maltodextrine, maltose
and hydrogen), trading and services and, in connection
thereof, to provide facilities for production, processing
and any other facilities in connection with similar
activities, to sell its industrial products to local and
international markets, to provide business management
consulting services, to provide machinery and equipment
rentals, and to be an agent or a broker who receives
commissions.
Perseroan dan pabriknya berdomisili di Desa
Ngerong, Kecamatan Gempol, Kabupaten Daerah
Tingkat II Pasuruan, Jawa Timur, dan memiliki pula
pabrik tepung tapioka berlokasi di Lampung.
Perseroan juga memiliki kantor perwakilan di
Wisma 46 Kota BNI, Jakarta.
The Company has an office and factory domiciled in
Desa Ngerong, Kecamatan Gempol, Kabupaten Daerah
Tingkat II Pasuruan, East Java, and has starch plant
located in Lampung. The Company also has a
representative office at Wisma 46 Kota BNI, Jakarta.
Perseroan telah memulai
komersialnya sejak 1987.
The Company commenced its commercial operations in
1987.
kegiatan
operasi
b. Penawaran Umum Efek Perseroan
b. Public Offering of Shares of the Company
Pada tanggal 3 Juli 1992 Perseroan memperoleh
pernyataan efektif dari Ketua Badan Pengawas
Pasar Modal
(Bapepam)
dengan suratnya
No. S-1051/PM/1992 untuk melakukan penawaran
umum kepada masyarakat melalui pasar modal
sejumlah 2.500.000 saham baru dan 1.000.000 saham
lama dengan nilai nominal Rp 1.000 (Rupiah penuh)
per saham. Pada tanggal 3 Agustus 1992 saham-saham
tersebut dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia.
On 3 July 1992 the Company obtained the notice of
effectivity from the Chairman of the Capital Market
Supervisory Agency (Bapepam) in his letter No. S-1051/
PM/1992 for its public offering of 2,500,000 new shares and
1,000,000 existing shares with nominal value of Rp 1,000
(whole Rupiah) per share. On 3.August 1992 these shares
were listed on the Indonesia Stock Exchange.
8
PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK/
PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
TAHUN BERAKHIR 31 MEI 2016 DAN 2015/YEARS ENDED 31 MAY 2016 AND 2015
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
1.
UMUM (Lanjutan)
b.
1. GENERAL (Continued)
Penawaran Umum Efek Perseroan (Lanjutan)
b. Public Offering of Shares of the Company (Continued)
Pada tanggal 18 November 1994, Perseroan
memperoleh pernyataan efektif dari Ketua Bapepam
dengan suratnya No. S-1874/PM/1994 untuk
melakukan penawaran umum terbatas I dengan Hak
Memesan Efek Terlebih Dahulu sejumlah
10.000.000 saham baru, dimana setiap pemegang
saham yang memiliki tiga lembar saham berhak
untuk mendapatkan satu lembar saham baru. Pada
tanggal 24 November 1994 saham-saham tersebut
dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia.
On 18 November 1994, the Company obtained the notice
of effectivity from the Chairman of Bapepam in his letter
No. S-1874/PM/1994 for its first limited public offering
of 10,000,000 new shares through a rights issue to
shareholders, where each shareholder owning three
shares
may
obtain
one
new
share.
On
24 November 1994 these shares were listed on the
Indonesia Stock Exchange.
Berdasarkan akta notaris Untung Darnosoewirjo,
SH, No. 125 tanggal 17 April 1996, Rapat Umum
Pemegang Saham memutuskan pemecahan nilai
nominal saham (stock split) dari Rp 1.000 (Rupiah
penuh) per saham menjadi Rp 500 (Rupiah penuh)
per saham dan pembagian saham bonus sebesar
Rp 50.000 yang diambil dari agio saham penawaran
umum terbatas I tahun 1994 dengan ketentuan
bahwa setiap pemegang empat lembar saham lama
berhak untuk mendapatkan lima lembar saham
bonus. Pembagian saham bonus ini dilakukan pada
tanggal 19 September 1996, sehingga modal
ditempatkan dan disetor penuh Perseroan meningkat
menjadi Rp 90.000 yang terdiri dari 180.000.000
lembar saham.
Based on notarial deed Untung Darnosoewirjo SH,
No. 125 dated 17 April 1996, General Meeting of
Shareholders decided to split the stock from Rp 1,000
(whole Rupiah) per share to Rp 500 (whole Rupiah) per
share and to distribute bonus shares amounting to
Rp.50,000 which were taken from additional paid-in
capital from the first limited public offering in 1994 with
the condition that each shareholder owning four old
shares would get five bonus shares. The bonus shares
were distributed on 19 September 1996, thus the
subscribed and fully paid capital increased to Rp 90,000
divided into 180,000,000 shares.
Pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa
tanggal 31 Mei 2007, para pemegang saham
menyetujui hal-hal berikut:
At the Extraordinary General Shareholders’ Meeting
held on 31 May 2007, the shareholders approved the
following:
1. Pemecahan nilai nominal saham (stock split)
yang menurunkan nilai nominal saham dari
Rp 500 (Rupiah penuh) per saham menjadi
Rp 100 (Rupiah penuh) per saham. Pemecahan
saham tersebut meningkatkan jumlah saham
beredar dari 180.000.000 lembar saham
menjadi
900.000.000
lembar
saham.
Pemecahan saham ini menjadi efektif pada
tanggal 22 Agustus 2007 sebagaimana
dinyatakan dalam Surat Bursa Efek
Indonesia tanggal 2 Agustus 2007 No. JKT020/ETDR/BES/VIII/2007
dan
tanggal
7 Agustus 2007 No. S-0815/BEJ-PSJ/08-2007.
1.
The stock split which reduced the nominal value of
the shares from Rp 500 (whole Rupiah) per share to
Rp 100 (whole Rupiah) per share. As a result of the
stock split, the number of outstanding shares
increased from 180,000,000 shares to
900,000,000 shares. The stock split was effective on
22 August 2007 as noted in the letter of the
Indonesia Stock Exchange dated 2 August 2007
No. JKT-020/ETDR/BES/VIII/2007 and dated
7 August 2007 No. S-0815/BEJ-PSJ/08-2007.
2. Peningkatan modal ditempatkan melalui
mekanisme penambahan modal tanpa Hak
Memesan Efek Terlebih Dahulu sejumlah
9.000.000 opsi saham (sebelum pemecahan
nominal saham) atau 45.000.000 opsi saham
(setelah pemecahan nominal saham) melalui
program pemberian opsi saham kepada
karyawan kunci Perseroan atau Management
Stock Option Plan (MSOP).
2.
Increase in the subscribed capital through the
mechanism of the increase of capital without right
issue of 9,000,000 share options (before stock split)
or 45,000,000 share options (after stock split) by
granting the key employees of the Company share
options via Management Stock Option Plan
(MSOP).
9
PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK/
PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
TAHUN BERAKHIR 31 MEI 2016 DAN 2015/YEARS ENDED 31 MAY 2016 AND 2015
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
1.
UMUM (Lanjutan)
c.
1. GENERAL (Continued)
Entitas Anak yang Dikonsolidasi
c.
Consolidated Subsidiary
Perseroan memiliki kepemilikan pada entitas anak
sebagai berikut:
Entitas Anak/
Subsidiary
PT Sorini Towa Berlian
Corporindo (STBC)
d.
Domisili/
Domicile
Pasuruan
Jenis usaha/
Nature of
business
The Company has ownership in the following subsidiary:
Tahun mulai
beroperasi
komersial/
Year
commenced
commercial
operations
Persentase
kepemilikan
31 Mei 2016/
Percentage of
ownership
31 May 2016
Persentase
kepemilikan
31 Mei 2015/
Percentage of
ownership
31 May 2015
1996
50.10%
50.10%
Industri sorbitol/
Sorbitol industry
Dewan Komisaris dan Direksi, Komite Audit,
dan Karyawan
d.
Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan
pada tanggal 31 Mei 2016 dan 2015 adalah sebagai
berikut:
395,792
360,339
Board of Commissioners and Board of Directors, Audit
Committee, and Employees
As of 31 May 2016 and 2015, the composition of the
Company’s Board of Commissioners and Board of
Directors was as follows:
31 Mei 2016/
31 May 2016
31 Mei 2015/
31 May 2015
Presiden Komisaris
Komisaris
:
:
I Nyoman Tjager
Arief Susanto
Petrus Ludovicus Van Deursen
Jeral Sylvester D’Souza
:
:
President Commissioner
Commissioner
Komisaris Independen
:
I Nyoman Tjager
I Nyoman Tjager
:
Independent Commissioner
Presiden Direktur
:
Gerrit Jan Nicolas Hueting
Gerrit Jan Nicolas Hueting
:
President Director
Direktur-Direktur
:
Ivan Kupin
Sunit Kumar Dhoka
Ivan Kupin
Lucy Tjahjadi
:
Directors
Direktur Independen
:
Fanny Hosea Layantara
Sunit Kumar Dhoka
:
Independent Director
Efektif 31 Agustus 2016, Gerrit Jan Nicolas
Hueting mengundurkan diri sebagai Presiden
Direktur Perseroan. Persetujuan pengunduran
dirinya akan dilaksanakan dalam Rapat Umum
Pemegang Saham Tahunan di bulan November
2016.
Effective 31 August 2016, Gerrit Jan Nicolas Hueting
resigned as a President Director of the Company. The
approval on his resignation will be held on Annual
General Meeting of Shareholders in November 2016.
Susunan Komite Audit Perseroan pada tanggal 31
Mei 2016 dan 2015 adalah sebagai berikut:
As of 31 May 2016 and 2015, the composition of the
Company’s audit committee was as follows:
Ketua
Anggota
Anggota
:
:
:
I Nyoman Tjager
Djoko Susanto
Lindawati Gani
Per tanggal 31 Mei 2016, Perseroan dan entitas anak
mempekerjakan 787 karyawan tetap (31 Mei 2015:
765 karyawan).
e.
Total aset
sebelum eliminasi
(Dalam jutaan Rupiah)/
Total assets
before elimination
(In millions of Rupiah)
31 Mei 2016/
31 Mei 2015/
31 May 2016
31 May 2015
:
:
:
Chairman
Member
Member
As of 31 May 2016, the Company and subsidiary had 787
permanent employees (31 May 2015: 765 employees).
Laporan keuangan konsolidasian disetujui untuk
diterbitkan oleh Direksi pada tanggal
31
Agustus 2016.
e.
10
The consolidated financial statements were authorized
for issuance by the Board of Directors on 31 August
2016.
PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK/
PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
TAHUN BERAKHIR 31 MEI 2016 DAN 2015/YEARS ENDED 31 MAY 2016 AND 2015
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
2.
IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI
YANG PENTING
2. SUMMARY OF SIGNIFICANT
ACCOUNTING POLICIES
Kebijakan-kebijakan akuntansi yang penting yang
diterapkan secara konsisten dalam penyusunan laporan
keuangan konsolidasian adalah sebagai berikut:
a.
Dasar
penyusunan
konsolidasian
laporan
The significant accounting policies consistently applied in the
preparation of the consolidated financial statements are as
follows:
keuangan
a. Basis for preparation of consolidated financial
statements
Laporan keuangan konsolidasian disusun sesuai
dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia
(“SAK”) dan peraturan Bapepam-LK No. VIII.G.7
tentang Penyajian dan Pengungkapan Laporan
Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik dengan
surat keputusan No. KEP-347/BL/2012.
The consolidated financial statements have been
prepared in conformity with Indonesian Financial
Accounting Standards (“SAK”) and the regulation
imposed by Bapepam-LK No. VIII.G.7 regarding
Presentation and Disclosure of the Financial Statements
of Emiten or Public Company with its decision letter No.
KEP-347/BL/2012.
Laporan keuangan konsolidasian, yang disajikan
dalam jutaan rupiah, yang merupakan mata uang
fungsional Perseroan, disusun atas dasar akrual
dengan menggunakan konsep nilai historis, kecuali
standar
akuntansi
mengharuskan
dimana
pengukuran nilai wajar.
The consolidated financial statements, presented in
millions of rupiah, which is the Company’s functional
currency, are prepared on the accrual basis using the
historical cost concept, except where the accounting
standards require fair value measurement.
Laporan arus kas konsolidasian menyajikan
perubahan dalam kas dan setara kas dari aktivitas
operasi, investasi dan pendanaan yang disusun
dengan metode langsung (direct method).
Perseroan dan entitas anak memperhitungkan
deposito berjangka yang jatuh temponya tidak lebih
dari tiga bulan dari tanggal penempatannya sebagai
setara kas. Cerukan (bank overdraft) yang dibayar
sewaktu-waktu dan yang merupakan bagian yang
tidak terpisahkan dari pengelolaan kas Perseroan
dan entitas anak termasuk sebagai komponen kas
dan setara kas untuk tujuan laporan arus kas
konsolidasian.
The consolidated statement of cash flows presents the
changes in cash and cash equivalents from operating,
investing and financing activities and is prepared using
the direct method. The Company and subsidiary consider
short-term time deposits with maturities of not more than
three months at the date of acquisition to be cash
equivalents. Bank overdrafts that are repayable on
demand and form an integral part of the Company and
subidiary’s cash management are included as a
component of cash and cash equivalents for the purpose
of the consolidated statement of cash flows.
Penyusunan laporan keuangan konsolidasian
mengharuskan manajemen untuk membuat
pertimbangan, estimasi dan asumsi yang
mempengaruhi penerapan kebijakan akuntansi serta
jumlah aset, liabilitas, pendapatan, dan beban yang
dilaporkan. Hasil aktual mungkin berbeda dengan
jumlah yang diestimasi tersebut.
The preparation of consolidated financial statements
requires management to make judgements, estimates and
assumptions that affect the application of accounting
policies and the reported amounts of assets, liabilities,
income and expenses. Actual results may differ from
those estimated amounts.
Estimasi dan asumsi yang digunakan ditelaah
secara berkesinambungan. Perubahan terhadap
estimasi diakui secara prospektif.
Estimates and underlying assumptions are reviewed on
an ongoing basis. Revisions to estimates are recognized
prospectively.
11
PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK/
PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
TAHUN BERAKHIR 31 MEI 2016 DAN 2015/YEARS ENDED 31 MAY 2016 AND 2015
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
2.
IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI
YANG PENTING (Lanjutan)
2. SUMMARY OF SIGNIFICANT
ACCOUNTING POLICIES (Continued)
Informasi mengenai ketidakpastian asumsi dan
estimasi yang mungkin dapat mengakibatkan
penyesuaian material pada tahun berikutnya
termasuk di dalam catatan berikut ini:
Information about the assumptions and estimation
uncertainties that may result in a material adjustment
within the following year is included in the following
notes:
• Catatan 25 – pengukuran kewajiban imbalan
kerja: asumsi aktuari
• Note 25 – measurement of employee benefits
obligations: actuarial assumptions
Sejumlah kebijakan akuntansi dan pengungkapan
memerlukan pengukuran nilai wajar, baik untuk aset
dan liabilitas keuangan dan non-keuangan.
A number of accounting policies and disclosures
require the measurement of fair values, for both
financial and non-financial assets and liabilities.
Ketika mengukur nilai wajar aset atau liabilitas,
Perseroan menggunakan data pasar yang dapat
diobservasi sejauh mungkin. Nilai wajar ditentukan
dengan menggunakan input hirarki berikut ini yang
digunakan dalam teknik penilaian atas aset dan
liabilitas:
When measuring the fair value of an asset or a liability,
the Company uses observable market data to the extent
possible. Fair values are determined using the following
hierarchy of inputs used in the valuation techniques for
assets and liabilities:
• Tingkat 1: Kuotasi harga (tanpa disesuaikan)
dalam pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang
identik.
• Level 1: quoted prices (unadjusted) in active markets
for identical assets or liabilities.
• Tingkat 2: Input selain kuotasi harga yang
termasuk dalam tingkat 1, yang dapat
diobservasi, baik secara langsung (harga) atau
secara tidak langsung (berasal dari harga lain
yang dapat diobservasi).
• Level 2: inputs, other than quoted prices included in
Level 1, that are observable, either directly (i.e.
prices) or indirectly (i.e. derived from other
observable prices).
• Tingkat 3: Input yang tidak berdasarkan data
pasar yang dapat diobservasi (input yang tidak
dapat diobservasi)
• Level 3: inputs that are not based on observable
market data (unobservable inputs).
Jika input yang digunakan untuk mengukur nilai
wajar aset atau liabilitas diambil dari berbagai
sumber yang berbeda atas nilai wajar hirarki, maka
pengukuran nilai wajar untuk seluruh kelas aset atau
liabilitas dianggap telah dilakukan menggunakan
tingkatan input terendah yang signifikan atas
keseluruhan pengukuran (tingkat 3 menjadi yang
terendah).
If the inputs used to measure the fair value of an asset
or a liability are drawn from a mixture of different level
sources of the fair value hierarchy, then the fair value
measurement for the entire class of the asset or liability
is considered to have been done using the lowest level
input that is significant to the entire measurement (Level
3 being the lowest).
Informasi lebih lanjut mengenai input dan asumsi
signifikan yang digunakan dalam mengukur nilai
wajar dimasukkan dalam Catatan 29 – instrumen
keuangan dan manajemen resiko keuangan.
Further information about the significant inputs and
assumptions made in measuring fair values is included
in Note 29 – financial instruments and financial risk
management.
12
PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK/
PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
TAHUN BERAKHIR 31 MEI 2016 DAN 2015/YEARS ENDED 31 MAY 2016 AND 2015
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
2.
IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI
YANG PENTING (Lanjutan)
b.
2. SUMMARY OF SIGNIFICANT
ACCOUNTING POLICIES (Continued)
Prinsip konsolidasi
b. Basis of consolidation
Laporan keuangan konsolidasian meliputi laporan
keuangan Perseroan dan entitas anak. Entitas anak
adalah entitas yang dikendalikan oleh Perseroan.
Perseroan mengendalikan entitas ketika Perseroan
terekpos dengan, atau memiliki hak atas, imbal
hasil variabel dari keterlibatan Perseroan dengan
entitas, dan memiliki kemampuan untuk
mempengaruhi imbal hasil tersebut melalui
kekuasaan Perseroan di entitas.
The consolidated financial statements include the
financial statements of the Company and its subsidiary.
A subsidiary is an entity controlled by the Company. The
Company controls an entity when it is exposed to, or has
rights to, variable returns from its involvement with the
entity, and has the ability to affect those returns through
its power over the entity.
Laporan keuangan entitas anak dikonsolidasikan
sejak tanggal Perseroan memperoleh pengendalian
secara efektif dan tidak lagi dikonsolidasikan sejak
pengendalian tersebut tidak lagi dimiliki.
The financial statements of a subsidiary is consolidated
from the date on which effective control is obtained by
the Company and is no longer consolidated from the date
that control ceases.
Kebijakan akuntansi yang digunakan dalam laporan
keuangan konsolidasian diterapkan secara
konsisten oleh Perseroan dan entitas anak, kecuali
dinyatakan lain.
The accounting policies adopted in the consolidated
financial statements are consistently applied by the
Company and subsidiary, unless otherwise stated.
Saldo dan transaksi signifikan Perseroan dan entitas
anak, termasuk aset dan liabilitas, ekuitas,
penghasilan, beban dan dividen, dieliminasi secara
penuh. Keuntungan dan kerugian dari transaksi
Perseroan dan entitas anak, yang belum direalisasi,
dieliminasi dalam laporan keuangan konsolidasian.
Significant intercompany balances and transactions of
the Company and subsidiary, including assets and
liabilities, equity, income, expenses and dividends, are
eliminated in full. Unrealized gains and losses resulting
from intercompany transactions of the Company and
subsidiary are eliminated in the consolidated financial
statements.
Kepentingan nonpengendali disajikan pada bagian
ekuitas
dalam
laporan
posisi
keuangan
konsolidasian, terpisah dari ekuitas yang dapat
diatribusikan kepada pemilik entitas induk. Laba
rugi
dan
setiap
komponen
pendapatan
komprehensif lain diatribusikan kepada pemilik
entitas
induk
dan
kepada
kepentingan
nonpengendali berdasarkan proporsi kepemilikan.
Non-controlling interests are presented in the
consolidated statement of financial position within
equity, separately from the equity attributable to the
owners of the Company. Profit or loss and each
component of other comprehensive income are attributed
to the owners of the Company and to the non-controlling
interests based on the ownership interest proportionally.
Perubahan dalam bagian kepemilikan entitas induk
pada entitas anak yang tidak mengakibatkan
hilangnya pengendalian dicatat sebagai transaksi
ekuitas. Selisih antara nilai tercatat kepentingan
nonpengendali yang disesuaikan dan nilai wajar
imbalan yang diberikan atau diterima diakui secara
langsung dalam ekuitas yang dapat diatribusikan
kepada pemilik entitas induk.
Changes in parent’s ownership interest in a subsidiary
that do not result in the loss of control are accounted for
as equity transactions. Any difference between the
adjusted carrying amount of non-controlling interest and
the fair value of the consideration paid or received is
recognized directly in equity attributable to the owners of
the Company.
13
PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK/
PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
TAHUN BERAKHIR 31 MEI 2016 DAN 2015/YEARS ENDED 31 MAY 2016 AND 2015
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
2.
IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI
YANG PENTING (Lanjutan)
2. SUMMARY OF SIGNIFICANT
ACCOUNTING POLICIES (Continued)
c. Pengakuan pendapatan dan beban
d.
c. Revenue and expense recognition
Pendapatan dari penjualan barang/jasa diakui
berdasarkan pengiriman barang atau penyerahan
jasa kepada pelanggan, sesuai dengan syarat
penjualannya.
Revenue from sales of goods/services is recognized based
on the shipment of goods or delivery of services to
customers, in accordance with the terms of sale.
Pada saat Perseroan bertindak sebagai agen
penjualan dan mendapatkan komisi atas penjualan
produk, pendapatan dari penjualan diakui setelah
dikurangi beban pokok penjualan.
When the Company is deemed to act as a sales agent and
earns a commission for sales of products, the revenue
from sales is recognized net of cost of sales.
Beban diakui pada saat terjadinya.
Expenses are recognized when incurred.
Kas dan setara kas
d. Cash and cash equivalents
Kas dan setara kas meliputi kas, kas di bank dan
deposito berjangka yang jatuh temponya tidak lebih
dari tiga bulan dari tanggal perolehannya.
e.
f.
Cash and cash equivalents include cash on hand, cash in
banks and short-term time deposits with maturities of not
more than three months at the date of acquisition.
Persediaan
e. Inventories
Persediaan diukur berdasarkan biaya perolehan atau
nilai bersih yang dapat direalisasi (net realizable
value), mana yang lebih rendah.
Inventories are measured at the lower of cost or net
realizable value.
Biaya persediaan dihitung dengan metode rata-rata.
Cost of inventories is computed using the average
method.
Biaya barang dalam pengolahan dihitung
berdasarkan beban produksi rata-rata sesuai dengan
estimasi tingkat penyelesaian.
Cost of goods in process is computed based on the
average production costs proportional to their
estimated stage of completion.
Nilai bersih yang dapat direalisasi adalah estimasi
harga penjualan dalam kegiatan usaha normal
dikurangi estimasi biaya penyelesaian dan estimasi
biaya yang diperlukan untuk melakukan penjualan.
Net realizable value is the estimated selling price in the
ordinary course of business less the estimated costs of
completion and the estimated costs necessary to make
the sale.
Penyisihan penurunan nilai persediaan ditetapkan
berdasarkan penelaahan manajemen atas keadaan
persediaan pada akhir tahun.
Provision for decline in value of inventories is provided
based on management’s review of the inventories
condition at year end.
Instrumen keuangan
f. Financial instruments
Aset dan liabilitas keuangan diakui pada saat
Perseroan atau entitas anak menjadi salah satu
pihak dalam ketentuan pada kontrak instrumen
keuangan.
Financial assets and liabilities are recognized when the
Company or subsidiary becomes a party to the
contractual provisions of the instrument.
14
PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK/
PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
TAHUN BERAKHIR 31 MEI 2016 DAN 2015/YEARS ENDED 31 MAY 2016 AND 2015
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
2.
IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI
YANG PENTING (Lanjutan)
f.
2. SUMMARY OF SIGNIFICANT
ACCOUNTING POLICIES (Continued)
Instrumen keuangan (Lanjutan)
f.
Financial instruments (Continued)
Aset keuangan (atau apabila berlaku, bagian dari
suatu aset keuangan atau bagian dari kelompok
aset keuangan sejenis) dihentikan pengakuannya
pada saat: (1) hak kontraktual atas arus kas yang
berasal dari aset keuangan tersebut berakhir; atau
(2) Perseroan atau entitas anak telah mentransfer
hak kontraktual mereka untuk menerima arus kas
yang berasal dari aset keuangan atau tetap
memiliki hak kontraktual untuk menerima arus kas
yang berasal dari aset keuangan, namun juga
menanggung kewajiban untuk membayar arus kas
yang diterima tersebut kepada satu atau lebih pihak
penerima melalui suatu kesepakatan yang
memenuhi
persyaratan
(“a
pass-through
arrangement”); dan baik (a) Perseroan atau entitas
anak telah secara substantial mentransfer seluruh
risiko dan manfaat atas kepemilikan aset
keuangan, atau (b) Perseroan atau entitas anak
telah secara substantial tidak mentransfer atau
tidak memiliki seluruh risiko dan manfaat atas
kepemilikan aset keuangan tersebut, namun tidak
lagi memiliki pengendalian atas aset keuangan
tersebut.
A financial asset (or where applicable, a part of a
financial asset or part of a group of similar financial
assets) is derecognized when: (1) the contractual rights
to the cash flows from the financial asset expire; or (2)
the Company or subsidiary transfers their contractual
rights to receive the cash flows of the financial asset or
retains the contractual rights to receive the cash flows
of the financial asset, but assumes a contractual
obligation to pay the cash flows to one or more
recipients in an arrangement that meets the conditions
(“a pass – through arrangement”); and either (a) the
Company or subsidiary transfers substantially all the
risks and rewards of ownership of the financial asset,
or (b) the Company or subsidiary neither transfers nor
retains substantially all the risks and rewards of
ownership of the financial asset, but has not retained
control of the financial asset.
Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya jika
liabilitas Perseroan atau entitas anak berakhir, atau
dilepaskan atau dibatalkan.
Financial liabilities are derecognized if the Company
or subsidiary’s obligation expires, or is discharged or
cancelled.
Instrumen keuangan derivatif diukur sebesar nilai
wajar dan diakui sebagai aset atau liabilitas pada
laporan posisi keuangan konsolidasian. Perubahan
atas nilai wajar instrumen derivatif diakui sebagai
laba rugi atau pendapatan komprehensif lain
tergantung pada tujuan dari instrumen derivatif
tersebut dan apakah memenuhi persyaratan
akuntansi lindung nilai. Per 31 Mei 2016 dan 2015,
tidak ada instrumen keuangan derivatif Perseroan
yang memenuhi persyaratan akuntansi lindung
nilai.
Derivative financial instruments are measured at fair
value and recognized as either assets or liabilities in the
consolidated statements of financial position. Changes
in the fair value of derivative instruments are
recognized in either earnings or other comprehensive
income depending on the designated purpose of the
derivative instruments and whether they qualify for
hedge accounting. As of 31 May 2016 and 2015, none
of the Company’s derivative financial instruments
qualify for hedge accounting.
Instrumen keuangan non-derivatif Perseroan dan
entitas anak terdiri dari kas dan setara kas, piutang
usaha, piutang lain-lain, pinjaman bank, pinjaman
dari pihak berelasi, utang usaha, utang lain-lain,
utang dividen, beban akrual dan utang sewa
pembiayaan.
The Company and subsidiary’s non-derivative financial
instruments comprise cash and cash equivalents, trade
receivables, other receivables, bank loans, loan from a
related party, trade payables, other payables, dividends
payable, accrued expenses and finance lease
obligation.
Instrumen keuangan non-derivatif pada awal
pengakuan diukur berdasarkan nilai wajar
ditambah/dikurangi biaya transaksi signifikan
yang dapat diatribusikan secara langsung. Setelah
pengukuran awal, instrumen keuangan nonderivatif diukur sebesar biaya perolehan
diamortisasi, dengan menggunakan metode suku
bunga efektif, dikurangi penyisihan penurunan
nilai, jika diperlukan.
Non-derivative financial instruments are initially
measured at fair value plus/less any significant directly
attributable transaction costs. Subsequent to initial
measurements, they are carried at amortized cost, using
the effective interest rate method, net of provision for
impairment, if necessary.
15
PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK/
PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
TAHUN BERAKHIR 31 MEI 2016 DAN 2015/YEARS ENDED 31 MAY 2016 AND 2015
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
2.
IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI
YANG PENTING (Lanjutan)
f.
g.
2. SUMMARY OF SIGNIFICANT
ACCOUNTING POLICIES (Continued)
Instrumen keuangan (Lanjutan)
f.
Financial instruments (Continued)
Penyisihan penurunan nilai diakui untuk aset
keuangan yang dikategorikan sebagai pinjaman
yang diberikan dan piutang bila terdapat bukti
objektif bahwa Perseroan dan entitas anak tidak
mampu memulihkan nilai tercatat sesuai dengan
ketentuan awal dari instrumen tersebut. Jumlah
kerugian penurunan nilai merupakan selisih antara
nilai tercatat aset keuangan dan nilai kini dari
estimasi arus kas masa depan yang didiskontokan
menggunakan suku bunga efektif awal. Perubahan
penyisihan penurunan nilai diakui dalam laba-rugi.
An impairment provision is recognized for financial
assets that are categorized as loans and receivables
when there is objective evidence that the Company and
subsidiary will not be able to recover the carrying
amounts according to the original terms of the
instrument. The amount of the impairment loss is the
difference between the carrying amount of the financial
asset and the present value of its estimated future cash
flows discounted at the original effective interest rate.
Changes in the impairment provision are recognized in
profit or loss.
Aset dan liabilitas keuangan disajikan salinghapus dan disajikan secara neto dalam laporan
posisi keuangan konsolidasian ketika terdapat hak
yang berkekuatan hukum untuk melakukan salinghapus
dan
terdapat
intensi
untuk
menyelesaikannya secara neto, atau pada saat aset
direalisasi dan liabilitas diselesaikan secara
simultan.
Financial assets and liabilities are offset and presented
net in the consolidated statement of financial position
when there is a legal right of offset and there is an
intention to settle on a net basis, or when the asset is
realized and the liability settled simultaneously.
Aset tetap
g. Fixed assets
Hak atas tanah disajikan sebesar biaya perolehan
(termasuk biaya legal dan administrasi untuk
memperoleh tanah) dan tidak diamortisasikan.
Land rights are presented at acquisition cost (including
legal and administrative costs incurred in transactions
to acquire land) and are not amortized.
Aset tetap selain tanah diukur dengan model biaya
perolehan, dimana pada awal pengakuan diukur
sebesar biaya perolehan dan selanjutnya dikurangi
akumulasi penyusutan dan akumulasi rugi
penurunan nilai.
Fixed assets other than land are measured using the
cost model, i.e., initially measured at cost and
subsequently carried net of accumulated depreciation
and accumulated impairment losses.
Penyusutan aset tetap selain tanah dihitung sejak
bulan aset yang bersangkutan siap untuk
digunakan, dengan metode garis lurus (straightline method), berdasarkan taksiran masa manfaat
sebagai berikut:
Depreciation of fixed assets other than land is applied
from the month such assets are ready for their intended
use, on the straight-line method, based on estimated
useful lives as follows:
Bangunan dan prasarana
Mesin dan peralatan
Alat pengangkutan
Peralatan komputer
Perabotan dan peralatan kantor
Timbangan dan peralatan bengkel
8 – 45 tahun/years
8 – 20 tahun/years
3 – 8 tahun/years
8 tahun/years
3 – 7 tahun/years
9 – 11 tahun/years
Buildings and installation
Machinery and equipment
Transportation equipment
Computer equipment
Furniture, fixtures and office equipment
Weighing and workshop equipment
Metode penyusutan, masa manfaat dan nilai residu
dari suatu saat aset direview paling tidak setiap
akhir tahun buku dan disesuaikan jika diperlukan.
Depreciation method, useful life, and residual value of
an asset are reviewed at least every end of reporting
period and adjusted if necessary.
Aset dalam penyelesaian merupakan akumulasi dari
biaya-biaya bahan, peralatan serta biaya lainnya
yang berkaitan langsung dengan penyelesaian aset
tetap. Akumulasi biaya tersebut akan direklasifikasi
ke dalam akun aset tetap yang bersangkutan pada
saat pekerjaan selesai dan aset tersebut siap untuk
digunakan sesuai dengan tujuannya.
Assets under construction represent the accumulated
costs of materials, equipment and other costs directly
related to the construction of fixed assets. The
accumulated costs are reclassified to the related fixed
assets when assets under construction are completed and
are ready for their intended use.
16
PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK/
PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
TAHUN BERAKHIR 31 MEI 2016 DAN 2015/YEARS ENDED 31 MAY 2016 AND 2015
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
2.
IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI
YANG PENTING (Lanjutan)
g.
h.
2. SUMMARY OF SIGNIFICANT
ACCOUNTING POLICIES (Continued)
Aset tetap (Lanjutan)
g. Fixed assets (Continued)
Beban pemeliharaan normal dibebankan pada
laba rugi pada saat terjadi, sedangkan
penambahan, pemugaran, perluasan yang
menambah masa manfaat atau kapasitas aset tetap
dikapitalisasi.
Normal maintenance expenses are charged to profit or
loss when incurred, while betterments, renovations and
expansions that increase the useful lives or capacity of
fixed assets are capitalized.
Aset tetap yang sudah tidak digunakan atau yang
dijual, dikeluarkan dari aset tetap, dan
keuntungan dan kerugian yang terjadi dibukukan
dalam laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain konsolidasian.
Fixed assets which are no longer used or sold are
removed from fixed assets, and gains and losses are
recorded in the consolidated statement of profit or loss
and other comprehensive income.
Aset tetap termasuk aset dimana Perseroan dan
entitas anak memiliki manfaat kepemilikan dalam
perjanjian sewa pembiayaan. Sewa dimana
Perseroan dan entitas anak memiliki secara
substansial seluruh risiko dan manfaat yang terkait
dengan kepemilikan aset diklasifikasikan sebagai
sewa pembiayaan. Pada awal pengakuan, aset
sewaan diukur sebesar jumlah yang lebih rendah
antara nilai wajar aset sewaan dan nilai kini dari
pembayaran sewa minimum. Saldo dari nilai kini
atas pembayaran sewa minimum yang belum
dibayar disajikan sebagai utang sewa pembiayaan.
Pembayaran sewa minimum dipisahkan antara
bagian yang merupakan beban keuangan dan
bagian yang merupakan pelunasan kewajiban.
Beban keuangan dialokasikan ke setiap periode
selama masa sewa sedemikian rupa sehingga
menghasilkan suatu tingkat suku bunga periodik
yang konstan atas saldo kewajiban. Setelah
pengakuan awal, aset sewaan dicatat berdasarkan
kebijakan akuntansi sesuai dengan aset tersebut.
Fixed assets also include assets in which the Company
and subsidiary have acquired beneficial ownership under
finance lease agreements. Lease terms in which the
Company and subsidiary assume substantially all the
risks and rewards of ownership are classified as finance
leases. Upon initial recognition, the leased asset is
measured at an amount equal to the lower of its fair value
and the present value of minimum lease payments. The
balance of the present value of unpaid minimum lease
payments is presented as finance lease obligation.
Minimum lease payments made under finance lease are
apportioned between the finance costs and the reduction
of the outstanding obligation. The finance costs are
allocated to each period during the lease term so as to
produce a constant periodic rate of interest on the
remaining balance of the obligation. Subsequent to initial
recognition, a leased asset is accounted for in
accordance with the accounting policy applicable to that
asset.
Sewa lainnya adalah sewa operasi dan aset yang
disewa tidak diakui dalam laporan posisi keuangan
konsolidasian.
Other leases are operating leases and the leased assets
are not recognized in the consolidated statement of
financial position.
Penurunan nilai aset non-keuangan
h.
Impairment of non-financial assets
Nilai tercatat aset non-keuangan Perseroan dan
entitas anak ditelaah pada setiap tanggal pelaporan
untuk menentukan apakah terdapat indikasi
penurunan nilai. Jika terdapat indikasi tersebut
maka nilai terpulihkan aset tersebut diestimasi.
The carrying amounts of the Company and subsidiary’s
non-financial assets are reviewed at each reporting date
to determine whether there is any indication of
impairment. If any such indication exists then the asset’s
recoverable amount is estimated.
Rugi penurunan nilai diakui jika nilai tercatat unit
penghasil kas melebihi nilai terpulihkannya. Unit
penghasil kas adalah kelompok terkecil aset yang
dapat diidentifikasi dan menghasilkan arus kas yang
sebagian besar independen dari aset lainnya. Rugi
penurunan nilai diakui dalam laba rugi.
An impairment loss is recognized if the carrying amount of
a cash-generating unit exceeds its recoverable amount. A
cash-generating unit is the smallest identifiable asset
group that generates cash flows that largely are
independent from other assets. Impairment losses are
recognized in profit or loss.
17
PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK/
PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
TAHUN BERAKHIR 31 MEI 2016 DAN 2015/YEARS ENDED 31 MAY 2016 AND 2015
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
2.
IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI
YANG PENTING (Lanjutan)
h.
i.
2. SUMMARY OF SIGNIFICANT
ACCOUNTING POLICIES (Continued)
Penurunan nilai aset non-keuangan (Lanjutan)
h.
Impairment of non-financial assets (Continued)
Nilai terpulihkan unit penghasil kas adalah nilai
yang lebih tinggi antara nilai pakai dan nilai wajar
dikurangi dengan biaya untuk menjual. Dalam
menentukan nilai pakai, estimasi arus kas masa
depan didiskontokan ke nilai kini dengan
menggunakan tingkat diskonto sebelum pajak
yang mencerminkan penilaian pasar kini atas nilai
waktu uang dan risiko spesifik terhadap aset.
The recoverable amount of a cash-generating unit is the
greater of its value in use or its fair value less costs to sell.
In assessing value in use, the estimated future cash flows
are discounted to their present value using a pre-tax
discount rate that reflects current market assessments of
the time value of money and the risks specific to the asset.
Rugi penurunan nilai yang diakui pada periode
sebelumnya dievaluasi pada setiap tanggal
pelaporan untuk indikasi apakah rugi penurunan
nilai telah berkurang atau tidak ada lagi. Rugi
penurunan nilai dipulihkan jika terdapat perubahan
dalam estimasi yang digunakan untuk menentukan
nilai terpulihkan. Rugi penurunan nilai dipulihkan
sebatas nilai aset tercatat yang tidak melebihi nilai
tercatat yang seharusnya diakui, setelah dikurangi
depresiasi atau amortisasi, jika tidak ada rugi
penurunan nilai yang telah diakui.
Impairment losses recognized in prior periods are
assessed at each reporting date for any indications that the
loss has decreased or no longer exists. An impairment loss
is reversed if there has been a change in the estimates used
to determine the recoverable amount. An impairment loss
is reversed only to the extent that the asset’s carrying
amount does not exceed the carrying amount that would
have been determined, net of depreciation or amortization,
if no impairment loss had been recognized.
Penjabaran mata uang asing
i.
Foreign currencies translation
Mata uang fungsional dan mata uang pelaporan
Perseroan dan entitas anak adalah rupiah.
The functional and reporting currency of the Company
and its subsidiary is rupiah.
Transaksi dalam mata uang asing dijabarkan dalam
rupiah dengan kurs tanggal transaksi. Pada tanggal
pelaporan, saldo aset dan liabilitas moneter dalam
mata uang asing dijabarkan dalam rupiah dengan
kurs yang berlaku pada tanggal tersebut.
Transactions in foreign currencies are translated into
rupiah at the exchange rates prevailing at the transaction
date. At the reporting date, balances of monetary assets
and liabilities in foreign currencies are translated into
rupiah at the exchange rates prevailing at that date.
Pada tanggal 31 Mei 2016 dan 2015, kurs utama yang
digunakan adalah sebagai berikut:
As of 31 May 2016 and 2015, the main exchange rates
used are as follows:
31 Mei 2016/
Dolar Amerika Serikat (USD)
Euro (EUR)
Poundsterling Inggris (GBP)
Dolar Singapura (SGD)
Yuan China (CNY)
Yen Jepang (JPY)
31 Mei 2015/
31 May 2016
31 May 2015
Rupiah penuh/
whole Rupiah
Rupiah penuh/
whole Rupiah
13,662
15,200
19,927
9,892
2,093
123
Laba (rugi) kurs atas aset dan liabilitas keuangan dari
aktivitas operasi disajikan sebagai pendapatan
(beban) lainnya, dalam bagian laba usaha.
13,211)
14,471)
20,209)
9,799)
2,131)
107)
United States Dollar (USD)
Euro (EUR)
British Pound (GBP)
Singapore Dollar (SGD)
China Yuan (CNY)
Japanesse Yen (JPY)
Currency exchange gains (losses) on financial assets and
liabilities that arise from operating activities are
presented as other income (expenses) within operating
profit.
18
PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK/
PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
TAHUN BERAKHIR 31 MEI 2016 DAN 2015/YEARS ENDED 31 MAY 2016 AND 2015
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
2.
IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI
YANG PENTING (Lanjutan)
j.
k.
2. SUMMARY OF SIGNIFICANT
ACCOUNTING POLICIES (Continued)
Pendapatan keuangan dan biaya keuangan
j.
Finance income and finance costs
Pendapatan dan biaya yang berasal dari aktivitas
pendanaan dan laba dan rugi kurs terkait tercermin
dalam laporan laba rugi dan pendapatan
komprehensif lain sebagai bagian dari “Pendapatan
(biaya) keuangan bersih”. Laba dan rugi kurs
dilaporkan secara bersih baik sebagai pendapatan
keuangan atau biaya keuangan tergantung pada
angka mutasi ke laba bersih atau rugi bersih.
Income and costs derived from financing activities and the
related currency exchange gains and losses are reflected
in the statement of profit or loss and other comprehensive
income as part of “Net finance income (costs)”. Currency
exchange gains and losses are reported on a net basis as
either finance income or finance cost depending on
whether currency exchange movements amount to a net
gain or a net loss.
Pendapatan keuangan dan biaya keuangan terdiri dari
pendapatan bunga atas dana yang diinvestasikan, dan
beban bunga atas pinjaman, dan laba atau rugi kurs
yang timbul dari aktivitas investasi dan pendanaan,
serta laba rugi terkait derivatif.
Finance income and finance costs comprise interest
income on funds invested and interest expense on
borrowings, and currency exchange gains or losses
arising from investing and financing activities, as well as
gains and losses on the related derivatives.
Biaya pinjaman yang tidak dapat diatribusikan secara
langsung dengan perolehan, konstruksi, atau
pembuatan aset kualifikasian diakui dalam laba atau
rugi menggunakan metode suku bunga efektif.
Borrowing costs that are not directly attributable to the
acquisition, construction or production of a qualifying
asset are recognized in profit or loss using the effective
interest method.
Pajak penghasilan
k. Income tax
Beban pajak penghasilan terdiri dari pajak kini dan
pajak tangguhan. Pajak kini dan pajak tangguhan
diakui dalam laba rugi kecuali jika pajak tersebut
terkait dengan transaksi yang langsung diakui dalam
ekuitas atau dalam pendapatan komprehensif lain.
Income tax expense comprises current and deferred tax.
Current tax and deferred tax are recognized in profit or loss
except to the extent that they relate to items recognized
directly in equity or in other comprehensive income.
Pajak kini adalah utang atau piutang pajak yang
diharapkan atas penghasilan atau rugi kena pajak
untuk tahun berjalan, dengan menggunakan tarif
pajak yang secara substantif berlaku pada tanggal
pelaporan keuangan, dan penyesuaian terhadap utang
pajak tahun-tahun sebelumnya.
Current tax is the expected tax payable or receivable on
taxable income or loss for the year, using tax rates
substantively enacted as of the reporting date, and any
adjustment to tax payable in respect of previous years.
Pajak tangguhan diakui atas semua perbedaan
temporer antara nilai tercatat aset dan liabilitas untuk
tujuan pelaporan keuangan dan nilai yang digunakan
untuk tujuan perpajakan. Pajak tangguhan ditentukan
dengan menggunakan tarif pajak yang diharapkan
akan diterapkan terhadap perbedaan temporer pada
saat pembalikan, berdasarkan peraturan yang telah
berlaku atau secara substantif berlaku pada tanggal
pelaporan keuangan. Metode ini juga mengharuskan
pengakuan atas manfaat pajak di masa yang akan
datang, seperti kompensasi rugi fiskal, jika
kemungkinan realisasi manfaat tersebut di masa
mendatang cukup besar (probable).
Deferred tax is recognized in respect of temporary
differences between the carrying amounts of assets and
liabilities for financial reporting purposes and the amounts
used for taxation purposes. Deferred tax is measured at the
tax rates that are expected to be applied to temporary
differences when they reverse, based on the laws that have
been enacted or substantively enacted at the reporting date.
This method also requires the recognition of future tax
benefits, such as tax loss carry forwards, to the extent that
realization of such benefits is probable.
19
PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK/
PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
TAHUN BERAKHIR 31 MEI 2016 DAN 2015/YEARS ENDED 31 MAY 2016 AND 2015
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
2.
IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI
YANG PENTING (Lanjutan)
k.
l.
2. SUMMARY OF SIGNIFICANT
ACCOUNTING POLICIES (Continued)
Pajak penghasilan (Lanjutan)
k.
Dalam menentukan nilai pajak kini dan pajak
tangguhan,
Perseroan
dan
entitas
anak
mempertimbangkan dampak dari posisi pajak yang
tidak pasti dan penambahan pajak dan denda.
Manajemen berkeyakinan bahwa akrual atas liabilitas
pajak sudah memadai untuk semua tahun pajak yang
masih open berdasarkan penelaahan banyak faktor,
termasuk interpretasi dari peraturan pajak dan
pengalaman sebelumnya. Penilaian dilakukan
berdasarkan estimasi dan asumsi dan melibatkan
pertimbangan mengenai kejadian di masa mendatang.
Informasi baru yang tersedia menyebabkan
manajemen mengubah pertimbangannya berkaitan
dengan kecukupan liabilitas pajak yang telah ada.
Perubahan terhadap liabilitas pajak akan berdampak
pada beban pajak pada periode dimana penentuan
tersebut ditetapkan.
In determining the amount of current and deferred tax, the
Company and subsidiary take into account the impact of
uncertain tax positions and any additional taxes and
penalties. Management believes that the accruals for tax
liabilities are adequate for all open tax years based on its
assessment of many factors, including interpretations of
tax law and prior experience. The assessment relies on
estimates and assumptions and may involve judgments
about future events. New information may become
available that causes management to change its judgment
regarding the adequacy of existing tax liabilities. Such
changes to tax liabilities will impact tax expense in the
period that such determination is made.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan disajikan saling
hapus di laporan posisi keuangan konsolidasian,
kecuali aset dan liabilitas pajak tangguhan untuk
entitas yang berbeda, sesuai dengan penyajian aset dan
liabilitas pajak kini.
Deferred tax asset and liabilities are offset in the
consolidated statement of financial position, except if
these are for different legal entities, in the same manner
the current tax assets and liabilities are presented.
Saham treasuri
l.
Ketika modal saham yang ditempatkan sebagai ekuitas
dibeli kembali, nilai pembelian kembali yang
dibayarkan, termasuk beban-beban yang terkait
langsung, bersih dari efek pajak, diakui sebagai
pengurangan dari ekuitas. Saham yang dibeli kembali
diklasifikasikan sebagai saham treasuri dan disajikan
sebagai pengurangan modal saham sebesar nilai
nominal saham treasuri tersebut. Selisih antara nilai
pembelian kembali yang dibayarkan dan nilai nominal
saham treasuri dicatat sebagai tambahan modal disetor
pada bagian ekuitas. Ketika saham treasuri dijual atau
diterbitkan kembali kemudian, nilai yang diterima
diakui sebagai penambahan di ekuitas, dan selisih
lebih atau kurang nilai transaksi disajikan sebagai
tambahan modal disetor pada bagian ekuitas.
m.
Income tax (Continued)
Laba per saham
Treasury shares
When share capital issued is repurchased, the amount of
the consideration paid, which includes directly
attributable costs, net of any tax effects, is recognised as a
deduction from equity. Repurchased shares are classified
as treasury shares and are presented as a reduction of the
share capital for the nominal value of the treasury shares.
Any excess of the consideration paid over the nominal
value of the treasury shares is recorded as additional
paid-in capital in the equity section. When treasury shares
are sold or reissued subsequently, the amount received is
recognised as an increase in equity, and the resulting
surplus or deficit on the transaction is included in
additional paid-in capital in the equity section.
m. Earnings per share
Laba per saham dihitung dengan membagi laba tahun
berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik
entitas induk dengan total rata-rata tertimbang saham
beredar/ditempatkan dalam tahun yang bersangkutan.
20
Earnings per share are computed by dividing profit for the
year attributable to owners of the Company with the
weighted average of total outstanding/issued shares
during the year.
PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK/
PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
TAHUN BERAKHIR 31 MEI 2016 DAN 2015/YEARS ENDED 31 MAY 2016 AND 2015
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
2.
IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI
YANG PENTING (Lanjutan)
n.
o.
2. SUMMARY OF SIGNIFICANT
ACCOUNTING POLICIES (Continued)
Transaksi dengan pihak-pihak berelasi
n. Transactions with related parties
Istilah pihak berelasi digunakan sesuai dengan
Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (“PSAK”)
No. 7 (Revisi 2010) tentang “Pengungkapan PihakPihak Berelasi”.
Related party terms used are in accordance with
Statement of Financial Accounting Standard (“PSAK”)
No. 7 (2010 Revision), “Related Party Disclosures”.
Semua transaksi dan saldo signifikan dengan pihakpihak berelasi diungkapkan dalam catatan atas laporan
keuangan konsolidasian.
All significant transactions and balances with related
parties are disclosed in the notes to the consolidated
financial statements.
Provisi
o. Provisions
Provisi diakui jika Perseroan dan entitas anak memiliki
liabilitas kini (baik bersifat hukum maupun bersifat
konstruktif) jika, sebagai akibat peristiwa masa lalu,
besar kemungkinan penyelesaian liabilitas tersebut
mengakibatkan arus keluar sumber daya yang
mengandung manfaat ekonomi dan total liabilitas
tersebut dapat diestimasi secara andal.
Provisions are recognized when the Company and
subsidiary have a present obligation (legal or constructive)
where, as a result of a past event, it is probable that an
outflow of resources embodying economic benefits will be
required to settle the obligation and a realiable estimate
can be made of the amount of the obligation.
Provisi ditelaah pada setiap tanggal pelaporan dan
disesuaikan untuk mencerminkan estimasi terbaik yang
paling kini. Jika kemungkinan besar tidak terjadi arus
keluar sumber daya yang mengandung manfaat ekonomi
untuk menyelesaikan liabilitas tersebut, maka provisi
dibatalkan.
Provisions are reviewed at each reporting date and
adjusted to reflect the current best estimate. If it is no
longer probable that an outflow of resources embodying
economic benefits will be required to settle the obligation,
the provision is reversed.
p. Imbalan kerja
p. Employee benefits
Liabilitas yang diakui di laporan posisi keuangan
konsolidasian adalah nilai kini liabilitas imbalan pasti
pada tanggal laporan posisi keuangan sesuai dengan
UU 13/2003 tentang ketenagakerjaan, dimana Perseroan
dan entitas anak wajib memberikan imbalan kepada
karyawannya pada saat pemutusan hubungan kerja atau
pada saat karyawan pensiun. Imbalan kerja ini diberikan
berdasarkan masa kerja dan kompensasi karyawan pada
saat pemutusan hubungan kerja atau pensiun.
The liabilities recognized in consolidated statement of
financial position are the present value of the defined
benefit obligation as at the statement of financial position
date in accordance with Law 13/2003 relating to labor
regulations, in which the Company and subsidiary are
required to provide benefits to their employees when their
employment is terminated or when they retire. These
benefits are primarily based on years of service and
employees’ compensation at termination or retirement.
Liabilitas atas imbalan pasca-kerja dihitung sebesar
nilai kini dari estimasi jumlah imbalan pasca-kerja di
masa depan yang timbul dari jasa yang telah diberikan
oleh karyawan pada masa kini dan masa lalu.
Perhitungan dilakukan oleh aktuaris independen dengan
metode projected unit credit.
The obligation for post-employment benefits is
calculated at the present value of estimated future
benefits that the employees have earned in return for
their services in the current and prior periods. The
calculation is performed by an independent actuary
using the projected unit credit method.
21
PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK/
PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
TAHUN BERAKHIR 31 MEI 2016 DAN 2015/YEARS ENDED 31 MAY 2016 AND 2015
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
2.
IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI
YANG PENTING (Lanjutan)
2. SUMMARY OF SIGNIFICANT
ACCOUNTING POLICIES (Continued)
p. Imbalan kerja (Lanjutan)
p. Employee benefits (Continued)
Atas penerapan PSAK No. 24 “Imbalan Kerja”,
efektif 1 Juni 2012, Perseroan memilih untuk
mengakui seluruh keuntungan dan kerugian aktuarial
dari program imbalan pasti segera dalam penghasilan
komprehensif lain dan seluruh beban yang
berhubungan dengan imbalan dalam laba rugi.
As part of adopting PSAK No. 24, “Employee Benefits,
effective 1 June 2012, the Company elected to recognize
all actuarial gains and losses arising from a defined
benefit plan immediately in other comprehensive income
and all expenses related to the benefits in profit or loss.
Pengukuran kembali kewajiban imbalan pasti
(misalnya keuntungan dan kerugian aktuarial) diakui
segera dalam penghasilan komprehensif lainnya.
Beban jasa lalu diakui pada laba rugi pada saat
perubahan atau kurtailmen program terjadi.
Remeasurements on the net defined benefit liability (for
example, actuarial gains and losses) is recognized
immediately in other comprehensive income. Past
service costs is recognized in profit or loss when the
amendment or curtailment of the program occurred.
Keuntungan atau kerugian dari kurtailmen atau
penyelesaian program imbalan pasti diakui di laba
rugi ketika kurtailmen atau penyelesaian tersebut
terjadi.
Gains or losses on the curtailment or settlement of a
defined benefit plan are recognized in profit or loss when
the curtailment or settlement occurs.
q. Standar akuntansi baru/revisi
q. New/revised accounting standards
Berikut ini adalah standar akuntansi baru/revisi yang
berlaku efektif untuk periode tahun buku yang
dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari 2015,
yang
relevan
terhadap
laporan
keuangan
konsolidasian Perseroan:
The following new/revised accounting standars became
effective starting beginning periods on or after
1 January 2015, which are relevant to the Company’s
consolidated financial statements:
-
PSAK 1 (Revisi 2013/2013 Revision)
:
Penyajian Laporan Keuangan/Presentation of Financial
Statements
-
PSAK 4 (Revisi 2013/2013 Revision)
:
Laporan Keuangan
Statements
-
PSAK 15 (Revisi 2013/2013 Revision)
:
Investasi pada Entitas Asosiasi dan Ventura Bersama/
Investment in Associates and Joint Ventures
-
PSAK 24 (Revisi 2013/2013 Revision)
:
Imbalan Kerja/Employee Benefits
-
PSAK 46 (Revisi 2014/2014 Revision)
:
Pajak Penghasilan/Income Taxes
-
PSAK 48 (Revisi 2014/2014 Revision)
:
Penurunan Nilai Aset/Impairment of Assets
-
PSAK 50 (Revisi 2014/2014 Revision)
:
Instrumen Keuangan: Penyajian/Financial Instruments:
Presentation
-
PSAK 55 (Revisi 2014/2014 Revision)
:
Instrumen Keuangan: Pengakuan dan Pengukuran/
Financial Instruments: Recognition and Measurement
-
PSAK 60 (Revisi 2014/2014 Revision)
:
Instrumen
Keuangan:
Instruments: Disclosures
-
PSAK 65
:
Laporan
Keuangan
Financial Statements
-
PSAK 66
:
Pengaturan Bersama/Joint Arrangements
-
PSAK 67
:
Pengungkapan
Kepentingan
dalam
Lain/Disclosure of Interests in Other Entities
-
PSAK 68
:
Pengukuran Nilai Wajar/Fair Value Measurement
22
Tersendiri/Separate
Financial
Pengungkapan/Financial
Konsolidasian/Consolidated
Entitas
PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK/
PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
TAHUN BERAKHIR 31 MEI 2016 DAN 2015/YEARS ENDED 31 MAY 2016 AND 2015
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI
YANG PENTING (Lanjutan)
2. SUMMARY OF SIGNIFICANT
ACCOUNTING POLICIES (Continued)
q. Standar akuntansi baru/revisi (Lanjutan)
q.
Penerapan standar akuntansi baru/revisi di atas tidak
memiliki pengaruh yang signifikan terhadap laporan
keuangan konsolidasian.
3.
The adoption of the above mentioned new/revised
accounting standards does not have significant impact
to the consolidated financial statements.
KAS DAN SETARA KAS
3. CASH AND CASH EQUIVALENTS
31 Mei 2016/
31 May 2016
Kas:
Rupiah
Yen Jepang
Bank pada pihak ketiga:
Rupiah
Deutsche Bank AG
PT Bank Central Asia Tbk
Lain-lain (masing-masing dibawah Rp 500
juta)
Dolar Amerika Serikat
PT Bank Central Asia Tbk
PT Bank ANZ Indonesia
PT Bank OCBC NISP Tbk
Standard Chartered Bank
The Bank of Tokyo – Mitsubishi UFJ. Ltd.
PT Bank Permata Tbk
Lain-lain (masing-masing dibawah Rp 500
juta)
Euro
Deutsche Bank AG
Standard Chartered Bank
Total bank pada pihak ketiga
New/revised accounting standards (Continued)
4,410)
10)
4,420)
31 Mei 2015/
31 May 2015
2,875)
9)
2,884)
2,196)
559)
2,072)
348)
452)
3,207)
242)
2,662)
10,692)
1,562)
1,203)
1,026)
350)
733)
664)
2232)
-)
1,612)
873)
63)
300)
15,866)
89
3,452)
(292)
232)
30)
351)
524)
381)
19,597)
6,495)
23
Cash on hand:
Rupiah
Japanese Yen
Cash in third party banks:
Rupiah
Deutsche Bank AG
PT Bank Central Asia Tbk
Other (below Rp 500 million each)
US Dollar
PT Bank Central Asia Tbk
PT Bank ANZ Indonesia
PT Bank OCBC NISP Tbk
Standard Chartered Bank
The Bank of Tokyo - Mitsubishi UFJ. Ltd.
PT Bank Permata Tbk.
Other (below Rp 500 million each)
Euro
Deutsche Bank AG
Standard Chartered Bank
Total cash in third party banks
PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK/
PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
TAHUN BERAKHIR 31 MEI 2016 DAN 2015/YEARS ENDED 31 MAY 2016 AND 2015
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
3.
KAS DAN SETARA KAS (Lanjutan)
3. CASH AND CASH EQUIVALENTS (Continued)
31 Mei 2016/
31 May 2016
Deposito berjangka:
Rupiah
PT Prima Master Bank
PT Bank Permata Tbk
PT Bank OCBC NISP Tbk
The Bank of Tokyo – Mitsubishi UFJ. Ltd.
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk
Dolar Amerika Serikat
PT Bank ANZ Indonesia
The Bank of Tokyo – Mitsubishi UFJ. Ltd.
)
Kas dan setara kas
10,099)
11,314)
-)
1,400)
250)
7,848)
30,911)
3,983
1,991
5,974
1,570)
26,822)
28,392)
-
354)
354)
66,395
)
90,412
59,657)
Total time deposits
69,036)
Cash and cash equivalents
-
(4,876)
Bank overdraft from Deutsche Bank AG (Note 9)
90,412
64,160)
Cash and cash equivalents in the
consolidated statement of cash flows
Cerukan dari Deutsche Bank AG (Catatan 9)
Kas dan setara kas per laporan arus kas
konsolidasian
Tingkat suku bunga rata-rata per tahun deposito
berjangka adalah:
Rupiah
Dolar Amerika Serikat
Euro
Time deposits:
Rupiah
PT Prima Master Bank
PT Bank Permata Tbk
PT Bank OCBC NISP Tbk
The Bank of Tokyo - Mitsubishi UFJ. Ltd.
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk
18,717
18,438
17,760
3,400
2,106
1160,421
Euro
PT Bank ANZ Indonesia
Total deposito berjangka
31 Mei 2015/
31 May 2015
US Dollar
PT Bank ANZ Indonesia
The Bank of Tokyo – Mitsubishi UFJ. Ltd.
Euro
PT Bank ANZ Indonesia
The average annual interest rates of the time deposits
are:
31 Mei 2016/
31 May 2016
31 Mei 2015/
31 May 2015
3.00% - 10.00%
0.03% - 1.00%
0.0001%
3.00% - 10.75%)
0.03% - 0.50%)
0.000% - 0.001%)
Rupiah
US Dollar
Euro
Tidak terdapat saldo kas dan setara kas yang
ditempatkan pada pihak berelasi.
There are no cash and cash equivalents balances placed
with related parties.
Per 31 Mei 2016 dan 2015, Perseroan dan entitas anak
tidak menjaminkan kas dan setara kas.
The Company and subsidiary do not pledge their cash
and cash equivalents as of 31 May 2016 and 2015.
24
PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK/
PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
TAHUN BERAKHIR 31 MEI 2016 DAN 2015/YEARS ENDED 31 MAY 2016 AND 2015
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
4. PIUTANG USAHA
4. TRADE RECEIVABLES
31 Mei 2015/
31 May 2015
31 Mei 2016/
31 May 2016
Piutang usaha pada pihak ketiga
Piutang usaha pada pihak berelasi
(Catatan 26)
339,041
347,473
7,759
346,800
11,273
358,746
Umur piutang usaha adalah sebagai berikut:
Belum jatuh tempo
Jatuh tempo:
1 - 30 hari
31 - 60 hari
61 – 90 hari
Lebih dari 90 hari
The aging of trade receivables is as follows:
276,032
319,622)
33,805
846
302
35,815
346,800
26,990)
12,104)
30)
-)
358,746)
Not yet due
Past due:
1 - 30 days
31 - 60 days
61 - 90 days
More than 90 days
31 Mei 2015/
31 May 2015
31 Mei 2016/
31 May 2016
Rupiah
Dolar Amerika Serikat
Trade receivables from third parties
Trade receivables from
related parties (Note 26)
276,587
70,213
346,800
150,833)
207,913)
358,746)
Rupiah
US Dollar
Berdasarkan penelaahannya atas status masing-masing
debitur pada akhir periode, manajemen berkeyakinan
bahwa semua piutang dapat tertagih. Oleh karena itu,
penyisihan penurunan nilai piutang adalah nihil.
Based on evaluation of the status of each debtor at
period end, management believes that all receivables
are collectible. Therefore, the provision for impairment
of receivables is nil.
Per 31 Mei 2016 dan 2015, piutang dari debitur yang
melebihi 10% dari total piutang usaha adalah sebagai
berikut:
As of 31 May 2016 and 2015, receivables from debtors,
representing more than 10% of total trade receivables
are as folows:
31 Mei 2015/
31 May 2015
31 Mei 2016/
31 May 2016
PT SPK
PT Unilever Indonesia, Tbk
PT Raya Sugar Indo Inti
55,090
53,118
43,601
151,809
Per 31 Mei 2016 dan 2015, Perseroan dan entitas anak
tidak menjaminkan piutang usahanya.
18,079
43,780
24,843
86,702
The Company and subsidiary do not pledge their trade
receivables as of 31 May 2016 and 2015.
5. PIUTANG LAIN-LAIN
5. OTHER RECEIVABLES
31 Mei 2016/
31 May 2016
Piutang lain-lain pada pihak ketiga:
Penjualan aset tetap di pabrik “starch”
Ponorogo
Klaim asuransi
Lain-lain
Piutang lain-lain pada pihak berelasi
(Catatan 26)
PT SPK
PT Unilever Indonesia, Tbk
PT Raya Sugar Indo Inti
31 Mei 2015/
31 May 2015
23,382
3,524
876
27,782
2,937
2,121
5,058
11,335
133
39,117
5,191
25
Other receivable from third parties:
Sale of fixed assets at Ponorogo
starch factory
Insurance claims
Others
Other receivables from related
parties (Note 26)
PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK/
PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
TAHUN BERAKHIR 31 MEI 2016 DAN 2015/YEARS ENDED 31 MAY 2016 AND 2015
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
6. PERSEDIAAN
6. INVENTORIES
31 Mei 2016/
31 May 2016
Barang jadi (termasuk dalam perjalanan)
Barang dalam pengolahan
Bahan baku (termasuk dalam perjalanan)
Bahan pembantu
Bahan kemasan
Bahan bakar dan pelumas
Suku cadang dan keperluan pabrik
Penyisihan penurunan nilai persediaan
31 Mei 2015/
31 May 2015
117,339)
40,694)
491,442)
47,985)
6,232)
1,758)
40,681)
746,131)
(17,141)
728,990)
131,709)
26,362)
417,632)
40,601)
8,715)
2,799)
44,281)
672,099)
(3,742)
668,357)
Mutasi penyisihan penurunan nilai persediaan adalah
sebagai berikut:
Provision for decline in value of inventories
Movement of the provision for decline in value of
inventories is as follows:
31 Mei 2016/
31 May 2016
Saldo awal
Penambahan
Pengurangan
Saldo akhir
Finished goods (including in transit)
Goods in process
Raw materials (including in transit)
Supplementary materials
Packaging materials
Fuel and lubricant
Spare parts and factory supplies
31 Mei 2015/
31 May 2015
3,742)
14,431)
(1,032)
17,141)
3,957)
-)
(215)
3,742)
Beginning balance
Addition
Deduction
Ending balance
Manajemen berkeyakinan bahwa penyisihan penurunan
nilai persediaan sudah mencukupi untuk menutupi
kemungkinan kerugian persediaan.
Management believes that the provision for decline
in value of inventories is adequate to cover possible
losses on inventories.
Seluruh persediaan telah diasuransikan terhadap risiko
kerugian akibat kebakaran, pencurian dan risiko lainnya
dengan nilai pertanggungan sebesar USD 66.280.128 pada
tanggal 31 Mei 2016 dan USD 41.495.128 pada tanggal
31 Mei 2015. Manajemen berkeyakinan bahwa total
pertanggungan asuransi ini sudah memadai.
All inventories are insured against the risk of losses
from fire, theft and other risks for a total coverage of
USD 66,280,128 as of 31 May 2016 and USD
41,495,128 as of 31 May 2015. Management believes
that the total insurance coverage is adequate.
Per 31 Mei 2016 dan 2015, Perseroan dan entitas anak tidak
menjaminkan persediaannya.
The Company and subsidiary do not pledge their
inventories as of 31 May 2016 and 2015.
7. PERPAJAKAN
a.
7. TAXATION
Pajak dibayar dimuka terdiri dari:
a.
31 Mei 2016/
31 May 2016
Pajak Pertambahan Nilai
Prepaid taxes consists of:
31 Mei 2015/
31 May 2015
58,487
26
40,289
Value Added Tax
PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK/
PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
TAHUN BERAKHIR 31 MEI 2016 DAN 2015/YEARS ENDED 31 MAY 2016 AND 2015
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
7. PERPAJAKAN (Lanjutan)
b.
7. TAXATION (Continued)
Utang pajak terdiri dari:
b.
31 Mei 2016/
31 May 2016
Pajak penghasilan:
Pasal 29
Pasal 25
Pajak lainnya:
Pasal 21
Pasal 4(2)
Pasal 23
Pasal 26
Pasal 22
c.
31 Mei 2015/
31 May 2015
4,347
2,302
2,299)
3,220)
1,060
786
362
89
42
8,988
1,596)
1,302)
281)
121)
167)
8,986)
Komponen beban pajak penghasilan adalah sebagai
berikut:
c.
31 Mei 2016/
31 May 2016
Perseroan:
Kini:
Pajak Penghasilan Badan
Penyesuaian atas pajak tahun lalu
Tangguhan
Entitas anak:
Kini
Tangguhan
Konsolidasian:
Kini
Tangguhan
d.
Taxes payable consist of:
Income taxes:
Article 29
Article 25
Other taxes:
Article 21
Article 4(2)
Article 23
Article 26
Article 22
The components of income tax expense are as follows:
31 Mei 2015/
31 May 2015
-)
544)
(3,892)
(3,348)
29,840)
2,319)
(2,688)
29,471)
31,323)
(1,910)
29,413)
27,876)
(970)
26,906)
31,867)
(5,802)
26,065)
60,035)
(3,658)
56,377)
Rekonsiliasi antara laba konsolidasian sebelum pajak
penghasilan dengan beban pajak penghasilan adalah
sebagai berikut:
d.
31 Mei 2016/
31 May 2016
The Company:
Current:
Corporate Income Tax
Adjustment for prior year’s tax
Deferred
Subsidiary:
Current
Deferred
Consolidated:
Current
Deferred
The reconciliation between the consolidated profit
before income tax and income tax expense is as follow:
31 Mei 2015/
31 May 2015
Laba konsolidasian sebelum pajak
penghasilan
Beban pajak final
Laba sebelum pajak penghasilan entitas
anak
78,289)
1,013)
201,717)
-)
(119,165)
(108,299)
Consolidated profit before
income tax
Final tax expenses
Profit before income tax of the
subsidiary
(Rugi) laba sebelum pajak penghasilan
Perseroan
(39,863)
93,418)
(Loss) profit before income tax of the
Company
(9,966)
6,074
544)
23,354)
3,798)
2,319)
)
(3,348)
29,413)
26,065)
29,471)
26,906)
56,377)
Beban pajak penghasilan dihitung dengan
tarif pajak yang berlaku (25%)
Pengaruh pajak dari perbedaan permanen
Penyesuaian atas pajak tahun lalu
Beban (manfaat) pajak penghasilan:
Perseroan
Entitas anak
Beban pajak penghasilan
27
)
Income tax expense at
tax rate of 25%
Tax effect of permanent differences
Adjustment for prior year’s tax
Income tax expense (benefit):
Company
Subsidiary
Income tax expense
PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK/
PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
TAHUN BERAKHIR 31 MEI 2016 DAN 2015/YEARS ENDED 31 MAY 2016 AND 2015
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
7. PERPAJAKAN (Lanjutan)
e.
7. TAXATION (Continued)
Pajak penghasilan dihitung untuk setiap entitas karena
pelaporan pajak penghasilan badan konsolidasian tidak
diperbolehkan.
Rekonsiliasi antara laba konsolidasian sebelum pajak
penghasilan dengan (rugi) laba kena pajak Perseroan
adalah sebagai berikut:
31 Mei 2016/
31 May 2016
e.
Income tax is computed for each legal entity as
consolidated corporate income tax returns are not
permitted.
The reconciliation between consolidated profit before
income tax and the Company’s taxable (loss) profit is as
follow:
31 Mei 2015/
31 May 2015
Laba konsolidasian sebelum pajak
penghasilan
Beban pajak final
Laba sebelum pajak penghasilan entitas
anak
78,289)
1,013)
201,717)
-)
(119,165)
(108,299)
Consolidated profit before
income tax
Final tax expenses
Subsidiary’s profit before income
tax
(Rugi) laba sebelum pajak penghasilan
Perseroan
(39,863)
93,418)
The Company’s (loss) profit before
income tax
(10,943)
1,009)
544)
3,904)
Temporary differences:
Difference between commercial and
fiscal depreciation
Provision for post-employment benefits
(5,249)
13,399)
(677)
(2,560)
(5,021)
(2,560)
(212)
10,392)
(1,316)
10,752)
14,425)
2,303)
(159)
76)
7,653)
24,298)
12,272)
602)
(138)
140)
2,315)
15,191)
(20,586)
119,361)
Taxable (loss) profit of the Company
25%)
25%)
Enacted tax rate
-)
29,840)
Current income tax of the Company
(25,658)
(3,923)
(25,014)
(11,768)
Prepaid income tax of the Company
Article 22
Article 25
(29,581)
(6,942)
-)
4,347)
4,347)
-)
2,299)
2,299)
Perbedaan temporer:
Perbedaan penyusutan antara komersial
dan fiskal
Cadangan imbalan pasca kerja
Cadangan gaji dan kesejahteraan
karyawan
Penyisihan penurunan nilai persediaan
Penyisihan penurunan nilai
Beban akrual
Perbedaan tetap:
Kesejahteraan karyawan
Perjamuan, hadiah dan sumbangan
Pendapatan bunga kena pajak final
Penyesuaian penyusutan
Lain-lain
(Rugi) laba kena pajak Perseroan
Tarif pajak yang berlaku
Beban pajak kini Perseroan
Pajak dibayar dimuka Perseroan
Pasal 22
Pasal 25
Lebih bayar pajak penghasilan kini:
Perseroan
Utang pajak penghasilan badan:
Perseroan
Entitas anak
Provision for salaries and wages
Provision for decline in value of inventory
Provision for impairment
Accrued expenses
Permanent differences:
Employee welfare
Entertainment, gift and donation
Interest income subject to final tax
Depreciation adjustment
Others
Overpayment of current income tax:
Dalam laporan keuangan konsolidasian tahun pajak
2015, perhitungan pajak didasarkan atas perhitungan
sementara, karena Perseroan belum menyampaikan
Surat Pemberitahuan Tahunan (“SPT”) pajak
penghasilan badan.
28
The Company
Corporate income tax payable:
The Company
Subsidiary
In the fiscal year 2015 consolidated financial
statements, the tax calculation is preliminary
calculations, as the Company has yet submitted its
annual corporate income tax return.
PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK/
PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
TAHUN BERAKHIR 31 MEI 2016 DAN 2015/YEARS ENDED 31 MAY 2016 AND 2015
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
7.
PERPAJAKAN (Lanjutan)
f.
7. TAXATION (Continued)
Rincian dari aset dan liabilitas pajak tangguhan
Perseroan dan entitas anak adalah sebagai berikut:
Aset (liabilitas) pajak tangguhan
Perseroan:
Penyusutan
Imbalan pasca kerja
Penyisihan penurunan nilai
persediaan
Cadangan gaji dan kesejahteraan
karyawan
Penyisihan penurunan nilai
Beban akrual
Rugi fiskal
31 Mei 2015/
31May 2015
)
Cadangan penilaian aset pajak
tangguhan
Entitas anak
Aset (liabilitas) pajak tangguhan
Perseroan:
Penyusutan
Imbalan pasca kerja
Penyisihan penurunan nilai
persediaan
Cadangan gaji dan kesejahteraan
karyawan
Penyisihan penurunan nilai
Beban akrual
Entitas anak
Diakui di
penghasilan
komprehensif
lain/
Recognized in
other
comprehensive
income
-)
(1,624)
(15,656)
9,949)
936)
3,349)
-)
4,285)
1,598)
15,541)
2,384)
-)
18,858)
(1,313)
(169)
(640)
5,147
(3,892)
-)
-)
-)
-)
(1,624)
285)
15,372)
1,744)
5,147)
21,126)
(155)
18,703)
6,961)
-)
(3,892)
1,910)
-)
(1,624)
(1,274)
(155)
20,971)
7,597)
25,664)
5,802)
(2,898)
28,568)
Diakui di laba
rugi periode
berjalan/
Recognized in
profit or loss
for the period
Diakui di
penghasilan
komprehensif
lain/
Recognized in
other
comprehensive
income
136
976
816
(12,922)
11,321)
989)
(53)
-
936)
2,238)
12,943)
2,713)
15,354)
(640)
2,598
(329)
2,688)
816
1,598)
15,541)
2,384)
18,858)
(155)
15,199)
4,409)
19,608)
-)
2,688)
970)
3,658)
816
1,582
2,398
(155)
18,703)
6,961)
25,664)
29,581
7,043
8,777
2,331
285
147
928
49,092
29
Valuation allowance
for deferred tax assets
Subsidiary
Deferred tax assets (liabilities)
The Company:
Depreciation
Post-employment benefits
Provision for decline in
value of inventory
Provision for salary
and benefits
Provision for impairment
Accrued expenses
Valuation allowance
for deferred tax assets
Subsidiary
The Company’s tax loss carry forward, which as of
31 May 2016 amounted to Rp 20,586, will expire in the
fiscal year 2020 if not utilized against future taxable
profit. Realization of the Company and subsidiary’s
deferred tax assets is dependent upon their profitable
operations. Management believes that these deferred
tax assets are probable of being realized through offset
against taxes due on future taxable profit.
g.
31 Mei 2016/
31 May 2016
Deferred tax assets (liabilities)
The Company:
Depreciation
Post-employment benefits
Provision for decline in
value of inventory
Provision for salary
and benefits
Provision for impairment
Accrued expenses
Tax loss carry forward
31 Mei 2015/
31 May 2015
(13,058)
9,529)
Klaim atas restitusi pajak
Pajak penghasilan badan 2015/2016
Pajak penghasilan badan 2014/2015
Pajak penghasilan badan 2012/2013
Pajak penghasilan pasal 23 2012/2013
Pajak Pertambahan Nilai 2012/2013
Pajak penghasilan badan 2011/2012
Pajak Pertambahan Nilai 2011/2012
31 Mei 2016/
31 May 2016
(2,734)
252)
Rugi fiskal Perseroan pada tanggal 31 Mei 2016
sebesar Rp 20.586 akan kadaluarsa di tahun pajak 2020
jika tidak digunakan dengan laba kena pajak pada
periode mendatang. Realisasi dari aset pajak tangguhan
Perseroan dan entitas anak tergantung pada laba
operasinya. Manajemen berkeyakinan bahwa aset pajak
tangguhan ini dapat direalisasikan dengan kompensasi
pajak penghasilan atas laba kena pajak pada periode
mendatang.
g.
The details of the Company and subsidiary’s deferred
tax assets and liabilities are as follows:
(12,922)
11,321)
31 Mei 2014/
31 May 2014
)
Cadangan penilaian aset pajak
tangguhan
Diakui di
laba rugi
periode
berjalan/
Recognized in
profit or loss
for the period
f.
Claims for tax refund
31 Mei 2015/
31 May 2015
6,942
8,777
2,331
354
147
928
19,479
Corporate income tax 2015/2016
Corporate income tax 2014/2015
Corporate income tax 2012/2013
Withholding tax article 23 2012/2013
Value Added Tax 2012/2013
Corporate income tax 2011/2012
Value Added Tax 2011/2012
PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK/
PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
TAHUN BERAKHIR 31 MEI 2016 DAN 2015/YEARS ENDED 31 MAY 2016 AND 2015
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
7. PERPAJAKAN (Lanjutan)
g.
h.
7. TAXATION (Continued)
Klaim atas restitusi pajak (Lanjutan)
g. Claims for tax refund (Continued)
Pada bulan September 2013, Perseroan menerima Surat
Ketetapan Pajak Lebih Bayar (SKPLB) untuk pajak
penghasilan badan 2011/2012 yang mengindikasikan
koreksi dari rugi fiskal sebesar Rp 11.159 menjadi laba
kena pajak sebesar Rp 29.666 dan lebih bayar atas
pajak penghasilan sebesar Rp 12.798. Pada bulan
November 2013, Perseroan telah menerima restitusi
atas pajak penghasilan tersebut sebesar Rp 12.798. Pada
bulan Maret 2015, Perseroan telah menyampaikan surat
banding dengan mengklaim rugi fiskal sebesar
Rp 5.442 dan lebih bayar pajak penghasilan badan
sebesar Rp 12.945.
In September 2013, the Company received an
Overpayment Tax Assessment Letter for 2011/2012
corporate income tax indicating adjustment from tax
loss of Rp 11,159 to taxable income of Rp 29,666 and
an overpayment of corporate income tax amounting to
Rp 12,798. In November 2013, the Company received
the tax refund of Rp 12,798. In March 2015, the
Company submitted an appeal letter claiming tax loss
of Rp 5,442 and an overpayment of corporate income
tax of Rp 12,945.
Pada bulan Desember 2014, Perseroan menerima Surat
Ketetapan Pajak Lebih Bayar (SKPLB) untuk pajak
penghasilan badan 2012/2013 yang mengindikasikan
lebih bayar atas pajak penghasilan sebesar Rp 1.407.
Pada bulan Januari 2015, Perseroan telah menerima
restitusi atas pajak penghasilan badan tersebut sebesar
Rp 1.407. Perseroan juga menerima Surat Ketetapan
Pajak Kurang Bayar (SKPKB) pajak penghasilan pasal
23 2012/2013 sebesar Rp 2.331 dan Pajak Pertambahan
Nilai sebesar Rp 354. Pada bulan Maret 2016,
Perseroan menerima surat keputusan atas keberatan
yang diajukan oleh Perseroan terhadap SKPKB pajak
penghasilan pasal 23 2012/2013 dan pajak pertambahan
nilai yang mengabulkan sebagian dari keberatan atas
pajak pertambahan nilai sebesar Rp 145. Pada bulan
April 2016, Perseroan telah menerima restitusi atas
pajak pertambahan nilai sebesar Rp 69. Pada bulan Mei
2016, Perseroan telah menyampaikan surat banding atas
keputusan keberatan SKPKB tersebut.
In December 2014, the Company received an
Overpayment Tax Assessment Letter for 2012/2013
corporate income tax indicating an overpayment of
corporate income tax amounting to Rp 1,407. In
January 2015, the Company received the tax refund of
Rp 1,407. The Company also received Underpayment
Tax Assessment Letter (SKPKB) for withholding tax
article 23 2012/2013 amounting to Rp 2,331 and
Value Added Tax amounting to Rp 354. In March
2016, the Company received decision letters related to
its tax objection on the SKPKB withholding tax article
23 2012/2013 and Value Added Tax which granted a
part of the Company’s objection on Value Added Tax
of Rp 145. In April 2016, the Company received the
Value Added Tax refund of Rp 69. In May 2016, the
Company submitted appeal letters on the Tax
Objection Decision Letters.
Manajemen berkeyakinan bahwa Perseroan dapat
mempertahankan posisi pajak Perseroan dan
merealisasikan seluruh saldo klaim atas restitusi pajak.
Management believes that the Company can sustain its
tax positions and recover all of its outstanding balance
of claims for tax refunds.
Sesuai peraturan perpajakan di Indonesia, Perseroan
dan entitas anak melaporkan/menyetorkan pajak untuk
setiap entitas sebagai suatu badan hukum yang terpisah
berdasarkan sistem self-assessment. Fiskus dapat
menetapkan atau mengubah pajak-pajak tersebut dalam
batas waktu yang ditentukan sesuai dengan ketentuan
yang berlaku.
h. Under the taxation laws of Indonesia, the Company and
subsidiary submit/pay tax returns for each legal entity
on the basis of self- assessment. The tax authorities may
assess or amend taxes within the statute of limitations,
under prevailing regulations.
30
PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK/
PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
TAHUN BERAKHIR 31 MEI 2016 DAN 2015/YEARS ENDED 31 MAY 2016 AND 2015
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
8.
ASET TETAP
8. FIXED ASSETS
Saldo
1 Juni 2015/
Balance
as of
1 June 2015
Biaya perolehan
Tanah
Bangunan dan prasarana
Mesin dan peralatan
Perabot dan peralatan kantor
Peralatan komputer
Alat pengangkutan
Timbangan dan peralatan
bengkel
Mesin dan peralatan dalam
sewa pembiayaan
Aset dalam penyelesaian
Akumulasi penyusutan
Bangunan dan prasarana
Mesin dan peralatan
Perabot dan peralatan kantor
Peralatan komputer
Alat pengangkutan
Timbangan dan peralatan
bengkel
Mesin dan peralatan dalam
sewa pembiayaan
Nilai tercatat
Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/
Additions
Deductions
Reclassifications
Saldo
31 Mei
2016/
Balance
as of
31 May
2016
Cost
Land
Buildings and installation
Machinery and equipment
Furniture, fixtures and office
equipment
Computer equipment
Transportation equipment
Weighing and workshop
equipment
175,424)
226,076)
1,071,915)
-)
127)
5,672)
(1,117)
(11,799)
(49,558)
-)
1,137)
15,928)
174,307)
215,541)
1,043,957)
35,031)
-)
13,618)
-)
29,002)
-)
(2,918)
-)
(3,206)
80)
23,942)
-)
32,193)
52,944)
10,412)
98)
-)
-)
-)
98)
1,522,162)
34,801)
(68,598)
41,087)
1,529,452)
261)
-)
-)
(261)
-)
Machinery and equipment
under finance leases
1,522,423)
338,647)
34,801)
471,650)
(68,598)
(1,072)
40,826)
(40,826)
1,529,452)
768,399)
Assets under construction
1,861,070)
506,451)
(69,670)
-)
2,297,851)
(94,028)
(788,719)
(7,887)
(52,645)
7,142)
44,259)
-)
(78)
(94,773)
(797,183)
(32,101)
-)
(11,463)
(1,265)
(2,544)
(1,083)
2,685)
-)
3,207)
-)
-)
-)
(30,681)
(2,544)
(9,339)
(70)
-)
-)
-)
(70)
(926,381)
(65,424)
57,293)
(78)
(934,590)
(71)
(7)
78)
-)
(926,452)
(65,431)
-)
)
3093357,293)
)
-)
(934,590)
934,618)
1,363,261)
31
Accumulated depreciation
Buildings and installation
Machinery and equipment
Furniture, fixtures, and office
equipment
Computer equipment
Transportation equipment
Weighing and workshop
equipment
Machinery and equipment
under finance leases
Carrying amount
PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK/
PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
TAHUN BERAKHIR 31 MEI 2016 DAN 2015/YEARS ENDED 31 MAY 2016 AND 2015
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
8.
ASET TETAP (Lanjutan)
8. FIXED ASSETS (Continued)
Saldo
1 Juni
2014/
Balance
as of
1 June
2014
Biaya perolehan
Tanah
Bangunan dan prasarana
Mesin dan peralatan
Penambahan/ Pengurangan/
Additions
Deductions
Reklasifikasi ke
aset yang tidak
digunakan
dalam operasi/
Reclassification
Saldo
to assets not
31 Mei 2015/
used in
Balance as of
operation
31 May 2015
Reklasifikasi/
Reclassifications
Cost
Land
Buildings and installation
Machinery and equipment
Furniture, fixtures and office
35,031)
equipment
13,618)
Transportation equipment
98) Weighing and workshop equipment
43,979)
222,822)
982,792)
25,340)
-)
-)
-)
(244)
(349)
111,336)
3,498)
89,472)
(5,231)
-)
-)
34,735)
14,663)
98)
-)
-)
-)
-)
(2,563)
-)
296)
1,518)
-)
-)
-)
-)
1,299,089)
25,340)
(3,156)
206,120)
(5,231)
1,522,162)
261)
-)
-)
-)
-)
261)
Machinery and equipment
under finance leases
1,299,350)
203,111)
25,340)
414,031)
(3,156)
-)
206,120)
(206,120)
(5,231)
(72,375)
1,522,423)
338,647)
Assets under construction
1,502,461)
439,371)
(3,156)
-)
(77,606)
1,861,070)
(86,251)
(739,322)
(7,828)
(49,746)
51)
349)
-)
-)
-)
-)
(94,028)
(788,719)
(29,748)
(13,024)
(70)
(2,353)
(671)
-)
-)
2,232)
-)
-)
-)
-)
-)
-)
-)
(868,415)
(60,598)
2,632)
-)
-)
(926,381)
(45)
(26)
-)
-)
-)
(71)
(868,460)
(60,624)
2,632)
-)
-)
(926,452)
Penurunan nilai asset tetap
(44,286)
(9,616)
-)
-)
53,902)
-)
Fixed assets impairments
Nilai tercatat
589,715)
934,618)
Carrying amount
Perabot dan peralatan kantor
Alat pengangkutan
Timbangan dan peralatan bengkel
Mesin dan peralatan dalam sewa
pembiayaan
Aset dalam penyelesaian
Akumulasi penyusutan
Bangunan dan prasarana
Mesin dan peralatan
Perabot dan peralatan kantor
Alat pengangkutan
Timbangan dan peralatan bengkel
Mesin dan peralatan dalam sewa
pembiayaan
Beban penyusutan dialokasikan sebagai berikut:
Aset yang tidak digunakan dalam operasi
58,170)
553)
1,901)
60,624)
1,760)
62,384)
57,488)
471)
7,472)
65,431)
1,759)
67,190)
Cost of sales
Selling expenses
General and administrative expenses
Assets not used in operations
The details of gain on sale and disposal of fixed assets
(incuding gain on sale of fixed assets at Ponorogo
starch factory) are as follows:
31 Mei 2016/
31 May 2016
Laba atas pelepasan aset tetap, bersih
Machinery and equipment
under finance leases
31 Mei 2015/
31 May 2015
Rincian dari laba atas penjualan dan pelepasan aset
tetap (termasuk laba atas penjualan aset tetap di pabrik
“starch” Ponorogo) adalah sebagai berikut:
Biaya perolehan
Akumulasi penyusutan
Nilai tercatat
Penerimaan dari aset tetap yang dijual
Accumulated
depreciation
Buildings and installation
Machinery and equipment
Furniture, fixtures and office
(32,101)
equipment
(11,463)
Transportation equipment
(70) Weighing and workshop equipment
Depreciation expense is allocated as follows:
31 Mei 2016/
31 May 2016
Beban pokok penjualan
Beban penjualan
Beban umum dan administrasi
175,424)
226,076)
1,071,915)
31 Mei 2015/
31 May 2015
3,156)
(2,632)
524)
1,105)
581)
69,670)
(57,293)
12,377)
42,142)
29,765)
32
Cost
Accumulated depreciation
Carrying amount
Proceeds from fixed assets sold
Gain on disposal of fixed assets, net
PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK/
PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
TAHUN BERAKHIR 31 MEI 2016 DAN 2015/YEARS ENDED 31 MAY 2016 AND 2015
(Dalam jutaan rupiah, kecuali dinyatakan khusus/In millions of rupiah, unless otherwise specified)
8.
ASET TETAP (Lanjutan)
8. FIXED ASSETS (Continued)
Aset dalam penyelesaian terdiri dari:
Assets under construction consist of:
31 Mei 2016/
31 May 2016
Tanah
Bangunan dan prasarana
Mesin dan peralatan
Lain-lain
Persentase penyelesaian
31 Mei 2015/
31 May 2015
14,051
362,827
333,545
57,976
768,399
12,891
168,523
132,443
24,790
338,647
60% - 99%)
36% - 99%)
Land
Buildings and installation
Machinery and equipment
Other
Completion percentage
Aset dalam penyelesaian pada tanggal 31 Mei 2016
diharapkan untuk selesai di tahun 2017.
Assets under construction as of 31 May 2016 are
expected to be completed in 2017.
Perseroan dan Entitas Anak memiliki beberapa bidang
tanah yang terletak di Desa Ngerong, Gempol,
Pasuruan, Desa Cangkring Malang, Beji, Pasuruan,
Desa Tambah Subur, Way Bungur, Lampung Timur,
Cikande, Serang, Jawa Barat dan Desa Kepulungan,
Gempol, Pasuruan dengan total seluas 1.365.285 m2
(tidak termasuk tanah yang diklasifikasikan sebagai aset
yang tidak digunakan dalam operasi) (31 Mei 2015:
1.457.751 m2) bersertifikat Hak Guna Bangunan yang
berjangka waktu 20 tahun, 25 tahun, dan 30 tahun, yang
akan jatuh tempo antara tahun 2024 dan 2040. Per 31
May 2016, sertifikat Hak Guna Bangunan atas tanah
baru di Desa Kepulungan, Gempol dan Desa Ngerong,
Gempol dengan total seluas 42.868 m2 masih dalam
proses. Manajemen berkeyakinan tidak akan mengalami
kesulitan untuk memperoleh perpanjangan hak atas
tanah.
The Company and subsidiary own parcels of land
located in Desa Ngerong, Gempol, Pasuruan, Desa
Cangkring Malang, Beji, Pasuruan, Desa Tambah
Subur, Way Bungur, East Lampung, Cikande, Serang,
West Java and Desa Kepulungan, Gempol, Pasuruan
with total land size of 1,365,285 sq.m. (excluding land
classified as assets not used in operation) (31 May
2015:1,457,751 m2) under certificates of “Hak Guna
Bangunan” for periods of 20, 25, and 30 years, which
expire between 2024 and 2040. As of 31 May 2016,
certificate of “Hak Guna Bangunan” for new land
located in Desa Kepulungan, Gempol and Desa
Ngerong, Gempol with total land size of 42,868 sq.m is
still in process. Management believes that there will be
no difficulty in obtaining the extension of the land
rights.
Pada tahun 2016, Perseroan mengkapitalisasi biaya
pinjaman yang dapat diatribusikan dengan konstruksi
aset kualifikasian (pabrik baru di Cikande) sebesar
Rp 42.889 (2015: Rp 12.036).
In 2016, the Company capitalized borrowing costs
attributable to the construction of a qualifying asset
(new plant at Cikande) of Rp 42,889 (2015: Rp 12,036).
Per 31 Mei 2016 dan 2015, aset yang tidak digunakan
dalam operasi pada nilai tercatatnya adalah sebagai
berikut:
As of 31 May 2016 and 2015, the assets not used in
operations at their carrying amounts are as follows:
31 Mei 2016/
31 May 2016
Tanah di Pandaan dengan total luas 18.052 m2
Tanah (total luas 316.374 m2) dan bangunan di
Rumbia
Tanah (total luas 696.300 m2) dan mesin dan
peralatan di Lampung
Mesin dan peralatan di pabrik “sweetener”
Pandaan
31 Mei 2015/
31 May 2015
1,477
1,477 Land located in Pandaan in total of 18,052 sq.m
Land (in total of 316,374 sq.m) and
8,796
building located in Rumbia
Land (in total of 696,300 sq.m) and
23,704
machinery and equipment in Lampung
Machinery and equipment in Pandaan
5,448
sweetener factory
39,425
8,639
23,704
3,846
37,666
Seluruh aset tetap, kecuali tanah telah diasuransikan
terhadap risiko kerusakan material dan interupsi usaha
dengan nilai pertanggungan masing-masing sebesar
Rp 5.791 dan USD 241.041.100 pada tanggal
31 Mei 2016 dan Rp 5.490 dan USD 211.806.100 pada
tanggal 31 Mei 2015. Manajemen berkeyakinan bahwa
nilai pertanggungan tersebut memadai untuk menutup
kemungkinan
kerugian
atas
aset
yang
dipertanggungkan.
All property, plant and equipment, except land, are
insured against material damage and business
interruption for Rp 5,791 and USD 241,041,100 as of
31 May 2016 and Rp 5,490 and USD 211,806,100 as of
31 May 2015. Management believes that the insurance
coverage is adequate to cover possible losses on the
assets insured.
Per 31 Mei 2016 dan 2015, Perseroan dan entitas anak
tidak menjaminkan aset tetap.
The Company and subsidiary do not pledge their fixed
assets as of 31 May 2016 and 2015.
33
PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK/
PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
TAHUN BERAKHIR 31 MEI 2016 DAN 2015/YEARS ENDED 31 MAY 2016 AND 2015
(Dalam jutaan rupiah, kecuali dinyatakan khusus/In millions of rupiah, unless otherwise specified)
8.
ASET TETAP (Lanjutan)
8. FIXED ASSETS (Continued)
Penurunan nilai aset tetap
Fixed assets impairments
Penyisihan penurunan nilai aset tetap berhubungan
dengan aset tertentu yang tidak digunakan dalam
operasi yang nilai tercatatnya melebihi estimasi jumlah
terpulihkannya.
The provision for impairment on assets relates to
certain assets not used in operations whose carrying
amounts exceed their recoverable amounts.
9. PINJAMAN BANK JANGKA PENDEK
9. SHORT-TERM BANK LOANS
31 Mei 2016/
31 May 2016
Perseroan
Deutche Bank AG (USD 369.106 pada
31 Mei 2015)
The Bank of Tokyo - Mitsubishi UFJ Ltd.
(Rp 400.000 pada 31 Mei 2016, jatuh
tempo pada tanggal 8 dan 13 Juni 2016)
Entitas anak
The Bank of Tokyo - Mitsubishi UFJ Ltd.
(USD 150.000 pada 31 Mei 2016, jatuh
tempo pada tanggal 20 Juni 2016, dan
USD 500.000 pada 31 Mei 2015, jatuh
tempo pada tanggal 26 Juni 2015)
31 Mei 2015/
31 May 2015
-
4,876
400,000
-
The Company
Deutche Bank AG (USD 369,106 as of
31 May 2015)
The Bank of Tokyo - Mitsubishi UFJ Ltd.
(Rp 400,000 as of 31 May 2016,
due on 8 and 13 June 2016)
1,991
6,542
Subsidiary
The Bank of Tokyo - Mitsubishi UFJ Ltd.
(USD 150,000 as of 31 May 2016,
due on 20 June 2016, and
USD 500,000 as of 31 May 2015,
due on 26 June 2015)
401,991
11,418
Tingkat bunga per tahun selama tahun berjalan adalah
sebagai berikut:
Interest rates per annum during the year were as
follows:
31 Mei 2016/
31 May 2016
Dolar Amerika Serikat
Rupiah
31 Mei 2015/
31 May 2015
0.52% - 1.87%
7.30% - 11.31%
0.70% - 2.25%
7.28% - 8.50%
US Dollar
Rupiah
Perseroan
The Company
Deutsche Bank AG
Deutsche Bank AG
Perseroan memperoleh fasilitas kredit dari Deutsche
Bank AG sebesar USD 52.500.000 atau setaranya
sebagai bagian dari pooling agreement, yang terdiri dari
fasilitas pinjaman jangka pendek, cerukan, LC,
pembayaran dimuka, pembelian wesel ekspor,
penerbitan surat kredit siaga, dan garansi bank. Fasilitas
ini tersedia sampai dengan tanggal 31 Maret 2017.
Fasilitas tersebut dijamin oleh corporate guarantee dari
Cargill Incorporated, USA. Perjanjian fasilitas
mencantumkan beberapa pembatasan, antara lain
sehubungan dengan ketaatan terhadap persyaratan
administrasi tertentu.
The Company has a credit facility from Deutsche Bank
AG totaling USD 52,500,000 or its equivalent as part of
the pooling agreement, consisting of short-term loan,
overdraft, LC, advances, export bills purchase, issuance
of standby LC and bank guarantee. This facility is
available through 31 March 2017. The facility is
secured by a corporate guarantee from Cargill
Incorporated, USA. The facility agreement includes
certain restrictions, among other things, on compliance
with certain administrative requirements.
Pada tanggal 31 Mei 2016, Perseroan telah memenuhi
persyaratan administrasi.
As of 31 May 2016, the Company has complied with the
administrative requirements.
The Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ Ltd.
The Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ Ltd.
Perseroan memperoleh fasilitas kredit secara berulang
dari The Bank of Tokyo – Mitsubishi UFJ Ltd. sebesar
USD 50.000.000 atau setaranya sebagai bagian dari
pooling agreement. Fasilitas ini tersedia sampai dengan
tanggal 30 September 2016. Fasilitas tersebut dijamin
oleh corporate guarantee dari Cargill Incorporated,
USA. Tanggal akhir pembayaran kembali pinjaman
adalah 30 September 2017. Perjanjian fasilitas
mencantumkan beberapa pembatasan, antara lain
sehubungan dengan ketaatan terhadap persyaratan
administrasi tertentu.
The Company has a credit facility on a revolving basis
from The Bank of Tokyo – Mitsubishi UFJ Ltd. totaling
USD 50,000,000 or its equivalent as part of the pooling
agreement. This facility is available through
30 September 2016. The facility is secured by a
corporate guarantee from Cargill Incorporated, USA.
Final repayment date of the loan is 30 September 2017.
The facility agreement includes certain restrictions,
among other things, on compliance with certain
administrative requirements.
Pada tanggal 31 Mei 2016, Perseroran telah memenuhi
persyaratan administrasi.
As of 31 May 2016, the Company has complied with the
administrative requirements.
34
PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK/
PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
TAHUN BERAKHIR 31 MEI 2016 DAN 2015/YEARS ENDED 31 MAY 2016 AND 2015
(Dalam jutaan rupiah, kecuali dinyatakan khusus/In millions of rupiah, unless otherwise specified)
9. PINJAMAN BANK JANGKA PENDEK
(Lanjutan)
9. SHORT-TERM BANK LOANS
(Continued)
Entitas Anak
Subsidiary
Entitas anak memperoleh fasilitas kredit modal kerja
dari The Bank of Tokyo – Mitsubishi UFJ Ltd. sebesar
USD 12.500.000. Fasilitas kredit ini dijamin oleh
corporate guarantee dari Cargill Incorporated, USA.
dan Mitsubishi Shoji Foodtech Co., Ltd. masing-masing
sebesar 50%. Fasilitas ini berlaku sampai dengan
tanggal
30 Juni 2016, dan diperpanjang
sampai dengan tanggal 30 Juni 2017.
The Subsidiary has a working capital credit facility
from The Bank of Tokyo - Mitsubishi UFJ Ltd.
amounting to USD 12,500,000. The credit facility is
secured by corporate guarantees from Cargill
Incorporated, USA. and Mitsubishi Shoji Foodtech Co.,
Ltd., each for 50%. This facility is available through 30
June 2016, and is extended to 30 June 2017.
Perjanjian kredit tersebut mencakup persyaratan tertentu
yang antara lain, mensyaratkan pemberitahuan tertulis
kepada bank, jika entitas anak mengubah komposisi
pemegang saham, mengumumkan atau membayar
dividen, memberikan atau memperoleh pinjaman dari
pihak lain, serta membeli atau menyewakan aset kecuali
dalam transaksi normal. Entitas anak juga harus
mendapatkan persetujuan tertulis dari bank, antara lain,
jika melakukan merger dengan pihak lain, menjadi
penjamin bagi liabilitas pihak lain, dan/atau menjual,
menyewakan atau mengalihkan aset kecuali dalam
transaksi normal.
The credit agreement contains covenants which require
the subsidiary to send written notice to the bank before
the subsidiary can, among others, change the
composition of its shareholders, declare or pay
dividends, lend loan to or obtain a loan from another
party, and acquire or lease any assets except in the
ordinary course of its business. Written consents from
the bank must also be obtained by the subsidiary to,
among others, merge with other parties, act as
guarantor against any third party’s obligation, and/or
sell, lease or transfer substantial assets except in its
ordinary course of business.
Pada tanggal 31 Mei 2016, entitas anak telah memenuhi
persyaratan-persyaratan di atas.
As of 31 May 2016, the subsidiary has complied with
the above covenants.
10. PINJAMAN DARI PIHAK BERELASI
10. LOANS FROM RELATED PARTY
31 Mei 2016/
31 May 2016
31 Mei 2015/
31 May 2015
Perseroan
Cargill Asia Pacific Treasury Ltd., Singapore
(USD 64.360.000 pada 31 Mei 2016, jatuh
tempo pada bulan Juni 2016 dan
USD 57.690.000 pada 31 Mei 2015, jatuh
tempo pada bulan Juni 2015)
The Company
879,319
762,143
Tingkat bunga per tahun selama tahun berjalan adalah
sebagai berikut:
Interest rates per annum during the year were as
follows:
31 Mei 2016/
31 May 2016
Dolar Amerika Serikat
Cargill Asia Pacific Treasury Ltd., Singapore
(USD 64,360,000 as of 31 May 2016, due in
June 2016 and USD 57,690,000 as of 31 May
2015, due in June 2015)
31 Mei 2015/
31 May 2015
0.51% - 0.82%
0.31% - 0.56%
Perseroan memperoleh fasilitas kredit secara berulang
dari Cargill Asia Pacific Treasury Ltd., Singapore
dengan total fasilitas sebesar USD 75.000.000, dengan
tingkat bunga per tahun sebesar LIBOR ditambah
tingkat premi risiko negara. Fasilitas tersebut dijamin
oleh corporate guarantee dari Cargill Incorporated,
USA. Perseroan dapat membayar pokok pinjaman
beserta bunganya pada tanggal jatuh tempo pinjaman.
Para pihak dapat menyetujui untuk memperpanjang
jangka waktu atau jumlah kredit dan/atau beserta
bunganya. Fasilitas kredit ini dapat diakhiri berdasarkan
kesepakatan antara Perseroan dan Cargill Asia Pacific
Treasury Ltd.
US Dollar
The Company has a revolving credit facility from
Cargill Asia Pacific Treasury Ltd., Singapore with a
total facility amount of USD 75,000,000, at interest rate
p.a. of LIBOR plus a country risk premium. The facility
is secured by a corporate guarantee from Cargill
Incorporated, USA. The Company shall repay each loan
principal and interest thereon on the respective loan
maturity dates. The parties may agree to extend the term
or roll over such amounts of the loan and/or interest
thereon. The credit facility may be terminated by mutual
agreement between the Company and Cargill Asia
Pacific Treasury Ltd.
35
PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK/
PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
TAHUN BERAKHIR 31 MEI 2016 DAN 2015/YEARS ENDED 31 MAY 2016 AND 2015
(Dalam jutaan rupiah, kecuali dinyatakan khusus/In millions of rupiah, unless otherwise specified)
10. PINJAMAN DARI PIHAK BERELASI
(Lanjutan)
10. LOANS FROM RELATED PARTY
(Continued)
Perseroan memperoleh fasilitas pendanaan dari
PT Cargill Indonesia dengan total fasilitas sebesar
USD 100.000.000, dengan tingkat bunga per tahun
didasarkan pada arms-length rate. Perjanjian tersebut
telah diakhiri pada tanggal 2 Juni 2016.
The Company has a funding facility from PT
Cargill Indonesia with a total facility amount of USD
100,000,000, at interest rate per annum based on an
arms-length rate. The agreement has been terminated
on 2 June 2016.
Pada tanggal 31 Mei 2016 dan 2015, risiko perubahan
nilai tukar mata uang asing atas pinjaman dari pihak
berelasi sebesar USD 55.540.000 dan USD 49.460.000
telah dilindungi.
As of 31 May 2016 and 2015, the exposure to changes
in foreign currency exchange rate on loans from related
party of USD 55,540,000 and USD 49,460,000 has been
hedged.
11. UTANG USAHA
11. TRADE PAYABLES
31 Mei 2016/
31 May 2016
Utang usaha:
Pihak ketiga
Pihak berelasi
31 Mei 2015/
31 May 2015
75,155
25,912
101,067
92,175)
-)
92,175)
Umur utang usaha adalah sebagai berikut:
Belum jatuh tempo
Jatuh tempo:
1 - 30 hari
31 - 60 hari
Lebih dari 60 hari
The aging of trade payables is as follows:
96,149
86,836)
3,315
1,556
47
101,067
3,794)
1,034)
511)
92,175)
Utang usaha dalam mata uang adalah sebagai berikut:
Dolar Amerika Serikat
Rupiah
Euro
Dolar Singapura
46,705)
44,426)
935)
109)
92,175)
31 Mei 2015/
31 May 2015
15,859
15,711
10,474
42,044
-
12. UTANG LAIN-LAIN
Cargill Siam Limited
Korat Flour Industry Co., Ltd
Northeast Tapioca Flour Co., Ltd
12. OTHER PAYABLES
31 Mei 2016/
31 May 2016
Pihak berelasi:
Jasa implementasi ERP
Imbalan jasa
US DolUUSU US Dollar
Rupiah
Euro
Singapore Dollar
As of 31 May 2016 and 2015, payables to suppliers
representing more than 10% of total trade payables are
as follows:
31 Mei 2016/
31 May 2016
Utang lain-lain:
Pihak ketiga:
Pembelian aset tetap
Pembelian spare parts
Lain-lain
Not yet due
Past due:
1 - 30 days
31 - 60 days
More than 60 days
Trade payables in currencies are as follows:
68,674
26,764
5,558
71
101,067
Per 31 Mei 2016 dan 2015, utang ke pemasok yang
melebihi 10% dari total utang usaha adalah sebagai
berikut:
Cargill Siam Limited
Korat Flour Industry Co., Ltd
Northeast Tapioca Flour Co., Ltd
Trade payables:
Third parties
Related party
31 Mei 2015/
31 May 2015
39,608
13,169
10,500
63,277
32,511
7,136
4,665
44,312
27,852
23,114
50,966
23,672
11,068
34,740
114,243
79,052
36
Other payables:
Third parties
Purchase of fixed assets
Purchase of spare parts
Other
Related parties:
ERP implementation cost
Service fees
PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK/
PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
TAHUN BERAKHIR 31 MEI 2016 DAN 2015/YEARS ENDED 31 MAY 2016 AND 2015
(Dalam jutaan rupiah, kecuali dinyatakan khusus/In millions of rupiah, unless otherwise specified)
12. UTANG LAIN-LAIN (Lanjutan)
12. OTHER PAYABLES (Continued)
Per 31 Mei 2016 dan 2015, utang ke pemasok yang
melebihi 10% dari total utang lain-lain adalah sebagai
berikut:
As of 31 May 2016 and 2015, payable to suppliers
representing more than 10% of total other payables is as
follow:
31 Mei 2016/
31 May 2016
Cargill Incorporated, USA
31 Mei 2015/
31 May 2015
37,828
28,754
13. BEBAN AKRUAL
13. ACCRUED EXPENSES
31 Mei 2016/
31 May 2016
Pembelian aset tetap
Gaji dan bonus
Transportasi
Telepon, listrik, air dan gas
Imbalan jasa
Komisi dan rabat
Beban bunga dan administrasi bank
Lain-lain
Cargill Incorporated, USA
31 Mei 2015/
31 May 2015
44,466
16,819
16,483
12,428
11,188
3,211
1,130
9,792
115,517
23,274
15,648
11,640
13,225
8,912
3,853
9,417
85,969
14. MODAL SAHAM
Purchase of fixed assets
Salary and bonus
Transportation
Telephone, electricity, water and gas
Services fees
Commission and rebate
Administrative bank and interest expenses
Other
14. SHARE CAPITAL
Pada tanggal 31 Mei 2016 dan 2015, modal dasar
Perseroan sebesar Rp 360.000 (3.600.000.000 saham
dengan nilai nominal Rp 100 (Rupiah penuh) per
saham), dimana Rp 92.521 (925.211.250 saham) telah
ditempatkan dan disetor penuh oleh pemegang saham.
As of 31 May 2016 and 2015, the Company’s authorized
share capital amounted to Rp 360,000 (3,600,000,000
shares at nominal value of Rp 100 (whole Rupiah) per
share), of which Rp 92,521 (925,211,250 shares) have
been issued to and fully paid-up by shareholders.
Pada tanggal 6 April 2016, pemegang saham mayoritas
Perseroan (PT Cargill Foods Indonesia) setuju untuk
menjual 4,700 lembar saham kepemilikannya di
Perseroan kepada PT Cargill Indonesia yang
mengalihkan kepemilikan tersebut kepada karyawan
PT Cargill Indonesia.
On 6 April 2016, the Company’s majority shareholder
(PT Cargill Foods Indonesia) agreed to sell 4.700 of its
shares in the Company to PT Cargill Indonesia which
transferred the shares to the employees of PT Cargill
Indonesia.
Susunan pemegang saham perusahaan per tanggal
31 Mei 2016 adalah sebagai berikut:
The Company’s shareholding as of 31 May 2016 was as
follows:
Nama pemegang saham
PT Cargill Foods Indonesia
Masyarakat (masing-masing kurang dari
5%)
Saham treasuri
Total lembar
saham/
Number of
shares
Persentase
kepemilikan/
Percentage of
ownership
Modal saham/
Share
capital
Name of shareholders
906,337,090
98.67%
90,634
PT Cargill Foods Indonesia
12,249,160
6,625,000
1.33%
-
1,225
662
Public (below 5% each)
Treasury shares
925,211,250
100%
92,521
37
PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK/
PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
TAHUN BERAKHIR 31 MEI 2016 DAN 2015/YEARS ENDED 31 MAY 2016 AND 2015
(Dalam jutaan rupiah, kecuali dinyatakan khusus/In millions of rupiah, unless otherwise specified)
14. MODAL SAHAM (Lanjutan)
14. SHARE CAPITAL (Continued)
Susunan pemegang saham perusahaan per tanggal
31 Mei 2015 adalah sebagai berikut:
Nama pemegang saham
PT Cargill Foods Indonesia
Masyarakat (masing-masing kurang dari
5%)
Saham treasuri
Total lembar
saham/
Number of
shares
The Company’s shareholding as of 31 May 2015 was as
follows:
Persentase
kepemilikan/
Percentage of
ownership
Modal saham/
Share
capital
Name of shareholders
906,341,790
98.67%
90,634
PT Cargill Foods Indonesia
12,244,460
6,625,000
1.33%
-%
1,225
662
Public (below 5% each)
Treasury shares
925,211,250
100.00%
92,521
Manajemen risiko permodalan
Tujuan utama pengelolaan modal Perseroan adalah
untuk memastikan pemeliharaan rasio modal yang sehat
untuk mendukung usaha dan memaksimalkan imbalan
bagi pemegang saham.
Capital risk management
The primary objective of the Company’s capital
management is to ensure that it maintains a healthy
capital ratio in order to support its business and
maximize shareholder value.
Perseroan
dipersyaratkan
oleh
Undang-undang
Perseroan Terbatas No. 40 Tahun
2007 untuk
menyisihkan sebagian saldo laba sampai dengan 20%
dari modal ditempatkan dan disetor ke dalam dana
cadangan yang tidak boleh didistribusikan. Persyaratan
permodalan eksternal tersebut akan dipertimbangkan
oleh Perseroan dalam Rapat Umum Tahunan Pemegang
Saham.
The Company is required by the Limited Liability
Corporate Law No. 40 Year 2007 to allocate a portion of
its retained earnings to a non-distributable reserve fund
until it reaches 20% of the issued and paid-up capital.
This externally imposed capital requirements will be
considered by the Company in its Annual General
Shareholders’ Meeting.
Perseroan mengelola struktur permodalan dan
melakukan penyesuaian berdasarkan perubahan kondisi
ekonomi.
Untuk memelihara dan menyesuaikan
struktur permodalan, Perseroan dapat menyesuaikan
pembayaran dividen kepada pemegang saham,
menerbitkan saham baru atau mengusahakan pendanaan
melalui pinjaman. Tidak ada perubahan atas tujuan,
kebijakan maupun proses selama periode penyajian.
The Company manages its capital structure and makes
adjustments to it, in light of changes in economic
conditions. To maintain or adjust the capital structure,
the Company may adjust the dividend payment to
shareholders, issue new shares or raise debt financing.
No changes were made in the objectives, policies or
processes during the periods presented.
Kebijakan Perseroan adalah mempertahankan struktur
permodalan yang sehat untuk mengamankan akses
terhadap pendanaan pada biaya yang wajar.
The Company’s policy is to maintain a healthy capital
structure in order to secure access to financing at a
reasonable cost.
15. SAHAM TREASURI
15. TREASURY SHARES
Pada tanggal 30 Mei 2012, Perseroan membeli kembali
6.625.000 saham yang dimiliki oleh masyarakat dengan
nilai pembelian sebesar Rp 16.562. Pembelian kembali
saham ini adalah sesuai dengan persyaratan pada
paragraf 1.c pasal 62 Undang-Undang No. 40 tahun
2007 tentang kewajiban perseroan terbatas sehubungan
dengan kegiatan penggabungan usaha entitas anak (SIP
dan BTJ) ke dalam Perseroan. Saham yang dibeli
kembali diklasifikasikan sebagai saham treasuri dan
disajikan sebagai pengurangan modal saham sebesar
nilai nominal saham treasuri tersebut Rp 662. Selisih
lebih nilai pembelian kembali atas nilai nominal saham
treasuri sebesar Rp 15.900 dicatat sebagai pengurangan
tambahan modal disetor pada bagian ekuitas.
On 30 May 2012, the Company purchased 6,625,000
shares owned by the public at a total purchase price of
Rp 16,562. This purchase was a requirement of the
limited liability Company paragraph 1.c of article 62 of
the Law No. 40 of 2007 due to the merger of the
subsidiaries (SIP and BTJ) to the Company. Their
shares are classified as treasury shares and are
presented as a reduction of share capital for the
nominal value of the treasury shares of Rp 662. The
excess of the purchase price over the nominal value of
the treasury shares amounting to Rp.15,900 was
recorded as a reduction of additional paid-in capital in
the equity section.
38
PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK/
PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
TAHUN BERAKHIR 31 MEI 2016 DAN 2015/YEARS ENDED 31 MAY 2016 AND 2015
(Dalam jutaan rupiah, kecuali dinyatakan khusus/In millions of rupiah, unless otherwise specified)
15. SAHAM TREASURI (Lanjutan)
15. TREASURY SHARES (Continued)
Pada tanggal 1 Mei 2015, Perseroan menginformasikan
Otoritas Jasa Keuangan dan Bursa Efek Indonesia
bahwa Perseroan akan mulai mengalihkan saham hasil
pembelian kembali tersebut dalam jangka waktu paling
lama 2 tahun terhitung sejak 1 Juni 2015 sesuai dengan
ketentuan pasal 4d Peraturan Bapepam-LK Nomor
XI.B.2.
On 1 May 2015, the Company informed the Financial
Service Authority and Indonesian Stock Exchange that
the Company will start to transfer the treasury shares
within 2 years since 1 June 2015 in accordance with the
regulation imposed by Bapepam-LK Number XI.B.2.
article 4d.
16. KEPENTINGAN NONPENGENDALI
16. NON-CONTROLLING INTEREST
31 Mei 2016/
31 May 2016
Rincian kepentingan nonpengendali pada
ekuitas dan total penghasilan
komprehensif entitas anak yang
dikonsolidasi adalah sebagai berikut:
Saldo awal
Pembagian dividen kas
Proporsi total penghasilan komprehensif
tahun berjalan entitas anak
31 Mei 2015/
31 May 2015
145,915)
(29,940)
Saldo akhir
162,668)
38,246)
145,915)
Ending balance
118,339)
(10,670)
46,693)
1
Details of non-controling interests in the
equity and total comprehensive income of
consolidated subsidiaries are as follows:
Beginning balance
Cash dividend declaration
Proportion of subsidiaries’total
comprehensive income for the year
1
17. DIVIDEN KAS
17. CASH DIVIDENDS
Perseroan
The Company
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan
tanggal 24 November 2015 (risalah dibuat oleh notaris
Mala Mukti, S.H., LL.M. dengan akta No. 64 tanggal
24 November 2015) memutuskan untuk membagikan
dividen kas sejumlah Rp 9.186 (Rp 10 (Rupiah penuh)
per saham).
The Annual General Shareholders’ Meeting of the
Company on 24 November 2015 (minutes prepared by
notary public Mala Mukti, S.H., LL.M. by deed No. 64
dated 24 November 2015) resolved to declare cash
dividends amounting to Rp 9,186 (Rp 10 (whole Rupiah)
per share).
Entitas anak
Subsidiary
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Entitas Anak
tanggal 3 Juni 2015 (risalah dibuat oleh notaris Siti
Nurul Yuliami, S.H., M.Kn dengan akte No. 87 tanggal
25 Juni 2015) memutuskan untuk membagikan dividen
kas sejumlah Rp 60.000 (Rp 800.000 (Rupiah penuh)
per saham).
The Annual General Shareholders’ Meeting of the
Subsidiary on 3 June 2015 (minutes prepared by notary
public Siti Nurul Yuliami, S.H., M.Kn by deed No. 87
dated 25 June 2015) resolved to declare cash dividends
amounting to Rp 60,000 (Rp 800,000 (whole Rupiah)
per share).
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Entitas Anak
tanggal 25 Juni 2014 (risalah dibuat oleh notaris Siti
Nurul Yuliami, S.H., M.Kn dengan akte No. 57 tanggal
23 Juli 2014) memutuskan untuk membagikan dividen
kas sejumlah Rp 21.382 (Rp 285.096 (Rupiah penuh)
per saham).
The Annual General Shareholders’ Meeting of the
Subsidiary on 25 June 2014 (minutes prepared by
notary public Siti Nurul Yuliami, S.H., M.Kn by deed
No. 57 dated 25 June 2014) resolved to declare cash
dividends amounting to Rp 21,382 (Rp 285,096 (whole
Rupiah) per share).
39
PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK/
PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
TAHUN BERAKHIR 31 MEI 2016 DAN 2015/YEARS ENDED 31 MAY 2016 AND 2015
(Dalam jutaan rupiah, kecuali dinyatakan khusus/In millions of rupiah, unless otherwise specified)
18. PENDAPATAN BERSIH
18. NET REVENUE
31 Mei 2016/
31 May 2016
Penjualan barang:
Lokal
Ekspor
Komisi
31 Mei 2015/
31 May 2015
1,436,992
961,534
18,157
1,440,220
1,047,533
18,927
2,416,683
2,506,680
Sales of goods:
Local
Export
Commissions
Penjualan yang dilakukan dengan pihak berelasi
merupakan 14,28% dan 13,48% dari total penjualan
masing-masing periode (Catatan 26).
Sales to related parties represent 14.28% and 13.48%
of total sales in each respective period (Note 26).
Penjualan kepada pelanggan yang melebihi 10% dari
total pendapatan bersih masing-masing periode adalah
sebagai berikut:
Sales to customers representing more than 10% of total
net revenue in each respective period are as follows:
Mitsubishi Shoji Foodtech Co., Ltd. (pihak
berelasi)
PT SPK
31 Mei 2016/
31 Mei 2015/
31 May 2016
31 May 2015
277,811
261,598
539,409
Mitsubishi Shoji Foodtech Co., Ltd. (related
party)
PT SPK
280,038
178,086
458,124
19. BEBAN POKOK PENJUALAN
Bahan baku yang digunakan
Tenaga kerja langsung dan biaya overhead
pabrik
Bahan kemasan yang digunakan
Total beban produksi
19. COST OF SALES
31 Mei 2016/
31 Mei 2015/
31 May 2016
31 May 2015
1,531,665)
1,410,910)
Raw materials used
436,098)
95,287)
2,063,050)
524,823)
108,322)
2,044,055)
Direct labor and factory overhead
Packaging material used
Total production costs
Persediaan barang dalam pengolahan
Awal tahun
Akhir tahun
Beban pokok produksi
26,362)
(40,694)
2,048,718)
23,412)
(26,362)
2,041,105)
Goods in process
At beginning of year
At end of year
Cost of goods manufactured
Persediaan barang jadi
Awal tahun
Pembelian barang jadi
Contoh, susut dan rusak
Akhir tahun
Beban pokok penjualan
131,709)
323)
91)
(117,339)
2,063,502)
156,623)
3,733)
(2,778)
(131,709)
2,066,974)
Finished goods
At beginning of year
Purchase of finished goods
Sample, shrinkage and damage
At end of year
Cost of sales
Pembelian bahan baku yang dilakukan dengan pihak
berelasi di tahun 2016 dan 2015 adalah masing-masing
sebesar Rp 280.994 dan Rp 17.675 (Catatan 26).
Purchases of raw materials from related parties in 2016
and 2015 amounting to Rp 280,994 and Rp 17,675
respectively (Note 26).
Imbalan jasa yang dibebankan oleh pihak berelasi di
tahun 2016 dan 2015 adalah masing-masing sebesar
Rp 4.359 dan Rp 4.665 (Catatan 26)
Services fees charges by related parties in 2016 and
2015 amounting to Rp 4,359 and Rp 4,665, respectively
(Note 26).
Pembelian dari pemasok yang melebihi 10% dari total
pembelian adalah sebagai berikut:
Purchases from suppliers representing more than 10%
of total purchases are as folows:
31 Mei 2016/
31 May 2016
Cargill Agricola S.A (pihak berelasi)
31 Mei 2015/
31 May 2015
140,546
40
-
Cargill Agricola SA (related party)
PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK/
PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
TAHUN BERAKHIR 31 MEI 2016 DAN 2015/YEARS ENDED 31 MAY 2016 AND 2015
(Dalam jutaan rupiah, kecuali dinyatakan khusus/In millions of rupiah, unless otherwise specified)
20. BEBAN PENJUALAN
20. SELLING EXPENSES
Rincian beban penjualan adalah sebagai berikut:
The details of selling expenses are as follows:
31 Mei 2016/
31 May 2016
Pengangkutan
Gaji dan tunjangan
Transportasi dan perjalanan dinas
Penyimpanan dan sewa
Imbalan jasa
Pajak dan lisensi
Administrasi bank
Penyusutan aset tetap (Catatan 8)
Asuransi
Komisi
Lain-lain
31 Mei 2015/
31 May 2015
69,411
18,823
9,391
7,714
2,218
1,654
841
471
470
448
1,976
113,417
Imbalan jasa yang dibebankan oleh pihak berelasi di
tahun 2016 dan 2015 adalah masing-masing sebesar
Rp 1.533 dan 1.160 (Catatan 26).
Freight
Salaries and benefits
Travel and transportation
Storage and rent
Services fees
Taxes and license
Bank charges
Depreciation of fixed assets (Note 8)
Insurance
Commissions
Other
Service fees charged by related parties in 2016 and
2015 amounting to Rp 1,533 and Rp 1,160, respectively
(Note 26).
21. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI
21. GENERAL AND ADMINISTRATIVE
EXPENSES
Rincian beban umum dan administrasi adalah sebagai
berikut:
The details of general and administrative expenses are
as follows:
31 Mei 2016/
31 May 2016
Imbalan jasa
Gaji dan tunjangan
Penyusutan aset tetap dan aset yang tidak
digunakan dalam operasi (Catatan 8)
Beban pajak final dan lainnya
Transportasi dan perjalanan dinas
Sewa
Utilitas, komunikasi, dan keamanan
Perlengkapan kantor
Perbaikan dan pemeliharaan
Program pengembangan komunitas
Administrasi bank
Lain-lain
90,552
13,434
8,680
6,787
1,160
697
1,159
553
184
842
2,318
126,366
31 Mei 2015/
31 May 2015
64,062
58,631
36,924
53,123
9,231
7,527
5,247
3,760
5,104
2,882
1,419
1,203
1,030
4,083
164,179
3,661
916
6,466
3,750
3,695
4,661
2,053
980
1,208
761
118,198
Imbalan jasa yang dibebankan oleh pihak berelasi di
tahun 2016 dan 2015 adalah masing-masing sebesar
Rp 50.908 dan Rp 30.244 (Catatan 26).
Services fees
Salaries and benefits
Depreciation of fixed assets and assets not
used in operations (Note 8)
Final tax and other tax expenses
Travel and transportation
Rent
Utilities, communication, and security
Office supplies
Repairs and maintenance
Social development program
Bank charges
Other
Services fees charged by related parties in 2016 and
2015 amounting to Rp 50,908 and Rp 30,244
respectively (Note 26).
41
PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK/
PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
TAHUN BERAKHIR 31 MEI 2016 DAN 2015/YEARS ENDED 31 MAY 2016 AND 2015
(Dalam jutaan rupiah, kecuali dinyatakan khusus/In millions of rupiah, unless otherwise specified)
22. PENDAPATAN LAINNYA DAN BEBAN
LAINNYA
22. OTHER INCOME AND OTHER
EXPENSES
Rincian pendapatan lainnya adalah sebagai berikut:
The details of other income are as follows:
31 Mei 2016/
31 May 2016
31 Mei 2015/
31 May 2015
29,765
11,991
4,777
799
3,728
51,060
Laba penjualan aset tetap
Hasil penjualan barang sisa
Laba kurs mata uang asing
Klaim asuransi
Lain-lain
Rincian beban lainnya adalah sebagai berikut:
31 Mei 2015/
31 May 2015
-
9,616
2,802
2,802
9,616
23. LABA PER SAHAM
The computation of earnings per share is based on the
following data:
31 Mei 2016/
31 May 2016
31 Mei 2015/
31 May 2015
7,438
104,726
Total rata-rata tertimbang saham
beredar/ditempatkan (dalam ribuan):
918,586
918,586
Dilusian
918,586
918,586
Dilusian
Profit attributable to owners of the Company
Weighted average of total outstanding/
issued shares (in thousand):
Dasar
Laba per saham (Rupiah penuh):
Dasar
Loss on impairment of fixed assets
Loss on write-off of spare parts and
consumable items
23. EARNINGS PER SHARE
Berikut adalah data yang digunakan untuk perhitungan
laba per saham:
Laba yang dapat diatribusikan kepada
pemilik entitas induk
Gain on sale of fixed assets
Scrap sales
Foreign exchange gain
Insurance claims
Other
The details of other expenses are as follows:
31 Mei 2016/
31 May 2016
Rugi atas penurunan nilai aset tetap
Rugi atas penghapusan spare part dan
barang konsumsi
581
3,553
20,088
3,226
2,097
29,545
8.10
114.01
8.10
114.01
24. CADANGAN UMUM
Basic
Diluted
Earnings per share (whole Rupiah):
Basic
Diluted
24. STATUTORY RESERVE
Saldo laba ditentukan penggunaannya merupakan
cadangan wajib yang dibentuk untuk memenuhi ketentuan
Undang-Undang Perseroan Terbatas.
Appropriated retained earnings represent a statutory
reserve establised to comply with the provisions of
Indonesian Corporate Law.
Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan
tanggal 24 November 2015, pemegang saham menetapkan
cadangan umum sebesar Rp 50 dari laba tahun 2015.
Based on the Annual Shareholders’ General Meeting
dated 24 November 2015, the shareholders approved
to appropriate Rp 50 for the statutory reserve from
2015 earnings.
Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan
tanggal 19 November 2014, pemegang saham menetapkan
cadangan umum sebesar Rp 100 dari laba tahun 2014.
Based on the Annual Shareholders’ General Meeting
dated 19 November 2014, the shareholders approved
to appropriate Rp 100 for the statutory reserve from
2014 earnings.
42
PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK/
PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
TAHUN BERAKHIR 31 MEI 2016 DAN 2015/YEARS ENDED 31 MAY 2016 AND 2015
(Dalam jutaan rupiah, kecuali dinyatakan khusus/In millions of rupiah, unless otherwise specified)
25. LIABILITAS IMBALAN KERJA
25. EMPLOYEE BENEFITS OBLIGATION
Perseroan dan entitas anak membukukan liabilitas atas
imbalan pasca-kerja karyawan sesuai dengan UndangUndang Ketenagakerjaan No. 13/2003.
The Company and subsidiary provide post-employment
benefits obligation for its qualifying employees in
accordance with Labor Law No. 13/2003.
Liabilitas imbalan pasca-kerja dihitung oleh aktuaris
independen dengan menggunakan asumsi utama sebagai
berikut:
The post-employment benefits obligation is calculated
by an independent actuary using the following key
assumptions:
31 Mei 2016 dan
31 Mei 2015/
31 May 2016 and
31 May 2015
Usia pensiun normal
Tingkat kenaikan gaji per tahun
Tingkat bunga diskonto per tahun
Tabel mortalitas
55 tahun/55 years
2016: 7.85% - 9%;
2015: 8.5% - 10%
2016: 8.0%-8.5%;
2015: 7.5% - 7.75%
TMI 2011
Normal pension age
Salary increment rate per annum
Discount rate per annum
Mortality table
Tingkat diskonto digunakan dalam menentukan nilai
kini liabilitas imbalan kerja pada tanggal penilaian.
Secara umum, tingkat diskonto biasanya ditentukan
sesuai dengan ketersediaan obligasi pemerintah dengan
kualitas tinggi yang ada di pasar modal aktif pada
tanggal posisi keuangan.
The discount rate is used in determining the present
value of defined benefit obligation at the valuation date.
In general, the discount rate is usually determined in
line with the availability of high quality government
bonds in the active capital market at the financial
position date.
Asumsi tingkat kenaikan gaji di masa depan
memproyeksikan liabilitas imbalan kerja mulai dari
tanggal penilaian sampai dengan usia pensiun normal.
Tingkat kenaikan gaji pada umumnya ditentukan
berdasarkan penyesuaian inflasi terhadap tingkat upah
dan kenaikan masa kerja.
The future salary increase assumption projects the
employee benefit obligation starting from the valuation
date up to normal retirement age. The increase rate of
salary is generally determined based on an inflation
adjustment to pay scales and increases in length of
service.
Pada tanggal 31 Mei 2016, rata-rata tertimbang durasi
kewajiban imbalan pasti adalah 14.91 tahun (31 Mei
2015: 13.82 tahun)
At 31 May 2016, the weighted-average duration of the
defined benefit obligation was 14,91 years (31 May
2015: 13,82 years).
Liabilitas imbalan pasca-kerja Perseroan dan entitas
anak masing-masing dihitung oleh PT Dayamandiri
Dharmakonsolindo dan PT Kappa Konsultan Utama,
aktuaris independen, dengan menggunakan metode
projected unit credit.
The post-employment benefits obligation of the
Company and its subsidiary was each calculated by
PT Dayamandiri Dharmakonsolindo and PT Kappa
Konsultan Utama, independent actuary, using the
projected unit credit method.
Beban imbalan kerja yang diakui dalam laba rugi:
Employee benefits cost recognized in profit or loss:
31 Mei 2016/
31 May 2016
Beban jasa kini
Beban bunga
Kurtailmen
Beban jasa lalu
Kerugian aktuarial
Beban pemutusan hubungan kerja
Penyesuaian atas liabilitas awal tahun
Beban imbalan kerja diakui dalam akunakun berikut:
Beban pokok penjualan
Beban penjualan
Beban umum dan administrasi
31 Mei 2015/
31 May 2015
6,265)
4,725)
(3,428)
-)
-)
8,157)
1,534)
17,253)
10,845)
1,265)
5,143)
17,253)
43
3,566)
4,116)
33
29
3,449)
-)
11,193)
7,379)
945)
2,869)
11,193)
Current service cost
Interest cost
Curtailment
Past service cost
Actuarial losses
Termination benefits cost
Adjustment to liability beginning balance
Employee benefits cost was allocated
as follows:
Cost of sales
Selling expenses
General and administrative expenses
PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK/
PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
TAHUN BERAKHIR 31 MEI 2016 DAN 2015/YEARS ENDED 31 MAY 2016 AND 2015
(Dalam jutaan rupiah, kecuali dinyatakan khusus/In millions of rupiah, unless otherwise specified)
25. LIABILITAS IMBALAN KERJA
(Lanjutan)
25. EMPLOYEE BENEFITS OBLIGATION
(Continued)
31 Mei 2016/
31 May 2016
Keuntungan dan kerugian aktuarial yang
diakui dalam penghasilan komprehensif
lain:
Nilai akumulasi dalam penghasilan
komprehensif lain, awal tahun
Diakui pada tahun berjalan yang timbul
dari:
Asumsi finansial
Penyesuaian pengalaman
Penyesuaian atas liabilitas
awal tahun
Nilai akumulasi dalam penghasilan
komprehensif lain, akhir tahun
31 Mei 2015/
31 May 2015
15,739)
6,148)
(10,931)
(21)
)
6,860)
2,731)
(641)
-)
4,146)
15,739)
31 Mei 2016/
31 May 2016
Perubahan dalam nilai kini kewajiban
imbalan pasti:
Nilai kini kewajiban imbalan pasti,
awal tahun
Beban jasa kini
Beban bunga
Imbalan yang dibayarkan
Kurtailmen
(Keuntungan) kerugian aktuarial
Nilai kini kewajiban imbalan pasti,
akhir tahun
31 Mei 2015/
31 May 2015
65,169)
6,265)
4,725)
(4,724)
(3,428)
(10,952)
49,819
3,566
4,116
(1,952)
9,620
57,055)
65,169
Liabilitas imbalan kerja yang diakui dalam laporan
posisi keuangan konsolidasian:
31 Mei 2015/
31 May 2015
57,055)
57,055)
65,169)
(893)
64,276)
Perubahan liabilitas imbalan kerja dalam laporan posisi
keuangan konsolidasian:
Present value of defined benefit obligation
Unrecognized past service costs
Employee benefits obligation
Movement in the employee benefits obligation in the
consolidated statement of financial position:
31 Mei 2016/
31 May 2016
Saldo awal
Beban imbalan kerja tahun berjalan
Pembayaran imbalan pemutusan hubungan
kerja
Pembayaran imbalan kerja tahun
berjalan
(Keuntungan) kerugian aktuarial
yang diakui dalam penghasilan
komprehensif lain
Saldo akhir
Movement in the present value of
defined benefit obligation:
Present value of defined benefit
obligation, beginning of year
Current service cost
Interest cost
Benefits paid
Curtailment
Actuarial (gains) losses
Present value of defined benefit
obligation, end of year
Employee benefits obligation recognized in the consolidated
statement of financial position:
31 Mei 2016/
31 May 2016
Nilai kini kewajiban imbalan pasti
Beban jasa lalu yang belum diakui
Liabilitas imbalan kerja
Actuarial gain and losses
recognized in other comprehesinve income:
Amount accumulated in other
comprehensive income, beginning of year
Recognized for the year arising
from:
Financial assumption
Experience adjustment
Adjustment to liability beginning
balance
Amount accumulated in other
comprehensive income, end of year
31 Mei 2015/
31 May 2015
64,276)
17,253)
48,893))
11,193))
(8,157))
(3,449)
(4,724))
(1,952)
(11,593)
57,055)
9,591))
64,276))
44
Beginning balance
Employee benefits cost for the year
Payments of termination
benefits
Payment of employee benefits for
the year
Actuarial (gains) losses recognized
in other comprehensive
income
Ending balance
PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK/
PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
TAHUN BERAKHIR 31 MEI 2016 DAN 2015/YEARS ENDED 31 MAY 2016 AND 2015
(Dalam jutaan rupiah, kecuali dinyatakan khusus/In millions of rupiah, unless otherwise specified)
25. LIABILITAS IMBALAN KERJA
(Lanjutan)
31 Mei
2016/
31 May
2016
25. EMPLOYEE BENEFITS OBLIGATION
(Continued)
31 Mei
2015/
31 May
2015
31 Mei
2014/
31 May
2014
31 Mei
2013/
31 May
2013
31 Mei
2012/
31 May
2012
Informasi historis
Nilai kini kewajiban imbalan pasti
Nilai wajar aset program
Penyesuaian pengalaman yang
timbul pada liabilitas program
57,055)
-)
65,169)
-)
49,819)
-)
54,000)
(3,000)
42,799)
-)
21)
(2,731)
440)
71)
(13,977)
Historical information
Present value of defined
benefit obligation
Fair value of plan assets
Experience adjustments arising
on plan liabilities
Analisis sensitivitas
Kemungkinan perubahan yang wajar pada tanggal
pelaporan terhadap salah satu asumsi aktuarial yang
relevan, dimana asumsi lainnya konstan, akan
mempengaruhi kewajiban imbalan pasti dengan jumlah
yang ditunjukkan di bawah ini:
Reasonably possible changes at the reporting date to one of
the relevant actuarial assumption, holding other assumptions
constant would have affected the defined benefit obligation by
the amounts shown below:
2016
Naik/Increase
Tingkat bunga diskonto (pergerakan 0.5%)
Tingkat kenaikan gaji (pergerakan 0.5%)
Turun/Decrease
(2,192)
3,079)
Meskipun analisa ini tidak memperhitungkan
keseluruhan distribusi arus kas yang diharapkan atas
program tersebut, analisa ini memberikan perkiraan atas
sensitivitas asumsi yang ditunjukkan.
3,062)
Discount rate (0,5% movement)
(2,227) Salary increment rate (0,5 % movement)
Although the analysis does not take account of the full
distribution of cash flows expected under the plan, it does
provide an approximation of the sensitivity of the assumption
shown.
26. TRANSAKSI DAN SALDO DENGAN PIHAK
BERELASI (Lanjutan)
26. TRANSACTIONS AND BALANCES
WITH RELATED PARTIES
Perseroan melalui pemegang saham mayoritas,
PT Cargill Foods Indonesia, merupakan bagian dari
kelompok usaha Cargill Incorporated, USA, yang
memiliki entitas anak dan afiliasi di seluruh dunia.
The Company, through its major shareholder,
PT Cargill Foods Indonesia, is ultimately part of Cargill
Incorporated, USA, which has subsidiaries and affiliates
throughout the world.
Ikhtisar saldo dan transaksi Perseroan dan entitas anak
dengan pihak-pihak berelasi adalah sebagai berikut:
Summary of balances and transactions of the Company
and subsidiary with the related parties are as follows:
Persentase dari total masingmasing akun/ Percentage from
total of each of the respective
account
Jumlah/Amount
31 Mei 2016/
31 May 2016
Piutang usaha
Cargill Japan Ltd.
Cargill SA Foods Arg
Mitsubishi Shoji Foodtech
Co., Ltd.
PT Fermentech Indonesia
Cargill Inc. Corn Milling
North America
Cargill Bio-Chemical Co., Ltd.
Lain-lain (masing-masing di
bawah Rp 1.000)
31 Mei 2015/
31 May 2015
31 Mei 2016/
31 May 2016
31 Mei 2015/
31 May 2015
1,968
661
1,738
2,504
0.56%
0.19%
0.48%
0.70%
1,477
1,000
1,460
-%
0.43%
0.28%
0.41%
3,074
474
1,982
2,294
0.89%
0.14%
0.55%
0.64%
105
7,759
295
11,273
0.03%
2.24%
0.08%
3.14%
45
Trade receivables
Cargill Japan Ltd.
Cargill SA Foods Arg
Mitsubishi Shoji Foodtech
Co., Ltd.
PT Fermentech Indonesia
Cargill Inc. Corn Milling
North America
Cargill Bio-Chemical Co., Ltd.
Others (below
Rp 1,000 each)
PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK/
PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
TAHUN BERAKHIR 31 MEI 2016 DAN 2015/YEARS ENDED 31 MAY 2016 AND 2015
(Dalam jutaan rupiah, kecuali dinyatakan khusus/In millions of rupiah, unless otherwise specified)
26. TRANSAKSI DAN SALDO DENGAN PIHAK
BERELASI (Lanjutan)
26. TRANSACTIONS AND BALANCES
WITH RELATED PARTIES (Continued)
Persentase dari total masingmasing akun/ Percentage from total
of each of the respective account
Jumlah/Amount
31 Mei 2016/
31 May 2016
Piutang lain-lain
PT Cargill Trading Indonesia
Cargill Asia Pacific Holdings
Pte. Ltd.
Cargill PLC
Lain-lain (masing-masing di
bawah Rp 1.000)
Pinjaman dari pihak berelasi
Cargill Asia Pacific Treasury
Ltd.
Utang usaha
Cargill Siam Limited
Cargill Deutschland Gmbh
Lain-lain (masing-masing
dibawah Rp 1.000)
Utang lain-lain
Cargill Incorporated, USA
Cargill Asia Pacific Holdings
Pte. Ltd.
PT Cargill Indonesia
Cargill Asia Pacific Treasury
Ltd
Lain-lain (masing-masing di
bawah Rp 1.000)
Beban akrual
Cargill Incorporated, USA
Lain-lain (masing-masing di
bawah Rp 1.000)
31 Mei 2015/
31 May 2015
31 Mei 2015/
31 May 2015
5,834
-
14.91%
-
3,596
1,473
-
9.19%
3.77%
-
432
11,335
133
133
1.11%
28.98%
2.56%
2.56%
879,319
762,143
(100.00%
100.00%
15,859
10,007
-
15.69%
9.90%
-%
-%
46)
25,912
-
0.05%)
25.64%
-%
-%
37,828
28,754
33.11%
36.37%
3,974
7,270
4,427
3.48%
6.36%
-%
5.60%
-
1,081
-%
1.37%
1,894
50,966
478
34,740
1.66%
44.61%
0.60%
43.94%
1,085
-
0.94%
-%
1,713
2,798
504
504
1.48%
2.42%
0.58%
0.58%
Other receivables
PT Cargill Trading Indonesia
Cargill Asia Pacific Holdings
Pte. Ltd.
Cargill PLC
Others (below
Rp 1,000 each)
Loans from related party
Cargill Asia Pacific Treasury
Ltd.
Trade payables
Cargill Siam Limited
Cargill Deutschland Gmbh
Others (below
Rp 1,000 each)
Other payables
Cargill Incorporated, USA
Cargill Asia Pacific Holdings
Pte. Ltd.
PT Cargill Indonesia
Cargill Asia Pacific Treasury
Ltd.
Others (below
Rp 1,000 each)
Accrued expenses
Cargill Incorporated, USA
Others (below
Rp 1,000 each)
Persentase dari total masing-masing
akun/Percentage from total of each
of the respective account
Jumlah/Amount
31 Mei 2016/
31 May 2016
Penjualan bersih
Mitsubishi Shoji Foodtech
Co., Ltd.
Cargill Japan Ltd.
PT Fermentech Indonesia
Cargill Inc. Corn Milling
North America
Cargill Bio-Chemical Co., Ltd
Cargill SA Foods Arg
Cargill Food Technology
(Pinghu) Co., Ltd
Cargill Asia Pacific Food
Systems
Lain-lain (masing-masing di
bawah Rp 1.000)
31 Mei 2016/
31 May 2016
31 Mei 2015/
31 May 2015
31 Mei 2016/
31 May 2016
31 Mei 2015/
31 May 2015
277,811
33,017
12,769
280,038
27,999
4,125
11.50%
1.37%
0.53%
11.17%
1.12%
0.16%
11,323
5,085
3,460
9,392
5,188
5,138
0.46%
0.21%
0.14%
0.38%
0.21%
0.21%
1,018
3,986
0.04%
0.16%
-
1,599
-
0.06%
722
345,205
361
337,826
0.03%
14.28%
0.01%
13.48%
46
Net sales
Mitsubishi Shoji Foodtech
Co., Ltd.
Cargill Japan Ltd.
PT Fermentech Indonesia
Cargill Inc. Corn Milling
North America
Cargill Bio-Chemical Co., Ltd
Cargill SA Foods Arg
Cargill Food Technology
(Pinghu) Co., Ltd
Cargill Asia Pacific Food
Systems
Others (below
Rp 1,000 each)
PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK/
PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
TAHUN BERAKHIR 31 MEI 2016 DAN 2015/YEARS ENDED 31 MAY 2016 AND 2015
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
26. TRANSAKSI DAN SALDO DENGAN PIHAK
BERELASI (Lanjutan)
26. TRANSACTIONS AND BALANCES
WITH RELATED PARTIES (Continued)
Persentase dari total masing-masing
akun/Percentage from total of each
of the respective account
Jumlah/Amount
31 Mei 2016/
31 May 2016
Pembelian persediaan
Cargill Agricola S.A
Cargill Deutschland Gmbh
Cargill Tarim ve Gida San. Tic.
A.S
Cargill Siam Limited
Cargill Bio-Chemical Co., Ltd.
Cargill International Trading
Pte. Ltd.
Lain-lain (masing-masing di
bawah Rp 1.000)
Biaya desain dan
Pengembangan ERP
Cargill Incorporated, USA
(Catatan 27d)
Kompensasi personil
manajemen kunci
Personil manajemen
kunci termasuk anggota
Dewan Komisaris dan
Direksi:
Gaji dan imbalan kerja
jangka pendek lainnya
Imbalan jasa
Cargill Incorporated, USA
(Catatan 27b)
Cargill Asia Pacific Holdings
Pte. Ltd. (Catatan 27a)
PT Cargill Indonesia
(Catatan 27c)
Cargill Philipines
Cargill NV
Lain-lain (masing-masing di
bawah Rp 1.000)
31 Mei 2015/
31 May 2015
31 Mei 2016/
31 May 2016
31 Mei 2015/
31 May 2015
140,546
91,072
-
6.81%
4.41%
-%
-%
23,514
20,520
5,056
16,350
-
1.14%
0.99%
0.24%
-%
0.79%
-%
-
1,240
286
280,994
85
17,675
29,818
14,370
23,581
11,764
-%
0.01%
13.60%
0.06%
0.01%
0.86%
ERP build and
deployment costs
Cargill Incorporated, USA
(Note 27d)
2.19%
2.52%
8.25%
Key management
employees compensation
Key management
includes members of Board
of Commissioners and
Directors:
Salary and other short-term
7.71%
benefits
30,680
15,623
41.47%
33.71%
13,266
11,515
17.93%
24.85%
8,998
1,533
1,061
7,107
-
12.16%
2.07%
1.43%
15.34%
-
1,262
56,800
1,824
36,069
1.71%
76.77%
3.93%
77.83%
Beban bunga
PT Cargill Indonesia
Cargill Asia Pacific Treasury
Ltd.
Inventory purchases
Cargill Agricola S.A
Cargill Deutschland Gmbh
Cargill Tarim ve Gida San.
Tic. A.S
Cargill Siam Limited
Cargill Bio-Chemical Co., Ltd.
Cargill International Trading
Pte. Ltd.
Others (below
Rp 1,000 each)
Services fees
Cargill Incorporated, USA
(Note 27b)
Cargill Asia Pacific Holdings
Pte. Ltd. (Note 27a)
PT Cargill Indonesia
(Note 27c)
Cargill Philipines
Cargill NV
Others (below
Rp 1,000 each)
Interest expense
7,536
-
15.44%
-
6,486
14,022
2,105
2,105
13.29%
28.73%
12.17%
12.17%
47
PT Cargill Indonesia
Cargill Asia Pacific Treasury
Ltd.
PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK/
PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
TAHUN BERAKHIR 31 MEI 2016 DAN 2015/YEARS ENDED 31 MAY 2016 AND 2015
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
26. TRANSAKSI DAN SALDO DENGAN PIHAK
BERELASI (Lanjutan)
Pihak-pihak berelasi dan sifat hubungan adalah sebagai
berikut:
26. TRANSACTIONS AND BALANCES
WITH RELATED PARTIES (Continued)
The related parties and the nature of relationship are as
follows:
Pihak-pihak berelasi/Related parties
Sifat hubungan/Nature of relationship
Cargill Incorporated, USA
PT Cargill Foods Indonesia
PT Cargill Indonesia
PT Cargill Trading Indonesia
Cargill Agricola S.A
Cargill Asia Pacific Treasury Ltd.
Cargill Asia Pacific Holdings Pte. Ltd.
Cargill Asia Pacific Foods Systems
Cargill Bio-Chemical Co. Ltd.
Cargill Deutschland Gmbh
Cargill Food Technology (Pinghu) Co., Ltd.
Cargill Inc. Corn Milling North America
Cargill International Trading Pte. Ltd.
Cargill Japan Ltd.
Cargill NV
Cargill Phillipines
Cargill PLC
Cargill SA Foods Arg
Cargill Siam Limited
Cargill Tarim ve Gida San Tic., A.S
Mitsubishi Shoji Foodtech Co., Ltd.
Mitsubishi Corporation
Induk akhir/Ultimate parent
Pemegang saham/Shareholder of the Company
Entitas dalam pengendalian bersama/Entity under common control
Entitas dalam pengendalian bersama/Entity under common control
Entitas dalam pengendalian bersama/Entity under common control
Entitas dalam pengendalian bersama/Entity under common control
Entitas dalam pengendalian bersama/Entity under common control
Entitas dalam pengendalian bersama/Entity under common control
Entitas dalam pengendalian bersama/Entity under common control
Entitas dalam pengendalian bersama/Entity under common control
Entitas dalam pengendalian bersama/Entity under common control
Entitas dalam pengendalian bersama/Entity under common control
Entitas dalam pengendalian bersama/Entity under common control
Entitas dalam pengendalian bersama/Entity under common control
Entitas dalam pengendalian bersama/Entity under common control
Entitas dalam pengendalian bersama/Entity under common control
Entitas dalam pengendalian bersama/Entity under common control
Entitas dalam pengendalian bersama/Entity under common control
Entitas dalam pengendalian bersama/Entity under common control
Entitas dalam pengendalian bersama/Entity under common control
Pemegang saham STBC/Shareholder of STBC
Sebagian pengurusnya sama dengan STBC/Some of members of
management are the same as STBC
Entitas dalam pengendalian bersama/Entity under common control
PT Fermentech Indonesia
27. PERJANJIAN PENTING DAN IKATAN
AND
27. SIGNIFICANT AGREEMENTS
AND COMMITMENTS
Perseroan
The Company
a.
a.
Perseroan mengadakan perjanjian jasa dengan
Cargill Asia Pacific Holdings Pte. Ltd, Singapore
(“CAPHL”). CAPHL setuju untuk menyediakan
jasa yang berkaitan dengan audit interen, bisnis
perseroan,
pelaporan
keuangan,
teknologi
informasi, hukum, sumber daya manusia,
manajemen regional, pengembangan
strategi
bisnis, pajak dan bea cukai. Perseroan harus
membayar biaya jasa kepada CAPHL sebesar biaya
aktual atas penyediaan jasa yang bersangkutan,
ditambah kenaikan sebesar 6%. Perjanjian ini
berlaku efektif sejak tanggal 1 Juni 2012, dan akan
tetap berlaku untuk jangka waktu tak terbatas,
dengan ketentuan kedua belah pihak dapat
mengakhiri perjanjian ini dengan memberikan
pemberitahuan tertulis tidak kurang dari 6 bulan.
48
The Company entered into a service agreement
with Cargill Asia Pacific Holdings Pte Ltd,
Singapore (“CAPHL”). CAPHL agrees to provide
certain services, such as internal audit, corporate
affairs, corporate financial reporting, information
technology shared services, legal, human
resources shared services, regional management,
stategic business development, tax and customs.
The Company pays a service fee to CAPHL for the
actual costs incurred in providing the relevant
services, plus a mark-up of 6%. This agreement
was effective as of 1 June 2012 and will remain in
force for an indefinite period, however, either
party may terminate the agreement by giving not
less than 6 months written notice.
PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK/
PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
TAHUN BERAKHIR 31 MEI 2016 DAN 2015/YEARS ENDED 31 MAY 2016 AND 2015
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
27. PERJANJIAN PENTING DAN IKATAN
(Lanjutan)
27. SIGNIFICANT AGREEMENTS
AND COMMITMENTS (Continued)
b.
Perseroan mengadakan perjanjian jasa dengan
Cargill, Incorporated, Amerika Serikat (“Cargill,
Inc”). Cargill, Inc. setuju untuk menyediakan jasa
yang berkaitan dengan bidang lingkungan,
kesehatan dan keamanan Perseroan, keamanan
pangan dan peraturan Perseroan, operasi pabrik,
sumber daya manusia, teknologi informasi,
manajemen teknologi, risiko dan pengendalian, dan
hukum international. Perseroan harus membayar
biaya jasa kepada Cargill, Inc. sebesar biaya aktual
atas penyediaan jasa yang bersangkutan. Perjanjian
ini berlaku efektif sejak tanggal 1 Juni 2012, dan
akan tetap berlaku untuk jangka waktu tak terbatas,
dengan ketentuan kedua belah pihak dapat
mengakhiri perjanjian ini dengan memberikan
pemberitahuan tertulis tidak kurang dari 3 bulan.
b.
The Company entered into a service agreement
with Cargill, Incorporated, USA (“Cargill, Inc”).
Cargill, Inc. agrees to provide certain services
such as corporate environment, health and safety,
corporate food safety and regulatory affairs,
corporate plant operations, human resources,
information technology services for business,
technology governance, risk and controls and
worldwide law. The Company pays a service fee to
Cargill, Inc. for the actual costs incurred in
providing the relevant services. This agreement
was effective as of 1 June 2012, and will remain in
force for an indefinite period, however, either
party may terminate the agreement by giving not
less than 3 months written notice.
c.
Perseroan mengadakan perjanjian jasa dengan
PT Cargill Indonesia. PT Cargill Indonesia setuju
untuk menyediakan jasa yang berkaitan dengan
pajak, hukum, bisnis perseroan, keuangan dan
pembukuan, sumber daya manusia, teknologi
informasi, jasa kantor, dan jasa lainnya. Perseroan
harus membayar biaya jasa kepada PT Cargill
Indonesia sebesar biaya aktual atas penyediaan jasa
yang bersangkutan, ditambah kenaikan sebesar 6%.
Perjanjian ini berlaku efektif sejak tanggal 1 Juni
2012, dan akan tetap berlaku untuk jangka waktu
tak terbatas, dengan ketentuan kedua belah pihak
dapat
mengakhiri
perjanjian
ini dengan
memberikan pemberitahuan tertulis tidak kurang
dari 3 bulan.
c.
The Company entered into a service agreement
with PT Cargill Indonesia. PT Cargill Indonesia
agrees to provide certain services such as tax,
legal, corporate affairs, finance and accounting,
human resources, information technology services,
office services and other services. The Company
pays a service fee to PT Cargill Indonesia for the
actual costs incurred in providing the relevant
services, plus a mark-up of 6%. This agreement
was effective as of 1 June 2012, and will remain in
force for an indefinite period, however, either
party may terminate the agreement by giving not
less than 3 months written notice.
d.
Pada tanggal 2 September 2014, Perseroan
mengadakan Perjanjian Desain, Pembuatan dan
Pengembangan ERP
TC1 dengan Cargill
Incorporated, USA (Cargill Inc.) dimana Cargill
Inc. akan membuat desain, pembuatan dan
pengembangan ERP SAP untuk mendukung
aktivitas operasional utama Perseroan, diantaranya
sistem penjualan, pembelian dan pengadaan, dan
persediaan, dimana biaya desain/pembuatan dan
pengembangan sistem software ini dikapitalisasi
oleh Perseroan. Perseroan menyetujui bahwa
Cargill Inc. dapat mensub-kontrakan sebagian
pekerjaan pengembangan ini kepada perusahaan
Cargill lainnya atau pihak ketiga. Biaya terkait
ERP ini dibagi menjadi biaya desain/pembuatan
dan biaya pengembangan. Alokasi untuk biaya
desain/pembuatan dan pengembangan ERP aktual
akan berdasarkan pada jumlah pengguna ERP
aktual atau potensi yang terkait dengan Perseroan.
d.
On 2 September 2014, the Company entered into
TC1 ERP Design/Build and Deployment
Agreement with Cargill Incorporated, USA
(Cargill Inc.), where Cargill Inc. will provide the
design, build and deployment work of SAP
Enterprise Resource Planning (ERP) software
systems to support the Company’s main
operational activities including, among others,
sales, procurement, and inventory systems, which
the related software system design/build and
deployment costs will be incorporated as the
Company’s capitalized items. The Company agrees
that Cargill Inc. may subcontract the performance
of part of the ERP work to other members of the
Cargill Group or to third parties. The ERP charges
will be divided into ERP design/build and
deployment costs. The allocation the actual ERP
design/build and deployment costs will be based of
actual or potential ERP users associated with the
Company.
49
PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK/
PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
TAHUN BERAKHIR 31 MEI 2016 DAN 2015/YEARS ENDED 31 MAY 2016 AND 2015
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
27. PERJANJIAN PENTING DAN IKATAN
(Lanjutan)
e.
27. SIGNIFICANT AGREEMENTS
AND COMMITMENTS (Continued)
Perseroan mengadakan kontrak berjangka valuta
asing dengan Standard Chartered Bank dan
Citibank, N.A. untuk mengatasi risiko perubahan
nilai tukar mata uang asing yang timbul dari
aktivitas operasional dan pendanaan. Kontrak
berjangka valuta asing yang ada pada tanggal
31 Mei 2016 adalah:
e.
The Company has entered into foreign curency
forward contracts with Standard Chartered Bank
and Citibank, N.A. to manage its net exposure to
changes in foreign currency exchange rates arising
from operating and financing activities. The
outstanding foreign curency forward contracts as
of 31 May 2016 were:
• Membeli dari Standard Chartered Bank total
sebesar USD 57.709.737 untuk Rp 784.860
dengan penyelesaian kontrak hingga Juni 2016,
dan total sebesar USD 171.504 untuk Rp 2.353
dengan penyelesaian kontrak hingga Juli 2016.
• Membeli dari Citibank, N.A., total sebesar
USD 1.248.875 untuk Rp 16.698 dengan
penyelesaian kontrak hingga Juni 2016.
• To buy from Standard Chartered Bank in total
USD 57,709,737
for
Rp 784,860
with
settlement dates to June 2016, and in total
USD 171,504 for Rp 2,353 with settlement
dates to July 2016.
• To buy from Citibank, N.A., in total
USD 1,248,875 for Rp 16,698 with settlement
date to June 2016.
Nilai wajar dari kontrak berjangka valuta asing
pada tanggal 31 Mei 2016 adalah Rp 4.130.
The fair value of the foreign curency forward
contracts as of 31 May 2016 was an assets of
Rp 4,130.
f.
Perseroan memiliki fasilitas kredit modal kerja dari
Standard Chartered Bank sebesar USD 10.000.000
yang terdiri dari fasilitas LC impor, pendanaan
impor, garansi bank dan pendanaan ekspor.
Fasilitas kredit ini dijamin oleh corporate guarantee
dari Cargill, Inc. Fasilitas kredit ini tersedia sampai
tanggal 26 Februari 2017. Per 31 Mei 2016,
Perseroan memiliki saldo garansi bank sebesar
USD 627.232 dan Rp 2.115.
f.
The Company has a working capital credit facility
from Standard Chartered Bank totalling
USD 10,000,000 consisting of import LC, import
financing, bank guarantee and export financing.
The credit facility is secured by a corporate
guarantee from Cargill, Inc. This credit facility is
available through 26 February 2017. At 31 May
2016, the Company had
outstanding bank
guarantees amounting to USD 627,232 and
Rp 2,115.
g.
Perseroan memiliki fasilitas kredit dari PT Bank
Sumitomo
Mitsui
Indonesia
sebesar
USD 75.000.000 sebagai bagian dari pooling
agreement. Fasilitas tersebut dijamin oleh
corporate guarantee dari Cargill Incorporate, USA.
Fasilitas kredit ini tersedia sampai tanggal 30 Juni
2017.
g.
The Company has a credit facility from PT Bank
Sumitomo
Mitsui
Indonesia
totalling
USD 75,000,000 as part of pooling agreement. The
facility is secured by a corporate guarantee from
Cargill Incorporated, USA. This credit facility is
available through 30 June 2017.
Pada tanggal 31 Mei 2016, tidak ada saldo terutang
dari fasilitas ini.
h.
There are no outstanding amounts under this
facility as of 31 May 2016.
Pada tanggal 2 September 2014, Perseroan
mengadakan Perjanjian Induk Partisipasi Piutang
dengan PT Bank BNP Paribas Indonesia and Bank
BNP Paribas Singapore (“BNP”), dimana
Perseroan dapat menjual kepada BNP hak manfaat
dan hak ekonomi dan risiko sehubungan dengan
piutang usaha yang memenuhi kriteria dalam
perjanjian.
h.
Per 31 Mei 2016, Perseroan menggunakan fasilitas
ini dengan total sebesar Rp 104.502 (mewakili
23,16% dari total piutang usaha kotor), dan
menghentikan pengakuan atas piutang usaha yang
bersangkutan sebesar Rp 104.502.
On 2 September 2014, the Company entered into
Master Accounts Receivable Participation
Agreements with PT Bank BNP Paribas Indonesia
and Bank BNP Paribas Singapore (“BNP”),
whereby the Company may sell to BNP the benefit
interest in and to the economic rights and risk with
respect to trade receivables that meet the criteria
in the agreement
As of 31 May 2016, the Company used this facility
with total amount of Rp 104,502 (representing
23.16% of the total gross trade receivables), and
de-recognized the related trade receivables of
Rp 104,502.
Entitas anak
Subsidiary
a.
PT Bank Central Asia, Tbk menyediakan fasilitas
Letter of Credit untuk transaksi impor sebesar
USD 5.000.000. Fasilitas ini berlaku sampai
dengan tanggal 7 Maret 2017.
a. PT.Bank Central Asia Tbk, Jakarta provides a
Letter of Credit Facility for import transactions
with a maximum amount of USD.5,000,000. This
facility is available through 7 March 2017.
Pada tanggal 31 Mei 2016 dan 2015, tidak ada
saldo terutang dari fasilitas ini.
There are no outstanding amounts under this
facility as of 31 May 2016 and 2015.
50
PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK/
PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
TAHUN BERAKHIR 31 MEI 2016 DAN 2015/YEARS ENDED 31 MAY 2016 AND 2015
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
27. PERJANJIAN PENTING DAN IKATAN
(Lanjutan)
b.
27. SIGNIFICANT AGREEMENTS
AND COMMITMENTS (Continued)
Entitas anak mengadakan kontrak berjangka valuta
asing dengan PT Bank Central Asia, Tbk, untuk
mengatasi risiko perubahan nilai tukar mata uang
asing yang timbul dari aktivitas operasional.
Kontrak berjangka valuta asing yang ada pada
tanggal 31 Mei 2016 adalah:
•
b. A subsidiary has entered into foreign currency
forward contracts with PT Bank Central Asia, Tbk
to manage its net exposure to changes in foreign
currency exchange rates arising from operating
activities. The outstanding foreign currency forward
contracts as of 31 May 2016 were:
•
Membeli dari PT Bank Central Asia, Tbk total
sebesar USD 1.000.000 untuk Rp 13.570
dengan penyelesaian kontrak hingga Juni 2016,
dan total sebesar USD 1.000.000 untuk
Rp 13.820 dengan penyelesaian kontrak hingga
September 2016.
Nilai wajar dari kontrak berjangka valuta asing
pada tanggal 31 Mei 2016 adalah Rp 312.
The fair value of the foreign curency forward
contracts as of 31 May 2016 was an assets of
Rp 312.
28. ASET DAN LIABILITAS MONETER
DALAM MATA UANG ASING
28. MONETARY ASSETS AND LIABILITIES
IN FOREIGN CURRENCIES
Perseroan dan entitas anak memiliki aset dan liabilitas
moneter dalam mata uang asing sebagai berikut:
The Company and subsidiary have monetary assets and
liabilities in foreign currencies as follows:
31 Mei 2016/
31 May 2016
Mata Uang
Ekuivalen
Asing/
Rupiah/
Foreign
Equivalent in
Currencies
Rupiah
ASET
Kas dan setara kas
Piutang usaha
Pihak berelasi
Pihak ketiga
Piutang lain lain
Pihak berelasi
Pihak ketiga
Utang lain-lain
Pihak berelasi
Pihak ketiga
Beban akrual
Total
LIABILITAS, bersih
31 Mei 2015/
31 May 2015
Mata Uang
Ekuivalen
Asing/
Rupiah/
Foreign
Equivalent in
Currencies
Rupiah
USD
EUR
JPY
1,644,410
34,613
86,150
21,840
524
10
2,433,745
51,820
86,150
31,844
735
9
USD
USD
459,765
4,694,094
6,282
63,931
744,396
15,006,272
9,812
198,101
USD
GBP
USD
EUR
720,978
73,939
25,056
10,917
9,850
1,473
337
166
104,413
10,066
28,174
52
133
367
1
241,002
Total
LIABILITAS
Pinjaman bank
Pinjaman dari pihak berelasi
Utang usaha
Pihak berelasi
Pihak ketiga
To buy from PT Bank Central Asia, Tbk in total
USD 1,000,000 for Rp 13,570 with settlement
dates to June 2016, and in total USD 1,000,000
for Rp 13,820 with settlement dates to
September 2016.
)
USD
USD
150,000
64,360,000
1,991
879,319
869,106
57,690,000
11,418
762,143
USD
USD
EUR
SGD
1,896,579
3,147,178
365,648
7,165
25,912
42,762
5,558
71
3,537,428
64,594
11,174
46,705
935
109
USD
EUR
USD
EUR
SGD
JPY
USD
EUR
SGD
3,657,023
56,809
1,331,510
928,586
40,309
6,400,000
1,735,992
17,503
3,440
49,964
864
18,191
14,114
398
756
23,672
2,629,606
644,893
269,088
-
34,740
8,518
3,884
-
2,171,815
28,350
266
86,177
1,247
ASSETS
Cash and cash equivalents
Trade receivables
Related parties
Third parties
Other receivables
Related parties
Third parties
Total
LIABILITIES
Bank loans
Loan from a related party
Trade payables
Related parties
Third parties
Other payables
Related parties
Third parties
Accrued expenses
34
1,063,872
898,049
Total
959,459
657,047
LIABILITIES, net
Lihat Catatan 29 Instrumen keuangan dan manajemen
risiko keuangan – risiko nilai tukar mata uang asing.
See Note 29 Financial instruments and financial risk
management – foreign currency exchange rate risk.
51
PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK/
PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
TAHUN BERAKHIR 31 MEI 2016 DAN 2015/YEARS ENDED 31 MAY 2016 AND 2015
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
29. INSTRUMEN KEUANGAN DAN
MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN
29. FINANCIAL INSTRUMENTS AND
FINANCIAL RISK MANAGEMENT
Klasifikasi dan nilai wajar instrumen keuangan
Classification and fair value of financial instruments
Instrumen keuangan Perseroan dan entitas anak pada
tanggal 31 Mei 2016 dan 2015 adalah sebagai berikut:
Financial instruments of the Company and subsidiary
as of 31 May 2016 and 2015 consist of the following:
31 Mei 2016/
31 May 2016
Aset keuangan
Pinjaman yang diberikan dan
piutang:
Kas dan setara kas
Piutang usaha
Piutang lain-lain
Piutang derivatif
Liabilitas keuangan
Liabilitas keuangan lainnya:
Pinjaman bank jangka pendek
Pinjaman dari pihak berelasi
Utang usaha
Utang lain-lain
Utang dividen
Beban akrual
Utang sewa pembiayaan
31 Mei 2015/
31 May 2015
Financial assets
90,412
346,800
39,117
4,130
480,459
69,036
358,746
5,191
1,228
434,201
401,991
879,319
101,067
114,243
298
115,517
1,612,435
Loans and receivables:
Cash and cash equivalents
Trade receivables
Other receivables
Derivative receivables
Financial liabilities
Other financial liabilities:
Short-term bank loans
Loans from related party
Trade payables
Other payables
Dividends payable
Accrued expenses
Finance lease obligation
11,418
762,143
92,175
79,052
275
85,969
20
1,031,052
Kecuali kas dan setara kas, pinjaman bank jangka
pendek, dan pinjaman dari pihak berelasi, seluruh aset
dan liabilitas keuangan Perseroan dan entitas anak tidak
mengandung bunga. Seluruh aset dan liabilitas
keuangan Perseroan dan entitas anak diharapkan dapat
terealisasi atau diselesaikan dalam waktu dekat. Oleh
karenanya, nilai tercatat diperkirakan mendekati nilai
wajar, karena dampak dari diskonto tidak signifikan.
Except for cash and cash equivalents, short-term bank
loans, and loans from related party, all financial assets
and liabilities of the Company and subsidiaries are
non-interest bearing. All financial assets and liabilities
of the Company and subsidiaries are expected to be
realized or settled in near term. Therefore, the carrying
amounts approximate the fair values, as the impact of
discounting is not significant.
Tabel di bawah ini menunjukkan nilai tercatat dan nilai
wajar kontrak berjangka valuta asing, termasuk levelnya
dalam hirarki nilai wajar. Informasi di dalam tabel tidak
termasuk nilai wajar aset dan liabilitas keuangan yang
nilai tercatatnya diperkirakan mendekati nilai wajarnya.
The following table shows the carrying amount and fair
value of foreign currency forward contracts, including
their levels in the fair value hierarchy. It does not
include fair value information for financial assets and
financial liabilities which the carrying amount is a
reasonable approximation of fair value.
Nilai wajar/
Fair value
Level 2/
Level 2
Nilai tercatat/
Carrying amount
31 Mei 2016
Piutang derivatif (Catatan 27)
31 May 2016
4,130
4,130
Derivative receivables (Note 27)
1,228
1,228
Derivative receivables
31 Mei 2015
Piutang derivatif
31 May 2015
Manajemen risiko keuangan
Financial risk management
Risiko utama yang timbul dari instrumen keuangan
Perseroan dan entitas anak adalah risiko kredit, risiko
likuiditas, risiko tingkat bunga, risiko nilai tukar mata
uang asing dan risiko harga komoditas.
The main risks arising from the financial instruments of
the Company and subsidiary are credit risk, liquidity
risk, interest rate risk, foreign currency exchange rate
risk, and commodity price risk.
52
PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK/
PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
TAHUN BERAKHIR 31 MEI 2016 DAN 2015/YEARS ENDED 31 MAY 2016 AND 2015
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
29. INSTRUMEN KEUANGAN DAN
MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN
(Lanjutan)
29. FINANCIAL INSTRUMENTS AND
FINANCIAL RISK MANAGEMENT
(Continued)
Risiko kredit
Credit risk
Risiko kredit Perseroan dan entitas anak terutama dari
simpanan di bank dan risiko kerugian yang muncul
apabila pelanggan gagal memenuhi kewajiban
kontraktual mereka. Perseroan dan entitas anak
meminimalisir risiko kredit dari piutang dengan
memastikan penjualan barang dilakukan kepada
pelanggan yang dapat dipercaya dengan sejarah kredit
yang baik. Risiko ini juga dijaga dengan pengawasan
berkesinambungan atas saldo dan status ketertagihan
piutang tersebut.
The credit risk of the Company and subsidiary mainly
arise from deposits with banks and risk of loss if
customers fail to discharge their contractual
obligations. The Company and subsidiary minimize
credit risk from receivables by ensuring that the sales
of goods are made to creditworthy customers with
appropriate credit history. This risk is also managed by
ongoing monitoring over the balance and collectability
of the receivables.
Ekposur maksimum Perseroan dan entitas anak atas
risiko kredit adalah sebesar nilai tercatat bersih atas
aset keuangan di laporan posisi keuangan
konsolidasian.
Maximum exposure of the Company and subsidiary to
credit risk is represented by carrying amounts of
financial assets in the consolidated statement of
financial position.
Eksposur maksimum terhadap risiko kredit pada
tanggal pelaporan adalah sebagai berikut:
The maximum exposure to credit risk at the reporting
dates is as follows:
31 Mei 2016/
31 May 2016
Aset keuangan
Bank dan setara kas
Piutang usaha
Piutang lain-lain
Piutang derivatif
31 Mei 2015/
31 May 2015
85,992
346,800
39,117
4,130
476,039
Eksposur maksimum terhadap risiko kredit atas piutang
usaha pada tanggal pelaporan berdasarkan daerah
geografis adalah sebagai berikut:
The maximum exposure to credit risk for trade
receivables at the reporting dates by geographic region
is as follows:
31 Mei 2016/
31 May 2016
Domestik
Asia Pasifik
Amerika Serikat
Eropa
Afrika
Financial assets
Cash in bank and cash equivalents
Trade receivables
Other receivables
Derivative receivables
66,152
358,746
5,191
1,228
431,317
31 Mei 2015/
31 May 2015
293,253)
35,550)
13,454)
2,722)
1,821)
346,800)
255,798
74,566
16,519
3,545
8,318
358,746
Domestic
Asia Pacific
United States of America
Europe
Africa
Penurunan nilai
Impairment losses
Berikut ini adalah analisa umur piutang usaha dan
penurunan nilainya:
The aging of all trade receivables and those receivables
that are impaired is as follows:
Pokok/
Gross
31 Mei 2016/
31 May 2016
Belum jatuh tempo
Jatuh tempo 1 – 30 hari
Jatuh tempo 31 – 60 hari
Jatuh tempo 61 – 90 hari
Jatuh tempo lebih dari 90 hari
276,032
33,805
846
302
35,815
346,800
Penurunan
nilai/
Impairment
31 Mei 2016/
31 May 2016
Pokok/
Gross
31 Mei 2015/
31 May 2015
-
53
319,622
26,990
12,104
30
358,746
Penurunan
nilai/
Impairment
31 Mei 2015/
31 May 2015
-
Not past due
Past due 1 – 30 days
Past due 31 – 60 days
Past due 61 – 90 days
Past due more than 90 days
PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK/
PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
TAHUN BERAKHIR 31 MEI 2016 DAN 2015/YEARS ENDED 31 MAY 2016 AND 2015
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
29. INSTRUMEN KEUANGAN DAN
MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN
(Lanjutan)
29. FINANCIAL INSTRUMENTS AND
FINANCIAL RISK MANAGEMENT
(Continued)
Pada tanggal 31 Mei 2016, piutang usaha sebesar
Rp 70.768 (31 Mei 2015: Rp 39.124) telah jatuh tempo,
namun tidak mengalami penurunan nilai. Hal ini terkait
dengan sejumlah pelanggan yang tidak memiliki sejarah
gagal bayar dan/atau yang memiliki komitmen untuk
membayar piutang.
As of 31 May 2016, trade receivables amounted to
Rp 70,768 (31 May 2015: Rp 39,124) were past due but
not impaired. These accounts relate to a number of
customers with whom there was no recent history of
default and/or there was a commitment to settle the
receivables.
Risiko likuiditas
Liquidity risk
Perseroan dan entitas anak dapat terekspos risiko
likuiditas apabila terdapat perbedaan waktu yang
signifikan antara penerimaan piutang dan penyelesaian
utang dan pinjaman. Perseroan dan entitas anak
mengelola risiko likuiditas dengan pengawasan proyeksi
dan arus kas aktual secara berkesinambungan, serta
menjaga kecukupan kas dan setara kas dan fasilitas
pinjaman yang tersedia. Risiko ini juga diminimalisir
dengan mengelola berbagai sumber pembiayaan dari
para pemberi pinjaman yang dapat diandalkan.
The Company and its subsidiary would be exposed to
liquidity risk if there is a significant mismatch in the
timing of receivables collection and the settlement of
payables and borrowings. The Company and its
subsidiary manage the liquidity risk by on going
monitoring over the projected and actual cash flows, as
well as the adequacy of cash and cash equivalents and
available credit facilities. This risk is also minimized by
managing diversified funding resource from reliable
high quality lenders.
Pada tanggal 31 Mei 2016, Perseroan memiliki rasio
lancar sebesar 0,79 (31 Mei 2015: 1,11). Cargill
Incorporated, USA juga telah mengkonfirmasikan untuk
menyediakan bantuan keuangan yang diperlukan yang
memungkinkan Perseroan untuk membayar hutangnya,
pada saat dan ketika jatuh tempo, dan menyediakan
dana bagi Perseroan untuk menjalankan bisnisnya,
secara berkesinambungan, selama 12 bulan ke depan,
efektif dari 1 Juni 2016 hingga 31 Mei 2017, yang
mengurangi ketidakpastian atas kemampuan Perseroan
untuk melanjutkan kelangsungan usahanya.
As of 31 May 2016, the Company has current ratio of
0.79 (31 May 2015: 1.11). Cargill Incorporated USA
has also confirmed to continue providing the financial
support necessary to enable the Company to meet its
debts, as and when they fall due, and providing the
necessary funding for the Company to carry on its
business for at least the next twelve months, effective
from 1 June 2016 to 31 May 2017, which alleviates the
uncertainty about the Company’s ability to continue as
a going concern.
Berikut adalah jatuh tempo kontraktual dari liabilitas
keuangan, termasuk estimasi pembayaran bunga:
The following are the contractual maturities of
financial liabilities, including estimated interest
payments:
31 Mei 2016
Liabilitas keuangan
Pinjaman bank jangka pendek
Pinjaman dari pihak berelasi
Utang usaha
Utang lain-lain
Utang dividen
Beban akrual
Nilai
Tercatat/
Carrying
amount
Arus kas
Kontraktual/
Contractual
Cash flows
401,991
879,319
101,067
114,243
298
115,517
1,612,435
431,206
886,289
101,067
114,243
298
115,517
1,648,620
54
Kurang dari
1 tahun/
Less than
1 year
431,206
886,289
101,067
114,243
298
115,517
1,648,620
31 May 2016
Financial liabilities
Short-term bank loans
Loans from related party
Trade payables
Other payables
Dividends payables
Accrued expenses
PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK/
PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
TAHUN BERAKHIR 31 MEI 2016 DAN 2015/YEARS ENDED 31 MAY 2016 AND 2015
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
29. INSTRUMEN KEUANGAN DAN
MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN
(Lanjutan)
29. FINANCIAL INSTRUMENTS AND
FINANCIAL RISK MANAGEMENT
(Continued)
Berikut adalah jatuh tempo kontraktual dari liabilitas
keuangan, termasuk estimasi pembayaran bunga:
31 Mei 2015
Liabilitas keuangan
Pinjaman bank jangka pendek
Pinjaman dari pihak berelasi
Utang usaha
Utang lain-lain
Utang dividen
Beban akrual
Utang sewa pembiayaan
Nilai
Tercatat/
Carrying
amount
The following are the contractual maturities of
financial liabilities, including estimated interest
payments:
Arus kas
Kontraktual/
Contractual
Cash flows
11,418
762,143
92,175
79,052
275
85,969
20
1,031,052
Kurang dari
1 tahun/
Less than
1 year
11,425
762,480
92,175
79,052
275
85,969
20
1,031,396
11,425
762,480
92,175
79,052
275
85,969
20
1,031,396
31 May 2015
Financial liabilities
Short-term bank loans
Loans from related party
Trade payables
Other payables
Dividends payables
Accrued expenses
Finance lease obligation
Risiko tingkat bunga
Interest rate risk
Risiko tingkat bunga Perseroan dan entitas anak berasal
dari pinjaman bank dan pinjaman dari pihak berelasi
yang didasarkan pada tingkat bunga mengambang. Oleh
karena itu, Perseroan dan entitas anak terekspos dengan
fluktuasi arus kas yang diakibatkan oleh perubahan
tingkat bunga.
The interest rate risk of the Company and subsidiary is
from bank loans and loans from related party which are
based on floating interest rates. Accordingly, the
Company and subsidiary are exposed to fluctuation in
cash flows due to changes in interest rates.
Perseroan dan entitas anak meminimalisir risiko tingkat
bunga dari pinjaman bank dan pinjaman dari pihak
berelasi dengan mendapatkan fasilitas kredit dari
berbagai pemberi pinjaman dan pengawasan terhadap
pergerakan tingkat bunga pasar.
The Company and subsidiary minimize the interest rate
risk from bank loans and loans from related party by
maintaining credit facilities from diversified lenders
and monitoring the market interest rate movement.
Perubahan 0,2% pada tingkat bunga atas pinjaman
Dolar Amerika Serikat dan perubahan 2% pada tingkat
bunga atas pinjaman Rupiah di akhir periode pelaporan,
dimana semua variabel lain tetap sama, akan
mengakibatkan peningkatan atau penurunan ekuitas dan
laba setelah pajak penghasilan masing-masing sebesar
Rp 1.319 dan Rp 6.000 pada tanggal 31 Mei 2016.
A change of 0.2% in interest rate on the outstanding
loans in USD and a change of 2% in interest rate in the
outstanding loan in Rupiah at the end of the reporting
period, with all other variables remain constant, would
have increased or decreased equity and profit after
income tax by Rp 1,319 and Rp 6,000 at 31 May 2016,
respectively.
Risiko nilai tukar mata uang asing
Foreign currency exchange rate risk
Pinjaman dan transaksi pembelian aset tetap dan
persediaan menyebabkan Perseroan dan entitas anak
terekspos risiko nilai tukar mata uang asing, terutama
dari liabilitas dalam mata uang Dolar Amerika Serikat.
Risiko ini dikurangi dengan melakukan penjualan
ekspor dalam mata uang Dolar Amerika Serikat.
Loans and purchases of fixed assets and inventories
expose the Company and subsidiary to foreign currency
exchange rate risk, primarily arising from USD
liabilities. The risk is, to some extent, reduced by
carrying out export sales in US Dollar.
Perseroan dan entitas anak memonitor dan mengelola
risiko ini dengan menyepadankan liabilitas keuangan
dalam mata uang asing dengan aset keuangan dalam
mata uang asing terkait, mengadakan kontrak berjangka
valuta asing (Catatan 27), dan melakukan pembelian
atau penjualan mata uang asing, saat diperlukan.
The Company and subsidiary monitor and manage the
risk by matching the foreign currency financial
liabilities with relevant foreign currency financial
assets, entering into foreign currency forward contract
(Note 27), and buying or selling foreign currencies at
spot rate, when necessary.
55
PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK/
PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
TAHUN BERAKHIR 31 MEI 2016 DAN 2015/YEARS ENDED 31 MAY 2016 AND 2015
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
29. INSTRUMEN KEUANGAN DAN
MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN
(Lanjutan)
29. FINANCIAL INSTRUMENTS AND
FINANCIAL RISK MANAGEMENT
(Continued)
Pada tanggal 31 Mei 2016 dan 2015, eksposur bersih
Perseroan dan entitas anak terhadap risiko nilai tukar
mata uang Dolar Amerika Serikat adalah sebagai
berikut:
As of 31 May 2016 and 2015, the net exposure of the
Company and its subsidiary to US Dollar currency
exchange rate risk is as follows:
31 Mei 2016/
31 May 2016
USD
Kas dan setara kas
Piutang usaha dan piutang lain-lain
Pinjaman bank
Pinjaman dari pihak berelasi
Utang usaha
Utang lain-lain
Beban akrual
Eksposur
Kontrak berjangka valuta asing
Eksposur bersih
31 Mei 2015/
31 May 2015
USD
1,644,410)
5,899,893)
(150,000)
(64,360,000)
(5,043,757)
(4,988,533)
(1,735,992)
(68,733,979)
61,130,116)
(7,603,863)
2,433,745)
15,788,908)
(869,106)
(57,690,000)
(3,537,428)
(3,274,499)
(2,171,815)
(49,320,195)
50,902,897)
1,582,702)
Cash and cash equivalents
Trade receivables and other receivables
Bank loans
Loans from related party
Trade payables
Other payables
Accrued expenses
Exposure
Foreign currency forward contracts
Net exposure
Atas eksposur terhadap nilai tukar mata uang Dolar
Amerika Serikat, pada tanggal 31 Mei 2016 Perseroan
telah mengadakan kontrak berjangka valuta asing, total
USD 61.130.116 untuk mengatasi risiko perubahan
nilai tukar mata uang asing (Catatan 27).
For its exposure to US Dollar currency exchange rate,
as of 31 May 2016, the Company has entered into
foreign currency forward contracts in total
USD 61,130,116 to manage its exposure to changes in
foreign currency exchange rate (Note 27).
Menguatnya/melemahnya Rupiah terhadap Dolar
Amerika Serikat sebagaimana ditunjukkan dibawah ini,
pada tanggal 31 Mei 2016 akan mengakibatkan
peningkatan/penurunan ekuitas dan laba/rugi setelah
pajak penghasilan sebesar jumlah yang ditunjukkan di
bawah ini. Analisis ini telah mempertimbangkan
kontrak – kontrak berjangka valuta asing (Catatan 27)
dan didasarkan pada varian kurs Dolar Amerika Serikat
yang dianggap cukup layak oleh Perseroan dan entitas
anak pada tanggal pelaporan. Analisis ini
mengasumsikan bahwa semua variabel lain, terutama
suku bunga, tetap konstan dan mengabaikan dampak
dari penjualan dan pembelian yang dianggarkan.
A strengthening/weakening of the Rupiah, as indicated
below, against the US Dollar at 31 May 2016 would
have increased/decreased equity and profit or loss after
income tax by the amounts shown below. This analysis
has considered the foreign currency forward contracts
(Note 27) and is based on US Dollar rate variances that
the Company and subsidiaries considered to be
reasonably possible at the reporting date. The analysis
assumes that all other variables, in particular interest
rates, remain constant and ignores any impact of
forecasted sales and purchases.
Ekuitas/
Equity
31 Mei 2016
Dollar Amerika Serikat (menguat/
melemah 5% dari kurs pada tanggal
31 Mei 2016)
Laba atau
rugi setelah
pajak
penghasilan/
Profit or loss
after income
tax
3,895
3,895
56
31 May 2016
US Dollar (5% strengthening/
weakening from exchange rate as of
31 May 2016)
PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK/
PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
TAHUN BERAKHIR 31 MEI 2016 DAN 2015/YEARS ENDED 31 MAY 2016 AND 2015
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
29. INSTRUMEN KEUANGAN DAN
MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN
(Lanjutan)
29. FINANCIAL INSTRUMENTS AND
FINANCIAL RISK MANAGEMENT
(Continued)
Risiko harga komoditas
Commodity price risk
Perseroan dan entitas anak menghadapi eksposur
terhadap risiko harga komoditas terutama yang
berhubungan dengan pembelian bahan baku utama.
Harga-harga bahan baku dipengaruhi secara langsung
oleh harga komoditas yang berfluktuasi dan tingkat
permintaan dan penawaran dalam pasar.
The Company and subsidiary exposure to commodity
price risk relates primarily to the purchase of major
raw materials. The prices of these raw materials are
directly affected by commodity price fluctuations and
the level of the demand and supply in the market.
Kebijakan Perseroan dan entitas anak untuk
meminimalkan risiko yang muncul dari fluktuasi harga
komoditas dengan memelihara tingkat persediaan
optimum dari starch untuk produksi yang berkelanjutan.
The Company and subsidiary’s policy is to minimize the
risks arising from the fluctuations in the commodity
prices by maintaining the optimum inventory level of
starch for a continuous production.
30. PERISTIWA SETELAH TANGGAL
NERACA
30. EVENTS AFTER THE REPORTING
DATE
Perseroan
The Company
Pada tanggal 12 Agustus 2016, Perseroan mengajukan
surat kepada Otoritas Jasa Keuangan dan PT Bursa Efek
Indonesia mengenai rencana untuk melakukan
perubahan status Perseroan dari perusahaan terbuka
yang tercatat menjadi perusahaan tertutup (“Go
Private”). Sebagai akibat dari rencana tersebut,
tergantung pada diperolehnya persetujuan dari
pemegang saham dan penyelesaian proses penawaran
tender, Perseroan akan melakukan Go Private dan
melakukan penghapusan pencatatan sahamnya di Bursa
Efek Indonesia (“BEI”) (“Delisting”). Untuk
menghindari spekulasi perdagangan terhadap sahamsaham Perseroan, Perseroan mengajukan permohonan
penghentian sementara perdagangan efek kepada BEI
atas perdagangan saham-saham Perseroan efektif sejak
sesi perdagangan pertama pada tanggal 15 Agustus
2016. Merujuk surat Perseroan ini dan Ketentuan III.2.6
Peraturan Bursa Nomor I-I tentang Penghapusan
Pencatatan (“Delisting”) dan Pencatatan Kembali
(“Relisting”) Saham di Bursa, BEI melalui surat BEI
No. S-05032/BEI.PP3/08-2016 tertanggal 12 Agustus
2016 memutuskan untuk melakukan penghentian
sementara perdagangan saham Perseroan di seluruh
pasar mulai sesi perdagangan pertama pada tanggal
15 Agustus 2016.
On 12 August 2016, the Company submitted a letter to
the Financial Service Authority and Indonesia Stock
Exchange regarding plan to change its status from a
publicly listed company into a private company (Go
Private). Consequently, subject to obtaining the
necessary shareholders’ approval and completion of a
tender offer process, the Company will go private and
delist its shares from the Indonesia Stock Exchange
(“IDX”) (Delisting). To avoid speculative trading of the
Company’s shares, the Company requested the IDX for
the temporary suspension of trading of the shares of the
Company effective the 1st trading session of 15 August
2016. In accordance with this letter and the Regulation
III.2.6 the Exchange Regulation Number I-I regarding
Delisting and Relisting Stock at the Exchange, the IDX
through the IDX letter No. S-05032/BEI.PP3/08-2016
dated 12 August 2016, decided to temporary suspend
the Company’s shares trading at all market starting the
1st trading session of 15 August 2016.
Pada tanggal 16 Agustus 2016, Perseroan mengajukan
surat kepada Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal
Otoritas Jasa Keuangan mengenai keterbukaan
informasi Perseroan atas penghentian sementara
perdagangan saham Perseroan sehubungan dengan
rencana Perseroan untuk menjadi perusahaan tertutup
(Go Private) dan Delisiting dari Bursa.
On 16 August 2016, the Company submitted a letter to
the Executive Chairman of the Capital Market
Supervisory Financial Service Authority regarding the
Company’s open information on the temporary
suspension of the Company’s stock trading in relation
to its plan to become a private company (Go Private)
and Delisting from the Exchange.
57
PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk DAN ENTITAS ANAK/
PT SORINI AGRO ASIA CORPORINDO Tbk AND SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
TAHUN BERAKHIR 31 MEI 2016 DAN 2015/YEARS ENDED 31 MAY 2016 AND 2015
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/In millions of Rupiah, unless otherwise specified)
30. PERISTIWA SETELAH TANGGAL
NERACA (Lanjutan)
30. EVENTS AFTER THE REPORTING
DATE (Continued)
Entitas anak
Subsidiary
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Entitas Anak
tanggal 8 Juni 2016 (risalah dibuat oleh notaris Siti
Nurul Yuliami, S.H., M.kn dengan akte No. 81 tanggal
27 Juni 2016) memutuskan untuk membagikan dividen
kas sejumlah Rp 70.000 (Rp 933.333 (Rupiah penuh)
per saham).
The Annual General Shareholders’ Meeting of the
subsidiary on 8 June 2016 (minutes prepared by notary
public Siti Nurul Yuliami, S.H., M.kn by deed No. 81
dated 27 June 2016 resolved to declare cash dividends
amounting to Rp 70,000 (Rp 933,333 (whole Rupiah)
per share).
58
Download