bab 2 - Official Site of PUTRI FETTISIA KASEGER

advertisement
PROSES SOSIOLOGI dan
INTERAKSI SOSIOLOGI
Putri Fettisia Kaseger, B.Comm,
M.Sc
PENGERTIAN PROSES SOSIAL
Cara-cara berhubungan yang dapat dilihat apabila
orang-perorangan dan
Kelompok-kelompok manusia saling bertemu
dan menentukan sistem serta
Bentuk-bentuk hubungan tersebut atau apa yang akan terjadi apabila
Ada perubahan-perubahan yang menyebabkan goyahnya cara-cara hidup
Yang telah ada.
Proses sosial diartikan sebagai pengaruh timbal-balik
Antara berbagai segi kehidupan bersama.
MASYARAKAT
STRUKTUR MASYARAKAT
(Segi-segi Statis)
1.Kelompok-kelompok Sosial
2.Kebudayaan
3.Lembaga Sosial
4.Stratifikasi Sosial
5.Kekuatan
6.Kaedah-kaedah Sosial
(norma-norma sosial)
FUNGSI MASYARAKAT
(Segi-segi Dinamis)
Apa yang menyebabkan
terwujudnya segi dinamika.
hal ini oleh karena perubahan
dan perkembangan
didalam masyarakat.
INTERAKSI SOSIAL
♣ Interaksi sosial adalah dasar proses sosial.
♣ Beberapa bentuk interaksi sosial:
►Interaksi sosial antara kelompokkelompok manusia, tapi pribadi terkait.
►Interaksi sosial antara individu-individu
dimana masyarakat terkait.
Faktor-faktor sbg Dasar Berlangsungnya
Suatu Proses Interaksi
1. Faktor Imitasi
≈≈►setiap individu memiliki sifat kecenderungan untuk
melakukan seperti yang dilakukan oleh orang lain.
√ Elemen-elemen yang menyebabkan terjadinya faktor
imitasi:
♠ bahwa pada diri individu yang bersangkutan terdapat
minat terhadap hal-hal yang akan ditirunya, dan
kemudian menimbulkan perhatian besar, terhadap halhal yang bersangkutan.
♠ bahwa pada diri individu yang bersangkutan, ada
anggapan bahwa hal-hal yang diminatinya ada satu nilai
yang berharga dan berguna bagi dirinya.
Sambungan…
2. Faktor Sugesti
≈≈►suatu proses mempengaruhi dari individu terhadap
individu lain, sehingga ia dapat menerima norma atau
pedoman tingkah laku tertentu tanpa melalui
pertimbangan terlebih dahulu.
√ Elemen-elemen yang menyebabkan terjadinya faktor
sugesti:
A.Faktor hambatan daya kemampuan berfikir
●Perhatikan kondisi-kondisi kelemahan orang yang akan
di sugesti. Orang yang mudah di sugesti biasanya orang
yang berada dalam ketidakmampuan menggunakan daya
pikirnya.
B.Faktor daya pikir yang terpecah-pecah
●Dalam proses ini dimana seseorang individu itu sedang
mengalami banyak sekali pikiran (banyak hal-hal yang di
pikirkannya).
Sambungan…
C. Faktor Penggunaan Kewibawaan
● maksudnya ialah misalnya seseorang punya pengalaman di masa
lampau yang telah di akui wibawanya oleh orang-orang yang akan
di sugesti.
D. Faktor Pengukuhan Keyakinan Diri
● maksudnya pada diri seseorang kadang-kadang telah memiliki suatu
gambaran keyakinan dan sikap terhadap suatu norma atau
pedoman-pedoman tingkah laku tertentu.
E. Faktor Pendapat Mayoritas
● maksudnya, adanya suatu pengaruh dari luar berkenaan dengan
norma-norma atau pedoman tingkah laku tertentu. Hal ini akan
mudah di terima oleh individu, apabila sebagian besar dari
kelompoknya telah menyatakan persetujuan.
Sambungan…
3. Faktor Identifikasi
≈≈►suatu kecenderungan yang tanpa disadari untuk
menyamakan diri atau bertingkah laku yang sama
seperti yang dilakukan pihak lain.
√ Elemen-elemen yang menyebabkan terjadinya faktor
identifikasi:
A. awalnya tidak di sadari
B. kemudian terdapatnya suatu hubungan antara suatu
motif tidak sadar dengan nilai-nilai yang menjadi sasaran
identifikasi.
4. Faktor Simpati
≈≈►Suatu kecenderungan sikap merasa dekat dan tertarik
untuk mengadakan hubungan saling mengerti dan
kerjasama dari pihak individu yang satu terhadap
individu yang lain.
SYARAT TERJADINYA INTERAKSI
SOSIAL


Terjadi karena adanya
kontak.
KONTAK dapat bersifat:
– Positif (kerja sama)
– Negatif (tdk menyebabkan
kelanjutan suatu interaksi)
– Primer (yg akn melakukan
hubungan muka dgn muka
“face to face”, berbicara,
berjabat tangan.
– Sekunder (melakukan
hubungan yg memerlukan
perantara spt telepon,
radio, alat2 komunikasi
lainnya.



Terjadi karena adanya
komunikasi.
Sarana komunikasi
elektronik: film, radio,
televisi, telepon.
Sarana komunikasi cetak:
surat kabar, majalah,
brosur.
BENTUK-BENTUK INTERAKSI
SOSIAL

►
1.
2.
3.
4.
Kerja sama (Cooperation)
suatu usaha bersama antara individu atau kelompok untuk
mencapai satu tujuan atau beberapa tujuan bersama.
Kerja sama ini dapat berkembang apabila :
Orang dapat digerakkan untuk mencapai tujuan bersama
Ada kesadaran bahwa tujuan tersebut pada waktu yang akan
datang mempunyai manfaat untuk semua
Ada suasana yang menyenangkan dalam pembagian kerja serta
balas jasa yang akan di terima
Supaya rencana kerja telaksana dengan baik perlu adanya
keahlian-keahlian tertentu bagi mereka yang bekerja sama.
Sambungan…

Bentuk- bentuk kerja sama:
1. Spontan ≈► kerja sama yang terbentuk
secara serta merta.
2. Langsung ≈► kerja sama yang terbentuk
secara langsung, merupakan perintah
atasan atau penguasa.
3. Kontrak
≈► kerja sama atas dasar suatu
perjanjian tertentu.
4. Tradisional ≈► kerja sama sebagai bagian
atau unsur dari sistem sosial.
Sambungan…

Persaingan (Competition)
suatu proses sosial, dimana individu atau kelompokkelompok manusia bersaing, mencari keuntungan
melalui bidang-bidang kehidupan yang pada suatu masa
tertentu menjadi pusat perhatian umum (baik
perseorangan maupun kelompok manusia), dengan cara
menarik perhatian publik atau mempertajam prasangka
yang telah ada, tanpa mempergunakan rencana.
Dua Tipe Persaingan

Persaingan yang
bersifat pribadi.
orang perorangan
atau individu secara
langsung bersaing,
misalnya untuk
memperolah
kedudukan dalam
suatu organisasi.

Persaingan yang
bersifat tidak pribadi.
yang bersaing adalah
kelompok. Persaingan
dapat terjadi antara
dua perusahaan besar
dalam mendapatkan
monopoli di suatu
wilayah tertentu.
Tipe-tipe persaingan pribadi dan tidak pribadi
dapat menghasilkan bentuk persaingan:
Persaingan
 Persaingan
 Persaingan
 Persaingan

Ekonomi
Kebudayaan
Kedudukan dan Peranan
Ras
Download