studi deskriptif perbedaan suasana belajar bahasa arab siswa yang

advertisement
ABSTRAK
Nama
Judul
: Mahmud
NPM : 10030199021
: STUDI DESKRIPTIF PERBEDAAN SUASANA BELAJAR
BAHASA ARAB SISWA YANG BERASAL DARI SLTP DENGAN
SISWA TSANAWIYAH DI MADRASAH ALIYAH NEGERI I
GARUT
Sekolah merupakan sarana berinteraksi antara masyarakat didik. Hal tersebut
menjadikan dasar proses belajar mengajar, sehingga terciptanya suasana kondusif
yang dapat menunjang aktifitas pendidikan. Terciptanya suasana kondusif dapat
menunjang kelancaran proses pendidikan. Oleh karena itu, suasana belajar pada
sebuah lembaga pendidikan akan menunjang prestasi yang diraihnya.
Penelitian ini memfokuskan pada fenomena yang terjadi di MAN I Garut,
dengan mengambil objektifikasi penelitian mengenai perbedaan siswa yang berasal
dari SLTP dengan siswa Tsanawiyah di madrasah. Klasifikasi objek penelitian
melihat pengelompokkan siswa kedalam kelompok asal sekolah SLTP dan asal
sekolah Tsnawiyah. Untuk memudahkanya kerja penelitian maka digunakan asumsi
dasar mengenai taksonomi Bloom, yaitu dinamika kelompok.
Adapun tujuan penelitian, adalah untuk mengetahui sejauh mana suasana
belajar mata pelajaran studi bahasa Arab baik secara teoritis maupun secara empiris.
Dengan menggunakan studi deskriptif, yaitu penggambaran secara menyeluruh
mengenai objek penelitian, setidaknya tujuan penelitian adalah untuk mengetahui
dinamika kelompok yang mempengaruhi siswa.
Pengukuran suasana dilakukan dengan cara memperhatikan gejala-gejala atau
indikator yang nampak dalam proses belajar mengajar bidang studi bahasa Arab,
untuk melihat suasana bahasa Arab siswa yang berasal dari SLTP Umum dengan
suasana belajar bahasa Arab siswa yang berasal dari Madrasah Tsanawiyah yaitu
dengan cara memperbandingkan gejala-gejala atau indikator-indikator yang nampak
dalam kegiatan belajar mengajar bidang studi bahasa Arab antara lain : Di lihat dari
sikap atau kesiapan seseorang untuk belajar, minat yaitu adanya perhatian terhadap
pelajaran, semangat ialah kekhusuan untuk belajar, konsentrasi yaitu adanya
ketekunan untuk belajar, keberanian ialah adanya kemauan untuk bertanya atau
melaporkan apabila ada sesuatu hal yang berkaitan dengan kegiatan belajar
mengajar, aktif yaitu aktivitas atau kreativitas dari siswa dalam kegiatan belajar,
evaluasi artinya kemauan/kesiapan siswa untuk di evaluasi, di samping itu pula
diperbandingkan pula mengenai penggunaan alat atau sarana, sebagai alat bantu
dalam mengajar bahasa Arab.
Secara umum, berlangsungnya penelitian ini dilakukan dengan melalui metode
deskriptif, teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan
penyebaran angket kepada 77 orang siswa sebagai sampel dari populasi siswa kelas I
Madrasah Aliyah Negeri I Garut sebanyak 381 orang.
Berdasarkan data yang diperoleh dari jawaban responden, dapat diketahui
bahwa perbedaan kelompok siswa SLTP mengalami kesulitan untuk menerima mata
i
pelajaran bahasa Arab disebabkan suasana belajar yang kurang kondusif. Sebaliknya,
siswa yang berasal dari Tsanawiyah dapat mengikuti mata pelajaran bahasa Arab.
Bandung, 23 Agustus 2007
Penulis
Pembimbing I,
Pembimbing II,
Hj Erhamwilda, Dra.,M.Pd.
H. Ayi Sobarna, S.Ag.
ii
Download