mengembangkan kemampuan kognitif anak

advertisement
Artikel Skripsi
Universitas Nusantara PGRI Kediri
MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN KOGNITIF ANAK DALAM
MENGURUTKAN BENDA DARI BESAR - KECIL ATAU SEBALIKNYA
MELALUI MEDIA BONEKA TELUR PADA ANAK KELOMPOK A TK.
DHARMA WANITA KENCONG II KECAMATAN KEPUNG
KABUPATEN KEDIRI
SKRIPSI
Di Ajukan Untuk Penulisan Skripsi Guna memenuhi Salah Satu Syarat Guna Memperoleh
Gelar Sarjana Pendidikan ( S.Pd.) Pada program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak
Usia Dini FKIP UNP Kediri
Oleh :
SYAYIDATUL IQLIMA
NPM: 11.1.01.11.0665
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU PENDIDIKAN ANAK USIA DINI
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS NUSANTARA PGRI KEDIRI
2015
SYAYIDATUL IQLIMA| 11.1.01.11.0665
FKIP – PENDIDIKAN ANAK USIA DINI
simki.unpkediri.ac.id
|| 1||
Artikel Skripsi
Universitas Nusantara PGRI Kediri
SYAYIDATUL IQLIMA| 11.1.01.11.0665
FKIP – PENDIDIKAN ANAK USIA DINI
simki.unpkediri.ac.id
|| 2||
Artikel Skripsi
Universitas Nusantara PGRI Kediri
SYAYIDATUL IQLIMA| 11.1.01.11.0665
FKIP – PENDIDIKAN ANAK USIA DINI
simki.unpkediri.ac.id
|| 3||
Artikel Skripsi
Universitas Nusantara PGRI Kediri
MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN KOGNITIF ANAK DALAM
MENGURUTKAN BENDA DARI BESAR - KECIL ATAU SEBALIKNYA
MELALUI MEDIA BONEKA TELUR PADA ANAK KELOMPOK A TK.
DHARMA WANITA KENCONG II KECAMATAN KEPUNG
KABUPATEN KEDIRI
Syayidatul Iqlima
11.1.01.11.0665
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan - Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini
Syayidatuliqlima.unp @yahoo.co.id
Isfauzi Hadi Nugroho, M.Psi dan Hanggara B. Utomo, M.Pd, M.Psi
UNIVERSITAS NUSANTARA PGRI KEDIRI
ABSTRAK
Penelitian ini dilatar belakangi hasil pengamatan dan pengalaman peneliti, bahwa kesulitan
dan kejenuhan dalam mengurutkan benda konvensional khususnya dalam mengurutkan benda dari
besar-kecil atau sebaliknya pada bidang pengembangan kognitif dapat menjadi pemicu rendahnya
kemampuan anak pada bidang pengembangan tersebut.
Permasalahan penelitian ini adalah Apakah melalui media boneka telur dapat mengembangkan
kemampuan mengurutkan benda dari besar-kecil atau sebaliknya pada anak kelompok A TK Dharma
Wanita Kencong II Kecamatan Kepung Kabupaten Kediri?
Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan subyek
penelitian anak kelompok A TK Dharma Wanita Kencong II. Penelitian dilaksanakan tiga siklus,
menggunakan instrumen berupa RKH, lembar observasi aktifitas siswa, lembar observasi aktifitas
guru, dan hasil penilaian mengurutkan benda.
Kesimpulan penelitian ini adalah tindakan pembelajaran melalui media boneka telur dapat
dibuktikan kebenarannya untuk mengembangkan kemampuan mengurutkan benda dari besar-kecil
atau sebaliknya pada anak kelompok A TK Dharma Wanita Kencong II Kecamatan Kepung
Kabupaten Kediri.
Berdasarkan simpulan hasil Penelitian Tindakan Kelas ini, direkomendasikan : (1) Tujuan
pokok penggunaan media boneka telur adalah untuk mengembangkan kemampuan mengurutkan
benda dari besar-kecil atau sebaliknya anak dalam bidang pengembangan kognitif. Oleh sebab itu guru
sebagai pelaksana pembelajaran guru harus mengutamakan proses yang mendukung terciptanya
semangat mengurutkan benda dan mampu menggunakan variasi dalam mengajar. (2) Guru masih
perlu meneliti terus menerus, untuk membuktikan apakah melalui media boneka telur benar-benar
dapat mengembangkan kemampuan mengurutkan benda anak.
Kata Kunci : mengurutkan benda, dari besar-kecil, media boneka telur.
SYAYIDATUL IQLIMA| 11.1.01.11.0665
FKIP – PENDIDIKAN ANAK USIA DINI
simki.unpkediri.ac.id
|| 4||
Artikel Skripsi
Universitas Nusantara PGRI Kediri
I.
Pembelajaran
LATAR BELAKANG
Pendidikan Anak Usia Dini
persiapan
menulis, membaca, berhitung di TK
(PAUD), pada hakekatnya adalah
diberikan
pendidikan
program pengembangan kemampuan
dengan
yang
tujuan
diselenggarakan
untuk
secara
integrasi
pada
memfalitasi
dasar sesuai dengan Derektur Jendral
pertumbuhan dan perkembangan anak
Pendidikan Dasar Dan Menengah
secara menyeluruh aspek kepribadian
Departemen
anak. Pendidikan anak usia dini adalah
Nomor :6205/c/ds/1999 tanggal 27 juli
suatu
ditujukan
1999. Ketrampilan menulis, membaca,
kepada anak sejak lahir sampai degan
berhitung bukan merupakan utama dan
usia enam tahun yang dilakukan
dilakukan dengan bermain, bagaimana
melalui
pembinaan
yang
Pendidikan
Nasional
pemberian
rangsangan
cara terbaik melakukan hal ini, Guru
pendidikan
untuk
membantu
harus menandai anak siap untuk
pertumbuhan
dan
perkembangan
menerima pelajaran dari kemampuan
jasmani dan rohani agar anak memiliki
yang
kesiapan dalam memasuki pendidikan
memberikan bimbingan yang bersifat
lebih
.
individual atau kelompok kecil.Karena
simbolis lainnya seperti
tidak semua anak dikelas tersebut
lanjut”.(Suyanto,
Kegiatan
anak
mulai
2005)
menyebutkan
benda-
lebih
mampu
tinggi
dan
mampu
menerima
kegiatan
benda, warna, dan mulai mengurutkan
pembelajaran yang lebih tinggi artinya
benda-benda dll.
melatih membaca, menulis,begitu juga
Namun dalam hal ini dalam
dengan bidang kognitif dalam konsep
menghadapi era globalisasi, program
bentuk,
pendidikan harus mampu memberikan
dalam mengurutkan benda dari besar-
bekal kepada peserta didik untuk
kecil atau sebaliknya.
memilih daya saing yang tinggi dan
warna,
ukuran,
Berdasrkan
hasil
observasi
tangguh. Daya asing yang tangguh
menunjukkan
dapat terwujud jika peserta didik
kelompok A di TK Dharma wanita
memiliki
Kencong II dalam konsep warna,
kemampuan
kreatif,
dasar
kemandirian,
pada
anak
mudah
bentuk, ukuran dan pola masih kurang
menyesuaikan diri terdapat perubahan-
optimal terutama dalam mengurutkan
perubahan
benda dari besar-kecil atau sebaliknya
yang
dan
bahwa
terutama
terjadi
kehidupan dimasyarakat.
bidang
dari
jumlah
15
anak
didik
menunjukkan hanya sekitar 10% dapat
SYAYIDATUL IQLIMA| 11.1.01.11.0665
FKIP – PENDIDIKAN ANAK USIA DINI
simki.unpkediri.ac.id
|| 5||
Artikel Skripsi
Universitas Nusantara PGRI Kediri
menyeleseikan
tugas
dan
menunjukkan
masih
kemampuan
kognitif
90%
digunakan guru kurang menarik bagi
kurangnya
anak, dan belum mendukung terhadap
dalam
perkembangan
kognitif.
Dalam
mengurutkan benda dari besar-kecil
metode pemberian tugas media yang
atau sebaliknya, dengan perincian
digunakan kebanyakan berupa buku
sebagai berikut : Anak berkembang
penunjang yang berisi latihan-latihan
sangat baik dan mendapat bintang 4
dengan mengulang –ngulang saja,
baru 1 anak. Anak berkembang sesuai
sehingga anak merasa bosan, kurang
harapan dan mendapat bintang 3 baru
tertarik, dan menurunkan minat dalam
2 anak. Anak mulai berkembang dan
belajar.
mendapat bintang 2 baru 3 anak.
Sebelum
guru
alternatif
Sedangkan anak belum berkembang
pemecahan masalah di atas, guru harus
dan mendapat bintang 1 berjumlah 9
mengetahui
anak.
digunakan
prinsip-prinsip
untuk
yang
meningkatkan
Hal ini disebabkan karena
penguasaan konsep-konsep kognitif
kurangnya kreatifitas guru TK Dharma
anak. Perkembangan kognitif harus
Wanita Kencong II dalam bidang
diberikan secara bertahap menurut
pengembangan
kesukarnnya, dari hal yang mudah ke
kognitif
khususnya
dalam mengurutkan benda dari besar-
hal
kecil atau sebaliknya,
sederhana ke hal yang lebih komlpek.
dalam proses
yang
sukar,
acuh tidak memperhatikan, bermain
melakukan
sendiri, karena pada waktu guru
berupa pemberian tindakan melalui
menyampaikan
media
inovasi
pembelajaran
peneliti
yang
Atas
hanya
inilah
hal
pembelajaran anak sering kali acuh tak
materi
dasar
dari
akan
pembelajaran
yang
akan
menggambar dipapan tulis sehingga
mengajak anak didik untuk lebih aktif
kurang diminati anak. Selain itu anak
dalam pembelajaran. Adapun alternatif
kurang
diberi
membangun
kesempatan
untuk
yang dipilih adalah melalui media
sendiri
dalam
boneka
telur.
Dengan
adanya
ini
berharap
bahwa
pengetahuannya tentang suatu hal.
penelitian
Dan kondisi di lapangan tidak sesuai
kemampuan
dengan apa yang menjadi tujuan
mengurutkan benda dari besar-kecil
sekolah, hal tersebut dipicu oleh
atau sebaliknya pada anak kelompok
penggunaan
pembelajaran
A TK Dharma Waniti Kencong II
yang kurang bervariasi. Media yang
dapat berkembang sesuai dengan tahap
metode
SYAYIDATUL IQLIMA| 11.1.01.11.0665
FKIP – PENDIDIKAN ANAK USIA DINI
kognitif
anak
dalam
simki.unpkediri.ac.id
|| 6||
Artikel Skripsi
Universitas Nusantara PGRI Kediri
perkembangan
sesuai
tingkat
kecerdasan anak.
tertarik
penelitian
kognitif
dalam
mengurutkan benda dari besar-kecil
Berdasarkan
peneliti
Kemampuan
uraian
untuk
yang
diatas
atau sebaliknya melalui media boneka
melakukan
telur pada anak kelompok A TK
berjudul
“
Mengembangkan kemampuan kognitif
Dharma
Wanita
Kencong
II
Kecamatan Kepung Kabupaten Kediri.
dalam mengurutkan benda dari besar-
Berdasarkan
pengamatan
kecil atau sebaliknya melalui media
identifikasi masalah tersebut, maka
telur pada anak kelompok A TK
peneliti membatasi masalah yang akan
Dharma
II
diteliti dalam penelitian ini, yakni :1.
Kabupaten
Aspek yang dikembangkan adalah
Kediri”. Pendidikan Anak Usia Dini
mengurutkan benda dari besar-kecil
khususnya Di TK Dharma Wanita
atau
Kencong II sangat penting dalam
digunakan
menentukan
keberhasilan
boneka telur. 3. Penelitian ini hanya
pembelajaran pada tingkat selanjutnya.
meliputi Kelompok A TK Dharma
Kemampuan
Wanita Kencong II.
Wanita
Kecamatan
Kencong
Kepung
kognitif
mempunyai
sebaliknya
2.
Media
penelitian
ini
yang
adalah
banyak aspek pengembangan, salah
Perumusan dan Pemecahan Masalah
satunya
1. Perumusan
adalah
kemampuan
anak
Masalah
dalam
dalam mengurutkan benda dari besar-
penelitian ini adalah :
kecil atau sebaliknya. Berdasarkan
Apakah melalui media boneka
pada latar belakang tersebut dapat
telur
diidentifikasi
dalam
mengurutkan benda dari besar-
penelitian ini sebagai berikut; 1).
kecil atau sebaliknya pada anak
Kurangnya
kognitif
kelompok A TK Dharma Wanita
khususnya dalam mengurutkan benda
Kencong II Kecamatan Kepung
dari besar-kecil atau sebaliknya. 2).
Kabupaten Kediri?
masalah
kemampuan
Metode dan media pembelajaran yang
dapat
mengembangkan
2. Pemecahan
Masalah
dalam
digunakan , kurang menarik, dan
penelitian ini adalah :
monoton bagi anak. 3). Kurangnya
Dalam melalui media boneka telur
motivasi orang tua dan guru, sehingga
anak
anak kurang aktif dalam pembelajaran.
mengurutkan benda dari besar-
Melihat
kecil atau sebaliknya, dengan
peneliti
kondisi yang seperti ini
mencoba
meningkatkan
SYAYIDATUL IQLIMA| 11.1.01.11.0665
FKIP – PENDIDIKAN ANAK USIA DINI
diberi
tugas
untuk
media boneka telur diharapkan
simki.unpkediri.ac.id
|| 7||
Artikel Skripsi
Universitas Nusantara PGRI Kediri
anak merasa tertarik, senang, dan
kreatifitas,
tidak merasa terbebani, sehingga
pengalaman langsung.
anak
merasa
mudah
dalam
dan
ide-ide
b. Bagi Guru
mengurutkan benda dari besar-
Meningkatkan kemampuan dalam
kecil atau sebaliknya.
menyampaikan
materi
kegiatan dengan
menggunakan
Tujuan
penelitian
ini
dan
adalah untuk mengetahui melalui
berbagai media agar guru lebih
media
kreatif
boneka
telur
mengembangkan
dapat
kemampuan
dan
inofatif
dalam
menyusun kegiatan. Guru dapat
mengurutkan benda dari besar-
meningkatkan
kreatifitas
anak
kecil atau sebaliknya pada anak
sebagai landasan untuk perbaikan
kelompok A TK Darma Wanita
selanjutnya.
Kencong II Kecamatan Kepung
c. Bagi Sekolah
Kabupaten Kediri. Penelitian ini
Untuk memberikan masukan bagi
diharapkan memiliki hasil :
peningkatan mutu pembelajaran
1. Manfaat Teoritis
kreatif dan inofatif di TK Dharma
Hasil penelitian ini diharapkan
Wanita
mampu
memberi
kontribusi
meningkatkan
terhadap
ilmu
pengetahuan
pembelajaran.
khususnya
dalam
pendidikan
Anak
mengenai
Usia
kognitif
dalam
dari
penelitian
ini
II
Serta
kualitas
proses
tindakan
dalam
adalah
tindakan
media
pembelajaran melalui media boneka
untuk
telur dapat dibuktikan kebenarannya
kemampuan
untuk mengembangkan kemampuan
mengurutkan
mengurutkan benda dari besar-kecil
telur
megembangkan
Hipotesis
Dini
penggunaan
boneka
benda
bidang
Kencong
besar-kecil
atau
atau sebaliknya pada anak Kelompok
sebaliknya.
A TK Dharma Wanita Kencong II
2. Manfaat Praktis
Kecamatan
a. Bagi Anak
Kediri.
Kepung
Kabupaten
Memberikan suasana baru dalam
proses
pembelajaran
menggunakan
boneka
telur
dengan
berbagai
II.
METODE
media
Penelitian tindakan kelas ini
menumbuhkan
dilaksanakan di TK Dharma Wanita
Kencong II pada tahun pelajaran
SYAYIDATUL IQLIMA| 11.1.01.11.0665
FKIP – PENDIDIKAN ANAK USIA DINI
simki.unpkediri.ac.id
|| 8||
Artikel Skripsi
Universitas Nusantara PGRI Kediri
2014/2015. Penentuan waktu penelitian
menggunakan metode model penelitian
mengacu pada kalender pendidikan.
tindakan dari Kemmis dan Mc.Taggart
Sedangkan subyek penelitian adalah
yang menggunaka sistem spiral refleksi
anak didik kelompok A TK Dharma
dini
Wanita Kencong II dengan jumlah
rencana,tindakan, pengamatan, refleksi
anak didik 15 anak, terdiri dari 10 anak
dan perencanaan kembali atau revisi.
perempuan dan 5 anak laki-laki. Hal ini
dilaksanakan
untuk
dengan
pertimbangan
memperbaiki
dimulai
Pengumpulan
tugas
mengembangkan kemampuan kognitif
dikelas
dengan
dalam mengurutkan benda dari besar-
instrumen
kecil atau sebaliknya.
pedoman
ini
dari
data
dalam
penelitian ini dilaksanakan dengan
pemberian
Penelitian
dan
yang
secara
langsung
menggunakan
pedoman
pengamatan,
wawancara,
lembar
menggunakan
penugasan. Dengan observasi secara
Penelitian Tindakan Kelas (PTK). PTK
langsung, peneliti akan mendapatkan
yang dalam bahasa inggris disebut
gambaran mengenai kondisi serta hal-
clasroom
(CAR)
hal lain mengenai apa saja yang
terjadiselama kegiatan pembelajaran
action
research
merupakan
ragam
atau
bentuk
penelitian
pembelajaran
yang
berlangsung.
Pedoman
wawancara
berkonteks kelas yang dilaksanakan
dapat digunakan untuk mendapatkan
oleh
memecahkan
data yang lebih mendalam mengenai
masalah-masalah dalam pembelajaran
apa yang diharapkan, dan lembar
yang dihadapi oleh pendidik, guna
penugasan untuk memperoleh data
memperbaiki mutu proses (praktek)
kuantitatif yang berupa nilai anak
dan hasil pembelajaran, mencoba hal-
didik.
pendidik
untuk
hal baru dibidang pembelajaran demi
Instrumen
yang
digunakan
peningkatan mutu proses pembelajaran.
dalam penelitian ini meliputi lembar
Secara umum pengertian PTK adalah
penugasan
bentuk
mengamati pelaksanaan peningkatan
penelitian
berbagai
untuk
keadaan,
mengolah
digunakan
untuk
dan
kemampuan kognitif anak didik, dan
harapan mengenai pembelajaran agar
juga respon anak berkaitan dengan
menjadi lebih baik dan bermutu dengan
pelaksanaan peningkatan kemampuan
cara melakukan sejumlah tindakan
kognitif dalam mengurutkan benda dari
yang
dipandang
Penelitian
kenyataan
yang
tepat
tindakan
dan
jitu.
besar-kecil atau sebaliknya melalui
kelas
ini
media boneka telur. Dengan berbagai
SYAYIDATUL IQLIMA| 11.1.01.11.0665
FKIP – PENDIDIKAN ANAK USIA DINI
simki.unpkediri.ac.id
|| 9||
Artikel Skripsi
Universitas Nusantara PGRI Kediri
cara observasi dilakukan secara terus
menerus.
Adapun
format
Kriteria penilaian :
penlaian
a) Anak mendapat bintang empat jika
untuk memahami aktifitas anak dalam
anak mampu mengurutkan benda
kemampuan mengurutkan benda dari
dari besar-kecil atau sebaliknya
besar-kecil atau sebaliknya melalui
dengan benar dan tepat tanpa
media boneka telur dapat dilihat pada
bantuan guru.
tabel berikut ini :
b) Anak mendapat bintang tiga jika
Tabel 3.1
anak mampu menguutkan benda
Lembar penilaian penugasan kemampuan
dari besar-kecil atau sebaliknya
mengurutkan benda
dengan bertanya kepada teman.
c) Anak mendapat bintang dua jika
N
Nama
o
anak
Aspek Yang Dinilai
anak mampu mengurutkan benda
mengurutkan benda
dari besar-kecil atau sebaliknya
tetapi, masih meminta bantuan
guru.
1.
Alma
2.
Rehan
3.
Ayu
4.
Dinda
5.
Dani
d) Anak mendapat bintang satu jika
anak belum mampu mengurutkan
benda
dari
besar-kecil
atau
sebaliknya.
Adapun
hasil
observasi
aktifitas anak ketika pembelajaran
Teknik
scoring dari tiap-tiap
instrumen yaitu dengan cara memberikan
yang terjadi dalam kelas dapat
dilihat melalui tabel berikut ini :
penilaian berupa bintang yang memiliki
kriteria-kriteria sebagai berikut :
: Belum
Tabel 3.2
Lembar observasi aktifitas anak
Berkembangan (BB)
: Mulai Berkembang
(MB)
: Berkembang
Sesuai Harapan (BSH)
: Berkembang
Sangat Baik (BSB)
SYAYIDATUL IQLIMA| 11.1.01.11.0665
FKIP – PENDIDIKAN ANAK USIA DINI
simki.unpkediri.ac.id
|| 10||
Artikel Skripsi
Universitas Nusantara PGRI Kediri
NO
Aspek yang dinilai
Penilaian
B
1.
2.
C
K
penilaian dari kalabolator atau kepala
sekolah dalam pelaksanaan tindakan yang
Anak mendengarkan
telah direncanakan. Sedangkan indikator
ketika guru
peniaian aktifitas guru dapat dilihat pada
menjelaskan materi
tabel berikut ini :
Anak mengajukan
Tabel 3.3
pertanyaan ketika
Lembar Observasi Guru dalam
pembelajaran
guru memberi
3.
4.
N
bertanya
o
Anak menjawab
1
Metode yang
pertanyaan yang
.
digunakan
6.
Item Observasi
B
diberikan guru
pembelajaran
Anak senang ketika
sesuai dengan
guru mengajarkan
tujuan
kemampuan
kegiatan
mengurutkan benda
5.
Penilaian
kesempatan untuk
2
pembelajaran
Anak senang /
anak sesuai
antusias dalam
dengan
mengurutkan benda
rencana yang
Anak mampu dalam
ada di RKH
3
Penggunaan
.
media dalam
Jumlah
K
Kegiatan
melalui boneka telur
mengurutkan benda
C
kegiatan
pembelajaran
Keterangan :
sesuai dengan
B
: Baik
tingkat
C
: Cukup
perkembangan
K
: Kurang
anak
Dan sebagi peneliti sekaligus guru
4
Penilaian
kelas pada kelompok A TK Dharma
.
dilaksanakan
Wanita Kencong II Kecamatan Kepung
Kabupatan
Kediri,
juga
sesuai dengan
mendapat
SYAYIDATUL IQLIMA| 11.1.01.11.0665
FKIP – PENDIDIKAN ANAK USIA DINI
simki.unpkediri.ac.id
|| 11||
Artikel Skripsi
Universitas Nusantara PGRI Kediri
rencana
data yang dikumpulkan peneliti untuk
5
Pemberian
dianalisis, yaitu data kualitatif dan data
.
motivasi pada
kuantitatif. Data kualitatif berupa deskripsi
anak dalam
tentang
kegiatan
pembelajaran berlangsung, kondisi anak
pembelajaran
pada saat metode dilakukan, antusiasme
6
Kegiatan
anak terhadap media pembelajaran dan
.
pembelajaran
lain-lain.
Sedangkan
dapat
berupa
hasil
memusatkan
mengurutkan benda dari besar-kecil atau
perhatian anak
sebaliknya dengan tepat melalui media
suasana
kelas
pada
data
nilai
saat
kuantitatif
kemampuan
tersebut.
7
Cara
.
penyampaian
Kriteria kesuksesan digunakan dalam
penelitian tindakan kelas berupa skor yang
materi dapat di
didapat peneliti disaat melakukan studi
terima anak
pendahuluan. Untuk menganalisis data
Jumlah
digunakan rumus :
Keterangan :
P =
B
: Baik
P : Prosentase anak yang mendapat bintang
C
: Cukup
tertentu
K
: Kurang
F : Jumlah anak yang mendapat bintang
Dalam
lembar
anakmerupakan
simbol
hasil
belajar
bintang
tertentu
yang
N : Jumlah anak keseluruhan
dikerjakan pada setiap siklus yang terdapat
(Sumber :Arikunto,2006)
setiap
Dalam penilaian ini diharapkan upaya
kegiatan
yang
dilakukan
oleh
anak.hasil belajar yang digunakan pada
mengembangkan
siklus
1
kemampuan
sampai
anak
siklus
kemampuan
kognitif
3
menilai
dalam mengurutkan benda dari besar-kecil
dalam
proses
atau sebaliknya melalui media boneka telur
pembelajaran melalui media boneka telur.
dapat mencapai 75% dari anak yang
proses analisis data ini dimulai dengan
mendapat bintang 4.
menelaah data yang tersedia dari berbagai
sumber yaitu, wawancara, dokumen resmi,
gambar foto, dan sebagainya. Dalam
penelitian tindakan kelas terdapat dua jenis
SYAYIDATUL IQLIMA| 11.1.01.11.0665
FKIP – PENDIDIKAN ANAK USIA DINI
III.
HASIL DAN KESIMPULAN
Penelitian
menggunakan
penelitian tindakan kelas yang terdiri
simki.unpkediri.ac.id
|| 12||
Artikel Skripsi
Universitas Nusantara PGRI Kediri
dari tiga siklus, setiap siklusnya
daya serap pada siklus I sudah
terdapat empat tahapan (Arikunto,
baik,walaupun
2006) yaitu perencanaan, pelaksanaan,
berusaha namun masih banyak
observasi dan refleksi. TK Dharma
kelemahan-kelemahan.
Wanita
Diantaranya
Kencong
II
merupakan
guru
sudah
anak
belum
pendidikan yang ada di Desa Kencong
memahami
Kecamatan Kepung Kabupaten Kediri.
pembelajaran, masih banyak anak
Pada tahun ajaran 2014-2015 jumlah
yang malas mengikuti kegiatan
siswa mencapai 40 anak didik, terjadi
pembelajaran. Begitu pula hasil
menjadi
2
kelas
belajar anak belum sesuai dengan
pendidik
3
orang.
Penelitian
ini
dilaksanakan
pada
kelompok
A
dengan
tenaga
kegiatan
harapan. Namun dengan adanya
kegiatan
mngurutkan
benda
dengan jumlah peserta didik 15 anak,
dengan media boneka telur dalam
yang terdiri dari anak laki-laki dan
pembelajaran,
perempuan.
meningkatkan kemampuan anak
dilakukan,
Pada
saat
anak-anak
tindakan
sudah
siap
dapat
dalam mengurutkan benda serta
dalam kegiatan pembelajaran dan guru
minat
telah merencanakan kegiatan dalam
pembelajaran semakin meningkat.
mengurutkan benda dari besar-kecil
Pada partemuan berikutnya guru
atau sebaliknya. Sarana dan peralatan
melanjutkan kegiatan yang telah
belajar sudah disiapkan, demikian pula
dicapai dan berupaya mengatasi
format-format
kendala yang masih ada.
penelitian
sudah
disediakan. Peserta didik kelompok A
anak
dalam
mengikuti
b) Siklus II
berjumlah 15 anak, untuk hari ini
Keadaan
belajar
anak
semua masuk. Kegiatan pun dimulai
pada siklus II dapat diketahui
dan guru diamati oleh teman sejawat
bahwa
sebagai kolaborator yang siap menilai.
dilakukan
Pembahasan;
daya serap pada siklus II sudah
a) Siklus I
menjadi lebih baik (meningkat).
Berdasarkan analisis hasil
pengolahan
sendiri
oleh
diketahui
yang
data
pembelajaran
sudah
yang
menunjukkan
Walaupun guru sudah berusaha
yang
dibuat
lebih baik namun masih ada
pengamat
dapat
kelemahan, yaitu masih ada anak
bahwa
pembelajaran
yang
dilakukan
menunjukkan
kegiatan. Begitu pula hasil belajar
SYAYIDATUL IQLIMA| 11.1.01.11.0665
FKIP – PENDIDIKAN ANAK USIA DINI
malas
dalam
mengikuti
simki.unpkediri.ac.id
|| 13||
Artikel Skripsi
Universitas Nusantara PGRI Kediri
anak
belum
sesuai
harapan.
Namun dengan adanya kegiatan
mengurutkan
media
benda
boneka
melalui
telur
pembelajaran
dalam
meningkatkan
kemampuan anak mengurutkan
-Data hasil penilaian penugasan
pada siklus I tercapai 60%
-Data hasil penilaian penugasan
pada siklus II tercapai 73,3%
-Data hasil penilaian penugasan
pada sikus III tercapai 83,3%
benda serta minat anak dalam
Dengan demikian, hipotesis
mengikuti pembelajaran semakin
yang menyatakan bahwa tindakan
meningkat.
pembelajaran
Pada
berikutnya
guru
pertemuan
melanjutkan
boneka
melalui
telur
media
untuk
kegiatan yang telah dicapai dan
mengembangkan
kemampuan
berupaya mengatasi kendala yang
mengurutkan benda dari besar-kecil
ada.
atau sebaliknya diterima.
c) Siklus III
Keadaan belajar anak pada
siklus III sudah menunjukkan
peningkatan
Kendala Dan Keterbatasan
1. Kendala
yang
Dalam penelitian ini peneliti
menggembirakan.
Adanya
mengalami kendala yaitu Jumlah
peningkatan
anak
dengan
anak kelompok A yang menjadi
mengurutkan
benda
melalui
sampel dalam penelitian ini terdiri 15
media boneka telur, secara umum
anak, kemampuan anak yang tidak
anak dapat memahami materi
sama, ada beberapa anak yang
pembelajaran, sehingga hasil yang
pemikirannya sangat rendah. Hal ini
diperoleh mengalami peninkatan
mengharuskan
yang
Anak
kalaborator herus bekerja ekstra
memperhatikan guru dengan baik,
keras dalam mengkondisikan anak
menunjukkan
dan ekstra teliti ketika mengamati
berarti.
hasil
kegiatan
pembelajaran memuaskan.
Pengambilan Simpulan
Dalam pelaksanaan penelitian
peneliti
dan
aktifitas anak tindakan penelitian.
2. Keterbatasan
Dalam penelitian diharapkan
anak ini berjalan dengan lancar, hal
memperoleh hasil yang maksimal,
ini terbukti dengan hasil penilaian
akan tetapi karena keterbatasan
penugasan yang menunjukkan bahwa
kemampuan kami sebagai peneliti
:
yang hanya manusia biasa yang tak
SYAYIDATUL IQLIMA| 11.1.01.11.0665
FKIP – PENDIDIKAN ANAK USIA DINI
simki.unpkediri.ac.id
|| 14||
Artikel Skripsi
Universitas Nusantara PGRI Kediri
lepas dari kelemahan, maka
penelitian ini belum bisa
Suharmi Arikuntu, 2006. Prosedur
Penelitian Penerbit Rineka Cipta
mendapatkan hasil yang maksimal,
meskipun sudah tercapai kriteria
ketuntasan belajar.
IV.
DAFTAR PUSTAKA
Sujiono, dkk.Pengembangan Kognitif
Jakarta : Universitas Terbuka
Arikunto,
Suharmi,
dkk.
2008
Penelitian Tindaka Kelas Jakarta :
Bumi Aksara
BEF Montulu, dkk.2005. Bermain dan
Permainan Anak Universitas
Moeslichaoun R, 2004. Metode
Pengajaran di Taman KanakKanak Jakarta: Rineka Cipta
Anggoro Tona M, dkk, 2008 Metode
Penelitian Jakarta Universitas
Terbuka
Ssanto Ahmad, 2011, Perkembangan
Anak Usia Dini.Pengantar dalam
berbagai
Aspeknya.
Jakarta
:Kencana Prenada Media
Zaman, B., Hermawan, A. H. Dan
Eliyawat, (2005). Media dan
Sumber Belajar TK, Modul.
Universitas Terbuka Jakarta :
Pusat
Penerbit
Universitas
Terbuka
Departemen Pendidikan Nasional.
(2003) Prgram Kegiatan Belajar
Taman Kanak-Kanak. Jakarta :
Depdiknas
Sujiono, Yuliani Nuraini,dkk 2007
Metde Pengembangn Kognitf
Jakarta Uniesitas Terbuka
SYAYIDATUL IQLIMA| 11.1.01.11.0665
FKIP – PENDIDIKAN ANAK USIA DINI
simki.unpkediri.ac.id
|| 15||
Download