mengembangkan strategi baru pembiayaan perumahan

advertisement
Laporan Tahunan
Annual Report
2016
MENGEMBANGKAN STRATEGI
BARU PEMBIAYAAN PERUMAHAN
Developing A New Strategy for
Housing Finance
Mengembangkan Strategi
Baru Pembiayaan Perumahan
Developing A New Strategy for Housing Finance
Pada tahun 2016, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) fokus pada pengembangan sejumlah strategi
dalam rangka menjaga kesinambungan usaha. Manajemen meyakini, melalui penerapan strategi yang tepat
dan senantiasa beradaptasi dengan perkembangan internal dan eksternal perusahaan, kinerja Perseroan
akan terus bergerak positif dan amanah sebagai Badan Usaha Milik Negara dapat dicapai.
Strategi yang telah direalisasikan oleh Perseroan untuk tahun buku 2016, antara lain memperluas pasar
pembiayaan perumahan dengan fokus pada Bank Pembangunan Daerah di wilayah Indonesia Tengah
dan Timur. Melalui strategi ini, selain daya jangkau Perseroan semakin luas dalam rangka mendorong
keterjangkauan masyarakat terhadap kepemilikan rumah, peluang terciptanya sekuritisasi aset KPR juga
semakin terbuka.
Di bidang pasar sekuritisasi, Perseroan semakin membuka ruang untuk bekerja sama dengan semakin banyak
lembaga keuangan penyalur kredit pemilikan rumah (KPR). Dengan demikian, potensi pengembangan
usaha di bidang sekuritisasi akan terus berkembang. Kegiatan ini telah diimplementasikan, sehingga mitra
atas transaksi sekuritisasi Perseroan tidak lagi terbatas pada satu lembaga keuangan.
Untuk ke depan, Perseroan juga telah menyiapkan strategi yang lebih agresif di bidang sekuritisasi, dengan
mengeluarkan produk “KPR SMF”. Melalui skema ini, Perseroan mengumpulkan aset KPR yang sehat dari
sejumlah BPD untuk kemudian dilakukan sekuritisasi.
Ikhtiar yang telah dilakukan pada tahun 2016 ini akan terus dilanjutkan pada tahun-tahun mendatang,
sejalan dengan bidang usaha inti Perseroan. Dengan harapan, terjadi kesinambungan usaha serta pasar
pembiayaan sekunder di bidang perumahan makin terbuka agar masyarakat semakin mudah menjangkau
pembiayaan kepemilikan rumah.
Sanggahan dan Batasan Tanggung Jawab
Laporan tahunan ini memuat pernyataan kondisi
keuangan, hasil operasi, proyeksi, rencana, strategi,
kebijakan, serta tujuan Perseroan, yang digolongkan
sebagai pernyataan ke depan dalam pelaksanaan
Perundang-undangan yang berlaku, kecuali hal-hal yang
bersifat historis. Pernyataan-pernyataan tersebut memiliki
prospek risiko, ketidakpastian, serta dapat mengakibatkan
perkembangan aktual secara material berbeda dari yang
dilaporkan.
Pernyataan-pernyataan prospektif dalam laporan tahunan
ini dibuat berdasarkan berbagai asumsi mengenai kondisi
terkini dan kondisi mendatang Perseroan serta lingkungan
bisnis di mana Perseroan menjalankan kegiatan usaha.
Perseroan tidak menjamin bahwa dokumen-dokumen
yang telah dipastikan keabsahannya akan membawa
hasil-hasil tertentu sesuai harapan.
Laporan tahunan ini memuat kata “Perseroan” dan
“SMF” yang didefinisikan sebagai PT Sarana Multigriya
Finansial (Persero) yang menjalankan bisnis dalam bidang
pembiayaan sekunder perumahan.
In 2016, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) focused on the development of a number of strategies
for business sustainability. Management believes that through the implementation of accurate strategies
and timely adaptation to internal and external developments, Company performance will continue to move
successfully ahead and the mandate as a State-Owned Enterprise can be achieved.
Among Company strategies realized in the 2016 fiscal year was expanding the housing finance market with
a focus on the Regional Development Banks (RDB) in the central and eastern regions of Indonesia. Moreover
through this strategic approach, in addition to allowing the Company wider coverage to support affordable
home ownership, more opportunities to create mortgage securitization are being increased.
In the securitization market, the Company continues to develop more opportunities for mortgage lenders and
given this, securitization business development will continue to grow. This activity has been implemented
so that partners for the securitization transactions of the Company are no longer limited to one financial
institution.
For the future, the Company has outlined a more aggressive strategy in the field of securitization by
launching the “KPR- SMF” product. Through this scheme, the Company collects sound mortgages from
numbers of RDB for later securitization.
These efforts carried out in 2016 will be continued in the coming years, in line with the Company’s core
business area. The expectation is that there will be business sustainability as the secondary financing
market becomes more accessible, subsequently facilitating the public to more easily obtain home ownership
financing.
Disclaimer
This Annual Report contains financial conditions,
operation results, projections, plans, strategies, policy, as
well as Company objectives classified as forward-looking
statements in the implementation of applicable laws and
prevailing regulations; excluding historical matters. Such
forward-looking statements are subject to known and
unknown risks (prospective), uncertainties, and other
factors that could cause actual results to differ materially
from expected results.
Prospective statements in this Annual Report are prepared
based on numerous assumptions concerning current
conditions and future events of the Company and the
business environment in which the Company conducts
business. The Company shall have no obligation to
guarantee that all the valid documents presented will
bring specific results as expected.
This annual report contains the word “Company” and
“SMF”, hereinafter referred to PT Sarana Multigriya
Finansial (Persero), as the Company that runs business in
secondary mortgage financing.
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
1
Sekilas Laporan Tahunan
Annual Report in Brief
Laporan Tahunan
Annual Report
2016
MENGEMBANGKAN STRATEGI
BARU PEMBIAYAAN PERUMAHAN
Developing New Strategy for
Housing Finance
Laporan Tahunan 2016
2016 Annual Report
“Mengembangkan Strategi Baru
Pembiayaan Perumahan”
“Developing New Strategy for Housing
Finance”
Strategi yang telah direalisasikan oleh Perseroan
Strategy realized by the Company for the 2016
untuk tahun buku 2016, antara lain memperluas
fiscal year includes expanding the housing finance
pasar pembiayaan perumahan dengan fokus pada
market with a focus on Regional Development
Bank Pembangunan Daerah di wilayah Indonesia
Banks in central and eastern Indonesia. This
Tengah dan Timur. Melalui strategi ini, selain daya
strategy will allow the Company wider coverage to
jangkau Perseroan semakin luas dalam rangka
support affordable home ownership and to open
mendorong keterjangkauan masyarakat terhadap
more opportunity to create mortgage securitization.
kepemilikan rumah, peluang terciptanya sekuritisasi
aset properti juga semakin terbuka.
2
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
Laporan Tahunan 2015
2015 Annual Report
“Mendorong Pertumbuhan ke Dasawarsa Berikutnya”
“Promoting Growth into the Next Decade”
Sejak didirikan pada tahun 2005, Perseroan telah melewati
10 (sepuluh) tahun pertamanya dengan gemilang.
Berbagai pencapaian telah dicatat, kinerja operasional
dan finansial tumbuh secara eksponensial, reputasi
sebagai perusahaan pembiayaan sekunder perumahan
telah berhasil dibangun dengan baik. Tahun 2015, kami
mempersiapkan Perseroan untuk tumbuh semakin besar
dengan meningkatkan peran Perseroan, dengan menjadi
penerbit dan penjamin Efek Beragun Aset berbentuk Surat
Partisipasi (EBA-SP).
Since its establishment in 2005, the Company has gone
through its first 10 (ten) years brilliantly. Many milestones
have been recorded, with operational and financial
performance growing exponentially, and reputation
for being a reliable secondary mortgage company
successfully built. In 2015, we prepared the Company to
grow larger by making the Company’s role more central
as an Issuer of Residential Mortgage Backed Securities
(RMBS)–Participation Certificates (PC) as well as preparing
a Financial Guarantee to become a Guarantor on the
securities issued.
Laporan Tahunan 2014
2014 Annual Report
“Mencapai Pertumbuhan yang Signifikan”
“Achieving Significant Growth”
Pada 2014, Perseroan mencatatkan pertumbuhan kinerja
yang signifikan, baik secara operasional dan finansial.
Pencapaian ini membuktikan bahwa Perseroan berhasil
menerapkan langkah-langkah yang tepat dan strategis
dalam menghadapi tantangan-tantangan yang ada.
Pertumbuhan yang kuat ini sekaligus menandakan
keberhasilan Perseroan sebagai pengemban misi dari
pemerintah dalam rangka mendukung masyarakat
Indonesia agar dapat memiliki rumah yang layak dan
terjangkau.
In 2014, the Company recorded significant growth, both in
operational and financial performance. This achievement
showed that the Company has succeeded in implementing
accurate and strategic steps in facing challenges. The
strong growth also marks the Company’s success as the
mission carrier from the government in supporting the
Indonesian people to have a decent and affordable house.
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
3
Laba Terus Meningkat
Continuously Increasing Profit
317,28
Rp
Berkat kerja keras dan strategi yang tepat,
laba bersih Perusahaan dalam lima tahun
terakhir terus meningkat setiap tahun. Jika
pada 2012 Perusahaan berhasil membukukan
laba Rp140,40 miliar, maka pada tahun 2016
sudah mencapai Rp317,28 miliar.
Due to hard work and accurate strategy,
the Company’s net income in the last
five years increased every year. In 2012
the Company posted a profit of Rp140.40
billion and by 2016, the profit reached
Rp317.28 billion.
Miliar/Billion
247,76
140,41 144,74
2012 2013
173,30
2014 2015
2016
Laba Bersih Lima Tahun Terakhir (Rp Miliar)
Net Income in last Five Years (Rp Billion)
Membangun SDM Secara
Berkesinambungan
Developing HR in a Sustainable Manner
Sebagai upaya mendukung kinerja Perusahaan secara
berkesinambungan, SMF telah menyelesaikan acuan
pengembangan sumber daya manusia (SDM) dalam
sebuah “Human Capital Roadmap” tahun 2017-2019.
Peta jalan ini disiapkan untuk pengembangan SDM
dalam rentang waktu tiga tahun ke depan. Konten
roadmap tersebut, antara lain terkait kompetensi,
manajemen pembelajaran, penilaian kinerja, dan
manajemen karir.
4
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
Pengembangan Pasar
Tiada Henti
Relentless Market Development
SMF terus mengembangkan pasar sekuritisasi aset yang
menjadi bisnis inti Perusahaan. Sejak tahun 2016, kegiatan
sekuritisasi tidak hanya terbatas pada PT Bank Tabungan
Negara (Persero) Tbk, tapi juga sudah mulai merambah
ke PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Nilai Efek Beragun Aset
berbentuk Surat Partisipasi (EBA-SP) mencapai Rp1,5 triliun.
Perusahaan juga telah menuntaskan konsep pengembangan
strategi baru untuk mendukung pasar sekuritisasi dengan
menerbitkan KPR-SMF, selain telah melakukan perluasan kerja
sama dengan Bank Pembangunan Daerah (BPD). Melalui
konsep ini, Perusahaan akan menggabungkan aset kredit KPR
yang berkualitas baik dari BPD-BPD.
SMF continuously develops the asset securitization market, the core
market of the Company. Since 2016, securitization activities were not
only limited to PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, but has also
had begun to expand to PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. The value of
the Residential Mortgage-Backed Securities in Participation Certificates
(RMBS-PC) reached Rp1.5 trillion.
The Company has completed the development concept of a new
strategy to support the securitization market by issuing KPR-SMF, in
additon to expanded cooperation with Regional Development Banks
(BPD). Under this concept, the Company will incorporate quality
mortgage assets from the Regional Development Banks.
To support Company performance on an on-going
basis, SMF has completed a human resources (HR)
development benchmark for 2017-2019 “Human
Capital Roadmap”. Prepared for HR development over
the span of the next three years, the roadmap details
matters related to competence, learning management,
performance assessment, and career management.
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
5
Sistem Navigasi
Navigation System
Laporan Tahunan 2016 disusun dengan sistematika untuk
memudahkan pembaca dalam menelusuri informasi
yang termuat di dalamnya. Adapun Laporan Tahunan
ini memuat 8 (delapan) bab besar, yaitu Ikhtisar Utama,
Laporan Manajemen, Profil Perusahaan, Analisis dan
Pembahasan Manajemen, Tinjauan Pendukung Usaha,
Tata Kelola Perusahaan, Laporan Tanggung Jawab Sosial
Perusahaan, serta Laporan Keuangan Auditan.
The 2016 Annual Report of SMF is prepared in a systematic
order for the reader to easily track information herein. This
Annual Report is composed of 8 (eight) main chapters,
namely Overview, Management Report, Company
Profile, Management Discussion and Analysis, Business
Support, Good Corporate Governance, Corporate Social
Responsibility and Audited Financial Report.
Laporan Tahunan 2016 SMF diterbitkan dengan mengacu
pada peraturan dan ketentuan yang berlaku. Acuan
peraturan yang secara umum digunakan oleh perusahaanperusahaan di Indonesia baik yang berstatus terbuka
maupun tidak adalah:
The 2016 Annual Report of SMF was published with
reference to prevailing regulations and stipulations. The
regulation framework commonly used by listed and nonlisted companies in Indonesia are:
1.
1. 2.b.1a : Financial Services Authority (OJK)
OJK Circular Letter No. 30-SEOJK.04-2016
: Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
Surat Edaran OJK No. 30-SEOJK.04-2016
2.b.1a
2. 2.b.1a : Annual Report Award (ARA)
Kriteria ARA yang setiap tahun diperbaharui.
2. 2.b.1a : Annual Report Award (ARA)
ARA criteria, updated each year.
Pada halaman Daftar Isi Laporan Tahunan ini, kami
mencantumkan icon/sign yang menunjukkan kelengkapan
kami dalam mengikuti peraturan-peraturan di atas.
In the Contents page of this Annual Report, we display
certain icons/signs that signify fulfillment of the
corresponding regulations, as noted just above.
Selain untuk menunjukkan komitmen kami dalam
mendukung keterbukaan informasi perusahaan, hal ini
kami sajikan juga agar stakeholder yang ingin menilai
kelengkapan Laporan Tahunan 2016 SMF dapat dengan
mudah melakukannya.
In addition to underlining our commitment to information
disclosure, this system is also intended to facilitate
stakeholders and readers of this 2016 Annual Report to
evaluate the completeness of its contents.
Untuk melengkapinya, pada akhir Laporan Tahunan ini,
terdapat lampiran berupa referensi silang antara informasi
yang tercantum dalam Laporan Tahunan dan ketentuan
yang sudah diberlakukan oleh Otoritas Jasa Keuangan
mengenai tata cara penyampaian Laporan Tahunan
serta referensi silang terhadap Kriteria ARA terbaru yang
diterbitkan pada bulan Maret 2017.
As the final section of this Annual Report, attached is
the cross-reference of Financial Services Authority rules
on the presentation procedure of Annual Reports, which
presents details on regulatory conformity with information
presented in annual reports.
6
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
Daftar Isi
Table of Contents
Profil Perusahaan
Company Profile
17 Grafik Ikhtisar Kinerja
Keuangan Operasional
Operational Performance
Highlights Graphic
54 PROFIL PERUSAHAAN
Company Profile
18 Grafik Ikhtisar Keuangan
56 Identitas Perusahaan
Financial Highlights Graphic
19 Informasi Saham
II.4
III.2.b
20 Ikhtisar Obligasi
II.5
Share Information
Bond Highlights
22 Aksi Korporasi
Corporate Actions
23 Kronologi Penerbitan Efek
Securities Listing
Chronology
Awards and Certifications
IV.13
IV.15
III.2.e.19
6 Sistem Navigasi
Navigation System
38 Laporan Direksi
III.2
III.2.c
Komisaris dan Direksi
tentang Tanggung Jawab
atas Laporan Tahunan
2016 PT Sarana Multigriya
Finansial (Persero)
Statement of Members of
Board of Commissioners
and Board of Directors
on the Responsibility for
the 2016 Annual Report
PT Sarana Multigriya
Finansial (Persero)
Table of Contents
IKHTISAR UTAMA
Main Highlights
14 Ikhtisar Bisnis 2016
2016 Key Performance
14 Kerja Sama Pembiayaan
2016
Financing Cooperation in
2016
Financial Highlights
III.1
III.2.d
52 Pernyataan Anggota Dewan
7 Daftar Isi
15 Ikhtisar Keuangan
30 Laporan Dewan Komisaris
Report from Board of
Directors
Annual Report in Brief
53 Dewan Komisaris & Direksi
Board of Commissioners
and Board of Directors
II.1/2/3
III.2.a
Milestones
Significance of Logo
III.3
III.2.j
IV.5
III.2.e.4
III.2.g.13
68 Strategi Menuju Visi dan
Misi
Strategy to Achieve Vision
and Mission
70 Bidang Usaha
IV.3
III.2.e.5
76 Produk dan Jasa
IV.3
III.2.e.5
Line of Business
1 Mengembangkan Strategi
2 Sekilas Laporan Tahunan
IV.2
III.2.e.3
66 Makna Logo
Tatanan Nilai Kami
Vision, Mission and
Company Values
Management Report
Report from Board of
Commissioners
Company in Brief
67 Visi, Misi dan
LAPORAN MANAJEMEN
Baru Pembiayaan
Perumahan
Developing A New Strategy
for Housing Finance
58 Sekilas SMF
IV.1
III.2.e.1/2
62 Jejak Langkah
III.2.b.2
24 Peristiwa Penting 2016
2016 Event Highlights
28 Penghargaan dan Sertifikasi
Corporate Identity
Products and Services
80 Komposisi Pemegang
IV.9
82 Daftar Entitas Anak dan
IV.10
Saham
Shareholder Composition
Entitas Asosiasi
List of Subsidiaries and
Affiliate Companies
83 Struktur Organisasi
IV.4
III.2.e.6
84 Profil Dewan Komisaris
IV.6
III.2.e.8
85 Profil Direksi
IV.7
III.2.e.7
Organization Structure
Board of Commissioner
Profiles
Board of Directors Profiles
88 Kepala Divisi SMF
Division Head of SMF
92 Jumlah dan Pengembangan
Kompetensi Karyawan
Employee Numbers and
Competency Development
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
IV.8
III.2.e.10
7
Analisis & Pembahasan Manajemen
Management Discussion & Analysis
124 Pelaksanaan Program 2016
Program Implementation
in 2016
125 Biaya Pemasaran
133
Gaji dan Tunjangan
Salaries and Benefits
133
Umum dan Administrasi
General and
Administrative Expenses
133
Manfaat/(Beban) Pajak
Penghasilan
Income Tax Benefits/
(Expenses)
133
Laba Bersih
Net Income
Marketing Cost
125
Rencana 2017
Outlook in 2017
126 TINJAUAN KEUANGAN
Financial Overview
126 Laporan Posisi Keuangan
Financial Statement
Position
98 Kronologi Penerbitan
Saham
Share Listing Chronology
99 Kronologi Penerbitan dan
Pencatatan Efek Lainnya
Other Securities Issuance
and Listing Chronology
IV.13
102 Website Perusahaan
IV.7
103 Pendidikan dan Pelatihan
IV.8
Tahun 2016
2016 Training and Education
104 Tinjauan Rencana
dan Strategi Usaha
Business Plan and Strategic
Review
108
Aset
Assets
127
Kas dan Setara Kas
Cash and Cash
Equivalents
128
Efek-efek
Marketable Securities
128
128
ANALISIS & PEMBAHASAN
MANAJEMEN
Management Discussion
& Analysis
General Overview
DAN SEGMEN USAHA
Operational Overview and
Business Segments
116 Tinjauan Operasional
Operational Overview
117 Tinjauan Segmen Usaha
Business Segment
Overview
117
Sekuritisasi
Securitization
119
Penyaluran Pinjaman
Lending Program
121
Penerbitan Surat Utang
Debt Securities Issuance
123 PEMASARAN DAN
PROMOSI
Marketing and Promotion
123 Pangsa Pasar
V.1
III.2.f.1
134
Pinjaman yang
Disalurkan
Loans
Arus Kas dari Aktivitas
Investasi
Cash Flow from
Investment Activities
134
Jaminan dan Dukungan
Kredit
Guarantees and Credit
Enhancement
Arus Kas dari Aktivitas
Pendanaan
Cash Flow from
Financing Activities
134 Rasio-rasio
129
Piutang Usaha
Trade Receivables
135
129
Piutang Lain-lain
Other Receivables
129
Uang Muka
Advance Payments
Kemampuan Membayar
Utang dan Tingkat
Kolektibilitas Piutang
Ability to Pay Debts and
Level of Receivables
Collectibility
129
Beban Dibayar di Muka
Prepaid Expenses
135
129
Pajak Dibayar di Muka
Prepaid Taxes
Rasio Penyaluran Dana
terhadap Modal Disetor
Primary Market Financing
to Capital Ratio
130
Aset Tetap
Fixed Assets
135
Rasio Keuntungan
Profit Margin
130
Aset Tak Berwujud
Intangible Assets
135
130
Aset Pajak Tangguhan
Bersih
Net Deferred Tax Assets
Rasio Beban Operasional
terhadap Pendapatan
Operasional
Ratio of Operating
Expenses to Operating
Income
130
Liabilitas
Liabilities
135
131
Obligasi
Bonds
Rasio Laba terhadap
Ekuitas
Return on Equity
136
131
Beban yang Masih Harus
Dibayar
Accrued Expenses
Rasio Utang terhadap
Ekuitas
Debt to Equity Ratio
136
Tingkat Kolektibilitas
Level of Collectability
131
Komprehensif
Comprehensive Income
Statement
132
Pendapatan Bunga
Interest Income
132
Pendapatan Sekuritisasi
Securitization Income
132
Pendapatan Lain-lain
Bersih
Other Net Income
Market Share
133
8
Ekuitas
Equity
131 Laporan Laba Rugi
V.10
III.2.f.12
Statement of Cash Flow
Arus Kas dari Aktivitas
Operasi
Cash Flow from
Operational Activities
112 TINJAUAN UMUM
116 TINJAUAN OPERASIONAL
134 Laporan Arus Kas
V.2.1
III.2.f.2.a
134
IV.2
100 Lembaga dan Profesi
IV.14
Penunjang Emisi Obligasi III.2.e.17/18
Institutions and
Professionals Suporting
Bond Issuance
Company Website
127
Beban Bunga
Interest Expense
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
V.2.5
III.2.f.2.e
Ratios
V.2.2
III.2.f.2.b
V.2.3
III.2.f.2.c
V.2.4
136 Permodalan
Capital
V.3.1
III.2.f.3
V.3.2
III.2.f.4
V.4
III.2.f.5
136
Struktur Modal
Capital Structure
V.4.1
136
Kebijakan atas Struktur
Modal dan Dasar
Pemilihannya
Policy in Capital
Structure and Basis of
Decision
V.4.2
136 Ikatan Material untuk
Investasi Barang Modal
Material Ties for Capital
Goods Investment
V.5
III.2.f.6
Tinjauan Pendukung Usaha
Supporting Business Review
139 Investasi, Ekspansi,
Divestasi, Akuisisi dan
Restrukturisasi Hutang
Investment, Expansion,
Divestment, Acquisition and
Debt Restructuring
III.2.f.15
140 Realisasi Penggunaan Dana
V.13
Hasil Penerbitan Surat
III.2.f.14
Utang
Use of Proceeds from Debt
Securities Issuance
140 Informasi Transaksi
137 Realisasi Investasi Barang
Modal di tahun 2016
RealIzation of Capital Goods
Investment in 2016
140 Informasi Transaksi dengan
137 Peningkatan/Penurunan
141 Perubahan Peraturan
V.15
III.2.f.16
141 Perubahan Kebijakan
V.16
III.2.f.17
Perundang-undangan
Changes in Regulation
137 Dampak Perubahan Harga
terhadap Pendapatan
Usaha/Pendapatan Bersih
Impact of Price Changes to
Revenues/Net Income
Akuntansi yang Diterapkan
Perusahaan
Accounting Policies
Revision Implemented by
the Company
137 Informasi Keuangan yang
Mengandung Kejadian yang
Bersifat Luar Biasa
Financial Information
Containing Extraordinary
Events
141 Prospek Usaha Perusahaan
Company’s Business
Prospects
137 Dampak Perubahan Suku
143 Kelangsungan Usaha
Bunga terhadap Kinerja
Perseroan
Impact of Changes in
Interest Rates on Company
Performance
138 Target, Realisasi dan
Proyeksi
Target, Realization and
Projection
138 Informasi dan Fakta
Material yang Terjadi
Setelah Tanggal Pelaporan
Akuntan
Material Information and
Facts after Date of the
Accountant’s Report
139 Kebijakan Dividen
Dividend Policy
Perseroan
Company Business
Sustainability
V.7
III.2.f.10/11
V.8
III.2.f.8
TINJAUAN PENDUKUNG
USAHA
Supporting Business Review
146 SUMBER DAYA MANUSIA
Human Resources
147 Kebijakan Pengelolaan SDM
HR Management Policy
148 Kebijakan Remunerasi
Remuneration Policy
V.11
III.2.f.13
139 Ketaatan sebagai Wajib
148 Fokus 2016
2016 Focus
148 Roadmap Pengembangan
SDM
HR Development Roadmap
Pajak
Compliance as a Taxpayer
139 Program Kepemilikan
144
V.12
Saham oleh Karyawan dan III.2.g.14
Manajemen (ESOP/MSOP)
Employee and Management
Stock Ownership Program
(ESOP/MSOP)
149
Organizational
Management
Organizational
Management
149
Distinct Job Profile
Distinct Job Profiles
149
Competency
Management
Competency
Management
149
Culture Management
Culture Management
149
Recruitment & Selection
Recruitment & Selection
150
Learning Management
Learning Management
150
Performance
Management
Performance
Management
150
Career & Talent
Management
Career & Talent
Management
150
Reward Management
Reward Management
150
Termination
Management
Termination
Management
151
Industrial Relation
Industrial Relations
151
Human Capital
Information System
Human Capital
Information System
V.14
Pihak Berelasi
Information on Transactions
with Associated Companies
Material dari Penjualan/
Pendapatan Bersih
Material Increase/Decrease
from Net Sales/Income
Human Capital Plan
Human Capital Plan
V.14
Material yang Mengandung
Benturan Kepentingan dan
Transaksi dengan Pihak
Afiliasi
Information on Material
Transactions Containing
Conflict of Interest and
Transactions with Affiliated
Parties
V.6
III.2.f.7
149
152 Sistem Rekrutmen
Recruitment System
152 Penilaian Kinerja SDM
V.9
III.2.f.9
HR Performance
Assessment
153
Penetapan Sasaran
Strategis
Determination of
Strategic Plan
153
Penetapan Indikator
Kinerja Utama (IKU)
Determination of Key
Performance Indicators
(KPI)
154
Penetapan Target
Determination of Target
154
Penetapan Inisiatif
Strategis dan Monitoring
BSC
Determining Strategic
Initiatives and BSC
Monitoring
V.17
155 Pelatihan dan
Pengembangan Kompetensi
Competency Training and
Development
IV.8.4/5
159 Infrastruktur Pendukung
SDM
HR Support Infrastructure
159 Prinsip Persamaan Hak
Equal Rights Principle
159 Fokus 2017
2017 Focus
159 Profil Statistik Karyawan
Statistics of Employee
Profiles
IV.8.1/2/3
162 TEKNOLOGI INFORMASI
Information Technology
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
9
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
182
Transparansi
Transparency
183
Akuntabilitas
Accountability
183
Pertanggungjawaban
Responsibility
183
Independensi
Independency
183
Kewajaran
Fairness
199 Independensi Dewan
Komisaris
Board of Commissioners
Independency
199 Komposisi Dewan
Komisaris
Board of Commissioners
Composition
200 Pakta Dewan Komisaris
Board of Commissioners
Charter
184 Kebijakan Penerapan GCG
203 Pembagian Tugas Dewan
GCG Policy
184
163 Visi dan Misi Teknologi
Komisaris
Board of Commissioners
Duty Allocation
Struktur Kebijakan
Perseroan
Policy Structure within
the Company
204 Rencana Kerja Dewan
Komisaris 2016
Board of Commissioners
Work Plan
185 Asesmen Penerapan GCG
Informasi
Information Technology
Vision and Mission
GCG Assessment
205 Pelaksanaan Tugas Dewan
185 Pakta Integritas
Komisaris
Board of Commissioners
Activities
Integrity Pact
164 Tata Kelola Teknologi
185 Struktur dan Hubungan Tata
Informasi
Information Technology
Governance
Kelola
Structure of Corporate
Governance
165 Sumber Daya Manusia
208 Pelatihan Dewan Komisaris
Board of Commissioners
Training
186 RAPAT UMUM PEMEGANG
SAHAM (RUPS)
General Meeting of
Shareholders (GMS)
Bidang Teknologi Informasi
Human Resources in
the Field of Information
Technology
209 Program Orientasi/
Pengenalan Bagi Dewan
Komisaris Baru
New Commissioners
Orientation Program
186 Hak dan Wewenang RUPS
165 Roadmap Pengembangan
Rights and Authority of
GMS
Teknologi Informasi
Information Technology
Development Roadmap
187 Pelaksanaan RUPS 2015
2015 GMS Implementation
165 Pencapaian Bidang
Teknologi Informasi 2016
Achievements in
Information Technology in
2016
209 Kepemilikan Saham Dewan
III.2.g.1.e
188 Keputusan RUPS 2015
Dewan Komisaris
Commissioners Concurrent
Positions
189 Realisasi Hasil RUPS 2015
Informasi
Investment in the Field of
Information Technology
Realization of the GMS
Decisions 2015
Informasi RUPS
Issuance of Publication of
GMS Information
Sistem Teknologi Informasi
Tahun 2017
Information Technology
System Development Plan
in the Year 2017
190 Pelaksanaan RUPS 2016
2016 GMS Implementation
III.2.g.1.f
195 Keputusan RUPS 2015 yang
168
TATA KELOLA PERUSAHAAN
Good Corporate Governance
Board of Commissioners
2017 Strategy
dan Masa Jabatan
Membership Requirements
and Terms of Office
GCG
GCG Commitment
178 Dasar-dasar Pelaksanaan
GCG
Basis of GCG
Komisaris
Board of Commissioners
Integrity Pact
Purpose of GCG
198 Fungsi, Tugas dan
181 Roadmap GCG
GCG Roadmap
Implementing GCG
Principles
10
III.2.g.16
Wewenang Dewan
Komisaris
Function, Duties, and
Authorities of Board of
Commissioners
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
211 KOMISARIS INDEPENDEN
VI.2
Independent
Commissioners
211 Kriteria Penentuan
VI.2.1
212 Pernyataan Independensi
VI.2.2
212 Kebijakan Keberagaman
VI.25
Komisaris Independen
Independency Statement
of Independent
Commissioners
Komposisi Dewan
Komisaris
Diversity Composition
Policy of Board of
Commissioners
197 Pakta Integritas Dewan
180 Tujuan Penerapan GCG
182 Penerapan Asas GCG
VI.1
III.2.g.2
196 Persyaratan Keanggotaan
176 Komitmen Pelaksanaan
VI.1.2
Komisaris Independen
Criteria for Determining
Independent
Commissioners
Belum Direalisasikan
Unrealized GMS 2015
Decisions
196 DEWAN KOMISARIS
174 STRATEGI 2017
210 Penilaian Kinerja Komite di
Bawah Dewan Komisaris
III.2.g.2.f
Performance Assessment of
Committees under Board of
Commissioners
189 Penerbitan Publikasi
167 Rencana Pengembangan
Komisaris
Board of Commissioners
Share Ownership
209 Rangkap Jabatan Anggota
Decisions of Annual
General Meeting of
Shareholders 2015
167 Investasi Bidang Teknologi
VI.1.3
III.2.g.2.b
VI.1.1
III.2.g.2.a
213 DIREKSI
Board of Directors
213 Persyaratan Keanggotaan
dan Masa Jabatan
Membership Requirements
and Terms of Office
VI.3
III.2.g.1
214 Pedoman dan Tata Tertib
225 Struktur Remunerasi Dewan
Direksi
Board of Directors
Guidelines and Rules
214 Pakta Direksi
Charter of Board of
Directors
215 Ruang Lingkup Pekerjaan
dan Tanggung Jawab
Masing-masing Direksi
Work Scope and
Responsibilities of Each
Director
Komisaris dan Organ
Pendukung (Sekdekom,
Komite Audit)
Remuneration Structure of
Board of Commissioners
and Supporting Organs
(Secretary to Board of
Commissioners and Audit
Committee)
VI.3.2
III.2.g.1.b
VI.3.1
III.2.g.1.a
226 Indikator Penetapan
Remunerasi Direksi
Board of Directors
Remuneration
Determination Indicators
220 Program Orientasi/
Pengenalan Bagi Anggota
Direksi Baru
Orientation Program for
New Directors
228 Rasio Gaji Tertinggi dan
Terendah
Ratio of the Highest and
Lowest Salary
220 Independensi Direksi
Board of Directors
Independency
227 Bonus dan Opsi Saham
Bonus and Stock Options
221 Kepemilikan Saham Direksi
228 RAPAT DEWAN KOMISARIS
Directors Share Ownership
DAN DIREKSI
Meetings of Board of
Commissioners and
Directors
221 Rangkap Jabatan Anggota
Direksi
Concurrent Positions of
Directors
222 Kebijakan Keberagaman
Komposisi Direksi
Diversity of Composition
Policy of the Board of
Directors
223 PENILAIAN TERHADAP
DEWAN KOMISARIS DAN
DIREKSI
Assessment of Boards
of Commissioners and
Directors
VI.3.3
VI.25
VI.4
III.2.g.2.e
Kualifikasi Komite Audit
Qualifications of Audit
Committee Members
238
Independensi Anggota
Komite Audit
Independency of
Members of Audit
Committee
239
Tugas dan Tanggung
Jawab Komite Audit
Duties and
Responsibilities of the
Audit Committee
240
Pelaksanaan Kegiatan
Komite Audit
Duty Implementation of
the Audit Committee
241
Rapat Komite Audit
Audit Committee
Meetings
242 Fungsi Nominasi dan
Remunerasi
Nomination and
Remuneration
242 INFORMASI PEMEGANG
SAHAM UTAMA DAN
PENGENDALI
Information On Major And
Controlling Shareholders
Komisaris
Minutes of Board of
Commissioners Meetings
DIREKSI
Committees under Board of
Directors
Frekuensi dan Tingkat
Kehadiran
Frequency and Level of
Attendance
243 Komite Manajemen Risiko
Risk Management
Committee
Risalah Rapat
Minutes of Meetings
Frekuensi dan Tingkat
Kehadiran
Frequency and Level of
Attendance
235 HUBUNGAN AFILIASI
VI.5
III.2.g.1.c
III.2.g.2.c
DENGAN DIREKSI DAN
ANGGOTA DEWAN
KOMISARIS LAINNYA,
SERTA PEMEGANG SAHAM
Affiliation between
Directors, Commissioners,
and the Shareholder
243
Komposisi Komite
Manajemen Risiko
Composition of Risk
Management Committee
244
Sertifikasi Anggota
Manajemen Risiko
Certification of Risk
Management Members
245
Dasar Hukum
Legal Basis
245
Tugas dan Tanggung
Jawab
Duties and
Responsibilities
246
Fungsi Manajemen Risiko
Risk Management
Function
246
Tata Kerja Komite
Manajemen Risiko
Procedures of Risk
Management Committee
248
Framework Manajemen
Risiko
Risk Management
Framework
248
Laporan Tugas Komite
Manajemen Risiko 2016
2016 Risk Management
Report
VI.8
235 Sifat Afiliasi Dewan
Komisaris
Nature of Affiliation of
Board of Commissioners
235 Sifat Afiliasi Direksi
Nature of Affiliation of
Board of Directors
236 KOMITE-KOMITE DIBAWAH
DEWAN KOMISARIS
Committees under Board of
Commissioners
236 Komite Audit
Audit Committee
IV.9
243 KOMITE-KOMITE DIBAWAH
Meetings of the Board of
Directors
230
VI.10
III.2.g.2.g
Board of Directors
Succession Policy
228 Risalah Rapat Dewan
234
Komisaris dan Direksi
Evaluation of
Performance of Boards
of Commissioners and
Directors
hingga Penetapan
Remunerasi
Procedure of Remuneration
Proposal to Determination
238
III.2.g.4.a/
b/c/d/e
242 Kebijakan Suksesi Direksi
Tingkat Kehadiran
Meetings of Board of
Commissioners and
Attendance
Komisaris dan Direksi
Joint Meetings of Board
of Commissioners and
Directors
224 Evaluasi Kinerja Dewan
225 Prosedur Pengusulan
Dasar Hukum
Legal Basis
234 Rapat Gabungan Dewan
Assessment Penerapan
GCG
GCG Implementation
Assessment
BAGI DEWAN KOMISARIS
DAN DIREKSI
Remuneration Policy for
Boards of Commissioners
and Directors
228 Rapat Dewan Komisaris dan
231
Dewan Komisaris dan
Direksi
GCG Implementation by
Board of Commissioners
and Directors
225 KEBIJAKAN REMUNERASI
VI.6
III.2.g.1.d
III.2.g.2.d
230 Rapat Direksi
223 Penerapan GCG oleh
223
238
Remuneration Structure of
Board of Directors
Board of Directors Training
Direksi
Performance of Committees
under the Board of
Directors
Profil Komite Audit
Profile of Audit
Committee
226 Struktur Remunerasi Direksi
219 Pelatihan Direksi
221 Kinerja Komite di Bawah
236
VI.9
III.2.g.4
249 Komite Manajemen Aset
Liabilitas
Assets Liabilities
Management Committee
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
11
249
261 SATUAN PENGAWASAN
Komposisi Komite
Manajemen Aset dan
Liabilitas
Assets and Liabilities
Management Committee
Composition
INTERN
Internal Audit
Periode Jabatan
Term of Office
262 Profil Kepala Satuan
Tugas dan Tanggung
Jawab
Duties and
Responsibilities
263 Dasar Hukum Penunjukan
250
Memberhentikan Kepala
Satuan Pengawasan Intern
Party Appointing and
Dismissing Head of Internal
Audit
264 Sumber Daya Manusia
Komposisi Komite Kredit
Credit Committee
Composition
251
Periode Jabatan
Terms of Office
251
Tugas dan Tanggung
Jawab
Duties and
Responsibilities
265 Sertifikasi Profesi Audit
Laporan Tugas Komite
Kredit 2016
2016 Credit Committee
Report
265 Struktur dan Komposisi
Audit Internal
Human Resources of
Internal Audit
264 Kualifikasi dan Sertifikasi
Satuan Pengawasan Intern
Qualifications and
Certification of Internal
Audit Personnel
Duties and Responsibilities
267 Laporan Kegiatan 2016
Sekretaris Dewan Komisaris
Legal Basis of Appointment
of Secretary to the Board of
Commissioners
255
256
257
257
258
261
12
Profil Sekretaris
Perusahaan
Corporate Secretary
Profile
Dasar Hukum
Pengangkatan
Legal Basis of
Appointment
Regulasi Bursa
sehubungan dengan
Penerbitan Surat Utang
Regulations of Exchange
in Relation to Issuance of
Debt Securities
285
Regulasi Lainnya
Other Regulations
289
Temuan Ketidakpatuhan
Non-Compliance
Findings
Socialization
266 Tugas dan Tanggung Jawab
253 Dasar Hukum Pengangkatan
Corporate Secretary
284
289 Sosialisasi
Satuan Pengawasan Intern
Structure and Composition
of Internal Audit
KOMISARIS
Secretary to the Board of
Commissioners
255 SEKRETARIS PERUSAHAAN
Regulasi Bursa Efek
Indonesia
Indonesia Stock
Exchange Regulations
289
Program Sosialisasi
dan Pengukuran Tingkat
Pemahaman GCG
Socialization Program
and Assessment of GCG
Comprehension Levels
289
Pengembangan
Knowledge Management
System (KMS)
Development of
Knowledge Management
System (KMS)
Internal
Professional Certification of
Internal Audit
253 SEKRETARIS DEWAN
Profil Sekretaris Dewan
Komisaris
Profile of Secretary to the
Board of Commissioners
284
Legal Basis of Appointment
Credit Committee
253
Development of
Compliance
263 Pihak yang Mengangkat/
251
Periode Jabatan
Term of Office
282 Perkembangan Kepatuhan
Pengawasan Internal
Head of Internal Audit
Profile
Laporan Tugas Komite
Aset dan Liabilitas 2016
2016 Assets and
Liabilities Management
Committee Report
253
Perusahaan
Development of Corporate
Risk Profile
Legal Basis of
Establishment
250 Komite Kredit
251
275 Perkembangan Profil Risiko
262 Dasar Hukum Pembentukan
249
Risk Management Function
Compliance Function
Vision and Mission
Dasar Hukum
Legal Basis
273 Fungsi Manajemen Risiko
274 Fungsi Kepatuhan
262 Visi dan Misi
249
249
VI.13
III.2.g.7
290 SISTEM PENGENDALIAN
Satuan Pengawasan Intern
2016 Internal Audit Report
269 AKUNTAN PUBLIK
INDEPENDEN
Independent Public
Accountant
VI.14
Public Accountant
269 Kantor Akuntan Publik
Public Accounting Office
269 Biaya Audit Akuntan Publik
270
290 Kesesuaian Sistem
290 Evaluasi Efektivitas Sistem
Audit Fees of Public
Accountant
269
Pengendalian Internal
Evaluation on Effectiveness
of Internal Control System
Audit Laporan Keuangan
Financial Statement
Audit
291 Realisasi Kegiatan 2016
2016 Activities Realization
Jasa Akuntan Lainnya
Other Accounting
Services
292 PERKARA PENTING 2016
VI.21
III.2.g.10
292 SANKSI ADMINISTRATIF
VI.21
III.2.g.11
292 AKSES INFORMASI DAN
VI.22
Significant Cases in 2016
Periode Jabatan
Sekretaris Perusahaan
Term of Office of the
Corporate Secretary
271 MANAJEMEN RISIKO DAN
Uraian Tugas Sekretaris
Perusahaan
Job Description of the
Corporate Secretary
271 Struktur Organisasi
271 Sumber Daya Manusia
293 Siaran Pers
Laporan Pelaksanaan
Tugas dan Tanggung
Jawab
Report on the
Implementation of Duties
and Responsibilities
271 Pembentukan Divisi
294 Dampak Siaran Pers
Pengembangan
Kompetensi Sekretaris
Perusahaan
Development of
Competency of the
Corporate Secretary
272 Bagan Fungsi Divisi
KEPATUHAN
Risk Management and
Compliance
Organizational Structure
Human Resources
Manajemen Risiko &
Kepatuhan
Establishment of Risk
Management & Compliance
Division
Manajemen Risiko &
Kepatuhan
Function Chart of the Risk
Management & Compliance
Division
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
VI.16
III.2.g.8
Pengendalian Internal
Dengan Kerangka yang
Diakui Secara Internasional
Conformity of Internal
Control System with
Internationally-Recognized
Standards
269 Akuntan Publik
VI.12
III.2.g.6
INTERNAL
Internal Control System
VI.15
III.2.g.9
Administrative Sanctions
DATA PERUSAHAAN
Access to Corporate Data
and Information
Press Release
Impact of Press Releases
294 KODE ETIK PERUSAHAAN
Code of Conduct
294 Penyebaran Kode Etik
Perusahaan
Dissemination of Code of
Conduct
VI.23
III.2.g.12
Tanggung Jawab Sosial Masyarakat
Corporate Social Responsibility
294 Sanksi untuk Setiap Jenis
305 Realisasi Kegiatan dan
295 Pelanggaran Kode Etik
305
Selama 2016
Violation of Code of
Conduct in 2016
295 Budaya Perusahan
Corporate Culture
295 SISTEM PELAPORAN
PELANGGARAN (WHISTLE
BLOWING SYSTEM)
Whistle Blowing System
306 PROGRAM BINA
309 KOMITMEN PERUSAHAAN
TERHADAP LINGKUNGAN
HIDUP
The Company’s
Commitment to the
Environment
Protection of Whistleblower
298 Mekanisme Penanganan
Pengaduan
Complaint Management
Mechanism
310 Kebijakan
Policy
Implementing Organization
304
Misi
Mission
311
Program Kesehatan
Karyawan
Employee Health
Program
Activity Focus in 2017
324 TESTIMONI
VII
III.2.i
433 REFERENSI ISI LAPORAN
TAHUNAN DENGAN
PERATURAN
OTORITAS JASA KEUANGAN
(OJK)
Annual Report Contents
Reference to Financial Services
Authority Regulation
449 REFERENSI KRITERIA
ANNUAL REPORT AWARD
Cross Reference of Annual
Report Award
Keselamatan Kerja
Occupational Safety
313 KOMITMEN
323 FOKUS KEGIATAN 2017
NO. 30-SEOJK.04-2016
Reference of SEOJK
No. 30-SEOJK.04-2016
Activities
311
Sarana, Jumlah dan
Penanggulangan Atas
Pengaduan Konsumen
Facilitation of the
Number of and Handling
of Customer Complaints
434 REFERENSI SEOJK
311 Pelaksanaan Kegiatan
304 Organisasi Pelaksana
Visi
Vision
VI.19
PERUSAHAAN TERHADAP III.2.h.1.b
KETENAGAKERJAAN,
KESEHATAN, DAN
KESELAMATAN KERJA
Company’s Commitment
to Workforce Health and
Safety
III.2.h
323
Consolidated Financial
Statement
Activities
Pelaporan Pelanggaran
2016
Implementation of
Whistleblowing System in
2016
Informasi Produk
Information on Products
327 LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
309 Pelaksanaan Kegiatan
310 KOMITMEN
323
Testimonial
Policy
299 Implementasi Sistem
Vision and Mission of CSR
VI.18
III.2.h.1.d
309 Kebijakan
299 Pengelola Pengaduan
Pelanggaran
Violation Reporting
Mechanism
Activities
VI.17
LINGKUNGAN
III.2.h.1.a/b
Community Development
Program
Program Bina Lingkungan
Strategy for Fund
Disbursement in
Community Development
Program
298 Perlindungan Pelapor
304
322 Pelaksanaan Kegiatan
306 Strategi Penyaluran
Laporan Pelanggaran
Submission Method of
Violation Report
304 Visi dan Misi CSR
Policy
Implementation of Activities
VI.24
III.2.g.15
VI.21
III.2.g.11
322 Kebijakan
306 Pelaksanaan Kegiatan
297 Metode Penyampaian
Corporate Social
Responsibility
Anggaran CSR
CSR Budget
Partnership Program
III.2.g.13
Pelanggaran
Whistleblowing Mechanism
TANGGUNG JAWAB
SOSIAL PERUSAHAAN
TERHADAP TANGGUNG
JAWAB KEPADA
KONSUMEN
The Company’s
Commitment to Show
Responsibility to
Consumers
305 Program Kemitraan
296 Mekanisme Pelaporan
300
322 KOMITMEN PERUSAHAAN
Anggaran
Activities and Budget
Realization
Pelanggaran
Sanction for Each Type of
Violation
VI.19
PERUSAHAAN TERHADAP III.2.h.1.c
PENGEMBANGAN SOSIAL
KEMASYRAKATAN
The Company’s
Commitment on
Community Development
313 Kebijakan
Policy
313 Pelaksanaan Kegiatan
Activities
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
13
Ikhtisar Bisnis
2016
2016 Key Performance
41,04%
26,58%
Piutang berbasis bunga naik
Increase in interest-based receivables
Piutang usaha berbasis bunga naik 41,04%, sebagai
akibat dari bertambahnya jumlah pembiayaan yang
disalurkan Perusahaan.
Interest-based receivables increased by 41.04%,
influenced by the increase in total loans disbursed by the
Company.
Kontribusi terhadap negara melalui pajak naik
Increase in contribution to the state through tax
Jumlah kumulatif pajak yang dibayarkan oleh
Perusahaan meningkat 26,58%, sebagai wujud
ketaatan Perusahaan untuk berkontribusi terhadap
negara.
Total cumulative tax paid by the Company increased by
26.58%, as compliance by the Company to contribute to
the state.
Piutang Berbasis Bunga (dalam juta Rupiah)
Interest-based Receivables (in million Rupiah)
Kumulatif Pembayaran Pajak (dalam juta Rupiah)
Cumulative Tax Payment (in million Rupiah)
34.996
455.203
359.612
24.813
21.841
19.354
230.530
17.364
248.488
179.164
2012 2013 2014 2015 2016
2012 2013 2014 2015 2016
Kerja Sama Pembiayaan 2016
Financing Cooperation in 2016
Sepanjang tahun 2016, Perseroan telah menyalurkan
pembiayaan kepada sejumlah institusi perbankan seperti
tertera di bawah ini:
Bank
Throughout 2016, the Company provided lending to a
number of financial institutions as follows:
Nominal
Bank
Bank Umum
Rp4.500.000.000.000
Conventional Bank
BPD
Rp941.000.000.000
Regional Development Bank
Bank Syariah
Rp200.000.000.000
Sharia Bank
Total
Rp5.641.000.000.000
Total
14
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
Penyaluran Pinjaman
8.320.704
7.842.520
6.501.236
6.230.475
4.778.704
Loans
Efek
1.041.546
751.680
996.970
543.063
331.158
Securities
Fixed Assets and Other
Assets
749.256
97.337
124.679
87.515
85.477
6.598.065
4.848.841
5.569.042
4.686.452
3.531.041
Liabilities
63.655
56.755
48.545
37.495
49.911
Current Liabilities
6.526.867
4.784.471
5.514.781
4.644.135
3.477.300
Debt Securities
7.543
7.615
5.716
4.822
3.830
Other Liabilities
Ekuitas
6.524.225
5.212.329
3.964.242
2.790.942
2.647.607
Equity
Modal Disetor
5.000.000
4.000.000
3.000.000
2.000.000
2.000.000
Paid-in Capital
Laba–Telah Ditentukan
Penggunaanya
605.000
480.000
380.000
310.000
240.000
Retained Earnings–
Appropriated
Laba–Belum Ditentukan
Penggunannya
919.225
732.329
584.242
480.942
407.607
Retained Earnings–
Unappropriated
Laporan Laba Rugi dan
Penghasilan Komprehensif Lain
Statements of Profit or Loss and Other
Comprehensive Income
dalam jutaan Rupiah
Laba Dasar dan Dilusian
per Saham Pemilik Entitas
(dalam Rupiah penuh)
Consolidated Financial Statement
Current Assets
Total Penghasilan
Komprehensif Tahun
Berjalan
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
Assets
983.309
Penghasilan Komprehensif
Lain
Corporate Data
6.178.648
616.341
Laba Bersih
Data Perusahaan
7.477.394
Beban dan Pajak
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Description
1.910.399
Pendapatan
Corporate Social Responsibility Report
2012
9.533.284
Keterangan
Corporate Governance Report
2013
1.369.633
Liabilitas Lainnya
Laporan Tata Kelola Perusahaan
2014
10.061.170
Surat Utang
Analisis & Pembahasan Manajemen
2015
3.010.784
Liabilitas Lancar
Management Discussion & Analysis
2016
13.122.290
Liabilitas
Company Profile
in million Rupiah
Aset Lancar
Aset Tetap dan Lainnya
Profil Perusahaan
Aset
Laporan Manajemen
Statements of Financial Position
dalam jutaan Rupiah
Keterangan
Management Report
Laporan Posisi Keuangan
Pertumbuhan Kinerja 2016
Financial Highlights
2016 Performance Growth
Ikhtisar Keuangan
in million Rupiah
2016
2015
2014
2013
2012
Description
979.894
825.826
675.085
537.666
435.989
Income
(662.613)
(578.064)
(501.786)
(392.927)
(295.584)
Expenses and Taxes
317.281
247.762
173.299
144.739
140.405
Net Income
(5.384)
325
–
–
–
Other Comprehensive Income
311.897
248.087
173.299
144.739
140.405
Total Comprehensive Income
for the Year
86.531
90.095
86.650
72.370
70.202
Basic and Diluted Earnings
per Share Entity (full Rupiah
amount)
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
15
Ikhtisar Keuangan
Financial Highlights
Rasio Keuangan
Keterangan
Penyaluran Dana terhadap
Jumlah Modal Disetor
Financial Ratios
2016
2015
2014
2013
2012
Description
6,85x
6,75x
7,30x
5,50x
4,26x
Primary Market Financing to
Capital Ratio
Marjin Keuntungan
41,29%
38,03%
32,85%
35,08%
41,14%
Profit Margin
BOPO
58,71%
61,97%
67,15%
64,92%
58,86%
Operating Expenses to
Operating Income
5,74%
5,88%
5,85%
5,19%
5,30%
Return on Equity (annually)
1,63
1,59x
2,76x
2,32x
1,74
Debt to equity (x)
Rasio Laba (Rugi) terhadap
Jumlah Aset
2,62%
2,46%
1,82%
1,94%
2,27%
Profit (Loss) to Total Asset
Ratio
Rasio Laba (Rugi) terhadap
Pendapatan
32,38%
30,00%
25,67%
26,92%
32,20
Profit (Loss) to Revenue Ratio
Rasio Kas
142,20%
193,58%
137,37%
74,70%
72,39%
Cash Ratio
Rasio Lancar
Laba terhadap Ekuitas
(disetahunkan)
Hutang terhadap Ekuitas (x)
322,11%
546%
236%
265%
206,04%
Current Ratio
Rasio Liabilitas terhadap
Ekuitas
1,01x
0,93x
1,40x
1,68x
1,33x
Liabilities to Equity Ratio
Rasio Liabilitas terhadap
Jumlah Aset
0,50x
0,48x
0,58x
0,63x
0,57%
Liabilities to Total Assets
Ratio
TAX PAYMENT TO THE
STATE
PEMBAYARAN PAJAK KE
NEGARA
(dalam juta Rupiah)
(in million Rupiah)
Per Tahun
95.591
75.124
53.958
51.366
41.746
Yearly
Kumulatif
455.203
359.612
284.488
230.530
179.164
Cumulative
16
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
Corporate Social Responsibility Report
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Data
Data Perusahaan
Consolidated Financial Statement
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
8.062
Corporate Governance Report
12.017
Laporan Tata Kelola Perusahaan
11.091
Analisis & Pembahasan Manajemen
16.546
Management Discussion & Analysis
14.597
Company Profile
20.238
Profil Perusahaan
20.252
Laporan Manajemen
27.393
Management Report
Aliran Dana Kumulatif dari Penyaluran Pinjaman dan Sekuritisasi (dalam juta Rupiah)
Cumulative Flow of Funds from Loans and Securitization Disbursements (in million Rupiah)
Pertumbuhan Kinerja 2016
Operational Performance Highlights Graphic
2016 Performance Growth
Grafik Ikhtisar Kinerja
Keuangan Operasional
8.510
5.258
3.301
1.849
405
939
1.347
502
5.555
7.155
3.303
5.455
2.049
1.252
5.655
3.955
1.955
2.955
200720082009 2010 2011 2012 2013 2014 2015 2016
Keterangan
Description
2007
2008
2009
2010
2011
2012
Underlying Transaksi
Sekuritisasi KPR
Underlying Mortgage
Securitization Transaction
–
–
Underlying Transaksi
Pembiayaan
Underlying Lending
Transaction
9.255
Total Debitur KPR
Total Mortgage Debtors
9.255
2013
2014
2015
2016
20.174
53.837
73.647
99.489
133.941
167.114
173.461
187.755
34.505
42.655
65.465
90.817
132.833
175.931
210.103
246.859
315.038
34.505
62.829
119.302
164.464
232.322
309.872
377.217
420.320
502.793
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
17
Grafik Ikhtisar Keuangan
Financial Highlights Graphic
Liabilitas (dalam miliar Rupiah)
Liabilities (in billion Rupiah)
Aset (dalam miliar Rupiah)
Assets (in billion Rupiah)
6.598
13.122
10.061
5.569
9.533
4.849
4.686
3.531
7.477
6.179
2012 20132014 20152016
2012 20132014 20152016
Pendapatan (dalam miliar Rupiah)
Income (in billion Rupiah)
Laba Bersih (dalam miliar Rupiah)
Net Income (in billion Rupiah)
979,89
317
825,83
248
675,09
173
140
537,67
145
436,00
2012 20132014 20152016
Ekuitas
2012 20132014 20152016
Aliran Dana kepada Penyalur KPR (Kumulatif)
(dalam miliar Rupiah)
Equity (in billion Rupiah)
(dalam miliar Rupiah)
Funds Flow to Mortgage Lenders (Cumulative)
6.524
(in billion Rupiah)
27.393
5.212
20.252
3.964
2.648
16.546
2.791
12.017
8.510
2012 20132014 20152016
18
2012 20132014 20152016
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
Analisis & Pembahasan Manajemen
Corporate Governance Report
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Corporate Social Responsibility Report
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Data
Data Perusahaan
Consolidated Financial Statement
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
19
Management Discussion & Analysis
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
Company Profile
Therefore SMF in the 2016 Annual Report and also in the
previous years does not present the information on:
1. Market Capitalization
2. Highest, lowest, and closing prices based on the stock
Exchange
3. Share trading volume.
Profil Perusahaan
Dengan demikian SMF pada Laporan Tahunan 2016, dan
juga tahun-tahun sebelumnya tidak menyajikan informasi
mengenai:
1. Kapitalisasi Pasar
2. Harga tertinggi, terendah dan penutupan saham
berdasarkan Bursa Efek
3. Volume perdagangan saham.
Laporan Manajemen
Up to the end of 2016, all shares of the Company are
owned by the Government of the Republic of Indonesia,
thus SMF does not issue shares to the public.
Management Report
Hingga akhir tahun 2016, seluruh saham Perseroan dimiliki
oleh Pemerintah Republik Indonesia, sehingga SMF tidak
menerbitkan saham kepada publik
Pertumbuhan Kinerja 2016
Stock Highlights
2016 Performance Growth
Ikhtisar Saham
Ikhtisar Obligasi
Bonds Highlights
Sesuai Peraturan Presiden No. 19 Tahun 2005 yang
terakhir diubah dengan Peraturan Presiden No. 101
tahun 2016 dan dalam rangka peningkatan kapasitas
pembiayaan
perumahan,
Perseroan
memberikan
pinjaman jangka menengah/panjang kepada penyalur
pembiayaan perumahan yang pendanaannya bersumber
dari ekuitas, untuk kemudian digantikan dengan dana dari
hasil penerbitan surat utang.
In accordance to Presidential Regulation No. 19 Year
2005 and refined by Presidential Regulation No. 101 Year
2016 and in order to improve the capacity of housing
finance, the Company provided medium/long term loans
to mortgage distributors from funds coming from equity,
later to be replaced by funds from the issuance of debt
securities.
Surat utang yang diterbitkan oleh Perseroan dilakukan
melalui penawaran umum (obligasi) dan penawaran
terbatas (medium term notes/MTN). Perseroan sudah
menerbitkan surat utang semenjak tahun 2009. Hingga
tahun 2016 sudah menerbitkan sebanyak 25 kali dengan
total Rp15,042 triliun terdiri dari 17 kali penerbitan
melalui penawaran umum sebesar Rp12,184 triliun dan
8 (delapan) kali penerbitan dengan penawaran terbatas
sebesar Rp2,858 triliun.
Debt securities issued by the Company are done both
through public offering (bonds) and private offering
(medium term notes/MTN). The Company has issued
debt securities 25 times since 2009, with total of Rp15.042
trillion raised up to end of 2016, consisting of 17 public
offerings of Rp12.184 trillion and 8 (eight) limited offerings
of Rp2.858 trillion.
Penerbitan surat utang ini bagian dari upaya pengelolaan
likuiditas Perseroan untuk menjalankan amanat Peraturan
Presiden No.19/2005 yang terakhir diubah dengan perpres
No.101/2016 tentang Pembiayaan Sekunder Perumahan.
Dalam peraturan disebutkan bahwa Perseroan dapat
memberikan fasilitas pinjaman jangka menengah/panjang
kepada bank dan/atau lembaga keuangan lainnya untuk
disalurkan kepada KPR dengan menggunakan ekuitas
terlebih dahulu untuk kemudian digantikan dana dari hasil
penerbitan surat utang sehingga terjadi kelipatan dalam
penyalurannya.
The issuance of debt securities is part of the effort to
manage the liquiduty of the Company, pursuant to the
mandate of Presidential Regulation No. 19 Year 2005
and refined by Presidential Regulation No. 101 Year
2016 on Secondary Mortgages. The reguation states that
the Company may provide mid-term/long-term lending
facilities to banks or other financial institutions to be
disbursed to mortgage lenders by using funds from its
equity first. Subsequently, the funds will be replenished
with funds from the issuance of bonds to obtain multiplysourced funds for disbursements.
20
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
255.000.000.000
7,500%
5 Tahun/years
27 Desember 2012
December 27, 2012
27 Desember 2017
December 27, 2017
Obligasi Berkelanjutan II Tahap I
Continuous Public Offering Bonds II
Tranche I
Seri C
C Series
175.000.000.000
8,000%
7 Tahun/years
27 Desember 2012
December 27, 2012
27 Desember 2019
December 27, 2019
Obligasi Berkelanjutan II Tahap II
Continuous Public Offering Bonds II
Tranche II
Seri C
C Series
736.000.000.000
7,600%
5 Tahun/years
21 Maret 2013
March 21, 2013
21 Maret 2018
March 21, 2018
Obligasi Berkelanjutan II Tahap II
Continuous Public Offering Bonds II
Tranche II
Seri D
D Series
100.000.000.000
7,800%
7 Tahun/years
21 Maret 2013
March 21, 2013
21 Maret 2020
March 21, 2020
Obligasi Berkelanjutan II Tahap III
Continuous Public Offering Bonds II
Tranche III
Seri B
B Series
237.000.000.000
10,000%
3 Tahun/years
27 Maret 2014
March 27, 2014
27 Maret 2017
March 27, 2017
Obligasi Berkelanjutan II Tahap V
Continuous Public Offering Bonds II
Tranche V
Seri B
B Series
753.000.000.000
10,000%
3 Tahun/years
16 Desember 2014
December 16, 2014
16 Desember 2017
December 16, 2017
Obligasi Berkelanjutan III Tahap I
Continuous Public Offering Bonds III
Tranche I
Seri B
B Series
85.000.000.000
9,250%
3 Tahun/years
7 Juli 2015
July 7, 2015
7 Juli 2018
July 7, 2018
Obligasi Berkelanjutan III Tahap III
2015
Continuous Public Offering Bonds III
Tranche III 2015
Non Seri
Non
Series
600.000.000.000
9,25%
370 hari/days
23 December 2015
December 23, 2015
3 Januari 2017
January 3, 2017
Obligasi Berkelanjutan III Tahap IV
2016
Continuous Public Offering Bonds III
Tranche IV 2016
Seri A
A Series
330.000.000.000
8,600%
370 hari/days
11 Maret 2016
March 11, 2016
21 Maret 2017
March 21, 2017
Obligasi Berkelanjutan III Tahap IV
2016
Continuous Public Offering Bonds III
Tranche IV 2016
Seri B
B Series
300.000.000.000
9,125%
3 Tahun/years
11 Maret 2016
March 11, 2016
11 Maret 2019
March 11, 2019
Obligasi Berkelanjutan III Tahap V
2016
Continuous Public Offering Bonds III
Tranche V 2016
Seri A
A Series
488.000.000.000
7,600%
370 hari/days
17 Juni 2016
June 17, 2016
27 Juni 2017
June 27, 2017
Obligasi Berkelanjutan III Tahap V
2016
Continuous Public Offering Bonds III
Tranche V 2016
Seri B
B Series
457.000.000.000
8,200%
3 Tahun/years
17 Juni 2016
June 17, 2016
17 Juni 2019
June 17, 2019
Obligasi Berkelanjutan III Tahap VI
2016
Continuous Public Offering Bonds III
Tranche VI 2016
Non Seri
Non
Series
1.176.000.000.000
8,600%
5 Tahun/years
27 September 2016
September 27, 2016
27 September 2021
September 27, 2021
6.530.000.000.000
8,48%
Total
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
21
Consolidated Financial Statement
Seri B
B Series
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
Obligasi Berkelanjutan II Tahap I
Continuous Public Offering Bonds II
Tranche I
Corporate Data
25 April 2017
April 25, 2017
Data Perusahaan
25 April 2012
April 25, 2012
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
5 Tahun/years
Corporate Social Responsibility Report
7,550%
Corporate Governance Report
838.000.000.000
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Seri C
C Series
Analisis & Pembahasan Manajemen
Obligasi Berkelanjutan I Tahap II
Continuous Public Offering Bonds I
Tranche II
Management Discussion & Analysis
Jatuh Tempo
Maturity Date
Company Profile
Penerbitan
Issuance
Profil Perusahaan
Jangka Waktu
Tenor
Laporan Manajemen
Suku Bunga
Interest Rate
Nominal (Rp)
Management Report
Seri
Series
Pertumbuhan Kinerja 2016
Surat Utang
Bonds
The following is the balance of the Company’s debt
securities up to the end of 2016:
2016 Performance Growth
Saldo surat utang Perseroan pada akhir tahun 2016 adalah
sebagai berikut:
Aksi Korporasi
Corporate Action
Sepanjang 2016, Perseroan telah menerbitkan surat utang
sebesar Rp2,75 triliun dalam rangka pengembangan pasar
pembiayaan sekunder perumahan melalui penyaluran
pembiayaan kepada penyalur KPR di pasar primer.
Kegiatan usaha ini akan mendorong makin banyaknya
penyalur KPR yang memiliki portofolio KPR yang kelak
dapat disekuritisasi.
Throughout 2016, the Company issued debt securities of
Rp2.75 trillion to develop the secondary mortgage market
through loan disbursements to mortgage lenders in the
primary mortgage market. This activity will increase
the number of mortgage lenders that have mortgage
portfolios with potential to be securitized.
Surat utang yang diterbitkan Perseroan pada tahun 2016
memiliki jangka waktu 370 hari hingga 5 tahun, disesuaikan
dengan permintaan pasar pembiayaan KPR, Surat utang
tersebut diterbitkan melalui penawaran umum obligasi
berkelanjutan III tahap 4, 5 dan 6.
Debt securities issued by the Company in 2016 have a
tenor from 370 days up to 5 years, varying in accordance
the market demand for mortgage financing. The debt
securities were issued through the continuous bond III
phase 4, 5, and 6.
Berikut ini rincian surat utang yang diterbitkan pada tahun
2016:
The following are the details of the debt securities issued
in 2016:
Surat Utang
Bonds
Obligasi Berkelanjutan III Tahap IV 2016
Continuous Public Offering Bonds III
Tranche IV 2016
Obligasi Berkelanjutan III Tahap V 2016
Continuous Public Offering Bonds III
Tranche V 2016
Obligasi Berkelanjutan III Tahap VI 2016
Continuous Public Offering Bonds III
Tranche VI 2016
Total
22
Nominal (Rp)
Suku
Bunga
Interest
Rate
Jangka Waktu
Tenor
Seri A
A Series
330.000.000.000
8,600%
Seri B
B Series
300.000.000.000
Seri A
A Series
Penerbitan
Issuance
Jatuh Tempo
Maturity Date
Peringkat
Rating
370 hari/days
11 Maret 2016
March 11, 2016
21 Maret 2017
March 21, 2017
AA+
9,125%
3 Tahun/years
11 Maret 2016
March 11, 2016
11 Maret 2019
March 11, 2019
AA+
488.000.000.000
7,600%
370 hari/days
17 Juni 2016
June 17, 2016
27 Juni 2017
June 27, 2017
AA+
Seri B
B Series
457.000.000.000
8,200%
3 Tahun/years
17 Juni 2016
June 17, 2016
17 Juni 2019
June 17, 2019
AA+
Non Seri
Non
Series
1.176.000.000.000
8,600%
5 Tahun/years
27 September
2016
September 27,
2016
27 September
2021
September 27,
2021
AA+
Seri
Series
2.751.000.000.000
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
370 hari/days
7 Juli 2015
July 7, 2015
7 Juli 2016
July 7, 2016
Obligasi Berkelanjutan III Tahap II
Continuous Public Offering Bonds III Tranche
II
Non Seri
Non
Series
472.000.000.000
8,90%
370 hari/days
18 November 2015
November 18, 2015
28 November 2016
November 28, 2016
1.010.000.000.000
Kronologi Penerbitan Efek
Securities Listing Chronology
Pada tahun 2016, Perseroan melakukan aksi korporasi
terkait penerbitan Efek Beragun Aset berbentuk Surat
Partisipasi (EBA-SP) selaku penerbit. Penerbitan EBA-SP
ini sesuai dengan ketentuan dari Otoritas Jasa Keuangan
(POJK) No. 23/POJK.04/2014 tentang Pedoman Penerbitan
dan Pelaporan Efek Beragun Aset berbentuk Surat
Partisipasi (EBA-SP) dalam rangka Pembiayaan Sekunder
Perumahan.
In 2016, the Company performed corporate actions related
to the issuance of the Residential Mortgage-Backed
Securities in a Participation Certificate (RMBS-PC). The
issuance of RMBS-PC was in accordance with Financial
Services Authority (OJK) Regulation No. 23/POJK.04/2014
on the Guidelines for the Issuance and Reporting of
Residential Mortgage-Backed Securities in Participation
Certificates (RMBS-PC) for Secondary Mortgages.
Berikut ini rinciannya:
No
Nilai EBA-SP
Value RMBS-PC
Rp Juta | Rp Million
1
500
2
1.000
The following are the details:
Penyalur KPR–
Mitra Kerja Sama
Mortgage Distributors–
Partners of Cooperation
Tanggal Pencatatan
Recording Date
Peringkat
Rating
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
26 Agustus 2016
August 26, 2016
AAA
PT Pemeringkat Efek Indonesia
1 November 2016
November 1, 2016
AAA
PT Pemeringkat Efek Indonesia
PT Bank Tabungan Negara
(Persero) Tbk
Consolidated Financial Statement
8,60%
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
415.000.000.000
Corporate Data
Seri A
A Series
Data Perusahaan
Obligasi Berkelanjutan III Tahap I
Continuous Public Offering Bonds III Tranche I
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
21 Maret 2016
March 21, 2016
Corporate Social Responsibility Report
21 Maret 2013
March 21, 2013
Corporate Governance Report
3 Tahun/years
Laporan Tata Kelola Perusahaan
7,300%
Analisis & Pembahasan Manajemen
123.000.000.000
Management Discussion & Analysis
Jatuh Tempo
Maturity Date
Company Profile
Penerbitan
Issuance
Profil Perusahaan
Seri B
B Series
Suku Bunga
Interest Rate
Laporan Manajemen
Obligasi Berkelanjutan II Tahap II
Continuous Public Offering Bonds II Tranche II
Total
Jangka Waktu
Tenor
Nominal (Rp)
Management Report
Seri
Series
Pertumbuhan Kinerja 2016
Surat Utang
Bonds
While the details for debt securities maturing in 2016 are
as follows:
2016 Performance Growth
Sedangkan rincian surat utang yang jatuh tempo pada
2016 adalah sebagai berikut:
Lembaga Pemeringkat
Agencies
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
23
Peristiwa Penting 2016
2016 Event Highlights
28
Januari
January
29
Februari
February
Konferensi pers pemaparan kinerja 2015
dan Rencana Kerja 2016.
Kerja sama Refinancing KPR dengan Bank
Riau Kepri senilai Rp190 miliar.
Press Conference on 2015 Performance
and 2016 Work Plan Expose.
Mortgage Refinancing Cooperation with
Bank Riau Kepri in the amount of Rp190
billion .
11
Maret
March
Menerbitkan PUB III Tahap IV Sebesar
Rp630 miliar melalui Penawaran Umum
Berkelanjutan III Sarana Multigriya
Finansial Tahap IV tahun 2016 yang
merupakan surat utang ke-23.
Issuance of PUB III Phase IV in the
amount of Rp630 billion through the 2016
Continuous Public Offering III Phase IV of
Sarana Multigriya Finansial, which is the
23rd Debt Securities.
13
Februari
February
Inhouse Training kepada Pegawai Bank
Kalbar pada 13-14 Februari 2016.
Inhouse training for Bank Kalbar employees
on 13-14 February 2016.
3
Maret
March
Seminar nasional bertajuk “EBA-Surat Partisipasi Syariah sebagai Diversifikasi
Efek Syariah di Pasar Modal” yang diselenggarakan oleh Ikatan Ahli Ekonomi Islam
Indonesia (IAEI) yang bekerja sama dengan PT Sarana Multigriya Finansial (Persero),
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk dan Bursa Efek Indonesia.
National seminar with the theme “EBA-Sharia Participation Certificate as a
Diversification of Sharia Securities in the Capital Market”, which was organized
by the Indonesian Islamic Economy Expert Association (IAEI) in collaboration
with PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) or SMF, PT Bank Tabungan Negara
(Persero) Tbk and the Indonesia Stock Exchange.
19
Februari
February
Kerja sama Refinancing dengan BTN senilai
Rp1 triliun.
Refinancing Cooperation with BTN in the
amount of Rp1 trillion.
24
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
Consolidated Financial Statement
25
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
Corporate Data
Dissemination of RMBS-PC to Financial
Institutions with the Theme “RMBS-PC as
a Source of Funding for Housing Financing
to Support the One Million Home
Government Program”.
Data Perusahaan
Ananta Wiyogo becomes the President Director, replacing Raharjo Adisusanto.
Heliantopo becomes a Director of Securitization of Finance, replacing Sutomo.
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Ananta Wiyogo menjadi Direktur Utama, menggantikan Raharjo Adisusanto.
Heliantopo menjadi Direktur Sekuritisasi dan Pembiayaan, menggantikan Sutomo.
Corporate Social Responsibility Report
August
Corporate Governance Report
Agustus
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Sosialisasi EBA-SP kepada Pelaku Usaha
Jasa Keuangan dengan tema “EBA
SP sebagai Sumber Dana Pembiayaan
Perumahan dalam Mendukung Program
Pemerintah Satu Juta Rumah”.
25
Analisis & Pembahasan Manajemen
August
Management Discussion & Analysis
Agustus
Company Profile
11
Profil Perusahaan
Launching of HFIS (Housing Finance Information System), and
the Submission of SMF Mortgage SOP Document for BPD to the
Local Development Bank Association (Asbanda), in conjuction with
the 11th Annniversary of SMF. The submission of the Mortgage
Document SOP is a follow up of the MoU signing between the
Ministry of PUPR, PT SMF, and Asbanda, on 17 December 2015. The
guidelines can be utilized as a reference for BPDs in various regions
in Indonesia in disbursing mortgages. HFIS is an information system
that presents all data and information relevant to the housing
market, as well as housing financing in Indonesia from various
integrated sources.
Laporan Manajemen
Peluncuran HFIS (Housing Finance Information System), dan
Penyerahan SOP Dokumen KPR SMF untuk BPD kepada Asosiasi
Bank Pembangunan Daerah (Asbanda), bersamaan dengan HUT
SMF ke-11. Penyerahan SOP Dokumen KPR tersebut merupakan
tindak lanjut dari penandatanganan MoU antara Kementerian PUPR,
PT SMF serta Asbanda, pada 17 Desember 2015. Nantinya Pedoman
tersebut dapat digunakan sebagai acuan oleh BPD di berbagai
daerah di Indonesia dalam menyalurkan KPR. HFIS merupakan
sebuah sistem informasi yang menyuguhkan seluruh data dan
informasi terkait pasar perumahan, serta pembiayaan perumahan di
Indonesia dan berbagai sumber yang terintegrasi.
Management Report
July
Pertumbuhan Kinerja 2016
Juli
2016 Performance Growth
22
Peristiwa Penting 2016
2016 Event Highlights
28
Agustus
August
Pencatatan EBA-SP SMF-BMRI 01 di Pasar
Modal, kerja sama SMF dan Bank Mandiri.
Registration of RMBS-PC SMF-BMRI 01 in
the Capital Market, cooperation of SMF
and Bank Mandiri.
24
31
Agustus
August
Penandatanganan kerja sama dengan
Korea Housing Finance Corporation
(KHFC), terkait Penelitian dan Program di
Bidang Perumahan.
Cooperation signing with Korea Housing
Finance Corporation (KHFC), related to
Research and Program in the Housing
Sector.
Oktober
October
Program PKBL SMF, Pemeriksaan Gigi yang dilakukan secara estafet masuk rekor dunia.
Kegiatan dilakukan SMF bekerja sama dengan PT PII (Persero), dan Yayasan Inspirasi
Anak Bangsa (YIAB).
SMF’s PKBL Program, Relay Dental Examination was put in the world record. The activity
was conducted by SMF in cooperation with PT PII (Persero), and Yayasan Inspirasi Anak
Bangsa (YIAB)
26
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
28
September
September
SMF bersama 5 BUMN dan Lembaga di
Bawah Kemenkeu memberikan bantuan
untuk korban banjir Garut.
SMF with 5 SOEs and Institutions under
the Ministry of Finance provided assistance
for the flood victim in Garut.
Dissemination of BPD Mortgage
Disbursement Capacity Improvement.
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
27
Consolidated Financial Statement
Sosialisasi Peningkatan Kapasitas
Penyaluran KPR BPD.
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
FGD on Government Fiscal Expense
Decrease Academic Studies on the FLPP
and SSB Programs.
November
Corporate Data
FGD Kajian Akademik Penurunan Beban
Fiskal Pemerintah pada Program FLPP dan
SSB.
November
Data Perusahaan
November
24
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
November
Corporate Social Responsibility Report
21
Corporate Governance Report
SMF’s Mortgage Development FGD to
support the One Million Home Government
Program.
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Initial listing of the Residential Mortgage-Backed Securities, in the form of Participation
Certificate (RMBS-PC) “SMF-BTN 02” in the Indonesian Stock Exchange with a AAA rating
from PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo).
Analisis & Pembahasan Manajemen
FGD Pengembangan KPR SMF untuk
mendukung Program Sejuta Rumah
Pemerintah.
Management Discussion & Analysis
Pencatatan perdana atas Efek Beragun Aset berbentuk Surat Partisipasi (EBA-SP) “SMFBTN 02” di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan peringkat AAA dari PT Pemeringkat Efek
Indonesia (Pefindo).
Company Profile
November
Profil Perusahaan
November
Laporan Manajemen
November
Management Report
23
November
Pertumbuhan Kinerja 2016
9
2016 Performance Growth
Peristiwa Penting 2016
2016 Event Highlights
Penghargaan dan Sertifikasi
Awards and Certification
Juara ke-3 Kategori
BUMN Keuangan Listed,
Annual Report Award
2016
3rd Place Listed Financial
SOE Category, Annual
Report Awards 2016
28
The Strategic Institution
Home Financing–Properti
Indonesia Award
2016, Majalah Properti
Indonesia
Predikat Sangat
Bagus–BUMN di Bawah
Kementerian Keuangan,
Infobank BUMN Awards
2016, Majalah Infobank
Kemitraan Utama
Nasional, BTN Property
Awards 2016, Bank BTN
Kemitraan Utama
Nasional, BTN Property
The Strategic Institution
An “Excellent” Predicate– Awards 2016, Bank BTN
Home Financing–Property SOE under the Ministry of
Indonesia Award 2016,
Finance, Infobank BUMN
Properti Indonesia
Awards 2016, Infobank
Magazine
Magazine
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
Program PKBL SMF yaitu
pemeriksaan gigi secara
estafet selama 4 hari
berhasil memecahkan rekor
dunia dan rekor MURI untuk
kategori “Pembersihan
Karang Gigi Terbanyak
secara Estafet”
PKBL SMF program in
the form of relay dental
examinations done over 4
days which broke the World
Record and was awarded
by the Indonesian World
Record Museum (MURI) for
the “Most Teeth Cleaning
Done in a Relay” category
Analisis & Pembahasan Manajemen
Corporate Governance Report
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Corporate Social Responsibility Report
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Data
Data Perusahaan
Consolidated Financial Statement
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
29
Management Discussion & Analysis
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
Company Profile
Award Category “Best
2016 Bonds–Financial
Bonds”, 2016 Indonesian
Financial Icon Awards,
Investor and Infovesta
Magazines
The Strategic Institution
Home Financing–Properti
Indonesia Award 2016,
Properti Indonesia
Magazine
Profil Perusahaan
Special Mention as A
Company Supporting
Sustainable Housing
Financing–Indonesia
Multifinance Consumer
Choice Award 2016,
Warta Ekonomi Magazine
The Strategic Institution
Home Financing–Properti
Indonesia Award
2016, Majalah Properti
Indonesia
Laporan Manajemen
Penghargaan Kategori
“Obligasi Terbaik 2016–
Obligasi Keuangan”,
di Tokoh Finansial
Indonesia 2016 Awards,
dari Majalah Investor dan
Infovesta
Management Report
2nd Best GCG with An
“Excellent” Predicate
for Unlisted Company
(Persero) in Indonesia,
Indonesia Good
Corporate Governance
Award-II-2016, Economic
Review Magazine
Special Mention as A
Company Supporting
Sustainable Housing
Financing–Indonesia
Muntifinance Consumer
Choice Award 2016,
Majalah Warta Ekonomi
Pertumbuhan Kinerja 2016
The Best Creative
Competition Strategy–
BUMN Award 2016 from
BUMN Magazine Track,
Rumah Perubahan and
Arrbey Consulting
GCG terbaik ke-2 dengan
Predikat Sangat Baik
Perusahaan Non Tbk
(Persero) di Indonesia,
Indonesia Good
Corporate Governance
Award-II-2016, Majalah
Economic Review
2016 Performance Growth
The Best Creative
Competition Strategy–
BUMN Award 2016 dari
Majalah BUMN Track,
Rumah Perubahan dan
Arrbey Consulting
Laporan Dewan Komisaris
Report from the Board of Commissioners
Mariatul Aini
Plt. Komisaris
Acting Commissioner
30
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
Corporate Data
Consolidated Financial Statement
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
31
Data Perusahaan
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
As to the performance of PT Sarana Multigriya Finansial
(Persero) in 2016, the Board of Commissioners realizes
that the business journey was characterized by challenges,
Corporate Social Responsibility Report
Untuk kinerja usaha PT Sarana Multigriya Finansial
(Persero) di tahun 2016, Dewan Komisaris menyadari
bahwa perjalanan kegiatan bisnis diwarnai beragam
Corporate Governance Report
The purpose of the duties of the Board of Commissioners
is to support the Company’s performance in order to meet
targets and achieve the vision and mission, all within the
corridor of good corporate governance.
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Tujuan dari tugas yang melekat pada Dewan Komisaris ini
adalah untuk mendukung kinerja Perseroan agar mampu
memenuhi target serta visi dan misi yang telah ditetapkan.
Kendati demikian, tetap dalam koridor tata kelola
perusahaan yang baik.
Analisis & Pembahasan Manajemen
In line with the duties and responsibilities of the Board of
Commissioners, as stated in the Law No. 40 of 2007 on
Limited Liability Companies, the Board of Commissioners
must supervise policy management and the management
in general, both regarding the Company and the Company’s
business, as well as provide advice to the Board of Directors.
Management Discussion & Analysis
Sejalan dengan tugas dan tanggung jawab yang melekat
kepada Dewan Komisaris, seperti tertuang dalam UndangUndang Perseroan Terbatas No. 40 Tahun 2007, yaitu
melakukan pengawasan atas kebijakan pengurusan,
jalannya pengurusan pada umumnya, baik mengenai
Perseroan maupun usaha Perseroan, serta memberi
nasihat kepada Direksi.
Company Profile
We would like to extend our best wishes, may we always
be given good health and continuity in our daily activities.
On this occasion, allow us to present the report on the
performance of the Board of Commissioners for the year
ended December 31, 2016.
Profil Perusahaan
Salam sejahtera kami sampaikan, semoga kita senantiasa
diberikan kesehatan dan kelancaran dalam beraktivitas.
Pada kesempatan ini, izinkan kami menyampaikan Laporan
atas kinerja Dewan Komisaris untuk tahun buku yang
berakhir 31 Desember 2016.
Laporan Manajemen
Distinguished Stakeholders,
Management Report
Para Pemangku Kepentingan yang Terhormat,
Pertumbuhan Kinerja 2016
The Board of Commissioners realized that the macro economic conditions
provided a great challenge for management, given the Company’s business
is in the financial sector. However, as we have seen, the SMF performance
remained solid due to the right business strategy as implemented by
the Board of Directors, as well as solid management. This matter was
demonstrated through positive business performance indicators.
2016 Performance Growth
Dewan Komisaris menyadari bahwa kondisi perekonomian
secara makro memberikan tantangan yang sangat besar
bagi manajemen, apalagi mengingat bisnis Perseroan
bergerak di sektor keuangan. Namun, sepanjang kami
mengawasi, kinerja SMF tetap solid berkat strategi
bisnis yang tepat, yang diimplementasikan oleh Direksi
serta manajemen yang solid. Hal itu ditunjukkan melalui
indikator kinerja usaha yang positif.
Laporan Dewan Komisaris
Report from the Board of Commissioners
tantangan yang tidak mudah, terutama dari sisi eksternal.
Pertumbuhan perekonomian global dan regional
mengalami perlambatan. Di antara penyebabnya, tekanan
dari harga komoditas di pasar internasional yang masih
melemah.
especially arising from external factors. The global and
regional economic experienced a slow growth, caused in
part by weakening commodity prices.
Indonesia yang menganut sistem perekonomian terbuka,
tentu harus menerima risiko yang timbul dari situasi
perekonomian global tersebut. Seperti disampaikan Badan
Pusat Statistik, nilai ekspor kumulatif Indonesia hingga
November 2016 hanya sebesar USD130,65 miliar, turun
5,63% dibandingkan periode yang sama tahun 2015.
As a nation that embraces an open economy, Indonesia
has to accept the risks arising from the global economic
situation. As mentioned by the Central Bureau of Statistics,
the cumulative value of Indonesian exports up to November
2016 amounted to USD130.65 billion, decreasing by 5.63%
compared to the same period in 2015.
Dinamika yang terjadi pada kegiatan perdagangan
internasional tersebut menjadi salah satu faktor penting
yang menekan kinerja perekonomian nasional. Bahkan di
sektor keuangan sempat terjadi likuiditas ketat, walaupun
tidak berlangsung lama.
The dynamics of international trade has become one
of the important factors that reduce the performance
of the national economy, with the financial sector also
experiencing temporary tight liquidity.
Pengetatan likuiditas akan berakibat pada peningkatan
ekspektasi imbal hasil, sehingga berpotensi membuat
biaya mendapatkan dana menjadi lebih mahal. Selain itu,
pasar keuangan juga dalam posisi menunggu rencana
kenaikan suku bunga acuan Bank Sentral Amerika Serikat,
Federal Reserve, yaitu Fed Fund Rate.
The tightening of liquidity will lead to increased expectations
of returns, thus potentially making the cost of obtaining
funds more expensive. In addition, the financial market is
also in a position to wait for any benchmark interest rate
increase by the Central Bank of the United States, the
Federal Reserve, namely of the Fed Funds Rate.
Karena itulah, Dewan Komisaris menyadari bahwa kondisi
perekonomian secara makro memberikan tantangan yang
sangat besar bagi manajemen, apalagi mengingat bisnis
Perseroan bergerak di sektor keuangan. Namun, sepanjang
kami mengawasi, kinerja SMF tetap solid berkat strategi
bisnis yang tepat, yang diimplementasikan oleh Direksi
serta manajemen yang solid. Hal itu ditunjukkan melalui
indikator kinerja usaha yang positif.
For that reason, the Board of Commissioners realized
that the macro economic conditions provided a great
challenge for management, given the Company’s business
is in the financial sector. However, as we have seen, SMF
performance remained solid due to the right business
strategy as implemented by the Board of Directors, as
well as solid management. This matter was demonstrated
through positive business performance indicators.
PANDANGAN ATAS KINERJA DIREKSI
COMMENTARY ON BOARD OF DIRECTORS
PERFORMANCE
Kinerja Keuangan
Financial Performance
Penilaian kinerja terhadap Direksi, di antaranya dapat
dilihat pada indikator kinerja keuangan yang disajikan.
Karena pada prinsipnya, setiap kegiatan usaha adalah
upaya menghasilkan profit melalui kegiatan yang sesuai
dengan regulasi yang berlaku dan memenuhi standar etika.
Assessment of the Board of Directors performance can
be seen in the indicators of the financial performance. In
principle, every business activity is an attempt to generate
profits through activities in accordance with applicable
regulations and meet the ethical standards.
Dari sisi indikator keuangan, perolehan laba bersih mencapai
106,03% di atas target. Bahkan jika dibandingkan dengan
tahun 2015, laba bersih mengalami peningkatan sebesar
28,06%, dari Rp247,76 miliar menjadi Rp317,28 miliar.
In terms of financial indicators, the net profit reached
106.03% above target. Compared to 2015, net profit
increased by 28.06%, from Rp247.76 billion to Rp317.28
billion.
32
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
Ekspansi sinergi dengan Bank Pembangunan Daerah juga
terus dijalankan, mengingat potensinya untuk memberikan
pembiayaan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) kepada
kelompok ekonomi menengah ke bawah sangat besar.
Strategi ini bukan hanya menguntungkan secara bisnis,
tetapi juga sejalan dengan visi Perseroan: “Menjadi entitas
mandiri yang mendukung kepemilikan rumah yang layak
dan terjangkau bagi setiap keluarga Indonesia.”
Expansion of synergy with Regional Development Banks
continued, given its vast potential to provide mortgages
to the middle income group. This strategy is not only
profitable for the business, but is also in line with the
Company’s vision: “Become an independent entity that
supports home ownership that is viable and affordable for
every family in Indonesia.”
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
33
Consolidated Financial Statement
As at end of 2016, there were 21 financial institutions
that received lending support, consisting of 18 banking
institutions and 3 finance companies.
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
Hingga tahun 2016, tercatat ada 21 institusi keuangan yang
mendapatkan penyaluran pinjaman. Institusi tersebut terdiri
atas 18 institusi perbankan dan 3 perusahaan pembiayaan.
Corporate Data
In 2016, the Company also expanded its activities through
the extension of cooperation with Regional Development
Banks (BPD). This was done in order to support better
home ownership access for the community.
Data Perusahaan
Pada tahun 2016, Perseroan juga telah melakukan ekspansi
kegiatannya melalui perluasan kerja sama dengan Bank
Pembangunan Daerah (BPD). Hal ini dilakukan dalam
rangka mendukung peningkatan akses masyarakat
terhadap kepemilikan rumah tinggal.
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
The performance shows that the operational activities of
the Company are very efficient. This matter is important,
because when the ratio is high it will affect the Company’s
revenues, given the Company’s revenue is indicated
from the net interest margin, or the difference in interest
financing with financing that is very sensitive to operating
costs.
Corporate Social Responsibility Report
Kinerja tersebut menunjukkan bahwa kegiatan operasional
Perseroan sangat efisien. Hal ini penting, karena jika
rasionya tinggi akan berpengaruh terhadap pendapatan
Perseroan, mengingat pendapatan Perseroan diindikasikan
melalui net interest margin atau selisih bunga pendanaan
dengan pembiayaan yang sangat sensitif terhadap biaya
operasional.
Corporate Governance Report
Operationally, the Board of Commissioners believes that
the Board of Directors has implemented the right strategy.
Indicators that can be seen, especially, in the performance
ratio of operating expenses to operating income that is
comparatively low, amounting to 58.71% compared to
2015, which is at 61.97%.
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Operational Performance
Dari sisi operasional, Dewan Komisaris berpandangan
bahwa Direksi telah melaksanakan strategi yang tepat.
Indikator yang dapat dilihat, terutama pada kinerja rasio
antara biaya operasional dengan pendapatan operasional
yang cenderung rendah, yaitu sebesar 58,71% dibandingkan
tahun 2015 yang berada di posisi 61,97%.
Analisis & Pembahasan Manajemen
Kinerja Operasional
Management Discussion & Analysis
Total assets of the Company in 2016 reached Rp13.12
trillion. If compared to 2015, which amounted to Rp10.06
trillion, the total assets grew by 30.43%,
Company Profile
Total aset Perseroan pada tahun 2016 mencapai Rp13,12
triliun. Jika dibandingkan dengan tahun 2015 yang sebesar
Rp10,06 triliun, mengalami kenaikan 30,43%,
Profil Perusahaan
Under the plan, the average increase is above the target in
terms of assets, equity, and revenue. Certainly, this matter
is very encouraging and the Board of Commissioners views
that this performance should be appreciated.
Laporan Manajemen
Berdasarkan rencana tersebut, rata-rata pencapaiannya
berada di atas target. Baik dari sisi aset, ekuitas, maupun
pendapatan. Tentu hal ini sangat menggembirakan dan
Dewan Komisaris memandang kinerja tersebut patut
diberikan apresiasi.
Management Report
This indicator shows that the business strategy
implemented by management was suitable. In determining
the assessment indicators, the Board of Commissioners is
guided by the Company’s Work Plan and Budget for 2016.
Pertumbuhan Kinerja 2016
Indikator tersebut menunjukkan bahwa strategi bisnis
yang diterapkan oleh manajemen sudah baik. Sebab
dalam menentukan indikator penilaian, Dewan Komisaris
berpedoman terhadap Rencana Kerja dan Anggaran
Perusahaan 2016.
2016 Performance Growth
Laporan Dewan Komisaris
Report from the Board of Commissioners
Laporan Dewan Komisaris
Report from the Board of Commissioners
Melalui strategi tersebut, Perseroan mampu meningkatkan
penetrasi pasar lebih ekspansif. Dengan demikian, potensi
pengembangan bisnis akan semakin terbuka. Hal itu telah
ditunjukkan melalui kinerja keuangan yang diindikasikan
oleh kinerja keuangan yang tumbuh positif.
Through the strategy, the Company is able to increase a
more expansive market penetration. Thus, the potential for
business development will be more open. This matter has
been shown through the financial performance as indicated
by the positive growth of financial performance.
PANDANGAN TERHADAP PENGEMBANGAN
SUMBER DAYA MANUSIA
COMMENTARY ON HUMAN RESOURCES
DEVELOPMENT
Dewan Komisaris juga memandang bahwa kebijakan
manajemen yang menempatkan pengembangan sumber
daya manusia (SDM) sebagai bagian dari strategi bisnis
secara menyeluruh, mampu memberikan dukungan
yang maksimal bagi upaya pencapaian target yang telah
ditetapkan. Sebab SDM merupakan faktor penting untuk
menjaga kesinambungan usaha Perseroan.
The Board of Commissioners also reflects that the
management policy, which positions human resource
development (HRD) as part of an overall business strategy,
is capable of providing maximum support for efforts to
achieve targets as HR is an important factor for maintaining
business sustainability.
Perseroan menetapkan kebijakan pengelolaan SDM
berbasis kompetensi. Model tersebut merupakan kombinasi
antara keterampilan, pengetahuan, sikap dan perilaku yang
dimiliki setiap karyawan untuk dapat melaksanakan tugas
dan peran pada posisi yang diduduki secara produktif dan
profesional.
The Company established a competency-based HR
management policy with a combination of skills, knowledge,
attitudes and behavior for every employee to carry out their
duties and roles in a productive and professional manner.
Selain itu, pada tahun 2016 Perseroan telah merampungkan
“Human Capital Roadmap” yang mulai diimplementasikan
pada tahun 2017. Peta jalan tersebut disiapkan untuk
pengembangan SDM dalam rentang waktu 3 tahun ke
depan, yang di dalamnya mencakup kompetensi learning
path, career path dan salary grading.
In addition, during 2016 the Company completed the
“Human Capital Roadmap” which began in 2017. The
roadmap was prepared for the development of human
resources over a span of 3 years, which includes a
competency learning path, career path and salary grading.
Melalui kebijakan tersebut, Dewan Komisaris memandang
bahwa upaya manajemen dalam mengelola SDM semakin
baik. Arah pengembangan yang ingin dicapai senantiasa
disesuaikan dengan rencana bisnis Perseroan, baik dalam
jangka pendek, menengah, maupun panjang.
Through this policy, the Board of Commissioners reflects
that the efforts of management to operate Human
Resources are improved. The direction of development to
be achieved is constantly adapted to the business plans of
the Company, in the short-, medium- and long-term.
Dari sisi tata kelola, Dewan Komisaris dan Direksi
telah menyetujui diterapkannya Kebijakan Pelaporan
Pelanggaran sejak 26 Desember 2012. Kebijakan Pelaporan
Pelanggaran bertujuan untuk melindungi SDM di Perseroan
dan sebagai upaya peningkatan kualitas pelaksanaan tata
kelola perusahaan. Kebijakan ini memfasilitasi semua
pihak baik pimpinan, karyawan, maupun pihak luar yang
terkait dengan perusahaan untuk melakukan pelaporan
pelanggaran.
From the perspective of corporate governance, the Board
of Commissioners and Board of Directors had approved
the implementation of a Violations Reporting Policy in
December 26, 2012. This Violations Reporting Policy aims
to protect the Human Resources of the Company and
to improve the quality of corporate governance. These
policies facilitate all parties, the officers, employees, and
external parties, in reporting violations.
Pelanggaran dimaksud meliputi penyimpangan atas
etika bisnis, etika kerja, kebijakan perusahaan, peraturan
perundangan yang berlaku, anggaran dasar perusahaan,
The violations include irregularities on business ethics,
work ethics, Company policies, applicable laws and
regulations, the Articles of Association, the Company’s
34
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
COMMENTARY ON BUSINESS PROSPECT
PREPARED BY THE BOARD OF DIRECTORS
Kondisi perekonomian secara umum pada tahun 2017
kemungkinan masih mengalami perlambatan, kendati
diproyeksikan lebih baik dibandingkan tahun 2016. Direksi
menggunakan asumsi ini dalam menyiapkan prospek
usaha yang bertujuan sebagai upaya memitigasi potensi
risiko.
In 2017, economic conditions in general may still experience
a slowdown, although conditions are projected to be better
than in 2016. The Board of Directors used this assumption
in preparing the business prospects in an effort to mitigate
risk.
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
35
Consolidated Financial Statement
PANDANGAN ATAS PROSPEK USAHA YANG
DISUSUN DIREKSI
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
The Board of Commissioners considers that the Company
has implemented the whistle blowing system in an
appropriate manner, as part of business risk management.
The Board of Commissioners has the commitment to be the
supervisor of its implementation as well as having an active
role in the event of complaints related to the management
level in the level of the Board of Directors.
Corporate Data
Dewan Komisaris berpandangan bahwa Perusahaan telah
menerapkan whistle blowing system dengan baik, sebagai
bagian dari upaya pengelolaan risiko usaha. Dewan
Komisaris memiliki komitmen untuk menjadi pengawas
dalam pelaksanaannya serta akan menjadi bagian aktif
seandainya pengaduan terkait dengan level manajemen
setingkat Direksi.
Data Perusahaan
INVOLVEMENT IN WHISTLE BLOWING SYSTEM
IMPLEMENTATION
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
KETERLIBATAN DALAM PENERAPAN WHISTLE
BLOWING SYSTEM
Corporate Social Responsibility Report
The implementation of Good Corporate Governance
principles is also able to increase shareholder value.
The Company is not only managed in compliance with
regulations, but also refers to best business practices.
Accordingly, the Company has a solid foundation to create
sustainable growth performance.
Corporate Governance Report
Penerapan prinsip-prinsip GCG juga mampu meningkatkan
shareholders value. Perseroan tidak hanya dikelola dengan
mematuhi regulasi yang ada, tetapi juga mengacu pada
praktik bisnis terbaik. Dengan demikian, Perseroan memiliki
landasan yang kuat untuk menciptakan pertumbuhan
kinerja secara berkesinambungan.
Laporan Tata Kelola Perusahaan
The Board of Commissioners views that the implementation
of the good corporate governance principles will provide
great benefits for the Company, especially for Company
sustainability.
Analisis & Pembahasan Manajemen
Dewan Komisaris berpandangan bahwa penerapan prinsip
tata kelola yang baik akan memberikan manfaat yang besar
bagi Perseroan. Terutama untuk menjaga kesinambungan
bisnis Perseroan.
Management Discussion & Analysis
The Board of Commissioners reflects that the
implementation of good corporate governance (GCG)
within the Company has been running well. Among the
significant indicators, there was no violations of regulation
committed by management. This matter shows a good
level of adherence to applicable provisions.
Company Profile
Dewan Komisaris memandang bahwa penerapan tata
kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/
GCG) di lingkungan Perseroan telah berjalan dengan baik.
Di antara indikator pentingnya, tidak ada pelanggaran yang
dilakukan oleh manajemen. Hal ini menunjukkan tingkat
kepatuhan yang baik terhadap segala ketentuan yang ada.
Profil Perusahaan
COMMENTARY ON THE IMPLEMENTATION OF
CORPORATE GOVERNANCE
Laporan Manajemen
PANDANGAN TERHADAP PENERAPAN TATA
KELOLA
Management Report
contract agreements, proprietary data, or any other
action that could harm the Company or stakeholders, as
committed by employees or Company management. The
reporting is addressed to the CEO of the Company or other
institution to take action on such violations.
Pertumbuhan Kinerja 2016
perjanjian kontrak perusahaan dengan pihak luar,
rahasia perusahaan, atau perbuatan lainnya yang dapat
merugikan perusahaan maupun pemangku kepentingan
yang dilakukan oleh karyawan atau pimpinan perusahaan.
Pelaporan ditujukan kepada pimpinan perusahaan atau
kelembagaan lain yang dapat mengambil tindakan atas
pelanggaran tersebut. 2016 Performance Growth
Laporan Dewan Komisaris
Report from the Board of Commissioners
Laporan Dewan Komisaris
Report from the Board of Commissioners
Menurut Dewan Komisaris, strategi tersebut sangat tepat
mengingat Bank Indonesia melalui laporan “Perkembangan
ekonomi Keuangan dan Kerja Sama Internasional” Triwulan
III-2016 juga telah mengingatkan sejumlah risiko tahun
2017. Di antaranya adalah kemungkinan adanya kenaikan
suku bunga acuan Amerika Serikat. Jika hal itu terjadi,
kenaikan suku bunga di pasar pendanaan sulit dielakkan.
According to the Board of Commissioners, this strategy
is appropriate considering the report of Bank Indonesia
on “The economic development of the Financial and
International Cooperation” the third quarter of 2016, which
points to a number of risks for 2017. One of the risks is the
possibility of an increase in the benchmark interest rate
in United States. If that happened, an interest rate hike in
funding markets would be difficult to avoid.
Kesadaran manajemen terhadap situasi yang akan dihadapi
yang ditindaklanjuti dengan menyiapkan manajemen
pengelolaan risiko yang baik, tentu kami sambut dengan
baik. Kami percaya, prinsip manajemen yang selalu melihat
adanya potensi peluang dari setiap tantangan bisa berlaku
sebaliknya, yaitu adanya potensi tantangan dari setiap
peluang yang dijalankan.
We certainly welcome management awareness of the
situation to be faced, and followed up by preparing good
risk management. We believe in the management principle
which sees potential opportunities in each challenge so
as to apply the opposite, namely, challenges within every
opportunity.
PERUBAHAN KOMPOSISI DEWAN KOMISARIS
CHANGES IN BOARD OF COMMISSIONERS
COMPOSITION
Pada tahun buku 2016, telah terjadi perubahan komposisi
Dewan Komisaris sebagai berikut:
In fiscal year 2016, there was a change in the composition
of the Board of Commissioners as follows:
Periode Januari–Juli 2016
Period of January–July 2016
Nama/Name
Jabatan/Position
Herry Purnomo
Komisaris Utama/President Commissioner
Agus Rijanto Sedjati
Komisaris/Commissioner
Mariatul Aini
Komisaris/Commissioner
Periode Juli–Oktober 2016
Period of July–October 2016
Nama/Name
Jabatan/Position
Agus Rijanto Sedjati
Plt. Komisaris Utama/Acting President Commissioner
Mariatul Aini
Komisaris/Commissioner
Periode Oktober–Desember 2016
Period October–December 2016
Nama/Name
Mariatul Aini
Jabatan/Position
Plt. Komisaris/Acting Commissioner
Terkait
dengan
perubahan
tersebut,
Perseroan
menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesarbesarnya atas dedikasi dan sumbangsih yang telah
diberikan oleh seluruh Dewan Komisaris. Tentu apa yang
sudah diberikan kepada Perseroan sangat bermanfaat demi
pengembangan usaha SMF hingga saat ini.
36
Related with these changes, the Company expressed
deepest appreciation and gratitude for the dedication and
contribution given by the entire Board of Commissioners.
Certainly, the contributions given to the Company are very
beneficial for the development of SMF’s business.
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
Consolidated Financial Statement
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
37
Corporate Data
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
Data Perusahaan
Mariatul Aini
Plt. Komisaris
Acting Commissioner
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Jakarta, March 2017
Corporate Social Responsibility Report
Jakarta, Maret 2017
Corporate Governance Report
Finally, to the Board of Directors, management and all
employees of the Company who have worked intelligently
throughout 2016, let us go together hand in hand and
advance the Company, so that next year the Company can
achieve better results. Thus, the access of the community to
adequate housing becomes easier.
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Terakhir, kepada Direksi, jajaran manajemen dan segenap
karyawan Perseroan yang telah bekerja cerdas sepanjang
2016, marilah kita bersama-sama bergandengan tangan
untuk memajukan Perseroan yang kita cintai ini, sehingga
tahun mendatang Perseroan dapat meraih hasil yang lebih
baik lagi. Dengan demikian, daya jangkau masyarakat
terhadap perumahan yang layak semakin mudah.
Analisis & Pembahasan Manajemen
The Board of Commissioners also would like to express
gratitude to the Shareholder who has given confidence
to assist the Board of Directors in running the Company’s
business. Appreciations go also to all the stakeholders
who have established very good relations and harmony
in support of operational activities. We hope the good
relations already established can be enhanced in the future.
Management Discussion & Analysis
Dewan Komisaris juga ingin menyatakan rasa terima
kasih kepada pemegang saham yang telah memberikan
kepercayaan
untuk
mendampingi
Direksi
dalam
menjalankan usaha Perseroan. Ucapan terima kasih juga
kepada seluruh pemangku kepentingan yang telah menjalin
hubungan sangat baik dan harmonis dalam mendukung
kegiatan operasional Perseroan. Harapan kami, hubungan
yang sudah terjalin baik ini dapat ditingkatkan di masa
depan.
Company Profile
Throughout 2016, the notes and directions requested
by the Board of Commissioners with regards to the
implementation of Company activities and strategy were
carried out by the Board of Directors. This includes the
feedback from all our stakeholder as well as directions from
the Shareholder. Therefore, on this occasion, we also would
like to express our deepest appreciation and recognition to
internal and external stakeholders of the Company for the
cooperation and support, so that the business processes
are running efficiently. Particularly to the Board of Directors
and subordinates, we would like to express gratitude for
the teamwork that has been built and the hard work in
developing the Company’s business.
Profil Perusahaan
APPRECIATION
Sepanjang tahun 2016, catatan-catatan dan arahan
yang diminta Dewan Komisaris berkaitan dengan
pelaksanaan kegiatan Perseroan dan penerapan strategi
telah dilaksanakan dengan baik oleh Direksi. Dalam hal
ini termasuk umpan balik yang diterima dari seluruh
Stakeholder dan juga arahan pemegang saham. Oleh
karena itu, pada kesempatan ini kami juga menyampaikan
apresiasi dan penghargaan yang sebesar-besarnya kepada
para pemangku kepentingan internal dan eksternal
Perseroan atas kerja sama dan dukungannya, sehingga
proses bisnis yang dijalankan di Perseroan berjalan dengan
baik dan lancar. Khusus kepada Direksi serta jajaran di
bawahnya, kami mengucapkan terima kasih atas kerja
sama tim yang telah dibangun dan kerja kerasnya dalam
mengembangkan bisnis Perseroan.
Laporan Manajemen
APRESIASI
Management Report
The change in the composition of the Board of
Commisisoners was implemented based on the term
of office of the respective members of the Board of
Commissioners.
Pertumbuhan Kinerja 2016
Perubahan komposisi Dewan Komisaris ini dilaksanakan
berdasarkan masa periode jabatan yang dimiliki oleh
masing-masing Anggota Dewan Komisaris.
2016 Performance Growth
Laporan Dewan Komisaris
Report from the Board of Commissioners
Laporan Direksi
Report from the Board of Directors
Ananta Wiyogo
Direktur Utama
President Director
38
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Data
Data Perusahaan
Consolidated Financial Statement
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
39
Corporate Social Responsibility Report
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
Corporate Governance Report
As Indonesia has an open economic system, the Company’s
performance in 2016 certainly cannot be separated from
the macro economic situation evolving both at global and
national levels.
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Kinerja Perseroan tahun 2016 tentu tidak dapat dipisahkan
dari situasi makro ekonomi secara global maupun
domestik karena ekonomi Indonesia yang menganut
sistem ekonomi terbuka.
Analisis & Pembahasan Manajemen
The Company’s performance report for the Fiscal Year
ended December 31, 2016 is conveyed in a transparent
manner in accordance with applicable regulations, as a
form of compliance and responsibility to shareholders
and other stakeholders. This report also includes plans
prepared by the Company for the fiscal year 2017.
Management Discussion & Analysis
Laporan kinerja Perseroan untuk Tahun Buku yang
berakhir pada 31 Desember 2016 ini kami sampaikan
secara transparan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,
sebagai bentuk kepatuhan dan tanggung jawab kepada
pemegang saham dan para pemangku kepentingan
lainnya. Laporan ini juga memuat rencana yang disiapkan
Perseroan untuk tahun buku 2017.
Company Profile
We would like to extend our best wishes, and may we
always have stability in our daily activities. On this
occasion, allow us to present the accountability report for
the trust given to manage PT Sarana Multigriya Finansial
(Persero). In accordance with the Law No. 40 on Limited
Liability Companies of 2007, the fundamental task of
the Board of Directors is to manage the Company for
the benefit of the Company and in accordance with the
purposes and objectives of the Company.
Profil Perusahaan
Salam sejahtera kami sampaikan, semoga kita selalu
diberi kelancaran dalam menjalankan aktivitas. Pada
kesempatan ini, perkenankan kami menyampaikan laporan
pertangungjawaban atas kepercayaan yang diberikan
untuk mengelola PT Sarana Multigriya Finansial (Persero).
Sesuai Undang-undang Perseroan Terbatas No. 40 tahun
2007, pada intinya tugas Direksi adalah menjalankan
pengurusan Perseroan untuk kepentingan Perseroan dan
sesuai dengan maksud dan tujuan Perseroan.
Laporan Manajemen
Dear Shareholders,
Management Report
Pemegang Saham yang Terhormat,
Pertumbuhan Kinerja 2016
Based on the Company’s Long-term Plan (RJPP), the Company’s strategy is
entering the stage of “Strengthening the Market.” The focus is to continue
the implementation of the work program and make adjustments to the work
program in order to achieve performance improvement. The work program of
the Company is synergized with the work plan of the Ministry of Public Works
and Housing, as well as the preparation of supporting infrastructure for the
establishment of Housing Finance Information System.
2016 Performance Growth
Berdasarkan Rencana Jangka Panjang Perseroan (RJPP),
strategi Perseroan tahun memasuki tahap “Memperkuat
Pasar”. Fokusnya adalah melanjutkan pelaksanaan
program kerja serta melakukan penyesuaian program
kerja agar tercapai peningkatan kinerja. Program kerja
Perseroan disinergikan dengan rencana kerja Kementerian
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
serta persiapan infrastruktur pendukung terbentuknya
Sistem informasi Pembiayaan Perumahan/HFIS (Housing
Finance Information System).
Laporan Direksi
Report from the Board of Directors
TANTANGAN DAN KENDALA-KENDALA DI 2016
CHALLENGES AND CONSTRAINTS IN 2016
Sepanjang tahun 2016, kondisi perekonomian global
masih diwarnai sejumlah tantangan. Kemenangan kubu
Brexit melalui referendum di Inggris, yang menghasilkan
kesepakatan bahwa Inggris keluar dari Uni Eropa,
mengejutkan banyak pihak. Volatilitas di pasar keuangan
langsung meningkat sebagai respon terhadap situasi
geopolitik di kawasan Eropa tersebut.
Throughout 2016, the global economy was still marked
by a number of challenges. The Brexit triumph via a
referendum in the UK, which led to an agreement that the
UK will exit from the EU, surprised many parties. Volatility
in financial markets increased as a direct response to the
geopolitical situation in the European region.
Volatilitas di pasar keuangan global juga semakin
bergejolak akibat ketidakpastian rencana kenaikan suku
bunga acuan Amerika Serikat, Fed Fund Rate. Kepastian
itu baru datang pada akhir tahun, yaitu Desember 2016
bahwa Bank Sentral Amerika Serikat, Federal Reserve
(The Fed), memutuskan untuk menaikkan suku bunga 25
basis poin.
Volatility in global financial markets increased also,
due to uncertainty concerning the plan to increase the
US benchmark interest rate, the Fed Funds Rate. This
certainty had been resolved by the end of the year, namely
in December 2016, when the Central Bank of the United
States, the Federal Reserve (Fed), decided to raise the
interest rates by 25 basis points.
Sebagai negara yang menganut sistem perekonomian
terbuka, risiko yang terjadi di pasar global tersebut ikut
memberikan pengaruh terhadap kinerja perekonomian
dalam negeri, terutama terhadap kinerja perdagangan.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, nilai ekspor
kumulatif Indonesia hingga November 2016 hanya sebesar
USD130,65 miliar, turun 5,63% dibandingkan periode yang
sama tahun 2015.
As a country with an open economy, the risks that occur
in the global markets influence the performance of the
domestic economy, particularly the performance of
trade. The Central Statistics Agency (BPS) recorded the
cumulative export value of Indonesia up to November
2016 at only USD130.65 billion, down 5.63% compared to
the same period in 2015.
Kendati demikian, perekonomian Indonesia secara umum
masih bergerak positif dibandingkan tahun sebelumnya.
Menurut data BPS, pertumbuhan ekonomi tahun 2016
mencapai 5,02% (yoy), lebih baik dibandingkan dengan
tahun sebelumnya yang sebesar 4,79%.
Nevertheless, Indonesian economy generally remains
positive compared to the previous year. According to
BPS data, economic growth in 2016 reached 5.02% GDP
growth (yoy), better than the previous year at 4.79%.
Kinerja ekonomi tersebut masih ditopang oleh permintaan
domestik yang tetap terjaga. Sektor konsumsi dan
investasi memberikan sumbangan terbesar. Menurut
Bank Indonesia, kontribusi investasi antara lain berasal
dari kegiatan konstruksi bangunan.
The economic performance was strengthened by stable
domestic demand, with household consumption and
investment contributing the largest shares. According
to Bank Indonesia, the investment contribution came
primarily from construction activities.
Perekonomian dalam negeri pada tahun 2016 juga sempat
diwarnai dengan likuditas keuangan yang ketat, terutama
di perbankan, walaupun tidak berlangsung sepanjang
tahun. Hal itu, antara lain disebabkan oleh antusiasme
masyarakat dalam mengikuti program tax amnesty,
sehingga banyak yang menarik dananya di perbankan luar
negeri.
The domestic economy in 2016 also was marked by tight
financial liquidity, especially in banking, though it did
not last all year. This increase in liquidity was mostly
due to the enthusiasm of people participating in the tax
amnesty program, where funds from overseas banks were
repatriated.
Dalam situasi yang rentan tersebut, potensi risiko dari
tagihan semakin besar lantaran kinerja dunia usaha
cenderung mengalami stagnasi, akibat daya beli
In a vulnerable situation, the potential risk from the charges
is greater because of the stagnating business performance
due to declining purchasing power. This matter may affect
40
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
41
Consolidated Financial Statement
The Company provides long-term funding through the
lending activities with funds derived from the issuance of
debt at capital markets to be channeled into the housing
finance sector through a mortgage dealer. In anticipation
of the lengthy process of debt issuance, the Company
uses funds from equities in advance as bridging, later to
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
Perseroan menyediakan dana jangka panjang melalui
kegiatan penyaluran pinjaman yang dananya berasal
dari penerbitan surat utang pasar modal untuk kemudian
disalurkan ke sektor pembiayaan perumahan melalui
penyalur KPR. Untuk mengantisipasi lamanya proses
penerbitan surat utang, maka Perseroan menggunakan
Corporate Data
Based on the Company’s Long-term Plan (RJPP), the
Company’s strategy is entering the stage of “Strengthening
the Market.” The focus is to continue the implementation
of the work program and make adjustments to the work
program in order to achieve performance improvement.
The work program of the Company is synergized with the
work plan of the Ministry of Public Works and Housing, as
well as the preparation of supporting infrastructure for the
establishment of Housing Finance Information Systems
(HFIS).
Data Perusahaan
Berdasarkan Rencana Jangka Panjang Perseroan (RJPP),
strategi Perseroan tahun memasuki tahap “Memperkuat
Pasar.” Fokusnya adalah melanjutkan pelaksanaan
program kerja serta melakukan penyesuaian program
kerja agar tercapai peningkatan kinerja. Program kerja
Perseroan disinergikan dengan rencana kerja Kementerian
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
serta persiapan infrastruktur pendukung terbentuknya
Sistem informasi Pembiayaan Perumahan/HFIS (Housing
Finance Information System).
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
After operating for more than a decade, the Company
has successfully overcome challenges. Assets of the
Company grew exponentially, as well as the reputation as
a secondary mortgage company in accordance with the
Company’s mission has been successfully constructed.
Corporate Social Responsibility Report
Setelah beroperasi lebih dari satu dekade, Perseroan
berhasil menanggulangi berbagai tantangan. Aset
Perseroan tumbuh secara eksponensial serta reputasi
sebagai perusahaan pembiayaan sekunder perumahan
sesuai dengan misi Perseroan berhasil dibangun dengan
baik.
Corporate Governance Report
The Company disbursed funding through two main
activities, namely to facilitate the securitization program
for mortgage channeling institutions and provide
financing facilities to mortgage distributors with funds
from the issuance of debt securities.
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Perseroan menyalurkan dana melalui 2 (dua) kegiatan
utama, yaitu memfasilitasi program sekuritisasi bagi
lembaga penyalur KPR serta menyediakan fasilitas
pembiayaan kepada penyalur KPR dengan sumber dana
dari penerbitan surat utang.
Analisis & Pembahasan Manajemen
PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) was established
in 2005 with the objective of establishing and developing
a secondary mortgage market in Indonesia. SMF carries
out the mission from the government to channel the
long-term funding from the capital market to the housing
sector through mortgage distributors. This mission is
performed to accelerate the volumes of mortgages in
Indonesia in order to rise the capacity and sustainability
of housing finance, thus making housing affordable to the
community, especially the lower middle class.
Management Discussion & Analysis
Strategic Policy
PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) didirikan
pada tahun 2005 dengan tujuan membangun dan
mengembangkan pasar pembiayaan sekunder perumahan
di Indonesia. SMF mengemban misi dari pemerintah
untuk mengalirkan dana jangka panjang dari pasar modal
ke sektor perumahan melalui penyalur Kredit Pemilikan
Rumah (KPR) agar menambah percepatan volume KPR
di Indonesia dalam rangka meningkatkan kapasitas
dan kesinambungan pembiayaan perumahan sehingga
terjangkau oleh masyarakat, terutama masyarakat
menengah bawah.
Company Profile
Kebijakan Strategis
Profil Perusahaan
POLICY AND STRATEGIC INITIATIVES
Laporan Manajemen
KEBIJAKAN DAN INISIATIF STRATEGIS
Management Report
the Company’s business, since one of its business units is
engaged in banking.
Pertumbuhan Kinerja 2016
masyarakat ikut melemah. Hal ini dapat berdampak
terhadap bisnis Perseroan, mengingat salah satu unit
bisnisnya bergerak di bidang perbankan.
2016 Performance Growth
Laporan Direksi
Report from the Board of Directors
Laporan Direksi
Report from the Board of Directors
dana yang berasal dari ekuitas terlebih dahulu sebagai
bridging untuk kemudian digantikan dengan dana dari
hasil penerbitan surat utang sehingga terjadi kelipatan
dalam penyalurannya.
be replaced with the proceeds from the issuance of debt
securities resulting in multiples in the distribution.
Selain itu, untuk memperkuat pasar pembiayaan
sekunder, Perseroan melakukan kerja sama dengan Bank
Pembangunan Daerah (BPD). Perseroan melihat potensi
besar yang dimiliki oleh bank daerah untuk memberikan
pembiayaan perumahan, khususnya kepada masyarakat
berpenghasilan menengah ke bawah.
In addition, to strengthen the secondary financing market,
the Company partnered with the Regional Development
Banks (BPD). The Company recognizes the great potential
of local banks in providing mortgage financing, particularly
to middle and lower income people.
Perseroan juga berusaha meningkatkan perannya agar
menjadi lebih sentral dengan menerbitkan Efek Beragun
Aset-Surat Partisipasi (EBA-SP) serta menjadi Guarantor
Penjamin efek beragun aset yang diterbitkan. Penerbitan
EBA-SP sesuai dengan Peraturan dari Otoritas Jasa
Keuangan (OJK) No. 23/POJK.04/2014 tentang Pedoman
Penerbitan dan Pelaporan Efek Beragun Aset berbentuk
Surat Partisipasi (EBA-SP) dalam rangka Pembiayaan
Sekunder Perumahan. EBA-SP sesuai dengan yang
diamanatkan dalam Peraturan Presiden No. 1 Tahun 2008
juncto Peraturan Presiden No. 19 Tahun 2005 sebagai
dasar pendirian Perseroan.
The Company also seeks to increase its role in order to
become more central by issuing Asset-Backed Securities
with a form of Participation Letter (RMBS-PC), as well
as a Guarantor of the asset-backed securities issued.
The issuing of RMBS-PC is in accordance with Financial
Services Authority Regulation No. 23/POJK.04/2014 on
Guidelines for Publishing and Reporting Asset-Backed
Securities in the form of Participation Letters (RMBS-PC)
in the framework of Secondary Housing Financing. RMBSPC as mandated in Presidential Decision No. 1 Year 2008 in
conjunction with Presidential Decision No. 19 Year 2005 as
the basis for the establishment of the Company.
Inisiatif Strategis 2016
Strategic Initiatives in 2016
Sepanjang tahun 2016 Perseroan telah menjalankan
sejumlah inisiatif strategis yang tujuan utamanya adalah
mendukung kinerja usaha Perseroan. Inisiatif yang
diimplementasikan, antara lain:
1. Memperluas basis pembiayaan
Perseroan telah mengembangkan segmen pembiayaan
kepada Bank Pembangunan Daerah untuk memperluas
pembiayaan primer Kredit Pemilikan Rumah (KPR).
Inisiatif ini berpotensi mampu meningkatkan kinerja
usaha Perseroan, baik di bidang pembiayaan maupun
sekuritisasi.
2. Pengembangan KPR-SMF
Perseroan pada tahun 2016 telah merampungkan
rencana pembentukan KPR-SMF, yaitu penghimpunan
sejumlah KPR yang berkualitas dari beberapa Bank
Pembangunan Daerah (BPD). Proyek ini mulai
diimplementasikan pada tahun 2017.
3. Advokasi Peraturan Presiden No. 101 Tahun 2016
tentang Perubahan ke-2 Peraturan Presiden No. 19
Tahun 2005
Sesuai Peraturan Presiden No. 1 Tahun 2008, peran
Perseroan dalam kegiatan penyaluran pinjaman
dibatasi sampai dengan tahun 2018. Hal tersebut tidak
Throughout 2016, the Company performed a number of
strategic initiatives with primary purpose to support the
Company’s business performance. Initiatives implemented
included:
1. Extending the financing base
The Company developed a financing segment with
the Regional Development Banks to expand financing
for primary mortgages (KPR). This initiative has the
potential to improve the performance of the Company,
both in financing and securitization.
42
2. Development of SMF mortgage
The Company in 2016 completed the planned formation
of SMF mortgages, which is the accumulation of a
number of quality mortgages from several of the
Regional Development Banks (BPD). This project will
begin to be implemented in 2017.
3. Advocacy of Presidential Decision No. 101 Year 2016
on the 2nd Amendment of Presidential Regulation No.
19 Year 2005.
According to Presidential Decision No. 1 Year 2008,
the Company role in lending is limited until the year
2018. This matter is not in line with the development
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
8,600%
Seri B
B Series
300.000.000.000
Seri A
A Series
Peringkat
Rating
370 hari/days
11 Maret 2016
March 11, 2016
21 Maret 2017
March 21, 2017
AA+
9,125%
3 Tahun/years
11 Maret 2016
March 11, 2016
11 Maret 2019
March 11, 2019
AA+
488.000.000.000
7,600%
370 hari/days
17 Juni 2016
June 17, 2016
27 Juni 2017
June 27, 2017
AA+
Seri B
B Series
457.000.000.000
8,200%
3 Tahun/years
17 Juni 2016
June 17, 2016
17 Juni 2019
June 17, 2019
AA+
Non Seri
Non
Series
1.176.000.000.000
8,600%
5 Tahun/years
27 September
2016
September 27,
2016
27 September
2021
September 27,
2021
AA+
2.751.000.000.000
PENCAPAIAN TARGET
TARGET ACHIEVEMENT
Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2016
menargetkan total aset Perseroan sebesar Rp12,03 triliun.
Hingga berakhirnya tahun buku 2016, realisasi yang telah
dicapai adalah sebesar Rp13,12 triliun atau 109,06% dari
target. Sedangkan target yang disusun oleh Perseroan
untuk tahun 2017 adalah Rp14,49 triliun.
The Work Plan and Budget of the Company (RKAP) in 2016
targeted the Company’s total assets for Rp12.03 trillion.
By the end of fiscal year 2016, the realization was Rp13.12
trillion, or 109.06% of target. Meanwhile, the target that
prepared by the Company for 2017 is Rp14.49 trillion.
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
43
Consolidated Financial Statement
330.000.000.000
Jatuh Tempo
Maturity Date
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
Total
Seri A
A Series
Penerbitan
Issuance
Corporate Data
Obligasi Berkelanjutan III Tahap VI 2016
Continuous Public Offering Bonds III
Tranche VI 2016
Jangka Waktu
Tenor
Data Perusahaan
Obligasi Berkelanjutan III Tahap V 2016
Continuous Public Offering Bonds III
Tranche V 2016
Suku
Bunga
Interest
Rate
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Obligasi Berkelanjutan III Tahap IV 2016
Continuous Public Offering Bonds III
Tranche IV 2016
Nominal (Rp)
Seri
Series
Corporate Social Responsibility Report
Surat Utang
Bonds
Corporate Governance Report
Here are the details of the debt securities issued in 2016:
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Berikut ini rincian surat utang yang diterbitkan pada tahun
2016:
Analisis & Pembahasan Manajemen
Debt securities issued by the Company in 2016 have a
term of 370 days to 5 years, as adjusted to market demand
of mortgage financing. The debt securities issued through
the public offering of bonds III stages IV, V and VI.
Management Discussion & Analysis
Surat utang yang diterbitkan Perseroan pada tahun 2016
memiliki jangka waktu 370 hari hingga 5 tahun, disesuaikan
dengan permintaan pasar pembiayaan KPR. Surat utang
tersebut diterbitkan melalui penawaran umum obligasi
berkelanjutan III tahap IV, V dan VI.
Company Profile
Throughout 2016, the Company issued debentures
amounting Rp2.75 trillion as a funding strategy. The
incoming capital was utilized to develop the primary
housing market through financing to the mortgage
channeling institutions. This business activity will
encourage an increasing number of mortgage distributors
with mortgage portfolios, later to be securitized.
Profil Perusahaan
CORPORATE ACTIONS
Sepanjang 2016, Perseroan telah menerbitkan surat
utang sebesar Rp2,75 triliun sebagai strategi pendanaan.
Modal yang masuk tersebut dimanfaatkan untuk
mengembangkan pasar primer perumahan melalui
pembiayaan kepada lembaga penyalur KPR. Kegiatan
usaha ini akan mendorong makin banyaknya penyalur
KPR yang memiliki portofolio KPR yang kelak dapat disekuritisasi.
Laporan Manajemen
AKSI KORPORASI
Management Report
of the last few years with the secondary mortgage
market that has occurred in many countries. The
growth of secondary financing market is more driven
by refinancing programs, as the model for lending.
Therefore, the Company performed advocacy to
change these limits, which eventually succeeded by
the issuance of Presidential Decision No. 101 Year
2016.
Pertumbuhan Kinerja 2016
sejalan dengan perkembangan beberapa tahun terakhir
pasar pembiayaan sekunder perumahan yang terjadi
di banyak negara. Pertumbuhan pasar pembiayaan
sekunder lebih didorong dengan program-program
refinancing sebagai model penyaluran pinjaman.
Oleh karena itu Perseroan melakukan advokasi untuk
merubah batasan tersebut, yang pada akhirnya
berhasil dengan terbitnya Peraturan Presiden No. 101
Tahun 2016.
2016 Performance Growth
Laporan Direksi
Report from the Board of Directors
Laporan Direksi
Report from the Board of Directors
Pencapaian realisasi yang rata-rata berada di atas target,
karena manajemen telah menerapkan strategi yang
tepat serta tetap mempertahankan prinsip kehati-hatian
dalam pengelolan perusahaan. Selain itu, keberhasilan
Perseroan juga didukung oleh kerja sama tim yang sangat
baik dari seluruh organisasi di lingkungan Perseroan serta
tetap fokus pada pencapaian target.
The above target achievement was due to the management
implementing appropriate strategies while maintaining
the principle of prudent management. In addition, the
Company’s success is also supported by good teamwork
of the entire organization in the Company, as well as
staying focused on achieving targets.
Dalam Jutaan Rupiah
Keterangan
Aset
In Million Rupiah
Target 2016
Realisasi 2016
Pencapaian (%)
Description
12.029.460
13.122.386
109,09%
Assets
Liabilitas
5.512.470
6.597.743
119,69%
Liabilities
Ekuitas
6.516.990
6.524.643
100,12%
Equity
Pendapatan
871.322
979.676
112,44%
Revenue
Laba Bersih
299.228
317.281
106,03%
Net Profit
KINERJA USAHA 2016
2016 BUSINESS PERFORMANCE
Kinerja Keuangan
Financial performance
Pada tahun 2016, laba bersih Perseroan meningkat
28,05%, dari Rp247,76 miliar menjadi Rp317,28 miliar.
Peningkatan ini disebabkan karena adanya pertumbuhan
pendapatan sebesar 18,63%, dari Rp825,83 miliar menjadi
Rp979,68 miliar.
In 2016, the Company’s net profit increased by 28.05%,
from Rp247.76 billion to Rp317.28 billion. This increase
was due to revenue growth of 18.63%, of Rp825.83 billion
to Rp979.68 billion.
Marjin keuntungan yang berhasil diperoleh mencapai
41,29%, lebih baik dibandingkan dengan tahun 2015 yang
sebesar 38,03%. Angka tersebut merupakan perhitungan
dari laba sebelum pajak dibagi dengan pendapatan
operasional. Dengan demikian, indikator tersebut
menunjukkan kemampuan Perseroan dalam memperoleh
keuntungan mengalami peningkatan.
The profit margin reached 41.29%, an improvement
compared to 2015 at 38.03%. The figure is a calculation of
the profit before tax divided by operating income. Thus,
the indicator shows the Company’s ability to gain profit
has increased.
Pada tahun 2016, Perseroan membukukan rasio dana
kumulatif yang disalurkan ke pasar primer perumahan
melalui pemberian pinjaman dan sekuritisasi terhadap
jumlah modal disetor (primary market financing to capital
ratio) sebesar 6,85x, lebih besar dibandingkan tahun 2015
yang 6,75x. Hal ini menunjukkan bahwa Perseroan masih
memiliki kemampuan lebih baik dalam menyalurkan
pembiayaan ke pasar primer perumahan, baik melalui
pinjaman maupun sekuritisasi.
In 2016, the Company recorded a cumulative ratio of
funds channeled to the primary housing market through
lending and securitization to the amount of paid-in capital
(primary market financing to capital ratio) of 6.85x, greater
than 2015 at 6.75x. This number shows that the Company
still has a better ability to channel financing to the primary
housing market, either through loans or securitization.
Kinerja Perseroan tahun 2016 telah mendorong
peningkatan aset menjadi Rp13,12 triliun. Jika
dibandingkan dengan tahun 2015 yang sebesar Rp10,06
The Company’s performance in 2016 prompted an increase
in assets to Rp13.12 trillion. If compared to 2015, which
amounted Rp10.06 trillion, the Company experienced an
44
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
To develop human resource talents within the Company,
management also provides training opportunities either inhouse or outside the office. This policy is applied because
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
45
Consolidated Financial Statement
Untuk mengembangkan talenta SDM di lingkungan
Perseroan, manajemen juga memberikan kesempatan
pelatihan baik yang dilakukan secara in-house maupun
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
In 2016, the Company completed the “Human Capital
Roadmap” that will be implemented in 2017. The roadmap
was prepared for human resource development over the
span of the next three years, which include a competency
learning path, career path and salary grading.
Corporate Data
Human Resource Development
Pada tahun 2016, Perseroan telah merampungkan “Human
Capital Roadmap” yang mulai diimplementasikan
pada tahun 2017. Peta jalan tersebut disiapkan untuk
pengembangan SDM dalam rentang waktu tiga tahun ke
depan, yang di dalamnya mencakup kompetensi learning
path, career path dan salary grading.
Data Perusahaan
Pengembangan Sumber Daya Manusia
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
The operational performance of the Company in 2016
is increasingly efficient. It is indicated by the ratio of
operating expenses to operating income, which amounted
to 58.71%. Meanwhile, in 2015, the ratio was recorded
at 61.97%. The Company will continue to improve the
operational performance to increase every year.
Corporate Social Responsibility Report
Kinerja operasional Perseroan pada tahun 2016 makin
efisien. Hal itu ditunjukan dengan rasio beban operasional
terhadap pendapatan operasional (BOPO) yang sebesar
58,71%. Sementara pada tahun 2015, BOPO Perseroan
tercatat 61,97%. Perseroan akan terus meningkatkan
kinerja operasional yang terus membaik setiap tahun ini.
Corporate Governance Report
To support the success of business activities, the Company
also provides assistance to clients, especially in the
framework of consultation. This consultation is particularly
necessary given that the Company’s business product has
not been understood well by external stakeholders, thus
explanations are necessary.
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Untuk mendukung keberhasilan kegiatan usaha,
Perseroan juga memberikan pendampingan kepada
klien, terutama dalam rangka konsultasi. Hal ini sangat
diperlukan mengingat produk usaha Perseroan belum
banyak dipahami dengan baik oleh para pemangku
kepentingan eksternal, sehingga diperlukan penjelasan
melalui pendampingan.
Analisis & Pembahasan Manajemen
This activity is in line with the Company’s mission, namely
to build and develop the secondary mortgage market,
which can increase the availability of medium and longterm funding for the housing sector, which enables home
ownership to become affordable for every Indonesian
family.
Management Discussion & Analysis
Kegiatan ini sejalan dengan misi Perseroan, yaitu
membangun dan mengembangkan pasar pembiayaan
sekunder perumahan, yang dapat meningkatkan
tersedianya sumber dana jangka menengah dan
panjang untuk sektor perumahan, yang memungkinkan
kepemilikan rumah menjadi terjangkau bagi setiap
keluarga Indonesia.
Company Profile
In 2016, the Company also expanded its activities through
increasing cooperation with the Regional Development
Banks. This partnership was done in order to support the
improvement of people’s access to home ownership.
Profil Perusahaan
Operational performance
Pada tahun 2016, Perseroan juga telah melakukan ekspansi
kegiatannya melalui perluasan kerja sama dengan Bank
Pembangunan Daerah. Hal ini dilakukan dalam rangka
mendukung peningkatan akses masyarakat terhadap
kepemilikan rumah tinggal.
Laporan Manajemen
Kinerja Operasional
Management Report
increase of 30.43%. The improvement, among others was
contributed by the Company’s cash and cash equivalents
in 2016 that reached Rp2.97 trillion, an increase of 124.41%
compared to 2015, which amounting to Rp1.32 trillion.
Pertumbuhan Kinerja 2016
triliun, mengalami kenaikan 30,43%. Peningkatan
tersebut, antara lain dikontribusikan oleh Kas dan setara
kas Perseroan pada tahun 2016 mencapai Rp2,97 triliun,
naik 124,41% dibandingkan tahun 2015 yang sebesar
Rp1,32 triliun.
2016 Performance Growth
Laporan Direksi
Report from the Board of Directors
Laporan Direksi
Report from the Board of Directors
di luar kantor. Kebijakan ini diterapkan, karena Perseroan
menganggap SDM merupakan aset penting yang mampu
menjamin kinerja usaha secara berkesinambungan.
the Company considers human resources are important
assets that ensure sustainable business performance.
Pengembangan Teknologi Informasi
Information Technology Development
Pada tahun 2016, Divisi Dukungan Kerja khususnya fungsi
TI menargetkan pengembangan sejumlah sistem baru
serta implementasi hasil dari pengembangan tahun 2015.
Agar target yang telah ditetapkan tercapai, Perseroan juga
menyertakan tenaga ahli eksternal dengan sistem kontrak
kerja paruh waktu yang bekerja di bawah kendali Fungsi
TI.
In 2016, the Business Support Division, epecially the IT
function, is targeting the development of a number of
new systems and the implementation of the results of
the development in 2015. In order to achieve targets, the
Company also includes external experts with a system of
part-time employment contracts to work under the control
of the IT function.
Pengembangan yang telah dilakukan pada tahun 2016
adalah:
A. Pengembangan Sistem Informasi Manajemen (SIM).
Sistem yang dipergunakan untuk mendukung
kegiatan operasional Perseroan. Sub-sistem yang
dikembangkan adalah:
1. Manajemen Risiko terkait risiko pasar dan risiko
kredit
2. Administrasi Umum
3.Pengadaan
4.Pengembangan Housing Finance Information
System (HFIS)
5. Pengembangan Sistem Sekuritisasi
B. Sistem Pengelolaan Kinerja
Sistem yang dipergunakan untuk memantau
pencapaian kinerja Perseroan dan kompetensi dari
setiap karyawan di Perseroan.
C. Sistem Pengelolaan Pengetahuan
Sistem database yang berisikan informasi-informasi
baik berupa kebijakan, prosedur, instruksi dan
pengetahuan dan yang terkait dengan kegiatan
operasional yang dijalankan Perseroan yang
bersumber dari Korporasi dan personil Karyawan
sebagai sumber pengetahuan yang dapat diunduh
oleh setiap personil Karyawan sesuai wewenang dan
pembatasannya.
The development conducted in 2016 included:
DIVIDEN
DIVIDENDS
Berdasarkan Anggaran Dasar Perseroan, jumlah dividen
yang dibagikan berasal dari laba bersih yang besarnya
ditetapkan dalam keputusan RUPS Tahunan menurut
ketentuan dan perundang-undangan yang berlaku. Hingga
saat ini belum ada pembagian dividen oleh Perseroan.
Based on the Articles of Association, the amount of
the dividends distributed result from net income as
determined by decision of the GMS in accordance with
the provisions and the applicable legislation. To date there
has been no distribution of dividends by the Company.
46
A.Development of Management Information System
(MIS).
This system is used to support the operational
activities of the Company withsub-systems as follows:
1. Risk Management related to market risk and credit
risk
2. Public Administration
3. Procurement
4. Development of Housing Finance Information
System (HFIS)
5. Development of Securitization System.
B. Performance Management System
The system is used to monitor the achievement of the
Company’s performance and competence of every
employee in the Company.
C. Knowledge Management System
The database system that contains information such
as policy, procedures, instructions and data, as well as
information related to operational activities performed
by the Company as derived from the Company and
employees as a source that can be transferred by any
employee, corresponding to authority and restrictions.
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
2. Brexit process which does not happen smoothly.
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
47
Consolidated Financial Statement
2. Proses keluarnya Inggris dari Uni Eropa yang tidak
terjadi secara lancar.
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
The potential problems, such as:
1. Political risk with continued pressure of collapse of the
European Union and the implementation of campaign
promises by the President of the United States, Donald
Trump, can depress global economic performance.
Corporate Data
Potensi masalah tersebut, antara lain:
1. Risiko politik dengan berlanjutnya tekanan disintegrasi
Uni Eropa dan implementasi janji kampanye Presiden
Amerika Serikat, Donald Trump yang dapat menekan
kinerja ekonomi global.
Data Perusahaan
Nevertheless, “The Financial Economic Development and
International Cooperation” report of the Third Quarter
of 2016 by Bank Indonesia warned of potential risks that
could restrain the recovery of the global economy.
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Kendati demikian, Bank Indonesia dalam laporan
“Perkembangan
ekonomi
Keuangan
dan
Kerja
Sama Internasional” Triwulan III-2016 mengingatkan
adanya potensi risiko yang dapat menahan perbaikan
perekonomian global.
Corporate Social Responsibility Report
Generally, Bank Indonesia estimates globally in 2017 the
economic situation will be better. Global economic growth
is expected better than in 2016, although there remains
likelihood of continued economic slowdown in developed
countries. However, the economic growth of developing
countries will be more equally, driven by commodity price
increases.
Corporate Governance Report
Secara umum, Bank Indonesia memperkirakan pada tahun
2017 situasi perekonomian akan lebih baik. Pertumbuhan
ekonomi dunia diperkirakan lebih baik dibandingkan tahun
2016, walaupun masih diwarnai perlambatan di negaranegara maju. Namun pertumbuhan ekonomi negaranegara berkembang akan lebih merata, karena didorong
oleh perbaikan harga komoditas.
Laporan Tata Kelola Perusahaan
In preparing the Company business prospects for 2017
2017, management has considered external and internal
factors, such as global economic conditions that could
affect domestic financial market conditions.
Analisis & Pembahasan Manajemen
ANALYSIS OF BUSINESS PROSPECTS
Dalam menyusun prospek usaha Perseroan untuk tahun
buku 2017, manajemen telah mempertimbangkan faktor
eksternal dan internal. Pada faktor eksternal, misalnya terkait
dengan kondisi perekonomian global yang berpotensi
mempengaruhi kondisi pasar keuangan domestik.
Management Discussion & Analysis
ANALISIS PROSPEK USAHA
Company Profile
The management expects that the awards will be an
encouragement to constantly improve the performance of
the Company.
3. The Strategic Institution Home Financing–Property
Indonesia Award 2016, Properti Indonesia Magazine.
Profil Perusahaan
Manajemen berharap agar penghargaan tersebut
dapat menjadi pendorong semangat untuk senantiasa
meningkatkan kinerja usaha Perseroan.
1. The third place champion for the category of listed
financial SOE, Annual Report Award 2016.
2. Excellent Predicate–SOE Under the Ministry of Finance,
Infobank BUMN Awards 2016, Infobank Magazine.
Laporan Manajemen
The management expressed the highest appreciation for
the awards given by external stakeholders in 2016 for the
Company’s performance. These awards are achievements
of teamwork in SMF and include:
Management Report
AWARDS
Manajemen menyampaikan apresiasi yang setinggitingginya atas penghargaan yang telah diberikan oleh
para pemangku kepentingan eksternal pada tahun 2016
atas kinerja Perseroan. Penghargaan ini merupakan
pencapaian kerja sama tim yang solid di lingkungan SMF.
Beberapa penghargaan yang telah diterima, antara lain:
1. Juara ke-3 Kategori BUMN Keuangan Listed, Annual
Report Award 2016.
2. Predikat Sangat Bagus–BUMN di Bawah Kementerian
Keuangan, Infobank BUMN Awards 2016, Majalah
Infobank.
3. The Strategic Institution Home Financing–Properti
Indonesia Award 2016, Majalah Properti Indonesia.
Pertumbuhan Kinerja 2016
PENGHARGAAN
2016 Performance Growth
Laporan Direksi
Report from the Board of Directors
Laporan Direksi
Report from the Board of Directors
3. Kenaikan suku bunga acuan Amerika Serikat, Fed
Fund Rate (FFR).
4. Rebalancing perekonomian Cina.
3. The increase in the US benchmark interest rate, the
Fed Funds Rate (FFR).
4. Rebalancing of the Chinese economy.
Dalam situasi seperti itu, perekonomian Indonesia
diperkirakan tetap stabil dengan ekspektasi pertumbuhan
sebesar 5,1%. Bahkan Bank Dunia memproyeksikan
ekonomi Indonesia akan tumbuh lebih tinggi, yaitu
5,3%. Proyeksi yang positif ini memberikan sinyal
bahwa perekonomian Indonesia akan tetap kokoh dalam
menghadapi potensi risiko global.
In this situation, the Indonesian economy is expected to
remain stable with growth expectation is around 5.1%.
Moreover, the World Bank projected that the Indonesian
economy will grow higher at around 5.3%. These positive
projections deliver signals that the Indonesian economy
will remain robust in the face of global risks.
Perekonomian yang stabil akan sangat berpengaruh
terhadap kinerja usaha Perseroan, mengingat bisnis
Perseroan sangat sensitif terhadap kondisi makro,
terutama terkait dengan pendanaan. Dalam situasi
perekonomian yang stabil, biaya yang harus dikeluarkan
oleh Perseroan untuk mendapatkan dana (cost of fund)
akan lebih murah dibandingkan ketika perekonomian
penuh risiko.
A stable economy will greatly influence the Company’s
operating performance, considering the Company’s
business is highly sensitive to macroeconomic conditions,
especially related to funding. In a stable economic
situation, the Company’s costs of fund will be cheaper
compared to high risk economic situations.
Dari sisi industri, sektor perumahan diperkirakan akan
lebih bergairah pada tahun 2017. Hal itu sejalan dengan
penyempurnaan kebijakan loan to value (LTV) seperti
tertuang dalam Peraturan BI No. 18/16/PBI/2016 yang
dikeluarkan pada Agustus 2016. Kebijakan tersebut
menyatakan bahwa uang muka untuk KPR di bank
konvensional hanya 15%. Sementara di bank syariah
sekitar 10%.
Industry-wise, the housing sector is estimated to become
more vibrant in 2017 in line with a loan to value (LTV)
policy as stated in BI Regulation No. 18/16/PBI/2016 issued
in August 2016. The policy states that the down payment
for a conventional bank mortgage is at only 15% while for
sharia banks financing is at approximately 10%.
Kelonggaran pinjaman di sektor properti ini akan
mempengaruhi pertumbuhan penyaluran KPR. Dengan
demikian, akan terjadi perluasan kepemilikan rumah atau
pasar primer yang berpotensi memberikan efek positif
bagi bisnis Perseroan yang terutama bergerak di bidang
pembiayaan kepada bank penyalur KPR serta sekuritisasi
aset KPR.
Loan-to-value relaxation in the property sector will affect
the growth of the mortgage portfolio. Thus, there will be
an extension of home ownership in the primary market,
potentially providing positive effects for the Company’s
business, as it is mainly engaged in mortgage financing
to the participating banks and securitization of mortgagebacked assets.
Dengan mempertimbangkan situasi ini, Perseroan telah
menetapkan target kinerja yang lebih tinggi dibandingkan
tahun 2016. Selain kondisi eksternal yang mendukung,
faktor internal berupa pengalaman dan perkembangan
bisnis Perseroan merupakan indikasi yang akan
mendukung pencapaian tahun 2017.
Taking into account this situation, the Company has set a
higher performance target compared to 2016. In addition
to support external conditions, internal factors such as
experience and Company business development is an
indication that will support the achievement in 2017.
48
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
Consolidated Financial Statement
49
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
Corporate Data
An independent party, PT Kharisma Integrasi Manajemen
(KIM Consult), conducted a GCG implementation
assessment within the Company. The following is the
summary of the results of the assessment/evaluation for
the implementation of Good Corporate Governance in
PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) during 2016.
Data Perusahaan
Pelaksanaan kajian penerapan GCG di lingkungan
Perseroan dilakukan oleh pihak independen, yaitu
PT Kharisma Integrasi Manajemen (KIM Consult). Berikut
adalah ringkasan hasil penilaian/evaluasi atas Penerapan
Good Corporate Governance pada PT Sarana Multigriya
Finansial (Persero) Tahun 2016.
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
To comply with the applicable provisions, the Company
has independently conducted an evaluation of GCG based
on Article 72 (b) of Minister of Finance Regulation No. 88/
PMK.06/2015. Based on the evaluation results, the GCG
implementation rating during 2016 amounted to (79.88)
with the Good predicate.
Corporate Social Responsibility Report
Untuk mematuhi ketentuan yang berlaku Perseroan telah
melakukan evaluasi GCG secara mandiri berdasarkan
Pasal 72 huruf (b) Peraturan Menteri Keuangan No. 88/
PMK.06/2015. Berdasarkan hasil evaluasi tersebut dicapai
nilai implementasi GCG selama 2016 sebesar (79,88)
dengan predikat Baik.
Corporate Governance Report
The National Committee on Governance (NCG) published
a Basic Principles of GCG Guidelines, which contain 5 (five)
principles of GCG implementation, namely transparency,
accountability, responsibility, independence and fairness.
The GCG principles are needed to achieve business
sustainability with regard to the interests of shareholders,
customers and other stakeholders.
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Komite Nasional Kebijakan Governance (KNKG) telah
menerbitkan Prinsip Dasar Pedoman GCG yang antara lain
memuat 5 (lima) asas penerapan GCG, yaitu transparansi,
akuntabilitas,
responsibilitas,
independensi
serta
kewajaran dan kesetaraan. Asas GCG diperlukan untuk
mencapai kesinambungan usaha (sustainability) bank
dengan memperhatikan kepentingan pemegang saham,
nasabah serta pemangku kepentingan lainnya.
Analisis & Pembahasan Manajemen
The implementation of GCG is also very beneficial for
the Company in order to successfully achieve the targets
established in the long term, not just to meet the regulatory
requirements. For that reason, the Company made the
GCG implementation an operational basis and important
strategy in creating a favorable business environment in
line with the Company’s objectives.
Management Discussion & Analysis
Implementasi GCG juga sangat bermanfaat bagi Perseroan
agar berhasil mencapai target yang telah ditetapkan dalam
jangka panjang, bukan sekadar memenuhi ketentuan
dari regulator. Untuk itulah, Perseroan menjadikan
implementasi GCG sebagai landasan operasional
sekaligus strategi penting dalam menciptakan iklim
kondusif sejalan dengan tujuan perusahaan.
Company Profile
The Company views that the sound implementation
of GCG is a tool for maintaining business continuity,
maintaining the trust of stakeholders and fostering the
integrity of SMF. Moreover, given that SMF is a financial
services company that continues to grow, the application
of good corporate governance is very important.
Profil Perusahaan
Perseroan memandang penerapan GCG yang baik
merupakan alat untuk menjaga kelangsungan usaha,
menjaga kepercayaan para pemangku kepentingan dan
menumbuhkan integritas SMF. Apalagi, mengingat SMF
merupakan perusahaan jasa keuangan yang terus tumbuh,
sehingga penerapan GCG menjadi sangat penting.
Laporan Manajemen
The Company continues to enhance the application of
good corporate governance (GCG) from time to time. This
matter was conducted through the increased coverage of
GCG implementation in various areas and refinement of
the system at every level of organization.
Management Report
APPLICATION OF CORPORATE GOVERNANCE
Perseroan senantiasa meningkatkan penerapan tata kelola
perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG)
dari waktu ke waktu. Hal itu dilakukan melalui peningkatan
cakupan implementasi GCG di berbagai aspek dan
penyempurnaan sistem pada setiap tingkatan dan jenjang
organisasi.
Pertumbuhan Kinerja 2016
PENERAPAN TATA KELOLA PERUSAHAAN
2016 Performance Growth
Laporan Direksi
Report from the Board of Directors
Laporan Direksi
Report from the Board of Directors
No
Aspek Pengujuan/Indikator/Parameter
Aspects of Testing/Indicators/Parameters
Bobot
Weight
Capaian Tahun 2016
Achievement in 2016
Skor
%
Penjelasan
Explanation
I
Komitmen terhadap Penerapan Tata Kelola Perusahaan
yang Baik secara Berkelanjutan
Commitment to Implementation of Good Corporate
Governance Sustainability
7,00
5,82
83,08%
Baik
Good
II
Pemegang Saham dan RUPS
Shareholder and GMS
9,00
6,94
77,12%
Baik
Good
III
Dewan Komisaris
Board of Commissioners
35,00
31,03
88,66%
Sangat Baik
Very Good
IV
Direksi
Board of Directors
35,00
29,70
84,86%
Baik
Good
V
Pengungkapan Informasi dan Transparansi
Disclosure and Transparency
9,00
6,38
70,94%
Cukup Baik
Fairly Good
VI
Aspek Lainnya
Other Aspects
5,00
-
0,00%
–
100,00
79,88
79,87
Baik
Good
Skor Keseluruhan
Overall Score
Klasifikasi Kualitas Penerapan
Application of Quality Classification
Baik
Good
Untuk memenuhi ketentuan yang berlaku, Perseroan telah
melakukan penilaian GCG yang dilakukan oleh Penilai
Independen berdasarkan Pasal 72 huruf (a) Peraturan
Menteri Keuangan No. 49/PMK.06/2015 menggunakan
Keputusan Sekretaris Kementerian Badan Usaha Milik
Negara No. SK-16/S.MBU/2012 tentang Parameter
Penilaian dan Evaluasi atas Penerapan Tata Kelola
Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance) pada
Badan Usaha Milik Negara sebagai Indikator Penilaian
dalam pelaksanaan asesmen Perseroan. Berdasarkan
hasil penilaian tersebut, dicapai nilai implementasi GCG
selama 2016 sebesar 79,88 dengan predikat “Baik”.
To comply with the prevailing regulations, the Company
has conducted a GCG assessment, which was performed
by an Independent Assessor, pursuant to Article 72 letter
(a) of Minister of Finance Regulation No. 49/PMK.06/2015
using Secretary of Ministry of State-Owned Enterprises
Decision No. SK-16/S.MBU.2012 on Assessment and
Evaluation Parameter on the Implementation of Good
Corporate Governance in State-Owned Enterprises
as Assessment Indicator in the Company assessment
implementation. Based on the assessment results, a score
of 79.88 with the predicate “Good” was obtained for GCG
implementation.
Rekomendasi Hasil Penilaian
Assessment Results Recommendations
Total rekomendasi didapat oleh Perseroan dalam
pelaksanaan asesmen GCG tahun 2016 adalah 58
poin yang tersebar dalam beberapa Aspek Penilaian.
Rekomendasi tersebut akan menjadi catatan dalam
pelaksanaan GCG Perseroan pada tahun 2017 dengan
pelaksanaan rekomendasi secara bertahap.
Total recommendation obtained by the Company in the
implementation of GCG in 2016 was 58, which were spread
in several Assessment Aspects. The recommendations
will be noted in the Company’s 2017 GCG with a gradual
recommendation implementation.
TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN
CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY
Perseroan menyadari bahwa pelaksanaan tanggung
jawab sosial perusahaan (CSR) bukan sekadar memenuhi
tanggung jawab seperti ditetapkan oleh undang-undang
maupun regulator terkait. Lebih dari itu, manajemen
berpandangan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian
penting dalam upaya Perseroan untuk berpartisipasi
dalam pembangunan nasional.
The Company realizes that the implementation of
corporate social responsibility (CSR) is not just fulfilling
the responsibilities as defined by law or applicable
regulators. Moreover, management believes that these
activities are an important part of the Company’s efforts to
participate in national development.
50
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
51
Consolidated Financial Statement
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
Ananta Wiyogo
Direktur Utama
President Director
Corporate Data
Jakarta, March 2017
Data Perusahaan
Jakarta, Maret 2017
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Hopefully, in the coming years Company performance
will improve with the participation of stakeholders, both
internal and external. In closing we would like to extend
our best wishes to all.
Corporate Social Responsibility Report
Semoga di tahun-tahun mendatang kinerja Perseroan
akan lebih baik lagi, dengan peran serta para pemangku
kepentingan, baik di lingkungan internal maupun
eksternal. Demikianlah yang dapat kami sampaikan, salam
sejahtera untuk kita semua.
Corporate Governance Report
Highest appreciation also goes to the management
and employees who have worked hard in realizing the
Company’s vision and mission. To the stakeholders
outside of the Company, especially customers, partners
and regulators, we thank you for your support over the
years. May all of the achievements not stop us from
continuing to work hard and innovate.
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Penghargaan yang setinggi-tingginya juga kami
sampaikan kepada jajaran manajemen dan karyawan
yang telah bekerja keras dalam mewujudkan visi dan misi
Perseroan. Kepada pemangku kepentingan luar Perseroan
khususnya konsumen, mitra, dan regulator, kami
menyampaikan terima kasih atas dukungannya selama
ini. Semoga semua yang sudah dicapai tidak membuat
kami berhenti berkarya dan berinovasi.
Analisis & Pembahasan Manajemen
On behalf of the Board of Directors, we express our
gratitude to the Shareholder who has given us the
confidence to manage the Company. Likewise with
the Board of Commissioners who has participated in
monitoring and providing direction for the operations of
the Company’s business activities.
Management Discussion & Analysis
APPRECIATION
Atas nama Direksi, kami menyampaikan terima kasih
kepada para pemegang saham yang telah memberikan
kepercayaan kepada kami untuk mengelola Perseroan.
Begitu juga dengan Dewan Komisaris yang telah ikut
mengawasi serta memberikan arahan atas jalannya
kegiatan usaha Perseroan.
Company Profile
APRESIASI
Profil Perusahaan
Through an application model of CSR, the Company aims
for program continuity, though short term programs ware
also conducted. For example, the social development
through financial assistance.
Laporan Manajemen
Melalui model penerapan CSR seperti ini, Perseroan
berharap ada kesinambungan program, walaupun
program secara parsial juga dilakukan. Misalnya,
pengembangan sosial kemasyarakatan melalui bantuan
keuangan.
Management Report
In 2016, the Company’s focus in the implementation of
social responsibility is on “Kampung SMF” program,
located in Depok, West Java. The village is under the
supervision of the Company, so that a variety of activities
related to CSR such as awareness for environmental,
health, and social development, as well as partnership
programs are also implemented in the region.
Pertumbuhan Kinerja 2016
Pada tahun 2016, fokus Perseroan dalam pelaksanaan
tanggung jawab sosial, terutama pada Program “Kampung
SMF” yang berlokasi di Kota Depok, Jawa Barat. Kampung
tersebut merupakan binaan Perseroan, sehingga beragam
aktivitas terkait dengan CSR seperti kepedulian terhadap
lingkungan, kesehatan, maupun pengembangan sosial
kemasyarakatan dan program kemitraan juga diterapkan
di wilayah tersebut.
2016 Performance Growth
Laporan Direksi
Report from the Board of Directors
Pernyataan Anggota Dewan Komisaris
dan Direksi tentang Tanggung Jawab atas
Laporan Tahunan 2016 PT Sarana Multigriya
Finansial (Persero)
A Statement of Members of the Board of Commissioners
and the Board of Directors on the Responsibility for the 2016
Annual Report PT Sarana Multigriya Finansial (Persero)
Kami yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan
bahwa semua informasi dalam Laporan Tahunan
PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) tahun 2016 telah
dimuat secara lengkap dan bertanggung jawab penuh
atas kebenaran isi Laporan Tahunan Perusahaan.
We, the undersigned, testify that all information in the
Annual Report of PT Sarana Multigriya Finansial (Persero)
for 2016 is presented in its entirety and we are fully
responsible for the correctness of the contents in the
Annual Report of the Company.
Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.
This statement is hereby made in all truthfulness.
Jakarta, Maret 2017
Jakarta, March 2017
Dewan Komisaris
Board of Commissioners
Mariatul Aini
Plt. Komisaris
Acting Commissioner
Direksi
Board of Directors
Ananta Wiyogo
Direktur Utama
President Director
Trisnadi Yulrisman
Plt. Direktur Manajemen Risiko dan Dukungan Kerja
Acting Director of Risk Management and Business Supports
52
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
Heliantopo
Direktur Sekuritisasi dan Pembiayaan
Director of Securitization and Finance
Company Profile
Profil Perusahaan
Management Discussion & Analysis
Analisis & Pembahasan Manajemen
Corporate Governance Report
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Corporate Social Responsibility Report
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Data
Data Perusahaan
Consolidated Financial Statement
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
53
Laporan Manajemen
Ananta Wiyogo
Trisnadi Yulrisman
Direktur Utama
Plt. Direktur Manajemen
President Director
Risiko dan Dukungan Kerja
Acting Director of Risk
Management and Business
Support
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
Heliantopo
Direktur Sekuritisasi dan
Pembiayaan
Director of Securitization
and Finance
Management Report
Mariatul Aini
Plt. Komisaris
Acting Commissioner
Pertumbuhan Kinerja 2016
The Board of Commissioners & the Board of Directors
2016 Performance Growth
Dewan Komisaris & Direksi
Profil
Perusahaan
COMPANY PROFILE
56 Identitas Perusahaan
Corporate Identity
80 Komposisi Pemegang Saham
Shareholder Composition
58 Sekilas SMF
Company in Brief
62 Jejak Langkah
Milestones
82 Daftar Entitas Anak dan Entitas
Asosiasi
List of Subsidiaries and Affiliate
Companies
66 Makna Logo
Significance of Logo
83 Struktur Organisasi
Organization Structure
67 Visi, Misi dan
Tatanan Nilai Kami
Vision, Mission and Company
Values
84 Profil Komisaris
The Commissioners Profiles
68 Strategi Menuju Visi dan Misi
Strategy to Achieve Vision and
Mission
88 Kepala Divisi SMF
Head of SMF
70 Bidang Usaha
Line of Business
76 Produk dan Jasa
Products and Services
54
85 Profil Direksi
Board of Directors Profiles
92 Jumlah dan Pengembangan
Kompetensi Karyawan
Employee Numbers and
Competency Development
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
2016 Performance Growth
Pertumbuhan Kinerja 2016
Management Report
Laporan Manajemen
Company Profile
Profil Perusahaan
Management Discussion & Analysis
Analisis & Pembahasan Manajemen
Corporate Governance Report
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Corporate Social Responsibility Report
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Data
Data Perusahaan
Consolidated Financial Statement
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
55
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
Identitas Perusahaan
Corporate Identity
Nama Perusahaan
Company Name
PT Sarana Multigriya Finansial (Persero)
Bidang Usaha
Line of Business
Pembiayaan Sekunder Perumahan
Secondary Mortgage Facility
Tanggal Pendirian
Date of Establishment
22 Juli 2005
July 22, 2005
Dasar Hukum Pendirian
Legal Basis of Establishment
1.Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 5 Tahun 2005 tentang Penyertaan
Modal Negara Republik Indonesia untuk Pendirian Perusahaan Perseroan
(Persero) Dibidang Pembiayaan Pembelian Perumahan, tanggal 7 Februari
2005, yang terakhir diubah dengan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia
No. 75 Tahun 2011 tentang Penyertaan Modal Negara Republik Indonesia untuk
Pendirian Perusahaan Perseroan (Persero) Dibidang Pembiayaan Pembelian
Perumahan No. 5 Tahun 2005.
Government of the Republic of Indonesia Regulation No. 5/2005 regarding
the Government of Republic Indonesia Capital Investment for Establishment
of Limited Liability Company dated February 7, 2005, last amended by
Government of Republic of Indonesia Regulation No. 75/2011 regarding the
Government of Republic of Indonesia Capital Investment for Establishment of
Limited Liability Company in Mortgage Financing Regulation No. 5/2005.
2. Peraturan Presiden No. 19 Tahun 2005, terakhir diubah dengan Peraturan
Presiden No. 101 Tahun 2016
Presidential Decision No. 19/2005, last amended by Presidential Decision No.
101/2016
3. Akta No. 59 yang telah disahkan berdasarkan Berita Negara Republik Indonesia
No. 69, Tambahan No. 9263
State deed no 59 ratified based on National Gazette of the Republic of
Indonesia No. 69, Supplement No. 9263
Anggaran Dasar dan
Perubahan
Statutes and Amendment
56
Berita Negara Republik Indonesia No. 69,Tambahan No. 9263 kemudian diubah
dengan Berita Negara Republik Indonesia No. 53,Tambahan No. 17294 selanjutnya
diubah kembali dengan Akta No. 02A tanggal 3 Juni 2015, perubahan terakhir
berdasarkan Akte No. 166 tanggal 29 Juni 2016.
National Gazette of the Republic of Indonesia No. 69, Supplement No. 9263,
amended by National Gazette of the Republic of Indonesia No. 53, Supplement
No. 17294 of 2008 then reamended by Deed No. 02A dated June 3, 2015
Modal Dasar
Authorized Capital
Rp8.000.000.000.000
Modal Ditempatkan dan
Disetor Penuh
Issued and Paid-up Capital
Rp5.000.000.000.000
Komposisi Pemegang Saham
Shareholder Composition
100% milik Pemerintah Republik Indonesia, dengan demikian Perseroan:
1. Tidak menerbitkan warkat saham.
2. Tidak memiliki kebijakan ESOP.
3. Tidak menampilkan struktur kepemilikan saham.
The Republic of Indonesia holds 100% ownership of the Company’s shares, thus
the Company:
1. Does not issue shares.
2. Does not have ESOP policy.
3. Does not present a shareholding structure diagram.
Alamat Kantor Pusat
Head Office Address
Grha SMF
Jalan Panglima Polim I No.1 Melawai
Kebayoran Baru, Jakarta Selatan 12160
Telp.: 021 2700 400
Fax.: 021 2701 400
Situs dan Email Perusahaan
Website and Corporate Email
E-mail
: [email protected]
Website : www.smf-indonesia.co.id
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
Corporate Data
Data Perusahaan
Consolidated Financial Statement
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
57
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
Corporate Social Responsibility Report
1. Sekuritisasi | Securitization
2. Penyaluran Pinjaman | Lending
3. Penerbitan Surat Utang | Debt Securities Issuance
4. Jasa Pelatihan | Training Services
Corporate Governance Report
c. Produk dan/atau Jasa
yang Dihasilkan
Products and/or Services
Pembiayaan Sekunder Perumahan
Secondary Mortgage Facility
Laporan Tata Kelola Perusahaan
b. Kegiatan Usaha yang
Dijalankan
Business Activities
Analisis & Pembahasan Manajemen
In addition to the business activities mentioned above, the Company may also
conduct other activities as follows:
a. Provide loans to Mortgage Lending institutions to refinance mortgages that
meet Company requirements;
b.Issue Bonds;
c. Issue guarantees and credit support (credit enhancement);
d.Carry out Global Coordinator functions;
e. Carry out stylist Securitization functions;
f. Invest directly in companies whose business activities are directly related to the
secondary mortgage market;
g.Place funds in the form of Government Securities, Bank Indonesia Certificates,
Deposits and other financial instruments established by the Minister of Finance;
h.Purchase Residential Mortgage-Backed Securities.
i. Other business activities related to the objectives and goals of the Company.
Management Discussion & Analysis
a. Buying a set of financial assets from Mortgage Lender Institutions in the form of
receivables from Mortgage disbursement following collateral rights attached to
it and issued Residential Mortgage-Backed Securities-Participation Certificates;
b.Saving a collection of financial assets and issuing Participation Certificates if the
market is not conducive;
c. Directing SPV to purchase financial assets from the Original Creditors and issue
Residential Mortgage-Backed Securities in the form of Bonds.
Company Profile
Selain kegiatan usaha tersebut diatas, Perseroan dapat pula melakukan kegiatan
lain sebagai berikut:
a. Memberikan pinjaman kepada lembaga penyalur Kredit Pemilikan Rumah
(”KPR”) untuk membiayai KPR yang memenuhi persyaratan Perseroan;
b.Menerbitkan Surat Utang;
c. Mengeluarkan jaminan dan dukungan kredit (credit enhancement);
d.Melaksanakan fungsi sebagai Koordinator Global;
e. Melaksanakan fungsi sebagai Penata Sekuritisasi;
f. Melakukan penyertaan langsung pada perusahaan yang kegiatan usahanya
terkait langsung dengan pasar pembiayaan sekunder perumahan;
g.Menempatkan dana dalam bentuk Surat Utang Negara. Sertifikat Bank
Indonesia. Deposito dan instrumen keuangan lainnya yang ditetapkan oleh
Menteri Keuangan;
h.Melakukan pembelian Efek Beragun Aset;
i. Kegiatan usaha lain yang sesuai dengan maksud dan tujuan Perseroan.
Profil Perusahaan
a. Membeli kumpulan aset keuangan dari lembaga penyalur KPR. berupa piutang
yang diperoleh dari penyaluran KPR berikut hak agunan yang melekat padanya
dan menerbitkan Efek Beragun Aset berbentuk Surat Partisipasi;
b.Menyimpan kumpulan aset keuangan dan menerbitkan Surat Partisipasi apabila
pasar belum kondusif;
c. Menunjuk SPV untuk membeli aset keuangan dari Kreditor Asal dan
menerbitkan Efek Beragun Aset berbentuk Surat Utang.
Laporan Manajemen
a. Kegiatan Usaha
Perusahaan menurut
Anggaran Dasar Terakhir
Company Business
Activities According to the
Last Company Deed
Management Report
Bidang Usaha
Business Fields
Pertumbuhan Kinerja 2016
Perusahaan Perseroan
Limited Liability Company
2016 Performance Growth
Jenis/Badan Hukum
Perusahaan
Type/Legal Entity of the
Company
Sekilas SMF
Company in Brief
Untuk mengembangkan pasar pembiayaan sekunder perumahan,
Perseroan melakukan strategi-strategi yang bertujuan untuk mendukung
kegiatan utama yaitu mengalirkan dana dari pasar modal ke penyalur
KPR yang dilakukan melalui sekuritisasi dan penyaluran pinjaman.
Implementasi strategi-strategi ini diharapkan dapat mempercepat aliran
dana pasar modal ke sektor perumahan sehingga dapat meningkatkan
tersedianya sumber dana jangka menengah/panjang untuk sektor
pembiayaan perumahan yang memungkinkan kepemilikan rumah
menjadi terjangkau.
To develop the secondary mortgage market, the Company performs
certain strategies to support its main activities, namely disbursing
funds from capital market to mortgage lenders through securitization
and loan disbursement. The implementation of such strategies is
expected to expedite the flow of capital market funds to the housing
finance sector, thus increasing the availability of medium/long term
funding for the housing sector, enabling affordable home ownership.
LATAR BELAKANG PENDIRIAN
BACKGROUND OF ESTABLISHMENT
PT Sarana Multigriya Finansial (Persero), selanjutnya
disebut SMF atau Perseroan, tak bisa dilepaskan dari
perjalanan sejarah bangsa Indonesia. Sejarah tersebut
bermula ketika pada tahun 1983, di mana pemerintah
mewacanakan pendirian lembaga pembiayaan sekunder
perumahan di antara pemangku kepentingan industri
pembiayaan perumahan. Pendirian lembaga pembiayaan
sekunder khusus perumahan dianggap sangat penting
agar kepemilikan rumah menjadi mudah dan terjangkau
bagi seluruh keluarga Indonesia.
PT Sarana Multigriya Finansial (Persero), hereinafter
referred to as SMF or the Company, can not be separated
from the historical journey of the Indonesian nation.
Company history began when in 1983, when the
government discussed the establishment of secondary
mortgage institution with housing finance industry
stakeholders. The establishment of special secondary
housing finance institutions is considered very important
so that home ownership becomes easy and affordable for
Indonesian families.
Dalam kurun waktu 1993-2005, pemerintah melakukan
berbagai diskusi dan studi kelayakan atas wacana tersebut.
Dari hasil berbagai diskusi dan studi kelayakan yang
During the period 1993-2005, the government made
various discussions and feasibility studies on the
discourse. From the results of the various discussions and
58
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
Management Discussion & Analysis
Analisis & Pembahasan Manajemen
Corporate Governance Report
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Corporate Social Responsibility Report
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Data
Data Perusahaan
Consolidated Financial Statement
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
59
Company Profile
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
Profil Perusahaan
SMF is a State-Owned Enterprise (SOE) which is 100%
owned by the Republic of Indonesia. SMF was established
based on Presidential Decision No. 19/2005 regarding
Secondary Mortgage Financing last amended by
Presidential Decision No. 101/2016 regarding the Second
Amendment to Presidential Decision No. 19/2005 on
Secondary Mortgage Financing. Up to the issuance of
this Annual Report, SMF has not undergone any name
changes.
Laporan Manajemen
STATUS AND CHANGE OF NAME
SMF merupakan badan Usaha Milik Negara (BUMN)
yang seluruh modal sahamnya 100% dimiliki oleh Negara
Republik Indonesia. SMF dibentuk berdasarkan Peraturan
Presiden No. 19 Tahun 2005 tentang Pembiayaan Sekunder
Perumahan yang terakhir diubah dengan Peraturan
Presiden No. 101 tahun 2016 tentang Perubahan Kedua
atas Perpres No. 19 Tahun 2005 tentang Pembiayaan
Sekunder Perumahan. Hingga Laporan Tahunan ini
dituliskan, SMF tidak pernah melakukan perubahan nama.
Management Report
KEDUDUKAN DAN PERUBAHAN NAMA
Pertumbuhan Kinerja 2016
feasibility studies that were carried out, finally on July 22,
2005, the government established PT Sarana Multigriya
Finansial, as the first company engaged in the field of
housing finance special secondary mortgage market in
Indonesia.
2016 Performance Growth
dilakukan, akhirnya pada tanggal 22 Juli 2005 pemerintah
mendirikan PT Sarana Multigriya Finansial, sebagai
sebuah perusahaan pertama di Indonesia yang bergerak
di bidang pembiayaan sekunder khusus perumahan.
Sekilas SMF
Company in Brief
KEGIATAN UTAMA
MAIN ACTIVITY
Kegiatan Utama SMF berdasarkan Anggaran Dasar
Perseroan yang telah diumumkan dalam Berita Negara
Republik Indonesia tertanggal 30 Agustus 2005 No. 69,
Tambahan No. 9263, kemudian diubah dan disesuaikan
dengan Undang-undang No. 40 Tahun 2007 tentang
Perseroan Terbatas dengan Akta No. 114 tanggal 16
Agustus 2008 yang telah diumumkan dalam Berita
Negara Republik Indonesia tertanggal 3 Juli 2009 No. 53,
Tambahan No. 17294. Selanjutnya diubah dengan Akta No.
02A tanggal 3 Juni 2015 yang dibuat dihadapan Ir. Nanette
Cahyanie Handari Adi Warsito, SH, Notaris di Jakarta,
yang Pemberitahuan Perubahan Data Anggaran Dasarnya
telah diterima dan dicatat oleh Kementerian Hukum dan
Hak Asasi Manusia Republik Indonesia sebagaimana
tertuang dalam Surat tertanggal 08-07-2015 No. AHUAH. 01.03-0949339 dan telah mendapat persetujuan dari
Menteri Hukum dan HAM RI sebagaimana tertuang dalam
Surat No. AHU- 0938942.AH.01.02. Tahun 2015 tanggal 8
Juli 2015 serta telah masuk Daftar Perseroan No. AHU3530421.AH.01.11.Tahun 2015 tanggal 8 Juli 2015.
SMF main activities are based on the Company’s Articles
of Association which were published in the State Gazette
of the Republic of Indonesia, dated August 30, 2005 No.
69, Supplement No. 9263, then amended and adapted by
Law No. 40 of 2007 on Limited Liability Companies with
Deed No. 114 dated August 16, 2008. Deed No. 114 was
published in the State Gazette of the Republic of Indonesia
dated July 3, 2009 No. 53, Supplement No. 17294. It was
subsequently amended through Deed No. 02A dated June
3, 2015 made before Ir. Nanette Cahyanie Handari Adi
Warsito, SH, Notary in Jakarta The notice of change in the
Articles of Association was accepted and registered by the
Ministry of Justice and Human Rights of the Republic of
Indonesia as stated in Letter, dated 08-07-2015 No. AHUAH. 01.03-0949339 and was approved by the Minister of
Justice and Human Rights as stated in Letter No. AHU0938942.AH.01.02. 2015 dated July 8, 2015 and was
entered in Company Register No. AHU-3530421.AH.01.11.
2015 dated July 8, 2015.
Kegiatan usaha Perseroan menurut anggaran dasar
terakhir adalah sebagai berikut:
a. Membeli kumpulan aset keuangan dari lembaga
penyalur KPR. berupa piutang yang diperoleh dari
penyaluran KPR berikut hak agunan yang melekat
padanya dan menerbitkan Efek Beragun Aset
berbentuk Surat Partisipasi;
b. Menyimpan kumpulan aset keuangan dan menerbitkan
Surat Partisipasi apabila pasar belum kondusif;
c. Menunjuk SPV untuk membeli aset keuangan dari
Kreditor Asal dan menerbitkan Efek Beragun Aset
berbentuk Surat Utang.
The Company’s business activities according to the latest
Articles of Association are as follows:
a. Purchasing financial assets from mortgage lenders,
in the form of mortgage receivables including the
collateral attached, and issuing Residential Mortgage
Backed Securities in the form of Participation
Certificates.
b. Holding the financial assets and issuing Participation
Certificates when the market is not yet conducive.
c. Appointing SPV to purchase financial assets from
the Initial Creditor and issuing Residential Mortgage
Backed Securities in the form of bonds.
60
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
Corporate Governance Report
Corporate Social Responsibility Report
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Data
Data Perusahaan
Consolidated Financial Statement
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
61
Laporan Tata Kelola Perusahaan
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
Analisis & Pembahasan Manajemen
Through securitization and lending activities for funds
obtained by issuing securities sold in the capital market,
there will be a continuously medium/long term cash
flow from the capital market to the mortgage sector
for mortgage financing. Under these conditions it is
expected that affordability for decent home ownership
for the Indonesian people can be achieved through the
availability of sufficient funds on mortgage dealers, and
the establishment of the interest rate market mechanism.
Management Discussion & Analysis
Melalui kegiatan sekuritisasi dan penyaluran pinjaman
yang sumber dananya diperoleh dengan menerbitkan
surat berharga yang dijual di pasar modal, maka akan
terjadi aliran dana jangka menegah/panjang dari pasar
modal ke sektor riil perumahan secara berkesinambungan
untuk pembiayaan perumahan. Dengan kondisi tersebut
diharapkan dapat diperoleh keterjangkauan kepemilikan
rumah yang layak bagi masyarakat Indonesia melalui
tersedianya dana yang cukup pada penyalur KPR, dan
pembentukan tingkat bunga dari mekanisme pasar.
Company Profile
In its lending activities, the Company first uses funds from
equity as bridging to then be replaced with the proceeds
from the issuance of debt securities, resulting in multiples
in distribution. On the other hand, mortgage lenders
that have enough mortgage bills and meet the criteria,
can perform true sale to then be converted through
securitization transactions to become liquid securities in
the capital market called Residential Mortgage Backed
Securities (RMBS).
Profil Perusahaan
Dalam kegiatan penyaluran pinjaman, Perseroan
menggunakan dana yang berasal dari ekuitas terlebih
dahulu sebagai bridging untuk kemudian digantikan
dengan dana dari hasil penerbitan surat utang sehingga
terjadi kelipatan dalam penyalurannya. Di sisi lain, untuk
penyalur KPR yang telah memiliki tagihan KPR yang cukup
dan memenuhi kriteria, dapat menjual putus tagihan
KPRnya (true sale) untuk kemudian dikonversi melalui
transaksi sekuritisasi menjadi efek yang likuid di pasar
modal yang disebut Efek Beragun Aset (EBA).
Laporan Manajemen
The government established SMF with the intent of
building and developing the secondary mortgage market
in order to increase the capacity and sustainability of
affordable home financing for the community. To achieve
this, the Company provides medium/long term funding
through securitization and lending activities with funds
derived from the issuance of capital market bonds.
Management Report
PURPOSE & OBJECTIVE OF ESTABLISHMENT
Pemerintah mendirikan SMF dengan maksud dan
tujuan untuk membangun dan mengembangkan pasar
pembiayaan sekunder perumahan dalam rangka
meningkatkan kapasitas dan kesinambungan pembiayaan
perumahan yang terjangkau oleh masyarakat. Untuk
mencapai tujuan pendirian SMF tersebut, Perseroan
menyediakan dana jangka menengah/panjang melalui
kegiatan sekuritisasi dan penyaluran pinjaman yang
dananya berasal dari penerbitan surat berharga pasar
modal.
Pertumbuhan Kinerja 2016
MAKSUD & TUJUAN PENDIRIAN
2016 Performance Growth
Sekilas SMF
Company in Brief
Jejak Langkah
Milestones
1983
Para pemangku kepentingan di industri pembiayaan
perumahan melakukan diskusi secara intensif untuk
membahas tentang pendirian lembaga pembiayaan
sekunder perumahan.
Housing finance stakeholders held intensive
discussions concerning the establishment of a
secondary mortgage financing institution.
1993
Kementerian Keuangan (d/h Departemen
Keuangan) mengadakan serangkaian studi
kelayakan untuk pendirian lembaga pembiayaan
sekunder perumahan sejak 1993.
The Ministry of Finance (formerly Department
of Finance) has conducted a series of feasibility
studies since 1993.
1998
Pemerintah menerbitkan Keputusan Menteri
Keuangan Republik Indonesia No. 132/
KMK.014/1998 yang membuka peluang
berdirinya lembaga pembiayaan sekunder
perumahan, akan tetapi karena belum ada calon
pemegang saham maka pendiriannya belum
terlaksana.
The Indonesian Government issued the Minister
of Finance of Republic of Indonesia Decision
No. 132/KMK.014/1998 that opened up an
opportunity for the establishment of a secondary
mortgage institution; however, the result had
not been implemented due to absence of
shareholder candidates.
2005
2006
Perseroan menyalurkan pinjaman pertama kepada
lembaga penyalur KPR PT Bank Tabungan Negara
(Persero).
The first lending transaction to a mortgage lender,
PT Bank Tabungan Negara (Persero).
62
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
Pada 22 Juli 2005, Pemerintah mendirikan
PT Sarana Multigriya Finansial (Persero)
dengan Akta No. 59 yang diumumkan dalam
Berita Negara Republik Indonesia tanggal
30 Agustus 2005 No. 69 Tambahan No.
9263. Pendirian Perseroan berdasarkan pada
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia
No. 5/2005 tanggal 7 Februari 2005, tentang
Penyertaan Modal Negara Republik Indonesia
dan Peraturan Presiden Republik Indonesia
No. 19/2005 tanggal 7 Februari 2005, tentang
Pembiayaan Sekunder Perumahan.
On July 22, 2005, the Government established
PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) by
virtue of deed No. 59 and was duly published in
the State Gazette of the Republic of Indonesia
dated August 30, 2005, No. 69 Supplement
No. 9263. The establishment of the Company
was based on Government of Republic of
Indonesia Regulation No. 5/2005 dated February
7, 2005, regarding the Government of Republic
of Indonesia capital investment and Presidential
Decision No. 19/2005 dated February 7, 2005
regarding Secondary Housing Financing.
•
•
•
Penambahan modal disetor sebesar
Rp1 triliun.
Penerbitan obligasi dengan penawaran umum
berkelanjutan yang pertama.
Additional paid-up capital of Rp1 trillion.
The first bond issuance with continuous public
offering scheme.
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
63
Consolidated Financial Statement
•
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
2011
Corporate Data
Peluncuran harga pasar wajar EBA bekerja
sama dengan PT Penilai Harga Efek Indonesia/
Indonesian Bond Pricing Agency (IBPA).
• Penerbitan obligasi berjaminan agunan tagihan
KPR yang pertama dengan Penawaran Pmum.
•Penerbitan Medium Term Notes (MTN) yang
pertama melalui Penawaran Terbatas.
• Launching of fair market value of EBA in
cooperation with PT Penilai Harga Efek Indonesi/
Indonesian Bond Pricing Agency (IBPA).
• The first issuance of mortgage secured bonds
through Public Offering.
• The first issuance of MTN through Private
Placement.
Data Perusahaan
•
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
2010
Corporate Social Responsibility Report
•
Corporate Governance Report
•
Laporan Tata Kelola Perusahaan
•
Analisis & Pembahasan Manajemen
•
Management Discussion & Analysis
•
Realisasi transaksi sekuritisasi yang pertama
dengan penawaran umum Efek Beragun
Aset (EBA) yang dicatatkan di Bursa Efek
Indonesia.
Penerbitan obligasi Perseroan yang pertama
(tanpa jaminan) dengan penawaran umum.
Penyaluran pinjaman yang pertama kepada
bank syariah.
The first securitization transaction conducted
through public offering of Residential
Mortgage Backed Securities (RMBS) and
listed at the Indonesia Stock Exchange.
The first issuance of the Company’s
unsecured bonds through public offering.
The first financing facility to sharia bank.
Company Profile
•
•
Profil Perusahaan
•
2009
Laporan Manajemen
•
Penyaluran pinjaman yang pertama kepada
Bank Pembangunan Daerah (BPD).
Pemerintah menerbitkan Peraturan Presiden
Republik Indonesia No. 1/2008 sebagai
Perubahan atas Peraturan Presiden No.
19/2005 tentang Pembiayaan Sekunder
Perumahan, terutama memuat bahwa
Perseroan dapat memberikan fasilitas
pinjaman paling lama 10 tahun dari
penerbitan peraturan dimaksud sampai
dengan 2018, dengan jangka waktu
penyaluran fasilitas pinjaman paling lama
15 tahun.
The first loan disbursement to Regional
Development Bank (RDB).
Government issued Presidential Decision
No. 1/2008 as Amendment to Presidential
Decision No. 19/2005 regarding Secondary
Mortgages, particularly allowing the
Company to provide lending for 10 years
starting from the issuance date of the
regulation, until 2018, with tenor up to 15
years.
Management Report
•
Pertumbuhan Kinerja 2016
Perseroan melakukan penyaluran pinjaman
perdana kepada perusahaan pembiayaan.
The first lending transaction to a
multifinance company.
2008
2016 Performance Growth
2007
2012
•
•
•
•
2013
Penetapan EBA Surat Partisipasi sebagai efek
oleh Ketua Bapepam-LK berdasarkan Surat
Ketua Bapepam-LK Nomor 11663/BL/2012
tanggal 3 Oktober 2012.
Penghargaan pertama dari media sebagai
“BUMN yang Mendukung & Mengembangkan
Pembiayaan Perumahan bagi Rakyat yang
Berkesinambungan”.
The RMBS Participation Certificate is declared
as securities by the Chairman of Bapepam-LK
based on the letter of Chairman of Bapepam-LK
No. 11663/BL/2012 dated October 3, 2012.
The first media award as “The State-Owned
Enterprise which Supports and Develops
Sustainable Home Financing for People.”
•
•
•
•
2014
•
•
•
•
•
•
•
•
Terbitnya Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
(POJK) No. 23/POJK.04/2014 tentang Pedoman
Penerbitan dan Pelaporan Efek Beragun Aset
berbentuk Surat Partisipasi (EBA-SP) dalam
rangka Pembiayaan Sekunder Perumahan.
Mendapatkan “Bronze Award” pada BUMN
Marketing Award dalam kategori “Strategic
Marketing.”
Perseroan menerima tambahan Penyertaan
Modal Negara (PMN) sebesar Rp1 triliun.
Predikat “Sangat Bagus” di Rating 126 BUMN
dari Infobank Award 2014.
The issuance of Financial Services Authority
Regulation No. 23/POJK.04/2014 concerning the
Issuance and Reporting of Residential Mortgage
Backed Securities-Participation Certificates
(RMBS-PC) for secondary housing finance.
The first recognition from mass media in
marketing through the achievement of
“Bronze Award” for the category of “Strategic
Marketing.”
The Company received additional capital
investment from the Republic of Indonesia
amounting to Rp1 trillion.
“Excellent” predicate in Rating of 126 SOEs
from Infobank Award in 2014.
•
•
•
•
•
•
2015
•
•
•
•
•
64
SMF diikutsertakan dalam menyusun
Rancangan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
tentang EBA–Surat Partisipasi.
Penghargaan pertama yang diterima dari
Menteri Perumahan Rakyat, Republik
Indonesia sebagai “Lembaga Pendukung
Pendanaan Program Pembiayaan
Perumahan.”
Perseroan mendapatkan penghargaan
Rekor Bisnis sebagai “Perusahaan Pelopor
Pelaksana Sekuritisasi KPR di Indonesia” dari
Harian Sindo & Tera Foundation pada bulan
Mei 2013.
Mendapatkan predikat “Sangat Bagus”
dengan rating 126 BUMN pada Infobank
Award 2013 pada bulan September 2013.
Penghargaan Khusus sebagai BUMN
Keuangan Terbaik di antara BUMN Keuangan
di bawah Kementerian Keuangan pada
November 2013.
SMF participated in the compilation of Draft
of Regulation on the RMBS–Participation
Certificate by Financial Services Authority.
The First Award from the Public Housing
Minister, the Republic of Indonesia as
“Financial Institution Supporting Housing
Finance Program”.
Business Record from Daily News of Sindo
& Tera Foundation, as “Company that
Pioneers the Implementation of Mortgage
Securitization in Indonesia”–May 2013.
“Excellent” Predicate in the Rating of 126
SOES of Infobank Award 2013, September
2013.
Special Award as the Best Finance SOE
among Finance SOEs under the Ministry of
Finance, November 2013.
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
Peluncuran logo baru SMF pada 22 Juli 2015,
menandai semangat baru Perseroan untuk
meningkatkan prestasi dan kinerja demi
terealisasinya dukungan program “Sejuta Rumah”.
Total akumulasi penyaluran pinjaman dari tahun 2006
sampai dengan 31 Desember 2015 adalah Rp14,93
triliun untuk 246.860 debitur KPR, meningkat 32% dari
31 Desember 2014 sebesar Rp11,091 triliun.
Terbitnya POJK No.20/POJK.04 tahun 2015 tentang
Penerbitan dan Persyaratan Efek Beragun Aset
Syariah.
SMF menjalin kerja sama dengan PT Penilai Harga
Efek Indonesia atau Indonesia Bond Pricing Agency
(IBPA) untuk menentukan harga dasar wajar EBA-SP
Penerbitan Efek Beragun Aset Surat Partisipasi (EBASP) untuk pertama kalinya sebesar Rp200 miliar.
•
•
•
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
65
Consolidated Financial Statement
•
•
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
•
•
Corporate Data
•
•
Data Perusahaan
•
•
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
•
•
Corporate Social Responsibility Report
•
•
Corporate Governance Report
•
•
Laporan Tata Kelola Perusahaan
•
•
Analisis & Pembahasan Manajemen
•
•
Management Discussion & Analysis
•
•
Company Profile
•
•
Profil Perusahaan
•
•
Memperluas jaringan kerja sama dengan
bank daerah, di antaranya melalui Peluncuran
Housing Finance Information System (HFIS) dan
Penyerahan SOP Dokumen KPR SMF untuk BPD
kepada Asosiasi Bank Pembangunan Daerah
(Asbanda).
Penandatanganan kerja sama dengan Korea
Housing Finance Corporation (KHFC), terkait
Penelitian dan Program di Bidang Perumahan.
Program PKBL SMF, Pemeriksaan Gigi yang
dilakukan secara estafet masuk rekor dunia.
Pencatatan Efek Beragun Aset berbentuk Surat
Partisipasi (EBA-SP) “SMF-BMRI” di Bursa Efek
Indonesia, kerja sama SMF dan Bank Mandiri.
Pencatatan Efek Berangun Aset, berbentuk Surat
Partisipasi (EBA-SP) “SMF-BTN 02” di Bursa
Efek Indonesia (BEI) dengan rating AAA dari
PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo).
Terbitnya Peraturan Presiden No. 101 Tahun
2016 yang merupakan perubahan ke-2 Peraturan
Presiden No.19 Tahun 2005, yang membuka
peluang bagi SMF untuk menyalurkan pinjaman
tanpa adanya batasan waktu, dengan jangka
waktu fasilitas pinjaman paling lama 15 tahun.
Perseroan menerima tambahan Penyertaan
Modal Negara (PMN) sebesar Rp1 triliun.
Expanded the cooperation network with regional
banks, including the Launch of Housing Finance
Information System (HFIS) and the submission
of SMF-RMBS SOP Document for BPD to
the regional Development Bank Association
(Asbanda).
The signing of an agreement with the Korea
Housing Finance Corporation (KHFC), with
regard to Research and Programs in the Housing
Sector.
PKBL SMF Program, Dental Examination done in
relay which broke the world record.
The issuance of Asset Backed SecuritiesParticipation Certificate (RMBS-PC) “SMF-BMRI”
at Indonesia Stock Exchange, a cooperation
between SMF and Bank Mandiri.
Debut recording for Residential Mortgage
Backed Securities-Participation Certificate
(RMBS-PC) “SMF-BTN 02” at Bursa Efek
Indonesia (BEI) with the rating of AAA by
PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo).
The issuance of Presidential Decision No. 101
2016 which was an amendment to the 2nd
Presidential Decision No. 19 2005, which opened
up an opportunity for SMF to channel loans
without any time limit, with a maximum loan
term of 15 years.
The Company received additional government
capital investment amounting to Rp1 trillion.
Laporan Manajemen
•
•
Management Report
•
Seminar Nasional dengan tema “Program Sejuta
Rumah dalam Rangka Peningkatan Kapasitas
Penyaluran KPR” bekerja sama dengan Kementerian
Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Asbanda
dan yang dilanjutkan dengan Penanda tanganan
MoU antara Kementerian Pekerjaan Umum
& Perumahan Rakyat, SMF dan 7 (tujuh) Bank
Pembangunan Daerah (BPD).
Perseroan menerima tambahan Penyertaan Modal
Negara sebesar Rp1 triliun.
Predikat “Sangat Bagus”, atas kinerja keuangan
selama tahun 2014 untuk kategori BUMN Industri
Keuangan pada Infobank BUMN Awards 2015 dari
Majalah Infobank.
Penghargaan dari Museum Rekor Indonesia
untuk Program Bina. Lingkungan SMF atas Rekor
Pemeriksaan Gigi dengan Peserta Terbanyak.
Meraih Bronze Medali kategori Strategical Marketing
pada BUMN Marketers Awards 2015 yang diadakan
oleh Forum Humas BUMN & Majalah BUMN Insight.
Meraih Bronze Medal sebagai Tactical Marketing pada
BUMN Marketers Awards 2015 yang diadakan oleh
Forum Humas BUMN & Majalah BUMN Insight.
Unveiling of SMF’s new logo on July 22, 2015, which
marks a renewed spirit for the Company to heighten
performance and realize its support for the One
Million Houses Program.
Total accumulated lending from the year 2006 to
December 31, 2015 amounted to Rp14.93 trillion for
246,860 mortgage debtors, an increase of 32% from
December 31, 2014 at Rp11.091 trillion.
The issuance of OJK Regulation No. 20/POJK.04/2015
regarding the Issuance and Requirements of Sharia
Residential Mortgage Backed Securities.
SMF forged collaborative ties with the Indonesia
Bond Pricing Agency (IBPA) to jointly establish a
reasonable price for RMBS-PC.
SMF listed its Residential Mortgage-Backed
Securities-Participation Certificates (RMBS-PC) at the
Indonesia Stock Exchange for the first time amounted
Rp200 billion.
National Seminar on the theme “One Million Houses
Program for Increasing the Capacity to Channel
Mortgage Loans” in cooperation with the Ministry
of Public Works and Public Housing, Asbanda and
followed by the signing of an MoU between the
Ministry of Public Works and Public Housing, SMF
and 7 (seven) Regional Development Banks (BPD).
The Company received additional capital investment
from the Republic of Indonesia amounting to
Rp1 trillion.
Predicate “Excellent”, for the financial performance
during 2014 for the category of Finance Industry SOE
at the Infobank BUMN Awards 2015 from Infobank
magazine.
Awarded by the Indonesia World Records Museum
for its Environmental Development Program for
conducting a dental examination with the largest
number of participants.
Earned a bronze medal for the Strategic Marketing
Category at the BUMN Marketers Awards 2015 held
by the BUMN Public Relations Forum & BUMN
Insight Magazine.
Earned a bronze medal for Tactical Marketing for the
BUMN Marketers Awards 2015 held by the BUMN
Public Relations Forum & BUMN Insight Magazine.
Pertumbuhan Kinerja 2016
•
2016 Performance Growth
2016
2015
Makna Logo
Significance of Logo
02
03
01
5C
5B
04
5A
1 Gagasan Visual
Gagasan logogram SMF adalah abstraksi simbolik dari atap
rumah, dan kertas mengartikan bahwa SMF adalah BUMN
penyedia dana bagi penyalur KPR dan pasar efek KPR.
2 Elemen Visual
Terdiri dari tiga elemen visual menyimbolkan core value SMF,
yakni Sehat, Transparan, dan Bersih.
3Komposisi
Posisi logogram yang mengarah ke kanan atas, menciptakan
impresi terbang memberi arti bahwa SMF telah tinggal
landas dan melesat cepat kemajuannya dalam mencapai citacitanya.
4Tipografi
1 Visual Idea
The SMF logogram concept is a symbolic abstraction of
the roof of a house, and the sheet of paper represents SMF
as being a state-owned enterprises which facilitates fund
disbursement for mortgage lenders and the mortgage
securities market.
2 Visual Element
Consists of three visual elements which symbolized SMF’s
core values, namely Healthy, Transparent and Clean.
3Composition
The portion of the logogram leading to the upper right
creates the impression of ‘in flight’, signifying SMF has taken
off and is on the fast track of achieving its goals.
4Typography
Sebagai callname SMF menggunakan adaptasi font Gotham
berstruktur bold dan capital, memberi impresi kokoh.
5Warna
5Color
5A. Warna biru memberi makna tentang profesionalisme,
modernitas dan futuristik.
5B. Warna merah memberi makna tentang keberanian dan
semangat untuk mencapai kemajuan.
5C. Warna ungu merupakan perpaduan antara warna
merah dan biru menciptakan kesan transparan yang
mencerminkan bahwa prinsip keterbukaan selalu
dikedepankan dalam kebijakan, rencana kerja dan
anggaran, serta pelaksanaan kegiatan.
66
The Company name ‘SMF’ is displayed in an adaptation
of a bold structure and capital Gotham font, giving a solid
impression.
5A. Blue, signifying professionalism, modernity with a
futuristic slant.
5B. Red, signifying bravery and the spirit to progress.
5C. Purple, a blend of red and blue creating the impression
of transparency as reflected in the disclosure principles
that have been emphasized in policy, work plans, and
budgets.
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
to long-term fund availability for the housing
sector, which will enable affordable home
ownership for every Indonesian family.
PENJELASAN VISI DAN MISI
DESCRIPTION OF VISION AND MISSION
Kemandirian sebagai suatu visi menjadi dasar pemikiran
bahwa setiap langkah yang diambil Perseroan telah ditetapkan
dengan mempertimbangkan semua aspek secara objektif untuk
kepentingan masyarakat tanpa dipengaruhi pihak-pihak lain.
Independence as a vision is a premise that every step taken by the
Company has been determined by taking into account all aspects
in an objective manner in the interest of public without influence
from any party.
Guna mendukung setiap keluarga agar dapat memiliki rumah
yang layak dan terjangkau, Perseroan menjalankan misinya
yaitu membangun dan mengembangkan pasar pembiayaan
sekunder perumahan serta memperkuat pasar pembiayaan primer
perumahan sehingga terjadi peningkatan volume KPR.
To support every family in owning a decent and affordable house,
the Company carries out its mission to develop the secondary
mortgage market and strengthen the primary mortgage market in
order to increase mortgage volume.
Untuk mengembangkan pasar pembiayaan sekunder perumahan,
Perseroan melakukan strategi-strategi yang bertujuan untuk
mendukung kegiatan utama yaitu mengalirkan dana dari pasar
modal ke penyalur KPR yang dilakukan melalui sekuritisasi dan
penyaluran pinjaman. Implementasi strategi-strategi ini diharapkan
dapat mempercepat aliran dana pasar modal ke sektor perumahan
sehingga dapat meningkatkan tersedianya sumber dana jangka
menengah/panjang untuk sektor pembiayaan perumahan yang
memungkinkan kepemilikan rumah menjadi terjangkau.
To develop the secondary mortgage market, the Company
performs certain strategies to support its main activities, namely
disbursing funds from capital market to mortgage lenders through
securitization and loan disbursement. The implementation of
such strategies is expected to expedite the flow of capital market
funds to the housing finance sector, thus increasing the availability
of medium/long term funding for the housing sector, enabling
affordable home ownership.
Persertujuan Visi dan Misi
Visi dan Misi Perseroan tersebut telah diajukan dan disetujui oleh
Dewan Komisaris dan Direksi sejak 2005. Pada 2014, terdapat
perubahan visi Perseroan yang telah disetujui dan disahkan
melalui RUPSLB 24 Januari 2014.
Approval of Vision and Mission
The Vision and Mission of the Company has been proposed
and approved by the Board of Commissioners and the Board of
Directors since 2005. In 2014, there was a change in the vision of
the Company, which was approved and ratified through the EGMS
on January 24, 2014.
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
67
Consolidated Financial Statement
mortgage market that will increase medium
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
To promote and to develop a secondary
Corporate Data
Indonesia.
Data Perusahaan
rumah menjadi terjangkau bagi setiap keluarga
Indonesian family.
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
decent and affordable home ownership for every
Corporate Social Responsibility Report
perumahan, yang memungkinkan kepemilikan
Corporate Governance Report
dana jangka menengah/panjang untuk sektor
To become an independent entity that supports
Laporan Tata Kelola Perusahaan
dapat meningkatkan tersedianya sumber
Analisis & Pembahasan Manajemen
pembiayaan sekunder perumahan, yang
bagi setiap keluarga Indonesia.
Management Discussion & Analysis
kepemilikan rumah yang layak dan terjangkau
Company Profile
Membangun dan mengembangkan pasar
Profil Perusahaan
Menjadi entitas mandiri yang mendukung
Mission
Vision
Laporan Manajemen
MISI
Management Report
VISI
Pertumbuhan Kinerja 2016
Vision, Mission and Company Values
2016 Performance Growth
Visi, Misi dan
Tatanan Nilai Kami
Strategi Menuju Visi dan Misi
Strategy to Achieve Vision and Mission
BUILDING BLOCK STRATEGY
PERSEROAN
COMPANY BUILDING BLOCK
STRATEGY
VISI & MISI
Vision & Mission
TUJUAN/STRATEGI
Purpose/Strategic
1
PILAR
STRATEGIS I
2
PILAR
STRATEGIS II
3
PILAR
STRATEGIS III
4
PILAR
STRATEGIS IV
1st Strategic Pilar
2nd Strategic Pilar
3rd Strategic Pilar
4th Strategic Pilar
Produk
Product
Reputasi
Reputation
Sinergi
Synergy
Operasional
Operational
KOMPETENSI INTI
Core Competency
NILAI-NILAI PERUSAHAAN
Corporate Values
TATANAN NILAI KAMI
COMPANY VALUES
1Bersih
Clean
2Transparan
Transparent
3Sehat
Sound
68
Manajemen dan karyawan bekerja sesuai dengan prinsip
Good Corporate Governance (GCG), tidak menolerir adanya
praktik Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) dan beritikad
baik dalam kerangka kerja yang digariskan oleh Anggaran
Dasar Perseroan, petunjuk Pemegang Saham dan peraturanperaturan pemerintah yang berlaku.
Keterbukaan dalam kebijakan, rencana kerja dan anggaran
Perseroan, serta pelaksanaan kegiatan di antara Pemegang
Saham, Dewan Komisaris, Direksi, dan Karyawan.
Perseroan akan memelihara dengan baik dan benar
tanpa ada rekayasa atas rasio-rasio keuangan yang telah
ditetapkan.
Management and employees work in accordance with Good
Corporate Governance (GCG), with no tolerance of Corruption,
Collusion and Nepotism (CCN), and work in goodwill within
a framework which is set forth in the Articles of Association,
Shareholder guidance and government regulations.
Openness in policies, budgets, and business plans, as well as
operational activities, among the Shareholder, the Board of
Commissioners, the Board of Directors, and Employees.
The Company will maintain targeted financial ratios in a proper
manner with no manipulation.
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
4
OPERASIONAL
OPERATIONAL
Perseroan berkomitmen untuk meningkatkan
kemampuan operasional melalui pengembangan
organisasi yang utamanya terkait aspek human capital
dan teknologi informasi. Struktur organisasi Perseroan
senantiasa disesuaikan dengan perkembangan bisnis, di
samping itu pembangunan sistem informasi manajemen
ditujukan untuk menciptakan efektivitas dan efisiensi
operasional Perseroan.
The Company is committed to improving its operational
capability through organizational development, most
notably in human capital aspects and information
technology. The Company’s organizational structure
is always aligned to business development, and the
development of the management information system
is intended to create effectiveness and efficiency the
Company’s operations.
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
69
Consolidated Financial Statement
The Company operates synergically to encourage
development of the housing finance sector. The working
program is directed towards increasing the number of
long-term investors, supporting mortgage lenders on
establishing mortgage units and developing a housing
information system infrastructure, that can be utilized to
monitor the condition of the housing finance sector.
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
SYNERGY
Perseroan melakukan sinergi untuk mendorong
pertumbuhan sektor pembiayaan perumahan. Program
kerja diarahkan untuk menambah jumlah investor jangka
panjang, mendukung penyalur KPR dalam membangun
unit bisnis KPR dan pembangunan infrastruktur sistem
informasi perumahan yang dapat dimanfaatkan untuk
memantau kondisi sektor pembiayaan perumahan.
Corporate Data
SINERGI
Data Perusahaan
3
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
The Company focuses on improving its reputation in
the housing finance market. Reputation covers brand
awareness and development of good relations with
stakeholders. Enhanced reputation will increase the
regulator’s support and be an incentive for the Company,
and this will further elevate the Company’s position in the
housing finance market.
Corporate Social Responsibility Report
REPUTATION
Perseroan fokus dalam meningkatkan reputasinya di
pasar pembiayaan perumahan. Reputasi yang dimaksud
meliputi pembentukan citra dan pembinaan hubungan
baik dengan stakeholders. Peningkatan reputasi perlu
dilakukan untuk mendapatkan insentif dan dukungan
regulator dan pada akhirnya dapat meningkatkan
kedudukan Perseroan di pasar pembiayaan perumahan.
Corporate Governance Report
REPUTASI
Laporan Tata Kelola Perusahaan
2
Analisis & Pembahasan Manajemen
The Company issues high quality products to serve
primary and secondary mortgage markets. It is intended
to develop products tailored to market needs and then
strengthen the Company’s role in primary and secondary
mortgage markets.
Management Discussion & Analysis
PRODUCT
Perseroan mengeluarkan produk-produk yang berkualitas
untuk melayani pasar pembiayaan primer dan sekunder
perumahan sesuai segmen dan target pasar yang akan
dituju. Tujuannya adalah untuk menciptakan produk yang
sesuai dengan kebutuhan pasar dan dapat meningkatkan
peran Perseroan di pasar pembiayaan primer dan pasar
pembiayaan sekunder.
Company Profile
PRODUK
Profil Perusahaan
1
Laporan Manajemen
The Company has prepared a series of strategies based
on 4 (four) strategic pillars, namely: Product, Reputation,
Synergy and Operational.
Management Report
Rangkaian strategi yang disusun oleh Perseroan
berlandaskan pada 4 (empat) pilar strategis, yaitu:
Produk, Reputasi, Sinergi dan Operasional.
Pertumbuhan Kinerja 2016
FOUR STRATEGIC PILLARS
2016 Performance Growth
EMPAT PILAR STRATEGIS
PERUSAHAAN
Bidang Usaha
Line of Business
Sejalan dengan meningkatnya pemahaman penyalur KPR dan investor
potensial akan mekanisme serta manfaat dari transaksi sekuritisasi, maka
secara bertahap Perseroan akan mengurangi perannya dan selanjutnya
lebih berfokus sebagai penjamin atas efek yang dihasilkan dari transaksi
sekuritisasi. Dengan demikian, peran Perseroan terus berevolusi secara
positif selaras dengan meningkatnya pemahaman pelaku pasar.
In line with improved understanding about mechanisms and benefits
of securitization transactions of both potential investors and mortgage
lenders, the Company will gradually reduce its role as a participant within
securitization transactions and will be more focused on its activities as
a guarantor of securities from the securitization transactions. Therefore,
the Company’s role will continue to evolve, in line with the enhanced
understanding of market players.
Perseroan memfokuskan kegiatan utamanya untuk
mendorong terciptanya pasar pembiayaan primer yang
efisien dan kuat sebagai landasan berdirinya pasar
pembiayaan sekunder serta mendorong penyalur KPR
untuk melakukan efisiensi dengan cara menjual hak tagih
KPRnya melalui transaksi sekuritisasi. Dengan melakukan
transaksi sekuritisasi, penyalur KPR mendapatkan dana
segar untuk memproduksi KPR baru, sementara KPR yang
telah disekuritisasi mendapatkan sumber pendanaan
jangka panjang yang berasal dari pasar modal.
The Company has focused its activities on encouraging
the establishment of an efficient and strong primary
market as the foundation for secondary markets as well as
to encourage mortgage lenders to operate efficiently by
selling their mortgage receivables through securitization
transactions. By implementing securitization transactions,
mortgage lenders will obtain fresh funds that can be
utilized to produce new mortgages, while securitized
mortgage transactions would obtain long-term funding
sources from the capital market.
Menurut Anggaran Dasar Perseroan No. 02A Tanggal 3
Juni 2015, Pasal 3 ayat (2) dan ayat (3), kegiatan usaha
Perseroan mencakup:
According to the Articles of Association No. 02A dated
June 3, 2015, Article 3 clause (2) and clause (3), the
Company’s business activities are:
70
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
Laporan Manajemen
Company Profile
Profil Perusahaan
Management Discussion & Analysis
Analisis & Pembahasan Manajemen
Corporate Governance Report
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Corporate Social Responsibility Report
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Data
Data Perusahaan
Consolidated Financial Statement
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
71
Management Report
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
Pertumbuhan Kinerja 2016
Paragraph 2:
In order to achieve the aforementioned purposes and
objectives, the Company can perform the following
operational activities:
a. Purchasing financial assets from mortgage lenders,
in the form of mortgage receivables including the
collateral attached, and issuing Residential Mortgage
Backed Securities in the form of Participation
Certificates;
b. holding the financial assets and issuing Participation
Certificate when the market is not yet conducive.
c. appointing SPV to purchase financial assets from
the Initial Creditor and issuing Residential Mortgage
Backed Securities in the form of Bonds.
2016 Performance Growth
Ayat 2:
Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut di atas.
Perseroan dapat melakukan kegiatan usaha sebagai
berikut:
a. membeli kumpulan aset keuangan dari lembaga
penyalur KPR. berupa piutang yang diperoleh dari
penyaluran KPR berikut hak agunan yang melekat
padanya dan menerbitkan Efek Beragun Aset
berbentuk Surat Partisipasi;
b. menyimpan kumpulan aset keuangan dan menerbitkan
Surat Partisipasi apabila pasar belum kondusif;
c. menunjuk SPV untuk membeli aset keuangan dari
Kreditor Asal dan memberikan Efek Beragun Aset
berbentuk Surat Utang.
Bidang Usaha
Line of Business
Ayat 3:
Selain kegiatan usaha tersebut pada ayat 2. Perseroan
dapat pula melakukan kegiatan lain sebagai berikut:
a.Memberikan pinjaman kepada lembaga penyalur
Kredit Pemilikan Rumah (“KPR”) untuk membiayai
KPR yang memenuhi persyaratan Perseroan;
b. menerbitkan Surat Utang;
c. mengeluarkan jaminan dan dukungan kredit (credit
enhancement);
d. melaksanakan fungsi sebagai Koordinator Global;
e. melaksanakan fungsi sebagai Penata Sekuritisasi;
f. melakukan penyertaan langsung pada perusahaan
yang kegiatan usahanya terkait langsung dengan
pasar pembiayaan sekunder perumahan;
g.menempatkan dana dalam bentuk Surat Utang
Negara, Sertifikat Bank Indonesia, Deposito dan
instrumen keuangan lainnya yang ditetapkan oleh
Menteri Keuangan;
h. melakukan pembelian Efek Beragun Aset;
i. kegiatan usaha lain yang sesuai dengan maksud dan
tujuan Perseroan.
Paragraph 3:
In addition to the business activities referred to in
paragraph 2, the Company may also undertake other
activities as follows:
a. Providing loans to mortgage lenders (“KPR”) to
finance the KPR that meets the requirements of the
Company;
b. issuing bonds;
c. issuing insurance and credit enhancement;
d. performing the function as Global Coordinator;
e.
performing
the
function
as
Securitization
Administrator;
f. performing direct investments in companies whose
business activities are directly related to the secondary
mortgage financing market;
g. placing funds in the form of government securities,
Bank Indonesia Certificates, time deposits and other
financial instruments stipulated by the Minister of
Finance;
h. purchasing residential mortgage backed securities;
i. other business activities in accordance with the
purposes and objectives of the Company
Tujuan utama pendirian Perseroan sebagaimana
tercantum dalam Peraturan Pemerintah No. 75 tahun
2011, adalah membangun dan mengembangkan Pasar
Pembiayaan Sekunder Perumahan (PPSP) dalam rangka
meningkatkan kapasitas dan kesinambungan pembiayaan
perumahan yang terjangkau oleh masyarakat.
The main objective of the establishment of the Company
as stated in Government Regulation No. 75/2011 is to build
and develop the Secondary Mortgage Financing Market
(SMFM) in order to improve the capacity and sustainability
of affordable mortgage financing for the community.
Syarat utama untuk membangun dan mengembangkan
PPSP adalah adanya pasar pembiayaan primer perumahan
yang kuat dan efisien serta tidak rentan terhadap gejolak
ekonomi dan keuangan, serta memenuhi beberapa syarat
minimal sebagai berikut:
1. Adanya lembaga penyalur KPR yang mau menjual
hak tagih KPR-nya, seperti bank dan perusahaan
pembiayaan;
2. Adanya investor potensial yang mau berinvestasi
dalam efek berbasis KPR (dengan underlying hak
tagih KPR) yang diterbitkan dari transaksi sekuritisasi
terutama Dana Pensiun dan Perusahaan Asuransi;
3.Adanya regulasi yang mendukung terjadinya
sekuritisasi yang efisien;
4.Ketersediaan portofolio KPR berkualitas yang
memenuhi kriteria seleksi untuk menjadi aset
dasar sehingga menjamin terlaksananya transaksi
sekuritisasi yang berkesinambungan di kemudian hari.
The main requirement to promote and develop SMFM
is a primary mortgage market that is strong, efficient,
invulnerable to economic and financial fluctuations,
as well as being able to meet the following minimum
requirements:
1. The existence of mortgage lenders who are willing
to sell their mortgage receivables, such as banks and
multi finance companies;
2. The existence of potential investors who are willing
to invest in mortgage-based securities (underlying by
mortgage receivables) issued through securitization
transactions, especially Pension Funds and Insurance
Companies;
3. Regulations that support efficient securitization;
4. Availability of high quality mortgage portfolios that
meet the selection criteria for underlying assets
so as to ensure the implementation of sustainable
securitization transactions in the future.
72
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
73
Consolidated Financial Statement
Increase the numbers of Mortgage
Lenders
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
Memperbanyak jumlah penyalur KPR
Corporate Data
Provision of continuous
long-term funds
KEMUDAHAN DIPEROLEH
Accessibility
Data Perusahaan
Penyediaan dana
jangka panjang secara
berkesinambungan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Sustainability
Corporate Social Responsibility Report
KESINAMBUNGAN
Corporate Governance Report
Supports fixed and affordable
installment (BTJP Mortgage)
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Mendukung angsuran tetap
dan terjangkau (KPR BTJP)
Analisis & Pembahasan Manajemen
Affordability
Management Discussion & Analysis
Availability of long-term funds for
Mortgage lenders
KETERJANGKAUAN
Company Profile
Ketersediaan dana jangka
panjang untuk penyalur KPR
Profil Perusahaan
KETERSEDIAAN
Availability
Laporan Manajemen
Prinsip Penyediaan Dana oleh SMF
Principle Provisions of Funds by SMF
Management Report
SMFM will be formed if the transactions occur repetitively
and continuously in a larger volume and shorter transaction
time. As the first step to develop SMFM, current market
conditions shall be identified, including how far the
existing regulation can ensure its effectiveness to optimize
the implementation of securitization transactions.
Pertumbuhan Kinerja 2016
PPSP baru akan terbentuk jika, transaksi terjadi berulang
kali dan berkesinambungan dengan volume yang semakin
besar dan dalam waktu transaksi yang semakin pendek.
Identifikasi kondisi pasar yang telah ada serta sejauh mana
peraturan yang ada dapat mengakomodir optimalnya
pelaksanaan transaksi sekuritisasi sangat diperlukan
sebagai langkah awal membangun PPSP.
2016 Performance Growth
Bidang Usaha
Line of Business
Bidang Usaha
Line of Business
Dalam proses identifikasi yang dilakukan sampai dengan
2016, Perseroan mendapatkan gambaran mengenai
kondisi pasar pembiayaan perumahan sebagai berikut:
• Belum banyak bank yang berkeinginan menjual
tagihan KPR sebagai salah satu sumber dana
pembiayaan KPR-nya. Hal ini disebabkan karena
adanya kebutuhan untuk meningkatkan portofolio
keuangan sesuai ketentuan perbankan yang ada.
Hingga akhir 2016 baru Bank Tabungan Negara (BTN)
dan Bank Mandiri yang melakukan penjualan tagihan
KPR nya melalui transaksi Sekuritisasi KPR.
• Masih terbatasnya minat investor untuk membeli efek
yang dihasilkan dari transaksi Sekuritisasi KPR.
• Terdapat kebutuhan dukungan pendanaan dan
pendampingan
bagi
perusahaan-perusahaan
pembiayaan yang mempunyai rencana bisnis
pengembangan KPR
74
During the identification process up to 2016, the Company
obtained the following picture of the state of the mortgage
market:
• There are not many banks that were willing to sell
their mortgage receivables as one of their mortgage
sources of funding, due to the need to increase their
existing financial portfolio in accordance with banking
regulations. Until 2016 only Bank Tabungan Negara
(BTN) and Bank Mandiri sell their mortgage receivables
through mortgage securitization transactions.
• Investors’ appetite to buy securities from mortgage
securitization transaction is still not high.
• There is a need for financial support and assistance
for multi finance companies that have a mortgage
development business plan
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
Corporate Social Responsibility Report
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Data
Data Perusahaan
Consolidated Financial Statement
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
75
Corporate Governance Report
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
Laporan Tata Kelola Perusahaan
After 2018, the Company is expected to acquire a better
role as a Secondary Mortgage Market (SMFM) catalyst to
facilitate the implementation of securitization transactions
and grant a guarantee program (guarantor) on securities
from securitization transactions as well as debt securities
issued by qualified mortgage lenders.
Analisis & Pembahasan Manajemen
Setelah 2018, Perseroan diharapkan lebih berperan sebagai
katalisator Pasar Pembiayaan Sekunder Perumahan (PPSP)
dengan memfasilitasi pelaksanaan transaksi sekuritisasi
dan penyediaan program penjaminan (guarantor) atas
efek yang dihasilkan dari transaksi sekuritisasi maupun
surat utang yang diterbitkan lembaga penyalur KPR yang
memenuhi syarat.
Management Discussion & Analysis
With the issuance of Presidential Decision No.101 2016
opening limitation for the Company’s activities in terms
of lending. Distribution of loans which was originally
limited to 10 (ten) years from the issuance of Presidential
Decision No. 1 of 2008 or until 2018, then as of issuance
of Presidential Decision No.101, the Company may lend
indefinitely with a loan term not exceeding 15 (fifteen)
years.
Company Profile
Dengan terbitnya Peraturan Presiden No. 101 Tahun
2016 membuka batasan aktivitas Perseroan dalam hal
penyaluran pinjaman. Kegiatan Penyaluran pinjaman
semula dibatasi selama 10 (sepuluh) tahun terhitung dari
penerbitan Peraturan Presiden No. 1 Tahun 2008 atau
sampai dengan 2018, maka terhitung terbitnya Peraturan
Presiden No. 101, Perseroan dapat menyalurkan pinjaman
tanpa batasan waktu dengan jangka waktu pinjaman tidak
melebihi 15 (lima belas) tahun.
Profil Perusahaan
As securitization transactions are still relatively new, the
Company will take part as a transaction participant in each
transaction. In line with improved understanding about
mechanisms and benefits of securitization transactions
of both potential investors and mortgage lenders, the
Company will gradually reduce its role as a participant
within securitization transactions and will be more
focused on its activities as a guarantor of securities from
the securitization transactions. Therefore, the Company’s
role will continue to evolve, in line with the enhanced
understanding of market players.
Laporan Manajemen
Mengingat model transaksi sekuritisasi KPR masih relatif
baru, maka Perseroan akan turut berkontribusi sebagai
pihak yang berperan secara langsung dalam setiap
pelaksanaan transaksi. Sejalan dengan meningkatnya
pemahaman penyalur KPR dan investor potensial akan
mekanisme serta manfaat dari transaksi sekuritisasi, maka
secara bertahap Perseroan akan mengurangi perannya
dan selanjutnya lebih berfokus sebagai penjamin atas
efek yang dihasilkan dari transaksi sekuritisasi. Dengan
demikian, peran Perseroan terus berevolusi secara positif
selaras dengan meningkatnya pemahaman pelaku pasar.
Management Report
The Company is constantly improving its capability to
promote and facilitate fund disbursement to improve
the above four aspects. To deal with th ese issues, the
Company arranges 2 (two) transaction models which can
be used by mortgage lenders, namely securitization for
banks that are ready to sell mortgage receivables as well as
lending programs for mortgage lenders that need to grow
their mortgage portfolios . Lending facilities are given to
encourage mortgage lenders to provide standardized and
qualified mortgages to enable appropriate securitization
in the future.
Pertumbuhan Kinerja 2016
Perseroan senantiasa berupaya untuk mendukung
dan meningkatkan kapabilitasnya dalam memfasilitasi
penyaluran dana agar keempat syarat tersebut dapat
terpenuhi. Untuk mengatasi hal-hal di atas, Perseroan
memiliki 2 (dua) model transaksi yang dapat dipergunakan
oleh lembaga penyalur KPR yakni sekuritisasi untuk bank
yang sudah siap untuk menjual tagihan KPR serta fasilitas
pinjaman untuk lembaga penyalur KPR yang masih ingin
memperbesar volume portofolio KPR-nya. Pemberian
fasilitas pinjaman dimaksudkan untuk mendorong
lembaga penyalur KPR menyalurkan KPR yang berkualitas
dan terstandar sehingga layak untuk disekuritisasi di
kemudian hari.
2016 Performance Growth
Bidang Usaha
Line of Business
Produk dan Jasa
Products and Services
PRODUK
PRODUCTS
1.Sekuritisasi
2. Penyaluran pembiayaan
3. Surat utang
1.Securitization
2.Lending
3. Debt securities
JASA
SERVICES
1. Standardisasi dokumen KPR
2. Pendidikan dan Pelatihan
1. Standardization of Mortgage Loan documents
2. Education and Training
PRODUK INVESTASI
PRODUCTS INVESTMENT
EFEK BERAGUN ASET
RESIDENTIAL MORTGAGE-BACKED
SECURITIES
Pada 2009, Perseroan berhasil melakukan sekuritisasi KPR
milik BTN untuk pertama kalinya. Sementara Perseroan
belum bisa menjadi Penerbit karena aturan pelaksanaan
dari Otoritas Pasar Modal berdasarkan PerPres No. 1
tahun 2008 jo 19 tahun 2005 belum terbit, sehingga
sampai dengan tahun 2014 menggunakan peraturan yang
tersedia di Bapepam-LK (kini OJK) dengan menggunakan
mekanisme Kontrak Investasi Kolektif (KIK), yang terbentuk
berdasarkan kontrak antara Manajer Investasi dan Bank
Kustodian sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
In 2009, the Company succeeded in securitizing BTN’s
Mortgage Loans for the first time. Meanwhile, the
Company could not become issuer, as the implementing
regulation from the Capital Market Authority pursuant
to Presidential Regulation No. 1 of 2008 jo 19 of 2005
had not been effected. Thus, until 2014, the Company
adopted the Bapepam-LK (now OJK) regulation to conduct
securitization transactions, namely Collective Investment
Contract (CIC) mechanism, which is established based
on a contract between the Investment Manager and the
Custodian Bank according to the applicable regulation.
Dengan terbitnya Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
(POJK) tentang Penerbitan dan Pelaporan Efek Beragun
Aset berbentuk Surat Partisipasi (EBA-SP) No. 23/
POJK.04/2014 pada tanggal 19 November 2014, maka
peran Perseroan sudah menjadi sentral sesuai yang
diamanatkan dalam Peraturan Presiden yaitu sebagai
Penerbit EBA selain yang telah dijalankan sejak tahun 2009
yaitu sebagai Koordinator Global, Penata Sekuritisasi,
Pendukung Kredit dan Investor.
With the issuance of a Financial Services Authorities
regulation on the Issuance and Reporting of Residential
Mortgage Backed Securities in the form of Participation
Certificates (RMBS-PC) Regulation No. 23/POJK.04/2014
on November 19, 2014, the Company’s role has been
centralized, as mandated by the Presidential Regulation,
namely as a RMBS Issuer, besides its previous role since
2009 as Global Coordinator, Securitization Arranger, Credit
Enhancer and Investor.
Terhitung sejak 4 Desember 2015, untuk pertama kalinya
Perseroan telah mencatatkan EBA-SP pada Bursa
Efek Indonesia, sehingga dengan ini, Perseroan telah
meningkatkan perannya menjadi lebih sentral yaitu
sebagai Penerbit dan menjadi Guarantor/Penjamin Efek
Beragun Aset yang diterbitkan.
As on December 4, 2015, the Company became listed
as a RMBS-PC for the first time on the Indonesia Stock
Exchange; thus, the Company attained a more central
role as an issuer, becoming Guarantor for Residential
Mortgage-Backed Securities.
76
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
Analisis & Pembahasan Manajemen
Corporate Governance Report
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Corporate Social Responsibility Report
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Data
Data Perusahaan
Consolidated Financial Statement
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
77
Management Discussion & Analysis
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
Company Profile
Servicer Transition Funds are paid in advance.
Profil Perusahaan
•
Laporan Manajemen
Seleksi KPR sebagai underlying EBA memenuhi 32
kriteria KPR sehat SMF.
• Rasio rata-rata tertimbang LTV yang relatif rendah,
yaitu kurang dari 70%.
• Tidak adanya KPR yang menunggak lebih dari 30
(tiga puluh) hari pada saat tanggal Final Cut-off.
4. Struktur transaksi yang solid
• Dukungan kredit dalam bentuk dana cadangan
yang diberikan oleh SMF.
• EBA Kelas A memiliki subordinasi dalam bentuk
kelas B.
• Pokok EBA Kelas B tidak akan mendapatkan
pelunasan apabila investor EBA Kelas A belum
dibayarkan penuh haknya
• Dana Transisi Penyedia Jasa dicadangkan di muka
Management Report
•
Several matters that need to be considered when
investmenting in Residential Mortgage Backed Securities
(RMBS) as a Mortgage securitization product are:
1. Class A RMBS is rated idAAA by a Rating Agency
registered at OJK.
2. Strong fundamentals and the good reputation of the
Originator who is highly experienced in the mortgage
industry.
3. Strong asset portfolio that meets SMF’s healthy
mortgage criteria
• Mortgages as the RMBS underlying assets meet 32
of SMF’s healthy mortgage selection criteria.
• Weighted average of LTV ratio is relatively low at
less than 70%.
• There are no delinquent mortgages more than 30
(thirty) days on Final Cut-off date.
4. A solid transaction structure
• Credit enhancement in the form of reserve fund
provided by SMF.
• Class A RMBS has a subordinate in the form of
Class B RMBS.
• Principal of Class B RMBS will not be repaid if the
investor of Class A RMBS has not paid in full.
Pertumbuhan Kinerja 2016
Beberapa hal yang perlu dijadikan pertimbangan untuk
melakukan investasi dalam Efek Beragun Aset (EBA)
sebagai produk dari Sekuritisasi KPR, antara lain:
1. EBA KPR Kelas A memperoleh peringkat idAAA dari
Lembaga Pemeringkat yang terdaftar di OJK.
2. Fundamental yang kuat dan reputasi yang baik dari
Kreditur Awal yang sangat berpengalaman di industri
kredit perumahan.
3. Aset portofolio yang kuat dan memenuhi kriteria KPR.
2016 Performance Growth
Produk dan Jasa
Products and Services
Produk dan Jasa
Products and Services
Skema Penerbitan EBA Surat Partisipasi
RMBS-Participation Certificate Issuance Scheme
Financial Services
Authorities
Pernyataan Pendaftaran
Filling Registration
Kreditur Asal &
Penyedia Jasa
Originator & Servicer
Angsuran KPR
Mortgage
Installment
Pernyataan Efektif
Effective Statement
Penerbitan EBA-SP
RMBS-PC Issuance
Akta Jual Beli
Sales & Purchase Deed
Jual Putus
True Sale
Penerbit
Issuer
Investor
EBA-SP
RMBS Participation
Certificate
Perjanjian Penerbitan EBA-SP
RMBS-PC Issuance Agreement
Tagihan KPR
Mortgage
Receivables
Akta Cessie
Cessie Deed
Dana Investasi
Investment Fund
Wali Amanat
Trustee
Kustodian
Custodian
Dana Angsuran KPR
Mortgage Installment Fund
Dana Investasi
Investment Fund
Pembayaran Pokok dan Kupon EBA-SP
Payment of Principal and Coupon of RMBS-PC
Mekanisme Transaksi Sekuritisasi:
Securitization Transaction Mechanism:
1. Berdasarkan kesepakatan dengan Kreditur Asal, SMF
bertindak untuk dan atas nama investor melakukan
penunjukan Wali Amanat dan Bank Kustodian yang
terdaftar di OJK.
2. Wali Amanat menunjuk Penyedia Jasa untuk koleksi
tagihan KPR.
3. a. SMF mengajukan pernyataan penawaran umum
penerbitan EBA–Surat Partisipasi kepada OJK.
b. SMF membeli aset keuangan dari Kreditur Asal
untuk kepentingan pihak ketiga (Pasal 1317
KUHPer), yaitu para Investor yang diwakili oleh
Wali Amanat, di mana aset keuangan tersebut
dititipkan di Kustodian untuk diadministrasikan.
c. SMF melakukan penerbitan EBA–Surat Partisipasi
dan menjualnya kepada investor melalui
penawaran
umum.
EBA–Surat
Partisipasi
merupakan bukti kepemilikan bersama para
Investor secara proporsional atas aset keuangan
(kumpulan piutang).
1. According to the agreement with the Originator, SMF
for and on behalf of the investor appoints a Trustee
and a Custodian Bank registered at OJK.
78
2. Trustee appoints Servicer of mortgage receivables
collection.
3. a. SMF submits proposal of RMBS–Participation
Certificate issuance offering to OJK.
b. SMF purchases financial assets from the
Originator on behalf of a third party (Article 1317
KUHPer), which is investors represented by the
Trustee, whereby the financial asset is kept in the
Custodian Bank for administation purposes.
c. SMF issues the RMBS–Participation Certificate and
sells it to investors by public offering. The RMBS–
Participation Certificate is proportionate collective
ownership proof of the investors of the financial
assets (receivables pool).
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
Corporate Social Responsibility Report
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Data
Data Perusahaan
Consolidated Financial Statement
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
79
Corporate Governance Report
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Sources of funds used for loan disbursements are the
issuance of debt securities either through a public offering
(bonds) and or limited offering (Medium Term Note) or
other debt securities. In this way mortgage lenders are
expected to gradually use medium/long term funds from
the capital market so as to offer mortgages with fixed
interest for the long term.
Analisis & Pembahasan Manajemen
Bonds
Sumber dana yang digunakan untuk penyaluran pinjaman
adalah dari hasil penerbitan surat utang baik melalui
penawaran umum (obligasi) dan atau penawaran terbatas
(Medium Term Note) atau surat utang lainnya. Dengan
cara demikian diharapkan penyalur KPR secara bertahap
akan menggunakan dana jangka menengah/panjang dari
pasar modal sehingga dapat menawarkan KPR dengan
bunga tetap untuk jangka panjang.
Management Discussion & Analysis
Surat Utang
Company Profile
1. Mortgage debtors continue to make payment of
principal and interest to the Originator that has been
appointed as Servicer.
2. Servicer transfers the principal and interest installment
of the mortgage to the Custodian periodically.
3. Custodian pays the principal and interest installment
to Investors periodically.
4. Custodian/Wali Amanat submits report in accordance
with the existing provisions and agreement.
5. SMF monitors RMBS performance as well as function
and responsibility of Custodian/Wali Amanat.
Profil Perusahaan
Post Transaction Mechanism:
1. Debitur KPR tetap melakukan pembayaran angsuran
pokok dan bunga kepada Kreditur Asal yang ditunjuk
sebagai Penyedia Jasa.
2. Penyedia Jasa meneruskan angsuran pokok dan
bunga KPR kepada Kustodian secara periodik.
3. Kustodian melakukan Pembayaran Pokok dan Bunga
kepada Investor secara periodik.
4. Kustodian/Wali Amanat melakukan pelaporan sesuai
dengan ketentuan dan perjanjian yang ada.
5. SMF melakukan monitoring atas kinerja EBA serta
fungsi dan tanggung jawab Kustodian/Wali Amanat.
Laporan Manajemen
Mekanisme Paska Transaksi Sekuritisasi:
Management Report
4. Investors make payment on the purchasing of the
RMBS–Participation Certificate to the Custodian to be
passed to the Originator based on instruction from
SMF (the Issuance of the Participation Certificate
until payment to the Originator is conducted
stimultaneously).
Pertumbuhan Kinerja 2016
4. Investor melakukan pembayaran atas pembelian EBA–
Surat Partisipasi kepada Kustodian untuk selanjutnya
diteruskan kepada Kreditur Asal atas instruksi dari
SMF (Penerbitan Surat Partisipasi sampai dengan
pembayaran kepada Kreditur Asal dilakukan pada
waktu yang bersamaan).
2016 Performance Growth
Produk dan Jasa
Products and Services
Komposisi Pemegang Saham
Shareholders Composition
Perseroan berdiri dengan modal dasar Rp4 triliun terbagi
dalam 4 juta lembar saham dengan nilai nominal Rp1 juta
per lembar saham dan modal ditempatkan dan disetor
penuh sebesar Rp1 triliun terbagi dalam 1 juta lembar
saham. Pada tanggal 23 Juli 2012, Pemerintah Republik
Indonesia melakukan penambahan Modal Ditempatkan
dan Disetor Penuh menjadi sebesar Rp2 triliun, terbagi
dalam 2 juta lembar saham, yang dituangkan dalam akta
pernyataan keputusan tanpa rapat PT SMF No. 40 tanggal
23 Juli 2012. Pada tanggal 3 Juni 2015, Pemerintah
Republik Indonesia melakukan peningkatan jumlah modal
dasar Perseroan dari Rp4 triliun menjadi sebesar Rp8
triliun dan penambahan Modal Ditempatkan dan Disetor
dari Rp2 triliun, terbagi dalam 2 juta lembar saham menjadi
Rp3 triliun terbagi dalam 3 juta lembar saham. Perubahan
ini di tuangkan dalam Akta Pernyataan Keputusan Tanpa
Rapat PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) No. 24
Tanggal 3 Juni 2015. Perubahan Akta Pendirian Perseroan
terkait hal ini telah dilaporkan, serta diterima oleh Menteri
Hukum dan HAM berdasarkan surat No. AHU-0938942.
AH.01.02. Tahun 2015 tanggal 8 Juli 2015.
The Company was established with authorized capital of
Rp4 trillion divided into 4 million shares with a nominal
value of Rp1 million per share and the issued and fully paid
amounting to Rp1 trillion divided into 1 million shares. On
July 23, 2012, the Government of the Republic of Indonesia
increased its Issued and Paid-in Capital amounting to Rp2
trillion, divided into 2 million shares, as stated in the deed
of PT SMF No. 40 dated July 23, 2012. On June 3, 2015,
the Government of the Republic of Indonesia increased
the amount of the Company’s authorized capital from Rp4
trillion to Rp8 trillion and the addition of Issued and Paidin Capital from Rp2 trillion, divided into 2 million shares to
Rp3 trillion divided into 3 million shares. This change was
inserted into Deed of Statement Without Meeting of PT
Sarana Multigriya Finansial (Persero) No. 24-June 3, 2015.
Changes in the Deed of Incorporation of the Company
regarding this matter have been reported, and accepted
by the Ministry of Justice through letter No.AHU-0938942.
AH.01.02. 2015 dated July 8, 2015.
Seluruh saham Perseroan dimiliki oleh Pemerintah
Republik Indonesia. Berdasarkan Keputusan Menteri
Keuangan RI selaku Pemegang Saham PT SMF (Persero)
No. 186/KMK.06/2016 tentang Penambahan Penyertaan
Modal Negara Republik Indonesia ke dalam Modal Saham
dan Perubahan Anggaran Dasar Perusahaan Perseroan
(Persero) PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) yang
ditindak lanjuti dengan Akta Keputusan Tanpa Rapat
No. 36 tanggal 19 April 2016, struktur permodalan dan
susunan pemegang saham terakhir, yaitu modal dasar
Rp8 triliun, modal ditempatkan dan disetor penuh Rp4
triliun terdiri dari 4 juta lembar saham, 100% seluruhnya
dimiliki oleh Negara Republik Indonesia dan saham dalam
portepel sebesar Rp4 triliun.
All shares of the Company are owned by the Government
of the Republic of Indonesia. Based on the Decision
of the Minister of Finance as Shareholder of PT SMF
(Persero) No. 186/KMK.06/2016 regarding the Government
Capital Investment in PT Sarana Multigriya Finansial
(Persero) Capital Stock and amendments in LLC Articles
of Association (Persero) which is followed up by Deed
Without a Meeting No. 36 dated April 19, 2016, capital
structure and the most recent shareholder structure, the
authorized capital of Rp8 trillion, issued and fully paid Rp4
trillion, consisting of 4 million shares, are wholly owned
by the Republic of Indonesia and shares in the portfolio
amount to Rp4 trillion.
Kemudian berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 78
Tahun 2016, tanggal 30 Desember 2016 tentang
Penambahan Penyertaan Modal Negara Republik
Indonesia ke Dalam Modal Saham Perusahaan SMF
(Persero) PT Sarana Multigriya Finansial, modal disetor
Perseroan bertambah menjadi Rp5 triliun terdiri dari 5 juta
lembar saham yang dimana seluruhnya dimiliki oleh
Negara Republik Indonesia dan saham dalam portepel
sebesar Rp5 triliun.
Then, based on Government Regulation No. 78 of 2016,
dated December 30, 2016 regarding Government Capital
Investment in PT Sarana Multigriya Finansial (Persero)
Capital Stock, paid-up capital of the Company increased
to Rp5 trillion, comprising 5 million shares, all owned by
the Republic of Indonesia and the shares in the portfolio
amount to Rp5 trillion.
80
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
Plt. Komisaris Utama
Acting President
Commissioner
Tidak Ada
None
Tidak Ada
None
Mariatul Aini
Plt. Komisaris
Acting Commissioner
Tidak Ada
None
Tidak Ada
None
Kepemilikan Saham Direksi
Nama
Name
Jabatan
Position
Directors’ Share Ownership
Kepemilikan Lembar Saham
Ownership of Shares
Pada SMF
At SMF
Di Luar SMF
Outside SMF
Tanggal
Diperoleh
Date Acquired
Jumlah Lembar
Saham
Total Shares
Ananta Wiyogo
Direktur Utama
President Director
Tidak Ada
None
Tidak Ada
None
–
–
Trisnadi Yulrisman
Plt. Direktur
Manajemen Risiko dan
Dukungan Kerja
Acting Director of Risk
Management and
Business Supports
Tidak Ada
None
Tidak Ada
None
–
–
Heliantopo
Direktur Sekuritisasi
dan Pembiayaan
Director of
Securitization and
Financing
Tidak Ada
None
Tidak Ada
None
–
–
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
81
Consolidated Financial Statement
Agus Rijanto Sedjati
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
Tidak Ada
None
Corporate Data
Tidak Ada
None
Data Perusahaan
Komisaris Utama
President
Commissioner
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Herry Purnomo
Corporate Social Responsibility Report
Di Luar SMF
Outside SMF
Jumlah Lembar
Saham
Total Shares
Corporate Governance Report
Pada SMF
At SMF
Tanggal
Diperoleh
Date Acquired
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Jabatan
Position
Analisis & Pembahasan Manajemen
Nama
Name
Kepemilikan Lembar Saham
Ownership of Shares
Management Discussion & Analysis
COMMISSIONERS’ SHARE OWNERSHIP
Company Profile
KEPEMILIKAN SAHAM DEWAN KOMISARIS
Profil Perusahaan
Similarly with the Board of Directors and the Board
of Commissioners, no member has ownership of any
Company shares directly or indirectly.
Laporan Manajemen
Demikian pula dengan Direksi dan Dewan Komisaris,
tidak ada satu orang anggota pun yang memiliki saham
Perseroan baik langsung maupun tidak langsung
Management Report
All shares of PT Sarana Multigriya Finansial are owned
by the Government of the Republic of Indonesia, on that
account, in the 2016 Annual Report, the Company does
not present the information on:
1. Name of 20 largest shareholders and percentage of
ownership.
2. Name of public shareholders with 5% or more
ownership.
3. Groups of public shareholders with less than 5%
ownership each.
Pertumbuhan Kinerja 2016
SHARE OWNERSHIP
Seluruh saham PT Sarana Multigriya Finansial (Persero)
dimiliki oleh Pemerintah Republik Indonesia, dengan
demikian di Laporan Tahunan 2016, Perseroan tidak
menyajikan informasi mengenai:
1. Nama 20 pemegang saham terbesar dan presentasi
kepemilikannya.
2.Nama pemegang saham masyarakat dengan
kepemilikan 5% atau lebih.
3. Kelompok pemegang saham dengan kepemilikan
masing-masing di bawah 5%.
2016 Performance Growth
KEPEMILIKAN SAHAM
Daftar Entitas Anak dan/atau
Entitas Asosiasi
List of Subsidiaries/Associated Entities
Hingga akhir tahun 2016, PT Sarana Multigriya Finansial
(Persero) tidak memiliki anak perusahaan maupun
perusahaan asosiasi serta bukan merupakan bagian dari
entitas usaha lain, sehingga tidak terdapat informasi
mengenai:
1. Nama Entitas Anak dan/atau Asosiasi
2.Presentase Kepemilikan Entitas Anak dan/atau
Asosiasi
3. Bidang usaha Entitas Anak dan/atau Asosiasi
4. Status operasi Entitas Anak dan/atau Asosiasi
Up to the end of 2016, PT Sarana Multigriya Finansial
(Persero) had no subsidiary or associated company and
was not part of another business entity; therefore, there is
no information regarding:
STRUKTUR GRUP PERUSAHAAN
COMPANY GROUP STRUCTURE
Karena hingga akhir tahun 2016 PT Sarana Multigriya
Finansial (Persero) tidak memiliki anak perusahaan
maupun perusahaan asosiasi, pada Laporan Tahunan 2016,
Perseroan tidak menyajikan Struktur Grup Perusahaan.
As up to the end of 2016 PT Sarana Multigriya Finansial
(Persero) had no subsidiary or associated entity, in the
2016 Annual Report, the Company does not present a
Company Group Structure.
82
1. Name of Subsidiaries/Associated Entities
2.Ownership Percentage of Subsidiaries/Associated
Entities
3. Line of business of Subsidiaries/Associated Entities
4. Operational status of Subsidiaries/Associated Entities
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
BONAI SUBIAKTO
BONAI SUBIAKTO
MANAJEMEN RISIKO
& KEPATUHAN
Risk Management
& Compliance
EKO RATRIANTO
DUKUNGAN KERJA
Business Supports
ACHMAD BASYARAH
KEUANGAN
Finance
AKUNTANSI & PELAPORAN
Accounting & Reporting
WISAKSONO S. NUGROHO
TRI DJOKO SUSENO
Consolidated Financial Statement
PEMBIAYAAN 2 DAN
PENGEMBANGAN PRODUK
Financing 2 and Product
Development
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
SID HERDI KUSUMA
Corporate Data
SEKURITISASI & PEMBIAYAAN 1
Securitization & Financing 1
TRISNADI YULRISMAN
TRANSFORMASI &
PENGEMBANGAN
USAHA
Transformation and
Business Development
Data Perusahaan
HELIANTOPO
Plt. DIREKTUR MANAJEMEN
RISIKO DAN DUKUGAN KERJA
Acting Director of Risk
Management and Business
Supports
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
DIREKTUR SEKURITISASI DAN
PEMBIAYAAN
Director of Securitization and
Financing
EKO RATRIANTO
Corporate Social Responsibility Report
ANANTA WIYOGO
M. SOPIAN HADIANTO
(Plt.)
Corporate Governance Report
SEKRETARIS
PERUSAHAAN
Corporate Secretary
DIREKTUR UTAMA
President Director
Laporan Tata Kelola Perusahaan
SATUAN PENGAWASAN
INTERN
Internal Audit Unit
Analisis & Pembahasan Manajemen
Anggota
Member
DODOK DWI HANDOKO
Management Discussion & Analysis
Ketua
Chairman
MARIATUL AINI
Company Profile
KOMITE AUDIT
Audit Committee
Profil Perusahaan
Plt. Komisaris
Acting Commissioner
MARIATUL AINI
Laporan Manajemen
DEWAN KOMISARIS
Board of Commissioners
Management Report
RAPAT UMUM
PEMEGANG SAHAM
General Meeting of Shareholders
Pertumbuhan Kinerja 2016
Organizational Structure
2016 Performance Growth
Struktur Organisasi
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
83
Profil Komisaris
Commissioner Profile
Mariatul Aini
Plt. Komisaris
Acting Commissioner
Usia | Age
53 tahun | 53 years old
Tempat, Tanggal Lahir
Place, DOB
Jakarta, 11 Oktober 1963
Jakarta, October 11, 1963
Kewarganegaraan
Citizenship
Indonesia
Indonesian
Domisili
Domicile
Jakarta, Indonesia
Dasar Hukum Penunjukan
Legal Basis of Appointment
No. S-902/MK.06/2016 tanggal 28 Oktober 2016
No.S-902/MK.06/2016 dated October 28, 2016
Riwayat Pendidikan | Educational Background
1987
Lulus S1 Sarjana Jurusan Ilmu Tanah dari Institut Pertanian Bogor
Earned Bachelor degree in Soil Science from Institut Pertanian Bogor
1994
Lulus S2 Administration Jurusan Keuangan dari University of Wisconsin-USA
Master of Business Administration degree majoring in Finance from the University of Wisconsin-USA
Riwayat Jabatan | Work Experience
1997
Kepala Seksi Penerimaan Panas Bumi, Direktorat Penerimaan Negara Bukan Pajak, Kementerian Keuangan Republik
Indonesia
Head of Section of Geothermal Receipts, Directorate of Non-Tax Receipts of the Ministry of Finance of the Republic of
Indonesia
2006–2008
Kepala Subdirektorat Penerimaan Panas Bumi dan Hilir Migas dan Laba BUMN
Head of Sub-Directorate of Receipts of Geothermal and Downstream of Oil and Gas and Profit of SOE
2008–2011
Kepala Subdirektorat Penerimaan Panas Bumi dan Hilir Migas
Head of Sub-Directorate of Receipts of Geothermal and Downstream of Oil and Gas
2009–2011
Komite Remunerasi PT Pertamina Gas
Member of PT Pertamina Gas Remuneration Committee
2009–2013
Komisaris PT Pertamina Retail
Commissioner of PT Pertamina Retail
2011–2014
Direktur Harmonisasi Peraturan Penganggaran Direktorat Jenderal Anggaran di Kementerian Keuangan Republik
Indonesia
Director of Harmonization of Budgeting Regulation, Directorate General of Budget at the Ministry of Finance of the
Republic of Indonesia
2014–2016
Sekretaris Direktorat Jenderal Anggaran
Secretary of the Directorate General of Budgeting
2016–sekarang
2016–now
Direktur Penerimaan Negara Bukan Pajak
Director of State Non-Tax Receipt
Rangkap Jabatan | Concurrent Position
2011–sekarang
2011–now
Direktur Harmonisasi Peraturan Penganggaran Direktorat Jenderal Anggaran, Kementerian Keuangan Republik Indonesia
Director of Harmonization of Budgeting Regulation, Directorate General of Budget, the Ministry of Finance of the Republic
of Indonesia
Hubungan Afiliasi | Affiliation
Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris lainnya, maupun pemegang saham utama dan/atau pengendali
Has no affiliation with the Directors other Commissioners, nor with the Shareholder
84
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
Lulus S2 bidang Manajemen dari Arthur D. Little Management Education Institute, Cambridge, USA
Master of Business degree Majoring Management from Arthur D. Little Management Education Institute, Cambridge, USA
1987
Lulus S2 bidang Keuangan dari Bentley College, Waltham, MA, USA
Master of Business degree Majoring Finance from Bentley College, Waltham, MA, USA
Riwayat Jabatan | Work Experience
1997–1999
Managing Director, Niaga Finance Ltd. Hongkong
2001–2007
Direktur Utama PT PEFINDO
President Director of PT PEFINDO
2007–2013
Direktur Utama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI)
President Director of PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI)
2013–2015
Direktur Utama PT BNI Securities
President Director of PT BNI Securities
25 Agustus 2016–sekarang
August 25, 2016–present
Direktur Utama PT Sarana Multigriya Finansial (Persero)
President Director of PT Sarana Multigriya Finansial (Persero)
Pelatihan dan Pengembangan Kompetensi | Training and Competency Development
2016
Seminar Internasional Keuangan berkelanjutan 2016, Bali, 30 November 2016
International Seminar on sustainable finance in 2016, Bali, November 30, 2016
Hubungan Afiliasi | Affiliation
Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris lainnya, maupun pemegang saham utama dan/atau pengendali
Has no affiliation with other Directors, Commissioners, nor with the Shareholder
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
85
Consolidated Financial Statement
1984
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
Lulus S1 Jurusan Perikanan Institut Pertanian Bogor
Earned Bachelor degree Majoring education at the Faculty of Fisheries, Institute Pertanian Bogor
Corporate Data
1981
Data Perusahaan
Riwayat Pendidikan | Educational Background
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
No.639/KMK.06/2016 tanggal 26 Juli 2016
No.639/KMK.06/2016 dated July 26, 2016
Corporate Social Responsibility Report
Dasar Hukum Penunjukan
Legal Basis of Appointment
Corporate Governance Report
Jakarta, Indonesia
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Domisili
Domicile
Analisis & Pembahasan Manajemen
Indonesia
Indonesian
Management Discussion & Analysis
Kewarganegaraan
Citizenship
Company Profile
Roma, Italia, 14 Agustus 1957
Rome, Italy, August 14,1957
Profil Perusahaan
59 tahun | 59 years old
Tempat Lahir
Place
Laporan Manajemen
Usia | Age
Management Report
Ananta Wiyogo
Direktur Utama
President Director
Pertumbuhan Kinerja 2016
Board of Directors Profiles
2016 Performance Growth
Profil Direksi
Profil Direksi
Board of Directors Profiles
Trisnadi Yulrisman
Plt. Direktur Manajemen Risiko & Dukungan Kerja
Acting Director of Risk Management & Business Supports
Usia | Age
50 tahun | 50 years old
Tempat, Tanggal Lahir
Place, DOB
Jakarta, 26 Juli 1966
Jakarta, July 26, 1966
Kewarganegaraan
Citizenship
Indonesia
Indonesian
Domisili
Domicile
Depok, Indonesia
Dasar Hukum Penunjukan
Legal Basis of Appointment
SK Pemegang Saham tentang Pemberhentian dan Pengangkatan No. 354/KMK.06/2011
No. S-021/DEKOM/SMF/X/2016 dated October 31, 2016; KMK Menkeu 2011
Surat Dekom No. S-021/Dekom/SMF/X/2016 tanggal 31 Oktober 2016 tentang Penetapan Sementara untuk Menjalankan
Tugas sebagai Direksi
Riwayat Pendidikan | Educational Background
1993
Lulus S1 Jurusan Akuntansi Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) Jakarta
Earned Bachelor degree Majoring Accounting at Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) Jakarta
2007
Lulus S2 Institut Pengembangan Manajemen Indonesia (IPMI Business School)
Master of Business degree Majoring Management from Arthur D. Little Management Education Institute, Cambridge, USA
Riwayat Jabatan | Work Experience
1998–2000
Kepala Unit Pemeriksa Anggota Bursa II Satuan Pemeriksa Keuangan (SPK) PT Bursa Efek Jakarta
Head of Exchange Member of Audit Unit (SPK) II at Jakarta Stock Exchange
2000–2004
Kepala Satuan Pemeriksa Internal PT Bursa Efek Jakarta (BEJ), Jakarta
Head of Internal Audit Unit of Jakarta Stock Exchange (BEJ), Jakarta
2004–2010
Direktur PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), Jakarta
Director of PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), Jakarta
2010–2011
Head of Internal Audit PT Danareksa (Persero)
Pelatihan dan Pengembangan Kompetensi | Training and Competency Development
5–7 Oktober 2016
October 5–7, 2016
Menghadiri Undangan “Philippine Housing Finance Conference 2016 “, Makati, Filipina
Fulfilling the Invitation of “Philippine Housing Finance Conference 2016”, in Makati, Philippines
7–8 Desember 2016
Desember 7–8, 2016
ERMA Bali International Conference, Bali
Hubungan Afiliasi | Affiliation
Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris lainnya, maupun pemegang saham utama dan/atau pengendali
Has no affiliation with other Directors, Commissioners, nor with the Shareholder
86
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
Riwayat Jabatan | Work Experience
September 1987–Juli 1991
September, 1987–July, 1991
September 1993–Juni 1994
September, 1993–June, 1994
Juli 1994–April 2002
July, 1994–April, 2002
Januari 2001–Juni 2001
January, 2001–June, 2001
April 2002–Maret 2003
April, 2002–March, 2003
April 2003–September 2005
April, 2003–September, 2005
Agustus 2003–Agustus 2004
August, 2003–August, 2004
September 2005–2010 September, 2005–2010
2007–2010
2010–2012
2012–sekarang
2012–present Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Audit Staff
Rasin, Ichwan & Co. Public Accountant Team Leader
PT Bank Merincorp, Controller (Head of IT Dev. & Controlership Dept.), Head of Risk Management Department, Head of
Internal Audit Department
Lecturere in FISIP Universitas Indonesia, Subject: Banking Operation
PT Dwisembada Karya, Finance Manager
PT Mandiri Sekuritas, Head of Financial Audit, Head of Accounting & Finance
Lecturer in Trisakti School of Management, Subject: Advanced Accounting II
PT Sarana Multigriya Finansial (Persero), Head of Research & Development Department, Head of Accounting & Finance
Kepala Divisi Research & Development, di SMF
Head of Research & Development at SMF
PT Humpuss Intermoda Transportasi, GM Finance
PT Sarana Multigriya Finansial (Persero), Director, Head of Transformation & Business Development, Head of Corporate
Secretary
Rangkap Jabatan | Concurrent Position
2012–25 Agustus 2016
2012–August 25, 2016
Consolidated Financial Statement
Lulus S2 Akuntansi dari MAKSI-UI (Magister Akuntansi Universitas Indonesia)
Master of Business degree Majoring Management from MAKSI-UI (Magister Akuntansi Universitas Indonesia)
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
2001
Corporate Data
Lulus S1 Jurusan Akuntansi dari Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN)
Earned Bachelor degree Majoring Accounting at Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN)
Data Perusahaan
1994
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Riwayat Pendidikan | Educational Background
Corporate Social Responsibility Report
No.639/KMK.06/2016 tanggal 26 Juli 2016
No.639/KMK.06/2016 dated July 26, 2016
Corporate Governance Report
Dasar Hukum Penunjukan
Legal Basis of Appointment
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Tangerang, Indonesia
Analisis & Pembahasan Manajemen
Domisili
Domicile
Management Discussion & Analysis
Indonesia
Indonesian
Company Profile
Kewarganegaraan
Citizenship
Profil Perusahaan
Yogyakarta, 17 Januari 1966
Yogyakarta, January 17, 1966
Laporan Manajemen
50 tahun | 50 years old
Tempat, Tanggal Lahir
Place, DOB
Management Report
Usia | Age
Pertumbuhan Kinerja 2016
Heliantopo
Direktur Sekuritisasi dan Pembiayaan
Director of Securitization and Financing
2016 Performance Growth
Profil Direksi
Board of Directors Profiles
Kepala Divisi Tranformasi dan Pengembangan Usaha, merangkap Sekretaris Perusahaan
Head of Business Transformation and Development Division, and concurrently as Corporate Secretary
Pelatihan dan Pengembangan Kompetensi | Training and Competency Development
5–7 Oktober 2016
October 5–7, 2016
Menghadiri Undangan “Philippine Housing Finance Conference 2016”
Attending the Invitation for “Philippine Housing Finance Conference 2016”
Hubungan Afiliasi | Affiliation
Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris lainnya, maupun pemegang saham utama dan/atau pengendali
Has no affiliation with other Directors, Commissioners, nor with the Shareholder
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
87
Kepala Divisi SMF
Division Head of SMF
Sid Herdi Kusuma
Kepala Divisi Sekuritisasi & Pembiayaan 1
Securitization & Financing 1 Division Head
Usia | Age
44 tahun | 44 years old
Tempat, Tanggal Lahir
Place, DOB
Jakarta, 14 December 1972
Jakarta, December 14, 1972
Kewarganegaraan
Citizenship
Indonesia
Indonesian
Pendidikan | Educational
- Master of Business Administration, Dallas Baptist University
- Bachelor of Science, University of Oregon
Awal Karir di PT SMF | Early Career in PT SMF
November 2005
Pelatihan dan Pengembangan Kompetensi | Training and Competency Development
The 7th Global Housing Finance Conference, Wharton School
The 3rd ASEAN Fixed Income Summit and The Asian Secondary Mortgage Market Meeting
Pelatihan Dasar Keuangan Islam
In House Training Change for Breakthrough
In House Training Etiquette in Business
In House Training Pasar Modal Indonesia
Bonai Subiakto
Kepala Divisi Pembiayaan 2 & Pengembangan Produk
Financing 2 and Product Development Division Head
Kepala Divisi Transformasi & Pengembangan Usaha
Transformation & Business Development Division Head
Usia | Age
52 tahun | 52 years old
Tempat, Tanggal Lahir
Place, DOB
Biak, 7 Agustus 1964
Biak, August 7 1964
Kewarganegaraan
Citizenship
Indonesia
Indonesian
Pendidikan | Educational
S1–Ekonomi, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Katolik Parahyangan, Bandung
Bachelor degree, Majoring in Accounting, Faculty of Economic, Universitas Katolik Parahyangan, Bandung
Awal Karir di PT SMF | Early Career in PT SMF
Januari 2005
January 2005
Pelatihan dan Pengembangan Kompetensi | Training and Competency Development
Philippine Housing Finance Conference
Pelatihan Dasar Keuangan Islam
In House Training Change for Breakthrough
In House Training Etiquette in Business
In House Training Pasar Modal Indonesia
88
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
Corporate Governance Report
Corporate Social Responsibility Report
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Data
Data Perusahaan
Consolidated Financial Statement
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
Awal Karir di PT SMF | Early Career in PT SMF
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Bachelor of Sience, Business Administration, Pepperdine University, Malibu California (1982-1986)
Analisis & Pembahasan Manajemen
Pendidikan | Educational
Management Discussion & Analysis
Indonesia
Indonesian
Company Profile
Kewarganegaraan
Citizenship
Profil Perusahaan
Yogyakarta, 13 Oktober 1961
Yogyakarta, October 13, 1961
Laporan Manajemen
55 tahun | 55 years old
Tempat, Tanggal Lahir
Place, DOB
Management Report
Usia | Age
Pertumbuhan Kinerja 2016
Kepala Divisi Keuangan
Finance Division Head
2016 Performance Growth
Wisaksono S. Nugroho
Februari 2006
February 2006
Pelatihan dan Pengembangan Kompetensi | Training and Competency Development
Pelatihan Dasar Keuangan Islam
In House Training Change for Breakthrough
In House Training Etiquette in Business
In House Training Pasar Modal Indonesia
Eko Ratrianto
Sekretaris Perusahaan merangkap Kepala Divisi Manajemen Risiko & Kepatuhan
Corporate Secretary concurrently Risk Management & Compliance Division Head
Usia | Age
54 tahun | 54 years old
Tempat, Tanggal Lahir
Place, DOB
Jakarta, 13 Juni 1962
Jakarta, June 13, 1962
Kewarganegaraan
Citizenship
Indonesia
Indonesian
Pendidikan | Educational
Sarjana Teknik Sipil Universitas Indonesia
Civil Engineering, University of Indonesia
Awal Karir di PT SMF | Early Career in PT SMF
15 Februari 2008–Sekretaris Perusahaan
February 15, 2008–Corporate Secretary
Pelatihan dan Pengembangan Kompetensi | Training and Competency Development
Mitigasi Resiko Keamanan pada Gedung Perkantoran
The 3rd ASEAN Fixed Income Summit and The Asian Secondary Mortgage Market
ERM International Conference & Inagurasi
Pelatihan Dasar Keuangan Islam
In House Training Change for Breakthrough
In House Training Etiquette in Business
In House Training Pasar Modal Indonesia
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
89
Kepala Divisi SMF
Head of SMF
Tri Djoko Suseno
Kepala Divisi Akuntansi & Pelaporan
Accounting & Reporting Division Head
Usia | Age
56 tahun | 56 years old
Tempat, Tanggal Lahir
Place, DOB
Solo, 20 April 1961
Solo, April 20, 1961
Kewarganegaraan
Citizenship
Indonesia
Indonesian
Pendidikan | Educational
S1–Ekonomi Manajemen–Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi, Jakarta, 2003
Bachelor degree in Economic of Management–Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi–Jakarta, 2003
Awal Karir di PT SMF | Early Career in PT SMF
4 Mei 2006
May 4, 2006
Pelatihan dan Pengembangan Kompetensi | Training and Competency Development
Pelatihan Dasar Keuangan Islam
In House Training Change for Breakthrough
In House Training Etiquette in Business
In House Training Pasar Modal Indonesia
M. Sopian Hadianto
Plt. Kepala Satuan Pengawas Intern
Acting Head Internal Audit
Usia | Age
38 tahun | 38 years old
Tempat, Tanggal Lahir
Place, DOB
Samarinda, 23 Mei 1978
Samarinda, May 23, 1978
Kewarganegaraan
Citizenship
Indonesia
Indonesian
Pendidikan | Educational
S1 Akuntansi Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta 2001
Bachelor degree, majoring in Accounting, Gadjah Mada University, Yogyakarta 2001
Awal Karir di PT SMF | Early Career in PT SMF
24 Juni 2013
June 24, 2013
Pelatihan dan Pengembangan Kompetensi | Training and Competency Development
Certified Internal Audit Review Batch 1
Auditing Risk Management
Pelatihan Dasar Keuangan Islam
In House Training Change for Breakthrough
In House Training Etiquette in Business
In House Training Pasar Modal Indonesia
90
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
Corporate Governance Report
Corporate Social Responsibility Report
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Data
Data Perusahaan
Consolidated Financial Statement
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
Awal Karir di PT SMF | Early Career in PT SMF
Laporan Tata Kelola Perusahaan
S1 Teknologi Informatika Universitas Pasundan Bandung, 2000
Bachelor degree, majoring in Information Technology, Pasundan University, Bandung 2000
Analisis & Pembahasan Manajemen
Pendidikan | Educational
Management Discussion & Analysis
Indonesia
Indonesian
Company Profile
Kewarganegaraan
Citizenship
Profil Perusahaan
Bandung, 1976
Laporan Manajemen
40 tahun | 40 years old
Tempat, Tanggal Lahir
Place, DOB
Management Report
Usia | Age
Pertumbuhan Kinerja 2016
Achmad Basjarah
Kepala Divisi Dukungan Kerja
Business Support Division Head
2016 Performance Growth
Kepala Divisi SMF
Head of SMF
November 2005
Pelatihan dan Pengembangan Kompetensi | Training and Competency Development
Basic Human Resources Management
In House Training Change for Breakthrough
In House Training Etiquette in Business
In House Training Pasar Modal Indonesia
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
91
Jumlah dan Pengembangan
Kompetensi Karyawan
Employee Numbers and Competency Development
DATA STATISTIK KARYAWAN
EMPLOYEE STATISTIC DATA
Hingga berakhirnya tahun buku 2016, jumlah karyawan
Perseroan ada 73 orang, yang terdiri dari 53 karyawan
tetap dan 20 karyawan kontrak. Dibandingkan dengan
tahun 2015 yang sebanyak 62 orang, telah mengalami
kenaikan 17,8%.
By the end of fiscal year 2016, the number of people
employed by the Company was 73, consisting of 53
permanent employees and 20 contract employees.
Compared to 2015 with 62 people, this number has
experienced an increase of 17.8%.
JUMLAH KARYAWAN BERDASARKAN STATUS
KEPEGAWAIAN (TIDAK TERMASUK DEWAN
EMPLOYEE COMPOSITION BASED ON EMPLOYMENT
STATUS (EXCLUDING BOARDS OF
COMMISSIONERS AND DIRECTORS)
KOMISARIS DAN DIREKSI)
2015
2016
Karyawan Tetap (Permanen)
43
53
Permanent Employees
Karyawan Tidak Tetap*
19
20
Non Permanent Employees*
Total
62
73
* termasuk karyawan kontrak dan outsourcing
2015
2016
31%
69%
Total
including contract employees and outsourcing *
Karyawan Tetap
Permanent Employee
Karyawan Outsourcing
Outsourced
27%
73%
KOMPOSISI KARYAWAN BERDASARKAN
JABATAN
EMPLOYEE COMPOSITION BASED ON
POSITION
2015
2016
Non Staff
19
20
Staff
16
24
Non Staff
Staff
Officer
4
5
Officer
Manager
8
9
Manager
Eksekutif
(termasuk Dewan Komisaris & Direksi)
21
21
Executive
(including BOC and BOD)
Total
68
79
Total
92
2015
2016
12%
6%
26%
31%
28%
11%
6%
30%
26%
25%
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
Non Staff Staff
Officer
Manager Eksekutif | Executive
Total
2015
2016
16%
16%
26%
42%
11%
21%
23%
45%
≤ 1 Tahun Years
> 1–5 Tahun Years
Consolidated Financial Statement
53
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
> 10 Years
43
Total
Corporate Data
> 5–10 Years
6
Data Perusahaan
12
7
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
11
> 10 Tahun
Corporate Social Responsibility Report
> 5–10 Tahun
Corporate Governance Report
> 1–5 Years
Laporan Tata Kelola Perusahaan
24
Analisis & Pembahasan Manajemen
≤ 1 Year
18
Management Discussion & Analysis
11
> 1–5 Tahun
Company Profile
2016
7
Profil Perusahaan
2015
≤ 1 Tahun
Laporan Manajemen
(Karyawan Tetap)
Management Report
EMPLOYEE COMPOSITION BASED ON TENURE
(Permanent Employees)
Pertumbuhan Kinerja 2016
JUMLAH KARYAWAN BERDASARKAN MASA
KERJA
2016 Performance Growth
Statistik Karyawan
Employee Statistics
> 5–10 Tahun Years
JUMLAH KARYAWAN BERDASARKAN USIA
> 10 Tahun Years
EMPLOYEE COMPOSITION BASED ON AGE
(Karyawan Tetap)
(Permanent Employees)
2015
2016
> 24–30 Tahun
19
22
> 31–35 Tahun
6
10
> 24–30 Years
> 31–35 Years
> 36–40 Tahun
7
8
> 36–40 Years
> 41–45 Tahun
4
5
> 41–45 Years
> 46–50 Tahun
3
2
> 46–50 Years
> 50 Tahun
4
6
> 50 Years
43
53
Total
Total
2015
9%
7%
9%
14%
16%
45%
2016
11%
4%
9%
19%
15%
42%
> 24–30 Tahun Years
> 31–35 Tahun Years
> 36–40 Tahun Years
> 41–45 Tahun Years
> 46–50 Tahun Years
> 51 Tahun Years
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
93
Statistik Karyawan
Employee Statistics
JUMLAH KARYAWAN BERDASARKAN JENJANG
PENDIDIKAN (KARYAWAN TETAP)
EMPLOYEE COMPOSITION BASED ON
EDUCATIONAL LEVEL (PERMANENT
EMPLOYEES)
2015
Sampai dengan tingkat SMU
Diploma dan Sarjana
Pasca Sarjana
Total
2016
2
2
Up to High School Level
34
42
Diploma and Undergraduate
7
9
Postgraduate
43
53
Total
2015
2016
5%
16%
79%
4%
17%
79%
Sampai dengan tingkat SMU
Up to Highschool level
Diploma dan Sarjana
Diploma and Undergraduate
Pasca Sarjana
Postgraduate
Jumlah Karyawan berdasarkan Gender
(Karyawan Tetap)
Employee Composition based on Gender
(Permanent Employees)
2015
2016
Pria
0
34
Male
Wanita
0
19
Female
43
53
Total
Total
2015
2016
88%
88%
36%
64%
Pria
Male
Wanita
Female
Biaya Pelatihan Karyawan
Employee Training Costs
dalam jutaan Rupiah
in million Rupiah
2015
Pelatihan
Pendidikan S2
Total
94
2016
339.040.000
651.328.647
Training
78.350.000
213.075.000
Postgraduate Study
417.390.000
864.403.647
Total
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
Staf–Kepala Bagian Program Sertifikasi/
Staff–Section Head Training Public
Relation
Public Relation
Certification
Program/Training
Meningkatkan kompetensi SDM
bidang komunikasi dalam upaya
menjaga dan meningkatkan citra
Perusahaan
Improving HR competency in
communication in the effort
to maintain and improve the
Company’s image
6
2
6
2
Staf–Kepala Divisi
Staff -Division
Head
Program
Sertifikasi/Training
Manajemen Risiko
Risk Management
Certification
Program/Training
Meningkatkan kompetensi dan
kualitas SDM dalam manajemen
risiko perbankan dan corporate
governance.
Improving the competency and
quality of HR in banking risk
management and corporate
governance
17
8
17
5
-
Program Sertifikasi
Human Resources
Management
Professional
Professional
Human Resources
Management
Certification
Program
-
5
1
–
–
Staf–Kepala
Bagian–Kepala
Divisi
Staff–Section
Head–Division
Head
Program Sertifikasi
K3–Listrik
HSE–Electrical
Sertification
Program
Mampu melaksanakan
pembinaan operasional K3
di perusahaan dan mampu
melaksanakan tugas serta
tanggung jawab sesuai
peraturan perundang-undangan
yang berlaku
Able to implement the OHS
operational development in the
Company and able to implement
the duties and responsibilities in
accordance with the prevailing
regulations
5
1
14
3
4
5
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
95
Consolidated Financial Statement
–
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
–
Corporate Data
2
Data Perusahaan
3
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
–
Housing Finance/
Securitization
Housing Finance/
Securitization
Corporate Social Responsibility Report
-
Corporate Governance Report
6
Laporan Tata Kelola Perusahaan
31
Analisis & Pembahasan Manajemen
43
Management Discussion & Analysis
3
Company Profile
Jumlah
Peserta
Participant
Profil Perusahaan
Jumlah
Hari
Days
Meningkatkan kompetensi SDM
agar mampu melaksanakan
prosedur/manajemen dengan
baik dan benar sesuai dengan
SOP dan ketentuan yang berlaku
Improving HR competency to be
able to implement the procedure/
management in an appropriate
and adequate manner in
accordance with the applicable
SOP and provisions
2
6
Jumlah
Peserta
Participant
Staf–Kepala Bagian Manajemen Kredit
Staff–Section Head Credit
Management
1
3
Tujuan Pelatihan
Employee Training
2016
Jumlah
Hari
Days
Laporan Manajemen
Jenis Pelatihan
Training Objective
Management Report
2015
Level Jabatan
Position Level
NO
Pertumbuhan Kinerja 2016
Pengembangan Kompetensi Karyawan
Employee Competence Development
2016 Performance Growth
Statistik Karyawan
Employee Statistics
Pengembangan Kompetensi Karyawan
Employee Competence Development
2015
Level Jabatan
Position Level
NO
Jenis Pelatihan
Training Objective
Jumlah
Peserta
Participant
Meningkatkan kompetensi dan
kualitas SDM dalam penyusunan
laporan keuangan termasuk
informasi perbaharuan regulasi
(PSAK)
Improving the competency and
quality of HR in the preparation
of financial reporting, including
regulatory update information
(PSAK)
7
5
17
7
Staf
Staff
Business Finance
Business Finance
Meningkatkan kompetensi dan
kualitas SDM dalam strategic
business dan financial analysis
Improving the competency
and quality of HR in strategic
business and financial analysis
4
3
5
2
-
Project
Management
Project
Management
-
2
1
–
–
Staf–Kepala Divisi
Staff -Division
Head
Sumber Daya
Manusia
Human Resources
Meningkatkan kompetensi
dalam manajemen SDM pada
Perusahaan serta informasi
perbaharuan regulasi
Improving the competency in
HR management within the
Company as well as regulatory
update information
8
2
4
2
Staf
Staff
Perpajakan
Taxation
Meningkatkan kompetensi dan
kualitas SDM dalam perhitungan
pajak sesuai dengan perubahan
regulasi yang berlaku
Improving the competency and
quality of HR in tax calculation in
accordance with the applicable
regulatory amendments
4
1
5
2
Seluruh Karyawan
All Employees
Pasar Modal
Capital Market
Meningkatkan pengetahuan SDM
dalam bidang Pasar Modal
Improving the knowledge of HR
in the field of Capital Market
2
4
9
54
Staf–Kepala Bagian Internal Audit
Staff–Section Head Internal Audit
Meningkatkan kompetensi dan
kualitas SDM dalam identifikasi
dan evaluasi kesesuaian
pelaksanaan di Perusahaan
Improving the competency and
quality of HR in identification and
evaluation of implementation
conformity in the Company
22
2
12
2
Staf
Staff
Meningkatkan kompetensi dan
kualitas SDM dalam penyusunan
Balanced Scorecard
Improving the competency and
quality of HR in the preparation
of the Balanced Scorecard
4
1
2
1
9
10
11
13
96
Jumlah
Hari
Days
Akuntansi &
Keuangan
Accounting &
Finance
8
14
Jumlah
Peserta
Participant
Staf–Kepala Divisi
Staff -Division
Head
7
12
Tujuan Pelatihan
Employee Training
2016
Jumlah
Hari
Days
Balanced
Scorecard
Balanced
Scorecard
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
Corporate Data
Data Perusahaan
Consolidated Financial Statement
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
Staf
Staff
Teknologi Informasi Meningkatkan kompetensi dan
Information
kualitas SDM termasuk mampu
Technology
mitigasi masalah dalam bidang
teknologi informasi
Improving the competency and
quality of HR, including to be
able to mitigate issues in the
field of information technology
5
9
8
3
Seluruh Karyawan
All Employee
Pengembangan
Diri
Self-Development
Meningkatkan kemampuan soft
skill setiap karyawan
Improving the soft skill of every
employee
12
6
7
52
Staf–Kepala Bagian Jurnalistik/Humas
Staff–Section Head Journalism/Public
Relations
Meningkatkan kompetensi dan
kualitas SDM dalam bidang
jurnalistik, termasuk media
relation
Improving the competency
and quality of HR in the field
of journalism, including media
relations
4
1
4
2
Staf–Kepala
Bagian–Kepala
Divisi
Staff–Section
Head–Division
Head
Syariah
Sharia
Memberikan pengetahuan
dan pengenalan dasar tentang
filosofi ekonomi dan perbankan
syariah
Providing knowledge and basic
introduction on the philosophy
of sharia economic and banking
2
1
2
30
Seluruh Karyawan
All Employee
Budaya Kerja
Work Culture
Meningkatkan kualitas
penampilan, pembawaan diri
dalam rangka menjaga dan
mempertahankan corporate
image
Improving the quality of
appearance and character in
order to maintain and preserve
the corporate image
–
–
1
50
Lainnya
Others
Meningkatkan kompetensi dan
kualitas SDM dalam bidang
pekerjaan masing-masing
Improving the competency and
quality of HR in their respective
work fields
19
9
38
61
21
Staf–Kepala
Bagian–Kepala
Divisi
Staff–Section
Head–Division
Head
–
4
–
6
22
Staf–Kepala Bagian Pendidikan S2
Meningkatkan kompetensi dan
Staff–Section Head Postgraduate Study kualitas SDM dalam bidang
pekerjaan masing-masing
Improving the competency and
quality of HR in their respective
work fields
176
108
196
293
Total
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
3
23
Corporate Social Responsibility Report
14
20
Corporate Governance Report
2
19
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Jumlah
Peserta
Participant
42
18
Analisis & Pembahasan Manajemen
Jumlah
Hari
Days
Meningkatkan kompetensi dan
kualitas SDM, membuat draft
kontrak yang sesuai kentuan
dan SOP serta mampu mitigasi
masalah yang mungkin muncul
Improving the competency
and quality of HR, in drafting
contracts that are in accordance
with the provisions and SOP as
well as being able to mitigate
issues that may arise
17
Management Discussion & Analysis
Jumlah
Peserta
Participant
Legal
Legal
16
Company Profile
2016
Jumlah
Hari
Days
Staf
Staff
15
Profil Perusahaan
Tujuan Pelatihan
Employee Training
Laporan Manajemen
Jenis Pelatihan
Training Objective
Management Report
Level Jabatan
Position Level
Pertumbuhan Kinerja 2016
2015
NO
2016 Performance Growth
Pengembangan Kompetensi Karyawan
Employee Competence Development
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
97
Kronologi Penerbitan Saham
Share Listing Chronology
Hingga akhir tahun 2016, seluruh saham Perseroan
dimiliki oleh Pemerintah Republik Indonesia, sehingga
SMF tidak menerbitkan saham kepada publik, dengan
demikian pada Laporan Tahunan 2016, Perseroan tidak
menyajikan informasi mengenai Kronologi Penerbitan
Saham (termasuk Private Placement) dan informasi terkait
lainnya.
98
Up to the end of 2016, all shares of the Company are
owned by the Government of the Republic of Indonesia;
therefore, SMF does not issue shares to the public, and
on that account, in the 2016 Annual Report, the Company
does not present information on share listing chronology
(including private placement) and other related
information.
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
Analisis & Pembahasan Manajemen
Corporate Governance Report
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Corporate Social Responsibility Report
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Data
Data Perusahaan
Consolidated Financial Statement
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
99
Management Discussion & Analysis
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
Company Profile
SMF issues and/or registers RMBS-PC and bonds in 2016
in which the issued and/or listed bonds constitute a series
of SMF Continuous Public Offering of Bonds Tranche III
2015.
Profil Perusahaan
SMF menerbitkan dan/atau mencatatkan EBA-SP dan
obligasi pada tahun 2016 yang mana obligasi yang
diterbitkan dan/atau dicatatkan tersebut merupakan suatu
rangkaian dari Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi
SMF Tahap III Tahun 2015.
Laporan Manajemen
In 2016, SMF does not issue and/or register other
securities other than RMBS-PC, for which information has
been presented on page 23 of this the 2016 Annual Report.
Management Report
Di tahun 2016, SMF tidak menerbitkan dan/atau
mencatatkan efek lainnya, selain EBA-SP yang
informasinya telah disajikan di halaman 23 pada Laporan
Tahunan 2016 ini.
Pertumbuhan Kinerja 2016
Other Securities Issuance and/or Listing Chronology
2016 Performance Growth
Kronologi Penerbitan dan/
atau Pencatatan Efek Lainnya
Lembaga dan Profesi
Penunjang Emisi Obligasi
Institutions and Professional Suporting Profession Bonds
KANTOR AKUNTAN PUBLIK (KAP)
NOTARIS
Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan
(Price Waterhouse Cooper)
Gedung Plaza 89
Jl. HR. Rasuna Said Kav. X-7 No.6
Jakarta 12940
Telp +62 21 521 2901
Fax +62 21 5290 555, 5290 5050
Ir. Nanette Cahyanie Handari Adi Warsito
Jl. Panglima Polim V No. 11, Kebayoran Baru
Jakarta 12160
Public Accounting Firm
Heliantono & Rekan
Plaza Aminta Lt. 7
Jl. Letjen TB Simatupang, LKav 10
Jakarta 12310
Telp +62 21 766 1348
KONSULTAN HUKUM
Legal Consultant
Notary
PEMERINGKAT
Rating Agency
PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo)
Panin Tower–Senayan City 17th Floor
Jl.Asia Afrika Lot. 19, Jakarta 10270
WALI AMANAT
Trustee
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
Plaza Mandiri Lt. 22
Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 36-38 Jakarta 12190
Zaidun & Partners Counselors
& Attorneys at Law
Jl. BKR Pelajar (Jimerto) No.40, Surabaya
Representative Office: Puri Botanical Junction Blok H-8
No. 28 Jakarta 11640
100
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
Company Profile
Management Discussion & Analysis
Analisis & Pembahasan Manajemen
Corporate Governance Report
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Corporate Social Responsibility Report
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Data
Data Perusahaan
Consolidated Financial Statement
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
2
Jasa audit PKBL
Rp43.155.000
CSR audit services
3
Jasa audit atas evaluasi kinerja
Rp40.997.250
Performance evaluation audit services
4
Jasa audit kepatuhan (PSA 62)
Rp35.962.500
Compliance (PSA 62) audit services
Total
Rp1.042.912.500
The Annual Financial Statement audit services
Total
* belum termasuk pajak dan OPE
* excluding taxes and OPE
Jenis dan Nilai Kontrak Lembaga Penunjang Lainnya
Contract Type and Value of Other Supporting Institutions
PUB
Kontrak/Penunjukan/PO
Contract/Appointment/PO
Tanggal
Date
No
Nilai Kontrak
(Realisasi)
Contract Value
(Realization)
1
KAP Heliantono & Rekan
Audit Penjatahan
Audit Allotment
III/6
29 Juli 2016
July 29, 2016
S-1062/DIR/SMF/VII/2016
Rp 38.000.000
2
Zaidun & Partner
Konsultan Hukum
Legal Consultant
III/6
29 Juli 2016
July 29, 2016
S-1060/DIR/SMF/VII/2016
Rp 45.000.000
3
PT Bank Mandiri (Persero)
Wali Amanat
Trustee
III/6
29 Juli 2016
July 29, 2016
S-1061/DIR/SMF/VII/2016
Rp 37.500.000
4
KAP Heliantono & Rekan
Audit Penjatahan
Audit Allotment
III/5
28 April 2016
April 28, 2016
S-595/DIR/SMF/IV/2016
Rp 38.000.000
5
Zaidun & Partner
Konsultan Hukum
Legal Consultant
III/5
28 April 2016
April 28, 2016
S-597/DIR/SMF/IV/2016
Rp 45.000.000
6
PT Bank Mandiri (Persero)
Wali Amanat
Trustee
III/5
28 April 2016
April 28, 2016
S-596/DIR/SMF/IV/2016
Rp 37.500.000
7
KAP Heliantono & Rekan
Audit Penjatahan
Audit Allotment
III/4
25 Januari 2016
January 25, 2016
S-143/DIR/SMF/I/2016
Rp 38.000.000
8
Zaidun & Partner
Konsultan Hukum
Legal Consultant
III/4
25 Januari 2016
January 25, 2016
S-139/DIR/SMF/I/2016
Rp 45.000.000
9
PT Bank Mandiri (Persero)
Wali Amanat
Trustee
III/4
25 Januari 2016
January 25, 2016
S-141/DIR/SMF/I/2016
Rp 37.500.000
10
Rating Agency
11
Notaris/Notary
Total
Profil Perusahaan
Service
Biaya/Fee
Rp922.797.750
No
Laporan Manajemen
Jasa
Jasa audit Laporan Keuangan Tahunan
Nama Proyek
Project Name
Management Report
Audit Fees of Public Accountant
Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan 2016
1
Nama Rekanan
Name Partners
Pertumbuhan Kinerja 2016
No
2016 Performance Growth
Biaya Audit Akuntan Publik
Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan tahun 2016
Rp 361.500.000
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
101
Website Perusahaan
Company Website
Untuk menerapkan prinsip keterbukaan dalam pengelolaan
To effectively apply the principles of transparency in managing
perusahaan, SMF mengadopsi peraturan-peraturan terkait
the Company, SMF complies with applicable regulations, even
yang ada, walaupun peraturan tersebut bukan merupakan
though the Company may not be obliged to conform to a
sebuah kewajiban bagi SMF. Salah satu peraturan yang
certain regulation. One of the regulations which SMF adheres
diadopsi terkait keterbukaan dalam penyampaian informasi
to concerns transparency on disclosing corporate information
perusahaan adalah Peraturan OJK No. 8/POJK.04/2015
under OJK Regulation No. 8/POJK.04/2015 regarding the
tentang Situs Web Emiten atau Perusahaan Publik.
Website of Issuers or Public Companies.
PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) memiliki corporate
PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) has developed a
website
http://www.smf-indonesia.co.id,
corporate website at http://www.smf-indonesia.co.id, which
yang dapat diakses sejak tahun 2006. SMF selalu berupaya
has been accessible since 2006. SMF consistently makes an
menyempurnakan corporate website SMF secara berkala agar
effort to regularly provide information and to make sure that
menjadi semakin informatif dan mudah untuk diakses.
such information is easily accessible.
Website ini memiliki dua versi bahasa, yaitu Bahasa Indonesia
The corporate website is available in two languages,
dan Bahasa Inggris. Website SMF secara garis besar dibagi
Indonesian and English. SMF’s website in general is divided
menjadi 4 bagian besar yang terdiri dari:
into 4 main sections:
1. Informasi terkait Profil Perusahaan (Korporasi): Profil
1. Information on Corporate Profile (Corporate): Company
Perusahaan, Pemegang Saham, Profil Anggota Dewan
Profile, Shareholder, Profiles of Commissioners, Directors
Komisaris, Direksi dan Komite-komite, Piagam/Charter
and Committee members, Charters of the Board of
Dewan Komisaris, Direksi, Komite-komite, dan Unit
Commissioners, Board of Directors, Committees and
Audit Internal, Sambutan Manajemen, Sertifikasi dan
Internal Audit, Welcoming Addresses from the Board,
Penghargaan, Tata Kelola Perusahaan yang Baik, Kode
Certifications and Awards, Good Corporate Governance,
Etik, Informasi terkait RUPS Tanggung Jawab Sosial
Code of Conduct, Informations related to AGMS,
Perusahaan, Sekretaris Perusahaan, Hubungan Afiliasi
Corporate Social Responsibility, Corporate Secretary,
dengan
alamat
dan Aksi Korporasi.
Affiliations, and Corporate Actions.
2. Informasi terkait Hubungan Investor (Hubungan Investor):
2. Information on Investor Relations (Investor Relations):
Laporan Keuangan (5 tahun terakhir), Laporan Tahunan
Financial Statements (last 5 years), Annual Reports (last 5
(5 tahun terakhir), Instrumen Surat Hutang, Peringkat dan
Info Dividen.
3. Informasi tentang Layanan dan Produk SMF (Layanan
dan Produk): Sekuritisasi, Surat Utang, Standardisasi
Dokumen dan Pelatihan.
4. Informasi tentang Produk Investasi (Produk Investasi):
Efek Beragun Aset dan Surat Utang.
years), Debt Securities, Ratings and Dividends.
3. Information on SMF Products and Services (Products
and Services): Securitization, Debt Securities, Document
Standardization and Training.
4.Information
on
Investment
Products
(Investment
Products): Residential Mortgage-Backed Securities and
Debt Securities.
Sesuai dengan POJK No. 8/POJK.04/2015, corporate website
Pursuant to OJK Regulation No. 8/POJK.04/2015, SMF’s
SMF telah mencakup 4 (empat) bagian utama informasi yang
corporate website consists of the 4 (four) main information
wajib dimuat pada website perusahaan, yaitu:
sections which must be featured on a company website:
a. informasi umum Emiten atau Perusahaan Publik;
a. general information on the Issuer or Public Company;
b. informasi bagi pemodal atau investor
b. information for capital owners or investors;
c. informasi tata kelola perusahaan; dan
c. information on corporate governance; and
d. informasi tanggung jawab sosial perusahaan.
d. information on corporate social responsibility.
Selain itu, website SMF juga memuat informasi-informasi
Furthermore, the SMF website also contains other information
lain yang dapat berfungsi untuk menambah pengetahuan
which can broaden knowledge on terminologies related to
mengenai istilah-istilah dalam KPR, eduksi KPR dan lain-lain
mortgage, and can educate on mortgage-related issues and
yang terkait bisnis SMF.
other matters related to SMF’s business.
102
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
Trisnadi Yulrisman
Plt. Direktur Manajemen Risiko
& Dukungan Kerja
Acting Director of Risk
Management & Business
Support
Menghadiri “ Philippine Housing Finance Conference 2016 “,
Makati, Filipina
Attended the “ Philippine Housing Finance Conference 2016 “,
Makati, Philippine
ERMA Bali International Conference, Bali
ERMA Bali International Conference, Bali
4
Heliantopo
Direktur Sekuritisasi &
Pembiayaan
Director of Securitization &
Financing
Menghadiri “Philippine Housing Finance Conference 2016”
Attended the “Philippine Housing Finance Conference 2016”
5
Sri Yuwono Hari Sarjito
Anggota Komite Audit
Member of Audit Committee
Menghadiri “Philippine Housing Finance Conference 2016”
Attended the “Philippine Housing Finance Conference 2016”
6
Eko Ratrianto
Sekretaris Perusahaan
Corporate Secretary
Training “Mitigasi Resiko Keamanan pada Gedung
Perkantoran“
CEO Talk on Holding Company
PSAK Terkini
Latest SFAS
Menghadiri “The 3rd ASEAN Fixed Income Summit and The
Asian Secondary Mortgage Market Meeting”
Attended the 3rd ASEAN Fixed Income Summit and the Asian
Secondary Mortgage Market Meeting
Pelatihan “ERM International Conference & Inagurasi“ yang
diselenggarakan oleh ERMA
“ERM International Conference & Inauguration” Training,
organized by ERMA
7
M. Sopian Hadianto
Plt. Kepala Satuan Pengawasan
Internal
Acting Head of Internal Audit
Unit
Certified Internal Audit Review Batch 1
Auditing Risk Management
Pelatihan Dasar Keuangan Islam
Basic Training Islamic Financial
In House Training Change for Breakthrough
In House Training Etiquette in Business
In House Training Pasar Modal Indonesia
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
103
Consolidated Financial Statement
3
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
Seminar Internasional Keuangan berkelanjutan 2016, Bali, 30
November 2016
International Seminar on Sustainable Finance in 2016, Bali,
November 30, 2016
Corporate Data
Direktur Utama
President Director
Data Perusahaan
Ananta Wiyogo
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
2
Corporate Social Responsibility Report
The 3rd ASEAN Fixed Income Summit and The Asian Secondary
Mortgage Market Meeting, Bangkok, Thailand, 18-21
September 2016
Corporate Governance Report
Training KPR untuk BPD Sulawesi Utara, Manado, 30 Mei-1
Juni 2016
Training Mortgage for BPD North Sulawesi, Manado, May 30June 1, 2016
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Ketua Komite Audit
Chairman Audit Committee
(Juli-Oktober 2016)
(July-October 2016)
Analisis & Pembahasan Manajemen
Training KPR untuk BPD Sumatera Utara, Medan, 16-19 April
2016
Training Mortgage for BPD North Sumatra, Medan, April 16-19,
2016
Management Discussion & Analysis
Komisaris
Commissioner
(Januari-Juli 2016)
(January-July 2016)
Company Profile
Pelatihan
Training
Profil Perusahaan
Agus Rijanto Sedjati
Jabatan
Position
Laporan Manajemen
1
Nama
Name
Management Report
No
Pertumbuhan Kinerja 2016
2016 Training and Education
2016 Performance Growth
Pendidikan dan Pelatihan
Tahun 2016
Tinjauan Rencana
dan Strategi Usaha
Business Plan and Strategic Review
Perseroan terus melahirkan inisiatif yang berpotensi
meningkatkan kinerja usaha Perseroan, baik di bidang
pembiayaan maupun sekuritisasi.
The Company continuously brings forth initiatives to improve
its business performance, both in terms of financing as well as
securitization.
PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) merupakan Badan
Usaha Milik Negara (BUMN) yang khusus didirikan untuk
membangun dan mengembangkan pasar pembiayaan
sekunder perumahan. Sesuai dengan Peraturan Presiden
No. 19 tahun 2005 tentang Pembiayaan Sekunder
Perumahan yang terakhir telah diubah dengan Peraturan
Presiden No. 101 tahun 2016, tujuan pembiayaan
sekunder tersebut untuk meningkatkan kapasitas dan
kesinambungan pembiayaan perumahan yang terjangkau
oleh masyarakat.
PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) is a State-Owned
Enterprise (SOE) that was specifically established to
build and develop the secondary mortgage market. In
accordance with Presidential Regulation No. 19 of 2005
on Secondary Mortgages, as amended by Presidential
Regulation No. 101 of 2016, the objective of secondary
mortgages is to increase the capacity and sustainability of
affordable mortgages for the public.
Peran strategis inilah yang menjadi dasar rencana dan
kebijakan Perseroan dalam menjalankan usaha. Dalam
merealisasikannya,
Perseroan
menyediakan
dana
jangka menengah/panjang melalui kegiatan sekuritisasi
dan penyaluran pinjaman yang dananya berasal dari
penerbitan surat berharga pasar modal.
This strategic role is the basis for the Company’s plans
and policies in conducting the business. To that account,
the Company provides long/medium funding through
securitization and lending activities with funds deriving
from the issuance of capital market debt securities.
104
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
Company Profile
Management Discussion & Analysis
Analisis & Pembahasan Manajemen
Corporate Governance Report
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Corporate Social Responsibility Report
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Data
Data Perusahaan
Consolidated Financial Statement
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
105
Profil Perusahaan
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
Laporan Manajemen
The continuous channeling of medium/long term funds
to mortgage lenders is expected to be advantageous as
it helps create effective and efficient mortgage financing
which in turn will push mortgage volumes upwards in
an adequate and continuous manner and which will also
result in greater ease in obtaining mortgage loans. In
Management Report
Aliran dana jangka menengah panjang secara
berkesinambungan kepada penyalur KPR diharapkan dapat
memberikan manfaat yaitu menciptakan pembiayaan
perumahan yang efektif dan efisien. Dengan demikian,
mampu mendorong peningkatan volume KPR yang cukup
dan berkesinambungan serta terjangkau dilihat dari
Pertumbuhan Kinerja 2016
In lending activities, the Company utilizes funds from
equity first as bridging funds, to be replaced by the
proceeds from the issuance of debt securities, which will
subsequently multiply the channeling of loans. On the
other hand, mortgage lenders with adequate mortgage
receivables and meeting the required criteria may sell
the market receivables through the true sale method, to
be converted later through a securitization transaction
into liquid securities, commonly known as ResidentialMortgage Backed Securities (RMBS).
2016 Performance Growth
Dalam kegiatan penyaluran pinjaman, Perseroan
menggunakan dana yang berasal dari ekuitas terlebih
dahulu sebagai bridging untuk kemudian digantikan
dengan dana dari hasil penerbitan surat utang sehingga
terjadi kelipatan dalam penyalurannya. Di sisi lain, untuk
penyalur KPR yang telah memiliki tagihan yang cukup
dan memenuhi kriteria, dapat menjual putus tagihan KPR
tersebut (true sale) untuk kemudian dikonversi melalui
transaksi sekuritisasi menjadi efek yang likuid di pasar
modal yang disebut Efek Beragun Aset (EBA).
Tinjauan Rencana dan Strategi Usaha
Business Plan and Strategic Review
kemudahan memperoleh KPR. Selain itu penggunaan
dana jangka menengah/panjang ini juga dapat membantu
penyalur KPR menghindari risiko kesenjangan jatuh
tempo (maturity mismatch).
addition, the use of medium/long-term funds can also help
mortgage lenders avoid the risk of maturity mismatch.
STRATEGI PENGEMBANGAN
DEVELOPMENT STRATEGY
Untuk mengembangkan pasar pembiayaan sekunder
perumahan, Perseroan melakukan strategi-strategi
yang bertujuan untuk mendukung kegiatan utama yaitu
mengalirkan dana dari pasar modal ke penyalur KPR
yang dilakukan melalui sekuritisasi dan penyaluran
pinjaman. Implementasi strategi-strategi ini diharapkan
dapat mempercepat aliran dana pasar modal ke sektor
perumahan sehingga dapat meningkatkan tersedianya
sumber dana jangka menengah/panjang untuk sektor
pembiayaan perumahan yang memungkinkan kepemilikan
rumah menjadi terjangkau.
To develop the secondary mortgage market, the Company
conducts strategies with objectives to support its major
activities, namely channeling funds from the capital market
to mortgage lenders through securitization and lending.
The implementation of such strategies is expected to
accelerate the flow of capital market funds to the housing
sector, subsequently increasing the availability of medium/
long term financing sources for the housing sector, thus
enabling affordable home ownership.
Pada tahun 2016, fokus strategi Perseroan tidak hanya
memperkuat pasar yang sudah tercipta, tetapi juga
melakukan pengembangan. Program ini merupakan
lanjutan dari tahun sebelumnya yang fokus pada
penguatan pasar. Dalam mengembangkan potensi pasar,
Perseroan juga telah memperluas kerja sama dengan
Bank Pembangunan Daerah.
In 2016, the focus of Company strategy is to not only
strengthen the market already created, but also perform
development. This development is a continuation of the
program in the previous year to strengthen the market.
In developing the potential of the market, the Company
has expanded its cooperation with Regional Development
Banks.
Secara umum, strategi pencapaian target yang
dilaksanakan oleh Perseroan adalah:
1.
Meningkatkan
peran
Perseroan
dalam
pasar pembiayaan sekunder dan pasar pembiayaan
primer perumahan di antaranya melalui penerbitan
produk yang sesuai Peraturan Presiden dan persiapan
menjadi Penjamin. 2.Meningkatkan reputasi Perseroan dan menjalin
hubungan yang baik, baik dengan pemangku
kepentingan, sehingga tercipta brand awareness. 3.Membangun sinergi dengan para pemangku
kepentingan untuk mendorong pertumbuhan sektor
pembiayaan perumahan. 4.
Membangun
keunggulan
operasional
melalui
pengembangan sumber daya manusia yang berkinerja
tinggi dan optimal. In general, the strategies implemented by the Company to
achieve targets are:
1. Enhancing the Company’s role in the secondary
and primary mortgage market, among others by
introducing products that comply with the Presidential
Regulation and preparing to act as Guarantor. 106
2. Build the Company’s reputation, and foster good
relations with stakeholders in order to create brand
awareness. 3. Create synergies with stakeholders with a view to
stimulate the growth of the housing finance sector. 4. Build operational excellence by developing high and
optimal human resources performance. PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
Management Discussion & Analysis
Analisis & Pembahasan Manajemen
Corporate Governance Report
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Corporate Social Responsibility Report
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Data
Data Perusahaan
Consolidated Financial Statement
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
107
Company Profile
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
Profil Perusahaan
Divisi Pembiayaan 2 & Pengembangan Produk
Financing 2 & Product Development
Laporan Manajemen
2. Development of KPR SMF
In 2016, the Company has started to develop the KPR
SMF program which aims to provide house financing
to society, especially non-formal groups. This program
is arranged for 2017.
Management Report
But specifically, the Company has implemented a number
of strategic initiatives with the main objective to support
the performance of the Company. The implemented
initiatives were, among others:
1. Expanding the financing basis
The Company has developed the financing segment
to Regional Development Banks to expand primary
mortgage financing. This initiative has the potential to
improve the performance of the Company, both in the
financing, as well as the securitization sector.
Pertumbuhan Kinerja 2016
Namun secara khusus, pada tahun tahun 2016 Perseroan
telah menjalankan sejumlah inisiatif strategis yang tujuan
utamanya adalah mendukung kinerja usaha Perseroan.
Inisiatif yang diimplementasikan, antara lain:
1. Memperluas basis pembiayaan
Perseroan telah mengembangkan segmen pembiayaan
kepada Bank Pembangunan Daerah untuk memperluas
pembiayaan primer Kredit Pemilikan Rumah (KPR).
Inisiatif ini berpotensi mampu meningkatkan kinerja
usaha Perseroan, baik di bidang pembiayaan maupun
sekuritisasi.
2. Pengembangan KPR SMF
Perseroan pada tahun 2016 mulai mengembangkan
program KPR SMF yang bertujuan untuk menyediakan
pembiayaan perumahan bagi masyarakat khususnya
kelompok masyarakat yang berpenghasilan tidak
tetap. Program ini direncanakan diimplementasikan
tahun 2017.
2016 Performance Growth
Tinjauan Rencana dan Strategi Usaha
Business Plan and Strategic Review
Analisis &
Pembahasan
Manajemen
MANAGEMENT DISCUSSION
& ANALYSIS
112 TINJAUAN UMUM
125 Biaya Pemasaran
116 TINJAUAN OPERASIONAL DAN
125
General Overview
SEGMEN USAHA
Operational Overview and
Business Segments
Rencana 2017
Outlook in 2017
126 TINJAUAN KEUANGAN
Financial Overview
116 Tinjauan Operasional
126 Laporan Posisi Keuangan
117 Tinjauan Segmen Usaha
127
Aset
Assets
117
127
Kas dan Setara Kas
Cash and Cash Equivalents
123 PEMASARAN DAN PROMOSI
128
Efek-efek
Marketable Securities
123 Pangsa Pasar
128
Pinjaman yang Disalurkan
Loans
124 Pelaksanaan Program 2016
128
Jaminan dan Dukungan Kredit
Guarantees and Credit
Enhancement
Operational Overview
Business Segment Overview
Sekuritisasi
Securitization
Marketing and Promotion
Market Share
Program Implementation in 2016
108
Marketing Cost
Financial Statement Position
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
109
129
Piutang Usaha
Trade Receivables
133
129
Piutang Lain-lain
Other Receivables
134 Laporan Arus Kas
129
Uang Muka
Advance Payments
134
129
Beban Dibayar di Muka
Prepaid Expenses
Arus Kas dari Aktivitas Operasi
Cash Flow from Operational
Activities
134
129
Pajak Dibayar di Muka
Prepaid Taxes
Arus Kas dari Aktivitas Investasi
Cash Flow from Investment
Activities
130
Aset Tetap
Fixed Assets
134
130
Aset Tak Berwujud
Intangible Assets
Arus Kas dari Aktivitas
Pendanaan
Cash Flow from Financing
Activities
130
Aset Pajak Tangguhan Bersih
Net Deferred Tax Assets
134
Rasio-rasio
Ratios
130
Liabilitas
Liabilities
135
131
Obligasi
Bonds
Kemampuan Membayar Utang
dan TIngkat Kolektibilitas
Piutang
Ability to Pay Debts and Level
of Receivables Collectibility
131
Beban yang Masih Harus
Dibayar
Accrued Expenses
135
131
Ekuitas
Equity
Rasio Penyaluran Dana
terhadap Modal Disetor
Primary Market Financing to
Capital Ratio
135
Rasio Keuntungan
Profit Margin
135
Rasio Beban Operasional
terhadap Pendapatan
Operasional
Ratio of Operating Expenses to
Operating Income
135
Rasio Laba terhadap Ekuitas
Return on Equity
136
Rasio Utang terhadap Ekuitas
Debt to Equity Ratio
136
Tingkat Kolektibilitas
Level of Collectability
131 Laporan Laba Rugi Komprehensif
Comprehensive Income Statement
132
Pendapatan Bunga
Interest Income
132
Pendapatan Sekuritisasi
Securitization Income
132
Pendapatan Lain-lain Bersih
Other Net Income
133
Beban Bunga
Interest Expense
133
Gaji dan Tunjangan
Salaries and Benefits
133
Umum dan Administrasi
General and Administrative
Expenses
133
110
Manfaat/(Beban) Pajak
Penghasilan
Income Tax Benefits/(Expenses)
Laba Bersih
Net Income
Statement of Cash Flow
136 Permodalan
Capital
136
Struktur Modal
Capital Structure
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
136
Kebijakan atas Struktur Modal
dan Dasar Pemilihannya
Policy on Capital Structure and
Basis of Decision
136 Ikatan Material untuk Investasi
Barang Modal
Material Ties for Capital Goods
Investment
137 Realisasi Investasi Barang Modal
di tahun 2016
Realization of Capital Goods
Investment in 2016
139 Program Kepemilikan Saham oleh
Karyawan dan/atau Manajemen
(ESOP/MSOP)
Employee and/or Management
Stock Ownership Program (ESOP/
MSOP)
139 Investasi, Ekspansi, Divestasi,
Akuisisi dan Restrukturisasi
Hutang
Investment, Expansion,
Divestment, Acquisition and Debt
Restructuring
137 Peningkatan/Penurunan Material
140 Realisasi Penggunaan Dana Hasil
137 Dampak Perubahan Harga
140 Informasi Transaksi Material
dari Penjualan/Pendapatan Bersih
Material Increase/Decrease of Net
Sales/Income
terhadap Pendapatan Usaha/
Pendapatan Bersih
Impact of Price Changes to
Revenues/Net Income
137 Informasi Keuangan yang
Mengandung Kejadian yang
Bersifat Luar Biasa
Financial Information Containing
Extraordinary Events
137 Dampak Perubahan Suku Bunga
138
Penerbitan Surat Utang
Use of Proceeds from Debt
Securities Issuance
yang Mengandung Benturan
Kepentingan dan Transaksi dengan
Pihak Afiliasi
Information on Material
Transactions Containing Conflict
of Interest and Transactions with
Affiliated Parties
140 Informasi Transaksi dengan Pihak
Berelasi
Information on Transactions with
Associated Companies
terhadap Kinerja Perseroan
Impact of Changes in Interest
Rates on Company Performance
141 Perubahan Peraturan Perundang-
Target, Realisasi dan Proyeksi
Target, Realization and Projection
141 Perubahan Kebijakan Akuntansi
138 Informasi dan Fakta Material yang
Terjadi Setelah Tanggal Pelaporan
Akuntan
Material Information and Facts
after the Date of the Accountant’s
Report
139 Kebijakan Dividen
Dividend Policy
undangan
Changes in Regulation
yang Diterapkan Perusahaan
Accounting Policies Revision
Implemented by the Company
141 Prospek Usaha Perusahaan
Company’s Business Prospects
143 Kelangsungan Perseroan
Business Sustainability of the
Company
139 Ketaatan sebagai Wajib Pajak
Compliance as a Taxpayer
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
111
Analisis & Pembahasan
Manajemen
Management Discussion & Analysis
PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) sebagai perusahaan yang
bergerak di bidang jasa keuangan senantiasa melakukan analisis
situasi eksternal untuk menentukan momentum yang tepat mengambil
keputusan. Misalnya, terkait dengan penerbitan obligasi, Dengan
demikian, Perseroan dapat mengelola likuiditasnya dengan baik dan
berkesinambungan.
PT Sarana Multigriya Finansial (Persero), as a company engaged in
financial services, continues to perform external situation analyses
to determine the right decision-making moments, for example,
strategic timing in the issuance of bonds in order for the Company
to manage and sustain liquidity.
TINJAUAN UMUM
GENERAL OVERVIEW
Kondisi perekonomian global pada tahun 2016 diwarnai
dengan beragam dinamika yang berpotensi menghambat
pemulihan. Kemenangan kubu Brexit melalui referendum
di Inggris, yang menghasilkan kesepakatan bahwa
Inggris keluar dari Uni Eropa, mengejutkan banyak pihak.
Volatilitas di pasar keuangan langsung meningkat sebagai
respons terhadap situasi geopolitik di kawasan Eropa
tersebut.
Global economic conditions in 2016 were greatly affected
with certain dynamic variables that have potentially
hampered recovery. The Brexit victory in the UK
referendum has led to an agreement for the UK to leave
the EU surprised many with volatility in financial markets
increased a direct response of this geopolitical situation in
the European region.
Volatilitas di pasar keuangan global juga semakin
bergejolak akibat ketidakpastian rencana kenaikan suku
bunga acuan Amerika Serikat, Fed Fund Rate. Kepastian
itu baru datang pada akhir tahun, yaitu Desember 2016
bahwa Bank Sentral Amerika Serikat, Federal Reserve
(The Fed), menaikkan suku bunga 25 basis poin.
Uncertainty in global financial markets was also due to the
long-planned increase in the US interest rate benchmark,
the Fed Funds Rate. Certainty came only at the end of the
year, in December 2016, when the US central banking
system, the Federal Reserve (The Fed), raised interest
rates by 25 basis points.
112
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
Analisis & Pembahasan Manajemen
Corporate Governance Report
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Corporate Social Responsibility Report
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Data
Data Perusahaan
Consolidated Financial Statement
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
5,02
Management Discussion & Analysis
5,04
Company Profile
5,06
Profil Perusahaan
4,92
Laporan Manajemen
4
Management Report
5
Pertumbuhan Kinerja 2016
6
2016 Performance Growth
Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
Indonesian Economic Growth
3
2
1
QI
QII
QIII
QIV
Sementara itu, Bank Indonesia dalam laporan
“Perkembangan Ekonomi Keuangan dan Kerja Sama
Internasional” mencatat bahwa hasil pemilihan Presiden
Amerika Serikat yang dimenangkan Donald Trump juga
sempat menimbulkan gejolak di pasar keuangan. Selain
berdampak negatif terhadap pasar keuangan, berbagai isu
Meanwhile, Bank Indonesia in the “Financial Economic
Development and International Cooperation” report
noted that the result of the US presidential election, won
by Donald Trump, had also caused turmoil in financial
markets. Besides causing a negative impact on the
financial markets, these issues increased the uncertainty
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
113
tersebut meningkatkan ketidakpastian arah perkembangan
ekonomi global ke depan sehingga mempengaruhi
aktivitas ekonomi secara keseluruhan.
of the direction of future global economic developments
that could affect overall economic activity.
Sebagai negara yang menganut sistem perekonomian
terbuka, risiko yang terjadi di pasar global tersebut ikut
memberikan pengaruh terhadap kinerja perekonomian
dalam negeri, terutama terhadap perdagangan. Badan
Pusat Statistik (BPS) mencatat, nilai ekspor kumulatif
Indonesia hingga November 2016 hanya sebesar
USD130,65 miliar, turun 5,63% dibandingkan periode yang
sama tahun 2015.
As a country that adheres to an open economic system,
the risks that occur in global markets are affecting the
performance of the domestic economy, particularly in
trade. The Central Statistics Agency (BPS) noted that the
cumulative export value of Indonesia up to November
2016 amounted to USD130.65 billion, down by 5.63%
compared to the same period in 2015.
Kendati demikian, perekonomian Indonesia secara umum
masih bergerak positif dibandingkan tahun sebelumnya.
Menurut data BPS, pertumbuhan ekonomi tahun 2016
mencapai 5,02% (yoy), lebih baik dibandingkan dengan
tahun sebelumnya yang sebesar 4,79%.
Nevertheless, Indonesia’s economy in general remained
positive compared to the previous year. According to BPS
data, economic growth in 2016 reached 5.02% (yoy), better
than the previous year of 4.79%.
Kinerja ekonomi tersebut masih ditopang oleh permintaan
domestik yang tetap terjaga. Sektor konsumsi dan
investasi memberikan sumbangan terbesar. Menurut
Bank Indonesia, kontribusi investasi antara lain berasal
dari kegiatan konstruksi bangunan.
Economic performance was bolstered by well-maintained
domestic demand, with the consumer goods and
investment sectors making the largest contributions.
According to Bank Indonesia, the investment contribution
came mostly through building construction.
Perekonomian dalam negeri pada tahun 2016 juga
diwarnai dengan likuditas keuangan yang ketat, terutama
di perbankan, walaupun tidak berlangsung sepanjang
tahun. Hal itu disebabkan oleh antusiasme masyakarat
dalam mengikuti program tax amnesty, sehingga banyak
yang menarik dananya di perbankan dari luar negeri.
The domestic economy in 2016 was also marked by tight
financial liquidity, especially in banking, although it did
not last the whole year. Increased liquidity was primarily
caused by repatriation of funds from overseas within the
tax amnesty program.
114
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
Corporate Social Responsibility Report
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Data
Data Perusahaan
Consolidated Financial Statement
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
115
Corporate Governance Report
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
Laporan Tata Kelola Perusahaan
PT Sarana Multigriya Finansial (Persero), as a company
engaged in financial services, continues to perform
external situation analyses to determine the right decisionmaking moments, for example, in relation to the issuance
of bonds in order for the Company to manage and sustain
liquidity.
Analisis & Pembahasan Manajemen
PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) sebagai
perusahaan yang bergerak di bidang jasa keuangan
senantiasa melakukan analisis situasi eksternal untuk
menentukan momentum yang tepat mengambil
keputusan. Misalnya, terkait dengan penerbitan
obligasi, dengan demikian, Perseroan dapat mengelola
likuiditasnya dengan baik dan berkesinambungan.
Management Discussion & Analysis
Nevertheless, during this period the loans issued for
the real estate sector grew by 14.40% compared to the
previous year. In terms of pricing, Bank Indonesia’s survey
states that residential property prices in the fourth quarter
are estimated to have increased by 2.29%. This indicates
that interest in the housing industry showed steady
improvement.
Company Profile
Kendati demikian, pada periode tersebut kredit yang
disalurkan untuk sektor real estate tumbuh sebesar 14,40%
dibandingkan tahun sebelumnya. Dari sisi harga, hasil
survei Bank Indonesia menyatakan bahwa harga properti
residensial pada kuartal IV diperkirakan masih mengalami
kenaikan sebesar 2,29%. Hal ini mengindikasikan gairah
pada bisnis properti tetap membaik.
Profil Perusahaan
Financial institutions were also increasingly cautious
in lending, that by 2016 there tended to be an orderly
slowdown. According to data from the Indonesian Banking
Statistics (SPI), published by the Financial Services
Authority (OJK), up to November 2016, loan portfolios
grew by only 8.46% over the same period for the previous
year.
Laporan Manajemen
Lembaga keuangan juga semakin hati-hati dalam
menyalurkan kredit, sehingga pada tahun 2016 cenderung
terjadi perlambatan. Menurut data Statistik Perbankan
Indonesia (SPI) yang dipublikasikan Otoritas Jasa
Keuangan (OJK), hingga November 2016, penyaluran
kredit hanya tumbuh sebesar 8,46% dibandingkan periode
yang sama tahun sebelumnya.
Management Report
Tight liquidity increases risk in the financial markets and
investors then have larger expectations of greater returns.
Pertumbuhan Kinerja 2016
Situasi ini tentu saja meningkatkan risiko pada pasar
keuangan. Investor akan memiliki ekspektasi yang lebih
besar terhadap imbal hasil.
2016 Performance Growth
Analisis & Pembahasan Manajemen
Management Discussion & Analysis
Analisis & Pembahasan Manajemen
Management Discussion & Analysis
TINJAUAN OPERASIONAL DAN
SEGMEN USAHA
OPERATIONAL OVERVIEW AND
BUSINESS SEGMENTS
TINJAUAN OPERASIONAL
OPERATIONAL OVERVIEW
PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) didirikan oleh
pemerintah untuk membangun dan mengembangkan
pasar pembiayaan sekunder perumahan dalam rangka
meningkatkan kapasitas dan kesinambungan pembiayaan
perumahan yang terjangkau oleh masyarakat. Tugas
utama Perseroan adalah memfasilitasi aliran dana dari
pasar modal ke pasar pembiayaan primer perumahan.
Untuk mencapai tujuan tersebut, Perseroan melakukan 3
(tiga) kegiatan utama, yaitu:
1. Memfasilitasi transaksi sekuritisasi, dengan peran
sebagai Penerbit, Koordinator Global, Penata
Sekuritisasi, Pendukung Kredit dan Investor.
2. Pemberian pinjaman kepada Penyalur KPR melalui
program Refinancing KPR dan Repo KPR.
3. Menerbitkan surat utang.
PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) was established
by the Government with the objective of promoting and
developing the secondary mortgage market to enhance
the capacity and sustainability of affordable housing
finance for the community. The Company’s main duty
is to facilitate the flow of funds from the capital market
to the primary mortgage market. In order to achieve this
objective, the Company performs 3 (three) main activities,
namely:
1. Facilitates securitization transactions by acting as an
Issuer, Global Coordinator, Securitization Arranger,
Credit Enhancer and Investor.
2. Provides loans to mortgage lenders through mortgage
refinancing and the Repo program.
3. Issue debt securities.
Perseroan menitikberatkan sektor perbankan yaitu bank
konvensional, bank syariah, dan bank pembangunan
daerah sebagai sasaran utama, terutama bank yang
memiliki portofolio dalam jumlah besar atau yang ingin
mengembangkan nilai portofolio Kredit Kepemilikan
Rumah (KPR). Perseroan juga membina lembaga
keuangan bukan bank yaitu perusahaan pembiayaan
yang belum menyalurkan KPR untuk ikut berperan serta,
sehingga timbul kompetisi yang sehat antar penyalur KPR.
The Company targets the banking sector, such as
conventional banks, sharia banks, and regional
development banks, specifically banking institutions with
considerable portfolios or who are keen on increasing
the value of their mortgage portfolios. The Company
also coaches non-banking institutions, such as multi
finance companies, which do not engage in the mortgage
business, to consider providing mortgages which will
ultimately foster healthy competition among mortgage
lenders.
Pada tahun 2016, Perseroan juga telah melakukan ekspansi
kegiatannya melalui perluasan kerja sama dengan Bank
Pembangunan Daerah. Hal ini dilakukan dalam rangka
mendukung peningkatkan akses masyarakat terhadap
kepemilikan rumah tinggal.
In 2016, the Company also expanded its business activities
through the expansion of cooperation with Regional
Development Banks. This is done in order to support the
improvement of people’s access to home ownership.
Kegiatan ini sejalan dengan misi Perseroan, yaitu:
membangun & mengembangkan pasar pembiayaan
sekunder perumahan, yang dapat meningkatkan
tersedianya sumber dana jangka menengah dan
panjang untuk sektor perumahan, yang memungkinkan
kepemilikan rumah menjadi terjangkau bagi setiap
keluarga Indonesia.
This activity is in line with the Company’s mission, namely:
building and developing the secondary housing financing
market, which can increase the availability of medium and
long-term funding for the housing sector, which enables
home ownership to become affordable for every family in
Indonesia.
Untuk mendukung keberhasilan kegiatan usaha,
Perseroan juga memberikan pendampingan kepada
klien, terutama dalam rangka konsultansi. Hal ini sangat
To support the success of business activities, the
Company also provides assistance to clients, especially
in the framework of consultation. This is particularly
116
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
Corporate Data
Consolidated Financial Statement
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
117
Data Perusahaan
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Divisi Sekuritisasi & Pembiayaan 1
Securitization & Financing Division 1
Corporate Social Responsibility Report
Currently, most mortgage lenders, especially banking
institutions, prefer their mortgage financing source
Corporate Governance Report
Sampai saat ini mayoritas penyalur KPR, khususnya
perbankan, masih lebih memilih sumber pendanaan KPR
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Securitization is an appropriate transaction model for
mortgage lenders who wish to improve their funding
structure. Securitization transactions are performed
by transforming non-liquid assets into liquid assets
by purchasing mortgage receivables from mortgage
lenders and by issuing a Residential Mortgage Backed
Securities Participation Certificate (RMBS-PC) by using
mortgage receivables as the underlying asset. Through
securitization transactions, mortgage lenders can regain
liquidity without having to wait until mortgage loans have
been repaid by mortgage borrowers.
Analisis & Pembahasan Manajemen
Sekuritisasi adalah model transaksi bagi penyalur KPR
yang ingin memperbaiki struktur pendanaannya. Transaksi
sekuritisasi dilakukan dengan mentransformasi aset
yang tidak likuid menjadi likuid dengan membeli tagihan
KPR dari penyalur KPR untuk penerbitan Efek Beragun
Aset berbentuk Surat Partisipasi (EBA-SP) dengan
menggunakan aset dasar tagihan KPR tersebut. Dengan
melakukan transaksi sekuritisasi, maka penyalur KPR bisa
kembali memperoleh likuiditas tanpa harus menunggu
sampai KPR dilunasi oleh konsumen KPR.
Management Discussion & Analysis
SECURITIZATION
Activity Conducted
Company Profile
SEKURITISASI
Kegiatan yang Dilakukan
Profil Perusahaan
BUSINESS SEGMENT OVERVIEW
Laporan Manajemen
TINJAUAN SEGMEN USAHA
Management Report
necessary given that the Company’s business products
have not been fully understood by external stakeholders,
necessitating explanations through mentoring.
Pertumbuhan Kinerja 2016
diperlukan mengingat produk usaha Perseroan belum
banyak dipahami dengan baik oleh para pemangku
kepentingan eksternal, sehingga diperlukan penjelasan
melalui pendampingan.
2016 Performance Growth
Analisis & Pembahasan Manajemen
Management Discussion & Analysis
Analisis & Pembahasan Manajemen
Management Discussion & Analysis
dari dana pihak ketiga (DPK) yang berasal dari masyarakat
yaitu giro, tabungan, dan deposito. DPK merupakan dana
jangka pendek, sementara pinjaman KPR merupakan
pinjaman jangka panjang.
to be from third-party funds (DPK), derived from the
public, which consists of current accounts, savings, and
time deposits. DPK refers to short-term funds, whereas
mortgage loans are long-term debt.
Perbedaan jangka waktu DPK dan KPR tersebut
menyebabkan bank menanggung risiko kesenjangan
jangka waktu atau biasa disebut maturity mismatch.
Dengan melakukan sekuritisasi yang memanfaatkan dana
dari pasar modal yang berjangka panjang, maka tagihan
KPR yang telah disekuritisasi akan didanai dengan dana
yang memiliki jangka waktu sama dengan jangka waktu
KPR sehingga terhindar dari risiko maturity mismatch.
The time gap between DPK and mortgage means that
banks bear the risk of this maturity gap, better known
as maturity mismatch. By performing securitization
that utilizes long-term capital market funds, securitized
mortgage receivables are financed with funds that have
the same terms with those of the mortgage loans. Thus,
the risk of maturity mismatch can be avoided.
Perseroan senantiasa aktif melakukan pembelajaran
intensif untuk memberikan pengetahuan yang mendalam
dan komprehensif mengenai sekuritisasi KPR, baik kepada
penyalur KPR maupun kepada investor potensial. Hingga
2016, penyalur KPR yang telah memanfaatkan program
Perseroan tidak terbatas pada Bank Tabungan Negara
(BTN), namun juga dengan bank seperti Bank Mandiri.
The Company continues to actively carry out intensive
dissemination to provide in-depth knowledge and
comprehensive information on mortgage securitization,
to both mortgage dealers and potential investors. Until
2016, mortgage dealers who had utilized the Company’s
program were not limited to Bank Tabungan Negara
(BTN), but also to banks such as Bank Mandiri.
Perseroan melakukan kegiatan sekuritisasi dengan
cara menerbitkan Efek Beragun Aset berbentuk Surat
Partisipasi (EBA-SP), Surat berharga ini, kemudian
dicatatkan di PT Bursa Efek Indonesia.
The Company conducts securitization by issuing
Residential Mortgage Backed Securities Participation
Certificate (RMBS-PC). This bond is then listed on PT
Bursa Efek Indonesia.
Kegiatan sekuritisasi ini memberikan manfaat bagi banyak
pihak, baik lembaga keuangan penyalur KPR, investor,
maupun pasar modal. Berikut ini manfaatnya:
Bagi Penyalur KPR
•Mitigasi maturity mismatch antara sumber pendanaan
jangka pendek dengan KPR berjangka panjang.
• Diversifikasi sumber pendanaan dengan sumber
jangka panjang yang berkesinambungan.
• Meningkatkan kemampuan kemampuan/kapasitas
penyalur KPR.
• Pengelolaan aset dan liabilitas.
• Meningkatkan keuntungan melalui fee based income,
bukan lagi interest margin.
These securitization activities provide benefits to many
stakeholders, including financial institutions dealing in
mortgages, investors, as well as the capital market. The
following are the benefits:
For Mortgage Lenders
• Mitigation of maturity mismatch between short-term
financing sources with long-term mortgages.
• Diversification of funding sources with sustainable
long-term sources.
• Improve the capability and capacity of mortgage
lenders.
• Assets and liabilities management.
• Increase profits through fee-based income not interest
margins.
Bagi Investor
• Alternatif produk investasi dengan tingkat risiko yang
lebih baik karena berbasis portofolio aset.
• Produk investasi Kelas A dengan rating idAAA dari
Pefindo.
• Underlying asset portfolio yang kuat sesuai kriteria
sehat dari SMF.
For Investors
• Alternative investment products with a lower risk level
based on asset portfolio.
• Class A investment products with idAAA rating from
Pefindo.
• A strong underlying asset portfolio in accordance with
healthy criteria from SMF.
118
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
2
1.000
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Tabungan Negara
(Persero) Tbk
Tanggal Pencatatan
Listing Date
Peringkat Efek
Securities Rating
Lembaga Pemeringkat
Rating Company
26 Agustus 2016
August 26, 2016
AAA
PT Pemeringkat Efek Indonesia
1 November 2016
November 1, 2016
AAA
PT Pemeringkat Efek Indonesia
PENYALURAN PINJAMAN
LENDING PROGRAM
Syarat penting untuk berdirinya Pasar Pembiayaan
Sekunder Perumahan adalah adanya Pasar Primer yang
efisien dan kuat. Untuk mendorong terbentuknya volume
KPR yang berkualitas serta mendorong terbentuknya pasar
primer yang kuat, SMF diperbolehkan untuk menyalurkan
pinjaman dengan menggunakan dana yang diperoleh dari
hasil penerbitan surat utang.
An important requirement of the establishment of the
Secondary Housing Financing Market is the presence of
an efficient and powerful primary market. To encourage
the formation of qualifying mortgage volume as well as
a strong primary market, SMF is allowed to issue loans
using funds obtained from the issuance of debt securities.
Tujuan kegiatan usaha ini adalah untuk memperbesar
volume KPR yang berkualitas, sehingga terbentuk
volume yang signifikan untuk menjamin bergulirnya
transaksi sekuritisasi. Melalui transaksi sekuritisasi yang
berlangsung secara berkesinambungan akan membentuk
mekanisme pasar yang dapat mendorong turunnya
tingkat bunga KPR.
The objective is to expand the volume of quality
mortgages, thus creating a significant volume to ensure
the flow of securitization transactions. Through on-going
securitization transactions, a market mechanism will be
established that can encourage lower mortgage interest
rates.
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
119
Consolidated Financial Statement
500
Penyalur KPR–Mitra Kerja
Sama
Mortgage Lender–Cooperation
Partner
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
1
sekuritisasi
Corporate Data
No
Nilai EBA-SP
(Rp Miliar)
Value RMBSPC
(Rp Billion)
kegiatan
Data Perusahaan
The following is a summary of the implementation of
securitization throughout 2016:
realisasi
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Berikut ini ringkasan
sepanjang tahun 2016:
Corporate Social Responsibility Report
In its development, considering that securitization is
highly dependent on the quality of mortgage assets,
securitization successfully carried out by the Company
amounted to Rp1,500 billion: Rp1,000 billion came from
BTN with Rp500 billion coming from Bank Mandiri.
Corporate Governance Report
Dalam perkembangannya, mengingat kegiatan sekuritisasi
ini sangat bergantung pada kualitas aset KPR, kegiatan
sekuritisasi yang berhasil dilakukan oleh Perseroan senilai
Rp1.500 miliar: dari BTN Rp1.000 miliar dan Bank Mandiri
Rp500 miliar.
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Throughout 2016, the Company set a target of Rp2,000
billion securitization. The planned issuance of securities
was derived from the assets of PT Bank Tabungan Negara
(Persero) Tbk amounting to Rp1,000 billion and PT Bank
Mandiri (Persero) Tbk amounting to Rp1,000 billion.
Analisis & Pembahasan Manajemen
Result Achieved
Sepanjang tahun 2016, Perseroan telah menetapkan
target sekuritisasi sebesar Rp2.000 miliar. Penerbitan surat
berharga tersebut direncanakan berasal dari aset PT Bank
Tabungan Negara (Persero) Tbk sebesar Rp1.000 miliar
dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk sebesar Rp1.000 miliar.
Management Discussion & Analysis
Hasil yang dicapai
Company Profile
For the Capital Market
• Investment product development in the capital market
based on asset-backed portfolios.
• Availability of investment products for investors
desiring products of this type.
Profil Perusahaan
Bagi Pasar Modal
• Pengembangan produk investasi di pasar modal yang
berbasis portofolio aset.
• Ketersediaan produk investasi bagi investor yang
menginginkan produk jenis ini.
Laporan Manajemen
• Solid transactional structure with the presence of
Credit Support and Subordination.
Management Report
Struktur transaksi yang solid dengan adanya Dukungan
Kredit dan Subordinasi.
Pertumbuhan Kinerja 2016
•
2016 Performance Growth
Analisis & Pembahasan Manajemen
Management Discussion & Analysis
Analisis & Pembahasan Manajemen
Management Discussion & Analysis
Karena
itulah,
Perseroan
berupaya
mendorong
pertumbuhan KPR dengan menyalurkan fasilitas likuiditas
dalam bentuk program pinjaman kepada lembaga
penyalur KPR dengan menggunakan portofolio kredit
yang sudah dimiliki oleh lembaga keuangan penyalur KPR
sebagai agunan. Program ini sudah dijalankan Perseroan
sejak 2006.
Consequently, the Company seeks to boost mortgage
growth by supplying a liquidity facility in the form of a loan
program to mortgage lending institutions by using loan
portfolios of the mortgage lending financial institutions
as collateral. This program has been conducted by the
Company since 2006.
Hasil yang dicapai
Results Achieved
Sejak tahun 2010, sebagai diversifikasi pendanaan bagi
penyalur KPR, Perseroan memperkenalkan program
pembiayaan baru yaitu program pembelian bersyarat
atau Repo KPR. Repo KPR secara hukum merupakan
transaksi jual beli dengan menggunakan dokumen
transaksi berupa akta jual beli dan cessie, secara akuntansi
transaksi ini dicatat sebagai pinjaman karena adanya
persyaratan recourse atau pembelian kembali sehingga
tidak memenuhi kriteria true sale. Adanya 2 (dua) program
yang disediakan Perseroan diharapkan akan mendorong
terbentuknya pasar pembiayaan primer perumahan yang
kuat dan efisien sehingga dapat meningkatkan percepatan
pertumbuhan volume KPR.
Since 2010, in the diversification of funding for mortgage
lenders, the Company has introduced a new financing
program, namely the conditional purchase program or
the Mortgage Repo. Legally, the Mortgage Repo is a sale
and purchase transaction using transaction documents
in the form of a sale and purchase agreement and an
agreement on conveyance. In accounting procedures,
this transaction is recorded as a loan, due to its recourse
requirement or buyback, which make it ineligible to meet
the true sale criteria. 2 (two) programs offered by the
Company are expected to spur the establishment of a
strong and efficient primary mortgage market in the hope
of accelerating mortgage growth.
Selain pembiayaan konvensional, untuk meningkatkan
nilai penyaluran pembiayaan, Perseroan secara intensif
melakukan pendekatan kepada bank syariah. Pembiayaan
jangka menengah atau panjang yang ditawarkan Perseroan
dinilai sesuai dengan kebutuhan pendanaan bank syariah
untuk penyaluran KPR Syariah. Nilai pembiayaan yang
disalurkan Perseroan kepada perbankan syariah pada 2016
mencapai Rp200 miliar atau 3,55% dari total penyaluran
pembiayaan pada tahun tersebut. Sedangkan pembiayaan
konvensional mencapai Rp5,44 triliun.
In addition to conventional financing, and to increase
lending value, the Company has approached sharia banks.
Mid-term or long-term funds offered by the Company are
compatible with the financing needs of sharia banks to
service their sharia mortgages. The amount of financing
disbursed to sharia banks in 2016 reached Rp200 billion or
3.55% of the total financing for the year. On the other hand
conventional financing reached Rp5.44 trillion.
Akumulasi penyaluran pinjaman yang diberikan
Perseroan dari 2011 sampai dengan tahun 2016 mencapai
sebesar Rp18,19 triliun. Sedangkan realisasi penyaluran
pinjaman pada tahun 2016 mencapai Rp5,64 triliun, yang
disalurkan kepada penyalur KPR yang terdiri dari bank
umum, Bank Pembangunan Daerah (BPD), bank syariah
dan perusahaan pembiayaan.
Cumulative lending provided by the Company from 2011
to 2016 reached Rp18.19 trillion. While the actual loan
portfolio in 2016 reached Rp5.64 trillion, channeled to
mortgage lenders comprising commercial banks, regional
development banks (BPD), sharia banks, and finance
companies.
Pada 2016, program penyaluran pinjaman memberikan
kontribusi 76,10% atau sebesar Rp745,74 miliar terhadap
total pendapatan usaha Perseroan. Dibandingkan tahun
2015 yang sebesar Rp602 miliar atau 72,88%, telah
mengalami kenaikan sebesar Rp143,40 miliar atau 23,86%.
In 2016, the lending program contributed 76.10% or
Rp745.74 billion of the total revenue of the Company.
Compared to 2015 which amounted to Rp602 billion
or 72.88%, revealing an increase of Rp143.40 billion or
23.86%.
120
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
Consolidated Financial Statement
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
121
Corporate Data
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
Data Perusahaan
Debt securities issued in 2016 have a tenor of 370 days up
to 5 years, with adjustments made in line with the market
demand for mortgages. These bonds were issued through
Continuous Bonds III tranches IV, V and VI.
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Surat utang yang diterbitkan Perseroan pada tahun 2016
memiliki jangka waktu 370 hari hingga 5 tahun, disesuaikan
dengan permintaan pasar pembiayaan KPR, Surat utang
tersebut diterbitkan melalui penawaran umum obligasi
berkelanjutan III tahap IV, V dan VI.
Corporate Social Responsibility Report
Throughout 2016, the Company issued debt securities
worth Rp2.751 trillion to develop the secondary mortgage
market through loan disbursements to mortgage lenders
in the primary mortgage market. This aims to increase
the number of mortgage lenders that have mortgage
portfolios that have the potential to be securitized.
Corporate Governance Report
Results Achieved
Sepanjang 2016, Perseroan telah menerbitkan surat utang
sebesar Rp2,751 triliun dalam rangka pengembangan
pasar pembiayaan sekunder perumahan melalui
penyaluran pembiayaan kepada penyalur KPR di pasar
primer. Kegiatan usaha ini akan mendorong makin
banyaknya penyalur KPR yang memiliki portofolio KPR
yang kelak dapat di sekuritisasi.
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Hasil yang dicapai
Analisis & Pembahasan Manajemen
Debt securities issuance is part of the Company’s
liquidity management effort to implement the mandate
of Presidential Regulation No. 19/2005 in conjunction
with No. 101/2016 on Secondary Housing Financing. The
regulation stated that the Company may provide midterm and long-term lending facilities to banks and/or other
financial institutions to be disbursed to mortgage lenders
by initially using funds from its equity . Subsequently, the
funds will be replenished with funds from the issuance of
bonds to obtain additional funds in the disbursement.
Management Discussion & Analysis
Penerbitan surat utang ini bagian dari upaya pengelolaan
likuiditas Perseroan untuk menjalankan amanat Peraturan
Presiden No. 19 Tahun 2005, yang terakhir diubah
dengan Peraturan Presiden No. 101 Tahun 2016 tentang
Pembiayaan Sekunder Perumahan. Dalam peraturan
disebutkan bahwa Perseroan dapat memberikan fasilitas
pinjaman jangka menengah/panjang kepada bank dan/
atau lembaga keuangan lainnya untuk disalurkan kepada
KPR dengan menggunakan ekuitas terlebih dahulu untuk
kemudian digantikan dana dari hasil penerbitan surat
utang sehingga terjadi kelipatan dalam penyalurannya.
Company Profile
The source of funds used for loan disbursement is from
the issuance of debt securities, including bonds and or
MTN (Medium Term Note) or other debt securities. In this
way, mortgage lenders are expected to gradually use the
mid-term/long-term facilities from the capital market so as
to offer long term mortgages with fixed interest.
Profil Perusahaan
Activity Conducted
Sumber dana yang digunakan untuk penyaluran pinjaman
adalah dari hasil penerbitan surat utang termasuk
Obligasi dan atau MTN (Medium Term Note) atau surat
utang lainnya. Dengan cara demikian, diharapkan
penyalur KPR secara bertahap akan menggunakan dana
jangka menengah/panjang dari pasar modal sehingga
dapat menawarkan KPR dengan bunga tetap untuk jangka
panjang.
Laporan Manajemen
Kegiatan yang Dilakukan
Management Report
DEBT SECURITIES ISSUANCE
Pertumbuhan Kinerja 2016
PENERBITAN SURAT UTANG
2016 Performance Growth
Analisis & Pembahasan Manajemen
Management Discussion & Analysis
Analisis & Pembahasan Manajemen
Management Discussion & Analysis
Berikut ini rincian surat utang yang diterbitkan pada tahun
2016:
Nominal (Rp)
Suku
Bunga
Interest
Rate
Jangka Waktu
Tenor
Seri A
A Series
330.000.000.000
8,600%
Seri B
B Series
300.000.000.000
Seri A
A Series
Surat Utang
Bonds
Obligasi Berkelanjutan III Tahap IV 2016
Continuous Public Offering Bonds III
Tranche IV 2016
Obligasi Berkelanjutan III Tahap V 2016
Continuous Public Offering Bonds III
Tranche V 2016
Obligasi Berkelanjutan III Tahap VI 2016
Continuous Public Offering Bonds III
Tranche VI 2016
The following are the debt securities details issued in 2016:
Penerbitan
Issuance
Jatuh Tempo
Maturity Date
Peringkat
Rating
370 hari/days
11 Maret 2016
March 11, 2016
21 Maret 2017
March 21, 2017
AA+
9,125%
3 Tahun/years
11 Maret 2016
March 11, 2016
11 Maret 2019
March 11, 2019
AA+
488.000.000.000
7,600%
370 hari/days
17 Juni 2016
June 17, 2016
27 Juni 2017
June 27, 2017
AA+
Seri B
B Series
457.000.000.000
8,200%
3 Tahun/years
17 Juni 2016
June 17, 2016
17 Juni 2019
June 17, 2019
AA+
Non Seri
Non
Series
1.176.000.000.000
8,600%
5 Tahun/years
27 September
2016
September 27,
2016
27 September
2021
September 27,
2021
AA+
Seri
Series
Total
2.751.000.000.000
Pada 2016, jumlah surat utang yang ditawarkan melalui
penawaran umum mencapai Rp2,751 triliun tersebut
seluruhnya berupa obligasi Perseroan, didaftarkan
di OJK dan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia serta
diadministrasikan di PT Kustodian Sentral Efek Indonesia
(KSEI).
In 2016, the total value of bonds offered through public
offerings reached Rp2.751 trillion, exclusively in the form
of corporate bonds that were registered with the Financial
Services Authority, listed on the Indonesia Stock Exchange
and administered by PT Kustodian Sentral Efek Indonesia
(KSEI).
Sedangkan rincian surat utang yang jatuh tempo pada
2016 adalah sebagai berikut:
Debt securities that met maturity dates in 2016 are as
follows:
Jangka Waktu
Tenor
Tanggal
Penerbitan
Issuance Date
Jatuh Tempo
Maturity Date
7,300%
3 tahun/years
21 Maret 2013
March 21, 2013
21 Maret 2016
March 21, 2016
415.000.000.000
8,600%
370 hari/days
7 Juli 2015
July 7, 2015
17 Juli 2016
July 17, 2016
472.000.000.000
8,900%
370 hari/days
18 November 2015
November 18, 2015
28 November 2016
November 28, 2016
Obligasi
Bonds
Seri
Series
Obligasi Berkelanjutan II Tahap II
Continuous Public Offering Bonds II Tranche II
Seri B
B Series
123.000.000.000
Obligasi Berkelanjutan III Tahap I
Continuous Public Offering Bonds III Tranche I
Seri A
A Series
Obligasi Berkelanjutan III Tahap II
Continuous Public Offering Bonds III
Tranche II
Non Seri
Non
Series
Total
122
Nominal (Rp)
Suku Bunga
Interest Rate
1.010.000.000.000
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
Corporate Data
Data Perusahaan
Consolidated Financial Statement
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
123
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
Corporate Social Responsibility Report
Divisi Keuangan
Finance Division
Corporate Governance Report
The Company is the only Business operator in the field
of securitization of mortgage financing. Thus, to date the
Company’s market share is 100%.
Laporan Tata Kelola Perusahaan
MARKET SHARE
Perseroan merupakan satu-satunya pelaku usaha di
bidang sekuritisasi pembiayaan KPR. Dengan demikian,
hingga saat ini pangsa pasar Perseroan adalah 100%.
Analisis & Pembahasan Manajemen
PANGSA PASAR
Management Discussion & Analysis
For the benefit of the primary market development, the
Company will enable the SMF Mortgage program in
2017. Through this program, the Company will collect
mortgages with good quality from a number of partner
banks for further securitization.
Company Profile
Untuk kepentingan pengembangan pasar primer,
Perseroan akan mengaktifkan program KPR-SMF
pada tahun 2017. Melalui program ini, Perseroan akan
menghimpun KPR dengan kualitas baik dari sejumlah
bank yang menjadi mitra untuk selanjutnya dilakukan
sekuritisasi.
Profil Perusahaan
Continuing from 2015, the business strategy of the
Company in 2016 is still focused on efforts to develop
secondary mortgage market. This business requires a
primary mortgage market condition that quantitatively
supports Company performance in securitization, and
this is not well understood by stakeholders. In addition,
the primary housing market with good quality is also an
equally important market condition.
Laporan Manajemen
Melanjutkan tahun 2015, strategi bisnis Perseroan pada
tahun 2016 masih terfokus pada upaya membangun
pasar pembiayaan sekunder perumahan. Bisnis ini
menghajatkan kondisi pasar kredit perumahan primer
yang secara kuantitatif mendukung kinerja segmen
usaha sekuritisasi Perseroan yang masih belum dipahami
dengan baik oleh para pemangku kepentingan. Selain itu,
pasar perumahan primer yang memiliki kualitas baik juga
tak kalah pentingnya.
Management Report
MARKETING AND PROMOTION
Pertumbuhan Kinerja 2016
PEMASARAN DAN PROMOSI
2016 Performance Growth
Analisis & Pembahasan Manajemen
Management Discussion & Analysis
Analisis & Pembahasan Manajemen
Management Discussion & Analysis
Perseroan merupakan satu-satunya perusahaan yang
bergerak dibidang Pembiayaan Sekunder Perumahan
berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) No. 101/2017
jo. Perpres No. 01/2008 jo. Perpres No. 19/2005. Perseroan
didirikan khusus oleh Pemerintah dengan tujuan untuk
meningkatkan keterjangkauan pemilikkan rumah bagi
setiap keluarga Indonesia. Dalam mendukung tujuan
tersebut, Perseroan memiliki dua kegiatan utama yaitu
Sekuritisasi KPR dan Penyaluran Pinjaman. Sekuritisasi
KPR ditujukan bagi Bank/Lembaga Keuangan Penyalur
KPR yang telah memiliki volume KPR yang cukup besar.
Penyaluran Pinjaman ditujukan kepada Bank/Lembaga
Keuangan Penyalur KPR untuk meningkatkan volume KPR
yang dapat disekuritisasi dikemudian hari.
The Company is the only company to engage in the
Secondary Mortgage market based on Presidential
Decision No. 101/2017 jo. Presidential Decision No. 01/2008
jo. Presidential Decision No. 19/2005. The Company was
established specifically by the Government with the aim
to increase the afford ability of home ownership for every
family in Indonesia. To support these objectives, the
Company has two main activities, namely Securitization
of Mortgages and Loan Disbursement. Securitization of
Mortgages is intended for banks/mortgage institutions
that has a sizeable mortgage volume. Loan Disbursement
is made for banks/mortgage institutions to increase the
volumes of mortgages that can be securitized in the future.
Pangsa Pasar Perseroan terdiri dari Bank Umum, Bank
Syariah, Bank Pembangunan Daerah dan Perusahaan
Pembiayaan, dengan tujuan untuk meningkatkan volume
penyaluran KPR.
The target market of the Company consists of commercial
banks, sharia banks, regional development banks and
finance companies, with the aim to increase the volumes
of mortgage distribution.
PELAKSANAAN PROGRAM 2016
PROGRAM IMPLEMENTATION IN 2016
Untuk mendukung rencana-rencana strategis tersebut
dan mendukung pengembangan kinerja usaha Perseroan,
strategi pemasaran yang diterapkan pada tahun 2016,
antara lain:
1. Melakukan upaya untuk mendorong BPD menyalurkan
KPR diantaranya melalui:
• Melakukan kerja sama dengan Kementerian
Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat serta
Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda)
dalam rangka menyiapkan Pedoman Standar
Prosedur & Operasional khusus KPR sebagai
pedoman bagi BPD dalam menyalurkan KPR.
In order to support strategic plans and development of the
Company’s business performance, the marketing strategy
implemented in 2016 included to:
•
Melakukan sosialisasi SOP KPR BPD ke sejumlah
Bank Pembangunan Daerah (BPD) dalam rangka
mendorong Bank yang menyalurkan KPR.
• Menyediakan program pelatihan KPR.
2.
Mempertahankan
dan
meningkatkan
volume
penyaluran pinjaman Perseroan kepada bank yang
telah memperoleh pinjaman dari Perseroan.
3.
Perseroan
senantiasa
meningkatkan
perannya
dalam memberikan dukungan kepada para penyalur
kredit pemilikan rumah (KPR) serta melakukan
pendampingan agar tercipta pasar primer yang
berkualitas.
124
1. Make efforts to encourage Regional Development
Banks to distribute mortgages through:
• Cooperating with the Ministry of Public Works and
Public Housing, as well as Regional Development
Banks Association (Asbanda) in order to prepare
the Standard Guidelines and Operational
Procedures specialized in mortgages as a guideline
for Regional Development Banks in distributing
mortgages.
•Conducting SOP socialization of Regional
Development Bank mortgages to a number of
Regional Development Banks in order to encourage
the banks that are distributing mortgages.
• Providing mortgage training programs.
2. Maintain and enhance the Company’s lending volume
to banks that have obtained a loan from the Company.
3. The Company continues to enhance its role in
providing support to the mortgage lenders, as well as
guidance in order to create a quality primary market.
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
Synergize with banking association, sharia banks, regional
development banks, finance companies, and real estate
developers.
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
125
Consolidated Financial Statement
Bersinergi dengan asosiasi perbankan, perbankan syariah,
bank pembangunan daerah, perusahaan pembiayaan,
pengembang perumahan.
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
Courtesy visits to all Regional Development Banks and
local news media to introduce the work program and the
Company’s products.
Corporate Data
Courtesy visit ke seluruh Bank Pembangunan Daerah dan
media pemberitaan lokal untuk memperkenalkan program
kerja dan produk Perseroan.
Data Perusahaan
Implementation of SMF mortgage products through
collaboration with a number of finance companies as a
pilot project.
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Implementasi produk KPR SMF dengan mengandeng
beberapa perusahaan pembiayaan sebagai pilot project.
Corporate Social Responsibility Report
Lending product development will be based on portfolio
characteristics of Regional Development Bank mortgages
with the aim to encourage an increase in mortgage
volumes that can be refinanced by the Company.
Corporate Governance Report
Pengembangan produk pinjaman berdasarkan karakteristik
portofolio KPR BPD dengan tujuan untuk mendorong
peningkatan volume KPR yang dapat di-refinancing oleh
Perseroan.
Laporan Tata Kelola Perusahaan
In 2017, the lending target is the focus to support the
mortgage distribution to Regional Development Banks
throughout Indonesia.
Analisis & Pembahasan Manajemen
OUTLOOK IN 2017
Target penyaluran pinjaman pada tahun 2017 di fokuskan
untuk mendukung penyaluran KPR kepada BPD di seluruh
Indonesia.
Management Discussion & Analysis
RENCANA 2017
Company Profile
During 2016, total marketing cost incurred by the Company
amounted to Rp775.29 million. The funds were used for
sponsorship.
Profil Perusahaan
MARKETING COST
Sepanjang tahun 2016, total biaya pemasaran yang telah
dikeluarkan oleh Perusahaan sebesar Rp775,29 juta. Dana
tersebut digunakan untuk sponsorship.
Laporan Manajemen
BIAYA PEMASARAN
Management Report
4. Maintain relationships with stakeholders, so as to
create brand awareness.
5. Build operational excellence through human resource
development and information systems that are high
performance and optimal.
Pertumbuhan Kinerja 2016
4.
Menjalin hubungan dengan para pemangku
kepentingan, sehingga tercipta brand awareness.
5.
Membangun
keunggulan
operasional
melalui
pengembangan sumber daya manusia dan sistem
informasi yang berkinerja tinggi dan optimal.
2016 Performance Growth
Analisis & Pembahasan Manajemen
Management Discussion & Analysis
Analisis & Pembahasan Manajemen
Management Discussion & Analysis
TINJAUAN KEUANGAN
FINANCIAL OVERVIEW
Laporan kinerja keuangan di bawah ini dijabarkan
berdasarkan laporan keuangan Perseroan pada tanggal
dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2016, 2015 dan 2014. Laporan keuangan Perseroan pada
tanggal dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2016 telah diaudit oleh KAP Tanudiredja,
Wibisana, Rintis & Rekan, akuntan publik independen,
berdasarkan standar audit yang berlaku di Indonesia.
The following financial performance report is based on the
financial statements of the Company for the years ending
December 31, 2016, 2015 and 2014. The Company’s
financial statements for the year ending December 31,
2016 were audited by Tanudiredja, Wibisana, Rintis &
Rekan, an independent public accounting firm, based on
applicable audit standards in Indonesia.
Hasil audit Laporan Keuangan tahun buku 2016 dan
2015 dinyatakan “Wajar Tanpa Modifikasi” oleh KAP
Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan. Sedangkan
Laporan Keuangan tahun 2014 yang juga diaudit KAP
Tanudiredja, Wibisana & Rekan, dengan hasil “Wajar
Tanpa Pengecualian”.
Audit results for financial statements for fiscal years 2016
and 2015 were declared with “Unqualified Opinion” by
public accounting firm Tanudiredja, Wibisana, Rintis &
Rekan. Financial statements for the year 2014 were also
audited by public accounting firm, Tanudiredja, Wibisana
& Rekan, and were declared with “Unqualified Opinion”.
LAPORAN POSISI KEUANGAN
FINANCIAL STATEMENT POSITION
dalam jutaan Rupiah
Keterangan
in million Rupiah
2016
2015
2014
2013
2012
Description
Kas dan setara kas
2.968.993
1.323.046
1.882.168
575.720
961.111
Cash and cash equivalent
Efek-efek
1.041.547
751.679
996.970
543.063
331.158
Marketable securities
Divisi Akuntansi & Pelaporan
Accounting & Reporting Division
126
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
Pihak berelasi
5.100.000
5.300.013
4.250.013
4.630.013
3.967.884
Associated companies
72.241
61.707
76.915
56.375
46.379
Guarantees and credit
enhancement
Piutang usaha
Trade receivables
Berbasis bunga
Interest based
Pihak ketiga
20.373
12.439
11.248
7.989
3.857
Third parties
Pihak berelasi
14.623
12.374
10.593
11.365
13.507
Associated companies
Berbasis imbalan
Fee based
Pihak ketiga
50
50
150
75
70
Third parties
Pihak berelasi
19
1.001
19
899
62
Associated companies
8.755
7.062
4.634
3.396
2.788
Third parties
Piutang lain-lain
Other receivables
2.477
983
1.315
1.260
1.792
Associated companies
615.853
22
323
-
194
Advance payments
730
968
845
689
591
Prepaid expenses
5.992
5.892
10.660
10.660
246
Corporate income tax
2
5.794
4.814
4.289
3.553
Other taxes
-
-
-
-
-
Associated companies
40.567
28.788
26.414
26.558
32.351
Fixed assets
Pajak dibayar dimuka
Prepaid taxes
Sinking Fund
Aset tetap
Aset tak berwujud
Sinking fund
125
228
28
63
110
Intangible assets
9.238
6.614
4.954
4.520
2.174
Deferred tax assets–net
Aset lain-lain
-
-
-
-
-
Other assets
Jumlah Aset
13.122.290
10.061.170
9.533.284
7.477.394
6.178.648
Total Assets
Aset pajak tangguhan bersih
Consolidated Financial Statement
Third parties
Pihak berelasi
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
810.821
Pajak lainnya
Corporate Data
1.600.461
Pajak penghasilan badan
Data Perusahaan
2.251.223
Beban dibayar dimuka
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
2.542.507
Uang muka
Corporate Social Responsibility Report
3.220.704
Pihak berelasi
Corporate Governance Report
Loans
Pihak ketiga
Pihak ketiga
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Description
Pinjaman yang diberikan
Jaminan dan pendukung
kredit
Analisis & Pembahasan Manajemen
2012
Management Discussion & Analysis
2013
Company Profile
2014
Profil Perusahaan
2015
Laporan Manajemen
in million Rupiah
2016
Management Report
Keterangan
Pertumbuhan Kinerja 2016
dalam jutaan Rupiah
2016 Performance Growth
Analisis & Pembahasan Manajemen
Management Discussion & Analysis
ASET
ASSETS
Total aset Perseroan pada tahun 2016 mencapai Rp13,12
triliun. Jika dibandingkan dengan tahun 2015 yang
sebesar Rp10,06 triliun, mengalami kenaikan 30,43%,
Hal ini antara lain disebabkan oleh kenaikan yang cukup
signifikan pada kas dan setara kas Perusahaan. Begitu
juga dengan kenaikan pada pinjaman kepada pihak ketiga
yang telah disalurkan dan efek-efek.
Total Assets in 2016 reached Rp13.12 trillion, compared
to Rp10.06 trillion in 2015, a growth of 30.43%. This is
partly due to the significant increase in cash and cash
equivalents, as well as the increase in loans to third parties
that have been distributed, and to marketable securities.
Kas dan Setara Kas
Cash and Cash Equivalents
Kas dan setara kas Perseroan pada tahun 2016 mencapai
Rp2,97 triliun atau naik 124,41% dibandingkan tahun
2015 yang sebesar Rp1,32 triliun. Hal ini disebabkan
Cash and Cash Equivalents in 2016 reached Rp2.97 trillion,
an increase of 124.41%, compared to Rp1.32 trillion in
2015. This is largely due to the issuance of debt securities
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
127
Analisis & Pembahasan Manajemen
Management Discussion & Analysis
terutama hasil dari penerbitan surat utang tahun 2016
sebesar Rp2,75 triliun, pelunasan surat utang yang jatuh
tempo tahun 2016 sebesar Rp1,01 triliun, digunakan
untuk penyaluran pinjaman tahun 2016 sebesar Rp5,64
triliun, pinjaman jatuh tempo sebesar Rp3,65 triliun dan
penerimaan penyertaan modal negara sebesar Rp1 triliun.
of Rp2.75 trillion in 2016. The repayment of debt securities
that had matured in 2016 amounted to Rp1.01 trillion, those
used for loan disbursement in 2016 amounted to Rp5.64
trillion, loan maturity of Rp3.65 trillion, and acceptance of
state equity participation amounting to Rp1 trillion.
Efek-efek
Marketable Securities
Posisi efek Perusahaan pada tahun 2016 mengalami
kenaikan sebesar 38,56%, dari Rp751,68 miliar menjadi
Rp1,04 triliun. Kenaikan terutama disebabkan karena
adanya investasi perseroan pada Efek Beragun Aset Surat
Partisipasi (EBA-SP) Bank Mandiri (SMF-BMRI) klas A
sebesar Rp3,21 miliar dan klas B sebesar Rp18,50 miliar
serta efek Beragun Aset Surat Partisipasi (EBA SP) Bank
Tabungan Negara EBASMFBTN2 A1 sebesar Rp350,18
miliar dan EBASMFBTN2 A2 sebesar Rp223,09 miliar.
Marketable Securities in 2016 experienced an increase
of 38.56%, from Rp751.68 billion to Rp1.04 trillion. The
increase was mainly due to the investment in Residential
Mortgage Backed Securities Participation Certificates
(RMBS-PC), from Bank Mandiri (SMF-BMRI) amounting to
Rp3.21 billion for class A and Rp18.50 billion for class B,
and Residential Mortgage Backed Securities Participation
Certificates (RMBS-PC) from Bank Tabungan Negara
amounting to Rp350.18 billion for EBASMFBTN2 A1 and
Rp223.09 billion for EBASMFBTN2 A2.
Pinjaman yang Disalurkan
Loans
Pinjaman yang disalurkan kepada lembaga keuangan
bank dan non-bank adalah dalam bentuk refinancing
kredit pemilikan perumahan. Pada tahun 2016, total
pinjaman yang diberikan kepada pihak ketiga mencapai
Rp3,22 triliun dan kepada pihak berelasi Rp5,10 triliun.
Dengan demikian, total penyaluran pinjaman mencapai
Rp8,32 triliun, naik 6,10% dibandingkan tahun 2015 yang
sebesar Rp7,84 triliun.
Loans given to bank and non-bank financial institutions
are in the form of residential mortgage refinancing. In
2016, total loans granted to third parties reached Rp3.22
trillion and Rp5.10 trillion to associated companies. Thus,
the total loan portfolio reached Rp8.32 trillion, up by 6.10%
compared to Rp7.84 trillion in 2015.
Kenaikan total pinjaman tersebut merupakan akibat
dari kenaikan penyaluran kepada pihak ketiga yang
sebesar 26,67%, dari Rp254 triliun menjadi Rp3,22
triliun. Sementara pinjaman kepada pihak berelasi justru
mengalami penurunan 3,77%, dari Rp5,30 triliun menjadi
Rp5,10 triliun.
The increase in total loans is a result of an increase in
distribution to third parties of 26.67%, up from Rp254
trillion to Rp3.22 trillion, while loans to associated
companies decreased by 3.77%, from Rp5.30 trillion to
Rp5.10 trillion.
Jaminan dan Dukungan Kredit
Guarantees and Credit Enhancement
Akun pendukung kredit merupakan dana Perseroan
yang ditempatkan di Bank Kustodian untuk pelaksanaan
penjaminan transaksi sekuritisasi baik yang digunakan
dengan skema KIK EBA maupun EBA SP. Sedangkan dana
transisi penyedia jasa merupakan dana yang ditempatkan
Perseroan di Bank Kreditur Awal sebagai jaminan atas
dana transisi penyedia jasa untuk persiapan biaya
pemberitahuan dan biaya pendaftaran hak tanggungan
(HT) dalam rangka transaksi sekuritisasi KPR BTN dengan
skema KIK EBA dan EBA SP.
Company funds were placed in custodian bank guarantee
securitization transactions both in the CIC-RMBS or RMBSPC schemes. Meanwhile, servicer transition funds are
placed by the Company in the originator bank as collateral
for covering costs of notice and lien registration fees in
the securitization transactions of BTN mortgages using
the CIC-RMBS and RMBS-PC schemes.
128
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
Prepaid Expenses in 2016 reached Rp730 million, a
decrease of 24.56% compared to that of 2015 which
amounted to Rp968 million. This was due to prepaid
expenses on pension insurance premiums in 2016.
Pajak Dibayar di Muka
Prepaid Taxes
Pajak dibayar di muka Perseroan merupakan pajak
penghasilan badan dan pajak lainnya. Pada tahun 2016
Prepaid Taxes consist of corporate income tax and other
taxes. In 2016 these amounted to Rp5.99 billion, compared
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
129
Consolidated Financial Statement
Prepaid Expenses
Beban dibayar di muka pada tahun 2016 mencapai Rp730
juta, menurun 24,56% dibandingkan tahun 2015 yang
sebesar Rp968 juta. Hal ini disebabkan oleh beban dibayar
dimuka atas premi asuransi purna jabatan tahun 2016.
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
Beban Dibayar di Muka
Corporate Data
Advance Payments as of December 31, 2016 reached
Rp615.85 billion, higher than that of 2015 which was only
Rp22 million. This was due to the payment of principal
and interest of Sarana Multigriya Financial Public Offering
Continuous Bonds III tranche III (PUB III tranche III) which
matured on January 3, 2017.
Data Perusahaan
Advance Payments
Uang Muka Perseroan per 31 Desember 2016 mencapai
Rp615,85 miliar, naik tinggi dibandingkan tahun 2015
yang hanya Rp22 juta. Hal ini disebabkan karena untuk
pembayaran pokok dan bunga Obligasi Berkelanjutan
III Sarana Multigriya Finansial tahap III (PUB III tahap III)
yang akan jatuh tempo 3 Januari 2017.
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Uang Muka
Corporate Social Responsibility Report
Other Receivables as of December 31, 2016 rose by 39.61%,
from Rp8.05 billion in 2015 to Rp11.23 billion in 2016. This
change was due to an increase in Other Receivables for
third parties and associated companies.
Corporate Governance Report
Other Receivables
Piutang lain-lain per 31 Desember 2016 naik sebesar
39,61%, dari Rp8,05 miliar pada tahun 2015 menjadi
Rp11,23 miliar di tahun 2016. Perubahan ini disebabkan
adanya kenaikan, baik pada akun piutang lain-lain kepada
pihak ketiga maupun pihak berelasi.
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Piutang Lain-lain
Analisis & Pembahasan Manajemen
The position of Trade Receivables up to the end of 2016
reached Rp35.06 billion, up by 35.57%, compared to 2015
which amounted Rp25.86 billion. This was caused by an
increase in interest-based trade receivables of 41.04%,
from Rp24.81 billion in 2015 to Rp34.00 billion in 2016.
Management Discussion & Analysis
Posisi piutang usaha hingga berakhirnya tahun 2016
mencapai Rp35,06 miliar, naik 35,57% jika dibandingkan
dengan tahun 2015 yang sebesar Rp25,86 miliar. Hal ini
disebabkan oleh adanya kenaikan pada piutang usaha
berbasis bunga sebesar 41,04%, dari Rp24,81 miliar pada
tahun 2015 menjadi Rp34,00 miliar di tahun 2016.
Company Profile
Trade Receivables consisted of interest-based and feebased receivable accounts. Receivables on interest are
interest income on loans, time deposits, Government
Bonds and RMBS. Trade receivables is an expected
revenue-based income from education and training
services, as well as from coordinators and securitization
arrangers.
Profil Perusahaan
Trade Receivables
Piutang Usaha Perseroan terdiri dari piutang berbasis
bunga dan piutang berbasis imbalan. Piutang berbasis
bunga merupakan pendapatan bunga atas pinjaman yang
diberikan, deposito berjangka, SUN dan EBA yang masih
akan diterima. Piutang berbasis imbalan merupakan
pendapatan atas jasa pendidikan dan pelatihan serta
jasa koordinator dan penata sekuritisasi yang masih akan
diterima.
Laporan Manajemen
Piutang Usaha
Management Report
Guarantees and credit enhancement as of December 31,
2016 amounted to Rp72.24 million, an increase of 17.07%,
compared to 2015, which reached Rp61.71 billion. This
is due to securitization transactions conducted by the
Company in 2016.
Pertumbuhan Kinerja 2016
Jaminan dan dukungan kredit per 31 Desember 2016
adalah sebesar Rp72,24 juta, meningkat 17,07% jika
dibandingkan tahun 2015 yang mencapai Rp61,71 miliar.
Hal ini disebabkan karena transaksi sekuritisasi yang
dilakukan perseroan tahun 2016.
2016 Performance Growth
Analisis & Pembahasan Manajemen
Management Discussion & Analysis
Analisis & Pembahasan Manajemen
Management Discussion & Analysis
adalah sebesar Rp5,99 miliar. Dibandingkan tahun
2015 yang mencapai Rp11,69 miliar, telah mengalami
penurunan sebesar 48,71%. Hal ini disebabkan oleh
penurunan yang signifikan pada beban pajak lainnya.
to that of 2015 which reached Rp11.69 billion, a decrease
of 48.71%. This was caused by a significant reduction in
other tax expenses.
Aset Tetap
Fixed Assets
Aset tetap Perseroan pada tahun 2016 mencapai Rp40,57
miliar naik 40,92% dibandingkan tahun 2015 yang sebesar
Rp28,79 miliar. Hal ini disebabkan oleh pembangunan
gedung Grha SMF II sebesar Rp15,12 miliar.
Fixed Assets in 2016 reached Rp40.57 billion, up by 40.92%
compared to that of 2015 which amounted to Rp28.79
billion. This was due to the construction costs of the Grha
SMF II building, which amounted to Rp15.12 billion.
Aset Tak Berwujud
Intangible Assets
Aset tak berwujud Perseroan pada tahun 2016 mencapai
Rp125 juta, turun 45,05% dibandingkan tahun 2015 yang
sebesar Rp228 juta. Hal ini disebabkan oleh penyusutan
aset tidak berwujud selama tahun 2016.
Intangible Assets in 2016 reached Rp125 million, down
by 45.05% compared to that of 2015 which amounted to
Rp228 million. This was due to depreciation of intangible
assets during 2016.
Aset Pajak Tangguhan Bersih
Net Deferred Tax Assets
Aset pajak tangguhan bersih Perseroan pada tahun 2016
mencapai Rp9,24 miliar, naik 39,67% dibandingkan tahun
2015 yang sebesar Rp6,61 miliar. Hal ini disebabkan oleh
perbedaan temporer antara laba komersil dengan laba
fiskal.
Net Deferred Tax Assets in 2016 reached Rp9.24 billion,
up by 39.67% compared to 2015 which amounted Rp6.61
billion. This was due to temporary differences between
commercial profit and fiscal profit.
Liabilitas
Liabilities
dalam jutaan Rupiah
Keterangan
Beban yang masih harus
dibayar
in million Rupiah
2016
2015
2014
2013
2012
Description
39.684
32.691
25.798
22.921
32.964
Accrued Expenses
Pajak penghasilan badan
913
6.904
8.909
2.570
8.633
Corporate Income Tax
Pajak lainnya
215
69
810
228
583
Other Taxes
–
–
564.735
1.018.933
579.740
Medium Term Notes
6.526.867
4.784.471
4.950.046
3.625.203
2.897.560
Bonds
6.244
3.447
3.712
2.980
2.272
Other Payables
24.142
21.259
15.032
13.617
9.289
Employment Benefit
Liabilities
6.598.065
4.848.841
5.569.042
4.686.452
3.531.041
Total Liabilities
Utang pajak
Surat utang jangka
menengah
Obligasi
Utang lain-lain
Liabilitas imbalan kerja
Jumlah Liabilitas
Taxes Payable
Perseroan mencatat kenaikan liabilitas sebesar 36,08%
menjadi Rp6,60 triliun pada tahun 2016, dari Rp4,85 triliun
di tahun sebelumnya. Hal ini, antara lain disebabkan oleh
penerbitan surat utang tahun 2016 sebesar Rp2,75 triliun,
pelunasan surat utang sebesar Rp1,01 triliun, kenaikan
beban yang harus dibayar dan liabilitas imbalan kerja.
130
The Company recorded an increase in Liabilities of 36.08%
to Rp6.60 trillion in 2016, up from the Rp4.85 trillion of
the previous year. This was due to the issuance of debt
securities in 2016 amounting to Rp2.75 trillion, repayment
of debt securities amounting to Rp1.01 trillion, and
increases in accrued expenses and employee benefits
liabilities.
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
2013
2012
Description
Total Pendapatan
979.894
825.826
675.085
537.666
435.989
Total Income
Pendapatan Bunga
966.688
825.363
669.781
542.853
430.532
Interest Income
5.678
3.099
2.194
2.660
2.630
Securitization Income
500
1.531
371
873
310
Other Net Income
Pendapatan Sekuritisasi
Pendapatan Lain-lain
Bersih
Beban Bunga
497.198
450.835
405.253
304
218.782
Interest Expense
Gaji dan Tunjangan
39.421
37.066
27.659
26.761
22.437
Salaries and Benefits
Umum dan Administrasi
79.080
63.687
39.234
40.979
15.237
General and Administrative
Expenses
Manfaat/(Beban) Pajak
Penghasilan
46.914
26.476
29.640
21.059
39.128
Income Tax Benefits/
(Expenses)
Total Beban
662.613
578.064
501.786
392.927
295.584
Total Expenses
Laba Bersih
317.281
247.762
173.299
144.739
140.405
Laba yang Dapat
Diatribusikan kepada:
Pemilik Entitas Induk
Non Pengendali
Net Income
Income Attributable to:
317.281
247.762
173.299
144.739
140.405
Owner of the Entity
–
–
–
–
–
Non-Controlling
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
131
Consolidated Financial Statement
2014
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
2015
Corporate Data
in million Rupiah
2016
Data Perusahaan
Keterangan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
COMPREHENSIVE INCOME STATEMENT
dalam jutaan Rupiah
Corporate Social Responsibility Report
LAPORAN LABA RUGI KOMPREHENSIF
Corporate Governance Report
Equity as of December 31, 2016 rose by 25.17% from
Rp5.21 trillion as of December 31, 2015 to Rp6.52 trillion in
2016. The increase in Equity was primarily from additional
advance capital of Rp1 trillion and from the profit for
the year.
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Equity
Ekuitas Perseroan per 31 Desember 2016 naik 25,17%,
dari Rp5,21 triliun per 31 Desember 2015, menjadi Rp6,52
triliun pada tahun 2016. Kenaikan ekuitas terutama
berasal dari tambahan uang muka setoran modal sebesar
Rp1 triliun dan laba tahun berjalan.
Analisis & Pembahasan Manajemen
Ekuitas
Management Discussion & Analysis
Accrued Expenses experienced an increase of 21.39%
to Rp39.68 billion in 2016 from Rp32.69 billion in 2015.
This increase was primarily due to the issuance of Public
Offering Continuous Bonds III tranche IV, V and VI.
Company Profile
Accrued Expenses
Beban yang masih harus dibayar mengalami kenaikan
sebesar 21,39% menjadi Rp39,68 miliar di tahun 2016
dari Rp32,69 miliar pada tahun 2015. Kenaikan ini
terutama disebabkan karena adanya penerbitan obligasi
berkelanjutan III tahap IV, V dan VI.
Profil Perusahaan
Beban yang Masih Harus Dibayar
Laporan Manajemen
On December 31, 2016, Liabilities from Company bonds
reached Rp6.53 trillion, up by 36.42% compared to Rp4.78
trillion in 2015. This increase was due to the issuance of
debt securities in 2016 of Rp2.75 trillion, and repayment of
debt securities amounting to Rp1.01 trillion.
Management Report
Bonds
Pada 31 Desember 2016, posisi liabilitas dari akun
obligasi Perseroan mencapai Rp6,53 triliun, naik 36,42%
dibandingkan tahun 2015 yang sebesar Rp4,78 triliun.
Kenaikan ini disebabkan oleh penerbitan surat utang
tahun 2016 sebesar Rp2,75 triliun, pelunasan surat utang
sebesar Rp1,01 triliun
Pertumbuhan Kinerja 2016
Obligasi
2016 Performance Growth
Analisis & Pembahasan Manajemen
Management Discussion & Analysis
Analisis & Pembahasan Manajemen
Management Discussion & Analysis
Pendapatan Bunga
Interest Income
Perseroan memperoleh pendapatan bunga dari beragam
instrumen: hasil penyaluran pinjaman kepada lembaga
keuangan penyalur KPR, penempatan deposito berjangka,
investasi pada Efek Beragun Aset (EBA), investasi
Surat Utang Negara (SUN), penempatan dana sebagai
pendukung kredit dan penempatan dana transisi penyedia
jasa.
The Company obtained Interest Income from a variety
of sources: from loans to mortgage lending financial
institutions, placement of time deposits, investments
in Residential Mortgage Backed Securities (RMBS),
investment in Government Bonds (SUN), the placement
of funds as credit enhancements, and the placement of
servicer transition funds.
Pada tahun 2016, total pendapatan bunga Perseroan
mencapai Rp966,69 miliar, naik 17,12% dibandingkan
tahun 2015 yang sebesar Rp825,36 miliar. Penyumbang
terbesar pendapatan bunga berasal dari penyaluran
pinjaman, yaitu sebesar Rp745,74 miliar.
In 2016, Total Interest Income reached Rp966.69 billion,
up by 17.12%, compared to Rp825.36 billion in 2015. The
biggest contributor to Interest Income was from lending,
amounting to Rp745.74 billion.
Selanjutnya, sumbangan dari deposito adalah sebesar
Rp47,78 miliar atau 4,88% dari total pendapatan, investasi
EBA sebesar Rp64,44 miliar dengan sumbangan ke total
pendapatan mencapai 6,58%.
Furthermore, the contribution that came from deposits
amounted to Rp47.78 billion, or 4.88% of total revenues,
investment in RMBS of Rp64.44 billion with a contribution
to total revenue reaching 6.58%.
Pendapatan Sekuritisasi
Securitization Income
Pendapatan sekuritisasi Perseroan diperoleh dari Komisi
Pendukung Kredit serta Jasa Pendidikan dan Pelatihan.
Pada tahun 2016, Perseroan mencatat peningkatan atas
pendapatan sekuritisasi sebesar Rp2,58 miliar atau sebesar
83,21% menjadi Rp5,68 miliar dari Rp3,10 miliar pada
tahun 2015. Kenaikan pendapatan sekuritisasi terutama
karena adanya kenaikan dari fee atas jasa penerbitan EBASP yang masih outstanding diantaranya pendapatan jasa
penata sekuritisasi dari Bank Mandiri sebesar Rp3 miliar.
Securitization Income was obtained from fees from Credit
Enhancement as well as from Education and Training
Services. In 2016, the Company recorded an increase in
securitization revenues of 83.21% from Rp2.58 billion, to
Rp5.68 billion compared to Rp3.10 billion in 2015. The
increase in Securitization Revenues was primarily due to
the hike in RMBS-PC issuance services fees that were still
outstanding, including securitization issuance services
income that came from Bank Mandiri amounting to Rp3
billion.
Pendapatan Lain-lain Bersih
Other Net Income
Pendapatan lain-lain bersih Perseroan pada tahun 2016
mengalami penurunan sebesar 67,37 dibandingkan tahun
2015 yang sebesar Rp1.531,13 juta, menjadi Rp1.031,60
juta . Penurunan ini disebabkan kontribusi dari pendapatan
bunga dari kas di bank yang menurun.
Other Net Income in 2016 decreased by 67.37% to
Rp1,031.60 compared to Rp1,531.13 million in 2015. This
decline was due to a decreasing contribution from interest
income from cash in bank.
132
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
133
Consolidated Financial Statement
In 2016, Net Profit increased by 28.06%, from Rp247.76
billion to Rp317.28 billion. This improvement was due to
an increase in Interest Income of 17.12%, from Rp825.83
billion to Rp966.69 billion, derived from the increase in the
number of loans amounting to Rp5,641 billion and loans
maturing in 2016 amounting to Rp3,647.33 billion.
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
Net Income
Pada tahun 2016, laba bersih Perseroan meningkat
28,06%, dari Rp247,76 miliar menjadi Rp317,28 miliar.
Peningkatan ini disebabkan karena adanya peningkatan
pendapatan bunga sebesar 17,12%, dari Rp825,83 miliar
menjadi Rp966,69 miliar, yang berasal dari kenaikan
jumlah penyaluran pinjaman sebesar Rp5.641 miliar
dan pinjaman yang jatuh tempo di tahun 2016 sebesar
Rp3.647,33 miliar.
Corporate Data
Laba Bersih
Data Perusahaan
Income Tax Expenses in 2016 reached Rp46.91, 77.19%
higher than that of 2015 which amounted to Rp26.48
billion.
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Income Tax Benefits/(Expenses)
Beban pajak penghasilan tahun 2016 mencapai Rp46,91,
lebih tinggi 77,19% dibandingkan tahun 2015 yang sebesar
Rp26,48 miliar.
Corporate Social Responsibility Report
Manfaat/(Beban) Pajak Penghasilan
Corporate Governance Report
General and Administrative Expenses in 2016 reached
Rp79.08 billion, 24.17% higher compared to 2015 which
amounted to Rp63.69 billion. This was due to an increase
in consulting fees and accommodation payments related
to operational activities both at home and abroad as well
as non-creditable income tax charges of Rp7.66 billion.
Laporan Tata Kelola Perusahaan
General and Administrative Expenses
Beban umum dan administrasi tahun 2016 mencapai
Rp79,08 miliar, lebih tinggi 24,17% dibandingkan tahun
2015 yang sebesar Rp63,69 miliar. Hal ini disebabkan
adanya kenaikan biaya konsultan dan pembayaran
akomodasi terkait kegiatan operasional dalam dan luar
negeri serta adanya pembebanan PPN masukan yang
tidak bisa dikreditkan sebesar Rp7,66 miliar.
Analisis & Pembahasan Manajemen
Umum dan Administrasi
Management Discussion & Analysis
In 2016, Salaries and Benefits increased by Rp2.35 billion,
or 6.36%, from Rp37.07 billion in 2015 to Rp39.42 billion.
This was mainly due to adjustments to employees’ salaries,
increase in the number of employees and allowances, as
well as honoraria in 2016.
Company Profile
Salaries and Benefits
Pada tahun 2016, gaji dan tunjangan mengalami
peningkatan sebesar Rp2,35 miliar atau 6,36%, dari
Rp37,07 miliar di tahun 2015 menjadi Rp39,42 miliar.
Hal ini, terutama karena penyesuaian gaji karyawan,
penambahan karyawan dan tunjangan serta honorarium
tahun 2016.
Profil Perusahaan
Gaji dan Tunjangan
Laporan Manajemen
Interest Expense of Rp450.84 billion in 2016 increased
by 10.28%, compared to Rp497.19 billion in 2015. This
increase was due to the addition of new debt securities
amounting to Rp2.751 billion.
Management Report
Interest Expense
Beban bunga Perseroan pada tahun 2016 mengalami
peningkatan sebesar 10,28% dibandingkan tahun 2015
yang sebesar Rp450,84 miliar, menjadi Rp497,19 miliar.
Peningkatan ini disebabkan karena adanya penambahan
surat utang baru sebesar Rp2,751 miliar.
Pertumbuhan Kinerja 2016
Beban Bunga
2016 Performance Growth
Analisis & Pembahasan Manajemen
Management Discussion & Analysis
Analisis & Pembahasan Manajemen
Management Discussion & Analysis
LAPORAN ARUS KAS
STATEMENT OF CASH FLOW
dalam jutaan Rupiah
Keterangan
in million Rupiah
2016
2015
2014
2013
2012
Description
Arus Kas dari Aktivitas
Operasi
1.082.559
824.489
563.111
1.549.772
2.090.796
Cash Flow from Operating
Activities
Arus Kas dari Aktivitas
Investasi
12.494
3.633
837
297
9
Cash Flow from Investing
Activities
Arus Kas dari Aktivitas
Pendanaan
2.741.000
269.000
1.870.395
1.164.677
1.207.645
Cash Flow from Financing
Activities
Arus Kas dari Aktivitas Operasi
Cash Flow from Operational Activities
Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas operasi
mengalami kenaikan sebesar Rp258.070 juta atau
sebesar 31,30% dari sebesar Rp824.489 juta pada tahun
2015 menjadi Rp1.082.559 juta pada tahun 2016, karena
adanya kenaikan penyaluran pinjaman baru sebesar
Rp5.641.000 juta.
Net cash flow from operational activities increased by
Rp258,070 million, or by 31.30%, from Rp824,489 million
in 2015 to Rp1,082,559 million in 2016, due to an increase
in new lending of Rp5,641,000 million.
Arus Kas dari Aktivitas Investasi
Cash Flow from Investment Activities
Arus kas keluar bersih digunakan untuk aktivitas investasi
mengalami kenaikan yang signifikan sebesar Rp8.861
juta atau sebesar 243,90%, dari Rp3.633 juta pada tahun
2015 menjadi Rp12.494 juta pada tahun 2016, Hal ini
disebabkan terutama oleh adanya penambahan aset
dalam pengerjaan termasuk biaya untuk pembayaran jasa
manajemen konstruksi gedung.
Net cash flow in investment activities increased
significantly by Rp8,861 million or by 243.90%, from
Rp3,633 million in 2015 to Rp12,494 million in 2016.
This was mainly due to the addition of construction
assets, including costs incurred for payment of building
construction management services.
Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan
Cash Flow from Financing Activities
Arus kas bersih dihasilkan dari aktivitas pendanaan
mengalami kenaikan yang cukup signifikan sebesar
Rp2.473.000 juta atau sebesar 919,33%, dari Rp269.000
juta di tahun 2015 menjadi Rp2.741.000 juta di tahun 2016.
Hal ini terjadi disebabkan adanya kenaikan penerimaan
hasil penerbitan obligasi sebesar Rp2.751.000 juta.
The net cash flow generated from financing activities
increased significantly amounting to Rp2,473,000
million, or by 919.33%, from Rp269,000 million in 2015 to
Rp2,741,000 million in 2016. This was due to the increase
in revenue from the issuance of bonds amounting to
Rp2,751,000 million.
RASIO-RASIO
RATIOS
dalam jutaan Rupiah
Rasio Keuangan
Penyaluran Dana terhadap Modal Disetor
in million Rupiah
2016
2015
2014
Financial Ratios
6,85x
6,75x
7,30x
Marjin Keuntungan
41,29%
38,03%
32,85%
Profit Margin
Beban Operasional terhadap Pendapatan
Operasional (BOPO)
58,71%
61,97%
67,15%
Operating Expenses to Operating Income
5,74%
5,88%
5,85%
Return to Equity
1,63x
1,59x
2,76x
Debt to Equity Ratio
Rasio Laba terhadap Ekuitas
Rasio Hutang terhadap Ekuitas
134
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
Primary Market Financing to Capital
Ratio
Return on Equity
Imbal hasil ekuitas atau Return on Equity (ROE) adalah
kemampuan Perseroan menghasilkan laba bersih dari
ekuitas yang ditanamkan, yang diukur dari perbandingan
antara laba bersih dan ekuitas. Besarnya ROE tahun 2016
dan 2015 masing-masing sebesar 5,74% dan 5,88%.
Return on Equity (ROE) is the Company’s ability to generate
income from invested equity as measured by comparing
net income with equity. The ratios of ROE in 2016 and 2015
were 5.74% and 5.88% respectively.
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
135
Consolidated Financial Statement
Rasio Laba terhadap Ekuitas
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
The operational performance of the Company in 2016
became more efficient. This was indicated by the BOPO at
58.71%, while in 2015 the Company recorded a BOPO of
61.97%. The Company will continue to boost and improve
its operational performance throughout the year.
Corporate Data
Kinerja operasional Perseroan pada tahun 2016 makin
efisien. Hal itu ditunjukan dengan rasio BOPO yang sebesar
58,71%. Sementara pada tahun 2015, BOPO Perseroan
tercatat 61,97%. Perseroan akan terus meningkatkan
kinerja operasional yang terus membaik setiap tahun ini.
Data Perusahaan
Operating Expenses to Operating Income Ratio
(BOPO)
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Rasio Beban Operasional terhadap Pendapatan
Operasional (BOPO)
Corporate Social Responsibility Report
In 2016, the Company recorded a profit margin of 41.29%,
an increase of 38.03%. This figure is based on a calculation
of profit before tax, divided by operating revenue. This
indicates that Company profitability is experiencing an
improvement.
Corporate Governance Report
Profit Margin
Perseroan membukukan rasio keuntungan di tahun 2016
sebesar 41,29%, lebih baik dibandingkan dengan tahun
2015 yang sebesar 38,03%. Angka tersebut merupakan
perhitungan dari laba sebelum pajak dibagi dengan
pendapatan operasional. Dengan demikian, indikator
tersebut menunjukkan kemampuan Perseroan dalam
memperoleh keuntungan mengalami peningkatan.
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Rasio Keuntungan
Analisis & Pembahasan Manajemen
In 2016, the Company recorded a ratio of primary market
financing to capital ratio of 6.85x, an increase of 6.75x
compared to 2015. This shows the Company exerts a
strong capability in distributing funds to the primary
market through lending and securitization.
Management Discussion & Analysis
Primary Market Financing to Capital Ratio
Pada tahun 2016, Perseroan membukukan rasio dana
kumulatif yang disalurkan ke pasar primer perumahan
melalui pemberian pinjaman dan sekuritisasi terhadap
jumlah modal disetor (primary market financing to capital
ratio) sebesar 6,85x, lebih besar dibandingkan tahun 2015
yang 6,75x. Hal ini menunjukkan bahwa Perseroan masih
memiliki kemampuan lebih baik dalam menyalurkan
pembiayaan ke pasar primer perumahan, baik melalui
pinjaman maupun sekuritisasi.
Company Profile
Rasio Penyaluran Dana terhadap Modal Disetor
Profil Perusahaan
The Company’s ability to pay debts is indicated by a
number of financial ratios and levels of collectability. In
2016, the performance indicators of Company ability to
pay debt showed improvement.
Laporan Manajemen
Kemampuan Perseroan membayar utang diindikasikan
oleh sejumlah rasio keuangan serta tingkat kolektabilitas.
Pada tahun 2016, indikator kinerja kemampuan membayar
utang Perseroan menunjukkan peningkatan.
Management Report
ABILITY TO PAY DEBTS AND LEVEL OF
RECEIVABLES COLLECTABILITY
Pertumbuhan Kinerja 2016
KEMAMPUAN MEMBAYAR UTANG DAN
TINGKAT KOLEKTIBILITAS PIUTANG
2016 Performance Growth
Analisis & Pembahasan Manajemen
Management Discussion & Analysis
Analisis & Pembahasan Manajemen
Management Discussion & Analysis
Rasio Utang terhadap Ekuitas
Debt to Equity Ratio
Rasio utang terhadap ekuitas Perseroan pada tahun 2016
tercatat 1,63x, sedikit lebih tinggi dibandingkan tahun 2015
yang sebesar 1,59x. Hal ini menunjukkan kemampuan
permodalan Perseroan untuk memenuhi semua kewajiban
mengalami penurunan yang tidak signifikan.
The debt to equity ratio in 2016 was recorded at 1.63x,
slightly higher than in 2015 which was 1.59x. This
demonstrates that the ability of the Company’s capital to
meet obligations has declined marginally.
Tingkat Kolektibilitas
Level of Collectability
Kemampuan Perseroan membayar utang, antara lain
dapat diindikasikan dari tingkat kolektibilitas. Sepanjang
2016, seluruh piutang Perseroan telah diterima tepat
waktu sesuai perjanjian, dan sampai dengan akhir 2016
seluruh piutang Perseroan masuk dalam kondisi lancar.
The Company’s ability to pay debts, among others,
is indicated by the level of collectability. Throughout
2016, the Company’s receivables were received on time
according to agreement, and until the end of 2016, the
Company’s receivables remained current.
PERMODALAN
CAPITAL
Struktur Modal
Capital Structure
Hingga berakhirnya tahun buku 2016, posisi struktur
modal Perseroan adalah sebagai berikut:
By the end of fiscal year 2016, the position of the
Company’s capital structure was as follows:
(%)
2016
Aktiva
2015
2014
100%
100%
100%
Assets
Liabilitas
50%
48%
58%
Liabilities
Ekuitas
50%
52%
42%
Equity
Kebijakan atas Struktur Modal dan Dasar
Pemilihannya
Policy in Capital Structure and Basis of
Decision
Kebijakan Struktur Modal Dalam rangka membangun dan
mengembangkan pasar sekunder perumahan, Perseroan
dapat memberikan fasilitas pinjaman kepada bank dan
lembaga keuangan untuk disalurkan sebagai KPR dengan
dana ekuitas sebagai bridging sampai dengan dana hasil
penerbitan surat utang/diterima untuk mengganti ekuitas.
Dengan demikian ekuitas dapat digunakan kembali untuk
melakukan percepatan dalam penyaluran pinjaman
In order to establish and develop the secondary mortgage
market, the Company provides loan facilities to banks
and financial institutions to be used to develop primary
mortgages with equity funds as bridging until proceeds
from issuance of debt securities is received to replace
equity. Thus the equity can be re-used to accelerate the
disbursement of loans.
IKATAN MATERIAL UNTUK INVESTASI BARANG
MODAL
MATERIAL TIES FOR CAPITAL GOODS
INVESTMENT
Di tahun 2016, Perseroan melakukan kerja sama dengan
PT Idee Murni Pratama melalui surat perjanjian No. 022/
PPJ/SMF-IMP/VIII/2015 tanggal 4 Agustus 2015 untuk
melaksanakan pembangunan gedung kantor Grha SMF II
dengan nilai kontrak sebesar Rp15,12 miliar.
In 2016, the Company established cooperation with
PT Idee Murni Pratama through Letter No. 022/PPJ/SMFIMP/VIII/2015 dated 4 August 2015 for the construction of
the Grha SMF II office building with a contract value of
Rp15.12 billion.
136
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
FINANCIAL INFORMATION CONTAINING
EXTRAORDINARY EVENTS
Selama 2015, tidak terdapat kejadian luar biasa yang
terkait dengan informasi keuangan.
During 2015, there were no extraordinary events related to
the financial statements.
DAMPAK PERUBAHAN SUKU BUNGA
TERHADAP KINERJA PERSEROAN
IMPACT OF CHANGES IN INTEREST RATES ON
THE COMPANY’S PERFORMANCE
Salah satu aktivitas usaha Perseroan adalah menyalurkan
pinjaman ke lembaga penyalur KPR yang dibiayai dengan
penerbitan obligasi dan atau surat utang lain. Potensi
kerugian yang ditimbulkan akibat dampak perubahan
tingkat suku bunga di pasar akan berpengaruh apabila
terjadi negative spread antara suku bunga pendanaan
dan suku bunga penyaluran pinjaman. Hal ini akan
menurunkan pendapatan Perseroan.
One of the Company’s business activities is disbursing
loans to mortgage lenders that are financed through the
issuance of bonds and other debt securities. The potential
loss caused by the impact of changes in market interest
rates will have an effect in the event of a negative spread
between financing rate and lending rate. This will reduce
Company revenues.
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
137
Consolidated Financial Statement
INFORMASI KEUANGAN YANG MENGANDUNG
KEJADIAN YANG BERSIFAT LUAR BIASA
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
There were no impacts of price changes on revenues/net
income in the 2016 fiscal year.
Corporate Data
Tidak terdapat dampak perubahan harga terhadap
pendapatan usaha/pendapatan bersih pada tahun buku
2016.
Data Perusahaan
IMPACT OF PRICE CHANGES TO REVENUES/
NET INCOME
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
DAMPAK PERUBAHAN HARGA TERHADAP
PENDAPATAN USAHA/PENDAPATAN BERSIH
Corporate Social Responsibility Report
A material increase in net income was derived from the
Company’s increase in the income from loans, which
increased by 60.90% compared to the same period in the
previous year or amounting to Rp2,135 billion. This is
due to the addition of loan disbursements in 2016, which
amounted to Rp3,506 billion in 2015 to Rp5,641 million in
2016.
Corporate Governance Report
Peningkatan pendapatan bersih Perseroan yang material
berasal dari kenaikan pendapatan penyaluran pinjaman
yang naik sebesar 60,90% dibandingkan periode yang
sama tahun sebelumnya atau sebesar Rp2.135 miliar. Hal
ini disebabkan adanya penambahan penyaluran pinjaman
di tahun 2016 yang semula Rp3.506 miliar di tahun 2015
menjadi Rp5.641 miliar di tahun 2016.
Laporan Tata Kelola Perusahaan
MATERIAL INCREASE/DECREASE FROM NET
SALES/INCOME
Analisis & Pembahasan Manajemen
PENINGKATAN/PENURUNAN MATERIAL DARI
PENJUALAN/PENDAPATAN BERSIH
1. Type of Capital Goods investment in 2016.
2. Objectives of investment in 2016.
3. Value of capital goods investment.
Management Discussion & Analysis
During 2016, SMF did not realize any capital goods
investment. Therefore, in the 2016 Annual Report, SMF
does not present data regarding:
Company Profile
Selama tahun 2016, SMF tidak merealisasikan investasi
barang modal atas apapun. Dengan demikian pada
Laporan Tahunan SMF 2016 tidak menyajikan data
mengenai:
1. Jenis investasi Barang Modal di tahun 2016.
2. Tujuan investasi pada tahun 2016.
3. Nilai investasi barang modal.
Profil Perusahaan
REALIZATION OF CAPITAL GOODS
INVESTMENT IN 2016
Laporan Manajemen
REALISASI INVESTASI BARANG MODAL DI
TAHUN 2016
Management Report
The objective of the construction is to increase the
workspace of the Board of Directors and employees of the
Company. The source of funding for this investment was
derived from the Company’s internal fund denominated in
Rupiah, therefore the Company does not require measures
to protect the risk of foreign exchange positions.
Pertumbuhan Kinerja 2016
Tujuan dari pembangunan adalah untuk memperluas
ruang kerja Direksi dan karyawan Perseroan. Sumber dana
investasi ini berasal dari dana internal Perseroan dengan
menggunakan denominasi mata uang Rupiah, dengan
demikian Perseroan tidak memerlukan langkah-langkah
untuk melindungi risiko dari posisi mata uang asing.
2016 Performance Growth
Analisis & Pembahasan Manajemen
Management Discussion & Analysis
Analisis & Pembahasan Manajemen
Management Discussion & Analysis
TARGET, REALISASI DAN PROYEKSI
TARGET, REALIZATION AND PROJECTION
Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2016
menargetkan total aset Perseroan sebesar Rp12,03 triliun.
Hingga berakhirnya tahun buku 2016, realisasi yang telah
dicapai adalah sebesar Rp13,12 triliun atau 109,08% dari
target. Sedangkan target yang disusun oleh Perseroan
untuk tahun 2017 adalah Rp14,49 triliun. Rinciannya
adalah seperti pada tabel di bawah ini:
The target for total assets in the 2016 Work Plan and
Corporate Budget (WCBP) was Rp12.03 trillion. By the end
of fiscal year 2016, the realization achieved amounted to
Rp13.12 trillion, or 109.08% of target. The target for 2017
is Rp14.49 trillion. Details are displayed in the table below:
dalam jutaan Rupiah
Keterangan
Aset
in million Rupiah
Target
2016
Realisasi /
Realization
2016
Pencapaian/
Achievement
(%)
Target
2017
Description
12.029.460
13.122.290
109,08%
14.494.028
Assets
Liabilitas
5.512.470
6.598.841
119,71%
6.623.868
Liabilities
Ekuitas
6.516.990
6.524.225
100,11%
7.878.160
Equity
Pendapatan
871.322
979.894
112,46%
1.073.318
Revenue
Laba Bersih
299.228
318.039
106,29%
359.060
Net Income
Pencapaian realisasi yang rata-rata berada di atas
target tersebut karena beberapa hal penting yang telah
dilakukan oleh Perseroan. Di antaranya adalah kerja sama
tim yang sangat baik dari seluruh organisasi di lingkungan
Perseroan. Selain itu, manajemen tetap fokus pada
pencapaian target.
Realization, on average, exceeded target due to measures
undertaken by the Company. Among these were the
excellent teamwork displayed the entire organization, and
a management team that remained focused on achieving
the targets.
INFORMASI DAN FAKTA MATERIAL YANG
TERJADI SETELAH TANGGAL PELAPORAN
AKUNTAN
MATERIAL INFORMATION AND FACTS AFTER
THE DATE OF THE ACCOUNTANT’S REPORT
Perseroan berencana menerbitkan Obligasi dengan nama
Obligasi Berkelanjutan III Sarana Multigriya Finansial
tahap VII tahun 2017 dengan nominal sebesar-besarnya
Rp1.000.000.000.000.
Proses
penerbitan
“Obligasi
Berkelanjutan III Sarana Multigriya Finansial Tahap
VII Tahun 2017” akan dimulai pada Januari 2017 dan
diharapkan efektif pada bulan Februari 2017.
The Company plans to issue Public Offering Continuous
Bonds III Sarana Multigriya Finansial tranche VII 2017
with a maximum nominal value of Rp1,000,000,000,000.
The process of publishing “Public Offering Continuous
Bonds III Sarana Multigriya Finansial tranche VII 2017”
will begin in January 2017 and is expected to take effect
in February 2017.
Penerbitan obligasi PUB Tahan VII sesuai dengan
rencana kerja Perseroan di tahun 2017, dan digunakan
untuk menggantikan sebagian dana ekuitas yang telah
disalurkan sebagai pinjaman ke penyalur KPR (refinancing
aktiva produktif).
The issuance of PUB Phase VII is in accordance with the
Company’s 2017 work plan, and the proceeds was utilized
to replace equity funds disbursed as loans to mortgage
lenders (refinancing of productive assets).
138
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
40.777
18.473
23.388
22.784
Final Income Taxes
6.584
5.944
5.278
4.546
3.473
Income Taxes No. 21
PPh 23
377
157
66
27
25
Income Taxes No. 23
Corporate Income Taxes
PPh Badan
47.949
28.246
30.141
23.405
15.454
Jumlah Pembayaran Pajak
95.591
75.124
53.958
51.366
41.746
Total Taxes
455.203
359.612
284.488
230.530
179.164
Cumulative Taxes
Kumulatif Pembayaran
Pajak
PROGRAM KEPEMILIKAN SAHAM OLEH
KARYAWAN DAN/ATAU MANAJEMEN (ESOP/
MSOP)
EMPLOYEE AND/OR MANAGEMENT STOCK
OWNERSHIP PROGRAM (ESOP/MSOP)
Hingga saat ini, SMF belum mengadakan program
kepemilikan saham oleh karyawan ataupun manajemen,
sehingga pada Laporan Tahunan 2016 ini, Perseroan tidak
menampilkan informasi mengenai:
1. Jumlah saham ESOP/MSOP dan realisasinya
2. Jangka waktu program ESOP/MSOP
3. Persyaratan peserta ESOP/MSOP
4.Harga exercise program ESOP/MSOP
Up to the present time, SMF has yet to hold an employee
or management share ownership program; therefore, in
the 2016 Annual Report, the Company does not present
information regarding:
1. Number of ESOP/MSOP shares and the realization
2. Time period of the ESOP/MSOP program
3. Requirement of ESOP/MSOP participants
4. Exercise price of the ESOP/MSOP program.
INVESTASI, EKSPANSI, DIVESTASI, AKUISISI
DAN RESTRUKTURISASI HUTANG
INVESTMENT, EXPANSION, DIVESTMENT,
ACQUISITION AND DEBT RESTRUCTURING
Hingga 2016, Perseroan tidak memiliki informasi material
mengenai investasi, ekspansi, divestasi, akuisisi, dan
restrukturisasi utang/modal.
Up to 2016, the Company has no material information
regarding investment, expansion, divestment, acquisition,
or debt/capital restructuring.
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
139
Consolidated Financial Statement
40.681
PPh 21
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
Tax Type
Corporate Data
2012
Data Perusahaan
2013
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
2014
Corporate Social Responsibility Report
2015
Corporate Governance Report
PPh Final
in million Rupiah
2016
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Jenis Pajak
Analisis & Pembahasan Manajemen
dalam jutaan Rupiah
Management Discussion & Analysis
The Company continues to comply with regulations
related to the field of business carried out by the Company,
including payment of taxes. Every year, the amount of
tax payments increases in line with the growth of the
Company’s business. The following is the amount of tax
paid in the last three years.
Company Profile
COMPLIANCE AS A TAXPAYER
Perseroan senantiasa mematuhi ketentuan regulasi
yang terkait dengan bidang usaha yang dijalankan oleh
Perseroan, termasuk dalam pembayaran pajak. Setiap
tahun, jumlah pembayaran pajak yang direalisasikan
mengalami peningkatan seiring dengan pertumbuhan
usaha Perseroan. Berikut ini jumlah pajak yang telah
disetorkan dalam tiga tahun terakhir.
Profil Perusahaan
KETAATAN SEBAGAI WAJIB PAJAK
Laporan Manajemen
In the Articles of Association, the amount of distributed
dividends is derived from net income as determined in the
decision of the Annual General Meeting of Shareholders
in accordance with applicable provisions and regulations.
Until now there has been no distribution of dividends by
the Company.
Management Report
DIVIDEND POLICY
Berdasarkan Anggaran Dasar Perseroan, jumlah dividen
yang dibagikan berasal dari laba bersih yang besarnya
ditetapkan dalam keputusan RUPS Tahunan menurut
ketentuan dan perundang-undangan yang berlaku. Hingga
saat ini belum ada pembagian dividen oleh Perseroan.
Pertumbuhan Kinerja 2016
KEBIJAKAN DIVIDEN
2016 Performance Growth
Analisis & Pembahasan Manajemen
Management Discussion & Analysis
Analisis & Pembahasan Manajemen
Management Discussion & Analysis
REALISASI PENGGUNAAN DANA HASIL
PENERBITAN SURAT UTANG
USE OF PROCEEDS FROM DEBT SECURITIES
ISSUANCE
Perseroan selalu merencanakan dengan seksama setiap
melakukan aksi korporasi penerbitan surat utang. Selain
nilainya sudah ditentukan sejak awal, begitu juga dengan
pemanfaatannya. Berikut ini adalah rinciannya:
The Company thoroughly plans every corporate action in
the issuance of debt securities. Besides a value determined
from the outset, its utilization is also planned. Details are
as follows:
dalam jutaan Rupiah
in million Rupiah
Hasil Result
No
Jenis
Type
Tanggal Terbit
Date of
Issuance
1
Obligasi Berkelanjutan III Tahap IV
Continuous Public Offering Bonds
III Tranche IV
11 Maret 2016
March 11,
2016
630
0,86
629,14
629,14
629,14
0
2
Obligasi Berkelanjutan III Tahap V
Continuous Public Offering Bonds
III Tranche V
17 Juni 2016
June 17, 2016
945
1,00
944,00
944,00
944,00
0
3
Obligasi Berkelanjutan III Tahap VI
Continuous Public Offering Bonds
III Tranche VI
27 September
2016
September 27,
2016
1.176
1,32
1.174,68
1.174,68
1.174,68
0
Jumlah
Volume
Biaya
Cost
Hasil
Bersih
Net
Proceeds
Rencana
Penggunaan
Use of Funds
Realisasi
Realization
Sisa Dana
Remaining
Funds
Pada tahun 2016, Perseroan kembali melakukan
penawaran umum yang bersifat utang atau penerbitan
surat utang yang berbentuk obligasi. Seluruh dana yang
diperoleh dari hasil Penawaran Umum Obligasi setelah
dikurangi dengan biaya-biaya Emisi dipergunakan
untuk menggantikan sebagian dana ekuitas yang telah
disalurkan sebagai pinjaman ke penyalur KPR (refinancing
aktiva produktif).
In 2016, the Company made a public offering of debt,
issuance of debt securities in the form of bonds. All funds
from the public offering, after deduction of emission costs,
were used to replace equity funds that had been disbursed
as loans to mortgage lenders (refinancing of productive
assets).
INFORMASI TRANSAKSI MATERIAL YANG
MENGANDUNG BENTURAN KEPENTINGAN
DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK AFILIASI
INFORMATION ON MATERIAL TRANSACTIONS
CONTAINING CONFLICT OF INTEREST AND
TRANSACTIONS WITH AFFILIATED PARTIES
Hingga akhir tahun 2016 Perseroan tidak memiliki transaksi
material yang mengandung benturan kepentingan dan/
atau transaksi dengan pihak afiliasi.
Up to the end of 2016, the Company has no material
transactions containing conflicts of interest and/or
transaction with affiliated parties.
Dengan demikian pada Laporan Tahunan 2016 ini,
Perseroan tidak menyajikan informasi terkait hal tersebut
seperti: pihak-pihak dan sifat hubungan afiliasi, kewajaran
transaksi, realisasi, mekanisme review dan pemenuhan
kriteria terkait.
Therefore, in the 2016 Annual Report, the Company does
not present the information regarding the following
matters: parties and nature of affiliations, fairness of
transaction, realization, review mechanism, and fulfillment
of related criteria.
INFORMASI TRANSAKSI DENGAN PIHAK
BERELASI
INFORMATION ON TRANSACTIONS WITH
ASSOCIATED COMPANIES
Perseroan melakukan transaksi dengan pihak berelasi
karena entitas di bawah pengendalian yang sama
(Pemerintah) dan/atau kepengurusan dalam kegiatan
usahanya, Kebijakan dan syarat transaksi telah disepakati
The Company performs transactions with associated
companies as entities under similar control (Government)
and/or management in their business activities. Policies
and transaction terms for all transactions with associated
140
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
Otoritas Jasa Keuangan
(OJK)
Financial Services
Authority (OJK)
Laporan Tahunan Emiten atau
Perusahaan Publik
Annual Report of Issuer or
Public Company
Perseroan tunduk untuk memenuhi
ketentuan selaku Emiten.
As Issuer, the Company complies
with the regulation.
2
No. 71/POJK.04/2016
Otoritas Jasa Keuangan
(OJK)
Financial Services
Authority (OJK)
Kesehatan Keuangan
Perusahaan Asuransi dan
Perusahaan Reasuransi
Financial Health of Insurance
and Re-Insurance Companies
Perusahaan Asuransi dapat
melakukan investasi terhadap EBA
yang diterbitkan oleh Perseroan.
Insurance Companies may invest on
Asset-Backed Securities (ABS) issued
by the Company.
3
No. 36/POJK.05/2016
Otoritas Jasa Keuangan
(OJK)
Financial Services
Authority (OJK)
Perubahan Peraturan Investasi
Surat Berharaga Negara Bagi
Lembaga Jasa Keuangan Non
Bank
Changes in Regulation for
Investment in State Securities
by Non-Bank Financial
Institutions
EBA yang diterbitkan Perseroan
dengan rating idAAA termasuk
instrumen yang dipersamakan
dengan Surat Berharga Negara
(SBN).
The ABS issued by the Company with
idAAA rating including instrument
held as equivalent to State Securities.
PERUBAHAN KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG
DITERAPKAN PERUSAHAAN
ACCOUNTING POLICIES REVISION
IMPLEMENTED BY THE COMPANY
Di tahun 2016, tidak terdapat perubahan kebijakan
akuntansi yang diterapkan oleh SMF. Dengan demikian
Laporan Tahunan 2016 SMF tidak menyajikan informasi
terkait penerapan perubahan kebijakan akuntansi oleh
Perseroan, seperti alasan dan dampaknya terhadap
laporan keuangan.
In 2016, there were no changes to accounting policy
implemented by SMF. Therefore in the 2016 Annual
Report, SMF does not present information regarding
changes to the Company’s accounting policy, such as
reasons and impacts to the financial statements.
PROSPEK USAHA PERUSAHAAN
COMPANY’S BUSINESS PROSPECTS
Dalam menyusun prospek usaha Perseroan untuk tahun
buku 2017, manajemen telah mempertimbangkan faktor
eksternal dan internal. Pada faktor eksternal, misalnya
terkait dengan kondisi perekonomian yang berpotensi
mempengaruhi kondisi pasar keuangan.
In preparing Company business prospects for fiscal
year 2017, management has to consider both external
and internal factors. External factors, in particular, are
associated with economic conditions that could potentially
affect financial market conditions.
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
141
Consolidated Financial Statement
29/POJK.04/2016
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
1
Corporate Data
Dampak terhadap Perusahaan
Impact on Company
Data Perusahaan
Deskripsi Peraturan
Regulation Description
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Badan Penerbit Peraturan
Regulation Publisher
Agency
Corporate Social Responsibility Report
No. Peraturan
Regulation No.
Corporate Governance Report
No
Laporan Tata Kelola Perusahaan
In 2016, the Government through the Financial Services
Authority (OJK) issued regulations related to the
Company’s business activities, which are:
Analisis & Pembahasan Manajemen
Pada tahun 2016, pemerintah melalui Otoritas Jasa
Keuangan (OJK) mengeluarkan peraturan-peraturan
terkait aktivitas usaha Perseroan di tahun yaitu:
Management Discussion & Analysis
CHANGES IN REGULATION
Company Profile
PERUBAHAN PERATURAN PERUNDANGUNDANGAN
Profil Perusahaan
The Company does not extend preferential treatment in its
transactions with associated companies. All transactions,
including those with associated companies, are conducted
in accordance with prevailing rules. Detailed informatioin
of transactions with associated companies is presented
on schedule 5/73 (Notes 28) in the Financial Statements
Section of this Annual Report.
Laporan Manajemen
Perseroan tidak memberikan perlakuan khusus dalam
bertransaksi dengan pihak berelasi. Seluruh transaksi
Perseroan termasuk dengan pihak berelasi dilaksanakan
sesuai dengan ketentuan yang berlaku, Informasi transaksi
dengan pihak berelasi lebih rinci tercantum pada lampiran
5/73 (Catatan 28) pada bagian Laporan Keuangan dalam
Laporan Tahunan ini.
Management Report
companies are agreed upon and applied in a reasonable
manner.
Pertumbuhan Kinerja 2016
bersama secara wajar telah dilakukan pada semua
transaksi dengan pihak berelasi.
2016 Performance Growth
Analisis & Pembahasan Manajemen
Management Discussion & Analysis
Analisis & Pembahasan Manajemen
Management Discussion & Analysis
Secara umum, Bank Indonesia memperkirakan pada tahun
2017 situasi perekonomian akan lebih baik. Pertumbuhan
ekonomi dunia diperkirakan lebih baik dibandingkan tahun
2016, walaupun masih diwarnai perlambatan di negaranegara maju. Namun pertumbuhan ekonomi negaranegara berkembang akan lebih merata, karena didorong
oleh perbaikan harga komoditas.
In general, Bank Indonesia predicts that, in 2017, the
economic situation will be better. World economic growth
is expected to be better than in 2016, although still marked
by deceleration in the more economically developed
countries. However, economic growth of developing
countries will be distributed more evenly, driven by
improved commodity prices.
Kendati demikian, Bank Indonesia dalam laporan
“Perkembangan
ekonomi
Keuangan
dan
Kerja
Sama Internasional” Triwulan III-2016 mengingatkan
adanya potensi risiko yang dapat menahan perbaikan
perekonomian global.
Nevertheless, Bank Indonesia, in the Financial Economic
Development and International Cooperation report, Third
Quarter 2016, warned of the risks that could stifle recovery
of the global economy.
Potensi masalah tersebut, antara lain:
1. Risiko politik dengan berlanjutnya tekanan disintegrasi
Uni Eropa dan implementasi janji kampanye Presiden
Amerika Serikat, Donald Trump yang dapat menekan
kinerja ekonomi global.
2. Proses keluarnya Inggris dari Uni Eropa yang tidak
terjadi secara smooth.
3. Kenaikan suku bunga acuan Amerika Serikat, Fed
Fund Rate (FFR).
4. Rebalancing perekonomian Cina.
Potential problems are:
1.Political risk with continued pressure for the
disintegration of the European Union and the
implementation of a campaign promise from the
President of the United States, Donald Trump, that
may suppress the performance of the global economy.
2. The exit of the United Kingdom from the European
Union not running smoothly.
3. The increase of the United States benchmark interest
rate, Fed Fund Rate (FFR).
4. The rebalancing of China’s economy.
Kendati demikian, perekonomian Indonesia diperkirakan
tetap stabil dengan ekspektasi pertumbuhan sebesar 5,1%.
Bahkan Bank Dunia memproyeksikan ekonomi Indonesia
akan tumbuh lebih tinggi, yaitu 5,3%. Proyeksi yang positif
ini memberikan sinyal bahwa perekonomian Indonesia
akan tetap kokoh dalam menghadapi potensi risiko global.
Nevertheless, Indonesia’s economy is expected to remain
stable with GDP growth expectations of 5.1%. The World
Bank projected that Indonesia’s economy will grow even
higher, by 5.3%. These projections are positive signals that
the Indonesian economy will remain robust in the face of
global risks.
Perekonomian yang stabil akan sangat berpengaruh
terhadap kinerja usaha Perseroan, mengingat bisnis
Perseroan sangat sensitif terhadap kondisi makro,
terutama terkait dengan pendanaan. Dalam situasi
perekonomian yang stabil, biaya yang harus dikeluarkan
oleh Perseroan untuk mendapatkan dana (cost of fund)
akan lebih murah dibandingkan ketika perekonomian
penuh risiko.
A stable economy will greatly influence the Company’s
operating performance, given the Company’s business is
highly sensitive to macroeconomic conditions, especially
in relation to funding. In a stable economic situation, the
costs incurred by the Company to obtain funds will be
cheaper than when the economy is full of risks.
Dari sisi industri, sektor perumahan diperkirakan bakal
bergairah pada tahun 2017. Hal itu sejalan dengan
penyempurnaan kebijakan loan-to-value (LTV) seperti
tertuang dalam Peraturan BI No. 18/16/PBI/2016 yang
dikeluarkan pada Agustus 2016. Kebijakan tersebut
menyatakan bahwa uang muka untuk KPR di bank
konvensional hanya 15%. Sementara di bank syariah
sekitar 10%.
Commercially, the housing sector is estimated to
experience a bull market in 2017. This is in line with
policy improvement on loan-to-value (LTV), as stated in BI
Regulation No. 18/16/PBI/2016 issued in August 2016. The
policy states that the down payment for a conventional
bank mortgage is at a 15%, with those at sharia banks
at 10%.
142
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
Corporate Data
Consolidated Financial Statement
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
143
Data Perusahaan
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
6.Maintain the Company’s short term business
performance, in the form of a positive revenue growth
rate.
7. Broaden the investor base by expanding financing
potential at a reasonable cost.
Corporate Social Responsibility Report
3. Continue to increase the competence of human
resources.
4. Increase financing marketing activities to mortgage
lending financial institutions, for example, regional
development banks.
5. Adopt strategy of seeking funds denominated in
Rupiah, considering that financing incurred is also in
the same currency. In addition, always seize the right
moment to issue securities related to financing.
Corporate Governance Report
In order to maintain continuity of the business, the
Company has set a number of optimizing strategies,
which are:
1.Disseminate the importance of securitization to
mortgage lender institutions as an effort to mitigate
liquidity mismatch.
2. Consistently provide guidance for mortgage lenders,
in order to improve understanding, as well as to
maintain prudentiality.
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Demi menjaga kelangsungan usaha tersebut, Perseroan
menetapkan sejumlah strategi yang tepat. Di antaranya
adalah:
1.
Mensosialisasikan pentingnya sekuritisasi aset
kepada lembaga penyalur KPR sebagai upaya untuk
mengatasi mismatch dalam likuditas.
2. Perseroan selalu melakukan pendampingan kepada
lembaga penyalur KPR, selain dalam rangka
meningkatkan pemahaman, juga demi menjaga
prudensial atau unsur kehati-hatian.
3.Perseroan senantiasa meningkatkan kompetensi
sumber daya manusia di lingkungan Perseroan.
4.Meningkatkan aktivitas pemasaran pembiayaan
kepada lembaga keuangan penyalur KPR, misalnya
kepada Bank Pembangunan Daerah.
5. Terkait dengan pendanaan, strategi yang diterapkan
oleh Perseroan adalah dengan mencari dana
berdenominasi Rupiah mengingat pembiayaan yang
dikeluarkan juga dalam mata uang yang sama. Selain
itu, Perseroan selalu memperhatikan momentum
yang tepat dalam menerbitkan surat berharga terkait
dengan pendanaan.
6.Menjaga kinerja usaha Perseroan dalam jangka
pendek, yaitu tingkat pertumbuhan laba yang positif.
7. Memperluas basis investor untuk memperluas potensi
pendanaan dengan biaya yang rasional.
Analisis & Pembahasan Manajemen
Up to the present time, the Company is still the sole
company in the field of secondary mortgage financing.
For the Company, the more finance companies engaging
in the housing sector, the higher the potential of the
Company’s core business, namely securitization and the
financing of mortgage lenders will be further developed.
Management Discussion & Analysis
COMPANY BUSINESS SUSTAINABILITY
Hingga saat ini, Perseroan masih menjadi pelaku tunggal
pada bidang usaha pembiayaan sekunder perumahan.
Bagi Perseroan, semakin banyak perusahaan pembiayaan
yang bergerak di sektor perumahan, maka potensi usaha
inti Perseroan, yaitu sekuritisasi dan pembiayaan lembaga
penyalur KPR akan semakin berkembang.
Company Profile
KELANGSUNGAN USAHA PERSEROAN
Profil Perusahaan
Taking this situation into account, the Company has set
targets for improved performance compared to 2016.
In addition to favorable external conditions, internal
factors such as business experience and development of
the Company is a good indication of support for higher
achievements in 2017.
Laporan Manajemen
Dengan mempertimbangkan situasi ini, Perseroan telah
menetapkan target kinerja yang lebih tinggi dibandingkan
tahun 2016. Selain kondisi eksternal yang mendukung,
faktor internal berupa pengalaman dan perkembangan
bisnis Perseroan merupakan indikasi yang akan
mendukung pencapaian tahun 2017.
Management Report
Lending in this property sector will affect the growth of
mortgage portfolios. Thus, there will be an extension to
the housing or the primary market which could potentially
have a positive effect on the Company’s business, which is
mainly engaged in mortgage financing to the participating
banks and securitization of mortgage assets.
Pertumbuhan Kinerja 2016
Kelonggaran pinjaman di sektor properti ini akan
mempengaruhi pertumbuhan penyaluran KPR. Dengan
demikian, akan terjadi perluasan kepemilikan rumah atau
pasar primer yang berpotensi memberikan efek positif
bagi bisnis Perseroan yang terutama bergerak di bidang
pembiayaan kepada bank penyalur KPR serta sekuritisasi
aset KPR.
2016 Performance Growth
Analisis & Pembahasan Manajemen
Management Discussion & Analysis
Tinjauan
Pendukung
Usaha
SUPPORTING BUSINESS REVIEW
146 SUMBER DAYA MANUSIA
Human Resources
150
Termination Management
Termination Management
159 Fokus 2017
2017 Focus
147 Kebijakan Pengelolaan SDM
HR Management Policy
151
Industrial Relation
Industrial Relations
159 Profil Statistik Karyawan
Employee Profile Statistics
148 Kebijakan Remunerasi
Remuneration Policy
151
Human Capital Information
System
Human Capital Information
System
164 TEKNOLOGI INFORMASI
Information Technology
148 Fokus 2016
2016 Focus
148 Roadmap Pengembangan SDM
HR Development Roadmap
144
152 Sistem Rekrutmen
Recruitment System
149
Organizational Management
Organizational Management
152 Penilaian Kinerja SDM
HR Performance Assessment
149
Distinct Job Profile
Distinct Job Profiles
153
Penetapan Sasaran Strategis
Determination of Strategic Plan
149
Competency Management
Competency Management
153
149
Human Capital Plan
Human Capital Plan
Penetapan Indikator Kinerja
Utama (IKU)
Determination of Key
Performance Indicators (KPI)
149
Culture Management
Culture Management
149
Recruitment & Selection
Recruitment & Selection
150
Learning Management
Learning Management
150
Performance Management
Performance Management
150
Career & Talent Management
Career & Talent Management
150
Reward Management
Reward Management
165 Visi dan Misi Teknologi Informasi
Information Technology Vision and
Mission
166 Tata Kelola Teknologi Informasi
Information Technology
Governance
167 Sumber Daya Manusia Bidang
Teknologi Informasi
Human Resources in the Field of
Information Technology
154
Penetapan Target
Determination of Target
167 Roadmap Pengembangan
Teknologi Informasi
Information Technology
Development Roadmap
154
Penetapan Inisiatif Strategis dan
Monitoring BSC
Determining Strategic Initiatives
and BSC Monitoring
167 Pencapaian Bidang Teknologi
Informasi 2016
Achievements in Information
Technology in 2016
155 Pelatihan dan Pengembangan
Kompetensi
Competency Training and
Development
169 Investasi Bidang Teknologi
Informasi
Investment in the Field of
Information Technology
159 Infrastruktur Pendukung SDM
HR Support Infrastructure
169 Rencana Pengembangan Sistem
Teknologi Informasi Tahun 2017
Information Technology System
Development Plan in the Year 2017
159 Prinsip Persamaan Hak
Equal Rights Principle
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
145
Sumber Daya Manusia
Human Resources
Perseroan menetapkan kebijakan pengelolaan SDM berbasis kompetensi.
Model tersebut merupakan kombinasi antara keterampilan, pengetahuan,
sikap dan perilaku yang dimiliki setiap karyawan untuk dapat
melaksanakan tugas dan peran pada posisi yang diduduki secara produktif
dan profesional.
The Company applies a competence-based HR management
model. This is a combination of the skills, knowledge, attitude, and
behaviour of every employee and allows them to fulfil their duties
and roles in accordance with their position and rank in a productive
and professional manner.
PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) meyakini
bahwa Sumber Daya Manusia (SDM) yang andal dan
mampu memberikan kontribusi penting bagi kinerja
dan kesinambungan Perseroan. Kehadiran SDM yang
baik akan membuat Perseroan mampu mewujudkan visi
dan misi serta rencana kerja berkelanjutan yang telah
ditetapkan.
PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) believes that
reliable and qualified Human Resources (HR) can make
an important contribution to the performance and
sustainability of the Company. Properly conducted HR will
allow the Company to realize its vision and mission, and
sustainable work plan.
Karena itulah, manajemen Perseroan memberikan
perhatian yang sangat besar terhadap pengelolaan
dan pengembangan kompetensi SDM. Perhatian
tersebut dimulai sejak rekrutmen, pengelolaan, hingga
pengembangan.
In line with this, the Company’s management pays
great attention to the management and development
of HR competencies, starting at the recruitment stage,
management, and up to the development process.
Bersamaan dengan itu, Perseroan juga telah menetapkan
budaya perusahaan yang ditanamkan melalui serangkaian
At the same time, the Company has established a
corporate culture that is cultivated through corporate
146
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
Management Discussion & Analysis
Analisis & Pembahasan Manajemen
Corporate Governance Report
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Corporate Social Responsibility Report
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Data
Data Perusahaan
Consolidated Financial Statement
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
147
Company Profile
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
Profil Perusahaan
The Company applies a competence-based HR
management model. This is a combination of the skills,
knowledge, attitude, and behavior of every employee
and allows them to fulfill their duties and roles in
accordance with their position and rank in a productive
and professional manner.
Laporan Manajemen
HR MANAGEMENT POLICY
Perseroan menetapkan kebijakan pengelolaan SDM
berbasis kompetensi. Model tersebut merupakan
kombinasi antara keterampilan, pengetahuan, sikap
dan perilaku yang dimiliki setiap karyawan untuk dapat
melaksanakan tugas dan peran pada posisi yang diduduki
secara produktif dan profesional.
Management Report
KEBIJAKAN PENGELOLAAN SDM
Pertumbuhan Kinerja 2016
vision, mission and values internalization programs. The
implementation of the work culture is an important matter
for the Company to ensure employees are able to uphold
the corporate values, namely Clean, Transparent and
Sound, in harmony with the Company’s overall strategy
and business activities.
2016 Performance Growth
program internalisasi visi, misi dan nilai-nilai Perseroan.
Penerapan budaya kerja adalah suatu hal penting
bagi Perseroan untuk memastikan karyawan mampu
menjunjung tinggi nilai-nilai perusahaan yaitu Bersih,
Transparan dan Sehat serta berjalan selaras dengan
strategi dan kegiatan usaha Perseroan secara keseluruhan.
Sumber Daya Manusia
Human Resources
Pengelolaan SDM berbasis kompetensi bertujuan untuk
memberikan hasil yang sesuai dengan tujuan dan
sasaran, serta standar kinerja Perseroan. Kompetensi
menyangkut pengembangan pasar pembiayaan sekunder
perumahan dan segala aspek yang terkait dengan bidang
tersebut. Sistem pengelolaan dan manajemen yang benar
dan strategis akan mengoptimalkan kinerja finansial
dan operasional Perseroan sebagai penyedia layanan
pembiayaan sekunder perumahan terdepan di Indonesia.
Competency-based HR management is intended to
generate results that are in accordance with the Company’s
objectives and targets, as well as the Company’s
performance standards. Competency involves developing
the secondary mortgage market and all aspects related to
it. An appropriate and strategic management system will
optimize the financial and operational performance of the
Company as the leading service provider of secondary
mortgage in Indonesia.
KEBIJAKAN REMUNERASI
REMUNERATION POLICY
Remunerasi disusun berdasarkan kinerja Perusahaan
dan Karyawan serta selalu dievaluasi untuk disesuaikan
dengan strategi perusahaan dalam jangka pendek maupun
jangka panjang. Selain itu, remunerasi juga disusun
dengan mempertimbangkan perundang-undangan dan
peraturan yang berlaku seperti ketenagakerjaan, maupun
melakukan benchmark dengan sister company.
Remuneration is based on the performance of the
Company and employees and is evaluated to conform
with the Company’s strategy both short term and long
term. In addition, remuneration is prepared with due
regard to the prevailing legislation and regulations, such
as employment and benchmarking with sister companies.
Dalam penentuan remunerasi ini, Perusahaan juga
melakukan survei pada industri yang sama. Melalui
strategi ini, Perusahaan mengharapan agar dapat
mempertahankan karyawan terbaik dengan remunerasi
yang kompetitif di pasar tenaga kerja.
In determining remuneration, the Company has also
conducted survey in the same industry. Through this
strategy, the Company expects to be able to retain the
best employees with competitive remuneration in the
labor market.
FOKUS 2016
2016 FOCUS
Pada tahun 2016, Perseroan telah merampungkan “Human
Capital Roadmap” yang mulai diimplementasikan
pada tahun 2017. Peta jalan tersebut disiapkan untuk
pengembangan SDM dalam rentang waktu tiga tahun ke
depan, mencakup manajemen kompetensi, manajemen
pembelajaran, penilaian kinerja, manajemen karir dan lain
sebagainya. Untuk memastikan bahwa pengembangan
SDM di masa mendatang sejalan dengan Human Capital
Roadmap, maka Perseroan akan didampingi Tenaga
Advisor SDM dengan sistem kontrak kerja paruh waktu
yang bekerja di bawah kendali Direksi.
In 2016, the Company completed the Human Capital
Roadmap, which began to be implemented in 2017. The
roadmap was prepared for human resource development
spanning the next three years, including competency
management, learning management, performance
assessment, and career management. To ensure that the
future development of human resources is in line with the
Human Capital Roadmap, the Company will be assisted by
HR advisors hired on a part-time contract of work system
under the control of the Board of Directors.
ROADMAP PENGEMBANGAN SDM
HR DEVELOPMENT ROADMAP
Perusahaan telah menyiapkan roadmap pengembangan
sumber daya manusia untuk periode 2017-2019. Roadmap
ini terbagi menjadi sejumlah kelompok pengembangan,
yaitu:
The Company has prepared the 2017 to 2019 Human
Resources Development Roadmap. The roadmap is
classified into a number of development groups, namely:
148
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
Laporan Manajemen
Company Profile
Profil Perusahaan
Management Discussion & Analysis
Analisis & Pembahasan Manajemen
Corporate Governance Report
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Corporate Social Responsibility Report
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Data
Data Perusahaan
Consolidated Financial Statement
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
Strategic theme: Streamlined and Agile Organization.
Mission: Ensure the Company’s transformation plan
and strategy are implemented adequately through the
introduction of an efficient and effective organizational
structure.
Management Report
Organizational Management
Tema strategis: Organisasi yang Ramping dan Lincah.
Misi: Memastikan strategi dan rencana transformasi
perusahaan berjalan dengan baik melalui penerapan
struktur organisasi yang efisien dan efektif.
Pertumbuhan Kinerja 2016
Organizational Management
2016 Performance Growth
Sumber Daya Manusia
Human Resources
Distinct Job Profile
Distinct Job Profile
Tema Srategis: Pembagian pekerjaan yang jelas, spesifik
dan terukur.
Misi: Memastikan uraian pekerjaan setiap pekerjaan
sesuai dengan kebutuhan perusahaan melalui pembagian
aktifitas yang mampu memberikan batasan kewenangan
dan tanggungjawab secara spesifik, kejelasan persyaratan
kompetensi yang dibutuhkan dan keluaran yang
dihasilkan.
Strategic Theme: Division of clear, specific, and
computable tasks.
Mission: Ensure the job description of each task is in
accordance with the needs of the Company through
the allocation of activities that allows specific limits
of authority and responsibility, clarity of the required
competencies, and the expected results generated.
Competency Management
Competency Management
Tema
Strategis:
Kompetensi
yang
mendorong
transformasi bisnis dan pertumbuhan perusahaan.
Misi:
Memastikan
kompetensi
yang
dibutuhkan
perusahaan dirumuskan, dikelola melalui penyusunan
kamus kompetensi, penetapan model, pengukuran dan
pengembangan kompetensi.
Strategic Theme: Competencies that encourage business
transformation and Company growth.
Mission: Ensure the competencies required by the Company
are being formulated and managed through preparation
of competency manual with model determination, and
competency assessment and development.
Human Capital Plan
Human Capital Plan
Tema Strategis: Human Capital Plan yang relevan dengan
kebutuhan perusahaan.
Misi: Memastikan tersedianya organisasi, human capital
management system dan Karyawan yang sesuai dengan
kebutuhan perusahaan melalui perumusan rencana yang
struktur dan terintegrasi serta mengacu kepada rencana
jangka panjang perusahaan.
Strategic Theme: a human capital plan that is relevant to
the needs of the Company.
Mission: ensure the presence of a human capital
management system and employees that are in accord
with Company needs through a structured and integrated
formulation plan that conforms with long term plans.
Culture Management
Culture Management
Tema Strategis: Memantapkan “I SMF” Karyawan SMF.
Misi:
Memastikan
penerapan
nilai-nilai
budaya
perusahaan (Integrity, Sinergy, Motivation, Focus)
mampu mendorong terjadinya proses transformasi dan
mendorong pertumbuhan perusahaan.
Strategic Theme: Substantiate the SMF employee “I SMF”
culture.
Mission: Ensure the implementation of the corporate
culture values: Integrity, Sinergy, Motivation, and Focus
to encourage the transformation process and growth of
the Company.
Recruitment & Selection
Recruitment & Selection
Tema Strategis: Mendapatkan kandidat terbaik.
Misi: Memastikan tersedianya karyawan dengan
kuantitas, kualitas dan waktu pemenuhan yang sesuai
dengan Human Capital Plan dengan memperhatikan
perkembangan bisnis perusahaan.
Strategic Theme: Acquire the best candidates.
Mission: Ensure the availability of employees that meet
the quality, quantity, and timeliness in accord with the
human capital plan, with due regard to the Company’s
business development.
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
149
Sumber Daya Manusia
Human Resources
Learning Management
Learning Management
Tema Strategis: Karyawan SMF sebagai human capital
yang berkontribusi terhadap kinerja dan pertumbuhan
perusahaan.
Misi: Memastikan tersedianya Karyawan yang kompeten,
memiliki kemauan dan kemampuan untuk mengikuti
perkembangan pengetahuan dengan menyediakan
berbagai metode, program pengembangan Karyawan dan
sistem pengelolaan pengetahuan perusahaan.
Strategic Theme: SMF employees as human capital that
contribute to the performance and development of the
Company.
Mission: Ensure the availability of competent employees,
with the will and ability to follow the development of
knowledge by applying various methods, the employee
development program and knowledge of the enterprise
management system.
Performance Management
Performance Management
Tema Strategis: Pengelolaan kinerja Karyawan untuk
mensukseskan program transformasi perusahaan.
Misi: Memastikan kontribusi yang maksimal dari setiap
Karyawan perusahaan terhadap keberhasilan transformasi
perusahaan melalui keselarasan perencanaan kinerja
individu dengan kinerja perusahaan, eksekusi programprogram sejalan rencana, pengendalian cara kerja dan
dan penilaian hasil kerja.
Strategic Theme: Management of employee performance
to achieve the success of the Company’s transformation
program.
Mission: Ensure a maximum contribution from
each employee towards achieving the Company’s
transformation through planned alignment of individual
and Company performance, execution of programs
according to plan, control of procedures, and performance
assessments.
Career & Talent Management
Career & Talent Management
Tema Strategis: Memaksimalkan potensi Karyawan dan
Mempertahankan Karyawan yang Berpotensi.
Misi: Memastikan tersedianya suksesor dan talenta
perusahaan melalui ketersediaan elemen dan proses
pengelolaan karir dan talenta yang memberikan kejelasan
kepada Karyawan dan Manajer Lini tentang kompetensi,
aspirasi dan peluang karir dan pemanfaatannya secara
efektif.
Strategic Theme: Maximize employee potential and retain
employees with potentials.
Mission: Ensure the availability of successors and talent
through the availability of career and talent management
elements and processes, providing clarity to employees
and line managers regarding competence, aspiration, and
career opportunities.
Reward Management
Reward Management
Tema Strategis: Mengembangkan berbagai bentuk
penghargaan
yang
mampu
mendapatkan
dan
mempertahankan Karyawan sebagai Talenta perusahaan.
Misi: Memastikan Karyawan mendapatkan penghargaan
sesuai
dengan
kontribusi
dalam
mensukseskan
pelaksanaan strategi dan program perusahaan.
Strategic Theme: Development of various forms of
rewards that will enable the acquisition and continuity of
employees and talent in the Company.
Mission: Ensure that employees are rewarded in
accordance with their contribution to the success of
the implementation of the Company’s strategies and
programs.
Termination Management
Termination Management
Tema Strategis: Mengelola program terminasi sejalan
dengan kebutuhan perusahaan dan Karyawan.
Misi: Memastikan hak dan kewajiban perusahaan dan
Karyawan dipenuhi melalui proses pemutusan hubungan
kerja yang saling menguntungkan.
Strategic Theme: Management of the termination program
in line with the needs of the Company and employees.
Mission: Ensure the rights and obligations of the Company
and employees are met through mutually beneficial
termination processes.
150
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
Corporate Social Responsibility Report
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Data
Data Perusahaan
Consolidated Financial Statement
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
151
Corporate Governance Report
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Divisi Dukungan Kerja
Business Support Division
Analisis & Pembahasan Manajemen
memudahkan, mempercepat dan efisiensi pengelolaan
informasi terkait karyawan.
Misi: Memastikan informasi terkait Karyawan dan kegiatan
pengelolaan Karyawan dilaksanakan dengan cepat, akurat,
terkini dan dengan biaya yang relatif murah melalui
Human Capital Management System yang terintegrasi
diantara satu sub sistem dengan sub sistem lainnya.
Management Discussion & Analysis
Strategic Theme: Development of Integrated Human
Capital Management System sub-systems to facilitate
and increase the speed and efficiency of employee-related
information management.
Mission: Ensuring that information related to employees
and employee management activities are processed
promptly, accurately and updated with efficient costs
through the integrated Human Capital Management
System and sub-systems.
Company Profile
Human Capital Information System
Tema Strategis: Mengembangkan sub sistem Human
Capital Management System yang terintegrasi yang
Profil Perusahaan
Human Capital Information System
Laporan Manajemen
Strategic Theme: Creation of a work climate and
environment that complements the “I SMF” Culture.
Mission: Ensuring employee satisfaction levels and
engagement in supporting the Company’s transformation
strategies and programs by creating two way, transparent,
respectful, and consistent communication, generating the
necessary resources support to succeed.
Management Report
Industrial Relations
Tema Strategis: Menciptakan iklim dan lingkungan kerja
yang menerapkan Budaya “I SMF”.
Misi: Memastikan tingkat kepuasan dan keterlibatan
Karyawan dalam mendukung strategi dan program
transformasi perusahaan dengan menciptakan komunikasi
dua arah, terbuka, saling menghargai dan konsisten,
memberikan dukungan sumber daya yang diperlukan
untuk berhasil.
Pertumbuhan Kinerja 2016
Industrial Relation
2016 Performance Growth
Sumber Daya Manusia
Human Resources
Sumber Daya Manusia
Human Resources
SISTEM REKRUTMEN
RECRUITMENT SYSTEM
Pada tahun 2016, jumlah karyawan SMF bertambah 10
orang, dari 43 orang yang menjadi karyawan tetap menjadi
53 orang. Mereka ditempatkan di Unit Kerja Bisnis (Divisi
Sekuritisasi dan Pembiayaan) dan Operasional (Divisi
Transformasi & Pengembangan Usaha, Divisi Dukungan
Kerja, Divisi Keuangan dan Divisi Sekretaris Perusahaan)
untuk tujuan memenuhi kebutuhan formasi Jabatan dan
memperkuat Organisasi untuk kelangsungan bisnis ke
depan.
In 2016, the number of SMF employees increased by 10
persons, from 43 permanent employees to 53. They are
placed in the Business Work Unit (Securitization and
Financing Division) and in Operations (Transformation
& Business Development Division, Business Supports
Division, Finance Division and Corporate Secretary
Division) in order to fulfill positional formation needs and
strengthen the Organization for the continuity of business
in the future.
Dalam melakukan rekrutmen, Perusahaan memiliki
kebijakan menggunakan proses rekrutmen dengan
beragam cara. Sumber untuk memperoleh Kandidat
didapat dari Referensi Internal maupun eksternal, bekerja
sama dengan Jasa Job Hunter, mengikuti Job Expo &
memasang iklan melalui website perusahaan. Kandidat
disaring berdasarkan kualifikasi kebutuhan dan dilakukan
assesment oleh Assessor Independen untuk mendapatkan
gambaran kesesuaian kompetensi kandidat dengan
kualifikasi yang objektif dan lebih akurat.
In conducting recruitment, the Company has a policy of
conducting the recruitment process in different ways.
Sources for acquiring candidates are obtained from both
internal and external references, in cooperation with
job seeker service providers & advertising through the
Company’s website. Candidates are screened based on
qualification requirements and assessment conducted
by independent assessors to obtain an overview of the
competence suitability of candidates in a more objective
and accurate manner.
Melalui proses rekrutmen yang terkelola dengan baik
diharapkan dapat menghasilkan pegawai yang kompeten
dan sesuai dengan kebutuhan Perseroan. Perseroan juga
berusaha menempatkan orang yang tepat pada fungsi
yang tepat, sehingga tercipta sumber daya manusia
berkualitas yang mendukung tumbuh kembang Perseroan
dalam jangka waktu yang panjang.
Competent employees who are suited to the needs of the
Company are expected to be obtained through a wellmanaged process of recruitment. The Company also seeks
to put the right people in the right positions, to create
quality human resources that will continue to grow in the
long term.
PENILAIAN KINERJA SDM
HR PERFORMANCE ASSESSMENT
Dalam rangka mengimplementasikan pengelolaan kinerja
yang efektif, Perseroan mengembangkan sebuah metode
penilaian kinerja dengan prinsip Balanced Score Card
(BSC), yang dapat diartikan sebagai rapor kinerja yang
seimbang (balanced). Pendekatan ini mengukur kinerja
organisasi secara komprehensif melalui empat perspektif
utama, yakni:
1. Perspektif Keuangan
Perspektif keuangan merupakan dimensi keuangan
yang ingin dicapai oleh sebuah organisasi bisnis.
Dalam konteks SMF, maka ukuran finansial yang
paling penting adalah tersalurkannya dana dari pasar
modal ke penyalur KPR. 2. Perspektif Pelanggan
Perspektif ini merupakan tonggak penting untuk
mencapai keberhasilan dalam aspek keuangan. Bagi
SMF, aspek pelanggan berfokus pada 3 (tiga) jenis
pelanggan, yakni pemangku kepentingan, penyalur
KPR dan investor.
In order to implement effective performance management,
the Company has developed a performance assessment
method using the principles of the Balanced Score Card
(BSC). This approach measures the performance of the
organization in a comprehensive manner through four
main perspectives, namely:
152
1. Financial Perspective The financial perspective is the financial dimension
that a business organization wishes to fulfill. For
SMF, the most essential financial measurement is
the channeling of funds from the capital market to
mortgage lenders. 2. Consumer Perspective This perspective is a critical element for achieving
financial success. For SMF, the consumer element
focuses on 3 (three) types of customers, stakeholders,
mortgage lenders and investors.
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
Corporate Data
Consolidated Financial Statement
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
153
Data Perusahaan
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Once the strategic goals for each of the 4 (four)
perspectives have been mapped out, the next step is to
establish the KPI for each goal. Each strategic goal should
at least have 1 (one) to 2 (two) key performance indicators.
KPI can be defined as a measurement or indicator that
provides information on the extent to which the strategic
goals have been realized.
Corporate Social Responsibility Report
Setelah masing-masing sasaran strategis dalam 4 (empat)
perspektif dapat dipetakan, langkah selanjutnya adalah
menentukan IKU untuk setiap sasaran tersebut. Setiap
sasaran strategis minimal dilengkapi dengan 1 (satu)
sampai 2 (dua) jenis IKU. IKU sendiri dapat diartikan
sebagai ukuran atau indikator yang memberikan informasi
tingkat keberhasilan mewujudkan sasaran strategis yang
telah ditetapkan.
• Business Process Perspective with 4 (four) strategic
goals.
• Learning & Growth Perspective with 3 (three) strategic
goals.
Corporate Governance Report
Determination of Key Performance Indicators
(KPI)
Financial Perspective with 2 (two) strategic goals. Consumer Perspective with 6 (six) strategic goals. Laporan Tata Kelola Perusahaan
Penetapan Indikator Kinerja Utama (IKU)
•
•
Analisis & Pembahasan Manajemen
In the Company’s BSC strategic map, the following 15
(fifteen) strategic goals have been identified: Management Discussion & Analysis
Dalam peta strategis BSC Perseroan, secara keseluruhan
terdapat 15 (lima belas) sasaran strategis yang terbagi
sebagai berikut: • Perspektif Keuangan terdapat 2 (dua) sasaran strategis.
• Perspektif Pelanggan terdapat 6 (enam) sasaran
strategis. • Perspektif Proses Bisnis terdapat 4 (empat) sasaran
strategis.
•Perspektif Learning and Growth terdapat 3 (tiga)
sasaran strategis.
• The expectations of stakeholders, primarily the
Shareholder, customers and employees. • An analysis of internal capabilities which covers all
aspects in which performance needs to be significantly
improved. Company Profile
Strategic goals refer to a set of goals that are of
great consequence, and are given top priority by the
management. Achieving these goals will help the
Company to fulfill its corporate vision and mission.
Strategic goals also reflect the Company’s future ambitions
and aspirations. The development and intensification of
corporate goals take the following into consideration: Profil Perusahaan
Determination of Strategic Plan
Sasaran strategis adalah serangkaian sasaran yang
bersifat penting, strategis, dan memperoleh prioritas
yang tinggi dari jajaran manajemen untuk dilaksanakan.
Pencapaian sasaran ini akan membantu Perseroan dalam
mewujudkan visi dan misi perusahaan. Sasaran strategis
turut merefleksikan cita-cita dan aspirasi Perseroan yang
ingin dicapai di masa mendatang. Pengembangan dan
pendalaman sasaran memperhatikan: •Ekspektasi
pemangku
kepentingan
terutama
pemegang saham, pelanggan dan juga karyawan. • Analisis atas kapabilitas internal mencakup aspek
apa saja yang perlu ditingkatkan kinerjanya secara
signifikan. Laporan Manajemen
Penetapan Sasaran Strategis
Management Report
3. Business Process Perspective This perspective is an internal business process that
centers on 3 (three) key aspects: product development,
product operations and product marketing. Through
this perspective, the Company makes every effort to
refine its internal business process in order to achieve
financial success and ensure consumer satisfaction. 4. Learning & Growth Perspective With regard to SMF’s BSC, there are 3 (three) aspects
on which this perspective focuses: Information
Technology, Human Resources and Organization.
Pertumbuhan Kinerja 2016
3. Perspektif Proses Bisnis
Perspektif ini adalah proses bisnis internal yang
berpusat pada 3 (tiga) aspek, yaitu pengembangan
produk, operasional produk dan pemasaran produk.
Perspektif ini senantiasa berupaya menyempurnakan
proses bisnis internal untuk meraih keberhasilan
keuangan dan memuaskan pelanggan. 4. Perspektif Learning & Growth
Dalam BSC Perseroan, ada tiga aspek yang dituju
dalam perspektif ini, yakni: aspek Teknologi Informasi,
Sumber Daya Manusia dan Organisasi. 2016 Performance Growth
Sumber Daya Manusia
Human Resources
Sumber Daya Manusia
Human Resources
Dalam menyusun IKU, Perseroan menetapkan indikator
kinerja yang jelas, spesifik dan terukur (measurable). IKU
juga dinyatakan secara eksplisit dan rinci sehingga hal
yang diukur terdeskripsikan dengan jelas. Pada sisi lain,
biaya untuk mengidentifikasi dan memonitor diupayakan
tidak melebihi nilai yang akan diketahui dari pengukuran
tersebut.
In determining KPI, the Company needs to establish clear,
specific and measurable performance indicators. KPI must
also be expressed explicitly and in detail to provide a clear
description of aspects being assessed. On the other hand,
the cost of identifying and monitoring KPI should not
exceed the value generated from the assessment.
IKU yang diterapkan dalam BSC Perseroan antara lain:
• Primary Market Financing to Capital Ratio: jumlah
aliran dana ke penyalur KPR terhadap modal disetor.
The Company applies the following KPI for its BSC
• Primary Market Financing to Capital Ratio: The amount
of funds flowing to mortgage lenders against paid-up
capital. • Number of mortgage lenders. • Number of investors. •
•
Jumlah penyalur KPR. Jumlah investor. Berdasarkan prinsip-prinsip seperti dijelaskan tersebut
maka Perseroan telah menetapkan IKU untuk penerapan
BSC sebagai berikut: • Perspektif Keuangan terdapat 5 (lima) IKU. • Perspektif Pelanggan terdapat 7 (tujuh) IKU. • Perspektif Proses Bisnis terdapat 5 (lima) IKU. •Perspektif Learning and Growth 3 (tiga) IKU. Based on the aforementioned principles, the Company has
determined the IKU for BSC implementation, which are:
• Financial Perspective with 5 (five) KPIs. • Consumer Perspective with 7 (seven) KPIs. • Business Process Perspective with 5 (five) KPIs. • Learning & Growth Perspective with 3 (three) KPIs. Penetapan Target Determination of Target Setelah IKU dirumuskan untuk setiap sasaran strategis
yang ada, maka tahapan berikutnya adalah menentukan
angka target untuk setiap IKU.
Following the formulation of KPIs for each strategic goal,
the next phase is to determine the score of each KPI.
Penetapan target merujuk pada 3 (tiga) faktor, yakni 1.Ekspektasi dari pemegang saham berapa angka
pencapaian yang diharapkan dari pemegang saham
merupakan masukan utama dalam penetapan target.
2.Kinerja tahun sebelumnya angka target yang
ditetapkan sebaiknya juga melihat pencapaian historis
perusahaan di tahun sebelumnya, atau bahkan
pencapaian dalam 3 (tiga) tahun terakhir. 3. Kapabilitas organisasi penetapan target melihat juga
kapasitas dan kemampuan yang dimiliki organisasi. Targets are set according to the following 3 (three) factors
1. Expectation of shareholder–the level of achievement
which the Shareholder expects is the key consideration
for setting targets. 2. Previous year performance–the desired score should
also consider the Company’s past achievement in the
previous year, and in the last 3 (three) years. 3. Organizational capability–targets are also determined
by taking into account the capacity and capability of
the organization. Penetapan Inisiatif Strategis dan Monitoring
BSC
Determining Strategic Initiatives and BSC
Monitoring
Setelah angka target ditetapkan, maka langkah selanjutnya
adalah merumuskan inisiatif dan program kerja nyata
untuk mencapai target yang telah ditentukan. Setiap divisi
menyusun inisiatif dan program kerja yang diharapkan
dapat mendorong ke arah pencapaian target BSC. Dalam
implementasi BSC, bagian SMO (Strategic Management
Office) melakukan monitoring secara reguler untuk
memastikan proses penerapan BSC berjalan secara
Once target scores have been established, the following
step is to develop initiatives and work programs to meet
targets. Each division needs to develop its own initiatives
and work programs which are expected to support the
achievement of BSC targets. In implementing BSC, the
Strategic Management Office (SMO) regularly conducts
154
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
2015
No
1
Level Jabatan
Position Level
Staf–Kepala
Bagian
Staff–Section
Head
Jenis Pelatihan
Training Objective
Manajemen Kredit
Credit
Management
Tujuan Pelatihan
Employee Training
Meningkatkan kompetensi SDM agar
mampu melaksanakan prosedur/
manajemen dengan baik dan benar
sesuai dengan SOP dan ketentuan yang
berlaku
Improving HR competency to be able to
implement the procedure/ management
in an appropriate and adequate manner
in accordance with the applicable SOP
and provisions
2016
Jumlah
Hari
Days
Jumlah
Peserta
Participant
Jumlah
Hari
Days
Jumlah
Peserta
Participant
3
43
31
6
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
155
Consolidated Financial Statement
Employee Training (Permanent Employees)
Pelatihan Karyawan (Karyawan Tetap)
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
The following are the details of training organized during
2016:
Corporate Data
Berikut ini rincian pelatihan yang telah diselenggarakan
selama tahun 2016:
Data Perusahaan
In-house training is organized internally by inviting
external speakers. Throughout 2016, the Company
organized 5 (five) in-house training sessions.
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Kedua
adalah
in-house
training.
Pelatihan
ini
diselenggarakan
sendiri
secara
internal
dengan
mengundang nara sumber eksternal. Sepanjang tahun
2016, Perseroan telah 5 (lima) kali menyelenggarakannya.
Corporate Social Responsibility Report
In the Company, several competence development are
applied, among others are training sessions, mentoring
coaching, scholarship, job assignments, and so on.
Training sessions consist of public courses and in-house
training, with public courses organized by external parties.
Every employee has the right to participate in these
activities two times a year.
Corporate Governance Report
Di lingkungan Perseroan, ada beberapa macam
pengembangan kompetensi yang diterapkan antara
lain: kegiatan pelatihan, coaching atasan pada bawahan,
pemberian beasiswa, Job Assignment, dan sebagainya.
Kegiatan pelatihan yang dilakukan terdiri atas public
course dan in-house training. Pertama, public course,
yaitu pelatihan yang diselenggarakan oleh pihak luar.
Setiap karyawan berhak untuk mengikuti kegiatan tersebut
selama dua kali dalam satu tahun.
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Employee competency development through education
and training is essential to support the Company’s
performance. Consequently, the Company has made the
education program a regular agenda.
Analisis & Pembahasan Manajemen
Pengembangan kompetensi pegawai melalui pendidikan
dan pelatihan sangat penting guna mendukung kinerja
Perseroan. Karena itulah, Perseroan menjadikan program
pendidikan sebagai agenda rutin.
Management Discussion & Analysis
COMPETENCY TRAINING AND DEVELOPMENT
Company Profile
PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN
KOMPETENSI
Profil Perusahaan
On a monthly basis, the SMO performs a review and offers
feedback to every division to ensure that the processes
involved in achieving BSC targets and the implementation
of strategic initiatives proceed in an optimal manner.
Laporan Manajemen
Setiap bulan, SMO melakukan review dan umpan balik
kepada setiap divisi agar proses pencapaian target BSC
dan pelaksanaan inisiatif strategis dapat dipenuhi secara
optimal.
Management Report
monitoring activities to ensure optimal implementation of
BSC. The monitoring process covers 2 (two) key aspects: • Achievements compared to targets. • Progress in implementing strategic initiatives–the
extent to which work programs are implemented to
achieve BSC targets. Pertumbuhan Kinerja 2016
optimal. Proses monitoring yang dilakukan mencakup 2
(dua) aspek yakni: • Aspek pencapaian (achievement) dibandingkan target
yang telah ditetapkan. • Progres pelaksanaan inisiatif strategis sejauh mana
program kerja yang dicanangkan telah dilaksanakan
demi pencapaian target BSC. 2016 Performance Growth
Sumber Daya Manusia
Human Resources
Sumber Daya Manusia
Human Resources
2015
Level Jabatan
Position Level
No
Jenis Pelatihan
Training Objective
Tujuan Pelatihan
Employee Training
2016
Jumlah
Hari
Days
Jumlah
Peserta
Participant
Jumlah
Hari
Days
Jumlah
Peserta
Participant
2
-
Housing Finance/
Securitization
Housing Finance/
Securitization
-
3
2
–
–
3
Staf–Kepala
Bagian
Staff–Section
Head
Program Sertifikasi/
Training Public
Relation
Public Relation
Certification
Program/Training
Meningkatkan kompetensi SDM bidang
komunikasi dalam upaya menjaga dan
meningkatkan citra Perusahaan
Improving HR competency in
communication in the effort to maintain
and improve the Company’s image
6
2
6
2
4
Staf–Kepala
Divisi
Staff -Division
Head
Program
Sertifikasi/Training
Manajemen Risiko
Risk Management
Certification
Program/Training
Meningkatkan kompetensi dan kualitas
SDM dalam manajemen risiko perbankan
dan corporate governance.
Improving the competency and quality
of HR in banking risk management and
corporate governance
17
8
17
5
5
-
Program Sertifikasi
Human Resources
Management
Professional
Professional
Human Resources
Management
Certification
Program
-
5
1
–
–
6
Staf–Kepala
Bagian–Kepala
Divisi
Staff–Section
Head–Division
Head
Program Sertifikasi
K3–Listrik
HSE–Electrical
Sertification
Program
Mampu melaksanakan pembinaan
operasional K3 di perusahaan dan
mampu melaksanakan tugas serta
tanggung jawab sesuai peraturan
perundang-undangan yang berlaku
Able to implement the OHS operational
development in the Company and able to
implement the duties and responsibilities
in accordance with the prevailing
regulations
5
1
14
3
7
Staf–Kepala
Divisi
Staff -Division
Head
Akuntansi &
Keuangan
Accounting &
Finance
Meningkatkan kompetensi dan
kualitas SDM dalam penyusunan
laporan keuangan termasuk informasi
perbaharuan regulasi (PSAK)
Improving the competency and quality
of HR in the preparation of financial
reporting, including regulatory update
information (PSAK)
7
5
17
7
8
Staf
Staff
Business Finance
Business Finance
Meningkatkan kompetensi dan kualitas
SDM dalam strategic business dan
financial analysis
Improving the competency and quality
of HR in strategic business and financial
analysis
4
3
5
2
9
-
Project
Management
Project
Management
-
2
1
–
–
10
Staf–Kepala
Divisi
Staff -Division
Head
Sumber Daya
Manusia
Human Resources
Meningkatkan kompetensi dalam
manajemen SDM pada Perusahaan serta
informasi perbaharuan regulasi
Improving the competency in HR
management within the Company as well
as regulatory update information
8
2
4
2
156
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
12
Seluruh
Karyawan
All Employee
Pasar Modal
Capital Market
Meningkatkan pengetahuan SDM dalam
bidang Pasar Modal
Improving the knowledge of HR in the
field of Capital Market
2
4
9
54
13
Staf–Kepala
Bagian
Staff–Section
Head
Internal Audit
Internal Audit
Meningkatkan kompetensi dan kualitas
SDM dalam identifikasi dan evaluasi
kesesuaian pelaksanaan di Perusahaan
Improving the competency and quality
of HR in identification and evaluation
of implementation conformity in the
Company
22
2
12
2
14
Staf
Staff
Balanced
Scorecard
Balanced
Scorecard
Meningkatkan kompetensi dan kualitas
SDM dalam penyusunan Balanced
Scorecard
Improving the competency and quality
of HR in the preparation of the Balanced
Scorecard
4
1
2
1
15
Staf
Staff
Legal
Legal
Meningkatkan kompetensi dan kualitas
SDM, buat draft kontrak yang sesuai
kentuan dan SOP serta mampu mitigasi
masalah yang mungkin muncul
Improving the competency and quality
of HR, in drafting contracts that are in
accordance with the provisions and SOP
as well as being able to mitigate issues
that may arise
42
2
14
3
16
Staf
Staff
Teknologi Informasi Meningkatkan kompetensi dan kualitas
Information
SDM termasuk mampu mitigasi masalah
Technology
dalam bidang teknologi informasi
Improving the competency and quality of
HR, including to be able to mitigate issues
in the field of information technology
5
9
8
3
17
Seluruh
Karyawan
All Employee
Pengembangan
Diri
Self-Development
Meningkatkan kemampuan soft skill
setiap karyawan
Improving the soft skill of every employee
12
6
7
52
18
Staf–Kepala
Bagian
Staff–Section
Head
Jurnalistik/Humas
Journalism/Public
Relations
Meningkatkan kompetensi dan kualitas
SDM dalam bidang jurnalistik, termasuk
media relation
Improving the competency and quality
of HR in the field of journalism, including
media relations
4
1
4
2
19
Staf–Kepala
Bagian–Kepala
Divisi
Staff–Section
Head–Division
Head
Syariah
Sharia
Memberikan pengetahuan dan
pengenalan dasar tentang filosofi
ekonomi dan perbankan syariah
Providing knowledge and basic
introduction on the philosophy of sharia
economics and banking
2
1
2
30
20
Seluruh
Karyawan
All Employee
Budaya Kerja
Work Culture
Meningkatkan kualitas penampilan,
pembawaan diri dalam rangka menjaga
dan mempertahankan corporate image
Improving the quality of appearance
and character in order to maintain and
preserve the corporate image
–
–
1
50
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
157
Consolidated Financial Statement
2
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
5
Corporate Data
1
Data Perusahaan
4
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Meningkatkan kompetensi dan kualitas
SDM dalam perhitungan pajak sesuai
dengan perubahan regulas yang berlaku
Improving the competency and quality of
HR in tax calculation in accordance with
the applicable regulatory amendments
Corporate Social Responsibility Report
Perpajakan
Taxation
Corporate Governance Report
Staf
Staff
Laporan Tata Kelola Perusahaan
11
Analisis & Pembahasan Manajemen
Jumlah
Peserta
Participant
Management Discussion & Analysis
Jumlah
Hari
Days
Company Profile
Jumlah
Peserta
Participant
Profil Perusahaan
Jumlah
Hari
Days
Laporan Manajemen
2016
Tujuan Pelatihan
Employee Training
Management Report
No
Jenis Pelatihan
Training Objective
Pertumbuhan Kinerja 2016
2015
Level Jabatan
Position Level
2016 Performance Growth
Sumber Daya Manusia
Human Resources
Sumber Daya Manusia
Human Resources
2015
No
Level Jabatan
Position Level
Jenis Pelatihan
Training Objective
2016
Tujuan Pelatihan
Employee Training
Jumlah
Hari
Days
Jumlah
Peserta
Participant
Jumlah
Hari
Days
Jumlah
Peserta
Participant
21
Staf–Kepala
Bagian–Kepala
Divisi
Staff–Section
Head–Division
Head
Lainnya
Others
Meningkatkan kompetensi dan kualitas
SDM dalam bidang pekerjaan masingmasing
Improving the competency and quality of
HR in their respective work fields
19
9
38
61
22
Staf–Kepala
Bagian
Staff–Section
Head
Pendidikan S2
Meningkatkan kompetensi dan kualitas
Postgraduate Study SDM dalam bidang pekerjaan masingmasing
Improving the competency and quality of
HR in their respective work fields
–
4
–
6
176
108
196
293
Total
Biaya Pelatihan Karyawan
Employee Training Costs
dalam jutaan Rupiah
in million Rupiah
2015
Pelatihan
Pendidikan S2
Total
2016
339.040.000
651.328.647
Training
78.350.000
213.075.000
Postgraduate Study
417.390.000
864.403.647
Total
INFRASTRUKTUR PENDUKUNG SDM
HR SUPPORT INFRASTRUCTURE
Pengembangan kompetensi karyawan di lingkungan
Perseroan tidak hanya dilakukan melalui pelatihan.
Perseroan juga telah menyiapkan infrastruktur pendukung
yang dapat dimanfaatkan sebagai pusat data dan ruang
komunikasi di lingkungan karyawan.
1. Human Resource Information System, yang mengelola
basis data karyawan.
2. Performance Management System yang dimanfaatkan
untuk penilaian kinerja karyawan.
3. Knowledge Management System yang dimanfaatkan
untuk berbagi domumen kebijakan.
4. Forum komunikasi intra-karyawan melalui sistem
informasi digital.
5. Survei Kepuasan Kerja yang disalurkan melalui sistem
intranet.
Employee competence development within the Company
is not only conducted through training. The Company has
also set up a support infrastructure that can be used as
a data center and a means for communication among
employees.
1. Human Resource Information System, which manages
the employee database.
2. Performance Management System, which is utilized to
assess employee performance.
3. Knowledge Management System, which is utilized to
share policy documents.
4. Intra-employee communication forum through digital
information system.
5. Work Satisfaction Survey, which is distributed through
the intranet system.
PRINSIP PERSAMAAN HAK
EQUAL RIGHTS PRINCIPLE
Perseroan senantiasa menjunjung tinggi persamaan hak
para karyawan. Setiap karyawan, tanpa memandang
perbedaan gender, suku, agama, serta perbedaan lainnya,
mendapatkan hak yang sama dalam pengembangan karir
serta kesempatan lainnya di lingkungan Perseroan.
The Company continuously upholds the equal rights of
the employees. Each employee, regardless of gender,
ethnicity, religion and other differences, has equal rights
in career development and other opportunities within the
Company.
FOKUS 2017
2017 FOCUS
Pada tahun 2017, untuk pengembangan SDM, Perseroan
akan fokus pada sejumlah kegiatan yang telah
direncanakan, antara lain:
In 2017, the Company will focus on a number of planned
activities for the development of HR. These are:
158
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
73
Total
2015
2016
31%
69%
Karyawan Tetap
Permanent Employee
Karyawan Outsourcing
Outsourced
27%
73%
Komposisi Karyawan berdasarkan Jabatan
Employee Composition based on Position
2015
2016
Non Staff
19
20
Staff
16
24
Non Staff
Staff
Officer
4
5
Officer
Manager
8
9
Manager
Eksekutif
(termasuk Dewan Komisaris & Direksi)
21
21
Executive
(including BOC and BOD)
Total
68
79
Total
2015
2016
12%
6%
26%
31%
28%
11%
6%
30%
26%
25%
Non Staff Staff
Officer
Manager Eksekutif | Executive
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
159
Consolidated Financial Statement
62
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
Outsourced
Total
Corporate Data
Permanent Employee
20
Data Perusahaan
53
19
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
43
Karyawan Outsourcing
Corporate Social Responsibility Report
Karyawan Tetap (Permanen)
Corporate Governance Report
2016
Laporan Tata Kelola Perusahaan
2015
Analisis & Pembahasan Manajemen
Employee Composition based on Employment Status
(excluding Board of Commissioners and
Board of Directors)
Management Discussion & Analysis
Jumlah Karyawan berdasarkan Status Kepegawaian
(tidak termasuk Dewan Komisaris dan Direksi)
Company Profile
Up to the end of the 2016 fiscal year, Company employees
totaled 73 persons, comprising 53 permanent employees
and 20 outsourced. Compared with the number of
employees in 2015 of 62 persons, there was an increase
of 17.8%.
Profil Perusahaan
PROFILE STATISTICS OF EMPLOYEES
Hingga berakhirnya tahun buku 2016, jumlah karyawan
Perseroan ada 73 orang, yang terdiri dari 53 karyawan
tetap dan 20 karyawan outsourcing. Dibandingkan dengan
tahun 2015 yang sebanyak 62 orang, telah mengalami
kenaikan 17,8%.
Laporan Manajemen
PROFIL STATISTIK KARYAWAN
Management Report
1. Training related to problem solving, decision making,
coaching skills, self-development, and product
knowledge.
2. Implementation of program in accordance with the HR
Improvement Roadmap.
Pertumbuhan Kinerja 2016
1. Pelatihan terkait dengan problem solving decision
making, coaching skill, self development dan product
knowledge.
2.
Mengimplementasikan
program-program
sesuai
Roadmap HR Improvement.
2016 Performance Growth
Sumber Daya Manusia
Human Resources
Sumber Daya Manusia
Human Resources
Jumlah Karyawan berdasarkan Masa Kerja
(Karyawan Tetap)
≤ 1 Tahun
Employee Composition based on Tenure
(Permanent Employees)
2015
2016
7
11
≤ 1 Year
> 1–5 Tahun
18
24
> 1–5 Years
> 5–10 Tahun
11
12
> 5–10 Years
7
6
> 10 Years
43
53
Total
> 10 Tahun
Total
2015
2016
16%
16%
26%
42%
11%
21%
23%
45%
≤ 1 Tahun Years
> 1–5 Tahun Years
> 5–10 Tahun Years
> 10 Tahun Years
Jumlah Karyawan berdasarkan Usia
(Karyawan Tetap)
Employee Composition based on Age
(Permanent Employees)
2015
2016
> 24–30 Tahun
19
22
> 24–30 Years
> 31–35 Tahun
6
10
> 31–35 Years
> 36–40 Years
> 36–40 Tahun
7
8
> 41–45 Tahun
4
5
> 41–45 Years
> 46–50 Tahun
3
2
> 46–50 Years
> 50 Tahun
4
6
> 50 Years
43
53
Total
Total
2015
9%
7%
9%
14%
16%
45%
160
2016
11%
4%
9%
19%
15%
42%
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
> 24–30 Tahun Years
> 31–35 Tahun Years
> 36–40 Tahun Years
> 41–45 Tahun Years
> 46–50 Tahun Years
> 51 Tahun Years
Jumlah Karyawan berdasarkan Gender
(Karyawan Tetap)
Pria
Wanita
Total
Employee Composition based on Gender
(Permanent Employees)
2015
2016
0
34
Male
0
19
Female
43
53
Total
2015
2016
88%
88%
36%
64%
Pria
Male
Wanita
Female
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
161
Consolidated Financial Statement
4%
17%
79%
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
5%
16%
79%
Sampai dengan tingkat SMU
Up to Highschool level
Diploma dan Sarjana
Diploma and Undergraduate
Pasca Sarjana
Postgraduate
Corporate Data
2016
Data Perusahaan
2015
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Total
Corporate Social Responsibility Report
Postgraduate
Corporate Governance Report
9
53
Laporan Tata Kelola Perusahaan
7
43
Analisis & Pembahasan Manajemen
Up to High School Level
Diploma and Undergraduate
Management Discussion & Analysis
Total
2
42
Company Profile
Pasca Sarjana
2
34
Profil Perusahaan
Sampai dengan tingkat SMU
Diploma dan Sarjana
2016
Laporan Manajemen
2015
Management Report
Employee Composition based on Educational Level
(Permanent Employees)
Pertumbuhan Kinerja 2016
Jumlah Karyawan berdasarkan Jenjang Pendidikan
(Karyawan Tetap)
2016 Performance Growth
Sumber Daya Manusia
Human Resources
Teknologi Informasi
Information Technology
Dalam pengelolaan sistem teknologi informasi, Perseroan fokus
untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi, menjaga kerahasiaan,
mempertahankan integritas, meningkatkan ketersediaan, kepatuhan, dan
keandalan dalam operasional teknologi informasi.
In the management of information technology systems, the
Company is focused on the improvement of effectiveness and
efficiency, while maintaining confidentiality and integrity and
increasing availability, compliance, and reliability in information
technology operability.
Keberadaan Teknologi Informasi (TI) yang baik bagi
PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) merupakan faktor
penting yang mampu menunjang kegiatan operasional
Perseroan agar menjadi lebih efisien dan efektif. Karena
itulah, Perseroan senantiasa memutakhirkan TI agar dapat
mendukung perkembangan bisnis yang cepat dan sesuai
perkembangan zaman.
Good Information Technology (IT) for PT Sarana
Multigriya Financial (Persero) is an important factor to
support more efficient and effective operational activities.
For this reason, the Company is updating its IT to deal with
the rapid business development and to keep up with the
times.
Ketersediaan dan pengaplikasian sistem teknologi
informasi yang andal, efektif dan efisien dapat terwujud
dengan penerapan kebijakan dan sistem manajemen
yang tepat. Fungsi Teknologi Informasi bertugas untuk
menciptakan,
mengembangkan,
memantau,
dan
mengevaluasi sistem teknologi informasi berdasarkan
kebutuhan Perseroan dengan menggunakan teknologi
yang tepat sesuai dengan tata kelola teknologi informasi.
The availability and the application of a reliable,
effective and efficient information technology system
is being realized through implementation of policies
and appropriate risk management systems. Information
Technology personnel create, develop, monitor and
evaluate the information technology system based on
Company needs, using appropriate technologies in
accordance with the information technology governance.
162
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
Corporate Governance Report
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Corporate Social Responsibility Report
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Data
Data Perusahaan
Consolidated Financial Statement
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
163
Analisis & Pembahasan Manajemen
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
Management Discussion & Analysis
The Company maintains a reliable information technology
system to generate effectiveness and efficiency in
Company operations.
Company Profile
Vision
Perseroan memiliki sistem teknologi informasi yang
handal untuk menghasilkan efektivitas dan efisiensi dalam
operasional Perseroan.
Profil Perusahaan
Visi
Laporan Manajemen
INFORMATION TECHNOLOGY VISION AND
MISSION
Management Report
VISI DAN MISI TEKNOLOGI INFORMASI
Pertumbuhan Kinerja 2016
In addition, the role of IT is to continuously update
knowledge availability within the system and promote
the latest technology so that Company needs can be met
accordingly. The IT department is responsible for the
development of information technology of the Company,
and the Director of Risk Management and Business
Supports is responsible for oversight and guidance of
these activities.
2016 Performance Growth
Selain itu, Fungsi TI senantiasa memperbarui wawasan
mengenai sistem dan teknologi terkini agar kebutuhan
Perseroan dapat terpenuhi dengan baik. Bagian TI
bertanggung jawab atas pengembangan teknologi
informasi Perseroan, dan Direktur Manajemen Risiko dan
Dukungan Kerja bertanggung jawab untuk melakukan
proses pengawasan terhadap aktivitas tersebut.
Teknologi Informasi
Information Technology
Misi
Mission
Menciptakan,
mengembangkan,
memantau,
dan
mengevaluasi sistem teknologi informasi berdasarkan
kebutuhan Perseroan dengan menggunakan teknologi
yang tepat dan sesuai dengan tata kelola teknologi
informasi.
To create, develop, monitor and evaluate the information
technology system based on Company needs by using
appropriate technology in accordance with information
technology governance.
TATA KELOLA TEKNOLOGI INFORMASI
INFORMATION TECHNOLOGY GOVERNANCE
Keberadaan TI di lingkungan Perseroan juga didukung
oleh penerapan tata kelola perusahaan yang baik. Dalam
pengelolaan sistem teknologi informasi, Perseroan fokus
untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi, menjaga
kerahasiaan, mempertahankan integritas, meningkatkan
ketersediaan,
kepatuhan,
dan
keandalan
dalam
operasional teknologi informasi. The presence of IT within the Company is also supported
by the implementation of good corporate governance. In
the management of information technology systems, the
Company is focused on the improvement of effectiveness
and efficiency, while maintaining confidentiality and
integrity and increasing availability, compliance, and
reliability in information technology. Perseroan melalui Fungsi TI yang berkoordinasi dengan
Divisi Manajemen Risiko & Kepatuhan menjalankan Tata
Kelola Teknologi Informasi dengan cara: 1. Menerapkan Kebijakan dan prosedur TI yang berlaku.
2. Melaksanakan rencana anggaran kerja Perseroan,
audit TI dan kepatuhan.
3. Satuan Pengawasan Intern (SPI) melakukan audit
manajemen proyek TI dan melaksanakan/menerapkan
rekomendasi hasil audit.
4. Melakukan evaluasi bersama direktur bidang.
The Company through IT in coordination with the
Division of Risk Management & Compliance implements
Information Technology Governance by: 1. Implementing applicable IT policies and procedures.
2. Implementing work plan & corporate budget, IT audit
and compliance.
3.Internal Audit conducting audits of IT project
management and executing/implementing audit
recommendations.
4. Conducting joint evaluations with field Director.
Struktur Organisasi Bidang Teknologi Informasi
Information Technology Organization Structure
DIREKTUR
MANAJEMEN RISIKO DAN DUKUNGAN KERJA
Director of Risk Management and Business Supports
KEPALA DIVISI
DUKUNGAN KERJA
Head of Department of Business Supports
FUNGSI TEKNOLOGI INFORMASI
Function of Information Technology
DEVELOPMENT
164
INFRASTRUCTURE
Project
Management
Security
Administrator
System
Administrator
System Analyst
Network
Administrator
Database
Administrator
Programmer
Service Desk
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
ACHIEVEMENTS IN INFORMATION
TECHNOLOGY IN 2016
Pada tahun 2016, Fungsi TI menargetkan pengembangan
sejumlah sistem baru serta implementasi hasil dari
pengembangan tahun 2015. Agar target yang telah
ditetapkan tercapai, Perseroan juga menyertakan tenaga
ahli eksternal dengan sistem kontrak kerja paruh waktu
yang bekerja di bawah kendali Fungsi TI.
In 2016, IT was targeting the development of a number of
new systems and the implementation of the results of 2015
projects. In order to achieve targets, the Company hired
external experts with part-time employment contracts to
work under the control of SMF IT.
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
165
Consolidated Financial Statement
PENCAPAIAN BIDANG TEKNOLOGI INFORMASI
2016
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
In the future, the Company will have a reliable integrated
information technology system that can produce financial
statements, management reports, and other types of
reports quickly and accurately.
Corporate Data
Di masa mendatang, Perseroan memiliki sistem informasi
terpadu yang andal dan mampu menghasilkan laporan
keuangan, laporan manajemen, dan laporan lainnya
secara cepat, tepat dan akurat.
Data Perusahaan
Information Technology supports the activities of the
Company by providing information technology hardware
and software that fit the needs of the Company. In doing so,
the Company utilizes information technology governance
principles and linking strategic objectives of the Company
with the strategic objectives of information technology.
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Fungsi Teknologi Informasi melaksanakan fungsinya untuk
mendukung kegiatan Perseroan dalam menyediakan
perangkat teknologi informasi yaitu hardware dan
software yang sesuai dengan kebutuhan Perseroan. Dalam
pelaksanaannya Perseroan mempergunakan prinsip tata
kelola teknologi informasi dan menghubungkan sasaran
strategis Perseroan dengan sasaran strategis teknologi
informasi.
Corporate Social Responsibility Report
INFORMATION TECHNOLOGY DEVELOPMENT
ROADMAP
Corporate Governance Report
ROADMAP PENGEMBANGAN TEKNOLOGI
INFORMASI
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Throughout 2016, the development of HR competencies
focused on training in:
1. Information Technology Auditing.
2. Information Technology Project Management.
3. System Analysis.
Analisis & Pembahasan Manajemen
Sepanjang tahun 2016, pengembangan kompetensi SDM
melalui beragam pelatihan yang difokuskan pada:
1. Audit Teknologi Informasi.
2. Manajemen Proyek Teknologi Informasi.
3. System Analyst
Management Discussion & Analysis
The Company is very aware that qualified human resources
are an important factor in Information Technology
management and development. Therefore, the Company
continuously strives to develop HR competencies in the
field of IT.
Company Profile
Sumber daya manusia yang mumpuni merupakan
faktor yang sangat penting dalam pengelolaan dan
pengembangan Teknologi Informasi. Hal itu juga
sangat disadari oleh Perseroan. Karena itulah, melalui
Fungsi Teknologi Informasi, Perseroan selalu berupaya
mengembangkan kompetensi SDM di bidang TI.
Profil Perusahaan
Up to now, the number of personnel within the Information
Technology division totals 6 people. In general, IT’s HR
organization is operationally led by Head of Division, who
is directly responsible to the Director of Risk Management
and Employment Support, and is divided into two main
functions: Development and Infrastructure.
Laporan Manajemen
Hingga saat ini, jumlah Sumber Daya Manusia (SDM) pada
Fungsi Teknologi Informasi berjumlah 6 orang. Secara
umum, organisasi SDM TI di lingkungan Perseroan yang
secara operasional dipimpin oleh Kepala Divisi dengan
bertanggung jawab langsung kepada Direktur Manajemen
Risiko dan Dukungan Kerja, dibagi menjadi dua fungsi
utama: Pengembangan dan Infrastruktur.
Management Report
HUMAN RESOURCES IN THE FIELD OF
INFORMATION TECHNOLOGY
Pertumbuhan Kinerja 2016
SUMBER DAYA MANUSIA BIDANG TEKNOLOGI
INFORMASI
2016 Performance Growth
Teknologi Informasi
Information Technology
Teknologi Informasi
Information Technology
Pengembangan yang telah dilakukan pada tahun 2016
adalah:
A. Pengembangan Sistem Informasi Manajemen (SIM).
Sistem yang dipergunakan untuk mendukung
kegiatan operasional Perseroan. Sub-sistem yang
dikembangkan adalah:
1. Pengembangan Sistem Sekuritisasi hingga tahap
Analisis Sistem.
2.Pengembangan Housing Finance Information
System (HFIS) Tahap ke-1.
3. Manajemen Risiko terkait risiko pasar dan risiko
kredit.
4. Administrasi Umum.
5. Administrasi Pengadaan.
B. Peningkatan keamanan Teknologi Informasi.
Perseroan telah mengoperasikan backup server
di lokasi Disaster Recovery Centre (DRC) dengan
tujuan meningkatkan keamanan teknologi informasi
sehingga dapat mengurangi risiko operasional.
The developments implemented in 2016 were:
A. Management Information System (SIM) Development.
The system used to support the Company’s operational
activities. Sub-systems developed were:
1.Development of Securitization System up to
Systems Analysis stage.
2. Development of 1st Stage of Housing Finance
Information System (HFIS).
3. Risk Management related to market risk and credit
risk.
4. General Administration.
5. Procurement Administration.
B. Information Technology security upgrade.
The Company implemented a backup server at the
Disaster Recovery Center (DRC) area with the aim of
improving the security of information technology in
order to reduce operational risks.
Divisi Dukungan Kerja Fungsi Teknologi Informasi
Business Support Information Technology Function Division
166
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Data
Data Perusahaan
Consolidated Financial Statement
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
Jutaan Million Rupiah
Corporate Social Responsibility Report
200,00
Corporate Governance Report
400,00
Laporan Tata Kelola Perusahaan
600,00
Analisis & Pembahasan Manajemen
800,00
Management Discussion & Analysis
1.000,00
Company Profile
1.200,00
Profil Perusahaan
1.400,00
Laporan Manajemen
Throughout 2016, the Company utilized the IT investment
budget in the form of hardware and software purchases
with a total investment of Rp1,241 million.
Management Report
INFORMATION TECHNOLOGY INVESTMENTS
Sepanjang tahun 2016, Perseroan telah merealisasikan
anggaran investasi TI berupa pembelian hardware dan
software dengan nilai total investasi tersebut sebesar
Rp1.241 juta.
Pertumbuhan Kinerja 2016
INVESTASI BIDANG TEKNOLOGI INFORMASI
2016 Performance Growth
Teknologi Informasi
Information Technology
0
2011
2012
2013
2014
2015
2016
(Jutaan Million Rupiah)
Hardware
Software
Total
2011
2012
2013
2014
2015
2016
933,93
218,41
181,64
787,89
396,65
945,85
–
111,50
99,73
10,25
304,39
295,36
399,93
329,91
281,37
798,14
701,04
1.241,21
RENCANA PENGEMBANGAN SISTEM
TEKNOLOGI INFORMASI TAHUN 2017
INFORMATION TECHNOLOGY SYSTEM
DEVELOPMENT PLAN IN THE YEAR 2017
Rencana strategi teknologi informasi di tahun 2017 yaitu
Pengembangan sistem KPR, melanjutkan pengembangan
sistem sekuritisasi dan Housing Finance Information
System (HFIS) Tahap ke 2.
The IT strategic plan for 2017 focuses on the Development
of the Residential Mortgage (KPR) system, going forward
with the 2nd Stage of development of securitization system
and Housing Finance Information System (HFIS).
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
167
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Tata Kelola
Perusahaan
GOOD CORPORATE GOVERNANCE
176 STRATEGI 2017
2017 Strategy
189 Pelaksanaan RUPS 2015
2015 GMS
178 Komitmen Pelaksanaan GCG
GCG Commitment
178 Dasar-dasar Pelaksanaan GCG
Basis of GCG
190 Keputusan RUPS Tahun 2015
Decisions of Annual General
Meeting of Shareholders (AGMS)
Year 2015
182 Tujuan Penerapan GCG
Purpose of GCG
191 Realisasi Hasil RUPS 2015
Realization of 2015 GMS Decisions
Kinerja 2016
GCG
183 1Roadmap
2016
Key Performance
GCG
Roadmap
Publikasi
191 Penerbitan
2016 Informasi
1 Kinerja
RUPS2016 Key Performance
Publication of GMS Information
Kinerja 2016
Asas GCG
184 1Penerapan
2016
Key Performance
GCG
Principles
Transparansi
185 1 Kinerja
2016
Transparency
2016
Key Performance
Akuntabilitas
185 1 Kinerja
2016
Accountability
2016
Key Performance
Pertanggungjawaban
185 1 Kinerja
2016
Responsibility
2016
Key Performance
Independensi
185 1 Kinerja
2016
Indenpendency
2016
Key Performance
Kewajaran
186 1 Kinerja
2016
Fairness
2016
Key Performance
Penerapan GCG
186 1Kebijakan
Kinerja 2016
GCG
Implementation
Policy
2016
Key Performance
186
Struktur2016
Kebijakan Perseroan
1 Kinerja
Policy
Structure
of the
2016
Key
Performance
Company
187
Kinerja 2016
1Asesmen
Penerapan GCG
2016 Key Performance
Governance Assessment
1 Kinerja 2016
187 Pakta Integritas
2016 Key Performance
Integrity Pact
1 Kinerja 2016
188 Struktur dan Hubungan Tata Kelola
2016 Key Performance
Structure & Relations of Corporate
Kinerja 2016
1Governance
2016 Key Performance
188 RAPAT UMUM PEMEGANG
SAHAM (RUPS)
General Meeting of Shareholders
(GMS)
188 Hak dan Wewenang RUPS
Rights and Authority of GMS
168
1 Kinerja 2016
RUPS
2016
192 Pelaksanaan
2016 Key
Performance
2016 GMS
1 Kinerja 2016
RUPS
2015 yang Belum
197 Keputusan
2016 Key
Performance
Direalisasikan
2016
1 Kinerja
Unrealized
2015
GMS Decisions
2016 Key Performance
198 DEWAN KOMISARIS
2016
1 Kinerja
Board
of Commissioners
2016 Key Performance
198 Persyaratan Keanggotaan dan
1 Kinerja
Masa
Jabatan2016
2016 Key
Performance
Membership
Requirements
and
Term
of Office2016
1 Kinerja
Key Performance
Integritas
Dewan Komisaris
199 Pakta2016
Board
of Commissioners
Integrity
2016
1 Kinerja
Pact 2016 Key Performance
Tugas2016
dan Wewenang
200 Fungsi,
1 Kinerja
Dewan
Komisaris
2016
Key Performance
Function, Duties, and Authorities
Kinerja
2016
of1Board
of Commissioners
2016 Key Performance
201 Independensi Dewan Komisaris
1 Kinerja 2016
Independency
of Board of
2016 Key Performance
Commissioners
2016 Komisaris
1 Kinerja
Dewan
201 Komposisi
2016 Key
Composition
of Performance
Board of
Commissioners
1 Kinerja 2016
Key
Performance
Dewan
Komisaris
202 Pakta2016
Charter of Board of
Commissioners
205 Pembagian Tugas Dewan
Komisaris
Allocation of Duties of Board of
Commissioners
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
206 Rencana Kerja Dewan Komisaris
2016
2016 Board of Commissioners
Work Plan
207 Pelaksanaan Tugas Dewan
Komisaris
Duty Activity of Board of
Commissioners
211 Pelatihan Dewan Komisaris
Board of Commissioners Training
211 Program Orientasi/Pengenalan
Bagi Dewan Komisaris Baru
Orientation/Introduction Program
for New Members of Board of
Commissioners
211 Kepemilikan Saham Dewan
Komisaris
Commissioners’ Share Ownership
212 Rangkap Jabatan Anggota Dewan
Komisaris
Concurrent Positions of
Commissioners
212 Penilaian Kinerja Komite di Bawah
Dewan Komisaris
Performance Assessment of
Committees under Board of
Commissioners
213 KOMISARIS INDEPENDEN
Independent Commissioners
214 Kriteria Penentuan Komisaris
Independen
Criteria for Determining
Independent Commissioners
214 Pernyataan Independensi
Komisaris Independen
Independency Statement of
Independent Commissioners
214 Kebijakan Keberagaman
Komposisi Dewan Komisaris
Diversity Composition Policy of
Board of Commissioners
215 DIREKSI
Board of Directors
Pertumbuhan Kinerja 2016
Management Report
Laporan Manajemen
Company Profile
Profil Perusahaan
Management Discussion & Analysis
Analisis & Pembahasan Manajemen
Corporate Governance Report
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Corporate Social Responsibility Report
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Data
Data Perusahaan
Consolidated Financial Statement
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
169
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
2016 Performance Growth
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
215 Persyaratan Keanggotaan dan
Masa Jabatan
Membership Requirement and
Term of Office
230 RAPAT DEWAN KOMISARIS DAN
DIREKSI
Meetings of Boards of
Commissioners and Directors
245 KOMITE-KOMITE DIBAWAH
DIREKSI
Committees under Board of
Directors
216 Pedoman dan Tata Tertib Direksi
Guidelines and Rules of Conduct
of Board of Directors
230 Rapat Dewan Komisaris dan
Tingkat Kehadiran
Meetings of Board of
Commissioners and Attendance
245 Komite Manajemen Risiko
Risk Management Committee
216 Pakta Direksi
Board of Directors Pact
217 Ruang Lingkup Pekerjaan dan
Tanggung Jawab Masing-masing
Direksi
Work Scope and Responsibilities
of Each Director
222 Program Orientasi/Pengenalan
Bagi Anggota Direksi Baru
Orientation and Introduction
Program for New Directors
223 Independensi Direksi
Board of Directors Independency
223 Kepemilikan Saham Direksi
Directors’ Share Ownership
223 Rangkap Jabatan Anggota Direksi
Concurrent Positions Directors
223 Kinerja Komite di Bawah Direksi
Performance of Committees under
Board of Directors
224 Kebijakan Keberagaman
Komposisi Direksi
Diversity of Composition Policy of
Board of Directors
225 PENILAIAN TERHADAP DEWAN
KOMISARIS DAN DIREKSI
Assessment of Board of
Commissioners and Directors
225 Penerapan GCG oleh Dewan
Komisaris dan Direksi
GCG by Board of Commissioners
and Board of Directors
225
Assessment Penerapan GCG
GCG Implementation
Assessment
226 Evaluasi Kinerja Dewan Komisaris
dan Direksi
Evaluation of Performnce of
Boards of Commissioners and
Directors
227 KEBIJAKAN REMUNERASI BAGI
DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI
Remuneration Policy for Boards of
Commissioners and Directors
227 Prosedur Pengusulan hingga
Penetapan Remunerasi
Procedure of Remuneration
Proposal to Determination
227 Struktur Remunerasi Dewan
Komisaris dan Organ Pendukung
(Sekdekom, Komite Audit)
Remuneration Structure of the
Board of Commissioners and
Support Organs (Sekdekom, Audit
Committee)
228 Struktur Remunerasi Direksi
Remuneration Structure of Board
of Directors
228 Indikator Penetapan Remunerasi
Direksi
Board of Directors Remuneration
Determination Indicator
228 Rasio Gaji Tertinggi dan Terendah
Ratio of Highest and Lowest Salary
229 Bonus dan Opsi Saham
Bonus and Stock Options
170
230 Risalah Rapat Dewan Komisaris
Minutes of Board of
Commissioners Meetings
232 Rapat Direksi
Meetings of the Board of Directors
232
233
Frekuensi dan Tingkat
Kehadiran
Frequency and Attendance
Risalah Rapat
Minutes of Meetings
236 Rapat Gabungan Dewan Komisaris
dan Direksi
Joint Meetings of Boards of
Commissioners and Directors
236
Frekuensi dan Tingkat
Kehadiran
Frequency and Attendance
237 HUBUNGAN AFILIASI DENGAN
DIREKSI DAN ANGGOTA DEWAN
KOMISARIS LAINNYA, SERTA
PEMEGANG SAHAM
Affiliations of Directors,
Commissioners, and Shareholder
237 Sifat Afiliasi Dewan Komisaris
Nature of Affiliation of Board of
Commissioners
237 Sifat Afiliasi Direksi
Nature of Affiliation of Board of
Directors
238 KOMITE-KOMITE DIBAWAH
DEWAN KOMISARIS
Committees under Board of
Commissioners
238 Komite Audit
Audit Committee
238
Profil Komite Audit
Profile of Audit Committee
240
Dasar Hukum
Legal Basis
240
Kualifikasi Komite Audit
Qualifications of Audit
Committee Members
241
Independensi Anggota Komite
Audit
Independency of Members of
the Audit Committee
241
Tugas dan Tanggung Jawab
Komite Audit
Duties and Responsibilities of
Audit Committee
242
Pelaksanaan Kegiatan Komite
Audit
Duty Activity of Audit
Committee
243
Rapat Komite Audit
Audit Committee Meetings
244 Fungsi Nominasi dan Remunerasi
Nomination and Remuneration
245 Kebijakan Suksesi Direksi
Board of Directors Succession
Policy
245 INFORMASI PEMEGANG SAHAM
UTAMA DAN PENGENDALI
Information On the Major And
Controlling Shareholder
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
245
Komposisi Komite Manajemen
Risiko
Composition of Risk
Management Committee
246
Sertifikasi Anggota Manajemen
Risiko
Certification of Risk
Management Members
247
Dasar Hukum
Legal Basis
248
Tugas dan Tanggung Jawab
Duties and Responsibilities
248
Fungsi Manajemen Risiko
Risk Management Function
249
Tata Kerja Komite Manajemen
Risiko
Procedures of Risk
Management Committee
250
Framework Manajemen Risiko
Risk Management Framework
251
Laporan Tugas Komite
Manajemen Risiko 2016
2016 Risk Management Report
251 Komite Aset dan Liabilitas
Assets and Liabilities Committee
251
Komposisi Komite Aset dan
Liabilitas
Composition of Assets and
Liabilities Committee
251
Dasar Hukum
Legal Basis
251
Periode Jabatan
Term of Office
252
Tugas dan Tanggung Jawab
Duties and Responsibilities
252
Laporan Tugas Komite Aset dan
Liabilitas 2016
2016 Assets and Liabilities
Committees Report
252 Komite Kredit
Credit Committee
253
Komposisi Komite Kredit
Credit Committee Composition
253
Periode Jabatan
Term of Office
253
Tugas dan Tanggung Jawab
Duties and Responsibilities
254
Laporan Tugas Komite Kredit
2016
2016 Credit Committee Report
254 SEKRETARIS DEWAN KOMISARIS
Secretary to the Board of
Commissioners
254 Dasar Hukum Pengangkatan
Sekretaris Dewan Komisaris
Legal Basis of Appointment of
the Secretary to the Board of
Commissioners
255
Periode Jabatan
Term of Office
255
Profil Sekretaris Dewan
Komisaris
Profile of Secretary to the Board
of Commissioners
257 SEKRETARIS PERUSAHAAN
Corporate Secretary
264 Profil Kepala Satuan Pengawasan
Internal
Head of Internal Audit Profile
265 Dasar Hukum Penunjukan
Legal Basis of Appointment
266 Pihak yang Mengangkat/
Memberhentikan Kepala Satuan
Pengawasan Intern
Party in Charge of Appointment
and Dismissal of Head of Internal
Audit (IAU)
266 Sumber Daya Manusia Audit
Internal
Human Resources of Internal Audit
267 Kualifikasi dan Sertifikasi Satuan
Pengawasan Intern
Qualifications and Certifications of
Internal Audit Personnel
284 Perkembangan Kepatuhan
Development of Compliance
286
Regulasi Bursa Efek Indonesia
Indonesian Stock Exchange
Regulations
286
Regulasi Bursa sehubungan
dengan Penerbitan Surat Utang
Regulations of Exchange in
relation to Issuance of Debt
Securities
287
Regulasi Lainnya
Other Regulations
291
Temuan Ketidakpatuhan
Non-Compliance Findings
291 Sosialisasi
Socialization
291
Program Sosialisasi
dan Pengukuran Tingkat
Pemahaman GCG
Socialization Program
and Assessment of GCG
Comprehension Levels
268 Struktur dan Komposisi Satuan
Pengawasan Intern
Structure and Compositon of
Internal Audit
291
Pengembangan Knowledge
Management System (KMS)
Development of Knowledge
Management System (KMS)
268 Tugas dan Tanggung Jawab
Duties and Responsibilities
292 SISTEM PENGENDALIAN
INTERNAL
Internal Control System
267 Sertifikasi Profesi Audit Internal
Professional Certifications of
Internal Audit Personnel
269 Laporan Kegiatan 2016 Satuan
Pengawasan Intern
2016 Internal Audit Report
271 AKUNTAN PUBLIK INDEPENDEN
Independent Public Accountant
271 Akuntan Publik
Public Accountant
271 Kantor Akuntan Publik
Public Accounting Office
271 Biaya Audit Akuntan Publik
Audit Fees of Public Accountant
271
Audit Laporan Keuangan
Financial Statement Audit
272 Jasa Akuntan Lainnya
Other Accounting Services
297 SISTEM PELAPORAN
PELANGGARAN (WHISTLE
BLOWING SYSTEM)
Whistle Blowing System
298 Mekanisme Pelaporan
Pelanggaran
Whistleblowing Mechanism
299 Metode Penyampaian Laporan
Pelanggaran
Submission Method of Violation
Report
300 Perlindungan Pelapor
Protection of Whistle Blower
300 Mekanisme Penanganan
Pengaduan
Complaint Management
Mechanism
300 Pengelola Pengaduan Pelanggaran
Violation Reporting Mechanism
301 Implementasi Sistem Pelaporan
Pelanggaran 2016
Whistleblowing System Activity
in 2016
292 Kesesuaian Sistem Pengendalian
Internal Dengan Kerangka yang
Diakui Secara Internasional
Conformity of Internal Control
System with InternationallyRecognized Standards
292 Evaluasi Efektivitas Sistem
Pengendalian Internal
Evaluation on Effectiveness of
Internal Control System
293 Realisasi Kegiatan 2016
2016 Activity Realization
294 PERKARA PENTING 2016
Significant Cases in 2016
294 SANKSI ADMINISTRATIF
Administrative Sanctions
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
171
Consolidated Financial Statement
264 Dasar Hukum Pembentukan
Legal Basis of Establishment
277 Perkembangan Profil Risiko
Perusahaan
Development of Corporate Risk
Profile
297 Budaya Perusahan
Corporate Culture
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
264 Visi dan Misi
Vision and Mission
276 Fungsi Kepatuhan
Compliance Function
297 Pelanggaran Kode Etik Selama
2016
Code of Conduct Violations in 2016
Corporate Data
263 SATUAN PENGAWASAN INTERN
Internal Audit
275 Fungsi Manajemen Risiko
Risk Management Function
296 Sanksi untuk Setiap Jenis
Pelanggaran
Sanctions for each Type of
Violation
Data Perusahaan
Pengembangan Kompetensi
Sekretaris Perusahaan
Development of Competency of
Corporate Secretary
296 Penyebaran Kode Etik Perusahaan
Dissemination of Code of Conduct
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
263
274 Bagan Fungsi Divisi Manajemen
Risiko & Kepatuhan
Function Chart of Risk
Management & Compliance
Division
296 KODE ETIK PERUSAHAAN
Code of Conduct
Corporate Social Responsibility Report
Laporan Pelaksanaan Tugas dan
Tanggung Jawab
Activity Report on of Duties and
Responsibilities
296 Dampak Siaran Pers
Impact of Press Release
Corporate Governance Report
260
273 Pembentukan Divisi Manajemen
Risiko & Kepatuhan
Establishment of Risk
Management & Compliance
Division
295 Siaran Pers
Press Releases
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Uraian Tugas Sekretaris
Perusahaan
Job Desccription of Corporate
Secretary
273 Sumber Daya Manusia
Human Resources
Analisis & Pembahasan Manajemen
259
273 Struktur Organisasi
Organizational Structure
Management Discussion & Analysis
Periode Jabatan Sekretaris
Perusahaan
Term of Office of Corporate
Secretary
Company Profile
259
Profil Perusahaan
Dasar Hukum Penunjukan
Legal Basis of Appointment
294 AKSES INFORMASI DAN DATA
PERUSAHAAN
Access to Corporate Data and
Information
Laporan Manajemen
258
273 MANAJEMEN RISIKO DAN
KEPATUHAN
Risk Management and Compliance
Management Report
Profil Sekretaris Perusahaan
Corporate Secretary Profile
Pertumbuhan Kinerja 2016
257
2016 Performance Growth
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Perseroan memiliki keyakinan bahwa penerapan tata kelola perusahaan
yang baik sebagai salah satu pilar dari sistem ekonomi pasar, akan
mendorong terciptanya persaingan yang sehat dan iklim usaha yang
kondusif.
The Company believes that GCG is one pillar of the market economy
system and will create healthy competition and a favourable
business climate. In addition, GCG plays an important role in
supporting growth and sustainable economic stability.
PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) melakukan
pelaksanaan implementasi GCG di tahun 2016 berdasarkan
evaluasi yang dilaksanakan pada tahun 2015 atas
rekomendasi penilai independen yang dilaksanakan pada
tahun 2014. Peningkatan penerapan GCG dilakukan secara
bertahap dengan mengutamakan peningkatan terhadap
infrastruktur serta organ pendukung pelaksanaan GCG
Perseroan.
PT Sarana Multigriya Financial (Persero) conducted
GCG in 2016 based on the evaluation conducted in
2015, in accordance with those recommendations of an
independent assessor, which was carried out in 2014. The
improvement in GCG was conducted in a gradual manner
by emphasizing the improvements to the infrastructure as
well as the Company’s GCG supporting organs.
Secara khusus, Perseroan membentuk Komite GCG dan
Tim GCG Perseroan melalui SKD No. 002/SKD/DIR/II/2016
tanggal 24 Februari 2016 sebagai upaya mendorong
terlaksananya penerapan GCG pada Perseroan secara
maksimal.
In particular, the Company established the GCG Committee
and the GCG Team through Board of Directors Decision
No. 002/SKD/DIR/II/2016 dated February 24, 2016 as an
effort to encourage an optimal GCG in the Company.
172
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
Company Profile
Management Discussion & Analysis
Analisis & Pembahasan Manajemen
Corporate Governance Report
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Corporate Social Responsibility Report
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Data
Data Perusahaan
Consolidated Financial Statement
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
173
Profil Perusahaan
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
Laporan Manajemen
2. Monitor and maintain to ensure that the Company’s
business activities are always in accordance with the
applicable regulations.
3. Monitor and maintain Company compliance with all
agreements and commitments made by the Company
with all third parties.
Management Report
Duties and Responsibilities of the GCG Committee:
1. Develop the necessary work plan to ensure that the
Company meets the Good Corporate Governance
(GCG) Guidelines at PT Sarana Multigriya Finansial
(Persero) and other laws and regulations in order to
fulfill Good Corporate Governance principles.
Pertumbuhan Kinerja 2016
Tugas dan tanggung jawab Komite GCG:
1.Menyusun rencana kerja yang diperlukan untuk
memastikan
perusahaan
memenuhi
Pedoman
Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good
Corporate Governance) pada PT Sarana Multigriya
Finansial (Persero) dan peraturan perundangundangan lainnya dalam rangka melaksanakan
prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik.
2.Memantau dan menjaga agar kegiatan usaha
perusahaan senantiasa sesuai dengan ketentuan yang
berlaku.
3.Memantau dan menjaga kepatuhan perusahaan
terhadap seiuruh perjanjian dan komitmen yang
dibuat oleh seluruh perusahaan dengan pihak ketiga.
2016 Performance Growth
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
4. Memastikan agar proses penilaian yang dilakukan Tim
GCG sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
4. Ensuring that the assessment process conducted by
the GCG team is in accordance with the applicable
regulations.
Tugas dan Tanggung Jawab Tim GCG Perseroan:
1. Melakukan penilaian yaitu pengukuran pelaksanaan
dan penerapan Good Corporate Governance pada
Perseroan yang dilaksanakan secara berkala setiap 1
(satu) tahun dengan dibantu penilai independen yang
ditunjuk oleh Dewan Komisaris.
2.
Melaksanakan evaluasi yaitu program untuk
mendeskripsikan tindak lanjut pelaksanaan dan
penerapan good corporate governance yang dilakukan
pada tahun berikutnya setelah penilaian sesuai dengan
ketentuan yang berlaku.
3. Berkoordinasi dengan divisi/unit terkait sehubungan
dengan tindak lanjut hasil evaluasi penilai independen.
4.Melakukan monitoring pelaksanaan GCG dan
memutakhirkan Kebijakan Tata Kelola Perusahaan.
Duties and Responsibilities of the Company GCG Team:
1.Conducting assessment, as assessment on the
implementation and application of Good Corporate
Governance conducted every 1 (one) year with the
assistance of independent assessors appointed by the
Board of Commissioners.
2. Conducting evaluation, as a program to describe the
follow-up of application of good corporate governance
to be conducted in the year following assessment, in
accordance with prevailing regulations.
STRATEGI 2017
2017 STRATEGY
PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) menetapkan
sasaran kinerja di tahun 2017 adalah perbaikan kinerja
atas kegiatan GCG Perseroan, baik dari segi perencanaan,
pelaksanaan dan administratif atas kegiatan GCG
Perseroan.
PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) determined that
one 2017 performance target is to improve the Company’s
GCG performance, in terms of planning and administration
of Company GCG activities.
Untuk itu, sesuai dengan yang telah ditetapkan pada
BSC Korporasi Tahun 2017, Perseroan menargetkan nilai
pelaksanaan tata kelola perusahaan yang baik (GCG) di
lingkungan SMF sebesar 80 sesuai dengan parameter
penilaian, yakni SK-16/S.MBU/2012 tentang Indikator/
Parameter Penilaian dan Evaluasi Atas Penerapan
Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate
Governance) pada Badan Usaha Milik Negara.
On that account, in accordance with the established 2017
Corporate BSC, the Company is targeting a score of 80
for good corporate governance in SMF in accordance
with assessment parameter SK-16/S.MBU/2012 on Good
Corporate Governance Assessment and Evaluation
Indicators on State-Owned Enterprises.
Untuk mencapai hal tersebut, pada tahun 2017 Perseroan
akan melakukan berbagai perbaikan dalam tata kelola
perusahaan, di antaranya:
a. Peningkatan efektivitas pelaksanaan kegiatan GCG
Perseroan.
b. Pelaporan kegiatan GCG Perseroan tahun 2016 kepada
Pemegang Saham.
c. Evaluasi atas Perangkat dan Organ pelaksana kegiatan
GCG Perseroan.
To accomplish this, the Company will conduct various
improvements in corporate governance in 2017:
174
3. Coordinating with related units/ divisions regarding
follow-ups of independent assessor evaluation results.
4. Conducting monitoring of GCG and updating the
Corporate Governance Policy.
a. Increasing the effectiveness of Company GCG activity.
b. Reporting of Company 2016 GCG activities to the
Shareholder.
c. Evaluation of Instruments and Organs of the Company
GCG activities.
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
Corporate Social Responsibility Report
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Data
Data Perusahaan
Consolidated Financial Statement
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
175
Corporate Governance Report
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
Laporan Tata Kelola Perusahaan
The Company considers appropriate GCG to be a tool
for maintaining business continuity, maintaining the
trust of the stakeholders, and fostering the integrity of
SMF. Furthermore, given that SMF is a financial services
company that continues to grow, the application of GCG
is very important.
Analisis & Pembahasan Manajemen
Perseroan memandang penerapan GCG yang baik
merupakan alat untuk menjaga kelangsungan usaha,
menjaga kepercayaan para pemangku kepentingan dan
menumbuhkan integritas SMF. Apalagi, mengingat SMF
merupakan perusahaan jasa keuangan yang terus tumbuh,
sehingga penerapan GCG menjadi sangat penting.
8. Conduct a review on compliance and regulations
regarding the Company Website.
9. Provide proposals on the procurement of Independent
Assessors to the Board of Commissioners related to
Company GCG activity assessments.
10.Supervise Company’ GCG activity assessment by
Independent Assessors.
Management Discussion & Analysis
PT Sarana Multigriya Financial (Persero) strives to
continuously improve its application of GCG. This is
achieved through an increase in governance and systems
improvement at all levels and echelons of the organization.
5. Provide a review on Company GCG compliance
examination.
6. Plan and conduct dissemination of policies to all
stakeholders.
7. Conduct a review on the assessment and evaluation
results by Independent Assessors.
Company Profile
PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) senantiasa
meningkatkan penerapan GCG dari waktu ke waktu. Hal
itu dilakukan melalui peningkatan cakupan implementasi
GCG di berbagai aspek dan penyempurnaan sistem pada
setiap tingkatan dan jenjang organisasi.
2. Monitor Company GCG activities.
3. Conduct committee meetings or signing on circular
decisions of the GCG committee at least 3 times in one
year.
4. Provide proposals for Independent Assessor, who will
assess and evaluate the Company’s GCG performance.
Profil Perusahaan
In addition to the above mentioned programs, other Work
Programs are to:
1. Provide proposals on updating policies and procedures
relating to Company GCG activities.
Laporan Manajemen
Selain program-program tersebut di atas, beberapa
Program Kerja yang akan dilaksanakan adalah:
1. Memberikan usulan atas pemutakhiran Kebijakan
& Prosedur yang berkaitan dengan kegiatan GCG
Perseroan.
2. Monitoring atas pelaksanaan kegiatan GCG Perseroan.
3.Melaksanakan meeting komite atau penandatanganan
atas putusan sirkuler komite GCG sekurang-kurangnya
3 kali dalam setahun.
4. Memberikan usulan atas Penilai Independen yang
akan melakukan asesmen dan evaluasi atas kinerja
GCG Perseroan.
5.Memberikan review atas pemeriksaan kepatuhan GCG
Perseroan.
6. Melakukan perencanaan dan pelaksanaan sosialisasi
kebijakan kepada stakeholders Perseroan.
7.Melakukan review atas hasil dari pelaksanaan asesmen
dan evaluasi Penilai Independen yang dilakukan
kepada Perseroan.
8.Melakukan review atas kepatuhan dan regulasi perihal
Situs Perseroan.
9.Memberikan usulan perihal pengadaan Penilai
Independen kepada Dewan Komisaris terkait
pelaksanaan penilaian kegiatan GCG Perseroan.
10. Pengawasan atas pelaksanaan penilaian kegiatan GCG
Perseroan oleh Penilai Independen.
Management Report
d. Improving the effectiveness and efficiency of followups on the recommendations of the 2016 GCG
assessment results.
e.Raising GCG awareness in the stakeholders’
perspectives in an effort to create a Company
environment with Good Governance.
f. Assessment and evaluation on the Company’s GCG
activities.
Pertumbuhan Kinerja 2016
d. Meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelaksanaan
peningkatan tindak lanjut atas rekomendasi hasil
assessment GCG Tahun 2016.
e.Meningkatkan awareness GCG di mata para
stakeholder dalam upaya membangun lingkungan
Perseroan yang Good Governance.
f.Terlaksananya kegiatan asesmen dan evaluasi
terhadap kegiatan GCG Perseroan.
2016 Performance Growth
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Implementasi GCG juga sangat bermanfaat bagi Perseroan
agar berhasil mencapai target yang telah ditetapkan dalam
jangka panjang, bukan sekadar memenuhi ketentuan
dari regulator. Untuk itulah, Perseroan menjadikan
implementasi GCG sebagai landasan operasional
sekaligus strategi penting dalam menciptakan iklim
kondusif sejalan dengan tujuan perusahaan.
GCG is very beneficial for the Company not only to meet
the regulatory requirements but to successfully achieve
long term goals. In this respect, the Company priortizes
GCG as operational as well as important strategy in
creating a favorable business environment in line with
Company objectives.
Komite Nasional Kebijakan Governance (KNKG) telah
menerbitkan Prinsip Dasar Pedoman GCG yang antara lain
memuat lima asas penerapan GCG, yaitu: transparansi,
akuntabilitas,
responsibilitas,
independensi
serta
kewajaran dan kesetaraan. Asas GCG diperlukan untuk
mencapai kesinambungan usaha (sustainability) dengan
memperhatikan kepentingan pemegang saham, nasabah
serta pemangku kepentingan lainnya.
The National Committee on Governance (KNKG)
published a revised version of the Basic Principles of GCG
Guidelines, which contains five GCG principles, namely:
transparency, accountability, responsibility, independence
and fairness. Implementing these GCG principles is
required to achieve business continuity (sustainability)
with regard to the interests of shareholders, customers
and other stakeholders.
KOMITMEN PELAKSANAAN GCG
GCG COMMITMENT
Perseroan memiliki komitmen dalam menerapkan praktik
GCG di lingkungan Perseroan. Di antara wujud komitmen
tersebut, Perseroan selalu memperbaharui buku manual
penerapan GCG dengan tajuk “Kebijakan dan Prosedur
Tata Kelola Perusahaan” sesuai perkembangan regulasi
yang berlaku dan perubahan-perubahan dalam organ
perusahaan. Pedoman lainnya adalah:
A. Kebijakan Etika dan Perilaku Bisnis
B. Kebijakan Pelaporan Pelanggaran
C. Pakta Dewan Komisaris
D. Pakta Direksi.
SMF is committed to GCG practices in the Company. One
of these commitments is to update the GCG application
manual entitled “Corporate Governance Policies and
Procedures “ in accordance with regulatory developments
and changes in the organs of the Company. Other
guidelines include:
DASAR-DASAR PELAKSANAAN GCG
BASIS OF GCG
Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance
(GCG) merupakan mekanisme yang mengatur pengelolaan
perusahaan agar sesuai dengan harapan pemangku
kepentingan. Untuk mewujudkan visi dan misi Perseroan,
prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik sangat
diperlukan sebagai landasan kokoh dan perangkat standar
yang bertujuan menjaga citra, efisiensi dan efektivitas
serta tanggung jawab sosial Perseroan.
Good Corporate Governance is a structure and
mechanism that controls the Company’s management so
that it meets stakeholders’ expectations. GCG principles
are solid ground for the Company to achieve its vision
and mission, and are also a benchmark for enhancing the
Company image of efficiency and effectiveness and social
responsibility.
176
A.
B.
C.
D.
Code of Conduct
Violation Reporting Policy
Board of Commissioners Pact
Board of Directors Pact.
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
Corporate Social Responsibility Report
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Data
Data Perusahaan
Consolidated Financial Statement
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
177
Corporate Governance Report
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
Laporan Tata Kelola Perusahaan
The Planet aspect, in other words, the environment, has
evolved with time and has become mandatory. In GCG
practices, the Company is expected to be accountable
and show a real effort in supporting and improving
environmental sustainability, especially the environment
that is in direct contact with operational activities.
Analisis & Pembahasan Manajemen
Aspek Planet atau lingkungan berkembang seiring
dengan berjalannya waktu dan kini menjadi salah
satu aspek wajib yang harus dipertanggungjawabkan.
Dalam praktik GCG, perusahaan diharapkan mampu
mempertanggungjawabkan upaya dan aksi nyatanya
dalam menopang serta meningkatkan kelestarian
lingkungan, terutama lingkungan yang bersinggungan
langsung dengan kegiatan operasionalnya.
Management Discussion & Analysis
The People aspect is a critical pillar. The People aspect
provides the direction and control of GCG in the fields of
the economy and the environment. With regard to this, the
Company reveals the measures taken to improve human
resources quality and competency. It is also able to explain
the contributions made to, and the efforts accomplished
for, the welfare of the community. This aspect is discussed
further in the Human Resources and in the Company
Social Responsibility Sections.
Company Profile
Aspek People merupakan salah satu pilar utama yang
kritikal. Aspek people memberi arah dan memegang
kendali praktik GCG dalam bidang ekonomi dan
lingkungan. Dalam aspek ini, perusahaan mengungkapkan
bagaimana langkah yang diterapkan untuk meningkatkan
kualitas dan kompetensi sumber daya manusia, serta
mampu menerangkan bagaimana kontribusi dan upaya
yang dilakukan untuk kesejahteraan sumber daya manusia.
Aspek ini banyak tercermin dalam pembahasan sumber
daya manusia serta tanggung jawab sosial perusahaan.
Profil Perusahaan
With regard to the profit aspect, GCG practice is expected
to bring economic benefits to all stakeholders. In
addition, the Company will also be able to appropriately
disclose and be accountable when revealing its financial
condition. One of the profit aspects in GCG practice is the
transparency of the Company regarding the remuneration
system, and the amounts, budgets and operating costs for
CSR programs, and others.
Laporan Manajemen
Melalui aspek Profit, praktik GCG diharapkan mampu
memberi manfaat ekonomis bagi seluruh pemangku
kepentingan. Selain itu, perusahaan juga mampu
mempertanggungjawabkan dan mengungkapkan kondisi
keuangannya dengan baik. Salah satu bentuk aspek profit
dalam praktik GCG adalah keterbukaan perusahaan atas
sistem dan besaran remunerasi, biaya yang dianggarkan
dan dikeluarkan untuk program tanggung jawab sosial
perusahaan, dan lainnya.
Management Report
The basic foundation of governance consists of 3 (three)
aspects that are connected and are sustainable, namely
the 3Ps (Profit, Planet, and People) or the triple bottom
line. These aspects are continuously improved upon in
line with business development. The core of governance is
how the Company takes responsibility for the confidence
shown by all stakeholders.
Pertumbuhan Kinerja 2016
Fondasi dasar praktik tata kelola terdiri dari 3 (tiga) aspek
yang saling terkait dan bersifat berkelanjutan, yaitu 3P
(Profit, Planet dan People) atau triple bottom line. Dari
waktu ke waktu, ketiga aspek ini terus disempurnakan
sesuai dengan revolusi bisnis. Inti dari praktik tata kelola
perusahaan adalah bagaimana sebuah perusahaan
mampu mempertanggungjawabkan kepercayaan yang
diberikan oleh segenap pemangku kepentingannya.
2016 Performance Growth
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
3 Aspek Fondasi Dasar GCG
Triple Bottom Line
PLANET
PEOPLE
PROFIT
Aspek 3P mengarah pada pemanfaatan dan hasil dalam
jangka panjang, yaitu risiko-risiko usaha dapat dimitigasi
dengan baik serta reputasi perusahaan mampu diperkuat
dan ditingkatkan. Pada akhirnya, praktik GCG bukan
lagi merupakan sebuah praktik kepatuhan semata,
tetapi menjadi praktik sukarela yang berlandaskan
pada kesadaran dan kemauan yang independen.
Pelaksanaan sistem tata kelola yang berkelanjutan dan
berkesinambungan merupakan strategi SMF dalam
mendekatkan diri menuju perwujudan visinya, yaitu
menjadi entitas mandiri yang mendukung kepemilikan
rumah yang layak dan terjangkau bagi setiap keluarga
Indonesia.
178
The 3P aspect is put to good use and shows results in the
long term, which are business risks that can be mitigated,
as well as being able to strengthen and improve the
Company reputation. Ultimately, GCG is no longer a
compliance obligation, but is a voluntary practice that is
based on the awareness and willingness of individuals.
The implementation of sustainable and continuous
governance is SMF’s strategy to get closer to the realization
of its vision, namely to become an independent entity that
supports the ownership of decent and affordable homes
for every family in Indonesia.
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
M M
iti iti
ga ga
tio si
n Ri
of sik
Re o
pu Re
ta pu
tio ta
n si
Ri
sk
Consolidated Financial Statement
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
M
od
M
el
o
da
G de
oo l a T
n
Pr
n
e
d
ak
Co d P rba
tik
rp ra ik
or cti
at ce
e
Ci of B
tiz e
en st
Corporate Data
Data Perusahaan
179
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
Corporate Social Responsibility Report
1. Law No. 19 of 2003 on State-Owned Enterprises
2. Minister of SOE Regulation No. Per-01/MBU/2011
dated August 1, 2011 on the Implementation of Good
Corporate Governance in State-Owned Enterprises
last amended by Minister of SOE Regulation No. 09/
MBU/2012 regarding the Amendment to Minister
of State-Owned Enterprises Regulation No. Per-01/
MBU/2011 regarding the Implementation of Good
Corporate Governance in State-Owned Enterprises on
the Implementation of Good Corporate Governance
Corporate Governance Report
As a State-Owned Enterprise (SOE), implementation of
GCG is in compliance with Minister of Finance Regulation
No. 88/PMK.06/2015 under the development and
supervision of the Minister of Finance, and by adopting
the provisions as regulated in:
Laporan Tata Kelola Perusahaan
n
Sebagai sebuah Badan Usaha Milik Negara (BUMN),
implementasi praktik GCG SMF merupakan wujud
kepatuhan terhadap Peraturan Menteri Keuangan No. 88/
PMK.06/2015 tentang Penerapan Tata Kelola Perusahaan
yang Baik Pada Perusahaan Perseroan (Persero) di bawah
pembinaan dan pengawasan Menteri Keuangan, dan
mengadopsi ketentuan-ketentuan yang diatur dalam:
1. Undang-undang No. 19 tahun 2003 tentang BUMN
2.Peraturan Menteri BUMN No. Per-01/MBU/2011
tanggal 1 Agustus 2011 tentang Penerapan Tata Kelola
Perusahaan yang Baik (GCG) pada Badan Usaha
Milik Negara yang terakhir diubah dengan Peraturan
Menteri BUMN No. 09/MBU/2012 Tentang Perubahan
Atas Peraturan Menteri Negara Badan Usaha Milik
Negara No. Per-01/MBU/2011 Tentang Penerapan
Tata Kelola Perusahaan yang Baik (GCG) pada Badan
Usaha Milik Negara tentang Penerapan Praktik
Analisis & Pembahasan Manajemen
n
o
da ik ti
n Ba uta
aa ik ep
ay eb R
rc L d
pe ng an
Ke ya st
a, si ru
tr ta , T
Ci pu ge
a
Re Im
r
tte
Be
Melampaui Kepatuhan
Exceeding Compliance
Management Discussion & Analysis
C
G
Company Profile
d
oo
e
at
or
p
or
Profil Perusahaan
en
si iz
t
ta Cit
es n
en te
f B ize
em ra k
pl po ai n o Cit
Im Cor erb tio te
T ta ra
d
en rpo
oo
G
em o
pl d C
Im oo
G
en
tiz
Ci
Laporan Manajemen
PROFIT, PEOPLE, PLANET
Management Report
Long-Term Benefits of 3P
Pertumbuhan Kinerja 2016
Manfaat Jangka Panjang 3P
2016 Performance Growth
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
GCG pada Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang
menyebutkan ketentuan serta pedoman pelaksanaan
GCG di Perusahaan. Penjabaran landasan pelaksanaan
GCG diperjelas dalam Anggaran Dasar Perusahaan,
pedoman–pedoman dan berdasarkan peraturan
perundang-undangan yang berlaku.
3. Keputusan Sekretaris Kementerian Badan Usaha Milik
Negara No. SK-16/S.MBU/2012 tanggal 6 Juni 2012
tentang Indikator/Parameter Penilaian dan Evaluasi
atas Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik
(GCG) Pada Badan Usaha Milik Negara.
at State Owned- Enterprises (SOEs) that states GCG
provisions and guidelines in the Company. The
elaboration of GCG fundamentals is clarified in the
Articles of Association, in the guidelines, and is based
on prevailing legislation.
3. SK No. 16/S.MBU/2012 dated June 6, 2012 on the
Assessment and Evaluation Indicators and Parameters
of Good Corporate Governance in State-Owned
Enterprises.
Selain itu, sebagai sebuah Perseroan Terbatas, SMF juga
mendasarkan penerapan GCG terhadap sejumlah acuan
lain yang di antaranya adalah:
– Undang-undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan
Terbatas tanggal 16 Agustus 2007
–Pedoman Good Coorporate Governance yang
diterbitkan Komite Nasional Kebijakan Governance
(KNKG).
– Peraturan Menteri Keuangan RI No. 88/PMK.06/2015
tentang Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang
Baik pada Perusahaan Perseroan (Persero) di Bawah
Pembinaan dan Pengawasan Menteri Keuangan.
– Dokumen Tata Kelola Perusahaan PT Sarana Multigriya
Finansial (Persero) yang telah disahkan oleh Dewan
Komisaris dan Direksi, dan berlaku mulai 1 September
2014.
In addition, as a Limited Liability Company, SMF has also
based its GCG implementation on a number of other
guidelines, among others:
– Law No. 40 of 2007 on Limited Liability Companies
– Good Corporate Governance Guidelines, which is
issued by the National Committee on Governance
(KNKG).
– Minister of Finance Regulation No. 88/ PMK.06/2015
regarding the Implementation of Good Corporate
Governance in Limited Liability Companies (Persero)
under the Development and Supervision of the
Minister of Finance.
– PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) Corporate
Governance Documents, which have been ratified
by the Board of Commissioners and the Board of
Directors, effective September 1, 2014.
TUJUAN PENERAPAN GCG
PURPOSE OF GCG
Perseroan memiliki keyakinan bahwa penerapan tata
kelola perusahaan yang baik sebagai salah satu pilar
dari sistem ekonomi pasar, akan mendorong terciptanya
persaingan yang sehat dan iklim usaha yang kondusif.
Selain itu, pelaksanaan GCG juga menjadi bagian penting
dalam menunjang pertumbuhan dan stabilitas ekonomi
yang berkelanjutan. Pemahaman ini mendasari komitmen
Perseroan untuk senantiasa menegakkan penerapan
GCG dalam setiap jenjang organisasi dan kegiatan
operasionalnya.
The Company believes that GCG is one pillar of the market
economy system and will create healthy competition and
a favorable business climate. In addition, GCG plays an
important role in supporting growth and sustainable
economic stability. This perception is the basis of the
Company commitment to uphold GCG every step of the
way in the operations of the Company.
Untuk meningkatkan penerapan GCG, SMF secara
bertahap menyempurnakan diri dengan berbagai
perangkat pendukung. Dengan berperan sebagai softstructure, SMF memberlakukan Pedoman Perilaku,
Sistem Pelaporan Pelanggaran, Kebijakan Tata Kelola
Perusahaan, Peraturan Perusahaan, Pakta Dewan
Komisaris dan Direksi, serta berbagai Standar Prosedur
Operasional selain visi dan misi sebagai tujuan bersama.
To improve GCG implementation, SMF continues to
perfect itself with the assistance of its many support
organs. Adopting a soft-structure role, SMF applies a
Code of Conduct, Whistleblowing System, GCG Code,
Company Regulations, Board of Commissioners and
Board of Directors Charter, and various standard operating
procedures, in addition to the vision and mission, as the
common goal. All the Company’s elements are involved
180
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
PERSIAPAN PENERAPAN TATA KELOLA
PERUSAHAAN YANG BAIK
Preparation for Good Corporate Governance Implementation
Komitmen
Commitment
Mematuhi semua pedoman dan
peraturan yang berhubungan
dengan kewajiban penerapan Tata
Kelola.
Complies with all guidance and
regulations related to with the
liability to implement governance.
Operasional yang didukung sistem
pengendalian internal, pengelolaan
risiko dan penerapan sistem
pelaporan pelanggaran.
The operating supported by internal
control system, risk management
and implementation of the violation
reporting system.
sampai dengan 2014
up to 2014
2017
Menjadi Good Corporate Citizen.
Becoming Good Corporate Citizen
2022
PENERAPAN TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK
Good Corporate Governance Implementation
Tujuan roadmap GCG adalah untuk menegakkan 5 (lima)
prinsip yang mendasari praktik tata kelola, yaitu transparan
dalam menyajikan informasi yang dibutuhkan pemangku
kepentingan, akuntabel dalam memberikan informasi,
bertanggung jawab dalam segala kebijakan, keputusan
dan aktivitas yang diimplementasikan, independen dalam
bersikap dan tidak terhalang oleh benturan kepentingan,
serta bersikap wajar dan setara dalam memperlakukan
sumber daya manusia dan alam.
The purpose of the GCG roadmap is to uphold the 5
(five) principles as the basis of good governance. The
five principles are: Transparency in providing information
needed by the stakeholders; Accountability in imparting
information; Responsibility for all policies, decisions and
activities; Independency in attitude and not being involved
in a conflict of interest; and acting naturally and Fairly in
the treatment of human beings and natural resources.
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
181
Consolidated Financial Statement
Komitmen
Commitment
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
Komitmen
Commitment
Corporate Data
Sistem
Culture System
Data Perusahaan
Sistem
System
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Sistem
System
Corporate Social Responsibility Report
Budaya
Culture
Corporate Governance Report
Budaya
Culture
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Budaya
Culture
Analisis & Pembahasan Manajemen
GCG Roadmap of the Company Up to 2022
Management Discussion & Analysis
Roadmap GCG Perseroan hingga 2022
Company Profile
The corporate governance framework represents the
solid guidelines and directives on how to enact and run
the best governance practices. This framework guided
SMF in making a strong commitment for best governance
practice, while creating an effective and efficient system
which maintains commitment and cultivate the values
of best corporate governance practices as demonstrated
commitment to system performance.
Profil Perusahaan
GCG ROADMAP
Kerangka tata kelola perusahaan merupakan pedoman
dan arahan yang kokoh bagi SMF dalam menjalankan
proses pelaksanaan tata kelola terbaik. Kerangka ini
membimbing SMF dalam membuat sebuah komitmen
yang teguh untuk menjalankan praktik tata kelola terbaik,
menciptakan sebuah sistem yang efektif dan efisien untuk
menerapkan komitmennya serta membudayakan nilainilai yang terkandung dalam praktik tata kelola terbaik
sebagai wujud komitmen dan kinerja sistem yang telah
dibangun.
Laporan Manajemen
ROADMAP GCG
Management Report
in GCG from the stages of preparation, internalization,
dissemination, implementation, up to evaluation.
Pertumbuhan Kinerja 2016
Seluruh unsur Perseroan dilibatkan dalam pelaksanaan
GCG mulai dari tahap persiapan, internalisasi, sosialisasi,
implementasi hingga evaluasi.
2016 Performance Growth
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
SMF mengupayakan penerapan roadmap ini dengan
menggunakan pendekatan “comply or explain”. Apabila
SMF tidak dapat menunjukkan kepatuhannya terhadap
pedoman terkait, SMF akan menjelaskan alasan yang
relevan dan rasional terkait hal tersebut. Pada 2016, SMF
mewujudkan komitmennya untuk menerapkan praktik tata
kelola yang baik dengan:
1. Menyusun dan menerbitkan Laporan Tahunan sesuai
dengan persyaratan Otoritas Jasa Keuangan (OJK),
Bank Indonesia, dan Annual Report Award.
SMF applies the roadmap using the comply or explain
approach. If SMF is unable to show its compliance with
the related guidelines, SMF will offer a relevant and
rational explanation related to the subject. In 2016, SMF
embodied its commitment to apply good governance by:
3. Mengimplementasikan tata nilai, kode etik, budaya
secara menyeluruh serta memperbaharui perangkatperangkat yang dapat menunjang kinerja praktik GCG.
1. Compiling and publishing the Annual Report in
accordance with the requirements of the Financial
Services Authority (OJK), Bank Indonesia, and the
Annual Report Awards.
2.Publishing the Sustainability Report using the
core disclosure method in accordance with the
requirements of the Global Reporting Initiative (GRI)
4.0.
3. Implementing the values, code of ethics, and culture
in a comprehensive manner and renewing the organs
that support the performance of GCG.
PENERAPAN ASAS GCG
IMPLEMENTING GCG PRINCIPLES
SMF mengimplementasikan seluruh aktivitas praktik tata
kelola perusahaan dengan berlandaskan pada 5 (lima) asas
GCG yaitu Transparency, Accountability, Responsibility,
Independency dan Fairness (TARIF).
SMF has conducted GCG activities based on the 5
(five) principles of GCG: Transparency, Accountability,
Responsibility, Independency, and Fairness (TARIF).
2. Menerbitkan Laporan Berkelanjutan dengan metode
pengungkapan core sesuai kriteria yang disyaratkan
The Global Reporting Initiative (GRI) 4.0.
Asas GCG
GCG Principles
Transparansi
Transparency
Akuntabilitas
Accountability
Kewajaran
Fairness
Asas GCG
GCG
Principles
Pertanggungjawaban
Responsibility
Independensi
Independency
Transparansi
Transparency
Asas keterbukaan senantiasa diterapkan dalam segala
aktivitas bisnis dengan menyediakan informasi yang
material dan relevan melalui akses yang dapat dipahami
seluruh pemangku kepentingan. Informasi diberikan
seluas-luasnya kepada publik dan pemegang saham,
berdasarkan kepatuhan terhadap peraturan OJK dan
The Transparency principle is always applied in all
business activities by providing accessible and relevant
material information that can be understood by all
stakeholders. As much information as possible is given
to the public and shareholders based on compliance
with OJK regulations and Company regulations. The
182
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
183
Consolidated Financial Statement
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
SMF prioritizes the interests of the Shareholder and
other stakeholders as a priority, always paying particular
attention to their welfare. SMF always treats the public,
capital market authority, and stakeholders equally.
The Company also fosters a good relationship with its
Corporate Data
Fairness
SMF memprioritaskan kepentingan pemegang saham
dan pemangku kepentingan lainnya dengan senantiasa
memberikan perhatian khusus. SMF juga selalu
menerapkan perlakuan yang setara baik kepada publik,
otoritas pasar modal, komunitas pasar modal, maupun
Data Perusahaan
Kewajaran
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
SMF ensures that management is conducted independently
so that one particular organ does not dominate and
interfere with the other organs. For example, the Board of
Commissioners and Board of Directors have independent
opinions on decision-making, but it is still possible to get
advice from the committees under supervision or from
external independent consultants.
Corporate Social Responsibility Report
Indenpendency
SMF memastikan bahwa pengelolaan perusahaan
dilakukan secara independen sehingga masing-masing
organ perusahaan tidak saling mendominasi dan tidak
dapat di intervensi oleh pihak lain. Sebagai contoh, Dewan
Komisaris dan Direksi Perseroan memiliki pendapat yang
independen dalam setiap keputusan yang diambil, namun
dimungkinkan untuk mendapatkan saran dari komitekomite yang berada di bawah supervisinya dan/atau
konsultan eksternal yang independen.
Corporate Governance Report
Independensi
Laporan Tata Kelola Perusahaan
To maintain long term business sustainability and to
be recognized as a good corporate citizen, SMF always
upholds compliance with legislation and conducts social
responsibility in the community and environment. Through
the Corporate Social Responsibility (CSR) programs that
cover education, social matters and the environment, SMF
involves itself in social activities focused on community
development, including activities related to housing.
Analisis & Pembahasan Manajemen
Responsibility
Untuk menjaga kelangsungan atau kelanjutan usaha dalam
jangka panjang serta mendapatkan pengakuan sebagai
warga korporasi yang baik, SMF senantiasa menjunjung
tinggi kepatuhan terhadap peraturan perundangundangan serta melaksanakan tanggung jawab sosial
terhadap masyarakat dan lingkungan. Melalui program
Corporate Social Responsibility (CSR) terpadu yang
mencakup aspek pendidikan, sosial dan lingkungan, SMF
melibatkan diri secara langsung dalam beragam kegiatan
sosial yang difokuskan pada pengembangan masyarakat
termasuk yang terkait dengan perumahan.
Management Discussion & Analysis
Pertanggungjawaban
Company Profile
SMF has a corporate governance system that supports the
clarity of function, implementation and responsibility of the
performance of the Company organs. The Accountability
principle is applied through Board of Directors reporting
to the Board of Commissioners regarding the annual
budget plan and the evaluation of the Company’s financial
performance, by presenting reports at the Annual GMS,
the establishment of Internal Audit, the appointment of
external auditors, and implementation of business ethics
and the Corporate Code of Conduct.
Profil Perusahaan
Accountability
SMF memiliki sistem pengelolaan perusahaan yang
mendukung terciptanya kejelasan fungsi, pelaksanaan dan
pertanggungjawaban kinerja organ perusahaan. Prinsip
akuntabilitas diterapkan melalui pelaporan Direksi kepada
Dewan Komisaris mengenai rencana kerja anggaran
tahunan dan evaluasi bersama atas kinerja keuangan
Perusahaan, penyampaian laporan keuangan pada RUPS
Tahunan, pembentukan Satuan Pengawasan Intern dan
penunjukan auditor eksternal, serta pemberlakuan etika
bisnis dan Pedoman Perilaku Perusahaan.
Laporan Manajemen
Akuntabilitas
Management Report
reports are published annually and in a timely manner,
including the Quarterly Financial Report, the Bi-Annual
Financial Report, the Audited Financial Report, and the
Annual Report. Information is also provided through
public exposes, print and electronic media, as well as via
investor forums.
Pertumbuhan Kinerja 2016
peraturan perusahaan. Laporan yang diterbitkan secara
berkala dan tepat waktu mencakup Laporan Keuangan
Triwulan, Laporan Keuangan Semester, Laporan Keuangan
Tahunan yang diaudit, serta Laporan Tahunan. Informasi
juga diberikan melalui paparan publik, media cetak dan
elektronik, serta forum investor.
2016 Performance Growth
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
para pemangku kepentingan. Sementara itu, hubungan
dengan karyawan dijaga dengan memperhatikan hak dan
kewajibannya secara adil dan wajar.
employees by paying fair and reasonable attention to their
rights and obligations.
KEBIJAKAN PENERAPAN GCG
GCG POLICY
Kebijakan penerapan GCG di lingkungan Perseroan telah
diatur dalam buku “Kebijakan Tata Kelola Perusahaan”
yang telah disahkan Dewan Komisaris dan Direksi.
Ditegaskan, penerapan GCG Perseroan merupakan
pedoman yang berlaku pada setiap aktivitas Perseroan
dan berlaku untuk setiap jenjang organisasi Perseroan.
GCG policy in the Company has been set in the “Corporate
Governance Policy” book, ratified by the Boards of
Commissioners and Directors. To reiterate, the Company
system GCG is a guideline that applies to all Company
activities at every level of the Company’s organization.
Struktur Kebijakan Perseroan
Policy Structure within the Company
A. Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham memuat
hal-hal yang perlu mendapat persetujuan pemegang
saham, sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar
Perseroan.
B. Keputusan Dewan Komisaris memuat hal-hal yang
merupakan kewenangan Dewan Komisaris dalam
melaksanakan fungsi pengawasan dan pemberian
nasihat sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar
Perseroan dan peraturan perundang-undangan yang
berlaku serta hal-hal lain yang diperlukan untuk
memperlancar pelaksanaan tugas-tugas Dewan
Komisaris.
C.
Keputusan Direksi memuat hal-hal mengenai
penetapan kebijakan umum tentang penyusunan
strategi, organisasi, sumber daya manusia, keuangan
dan akuntansi, pengadaan dan sebagainya, yang
menjadi landasan hukum bagi pelaksanaan tugas
sehari-hari.
A. Decisions of the General Meeting of Shareholders
contain matters requiring the approval of the
Shareholder as established in the Company’s Articles
of Association.
B. Decisions of the Board of Commissioners contain
matters that are within the authority of the Board of
Commissioners in performing its monitoring duties
and the provision of advice as regulated in the Articles
of Association, and in prevailing regulations, as well
as other matters required to assist with Board of
Commissioners tasks.
Untuk memastikan bahwa asas-asas GCG diterapkan
dengan baik dan benar dalam setiap aspek bisnis, maka
Pemegang Saham menetapkan Peraturan Menteri
Keuangan No. 88/PMK.06/2015 tentang Penerapan Tata
Kelola Perusahaan yang Baik di Bawah Pembinaan dan
Pengawasan Menteri Keuangan.
To ensure that the GCG principles are applied satisfactorily
with business pursuits, the Shareholder implemented
Minister of Finance Regulation No. 88/PMK.06/2015 under
the guidance and supervision of the Minister of Finance.
Dalam implementasinya Perseroan mengadopsi ketentuan
yang ditetapkan dalam Peraturan Menteri BUMN No. 09/
MBU/2012 tentang perubahan atas Peraturan Menteri
Negara BUMN No. 01/MBU/2011 tanggal 1 Agustus 2011
tentang Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik
(GCG) pada Badan Usaha Milik Negara dan SK Sekretaris
Menteri BUMN No. SK-16/S.MBU/2012 tentang Indikator/
Parameter Penilaian atas Evaluasi Penerapan Tata Kelola
Perusahaan yang Baik (GCG) pada BUMN.
In doing so, the Company adopted the stipulations set
out in Minister for SOE Regulation No. 09/MBU/2012 on
the amendment to Minister for SOE Regulation No. 01/
MBU/2011 dated August 1, 2011, on Good Corporate
Governance in State-Owned Enterprises and Secretary of
the Minister of SOE Decision No. SK-16/S. MBU/2012 on
Assessment Indicators/Parameters on the Evaluation of
Good Corporate Governance in SOEs.
184
C.Decisions of the Board of Directors regard
determination of general policy in connection
with formulation of strategy, organization, human
resources, finance and accounting, procurement, and
others, as the legal basis for conducting daily tasks.
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
Baik
Good
II
Pemegang Saham dan RUPS
Shareholders and GMS
9,00
6,94
77.12%
Baik
Good
III
Dewan Komisaris
Board of Commissioners
35,00
31,03
88,66%
Sangat Baik
Very Good
IV
Direksi
Board of Directors
35,00
29,70
84,86%
Baik
Good
V
Pengungkapan Informasi dan Transparansi
Disclosure of Information and transparency
9,00
6,38
70,94%
Cukup Baik
Quite Good
VI
Aspek Lainnya
Other Aspects
5,00
–
0,00%
–
100,00
79,88
79,87
Baik
Good
Skor Keseluruhan
Overall Score
Klasifikasi Kualitas Penerapan
Classification of GCG Implementation Quality
Baik
Good
PAKTA INTEGRITAS
INTEGRITY PACT
Pada tahun 2016 manajemen dan karyawan SMF telah
membuktikan komitmen terhadap penerapan GCG melalui
penandatanganan Pakta Integritas berdasarkan Kebijakan
Tata Kelola Perusahaan yang diterapkan di seluruh tingkat
organisasi dan kegiatan operasional Perseroan.
In 2016 by signing the Integrity Pact based on the GCG
Code, the management and the employees of SMF proved
their commitment towards GCG implementation at every
level of the organization and in the Company’s operational
activities.
STRUKTUR DAN HUBUNGAN TATA KELOLA
STRUCTURE OF CORPORATE GOVERNANCE
Struktur tata kelola SMF terdiri dari Rapat Umum
Pemegang Saham, Dewan Komisaris, Direksi, komitekomite yang membantu Dewan Komisaris, Satuan
Pengawasan Intern yang membantu Direksi serta
Sekretaris Perusahaan. Seluruh Organ Perusahaan
The Company’s corporate governance structure consists
of the General Meeting of Shareholders, the Board of
Commissioners, the Board of Directors, the Committees
that help the Board of Commissioners, Internal Audit
under the Board of Directors, and the Corporate Secretary.
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
185
Consolidated Financial Statement
83,08%
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
5,82
Corporate Data
7,00
Data Perusahaan
Komitmen terhadap Penerapan Tata Kelola Perusahaan
yang Baik secara Berkelanjutan
Commitment to Sustainable Implementation of Good
Corporate Governance
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
%
I
Corporate Social Responsibility Report
Skor/Score
Penjelasan
Description
Corporate Governance Report
Capaian Tahun 2016
2016 Achievement
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Bobot
Weight
Analisis & Pembahasan Manajemen
Aspek Pengujuan/Indikator/Parameter
Testing/Indicator/Parameter
Management Discussion & Analysis
No
Company Profile
The GCG assessment was conducted by independent
party PT Kharisma Integrasi Manajemen ((KIM Consult).
The following is the summary of the GCG assessment
results at PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) in 2016.
Profil Perusahaan
Pelaksanaan kajian penerapan GCG di lingkungan
Perseroan dilakukan oleh pihak independen, yaitu
PT Kharisma Integrasi Manajemen (KIM Consult). Berikut
adalah ringkasan hasil penilaian/evaluasi atas Penerapan
Good Corporate Governance pada PT Sarana Multigriya
Finansial (Persero) Tahun 2016.
Laporan Manajemen
To comply with regulatory requirements, the Company
has had GCG Assessment carried out independently,
pursuant to Article 72 (b) of Minister of Finance Decision
No. 88/PMK.06/2015. Based on the evaluation result, the
score for GCG during 2016 reached 79.88, in the “Good”
category.
Management Report
GCG ASSESSMENT
Untuk mematuhi ketentuan yang berlaku Perseroan telah
melakukan Penilaian GCG yang dilakukan oleh Penilai
Independent berdasarkan Pasal 72 huruf (a) Peraturan
Menteri Keuangan No. 88/PMK.06/2015. Berdasarkan hasil
Penilaian tersebut dicapai nilai implementasi GCG selama
2016 sebesar 79,88 dengan predikat “Baik”.
Pertumbuhan Kinerja 2016
ASESMEN PENERAPAN GCG
2016 Performance Growth
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
tersebut telah memiliki panduan tugas dan fungsi masingmasing dalam mendukung mekanisme GCG.
All organs have been equipped with guidelines to perform
their duties and functions in supporting GCG mechanisms.
Governance Structure
Struktur Tata Kelola
Rapat Umum Pemegang
Saham (RUPS)
General Meeting of Shareholders
(GMS)
Dewan Komisaris
Board of Commissioners
Direksi
Board of Directors
Komite Audit
Audit Committee
Kepala Divisi
Division Head
RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM
(RUPS)
GENERAL MEETING OF
SHAREHOLDERS (GMS)
Undang-undang No. 40 Tahun 2007 dan Anggaran Dasar
Perusahaan menetapkan bahwa RUPS adalah organ
Perseroan yang mempunyai wewenang tertinggi yang
tidak diberikan kepada Direksi atau Dewan Komisaris.
Di lingkungan Perusahaan, RUPS terbagi menjadi dua
bagian: RUPS Tahunan yang diadakan setiap tahun dan
RUPS Luar Biasa yang dilaksanakan sewaktu-waktu sesuai
dengan kebutuhan.
Law No. 40, Year 2007 and the Articles of Association
determine that the GMS shall be the Company’s organ
having the highest authority, not the Board of Directors
nor the Board of Commissioners. The GMS is divided into
two types of meetings : the Annual GMS that is organized
every year, and the Extraordinary GMS, which can be held
at any time as deemed necessary.
HAK DAN WEWENANG RUPS
RIGHTS AND AUTHORITY OF GMS
Kewenangan RUPS selaras dengan hak dan wewenang
Pemegang Saham, yaitu antara lain mengangkat dan
memberhentikan anggota Dewan Komisaris dan Direksi,
mengevaluasi kinerja Dewan Komisaris dan Direksi,
menyetujui perubahan Anggaran Dasar, menyetujui
dan mengesahkan laporan tahunan, menetapkan
The authority of the GMS is aligned with the Shareholder’s
rights and authority to appoint and dismiss members of
the Board of Commissioners and the Board of Directors,
evaluate the performance of the Board of Commissioners
and the Board of Directors, approve changes to the Articles
of Association, approve and authorize the annual report,
186
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
Corporate Governance Report
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Corporate Social Responsibility Report
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Data
Data Perusahaan
Consolidated Financial Statement
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
di
ak
an
an da pe
sp n d la
ar iv po
en id ra
t r en n y
ep ke a
or pa ng
Pr m
tin d tr
ov e Me
g a an
id ng m
sp
on
in an ili
ar
di
g
ki
an
g
vi
au ka k
de
th t d ew
nd
or a en
ity n
to
m a
to e nga
ap mb n
u
po er n
in he tuk
t a nt
n ika
di n
sm
is
s
Analisis & Pembahasan Manajemen
ye
tr
Pr
ov
id
in
g
en
Management Discussion & Analysis
M
Company Profile
M
da
pa
ke o
n gt
ka in
or ort
ap p
el re
m d
an
n an
tik
da ng
en g
an ti
rh in
n
ilk e
be iss
s
ak re
em sm
ew ep
m di
M R
an nd
td ga
ka tin
ng in
ga po
en Ap
Pemegang Saham melalui
RUPS
Shareholders
through GMS
Profil Perusahaan
In governance practice, the GMS has the highest role.
The following is the two-fold scheme of the rights and
authority of the GMS with the Board of Commissioners
and Board of Directors.
Laporan Manajemen
Dalam praktik tata kelola, RUPS memegang peranan
tertinggi. Berikut adalah skema hak dan wewenang RUPS
secara dua arah dengan Dewan Komisaris dan Direksi.
Management Report
determine profit allocation, appoint a public accountant,
and determine the form and amount of remuneration
for the members of the Board of Commissioners and the
Board of Directors. The GMS sits twice a year or more if
needed.
Pertumbuhan Kinerja 2016
alokasi penggunaan laba, menunjuk akuntan publik dan
menetapkan bentuk dan jumlah remunerasi anggota
Dewan Komisaris dan Direksi. Pelaksanan RUPS
dilaksanakan sekurang-kurangnya dua kali dalam setahun,
atau lebih jika dibutuhkan.
2016 Performance Growth
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Pelaporan rutin dan memberikan perkembangan
Providing routine report and development
Dewan Komisaris
Board of
Commissioners
Direksi
Board of Directors
Panduan dan pengawasan
Guideline and supervision
PELAKSANAAN RUPS 2015
2015 GMS IMPLEMENTATION
Sepanjang 2015, SMF telah menyelenggarakan 2 (dua)
kali Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST)
yaitu RUPS Tahunan Tahun Buku 2014 diselenggarakan
pada 30 April 2015 dan RUPS Luar Biasa Rencana
Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) tahun 2016
diselenggarakan pada 21 Desember 2015. Selain itu,
terdapat keputusan tanpa rapat pemegang saham
(sirkuler) yang diselenggarakan pada tanggal 3 Juni 2015.
During 2015, SMF held two General Meetings of
Shareholders: the Annual General Meeting for Fiscal Year
2014 on April 30, 2015 and the Extraordinary General
Meeting of Shareholders for approval of the Work Plan
and Corporate Budget year 2016 on December 21, 2015.
In addition, a circular decision in lieu of GMS was made
on June 3, 2015.
Perseroan tidak melakukan publikasi pada umum
mengenai RUPS karena Perseroan bukan merupakan
Perusahaan Publik.
The Company does not disclose the GMS results to the
public because the Company is not a Public Company.
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
187
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
KEPUTUSAN RUPS 2015
DECISIONS OF ANNUAL GENERAL MEETING
OF SHAREHOLDERS 2015
RUPST Tahun Buku 2015
AGMS Year 2015
Realisasi
Realization
Agenda
Agenda Pertama
First Agenda
1. Menyetujui dan mengesahkan Laporan
Tahunan dan Laporan Keuangan Perseroan
Tahun Buku 2014 (dua ribu empat belas)
yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan
Publik Tanudiredja, Wibisana & Rekan
sebagaimana dimuat dalam laporannya
tanggal dua puluh empat Februari dua ribu
lima belas (24-2-2015), dengan pendapat
Wajar Tanpa Pengecualian.
2. Memberikan Pelunasan dan Pembebasan
Tanggung Jawab sepenuhnya (acquit et de
charge) kepada Direksi dan Dewan Komisaris
Perseroan atas tindakan pengurusan dan
pengawasan yang telah dijalankan selama
tahun buku yang berakhir pada tanggal tiga
puluh satu Desember dua ribu empat belas
(31-12-2014) sepanjang tindakan tersebut
bukan merupakan tindak pidana dan
tercermin dalam buku Perseroan.
1. Approve and ratify the Annual Report and
Financial Statements for the Fiscal Year 2014
audited by Public Accountant Tanudiredja,
Wibisana & Partner as contained in its report
on February 24, 2015, with Unqualified
Opinion.
1. Menyetujui dan mengesahkan Laporan
Keuangan Program Kemitraan dan Bina
Lingkungan Tahun Buku 2014 (dua ribu
empat belas) yang telah diaudit oleh Kantor
Akuntan Publik Tanudiredja, Wibisana
& Rekan sebagaimana dimuat dalam
laporannya tanggal dua puluh Maret dua
ribu lima belas (20-3-2015), dengan pendapat
Wajar Tanpa Pengecualian.
2. Memberikan Pelunasan dan Pembebasan
Tanggung Jawab sepenuhnya (acquit et de
charge) kepada Direksi dan Dewan Komisaris
Perseroan atas tindakan pengurusan dan
pengawasan Program Kemitraan dan Bina
Lingkungan sepanjang tindakan tersebut
bukan merupakan tindak pidana dan
tercermin dalam Laporan Tahunan Program
Kemitraan dan Bina Lingkungan Tahun 2014.
1. Approve and ratify the Financial Report of
Partnership and Community Development
Program Fiscal Year 2014 audited by Public
Accountant Tanudiredja, Wibisana & Partner
as contained in its report on March 20, 2014,
with unqualified opinion.
Agenda Ketiga
Third Agenda
Penetapan Usulan penggunaan Laba Bersih
Perseroan Tahun Buku 2014 akan ditetapkan
secara terpisah melalui Keputusan Pemegang
Saham yang akan dilakukan secara sirkuler.
Determination that proposed use of the
Company Net Income for the Fiscal Year 2014
would be decided separately through the
Decision of the Shareholder and would be
announced circularly.
√
Agenda Keempat
Forth Agenda
Penetapan pembayaran tantiem bagi Dewan
Komisaris dan Direksi akan ditetapkan secara
terpisah melalui Keputusan Pemegang Saham
yang akan dilakukan secara sirkuler.
Determination that the bonus payment for
the Board of Commissioners and Board of
Directors would be decided separately through
the Decision of the Shareholder and would be
announced circularly.
√
Agenda Kelima
Fifth Agenda
Penetapan gaji/honorarium dan tunjangan/
fasilitas bagi Direksi dan Dewan Komisaris akan
ditetapkan secara terpisah melalui Keputusan
Pemegang Saham yang akan dilakukan secara
sirkuler.
Determination that salaries/honorarium and
allowances/facilities for the Board of Directors
and the Board of Commissioners would be
decided separately through the Decision of the
Shareholder and would be announced circularly.
√
Agenda Kedua
Second Agenda
188
2. Granted full release and discharge (acquit
et de charge) to the Board of Directors and
the Board of Commissioners on the acts
of management and supervision that were
conducted during the fiscal year ended
on December 31, 2014 as long as the acts
were not criminal and are reflected in the
Company’s Books.
2. Granted full release and discharge (acquit
et de charge) to the Board of Directors and
the Board of Commissioners on the acts
of management and supervision for the
Partnership and Community Development
Program as long as the acts were not
criminal acts and are reflected in the Annual
Report of Partnership and Community
Development Program 2014.
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
√
√
√
√
REALISASI HASIL RUPS 2015
REALIZATION OF THE GMS DECISIONS 2015
Seluruh keputusan yang diambil dalam RUPS Tahunan
RKAP 2015 telah direalisasikan dengan baik di tahun 2015.
All decisions made in the Annual GMS WPCB (Work Plan
and Corporate Budget) 2015 were realized in 2015.
PENERBITAN PUBLIKASI INFORMASI RUPS
ISSUANCE OF PUBLICATION OF GMS
INFORMATION
Perseroan tidak melakukan publikasi pada umum
mengenai RUPS karena Perseroan bukan merupakan
Perusahaan Publik.
The Company does not disclose the GMS results to the
public because the Company is not a Public Company.
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
189
Consolidated Financial Statement
Extraordinary General Meeting of Shareholders (EGM) on
Work Plan and Corporate Budget (Persero) of PT Sarana
Multigriya Finansial (Persero):
a. Approved and ratified Work Plan and Corporate
Budget 2015 submitted by the Board of Directors
including management work contract with appropriate
adjustments in line with the results of the discussion.
b.Approved and ratified Work Plan and Corporate
Budget 2014 on approval of the establishment of
subsidiary companies specialized in housing finance
and procurement of office buildings and office
renovation which was inserted in the Work Plan and
Corporate Budget 2015.
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
RUPSLB Rencana kerja dan Anggaran Perusahaan
Perseroan (Persero) PT Sarana Multigriya Finansial
(Persero):
a. Menyetujui dan mengesahkan Rencana Kerja dan
Anggaran Perusahaan Tahun 2015 yang diajukan
Direksi termasuk kontrak kerja manajemen dengan
penyesuaian sesuai hasil pembahasan.
b. Menyetujui dan mengesahkan Rencana Kerja dan
Anggaran Perusahaan Tahun 2014 Persetujuan
pendirian anak perusahaan khusus pembiayaan
perumahan dan Pengadaan gedung kantor dan
renovasi gedung kantor dimasukan kedalam Rencana
Kerja dan Anggaran Perusahaan Tahun 2015.
Corporate Data
√
Data Perusahaan
Approval of the removal and transfer of fixed
assets in the form of a mushola and provision of
a replacement, a parking canopy and personal
computers would be decided separately through
the Decision of the Shareholder and would be
announced circularly.
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Persetujuan penghapusan dan
pemindahtanganan aktiva tetap berupa
bangunan mushola dan disediakan
penggantinya, kanopi parkir dan personal
komputer akan ditetapkan secara terpisah
melalui Keputusan Pemegang Saham yang akan
dilakukan secara sirkuler.
Corporate Social Responsibility Report
Agenda
Kedelapan
Eighth Agenda
Corporate Governance Report
√
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Ratification of the Company’s Good Corporate
Governance (GCG) documents and delegation
of authority, and endorsement that the renewal
of the Company’s corporate governance
documents through year 2015 to the Board of
Commissioners would be decided separately
through the Decision of the Shareholder and
would be announced circularly.
Analisis & Pembahasan Manajemen
Pengesahan dokumen Good Corporate
Governance (GCG) Perseroan dan pelimpahan
kewenangan mengesahkan pembaharuan
dokumen GCG Perseroan sepanjang tahun
2015 (dua ribu lima belas) kepada Dewan
Komisaris akan ditetapkan secara terpisah
melalui Keputusan Pemegang Saham yang akan
dilakukan secara sirkuler.
Management Discussion & Analysis
Agenda Ketujuh
Seventh Agenda
Company Profile
√
Profil Perusahaan
In line with the proposal of the Board of
Commissioners through Decision No. S-02/
DK/SMF/III/2015 dated March 17, 2015, the
GMS appointed Public Accountant Tanuredja,
Wibisna & Partner to audit the Company’s books
for the year 2015. In the event of merger or a
name change of Public Accountant Tanudiredja,
Wibisana & Partner, the GMS delegated
authority to the Board of Commissioners to
appoint the Public Accountant of the merger
or new company name to audit the Company’s
financial report for Fiscal Year 2015.
Laporan Manajemen
Sesuai usulan Dewan Komisaris melalui Surat
No. S-02/DK/SMF/III/2015 tanggal tujuh belas
Maret dua ribu lima belas (17-3-2015), RUPS
menunjuk Kantor Akuntan Publik Tanudiredja,
Wibisana & Rekan untuk melaksanakan audit
buku perseroan tahun 2015 (dua ribu lima
belas). Dalam hal terjadi penggabungan atau
penggantian nama KAP Tanudiredja, Wibisana
& Rekan, RUPS melimpahkan kewenangan
kepada Dewan Komisaris untuk menunjuk
KAP hasil penggabungan atau penggantian
nama tersebut untuk melakukan audit laporan
keuangan Perseroan Tahun Buku 2015 (dua ribu
lima belas).
Management Report
Agenda Keenam
Sixth Agenda
Pertumbuhan Kinerja 2016
Realisasi
Realization
Agenda
2016 Performance Growth
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
PELAKSANAAN RUPS 2016
2016 GMS IMPLEMENTATION
Pada tahun 2016, Perseroan telah melaksanakan RUPS
sebanyak 6 (enam) kali dan telah didokumentasikan dalam
bentuk Akta notaris. Berikut rinciannya.
In 2016, the Company organized 6 (six) GMS, which were
documented in the form of Notarial Deeds. The following
are the details.
I.
I. Shareholder’s Resolution in lieu of meeting No.
30 dated 19 April 2016 and was registered with
the Ministry of Law and Human Rights No. AHUAH.01.03-0042954 dated 25 April 2016.
Akta Pernyataan keputusan Tanpa Rapat No. 30 tanggal
19 April 2016 dan telah di daftarkan ke Kementerian
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
No. AHU-AH.01.03-0042954 tanggal 25 April 2016.
Keputusan RUPS
GMS Decision
Arahan Pemegang Saham
Instruction of Shareholder
Menyetujui penambahan penyetoran modal Negara RI ke dalam
modal saham Perseroan sebesar Rp1.000.000.000.000,00 (satu
triliun Rupiah) dengan setoran tunai sesuai Peraturan Pemerintah
No. 62 tahun 2015 tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara
RI ke dalam Modal Saham PT SMF.
Additional Cash Investment by the Government of the Republic of
Indonesia to the Limited Liability Company of Sarana Multigriya
Finansial of Rp1,000,000,000,000 (one trillion Rupiah) in accordance
with Government Regulation No. 62 of 2015 on Additional Capital
Injection of the Republic of Indonesia to the Share Capital of
PT SMF.
Perseroan harus terus mengupayakan dengan langkah-langkah
kongkrit agar sekuritisasi dapat dilakukan tidak hanya dengan
Bank BTN.
The Company shall continue to pursue with the concrete measures
to ensure that securitization can be conducted not only with Bank
BTN.
Menyetujui pengeluaran/penempatan saham dalam simpanan
(portepel) sebanyak 1.000.000 (satu juta) lembar saham, masingmasing dengan nilai nominal sebesar Rp1.000.000 (satu juta
Rupiah), sehingga berjumlah sebesar Rp1.000.000.000.000 (satu
triliun Rupiah) yang seluruhnya diambil bagian oleh Negara RI.
Approve the issuance/placement of shares in deposit (portfolio)
of 1,000,000 (one million) shares, each with a nominal value
of Rp1,000,000 (one million Rupiah), thus amounting to
Rp1,000,000,000,000 (one trillion Rupiah) which is entirely
subscribed by the State.
Perseroan agar terus melakukan sinergi dengan para stakeholder
agar program kerja Perseroan, baik dalam jangka pendek maupun
jangka panjang, dapat selaras dengan program pemerintah,
khususnya di bidang perumahan.
The Company continues to create synergy with the stakeholders to
ensure the work programs of the Company, both in the short term
and the long term, can be aligned with government programs,
particularly in the housing sector.
Menyetujui perubahan Pasal 4 ayat (2) Anggaran Dasar
Perusahaan Perseroan (Persero) PT Sarana Multigriya Finansial,
sehingga berbunyi sebagai berikut: Dari modal dasar tersebut
telah ditempatkan dan diambil bagian oleh Negara RI sebanyak
4.000.000 (empat juta) lembar saham atau dengan nilai nominal
seluruhnya sebesar Rp4.000.000.000.000 (empat triliun Rupiah)
Approving the amendment of Article 4 paragraph (2) of the
Articles of Association of PT Sarana Multigriya Financial (Persero)
to read as follows: 100% of the nominal value of any subscribed
shares as referred to in paragraph (2), or totally amounting to
Rp4,000,000,000,000 have been fully paid up by the State RI in the
following way.
PT SMF agar meningkatkan penacapaian mandat yang diberikan
oleh Pemerintah dalam pengembangan pasar pembiayaan
sekunder perumahan dengan tetap didukung kinerja keuangan
yang baik, dalam rangka menurunkan beban APBN atas programprogram di bidang perumahan.
PT SMF shall improve the achievement of the mandate given by the
Government in the development of secondary mortgage market,
supported by good financial performance, in order to reduce the
burden of the State Budget for programs in the housing sector.
II. Berita Acara RUPST Persetujuan Laporan Tahunan
dan Pengesahan Laporan Keuangan tahun Buku 2015
No. 22 tanggal 26 April 2016.
190
II. Minutes of the AGMS on the Approval of the Annual
Report and Ratification of the 2015 Fiscal Year Financial
Statements No. 22 dated 26 April 2016.
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
Consolidated Financial Statement
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
191
Corporate Data
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
Data Perusahaan
Dewan Komisaris diharapkan dapat selalu mengawasi pengelolaan
perusahaan oleh Manajemen Perseroan dan sekaligus memastikan
bahwa wewenang yang diamanatkan oleh RUPS kepada Dewan
Komisaris terlaksana dengan baik dan optimal serta melaporkan
kepada RUPS sesuai ketentuan yang berlaku.
The Board of Commissioners is expected to always supervise the
management of the Company conducted by the Management of
the Company and at the same time ensuring that the authority
mandated by the GMS to the Board of Commissioners is
conducted properly and optimally as well as reporting to the GMS
in accordance with the prevailing regulations.
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Persetujuan pembayaran tantiem bagi Dewan Komisaris dan
Direksi akan ditetapkan secara terpisah melalui keputusan
Pemegang Saham yang akan dilakukan secara sirkuler.
Approval that the bonus payment for the Board of Commissioners
and the Board of Directors would be decided separately through
the decision of the Shareholder and would be announced circularly.
Corporate Social Responsibility Report
Seperti pada tahun-tahun sebelumnya, diminta kepada Direksi
dan Dewan Komisaris Perseroan dapat memastikan bahwa
pengelolaan perusahaan dilakukan dengan sebaik-baiknya untuk
kepentingan perusahaan berdasarkan business judgement yang
sound, akuntabel dan transparan berdasarkan prinsip GCG.
As in previous years, the Board of Directors and the Board of
Commissioners are requested to ensure that management of
the Company is conducted in its best interests based on sound,
accountable, and transparent business judgment, and good
corporate governance principles.
Corporate Governance Report
Memberikan pelunasan dan pembebasan sepenuhnya (acquit et
de charge) kepada seluruh anggota Direksi dan Dewan Komisaris
Perseroan atas tindakan pengurusan dan pengawasan yang telah
dijalankan selama Tahun Buku 2015, sepanjang tindakan tersebut
bukan merupakan tindakan pidana dan tercermin dalam bukubuku Perseroan.
Granted full release and discharge (acquit et de charge) to the
Board of Directors and the Board of Commissioners of the
Company on the management and supervision conducted for the
2015 Fiscal Year, as long as the actions were not deemed to be
criminal and were reflected in the Company’s Books.
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Direksi agar selalu menyampaikan laporan kepada RUPS atas
kegiatan-kegiatan/kerjasama yang dilakukan, khususnya dengan
Kementerian/Lembaga di luar Kementerian Keuangan agar ada
keselarasan antara kebijakan Kementerian Keuangan selaku
Pemegang Saham dengan Kementerian/Lembaga sektoral.
The Board of Directors to always submit a report to the GMS on
activities/cooperation undertaken, particularly with Ministries/
Agencies other than the Ministry of Finance to ensure harmony
between the policy of the Ministry of Finance as the Shareholder
with the sectoral Ministries/Agencies.
Analisis & Pembahasan Manajemen
Sesuai usulan Dewan Komisaris melalui Surat No. S-10/DK/
SMF/IV/2016 tanggal 13 April 2016, RUPS menunjuk Kantor
Akuntan Publik Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan untuk
melaksanakan audit buku perseroan Tahun Buku 2016. Dalam hal
terjadi penggabungan atau penggantian nama KAP Tanudiredja,
Wibisana, Rintis & Rekan, RUPS melimpahkan kewenangan kepada
Dewan Komisaris untuk menunjuk KAP hasil penggabungan
atau penggantian nama tersebut untuk melakukan audit laporan
keuangan Perseroan Tahun Buku 2016.
In accordance with the proposal of the Board of Commissioners
through Letter No. S-10/DK/SMF/IV/2016 dated 13 April 2016,
the GMS appointed the Public Accounting Office of Tanudiredja,
Wibisana, Rintis & Rekan to audit the books of the Company for
the 2016 Fiscal Year. In the event of merger or change of name
of the Public Accounting Office Tanudiredja, Wibisana, Rintis &
Rekan, the GMS granted the Board of Commissioners the power to
appoint the Public Accounting Office of the merger or new name to
audit the Company’s 2016 financial statements.
Management Discussion & Analysis
Roadmap Perseroan agar selalu di-review sesuai dengan
perkembangan eksternal dan perkembangan kebijakan pemerintah,
sehingga tujuan pemerintah dalam pendirian perseroan dapat
diwujudkan.
The Company’s roadmap shall contiuously be reviewed in
accordance with external developments and in government policy,
so the objectives of the Government in the establishment of the
Company can be realized.
Company Profile
Penetapan atas usulan penggunaan laba bersih perseroan tahun
buku 2015 akan ditetapkan secara terpisah melalui keputusan
Pemegang Saham yang akan dilakukan secara sirkuler.
Determination that proposed use of the Company Net Income
for the Fiscal Year 2015 would be decided separately through the
Decision of the Shareholder and would be announced circularly.
Profil Perusahaan
Perseroan harus segera melakukan reposisi peran dalam sistem
pembiayaan perumahan, khususnya dengan telah ditetapkannya
UU No. 4 Tahun 2016 tentang Tabungan Perumahan Rakyat.
The Company shall immediately re-position its role in the housing
finance system, particularly with the enactment of Law No. 4 of
2016 on Public Housing Savings.
Laporan Manajemen
Menyetujui Laporan Tahunan Tahun 2015 dan Mengesahkan
Laporan Keuangan Perseroan Tahun Buku 2015 termasuk Laporan
Keuangan Unit Program Kemitraan dan Bina Lingkungan Tahun
Buku 2015 yang telah di audit oleh Kantor Akuntan Publik
Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan dengan pendapat Wajar
Tanpa Modifikasi.
Approved the 2015 Annual Report and Ratified the Company’s
Financial Statements for the 2015 Fiscal Year, including the
Financial Statements of the Partnership and Community
Development Program Unit for the 2015 Fiscal Year audited by
the Public Accountant Office of Tanudiredja, Wibisana, Rintis &
Partners with the opinion Unqualified Opinion.
Management Report
Arahan Pemegang Saham
Instruction of Shareholder
Pertumbuhan Kinerja 2016
Keputusan RUPS
GMS Decision
2016 Performance Growth
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Keputusan RUPS
GMS Decision
Arahan Pemegang Saham
Instruction of Shareholder
Penetapan persetujuan penyesuaian gaji Direksi dan honorarium
Dewan Komisaris, tunjangan dan fasilitas bagi Direksi dan Dewan
Komisaris tahun 2016 akan ditetapkan secara terpisah melalui
keputusan Pemegang Saham yang akan dilakukan secara sirkuler.
Approval that ratification of salaries/honorarium and allowances/
facilities for the Board of Directors and the Board of Commissioners
for 2016 would be decided separately through the Decision of the
Shareholder and would be announced circularly.
Menyetujui dan mengesahkan dokumen GCG Perseroan dan
melimpahkan wewenang mengesahkan permbaharuan dokumen
GCG sepanjang tahhun 2016 kepada Dewan Komisaris.
Approved and ratified the Company’s Good Corporate Governance
(GCG) documents and delegation of authority, and ratifying the
renewal of the Company’s GCG documents during 2016 to the
Board of Commissioners.
III. Akta Pernyataan Keputusan Tanpa rapat PT Sarana
Multigriya Finansial (Persero) No. 166 tanggal 29 Juni
2016 dan telah didaftarkan di Kementerian Hukum
dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. AHUAH.01.03-0062615 tanggal 29 Juni 2016
III. Deed of Shareholder’s Resolution in lieu of GMS of
PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) No. 166 dated
29 June 2016 was registered to the Ministry of Law
and Human Rights No. AHU-AH.01.03-0062615 dated
29 June 2016
Keputusan RUPS
GMS Decision
Menyetujui perubahan Anggaran Dasar Perseroan, yaitu menghapus beberapa ketentuan dalam Pasal 11
Approve changes to the Articles of Association of the Company, namely the removal of several provisions in Article 11
IV. Akta Pernyataan Keputusan Tanpa Rapat PT Sarana
Multigriya Finansial (Persero) No. 86 tanggal 27 Juli
2016 dan telah didaftarkan di Kementerian Hukum
dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. AHUAH.01.03-0067644 tanggal 28 Juli 2016
IV. Deed of Shareholder’s Resolution in lieu of GMS of
PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) No. 86 dated
27 July 2016 was registered to the Ministry of Law and
Human Rights No. AHU-AH.01.03-0067644 dated 28
July 2016.
Keputusan RUPS
GMS Decision
Memberhentikan dengan hormat saudara Herry Purnomo sebagai Komisaris Utama Perseroan, dengan ucapan terima kasih atas segala
sumbangan tenaga dan pikirannya selama memangku jabatannya tersebut
Dismiss with respect Mr. Herry Purnomo as the President Commissioner of the Company, with gratitude for all labor and time contribution
during the term of office
192
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
193
Consolidated Financial Statement
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
Direksi dan Dewan Komisaris perlu melakukan upaya maksimal
untuk mencapai target-target yang telah ditetapkan dalam RKAP
2017 yang dimaknai bahwa pendapatan adalah target minimal
sedangkan biaya/beban adalah target maksimal/pagu.
The Board of Commissioners and Directors need to make the best
efforts to achieve the targets set out in the 2017 CWPB, which
means that income is a minimum target while the cost/expense is
the maximum target/ceiling
Corporate Data
Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan Tahun 2017 yang teah
ditetapkan RUPS agar dijadikan pedoman bagi Direksi dan Dewan
Komisaris dalam menjalankan pengurusan dan pengawasan
Perseroan dengan tetap melaksanakan disiplin anggaran dan
selalu meningkatkan kinerja Perseroan.
The 2017 Work Plan and Budget of the Company, which has
been determined by the GMS shall be used as the guidelines for
the Boards of Commissioners and Directors in conducting the
supervision and management of the Company, continuing to
implement budgetary discipline and continuously improve the
performance of the Company
Data Perusahaan
Menyetujui dan mengesahkan Renana Kerja dan Anggaran
Perusahaan Tahun 2017 (dua ribu tujuh belas) yang diajukan oleh
Direksi, dengan penyesuaian sesuai dengan hasil pembahasan dan
Kontrak Manajemen Tahun 2017 (dua ribu tujuh belas) termasuk
Program Kemitraan dan Bina Lingkungan
Approved and ratified the 2017 (two thousand and seventeen)
Company Work Plan and Budget, which was proposed by the
Board of Directors, with adjustments in accordance with the
discussion results and the 2017 (two thousand and seventeen)
Management Contract, including the Partnership and Community
Development Program
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Arahan Pemegang Saham
Instruction of Shareholders
Corporate Social Responsibility Report
Keputusan RUPS
GMS Decision
Corporate Governance Report
VI.Deed of the Minutes of the General Meeting of
Shareholders on the 2017 Work Plan and Budget of
PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) No. 63 dated
27 December 2016
Laporan Tata Kelola Perusahaan
VI.Akta Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham
Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan Tahun
2017 PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) No. 63
tanggal 27 Desember 2016
Analisis & Pembahasan Manajemen
Memberi kuasa dengan hak substitusi kepada Direksi Perseroan untuk menyatakan segala sesuatu yang diputuskan dalam Keputusan
Menteri dalam bentuk otentik di hadapan notaris atau pejabat yang berwenang
Granting power of attorney with the right of substitution to the Board of Directors of the Company to declare every decision in the
Decision of the Minister in authentic form before a Notary or competent authority
Management Discussion & Analysis
Menetapkan masa jabatan anggota Direksi sebagaimana dimaksud dalam dictum kedua untuk jangka waktu 5 (lima) tahun
Determining the term of office of members of the Board of Directors as mentioned in the second dictum for a period of 5 (five) years
Company Profile
Mengangkat nama-nama tersebut dibawah ini sebagai anggota Direksi pada PT SMF:
a. Sdr. Ananta Wiyogo sebagai Direktur Utama
b. Sdr. Heliantopo sebagai Direktur.
Appoint the following persons as members of the Board of Directors of SMF:
a. Mr. Ananta Wiyogo as President Director
b. Mr. Heliantopo as Director.
Profil Perusahaan
Memberhentikan dengan hormat nama-nama tersebut di bawah ini sebagai anggota Direksi pada PT SMF:
a. Sdr. Raharjo Adisusanto sebagai Direktur Utama
b. Sdr. Sutomo sebagai Direktur
Dengan ucapan terima kasih atas segala sumbangan tenaga dan pikirannya selama memangku jabatan tersebut.
Dismiss with respect the following names as members of the Board of Directors of PT SMF:
a. Mr. Raharjo Adisusanto as President Director
b. Mr. Sutomo as Director.
With gratitude for all labor and time contribution during the term of office
Laporan Manajemen
Keputusan RUPS
GMS Decision
Management Report
V. Deed of Shareholder’s Resolution in lieu of GMS of
PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) No. 133 dated
25 August 2016.
Pertumbuhan Kinerja 2016
V. Akta Pernyataan Keputusan Tanpa Rapat PT Sarana
Multigriya Finansial (Persero) No. 133 tanggal
25 Agustus 2016.
2016 Performance Growth
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Keputusan RUPS
GMS Decision
Arahan Pemegang Saham
Instruction of Shareholders
PT SMF (Persero) agar meningkatkan pencapaian mandat
yang diberikan oleh Pemerintah dalam pengembangan pasar
pembiayaan sekunder perumahan dengan tetap didukung kinerja
keuangan yang baik.
PT SMF (Persero) shall improve the achievement of the mandate
given by the Government in the development of secondary
mortgage market while still supported by a proper financial
performance
PT SMF (Persero) diharapkan mengupayakan meningkatkan peran
yang secara nyata dalam mendukung Kementerian Keuangan
untuk menurunkan beban APBN atas program-program di bidang
perumahan.
PT SMF shall pursue to increase its tangible role in supporting the
Ministry of Finance to reduce the burden of the State Budget on
programs in the field of housing
Dengan telah ditetapkannya Peraturan Presiden Nomor 101 Tahun
2016 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Presiden Nomor 19
tahun 2005 tentang Pembiayaan Sekunder Perumahan, kiranya PT
SMF dapat lebih mengembangkan dan menangkap potensi serta
peluang bisnis yang ada.
With the enactment of Presidential Regulation No. 101 of 2016
on the Second Amendment to the Presidential Regulation No. 19
of 2005 on Secondary Housing Financing, PT SMF shall further
develop and capture business potential and opportunities.
Sebagaimana business process PT SMF (Persero) di mana
penyaluran pinjaman yang dilakukan menggunakan dana
ekuitas terlebih dahulu kemudian digantikan dengan dana hasil
penerbitan surat utang, manajemen agar mengupayakan hal-hal
sebagai berikut:
a.Rata-rata tingkat suku bunga penyaluran pinjaman dijaga
agar leih tinggi dari rata-rata kat suku bunga pendanaan dari
penerbitan surat utang.
b.
Perbandingan posisi surat utang dibandingkan dengan
penyaluran pinjaman pada akhir tahun diupayakan terus
meningkat, untuk menunjukan keberhasilan PT SMF (Persero)
dalam penggunaan dana surat utang untuk penyaluran
pinjaman.
As the business process of PT SMF (Persero), in which loan
disbursements uses equity first, subsequently, the fund is replaced
by the issuance of bonds, the management shall pursue the
following matters:
a.The average lending interest to be maintained higher than the
average rate of funding of debt issuance.
b.The comparison between the debt position compared to lending
at the end of year should increase, to indicate the success of
PT SMF (Persero) in the utilization of bonds proceeds for loan
disbursements.
Dengan terbitnya Peratuan Pelaksanaan EBA-SP, agar kegiatan
sekuritisasi ters disosialisasikan kepada penyalur KPR, sehingga
jumlah lembaga penyalur KPR dan volume sekuritisasi terus
bertambah.
With the issuance of the EBA-SP Implementation Regulation,
securitization activities shall be continuously disseminated
to mortgage dealers, subsequently increasing the number of
mortgage dealers and securitization volume.
194
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
Consolidated Financial Statement
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
195
Corporate Data
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
Data Perusahaan
All decisions have been realized
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Seluruh keputusan telah direalisasikan.
Corporate Social Responsibility Report
UNREALIZED GMS 2015 DECISION
Corporate Governance Report
KEPUTUSAN RUPS 2015 YANG BELUM
DIREALISASIKAN
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Dalam menjalankan tugas, Direksi dan Dewan Komisaris agar
berpegang teguh pada peraturan perundangan, Anggaran Dasar
Perusahaan dan Keputusan RUPS.
In performing its duties, the Board of Directors and the Board of
Commissioners shall uphold the legislation, Articles of Association
of the Company, and decisions of the GMS
Analisis & Pembahasan Manajemen
Dewan Komisaris agar melakukan monitoring tindak lanjut yang
dilakukan oleh Manajemen atas putusan-putusan dan arahan
RUPS, serta temuan dan rekomendasi baik oleh auditor internal
maupun eksternal.
The Board of Commissioners shall monitor the follow-ups
conducted by the Management on the decisions and direction of
the GMS, as well as the findings and recommendations of both
internal and external auditors
Management Discussion & Analysis
Dewan Komisaris diharapkan dapat selalu mengawasi pengelolaan
perusahaan oleh Manajemen Perseroan dan sekaligus memastikan
bahwa wewenang yang diamanatkan oleh RUPS kepada Dewan
Komisaris terlaksana dengan baik dan optimal serta melaporkan
kepada RUPS sesuai ketentuan yang berlaku.
The Board of Commissioners is expected to always supervise the
management of the Company conducted by the Management of
the Company and at the same time ensuring that the authority
mandated by the GMS to the Board of Commissioners is
conducted properly and optimally as well as reporting to the GMS
in accordance with the prevailing regulations.
Company Profile
Indikator Pencapaian Kinerja Dewan Komisaris Tahun 2017
(dua ribu tujuh belas) akan ditetapkan secara sirkuler setelah
pelaksanaan RUPS tahunan ini.
The 2017 (two thousand and seventeen) the Board of
Commissioners’ Performance Achievement Indicators shall be
determined circularly after the implementation of this Annual
GMS.
Profil Perusahaan
Dalam rangka melakukan pengelolaan perusahaan, Direksi dan
Dewan Komisaris agar melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya
untuk kepentingan perusahaan berdasarkan business judgment
yang sound, akuntabel, dan transparan berdasarkan prinsip good
corporate governance.
In the management of the Company, the Board of Directors and
the Board of Commissioners shall perform the best in the interest
of the Company, based on sound, accountable, and transparent
business judgment, based on the GCG principles
Laporan Manajemen
PT SMF (Persero) harus mengambil langkah-langkah dalam rangka
peningkatan efisiensi dan penghematan dengan tetap berorientasi
pada peningkatan kinerja efisiensi dan penghematan dilakukan
terhadap biaya operasional dalam pelaksanaan tugas perusahaan,
seperti perjalanan dinas, kegiatan rapat dan pertemuan serta halhal lainnya yang dianggap perlu.
PT SMF shall take measures in order to increase efficiency and
saving while still orienting on performance improvement.
Efficiency and saving are conducted on operational cost in the
implementation of the Company’s duties, such as business travel,
meetings, conventions, as well as others deemed necessary
Management Report
Arahan Pemegang Saham
Instruction of Shareholders
Pertumbuhan Kinerja 2016
Keputusan RUPS
GMS Decision
2016 Performance Growth
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
DEWAN KOMISARIS
BOARD OF COMMISSIONERS
Dewan Komisaris sebagai organ Perseroan yang dalam
menjalankan tugasnya, yaitu mengawasi dan memberikan
nasihat atas jalannya usaha Perseroan, bertanggung
jawab secara kolegial. Landasan hukum aktivitas Dewan
Komisaris Perusahaan merujuk pada Anggaran Dasar
Perseroan, Undang-undang No. 40 Tahun 2007 tentang
Perseroan Terbatas, Peraturan Menteri Keuangan No. 88/
PMK.06/2015 tentang Penerapan Tata Kelola Perusahaan
Yang Baik Pada Perusahaan di Bawah Pembinaan dan
Pengawasan Menteri Keuangan yang kemudian dilengkapi
dengan Pakta Dewan Komisaris, Sesuai dengan Undangundang No. 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas,
setiap anggota Dewan Komisaris tidak dapat bertindak
sendiri-sendiri, melainkan berdasarkan keputusan Dewan
Komisaris.
The Board of Commissioners is an organ of the Company
that performs its tasks, namely to oversee and provide
advice on the course of business of the Company, and is
collegially responsible. The legal basis for the activities
of the Board of Commissioners refers to the Articles
of Association, Law No. 40 of 2007 on Limited Liability
Companies, Minister of Finance Regulation No. 88/
PMK.06/2015 on the Implementation of Good Corporate
Governance in the Company under the guidance and
control of the Ministry of Finance, which is then placed in
line with the Board of Commissioners Pact. In accordance
with Law No. 40 of 2007 on Limited Liability Companies,
each member of the Board of Commissioners can not take
sole action, but must adhere to the decision of the Board
of Commissioners.
PERSYARATAN KEANGGOTAAN DAN MASA
JABATAN
MEMBERSHIP REQUIREMENTS AND TERM OF
OFFICE
Anggota Dewan Komisaris Perseroan secara keseluruhan
telah memenuhi persyaratan formal dan material yang
ditetapkan di dalam Anggaran Dasar Perseroan. Periode
jabatan masing-masing Komisaris adalah 5 (lima) tahun
dan dapat diangkat kembali sesuai keputusan RUPS untuk
1 (satu) kali periode jabatan berikutnya. Jabatan anggota
Dewan Komisaris akan berakhir apabila mengundurkan
diri dan tidak lagi memenuhi persyaratan, meninggal
dunia atau diberhentikan berdasarkan keputusan RUPS.
Commissioners have met the formal and material
requirements determined in the Articles of Association.
The term of office of each Commissioner is 5 (five) years
and he/she can be reappointed according to the GMS
decision for a further one term of office. The term of office
of a Commissioner will end when the person resigns or no
longer meets requirements, passes away, or is dismissed
by decision of the GMS.
Seluruh anggota Dewan Komisaris telah memenuhi
kriteria atau persyaratan sebagai berikut:
1. Warga Negara Indonesia.
2. Cakap/mampu melaksanakan perbuatan hukum.
3. Dalam waktu 5 (lima) tahun sebelum pengangkatan
tidak pemah:
• Dinyatakan pailit; atau
• Menjadi anggota Direksi atau Anggota Dewan
Komisaris atau Dewan Pengawas yang dinyatakan
bersalah menyebabkan suatu Perseroan atau
Perum dinyatakan pailit; atau
• Dihukum karena melakukan tindak pidana yang
merugikan keuangan Negara dan/atau yang
berkaitan dengan sektor keuangan.
4. Memiliki pengalaman dan keahlian di bidang ekonomi,
keuangan, perbankan dan/atau hukum.
All Commissioners have fulfilled the following criteria and
requirements:
1. Indonesian Citizenship
2. Legally competent
3. Within 5 (five) years prior to the appointment was not:
• Declared bankrupt; or
• A member of a board of directors or board of
commissioners or supervisory board found guilty
of causing a company or public company to go
bankrupt; or
• Sentenced for a criminal offense that has harmed
the financial of the state and/or related with the
finance sector.
196
4. Has the experience and expertise in economics,
finance, banking and/or law.
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
Corporate Data
Data Perusahaan
Consolidated Financial Statement
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
197
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
Corporate Social Responsibility Report
7. To never partake in corruption, collusion and nepotism,
bribery, gratuity or receiving gifts or anything else
connected with the Board of Commissioners position
that may become the responsibility of SMF.
8. To not have familial relations with the employees, the
Board of Directors, or the Board of Commissioners
and the Shareholder of PT Sarana Multigriya Finansial
(Persero) in accordance with applicable regulations.
Corporate Governance Report
6. To read, understand, and be willing to properly
implement the Code of Conduct guidelines and
Good Corporate Governance practices, including the
implementation of Occupational Health and Safety.
Laporan Tata Kelola Perusahaan
5. Through media provided by the Company, request
that business entities related directly or indirectly
to PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) also
implement the Integrity Pact.
Analisis & Pembahasan Manajemen
4. Through media provided by the Company, instruct all
employees in PT Sarana Multigriya Finansial (Persero)
to implement the Integrity Pact consistently and
responsibly.
Management Discussion & Analysis
3. To not hold other positions in other business entities
that can directly or indirectly cause conflicts of interest
to the Company.
Company Profile
2. To never make a decision or give an order with the
intention of taking advantage of the Company, directly
or indirectly, to make personal profit, familial profit or
a certain group’s profit.
Profil Perusahaan
1. To carry out the duties and obligations in a trustworthy
and professional manner in accordance with GCG
principles to maximize all capabilities and resources
to achieve the best results for the Company.
Laporan Manajemen
The Board of Commissioners signed the Board of
Commissioners Integrity Pact on January 19, 2016, which
contains commitment to the following matters:
Management Report
BOARD OF COMMISSIONERS INTEGRITY PACT
Dewan Komisaris telah menandatangani Pakta Integritas
Dewan Komisaris pada tanggal 19 Januari 2016, yang
memuat diantaranya komitmen Dewan Komisaris atas
pelaksanaan hal-hal di bawah ini:
1. Melaksanakan tugas dan kewajiban secara amanah
dan profesional sesuai dengan prinsip-prinsip Good
Corporate Governance dengan mengerahkan segala
kemampuan dan sumber daya secara maksimal untuk
memberikan hasil kerja terbaik bagi Perseroan.
2.Tidak pernah dan tidak akan pernah membuat
keputusan dan/atau memberikan perintah yang
bertujuan akan memanfaatkan Perseroan, baik secara
langsung maupun secara tidak langsung, untuk
menguntungkan secara pribadi, keluarga dan/atau
kelompok tertentu.
3. Tidak mempunyai jabatan lain pada Badan Usaha
lain yang dapat menimbulkan benturan kepentingan
secara langsung maupun tidak langsung dengan
Perseroan.
4.
Melalui
media
yang
disediakan
Perseroan,
menginstruksikan seluruh karyawan di lingkungan
PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) untuk
melaksanakan Pakta Integritas secara konsisten dan
bertanggung jawab.
5. Melalui media yang disediakan Perseroan, mengajak
pelaku-pelaku usaha yang berkaitan secara langsung
maupun tidak langsung dengan PT Sarana Multigriya
Finansial (Persero) untuk juga melaksanakan Pakta
Integritas.
6. Telah membaca, memahami, dan bersedia untuk
melaksanakan dengan sebaik-baiknya Pedoman
Etika dan Perilaku (Code of Conduct) dan Praktik Tata
Kelola Perusahaan (Good of Corporate Governance)
demi tercapainya Tata Kelola Perusahaan yang baik
termasuk penerapan Kesehatan dan Keselamatan
Kerja.
7. Tidak akan melakukan praktik korupsi kolusi nepotisme
(KKN), suap, gratifikasi atau menerima pemberian
apapun sehubungan dengan jabatan yang menjadi
tanggung jawab kami.
8. Tidak memiliki hubungan keluarga dengan karyawan,
Direksi, antar Dewan Komisaris dan Pemegang Saham
PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) sesuai
dengan ketentuan yang berlaku.
Pertumbuhan Kinerja 2016
PAKTA INTEGRITAS DEWAN KOMISARIS
2016 Performance Growth
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
FUNGSI, TUGAS DAN KEWENANGAN DEWAN
KOMISARIS
FUNCTION, DUTIES, AND AUTHORITIES OF
BOARD OF COMMISSIONERS
Fungsi, tugas dan kewenanagan Dewan Komisaris PT SMF
(Persero) sebagaimana tercantum dalam Board Manual
Dewan Komisaris adalah sebagai berikut:
a.Fungsi
Mengawasi tindakan Direksi dalam pengurusan dan
pengelolaan perusahaan serta memberikan nasihat
kepada Direksi jika dipandang perIu. Dewan Komisaris
memantau efektivitas praktik GCG yang ditetapkan
perusahaan.
Functions, duties, and powers of the Board of
Commissioners of PT SMF (Persero) as stipulated in the
Board of Commissioners Board Manual are as follows:
a.Function
Oversee the actions of the Board of Directors in the
administration and management of the Company as
well as providing advice to the Board of Directors if
needed. The Board of Commissioners monitors the
effectiveness of GCG practices established by the
Company.
b.Duties
• Supervising the management policy and the
management of the Company implemented by the
Board of Directors as well as providing advice to
the Board of Directors including regarding strategy,
RJPP, RKAP, mitigation of business risks, and the
implementation of the Articles of Association, the
decision of the GMS and the regulation.
• Conducting the duties, powers, and responsibilities
in accordance with the provisions of the Company’s
articles of association and decisions of the GMS.
• Implementing the Company’s interest with
regards to the interests of the Shareholder and is
responsible to the GMS.
b.Tugas
• Melakukan pengawasan terhadap kebijakan
pengelolaan dan pengurusan perusahaan yang
dilakukan Direksi serta memberi nasihat kepada
Direksi termasuk mengenai master plan, RJPP,
RKAP, penanganan risiko usaha serta pelaksanaan
Anggaran Dasar, keputusan RUPS dan Peraturan
perundangan.
• Melaksanakan tugas, wewenang, dan tanggung
jawab sesuai dengan ketentuan dalam anggaran
dasar perusahaan dan keputusan RUPS.
• Melaksanakan kepentingan perusahaan dengan
memperhatikan kepentingan para pemegang
saham dan bertanggung jawab kepada RUPS.
• Meneliti dan menelaah laporan tahunan yang
disiapkan Direksi serta menandatangani laporan
tersebut.
c. Wewenang Dewan Komisaris, antara lain:
• Melihat buku-buku, surat-surat serta dokumendokumen lainnnya, memeriksa kas untuk
keperluan verifikasi.
• Meminta penjelasan dari Direksi dan/atau pejabat
lainnya mengenai segala persoalan.
• Mengetahui segala kebijakan dan tindakan yang
telah dan akan dijalankan oleh Direksi.
• Menggunakan tenaga ahli untuk hal tertentu
dan dalam jangka waktu tertentu atas beban
perusahaan, jika dianggap perlu.
• Menghadiri rapat Direksi dan memberikan
pandangan-pandangan
terhadap
hal
yang
dibicarakan.
•Memberikan persetujuan atau menyatakan
pendapat berbeda (dissenting opinion) dalam rapat
Dewan Komisaris atau rapat gabungan Dewan
Komisaris dan Direksi yang didokumentasikan
dalam risalah rapat.
198
• Study and review the annual report prepared by
the Board of Directors and sign the report.
c. Authorities of the Board of Commissioners include to:
• Inspect the books, papers, and other documents,
examine cash for verification purposes.
• Ask for explanation from the Board of Directors
and/ or other officials on any matters.
• Know all policies and actions that have been and
will be run by the Board of Directors.
• Use experts for certain matters in a certain time
period and at the expense of the Company, if
necessary.
• Attend Board of Directors meetings and provide
opinions on the discussed matters.
• Give approval or express a dissenting opinion
in Board of Commissioners meetings or joint
meetings of the Board of Commissioners and
Directors that are documented in the minutes of
meetings.
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
Consolidated Financial Statement
199
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
Corporate Data
On July 12, 2016, through Ministry of Finance Letter No.
S-576/MK.06/2016, Mr. Agus Rijanto Sejati was appointed
as Acting President Commissioner with respect to the
resignation of Mr. Herry Purnomo. With the end of the
term of office of the Board of Commissioners on October
28, 2016, the Minister of Finance as shareholder issued
Letter No. S-902/MK.06/2016, to establish Ms. Mariatul
Aini to continue implementing the duties as a member
of the Board of Commissioners up to a definitive General
Meeting of Shareholders.
Data Perusahaan
Pada 12 Juli 2016, melalui Surat Menteri Keuangan No.
S-576/MK.06/2016, Bapak Agus Rijanto Sejati ditetapkan
sebagai Pelaksana Tugas Komisaris Utama sehubungan
dengan pengunduran diri Bapak Herry Purnomo. Dengan
berakhirnya masa jabatan Dewan Komisaris pada 28
Oktober 2016, maka Menteri Keuangan sebagai pemegang
saham mengeluarkan Surat No. S-902/MK.06/2016, untuk
menetapkan Ibu Mariatul Aini untuk tetap melaksanakan
tugas sebagai anggota Dewan Komisaris sampai dengan
ditetapkannya keputusan Rapat Umum Pemegang Saham
yang definitif.
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Throughout 2016 the composition of the Board of
Commissioners of SMF was amended several times.
Effective January 1, 2016, the Board of Commissioners
consisted of Mr. Herry Purnomo as President
Commissioner, Mr. Agus Rijanto Sejati as Commissioner
and Ms. Mariatul Aini as Commissioner.
Corporate Social Responsibility Report
Sepanjang tahun 2016 komposisi Anggota Dewan
Komisaris SMF mengalami beberapa kali perubahan.
Sejak tanggal 1 Januari 2016 Dewan Komisaris SMF terdiri
dari Bapak Herry Purnomo sebagai Komisaris Utama,
Bapak Agus Rijanto Sejati sebagai Komisaris dan Ibu
Mariatul Aini sebagai Komisaris.
Corporate Governance Report
Commissioners are professionals with integrity. The
function of the Board of Commissioners is to supervise,
and provide advice, related to precaution, improvement,
and temporary dismissal, based on Minister of Finance
Decision No. 335/KMK.06/2013 on the Dismissal and
Appointment of Members of the Board of Commissioners
of PT Sarana Multigriya Finansial (Persero).
Laporan Tata Kelola Perusahaan
BOARD OF COMMISSIONERS COMPOSITION
Anggota Dewan Komisaris adalah para profesional yang
berintegritas. Fungsi Dewan Komisaris adalah melakukan
pengawasan, memberikan nasihat terkait tindakan
pencegahan, perbaikan, sampai pemberhentian sementara
berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan Republik
Indonesia No. 335/KMK.06/2013 tentang Pemberhentian
dan Pengangkatan Anggota Dewan Komisaris PT Sarana
Multigriya Finansial (Persero).
Analisis & Pembahasan Manajemen
KOMPOSISI DEWAN KOMISARIS
Management Discussion & Analysis
The principle of independence inherent to the Board
of Commissioners is essential in order to carry out its
functions in monitoring and providing advice on the course
of the management of the Company. With its independent
position, no conflicts of interest in the execution of its
duties can be re-affirmed. The independence of the Board
of Commissioners is principally stated in the Board of
Commissioners Pact.
Company Profile
BOARD OF COMMISSIONERS INDEPENDENCY
Prinsip independensi yang melekat pada Dewan
Komisaris sangat penting dalam rangka menjalankan
fungsinya dalam pengawasan dan pemberian nasihat
atas jalannya pengelolaan Perusahaan. Dengan posisi
yang independen, dapat dipastikan tidak ada benturan
kepentingan dalam pelaksanaan tugasnya. Di lingkungan
Perseroan, independensi Dewan Komisaris secara prinsip
termuat dalam Pakta Dewan Komisaris.
Profil Perusahaan
INDEPENDENSI DEWAN KOMISARIS
Laporan Manajemen
Nominates the external auditor candidates to the
GMS based on proposal of the Audit Committee.
Management Report
•
Pertumbuhan Kinerja 2016
• Dewan Komisaris mengajukan calon eksternal
auditor kepada RUPS berdasarkan usul dari
Komite Audit.
2016 Performance Growth
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Susunan Dewan Komisaris sepanjang tahun 2016 adalah
sebagai berikut:
The composition of the Board of Commissioners during
2016 was as follows:
Periode Januari–Juli 2016
January 2016 to July 2016
Nama/Name
Herry Purnomo
Jabatan/Position
Komisaris Utama/President Commissioner
Komisaris Independen/Independent Commissioner
Agus Rijanto Sedjati
Komisaris/Commissioner
Komisaris Independen/Independent Commissioner
Mariatul Aini
Komisaris/Commissioner
Periode Juli–Oktober 2016
Nama/Name
Agus Rijanto Sedjati
Mariatul Aini
July-October 2016 Period
Jabatan/Position
Plt. Komisaris Utama/Acting President
Commissioner
Komisaris Independen/Independent Commissioner
Komisaris/Commissioner
Periode Oktober 2016–sekarang
Nama/Name
Mariatul Aini
October 2016-present Period
Jabatan/Position
Plt. Komisaris/Acting Commissioner
PAKTA DEWAN KOMISARIS
BOARD OF COMMISSIONERS CHARTER
Pedoman kerja Dewan Komisaris, uraian tugas dan
tanggung jawab Dewan Komisaris tercantum dalam
Pakta Dewan Komisaris yang diperbaharui berdasarkan
keputusan
rapat
Dewan
Komisaris,
selanjutnya
didokumentasikan dalam Pakta Dewan Komisaris yang
berlaku sejak tanggal 29 Desember 2015.
The work guidelines of the Board of Commissioners,
emphasizing descriptions and duties and responsibilities,
are included in the Board of Commissioners Charter based
on the decision of Board of Commissioners meeting,
thereafter documented in the Board of Commissioners
Charter, which became effective on 29 December 2015.
Dewan Komisaris bertugas dan bertanggung jawab untuk:
a.
Melakukan
pengawasan
terhadap
pengurusan
Perseroan yang dilakukan Direksi;
b.
Memberikan
nasihat
kepada
Direksi
dalam
melaksanakan kegiatan pengurusan Perseroan;
c.
Melaksanakan
kepentingan
Perseroan
dengan
memperhatikan kepentingan para Pemegang Saham
dan bertanggung jawab kepada Perseroan yang dalam
hal ini diwakili oleh Rapat Umum Pemegang Saham;
d.Meneliti dan menelaah laporan tahunan yang
disiapkan Direksi serta menandatangani laporan
tahunan tersebut;
e. Memberikan saran dan pendapat mengenai Rencana
Kerja dan Anggaran Tahunan Perseroan yang
diusulkan Direksi pada saat Rapat Umum Pemegang
Saham;
f. Berperan serta pada pembuatan Rancangan Jangka
Panjang Perseroan dan Rencana Kerja dan Anggaran
Perseroan dengan mekanisme sebagai berikut:
The Board of Commissioners is responsible for:
a. Monitoring the management of the Company by the
Board of Directors;
b. Giving advice to the Board of Directors on how to
manage the Company;
c. Looking after the Company’s interests by showing
concern for the Shareholder and showing responsibility
for the Company represented by the General Meeting
of Shareholders;
d. Analyzing the annual report, prepared by the Board of
Directors and signing it;
200
e. Giving advice and opinions concerning the Work Plan
and Annual Company Budget as suggested by the
Board of Directors at the GMS;
f. Participating in the making of the Company’s LongTerm Plan and Work Plan and Company Budget with
the following mechanisms:
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
Analisis & Pembahasan Manajemen
Corporate Governance Report
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Corporate Social Responsibility Report
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Data
Data Perusahaan
Consolidated Financial Statement
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
201
Management Discussion & Analysis
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
Company Profile
j. Monitoring and giving advice on accounting activities
and financial report making, procurement of goods
and services, quality of system and Company services.
Profil Perusahaan
h. Monitoring and giving advice related to services,
quality and the Company information technology
system.
i. Monitoring and giving advice to human resources
management,
related
to
succession,
career
management, promotion systems and procedures,
mutation and demotion.
Laporan Manajemen
g. Monitoring the implementation of the internal control
system and risk management.
Management Report
3) Proyeksi keuangan Perseroan dan anak
perusahaan; dan
4) Hal-hal lain yang memerlukan keputusan
Dewan Komisaris.
• Dewan Komisaris dan Direksi menyetujui
RJPP untuk diusulkan kepada Rapat Umum
Pemegang Saham, selambat-lambatnya 60
(enam puluh) hari sebelum dimulainya tahun
buku baru.
g.Dewan Komisaris melakukan pengawasan dalam
pelaksanaan sistem pengendalian intern dan
manajemen risiko Perseroan.
h.Dewan Komisaris melakukan pengawasan dan
pemberian nasihat berkaitan dengan pelayanan,
mutu, dan teknologi informasi Perseroan.
i.Dewan Komisaris melakukan pengawasan dan
pemberian nasihat terhadap pengelolaan sumber
daya manusia, terkait suksesi, manajemen karir,
sistem dan prosedur promosi, mutasi dan demosi
pada Perseroan.
j.Dewan Komisaris melakukan pengawasan dan
pemberian nasihat terhadap kegiatan akuntansi dan
penyusunan laporan keuangan, kegiatan pengadaan
barang & jasa, sistem mutu dan pelayanan Perseroan.
1. Company’s Long-Term Plan (CLTP) The Board
of Commissioners receives, analyzes and gives
opinion on the CLTP proposals, the Company
strategic plan, that includes goals and objectives
that are planned over the next 5 (five) years.
These are:
• evaluation of the previous CLTP;
• the Company’s current position;
• assumptions made in the drawing of the CLTP;
• Determination of the missions, objectives,
strategies, policies and long-term work
program.
2. The Board of Commissioners together with the
Board of Directors propose the CLTP for approval
by the GMS.
3. Work Plan and Corporate Budget (WPCB)
• The Board of Commissioners receives,
analyzes, and gives opinions on the WPCB
proposal that include:
1) Missions, business objectives, business
strategies, Company policies and work/
activity program;
2) The Company Budget that itemizes every
expenditure for every budget for work/
activity program;
3) Financial projections of the Company and
its subsidiaries; and
4) Other items that need the decision of the
Board of Commissioners.
• The Board of Commissioners and the Board of
Directors approve the WPCB to be proposed
to the GMS, at least 60 (sixty) days before the
new fiscal year starts.
Pertumbuhan Kinerja 2016
1. Rancangan Jangka Panjang Perseroan (RJPP)
Dewan Komisaris menerima, mengkaji, dan
memberikan pendapat atas usulan RJPP yang
merupakan rencana strategis Perseroan yang
memuat sasaran dan tujuan yang hendak dicapai
dalam jangka waktu 5 (lima) tahun antara lain:
• evaluasi pelaksanaan RJPP sebelumnya;
• posisi Perseroan saat ini;
•
asumsi-asumsi
yang
dipakai
dalam
penyusunan RJPP;
• penetapan misi, sasaran, strategi, kebijakan,
dan program kerja jangka panjang.
2. Dewan Komisaris bersama Direksi mengusulkan
RJPP untuk disetujui Rapat Umum Pemegang
Saham.
3. Rencana Kerja dan Anggaran Perseroan (RKAP)
• Dewan Komisaris menerima, mengkaji, dan
memberikan pendapat atas usulan RKAP yang
memuat sekurangkurangnya:
1)Misi, sasaran usaha, strategi usaha,
kebijakan Perseroan dan program kerja/
kegiatan;
2)Anggaran Perseroan yang dirinci atas
setiap anggaran program kerja/kegiatan;
2016 Performance Growth
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
k.Dewan Komisaris melakukan pengawasan dan
pemberian nasihat terhadap kepatuhan Perseroan
dalam menjalankan peraturan perundang-undangan
l.Dewan Komisaris melakukan pengawasan dan
pemberian nasihat terhadap efektivitas audit eksternal
dan Satuan Pengawasan Intern serta pelaksanaan
telaah atas pengaduan yang berkaitan dengan
Perseroan.
m.Dewan Komisaris membuat kebijakan mengenai
proses penunjukan calon auditor eksternal dan/atau
penunjukan kembali auditor eksternal.
n. Dewan Komisaris membuat kebijakan dan prosedur
terkait pelaporan kepada RUPS/Pemegang saham
apabila terjadi gejala penurunan kinerja perusahaan.
o. Mengawasi pelaksanaan rencana kerja dan anggaran
Perseroan serta menyampaikan hasil penilaian serta
pendapatnya kepada Rapat Umum Pemegang Saham.
p. Dalam hal Perseroan menunjukkan gejala kemunduran
yang mencolok, Dewan Komisaris harus segera
melaporkan kepada RUPS, dengan disertai usulan
mengenai langkah perbaikan yang harus ditempuh.
q.
Mengikuti
perkembangan
kegiatan
Perseroan,
dalam hal menunjukkan gejala kemunduran, serta
melaporkan kepada Rapat Umum Pemegang Saham
dengan disertai saran menganai langkah perbaikan
yang harus ditempuh.
r. Memberikan pendapat dan saran kepada Rapat Umum
Pemegang Saham mengenai setiap persoalan lainnya
yang dianggap penting bagi pengurus Perseroan.
s. Melakukan pengawasan dan tindak lanjut atas laporan
pelanggaran yang terjadi.
t. Melakukan pengawasan dan pemberian nasihat
berkaitan pelaksanaan kesehatan dan keselamatan
kerja.
u. Melakukan tugas-tugas pengawasan lainnya yang
ditentukan oleh Rapat Umum Pemegang Saham.
v. Melaporkan kepada Menteri selaku RUPS setiap
perkembangan pelaksanaan mandate yang diberikan
kepada Persero.
w. Melaporkan gratifikasi sesuai dengan ketentuan yang
berlaku.
x.
Menyampaikan
Laporan
Harta
Kekayaan
Penyelenggara Negara (LHKPN) sesuai ketentuan
yang berlaku.
y. Menjaga kualifikasinya sebagai Dewan Komisaris
sesuai yang diatur dalam Anggaran Dasar Perseroan
dan menghindari diri dari benturan kepentingan.
202
k. Monitoring and giving advice on the Company’s
compliance in carrying out the laws and regulations.
l. Monitoring and giving advice on the effectiveness of
external audits and Internal Control Units and review
of complaints relating to the Company.
m. Creating policies regarding the process of appointing
external auditor candidates and/or re-appointment of
the external auditor.
n.Establishing policies and procedures related to
reporting to the GMS/Shareholder when symptoms of
decline in Company performance occur.
o. Monitoring the work plan and budget and submiting
the results of assessment swith opinions to the
General Meeting of Shareholders.
p. If the Company shows a symptomatic deterioration,
reporting to the GMS, backed up by proposals for
corrective measures to be taken.
q. Following the Company’s development, in the case of
symptomatic deterioration and reporting to the GMS,
accompanied by proposals for corrective measures to
be taken.
r. Giving opinions and offering advice to the GMS on all
problems considered to be crucial to management of
the Company.
s. Monitoring and following-up on reports of violations.
t. Monitoring and giving advice on implementation of
health and safety measures at work.
u. Performing all other supervisory tasks as deemed
necessary by the GMS.
v. Reporting to the Minister representing the GMS on
any progress in implementing the mandate given to
the Company.
w. Reporting of gratuities in accordance with applicable
regulations.
x. Submitting State Official Property Report (SOPR) in
accordance with applicable regulations.
y. Maintaining qualifications as Board of Commissioners
as set out in the Articles of Association and avoiding
conflicts of interest.
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Data
Data Perusahaan
Consolidated Financial Statement
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
203
Corporate Social Responsibility Report
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
Corporate Governance Report
Considering the responsibilities and authority of the Board
of Commissioners in line with the Company organization,
the Board of Commissioners meeting on 15 January 2014
established the allocation of duties. The allocation of
tasks does not absolve the members from the collegian
responsibilities of the Board of Commissioners in
accordance with prevailing regulations. The allocation of
duties of the Board of Commissioners is as follows:
A. President Commissioner
1.Conduct the functions, responsibilities, and
authority as the Chairman of the Audit Committee.
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Mempertimbangkan tanggung jawab dan kewenangan
Dewan Komisaris serta bentuk organisasi yang diterapkan
Perseroan, Rapat Dewan Komisaris tanggal 15 Januari
2014 menetapkan pembagian tugas Dewan Komisaris.
Pembagian tugas ini tidak melepaskan tanggung jawab
Dewan Komisaris secara kolegial atas kewenangan Dewan
Komisaris sesuai ketentuan yang berlaku. Pembagian
tugas Dewan Komisaris ditetapkan sebagai berikut:
A. Komisaris Utama
1.Melaksanakan fungsi, tanggung jawab dan
kewenangan sebagai ketua Komite Audit.
Analisis & Pembahasan Manajemen
BOARD OF COMMISSIONERS DUTY
ALLOCATION
Management Discussion & Analysis
PEMBAGIAN TUGAS DEWAN KOMISARIS
Company Profile
6. Anggaran investasi rutin untuk pengadaan sarana
kerja.
2. Cost of training and seminars.
3. Cost of official travel both in and outside the
country.
4. General and administrative expenses.
5. Cost for the services of public accounting offices
and consultants.
6. Routine investment budget for procurement of
work facilities.
Profil Perusahaan
4. Biaya administrasi dan umum.
5. Biaya untuk jasa kantor akuntan publik, konsultan.
1.Honorarium, allowances and facilities of the
members of the Board of Commissioners.
Laporan Manajemen
6. Anggaran investasi rutin untuk pengadaan sarana
kerja.
7. Anggaran pelaksanaan tugas khusus. mencakup
anggaran komite penunjang Dewan Komisaris
ditambah dengan anggaran Sekretariat Dewan
Komisaris, dan penggunaannya sepenuhnya
menjadi kewenangan Dewan Komisaris.
aa.Melaporkan besarnya remunerasi yang diterima serta
dasar perhitungan remunerasi tersebut dalam laporan
tahunan Perseroan. Tahunan Dewan Komisaris yang
merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari RKAP
meliputi anggaran untuk.
1.Honorarium, tunjangan dan fasilitas anggota
Dewan Komisaris, dan organ pendukung Dewan
Komisaris.
2. Biaya diklat dan mengikuti seminarseminar.
3. Biaya perjalanan dinas dalam dan luar negeri.
2. Cost of training and seminars.
3. Cost of official travel both domestically and
internationally.
4. General and administrative expenses.
5. Cost for the services of public accounting firms
and consultants.
6. Routine investment budget for procurement of
work facilities.
7. Budget for execution of special tasks, including
budget for the Board of Commissioners supporting
committees plus budget for Secretariat of the
Board of Commissioners, and its use is fully the
authority of The Board of Commissioners.
aa. Reporting the amount of remuneration and the basis
of calculation of such remuneration in the annual
report. Annually, the Board of Commissioners draws
up its RKAP budget including:
Management Report
4. Biaya administrasi dan umum.
5. Biaya untuk jasa kantor akuntan publik, konsultan.
z. Drawing up the Board of Commissioners work plan
and annual budget which is covered in the WPCB,
budget including:
1.
Honorarium, allowances and facilities of
Commissioners.
Pertumbuhan Kinerja 2016
z. Menyusun rencana kerja dan anggaran tahunan
Dewan Komisaris yang merupakan bagian yang tidak
terpisahkan dari RKAP meliputi anggaran untuk:
1.Honorarium, tunjangan dan fasilitas anggota
Dewan Komisaris, dan organ pendukung Dewan
Komisaris.
2. Biaya diklat dan mengikuti seminarseminar.
3. Biaya perjalanan dinas dalam dan luar negeri.
2016 Performance Growth
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
2. Melaksanakan fungsi pengawasan atas direktorat
utama yang dikoordinir oleh Direktur Utama.
3. Melaksanakan fungsi dan pengawasan GCG.
B. Komisaris Independen
1. Bertindak sebagai Komisaris Independen sesuai
prasyarat yang ditetapkan dalam POJK No. 33/
POJK.04/2014.
2. Melaksanakan fungsi pengawasan atas Direktorat
Manajemen Risiko dan dukungan kerja.
3.
Melaksanakan
fungsi
pengawasan
atas
pemenuhan regulatory compliance (kepatuhan
atas peraturan perundang-undangan).
4. Melaksanakan fungsi pengawasan atas penerapan
kebijakan kesehatan dan keselamatan kerja.
C.Komisaris
1. Melaksanakan fungsi pengawasan atas Direktorat
Sekuritisasi dan Pembiayaan.
2.
Melaksanakan
fungsi
pengawasan
atas
pengembangan sumber daya manusia dan strategi
pembinaan suksesi manajemen.
3. Melaksanakan fungsi dan koordinasi pengusulan
nominasi and remunerasi bagi Dewan Komisaris
serta Direksi.
2. Conduct the supervisory functions of the main
Directorates under the President Director.
3. Conduct GCG functions and supervision.
B. Independent Commissioners
1.Act as an Independent Commissioner in
accordance with the requirements stated in POJK
No. 33/POJK.04/2014.
2. Conduct supervisory functions of Risk Management
Directorate and work support units.
3. Conduct supervisory functions of compliance with
regulatory provisions.
RENCANA KERJA DEWAN KOMISARIS
BOARD OF COMMISSIONERS WORK PLAN
Sasaran kerja Dewan Komisaris tahun 2016 merupakan
bagian yang tak terpisahkan dari sasaran perusahaan
secara keseluruhan, sasaran Dewan Komisaris ditujukan
bagi pengoptimalan fungsi dan tugas Dewan Komisaris
serta dalam rangka memenuhi harapan dan target
Pemegang Saham. Sasaran pokok tahun 2016 adalah
sebagai berikut:
a.
Meningkatnya
efektivitas
fungsi
pengawasan
Dewan Komisaris secara optimal terhadap jalannya
perusahaan.
b.Meningkatkan kualitas hasil analisis dan kajian
Dewan Komisaris terhadap realisasi pencapaian
kinerja perusahaan tahun buku 2015 dan RKAP tahun
2016 sebagai rekomendasi Dewan Komisaris kepada
Pemegang Saham.
c. Memberikan rekomendasi yang berkualitas kepada
Direksi atas setiap kegiatan perusahaan sehingga
dapat memberikan dukuangan yang positif dalam
pencapaian sasaran perusahaan.
d.Terlaksananya hasil penilaian Dewan Komisaris
terhadap kinerja Direksi yang disampaikan kepada
Pemegang Saham.
Board of Commissioners work objectives in 2016 were
an integral part of the Company’s overall objectives. The
objectives of the Board of Commissioners are aimed
at optimizing the functions and duties of the Board of
Commissioners and fulfilling the expectations and targets
of the Shareholder. The main targets in 2016 were as
follows:
a. Improvement in oversight effectiveness of the Board
of Commissioners on Company ventures.
204
4. Conduct supervisory functions on implementation
of occupational health and safety policy.
C.Commissioners
1. Conduct supervisory functions of the Securitization
and Financing Directorate.
2. Conduct the supervisory functions of human
resources
development
and
management
succession and development strategy.
3.Make recommendations and coordinate the
nomination and remuneration for the Boards of
Commissioners and Directors.
b. Improvement in analysis quality of the Board of
Commissioners on the realization of Company
performance in the 2015 and 2016 RKAP as a
recommendation of the Board of Commissioners to
the Shareholder.
c. Quality recommendations to the Board of Directors on
Company activities, thus providing positive support in
the achievement of Company objectives.
d. Assessment of the Board of Commissioners on the
performance of the Board of Directors, to be submitted
to the Shareholder.
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
Corporate Governance Report
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Corporate Social Responsibility Report
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Data
Data Perusahaan
Consolidated Financial Statement
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
205
Analisis & Pembahasan Manajemen
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
Management Discussion & Analysis
b. 2015 Fiscal Year Annual Report, Financial
Statements and Financial Statements of the
Partnership
and
Community
Development
Program Unit for the 2015 Fiscal Year were
approved and ratified by the GMS held on April 22,
2016. The Board of Commissioners has ensured
that the directives of the Shareholder were
submitted in the GMS and were carried out.
c. With PMK No. 88/PMK.06/2015, the 2016 Corporate
Governance Policy Document was approved
by the GMS, with delegation of authorities for
the ratification of the Company’s Corporate
Governance Policy Document Renewal throughout
2016 from the Shareholder.
Company Profile
In connection the 2016 year end, the following
were activities fulfilling duties within the Board of
Commissioners Report:
1. Implementation of Monitoring Function
a. The Board of Commissioners discussed Company
performance with the Board of Directors and
conveyed advice every month throughout 2016 via
the Monthly Performance Report that contains the
RKAP implementation progress report on finances
and operations, good corporate governance,
directives of the Shareholder, follow-ups of the
external and internal audit results, and other
matters as needed.
Profil Perusahaan
BOARD OF COMMISSIONERS ACTIVITIES
Sehubungan dengan berakhirnya periode tahun 2016,
berikut ini adalah Laporan Pelaksanaan Tugas Dewan
Komisaris Perseroan sepanjang 2016, sebagai berikut:
1. Pelaksanaan Fungsi Pengawasan
a. Dewan
Komisaris
telah
melaksanakan
pembahasan kinerja Perseroan bersama Direksi
dan penyampaian arahan-arahan setiap bulannya
sepanjang 2016 dengan membahas antara lain
Laporan Kinerja Bulanan yang berisi laporan
perkembangan pelaksanaan RKAP baik aspek
keuangan maupun operasional, pelaksanaan tata
kelola perusahaan yang baik, arahan Pemegang
Saham, tindak lanjut hasil audit eksternal
maupun internal, serta agenda-agenda lain sesuai
keperluan.
b.Laporan Tahunan, Laporan Keuangan Tahun
Buku 2015 serta Laporan Keuangan Unit Program
Kemitraan dan Bina Lingkungan Tahun Buku 2015
telah disetujui dan disahkan oleh RUPS dalam
rapat yang dilaksanakan pada tanggal 22 April
2016. Dewan Komisaris telah memastikan arahanarahan Pemegang Saham yang diberikan dalam
RUPS tersebut dapat dilaksanakan dengan baik.
c.Dalam rangka penerapan PMK No. 88/
PMK.06/2015, Dokumen Kebijakan Tata Kelola
Perusahaan Tahun 2016 telah disetujui oleh
RUPS, serta menerima pelimpahan kewenangan
Pengesahan Pembaharuan Dokumen Kebijakan
Tata Kelola Perusahaan sepanjang tahun 2016 dari
Pemegang Saham.
Laporan Manajemen
PELAKSANAAN TUGAS DEWAN KOMISARIS
j. Heightened Company image in the stakeholders’
perspectives, with participation in constructive
socialization activities of Company services.
Management Report
e. Acquiring a capable external auditor (KAP), that is
capable of auditing the financial statements of PT SMF
(Persero) for the 2016 fiscal year.
f. Increased competency of the Board of Commissioners,
primarily related to the Company’s business and
supervisory duties.
g. Increased understanding and implementation of GCG
principles based on parameters pursuant to SK-16/S.
MBU/2013.
h. Increased score of Board of Commissioners GCG
principle implementation from the previous year.
i. Optimizing roles of Board of Commissioners organs in
supporting Board of Commissioners duties.
Pertumbuhan Kinerja 2016
e. Mendapatkan auditor ekstemal (KAP) yang capable
untuk melakukan pemeriksaan laporan keauangan
(audit) PT SMF (Persero) tahun buku 2016.
f. Meningkatnya kompetensi Dewan Komisaris terutama
yang berkaitan dengan bisnis perusahaan dan
pelaksanaan tugas pengawasan Dewan Komisaaris.
g. Meningkatnya pemahaman dan penerapan prinsipprinsip GCG Dewan Komisaris berdasarkan parameter
sesuai SK-16/S.MBU/2013.
h. Meningkatnya nilai skor pelaksanaan prinsip-prinsip
GCG Dewan Komisaris dari tahun sebelumnya.
i. Mengoptimalkan peran perangkat Dewan Komisaris
dalam mendukung pelaksanaan tugas Dewan
Komisaris.
j.Meningkatnya citra perusahaan di mata para
stakeholder, dengan keikutsertaan pada kegiatan
sosialisasi yang bersifat konstruktif terhadap
pelayanan perusahaan.
2016 Performance Growth
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
d. Dewan Komisaris telah meminta Direksi Perseroan
untuk melakukan mitigasi risiko sehubungan
dengan pinjaman subordinasi kepada Bank BTN
serta menyusun/memperbaiki Kebijakan dan
Prosedur untuk kegiatan penyaluran pinjaman,
khususnya pinjaman yang memiliki karakteristik
khusus seperti pinjaman subordinasi.
e. Dalam rangka penyusunan Rencana Kerja dan
Anggaran Perseroan (RKAP) Tahun 2017, Dewan
Komisaris telah memberikan arahan terkait
dengan target dan asumsi yang digunakan dalam
penyusunan RKAP Tahun 2017.
f. Dewan Komisaris telah memberikan arahan
terkait dengan pelaporan Manajemen Risiko agar
dapat dilaporkan secara lebih komperhensif yang
mencakup kegiatan identifikasi, analisis, hingga
evaluasi risiko.
g. Dewan Komisaris telah melaksanakan pengawasan
agar ketentuan-ketentuan yang diatur di dalam
PMK No. 88/PMK.06/2015 dapat dilaksanakan
sepenuhnya oleh Organ Perseroan dan berkaitan
hal tersebut Dewan Komisaris telah memberikan
arahan untuk perbaikan Pakta Direksi.
h. Dewan Komisaris telah melaksanakan pengawasan
atas pelaksanaan penerapan Teknologi Informasi
pada Perseroan, pelaksanaan atas Audit IT
2015 yang selesai pada bulan Maret 2016 akan
dilaksanakan secara bertahap pada tahun 2016
dan 2017.
2. Kinerja Keuangan
Karena laporan keuangan bulanan terakhir yang
telah disusun Perseroan untuk posisi 31 Desember
2016, berikut di sampaikan ikhtisar kinerja keuangan
sepanjang 2016 dibandingkan dengan RKAP Tahun
2016 dan pencapaian pada Desember tahun 2015.
a. Realisasi Pendapatan selama periode Januari –
Desember 2016 mencapai Rp979,894 miliar atau
18,66% dari target Pendapatan tahunan sebesar
Rp871,322 miliar yang tercantum dalam RKAP
2016.
b. Realisasi Beban dan Pajak selama periode
Januari–Desember 2016 sebesar Rp662,614 miliar
atau 15,82% dari target Beban dan Pajak tahunan
sebesar Rp572,094 miliar yang tercantum dalam
RKAP 2016.
c. Laba Bersih Setelah Pajak yang ditargetkan dalam
RKAP 2016 adalah sebesar Rp299,228 miliar,
sampai dengan Desember 2016 telah tercapai
sebesar Rp317,280 miliar atau 6,03% dari target
yang ditetapkan dalam RKAP.
206
d. The Board of Commissioners requested the Board
of Directors of the Company mitigate risks in
relation to the subordinated loans to Bank BTN
as well as to formulate/ improve the policies and
procedures for loan disbursements activities,
particularly loans with specific characteristics,
such as subordinated loans.
e. In order to develop the Company 2017 Work Plan
and Budget (RKAP), the Board of Commissioners
provided advice in relation to the targets and
assumptions used in the formulation of the 2017
RKAP.
f. The Board of Commissioners provided advice in
relation to risk management reporting as in a more
comprehensive manner to include identification,
analysis, up to risk evaluation activities.
g. The Board of Commissioners conducted
supervision to ensure the provisions governed
in PMK No. 88/PMK.06/2015 can be fully carried
out by the Company’s organs and in this regard,
the Board of Commissioners provided advice to
improve the Board of Directors Pact.
h. The Board of Commissioners conducted
supervision on Information Technology through
the 2015 IT Audit, as completed in March 2016 with
recommendations performed in 2016 and 2017.
2. Financial Performance
Based on the latest financial statements for the position
of 31 December 2016, the following is the financial
performance overview throughout 2016, compared to
the 2016 RKAP and achievements in December 2015.
a. Realized Income during the January-December
2016 period reached Rp979.894 billion, or 18.66%
of the annual income target of Rp871.322 billion,
as stated in the 2016 RKAP.
b. Realized Expenses and Tax during the JanuaryDecember 2016 period amounted to Rp662.614
billion, or 15.82% off the annual Expense and Tax
target of Rp572.094 billion as stated in the 2016
RKAP.
c. Net Income After Tax targeted in the 2016 RKAP
was Rp299.228 billion, and as at December 2016,
Rp317.280 billion was achieved, or 6.03% off the
RKAP target.
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
Management Discussion & Analysis
Analisis & Pembahasan Manajemen
Corporate Governance Report
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Corporate Social Responsibility Report
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Data
Data Perusahaan
Consolidated Financial Statement
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
207
Company Profile
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
Profil Perusahaan
4. Others
Regarding the National program of the Ministry of
Public Works and Public Housing (Kemenpur), one of
which is Tapera. Tapera is a type of compulsory saving
with the objective to finance the housing market in
Indonesia. With this, the Company is expected to meet
Laporan Manajemen
e. Primary Market Financing to Capital, which is one
of the Company’s main performance indicators,
up to December 2016 reached 6.85x. This can be
interpreted that with the state capital in the amount
of Rp4,000 billion, the Company is able to disburse
funds from the capital market to mortgage lenders
6.85 times.
3. Operational Performance
a.The target of the Securitization achievement
for 2016 amounted to Rp2,000 billion, and as at
December 2016, realized Securitization was the
Bank Mandiri Securitization (SPSMFMRI01) with
a nominal value of Rp500 billion and the Bank
BTN Securitization (SPSMFBTN02) with a nominal
value of Rp1,000 billion, or 75.00% of the 2016
RKAP target.
b. Realized Loan Disbursements up to December
2016 amounting to Rp5,641 billion, or 137.59%
of the determined 2016 RKAP target of Rp4,100
billion.
c. During 2016, the realization of debt securities
issuance reached Rp2,751 billion through issuance
of PUB III Phase IV in March 2016 of Rp360 billion,
PUB III Phase V in June 2016 of Rp945 billion, and
PUB III Phase VI in September 2016 of Rp1,176
billion. The realization of debt securities issuance
as at December 2016 reached 125.05% of 2016
RKAP, which amounted to Rp2,200 billion.
Management Report
d. With these financial performance achievements,
Return on Equity (ROE) was 5.74%, experiencing an
increase compared to the ROE level in December
2015 of 5.88%. Profit Margin up to December 2016
was 37.13%, experiencing an increase compared
to the Profit Margin in December 2015 of 38.03%.
The increase was derived from the increase
of Operating Income and the decrease of Debt
Securities Expenses. In terms of the target ratio
of Operating Expenses to Operating Income,
which was targeted at 65.09%, it was successfully
reduced to 62.87%.
Pertumbuhan Kinerja 2016
d. Dengan pencapaian kinerja keuangan tersebut,
maka Return On Equity (ROE) yang dicapai
adalah sebesar 5,74% mengalami peningkatan
dibandingkan tingkat ROE pada Desember 2015
sebesar 5,88%. Profit Margin sampai dengan
Desember 2016 adalah sebesar 37,13%, mengalami
peningkatan dibandingkan dengan Profit Margin
pada Desember 2015 sebesar 38,03%. Peningkatan
tersebut berasal dari peningkatan pendapatan
operasional dan turunnya beban surat utang.
Dari sisi target rasio Biaya Operasional terhadap
Pendapatan Operasional (BOPO) yang ditargetkan
65,09% berhasil ditekan di angka 62,87%.
e. Primary Market Financing to Capital yang
merupakan salah satu indikator kinerja utama
Perseroan, sampai dengan Desember 2016
mencapai 6,85x. Hal ini dapat diartikan bahwa
dengan modal negara sebesar Rp4.000 miliar,
Perseroan mampu mengalirkan dana dari pasar
modal ke penyalur KPR sebanyak 6,85 kali lipat.
3. Kinerja Operasional
a. Pencapaian Sekuritisasi sepanjang Tahun 2016
ditargetkan sebesar Rp2.000 miliar dan sampai
dengan Desember 2016 Sekuritisasi yang telah
terealisasi adalah Sekuritisasi Bank Mandiri
(SPSMFMRI01) dengan nominal Rp500 miliar dan
Sekuritisasi Bank BTN (SPSMFBTN02) dengan
nominal Rp1.000 miliar atau 75,00% dari target
pada RKAP 2016.
b. Realisasi Penyaluran Pinjaman sampai dengan
Desember 2016 adalah sebesar Rp5.641 miliar
dan mencapai 137,59% dari target yang ditetapkan
dalam RKAP 2016 sebesar Rp4.100 miliar.
c. Sepanjang 2016, realisasi penerbitan surat utang
mencapai Rp2.751 miliar yang dilaksanakan
dengan penerbitan Obligasi PUB III Tahap IV pada
Maret 2016 sebesar Rp360 miliar, Obligasi PUB III
Tahap V pada Juni 2016 sebesar Rp945 miliar, dan
Obligasi PUB III Tahap VI pada September 2016
sebesar Rp1.176 miliar. Realisasi penerbitan surat
utang sampai dengan Desember 2016 mencapai
125,05% dari target yang ditetapkan dalam RKAP
2016 sebesar Rp2.200 miliar.
4. Lain-lain
Mengenai program Nasional Kementrian Pekerjaan
Umum dan Perumahan Rakyat (Kemenpur) yang
salah satunya adalah Tapera. Tapera merupakan salah
satu jenis compulsory saving yang bertujuan untuk
membiayai pasar perumahan di Indonesia. Dengan
2016 Performance Growth
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
hal tersebut, Perseroan diharapkan dapat memenuhi
gap pemenuhan kebutuhan rumah tinggal untuk
masyarakat Indonesia hingga ke pelosok-pelosok
melalui kerja sama dengan BPD. Perseroan diharapkan
dapat bekerja sama dan membantu BPD yang ingin
menerbitkan efek atas KPR yang disalurkan melalui
kegiatan sekuritisasi. Dengan demikian program
Tapera dapat lebih menjangkau seluruh masyarakat
Indonesia.
the residential housing needs gap for the people of
Indonesia up to the remote areas through cooperation
with Regional Development Banks (BPD) seeking to
issue securities on mortgages channeled through
securitization activities. Therefore, the Tapera program
can better reach all Indonesian people.
Dalam tahap ini, Perseroan sedang melakukan kajian
mengenai program Tapera (House Provident Fund)
di negara lain, seperti Tiongkok. Sebagai acuan agar
Perseroan bisa memiliki peran di dalam program
Tapera. Terkait hal tersebut, Dewan Komisaris akan
memberikan arahan terkait kinerja Direksi, demi
meyelaraskan Program Perseroan dengan Program
Pemerintah dibidang Tapera. Dengah hal tersebut,
diharapkan kinerja dan pencapaian Perseroan dapat
memenuhi mandat dan harapan pendiriannya.
Terkait Audit tahunan yang dilakukan oleh Pihak KAP
Tanudiredja, Wibisana, Rintis, dan Rekan (PwC), yang
dilaksanakan mulai pada tanggal 20 Oktober 2016.
Audit yang dilakukan oleh PwC mencakup audit laporan
keuangan 31 Desember 2016, audit laporan keuangan
PKBL, audit laporan kepatuhan terhadap peraturan
perundang-undangan yang berlaku, dan audit evaluasi
kinerja Perseroan. Dalam hal ini, penyelesaian atas
laporan keuangan 31 Desember 2016 dan laporan
keuangan PKBL yang akan diselesaikan pada tanggal
28 Februari 2017. Sehubungan dengan laporan
kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan
yang berlaku, dan audit evaluasi kinerja Perseroan
akan diselesaikan pada tanggal 20 Maret 2017.
Regarding the annual audit conducted by KAP
Tanudiredja, Wibisana, Rintis, and Partners (PwC),
which commenced on 20 October 2016. The audit
conducted by PwC includes the 31 December
2016 financial statements audit, PKBL financial
statements audit, report audit on compliance with
prevailing regulations, and Company performance
evaluation audit. In this case, the completion of the
31 December 2016 financial statements and PKBL
financial statements will be completed on 28 February
2017. The compliance with prevailing regulation and
Company performance evaluation audit reports will be
completed in 20 March 2017.
PELATIHAN DEWAN KOMISARIS
Nama
Name
In this phase, the Company is conducting a study on
the Tapera (House Provident Fund) program in other
countries, such as China, as reference to ensure a
Company role in the Tapera program. In relation to
this matter, the Board of Commissioners will provide
advice as to Board of Directors aligning the Company’s
Program with the Government’s Tapera Program. With
this, Company performance and achievement are
expected to fulfill the mandates and expectations of its
establishment.
BOARD OF COMMISSIONERS TRAINING
Pelatihan
Training
Tanggal
Date
Tempat
Place
Agus Rijanto Sedjati
Training KPR untuk BPD Sumatera Utara
Training Mortgage for BPD North Sumatra
16-19 April 2016
April 16-19, 2016
Medan
Agus Rijanto Sedjati
Training KPR untuk BPD Sulawesi Utara
Training Mortgage for BPD North Sulawesi
30 Mei-1 Juni 2016
May 30-June 1, 2016
Manado
Agus Rijanto Sedjati
The 3rd ASEAN Fixed Income Summit and The
Asian Secondary Mortgage Market Meeting
18-21 September 2016
September 18-21, 2016
Bangkok, Thailand
208
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
–
Agus Rijanto Sedjati
Plt. Komisaris Utama
Acting President
Commissioner
Tidak Ada
None
Tidak Ada
None
–
–
Mariatul Aini
Plt. Komisaris
Acting Commissioner
Tidak Ada
None
Tidak Ada
None
–
–
COMMISSIONER CONCURRENT POSITIONS
RANGKAP JABATAN ANGGOTA DEWAN
KOMISARIS
Nama
Name
Jabatan
Position
Herry Purnomo
Komisaris Utama
President Commissioner
Agus Rijanto Sedjati
Plt. Komisaris Utama
Acting President
Commissioner
Mariatul Aini
Plt. Komisaris
Acting Commissioner
Jabatan di Perusahaan/Lembaga
Position in the Company Institution
Taspen
Bidang Usaha
Business Field
Dana Pensiun
Pension Fund
–
Sekretaris Direktorat Jenderal Anggaran,
Kementerian Keuangan Republik Indonesia
Secretary of the Directorate General of
Budgeting, Ministry of Finance of the
Republic of Indonesia
–
Kementerian Keuangan
Republik Indonesia
Ministry of Finance of the
Republic of Indonesia
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
209
Consolidated Financial Statement
–
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
Tidak Ada
None
Corporate Data
Tidak Ada
None
Data Perusahaan
Komisaris Utama
President
Commissioner
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Herry Purnomo
Corporate Social Responsibility Report
Di Luar SMF
Outside SMF
Jumlah Lembar
Saham
Total Shares
Corporate Governance Report
Pada SMF
At SMF
Tanggal
Diperoleh
Date Acquired
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Jabatan
Position
Kepemilikan Lembar Saham
Ownership of Shares
Analisis & Pembahasan Manajemen
Nama
Name
b. Set a meeting with the Board of Directors to
discuss Company performance or other important
topics.
Management Discussion & Analysis
BOARD OF COMMISSIONERS SHARE
OWNERSHIP
a.Request a presentation to obtain further
explanation regarding important matters deemed
necessary by involving management .
Company Profile
KEPEMILIKAN SAHAM DEWAN KOMISARIS
2. Solid understanding of the duties and responsibilities
of a Commissioner, with regard to authority, working
hours, relationship with the Board of Directors and
Stakeholders, as well as the rules and regulations.
Commissioners attending the orientation can:
Profil Perusahaan
An orientation program is provided for new
Commissioners so they can appropriately perform duties
and responsibilities as Commissioners. The Orientation
Program includes:
1.Sound knowledge of the PT Sarana Multigriya
Finansial (Persero) vision, mission, strategies and
long-term plan, performance, and finances.
Laporan Manajemen
Program orientasi diadakan bagi anggota Dewan
Komisaris baru, sehingga dapat menjalankan tugas dan
tanggung jawab sebagai anggota Dewan Komisaris
dengan sebaik-baiknya. Program Orientasi meliputi:
1.Pengetahuan mengenai PT Sarana Multigriya
Finansial (Persero), antara lain Visi, Misi, Strategi dan
Rencana Jangka Panjang Perseroan, Kinerja serta
aspek Keuangan Perseroan.
2. Pemahaman tentang tugas dan tanggung jawab
sebagai anggota Dewan Komisaris, kewenangan,
waktu kerja, hubungan dengan Direksi dan Pemegang
Saham,
aturan-aturan/ketentuan-ketentuan
dan
lain-lain. Anggota Dewan Komisaris yang sedang
mengikuti orientasi dapat:
a. Meminta dilakukan presentasi untuk memperoleh
penjelasan lebih jauh mengenai berbagai aspek
yang dipandang perlu, dengan melibatkan
manajemen di bawahnya.
b. Mengadakan pertemuan dengan Direksi untuk
mendiskusikan kinerja Perseroan atau informasi
lain yang dibutuhkan.
Management Report
NEW COMMISSIONER ORIENTATION
PROGRAM
Pertumbuhan Kinerja 2016
PROGRAM ORIENTASI/PENGENALAN BAGI
DEWAN KOMISARIS BARU
2016 Performance Growth
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
PENILAIAN KINERJA KOMITE DI BAWAH
DEWAN KOMISARIS
PERFORMANCE ASSESSMENT OF
COMMITTEES UNDER BOARD OF
COMMISSIONERS
Hingga tahun 2016, Dewan Komisaris memiliki 1 komite,
yaitu Komite Audit. Sementara Fungsi Komite Nominasi
dan Remunerasi sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan (POJK) No. 34/2015, dijalankan oleh Dewan
Komisaris.
As at year end 2016, the Board of Commissioners
had 1 (one) committee, namely the Audit Committee.
Meanwhile, the function of a Nomination and
Remuneration Committee is in accordance with Financial
Services Authority Regulation No. 34/2015, as performed
by the Board of Commissioners.
Sebagai bagian dari pelaksanaan tata kelola perusahaan
yang baik, SMF senantiasa melakukan penilaian kinerja
di jajaran perangkat Dewan Komisaris sebagai perbaikan
dan upaya peningkatan kinerjanya. Penilaian tersebut
dilakukan baik terhadap rekomendasi yang diajukan
maupun terhadap pelaksanaan tugas yang diberikan oleh
Dewan Komisaris.
As a part of the implementation of good corporate
governance, performance appraisals in the ranks of
the Board of Commissioners are conducted as an
improvement effort to enhance performance. Assessment
is conducted based on recommendations submitted, as
well as on tasks assigned and completed by the Board of
Commissioners.
Berdasarkan hasil evaluasi dimaksud, Dewan Komisaris
memandang bahwa Komite Audit telah menjalankan tugas
dengan baik. Komite telah memberikan masukan dan
rekomendasi yang berkualitas, yang dilengkapi dengan
penjelasan latar belakang permasalahan dan argumentasi
yang relevan untuk setiap permasalahan yang dibahas.
Based on such evaluation, the Board of Commissioners
views that the Audit Committee has soundly performed
its duties. The Committee has provided quality input and
recommendations with an explanation of the background
and arguments of the relevant issues.
Kinerja Komite sangat membantu Dewan Komisaris
dalam menjalankan fungsi dan tugasnya, terutama terkait
dengan pengawasan dan pemberian nasihat kepada
Direksi dalam menjalankan kegiatan bisnis. Untuk menjaga
kesinambungan kinerja yang baik, Dewan Komisaris
mengamanatkan kepada seluruh anggota Komite untuk
senantiasa meningkatkan kompetensi serta konsisten
dalam pelaksanaan tugas dengan dedikasi dan integritas
yang tinggi. Tantangan Perseroan ke depan akan semakin
besar.
The Audit Committee’s performance is very beneficial to
the Board of Commissioners in carrying out its functions
and duties, especially in relation to monitoring and
providing advice to the Board of Directors in conducting
business activities. In order to maintain the continuity of
good performance, the Board of Commissioners mandated
the Audit Committee members to continuously improve
the competency and consistency in the implementation
of tasks with dedication and integrity. The Company
challenges in future will be increasingly larger.
210
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
Corporate Data
Consolidated Financial Statement
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
211
Data Perusahaan
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
• experienced a rejection by the GMS of
accountability as a member of the board
of directors or board of commissioners, or
has not submitted an accountability as a
member of the board of directors or board of
commissioners to the GMS; and
• he/she has caused the company, after
obtaining permission or registration from the
Financial Services Authority, to be unable to
fulfill its obligation to submit the annual report
and/or financial report to the Financial Services
Authority.
d.has the commitment to comply with regulatory
provisions;
e. has the knowledge and/or skills needed by the issuer
or the company;
f. has not worked, nor had the authority and responsibility
to plan, lead, control, or supervise a public company,
Corporate Social Responsibility Report
4. was not a member of a board of directors or a
board of commissioners that during the term of
office:
• did not implement an annual GMS;
Corporate Governance Report
•tidak
pernah
menyelenggarakan
RUPS
tahunan;
• pertanggungjawabannya sebagai anggota
Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris
pernah tidak diterima oleh RUPS atau pernah
tidak
memberikan
pertanggungjawaban
sebagai anggota Direksi dan/atau anggota
Dewan Komisaris kepada RUPS; dan
•pernah menyebabkan perusahaan yang
memperoleh
izin,
persetujuan,
atau
pendaftaran dari Otoritas Jasa Keuangan tidak
memenuhi kewajiban menyampaikan laporan
tahunan dan/atau laporan keuangan kepada
Otoritas Jasa Keuangan.
d.memiliki komitmen untuk mematuhi peraturan
perundang-undangan;
e. memiliki pengetahuan dan/atau keahlian di bidang
yang dibutuhkan Emiten atau Perusahaan;
f. bukan merupakan orang yang bekerja atau mempunyai
wewenang dan tanggung jawab untuk merencanakan,
memimpin, mengendalikan, atau mengawasi kegiatan
Emiten atau Perusahaan Publik tersebut dalam waktu
6 (enam) bulan terakhir, kecuali untuk pengangkatan
3. was not sentenced for a criminal offense that has
harmed the country’s financial sector; and
Laporan Tata Kelola Perusahaan
a. has a good attitude, and strong morals and integrity;
b. be legally competent;
c. in the 5 (five) years prior to the appointment and
during the term of office:
1. was not declared bankrupt;
2. was not a member of a board of directors or a
board of commissioners that has been found to be
guilty of causing a company to go bankrupt;
Analisis & Pembahasan Manajemen
a. mempunyai akhlak, moral, dan integritas yang baik;
b. cakap melakukan perbuatan hukum;
c. dalam 5 (lima) tahun sebelum pengangkatan dan
selama menjabat:
1. tidak pernah dinyatakan pailit;
2. tidak pernah menjadi anggota Direksi dan/atau
anggota Dewan Komisaris yang dinyatakan
bersalah
menyebabkan
suatu
perusahaan
dinyatakan pailit;
3. tidak pernah dihukum karena melakukan tindak
pidana yang merugikan keuangan negara dan/atau
yang berkaitan dengan sektor keuangan; dan
4. tidak pernah menjadi anggota Direksi dan/atau
anggota Dewan Komisaris yang selama menjabat:
Management Discussion & Analysis
The criteria for determining an Independent Commissioner
is based on Financial Services Authority Regulation No.
33/POJK.04/2014 of the Board of Directors and the Board
of Commissioners of Issuer or Public Company. Upon
appointment and during the term of office, an independent
commissioner shall meet the following requirements:
Company Profile
Kriteria Penentuan Komisaris Independen didasarkan
pada ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.
33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris
Emiten atau Perusahaan Publik, pada saat diangkat dan
selama menjabat, Komisaris Independen wajib memenuhi
persyaratan sebagai berikut:
Profil Perusahaan
CRITERIA FOR DETERMINING INDEPENDENT
COMMISSIONER
Laporan Manajemen
KRITERIA PENENTUAN KOMISARIS
INDEPENDEN
Management Report
INDEPENDENT COMMISSIONERS
Pertumbuhan Kinerja 2016
KOMISARIS INDEPENDEN
2016 Performance Growth
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
kembali sebagai Komisaris Independen Emiten atau
Perusahaan Publik pada periode berikutnya;
g.tidak mempunyai saham baik langsung maupun
tidak langsung pada Emiten atau Perusahaan Publik
tersebut; dan
h. tidak mempunyai hubungan usaha baik langsung
maupun tidak langsung yang berkaitan dengan
kegiatan usaha Emiten atau Perusahaan Publik
tersebut.
in the previous 6 (six) months, unless reappointed as
the issuers independent commissioner;
g. does not own stocks, directly or indirectly, of the issuer
or the public company; and
Berdasarkan persyaratan di atas, maka Bapak Herry
Purnomo serta Bapak Agus Rijanto Sedjati memenuhi
kriteria sebagai Komisaris Independen. Profil keduanya
telah disajikan pada profil Dewan Komisaris. Tambahkan
Based on the above requirements, Mr. Herry Purnomo
and Mr. Agus Rijanto Sedjati have met the criteria to be
Independent Commissioners. Both names are presented
in the profiles of the Board of Commissioners.
PERNYATAAN INDEPENDENSI KOMISARIS
INDEPENDEN
INDEPENDENCY STATEMENT OF
INDEPENDENT COMMISSIONERS
Hingga akhir tahun 2016, SMF belum memiliki kebijakan
untuk mengangkat anggota Komisaris Independen,
dengan demikian Laporan Tahunan 2016 SMF belum
menyajikan informasi mengenai pernyataan independensi
Komisaris Independen.
Up to the end of 2016, SMF has yet to have the policy to
appoint an Independent Commissioner; therefore, in the
2016 Annual Report, SMF does not present information
regarding the independency statement of the Independent
Commissioners.
KEBIJAKAN KEBERAGAMAN KOMPOSISI
DEWAN KOMISARIS
DIVERSITY COMPOSITION POLICY OF BOARD
OF COMMISSIONERS
Perseroan tidak menerapkan suatu kebijakan khusus
terkait dengan keberagaman komposisi Dewan Komisaris.
Perseroan mengutamakan kualitas dan kompetensi
individu dengan mempertimbangkan latar belakang
pendidikan dan pengalaman yang dapat mendukung
kinerja Perseroan.
The Company does not implement a special policy
related to the diversity composition of the Board of
Commissioners. The Company prioritizes individual
quality and competency by considering educational
background and experience that can support Company
performance.
212
h. has no business relations, directly or indirectly, with
the business activities of the issuer or the public
company.
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
Director
* Berdasarkan Surat Dewan Komisaris No. S-021/DEKOM/SMF/X/2016
Based on Board of Commissioners Letter No. S-021/DEKOM/SMF/X/2016
Berdasarkan struktur Direksi di atas, seluruh anggota
Direksi telah memenuhi kriteria atau persyaratan sebagai
berikut:
1.Anggota Direksi tidak memiliki rangkap jabatan
sebagai Komisaris, Direksi, atau Pejabat Eksekutif
pada Bank, perusahaan, atau lembaga lain.
2. Anggota Direksi tidak memiliki hubungan keluarga
sampai dengan derajat kedua dengan anggota Dewan
Komisaris, Direksi lainnya, dan/atau Pemegang Saham
Pengendali.
3. Anggota Direksi memiliki integritas, kompetensi, dan
reputasi keuangan yang memadai.
Based on the above structure of the Board of Directors, all
members have met the following criteria:
1. The Directors do not hold a concurrent position as a
commissioner, director, or executive officer at a bank,
company, or other institution.
2. The Directors do not have a familial relationship up
to the second degree with Commissioners, other
Directors and/or the Shareholder.
3.The Directors have integrity,
adequate financial reputation.
competency,
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
and
213
Consolidated Financial Statement
Acting Director
Direktur
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
Plt. Direktur*
Corporate Data
Position
President Director
Data Perusahaan
Trisnadi Yulrisman
Heliantopo
Jabatan
Direktur Utama
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Nama/Name
Ananta Wiyogo
Corporate Social Responsibility Report
Based on Minister of Finance, as representative of
the Shareholder in lieu of GMS on the dismissal and
appointment of BOD members, Decision No. 639/
KMK.06/2016 on 26 July 2016, the following is the
composition of the Board of Directors:
Corporate Governance Report
Berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan sebagai
Keputusan Pemegang Saham di luar RUPS tentang
Pemberhentian dan Pengangkatan anggota-anggota
Direksi No. 639/KMK.06/2016 pada 26 Juli 2016, susunan
Direksi Perseroan adalah sebagai berikut:
Laporan Tata Kelola Perusahaan
The Board of Directors (BOD) consists of 3 (three) persons,
1 (one) President Director and 2 (two) Directors. All
members of the BOD reside in Indonesia. The BOD was
selected and appointed by the GMS, with a term of office
of 5 (five) years for each member who can be reappointed
in accordance with the GMS’s decisions. The term of
office ends when a member resigns, no longer meets the
requirements, passes away, is dismissed by the Board of
Commissioners or by a GMS decision.
Analisis & Pembahasan Manajemen
Direksi Perseroan terdiri dari 3 (tiga) orang, yaitu 1 (satu)
Direktur Utama dan 2 (dua) Direktur. Seluruh anggota
Direksi berdomisili di Indonesia. Direksi diseleksi dan
diangkat oleh RUPS, dengan periode jabatan masingmasing anggota selama 5 (lima) tahun dan dapat diangkat
kembali sesuai keputusan RUPS. Jabatan anggota Direksi
berakhir apabila mengundurkan diri, tidak lagi memenuhi
persyaratan, meninggal dunia, diberhentikan oleh Dewan
Komisaris atau berdasarkan keputusan RUPS.
Management Discussion & Analysis
MEMBERSHIP REQUIREMENTS AND TERMS OF
OFFICE
Company Profile
PERSYARATAN KEANGGOTAAN DAN MASA
JABATAN
Profil Perusahaan
The Board of Directors is a Company organ that maintains
full responsibility of the management of the Company for
the interests and objectives of the Company in accordance
with the provisions in the Articles of Association. In
accordance with SMF Corporate Governance Policy, the
Board of Directors is collectively and collegially in charge
of and accountable for managing the Company.
Laporan Manajemen
Direksi adalah organ Perseroan yang bertanggung jawab
penuh atas pengurusan Perseroan untuk kepentingan
dan tujuan Perseroan sesuai dengan ketentuan Anggaran
Dasar. Sesuai dengan Kebijakan Tata Kelola Perusahaan
SMF, Direksi bertugas dan bertanggung jawab secara
kolektif kolegial dalam mengelola Perseroan.
Management Report
BOARD OF DIRECTORS
Pertumbuhan Kinerja 2016
DIREKSI
2016 Performance Growth
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
4.Anggota Direksi baik secara sendiri-sendiri atau
bersama-sama tidak memiliki saham melebihi 25%
pada perusahaan lain.
5. Seluruh anggota Direksi berdomisili di Indonesia.
4. The Directors either individually or collectively do not
own more than 25% stock at other companies.
Jabatan anggota Direksi berakhir apabila:
1. Kehilangan kewarganegaraan Indonesia.
2. Masa jabatannya berakhir.
3.Dinyatakan pailit atau diposisikan di bawah
pengampunan
berdasarkan
suatu
keputusan
pengadilan.
4. Mengundurkan diri.
5. Tidak lagi memenuhi persyaratan perundangan yang
berlaku.
6. Meninggal dunia.
7. Diberhentikan berdasarkan keputusan RUPS.
The position as Director ends when:
1. Indonesian nationality is lost.
2. Term of office ends.
3. Declared bankrupt or placed under guardianship
based on court decision.
PEDOMAN DAN TATA TERTIB DIREKSI
BOARD OF DIRECTORS GUIDELINES AND
RULES
Sama halnya dengan Dewan Komisaris, Pakta Direksi
diterbitkan dan terhitung sejak 25 Agustus 2015. Pakta
ini disusun sebagai pedoman tata tertib Direksi dalam
melaksanakan tugas dan tanggung jawab secara efisien,
efektif, transparan, kompeten, independen dan akuntabel.
Direksi secara utuh bertanggung jawab untuk menjamin
terlaksananya usaha dan kegiatan Perseroan dengan
sebaik-baiknya dan sebenarnya.
Similar to that for the Board of Commissioners, the
Board of Directors Pact was issued and became effective
on 1 April 2014. This Pact was drawn up as governance
guidelines for the Directors in performing their duties
and responsibilities efficiently, effectively, transparently,
competently, independently and with accountability.
The Directors are responsible for ensuring optimum
implementation of the Company’s efforts and activities.
PAKTA DIREKSI
CHARTER OF BOARD OF DIRECTORS
Pakta Direksi adalah salah satu wujud komitmen Perseroan
dalam mengimplementasikan Good Corporate Governance
(GCG) secara konsisten dalam rangka pengelolaan
Perseroan untuk menjalankan misi dan mencapai visi yang
telah ditetapkan. Pakta Direksi disusun sebagai pedoman
bagi Direksi dalam melaksanakan tugas dan tanggung
jawabnya secara efisien, efektif, transparan, kompeten,
independen, dan dapat dipertanggungjawabkan sehingga
dapat diterima oleh semua pihak yang berkepentingan
dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang
berlaku.
The Board of Directors Charter is part of the Company’s
consistent commitment to Good Corporate Governance
in order to manage the Company and accomplish the
missions and visions. The Board of Directors Charter is
composed in line with the guidelines for the Directors
in conducting their duties and responsibilities efficiently,
effectively, transparently, competently, independently,
and accountably in accordance with applicable laws and
regulations so that they are accepted by all stakeholders.
Penyusunan Pakta Direksi mengacu pada peraturanperaturan sebagai berikut:
a. Undang-undang No. 40 Tahun 2007 Tentang Perseroan
Terbatas.
b. Undang-undang No. 19 Tahun 2013 Tentang Badan
Usaha Milik Negara.
c.Peraturan Otoritas Jasa Kenuangan No. 33/
POJK.04/2014
The formulation of the Board of Directors Pact refers to the
following regulations:
a. Law No. 40 of 2007 on Limited Liability Companies.
214
5. The Directors live in Indonesia.
4.Resigns.
5. No longer meets the applicable requirements of
legislation.
6. Passes away.
7. Dismissed based on decision of the GMS.
b. Law No. 19 of 2013 on State-Owned Enterprises.
c.Financial Services Authority Regulation No. 33/
POJK.04/2014
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
Corporate Social Responsibility Report
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Data
Data Perusahaan
Consolidated Financial Statement
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
215
Corporate Governance Report
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Job descriptions and the responsibilities of Directors
are stated in Article 13 of Shareholder in lieu of GMS
Resolution No. 02A dated June 3, 2015, made before
Nanette Cahyanie Handari Adi Warsito, Bachelor of
Law, Notary in Jakarta, and registered in the Ministry
of Law and Human Rights No. AHU-AH.01.03-0949339
dated July 8, 2015. In addition to what is stated in the
Articles of Association, to meet the requirements of good
governance, application of the duties and authority of the
Board of Directors was set in the Board of Directors Pact in
effect since 25 August 2016. Both documents were based
on applicable law, and in general, the job descriptions and
responsibilities of the Board of Directors are as follows:
Analisis & Pembahasan Manajemen
Uraian tugas dan wewenang Direksi tercantum dalam
Pasal 13 Akta Pernyataan Keputusan Tanpa Rapat
Perusahaan Perseroan (Persero) PT Sarana Multigriya
Finansial (Persero) No. 02A tertanggal 3 Juni 2015 yang
dibuat dihadapan Nanette Cahyanie Handari Adi Wasito,
Sarjana Hukum, Notaris di Jakarta, dan telah didaftarkan
di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
Indonesia No. AHU-AH.01.03-0949339 tanggal 8 Juli
2015. Selain diatur dalam Anggaran Dasar tersebut,
untuk memenuhi tata kelola yang baik, penerapan tugas
dan kewenangan Direksi diatur dalam Pakta Direksi
yang diberlakukan sejak tanggal 25 Agustus 2016, kedua
dokumen tersebut didasarkan pada ketentuan hukum
yang berlaku, sehingga secara keseluruhan uraian tugas
dan tanggung jawab Direksi Perseroan adalah sebagai
berikut:
Management Discussion & Analysis
WORK SCOPE AND RESPONSIBILITIES OF
EACH DIRECTOR
Company Profile
RUANG LINGKUP PEKERJAAN DAN
TANGGUNG JAWAB MASING-MASING DIREKSI
Profil Perusahaan
The Board of Directors Pact includes responsibilities and
authority of Directors, introduction and training programs,
decision-making procedures, performance assessment,
allocation of tasks, duties and application for BOD
permissions.
Laporan Manajemen
Pakta Direksi mencakup Tanggung Jawab dan Kewenangan
Direksi, Program Pengenalan dan Pelatihan Direksi, Tata
Cara Pengambilan Keputusan, Penilaian Kinerja Direksi,
Pembagian Tugas, Pelaksana Tugas dan Permohonan Izin
Direksi.
Management Report
d. Minister of Finance Regulation No. 28/PMK.06/2013
on the Formulation, Submission, and Amendment of
the Long Term Plan and Work Plan and Budget of the
Company under the Direction and Supervision of the
Ministry of Finance.
e.Minister of State-Owned Enterprises Regulation
No. PER-02/MBU/06/2016 on Amendment to Minister
of State-Owned Enterprises Regulation No. PER-04/
MBU/2014 on Salary Determination Guidelines for the
Board of Directors, the Board of Commissioners, and
the Supervisory Board of State-Owned Enterprises.
f. Minister of Finance Regulation No. 88/PMK.06/2015 on
the Implementation of Good Corporate Governance in
Companies under the Direction and Supervision of the
Ministry of Finance.
g. Minister of Finance Regulation No. 78/PMK.06/201S
on the Appointment and Dismissal Procedures of
members of the Board of Directors of Companies
under the Direction and Supervision of the Ministry of
Finance.
h. Secretary of State-Owned Enterprises Decision No.
SK-16/S.MBU/2012 on Assessment and Evaluation
Indicators and Parameters of Good Corporate
Governance
Implementation
in
State-Owned
Enterprises.
Pertumbuhan Kinerja 2016
d.Peraturan Menteri Keuangan No. 28/PMK.06/2013
tentang Penyusunan, Penyampaian Dan Perubahan
Rencana Jangka Panjang dan Rencana Kerja dan
Anggaran Perseroan (Persero) Di Bawah Pembianaan
dan Pegawasan Menteri Keuangan.
e. Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara No. PER02/MBU/06/2016 tentang Perubahan Atas Peraturan
Menteri Badan Usaha Milik Negara No. PER-04/
MBU/2014 tentang Pedoman Penetapan Penghasilan
Direksi, Dewan Komisaris, dan Dewan Pengawas
Badan Usaha Milik Negara.
f. Peraturan Menteri Keuangan No. 88/PMK.06/2015
tentang Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang
Baik Pada Perusahaan Perseroan (Persero) di Bawah
Pembinaan Dan Pengawasan Menteri Keuangan.
g.Peraturan Menteri Keuangan No. 78/PMK.06/201S
tentanq Tata Cara Pengangkatan Dan Pemberhentian
Anggola Direksi Perusahaan Perseroan (Persero)
Di Bawah Pembinaan Dan Pengawasan Menteri
Keuangan.
h. Keputusan Sekretaris BUMN No. SK-16/S.MBU/2012
Tentang Indikator/Parameter Penilaian dan Evaluasi
Atas Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik
pada BUMN.
2016 Performance Growth
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
1. Direksi harus melaksanakan tugasnya dengan itikad
baik untuk kepentingan Perseroan dan sesuai dengan
maksud dan tujuan Perseroan, serta memastikan agar
Perseroan melaksanakan tanggung jawab sosialnya
serta memperhatikan kepentingan dari berbagai
Pemangku Kepentingan sesuai dengan ketentuan
peraturan perundang-undangan.
2. Direksi harus menyampaikan informasi mengenai
identitas, pekerjaan-pekerjaan utamanya, jabatan
Dewan Komisaris di anak perusahaan/perusahaan
patungan dan/atau perusahaan lain, termasuk rapatrapat yang dilakukan dalam satu tahun buku (rapat
intern maupun rapat gabungan dengan Dewan
Komisaris), serta gaji, fasilitas, dan/atau tunjangan lain
yang diterima dari Perseroan dan anak perusahaan/
perusahaan patungan Perseroan, untuk dimuat dalam
Laporan Tahunan Perseroan.
3. Direksi wajib mengungkapkan:
a.Kepemilikan sahamnya dan/atau keluarganya
pada Perseroan dan perusahaan lain, baik yang
berkedudukan di dalam maupun luar negeri
beserta perubahannya; dan/atau
b. Hubungan keuangan dan/atau hubungan keluarga
dengan anggota Direksi lain dalam Laporan Tata
Kelola Perusahaan yang Baik sebagaimana diatur
dalam Peraturan Menteri.
4. Salah seorang anggota Direksi ditunjuk oleh Rapat
Direksi sebagai penanggung jawab dalam penerapan
dan pemantauan Tata Kelola Perusahaan yang Baik di
Perseroan.
5. Direksi mengelola Perseroan sesuai dengan tugas dan
wewenangnya sebagaimana diatur dalam anggaran
dasar Perseroan.
6.Direksi bertanggung jawab mengusahakan dan
menjamin terlaksananya usaha dan kegiatan
Perseroan sesuai dengan maksud dan tujuan serta
kegiatan usahanya.
7.
Menyiapkan
pada
waktunya
perencanaan
pengembangan Perseroan, rencana jangka panjang
Perseroan, rencana kerja dan anggaran tahunan
Perseroan, termasuk rencana-rencana lainnya yang
berhubungan dengan pelaksanaan usaha dan kegiatan
Perseroan dan menyampaikannya kepada Dewan
Komisaris dan pemegang saham untuk selanjutnya
disampaikan kepada Rapat Umum Pemegang Saham
guna mendapatkan persetujuan.
8. Direksi bertanggung jawab untuk mengadakan dan
memelihara pembukuan dan administrasi Perseroan
sesuai dengan kelaziman yang berlaku bagi suatu
perseroan.
216
1. Must perform its duties with good intentions towards
the interests of the Company and in accordance with
Company goals and objectives, as well as ensure
that the Company implements its corporate social
responsibility programs and pays attention to the
interests of Stakeholders in accordance with legislative
provisions.
2.Must submit information regarding the identity,
main tasks, positions of the Board of Commissioners
in subsidiaries and joint ventures and in other
companies, including meetings that were held within 1
(one) fiscal year (internal meetings and joint meetings
with the Board of Commissioners), salaries, facilities,
and allowances received from the Company and from
subsidiaries or joint ventures of the Company, to be
published in the Company’s Annual Report.
3. Directors shall disclose:
a. Share ownership including of familial members
at other Companies, domiciled at both home and
overseas as well as amendments thereto, and ;
b. Financial and familial relationships with other
Directors in the Good Corporate Governance
Report as stated in Ministerial Regulations.
4. One Director is appointed at Board of Directors
meetings as the person responsible for implementing
and monitoring GCG in the Company.
5. Must run the Company in accordance with its duties
and authority as stated in the Articles of Association of
the Company.
6.Be responsible for arranging and guaranteeing
Company activities are in accordance with business
goals and objectives.
7. Must prepare Company development plans, long
term plan, annual work plan and budget, including
other plans related to Company business activities
in a timely manner, and submit these to the Board
of Commissioners and the Shareholder, to also be
conveyed in the General Meeting of Shareholders for
approval.
8. Be responsible for controlling and maintaining the
bookkeeping and administration of the Company in
accordance with standard rules.
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Data
Data Perusahaan
Consolidated Financial Statement
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
217
Corporate Social Responsibility Report
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
Corporate Governance Report
21. Must pay attention and immediately take the necessary
measures for everything that is presented in reports
on investigations made by the Internal Control Unit.
Laporan Tata Kelola Perusahaan
19.Be responsible for controlling, maintaining, and
managing the Company’s assets.
20. Be responsible for evaluating the results of the Internal
Control Unit (ICU) upon written request from the Board
of Commissioners.
Analisis & Pembahasan Manajemen
17.The Board of Directors is responsible for appointing
and dismissing employees of the Company based
on Company employment regulations and prevailing
regulations.
18. Be responsible for appointing the Corporate Secretary.
Management Discussion & Analysis
16. Be responsible for arranging provisions of employment,
including determining salaries, pensions, retirement
benefits and other income for employees based on
legislation and the decisions of the General Meeting of
Shareholders.
Company Profile
15.Be responsible for meeting other obligations in
accordance with the provisions in the Articles of
Association, decisions of the General Meeting of
Shareholders, and the legislative provisions.
Profil Perusahaan
13.Be responsible for formulating binding guidelines for
each Director.
14.Be responsible for preparing the Code of Ethics
applicable to the Directors, Commissioners, employees
and supporting organs of the Company, to be posted
on the Company’s website.
Laporan Manajemen
12.
Be responsible for preparing the Company’s
organization complete with details of duties involved.
Management Report
9. Be responsible for organizing the accounting system
in accordance with financial accounting standards,
and based on internal control principles, particularly
the functions of management, recording, storage, and
monitoring.
10.Be responsible for submitting the Annual Report
containing all events and circumstances of the
Company, and the financial statements to the GMS.
11.Be responsible for submitting the Annual Report
in accordance with applicable regulations as well
as other reports at all times when requested by the
Shareholder.
Pertumbuhan Kinerja 2016
9. Direksi bertanggung jawab untuk menyusun sistem
akuntansi sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan
dan
berdasarkan
prinsip-prinsip
pengendalian
intern, terutama fungsi pengurusan, pencatatan,
penyimpanan, dan pengawasan.
10.
Direksi bertanggung jawab untuk memberikan
pertanggungjawaban dan segala keterangan tentang
keadaan dan jalannya Perseroan dalam bentuk laporan
tahunan termasuk laporan keuangan kepada RUPS.
11. Direksi bertanggung jawab untuk memberikan laporan
berkala menurut cara dan waktu sesuai dengan
ketentuan yang berlaku serta laporan lainnya setiap
kali diminta oleh Pemegang Saham.
12. Direksi bertanggung jawab untuk menyiapkan susunan
organisasi Perseroan lengkap dengan perincian
tugasnya.
13.Direksi berkewajiban untuk menyusun pedoman yang
mengikat bagi setiap Anggota Direksi.
14. Direksi bertanggung jawab untuk menyusun Kode Etik
yang berlaku bagi Direksi, Anggota Dewan Komisaris,
karyawan/pegawai, serta organ pendukung yang
dimiIiki Perseroan serta wajib dimuat dalam situs web
Perseroan.
15.Direksi bertanggung jawab menjalankan kewajiban
lainnya sesuai dengan ketentuan-ketentuan yang
diatur dalam Anggaran Dasar, Keputusan Rapat
Umum Pemegang Saham, dan peraturan perundangundangan.
16.
Direksi
bertanggung
jawab
untuk
mengatur
ketentuan-ketentuan tentang kepegawaian Perseroan
termasuk penetapan gaji, pensiun atau jaminan hari
tua dan penghasilan lain bagi para pegawai Perseroan
berdasarkan peraturan perundang-undangan dan
Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).
17.Direksi bertanggung jawab untuk mengangkat dan
memberhentikan pegawai Perseroan berdasarkan
peraturan kepegawaian Perseroan dan peraturan
perundang-undangan yang berlaku.
18. Direksi bertanggung jawab untuk mengangkat seorang
Sekretaris Perusahaan.
19.
Direksi bertanggung jawab untuk menguasai,
memelihara, dan mengelola kekayaan Perseroan.
20.Direksi bertanggung jawab memberikan keterangan
hasil pemeriksaan atau hasil pelaksanaan tugas
Satuan Pengawasan Intern (SPI) atas permintaan
tertulis Dewan Komisaris.
21.Direksi wajib memperhatikan dan segera mengambil
langkah-langkah yang diperlukan atas segala sesuatu
yang dikemukakan dalam setiap laporan hasil
pemeriksaan yang dibuat oleh Satuan Pengawasan
Intern.
2016 Performance Growth
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
22. Direksi bertanggung jawab penuh mewakili Perseroan
di dalam maupun di luar pengadilan.
22.Be fully responsible for representing the Company
inside or outside of court.
Kegiatan pengelolaan Perseroan dapat berjalan dengan
baik didukung oleh adanya kejelasan dan spesifikasi
tugas yang terstruktur. Maka, tugas dan tanggung jawab
Direksi diklasifikasikan lebih spesifik sesuai direktur
yang menjabatnya. Cakupan tugas dan tanggung jawab
masing-masing anggota Direksi dijelaskan dalam Surat
Keputusan Direksi No. S-001/SKD/DIR/SMF/II/2016 tentang
Perubahan Struktur Organisasi PT Sarana Multigriya
Finansial (Persero). SK tersebut membagi ruang lingkup
pekerjaan dalam 3 (tiga) Direktorat, yaitu:
Company management activities are able to run well
supported by transparency and specifically structured
tasks. Therefore, the duties and responsibilities of the
Board of Directors are more specifically classified in
accordance with the Director who is in charge. The scope
of duties and responsibilities of each Director is described
in Board of Directors Decision No. S-001/SKD/DIR/SMF/
II/2016 on changes in the organizational structure of PT
Sarana Multigriya Finansial (Persero). The Decision divides
the scope of work into 3 (three) Directorates, namely:
Direktorat Utama, membawahi bidang:
a. Sekretaris Perusahaan
Bertugas untuk menjalankan fungsi dalam lingkup
kesekretariatan
komunikasi;
hukum
korporasi;
koordinasi kegiatan manajemen strategis; dan
Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL).
b. Satuan Pengawasan Intern
Bertugas untuk menjalankan fungsi pengawasan di
lingkungan Perseroan; mengevaluasi dan memberikan
saran perbaikan atas efektivitas pengelolaan risiko,
pengendalian internal dan governance; serta
konsultasi yang bersifat independen dan objektif untuk
memberikan nilai tambah pada perbaikan operasional
Perseroan.
c. Transformasi & Pengembangan Usaha
Bertugas menjalankan fungsi dan kegiatan koordinasi,
perencanaan, penyusunan dan pengelolaan rencana
kerja jangka panjang Perseroan; Manajemen Strategi
dan Kinerja Perseroan, Konsep Pengembangan
Usaha dan Koordinasi Konsep Kebijakan Strategis
Pengembangan Human Capital, Kelembagaan dan
Teknologi Informasi.
Main Directorate, in charge of:
a. Corporate Secretary
In charge of running the functions of the secretariat
including communication; corporate law; coordination
of strategic management activities; and the Partnership
and Community Development Program (PKBL).
b. Internal Audit
In charge of the supervisory function; evaluating
and offering suggestions on improvement on the
effectiveness of risk management, internal control
and governance, as well as independent and objective
consultation to improve and create added value to
Company operations.
Direktorat Bisnis membawahi bidang:
a. Sekuritisasi & Pembiayaan 1
Bertugas
menjalankan
fungsi
dan
kegiatan
Sekuritisasi dan pengembangan penyaluran pinjaman
(pembiayaan) khususnya pada Bank Umum dan
Bank Pembangunan Daerah; monitoring kinerja dan
menjalin hubungan kerja sama dengan klien dan calon
klien intemasional.
b. Pembiayaan 2 & Pengembangan Produk
Bertugas menjalankan fungsi dan kegiatan pemasaran
produk/jasa Perseroan di bidang penyaluran pinjaman
(pembiayaan) kepada Bank Syariah dan Perusahan
Business Directorate, in charge of:
a. Securitization & Financing 1
In charge of Securitization activities and development
of lending (finance) disbursements, particularly
to commercial banks and local development
banks; monitoring of performance and developing
relationships with international clients as well as
prospective clients.
b. Financing 2 & Product Development
In charge of implementing the functions and activities
of Company product and service marketing in the
field of lending (finance) to sharia banks and financial
218
c. Transformation & Business Development
In charge of the coordination, planning, formulation,
and management of the Company long-term plan;
Company strategy and performance management;
business development concepts, and strategic policy
on human capital, and the institutional and information
technology development concept.
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
Corporate Governance Report
Corporate Social Responsibility Report
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Data
Data Perusahaan
Consolidated Financial Statement
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
219
Laporan Tata Kelola Perusahaan
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
Analisis & Pembahasan Manajemen
Participation in training, seminars, and workshops
is an effort by the Company to improve Directors’
competencies. In addition, the Directors actively assume
roles as speakers. Training and development activities of
the Directors during 2016 were as follows:
Management Discussion & Analysis
BOARD OF DIRECTORS TRAINING
Partisipasi pada pelatihan, seminar dan workshop
merupakan upaya Perseroan untuk meningkatkan
kompetensi Direksi. Selain itu, Direksi juga aktif
berperan sebagai narasumber. Kegiatan pelatihan dan
pengembangan Direksi yang dilakukan sepanjang 2016
adalah sebagai berikut:
Company Profile
PELATIHAN DIREKSI
b. Business Support
In charge of the functions and activities in the field of
analysis, design, development, and implementation
of the information technology system, including the
Management Information System (SIM) and other
support systems; Conduct Personnel Administration,
General Affairs; Building Management & Procurement.
c. Accounting & Reporting
In charge of implementing functions and activities in
the field of accounting and management reporting;
budget and taxation in accordance with Company
provisions and policies and applicable regulatory
standards; preparing the finances for the Company
Work Plan & Budget (CWPB); preparing the finances
for the CWPB Annual Report, to be ratified by the
Shareholder.
Profil Perusahaan
Risk Management & Business Support Directorate, in
charge of:
a. Risk Management & Compliance
In charge of the functions and activities in risk
management by implementing and perfecting the risk
management policies and procedures to be in line with
Company development and conditions; assesses the
risk profile of the Company periodically and actively
offers support to all related work units to ensure the
Company’s risks are at the low risk level; ensuring that
Company activities are conducted in accordance with
prevailing laws, government regulations, the Articles
of Association, policies and regulations, as well as
other provisions.
Laporan Manajemen
Direktorat Manajemen Risiko & Dukungan Kerja,
membawahi bidang:
a. Manajemen Risiko & Kepatuhan
Bertugas menjalankan fungsi dan kegiatan di
bidang manajemen risiko melalui implementasi dan
pengkinian Kebijakan dan Prosedur Manajemen Risiko
agar selalu sesuai dengan perkembangan dan kondisi
Perseroan; mengukur profil risiko Perseroan secara
periodik dan secara aktif memberikan dukungan
kepada seluruh unit kerja terkait agar risiko Perseroan
selalu dalam profil risiko yang rendah; memastikan
bahwa aktifitas Perseroan dilaksanakan sesuai
Undang-undang, Peraturan Pemerintah, Anggaran
Dasar Perseroan dan kebijakan dan ketentuan yang
berlaku serta aturan lain.
b. Dukungan Kerja
Bertugas dan menjalankan fungsi dan kegiatan di
bidang analisis, perancangan, pengembangan dan
penerapan sistem teknologi informasi termasuk Sistim
Informasi Manajemen (SIM) dan sistem pendukung
lainnya; Melaksanakan Administrasi Personalia,
Umum, Pengelolaan Gedung dan Pengadaan.
c. Akuntansi & Pelaporan
Bertugas menjalankan fungsi dan kegiatan di bidang
pengelolaan akuntansi dan pelaporan, anggaran dan
perpajakan sesuai dengan ketentuan dan kebijakan
Perseroan standar regulasi yang berlaku; menyusun
aspek keuangan pada Rencana Kerja & Anggaran
Perusahaan (RKAP); menyediakan aspek keuangan
laporan tahunan realisasi RKAP sampai dengan
pengesahannya oleh Pemegang saham.
Management Report
institutions, development of financing products, the
mortgage information system, and the preparation for
the establishment of subsidiaries.
c.Finance
In charge of implementing the functions and activities
in liquidity planning and management, issuance
of bond securities, EBA-SP account management,
financial management, payments and transaction
settlement administration, financing administration,
and preparation of management report materials.
Pertumbuhan Kinerja 2016
Pembiayaan, Pengembangan Produk Pembiayaan,
Sistim Informasi Pembiayaan Perumahan dan
Persiapan Pendirian Anak Perusahaan.
c.Keuangan
Bertugas menjalankan fungsi dan kegiatan di
bidang perencanaan dan pengelolaan likuiditas,
penerbitan surat utang, pengelolaan rekening EBA-SP,
pengelolaan keuangan, pembayaran dan adminstrasi
penyelesaian transaksi, administrasi pembiayaan,
penyusunan bahan laporan manajemen.
2016 Performance Growth
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Direksi
Directors
Pelatihan
Training
Waktu
Time
Tempat
Location
1. Ananta Wiyogo
Courtesy Meeting ke Malaysia &
Singapura
Courtesy Meeting in Malaysia &
Singapore
3–4 November 2016
Malaysia & Singapura
Malaysia & Singapore
2. Trisnadi Yulrisman
Menghadiri Undangan ERMA Bali
International Conference yang
diselenggarakan oleh ERMA
Attended the ERMA Bali International
Conference, which was organized by
ERMA
7–8 Desember 2016
7–8 December 2016
Bali
3.Heliantopo
PSAK Terkini
Latest SFAS
17–20 Mei 2016
17–20 May 2016
Bali
4.Heliantopo
CEO Talk on Holding Company
6–7 April 2016
Jakarta
5.Heliantopo
Menghadiri Undangan “Philippine
Housing Finance Conference 2016“
Attended the “2016 Philippine Housing
Finance Conference”
5–7 Oktober 2016
5–7 October 2016
Makati, Filipina
Makati, The Philippines
PROGRAM ORIENTASI/PENGENALAN BAGI
ANGGOTA DIREKSI BARU
ORIENTATION PROGRAM FOR NEW
DIRECTORS
Program orientasi diadakan bagi anggota Direksi baru,
sehingga dapat menjalankan tugas dan tanggung jawab
sebagai anggota Direksi dengan sebaik-baiknya. Program
Orientasi meliputi:
1.Pengetahuan mengenai PT Sarana Multigriya
Finansial (Persero), antara lain Visi, Misi, Strategi dan
Rencana Jangka Panjang Perseroan, Kinerja serta
aspek Keuangan Perseroan.
2. Pemahaman tentang tugas dan tanggung jawab
sebagai anggota Dewan Komisaris, kewenangan,
waktu kerja, hubungan dengan Direksi dan Pemegang
Saham,
aturan-aturan/ketentuan-ketentuan
dan
lain-lain. Anggota Dewan Komisaris yang sedang
mengikuti orientasi dapat:
a. Meminta dilakukan presentasi untuk memperoleh
penjelasan lebih jauh mengenai berbagai aspek
yang dipandang perlu, dengan melibatkan
manajemen di bawahnya.
b. Mengadakan pertemuan dengan Direksi untuk
mendiskusikan kinerja Perseroan atau informasi
lain yang dibutuhkan.
An orientation program is provided for new Directors,
allowing them to appropriately carry out their duties and
responsibilities as Directors. The Orientation Program
includes:
1. A sound overall knowledge of PT Sarana Multigriya
Finansial (Persero) and the vision, mission, strategies,
and finances of the Company.
INDEPENDENSI DIREKSI
BOARD OF DIRECTORS INDEPENDENCY
Mengacu pada pasal 10 ayat (5) Anggaran Dasar Perseroan,
Direksi menjalankan tugasnya secara independen dan
tidak terdapat campur tangan pihak-pihak lain yang
bertentangan dengan peraturan perundang-undangan.
Antar anggota Direksi dan antara anggota Direksi dengan
anggota Dewan Komisaris tidak ada hubungan keluarga,
Referring to Article 10 paragraph (5) of the Articles of
Association, the Board of Directors implements its duties
independently and free from interference from other
parties in line with legislation. There are no familial
220
2. A good understanding the duties and responsibilities
as a Director of the authority, working hours,
relationship with the Board of Commissioners and the
Shareholder, and the rules and regulations. Directors
who follow the program will be able to:
a. Request a presentation to obtain more explanation
regarding necessary matters by involving
management.
b. Arrange meetings with the Board of Directors
to discuss Company performance and other
important topics.
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
Tidak Ada
None
–
–
Trisnadi Yulrisman
Plt. Direktur
Acting Director
Tidak Ada
None
Tidak Ada
None
–
–
RANGKAP JABATAN ANGGOTA DIREKSI
CONCURRENT POSITIONS OF DIRECTORS
Ananta Wiyogo menjadi Komisaris PT Kustodian Sentral
Efek Indonesia (KSEI) hingga September 2016 atau satu
bulan setelah diangkat sebegai Direktur Utama Perseroan.
Selanjutnya Ananta Wiyogo mengundurkan diri dari
jabatan sebagai Dewan Komisaris. Sedangkan anggota
Direksi SMF lainnya tidak ada yang merangkap jabatan
pada perusahaan dan/atau lembaga apapun.
Ananta Wiyogo became a Commissioner of PT Kustodian
Sentral Efek Indonesia (KSEI) up to September 2016 or
one month after being appointed as President Director of
the Company. Afterwards, Ananta Wiyogo resigned from
the position as a member of the Board of Commissioners.
Other members of the Board of Directors of SMF do not
hold concurrent positions in any company or institution.
KINERJA KOMITE DI BAWAH DIREKSI
PERFORMANCE OF COMMITTEES UNDER THE
BOARD OF DIRECTORS
Hingga berakhirnya tahun buku 2016, Direksi memiliki 3
(tiga) komite yang bekerja langsung di bawah organisasi
Direksi. Komite dimaksud adalah Komite Manajemen
Risiko, Komite Aset dan Liabilitas, serta Komite Kredit.
As at end of year 2016, the Board of Directors had three
committees that work directly under the Board of Directors.
The Committees are: the Risk Management Committee,
Assets and Liabilities Management Committee and Credit
Committee.
Komite Manajemen Risiko bertugas membantu Direksi
dalam pengelolaan risiko yang dihadapi Perseroan. Komite
Manajemen Risiko menerapkan berbagai pendekatan
pengelolaan risiko sesuai dengan pedoman dan peraturan
perundang-undangan terkait agar dapat meminimalisir
dampak risiko terhadap kegiatan usaha dan operasional
Perseroan.
The Risk Management Committee is responsible for
assisting the Board of Directors in managing the risks
faced by the Company. The Risk Management Committee
implements various risk management approaches in
accordance with the guidelines and relevant legislation
in order to minimize the risk impacts on the business
activities and Company operations.
Komite Aset & Liabilitas bertugas untuk membantu Direksi
dalam mengelola aset dan kewajiban Perseroan sesuai
dengan pedoman dan peraturan perundang-undangan
yang berlaku guna mengoptimalkan kegiatan usaha dan
operasional.
The Assets and Liabilities Management Committee is
responsible to assist the Board of Directors in managing
the assets and liabilities of the Company in accordance
with the guidelines and regulations in force in order to
optimize business and operational activities.
Komite Kredit bertugas dan bertanggungjawab untuk
membantu Direksi dalam memberikan rekomendasi terkait
The Credit Committee is in charge and responsible to help
the Board of Directors in providing recommendations
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
221
Consolidated Financial Statement
Tidak Ada
None
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
Direktur
Director
Corporate Data
Heliantopo
Data Perusahaan
–
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
–
Corporate Social Responsibility Report
Tidak Ada
None
Corporate Governance Report
Tidak Ada
None
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Direktur Utama
President Director
Analisis & Pembahasan Manajemen
Ananta Wiyogo
Management Discussion & Analysis
Di Luar SMF
Outside SMF
Jumlah Lembar
Saham
Total Shares
Company Profile
Pada SMF
At SMF
Tanggal
Diperoleh
Date Acquired
Profil Perusahaan
Jabatan
Position
Laporan Manajemen
Nama
Name
DIRECTORS SHARE OWNERSHIP
Kepemilikan Lembar Saham
Ownership of Shares
Management Report
KEPEMILIKAN SAHAM DIREKSI
relationships between the Directors and Commissioners
either directly or through marriage.
Pertumbuhan Kinerja 2016
baik hubungan keluarga langsung, maupun hubungan
keluarga karena pernikahan.
2016 Performance Growth
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
dengan pengambilan keputusan penyaluran pembiayaan
yang dilakukan Perseroan. Komite Kredit melakukan
pengawasan portofolio pembiayaan Perseroan sesuai
dengan pedoman dan peraturan perundang-undangan
terkait guna memastikan optimalisasi dan meminimalkan
risiko penyaluran pembiayaan yang dilakukan oleh
Perseroan.
related to decision-making for the distribution of funding
conducted by the Company. The Credit Committee
conducts supervision of the financing portfolios in
accordance with the guidelines and relevant legislation in
order to ensure the optimization while minimizing the risk
of financing distributions undertaken.
Pada tahun 2016, Direksi memandang seluruh komite
telah melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya
dengan optimal. Seluruh komite telah menunjukkan peran
sertanya dalam mendukung dan membantu Direksi sesuai
dengan lingkup kerjanya masing- masing.
In 2016, the Board of Directors viewed the all Committees
as having carried out their duties and responsibilities
optimally. All Committees have demonstrated participation
to support and assist the Board of Directors in accordance
with the scopes of work.
KEBIJAKAN KEBERAGAMAN KOMPOSISI
DIREKSI
DIVERSITY OF COMPOSITION POLICY OF THE
BOARD OF DIRECTORS
Perseroan tidak menerapkan suatu kebijakan khusus
terkait dengan keberagaman komposisi Direksi. Perseroan
mengutamakan kualitas dan kompetensi individu dengan
mempertimbangkan latar belakang pendidikan dan
pengalaman yang dapat mendukung kinerja Perseroan.
The Company does not apply a special policy with
regard to the diversity of the composition of the Board of
Directors. The Company prioritizes quality and individual
competency by considering the educational background
and experience that can support Company performance.
222
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
Consolidated Financial Statement
223
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
Corporate Data
The assessment on GCG implementation was conducted
by independent party PT Kharisma Integrasi Manajemen
((KIM Consult). The following is the summary of the
assessment results of Good Corporate Governance at
PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) in 2016.
Data Perusahaan
Pelaksanaan kajian penerapan GCG di lingkungan
Perseroan dilakukan oleh pihak independen, yaitu
PT Kharisma Integrasi Manajemen (KIM Consult). Berikut
adalah ringkasan hasil penilaian/evaluasi atas Penerapan
Good Corporate Governance pada PT Sarana Multigriya
Finansial (Persero) Tahun 2016.
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Total Recommendations acquired by the Company in the
implementation of GCG Assessment in the year 2016 is 58
point spread over several Aspects of the Assessment. The
recommendations will be taken into consideration in the
implementation of the Company’s GCG in the year 2017
with a gradual implementation of the recommendations.
Corporate Social Responsibility Report
Total Rekomendasi didapat oleh Perseroan dalam
pelaksanaan Asesmen GCG Tahun 2016 adalah 58
point yang tersebar dalam beberapa Aspek Penilaian.
Rekomendasi tersebut akan menjadi catatan dalam
pelaksanaan GCG Perseroan pada tahun 2017 dengan
pelaksanaan rekomendasi secara bertahap.
Corporate Governance Report
To comply with regulatory requirements, the Company
had a GCG assessment carried out by an Independent
Assessor under the Article 72 point (a) Ministry of Finance
Regulation No. 88/PMK.06/2015 in conjunction with the
Secretary of the Ministry of State-Owned Enterprises
Decision No. SK -16/S.MBU/2012 On the Assessment and
Evaluation Parameters of Good Corporate Governance On
State-Owned Enterprises as an Assessment Indicator for
assessment of the Company. Based on the results of the
Assessment in 2016, the Company achieved a GCG value
of 79.88 with the Good predicate.
Laporan Tata Kelola Perusahaan
GCG Implementation Assessment
Untuk mematuhi ketentuan yang berlaku, Perseroan telah
melakukan Penilaian GCG yang dilakukan oleh Penilai
Independen berdasarkan Pasal 72 huruf (a) Peraturan
Menteri Keuangan No. 88/PMK.06/2015 menggunakan
Keputusan Sekretaris Kementrian Badan Usaha Milik
Negada No. SK-16/S.MBU/2012 Tentang/Parameter
Penilaian dan Evaluasi atas Penerapan Tata Kelola
Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance) Pada
Badan Usaha Milik Negara sebagai Indikator Penilaian
dalam pelaksanaan asesmen Perseroan. Berdasarkan
hasil Penilaian tersebut dicapai nilai implementasi GCG
selama 2016 sebesar 79,88 dengan predikat Baik.
Analisis & Pembahasan Manajemen
Assessment Penerapan GCG
Management Discussion & Analysis
GCG IMPLEMENTATION BY BOARDS OF
COMMISSIONERS AND DIRECTORS
Company Profile
PENERAPAN GCG OLEH DEWAN KOMISARIS
DAN DIREKSI
Profil Perusahaan
Assessment of the Boards of Commissioners and Directors
in 2016 was conducted through the self-assessment
and collegiate process as outlined in the Supervisory
Report of the Board of Commissioners. The execution
of the duties were planned at the beginning of the year
in a work program. At the end of the year, the Board of
Commissioners compiles reports that will be submitted to
the Shareholder in the GMS to be evaluated and ratified.
Laporan Manajemen
Penilaian kinerja Dewan Komisaris dan Direksi pada 2016
dilakukan secara self-assessment dan bersifat kolegial
yang dituangkan dalam Laporan Tugas Pengawasan
Dewan Komisaris. Pelaksanaan tugas telah direncanakan
setiap awal tahun dalam suatu Program Kerja. Pada akhir
tahun, Dewan Komisaris menyusun Laporan yang akan
disampaikan kepada Pemegang Saham dalam RUPS
untuk dievaluasi dan disahkan.
Management Report
ASSESSMENT OF BOARDS OF
COMMISSIONERS AND DIRECTORS
Pertumbuhan Kinerja 2016
PENILAIAN TERHADAP DEWAN
KOMISARIS DAN DIREKSI
2016 Performance Growth
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
No
Aspek Pengujuan/Indikator/Parameter
Aspect of Testing/Indicator/Parameter
Bobot
Weight
Capaian Tahun 2016
2016 Achievement
Skor/Score
%
Penjelasan
Description
I
Komitmen terhadap Penerapan Tata Kelola Perusahaan
yang Baik secara Berkelanjutan
Commitment to Sustainable Good Corporate Governance
7,00
5,82
83,08%
Baik
Good
II
Pemegang Saham dan RUPS
Shareholder and GMS
9,00
6,94
77.12%
Baik
Good
III
Dewan Komisaris
Board of Commissioners
35,00
31,03
88,66%
Sangat Baik
Very Good
IV
Direksi
Board of Directors
35,00
29,70
84,86%
Baik
Good
V
Pengungkapan Informasi dan Transparansi
Disclosure of Information and transparency
9,00
6,38
70,94%
Cukup Baik
Quite Good
VI
Aspek Lainnya
Other Aspects
5,00
–
0,00%
–
100,00
79,88
79,87
Baik
Good
Skor Keseluruhan
Overall Score
Klasifikasi Kualitas Penerapan
Classification of GCG Implementation Quality
Baik
Good
EVALUASI KINERJA DEWAN KOMISARIS DAN
DIREKSI
EVALUATION OF PERFORMANCE OF BOARDS
OF COMMISSIONERS AND DIRECTORS
Evaluasi kinerja Dewan Komisaris dan Direksi dilakukan
dengan mengacu pada Key Performance Indicators (KPI)
Perseroan yang ditetapkan dan dipertanggungjawabkan
kepada Pemegang Saham melalui mekanisme RUPS. KPI
Perseroan mengevaluasi hal-hal sebagai berikut:
1. Aspek Operasional
Rasio Primary Market Financing to Capital, yakni rasio
jumlah aliran dana kumulatif yang telah dialirkan
Perseroan dari pasar modal ke sektor perumahan
dibagi modal disetor. Direksi harus memastikan
bahwa dana yang dialirkan kepada penyalur KPR terus
meningkat secara berkesinambungan.
2. Aspek Keuangan
a. Profit Margin adalah laba sebelum pajak dikurangi
pendapatan lain-lain dibagi dengan total
pendapatan dikurangi pendapatan lain-lain.
b. Return on Equity (ROE), yaitu laba setelah
pajak dibagi dengan total ekuitas. Direksi harus
memastikan bahwa rasio aspek keuangan tersebut
mencapai besaran yang telah ditetapkan oleh
Pemegang Saham.
c. BOPO, adalah beban di luar pajak dibagi dengan
total pendapatan dikurangi dengan pendapatan
lain-lain.
Evaluation of the performance of the Boards of
Commissioners and Directors is conducted by referring
to the Company’s Key Performance Indicators (KPI) as set
and accountable to the Shareholder through the GMS. The
Company’s KPI evaluates the following:
1.Operations
The Primary Market Financing to Capital Ratio is the
ratio of the cumulative cash flow streamed by the
Company from the capital market to the housing sector
divided by paid-up capital. The Board of Directors must
ensure that the flow of funds distributed to mortgage
dealers continuously increases.
2.Finances
a. Profit Margin is profit before tax minus other
income divided by total revenue minus other
income.
b. Return on Equity (ROE) is profit after tax divided by
total equity. The BOD must ensure that this financial
ratio achieves target set by the Shareholder.
224
c. BOPO, which is expenses before taxes divided by
total revenue reduced by other income.
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
3.312
Remuneration (Honorarium, transportation
allowance, THR, tantiem)
1
30
a. Health Benefits
Fasilitas lain:
a. Tunjangan Kesehatan
Other facilities:
b. Keanggotaan
b. Memberships
Benefit Retirement (dimiliki saat akhir masa
tugas)
5
1.407
Retirement Benefit (held until the end of
term of office)
Jumlah
5
4.719
Total
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
225
Consolidated Financial Statement
5
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
Rupiah
Corporate Data
Remunerasi (Honor, tunjangan, transportasi,
THR, tantiem)
Type of Remuneration & Other Facilities
Orang
Person
Data Perusahaan
Jenis Remunerasi & Fasilitas Lain
(in million)
Jumlah yang Diterima pada 2016
Amount Received in 2016
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
(dalam jutaan)
Corporate Social Responsibility Report
The following are the details of remuneration provided
to the Board of Commissioners and supporting organs
during 2016:
Corporate Governance Report
Rincian remunerasi yang dibayarkan kepada Dewan
Komisaris dan Organ Pendukung selama 2016 sebagai
berikut:
Laporan Tata Kelola Perusahaan
REMUNERATION STRUCTURE OF BOARD OF
COMMISSIONERS AND SUPPORTING ORGANS
(SECRETARY TO BOARD OF COMMISSIONERS
AND AUDIT COMMITTEE)
Analisis & Pembahasan Manajemen
STRUKTUR REMUNERASI DEWAN KOMISARIS
DAN ORGAN PENDUKUNG (SEKDEKOM DAN
KOMITE AUDIT)
Management Discussion & Analysis
The remuneration proposal procedure of the Boards of
Commissioners and Directors of SMF is conducted by the
Shareholder, in this case the Government of the Republic
of Indonesia, while the Remuneration for the Boards of
Commissioners and Directors is stipulated through the
General Meeting of Shareholders. This matter is in accord
with the provision of Article 2 of the State Minister of StateOwned Enterprises Regulation No. PER-04/MBU/2014
on the Salary Determination Guidelines for the Board
of Directors, Board of Commissioners, and Supervisory
Board of State-Owned Enterprises.
Company Profile
Prosedur pengusulan remunerasi Direksi dan Dewan
Komisaris SMF dilakukan oleh Pemegang Saham,
dalam hal ini Pemerintah Republik Indonesia sedangkan
Remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris ditetapkan
melalui mekanisme Rapat Umum Pemegang Saham. Hal
ini telah sesuai dengan ketentuan Pasal 2 Peraturan Menteri
Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) No. PER-04/
MBU/2014 tentang Pedoman Penetapan Penghasilan
Direksi, Dewan Komisaris dan Dewan Pengawas Badan
Usaha Milik Negara.
Profil Perusahaan
PROCEDURE OF REMUNERATION PROPOSAL
TO DETERMINATION
Laporan Manajemen
PROSEDUR PENGUSULAN HINGGA
PENETAPAN REMUNERASI
Management Report
REMUNERATION POLICY FOR
BOARDS OF COMMISSIONERS AND
DIRECTORS
Pertumbuhan Kinerja 2016
KEBIJAKAN REMUNERASI BAGI
DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI
2016 Performance Growth
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
STRUKTUR REMUNERASI DIREKSI
REMUNERATION STRUCTURE OF BOARD OF
DIRECTORS
Rincian remunerasi yang dibayarkan kepada Direksi
selama 2016 sebagai berikut:
The following are the details of remuneration paid to the
Board of Directors during 2016:
(dalam jutaan)
(in million)
Jenis Remunerasi & Fasilitas Lain
Jumlah yang Diterima pada 2016
Amount Received in 2016
Type of Remuneration & Other Facilities
Orang
Person
Rupiah
3
5.455
Remuneration (Honorarium, transportation
allowance, THR, tantiem)
3
328
a. Health Benefits
Remunerasi (Honor, tunjangan, transportasi,
THR, tantiem)
Fasilitas lain:
Other facilities:
a. Tunjangan Kesehatan
b. Keanggotaan
b. Memberships
Benefit Retirement (dimiliki saat akhir masa
tugas)
3
4.141
Retirement Benefit (held until the end of
term of office)
Jumlah
3
9.595
Total
INDIKATOR PENETAPAN REMUNERASI DIREKSI
BOARD OF DIRECTORS REMUNERATION
DETERMINATION INDICATOR
Penetapan remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris SMF
dilakukan oleh Pemegang Sahama melalui mekanisme
RUPS. Indikator dan penetapan remunerasi tersebut
ditentukan dan sepenuhnya menjadi kewenangan
Pemegang Saham Perseroan.
The Shareholder determines the remuneration for the
Board of Directors and the Board of Commissioners of
SMF through the GMS. The remuneration indicators and
determination are determined and fully authorized by the
Shareholder of the Company.
RASIO GAJI TERTINGGI DAN TERENDAH
RATIO OF THE HIGHEST AND LOWEST SALARY
Rasio
Skala Perbandingan
Comparative Scale
Rasio Gaji Karyawan yang Tertinggi dan
Terendah
Rasio Gaji Direksi yang Tertinggi dan
Terendah
Ratio
8,04
Employee Salary : Ratio of the Highest and
the Lowest
90
Director Salary: Ratio of the Highest and the
Lowest
Rasio Gaji Komisaris yang Tertinggi dan
Terendah
89,9
Commissioner Salary: Ratio of the Highest
and the Lowest
Rasio Gaji Direksi Tertinggi dan Karyawan
Tertinggi
46,08
Salary Ratio of the Highest Director and the
Highest Employee
Gaji yang diperbandingkan dalam rasio gaji termasuk di
atas, adalah gaji pokok yang diterima oleh anggota Dewan
Komisaris, anggota Direksi dan Karyawan per bulan. Yang
dimaksud dengan Karyawan adalah Karyawan Tetap
Perseroan sampai batas staf.
226
The salary comparisons in the above salary ratio represent
the basic salary received by members of the Board of
Commissioners, members of the Board of Directors, and
employees each month. “Employees” refers to permanent
employees of the Company down to the junior staff level.
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
Corporate Governance Report
Corporate Social Responsibility Report
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Data
Data Perusahaan
Consolidated Financial Statement
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
227
Laporan Tata Kelola Perusahaan
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
Analisis & Pembahasan Manajemen
Additionally, SMF does not implement stock options
policy for its management or employees, because all
shares of the Company are owned by the Government of
the Republic of Indonesia.
Management Discussion & Analysis
SMF juga tidak menerapkan kebijaksanaan opsi saham
bagi manajemen maupun karyawannya, karena seluruh
saham Perseroan dimiliki Pemerintah Republik Indonesia.
Company Profile
SMF implements a policy of tantiem distribution for the
Board of Commissioners and Board of Directors based on
decision of the General Meeting of Shareholders.
Profil Perusahaan
SMF menerapkan kebijakan pembagian tantiem Dewan
Komisaris dan Direksi berdasarkan keputusan Rapat
Umum Pemegang Saham.
Laporan Manajemen
The remuneration structure of the Board of Directors and
Board of Commissioners of SMF does not implement
the bonus system related to the performance or nonperformance of each member; therefore, the remuneration
structure of the Board of Commissioners and Directors
has no bonus component.
Management Report
BONUS AND STOCK OPTIONS
Struktur remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris SMF
tidak menerapkan sistem bonus yang terkait dengan
kinerja maupun non kinerja setiap anggotanya, dengan
demikian pada struktur remunerasi Dewan Komisaris dan
Direksi tidak terdapat komponen Bonus.
Pertumbuhan Kinerja 2016
BONUS DAN OPSI SAHAM
2016 Performance Growth
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
RAPAT DEWAN KOMISARIS DAN
DIREKSI
MEETINGS OF BOARDS OF
COMMISSIONERS AND DIRECTORS
RAPAT DEWAN KOMISARIS DAN TINGKAT
KEHADIRAN
MEETINGS OF BOARD OF COMMISSIONERS
AND ATTENDANCE
Rapat Dewan Komisaris dilaksanakan secara berkala
sedikitnya satu bulan sekali. Selama 2016, Dewan
Komisaris mengadakan rapat dengan rincian kehadiran
sebagai berikut:
Meetings of the Board of Commissioners are held at least
once a month. During 2016, the Board of Commissioners
held meetings with the Board of Directors with the
following attendance details:
Tabel Kehadiran Anggota pada Rapat
Dewan Komisaris
Nama
Name
Table of Attendance in Board of
Commissioners Meetings
Jabatan
Position
Jumlah Kehadiran
Total Attendance
Januari–Juli 2016
Tingkat Kehadiran
Attendance
January–July 2016
Herry Purnomo
Komisaris Utama President Commissioner
7
100%
Agus Rijanto Sedjati
Komisaris Commissioner
7
100%
Mariatul Aini
Komisaris Commissioner
7
100%
Agus Rijanto Sedjati
Plt. Komisaris Utama
Acting President Commissioner
4
100%
Mariatul Aini
Komisaris Commissioner
4
100%
Plt. Komisaris Acting Commissioner
2
Juli–Oktober 2016
July–October 2016
Oktober–Desember 2016
Mariatul Aini
October–December 2016
100%
Hal-hal yang umumnya dibahas dalam rapat Dewan
Komisaris mencakup materi mengenai kinerja dan
pengembangan perusahaan, baik secara finansial dan
operasional. Rapat ini juga berfungsi sebagai sebuah
forum di mana setiap anggota memiliki hak untuk
mengutarakan pendapatnya guna mencapai sebuah
keputusan yang kolektif.
Issues discussed in Board of Commissioners meetings
include Company performance and development, both
financial and operational. The meetings also function as
a forum where each member has the right to express
opinions in order to reach a collective decision.
RISALAH RAPAT DEWAN KOMISARIS
MINUTES OF BOARD OF COMMISSIONERS
MEETINGS
Keputusan rapat didokumentasikan dengan baik
dalam sebuah risalah rapat (minutes of meeting) yang
ditandatangani oleh ketua rapat dan salah seorang
anggota Dewan Komisaris. Risalah tersebut kemudian
didistribusikan kepada seluruh anggota Dewan Komisaris,
baik yang menghadiri rapat maupun yang tidak. Dalam
hal terdapat perbedaan pendapat, hal tersebut turut
dicantumkan dalam risalah rapat disertai dengan alasan
di balik perbedaan pendapat.
Decisions made in the meetings were well documented
in the minutes of meetings, signed by the chairman and a
member of the Board of Commissioners. The minutes of
the meetings are then distributed to all Commissioners,
whether they attended the meeting or not. In the event
of disagreement, this is included in the minutes of the
meeting, together with the reasons for the disagreement.
228
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
17 Mei 2016
May 17, 2016
1. Laporan Kinerja Bulan April 2016
2. Pembahasan Laporan Kinerja Bulan April 2016
3. Penyampaian arahan kepada Direksi
1. April 2016 Performance Report
2. April 2016 Performance Report discussion
3. Advice to the Board of Directors
14 Juni 2016
June 14, 2016
1. Laporan Kinerja Bulan Mei 2016
2. Laporan Proses Pembangunan Gedung
3. Pembahasan Laporan Kinerja bulan Mei 2016
4. Penyampaian Arahan kepada Direksi tentang
Proses Pembangunan gedung
1. May 2016 Performance Report
2. Report on the Building Construction Process
3. May 2016 Performance Report discussion
4. Advice to the Board of Directors on the
Building Construction Process
5 Agustus 2016
August 5, 2016
1. Laporan Kinerja Bulan Juni 2016
2. Laporan Kinerja Semester I 2016
3. Pembahasan Laporan Kinerja Bulan Juni 2016
4. Pembahasan Laporan Kinerja Semester I 2016
5. Penyampaian Arahan kepada Direksi tentang
Laporan Bulanan
6. Penyampaian Arahan kepada Direksi tentang
Laporan Semesteran
1. June 2016 Performance Report
2. Performance Report of the First Half of 2016
3. June 2016 Performance Report Discussion
4. Discussion on the First Half of 2016
Performance Report
5. Advice to the Board of Directors on the
Monthly Report
6. Advice to the Board of Directors on the BiAnnual Report
22 September 2016
September 22, 2016
1. Laporan Kinerja Bulan Agustus 2016
2. Pembahasan Laporan Kinerja Bulan Agustus
2016
3. Laporan Penyusunan RKAP 2017
4. Penyampaian Arahan kepada Direksi tentang
Penyusunan RKAP
1. August 2016 Performance Report
2. Discussion on the August 2016 Performance
Report
3. 2017 CWPB Formulation Report
4. Advice to the Board of Directors on the
Formulation of the CWPB
30 September 2016
September 30, 2016
1. Laporan Pemaparan RKAP 2017
2. Pembahasan RKAP 2017
3. Penyampaian Arahan kepada Direksi Terkait
Penyusunan RKAP
1. 2017 CWPB Description Report
2. 2017 CWPB Discussion
3. Advice to the Board of Directors on the
Formulation of the CWPB
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
229
Consolidated Financial Statement
1. Progress of Review Report on the 2016-2020
Business Transformation
2. Report on Role of SMF in Mortgage Program
3. 2016-2020 Organizational Transformation
Report
4. Advice to Board of Directors on Business
Transformation
5. Advice to Board of Directors on Role of SMF
in Mortgage Program
6. Advice to Board of Directors on Organizational
Transformation
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
1. Laporan Progres Kajian Tentang Transformasi
Bisnis 2016-2020
2. Laporan Peran SMF dalam KPR Program
3. Laporan Transformasi Organisasi 2016-2020
4. Penyampaian Arahan kepada Direksi tentang
Transformasi Bisnis
5. Penyampaian Arahan kepada Direksi tentang
Peran SMF dalam KPR Program
6. Penyampaian Arahan kepada Direksi tentang
Transformasi Organisasi
Corporate Data
29 April 2016
April 29, 2016
Data Perusahaan
1. March 2016 Performance Report
2. March Performance Report discussion
3. Advice to the Board of Directors
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
1. Laporan Kinerja Bulan Maret 2016
2. Pembahasan Laporan Kinerja bulan Maret
3. Penyampaian arahan kepada Direksi
Corporate Social Responsibility Report
12 April 2016
April 12, 2016
Corporate Governance Report
1. February 2016 Performance Report
2. Progress of Review Report on Business
Transformation
3. Information Technology Report
4. February Performance Report discussion
5. Advice to Board of Directors on Information
Technology and Business Transformation
Review
Laporan Tata Kelola Perusahaan
1. Laporan Kinerja Bulan Februari 2016
2. Laporan Progres Kajian tentang Transformasi
Bisnis
3. Laporan Teknologi Informasi
4. Pembahasan Laporan Kinerja bulan Februari
5. Penyampaian Arahan kepada Direksi tentang
Teknologi Informasi & Kajian Transformasi
Bisnis
Analisis & Pembahasan Manajemen
15 Maret 2016
March 15, 2016
Management Discussion & Analysis
1. January 2016 Monthly Performance Report
2. Discussion of January 2016 Performance
Report
3. Advice to Board of Directors
Company Profile
1. Laporan Kinerja Bulanan Januari 2016
2. Pembahasan Laporan Kinerja Januari 2016
3. Penyampaian Arahan kepada Direksi
Profil Perusahaan
17 Februari 2016
February 17, 2016
Laporan Manajemen
Agenda & Minutes of the Meeting
1. Discussion on the 2015 Performance
Assessment Results
2. Discussion on the 2015 Performance Report
3. Advice to Board of Directors
Management Report
Agenda & Risalah
1. Pembahasan Hasil Evaluasi Kinerja tahun
2015
2. Pembahasan Laporan Kinerja tahun 2015
3. Penyampaian Arahan kepada Direksi
Pertumbuhan Kinerja 2016
Tanggal/Date
19 Januari 2016
January 19, 2016
2016 Performance Growth
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Tanggal/Date
Agenda & Minutes of the Meeting
Agenda & Risalah
18 Oktober 2016
October 18, 2016
1. Laporan Kinerja Bulan September 2016
2. Pembahasan Laporan Kinerja bulan
September 2016
3. Laporan Perkembangan Pencapaian IKU 2016
4. Penyampaian Arahan kepada Direksi tentang
Perkembangan Pencapaian IKU 2016
1. September 2016 Performance Report
2. Discussion on the September 2016
Performance Report
3. Report on the Development of the 2016 IKU
Achievement
4. Advice to the Board of Directors on the
Development of the 2016 IKU Achievement
15 November 2016
November 15, 2016
1. Laporan Kinerja Bulan Oktober 2016
2. Pembahasan Laporan Kinerja Bulan Oktober
2016
3. Laporan Program Strategis
4. Penyampaian Arahan kepada Direksi tentang
Program Strategis yang akan dilaksanakan
1. October 2016 Performance Report
2. October 2016 Performance Report Discussion
3. Strategic Program Report
4. Advice to the Board of Directors on Strategic
Programs to be Implemented
15 Desember 2016
December 15, 2016
1. Laporan Kinerja Bulan November 2016
2. Pembahasan Laporan Kinerja bulan
November 2016
3. Laporan perkembangan Pencapaian IKU 2016
4. Laporan RKAP Posisi Tahunan
5. Laporan Program-program Strategis tahun
2016
6. Laporan Penyusunan RKAP 2017
7. Laporan Penyusunan RJPP 2017-2021
8. Penyampaian Arahan kepada Direksi tentang
Perkembangan Pencapaian IKU 2016
9. Penyampaian Arahan kepada Direksi tentang
Pencapaian RKAP Bulanan & Tahunan
10. Penyampaian Arahan kepada Direksi tentang
program Strategis Tahun 2016
11. Penyampaian Arahan kepada Direksi tentang
Penyusunan RKAP 2017
12. Penyampaian Arahan kepada Direksi tentang
Penyusunan RJPP 2017-2021
1. November 2016 Performance Report
2. November 2016 Performance Report
Discussion
3. Report on the Development of the 2016 IKU
Achievement
4. Report on the Annual Position of the CWPB
5. Report on 2016 Strategic Programs
6. 2017 CWPB Formulation Report
7. 2017-2021 RJPP Formulation Report
8. Provision of Directives to the Board of
Directors on the Development of the 2016
IKU Achievement
9. Advice to the Board of Directors on the
Achievement of the Monthly and Annual
CWPB
10. Advice to the Board of Directors on the 2016
Strategic Programs
11. Advice to the Board of Directors on the
Formulation of the 2017 CWBP
12. Advice to the Board of Directors on the
Formulation of the 2017-2021 RJPP
RAPAT DIREKSI
MEETINGS OF THE BOARD OF DIRECTORS
Frekuensi dan Tingkat Kehadiran
Frequency and Level of Attendance
Rapat Direksi diselenggarakan paling sedikit satu
kali dalam sebulan. Rapat Direksi dapat berupa rapat
internal Direksi atau rapat Direksi dengan Kepala Divisi.
Rapat internal Direksi merupakan forum dan sekaligus
mekanisme bagi pengambilan keputusan Direksi secara
kolektif. Selama 2016, Direksi telah mengadakan 21 kali
rapat. Rincian kehadiran dalam Rapat Direksi selama 2016
sebagai berikut:
Meetings of the Board of Directors are held at least once
a month. These can be internal or with Division Heads.
Internal meetings of the Board of Directors are a forum
and also a mechanism for making decisions collectively.
During 2015, the Board of Directors held 21 meetings.
Details of attendance at Board of Directors meetings
during 2016 are as follows:
Tabel Kehadiran Anggota pada Rapat
Direksi
Nama
Name
Table of Attendance in Board of
Directors Meetings
Jabatan
Position
Jumlah Kehadiran
Total Attendance
Januari–Agustus 2016
Tingkat Kehadiran
Attendance
January–August 2016
Raharjo Adisusanto
Direktur Utama President Director
21
100%
Sutomo
Direktur Director
21
100%
Trisnadi Yulrisman
Direktur Director
21
100%
Direktur Utama President Director
9
Agustus–Desember 2016
Ananta Wiyogo
230
August–December 2016
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
100%
The decisions of the meetings are well documented in
the minutes of meetings, signed by the chairman of the
meeting and one member of the Board of Directors.
The minutes of the meeting are then distributed to all
Directors, whether they attended or not. In the event
of disagreement, this is included in the minutes of the
meeting, together with the reasons for the disagreement.
Bulan
Month
Januari
January
Februari
February
Tanggal
Pelaksanaan
Date of
Implementation
Agenda Rapat
Meeting Agenda
Tempat Pelaksanaan
Place of Implementation
Pembahasan Kinerja Perseroan Januari 2016
Discussion on the Company’s January 2016
Performance
4 Januari 2016
January 4, 2016
Ruang Rapat Direksi, Lantai 2 Grha SMF
Large Meeting Room, 2nd Floor of Grha SMF
• Pembahasan Persiapan Rapat Dekom atas
Pencapaian Kerja Tahun 2015
• Pembahasan Catatan dari RUPS
• Pembahasan IKU BSC 2016
• Pembahasan Struktur Organisasi
• Discussion on the Preparation of the Board
of Commissioners Meeting on the 2015 Work
Achievement
• Discussion on GMS Notes
• Discussion on the 2016 IKU BSC
• Discussion on Organizational Structure
11 Januari 2016
January 11, 2016
Ruang Rapat Besar, Lantai 1 Grha SMF
Large Meeting Room, 1st Floor of Grha SMF
• Repositioning SMF
• Persiapan Rapat dengan Direktorat
Pengelolaan Investsi OJK tentang POJK
No. 23
• Repositioning of SMF
• Preparation of Meeting with the Directorate of
Investment Management of OJK Regarding
POJK No. 23
25 Januari 2016
January 25, 2016
Ruang Rapat Besar, Lantai 1 Grha SMF
Large Meeting Room, 1st Floor of Grha SMF
Pembahasan Kinerja Perseroan
Discussion on the Company’s Performance
1 Februari 2016
February 1, 2016
Ruang Rapat Direksi, Lantai 2 Grha SMF
Board of Directors Meeting Room, 2nd Floor of
Grha SMF
Laporan Progress Kegiatan per Divisi
Report on Activity Progress of Each Division
3 Februari 2016
February 3, 2016
Ruang Rapat Besar, Lantai 1 Grha SMF
Large Meeting Room, 1st Floor of Grha SMF
Penyampaian Hasil Pembahasan RPOJK tentang
pembinaan dan pengawasan PPSP
Submission of RPOJK Discussion Results on
SMFM Development and Monitoring
18 Februari 2016
February 18, 2016
Ruang Rapat Besar, Lantai 1 Grha SMF
Large Meeting Room, 1st Floor of Grha SMF
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
231
Consolidated Financial Statement
Minutes of Meetings
Keputusan rapat didokumentasikan dengan baik dalam
risalah rapat (minutes of meeting) yang ditandatangani
oleh ketua rapat dan salah seorang anggota Direksi.
Risalah tersebut kemudian akan didistribusikan kepada
semua anggota Direksi, baik yang menghadiri rapat
maupun yang tidak. Perbedaan pendapat yang terjadi
dalam rapat turut dicantumkan dalam risalah rapat beserta
dengan alasan mengenai perbedaan pendapat.
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
Risalah Rapat
Corporate Data
100%
Data Perusahaan
9
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Direktur Director
Corporate Social Responsibility Report
Trisnadi Yulrisman
Corporate Governance Report
100%
Laporan Tata Kelola Perusahaan
9
Analisis & Pembahasan Manajemen
Direktur Director
Management Discussion & Analysis
Heliantopo
Company Profile
Tingkat Kehadiran
Attendance
Profil Perusahaan
Jumlah Kehadiran
Total Attendance
Laporan Manajemen
Jabatan
Position
Management Report
Nama
Name
Table of Attendance in Board of
Directors Meetings
Pertumbuhan Kinerja 2016
Tabel Kehadiran Anggota pada Rapat
Direksi
2016 Performance Growth
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Bulan
Month
Maret
March
Agenda Rapat
Meeting Agenda
Tanggal
Pelaksanaan
Date of
Implementation
Tempat Pelaksanaan
Place of Implementation
Laporan Progress Kegiatan Divisi Bulan Maret
2016
Report on Activity Progress of Divisions in
March 2016
7 Maret 2016
March 7, 2016
• Laporan Kegiatan Divisi Bulan Maret minggu
ke-3
• Hasil Pembicaraan S&P1 dan Divisi TPU
dengan World Bank
• Pembahasan mengenai Pengembangan PPSP
yang akan Dipresentasikan ke Dekom & DJKN
sebagai Dasar Perubahan/Revisi RJPP
• Report on Divisions’ Activities on the 3rd Week
of March
S&P1 and TPU Division Discussion Results
with the World Bank
• Discussion on SMFM Development which will
be Presented to the Board of Commissioners
and DJKN as the Basis for RJPP Amendment/
Revision
14 Maret 2016
March 14, 2016
Pembahasan Transformasi Bisnis
Discussion on Business Transformation
31 Maret 2016
March 31, 2016
Ruang Rapat Besar, Lantai 1 Grha SMF
Large Meeting Room, 1st Floor of Grha SMF
Pembahasan Materi Pra-RUPS
Discussion on Pre-GMS Materials
7 April 2016
April 7, 2016
Ruang Rapat Besar, Lantai 1 Grha SMF
Large Meeting Room, 1st Floor of Grha SMF
Pembahasan Perubahan Perpres No. 19 Tahun
2005
Discussion on the Amendment to the
Presidential Regulation No. 19 of 2005
25 April 2016
April 25, 2016
Ruang Rapat Besar, Lantai 1 Grha SMF
Large Meeting Room, 1st Floor of Grha SMF
• Pembahasan dengan Dewan Komisaris
mengenai Transformasi Bisnis SMF dan
Organisasi
• Laporan Kegiatan Bulanan Divisi
• Discussion with the Board of Commissioners
on SMF business and Organizational
Transformation
• Division Monthly Activity Report
25 April 2016
April 25, 2016
Ruang Rapat Besar, Lantai 1 Grha SMF
Large Meeting Room, 1st Floor of Grha SMF
Mei
May
Pembahasan Materi Rapat Dekom bulan April
2016
Discussion on Board of Commissioners Meeting
Materials in April 2016
16 Mei 2016
May 16, 2016
Ruang Rapat Besar, Lantai 1 Grha SMF
Large Meeting Room, 1st Floor of Grha SMF
Juni
June
Pembahasan Perjanjian Subordinasi SMF-BTN
Discussion on the SMF-BTN Subordination
Agreement
6 Juni 2016
June 6, 2016
Ruang Rapat Besar, Lantai 1 Grha SMF
Large Meeting Room, 1st Floor of Grha SMF
Penyampaian Draft Perpres hasil harmonisasi
Submission of the Harmonization of the
Presidential Regulation Draft Results
6 Juni 2016
June 6, 2016
Ruang Rapat Besar, Lantai 1 Grha SMF
Large Meeting Room, 1st Floor of Grha SMF
Pembahasan Lanjutan Perjanjian Subordinasi
SMF-BTN
Further Discussion on the SMF-BTN
Subordination Agreement
9 Juni 2016
June 9, 2016
Ruang Rapat Besar, Lantai 1 Grha SMF
Large Meeting Room, 1st Floor of Grha SMF
• Pelaksanaan Acara Pelepasan Karyawan yang
Memasuki Masa Pensiun a.n Evie Deria
• Penetapan Karyawan yang menjabat sebagai
Sekretaris Perusahaan
• Event implementation for the Retiring
Employee in the Name of Evie Deria
• Appointment of Employee that Serves as the
Corporate Secretary
22 Juni 2016
June 22, 2016
Ruang Rapat Besar, Lantai 1 Grha SMF
Large Meeting Room, 1st Floor of Grha SMF
Instrumen Dana Repatriasi
Repatriation Funds Instrument
29 Juni 2016
June 29, 2016
Ruang Rapat Besar, Lantai 1 Grha SMF
Large Meeting Room, 1st Floor of Grha SMF
April
April
232
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
Ruang Rapat Besar, Lantai 1 Grha SMF
Large Meeting Room, 1st Floor of Grha SMF
•Persiapan Meeting Rating Review dengan
Pefindo
•Persiapan Signing Ceremony dengan KHFC
• Persiapan Penyusunan RKAP 2017
• Persiapan Pertemuan dengan Dirut BTN
• Persiapan Penerbitan obligasi PUB III Tahap 6
• Preparation for the Rating Review Meeting
with Pefindo
• Preparation for the Signing Ceremony with
KHFC
• Preparation for the Formulation of the 2017
CWPB
• Preparation for the Meeting with the President
Director of BTN
• Preparation for the Issuance of the PUB III
Phase 6 bonds
30 Agustus 2016
August 30, 2016
Ruang Rapat Direksi, Lantai 2 Grha SMF
Board of Directors Meeting Room, 2nd Floor of
Grha SMF
Rapat Koordinasi Direksi
Coordination Meeting with the Board of
Directors
8 September 2016
September 8, 2016
Ruang Rapat Direksi, Lantai 2 Grha SMF
Board of Directors Meeting Room, 2nd Floor of
Grha SMF
Rapat Koordinasi dengan Kepala Divisi Perihal
Hal Penting yang Harus Segera Ditindaklanjuti
Coordination Meeting with Division Heads on
Urgent Matters that Needs to be Followed-up
Immediately
9 September 2016
September 9, 2016
Ruang Rapat Direksi, Lantai 2 Grha SMF
Board of Directors Meeting Room, 2nd Floor of
Grha SMF
Rencana Perubahan Struktur Organisasi
Plan on Organizational Structure Change
27 September 2016
September 27, 2016
Ruang Rapat Direksi, Lantai 2 Grha SMF
Board of Directors Meeting Room, 2nd Floor of
Grha SMF
Rapat Koordinasi Rutin
Routine Coordination Meeting
4 Oktober 2016
October 4, 2016
Ruang Rapat Direksi, Lantai 2 Grha SMF
Board of Directors Meeting Room, 2nd Floor of
Grha SMF
Rapat Koordinasi dengan Kepala Divisi perihal
hal Urgent yang Harus Segera Ditindaklanjuti
Coordination Meeting with Division Heads on
Urgent Matters that Needs to be Followed-up
Immediately
10 Oktober 2016
October 10, 2016
Ruang Rapat Direksi, Lantai 2 Grha SMF
Board of Directors Meeting Room, 2nd Floor of
Grha SMF
21 November 2016
November 21, 2016
Ruang Rapat Direksi, Lantai 2 Grha SMF
Board of Directors Meeting Room, 2nd Floor of
Grha SMF
5 Desember 2016
December 5, 2016
Ruang Rapat Direksi, Lantai 2 Grha SMF
Board of Directors Meeting Room, 2nd Floor of
Grha SMF
November
November
Pembahasan Kinerja Perseroan
Discussion on the Company’s Performance
Desember
December
Rapat Koordinasi dengan Kepala Divisi perihal
hal Urgent yang Harus Segera Ditindaklanjuti
Coordination Meeting with Division Heads on
Urgent Matters that Needs to be Followed-up
Immediately
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
233
Consolidated Financial Statement
Ruang Rapat Direksi, Lantai 2 Grha SMF
Board of Directors Meeting Room, 2nd Floor of
Grha SMF
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
25 Agustus 2016
August 25, 2016
Corporate Data
Kesepakatan Direksi Baru
Agreement of the New Board of Directors
Data Perusahaan
Ruang Rapat Besar, Lantai 1 Grha SMF
Large Meeting Room, 1st Floor of Grha SMF
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
15 Juli 2016
July 15, 2016
Corporate Social Responsibility Report
Pengumuman ke media oleh BTN tentang
Pinjaman Subordinasi
Annoncement to the media by BTN on the
Subordination Loan
Corporate Governance Report
Ruang Rapat Besar, Lantai 1 Grha SMF
Large Meeting Room, 1st Floor of Grha SMF
Laporan Tata Kelola Perusahaan
15 Juli 2016
July 15, 2016
Analisis & Pembahasan Manajemen
Pencapaian Kinerja (BSC) Semester 1 2016
Performance Achievement (BSC) of the First
Semester of 2016
Management Discussion & Analysis
Ruang Rapat Besar, Lantai 1 Grha SMF
Large Meeting Room, 1st Floor of Grha SMF
Company Profile
Oktober
October
14 Juli 2016
July 14, 2016
Profil Perusahaan
September
September
Pembahasan EBA-SP BTN & Mandiri
Discussion on BTN & Mandiri RMBS-PC
Laporan Manajemen
Agustus
August
Tempat Pelaksanaan
Place of Implementation
Management Report
Juli
July
Tanggal
Pelaksanaan
Date of
Implementation
Agenda Rapat
Meeting Agenda
Pertumbuhan Kinerja 2016
Bulan
Month
2016 Performance Growth
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
RAPAT GABUNGAN DEWAN KOMISARIS DAN
DIREKSI
JOINT MEETINGS OF BOARDS OF
COMMISSIONERS AND DIRECTORS
Frekuensi dan Tingkat Kehadiran
Frequency and Level of Attendance
Direksi Perseroan mengadakan rapat gabungan dengan
Dewan Komisaris untuk membahas kinerja Perseroan.
Selama 2016, Dewan Komisaris dan Direksi telah
mengadakan rapat gabungan sebanyak 13 kali. Berikut
adalah perincian jumlah rapat dan kehadiran rapat
gabungan Dewan Komisaris dan Direksi selama 2016:
The Board of Directors holds joint meetings with the Board
of Commissioners to discuss Company performance.
During 2016, the Board of Commissioners and the Board
of Directors held 13 joint meetings. The following are the
details of the number of meetings and attendance at joint
meetings of the Boards of Commissioners and Directors
during 2016:
Nama
Name
Jabatan
Position
Jumlah Kehadiran
Total Attendance
Januari–Juli 2016
Tingkat Kehadiran
Attendance
January–July 2016
Herry Purnomo
Komisaris Utama President Commissioner
7
100%
Agus Rijanto Sedjati
Komisaris Commissioner
7
100%
Raharjo Adisusanto
Direktur Utama President Director
7
100%
Sutomo
Direktur Director
7
100%
Trisnadi Yulrisman
Direktur Director
7
100%
Agus Rijanto Sedjati
Plt. Komisaris Utama
Acting President Commissioner
2
100%
Mariatul Aini
Komisaris Commissioner
2
100%
Juli–Agustus 2016
July–August 2016
Raharjo Adisusanto
Direktur Utama President Director
2
100%
Sutomo
Direktur Director
2
100%
Trisnadi Yulrisman
Direktur Director
2
100%
Agus Rijanto Sedjati
Plt. Komisaris Acting Commissioner
2
100%
Mariatul Aini
Komisaris Commissioner
2
100%
Ananta Wiyogo
Direktur Utama President Director
2
100%
Agustus–Oktober 2016
August–October 2016
Heliantopo
Direktur Director
2
100%
Trisnadi Yulrisman
Direktur Director
2
100%
Mariatul Aini
Plt. Komisaris Acting Commissioner
2
Ananta Wiyogo
Direktur Utama President Director
2
100%
Heliantopo
Direktur Director
2
100%
Trisnadi Yulrisman
Plt. Direktur Acting Director
2
100%
Oktober–Desember 2016
234
October–December 2016
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
100%
Ya
Yes
√
Tidak
No
Ya
Yes
Tidak
√
Ya
Yes
√
Tidak
No
√
Dewan Komisaris Perusahaan melaksanakan tugasnya
secara independen sesuai dengan peraturan perundangundangan termasuk menghindari benturan kepentingan
dengan pihak manapun. Anggota Dewan Komisaris
juga menyatakan tidak memiliki hubungan keluarga
dengan anggota Dewan Komisaris lainnya atau Direksi
Perusahaan.
The Company’s Board of Commissioners performs its
duties independently in accordance with legislation
including avoiding conflict of interest with other parties.
Commissioners also stated that they do not have familial
relations with other Commissioners or Directors.
Dalam memberikan arahan, rekomendasi, keputusan dan
kebijakan, seluruh Komisaris tidak mencampuri keputusan
dan pendapat lainnya, memberi dan mendapat tekanan
yang mengarah pada benturan kepentingan, serta terikat
secara moral dan material kepada pihak-pihak tertentu
yang dapat memengaruhi independensi.
In giving advice and policies, and making recommendations
and decisions, all Commissioners do not interfere with
decisions and opinions of others, do not exert pressure
on others that may lead to conflicts of interest, and do not
have ties that morally and materially bind them to certain
parties that can influence independency.
SIFAT AFILIASI DIREKSI
NATURE OF AFFILIATION OF BOARD OF
DIRECTORS
Anggota Direksi tidak saling terafiliasi baik dengan
anggota Direksi lainnya, dengan Dewan Komisaris
maupun dengan Pemegang Saham.
None of the Directors have an affiliation with other
Directors, Commissioners, or the Shareholder.
Hubungan Keluarga dengan
Familial Relationship with
Keterangan
Description
Dewan Komisaris
Commissioners
Ya
Yes
Tidak
No
Direksi
Directors
Ya
Yes
Hubungan Keluarga dengan
Familial Relationship with
Pemegang Saham
Shareholders
Tidak
No
Ya
Yes
Tidak
No
Dewan Komisaris
Commissioners
Ya
Yes
Tidak
No
Direksi
Directors
Ya
Yes
Consolidated Financial Statement
√
Tidak
No
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
√
Ya
Yes
Pemegang Saham
Shareholders
Corporate Data
Tidak
No
Direksi
Directors
Data Perusahaan
Ya
Yes
Dewan Komisaris
Commissioners
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Mariatul Aini
Tidak
No
Pemegang Saham
Shareholders
Corporate Social Responsibility Report
Ya
Yes
Direksi
Directors
Corporate Governance Report
Dewan Komisaris
Commissioners
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Keterangan
Description
Hubungan Keluarga dengan
Familial Relationship with
Analisis & Pembahasan Manajemen
Hubungan Keluarga dengan
Familial Relationship with
Management Discussion & Analysis
NATURE OF AFFILIATION OF BOARD OF
COMMISSIONERS
Company Profile
SIFAT AFILIASI DEWAN KOMISARIS
Profil Perusahaan
None of the Commissioners have an affiliation with the
Directors or the Shareholder.
Laporan Manajemen
Masing-masing Dewan Komisaris tidak mempunyai
hubungan afiliasi dengan Direksi dan/atau Pemegang
Saham Perseroan.
Management Report
AFFILIATION BETWEEN
DIRECTORS, COMMISSIONERS,
AND THE SHAREHOLDER
Pertumbuhan Kinerja 2016
HUBUNGAN AFILIASI DENGAN
DIREKSI DAN ANGGOTA DEWAN
KOMISARIS LAINNYA, SERTA
PEMEGANG SAHAM
2016 Performance Growth
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Pemegang Saham
Shareholders
Tidak
Ya
Yes
Tidak
No
Ananta Wiyogo
√
√
√
√
√
√
Trisnadi
Yulrisman
√
√
√
√
√
√
Heliantopo
√
√
√
√
√
√
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
235
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
KOMITE-KOMITE DI BAWAH
DEWAN KOMISARIS
COMMITTEES UNDER BOARD OF
COMMISSIONERS
Dewan Komisaris melakukan pengawasan jalannya
operasional Perseroan dengan dibantu oleh Komite yang
memiliki wilayah kerja masing-masing yang spesifik.
Dewan Komisaris dibantu oleh 1 (satu) komite, yaitu
Komite Audit.
The Board of Commissioners monitors the Company’s
operations with the help of a committee with a specific
area of work. The Board of Commissioners is assisted by 1
(one) committee, namely the Audit Committee.
KOMITE AUDIT
AUDIT COMMITTEE
Komite Audit bertugas mengevaluasi, mengidentifikasi halhal yang memerlukan perhatian khusus serta memberikan
pendapat profesional yang independen kepada Dewan
Komisaris dalam bidang Laporan Keuangan dari Direksi,
laporan dari auditor internal dan auditor eksternal,
serta laporan atas ketaatan pada peraturan perundangundangan dan pelaksanaan manajemen risiko. Selain itu
Komite Audit menjalankan fungsi dan tugas lain yang
diberikan oleh Dewan Komisaris.
The Audit Committee evaluates and identifies items that
need special attention and offers independent professional
advice to the Board of Commissioners concerning the
financial statements from the Board of Directors, reports
from the internal and external auditors, and reports on
adherence to the regulations and implementation of risk
management. In addition, the Audit Committee performs
other tasks and functions as deemed necessary by the
Board of Commissioners.
Profil Komite Audit
Profile of the Audit Committee
Berdasarkan Surat Keputusan No. 021A/SKD/DK/XI/2016
tanggal 1 November 2016 perihal Pengangkatan Anggota
Komite Audit PT Sarana Multigriya Finansial (Persero),
ditetapkan keanggotaan Komite Audit sebagai berikut:
Based on the Decision No. 021A/SKD/DK/XI/2016 dated
November 1, 2016, on the Appointment of Members of
the Audit Committee of PT Sarana Multigriya Finansial
(Persero), the members of Audit Committee are:
Mariatul Aini (Ketua merangkap Anggota)
Mariatul Aini (Chairman concurrently Member)
Usia | Age
53 tahun | 53 years old
Tempat, Tanggal Lahir
Place, DOB
Jakarta, 11 Oktober 1963
Jakarta, October 11, 1963
Kewarganegaraan
Citizenship
Indonesia
Indonesian
Domisili
Domicile
Jakarta, Indonesia
Dasar Hukum Penunjukan
Legal Basis of Appointment
No. S-902/MK.06/2016 tanggal 28 Oktober 2016
No.S-902/MK.06/2016 dated October 28, 2016
Riwayat Pendidikan | Educational Background
1987
Lulus S1 Sarjana Jurusan Ilmu Tanah dari Institut Pertanian Bogor
Earned Bachelor degree in Soil Science from Intitute Pertanian Bogor
1994
Lulus S2 Administration Jurusan Keuangan dari University of Wisconsin-USA
Master of Business Administration degree majoring in Finance from the University of Wisconsin-USA
Riwayat Jabatan | Work Experience
1997
Kepala Seksi Penerimaan Panas Bumi, Direktorat Penerimaan Negara Bukan Pajak, Kementerian Keuangan Republik
Indonesia
Head of Section of Geothermal Receipts, Directorate of Non-Tax Receipts of the Ministry of Finance of the Republic of
Indonesia
2001-2008
Kepala Seksi Penerimaan Laba BUMN, Direktorat Penerimaan Negara Bukan Pajak, Kementerian Keuangan Republik
Indonesia
Head of SOE Profit Receipts Section, Directorate of Non-Tax Receipts of the Ministry of Finance of the Republic of
Indonesia
2008-2011
Kepala Subdirektorat Penerimaan Panas Bumi dan Hilir Migas, Direktorat Penerimaan Negara Bukan Pajak, Kementerian
Keuangan Republik Indonesia
Head of Sub-Directorate of Receipts of Geothermal and Downstream of Oil and Gas, Directorate of Non-Tax Receipts of
the Ministry of Finance of the Republic of Indonesia
2009-2011
Komite Remunerasi PT Pertamina Gas
Member of PT Pertamina Gas Remuneration Committee
236
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
Indonesia
Indonesian
Domisili
Domicile
Jakarta, Indonesia
Dasar Hukum Penunjukkan
Legal Basis of Appointment
Keputusan Dewan Komisaris No. 01/KEP/DEKOM/2015
Board of Commissioners Decision No. 01/KEP/DEKOM/2015
Riwayat Pendidikan | Educational Background
2010
Master of Economic dari International Development and Cooperation, Hiroshima University, Japan
Masters degree in Economics from International Development and Cooperation, Hiroshima university,
Japan
2001
Diploma IV dari STAN, Jakarta
Diploma IV from STAN, Jakarta
Riwayat Jabatan | Work Experience
2015-sekarang
2015-present
Sekretaris Dewan Komisaris PT Sarana Multigriya Finansial (Persero)
Secretary of the Board of Commissioners in PT Sarana Multigriya Finansial (Persero)
-sekarang
-present
Kepala Seksi Kekayaan Negara Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan Republik
Indonesia
Section Head of State Treasury, the Directorate General of State Treasury, the Ministry of Finance of
the Republic of Indonesia
Kasubdit Kekayaan Negara Dipisahkan 2, Ditjen Kekayaan Negara, Kementerian Keuangan
Deputy Director of Government Investment, Directorate General of State Assets Management, Ministry
of Finance
Consolidated Financial Statement
Kewarganegaraan
Citizenship
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
15 Agustus 1975
August 15, 1975
Corporate Data
Tempat, Tanggal Lahir
Place, DOB
Data Perusahaan
41 tahun 41 years old
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Dodok Dwi Handoko, Ak. M.Sc (Member)
Usia Age
Corporate Social Responsibility Report
Dodok Dwi Handoko, Ak. M.Sc (Anggota)
Corporate Governance Report
Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris lainnya, maupun pemegang saham utama dan/atau pengendali
Has no affiliation with the members of the Board of Directors and members of the Board of Commissioners, nor withmajor shareholders and/or controllers
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Hubungan Afiliasi | Afiliation
Analisis & Pembahasan Manajemen
Direktur Harmonisasi Peraturan Penganggaran Direktorat Jenderal Anggaran, Kementerian Keuangan Republik Indonesia
Director of Harmonization of Budgeting Regulation, Directorate General of Budget, the Ministry of Finance of the Republic
of Indonesia
Management Discussion & Analysis
2011–sekarang
2011–present
Company Profile
Rangkap Jabatan | Concurrent Position
Profil Perusahaan
Direktur Harmonisasi Peraturan Penganggaran Direktorat Jenderal Anggaran di Kementerian Keuangan Republik
Indonesia
Director of Harmonization of Budgeting Regulation, Directorate General of Budget at the Ministry of Finance of the
Republic of Indonesia
Laporan Manajemen
2011-2014
Management Report
Komisaris PT Pertamina Retail
Commissioner of PT Pertamina Retail
Pertumbuhan Kinerja 2016
2009-2013
2016 Performance Growth
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Sertifikat | Certification
2014
Warning Signal & Lesson Learned in Corporate Credit from IIGF Institute - Fitch Learning Center,
Hongkong
2013
Public Asset Management and Valuation: Response to Climate Change from ALAF - Queensland
University of Technology (QUT), Australia
2011
Auction As A Trading Instrument to Increase State Revenue and Its Best Practices in the Netherlands
from Nuffic NESO, Netherlands
2011
Workshop on Enhancing Private Sector Participation: Valuation SOE Performance and Assesing SOE
Role in Economic Development from MOF-Risk Management Unit, Indonesia
2010
Workshop on Business Valuation from MOF-DG of State Asset Management Indonesia
2010
Seminar on Assets Management from JICA, Indonesia
2009
World Bank Public Seminar “Development Committee and Progress of World Bank Group Reform from
World Bank Tokyo Office-Hiroshima University, Japan
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
237
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Dasar Hukum
Legal Basis
Pembentukan dan pelaksanaan tugas Komite Audit
berpedoman pada Keputusan Menteri Keuangan No. 88/
PMK.06/2015 tentang Penerapan Tata Kelola Perusahaan
Yang Baik Pada Perusahaan Perseroan (Persero) di Bawah
Pembinaan dan Pengawasan Menteri Keuangan, serta
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 55/POJK.04/2015
tentang Pembentukan dan Pedoman Pelaksanaan Kerja
Komite Audit. Pembentukan Komite Audit sesuai dengan
Keputusan Dewan Komisaris No. S-021A/SKD/DK/IX/2016,
tentang Pengangkatan Anggota Komite Audit PT Sarana
Multigriya Finansial (Persero).
The establishment and implementation of Audit
Committee tasks refers to Minister of Finance Decision
No. KEP-88/PMK.06/2015 on Good Corporate Governance
of Companies under Guidance and Supervision of the
Minister of Finance, and Financial Services Authority
Regulation No. 55/POJK.04/2015 on Establishment and
Implementation Guidelines of Audit Committees. The
establishment of the Audit Committee is in accordance
with Board of Commissioners Decision No. S-021A/SKD/
DK/IX/2016 on Appointment of Members of the Audit
Committee of PT Sarana Multigriya Finansial (Persero).
Kualifikasi Komite Audit
Qualifications of Audit Committee Members
Perseroan menetapkan serangkaian kriteria yang harus
dipenuhi oleh anggota Komite Audit untuk menjamin
kualitas kerjanya. Kriteria tersebut adalah:
a. Integritas dan dedikasi yang tinggi, pengetahuan
dan pengalaman yang memadai sesuai dengan latar
belakang pendidikannya, serta mampu berkomunikasi
dengan baik.
b. Kemampuan dan pengalaman di bidang pengawasan
dan/atau audit akuntansi, keuangan dan memahami
manajemen risiko.
c.Memiliki pengetahuan mengenai proses bisnis
Perseroan.
d.Memiliki waktu yang cukup untuk melaksanakan
tugas-tugasnya.
e. Bukan merupakan orang dalam Auditor Eksternal,
Kantor Konsultan Hukum, atau pihak lain yang
memberi jasa audit, jasa non audit dan atau jasa
konsultasi lain kepada Perseroan dalam waktu 6
(enam) bulan terakhir sebelum diangkat oleh Dewan
Komisaris.
f. Bukan orang yang mempunyai wewenang dan
tanggung jawab untuk merencanakan, memimpin atau
mengendalikan Perseroan dalam waktu 2 (dua) tahun
terakhir sebelum diangkat oleh Dewan Komisaris.
The Company has set a series of criteria that must be
fulfilled by the members of Audit Committee to ensure the
quality of its work. The criteria are:
a. Show high integrity and dedication, and possess
sufficient knowledge and experience in line with
educational backgrounds, as well as display adequate
communication skills.
b. Have the capability and experience in the field of
supervising auditing, all financial aspects, and a sound
understanding of risk management.
c. Possess a sound knowledge of the Company’s
business processes.
d. Allow for sufficient time to perform his/her duties.
Independensi Anggota Komite Audit
Independency of Members of Audit Committee
Mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.
55/POJK.04/2015, kriteria Independensi Anggota Komite
Audit adalah sebagai berikut:
1. Bukan merupakan orang dalam Kantor Akuntan Publik,
Kantor Konsultan Hukum, Kantor Jasa Penilai Publik
atau pihak lain yang memberi jasa assurance, jasa
non-assurance, jasa penilai dan/atau jasa konsultasi
lain kepada Emiten atau Perusahaan Publik yang
bersangkutan dalam waktu 6 (enam) bulan terakhir;
Referring to Financial Services Authority Regulation
No. 55/POJK.04/2015, the following is the criteria of the
Independency of Members of the Audit Committee:
1. Must not be a person who has worked for a public
accounting office, legal consultant office, public
appraisal service, or other parties that gave assurance
services, non-assurance services, appraisal services
and/or other consulting services to the issuer or a
public company within the previous 6 (six) months;
238
e. Must not be a person working for an external
auditor, law consulting office or other party who has
conducted auditing services, non auditing services
or other consulting services for the Company 6 (six)
months prior to the appointment by the Board of
Commissioners.
f. Must not be a person who has had the authority and
responsibility to run the Company in the previous 2
(two) years prior to the appointment by the Board of
Commissioners.
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
Corporate Social Responsibility Report
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Data
Data Perusahaan
Consolidated Financial Statement
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
239
Corporate Governance Report
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
Laporan Tata Kelola Perusahaan
3.Provide independent opinion in the event of
disagreements between the management and the
public accountant;
4.
Make
recommendations
to
the
Board
of
Commissioners on the appointment of the accountant
based on independency, scope of work, and fees;
5. Review the inspection by the internal auditor and
supervise the implementation of the follow-up by the
Board of Directors on the findings of the Internal Audit;
6. Review the implementation of risk management
by the Board of Directors, if the Company does not
Analisis & Pembahasan Manajemen
1. Review the financial statements that to be issued by
the Company to the public and/or to the authorities,
which include the financial statements, projection
reports, and other reports related to the Company’s
financial status;
2. Review compliance with regulatory provisions related
to Company activities;
Management Discussion & Analysis
The Company ratified the Audit Committee Charter based
on Board of Commissioners and Board of Directors
Decision No. 03/KEP/DEKOM/2013 dated October 28,
2013. In accordance with the Audit Committee Charter, the
duties and responsibilities of the Audit Committee are to:
Company Profile
Perseroan telah mengesahkan Piagam Komite Audit
berdasarkan Keputusan Dewan Komisaris dan Direksi
PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) No. 03/KEP/
DEKOM/2013 tanggal 28 Oktober 2013. Sesuai dengan
Piagam Komite Audit, maka tugas dan tanggung jawab
Komite Audit yaitu:
1. Melakukan penelaahan atas laporan keuangan yang
akan dikeluarkan Perseroan kepada publik dan/atau
pihak otoritas antara lain laporan keuangan, proyeksi,
dan laporan lainnya terkait dengan informasi keuangan
Perseroan;
2.Melakukan penelaahan atas ketaatan terhadap
peraturan perundang-undangan yang berhubungan
dengan kegiatan Perseroan;
3. Memberikan pendapat independen dalam hal terjadi
perbedaan pendapat antara manajemen dengan
Akuntan Publik;
4. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris
mengenai penunjukan Akuntan yang didasarkan pada
independensi, ruang lingkup penugasan dan fee;
5. Melakukan penelaahan atas pelaksanaan pemeriksaan
oleh auditor internal dan mengawasi pelaksanaan
tindak lanjut oleh Direksi atas temuan auditor internal;
6. Melakukan penelaahan terhadap aktivitas pelaksanaan
manajemen risiko yang dilakukan oleh Direksi, jika
Profil Perusahaan
Duties and Responsibilities of the Audit
Committee
6. Does not have business interests, either directly or
indirectly, that are connected to the business of the
issuer or public company.
Laporan Manajemen
Tugas dan Tanggung Jawab Komite Audit
5. Does not have an affiliation with members of the
board of commissioners, the board of directors or
shareholders of the issuer or public company, and
Management Report
2. Must not be a person who has had authority and
responsibilities to plan, lead, control, or supervise
the issuer or a public company’s activities in the
previous 6 (six) months, apart from the independent
commissioner;
3. Does not own stocks either directly or indirectly in the
issuer or public company;
4. In the event a member of the audit committee
acquiring stock of the issuer or public company, either
directly or indirectly, because of legal action, the stock
must be redirected to another party within a period of
6 (six) months from when the stocks were received.
Pertumbuhan Kinerja 2016
2. Bukan merupakan orang yang bekerja atau mempunyai
wewenang dan tanggung jawab untuk merencanakan,
memimpin, mengendalikan, atau mengawasi kegiatan
Emiten atau Perusahaan Publik tersebut dalam waktu
6 (enam) bulan terakhir kecuali Komisaris Independen;
3. Tidak mempunyai saham langsung maupun tidak
langsung pada Emiten atau Perusahaan Publik;
4. Dalam hal anggota Komite Audit memperoleh saham
Emiten atau Perusahaan Publik baik langsung maupun
tidak langsung akibat suatu peristiwa hukum, maka
saham tersebut wajib dialihkan kepada pihak lain
dalam jangka waktu paling lama 6 (enam) bulan
setelah diperolehnya saham tersebut.
5. Tidak mempunyai hubungan afiliasi dengan anggota
Dewan Komisaris, anggota Direksi, atau Pemegang
Saham Utama Emiten atau Perusahaan Publik
tersebut; dan
6. Tidak mempunyai hubungan usaha baik langsung
maupun tidak langsung yang berkaitan dengan
kegiatan usaha Emiten atau Perusahaan Publik
tersebut.
2016 Performance Growth
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Perseroan tidak memiliki fungsi pemantau risiko di
bawah Dewan Komisaris;
7. Menelaah pengaduan yang berkaitan dengan proses
akuntansi dan pelaporan keuangan Perseroan;
8. Menelaah dan memberikan saran kepada Dewan
Komisaris terkait dengan adanya potensi benturan
kepentingan Perseroan;
9. Menjaga kerahasiaan dokumen, data dan informasi
Perseroan.
have a supervisory function under the Board of
Commissioners;
7. Review complaints related to the accounting process
and the Company’s financial statements;
8. Review and give advice to the Board of Commissioners
related to potential conflicts of interest to the Company;
Pelaksanaan Kegiatan Komite Audit
Duty Implementation of the Audit Committee
Komite Audit selama tahun 2016 telah melaksanakan
tugas sesuai Piagam Komite Audit sebagai berikut:
During 2016, the Audit Committee has implemented the
duties in accordance with the Audit Committee Charter,
as follows:
1. Reviewing the Monthly and Quarterly Report, as well
as the Evaluation on the 2016 Fiscal Year Financial
Statements (Un-audited).
2. Evaluating the audit plan and audit implementation as
well as follow-up of audit from external auditors that
includes the review on independency, objectivity, and
adequacy of audit to ensure that all important risks
have been considered in the 2016 Fiscal Year Financial
Statements Audit.
1.Penelaahan Laporan Bulanan, Triwulanan dan
Evaluasi atas Laporan Keuangan (Un-audited) Tahun
Buku 2016.
2.Melakukan evaluasi atas perencanaan audit dan
pelaksanaan audit serta tindak lanjut hasil audit dari
auditor eksternal yang meliputi telaah independensi,
objektivitas,
dan
kecukupan
pemeriksaan
umtuk memastikan semua risiko penting telah
dipertimbangkan atas Audit Laporan Keuangan Tahun
Buku 2016.
3. Pembahasan laporan hasil audit atas laporan keuangan
PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) tehun buku
2016 yang dilaksanakan oleh auditor eksternal.
4. Monitoring pelaksanaan tindak lanjut oleh Direksi atas
hasil temuan internal audit & akuntan publik Tahun
2016.
5. Melakukan penelaahan atas pelaksanaan manajemen
risiko oleh Direksi dan melaporkan kepada Dewan
Komisaris berbagai risiko yang dihadapi perseroan
dan pelaksanaan manajemen risiko oleh Direksi.
6.Melakukan penelaahan dan melaporkan kepada
Dewan Komisaris atas pengaduan yang berkaitan
dengan Perseroan.
7. Evaluasi usulan RKAP tahun 2016.
8. Monitoring dan evaluasi atas pelaksanaan RKPT SPI
Tahun 2016.
9. Rapat Koordinasi dengan SPI atau unit lain dalam
Perseroan.
10.Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris
mengenai penunjukan Kantor Akuntan Publik untuk
Audit Tahun Buku 2016.
11. Evaluasi hasil assessment GCG Perseroan.
12.
Meningkatkan
kompetensi
melalui
pelatihan/
workshop/seminar.
240
9.Maintain the confidentiality of
documents, data, and information.
the
Company’s
3. Discussing the audit results report on the financial
statements of PT Sarana Multigriya Finansial (Persero)
conducted by the external auditors for the 2016 fiscal
year.
4. Monitoring the follow-up on the results of the internal
audit and public accountant by the Board of Directors
in 2016.
5. Reviewing the implementation of risk management
by the Board of Directors and reporting to the Board
of Commissioners the various risks faced by the
Company and the risk management implementation
by the Board of Directors.
6. Reviewing and reporting to the Board of Commissioners
on complaints related to the Company.
7. Evaluating the 2016 CPB proposal.
8. Monitoring and evaluating the implementation of
RKPT SPI for 2016.
9. Coordinating meetings with the IAU and other units in
the Company.
10.
Providing recommendations to the Board of
Commissioners on the appointment of the Public
Accounting Office for the 2016 Fiscal Year Audit.
11. Evaluating the Company’s GCG assessment results.
12.Improving competency through training/workshops/
seminars.
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
Corporate Social Responsibility Report
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Data
Data Perusahaan
Consolidated Financial Statement
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
Januari–Juni 2016
Corporate Governance Report
Tingkat Kehadiran
Attendance
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Jumlah Kehadiran
Total Attendance
Analisis & Pembahasan Manajemen
Jabatan
Position
Management Discussion & Analysis
Nama
Name
Company Profile
During 2016, the Audit Committee held internal audit
committee meetings or was involved in meetings with
other Company units, including with SPI in order to
implement the tasks of the Audit Committee and also
specific tasks from the Board of Commissioners. During
2016, 12 (twelve) meetings were held. Total attendance
of each member of the Committee between January until
December 2016 is as follows:
Profil Perusahaan
Audit Committee Meetings
Selama tahun 2016, Komite Audit telah melakukan
rapat internal Komite Audit maupun melibatkan unit
di Perseroan, termasuk dengan SPI dalam rangka
melaksanakan tugas-tugas Komite Audit maupun
penugasan khusus dari Dewan Komisaris. Selama 2016,
dilakukan 12 kali rapat. Jumlah kehadiran masing-masing
anggota komite periode Januari sampai dengan Desember
2016 adalah sebagai berikut:
Laporan Manajemen
Rapat Komite Audit
Management Report
13. Evaluating the organizational structure changes by the
Board of Directors based on assignment by the Board
of Commissioners.
Pertumbuhan Kinerja 2016
13.Melakukan evaluasi atas usulan perubahan struktur
organisasi yang diajukan oleh Direksi berdasarkan
penugasan dari Dewan Komisaris.
2016 Performance Growth
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
January–June 2016
Herry Purnomo
Ketua Chairman
6
100%
Sri Yuwono Hari Sarjito
Anggota Member
6
100%
Agus Rijanto Sedjati
Ketua Chairman
3
100%
Sri Yuwono Hari Sarjito
Anggota Member
3
100%
Mariatul Aini
Ketua Chairman
2
100%
Dodok Dwi Handoko
Anggota Member
2
100%
Juli–Oktober 2016
July–October 2016
Oktober–Desember 2016
October–December 2016
Pelaksanaan Rapat
Meeting Implementation
Agenda
19 Januari 2016
January 19, 2016
•
•
•
•
Rencana Kerja Dewan Komisaris dan Komite Audit Tahun 2016
Indeks Kinerja Utama Dewan Komisaris
Work plan of the Board of Commissioners and the Audit Committee in 2016
Main Performance Index of the Board of Commissioners
17 Februari 2016
February 17, 2016
•
•
•
•
Rencana kerja audit Satuan Pengawas Intern Tahun 2016
Usulan untuk Pergantian Direksi
Audit Work Plan of the Internal Audit Unit in 2016
Proposal for Directors Replacement
15 Maret 2016
March 15, 2016
•
•
•
•
Assessment Calon Direktur utama
Evaluasi Pelaksanan Good Corporate Governance
Assessment on President Director Candidate
Evaluation on Good Corporate Governance
12 April 2016
April 12, 2016
•
•
•
•
Usulan Remunerasi Direksi Tahun 2016
Evaluasi pelaksanan Good Corporate Governance
Remuneration Proposal for the Board of Directors in 2016
Evaluation on Good Corporate Governance
17 Mei 2016
May 17, 2016
•
•
•
•
Evaluasi Penyelesai Pembangunan Gedung Baru PT SMF
Evaluasi Pelaksanan Good Corporate Governance
Evaluation on the Completion of the New PT SMF Building
Evaluation on Good Corporate Governance
14 Juni 2016
June 14, 2016
• Penerbitan Sub Debt BTN
• Issuance of Sub Debt BTN
19 Juli 2016
July 19, 2016
•
•
•
•
Balance Score Card
Tindak Lanjut Hasil audit SPI
Balance Score Card
Follow-up of Audit Results by Internal Audit
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
241
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Pelaksanaan Rapat
Meeting Implementation
Agenda
16 Agustus 2016
August 16, 2016
• Tindak Lanjut Hasil pemeriksaan SPI
•Sekuritisasi
• Follow-up of Audit Results by the Internal Audit
•Securitization
20 September 2016
September 20, 2016
•
•
•
•
18 Oktober 2016
October 18, 2016
• Evaluasi Permintaan Data Audit BPK
• Evaluation on BPK Audit Data Request
15 November 2016
November 15, 2016
• Perkembangan Audit oleh PWC
• PWC Audit Progress
15 Desember 2016
December 15, 2016
• Evaluasi Pelaksanaan kegiatan Audit Bulan Desember 2016
• Evaluation on Audit in December 2016
Audit BPK
Potensi Risiko Penerbitan Sub Debt
BPK Audit
Risk Potential of Sub Debt Issuance
FUNGSI NOMINASI DAN REMUNERASI
NOMINATION AND REMUNERATION
Sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK)
No. 34 tahun 2015, Dewan Komisaris Perseroan adalah
organ perusahaan yang menjalankan fungsi remunerasi.
Dengan demikian untuk menjalankan fungsi tersebut,
berdasarkan putusan Rapat Dewan Komisaris, fungsi
remunerasi dan nominasi dilakukan oleh Komite Audit.
In accordance with Financial Services Authority Regulation
No. 34 of 2015, the Board of Commissioners is the Company
organ that performs the remuneration function. Therefore,
to implement the function, based on decision of the Board
of Commissioners meetings, the Audit Committee carries
out the remuneration and nomination function.
KEBIJAKAN SUKSESI DIREKSI
BOARD OF DIRECTORS SUCCESSION POLICY
Kebijakan Suksesi Direksi SMF sepenuhnya merupakan
wewenang Pemegang Saham dan dilakukan sesuai
Anggaran Dasar Perseroan melalui mekanisme keputusan
RUPS.
The Succession Policy of the Board of Directors of SMF is
entirely the authority of the Shareholder and conducted
in accordance with the Articles of Association of the
Company through the GMS.
INFORMASI PEMEGANG SAHAM
UTAMA DAN PENGENDALI
INFORMATION ON MAJOR AND
CONTROLLING SHAREHOLDERS
Hingga Laporan Tahunan 2016 diterbitkan, kepemilikan
saham Perseroan seluruhnya (100%) dimiliki oleh milik
negara. Dengan demikian, Pemegang Saham Utama dan
Pengendali SMF adalah Pemerintah Republik Indonesia.
Up to the publication of the 2016 Annual Report, share
ownership of the Company is entirely (100%) owned by the
state. Therefore, the Major and Controlling Shareholder of
SMF is the Government of the Republic of Indonesia.
242
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
243
Consolidated Financial Statement
Anggota
Member
Bonai Subiakto
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
Anggota
Member
Tri Djoko Suseno
Corporate Data
Anggota
Member
Achmad Basyarah
Data Perusahaan
Anggota
Member
Sid Herdi Kusuma
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Anggota
Member
Wisaksono S. Nugroho
Corporate Social Responsibility Report
Sekretaris & Anggota
Secretary & Member
Eko Ratrianto
Corporate Governance Report
Ketua
Head
Trisnadi Yulrisman
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Membership of the Risk Management Committee
consists of the Chairman and Committee Members
sourced internally from the Company, who possess the
competency and work experience deemed necessary to
regulate the Company’s business and risk management.
The following is the membership composition of the Risk
Management Committee:
Analisis & Pembahasan Manajemen
Composition of Risk Management Committee
Keanggotaan Komite Manajemen Risiko terdiri dari
Ketua dan Anggota Komite yang berasal dari lingkungan
Perseroan serta memiliki kompetensi dan pengalaman
kerja dalam bidang kebijakan pengelolaan usaha dan risiko
Perseroan. Komposisi keanggotaan Komite Manajemen
Risiko adalah sebagai berikut:
Management Discussion & Analysis
Komposisi Komite Manajemen Risiko
Company Profile
The Risk Management Committee is in charge of assisting
the Board of Directors in managing risks exposed to the
Company. The Risk Management Committee implements
various kinds of risk management approaches according
to the relevant guidelines and provisions to minimize the
impact of risks on the Company’s business and operational
activities.
Profil Perusahaan
RISK MANAGEMENT COMMITTEE
Komite Manajemen Risiko bertugas membantu Direksi
dalam pengelolaan risiko yang dihadapi Perseroan. Komite
Manajemen Risiko menerapkan berbagai pendekatan
pengelolaan risiko sesuai dengan pedoman dan peraturan
perundang-undangan terkait agar dapat meminimalisir
dampak risiko terhadap kegiatan usaha dan operasional
Perseroan.
Laporan Manajemen
KOMITE MANAJEMEN RISIKO
Management Report
COMMITTEES UNDER BOARD OF
DIRECTORS
Pertumbuhan Kinerja 2016
KOMITE-KOMITE DI BAWAH DIREKSI
2016 Performance Growth
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Jabatan
Title
Nama
Name
Plt. Direktur Manajemen Risiko & TI
Acting Director of Risk Management & IT
Posisi
Position
Trisnadi Yulrisman
Kepala Divisi Manajemen Risiko & Kepatuhan
Risk Management & Compliance Division Head
Sekretaris Perusahaan
Corporate Secretary
Ketua/Chairman
Sekretaris & Anggota/
Secretary & Member
Eko Ratrianto
Kepala Divisi Keuangan
Finance Division Head
Wisaksono S. Nugroho
Anggota/Member
Kepala Divisi Sekuritisasi & Pembiayaan 1
Securitization & Finance 1 Division Head
Sid Herdi Kusuma
Anggota/Member
Kepala Divisi Dukungan Kerja
Business Support Division Head
Achmad Basyarah
Anggota/Member
Kepala Divisi Akuntansi & Pelaporan
Accounting & Reporting Division Head
Tri Djoko Suseno
Anggota/Member
Bonai Subiakto
Anggota/Member
Kepala Divisi Pembiayaan 2 & Pengembangan
Produk
Financing 2 & Product Development Division Head
Kepala Divisi Transformasi dan Pengembangan
Usaha
Transformation and Business Development
Sertifikasi Anggota Manajemen Risiko
Certification of Risk Management Members
Data Sertifikasi Komite Manajemen Risiko
Data of Risk Management Committee Certification
Trisnadi Yulrisman
Pelatihan/Sertifikasi
Training/Certification
No.
1
Training “The Fundamentals of Risk Management“
2
Enterprise Risk Governance & Provision Certification of CERG organized by CRMS Indonesia
3
ERMA Bali International Conference
Penyelenggara
Organizer
The Institute of Risk
Management (IRM)
CRMS Indonesia
ERMA
Eko Ratrianto
Pelatihan/Sertifikasi
Training/Certification
No.
1
Badan Sertifikasi Manajemen Risiko
Risk Management Certification Agency
2
Enterprise Risk Governance & Provision Certification of CERG organized by CRMS Indonesia
3
Mitigasi Risiko Keamanan pada Gedung Perkantoran
Mitigation on Security Risk in Office Buildings
4
ERMA Bali International Conference
244
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
Penyelenggara
Organizer
BSMR
CRMS Indonesia
–
ERMA
Badan Sertifikasi Manajemen Risiko
Risk Management Certification Agency
2
Bussiness Countinuity Planing Foundation
BSMR
ANT
Tri Djoko Suseno
Pelatihan/Sertifikasi
Training/Certification
No.
1
Penyelenggara
Organizer
Badan Sertifikasi Manajemen Risiko
Risk Management Certification Agency
BSMR
Bonai Subiakto
Pelatihan/Sertifikasi
Training/Certification
No.
1
Penyelenggara
Organizer
Badan Sertifikasi Manajemen Risiko
Risk Management Certification Agency
BSMR
Dasar Hukum
Legal Basis
Pembentukan dan pelaksanaan tugas Komite Manajemen
Risiko Perseroan adalah berdasarkan Surat Keputusan
Direksi No. 009/SKD/DIR/IX/2016 tentang Pengesahan
Komite Manajemen Risiko.
The establishment and implementation of associated
duties of the Risk Management Committee is based on
Board of Directors Decision No. 009/SKD/DIR/IX/2016 on
the Ratification of the Risk Management Committee.
Tugas dan Tanggung Jawab
Duties and Responsibilities
Berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. 009/SKD/DIR/
IX/2016 tanggal 5 September 2016, tugas dan tanggung
jawab Komite Manajemen Risiko adalah sebagai berikut:
Based on Board of Directors Decision No. 009/SKD/DIR/
IX/2016 dated 5 September 2016, the following are the
duties and responsibilities of the Risk Management
Committee:
1. Review proposals for revision and implementation
of the RMPP (Risk Management Policy & Procedure)
including its strategy, plan, and development.
1.Melakukan review atas usulan perubahan dan
penerapan Kebijakan dan Prosedur Manajemen Risiko
(KPMR) yang berlaku termasuk strategi, rencana kerja,
pengembangan, dan implementasinya.
2. Melakukan evaluasi atas penerapan KPMR di unitunit organisasi Perseroan secara berkala sekurangkurangnya sekali dalam tiga bulan.
2. Evaluate the process of RMPP implementation in the
Company’s organizational units periodically, at least
once a quarter.
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
245
Consolidated Financial Statement
1
Penyelenggara
Organizer
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
Pelatihan/Sertifikasi
Training/Certification
No.
Corporate Data
Achmad Basyarah
Data Perusahaan
BSMR
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Badan Sertifikasi Manajemen Risiko
Risk Management Certification Agency
Corporate Social Responsibility Report
1
Penyelenggara
Organizer
Corporate Governance Report
Pelatihan/Sertifikasi
Training/Certification
No.
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Sid Herdi Kusuma
Analisis & Pembahasan Manajemen
Infobank
Management Discussion & Analysis
Seminar Nasional Infobank 2016
2016 Infobank National Seminar
Company Profile
2
BSMR
Profil Perusahaan
Badan Sertifikasi Manajemen Risiko
Risk Management Certification Agency
Laporan Manajemen
1
Penyelenggara
Organizer
Management Report
Pelatihan/Sertifikasi
Training/Certification
No.
Pertumbuhan Kinerja 2016
Wisaksono S. Nugroho
2016 Performance Growth
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
3. Memberikan rekomendasi kepada Direksi tentang
perbaikan, penyempurnaan, dan pengembangan
konsep, metode serta perangkat yang digunakan
dalam penerapan KPMR.
4. Memberikan rekomendasi atas permohonan yang
berkaitan dengan risiko terkait transaksi atau aktivitas
tertentu/baru yang membutuhkan evaluasi dan
rekomendasi Komite Manajemen Risiko.
5. Memberikan rekomendasi atas usulan limit risiko.
6.Memberikan opini kepad Direksi terkait dengan
keputusan bisnis yang akan menyimpang dari
kebijakan dan prosedur yang sudah ada, apabila
diminta.
3. Make recommendations to the Board of Directors
on concept development, improvement, and
enhancement, and the methods and tools to be utilized
in RMPP implementation.
4. Recommend proposals related to transactions and
new activity risks, which need the evaluation and
recommendation of the Risk Management Committee.
5. Make recommendations on risk limit proposals.
6. Offer opinions to the Board of Directors related to
business decisions that deviate from existing policies
and procedures, if requested.
Fungsi Manajemen Risiko
Market Practice
Risk Management Function
Regulation
Counterparty
Data
Market Data
Source
Internal Audit
Report
RKAP
Debt Planning
Corporate Policy
Compliance
Report
Sistem Informasi
Akuntansi (SIA)
Sistem
Manajemen
Portofolio &
Pendaftaran
(SMPP)
Cash Flow
Projection
Outstanding Loan
& Deposit
Marketable
Securities
SKHOR
Free Cash Flow
Probability of
Default & Rating
Volatility
Operation Risk
Parameter
Liquidity Risk
Parameter
Credit Risk
Parameter
Market Risk
Parameter
New Product
Process
Policy Integration
Sub Product
Sub Product
Counterparty
Rating
Placement Limit
Sub Product
Lending Limit
Counterparty
Limit
Risk
Recommendation
Risk Profile
Tata Kerja Komite Manajemen Risiko
Procedures of Risk Management Committee
1. Mengadakan pertemuan sekurang-kurangnya 3 (tiga)
bulan sekali untuk membahas aspek-aspek risiko
secara corporate wide dan membahas penerapan
KPMR yang perlu mendapat perhatian khusus.
2. Pertemuan dapat dilakukan lebih cepat apabila ada
hal-hal yang dianggap penting untuk dibahas.
3. Keputusan anggota Komite Manajemen Risiko dapat
dilakukan dengan melakukan pertemuan secara
fisik ataupun melalui mekanisme sirkuler dokumen
persetujuan.
1. Conduct a meeting at least once every 3 (three)
months to discuss corporate-wide risk and RMPP
implementation that need special attention.
246
2. Meetings may be held more frequently when there are
matters considered to be essential for review.
3. Decisions made by Risk Management Committee
members can be made through face-to-face meetings
or by approved circular.
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
Management Discussion & Analysis
Analisis & Pembahasan Manajemen
Corporate Governance Report
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Corporate Social Responsibility Report
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Data
Data Perusahaan
Consolidated Financial Statement
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
247
Company Profile
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
Profil Perusahaan
Divisi Manajemen Risiko & Kepatuhan
Risk Management & Compliance Division
Laporan Manajemen
8. The minutes of meetings and recommendations shall
be signed by the Chairman or the Substitute Chairman
and all members.
9. The Secretary to the Committee is responsible for
coordinating follow-up of meeting results with related
units and monitoring the follow- up.
Management Report
6. Persetujuan dari Anggota Komite Manajemen Risiko
tidak dapat diwakilkan.
7. Agenda pembahasan terdiri dari:
a.Agenda utama, disusun berdasarkan laporan
periodik Komite Manajemen Risiko yang diusulkan
oleh Divisi Manajemen Risiko.
b. Agenda khusus, diperuntukkan bagi pembahasan
masalah yang dianggap perlu dan sangat
mendesak.
8. Risalah dan rekomendasi rapat harus ditandatangani
oleh Ketua atau Ketua Pengganti dan seluruh Anggota.
9.
Sekretaris Komite bertanggung jawab untuk
melakukan koordinasi tindak lanjut atas hasil
rekomendasi rapat dengan unit-unit kerja terkait serta
memantau perkembangan dari tindak lanjut tersebut.
4. The quorum of Risk Management Committee meetings
is reached when a minimum of 50% of the members
are present plus 1 (one) additional member.
5. In the event of the Chairman being absent, the
Secretary to the Committee will be the Substitute
Chairman, acting concurrently as the Secretary to the
Committee, and as a Member.
6. No delegation from a member of the Risk Management
Committee is authorized to make approvals.
7. The discussion agenda consists of:
a.Main agenda, based on Risk Management
Committee periodic reports, proposed by the Risk
Management Division.
b.Special agenda, intended to discuss issues
considered to be necessary and urgent.
Pertumbuhan Kinerja 2016
4. Kuorum rapat Komite Manajemen Risiko tercapai
bila sedikitnya dihadiri/disetujui oleh Ketua dan 50%
anggota plus 1 (satu).
5. Dalam hal Ketua berhalangan hadir, Sekretaris Komite
menjadi Ketua Pengganti merangkap Sekretaris
Komite dan Anggota.
2016 Performance Growth
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Framework Manajemen Risiko
Risk Management Framework
Penerapan manajemen risiko pada Perseroan adalah
mandat yang merupakan perwujudan dari komitmen
puncak manajemen. Mandat ini juga merupakan pemicu
awal yang menjadi dasar dari penyusunan kebijakan
dan prosedur yang mengatur tengtang praktik-praktik
manajemen risiko pada Perseoan.
Framework yang digunakan sebagai dasar pelaksanaan
Manajemen Risiko pada Perseroan memuat hal-hal
sebagai berikut:
a. Batasan risiko
b. Risk Appetite dan Risk Tolerance
c. Struktur organisasi Manajemen Risiko
d. Metodologi Manajemen Risiko
e. Sistem informasi Manajemen Risiko
f. Mekanisme kontrol risiko.
Risk management is a mandate, which is a realization of
the commitment of the top management. This mandate
is also the main trigger that serves as the basis for the
formulation of policies and procedures regulating risk
management practices in the Company.
Implementasi praktik atas Manajemen Risiko dengan
melakukan proses identifikasi, pengukuran dan pelaporan
atas risiko yang telah diidentifikasi, serta menyediakan
opsi perlakuan dan mitigasi atas risiko yang teridentifikasi.
The implementation of risk management practices
is conducted through the processes of identification,
assessment, and reporting on identified risks, as well
as providing the mitigation and treatment options on
identified risks.
Framework dan implementasi implementasi manajemen
risiko di Perseroan selalu direview sehingga Perseroan
dapat menjamin praktik Manajemen Risiko yang
diterapkan telah sesuai dengan lini usaha Perseroan dan
praktik Manajemen Risiko yang umum digunakan dalam
perusahaan sejenis best practice.
The framework and implementation of risk management
in the Company is continuously reviewed up to a point
when the Company can affirm that the risk management
practices applied in the Company are in line with the
business of the Company and risk management best
practices.
Hasil review atas kerangka kerja Manajemen Risiko
menjadi dasar atas pembaruan yang berkelanjutan agar
praktik Manajemen Risiko dapat terus menjada serta
memberikan nilai tambah pada Perseroan.
The results of reviews on risk management become the
basis for continuous improvement to ensure that risk
management practices continuously provide added value
to the Company.
Laporan Tugas Komite Manajemen Risiko 2016
2016 Risk Management Report
Selama tahun 2016, Komite Manajemen Risiko telah
melaksanakan tugas dan tanggung jawab. Hasil
penerapan manajemen risiko selama tiga tahun terakhir
telah memberikan cukup banyak masukan untuk
perbaikan kebijakan-kebijakan. Karena itulah, pada tahun
2016 Perseroan telah melakukan perbaikan dokumendokumen kebijakan dan prosedur manajemen risiko untuk
menyesuaikannya dengan perkembangan kegiatan usaha
Perseroan.
During 2016, the Risk Management Committee performed
its duties and responsibilities. Risk management in the last
three years has provided significant recommendations
on policy improvements. Accordingly, in 2016, the
Company made improvements to policy documents
and risk management procedures to get in line with the
development of the Company’s business activities.
248
The framework is the basis of Risk Management
implementation in the Company and includes the
following matters:
a. Risk Limit
b. Risk Appetite and Risk Tolerance
c. Risk Management Organizational Structure
d. Risk Management methods
e. Risk Management information system
f. Risk control mechanism.
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
Kepala Divisi Keuangan
Division Head of Finance
Wisaksono S. Nugroho
Sekretaris & Anggota
Secretary & Member
Kepala Divisi Sekuritisasi & Pembiayaan 1
Division Head of Securitization & Financing 1
Sid Herdi Kusuma
Anggota
Member
Kepala Divisi Pembiayaan 2 & Pengembangan Produk
Division Head of Financing 2 & Product Development
Bonai Subiakto
Anggota
Member
Kepala Divisi Akuntansi & Pelaporan
Division Head of Accounting & Reporting
Tri Djoko Suseno
Anggota
Member
Kepala Divisi Manajemen Risiko & Kepatuhan
Division Head of Risk Management & Compliance
Eko Ratrianto
Anggota
Member
Dasar Hukum
Legal Basis
Penunjukan Komite Manajemen Aset Liabilitas Perseroan
adalah berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. 008/SKD/
DIR/IX/2016 tentang Pengesahan Komite Manajemen Aset
Liabilitas.
The appointment of the Assets and Liabilities Management
Committee is based on Board of Directors Decision
No. 008/SKD/DIR/IX/2016 on Ratification of the Assets
Liabilities Management Committee.
Periode Jabatan
Term of Office
Masa jabatan keanggotaan dalam Komite Manajemen
Aset Liabilitas adalah dua tahun, dan dapat diangkat
kembali untuk satu kali masa jabatan, dengan tidak
mengurangi kewenangan.
The term of office of members of the Assets and Liabilities
Management Committee is 2 (two) years, and a member
may be reappointed for one more term, without authority
being diminished.
Tugas dan Tanggung Jawab
Duties and Responsibilities
Tugas dan Tanggung Jawab dan tanggung jawab Komite
Manajemen Aset Liabilitas ditetapkan dalam Surat
Keputusan Direksi No. 008/SKD/DIR/IX/2016 tanggal 5
September 2016 sebagai berikut:
1.Membahas pengembangan pedoman kerja dan
penetapan strategi serta kebijakan asset & liabilitas.
The Duties and Responsibilities of the Assets and
Liabilities Management Committee (ALCO) are stipulated
in Board of Directors Decision No. 008/SKD/DIR/IX/2016
dated 5 September 2016 to:
1.Review development of work procedures and
formulation of strategies and policies of assets and
liabilities.
2. Discuss the liquidity position periodically.
2. Membahas secara berkala posisi likuiditas.
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
249
Consolidated Financial Statement
Ketua
Chairman
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
Heliantopo
Corporate Data
Direktur Sekuritisasi & Pembiayaan
Director of Securitization & Financing
Data Perusahaan
Posisi
Position
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Nama
Name
Corporate Social Responsibility Report
Jabatan
Title
Corporate Governance Report
Aset
Laporan Tata Kelola Perusahaan
The following is the membership composition of the
Assets Liabilities Management Committee:
Manajemen
Analisis & Pembahasan Manajemen
Komposisi keanggotaan Komite
Liabilitas adalah sebagai berikut:
Management Discussion & Analysis
Assets and Liabilities Management Committee
Composition
Company Profile
Komposisi Komite Manajemen Aset Liabilitas
Profil Perusahaan
The Assets and Liabilities Management Committee
(ALCO) is in charge of assisting the Board of Directors
in managing the assets and liabilities of the Company in
accordance with the applicable guidelines and regulations
in order to optimize business and operational activities.
Laporan Manajemen
Komite Manajemen Aset Liabilitas (ALCO) bertugas untuk
membantu Direksi dalam mengelola aset dan kewajiban
Perseroan sesuai dengan pedoman dan peraturan
perundang-undangan yang berlaku guna mengoptimalkan
kegiatan usaha dan operasional.
Management Report
ASSETS LIABILITIES MANAGEMENT
COMMITTEE
Pertumbuhan Kinerja 2016
KOMITE MANAJEMEN ASET LIABILITAS
2016 Performance Growth
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
3. Mengevaluasi realisasi anggaran sesuai rencana kerja
guna mengkaji dampak keputusan ALMA sebelumnya
terhadap tujuan Perseroan.
4. Melakukan evaluasi dan merekomendasikan harga
(pricing) suku bunga pinjaman, suku bunga dana
untuk mengoptimalkan hasil penanaman dana,
meminimalkan biaya dana, dan memelihara struktur
neraca Perseroan agar sesuai dengan strategi.
5. Membahas perkembangan & proyeksi kondisi ekonomi
dan aspek yang mempengaruhinya ditetapkan aset &
liabilitas.
6.
Merekomendasikan
batasan
dan
petunjuk
pengendalian risiko yang berdampak pada:
a. Risiko likuiditas
b. Risiko pasar seperti risiko suku bunga
c. Risiko portofolio
7. Menyampaikan informasi kepada Direksi mengenai
setiap perkembangan ketentuan dan peraturan terkait
yang mempengaruhi strategi dan kebijakan ALCO.
3. Evaluate the budget according to the work plan to
assess the impact of previous ALCO’s decisions on
Company’s objectives.
4. Evaluate and recommend the interest rate (pricing),
and the lending rate to optimize fund placement
income, minimize cost of funds, and maintain the
Company’s balance sheet structures to be in line with
the strategy.
5. Discuss the development and projections of economic
conditions and related aspects that will affect assets
and liabilities.
6. Recommend limits and risk management practices
that can have an impact on:
a. Liquidity risk
b. Market risk, such as interest rate risk
c. Portfolio risk
7. Inform the Board of Directors of each development
of related provisions and regulations which affect
the strategy and policy of the Assets and Liabilities
Management Committee (ALCO).
Laporan Tugas Komite Manajemen Aset
Liabilitas 2016
2016 Assets and Liabilities Management
Committee Report
Selama tahun 2016, Komite Manajemen Aset Liabilitas
telah melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya untuk
mengevaluasi dan merekomendasikan pricing suku bunga
pinjaman terhadap tingkat bunga pendanaan sehingga
tidak menimbulkan marjin negatif. Telah dilaksanakan
pembahasan perkembangan dan proyeksi kondisi
ekonomi dan aspek yang mempengaruhinya sehingga
dapat diambil keputusan mengenai komposisi jangka
waktu dan target kupon surat utang yang akan diterbitkan.
Komite juga mengevaluasi realisasi anggaran sesuai
rencana kerja Perseroan sehingga mendapatkan hasil
yang optimal.
During 2016, the Assets and Liabilities Management
Committee conducted its duties and responsibilities to
evaluate and recommend the pricing of the loan interest
rate on the funding interest rate to prevent negative
margins. Discussions on the economic condition
development and projection have been carried out, along
with its effect, thus a decision could be taken regarding
time frame composition and bonds coupon target to be
issued. The Committee also evaluated budget realization
in line with the Company’s work plan to obtain optimum
results.
KOMITE KREDIT
CREDIT COMMITTEE
Komite Kredit bertugas dan bertanggung jawab untuk
membantu Direksi dalam memberikan rekomendasi terkait
dengan pengambilan keputusan penyaluran pembiayaan
yang dilakukan Perseroan. Komite Kredit melakukan
pengawasan portofolio pembiayaan Perseroan sesuai
dengan pedoman dan peraturan perundang-undangan
terkait guna memastikan optimalisasi dan meminimalkan
risiko penyaluran pembiayaan yang dilakukan oleh
Perseroan.
The Credit Committee is in charge of assisting the Board
of Directors in recommendations concerning the lending
program run by the Company. The Credit Committee
monitors the Company credit portfolio in accordance
with the related guidelines and regulations to ensure
optimization and mitigation of risks of loans disbursed by
the Company.
250
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
Kepala Divisi Pembiayaan 2 & Pengembangan Produk
Division Head of Financing 2 & Product Development
Kepala Divisi Transformasi & Pengembangan Usaha
Division Head of Transformation & Business Development
Kepala Divisi Akuntansi & Pelaporan
Division Head of Accounting & Reporting
Bonai Subiakto
Tri Djoko Suseno
Anggota
Member
Anggota
Member
Periode Jabatan
Term of Office
Masa jabatan keanggotaan dalam Komite Kredit adalah 2
(dua) tahun, dan dapat diangkat kembali untuk satu kali
masa jabatan, dengan tidak mengurangi kewenangan.
The term of office of members of the Credit Committee is
2 (two) years, and a member may be reappointed for one
more term, without authority being diminished.
Tugas dan Tanggung Jawab
Duties and Responsibilities
Tugas dan tanggung jawab Komite Kredit ditetapkan
dalam surat keputusan Direksi No. 009A/SKD/DIR/IX/2016
tanggal 5 September 2016, yaitu:
1.Menindaklanjuti setiap permohonan pembiayaan
yang diajukan oleh penyalur KPR dalam jangka waktu
sesuai ketentuan yang berlaku.
2. Menganalisis dan mengevaluasi setiap permohonan
pembiayaan yang diajukan oleh penyalur KPR secara
akurat dan tepat.
3. Menetapkan keputusan untuk mengusulkan kepada
Direksi berdasarkan analisis dalam memberikan
persetujuan atau penolakan permohonan pembiayaan
yang diajukan oleh penyalur KPR.
The duties and responsibilities of the Credit Committee is
established in Board of Directors Decision No. 009A/SKD/
DIR/IX/2016 dated 5 September 2016 to:
1.Follow-up all financing proposals submitted by
mortgage lenders in a timely manner in accordance
with applicable procedures.
2. Analyze and evaluate accurately and correctly all
financing proposals submitted by mortgage lenders.
Laporan Tugas Komite Kredit 2016
2016 Credit Committee Report
Selama tahun 2016, Komite Kredit telah melaksanakan
tugas dan tanggung jawabnya untuk memberikan
rekomendasi atas pembiayaan yang diberikan Perseroan
kepada penyalur KPR. Rekomendasi tersebut merupakan
masukan bagi Direksi selaku pengambil keputusan
kredit untuk memberikan persetujuan atas pembiayaan
Throughout 2016, the Credit Committee performed
its
duties
and
responsibilities
to
recommend
financing programs offered to mortgage lenders. The
recommendations were used as input for the Board of
Directors as the decision maker for approval of funds to be
disbursed. Recommendations on the financing program
3. Make decisions and recommend approval or rejection
of financing proposals from mortgage lenders based
on analysis to the Board of Directors.
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
251
Consolidated Financial Statement
Anggota
Member
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
Wisaksono S. Nugroho
Corporate Data
Kepala Divisi Keuangan
Division Head of Finance
Data Perusahaan
Sekretaris & Anggota
Secretary & Member
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Sid Herdi Kusuma
Corporate Social Responsibility Report
Kepala Divisi Sekuritisasi & Pembiayaan 1
Division Head of Securitization & Financing 1
Corporate Governance Report
Ketua
Chairman
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Heliantopo
Analisis & Pembahasan Manajemen
Direktur Sekuritisasi & Pembiayaan
Director of Securitization & Financing
Management Discussion & Analysis
Posisi
Position
Company Profile
Nama
Name
Profil Perusahaan
Jabatan
Title
Laporan Manajemen
Membership of the Credit Committee consists of the
Chairman and Committee Members sourced internally
from the Company who have the required competence
and work experience in the field of the Company’s
business development. The following is the composition
of the Credit Committee:
Management Report
Credit Committee Composition
Keanggotaan Komite Kredit terdiri dari Ketua dan
Anggota Komite yang berasal dari dalam Perseroan
yang memiliki kompetensi dan pengalaman kerja dalam
bidang pengembangan bisnis perusahaan. Komposisi
keanggotaan Komite Kredit adalah sebagai berikut:
Pertumbuhan Kinerja 2016
Komposisi Komite Kredit
2016 Performance Growth
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
yang akan disalurkan. Pemberian rekomendasi atas
rencana penyaluran pembiayaan dilakukan dengan
memperhatikan prinsip kehati-hatian dan misi Perseroan
untuk menjaga kualitas pembiayaan tersebut.
were made by taking into account prudent principles
and the Company’s mission to maintain the quality of
financing.
Fungsi GCG dan Sisdur
GCG Function and System & Procedure
Source & Reference
Internal Control
Best Practice
Regulation
Internal Control Infrastructure
Policy &
Procedure
Sub Product
Product
252
Review &
Updating
Policy
Integration
Risk Control
Improvement of
Existing Policy &
Procedure
Internal
Process
GCG
Assessment
GCG
Evaluation
Assessment
Result
Improvement and Follow Up
New Policy &
Procedure
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
GCG Implementation Report
41 tahun 41 years old
Tempat, Tanggal Lahir
Place, DOB
15 Agustus 1975
August 15, 1975
Kewarganegaraan
Citizenship
Indonesia
Indonesian
Domisili
Domicile
Jakarta, Indonesia
Dasar Hukum Penunjukkan
Legal Basis of Appointment
Keputusan Dewan Komisaris No. 01/KEP/
DEKOM/2015
Board of Commissioners Decision No. 01/KEP/
DEKOM/2015
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
253
Consolidated Financial Statement
Usia Age
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
Dodok Dwi Handoko, Ak. M.Sc
Corporate Data
Profile of Secretary to the Board of
Commissioners
Data Perusahaan
Profil Sekretaris Dewan Komisaris
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
In the Company, the Secretary to the Board of
Commissioners has no term of office or certain limit. In
the event of changes, this matter is part of the policy in the
Company’s organization.
Corporate Social Responsibility Report
Term of Office
Di lingkungan Perseroan, jabatan Sekretaris Dewan
Komisaris tidak memiliki masa berlaku atau batas tertentu.
Adapun jika terjadi perubahan, hal itu merupakan bagian
dari kebijakan di bidang organisasi Perseroan.
Corporate Governance Report
Periode Jabatan
Laporan Tata Kelola Perusahaan
The Board of Commissioners appointed Dodok Dwi
Handoko as the Secretary to the Board of Commissioners,
based on Board of Commissioners Decision No. 01/
KEP/DEKOM/2015, on Appointment of Secretary of
the Board of Commissioners of PT Sarana Multigriya
Finansial (Persero) dated 16 June 2015. The appointment
replaces the previous Acting Secretary to the Board of
Commissioners, Sri Yuwono Sarjito, who was appointed
based on Board of Commissioners Letter No. S-06/DK/
SMF/IX/2014 dated 16 September 2014 in the name of.
Analisis & Pembahasan Manajemen
Dewan Komisaris Dodok Dwi Handoko sebagai Sekretaris
Dewan Komisaris berdasarkan Keputusan Dewan
Komisaris tentang Pengangkatan Sekretaris Dewan
omisaris PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) No. 01/
KEP/DEKOM/2015, tanggal 16 Juni 2015. Pengangkatan
ini menggantikan Pejabat Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris
Dewan Komisaris sebelumnya yang diangkat berdasarkan
Surat Dewan Komisaris No. S-06/DK/SMF/IX/2014 tanggal
16 September 2014 atas nama Sri Yuwono Hari Sarjito.
Management Discussion & Analysis
LEGAL BASIS OF APPOINTMENT
OF SECRETARY TO THE BOARD OF
COMMISSIONERS
Company Profile
DASAR HUKUM PENGANGKATAN SEKRETARIS
DEWAN KOMISARIS
Profil Perusahaan
In carrying out its duties and responsibilities, the Board
of Commissioners appoints the Secretary to the Board
of Commissioners to facilitate the implementation of its
duties and authorities in the interests of the Company.
Laporan Manajemen
Dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, Dewan
Komisaris mengangkat Sekretaris Dewan Komisaris untuk
membantu kelancaran tugas dan wewenang Dewan
Komisaris untuk kepentingan dan usaha Perseroan.
Management Report
SECRETARY TO THE BOARD OF
COMMISSIONERS
Pertumbuhan Kinerja 2016
SEKRETARIS DEWAN KOMISARIS
2016 Performance Growth
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Riwayat Pendidikan Educational Background
2010
Master of Economic dari International Development and Cooperation, Hiroshima University, Japan
Masters degree in Economics from International Development and Cooperation, Hiroshima university,
Japan
2001
Diploma IV dari STAN, Jakarta
Diploma IV from STAN, Jakarta
Riwayat Jabatan Work Experience
2015-sekarang
2015-now
Sekretaris Dewan Komisaris PT Sarana Multigriya Finansial (Persero)
Secretary to the Board of Commissioners in PT Sarana Multigriya Finansial (Persero)
Sekarang
Present
Kepala Seksi Kekayaan Negara Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan Republik
Indonesia
Section Head of State Treasury, the Directorate General of State Treasury, the Ministry of Finance of
the Republic of Indonesia
Kasubdit Kekayaan Negara Dipisahkan 2, Ditjen Kekayaan Negara, Kementerian Keuangan
Deputy Director of Government Investment, Directorate General of State Assets Management, Ministry
of Finance
Sertifikat Certification
2014
Warning Signal & Lesson Learned in Corporate Credit from IIGF Institute - Fitch Learning Center,
Hongkong
2013
Public Asset Management and Valuation: Response to Climate Change from ALAF - Queensland
University of Technology (QUT), Australia
2011
Auction As A Trading Instrument to Increase State Revenue and Its Best Practices in the Netherlands
from Nuffic NESO, Netherlands
2011
Workshop on Enhancing Private Sector Participation: Valuation SOE Performance and Assesing SOE
Role in Economic Development from MOF-Risk Management Unit, Indonesia
2010
Workshop on Business Valuation from MOF-DG of State Asset Management Indonesia
2010
Seminar on Assets Management from JICA, Indonesia
2009
World Bank Public Seminar “Development Committee and Progress of World Bank Group Reform from
World Bank Tokyo Office-Hiroshima University, Japan
254
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
2 Tahun
2 Years
Dasar Hukum Penunjukkan
Legal Basis of Appointment
Surat Keputusan Direksi No. S-005/SDM/
DIR/SMF/VI/2016
Board of Directors Decision No. S-005/SDM/
DIR/SMF/VI/2016
Riwayat Pendidikan/Educational Background
1981–1987
Consolidated Financial Statement
Masa Jabatan
Term of Office
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
Jakarta, Indonesia
Corporate Data
Domisili
Domicile
Data Perusahaan
Indonesia
Indonesian
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Kewarganegaraan
Citizenship
Corporate Social Responsibility Report
Jakarta, 13 Juni 1962
Jakarta, 13 Juni 1962
Corporate Governance Report
54 tahun 54 years old
Tempat, Tanggal Lahir
Place, DOB
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Usia Age
Analisis & Pembahasan Manajemen
Eko Ratrianto
Management Discussion & Analysis
Corporate Secretary Profile
Company Profile
Profil Sekretaris Perusahaan
Profil Perusahaan
The Corporate Secretary is a structural and functional
unit in the Company’s organization that serves to provide
support to the Board of Directors in implementing its
duties.
Laporan Manajemen
Sekretaris Perusahaan adalah satuan fungsi struktural
dalam organisasi Perseroan yang bertugas untuk
memberikan
dukungan
kepada
Direksi
dalam
melaksanakan tugasnya.
Management Report
CORPORATE SECRETARY
Pertumbuhan Kinerja 2016
SEKRETARIS PERUSAHAAN
2016 Performance Growth
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Teknik Sipil, Universitas Indonesia
Civil Engineering, Universitas Indonesia
Riwayat Jabatan/Work Experience
2016-sekarang
Sekretaris Perusahaan PT Sarana Multigriya Finansial (persero)
2012-sekarang
Kepala Divisi Manajemen Risiko & Kepatuhan PT Sarana Multigriya Finansial (Persero)
2011-2012
Kepala Divisi Manajemen Risiko PT Sarana Multigriya Finansial (Persero)
2010-2011
Kepala Divisi Manajemen Risiko & Act R&D PT Sarana Multigriya Finansial (persero)
2008-2010
Sekretaris Perusahaan PT Sarana Multigriya Finansial (Persero)
2006-2008
Wakil Direktur Operasional & Riset PT Inti Kapuas Arowana, Tbk
2006
VP Project Coordinator PT Maxima Integra Investama
2005-2006
Anggota Komite Manajemen Risiko PT Bursa Efek Surabaya
2005-2006
Chief Operating Officer PT Danareksa (Persero)
2003-2004
General Affairs Division Head PT Danareksa (Persero)
2003-2004
Komisaris PT Reksatama Dinamika
2001-2003
Kepala Divisi Manajemen Risiko PT Danareksa (Persero)
1997-2001
Risk & Policy Desk, Risk Manajemen Risiko PT Danareksa (Persero)
1995-1997
Credit Information & Administration Division Head, Risk Mgt Group PT Bank Niaga
1994-1995
G to G Credit Program Division Head PT Bank Niaga
1992-1995
Credit Information Division Head PT Bank Niaga
1991-1992
Loan Officer, G to G Credit Program Division PT bank Niaga
1989-1991
Structural Analyst PT Industri Pesawat Terbang Nusantara (Persero)
1987-1989
Project Coordinator PT Sylpha Terra
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
255
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Sertifikat/Certification
Penyelenggara Provider
Sertifikasi Certification
Enterprise Risk Management
Academy, Singapore
Enterprise Risk Management Certified Professional
Enterprise Risk Management
Academy, Singapore
Certified Enterprise Risk Governance
Global Asossiation for Risk
Professionals
International Certificate in Banking Risk and Regulation
Badan Sertifikasi Manajemen Risiko
Sertifikasi Manajemen Risiko Level 4
Panitia Standar Profesi Pasar Modal
WPPE License
Dasar Hukum Pengangkatan
Legal Basis of Appointment
Perusahaan mengangkat Sekretaris Perusahaan yang
bertugas sebagai pejabat penghubung antara Perseroan
dengan organ Perusahaan dan pemangku kepentingan
yang berpedoman kepada POJK No. 35/POJK.04/2014
tentang Sekretaris Perusahaan Emiten atau Perusahaan
Publik, peraturan Bapepam-LK No. IX.1.4, Peraturan
PT Bursa Efek Indonesia (BEI) No. I-A butir III.1.8 dan
Lampiran II Keputusan Direksi PT BEI No. Kep-305/
BEJ/07-2004 butir C.15. Sejak tanggal 25 Agustus 2015,
Surat Keputusan Direksi No. 89/SKD/DIR/VIII/2016, telah
diangkat Eko Ratrianto sebagai Sekretaris Perusahaan.
Sekretaris Perusahaan bertanggung jawab kepada Direksi.
The Company appoints the Corporate Secretary to serve
as liaison officer between the Company and Company
organs and stakeholders, referring to OJK Regulation
No. 35/POJK.04/2014 on Corporate Secretary of Issuer
or Public Company, Bapepam-LK Regulation No. IX.1.4,
PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Regulation No. I-A point
III.1.8 and Attachment II of Board of Directors of PT BEI
Decision No. Kep-305/BEJ/07-2004 point C.15. Since 25
August 2015, Board of Directors Decision No. 89/SKD/
DIR/VIII/2016, Eko Ratrianto has been appointed as the
Corporate Secretary. The Corporate Secretary reports to
the Board of Directors.
Divisi Sekretaris Perusahaan
Corporate Secretary Division
256
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
Corporate Data
Data Perusahaan
Consolidated Financial Statement
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
257
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
Corporate Social Responsibility Report
12. Coordinate and monitor activities related to the receipt
and delivery of corporate information in addition to the
Board of Directors and the Board of Commissioners
meetings.
Corporate Governance Report
11.Melakukan koordinasi dengan unit kerja internal
terkait dan pihak/lembaga eksternal dalam upaya
memperlancar kegiatan korporasi dan meningkatkan
efektivitas tata kerja yang terkait dengan aspek legal
korporasi.
12.
Mengkoordinasikan/memonitor
kegiatan
yang
berkaitan dengan penerimaan dan penyampaian
informasi korporasi serta pelaksanaan rapat Direksi
dan Dewan Komisaris.
8. Establish good communication and work relationships
with both internal and external parties and partners.
9. Implement and oversee the rules relating to corporate
action, GCG, and compliance with capital market
regulations.
10.Hold the General Meeting of Shareholders (GMS),
corporate events and public exposes (together with
Investor Relations).
11.Coordinate with relevant internal work units and
external parties and agencies in an effort to streamline
corporate activities and enhance the effectiveness of
work procedures related to corporate legal aspects.
Laporan Tata Kelola Perusahaan
6.
Memonitor
berbagai
kegiatan
kesekretariatan
korporasi dan protokoler, korespondensi dan
kerumahtanggaan yang terkait dengan Direksi dan
Dewan Komisaris.
7. Mengelola dan memantau pelaksanaan Corporate
Social Responsibility (CSR), program kepedulian sosial
serta sponsorship korporasi Perseroan sebagai upaya
untuk melakukan pembinaan dengan pemangku
kepentingan (stakeholders).
8. Menjalin komunikasi dan hubungan kerja yang baik
dengan pihak internal, eksternal dan mitra kerja.
9. Melaksanakan dan mengawasi peraturan-peraturan
yang berkaitan dengan aksi korporasi, GCG, dan
kepatuhan terhadap peraturan pasar modal.
10.Menyelenggarakan RUPS, aksi korporasi dan paparan
publik (bersama dengan Investor Relations).
Analisis & Pembahasan Manajemen
3.Mendukung penerapan dan pelaksanaan Good
Corporate Governance Perseroan.
4.Mengelola dan mengembangkan citra positif
Perseroan melalui pengembangan hubungan internal
dan eksternal melalui kegiatan hubungan Pemerintah
dan kehumasan/komunikasi korporat.
5. Mengelola penyelenggaraan Perseroan oleh Direksi
dan Dewan Komisaris agar sesuai dengan Anggaran
Dasar Perseroan dan peraturan lainnya, di antaranya
penyelenggaraan aksi korporasi.
Management Discussion & Analysis
1. Represent the Board of Directors in conjunction with
institutions and agencies, both governmental and
private.
2. Monitor the Company’s compliance with the rules and
regulations of the Company.
3. Support the implementation and execution of the
Company’s Good Corporate Governance.
4. Develop and manage a positive image of the Company
through the development of internal and external
relationships through government relations, public
relations and corporate communication.
5.Ensure management of the operation of the
Company by the Board of Directors and the Board
of Commissioners complies with the Articles of
Association and other regulations, including the
implementation of corporate action.
6. Monitor the activities of corporate secretarial and
protocol, correspondence, and household issues
related to the Board of Directors and the Board of
Commissioners.
7. Manage and monitor the implementation of Corporate
Social Responsibility (CSR), social awareness
programs, and corporate sponsorship of the Company
in an effort to provide guidance to stakeholders.
Company Profile
Job Description of the Corporate Secretary
1.Mewakili Direksi dalam hubungannya dengan
lembaga/institusi baik pemerintah maupun swasta.
2. Memantau kepatuhan Perseroan terhadap ketentuan
dan peraturan terkait dengan Perseroan.
Profil Perusahaan
Uraian Tugas Sekretaris Perusahaan
Laporan Manajemen
The term of office of the Corporate is 2 (two) years, and
he/she may be reappointed for one more term, without
authority being diminished.
Management Report
Term of Office of the Corporate Secretary
Masa jabatan Sekretaris Perusahaan adalah 2 (dua) tahun,
dan dapat diangkat kembali untuk satu kali masa jabatan,
dengan tidak mengurangi kewenangan.
Pertumbuhan Kinerja 2016
Periode Jabatan Sekretaris Perusahaan
2016 Performance Growth
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
13.
Memberikan pelayanan kepada para pemangku
kepentingan (stakeholders) atas setiap informasi yang
dibutuhkan yang berkaitan dengan kondisi Perseroan.
14.Sebagai penghubung atau contact person antara
Perseroan dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK),
Bursa Efek Indonesia, otoritas pasar modal lainnya,
dan masyarakat.
15.Melakukan aktivitas yang mendukung pelaksanaan
prinsip keterbukaan terutama menyangkut kinerja
Perseroan melalui komunikasi kepada pihak-pihak
yang berkepentingan.
14.Act as a liaison officer or contact person between
the Company and the Financial Services Authority
Decision, the Indonesia Stock Exchange, other capital
market authorities, and the public.
15.Conduct activities that support the implementation of
the principles of transparency, especially regarding
the Company’s performance through communication
with the parties concerned.
Laporan Pelaksanaan Tugas dan Tanggung
Jawab
Report on the Implementation of Duties and
Responsibilities
Pada 2016, Sekretaris Perusahaan telah menunaikan
tugas dan tanggung jawabnya dengan baik. Selain telah
menjalankan tugas sesuai fungsi dan tanggung jawab
yang telah ditetapkan secara reguler, kegiatan lainnya
antara lain:
In 2015, the Corporate Secretary performed his duties
and responsibilities well. In addition to implementing the
determined duties and responsibilities on a daily basis,
other activities included:
No.
Hal/Subject
13.
Provide a necessary information service
stakeholders about the condition of the Company.
Tanggal/Date
Keterangan/Description
1
Konferensi Pers Awal Tahun 2016
Press Conference at the Beginning
of 2016
28 Januari 2016
28 January 2016
2
Kerja Sama Refinancing dengan
BTN senilai Rp1 triliun
Refinancing Cooperation with BTN
in the amount of Rp1 trillion
19 Februari 2016
19 February 2016
3
Kerja Sama Refinancing KPR
dengan Bank Riau Kepri senilai
Rp190 miliar
Mortgage Refinancing Cooperation
with Bank Riau Kepri in the amount
of Rp190 billion
29 Februari 2016
29 February 2016
4
Seminar nasional bertajuk “EBASurat Partisipasi Syariah Sebagai
Diversifikasi Efek Syariah di Pasar
Modal”
National seminar with the theme
“EBA- Sharia Participation
Certificate as a Diversification of
Sharia Securities in the Capital
Market”
3 Maret 2016
3 March 2016
Diselenggarakan oleh Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia
(IAEI) yang bekerja sama dengan PT Sarana Multigriya
Finansial (Persero) atau SMF, PT Bank Tabungan Negara
(Persero), Tbk dan Bursa Efek Indonesia
Organized by the Indonesian Islamic Economy Expert
Association (IAEI) in collaboration with PT Sarana Multigriya
Finansial (Persero) or SMF, PT Bank Tabungan Negara
(Persero) Tbk and the Indonesia Stock Exchange
5
Penerbitan PUB III Tahap IV Sebesar
Rp630 miliar
Issuance of PUB III Phase IV in the
amount of Rp630 Billion
11 Maret 2016
11 March 2016
Penerbitan melalui Penawaran Umum Berkelanjutan III Sarana
Multigriya Finansial Tahap IV tahun 2016 yang merupakan
surat utang ke 23
Issuance of the 2016 Continuous Public Offering III Phase IV of
Sarana Multigriya Finansial, which is the 23rd Debt Securities
258
Pemaparan Kinerja 2015 dan Rencana Kerja 2016
2015 Performance and 2016 Work Plan Expose
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
to
9
Pergantian Susunan Direksi SMF
Change in the Composition of the
Board of Directors of SMF
25 Agustus 2016
25 August 2016
10
Pencatatan EBA-SP SMF- BMRI 01
di Pasar Modal, Kerja Sama SMF
dan Bank Mandiri
Registration of EBA-SP SMFBMRI 01 in the Capital Market,with
the Cooperation of SMF and Bank
Mandiri
28 Agustus 2016
28 August 2016
11
Penandatanganan kerjasama
dengan Korea Housing Finance
Corporation (KHFC), terkait
Penelitian dan Program di Bidang
Perumahan
Cooperation signing with Korea
Housing Finance Corporation
(KHFC), related to Research and
Program in Housing
31 Agustus 2016
31 August 2016
12
SMF Bersama 5 BUMN dan
Lembaga di Bawah Kemenkeu
Memberikan Bantuan untuk Korban
Banjir Garut
SMF with 5 SOEs and Institutions
under the Ministry of Finance
Provided Assistance for Flood
Victims in Garut
Ananta Wiyogo menjadi Direktur Utama SMF, menggantikan
Raharjo Adisusanto
Ananta Wiyogo became the President Director replacing
Raharjo Adisusanto
28 September 2016
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
259
Consolidated Financial Statement
23 Agustus 2016
23 August 2016
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
Penerbitan EBA-SP, SMF-BMRI 01
Senilai Rp500 Miliar bekerja sama
dengan Bank Mandiri
Issuance of EBA-SP, SMF-BMRI 01
in the Amount of Rp500 Billion, in
Cooperation with Bank Mandiri
Corporate Data
8
Data Perusahaan
Tema “EBA SP sebagai Sumber Dana Pembiayaan Perumahan
dalam Mendukung Program Pemerintah Satu Juta Rumah”.
Theme “EBA SP as a Source of Funding for Housing Financing
to Support the One Million Home Government Program”.
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
11 Agustus 2016
11 August 2016
Corporate Social Responsibility Report
Sosialisasi EBA-SP kepada Pelaku
Usaha Jasa Keuangan
Dissemination of EBA-SP to
Financial Institutions
Corporate Governance Report
7
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Acara bersamaan dengan HUT SMF ke-11. Penyerahan
SOP Dokumen KPR tersebut merupakan tindak lanjut dari
penandatanganan MoU antara Kementerian PUPR, PT SMF
serta Asbanda, pada 17 Desember 2015. Nantinya Pedoman
tersebut dapat digunakan sebagai acuan oleh BPD-BPD di
berbagai daerah di Indonesia dalam menyalurkan KPR. HFIS
merupakan sebuah sistem informasi yang menyuguhkan
seluruh data dan informasi terkait pasar perumahan, serta
pembiayaan perumahan di Indonesia. dan berbagai sumber
yang terintegrasi.
The event was in conjuction with the 11th Anniversary of SMF.
The submission of the Mortgage Document SOP is a follow
up of the MoU signing between the Ministry of PUPR, PT SMF,
and Asbanda, on 17 December 2015. The guidelines can be
used as a reference for BPDs in various regions in Indonesia
in disbursing mortgages. HFIS is an information system that
presents all data and information relevant to the housing
market, as well as housing financing in Indonesia from various
integrated sources.
Analisis & Pembahasan Manajemen
22 Juli 2016
22 July 2016
Management Discussion & Analysis
Peluncuran HFIS (Housing
Finance Information System), dan
Penyerahan SOP Dokumen KPR
SMF untuk BPD kepada Asosiasi
Bank Pembangunan Daerah
(Asbanda)
Launching of HFIS (Housing
Finance Information System), and
the Submission of SMF Mortgage
SOP Document for BPD to the Local
Development Bank Association
(Asbanda)
Company Profile
6
Profil Perusahaan
Keterangan/Description
Laporan Manajemen
Tanggal/Date
Management Report
Hal/Subject
Pertumbuhan Kinerja 2016
No.
2016 Performance Growth
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
No.
Hal/Subject
Tanggal/Date
Keterangan/Description
13
Program PKBL SMF, Pemeriksaan
Gigi yang Dilakukan secara Estafet
Masuk Rekor Dunia
SMF’s PKBL Program, Relay Dental
Examination was Recorded as a
World Record
24 Oktober 2016
24 October 2016
Kegiatan dilakukan SMF bekerja sama dengan PT PII (Persero),
dan Yayasan Inspirasi Anak Bangsa (YIAB). Kegiatan ini telah
memecahkan rekor MURI karena hanya dalam 4 hari peserta
yang ikut mencapai 511 orang. Kegiatan tersebut dilakukan
secara estafet pada tanggal 13–17 Oktober 2016 yang berlokasi
di Aziz Dental Clinic, Jakarta
The activity was conducted by SMF in cooperation with PT
PII (Persero), and Yayasan Inspirasi Anak Bangsa (YIAB).
The activity broke the MURI record, because in only 4 days,
the number of participants reached 511. The activity was
conducted in a relay manner on 13–17 October 2016 at the Aziz
Dental Clinic, Jakarta
14
Pencatatan Perdana atas Efek
Berangun Aset, Berbentuk Surat
Partisipasi (EBA-SP) “SMF-BTN
02” di Bursa Efek Indonesia
(BEI) dengan Rating AAA dari
PT Pemeringkat Efek Indonesia
(Pefindo)
Initial Listing of the Residential
Mortgage-Backed Securities, in the
form of Participation Certificate
(RMBS-PC) “SMF-BTN 02” in the
Indonesian Stock Exchange with a
AAA Rating from PT Pemeringkat
Efek Indonesia (Pefindo)
9 November 2016
Pencatatan EBA-SP SMF- BTN 02, tersebut merupakan
hasil kerjasama sekuritisasi aset senilai Rp1 triliun antara
SMF dengan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.
Surat Partisipasi teserbut terdiri dari dua kelas yaitu Kelas
A dan Kelas B, Kelas A terdiri dari dua seri yaitu Seri A1
(SPSMFBTN02A1) dan Seri A2 (SPSMFBTN02A2), sedangkan
untuk kelas B terdiri dari satu seri
The RMBS-PC lSMF-BTN 02 listing was an assets securitization
cooperation in the amount of Rp1 trillion between SMF and
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. The Participation
Certificate consists of two classes, namely Class A and
Class B, Class A consists of 2 series, namely Series A1
(SPSMFBTN02A1) and Series A2 (SPSMFBTN02A2), while class
B only consists of one series
15
FGD Kajian Akademik Penurunan
Beban Fiskal Pemerintah pada
Program FLPP dan SSB
FGD on Government Fiscal Expense
Decrease Academic Studies on the
FLPP and SSB Programs
21 November 2016
16
FGD Pengembangan KPR SMF
untuk Mendukung Program Sejuta
Rumah Pemerintah
SMF’s Mortgage Development FGD
to Support the One Million Homes
Government Program
23 November 2016
17
Sosialisasi Peningkatan Kapasitas
Penyaluran KPR BPD
Dissemination of BPD Mortgage
Disbursement Capacity
Improvement
24 November 2016
260
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
Pelatihan “ERM International Conference & Inagurasi“ yang
diselenggarakan oleh ERMA
“ERM International Conference & Inauguration” Training,
organized by ERMA
8–10 Desember 2016
8–10 December 2016
Bangkok, Thailand
Bali
–
Consolidated Financial Statement
18–21 September 2016
750.000
7.500.000
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
Menghadiri Undangan “The 3rd ASEAN Fixed Income Summit
and The Asian Secondary Mortgage Market Meeting”
Attended the 3rd ASEAN Fixed Income Summit and the Asian
Secondary Mortgage Market Meeting
Bali
Corporate Data
Jakarta
17–20 Mei 2016
17–20 May2016
Data Perusahaan
6–7 April 2016
PSAK Terkini
Latest SFAS
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
CEO Talk on Holding Company
1.000.000
Corporate Social Responsibility Report
Jakarta
Corporate Governance Report
1 Februari 2016
1 February 2016
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Training “Mitigasi Risiko Keamanan pada Gedung
Perkantoran“
Biaya (Rp)
Cost (Rp)
Analisis & Pembahasan Manajemen
Tempat
Location
Management Discussion & Analysis
Tanggal
Date
Company Profile
Nama Pelatihan
Name of Training
Profil Perusahaan
To develop his competency, the Corporate Secretary
attended the following conferences and comparative
studies in 2016:
Laporan Manajemen
Untuk mengembangkan kompetensinya, pada 2016
Sekretaris Perusahaan mengikuti konferensi dan studi
banding sebagai berikut:
Management Report
Development of Competency of the Corporate
Secretary
Pertumbuhan Kinerja 2016
Pengembangan Kompetensi Sekretaris
Perusahaan
2016 Performance Growth
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
9.000.000
SATUAN PENGAWASAN INTERN
INTERNAL AUDIT
Pembentukan Satuan Pengawasan Intern merupakan salah
satu wujud komitmen SMF dalam menegakkan prinsip
transparansi dan akuntabilitas. Satuan Pengawasan
Intern bertugas untuk memberikan rekomendasi dan
pelaporan yang independen dan objektif melalui kegiatan
pengawasan yang komprehensif terhadap aktivitas SMF.
Tugas dan tanggung jawab ini dilakukan guna memperkuat
penerapan praktik tata kelola melalui pendekatan yang
sistematis. Mekanisme Satuan Pengawasan Intern SMF
sampai saat ini dilaksanakan oleh Satuan Pengawasan
Intern (SPI).
The establishment of Internal Audit reflects SMF’s
commitment to uphold transparency and accountability
principles. Internal Audit functions to provide independent
and objective recommendations and reporting through
comprehensive supervision of the activities of SMF.
Internal Audit duties and responsibilities are conducted to
strengthen good corporate governance practices through
a systematic approach.
Perseroan telah menerapkan sistem pengendalian
internal melalui penerapan kebijakan dan prosedur yang
dijalankan oleh Dewan Komisaris, Direksi, dan seluruh
karyawan. Sistem Pengendalian Internal dirancang untuk
memberikan keyakinan memadai mengenai keandalan
pelaporan keuangan, kepatuhan terhadap hukum dan
peraturan yang berlaku, pengelolaan risiko, efektivitas dan
efisiensi operasi serta untuk menjaga aktiva perusahaan
di setiap level organisasi.
The Company has implemented an Internal Control
System through the performance of policy and procedure
by the Board of Commissioners, Board of Directors and
all employees. The Internal Control System is designed to
provide reasonable assurance on the accuracy of financial
statements, regulatory compliance, risk management,
operational efficiency and effectiveness and preservation
of Company assets at all levels of the organization.
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
261
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
VISI DAN MISI
Vision and Mission
Visi Satuan Pengawasan Intern adalah menjadi
Satuan Pengawasan Intern yang memiliki dedikasi
dan profesionalisme yang tinggi, membantu Pimpinan
menuju terciptanya good corporate governance dalam
pengelolaan kegiatan usaha Perseroan.
The vision of Internal Audit is to display a high degree of
dedication and professionalism with a view to being the
leader in the development of good corporate governance
in the management of Company business activities.
Misi Satuan Pengawasan Intern adalah untuk meyakinkan
tercapainya misi dan tujuan perusahaan, melindungi
aset perusahaan dari kerugian, memastikan kepatuhan
terhadap anggaran dasar Perseroan, standar operasi
perusahaan dan peraturan serta perundangan yang
berlaku bagi perseroan dalam rangka menjaga investasi
dan kepentingan pemegang saham.
The mission of Internal Audit is to ensure achievement
of corporate objectives and missions; protect Company
assets from loss; ensure compliance with the Articles
of Association, standard operating procedures, and
prevailing laws and regulations; and protect the
investments and interests of the shareholder.
DASAR HUKUM PEMBENTUKAN
LEGAL BASIS OF ESTABLISHMENT
Dasar hukum pembentukan Satuan Pengawasan Intern
Perseroan adalah sebagai berikut:
1. Undang-undang RI No. 19 Tahun 2003 tentang BUMN
pasal 67 (1) yang menyatakan bahwa “Pada setiap
BUMN dibentuk satuan pengawasan intern yang
merupakan aparat pengawas intern perusahaan”.
2. Peraturan Pemerintah No. 12 Tahun 1998 tentang
Perusahaan Perseroan pasal 28 (1): “Pada setiap
PERSERO dibentuk Satuan Pengawasan Intern yang
merupakan aparat pengawasan intern perusahaan”.
3. Peraturan Bapepam LK No. IX.I.7 tentang Pembentukan
dan Pedoman Penyusunan Piagam Audit Internal
pasal 2 (1): “Emiten atau Perusahaan Publik wajib
membentuk Unit Audit Internal sebagaimana diatur
dalam Peraturan No. IX.I.7, Lampiran Keputusan ini,
selambatnya 31 Desember 2009.
The legal basis of the establishment of Internal Audit is
as follows:
1. Law No. 19 Year 2003 on SOE article 67 (1) that states
“Each SOE shall form an internal audit, sourcing
internal personnel to audit the company”.
PROFIL KEPALA SATUAN PENGAWASAN
INTERNAL
HEAD OF INTERNAL AUDIT PROFILE
2. Government Regulation No. 12 of 1998 on Perusahaan
Perseroan article 28 (1): “Each Persero shall form an
internal audit sourcing internal personnel to audit the
company”.
3.
Bapepam-LK Regulation No. IX.1.7 on the
Establishment and Guidelines on the Formulation
of the Internal Audit Charter article 2 (1): “Issuers or
public companies shall establish an internal audit, as
stipulated in Regulation No. IX.I.7, attachment to this
Decision, no later than December 31, 2009.
M Sopian Hadianto
262
Usia Age
38 tahun 38 years old
Tempat, Tanggal Lahir
Place, DOB
Samarinda, 23 Mei 1978
Samarinda, May 23, 1978
Kewarganegaraan
Citizenship
Indonesia
Indonesian
Domisili
Domicile
Tangerang, Indonesia
Masa Jabatan
Term of Office
2 Tahun
2 Years
Dasar Hukum Penunjukkan
Legal Basis of Appointment
SK Direksi S-046/HRD/DIR/XII/2013
Board of Directors Decision No. S-046/HRD/
DIR/XII/2013
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
November 2014
Asia Confederation of Institute of Internal Auditors (ACIIA) Conference 2014 – Dewan
Sertifikasi Qualified Internal Auditor
Asia Confederation of Institute of Internal Auditors (ACIIA) Conference 2014 – Board of
Qualified Internal Auditor Certification
September 2014
Seminar dan Musyawarah Kerja Forum Komunikasi SPI 2014 – FKSPI
Work Seminar and Discussion of 2014 SPI Communication Forum
April 2014
Wisuda DS-QIA dan Seminar Nasional Internal Auditor 2014 – Dewan Sertifikasi Qualified
Internal Auditor
DS-QIA Graduation and National Seminar of Internal Auditor 2014 – Board of Qualified
Internal Auditor Certification
Desember 2013
December 2013
Training “Business Ethics”
Training on “Business Ethics”
Desember 2013
December 2013
Training “Leadership: Great Leaders, Great Teams, Great Result–Dunamis
Training on “Leadership: Great Leaders, Great Teams, Great Result–Dunamis
Oktober 2013
October 2013
Training “In-house Training Spiritual Motivation” – QLM Consulting
Training on “In-house Training Spiritual Motivation” – QLM Consulting
Keanggotaan Membership
April 2014
The Institute of Internal Auditors (IIA) Chapter Indonesia
Maret 2014
March 2014
Forum Komunikasi Satuan Pengawasan Intern (FKSPI) BUMN
Forum Komunikasi Satuan Pengawasan Intern (FKSPI) of SOE
DASAR HUKUM PENUNJUKAN
LEGAL BASIS OF APPOINTMENT
Saat ini M. Sopian Hadianto ditunjuk sebagai Pelaksana
Tugas Kepala SPI berdasarkan SK Direksi S-046/HRD/DIR/
XII/2013. Jumlah Pegawai Satuan Pengawasan Intern
sampai dengan Desember 2015 adalah sebanyak 2 (dua)
orang.
M. Sopian Hadianto is presently assigned as Acting Head
of Internal Audit based on Board of Directors Decision
No. S-046/HRD/DIR/XII/2013. The number of personnel in
Internal Audit as of December 2015 was 2 (two) person.
PIHAK YANG MENGANGKAT/
MEMBERHENTIKAN KEPALA SATUAN
PENGAWASAN INTERN
PARTY APPOINTING AND DISMISSING HEAD
OF INTERNAL AUDIT
Kepala Satuan Pengawasan Intern (SPI) ditunjuk dan
diberhentikan oleh Direktur Utama dengan persetujuan
Dewan Komisaris Perseroan. Dalam pelaksanaan
tugasnya, Kepala SPI bertanggung jawab secara langsung
kepada Direktur Utama.
The Head of Internal Audit is assigned and dismissed by
the President Director with the approval from the Board
of Commissioners. In performing its duties, the Head
of Internal Audit is directly responsible to the President
Director.
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
263
Consolidated Financial Statement
Rapat Kerja Pengurus Pusat FKSPI 2014 – Forum Komunikasi Satuan Pengawasan Intern
(FKSPI)
Work Meeting for Head Committee of 2016 FKSPI
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
Januari 2014
January 2014
Corporate Data
Pelatihan Training
Data Perusahaan
Senior Auditor – Satuan Pengawasan Intern
Senior Auditor – Internal Audit
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
1 Oktober 2013
October 1, 2013
Corporate Social Responsibility Report
Personil Pelaksana (PIC) Satuan Pengawasan Intern
PIC of Internal Audit
Corporate Governance Report
31 Desember 2013
December 31, 2013
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Plt. Kepala Satuan Pengawasan Intern
Acting Head of Internal Audit
Analisis & Pembahasan Manajemen
2014-sekarang
2014-now
Management Discussion & Analysis
Riwayat Jabatan Work Experience
Company Profile
Memperoleh Register Akuntan Negara dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia
dengan No. D-30.326
Obtained Register of State Accountant from the Ministry of Finance of the Republic of
Indonesia No. D-30.326
Profil Perusahaan
2001
Laporan Manajemen
Meraih gelar Sarjana Akuntansi dari Universitas Gadjah Mada
Obtained Bachelor of Economics in Accounting from Gadjah Mada University
Management Report
2001
Pertumbuhan Kinerja 2016
Riwayat Pendidikan Educational Background
2016 Performance Growth
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
SUMBER DAYA MANUSIA AUDIT INTERNAL
HUMAN RESOURCES OF INTERNAL AUDIT
Jumlah Pegawai Satuan Pengawasan Intern sampai
dengan Desember 2016 adalah sebanyak 2 (dua) orang.
The total number of employees in Internal Audit as at
December 2016 amounted to 2 (two) people.
KUALIFIKASI DAN SERTIFIKASI SATUAN
PENGAWASAN INTERN
QUALIFICATIONS AND CERTIFICATION OF
INTERNAL AUDIT PERSONNEL
Kualifikasi Satuan Pengawasan Intern Perseroan
sebagaimana diatur dalam Piagam Audit Internal adalah
sebagai berikut:
1. Memiliki integritas dan perilaku yang profesional,
independen, jujur, dan obyektif dalam pelaksanaan
tugasnya.
2. Memiliki pengetahuan dan pengalaman mengenai
teknis audit dan disiplin ilmu lain yang relevan dengan
bidang tugasnya.
3. Memiliki pengetahuan tentang peraturan perundangundangan di bidang pasar modal dan peraturan
perundang-undangan terkait lainnya.
4.
Memiliki
kecakapan
untuk
berinteraksi
dan
berkomunikasi baik lisan maupun tertulis secara
efektif.
5. Wajib mematuhi standar profesi yang dikeluarkan
oleh Asosiasi Audit Internal.
The qualifications for Internal Audit personnel as stipulated
in the Internal Audit Charter are as follows:
1. Display integrity and be professional, independent,
honest, and objective in performing duties.
2. Possess sound knowledge of and experience in audit
techniques and other disciplines relevant to their
fields.
3. Possess a sound knowledge of capital market laws and
regulations and of other related laws and regulations.
4. Have the capability to interact and communicate well
and effectively, both orally and in writing.
5. Must comply with professional standards as issued by
the Association of Internal Auditors.
Satuan Pengawasan Intern
Internal Audit Unit
264
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
The structure of Internal Audit in the Company’s
organizational structure is as follows:
Dewan Komisaris
Board of Commissioners
Direktur Utama
President Director
Plt Kepala SPI
Acting as Head of Internal Audit
Auditor Internal
Internal Auditor
Komite Audit
Audit Committee
Garis Supervisi Supervision Line
Consolidated Financial Statement
struktur
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
Struktur Satuan Pengawasan Intern pada
organisasi Perseroan adalah sebagai berikut:
STRUCTURE AND COMPOSITION OF INTERNAL
AUDIT
Corporate Data
STRUKTUR DAN KOMPOSISI SATUAN
PENGAWASAN INTERN
Data Perusahaan
Manajemen Risiko Level I
1st Level Risk Management
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Badan Sertifikasi Manajemen Risiko (BSMR)
Risk Management Certification Agency (BSMR)
Corporate Social Responsibility Report
Qualified Internal Auditor (QIA)
Corporate Governance Report
Dewan Sertifikasi Qualified Internal Auditor (DS-QIA)
Board of Certification – Qualified Internal Auditor (DS-QIA)
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Sertifikasi Certification
Analisis & Pembahasan Manajemen
Penyelenggara Provider
Management Discussion & Analysis
To support the competency of Internal Audit, all Internal
Audit personnel actively participate in internal audit
workshops and training and have been certified, including:
Company Profile
Untuk mendukung kompetensi pelaksanaan auditor
internal di Perseroan, personil Satuan Pengawasan Intern
aktif mengikuti workshop dan pelatihan audit internal
serta telah memperoleh sertifikasi, sebagai berikut:
Profil Perusahaan
PROFESSIONAL CERTIFICATION OF INTERNAL
AUDIT
Laporan Manajemen
SERTIFIKASI PROFESI AUDIT INTERNAL
Management Report
6. Must comply with the Internal Audit code of conduct.
7. Must protect the confidentiality of information and
corporate data related to the implementation of duties
and responsibilities of the Internal Audit of SMF,
except when required by law, regulations or by court
decision.
8. Understand good corporate governance principles
and risk management.
9.Be willing to display ongoing improvement of
knowledge, expertise, and professionalism.
Pertumbuhan Kinerja 2016
6. Wajib mematuhi kode etik Audit Internal.
7. Wajib menjaga kerahasiaan informasi dan/atau data
perusahaan terkait dengan pelaksanaan tugas dan
tanggung jawab Satuan Pengawasan Intern SMF
kecuali diwajibkan berdasarkan peraturan perundangundangan atau penetapan/putusan pengadilan.
8. Memahami prinsip-prinsip tata kelola perusahaan
yang baik dan manajemen risiko.
9.Bersedia meningkatkan pengetahuan, keahlian
dan kemampuan profesionalismenya secara terusmenerus.
2016 Performance Growth
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Garis Koordinasi Coordination Line
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
265
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB
DUTIES AND RESPONSIBILITIES
Tujuan Satuan Pengawasan Intern sesuai dengan Piagam
Internal Audit adalah membantu manajemen dalam
mencapai tujuan perseroan dengan efisien efektif, dan
ekonomis. Dengan misi untuk menyakinkan tercapainya
tujuan perseroan, melindungi aset perusahaan dari
kerugian, memastikan kepatuhan terhadap anggaran
dasar, kebijakan, dan perundang- undangan yang berlaku.
Sesuai dengan Piagam Internal Audit, yang ditetapkan
melalui Keputusan Direksi No. 003/SKD/DIR/I/2010 tanggal
21 Januari 2010, tugas-tugas Satuan Pengawasan Intern
sebagai berikut:
• Menyusun dan melaksanakan Rencana Kerja Tahunan
(RKPT);
• Menguji dan mengevaluasi pelaksanaan pengendalian
internal dan sistem manajemen risiko sesuai dengan
kebijakan Perseroan;
• Melakukan pemeriksaan dan penilaian atas efisiensi
dan efektivitas di bidang pengadaan, treasury,
keuangan, akuntansi, operasional, sumberdaya
manusia, pemasaran, teknologi informasi dan kegiatan
lainnya;
• Memberikan saran perbaikan dan informasi yang
objektif tentang kegiatan yang diperiksa pada semua
tingkat manajemen;
• Membuat laporan hasil audit dan menyampaikan
laporan tersebut kepada Direktur Utama dan Dewan
Komisaris;
•
Memantau,
menganalisis,
dan
melaporkan
pelaksanaan tindak lanjut perbaikan yang telah
disarankan;
• Bekerja sama dengan Komite Audit;
• Menyusun program untuk mengevaluasi mutu
kegiatan Satuan Pengawasan Intern;
• Melakukan pemeriksaan khusus apabila diperlukan.
The objective of Internal Audit in accordance with
the Internal Audit Charter is to assist management
in accomplishing Company objectives in an efficient,
effective, and economic manner, with the mission to
ensure the achievement of the Company’s objectives,
protect Company assets from loss, and ensure compliance
with the Articles of Association, prevailing policies, and
legislation. In accordance with the Internal Audit Charter
as established through Board of Directors Decision No.
003/SKD/DIR/I/2010 dated 21 January 2010, the following
are the duties of Internal Audit:
• Prepare and carry out the annual audit plan;
LAPORAN KEGIATAN 2016 SATUAN
PENGAWASAN INTERN
2016 INTERNAL AUDIT REPORT
Tujuan Satuan Pengawasan Intern sesuai dengan Piagam
Internal Audit adalah membantu manajemen dalam
mencapai tujuan perseroan dengan efisien efektif, dan
ekonomis. Dengan misi untuk menyakinkan tercapainya
tujuan perseroan, melindungi aset perusahaan dari
kerugian, memastikan kepatuhan terhadap anggaran
dasar, kebijakan, dan perundang- undangan yang berlaku,
maka pada tahun 2016 Satuan Pengawasan Intern
menyusun Rencana Kerja Pemeriksaan Tahunan (RKPT)
yang telah disetujui dan disahkan oleh Direktur Utama dan
dilaporkan kepada Dewan Komisaris. Sesuai dengan RKPT
The objectives of Internal Audit in accordance with
the Internal Audit Charter is to assist management
in accomplishing Company objectives in an efficient,
effective, and economic manner, with the mission to
ensure the achievement of Company objectives, protect
Company assets from loss, ensure compliance with the
Articles of Association and with applicable policies, and
the Internal Audit prepared the Annual Audit Work Plan
(RKPT), which was approved and ratified by the President
Director and reported to the Board of Commissioners in
2016. In accordance with the 2016 RKPT, Internal Audit
266
• Examine and evaluate internal control and risk
management in accordance with the Company’s
policies;
• Conduct evaluation and assessment of the efficiency
and effectiveness in procurement, treasury, finance,
accounting, operations, human resources, marketing,
information technology, and other activities;
•
Provide objective information and constructive advice
on audit activities to all levels of management;
• Prepare reports on audit results and submit to the
President Director and the Board of Commissioners;
•
Monitor, analyze and report follow-up of improvement
action;
• Cooperate with the Audit Committee;
• Prepare programs to evaluate the quality of Internal
Audit’s activities;
• Conduct extraordinary audits, if deemed necessary.
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
Company Profile
Management Discussion & Analysis
Analisis & Pembahasan Manajemen
Corporate Governance Report
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Corporate Social Responsibility Report
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Data
Data Perusahaan
Consolidated Financial Statement
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
267
Profil Perusahaan
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
Laporan Manajemen
Divisi Transformasi & Pengembangan Usaha
Business Transformation & Development Division
Management Report
conducted the following audits: financial audit especially
verification of collateral, audit on securitization, audit on
business trips, audit on taxation, and audit on IT Project
Management. Non-audit activities were: monitoring the
construction of the Grha SMF 2 building, counterpart
for the External Audit team (BPK-RI, OJK, BPKP, KAP),
and counterpart for independent assessor in the GCG
assessment activities.
Pertumbuhan Kinerja 2016
tahun 2016, Satuan Pengawasan Intern telah melakukan
kegiatan audit sebagai berikut: audit Pembiayaan
khususnya verifikasi agunan, audit sekuritisasi, audit
perjalanan dinas, audit pajak, audit IT Project Management.
Sedangkan untuk kegiatan non audit, SPI telah melakukan
kegiatan berikut: monitoring pembangunan gedung Grha
SMF 2, counterpart tim Pemeriksa Eksternal (BPK-RI, OJK,
BPKP, KAP) dan counterpart assessor independen untuk
kegiatan asesmen GCG.
2016 Performance Growth
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
AKUNTAN PUBLIK INDEPENDEN
INDEPENDENT PUBLIC
ACCOUNTANT
Penunjukan Akuntan Publik dan Kantor Akuntan Publik
(KAP) telah mendapat persetujuan RUPS tanggal 26
April 2016. Akuntan Perusahaan yang ditunjuk adalah
KAP Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan (PwC),
sebagai auditor yang akan mengaudit Laporan Keuangan
Indonesia Perseroan serta tugas lain yang diperlukan.
The appointment of the Public Accountant and the Public
Accountant Office (KAP) was approved by the GMS on
April 26, 2016. The KAP appointed by the Company was
Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan (PwC), as auditor of
the Company’s financial statements as well as to handle
other necessary tasks.
KAP yang melakukan audit keuangan Perseroan dalam 5
(lima) tahun terakhir adalah:
The Public Accountant Offices that have performed the
Company’s financial audit for the last 5 (five) years are:
Tahun Audit
Year of Audit
Akuntan
Accountant
KAP
Jasa Audit Lainnya
Other Audit Servise
Biaya (Rp)
Cost (Rp)
2016
Drs. Haryanto Sahari, CPA
Tanudiredja, Wibisana,
Rintis & Rekan (PwC)
993.250.000
2015
Lucy Luciana Suhenda, S.E., Ak., CPA
Tanudiredja, Wibisana,
Rintis & Rekan (PwC)
2014
Lucy Luciana Suhenda, S.E., Ak., CPA
Tanudiredja, Wibisana,
Rintis & Rekan (PwC)
–
790.901.000
2013
Lucy Luciana Suhenda, S.E., Ak., CPA
Tanudiredja, Wibisana,
Rintis & Rekan (PwC)
–
645.000.000
2012
Lucy Luciana Suhenda, S.E., Ak., CPA
Tanudiredja, Wibisana,
Rintis & Rekan (PwC)
–
225.500.000
Auditor pendamping
untuk penerbitan PUB
III
Companion auditor for
the issuance of PUB III
993.250.000
AKUNTAN PUBLIK
PUBLIC ACCOUNTANT
Dalam periode tahun 2016, Drs Haryanto Sahari, CPA
merupakan Akuntan yang menangani audit Laporan
Keuangan SMF. Sedangkan periode sebelumnya, selama 4
tahun berturut-turut, dari periode 2012 hingga 2015 adalah
Lucy Luciana Suhenda, S.E., Ak., CPA.
In the 2016 period, Drs Haryanto Sahari, CPA was the
accountant handling the audit of the SMF financial statements.
While in the previous periods, for 4 years in a row, in the 20122015 period, the accountant was Lucy Luciana Suhenda, S.E.,
Ak., CPA
KANTOR AKUNTAN PUBLIK
PUBLIC ACCOUNTING OFFICE
Kantor Akuntan Publik yang melakukan audit Laporan
Keuangan Perseroan tahun buku 2016 adalah KAP
Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan (PwC). KAP tersebut
telah mengaudit Laporan Keuangan SMF selama 5 periode
dari tahun 2012 hingga 2016.
The public accounting office conducting the audit of the
Company’s financial statements for the 2016 fiscal year is
KAP Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan (PwC). The KAP
has audited SMF’s Financial Statements for 5 periods from
2012 to 2016.
BIAYA AUDIT AKUNTAN PUBLIK
AUDIT FEES OF PUBLIC ACCOUNTANT
Biaya audit yang dikeluarkan Perseroan untuk tahun 2016
adalah sebesar Rp1.712.912.500,- (belum termasuk pajak dan
OPE), dengan perincian sebagai berikut:
Audit fees issued by the Company for 2016 amounted
to Rp1,712,912,500 (excluding taxes and OPE), with the
following details:
268
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
Corporate Governance Report
Corporate Social Responsibility Report
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Data
Data Perusahaan
Consolidated Financial Statement
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
269
Laporan Tata Kelola Perusahaan
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
Analisis & Pembahasan Manajemen
• Issuance of Comfort Letter and review of financial
information for 2012-2016 period in the prospectus Rp550,000,000.
• Agreed procedure for the payment of Medium Term
Notes and Payment of Bonds related to POJK Rp50,000,000.
Management Discussion & Analysis
• CSR audit services in 2016 - Rp40,997,250,•
Performance
evaluation
audit
services
Rp43,155,000.
• Compliance (PSA 62) audit services Rp35,962,500.
Company Profile
2. Other Accounting Services
• Jasa audit PKBL tahun 2016 sebesar Rp40.997.250,• Jasa audit atas evaluasi kinerja sebesar
Rp43.155.000.
•Jasa audit kepatuhan (PSA 62) sebesar
Rp35.962.500.
•Penerbitan Comfort Letter dan review informasi
keuangan Tahun 2012-2016 dalam prospektus
sebesar Rp550.000.000.
•Prosedur yang disepakati bersama untuk
pembayaran Surat Utang jangka Menengah dan
Pembayaran Obligasi yang berkaitan dengan
POJK sebesar Rp50.000.000.
Profil Perusahaan
2. Jasa Akuntan Lainnya
The annual financial statement audit services in 2016 Rp922,797,750,-
Laporan Manajemen
Jasa Audit Laporan Keuangan tahunan 2016 sebesar
Rp922.797.750,-
Management Report
1. Financial Statement Audit
Pertumbuhan Kinerja 2016
1. Audit Laporan Keuangan
2016 Performance Growth
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
MANAJEMEN RISIKO DAN
KEPATUHAN
RISK MANAGEMENT AND
COMPLIANCE
STRUKTUR ORGANISASI
ORGANIZATIONAL STRUCTURE
Direktur Utama
President Director
Direktur
Director
Komite Manajemen Risiko
Risk Management Committee
Unit Kerja Manajemen Risiko
Risk Management Unit
Divisi Manajemen Risiko & Kepatuhan
Risk Management & Compliance Division
per 4 Januari 2010
as of January 4, 2010
per 1 Agustus 2012
as of August 1, 2012
SUMBER DAYA MANUSIA
HUMAN RESOURCES
1. Kepala Divisi : 1 Orang
2. Staf
: 3 Orang
1. Division Head : 1 Person
2. Staff
: 3 People
PEMBENTUKAN DIVISI MANAJEMEN RISIKO &
KEPATUHAN
ESTABLISHMENT OF RISK MANAGEMENT &
COMPLIANCE DIVISION
Unit kerja mulai beroperasi terhitung tanggal 4 Januari
2010. Pembentukan unit kerja ini merupakan implementasi
dari penetapan Kebijakan & Prosedur Manajemen Risiko
yang dilakukan oleh Direksi pada November 2009, melalui
Surat Keputusan Direksi No. 001/DIR/XI/2009 dan Surat
Keputusan Direktur Utama No. 002/DIRUT/XI/2009 tanggal
1 November 2009. Pada tanggal 1 Agustus 2012, Risk
Management Unit dan Compliance Unit digabung menjadi
Divisi Manajemen Risiko & Kepatuhan.
This work unit began operating as of 4 January 2010. The
establishment and implementation of Risk Management
Policy and Procedure is a result of the decision by the
Board of Directors in November 2009, through Board of
Directors Decision No. 001/DIR/XI/2009 and President
Director Decision No. 002/DIRUT/XI/2009 dated November
1, 2009. On August 1, 2012, the Risk Management Unit and
the Compliance Unit merged into the Risk Management &
Compliance Division.
Deskripsi Tugas Fungsi dan Tanggung Jawab
•Menyusun,
mengusulkan
dan
melaksanakan
koordinasi penerapan Kebijakan & Prosedur
Manajemen Risiko & Kepatuhan.
• Melakukan proses identifikasi, analisis dan evaluasi
risiko serta menyusun dokumen analisis risiko dan
kepatuhan yang dibutuhkan.
• Melaksanakan pemantauan, review, pengukuran &
pelaporan profil risiko Perseroan secara periodik.
Description of Duties,Functions, and Responsibilities
• Develop, propose and coordinate the implementation
of Risk Management & Compliance Policy & Procedure.
270
• Undertake identification, analysis, and evaluation of
risks as well as develop and document the required
risk and compliance analysis.
• Periodically monitor, review, measure, and report on
the Company’s risk profile.
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
271
Consolidated Financial Statement
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
Infrastructure:
• Methodology
• KPMR
• Risk management information system
• Controlling mechanism
Corporate Data
• Metodologi
• KPMR
• Sistem informasi manajemen risiko
• Mekanisme kontrol
Data Perusahaan
Implementation:
• Identification, measurement and
reporting
• Limitation and control
• Risk mitigation
Infrastruktur:
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
• Identifikasi, pengukuran dan
pelaporan
• Pembatasan dan kontrol
• Mitigasi risiko
Corporate Governance:
• Main function and responsibilities
of Committee and Division of Risk
Management
• Role and responsibility of corporate
division
Corporate Social Responsibility Report
Implementasi:
• Fungsi dan tanggung jawab utama
Komite dan Divisi Manajemen Risiko
• Peran dan tanggung jawab organorgan perusahaan
Corporate Governance Report
Strategy:
• Purposes & Objectives
• Definition and risk appetite
• Risk tolerance
Tata Kelola:
Laporan Tata Kelola Perusahaan
• Tujuan & Sasaran
• Definisi dan batasan risiko
• Toleransi risiko
Analisis & Pembahasan Manajemen
Strategi:
Management Discussion & Analysis
The following chart illustrates the scope of work and
products of the Risk Management & Compliance Division.
Company Profile
Bagan berikut menunjukkan fungsi cakupan kerja dan
produk Divisi Manajemen Risiko & Kepatuhan.
•
Profil Perusahaan
FUNCTION CHART OF THE RISK MANAGEMENT
& COMPLIANCE DIVISION
•
Laporan Manajemen
BAGAN FUNGSI DIVISI MANAJEMEN RISIKO &
KEPATUHAN
•
Actively provide support to all related work units so
that Company risk is always within the targeted risk
profile.
Coordinate with all divisions in relation to the accuracy
of data provision required for preparation of the risk
profile report.
Develop, propose and coordinate the implementation
of compliance.
Manage, document and report on activities as a basis
for the preparation of management reports related
to risk management and compliance, which serve as
basic input for improvement and implementation of
the Risk Management and Compliance Policy.
Management Report
•
Pertumbuhan Kinerja 2016
• Secara aktif memberikan dukungan kepada seluruh
unit kerja terkait agar risiko Perseroan selalu dalam
profil risiko yang ditargetkan.
• Berkoordinasi dengan semua divisi berkaitan dengan
ketepatan pemberian data yang dibutuhkan untuk
pembuatan laporan profil risiko.
•Menyusun,
mengusulkan
dan
melaksanakan
koordinasi penerapan kepatuhan.
• Mengelola, mendokumentasikan dan melaporkan
kegiatan sebagai dasar penyusunan laporan
manajemen berkaitan Manajemen Risiko & Kepatuhan
serta sebagai dasar masukan untuk peningkatan
penerapan Kebijakan Manajemen Risiko & Kepatuhan.
2016 Performance Growth
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
FUNGSI MANAJEMEN RISIKO
Market Practice
Regulation
RISK MANAGEMENT FUNCTION
Counter-party
Data
Market Data
Source
Internal Audit
Report
RKAP
Debt Planning
Corporate Policy
Compliance
Report
Sistem Informasi
Akuntansi (SIA)
Sistem
Manajemen
Portofolio &
Pendaftaran
(SMPP)
Cash Flow
Projection
Outstanding Loan
& Deposit
Marketable
Securities
SKHOR
Free Cash Flow
Probability of
Default & Rating
Volatility
Operation Risk
Parameter
Liquidity Risk
Parameter
Credit Risk
Parameter
Market Risk
Parameter
New Product
Process
Policy Integration
Sub Product
Sub Product
272
Counterparty
Rating
Placement Limit
Sub Product
Lending Limit
Counterparty
Limit
Risk
Recommendation
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
Risk Profile
PRODUK
Product
Pemenuhan
Regulasi
Regulatory
Compliance
Kebijakan & Prosedur/
Kepatuhan terhadap
Keselamatan dan
Keamanan
Policy & Procedure/
Safety & Security
Compliance
Pelaksanaan
Perjanjian
Agreement
Implementation
Kepatuhan
Transaksional
Transactional
Compliance
Laporan Kepatuhan dan Profil Risiko Kepatuhan
Compliance Report and Risk Compliance Profile
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
273
INFRASTRUKTUR KEPATUHAN
Compliance Infrastructur
Consolidated Financial Statement
Aktivitas Operasional
Operational Activity
Formulir
Pemeriksaan
Kepatuhan
Perjanjian
Examination
of Agreement
Compliance
Forms
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
Formulir
Pemeriksaan
Aktivitas
Kepatuhan
Examination
of Compliance
Activities Forms
Corporate Data
Checklist
Pemenuhan
Regulasi
Regulatory
Compliance
Checklist
Data Perusahaan
MANAJEMEN KEPATUHAN
Compliance Management
Formulir Pemenuhan Kepatuhan
Compliance Fulfillment Form
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Register Risiko
Risk Register
Corporate Social Responsibility Report
Database
Regulasi
Regulation
Database
Corporate Governance Report
Limit/Batas
Limit
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Prosedur
Procedure
Analisis & Pembahasan Manajemen
Kebijakan
Policy
PENGENDALIAN INTERN
Internal Control
Management Discussion & Analysis
Infrastruktur Pengendalian Interen
Internal Control Infrastructure
Company Profile
SUMBER & REFERENSI
Source & Reference
Profil Perusahaan
Regulasi
Regulation
Laporan Manajemen
Market
Practice
Management Report
COMPLIANCE FUNCTION
Pertumbuhan Kinerja 2016
FUNGSI KEPATUHAN
2016 Performance Growth
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
PERKEMBANGAN PROFIL RISIKO
PERUSAHAAN
DEVELOPMENT OF CORPORATE RISK PROFILE
Berdasarkan kebijakan dan prosedur yang telah ditetapkan,
Divisi Manajemen Risiko & Kepatuhan telah melakukan
penyusunan profil risiko Perseroan secara bulanan, untuk
posisi 31 Januari 2016 sampai dengan posisi 31 Desember
2016.
Based on established policy and procedure, the Risk
Management & Compliance Division formulated the risk
profile of the Company on a monthly basis, for the position
of 31 January 2016 up to the position of 31 December 2016.
Secara umum perkembangan profil risiko-risiko utama
Perseroan selama satu tahun adalah seperti penjelasan
berikut ini:
In general, the following explanation is the development
of the Company’s main risk profiles:
1. Perkembangan Profil Risiko Kredit
1. Trend of Credit Risk Profile
Profil Risiko Kredit
Credit Risk Profile
100
Sangat Tinggi
Very High
75
Tinggi
High
50
Moderat
Moderate
25
7,42%
5,15%
0
5
c-1
De
4,47%
6
n-1
Ja
3,96%
6
b-1
Fe
4,42%
6
r-1
Ma
4,47%
4,73%
6
r-1
y-1
Ap
Ma
Risiko Sumber risiko kredit Perseroan adalah dari
kegiatan penyaluran pinjaman, penempatan deposito
dan posisi EBA yang dimiliki. Posisi surat utang negara
(SUN) tidak diperhitungkan dalam risiko kredit. Profil
risiko kredit digambarkan dengan besaran potential
loss atas limit risiko kredit yang telah ditetapkan
Perseroan yaitu sebesar Rp1,56 triliun. Profil risiko
kredit pada tahun 2016 menunjukkan nilai yang
relatif stabil pada level RENDAH dengan nilai rasio
potential loss terhadap limit risiko kredit yaitu antara
3,96%-8,39%, sedangkan nilai rasio potential loss
terhadap jumlah portofolio berada di antara 0,62%
sampai dengan 1,06%. Diagram berikut menunjukkan
konsentrasi eksposur risiko kredit.
274
6
6
n-1
Ju
6,25%
6
l-1
Ju
8,35%
6,38%
6
g-1
Au
6
p-1
Se
8,39%
6
t-1
Oc
8,26%
7,47%
6
v-1
No
Rendah
Low
6
c-1
De
Sources of the Company’s credit risk include lending,
deposits and position of RMBS held, state debentures
(SUN) are not taken into account in credit risk. The credit
risk profile is determined by the size of the potential loss
within the credit risk limits established by the Company,
amounting to Rp1.56 trillion. The credit risk profile in
2016 was relatively stable at a LOW level with a potential
loss against the credit risk limit between 3.96% and
8.39%, while the potential loss against the portfolios was
between 0.62% and 1.06%. The following diagram shows
the concentration of credit risk exposures.
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
dalam miliar Rupiah
in billion Rupiah
dalam triliun Rupiah
in trillion Rupiah
Deposito
Deposit
EBA
Diagram di atas menjabarkan alokasi risiko kredit
berdasarkan dari portofolio Perseroan dari bulan ke
bulan. Berdasarkan diagram tersebut dapat dilihat
bahwa eksposur risiko kredit Perseroan berkonsentrasi
pada kegiatan penyaluran pinjaman berkisar antara
64,49% hingga 88,47% terhadap keseluruhan eksposur
kredit.
Pembiayaan
Financing
Potensi Kerugian
Potential Loss
The above diagram describes the credit risk exposure
based on the Company’s portfolio from month to month.
Based on the diagram, it can be observed that the
Company’s credit exposure is concentrated on financing
and ranged from 64.49% to 88.47% of the total credit
exposure.
2. Perkembangan Profil Risiko Pasar
2. Trend of Market Risk Profile
Profil Risiko Pasar
Market Risk Profile
100
Consolidated Financial Statement
–
JanFeb MarApr May Jun Jul AugSepOct NovDec
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
–
2
Corporate Data
2
Data Perusahaan
4
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
4
Corporate Social Responsibility Report
6
Corporate Governance Report
6
Laporan Tata Kelola Perusahaan
8
Analisis & Pembahasan Manajemen
8
Management Discussion & Analysis
10
Company Profile
10
Profil Perusahaan
12
Laporan Manajemen
12
Management Report
14
Pertumbuhan Kinerja 2016
Eksposur Kredit
Credit Exposure
2016 Performance Growth
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Sangat Tinggi
Very High
75
Tinggi
High
50
Moderat
Moderate
25
11,74%
6,32%
0
5
c-1
De
4,28%
6
n-1
Ja
3,78%
6
b-1
Fe
3,76%
6
r-1
Ma
5,51%
5,88%
6
r-1
y-1
Ap
Ma
6
5,73%
6
n-1
Ju
6,42%
5,85%
6
l-1
Ju
6
g-1
Au
5,90%
6
p-1
Se
9,91%
5,16%
6
t-1
Oc
6
v-1
No
Rendah
Low
6
c-1
De
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
275
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
276
Sesuai dengan kebijakan yang berlaku, perangkat
manajemen risiko pasar yang saat ini digunakan
untuk menghitung Value at Risk (VaR) dengan
menggunakan metode Historical Simulation selama
250 hari perdagangan. Besaran angka VaR10 hari
memberikan gambaran tingkat risiko pasar yang
terkandung. Sumber dari eksposur risiko pasar yang
ada di dalam neraca Perseroan berasal dari posisi
efek yang diperdagangkan, yaitu dari EBA DSMF02,
DBTN01, DBTN02, DBTN03, DBTN04A1, DBTN04A2,
DBTN05A1, EBA-SP SMFBTN01, SPSMFMRI01A1
yang merupakan Efek Beragun Aset berbentuk Surat
Pertisipasi pertama diterbitkan oleh Bank Mandiri
pada bulan Agustus 2016, serta SPSMFBTN02 seri A1
dan A2.
In accordance with applicable policies, the market risk
management tools currently used to calculate Value at
Risk (VaR) are based on the Historical Simulation method
for 250 trading days. The VaR 10 days figure illustrates the
level of market risk. Sources of market risk exposure that
are on the Company’s balance sheet are derived from the
position of securities traded, namely from the EBA DSMF02,
DBTN01, DBTN02, DBTN03, DBTN04A1, DBTN04A2,
DBTN05A1, EBA-SP SMFBTN01, SPSMFMRI01A1 which
is an Asset-Backed Security in the form a Participation
Certificate first issued by Bank Mandiri in August 2016, as
well as SPSMFBTN02 series A1 and A2.
Pasar surat utang domestik memiliki kecenderungan
untuk bergerak cukup stabil hingga kuartal ketiga,
namun cukup volatile pada pada kuartal terakhir 2016.
Hal ini juga tercermin dari meningkatnya rata-rata
VaR risiko pasar dibandingkan dengan tahun 2015.
Volatilitas harga pasar surat utang pada kuartal terakhir
2016 didominasi oleh reaksi pasar atas terpilihnya
Donald Trump sebagai presiden ke-45 dari Amerika
Serikat. Reaksi ini dipicu oleh keakhawatiran pasar
atas kebijakan ekonomi yang akan diambil Trump.
Disamping itu, rapat FOMC yang memutuskan untuk
menaikkan suku bunga The Fed turut berkontribusi
dalam meningkatnya volatilitas pasar di kuartal akhir
2016.
The domestic debt securities market had a tendency to
move in a fairly steady manner until the third quarter, but
was quite volatile in the last quarter of 2016. This is also
reflected in the increase in the average VaR of market risk
compared to 2015. The volatility of the debt securities
market price in the last quarter of 2016 was dominated by
the market’s reaction to the election of Donald Trump as
the 45th president of the United States. This reaction was
triggered by the market concerns on economic policies to
be taken by Trump. In addition, the FOMC meeting, which
decided to raise The Fed interest rate also contributed to
the increased volatility of the market in the final quarter of
2016.
Berdasarkan perhitungan yang diilakukan, pada tahun
2016 VaR 10 hari dari portofolio tercatat antara 2,81%6,03%; Risk Based Capital (RBC) yang diperhitungkan
sebagai limit risiko pasar adalah sebesar Rp520 miliar.
Dengan demikian risiko pasar tetap terjaga pada
level RENDAH dengan nilai antara 3,76%-11,74%.
Gambar berikut memberikan penjelasan tentang
perkembangan perkembangan portofolio eksposur
risiko pasar tahun 2016:
Based on calculations performed, in 2016 a 10-day VaR
of the portfolio was recorded between 2.81%-6.03%;
Risk Based Capital (RBC) counted as the market risk limit
amounted to Rp520 billion. To that account, the market
risk was maintained at a LOW level with values between
3.76%-11.74%. The following figure provides an account
on the developments of market risk exposures portfolio
in 2016:
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
Laporan Manajemen
Company Profile
Profil Perusahaan
Management Discussion & Analysis
Analisis & Pembahasan Manajemen
Corporate Governance Report
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Corporate Social Responsibility Report
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Data
Data Perusahaan
Consolidated Financial Statement
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
dalam triliun Rupiah
in trillion Rupiah
Management Report
1,000
Pertumbuhan Kinerja 2016
1,200
2016 Performance Growth
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
800
600
400
200
–
JanFeb MarApr May Jun Jul AugSepOct NovDec
DBTN01
DBTN05A2
DBTN02
SMFBTN01
DBTN03
SPSMFBTN02A1
Posisi unrealized gain/loss Perseroan juga berfluktuasi
sesuai pasar. Gambar berikut memberikan penjelasan
tentang perkembangan unrealized gain/loss dan
pergerakan nilai VaR 10 hari pada tahun 2016:
DBTN04A1
SPSMFBTN02A2
DBTN04A2
SPSMFMRI01A1
DBTN05A1
SPSMFMRI01A2
The position of the Company’s unrealized gain/loss also
fluctuated according to the market. The following figure
provides an explanation on the development of the
unrealized gain/loss and the VaR 10 days value movement
in 2016:
dalam triliun Rupiah
in trillion Rupiah
15
7%
6%
10
5%
5
4%
3%
0
2%
-5
1%
-10
0%
JanFeb MarApr May Jun Jul AugSepOct NovDec
Series1
10D VaR
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
277
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Sesuai dengan kondisi pasar yang bergerak negatif
di penghujung tahun 2016 mengakibatkan posisi
mark-to-market atas Efek Beragun Aset yang dimiliki
Perseroan yang mengalami unrealized loss sebesar
Rp3,03 miliar per Desember 2016.
In accordance with the negative market conditions
at the end of 2016, the position of mark-to-market on
Asset Backed Securities of the Company experienced an
unrealized loss of Rp3.03 billion as of December 2016.
3. Perkembangan Profil Risiko Likuiditas
3. Trend of Liquidity Risk Profile
Profil Risiko Likuiditas
Liquidity Risk Profile
100
Sangat Tinggi
Very High
75
Tinggi
High
50
Moderat
Moderate
25
3,33%
0
278
5
c-1
De
3,00%
6
n-1
Ja
2,67%
6
b-1
Fe
3,00%
6
r-1
Ma
3,67%
3,00%
6
r-1
y-1
Ap
Ma
6
2,67%
6
n-1
Ju
3,67%
3,00%
6
l-1
Ju
6
g-1
Au
3,33%
3,33%
6
p-1
Se
6
t-1
Oc
3,33%
6
v-1
No
3,00%
Rendah
Low
6
c-1
De
Sesuai kebijakan yang berlaku, tingkat likuiditas yang
diterapkan oleh Perseroan adalah mempertahankan
minimum alat likuid di neraca sebesar Rp500 miliar.
Ukuran risiko likuiditas diambil dari proyeksi ratarata rasio likuiditas tersedia terhadap minimum
likuiditas yang ditetapkan berdasarkan kebijakan Risk
Based Capital (RBC) untuk risiko likuditas. Selain itu
secara kualitatif juga dilakukan penilaian terhadap
kondisi likuiditas eksternal. penilaian dari kedua hal
itu dikompositkan menjadi suatu nilai profil risiko
likuiditas.
In accordance with applicable policy, the Company’s
liquidity level maintains a minimum balance of liquid
assets amounting to Rp500 billion. The size of liquidity
risk is taken from the available average projection of
liquidity defined by the Risk Based Capital (RBC) policy
for liquidity risk, in addition to qualitative assessment of
external liquidity conditions. Assessment of both are then
combined into a liquidity risk profile value
Secara kuantitatif, sepanjang tahun 2016 kondisi
risiko likuiditas berfluktuasi pada level rendah. Dari
sisi kuantitatif proyeksi likuiditas satu tahun ke depan
selalu melebihi Rp500 miliar. Fluktuasi risiko likuiditas
lebih banyak diakibatkan oleh perubahan aspek
kualitatif likuiditas.
Quantitatively, throughout 2015 liquidity risk fluctuated
at a low level, with liquidity projections one year ahead
always at more than Rp500 billion. The fluctuation of
liquidity risk is caused by changes in the qualitative
aspects of liquidity.
Aspek yang paling berfluktuasi sepanjang tahun 2016
adalah aspek frekuensi transaksi surat utang dan
aspek risk margin yang diminta oleh investor. Aspekaspek lain seperti tenor surat utang yang diterbitkan
Perseroan; waktu yang dibutuhkan untuk penerbitan
surat utang; dan aspek ketersediaan instrumen
keuangan yang dapat dipertimbangkan cukup stabil
sepanjang tahun.
The highest volatility during 2016 was of securities
transaction frequency and associated investor risk margin.
Other aspects included the tenor of debt securities issued
by the Company; timing on issuing debt securities; and
the availability of financial instruments, which can be
considered to be stable throughout the year.
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
Analisis & Pembahasan Manajemen
Corporate Governance Report
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Corporate Social Responsibility Report
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Data
Data Perusahaan
Consolidated Financial Statement
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
Sangat Tinggi
Very High
Management Discussion & Analysis
100
Company Profile
Profil Risiko Strategik
Strategic Risk Profile
Profil Perusahaan
Up to the September 2016 position, the SKHOR risk
profile was recorded in the low category as shown in
the following graphics
Laporan Manajemen
Management Report
Sampai dengan posisi September 2016 profil risiko
SKHOR tercatat dalam kategori rendah seperti yang
grafik-grafik sebagai berikut.
4. Trend of SKHOR Risk Profile
SKHOR risk includes strategic risk, compliance risk,
legal risk, operational risk, and reputational risk. In
accordance with the prevailing policies, the Company
reviewed risk events during the last year, ascertaining
whether the latest SKHOR risk event is best described
by the actual risk level. The measurement of SKHOR
risks are based on audit findings by Internal Audit and
assessment reports on compliance conducted by the
Risk Management & Compliance Division. The SKHOR
risk profile report is prepared once every 3 months.
Pertumbuhan Kinerja 2016
4. Perkembangan Profil Risiko SKHOR
Risiko SKHOR mencakup risiko strategik, risiko
kepatuhan, risiko hukum, risiko operasional dan
risiko reputasi. Sesuai dengan kebijakan yang
berlaku, Perseroan meninjau kejadian (risk event)
selama 1 tahun terakhir dengan mengasumsikan
bahwa kejadian-kejadian berisiko SKHOR yang
terakhir yang paling menggambarkan tingkat
risiko yang sebenarnya. Pengukuran risiko SKHOR
didasarkan pada hasil temuan audit dari Divisi Satuan
Pengawasan Intern dan laporan hasil pemeriksaan
kepatuhan yang dilaksanakan oleh Divisi Manajemen
Risiko & Kepatuhan. Pelaporan profil risiko SKHOR
dilaksanakan secara 3 bulanan.
2016 Performance Growth
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
75
Tinggi
High
50
Moderat
Moderate
25
0
0,00%
Sep-15
Rendah
Low
1,08%
0,54%
0,33%
0,22%
0,00%
Dec-15
Mar-16
Jun-16
Sep-16
Dec-16
Profil Risiko Kepatuhan
Compliance Risk Profile
100
Sangat Tinggi
Very High
75
Tinggi
High
50
Moderat
Moderate
25
0
2,84%
2,54%
Sep-15
Dec-15
4,15%
4,58%
Mar-16
Jun-16
2,81%
3,05%
Sep-16
Dec-16
Rendah
Low
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
279
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Profil Risiko Hukum
Legal Risk Profile
100
Sangat Tinggi
Very High
75
Tinggi
High
50
Moderat
Moderate
25
Rendah
Low
0
0,00%
0,00%
0,00%
0,00%
0,00%
0,00%
Sep-15
Dec-15
Mar-16
Jun-16
Sep-16
Dec-16
Profil Risiko Operasional
Operational Risk Profile
100
Sangat Tinggi
Very High
75
Tinggi
High
50
Moderat
Moderate
25
4,70%
0
Sep-15
6,43%
2,11%
Dec-15
Mar-16
4,52%
4,80%
Jun-16
Sep-16
3,25%
Rendah
Low
Dec-16
Profil Risiko Reputasi
Legal Risk Reputation
100
Sangat Tinggi
Very High
75
Tinggi
High
50
Moderat
Moderate
25
Rendah
Low
0
280
0,00%
0,00%
0,00%
0,00%
0,36%
0,18%
Sep-15
Dec-15
Mar-16
Jun-16
Sep-16
Dec-16
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
UU No. 21 Tahun 2011
Law No. 21 of 2011
Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
Financial Services Authority (OJK)
2
POJK No. 3/POJK.05/2013
OJK Regulation No. 3/POJK.05/2013
Laporan Bulanan Lembaga Jasa Keuangan Non-Bank
Monthly Report of Non-Banking Financial Institution
3
KEP Dewan Komisioner OJK
No. 51/KDK.02/2014
Board of Commissioners on OJK Decision No.
51/KDK.02/2014
Pengenaan Pungutan terhadap Lembaga Jasa Keuangan yang Khusus
Dibentuk Undang-undang atau Dibentuk oleh Pemerintah
Imposition of Charges for Financial Institutions Specifically Established by
Law or Established by the Government
4
POJK No. 3/POJK.02/2014
OJK Regulation No. 3/POJK.02/2014
Tata Cara Pelaksanaan Pungutan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
Procedure for the Implementation of Charges by the Financial Services
Authority
5
SE-POJK No. 4/SEOJK.02/2014
OJK Circular No. 4/SEOJK.02/2014
Mekanisme Pembayaran Pungutan Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
Payment Mechanism of the Financial Services Authority Charges
6
Peraturan No. X.K.1
Regulation No. X.K.1
Keterbukaan Informasi yang Harus Segera Dimumkan kepada Publik
Disclosure of Information that must be made Public
7
POJK No. 23/POJK.04/2014
OJK Regulation No. 23/POJK.04/2014
Pedoman Penerbitan dan Pelaporan Efek Beragun Aset Berbentuk Surat
Partisipasi dalam Rangka Pembiayaan Sekunder Perumahan
Issuance and Reporting Guidelines of Asset-Backed Securities in the form of
Participation Certificates for Secondary Mortgage Financing
8
Peraturan No. X.K.2
Regulation No. X.K.2
Penyampaian Laporan Keuangan Berkala Emiten Surat Utang
Submission of Periodic Financial Statements of Securities Issuer
9
Peraturan No. X.K.4
Regulation No. X.K.4
Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum
Realization Report of Use of Proceeds From Public Offering
10
Peraturan No. X.K.6
Regulation No. X.K.6
Penyampaian Laporan Tahunan Emiten
Submission of Annual Report Issuer
11
Peraturan No. IX.C.11
Regulation No. IX.C.11
Pemeringkatan Efek Bersifat Utang dan/atau Sukuk
Debt Instrument and/or Sukuk Rating
12
Peraturan No. II.A.2
Regulation No. II.A.2
Prosedur Penyedia Dokumen bagi Masyarakat di Pusat Referensi Pasar Modal
Procedure of Document Provider for Public in Capital Market Reference Center
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
281
Consolidated Financial Statement
1
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
Keterangan | Remarks
Corporate Data
Peraturan | Regulation
Data Perusahaan
No
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Regulation of OJK in relation to the Obligation of the
Company as Issuer
Corporate Social Responsibility Report
Peraturan OJK (d/h Bapepam-LK) Sehubungan Kewajiban
Perseroan sebagai Emiten
Corporate Governance Report
OJK Regulation
Regulation of OJK (formerly Bapepam-LK) is legislation
directly binding Company activities an issuer in the capital
market.
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Regulasi OJK
Regulasi OJK (d/h Bapepam-LK) adalah peraturan yang
secara langsung mengikat aktivitas Perseroan sebagai
emiten di pasar modal.
Analisis & Pembahasan Manajemen
A. Compliance with Regulations
Management Discussion & Analysis
A. Kepatuhan terhadap Regulasi
Company Profile
The Company fulfilled all obligations both as an issuer
as well as a corporation in accordance with applicable
regulations. The compliance examination was based on
the compliance priority program, which is classified in the
following categories:
Profil Perusahaan
Perseroan telah mematuhi seluruh kewajiban baik sebagai
emiten maupun korporasi sesuai dengan regulasi yang
berlaku. Aktivitas pemeriksaan kepatuhan berdasarkan
prioritas program kepatuhan, dikelompokkan dalam
kategori sebagai berikut:
Laporan Manajemen
Based on compliance policies established and updated
on 3 August 2015, the Risk Management & Compliance
Division conducted compliance examinations from
January 2016 to December 2016.
Management Report
DEVELOPMENT OF COMPLIANCE
Berdasarkan kebijakan penerapan kepatuhan yang
ditetapkan dan telah diperbaharui pada tanggal 3 Agustus
2015, Divisi Manajemen Risiko & Kepatuhan telah
melakukan pemeriksaan kepatuhan pada bulan JanuariDesember 2016.
Pertumbuhan Kinerja 2016
PERKEMBANGAN KEPATUHAN
2016 Performance Growth
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
No
Peraturan | Regulation
Keterangan | Remarks
13
Peraturan No. IX.I.5
Regulation No. IX.I.5
Pembentukan dan Pedoman Pelaksanaan Kerja Komite Audit
Formation and Implementation Guidelines Audit Committee
14
Peraturan No. VIII.C.11
Regulation No. VIII.C.11
Tanggung Jawab Direksi atas Laporan Keuangan
Responsibilities of the Board of Directors on Financial Statements
15
Surat Edaran No. SE-02/BL/2009
Circular No. SE-02/BL/2009
Laporan Data Hutang/Kewajiban Perusahaan dalam Valuta Asing
Report of the Company’s Debt/Liability in Foreign Exchange
16
Surat Edaran No. SE-17/BL/2012
Circular No. SE-17/BL/2012
Penggunaan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan untuk Semua Jenis
Industri di Pasar Modal di Indonesia
Use of Checklist of Financial Statements Disclosure for All Type of Industry in
Indonesia’s Capital Market
17
Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2014
Sekretaris Perusahaan Emiten atau Perusahaan Publik
Corporate Secretary of Issuer or Public Company
OJK Regulation No. 35/POJK.04/2014
18
Peraturan OJK No. 33/POJK.04/2014
OJK Regulation No. 33/POJK.04/2014
19
Peraturan OJK No. 36/POJK.04/2014
OJK Regulation No. 36/POJK.04/2014
20
Peraturan OJK No. 8/POJK.04/2015
OJK Regulation No. 8/POJK.04/2015
21
Peraturan OJK No. 55/POJK.04/2015
OJK Regulation No. 55/POJK.04/2015
22
Peraturan OJK No. 56/POJK.04/2015
OJK Regulation No. 56/POJK.04/2015
Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik
Board of Directors and Board of Commissioners of Issuer or Public Company
Penawaran Umum Berkelanjutan Efek Bersifat Utang dan/atau SUKUK
Sustainable Public Offering of Debt Securities and/or SUKUK
Situs Web Emiten atau Perusahaan Publik
Website of Issuer or Public Company
Pembentukan dan Pelaksanaan Kerja Komite Audit
Establishment and Implementation of Audit Committee Work Programme
Pembentukan dan Pedoman Penyusunan Piagam Unit Audit Internal
Establishment and Formulation Guidelines of the Audit Committee Charter
Peraturan OJK (d/h Bapepam-LK) sehubungan dengan
Penerbitan Surat Utang .
No
OJK (formerly Bapepam-LK) Regulation in realization to
Debt Issuance.
Peraturan | Regulation
Keterangan | Remarks
1
Peraturan No. IX.A.1
Regulation No. IX.A.1
Ketentuan Umum Pengajuan Pernyataan Pendaftaran
General Provisions of Registration Statement Submission
2
Peraturan No. IX.A.2
Regulation No. IX.A.2
Tata Cara Pendaftaran dalam Rangka Penawaran Umum
Registration Procedures for Public Offering
3
Peraturan No. IX.A.8
Regulation No. IX.A.8
Perubahan Peraturan No. IX.A.8 tentang Prospektus Awal dan Info Memo
Changes in Regulation No. IX.A.8 on Preliminary Prospectus and Information
Memorandum
4
Peraturan No. IX.C.1
Regulation No. IX.C.1
Perubahan Peraturan No. IX.C.1 tentang Pedoman Mengenai Bentuk dan Isi
Pernyataan Pendaftaran dalam Rangka Penawaran Umum
Changes in Regulation No. IX.C.1 on Guidelines for the Form and Content of
Registration Statement for Public Offering
5
Peraturan No. IX.C.2
Regulation No. IX.C.2
Pedoman Mengenai Bentuk dan Isi Prospektus dan Prospektus Ringkas dalam
Rangka Penawaran Umum
Guidelines for the Form and Content of Prospectus and Summary Prospectus
for Public Offering
6
Peraturan No. IX.C.3
Regulation No. IX.C.3
Perubahan Peraturan No. IX.C.3 tentang Pedoman Mengenai Bentuk dan Isi
Prospektus Ringkas Dalam Rangka Penawaran Umum
Changes in Regulation No. IX.C.3 on Tentang Guidelines for the Form and
Content of Summary Prospectus for Public Offering
7
POJK No. 36/POJK.04/2014
OJK Regulation No. 36/POJK.04/2014
Penawaran Umum Berkelanjutan Efek Bersifat Utang dan/atau SUKUK
Sustainable Public Offering of Debt Securities and/or SUKUK
282
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
Kewajiban Penyampaian Informasi
Information Submission Obligation
4
Peraturan No. I.R
Regulation No. I.R
Pencatatan Efek Beragun Aset Berbentuk Surat Partisipasi dalam Rangka
Pembiayaan Sekunder Perumahan
Listing of Asset Backed Securities in the form of Participation Certificates for
Secondary Mortgage Financing
Regulasi Umum adalah peraturan yang berhubungan
dengan Perseroan baik sebagai badan hukum atau
aktivitas operasional Perseroan.
General Regulations are regulations relating to the
Company either as a legal entity or as operational.
Peraturan | Regulation
Keterangan | Remarks
1
Perpres No. 101 Tahun 2016
Presidential Regulation No. 101 of 2016
Perubahan Kedua atas Peraturan Presiden No. 19 Tahun 2005 tentang
Pembiayaan Sekunder Perumahan
Second Amendment to the Presidential Regulation No. 19 of 2005 on Secondary Mortgage Financing
2
UU No. 3 Tahun 1982
Law No. 3 of 1982
Wajib Daftar Perusahaan
Mandatory Company Registry
3
UU No. 7 Tahun 1981
Law No. 7 of 1981
Wajib Lapor Ketenagakerjaan di Perusahaan
Mandatory Manpower Report in the Company
4
UU No. 13 Tahun 2003
Law No. 13 of 2003
Ketenagakerjaan
Manpower
5
Perda Prov. DKI Jakarta No. 1 Tahun 2006
Retribusi Daerah
Regional Retribution
Pengawasan Instalasi Penyalur Petir
Supervision on the Installation of Lightning Protector
Instalasi Alarm Kebakaran Automatik
Installation of Automatic Fire Alarms
Minister of Manpower Regulation No. PER 02/
MEN/1983
Peraturan Menteri Tenaga Kerja No PER 04/
MEN/1985
Pesawat Tenaga dan Produksi (motor diesel)
Power and Production Instrument (motor diesel)
Minister of Manpower RegulationNo. PER 04/
MEN/1985
9
Peraturan Menteri Tenaga Kerja No PER 04/
MEN/1985
Minister of Manpower Regulation No. PER 04/
MEN/1985
Consolidated Financial Statement
Peraturan No. I.E
Regulation No. I.E
8
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
3
Peraturan Menteri Tenaga Kerja No PER 02/
MEN/1983
Corporate Data
Biaya Pencatatan Efek
Securities Listing Fee
7
Data Perusahaan
Peraturan No. I.A.5
Regulation No. I.A.5
Minister of Manpower Regulation No. 02/
MEN/1989
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
2
Peraturan Menteri Tenaga Kerja No 02/MEN/1989
Corporate Social Responsibility Report
Kewajiban Pelaporan Emiten
Reporting Obligations of Issuers
6
Corporate Governance Report
Peraturan No. I.A.3
Regulation No. I.A.3
Regional DKI Jakarta Regulation No. 1of 2006
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Keterangan | Remarks
1
No
Analisis & Pembahasan Manajemen
Peraturan | Regulation
Management Discussion & Analysis
No
Company Profile
Regulations of the Exchange in Relation to
Issuance of Debt Securities
Profil Perusahaan
Regulasi Bursa sehubungan dengan Penerbitan
Surat Utang
Laporan Manajemen
Indonesia Stock exchange regulations relating to the
Company as an issuer.
Management Report
Indonesia Stock Exchange Regulations
Regulasi Bursa adalah peraturan yang berhubungan
dengan Perseroan sebagai emiten.
Pertumbuhan Kinerja 2016
Regulasi Bursa Efek Indonesia
2016 Performance Growth
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Syarat-syarat Keselamatan dan Kesehatan Kerja Lift untuk Pengangkutan dan
Barang
Occupational Health and Safety Requirements of Elevator for Freight and
Goods
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
283
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
No
10
11
Peraturan | Regulation
Peraturan Menteri Keuangan No. 28/
PMK.06/2013
Keterangan | Remarks
Minister of Finance Regulation No. 28/
PMK.06/2013
Penyusunan, Penyampaian dan Pengubahan Rencana Kerja Jangka Panjang
dan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan Perseroan (PERSERO) di Bawah
Pembinaan dan Pengawasan Menteri Keuangan
Preparation, Submission, and Amendment of the Long Term Plan and Work
Plan and Budget of Company Under the Development and Supervision of the
Minister of Finance
Peraturan Gubernur DKI Jakarta No. 38 Tahun
2012
Bangunan Gedung Hijau
Green Office Building
Governor of DKI Jakarta Regulation No. 38 of
2012
12
Permen PU No: 24/PRT/M/2008
Minister of Public Works Regulation No. 24/
PRT/M/2008
Pedoman Pemeliharaan dan Perawatan Bangunan Gedung
Office Building Maintenance and Upkeep Guidelines
13
Kesepakatan Sekjen BPK RI NO. 3A/KB/XXII-2/2/2014
Secretary General of BPK RI Agreement No. 3A/
KB/X-XII-2/2/2014
Pengelolaan Sistem Informasi Dalam Rangka Pemeriksaan Pengelolaan Dan
Tanggung Jawab Keuangan Negara
Management of Information System for State Financial Management &
Responsibility Assessment
14
Peraturan Menteri BUMN No. Per-08/MBU/2003
Perubahan Keempat Atas Peraturan Menteri BUMN No. Per05/MBU/2007
tentang Program Kemitraan BUMN Dengan Usaha Kecil dan Program Bina
Lingkungan
Fourth Amendment to the Regulation of the Minister of SOE No. Per05/
MBU/2007 on SOE Partnership with Small Enterprise Program and
Community Development Program
Minister of SOE Regulation No. PER-08/
MBU/2003
15
Peraturan Pemerintah No. 11 Tahun 2014
Government Regulation No. 11 of 2014
Pungutan oleh Otoritas Jasa Keuangan
Charges by the Financial Services Authority
16
Peraturan Bank Indonesia No.9/14/PBI/2007
Bank Indonesia Regulation No. 9/14/PBI/2007
Sistim Informasi Debitur
Debtor Information System
17
Peraturan KSEI No. II-D
KSEI Regulation No. II-D
Pendaftaran Efek Beragun Aset Di KSEI
Asset Backed Securities Registration at KSEI
18
PMK No.59/PMK.06/2016
Tata Cara Pengangkatan dan Pemberhentian Anggota Direksi Perusahaan
Perseroan (Persero) di Bawah Pembinaan dan Pengawasan Menteri
Keungan Jo PMK No. 78/PMK.06/2015 tentang Tata Cara Pengangkatan dan
Pemberhentian Anggota Direksi Perusahaan Perseroan (Persero) di Bawah
Pembinaan dan Pengawasan Menteri Keungan
Procedures of the Appointment and Dismissal of Members of the Board
of Directors of Company Under the Development and Supervision of the
Minister of Finance JO PMK No. 78/PMK.06/2015 on the Procedures of
the Appointment and Dismissal of Members of the Board of Directors of
Company Under the Development and Supervision of the Minister of Finance.
19
PMK No. 88/PMK.06/2015
Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik pada Perusahaan Perseroan
(Persero) di Bawah Pembinaan dan Pengawasan Menteri Keuangan.
Good Corporate Governance Implementation in Company Under the
Development and Supervision of the Minister of Finance
20
Peraturan Pemerintah No. 78 Tahun 2016
Penambahan Peyertaan Modal Negara Republik Indonesia ke dalam Modal
Saham Perusahaan Perseroan (Persero) PT Sarana Multigriya Finansial
Additional Investment by the Republic of Indonesia to the Capital Share of the
Company PT Sarana Multigriya Finansial
Regulasi Lainnya
Other Regulations
Regulasi Lainnya adalah peraturan yang berhubungan
dengan Perseroan baik sebagai badan hukum atau
aktivitas operasional Perseroan.
These regulation relate to the Company as a legal entity
or as operational.
B. Kepatuhan terhadap Kebijakan dan Prosedur Internal
• Kepatuhan Kebijakan dan Prosedur Penempatan
Dana Perseroan
B. Compliance with Internal Policies and Procedures
• Compliance with Fund Placement Policies and
Procedures
284
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
Consolidated Financial Statement
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
285
Corporate Data
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
Data Perusahaan
During the 2016 Fiscal Year, the Company disbursed
financing in the amount of Rp8.23 trillion, in
accordance with the financing disbursement
requirements.
• Compliance with Agreement Covenants
Compliance assessment with obligations of
debtors and sharia financing managers is based
on financing agreements between debtors and
sharia financing managers and the Company. In
addition, compliance assessments are also made
to fulfill obligations of the Company in connection
with trustee and credit support agreements.
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Social Responsibility Report
C. Transactional Compliance
• Compliance with Financing Disbursements
Compliance
assessment
on
financing
disbursement is conducted by the Securitization
and Financing Division for each debtor and sharia
financing manager in accordance with the FPKT01
examination form.
Corporate Governance Report
During the January–December 2016 period, the
Company’s procurement of goods and services
was in accordance with the applicable policies and
procedures.
Laporan Tata Kelola Perusahaan
• Kepatuhan terhadap Covenant Perjanjian
Pemeriksaan kondisi pemenuhan kepatuhan
atas pelaksanaan kewajiban debitur/mudharib
berdasarkan perjanjian/akad pinjaman antara
debitur/mudharib dengan Perseroan. Selain itu,
pemenuhan kewajiban Perseroan sehubungan
dengan perjanjian perwaliamanatan dan perjanjian
pendukung kredit juga menjadi perhatian dalam
pemeriksaan kepatuhan.
Analisis & Pembahasan Manajemen
Selama periode Tahun Buku 2016, Perseroan telah
menyalurkan pinjaman sebanyak Rp8,23 triliun,
sesuai dengan syarat pencairan pinjaman.
Compliance with Goods & Services Procurement
Policies and Procedures.
Monthly
compliance
assessment
on
the
procurement of goods and services is conducted
by the Procurement Unit – HR & General Division
and is in accordance with the FPKP02 examination
form.
Management Discussion & Analysis
•
Company Profile
C. Kepatuhan Transaksional
• Kepatuhan Syarat Pencairan Pinjaman
Pemeriksaan kondisi pemenuhan kepatuhan
atas pelaksanaan pencairan pinjaman yang
dilakukan oleh Divisi Sekuritisasi dan Pinjaman
untuk 1 debitur/mudharib sesuai dengan formulir
pemeriksaan FPKT01.
From
January
to
December
2016,
the
implementation of the Company’s funds placement
policies and procedures complied with the
applicable policies. The availability of Company
fund placement documents with the Portfolio and
Funding Management System (SMPP) was also in
compliance. Company deposits do not exceed the
limit set by each bank.
Profil Perusahaan
Selama periode Januari–Desember 2016, dalam
pelaksanaan pengadaan barang & jasa Perseroan
telah sesuai dengan kebijakan dan prosedur yang
berlaku.
Monthly compliance assessment on the Company’s
fund disbursements and placements is conducted
by the Finance Division on sampling in accordance
with the FPKP01 examination form.
Laporan Manajemen
Selama
periode
Januari–Desember
2016,
pelaksanaan kepatuhan terhadap kebijakan
dan prosedur penempatan dana Perseroan
sudah sesuai dengan kebijakan yang berlaku.
Ketersediaan
dokumen
penempatan
dana
Perseroan dengan Sistem Manajemen Portofolio
dan Pendanaan (SMPP) sudah sesuai. Penempatan
deposito Perseroan tidak melebihi limit yang
ditetapkan pada tiap bank.
• Kepatuhan Kebijakan dan Prosedur Pengadaan
Barang & Jasa
Untuk pemeriksaan kondisi pemenuhan kepatuhan
atas pelaksanaan pengadaan barang dan jasa
yang dilakukan oleh Bagian Pengadaan–Divisi
SDM & Umum selama 1 bulan atas pengadaan
pemeriksaan sesuai dengan formulir pemeriksaan
FPKP02.
Management Report
Untuk pemeriksaan kondisi pemenuhan kepatuhan
atas pelaksanaan pencairan dan penempatan dana
Perseroan yang dilakukan oleh Divisi Keuangan
selama 1 (satu) bulan atas contoh pemeriksaan
sesuai dengan formulir pemeriksaan FPKP01.
Pertumbuhan Kinerja 2016
2016 Performance Growth
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Dalam pemenuhan kepatuhan transaksional
periode Januari–Desember 2016, masih terdapat
ketidakpatuhan dari debitur dalam penyampaian
laporan periodik. Sebagai tindakan pencegahan
dari keterlambatan penyampaian laporan periodik,
Divisi Sekuritisasi & Pinjaman akan mengingatkan
debitur untuk menyampaikan laporan periodik
pada bulan berikutnya mulai 5 (lima) hari sebelum
hari terakhir pelaporan. For transactional compliance from January 2016
to December 2016, there were some cases of
non-compliance of debtors in the submission
of periodic reports. As a precaution against late
submission of periodic reports, the Securitization
& Financing Division will remind the debtor to
submit the periodic reports starting the following
month within 5 days before the final day for report
submission. Perseroan secara tepat waktu memberikan
laporan rincian jaminan kepada wali amanat
paling lambat tanggal 25 setiap bulan sesuai
perjanjian perwaliamanatan. Sesuai dengan
perjanjian pendukung kredit, Perseroan menerima
pengembalian kelebihan dana rekening cadangan
pendukung kredit pada tanggal pembayaran kupon
EBA dan pembayaran jasa pendukung kredit. • Kepatuhan terhadap Pembayaran Kewajiban
Debitur/Mudharib
Pemeriksaan pemenuhan pembayaran kewajiban
debitur/mudharib dalam pembayaran angsuran
pokok dan bunga sesuai dengan perjanjian yang
telah disepakati. Apabila debitur/mudharib lalai
dalam melakukan pembayaran maka dikenakan
sanksi sesuai dengan perjanjian pinjaman. The Company makes timely guarantee reports
to trustees no later than the 25th of each month
in accordance with trustee agreements. In
accordance with credit support agreements, the
Company receives a refund excess of reserve
credit support on the EBA coupon payment and
credit support services payment dates. Selama periode Januari–Desember 2016, masih
terdapat ketidakpatuhan dari debitur dalam
pembayaran kewajiban dan debitur/mudharib
telah melakukan pembayaran sanksi sesuai
dengan perjanjian yang telah disepakati. D.Kepatuhan terhadap Standar Keselamatan dan
Keamanan
• Kesiapan Operasional Sistem Listrik Cadangan
Pemenuhan
kepatuhan
terhadap
kesiapan
operasional listrik cadangan yaitu kesiapan dari
alat mesin genset apabila terjadi mati listrik secara
tiba-tiba. Dan dapat segera ditanggulangi dengan
daya yang cukup dari mesin genset. • Alat pendukung pompa sump-pit yang berguna
untuk pembuangan air pada bagian basement
agar tidak terjadi banjir. Terdapat 2 buah pompa
sump-pit yang berfungsi dengan baik. • Sistem UPS sebagai cadangan energi listrik
sementara ketika terjadi mati daya listrik PLN.
Sistem UPS ini dikontrol oleh Divisi TI. 286
• Compliance of Debtor and Sharia Financing
Manager Obligations
Payment of installments by debtors and sharia
financing managers includes principal and interest
in accordance with the agreement. Should the
debtor or sharia financing manager be negligent
in making payment, there will be a penalty in
accordance with the financing agreement. From January to December 2016, there were some
cases of non-compliance of payment obligations
and the debtor and sharia financing manager have
made penalty payments in accordance with the
agreement. D. Compliance with Safety and Security Standards
• Operational Readiness of the Power Backup
System
Compliance with the operational readiness of
the power backup system is the readiness of
generators in case of power failure. This can be
overcome with sufficient power from a generator. • Support equipment, namely the sump-pit pump,
which is useful for water disposal in the basement
area to prevent flooding. There are 2 units of
sump-pit pumps that are functioning properly. • The UPS System is a temporary backup of
electricity when PLN power outages occur. The
UPS System is controlled by the IT Division. PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
Analisis & Pembahasan Manajemen
Corporate Governance Report
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Corporate Social Responsibility Report
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Data
Data Perusahaan
Consolidated Financial Statement
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
287
Management Discussion & Analysis
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
Company Profile
• Compliance with the feasibility of network,
internet, and server
Compliance with the feasibility of network,
internet, and server is required to support the daily
activities of the Company. A ping test inspection
is carried out on the network to check the quality
of network connectivity on the internet server, file
server, printer, and server applications. This is
also conducted when checking the internet and
server. In order to maintain server availability for
the operational activities of the Company, server
capacity availability must be at least 25%. Form
FPKSO4 is used to examine the network, internet,
and server.
• Compliance with development of the Information
Technology (IT) system
Profil Perusahaan
Compliance with the feasibility of the data backup
system.
The feasibility of the data backup system is the
readiness of the system to store data backup that
is free from viruses in accordance with the original
data. The feasibility examination of data recovery
or restorage is also required at all times by the
Company. Form FPKS03 is used when examining
the data back-up system
Laporan Manajemen
•
Management Report
• The main door area of the generator located
in the basement of the Company building has
been closed off due to the entrance into the new
building construction area, consequently, access
is only by elevator. An emergency exit has been
made in case a power failure makes the elevator
inoperable. • Operational feasibility of the fire extinguishing
systems. The compliance fulfillment of fire extinguishing
systems is the readiness of the hydrant system,
water extinguisher system, fire extinguisher, and
other back-up such as the readiness of the officer
on duty. • A guard rail has been installed in the hydrant area
to meet safety clearance area criteria. A Light Fire
Extinguisher (APAR) has been put in place that
is easily accessible in emergencies. Security is
seconded for fire fighter readiness. Examination of
the fire extinguishing system can be found in Form
FKS01 .
Pertumbuhan Kinerja 2016
• Pintu utama area mesin genset yang terdapat
di basement gedung Perseroan ditutup karena
masuk ke dalam area pembangunan gedung baru
sehingga akses masuk hanya dari elevator. Telah
dibuat pintu darurat untuk menanggulangi bila
mati listrik yang mengakibatkan elevator tidak
dapat digunakan. •Kelayakan
operasional
sistem
pemadam
kebakaran
Pemenuhan kepatuhan terhadap kelayakan
operasional sistem pemadam kebakaran dengan
kesiapan dari sistem hydrant, sistem cadangan
air pemadam, alat pemadam api ringan dan
pendukung lain seperti kesiapan petugas piket. • Pada area hydrant telah dipasang pagar pembatas
untuk memenuhi kriteria safety clearance area. Alat
Pemadam Api Ringan (APAR) diletakkan di tempat
yang mudah dijangkau apabila dalam keadaan
darurat. Untuk kesiapan petugas pemadam
kebakaran diperbantukan oleh sekuriti. Formulir
yang digunakan untuk pemeriksaan sistem
pemadam kebakaran pada formulir FPKS01.
• Kepatuhan terhadap kelayakan sistem data
cadangan.
Kelayakan Sistem data cadangan yaitu kesiapan
Sistem dalam melakukan penyimpanan back-up
data yang bebas virus dan sesuai dengan data asli.
Pengecekan kelayakan pemulihan data cadangan
atau restore juga diperlukan apabila sewaktuwaktu dibutuhkan oleh Perseroan. Formulir
yang digunakan untuk pemeriksaan sistem data
cadangan pada formulir FPKS03.
• Kepatuhan terhadap kelayakan network, internet
dan server
Kepatuhan terhadap kelayakan network, internet
dan server dibutuhkan guna menunjang kegiatan
sehari-hari Perseroan. Pada network dilakukan
pemeriksaan ping test untuk pengecekan kualitas
konektivitas jaringan pada internet server, file
server, printer dan aplikasi server. Hal yang sama
dilakukan pada pengecekan internet dan server.
Kesediaan kapasitas server minimal sebesar 25%,
hal ini guna menjaga ketersediaan server untuk
kegiatan operasional Perseroan. Formulir yang
digunakan untuk pemeriksaan network, internet
dan server pada formulir FPKS04.
• Kepatuhan terhadap aktivitas pengembangan
sistem
2016 Performance Growth
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Teknologi Informasi
Lingkup aktivitas kepatuhan
termasuk pemenuhan kesesuaian pada aktivitas
pengembangan sistem sesuai dengan Kebijakan
Pengembangan Sistem Divisi TI. Formulir yang
digunakan untuk pemeriksaan pengembangan
sistem pada formulir FPKS05-FPKS08. Temuan Ketidakpatuhan
The scope of compliance includes the fulfillment
of development suitability in accordance with the
IT Division System Development Policy. Forms
FPKSO5-FPKSO8 are used to examine the system
development.
Non-Compliance Findings
Temuan Ketidakpatuhan Januari–Desember 2016
Non-compliance (January-December 2016)
5
4
3
2
1
0
Jan
Feb
Mar
Apr
May
Jun
Kepatuhan regulasi/regulatory compliance
Kepatuhan transaksional/transactional compliance
Jul
Aug
Sep
Oct
Nov
Dec
Kepatuhan kebijakan internal/internal policy compliance
Kepatuhan syarat keamanan dan keselamatan/safety and security compliance
SOSIALISASI
SOCIALIZATION
Program Sosialisasi dan Pengukuran Tingkat
Pemahaman GCG
Socialization Program and Assessment of GCG
Comprehension Levels
Tim GCG Perseroan melakukan sosialisasi dan
pengukuran tingkat pemahaman GCG Perseroan. Dalam
melakukan pengukuran tingkat pemahaman GCG, Tim
GCG melakukan 2 (dua) kali pengukuran yaitu Pre-test dan
Post-test sebelum dilakukan sosialisasi GCG.
The Company’s GCG team performs socialization
and assessment of the Company’s levels of GCG
comprehension. In performing this, the GCG Team
conducts 2 (two) assessments, namely the Pre-Test and
the Post-test prior to GCG socialization.
Pengembangan Knowledge Management
System (KMS)
Development of the Knowledge Management
System (KMS)
Pengembangan
Knowledge
Management
System
(KMS) dilakukan dengan penambahan informasi dan
pengetahuan berkaitan dengan dokumen-dokumen GCG
Perseroan yang perlu disosialisasikan dan diketahui oleh
seluruh organ Perseroan.
The Knowledge Management System is conducted
through the introduction of information and knowledge
relevant to the Company’s GCG documents that need to be
socialized and understood by all organs of the Company.
288
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
Evaluation is conducted on the effectiveness of internal
control at all levels in implementing policy, procedure,
internal control, and risk management to assure that the
Company has been in compliance with the applicable
regulations.
Sistem pengendalian internal dibentuk untuk mengevaluasi
pelaksanaan pengendalian internal yang menjadi
salah satu dasar bagi Manajemen untuk menentukan
perbaikan dan penyempurnaan sehingga memungkinkan
manajemen menjalankan kegiatan operasional Perseroan
secara efektif dan efisien.
The Internal Control System was established to evaluate
the implementation of internal control as one of
fundamentals for management to determine development
and improvement, thus enabling management to operate
the Company effectively and efficiently.
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
289
Consolidated Financial Statement
Evaluasi dilakukan terhadap efektivitas pengendalian
internal pada semua level, dalam menerapkan kebijakan,
prosedur, pengawasan internal serta manajemen risiko
untuk memastikan bahwa Perseroan telah berjalan sesuai
dengan ketentuan yang ada.
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
EVALUATION ON EFFECTIVENESS OF
INTERNAL CONTROL SYSTEM
Corporate Data
EVALUASI EFEKTIVITAS SISTEM
PENGENDALIAN INTERNAL
Data Perusahaan
The operational implementation of internal control is
further detailed into formal policies comprising guidelines,
operations manual and work instructions.
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Dalam implementasi secara operasional dijabarkan lebih
lanjut ke dalam berbagai kebijakan berupa Pedoman,
Petunjuk Operasional maupun Instruksi Kerja.
Corporate Social Responsibility Report
The Internal Control System comprises:
a.A well-structured, disciplined internal control
environment within the Company, including controls in
finance, operations, human resources and compliance
with the rules and regulations;
b. Identification, assessment, and management of risks;
c. Control activities;
d. Information and communication system;
e.Monitoring.
Corporate Governance Report
Sistem Pengendalian Internal tersebut mencakup:
a. Lingkungan pengendalian internal dalam Perseroan
yang disiplin dan terstruktur termasuk pengendalian
keuangan, operasional, SDM dan kepatuhan terhadap
peraturan perundang-undangan;
b. Identifikasi, pengukuran dan pengelolaan risiko;
c. Aktivitas pengendalian;
d. Sistem informasi dan komunikasi;
e. Monitoring.
Laporan Tata Kelola Perusahaan
The Company’s internal control systems were developed
using the COSO (Committee of Sponsoring Organizations
of The Treadway Commissions) framework standards to
safeguard the Company’s investments and assets.
Analisis & Pembahasan Manajemen
Pengembangan sistem pengendalian internal Perseroan
menggunakan pendekatan COSO (Committee of
Sponsoring Organizations of The Treadway Commissions)
untuk mengamankan investasi dan aset Perseroan.
Management Discussion & Analysis
CONFORMITY OF INTERNAL CONTROL
SYSTEM WITH INTERNATIONALLYRECOGNIZED STANDARDS
Company Profile
KESESUAIAN SISTEM PENGENDALIAN
INTERNAL DENGAN KERANGKA YANG DIAKUI
SECARA INTERNASIONAL
Profil Perusahaan
The Company has implemented an Internal Control
System through the performance of policy and procedure
by the Board of Commissioners, the Board of Directors and
all employees. The Internal Audit system is designed to
provide reasonable assurance on the accuracy of financial
statements, regulatory compliances, risk management,
operational efficiency and effectiveness and preservation
the Company’s assets at all levels of the organization.
Laporan Manajemen
Perseroan telah menerapkan sistem pengendalian
internal melalui penerapan kebijakan dan prosedur yang
dijalankan oleh Dewan Komisaris, Direksi, dan seluruh
karyawan. Sistem Pengendalian Internal dirancang untuk
memberikan keyakinan memadai mengenai keandalan
pelaporan keuangan, kepatuhan terhadap hukum dan
peraturan yang berlaku, pengelolaan risiko, efektivitas dan
efisiensi operasi serta untuk menjaga aktiva perusahaan
di setiap level organisasi.
Management Report
INTERNAL CONTROL SYSTEM
Pertumbuhan Kinerja 2016
SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL
2016 Performance Growth
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
REALISASI KEGIATAN 2016
No
2016 ACTIVITIES REALIZATION
Aktivitas
Activity
PIC
Kegiatan Audit | Audit Activities
1
SPI
Audit Pembiayaan khususnya verifikasi agunan
Internal Audit on Financing, particularly collateral verification
2
SPI
Audit sekuritisasi
Internal Audit on securitization/securitization audit
3
SPI
Audit perjalanan dinas
Internal Audit on business trip/business trip audit
4
SPI
Audit pajak
Internal Audit on tax/tax audit
5
SPI
Audit IT Project Management/Internal Audit on OT Project Management/IT Project Management Audit
Kegiatan Non-Audit | Non-Audit Activities
1
SPI
Monitoring pembangunan gedung Grha SMF 2
Internal Audit on Grha SMF 2 building construction
2
SPI
Counterpart tim Pemeriksa Eksternal (BPK-RI, OJK, BPKP, KAP)
Internal Audit
Counterpart of External Audit team (BPK-RI, OJK,
BPKP, KAP)
3
SPI
Counterpart asesor independen untuk kegiatan asesmen GCG.
Internal Audit as the Counterpart of independent assessor for GCG activity assessment.
Counterpart of independent assessor for assessment activities
290
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
In addition, any comments in writing can be sent to the
following address:
PT Sarana Multigriya Finansial (Persero)
Grha SMF
Jl. Panglima Polim I No. 1, Melawai, Kebayoran Baru,
South Jakarta 12160
Telp. (021) 2700 400
Fax. (021) 2701 400
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
291
Consolidated Financial Statement
Selain itu, publik dapat mengirimkan informasi secara
tertulis kepada:
PT Sarana Multigriya Finansial (Persero)
Grha SMF
Jl. Panglima Polim I No. 1, Melawai, Kebayoran Baru,
Jakarta Selatan 12160
Telp. (021) 2700 400
Fax. (021) 2701 400
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
Situs resmi: www.smf-indonesia.co.id
E-mail: [email protected],
[email protected]
Corporate Data
PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) provides
wide access for the public to obtain information on the
Company, such as corporate identity, milestones, business
development, products and services offered, and the latest
news regarding SMF’s line of business through:
Data Perusahaan
PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) membuka
akses seluas-luasnya kepada publik terhadap perolehan
informasi mengenai identitas dan rekam jejak,
perkembangan usaha, produk dan jasa yang ditawarkan,
serta berita-berita terbaru terkait bidang usaha SMF
melalui:
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
ACCESS TO CORPORATE DATA
AND INFORMATION
Corporate Social Responsibility Report
AKSES INFORMASI DAN DATA
PERUSAHAAN
Corporate Governance Report
During 2016, SMF as well as members of the Boards
of Commissioners and Directors did not receive any
administrative sanction by a relevant authority (capital
market, banking, and others).
Laporan Tata Kelola Perusahaan
ADMINISTRATIVE SANCTION
Selama tahun 2016, SMF maupun anggota Dewan
Komisaris dan Direksi Perseroan tidak dikenai sanksi
administrasi oleh otoritas terkait (pasar modal, perbankan
dan lainnya).
Analisis & Pembahasan Manajemen
SANKSI ADMINISTRATIF
Management Discussion & Analysis
Therefore the 2016 SMF Annual Report does not present
information related to litigation of the Company or the
Boards of Commissioners and Directors, including risk
faced and nominal value of a claim or lawsuit.
Company Profile
Dengan demikian Laporan Tahunan SMF 2016 tidak
menyajikan informasi terkait perkara hukum Perseroan
maupun Dewan Komisaris dan Direksi, termasuk risiko
yang dihadapi serta nilai nominal tuntutan/gugatannya.
Profil Perusahaan
Up to the end of 2016, SMF as well as members of the
Board of Commissioners and Directors were not involved
in any legal cases in terms of civil, criminal, taxation,
labor, state administration, or any cases listed/registered
in the Indonesian Capital Market Arbitration Agency or
bankruptcy case in Commercial Court in the South Jakarta
District Court where the Company is domiciled.
Laporan Manajemen
Hingga akhir tahun 2016, SMF maupun anggota Dewan
Komisaris dan Direksi Perseroan tidak sedang terlibat
dalam perkara perdata, pidana, perpajakan, perburuhan,
tata usaha negara, ataupun perkara yang terdaftar/
tercatat dalam Badan Arbitrase Nasional Indonesia dan
Badan Arbitrase Pasar Modal Indonesia ataupun perkara
kepailitan pada Pengadilan Niaga di Pengadilan Negeri
Jakarta Selatan dimana Perseroan berkedudukan.
Management Report
SIGNIFICANT CASES IN 2016
Pertumbuhan Kinerja 2016
PERKARA PENTING 2016
2016 Performance Growth
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
SIARAN PERS
PRESS RELEASE
Selama 2016, SMF menerbitkan laporan dan publikasi
mengenai siaran pers dengan deskripsi sebagai berikut:
During 2016, SMF issued reports and publications in the
form of press releases with the following descriptions:
No.
Judul Siaran Pers/Press Release
1
Sepanjang Tahun 2015, SMF Sukses Tingkatkan Aliran Dana Jangka Panjang dan Terbitkan EBASP Pertama di Indonesia
Throughout 2015, SMF Successfully Improved Long-Term Funds Flow and Issued the First RMBSPC in Indonesia
28 Januari 2016
28 January 2016
Tanggal/Date
2
SMF Alirkan Dana Refinancing Senilai Rp1 Triliun Kepada BTN, untuk Mendukung Program Satu
Juta Rumah
SMF Disbursed Refinancing Funds of Rp1 Trillion to BTN, to Support the One Million Home
Program
19 Februari 2016
19 February 2016
3
Program Pembiayaan Satu Juta Rumah, SMF Alirkan Dana Rp190 Miliar Kepada Bank Riau Kepri
The One Million Homes Program, SMF Disbursed Funds of Rp190 Billion to Bank Riau Kepri
29 Februari 2016
29 February 2016
4
EBA-SP Syariah, Peluang Pengembangan Pasar Modal Syariah di Indonesia
Sharia RMBS-PC, Opportunity for Sharia Capital Market Development in Indonesia
3 Maret 2016
3 March 2016
5
Dukung Program Sejuta Rumah, SMF Terbitkan Obligasi PUB III Tahap IV Sebesar Rp630 Miliar
Supporting the One Million Homes Program, SMF Issued the PUB III Phase IV Bond of Rp630
Million
11 Maret 2016
11 March 2016
6
Syukuri Prestasi 11 Tahun, SMF Perkuat Pengembangan Lini Produk dan Infrastruktur Informasi
Grateful for 11 Years of Achievement, SMF Strengthens the Development of Product lines and
Information Infrastructure
22 Juli 2016
22 July 2016
7
Triwulan I Tahun 2016, SMF Catatkan Pencapaian Kinerja yang Signifikan
First Quarter of 2016, SMF Posted a Significant Performance Achievement
27 April 2016
8
SMF Gelar Sosialisasi Instrumen EBA-SP untuk Pelaku Usaha Jasa Keuangan
SMF Organized the RMBS-PC Instrument Dissemination to Financial Institutions
11 Agustus 2016
11 August 2016
9
SMF Terbitkan EBA-SP, SMF-BMRI 01 Senilai Rp500 Miliar
SMF Issued the RMBS-PC, SMF-BMRI 01 in the amount of Rp500 Billion
23 Agustus 2016
23 August 2016
10
Ananta Wiyogo, Terpilih Menjadi Dirut SMF
Ananto Wiyogo appointed as President Director of SMF
25 Agustus 2016
25 August 2016
11
SMF dan Bank Mandiri Catatkan EBA-SP SMF- BMRI 01 di Pasar Modal
SMF and Bank Mandiri Listed the RMBS-PC SMF-BMRI 01 in the Stock Exchange
26 Agustus 2016
26 August 2016
12
Gandeng Korea Housing Finance Corporation, SMF Lakukan Riset Pengembangan Pasar
Pembiayaan Perumahan
Collaborating with the Korea Housing Finance Corporation, SMF Conducts the Mortgage Market
Development Research
31 Agustus 2016
31 August 2016
13
BUMN dan Lembaga di Bawah Kemenkeu Berikan Bantuan Untuk Korban Banjir Garut
5 SOEs and Institutions under the Ministry of Finance Provide Assistance for the Flood Victims in
Garut
28 September 2016
14
BUMN Kemenkeu Pecahkan Rekor MURI
SOE of the Ministry of Finance Broke MURI Record
24 Oktober 2016
24 October 2016
15
SMF Kembali Terbitkan EBA-SP di Pasar Modal
SMF Issued the RMBS-PC in the Stock Exchange
9 September 2016
16
Gelar Economy Outlook 2017, SMF Ajak Investor Lebih Aktif Berinvestasi Demi Pengembangan
PPSP
Organized the 2017 Economy Outlook, SMF Invites Investors to be More Active in Investing for
the Development of SMFM
22 September 2016
DAMPAK SIARAN PERS
IMPACT OF PRESS RELEASES
Seluruh siaran pers yang diterbitkan telah melalui izin
dan diketahui oleh SMF. Dari seluruh pemberitaan, SMF
tidak mengalami dampak finansial dan non-finansial yang
dapat mempengaruhi kestabilan kinerja usaha. Oleh sebab
itu, SMF menilai bahwa siaran pers yang dipublikasikan
bersifat positif dan membangun serta memberikan
pengaruh positif terhadap reputasi perusahaan.
All published press releases have been acknowledged and
were granted permission from SMF. SMF has not noticed
financial or non-financial negative impacts on its business
stability arising from the issuance of press releases. For
SMF, the press releases were positive and contributed to
the enhancement of the Company’s reputation.
292
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
BUDAYA PERUSAHAN
CORPORATE CULTURE
Falsafah budaya perusahaan yang menjadi panduan
seluruh jajaran manajemen dan karyawan dalam
melaksanakan kegiatan bisnis dan operasional Perusahaan
adalah sebagai berikut:
Values of the corporate culture that are guidelines for
all levels of management and employees in running the
business and operational activities are as follows:
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
293
Consolidated Financial Statement
Any violations of the Code of Ethics and Code of Conduct
will be penalized as described in internal regulations
concerning administration of sanctions which is set
from time to time. During 2016, there were no reports of
violations of the Code of Ethics and the Code of Conduct.
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
VIOLATION OF CODE OF CONDUCT IN 2016
Segala pelanggaran atas Kode Etik dan Pedoman
Perilaku akan dikenakan sanksi sebagaimana diuraikan
dalam ketentuan internal perihal Pemberian Sanksi
yang ditetapkan dari waktu ke waktu. Selama 2016, tidak
terdapat laporan pelanggaran kode etik dan pedoman
perilaku yang terjadi.
Corporate Data
PELANGGARAN KODE ETIK SELAMA 2016
Data Perusahaan
Personnel committing violation will be subjected to
sanctions in accordance with the materiality, nature, and
frequency of the violation. The sanction procedure refers
to the Articles of Association, Company regulation, and
the prevailing provisions.
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
SANCTIONS FOR EACH TYPE OF VIOLATION
Personil yang melakukan pelanggaran akan dikenakan
sanksi sesuai dengan materialitas, sifat, dan frekuensi
terjadinya pelanggaran. Prosedur pemberian sanksi
mengacu pada Anggaran Dasar, Peraturan Perseroan dan
ketentuan yang berlaku.
Corporate Social Responsibility Report
SANKSI UNTUK SETIAP JENIS PELANGGARAN
Corporate Governance Report
The dissemination of the Code of Conduct to all levels of
management and employees is conducted by distributing
the Code of Conduct Guidelines book and by dissemination
by the Board of Directors and supervisors to personnel in
each unit. Knowledge of the Code of Conduct is one of the
topics presented in Employee Basic Training.
Laporan Tata Kelola Perusahaan
DISSEMINATION OF CODE OF CONDUCT
Sosialisasi Kode Etik kepada seluruh jajaran manajemen
dan karyawan dilakukan dengan membagikan buku
pedoman Kode Etik. Selain itu, juga melalui sosialisasi
yang dilakukan oleh Direksi dan pejabat struktural di unit
kerja masing-masing. Pengetahuan tentang kode etik ini
juga merupakan salah satu materi dalam Pelatihan Dasar
Karyawan.
Analisis & Pembahasan Manajemen
PENYEBARAN KODE ETIK PERUSAHAAN
Management Discussion & Analysis
Ethics and Business Conduct include the following
matters:
1. Basic Policy on Ethics and Conduct.
2. Business Ethics.
3. Business Conduct.
4. Enforcement of Ethics and Conduct.
Company Profile
Kebijakan Etika dan Perilaku Bisnis memuat hal-hal
berikut:
1. Kebijakan Dasar Etika dan Perilaku.
2. Etika Usaha.
3. Perilaku Usaha.
4. Penegakan Etika dan Perilaku.
Profil Perusahaan
The Company’s ethical practices are stated in the Code
of Conduct which is the guideline for all elements
of the Company: for the stakeholders, shareholders,
management, and employees. A sustainable practice of
the Code of Conduct is expected to create a corporate
culture brimming with corporate values.
Laporan Manajemen
Kode Etik Perusahaan yang berlaku di Perseroan
dituangkan dalam Kebijakan Etika dan Perilaku Bisnis
(Code of Conduct) yang menjadi pedoman perilaku seluruh
unsur dalam Perseroan, baik pemangku kepentingan,
pemegang saham, jajaran manajemen maupun karyawan.
Pelaksanaan etika perusahaan yang berkesinambungan
diharapkan dapat membentuk budaya perusahaan yang
mengandung nilai-nilai perusahaan.
Management Report
CODE OF CONDUCT
Pertumbuhan Kinerja 2016
KODE ETIK PERUSAHAAN
2016 Performance Growth
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
•Bersih
Manajemen dan karyawan bekerja sesuai dengan
prinsip Good Corporate Governance (GCG), tidak
mentolerir adanya praktik Korupsi, Kolusi, dan
Nepotisme (KKN) dan beritikad baik dalam kerangka
kerja yang digariskan oleh Anggaran Dasar Perseroan,
petunjuk pemegang saham dan peraturan perundangundangan yang berlaku.
•Transparan
Keterbukaan dalam kebijakan, rencana kerja, dan
anggaran perseroan, serta pelaksanaan kegiatan di
antara Pemegang Saham, Dewan Komisaris, Direksi,
dan Karyawan.
•Sehat
Perseroan akan memelihara dengan baik dan benar
tanpa ada rekaya atas rasio-rasio keuangan yang telah
ditetapkan.
294
•Clean
Management and employees work in accordance with
the principles of Good Corporate Governance, with
zero tolerance for corruption, collusion, and nepotism
and must behave correctly according to the Articles of
Association, Shareholder’s guidelines and applicable
laws and regulations.
•Transparent
Transparency in the policy, work plan, and budget of
the Company, and in work activities of the Shareholder,
Board of Commissioners, Board of Directors and
employees.
•Sound
The Company should maintain carry out operations
without changing the established financial ratios.
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
Consolidated Financial Statement
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
295
Corporate Data
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
Data Perusahaan
• Melalui situs www.smf-indonesia.co.id.
• Menyampaikan surat yang ditujukan kepada Tim
Pengelola Pelaporan Pelanggaran, dengan cara
diantar langsung atau melalui pos ke Perseroan
dengan alamat:
Tim Pengelola Pelaporan Pelanggaran PT Sarana
Multigriya Finansial (Persero)
Grha SMF, Jl. Panglima Polim I No. 1, Melawai,
Kebayoran Baru
Jakarta Selatan, 12160.
Tel: 021 – 2700400
Fax: 021 – 2701400
Email:[email protected] co.id
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
The procedure for receiving violation reports of an act
suspected of having been carried out by employees,
the Board of Directors, the Board of Commissioners,
support organs of the Board of Commissioners, Division
Heads, and the Board of Directors support organs can be
conducted through the following mechanism:
• Through the SMF website www.smf-indonesia.co.id.
• Through a letter addressed to the Violation Reporting
Management Team, sent directly or via mail to the
Company:
Tim Pengelola Pelaporan Pelanggaran PT Sarana
Multigriya Finansial (Persero)
Grha SMF, Jl. Panglima Polim I No. 1, Melawai,
Kebayoran Baru
South Jakarta, 12160.
Tel: 021 – 2700400
Fax: 021 – 2701400
Email:[email protected] co.id
Corporate Social Responsibility Report
WHISTLEBLOWING MECHANISM
Mekanisme/Prosedur Penerimaan Pelaporan Pelanggaran
yang diduga dilakukan oleh Karyawan, Direksi, Dewan
Komisaris, Organ Penunjang Dewan Komisaris, Kepala
Divisi dan Organ Penunjang Direksi dilakukan dengan
mekanisme sebagai berikut:
Corporate Governance Report
MEKANISME PELAPORAN PELANGGARAN
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Reporting is directed towards management or other
parties that can take action to handle the violation.
Analisis & Pembahasan Manajemen
Pelaporan ditujukan kepada pimpinan perusahaan atau
kelembagaan lain yang dapat mengambil tindakan atas
pelanggaran tersebut.
Management Discussion & Analysis
The implementation of the violation reporting policy is
an effort to improve the quality of corporate governance,
especially in terms of transparency and accountability.
This policy facilitates all parties, management, employees,
and other external parties to report any violation or any
actions suspected to be in contravention to laws and or
regulations, core values, and corporate policies. To be
more specific, these violations include deviations from
the prevailing business ethics, work ethics, policy, laws
and regulation, the Articles of Association, contracts
with external parties, confidentiality, and other actions
conducted by management and/or employees that may
be detrimental to the Company and to stakeholders.
Company Profile
Penerapan Kebijakan Pelaporan Pelanggaran merupakan
upaya peningkatan kualitas pelaksanaan tata kelola
perusahaan khususnya dalam bidang transparansi dan
akuntabilitas. Kebijakan ini memfasilitasi semua pihak
baik pimpinan, karyawan, maupun pihak luar yang
terkait dengan perusahaan untuk melakukan pelaporan
pelanggaran terhadap adanya indikasi tindakan-tindakan
yang melanggar dan/atau menyalahgunakan peraturan,
tata nilai dan kebijakan Perseroan. Secara khusus,
pelanggaran yang dimaksud meliputi penyimpangan atas
etika bisnis, etika kerja, kebijakan perusahaan, peraturan
perundangan yang berlaku, anggaran dasar perusahaan,
perjanjian kontrak perusahaan dengan pihak luar,
rahasia perusahaan, atau perbuatan lainnya yang dapat
merugikan perusahaan maupun pemangku kepentingan
yang dilakukan oleh karyawan atau pimpinan perusahaan.
Profil Perusahaan
Since 26 December 2012, the Company has issued the
Policy and Procedure of Violation Reporting as approved
by the Board of Directors and the Board of Commissioners.
Laporan Manajemen
Sejak 26 Desember 2012, Perseroan telah menerbitkan
Kebijakan dan Prosedur Pelaporan Pelanggaran yang
telah disetujui oleh Direksi dan Dewan Komisaris pada
tahun buku yang bersangkutan.
Management Report
WHISTLE BLOWING SYSTEM
Pertumbuhan Kinerja 2016
SISTEM PELAPORAN
PELANGGARAN (WHISTLE
BLOWING SYSTEM)
2016 Performance Growth
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Pelaporan pelanggaran dilengkapi dengan bukti
pendukung seperti dokumen yang berkaitan dengan
transaksi yang dilakukan dan/atau pelanggaran yang akan
disampaikan.
Violation reports should be attached with supporting
proof such as documents related to the transaction and/or
the reported violation.
METODE PENYAMPAIAN LAPORAN
PELANGGARAN
SUBMISSION METHOD OF VIOLATION REPORT
Mulai
Start
Pelapor
Informer
Melaporkan tentang pelanggaran yang dilakukan
oleh Komisaris, Direksi ataupun karyawan
Perseroan
Report about violations by Company’s Board of
Commissioners, Director or Employee
Tim Pengelola Pelaporan
Report Management Team
Memeriksa apakah laporan pelanggaran tersebut
memenuhi syarat
Verify the report whether the report is quality
Selesai
Done
Tidak No
Memenuhi syarat?
Qualify?
Ya Yes
Pemegang Saham
Shareholder
Investigasi terhadap Komisaris
Investigation of Commissioner
Selesai
Done
Dewan Komisaris/Komite Audit
Board of Commissioners/Audit Commitee
Investigasi terhadap Direksi
Investigation of Board of Directors
Tidak No
Terbukti?
Proven?
Direksi/Satuan Pengawas Intern
Board of Directors/Internal Audit
Investigasi terhadap Karyawan
Investigation of Employee
TIm Pelaporan Pelanggaran
Whistleblowing Team
Recomendasi untuk menjatuhkan sanksi
kepada Pelapor
Recomendation to drop sanctions to the Informer
Ya Yes
Pemegang Saham
Shareholder
Rekomendai kepada RUPS untuk
menjatuhkan sanksi kepada Dewan Komisaris
Recommendation to GMS for impose sanctions
on Board of Commissioners
RUPS
GMS
Menjatuhkan sanksi kepada Komisaris dan/
atau Terlapor
Impose sanction to Board of Commissioners
and/or reportee
Komite Audit
Audit Commitee
Rekomendasi kepada Dewan Komisaris untuk
menjatuhkan sanksi kepada Direksi
Recommendation to Board of Commissioners for
impose sanctions on Board of Directors
Dewan Komisaris
Board of Commissioners
Menjatuhkan sanksi kepada Direksi dan/
atau Terlapor
Impose sanction to Board of Directors and/
or reportee
Selesai
Done
296
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
Satuan Pengawas Intern
Internal Audit
Rekomendasi kepada Direksi untuk
menjatuhkan sanksi kepada Karyawan
Recommendation to Board of Directors for
impose sanctions on employees
Direksi
Board of Directors
Menjatuhkan sanksi kepada Karyawan dan/
atau Terlapor
Impose sanction to Board of employee and/
or reportee
Corporate Data
Data Perusahaan
Consolidated Financial Statement
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
297
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
Corporate Social Responsibility Report
The person proven guilty of violating the law according
to the investigation result will go through a number of
procedures that conform to the applicable rules. If the
investigation result shows any disciplinary violation
committed by the person, the team will report the result
to the Board of Directors to be followed up on. In the event
of the violation act leading to crime, the report will be
addressed by legal proceedings to the law enforcement
authorities in which the Director will become the official
party who files the case.
Corporate Governance Report
Pelaku pelanggaran yang telah terbukti bersalah
berdasarkan hasil investigasi akan diproses sesuai
dengan peraturan yang berlaku. Apabila hasil investigasi
membuktikan adanya pelanggaran disiplin oleh
karyawan, maka Tim Pengelola Pelaporan Pelanggaran
dapat menindaklanjuti dengan melaporkan hasil
investigasi kepada Direksi untuk ditindaklanjuti. Apabila
hasil investigasi membuktikan adanya pelanggaran
oleh karyawan yang mengarah ke tindak pidana, maka
pelaporan dapat ditindaklanjuti pada proses hukum yang
berlaku kepada lembaga penegak hukum dengan Direksi
sebagai pejabat penyerah perkara.
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Based on the contents of the violation report, the
Whistleblowing Management Team will handle the report
by verifying it according to the team’s findings. The team
will decide whether investigation needs to be conducted
within 30 (thirty) days, which can be extended to a
maximum of a further another 30 (thirty) days. If, based
on the verification results, the report is proven not valid
nor true, it will no longer be processed. If there is any
indication of violation with sufficient evidence, the report
can be processed up to the investigation phase.
Analisis & Pembahasan Manajemen
COMPLAINT MANAGEMENT MECHANISM
Berdasarkan pada pelaporan pelanggaran yang diterima,
Tim Pengelola Pelaporan melakukan proses penanganan
pelaporan dengan melakukan verifikasi atas laporan
yang masuk berdasarkan tim. Tim Pengelola Pelaporan
Pelanggaran akan memutuskan perlu atau tidaknya
dilakukan investigasi atas Pelaporan pelanggaran dalam
waktu 30 hari dan dapat diperpanjang paling lama 30
hari kerja. Apabila hasil verifikasi menunjukkan bahwa
pelaporan tidak akurat dan tidak terbukti kebenarannya,
maka pelaporan tidak akan diproses lebih lanjut. Apabila
hasil verifikasi menunjukkan terdapat indikasi pelanggaran
yang disertai bukti-bukti yang cukup, maka pelaporan
akan diproses ke tahap investigasi.
Management Discussion & Analysis
MEKANISME PENANGANAN PENGADUAN
Company Profile
a. Guarantee of the confidentiality of the whistleblower’s
identity and content of the whistleblower’s report.
b. Guarantee of the safety for the whistleblower and his/
her family.
c. Guarantee of protection against detrimental treatment.
d. The Company guarantees the confidentiality of the
alleged party’s identity until they become a suspect.
Profil Perusahaan
a. Jaminan kerahasiaan identitas pelapor dan isi laporan.
b. Jaminan keamanan bagi pelapor maupun keluarganya.
c.Jaminan perlindungan terhadap perlakuan yang
merugikannya.
d. Perseroan memberikan jaminan kerahasiaan identitas
terlapor sampai berubah menjadi status terperiksa.
Laporan Manajemen
The Company is committed to protecting the identity of
the whistleblower concerning the report that he/she has
submitted. This protection is intended to encourage the
reporting of violations and ensures that the whistleblower
will not receive any threat that may harm him/her.
Whistleblower protection comprises:
Management Report
PROTECTION OF WHISTLEBLOWER
Perseroan berkomitmen untuk melindungi identitas
pelapor terkait dengan laporan pelanggaran yang
disampaikannya. Perlindungan ini diberikan untuk
mendorong keberanian pelapor dalam melaporkan
pelanggaran serta menjamin pelapor dari tindakantindakan yang dapat mengancam atau membahayakan
diri pelapor. Perlindungan pelapor meliputi:
Pertumbuhan Kinerja 2016
PERLINDUNGAN PELAPOR
2016 Performance Growth
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
PENGELOLA PENGADUAN PELANGGARAN
VIOLATION REPORTING MECHANISM
Pengelola Pengaduan Pelanggaran adalah Tim Pengelola
Pelaporan Pelanggaran yang dibentuk berdasarkan
pengesahan Dewan Komisaris dan Direksi atas dokumen
Kebijakan dan Prosedur Pengelolaan Laporan Pelanggaran
pada 26 Desember 2012. Tim dibentuk secara ad hoc
berdasarkan SK Direksi sesuai laporan pelanggaran yang
diproses. Tim terdiri dari:
1. Kepala SPI.
2. Kepala Divisi SDM dan Umum.
3. Kepala Divisi Terkait.
The whistleblowing system is managed by the Violation
Report Management Team which was established through
the approval of Policies and Procedures for Violation
Report Management dated 26 December 2012, by the
Board of Commissioners and the Board of Directors. An
ad hoc team is established based on the BOD’s Decision
according to the report of the violation being processed.
The team consists of:
1. Head of Internal Audit.
2. Division Head of HR and General Affairs.
3. Relevant Division Heads.
IMPLEMENTASI SISTEM PELAPORAN
PELANGGARAN 2016
IMPLEMENTATION OF WHISTLEBLOWING
SYSTEM IN 2016
Sepanjang tahun 2016, Tim Pengelola Pelaporan
Pelanggaran tidak menerima laporan atas penyimpangan
apapun di Perseroan.
During 2016, the Violation Reporting Management
Team did not receive any reports of violation within the
Company.
Dengan demikian tidak terdapat informasi mengenai
sanksi/tindak lanjut atas pengaduan yang telah diproses
di tahun 2016.
Therefore there is no information regarding the sanction/
follow-up on complaints for 2016.
298
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
Consolidated Financial Statement
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
299
Corporate Data
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
Data Perusahaan
Taking into account that SMF has implemented all
business activities of the Company in accordance with the
existing regulations and best practices. On that account,
up to publication time of this Annual Report, SMF has not
received any sanction from regulators, either in the form
of material or administrative sanctions.
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
the
Corporate Social Responsibility Report
Mengingat SMF telah melaksanakan seluruh kegiatan
usaha atau bisnis Perseroan sesuai dengan regulasi dan
praktik terbaik yang ada. Dengan demikian, hingga saat
laporan tahunan ini dibuat, SMF tidak menerima sanksi
apa pun dari regulator, baik sanksi yang bersifat material
maupun administratif.
to
Corporate Governance Report
dengan
Laporan Tata Kelola Perusahaan
1. Pollution to the environment.
2. Violation of law.
3. Non-compliance towards tax obligations.
4. Violation towards employees’ rights.
5. Non-conformity of financial statements
applicable regulations.
Analisis & Pembahasan Manajemen
1. Pencemaran lingkungan.
2. Pelanggaran hukum.
3. Ketidakpatuhan terhadap kewajiban pajak.
4. Pelanggaran terhadap hak-hak karyawan.
5. Ketidaksesuaian
pelaporan
keuangan
peraturan yang berlaku.
Management Discussion & Analysis
Up to 2016 in carrying out its activities, SMF and the Board
of Commissioners and the Board of Directors, have not
conducted bad corporate governance practices, such as
matters related to:
Company Profile
Hingga tahun 2016 dalam menjalankan aktivitasnya,
SMF maupun jajaran Dewan Komisaris dan Direksi, tidak
pernah melakukan praktik bad corporate governance,
seperti antara lain yang terkait dengan:
Profil Perusahaan
Throughout 2016, PT Sarana Multigriya Finansial (SMF)
did not practice bad corporate governance. The Company
always strives to implement good corporate governance
by complying with all regulations related to the Company’s
business activities as well as other regulations, including
performing its obligations well.
Laporan Manajemen
Sepanjang tahun 2016, PT Sarana Multigriya Finansial
(SMF) tidak melakukan praktik tata kelola perusahaan
yang buruk. Sebab Perseroan senantiasa berupaya
menerapkan tata kelola perusahaan yang baik dengan
mematuhi seluruh regulasi terkait dengan aktivitas
usaha Perseroan maupun regulasi lainnya, termasuk
melaksanakan kewajibannya dengan baik.
Management Report
STATEMENT OF NOT PRACTICING
BAD CORPORATE GOVERNANCE
Pertumbuhan Kinerja 2016
PERNYATAAN TIDAK MELAKUKAN
BAD CORPORATE GOVERNANCE
2016 Performance Growth
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Tanggung
Jawab Sosial
Perusahaan
CORPORATE SOCIAL
RESPONSIBILITY
306 Organisasi Pelaksana
Implementing Organization
2016
1 Kinerja
dan Misi CSR
306 Visi
2016
Key Performance
Vision and Mission of CSR
306
2016
1 Kinerja
Visi
2016 Key Performance
Vision
306
2016
1 Kinerja
Misi
2016 Key Performance
Mission
Kinerja 2016
307 1Realisasi Kegiatan dan Anggaran
2016 Key Performance
Activities and Budget Realization
307
2016
1 Kinerja
Anggaran
CSR
2016
Key Performance
CSR Budget
311 Kebijakan
Policy
2016
1 KinerjaKegiatan
311 Pelaksanaan
2016 Key Performance
Activies
1 Kinerja 2016
312 KOMITMEN PERUSAHAAN
2016 Key Performance
TERHADAP KETENAGAKERJAAN,
2016 KESELAMATAN
1 Kinerja DAN
KESEHATAN,
2016 Key Performance
KERJA
The
Commitment to
Kinerja 2016
1 Company’s
Workforce
and Safety
2016 Health
Key Performance
312 Kebijakan
1 Kinerja 2016
Policy2016 Key Performance
KinerjaKemitraan
2016
307 1Program
313 Pelaksanaan
2016
1 KinerjaKegiatan
Activies
2016 Key Performance
Kinerja 2016
Kegiatan
308 1Pelaksanaan
2016 Key Performance
Implementation
of Activities
313
2016 KeyProgram
Performance
Partnership
Kinerja 2016
306 1PROGRAM
BINA LINGKUNGAN
2016 Key Performance
Environmental
Development
Kesehatan
Karyawan
Kinerja
2016
1Program
Employee
Health
Program
2016 Key
Performance
313
Kerja
Kinerja 2016
1Keselamatan
Occupational
Safety
2016 Key Performance
Kinerja 2016
1Program
315 KOMITMEN
2016
1 KinerjaPERUSAHAAN
TERHADAP
PENGEMBANGAN
2016 Key
Performance
SOSIAL KEMASYRAKATAN
Kinerja 2016
1 Company’s
The
Commitment on
2016 Key
Performance
Community
Development
1 Kinerja 2016
1 Kinerja 2016
315 Kebijakan
Policy2016 Key Performance
2016 Key
Performance
Penyaluran
Program Bina
308 Strategi
Kinerja 2016
1Lingkungan
Strategy
for Fund
Disbursement in
2016 Key
Performance
Community Development Program
311 KOMITMEN
2016 Key PERUSAHAAN
Performance
TERHADAP LINGKUNGAN HIDUP
Kinerja 2016
1The
Company’s Commitment to
2016 Key Performance
the Environment
1 Kinerja 2016
2016 Key Performance
2016
1 KinerjaKegiatan
315 Pelaksanaan
2016 Key Performance
Activies
1 Kinerja 2016
2016 Key Performance
324 KOMITMEN PERUSAHAAN
TERHADAP TANGGUNG JAWAB
KEPADA KONSUMEN
The Company’s Commitment to
Show Responsibility to Consumers
324 Kebijakan
Policy
324 Pelaksanaan Kegiatan
Activies
325
Informasi Produk
Information on Products
325
Sarana, Jumlah dan
Penanggulangan Atas
Pengaduan Konsumen
Facilitation of the number
of and handling of customer
complaints
325 FOKUS KEGIATAN 2017
Activity Focus in 2017
326 TESTIMONI
Testimonial
Tanggung Jawab Sosial
Perusahaan
Corporate Social Responsibility Report
Sesuai dengan visinya untuk menjadi entitas mandiri yang mendukung
kepemilikan rumah yang layak dan terjangkau bagi setiap keluarga
Indonesia, Perseroan berharap kehadirannya dapat meningkatkan taraf
hidup masyarakat di Indonesia. Oleh karena itu, Perseroan senantiasa
menyeimbangkan kegiatan usahanya dengan memberikan kontribusi
kepada masyarakat sebagai warga korporasi yang baik.
In accordance with its vision to become an independent entity
that supports viable and affordable home ownership for every
Indonesian family, the Company hopes its presence can improve
community lives in Indonesia. Therefore, the Company continues to
balance its business activities by contributing to society as a good
corporate citizen.
Sebagai perusahaan yang tumbuh dan beroperasi di
Indonesia, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) (SMF)
berupaya untuk memberikan manfaat yang sebesarbesarnya kepada para pemangku kepentingan, khususnya
masyarakat. Baik di sekitar lingkungan Perseroan
beroperasi, maupun di wilayah lain di seluruh Indonesia.
As a growing company operating in Indonesia, PT Sarana
Multigriya Finansial (Persero) (SMF) strives to provide
maximum benefits to all stakeholders, particularly to the
communities both in the surrounding area where the
Company operates, and in the other areas throughout
Indonesia.
Perseroan menginginkan agar keberadaannya dapat
membawa dampak positif yang berkesinambungan bagi
masyarakat Indonesia dalam jangka panjang. Baik secara
langsung maupun tidak langsung.
The Company hopes to have a sustainable and positive
impact on communities in Indonesia for the long term,
either directly or indirectly.
Sesuai dengan visinya untuk menjadi entitas mandiri
yang mendukung kepemilikan rumah yang layak dan
terjangkau bagi setiap keluarga Indonesia, Perseroan
In accordance with its vision to become an independent
entity that supports viable and affordable home ownership
for every Indonesian family, the Company hopes its
302
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
Management Discussion & Analysis
Analisis & Pembahasan Manajemen
Corporate Governance Report
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Corporate Social Responsibility Report
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Data
Data Perusahaan
Consolidated Financial Statement
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
303
Company Profile
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
Profil Perusahaan
Moreover, as a State-Owned Enterprises (SOE), the
Company has an obligation to implement Corporate Social
Responsibility (CSR) in the form of the Partnership and
Community Development Program (PKLB). The fulfillment
of these responsibilities is carried out in a variety of
activities and programs as part of the implementation of
Good Corporate Governance.
Laporan Manajemen
Selain itu, sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN),
Perseroan memiliki kewajiban untuk melaksanakan
Corporate Social Responsibility (CSR) dalam bentuk
Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL).
Pemenuhan tanggung jawab tersebut dilaksanakan dalam
berbagai kegiatan dan program sebagai bagian dari
pelaksanaan tata kelola perusahaan yang baik.
Management Report
presence can improve community lives in Indonesia.
Therefore, the Company continues to balance its business
activities by contributing to society as a good corporate
citizen.
Pertumbuhan Kinerja 2016
berharap kehadirannya dapat meningkatkan taraf hidup
masyarakat di Indonesia. Oleh karena itu, Perseroan
senantiasa menyeimbangkan kegiatan usahanya dengan
memberikan kontribusi kepada masyarakat sebagai warga
korporasi yang baik.
2016 Performance Growth
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Social Responsibility Report
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Social Responsibility Report
Landasan hukum pelaksanaan PKBL adalah sebagai
berikut:
• Undang-undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan
Terbatas;
• Undang-undang No. 19 Tahun 2003 tentang Badan
Usaha Milik Negara;
• Surat Edaran Kementerian Negara Badan Usaha Milik
Negara No. SE-07/MBU/2008 tanggal 5 Mei 2008
tentang Pelaksanaan PKBL dan Penerapan Pasal 74
Undang undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan
Terbatas.
• Surat Edaran Kementerian Negara Badan Usaha
Milik Negara No. SE-14/MBU/2008 tanggal 30 Juni
2008 tentang Optimalisasi Dana Program Kemitraan
melalui Kerja Sama Penyaluran.
• Surat dari Kementerian BUMN No. S-92/D5.MBU/2013
perihal Pengelolaan Program Kemitraan dan Bina
Lingkungan.
• Peraturan Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara
No. PER-09/MBU/07/2015 tanggal 03 Juli 2015 tentang
Program Kemitraan dan Program Bina Lingkungan
Badan Usaha Milik Negara.
The legal basis of CSR implementation is as follows:
ORGANISASI PELAKSANA
IMPLEMENTING ORGANIZATION
Pelaksana kegiatan PKBL di lingkungan Perseroan
diputuskan berdasarkan Keputusan Direksi No. S-010/
SKD/DIR/SMF/IX/2016 tentang Pemberhentian dan
Pengangkatan Pengurus Tim Pengelola Program
Kemitraan dan Bina Lingkungan PT Sarana Multigriya
Finansial (Persero).
Implementing
the
Partnership
and
Community
Development Program activities within the Company
is by Board of Directors Decision No. S-010/SKD/DIR/
SMF/IX/2016 on Termination and Appointment of Board
Management of the Partnership Program and Community
Development Team of PT Sarana Multigriya Finansial
(Persero).
Berdasarkan keputusan tersebut, Tim Pengelolaan PKBL
berada di bawah koordinasi Eko Ratrianto yang juga
menjabat sebagai Sekretaris Perusahaan.
Based on this decision, the management team of the
Partnership and Community Development Program is
coordinated by Eko Ratrianto who also serves as Corporate
Secretary.
VISI DAN MISI CSR
VISION AND MISSION OF CSR
Visi dan Misi CSR di bidang tanggung jawab sosial
perusahaan mengacu pada visi dan misi Perseroan, yaitu:
The vision and mission of CSR in the Company are as
follows:
Visi
Vision
Menjadi entitas mandiri yang mendukung kepemilikan
rumah yang layak dan terjangkau bagi setiap keluarga
Indonesia
To become an independent entity that supports decent and
affordable home ownership for every Indonesian family.
Misi
Mission
Membangun dan mengembangkan pasar pembiayaan
sekunder perumahan, yang dapat meningkatkan
To promote and develop the secondary mortgage market,
to increase medium to long-term funds availability for the
304
• Law No. 40 Year 2007 regarding Limited Liability
Companies ;
• Law No. 19 Year 2003 on State- Owned Enterprises ;
• Circular Letter from the Ministry of State-Owned
Enterprises No. SE-07/MBU/2008 dated May 5, 2008
on the Implementation of CSR and the Application of
Article 74 of Law No. 40 Year 2007 regarding Limited
Liability Companies.
• Circular Letter from the Ministry of State-Owned
Enterprises No. SE-14/MBU/2008 dated June 30, 2008
on Optimizing Funds of Cooperation Program through
Distribution Partnerships.
• Letter from the Ministry of State-Owned Enterprises
No. S-92/D5.MBU/2013 concerning Management
Partnership Programs and Community Development.
• Regulation of the Minister of State-Owned Enterprises
No. PER-09/MBU/07/2015 dated July 3, 2015 on the
Partnership Program and Community Development
Program of State- Owned Enterprises.
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
305
Consolidated Financial Statement
b. Interest rates on loans based on the agreement
between the Company and the Distributor Institutions
c. Distributor Institutions are entitled to a management
fee from Interest Income Loans.
d.Distributor Institutions are required to apply
precautionary principles in managing the Partnership
Program funds owned by the Company.
e. Distributor institutions periodically send reports on
financing activities in the lead-up to and during the
system that is later established in the cooperation
agreement.
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
Patterns of partnership cooperation between the Company
and distributor institutions are organized as follows:
a. Execution, by the Company providing financing, with
applicable financing terms, to the partner agency with
the approval of the Company.
Corporate Data
Pola Kerja Sama Kemitraan antara Perseroan dan lembaga
penyalur diatur sebagai berikut:
a.Bersifat executing, dalam arti Perseroan menyediakan
dana
pembiayaan
sedangkan
syarat-syarat
pembiayaan yang berlaku pada Lembaga Mitra
dengan persetujuan Perseroan.
b.Suku bunga pinjaman berdasarkan kesepakatan
antara Perseroan dan Lembaga Penyalur.
c. Lembaga Penyalur berhak memperoleh management
fee dari Pendapatan Bunga Pinjaman.
d. Lembaga Penyalur wajib menerapkan prinsip kehatihatian dalam mengelola dana Program Kemitraan
milik Perseroan.
e.Lembaga Penyalur secara berkala mengirimkan
laporan kegiatan pembiayaan menurut cara dan
bentuk yang ditetapkan kemudian dalam Perjanjian
Kerja Sama.
Data Perusahaan
The Company’s Partnership Program distributes funds in
the form of micro and small credit financing to low-income
communities through organizations and institutions
engaged in this type of financing. The goal is to provide
financing for micro-credit aimed at the construction of
homes, home improvement, water supply, sanitation,
facilities and infrastructure, and public utilities and
infrastructure of settlements.
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
PARTNERSHIP PROGRAM
Program Kemitraan Perseroan menyalurkan dana dalam
bentuk pembiayaan kredit mikro dan kecil kepada
masyarakat berpendapatan rendah melalui lembaga/
institusi yang bergerak di bidang pembiayaan usaha mikro
dan kecil. Tujuannya adalah menyediakan pembiayaan
bagi kredit mikro untuk pembangunan/perbaikan rumah,
penyediaan air bersih, sanitasi, sarana/prasarana dan
utilitas umum/infrastruktur permukiman.
Corporate Social Responsibility Report
PROGRAM KEMITRAAN
Corporate Governance Report
Throughout 2016, the total budget allocated for CSR
activities was Rp1,000,000,000 with realization amounting
to Rp999,955,000.
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Sepanjang tahun 2016, total anggaran yang dialokasikan
untuk kegiatan CSR adalah sebesar Rp1.000.000.000 dan
realisasinya sebesar Rp999.955.000,-
Analisis & Pembahasan Manajemen
Since 2014, the Company has not implemented the
Partnership Program in accordance with directives from
the Shareholder. Based on the notarized results of GMS
decision No. 26 dated December 21, 2015, CSR activities in
2016 were entirely allocated for Community Development.
Management Discussion & Analysis
CSR Budget
Terhitung sejak tahun 2014 Perseroan belum lagi
melaksanakan kegiatan Program Kemitraan sesuai
dengan arahan yang diperoleh dari Pemegang Saham.
Berdasarkan hasil keputusan RUPS yang di aktakan
dengan nomor 26 tanggal 21 Desember 2015, menyatakan
persetujuan kegiatan PKBL 2016 yang seutuhnya
dialokasikan untuk kegiatan Bina Lingkungan.
Company Profile
Anggaran CSR
Profil Perusahaan
ACTIVITIES AND BUDGET REALIZATION
Laporan Manajemen
REALISASI KEGIATAN DAN ANGGARAN
Management Report
housing sector, to enable affordable home ownership for
every Indonesian family.
Pertumbuhan Kinerja 2016
tersedianya sumber dana jangka menengah/panjang untuk
sektor perumahan, yang memungkinkan kepemilikan
rumah menjadi terjangkau bagi setiap keluarga indonesia.
2016 Performance Growth
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Social Responsibility Report
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Social Responsibility Report
PELAKSANAAN KEGIATAN
IMPLEMENTATION OF ACTIVITIES
Terhitung sejak tahun 2014 Perseroan belum lagi
melaksanakan kegiatan Program Kemitraan sesuai
dengan arahan yang diperoleh dari Pemegang Saham.
Berdasarkan hasil keputusan RUPS yang di aktakan
dengan nomor 26 tanggal 21 Desember 2015, menyatakan
persetujuan kegiatan PKBL 2016 yang seutuhnya
dialokasikan untuk kegiatan Bina Lingkungan.
Since 2014, the Company has not implemented the
Partnership Program in accordance with directives from
the Shareholder. Based on the results of notarized GMS
Decision No. 26 dated December 21, 2015, CSR activities in
2016 were entirely allocated for Community Development.
PROGRAM BINA LINGKUNGAN
COMMUNITY DEVELOPMENT
PROGRAM
Perseroan menyalurkan bantuan dana dalam bentuk
tunai, pembiayaan dan/atau natura kepada masyarakat
di seluruh Indonesia, bekerja sama dengan Pemerintah
Daerah, LSM, Yayasan-yayasan Sosial dan institusi
lainnya.
The Company distributes aid in the form of cash, financing
and/or tangible assets to communities throughout
Indonesia, in cooperation with local government, NGOs,
social foundations and other institutions.
STRATEGI PENYALURAN PROGRAM BINA
LINGKUNGAN
STRATEGY FOR FUND DISBURSEMENT IN
COMMUNITY DEVELOPMENT PROGRAM
a. Dilakukan melalui kerja sama dengan lembaga yang
bergerak di bidang terkait atau secara langsung.
b. Setiap lembaga penerima penyaluran dana diwajibkan
membuat laporan dan bukti penggunaan dana
tersebut.
c. Pencanangan bulan sosial 3x setahun pada bulan
Maret, Juli dan November untuk kegiatan-kegiatan BL
yang membutuhkan effort yang besar.
a. Distributed directly or in cooperation with other
institutions in related fields.
b. Each institution receiving such funds for disbursement
is required to submit report and evidence of funds
utilization.
c. Establishment of so-called ‘Social Month’ 3x in a year in
March, July and November for Community Development
initiatives that require major efforts.
Setiap tahun, Perseroan menyusun Rencana Kerja dan
Anggaran Program Kemitraan dan Bina Lingkungan
(RKA PKBL) dengan mengacu ke ketentuan Pasal 5 Huruf
e Peraturan Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara
No. PER-05/MBU/2007 tentang Program Kemitraan Badan
Usaha Milik Negara dengan Usaha Kecil dan Program Bina
Lingkungan. Anggaran PKBL Perseroan tahun 2016 adalah
sebesar Rp800.000.000, yang akan dibagi dalam beberapa
pos dengan ruang lingkup kegiatan sebagai berikut:
Every year, the Company prepares a work plan and budget
for the Partnership Program and Community Development
(RKA PKBL) with reference to the provisions of Article
5 Section e of Minister for State-Owned Enterprises
Regulation No. PER-05/MBU/2007 on the Partnership
Program between State-Owned Enterprises and Small
Businesses and the Community Development Program.
The budget of the Company’s CSR in 2016 amounted to
Rp800,000,000 which will be allocated to several posts,
with the scope of activities as follows:
306
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
4
Bantuan Sarana Umum/Infrastruktur
Assistance for Public Facilities/
Infrastructure
350.000.000
Antara lain meliputi pembangunan sarana air bersih,
rehabilitasi fasilitas sanitasi umum dan infrastruktur yang
dapat membantu peningkatan pola hidup bersih & sehat
masyarakat
Including the construction of water infrastructure,
rehabilitation of public sanitation facilities and infrastructure
that can help bring about a clean and healthy lifestyle for
the community
5
Bantuan Sarana Ibadah
Donation for Worship Facilities
150.000.000
Perseroan mendukung kegiatan keagamaan secara
langsung maupun tidak langsung dalam rangka menunjang
peningkatan kualitas hidup di bidang keagamaan
The Company supports religious activities directly or
indirectly in order to improve quality of life
6
Bantuan Pelestarian Alam
Nature Conservation Aid
50.000.000
Kegiatan pelestarian alam melalui kegiatan konservasi
lingkungan, seperti program penghijauan
Conservation of nature through environmental conservation
activities, such as reforestation programs
7
Bantuan Sosial Kemasyarakatan
Social Community Support
50.000.000
Kegiatan yang mendukung Pengentasan Kemiskinan
Activities that support poverty alleviation
Total
800.000.000
Tabel Realisasi Anggaran CSR 5 Tahun Terakhir
Program Kegiatan
Bantuan Korban Bencana
Alam
2016
2015
Table of CSR Budget Realization in Last 5 Years
2014
2013
2012
Activity Program
50.000.000
50.000.000
49.962.000
Bantuan Pendidikan &
Pelatihan
100.000.000
49.935.000
50.000.000
110.515.000
Bantuan Peningkatan
Kesehatan
100.000.000
100.000.000
50.000.000
131.960.000
Health Improvement Aid
Bantuan Sarana Umum/
Infrastruktur
499.965.000
400.000.000
199.625.242
401.926.102
Assistance for Public
Facilities/Infrastructure
Bantuan Sarana Ibadah
100.000.000
100.000.000
50.000.000
43.325.000
Bantuan Pelestarian Alam
99.990.000
49.493.000
50.000.00
Bantuan Sosial
Kemasyarakatan
50.000.000
50.000.000
49.983.750
999.955.000
799.428.000
499.570.992
Total
Natural Disaster Relief
36.000.000
56.685.000
Support for Education and
Training
Donation for Worship
Facilities
Nature Conservation Aid
687.726.902
18.114.600
Social Community Support
110.799.600
Total
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
307
Consolidated Financial Statement
Yaitu bantuan dana pengobatan bagi masyarakat miskin
untuk meningkatkan standar hidup yang bersih & sehat
Aid treatment for the underprivileged to improve their
standards of clean and healthy living
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
100.000.000
Corporate Data
Bantuan Peningkatan Kesehatan
Health Improvement Aid
Data Perusahaan
3
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Yaitu bantuan dana pengobatan bagi masyarakat miskin
untuk meningkatkan standar hidup yang bersih & sehat
Aid treatment for the underprivileged to improve their
standards of clean and healthy living
Corporate Social Responsibility Report
50.000.000
Corporate Governance Report
Bantuan Pendidikan dan Pelatihan
Support for Education and Training
Laporan Tata Kelola Perusahaan
2
Analisis & Pembahasan Manajemen
Meliputi bantuan yang bersifat pertolongan pertama
pada saat bencana terjadi, dalam bentuk bantuan logistik,
makanan, alat kesehatan termasuk obat-obatan bagi korban
bencana alam
Covering relief in the form of first aid at the time of the
disaster, in logistical support, food, and medical equipment,
including medicine for victims of natural disasters
Management Discussion & Analysis
50.000.000
Company Profile
Bantuan Korban Bencana Alam
Natural Disaster Relief
Profil Perusahaan
1
Laporan Manajemen
Ruang Lingkup Kegiatan
Scope Activities
Management Report
Anggaran (Rp)
Budget (Rp)
Pertumbuhan Kinerja 2016
Program Kegiatan
Activity Program
No.
2016 Performance Growth
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Social Responsibility Report
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Social Responsibility Report
Tabel Rincian Program Bina Lingkungan Tahun
2016
Program Kegiatan
Bantuan Korban Bencana Alam
Anggaran 2016
(Rp 000)
Community Development Program Table 2016
Capaian
Nilai (Rp)
Realisasi (%)
Activity Program
50.000
50.000
100,00%
Natural Disaster Relief
Bantuan Pendidikan
100.000
100.000
100,00%
Support for Education and
Training
Bantuan Peningkatan Kesehatan
100.000
100.000
100,00%
Health Improvement Aid
Bantuan Sarana Umum/Infrastruktur
500.000
499.965
99,99%
Assistance for Public Facilities/
Infrastructure
Bantuan Sarana Ibadah
100.000
100.000
100,00%
Donation for Worship Facilities
Bantuan Pelestarian Alam
100.000
99.990
99,99%
Nature Conservation Aid
50.000
50.000
100,00%
Social Community Support
1.000.000
999.955
100,00%
Total
Bantuan Sosial Kemasyarakatan
Total
308
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
Corporate Data
Data Perusahaan
Consolidated Financial Statement
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
309
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
Corporate Social Responsibility Report
The CSR team monitors and coordinates with PT BUMN
HL concerning tree planting and enrichment. Details of the
implementation of the planting programs and enrichment
of trees are included in the proposal made by PT BUMN HL.
Corporate Governance Report
Tim PKBL memonitor dan selalu berkordinasi dengan
PT BUMN HL terkait pelaksanaan penanaman dan
pengkayaan pohon. Rincian pelaksanaan pelaksanaan
program Penananam dan pengkayaan pohon tertuang
dalam proposal yang dibuat oleh PT BUMN HL.
Laporan Tata Kelola Perusahaan
On October 25, 2016 the CSR team disbursed Rp99,990,000
for greening and community development in Citarum,
Bandung based on community empowerment by planting
1,800 trees that consisted of 1,440 FGS trees and 360
coffee trees, in collaboration with PT BUMN Hijau Lestari I
(subsidiary of Perhutani).
Analisis & Pembahasan Manajemen
ACTIVITIES
Pada tanggal 25 Oktober 2016 Tim PKBL telah mencairkan
dana sebesar Rp99.990.000 untuk Program Penghijauan
dan bina lingkungan berbasis pemberdayaan masyarakat
di DAS Citarum, Bandung sebanyak 1.800 pohon dengan
rincian: 1.440 berjenis pohon kayu FGS dan 360 Pohon
kopi bekerj asama dengan PT BUMN Hijau Lestari I (Anak
Perusahaan dari Perhutani).
Management Discussion & Analysis
PELAKSANAAN KEGIATAN
Company Profile
The Company is committed to preserving the environment.
The Company’s policy for maintenance and preservation
of the environment starts internally, by implementing
environmentally sound policies, such as assuring and
monitoring that the workplace is always clean and
decorated with greenery. Equipment usage should be
environmentally friendly and energy saving. To support
the improvement of working conditions, the Company has
carried out regreening in the Company’s office building
and adjacent to public facilities. To secure the Company’s
building from the threat of flooding, drainage cleaning has
been done around the area of the building.
Profil Perusahaan
POLICY
Perseroan berkomitmen untuk ikut menjaga kelestarian
lingkungan
hidup.
Kebijakan
Perseroan
dalam
pemeliharaan dan pelestarian lingkungan hidup dimulai
dari internal Perseroan, yaitu dengan menerapkan
berbagai kebijakan yang berwawasan lingkungan, seperti
mewajibkan agar lingkungan kerja selalu dihiasi tanaman
hijau, kebersihan ruangan dan lingkungan kerja yang
selalu dimonitor secara periodik, penggunaan alat-alat dan
sarana kerja yang ramah lingkungan serta menerapkan
kebijakan penghematan energi. Untuk mendukung
peningkatan kondisi lingkungan kerja, Perseroan telah
melaksanakan penghijauan di kawasan gedung kantor
Perseroan dan di kawasan yang merupakan bagian
fasilitas umum. Untuk mengamankan gedung Perseroan
dari ancaman banjir telah dilaksanakan pembersihan
saluran air di sekitar kawasan lingkungan gedung.
Laporan Manajemen
KEBIJAKAN
Management Report
THE COMPANY’S COMMITMENT TO
THE ENVIRONMENT
Pertumbuhan Kinerja 2016
KOMITMEN PERUSAHAAN
TERHADAP LINGKUNGAN HIDUP
2016 Performance Growth
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Social Responsibility Report
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Social Responsibility Report
KOMITMEN PERUSAHAAN
TERHADAP KETENAGAKERJAAN,
KESEHATAN, DAN KESELAMATAN
KERJA
COMPANY’S COMMITMENT TO
WORKFORCE HEALTH AND
SAFETY
KEBIJAKAN
POLICY
Perseroan telah membuat kebijakan Umum Kesehatan
dan Keselamatan Kerja sejak Maret 2015. Kebijakan
tersebut dituangkan dalam Surat Keputusan Direksi No.
SKD/030/K3/SMF/III/2015. Dalam Kebijakan K3 tersebut
dibentuk pula Tim Pengelola K3 Perseroan fungsi dan
tugas antara lain:
1. Menyusun rencana program dan anggaran K3 untuk
setiap tahun anggaran.
2.Mengkoordinasikan pelaksanaan operasionalisasi
program K3 dengan unit-unit kerja terkait.
3. Bekerja sama dengan Divisi SDM & Umum dalam
melaksanakan program pemahaman dan sosialisasi
program K3.
4. Bekerja sama dengan Divisi SDM & Umum serta Divisi
Manajemen Risiko & Kepatuhan dalam melaksanakan
koordinasi pemeriksaan pemenuhan standar-standar
K3 secara periodik.
5. Menyusun dan memutakhirkan pedoman K3 yang
digunakan untuk menerjemahkan kebijakan dan
prosedur yang berlaku berkaitan dengan aspek-aspek
K3 yang diterapkan.
6. Melakukan evaluasi secara berkala terhadap kondisi
K3 serta memberikan masukan/usulan perbaikan
kebijakan & prosedur yang diperlukan penambahan &
pengaturan peralatan penunjang K3 dan pemutakhiran
pemahaman K3 berdasarkan perkembangan teknologi
yang tersedia.
7. Apabila terjadi kondisi bencana maka Tim Pengelola
K3 akan bertindak sebagai petugas penghubung
dengan aparat Badan Nasional Pengelola Bencana
(BNPB) ataupun dengan aparat Pemadam Kebakaran.
8.Melaporkan pertanggungjawaban pengelolaan K3
paling lambat dalam 1 (satu) bulan setelah masa tugas
berakhir.
The Company has established the General Policy on
Occupational Health and Safety (K3) since March 2015.
This policy is outlined in Decision of the Board of Directors
No. SKD030/K3/SMF/III/2015. The K3 Policy also stipulates
the establishment of a K3 Management Team, allocated
with the following tasks
1. To formulate the annual K3 work plan and budget for
each budget year
2. To coordinate the implementation of K3 programs
with related work units
3. To collaborate with the Human Resources & General
Affairs Division in implementing a socialization
program
4. To collaborate with the Human Resources General
Affairs Division and the Risk Management &
Compliance
Division
in
conducting
periodic
assessment of K3 standards.
5. To formulate and to update the K3 Guidelines
document outlining the policies and procedures
related to the implementation of K3.
310
6. To conduct periodic evaluation of K3 conditions and to
submit input and proposals related to improvements
in K3 policies and procedures, additional K3 support
equipment and their use, and updates on K3
comprehension based on developments of available
technology.
7. In an emergency disaster event, the K3 Management
Team will liaise with the National Agency for Disaster
Management ( BNPB ) or Fire fighting personnel.
8. To submit a progress report on K3 management within
1 (one) month at the latest, upon conclusion of the
assignment.
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
a. Completeness and adequacy of working facilities and
environment.
b. Cleanliness of the working environment.
c. Certification for completeness of building equipment
to ensure that the building can be properly used and
well maintained.
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
311
Consolidated Financial Statement
Occupational safety is a crucial aspect for the Company in
implementing its daily operational activities. In an effort
to create occupational safety in the Company’s building
and offices, the workspace is managed with reference to
the following:
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
Occupational Safety
Keselamatan kerja merupakan hal yang sangat penting bagi
Perseroan dalam menjalankan kegiatan operasionalnya
sehari-hari. Dalam upaya menciptakan keselamatan kerja
di lingkungan gedung dan kantor Perseroan, penataan
ruang kerja dilakukan dengan mengacu kepada beberapa
hal, antara lain:
a. Kelengkapan dan kelayakan sarana dan lingkungan
kerja
b. Kebersihan lingkungan kerja
c. Sertifikasi bagi alat-alat kelengkapan gedung untuk
memastikan kelayakan pakai dan pemeliharaannya.
Corporate Data
Keselamatan Kerja
Data Perusahaan
Membership of BPJS Health was registered collectively
with a maximum total of 5 (five) family members including
the employee.
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Kepersertaan BPJS Kesehatan dilakukan secara kolektif
dengan jumlah maksimal peserta keluarga karyawan
sebanyak 5 (lima) orang termasuk karyawan.
Corporate Social Responsibility Report
In order to support the Government’s policies and
programs in its health service facilities, the Company has
also registered all its employees and families with the
BPJS Health program.
Corporate Governance Report
Dalam rangka mendukung kebijakan dan program
Pemerintah dalam fasilitas layanan kesehatan, Perseroan
juga mendaftarkan seluruh karyawan dan anggota
keluarganya menjadi peserta BPJS Kesehatan.
Laporan Tata Kelola Perusahaan
These health programs aim to ensure that the employees
can stay healthy, which later will contribute positively to
the employees themselves and their families.
Analisis & Pembahasan Manajemen
Kebijakan kesehatan ini dimaksudkan sebagai upaya
untuk memastikan agar kesehatan Karyawan tetap prima
sehingga membawa dampak positif bagi Karyawan selaku
individu dan keluarganya.
Management Discussion & Analysis
The Company pays attention to the welfare and health of
employees. The health facilities given to the employees
and families are relatively comprehensive, and cover
health facilities that are preventive and curative, inpatient
and outpatient, as well as childbirth. Especially for
employees, health facilities include glasses, dental care,
hearing aids, and annual medical check-ups, pap-smear
tests for women, and PSA (prostate specific antigen) tests
for men.
Company Profile
Employee Health Program
Perseroan sangatmemperhatikan kesejahteraan dan
kesehatan karyawan. Fasilitas kesehatan yang diberikan
kepada karyawan dan anggota keluarganya cukup
komprehensif yang mencakup fasilitas kesehatan yang
bersifat preventif dan kuratif, antara lain fasilitas rawat
jalan, rawat inap dan persalinan. Khusus Karyawan
fasilitas kesehatan termasuk kaca mata, perawatan gigi
dan bantuan alat pendengaran (hearing aid) hingga
pemeriksaan kesehatan tahunan (medical check-up)
dengan pemeriksaan pap-smear untuk wanita dan
pemeriksaan kadar PSA (prostate specific antigen) untuk
pria.
Profil Perusahaan
Program Kesehatan Karyawan
Laporan Manajemen
Occupational health and safety of employees is one of
the major concerns of the Company. The programs are as
follows
Management Report
ACTIVITIES
Kesehatan dan keselamatan kerja karyawan menjadi salah
satu hal yang mendapat perhatian Perseroan, dengan
program antara lain:
Pertumbuhan Kinerja 2016
PELAKSANAAN KEGIATAN
2016 Performance Growth
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Social Responsibility Report
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Social Responsibility Report
Divisi Manajemen Risiko & Kepatuhan telah melakukan
pemeriksaan kepatuhan terhadap standar keselamatan
dan keamanan, khususnya terkait aspek:
a.Kesiapan operasional sistem listrik cadangan
Pemenuhan kepatuhan terhadap kesiapan operasional
listrik cadangan yaitu kesiapan dari alat mesin genset
apabila terjadi mati listrik secara tiba-tiba. Dan dapat
segera ditanggulangi dengan daya yang cukup dari
mesin genset.
b. Alat pendukung pompa sump-pit yang berguna untuk
pembuangan air pada bagian basement agar tidak
terjadi banjir. Terdapat 2 (dua) buah pompa sump-pit
yang berfungsi dengan baik.
c. Sistem UPS sebagai cadangan energi listrik sementara
ketika terjadi mati daya listrik PLN. Sistem UPS ini
dikontrol oleh Divisi TI.
d. Pintu utama area mesin genset yang terdapat di
basement gedung Perseroan ditutup karena masuk
ke dalam area pembangunan gedung baru sehingga
akses masuk hanya dari elevator. Telah dibuat
Risk Management and Compliance division has examined
compliance with safety standards, especially with :
a. Operational readiness of backup power systems. The
readiness of the generator set in case of power failure
will ensure sufficient power.
b. Sump-pit pump for water disposal in the basement
area to prevent flooding. The 2 (two) sump pumps are
functioning properly.
pintu darurat untukmenanggulangi bila mati listrik
mengakibatkan elevator tidak dapat digunakan.
e. Kelayakan operasional sistem pemadam kebakaran
c. The UPS system as a temporary backup of electric
energy when PLN power outages occur. The IT Division
controls the UPS system.
d. The main door area of the generator sets, located in
the basement of the Company building is closed due
to new building construction, thus access is only from
the elevator. An emergency exit has been made in
case of a power failure preventing the elevator from
functioning.
e. Operation of fire extinguishing systems
Pemenuhan kepatuhan terhadap kelayakan operasional
sistem pemadam kebakaran dengan kesiapan dari sistem
hydrant, sistem cadangan air pemadam, alat pemadam api
ringan dan pendukung lain seperti kesiapan petugas piket.
Compliance with the operation of fire extinguishing
systems means the readiness of the hydrant system,
water extinguisher system, fire extinguishers and other
support, such as the readiness of officers on duty.
Pada area hydran telah dipasang pagar pembatas untuk
memenuhi kriteria safety clearance area. Alat Pemadam
Api Ringan (APAR) diletakkan di tempat yang mudah
dijangkau apabila dalam keadaan darurat. Untuk kesiapan
petugas pemadam kebakaran diperbantukan oleh sekuriti.
A guardrail was installed in the hydrant area to meet
safety clearance area criteria. Light Fire Extinguishers
(APAR) have been put in place, which are easily accessible
in emergencies. Security has been prepared for fire fighter
readiness.
Formulir yang digunakan untuk pemeriksaan sistem
pemadam kebakaran pada formulir FPKS01. Khususnya
bagi pengelola gedung dilengkapi pula dengan sertifikasi
di bidang pengelolaan gedung dan K3, untuk memastikan
kecukupan kompetensi pelaksana dalam pengendalian
K3 ini.
Form FPKSO1 is used to examine the fire extinguishing
system. Building management is also equipped with
building management permits and certificates to ensure
the adequacy of the K3 controller’s competency.
Perseroan menerbitkan buku Saku Kesehatan &
Keselamatan Kerja yang dapat dipakai sebagai pedoman
bagi Karyawan untuk memahami dan menjamin kesehatan
dan keselamatan kerja dalam pelaksanaan aktivitas kerja
di Perseroan.
The Company is currently preparing a handbook on
occupational health & safety that can be used as a
guideline for employees to understand and ensure
occupational health and safety in the daily work activities
of the Company.
312
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Data
Data Perusahaan
Consolidated Financial Statement
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
313
Corporate Social Responsibility Report
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
Corporate Governance Report
• Memberikan sumbangan kepada Pondok Pesantren
Darunnajah, Cipining, Bogor, Jawa Barat sebesar Rp5
juta.
• Menyalurkan dana bantuan kesehatan dan bantuan
infrastruktur sebesar Rp76,60 juta. Dana tersebut
digunakan untuk Bantuan Sosial Program “Kampung
Sehat SMF” bekerja sama dengan Yayasan Inspirasi
Anak Bangsa.
• Bertepatan dengan hari Peduli Sampah Nasional,
Perseroan
secara
resmi
membuka
program
bantuan sosial “Kampung SMF (Sehat Mandiri dan
berFaedah)”, yang berlokasi di Jalan Raya Tapos,
Kelurahan Cimpaeun, Tapos, Depok. Bantuan
Laporan Tata Kelola Perusahaan
• Provided financial assistance for the renovation of
Al-Ikhlas Mosque, located on Jl. Sawo Raya Kav. POJ
Agraria, Bekasi in the amount of Rp10 million.
• Provided financial assistance for the renovation of AlHidayah Mosque, located at Jl. Anoa RW.08 Cibodas
District, Tangerang in the amount of Rp10 million. The
grants focused on the purchase of materials needed
by the building committee of the mosque. The CSR
team will continue to monitor and coordinate with
the construction committee so that the funds are on
target.
• Provided financial assistance for the renovation of AlBarokah Mosque, Brogo, Boyolali in the amount of
Rp10 million.
• Contributed to the Pondok Pesantren Darunnajah,
Cipining, Bogor, West Java in the amount of Rp5
million.
• Distributed funds for medical aid and infrastructure
assistance in the amount of Rp76.60 million. The
funds were used for the Social Assistance Program of
“Kampung Sehat SMF” in collaboration with Inspirasi
Anak Bangsa Foundation.
• Coinciding with National Waste Concern day, the
Company officially opened the social assistance
program “Kampung SMF (Sehat Mandiri and
berFaedah),” which is located at Jalan Raya Tapos,
Cimpaeun Village, Tapos, Depok. Assistance with
Analisis & Pembahasan Manajemen
ACTIVITIES
• Memberikan bantuan dana untuk renovasi Masjid
Al-Ikhlas yang berlokasi di Jl. Sawo Raya Kav. POJ
Agraria, Bekasi sebesar Rp10 juta.
• Memberikan bantuan dana untuk renovasi Masjid
Al- Hidayah yang berlokasi di Jl. Anoa RW.08 Kec.
Cibodas, Tangerang sebesar Rp10 juta. Dana bantuan
tersebut di fokuskan untuk pembelian bahan material
yang dibutuhkan oleh panitia pembangunan masjid.
Tim PKBL akan terus memonitor dan berkordinasi
dengan Panitia pembangunan sehingga penggunaan
dana tersebut tepat sasaran.
• Memberikan bantuan dana untuk renovasi Masjid AlBarokah, Brogo, Boyolali sebesar Rp10 juta.
Management Discussion & Analysis
PELAKSANAAN KEGIATAN
Company Profile
Implementation of the Company’s CSR programs focused
on the development of social communities. The CSR team
has designed activities related to improving quality of life.
These activities are the construction of sanitary facilities,
school renovation, and construction of public and spiritual
infrastructure. The Company also still conducts human
development, such as scholarship activities for orphans
and the underprivileged, provision of nutritious meals,
donations to victims of natural disasters, implementation
of education about clean & healthy lifestyles, sustainable
psychological education for homeless children as well as
other non-physical programs.
Profil Perusahaan
POLICY
Pelaksanaan program PKBL Perseroan difokuskan
pada pengembangan sosial kemasyarakatan. Tim PKBL
merancang kegiatan yang berkaitan dengan peningkatan
kualitas hidup masyarakat. Kegiatan yang dilakukan
adalah pembangunan MCK, renovasi sekolah serta
pembangunan sarana/prasarana umum dan keagamaan.
Perseroan juga tetap melakukan pembangunan manusia,
seperti pada kegiatan pemberian beasiswa pendidikan
untuk anak-anak yatim dan kurang mampu, pemberian
bantuan gizi dan kesehatan, pemberian bantuan untuk
korban bencana alam, pelaksanaan pendidikan/edukasi
tentang Pola Hidup Bersih & Sehat (PHBS), pendidikan
psikologis bagi anak jalanan secara berkelanjutan serta
program-program non-fisik lainnya.
Laporan Manajemen
KEBIJAKAN
Management Report
THE COMPANY’S COMMITMENT ON
COMMUNITY DEVELOPMENT
Pertumbuhan Kinerja 2016
KOMITMEN PERUSAHAAN
TERHADAP PENGEMBANGAN
SOSIAL KEMASYRAKATAN
2016 Performance Growth
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Social Responsibility Report
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Social Responsibility Report
pemeriksaan kesehatan dan obat-batan gratis juga
diberikan kepada masyarakat kurang mampu.
• Tim PKBL bersama Yayasan Inspirasi Anak Bangsa
memberikan Pelatihan kreativitas kerajinan tangan
kepada warga binaaan SMF (Kampung Sehat SMF)
yang bahan dasarnya dari sampah/botol air mineral
yang dijadikan sebagai tempat pas bunga dan tempat
tanaman hidroponik.
• Perseroan bersama Komunitas Mitra Medis Indonesia
juga memberikan Workshop dan Pelatihan tanaman
Hijau kepada masyarakat/warga binaan Kampung
Sehat SMF sekaligus pengobatan kesehatan secara
gratis yang difokuskan untuk warga kurang mampu.
Kegiatan ini adalah rangkaian dari Program Kampung
Sehat Binaan SMF yang berlangsung secara berkala
selama 6 bulan. Tujuan dari program Kampung
SMF tersebut adalah untuk merubah kampung yang
tadinya kumuh menjadi kampung yang Sehat, Mandiri
dan berfaedah atau memiliki nilai yang lebih.
• Sebagai rangkaian dari Program Kampung SMF
yang berlokasi di RW 07, kota Depok pada tanggal 4
April 2016 Tim PKBL bersama Yayasan Inspirasi Anak
Bangsa menyerahkan tempat sampah sebanyak 25
pcs yang akan di letakan secara merata di lingkungan
RW 07 sebagai kampung Binaan SMF. Selain kegiatan
tersebut, digelar pula pengobatan kesehatan rutin
secara gratis untuk warga lingkungan 07 yang kurang
mampu. Adapun tujuan dari program Kampung SMF
tersebut adalah untuk mengubah kampung yang
tadinya kumuh menjadi kampung yang Sehat, Mandiri
dan berfaedah atau memiliki nilai yang lebih. Adapun
dana tahap kedua/terakhir sudah dicairkan pada
tanggal 12 April 2016 sebesar Rp76.600.000 untuk
program kampung SMF tersebut.
• Sebagai bentuk kepedulian Perseroan terkait dengan
banyaknya bencana alam yang terjadi belakangan
ini, Perseroan memberikan sumbangan korban
banjir di Jawa Barat bekerja sama dengan Lembaga
Kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap. Pada kesempatan
ini Perseroan memberikan bantuan 1 unit perahu
karet sesuai standar kelayakan dan keamanan untuk
aktivitas Rescue dan 1 Ring Buouy/pelampung dengan
branding SMF yang dicairkan melalui anggaran dana
bantuan korban bencana alam sebesar Rp30 juta.
• Memberikan bantuan renovasi Masji Almuhajirin
yang berlokasi di Jl. Kapas Raya No. 835 Genuk Indah
Semarang sebesar Rp20 juta dan Masjid Al-Ukuwah
yang berlokasi di Bojong Soang, Bandung sebesar
314
medical examinations and free medicine were also
provided for the underprivileged.
• The CSR Team together with Inspirasi Anak Bangsa
Foundation provided creative craft training for the
community with the assistance of SMF (Kampung
Sehat SMF), where basic waste materials and mineral
water bottles were used as flowers pot and hydroponic
plant containers.
• The Company together with Mitra Medis Indonesia
Community also provided workshops and training
in greening to the community of Kampung Sehat
SMF, as well as free health treatment, focusing on
the underprivileged. This activity is a series of the
Kampung Sehat SMF program, which takes place
at regular intervals for 6 months. The purpose of
the Kampung SMF program is to change neglected
neighborhoods into a healthy, independent and
beneficial environment in order to add value.
•
In a series of Kampung SMF programs located in RW
07, Depok on April 4, 2016 the CSR Team together
with Inspirasi Anak Bangsa Foundation handed over
25 garbage bins that were placed evenly at RW 07 as
part of Kampung SMF. In addition to these activities,
free of charge medical treatment was held regularly
for residents and the underprivileged The funds for
the second, and last, stage for the Kampung SMF
were withdrawn on April 12, 2016, which amounted to
Rp76,600,000.
• As part of the Company’s awareness of the many
natural disasters that have occurred in recent years,
the Company contributed to the flood victims in West
Java in cooperation with Lembaga Kemanusiaan
Aksi Cepat Tanggap. On this occasion, the Company
provided 1 (one) rubber boat that complied with the
safety standards for Rescue activities and 1 (one) Ring
Buouy/floatation device with SMF branding, which
was disbursed through the natural disaster relief
budget in the amount of Rp30 million.
• Provided renovation assistance to Almuhajirin
Mosque located on Jl. Kapas Raya No. 835 Genuk
Indah Semarang in the amount of Rp20 million and AlUkuwah Mosque located in Bojong Soang, Bandung in
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
Corporate Governance Report
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Corporate Social Responsibility Report
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Data
Data Perusahaan
Consolidated Financial Statement
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
315
Analisis & Pembahasan Manajemen
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
Management Discussion & Analysis
• The Company participated in Bakti Sosial Khitanan
Masal activities and Islamic Performing Arts for
Orphans, as well as Dhuafa organized by the MIS.
Sabilul Khoer Foundation, which is located at Jl. KH.
Natsir, Lemper Village RT 03/06 Citereup, Bogor, West
Java. Funds donated for these activities amounted to
Rp10 million.
• Provided a grant in the amount of Rp40 million for
the construction of water sanitation and toilets in
Mekarsari village, Rancabungur district, Bogor. The
sanitation systems across the region are still not well-
Company Profile
As part of the Company’s awareness of education of
the nation, the CSR Team donated Rp25 million for the
renovation and procurement of the Public Library of
Bakti Peduli Insani Foundation located on Jl. Ruko A1
No. 18 Jl. Pandawa Raya Komplek Bumi Indraprasta,
Bantarjati Village, Bogor. The renovation process, to
date, is still ongoing and the CSR team will continue to
monitor and coordinate with the Library Development
Committee so that funding is on target.
Profil Perusahaan
•
Laporan Manajemen
• The Company has donated aid for the renovation
of Jami AT-Taqwa Mosque located at Jl. Beringin
RT.03/018 kel. Kemiri Muka, Beji District in the amount
of Rp10 million. The grants are used to purchase
materials needed by the building committee of the
mosque. The CSR team will continue to monitor and
coordinate the construction committee, Mr. H. Matsani
as Chairman of DKM AT-Taqwa Mosque, to ensure the
funds are on target.
Management Report
•
the amount of Rp10 million. The grants were used to
purchase materials needed by the building committee
of the mosques.
As part of the Company’s awareness for education of
the nation, on April 12, 2016 the CSR Team donated
funds in the amount of Rp10 million for the Wisata
Edukasi Yatim Sirajul Quran program. Educational
tourism activities were carried out on April 24, 2016 at
Mekarsari park, Mekarsari, Cileungsi, Bogor. Education
tourism is a means of education and social services
for the underprivileged and orphans to introduce them
to the environment and diverse living. Thus, they
have the spirit of learning and gaining confidence in
whatever they do, and have the same opportunities as
other children, to achieve a better future.
Pertumbuhan Kinerja 2016
Rp10 juta. Dana bantuan tersebut di gunakan untuk
pembelian bahan material yang dibutuhkan oleh
panitia pembangunan masjid.
• Sebagai wujud kepedulian Perseroan terhadap dunia
pendidikan dan kecerdasan anak bangsa, pada tanggal
12 April 2016 PKBL melakukan pencairan dana bantuan
sebesar Rp10 juta untuk program Wisata Edukasi
Yatim Sirajul Quran. Kegiatan wisata edukasi tersebut
dilaksanakan pada tanggal 24 April 2016 di taman
Mekarsari, Cileungsi Bogor. Wisata edukasi sebagai
sarana pendidikan dan sosial bagi yatim dhuafa,
bagaimana mengenalkan kepada mereka lingkungan
dan kehidupan yang beragam. Sehingga mereka
punya semangat belajar yang tinggi dan punya rasa
percaya diri bahwa, siapapun mereka, mereka punya
peluang yang sama dengan anak-anak yang lain untuk
meraih masa depan yang lebih baik.
• Perseroan telah memberikan sumbangan dana
bantuan Renovasi Masjid Jami AT-Taqwa berlokasi
di Jl. Beringin RT.03/018 kel. Kemiri Muka, Kec. Beji
sebesar Rp10 juta. Dana bantuan tersebut di gunakan
untuk pembelian bahan material yang dibutuhkan
oleh panitia pembangunan masjid. Tim PKBL akan
terus memonitoring dan berkordinasi dengan Panitia
pembangunan yaitu Bapak. H. Matsani sebagai Ketua
DKM Masjid AT-Taqwa sehingga penggunaan dana
tersebut tepat sasaran.
• Sebagai wujud kepedulian Perseroan terhadap dunia
pendidikan dan kecerdasan anak bangsa, PKBL
melakukan pencairan dana bantuan sebesar Rp25 juta
untuk renovasi dan Pengadaan Buku Perpustakaan
umum Yayasan Bakti Peduli Insani yang berlokasi di
Jl. Ruko A1 No. 18 Jl. Pandawa Raya Komplek Bumi
Indraprasta, Kelurahan Bantarjati, kota Bogor. Proses
renovasi sampai dengan saat ini masih berlangsung
dan Tim PKBL akan terus memonitor dan berkordinasi
dengan Panitia Pembangunan Perpustakaan sehingga
penggunaan dana tepat sasaran.
• Perseroan telah berpartisipasi dalam kegiatan Bakti
Sosial Khitanan Masal dan Pentas Seni Islam untuk
Anak Yatim dan Dhuafa yang diselenggarakan oleh
Yayasan MIS. Sabilul Khoer dengan lokasi kegiatan
di Jl. KH. Natsir, Kampung Lemper RT 03/06 Desa
Citereup, Bogor Jawa Barat. Dana yang diberikan pada
kegiatan tersebut sebesar Rp10 juta.
• Memberikan bantuan sebesar Rp40 juta untuk
pembangunan sanitasi air/MCK di Desa Mekarsari,
Kec. Rancabungur, Kabupaten Bogor. Sistem sanitasi
dikawasan tersebut masih belum tertata dengan baik,
2016 Performance Growth
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Social Responsibility Report
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Social Responsibility Report
air limbah buangan dari MCK disalurkan langsung ke
“Koya” atau empang yang khususnya dibuat warga
untuk membuang limbah air dari MCK. Empangempang seperti ini sangatlah tidak sehat terutama
saat musim hujan tiba air buangan dari empang
bisa menyebar kemana-mana. Sampai dengan saat
ini pembangunan masih berjalan. Tim PKBL terus
memonitoring dan berkoordinasi dengan panitia
pembangunan.
• Sebagai wujud kepedulian Perseroan terhadap
dunia pendidikan dan kecerdasan anak bangsa,
PKBL melakukan pencairan dana sebesar Rp45 juta
untuk bantuan renovasi ruang kelas MTS Azzumar
yang berlokasi di Lebak Banten bekerjasama dengan
Diwangkara Insan Nusantara (Divisi Pendidikan
YIAB). Proses renovasi sampai dengan saat ini masih
berlangsung dan Tim PKBL akan terus memonitoring
dan berkordinasi dengan Panitia sehingga penggunaan
dana tepat sasaran.
• Memberikan bantuan 50 paket peralatan sekolah untuk
siswa/siswi yatim piatu bekerjasama dengan Yayasan
Rumah Infaq. Adapun dana yang dicairkan sebesar
Rp7,5 juta.
• Tim PKBL berkunjung ke ACT Pusat untuk melakukan
penyerahan secara simbolis bantuan 1 unit perahu
karet untuk aktivitas Rescue dan 1 Ring Buooy/
pelampung dengan branding SMF. Penyerahan
Simbolis tersebut secara langsung diserahkan oleh
Bapak Sutomo dan didampingi oleh Tim PKBL.
• Sebagai rangkaian dari Program Kampung SMF yang
berlokasi di RW 07, kota Depok Tim PKBL bersama
Yayasan Inspirasi Anak Bangsa, Ranting Nusantara
beserta masyarakat setempat melaksanakan kerja
bakti pembersihan aliran sungai kalibaru kampung
Sehat SMF. Selain kegiatan tersebut, digelar pula
pengobatan kesehatan rutin secara gratis untuk warga
lingkungan 07 yang kurang mampu. Adapun tujuan
dari program Kampung SMF tersebut adalah untuk
merubah kampung yang tadinya kumuh menjadi
kampung yang Sehat, Mandiri dan berFaedah atau
memiliki nilai yang lebih.
• Perseroan telah memberikan sumbangan dana bantuan
berlokasi di Desa Curah malang, Kecamatan Sumobito,
Kabupaten Jombang sebesar Rp10 juta. Dana bantuan
tersebut di gunakan untuk pembelian bahan material
yang dibutuhkan oleh panitia pembangunan masjid.
Tim PKBL akan terus memonitor dan berkordinasi
dengan Panitia pembangunan, sehingga penggunaan
dana tersebut tepat sasaran.
316
organized, with waste water from toilets piped directly
to the “Koya” or ponds that are typically made by
residents to dispose of waste water from toilets. The
ponds are not healthy, especially during the rainy
season, and tend to overflow everywhere. Up to
now, construction is still ongoing, and the CSR team
continues to monitor and coordinate with the building
committee.
• As part of the Company’s awareness for the
education of the nation, The CSR team disbursed
funds amounting to Rp45 million to support the
renovation of classrooms at MTS Azzumar located in
Lebak Banten in cooperation with Diwangkara Insan
Nusantara (YIAB Education Division). The renovation
process is still ongoing and the CSR team will continue
to monitor and coordinate with the organizers so that
the funds are on target.
•
Provided 50 packages of school supplies to orphaned
students in collaboration with Yayasan Rumah Infaq.
Funds that were disbursed amounted to Rp7.5 million.
• The CSR Team paid a visit to the ACT Center to
perform a symbolic handover of 1 (one) rubber boat
for the rescue activities and 1 (one) Ring Buooy with
SMF branding. The symbolic handover was personally
conducted by Mr. Sutomo, accompanied by the CSR
Team.
• As a series of Kampung SMF Programs located in RW
07, Depok, the CSR Team together with Inspirasi Anak
Bangsa Foundation and Ranting Nusantara, along with
local communities, performed community service by
cleaning the watersheds at Kalibaru river at Kampung
Sehat SMF. In addition to these activities, regular freeof-charge medical treatment was also conducted for
underprivileged residents of the 07 neighborhood.
•
The Company donated relief funds to Curah Malang
Village, Sumobito Sub-district, Jombang District in
the amount of Rp10 million. The grants were used to
purchase materials needed by the building committee
of the mosque. The CSR Team will continue to monitor
and coordinate with the construction committee, so
that the funds are on target.
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
Corporate Data
Consolidated Financial Statement
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
317
Data Perusahaan
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
• Conducted social activities and fast breaking with
orphans and Dhuafa in Depok and Jakarta. The activity
was carried out at the city of Depok MUI Building with
the cooperation of the Company and Yayasan Khoiru
Ummah.
Corporate Social Responsibility Report
Khoiru Ummah Foundation in Depok for “Program
Kegiatan Ramadhan Emas” which is a donation and
fast breaking event with orphans, conducted on July
2, 2016 at the MUI building in Depok.
• In order to play a role in educating children, the
Company through the CSR Team synergized with
Lembaga Kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) to
cooperate in the procurement program of 40 sets of
tables and chairs for Madsrasyah Al-Ihsan, which is
located at Jl. Buniwangi RT. 01/01 Bangbayang Village
Tegal Buled Sub-district, Sukabumi District. Funds
were disbursed in the amount of Rp32 million for
furniture.
• The Company participated in Ramadan activities
organized by Yayasan Amal Pendidikan and Sosial
Islam Indonesia (YAPSII) located on Jl. Batan No. 12
lebak Bulus Cilandak, South Jakarta, which, since
2006, has become SMA Plus Khadijah Islamic School.
Here, the Company provided assistance for Sanlat
activities (Pesantren Kilat) amounting to Rp10 million.
Corporate Governance Report
Laporan Tata Kelola Perusahaan
•
Provided assistance of Rp5 million
Analisis & Pembahasan Manajemen
•
•
Management Discussion & Analysis
•
The Company donated funds for the renovation of AlMukmin Mosque located in Cimanggis, Depok in the
amount of Rp10 million.
• Provided assistance in the amount of Rp8,890,000
to Yayasan Hasanah Muhamed Abdul Gaffor at Jl.
Hidup baru No. 41 Rt.001/01 Ciputat District, South
Tangerang. The funds were used for the renovation of
the dormitory and Ramadan activities in the residence.
Company Profile
•
Profil Perusahaan
•
As part of the Company’s awareness for the education
of children, especially underprivileged children, the
CSR team disbursed financial aid in the amount of
Rp42,875,000 for the construction of SMF classrooms,
measuring 3.5 m x 3.5 m, that will be used for tutoring
rooms for Panti Ceria, which is located at Jl. Leo I No.
54a, Komplek Depnaker RT.02/01 Jaka Setia, South
Bekasi. The renovation process until now is still
ongoing and the CSR team will continue to monitor
and coordinate with the Development Committee
(Ms. Nova).
Laporan Manajemen
•
•
Management Report
•
Sebagai wujud kepedulian Perseroan terhadap dunia
pendidikan dan kecerdasan anak bangsa khususnya
anak-anak kurang mampu, PKBL melakukan
pencairan dana bantuan sebesar Rp42.875.000 untuk
pembangunan ruang kelas SMF seluas 3,5m x 3,5m
yang digunakan untuk ruangan bimbingan belajar
Panti Ceria yang berlokasi di Jl. Leo I No. 54a, Komplek
Depnaker RT 02/01 Jaka Setia, Bekasi Selatan. Proses
renovasi sampai dengan saat ini masih berlangsung
dan Tim PKBL akan terus memonitor dan berkordinasi
dengan Panitia Pembangunan (Ibu Nova) sehingga
penggunaan dana tepat sasaran.
Perseroan telah menyerahkan sumbangan dana
bantuan Renovasi Mushola Al-Mukmin berlokasi di
Cimanggis, Kota Depok sebesar Rp10 juta.
Memberikan bantuan sebesar Rp8.890.000 kepada
Yayasan Hasanah Muhamed Abdul Gaffor yang
beralamat di Jl. Hidup baru No. 41 RT 001/01 Kec.
Ciputat Kota. Tangerang Selatan. Dana tersebut
digunakan untuk renovasi Asrama dan bantuan
kegiatan ramadhan di Asrama tersebut.
Memberikan bantuan sebesar Rp5 juta kepada
Yayasan.
Khoiru Ummah wilayah Depok untuk “Program
Kegiatan Ramadhan Emas” yaitu santunan dan buka
bersama yatim dan dhuafa yang akan dilaksanakan
pada tanggal 2 Juli 2016 di gedung MUI Depok.
Dalam rangka ikut berperan dalam mencerdaskan
anak bangsa, kembali Perseroan melalui Tim PKBL
bersinergi dengan Lembaga Kemanusiaan Aksi Cepat
Tanggap (ACT) melakukan kerja sama dalam program
pengadaan 40 set Meja dan kursi untuk Madsrasyah
Al-Ihsan yang beralamat di Jl. Buniwangi RT. 01/01
Desa Bangbayang Kec. Tegal Buled Kabupaten
Sukabumi. Dana yang dicairkan sebesar Rp32 juta
untuk pengerjaan meubeler.
Perseroan berpartisipasi dalam kegiatan Ramadhan
yang diselenggarakan oleh Yayasan Amal Pendidikan
dan Sosial Islam Indonesia (YAPSII) yang berlokasi di
Jl. Batan No. 12 lebak Bulus Cilandak Jakarta Selatan
yang sejak tahun 2006 YAPSII berubah menjadi SMA
Plus Khadijah Islamic School. Dalam kegiatan ini
Perseroan memberikan bantuan untuk kegiatan Sanlat
(Pesantren Kilat) sebesar Rp10 juta.
Melakukan kegiatan bakti sosial sekaligus acara buka
bersama anak yatim dan Dhuafa wilayah Depok dan
Jakarta. kegiatan tersebut dilaksanakan di Gedung
MUI Kota Depok hasil kerja sama antara Perseroan
bersama Yayasan Khoiru Ummah.
Pertumbuhan Kinerja 2016
•
2016 Performance Growth
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Social Responsibility Report
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Social Responsibility Report
•
•
•
•
•
•
318
Memberikan sumbangan dana bantuan Pembangunan
Masjid dan Pondok Pesantren Al-Ahsan, Bogor
bekerjasama dengan IAEI (Ikatan Ahli Ekonomi Islam
Indonesia) sebesar Rp50 juta. Dana bantuan tersebut
merupakah salah satu rangkaian kegiatan CSR dalam
rangka HUT Perseroan yang ke-11. Tim PKBL akan
terus memonitoring dan berkordinasi dengan Panitia
pembangunan sehingga penggunaan dana tersebut
tepat sasaran.
Menyelenggarakan Bakti Sosial pengobatan gratis
yang dilaksanakan di Rumah Singgah Anak Jalanan,
Pabuaran, Cibinong Kabupaten Bogor. Bakti sosial
pengobatan gratis ini diikuti 150 orang yang terdiri
anak-anak jalanan dan warga sekitar yang tidak
mampu dengan anggaran sebesar Rp20 juta yang
dicairkan pada tanggal 2 Agustus 2016. Adapun
Baksos pengobatan ini meliputi pengobatan umum,
pengecekan gula darah dan penyuluhan terhadap
bahaya Narkoba juga penyuluhan tentang edukasi
pendidikan. Acara ini hasil kerja sama antara SMF dan
Komunitas Mitra Medis Indonesia (KIMMI) yaitu divisi
kesehatan di bawah naungan Yayasan Inspirasi Anak
Bangsa.
Sebagai wujud kepedulian SMF terhadap dunia
pendidikan dan kecerdasan anak bangsa, PKBL
melakukan pencairan dana sebesar Rp11,4 juta
untuk dana bantuan pendidikan 12 orang anak asuh
pimpinan ranting muhamadiyah, Jakarta.
Memberikan 40 kursi plastik dan 1 buah Mading
stanless kaki untuk warga di Kel. Malaka. Duren
Sawit, Jakarta dalam rangka bakti sosial dalam rangka
kegiatan Hut Kemerdekaan RI ke-71.
Memberikan bantuan dana sebesar Rp10 juta untuk
bantuan pembangunan toilet dan tempat wudhu
mushola Al-Ikhsan yang beralamat di Desa Pacul
RT 29/07, Kecamatan Talang, Kabupaten Tegal.
Sampai dengan saat ini pembangunan masih berjalan.
Tim PKBL terus memonitor dan berkoordinasi dengan
panitia pembangunan.
Tim PKBL melakukan pencairan dana bantuan
sarana umum/infrastruktur sebesar Rp56 juta untuk
pembangunan 2 (dua) unit rumah layak huni di Mauk,
Banten bekerja sama dengan Habitat for Humanity
Indonesia (HFHI). Rumah tersebut dibangun untuk
masyarakat miskin di daerah tersebut. Sampai dengan
saat ini pembangunan masih berjalan. Tim PKBL terus
memonitoring dan berkoordinasi dengan panitia
pembangunan.
• Provided donations for the Mosque and Pondok
Pesantren Al-Ahsan, Bogor, in cooperation with
IAEI (Association of Islamic Economics Indonesia)
amounting to Rp50 million. The fund is one of the series
of CSR activities in celebrating the 11th anniversary of
the Company. The CSR Team will continue to monitor
and coordinate the construction committee so that the
funds are on target.
• Organized free medication and treatment conducted
in Rumah Singgah Anak Jalanan, Pabuaran, Cibinong,
Bogor Regency. The social service was participated
in by 150 people, consisting of underprivileged street
children and local residents, with a budget of Rp20
million disbursed on August 2, 2016. This medical
social service included general medicine, blood sugar
checks and counseling about the dangers of drugs, as
well as counseling about education. This event was
the result of cooperation between SMF and Komunitas
Mitra Medis Indonesia (KIMMI), the health division
under the auspices of Yayasan Inspirasi Anak Bangsa.
• As part of SMFs awareness for education, the CSR
Team disbursed Rp11.4 million to help the education
fund for 12 foster children of Ranting Muhamadiyah,
Jakarta.
•
Provided 40 plastic chairs and 1 stainless blackboard
for residents at Malacca District, Duren Sawit, Jakarta,
in the framework of social work during the 71st
Indonesian Independence Day.
• Provided financial assistance amounting to Rp10
million to support the construction of toilets and
washrooms at Al-Ikhsan Mosque, located in the
village of Pacul RT 29/07, District Talang, Tegal. To
date, the construction is still ongoing. The CSR team
continues to monitor and coordinate with the building
committee.
• The CSR Team donated funds for public facilities
and infrastructure amounting to Rp56 million for the
construction of 2 (two) houses in Mauk, Banten in
cooperation with Habitat For Humanity Indonesia
(HFHI). The houses were built for the underprivileged
in the area. To date, the construction is still ongoing.
The CSR team continues to monitor and coordinate
with the building committee.
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
Corporate Governance Report
Corporate Social Responsibility Report
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Data
Data Perusahaan
Consolidated Financial Statement
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
319
Laporan Tata Kelola Perusahaan
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
Analisis & Pembahasan Manajemen
• The CSR Team disbursed Rp99.99 million for the
greening program and community development
based on community empowerment in Citarum,
Bandung for 1,800 trees, which consisted of 1,440
FGS trees and 360 coffee trees. This program was in
cooperation with PT BUMN Hijau Lestari I (Subsidiary
of Perhutani). The CSR Team continues to monitor
and coordinate with PT BUMN HL in relation to the
Management Discussion & Analysis
• The Company together with PT PII (Persero) in
collaboration with Yayasan Inspirasi Anak Bangsa
(YIAB) has been carrying out efforts to break the MURI
record for tartar cleaning of the most teeth, which
is located in Aziz Dental Clinic, Graha Aziz Lt. 1 & 2
Jl. KH. Abdullah Syafei No. 12 A, Bukit Duri, Tebet,
Jakarta. Various groups ranging from students to
local communities attended the event. This activity
broke the MURI Record because in just 4 days, 511
participants were involved. The MURI certificate was
personally handed over by Mr. Jaya Suprana to the
President Director of the Company Mr. Ananto Wiyogo
on October 24, 2016 at the office of PT PII. This was the
second time for SMF to break the MURI record. The
program aims to improve the quality of dental health
of the Indonesian people, especially those living in
Greater Jakarta. The funds disbursed by the Company
for this activity amounted to Rp30 million.
Company Profile
As a form of solidarity with the flood victims in Garut,
West Java, five State-Owned Enterprises under the
Ministry of Finance (MoF), conducted a number of
relief activities. Assistance was conducted personally
by representatives of each SOE, in coordination with
Lembaga Kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap. The relief
was distributed to the villagers of Haur Panggung,
Tarogong District, Sukamerti Village, Garut. Assistance
was provided in the form of cash amounting to Rp100
million with other assistance in the form of clothing,
medicine, milk, mineral water, and daily supplies such
as towels, diapers, blankets.
Profil Perusahaan
•
Laporan Manajemen
Lt. 1 & 2 Jl. KH. Abdullah Syafei No. 12 A, Bukit Duri,
Tebet, Jakarta. Kegiatan tersebut diikuti oleh berbagai
kalangan mulai dari mahasiswa hingga masyarakat
setempat. Kegiatan ini telah memecahkan Rekor
Muri karena hanya dalam 4 hari peserta yang ikut
mencapai 511 orang. Sertifikat Muri secara langsung
diserahkan oleh Bapak Jaya Suprana kepada Direktur
Utama Perseroan Bapak Ananto Wiyogo pada tanggal
24 Oktober 2016 di Kantor PT PII. Bagi PT SMF,
pemecahan rekor MURI ini merupakan pencapaian
untuk yang ke dua kalinya. Program ini bertujuan untuk
meningkatkan kualitas kesehatan gigi masyarakat
Indonesia, khususnya yang tinggal di Jabodetabek.
Dalam kegitan tersebut dana yang dicairkan oleh
Perseroan sebesar Rp30 juta.
• Tim PKBL telah mencairkan dana sebesar Rp99,99
juta untuk Program Penghijauan dan bina lingkungan
berbasis pemberdayaan masyarakat di DAS Citarum,
Bandung sebanyak 1800 pohon dengan rincian
1.440 berjenis pohon kayu FGS dan 360 Pohon kopi
bekerjasama dengan PT BUMN Hijau Lestari I (Anak
Perusahaan dari Perhutani). Tim PKBL memonitoring
dan selalu berkordinasi dengan PT BUMN HL terkait
• Submitted financial assistance amounting to Rp10
million to support the construction of Al-Hidayah
Mosque located at Jl. H. Zakaria RT 009/03 Village
Lenteng Agung, South Jakarta. To date, the construction
is still ongoing. The CSR Team continues to monitor
and coordinate with the building committee.
Management Report
Menyerahkan bantuan dana sebesar Rp10 juta untuk
bantuan pembangunan mushola Al-Hidayah yang
beralamat di Jl. H. Zakaria RT 009/03 Kelurahan
lenteng Agung, Jakarta Selatan. Sampai dengan saat
ini pembangunan masih berjalan. Tim PKBL terus
memonitoring dan berkoordinasi dengan panitia
pembangunan.
• Sebagai bentuk solidaritas dan kesetiakawanan
kepada korban banjir bandang di Kabupaten
Garut, Jawa Barat, 5 BUMN di bawah Kementerian
Keuangan (Kemenkeu) salurkan berbagai macam
bantuan. Pemberian bantuan dilakukan langsung oleh
perwakilan masing-masing BUMN yang berkoordinasi
dengan Lembaga Kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap.
Bantuan didistribusikan kepada masyarakat Desa
Haur Panggung, Kecamatan Tarogong, Kampung
Sukamerti, Garut. Adapun bantuan yang diberikan
berupa uang tunai senilai Rp100 juta serta bantuan
lain berupa pakaian layak pakai, obat-obatan, susu, air
mineral,dan perlengkapan sehari-hari seperti handuk,
popok, selimut, dan lain sebagainya.
• Perseroan bersama dengan PT PII (Persero) bekerja
sama dengan Yayasan Inspirasi Anak Bangsa (YIAB),
telah melaksanakan kegiatan upaya pemecahan rekor
MURI pembersihan karang gigi terbanyak secara
estafet yang berlokasi di Aziz Dental Clinic, Graha Aziz
Pertumbuhan Kinerja 2016
•
2016 Performance Growth
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Social Responsibility Report
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Social Responsibility Report
•
•
•
•
•
•
320
pelaksanaan penanaman dan pengkayaan pohon.
Detail pelaksanaan program Penananam dan
pengkayaan pohon tertuang dalam proposal yang
dibuat oleh PT BUMN HL.
Sebagai wujud kepedulian Perseroan terhadap dunia
pendidikan dan kecerdasan anak bangsa pada tanggal
17 November 2016 PT SMF bekerja sama dengan
Diwangkara Insan Nusantara (Divisi Pendidikan
Yayasan Inspirasi Anak Bangsa) melakukan peresmian
renovasi ruang kelas di MTS - Az-Zumar yang berlokasi
di Lebak Banten.
Memberikan bantuan PC/Laptop sebagai dukungan
terhadap pengembangan Lembaga Keuangan Mikro
melalui Program Corporate Social Responsibility
bekerja sama dengan OJK.
Tim PKBL juga telah memberikan bantuan sebesra
Rp9,2 juta untuk mendukung program bakti sosial
dan santunan siswa/i Yatim dan Dhuafa bekerja
sama dengan Ikatan Remaja Masjid Jami Arrohman
Kota Depok. Tujuan dari bakti sosial tersebut adalah
menyelamatkan generasi bangsa dari ketertinggalan
dan kebodohan melalui pemberdayaan sektor
Pendidikan.
Perseroan bekerja sama dengan Yayasan Lembaga
Kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap melakukan kegiatan
sosial penyaluran bantuan pangan dan kesehatan
untuk korban banjir Mekar Sawit, Kabupaten Langkat,
Medan Adapun dana yang dicairkan oleh Perseroan
untuk bantuan sosial ini sebesar Rp52 juta.
Sebagai bentuk solidaritas dan kesetiakawanan
kepada korban gempa Pidie Aceh, Perseroan
menyalurkan bantuan Paket Obat-obatan dan
Pendidikan (peralatan sekolah ) sebesar Rp.20,18 juta
melalui Lembaga Kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap.
Selain itu Perseroan juga turut serta memberikan
bantuan tambahan sebesar Rp50 juta untuk korban
Gempa Pidie Aceh yang disalurkan melalui Donasi
Peduli Aceh Kementerian Keuangan pada tanggal 22
Desember 2016.
Memberikan bantuan senilai Rp5 juta untuk bantuan
beasiswa Pendidikan dan perlengkapan sekolah
siswa/i Yatim Yayasan Mohammed Abdul Gafoor
yang berdomisili di Tangerang Selatan. Selain itu,
diserahkan juga sebesar Rp12 juta untuk bantuan
Peralatan sekolah untuk siswa/i Yatim-Dhuafa sekota Depok melalui Yayasan Miftahul Hasanah yang
berdomisili di Kota Cilangkap, Depok, Jawa Barat. planting and enrichment of the trees. The details of the
planting program and tree enrichment are included in
the proposal made by PT BUMN HL.
• As part of the Company’s awareness for education,
on November 17, 2016 SMF in cooperation with
Diwangkara Insan Nusantara (Divisi Pendidikan
Yayasan Inspirasi Anak Bangsa) inaugurated the
renovation of classrooms in MTS - Az-Zumar located
in Lebak, Banten.
•
•
Provided funding for PCs and laptops as support for
the development of Microfinance Institutions through
the Corporate Social Responsibility Program in
cooperation with the OJK.
The CSR Team also provided assistance in the amount
of Rp9.2 million to support social service programs
and benefits for orphans and Dhuafa students
in collaboration with Ikatan Remaja Masjid Jami
Arrohman Kota Depok. The aim of the charity is to
do away with ignorance in the nation’s generations,
through empowerment in the education sector.
• The Company in collaboration with Lembaga
Kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap conducted food
distribution and health aid to flood victims at Mekar
Sawit, Langkat District, Medan. The funds disbursed
by the Company for social assistance amounted to
Rp52 million.
• As part of solidarity for the victims of the earthquake
in Pidie Aceh, the Company delivered medical aid
and educational aid (school supplies) amounting
to Rp20.18 million through Lembaga Kemanusiaan
Aksi Cepat Tanggap. In addition, the Company also
participated in providing an additional Rp50 million for
earthquake victims in Pidie Aceh, channeled through
donations to Peduli Aceh Ministry of Finance on
December 22, 2016.
• Provided assistance worth Rp5 million to support
education scholarships and school supplies for
orphaned students at Yayasan Mohammed Abdul
Gafoor located in South Tangerang. In addition,
donated Rp12 million to assist with school supplies
for orphans and Dhuafa students in Depok through
Yayasan Miftahul Hasanah located in Cilankap, Depok,
West Java.
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
Company Profile
Profil Perusahaan
Management Discussion & Analysis
Analisis & Pembahasan Manajemen
Corporate Governance Report
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Corporate Social Responsibility Report
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Data
Data Perusahaan
Consolidated Financial Statement
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
321
Laporan Manajemen
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
Management Report
• The Company in cooperation with the Indonesian
Red Cross (PMI) conducted a Blood Donation event
at Graha SMF. The program involved employees,
banks and public counter-parties of SMF, as well
as communities in the surrounding area. From 101
applicants, the Red Cross team did not permit 34
people to donate, bringing the total number of donors
down to 67 people. The funds disbursed for these
activities amounted to Rp11.5 million through the
health relief fund.
Pertumbuhan Kinerja 2016
• Perseroan bekerja sama dengan Palang Merah
Indonesia (PMI) melaksanakan kegiatan PKBL
Donor Darah yang dilaksanakan di graha SMF.
Kegiatan tersebut melibatkan karyawan, bank-bank
counterparty SMF dan masyarakat lingkungan
disekitar Panglima Polim. Dari 101 orang pendaftar, 34
orang tidak diperkenankan oleh Tim Dokter PMI untuk
mendonorkan darahnya, sehingga jumlah pendonor
yang terealisasi sebanyak 67 orang. Adapun dana
yang dicairkan untuk kegiatan tersebut sebesar Rp11,5
juta menggunakan dana bantuan Kesehatan.
2016 Performance Growth
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Social Responsibility Report
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Social Responsibility Report
KOMITMEN PERUSAHAAN
TERHADAP TANGGUNG JAWAB
KEPADA KONSUMEN
THE COMPANY’S COMMITMENT
TO SHOW RESPONSIBILITY TO
CONSUMERS
KEBIJAKAN
POLICY
Produk merupakan salah satu pilar dalam RJPP 2013-2017.
Sebagai pelaksanaannya, Perseroan mengembangkan
produk yang sesuai dengan kebutuhan konsumen.
Pelaksanaan program tanggung jawab sosial terhadap
konsumen Perseroan, baik klien penyaluran pinjaman
dan sekuritisasi maupun investor, dilakukan dengan
menyediakan ragam produk dan layanan yang sesuai
dengan kebutuhan.
Product is one of the pillars in the 2013-2017 RJPP. To
implement this pillar, the Company develops products
based on customer needs. The implementation of
corporate social responsibility programs for customers,
including for those who are provided with financing and
securitization, and investment, is carried out by meeting
their needs.
PELAKSANAAN KEGIATAN
ACTIVITIES
Dalam rangka mengembangkan kompetensi stakeholder
khususnya terkait pengembangan Pasar Pembiayaan
Sekunder Perumahan di Indonesia, secara sustain
Perseroan menggelar kegiatan pendidikan dan pelatihan
kepada stakeholder. Tercatat sepanjang tahun 2006
sampai dengan 2016, Perseroan telah melakukan
kegiatan pendidikan dan pelatihan kepada stakeholder
dengan jumlah peserta mencapai 1.618 orang yang
berasal dari berbagai institusi diantaranya yaitu 17
Bank konvensional, 14 Bank Pembangunan Daerah, 15
Perusahaan Pembiayaan, Bank Indonesia, Otoritas Jasa
Keuangan, Kementerian Keuangan, Kementerian PUPR,
serta Perguruan Tinggi, seperti Insititut Pertanian Bogor,
dan Universitas Airlangga.
In order to develop the competencies of stakeholders
particularly related to the development of the Secondary
Mortgage Market in Indonesia in a sustained manner, the
Company conducts education and training activities for
stakeholders. From 2006 to 2016, the Company engaged in
education and training for 1,618 stakeholders, originating
from 17 conventional banks, 14 regional development
banks, 15 finance companies, Bank Indonesia, the Financial
Services Authority, the Ministry of Finance, Ministry PUPR,
as well as from universities, such as the Bogor Institute of
Agriculture, and the University of Airlangga.
Sementara di tahun 2016, diikuti oleh 219 orang peserta
dari Lembaga Keuangan/Bank/Bank Pembangunan
Daerah (BPD) diberbagai daerah di Indonesia, seperti
BPD Kalbar, Bank Sulut Go, BPD Bali, dan Bank Lampung.
Adapun materi yang diberikan dalam pelatihan tersebut
diantaranya yaitu:
Meanwhile in 2016, the education and training programs
were followed by 219 participants, originating from
financial institutions, conventional banks, and regional
development banks (BPD) from various regions in
Indonesia, such as BPD West Kalimantan, the Bank
of North Sulawesi, BPD Bali, and the Lampung Bank.
Materials provided for the training were:
1. Essential Residential Mortgage Banking Best Practices.
1. The Essential of Residential Mortgage Banking Best
Practices.
2. Recovery Management on Mortgage Financing.
3. The Mortgage Securitization.
4. The Sales, Distribution & Marketing on Mortgage
Finance.
5. Loan Origination,Sales & Marketing Mortgage Finance
Best Practice.
6. Pelatihan KPR Khusus Perusahaan Pembiayan.
322
2. Recovery Management of Mortgage Financing.
3. Mortgage Securitization.
4. Sales, Distribution & Marketing of Mortgage Finance .
5. Loan Origination, Sales & Marketing Mortgage Finance
Best Practices.
6. Mortgage Training Specifically for Financing
Companies.
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
FOKUS KEGIATAN 2017
ACTIVITY FOCUS IN 2017
Untuk tahun 2017, Perseroan mengagendakan kegiatan
tanggung jawab sosial pada kegiatan Kampung
Binaan yang sudah berjalan. Hal ini dilakukan agar ada
kesinambungan dalam program CSR, sehingga manfaat
yang diterima masyarakat akan lebih besar. Selain
itu, program Kampung Binaan ini berpotensi untuk
dikembangkan ke daerah lain.
In 2017, the Company has scheduled social responsibility
activities in Assisted Neighborhoods that are already
ongoing. This activity is conducted so that there is
continuity in the CSR program, ensuring a greater
benefit for the community. Furthermore, the Assisted
Neighborhood program has the potential to be developed
in other areas.
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
323
Consolidated Financial Statement
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
Throughout 2016, there were no complaints received by
the Company.
Corporate Data
Selama tahun 2016 tidak ada pengaduan yang diterima
oleh Perseroan.
Data Perusahaan
Grha SMF, Jl. Panglima Polim I No 1,
Melawai, Kebayoran Baru, South Jakarta 12160
Tel.: + 62-21 2700 400
Fax.: + 62-21 2701 400
Email: [email protected]
Website: www.smf-indonesia.co.id
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Grha SMF, Jl. Panglima Polim I No 1,
Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan 12160
Tel.: + 62-21 2700 400
Fax.: + 62-21 2701 400
Email: [email protected]
Website: www.smf-indonesia.co.id
Corporate Social Responsibility Report
As part of customer protection, the Company provides a
service for customer complaints to be directly channeled
to the Corporate Secretasry at the following address :
Corporate Governance Report
Sebagai bagian dari upaya Perlindungan Konsumen,
Perseroan menyediakan saluran untuk menyampaikan
keluhan yang dapat ditujukan kepada Sekretaris
Perusahan.
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Facilitation of the Number of and Handling of
Customer Complaints
Analisis & Pembahasan Manajemen
Sarana, Jumlah dan Penanggulangan atas
Pengaduan Konsumen
Management Discussion & Analysis
4. Exhibitions participated in by the Company.
Company Profile
3. Direct visits to customers to explain the Company and
its products.
Profil Perusahaan
1.Pengembangan website Perseroan, yaitu www.
smf-indonesia.co.id. Informasi produk dan layanan
diperbaharui secara berkesinambungan.
2. Publikasi mengenai produk dalam media cetak dan
media elektronik.
3.Kunjungan secara langsung kepada konsumen
untuk menerangkan tentang Perseroan dan produk
produknya.
4. Pameran-pameran yang diikuti oleh Perseroan.
Laporan Manajemen
In order to thoroughly disseminate information about
products and services, the Company conducts the
following
1. Develop the Company’s website, www.smf-indonesia.
co.id. Information on products and services is
continuously updated.
2. Publication of products in print and electronic media.
Management Report
Information on Products
Untuk menginformasikan ragam produk dan layanan
secara lengkap Perseroan melakukan antara lain:
Pertumbuhan Kinerja 2016
Informasi Produk
2016 Performance Growth
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Social Responsibility Report
Testimoni
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Social Responsibility Report
Testimonial
324
BUKAN SEKADAR MITRA
MORE THAN A PARTNER
Alhamdulillah, merupakan sebuah barokah dan
rahmat dari Allah Swt untuk kesempatan bekerja
sama dengan keluarga PT Sarana Multigriya Finansial
(Persero). Kesamaan visi dan misi yang senantiasa
memperhatikan kebutuhan dasar masyarakat di
Indonesia menjadikan kerja sama ini senantiasa
terjalin dengan baik. Alhamdulillah di tahun 2016 kita
telah melakukan beberapa program, antara lain:
Thanks be to God, it is God’s blessing and grace
for the opportunity to work with the PT Sarana
Multigriya Finansial (Persero) family. A common
vision and mission that pays attention to the basic
needs of the Indonesian people have made this a
good continuous collaboration. Thanks be to God, in
2016 we have conducted several programs, among
others:
1. Progran kampung sehat, mandiri dan berfaedah
(kampung SMF) di wilayah Cimpaen, Depok
dengan penerima manfaat sebanyak sekitar
1.000 orang.
2. Renovasi ruang kelas MTS Az-Zumar, Lebak
Banten, menjadi sarana belajar mengajar bagi
100 siswa.
3. Rekor MURI untuk program “Pembersihan
karang gigi terbanyak secara estafet” untuk 511
peserta.
4. Pengobatan kesehatan masyarakat di sanggar
senja, cibinong, dengan penerima manfaat 150
peserta.
1. A healthy, independent and effective village
program (SMF village) in the Cimpaen, Depok
region with beneficiaries of 1,000 people.
Insya Allah kegiatan yang telah dilakukan
memberikan manfaat yang berkesinambungan bagi
masyarakat, dan segala sesuatu yang kita lakukan
menjadi catatan amal saleh dunia dan akhirat.
God willing, the activities that have been performed
will provide lasting benefits for society, and
everything that we did to be a record of good deeds
in this world and hereafter.
Kami berharap kerja sama antara YIAB dan SMF
senantiasa terjalin baik, bukan hanya sebagai mitra
kerja tetapi menjadi sahabat sampai surga.
We hope the cooperation between YIAB and SMF
will continuously stay well established, not only as a
partner but to be a friend to heaven.
Yayasan Inspirasi Anak Bangsa
Inspirasi Anak Bangsa Foundation
2. Renovation of MTS Az-Zumar classrooms in Lebak
Banten, as a place of learning for 100 students.
3. MURI records for “Removing the most teeth
tartar” program for 511 participants.
4. Treatment of public health at Sanggar Senja
in Cibinong, with the beneficiaries of 150
participants.
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) Laporan Tahunan 2016
CLEAN WATER FOR RESIDENTS
Alhamdulillah, sangat bahagia bisa mendapat
bantuan berupa sarana MCK, sekarang warga saya
tidak kesulitan untuk mengakses air bersih dan tidak
perlu jauh-jauh ke jamban. Pesan: semoga bisa
terjalin kerja sama yang lain, krena kebutuhan dasar
warga miskin belum terpenuhi secara optimal.
Thanks be to God, I am very pleased to receive
assistance in the form of toilet facilities. Today, the
community does not have any more trouble to access
clean water or go a distance to a toilet. A further
message is that I hope there will be other assistance,
because the basic needs of the underprivileged have
not been optimally met.
Amir Mahmud
Anggota BKM Desa Mekarsari
Amir Mahmud
BKM members of Mekarsari Village
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (Persero) 2016 Annual Report
325
Consolidated Financial Statement
AIR BERSIH UNTUK WARGA
Laporan Keuangan Konsolidasi 2016
Khoiru Ummah
Corporate Data
Khoiru Ummah
Data Perusahaan
We are very grateful for the help and donations that
were delivered to us. Hopefully, this assistance can
be useful and be a blessing to all. And the good
cooperation can be continued in future activities.
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Kami sangat berterima kasih atas bantuan dan
donasi yang disampaikan kepada kami. Semoga
bantuan ini bisa bermanfaat dan menjadi keberkahan
untuk semua. Dan kerja sama yang baik ini bisa terus
berlanjut di kegiatan mendatang.
Corporate Social Responsibility Report
It’s an honor for us at the Khoiru Ummah Foundation
to cooperate with PT Sarana Multigriya Finansial
(Persero). This is a realization of addressing social
concerns by SMF in distributing the CSR program.
Corporate Governance Report
Suatu kehormatan buat kami Yayasan Khoiru
Ummah bisa bekerja sama dengan PT Sarana
Multigriya Finansial (Persero). Ini merupakan wujud
nyata kepedulian sosial yang ditujukan oleh SMF
dalam menyalurkan program CSR.
Laporan Tata Kelola Perusahaan
REALIZATION OF THE CSR
PROGRAM
Analisis & Pembahasan Manajemen
WUJUD NYATA PROGRAM CSR
Management Discussion & Analysis
Mariska Fitriyantine
Company Profile
Mariska Fitriyantine
Profil Perusahaan
PT BUMNHL I would like to express gratitude to PT
SMF for participating in the community-based tree
planting in the village of Nagrak, Pacet sub-district
in Bandung, where 1,400 Gamelina trees and 400
coffee trees were planted in 2016. The community
and ourselves both hope that this cooperation can
be continued so that planting timber and coffee trees
can increase the local communities’ welfare.
Laporan Manajemen
PT BUMNHL I mengucapkan terima kasih kepada
PT SMF karena telah berpartisipasi melakukan
penanaman
pohon
berbasis
pemberdayaan
masyarakat di Desa Nagrak, Kecamatan Pacet,
Kabupaten Bandung sebanyak 1.400 pohon gamelina
dan 400 pohon kopi pada tahun 2016. Kami dan
masyarakat berharap semoga kerja sama ini dapat
berkelanjutan sehingga kesejahteraan masyarakat
setempat dapat meningkat dengan penanaman kayu
dan kopi.
Management Report
TREE PLANTING BASED ON
COMMUNITY EMPOWERMENT
Pertumbuhan Kinerja 2016
PENANAMAN POHON
BERBASIS PEMBERDAYAAN
MASYARAKAT
2016 Performance Growth
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Social Responsibility Report
Laporan
Keuangan
Konsolidasian
CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENT
PT SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL (PERSERO)
LAPORAN KEUANGAN/
FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER 2016, 2015 DAN 2014/
31 DECEMBER 2016, 2015 AND 2014
Download