DEFINISI

advertisement
AUDITING
(PEMERIKSAAN AKUNTAN)
LITERATUR WAJIB





Arens, Ilvin A dan James K Loebbeke : “
Auditing, An Integreted Approch” Eleven
Edition, 2005. ( A )
Mangoba, Gloria B, and Ofelia A Urrutia :
“Manual on Audit Working Paper” 1972.
Mandaluyong, Rizal Philipine Mutual Books.
( MGO )
IAI : “Standar Akuntansi Keuangan” April 2004
IAI : “Standar Profesional Akuntan Publik” April
2004
Holmes. Arthur and David C Burns, : “Auditing,
Standard, and Procedures”, 1979 Ninth Edition,
Iillinois : Richard D Irwin. Inc ( H )
LITERATUR PENDUKUNG




Theodorus M Tuanakota : “Auditing”
Petunjuk Pemetiksaan Akuntan Publik.
Kanaka, Mulyadi, : “Auditing” 1998 Edisi
Kelima Penerbit Salemba Jakarta.
Rochyat Kosasih, : ”Auditing”, Prinsip
dan Prosedur.
Arrens & Loebbecke, Edisi Indonesia
“Auditing” Adaptasi oleh : Amir Abadi
Jusuf, Penerbit Salemba Empat
KEYWORD
AUDITING,
 WHAT,
 WHY,
 WHERE,
 WHEN,
 WHO,
 HOW

WHAT IS AUDIT ? (1)
DEFINISI
 SUMMARY
 MAKNA
 PERBEDAAN AUDITING & AKUNTANSI
 DASAR PENGETAHUAN AKUNTANSI YANG
HARUS DIKUASAI

DEFINISI
(1)
Arens, & Loebbeke
Proses pengumpulan dan pengevaluasian
bahan bukti tentang informasi yang
dapat diukur mengenai suatu entitas
ekonomi yang dilakukan oleh seorang
kompeten dan independen untuk dapat
menentukan dan melaporkan kesesuaian
informasi dimaksud dengan kriteriakriteria yang telah ditetapkan .
DEFINISI 2
Kanaka, Mulyadi
Suatu proses sistimatik untuk memperoleh
dan mengevaluasi bukti secara obyektif
mengenai pernyataan-pernyataan tentang
kegiatan dan kejadian ekonomi dengan
tujuan untuk menetapkan kesesuaian
antara pernyataan dengan kriteria yang
telah ditetapkan serta penyampaian hasil
kepada pemakai yang berkepentingan
DEFINISI ( 3,4 )
Erie L Kohler ( 3 )
Inspeksi yang dilakukan pihak ketiga atas
pembukuan, termasuk analisa, penyajian (test),
konfirmasi dan pembuktian lainnya.
RK Mautz ( 4 )
Verifikasi data akuntansi untuk menentukan
ketelitian dan kepercayaan atas laporan
keuangan yang disajikan oleh menejemen.
SUMMARY
Informasi yang dihasilkan
 Hasil proses akuntansi.
 Harus dapat diverifikasi dengan sejumlah
kriteria tertentu.
 Harus dapat diukur dengan kesatuan
entitas ekonomi.
 Diperiksa oleh Auditor yang Independen
dan Kompeten
MAKNA (1)

HASIL PROSES AUKTANSI
INCOME STATEMENT
STATEMENT OF EGQUITY
BALANCE SHEET
CASH FLOWS
ACCOUNTING NOTES
MAKNA (2)
KRITERIA TERTENTU

Peraturan Pemerintah

Ukuran yang ditetapkan Manajemen

Prinsip Akuntansi yang Lazim ( S A K )
SATUAN ENTITAS TERTENTU

Periode waktu mengadakan pemeriksaan

Periode waktu laporan keuangan yang diperiksa

Bentuk Perusahaan yang diperiksa : Perorangan, CV,
Firma, Perseroan Koperasi, Lembaga Pemerintah, dll
PENDUKUNG INFORMASI

Dokumen, pernyataan lisan / tulisan klien

Komunikasi tertulis dari pihak ke III

Hasil pengamatan pemeriksaan.
TUJUAN PEMERIKSAAN
UNTUK MENYATAKAN PENDAPAT ATAS
KEWAJARAN POSISI LAPORAN KEUANGAN
PERUSAHAAN
 SESUAI DENGAN STANDAR AKUNTANSI
YANG BERLAKU UMUM ( SAK )
 DITERAPKAN SECARA KONSISTEN
 DAPAT DIPERBANDINGKAN

HASIL DARI PEMERIKSAAAN AKUNTAN
Berupa pernyataan pendapat dari Auditor
Independen
 Yang dituangkan dalam Laporan Akuntan
 Berdasarkan Standar Auditing yang
ditetapkan oleh IAI

WAJAR MELIPUTI
Validity
(keabsahan)
 Completeness
(kelengkapan)
 Ownwership
(kepemilikan)
 Clasification
(pengklasifikasian)
 Valuation
(penilaian)
 Cut off
(pisah batas)
 Mechanical Accuracy (ketepatan
perhitungan)
 Disclosure
(pengungkapan)

PERBEDAAN AKUNTANSI & AUDIT
Bukti
Transaks i
i
jurnal
Buku
Besar
DICOCOKKAN
Buku
Pembantu
Arah Proses Akuntansi
Arah Proses Audit
Laporan
Keuangan
Laporan
Keuangan
PERBEDAAN JENIS LAPORAN
LAPORAN AKUNTAN

Hasil akhir dari proses
pemeriksaan akuntansi
LAPORAN KEUANGAN

Hasil akhir dari proses
akuntansi

Isi : Pernyataan Pendapat
/Opini dari Akuntan
Unqualified Opinion
Unqualified Opinion with
Explanatory Language
Qualified Opinion
Adverse Opinion
Disclaimer of Opinion

Isi : Laporan Keuangan
Perusahaan
Income Statement
Balance Sheet
Statement of Omner”s Equity
Statement of Cash Flows
Accounting Notes

Dibuat Oleh Pihak Manajemen
Perusahaan
Berdasarkan SAK
Tanggung Jawab pihak
Manajemen dalam
menerapkan kebijakan
Akuntansi



Dibuat Oleh Auditor
Independen
Berdasarkan Standar
Auditing
Tanggung Jawab Auditor
Independen, hanya pada
perntatan pendapat saja.


WHY AUDITING WAS NEEDED




Sangat penting bagi para pemakai :
Pemegang Saham, Manajemen, Kreditur,
Calon Investor, Pemasok, Karyawan,
Pemerintah.
Untuk mempercayai isi Laporan Keuangan
Pemeriksaaan yang dilakukan harus secara
obyektif, Independen dan Kompeten.
Resiko Informasi
WHERE IS AUDITING DONE



Didalam Perusahaan
memeriksa bukti- bukti asli yang
dikeluarkan oleh perusahaan sendiri.
Diluar Perusahaan
memeriksa bukti-bukti asli yang
dikeluarkan oleh pihak ke tiga
Karena bukti yang berasal dari luar lebih
bisa dipercaya, daripada bukti yang
berasal dari dalam perusahaan sendiri.
WHO IS AUDITNG DONE
Syarat Pendidikan :
Sarjana Akuntansi, yang bergelar Ak
Pengalaman (mendirikan KAP)
AKUNTAN
 AKUNTAN
 AKUNTAN
 AKUNTAN
 AKUNTAN

PUBLIK
PEMERINTAH
INTEREN
MANAJEMEN
PENDIDIK
JASA KANTOR AKUNTAN PUBLIK

JASA ATESTASI
Audit
Review
Jasa Atestasi Lain
JASA PERPAJAKAN
 JASA AKUNTANSI DAN PEMBUKUAN ( Laporan
Kompilasi)
 Konsultasi manajemen

HIRARKHI STRUKTUR ORGANISASI KAP

PARTNER
Menandatangani Laporan akuntan
Membuat Management Letter
Brtanggung Jawab thd penagihan Fee dari Klien

MANAGER
Membantu Akuntan Senior membuat Audit Program
Menentukan waktu pemeriksaan & Fee pemeriksaan
Membuat Laporan akuntan & Management Letter

AKUNTAN SENIOR ( Pelaksana Pemeriksaan )

AKUNTAN YUNIOR ( Membantu Akuntan Senior)
TIPE PEMERIKSAAN AKUNTAN

FINANCIAL STATEMENT AUDIT ( OPINI AKUNTAN )

COMPLIANCE AUDIT ( PENGUJIAN KETAATAN )

OPERATIONAL AUDIT
Menilai Prestasi, Mengidentifikasi perbaikan
Merkomendasi perbaikan

PERFORMANCE AUDIT
Internal Auditor
HOW WAS AUDITING DONE

INDEPENDENSI
1) Independence in Fact,
Jujur, obyektif, bebas pengaruh, bebas ikatan keluarga,
bebas kedudukan dalam organisasi.
2). Independence in Appearence
Mempunyai kemampuan memahami kriteria yang
digunakan .
Mampu menentukan jumlah bukti yang dibutuhkan.
Mampu mengambil kesimpulan dalam menghasilkan
Laporan Akuntan

KOMPETEN
1). Laporan Akuntan harus Netral
2). Laporan Akuntan harus Syah, kuat dan dapat diandalkan
WHEN WAS AUDITING DONE
TERGANTUNG PERMINTAAN KLIEN

GENERAL AUDIT (Pemeriksaan Umum)
Dilakukan pada saat setelah Laporan Keuangan
selesai dibuat oleh perusahaan
Waktu yang dibutuhkan 1-2 minggu di lapangan

SPECIAL AUDIT (Pemeriksaan Khusus)
Dilakukan hanya untuk beberapa item didlm Lap
Keu (mis. Untuk Piutang Dagang & Penjualan )
Waktu yang dibutuhkan 1-2 bulan di lapangan
Evaluasi Pengendalian Interen Perusahaan
KEMAMPUAN DASAR YANG HARUS DIKUASAI

Harus mengerti dan memahami
Cara menyusun Laporan Keuangan & Isi Laporan Keuangan
Standar Akuntansi Keuangan.
Standar Profesional Akuntan Publik

Dari segi mata kuliah Pendukung
Elementary Accounting
Pokok bahasan mengenai cara menyusun laporan keuangan
Intermediate Accounting & Cost Accounting
Pokok bahasan mengenai Treatment Accounting
Accounting System, Sistem dan Prosedur
(Accounting System Proper, Sales & Receipts Cash System,
Purchases & Payment System, Time Keeping & Payroll System,
Production & Cost System).
Download