K-11 dan 12 SECONDARY MARKET (PASAR SEKUNDER)

advertisement
K-11 dan 12
SECONDARY MARKET (PASAR SEKUNDER)
Definisi; Pasar Sekunder adalah Pasar untuk surat berharga yang
telah pernah dIterbitkan, dan telah melewati Pasar Perdana.
Berbeda dengan Primary market, dalam Pasar Sekunder transaksi
yang terjadi tidak berakibat finansial bagi Emiten, dana mengalir dari
investor beli ke investor jual melalui jasa para pialang, namun
emiten adakalanya ingin menjaga citra (image) perusahaan.
Fungsi dan Tujuan Pasar Sekunder
 Menyediakan informasi tentang value suatu efek;
 Menyediakan peluang untuk melikwidasi efek;
 Menyediakan peluang untuk konversi antar efek;
 Biaya transaksi yang lebih murah.
Listing, Delisting, dan Relisting
•
Listing; Pencatatan Efek di Bursa Efek agar Efek tersebut bisa
diperdagangkan ;antar investor melalui para Pialang di Bursa Efek
•
Delisting; Delisting adalah pembekuan/pembatalan/pencoretan pen
catatan Efek di Bursa Efek
•
Relisting; Pencatatan kembali Efek di Bursa Efek
•
Perdagangan di Bursa; Perdagangan dilaksanakan dengan mengguna
kan jasa Perantara Pedagang Efek, dan perdagangan dilaksanakan
secara terus menerus (continous trading) selama jam kerja Bursa Efek
•
Suspend; Penghentian sementara perdagangan suatu saham, karena;
fluktuasi harga transaksi tidak wajar, perusahaan melakukan Rights
issue
Jenis pasar di Bursa Efek dan besaran Satuan
perdagangan saham
- Pasar Reguler; Pasar perdagangan saham di lantai Bursa (trading
floor), dilaksanakan oleh pegawai kantor Broker (floor trader), selama
jam kerja Bursa dalam satuan lot dan kelipatannya. DI Indonesia 1 lot =
500 saham, di Amerika Serikat = 100 saham. Kurs/harga yang terjadi
berdasarkan kekuatan Pasar (S/D), dan diikutkan dalam penghitungan
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
- Pasar Non Reguler;
a. Pasar Odd-lot; Pasar perdagangan saham dikantor Broker, dalam
rangka memfasilitasi transaksi saham yang jumlahnya kurang dari 1
lot, transaksi dilakukan langsung antara investor dengan Broker
yang bertindak selaku Odd- lot Dealer (ditunjuk pihak Bursa Efek).
Kurs Jual dan kurs Beli saham ditentukan sebelumnya oleh Odd lot
Dealer (seperti Jual Beli Valas di counter Bank Devisa atau di
counter Money Changer);
b. Pasar Block trade; Pasar perdagangan saham antar broker dalam
rangka memfasilitasi transaksi saham dalam jumlah besar (> 400 lot),
yang sangat kecil kemungkinannya jumlah tersebut tersedia di lantai
Bursa. Transaksi yang terjadi harus dilaporkan kepada otoritas Bursa
Efek. Kurs “berpedoman” kepada kurs yang terjadi di Bursa Efek, dan
kurs yang terjadi tidak diikutsertakandalam penghitungan IHSG.
c. Pasar Tunai (cash & carry); Pasar perdagangan saham antar
Broker, karena terjadinya “gagal bayar” (yaitu Broker Beli tidak bisa
menyerahkan uang), dan/atau “gagal serah” (yaitu Broker Jual tidak
bisa menyerahkan saham) sesuai waktu yang telah ditentukan (= T+4).
T+4, yaitu T = hari transaksi, ditambah 4 hari Bursa, yaitu Senin s/d
Jum’at, kecuali hari libur.
Jenis-jenis orders dalam transaksi saham
Market orders; order kepada broker untuk membeli atau menjual
saham pada harga terbaik yang terjadi saat itu di Bursa Efek;
-
- Limit orders; order dimana nasabah menetapkan harga tertinggi yang
bersedia ia beli, atau harga terendah yang bersedia ia jual;
- Stop orders; order yang tidak akan dilaksanakan, sampai harga
berubah menjadi harga yang ditentukan, pada saat itu, order berubah
menjadi market order;
- Market if touched orders; orders yang berubah menjadi market
orders jika harga yang ditentukan dicapai;
Suatu “market it touched order to buy” berubah menjadi suatu
“market order”, jika harga turun menjadi harga yang ditetapkan.
Sedangkan suatu “stop order to buy” berubah menjadi suatu “market
order”, jika harga naik menjadi harga yang ditetapkan;
- Time Specific orders; order hanya boleh dilaksanakan broker pada
saat pembukaan atau saat penutupan jam Bursa Efek;
- Fill or Kill ( FOK); order yang saat sampai dilantai perdagangan Bursa
Efek, segera dilaksanakan Floor trader;
- Good Till Cancell/GTC) atau Open Orders; order yang efektif berlaku
nya selama 1 hari, 1 minggu, 1 bulan, atau mungkin hanya selama
beberapa jam yang dientukan dalam hari bursa. Order tersebut akan
efektif selama belum dibatalkan oleh investor.
Jasa/fasilitas yang ditawarkan Broker
-
Memberi saran/rekomendasi sesuai dengan kebutuhan dan
kondisi nasabah, terutama dalam rangka Know Your Costumer
(KYC);
- Melaksanakan eksekusi order yang diamanatkan nasabah;
- Melayani margin transaction (pembelian saham, namun
investor tidak harus melakukan pembayaran penuh);
- Melayani pinjaman saham kepada nasabah dalam rangka
transaksi Short-sale atau Put Option).
JENIS EFEK YANG DIPERDAGANGKAN
DI BURSA EFEK
•
•
•
•
•
•
•
(INDONESIA)
Common stocks (Saham biasa);
Preferred stocks (Saham preferen);
Warant (Waran);
Corporate bonds (Obligasi perusahaan);
Convertible bonds (Obligasi konversi);
Options (Kontrak Opsi Saham/KOS);
Government bonds (Obligasi Negara; SUN, dan ORI)
Corporate Action
Definisi ; Corporate action adalah; Setiap tindakan perusahaan
yang dapat berpengaruh terhadap sikap/ keputusan investor atas
saham yang diterbitkan perusahaan yang melakukan corporate
action. Investor mempunyai pilihan; Sell, Buy atau Hold atas saham
yang dimilikinya.
Umumnya corporate action dilakukan manajemen dengan tujuan
agar perusahaan dapat memanfaatkan semua kemungkinan
(termasuk sumber dana), sehingga perusahaan dapat beroperasi
secara efektif dan efisien, dan pada gilirannya memperoleh hasil
yang optimal, yang akan memberikan nilai tambah (added value)
kepada stake holders.
Jenis-jenis corporate action;
• Aditional Capital; penambahan modal disetor perusahaan dari
sumber external perusahaan, dengan cara melakukan IPO, Private
placement, dan/atau Pre-emptive rights (rights issue).
• Aqcuisition; pengambil-alihan satu atau lebih perusahaan oleh
perusahaan yang lebih kuat. Adakalanya dilakukan dengan cara
yang tidak bersahabat (hostile take-over)
•
Capital
restructuring;
melakukan
restrukturisasi
permodalan
perusahaan, umumnya dalam upaya meningkatkan modal disetor
perusahaan dari sumber internal dengan cara mengkapitalisasikan
rekening/pos yang ada pada Ekuitas perusahaan seperti; Rek. Agio,
Rek. Selisih Revaluasi Aktiva Tetap, Rek. Cadangan, dan/atau Rek.
Laba Ditahan.
• Debt Equity Swap; karena perusahaan tidak sanggup membayar
kembali utang kepada kreditor, adakalanya dicapai kesepakatan
dengan kreditor untuk memperhitungkan utang tersebut dengan
sejumlah saham perusahaan.
• Dividend or Bonus share declared; pengumuman rencana pem
bayaran dividen atau pembagian saham bonus, bisa berakibat naiknya
harga saham perusahaan. Manajemen harus mengumumkan hal ini
secara jelas; tanggal recording date, tanggal cum-dividend, dan
tanggal ex-dividend, agar pemegang saham segera bisa melakukan
antisipasi, dan tidak dirugikan.
•
Go(ing) private atau Buy back ; Membeli kembali saham perusahaan
yang sudah beredar (outstanding shares). Bisa dibeli oleh perusahaan
sendiri, dan dijadikan “treasury stock” dalam rangka menaikan harga
saham di pasar, namun juga bisa dibeli oleh pemegang saham pendiri,
dalam rangka ingin menguasai kembali perusahaan. (kebalikannya;
Go(ing) public/IPO, Private placement).
•
Merger; penggabungan dua atau lebih perusahaan, kedudukan setiap
perusahaan yang bergabung harus setara. Masalahnya; siapa yang
akan menjadi CEO, dan jumlah SDM yang diperlukan setelah penggabungan. Solusinya pemilihan CEO didasarkan kepada meritokrasi,
dan jumlah SDM didasarkan kepada kebutuhan yang nyata.
(kebalikannya; Spin off).
(Catatan: salah satu jasa yang ditawarkan lembaga keuangan, adalah
membantu perusahaan yang ingin melakukan merger dan aqcuisition
/M&A).
•
Penggantian manajemen; pihak yang duduk dalam manajemen (esp
CEO) sangat penting bagi pemegang saham. Apakah penggantian
manajemen tersebut bisa memberikan nilai tambah bagi perusahaan.
•
Penggantian pemegang saham pengendali; pemegang saham pengendali adalah pihak yang memiliki minimal 20% saham/modal disetor.
Dengan kepemilikan sejumlah itu, ia berhak duduk dalam jajaran
Direksi dan/atau Dewan Komisaris, sehingga bisa ikut mengendalikan
perusahaan.
•
Pre-emptive rights (Rights issue); pemberian hak untuk membeli efek
terlebih dahulu/HMETD kepada existing shareholders (pemegang
saham yang sudah ada) dengan harga jauh dibawah harga pasar.
Existing shareholders memiliki hak, bukan kewajiban. JIka hak diabai
kan terjadi dilution (dilusi, penurunan % tase kepemilikan saham).
•
Preferred bidder; penjagjagan harga saham perusahaan yang dituju
kan kepada investor instiusional (non Funds Manager, dan bergerak
dalam bidang yang sama dengan perusahaan) sebelum penawaran
saham dilakukan. Investor institusional yang harga penawarannya
mendekati harga yang ditetapkan manajemen, diberi prioritas untuk
membeli saham.
•
Reverse split; tindakan manajemen perusahaan memperbesar nilai
nominal saham perusahaan, karena misalnya harga saham sudah
terlalu rendah, sehingga menurunkan “image” perusahaan, dan saham
tidak dilirik investor, karena dianggap saham murahan/kacangan, Di
Inggeris dinamakan “penny stocks” atau “peanut stocks”.
(kebalikannya; stock split).
•
Share swap; mempertukarkan saham diantara 2 atau lebih perusahaan
(biasanya dilakukan diantara anak anak perusahaan). Share swap akan
berakibat positif, jika tujuannya agar tercipta sinergi diantara anak
anak perusahaan. Namun akan berakibat negatif bagi masyarakat dan
pemerintah, jika tujuannya untuk menciptakan konglomerasi yang
biasanya akan menimbulkan praktek monopoli.
•
Spin off; Pemecahan/pemekaran satu perusahaan menjadi 2 atau lebih
perusahaan. (kebalikannya; merger).
•
Stock split; tindakan manajeemn perusahaan mengecilkan/memecah
nilai saham perusahaan, karena misalnya harga saham di Bursa Efek
sudah terlalu tinggi, sehingga tidak “tradeable” lagi. (kebalikannya;
reverse split).
•
Tender offer; penawaran melalui media massa dalam rangka memperoleh Efek bersifat ekuitas dengan cara pembelian atau pertukaran.
(Catatan: Efek bersifat ekuitas adalah; Saham, atau Efek yang dapat
ditukar dengan saham, ataupun Efek yang mengandung hak untuk
memperoleh Saham).
Istilah penting di Pasar Modal/Bursa Efek
Afiliasi;
1.
hubungan keluarga karena perkawinan dan keturunan
sampai derajat kedua, baik secara horizontal maupun
vertical;
2.
hubungan antara Pihak dengan pegawai, direktur, atau
komisaris dari Pihak tersebut;
3.
hubungan antara 2 (dua) perusahaan dimana terdapat satu
atau lebih anggota direksi atau dewan komisaris yang sama;
4.
5.
6.
hubungan antara perusahaan dan Pihak, baik langsung
maupun tidak langsung, mengendalikan atau dikendalikan
oleh perusahaan tersebut;
Hubungan antara 2 (dua) perusahaan yang dikendalikan, baik
langsung maupun tidak langsung, oleh Pihak yang sama,
atau;
hubungan antara perusahaan dengan pemegang saham
utama
Benturan kepentingan; perbedaan antara kepentingan ekonomis
Perusahaan dengan kepentingan ekonomis pribadi direktur,
komisaris, atau pemegang saham utama Perusahaan.
Market Capitalization (Kapitalisasi Pasar)
• Individual ; Each total listed company shares x Share price
• Total ; Jumlah seluruh Individual Market Capitalization
Market Efficiency
Weak efficiency; Semi Strong efficiency; Strong efficiency
Indikator Perdagangan Saham
- Internasional; Dow Jones; S&P 500; Nikei, Hangseng
- Domestik; IHSG; LQ-45; JII
Perfect Market
Jumlah pembeli dan penjual banyak, namun karena order relatif
kecil, mereka tidak bisa mempengaruhi harga
Perkembangan Bursa Efek di Indonesia
(dalam rangka efisiensi dan efektifitas)
• Merger; antara PT Bursa Efek Jakarta (BEJ) dengan PT Bursa
Efek Surabaya (BES), telah terlaksana pada kwartal IV tahun
2007
• Scriptless trading; Perdagangan saham tanpa warkat
• Remote trading; Perdagangan saham jarak jauh
• On line trading; Perdagangan saham menggunakan sarana
internet.
• Floorless trading; Kemungkinan tidak digunakannya lagi
trading floor Bursa.
• Demutualisasi Bursa; Mengingat semakin besarnya biaya,
antara lain; sewa gedung klantor dan trading floor, serta perkembangan IT. Dalam rangka memperoleh tambahan modal,
direncanakan PT Bursa Efek Indonesia akan melakukan IPO
sebagaimana yang telah dilakukan beberapa Bursa Efek diluar
negeri. Dengan demikian, saham PT BEI tidak hanya dimiliki
oleh Broker Anggota Bursa, tetapi juga akan dimiliki oleh
masyarakat (investor publik).
CARA MEMBELI/MENJUAL SAHAM
• Dalam membeli atau menjual (transaksi) saham
perusahaan yang telah tercatat di Bursa Efek
Indonesia;
- Investor tidak bisa membeli/menjual langsung
dari/ke perusahaan, ataupun langsung dari/ke pada
investor lain;
- Investor harus memberikan order beli/jual kepada
kantor Broker yang telah menjadi Anggota Bursa
Efek Indonesia, yang akan menginstruksikan Floortrader nya melaksana kan order tersebut di lantai
Bursa Efek.
PERSIAPAN MEMBELI SAHAM
• Dana/uang, minimal senilai harga 1 lot atau 500
saham yang akan dibeli.
• Fotocopy identitas (KTP, SIM, atau paspor)
• Menanda tangani Perjanjian Tertulis dengan Broker
Anggota Bursa/AB, tempat order diberikan.
Biaya Transaksi
• Fee (komisi) yang harus dibayar kepada Broker
Anggota Bursa/AB, maksimum 1% dari nilai
transaksi.
• PPN 10% dari komisi yang dibayar kepada AB.
• PPh 0.1% dari nilai Transaksi (khusus untuk
transaksi penjualan).
TRANSAKSI PEMBELIAN SAHAM
Sebagai ilustrasi, misalnya seorang investor
melakukan transaksi pembelian atas saham
Telkom (TLKM) sebanyak 5 lot, order
terlaksana (matched) pada posisi harga Rp
3.000,- per saham.
Keterangan
Perhitungan
Transaksi Beli
5 x 500 saham x Rp
3.000,-
Komisi untuk Broker
(0.3% dari nilai
transaksi)
0.3% x Rp 7.500.000,-
PPN 10% dari Komisi
10% x Rp 22.500,-
Total biaya Pembelian
Saham
Total harga pembelian
saham yang dibayar
Nilai Uang
(Rp)
7.500.000,22.500,-
2.250,-
24.750,7.524.750,-
TRANSAKSI PENJUALAN SAHAM
Sebagai ilustrasi, misalnya seorang
investor melakukan penjualan saham PT
Astra International (ASII) sebanyak 5 lot,
dan terjadi (matched) pada posisi harga Rp
4.000,- per saham
Keterangan
Perhitungan
Transaksi Jual
5 x 500saham x Rp
4.000,-
Komisi untuk Broker
(0.3% dari nilai
transaksi)
0.3% x Rp 10.000.000,-
PPN 10% dari Komisi 10% x Rp 30.000,-
Nilai Uang
(Rp)
10.000.000,-
(30.000,-)
(3.000,-)
PPh Penjualan (0.1% 0.1% x Rp 10.000.000,dari nilai transaksi
(10.000,-)
Total biaya Penjualan
saham
(43.000,-)
Total hasil Penjualan
saham yang diterima
9.957.000,-
Download