A. Pengembangan KTSP - e

advertisement
PENGEMBANGAN KTSP
SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN
DIREKTORAT PEMBINAAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN
DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH
KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
2015
Tujuan Pembelajaran
Peserta mampu:
1. Memahami prinsip pengembangan KTSP;
2. Memahami komponen KTSP;
3. Memahami prosedur pengembangan KTSP;
4. Melakukan analisis Konteks.
RUANG LINGKUP
PENGEMBANGAN KTSP
A. PRINSIP PENGEMBANGAN KTSP
B. KOMPONEN KTSP
C. PROSEDUR PENGEMBANGAN KTSP
D. ANALISIS KONTEKS
3
A. PENGERTIAN
1. Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan
mengenai:
a. Tujuan, isi, dan bahan pelajaran, serta
b. Cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan
kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan
tertentu.
2. KTSP adalah kurikulum operasional yang disusun dan dilaksanakan
oleh satuan pendidikan, berfungsi sebagai pedoman
penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan
pendidikan nasional, daerah, dan satuan pendidikan serta sesuai
dengan kondisi, potensi, dan kebutuhan peserta didik.
KTSP setiap sekolah dapat berbeda sesuai potensi dan kondisi
masing-masing sekolah .
4
UU No 20/2003 tentang Sisdiknas
B. ACUAN KONSEPTUAL PENYUSUNAN KTSP
1. Peningkatan iman, takwa, dan akhlak mulia;
2. Toleransi dan kerukunan umat beragama;
3. Persatuan nasional dan nilai-nilai kebangsaan;
4. Peningkatan potensi, kecerdasan, bakat, dan minat sesuai dengan tingkat
perkembangan dan kemampuan peserta didik;
5. Kesetaraan warga negara memperoleh pendidikan bermutu;
6. Kebutuhan kompetensi masa depan;
7. Tuntutan dunia kerja;
8. Perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni;
9. Keragaman potensi dan karakteristik daerah serta lingkungan;
10.
Tuntutan pembangunan daerah dan nasional;
11.
Dinamika perkembangan global, dan
12.
Karakteristik satuan pendidikan.
C. KOMPONEN KTSP
Dokumen 1
Disebut BUKU I KTSP.
Sekurang-kurangnya berisi tentang visi, misi, tujuan, muatan,
pengaturan beban belajar, dan kalender pendidikan.
Dikembangkan oleh satuan pendidikan di bawah tanggung
jawab kepala sekolah.
Dokumen 2
Disebut BUKU II KTSP.
Berisi kumpulan silabus semua mata pelajaran kelompok A, B dan C
(Peminatan).
Dikembangkan oleh Pemerintah , Pemerintah Daerah, dan Sekolah .
Dokumen 3
a. Disebut BUKU III KTSP.
b. Berisi kumpulan RPP semua mata pelajaran kelompok A, B, dan
C (Peminatan), disusun oleh guru sesuai potensi, minat, bakat,
dan kemampuan peserta didik.
Isi dari Buku I KTSP
Bab I Pendahuluan
(Mengacu Permendikbud No. 60 Tahun 2014 Lampiran 1 tentang
Kerangka Dasar dan Struktur Kurikulum SMK/MAK).
A. Latar Belakang
Memuat alasan rasional dikembangkannya KTSP pada satuan
pendidikan yang bersangkutan antara lain: pengertian
kurikulum, rasional pengembangan kurikulum, analisis
konteks
B. Karakteristik Kurikulum
Memuat pengembangan sikap, pengetahuan, keterampilan
melalui KI-KD dengan menempatkan sekolah dan masyarakat
sebagai sumber belajar.
Bab I Pendahuluan
C.
Landasan
1. Landasan Filosofis
Kurikulum dikembangkan dengan landasan filosofis yang
memberikan dasar bagi pengembangan seluruh potensi peserta
didik menjadi manusia Indonesia berkualitas, sebagaimana
harapan yang tercantum dalam tujuan pendidikan nasional.
2. Landasan Sosiologis
Kurikulum dikembangkan atas dasar adanya kebutuhan akan
perubahan rancangan dan proses pendidikan dalam rangka
memenuhi dinamika kehidupan masyarakat, bangsa, dan negara,
sebagaimana termaktub dalam tujuan pendidikan nasional.
3. Landasan Psikopedagogis
Kurikulum dimaksudkan untuk memenuhi tuntutan perwujudan
konsepsi pendidikan yang bersumbu pada perkembangan peserta
didik beserta konteks kehidupannya, sebagaimana dimaknai
dalam konsepsi pedagogik transformatif.
Bab I Pendahuluan
4. Landasan Teoritis
Kurikulum 2013 dikembangkan atas dasar teori
“pendidikan berdasarkan standar” (standard-based
education), dan teori kurikulum berbasis kompetensi
(competency-based curriculum).
5. Landasan Yuridis
Merupakan landasan hukum pengembangan kurikulum
2013.
D. Tujuan Pengembangan KTSP
Memuat tentang segala hal yang hendak dicapai oleh satuan
pendidikan yang bersangkutan dengan dikembangkannya
kurikulum pada satuan pendidikan tersebut.
Bab II Tujuan Satuan Pendidikan
(Mengacu Permendikbud No. 61 Tahun 2014 Lampiran 1 tentang
Pedoman Pengembangan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan
A. Tujuan Pendidikan Nasional
Memuat tujuan pendidikan nasional berdasarkan UUD 1945.
B. Tujuan Pendidikan SMK
Tujuan pendidikan SMK merupakan gambaran tingkat kualitas
yang akan dicapai dalam kurun waktu tertentu, maksimal 4
(empat) tahun. Setiap SMK mengacu pada karakteristik
dan/atau keunikan sebagai satu satuan pendidikan dan sesuai
dengan peraturan perundangan yang berlaku, harus
merumuskan tujuan pendidikan yang ingin dicapai.
C. Visi SMK
Hasil rumusan warga yang merupakan cita-cita bersama untuk
masa depan sekolah, diturunkan dengan memperhatikan visi
dari instansi yang ada di atasnya.
Bab II Tujuan Satuan Pendidikan
D. Misi SMK
Segala sesuatu yang harus dilaksanakan bersama oleh warga
sekolah, memberi arah agar visi dan tujuan satuan pendidikan
dapat dicapai dan berhasil dengan baik.
E. Tujuan SMK
Mengacu pada visi dan misi satuan pendidikan, dirumuskan
dengan ukuran yang spesifik dan akuntabel.
F. Tujuan Paket Keahlian
Memuat tujuan masing-masing paket keahlian yang dibuka,
mengacu pada visi dan misi satuan pendidikan yang
mempunyai karakteristik di paket keahlian.
Bab III Struktur dan Muatan Kurikulum
A. Struktur Kurikulum
Merupakan substansi pembelajaran yang ditempuh dalam satu
jenjang pendidikan (3 atau 4 tahun), disusun berdasarkan SKL, KI,
dan KD untuk semua mata pelajaran.
1. Standar Kompetensi Lulusan SMK
Memuat SKL SMK yang meliputi ranah Sikap, Pengetahuan,
dan Keterampilan dengan kualifikasi kemampuan sesuai
ketentuan pada lampiran Permendikbud Nomor 54 Tahun
2013.
2. Kompetensi Inti
Memuat tingkatan kompetensi (tingkat 5 dan 6), merupakan
kriteria capaian kompetensi bersifat generik yang harus
dipenuhi oleh peserta didik pada setiap tingkat kelas dalam
rangka pencapaian SKL, sesuai ketentuan pada lampiran
Permendikbud Nomor 64 Tahun 2013.
Bab III Struktur dan Muatan Kurikulum
3. Kompetensi Dasar
Memuat KD setiap Mata Pelajaran sesuai Permendikbud
Nomor 60 Tahun 2014 dan atau KD hasil analisis di tingkat
satuan pendidikan.
4. Struktur Kurikulum
Memuat Struktur Kurikulum SMK sesuai Paket Keahlian
yang dikembangkan, terdiri atas mata kelompok A, B, dan C.
Mata pelajaran peminatan (C) dikelompokkan atas mata
pelajaran Dasar Bidang Keahlian (C1), mata pelajaran Dasar
Program Keahlian (C2), dan mata pelajaran Paket Keahlian
(C3).
Bab III Struktur dan Muatan Kurikulum
B. Muatan Kurikulum
1. Mata Pelajaran
Memuat mata pelajaran dan alokasi waktunya per minggu yang harus
ditempuh oleh siswa pada satu jenjang pendidikan.
2. Muatan Lokal
(Mengacu kepada Permendikbud Nomor 79 Tahun 2014 tentang Muatan
Lokal).
a. Memuat kajian satuan pendidikan terhadap keunggulan dan kearifan
daerah.
b. Dapat diintegrasikan pada mata pelajaran: seni budaya, prakarya dan
kewirausahaan, pendidikan jasmani, olah raga, dan kesehatan, atau
c. Karena ternyata memiliki keunikan tersendiri, dapat dijadikan sebagai mata
pelajaran yang berdiri sendiri.
3. Bimbingan Konseling
Memuat komponen, strategi dan mekanisme layanan Bimbingan Konseling di
satuan pendidikan sesuai ketentuan Permendikbud Nomor 111 Tahun 2014.
Bab III Struktur dan Muatan Kurikulum
4. Ekstrakurikuler
Memuat ekstrakurikuler wajib dan pilihan yang dikembangkan.
Berisi tentang pengembangan, program, pelaksanaan, penilaian
serta evaluasi ekstrakurikuler sesuai ketentuan Permendikbud
Nomor 62 Tahun 2014.
5. Pengaturan Beban Belajar
a. Berisi pengaturan beban belajar yang diterapkan (paket
semester atau kredit semester).
b. Alokasi waktu setiap jam pembelajaran.
c. Pemanfaatan alokasi waktu untuk penugasan terstruktur,
kegiatan mandiri, dan kegiatan tidak terstruktur.
6. Praktik Kerja Lapangan
Merupakan uraian tentang persiapan, pelaksanaan, penilaian dan
evaluasi kegiatan PKL.
Bab III Struktur dan Muatan Kurikulum
C. Peraturan Akademik
1. Peminatan
Memuat penjelasan tentang peminatan pada satuan
pendidikan yang bersangkutan mengacu pada Permendikbud
Nomor 64 Tahun 2014, meliputi hal-hal sebagai berikut.
a. Peminatan atau paket-paket keahlian yang dibuka atau
dikembangkan sesuai dengan Spektrum Keahlian yang
berlaku.
b. Ketentuan tentang pemilihan dan penetapan peminatan
peserta didik pada Program dan Paket Keahlian.
c. Ketentuan tentang pemilihan lintas minat dan pendalaman
minat bagi peserta didik.
d. Ketentuan tentang perpindahan peserta didik, baik di dalam
satuan pendidikan maupun antarsatuan pendidikan.
Bab III Struktur dan Muatan Kurikulum
2. Ketuntasan Belajar dan Penilaian
Penjelasan tentang ketuntasan dan penilaian hasil
belajar sesuai ketentuan Permendikbud Nomor
104 Tahun 2014 sebagai berikut.
a. Ketuntasan belajar dalam satu semester,
ketuntasan belajar dalam satu tahun pelajaran
dan ketuntasan belajar jenjang satuan
pendidikan.
b. Ketetapan tentang nilai ketuntasan belajar
ranah sikap, pengetahuan dan keterampilan
yang diberlakukan di satuan pendidikan.
c. Teknik dan instrumen penilaian yang digunakan
di satuan pendidikan.
d. Ketetapan tentang waktu, pengolahan dan
pelaporan penilaian di satuan pendidikan.
Bab III Struktur dan Muatan Kurikulum
3. Kenaikan Kelas
Memuat penjelasan tentang kriteria kenaikan kelas,
pengaturan serta strategi penanganan peserta didik
yang tidak memenuhi syarat naik, dengan
memperhatikan ketentuan yang berlaku.
4. Kelulusan
Memuat Penjelasan tentang kriteria kelulusan,
pengaturan serta strategi penanganan peserta didik
yang tidak memenuhi syarat lulus, dengan
memperhatikan ketentuan yang berlaku.
Bab IV Kalender Pendidikan
A. Kalender Pendidikan
Memuat kalender pendidikan yang dibuat oleh dinas pendidikan Kab/Kota atau
Provinsi dan menjadi acuan satuan pendidikan.
B. Kalender Pendidikan SMK
1. Berisi kegiatan akademik, berupa pengaturan waktu untuk kegiatan
pembelajaran peserta didik selama satu tahun.
2. Kegiatan akademik meliputi: kegiatan awal tahun, waktu belajar, libur sekolah
serta rencana kegiatan pembelajaran satuan pendidikan dalam 1 (satu) tahun
pelajaran.
3. Rencana kegiatan didasarkan pada jumlah minggu dan hari efektif, jumlah
jam tiap mata pelajaran dalam tahun pelajaran hasil analisis, serta
penjadwalan di satuan pendidikan.
Bab V Penutup
Penjelasan singkat tentang proses hasil pengembangan Kurikulum 2013 SMK
menjadi KTSP, harapan dan ucapan terima kasih kepada semua pihak atas
terselesaikannya pengembangan KTSP di satuan pendidikan.
Lampiran
A. Reviu KTSP
B. Analisis SWOT dari Satuan Pendidikan
C. Daftar Perubahan/Revisi
D. Surat Keputusan TPK
E. Daftar Hadir TPK
Buku II KTSP (Silabus Mata Pelajaran)
(Lampiran Permendikbud Nomor 60 Tahun 2014).
Buku II KTSP berisi silabus mata pelajaran kelompok A, B dan C
yang dikembangkan oleh Pemerintah, Pemerintah Daerah dan
Sekolah sesuai Paket Keahlian yang dibuka, didasarkan pada
ketentuan lampiran Permendikbud Nomor 60 Tahun 2014 serta
hasil analisis silabus yang dilaksanakan oleh TPK satuan pendidikan.
Buku III KTSP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran)
(Lampiran Permendikbud Nomor 103 Tahun 2014).
Menjelaskan rambu-rambu dan keharusan menyusun RPP sesuai
ketentuan Permendikbud Nomor 103 Tahun 2014.
Bagian ini pun memuat secara lengkap kumpulan RPP seluruh mata
pelajaran Kelompok A, B, dan C selama 1 tahun pelajaran, sesuai paket
Keahlian yang dibuka, mulai dari kelas X, XI dan XII atau dan XIII.
Pihak yang Terlibat
1. Kepala Sekolah;
2. Tim Pengembang Kurikulum (TPK);
3. Guru/Musyawarah Guru Mata Pelajaran
(MGMP);
4. Guru BP/BK;
5. Komite Sekolah;
6. Institusi Pasangan (DU/DI);
7. Dinas Pendidikan terkait, dan
8. Unsur pemangku kepentingan lainnya.
D. Prosedur Operasional Pengembangan KTSP
1. Tahap Persiapan
a. Pembentukan Tim Pengembang Kurikulum (TPK) sekolah
1) Kepala Sekolah membentuk TPK.
2) TPK terdiri atas Wakasek Bidang Kurikulum, Ketua
Program Keahlian, MGMP, Guru Mata Pelajaran, Guru
BP/BK, DU/DI, serta pengarah dari Pengawas dan Komite
Sekolah.
3) TPK bertugas selama 1 tahun pelajaran dan dapat
diperpanjang.
b. Penyusunan rencana program kegiatan
1) Kepala Sekolah bersama Pengawas memberikan arahan
terhadap TPK tentang program pengembangan KTSP.
2) TPK membuat rencana program reviu, analisis konteks,
pengembangan, pengesahan hingga penetapan.
Prosedur Operasional Pengembangan KTSP
2. Tahap Analisis
a. Melakukan reviu kurikulum tahun sebelumnya: analisis visi, misi, dan
tujuan pendidikan serta kebutuhan peserta didik dan ketersediaan
sumber daya.
b. Melakukan analisis terhadap peraturan perundangan yang berlaku
mengenai kurikulum.
c. Melakukan analisis konteks tentang isi KTSP.
3. Tahap Pengembangan
a. Perumusan visi, misi, dan tujuan satuan pendidikan hasil analisis (Bab
II BUKU I KTSP).
b. Perumusan struktur dan muatan kurikulum hasil analisis (Bab III BUKU
I KTSP).
c. Pengaturan kalender pendidikan hasil analisis (Bab IV BUKU I KTSP).
d. Pengembangan KD dan silabus hasil analisis KI-KD dan analisis silabus
(BUKU II KTSP).
e. Penyusunan RPP hasil analisis guru pada setiap mata pelajaran (BUKU
III KTSP).
Prosedur Operasional Pengembangan KTSP
4. Tahap Penetapan
a. Pembahasan draf KTSP oleh TPK;
b. Revisi draf KTSP oleh TPK;
c. Finalisasi dokumen KTSP oleh TPK, dan
d. Penandatanganan dokumen KTSP oleh Kepala Sekolah,
Komite Sekolah dan Institusi Pasangan.
5. Tahap Pengesahan
Terhadap dokumen KTSP yang sudah ditandatangani oleh
Kepala Sekolah, Komite Sekolah, dan Institusi Pasangan perlu
dilakukan pengesahan oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi.
6. Tahap Implementasi
Satuan pendidikan menggunakan dokumen KTSP hasil
pengembangan TPK yang sudah ditetapkan dan disahkan.
ANALISIS KONTEKS
1. Mengidentifikasi Standar Isi, Standar Kompetensi Lulusan,
Standar Pengelolaan, Standar Proses, dan Standar
Penilaian Pendidikan sebagai acuan dalam penyusunan
KTSP.
2. Menganalisis kondisi satuan pendidikan yang meliputi
peserta didik, pendidik dan tenaga kependidikan, sarana
prasarana, biaya, dan program-program.
3. Menganalisis peluang dan tantangan yang ada di
masyarakat dan lingkungan sekitar misalnya komite
sekolah, dewan pendidikan, dinas pendidikan, asosiasi
profesi, dunia industri dan dunia kerja, sumber daya alam
dan sosial budaya.
27
ANALISIS
KONTEKS
IDENTIFIKASI
SNP
• Standar Kompetensi Lulusan
• Standar Isi
• Standar Pengelolaan
• Standar Proses
• Standar Penilaian
ANALISIS
KONDISI
SATUAN
PENDIDIKAN
Kekuatan dan Kelemahan :
• Peserta Didik
• Pendidik dan Tendik
• Sarana Prasarana
• Biaya
• Program
ANALISIS
KONDISI
LINGKUNGAN
K
T
S
P
Peluang dan Tantangan :
Komite Sekolah,
Dewpend, Dinpen,
Asprof,
DU/DK, SDA,
Sosbud, dsb
28
IDENTIFIKASI SI & SKL
Standar Isi
- Kerangka Dasar dan
Struktur Kurikulum
- Beban Belajar
- KTSP
- Kalender
Pendidikan
Kondisi di
Satuan
Pendidikan
Bagaimana
Mengidentifikasi
?
Standar Kompetensi
Lulusan
– SKL Sat. Pendidikan
– SKL Kel. Mata
Pelajaran
– SKL Mata Pelajaran
Upaya pencapaian
disesuaikan
dengan kondisi
Satuan
Pendidikan
29
IDENTIFIKASI STANDAR PROSES DAN STANDAR PENILAIAN
PENDIDIKAN
Bagaimana
Mengidentifikasi
?
Standar Proses
- Penyiapan peroses
pembelajaran
- Pelaksanaan proses
pembelajaran
- Penilaian Hsl Bel
- Pengawasan
pembelajarn
Standar Penilaian
Pendidikan
– Perangkat penilaian
– Pelaksanaan penilaian
– Hasil penilaian
Kondisi di
Satuan
Pendidikan
Upaya pencapaian
disesuaikan
dengan kondisi
Satuan
Pendidikan
30
ANALISIS KONDISI SATUAN PENDIDIKAN
Kekuatan (Strength):
Kondisi sumber daya (peserta didik,
pendidik & tendik, sarpras, biaya,
dan program-program) yang baik
dan terkendali
Apa yang
dianalisis
?
Kelemahan (Weakness):
Kondisi sumber daya (peserta didik,
pendidik & tendik, sarpras, biaya,
dan program-program) yang
kurang baik dan tidak terkendali
31
ANALISIS KONDISI LINGKUNGAN
Peluang (Opportunity)
Faktor-faktor lingkungan (Komite
Sek, Dewan Pendidikan, Dinas
Pendidikan, Asos. Profesi, DU/DK,
SDA, Sosbud, dsb) yang positif dan
mendukung
Apa yang
dianalisis
?
Tantangan/Ancaman (Threat)
Faktor-faktor lingkungan (Komite
Sekolah, Dewan Pendidikan, Dinas
Pendidikan, Asosiasi Profesi, DU/DK,
SDA, Sosbud, dsb) yang negatif dan
kurang/tidak mendukung
32
CONTOH : IDENTIFIKASI STANDAR ISI
No
3
Aspek
KTSP
Indikator
Silabus seba-gai
lampiran KTSP
dikem-bangkan
melalui
pengkajian KI
dan KD
sebagaimana
tercantum pada
Standar Isi
Kondisi
Sat Pend Saat
ini
Banyak guru yang
belum melakukan
pengkajian SI-KIKD dalam
mengembangkan
silabus
Upaya pencapaian
Mengadakan IHT/
workshop dan kegiatan
lain untuk meningkatkan kemampuan guru
mengkaji KI-KD mata
pelajaran dan membu-at
pemetaan SI
33
• Lakukan Analisis Konteks disekolah anda untuk 4
standar yaitu Standar Kelulusan, Standar Isi ,
Standar Proses dan Standar Penilaian
• Gunakan format seperti lampiran diatas .
34
Dit. PSMK
35
Download