Document

advertisement
MASYARAKAT
MASYARAKAT
MADANI
MADANI
PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN
PENDIDIKAN
KEWARGANEGARAAN
Dosen Pengampu
: ROBIYANOOR,
S.H
Dosen Pengampu : Eka Yuli Astuti, MH
A. Pengertian dan Latar Belakang.
1. Pengertian.
“Masyarakat yang berperadapan
maju”, atau merujuk pada
masyarakat kota Madinah awalawal islam berkembang.
Sebaliknya nonmadani :
pengembara, tradisional penuh
mitos dan tahyul, puritan, semenamena, senang dengan kekuatan,
masyarakat dianggap bodoh, suka
menindas dan sifat negatif lainnya.
2. Latar Belakang.
Mayarakat madani timbul karena
faktor-faktor :
• Adanya penguasa politik yang
cendrung mendominasi
(menguasai);
• Masyarakat diasumsikan sebagai
orang yang tidak memiliki
kemampuan (bodoh);
• Adanya usaha membatasi ruang
gerak dari masyarakat dalam
bidang politik.
B. Sejarah Masyarakat Madani
• Mayarakat madani membutuhkan
pemimpin yang dapat dipercaya, dapat
diterima dan dapat memimpin.
• Prinsip piagam Madinah : 1.kesederajatan
dan keadilan; 2. inklusivisme dan
keterbukaan.
• Masyarakat Madani menghendaki
keseimbangan dengan negara.
Piagam Madinah Tahun 622 M
• Kebebasan menjalankan dan memeluk
agama;
• Persamaan hak sebagai warga negara;
• Perlakuan adil dari negara;
• Penegakan hukum/keadilan bagi rakyat;
• Kebebasan memiliki kekayaan atas usaha
sendiri; dan
• Tujuan perang untuk melindungi seluruh
masyarakat.
c. Karakteristik dan Ciri-ciri
Masyarakat Madani :
1. Diakuinya semangat pluralisme;
2. Tingginya sikap toleransi; dan
3. Tegaknya prinsip demokrasi.
D. Institusi (Lembaga) Penegak
Masyarakat Madani
Institusi (lembaga) yang dibentuk
atas dasar motivasi dan
kesadaran penuh dari diri
individu, kelompok dan
masyarakat tanpa ada intruksi
permerintah atau kelompok,
individu atau masyarakat tertentu.
Sifat atau kerakteristik institusi/lembaga
masyrakat madani :
• Independen;
• Mandiri;
• Swaorganisasi;
• Transparan;
• Idealis;
• Demokratis; dan
• Disiplin.
Bentuk institusi/lembaga masyarakat
madani dapat diklasifikasi dalam tiga
macam:
1. Instiusi/lembaga sosial :
- lembaga sosial;
- masyarakat (LSM) dan partai politik;
- oraganisasi kepemudaan, seperti KNPI,
KAMMI, HMI, PMII;
- organisasi kemahasiswaan;
- organisasi profesi, seperti LBH, PWI dll;
- organisasi kemasyarakatan, seperti
MKGR, SOKSI, FORKOT, DLL
2. Institusi/lembaga Keagamaan :
- Islam (NU, Muhammadiyah, MUI dll)
- Kristen, seperti PGI;
- Budha, seperti Walubi;
- Hindu, seperti Parasida Hindu Darma;
- Katholik, seperti KWI.
3. Institusi/lembaga Paguyuban :
adalah institusi/lembaga yang dibentuk
oleh masyarakat untuk melakukan
pengelolaan dan penenggalalian programprogram untuk meningkatkan
kekeranatan/keluarga.
E. Mayarakat Madani dan Investasi
Demokrasi :
• Masyarakat madani menjadi pemimpin
pendapat (opini leader) dalam kehidupan
masyarakat dan negara.
• Masyarakat madani mendorong
terciptanya masyarakat demokrasi dan
inovatif.
• Masyarakat madani terbentuk bila
masyarakat realistis dalam menghadapi
konflik.
F. Menjadi Masyarakat Madani
Indonesia
Untuk membangun masyarakat madani di
Indonesia, ada enam faktor yang harus
diperhatikan :
• Perbaikan Ekonomi;
• Intelektualitas;
• Buadaya Modern;
• Independen;
• Partisipasi Aktif; dan
• Bertaqwa Kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Alhamdulillah…saya punya mata yang bisa melihat
Alhamdulillah….saya punya telinga yang bisa mendengar
Alhamdulillah…..saya memiliki pekerjaan
Alhamdulillah…..saya dikaruniai anak
Alhamdulillah…..saya diberi kesehatan
Alhamdulillah…..saya bisa bersin
Alhamdulillah…..saya bisa merasakan sakit
Alhamdulillah…..
Alhamdulillah……
Mari kita wujudkan rasa syukur kita
dengan
MELAKUKAN YANG TERBAIK
penutup…
Download