hindari masalah gigi dan mulut.

advertisement
Hindari Masalah Gigi dan Mulut
HARIAN SINDO, Tuesday, 03 August 2010
PERMASALAHAN gigi dan mulut tidak hanya sariawan, gigi bolong, atau bau mulut.Namun,
ada delapan permasalahan gigi dan mulut yang sering terjadi. Untuk itu, jangan pernah anggap
sepele permasalahan gigi dan mulut,karena permasalahan gigi dan mulut jika didiamkan akan
menimbulkan dampak yang bahaya untuk kesehatan.
Jika berbicara mengenai permasalahan gigi dan mulut,ternyata tidak hanya melulu soal gigi
sensitif, atau gigi bolong saja, tetapi banyak permasalahan lain yang sering timbul yang
menyangkut kesehatan gigi dan mulut. Professional Relationship Manager PT Unilever
Indonesia Tbk drg Ratu Mirah Afifah menyebutkan, dalam penelitian mengenai permasalahan
gigi dan mulut,bahwa telah ditemukan adanya delapan masalah utama gigi dan mulut yang
dialami sebagian besar masyarakat di dunia.
Mirah menuturkan, delapan permasalahan kesehatan gigi dan mulut yang paling sering
ditemukan ialah gigi berlubang,noda pada gigi,napas tidak segar,email gigi lemah,
pembengkakan gusi, penumpukan plak, penumpukan tartar, dan permasalahan bakteri. Dikatakan
ahli kedokteran gigi pencegahan dari Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia, drg
Armasastra Bahar PhD bahwa faktor penyebab dari permasalahan gigi dan mulut sebagian besar
karena kurangnya kesadaran masyarakat mengenai cara pemeliharaan gigi yang baik dan
pencegahannya.
”Umumnya, masyarakat tahu penyebab masalah gigi dan mulut tersebut, namun mereka selalu
menganggapnya tidak serius,”tandasnya dalam acara dalam acara peluncuran Pepsodent
Complete 8, sekaligus Pepsodent Awards yang diadakan Pepsodent di Balai Kartini,
Jakarta,beberapa waktu lalu. Gigi berlubang bisa disebabkan adanya plak yang menjadi tempat
berkembang biak bakteri.Bakteri akan menghasilkan asam,hasil dari fermentasinya degan
karbohidrat dan merusak email gigi dan menyebabkan gigi berlubang.
Untuk noda pada gigi,umumnya disebabkan seringnya mengonsumsi makanan dan minuman
yang berwarna seperti teh dan kopi. Masalah gigi dan mulut untuk email gigi lemah,disebabkan
karena kekurangan mineral seperti kalsium dan fluoride yang dapat menyebabkan email gigi
lemah. Selain itu, terlalu banyak mengonsumsi makanan dan minuman dengan kadar manis dan
asam tinggi juga dapat mengikis lapisan email pada gigi.
Beberapa makanan yang mengandung asam tinggi di antaranya soda, kunyit, asam jawa, dan
cuka. ”Makanan dan minuman manis, terlalu mengandung asam yang tinggi dan minuman
berwarna, sangat berpengaruh pada kesehatan gigi,” tutur dokter yang meraih gelar doktor di
Faculty of Dentistry, Kyushu University Preventive Dentistry Fukuoka,Jepang ini. Tidak ada
napas yang lebih buruk dibandingkan dengan napas tidak segar pada pagi hari,yang disebabkan
sisa makanan yang membusuk di sela-sela gigi dan jutaan bakteri yang tumbuh di dalam mulut.
Namun,napas tidak segar atau bau mulut, juga bisa disebabkan adanya penyakit di rongga mulut.
Pembengkakan gusi yang tidak segera diobati akan menyebabkan gigi tanggal dan dapat
berujung pada penyakit jantung, paru-paru, dan diabetes.
Hal ini bisa disebabkan karena terkumpulnya bakteri di sela-sela gusi dan gigi yang dapat
mengiritasi gusi sehingga gusi infeksi dan meradang. Pada masalah penumpukan plak, apabila
dibiarkan akan menyebabkan lubang pada gigi dan juga dapat menyebabkan radang gusi. Plak
adalah semacam lapisan tipis pada permukaan gigi yang ditumbuhi bakteri,terbentuk air liur dan
protein.
Berbeda dengan penumpukan plak,masalah penumpukan tartar, terjadi karena penumpukan plak
secara berkepanjangan. Tartar adalah lapisan keras berwarna kuning dan pucat, yang mengotori
gusi dan menjadi tempat berkembangnya bakteri.Sekali terbentuk, tartar tidak bisa dihilangkan
dengan sikat gigi. Dan yang terakhir adalah permasalahan bakteri,di mana hal-hal yang memicu
pertumbuhan bakteri secara pesat adalah karena kurangnya perawatan pada gigi dan mulut untuk
menjaga kebersihan. ”
Masalah-masalah seputar gigi dan mulut seperti misalnya radang gusi, sangat banyak terjadi di
masyarakat kita, namun sering kali orang tidak menyadari bahwa mereka alami radang
gusi,karena penyakit ini memang tidak memberi rasa sakit pada penderita,”ucapnya. Arma
menyarankan, untuk mencegah terjadinya permasalahan gigi dan mulut,ada baiknya mengetahui
apa saja penyebabnya dan mencegah terjadinya.
Cara penanggulangan delapan masalah utama gigi dan mulut pun beragam. Seperti pada gigi
berlubang, yaitu dengan menggosok gigi secara teratur dua kali sehari selama dua
menit.Konsumsi makanan bergizi seimbang terutama kalsium dan mineral juga bisa mencegah
timbulnya permasalahan gigi dan mulut. (inggrid namirazswara)
Download