bab ii tinjauan pustaka - potensi utama repository

advertisement
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
II.1. Searching
Pencarian (searching) merupakan proses yang sering digunakan dalam
pengelolaan data. Proses pencarian adalah menemukan nilai (data) tertentu di
dalam sekumpulan data yang bertipe sama (baik bertipe dasar atau bertipe
bentukan). Search algoritma adalah algoritma yang menerima argument A dan
mencoba untuk mencari record yang mana keynya adalah A. Algoritma bisa
mengembalikan nilai record, atau pointer ke record. Record sendiri adalah tipe
data yang terdiri atas kumpulan variabel disebut field. Sequential search
(penelusuran sequential) yaitu proses mengunjungi melalui suatu pohon dengan
cara setiap simpul di kunjungi hanya satu kali yang disebut dengan tree
transversal / kunjungan pohon. Data dapat disimpan secara temporer dalam
memori utama atau disimpan secara permanen di dalam memori sekunder (tape
atau disk). Di dalam memori utama, struktur penyimpanan data yang umum
adalah berupa larik atau tabel (array), sedangkan di dalam memori sekunder
berupa arsip (file).
Aktivitas yang berkaitan dengan pengolahan data ini sering di dahului
dengan proses pencarian. Sebagai contoh, untuk mengubah (update) data tertentu,
langkah pertama yang harus dilakukan adalah mencari keberadaan data tersebut di
dalam kumpulannya. Aktivitas yang awal sama juga dilakukan pada proses
penambahan (insert) data yang baru. Proses penambahan data dimulai dengan
7
8
mencari apakah data yang ditambahkan sudah terdapat di dalam kumpulan. Jika
sudah dan mengasumsikan tidak boleh ada duplikasi data, maka data tersebut
tidak perlu ditambahkan, tetapi jika belum ada, maka tambahkan. Algoritma
pencarian yang akan dibicarakan adalah algoritma pencarian yang paling
sederhana yaitu pencarian beruntun atau sequential search. Metode pencarian
yang bisa kita pergunakan tergantung dari:
1.
Bagaimana urutan nilai-nilai di dalam kumpulan nilai.
2.
Bagaimana struktur data yang dipergunakan untuk menyusun nilai-nilai
tersebut.
Kita dapat mempergunakan metode pencarian beruntun atau linear (sequential
search atau linear search) jika:
1.
Nilai-nilai tersebut belum berurutan.
2.
Nilai-nilai tersebut sudah berurutan, tetapi struktur data yang dipergunakan
untuk menyimpan nilai-nilai tersebut adalah senarai berkait (linked list, akan
dibahas dalam kuliah-kuliah mendatang).
Kita dapat mempergunakan baik metode pencarian beruntun (sequential), jika:
1. Nilai-nilai tersebut sudah tersusun secara berurutan, dan
2. Nilai-nilai tersebut disusun ke dalam bentuk larik (array) atau struktur data
sejenis yang masing-masing nilai tersimpan dalam bagian-bagian yang
mempunyai indeks yang unik dan indeksnya berurutan dari yang paling kecil
hingga yang paling besar (bersifat ordinal).
9
II.2. Metode Sequential
Metode Sequential merupakan suatu proses pencarian data dengan metode
pencarian langsung. Ini dilakukan dengan cara mencocokkan data yang akan
dicari dengan semua data yang ada dalam kelompok data, membandingkan setiap
elemen larik satu persatu secara beruntun. Konsep yang digunakan dalam metode
ini adalah membandingkan data-data yang ada dalam kumpulan tersebut, mulai
dari elemen pertama sampai elemen di temukan, atau sampai element terakhir.
Terdapat dua versi pencarian beruntun dalam sebuah larik yaitu :
1.
Aksi pembandingan dilakukan di awal pengulangan, tepatnya pada kondisi
pengulangan.
2.
Aksi pembandingan dilakukan di dalam badan pengulangan.
Contoh :
Diketahui sebuah tabel TabInt [1..N] yang telah berisi nilai dengan tipe
integer. Jika pada tabel tersebut akan dicari apakah harga/nilai X ada dalam
TabInt tersebut, maka pencarian yang akan dilakukan adalah membandingkan
setiap nilai pada tabel tersebut dengan nilai X yang dicari. Proses tersebut
dilakukan secara berurutan mulai dari elemen pertama sampai ketemu, atau
sampai elemen terakhir. Apabila nilai X ditemukan maka harga/nilai indeks I di
mana X diketemukan pertama kalinya akan bernilai tidak sama dengan nol (I ¹ 0),
I diberi harga 0 jika pencarian tidak ketemu. Pencarian segera dihentikan begitu
harga pertama diketemukan.
10
Langkah-langkahnya :
1. i ← 0
2. ketemu ← false
3. Selama (tidak ketemu) dan (i <= N) kerjakan baris 4 4 Jika (Data[i] = x) maka
ketemu ← true, jika tidak i ← i + 1 5 Jika (ketemu) maka i adalah indeks dari
data yang dicari, jika tidak data tidak ditemukan secara manual contoh :
Data : 20 25 35 79 80 90
Data yang dicari 35 iterasi data keterangan.
Tabel II.1. Data Pencarian dengan Metode Sequential
Iterasi
Data
keterangan
0
20 25 35 79 80 90
Data awal
1
20 25 35 79 80 90
Belum cocok
2
20 25 35 79 80 90
Belum cocok
3
20 25 35 79 80 90
Data ditemukan
Sumber : //http: hack.spyrozone.net/0202_Struktur_Data_Pencarian_searching
Ket : angka yang ditebalkan maksudnya angka yang diseleksi.
Langkah- langkahnya :
Di bawah ini merupakan fungsi untuk mencari data menggunakan pencarian
sequential.
int SequentialSearch(int x)
{
int i = 0;
11
bool ketemu = false;
while ((!ketemu) && (i < ketemu =" true;">
II.3. Flowchart
Sebelum membuat suatu program atau system, terlebih dahulu kita harus
membuat perancangan alur dari konsep program, disini penulis membuat
programnya dengan menggunakan Flowchart. Flowchart adalah gambaran dalam
bentuk diagram alir dari algoritma-algoritma dalam suatu program, yang
menyatakan arah alur program tersebut.
Berikut adalah beberapa simbol yang digunakan dalam menggambar suatu
flowchart :
Tabel : II.2 Simbol-simbol flowchart
Sumber :: Metode Desain dan Analisis Sistem.
12
II.4. Pemograman JAVA
Java menurut devinisi dari Sun adalah nama untuk sekumpulan teknologi
untuk membuat dan menjalankan perangkat lunak pada komputer standalone atau
pun pada lingkungan jaringan. Java adalah generasi kedua dari Java platform.
Java berdiridi atas sebuah mesin interpreteur yang di beri nama Java Virtual
Machin (JVM). JVM inilah yang akan membaca bytecode dalam file. Class dari
suatu program sebagai representasi langsung program yang berisi bahasa mesin.
Oleh karena itu, bahasa java di sebut sebagai bahasa pemograman yang portable ,
karena dapat dijalankan pada berbagai sistem operasi, asalkan pada sistem operasi
tersebut terdapat JYM. Agar sebuah program Java dapat dijalankan, maka File
dengan ekstensi Java harus dikompilasi menjadi file bytecote. Java memiliki
beberapa versi library atau teknologi yang disebut juga sebagai edisi dari bahasa
pemograman Java. Tiga edisi utama dan library tesebut adalah Micro, Standart,
dan Interface J2ME (Java 2 Micro Edition) merupakan edisi library yang
dirancang untuk digunakan pada divise seperti pager dan mobile phone. J2SE
(Java 2 Standart Edition) merupakan edisi library Java yang dirancang untuk
membuat sebuah aplikasi dekstop atau applet pada web browser. J2EE (Java 2
Enterprise Edition) merupakan edisi library yang dirancang untuk membuat
sebuah aplikasi interprice yang memerlukan antar muka dengan sumber data atau
(data source) atau dapat pula dikatakan bahwa J2EE adalah kelompok yang lebih
besar dengan J2SE didalamnya.
13
II.5. Netbeans
NetBeans adalah Integrated Development Environment (IDE) berbasiskan
Java dari Sun Microsystems yang berjalan di atas Swing. Swing sebuah teknologi
Java untuk pengembangan aplikasi Desktop yang dapat bejalan di berbagai
macam platforms seperti Windows, Linux, Mac OS X and Solaris. Suatu IDE
adalah lingkup pemograman yang diintegrasikan ke dalam suatu aplikasi
perangkat lunak yang menyediakan pembangun Graphic Use Interface (GUI),
suatu text atau kode editor, suatu compiler atau interpreteur dan suatu debugger.
Netbeans merupakan software development yang Open Source, dengan kata lain
software ini di bawah pengembangan bersama, bebas biaya A.K.A. Kita akan
mendapatkan tools yang kita butuhkan untuk membuat professional desktop,
enterprise, web, and mobile applications dengan Java language, C/C++, dan
bahkan dynamic languages seperti PHP, JavaScript, Groovy, dan Ruby.
Di bawah ini adalah cara untuk menggunakan NetBeansIDE 7.0 :
Gambar.II.1. Tampilan Awal JavaApplication-NetBeans IDE7.0
Sumber :: 7 Project Aplikasi Dengan Java.
14
Terlebih dahulu di install software NetBeansIDE 7.0 di komputer anda, seperti di
bawah ini, Kemudian ikuti petunjuk di bawah ini.
Gambar.II.2. Program JavaApplication NetBeans
Sumber :: 7 Project Aplikasi Dengan Java.
Buka aplikasi JavaApplication kemudian klik New Project, Setelah muncul
project baru lalu ketikkan nama project yang akan di buat kemudian pilih folder
yang akan di buat project, seperti di bawah ini :
Gambar.II.3. Project JavaApplication
Sumber :: 7 Project Aplikasi Dengan Java.
15
Lalu kemudian, buatlah form untuk mendesign game yang akan di buat dengan
cara, klik kanan pada project java application kemudian buatlah design yang kamu
inginkan seperti di bawah ini :
Gambar.II.4. Lembar Kerja JavaApplication NetBeans 7.0
Sumber :: 7 Project Aplikasi Dengan Java.
Lalu buatlah design program, bentuk dari suatu program kemudian, jalankan
program yang telah dibuat dengan Klik Run atau F5.
Download