analisis perubahan harga saham sebelum dan setelah gempa bumi

advertisement
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
ANALISIS PERUBAHAN HARGA SAHAM SEBELUM DAN
SETELAH GEMPA BUMI DI YOGYAKARTA
TANGGAL 27 MEI 2006
Studi Kasus pada Bank yang Terdaftar di Bursa Efek Jakarta dan Beroperasi di
Yogyakarta
Skripsi
Disusun oleh :
NURBANI WIJAYANTI
001334074
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AKUNTANSI
JURUSAN PENDIDIKAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS SANATA DHARMA
YOGYAKARTA
2008
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
ii
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
iii
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
iv
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
v
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
vi
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
LEMBAR PERNYATAAN PERSETUJUAN
PUBLIKASI KARYA ILMIAH UNTUK KEPENTINGAN AKADEMIS
Yang bertanda tangan di bawah ini, saya mahasiswa Universitas Sanata Dharma :
Nama
: NURBANI WIJAYANTI
Nomor Mahasiswa
: 001334074
Demi pengembangan ilmu pengetahuan, saya memberikan kepada Perpustakaan
Universitas Sanata Dharma karya ilmiah saya yang berjudul :
ANALISIS PERUBAHAN HARGA SAHAM SEBELUM
DAN SETELAH GEMPA BUMI DI YOGYAKARTA
TANGGAL 27 MEI 2006
Studi Kasus pada Bank yang Terdaftar di Bursa Efek Jakarta dan Beroperasi
di Yogyakarta
beserta perangkat yang diperlukan (bila ada). Dengan demikian saya memberikan
kepada Perpustakaan Universitas Sanata Dharma hak untuk menyimpan, mengalihkan dalam bentuk media lain, mengelolanya dalam bentuk pangkalan data,
mendistribusikan secara terbatas, dan mempublikasikannya di Internet atau media
lain untuk kepentingan akademis tanpa perlu meminta ijin dari saya maupun
memberikan royalti kepada saya selama tetap mencantumkan nama saya sebagai
penulis.
Demikian pernyataan ini yang saya buat dengan sebenarnya.
Yogyakarta, 19 September 2008
Yang menyatakan
(NURBANI WIJAYANTI)
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
KATA PENGANTAR
Fuji dan syukur penulis ucapkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, atas
kasih karunia-Nya, sehingga penyusunan skripsi dengan judul Analisis Perubahan
Harga Saham Antara sebelum Dan Setelah Gempa Bumi di Yogyakarta tanggal 27
Mei 2006, daat terselesaikan denagn baik. Skripsi ini dimaksudkan untuk
mengungkap dan mengetahui ada atau tidaknya perubahan harga saham antara
sebelum dan setelah gempa bumi.
Dalam menyusun dan mengerjakan skripsi ini tidak sedikit bantuan dan
bimbingan yang penuli terima dari berbagai pihak. Pada kesempatan ini, penulis
mengucapkan banyak terimakasih kepada :
1. Bapak Drs. T. Sarkim, M.Ed., Ph.D. Selaku Dekan Fakultas Keguruan
dan Ilmu Pendidikan yang telah memberikan ijin dan mengesahkan
kelulusan Ujian Sarjana.
2. Bapak S. Widanarto Prijowutanto, S.Pd., M.si, Selaku Dosen
pembimbing yang banyak meluangkan waktu, memberiakn bimbingan,
saran, dan bantuan-bantuan dalam penyusunan skrispsi ini.
3. Bapak L. Saptono, S.Pd., M.Si, selaku Dosen yang banyak
memberiakn
bimbingan,
saran,
dan
bantuan-bantuan
dalam
penyusunan skripsi ini.
4. Bapak dan Ibu Subandi, Bapak dan Ibu FX Soelono, Mbak Ambar &
Mas Tanto, Mbak Endang & Mas Ferdinand, Mbak Yuyun & Mas
Upik, Mbak Retno & Mas Santo, Ovik, Sr Imma, Devi yang gelah
memberikan
dorongan,
bantuan
menyelesaikan studi.
vii
moral
dan
spiritual
dalam
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
viii
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
ABSTRAK
ANALISIS PERUBAHAN HARGA SAHAM ANTARA SEBELUM DAN
SETELAH GEMPA BUMI DI YOGYAKARTA TANGGAL 27 MEI 2006
Penelitian ini dimaksudkan untuk membuktikan ada tidaknya perbedaan
perubahan harga saham pada bank yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta dan beroperasi di
Yogyakarta yang signifikan antara sebelum dan setelah gempa bumi di Yogyakarta
tanggal 27 Mei 2006. Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengetahui perbedaan
perubahan harga saham antara sebelum dan setelah gempa.
Penelitian ini merupakan penelitian yang tidak secara langsung dilakukan pada
Bank, tetapi penelitian ini menggunakan data yang sudah ada melalui surat kabar harian
yang memuat data harga saham. Peneliti kemudian melakukan pengolahan data untuk
menyelesaikan permasalahan yang ada dalam penulisan skripsi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa : nilai t hitung 1,49 dan t tabel 1,80, Hal ini
berarti tidak ada perbedaan signifikan antara sebelum dan setelah gempa.
ix
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
x
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
DAFTAR ISI
Halaman
HALAMAN JUDUL……………………………………………………………..
i
HALAMAN PERSETUJUAN PEMBIMBING ………………………………..
ii
HALAMAN PENGESAHAN……………………………………………………. iii
HALAMAN MOTTO …………………………………………………………… iv
HALAMAN PERSEMBAHAN …………………………………………………
v
PERNYATAAN KEASLIAN KARYA ………………………………………….. vi
KATA PENGANTAR …………………………………………………………… vii
ABSTRAK………………………………………………………………………... ix
ABSTRACT……………………………………………………………………… x
DAFTAR ISI……………………………………………………………………… xi
BAB I PENDAHULUAN……………………………………………………….. 1
A
Latar Belakang Masalah………………………………………….. 1
B
Permasalahan……………………………………………………… 3
C
Batasan Masalah………………………………………………….. 3
D
Variabel Penelitian………………………………………………... 4
E
Tujuan Penelitian…………………………………………………. 4
F
Manfaat Penelitian………………………………………………… 4
BAB II TINJAUAN PUSTAKA…………………………………………………. 5
A.
Peasar Modal ……………………………………………………… 5
B.
Saham …………………………………………………………….. 11
xi
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
C.
Kerangka Berpikir ………………………………………………… 21
D.
Rumusan Hipotesis …………………………………………………22
BAB III METODE PENELITIAN……………………………………………….. 23
A.
Jenis Penelitian……………………………………………………. 23
B.
Tempat dan Waktu Penelitian…………………………………….. 23
C.
Subyek dan Obyek Penelitian……………………………………... 23
D.
Data Yang Diperlukan…………………………………………….. 24
E.
Teknik Pengumpulan Data………………………………………….24
F.
Populasi dan Sampel……………………………………………….. 24
G.
Uji Prasyarat Analisis……………………………………………… 24
H.
Teknik Analisis Data………………………………………………. 26
BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN…………………………… 28
A.
Deskripsi Data……………………………………………………. 28
B.
Uji Prasyarat Analisis…………………………………………….. 30
C.
Teknik Ana lisis Data……………………………………………... 30
D.
Pembahasan………………………………………………………. 32
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN…………………………………………… 34
A.
Kesimpulan……………………………………………………….. 34
B.
Keterbatasan Penelitian……………………………………………. 34
5.3.
Saran……………………………………………………………….. 34
DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN
xii
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah
Perkembangan
perekonomian
dewasa
ini
tidak
terlepas
dari
perkembangan pasar modal yang mempunyai peranan sebagai sarana investasi
keuangan. Pasar modal memiliki fungsi ekonomi dan keuangan yang semakin
diperlukan oleh masyarakat sebagai sarana penghimpunan dana. Fungsi pasar
modal adalah menyediakan fasilitas untuk memindahkan dana dari pihak yang
mempunyai kelebihan dana ke pihak yang memerlukan dana. Investasi di
pasar modal memungkinkan para pemodal untuk menyalurkan dana yang ada
sekarang dengan mengharapkan keuntungan di masa yang akan datang. Baik
dalam bentuk dividen maupun kenaikan harga saham dari harga beli.
Pasar modal memiliki peranan besar bagi perekonomian suatu negara
karena pasar modal menjalankan dua fungsi sekaligus yaitu fungsi ekonomi
dan fungsi keuangan. Pasar modal dikatakan memiliki fungsi ekonomi karena
pasar menyediakan fasilitas atau wahana yang mempertemukan dua
kepentingan yaitu pihak yang memiliki kelebihan dana (investor) dan pihak
yang memerlukan dana (issuer). Sedangkan pasar modal dalam peranan kedua
sebagai
fungsi
keuangan
berarti
bahwa
pasar
modal
memberikan
kemungkinan dan kesempatan memperoleh imbalan (return), bagi pemilik
dana sesuai karakteristik investasi yang dipilih.
1
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
2
Pemilik dana yang disebut sebagai investor akan melihat kondisi
keuangan perusahaan terlebih dahulu. Kondisi keuangan perusahaan dapat
diketahui dari laporan keuangan perusahaan. Laporan keuangan menjadi
sumber informasi bagi investor dalam menilai kondisi keuanga n perusahaan
apakah perusahaan tersebut dapat memberikan jaminan terpenuhinya harapan
dari aktivitas investasi. Kemampuan keuangan perusahaan dapat diketahui
antara lain dari segi likuiditas, solvabilitas dan rentabilitas.
Selain
kemampuan
keuangan
perusahaan,
pasar
modal
juga
dipengaruhi oleh kondisi lingkungan suatu perusahaan. Seperti halnya keadaan
beberapa perusahaan yang bergerak dalam bidang perbankan, yang beroperasi
di Yogyakarta saat ini. Gempa bumi tanggal 27 Mei 2006 telah mempengaruhi
kondisi keuangan bank-bank tersebut. Hampir semua perusahaan terkena
dampak dari musibah gempa ini. Dalam hal ini penulis hanya akan menganilis
perusahaan yang bergerak dalam bidang perbankan. Hal ini dikarenakan
banyak bank yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta dan beroperasi di
Yogyakarta. Gempa bumi besar yang melanda daerah Yogyakarta dan
sekitarnya pada tanggal 27 Mei 2006 lebih banyak memberikan dampak
negatif bagi masyarakat Yogyakarta, khususnya dalam hal perekonomian.
Aktivitas ekonomi tidak dapat berjalan dengan normal seperti
biasanya. Harga barang di pasaran menjadi lebih tinggi, dikarenakan
permintaan yang banyak sedangkan barang yang tersedia sangat minim. Hal
tersebut sangat mempengaruhi harga saham pada bank-bank yang terdaftara di
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
3
bursa efek. Karena pembelian saham di pasar modal juga tidak terlepas dari
risiko. Harga saham bisa naik, bisa pula turun. Hal ini yang perlu disadari oleh
para pemodal. Secara teoritis, harga saham akan naik kalau para pemodal
mengharapkan peningkatan profitabilitas perusahaan yang menerbitkan
saham.
Dengan adanya gempa bumi di Yogyakarta tanggal 27 Mei 2006, maka
penulis ingin mencoba menganalisis apakah ada perubahan harga saham antar
sebelum dan setelah gempa bumi di Yogyakarta tanggal 27 Mei 2006 dengan
judul tulisan
ANALISIS
PERUBAHAN
HARGA
SAHAM
SEBELUM
DAN
SETELAH GEMPA BUMI DI YOGYAKARTA TANGGAL 27 MEI
2006.
B. Permasalahan
Berdasarkan pemaparan di atas, maka penulis mengajukan permasalahan
sebagai berikut :
1. Apakah ada perubahan harga saham yang signifikan antara sebelum dan
setelah gempa bumi di Yogyakarta ?
C. Batasan Masalah
Penelitian ini dibatasi oleh keadaan harga saham pada bank-bank yang
terdaftar di Bursa Efek Jakarta dan beroperasi di Yogyakarta, 5 hari sebelum
dan 5 hari setelah gempa bumi di Yogyakarta tanggal 27 Mei 2006.
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
4
D. Variabel Penelitian
Variabel penelitian adalah sesuatu yang menjadi titik perhatian pada suatu
penelitian. Variabel yang akan diteliti adalah harga saham antara 5 hari
sebelum dan 5 hari setelah gempa bumi di Yogyakarta tanggal 27 Mei 2006.
E. Tujuan Penelitian
Penelitian ini bertujuan untuk:
1. Mengetahui perubahan yang signifikan antara sebelum dan setelah gempa
bumi di Yogyakarta pada bank-bank yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta
F. Manfaat Penelitian
Penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi:
1. Penulis
Dengan penelitian ini diharapkan menambah wawasan tentang gempa
bumi di Yogyakarta terhadap perubahan harga saham pada bank-bank
yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta
2. Universitas Sanata Dharma
Hasil penelitian ini diharapkan dapat menambah koleksi kepustakaan dan
menambah wawasan bagi pembaca
3. Perusahaan
Hasil penelitian ini diharapan dapat menjadikan pengetahuan bagi
perusahaan tentang perubahan harga saham sebelum gempa bumi di
Yogyakarta dibandingkan perubahan harga saham setelah gempa bumi di
Yogyakarta
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
A. Pasar Modal
1. Definisi Pasar Modal
Secara formal pasar modal bisa didefinisikan sebagai pasar untuk
berbagai instrumen keuangan (sekuritas) jangka panjang yang bisa
diperjualbelikan, baik dalam bentuk hutang ataupun modal sendiri, baik
yang diterbitkan oleh pemerintah, public outhorities, ataupun perusahaan
swasta (Husnan, 1993:3).
Undang-undang Republik Indonesia no 8 Tahun 1955 pasal 1
angka 13 tentang pasar modal disebutkan bahwa yang dimaksud dengan
pasar modal adalah kegiatan yang bersangkutan dengan penawaran umum
dan perdagangan efek, perusahaan publik yang berkaitan dengan efek yang
diterbitkannya, serta lembaga dan profesi yang berkaitan dengan efek.
2. Pelaku Pasar Modal
Pelaku utama pasar modal dibagi menj adi 2 yaitu:
a. Emiten
Melalui pasar modal, perusahaan dapat memperoleh dana jangka
panjang, baik berupa modal sendiri (equity) maupun pinjaman (bonds).
Apabila ingin memperoleh modal, maka perusahaan dapat menjual
obligasi perusahaan yang memperoleh dana melalui pasar modal
disebut emiten.
5
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
6
b. Investor
Investor berarti aktivitas penanaman modal, sedangkan investor
merupakan orang atau badan hukum yang mempunyai uang dan
melakukan investasi atau penanaman modal, dan sering disebut
pemodal. Pada dasarnya para inve stor adalah pihak yang kelebihan
dana (lender).
2. Daya Tarik Pasar Modal
Beberapa daya tarik pasar modal (Husnan, 1993:4-8) adalah:
a. Diharapkan
pasar
modal
ini
akan
bisa
menjadi
alternatif
penghimpunan dana selain sistem perbankan.
b. Pasar modal memungkinkan para pemodal mempunyai berbagai
pilihan investasi yang sesuai dengan preferensi risiko mereka.
3. Lembaga Penunjang Pasar Modal
Lembaga penunjang yang berperan dalam pasar modal adalah penjamin
efek, agen penjual, akuntan publik, konsultan hukum, notaris, wali amanat,
penanggung (guarantor), perantara perdagangan efek, pedagang efek, biro
administrasi, dan cliring house. Peranan masing- masing lembaga
(G.Indriyo,2000:242-243) adalah sebagai berikut:
a. Penjamin emisi (underwriter)
Penjamin emisi merupakan penghubung yang mempertemukan antara
emiten dengan para pemodal. Tujuan penjamin emisi adalah meneliti,
menilai secara menyeluruh atas kemampuan dan prospek emiten serta
ikut menentukan harga saham yang diemisikan.
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
7
b. Akuntan Publik
Akuntan publik bertugas untuk memeriksa dan atau mengaudit laporan
keuangan perusahaan (emiten) serta memberikan pendapat atas
kewajaran laporan keuangan.
c. Konsultan Hukum
Konsultan hukum bertugas meneliti hal berkaitan dengan anggapan
dasar, akta pendirian usaha, dan lainnya yang berkaitan dengan
peraturan perundangan dan selanjutnya memberikan pendapat hukum
(legal opinion) yang dimuat dalam prospektus.
d. Notaris
Notaris berperan dalam membuat perjanjian-perjanjian dalam rangka
memberikan perlindungan kepada pemodal.
e. Wali Amanat
Wali amanat berperan dalam penerbitan obligasi, bertindak mewakili
kepentingan para pemegang obligasi serta mengadakan perjanjian
perwalian amanat dengan emiten, menilai dan mengawasi jaminan
yang diberikan emiten dan lainnya yang diperlukan.
f. Penanggung
Jasa penanggung (guarantor) diperlukan untuk menanggung pokok
dan bunga obligasi atau sekuritas kredit apabila perusahaan
menerbitkan obligasi atau sekuritas kredit melebihi jumlah emisi yang
diperkenankan.
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
8
g. Perantara Perdagangan Kredit
Perantara perdagangan kredit berperan mempertemukan antara penjual
dan pembeli efek. Perantara perdagangan kredit menyediakan data dan
informasi untuk kepentingan pemodal, memberikan saran kepada
pemodal serta membantu mengelola dana bagi kepentingan pemodal.
h. Pedagang Efek
Pedagang efek melakukan jual beli efek untuk dan atas tanggungan
sendiri dan berperan sebagai pencipta pasar bagi efek tertentu, menjaga
keseimbangan harga serta memelihara likuiditas efek dengan membeli
atau menjual efek tertentu di pasar sekunder.
i.
Biro Administrasi Efek
Biro administrasi efek berperan membantu emiten dan para pemegang
efek untuk menatausahakan atas efek-efek yang diperdagangkan di
pasar sekunder.
j. Perusahaan Perdagangan Surat Berharga
Perusahaan perdagangan surat berharga dalam hal ini berperan sebagai
penjamin emisi efek, pedagang efek dan perantara perdagangan efek.
k. Cliring House
Cliring House berperan membantu dalam poses pembayaran efek-efek
secara lebih aman dan efektif
l.
Kustodian
Kustodian adalah pihak yang memberikan jasa penitipan efek dan harta
lain yang berkaitan dengan efek, serta jasa lainnya, termasuk menerima
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
9
dividen bunga dan hak-hak lain, menyelesaikan transaksi efek dan
mewakili pemegang rekening yang menjadi nasabahnya.
m. Manajer Investasi
Manajer Investasi adalah pihak yang kegiatan usahanya mengelola
portofolio efek untuk para nasabah atau mengelola portofolio investasi
kolektif untuk sekelompok nasabah.
n. Penasihat Investasi
Penasehat investasi adalah pihak yang memberi nasihat kepada pihak
lain mengenai penjualan atau pembelian efek dengan me mperoleh
imbalan jasa.
o. Perusahaan efek
Perusahaan efek adalah pihak yang melakukan kegiatan usaha sebagai
penjamin emisi efek, perantara pedagang efek atau manajer investasi.
p. Reksa Dana
Reksa dana adalah wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana
dari masyarakat pemodal untuk selanjutnya diinvestasikan dalam
portofolio efek oleh manajer investasi.
q. Investor
Investor adalah orang-orang, perusahaan, usaha bersama, asosiasi atau
kelompok yang terorganisasi.
4. Risiko investasi dalam bentuk efek akan didapat dalam beberapa macam,
yaitu:
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
10
a. Risiko Finansial
Risiko finansial adalah yang timbul karena perusahaan yang
menerbitkan saham tidak dapat memenuhi kewajiban finansialnya
dalam keadaan ekonomi yang memburuk
b. Risiko Tingkat Bunga
Risiko tingkat bunga adalah risiko yang timbul karena meningkatnya
tingkat bunga yang berlaku di masyarakat sehingga hal tersebut dapat
menemukan harga dari efek yang dimilikinya.
c. Risiko Daya Beli (risiko inflasi)
Risiko daya beli adalah risiko yang muncul karena daya beli rupiah
yang disebabkan karena inflasi.
d. Risiko Pasar
Risiko pasar adalah risiko yang timbul karena harga pasar dan semua
efek mengalami penurunan secara substansial
e. Risiko Psikologi
Risiko psikologi ini adalah bahwa pemodal akan bertindak secara
emosional dalam menanggapi gelombang optimisme dan pesimisme
yang secara periodik terjadi dalam pasar modal.
5. Faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan pasar modal (Husnan,
1993:8-9) yaitu:
a. Supply sekuritas
Supply sekuritas berarti harus banyak perusahaan yang bersedia
menerbitkan sekuritas di pasar modal.
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
11
b. Demand akan sekuritas
Faktor ini berarti harus terdapat anggota masyarakat yang memiliki
jumlah dana yang cukup besar untuk dipergunakan membeli sekuritassekuritas yang ditawarkan.
c. Kondisi politik dan ekonomi
Kondisi politik yang stabil akan ikut membantu pertumbuhan ekonomi
yang pada akhirnya mempengaruhi supply demand akan sekuritas.
d. Masalah hukum dan peraturan
Peraturan yang melindungi pemodal dari informasi yang tidak benar
dan menyesatkan menjadi mutlak diperlukan.
B. Saham
1. Pengertian Saham
Saham didefinisikan sebagai tanda penyertaan atau pemilikan seseorang
atau badan dalam suatu perusahaan (Fakhrudin dan Hardianto,2001:6).
Wujud saham adalah selembar kertas yang menerangkan bahwa pemilik
kertas tersebut adalah pemilik perusahaan yang menerbitkan surat
berharga tersebut. Posisi kepemilikan ditentukan oleh seberapa penyertaan
yang ditanamkan di perusahaan tersebut.
2. Jenis Saham
Berdasarkan hak kepemilikan yaitu hak klaim. Saham dapat dibagi dua
jenis (Fakhrudin dan Hardianto,2001:12) Yaitu:
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
12
a. Saham biasa (common stock)
Saham biasa merupakan saham yang menempatkan pemiliknya paling
yunior dalam hal pembagian dividen dan hak atas harta kekayaan
perusahan apabila perusahaan tersebut dilikuidasi. Selain itu saham
biasa akan mendapatkan dividen pada akhir pembukuan, jika
perusahaan mendapatkan keuntungan. Namun, apabila perusahaan
mengalami kerugian, maka pemegang saham tidak akan mendapat
dividen. Adapun fungsi dari saham biasa di dalam perusahaan adalah
(Riyanto,1999:182):
1) Sebagai alat untuk memenuhi kebutuhan akan modal permanen
2) Sebagai alat untuk menentukan laba
3) Sebagai alat untuk mengadakan fusi atau kombinasi dari
perusahaan
4) Sebagai alat untuk menguasai perusahaan
Menurut Suadi (1994:213) mengemukakan bahwa saham biasa
merupakan saham yang pelunasannya dilakukan dalam urutan yang
paling akhir dalam hal perusahaan dilikuidasi, sehingga risikonya
besar. Karena risikonya besar, biasanya jika perusahaan berjalan
dengan baik maka dividen saham biasa akan lebih besar daripada
saham minoritas. Adapun hak-hak yang dimiliki oleh pemegang saham
biasa adalah:
1) Hak untuk berartisipasi dalam menentukan arah dan tujuan
perusahaan, yaitu melalui hak suara dalam rapat pemegang saham.
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
13
2) Hak untuk memperoleh laba dari perusahaan dalam bentuk dividen
yang dibagi oleh perusahaan
3) Hak untuk membeli saham baru yang dikeluarkan oleh perusahaan
agar proporsi kepemilikan saham masing- masing pemegang saham
dapat tidak berubah.
4) Hak untuk menerima pembagian aktiva perusahaan dalam hal
perusahaan dilikuidasi.
b. Saham Preferen (preferred stock)
Macam
dari
saham
preferen
dapat
dibedakan
menjadi
(Husnan,1993:78-80):
1) Saham preferen kumulatif
Hak atas pembagian dividen bagi pemegang saham ini sifatnya
kumulatif dalam suatu prosentase atas jumlah, dalam arti jika pada
tahun tertentu dividen yang dibayarkan tidak mencukupi atau tidak
dibayar, maka hak ini diperhitungkan pada tahun berikutnya.
2) Saham preferen non kumulatif
Pemegang saham ini mendapat prioritas dalam pembagian dividen
sampai pada suatu prosentase tertentu tetapi tidak secara kumulatif.
Artinya jika pada tahun tertentu dividen yang dibayarkan kurang
dari yang ditentukan atau tidak dibayar, maka hal ini tidak
diperhitungkan pada tahun berikutnya.
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
14
3) Saham preferen partisipasi
Pemegang saham ini memperoleh dividen tetap seperti yang telah
ditentukan dan memperoleh ekstra jika perusahaan mencapai
sasaran yang telah ditetapkan.
Saham preferen mempunyai karakteristik gabungan antara saham
biasa dan obligasi karena bisa menghasilkan pendapatan tetap seperti
bunga obligasi,tetapi juga tidak bisa mendatangkan hasil seperti yang
dikehendaki oleh investor.
Saham biasa dan saham preferen serupa dengan saham biasa
karena dua hal, yaitu: mewakili kepemilikan sekuritas dan diterbitkan
tanpa tanggal jatuh tempo yang tertulis di atas lembaran saham tersebut
dan membayar dividen, sedangkan persamaan antara saham preferen
dengan obligasi terletak pada tiga hal: ada klaim atas laba dan aktivitas
sebelumnya dividennya tetap selama masa berlaku (hidup) dari saham,
memiliki hak tebus dan dapat dipertukarkan (convertible) dengan saham
biasa.
3. Penilaian Harga Saham
Terdapat tiga jenis penilaian saham (Jogiyanto,2000:79), yaitu:
a. Nilai Buku
Nilai buku merupakan nilai saham dipasar saham menurut pembukuan
perusahaan emiten. Nilai buku sebenarnya hanya mencerminkan
berapa besar jaminan atau seberapa besar aktiva bersih untuk saham
yang dimiliki investor.Karena aktiva bersih adalah sama dengan total
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
15
ekuitas pemegang saham, maka nilai buku perlembar saham adalah
total ekuitas dibagi dengan jumlah saham yang beredar.
b. Nilai Pasar
Nilai pasar atau harga pasar merupakan harga yang terbentuk oleh
permintaan dan penawaran saham di pasar modal atau disebut juga
harga pasar sekunder. Harga pasar tidak lagi dipengaruhi oleh emiten
atau pihak penjamin emisi, sehingga bisa jadi harga inilah yang benarbenar mewakili nilai suatu perusahaan. Harga inilah yang setiap hari
diumumkan di surat kabar atau media lainnya.
Beberapa harga yang ada di pasar modal:
1) Harga pembukuan
Nilai harga pembukuan adalah nilai yang diminta oleh penjual atau
pembeli pada saat dimulainya hari bursa. Nilai ini dapat menjadi
nilai pasar yang baru jika langsung ada transaksi.
2) Harga penutupan
Nilai harga penutupan merupakan harga yang diminta penjual atau
pembeli. Namun jika harga pembukuan terjadi pada saat
dimulainya hari bursa maka harga penutupan terjadi pada akhir hari
transaksi bursa. Harga penutupan dapat juga menjadi harga pasar
jika terjadi transaksi pada akhir penutupan di bursa.
3) Harga Tertinggi
Nilai harga tertinggi merupakan harga yang paling tinggi dari
semua transaksi atas saham tersebut. Istilah harga tertinggi sering
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
16
dipakai pada kurun waktu tertentu, misalnya sehari, sebulan,
setahun atau tergantung keperluan.
4) Harga Terendah
Harga terendah merupakan kebalikan dari harga tertinggi,
kegunaannya sama dengan harga tertinggi yaitu untuk dapat
mendeteksi transaksi harian, bulanan, atau tahunan.
5) Harga Rata-rata
Harga rata-rata merupakan rata-rata dari semua harga transaksi
suatu saham atau dari harga tertinggi dan terendah. Dengan
mengetahui ketiga harga ini (harga tertinggi,harga terendah dan
harga rata-rata) cukup penting sebab dari sini dapat diketahui
seberapa jauh kekuatan dan kelemahan suatu saham dalam satu
hari bursa, satu bulan atau satu tahun bursa.
c. Nilai intrinsik
Nilai intrinsik atau nilai fundamental merupakan nilai saham
sebenarnya dari perusahaan. Ada dua macam analisa yang banyak
digunakan untuk menentukan nilai sebenarnya dari suatu saham.yaitu:
1) Analisa pendekatan teknik
Pendekatan
teknik
merupakan
suatu
teknik
analisa
yang
menggunakan data atau catatan mengenai pasar itu sendiri untuk
berusaha mengakses permintaan dan penawaran suatu saham
tertentu atau secara keseluruhan. Pendekatan ini menggunakan data
yang sudah dipublikasikan serta faktor- faktor lain yang sasarannya
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
17
adalah memprediksi pergerakan harga jangka pendek suatu saham
maupun indikator pasar.
2) Analisa pendekatan fundamental
Analisis fundamental didasarkan pada suatu anggapan bahwa
setiap saham memiliki nilai- niali intrinsik yang merupakan nilai
nyata suatu saham yang ditentukan oleh beberapa faktor
fundamental perusahaan penerbit saham. Faktor- faktor itu meliputi
likuiditas, solvabilitas dan rentabilitas. Dalam hal ini yang
dimaksud dengan:
a) Likuiditas adalah kemampuan perusahaan dalam memenuhi
kewajiban finansialnya yang berjangka pendek tepat pada
waktunya. Adapun rasio likuiditas yang dikemukakan oleh
Bambang Riyanto (1999) dapat dikemukakan dengan dua cara
yaitu dengan:
(1) Current ratio yaitu membandingkan jumlah aktiva lancar
(current liabilities) dilain pihak. Current ratio dihitung
dengan rumus:
Jumlah Aktiva Lancar
Current Ratio =
X 100%
Hutang Lancar
(2) Quick
Ratio
yaitu
membandingkan
jumlah
kas,
efek,piutang disatu pihak dengan hutang lancar dilain
pihak. Quick ratio dihitung dengan rumus :
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
18
Kas + Efek + Piutang
Current Ratio =
X 100%
Hutang Lancar
b) Solvabilitas adalah kemampuan perusahaan dalam memenuhi
segala kewajibannya, baik kewajiban jangka pendek maupun
jangka panjang. Adapun ratio solvabilitas yang dikemukakan
oleh Bambang Riyanto (1999) dapat dilakukan dengan dua cara
yaitu dengan :
(1)
Ratio total aktiva atas total hutang yaitu ratio yang
membandingkan antara jumlah aktiva (total assets) disatu
pihak dengan jumlah hutang (baik jangka pendek maupun
jangka panjang) dilain pihak. Ratio total aktiva atas total
hutang dihitung dengan rumus :
Total Aktiva
Ratio total aktiva atas total hutang =
x 100%
Total Hutang
(2)
Ratio modal sendiri atas total hutang yaitu ratio yang
membandingkan modal sendiri (net wort) yang ini
merupakan kelebihan nilai (excess value) dari aktiva
diatas hutang disatu pihak dengan jumlah hutang di lain
pihak. Ratio modal sendiri atas total hutang dihitung
dengan rumus sebagai berikut :
Total Aktiva – Total Hutang
Ratio modal sendiri atas total hutang =
X 100%
Total Hutang
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
19
c) Rentabilitas adalah kemampuan suatu perusahaan untuk
menghasilkan selama periode tertentu. Adapun ratio rentabilitas
yang dikemukakan oleh Bambang Riyanto (1999) dapat
digunakan dengan dua cara yaitu :
(1) Rentabilitas ekonomi ( Earning Power )
Rentabilitas ekonomi adalah perbandingan antara laba
usaha dengan total modal sendiri dan modal asing atau
kemampuan perusahaan dengan seluruh modal yang ada
untuk menghasilkan keuntungan dan dinyatakan dalam
prosentase. Rentabilitas ekonomi dihitung dengan rumus
sebagai berikut :
Laba sebelum pajak
Earning Power =
X 100%
Modal
(2) Rentabilitas Modal Sendiri
Rentabilitas modal sendiri yang sering disebut rentabilitas
usaha seperti yang dikemukakan oleh Bambang Riyanto
(1999) adalah perbandingan antara jumlah laba yang
tersedia bagi pemilik modal sendiri, disatu pihak dengan
jumlah modal sendiri yang menghasilkan laba tersebut
dilain pihak atau kemampuan suatu perusahaan dengan
modal sendiri dihitung dengan rumus :
Jumlah laba setelah pajak
Ratio Modal Sendiri =
X 100%
Modal sendiri
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
20
4. Aspek-aspek yang mempengaruhi nilai saham
Aspek-aspek yang mempengaruhi nilai saham di pasar (Halim dan
Sarwoko,1995:7), yaitu:
a. Pengaruh pendapatan
Suatu kenyataan bahwa para pemegang saham sangat memperhatikan
pendapatan. Pendapatan membantu investor dalam memperkirakan
atau meramalkan arus dividen di masa mendatang.
b. Pengaruh dividen
Secara teoritis, pengaruh dividen dalam menentukan harga saham
adalah jelas. Harga saham tidak lain adalah nilai sekarang dari seluruh
dividen yang diharapkan di masa mendatang.
c. Pengaruh aliran kas
Selain pendapatan dan dividen, banyak investor memperhatikan aliran
kas per lembar saham yang dikalikan dengan suatu jumlah (angka)
yang tepat.
d. Pengaruh pertumbuhan
Pertumbuhan dapat diartikan sebagai perkembangan laba atau
perkembangan aktiva. Perkembangan laba umumnya digunakan
sebagai ukuran oleh lembaga- lembaga keuangan dan para pemegang
saham. Mereka melihat sejauh mana perusahaan mampu merubah
pertumbuhan penjualan dan kegiatan operasinya ke dalam kenaikan
penghasilan bagi pemegang saham.
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
21
5. Harga Saham
Harga saham adalah harga yang terjadi di pasar bursa pada saat tertentu
yang ditentukan oleh perilaku pasar yaitu permintaan dan penawaran
saham yang bersangkutan di bursa (Jogiyanto,2000:69), oleh kekuatan
pasar. Jika pasar menilai bahwa perusahaan penerbit bersangkutan akan
naik, demikian pula sebaliknya, jika perusahaan dinilai rendah oleh pasar,
maka harga saham juga akan turun. Bahkan bila lebih rendah dari pasar
perdana tentunya jika nilai yang seharusnya dari suatu saham (nilai
intrinsik) tersebut lebih besar dari harga pasar saham itu, maka saham
tersebut dinilai under valued (saham terlalu rendah) jika sebaliknya maka
saham dinilai over valued (saham terlalu mahal).
C. Kerangka Berpikir
Harga saham di pasar modal sangat dipengaruhi oleh lingkungan
internal bank yang terdaftar di pasar modal. Lingkungan internal yang
dimaksud adalah transaksi atau perputaran uang yang terjadi pada bank
tersebut.
Kalau
terjadi
transaksi
atau
perputaran
uang
yang
bisa
menguntungkan bank tersebut, maka banyak investor yang menanamkan
investasinya pada bank yang bersangkutan. Dengan demikian harga saham
pada bank tersebut akan mengalami kenaikan. Begitu pula jika transaksi atau
perputaran uang yang terjadi pada suatu bank tidak baik, misalnya banyak
nasabah yang tidak mampu membayar kewajiban.
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
22
Gempa bumi yang terjadi secara tidak langsung telah memberikan
dampak bagi masyarakat Yogyakarta dan sekitarnya. Masyarakat banyak yang
mengalami kelumpuhan khususnya dalam bidang perekonomian. Sebelum
terjadi gempa, masyarakat banyak yang meminjam uang di bank. Setelah
terjadi gempa, perekonomian masyarakat Yogyakarta terganggu sehingga
masyarakat Yogyakarta kesulitan mengembalikan kewajiban yang harus
mereka bayarkan di bank, yang dapat mengakibatkan
bank mengalami
kerugian, maka para investor mempertimbangkan untuk menanamkan
investasinya. Dengan demikian harga saham yang beredar akan mengalami
penurunan.
D. Rumusan Hipotesis
Berdasarkan kerangka berpikir di atas, diturunkan hipotesis sebagai berikut :
Ha : Ada perbedaan perubahan harga saham yang signifikan antara sebelum
dan setelah gempa
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
BAB III
METODE PENELITIAN
A. Jenis Penelitian
Penelitian ini dilakukan dengan studi kasus pada bank-bank yang
terdaftar di Bursa Efek Jakarta dan beroperasi di Yogyakarta dengan dasar
peristiwa yang terjadi untuk mengungkap data yang telah ada atau
menggambarkan variabel penelitian tanpa memberikan perlakuan atau
memanipulasi variabel penelitian.
B. Tempat dan Waktu Penelitian
1. Tempat Penelitian
: Bursa Efek Jakarta
2. Waktu Penelitian
: Penelitian pada bank-bank yang terdaftar di Bursa
Efek Jakarta dan beroperasi di Yogyakarta
dilakukan pada bulan Desember 2006 s.d Januari
2007.
C. Subyek dan Obyek Penelitian
1. Subyek Penelitian:
Bank-bank yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta dan beroperasi di
Yogyakarta
2. Obyek Penelitian:
Data harga saham pada bank-bank yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta
dan beroperasi di Yogyakarta.
23
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
24
D. Data Yang Diperlukan
Data harga saham antara 5 hari sebelum dan 5 hari setelah gempa di
Yogyakarta tanggal 27 Mei 2006.
E. Teknik Pengumpulan Data
Dokumentasi : Teknik ini dilakukan untuk mencari data-data tertulis yang
terdokumentasi.
F. Populasi dan Sampel
1. Populasi : Semua Bank yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta yang
berjumlah 24 buah.
2. Sampel: Bank-bank yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta dan beroperasi di
Yogyakarta yang berjumlah 13 buah.
G. Uji Prasyarat Analisis
1. Uji Normalitas
Uji Normalitas dalam penelitian ini digunakan untuk mengetahui apakah
data yang terjaring berdistribusi normal atau tidak. Apabila data yang
terjaring berdistribusi normal, maka analisis untuk menguji hipotesis dapat
dilakukan. Asumsi mengenai normalitas perlu dicek keberadannya agar
langkah-langkah selanjutnya dapat dipertanggungjawabkan. Selanjutnya
uji normalitas ini menggunakan rumus tes satu sampel kolmogorovsmirnov. Adapun persamaan rumusnya sebagai berikut:
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
25
D : Maksimum [Fo (x)-Sn (x)]
Keterangan:
D
: deviasi atau penyimpangan
Fo (x) : distribusi frekuensi kumulatif teoritis
Sn (x) : distribusi frekuensi yang diobservasi
Apabila probabilitas (p) yang diperoleh melalui perhitungan lebih kecil
dari taraf signifikansi 5% maka signifikansi artinya ada beda antara
distribusi data yang dianalisis dengan distribusi teoritis sehingga sebaran
data variabel adalah tidak normal pada taraf signifikansi 5%, sedangkan
apabila probabilitas (p) yang diperoleh melalui perhitungan lebih besar
dari taraf signifikansi 5% maka tidak signifikan, artinya tidak ada beda
antara distribusi data yang diana lisis dengan distribusi teoritis sehingga
sebaran data variabel adalah normal pada taraf signifikansi 5%.
2. Uji Homogenitas
Uji Homogenitas varians digunakan untuk mengetahui apakah varians
sample akan dikomparasikan itu homogen atau tidak. Varians adalah
standar deviasi yang dikuadratkan, uji homogenitas varians digunakan uji
F.
Harga F hitung tersebut selanjutnya dibandingkan dengan harga F tabel
dengan dk pembilang n2 -dk. Penyebut n2 -2. Dalam hal ini berlaku
ketentuan, bila harga F hitung lebih kecil atau sama dengan F table (Fh <
Ft), maka Ho diterima dan Ha ditolak.
Ho=µ1 =µ2 =varian kelompok homogen
Ha=µ1 ?=µ2 =varian data kelompok tidak homogen
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
26
H. Teknik Analisis Data
1. Merumuskan Hipotesis
Ho : tidak ada perbedaan perubahan harga saham sebelum dan setelah
gempa
Ha : ada perbedaan perubahan harga saham yang signifikan antara sebelum
dan setelah gempa
2. Menentukan taraf signifikansi sebesar 5%
3. Menghitung t hitung dengan rumus t-test yaitu:
t=
X1 - X2
v S 12
+
n1
S2 2
n2
Keterangan:
X1
: adalah perubahan harga saham rata-rata sebelum gempa
X2
: adalah perubahan harga saham rata-rata setelah gempa
S1
: adalah simpangan baku sebelum gempa
S2
: adalah simpangan baku setelah gempa
n1
: adalah jumlah sampel sebelum gempa
n2
: adalah jumlah sampel setelah gempa
4. Mengambil Kesimpulan :
Ho diterima apabila t hitung < t tabel
Ho ditolak apabila t hitung > t tabel
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
27
5. Menarik Kesimpulan :
Apabila Ho diterima berarti tidak ada perbedaan perubahan harga saham
yang signifikan
Apabila Ho ditolak berarti ada perbedaan perubahan harga saham yang
signifikan
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
BAB IV
ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN
A. Deskripsi Data
Data-data yang dipakai dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:
1. Data harga saham pada 5 hari sebelum dan 5 hari setelah gempa di
Yogyakarta tanggal 27 Mei 2006 yang diambil dari harian KOMPAS dan
BISNIS INDONESIA tercantum pada table 5.2 sebagai berikut:
Tabel 5.2 Data Harga Saham
No
Kode
H-5
1
BBCA
2
H-4
H-2
H-1
H+1
H+2
H+3
H+4
H+5
4025 4075 4100
-
-
-
4050
4200
4100
4050
BBIA
960
-
-
-
960
960
960
960
3
BBNI
1210 1230 1260
-
-
-
1200
1210
1220
1200
4
BBRI
3900 4025 4175
-
-
-
3950
4075
3950
3800
5
BDMN 4500 4750 4675
-
-
-
4675
4825
4600
4625
6
BMRI
1690 1760 1690
-
-
-
1700
1760
1690
1640
78
BNGA
510
560
540
-
-
-
570
580
570
550
8
BNII
175
175
175
-
-
-
180
185
180
180
9
BNLI
710
710
690
-
-
-
680
700
690
670
10
LPBN
990
990
980
-
-
-
910
920
900
900
11
MEGA 2250 2250 2250
-
-
-
2200
2200
2400
2400
12
NISP
790
790
790
-
-
-
790
790
790
790
13
PNBN
400
420
395
-
-
-
405
430
430
415
960
H-3
980
28
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
29
2. Dari data harga saham pada tabel 5.2, maka dapat dihitung perubahan
harga saha m dengan mengurangkan harga saham ada hari sebelumnya.
Pada H-5 tanggal 22 Mei 2006 perubahan harga saham dihitung dengan
mengurangkan harga saham tanggal yang bersangkutan dengan harga
saham tanggal 19 Mei 2006. Dari perhitungan tersebut diperoleh data
perubahan harga saham yang dapat dilihat pada tabel 5.3 sebagai berikut:
Tabel 5.3 data perubahan Harga Saham.
No
Kode
H-5
H-4
H-3
H-2
H-1
H+1
H+2
H+3
H+4
H+5
1
BBCA
-150
50
25
-
-
-
-50
150
-100
-50
2
BBIA
0
0
20
-
-
-
-20
0
0
0
3
BBNI
-40
20
30
-
-
-
-60
10
10
-20
4
BBRI
-200
125
150
-
-
-
-225
125
-125
-150
5
BDMN
-300
250
-75
-
-
-
0
150
-225
25
6
BMRI
-180
70
-70
-
-
-
10
60
-70
-50
78
BNGA
-90
50
-20
-
-
-
30
10
-10
-20
8
BNII
-15
0
0
-
-
-
5
5
-5
0
9
BNLI
-30
0
-20
-
-
-
-10
20
-10
-20
10
LPBN
-30
0
-10
-
-
-
-70
10
-20
0
11
MEGA
0
0
0
-
-
-
-50
0
200
0
12
NISP
0
0
0
-
-
-
0
0
0
0
13
PNBN
-25
20
-25
-
-
-
10
25
0
-15
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
30
B. Uji Prasyarat Analisis
1. Menghitung normalitas data
Setelah menghitung perubahan harga saham maka dapat dihitung
pengujian normalitas data. Dari olahan rogram computer SPSS yang
terdapat pada lampiran 1
Sebelum gempa
0,912
0,05
Normal
2. Uji Homogenitas
Dalam uji homogenitas digunakan uji F. Melalui program SPSS, yang
terlampir pada lampiran 2 F hitung diperoleh sebesar 0,970. Sdangkan
nilai F tabel diperoleh dengan rumus n-2. n=13.
13-2=11. Melalui taraf signifikansi 5% maka F tabel ditemukan nilai F
tabel=1,80. Karena Fh<Ft yaitu 0,970<1,80 maka varian data kelompok
homogen dan Ho diterima.
C. Teknik Analisis Data
1. Merumuskan hipotesis :
Ho : tidak ada perbedaan perubahan harga saham sebelum dan setelah
gempa
Ha : ada perbedaan perubahan harga saham yang signifikan antara sebelum
dan setelah gempa
2. Menentukan taraf signifikansi sebesar 5%
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
31
3. Menghitung nilai F dengan rumus
F=
S2 1
S2 2
Keterangan:
S1 adalah standar deviasi untuk 5 hari sebelum gempa bumi
S2 adalah standar deviasi untuk 5 hari setelah gempa bumi
Dalam perhitungan yang terlampir pada halaman 3 S2 1 diperoleh sebesar
78132 sedangkan S2 2 diperoleh sebesar 133326. Dari rumus diatas dapat
dihitung sebagai berikut:
F=
78132
133326
= 0,586
4. Mengambil Kesimpulan
Dari perhitungan nilai F di atas maka dapat diketahui F hitung < F tabel.
Yaitu 0,586 < 1,80 maka Ho diterima.
5. Menarik Kesimpulan
Dari kesimpulan yang ditarik di atas maka dapat disimpulkan bahwa Ho
diterima maka tidak ada perbedaan perubahan harga saham.
D. PEMBAHASAN
Pada hipotesis yang diajukan leh penulis yang ada di bab II dinyatakan
bahwa ada perbedaan perubahan harga saham. Setelah diuji ternyata didapat
suatu kesimpulan bahwa tidak ada perbedaan perubahan harga saham. Hal ini
disebabkan karena gempa bumi yang terjadi di Yogyakarta tanggal 27 Mei 2006
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
32
tidak memberikan dampak bagi perkembangan harga saham yang terdaftar di
Bursa Efek Jakarta dan beroperasi di Yogyakarta. Kelumpuhan perekonomian di
Yogyakarta akibat gempa tidak membuat para investor untuk menanamkan
investasi pada bank yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta dan Beroperasi di
Yogyakarta.
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN
A. KESIMPULAN
Setelah data dianalisis dan diuji signifikansinya maka dapat disimpulkan
bahwa tidak ada perbedaan perubahan harga saham yang signifikan antara
sebelum dan setelah gempa bumi di Yogyakarta. Hal ini ditunjukkan pada uji t
dimana t hitung < daripada t table. Oleh karena itu hipotesis yang diajukan
penulis ditolak.
B. KETERBATASAN PENELITIAN
Penelitian ini dibatasi pada harga saham bank yang terdaftar di Bursa
Efek Jakarta dan beroperasi di Yogyakarta dari tanggal 22 Mei 2006
sampai tanggal 1 Juni 2006.
C. SARAN
Dalam keadaan perekonomian yang tidak menentu
akibat terjadinya
gempa bumi di Yogyakarta maka sebaiknya bank harus tetap
mepertahankan eksistensinya sehingga investor akan tetap menanamkan
investasinya.
28
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
Lampiran 3
Hasil perhitungan perubahan harga saham rata-rata sebelum gempa
No
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
Total
Nama
BBCA
BBIA
BBNI
BBRI
BDMN
BMRI
BNGA
BNII
BNLI
LPBN
MEGA
NISP
PNBN
Jumlah rata-rata
-15
5
2
15
-15
-36
-12
-3
-10
-8
0
0
-6
-83
Hasil perhitungan perubahan harga saham rata-rata setelah gempa
No
Nama
Jumlah rata-rata
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
Total
BBCA
BBIA
BBNI
BBRI
BDMN
BMRI
BNGA
BNII
BNLI
LPBN
MEGA
NISP
PNBN
-10
-4
-8
-75
-10
-10
2
1
-4
-16
30
0
4
-102
No
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
Tabel perhitungan Standar Deviasi Sebelum Gempa
Nama
Xi-X
S1
S12
BBCA
(-15) -(-83)
68
4624
BBIA
5-(-83)
88
7744
BBNI
2-(-83)
85
7225
BBRI
15-(-83)
98
9604
BDMN
(-15)-(-83)
68
4624
BMRI
(-36)-(-83)
47
2209
BNGA
(-12)-(-83)
71
5041
BNII
(-3)-(-83)
80
6400
BNLI
(-1)-(-83)
73
5329
LPBN
(-8)-(-83)
75
5625
MEGA
0-(-83)
83
6889
NISP
0-(-83)
83
6889
PNBN
(-6)-(-83)
77
5929
1
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
No
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
Tabel Perhitungan Standar Deviasi Setelah gempa
Nama
Xi-X
S1
S12
BBCA
(-1)-(-83)
92
8464
BBIA
(-4)-(-83)
98
9604
BBNI
(-8)-(-83)
94
8836
BBRI
(-75)-(-83)
27
729
BDMN
(-10)-(-83)
92
8464
BMRI
(-10)-(-83)
92
8464
BNGA
2-(-83)
104
10816
BNII
1-(-83)
103
10609
BNLI
(-4)-(-83)
98
9604
LPBN
(-16)-(-83)
86
7396
MEGA
30-(-83)
132
17424
NISP
0-(-83)
102
10404
PNBN
4-(-83)
106
11236
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
DAFTAR PUSTAKA
Darmadji,Tjiptono dan Fakhrudin, Henry M (2001) Pasar Modal Indonesia;
Jakarta:Salemba Empat
Drs. Harnanto, Akuntan (1988) Akuntansi Keuangan Intermediate; Bagian
penerbitan LIBERTY, Yogyakarta
G,Indriyo (2000) Dasar-dasar Manajemen Keuangan;Yogyakarta
Harian KOMPAS, Edisi 30 Mei 2006, 1Juni 2006 dan 2 Juni 2006
Harian BISNIS INDONESIA, Edisi 22 Mei 2006 s.d 29 Mei 2006
Husnan,Suad (1993) Dasar-dasar Teori Portofolio dan Analisis
Sekuritas;Cetakan pertama;Edisi Pertama;Yogyakarta,UPP AMP YKPN
Halim,Abdul dan Sarwoko (1995) Manajemen Keuangan; Yogyakarta, AMP
YKPN
Indonesian Capital Market Directory (2006)
Jogiyanto (2000) Teori Portofolio dan Analisis Investasi; Edisi 2,
Yogyakarta:BPFE
Prof. DR. Sudjana,M.A.,M.Sc. (1999) Metode Statistika : Bagian Penerbitan
TARSITO Bandung
Riyanto, Bambang (1999) Dasar-dasar Pembelajaran Perusahaan, Edisi III,
Yogyakarta penerbit BPFE UGM
PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI
Sudjana (1996) Metode Statistika, Edisi 6, Cetakan 6, Bandung, Penerbit
TARSITO
www.Bapepam.go.id
Suadi,Arif (1994) Akuntansi Keuangan Menengah; Yogyakarta; Bagian Penerbit
STIE YKPN
Download