Annual Report 2016 - Indonesia Investments

advertisement
ELEVATING
GROWTH
TO THE
NEXT LEVEL
Laporan Tahunan
Annual Report
2016
ELEVATING
GROWTH
TO THE
NEXT LEVEL
Kata Pengantar
FOREWORD
Prioritas pembangunan infrastruktur sebagai fokus pemerintah memberi
dampak positif terhadap pertumbuhan industri konstruksi. Hal ini dikarenakan
meningkatnya permintaan pekerjaan konstruksi sehingga menumbuhkan
iklim investasi di sektor konstruksi dan daya saing perusahaan konstruksi
yang secara tidak langsung memberikan dampak positif terhadap
kinerja Perseroan. Dengan kompetensi yang dimiliki, Perseroan berhasil
memperoleh kontrak baru sebesar Rp3,77 triliun untuk pekerjaan konstruksi
baik Struktur; Mechanical, Electrical and Plumbing; dan Fondasi. Pencapaian
ini akan semakin meningkatkan laba bersih Perseroan yang kini tumbuh
63% dibandingkan tahun lalu. Selain itu, untuk mendukung ekspansi usaha,
Perseroan memperkuat permodalan dengan melakukan rights issue sebesar
Rp600 miliar. Dalam pelaksanaan rights issue, terjadi kelebihan permintaan
saham atau oversubscribed. Hal ini menunjukkan kepercayaan investor pada
kekuatan model bisnis dan kesinambungan pertumbuhan usaha Perseroan.
Dengan prestasi yang diraih serta melalui beragam proyek yang dikerjakan
selama tahun 2016, Perseroan berkomitmen untuk terus meningkatkan
pertumbuhan usaha, sekaligus turut serta memberikan kontribusi bagi
kemakmuran bangsa.
The Company recorded solid performance through an indirect positive impact from
government development strategy in infrastructure. This is due to the increasing
demand in construction works, leading to upsurge in construction investment
climate and competition level among construction providers which indirectly benefit
the Company’s performance. On the back of its competency, new contract valued
at Rp3,77 trillion was attained by the Company under its construction project that
includes Structural; Mechanical, Electrical, and Plumbing; and Foundation projects.
This accomplishment will increasingly improve the Company net income which
currently grew 63% than last year. Furthermore, as part of business expansion
strategy, the Company conducted rights issue of Rp600 billion, hence strengthening
the Company’s capital. During the commencement of the rights issue, the Company
managed to achieve oversubscription. This reflects investors’ confidence in the
strength and sustainability of our balanced business model and future growth
prospects.
These achievements along with the diversity in its contracts attained during 2016,
the Company is committed to enhance business continuity and at the same time
grant its contribution toward the prosperity of the nation.
Ikhtisar Utama
Main Highlights
Laporan Manajemen
Management Report
Analisa & Pembahasan Manajemen
Profil Perusahaan
Management Discussion & Analysis
Company Profile
Daftar Isi
Table of Contents
01
Kata Pengantar
02
Daftar Isi
04
Ikhtisar Utama
05
Ringkasan Kinerja 2016
06
Ikhtisar Keuangan
08
Informasi Saham
08
Pergerakan Harga Saham
09
Aksi Korporasi
10
Table Of Contents Highlights
Performance Summary 2016
Financial Highlights
Shares Information
63
Anak Perusahaan, Asosiasi & Ventura
Bersama
Subsidiaries, Associate Entities & Joint Venture
64
Kronologis Pencatatan Saham
65
Kronologis Pencatatan Efek Lainnya
66
Lembaga Penunjang Pasar Modal
67
Sertifikasi
68
Peristiwa Penting
Shares Listing Chronology
Other Securities Listing Chronology
Capital Market Supporting Institutions
Certifications
Event Highlights
Shares Price Movement
Corporate Actions
70
Management Reports
11
Laporan Direksi
22
Laporan Dewan Komisaris
The Board of Directors’ Report
Board of Commissioners’ Report
PROFIL PERUSAHAAn
Company Profile
31
Identitas Perusahaan
32
Sekilas ACSET
37
Bidang Usaha, Produk dan Jasa
44
Perjalanan Kami
46
Visi & Misi
47
Tata Nilai dan Budaya Perusahaan
48
Struktur Organisasi
50
Profil Dewan Komisaris
53
Profil Direksi
60
Jumlah Karyawan
61
Informasi Pemegang Saham
62
Komposisi Pemegang Saham
Line of Business, Products and Services
Our Journey
Vision & Mission
The Company’s Values and Culture
Organization Structure
Analisis dan Pembahasan Manajemen
76
Kinerja Keuangan
92
Tinjauan Operasional
93
Pengembangan Sumber Daya Manusia
104
Total Employees
Shareholders Information
Shareholders Composition
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
Management Discussion and Analysis
Financial Performance
Operational Review
Human Resources Development
Teknologi Informasi
Information Technology
Dasar Perusahan
Tata Kelola
108 Modal
Corporate Governance
109
Tujuan Tata Kelola Perusahan
110
Prinsip-Prinsip Tata Kelola Perusahaan
111
Struktur Tata Kelola Perusahaan
112
Roadmap GCG
114
Implementasi Tata Kelola Perusahaan di
2016
Board of Commissioners’ Profile
Board of Directors’ Profile
Manajemen
71
Corporate Identity
ACSET in Brief
Analisis
Dan Pembahasan
Modal
Dasar
Management Discussion And Analysis
Laporan Manajemen
30
2
Foreword
Corporate Governance Objectives
Corporate Governance Priciples
Corporate Governance Structure
GCG Roadmap
Corporate Governance Implementation in 2016
114
Penilaian Tata Kelola Perusahaan
115
Direksi
117
Prosedur, Dasar Penetapan, Struktur, dan
Remunerasi Direksi
Corporate Governance Assessment
Board of Directors
Procedures, Stipulation Basis, Structure, and
Remuneration of Board of Directors
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Konsolidasian
Corporate Social Responsibility
Consolidated Financial Statements
Daftar Isi
Table of Contents
119
Kebijakan, Frekuensi Rapat Direksi dan
Tingkat kehadiran Anggota Direksi
168
Unit Audit Internal
Board of Directors’ Meetings Policy, Frequency and
Attendance
174
Sistem Pengendalian Internal
176
Manajemen Risiko
180
Kepatuhan Hukum
181
Kode Etik
184
Informasi Mengenai Budaya/Tata Nilai
Perusahaan
120
Pelatihan Direksi
120
Penilaian Terhadap Kinerja Komite yang
Mendukung Pelaksanaan Tugas Direksi
Board of Directors Trainings
Performance Assessment of Board of Directors
Committees
122
Rapat Umum Pemegang Saham
138
Dewan Komisaris
142
Prosedur, Dasar Penetapan, Struktur, dan
Remunerasi Dewan Komisaris
General Meeting Of Shareholders
Board of Commissioners
Kebijakan, Frekuensi Rapat Dewan
Komisaris dan Tingkat Kehadiran Anggota
Komisaris
Board of Commissioners’ Meeting Policy,
Frequency and Attendance
143
Pelatihan Peningkatan Kompetensi Dewan
Komisaris
Board of Commissioners’ Competence Trainings
144
Kebijakan Penilaian & Pelaksanaan
Kinerja Anggota Direksi dan Dewan
Komisaris
Policy of Performance Assessment &
Performance of the Board of Directors and Board
of Commissioners
148
Komite Audit
155
Pernyataan Komite Audit PT Acset Indonusa
Tbk
186
154
Komite Nominasi & Remunerasi
162
Sekretaris Perusahaan
166
Pelaksanaan Tugas Sekretaris Perusahaan
Tahun 2016
Implementation of Corporate Secretary Duties in
2016
166
Hubungan Investor
Investor Relations
Legal Compliance
Code of Conduct
Program Kepemilikan Saham oleh
Karyawan dan/atau Manajemen
187
Pelaporan Pelanggaran
189
Pedoman Tata Kelola
Whistleblowing System
GCG Guidelines
Tanggung Jawab Sosial
Dasar
194 Modal
Perusahaan
Corporate Social Responsibility
201
Tanggung Jawab Bidang Lingkungan
203
Tanggung Jawab Bidang Keselamatan,
Keamanan, dan Kesehatan Kerja
Environmental Responsibility
Occupational Health and Safety Responsibility
205
Tanggung Jawab Bidang Pengembangan
Sosial & Kemasyarakatan
Community & Social Development Responsibility
207
Tanggung Jawab Bidang Barang & Jasa,
dan Konsumen
Goods & Services, and Consumer Responsibility
Nomination & Remuneration Committee
Corporate Secretary
Risk Management
Employees And/Or Management Shares Option
Programs
Audit Committee
Statement of the Audit Committee of PT Acset
Indonusa Tbk
Internal Control System
Information on Company Culture/Values
Procedures, Stipulation Basis, Structure, and
Remuneration of Board of Commissioners
143
Internal Audit Unit
208
Surat Pernyataan
Anggota Direksi dan Anggota Dewan
Komisaris
tentang Tanggung Jawab atas Laporan
Tahunan 2016
PT Acset Indonusa Tbk (‘Perseroan’)
Statement of
the Board of Directors and Board of
Commissioners
on the Responsibility for the 2016 Annual Report
of PT Acset Indonusa Tbk (‘the Company’)
Panduan Umum: Harap diperhatikan petunjuk dalam membaca laporan ini.
‘Perseroan’ mengacu pada PT Acset Indonusa Tbk sebagai perusahaan induk. ‘ACSET’, ‘Grup ACSET’, dan ‘Perusahaan’ mengacu
pada PT Acset Indonusa Tbk, anak perusahaan dan perusahaan afiliasi.
General Use of Terms: For guidance when reading this report, please note the term ‘the Company’ refers to PT Acset Indonusa Tbk
as the parent company. ‘ACSET’, ‘ACSET Group’ and ‘the Group’ refer to PT Acset Indonusa Tbk, subsidiaries, and affiliates.
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
3
Ikhtisar Utama
Highlights
Main Highlights
Laporan Manajemen
Management Report
Profil Perusahaan
Company Profile
Analisa & Pembahasan Manajemen
Management Discussion & Analysis
IKHTISAR
UTAMA
HIGHLIGHTS
ACSET meraih
penghargaan Best of the
Best Companies 2016 dari
Forbes Indonesia (#38)
4
ACSET received Best of the Best Companies 2016
award by Forbes Indonesia (#38)
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Good Corporate Governance
Laporan Keuangan Konsolidasian
Corporate Social Responsibility
Consolidated Financial Statements
Ringkasan Kinerja 2016
Performance Summary 2016
Membukukan pendapatan
sebesar Recorded a revenue of
1.79
%
32
triliun
Rp
trillion
meningkat
up by
Laba bersih*
meningkat
sebesar
menjadi
Rp
dari
Rp
63
%
Yoy
68.33miliar
41.92miliar
billion
billion
Net profits increased 63% yoy from Rp41.92
billion to Rp68.33 billion
Laba bersih entitas induk | Net income of the parent Company
*
Secara keseluruhan,
perolehan pendapatan
berasal dari sektor
fondasi sebesar
19
%
79
%
2
%
sektor
konstruksi
&
sektor
infrastruktur
Overall revenues were generated
from the revenue of foundation
sector of 19%, construction sector
of 79%, and infrastructure sector
at 2%
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Beberapa proyek besar termasuk
pengerjaan struktur dan mixeduse development (Mechanical,
Electrical, and Plumbing/MEP)
Indonesia 1, serta Millenium
Centennial Center.
Notable contracts including the structure works
and mixed-use development of Indonesia 1
(Mechanical, Electrical, and Plumbing/MEP), and
Millenium Centennial Center.
Meraih penghargaan Best of the
Best Companies 2016 dari Forbes
Indonesia (#38)
Received Best of the Best Companies 2016 award
by Forbes Indonesia (#38)
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
5
Ikhtisar Utama
Highlights
Main Highlights
Laporan Manajemen
Analisa & Pembahasan Manajemen
Profil Perusahaan
Management Report
Management Discussion & Analysis
Company Profile
Ikhtisar Keuangan
Financial Highlights
dalam jutaan Rupiah, kecuali
disebut lain
2016
Laba Rugi
Pendapatan bersih
Laba bruto
Laba tahun berjalan
2015
2014
2013
Profit And Loss
1,794,002
1,356,868
1,350,908
1,014,503
669,906
Net revenue
279,639
224,374
248,939
207,869
115,548
Gross profit
67,555
42,222
103,897
97,929
52,233
Profit for the year
68,329
41,918
104,787
98,071
52,249
(774)
304
(890)
(142)
(16)
Non-controlling interest
Laba/(rugi) setelah pajak yang diatribusikan kepada
Pemilik entitas induk
in million Rupiah, unless
otherwise stated
2012
Kepentingan non-pengendali
Profit/(loss) after tax attributable to : Owners of the parent
Jumlah saham beredar (dalam
juta lembar)
700
500
500
500
400
Total outstanding share (in
million of shares
Laba bersih per saham (dalam
Rupiah)
111
84
210
196
104
Earnings per share (in Rupiah)
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Total Aset Lancar
Consolidated Statements of Financial Position
2,092,380
1,590,910
1,214,765
1,061,423
60,778
Total Current Assets
410,791
338,588
258,884
236,935
146,991
Total Non-Current Assets
Total Aset
2,503,171
1,929,498
1,473,649
1,298,358
754,771
Total Assets
Total Liabilitas Jangka Pendek
1,165,334
1,199,387
777,115
715,314
527,978
Total Current Liabilities
Total Liabilitas Jangka Panjang
36,612
65,252
54,486
24,115
10,317
Total Non-Current Liabilities
Total Liabilities
Total Aset Tidak Lancar
Total Liabilitas
1,201,946
1,264,639
831,601
739,429
538,295
Total Ekuitas
1,301,225
664,859
642,048
558,929
216,476
Total Equity
Total Liabilitas dan Ekuitas
2,503,171
1,929,498
1,473,649
1,298,358
754,771
Total Liabilities and Equity
Rasio Keuangan
Financial Ratios
Marjin laba bersih
3.8%
3.1%
7.8%
9.7%
7.8%
Net Profit Margin
Marjin laba kotor
15.6%
16.5%
18.4%
20.5%
17.2%
Gross Profit Margin
1.80
1.33
1.56
1.48
1.15
Current Ratio
Laba Bersih terhadap
rata-rata Total Aset
3.1%
2.5%
7.6%
9.6%
9.4%
Average Return on Assets
Laba Bersih terhadap
rata-rata Total Ekuitas
7.0%
6.4%
17.5%
25.3%
27.4%
Average Return on Equity
Rasio Lancar
Utang terhadap Total Aset
0.12
0.23
0.18
0.08
0.13
Debt to Assets
Utang terhadap Total Ekuitas
0.24
0.66
0.42
0.18
0.47
Debt to Equity
* Seluruh terminologi ‘laba bersih’ yang digunakan dalam Laporan Tahunan ini merujuk kepada laba setelah pajak yang diatribusikan kepada
pemilik entitas induk. | All ‘net income’ terminologies that are used in this Annual Report refer to the profit after tax attributable to owners of the parent.
6
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Good Corporate Governance
Laporan Keuangan Konsolidasian
Corporate Social Responsibility
Consolidated Financial Statements
Ikhtisar Keuangan
Financial Highlights
Jumlah aset |
Jumlah liabilitas |
Total Ekuitas |
dalam jutaan Rupiah
dalam jutaan Rupiah
dalam jutaan Rupiah
Total assets
Total liabilities
2,503,171
in million Rupiah
in million Rupiah
1,473,649
739,429
2013
2014
2015
2016
831,601
558,929
2014
2015
2016
1,794,002
in million Rupiah
279,639
248,939
207,869
1,014,502
664,859
2014
2015
2013
2016
Profit after tax attribute to owners of
the parent
dalam jutaan Rupiah
1,350,908 1,356,868
642,048
Laba setelah pajak yang
diatribusikan kepada entitas induk|
Gross profit
Revenues
in million Rupiah
2013
1,301,225
1,201,946
Laba bruto |
Pendapatan bersih |
dalam jutaan Rupiah
in million Rupiah
1,264,639
1,929.498
1,298,358
Total equity
224,374
dalam jutaan Rupiah
in million Rupiah
98,071
104,787
68,329
41,918
2013
2014
2015
2016
2013
2014
2015
2016
2013
2014
EBITDA |
Laba bersih per saham |
Kontrak Baru |
dalam jutaan Rupiah
dalam Rupiah penuh
dalam triliun Rupiah
EBITDA
Earnings per share
in million Rupiah
in full Rupiah
239,293
232,048
196
2015
2016
New Contract
in trillion Rupiah
3.77
210
3.09
111
185,416
1.62
84
184,083
0.61
2013
2014
2015
2016
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
2013
2014
2015
2016
2013
2014
2015
2016
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
7
Ikhtisar Utama
Laporan Manajemen
Highlights
Main Highlights
Analisa & Pembahasan Manajemen
Profil Perusahaan
Management Report
Management Discussion & Analysis
Company Profile
INFORMASI SAHAM
Shares Information
Kinerja Harga Saham 2016 & 2015
2016 & 2015 Share Price Performance
Dalam miliar Rupiah | in billion Rupiah
3500 3.500
MarketCCap
Market ap 22016
016 MarketCCap
Market ap 22016
015 3000 3.000
2500 2.500
2000 2.000
1.974
1.500
1500 1.510
1.000
1000 500
500 0 0
1-­‐Jan 1-­‐Oct Nov
1-­‐Nov Dec
1-­‐Dec Jan 1-­‐Feb Feb 1-­‐Mar Mar 1-­‐Apr Apr 1-­‐May May 1-­‐Jun Jun 1-­‐Jul Jul 1-­‐Aug Aug 1-­‐Sep Sep Oct
Bulan | Month
PERGERAKAN HARGA SAHAM
Share Price Movements
Harga, Volume Transaksi, Jumlah Saham Beredar, dan Kapitalisasi Pasar Tahun 2015-2016
Price, Volume of Transaction, Number of Oustanding Shares and Market Capitalization in 2015-2016
Per 31 Desember 2016 & 31 Desember 2015 | As of 31 December 2016 & 31 December 2015
Pergerakan Saham pada
Pasar Reguler
Stock Movement at Regular
Market
Harga Saham
Share Price
Bulan
Month
Tertinggi
Highest
Rp
Terendah
Lowest
Rp
Penutupan
Closing
Rp
Volume
Volume
Unit
Nilai
Value
Rp
Kapitalisasi Pasar
Market
Capitalization
(Rupiah)
Saham Beredar
(Lembar)
2016
Triwulan I
3,900
2,750
3,725
22,371,600
3,060
1,862,500,000,000
500,000,000
Triwulan II
3,725
3,000
3,200
28,393,100
3,476
2,240,000,000,000
700,000,000
Triwulan III
3,670
2,770
2,870
38,997,200
3,203
2,009,000,000,000
700,000,000
Triwulan IV
3,280
2,810
2,820
24,505,400
3,025
1,974,000,000,000
700,000,000
Quarter I
Quarter II
Quarter III
Quarter IV
2015
Triwulan I
5,975
3,500
5,400
61,755,300
4,612
2,700,000,000,000
500,000,000
Triwulan II
5,450
4,190
4,700
21,790,500
4,819
2,350,000,000,000
500,000,000
Triwulan III
5,025
3,350
4,200
12,938,300
4,328
2,100,000,000,000
500,000,000
Triwulan IV
4,395
2,550
3,020
14,190,400
3,574
1,510,000,000,000
500,000,000
Quarter I
Quarter II
Quarter III
Quarter IV
8
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Social Responsibility
Laporan Keuangan Konsolidasian
Consolidated Financial Statements
AKSI KORPORASI
Corporate Actions
Pada tanggal 23 Juni 2016, Perusahaan melalui
Penawaran Umum Terbatas I menerbitkan
200.000.000 lembar saham dengan harga
penawaran Rp3.000 (Rupiah penuh) per saham.
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
On 23 June 2016, the Company conducted
Limited Public Offering I and issued 200.000.000
shares, with offering price of Rp3.000 (full
Rupiah) per share.
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
9
Ikhtisar Utama
Main Highlights
Laporan Manajemen
Management Report
Report
Analisa & Pembahasan Manajemen
Profil Perusahaan
Management Discussion & Analysis
Company Profile
Laporan
Manajemen
Management Reports
Laba bersih
tumbuh
Net income grew
63
%
10
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
YoY
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Social Responsibility
Laporan Keuangan Konsolidasian
Consolidated Financial Statements
Laporan Direksi
The Board of Directors’ Report
Perseroan telah berhasil melebihi
target perolehan kontrak baru
tahun 2016 sebesar 7,8%, atau
Rp3,77 triliun dari yang ditargetkan
sebesar Rp3,50 triliun. Hal ini
berdampak pada meningkatnya
pendapatan sebesar 32% yoy dari
Rp1,36 triliun menjadi Rp1,79
triliun dan laba bersih tumbuh
signifikan sebesar 63% yoy dari
Rp41,92 miliar menjadi Rp68,33
miliar.
The Company exceeded by 7.8% of its total target of
new contracts in 2016 with a total value of Rp3.77
trillion from the target amount of Rp3.50 trillion.
Our results enhanced the Company’s revenues by
32% year-on-year from Rp1.36 trillion to Rp1.79
trillion, while net income grew by a significant
63% year-on-year from Rp41.92 billion to Rp68.33
billion.
TAN TIAM SENG RONNIE
Presiden Direktur
President Director
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
11
Ikhtisar Utama
Main Highlights
Laporan Manajemen
Analisa & Pembahasan Manajemen
Profil Perusahaan
Management Report
Report
Management Discussion & Analysis
Company Profile
Laporan Direksi
The Board of Directors’ Report
pendapatan revenue
Perseroan telah berhasil melebihi target perolehan
kontrak baru tahun 2016 sebesar
The Company exceeded its total target of new
contracts in 2016 by
7,8
%
Yoy
Hal ini berdampak
pada meningkatnya
pendapatan sebesar
32
%
Yoy
Our results enhanced the
Company’s revenues by
32% year-on-year
Pemegang Saham yang Kami Hormati,
Dear Esteemed Shareholders,
Tahun 2016, wacana percepatan infrastruktur untuk
In
meningkatkan konektivitas antar wilayah terus digulirkan
infrastructure development to enhance connectivity within
oleh pemerintah. Kondisi ini menimbulkan persepsi positif
the country. The initiative garnered positive responses
terhadap bisnis yang terkait dengan infrastruktur, properti
and created favorable business perceptions especially for
dan termasuk sektor konstruksi yang menjadi bisnis utama
infrastructure, property and including construction as the
Perseroan.
Company’s core businesses.
Hingga kini, proyek besar yang dikerjakan Perseroan,
The Company currently involved in several major projects,
termasuk Indonesia 1, District 8 dan Langham Tower,
namely Indonesia 1, District 8 and Langham Tower,
Thamrin Nine, Millenium Centennial Center, West Vista,
Thamrin Nine, Millenium Centennial Center, West Vista,
Grand Mansion Borobudur, Astra Biz Center dan mixed-
Grand Mansion Borobudur, Astra Biz Center and Indonesia
use development Indonesia 1 (Mechanical, Electrical and
1 mixed-use development (Mechanical, Electrical and
Plumbing/MEP). Sebagai bagian dari Grup Astra, Perseroan
Plumbing/MEP). As part of Astra Group, aside from
tetap mengerjakan proyek konstruksi di lingkungan usaha
having the opportunities to participate in construction
grup dan memastikan untuk memanfaatkan peluang di
projects within the Group, the Company’s major drive in
tengah momentum pembangunan infrastruktur.
capturing the opportunities provided by the momentum of
2016,
the
government
continued
accelerating
infrastructure acceleration.
12
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Good Corporate Governance
Laporan Keuangan Konsolidasian
Corporate Social Responsibility
Consolidated Financial Statements
Laporan Direksi
The Board of Directors’ Report
KONDISI PEREKONOMIAN DAN
INDUSTRI
ECONOMIC AND INDUSTRY
OVERVIEW
Di tengah pertumbuhan ekonomi global yang melambat,
While a global economic slowdown continued, our domestic
perekonomian domestik tetap tumbuh positif di level 5,02%.
economy maintained a positive growth of 5.02%, which
Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan ini terutama ditopang
was mainly backed by investments and private sector
oleh pembentukan modal tetap bruto dan konsumsi swasta.
consumption. (Source: Statistics Indonesia, November
(Sumber: BPS, November 2016).
2016).
Pergerakan Rupiah yang diukur dari kurs tengah terhadap
In terms of currency, referring to the middle rate, the Rupiah
dollar Amerika Serikat secara rata-rata cenderung
showed a weakening trend against the US Dollar following
melemah setelah The Fed Fund Rate dinaikkan sebesar 25
the US Federal Reserve’s decision to up its Fund Rate by 25
basis poin. Laju inflasi tahunan masih sesuai dengan target
bps. On the other hand, inflation rates were within target,
yang direncanakan di kisaran 3%-4%. Kondisi ini mendorong
between 3% and 4%. Bolstered by the overall situation,
Bank Indonesia menurunkan suku bunga acuan ke level
Bank Indonesia lowered its benchmark interest rate to
4,75% untuk menggerakkan roda perekonomian. Meski
4.75% to stimulate the economy. Nevertheless, banking
demikian, pertumbuhan kredit perbankan cenderung
credit growth slowed, as business players preferred to
melambat karena pelaku usaha menunggu momentum
observe if the economy was recovering. (Source: Bank
pemulihan ekonomi. (Sumber: Bank Indonesia, November
Indonesia, November 2016).
2016).
Ekspektasi terhadap masa depan ekonomi nasional
For the construction sector, the high expectations for the
mendorong sektor konstruksi untuk terus bertumbuh.
national economy and its future have spurred growth.
Pada kuartal III tahun 2016, sektor konstruksi berkontribusi
In the third quarter of 2016, construction was recognized
terbesar kedua setelah industri pengolahan dalam struktur
as the second biggest contributor to economic growth
pertumbuhan ekonomi Indonesia. Menurut lapangan
after manufacturing. By job creation, construction sector
usaha, sektor konstruksi menyumbang 0,55% terhadap
contributed 0.55% to Gross Domestic Product (GDP) growth.
pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB). (Sumber:
(Source: Statistics Indonesia, November 2016).
BPS, November 2016).
Pertumbuhan
ditopang
Construction sector growth was propped up by various
dari program percepatan pembangunan infrastruktur
sektor
konstruksi
terutama
logistic related infrastructure projects, such as roads,
logistik yang meliputi jalan, pelabuhan, bandara, dan rel
seaports, airports and railways, as well as the construction
kereta api. Selain itu, juga berasal dari pembangunan
of strategic infrastructure projects, such as power plants,
infrastruktur strategis yang mencakup pembangkit listrik,
telecommunications, irrigation and public housing.
telekomunikasi, irigasi, dan perumahan.
STRATEGI DAN INISIATIF DI TAHUN
2016
STRATEGY AND INITIATIVE 2016
Perseroan
peluang
Recognizing growth opportunities in the construction and
pertumbuhan di sektor konstruksi dan infrastruktur di
bergerak
cepat
menangkap
infrastructure sector in 2016, the Company quickly moved
tahun 2016 melalui strategi dan inisiatif yang dilakukan.
to realize its strategies and initiatives. The Company had a
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
13
Ikhtisar Utama
Main Highlights
Laporan Manajemen
Profil Perusahaan
Management Report
Report
Company Profile
Analisa & Pembahasan Manajemen
Management Discussion & Analysis
Laporan Direksi
The Board of Directors’ Report
Perkembangan strategi dilaksanakan dengan tiga langkah,
three-track strategy: It carried out strategic alignment with
yaitu melakukan aliansi strategis dengan perusahaan
national/multinational companies, enhanced the civil and
nasional/multinasional; meningkatkan kemampuan dalam
construction work capacities it required for infrastructure
pekerjaan sipil dan konstruksi dalam proyek infrastruktur
and industrial projects, developed the value chain by
dan industrial; dan mengembangkan rantai nilai melalui
building synergy with the United Tractors Group and Astra
sinergi dengan Grup United Tractors dan Grup Astra, serta
Group and developed the businesses of its subsidiaries.
mengembangkan bisnis anak perusahaan.
Di masa depan, Perusahaan tetap akan berfokus dalam
Looking ahead, the Company remained focus in pursuing
proyek infrastruktur dan pembangunan sipil seperti
infrastructure and civil engineering projects such as
jalan tol, LRT dan pembangkit listrik. Pertumbuhan
toll roads, LRT and power plants. Continuous growth in
yang berkelanjutan dalam bidang infrastruktur akan
infrastructure development will provide us with more
menyediakan lebih banyak peluang dan mengembangkan
opportunities and grow the Company’s capabilities in this
keahlian Perusahaan dalam bidang ini. Perusahaan
field. The Company also undertook controlled-demolition
juga telah berpartisipasi dalam pengerjaan proyek
works as part of our business diversification and total
pembongkaran sistematis sebagai salah satu diversifikasi
solution efforts.
usaha dan bagian dari upaya untuk menyediakan jasa
konstruksi terpadu.
melalui
To support its business, working capital and capital
Penawaran Umum Terbatas (PUT) kepada para pemegang
spending, the Company exercised a Rights Issue for the
saham Perseroan melalui skema Hak Memesan Efek
shareholders with a Pre-Emptive Rights mechanism. From
Terlebih Dahulu (HMETD) yang menghasilkan dana sebesar
this initiative, we generated Rp600 billion, which would
Rp600 miliar untuk mendukung modal kerja dan belanja
support our financial fundaments.
Perseroan
melakukan
penambahan
modal
modal.
Pencapaian dan Kinerja 2016
2016 Results and Performance
Perseroan membukukan pendapatan bersih sebesar
We booked Rp1.79 trillion in revenues in 2016, up 32% year-
Rp1,79 triliun di tahun 2016, meningkat 32% secara year
on-year by Rp1.36 trillion. Our net profits rose by 63% year-
on year (YoY) yang sebesar Rp1,36 triliun. Laba bersih
on-year from Rp41.92 billion to Rp68.33 billion.
meningkat sebesar 63% YoY dari Rp41,92 miliar menjadi
Rp68,33 miliar
Secara segmen bisnis, perolehan pendapatan berasal dari
By segment, the foundation sector contributed 19% to our
sektor fondasi 19%, sektor konstruksi sebesar 79%, dan
total revenues, while the construction sector contributed
sektor infrastruktur sebesar 2%. Adanya komposisi yang
79% and infrastructure contributed 2%. The construction
mayoritas berasal dari sektor konstruksi ini dipengaruhi
sector dominated, as the Company secured a significant
oleh faktor besarnya porsi perolehan proyek konstruksi
number of construction projects in 2016 on top of the
serta adanya realisasi dari proyek-proyek yang didapatkan
realization of projects attained in 2015.
pada tahun 2015.
14
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Good Corporate Governance
Laporan Keuangan Konsolidasian
Corporate Social Responsibility
Consolidated Financial Statements
Laporan Direksi
The Board of Directors’ Report
Beberapa proyek besar yang menjadi pencapaian Perseroan
There were a number of major projects in which the
tahun ini adalah Indonesia 1, District 8 dan Langham
Company was involved in 2016, namely Indonesia 1, District
Tower, Thamrin Nine, Millenium Centennial Center, West
8 and Langham Tower, Thamrin Nine, Millenium Centennial
Vista, Grand Mansion Borobudur, Astra Biz Center dan
Center, West Vista, Grand Mansion Borobudur, Astra Biz
mixed-use development Indonesia 1 (MEP). Hingga kini,
Center and mixed-use development of Indonesia 1 (MEP).
proyek Indonesia 1 yang merupakan proyek Joint Operation
At present, the Indonesian 1 project, a Joint Operation with
dengan China Construction Eighth Engineering Division Co.
the China Construction Eighth Engineering Division Co.
Ltd. (CCEED), masih dicatatkan sebagai pemegang nilai
Ltd. (CCEED), still holds the largest contract value of Rp 1.8
kontrak terbesar yakni Rp 1,8 triliun dalam porsi ACSET.
trillion for our portion.
Pencapaian dan Target, dan Kendala yang Dihadapi
Achievements, Targets, and Challenges
Perseroan telah berhasil melebihi target perolehan kontrak
The Company exceeded by 7.8% of its total target of new
baru tahun 2016 sebesar 7,8%, atau Rp3,77 triliun dari yang
contracts in 2016 with a total value of Rp3.77 trillion from
ditargetkan sebesar Rp3,50 triliun.
the target amount of Rp3.50 trillion.
Secara umum, kendala yang dihadapi oleh Perseroan
Broadly speaking, the most significant challenge for the
adalah kondisi pasar yang cukup menantang, khususnya
Company is the challenging market with slowing down
gairah pasar properti yang sedang melambat serta
condition in property market and business competition.
persaingan usaha yang semakin ketat. Dalam menghadapi
To address it, the Company embarks on the infrastructure
kondisi ini Perseroan masuk ke dalam sektor infrastruktur
sector and intensifies our capabilities to offer an integrated
dan meningkatkan kapabilitas untuk menawarkan jasa
construction services with back up from strategic partners.
konstruksi terintegrasi yang didukung oleh mitra strategis.
PROSPEK USAHA
BUSINESS OUTLOOK
Pada tahun 2017, sektor konstruksi diprediksi akan tumbuh
In 2017, the construction sector is projected to achieve
signifikan. Hal ini seiring dengan langkah pemerintah
significant growth, in line with the Government’s decision
yang menjadikan infrastruktur sebagai prioritas dalam
to bring infrastructure to the center of its development
pembangunan. Pertumbuhan sektor konstruksi dan
priorities. Construction and infrastructure growth will be
infrastruktur ditopang oleh eksekusi dan realisasi proyek-
enabled by the execution and realization of government
proyek pemerintah, baik yang dikerjakan oleh BUMN
projects, both for projects by State-Owned Enterprises and
maupun kerja sama pemerintah dengan swasta.
projects under the public-private partnership mechanism.
Dalam APBN 2017, ditetapkan pagu belanja infrastruktur
The commitment to infrastructure is reflected in the
sebesar Rp387,3 triliun yang akan dimanfaatkan untuk
state budget (APBN) for the 2017 fiscal year, for which
pembangunan jalan, jembatan, bandara, pelabuhan
the Government has appropriated Rp387.3 trillion for
laut, jalur kereta api dan terminal penumpang. Jumlah
roads, bridges, airports, seaports, railways and passenger
ini meningkat Rp40,8 triliun daripada RAPBN 2017
terminals. The amount has been increased by Rp40.8
yang sebesar Rp346,6 triliun. Penambahan anggaran
trillion from the 2017 allocated state budget plan of
ini
proyek-proyek
Rp346.6 trillion. The increase in budget has the potential
infrastruktur dan sektor yang terkait dengannya seperti
berpotensi
untuk
menggerakkan
to drive infrastructure projects and related sectors, such as
konstruksi yang menjadi bisnis inti Perseroan.
construction, which is the Company’s core business.
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
15
Laporan Manajemen
Ikhtisar Utama
Main Highlights
Analisa & Pembahasan Manajemen
Profil Perusahaan
Management Report
Report
Management Discussion & Analysis
Company Profile
Laporan Direksi
The Board of Directors’ Report
Akselerasi pembangunan infrastruktur oleh pemerintah
Infrastructure development acceleration will also attract
akan menjadi magnet untuk menarik investasi ke
investments to Indonesia. The private sector will be
dalam negeri. Pihak swasta pun akan lebih banyak
interested in taking part and supporting this development.
membelanjakan modalnya untuk mendukung kondisi ini.
In addition, an encouraging outlook for the property
Selain itu, pertumbuhannya juga didukung oleh optimisme
industry, which is predicted to grow more than 10%, with
di industri properti yang diprediksi akan tumbuh di atas
the support from infrastructure growth. Furthermore, the
10%. Hal ini tidak lepas dari efek keberhasilan program
successful tax amnesty program also drives these positive
pengampunan pajak.
developments.
Pendirian pilar bisnis ke-7 Grup Astra di bidang properti
The establishment of Astra Group’s seventh business pillar
akan menyediakan peluang yang lebih baik dalam
in the property business will provide better opportunities in
mendukung pertumbuhan usaha Perseroan. Dengan
terms of its contribution to the Company’s business. With
spesialisasi keahlian di bidang konstruksi yang dimilikinya,
specialized expertise in construction, the Company will
Perseroan akan berpartisipasi dalam mengerjakan proyek
continue to participate in property projects of Astra Group.
properti milik Grup Astra. Selain itu, sebagai bagian strategi
Moreover, as part of the Company’s business strategy,
usaha Perseroan, ACSET telah menetapkan keselamatan
ACSET has put forward safety and quality as two prominent
kerja (safety) dan kualitas sebagai dua faktor utama yang
differentiation elements that will distinguish ACSET in the
menjadi elemen diferensiasi ACSET di industri konstruksi
construction industry, in order to become The Largest
dalam rangka menuju The Largest Private Construction
Private Construction Company by 2020.
Company tahun 2020.
TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG
BAIK
GOOD CORPORATE GOVERNANCE
Perseroan
dalam
The Company is committed to implement the principles
mengimplementasikan prinsip-prinsip dasar Tata Kelola
memiliki
komitmen
of Good Corporate Governance (GCG). These principles
Perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/
summarize the overall aspects of our operations, such as
GCG).
transparency in financial management by setting up a robust
Pada praktiknya, prinsip-prinsip dasar tersebut
merangkum
kegiatan
operasional
oversight system, compliance with procedures in policy and
dalam
pengelolaan
decision-making processes to show accountability and
keuangan dengan melibatkan sistem pengawasan yang
implementation of integrated programs outside business
baik, kesesuaian prosedur dalam proses perumusan
activities to meet our broader responsibilities. We also
kebijakan dan pengambilan keputusan sebagai wujud
disclose our GCG implementation in order to provide our
akuntabilitas,
stakeholders with detailed information about the progress
Perseroan
seluruh
seperti
serta
aspek
keterbukaan
pelaksanaan
program-program
terpadu di luar kegiatan usaha sebagai bentuk tanggung
of our corporate governance.
jawab perusahaan. Pengungkapan atas pelaksanaan GCG
juga memilki manfaat bagi seluruh pemangku kepentingan
dalam memperoleh informasi yang terperinci mengenai
perkembangan Tata Kelola Perusahaan yang dijalankan.
16
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Good Corporate Governance
Corporate Social Responsibility
Laporan Keuangan Konsolidasian
Consolidated Financial Statements
Laporan Direksi
The Board of Directors’ Report
Website Perseroan di www.acset.co menjadi jendela
For shareholders and stakeholders at large who are
informasi awal kepada pemegang saham maupun
interested or need to stay up-to-date with our activities,
pemangku kepentingan lain mengenai perkembangan
our corporate website, www.acset.co, serves as the first
usaha Perseroan.
information gateway accessible by all parties.
PERUBAHAN KOMPOSISI DIREKSI
CHANGES IN THE COMPOSITION OF
THE BOARD OF DIRECTORS
Perseroan menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang
On 19 April 2016, the Company held an Annual General
Saham Tahunan (RUPST) dan Rapat Umum Pemegang
Meeting of Shareholders (AGMS) and an Extraordinary
Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 19 April 2016, yang
General Meeting of Shareholders (EGMS). One of the agenda
salah satu agendanya adalah Perubahan anggota Direksi
items was to decide on Changes in the Composition of the
dan Dewan Komisaris Perseroan. Rapat menyetujui
Board of Directors (BOD) and Board of Commissioners
pengunduran diri Bapak Lukas Iwan Setiadi sebagai
(BOC). The meetings approved the resignation of Mr. Lukas
Direktur Perseroan. Rapat menyetujui Ibu Nilawati Irjani
Iwan Setiadi as Director of the Company. The meetings
sebagai Direktur Perseroan yang baru menggantikan
also approved the appointment of Ms. Nilawati Irjani as the
Bapak Lukas Iwan Setiadi. Dengan demikian, susunan
new Director replacing Mr. Lukas Iwan Setiadi. The new
anggota Direksi Perseroan sejak ditutupnya Rapat ini
composition of the BOD, valid as of the closing of this AGMS
sampai dengan penutupan Rapat Umum Pemegang
until the closing of the AGMS in 2017, is as follows:
Saham Tahunan Perseroan yang akan diadakan pada tahun
2017, adalah sebagai berikut:
Direksi | Board of Directors
Presiden Direktur | President Director
: Tan Tiam Seng Ronnie
Wakil Presiden Direktur | Vice President Director
: Jeffrey Gunadi Chandrawijaya
Direktur | Director: Hilarius Arwandhi
Direktur | Director: Herjadi Budiman
Direktur | Director: Nilawati Irjani
Direktur Independen | Independent Director
: Wiltarsa Halim
PENGEMBANGAN SUMBER DAYA
MANUSIA
HUMAN CAPITAL DEVELOPMENT
Sumber Daya Manusia (SDM) bagi Perseroan memiliki
To the Company, human capital plays a vital role in
arti penting dalam mendukung keberhasilan bisnis dan
supporting business activities today and going forward.
pengembangan usaha ke depan. Peningkatan kapabilitas
Increasing their capabilities and competencies are
dan kompetensi karyawan mutlak diperlukan dalam
absolutely necessary in order to achieve the expected level
mencapai titik sinergi dengan perancanaan perkembangan
of synergy to our growth plan and to move together as one.
Perusahaan jangka panjang, sehingga menciptakan satu
Systematic empowerment and development are keys to this
kesatuan integral antara kedua elemen tersebut. Kata
effort.
kuncinya adalah pemberdayaan dan pengembangan
melalui mekanisme yang sistematis.
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
17
Laporan Manajemen
Ikhtisar Utama
Main Highlights
Analisa & Pembahasan Manajemen
Profil Perusahaan
Management Report
Report
Management Discussion & Analysis
Company Profile
Laporan Direksi
The Board of Directors’ Report
Program pengembangan sumber daya manusia dalam
The process of developing human capital in the Company
lingkungan Perseroan dan Entitas Anak dimulai dengan
and its subsidiaries starts with an analysis of human capital
analisa kebutuhan tenaga karyawan yang disesuaikan
needs, cross-referenced with the Company’s Annual Plan.
dengan Rencana Tahunan Perseroan. Rencana Tahunan
The Annual Plan is a detailed document that lists project
ini selain memuat anggaran proyek, juga memuat rencana
budgets, workforce projections for project operations and
kebutuhan tenaga kerja baik yang berkaitan langsung
workforce projections for sales and administration staff in
dengan proses operasional proyek, tenaga penjualan
the Company’s office.
maupun tenaga administrasi di lingkungan kantor
Perseroan.
PEMBANGUNAN YANG
BERKELANJUTAN DAN TANGGUNG
JAWAB SOSIAL
SUSTAINABLE DEVELOPMENT AND
SOCIAL RESPONSIBILITY
Selain sebagai entitas bisnis yang berorientasi profit,
While we were established as a profit-oriented entity, our
kehadiran Perseroan bertujuan untuk memberi manfaat
presence must also create value beyond our financial
bagi masyarakat di sekitar perusahaan. Oleh karenanya,
performance. There is a need to benefit communities
Perseroan
yang
around the Company and we are committed to building
harmonis dengan masyarakat yang secara tidak langsung
berkomitmen
menjalin
hubungan
close, harmonious relations with the people who have
telah ikut membantu pencapaian usaha. Komitmen
indirectly enabled us to succeed. The Company realizes this
ini diwujudkan dalam program tanggung jawab sosial
commitment through Corporate Social Responsibility (CSR)
perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR).
programs.
Pada praktiknya, CSR Perseroan terdiri dari empat pilar
We have four pillars of responsibility: ACTFuture for
yaitu ACTFuture untuk bidang pendidikan, ACTrees untuk
education, ACTrees for environment, ACTGrowth for
bidang lingkungan, ACTGrowth untuk bidang pemberdayaan
community empowerment specifically in income generating
masyarakat khususnya dalam income generating activities,
activities, and ACTCare for health. By meeting our CSR, the
dan ACTCare untuk bidang kesehatan. Melalui pelaksanaan
Company also enhances its reputation whilst maintaining
CSR ini, Perseroan dapat meningkatkan citranya dan
good relations with community members.
menjaga relasi yang positif dengan masyarakat.
18
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Konsolidasian
Corporate Social Responsibility
Consolidated Financial Statements
APRESIASI
APPRECIATION
Atas nama Direksi, saya ucapkan terima kasih kepada
On behalf of the Board of Directors, I would like to thank
pemegang saham dan Dewan Komisaris atas kepercayaan
the shareholders and the Board of Commissioners for their
dan dukungannya. Tak lupa, saya ucapkan terima kasih
trust and support. I would also like to thank the government,
kepada pemerintah, mitra kerja dan seluruh pemangku
our business partners and all stakeholders for their
kepentingan atas kontribusi dan kerjasamanya selama
contributions and continuous support. To the management
ini. Saya juga menyampaikan apresiasi tinggi kepada
team and all employees, I would like to express my deepest
tim manajemen dan semua karyawan Perseroan atas
appreciation for your commitment and hard work, which
komitmen dan kerja kerasnya sehingga Perseroan dapat
enabled us to navigate through 2016 and close the year with
melalui tahun 2016 dengan hasil yang positif. Puji syukur
positive achievements. All the glory to God almighty and
kepada Tuhan Yang Maha Esa dan semoga Ia terus
may He continues to bless us.
memberkati kita.
Jakarta, Maret 2017
Jakarta, March 2017
Atas Nama Direksi
On behalf of the Board of Directors
TAN TIAM SENG RONNIE
Presiden Direktur
President Director
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
19
Ikhtisar Utama
Main Highlights
Laporan Manajemen
Profil Perusahaan
Management Report
Report
Company Profile
Analisa & Pembahasan Manajemen
Management Discussion & Analysis
Direksi
The Board of Directors
4
20
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
1
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
3
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Good Corporate Governance
Laporan Keuangan Konsolidasian
Corporate Social Responsibility
Consolidated Financial Statements
Direksi
The Board of Directors
TAN
TIAM SENG RONNIE
Presiden Direktur
President Director
.1
JEFFREY
GUNADI CHANDRAWIJAYA
Wakil Presiden Direktur
Vice President Director
HILARIUS
ARWANDHI
Direktur | Director
HERJADI
BUDIMAN
Direktur | Director
NILAWATI
IRJANI
Direktur | Director
WILTARSA
HALIM
Direktur Independen |
Independent Director
5
6
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
.2
.3
.4
.5
.6
2
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
21
Ikhtisar Utama
Main Highlights
Laporan Manajemen
Management Report
Report
Profil Perusahaan
Company Profile
Analisa & Pembahasan Manajemen
Management Discussion & Analysis
LAPORAN DEWAN KOMISARIS
Board of Commissioners’ Report
Sepanjang
tahun
2016,
bergulir wacana percepatan
pembangunan infrastruktur
yang
berdampak
positif
terhadap
industri
terkait
seperti konstruksi. Sejalan
dengan
kondisi
tersebut
serta
intensitas
usaha
Perseroan, Dewan Komisaris
telah menjalankan fungsi
pengawasan
terhadap
implementasi strategi bisnis
dan penerapan tata kelola
perusahaan yang baik
Plans around accelerating infrastructure
development were put forward in 2016.
They made favorable impacts on relevant
industries, including construction. Amid
this development and the Company’s
intensive business efforts, the Board of
Commissioners carried out its oversight
function monitoring business strategy and
good corporate governance implementation.
Gidion Hasan
Presiden Komisaris
President Commissioner
22
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Konsolidasian
Corporate Social Responsibility
Consolidated Financial Statements
Laporan Dewan Komisaris
Board of Commissioners’ Report
Laba Bersih net Profit
tumbuh signifikan sebesar
63
%
dari | from
Rp
42
miliar
68
miliar
billion
menjadi | to
Yoy
Rp
billion
Pemegang Saham yang Kami Hormati,
Distinguished Shareholders,
Di tahun 2016, pembangunan infrastruktur merupakan
One of the government’s priority programs in 2016 was
salah satu program unggulan pemerintah. Dalam
infrastructure
realisasinya, pembangunan dikerjakan oleh perusahaan
infrastructure projects were carried out by state-owned
milik pemerintah maupun yang bekerja sama dengan
enterprises, as well as through public-private cooperation
pihak swasta. Hal ini menjadi momentum pertumbuhan
schemes. Amid a slowdown in the property sector,
usaha Perseroan di tengah perlambatan sektor properti.
infrastructure activities provided the growth momentum for
development.
Translated
into
action,
the Company.
Perekonomian Indonesia tumbuh sebesar 5,02%, lebih
Indonesian economics posted stable growth at 5.02%
tinggi dari realisasi pertumbuhan pada tahun 2015 yang
higher than the 2015 growth level of 4.88%. Align with the
sebesar 4,88%. Sejalan dengan tumbuhnya perekonomian,
economic growth, the construction sector was improving
sektor konstruksi turut meningkat dan menjadi salah satu
and becoming one of the pillars of growth.
penopang pertumbuhan tersebut.
Perseroan mencanangkan strategi bisnis yang secara
Within this environment, the Company exercised business
operasional telah dijalankan Direksi. Strategi bisnis
strategies in which the operations were led by the Board
Perseroan antara lain menjalin aliansi strategis dengan
of Directors. ACSET’s strategy included building strategic
perusahaan nasional dan multinasional; meningkatkan
alliances with national and multinational companies;
kemampuan pekerjaan sipil dan konstruksi dalam proyek
enhancing its expertise in civil and construction work for
infrastruktur dan industrial; dan mengembangkan rantai
infrastructure and industrial projects; and developing value
nilai melalui sinergi dengan Grup United Tractors dan Grup
chains through its synergy with United Tractors Group and
Astra.
Astra Group.
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
23
Laporan Manajemen
Ikhtisar Utama
Main Highlights
Profil Perusahaan
Management Report
Report
Company Profile
Analisa & Pembahasan Manajemen
Management Discussion & Analysis
Laporan Dewan Komisaris
Board of Commissioners’ Report
PENILAIAN KINERJA DIREKSI
Sepanjang
tahun
2016,
Dewan
Komisaris
BOARD OF DIRECTORS
PERFORMANCE EVALUATION
telah
In 2016, the Board of Commissioners provided direction and
memberikan arahan dan saran kepada Direksi dalam
suggestions to the Board of Directors concerning business
mengimplementasikan strategi bisnis sesuai dengan
strategy implementation according to the mechanisms
mekanisme dan tata cara yang diatur regulasi dan
and procedures set forth in regulations and the Company’s
Perseroan. Selanjutnya, Perseroan telah mengoptimalkan
policies. The Company optimized business opportunities
peluang bisnis yang tersedia seiring dengan perkembangan
it identified in line with business development in the
usaha di bidang konstruksi dan infrastruktur.
construction and infrastructure segments.
Dalam pencapaian kinerja keuangan, Perseroan mampu
Looking at its financial performance, the Company was able
mencatat pertumbuhan signifikan dibanding pencapaian
to book significant growth compared to its performance in
tahun sebelumnya. Perseroan membukukan kenaikan
the previous year. The Company recorded growth of 32%
pendapatan sebesar 32% year on year (YoY), dari Rp1,36
year on year (yoy) in revenues from Rp1.36 trillion to Rp1.79
triliun menjadi Rp1,79 triliun. Meningkatnya pendapatan
trillion. The increase of revenue impacted on the net profits
berdampak terhadap naiknya laba bersih sebesar 63% YoY
which rose by 63% yoy to Rp68.33 billion.
menjadi Rp68,33 miliar.
Dalam hal operasional, Perseroan berhasil melampaui
In terms of operations, the Company surpassed by 7.8% of
sebesar 7,8% dari total target perolehan kontrak baru tahun
its new contract target for 2016 for a total value of Rp3.77
2016 dengan nilai sebesar Rp3,77 triliun. Beberapa proyek
trillion. ACSET’s involvement in a number of major projects,
besar yang diraih Perseroan seperti pembangunan struktur
such as the structure and mixed-use development of
dan mixed-use development Indonesia 1 (Mechanical,
Indonesia 1 (Mechanical, Electrical and Plumbing/MEP),
Electrical and Plumbing/MEP), menunjukkan kegigihan
exhibited the resoluteness of the Board of Directors to
jajaran Direksi dalam komitmennya mencapai tujuan dan
achieve the Company’s goals and fulfill its strategic plan.
rencana strategis Perseroan.
24
Berdasarkan pencapaian kinerja seperti uraian di atas,
In view of the performance results, the Board of
Dewan Komisaris menilai kinerja Direksi telah sesuai
Commissioners found that the measures taken by the Board
dengan rencana strategis Perseroan, baik dalam upaya
of Directors, whether to advance the Company’s business
memajukan bisnis Perseroan maupun upaya menghadapi
or to address the variety of challenges in this dynamic time
tantangan dalam periode yang dinamis ini.
were consistent with the Company’s strategic plan.
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Social Responsibility
Laporan Keuangan Konsolidasian
Consolidated Financial Statements
Laporan Dewan Komisaris
Board of Commissioners’ Report
PENGAWASAN IMPLEMENTASI
STRATEGI PERUSAHAAN
CORPORATE STRATEGY
IMPLEMENTATION SUPERVISION
Dewan Komisaris sebagai organ Perseroan berfungsi
As one of the Company’s organs, the function of the Board
dan bertanggung jawab secara kolektif untuk mengawasi
of Commissioners is to be responsible for supervising
dan memberikan nasihat kepada Direksi. Pengawasan
and advising the Board of Directors. The oversight of the
oleh Dewan Komisaris terhadap implementasi strategi
implementation of the Company’s strategy by the Board of
Perseroan yang dijalankan oleh Direksi dilakukan dalam
Directors is delivered in Board of Commissioners meetings
Rapat Dewan Komisaris yang dilakukan minimal 1 (satu)
that are organized at least once every two months. In
kali setiap dua bulan. Selain itu, dilakukan juga dalam Rapat
addition, whenever necessary, we also organize joint
Gabungan Dewan Komisaris dengan Direksi yang dapat
meetings with the Board of Directors. To assist the Board of
diadakan sewaktu-waktu. Fungsi dan peran pengawasan
Commissioners in exercising its oversight function and role,
dibantu oleh Komite Audit yang secara struktural berada di
an Audit Committee has been set up under the Board of
bawah Dewan Komisaris. Sepanjang tahun 2016, strategi
Commissioners. Throughout 2016, the Company’s strategy,
Perseroan yang secara operasional dijalankan oleh Direksi
with the Board of Directors at the helm, was implemented in
telah dijalankan sesuai dengan nasihat dan arahan Dewan
accordance with the Board of Commissioners’ suggestions
Komisaris.
and direction.
PANDANGAN ATAS PROSPEK
USAHA YANG DISUSUN DIREKSI
BOARD OF DIRECTORS’ BUSINESS
OUTLOOK
Perekonomian domestik pada tahun 2017 diproyeksi akan
In 2017 the domestic economy is projected to grow stronger
tumbuh lebih baik dibanding tahun 2016. Hal ini ditopang
than in 2016. This projection takes into account currency
stabilnya pergerakan nilai tukar dan terkendalinya laju
exchange stability, inflation rates that are well under control
inflasi serta terjaganya suku bunga perbankan di level
and moderate banking interest rates. Taken as a whole,
moderat. Hal ini kondusif untuk terus berlanjutnya
the forecast conditions are favorable for the continuity of
pengerjaan proyek-proyek pembangunan infrastruktur dan
infrastructure and industrial projects.
industrial.
Bagi Perseroan, selain melanjutkan proyek-proyek yang
For the Company, subsequent to continuing the execution
telah didapatkan pada tahun 2016, berbagai proyek baru
of projects secured in 2016, 2017 will also be the year to
akan terus diupayakan untuk meningkatkan skala usaha
pursue new projects and to endeavor to scale up the
Perseroan. Optimisme juga semakin meningkat menyusul
Company’s business. The founding of Astra Group’s seventh
pendirian pilar bisnis ke-7 Grup Astra di sektor properti,
business pillar in the property sector further bolsters our
sehingga Perseroan dapat memanfaatkan peluang bisnis
optimism, as it will open new business opportunities for
untuk mengerjakan proyek-proyek properti milik Grup
the Company, i.e. to be involved in Astra Group property
Astra. Di samping itu, salah satu anak perusahaan yang
projects. Moreover, one of Astra subsidiaries and that has
bergerak sebagai operator jalan tol, telah memiliki dan
a role as toll road operator, has acquired and now owns a
mengakuisisi beberapa jalan tol baru, dimana hal ini
number of new toll routes – hence providing more avenues
kembali membuka peluang lebih lebar lagi bagi Perseroan
in the infrastructure sector for the Company to follow.
untuk berpartisipasi dalam bidang infrastruktur.
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
25
Laporan Manajemen
Ikhtisar Utama
Main Highlights
Analisa & Pembahasan Manajemen
Profil Perusahaan
Management Report
Report
Management Discussion & Analysis
Company Profile
Laporan Dewan Komisaris
Board of Commissioners’ Report
Untuk tahun 2017, Direksi juga telah menyusun strategi
For 2017, the Board of Directors also has stipulated
bisnis yang bertopang pada prinsip diferensiasi, khususnya
business strategy that is built upon differentiation
dengan mengedepankan faktor keselamatan kerja (safety)
principle, specifically to put forth safety and quality as two
dan kualitas sebagai kunci diferensiasi Perusahaan
discerning factors as the Company’s differentiation key in
dalam industri konstruksi. Dengan ini diharapkan bahwa
the construction industry. With this effort, the Company is
Perusahaan dapat tumbuh kuat dan mencapai visinya
expected to grow robustly and accomplishes its vision to be
sebagai The Largest Private Construction Company di
The Largest Private Construction Company by 2020.
tahun 2020.
26
Atas dasar pemaparan tersebut di atas, kami memandang
With regards to the above, we believe that the Company’s
prospek usaha Perseroan yang tetap fokus pada bisnis
business outlook, which maintains a focus on the
konstruksi dan rantai nilai di bidang sipil memiliki peluang
construction business and the value chains in civil works,
untuk terus bertumbuh.
contains promising growth potentials.
PENERAPAN TATA KELOLA
PERUSAHAAN
CORPORATE GOVERNANCE
IMPLEMENTATION
Dalam melaksanakan fungsi pengawasan terhadap
In the context of Good Corporate Governance (GCG),
Direksi terkait Tata Kelola Perusahaan (Good Corporate
in carrying out its oversight duty towards the Board of
Governance/GCG), Dewan Komisaris memiliki Piagam
Directors, the Board of Commissioners refers to a Charter
yang menjadi panduan dalam melaksanakan tugas dan
that serves as a guideline for implementing its duties and
tanggung jawabnya. Dewan Komisaris melaksanakan
responsibilities. The Board of Commissioners supervision
tugas pengawasan serta memberikan rekomendasi dalam
of and recommendations to the Board of Directors entail
penerapan praktik prinsip-prinsip GCG oleh Direksi. Selain
the application of GCG principles. In addition, the Board of
itu, Dewan Komisaris juga senantiasa melakukan evaluasi
Commissioners through the Audit Committee also regularly
menyeluruh terhadap implementasi prinsip Tata Kelola
conducts thorough evaluations of the implementation of
Perusahaan yang dilaksanakan melalui Komite Audit.
GCG principles.
Dewan Komisaris bersama dengan seluruh entitas
The Board of Commissioners, as well as the Company as
Perseroan
Kelola
a whole, is committed to complying with Good Corporate
mematuhi
prinsip-prinsip
Tata
Perusahaan di seluruh kegiatan usaha Perseroan dan anak
Governance principles and to having the principles applied
perusahaan demi terciptanya usaha yang transparan dan
across all of the Company’s activities and subsidiaries in
akuntabel.
order to have a transparent and accountable business.
Kami memandang Direksi telah melaksanakan prinsip dan
In our view, the Board of Directors has applied Good
kebijakan tata kelola perusahaan seperti pemenuhan hak
Corporate Governance principles. The Board of Directors
pemegang saham dan pemangku kepentingan. Selain itu,
has, for example, fulfilled the rights of shareholders and
Direksi juga telah menjalankan prinsip keterbukaan dan
stakeholders and has adequately met openness and
transparansi dengan baik.
transparency principles.
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Konsolidasian
Corporate Social Responsibility
Consolidated Financial Statements
Laporan Dewan Komisaris
Board of Commissioners’ Report
PERUBAHAN KOMPOSISI DEWAN
KOMISARIS
CHANGES IN THE COMPOSITION OF
THE BOARD OF COMMISSIONERS
Perseroan menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang
On 19 April 2016, the Company held an Annual General
Saham Tahunan (RUPST) dan Rapat Umum Pemegang
Meeting of Shareholders (AGMS) and an Extraordinary
Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 19 April 2016, yang
General Meeting of Shareholders (EGMS). One of the
salah satu agendanya adalah Perubahan anggota Direksi
agenda items was the change in the composition of the
dan Dewan Komisaris Perseroan. Rapat menyetujui
Board of Directors and Board of Commissioners. The
pengunduran diri Bapak Andi Anzhar Cakra Wijaya sebagai
meeting approved the resignation of Mr. Andi Anzhar Cakra
Komisaris Perseroan.
Wijaya as Commissioner.
Susunan Dewan Komisaris Perseroan sejak ditutupnya
The composition of the Board of Commissioners as of the
Rapat ini sampai dengan penutupan Rapat Umum
closing of the meeting until the closing of Annual General
Pemegang Saham Tahunan Perseroan yang akan diadakan
Meeting of Shareholders held in 2017 is as follows:
pada tahun 2017, adalah sebagai berikut:
Dewan Komisaris | Board of Commissioners
Presiden Komisaris | President Commissioner
: Gidion Hasan
Komisaris | Commissioner
: Bambang Widjanarko Santoso
Komisaris Independen | Independent Commissioner
: Robert Mulyono
FREKUENSI DAN CARA PEMBERIAN
NASIHAT KEPADA DIREKSI
FREQUENCY AND ADVISORY
MECHANISM
Sesuai Anggaran Dasar Perseroan, bentuk pengawasan
Pursuant to the Articles of Association, oversight and
dan pemberian nasihat kepada Direksi dilaksanakan
advisory functions over the Board of Directors are carried
dalam Rapat Dewan Komisaris, Rapat Gabungan, serta
out in the Board of Commissioners’ meetings, joint meetings
melalui penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham.
and during the General Meeting of Shareholders. The Board
Ketentuan pelaksanaan rapat Dewan Komisaris juga
of Commissioners’ meeting procedures also refer to OJK
berdasarkan pada Peraturan OJK No. 33/POJK.04/2014
Regulation No. 33/POJK.04/2014, which stipulates that the
yang menetapkan bahwa Dewan Komisaris diwajibkan
Board of Commissioners is to meet at least once every two
untuk mengadakan Rapat minimal satu kali dalam dua
months. In addition, according to this regulation, a Board of
bulan. Disamping ketentuan ini, rapat Dewan Komisaris
Commissioners’ meeting may be convened any time one is
juga dapat diselenggarakan setiap saat apabila diperlukan.
needed.
Sepanjang tahun 2016, telah dilakukan Rapat Umum
One Annual General Meeting of Shareholders (AGMS)
Pemegang Saham (RUPS) Tahunan pada 19 April 2016.
took place on 19 April 2016, six Board of Commissioners’
Rapat Dewan Komisaris sebanyak 6 kali, sementara itu
meetings, and six Audit Committee meetings were held
Komite Audit mengadakan rapat sebanyak 6 kali.
throughout 2016.
Pemberian nasihat kepada Direksi dilakukan dalam rapat-
During the meetings, the Board of Commissioners provided
rapat tersebut yang hasilnya didokumentasikan dalam
input to the Board of Directors. All input and suggestions
risalah rapat.
were documented in the meeting minutes.
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
27
Ikhtisar Utama
Main Highlights
Laporan Manajemen
Analisa & Pembahasan Manajemen
Profil Perusahaan
Management Report
Report
Management Discussion & Analysis
Company Profile
Laporan Dewan Komisaris
Board of Commissioners’ Report
APRESIASI
APPRECIATION
Akhir kata, Dewan Komisaris memberikan apresiasi kepada
In conclusion, the Board of Commissioners wishes to
pemegang saham yang telah memberikan kepercayaan
convey its appreciation to the shareholders for the trust in
dalam memajukan Perseroan. Ucapan terima kasih juga
bringing the Company forward. We also thank the Board of
kami sampaikan kepada Direksi, jajaran manajemen dan
Directors, management and all employees for their diligent
seluruh karyawan Perseroan yang telah bekerja keras dan
work and contributions towards achieving our common
berkontribusi guna mencapai tujuan bersama. Terima kasih
goals. We convey our gratitude to our stakeholders for
kami sampaikan kepada seluruh pemangku kepentingan
their continuous support towards the Company’s efforts to
yang turut mendukung upaya Perseroan mencapai tujuan
deliver even stronger performance.
dengan pencapaian yang lebih baik.
Jakarta, Maret 2017
Jakarta, March 2017
Atas nama Dewan Komisaris
On behalf of the Board of Commissioners
Gidion Hasan
Presiden Komisaris
President Commissioner
28
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Konsolidasian
Corporate Social Responsibility
Consolidated Financial Statements
DEWAN KOMISARIS
Board of Commissioners
BAMBANG
WIDJANARKO SANTOSO
ROBERT
MULYONO
Komisaris
Komisaris Independen
Commissioner
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Independent Commissioner
GIDION
HASAN
Presiden Komisaris
President Commissioner
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
29
Ikhtisar Utama
Main Highlights
Laporan Manajemen
Management Report
Profil Perusahaan
Company Profile
Profile
Analisa & Pembahasan Manajemen
Management Discussion & Analysis
Profil
Perusahaan
Company Profile
ACSET berhasil
mendapatkan kontrak
pengerjaan mixed-use
development Indonesia 1
(MEP) senilai Rp1,4 triliun
ACSET manages to acquire mixed-use
development works (MEP) of Indonesia 1 that is
amountedELEVATING
to Rp1.4
trillion
30 PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Konsolidasian
Corporate Social Responsibility
Consolidated Financial Statements
Identitas Perusahaan
Corporate Identity
Nama
Perusahaan
Company’s Name
PT Acset Indonusa Tbk
Nama
Perusahaan Sebelumnya
Previous Name
Sampai saat ini Perseroan tidak
pernah melakukan perubahan nama.
The Company has not changed its name.
Bidang
Usaha/Produk
Line of Business/Products
Jasa konstruksi gedung, konstruksi
bangunan, konstruksi sipil, konstruksi
elektrikal dan komunikasi, konstruksi
khusus berupa pemasangan fondasi
dan pilar.
Construction services for buildings, structures,
civil, electrical and communication, and
specialized construction for foundation and
pillar.
Tanggal
Pendirian
Date of Establishment
10 Januari 1995
January 10, 1995
AktA
Pendirian
Deed of Establishment
Akta No.02 Tahun 1995, dibuat dihadapan
Notaris Liliana Arif Gondoutomo, SH
Deed No.02 of 1995, made by notary Liliana Arif
Gondoutomo, SH
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Modal
Dasar
Authorized Capital
Rp160.000.000.000,-
Modal
Ditempatkan dan
Modal
Dasar
Disetor
Penuh
Issued and Fully Paid-in Capital
Rp70.000.000.000,-
Pencatatan
Saham di Bursa
Listed on Stock Exchange
24 Juni 2013
June 24, 2013
KEPEMILIKAN
Ownership
PT Karya Supra
Perkasa
Publik
Public
50,1%
49,9%
Alamat
Kantor
Office Address
Acset Building
Jl. Majapahit No.26
Petojo Selatan-Gambir
Jakarta 10160 INDONESIA
: +62-21-3511961
: +62-21-3441413
: [email protected]
: www.acset.co
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
31
Ikhtisar Utama
Main Highlights
Laporan Manajemen
Analisa & Pembahasan Manajemen
Profil Perusahaan
Management Report
Management Discussion & Analysis
Company Profile
Profile
Sekilas ACSET
ACSET in Brief
PT Acset Indonusa Tbk (ACSET)
didirikan pada tahun
PT Acset Indonusa Tbk (ACSET) was
established in
oleh
by
1995
ACSET memiliki
pengalaman
dan kompetensi
terpercaya dalam bidang
jasa konstruksi dan
fondasi selama lebih dari
22 tahun.
&
Tan Tiam Seng Ronnie
Hilarius Arwandhi
ACSET has strong track record and
competencies in construction and
foundation services for over
sebagai perusahaan spesialis jasa fondasi
22
as a company specializing in providing foundation services.
Momen transformasi
ditandai dengan dimulainya
pengerjaan proyek jasa
konstruksi pertama di
Surabaya pada tahun
2000. Tidak terbatas pada
pengerjaan pembangunan
fondasi, bidang usaha
Perseroan saat ini telah
mencakup pengerjaan mulai
dari struktur hingga finishing,
dan termasuk pembongkaran
gedung tingkat tinggi.
The beginning of the first construction
services project in Surabaya in 2000
marked the transformation momentum.
Not limited to only the foundation
development, the Company’s business
segment currently includes works from
structure to finishing, as well as highrise demolishing.
The name of ACSET is a representation of the Company’s commitment in providing
quality and experienced services in the field of foundation and construction services. It
is further elaborated as follows:
A C S E T
Advance
CIVIL
STRUCTURE ENGINEERING TECHNOLOGY
PROYEK
PROJECT
(GFA: 633.000 m2)
Kota Kasablanka project (GFA: 633.000 m2)
Setiabudi SkyGarden as Design and Build
Project
1&
Thamrin Nine
2015 Indonesia
As the deepest foundation and tallest
structure under construction
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
Years
Penamaan ACSET merupakan representasi komitmen Perseroan
dalam memberikan layanan berkualitas serta menunjukkan
pengalaman Perusahaan dalam pengerjaan proyek fondasi maupun
konstruksi, sebagaimana terangkum dalam singkatan ACSET yang
terdiri dari:
2010 Kota Kasablanka
2012 Setiabudi
SkyGarden
32
Tahun
Tahun 2006, Perseroan
mengerjakan proyek
Pacific Place yang
menjadi salah satu proyek
notable, dan mampu
menyelesaikannya dalam
jangka waktu singkat,
yakni 18 bulan.
In 2006, the Company obtained and
worked on the Pacific Place Project,
which later on became one of the
notable projects, and completed it in
a short period of time, that was 18
months.
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Good Corporate Governance
Laporan Keuangan Konsolidasian
Corporate Social Responsibility
Consolidated Financial Statements
Sekilas ACSET
ACSET in Brief
Adanya diversifikasi
usaha yang
konsisten dilakukan
menegaskan posisi
Perseroan sebagai
perusahaan konstruksi
di Indonesia yang
memiliki kemampuan
dalam memberikan
pelayanan jasa
konstruksi secara
menyeluruh.
Perusahaan saat ini bergerak dalam bidang
sebagai berikut:
The Company currently offers the following field of works:
Pekerjaan Spesialis di Bidang Fondasi |
Specialized works in Foundation
Pekerjaan Spesialis di Bidang Pembongkaran |
Specialized works in Demolition
Konstruksi Gedung |
Building Construction
Konstruksi Sipil |
Civil Construction
By actively diversifying
in a consistent manner
strengthens the Company’s
position as a construction
company that possesses the
ability to give an integrated
construction services in
Indonesia.
Mekanikal, Elektrikal, dan Plumbing (MEP) |
Mechanical, Electrical, and Plumbing (MEP)
Jasa Penunjang Konstruksi|
Construction Support Services
Perdagangan|
Trading
ACSET terus berkomitmen untuk
menerapkan Sistem Manajemen
Mutu dalam setiap kegiatan
usahanya. Komitmen tersebut
memberikan hasil positif dengan
Pada 24 Juni 2013, Perseroan resmi menjadi Perusahaan
Terbuka dan listing di Bursa Efek Indonesia.
Selanjutnya pada tahun 2015, PT United Tractors Tbk
(UT) melalui anak perusahaannya, yakni PT Karya Supra Perkasa
(KSP) melakukan pembelian sebanyak 250.500.000 saham
atau mewakili 50,1% dari seluruh saham yang telah ditempatkan
dan disetor penuh dalam ACSET, dari PT Loka Cipta Kreasi (LCK) dan
PT Cross Plus Indonesia (CPI).
9001:2008 pada tahun 2007,
serta meraih sertifikat OHSAS
18001:2007 dan ISO
14001:2004 pada tahun 2011
On June 24, 2013, the Company officially became a Public Company and was listed
on the Indonesia Stock Exchange. In 2015, PT United Tractors Tbk (UT) through its
subsidiary, PT Karya Supra Perkasa (KSP) conducted its 250,500,000 shares acquisition
that represented 50,1% of the total shares issued and fully paid in ACSET from PT Loka
Cipta Kreasi (LCK) and PT Cross Plus Indonesia (CPI).
ACSET is fully committed to implement the
Quality Management System within each
of its business activity. The commitment
is supported through the ISO 9001:2008
certification that was obtained in 2007 as well
as OHSAS 18001:2007 and ISO 14001:2004
certifications in 2011.
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
diperolehnya sertifikat ISO
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
33
Ikhtisar Utama
Main Highlights
Laporan Manajemen
Profil Perusahaan
Management Report
Company Profile
Profile
Analisa & Pembahasan Manajemen
Management Discussion & Analysis
Sekilas ACSET
ACSET in Brief
PT Acset Indonusa Tbk (ACSET) didirikan pada tahun 1995
PT Acset Indonusa Tbk (ACSET) was established in 1995 by
oleh Tan Tiam Seng Ronnie dan Hilarius Arwandhi sebagai
Tan Tiam Seng Ronnie and Hilarius Arwandhi as a company
perusahaan spesialis jasa fondasi. Penamaan ACSET
specializing in foundation services. The name of ACSET is
merupakan representasi komitmen Perseroan dalam
a representation of the Company’s commitment to provide
memberikan layanan berkualitas dan serta menunjukkan
quality and experienced services in the field of foundation
pengalaman Perusahaan dalam pengerjaan proyek fondasi
and construction services. It is further elaborated as follows:
maupun konstruksi, sebagaimana terangkum dalam
singkatan ACSET yang terdiri dari:
A C S E T
Advance
CIVIL
STRUCTURE ENGINEERING TECHNOLOGY
Saat ini Perseroan bertransformasi dan dikenal luas
At present, the Company has been transforming and is
sebagai perusahaan konstruksi swasta yang mengerjakan
widely well-known as a private construction company
proyek-proyek prestisius dan ikonik baik di Jakarta maupun
that builds various prestigious and iconic projects in
di kota-kota lainnya. Momen transformasi tersebut ditandai
Jakarta and other cities. The transformation was marked
dengan dimulainya pengerjaan proyek jasa konstruksi
by the commencement of the first construction project
pertama di Surabaya pada tahun 2000. Tidak terbatas
in Surabaya in 2000. The Company’s line of business
pada pengerjaan pembangunan fondasi, bidang usaha
is not limited only to foundation works, but also covers
Perseroan saat ini telah mencakup pengerjaan mulai dari
structural up to the finishing works, and includes high-
struktur hingga finishing, dan termasuk pembongkaran
rise demolition. This strengthens the Company’s position
gedung tingkat tinggi. Hal ini sekaligus menegaskan posisi
as a construction company with the ability to provide an
Perseroan sebagai perusahaan konstruksi di Indonesia
integrated construction services in Indonesia.
yang memiliki kemampuan dalam memberikan pelayanan
jasa konstruksi secara menyeluruh.
34
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Social Responsibility
Laporan Keuangan Konsolidasian
Consolidated Financial Statements
Sekilas ACSET
ACSET in Brief
Tahun 2006, Perseroan mengerjakan proyek Pacific
In 2006, the Company obtained and worked on the Pacific
Place yang menjadi salah satu proyek notable. Dalam
Place Project, which later on became one of the notable
proses pengerjaannya Perseroan tidak hanya mampu
projects. In its process, the Company was not only able to
menyelesaikan proyek tersebut pada medan yang sangat
complete the project in a very difficult environment, but
sulit, namun juga mampu melakukannya dalam jangka
also managed to complete the project in a short period of
waktu singkat, yakni 18 bulan. Proyek-proyek yang menjadi
time, 18 months. Other projects that are included in the
portofolio bagi Perseroan selanjutnya adalah, proyek
Company’s portfolio are the Gandaria City project (GFA:
Gandaria City (GFA: 600.000 m2) pada tahun 2008, proyek
600.000 m2) in 2008, Kota Kasablanka project (GFA: 633.000
Kota Kasablanka (GFA: 633.000 m2) pada tahun 2010,
m2) in 2010, and Setiabudi SkyGarden project in 2012, in
dan proyek Setiabudi SkyGarden di tahun 2012, dimana
which the Company performed overall construction process
Perseroan mengerjakan proses pembangunan secara
encompassing detailed designing, foundation, structure,
keseluruhan, yang meliputi desain, fondasi, struktur,
mechanical, electrical, plumbing and finishing.
mekanikal, elektrikal, plumbing sampai dengan finishing.
Sejalan dengan misi Perseroan untuk memberikan layanan
In line with the Company’s mission to provide the best
terbaik, ACSET terus berkomitmen untuk menerapkan
services, ACSET is fully committed to implement the Quality
Sistem Manajemen Mutu dalam setiap kegiatan usahanya.
Management System within each of its business activity.
Komitmen tersebut memberikan hasil positif dengan
The commitment is supported through the ISO 9001:2008
diperolehnya sertifikat ISO 9001:2008 pada tahun 2007, serta
certification that was obtained in 2007 as well as OHSAS
meraih sertifikat OHSAS 18001:2007 dan ISO 14001:2004
18001:2007 and ISO 14001:2004 certifications in 2011. For
pada tahun 2011. Selain sebagai sebuah pencapaian,
the Company, these certifications are seen as both an
penghargaan-penghargaan tersebut diharapkan menjadi
achievement and guidelines in order to maintain high
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
35
Ikhtisar Utama
Laporan Manajemen
Main Highlights
Management Report
Analisa & Pembahasan Manajemen
Profil Perusahaan
Management Discussion & Analysis
Company Profile
Profile
Sekilas ACSET
ACSET in Brief
pedoman bagi Perseroan dalam menjaga mutu layanan
quality services that in turn will impact on the improvement
yang berdampak pada peningkatan kepuasan klien.
of clients’ satisfaction.
Pada 24 Juni 2013, Perseroan resmi menjadi Perusahaan
On June 24, 2013, the Company officially became a Public
Terbuka dan listing di Bursa Efek Indonesia. Selanjutnya
Company and was listed on the Indonesia Stock Exchange.
pada tanggal 5 Januari 2015, PT United Tractors Tbk
On January 5, 2015, PT United Tractors Tbk (UT) through
(UT) melalui anak perusahaannya, yakni PT Karya Supra
its subsidiary, PT Karya Supra Perkasa (KSP) conducted
Perkasa (KSP) melakukan pembelian tahap pertama
its first stage of 200,000,000 shares acquisition that
sebanyak 200.000.000 saham atau mewakili 40% dari
represented 40% of the total shares issued and fully-paid in
seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh
ACSET from PT Loka Cipta Kreasi (LCK) and PT Cross Plus
di dalam ACSET, dari PT Loka Cipta Kreasi (LCK) dan PT
Indonesia (CPI).
Cross Plus Indonesia (CPI).
KSP menyelesaikan pembelian tahap kedua pada tanggal
KSP completed the second stage of the acquisition on May
11 Mei 2015, dengan melakukan pembelian sebanyak
11, 2015, by purchasing 50,500,000 shares or representing
50.500.000 saham atau mewakili 10,1% dari seluruh saham
10.1% of all issued and fully-paid shares in ACSET from
yang telah ditempatkan dan disetor penuh dalam ACSET
LCK and CPI.
dari LCK dan CPI.
ACSET memiliki pengalaman dan kompetensi terpercaya
ACSET has strong track record and competencies in
dalam bidang jasa kontruksi dan fondasi selama lebih
construction and foundation services for over 22 years.
dari 22 tahun. Perseroan secara berkesinambungan
Company continuously delivers a quality differentiation
melahirkan konsep diferensiasi serta transformasi yang
concept and transformation that uphold innovation as our
berkualitas dan menjunjung inovasi sebagai landasan
work ethics. The determination to become a world class
kerja. Tekad Perseroan untuk menjadi perusahaan jasa
construction and foundation service Company is then
kontruksi dan fondasi kelas dunia diwujudkan dengan
developed by creating improvement and innovation, both
melakukan improvement dan inovasi, baik di kantor pusat
in the headquarters and in the projects entrusted to the
maupun di proyek-proyek yang dikerjakan, dari segi waktu,
Company, from the aspect of time, quality, work process,
kualitas, proses kerja, dan pengelolaan limbah sehingga
and waste management, so that the Company is able to
mampu menjawab tantangan serta dinamika bisnis di
address all the challenges and business dynamics in the
masa mendatang.
future.
ACSET juga berupaya menerapkan beberapa kebijakan
ACSET endeavors to implement a number of strategic
strategis terhadap mekanisme operasional, seperti efisiensi
and operational policies such as work efficiency and
kerja dan pemanfaatan sumber daya secara optimal untuk
optimal use of resources in order to maintain sustainable
mempertahankan
berkelanjutan.
growth. ACSET regards that such measures will improve
ACSET berpendapat bahwa langkah tersebut dapat
our efficiency and achieve the Company’s commitment in
meningkatkan efisiensi dan dapat mencapai komitmen
quality and customer services.
pertumbuhan
yang
terhadap mutu dan pelayanan kepada pelanggan.
36
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Konsolidasian
Corporate Social Responsibility
Consolidated Financial Statements
Bidang Usaha, Produk dan Jasa
Line of Business, Products and Services
ACSET sebagai Perusahaan konstruksi terintegrasi (grup),
ACSET, as an integrated construction company (group),
telah memperluas mata rantai bisnis konstruksi dengan
has expanded our construction business value chain by
mendirikan Anak Perusahaan dan/atau Perusahaan
establishing Subsidiary and/or Associate Companies to
Asosiasi untuk menyediakan pelayanan yang terpadu.
provide complete range of services. The Company currently
Perusahaan saat ini bergerak dalam bidang sebagai
offers the following field of works:
berikut:
Pekerjaan Spesialis di Bidang Fondasi|
Specialized works in Foundation
ACSET memiliki spesialisasi dalam pengerjaan fondasi dan dinding diafragma. ACSET memiliki
kemampuan yang telah terbukti dalam pengerjaan fondasi berdiameter besar (diameter sebesar 2,1 m),
deep bored piles (100 m), dan dinding diafragma. Perseroan telah mengembangkan pelayanan selain
pengerjaan fondasi, yaitu pengerjaan ground engineering untuk meningkatkan kualitas tanah yang
lunak (soft-soil condition).
ACSET specializes in foundation and diaphragm wall works. ACSET has proven capabilities in
performing large diameter (2.1 m diameter), deep bored piles (100 m), and diaphragm wall. The
Company has expanded its services beyond foundation works to ground engineering work for
improvement of soft-soil condition.
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
37
Ikhtisar Utama
Laporan Manajemen
Main Highlights
Management Report
Analisa & Pembahasan Manajemen
Profil Perusahaan
Management Discussion & Analysis
Company Profile
Profile
Bidang Usaha, Produk dan Jasa
Line of Business, Products and Services
Pekerjaan Spesialis di Bidang Pembongkaran |
Specialized works in Demolition
Untuk meningkatkan nilai aset properti pelanggan kami, ACSET telah
mengembangkan usahanya pada bisnis pembongkaran sistematis untuk gedung
tingkat tinggi di lokasi distrik bisnis yang padat.
To enhance our client property asset value, ACSET has entered into controlled demolition of high-rise
building in high density business district area.
38
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Social Responsibility
Laporan Keuangan Konsolidasian
Consolidated Financial Statements
Bidang Usaha, Produk dan Jasa
Line of Business, Products and Services
Konstruksi Gedung|
Building Construction
ACSET telah memposisikan dirinya sebagai kontraktor untuk berbagai proyek
bangunan gedung berkualitas premium. Hal ini dibuktikan dengan berbagai rekam
jejak kami untuk pengerjaan proyek-proyek prestisius. ACSET memiliki kemampuan
dalam menjalin kerjasama dengan mitra-mitra lokal dan internasional ternama
dalam usaha kami untuk menghasilkan proyek yang berkualitas, aman, dan tepat
waktu.
ACSET has positioned itself as a contractor for high-rise premium quality projects with proven track
record of prestigious projects. ACSET has the capability of working with reputable international and
local clients in delivering uncompromised quality, safety and timely completion.
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
39
Ikhtisar Utama
Laporan Manajemen
Main Highlights
Management Report
Profil Perusahaan
Company Profile
Profile
Analisa & Pembahasan Manajemen
Management Discussion & Analysis
Bidang Usaha, Produk dan Jasa
Line of Business, Products and Services
Konstruksi Sipil |
Civil Construction
Dengan semakin meningkatnya perkembangan infrastruktur, ACSET telah
memperluas kemampuan bisnisnya di ranah konstruksi sipil serta mendapatkan
berbagai proyek terkait pengerjaan infrastruktur dan pembangkit listrik, seperti
pengerjaan cold water intake dalam proyek Tanjung Jati Unit 3 dan 4, silo untuk fly
ash dan terak, serta proyek jalan tol Astra.
With the growing infrastructure development, ACSET has expanded to civil engineering work and
undertaken infrastructure-related and power plant projects, namely Tanjung Jati Unit 3 and 4 cold
water intake, fly ash and clinker silo, and infrastructures for Astra’s Toll projects.
40
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Social Responsibility
Laporan Keuangan Konsolidasian
Consolidated Financial Statements
Bidang Usaha, Produk dan Jasa
Line of Business, Products and Services
Mekanikal, Elektrikal, dan Plumbing (MEP)|
Mechanical, Electrical, and Plumbing (MEP)
Perseroan saat ini telah mengembangkan
pelayanan jasa konstruksi secara
keseluruhan, mulai dari perencanaan
hingga penyelesaian. Harapannya adalah
menghadirkan
pelayanan
terpadu
di bidang jasa konstruksi. Beberapa
pengembangan jasa konstruksi yang
diimplementasikan
oleh
Perseroan
meliputi jasa Mekanikal, Elektrikal
dan Plumbing (MEP), yang dilakukan
melalui Perusahaan Asosiasi, yaitu PT
Bintai Kindenko Engineering Indonesia
(BINKEI).
Currently, the Company is expanding on full-scope
construction services, which covers planning up to
finishing stage. The aim is to provide an integrated
one-stop service in the construction field.
Some of the development implemented by the
Company include the Mechanical, Electrical and
Plumbing (MEP) works, which is done through
our associated company, PT Bintai Kindenko
Engineering Indonesia (BINKEI).
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
41
Ikhtisar Utama
Laporan Manajemen
Main Highlights
Management Report
Profil Perusahaan
Company Profile
Profile
Analisa & Pembahasan Manajemen
Management Discussion & Analysis
Bidang Usaha, Produk dan Jasa
Line of Business, Products and Services
Jasa Penunjang Konstruksi |
Construction Support Services
Perusahaan juga menyediakan jasa penunjang konstruksi dalam memenuhi
kebutuhan pengerjaan konstruksi meliputi formwork system, concrete pumping
system, dan penyewaan passenger hoist serta tower crane.
The Company also provides construction support services to meet the construction works requirements
such as formwork system, concrete pumping system, passenger hoist and tower crane rental.
42
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Social Responsibility
Laporan Keuangan Konsolidasian
Consolidated Financial Statements
Bidang Usaha, Produk dan Jasa
Line of Business, Products and Services
Perdagangan|
Trading
Selain memberikan pelayanan dalam ruang
lingkup proses pengerjaan konstruksi,
Perseroan
hadir
dalam
memenuhi
kebutuhan penyediaan peralatan proyek
konstruksi dalam bentuk penjualan alat
berat meliputi mesin bored piling, concrete
pump, batching plant, concrete placing
boom dan tower crane. Dalam memenuhi
aspek layanan purna jual, Perseroan juga
menyediakan jasa perawatan terhadap
peralatan-peralatan tersebut.
In addition to provide services in construction
works, the Company offers supporting equipment
for construction projects such as the sales of heavy
equipment namely: bored piling machines, concrete
pump, batching plant, concrete placing boom and
tower crane. For aftersales service, the Company also
provides maintenance services for the equipment.
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
43
Ikhtisar Utama
Laporan Manajemen
Main Highlights
Management Report
Analisa & Pembahasan Manajemen
Profil Perusahaan
Management Discussion & Analysis
Company Profile
Profile
Perjalanan Kami
OUR JOURNEY
Menerima
kepercayaan untuk
kembali mengerjakan
mixed-used project
yang lebih besar: Kota
Kasablanka dengan
GFA 633.000m2.
Proyek Pacific Place
sebagai proyek notable,
dirampungkan dalam
waktu 18 bulan.
As a notable project, The
Pacific Place project was
completed within the period
of 18 months.
Mulai mengerjakan
proyek konstruksi
pertama di Surabaya.
Started to work on first
construction project in
Surabaya.
2000
1995
2006
2001
Memperoleh sertifikasi
ISO 9001:2008.
Again awarded to develop
larger mixed-used project:
Kasablanka City with GFA of
633,000 m2.
2010
2008
Mengerjakan
pengembangan mixeduse project yang pertama,
Gandaria City dengan GFA
600.000m2.
Developed the first mixed-use
project, Gandaria City with GFA
600,000 m2.
Obtained ISO 9001:2008
certification.
ACSET didirikan sebagai Perusahaan
yang memiliki spesialisasi dalam
pengerjaan fondasi.
ACSET was established as a foundation
specialist.
44
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Social Responsibility
Laporan Keuangan Konsolidasian
Consolidated Financial Statements
Perjalanan Kami
OUR JOURNEY
Mengerjakan pengembangan
design and build project yang
pertama, Setiabudi Sky Garden
yang meliputi desain detil,
pengerjaan fondasi, penyelesaian,
serta Mekanikal, Elektrikal dan
Plumbing.
Developed the first design and build
project, Setiabudi Sky Garden which
covered detailed design, foundation,
finishing, and Mechanical, Electrical
and Plumbing.
2012
2011
Memperoleh sertifikasi
OHSAS 18001:2007 dan ISO
14001:2004.
Penandatanganan Memorandum
of Understanding (MoU) antara
PT United Tractors Tbk (UT), PT
Cross Plus Indonesia (CPI) & PT
Loka Cipta Kreasi (LCK).
Signed the
Memorandum of
Understanding (MoU)
between PT United
Tractors Tbk (UT), PT
Cross Plus Indonesia
(CPI) and PT Loka
Cipta Kreasi (LCK).
2014
2016
2015
Penjualan dan
Pengalihan saham
Perseroan sebanyak
50,1% dari CPI dan
LCK kepada PT Karya
Supra Perkasa, anak
Perusahaan dari PT
United Tractors Tbk.
Sale and Transfer of total 50,1% of the
Company’s shares from CPI and LCK to PT
Karya Supra Perkasa, subsidiary of PT
United Tractors Tbk.
Mendapatkan Pekerjaan Konstruksi
Gedung Thamrin Nine sebagai Gedung
Obtained OHSAS 18001:2007 and ISO
Tertinggi yang sedang dalam pembangunan
14001:2004 certifications.
di Indonesia (72 Lantai dan 6 Lantai
Basement).
Efektif Melakukan
Penawaran Umum
Terbatas I (PUT I).
Commenced Its 1st
Limited Public Offering
(Rights Issue).
Mendapatkan
pekerjaan mixed-use
development Indonesia
1 (Mechanical,
Electrical and
Plumbing/MEP).
Acquired Indonesia 1
mixed-use development
(Mechanical, Electrical and
Plumbing/MEP) works.
Acquired Thamrin Nine Construction Project for
the Tallest Building that is Under Construction in
Indonesia (72 floors and 6 basements).
Memulai Pekerjaan High-Rise Demolition
Gedung Sequis setinggi 26 Lantai dan
Gedung CIMB setinggi 18 Lantai.
Start High-Rise Demolition Works of Sequis
Building (26 floors) and CIMB Building (18 floors).
Mendapatkan Pekerjaan Fondasi Gedung
Indonesia 1 sebagai Fondasi Terdalam
(94 meter) dengan 7 Lantai Basement
(diaphragm wall).
Acquired Indonesia 1 Foundation Project as the
Deepest Foundation for 94 meters depth with 7
basements (diaphragm wall).
Mendapatkan Pekerjaan Infrastruktur
untuk Pembangunan Gerbang dan Kantor
Tol untuk Mojokerto-Kertosono dan Cilegon
Barat.
Acquired Infrastructure Project for Toll Gate and
Office in Mojokerto-Kertosono and West Cilegon
Toll Road.
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
45
Ikhtisar Utama
Main Highlights
Laporan Manajemen
Analisa & Pembahasan Manajemen
Profil Perusahaan
Management Report
Management Discussion & Analysis
Company Profile
Profile
Visi & Misi
Vision & Mission
Visi
Vision
Menjadi Perusahaan konstruksi
integrasi terbaik yang
memberikan solusi bagi para
pemangku kepentingan.
To be the best integrated construction solution
company for the benefit of stakeholders.
Misi
Mission
• Hasrat kami adalah untuk memberi kontribusi, memberi nilai
tambah dan memberikan kesuksesan yang signifikan bagi
Anda (klien dan karyawan kami).
• Menjadi mitra utama dalam bisnis konstruksi.
• Berkontribusi pada pembangunan bangsa.
• Our desire is to contribute, add value and be significant to your
(Our Client & Our People) success.
• The most preferred construction partner company.
• Contributes to the nation’s development.
46
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Good Corporate Governance
Corporate Social Responsibility
Laporan Keuangan Konsolidasian
Consolidated Financial Statements
Tata Nilai dan Budaya Perusahaan
The Company’s Values and Culture
Nilai-nilai Perseroan mengadopsi filosofi dasar dari Catur
Dharma, PT Astra International Tbk untuk membangun
sistem nilai yang berfungsi sebagai sumber acuan dari semua
nilai, prinsip, etika dan kebijakan dalam membentuk budaya
Perseroan.
Tata Nilai dan Budaya Perseroan adalah sebagai berikut:
• Menjadi Milik yang Bermanfaat bagi Bangsa dan Negara.
• Memberikan Pelayanan Terbaik kepada Pelanggan.
• Menghargai Individu dan Membina Kerjasama.
• Senantiasa Berusaha Mencapai yang Terbaik.
The Company Values are adopted from the philosophy contained in PT Astra
International Tbk’s Catur Dharma to establish a value system that functions as
references for all values, principles, ethics and policy in shaping the Company’s culture.
The Company Values and Cultures are as follows:
• To be an Asset to the Nation.
• To Provide the Best Service to Our Customers.
• To Respect Individuals and Promote Teamwork.
• To Continually Strive for Excellence.
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
47
Ikhtisar Utama
Laporan Manajemen
Main Highlights
Management Report
Profil Perusahaan
Company Profile
Profile
Analisa & Pembahasan Manajemen
Management Discussion & Analysis
Struktur Organisasi
Organization Structure
Board of Comissioners
President Comissioner
Commissioner
Independent Commissioner
: Gidion Hasan
: Bambang Widjanarko Santoso
: Robert Mulyono
Board of Directors
President Director
Vice President Director
Director
Director
Director
Independent Director
: Tan Tiam Seng Ronnie
: Jeffrey G. Chandrawijaya
: Hilarius Arwandhi
: Herjadi Budiman
: Nilawati Irjani
: Wiltarsa Halim
President Director
Vice President Director
: Tan Tiam Seng Ronnie
: Jeffrey G. Chandrawijaya
Director In Charge (DIC)
Procurement Director
Jeffrey G. Chandrawijaya
Finance Director
Nilawati Irjani
Human Capital Director
Herjadi Budiman
Operation Director
Hilarius Arwandhi
Innovation Director
Wiltarsa Halim
48
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Good Corporate Governance
Corporate Social Responsibility
Audit Committee
Chairman
Member
Member
Laporan Keuangan Konsolidasian
Consolidated Financial Statements
: Robert Mulyono
: Buntoro Muljono
: Stephen Z. Satyahadi
Nomination & Remuneration Committee
Chairman
Member
Member
: Robert Mulyono
: Gidion Hasan
: Bambang Widjanarko Santoso
Committee & Special Function
GCG Committee
Corporate Secretary
Corporate Legal
Corporate Audit
Business Development
: Maria Cesilia Hapsari
: Maria Cesilia Hapsari
: Maria Cesilia Hapsari
: Ronaldo Benyamin Pattiwael
: Jeffrey G. Chandrawijaya (Con)
Corporate Function
Chief of Corporate Procurement
H: Widjaja Kartika
Corporate Procurement
H: Hermansjah
Chief of Project Control
H: Mutyadewi Subagio
Corporate Finance, Accounting & Tax Division
H: Abraham Eka
Corporate Information Technology
H: Delia Shu
Corporate Human Capital & General Affairs
H: Diah Aryanti
Corporate SHE-S & SR
H: Wanwan Agung
Operational Division
Foundation & Soil Improvement Operation Division
H: Bunyamin Sudin
Structure Operation Division I
H: Freddy Napitupulu
Structure Operation Division II
H: Djatikesumo Subagio (Con)
Chief of Operation I
Djatikesumo Subagio
Quality Assurance & Engineering Division
H: Djatikesumo Subagio (Con)
Project Facility & Plant Division
H: Wanwan Agung
Chief of Operation II
Beh Kwang Beng
Infrastructure Division
H: Hasnanto Wahyudi
Tender Division
H: Beh Kwang Beng (Con.)
Contract Engineering Division
H: Goh Tiak Chua
Innovation & SOP Division
H: Bunyamin Sudin
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Legenda | Legend
H: Head
Con.: Concurrent
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
49
Ikhtisar Utama
Main Highlights
Laporan Manajemen
Profil Perusahaan
Management Report
Company Profile
Profile
Analisa & Pembahasan Manajemen
Management Discussion & Analysis
Profil Dewan Komisaris
Board of Commissioners’ Profile
Gidion Hasan
Presiden Komisaris
President Commissioner
Warga Negara Indonesia, lahir pada
Indonesian Citizen, born in 1972. He was
tahun 1972. Beliau diangkat sebagai
appointed as President Commissioner
Presiden Komisaris ACSET, melalui
at the EGMS on February 9, 2015,
RUPSLB pada 9 Februari 2015 yang
witnessed by Company’s notary Kumala
disaksikan oleh notaris Perseroan
Tjahjani Widodo, S.H, M.H, M.Kn. for the
Kumala Tjahjani Widodo, S.H, M.H,
period of 2015-2017. He does not have
M.Kn. untuk periode 2015-2017. Beliau
any affiliations with fellow members
tidak memiliki hubungan afiliasi dengan
of the Board of Commissioners, or
anggota Dewan Komisaris lainnya,
members of the Board of Directors, nor
maupun dengan anggota Direksi, atau
with the ultimate shareholder.
dengan pemegang saham utama.
Saat ini beliau menjabat sebagai
He currently
Presiden Direktur PT United Tractors
Director of United Tractors since
Tbk sejak April 2015 dan Direktur PT
April 2015 and Director of PT Astra
Astra International Tbk sejak April
International Tbk since April 2016.
2016. Beliau juga menjabat sebagai
He also currently serves as the
Direktur dan Komisaris di beberapa
Commissioner of PT Pamapersada
anak perusahaan PT United Tractors
Nusantara, PT Tuah Turangga Agung,
Tbk, antara lain sebagai Komisaris
PT United Tractors Pandu Engineering
PT Pamapersada Nusantara, PT Tuah
and PT Tambang Supra Perkasa.
Turangga Agung, PT United Tractors
Previously, he was appointed as
Pandu Engineering, dan PT Tambang
Vice President Director of United
Supra Perkasa. Sebelumnya pernah
Tractors in 2013 and Director of
menjabat
sebagai
Wakil
serves as President
Presiden
Finance, Administration and Business
Direktur PT United Tractors Tbk
Development of United Tractors in
tahun 2013 dan Director of Finance,
2006. Joined Astra Group in 1999 in
Administration
Business
the Corporate Planning and Investor
and
Development PT United Tractors Tbk
Relations Division. Prior to joining
sejak tahun 2006. Sebelum bergabung
Astra in 1999, served as the Manager of
dengan Grup Astra tahun 1999 di
Corporate Finance of Salim Group.
Divisi Corporate Planning and Investor
Relations, beliau pernah menjabat
sebagai Manager of Corporate Finance
di Grup Salim.
50
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
Memperoleh gelar Sarjana Keuangan
Graduated in 1994 with a Bachelor
dari Roger State University, Oklahoma,
degree in Finance from Rogers State
AS pada tahun 1994.
University, Oklahoma, United States.
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Good Corporate Governance
Corporate Social Responsibility
Laporan Keuangan Konsolidasian
Consolidated Financial Statements
Profil Dewan Komisaris
Board of Commissioners’ Profile
Warga Negara Indonesia, lahir pada
Indonesian Citizen, born in 1959. He
tahun 1959. Beliau diangkat sebagai
was appointed as Commissioner at the
Komisaris ACSET, melalui RUPSLB
EGMS on February 9, 2015, witnessed
pada 9 Februari 2015 yang disaksikan
by the Company’s notary Kumala
oleh notaris Perseroan Kumala Tjahjani
Tjahjani Widodo, S.H, M.H, M.Kn. for the
Widodo, S.H, M.H, M.Kn. untuk periode
period of 2015-2017. He does not have
2015-2017.
memiliki
any affiliations with fellow members
hubungan afiliasi dengan anggota
Beliau
tidak
of the Board of Commissioners, or
Dewan Komisaris lainnya, maupun
members of the Board of Directors, nor
dengan anggota Direksi, atau dengan
with the ultimate shareholder.
pemegang saham utama.
Saat ini beliau juga menjabat sebagai
He
currently
Direktur bidang Infrastuktur, Logistik
of
Infrastructure,
serves
as
Director
Logistics
Information Technology in PT Astra
International
International
(2014-sekarang),
Tbk
(2014-present),
Presiden Komisaris PT Astra Graphia
President Commisisoner of PT Astra
Tbk
Graphia
(2013-sekarang),
PT
Serasi
Tbk
(2013-present),
PT
Autoraya (2013-sekarang), PT Astratel
Serasi Autoraya (2013-present), PT
Nusantara (2013-sekarang),
sebagai
Astratel Nusantara (2013-present), as
Komisaris di PT Marga Mandala Sakti
Commissioner of PT Marga Mandala
(2011-sekarang), dan PT Menara Astra
Sakti (2011-present) and PT Menara
(sejak 2016). Sebelumnya beliau pernah
Astra (since 2016). Previously, he
menjabat
Presiden
served as Vice President Director of
Direktur PT United Tractors Tbk (2007-
PT United Tractors Tbk (2007-2011).
2011) dan memulai karirnya di PT Astra
He joined Astra in 1982 as Information
International Tbk pada 1982 sebagai
Technology Staff who continued on to be
Staff
sampai
the Vice President of Human Resources
sebagai
Teknologi
Wakil
Informasi
President
and Information Technology. From 1999
Sumber Daya Manusia dan Teknologi
to 2003, he served as the Managing
Informasi. Tahun 1999-2003 menjabat
Director of PT Astra Graphia Tbk.
menduduki
posisi
Vice
Commissioner
and
dan Teknologi Informasi PT Astra
Tbk
Bambang Widjanarko Santoso
Komisaris
sebagai Managing Director PT Astra
Graphia Tbk.
Memperoleh gelar Insinyur Pertanian
He obtained Agriculture Engineering in
dari Fakultas Teknologi Pertanian,
the Faculty of Agricultural Technology,
Institut Pertanian Bogor (1982) dan
Bogor Agricultural University (1982) and
Sarjana
a Bachelor degree in Economics from
Ekonomi
dari
Fakultas
Ekonomi, Universitas Indonesia (1987).
the Faculty of Economics, University of
Indonesia (1987).
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
51
Ikhtisar Utama
Main Highlights
Laporan Manajemen
Analisa & Pembahasan Manajemen
Profil Perusahaan
Management Report
Management Discussion & Analysis
Company Profile
Profile
Profil Dewan Komisaris
Board of Commissioners’ Profile
Ir. Robert Mulyono
Komisaris Independen
Independent Commissioner
Warga Negara Indonesia, lahir pada
Indonesian Citizen, born in 1948. Serves
tahun 1948. Menjabat sebagai Dewan
as Commissioner of the Company
Komisaris
tahun
since 2013. He was reappointed as
2013. Beliau diangkat kembali sebagai
Perseroan
sejak
Independent Commissioner at the
Komisaris Independen ACSET, melalui
EGMS on February 9, 2015, witnessed
RUPSLB pada 9 Februari 2015 yang
by the Company’s notary Kumala
disaksikan oleh notaris Perseoran
Tjahjani Widodo, S.H, M.H, M.Kn. for the
Kumala Tjahjani Widodo, S.H, M.H,
period of 2015-2017. He does not have
M.Kn. untuk periode 2015-2017. Beliau
any affiliations with fellow members
tidak memiliki hubungan afiliasi dengan
of the Board of Commissioners, or
anggota Dewan Komisaris lainnya,
members of the Board of Directors, nor
maupun dengan anggota Direksi, atau
with the ultimate shareholder.
dengan pemegang saham utama.
Sebelumnya pernah menjabat sebagai
Previously, he served as President
Direktur Utama PT Nindya Karya (2002-
Director of PT Nindya Karya (2002-
2008), Direktur Utama PT Hutama
2008),
Karya (1999-2002), Ad-Interim Direktur
Hutama Karya (1999-2002), Ad-Interim
Utama PT Hutama Karya (1998-1999),
President Director of PT Hutama Karya
dan Direktur Operasional II PT Hutama
(1998-1999), and Operations Director II
Karya (1993-1998).
of PT Hutama Karya (1993-1998).
Memperoleh
Fakultas
gelar
Teknik
Insinyur
Sipil,
dari
Universitas
Gadjah Mada pada tahun 1975.
He
President
obtained
Director
Bachelor
of
degree
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
in
Engineering from the Faculty of Civil
Engineering, Gadjah Mada University,
in 1975.
52
PT
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Good Corporate Governance
Corporate Social Responsibility
Laporan Keuangan Konsolidasian
Consolidated Financial Statements
Profil Direksi
Board of Directors’ Profile
Warga Negara Singapura, lahir pada
Singaporean Citizen, born in 1958.
tahun 1958. Menjabat sebagai Presiden
He serves as President Director of
Direktur Perseroan sejak tahun 2013.
the Company since 2013. He was
Beliau
sebagai
reappointed as President Director at the
Presiden Direktur ACSET, melalui
EGMS on February 9, 2015, witnessed
RUPSLB pada 9 Februari 2015 yang
by the Company’s notary Kumala
disaksikan oleh notaris Perseroan
Tjahjani Widodo, S.H, M.H, M.Kn. for the
Kumala Tjahjani Widodo, S.H, M.H,
period of 2015-2017. He has affiliations
M.Kn. untuk periode 2015-2017. Beliau
with 5% stake in the Company.
diangkat
kembali
memiliki hubungan afiliasi sebagai
pemegang saham Perseroan lebih dari
TAN TIAM SENG RONNIE
Presiden Direktur
5%.
President Director
Sebelumnya pernah menjabat sebagai
Previously, he served as President
Komisaris Utama PT Acset Indonusa
Commissioner PT Acset Indonusa
(2005-2012), Managing Director
PT
(2005-2012), Managing Director PT
Acset Indonusa (1995-2004), Managing
Acset Indonusa (1995-2004), Managing
Director
Director
Acset
Construction
(Pte)
Acset
Construction
(Pte)
Ltd, Singapura (1993-1995), General
Ltd, Singapore (1993-1995), General
Manager (Luar Negeri) Bored Piling
Manager
(Pte)
(Pte)
Ltd,
Singapura
(1990-1993),
Ltd,
(Overseas)
Singapore
Bored
Piling
(1990-1993),
Business Development & Country Head
Business Development & Country
di Indonesia untuk L&M Group PLC,
Head in Indonesia for L&M Group PLC,
Singapura (1986-1989), dan Executive
Singapore (1986-1989) and Executive
Director di High Ground Sdn Bhd, Kuala
Director High Ground Sdn Bhd, Kuala
Lumpur (1983-1985).
Lumpur (1983-1985).
Memperoleh gelar Diploma jurusan
He received Diploma degree in Building
Building dari Politeknik Singapura pada
from Singapore Polytechnic in 1978,
tahun 1978, Diploma jurusan Penjualan
Diploma in Sales and Marketing from
dan
Marketing
Marketing Institute in Singapore in
Institute di Singapura pada tahun 1983
Pemasaran
dari
1983, and Diploma degree in Marketing
dan Diploma jurusan Pemasaran dari
from Chartered Institute of Marketing,
Chartered Institute of Marketing di
England, in 1988.
Inggris pada tahun 1988.
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
53
Ikhtisar Utama
Main Highlights
Laporan Manajemen
Analisa & Pembahasan Manajemen
Profil Perusahaan
Management Report
Management Discussion & Analysis
Company Profile
Profile
Profil Direksi
Profile of the Board of Directors
JEFFREY GUNADI CHANDRAWIJAYA
Wakil Presiden Direktur
Vice President Director
Warga Negara Indonesia, lahir pada
Indonesian Citizen, born in 1973.
tahun 1973. Beliau diangkat sebagai
He was appointed as Vice President
Wakil Direktur Utama ACSET melalui
Director of ACSET at the EGMS on
RUPSLB pada 9 Februari 2015 yang
Februrary 9, 2015, witnessed by the
disaksikan oleh Notaris Perseroan
Company’s Notary Kumala Tjahjani
Kumala Tjahjani Widodo, S.H, M.H,
Widodo, S.H, M.H, M.Kn. for the period
M.Kn. untuk periode 2015-2017. Beliau
of 2015-2017. He does not have any
tidak memiliki hubungan afiliasi dengan
affiliations with fellow members of the
anggota
maupun
Board of Directors, or members of the
dengan anggota Dewan Komisaris,
Direksi
Board of Commissioners, nor with the
atau dengan pemegang saham utama.
ultimate shareholder.
Beliau memulai karirnya di PT Bank
Began his career at PT Bank Lippo Tbk
Lippo Tbk pada tahun 1996, kemudian
in 1996 and joined Astra Group since
bergabung dengan Grup Astra sejak
1998 and held various posts, including
1998
beberapa
Analyst at PT Astra International
jabatan seperti Staff Analis di PT Astra
Tbk (2000-2001), Head of Finance
Internasional Tbk (2000-2001), Kepala
and
Bidang Keuangan dan Pengembangan
AstraWorld
Organisasi
(2001-2006),
Investment at PT Asuransi Astra Buana
Kepala Bidang Investasi di PT Asuransi
(2008-2009), Finance and Investment
Astra Buana (2008-2009), Direktur
Director of Dana Pensiun Astra (2010),
Keuangan dan Investasi di Dana
Commissioner of PT Duta Sejahtera
Pensiun Astra (2010), Komisaris di PT
(2014) and Commissioner of PT Duta
Duta Sejahtera (2014), serta Komisaris
Nurcahya (2014). He serves as Chief of
di PT Duta Nurcahya (2014). Beliau
Corporate Business Development of PT
menjabat
dan
lainnya,
memegang
AstraWorld
sebagai
Kepala
Organization
Development
(2001-2006),
Head
of
of
Bidang
United Tractors Tbk since 2010-2016,
Pengembangan Bisnis di PT United
and as Commissioner of PT United
Tractors Tbk sejak tahun 2010-2016
Tractors Semen Gresik since 2014-now.
serta sebagai Komisaris di PT United
Tractors Semen Gresik sejak tahun
2014-sekarang.
Beliau lulus dengan gelar Sarjana
He holds Bachelor of Economics
Ekonomi
Katolik
from Atmajaya Indonesian Catholic
Indonesia Atmajaya pada 1995 serta
dari
Universitas
University in 1995 and Master of
gelar Master of Business in Finance
Business in Finance from University of
dari University of Technology Sydney
Technology Sydney in 1998.
pada tahun 1998.
54
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Good Corporate Governance
Corporate Social Responsibility
Laporan Keuangan Konsolidasian
Consolidated Financial Statements
Profil Direksi
Profile of the Board of Directors
Warga Negara Indonesia, lahir pada
Indonesian Citizen, born in 1961. Served
tahun 1961. Menjabat sebagai Direktur
as Operation Director of the Company
Operasional Perseroan sejak tahun
since 2013. He was reappointed as
2013. Beliau diangkat kembali sebagai
Operation Director at the EGMS on
Direktur Operasional ACSET, melalui
February 9, 2015, witnessed by the
RUPSLB pada 9 Februari 2015 yang
Company’s notary Kumala Tjahjani
disaksikan oleh notaris Perseroan
Widodo, S.H, M.H, M.Kn. for the period
Kumala Tjahjani Widodo, S.H, M.H,
of 2015-2017. He has affiliations with
M.Kn. untuk periode 2015-2017. Beliau
5% stake in the Company.
memiliki hubungan afiliasi sebagai
pemegang saham Perseroan lebih dari
HILARIUS ARWANDHI
Direktur
5%.
Director
Saat ini beliau juga menjabat sebagai
Currently, he serves as President
Direktur Utama PT Dinamik Struktural
Director of PT Dinamik Struktural
Sistem (2003-sekarang). Sebelumnya
Sistem (2003-now). Previously, he
pernah menjabat sebagai Direktur
served as President Director of PT
Utama PT Acset Indonusa (1993-2012),
Acset Indonusa (1993-2012), Project
Project Manager PT Elenem Indonusa
Manager of PT Elenem Indonusa (1988-
(1988-1991) dan Site Manager PT Pilar
1991) and Site Manager of PT Pilar
Utama Nusantara (1987-1988).
Utama Nusantara (1987-1988).
Memperoleh
Universitas
gelar
Insinyur
Maranatha,
dari
Bandung,
jurusan Teknik Sipil pada tahun 1986.
He
received
Engineering
degree
from the Faculty of Civil Engineering,
Maranatha University, Bandung, in
1986.
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
55
Ikhtisar Utama
Laporan Manajemen
Main Highlights
Analisa & Pembahasan Manajemen
Profil Perusahaan
Management Report
Management Discussion & Analysis
Company Profile
Profile
Profil Direksi
Profile of the Board of Directors
Warga Negara Indonesia, lahir pada
Indonesian citizen, born in 1971. She
tahun 1971. Beliau diangkat sebagai
was appointed as Director of ACSET at
Direktur ACSET, melalui RUPST pada
the AGMS on April 19, 2016, witnessed
19 April 2016 yang disaksikan oleh
by the Company’s Notary Jose Dima
notaris Perseroan Jose Dima Satria,
Satria, S.H, M.Kn. for the period of
S.H., M.Kn. untuk periode 2016-2017.
2016-2017. She does not have any
Beliau
hubungan
affiliations with fellow members of the
afiliasi dengan anggota Direksi lainnya,
tidak
memiliki
Board of Directors, or members of the
maupun
Board of Commissioners, nor with the
dengan
anggota
Dewan
Komisaris, atau dengan pemegang
ultimate shareholder.
saham utama.
NILAWATI IRJANI
Direktur
Director
Memulai karir di PT United Tractors
Began her career at PT United
Tbk pada tahun 1994 sebagai System
Tractors Tbk in 1994 as System Analyst
Analyst Development Trainee di divisi
Development Trainee in Management
Management
(MIS),
Information
System
Information System (MIS) division,
menjabat
sebagai
further served as General Manager of
General Manager Divisi Corporate
hingga
Corporate Planning & Management
Planning & Management Development
Development Division in 2008 to 2012.
pada tahun 2008 hingga tahun 2012.
Served as Director of Tuah Turangga
Menjabat sebagai Direktur di Tuah
Agung Group: Finance Director of PT
Turangga
Direktur
Duta Nurcahya and PT Duta Sejahtera,
Keuangan PT Duta Nurcahya dan PT
Deputy Director of Human Capital
Duta Sejahtera, Deputi Direktur Human
& Business Development PT Tuah
Capital & Business Development PT
Turangga Agung from 2012 to 2015.
Agung
Group:
Tuah Turangga Agung pada tahun 2012
hingga 2015.
Meraih gelar Sarjana Teknik Elektro
Obtained
dari Institut Teknologi Bandung, 1994.
Electrical Engineering from Bandung
a
Bachelor
Degree
Institute of Technology, in 1994.
56
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
in
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Good Corporate Governance
Corporate Social Responsibility
Laporan Keuangan Konsolidasian
Consolidated Financial Statements
Profil Direksi
Profile of the Board of Directors
Warga Negara Indonesia, lahir pada
Indonesian Citizen, born in 1971. He
tahun 1971. Beliau diangkat sebagai
was appointed as a Director of ACSET
Direktur ACSET, melalui RUPSLB pada
pursuant to the resolution of EGMS
9 Februari 2015 yang disaksikan oleh
on February 9, 2015, witnessed by the
notaris Perseroan Kumala Tjahjani
Company’s notary Kumala Tjahjani
Widodo, S.H, M.H, M.Kn. untuk periode
Widodo, S.H, M.H, M.Kn. for the period
2015-2017.
memiliki
of 2015-2017. He does not have any
hubungan afiliasi dengan anggota
Beliau
affiliations with fellow members of the
Direksi
Board of Directors, or members of the
lainnya,
anggota
Dewan
tidak
maupun
dengan
Komisaris,
atau
Board of Commissioners, nor with the
dengan pemegang saham utama.
ultimate shareholder.
Memulai karir di PT United Tractors
He began his career in PT United
Tbk sejak tahun 2000. Pada tahun
Tractors Tbk in 2000. In 2009, he served
2009, beliau menjabat sebagai Kepala
as the Head of Corporate Environment,
Corporate
Social
Social Responsibility, Security and
Environment,
Responsibility, Security and General
General Affairs of PT United Tractors
Affairs di PT United Tractors Tbk. Selain
Tbk. Concurrently, he also serves as a
itu sebelumnya menduduki jabatan
Commissioner of PT Bahtera Harapan
sebagai Komisaris di PT Bahtera
Lestari (since 2010) and President
Harapan Lestari (2010) dan Presiden
Commissioner of PT Mitra Bakti United
Komisaris PT Mitra Bakti United
Tractors (since 2014).
HERJADI BUDIMAN
Direktur
Director
Tractors (2014).
Meraih
gelar
Sarjana
Teknik
He obtained his bachelor degree in
Lingkungan pada tahun 1995 dari
Environmental
Institut Teknologi Bandung, Bandung,
Bandung Institute of Technology, West
Jawa Barat.
Java, in 1995.
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Engineering
from
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
57
Ikhtisar Utama
Main Highlights
Laporan Manajemen
Analisa & Pembahasan Manajemen
Profil Perusahaan
Management Report
Management Discussion & Analysis
Company Profile
Profile
Profil Direksi
Profile of the Board of Directors
WILTARSA HALIM
Direktur Independen
Independent Director
Warga Negara Indonesia, lahir pada
Service (sejak Juli 2016), anggota
tahun 1948. Beliau diangkat sebagai
Komite Audit dan anggota Komite
Direktur Independen ACSET, melalui
Kebijakan Risiko PT Asuransi Astra
RUPSLB pada 9 Februari 2015 yang
Buana (sejak tahun 2013), anggota
disaksikan oleh notaris Perseroan
Komite Audit PT United Tractors
Kumala Tjahjani Widodo, S.H, M.H,
Tbk (sejak tahun 2012), Komisaris
M.Kn. untuk periode 2015-2017. Beliau
Independen dan Ketua Komite Audit di
tidak memiliki hubungan afiliasi dengan
PT Federal International Finance (2012-
anggota
2016) serta anggota Komite Audit PT
Direksi
lainnya,
maupun
dengan anggota Dewan Komisaris,
Astra Honda Motor (sejak tahun 2008).
atau dengan pemegang saham utama.
Bergabung pertama kali dengan PT
Meraih gelar Bachelor of Engineering,
United Tractors Tbk pada 1973 sebagai
jurusan Teknik Mesin dari Akademi
staff dan selanjutnya menjabat sebagai
Teknik Nasional (sekarang Institut
Manajer PT United Tractors Tbk
Sains
tahun 1978-1986, Direktur Keuangan
pada tahun 1973. Selain itu pernah
PT Komatsu Indonesia (1986-1991),
mengikuti
Managing
Corporate Management AOTS (Jepang)
Director
PT
Traktor
dan
Teknologi
Executive
tahun
1988,
Nasional)
Program
Manufacturing
Nusantara dan PT Swadaya Harapan
pada
Nusantara mulai tahun (1991-1993),
Management The SANNO Institute of
dan Direktur Keuangan & Administrasi
Management (Jepang) pada 1990, dan
PT Astra Daihatsu Motor (1993-2008).
Astra Executive Program pada 1991.
Saat ini menjabat sebagai Komisaris
Independen PT Toyota Astra Financial
58
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
on
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Good Corporate Governance
Corporate Social Responsibility
Laporan Keuangan Konsolidasian
Consolidated Financial Statements
Profil Direksi
Profile of the Board of Directors
Indonesian Citizen, born in 1948. He was
member of Risk Policy Committee
appointed as an Independent Director
of PT Asuransi Astra Buana (since
ACSET pursuant to the resolution of
2013), member of Audit Committee of
EGMS on Ferbruary 9, 2015, witnessed
PT United Tractors Tbk (since 2012),
by the Company’s notary Kumala
Independent Commissioner and Audit
Tjahjani Widodo, S.H, M.H, M.Kn. for the
Committee Chairman of PT Federal
period of 2015-2017. He does not have
International Finance (2012-2016) and
any affiliations with fellow members of
member of Audit Committee of PT
the Board of Directors, or members of
Astra Honda Motor (since 2008).
the Board of Commissioners, nor with
the ultimate shareholder.
He joined PT United Tractors Tbk in
He obtained a degree in Bachelor of
1973 as a Staff and served as Manager
Engineering from National Engineering
of PT United Tractors Tbk in 1978-
Academy (now National Institute of
1986, Finance Director of PT Komatsu
Science and Technology) in 1973. He
Indonesia
Managing
also participated in the Executive
Director of PT Traktor Nusantara and
Program on Corporate Management
PT Swadaya Harapan Nusantara (1991-
AOTS (Japan) in 1988, Manufacturing
1993), and Finance & Administration
Management The SANNO Institute of
Director of PT Astra Daihatsu Motor
Management (Japan) in 1990, and Astra
(1993-2008). Currently, he serves as
Executive Program in 1991.
Independent
(1986-1991),
Commissioner
of
PT
Toyota Astra Financial Service (since
July 2016), member of Audit Committee,
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
59
Ikhtisar Utama
Main Highlights
Laporan Manajemen
Profil Perusahaan
Management Report
Company Profile
Profile
Analisa & Pembahasan Manajemen
Management Discussion & Analysis
Jumlah Karyawan
Total Employees
Hingga akhir tahun 2016, ACSET
telah berhasil menyediakan lapangan
pekerjaan bagi 1.829 karyawan.
Until the end of 2016,
ACSET has succeed to
provide jobs for 1,829
employees.
Komposisi Karyawan Berdasarkan Tingkat Pendidikan
Composition of Employee by Educational Level
Jenjang Pendidikan
Pasca Sarjana
2015
2016
educational Level
10
23
Post Graduate
Sarjana
453
487
Bachelor Degree
Diploma dan Setingkat
209
124
Diploma III and Equivalent
SLTA dan Sederajat
1.180
1.195
Senior High School and Equivalent
Jumlah
1.852
1.829
Total
Komposisi Karyawan Berdasarkan Usia
Composition of Employees Based on Age
Usia
2015
2016
age
> 55 tahun
47
56
> 55 years old
46-55 tahun
256
257
46-55 years old
36-45 tahun
409
367
36-45 years old
26-35 tahun
522
515
26-35 years old
18-25 tahun
618
634
18-25 years old
1.852
1.829
Total
Jumlah
60
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Good Corporate Governance
Laporan Keuangan Konsolidasian
Corporate Social Responsibility
Consolidated Financial Statements
Informasi Pemegang Saham
Shareholders Information
Per 31 Desember 2016, komposisi kepemilikan saham di
As of 31 December 2016, the following are shareholding
ACSET adalah sebagai berikut:
composition of ACSET:
Jumlah Saham
Nama Investor
No
Number of Shares
Investor Name
Persentase Kepemilikan
Ownership Percentage
a. Pemegang Saham yang Memiliki 5% atau Lebih Saham
Shareholders above 5% or Over
1.
PT Karya Supra Perkasa
350.700.000
50,1%
2.
Masyarakat | Public
349.300.000
49,9%
TOTAL
700.000.000
100%
Jumlah Saham dan Persentase Kepemilikan Acset per Akhir Tahun Buku Berdasarkan
Klasifikasi
ACSET’s Shares and Ownership Percentage based on Classification as of the end of Financial Year
No
Jumlah Saham
Klasifikasi
Classification
Number of Shares
Persentase Kepemilikan
Ownership Percentage
a. Kepemilikan Institusi Lokal | Local Institutions Ownership
1.
PT Innotech Systems
300.000 lembar saham/shares
84%
2.
PT Sacindo Machinery
10.000.000 lembar saham/shares
92,3%
3.
PT Aneka Raya Konstruksi
Mesindo
58.000.000 lembar saham (modal ditempatkan dan
disetor penuh)
58,000,000 shares (issued and fully paid-in capital)
99,9%
4.
PT ATMC Pump Service
20.000.000 lembar saham/shares
55%
5.
PT Bintai Kindenko
Engineering Indonesia
23.500 lembar saham/shares
40%
6.
PT Acset Pondasi Indonusa
50.000 lembar saham/shares
99,9%
b. Kepemilikan Institusi Asing | Foreign Institutions Ownership
1.
Acset Indonusa (Vietnam)
Co, Ltd
Ekuivalen dengan USD 700.000
Equivalent to USD 700,000
100%
c. Kepemilikan Individu Lokal | Local Individual Ownership
1.
Tidak ada | None
d. Kepemilikan Individu Asing | Foreign Individual Ownership
1.
Tidak ada | None
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
61
Ikhtisar Utama
Laporan Manajemen
Main Highlights
Management Report
Analisa & Pembahasan Manajemen
Profil Perusahaan
Management Discussion & Analysis
Company Profile
Profile
komposisi PEMEGANG SAHAM
Shareholders Composition
Lainnya
Others
43.16%
Jardine Matheson Holdings Limited
Bermuda
Perusahaan Terbuka yang tercatat di London dengan standard listing dan juga
tercatat di Bermuda dan Singapura | Public Company with standard listing in
London as its primary listing and secondary listings in Bermuda and Singapore
83.64%
Lainnya
Others
16.36%
56.84%
Jardine Strategic Holdings Limited
Bermuda
Perusahaan Terbuka yang tercatat di London dengan standard listing dan juga
tercatat di Bermuda dan Singapura | Public Company with standard listing in
London as its primary listing and secondary listings in Bermuda and Singapore
75.00%
Lainnya
Others
25%
Jardine Cycle & Carriage Limited
Singapore
Perusahaan Terbuka yang tercatat di Singapura | Public Company listed in
Singapore
50.11%
Lainnya
Others
49.89%
PT Astra International Tbk
Indonesia
Perusahaan Terbuka yang tercatat di Indonesia | Public Company listed in
Indonesia
59.50%
Lainnya
Others
40.50%
PT United Tractors Tbk
Indonesia
Perusahaan Terbuka yang tercatat di Indonesia | Public Company listed in
Indonesia
100%
PT Karya Supra Perkasa
Indonesia
Perseroan Terbatas yang didirikan berdasarkan hukum Indonesia | A limited
liability Company duly established and existed under
The Laws of Republic Indonesia
50.10%
Masyarakat
Public
62
49.90%
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
PT Acset Indonusa Tbk
Indonesia
Perusahaan Terbuka yang tercatat di Indonesia | Public Company listed in
Indonesia
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Good Corporate Governance
Corporate Social Responsibility
Laporan Keuangan Konsolidasian
Consolidated Financial Statements
Anak Perusahaan, ASosiasi &
Ventura bersama
Subsidiaries, Associate Entities & Joint Venture
Perusahaan
Jenis Usaha
Companies
Line of Business
Acset Indonusa (Vietnam)
Co, Ltd.
Jasa Konstruksi Fondasi
& Umum
% Kepemilikan Saham
% of Ownership
Distributor dan Importir
Formwork dan Bekisting
3rd Floor, C2 Thuy Loi Building No. 301 D1
Street, Binh Thanh District. HCMC, Vietnam.
Tel. +84 822109315
Fax. +84 835121151
84%
Acset Building Jl. Majapahit No.26, Kel.
Petojo Selatan. Kec. Gambir, Jakarta Pusat
10160.
Tel. 021-3511961
Fax. 021-3441413
92,3%
Acset Building Jl. Majapahit No.26, Kel.
Petojo Selatan. Kec. Gambir, Jakarta Pusat
10160.
Tel. 021-3511961
Fax. 021-3441413
Distributor and Importer
of Formwork and
Bekisting
PT Sacindo Machinery
Perdagangan dan
Layanan Purna Jual Alat
Berat
Address
100%
Foundation & General
Construction Services
PT Innotech Systems
Alamat
Heavy Equipment Trade
and After Sales Service
PT Aneka Raya Konstruksi
Mesindo
Distributor dan Importir
Tower Crane dan
Passenger Hoist
Distributor and Importer
of Tower Crane and
Passenger Hoist
99,9%
Acset Building Jl. Majapahit No.26, Kel.
Petojo Selatan. Kec. Gambir, Jakarta Pusat
10160.
Tel. 021-3511961
Fax. 021-3441413
PT ATMC Pump Service
Penyewaan alat
konstruksi (Concrete
Pumps)
Construction Equipment
Rental (Concrete Pumps)
55%
Acset Building Jl. Majapahit No.26, Kel.
Petojo Selatan. Kec. Gambir, Jakarta Pusat
10160.
Tel. 021-3511961
Fax. 021-3441413
PT Bintai Kindenko
Engineering Indonesia
Jasa pelaksana
konstruksi (Mechanical,
Electrical & Plumbing)
MEP (Mechanical,
Electrical & Plumbing)
Construction Service
Provider
40%
Jl. Moch Mansyur No. 11 Blok D8-9,
Kompleks Jembatan 5 Permai Jakarta Pusat
10140
Tel. 021-6347650, 6306430 (hunting)
Fax. 021-6330973
PT Acset Pondasi
Indonusa
Jasa konstruksi spesialis
99,9%
Specialist Construction
Services
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Acset Building Jl. Majapahit No.26, Kel.
Petojo Selatan. Kec. Gambir, Jakarta Pusat
10160.
Tel. 021-3511961
Fax. 021-3441413
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
63
Ikhtisar Utama
Main Highlights
Laporan Manajemen
Management Report
Profil Perusahaan
Company Profile
Profile
Analisa & Pembahasan Manajemen
Management Discussion & Analysis
Kronologis Pencatatan Saham
Share Listing Chronology
Tanggal
Tindakan Korporasi
Date
12 Juni 2013
June 12, 2013
Nominal/
Saham (Rp)
Corporate Action
Par Value/Share
(Rp)
ACSET memperoleh pernyataan efektif
dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk
melakukan Penawaran Umum Perdana Saham
ACSET (IPO) kepada masyarakat sebanyak
150.000.000 dengan nilai nominal Rp100 per
saham dengan harga penawaran Rp2.500 per
saham. Saham-saham tersebut dicatatkan
pada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal
24 Juni 2013, dengan kode saham ACST.
Rp100
Harga saham ACSET adalah Rp3.725 dengan
saham yang beredar sejumlah 500 juta lembar
sehingga kapitalisasi pasar saham ACSET
pada akhir tahun 2014 adalah Rp1,86 triliun.
Rp3.725
ACSET share price of Rp3,725 with issued
shares of 500 million shares, hence the market
capitalization of ACSET shares was Rp1.86
trillion by the end of 2014.
31 Desember 2015
December 31, 2015
Harga saham ACSET adalah Rp3.020 dengan
saham yang beredar sejumlah 500 juta lembar
maka kapitalisasi pasar saham ACSET pada
akhir tahun 2015 adalah Rp1,51 triliun.
ACSET melakukan penambahan modal melalui
Penawaran Umum Terbatas yaitu sebesar 200
juta lembar saham.
Tidak Ada
Tambahan Modal
Disetor
150.000.000
Additional Paid In
Capital (Shares)
Number Of
Outstanding
Shares
Tidak Ada
Tambahan Modal
Disetor
500.000.000
No Additional
Paid-in Capital
Rp3.020
ACSET share price of Rp3,020 with issued
shares of 500 million shares, hence the market
capitalization of ACSET shares was Rp1.51
trillion by the end of 2015.
23 Juni 2016
June 23, 2016
Jumlah Saham
Beredar
No Additional
Paid-in Capital
ACSET has effective statement from the
Financial Services Authority (OJK) to execute
the Initial Public Offering (IPO) of ACSET
shares to the public at 150.000.000 shares with
a nominal value of Rp100 per shared with the
offering price of Rp2,500 per share. The shares
were listed at the Bursa Efek Indonesia (BEI)
on 24 June 2013, with a share code ACST.
31 Desember 2014
December 31, 2014
Tambahan
Modal Disetor
(Saham)
Tidak Ada
Tambahan Modal
Disetor
500.000.000
No Additional
Paid-in Capital
Rp3.000
Rp20 miliar
700.000.000
Rp20 billion
ACSET perform additional capital through
Limited Public Offering in the amount of 200
million shares.
31 Desember 2016
December 31, 2016
Harga saham ACSET adalah Rp2.820 Dengan
saham yang beredar sejumlah 700 juta lembar
maka kapitalisasi pasar saham ACSET pada
akhir tahun 2016 adalah Rp1,97 triliun.
ACSET share price of Rp2,820 with issued
shares of 700 million shares, hence the market
capitalization of ACSET shares was Rp1.97
trillion by the end of 2016.
64
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
rp2.820
Tidak Ada
Tambahan Modal
Disetor
700.000.000
No Additional
Paid-in Capital
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Social Responsibility
Laporan Keuangan Konsolidasian
Consolidated Financial Statements
Kronologis Pencatatan Efek Lainnya
Other Securities Listing Chronology
Pada tahun 2016, Perseroan tidak menerbitkan efek
The Company did not issue other securities during 2016.
lainnya.
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
65
Ikhtisar Utama
Main Highlights
Laporan Manajemen
Analisa & Pembahasan Manajemen
Profil Perusahaan
Management Report
Management Discussion & Analysis
Company Profile
Profile
Lembaga Penunjang Pasar Modal
Capital Market Supporting Institutions
1. Biro Administrasi Efek | Share Registrar
Nama | Name
PT Sinartama Gunita
Alamat | Address
Sinarmas Land Plaza Menara I, Lt.9 Jl. MH Thamrin Kav.22 No.51
Gondangdia, Menteng, Jakarta - 10350
Telp. | Phone
(021) 3922332
Faksimili | Facsimile
(021) 3923003
Periode penugasan | Assignment period
2016
Jasa | Service
Pemeliharaan Data Saham PT Acset Indonusa Tbk
Shares Data Keeping for PT Acset Indonusa Tbk
2. Kantor Akuntan Publik | Public Accounting Firm
Nama | Name
Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan
(anggota jaringan global PricewaterhouseCoopers) |
(member of PricewaterhouseCoopers global network)
Alamat | Address
Gedung Plaza 89, Jl. H.R. Rasuna Said Kav. X-7 No. 6, Jakarta - 12940
Telp. | Phone
(021) 5212901
Faksimili | Facsimile
(021) 52905555
Periode penugasan | Assignment period
2016
Jasa | Service
Jasa Audit Laporan Keuangan
Financial Statements Audit Service
3. Notaris | Notary
66
Nama | Name
Jose Dima Satria, S.H, M.Kn
Alamat | Address
Jalan Taman Gandaria No. 11 A Jakarta Selatan
Telp. | Phone
(021) 29125500
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Good Corporate Governance
Laporan Keuangan Konsolidasian
Corporate Social Responsibility
Consolidated Financial Statements
Sertifikasi
Certifications
ACSET meraih sertifikasi
ISO 9001:2008
ACSET obtains ISO 9001:2008 certification
ACSET meraih sertifikasi
OHSAS 18001:2007
ACSET obtains OHSAS 18001: 2007 certification
ACSET meraih sertifikasi
ISO 14001:2004
ACSET obtains ISO 14001: 2004 certification
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
67
Ikhtisar Utama
Main Highlights
Laporan Manajemen
Management Report
Analisa & Pembahasan Manajemen
Profil Perusahaan
Management Discussion & Analysis
Company Profile
Profile
Peristiwa Penting
Event Highlights
5 Maret 2016
Peresmian RPTRA (Ruang Publik Terpadu
Ramah Anak) Kerjasama ACSET & Keppel
Land
Inauguration of Child Friendly Integrated Public
Space, Cooperation of ACSET and Keppel Land
19 April 2016
RUPST dan RUPSLB ACSET
AGMS and EGMS of ACSET
68
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
11 Maret 2016
Mendapatkan Pekerjaan Konstruksi
Indonesia 1 dengan Kerjasama Operasi
CCEED (China Construction Eight
Engineering Division Co. Ltd.)
Awarded the Construction for Indonesia 1
cooperated with CCEED (China Construction Eight
Engineering Division Co. Ltd.)
1 Juni 2016
ACSET Efektif Melakukan Penawaran
Umum Terbatas I (PUT I)
ACSET Effectively Conducted the First Limited
Public Offering
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Social Responsibility
Laporan Keuangan Konsolidasian
Consolidated Financial Statements
Peristiwa Penting
Event Highlights
28 Juni 2016
2 AGUSTUS 2016
Penghargaan oleh Walikota Jakarta Barat
atas 1 Juta Jam Kerja Tanpa Kecelakaan
Proyek West Vista, Jakarta
Penyampaian Paparan Publik ACSET
Received the award from the Mayor of West Jakarta
for 1 Million Hour Work without Injury on West Vista
Project, Jakarta
Presentation of ACSET’s Public Expose
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
69
Analisis dan
Pembahasan
Manajemen
Management Discussion
Ikhtisar Utama
Main Highlights
Laporan Manajemen
Management Report
Profil Perusahaan
Company Profile
Analisa & Pembahasan Manajemen
Management Discussion
Discussion &
& Analysis
Analysis
and Analysis
Pendapatan bersih
meningkat
Net revenue increased by
32,2
%
70
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Social Responsibility
Laporan Keuangan Konsolidasian
Consolidated Financial Statements
Analisis & Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
Tinjauan Umum
General Review
Perekonomian global sepanjang tahun 2016 masih berjalan
Throughout 2016, global economy was stagnant and
lambat dan diwarnai risiko ketidakpastian. Risiko yang
marked by risks of uncertainty. Most of the risks occur
dihadapi berasal dari inflasi negara-negara maju, kecuali
from the inflation of developed countries, except the United
Amerika Serikat (AS) yang tingkat inflasinya masih jauh
States (US) with the inflation level far from target aligned
dari target seiring permintaan domestik yang masih
with the weak domestic demand; faster stringent US
lemah; pengetatan kebijakan moneter AS yang lebih
monetary policy; slow growth of China’s economy as the
cepat; perekonomian Tiongkok sebagai lokomotif dunia
world locomotive; and the trend of nationalism in developed
tumbuh melambat; dan munculnya gerakan nasionalisme
countries that tended to be more protective. The projection
khususnya di negara maju yang cenderung lebih protektif.
from the World Bank and International Monetary Fund (IMF)
World Bank dan International Monetary Fund (IMF)
indicated global economic growth of below the 2015 level of
memproyeksikan pertumbuhan ekonomi global di bawah
3.2% to 3.1%. The reduction in the global economic growth
pencapaian tahun 2015 sebesar 3,2% menjadi 3,1%.
projection also came with the decrease in the world trade
Pemangkasan proyeksi pertumbuhan global juga disertai
volume which firmly emphasizes that the global economic
dengan penurunan volume perdagangan dunia semakin
recovery is not yet solid. (Source: OJK, December 2016).
menegaskan belum solidnya pemulihan ekonomi global.
(Sumber : OJK, Desember 2016).
Di tengah perlambatan ekonomi dunia, perekonomian
Amidst slowed world economy, Indonesia economy remain
Indonesia tetap stabil dengan pertumbuhan sebesar 5,02%,
stable with the growth of 5.02% higher compared with the
lebih tinggi dibanding pertumbuhan tahun 2015 sebesar
2015 level of 4.88% (Source: BPS, January 2017).
4,88%. (Sumber : BPS, Januari 2017).
Sumber pertumbuhan ekonomi nasional bertumpu pada
The national economic sources of growth came from
konsumsi rumah tangga dan investasi. Sementara sisi
investment and household consumption. Meanwhile the
perdagangan mengalami tekanan karena pelemahan
trade experienced pressure because of weakening global
permintaan global. Belanja pemerintah diperketat sebagai
demand. Government spending was tightened as part of
bagian dari efisiensi anggaran.
the budget efficiency.
Masih kokohnya fundamental ekonomi Indonesia dan
The strong fundamental of Indonesia economy and the
tingkat kepercayaan investor asing yang terjaga mendorong
level of foreign investor’s trust that remain encouraged
penguatan nilai tukar rupiah. Hal ini tidak lepas dari
the strengthening of rupiah exchange rate. This is due
berbagai kebijakan yang dikeluarkan pemerintah seperti
to several government policies such as tax amnesty and
program pengampunan pajak maupun Paket Kebijakan
Economic Policy Package that positively taken by the market
Ekonomi yang dirilis positif oleh para pelaku pasar. Selain
players. Subsequently, the annual inflation progress is still
itu, laju inflasi tahunan masih sesuai dengan target dan
in accordance with the target and sufficiently solid financial
stabilitas sistem keuangan yang cukup solid.
system stability.
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
71
Ikhtisar Utama
Main Highlights
Laporan Manajemen
Management Report
Analisa & Pembahasan Manajemen
Profil Perusahaan
Management Discussion
Discussion &
& Analysis
Analysis
Company Profile
Analisa & Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
Tahun 2017, pemerintah menargetkan ekonomi tumbuh
The government targets the 2017 economic growth by 5.1%.
sebesar 5,1%. Namun demikian, ekspektasi pertumbuhan
However, this growth expectation is followed by uncertainty
ini dibayangi dengan risiko ketidakpastian yang bersumber
risks that derived from China’s slowed economic growth,
dari perlambatan ekonomi Tiongkok, arah dan kebijakan
direction and policy of new US government, potential of
pemerintahan baru AS, potensi keluarnya modal, tekanan
capital outflow, financial market pressure, and geopolitical
di pasar keuangan, dan situasi geopolitik di beberapa
situation in several regions.
kawasan.
Tinjauan Industri
Industry Overview
Pertumbuhan proyek konstruksi pada tahun 2016 lebih
The construction projects growth in 2016 was better than
baik dibanding tahun 2015. Hal ini tidak lepas dari
the 2015. This is due to the infrastructure development
pembangunan infrastruktur yang menjadi salah satu
that become one of the government priority program and
program prioritas pemerintah dan membaiknya iklim
improved investment climate supported by government
investasi yang didukung dengan kebijakan pemerintah
policy on interest rate policy, taxes, stable exchange rate
seperti kebijakan suku bunga, pajak, nilai tukar yang stabil
and relaxation in licensing (Source: Bappenas, August
dan kemudahan perizinan (sumber: Bappenas, Agustus
2016). This provides positive sentiment for the construction
2016). Hal ini memberi sentimen positif bagi perusahaan
companies because of the growth of work demand in
konstruksi karena tumbuhnya permintaan pekerjaan pada
construction business.
badan usaha kontruksi.
72
Tantangan terbesar dari industri konstruksi nasional
During 2016, the biggest challenge in the national
selama tahun 2016, adalah masuknya investor-investor
construction industry was the influx of foreign investors
asing terutama dari Tiongkok sehingga menyebabkan
especially from China, hence causing the increasingly
persaingan bisnis semakin ketat. Selain itu, fluktuasi harga
stringent business competition. Moreover, the prices
beberapa barang material utama seperti besi dan ready-
fluctuation of several main materials such as iron and
mix yang menyebabkan biaya konstruksi berfluktuasi.
ready-mix caused the construction costs to be fluctuant.
Pada tahun 2017, sektor konstruksi diproyeksikan
Construction sector in 2017 is forecasted to continue the
akan melanjutkan momentum pertumbuhan dengan
growth momentum by the increase in the government
meningkatnya proyek-proyek infrastruktur pemerintah dan
and private infrastructure projects. Bappenas predicted
swasta. Bappenas memprediksi sektor konstruksi akan
the growth in construction sector by 8.1%. This positive
tumbuh sebesar 8,1%. Proyeksi positif ini akan mengangkat
projection will improve the construction companies share
harga saham perusahaan konstruksi pada tahun 2017.
prices in 2017.
Dalam APBN 2017, pemerintah menganggarkan belanja
The government in the 2017 State Budget has allocated
infrastruktur sebesar Rp387,3 triliun atau meningkat
infrastructure spending of Rp387.3 trillion or increased by
sebesar Rp40,8 triliun dari pagu RAPBN 2017 yang
Rp40.8 trillion from the 2017 draft budget ceiling of Rp46.6
dialokasikan sebesar Rp46,6 triliun.
trillion.
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Social Responsibility
Laporan Keuangan Konsolidasian
Consolidated Financial Statements
Analisa & Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
Proyek infrastruktur yang dikembangkan antara lain
The infrastructure projects that will be developed are toll
infrastruktur jalan tol dan proyek transportasi massal
road infrastructure and mass transportation project such
semacam light rail transit (LRT). Gabungan Pelaksana
as light rail transit (LRT). The Construction Contractor
Konstruksi (Gapensi) memperkirakan sektor konstruksi
Association (Gapensi) estimated significant growth in 2017
akan tumbuh signifikan di 2017, karena adanya proyek
for the construction sector, because of the infrastructure
infrastruktur dan properti.
and property projects.
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
73
Ikhtisar Utama
Laporan Manajemen
Main Highlights
Profil Perusahaan
Management Report
Company Profile
Analisa & Pembahasan Manajemen
Management Discussion
Discussion &
& Analysis
Analysis
Analisa & Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
Tinjauan Segmen Usaha
Business Segment Review
ACSET memiliki tiga segmen bisnis utama yaitu Konstruksi,
ACSET has three main business segments, namely
Penunjang Jasa Konstruksi, dan Perdagangan. Segmen
Construction, Construction Support Services, and Trading.
Konstruksi memiliki pangsa pasar terbesar dibanding
Construction segment has the biggest market share
kedua segmen bisnis lainnya.
compared with the other two business segments.
Kinerja per Segmen Usaha pada Tahun Berjalan
Business Segment Performance for the Year
Konstruksi
Construction
Segmen bisnis Konstruksi bergerak dalam pembangunan
The Construction business segment engages in the
sarana dan prasarana atau infrastruktur, baik dalam
development of facilities or infrastructure, either in
ruang
demolishing, foundation as well as building structure or
lingkup
pengerjaan
pembongkaran,
fondasi
maupun struktur bangunan atau bentuk bangunan secara
overall buildings.
keseluruhan.
Sepanjang tahun 2016, segmen konstruksi membukukan
Throughout 2016, the Construction segment booked a
pendapatan usaha sebelum eliminasi sebesar 35,2% YoY,
revenues before elimination of 35.2% YoY, from Rp1.29
dari Rp1,29 triliun menjadi Rp1,75 triliun. Peningkatan
trillion to Rp1.75 trillion. The increase in revenue was due to
pendapatan karena meningkatnya jumlah perolehan
the increase in total business contracts. Net Income before
kontrak bisnis. Laba bersih sebelum eliminasi meningkat
elimination was significantly increased by 96% to Rp76.52
signifikan sebesar 96% menjadi Rp76,52 miliar.
billion.
Penunjang Jasa Konstruksi
Construction Support Services
Segmen bisnis Penunjang Jasa Konstruksi bergerak dalam
The Construction Support Services business segment
usaha penyewaan alat-alat konstruksi dan perdagangan
engages in the construction equipment rental and heavy
alat berat.
equipment trading.
Pada tahun 2016, segmen usaha Penunjang Jasa
In 2016, the Construction Support Services booked a positive
Konstruksi mencatat pendapatan usaha sebelum eliminasi
revenue before elimination of Rp65.49 billion. The capital
yang positif sebesar Rp65,49 miliar. Belanja modal sebelum
expenditures before elimination was also significantly
eliminasi juga meningkat signifikan dari Rp2,26 miliar
increased from Rp2.26 billion to Rp43.3 billion.
menjadi Rp43,3 miliar.
74
Perdagangan
Trading
Segmen bisnis Perdagangan berfokus pada perdagangan
The Trading business segment focuses on the trading of
alat-alat konstruksi yang meliputi kegiatan penjualan serta
construction equipment that covers sales and after sales
layanan purna jual dan perawatan. Kegiatan perdagangan
services as well as maintenance. Trading activities include
meliputi penjualan tower crane, passenger hoist, concrete
selling of tower crane, passenger hoist, concrete pump,
pump, drilling rigs dan jenis alat berat konstruksi lain.
drilling rigs and other heavy equipment types.
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Social Responsibility
Laporan Keuangan Konsolidasian
Consolidated Financial Statements
Analisa & Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
ACSET berhasil membukukan total pendapatan usaha
ACSET managed to book a positive revenue before
sebelum eliminasi yang positif di segmen Perdagangan
elimination in the Trading segment by Rp33.62 billion. Net
sebesar Rp33,62 miliar. Laba bersih sebelum eliminasi
Income before elimination increased from Rp580 million to
meningkat dari Rp580 juta menjadi Rp1,71 miliar karena
Rp1.71 billion due to the decrease of cost of revenue.
turunnya beban pokok pendapatan.
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
75
Ikhtisar Utama
Laporan Manajemen
Main Highlights
Analisa & Pembahasan Manajemen
Profil Perusahaan
Management Report
Management Discussion
Discussion &
& Analysis
Analysis
Company Profile
KINERJA KEUANGAN
Financial Performance
Analisis Kinerja Keuangan
Financial Performance Analysis
Uraian Analisis dan Pembahasan Manajemen mengenai
The Management Discussion and Analysis on this financial
kinerja keuangan ini didasarkan atas data-data keuangan
statements is based on the financial data presented in
yang disajikan sesuai dengan kaidah yang tertuang dalam
accordance with the principles stated in the Financial
Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) Indonesia.
Accounting Standard Statement of Indonesia (FASS). The
Informasi mengenai analisis kinerja keuangan yang
following financial performance analysis is generated from
disampaikan berikut, diperoleh dari Laporan Keuangan
the Company Financial Statements ended on 31 December
Perseroan yang berakhir pada 31 Desember 2016 dan
2016 which has been audited by the Public Accountant Firm
data tersebut telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik
Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan (a member of the
Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan (anggota jaringan
PwC global network of firms) with the opinion of fair in all
firma global PwC) dengan pendapat wajar dalam segala
material respects dated 20 February 2017.
hal yang material tertanggal 20 Februari 2017.
STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION HIGHLIGHT
IKHTISAR LAPORAN POSISI KEUANGAN
dinyatakan dalam jutaan Rupiah
Aset
stated in millions of Rupiah
2015
2016
growth (%)
Aset Lancar
Kas dan setara kas
Piutang usaha
Current Assets
60,671
139,215
129.5
Cash and Cash equivalents
186,582
164,669
(11.7)
Trade receivables
Piutang non usaha
90,346
127,987
41,7
Non-trade receivables
Piutang retensi
54,923
47,172
(14.1)
Retention receivables
51.3
Gross contractual amount due
from customers
Jumlah kontraktual tagihan bruto
pemberi kerja
683,009
1,033,685
Uang muka
191,490
177,649
(7.2)
Advances
7,960
12,908
(62.2)
Prepaid expenses
312,301
368,061
17.8
Projects under construction
-
10,978
100.0
Other current assets
1,590,910
2,092,380
31.5
Total current assets
Biaya dibayar dimuka
Proyek dalam pelaksanaan
Aset lain-lain jangka pendek
Jumlah aset lancar
Non-Current Assets
Aset Tidak Lancar
Aset Tetap
310,061
19.4
Fixed Assets
20,098
273.6
Investment in associate and joint
venture
8,051
16,113
100.1
Long term advances
15,096
4,274
(71.7)
Other non current assets
338,588
410,791
21.3
Total non current assets
1,929,498
2,503,171
29.7
Total Assets
Investasi pada entitas asosiasi dan
ventura
5,380
Uang muka - jangka panjang
Aset lain-lain jangka panjang
Jumlah aset tidak lancar
Jumlah Aset
76
Assets
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
370,306
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Konsolidasian
Corporate Social Responsibility
Consolidated Financial Statements
KINERJA KEUANGAN
Financial Performance
TOTAL ASET
TOTAL ASSETS
Komposisi Aset Perseroan terdiri dari dua komponen
The Company’s Assets composition consists of two main
utama yaitu aset lancar dan aset tidak lancar. Sepanjang
components, namely current assets and non current
tahun 2016, total aset konsolidasian ACSET naik sebesar
assets. Throughout 2016, ACSET consolidated total assets
29,7% year on year (YoY) dari Rp1,93 triliun menjadi Rp2,50
increased by 29.7% year on year (YoY) from Rp1.93 trillion
triliun terutama disebabkan meningkatnya jumlah aset
to Rp2.50 trillion mainly due to the increase of total current
lancar sebesar 31,5%.
assets by 31.5%.
Aset Lancar
Current Assets
Pada pos aset lancar muatannya terdiri atas kas dan
The current assets comprises cash and cash equivalents,
setara kas, piutang usaha, piutang non-usaha, piutang
trade receivables, non trade receivables, retention
retensi, jumlah kontraktual tagihan bruto pemberi kerja,
receivables,
uang muka, biaya dibayar di muka, dan proyek dalam
customers, advances, prepaid expenses and projects under
pelaksanaan. Peningkatan aset lancar sebesar 31,5%
construction. Current assets increased by 31.5% to Rp2.09
menjadi Rp2,09 triliun terutama dikontribusi oleh kas dan
trillion mainly contributed by cash and cash equivalents,
setara kas dan jumlah kontraktual tagihan bruto pemberi
gross contractual amount due from customers, as well as
kerja serta proyek dalam pelaksanaan.
projects under construction.
Kas dan setara kas antara lain terdiri dari kas pada bank
Cash and cash equivalents consists of cash in banks and
dan deposito berjangka. Kas pada bank sebagian besar
time deposits. Cash in banks are mostly kept in rupiah
disimpan dalam mata uang rupiah. Begitu pula dengan
currencies. As also with the time deposits that majority
deposito berjangka yang mayoritas dalam mata uang
in rupiah currencies and the balance are in Vietnam Dong
rupiah dan sisanya dalam Vietnam Dong (VND). Deposito
(VND). The time deposits in rupiah has an interest rate of
dalam rupiah memiliki tingkat bunga sebesar 7,25%-7,5%,
7.25%-7.5%, meanwhile in VND at 4.8%-5.73%.
gross
contractual
amount
due
from
sedangkan dalam VND sebesar 4,8%-5,73%.
Peningkatan signifikan pada jumlah kontraktual tagihan
Significant increase in gross contractual amount due from
bruto pemberi kerja sebesar 51,3% dibanding tahun lalu
customers by 51.3% compared with the previous year due to
dikarenakan adanya kenaikan kemajuan fisik pada kontrak
the increased in physical progress of contract for the year.
berjalan.
Aset Tidak Lancar
Non Current Assets
Pos ini terdiri dari aset tetap, investasi pada entitas asosiasi
This post comprises fixed assets, investment in associates
dan ventura bersama, uang muka- jangka panjang dan
and joint venture, long term advances, and non current
aset lain-lain jangka panjang. Jumlah aset tidak lancar
assets. Total non current assets increased by 21.3% from
meningkat sebesar 21,3% dari Rp338,59 miliar menjadi
Rp338.59 billion to Rp410.79 billion, mainly due to the
Rp410,79 miliar, terutama berasal dari pertumbuhan
growth of fixed assets and investment in associates and
aset tetap dan investasi pada entitas asosiasi dan ventura
joint venture as well as long term advances. Overall fixed
bersama serta uang muka – jangka panjang. Seluruh
assets, except land, has been insured on loss risk due to fire
aset tetap, kecuali tanah, telah diasuransikan atas risiko
and other risk to the third party with the insurance value of
kerugian akibat kebakaran dan risiko lainnya kepada pihak
Rp114 billion which significantly increased than the previous
ketiga dengan nilai pertanggungan sebesar Rp114 miliar
year insurance value of Rp54.98 billion. The insurance value
yang meningkat cukup signifikan dari nilai pertanggungan
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
77
Ikhtisar Utama
Laporan Manajemen
Main Highlights
Analisa & Pembahasan Manajemen
Profil Perusahaan
Management Report
Management Discussion
Discussion &
& Analysis
Analysis
Company Profile
KINERJA KEUANGAN
Financial Performance
tahun sebelumnya yaitu sebesar Rp54,98 miliar. Nilai
is considered sufficient to cover all risks that may arise.
pertanggungan ini dinilai cukup untuk menutupi seluruh
risiko yang mungkin timbul.
LIABILITAS
LIABILITIES
Akun Liabilitas terdiri dari liabilitas jangka pendek dan
The Liabilities account consists of current liabilities and
liabilitas jangka panjang. Komposisi liabilitas jangka
non current liabilities. The composition of current liabilities
pendek terdiri dari utang usaha, utang non-usaha, utang
comprises trade payables, non trade payables, taxes
pajak, pendapatan diterima di muka, akrual, utang bank,
payable, unearned revenues, accrual, bank loans, loan
utang kepada pemegang saham, bagian jangka pendek
from shareholders, current portion of long term debts, and
dari utang jangka panjang, dan liabilitas imbalan kerja.
employee benefit obligation.
STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION HIGHLIGHT
stated in millions of Rupiah
IKHTISAR POSISI LAPORAN KEUANGAN
dinyatakan dalam jutaan Rupiah
Liabilitas
2015
2016
growth (%)
Liabilities
Liabilitas Jangka Pendek
Utang usaha
Utang non-usaha
Pendapatan diterima dimuka
Utang bank
Utang kepada pemegang saham
Akrual
Jumlah liabilitas jangka pendek
Current Liabilities
337,042
319,222
(5.3)
Trade payables
36,689
27,443
(25.2)
Non trade payables
404,645
454,013
12.2
Unearned revenues
-
255,000
100.0
Bank loans
350,000
-
(100.0)
Loan from shareholders
8,951
34,507
285,5
Accruals
1,199,387
1,165,334
(2.8)
Total current liabilities
Liabilitas Jangka Panjang
Utang jangka panjang, setelah dikurangi
bagian jangka pendek
Liabilitas imbalan kerja
Jumlah liabilitas jangka panjang
Jumlah Liabilitas
78
Non Current Liabilities
56,209
20,475
(63.6)
Long term debt, net of current
portion
9,043
16,137
78.5
Employee benefit obligation
65,252
36,612
(43.9)
Total non current liabilities
1,264,639
1,201,946
(5.0)
Total Liabilities
Total Liabilitas
Total Liabilities
Menurun sebesar 5,0%, dari Rp1,26 triliun menjadi Rp1,20
Decreased by 5.0% from Rp1.26 trilion to Rp1.20 trillion,
triliun, yang disebabkan berkurangnya liabilitas jangka
which was due to the decrease of current liabilities and non
pendek dan liabilitas jangka panjang.
current liabilities.
Liabilitas Jangka Pendek
Current Liabilities
Komposisi liabilitas jangka pendek terdiri dari utang usaha,
The composition of current liabilities consists of trade
utang non-usaha, pendapatan diterima di muka, utang
payables, non trade payables, unearned revenues, bank
bank, utang kepada pemegang saham, dan akrual. Porsi
loans, loan from shareholders, and aaccrual. The portion of
liabilitas jangka pendek terhadap total liabilitas sebesar
current liabilities to total liabilities was 97.0%. The decrease
97,0%. Penurunan utang non usaha dikarenakan adanya
of non trade payables was due to redemption that derived
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Konsolidasian
Corporate Social Responsibility
Consolidated Financial Statements
KINERJA KEUANGAN
Financial Performance
pelunasan yang berasal dari kegiatan usaha Perusahaan.
from the Company business activities. The increase of bank
Kenaikan utang bank sebesar 100% dibanding tahun lalu
loans by 100% compared with the previous year was due to
disebabkan adanya peningkatan kebutuhan modal kerja
the increase in the Company’s working capital necessities.
Perusahaan. Pelunasan utang kepada pemegang saham
The settlement of loan from shareholders was derived from
berasal dari kegiatan operasional Perusahaan.
the Company’s operations activities.
Pendapatan diterima dimuka merupakan uang muka yang
The unearned revenues is an advances received from the
diterima dari pemberi kerja yang secara proporsional akan
customers which proportionally will be compensated by the
dikompensasikan dengan tagihan yang didasarkan atas
receivables based on the physical progress achieved. The
kemajuan fisik yang telah dicapai. Pendapatan diterima
unearned revenues increased by 12.2% to Rp454.01 billion
dimuka meningkat sebesar 12,2% menjadi Rp454,01 miliar
from Rp404.65 billion in 2015.
dari Rp404,65 miliar di tahun 2015.
Kenaikan akrual terutama dikarenakan adanya peningkatan
Increment from accrual was mainly due to the increase of
jumlah kontraktual utang bruto pemberi kerja sebesar
gross contractual amount due to customers by 420%.
420%.
Liabilitas Jangka Panjang
Non Current Liabilities
Komposisinya terdiri dari utang jangka panjang setelah
The composition comprises long term debt net of current
dikurangi bagian jangka pendek dan liabilitas imbalan
portion and employee benefit obligation. The non current
kerja. Liabilitas jangka panjang menurun signifikan sebesar
liabilities significantly decreased by 43.9% from Rp65.25
43,9% dari Rp65,25 miliar menjadi Rp36,61 miliar.
billion to Rp36.61 billion.
Penurunan liabilitas jangka panjang sebagian besar berasal
The decrease of non current liabilities was partly due to long
dari utang jangka panjang setelah dikurangi bagian jangka
term debt net of current portion which consisted of finance
pendek yang terdiri dari liabilitas sewa pembiayaan dan
lease liabilities and other borrowings. The long term debt
pinjaman lain-lain. Utang jangka panjang ini menurun
significantly decreased by 63.6% from Rp56.21 billion to
signifikan sebesar 63,6% dari Rp56,21 miliar menjadi
Rp20.48 billion.
Rp20,48 miliar.
Liabilitas imbalan kerja meningkat signifikan sebesar 78,0%
The employee benefit obligations significantly increased by
dari Rp9,04 miliar menjadi Rp16,14 miliar. Peningkatan ini
78.0% from Rp9.04 billion to Rp16.14 billion. The increase
disebabkan adanya kenaikan pencadangan atas imbalan
was due to the increase in reserve on employee benefit
kerja selama tahun berjalan.
during the year.
EKUITAS
EQUITY
Ekuitas Perusahaan memiliki susunan yang terdiri atas
The Company’s Equity consist of equity attributable to the
ekuitas yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk,
owners of the parent entity, share capital – authorized
modal saham - modal dasar, tambahan modal disetor,
capital, additional paid in capital, retained earnings,
saldo laba, selisih kurs dari penjabaran laporan keuangan
exchange difference on financial statements in foreign
dalam valuta asing dan kepentingan non-pengendali.
currency and non controlling interest.
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
79
Ikhtisar Utama
Main Highlights
Laporan Manajemen
Analisa & Pembahasan Manajemen
Profil Perusahaan
Management Report
Management Discussion
Discussion &
& Analysis
Analysis
Company Profile
KINERJA KEUANGAN
Financial Performance
STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION HIGHLIGHT
stated in millions of Rupiah
IKHTISAR POSISI LAPORAN KEUANGAN
dinyatakan dalam jutaan Rupiah
Ekuitas Yang Dapat Diatribusikan Kepada
Pemilik Entitas Induk
Modal Saham - modal dasar 1,600,000,000
Saham Biasa Modal ditempatkan dan
disetor penuh sebesar 700.000.000 (2015
: 500.000.000) saham biasa dengan nilai
nominal Rp100 (nilai penuh) per lembar
saham
2015
2016 growth (%)
Equity Attributable to the Owners of
Parent Entity
Share Capital – authorized capital
1,600,000,000 Ordinary Shares Issued
and fully paid capital 700,000,000
40.0
(2015: 500,000,000) ordinary shares
with nominal value of Rp100 (full
amount) per share
50,000
70,000
Tambahan modal disetor
231,796
808,252
248.7
Additional paid in capital
Saldo Laba
383,116
423,812
10.6
Retained earnings
Total Ekuitas
664,859
1,301,225
95.7
Total Equity
1,929,498
2,503,171
29.7
Total Liabilities and Equity
Jumlah Liabilitas dan Ekuitas
Pada tanggal 23 Juni 2016, Perseroan menyelesaikan
On 23 June 2016, the Company finalised the Limited Public
Penawaran Umum Terbatas (PUT) I dan menerbitkan
Offering I and issued 200,000,000 new shares with nominal
200 juta saham baru dengan nilai nominal Rp100 (nilai
value of Rp 100 (full amount) per share at an exercise price
penuh) per saham pada harga pelaksanaan sebesar
of Rp 3,000 (full amount) per share. The excess of the share
Rp3.000 (nilai penuh) per saham. Selisih lebih antara harga
offering price over the par value per share amounting
penawaran per saham dengan nilai nominal per saham
to Rp576.46 billion was recognised as Additional paid-in
dikurangi dengan biaya emisi saham sebesar Rp576,46
capital. This activity causing the significant increase in the
miliar merupakan Tambahan Modal Disetor. Aktivitas
Company’s equity by 96.0% YoY from Rp664.86 billion to
penambahan saham Perusahaan ini mengakibatkan
Rp1.30 trillion mainly due to the additional paid in capital.
ekuitas Perusahaan meningkat signifikan sebesar 96,0%
YoY dari Rp664,86 miliar menjadi Rp1,30 triliun terutama
ditopang dari tambahan modal disetor.
IKHTISAR LAPORAN LABA RUGI
dinyatakan dalam jutaan Rupiah
Laporan Laba Rugi
2015
2016
growth (%)
1,356,868
1,794,002
32.2
Net revenue
Laba kotor
224,374
279,639
24.6
Gross profit
Laba usaha
130,916
182,096
39.1
Operating profit
Laba sebelum pajak
42,532
68,141
60.2
Profit before tax
Laba tahun berjalan
42,222
67,555
60.0
Profit for the year
Laba setelah pajak yang diatribusikan
kepada pemilik entitas induk
41,918
68,329
63,0
Profit after tax attributable to
owners of the parent
84
111
32.1
Earnings per share and
dilussian
Pendapatan bersih
Laba per saham dasar dan dilusian
80
STATEMENTS OF PROFIT OR LOSS HIGHLIGHT
stated in millions of Rupiah
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
Statements of Profit or Loss
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Social Responsibility
Laporan Keuangan Konsolidasian
Consolidated Financial Statements
KINERJA KEUANGAN
Financial Performance
Pendapatan Bersih
Net Revenue
ACSET membukukan Pendapatan Bersih sebesar Rp1,79
ACSET booked a Net Revenue of Rp1.79 trillion, grew 32.2%
triliun, tumbuh 32,2% dari tahun 2015 yang sebesar Rp1,36
from the 2015 figure of Rp1.36 trillion. The sources of Net
triliun. Sumber Pendapatan Bersih berasal dari pendapatan
Revenue was derived from the revenues of Construction
Jasa Konstruksi sebesar Rp1,75 triliun, Penunjang Jasa
Services of Rp1.75 trillion, Construction Support Services
Konstruksi Rp65,5 miliar, dan Perdagangan Rp33,6miliar.
of Rp65.5 billion, and Trading at Rp33.6 billion.
Beban Pokok Pendapatan
Cost of Revenue
Mengalami peningkatan sebesar 34,0% YoY dari Rp1,13
Increase by 34.0% YoY from Rp1.13 trillion to Rp1.51 trillion.
triliun menjadi Rp1,51 triliun. Beban Pokok Pendapatan
The increase of cost of revenue in 2016 was mainly due to
yang meningkat pada tahun 2016 terutama karena kenaikan
the increase of raw material by 73.0% or Rp555.2 billion
bahan baku sebesar 73,0% yaitu senilai Rp555,2 miliar
compared with the previous year figure of Rp321.4 billion,
dibanding tahun sebelumnya Rp321,4 miliar dan beban
and employee expenses that increased by 27% or Rp342.7
tenaga kerja yang juga meningkat sebesar 27,0% atau
billion compared with the previous year figure of Rp270
senilai dengan Rp342,7 miliar dibanding tahun sebelumnya
billion.
Rp270 miliar.
Laba Kotor
Gross Profit
Pos Laba Kotor yang diperoleh dari selisih Pendapatan
The Gross Profit gained from Net Revenue deducted by
Bersih dan Beban Pokok Pendapatan meningkat sebesar
Cost of Revenue was increased by 25.0% from Rp224.37
25,0% YoY dari Rp224,37 miliar menjadi Rp279,64 miliar.
billion to Rp279.64 billion.
Beban Penjualan & Beban Umum dan Administrasi
Selling Expenses & General and Administrative
Expenses
Beban Penjualan meningkat sebesar 63,0% YoY dari Rp1,2
Selling expenses increased by 63.0% YoY from Rp1.2 billion
miliar menjadi Rp1,96 miliar. Sedangkan Beban Umum
to Rp1.96 billion. Meanwhile General and Administrative
dan Administrasi meningkat 4,0%, dari Rp92,26 miliar
expenses increased by 4.0% from Rp92.26 billion to Rp95.59
menjadi Rp95,59 miliar.
billion.
Laba Usaha
Operating Profit
Pos Laba Usaha diperoleh dari selisih laba kotor dengan
The Operating Profit gained from the Gross Profit deducted
beban penjualan, beban umum, dan administrasi tercatat
by Selling expenses, general and administrative expenses
meningkat sebesar 39,1% dari Rp130,92 miliar menjadi
was increased by 39.1% from Rp130.92 billion to Rp182.10
Rp182,10 miliar.
billion.
Laba Tahun Berjalan
Profit for The Year
Besaran Laba Tahun Berjalan pada tahun 2016 adalah
The amount of Profit for The Year in 2016 was derived from
laba sebelum pajak penghasilan dikurangi (beban) atau
profit after income tax which was Rp67.56 billion. The
manfaat pajak penghasilan tercatat sebesar Rp67,56 miliar,
amount was increased by 60.0% compared with profit after
angka tersebut meningkat 60,0% dibandingkan laba tahun
tax in 2015 which was Rp42.22 billion.
berjalan tahun 2015 yang tercatat sebesar Rp42,22 miliar.
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
81
Ikhtisar Utama
Laporan Manajemen
Main Highlights
Analisa & Pembahasan Manajemen
Profil Perusahaan
Management Report
Management Discussion
Discussion &
& Analysis
Analysis
Company Profile
KINERJA KEUANGAN
Financial Performance
Laba Setelah Pajak yang Diatribusikan kepada
Pemilik Entitas Induk
Profit After Tax Attributable to Owners of the Parent
Pendapatan ACSET yang meningkat berdampak pada
The increase of ACSET revenue impacted the Profit After
pertumbuhan
yang
Tax Attributable to Owners of the Parent growth significantly
Diatribusikan kepada Pemilik Entitas Induk sebesar 63,0%
signifikan
Laba
Setelah
Pajak
by 63.0% YoY to Rp68.3 billion from the 2015 figure of Rp41.9
YoY menjadi Rp68,3 miliar dari tahun 2015 Rp41,9 miliar.
billion. This indicates a proper directive of business strategy.
Hal ini menandakan strategi bisnis yang dijalankan sudah
berada di jalur yang tepat.
PROFITABILITAS
PROFITABILITY
Rasio profitabilitas adalah kemampuan perusahaan
The profitability ratio is the company’s ability in leveraging its
mendayagunakan sumber dayanya untuk menghasilkan
resources to generate profit and value for the shareholders.
keuntungan dan nilai bagi para pemegang saham.
Rasio Profitabilitas
82
2015
2016
Laba kotor terhadap penjualan bersih (%)
16.5
15.6
Profitability Ratio
Gross profit to net sales (%)
Laba usaha terhadap penjualan bersih (%)
9.7
10.2
Operating profit to net sales (%)
Laba bersih terhadap penjualan bersih (%)
3.1
3.8
Net profit to net sales (%)
Laba bersih terhadap rata-rata total aset(%)
2.5
3.1
Average return on assets (%)
Laba bersih terhadap rata-rata ekuitas (%)
6.4
7.0
Average return on equity (%)
Marjin laba kotor menurun tipis menjadi 15,6% dari tahun
The gross profit margin was slightly decreased to 15.6%
2015 yang sebesar 16,5%. Marjin laba usaha naik menjadi
from the 2015 position of 16.5%. The operating profit margin
10,2% dari sebelumnya 9,7%, dan marjin laba bersih naik
increased to 10.2% from the previous 9.7%, and net profit
menjadi 3,8% dari tahun 2015 sebesar 3,1%. Average Return
margin increased to 3.8% from the 2015 position of 3.1%.
on Asset (ROA) naik menjadi 3,1% dari tahun sebelumnya
Average Return on Assets (ROA) increased to 3.1% from the
2,5% dan Average Return on Equity (ROE) naik menjadi 7,0%
previous 2.5% and average Return of Equity (ROE) increased
dari tahun 2015 sebesar 6,4%. Meningkatnya marjin laba
to 7.0% from the 2015 position of 6.4%. The increase of the
bersih Perusahaan disebabkan adanya peningkatan dalam
Company net profit margin was due to the increase of net
kontribusi laba bersih perusahaan asosiasi sebesar 559,0%
profit contribution from the associates by 559.0% or Rp3.39
atau Rp3,39 miliar pada tahun 2016 dan adanya efisiensi
billion in 2016 and the Company’s operating cost efficiency
dalam biaya operasi Perusahaan yang dapat dilihat dari
which is apparent from the increase of operating profit
peningkatan marjin laba usaha tahun 2016.
margin year 2016.
ARUS KAS
CASH FLOWS
Komponen Laporan Arus Kas terdiri dari arus kas dari
The Cash Flows consists of cash flows from operating
aktivitas operasi, arus kas dari aktivitas investasi dan arus
activities, cash flows from investing activities, and cash
kas dari aktivitas pendanaan.
flows from financing activities.
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Konsolidasian
Corporate Social Responsibility
Consolidated Financial Statements
KINERJA KEUANGAN
Financial Performance
IKHTISAR ARUS KAS
STATEMENTS OF CASH FLOW HIGHLIGHT
dinyatakan dalam jutaan rupiah
Laporan Arus Kas Konsolidasian
Arus kas bersih yang digunakan untuk
aktivitas operasi
Kas bersih yang digunakan untuk aktivitas
investasi
Kas bersih yang diperoleh dari aktivitas
pendanaan
stated in millions of Rupiah
2016
growth
(%)
(24,968) (158,255)
533.8
Cash flows used in operating activities
(110,040) (137,159)
24.6
Cash flows used in investing activities
2015
Consolidated Statements of Cash Flows
149,339
373,970
150.4
Cash flows provided from financing
activities
Kenaikan bersih kas dan setara kas
14,331
78,556
448.1
Net increase of cash and cash equivalents
Kas dan setara kas pada awal tahun
46,840
60,671
29.5
Cash and cash equivalents at the beginning
of year
(500)
(12)
97.6
Effect of exchange rate changes on cash
and cash equivalents
60,671
139,215
129.5
Cash and cash equivalents at the end of
year
Efek perubahan nilai kurs pada kas dan
setara kas
Kas dan setara kas pada akhir tahun
Arus Kas dari Aktivitas Operasi
Cash Flows from Operating Activities
Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas operasi
Net cash flows used for operating activities of ACSET
ACSET meningkat signifikan sebesar 533,8% YoY, dari
significantly increased by 533.8% YoY, from Rp25 billion to
Rp25 miliar menjadi Rp158 miliar, terutama disebabkan
Rp158 billion, mainly due to the increase in payments to
meningkatnya pembayaran untuk pemasok dan lainnya
suppliers and others by 29.0%.
yang bertambah sebesar 29,0%.
Arus Kas dari Aktivitas Investasi
Cash Flows from Investing Activities
Arus kas bersih untuk aktivitas investasi naik signifikan
Net cash flows from investing activities significantly
sebesar 24,6% YoY, dari Rp110 miliar menjadi Rp137 miliar,
increased by 24.6% YoY, from Rp110 billion to Rp137 billion,
terutama dari pos penambahan investasi pada entitas
mainly from the addition of investment in associate and joint
asosiasi dan ventura bersama yaitu PT Bintai Kindenko
venture, namely PT Bintai Kindenko Engineering Indonesia
Engineering Indonesia (“BINKEI”) yang meningkat sebesar
(“BINKEI”) that increased by 248.0%.
248,0%.
Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan
Cash Flows from Financing Activities
Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan
Net cash flows from financing activities significantly
meningkat signifikan sebesar 150,0%, dari Rp149 miliar
increased by 150.0% from Rp149 billion to Rp374 billion.
menjadi Rp374 miliar. Peningkatan ini terutama disebabkan
The increase was mainly due to proceeds from bank loans
adanya penerimaan pinjaman bank sebesar Rp955 miliar
amounted to Rp955 billion and proceeds from the Limited
dan penerimaan dari Penawaran Umum Terbatas I sebesar
Public Offering I amounted to Rp600 billion.
Rp600 miliar.
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
83
Ikhtisar Utama
Main Highlights
Laporan Manajemen
Analisa & Pembahasan Manajemen
Profil Perusahaan
Management Report
Management Discussion
Discussion &
& Analysis
Analysis
Company Profile
KINERJA KEUANGAN
Financial Performance
KEMAMPUAN MEMBAYAR UTANG
DAN KOLEKTIBILITAS PIUTANG
Rasio Likuiditas, Solvabilitas dan Utang
SOLVENCY AND RECEIVABLES
COLLECTABILITY
2015 2016
Liquidity Ratio, Solvability and Debts
Aset lancar terhadap liabilitas lancar (%)
1.3
1.8
Current assets to current liabilities (%)
Jumlah liabilitas terhadap jumlah aset (%) 0.7
0.5
Total liabilities to total assets (%)
Jumlah aset terhadap jumlah liabilitas (%)
1.5
2.1
Total assets to total liabilities (%)
Jumlah pinjaman terhadap jumlah ekuitas (%)
0.7
0.2
Debt to equity ratio (%)
Rasio Likuiditas
Liquidity Ratio
Rasio likuiditas berdasarkan rasio lancar, dihitung dengan
Liquidity ratio is based on current ratio, calculated with
membagi aset lancar dengan liabilitas jangka pendek.
current assets with current liabilities. In 2016, current ratio
Pada tahun 2016, rasio lancar mencapai 1,8% naik dari
reached 1.8% increase from the 2015 position of 1.3%.
tahun 2015 sebesar 1,3%. Hal ini menunjukkan tingkat
This is indicated increasingly sound level of the Company’s
likuiditas perusahaan yang semakin sehat.
liquidity.
Rasio Solvabilitas
Solvability Ratio
Adalah kemampuan Perseroan dalam memenuhi liabilitas
The ability of the Company in fulfilling current and non
jangka pendek maupun jangka panjang yang akan jatuh
current liabilities which are due, calculated by comparing
tempo, dihitung dengan membandingkan total liabilitas
total liabilities to total assets. In 2016, solvability ratio was
terhadap total aset. Pada tahun 2016, rasio solvabilitas
decreased by 0.5% compared with the 2015 position of 0.7%.
adalah sebesar 0,5% turun dibanding tahun 2015 sebesar
0,7%.
Sedangkan total liabilitas terhadap total ekuitas/modal
While debt to equity ratio in 2016 decreased by 0.2%
(Debt to Equity Ratio) pada 2016 sebesar 0,2%, turun dari
compared with the 2015 position of 0.7%.
tahun 2015 yang sebesar 0,7%.
Berdasar kedua jenis rasio tersebut di atas, menunjukkan
Based on the two ratios above, its indicated that ACSET has
bahwa ACSET memiliki kemampuan yang besar untuk
big capacity to settle its debts.
membayar pinjamannya.
Analisis Tingkat Kolektibilitas Piutang
Receivables Collectability Level Analysis
Tingkat kolektibilitas piutang Perseroan pada tahun 2016
The Company’s receivables collectability level in 2016 was
dan 2015 adalah sebesar 35 hari sedangkan sebelumnya
35 days, while previously in 2015 was 36 days. The Company
adalah 36 hari. Perseroan terus melakukan tinjauan
continues to reviewing the credit quality periodically.
kualitas kredit secara berkala.
84
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Konsolidasian
Corporate Social Responsibility
Consolidated Financial Statements
KINERJA KEUANGAN
Financial Performance
STRUKTUR MODAL DAN
KEBIJAKAN MANAJEMEN ATAS
STRUKTUR MODAL
CAPITAL STRUCTURE AND
MANAGEMENT POLICY ON CAPITAL
STRUCTURE
Kebijakan Manajemen atas Struktur Modal
Management Policy on Capital Structure
Dalam mengelola permodalan, tujuan Perseroan adalah
In managing the capital, the Company’s objectives was to
untuk mempertahankan kelangsungan usaha Perseroan
maintain business continuity in order to provide return to
guna memberikan imbal hasil kepada pemegang saham
the shareholders and benefit to the other stakeholders, as
dan manfaat kepada pemangku kepentingan lainnya serta
well as to maintain optimum capital structure to reduce
menjaga struktur modal yang optimal untuk mengurangi
capital expense.
biaya modal.
Untuk memastikan struktur modal dan hasil pengembalian
To ensure capital structure and optimum results to the
ke pemegang saham yang optimal, Perseroan secara aktif
shareholders, the Company is actively and routinely
dan rutin menelaah dan mengelola struktur permodalan
reviewed and managed the capital structure by considering
dengan mempertimbangkan kebutuhan modal masa
future capital requirements and capital efficiency, current
depan dan efisiensi modal Perseroan, profitabilitas masa
and future profitability, operations cash flows projection,
sekarang dan yang akan datang, proyeksi arus kas operasi,
capital expenditures projection and strategic investment
proyeksi pengeluaran barang modal dan proyeksi peluang
opportunity projection.
investasi yang strategis.
Perseroan memonitor permodalan berdasarkan rasio
The Company monitors capital based on consolidated
gearing konsolidasian dan rasio laba yang disesuaikan
gearing ratio and income ratio that adusted toward
terhadap bunga konsolidasian. Rasio gearing dihitung
consolidated interest. Gearing ratio is calculated by
dengan membagi pinjaman bersih dengan jumlah modal.
dividing net borrowings with total capital. Net borrowings
Pinjaman bersih dihitung dari jumlah pinjaman (termasuk
is calculated from total borrowings (including short term
pinjaman jangka pendek dan jangka panjang yang
and long term borrowings presented in the consolidated
disajikan pada laporan posisi keuangan konsolidasian)
financial statements) deducted by cash and cash
dikurangi kas dan setara kas. Jumlah modal dihitung dari
equivalents. Total capital is calculated from “equity” as
“ekuitas” seperti yang ada pada laporan posisi keuangan
stated in the consolidated statements of financial position
konsolidasian ditambah pinjaman bersih.
added by net borrowings.
dinyatakan dalam jutaan rupiah
Uraian
stated in millions of Rupiah
2015
2016
Total Pinjaman
440,262
312,608
Total Borrowings
Dikurangi kas dan setara kas
(60,671)
(139,215)
Deducted by cash and cash equivalents
Pinjaman bersih
379,591
173,393
Net borrowings
Total Ekuitas
664,859
1,301,225
Total Equity
1,044,450
1,474,618
Total Capital
36.3%
11.8%
Gearing Ratio
Jumlah Modal
Rasio Gearing
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Description
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
85
Ikhtisar Utama
Laporan Manajemen
Main Highlights
Analisa & Pembahasan Manajemen
Profil Perusahaan
Management Report
Management Discussion
Discussion &
& Analysis
Analysis
Company Profile
KINERJA KEUANGAN
Financial Performance
IKATAN YANG MATERIAL UNTUK
INVESTASI BARANG MODAL
MATERIAL COMMITMENTS FOR
CAPITAL INVESTMENTS
Sepanjang tahun 2016, tidak ada ikatan material untuk
During 2016, there were no material commitments for
investasi barang modal.
capital investments.
INVESTASI BARANG MODAL,
KOMITMEN BELANJA MODAL, DAN
KOMITMEN LAINNYA
CAPITAL INVESTMENT, CAPITAL
EXPENDITURES COMMITMENT,
AND OTHER COMMITMENTS
Pada tahun 2016, investasi barang dan belanja modal ACSET
In 2016, ACSET’s capital investment and expenditure was
tercatat sebesar Rp123,5 miliar mengalami kenaikan dari
Rp123.5 billion, increased from 2015 which was Rp119.5
tahun 2015 sebesar Rp119,5 miliar.
billion.
Komitmen Kerjasama Operasi
Joint Operations Commitment
Pada tanggal 17 Juli 2013, ACSET memiliki kerjasama
On 17 July 2013, ACSET has a joint operation with Daewoo
dengan Daewoo Engineering and Construction Co. Ltd.
Engineering and Construction Co. Ltd. to undertake
untuk melakukan pekerjaan konstruksi di District 8, Lot
construction work of District 8, Lot 28, SCBD, Jakarta with
28, SCBD, Jakarta dengan nilai kontrak sebesar Rp800,80
total contract value of Rp800.80 billion. ACSET has 60.0%
miliar. ACSET memiliki bagian 60,0% dalam operasi
interest in the joint operation to which ACSET provides
bersama dimana ACSET menyediakan dana, sumber daya
funding, resources, and technology for the joint operation.
dan teknologi untuk operasi bersama.
Pada tanggal 22 Februari 2016, ACSET memiliki kerjasama
On 22 February 2016, ACSET has a joint operation with
dengan China Construction Eight Engineering Division
China Construction Eight Engineering Division Co. Ltd. to
Co. Ltd. untuk melakukan pekerjaan konstruksi atas
undertake construction work of Indonesia 1 Tower, Jakarta
Indonesia 1 Tower, Jakarta dengan nilai kontrak sebesar
with total contract value of Rp4.04 trillion. ACSET has 45.0%
Rp4,04 triliun. ACSET memiliki bagian 45,0% dalam operasi
interest in the joint operation to which ACSET provides
bersama dimana ACSET menyediakan dana, sumber daya
funding, resources, and technology for the joint operation.
dan teknologi untuk operasi bersama.
Fasilitas Bank Garansi
Bank Guarantee Facility
Pada tanggal 31 Desember 2016, ACSET mempunyai
On 31 December 2016, ACSET has bank guarantee facility
fasilitas bank garansi yang diperoleh dari berbagai bank
obtained from several banks amounted to Rp1.2 trillion
sejumlah Rp1,2 triliun dibandingkan dengan tahun 2015
compared with the 2015 figure of Rp400 billion.
sebesar Rp400 miliar.
PROSPEK USAHA
Optimisme
86
terhadap
BUSINESS PROSPECTS
ekonomi
The optimism toward macroeconomic growth provides hope
memberi harapan pada berlanjutnya proyek-proyek
for the continuity of infastructure development projects.
pembangunan infrastruktur. Hal ini dapat memberi
This will provide positive sentiments toward construction
sentimen
yang
sector that becomes the Company core business. ACSET is
menjadi bisnis inti Perusahaan. ACSET sangat antusias
very enthusiastic in welcoming this growth momentum and
positif
pertumbuhan
terhadap
sektor
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
makro
konstruksi
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Konsolidasian
Corporate Social Responsibility
Consolidated Financial Statements
KINERJA KEUANGAN
Financial Performance
menyambut momentum pertumbuhan ini dan akan terus
will continue its business growth by actively contributing
melanjutkan pertumbuhan usaha dengan cara lebih aktif
in infrastructure projects, and seek for opportunities to
berkontribusi dalam proyek-proyek infrastruktur, dan
attain foundation projects for high rise building. This will be
mencari peluang untuk memperoleh proyek-proyek dalam
balanced by increasing the professional HR quality. ACSET
pembangunan fondasi untuk gedung-gedung bertingkat.
has put the target to become the largest private contractor
Hal ini akan diimbangi dengan meningkatkan kualitas SDM
in 2020. To reach this target, it begins by involvement in
yang profesional. ACSET menargetkan menjadi kontraktor
infrastructure development projects, from subcontractor,
swasta terbesar pada tahun 2020. Untuk mencapai target,
cooperation with the prominent partners, and further as
dimulai dengan terlibat dalam proyek-proyek pembangunan
main contractor.
infrastruktur, mulai dari peran subkontraktor, bekerja
sama dengan mitra terkemuka, dan selanjutnya sebagai
kontraktor utama.
Pembentukan pilar ke-7 Astra Grup di bisnis properti
The establishment of Astra Group 7th pillar in property
memberi peluang lebih besar bagi ACSET untuk terlibat
business provide big opportunities for ACSET to be engaged
dalam pengerjaan proyek konstruksi dan pembangunan
in the construction project and property development.
properti. Selain daripada itu, berdasarkan kepada
Subsequently, based on the cooperation with PT Astratel
hubungan kerjasama dengan PT Astratel Nusantara,
Nusantara, ACSET projected to further participate in similar
ACSET memproyeksikan untuk dapat berpartisipasi lebih
project.
jauh dalam proyek serupa.
TARGET DAN REALISASI 2016
TARGET AND REALIZATION IN 2016
Momentum pertumbuhan sektor konstruksi sepanjang
The growth momentum of construction sector in 2016 has
tahun 2016 menyebabkan kinerja ACSET tumbuh signifikan.
delivered significant growth for ACSET performance. The
Pendapatan usaha melebihi target, demikian pula halnya
revenue was exceeding the target, as also the net profit.
dengan laba bersih.
ASPEK PEMASARAN
MARKETING ASPECTS
Dalam mengembangkan usahanya, ACSET terbuka
In developing its business, ACSET is opened for strategic
untuk membangun aliansi strategis, seperti dalam
alliances, such as in the infrastructure development and in
pengerjaan infrastruktur dan memperkuat rantai nilai
strengthening value chain to support ACSET portfolio. Since
untuk mendukung portofolio ACSET. Sejak tahun 2015,
2015, ACSET has strengthen this business strategy and will
ACSET telah memperkuat strategi bisnis ini dan akan
implement it in the long term.
menerapkannya dalam jangka panjang.
Dalam konteks persaingan bisnis yang ketat, ACSET
In the tight business competition context, ACSET always
selalu mengambil langkah yang cerdas untuk tidak ikut
take prudent measures to not be involved in the ‘red ocean’
campur dalam proyek ‘red ocean’. ACSET lebih memilih
project. ACSET prefers to offer unique selling value and an
untuk menawarkan nilai jual yang unik dan jasa konstruksi
integrated construction services with strategic partners.
terintegrasi bersama mitra strategis. ACSET tidak hanya
ACSET does not work on only projects within the Group,
mengerjakan proyek dalam Grup, tetapi juga mengambil
but also taking the opportunities with projects outside the
kesempatan dari proyek-proyek di luar usaha Grup.
group.
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
87
Ikhtisar Utama
Main Highlights
Laporan Manajemen
Management Report
Analisa & Pembahasan Manajemen
Profil Perusahaan
Management Discussion
Discussion &
& Analysis
Analysis
Company Profile
KINERJA KEUANGAN
Financial Performance
DIVIDEN DAN KEBIJAKAN DIVIDEN
DIVIDEND AND DIVIDEND POLICY
Berdasarkan Rapat Dewan Direksi Perseroan tanggal
Pursuant to the Meeting of the Board of Directors of the
20 September 2016, para pemegang saham Perseroan
Company on 20 September 2016, the shareholders of the
menyetujui pembagian dividen tunai interim sebesar
Company agreed for the interim dividend payout amounted
Rp7,7 miliar atau Rp11 per saham (nilai penuh). Dividen
to Rp7.7 billion of Rp11 per share (full amount). The Dividend
dibayarkan pada tanggal 13 Oktober 2016.
has been paid on 13 October 2016.
Berdasarkan Akta Rapat Umum Pemegang Saham
Based on the Deed of the General Meeting of Shareholders
Tahunan No. 53 tanggal 19 April 2016, para pemegang
No. 53 dated 19 April 2016, the Company’s shareholders
saham Perseroan menyetujui pembagian dividen tunai
agreed on final cash dividend payout amounted to Rp16.75
final sebesar Rp16,75 miliar atau Rp33,50 per saham (nilai
billion or Rp33.50 per share (full amount) from the 2015
penuh) dari laba tahun 2015. Dividen dibayarkan pada
profit. The dividend was paid on 20 May 2016.
tanggal 20 Mei 2016.
88
PENGGUNAAN DANA HASIL
PENAWARAN UMUM
USE OF PROCEEDS FROM THE
PUBLIC OFFERING RESULTS
Sampai 31 Desember 2016, ACSET telah menggunakan
Up to 31 December 2016, ACSET has used a total of Rp596
sebanyak Rp596 miliar dari total dana hasil penawaran
billion from the total proceeds of public offering proceeds
umum sebesar Rp600 miliar setelah dikurangi biaya-biaya
amounted Rp600 billion after deducted by expenses and
dan komisi serta pengeluaran yang terkait dengan proses
commission as well as expenses related with the offering
penawaran.
process.
Seluruh dana dari rights issue tersebut telah digunakan
All rights issue funds has been used to fund working capital
untuk mendanai modal kerja khususnya untuk pembiayaan
specifically for projects financing of the Company. Moreover,
proyek-proyek Perseroan. Selain itu, dana rights issue
the rights issue fund has already been used for capital
sudah digunakan untuk belanja modal seperti pembelian
expenditures such as purchase of devices or supporting
alat atau mesin pendukung proyek.
machineries for the projects.
INFORMASI MENGENAI INVESTASI,
EKSPANSI, DIVESTASI YANG
MENGANDUNG BENTURAN
KEPENTINGAN
INFORMATION ON INVESTMENT,
EXPANSION, DIVESTMENT WITH
CONFLICT OF INTEREST
Sepanjang tahun 2016, ACSET tidak melakukan aktivitas
Throughout 2016, ACSET did not carry out any unreasonable
di luar kewajaran terkait dengan investasi, ekspansi,
activities related with material information on investment,
divestasi, penggabungan/peleburan usaha, akuisisi atau
expansion, divestment, business merger/consolidation,
restrukturisasi sehingga tidak terdapat informasi dan/atau
acquisition or capital/debt restructuring. Therefore, there is
fakta material terkait hal-hal di atas.
no information or material facts of the above matters.
Transaksi dengan Pihak-Pihak Berelasi
Transaction with Related Parties
Perseroan melakukan transaksi usaha dengan pihak
The Company carried out business transactions with related
berelasi, baik menyangkut pembelian, penjualan maupun
parties. Both concerning the purchase, sales or leasing for
sewa operasi. Namun demikian, semua transaksi tersebut
operations. However, all transactions are fair and the same
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Konsolidasian
Corporate Social Responsibility
Consolidated Financial Statements
KINERJA KEUANGAN
Financial Performance
bersifat wajar dan sama dengan transaksi dengan pihak
with transaction with other third parties. The similarity is in
ketiga lainnya. Persamaan terjadi dalam penetapan harga
the sales price determination, purchasing price, and leasing
jual, harga pembelian, beban sewa, maupun transaksi
expense, as well as other transactions conducted through
lainnya dilakukan melalui negosiasi agar memenuhi asas
negotiation in order to meet the principle of quality, cost,
quality, cost, delivery (QCD) yang optimal bagi kepentingan
delivery (QCD) optimized for the interest of both parties. The
kedua belah pihak. Daftar seluruh transaksi dan saldo
list of transaction and balance with related parties can be
dengan pihak-pihak yang berelasi tersebut dapat dilihat
viewed on the Note 30 of the Consolidated Audited Financial
pada catatan 30 dari Laporan Keuangan Audit Konsolidasian
Statements of the Company.
Perseroan.
Sifat Hubungan dan Sifat Transaksi dengan Pihak
Berelasi
Nature of Relationship and Nature of Transaction with
Tabel berikut menjelaskan sifat hubungan dan transaksi
The following table explains the nature of relationships and
Perseroan dengan pihak berelasi :
the Company’s transaction with related parties:
Pihak-pihak Berelasi
Related Parties
Related Parties
Sifat Dari Hubungan
Nature of Relationship
Sifat Dari Transaksi
Nature of Transactions
PT Karya Supra Perkasa
Pemegang saham pengendali
langsung Perseroan | Direct controlling
shareholder of the Company
Pembayaran Dividen dan Pinjaman |
Dividend payment and loan
PT Cross Plus Indonesia dan PT Loka Cipta Kreasi
Pemegang Saham Perseroan |
Shareholder of the Company
Pembayaran dividen dan pinjaman |
Dividend payment and loan
PT Bintai Kindenko Engineering Indonesia
Entitas Asosiasi | Associate entity
Investasi | Investment
PT ATMC Pump Services
Entitas Ventura Bersama | Joint Venture
entity
Pendapatan dan Investasi | Revenue and
investment
PT Astra International Tbk
Pemegang saham pengendali dari
PT United Tractorcs Tbk | Controlling
shareholder of PT United TractorsTbk
Pendapatan | Revenue
PT Marga Mandala Sakti, PT Marga Harjaya
Infrastruktur, dan PT Inti Pantja Press Industri
Entitas Sepengendali | Entity under
common control
Pendapatan | Revenue
PT United Tractors Pandu Engineering, PT Andalan Entitas Sepengendali | Entity under
Multi Kencana, PT Dinamik Struktural Sistem, dan PT common control
Alfa Stilindo
Pembelian | Purchase
PT United Tractors Tbk
Pemegang saham pengendali dari
PT Karya Supra Perkasa | Controlling
shareholder of PT Karya Supra Perkasa
Pembelian dan Pembelian Aset Tetap |
Purchase and Purchase of Fixed Assets
PT Bina Pertiwi
Entitas Sepengendali | Entity under
common control
Pembelian Aset Tetap | Purchase of fixed
assets
PT Astra Graphia Information Technology
Entitas Sepengendali | Entity under
common control
Sewa operasi dan jasa professional
| Operating lease and professional
services
PT Astra Sedaya Finance
Entitas Sepengendali | Entity under
common control
Transaksi Sewa Pembiayaan | Finance
lease transaction
PT Bank Permata Tbk
Pengendalian bersama entitas dari
pemegang saham tidak langsung |
Jointly controlled entity from indirect
shareholder
Transaksi Perbankan | Bank transaction
Dewan Komisaris dan Direksi
Personel Manajemen Kunci | Key
management personnel
Kompensasi dan Remunerasi |
Compensation and remuneration
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
89
Ikhtisar Utama
Main Highlights
Laporan Manajemen
Management Report
Profil Perusahaan
Company Profile
Analisa & Pembahasan Manajemen
Management Discussion
Discussion &
& Analysis
Analysis
KINERJA KEUANGAN
Financial Performance
INFORMASI DAN FAKTA MATERIAL
YANG TERJADI SETELAH TANGGAL
LAPORAN KEUANGAN
MATERIAL INFORMATION AND
FACTS AFTER THE DATE OF
FINANCIAL STATEMENTS
Setelah tanggal Laporan Keuangan, tidak ada kejadian
Following the date of Financial Statements, there were no
penting yang berdampak pada kinerja dan risiko usaha.
significant events that impacted the business performance
and risks.
90
PERUBAHAN PERATURAN
PERUNDANG-UNDANGAN YANG
BERPENGARUH SIGNIFIKAN
TERHADAP KINERJA PERUSAHAAN
CHANGES OF LAWS AND
REGULATIONS THAT HAVE
SIGNIFICANT IMPACT ON THE
COMPANY PERFORMANCE
Sepanjang tahun pelaporan akuntan tahun 2016, Perseroan
Throughout the accounting reporting in 2016, the Company
tidak mengalami dampak signifikan dari perubahan
did not have significant impact by any changes in laws and
peraturan perundang-undangan.
regulations.
PERUBAHAN KEBIJAKAN
AKUNTANSI YANG DITERAPKAN
PADA TAHUN BUKU TERAKHIR
CHANGES IN ACCOUNTING POLICY
THAT IMPLEMENTED AT THE
FINANCIAL YEAR
Perubahan kebijakan akuntansi yang diterapkan pada
The changes of accounting policy implemented at the
tahun buku terakhir dapat dilihat pada Catatan 2a dari
financial year can be viewed on Note 2a from the Company’s
Laporan Keuangan Audit Konsolidasian Perseroan.
consolidated audited Financial Statements.
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Social Responsibility
Laporan Keuangan Konsolidasian
Consolidated Financial Statements
KINERJA KEUANGAN
Financial Performance
Halaman ini sengaja dikosongkan
This page is intentionally left blank
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
91
Ikhtisar Utama
Main Highlights
Laporan Manajemen
Management Report
Profil Perusahaan
Company Profile
Analisa & Pembahasan Manajemen
Management Discussion
Discussion &
& Analysis
Analysis
TINJAUAN
OPERASIONAL
Operational Review
Proses kerja modern
yang cepat dan efisien kini
diwujudkan oleh ACSET melalui
TI yang unggul, sehingga produktivitas
SDM meningkat, hal yang amat penting bagi
pemain usaha manapun.
Through advanced IT, ACSET are able to have modern business
process, agile and efficient. The result is increased HR
any business
92 PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan productivity that is important forELEVATING
GROWTH TO THEplayer.
NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Social Responsibility
Laporan Keuangan Konsolidasian
Consolidated Financial Statements
PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA
HUMAN RESOURCES DEVELOPMENT
Selama lebih dari dua dekade berkarya, ACSET senantiasa berkomitmen
tinggi untuk mengelola sumber daya manusia dengan baik, membekali para
karyawan dengan keterampilan memadai, dan memastikan kesejahteraan
mereka bersama ACSET. Melalui manajemen dan karyawan berpengalaman
serta berdedikasi, ACSET dapat menyediakan pekerjaan yang berkualitas dan
andal, menyelesaikan proyek tepat waktu, dan memastikan aspek keselamatan
kerja selalu terjaga.
For over two decades in the business, ACSET’s commitment to good human resources
management practices has never been wavered. The Company has made it a mission to equip
all employees with the right skills and ensure their welfare with ACSET. It is the management
along with skilled and dedicated employees in the Company that have enabled ACSET to deliver
quality and reliable work, timely completion of the projects, and ensure work safety.
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
93
Ikhtisar Utama
Main Highlights
Laporan Manajemen
Management Report
Profil Perusahaan
Company Profile
Analisa & Pembahasan Manajemen
Management Discussion
Discussion &
& Analysis
Analysis
SUMBER DAYA MANUSIA
Human Capital
KOMITMEN TERHADAP SUMBER
DAYA MANUSIA
COMMITMENT TO HUMAN
RESOURCES
Sejak didirikan pada 1995, ACSET selalu menempatkan
Since the Company was incorporated in 1995, ACSET has
sumber daya manusia (SDM) sebagai aset strategis
always placed its human resources (HR) as the Company’s
Perusahaan. Bergerak di bidang konstruksi yang menuntut
strategic assets. As a player in the construction business,
penguasaan kompetensi teknis yang tinggi serta spesifik,
which demands high and specific technical competence,
ACSET menyadari bahwa karyawan memiliki peran
ACSET realizes that employees play a key role behind
kunci dalam pencapaian Perseroan. Didukung dengan
each accomplishment of the Company. Skilled employees
karyawan yang terampil, ACSET mampu menjadi pemain
have brought ACSET as a leading player in commercial
terdepan dalam proyek konstruksi komersial serta
construction projects and helped created the Company’s
mampu membangun reputasi Perseroan sebagai penyedia
reputation as an integrated constructions solution provider.
layanan konstruksi terintegrasi. Melalui manajemen
It is the management along with skilled and dedicated
dan karyawan berpengalaman serta berdedikasi, ACSET
forces in the Company that have enabled ACSET to deliver
dapat menyediakan pekerjaan yang berkualitas dan andal,
quality and reliable work, timely completion of projects, and
menyelesaikan proyek tepat waktu, dan memastikan aspek
ensure work safety.
keselamatan kerja selalu terjaga.
Seiring dengan cita-cita Perseroan untuk bergerak
In line with the Company’s aspiration to become a dynamic
dinamis mengikuti perkembangan dunia usaha bahkan
player, and grow beyond the business, improving employees’
melampauinya, peningkatan kapabilitas dan kompetensi
competences and capabilities are absolutely necessary.
karyawan mutlak diperlukan. Melalui Unit Pengelolaan
Through the Unit for Organizational Management,
Organisasi, Rekrutmen, dan Pengembangan Karyawan
Recruitment, and Development, ACSET continues to expand
Perseroan, ACSET terus melakukan pengembangan
its organization and step up its employees’ competence.
organisasional dan peningkatan kompetensi karyawan.
Programs such as competence-based training, employee
Program seperti pelatihan berbasis kompetensi, retensi
retention, remuneration, performance assessment, tenure
karyawan, imbalan kerja, penilaian kinerja, penghargaan
reward, and career plan are conducted in a systematic
kerja, dan perencanaan jenjang karir dilakukan secara
manner in ACSET. Employee management plan refers
sistematis oleh ACSET. Perencanaan pengelolaan karyawan
to the Company’s Annual Plan that covers forecast of the
juga mengacu pada Rencana Tahunan Perusahaan
number of employees required in projects and in office.
yang memuat rencana kebutuhan karyawan baik untuk
Today, the unit responsible for employee management
operasional proyek, maupun karyawan di lingkungan kantor
is seen as the President Director’s partner that helps the
Perseroan. Seiring dengan berjalannya waktu, divisi yang
Company to address existing and future business needs.
bertanggung jawab mengelola karyawan kini dipandang
sebagai mitra Direktur Utama yang berperan memenuhi
kebutuhan bisnis saat ini dan masa mendatang.
94
Dengan pengelolaan sumber daya yang menyeluruh,
With this comprehensive practice of human management,
ACSET mampu membawa hampir 2.000 karyawan di bawah
ACSET is able to bring almost 2,000 people in its
tanggung jawabnya untuk terus maju bersama Perseroan.
responsibility to move forward together with the Company.
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Good Corporate Governance
Corporate Social Responsibility
Laporan Keuangan Konsolidasian
Consolidated Financial Statements
SUMBER DAYA MANUSIA
Human Capital
PENGELOLAAN SUMBER DAYA
MANUSIA
HUMAN RESOURCES MANAGEMENT
Kegiatan pengelolaan sumber daya manusia memiliki
Human resources management comprises different
berbagai
aspek,
pelatihan
dan
aspects, such as recruitment, training and development,
evaluasi
dan
career development, assessment and competence, and
kompetensi, dan remunerasi. Bagian berikut menguraikan
remuneration. The following section discusses each of
masing-masing aspek ini.
these aspects in details.
Rekrutmen
Recruitment
pengembangan,
Pengembangan
seperti
rekrutmen,
pengembangan
segi
Two approaches to employee development are quantity
serta
development and training of new recruitments; and the
pengembangan karyawan yang sudah ada. Dari segi
development of existing employees. When it comes to
penambahan, proses perekrutan karyawan di ACSET
increasing the number of its employees, ACSET always
dilaksanakan dengan memperhatikan asas kesetaraan dan
ensures equality of opportunity and recruitment is based
kualifikasi setiap kandidat. Setiap kandidat yang tertarik
on the candidates’ competence. All interested candidates
mengisi posisi-posisi di lingkungan Perseroan harus
must go through the same process of written and
melalui serangkaian tahapan yang sama berupa tes tertulis,
psychological assessment, medical check-up, and interview
tes psikologis, pemeriksaan medis, dan wawancara dengan
with the superior in the related division. New employees
kepala divisi yang bersangkutan. Kandidat yang diterima
will go through an orientation phase; this is the phase
akan melalui masa orientasi. Pada periode ini, karyawan
that introduces new employees to the Company’s culture
baru akan diperkenalkan pada budaya organisasi dan
and operational activities. In 2016, ACSET recruited 557
pengetahuan mengenai kegiatan operasional Perseroan.
employees from internal/external candidates.
penambahan
karyawan
karir,
dan
dapat
pelatihan
dilihat
karyawan
dari
baru
Pada tahun 2016, ACSET merekrut 557 karyawan dari
kalangan kandidat internal/eksternal Perseroan.
Pelatihan dan Pengembangan
Training and Development
Program pelatihan dan pengembangan karyawan meliputi
Employee training and development covers two sets of
dua bidang keterampilan, yaitu soft skills dan keterampilan
skills, namely soft and technical skills. ACSET applies
teknis.
diimplementasikan
several methods in employee development, such as job
Pengembangan
karyawan
melalui berbagai cara, seperti penugasan, pelatihan,
assignment, training, coaching, self-learning, and behavior
coaching, pembelajaran mandiri, dan pengembangan
development. HR Unit develops training schedules based on
perilaku. Divisi
SDM menyusun jadwal pelatihan
needs analysis and annual training schedule. Systematically,
berdasarkan analisis kebutuhan dan dilaksanakan sesuai
training programs are divided into basic, intermediate, and
dengan jadwal pelatihan tahunan. Secara sistematis,
advanced levels.
pelatihan dibagi ke dalam tiga tingkat yaitu dasar,
menengah, dan lanjut.
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
95
Ikhtisar Utama
Laporan Manajemen
Main Highlights
Analisa & Pembahasan Manajemen
Profil Perusahaan
Management Report
Management Discussion
Discussion &
& Analysis
Analysis
Company Profile
SUMBER DAYA MANUSIA
Human Capital
Terdapat empat bagian utama program pengembangan,
There are four main development programs:
yaitu:
1. New Entry Level Development
1. New Entry Level Development
a. Fresh Graduate Development Program (FGDP)
a. Fresh Graduate Development Program (FGDP)
FGDP adalah pengembangan karyawan baru yang
FGDP for new employees are conducted
dilakukan secara sistematis dan terstruktur agar
systematically and structured in away that would
karyawan dapat melaksanakan pekerjaannya
ensure they could perform professionally. FGDP
secara profesional. Pada tahun 2016, pengelolaan
was previously designed as New Employee
karyawan baru telah mengalami perubahan dari
Orientation Program (NEOP). The change took
New Employee Orientation Program (NEOP) ke
place in 2016.
FGDP.
Program ini dilaksanakan selama 18 bulan dan
FGDP is an 18-months program conducted in
terdiri dari tiga tahap, yaitu in-class training,
three phases: in-class training, job orientation,
job orientation, dan job placement. Evaluasi
and job placement. Evaluation is done in each
dilakukan pada setiap tahap untuk memantau
phase to monitor program’s progress. Materials
jalannya program. Materi yang diberikan selama
in this program cover Behavior Competencies,
pelatihan ini meliputi Behaviour Competencies,
Technical and Operation Competencies, and Bina
Technical and Operation Competencies, dan Bina
Insan Muda ACSET.
Insan Muda ACSET.
b. Professional-Hire Development
Program
ini
bertujuan
b.Professional-Hire Development
mengembangkan
The program aims to develop experienced
karyawan berpengalaman yang diharapkan
employees. The employees are expected to
dapat memberikan kontribusi sesuai dengan
contribute according to their specialties to
bidang keahliannya untuk mendukung pekerjaan
support the operational works.
operasional.
Dalam hal ini, karyawan diberikan pembekalan
Employees in this program are equipped with
berkenaan
yang
business process knowledge which latter will be
selanjutnya akan diaplikasikan dalam proses
applied in day-to-day works. Final assessment
kerja kesehariannya. Evaluasi akhir dilaksanakan
is conducted to monitor work or project progress
untuk memonitor pekerjaan atau proyek yang
within a previously identified timeline.
dengan
proses
bisnis
telah dilaksanakan selama kurun waktu yang
telah ditetapkan.
2. Supervisory Level Development
96
2. Supervisory Level Development
Program pengembangan untuk tingkat penyelia
Development level for supervisors includes basic level
meliputi kompetensi perilaku dan teknis pada tingkat
behavior and technical competencies. Following the
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Good Corporate Governance
Laporan Keuangan Konsolidasian
Corporate Social Responsibility
Consolidated Financial Statements
SUMBER DAYA MANUSIA
Human Capital
dasar. Setelah memperoleh pelatihan, karyawan
training, employees are provided job assignment as
diberikan penugasan sebagai langkah selanjutnya
the next step in development process. This process
dalam proses pengembangan. Proses ini sekaligus
also provides coaching and mentoring experience with
memberikan pengalaman coaching dan mentoring
senior employees.
dengan karyawan lain yang menempati jabatan lebih
tinggi.
3. Middle Level Development
3. Middle Level Development
Untuk karyawan yang menempuh pengembangan
For employees in the middle level development,
jabatan
intermediate
tingkat
menengah,
pelatihan
tingkat
level
behavior
and
technical
madya kompetensi perilaku dan teknis merupakan
competencies training are mandatory. Job assignment
pelatihan wajib bagi karyawan yang bersangkutan.
and job enlargement are provided so that employees
Job assignment dan job enlargement diberikan agar
can practice their new knowledge.
karyawan dapat menerapkan pengetahuan yang telah
didapatkan selama pelatihan.
4. Top Level Development
4. Top Level Development
Pelatihan Manajemen Strategis diberikan kepada
Strategic Management Training is provided for
karyawan yang berada pada top level. Job enrichment
employees at the top level, including job enrichment to
diberikan sebagai sarana untuk menyerap pengalaman
practice new knowledge and experience.
dan menerapkan ilmu yang telah didapatkan selama
pelatihan.
Berikut adalah jenis-jenis pelatihan yang telah
The following table illustrates the training activities in 2016:
diselenggarakan selama tahun 2016:
No
Jenis Pelatihan
Type of Trainings
Peserta
Participants
Penyelenggara
Organizers
Behaviour Competencies
1
Competing Through Organization: Talent, Leadership,
and Culture
2
Effective Self Management
1
127
Public Training
In House
3
Lumina
3
Public Training
4
Team Performance Improvement
31
In House
5
Human Capital Orientation Development Program
2
Astra Management Development
Institute
6
Human Capital Management Development Program
1
Astra Management Development
Institute
7
Astra Middle Management Program
1
Astra Management Development
Institute
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
97
Ikhtisar Utama
Laporan Manajemen
Main Highlights
Management Report
Analisa & Pembahasan Manajemen
Profil Perusahaan
Management Discussion
Discussion &
& Analysis
Analysis
Company Profile
SUMBER DAYA MANUSIA
Human Capital
No
Jenis Pelatihan
Type of Trainings
Peserta
Participants
Penyelenggara
Organizers
8
Astra First-Line Management Program
1
Astra Management Development
Institute
9
Creative HR Intervention In "New Normal" Business
Situation
2
Public Training
Technical and Operation Competencies
98
10
Astra Green Company
2
Astra Management Development
Institute
11
Building Information Modelling
17
In House
12
Basic Architectural
39
In House
13
Basic Document Control and Admin
21
In House
14
Basic Logistic
37
In House
15
Basic Mechanical, Electrical, and Plumbing
25
In House
16
Basic Procurement
21
In House
17
Basic Quantity Surveyor
28
In House
18
Basic Structural
27
In House
19
Basic Supervisory Civil and Structural
11
In House
20
Basic Supervisory For Architectural
9
In House
21
Basic Supervisory For Mechanical, Electrical, and
Plumbing
5
In House
22
Bar Bending Schedule
63
In House
23
Contract Engineer
15
In House
24
Diklat Standarisasi Kompetensi Bidang Penanganan
Middle Management
2
Astra Management Development
Institute
25
Electrical
23
In House
26
Emergency Drill
11
In House
27
Fire Drill
7
In House
28
First Aid
24
In House
29
Identifikasi Bahaya Dan Penilaian Resiko & JSA
41
In House
30
Intermediate Document Control and Admin
14
In House
31
Intermediate Logistic
17
In House
32
Intermediate Architectural
11
In House
33
Intermediate Cost Control
26
In House
34
Intermediate Procurement
19
In House
35
Intermediate Structural
11
In House
36
Mechanical Ventilation & Air Conditioning
51
In House
37
Passenger Hoist (True Max)
13
In House
38
Pengenalan dan Pengelolaan Limbah B3 di Site/Proyek
16
In House
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Good Corporate Governance
Laporan Keuangan Konsolidasian
Corporate Social Responsibility
Consolidated Financial Statements
SUMBER DAYA MANUSIA
Human Capital
No
Jenis Pelatihan
Type of Trainings
Peserta
Participants
Penyelenggara
Organizers
39
Pengenalan ISO 9001, ISO 14001, & OHSAS 18001 dan
Audit Internal ISO 9001, ISO 14001 & OHSAS 18001
11
In House
40
Planning & Scheduling
75
In House
41
Plumbing & Fire Fighting
19
In House
42
Putzmeister Product Knowledge
20
In House
43
Scania Genset
12
In House
44
SIAP Logistic
9
In House
45
SIAP Quantity Surveyor
58
In House
46
Sistem Izin Kerja, Safe Work Supervision and
Monitoring, dan Leadership Dalam SHE
47
In House
47
Surveyor For Assistant Surveyor
35
In House
48
Surveyor For Surveyor
15
In House
49
Temporary Facility For Mechanic Temporary
35
In House
50
Zoomlion Product Concrete Pump
8
In House
51
Zoomlion Product Drilling Rig
20
In House
52
Gada Madya
1
Public Training
New Employee Orientation Program
53
NEOP
176
In House
54
In House
Fresh Graduate Development Program
54
FGDP
Certification
55
Rigger
27
In House
56
Sertifikasi Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan
1
Astra Management Development
Institute
57
Pelatihan dan Sertifikasi Ahli K3 Umum
2
Public Training
58
Pelatihan dan Sertifikasi Hubungan Industrial
1
Public Training
Pengembangan Karir
Career Development
Sebagai organisasi yang terus bertumbuh, Perusahaan
As a growing organization, the Company gives attention
melakukan pengkajian dan perencanaan pengembangan
to review and plans career path, especially for the key
karir, khususnya untuk posisi-posisi kunci. Pada dasarnya,
positions. Career path, basically means the various
jenjang karir adalah adanya berbagai posisi yang dijalani
positions an employee moves on one by one as he/she grows
oleh karyawan seiring dengan perkembangan dirinya
in an organization. The employee may move horizontally
dalam organisasi. Pengembangan karir secara horizontal
or vertically, align with the competency development, to
maupun vertikal dilakukan seiring dengan pengembangan
fulfill organization necessity. To enrich competency and
kompetensi
kebutuhan
experience in the related field or cross function, employee
organisasi. Karyawan dapat menjalani perubahan posisi
will move horizontally. After employee had the competency
secara horizontal untuk pengayaan kompetensi dan
enrichment & improvement, which measured by his/her
pengalaman dalam bidang yang terkait, maupun lintas
performance, he/she can move vertically. The Company
fungsi. Perubahan posisi secara vertikal dapat dilakukan
provides the career path in order to give realistic picture to
karyawan
demi
memenuhi
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
99
Ikhtisar Utama
Laporan Manajemen
Main Highlights
Profil Perusahaan
Management Report
Company Profile
Analisa & Pembahasan Manajemen
Management Discussion
Discussion &
& Analysis
Analysis
SUMBER DAYA MANUSIA
Human Capital
setelah karyawan menjalani posisi sebelumnya dimana
employee about the position in the future, so employee and
telah terjadi pengayaan dan peningkatan kompetensi
the Company can conduct the competency development to
yang diwujudkan dalam kinerja yang baik dan terukur.
fulfill job requirement of the targeted position. Career path
Perusahaan memberikan jenjang karir dengan maksud
is a result of decisions and hardwork done by the employees
memberikan
to achieve the Company’s target.
gambaran
realistis
kepada
karyawan
mengenai posisi yang dapat mereka peroleh di masa
mendatang, sehingga baik karyawan maupun perusahaan
dapat melakukan pengembangan kompetensi sesuai
dengan posisi yang dituju. Jenjang karir adalah hasil dari
keputusan dan kerja keras masing-masing karyawan
disesuaikan dengan kebutuhan organisasi dalam mencapai
target Perusahaan.
Evaluasi dan Kompetensi
Assessment and Competence
Penilaian evaluasi kinerja dan kompetensi karyawan
Performance and competence assessment are carried
dilakukan secara rutin setiap semester. Penilaian ini
out regularly every semester. Aimed to assess employees’
dilakukan dengan tujuan selain untuk mengetahui
performance to date, the result of this activity is also used
kinerja karyawan dan sebagai dasar penyusunan rencana
as the basis to develop human resources planning and to
pengembangan sumber daya manusia, juga sebagai
adjust employee’s merit-based incentive – a tool to motivate
pertimbangan untuk penyesuaian insentif bagi karyawan
employees to deliver the best performance and achieve
atas kinerjanya agar karyawan terpacu untuk meningkatkan
shared success.
kinerja dan mencapai kesuksesan bersama.
Untuk evaluasi karyawan, ada dua aspek utama yang dinilai,
Employee assessment focuses on two aspects, namely Key
yaitu penilaian prestasi yang meliputi pencapaian hasil
Performance Indicators achievement and behavior-based
kerja yang tertuangkan dalam Key Performance Indicators
achievements that include creativity, discipline, and work
dan penilaian non-prestasi yang meliputi kreativitas,
initiatives.
kedisiplinan, serta inisiatif yang lebih mengarah kepada
perilaku.
100
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Good Corporate Governance
Corporate Social Responsibility
Laporan Keuangan Konsolidasian
Consolidated Financial Statements
SUMBER DAYA MANUSIA
Human Capital
Remunerasi
Remuneration
Perseroan berkomitmen memberikan imbalan kerja
The Company is committed to provide competitive
yang kompetitif untuk semua karyawan. Secara berkala,
remuneration for all employees. The Company regularly
Perseroan
dan
evaluates remuneration and benefit system for employees
tunjangan yang diberikan kepada karyawan. Selain
based on ACSET’s financial capacity and trends in the
mempertimbangkan posisi keuangan Perseroan, ACSET
workforce market. The Company also in compliance with
juga mempertimbangkan perkembangan pasar tenaga
the regulatory requirements on manpower, such as the
kerja dan peraturan perundang-undangan mengenai
Provincial Minimum Wage and Regional Minimum Wage
imbalan kerja, seperti ketentuan Upah Minimum Provinsi
standards.
mengevaluasi
sistem
remunerasi
(UPM) dan Upah Minimum Regional (UMR).
Selain remunerasi berbentuk gaji dan upah, Perseroan juga
In addition to cash remuneration, salary and wages, the
menyediakan berbagai tunjangan, seperti tunjangan hari
Company also provides various benefits, such as religious
raya dan paket kesehatan (pengobatan dan perlindungan
holiday allowance and healthcare package (medication
asuransi untuk pekerja dan keluarga hingga anak
and insurance for employees that covers employees’
ketiga). Perseroan pun memastikan semua karyawan
spouses and children up to the third child). The Company
diikutsertakan dalam program BPJS Ketenagakerjaan yang
also ensures that all employees are registered in the Social
meliputi program Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan
Security Program that covers Work Accident Benefit,
Hari Tua, Jaminan Kematian, dan Jaminan Pemeliharaan
Retirement Plan, Death Benefit, and Health Benefit.
Kesehatan. Tak hanya itu, Perseroan pun berinisiatif
Additionally, the Company also provides medical personnel
menyediakan tenaga medis untuk proyek-proyek yang
in projects involving large number of workforce.
melibatkan tenaga dalam jumlah besar.
Profil Sumber Daya Manusia
Human Resources Profile
Sampai dengan akhir tahun 2016, ACSET memiliki 1.829
Until the end of 2016, ACSET recorded a total of 1,829
karyawan dibandingkan 1.852 pada tahun 2015. ACSET
employees from 1,852 employees in 2015. ACSET
memetakan data profil SDM berdasarkan jabatan, usia,
has mapped its HR profile by title, age, and education
dan latar belakang pendidikan. Pemetaan ini penting
background. This mapping is a useful data that informs the
sebagai dasar pengembangan strategi Perseroan untuk
Company’s HR management strategies.
manajemen SDM.
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
101
Ikhtisar Utama
Laporan Manajemen
Main Highlights
Analisa & Pembahasan Manajemen
Profil Perusahaan
Management Report
Management Discussion
Discussion &
& Analysis
Analysis
Company Profile
SUMBER DAYA MANUSIA
Human Capital
HR profile in details is as follows:
Berikut rincian profil karyawan:
Komposisi Karyawan Berdasarkan Posisi Jabatan
Composition of Employees Based on Hierarchy
Jenjang Jabatan
2015
2016
4
3
Commissioners
Direksi & Eksekutif
10
6
Directors & Executive
Manajerial
97
165
Managerial
Staff
1.741
1.655
Staff
Jumlah
1.852
1.829
Total
Komisaris
Hierarchies
Komposisi Karyawan Berdasarkan Usia
Composition of Employees Based on Age
Usia
2015
2016
47
56
>55 years old
46-55 tahun
256
257
46-55 years old
36-45 tahun
409
367
36-45 years old
26-35 tahun
522
515
26-35 years old
18-25 tahun
618
634
18-25 years old
1.852
1.829
Total
>55 tahun
Jumlah
Age
Komposisi Karyawan Berdasarkan Tingkat Pendidikan
Composition of Employees Based on Educational Level
Jenjang Pendidikan
2015
2016
10
23
Post Graduate
Sarjana
453
487
Bachelor Degree
Diploma dan Setingkat
209
124
Diploma III and Equivalent
SLTA dan Sederajat
1.180
1.195
Senior High School and Equivalent
Jumlah
1.852
1.829
Total
Pasca Sarjana
102
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
Educational Level
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Social Responsibility
Laporan Keuangan Konsolidasian
Consolidated Financial Statements
SUMBER DAYA MANUSIA
Human Capital
STRATEGI KE DEPAN
FORWARD-LOOKING STRATEGY
Menghadapi tantangan bisnis yang semakin beragam
To address new business challenges, the Company shall
dari tahun ke tahun, Perseroan akan meneruskan
continue its training programs and efforts to expand
program pelatihannya dan terus berupaya memperbarui
employees’ knowledge and skills. The Company’s business
pengetahuan serta keterampilan karyawan. Pertumbuhan
growth, with considerable number of on-going and
kegiatan Perseroan dengan jumlah proyek berjalan dan
prospective projects, also requires the Company to always
prospektif juga menuntut Perseroan untuk selalu dapat
ensure it meets its workforce needs, thus maintaining
memenuhi kebutuhan karyawan agar kegiatan operasional
business continuity.
dapat berjalan dengan lancar.
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
103
Ikhtisar Utama
Main Highlights
Laporan Manajemen
Management Report
Profil Perusahaan
Company Profile
Analisa & Pembahasan Manajemen
Management Discussion
Discussion &
& Analysis
Analysis
TEKNOLOGI INFORMASI
Information Technology
Penerapan teknologi informasi modern memastikan ACSET mampu bersaing
di sektor industri konstruksi sebagai penyedia jasa terpercaya
Modern information technology ensures that ACSET is able to compete in the construction industry
as a trustworthy service provider
104
Pesatnya perkembangan Teknologi Informasi (TI) membuat
Rapid developments in Information Technology (IT) mean
proses kerja modern yang cepat dan efisien kini dapat
that companies today are able to have modern business
diwujudkan oleh semua perusahaan. Hasilnya adalah
process, making organizations more agile and efficient.
produktivitas usaha yang meningkat, hal yang amat penting
The result is increased productivity that is important for any
bagi pemain usaha manapun.
business player.
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Konsolidasian
Corporate Social Responsibility
Consolidated Financial Statements
TEKNOLOGI INFORMASI
Information Technology
ACSET adalah salah satu perusahaan yang memandang
ACSET is one of those companies that considers information
penerapan teknologi informasi sebagai hal penting untuk
technology as an important investment to achieve optimum
mencapai kinerja usaha yang optimal. Dalam konteks
business performance. In the context of construction
bidang usaha konstruksi, ACSET melihat setidaknya
business, ACSET recognizes at least four benefits of
ada empat manfaat penerapan teknologi informasi,
information technology, namely: support efficient business
yaitu: mendukung efisiensi proses bisnis, meningkatkan
processes, improve business internal controls, support fast
pengendalian internal Perusahaan, mendukung percepatan
decision making within the Company; and IT as enabler of
dalam pengambilan keputusan Perusahaan, dan sebagai
Company’s promotion and communication activities. This
sarana promosi dan komunikasi Perseroan. Tentu saja,
is certainly far from an exhaustive list of how IT system
manfaat teknologi informasi tidak terbatas hanya pada hal-
may benefit a business enterprise. In the context of
hal yang telah disebutkan. Teknologi informasi juga amat
management, administration arrangement, and business
penting bagi kelancaran pengelolaan, tata administrasi,
process governance, IT also plays a critical role. In human
dan proses bisnis perusahaan. Pengelolaan sumber
resource management, for example, IT has been especially
daya manusia, misalnya, sangat terbantu dengan adanya
helpful in making HR work systematic and easy to access.
teknologi informasi yang membuat segala sesuatunya
ACSET’s IT Division also has a goal of transforming
lebih sistematis dan mudah diakses. Divisi IT ACSET sendiri
information technology into benefits for business continuity,
memiliki tujuan mengubah informasi teknologi menjadi
serving ACSET and its subsidiaries.
manfaat bagi kelangsungan usaha dan melayani ACSET
serta anak-anak usaha.
Implementasi TI
IT Implementation
Saat ini, Perseroan telah menggunakan teknologi elektronik
At present, the Company uses visual, audio, and visual-
visual, audio, dan audio-visual. Korespondensi internal
audio technologies. Internal correspondence already
sudah dilakukan melalui surat elektronik ke alamat surel
uses electronic emails across employees’ individual email
masing-masing pegawai dan Perseroan memanfaatkan
address. The Company also uses corporate website to
situs web Perseroan untuk menyajikan beragam informasi
present various information about ACSET.
seputar ACSET.
Selain itu, ACSET juga melakukan berbagai langkah
In addition, ACSET also undertook numerous improvement
perbaikan untuk terus meningkatkan mutu layanan TI.
steps to enhance IT service quality. In 2016, in terms
Pada tahun 2016, dari segi organisasi, ACSET menata
of IT organization structure, ACSET re-arranged the
kembali struktur organisasi TI, menyiapkan uraian
organization, prepared detailed job description and
pekerjaan dan kompetensi yang lebih mendetail, serta
competency requirement, and recruited IT specialists. In
merekrut spesialis TI. Dalam hal kebijakan, Perseroan
terms of policy, the Company formulated formal IT policy
merumuskan kebijakan dan prosedur formal untuk TI,
and procedure then proceeded to disseminate the policy
kemudian melakukan sosialisasi kebijakan dan prosedur
and procedure to ensure their effective implementation.
tersebut untuk memastikan implementasi yang efektif.
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
105
Ikhtisar Utama
Laporan Manajemen
Main Highlights
Analisa & Pembahasan Manajemen
Profil Perusahaan
Management Report
Management Discussion
Discussion &
& Analysis
Analysis
Company Profile
TEKNOLOGI INFORMASI
Information Technology
Infrastruktur TI pun mengalami pembenahan untuk
Improvement efforts also include IT infrastructure in
meningkatkan keandalannya. Beberapa langkah yang
order to increase its reliability. Activities in this regard
dilakukan berkaitan dengan infrastruktur TI adalah
included designing and implementing effective IT topology,
merancang dan menerapkan topologi TI yang efektif,
centralizing data storage, and applying OCEAN as big data
melakukan
dan
transfer medium and storage. The Company also initiated
menerapkan OCEAN sebagai saluran transfer dan
sentralisasi
penyimpanan
data,
a process to select vendor for the implementation of
penyimpanan data berukuran besar. ACSET juga memulai
Enterprise Resource Planning (ERP), which was slated to
proses memilih vendor untuk Enterprise Resource
go live next year. In terms of IT asset administration, the
Planning (ERP), yang implementasinya ditargetkan berjalan
Company collected asset purchase data, standardized all
pada tahun mendatang. Dari segi administrasi aset TI,
IT equipment including printer machines, and carried out
data pembelian aset dikumpulkan dan semua perangkat
physical asset tagging.
TI, termasuk mesin cetak, distandardisasikan serta diberi
kode aset.
Langkah
tantangan.
These changes were not without challenges. Increase in
Pengeluaran di bidang TI yang meningkat dan proses
perubahan
tidak
lepas
dari
IT expenditure and adaptation from IT users that required
adaptasi para pengguna layanan TI adalah konsekuensi
some time were logical consequences of the new direction.
logis dari penataan yang terjadi. Namun, Perseroan
Nevertheless, the Company believes that improved IT
percaya, infrastruktur TI yang efisien akan menghadirkan
infrastructure would bring more efficient and effective
proses bisnis yang juga lebih efisien dan efektif.
business process.
Pengembangan TI
IT Development
Pengembangan TI yang dilakukan oleh Perseroan meliputi
IT development in the Company covers software and
pengembangan piranti lunak, piranti keras, dan sumber
hardware development as well as development of staff
daya manusia yang bertanggung jawab atas implementasi
members responsible for IT system. IT development is also
sistem TI. Pengembangan TI juga harus sesuai dengan
aligned with business needs, ensuring that all IT risks are
kebutuhan bisnis dan memastikan semua risiko TI dikelola
well managed.
dengan baik.
Progam
pengembangan
ataupun
pelatihan
yang
Development or training programs conducted in 2016 are:
dilaksanakan pada 2016 adalah:
•
Implementasi
solusi
SAP
untuk
Engineering,
•
Implementation of SAP solution for Engineering,
Construction, and Operation (SAP for EC&O) untuk
Construction, and Operation (SAP for EC&O) to develop
pengembangan sistem dan basis data terintegrasi dan
integrated and accurate system and database
akurat
•
Membentuk Center of Excellence untuk TI
•
Established IT Center of Excellence
•
Memperbaiki infrastruktur TI
•
Improved IT infrastructure
•
Menyusun dan menstandarisasi kebijakan dan
•
Formulated and standardized IT policy and procedure
prosedur TI
106
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Konsolidasian
Corporate Social Responsibility
Consolidated Financial Statements
TEKNOLOGI INFORMASI
Information Technology
•
Penerapan alamat surel korporat
•
Implemented corporate email
•
Mengembangkan dan menerapkan IT Helpdesk
•
Developed and implemented IT Helpdesk
•
Mengelola aset TI dan izin penggunaan peranti lunak
•
Managed IT asset and software licensing
•
Ruang pengawasan CCTV terpusat
•
Centralized CCTV control room
•
Identifikasi rangkaian proses bisnis ACSET secara
•
Identified end-to-end business process of the Company
•
ERP development
menyeluruh
•
Pengembangan ERP
Strategi TI ke Depan
IT Strategy Outlook
Menghadapi era yang kian maju dan modern, ACSET akan
In a growing, more modern era, ACSET shall make sure that
memastikan bahwa Perseroan tidak akan tertinggal dari
the Company is not behind from global IT advancements
kemajuan TI dunia. Terlebih, implementasi TI di suatu
particularly since the strategic value of IT implementation
perusahaan kini memiliki nilai strategis yang semakin
in companies have been steadily increasing due to its
tinggi karena amat berpengaruh terhadap daya saing
significant impact to the company’s competitiveness.
perusahaan.
Menyambut tahun yang akan datang, sejumlah program
Going forward, in 2017 the Company is ready to continue a
yang sudah dijalankan pada tahun 2016 akan dilanjutkan di
number of programs initiated in 2016, among others ERP
tahun 2017, antara lain implementasi ERP dan perluasan
implementation and the roll out of IT asset management
implementasi manajemen aset TI dan ruang kendali
implementation and centralized CCTV control room. The
terpusat untuk CCTV. Ke depan, Perseroan juga berencana
Company also has plan to carry out a several strategic
melakukan sejumlah pengembangan strategis, seperti
developments, such as human resource information
human resource information system (HRIS), intelijen bisnis
system (HRIS), business intelligence to support decision-
untuk mendukung pengambilan keputusan, dan VoIP.
making, and VoIP implementation. All investments in IT will
Seluruh investasi di bidang TI akan terus diselaraskan
continue to be in line with the Company’s business goals
dengan tujuan bisnis dan kebutuhan ACSET agar dapat
and ACSET’s needs in order to maintain its reputation as a
mempertahankan reputasinya sebagai penyedia jasa
trusted construction service provider.
konstruksi terpercaya.
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
107
Ikhtisar Utama
Main Highlights
Laporan Manajemen
Management Report
Profil Perusahaan
Company Profile
Analisa & Pembahasan Manajemen
Management Discussion & Analysis
Tata Kelola
Perusahaan
Corporate Governance
Menjadi warga
industri maupun
masyarakat sosial yang beretika
dan bertanggung jawab
Becoming ethical and responsible citizen in the industry as well
as the social community
108
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola
Kelola Perusahaan
Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Good Corporate
Corporate Governance
Governance
Corporate Social Responsibility
Laporan Keuangan Konsolidasian
Consolidated Financial Statements
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
ACSET memandang bahwa implementasi Tata Kelola Perusahaan yang Baik
(Good Corporate Governance/GCG) berkaitan erat dengan kepercayaan baik
terhadap fungsi Perseroan maupun terhadap para pemangku kepentingan.
Penerapan GCG di Perseroan telah mendorong terciptanya usaha yang sehat
dan lingkungan kerja yang kondusif. Diterapkannya GCG bagi Perseroan sangat
penting untuk menunjang pertumbuhan usaha sekaligus mendukung stabilitas
ekonomi yang berkesinambungan.
Dalam mencapai tujuan Perusahaan yang telah disusun serta pelaksanaan
pengelolaan yang sesuai dengan regulasi dan Peraturan Perundang-Undangan
yang berlaku, ACSET dituntut untuk mampu melaksanakan GCG yang mengacu
pada beberapa parameter sebagai indikator penilaian pengelolaan yang sudah
dilakukan. Pelaksanaan GCG juga memilki manfaat bagi seluruh pemangku
kepentingan dalam memperoleh informasi yang terperinci mengenai
perkembangan tata kelola Perseroan.
The implementation of Good Corporate Governance (GCG) in ACSET is closely related to the
trust in both the Company’s functions and stakeholders. GCG implementation has enhanced
the Company’s sound business and favorable working environment. GCG implementation also
key to support business growth and at the same time fostering continuous economic stability.
In achieving the Company’s goals and its management in accordance with the prevailing laws
and regulations, ACSET is required to implement GCG that refers to the assessment of several
parameters as the indicators. GCG implementation also provides benefits to all stakeholders
in obtaining detailed information on the Company’s corporate governance development.
Tujuan Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance Objectives
Sebagai perusahaan konstruksi yang dikelola secara
As a construction company that is professionally managed,
profesional, ACSET berusaha agar pelaksanaan kegiatan
ACSET strives to implement its operational activities by
operasional berjalan sesuai dengan peraturan perundang-
complying to the prevailing laws and regulations. GCG
undangan yang berlaku. Penerapan GCG adalah wujud
implementation is the Company’s manifestation on
kepatuhan
Perseroan
compliance and commitment. The Company places GCG as
memandang GCG sebagai landasan terwujudnya praktik
the foundation to embody business ethics practices in the
etika bisnis dalam rangka menjadi warga Perusahaan yang
pursuit to become Good Corporate Citizen, subsequently
baik (Good Corporate Citizen), di samping itu juga berfungsi
to also function in maintaining corporate sustainability in
untuk memelihara kesinambungan Perusahaan (Corporate
the future. Hence, the objectives in implementing GCG is
Sustainability) di masa mendatang. Ada pun tujuan dari
as follows:
dan
komitmen
Perseroan.
diterapkannya GCG adalah antara lain:
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
109
Ikhtisar Utama
Laporan Manajemen
Main Highlights
Management Report
Profil Perusahaan
Company Profile
Analisa & Pembahasan Manajemen
Management Discussion & Analysis
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
•
Sebagai pedoman bagi Dewan Komisaris dalam
melaksanakan
pengawasan
dan
•
pemberian
As guidelines for the Board of Commissioners in
implementing supervisory and advisory to the Board
saran-saran kepada Direksi dalam pengelolaan
of Directors in the management of the Company;
Perusahaan;
•
Sebagai pedoman bagi Direksi agar dalam menjalankan
•
As guidelines for the Board of Directors in executing
kegiatan sehari-hari Perusahaan dilandasi dengan
activities of the Company based on high integrity by
nilai moral yang tinggi dengan memperhatikan
taking into account the Articles of Association, business
Anggaran Dasar, etika bisnis, perundang-undangan
ethics, and prevailing laws and regulations;
dan peraturan yang berlaku lainnya;
•
Sebagai pedoman bagi jajaran manajemen dan
•
As guidelines for the Company’s management and
karyawan Perseroan dalam melaksanakan kegiatan
employees in implementing activities and duties with
maupun tugasnya sehari-hari sesuai dengan prinsip-
the observance to the GCG principles.
prinsip GCG.
Dalam rangka memberikan pelayanan yang maksimal
The Company continuously committed to implement GCG
kepada konsumen, menciptakan profesionalisme, memiliki
consistently, as the foundation to provide optimum services
daya saing yang tinggi, dan menciptakan nilai tambah
to the customers, creating professional environment,
bagi semua pemangku kepentingan, Perseroan terus
upholding competitiveness, and creating added value for all
berkomitmen menerapkan GCG secara konsisten.
stakeholders.
Prinsip-Prinsip Tata Kelola
Perusahaan
Corporate Governance Principles
Perseroan menerapkan praktik terbaik Tata Kelola
The Company implements corporate governance best
Perusahaan berdasarkan pada prinsip-prinsip GCG berikut:
practices with due observance to the following GCG
Transparansi
Transparency
Untuk menjaga objektivitas dalam menjalankan bisnis,
To maintain objectivity in managing business, the Company
Perseroan menyediakan informasi yang material dan
discloses material and relevant information to the
relevan dengan cara yang mudah diakses dan dipahami
stakeholders which can be easily accessed and understood.
oleh pemangku kepentingan. Perseroan mengambil
The Company initiates to disclose not only matters required
inisiatif untuk mengungkapkan tidak hanya masalah yang
by the laws and regulations but also important matters
disyaratkan oleh peraturan perundang-undangan, tetapi
for decision-making done by shareholders and other
juga hal yang penting untuk pengambilan keputusan oleh
stakeholders.
principles:
pemegang saham dan pemangku kepentingan lainnya.
110
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola
Kelola Perusahaan
Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Good Corporate
Corporate Governance
Governance
Laporan Keuangan Konsolidasian
Corporate Social Responsibility
Consolidated Financial Statements
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
Akuntabilitas
Accountability
Perseroan dapat mempertanggungjawabkan kinerjanya
The Company ensures transparent and fair accountability
secara transparan dan wajar. Perseroan harus dikelola
of its performance. The Company shall be managed
dengan benar, terukur dan sesuai dengan kepentingan
appropriately, measurable and in line with the Company’s
Perseroan dengan tetap memperhitungkan kepentingan
interest and also interest of shareholders and other
pemegang saham dan pemangku kepentingan lain.
stakeholders. Accountability is a necessary prerequisite to
Akuntabilitas merupakan prasyarat yang diperlukan untuk
attain sustainable performance.
mencapai kinerja yang berkesinambungan.
Responsibilitas
Responsibility
Perseroan mematuhi peraturan perundang-undangan
The Company complies with the laws and regulations
serta melaksanakan tanggung jawab terhadap masyarakat
and carries out its responsibilities towards society and
dan lingkungan sehingga kesinambungan usaha dalam
environment so that long-term business continuity will
jangka panjang dapat terpelihara dan mendapat pengakuan
be maintained and the Company is recognized as Good
sebagai Good Corporate Citizen.
Corporate Citizen.
Independensi
Independence
Untuk memastikan pelaksanaan asas GCG, Perseroan
To ensure the implementation of GCG principles, the
dikelola secara independen sehingga masing-masing
Company is managed independently hence each organ of
organ Perseroan tidak saling mendominasi dan tidak dapat
the Company will not seek domination over each other and
diintervensi oleh pihak lain.
cannot be intervened by other parties.
Kewajaran dan Kesetaraan
Fairness and Equality
Dalam melaksanakan kegiatannya, Perseroan senantiasa
In conducting its activities, the Company shall consider
memperhatikan kepentingan pemegang saham dan
the shareholders and other stakeholders’ interests in
pemangku
accordance with fairness and equality principle.
kepentingan
lainnya
berdasarkan
asas
kewajaran dan kesetaraan.
Struktur Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance Structure
Untuk mencapai keberhasilan pelaksanaan GCG, organ-
To achieve GCG implementation, key organs in the
organ penting dalam struktur Tata Kelola Perusahaan
corporate governance structure has a central role in
memiliki peran sentral dalam menjalankan fungsinya
conducting its functions by adhering to the prevailing laws
sesuai dengan ketentuan dan regulasi yang berlaku.
and regulations. Referring to the Law No. 40/2007 and the
Mengacu pada Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 dan
Company’s Articles of Association, ACSET develops the
Anggaran Dasar Perseroan, ACSET membentuk struktur
following corporate governance structure:
tata kelola yang meliputi:
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
111
Ikhtisar Utama
Main Highlights
Laporan Manajemen
Analisa & Pembahasan Manajemen
Profil Perusahaan
Management Report
Management Discussion & Analysis
Company Profile
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
Rapat Umum Pemegang Saham
General Meeting of Shareholders
Direksi
Dewan Komisaris
Board of Directors
Board of Commissioners
Rapat Umum Pemegang Saham
Komite Audit
General Meeting of Shareholders
Audit Committee
Manajemen Resiko
Risk Management
Hubungan Investor
Investor Relations
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Social Responsibility
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Roadmap GCG
GCG Roadmap
Implementasi GCG Perseroan diterapkan dalam bentuk
The Company implements GCG based on Roadmap to
Roadmap untuk memastikan prinsip-prinsip GCG menjadi
ensure proper application of GCG principles in every activity
acuan dalam setiap kegiatan Perseroan. Tujuan dari
of the Company. The Roadmap is aimed to realize the
Roadmap GCG adalah mewujudkan ACSET sebagai salah
Company as a Good Corporate Citizen.
satu warga korporasi yang baik (Good Corporate Citizen).
112
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola
Kelola Perusahaan
Perusahaan
Good Corporate
Corporate Governance
Governance
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Konsolidasian
Corporate Social Responsibility
Consolidated Financial Statements
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
Sasaran
Objectives
Tata Kelola Perusahaan yang Baik
Good Corporate Governance
Perusahaan yang Baik
Good Corporate Company
Warga Korporasi yang Baik
Good Corporate Citizen
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Measurement
Tolak Ukur
Memenuhi ketentuan dan peraturan
(wajib maupun sukarela) dalam Tata
Kelola Perusahaan
Complying with rules and regulations
(mandatory and voluntary) of corporate
governance
Dapat mengendalikan operasi
bisnis terutama aspek risiko usaha
secara efektif
Controlling business
operation, especially business
risk aspect, effectively
Menjadi warga industri maupun
masyarakat sosial yang beretika
dan bertanggung jawab
Becoming ethical and responsible
citizen in the industry as well as
the social community
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
113
Ikhtisar Utama
Laporan Manajemen
Main Highlights
Analisa & Pembahasan Manajemen
Profil Perusahaan
Management Report
Management Discussion & Analysis
Company Profile
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
Implementasi Tata Kelola
Perusahaan di 2016
Corporate Governance
Implementation in 2016
Selama tahun 2016, ACSET berupaya untuk menerapkan
ACSET carried out several programs throughout 2016 to
tata kelola dengan lebih baik lagi dan melaksanakan
enhance better implementation and to embed sustainable
berbagai program guna meningkatkan pemahaman
understanding on GCG. Following are GCG programs
mengenai GCG secara berkelanjutan. Berikut program
implemented in 2016:
kegiatan GCG selama tahun 2016:
No
1.
Kegiatan
Tahun
Activity
Year
Pembaharuan Piagam Internal Audit
2016
Internal Audit Charter Renewal
Penilaian Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance Assessment
Perseroan melakukan pengukuran implementasi GCG
The Company’s GCG implementation is periodically
secara berkala. Melalui proses pengukuran tersebut,
measured. Through this assessment, ACSET strives to
ACSET
embody Good Corporate Governance by way of the following:
berupaya
untuk
mewujudkan
Tata
Kelola
Perusahaan yang Baik dengan cara:
•
Menguji dan menilai penerapan GCG di Perseroan
•
Company through existing application and comparing
dan
with previously stipulated indicators and assessment
membandingkan
dengan
indikator
serta
parameter pengujian yang telah ditentukan;
•
Reviewing and evaluating GCG implementation in the
melalui kondisi penerapan GCG yang sudah dilakukan
Melakukan
perbaikan
atas
rekomendasi
parameter;
yang
•
Improvement on proposed recommendations in order
diusulkan guna mengurangi kesenjangan antara
to reduce gaps between exisiting practices with the
praktik yang ada dengan indikator serta parameter
indicators and assessment parameter;
pengujian;
•
Memantau konsistensi penerapan GCG di lingkungan
•
Monitoring GCG implementation consistency within
organisasi Perseroan untuk memperoleh masukan
the Company’s environment to attain inputs for GCG
demi penyempurnaan dan pengembangan kebijakan
refinement and policies development;
GCG;
•
Mendorong
semakin
114
pengelolaan
profesional,
Perseroan
transparan,
yang
•
Fostering professional, transparent and efficient
efisien,
management of the Company, as well as empowering
serta memberdayakan fungsi dan meningkatkan
the Company Organ’s functions and independent
kemandirian Organ Perseroan.
enhancement.
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
dan
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola
Kelola Perusahaan
Perusahaan
Good Corporate
Corporate Governance
Governance
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Konsolidasian
Corporate Social Responsibility
Consolidated Financial Statements
DIREKSI
Board Of Directors
Direksi adalah organ Perseroan yang bertanggung jawab mengelola kegiatan
Perseroan dalam mewujudkan visi dan misi Perseroan, sesuai dengan pembagian
tugas dan tanggung jawab yang ditetapkan oleh Anggaran Dasar Perseroan
berdasarkan wewenang yang diberikan oleh Rapat Umum Pemegang Saham.
The Board of Directors is the organ of the Company that have the responsibility to manage
the Company aiming at realizing the Company’s vision and mission, in accordance with the
classification of duties and responsibilities stipulated by the Company’s Articles of Association
and founded upon authority provided by the General Meeting of Shareholders.
Pernyataan Kepemilikan Pedoman
atau Piagam Direksi
Statement of the Board of Directors
Charter Establishment
Perseroan telah memiliki Piagam Direksi, efektif sejak
The Company has had the Board of Directors Charter,
Desember 2015. Piagam Direksi ini disusun berdasarkan
effective as of December 2015. The Board of Directors
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) No. 33/
Charter is prepared based Financial Services Authority
POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris
(OJK) Regulation No. 33/POJK.04/2014 on the Board of
Emiten atau Perusahaan Publik tanggal 8 Desember
Directors and Board of Commissioners of Issuers or
2014. Juga didasarkan pada Undang-undang Perseroan
Public Companies dated 8 December 2014. It also refers
Terbatas, Peraturan Pasar Modal, Peraturan Bursa Efek
to the Company Law, Capital Market Regulation, Indonesia
Indonesia dan Anggaran Dasar Perseroan.
Stock Exchange Regulation, and the Company’s Articles of
Association.
Piagam Direksi disusun sebagai pedoman kerja bagi
The Board of Directors Charter is prepared as the guidelines
Direksi untuk memberikan arahan bagi Direksi dan
for the Board of Directors in carrying out its management
anggota-anggotanya dalam menjalankan kepengurusan
duties and responsibilities, in accordance with the prevailing
dan tanggung jawabnya, sesuai dengan peraturan dan
laws and regulations.
perundang-undangan yang berlaku.
Penunjukkan & Komposisi
Appointment and Composition
Anggota Direksi diangkat dan diberhentikan oleh Rapat
Members of the Board of Directors shall be appointed and
Umum Pemegang Saham (RUPS), dan berdasarkan
dismissed by the General Meeting of Shareholders (GMS),
dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang
and shall take into consideration the prevailing laws and
berlaku, ketentuan Anggaran Dasar dan Piagam Direksi.
regulations, stipulations of the Articles of Association and
the Board of Directors Charter.
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
115
Ikhtisar Utama
Laporan Manajemen
Main Highlights
Management Report
Analisa & Pembahasan Manajemen
Profil Perusahaan
Management Discussion & Analysis
Company Profile
DIREKSI
Board Of Directors
Komposisi
Composition
Sesuai Piagam Direksi, anggota Direksi terdiri dari
In accordance with the Board of Directors Charter, members
sedikitnya 6 (enam) anggota. Anggota Direksi Perseroan
of the Board of Directors are appointed by GMS following
diangkat
Perseroan.
the Company’s requirements, shall at least consist of 6 (six)
Berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham
oleh
RUPS
sesuai
ketentuan
members. Pursuant to the resolution of the Annual General
Tahunan (RUPST), pada hari Selasa, 19 April 2016, susunan
Meeting of Shareholders (AGMS) on Tuesday, 19 April 2016,
Direksi Perseroan adalah sebagai berikut:
the following is the Board of Directors composition:
Direksi
Board of Directors
Periode Jabatan
Terms of Office
Presiden Direktur | President Director
Tan Tiam Seng Ronnie
2015-2017
Wakil Presiden Direktur | Vice President Director
Jeffrey Gunadi Chandrawijaya
2015-2017
Direktur | Director
Hilarius Arwandhi
2015-2017
Direktur | Director
Herjadi Budiman
2015-2017
Direktur | Director
Nilawati Irjani
2016-2017
Direktur Independen | Independent Director
Wiltarsa Halim
2015-2017
Rangkap Jabatan
Concurrent Position
Sesuai dengan Piagam, seorang Direktur dibatasi untuk
As per Charter, there is limitation for concurrent post for
memiliki rangkap jabatan di Emiten atau Perusahaan
a director of Issuers or Public Companies. A director may
Publik lainnya. Seorang Direktur hanya dapat menjadi
serve as Director at mostly 1 (one) other Issuers and/or
Direktur paling banyak pada 1 (satu) Emiten dan/atau
Public Companies (excluding the Company) and serves
Perusahaan Publik lainnya (tidak termasuk Perseroan)
as Commissioner at mostly 3 (three) other Issuers and/
dan menjadi Komisaris paling banyak pada 3 (tiga) Emiten
or Public Companies. Members of the Board of Directors
atau Perusahaan Publik lainnya. Anggota Direksi dapat
may serve as committee members at mostly 5 (five) other
menjadi anggota komite paling banyak pada 5 (lima) Emiten
other Issuers and/or Public Companies (including his/her
atau Perusahaan Publik lainnya (termasuk jabatannya di
position in the Company).
Perseroan).
Masa Jabatan
Terms of Office
Seorang Direktur diangkat oleh RUPS, untuk jangka
Members of the Board of Directors’ terms of office is effective
waktu terhitung sejak tanggal yang ditentukan oleh
as of the appointment date of the GMS, and completed as
RUPS yang mengangkat mereka sampai penutupan
of the closing of the second Annual GMS following his/
RUPS tahunan yang kedua setelah tanggal pengangkatan
her appointment. After the completion of his/her tenure,
tersebut. Seorang Direktur yang masa jabatannya telah
members of the Board of Directors can be reappointed by
berakhir, dapat diangkat kembali oleh RUPS dengan
the GMS by following the prevailing laws and regulations, in
mempertimbangkan peraturan perundang-undangan yang
particular the Capital Market regulations.
berlaku, terutama peraturan pasar modal.
116
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola
Kelola Perusahaan
Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Good Corporate
Corporate Governance
Governance
Laporan Keuangan Konsolidasian
Corporate Social Responsibility
Consolidated Financial Statements
DIREKSI
Board Of Directors
Tugas & Tanggung Jawab
Duties & Responsibilities
Berdasarkan Piagam Direksi, tugas dan wewenang Direksi
Pursuant to the Board of Directors Charter, the Board of
adalah sebagai berikut:
Directors main duties are as follows:
a. Menyusun visi, misi, dan nilai-nilai serta rencana
strategis Perseroan dalam bentuk rencana
korporasi (corporate plan) dan rencana kerja (work
plan);
a. To develop the Company’s vision, mission and values
b. Menetapkan struktur organisasi Perseroan, lengkap
b. To determine the Company’s organization structure,
as well as corporate strategic plan and work plan;
completed with the details of duties of the business
dengan rincian tugas setiap divisi dan unit usaha;
c.
division and units;
Mengendalikan dan mengembangkan sumber daya
c.
yang dimiliki Perseroan secara efektif dan efisien;
d. Membentuk
sistem
pengendalian
internal
Company’s resources;
dan
d. To establish the Company’s internal control system
manajemen risiko Perseroan;
e. Melaksanakan tanggung jawab sosial dan lingkungan
and risk management;
e. To implement the Company’s social and environmental
Perseroan;
f.
Mengelola daftar pemegang saham dan daftar khusus;
g. Menyusun dan menyediakan laporan keuangan
responsibility;
f.
h. Menyusun dan menyampaikan informasi material
and annual report of the Company;
h. To develop and disclose material information to the
kepada publik;
Menyelenggarakan RUPS tahunan dan RUPS luar
To manage shareholders register and specific register;
g. To develop and provide periodical financial statements
berkala dan laporan tahunan Perseroan;
i.
To effectively and efficiently control and develop the
public;
i.
To convene the AGMS and EGMS in accordance with
biasa sesuai dengan Anggaran Dasar Perseroan dan
the Company’s Articles of Association and relevant
peraturan perundangan yang terkait.
laws and regulations.
Prosedur, Dasar Penetapan,
Struktur, dan Remunerasi Direksi
Procedures, Stipulation Basis,
Structure, and Remuneration of
Board of Directors
Prosedur & Dasar Penetapan
Procedures and Stipulation Basis
Dasar kebijakan penetapan dan remunerasi Direksi diatur
The Board of Directors remuneration policy refers to the
dalam Anggaran Dasar Perusahaan melalui keputusan
Articles of Association through the resolution of the Annual
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dengan
General Meeting of Shareholders (AGMS) by taking into
memperhatikan kebijakan-kebijakan terkait.
observance the relevant policies.
Prosedur penetapan remunerasi Direksi diatur dalam
The procedure of Board of Directors remuneration is
hasil keputusan RUPST 2016 yang akan memberikan
stipulated through the 2016 AGMS resolution, which will
persetujuan dan memberikan kuasa kepada Dewan
approve and grant authority to the Board of Commissioners
Komisaris untuk menetapkan struktur remunerasi
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
117
Ikhtisar Utama
Main Highlights
Laporan Manajemen
Management Report
Analisa & Pembahasan Manajemen
Profil Perusahaan
Management Discussion & Analysis
Company Profile
DIREKSI
Board Of Directors
untuk anggota Direksi Perseroan. Dalam hal ini, Dewan
to detemine the remuneration structure for the Board of
Komisaris akan mempertimbangkan rekomendasi dari
Directors. In this case, the Board of Commissioners will take
Komite Nominasi dan Remunerasi.
into account the recommendation from the Nomination and
Remuneration Committee.
Struktur Remunerasi Direksi
Board of Directors Remuneration Structure
Struktur remunerasi Direksi mengacu kepada Anggaran
The remuneration of Board of Directors refers to the Articles
Dasar Perusahaan yang meliputi:
of Association that consists of:
•
Gaji Pokok
•
Basic Salary
•
Tunjangan
•
Allowances
•
Fasilitas dan Tantiem
•
Facilities and Tantiem
Remunerasi Bagi Dewan Komisaris dan Direksi
Remuneration For The Board Of Commissioners
and Directors
Dewan Komisaris dan Direksi menerima remunerasi tetap
The Board of Commissioners and Board of Directors receive
dan tidak tetap yang terdiri dari gaji dasar tahunan bruto
fixed and non-fixed remuneration consisting of annual gross
(honorarium Dewan Komisaris), penghasilan keseluruhan,
base salary (honorarium for the Board of Commissioners),
remunerasi serta fasilitas lainnya dan tunjangan dalam
total overall earnings, total remuneration and other facilities
jumlah yang di rekomendasikan oleh Komite Nominasi
and allowances in an amount to be recommended by
dan Remunasi. Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi
Nomination and Remuneration Committee. Remuneration
mungkin berbeda-beda sesuai tugas dan tanggung
of the Board of Commissioners and the Board of Directors
jawab masing-masing, dengan mempertimbangkan pula
may differ among them depending on their respective
standar remunerasi domestik dan regional yang berlaku.
duty and responsibility, taking also into consideration
Total remunerasi yang di terima oleh Dewan Komisaris
the applicable domestic and regional remuneration
dilaporkan oleh Perseroan dalam Rapat Umum Pemegang
standards. Total remuneration received by the Board of
Saham.
Commissioners is reported by the Company at General
Meeting of Shareholders.
Sesuai keputusan RUPST 2016, remunerasi seluruh
Compliant to the decisions of 2016 AGMS, the remuneration
anggota Dewan Komisaris Grup ACSET pada 2016 adalah
of all members of ACSET Group’s Board of Commissioners
maksimum Rp100.000.000 per bulan dan dibayarkan
in 2016 was a maxsimum of Rp100,000,000 per month and
sebanyak 13 (tiga belas) kali dalam satu tahun, mulai
paid for 13 (thirteen) times in one year, starting from the
berlaku sejak penutupan RUPS Tahunan tanggal 19 April
closing of AGMS, 19 April 2016 until the closure of 2017
2016 hingga penutupan RUPS Tahunan 2017.
AGMS.
Sementara itu, remunerasi seluruh anggota Dewan
Meanwhile, the total remuneration of members of ACSET
Komisaris dan Direksi Grup ACSET pada tahun 2016 adalah
Group’s Board of Commissioners and Board of Directors
sebesar Rp13.292.000.000 yang terdiri dari manfaat jangka
in 2016 was a total of Rp13.292.000.000 which consisted
pendek sebesar Rp11.911.000.000 dan manfaat paska kerja
of short-term benefits amounted to Rp11,911,000,000 and
dan jangka panjang sebesar Rp1.381.000.000.
post-employment and long-term benefits amounted to
Rp1,381,000,000.
118
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola
Kelola Perusahaan
Perusahaan
Good Corporate
Corporate Governance
Governance
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Konsolidasian
Corporate Social Responsibility
Consolidated Financial Statements
DIREKSI
Board Of Directors
Kebijakan, Frekuensi Rapat Direksi,
dan Tingkat Kehadiran Anggota
Direksi
Board of Directors’ Meetings Policy,
Frequency and Attendance
Kebijakan
Policy
Direksi wajib mengadakan rapat berkala setidaknya 1
The Board of Directors Meeting is convened at a minimum
(satu) kali dalam setiap bulan. Selain itu, Direksi dapat
1 (once) every month. In addition, meeting of the Board of
mengadakan rapat (i) setiap saat bilamana dipandang perlu
Directors may be held (i) at anytime whenever is necessary
oleh Presiden Direktur atau oleh satu atau lebih anggota
by the President Director or one or more members of the
Direksi lainnya atau (ii) atas permintaan dari Dewan
Board of Directors; (ii) by request from members of the
Komisaris atau 1 (satu) pemegang saham atau lebih yang
Board of Commissioners or by request from one or more
bersama-sama mewakili sedikitnya 1/10 (satu per sepuluh)
shareholders which collectively representing 1/10 (one per
bagian dari jumlah seluruh saham dengan hak suara yang
ten) or more from total shares with legitimate voting rights.
sah.
Frekuensi dan Kehadiran Rapat Direksi
Frequency and Attendance of Meetings
Selama tahun 2016, Perseroan menyelenggarakan 38 kali
In 2016, the Company convened 38 times Board of Directors
Rapat Direksi dengan rata-rata frekuensi kehadiran sebesar
meetings with average attendance rate of the Board of
89%. Pertemuan-pertemuan ini secara komprehensif
Directors’ members of 89%. Comprehensive discussion are
membahas hal-hal yang terkait arah strategis Perseroan,
conducted in the meetings to discuss matters related to the
target saat ini dan masa yang akan datang, pencapaian
Company‘s strategic directions, current and future targets,
kemajuan target tersebut, progress dan update atas
progress of each targets, progress and update on running
proyek yang sedang berjalan, umpan balik pelanggan dan
projects, feedback from customers and stakeholders on
pemangku kepentingan atas kinerja Perseroan, dan hal-hal
the Company’s performance and other issues related to
lain terkait peningkatan kinerja ACSET.
ACSET’s performance improvement.
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
119
Ikhtisar Utama
Laporan Manajemen
Main Highlights
Management Report
Analisa & Pembahasan Manajemen
Profil Perusahaan
Management Discussion & Analysis
Company Profile
DIREKSI
Board Of Directors
Pelatihan Direksi
Board of Directors Trainings
Selama 2016, anggota Direksi telah mengikuti pelatihan
During 2016, members of the Board of Directors has
kompetensi sebagai berikut:
participated in the following competence trainings:
No
Pelatihan | Trainings
Institusi | Institution
1
Seminar Ekonomi Makro 2016
2
Indonesia Economic Outlook 2017
Bursa Efek Indonesia
3
Sosialisasi Amnesti Pajak dan Perkembangan
Kebijakan Ekonomi Indonesia
Bursa Efek Indonesia
4
Indonesia in a Digital World
5
Competing Through Organization: Talent,
Leadership, and Culture
6
Indonesia HR Summit. Creative HR Intervention
“New Formal” Business Situation
7
HR Jardine Conference
8
FIDIC, Construction Contract MDB Harmonised
9
CIMB Niaga Economic Forum 2017
Astra International
McKinsey Innovation Forum
GML Performance Consulting
PT Multi Taruna Sejati
Event Management Company
Jardine
FIDIC & INKINDO
CIMB Niaga
Penilaian Terhadap Kinerja Komite
Yang Mendukung Pelaksanaan
Tugas Direksi
Performance Assessment of Board
of Directors Committees
ACSET tidak memiliki Komite di bawah Direksi.
ACSET does not establish any committee under the Board
of Directors.
120
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola
Kelola Perusahaan
Perusahaan
Good Corporate
Corporate Governance
Governance
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Social Responsibility
Laporan Keuangan Konsolidasian
Consolidated Financial Statements
DIREKSI
Board Of Directors
Halaman ini sengaja dikosongkan
This page is intentionally left blank
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
121
Ikhtisar Utama
Main Highlights
Laporan Manajemen
Analisa & Pembahasan Manajemen
Profil Perusahaan
Management Report
Management Discussion & Analysis
Company Profile
RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM
General Meeting of Shareholders
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) merupakan forum bagi pemegang saham
untuk menggunakan hak dan wewenangnya. RUPS memiliki wewenang yang
tidak dapat didelegasikan kepada Dewan Komisaris atau Direksi sesuai batasan
yang diatur dalam Anggaran Dasar dan peraturan perundang-undangan.
The General Meeting of Shareholders (GMS) constitutes as the forum for shareholders to
exercise their rights and authority. The GMS holds untransferrable authority for both the Board
of Commissioners and Directors, in accordance to the stipulations in the Articles of Association
and prevailing regulations.
Kebijakan
Policy
Penyelenggaraan RUPS di Perseroan didasarkan pada
The Company’s GMS policy refers to OJK Regulation No.
Peraturan OJK No. 32/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember
32/POJK.04/2014 dated 8 December 2014 concerning the
2014 tentang Rencana dan Penyelenggaraan Rapat Umum
Plan and Convention of General Meeting of Shareholders
Pemegang Saham Perusahaan Terbuka.
for Public Companies.
Penyelenggaraan RUPS
GMS Conventions
Terbatas
Pursuant to the Company Law, Article of Association (AOA)
(UUPT), Anggaran Dasar (AD) Perseroan serta POJK 32/
as well as POJK 32/POJK.04/2014, there are two types of
POJK.04/2014, terdapat dua jenis RUPS: RUPS Tahunan
GMS: the Annual GMS (AGMS) and Extraordinary GMS
(RUPST) dan RUPS Luar Biasa (RUPSLB). RUPST harus
(EGMS). The AGMS must be implemented at the latest 6
diselenggarakan dalam jangka waktu tidak lebih dari 6
(six) months after end of financial year, meanwhile the
(enam) bulan setelah tahun buku berakhir, sedangkan
EGMS can be held anytime as necessary and in accordance
RUPSLB dapat diselenggarakan setiap saat bila diperlukan
with the prevailing laws and regulations.
Berdasarkan
Undang-undang
Perseroan
dan memenuhi peraturan dan persyaratan yang berlaku.
Selama 2016, Perseroan mengadakan satu kali RUPS
During 2016, the Company held one AGMS and at the
Tahunan dan bersamaan dengan RUPS Luar Biasa pada
same times the EGMS on 19 April 2016. The detailed of
tanggal 19 April 2016. Rincian mata acara, hasil dan
agenda, results and realization are illustrated in below
realisasi dijabarkan di bawah ini, termasuk hasil dan
tables, including results and realization of AGMS and EGMS
realisasi RUPST dan RUPSLB di tahun 2015 untuk tahun
conducted in 2015 for financial year 2014, held on 20 April
buku 2014, yang diselenggarakan tanggal 20 April 2015 dan
2015 and 9 February 2015.
9 Februari 2015.
122
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola
Kelola Perusahaan
Perusahaan
Good Corporate
Corporate Governance
Governance
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Social Responsibility
Laporan Keuangan Konsolidasian
Consolidated Financial Statements
RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM
General Meeting of Shareholders
Hasil RUPS Luar Biasa Tahun 2015
Extraordinary GMS Resolutions in
2015
RUPSLB diselenggarakan pada hari Senin, 9 Februari 2015
The EGMS was held on Monday, 9 February 2015 at 14.22
pukul 14.22 WIB di Financial Hall Graha CIMB Niaga, lantai
WIB in Financial Hall Graha CIMB Niaga, 28th floor, Jalan
28, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta. Ringkasan hasil
Jenderal Sudirman, Jakarta. The resolutions are as follows:
adalah sebagai berikut :
Hasil pengambilan keputusan yang
dilakukan dengan pemungutan suara/
voting
The result of decisions made by polling/
voting
Agenda 1 :
Agenda 1:
•
Setuju
•
Approving : 378,743,350 votes (97.65%)
•
Tidak setuju : 9.140.900 suara (2,36 %)
: 378.743.350 suara (97,65 %)
•
Against : 9,140,900 votes (2.36%)
•
Abstain
•
Abstain
: 8,048,600 votes (2.08%)
: 8.048.600 suara(2,08 %)
Agenda 2 :
•
Setuju
•
•
Agenda 2:
: 378.743.350 suara (97,65 %)
•
Approving : 378,743,350 votes (97.65%)
Tidak setuju : 9.140.900 suara (2,36 %)
•
Against : 9,140,900 votes (2.36%)
Abstain
•
Abstain
: 8,048,600 votes (2.08%)
: 8.048.600 suara (2,08 %)
Agenda 3 :
Agenda 3:
Mengenai agenda lainnya, tidak ada hal-hal yang di
Regarding other agenda, no matters discussed and decided.
diskusikan dan diputuskan.
Keputusan Rapat adalah sebagai berikut:
Meeting Decisions are as follows:
1a.
1a. Approved the amendment of the provisions in the
Menyetujui perubahan beberapa ketentuan dalam Anggaran Dasar Perseroan, yaitu:
•
Pasal 4 mengenai Modal. Perubahan dilakukan pada
•
Pasal 4 ayat (5) huruf a dan b;
•
Pasal 11 mengenai Direksi. Perubahan dilakukan
•
pada Pasal 11 ayat (1), ayat (2), ayat (4), ayat (7), ayat
(9), ayat (10), ayat (11), ayat (12) dan ayat (13);
•
Pasal 12 mengenai Tugas dan Wewenang Direksi.
•
Perubahan dilakukan pada Pasal 12 ayat (5), ayat (6)
dan ayat (9);
•
Pasal 13 mengenai Rapat Direksi. Perubahan
•
dilakukan pada seluruh ayat dalam Pasal 13;
•
Pasal 14 mengenai Dewan Komisaris. Perubahan
•
dilakukan pada Pasal 14 ayat (1), ayat (2)¸ ayat (4)¸
ayat (7) dan ayat (12);
•
Pasal 16 mengenai Rapat Dewan Komisaris.
Perubahan dilakukan pada seluruh ayat dalam Pasal
16.
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
•
Articles of Association of the Company:
Article 4 on the Capital. Changes in Article 4 paragraph
(5) a and b;
Article 11 on the Board of Directors. Changes in
Article 11 paragraph (1), paragraph (2), paragraph
(4), paragraph (7), paragraph (9), paragraph (10),
paragraph (11), paragraph (12) and paragraph (13);
Article 12 on the Duties and Powers of the Board
of Directors. Changes in Article 12 paragraph (5),
paragraph (6) and paragraph (9);
Article 13 on the Meeting of the Board of Directors.
Change in the entire paragraph of Article 13;
Article 14 on the Board of Commissioners. Changes to
Article 14 paragraph (1), paragraph (2)¸ paragraph (4)¸
paragraph (7) and paragraph (12);
Article 16 on the Meeting of the Board of
Commissioners. Change in the entire paragraph of
Article 16.
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
123
Ikhtisar Utama
Main Highlights
Laporan Manajemen
Management Report
Analisa & Pembahasan Manajemen
Profil Perusahaan
Management Discussion & Analysis
Company Profile
RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM
General Meeting of Shareholders
b. Menyetujui, menegaskan susunan pemegang saham
Perseroan adalah sebagai berikut:
b. Approved, confirmed the Company’s shareholders are as
follows:
1. PT CROSS PLUS INDONESIA, sejumlah 82.250.000
1. PT CROSS PLUS INDONESIA, a number of 82,250,000
(delapan puluh dua juta dua ratus lima puluh ribu)
(eighty-two million two hundred fifty thousand) shares,
saham, dengan nilai nominal seluruhnya sebesar
with a total nominal value of Rp8,225,000,000 (eight
Rp8.225.000.000 (delapan miliar dua ratus dua puluh
billion two hundred and twenty-five million Rupiah);
lima juta Rupiah);
2. PT LOKA CIPTA KREASI, sejumlah 58.750.000 (lima
2. PT LOKA CIPTA KREASI, a number of 58,750,000 (fifty-
puluh delapan juta tujuh ratus lima puluh ribu)
eight million seven hundred fifty thousand) shares,
saham, dengan nilai nominal seluruhnya sebesar
with a total nominal value of Rp5,875,000 (five billion
Rp5.875.000.000 (lima miliar delapan ratus tujuh
eight hundred and seventy-five million Rupiah);
puluh lima juta Rupiah);
3. Bapak HILARIUS ARWANDHI, sejumlah 4.000.000
3. Mr. HILARIUS ARWANDHI, a number of 4,000,000
(empat juta) saham, dengan nilai nominal seluruhnya
(four million) shares, with a total nominal value of
Rp400,000,000 (four hundred million Rupiah);
sebesar Rp400.000.000 (empat ratus juta Rupiah);
4. PT KARYA SUPRA PERKASA, sejumlah 200.000.000
4. PT KARYA SUPRA PERKASA, a number of 200,000,000
(dua ratus juta saham), dengan nilai nominal
(two hundred million shares), with a total nominal
seluruhnya sebesar Rp20.000.000.000 (dua puluh
value of Rp20,000,000,000 (twenty billion Rupiah);
miliar Rupiah);
5. Masyarakat, sejumlah 155.000.000 (seratus lima puluh
5. Public, a number of 155,000,000 (one hundred and
lima juta) saham, dengan nilai nominal seluruhnya
fifty-five million) shares, with a total nominal value of
sebesar Rp15.500.000.000 (lima belas miliar lima
Rp15,500,000,000 (fifteen billion five hundred million
ratus juta Rupiah).
Rupiah).
sehingga seluruhnya berjumlah 500.000.000 (lima ratus
so that a total of 500,000,000 (five hundred million) shares,
juta) saham, dengan nilai nominal seluruhnya sebesar
with a total nominal value of Rp50,000,000,000 (fifty billion
Rp50.000.000.000 (lima puluh miliar Rupiah).
Rupiah).
2a. Menerima dengan baik pengunduran diri Bapak Robert
2a. To accept the resignation of Mr. Robert Mulyono, Mr.
Mulyono, Bapak Andi Anzhar Cakra Wijaya, Bapak
Andy Anzhar Cakra Wijaya, Mr. Tan Tiam Seng Ronnie,
Tan Tiam Seng Ronnie, Bapak Hilarius Arwandhi,
Mr. Hilarius Arwandhi, Mr. Augustinus Hambadi, and
Bapak Agustinus Hambadi, dan Bapak Djatikesumo
Mr. Djatikesumo Subagio, all dated February 8th,
Subagio, seluruhnya tertanggal 8 Februari 2015, yang
2015, which will become effective as of the closing of
akan menjadi efektif sejak ditutupnya Rapat ini dan
this EGMS and subsequently approved to waive the
selanjutnya menyetujui untuk mengesampingkan
provisions of Article 11, paragraph 8 of the Articles of
ketentuan Pasal 11 ayat 8 Anggaran Dasar
Association which requires that notice of withdrawal
Perseroan yang mensyaratkan agar pemberitahuan
must be submitted in written form to the Company 30
pengunduran diri harus disampaikan secara tertulis
days in advance.
kepada Perseroan 30 hari sebelumnya.
124
b. Mengangkat Bapak Gidion Hasan sebagai Presiden
b. Appoint Mr. Gidion Hasan as President Commissioner,
Komisaris Perseroan, Bapak Bambang Widjanarko
Mr. Bambang Widjanarko Santoso and Mr. Andi Anzhar
Santoso dan Bapak Andi Azhar Cakra Wijaya sebagai
Cakra Wijaya as Commissioner, and Mr. Robert Mulyono
Komisaris Perseroan, dan Bapak Robert Mulyono
as Independent Commissioner; hence the composition
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola
Kelola Perusahaan
Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Good Corporate
Corporate Governance
Governance
Laporan Keuangan Konsolidasian
Corporate Social Responsibility
Consolidated Financial Statements
RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM
General Meeting of Shareholders
sebagai Komisaris Independen; karenanya susunan
of the Board of Commissioners of the closing agenda of
anggota Dewan Komisaris Perseroan sejak ditutupnya
this Meeting until the closing of the General Meeting of
agenda Rapat ini sampai dengan penutupan Rapat
Shareholders of the Company to be held in 2017, are as
Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan yang
follows:
akan diadakan pada tahun 2017, adalah sebagai berikut:
Presiden Komisaris
: Gidion Hasan
President Commissioner
: Gidion Hasan
Komisaris
: Bambang Widjanarko
Commissioner
: Bambang Widjanarko
Santoso
Santoso
Komisaris Independen
: Robert Mulyono
Independent
: Robert Mulyono
Commissioner
Komisaris
: Andi Azhar Cakra
Commissioner
: Andi Azhar Cakra
Wijaya
Wijaya
c. Mengangkat Bapak Tan Tiam Seng Ronnie sebagai
c. Appoint
Mr. Tan Tiam Seng Ronnie as President
Presiden Direktur Perseroan, mengangkat Bapak
Director of the Company, appoint Mr. Jeffrey Gunadi
Jeffrey Gunadi Chandrawijaya sebagai Wakil Presiden
Chandrawijaya as Vice President Director of the
Direktur Perseroan, mengangkat Bapak Hilarius
Company, appoint Mr. Hilarius Arwandhi, Mr. Lukas
Arwandhi, Bapak Lukas Iwan Setiadi, Bapak Herjadi
Iwan Setiadi, Mr. Herjadi Budiman entirely as a Director
Budiman seluruhnya sebagai Direktur Perseroan dan
of the Company and appoint Mr. Wiltarsa Halim as an
mengangkat Bapak Wiltarsa Halim sebagai Direktur
Independent Director of the Company; the composition
Independen Perseroan; karenanya susunan anggota
of the Board of Directors of the closing agenda of this
Direksi Perseroan sejak ditutupnya agenda Rapat ini
Meeting until the closing of the General Meeting of
sampai dengan penutupan Rapat Umum Pemegang
Shareholders of the Company to be held in 2017, are as
Saham Tahunan Perseroan yang akan diadakan pada
follows:
tahun 2017, adalah sebagai berikut:
Presiden Direktur
: Tan Tiam Seng
President Director
: Tan Tiam Seng
Ronnie
Wakil Presiden Direktur
: Jeffrey Gunadi
Ronnie
Vice President Director
Chandrawijaya
: Jeffrey Gunadi
Chandrawijaya
Direktur
: Hilarius Arwandhi
Director
: Hilarius Arwandhi
Direktur
: Lukas Iwan Setiadi
Director
: Lukas Iwan Setiadi
Direktur
: Herjadi Budiman
Director
: Herjadi Budiman
Direktur Independen
: Wiltarsa Halim
Independent Director
: Wiltarsa Halim
d. Memberikan kuasa dengan hak substitusi kepada
d. Authorize the substitution rights to the Directors of
Direksi Perseroan, untuk: (i) menyatakan sebagian
the Company, to: (i) declare the majority’s decision
keputusan Rapat sehubungan dengan agenda ini
in connection with this agenda deed and notify the
dalam akta notaris dan memberitahukan kepada
Minister of Justice and Human Rights of the Republic
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
of Indonesia, shall record in the Register of Companies;
Indonesia, melakukan pencatatan dalam Daftar
(ii) sign the papers, certificates, or other documents; (iii)
Perusahaan; (ii) menandatangani surat-surat, akta,
facing Notary and/or authorities; and (iv) to undertake
atau dokumen-dokumen lainnya; (iii) menghadap di
all necessary action in order to achieve such purposes.
hadapan Notaris dan/atau pejabat berwenang; serta
(iv) untuk melakukan semua tindakan yang dianggap
perlu guna mencapai maksud tersebut di atas.
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
125
Ikhtisar Utama
Laporan Manajemen
Main Highlights
Profil Perusahaan
Management Report
Company Profile
Analisa & Pembahasan Manajemen
Management Discussion & Analysis
RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM
General Meeting of Shareholders
3. Dalam agenda lainnya, Perseroan tidak menerima
3. In another agenda, the Company did not receive any
adanya usulan agenda lain dari para pemegang saham
proposal other agenda of the shareholders and thus
dan dengan demikian tidak ada agenda lain yang akan
no other agenda to be discussed and resolved at this
didiskusikan dan diputuskan dalam Rapat ini.
meeting.
Hasil & Realisasi RUPS Tahunan
2015
GMS Resolutions & Realizations in
2015
Berdasarkan SEOJK No. 30/SEOJK.04/2016 tentang bentuk
Pursuant to SEOJK No. 30/SEOJK.04/2016 regarding the
dan isi laporan tahunan emiten atau perusahaan publik,
formulation and contents of the annual report of issuers or
Perseroan menyampaikan hasil RUPS Tahun 2015 untuk
public companies, the Company reported the resolutions
tahun buku 2014 yang diselenggarakan pada tanggal 8 April
of 2015 AGMS for financial year 2014, which have been
2015 di Soehanna Hall, The Energy Building, Lantai 2, Jalan
convened on 8 April 2015 in Soehanna Hall, The Energy
Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta, dan telah sesuai
Building, 2nd Floor, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53,
dengan agenda yang sudah ditetapkan dan tercantum
Jakarta and in conformity with the determined agenda as
dalam panggilan RUPST. Berikut ringkasan hasil dan
stated in the AGMS invitation. The resolutions are as follows:
realisasinya:
Keputusan RUPST 8 April 2015
AGMS Resolutions
Realisasi RUPST 8 April 2015
AGMS Realizations
Keputusan Mata Acara 1
Resolution of Agenda 1
Perseroan telah merealisasikan:
The Company has realized the
following:
1. Menyetujui dan menerima baik 1. Approved
Laporan Tahunan Perseroan untuk
tahun buku 2014, mengesahkan
laporan
tugas
pengawasan
Dewan Komisaris Perseroan, dan
and
accepted
the Laporan Tahunan telah disampaikan
Annual Report for 2014 fiscal kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
dan Bursa Efek Indonesia (BEI) pada hari
year, validating the Board of
Rabu tanggal 25 Maret 2015
Commissioners’
supervisory
Tahun Buku 2014 tersebut, yang
duty report, and validating the The Annual Report has been submitted
Company’s Consolidated Financial to the Financial Services Authority (OJK)
Statements for 2014 fiscal year Indonesia Stock Exchange (BEI) on
Wednesday, March 25, 2015.
which have been audited by Public
telah diaudit oleh Kantor Akuntan
Accounting Firm of Purwantono,
Publik
Suherman, & Surja (Ernst and
mengesahkan Laporan Keuangan
Konsolidasi
&
Perseroan
Purwantono,
Surja
(Ernst
untuk
Suherman
and
Young),
Young), as stated in their report
sebagaimana yang dimuat dalam
dated March 13, 2015, “fair in all
laporannya tertanggal 13 Maret
material respects”.
2015, dengan pendapat wajar
dalam semua hal yang material.
126
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola
Kelola Perusahaan
Perusahaan
Good Corporate
Corporate Governance
Governance
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Social Responsibility
Laporan Keuangan Konsolidasian
Consolidated Financial Statements
RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM
General Meeting of Shareholders
1.
1.
2. Dengan disetujuinya Laporan 2.
Tahunan termasuk diantaranya
laporan tugas pengawasan Dewan
Komisaris
dan
disahkannya
Laporan Keuangan Konsolidasi
tersebut, memberikan pelunasan
dan
pembebasan
tanggung
jawab sepenuhnya (acquit et
de charge) kepada seluruh
anggota
Direksi
Perseroan,
termasuk kepada seluruh Direksi
yang telah mengundurkan diri
sebelum pelaksanaan Rapat
Umum Pemegang Saham Luar
Biasa
Perseroan,
tertanggal
9 Februari 2015, yaitu Bapak
Agustinus Hambadi dan Bapak
Djatikesumo
Subagio
atas
tindakan kepengurusan yang
telah mereka lakukan dan kepada
seluruh anggota Dewan Komisaris
Perseroan
atas
tindakan
pengawasan yang telah mereka
lakukan, selama tahun buku 2014,
sepanjang
tindakan-tindakan
tersebut tercermin dalam Laporan
Tahunan dan Laporan Keuangan
Konsolidasi tersebut.
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
With the approval of the Annual
Report, including the Board of
Commissioners’ supervisory duty
report and the validation of the
Consolidated Financial Statements,
the Company granted acquittal and
release (acquit et de charge) to all
member of the Board of Directors,
including all Directors who have
resigned before the convention of
Extraordinary General Meeting of
Shareholders dated February 9,
2015, namely Agustinus Hambadi
and Djatikesumo Subagio from
their obligations in respect of
their management actions and
the Board of Commissioners from
their obligations in respect of
their supervisory actions during
the 2014 fiscal year, to the extent
that such actions are reflected
in the Company’s Annual Report
and
Consolidated
Financial
Statements.
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
127
Ikhtisar Utama
Main Highlights
Laporan Manajemen
Management Report
Profil Perusahaan
Company Profile
Analisa & Pembahasan Manajemen
Management Discussion & Analysis
RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM
General Meeting of Shareholders
Keputusan Mata Acara 2
Resolution of Agenda 2
Menyetujui penggunaan laba bersih
Perseroan untuk tahun buku yang
berakhir pada tanggal 31 Desember
2014
sebesar
Rp104.689.676.893
(seratus empat miliar enam ratus
delapan puluh sembilan juta enam
ratus tujuh puluh enam ribu delapan
ratus sembilan puluh tiga Rupiah)
dengan rincian sebagai berikut:
Perseroan telah merealisasikan:
The Company has realized the following:
Approved the use of the Company’s
net income for fiscal year ended
December 31, 2014 at the amount of
Rp104,689,676,893 (one hundred four
billion six hundred eighty-nine million
six hundred seventy-six thousand eight
hundred ninety-three Rupiahs) as
follows:
a. Dibagikan sebagai dividen tunai a. Distributing dividend in the
sebesar Rp42 (empat puluh dua
amount of Rp42 (forty-two
rupiah) setiap saham atau sebesar
rupiahs) per share or at least 20%
kurang lebih 20% (dua puluh
(twenty percent) of net income to
persen) dari laba bersih Perseroan,
Shareholders dated April 20, 2015
yang akan dibagikan kepada
at 16.15 Western Indonesian Time
Pemegang Saham Perseroan pada
and will be paid to Shareholders on
tanggal 20 April 2015 pukul 16.15
May 4, 2015.
WIB dan akan dibayarkan kepada
Pemegang Saham Perseroan pada
tanggal 4 Mei 2015;
ACSET telah mengumumkan Jadwal
dan Tata Cara Pembagian Dividen Tunai
Tahun Buku 2014 kepada KSEI dan BEI
pada tanggal 10 April 2015 dan telah
melakukan pembayaran dividen tunai
kepada pemegang saham pada tanggal
4 Mei 2015.
ACSET has announced the Schedule and
Procedures of the Cash Dividend Payout
Fiscal Year 2014 to KSEI and BEI on
April 10, 2015 and has conducted cash
dividend payout to the shareholders on
May 4, 2015.
b. Memberikan wewenang kepada b. Delegating authority to the Board
Direksi
Perseroan
untuk
of Directors to distribute the
melaksanakan
pembagian
dividend and for that matter is
dividen tersebut dan untuk itu
allowed to do anything necessary.
melakukan semua tindakan yang
The distribution is carried out by
diperlukan. Pembayaran dividen
considering the provision of tax,
akan dilakukan memperhatikan
regulation of Indonesia Stock
ketentuan pajak, ketentuan Bursa
Exchange and other prevailing
Efek Indonesia dan ketentuan
market regulation.
pasar modal lainnya yang berlaku.
c.
128
Sisanya dibukukan sebagai laba c.
ditahan Perseroan.
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
The remaining net income is
recorded as the Company’s
retained earnings.
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola
Kelola Perusahaan
Perusahaan
Good Corporate
Corporate Governance
Governance
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Social Responsibility
Laporan Keuangan Konsolidasian
Consolidated Financial Statements
RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM
General Meeting of Shareholders
Keputusan Mata Acara 3
Resolution of Agenda 3
Perseroan telah merealisasikan:
The Company has realized the following:
a. Memberikan kuasa dan wewenang a. Delegating authority to the Board
kepada
Dewan
Komisaris
of Commissioners to determine
Perseroan untuk menetapkan
the salary and/or allowance of
gaji dan/atau tunjangan anggota
member of the Board of Directors.
Direksi.
Quorum telah tercapai dan keputusan
telah direalisasikan pada tahun buku
2015.
b. Menetapkan
pemberian b. Determining the honorarium
honorarium kepada para anggota
payment to members of the Board of
Dewan Komisaris Perseroan
Commissioners by considering the
dengan
memperhatikan
prevailing Laws and Regulations in
ketentuan Peraturan Perundangthe field of manpower and taxation
undangan yang berlaku di bidang
in Indonesia, which will be effective
ketenagakerjaan dan perpajakan
since the closing of the next Annual
yang berlaku di Indonesia, yang
General Meeting of Shareholders
mana mulai berlaku sejak
in 2016, and delegating authority
ditutupnya Rapat hingga penutupan
to President Commissioner to
Rapat Umum Pemegang Saham
determine the honorarium among
Tahunan berikutnya di tahun
the members of the Board of
2016, dan memberikan kuasa
Commissioners.
serta wewenang kepada Presiden
Komisaris
Perseroan
untuk
menetapkan pembagian jumlah
honorarium tersebut di antara
para anggota Dewan Komisaris
Perseroan.
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Quorum was reached and the resolution
has been realized during fiscal year 2015.
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
129
Ikhtisar Utama
Laporan Manajemen
Main Highlights
Profil Perusahaan
Management Report
Company Profile
Analisa & Pembahasan Manajemen
Management Discussion & Analysis
RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM
General Meeting of Shareholders
Keputusan Mata Acara 4
Resolution of Agenda 4
Memberikan wewenang kepada Direksi
dengan memperhatikan pendapat dari
Dewan Komisaris Perseroan untuk
menunjuk salah satu kantor akuntan
publik di Indonesia yang terafiliasi
dengan salah satu dari empat besar
kantor akuntan publik Internasional
yang terdaftar di Otoritas Jasa
Keuangan, untuk mengaudit laporan
Keuangan Konsolidasian Perseroan
untuk tahun buku yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2015 serta
menetapkan jumlah honorarium dan
persyaratan lain penunjukkan kantor
akuntan publik tersebut.
Perseroan telah merealisasikan:
The Company has realized the following:
Delegating authority to the Board of
Directors by considering the opinion
from the Board of Commissioners
to appoint a public accounting
firm affiliating with one of four big
International public accounting firm
which is registered in Financial Services
Authority, to audit the Company’s
Consolidated Financial Statements
for fiscal year ended on December 31,
2015 as well as determining the total
honorarium and other requirements of
appointing the public accounting firm.
Keputusan Mata Acara 5
Resolution of Agenda 5
Menyetujui
perubahan
Anggaran
Dasar Perseroan disesuaikan dengan
ketentuan Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan dan Bursa Efek Indonesia
yaitu, ketentuan Pasal 4 ayat 3 huruf b,
Pasal 4 ayat 3 huruf e, Pasal 11, Pasal
12 ayat 6, Pasal 12 ayat 7, Pasal 13,
Pasal 14, Pasal 15 ayat 7, Pasal 15 ayat
8, Pasal 16, Pasal 17 ayat 3, Pasal 18,
Pasal 19, Pasal 20, Pasal 21, Pasal 22
ayat 1, Pasal 23, Pasal 24 ayat 2, Pasal
26 ayat 4, Pasal 27 ayat 2, Pasal 28 ayat
1 dan Pasal 28 ayat 5.
Kuasa kepada Dewan Komisaris
Perseroan telah diberikan untuk
menunjuk kantor akuntan publik untuk
memeriksa
buku-buku
Perseroan
tahun buku yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2015 dan Direksi
Perseroan telah diberikan wewenang
untuk menetapkan jumlah honorarium
dan persyaratan lainnya mengenai
pengangkatan kantor akuntan publik
tersebut.
Authority has been granted to the
Board of Commissioners to appoint the
Auditors of the Company to audit for the
accounting year ending 31 December
2015 and the Board of Directors had
been authorized to set the remuneration
and any other requirements of this
appointment.
Perseroan telah merealisasikan:
The Company has realized the following:
Approving the amendment of the Langsung berlaku
Company’s Articles of Association,
adjusted to the regulations of Financial Immediately in effect.
Services Authority and Indonesia Stock
Exchange, namely Article 4 paragraph
3 letter b, Article 4 paragraph 3 letter
e, Article 11, Article 12 paragraph
6, Article 12 paragraph 7, Article 13,
Article 14, Article 15 paragraph 7, Article
15 paragraph 8, Article 16, Article 17
paragraph 3, Article 18, Article 19, Article
20, Article 21, Article 22 paragraph 1,
Article 23, Article 24 paragraph 2, Article
26 paragraph 4, Article 27 paragraph 2,
Article 28 paragraph 1 and Article 28
paragraph 5.
Pelaksanaan RUPS Tahunan 2016
Annual GMS Implementation in 2016
Perseroan
During 2016, the Company has convened the Annual GMS
telah
menyelenggarakan
Rapat
Umum
Pemegang Saham Tahunan (RUSPT) dan Rapat Umum
(AGMS) and Extraordinary GMS (EGMS).
Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) selama tahun
2016.
130
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola
Kelola Perusahaan
Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Good Corporate
Corporate Governance
Governance
Laporan Keuangan Konsolidasian
Corporate Social Responsibility
Consolidated Financial Statements
RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM
General Meeting of Shareholders
Pemberitahuan Pemanggilan RUPST dan RUPSLB untuk
The AGMS and EGMS Invitation announcement for the
Tahun Buku 2015 dilakukan melalui situs web Perseroan
Financial Year 2015 has been carried out through the
serta situs web Bursa maupun OJK dan dipublikasikan
Company website, the Stock Exchange also OJK’s website
pada tanggal 28 Maret 2016 di Harian Investor Daily dalam
and published in the Investor Daily in Indonesian Language
Bahasa Indonesia.
on 28 March 2016.
RUPST diselenggarakan pada hari Selasa, 19 April 2016,
The AGMS was held on Tuesday, 19 April 2016, at 14.17 to
pukul 14.17 WIB – 15.52 WIB, di Financial Hall Graha CIMB
15.52 noons at Financial Hall Graha CIMB Niaga, 2nd Floor
Niaga, Lantai 2, Jl. Jenderal Sudirman Kav. 58, Jakarta
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 58, Jakarta 12190.
12190.
RUPST dihadiri seluruh anggota Dewan Komisaris,
The AGMS was attended by all members of the Board of
Direksi, dihadiri oleh para Pemegang Saham atau kuasa
Commissioners, the Board of Directors, Shareholders
para Pemegang Saham Perseroan yang sah berjumlah
and its Proxies, which in total represented by 388,367,870
388.367.870 saham atau sama dengan 77,67% dari jumlah
shares or 77.67% of the total issued shares of the Company
seluruh saham yang mempunyai hak suara yang sah.
with legitimate voting rights.
Berikut rincian mata acara, hasil dan realisasi RUPST:
Below are AGMS agendas, results and realizations:
RUPST Mata Acara 1 | 1st Agenda of AGMS
Persetujuan Laporan Tahunan dan Pengesahan Laporan The approval of the Annual Report and the ratification of the
Keuangan Perseroan serta Pengesahan atas Laporan Dewan Financial Statements of the Company and the ratification of
Komisaris untuk Tahun Buku 2015.
the Report of the Board of Commissioners for the financial
year 2015.
Kuorum | Quorum
Tidak setuju
Against
Abstain
Setuju
Agree
Total Suara Setuju
Total Approving Vote
0
0
388.367.870
388.367.870 = 100%
Keputusan Rapat | Resolutions
1. Menyetujui dan menerima baik Laporan Tahunan 1. Approved the Annual Report and Financial Statements
Perseroan untuk tahun buku 2015 termasuk
of the Company for the financial year 2015, including
mengesahkan Laporan Tugas Pengawasan Dewan
the Ratification of the Supervisory Report of the Board
Komisaris Perseroan untuk Tahun Buku 2015 yang
of Commissioners for the financial year 2015, audited
telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Tanudiredja,
by Public Accounting Firm Tanudiredja, Wibisana, Rintis
Wibisana, Rintis & Rekan (anggota Jaringan Firma
& Partners (firm network member of Pricewaterhouse
Pricewaterhouse Coopers), sebagaimana dimuat dalam
Coopers), as contained in its report dated of February 20,
laporannya tertanggal 20 Februari 2016, dengan opini
2016, with fair without modification opinion.
wajar tanpa modifikasian.
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
131
Ikhtisar Utama
Laporan Manajemen
Main Highlights
Management Report
Profil Perusahaan
Company Profile
Analisa & Pembahasan Manajemen
Management Discussion & Analysis
RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM
General Meeting of Shareholders
2. Dengan disetujuinya Laporan Tahunan Perseroan 2. With the approval of the Company’s Annual Report
termasuk diantaranya Laporan Tugas Pengawasan
including the Supervisory Report of the Board of
Dewan Komisaris dan disahkannya Laporan Keuangan
Commissioners and the ratification of the Consolidated
Konsolidasi tersebut, memberikan pembebasan dan
Financial Statements, granted full release and discharge
pelunasan tanggung jawab sepenuhnya (acquit et de
of responsibilities (acquit et de charge) to all members of
charge), kepada seluruh anggota Direksi Perseroan
the Board of Directors for all their respective management
atas tindakan pengurusannya yang telah dilakukan
and to the Board of Commissioners of the Company for
dan kepada seluruh anggota Dewan Komisaris
their supervisory conducted during the financial year
Perseroan atas tindakan pengawasan yang telah
2015, as long as all such actions are reflected in the
dilakukan, selama Tahun Buku 2015, sepanjang
Company’s Annual Report and Consolidated Financial
tindakan-tindakan tersebut tercermin dalam
Statements for fiscal year 2015.
Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan Konsolidasi
Perseroan Tahun Buku 2015 tersebut.
Realisasi | Realization
Telah selesai direalisasikan.
Completed.
RUPST Mata Acara 2 | 2nd Agenda of AGMS
Penetapan Penggunaan Laba Bersih Perseroan untuk Tahun The approval for the Use of the Company’s Net Profits for the
Buku 2015.
Financial Year 2015.
Kuorum | Quorum
Tidak setuju
Against
Abstain
Setuju
Agree
Total Suara Setuju
Total Approving Vote
0
0
388.367.870
388.367.870 = 100%
Keputusan Rapat | Resolutions
Menyetujui penggunaan Laba Bersih Perseroan untuk tahun
buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2015 sebesar
Rp41.917.871.174 (empat puluh satu miliar sembilan ratus
tujuh belas juta delapan ratus tujuh puluh satu ribu seratus
tujuh puluh empat Rupiah) dengan rincian sebagai berikut:
Approved the use of the Net Profit of the Company for the
financial year ended on December 31, 2015 amounted
to Rp41,917,871,174 (forty-one billion nine hundred and
seventeen million eight hundred and seventy-one thousand
one hundred seventy-four Rupiah) with details as follows:
1. Dibagikan sebagai dividen tunai sebesar Rp33,5 (tiga 1. Distributed as cash dividend amounting to Rp33.5 (thirtypuluh tiga koma lima Rupiah) setiap saham atau sebesar
three point five Rupiah) per share or 40% (forty percent)
40% (empat puluh persen) dari Laba Bersih Perseroan,
of the Net Profit of the Company, will be distributed to
akan dibagikan kepada Pemegang Saham Perseroan
Shareholders, whose names are recorded in the Register
yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham
of Shareholders on April 29, 2016 at 16.00 p.m. and will
Perseroan pada tanggal 29 April 2016 pukul 16.00
be paid to the Shareholders of the Company on May 20,
WIB dan akan dibayarkan kepada pemegang saham
2016;
Perseroan pada tanggal 20 Mei 2016;
2. Memberikan wewenang kepada Direksi Perseroan 2. Authorized the Board of Directors to carry out such
untuk melaksanakan pembagian dividen tersebut
dividend distribution and to conduct all necessary
dan untuk itu melakukan semua tindakan yang
measures. The dividend will be subjected to the provision
diperlukan. Pembayaran dividen akan dilakukan dengan
of tax, provision of the Indonesia Stock Exchange and
memperhatikan ketentuan pajak, ketentuan Bursa Efek
other prevailing Capital Market Regulations;
Indonesia dan ketentuan pasar modal lainnya yang
berlaku;
132
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola
Kelola Perusahaan
Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Good Corporate
Corporate Governance
Governance
Corporate Social Responsibility
Laporan Keuangan Konsolidasian
Consolidated Financial Statements
RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM
General Meeting of Shareholders
3. Melakukan penambahan dana cadangan sebesar 3. Performed additional reserve funds amounting
Rp7.000.000.000 (tujuh miliar Rupiah) sehingga dengan
Rp7,000,000,000 (seven billion Rupiah) hence the reserve
demikian dana cadangan akan menjadi sebesar
fund will be Rp10,000,000,000 (ten billion Rupiah)
Rp10.000.000.000 (sepuluh miliar Rupiah) setara dengan
equivalent to 20% of the issued and paid up capital of
20% dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh
the Company to comply with the provisions of Article 25
Perseroan untuk memenuhi ketentuan Pasal 25 ayat (2)
Paragraph (2) of the Articles of Assocition and article 70
Anggaran Dasar Perseroan juncto Pasal 70 UUPT;
of the Company Law;
4. Sisanya sebesar Rp18.167.871.174 (delapan belas miliar 4. The remaining amount of Rp18,167,871,174 (eighteen
seratus enam puluh tujuh juta delapan ratus tujuh puluh
billion one hundred and sixty-seven million eight hundred
satu ribu seratus tujuh puluh empat Rupiah) dibukukan
and seventy-one thousand one hundred and seventysebagai laba ditahan Perseroan.
four Rupiah) was recorded as retained earnings of the
Company.
Realisasi | Realization
Telah selesai direalisasikan.
Completed.
RUPST Mata Acara 3 | 3nd Agenda of AGMS
Perubahan Anggota Direksi/Dewan Komisaris Perseroan
The approval of the changes for the Company’s Board of
Commissioners & Board of Directors composition.
Kuorum | Quorum
Tidak setuju
Against
Abstain
Setuju
For
Total Suara Setuju
Total Approving Vote
3.279.900
21.676.500
363.411.470
385.087.970 = 99,16%
Keputusan Rapat | Resolutions
1. Menerima dengan baik pengunduran diri Bapak Andi 1. Accepted the resignation of Mr. Andi Anzhar Cakra Wijaya
Anzhar Cakra Wijaya sebagai Komisaris Perseroan dan
from his position as Commissioner of the Company and
Bapak Lukas Iwan Setiadi sebagai Direktur Perseroan,
Mr. Lukas Iwan Setiadi as the Director of the Company,
yang akan menjadi efektif sejak ditutupnya Rapat ini;
respectively as of the closing of the AGM;
2. Mengangkat Ibu Nilawati Irjani sebagai Direktur 2. The appointment of Mrs. Nilawati as the new Director of
Perseroan yang baru menggantikan Bapak Lukas Iwan
the Company replacing Mr. Lukas Iwan Setiadi. As such,
Setiadi. Dengan demikian susunan anggota Direksi dan
the structure of the Board of Directors and the Board of
Dewan Komisaris Perseroan sejak ditutupnya Rapat ini
Commissioners of the Company, as of the closing of the
sampai dengan penutupan Rapat Umum Pemegang
AGM until the closing of the Annual General Shareholder
Saham Tahunan Perseroan yang akan diadakan pada
Meeting which will be held in 2017 is as follows:
tahun 2017, adalah sebagai berikut:
Direksi
Presiden Direktur: Tan Tiam Seng Ronnie
Wakil Presiden Direktur: Jeffrey G. Chandrawijaya
Direktur: Hilarius Arwandhi
Direktur: Herjadi Budiman
Direktur: Nilawati Irjani
Direktur Independen: Wiltarsa Halim
Board of Directors
President Director: Tan Tiam Seng Ronnie
Vice President Director: Jeffrey G. Chandrawijaya
Director: Hilarius Arwandhi
Director: Herjadi Budiman
Director: Nilawati Irjani
Independent Director: Wiltarsa Halim
Dewan Komisaris
Presiden Komisaris: Gidion Hasan
Komisaris: Bambang Widjanarko Santoso
Komisaris Independen: Robert Mulyono
Board of Commissioners
President Commissioner: Gidion Hasan
Commissioner: Bambang Widjanarko Santoso
Independent Commissioner: Robert Mulyono
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
133
Ikhtisar Utama
Laporan Manajemen
Main Highlights
Management Report
Profil Perusahaan
Company Profile
Analisa & Pembahasan Manajemen
Management Discussion & Analysis
RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM
General Meeting of Shareholders
3. Memberikan kuasa dengan hak substitusi kepada 3. Granted the authority and power of attorney with the
Direksi Perseroan untuk (i) menyatakan sebagian
substitution rights to the Board of Directors of the
keputusan Rapat sehubungan dengan agenda ini dalam
Company to (i) declare the majority’s decision with
akta notaris dan memberitahukan kepada Menteri
respect to this agenda in a notary and submitting a
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia,
notification to the Minister of Law and Human Rights of
melakukan pencatatan dalam Daftar Perusahaan; (ii)
the Republic of Indonesia and shall record in the register
menandatangani surat-surat, akta, atau dokumenof the Company; (ii) signing the papers, certificates, or
dokumen lainnya; (iii) menghadap di hadapan Notaris
other documents (iii) being presence in the Notary and/
dan/atau pejabat berwenang; serta (iv) untuk melakukan
or authorities; and (iv) taking all measures deemed
semua tindakan yang dianggap perlu guna mencapai
necessary to achieve the purpose as mentioned above.
maksud tersebut di atas.
Realisasi | Realization
Telah selesai direalisasikan.
Completed.
Mata Acara 4 | 4th Agenda
Penetapan Gaji dan Tunjangan Direksi Perseroan serta Determination of Salaries and Allowances of the Board of
Gaji atau Honorarium dan Tunjangan Dewan Komisaris Directors of the Company as well as salaries or honorarium
Perseroan untuk Masa Jabatan 2016-2017
and allowances of the Board of Commissioners for the 20162017.
Kuorum | Quorum
Tidak setuju
Against
Abstain
Setuju
For
Total Suara Setuju
(setuju+abstain)
Total Approving Vote
0
0
388.367.870
388.367.870 = 100%
Keputusan Rapat | Resolutions
1. Memberikan kuasa dan wewenang kepada Dewan 1. Granted the authority to the Nomination and
Komisaris Perseoran untuk menetapkan gaji dan
Remuneration Committee of the Company to determine
tunjangan anggota Direksi Perseroan dengan
the honorarium and other benefits for members of the
memperhatikan pendapat dari Komite Nominasi dan
Board of Commissioners as well as the salaries and
Remunerasi Perseroan.
benefits and other facilities for the Board of Directors of
the Company.
2. Menetapkan pemberian gaji atau honorarium dan 2. Stipulated the salary or honorarium and allowances to
tunjangan kepada para anggota Dewan Komisaris
members of the Board of Commissioners of the Company
Perseroan
dengan
memperhatikan
ketentuan
by taking into account the prevailing laws and regulations
peraturan perundang-undangan yang berlaku di
of the manpower and taxes in Indonesia, which will be
bidang ketenagakerjaan dan perpajakan yang berlaku
in effect at the closing of this Meeting up to the closing
di Indonesia, yang akan mulai berlaku sejak ditutupnya
of the 2017 General Meeting of Shareholders, and
Rapat ini hingga penutupan Rapat Umum Pepegang
granted power and authority to the Company’s President
Saham Tahunan berikutnya di tahun 2017, dan
Commissioner to stipulate the distribution amount of
memberikan kuasa dan wewenang kepada Presiden
salary or honorarium and facilities among members of
Komisaris Perseroan untuk menetapkan pembagian
the Company’s Board of Commissioners by taking into
jumlah gaji atau honorarium dan tunjangan tersebut
consideration the recommendation from the Company’s
di antara anggota Dewan Komisaris Perseroan dengan
memperhatikan rekomendasi dari Komite Nominasi
Nomination and Remuneration Committee.
dan Remunerasi Perseroan.
134
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola
Kelola Perusahaan
Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Good Corporate
Corporate Governance
Governance
Corporate Social Responsibility
Laporan Keuangan Konsolidasian
Consolidated Financial Statements
RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM
General Meeting of Shareholders
Realisasi | Realization
Telah selesai direalisasikan.
Completed.
RUPST Mata Acara 5 | 5th Agenda of AGMS
Penunjukkan Akuntan Publik untuk Melakukan Audit The appointment for the Public Accountant to audit the
Laporan Keuangan Perseroan untuk Tahun Buku 2016
Company’s Financial Statements for the Financial Year 2016
Kuorum | Quorum
Tidak setuju
Against
Abstain
Setuju
For
Total Suara Setuju
(setuju+abstain)
Total Approving Vote
8.622.200
0
379.745.670
379.745.670 = 97,78%
Keputusan Rapat | Resolutions
Memberikan
wewenang
kepada
Direksi
dengan
memperhatikan pendapat dari Dewan Komisaris Perseoran
untuk menunjuk salah satu kantor akuntan publik di
Indonesia, yang terafiliasi dengan salah satu dari empat
besar kantor akuntan publik internasional, yang terdaftar
di Otoritas Jasa Keuangan, untuk mengaudit laporan
keuangan konsolidasian Perseroan dan anak perusahaan
untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2016
serta menetapkan jumlah honorarium dan persyaratan lain
penunjukan kantor akuntan publik tersebut.
Granted the authority to the Company’s Board of Directors by
taking into account the opinion of the Board of Commissioners
to appoint one of independent public accountant firm in
Indonesia, which is affiliated with top four international public
accountant firm, which has been registered in Financial
Authority Services, to audit the Company and subsidiary
consolidated financial statements for the fiscal year ended 31
December 2016 and to determine the fee and other terms of
the appointment.
Realisasi | Realization
Telah selesai direalisasikan.
Completed.
RUPST Mata Acara 6 | 6th Agenda of AGMS
Perubahan Anggaran Dasar, yaitu Pasal 14 ayat (1) mengenai Amendements of the Articles of Association, namely Article
Dewan Komisaris dan Pasal 16 ayat (8) dan (9) mengenai 14 clause (1) regarding the Board of Commissioners and
Rapat Dewan Komisaris.
Article 16 paragraph (8) and (9) concerning the Board of
Commissioners Meetings.
Kuorum | Quorum
Tidak setuju
Against
Abstain
Setuju
For
Total Suara Setuju
Total Approving Vote
14.854.000
21.698.800
351.815.070
373.513.870 = 96,18%
Keputusan Rapat | Resolutions
Menyetujui perubahan Anggaran Dasar Perseroan, yaitu Approved the amendments of of the Articles of Association,
Pasal 14 ayat (1) mengenai Dewan Komisaris dan Pasal 16 namely Article 14 paragraph (1) regarding the Board
ayat (8) dan (9) mengenai Rapat Dewan Komisaris.
of Commissioners and Article 16 paragraph (8) and (9)
concerning the Board of Commissioners Meetings.
Realisasi | Realization
Telah selesai direalisasikan.
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Completed.
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
135
Ikhtisar Utama
Main Highlights
Laporan Manajemen
Management Report
Analisa & Pembahasan Manajemen
Profil Perusahaan
Management Discussion & Analysis
Company Profile
RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM
General Meeting of Shareholders
Pelaksanaan RUPS Luar Biasa
Tahun Buku 2016
Extraordinary GMS Implementation
for Fiscal Year 2016
RUPSLB diselenggarakan pada hari Selasa, 19 April 2016,
The EGMS was held on Tuesday, 19 April 2016, at 14.17 to
pukul 14.17 WIB – 15.52 WIB, di Financial Hall Graha CIMB
15.52 noons at Financial Hall Graha CIMB Niaga, 2nd Floor,
Niaga, Lantai 2, Jl. Jenderal Sudirman Kav. 58, Jakarta
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 58, Jakarta 12190.
12190.
RUPSLB dihadiri seluruh anggota Dewan Komisaris,
The EGMS was attended by all members of the Board of
Direksi, dihadiri oleh para Pemegang Saham atau kuasa
Commissioners, the Board of Directors, Shareholders
para Pemegang Saham Perseroan yang sah berjumlah
and its Proxies, which in total represented by 388,442,470
388.442.470 saham atau sama dengan 77,69% dari jumlah
shares or 77.69% of the total issued shares of the Company
seluruh saham yang mempunyai hak suara yang sah.
with legitimate voting rights.
Berikut rincian mata acara, hasil dan realisasi RUPSLB:
Below are EGMS agendas, results and realizations:
RUPSLB Mata Acara 1 | 1st Agenda of EGMS
Persetujuan Atas Penambahan Modal Perseroan Dengan Approval of Capital Injection for the Company by Rights Issue
Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (“HMETD”). with Pre-Emptive Rights.
Kuorum | Quorum
Tidak setuju
Against
Abstain
Setuju
For
Total Suara Setuju
(setuju+abstain)
Total Approving Vote
27.018.500
0
361.349.370
361.349.370 = 93,04%
Keputusan Rapat | Resolutions
1. Menyetujui rencana Perseroan untuk melakukan 1. Approved Capital Injection for the Company by Rights
Penambahan Modal dengan HMETD sebanyakIssue with Pre-Emptive Rights as much as 300,000,000
banyaknya sejumlah 300.000.000 (tiga ratus juta) lembar
(three hundred million) shares.
saham.
2. Melimpahkan kewenangan kepada Dewan Komisaris 2. Granted delegation of authority to the Company’s Board
Perseroan untuk menyetujui pelaksanaan Penambahan
of Commissioners to approve the Capital Injection by
Modal dengan HMETD, serta menyatakan hasil
Rights Issue with Pre-Emptive rights, and stated the
peningkatan modal tersebut dalam suatu akta notaris
proceeds in a notary deed following the completion of
setelah selesainya pelaksanaan Penambahan Modal
the rights issue.
Dengan HMETD.
Realisasi | Realization
Telah selesai direalisasikan.
136
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
Completed.
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola
Kelola Perusahaan
Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Good Corporate
Corporate Governance
Governance
Corporate Social Responsibility
Laporan Keuangan Konsolidasian
Consolidated Financial Statements
RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM
General Meeting of Shareholders
RUPSLB Mata Acara 2 | 2nd Agenda of RUPSLB
Perubahan Pasal 4 ayat (2) Anggaran Dasar Perseroan Amendment of Article 4 paragraph (2) of the Company’s
mengenal Modal Perseroan.
Articles of Association concerning the Company’s Capital.
Kuorum | Quorum
Tidak setuju
Against
Abstain
Setuju
For
Total Suara Setuju
Total Approving Vote
-
21.698.800
366.743.670
388.367.870 = 100%
Keputusan Rapat | Resolutions
1. Menyetujui perubahan Pasal 4 ayat (2) Anggaran Dasar 1. Approved the amendment of the article 4 paragraph (2)
Perseroan mengenai Modal Perseroan;
of the Company’s Articles of Association concerning the
Company’s Capital;
2. Melimpahkan kewenangan kepada Dewan Komisaris 2. Granted the authorization to the Board of
Perseroan untuk menyetujui perubahan Pasal 4 ayat
Commissioners of the Company to approve the
(2) Anggaran Dasar Peseroan, serta menyatakan hasil
amendment of Article 4 paragraph (2) Articles of
peningkatan modal tersebut dalam suatu akta notaris.
Association, as well as stated the outcome of Capital
Increment in a notarial deed.
Realisasi | Realization
Telah selesai direalisasikan.
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Completed.
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
137
Ikhtisar Utama
Main Highlights
Laporan Manajemen
Management Report
Profil Perusahaan
Company Profile
Analisa & Pembahasan Manajemen
Management Discussion & Analysis
Dewan Komisaris
Board of Commissioners
Dewan Komisaris adalah Organ Perseroan yang bertugas melakukan pengawasan
secara umum dan khusus serta memberi nasihat kepada Direksi, sesuai dengan
ketentuan Anggaran Dasar Perseroan dan peraturan perundang-undangan yang
berlaku.
The Board of Commissioners is the organ of the Company carrying out the supervisory duty
in general and/or in particular, as well as to provide advisory to the Board of Directors, in
accordance with the Company’s Articles of Association and prevailing laws and regulations.
Pernyataan Kepemilikan Pedoman
atau Piagam Dewan Komisaris
Statement of the Board of
Commissioners Charter
Establishment
Perseroan telah memiliki Piagam Dewan Komisaris yang
The Company has in place the Board of Commissioners
telah efektif sejak bulan Desember tahun 2015.
Charter effective as of December, 2015.
Piagam Dewan Komisaris disusun dengan mengacu pada:
The Board of Commissioners charter refers to:
1. Undang-Undang Nomor 40 tahun 2007 tentang
Perseroan Terbatas (UUPT)
1. Law No. 40 Year 2007 regarding Limited Liability
Company
2. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 33/
POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris
Emiten atau Perusahaan Publik
2. Regulation of Financial Services Authority No. 33/
POJK.04/2014 regarding Board of Directors and Board
of Commissioners of Company or Public Company
3. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 34/
POJK.04/2014 tentang Komite Nominasi dan
Remunerasi Emiten atau Perusahaan Publik
3. Regulation of Financial Services Authority No.
34/POJK.04/2014
regarding
Nomination
and
Remuneration Committee of Company or Public
Company
4. Peraturan Bursa Efek Indonesia No. I-A tentang
Pencatatan Saham dan Efek Bersifat Ekuitas Selain
Saham Yang Diterbitkan oleh Perusahaan Tercatat
4. Regulation of Indonesia Stock Exchange No. I-A
regarding the Registration of Shares and Equity in
addition to Shares Issued by the Listed Company.
5. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 55/
POJK.04/2015 tentang Pembentukan dan Pedoman
Pelaksanaan Kerja Komite Audit
5. Regulation of Financial Services Authority No.
55/POJK.04/2015 regarding Establishment and
Implementation Guidance of the Audit Committee
6. Anggaran Dasar Perseroan
6. Articles of Association of the Company
Piagam Dewan Komisaris disusun untuk memberikan
The Board of Commissioners Charter is established to
arahan anggota Dewan Komisaris dalam melaksanakan
direct members in performing their functions, duties and
fungsi pengawasannya, serta tugas dan tanggungjawabnya,
responsibilities for the best interest of the Company and in
untuk kepentingan terbaik Perseroan dan sesuai dengan
accordance to the purpose and objective of the Company.
maksud dan tujuan Perseroan, serta guna meningkatkan
The charter is also intended to help the members to
prinsip dan penerapan Tata Kelola Perusahaan yang baik.
improve the principle and application of Good Corporate
Governance.
138
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola
Kelola Perusahaan
Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Good Corporate
Corporate Governance
Governance
Laporan Keuangan Konsolidasian
Corporate Social Responsibility
Consolidated Financial Statements
Dewan Komisaris
Board of Commissioners
Penunjukkan & Komposisi
Appointment & Composition
Seorang Komisaris diangkat oleh RUPS, untuk jangka
Members of the Board of Commissioners are appointed
waktu terhitung sejak tanggal yang ditentukan oleh
by the GMS, for certain period effective as for the date
RUPS yang mengangkat mereka sampai penutupan
stipulated by the GMS that appoints the members until the
RUPS tahunan yang kedua setelah tanggal pengangkatan
closing of the second Annual GMS following the said date
tersebut. RUPS dapat memberhentikan anggota Dewan
of appointment. The GMS can dismiss members of the
Komisaris sewaktu-waktu dengan menyebutkan alasannya
Board of Commissioners at anytime by stating the reasons
setelah anggota Dewan Komisaris yang bersangkutan
after the members have been given opportunity to provide
diberi kesempatan untuk membela diri dalam rapat
explanation in the meeting. A commissioner that has
tersebut. Seorang Komisaris yang masa jabatannya telah
completed his/her term of office can be reappointed by the
berakhir dapat diangkat kembali oleh RUPS.
GMS.
Komposisi
Composition
Perseroan wajib memiliki Komisaris Independen minimal
The Company shall assign Independent Commissioner for
30% (tiga puluh persen) dari jumlah seluruh anggota
at least 30% (thirty percent) from the total of members of
Dewan Komisaris.
the Board of Commissioners.
Berdasarkan keputusan RUPST pada tanggal 19 April
Pursuant to the resolution of the Annual General Meeting of
2016, susunan Dewan Komisaris Perseroan adalah sebagai
Shareholders on 19 April 2016, the following is the Board of
berikut:
Commissioners composition:
Dewan Komisaris 2016 | Board of Commissioners 2016
Dewan Komisaris | Board of Commissioners
Gidion Hasan
Presiden Komisaris | President Commissioner
Bambang Widjanarko Santoso
Komisaris | Commissioner
Robert Mulyono
Komisaris Independen | Independent Commissioner
Rangkap Jabatan
Concurrent Position
Seorang Komisaris dibatasi untuk memiliki rangkap
A Commissioner is limited to hold concurrent post in other
jabatan di Emiten atau Perusahaan Publik lainnya. Seorang
Issuers or Public Companies. A Commissioner can only
Komisaris hanya dapat:
serves:
a. menjadi anggota Dewan Komisaris paling banyak
a. as a member of the Board of Commissioners at
no more than 2 (two) companies or other public
pada 2 (dua) emiten atau perusahaan publik lain;
companies;
b. menjadi anggota komite paling banyak pada 5 (lima)
b. as a member of the committee at no more than 5 (five)
komite di emiten atau perusahaan publik, termasuk
companies or other public companies, including in the
Company;
diantaranya Perseroan;
c.
menjadi anggota Dewan Komisaris paling banyak
c.
as a member of Board of Commissioner at no more
pada 4 (empat) emiten atau perusahaan publik lain,
than 4 (four) companies or other public companies, in
dalam hal anggota Dewan Komisaris tidak merangkap
the event that members of the Board of Commissioners
jabatan sebagai anggota Direksi.
do not hold concurrent post as the Board of Directors.
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
139
Ikhtisar Utama
Main Highlights
Laporan Manajemen
Management Report
Profil Perusahaan
Company Profile
Analisa & Pembahasan Manajemen
Management Discussion & Analysis
Dewan Komisaris
Board of Commissioners
Dalam hal seorang Komisaris tidak merangkap jabatan
If the Board of Commissioners do not hold concurrent
sebagai Direktur pada Emiten dan/atau Perusahaan
positions as a Director in the other Issuers and/or Public
Publik lainnya, Komisaris tersebut dapat menjabat sebagai
Companies, then the relevant members may serve as
Komisaris paling banyak pada 4 (empat) Emiten dan/atau
Commissioner at no more than 4 (four) Issuers or Public
Perusahaan Publik lainnya (tidak termasuk jabatannya di
Companies (excluding his/her post in the Company).
Perseroan).
Anggota Dewan Komisaris dapat menjadi anggota komite
Members of the Board of Commissioners may have 5 (five)
paling banyak pada 5 (lima) Emiten dan/atau Perusahaan
committees in the Issuers and/or other Public Companies
Publik (termasuk jabatannya di Perseroan).
(including his/her post in the Company).
Masa Jabatan
Terms of Office
Anggota Dewan Komisaris diangkat untuk masa jabatan 1
Members of the Board of Commissioners are appointed
(satu) periode yaitu terhitung sejak ditutupnya RUPS yang
for 1 tenure period which is started from the closing of
mengangkatnya sampai dengan ditutupnya RUPS tahunan
appointing GMS until the closing of third GMS after the date
yang ketiga setelah tanggal pengangkatannya, dengan tidak
of the appointment, without decreasing the right of GMS
mengurangi hak RUPS untuk memberhentikan anggota
to dismiss the members of the Board of Commissioners
Dewan Komisaris tersebut sewaktu-waktu. Anggota
at any time. Members of the Board of Commissioners are
Dewan Komisaris diangkat untuk masa jabatan tertentu
appointed for a certain term of office in accordance with the
sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar Perusahaan dan
Article of Association and prevailing regulations, they also
peraturan perundang-undangan yang berlaku. Anggota
can be reappointed.
Dewan Komisaris dapat diangkat kembali.
Komisaris Independen
Independent Commissioner
Masa jabatan Komisaris Independen paling banyak 2 (dua)
The tenure of Independent Commissioner at most 2 (two)
periode berturut-turut. Komisaris Independen yang telah
consecutive terms. An Independent Commissioner that
menjabat selama 2 (dua) periode masa jabatan dapat
has be on duty for 2 (two) periods of term of office can be
diangkat kembali pada periode selanjutnya sepanjang
reappointed for the next period as long as that Independent
Komisaris Independen tersebut menyatakan dirinya
Commissioner declares to the GMS that he/she will
tetap independen sesuai Pasal 25 POJK 33/2014. Apabila
remain Independent in accordance to Article 25 POJK
Komisaris Independen menjabat sebagai Kepala Komite
33/2014. If Independent Commissioner serves as Head of
Audit, Komisaris Independen tersebut hanya dapat diangkat
Audit Committee, he/she only can be reappointed as Audit
kembali sebagai Komite Audit untuk 1 (satu) periode masa
Committee for one more period for the next position.
jabatan Audit berikutnya.
Tugas dan Tanggung Jawab Dewan
Komisaris
Duties and Responsibilities of Board
of Commissioners
Berdasarkan Piagam Dewan Komisaris, tugas dan
Pursuant to the Board of Commissioners Charter, the
tanggung jawab Dewan Komisaris adalah sebagai berikut:
Board of Commissioners duties and responsbilities are as
follows:
140
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola
Kelola Perusahaan
Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Good Corporate
Corporate Governance
Governance
Corporate Social Responsibility
Laporan Keuangan Konsolidasian
Consolidated Financial Statements
Dewan Komisaris
Board of Commissioners
Dewan Komisaris berkewajiban:
The Board of Commissioners is obliged to:
a. mengawasi kebijakan kepengurusan yang ditetapkan
a. conduct a supervision on the management of the
oleh Direksi; dan
Company by the Board of Directors; and
b. mengawasi dan memberikan nasihat kepada Direksi
b. conduct a supervision and advisory to the Board of
dalam melakukan kepengurusan sesuai dengan
Directors in the management of the Company with due
Anggaran Dasar dan peraturan perundangan yang
observance to the Articles of Association and prevailing
berlaku serta dengan memperhatikan prinsip-prinsip
laws and regulations, and by taking into account the
tata kelola perusahaan yang baik.
GCG principles.
Tugas-tugas Dewan Komisaris meliputi antara lain:
The duties of the Board of Commissioners are as follows:
a. Memberikan tanggapan dan rekomendasi atas
a. Providing feedback and recommendation on the
rencana kerja tahunan Perseroan yang diajukan
Company annual work plan prepared by the Board of
Direksi;
Directors;
b. Melakukan pengawasan atas pelaksanaan prinsipprinsip
GCG
dalam
kegiatan-kegiatan
b. Supervision on the implementation of GCG principles
usaha
in the Company’s business activities;
Perseroan;
c.
Melakukan pengawasan dan memberikan nasihat
c.
Supervision and advisory to the Board of Directors
kepada Direksi mengenai risiko bisnis Perseroan
on the Company’s business risks and management
dan upaya-upaya manajemen dalam menerapkan
efforts in implementing internal control;
pengendalian internal;
d. Melakukan pengawasan dan memberikan nasihat
d. Supervision and advisory to the Board of Directors in
kepada Direksi dalam penyusunan dan pengungkapan
the formulation and disclosure of periodical financial
laporan keuangan berkala;
e. Mempertimbangkan
memerlukan
statements;
keputusan
persetujuan
Direksi
Dewan
yang
e. Considering the Board of Directors decision that
Komisaris
requires the approval of the Board of Commissioners
berdasarkan Anggaran Dasar;
f.
Memberikan
laporan
based on the Articles of Association;
mengenai
pelaksanaan
f.
Providing report on supervisory and advisory duties in
tugas pengawasan dan pemberian nasihat yang
the annual reports, to analyse and approve the annual
dilakukannya dalam laporan tahunan serta menelaah
reports;
dan menyetujui laporan tahunan tersebut;
g. Melaksanakan fungsi nominasi dan remunerasi
g. Implementing nomination and remuneration function
(dalam hal tidak terdapat komite nominasi dan
(in the event there is no nomination and remuneration
remunerasi);
h. Dalam
keadaan
committee);
tertentu,
menyelenggarakan
h. In certain condition, to convene the AGMS and EGMS in
RUPS Tahunan dan RUPS Luar Biasa sesuai
accordance with the Company’s Articles of Association
dengan Anggaran Dasar Perseroan dan peraturan
and relevant laws and regulations.
perundangan yang terkait.
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
141
Ikhtisar Utama
Laporan Manajemen
Main Highlights
Analisa & Pembahasan Manajemen
Profil Perusahaan
Management Report
Management Discussion & Analysis
Company Profile
Dewan Komisaris
Board of Commissioners
Prosedur, Dasar Penetapan,
Struktur, dan Remunerasi Dewan
Komisaris
Procedures, Stipulation Basis,
Structure, and Remuneration of
Board of Commissioners
Prosedur & Dasar Penetapan
Procedures & Stipulation Basis
Prosedur
Perseroan
The Board of Commissioners remuneration procedure
mengacu pada Undang Undang Perseroan Terbatas,
remunerasi
Dewan
Komisaris
refers to the Law of Limited Liabilities Company, which
yang menyatakan bahwa gaji, uang jasa dan tunjangan
states that the salary, honorarium and other allowance (if
lainnya (jika ada) untuk para anggota Dewan Komisaris
any) for members of the Board of Commissioners, from
dari waktu ke waktu harus ditentukan oleh RUPS dan
time to time shall be stipulated by GMS, and its authority can
wewenang tersebut oleh RUPS dapat dilimpahkan kepada
be delegated to the Board of Commissioners in conducting
Dewan Komisaris dalam menjalankan fungsi nominasi dan
the nomination and remuneration function.
remunerasi.
Komite Nominasi dan Remunerasi Perseroan menyusun
The Company’s Nomination and Remuneration Committee
besaran anggaran remunerasi Dewan Komisaris dengan
stipulates the remuneration budget for the Board of
memperhatikan:
Commissioners by taking into account the following:
a. Remunerasi yang berlaku pada industri sesuai dengan
a. The remuneration applicable in the industry according
kegiatan usaha Perseroan yang sejenis dan sama
to the Company’s business activities and its peers with
skala industrinya;
the same scales;
b. Tugas, tanggung jawab, dan wewenang anggota
b. Duties, responsibilities and authorities of members
Dewan Komisaris dikaitkan dengan pencapaian tujuan
of the Board of Commissioners related with the
dan kinerja Perseroan;
c.
Target kinerja/kinerja masing-masing anggota Dewan
Company’s goals achievements and performance;
c.
Komisaris; dan
d. Keseimbangan tunjangan antara yang bersifat tetap
Performance target or performance of each member
of the Board of Commissioners; and
d. Balance of allowances between fixed and variables.
dan variabel.
Struktur Remunerasi
Remuneration Structure
Berdasarkan Anggaran Dasar Perseroan dan Piagam
Pursuant to the Company’s Articles of Association and
Komite Nominasi dan Remunerasi, komponen remunerasi
Nomination and Remuneration Charter, the remuneration
anggota Dewan Komisaris terdiri dari:
component of Board of Commissioners’ members, is as
follows:
142
a. Honorarium;
a. Honorarium;
b. Insentif; dan/atau
b. Incentives; and/or
c.
c.
Tunjangan tetap dan/atau variabel.
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
Fixed and/or variable allowances.
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola
Kelola Perusahaan
Perusahaan
Good Corporate
Corporate Governance
Governance
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Konsolidasian
Corporate Social Responsibility
Consolidated Financial Statements
Dewan Komisaris
Board of Commissioners
Kebijakan, Frekuensi Rapat Dewan
Komisaris dan Tingkat Kehadiran
Anggota Direksi
Board of Commissioners Meetings
Policy, Frequency and Attendance
Kebijakan Rapat Dewan Komisaris
Board of Commissioners’ Meeting Policy
Dewan Komisaris wajib mengadakan rapat berkala 1 (satu)
The Board of Commissioners must convene a meeting once
kali dalam setiap 2 (dua) bulan.
every two months.
Rapat Dewan Komisaris adalah sah dan berhak mengambil
The meeting of the Board of Commissioners is legitimate
keputusan yang mengikat apabila dihadiri oleh mayoritas
and has the right to take binding decision if majority of the
anggota Dewan Komisaris, di mana dua diantaranya adalah
total members of the Board of Commissioners present
anggota Dewan Komisaris yang dicalonkan oleh Pemegang
in the meeting, whereby two of them are members of
Saham Pengendali.
the Board of Commissioners assigned by the Controlling
Shareholders.
Keputusan rapat harus diambil berdasarkan musyawarah
The meeting decision shall be taken upon consensus.
untuk mufakat. Dalam hal keputusan berdasarkan
In the event of non agreement, the decision then will
musyawarah mufakat tidak tercapai, maka keputusan
be taken by voting based on the most affirmative votes
diambil dengan pemungutan suara berdasarkan suara
with two affirmative votes by members of the Board of
setuju terbanyak dengan ketentuan dua suara setuju
Commissioners assigned by the Controlling Shareholders.
di antaranya adalah anggota Dewan Komisaris yang
dicalonkan oleh Pemegang Saham Pengendali.
Frekuensi Pertemuan dan Tingkat Kehadiran
Dewan Komisaris
Meeting Frequency and Attendance Rate of Board
of Commissioners
Pada 2016, Direksi mengadakan 6 kali Rapat dengan
In 2016, the Board of Directors held 6 Meetings with the
Dewan Komisaris dengan rata-rata kehadiran sebesar
Board of Commissioners with an average attendance rate
96%. Pertemuan-pertemuan ini secara komprehensif
of 96%. Comprehensive discussion on Performance Review
membahas mengenai Tinjauan Kinerja dari Perseroan.
from the Company is conducted in the meeting.
Pelatihan Peningkatan Kompetensi
Dewan Komisaris
Board of Commissioners
Competence Trainings
ACSET mendukung partisipasi anggota Dewan Komisaris
ACSET
dalam berbagai program pengembangan. Secara khusus,
development programs by members of the Board of
Perseroan sangat mendorong keterlibatan dalam kegiatan
Commissioners. Specifically, the Company encourages
seminar atau perkuliahan dimana anggota Dewan
any involvement in seminar or lecture sessions where
Komisaris ACSET menjadi pembicara utama sehingga
the Company’s members of Board of Commissioners
dapat berbagi ide dengan para pemangku kepentingan dan
participate as a keynote speaker, therefore able to share
praktisi bisnis lainnya.
ideas with stakeholders and other business practitioners.
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
supports
any
participation
in
professional
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
143
Ikhtisar Utama
Laporan Manajemen
Main Highlights
Profil Perusahaan
Management Report
Company Profile
Analisa & Pembahasan Manajemen
Management Discussion & Analysis
Dewan Komisaris
Board of Commissioners
Pada 2016, anggota Dewan Komisaris tidak berpartisipasi
In 2016, members of the Board of Commissioners did
dalam
akan
not participate in any executive development program but
tetapi beberapa anggota menjadi pembicara seminar
several became the keynote speaker and lecturer, sharing
dan pengajar, membagikan ilmu kepada pemangku
ideas with stakeholders and other business practitioners.
program
pengembangan
eksekutif,
kepentingan praktisi bisnis lainnya.
Terkait perubahan dalam struktur manajemen, anggota
Related to the recent change in management, new
baru Dewan Komisaris telah menjalani program orientasi.
appointed members of the Board of Commissioners were
given formal orientation program.
Kebijakan Penilaian & Pelaksanaan
Kinerja Anggota Direksi dan Dewan
Komisaris
Policy of Performance Assessment
& Performance
of
the Board
of Directors and Board of
Commissioners
Kebijakan
Policy
Kebijakan penilaian kinerja anggota Dewan Komisaris
The policy of performance assessment for members of
berdasarkan pada Peraturan OJK No. 34/POJK.04/2014
the Board of Commissioners refers to OJK Regulation No.
tentang Komite Nominasi, di mana Komite Nominasi
34/POJK.04/2014 on Nomination Committee, wherein the
dan Remunerasi Perseroan melakukan evaluasi atas
Company’s Nomination and Remuneration Committee
Key Performance Indicators (KPI) dari Direksi dan Dewan
does the evaluation of the Board of Directors and Board of
Komisaris.
Commissioners’ Key Performance Indicators (KPI).
Penilaian terhadap hasil kinerja Dewan Komisaris
The Nomination and Remuneration Committee periodically
Perseroan dilakukan secara berkala oleh Komite Nominasi
conducts the performance assessment of the Board of
dan Remunerasi. RUPS menetapkan remunerasi bagi
Commissioners. The GMS stipulates the remuneration
anggota
berdasarkan
for members of the Company’s Board of Commissioners
rekomendasi dari Komite Nominasi dan Remunerasi.
based on the recommendation of the Nomination and
RUPS dapat juga memberikan wewenang kepada Presiden
Remuneration Committee. The GMS also provides
Komisaris untuk menetapkan remunerasi bagi anggota
authorities to the President Commissioner to stipulate the
Dewan Komisaris dengan memperhatikan pendapat
remuneration of members of the Board of Commissioners
Komite Nominasi dan Remunerasi Perseroan.
by taking into account the opinion of the Company’s
Dewan
Komisaris
Perseroan
Nomination and Remuneration Committee.
Kriteria Penilaian Kinerja Dewan Komisaris
Performance Assessment Criteria of the Board of
Commissioners
Penilaian kinerja Dewan Komisaris mencakup:
The Board of Commissioners performance assessment
covers:
•
Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Dewan
Komisaris
sesuai
dengan
Anggaran
•
Dasar
Board of Commissioners in accordance with the
Perseroan;
•
144
Pelaksanaan hasil keputusan RUPS;
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
Implementation of duties and responsibilities of the
Company’s Articles of Association;
•
Implementation of the GMS resolutions;
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola
Kelola Perusahaan
Perusahaan
Good Corporate
Corporate Governance
Governance
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Social Responsibility
Laporan Keuangan Konsolidasian
Consolidated Financial Statements
Dewan Komisaris
Board of Commissioners
•
•
Pengawasan yang dilakukan oleh Dewan Komisaris
•
Supervisory by the Board of Commissioners on the
atas kebijakan pengurusan dan pengelolaan oleh
management policy and organization by the Board
Direksi, pemberian masukan dan nasehat-nasehat
of Directors, opinion and advisories to the Board of
kepada Direksi untuk kepentingan dan mencapai
Directors for the interest and goals achievement of the
tujuan Perseroan;
Company;
Pencapaian realisasi dari rencana kerja dan
anggaran tahunan Perseroan.
•
Achievement of the Company’s annual work plan and
budget realization.
Pihak Yang Melakukan Penilaian Kinerja Dewan
Komisaris
Board of Commissioners’ Performance Assessors
Penilaian kinerja Dewan Komisaris dilakukan sendiri oleh
The Board of Commissioners conducts its own assessment
Dewan Komisaris, dan merupakan salah satu agenda
and the assessment is included in the meeting agenda of the
rapat Komite Nominasi dan Remunerasi yang menentukan
Nomination and Remuneration Committee that stipulates
keputusan remunerasi yang diberikan. Selanjutnya, kinerja
the remuneration package. Furthermore, the performance
Dewan Komisaris dievaluasi oleh pemegang saham melalui
assessment of the Board of Commissioners is evaluated
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan. Evaluasi kinerja
by shareholders through the Annual General Meeting of
didasarkan pada keselarasan kinerja dengan visi dan misi
Shareholders. The performance assessment is founded
Perseroan serta implementasi GCG.
upon the performance alignment with the Company’s vision
and mission and GCG implementation.
Kriteria Penilaian Kinerja Direksi
Board of Directors Performance Assessment
Criteria
Kebijakan penilaian kinerja anggota Direksi berdasarkan
The policy of performance assessment for members of
pada Peraturan OJK No. 34/POJK.04/2014 tentang Komite
the Board of Directors refers to OJK Regulation No. 34/
Nominasi, di mana Komite Nominasi dan Remunerasi
POJK.04/2014 on Nomination Committee, wherein the
Perseroan melakukan evaluasi atas Key Performance
Company’s Nomination and Remuneration Committee
Indicators (KPI) dari Direksi dan Dewan Komisaris. Penilaian
does the evaluation of the Board of Directors and Board
terhadap hasil kinerja Direksi Perseroan dilakukan secara
of Commissioners’ Key Performance Indicators (KPI). The
berkala oleh Komite Nominasi dan Remunerasi. RUPS
Nomination and Remuneration Committee periodically
menetapkan remunerasi bagi anggota Direksi Perseroan
conducts the performance assessment of the Board
berdasarkan rekomendasi dari Komite Nominasi dan
of Directors. The GMS stipulates the remuneration for
Remunerasi. RUPS dapat juga memberikan wewenang
members of the Company’s Board of Directors based on
kepada Presiden Komisaris untuk menetapkan remunerasi
the recommendation of the Nomination and Remuneration
bagi anggota Direksi dengan memperhatikan pendapat
Committee. The GMS also provides authorities to the
Komite Nominasi dan Remunerasi Perseroan.
President Commissioner to stipulate the remuneration
of members of the Board of Directors by taking into
account the opinion of the Company’s Nomination and
Remuneration Committee.
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
145
Ikhtisar Utama
Laporan Manajemen
Main Highlights
Analisa & Pembahasan Manajemen
Profil Perusahaan
Management Report
Management Discussion & Analysis
Company Profile
Dewan Komisaris
Board of Commissioners
Penilaian bagi KPI Direksi
Board of Directors’ KPI Assessment
Penilaian kinerja Direksi mencakup:
The Board of Directors performance assessment covers:
•
•
Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Direksi sesuai
Implementation of duties and responsibilities of the
Board of Directors in accordance with the Company’s
dengan Anggaran Dasar Perseroan;
Articles of Association;
•
Pelaksanaan hasil keputusan RUPS;
•
Implementation of the GMS resolutions;
•
Pencapaian realisasi dari rencana kerja dan anggaran
•
Achievement of the Company’s annual work plan and
budget realization.
tahunan Perseroan.
Pihak Yang Memberikan Penilaian Kinerja Direksi
Board of Directors’ Performance Assessor
Kinerja Direksi dievaluasi oleh Dewan Komisaris dan
The Board of Commissioners and shareholders evaluate
pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham
the performance the Board of Directors through the
Tahunan. Evaluasi kinerja didasarkan pada pencapaian
Annual General Meeting of Shareholders. The performance
target yang telah ditetapkan, keselarasan kinerja dengan
assessment is founded upon the set target achievement,
visi dan misi Perseroan serta implementasi GCG.
performance alignment with the Company’s vision and
mission and GCG implementation.
Penilaian terhadap Kinerja Komite
yang Mendukung Pelaksanaan
Tugas Dewan Komisaris
Performance Assessment of
the Board of Commissioners’
Committees
Berdasarkan
dalam
Pursuant to the Board of Commissioners Charter, in
menjalankan tugas pengawasan dan penasehatan, Dewan
implementing its oversight and advisory duties, the Board of
Komisaris wajib membentuk komite audit, komite nominasi
Commissioners shall establish committees in accordance
dan remunerasi, serta komite lainnya sesuai dengan
with the prevailing laws and capital market regulations. The
peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal.
committees include the audit committee, and nomination
Dalam hal tidak dibentuk komite nominasi dan remunerasi
and remuneration committee. In the event of no formation
maka fungsi nominasi dan remunerasi yang diatur dalam
of the nomination and remuneration committee, the
peraturan otoritas di bidang pasar modal wajib dijalankan
function of this committee regulated by the capital market
oleh Dewan Komisaris.
authorities then will become the guidance for the Board of
Piagam
Dewan
Komisaris,
Commissioners.
Perseroan telah memiliki Komite-komite di bawah Dewan
The Company has in place Committees under the Board
Komisaris, yaitu Komite Audit dan Komite Nominasi dan
of Commissioners, namely the Audit Committee and the
Remunerasi. Selama tahun 2016, penilaian kinerja Komite
Nomination and Remuneration Committee. Throughout
Perseroan telah dilaksanakan dengan baik mengacu pada
2016, the performance evaluation of these Committees
prinsip-prinsip GCG dan tujuan Perseroan. Informasi
has been carried out properly and in accordance with the
terinci lebih lanjut mengenai Komite Dewan Komisaris
GCG principles and the Company’s goals. The following
dapat dilihat berikut.
are detailed information on the Board of Commissioners’
committees.
146
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola
Kelola Perusahaan
Perusahaan
Good Corporate
Corporate Governance
Governance
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Social Responsibility
Laporan Keuangan Konsolidasian
Consolidated Financial Statements
Dewan Komisaris
Board of Commissioners
Halaman ini sengaja dikosongkan
This page is intentionally left blank
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
147
Ikhtisar Utama
Laporan Manajemen
Main Highlights
Analisa & Pembahasan Manajemen
Profil Perusahaan
Management Report
Management Discussion & Analysis
Company Profile
Komite Audit
Audit Committee
Komite Audit Perseroan adalah suatu komite independen yang didirikan dan
bertanggung jawab kepada Dewan Komisaris. Fungsi utamanya adalah untuk
membantu Dewan Komisaris dalam memenuhi tanggung jawab pengawasan dan
laporan keuangan, kontrol internal, efektivitas auditor internal dan eksternal,
serta kepatuhan kepada hukum dan regulasi-regulasi yang berlaku.
The Audit Committee is an independent committee established by and responsible to the Board
of Commissioners. The main function is to assist the Board of Commissioners in performing
their supervision on the financial statements, internal control, effectiveness of the internal and
external auditors, as well as compliance with the prevailing laws and regulations.
Kebijakan dan Dasar Hukum
Policy and Legal References
•
•
Keputusan Direksi PT Bursa Efek Jakarta Nomor:
No. KEP-305/BEJ/07-2004 dated July 19, 2004
Peraturan Nomor I-A Tentang Pencatatan Saham
regarding Law Number I-A on the Registration of
Dan
Shares and Equity Securities in addition to Shares
Efek
Bersifat Ekuitas Selain Saham Yang
Issued by the Listed Company.
Diterbitkan Oleh Perusahaan Tercatat.
•
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 33/
•
148
Regulation of the Financial Services Authority No.33/
POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014 tentang
POJK.04/2014 dated December 8, 2014 regarding the
Direksi
Board of Directors and Board of Commissioners of the
Dan
Dewan
Komisaris
Emiten
Atau
Company or Public Company.
Perusahaan Publik.
•
The decision of the Board of Jakarta Stock Exchange
Kep-305/BEJ/07-2004 tanggal 19 Juli 2004 Tentang
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 55/
•
Regulation of the Financial Services Authority No.55/
POJK.04/2015 tanggal 23 Desember 2015 tentang
POJK.04/2015 dated December 23, 2015 regarding the
Pembentukan dan Pedoman Pelaksanaan Kerja
Establishment and Implementation Guidance of the
Komite Audit.
Audit Committee.
Komite Audit Perseroan dibentuk oleh Dewan Komisaris
The Company’s Board of Commissioners established the
pada tanggal 6 Desember 2013 berdasarkan pada Surat
Audit Committee on December 6, 2013 through the Board
Keputusan Dewan Komisaris No. 01/SK/KOM/XI/2013. Pada
of Commissioners Decree No. 01/SK/KOM/XI/2013. On
tanggal 16 Maret 2015, terjadi perubahan susunan Komite
May 16, 2015 there was a change in the Company’s Audit
Audit Perseroan yang disahkan melalui Surat Keputusan
Committee, ratified through the Board of Commissioners
Dewan Komisaris No. 001/SK/KOM/III/2015. Perubahan
Decree No. 001/SK/KOM/III/2015. The latest change in
komposisi Komite Audit Perseroan yang terakhir disahkan
the Company’s Audit Committee composition was ratified
melalui Surat Keputusan Dewan Komisaris No. 001/AI/SK-
through the Board of Commissioners Decree No. 001/AI/
KOM/V/2016 pada tanggal 19 Mei 2016.
SK-KOM/V/2016 on May 19, 2016.
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola
Kelola Perusahaan
Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Good Corporate
Corporate Governance
Governance
Laporan Keuangan Konsolidasian
Corporate Social Responsibility
Consolidated Financial Statements
Komite Audit
Audit Committee
Piagam Komite Audit
Audit Committee Charter
Perseroan telah memiliki Piagam Komite Audit, efektif sejak
The Company has in place the Audit Committee Charter,
14 Agustus 2015. Piagam Komite Audit disusun sebagai
effective as of August 14, 2015. The Audit Committee
panduan bagi Komite Audit Perseroan untuk membantu
Charter was developed as guidance for the Company’s
tugas Dewan Komisaris Perseroan dalam melaksanakan
Audit Committee to assist the Company’s Board of
tugas dan fungsi pengawasan Perseroan.
Commissioners in implementing supervisory duties and
functions.
Komposisi dan Profil Komite Audit
Audit Committee Compositions and Profiles
Komite Audit paling kurang terdiri dari 3 (tiga) orang
The Audit Committee shall at least consist of 3 (three)
anggota yang berasal dari Komisaris Independen dan pihak
members which are from Independent Commissioner
dari luar Perseroan. Anggota Komite Audit yang berasal
and outside party of the Company. A member of Audit
dari Komisaris Independen bertindak sebagai Ketua
Committee who is an Independent Commissioners will act
Komite Audit.
as the Audit Committee Chairman.
Sampai dengan 31 Desember 2016, komposisi dan profil
As of 31 December 2016, the following are the composition
Komite Audit Perseroan adalah sebagai berikut:
and profiles of the Company’s Audit Committee:
Diangkat menjadi Ketua Komite Audit sejak Appointed as Chairman of the Audit
16 Maret 2015.
Committee since March 16, 2015.
Profil beliau dapat dilihat pada Profil Dewan Please review his profile in the Board of
Komisaris dalam Laporan Tahunan ini.
Commissioners’ Profile section of this
Annual Report.
Robert Mulyono
Ketua Komite Audit
[16 Maret 2015 – 2017]
Chairman of Audit Committee
[March 16, 2015 – 2017]
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
149
Ikhtisar Utama
Main Highlights
Laporan Manajemen
Analisa & Pembahasan Manajemen
Profil Perusahaan
Management Report
Management Discussion & Analysis
Company Profile
Komite Audit
Audit Committee
Warga Negara Indonesia, lahir pada tahun
Indonesian Citizen, born in 1955. Obtained a
1955. Meraih gelar Sarjana Teknik Elektro
degree of Electrical Engineering and Economy
dan Sarjana Ekonomi dari Universitas
from University of Indonesia.
Indonesia.
Diangkat menjadi anggota Komite Audit
Appointed as member of the Audit Committee
sejak 16 Maret 2015.
since March 16, 2015.
Management
Began his career as Management Trainee of
(1981-1983),
United Tractors (1981-1983), General Manager of
Dayatama
Pandu Dayatama Patria (1985-1992), and General
Patria (1985-1992), dan General Manager
Manager of Corporate Finance of United Tractors
Corporate Finance United Tractors (1993-
(1993-1999). Previously served as Finance &
Memulai karir sebagai
Trainee
Buntoro Muljono
Anggota Komite Audit
[16 Maret 2015 – 2017]
Member of Audit Committee
[March 16, 2015 – 2017]
General
United
Tractors
Manager
Pandu
1999). Pernah menjabat sebagai Finance
Administration Director of United Tractors (1999-
& Administration Director United Tractors
2006) and further as President Director of Toyota
(1999-2006) dan selanjutnya menjabat
Astra Financial Services (2006-2014). In addition
sebagai Presiden Direktur Toyota Astra
also serves as Director or Commissioner in
Financial Services (2006-2014). Selain
several subsidiaries of PT United Tractors Tbk
itu pernah menjabat sebagai Direktur
among others; Commissioner of PT Traktor
maupun Komisaris di beberapa anak
Nusantara and Director of United Tractors Pandu
Perusahaan PT United Tractors Tbk antara
Engineering.
lain; Komisaris di PT Traktor Nusantara
dan Direktur di United Tractors Pandu
Engineering.
Stephen Z. Satyahadi
Anggota Komite Audit
[18 Desember 2015 – 2017]
Member of Audit Committee
[December 18, 2015 – 2017]
Warga Negara Indonesia, lahir pada tahun
Indonesian Citizen, born in 1943. He obtained
1943. Meraih gelar Sarjana Akuntansi dari
a degree of Accounting from University of
Universitas Indonesia tahun 1967.
Indonesia in 1967.
Diangkat menjadi anggota Komite Audit
Appointed as member of the Audit Committee
sejak 18 Desember 2015.
since December 18, 2015.
Sebelumnya sebagai Presiden Direktur Bank
Prior to that, served as the President Director
Universal (1990- 2002) dan Presiden Direktur
of Bank Universal (1990-2002) and a President
Bank Perkembangan Asia (1986-1990).
Director of Bank Perkembangan Asia (1986-
Bergabung dengan Astra sebagai General
1990). Has been part of Astra since becoming
Manager Finance dan Corporate Treasurer
the General Manager of Finance and Corporate
sejak 1980 hingga 1985. Ditunjuk sebagai
Treasurer from 1980-1985. Also served as the
Wakil Presiden Direktur Astra Sedaya
Vice President Director of Astra Sedaya Finance
Finance pada tahun 1983. Memulai karirnya
in 1983. Started his career in 1968 at Bank of
pada tahun 1968 di Bank of Tokyo, Jakarta.
Tokyo, Jakarta, and then moved to Citibank
Selanjutnya, pindah ke Citibank N.A. (1970-
N.A. (1970-1980) in the field of bank operations.
1980) di bidang operasi bank dan terakhir
At the latter, served as the Assistant Vice
sebagai Asisten Wakil Presiden Pemasaran
President of Corporate Banking Marketing.
Corporate Banking.
150
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola
Kelola Perusahaan
Perusahaan
Good Corporate
Corporate Governance
Governance
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Konsolidasian
Corporate Social Responsibility
Consolidated Financial Statements
Komite Audit
Audit Committee
Keanggotaan dan Masa Jabatan
Membership and Terms of Office
Keanggotaan organisasi Komite Audit dan persyaratannya
The Audit Committee membership and requirements shall
harus sesuai dengan regulasi-regulasi OJK dan BEI yang
be in accordance with the prevailing OJK and BEI regulations
berlaku sebagaimana diperbaharui dari waktu ke waktu.
as amended from time to time. The Audit Committee
Ketua Komite Audit adalah seorang Komisaris lndependen
Chairman shall be an Independent Commissioner and
dan ditunjuk oleh Dewan Komisaris. Setidaknya seorang
appointed by the Board of Commissioners. A member of the
anggota Komite Audit harus mempunyai pengalaman
Audit Committee at least shall have accounting and finance
dalam akuntansi dan keuangan, telah bertugas sebagai
experience, has been serving as senior executive (chief of
pejabat senior (kepala eksekutif, direktur keuangan, atau
executive, finance director, or other senior posts) in charge
posisi senior lainnya) dengan tanggung jawab pengawasan
with finance supervision.
keuangan.
Masa jabatan anggota Komite Audit tidak boleh melebihi
The tenure of Audit Committee member shall not longer
periode jabatan Dewan Komisaris sebagaimana ditentukan
than the term of office of the Board of Commissioners
di dalam Anggaran Dasar Perseroan dan hanya dapat
as stipulated in the Articles of Association and may be
dipilih kembali untuk satu periode berikutnya.
reelected only for the next one period.
Independensi Komite Audit
Audit Committee Independence
Dalam menjalankan fungsinya, Komite Audit dituntut untuk
In implementing its functions, the Audit Committee shall
dapat memberikan pandangan dan masukan yang bersifat
provide independent opinion and input and free from any
independen dan bebas dari berbagai macam kepentingan
interests. This is aimed to ensure that the references that
yang menyertainya. Hal tersebut bertujuan agar referensi
has been generated and used in the the Company’s policy
yang dihasilkan dan digunakan dalam proses perumusan
formulation is accountable.
kebijakan Perseroan bersifat akuntabel dan dapat
dipertanggungjawabkan.
Komite Audit Perseroan telah mematuhi persyaratan
The Company’s Audit Committee has met the above
tersebut di atas.
requirements.
Kebijakan, Frekuensi & Kehadiran Rapat Komite
Audit
Policy, Frequencies & Attendance of Audit
Committee Meetings
Kebijakan
Policy
Rapat Komite Audit diselenggarakan setidaknya 4 (empat)
The Audit Committee Meetings shall be convened at
kali dalam satu tahun atau apabila diperlukan oleh Dewan
least 4 (four) times annualy or if required by the Board of
Komisaris. Informasi mengenai agenda rapat, tempat
Commissioners. Information on meeting agenda, venues
dan materi rapat disampaikan sebelum hari diadakannya
and meeting materials are submitted prior to the day of the
Rapat.
Meetings.
Jika diperlukan, Komite Audit dapat mengadakan rapat
If required, the Audit Committee can hold the closed meeting
tertutup dengan Audit Internal Perseroan, Manajemen
with the Company’s Internal Audit, Risk Management,
Risiko, Legal & Sekretaris Perusahaan, Auditor Eksternal
Legal & Corporate Secretary, External Auditors and other
dan pihak-pihak terkait lainnya di Perusahaan.
relevant parties in the Company.
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
151
Ikhtisar Utama
Main Highlights
Laporan Manajemen
Management Report
Analisa & Pembahasan Manajemen
Profil Perusahaan
Management Discussion & Analysis
Company Profile
Komite Audit
Audit Committee
Kuorum semua rapat, yaitu minimal 2/3 dari jumlah
Meetings’ quorum is a minimum 2/3 from the total member
anggota Komite Audit. Apabila kuorum tidak terpenuhi,
of Audit Committee. In the event that the quorum is not
rapat harus ditunda. Keputusan dibuat apabila disetujui
met, the meeting must be postponed. The decision is made
oleh lebih dari 1/2 jumlah anggota Komite Audit.
upon the approval of more 1/2 of total member of the Audit
Committee.
Frekuensi dan Kehadiran Rapat Komite Audit
Meetings Frequency and Attendance
Pada tahun 2016, Komite Audit mengadakan 6 kali rapat
In 2016, Audit Committee held 6 meetings with average
dengan rata-rata kehadiran dari seluruh anggota Komite
attendance rate of the Audit Committee members of
Audit sebesar 94%. Pertemuan-pertemuan ini secara
94%. The meetings comprehensively discuss issues
komprehensif membahas hal-hal yang terkait penilaian
related with assessment on the Company’s audit, study
terhadap audit Perseroan, penelaahan atas informasi
on financial information, selection, appointment and
keuangan, seleksi, penunjukkan dan pengawasan pekerjaan
monitoring on Independent Auditor’s duties, evaluation on
Auditor Independen, evaluasi efektivitas pelaksanaan
the effectiveness of Internal Audit’s duties implementation,
fungsi Internal Audit, pengawasan efektivitas Pengendalian
monitoring the effectiveness of Internal Control, compliance
Internal, kepatuhan terhadap peraturan perundangan,
with the regulations, risk reporting and Risk Management
pelaporan risiko dan pelaksanaan Manajemen Risiko.
implementation.
Tugas & Tanggung Jawab
Duties & Responsibilities
Berdasarkan Piagam Komite Audit, Komite Audit bertindak
Pursuant to the Audit Committee Charter, Audit
secara independen dalam melaksanakan tugas dan
Committee acts independently in performing its duties and
tanggung jawabnya. Dalam menjalankan fungsinya, Komite
responsibilities. In performing its function, Audit Committee
Audit memberikan pendapat kepada Dewan Komisaris
has to provide advice to Board of Commissioners about
terhadap laporan keuangan atau hal-hal yang disampaikan
Financial Reports and issues that have been submitted
oleh Direksi kepada Dewan Komisaris, mengidentifikasikan
by Board of Directors to Board of Commissioners, identify
hal-hal yang memerlukan perhatian Dewan Komisaris, dan
other issues that need consideration from the Board of
melaksanakan tugas-tugas lain yang berkaitan dengan
Commissioners and perform other duties that is related to
tugas Dewan Komisaris antara lain meliputi:
Board of Commissioners duties such as:
•
•
Mengulas kredibilitas dan objektivitas atas laporan
Reviewing the credibility and objectivity of financial
keuangan yang akan dipublikasikan oleh Perseroan,
statements which will be published by the Company,
untuk pihak eksternal dan OJK serta BEI, seperti
for the external parties and OJK as well as BEI. The
laporan keuangan, proyeksi dan laporan lainnya
reports are among others financial statements,
terkait dengan informasi keuangan Perusahaan.
projections and other reports related with the
Company’s financial information.
152
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola
Kelola Perusahaan
Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Good Corporate
Corporate Governance
Governance
Laporan Keuangan Konsolidasian
Corporate Social Responsibility
Consolidated Financial Statements
Komite Audit
Audit Committee
•
Mengulas kepatuhan Perseroan terhadap regulasiregulasi pasar modal dan regulasi-regulasi
•
umum
market regulations and general regulations in relation
sehubungan dengan aktivitas usaha Perseroan.
•
Reviewing the Company’s compliance on the capital
with the Company’s business activities.
Menyediakan opini yang bersifat independen dalam
hal terdapat perbedaan opini di antara manajemen
•
dan Auditor Eksternal.
Providing independent opinion in the event of
differences in opinion between the management and
External Auditors.
•
Menyediakan rekomendasi kepada Dewan Komisaris
•
Providing
recommendation
to
the
Board
of
yang diusulkan oleh Direksi, mengenai penunjukkan
Commissioners proposed by the Board of Directors
akuntan
kemandirian,
regarding the appointment of public accounting firm
keobyektifan, ruang lingkup kerja dan biaya, termasuk
based on its independency, objectivity, working scope
mengulas bersama mengenai:
and fees, including to jointly review the:
i.
publik
berdasarkan
Rencana audit dan ruang lingkup kerja
i.
Audit Plan and annual audit working scope.
ii.
Annual audit results and opinion.
audit tahunan.
ii.
Hasil audit tahunan dan opini terhadapnya.
iii. Kecukupan kontrol internal Perseroan.
iii. Adequacy of the Company’s internal
iv. Kepatuhan terhadap hukum dan regulasi-
iv. Compliance to the laws and regulations.
control.
regulasi.
•
Mengulas aktivitas audit internal dan mengawasi
•
Reviewing the internal audit activity and supervising
tindak lanjut penemuan-penemuan audit internal oleh
the follow up on internal audit findings by the Board of
Direksi, termasuk mengulas bersama mengenai:
Directors, including to jointly review the:
i.
i.
Rencana dan ruang lingkup kerja aktivitas
ii.
Internal audit work plan and scope of
activities.
audit internal.
ii.
Hasil penemuan-penemuan audit.
Audit findings results.
iii. Implementation of the Company’s internal
iii. Implementasi kontrol internal Perseroan.
control.
•
terhadap
•
Mengulas setiap keluhan sehubungan dengan proses
•
Mengulas
implementasi
Perseroan
management.
manajemen risiko.
•
Reviewing the Company’s implementation on risk
pembukuan (accounting) dan pelaporan keuangan
Reviewing every complaint on the Company’s
accounting process and financial reporting.
Perseroan.
•
Mengulas dan memberikan nasihat kepada Dewan
•
Komisaris sehubungan dengan potensi konflik
Commissioners in relation with the potential of conflict
kepentingan di dalam Perseroan.
•
Menjaga kerahasiaan semua dokumen, data dan
informasi Perseroan.
Reviewing and providing advice to the Board of
of interest within the Company.
•
Maintaining the confidentiality of the Company’s
documents, data and information.
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
153
Ikhtisar Utama
Laporan Manajemen
Main Highlights
Analisa & Pembahasan Manajemen
Profil Perusahaan
Management Report
Management Discussion & Analysis
Company Profile
Komite Audit
Audit Committee
Tanggung Jawab Pelaporan
Reporting Responsibilities
Tanggung jawab pelaporan Komite Audit yaitu terdiri dari:
The Audit Committee’s reporting responsibilities consist of:
•
•
Menyediakan
laporan
tertulis
kepada
Dewan
to
the
Board
of
Commissioners at least once every quarter, which
explains the Audit Committee detailed activities,
rekomendasi untuk tindak lanjut, dan menjelaskan
recommendation for follow up, and detailed
secara terperinci hal-hal signifikan yang perlu untuk
explanation on significant matters that need to be
taken into attention by the Board of Commissioners.
Mempersiapkan laporan yang menjelaskan secara
Menyediakan
Laporan
Khusus
Komisaris apabila diperlukan.
154
report
bulan, yang menjelaskan rincian aktivitas Komite Audit,
•
terperinci mengenai aktivitas Komite Audit.
•
written
Komisaris setidaknya satu kali setiap dua setengah
diperhatikan Dewan Komisaris.
•
Providing
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
kepada
Preparing reports which explains in details of the
Audit Committee’s activities.
Dewan
•
Providing
Special
Report
to
the
Board
Commissioners if required.
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
of
Laporan Tata Kelola
Kelola Perusahaan
Perusahaan
Good Corporate
Corporate Governance
Governance
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Konsolidasian
Corporate Social Responsibility
Consolidated Financial Statements
PERNYATAAN KOMITE AUDIT PT ACSET INDONUSA Tbk
Statement of the Audit Committee of PT Acset Indonusa Tbk
Melalui pernyataan ini, Kami telah melaksanakan
Through this statement, We confirmed that we have
tugas dan tanggung jawab Komite Audit selama tahun
implemented duties and responsibilities of the Audit
buku 2016.
Committee during 2016 fiscal year.
Jakarta
17 Maret 2017
March 17, 2017
Robert Mulyono
Buntoro Muljono
Stephen Z. Satyahadi
Chairman of Audit Committee
Member of Audit Committee
Member of Audit Committee
Ketua Komite Audit
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Anggota Komite Audit
Anggota Komite Audit
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
155
Ikhtisar Utama
Laporan Manajemen
Main Highlights
Analisa & Pembahasan Manajemen
Profil Perusahaan
Management Report
Management Discussion & Analysis
Company Profile
Komite Nominasi & Remunerasi
Nomination & Remuneration Committee
Komite Nominasi dan Remunerasi dibentuk oleh dan bertanggungjawab kepada Dewan Komisaris dalam melakukan fungsi dan tugas
yang berhubungan dengan Nominasi dan Remunerasi anggota Direksi
dan anggota Dewan Komisaris.
The Nomination and Remuneration Committee is established by and responsible to the Board
of Commissioners to help perform its function and responsibilities that are associated with
Nomination and Remuneration of the Board of Directors and Board of Commissioners.
Kebijakan dan Dasar Hukum
Policy and Legal References
•
•
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 33/
POJK.04/2014 dated December 8, 2014 regarding the
Direksi
Board of Directors and Board of Commissioners of the
dan
Dewan
Komisaris
Emiten
atau
Company or Public Company.
Perusahaan Publik.
•
156
Regulation of the Financial Services Authority No.33/
POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014 tentang
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 34/
•
Regulation of the Financial Services Authority No. 34/
POJK.04/2014 tanggal 23 Desember 2015 tentang
POJK.04/2014 dated December 23, 2015 regarding the
Komite Nominasi dan Remunerasi Emiten atau
Nomination and Remuneration Committee of Issuers
Perusahaan Publik.
or Public Companies.
Komite Nominasi dan Remunerasi (KNR) Perseroan
The Board of Commissioners established the Nomination
dibentuk oleh Dewan Komisaris pada tanggal 18 Desember
and Remuneration Committee (NRC) on December 18,
2015.
2015.
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola
Kelola Perusahaan
Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Good Corporate
Corporate Governance
Governance
Laporan Keuangan Konsolidasian
Corporate Social Responsibility
Consolidated Financial Statements
Komite Nominasi & Remunerasi
Nomination & Remuneration Committee
Piagam Komite Nominasi & Remunerasi
Nomination & Remuneration Committee Charter
Perseroan telah memiliki Piagam Komite Nominasi dan
The Company
Remunerasi, efektif sejak Desember 2015. Semua kegiatan
Remuneration
Komite Nominasi dan Remunerasi wajib mematuhi
December 2015. All activities of the Nomination and
peraturan sejak tanggal yang sudah ditetapkan.
Remuneration Committee shall abide by the rules of the
has in place the Nomination and
Committee
Charter,
effective
as
of
date that has been set.
Piagam Komite Nominasi dan Remunerasi dibuat sebagai
The Charter of Nomination and Remuneration is made
pedoman kerja agar anggota Komite dapat melakukan
as a guideline so that the Nomination and Remuneration
tugas dan tanggung jawabnya secara efisien, efektif,
Committee can perform their duties and responsibilities
transparan, sesuai dengan perundang-undangan yang
efficiently, effectively, transparently, in accordance with
berlaku sehingga dapat dipertanggungjawabkan dan
applicable laws so that it can be accountable and accepted
diterima oleh pihak yang berkepentingan.
by interested parties.
Komposisi dan Profil Komite Nominasi &
Remunerasi
Nomination & Remuneration Committee
Compositions and Profiles
Sampai dengan 31 Desember 2016, komposisi dan profil
As of 31 December 2016, the following are the composition
Komite Nominasi dan Remunerasi Perseroan adalah
and
sebagai berikut:
Remuneration Committee:
profiles
of
the
Company’s
Nomination
and
Diangkat menjadi Ketua Komite Nominasi
Appointed as Chairman of the Nomination
dan Remunerasi sejak Desember 2015.
and
Remuneration
Committee
since
December 2015.
Profil beliau dapat dilihat pada Profil
Please review his profile in the Board of
Dewan Komisaris dalam Laporan Tahunan
Commissioners’ Profile section of this
ini.
Annual Report.
Robert Mulyono
Ketua Komite Nominasi &
Remunerasi
[18 Desember 2015 – 2017]
Chairman of Nomination &
Remuneration Committee
[December 18, 2015 – 2017]
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
157
Ikhtisar Utama
Main Highlights
Laporan Manajemen
Management Report
Profil Perusahaan
Company Profile
Analisa & Pembahasan Manajemen
Management Discussion & Analysis
Komite Nominasi & Remunerasi
Nomination & Remuneration Committee
Diangkat menjadi Anggota Komite
Nominasi
dan
Remunerasi
sejak
Desember 2015.
Appointed as Member of the Nomination
and Remuneration Committee since
December 2015.
Profil beliau dapat dilihat pada Profil
Dewan Komisaris dalam Laporan Tahunan
ini.
Please review his profile in the Board of
Commissioners’ Profile section of this
Annual Report.
Diangkat menjadi Anggota Komite
Nominasi
dan
Remunerasi
sejak
Desember 2015.
Appointed as Member of the Nomination
and Remuneration Committee since
December 2015.
Profil beliau dapat dilihat pada Profil
Dewan Komisaris dalam Laporan Tahunan
ini.
Please review his profile in the Board of
Commissioners’ Profile section of this
Annual Report.
Gidion Hasan
Anggota Komite Nominasi &
Remunerasi
[18 Desember 2015 – 2017]
Member of Nomination &
Remuneration Committee
[December 18, 2015 – 2017]
Bambang Widjanarko
Santoso
Anggota Komite Nominasi &
Remunerasi
[18 Desember 2015 – 2017]
Member of Nomination &
Remuneration Committee
[December 18, 2015 – 2017]
158
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola
Kelola Perusahaan
Perusahaan
Good Corporate
Corporate Governance
Governance
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Konsolidasian
Corporate Social Responsibility
Consolidated Financial Statements
Komite Nominasi & Remunerasi
Nomination & Remuneration Committee
Keanggotaan
Membership
Sesuai dengan Piagam KNR Perseroan, keanggotaan KNR
Pursuant to the Company’s NRC Charter, the NRC
paling kurang terdiri dari 3 (tiga) orang, dengan ketentuan
membership consists of at least 3 (three) members, with
sebagai berikut:
the following stipulations:
•
•
1 (satu) orang ketua merangkap anggota, yang
merupakan Komisaris Independen Perseroan yang
Company’s Independent Commissioner specifically
ditunjuk secara khusus oleh Dewan Komisaris.
•
Pihak yang dapat diangkat sebagai anggota lainnya dari
KNR adalah sebagai berikut:
i.
1 (one) chairman also serves as member, which is the
assigned by the Board of Commissioners.
•
Other parties that can be assigned as other members
of NRC are as follows:
anggota Dewan Komisaris Perseroan yang
i.
sedang menjabat; dan/atau
ii.
Currently serving member of the Company’s
Board of Commissioners; and/or
pihak yang berasal dari luar Perseroan;
ii.
External parties; and/or
dan/atau
iii. pihak yang menduduki jabatan manajerial
iii. Parties serving managerial position under
di bawah Direksi yang membidangi sumber
the Board of Directors that in charge of
daya manusia, dengan ketentuan bahwa
human resources, with the stipulation that
sebagian besar anggota KNR ini tidak
most of NRC members cannot be assigned
dapat berasal dari pihak dengan jabatan
from the managerial position in human
manajerial yang membidangi sumber daya
resources.
manusia.
Masa Jabatan
Terms of Office
Anggota KNR diangkat dan diberhentikan berdasarkan
NRC members are appointed and dismissed based on the
keputusan Dewan Komisaris. Anggota KNR diangkat
decision of the Board of Commissioners. NRC members
untuk masa jabatan terhitung sejak tanggal pengangkatan
are appointed for terms of office effective as of the
anggota KNR sampai dengan penutupan RUPS Tahunan
appointment date until the closing of the second AGMS,
yang kedua, dengan ketentuan bahwa masa jabatan KNR
with the stipulation that the NRC members term of office is
tidak lebih lama dari masa jabatan Dewan Komisaris yang
not exceeding the Board of Commissioners’ tenure, as the
mengangkat mereka.
one who assign them.
Independensi Komite Nominasi & Remunerasi
Nomination
&
Independence
Komite Nominasi dan Remunerasi ACSET memiliki tugas
The Nomination and Remuneration Committee of ACSET
dan wewenang dan independen dalam menjalankan tugas
implements an independent duties and authorities in
dan wewenangnya tersebut sesuai dengan Anggaran Dasar
accordance with the Company’s Articles of Association, as
Perseroan serta hukum dan peraturan perundangan yang
well as prevailing laws and regulations.
Remuneration
Committee
berlaku.
Kebijakan, Frekuensi & Kehadiran Rapat Komite
Nominasi & Remunerasi
Policy, Frequencies & Attendance of Nomination &
Remuneration Committee Meetings
Kebijakan
Policy
Rapat Komite diselenggarakan secara berkala paling
The Committee Meetings shall periodically be held at least
sedikit 1 (satu) kali dalam 4 (empat) bulan. KNR juga
once in every four months. The NRC may also invite other
dapat mengundang pihak(-pihak) lain yang dianggap perlu
party (/parties) considered necessary in relation with the
sehubungan dengan pelaksanaan tugasnya untuk hadir
implementation of its duties to attend the NRC meetings.
dalam rapat KNR.
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
159
Ikhtisar Utama
Laporan Manajemen
Main Highlights
Analisa & Pembahasan Manajemen
Profil Perusahaan
Management Report
Management Discussion & Analysis
Company Profile
Komite Nominasi & Remunerasi
Nomination & Remuneration Committee
Rapat KNR dapat dilakukan juga melalui video konferensi
The NRC Meetings can also be held through video
atau sarana media elektronik lainnya yang memungkinkan
conference or other electronic medium that enables all
semua peserta rapat dapat saling melihat dan mendengar
meeting participant to directly interact and participate in
secara langsung serta berpartisipasi dalam rapat.
the meetings.
Keputusan rapat KNR diambil berdasarkan musyawarah
The NRC meeting decision shall be taken upon consensus.
mufakat. Dalam hal keputusan berdasarkan musyawarah
In the event of non agreement, the decision making shall be
mufakat tidak tercapai, pengambilan keputusan dilakukan
based on the most votes. If the result of votings is balanced,
berdasarkan suara terbanyak. Jika dalam pemungutan
the proposal then will be rejected.
suara terjadi suara yang berimbang, maka usul dianggap
ditolak.
Frekuensi, Kehadiran Rapat Komite Nominasi dan
Remunerasi
Nomination, Remuneration Committee Meetings
Frequency and Attendance
Selama
Remunerasi
During 2016, the Nomination and Remuneration Committee
melaksanakan 3 kali rapat dengan rata-rata kehadiran
convened 3 meetings with average attendance rate by 89%.
2016,
Komite
Nominasi
dan
sebesar 89%.
Tugas & Tanggung Jawab
Duties & Responsibilities
Terkait Fungsi Nominasi
Duties related to Nomination
KNR memiliki tugas dan tanggung jawab sebagai berikut:
The NRC has the following duties and responsibilities:
•
•
Memberikan
rekomendasi
kepada
dan/atau
Providing recommendation to and/or assisting the
membantu Dewan Komisaris mengenai:
Board of Commissioners on:
a. Komposisi jabatan Direksi dan Dewan Komisaris;
a. Composition of the Board of Directors and Board
of Commissioners’ position;
b. Kebijakan dan kriteria yang dibutuhkan dalam
b. Policies and criteria required in the nomination
proses nominasi anggota Direksi dan anggota
process of members of the Board of Directors and
Dewan Komisaris;
c.
Board of Commissioners;
Kebijakan evaluasi kinerja bagi anggota Direksi
c.
dan anggota Dewan Komisaris; dan
Performance assessment policy for member of
the Board of Directors and members of the Board
of Commissioners; and
d. Program pengembangan untuk anggota Direksi
d. Development program for members of the
dan anggota Dewan Komisaris.
Board of Directors and members of the Board of
Commissioners.
•
Membantu Dewan Komisaris melakukan penilaian
•
Assisting the Board of Commissioners in performance
kinerja anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris
assessment of members of the Board of Directors and
berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan;
members of the Board of Commissioners based on
stipulated criteria;
•
160
Memberikan usulan calon yang memenuhi syarat
•
Recommendation on candidate proposal that met the
sebagai anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris
requirements as members of the Board of Directors
kepada Dewan Komisaris untuk disampaikan kepada
and members of the Board of Commissioners to
RUPS untuk mendapatkan persetujuan.
further submit to the GMS for approval.
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola
Kelola Perusahaan
Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Good Corporate
Corporate Governance
Governance
Laporan Keuangan Konsolidasian
Corporate Social Responsibility
Consolidated Financial Statements
Komite Nominasi & Remunerasi
Nomination & Remuneration Committee
Terkait Fungsi Remunerasi
Duties Related to Remuneration
KNR memiliki tugas dan tanggung jawab sebagai berikut:
The NRC has the following duties and responsibilities:
•
•
Memberikan
rekomendasi
kepada
dan/atau
Providing recommendation to and/or assisting the
membantu Dewan Komisaris mengenai:
Board of Commissioners on:
a. Struktur remunerasi anggota Direksi dan anggota
a. Remuneration structure of members of the
Dewan Komisaris;
Board of Directors and members of the Board of
Commissioners;
b. Kebijakan atas remunerasi anggota Direksi dan
b. Remuneration policy of members of the Board
anggota Dewan Komisaris; dan
of Directors and members of the Board of
Commissioners; and
c.
Besaran atas remunerasi anggota Direksi dan
c.
anggota Dewan Komisaris.
Remuneration amount of members of the
Board of Directors and members of the Board of
Commissioners.
•
Membantu Dewan Komisaris dalam melakukan
•
Assisting the Board of Commissioners in assessing the
penilaian kesesuaian remunerasi yang diterima
suitability of remuneration received by each member
masing-masing anggota Direksi dan anggota Dewan
of the Board of Director and member of the Board of
Komisaris terkait dengan kinerja mereka.
Commissioners in relation with their performance.
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
161
Ikhtisar Utama
Laporan Manajemen
Main Highlights
Analisa & Pembahasan Manajemen
Profil Perusahaan
Management Report
Management Discussion & Analysis
Company Profile
SEKRETARIS PERUSAHAAN
Corporate Secretary
Sekretaris Perusahaan memiliki tujuan dan fungsi strategis untuk
mendukung terciptanya citra Perseroan yang baik secara konsisten dan
berkesinambungan melalui pengelolaan program komunikasi yang efektif
kepada segenap pemangku kepentingan. Sekretaris Perusahaan memiliki
fungsi utama dalam rangka membantu tugas Direksi, yaitu sebagai liaison
officer (Public Relation/Corporate Communication), penghubung antar
institusi, implementasi GCG, pengawasan pelaksanaan kegiatan Corporate
Social Responsibility (CSR) serta administrasi dokumen kebijakan dan
notulensi rapat Direksi.
The Corporate Secretary holds strategic purposes and functions to enhance the creation of
the Company’s good image consistently and sustainably through the effective communication
program for all stakeholders. The Corporate Secretary has main functions to assist the Board of
Directors’ duties, namely as a liaison officer (Public Relations/Corporate Communication), liaison
between institutions, GCG implementation, supervision of Corporate Social Responsibility (CSR)
implementation, as well as administration of policies and minutes of the Board of Directors’
meetings.
Kebijakan & Dasar Hukum
Policy & Legal References
1. Peraturan Pencatatan Bursa Efek Indonesia No. 1.A
1. Listing Regulation of Bursa Efek Indonesia No. 1.A
tentang Pencatatan Saham dan Efek Bersifat Ekuitas
on Share Listing and Equity Securities in addition to
Selain Saham Yang Diterbitkan Oleh Perusahaan
Shares Issued by the Listed Companies.
Tercatat.
35/
2. Financial Services Authority Regulation No. 35/
POJK.04/2014 tentang Sekretaris Perusahaan Emiten
POJK.04/2014 on the Corporate Secretary of Issuers or
atau Perusahaan Publik.
Public Companies.
2. Peraturan
Otoritas
Jasa
Keuangan
No.
3. Dasar Hukum penunjukkan Sekretaris Perusahaan
3. A legal reference of the appointment of the Corporate
Perseroan adalah sesuai Peraturan Surat Keputusan
Secretary is in accordance with the Decree of the
Direksi PT Acset Indonusa Tbk No. 002/AI/SK-DIR/
Board of Directors of PT Acset Indonusa Tbk No. 002/
VI/2015 tentang Pengangkatan Sekretaris Perusahaan.
AI/SK-DIR/VI/2015 on the Appointment of Corporate
Secretary.
162
Piagam Sekretaris Perusahaan
Corporate Secretary Charter
Piagam Sekretaris Perusahaan bertujuan untuk:
The objectives of the Corporate Secretary Charter:
1. Mengatur tugas, fungsi dan peran Sekretaris
1. Organizing the duties, functions and role of the
Perusahaan agar dapat dilaksanakan secara efisien,
Corporate Secretary in order to be implemented
efektif, transparan, akuntabel, bertanggung jawab
efficiently, effectively, transparently, accountable,
dan independen sesuai dengan peraturan perundang-
responsible and indendepent in accordance with the
undangan yang berlaku sehingga meningkatkan
prevailing laws and regulations, hence improving the
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola
Kelola Perusahaan
Perusahaan
Good Corporate
Corporate Governance
Governance
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Konsolidasian
Corporate Social Responsibility
Consolidated Financial Statements
SEKRETARIS PERUSAHAAN
Corporate Secretary
pelayanan Perseroan kepada Pemangku Kepentingan
Company’s services to the stakeholders and other
serta pihak-pihak lain yang berhubungan dengan
Company’s related parties;
Perseroan;
2. Merupakan dasar bagi penyusunan seluruh kebijakan
2. As the foundation for the development of policies
dan pengambilan keputusan Perseroan yang terkait
and the Company decision making related with the
dengan Sekretaris Perusahaan; dan
Corporate Secretary; and
3. Menjaga keseimbangan hak dan kewajiban di antara
3. Maintaining balance of rights and obligations
pemegang saham, Direksi, Dewan Komisaris, dan
between shareholders, Board of Directors, Board of
Pemangku Kepentingan agar tujuan Perseroan untuk
Commissioners, and Stakeholders in order to reach
memberikan kinerja terbaik dari Perseroan dan
the Company’s goals of providing the best performance
memberikan keuntungan bagi semua pihak.
and delivering profitability for all parties.
Profil Sekretaris Perusahaan
Corporate Secretary Profile
Berdasarkan POJK No. 35/POJK.04/2014, Perseroan
Pursuant to POJK No. 35/POJK.04/2014, the Company
mengangkat Ibu Maria Cesilia Hapsari sebagai Sekretaris
appointed Maria Cesilia Hapsari as the Corporate Secretary
Perusahaan sejak tanggal 17 Juni 2015 berdasarkan Surat
since 17 June 2015 based on the Decree of the Board of
Keputusan Direksi Nomor 002/AI/SK-DIR/VI/2015. Profil
Directors No. 002/AI/SK-DIR/VI/2015. Below is her profile:
beliau dapat dilihat di bawah ini:
Maria Cesilia Hapsari
Warga Negara Indonesia, lahir pada tahun 1986. | Indonesian Citizen, born in 1986.
Domisili Jakarta
Domicile
Riwayat Jabatan Dasar Hukum | Legal Reference:
Resume Maria Cesilia Hapsari ditunjuk sebagai Sekretaris Perusahaan sejak 17 Juni 2015,
berdasarkan Surat Keputusan Direksi 002/AI/SK-DIR/VI/2015 tentang Sekretaris Perusahaan.
Maria Cesilia Hapsari was appointed as Corporate Secretary since June 17, 2015, based on the
Board of Directors’ Decree 002/AI/SK-DIR/VI/2015 regarding Corporate Secretary.
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
163
Ikhtisar Utama
Laporan Manajemen
Main Highlights
Management Report
Analisa & Pembahasan Manajemen
Profil Perusahaan
Management Discussion & Analysis
Company Profile
SEKRETARIS PERUSAHAAN
Corporate Secretary
Pengalaman Kerja | Professional Experience:
Memulai karir di PT Garudafood Putra Putri Jaya di tahun 2008 dan bergabung dengan PT
United Tractors Tbk pada tahun 2011 sebagai Corporate Legal.
Began her career in PT Garudafood Putra Putri Jaya in 2008 and joined PT United Tractors Tbk
in 2011 as Corporate Legal.
Riwayat Pendidikan Meraih gelar Sarjana Hukum dari Universitas Trisakti, Jakarta tahun 2007 dan Magister
Education Hukum Bisnis dari Universitas Indonesia, Jakarta tahun 2010.
Obtained a Degree of Law from the University of Trisakti, Jakarta in 2007 and Master in
Business Law from the University of Indonesia, Jakarta, 2010.
Fungsi Sekretaris Perusahaan
Function of Corporate Secretary
Fungsi Sekretaris Perusahaan dilaksanakan oleh:
The function of the Corporate Secretary is done by:
a. Orang perseorangan; atau
a. An individual; or
b. Unit kerja.
b. A working unit.
Unit kerja Sekretaris Perusahaan dipimpin oleh seorang
The working unit shall be led by a responsible individual.
penanggung jawab.
Pengembangan Profesi
Professional Development
Guna memperkaya kompetensi Sekretaris Perusahaan dan
In a commitment to enhance competency and expanding
memperluas pengetahuan serta mengikuti perkembangan
knowledge as well as following current development of
pasar modal terkini, Sekretaris Perusahaan telah mengikuti
capital market, during 2016 the Corporate Secretary was
pelatihan, seminar, dan workshop selama tahun 2016,
participating in the following trainings, seminars, and
ringkasannya sebagai berikut:
workshops:
Topic Pelatihan
Training Topics
164
Institusi
Institution
Material Transaksi, Afiliasi dan Benturan Kepentingan
Indonesian Corporate
Secretary Association & Bursa
Efek Indonesia
Merger dan Akuisisi dalam Perspektif Persaingan Usaha serta Tren dalam Perekonomian
Global
Bursa Efek Indonesia & Komisi
Pengawas Persaingan Usaha
Republik Indonesia
Perubahan Penerapan PSAK yang Berlaku tahun 2016 dan Pembuatan Annual Report
sesuai Peraturan OJK, GCG dan ASEAN CG Scorecard
PT Kustodian Sentral Efek
Indonesia
Investor Day, Investor Summit, and Capital Market Expo 2016 (“ID & ISCME 2016”)
Bursa Efek Indonesia
Permasalahan pada Tahap Persiapan Proyek KPBU dari Perspektif Hukum
Hukum Online
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola
Kelola Perusahaan
Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Good Corporate
Corporate Governance
Governance
Laporan Keuangan Konsolidasian
Corporate Social Responsibility
Consolidated Financial Statements
SEKRETARIS PERUSAHAAN
Corporate Secretary
Tugas dan Tanggung Jawab
Duties and Responsibilities
Sekretaris Perusahaan bertanggung jawab kepada Direksi
Corporate Secretary is responsible to the Board of Directors
dan memiliki fungsi antara lain sebagai berikut:
and holds the following functions:
a. Memberikan
masukan
kepada
Direksi
dan
a. Providing inputs to the Board of Directors and Board
Dewan Komisaris mengenai ketentuan peraturan
of Commissioners regarding the capital market laws
perundangan di bidang pasar modal;
and regulations;
b. Memastikan rapat Direksi dan rapat Dewan Komisaris
b. Ensuring proper implementation of the Board of
berjalan dengan baik dan sesuai jadwal, serta
Directors and Board of Commissioners meetings and
dibuatkan risalahnya dan disimpan dengan baik;
on schedules, including the preparation of minutes for
good record;
c.
Memastikan terlaksananya Rapat Umum Pemegang
c.
Saham dengan baik dan teratur;
Ensuring the convention of the General Meeting of
Shareholders properly and in order;
d. Mendukung sosialisasi dan implementasi Filosofi
d. Supporting dissemination and implementation of the
Perusahaan, Nilai Perusahaan, Sistem, dan Budaya
Company’s philosophy, Corporate Values, Systems,
Perusahaan;
e. Melakukan
f.
and Corporate Culture;
sinergi
dengan
divisi-divisi
terkait
e. Synergizing with related division for dissemination,
untuk sosialisasi, implementasi, pengawasan dan
implementation, supervision and analysis on the
penelaahan pelaksanaan Kode Etik ACSET;
ACSET Code of Conduct implementation;
Memberikan masukan terhadap Strategic Corporate
f.
Planning Perseroan;
Providing input on the Company’s Strategic Corporate
Planning;
g. Sebagai penghubung atau contact person antara
g. As a liaison or contact person between the Company
Perseroan dan Otoritas Jasa Keuangan, bursa efek
and Financial Services Authority, stock exchange,
dimana efek Perseroan tercatat dan publik;
where the Company’s shares are listed and public;
h. Memastikan dijalankannya administrasi, pendaftaran
h. Ensuring proper and timely administration, registration
dan pelaporan kepada Otoritas Jasa Keuangan dan
and reporting to the Financial Services Authority and
bursa efek dengan baik dan tepat waktu;
stock exchange;
i.
Menyiapkan dan/atau mengkomunikasikan informasi
i.
Preparing and/or communicating material information
material dengan akurat dan memadai kepada
accurately and adequately to Indonesia capital
masyarakat
market communities, including on the Company’s
pasar
modal
Indonesia,
termasuk
mengenai kinerja dan aksi korporasi (corporate action)
performance and corporate actions;
Perseroan;
j.
Menjalin
hubungan
baik
dengan
pemangku
j.
Maintaining good relations with the stakeholders to
kepentingan untuk membina kepercayaan atas
foster confidence on the management’s capability in
kemampuan manajemen dalam mengelola Perseroan
managing the Company and building long term value
dan membangun nilai jangka panjang bagi pemangku
for the stakeholders;
kepentingan;
k. Melaksanakan program orientasi bagi anggota Direksi
k. Implementing orientation program for members of the
dan/atau Dewan Komisaris yang baru menjabat;
Board of Directors and/or Board of Commissioners
that recently assigned;
l.
Mengikuti perkembangan pasar modal, khususnya
l.
Following capital market development, especially
peraturan-peraturan yang berlaku serta praktik-
prevailing regulations and international practices in
praktik internasional berkaitan dengan Tata Kelola
relation with the good corporate governance.
Perusahaan yang baik.
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
165
Ikhtisar Utama
Main Highlights
Laporan Manajemen
Management Report
Analisa & Pembahasan Manajemen
Profil Perusahaan
Management Discussion & Analysis
Company Profile
Pelaksanaan Tugas Sekretaris Perusahaan
Tahun 2016
Implementation of Corporate Secretary Duties in 2016
Uraian Pelaksanaan Tugas Sekretaris Perusahaan
Description of Corporate Secretary’s Duties
Implementation
Berbagai kegiatan yang dilaksanakan oleh Sekretaris
The activities conducted by Corporate Secretary in 2016
Perusahaan sepanjang 2016 antara lain :
were, among others:
a. Menyelenggarakan RUPS Tahunan dan RUPSLB pada
a. Held AGMS and EGMS on April 19, 2016.
19 April 2016.
b. Menyelenggarakan Rapat-rapat Direksi dan Dewan
b. Held Board of Directors and Board of Commissioners
Meetings.
Komisaris Perusahaan.
c.
Melakukan keterbukaan informasi terkait kegiatan
c.
Established information disclosure on the Company’s
corporate activities.
korporasi Perusahaan.
Hubungan Investor
Investor Relations
Fungsi Hubungan Investor adalah sebagai juru bicara
Investor Relations serves as a spokesperson who provides
yang memberikan informasi kepada investor mengenai
information to investors on the Company’s performance
kinerja serta prospek Perseroan, termasuk aspek
and outlook, including financial aspect. Investor Relations
finansial. Hubungan Investor juga membina hubungan
fosters harmonious relationship between financial/capital
yang harmonis dengan kalangan pengamat keuangan/
market analysts and other financial institutions, including
pasar modal serta lembaga-lembaga keuangan lainnya,
managing, analyzing and making reports on the Company’s
termasuk mengelola, menganalisis, dan membuat laporan
strategic information, particularly in the field of economics
mengenai segenap informasi strategis Perseroan terutama
and finance related with the Company’s business
dalam bidang perekonomian dan keuangan yang terkait
environment. By providing accurate and all-encompassing
dengan lingkungan bisnis Perseroan. Dengan menyediakan
vision on current information regarding the Company,
pandangan akurat dan menyeluruh mengenai informasi
Investor Relations shapes the Company’s image among
Perusahaan terkini, Hubungan Investor berfungsi untuk
financial industry players.
membentuk citra Perseroan di tengah kalangan industri
keuangan.
Aktivitas
Activity
166
Jumlah Pelaksanaan Acara
Number of Events
Paparan Publik / Public Expose
1 kali / time
International Call and Analyst or Investor Meeting
38 kali / time
Investor Conference
2 kali / time
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola
Kelola Perusahaan
Perusahaan
Good Corporate
Corporate Governance
Governance
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Social Responsibility
Laporan Keuangan Konsolidasian
Consolidated Financial Statements
Halaman ini sengaja dikosongkan
This page is intentionally left blank
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
167
Ikhtisar Utama
Main Highlights
Laporan Manajemen
Management Report
Analisa & Pembahasan Manajemen
Profil Perusahaan
Management Discussion & Analysis
Company Profile
UNIT AUDIT INTERNAL
Internal Audit Unit
Perseroan membentuk Unit Audit Internal sebagai sebuah unit yang
memiliki tujuan memantau sekaligus memeriksa secara internal atas
kelancaran dan keefektifan performa pengendalian yang dilakukan
oleh manajemen guna mengikuti perkembangan bisnis konstruksi
yang semakin kompleks.
The Company establishes the Internal Audit Unit that aims to internally monitor and audit on the
smooth and effective performance of control conducted by the management in order to follow
increasingly complex construction business development.
168
Kebijakan & Dasar Hukum
Policy & Legal References
Fungsi Audit Internal dibentuk Perseroan berdasarkan
The Company establishes the Internal Audit functions
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 56/POJK.04/2015
based on Regulation of the Financial Services Authority
tanggal 23 Desember 2015 tentang Pembentukan dan
No.56/POJK.04/2015 dated December 23, 2015 on the
Pedoman Penyusunan Piagam Unit Audit Internal.
Establishment and Guidelines of the Internal Audit Charter.
Piagam Audit Internal
Internal Audit Charter
Perseroan telah memiliki Piagam Audit Internal, efektif
The Company has in place the Internal Audit Charter,
sejak 17 Oktober 2016.
effective as of October 17, 2016.
Perseroan membentuk Piagam Audit Internal untuk
The Company established the Internal Audit Charter to guide
mengarahkan Unit Audit Internal dalam menjalankan
the Internal Audit Unit in managing the audit functions and
fungsi pemeriksaan dan penilaian secara independen
providing assessment independently and objectively toward
serta obyektif terhadap efektifitas manajemen risiko,
the effectiveness of risk management, internal control as
pengendalian internal dan kepatuhan atas proses tata
well as compliance to the corporate governance process of
kelola perusahaan dari setiap unit kerja dan proses harian.
each unit of work and daily process.
Profil Kepala Unit Audit Internal (UAI)
Head of Internal Audit Unit (IAU)
UAI dipimpin oleh seorang Kepala UAI, yaitu Ronaldo B.
The Internal Audit Unit is led by Ronaldo B. Pattiwael, he
Pattiwael, yang diangkat sejak Oktober 2016, berdasarkan
serves as the Company’s Internal Audit Head since October
keputusan Dewan Komisaris No. 001/SK/KOM/X/2016
2016, based on the Board of Commissioners Decree No.
tanggal 17 Oktober 2016.
001/SK/KOM/X/2016 dated 17 October 2016.
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola
Kelola Perusahaan
Perusahaan
Good Corporate
Corporate Governance
Governance
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Konsolidasian
Corporate Social Responsibility
Consolidated Financial Statements
UNIT AUDIT INTERNAL
Internal Audit Unit
Berikut ringkasan profil beliau:
Below is his brief profile:
Ronaldo B. Pattiwael
Warga Negara Indonesia, lahir pada tahun 1985. | Indonesian Citizen, born in 1985.
Domisili Jakarta
Domicile
Riwayat Jabatan Dasar Hukum | Legal Reference:
Resume Ronaldo B. Pattiwael ditunjuk sebagai Kepala Unit Audit Internal sejak tanggal 17 Oktober
2016 berdasarkan keputusan Dewan Komisaris No. 001/SK/KOM/X/2016.
Ronaldo B. Pattiwael was appointed as Head of Internal Audit Unit since October 17, 2016,
based on the Board of Commissioners’ Decree No. 001/SK/KOM/X/2016.
Pengalaman Kerja | Professional Experience:
Memulai karir di bidang Internal Audit sebagai Internship Student untuk Whistleblower Project
di PT Pamapersada Nusantara (2008-2010). Kemudian menjabat sebagai Internal Audit - Risk
Management Development & IT Audit Section Head di PT Pamapersada Nusantara (2010 –
2015) dan Senior Auditor di PT Adaro Energy Tbk (2015-2016).
Began his career in Internal Audit as Internship Student for Whistleblower Project in PT
Pamapersada Nusantara (2008-2010). He then served as Internal Audit - Risk Management
Development & IT Audit Section Head in PT Pamapersada Nusantara (2010 – 2015) and Senior
Auditor di PT Adaro Energy Tbk (2015-2016).
Riwayat Pendidikan Memperoleh gelar Sarjana Komputer pada tahun 2007 dan Magister Manajemen Sistem
Education Informasi pada tahun 2010 dari Universitas Bina Nusantara. Memiliki sertifikasi keahlian
Certified Information System Auditor (CISA) yang diterbitkan Information System Audit and
Control Association (ISACA).
Obtained a Computer Degree in 2007 and Master of Information System Management in 2010
from the Bina Nusantara University. He holds a Certified Information System Auditor (CISA)
cerfification issued by the Information System Audit and Control Association (ISACA).
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
169
Ikhtisar Utama
Laporan Manajemen
Main Highlights
Profil Perusahaan
Management Report
Company Profile
Analisa & Pembahasan Manajemen
Management Discussion & Analysis
UNIT AUDIT INTERNAL
Internal Audit Unit
Kualifikasi Unit Audit Internal
Internal Audit Qualifications
Seluruh personel Audit Internal Perseroan telah memenuhi
All personnel of Internal Audit Unit has met the qualifications
kualifikasi yang sebagaimana ditetapkan dalam Peraturan
as stipulated in the Financial Services Authority Regulation
Otoritas Jasa Keuangan No. 56/POJK.04/2015 yaitu sebagai
No. 56/POJK.04/ 2015 is as follows:
berikut:
Nama | Name
Ronaldo B. Pattiwael
Kepala Divisi Audit
Internal
Audit Internal Division
Head
Kualifikasi & Sertifikasi | Qualification & Certifications
Certified Information System Auditor (CISA) yang diterbitkan Information System Audit and
Control Association (ISACA).
Certified Information System Auditor (CISA) cerfification issued by the Information System Audit
and Control Association (ISACA).
Struktur & Komposisi Unit Audit Internal
Structure & Composition of Internal Audit Unit
Saat ini Unit Audit Internal didukung oleh 4 auditor internal
Currently Internal Audit Unit is supported by 4 internal
yang berkualitas dan kompetensinya telah sesuai dengan
auditor with qualifications and competencies in accordance
persyaratan dalam Piagam Audit Internal.
with the requirements of Internal Audit Charter.
Per 31 Desember 2016, komposisi personel Unit Audit
As of 31 December 2016, the following is composition of the
Internal berjumlah 6 orang dengan posisi sebagai berikut:
Internal Audit Unit personnel totaling 6 with the position of:
Posisi | Position
Jumlah Personel | Total Personnel
Head Internal Audit
1
Internal Audit Advisor
1
Internal Auditor
4
Struktur dan Kedudukan Divisi Audit Internal | Internal Audit Division Structure and Status
Dewan Komisaris
Board of Commissioners
Presiden Direktur
President Director
Audit Internal
Internal Audit
170
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola
Kelola Perusahaan
Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Good Corporate
Corporate Governance
Governance
Laporan Keuangan Konsolidasian
Corporate Social Responsibility
Consolidated Financial Statements
UNIT AUDIT INTERNAL
Internal Audit Unit
Komposisi
Composition
Jumlah anggota Unit Audit Internal Perseroan direncanakan
The number of members of Internal Audit shall be at least
berjumlah 12 orang dan seorang diantaranya diangkat
as many as 12 personnel, and one of them are appointed as
sebagai Kepala Unit Audit Internal.
Head of Internal Audit Unit.
Pelatihan
Trainings
Berikut adalah pelatihan yang diikuti oleh personal Unit
The following are trainings participated by the personnel of
Internal Audit selama 2016:
Internal Audit Unit in 2016:
No
1.
Posisi | Position
In-House Sharing: Basic SOP
2.
Fraud Investigation
3.
Introduction to Project Management
Tanggal | Date
Lokasi | Locations
26 October 2016
Jakarta
28 – 30 November 2016
Jakarta
6 – 7 December 2016
Jakarta
Tugas dan Ruang Lingkup Pekerjaan
Duties and Scope of Works
Ruang lingkup pekerjaan Internal Audit (IA) meliputi
The scope of duties of the Internal Audit (IA) covers all
seluruh proses bisnis ACSET dan anak perusahaan untuk
business process of ACSET and subsidiaries to determine
menentukan kecukupan proses pengelolaan manajemen
the adequacy of risk management process, internal control
risiko, pengendalian internal dan tata kelola perusahaan.
and corporate governance. This is done to ensure:
Hal ini dilakukan dengan memastikan:
1. Risiko telah diidentifikasi dengan tepat dan dikelola
1. Risk has been identified accurately and well managed.
dengan benar.
2. Interaksi antara kelompok governance lainnya sudah
dilaksanakan dan berjalan dengan baik.
implemented and has been done well.
3. Informasi keuangan, manajerial dan operasional yang
signifikan, dapat diandalkan dan tepat waktu.
4. Karyawan bertindak sesuai
dengan
2. Interaction between other governance group has been
3. Financial information, managerial and significant
operational, are reliable and punctual.
kebijakan
4. Employees shall act in accordance with the Company
Perusahaan serta peraturan perundang-­undangan
policy and prevailing laws and regulations.
yang berlaku.
5. Sumber daya diperoleh secara ekonomis, digunakan
5. Attainment of resources are done economically, to be
secara efektif dan efisien, serta dilindungi secara
utilized effectively and efficiently, and provided with
memadai.
6. Melaksanakan
adequate protection.
perbaikan
berkesinambungan
6. Implementing continuous improvement on internal
terhadap kualitas pengendalian internal di ACSET dan
control quality in ACSET and subsidiary.
anak perusahaan.
7. Peraturan-peraturan yang berpengaruh signifikan
terhadap ACSET dan anak perusahaan diidentifikasi
7. Proper identification and follow up on regulations that
significantly affects ACSET and subsidiary.
dan ditindaklanjuti dengan tepat.
Kecukupan kualitas manajemen risiko, pengendalian
The adequacy of risk management quality, internal control
internal dan tata kelola pada entitas perusahaan
and corporate governance in the company entity that
yang diaudit, dituangkan dalam Laporan Hasil Audit
has been audited, are presented in the Audit Report and
dan dilaporkan kepada Presiden Direktur dan Dewan
to be submitted to the President Director and Board of
Komisaris dalam hal ini dapat diwakili oleh Komite Audit.
Commissioners, in which case is represented by the Audit
Committee.
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
171
Ikhtisar Utama
Laporan Manajemen
Main Highlights
Analisa & Pembahasan Manajemen
Profil Perusahaan
Management Report
Management Discussion & Analysis
Company Profile
UNIT AUDIT INTERNAL
Internal Audit Unit
Tanggung Jawab
Responsibilities
Kepala Internal Audit bertanggung jawab untuk:
The Head of Internal Audit is responsible to:
•
•
Menyusun Rencana Audit Tahunan yang fleksibel
Delivering a flexible Annual Audit Plan by using risk-
dengan menggunakan metodologi berbasis risiko
based methodology. The Annual Audit Plan shall be
(risk-based).
tersebut
submitted for review and approval by the President
diserahkan untuk dikaji dan disetujui oleh Presiden
Director and Board of Commissioners, in which case is
Direktur dan Dewan Komisaris yang mana dalam hal
represented by the Audit Committee.
Rencana
Audit
Tahunan
ini dapat diwakili oleh Komite Audit.
•
Melaksanakan Rencana Audit Tahunan yang telah
•
disetujui oleh Presiden Direktur, serta melaksanakan
approved by the President Director, includes a special
audit khusus sesuai dengan permintaan Manajemen
audit requested by the Management and the Audit
Committee.
dan Komite Audit.
•
•
•
Menjaga profesionalitas Internal Auditor dengan
•
Maintaining a professional auditor member whose the
pengetahuan, keterampilan dan pengalaman yang
knowledge, skills and experience sufficient to perform
cukup, serta sertifikasi profesional.
its duties.
Melaporkan rangkuman hasil audit secara periodik
•
Delivering periodic reports a summary of the audit to
kepada Presiden Direktur, Dewan Komisaris dalam hal
the President Director, Board of Commissioners, in
ini dapat diwakili oleh Komite Audit dan Manajemen
which case is represented by the Audit Committee and
terkait.
relevant Management.
Memberikan jasa konsultasi kepada Manajemen
•
Providing
consultation
services
to
the
Line
control
Management, such as: facilitator in control self
self assessment atas risiko, menilai kecukupan
assessment on risk, assessing the adequacy of
pengendalian internal dan memberikan masukan
internal control from a system/process that will be
kepada Manajemen dari suatu sistem/proses yang
implemented, whereby the IA personnel shall not be
akan diimplementasikan, di mana personil IA tetap
taking any management responsibility on the said
tidak boleh menjalankan tanggung jawab manajemen
system/process.
atas sistem/proses tersebut.
Lini
•
Implementing an Annual Audit Plan that has been
misal:
menjadi
fasilitator
dalam
Melaksanakan program Quality Assurance untuk
•
Implementing Quality Assurance program to evaluate
mengevaluasi kualitas kegiatan lA. Hasil pelaksanaan
IA activities quality. Quality Assurance Result must be
Quality Assurance dilaporkan kepada
reported to the President Director.
program
Presiden Direktur.
•
Berkoordinasi dengan fungsi assurance lainnya
•
Health Safety, Legal Compliance, Risk Management
(misalnya: Health Safety, Legal Compliance, Risk
and External Auditors).
Management dan Auditor Eksternal).
•
•
172
Memfasilitasi identifikasi dan evaluasi atas risiko, serta
Coordinating with the other assurance functions (e.g.
•
Facilitate the risk identification and evaluation, and
menjalankan peran koordinasi atas Risk Management
taking the coordinating role on Risk Management
pada lingkup perusahaan.
within the Company’s scope.
Melakukan audit investigasi atas aktivitas yang
•
Assisting the investigations audit on the activities of the
berindikasi fraud dan melaporkan hasil audit tersebut
alleged fraud in the Company and present the results
kepada Presiden Direktur.
of the audit to the President Director.
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola
Kelola Perusahaan
Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Good Corporate
Corporate Governance
Governance
Laporan Keuangan Konsolidasian
Corporate Social Responsibility
Consolidated Financial Statements
UNIT AUDIT INTERNAL
Internal Audit Unit
Aktivitas Unit Audit Internal di Tahun 2016
Internal Audit Unit Activities in 2016
1. Audit 2 Proyek Konstruksi
1. 2 Construction Projects Audit
2. 1 Affiliated Company Audit
2. Audit 1 Anak Perusahaan
piagam
3. Organizational Improvement: update internal audit
internal audit, struktur organisasi, perencanaan
charter, organization structure, man power planning,
sumber daya, KPI dan prosedur internal audit.
KPI and internal audit procedures.
3. Peningkatan
organisasi:
pemutahkiran
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
173
Ikhtisar Utama
Main Highlights
Laporan Manajemen
Analisa & Pembahasan Manajemen
Profil Perusahaan
Management Report
Management Discussion & Analysis
Company Profile
SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL
Internal Control System
Sistem pengendalian internal dirancang untuk mengelola dan
mengendalikan risiko dengan baik. Oleh karena itu Perseroan
menerapkan sistem pengendalian internal untuk mencapai tujuan
tersebut.
Internal control system is designed to properly manage and control risks. To that end, the
Company implements internal control system to achieve this objective.
174
Sistem Pengendalian Internal Perseroan berfungsi sebagai
The Company’s Internal Control System has the function
pencegah terjadinya kecurangan di dalam Perseroan,
to prevent any fraud in the Company, by improving and
dengan meningkatkan dan memperkuat kepatuhan
strengthening the Company’s compliance on prevailing
Perseroan terhadap regulasi yang berlaku melalui
regulations through adequate testing and effectiveness of
pengujian kecukupan dan efektivitas Perseroan.
the Company.
Sistem pengendalian internal oleh Perseroan meliputi
Internal control system by the Company covers among
antara lain pengendalian keuangan dan operasional.
others financial and operational control.
Tanggung Jawab Direksi dan Dewan Komisaris
dalam Sistem Pengendalian Internal
The Board of Directors and Baord of Commissioners’
Responsibility in Internal Control System
Direksi bertanggung jawab dalam penerapan sistem
The Board of Directors is responsible to implement effective
pengendalian internal yang efektif guna mencapai tujuan
internal control system to achieve the Company’s goals.
Perseroan. Dalam upaya pencapaian tujuan pengendalian
To achieve appropriate operational control, the Board
operasional Perusahaan secara tepat, Direksi telah
of Directors has developed the organization structure,
menyusun struktur organisasi, menetapkan wewenang dan
stipulated the authorities and responsibilities, upholding
tanggung jawab, mengatur pelatihan dan pengembangan
integrity and ethical values, organizing trainings and
Sumber Daya Manusia, mengawasi dan memberikan
human resources development, monitoring and providing
arahan,
yang
directions, as well as taking into account external factors
mempengaruhi operasional Perseroan dan penerapan
that influences the Company’s operations, including risk
manajemen risiko.
management.
Dewan Komisaris melalui Komite Audit bertanggung
The Board of Commissioners through the Audit Committee
jawab melakukan pengawasan dalam rangka memastikan
is responsible to carry out supervisory to ensure efficient
terselenggaranya sistem pengendalian internal yang efisien
and effective internal control system implementation,
dan efektif, termasuk kebijakan Direksi dalam penerapan
including the Board of Directors’ policies in implementing
sistem pengendalian internal.
the internal control system.
mempertimbangkan
faktor
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
eksternal
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola
Kelola Perusahaan
Perusahaan
Good Corporate
Corporate Governance
Governance
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Social Responsibility
Laporan Keuangan Konsolidasian
Consolidated Financial Statements
SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL
Internal Control System
Efektivitas Sistem Pengendalian Internal
Effectiveness of Internal Control System
Penerapan sistem pengendalian internal dilaksanakan
The Company strives to carry out effective and efficient
Perseroan secara efektif dan efisien, serta tidak terdapat
internal control system, with no exceptions in the
pengecualian dalam pelaksanaan prosedur pengawasan,
implementation of monitoring procedures, as well as to
maupun mempertahankan lingkungan yang menunjang
maintaining an environment supportive to the internal
dalam upaya pengendalian internal.
control efforts.
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
175
Ikhtisar Utama
Main Highlights
Laporan Manajemen
Management Report
Analisa & Pembahasan Manajemen
Profil Perusahaan
Management Discussion & Analysis
Company Profile
MANAJEMEN RISIKO
Risk Management
Enterprise
Risk
Management Framework Perseroan telah
dikembangkan lebih lanjut sesuai standar ISO 14001:2004 dan OHSAS
18001:2007 dan kebijakan Manajemen Risiko Astra. Kerangka ini
memberi proses yang berkesinambungan dalam mengidentifikasi,
menganalisa, dan mengevaluasi risiko, melalui kegiatan komunikasi
dan konsultasi, penindakan, pemantauan dan tinjauan, serta
penetapan konteks.
The Company’s Enterprise Risk Management Framework has been further developed with
guidance from ISO 14001:2004, OHSAS 18001:2007 and Astra’s Risk Management policy. The
framework calls for a continuous process of identifying, analyzing, and evaluating risks which
is done through the activities of communication and consultancy, treatment, monitoring and
review, along with the establishment of context.
ACSET secara rutin terus mengidentifikasi, menganalisa
ACSET continuously identifies, analyzes and evaluates
dan mengevaluasi potensi risiko. Dengan tindakan
potential risks in regular basis. With such precaution, the
pencegahan tersebut, organisasi dapat melakukan respon
Company’s organization is capable in performing necessary
yang sesuai dalam menghadapi potensi risiko.
responses to the potential risks.
Enterprise Risk Management Framework Perseroan telah
The Company’s Enterprise Risk Management Framework
dikembangkan lebih lanjut sesuai standar ISO 14001:2004,
has been further developed with guidance from ISO
OHSAS 18001:2007 dan kebijakan Manajemen Risiko Astra.
14001:2004,
Kerangka ini memberi proses berkesinambungan dalam
Management policy. The framework calls for a continuous
mengidentifikasi, menganalisa, dan mengevaluasi risiko,
process of identifying, analyzing, and evaluating risks
melalui kegiatan komunikasi dan konsultasi, penindakan,
which is done through the activities of communication and
pemantauan dan tinjauan, serta penetapan konteks.
consultancy, treatment, monitoring and review, along with
OHSAS
18001:2007
and
Astra’s
Risk
the establishment of context.
Target akhir Perseroan melalui pembentukan dan
The Company’s end targets for establishment and
pelaksanaan kerangka kerja Manajemen Risiko yang solid
implementation of solid Risk Management framework
adalah untuk:
would be to:
•
•
Mengurangi biaya serta dampak dari ancaman risiko.
Reduce the costs and mitigate any impacts from
potential risks.
•
Membekali dengan keahlian melakukan perbaikan
•
dan pemulihan saat ada situasi bahaya atau gangguan
treatment and restoration in case of harmful situation
akan keberlanjutan usaha.
•
Optimalisasi kesempatan mendapatkan keuntungan
dari kegiatan operasional.
176
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
Equip people with skills to performing necessary
and disruption to the business continuity.
•
Optimize opportunities to earn profits from operational
activities.
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola
Kelola Perusahaan
Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Good Corporate
Corporate Governance
Governance
Laporan Keuangan Konsolidasian
Corporate Social Responsibility
Consolidated Financial Statements
MANAJEMEN RISIKO
Risk Management
Struktur Manajemen Risiko
Risk Management Structure
Enterprise Risk Management Framework Perseroan
The Company’s Enterprise Risk Management Framework
dan mandat Direksi menjadi dasar penetapan struktur
and the Board of Directors’ directive provides a basis for
organisasi dalam implementasi Manajemen Risiko, dengan
setting up an organizational structure for risk management
jenjang kewenangan yang diberikan dalam melaksanakan
implementation, with different authority level, assigned with
tanggung jawab Manajemen Risiko. Strukturnya adalah
various risk management responsibilities. The structure is
sebagai berikut:
as follows:
Pelaksanaan Manajemen Risiko
Risk Management Coordinator
Direksi dibantu oleh tim secara akuntabel memastikan
Assisted by a team, the Board of Directors is accountable
pelaksanaan penerapan Manajemen Risiko di Perseroan.
in
coordinating
and
ensuring
Risk
Management
Implementation within the Company.
Pengawas & Evaluator Manajemen Risiko
Direksi
dan
Dewan
Komisaris
melakukan
Risk Management Supervisor and Assessor
fungsi
The Board of Directors and the Board of Commissioners
pengawasan dan evaluasi Manajemen Risiko, dengan
perform supervision and assessment functions of
bantuan bawahan langsung.
Risk Management, with assistance from immediate
subordinates.
Pemilik Risiko
Risk Owner
Berdasarkan jenjang kewenangan, yang termasuk pemilik
According to work level, Risk Owners are including:
risiko adalah:
•
Pada jenjang Strategic Corporate: seluruh Direksi.
•
At Strategic Corporate level: all members of the Board
•
Pada jenjang Strategic: seluruh Chief dan Kepala
•
At Strategic level: all Chief and Division Head.
•
At Operational level: all Department and Project
of Directors.
Divisi.
•
Pada jenjang Operasional: seluruh Kepala Departemen
dan Project Manager.
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Manager.
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
177
Ikhtisar Utama
Laporan Manajemen
Main Highlights
Management Report
Profil Perusahaan
Company Profile
Analisa & Pembahasan Manajemen
Management Discussion & Analysis
MANAJEMEN RISIKO
Risk Management
Unit & Pihak Yang Bertanggung Jawab (Person In
Charge atau “PIC”) Terhadap Manajemen Risko
Risk Management Unit & Person In Charge (“PIC”)
of Risk Management
PIC atas Manajemen Risiko merupakan karyawan masing-
PICs of Risk Management are employees from each division
masing divisi yang ditunjuk masing-masing Kepala Divisi,
that are appointed by the Division Head, as a risk owner,
sebagai pemilik risiko, untuk secara khusus membantu
to specifically assist in Risk Management implementation
Manajemen Risiko di divisinya.
within the division.
Evaluasi Atas Efektivitas Pelaksanaan Manajemen Risiko
Evaluation on Effectiveness of Risk Management
Tim Manajemen Risiko Perseroan melakukan penilaian
The Company’s Risk Management team conducts
berkala atas efektivitas pelaksanaan Manajemen Risiko.
periodical assessments on the effectiveness of Risk
Enterprise Risk Management Maturity Assessment (“EMA”)
Management implementation. The Company’s Enterprise
Perseroan berfungsi menilai aspek-aspek lingkungan kerja
Risk Management Maturity Assessment (“EMA”) assesses
internal, penetapan target, identifikasi kejadian, penilaian
on aspects of internal environment, objectives setting, event
risiko, respon atas risiko, kegiatan kontrol, informasi dan
identification, risk assessment, response on risk, control
komunikasi, pemantauan dan keberlangsungan kegiatan
activities, information and communication, monitoring and
operasional.
continuity of operational activities.
Hasil
178
EMA
akan
digunakan
untuk
meningkatkan
The results of EMA will be used to improve the Enterprise
Governance Enterprise Risk (baik kerangka maupun proses
Risk Governance (both Risk Management framework and
Manajemen Risiko), yang ditinjau setiap tahunnya oleh
Risk Management process), which is reviewed annually by
Astra Grup Audit dan tim Risk Advisory.
Astra Audit Group and Risk Advisory team.
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola
Kelola Perusahaan
Perusahaan
Good Corporate
Corporate Governance
Governance
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Social Responsibility
Laporan Keuangan Konsolidasian
Consolidated Financial Statements
MANAJEMEN RISIKO
Risk Management
Struktur Manajemen Risiko Perseroan
Risk Management Structure in ACSET
PEMEGANG SAHAM
SHAREHOLDERS
DEWAN KOMISARIS
BOARD OF COMMISSIONERS
Peran & Fungsi sebagai
Komite Monitoring review
& Consultation
Role & Function as a
Commitee for Monitoring
Review & Consultation
DIREKSI
BOARD OF DIRECTORS
Peran & Fungsi sebagai
Corporate Stategic Risk
Owner
Role & Function as a
Corporate Strategic Risk
Owner
KOMITE AUDIT
AUDIT COMMITEE
SEMUA CHIEF &
KEPALA DIVISI
ALL CHIEF & DIVISION
HEAD
Peran & Fungsi sebagai
Monitoring & Review
Role & Function as
Monitoring & Review
Peran & Fungsi sebagai
Strategic Risk Owner
Role & Function as
Strategic Risk Owner
KEPALA DEPARTEMEN
/PROJECT MANAGER
DEPARTEMENT HEAD/
PROJECT MANAGER
Peran & Fungsi sebagai
Operational Risk Owner
Role & Function as
Operational Risk Owner
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
179
Ikhtisar Utama
Main Highlights
Laporan Manajemen
Management Report
Profil Perusahaan
Company Profile
Analisa & Pembahasan Manajemen
Management Discussion & Analysis
Kepatuhan Hukum
Legal Compliance
180
Terkait kepatuhan hukum, sepanjang tahun 2016
In relation to legal compliance, throughout 2016, the
Perseroan tidak terlibat dalam sengketa hukum di
Company was not involved in any material legal dispute
pengadilan yang bersifat material.
in the courts.
Selain itu, Perseroan, Dewan Komisaris dan Direksi
Moreover, the Company, the Board of Commissioners
juga tidak menghadapi sanksi administratif dari otoritas
and the Board of Directors did not face any administrative
pasar modal maupun otoritas lainnya yang berpotensi
sanctions from the capital market authorities or other
memiliki dampak material terhadap kinerja keuangan
authorities that potentially can have a material impact
Perseroan.
on the Company’s financial performance.
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola
Kelola Perusahaan
Perusahaan
Good Corporate
Corporate Governance
Governance
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Konsolidasian
Corporate Social Responsibility
Consolidated Financial Statements
Kode Etik
Code of Conduct
Perseroan telah memiliki Kode Etik sebagai landasan budaya Perseroan
yang disajikan dalam bentuk buku dan dipahami oleh semua karyawan.
The Company’s Code of Conduct underpins the corporate culture, and is presented in handbook
form and understood by all employees.
ACSET Code of Conduct disusun mengacu kepada Astra
ASCET Code of Conduct was established by referring to Astra
Code of Conduct yang berlandaskan pada filosofi Astra
Code of Conduct which was founded upon Astra philosophy
sebagai holding company Perseroan, Catur Dharma,
as the holding company, Catur Dharma, specifically, the
khususnya, nilai Catur Dharma yang pertama dan utama,
first and foremost Catur Dharma value, namely “To be an
yakni “Menjadi Milik Yang Bermanfaat Bagi Bangsa dan
Asset to the Nation”, by taking into account the principles of
Negara”, dengan memperhatikan prinsip-prinsip Tata
Good Corporate Governance.
Kelola Perusahaan yang baik.
Pedoman Etika Bisnis dan Etika Kerja
Business Ethics and Work Ethics Guidelines
Etika Bisnis merupakan sistem nilai yang dianut Perseroan
Business Ethics serves as value system upheld by the
sebagai acuan untuk berhubungan dengan lingkungannya,
Company as the reference to correlate with its environment,
baik lingkungan internal maupun eksternal. Sedangkan
both internally as well as externally. Whereas Work Ethics is
Etika Kerja merupakan sistem nilai yang dianut oleh
a value system upheld by the Company’s employees in their
karyawan Perseroan dalam bersikap, berperilaku dan
conduct, attitude and relationship with the parties within
berhubungan dengan pihak-pihak di dalam Perseroan.
the Company.
Pokok-pokok Kode Etik
Code of Conduct Principles
Etika Bisnis
Business Ethics
Pokok-pokok Etika Bisnis sebagaimana tercantum dalam
The principle of Business Ethics as detailed in the
Kode Etik Perseroan adalah untuk:
Company’s Code of Conduct are to:
1. Menghormati hak-hak pelanggan sesuai dengan
1. Respect customers’ rights in accordance with the
peraturan perundangan yang berlaku.
prevailing laws and regulations.
2. Berdasarkan pada persamaan, kesetaraan dan
2. Be base on parity, equality and mutual trust which is
saling percaya (mutual trust) yang berlandaskan
founded upon fairness and social responsibility and
pada keadilan dan tanggung jawab sosial serta tidak
does not differentiate any ethnicity, religion, race and
membedakan suku, agama, ras dan antar golongan.
intergroup.
3. Mendukung terciptanya persaingan yang adil dan
sehat sesuai dengan peraturan perundangan yang
3. Enhance fair and sound competition according to the
prevailing laws and regulations.
berlaku.
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
181
Ikhtisar Utama
Laporan Manajemen
Main Highlights
Analisa & Pembahasan Manajemen
Profil Perusahaan
Management Report
Management Discussion & Analysis
Company Profile
Kode Etik
Code of Conduct
4. Menghormati hak asasi manusia secara universal,
4. Respect human rights universally, and employees’
serta hak dan kewajiban karyawan berdasarkan
rights and obligations based on prevailing laws and
peraturan perundangan yang berlaku.
regulations.
5. Memperlakukan
secara
5. Equal treament of shareholders, including an accurate
seimbang, termasuk dalam memberikan informasi
pemegang
sahamnya
and timely information disclosure, in accordance
yang akurat dan tepat waktu, sesuai dengan Anggaran
with the Articles of Association of the Company and
Dasar Perseroan dan peraturan perundangan yang
prevailing laws and regulations.
berlaku.
6. Memberikan informasi yang akurat dan tepat waktu
6. Provide accurate and timely information according to
sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku.
the prevailing laws and regulation.
7. Bersama-sama dengan dan antar Perusahaan Afiliasi,
7. Together with and between the Affiliates, the Company
Perseroan membangun kerjasama untuk mencapai
builds cooperation to reach synergy in various business
sinergi dalam berbagai kegiatan bisnis dan sosial
and social activities both in the head office or branches
baik di tingkat pusat maupun cabang sesuai dengan
according to the prevailing laws and regulation,
peraturan perundangan yang berlaku, termasuk
including the Company’s competition rules.
peraturan persaingan usaha.
8. Menjalin
hubungan
yang
harmonis,
konstruktif
8. Mantain harmonious, constructive and mutual respect
dan saling menghormati dengan memperhatikan
by taking into observance the prevailing laws.
peraturan perundangan yang berlaku.
9. Turut serta memelihara lingkungan hidup yang bersih
9. Participate
dan sehat di sekitar Perseroan.
in
maintaining
clean
and
healthy
environment in the areas of the Company.
10. Berpegang pada kebenaran dan keterbukaan informasi
10. Hold on true and transparency of information that are
yang dapat dipertanggungjawabkan sesuai dengan
accountable in accordance with the journalism code of
kode etik jurnalistik dan peraturan perundangan yang
ethics and prevailing laws and regulations.
berlaku.
Etika Kerja
Work Ethics
Pedoman Etika Kerja ini berlaku bagi Komisaris, Direktur
The Work Ethics is applicable to the Commissioners,
dan karyawan Perseroan.
Directors and Employees of the Company.
Etika Kerja meliputi, antara lain:
Work Ethics covers, among others are:
•
Menjadi warga Perseroan yang baik dengan mentaati
•
Becoming good citizen of the Company by adhering to
kebijakan internal/ketentuan Perseroan, Peraturan
the Company’s internal policies and rules, Company
Perusahaan
Regulations and prevailing laws.
dan
peraturan
perundangan
yang
berlaku.
•
Menggunakan
dan
mengembangkan
potensinya
•
interest of the Company.
secara optimal untuk kepentingan Perseroan.
•
182
Turut menciptakan lingkungan kerja yang kondusif
Utilizing and developing its potential optimally for the
•
Participating
in
creating
a
favorable
working
dan secara bersama-sama membangun budaya kerja
environment and together building good corporate
yang baik.
culture.
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola
Kelola Perusahaan
Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Good Corporate
Corporate Governance
Governance
Laporan Keuangan Konsolidasian
Corporate Social Responsibility
Consolidated Financial Statements
Kode Etik
Code of Conduct
Pokok-pokok Etika Bisnis dan Etika Kerja dapat
The principals of Business Ethics and Work Ethics are
digambarkan sebagai diagram di bawah ini:
illustrated in the following diagram:
Pelanggan
Customer
Mitra Usaha :
1. Pemasok
2. Penyalur
3. Prinsipal
Media Massa
Mass Media
Masyarakat
Public
Pesaing
Competitor
Perseroan
Company
Penyelenggara
Negara
Government
Investor
Perusahan Afiliasi
Affiliated
Companies
Pemegang Saham
Stakeholders
Karyawan
Employee
Pernyataan Kepatuhan Terhadap Kode Etik
Compliance to the Code of Conduct
Selain itu, seluruh karyawan diwajibkan untuk membaca
In addition, all employees are required to read and sign a
dan menandatangani pernyataan pengungkapan benturan
conflict of interest disclosure statement. This statement
kepentingan.
jaminan
provides additional assurance that all employees are
tambahan bahwa semua karyawan berkomitmen untuk
committed to adhering to the principles of Good Corporate
mematuhi prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan yang
Governance. Compliance to the code of conduct is also
baik. Pernyataan kepatuhan terhadap kode etik juga
applicable to the Board of Commissioners, Committees
berlaku bagi Dewan Komisaris, Komite-komite Dewan
under the Board of Commissioners, Board of Directors
Komisaris, Direksi serta jajaran manajemen Perseroan. Hal
and all management elements of the Company. This is
ini disahkan melalui penetapan Kode Etik dalam masing-
legitimated through the Code of Conduct stipulation within
masing Piagam dari organ utama GCG tersebut.
these GCG main organs Chapters.
Pernyataan
ini
memberikan
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
183
Ikhtisar Utama
Laporan Manajemen
Main Highlights
Analisa & Pembahasan Manajemen
Profil Perusahaan
Management Report
Management Discussion & Analysis
Company Profile
Informasi Mengenai budaya/Tata nilai
Perusahaan
Information on Company Culture/Values
ACSET memiliki budaya dan tata nilai yang disebut ACSET Management
System dan Basic Mentality.
ACSET has had culture and value called ACSET Management System and Basic Mentality.
ACSET Management System (AMS)
ACSET Management System (AMS)
AMS merupakan sistem manajemen yang melibatkan
The AMS is a management system involving all employees,
seluruh karyawan, dengan penerapan metode statistik,
by implementing statistical methods, to manage and
untuk mengelola dan meningkatkan kualitas proses bisnis
improve the quality of business processes to earn customer
demi tercapainya kepuasan pelanggan dan peningkatan
satisfaction and to increase level of competitiveness. The
daya saing. AMS diadopsi dari Astra Management System,
AMS is adopted from the Astra Management System,
di mana keduanya memiliki titik berat pada pengembangan
in which both emphasize on people development as the
people sebagai landasan untuk mencapai peningkatan
foundation to achieve sustainable business improvement
bisnis berkelanjutan dan dalam rangka berkontribusi bagi
and to contribute to the nation’s development. The AMS has
perkembangan bangsa. AMS memiliki tiga karakteristik
three main characteristics: Focus on the Customer, Total
utama, yakni Fokus pada Pelanggan, Partisipasi Total dan
Participation, and Continuous Improvement.
Improvement yang Berkesinambungan.
Kerangka kerja AMS dapat dilihat dalam skema di bawah
AMS framework can be seen in scheme below:
ini:
Pillar I :
Pillar III :
Pillar II :
BASIC MENTALITY
STARTEGIC MANAGEMENT
Focus on Customer
1.Vision
COMPANY VISION
•
TOOLS
5.System
Control
•
Visioning
•
Focus on PDCA
Goal & Startegy(Policy
•
Strategic Alignment
•
Focus on Fact & Data
Management)
•
Process Alignment
•
Focus on Teamwork
•
Focus on Excellence
•
3. Values
Process
•
Activity Management
•
Activity Plan
•
Tabel of Duties
•
2.Strategy
BSC Measuring
Improvement Projects
4.Process
COMPANY
RESULT
•
Control
6.Structure
Pillar IV :
ENABLES FOR IMPLEMENTATION
•
•
•
•
184
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
Commitment
Aligment
Monitoring
Support
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola
Kelola Perusahaan
Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Good Corporate
Corporate Governance
Governance
Laporan Keuangan Konsolidasian
Corporate Social Responsibility
Consolidated Financial Statements
SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL
Internal Control System
ACSET Basic Mentality (ABM)
ACSET Basic Mentality (ABM)
ABM merupakan penurunan prinsip-prinsip yang berasal
The ABM is a derivation from the first pillar of AMS, which
dari Pilar I AMS, yakni yang fokus pada bidang people
focuses on people roadmap. The ABM is defined as a
roadmap. Definisi dari ABM sendiri adalah sikap mental
mentality that underlies all thought, attitude and action
yang mendasari cara berpikir, cara bersikap, dan cara
in work, in accordance to Astra’s values. The goal is to
bertindak
emphasize on building working and corporate cultures to
dalam
melaksanakan
pekerjaan,
selaras
dengan nilai-nilai Astra. Tujuannya menitikberatkan pada
achieve excellence.
pembangunan budaya kerja dan budaya perusahaan yang
unggul untuk mencapai excellence.
ABM berisi lima nilai pokok, yaitu:
The ABM contains five essential values:
a. Fokus pada Pelanggan:
a. Focus on Customer:
•
Memberikan nilai tambah bagi pelanggan
•
Delivering added value for customer
•
Berpikir kualitas adalah QCDSM (Quality, Cost,
•
Quality equals to QCDSM (Quality, Cost, Delivery,
Delivery, Safety, Morale)
•
Safety, Morale)
•
Berpikir pelanggan adalah proses berikut
b. Fokus pada PDCA (Plan-Do-Check-Action):
Next process is our customer
b. Focus on PDCA (Plan-Do-Check-Action):
•
Mengelola dengan siklus PDCA
•
Managing based on PDCA cycle
•
Mengendalikan proses dari awal sampai hasil
•
End to end process management
•
Countermeasure and preventive acts
akhir
•
Mengendalikan
proses
dengan
tindakan
perbaikan dan pencegahan
c.
Fokus pada Fakta dan Data:
c.
Focus on Fact and Data:
•
Mengelola dengan fakta dan data
•
Speak and manage by fact and data
•
Mengelola dengan prinsip prioritas
•
Managing based on priority principle
•
Menetapkan sasaran dengan SMART (Specific,
•
Determining target based on SMART (Specific,
Measurable, Attainable, Realistic, Time-bound)
Measurable, Attainable, Realistic, Time-bound)
principle
•
Merujuk pada standar dan SOP (Standard of
•
Operating Procedures)
d. Fokus pada Kerjasama:
Referring to the standards and SOP (Standard of
Operating Procedures)
d. Focus on Teamwork:
•
Mencapai kematangan individu
•
Reaching individual maturity
•
Jangan menyalahkan orang lain
•
Do not blame others
•
Membina hubungan yang baik antara atasan dan
•
Man management
•
Inter-team harmony
bawahan
•
Mencapai keselarasan antar individu
e. Fokus pada Excellence:
e. Focus on Excellence:
•
Bebas mencoba hal baru
•
Free to try out new approach
•
Mengelola risiko
•
Manageable risks
•
Belajar dari kesalahan
•
Learn from mistakes
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
185
Ikhtisar Utama
Main Highlights
Laporan Manajemen
Management Report
Analisa & Pembahasan Manajemen
Profil Perusahaan
Management Discussion & Analysis
Company Profile
PROGRAM KEPEMILIKAN SAHAM OLEH KARYAWAN
DAN/ATAU MANAJEMEN
Employees And/Or Management Shares Option Programs
186
Pada tahun pelaporan, Perseroan tidak menyelenggarakan
The Company did not hold employees and/or management
program Kepemilikan Saham oleh Karyawan dan/atau
Shares Option Program for the Company’s management in
Manajemen.
the reporting year.
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola
Kelola Perusahaan
Perusahaan
Good Corporate
Corporate Governance
Governance
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Laporan Keuangan Konsolidasian
Corporate Social Responsibility
Consolidated Financial Statements
PELAPORAN PELANGGARAN
Whistleblowing System
Whitsleblowing System merupakan salah satu bentuk pengawasan
yang dilaksanakan oleh Perseroan dalam pengendalian internal yang
konsisten. Menyediakan saluran formal bagi karyawan guna menciptakan
Tata Kelola Perusahaan secara profesional, serta adanya proses
penyampaian aspirasi yang membantu Perseroan memberantas segala
pelanggaran ataupun potensi pelanggaran.
The Whistleblowing System is one of the supervision by the Company in performing consistent
internal controls. Providing a formal channel for employees in helping to create corporate governance
in a professional manner, and as the standards to express the aspiration that assists the Company in
eliminating any violation or potential violation.
Cara Penyampaian Laporan
Pelanggaran
Whistleblowing Mechanisms
Perseroan menyediakan berbagai infrastruktur saluran
The company provides a wide range of whistleblowing
whistleblowing yang dapat memudahkan pelapor segera
infrastructure channels that can facilitate the reporting
menyampaikan laporan, yaitu:
immediately submit a report, namely:
a. Surat tertulis kepada Direktur, atau
a. Written letter to the Director, or
b. Kepala SDM, SHE, & SSR
b. Head of HC, SHE, & SSR
Dalam hal ini Perseroan akan menindaklanjuti laporan
For any follow up by the Company, the reports will be
tersebut dalam waktu maksimal 3 minggu sejak diterimanya
processed maximum within 3 weeks since the acceptance
laporan oleh pihak-pihak tersebut diatas.
of the reports from the above parties.
Perlindungan Bagi Pelapor
Protection for Whistleblowers
Dalam menjalankan fungsi pengaduan atas tindakan
In performing whistleblowing function on Code of Conduct
pelanggaran Kode Etik di lingkungan kerja, Perseroan
violation at working environment, the Company establishes
menetapkan prosedur perlindungan terhadap pelapor
a procedure to protect whistleblowers by ensuring the
dengan cara menjamin kerahasiaan identitas pelapor terkait
confidentiality of a whistleblower’s identity against any
potensi ancaman yang dapat timbul terhadap pelapor.
potential threat. The Company’s commitment on the effort,
Komitmen Perlindungan tersebut dilakukan oleh Perseroan
in addition to supporting compliance of all elements with the
selain sebagai upaya dalam mendukung kepatuhan
prevailing regulations and in turn creates orderly business,
seluruh elemen terhadap regulasi yang berlaku yang dapat
shall improve all employees’ participation in monitoring
menciptakan keteraturan usaha, juga dapat meningkatkan
activity.
partisipasi pengawasan dari seluruh karyawan.
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
187
Ikhtisar Utama
Main Highlights
Laporan Manajemen
Management Report
Analisa & Pembahasan Manajemen
Profil Perusahaan
Management Discussion & Analysis
Company Profile
Penanganan Pengaduan
Reports Handling
Perseroan selalu menerapkan asas Praduga tak Bersalah
The Company implements Presumption of Innocence
terhadap setiap laporan yang masuk atas terjadinya
principle on all incoming reports on Code of Conduct
pelanggaran Kode Etik. Untuk itu, Perseroan menetapkan
violation. Therefore, the Company establishes a flow of
sebuah alur proses penyelidikan terkait pelaporan yang
investigation process on any report, offering protection
masuk dengan tidak hanya melakukan perlindungan
for not only the whistleblower but also for the reported
bagi pelapor, tapi juga terhadap pihak terlapor untuk
individual in order to avoid arbitrary action.
menghindari tindakan kesewenang-wenangan.
Pihak yang Mengelola Pengaduan
Reports Handler
Mekanisme penanganan pengaduan atas pelanggaran
The mechanism of whistleblowing management on Code
Kode Etik yang terjadi di lingkungan Perusahaan dimulai
of Conduct violation in the Company’s environment is
dengan melakukan proses investigasi atas laporan yang
conducted by performing investigation on any incoming
masuk melalui Direktur Perseroan di bidang operasional
reports from the Company’s Directors in operational
maupun melalui penanggung jawab dari Departemen
field or through a person in-charge from Human Capital
Sumber Daya Manusia. Langkah-langkah investigasi
Department. The investigation steps begin by first calling
dimulai dengan dilakukan melakukan pemanggilan
the reported individual regarding the violation, as well
terhadap pihak terlapor terkait pelanggaran-pelanggaran
as collecting further information on the background of
yang diadukan, serta menggali informasi lebih dalam atas
violation.
latar belakang terjadinya pelanggaran.
Untuk pelanggaran yang bersifat kriminal dan masuk
If any crime-related violation that belongs to the field of
dalam ranah hukum pidana, proses investigasi langsung
criminal law, law enforcement may be involved in the
melibatkan pihak berwajib. Hasil dari proses investigasi
process. The investigation results are enforced by imposing
tersebut diputuskan melalui pemberlakuan sanksi sesuai
sanctions in accordance with the scale of violation, which
dengan skala pelanggaran yang dilakukan dengan mengacu
refers to the internal regulation of the Company. The
kepada regulasi yang berlaku di internal Perseroan. Sanksi
sanctions may be in the form of reprimand for lighter
tersebut berupa teguran untuk tingkat pelanggaran ringan,
violations, penalties on benefits which belongs to violator’s
denda atau pinalti terhadap benefit yang menjadi hak
rights, issuance of Warning Letter and Termination for
pelanggar, penerbitan Surat Peringatan dan Pemecatan
severe violation or from the accumulation of previous
jika terjadi pelanggaran berat atau akibat dari akumulasi
violations.
pelanggaran-pelanggaran yang terjadi sebelumnya.
188
Hasil dari Penanganan Pengaduan
Whistleblowing Results
Sepanjang 2016, tidak terdapat adanya laporan pelanggaran
In 2016, there is no whistleblowing report of fraud that could
yang dapat mempengaruhi kegiatan operasional atau
affect the Company’s operational activities or financial
kondisi keuangan Perseroan.
condition.
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola
Kelola Perusahaan
Perusahaan
Good Corporate
Corporate Governance
Governance
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Social Responsibility
Laporan Keuangan Konsolidasian
Consolidated Financial Statements
PEDOMAN TATA KELOLA
GCG Guidelines
Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka
CGC Guidelines for Public Companies
Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka
Corporate Governance Guidelines for Public Companies
Penerapan di PT Acset Indonusa Tbk
The implementation in PT Acset Indonusa Tbk
A. HUBUNGAN PERUSAHAAN TERBUKA DENGAN PEMEGANG SAHAM DALAM MENJAMIN HAK-HAK PEMEGANG
SAHAM
RELATIONSHIP OF THE PUBLIC COMPANY WITH THE SHAREHOLDERS IN ENSURING THE SHAREHOLDERS’
RIGHTS
Prinsip 1
Meningkatkan Nilai Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)
Principle 1
Improving the Value of General Meeting of Shareholders (GMS)
1.1. Perusahaan terbuka memiliki cara atau prosedur
teknis pengumpulan suara/voting baik secara
terbuka maupun tertutup yang mengedepankan
independensi dan kepentingan pemegang saham.
•
Perseroan telah memenuhi rekomendasi ini.
The Company has complied with this recommendation.
•
Tata cara mengenai pengambilan suara baik secara
terbuka maupun secara tertutup diatur di dalam
Anggaran Dasar Perseroan.
Procedures on voting, whether opened or closed
voting, is regulated under the Company’s Articles of
Association.
•
Dalam pelaksanaan setiap Rapat Umum Pemegang
Saham, mekanisme pengambilan suara merupakan
bagian dari tata tertib rapat yang diinformasikan kepada
para pemegang saham di awal rapat.
Voting mechanism is part of the meeting procedures
informed to the shareholders at the beginning of the
any General Meeting of Shareholders.
Public company has technical procedures
for opened or closed voting that promote
independency and shareholders’ interest.
1.2. Seluruh anggota Direksi dan anggota Dewan
Perseroan telah memenuhi rekomendasi ini, semua anggota
Komisaris perusahaan terbuka hadir dalam RUPS Direksi dan Dewan Komisaris menghadiri RUPST 2015 dan
tahunan.
2016.
All members of the Board of Directors (BOD) and
the Board of Commissioners (BOC) are present at
Annual GMS.
1.3 Ringkasan risalah RUPS tersedia dalam situs web
perusahaan terbuka paling sedikit selama 1 (satu)
tahun.
The Company has complied with this recommendation,
all members of the BOD and the BOC were present at the
AGMS year 2015 and 2016.
Perseroan telah memenuhi rekomendasi ini.
The Company has complied with this recommendation.
Summary of GMS minutes is available on public
company’s website by no less than 1 (one) year.
Prinsip 2
Meningkatkan Kualitas Komunikasi Perusahaan Terbuka dengan Pemegang Saham atau Investor
Principle 2
Improving Communication Quality of Public Company with Shareholders or Investors
2.1 Perusahaan terbuka memiliki suatu kebijakan
komunikasi dengan pemegang saham atau
investor.
Public company has a communication policy with
shareholders or investors.
2.2Perusahaan terbuka mengungkapkan kebijakan
komunikasi perusahaan terbuka dengan
pemegang saham atau investor dalam situs web.
Perseroan sedang menyusun suatu kebijakan komunikasi
dengan pemegang saham atau investor sebagaimana
direkomendasikan.
The Company currently in process preparing a
communication policy with shareholders or investors as
recommended.
Perseroan sedang menyusun suatu kebijakan komunikasi
perusahaan terbuka dengan pemegang saham atau investor
dan mengungkapkan kebijakan tersebut dalam situs web.
Public company discloses its communication policy The Company currently in process preparing a
with shareholders or investors in website.
communication policy with shareholders or investors and
will disclose such policy at website.
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
189
Ikhtisar Utama
Main Highlights
Laporan Manajemen
Management Report
Analisa & Pembahasan Manajemen
Profil Perusahaan
Management Discussion & Analysis
Company Profile
Pedoman Tata Kelola
GCG Guidelines
B. FUNGSI DAN PERAN DEWAN KOMISARIS
FUNCTION AND ROLE OF THE BOARD OF COMMISSIONERS
Prinsip 3
Memperkuat Keanggotaan dan Komposisi Dewan Komisaris
Principle 3
Strengthening the Membership and Composition of the Board of Commissioners
3.1 Penentuan jumlah anggota Dewan Komisaris
mempertimbangkan kondisi perusahaan terbuka.
Perseroan telah memenuhi rekomendasi ini sesuai dengan
ketentuan yang diatur di dalam Anggaran Dasar Perseroan.
Determination of number of the BOC members
The Company has complied with this recommendation in
shall consider the condition of the public company. accordance with the provision regulated in the Company’s
Articles of Association.
3.2 Penentuan komposisi anggota Dewan Komisaris
memperhatikan keberagaman keahlian,
pengetahuan, dan pengalaman yang dibutuhkan.
Determination of composition of the BOC
members considers the variety of expertise,
knowledge and experiences required.
Perseroan telah memenuhi rekomendasi ini dengan
mengacu kepada peraturan yang terkait.
The Company has complied with this recommendation by
referring to the relevant regulations.
Prinsip 4
Meningkatkan Kualitas Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab Dewan Komisaris.
Principle 4
Improving the quality of job and responsibility performance of Board of Commissioners
4.1 Dewan Komisaris mempunyai kebijakan penilaian
sendiri (self-assessment) untuk menilai kinerja
Dewan Komisaris.
Perseroan sedang menyusun suatu kebijakan penilaian
sendiri (self-assessment) untuk menilai kinerja Dewan
Komisaris.
The BOC has self-assessment policy to assess the The Company currently in process preparing selfassessment policy to assess the performance of the BOC.
performance of the BOC.
4.2 Kebijakan penilaian sendiri (self-assessment)
untuk menilai kinerja Dewan Komisaris,
diungkapkan melalui laporan tahunan perusahaan
terbuka.
Perseroan sedang menyusun kebijakan penilaian sendiri
(self-assessment) untuk menilai kinerja Dewan Komisaris
dan akan mengungkapkan melalui laporan tahunan
perusahaan terbuka.
Self-assessment policy to assess the performance The Company currently in process preparing selfof the BOC is disclosed in annual report of public
assessment policy to assess the performance of the BOC
company.
and will disclose in annual report of public company.
4.3 Dewan Komisaris mempunyai kebijakan terkait
pengunduran diri anggota Dewan Komisaris
apabila terlibat dalam kejahatan keuangan.
The BOC has a policy with respect to the
resignation of the BOC members if such member
involved in financial crime.
Perseroan sedang menyusun suatu kebijakan terkait
pengunduran diri anggota Dewan Komisaris apabila terlibat
dalam kejahatan keuangan sebagaimana direkomendasikan.
The Company currently in process preparing a policy with
respect to the resignation of the BOC members if such
member involved in financial crime as recommended.
4.4 Dewan Komisaris atau komite yang menjalankan
Perseroan sedang menyusun suatu kebijakan suksesi dalam
fungsi nominasi dan remunerasi menyusun
proses nominasi anggota direksi.
kebijakan suksesi dalam proses nominasi anggota
direksi.
The BOC or Committee that conducts nomination
and remuneration function shall arrange
succession policy in nomination process of the
BOD members.
190
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
The Company currently in process preparing a succession
policy in nomination process of the BOD members.
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola
Kelola Perusahaan
Perusahaan
Good Corporate
Corporate Governance
Governance
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Social Responsibility
Laporan Keuangan Konsolidasian
Consolidated Financial Statements
Pedoman Tata Kelola
GCG Guidelines
C. FUNGSI DAN PERAN DIREKSI
FUNCTION AND ROLE OF THE BOARD OF DIRECTORS
Prinsip 5
Memperkuat Keanggotaan dan Komposisi Direksi
Principle 5
Strengthening the Membership and Composition of the Board of Directors
5.1 Penentuan jumlah anggota Direksi
mempertimbangkan kondisi perusahaan terbuka
serta efektivitas dalam pengambilan keputusan.
Determination of number of the BOD members
considers the condition of the public company and
the effectiveness of decision-making.
5.2 Penentuan komposisi anggota Direksi
memperhatikan, keberagaman keahlian,
pengetahuan, dan pengalaman yang dibutuhkan.
Determination of composition of the BOD
members considers the variety of expertise,
knowledge and experience required.
5.3 Anggota Direksi yang membawahi bidang
akuntansi atau keuangan memiliki keahlian dan/
atau pengetahuan di bidang akuntansi.
Perseroan telah memenuhi rekomendasi ini sesuai dengan
ketentuan yang diatur di dalam Anggaran Dasar Perseroan.
The Company has complied with this recommendation in
accordance with the provision regulated in the Company’s
Articles of Association.
Perseroan telah memenuhi rekomendasi ini dengan
mengacu kepada peraturan yang terkait.
The Company has complied with this recommendation by
referring to the relevant regulations.
Perseroan telah memenuhi rekomendasi ini.
The Company has complied with this recommendation.
Member of the BOD who is liable for accounting
or finance has accounting expertise and/or
knowledge.
Prinsip 6
Meningkatkan Kualitas Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab Direksi
Principle 6
Improving the Quality of Job Performance and Responsibility of the Board of Directors
6.1 Direksi mempunyai kebijakan penilaian sendiri
(self-assessment) untuk menilai kinerja Direksi.
The BOD has self-assessment policy to assess
performance of BOD.
Perseroan sedang menyusun kebijakan penilaian sendiri
(self-assessment) untuk menilai kinerja Direksi.
The Company currently in process preparing selfassessment policy to assess performance of BOD.
Perseroan sedang menyusun kebijakan penilaian sendiri
6.2 Kebijakan penilaian sendiri (self-assessment)
untuk menilai kinerja Direksi diungkapkan melalui (self-assessment) untuk menilai kinerja Direksi dan akan
mengungkapkan melalui laporan tahunan perusahaan
laporan tahunan perusahaan terbuka.
terbuka.
Self-assessment policy to assess the performance The Company currently in process preparing selfof the BOD is disclosed in the annual report of the assessment policy to assess the performance of the BOD
public company.
and will disclose in annual report of public company.
6.3 Direksi mempunyai kebijakan terkait pengunduran Perseroan sedang menyusun suatu kebijakan terkait
diri anggota Direksi apabila terlibat dalam
pengunduran diri anggota Direksi apabila terlibat dalam
kejahatan keuangan.
kejahatan keuangan sebagaimana direkomendasikan.
The BOD has a policy related to resignation of the
BOD members if involved in financial crime.
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
The Company currently in process preparing a policy with
respect to the resignation of the BOD members is such
member involved in financial crime as recommended.
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
191
Ikhtisar Utama
Main Highlights
Laporan Manajemen
Management Report
Profil Perusahaan
Company Profile
Analisa & Pembahasan Manajemen
Management Discussion & Analysis
Pedoman Tata Kelola
GCG Guidelines
D. PARTISIPASI PEMANGKU KEPENTINGAN
STAKEHOLDERS PARTICIPATION
Prinsip 7
Meningkatkan Aspek Tata Kelola Perusahaan melalui Partisipasi Pemangku Kepentingan
Principle 7
Improving Corporate Governance Aspect through Participation of Stakeholders
7.1 Perusahaan terbuka memiliki kebijakan untuk
mencegah terjadinya insider trading.
Public company has a policy to prevent insider
trading.
7.2 Perusahaan terbuka memiliki kebijakan antikorupsi dan anti-fraud.
Perseroan sudah menyusun kebijakan untuk mencegah
terjadinya insider trading sebagaimana diatur didalam Kode
Etik Perseroan.
The Company has a policy to prevent insider trading as stated
in Company Code of Conduct.
Perseroan sedang menyusun kebijakan anti-korupsi dan antifraud.
Public company has anti-corruption and anti-fraud The Company currently in process preparing anti-corruption
policy.
and anti-fraud policy.
7.3Perusahaan terbuka memiliki kebijakan tentang
seleksi dan peningkatan kemampuan pemasok
atau vendor.
Perseroan telah memenuhi rekomendasi ini.
The Company has complied with this recommendation.
Public company has policies concerning selection
and capability improvement of suppliers and
vendors.
7.4 Perusahaan terbuka memiliki kebijakan tentang
pemenuhan hak-hak kreditur.
Public company has a policy concerning the
fulfillment of creditor’s right.
7.5 Perusahaan terbuka memiliki kebijakan sistem
whistleblowing.
Public company has a policy of whistleblowing
system.
Perseroan sedang menyusun kebijakan tentang pemenuhan
hak-hak kreditur.
The Company currently in process preparing a policy
concerning the fulfillment of creditor’s right.
Perseroan telah memiliki sistem whistleblowing sebagaimana
telah diungkapkan di dalam laporan tahunan Perseroan.
The Company has established a whistleblowing policy as
disclosed in the Company’s annual report.
7.6 Perusahaan memiliki kebijakan pemberian insentif Perseroan sudah memiliki suatu kebijakan insentif jangka
jangka panjang kepada Direksi dan karyawan.
panjang kepada Direksi dan karyawan.
Public company has long-term incentive policy for
the BOD and employees.
192
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
The Company has complied with the requirement by having
long-term incentive policy for the Board of Directors and
Employees.
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola
Kelola Perusahaan
Perusahaan
Good Corporate
Corporate Governance
Governance
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Social Responsibility
Laporan Keuangan Konsolidasian
Consolidated Financial Statements
Pedoman Tata Kelola
GCG Guidelines
E. KETERBUKAAN INFORMASI
DISCLOSURE OF INFORMATION
Prinsip 8
Meningkatkan Pelaksanaan Keterbukaan Informasi
Principle 8
Improving the Implementation of Information Disclosure
8.1 Perusahaan terbuka memanfaatkan penggunaan
teknologi informasi secara lebih luas selain situs
web sebagai media keterbukaan informasi.
Public company takes benefit from the application
of a broader information technology other than
website as an information disclosure media.
8.2 Laporan tahunan perusahaan terbuka
mengungkapkan pemilik manfaat akhir dalam
kepemilikan saham perusahaan terbuka paling
sedikit 5% (lima persen), selain pengungkapan
pemilik manfaat akhir dalam kepemilikan saham
perusahaan terbuka melalui pemegang saham
utama dan pengendali.
Perseroan belum memenuhi rekomendasi ini karena saat ini
Perseroan merasa keterbukaan informasi melalui situs web
Perseroan sudah mencukupi.
The Company has not complied yet with this recommendation
because the Company consider that disclosure of information
through the Company’s website is sufficient.
Perseroan telah memenuhi rekomendasi ini dengan
mengungkapkan struktur pemegang saham utama dan
pengendali di dalam laporan tahunan
The Company has complied with this recommendation
by disclosing the structure of majority and controlling
shareholders in the annual report.
Annual report of public company discloses
beneficial owner in share ownership of public
company of at least 5%, other than disclosure
of beneficial owner in share ownership of
public company through major and controlling
shareholders.
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
193
Ikhtisar Utama
Main Highlights
Laporan Manajemen
Management Report
Profil Perusahaan
Company Profile
Analisa & Pembahasan Manajemen
Management Discussion & Analysis
TANGGUNGJAWAB
SOSIAL PERUSAHAAN
Corporate Social
Responsibility
ACSET menyadari
pentingnya pelaksanaan
tanggung jawab sosial perusahaan
sebagai bagian dari upaya mewujudkan
misi berkontribusi terhadap pembangunan
bangsa.
194
ACSET realizes the importance of corporate social responsibility
implementation as part of its endeavors towards the Company’s
mission of contributing to the nation’s development.
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Tanggung Jawab Sosial
Sosial Perusahaan
Perusahaan
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Corporate
Corporate Social
Social Responsibility
Responsibility
Laporan Keuangan Konsolidasian
Consolidated Financial Statements
TANGGUNGJAWAB SOSIAL PERUSAHAAN
Corporate Social Responsibility
Tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social
The Corporate Social Responsibility (CSR) is an integral
Responsibility-CSR) sangat erat kaitannya dengan
part of an organization’s sustainable growth. This means
pembangunan berkelanjutan suatu organisasi. Hal
that companies, such as ACSET, also places environmental
ini berarti perusahaan, seperti ACSET, tidak hanya
and society aspects as part of its decision making process
memperhatikan
dasar
beyond economic considerations. CSR implementation in
pertimbangan dalam pengambilan keputusan, tetapi
the business world has been gaining traction from time
juga aspek lain seperti lingkungan dan masyarakat.
to time, driven by better awareness on the impacts of
Perhatian dunia usaha terhadap pelaksanaan CSR
businesses towards the environment and stakeholders
terus tumbuh dari masa ke masa, didorong peningkatan
at large – employees, business partners, and public in
kesadaran mengenai potensi dampak kegiatan usaha
general. There has also been greater recognition on the
terhadap lingkungan hidup dan pemangku kepentingan
role of the private sector in the national and global growth;
perusahaan termasuk karyawan, mitra bisnis, dan publik
business players in their own capacities are now expected to
secara umum. Peran sektor swasta dalam pertumbuhan
contribute to sustainable development goals achievement.
aspek
ekonomi
sebagai
nasional maupun global juga kian diakui, sehingga para
pemain usaha dalam kapasitasnya masing-masing
diharapkan berperan serta dalam proses mencapai
tujuan pembangunan berkelanjutan.
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
195
Ikhtisar Utama
Main Highlights
Laporan Manajemen
Management Report
Profil Perusahaan
Company Profile
Analisa & Pembahasan Manajemen
Management Discussion & Analysis
TANGGUNGJAWAB SOSIAL PERUSAHAAN
Corporate Social Responsibility
Di Indonesia, pelaksanaan CSR memiliki beberapa
In Indonesia, CSR implementation is stipulated in a number
landasan hukum, antara lain Undang-Undang No. 25/2007
of legal instruments, among others Limited Liabilities
tentang Perseroan Terbatas dan Peraturan Pemerintah No.
Company Law No. 25/2007 and Government Regulation
47/2012 tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan
on Corporate Social Responsibilities of Limited Liabilities
Peseroan Terbatas. Pelaksanaan CSR, dengan demikian,
Companies No. 47/2012. As such, CSR implementation is
merupakan bentuk kepatuhan hukum perusahaan di
a legal compliance towards prevailing laws and regulations.
negara tempatnya berkegiatan. Lebih dari itu, bagi ACSET,
More than that, for ACSET, CSR helps minimizing negative
CSR berfungsi mengurangi dampak negatif kegiatan
impacts of its operational activities. Through CSR programs,
operasional Perseroan. CSR juga membantu Perseroan
the Company has also been able to build a good relationship
menjaga hubungan dengan para pemangku kepentingan
with stakeholders, thus contributing to business continuity.
guna keberlanjutan usaha.
Dalam pelaporan CSR, tanggung jawab sosial dan
The following CSR report presents how social and
lingkungan dilihat dari beberapa aspek sebagaimana
environmental responsibilities are carried out.
diuraikan berikut ini.
ACTrees:
Sebagai perusahaan yang bergerak dalam bidang
Engaged in the construction business, ACSET realizes
konstruksi, ACSET menyadari bahwa kegiatan
that its activities in project sites and in the head office will
usahanya akan bersinggungan langsung dengan
have an impact on the environment. To prevent adverse
kelestarian lingkungan, baik sekitar area proyek
environmental effects resulting from its activities
maupun di kantor pusat. Guna mencegah dampak
and implementing its commitment to environmental
negatif yang dapat dihasilkan dari kegiatan usaha
responsibility–in terms of both prevention and
yang dijalankan, serta wujud komitmen dan tanggung
mitigation–ACSET has been consistently driving its
jawab ACSET di bidang lingkungan dalam hal
efforts to contribute and to be actively involved in
pencegahan maupun penanggulangannya, ACSET
environmental programs especially in its operational
berupaya untuk selalu berkontribusi dan hadir
sites.
melalui kegiatan-kegiatan pelestarian lingkungan di
sekitar area operasionalnya.
196
Selain melaksanakan kegiatan-kegiatan secara
Other than carrying out external programs, ACSET
eksternal, penanganan dampak lingkungan secara
is also deeply focused on applying this commitment
internal melalui pembentukan mekanisme yang
internally in the organization by setting up mechanisms
mengacu pada peraturan perundang-undangan
based on prevailing laws and regulations. This is the key
yang berlaku juga menjadi fokus perhatian ACSET.
feature of ACSET’s initiative – laying the groundwork to
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Tanggung Jawab Sosial
Sosial Perusahaan
Perusahaan
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Laporan Keuangan Konsolidasian
Corporate
Corporate Social
Social Responsibility
Responsibility
Consolidated Financial Statements
TANGGUNGJAWAB SOSIAL PERUSAHAAN
Corporate Social Responsibility
Hal tersebut ditujukan untuk membangun fondasi
realize green construction that ACSET envisages, giving
awal dalam mewujudkan cita-cita pelaksanaan
the Company greater role in sustainable development.
green construction yang sedang disusun oleh
ACSET, sehingga peran ACSET dalam pembangunan
berkelanjutan menjadi lebih sempurna dari waktu ke
waktu.
Penerapan tanggung jawab sosial ACSET di bidang
In
terms
of
policies,
ACSET’s
environmental
lingkungan mengacu pada kebijakan Astra Green
responsibility refers to Astra Green Company (AGC)
Company (AGC) dan Astra Friendly Company (AFC)
and Astra Friendly Company (AFC), which are part
yang merupakan bagian dari kriteria implementasi
of
tanggung jawab sosial. AGC dan AFC merupakan
AGC and AFC are part of Astra Group’s Public
bagian dari Public Contribution yang mewakili
Contribution commitment as a good corporate citizen.
komitmen
warga
Beyond exercising its responsibility, environmental
korporasi yang baik dengan melakukan pelestarian
commitment has also been adapted to strategy and
lingkungan
business planning group-wide. AGC represents Astra
untuk
Grup
Astra
dan
untuk
juga
diimplementasikan
menjadi
sekaligus
dalam
diarahkan
strategi
social
responsibility
implementation
criteria.
dan
Group’s commitment in managing the environment,
perancaan bisnis grup secara keseluruhan. AGC
covering resource efficiency, waste management,
memperlihatkan komitmen grup Astra dalam
green house gas reduction, and others. Meanwhile,
pengelolaan lingkungan yang mencakup efisiensi
AFC contains Astra Group’s strategic directives when
sumber daya, pengelolaan limbah, emisi gas rumah
interacting with stakeholders, including communities
kaca dan sebagainya. Sementara itu, AFC berisikan
around project sites as well as social responsibility
arahan strategi grup Astra dalam berinteraksi
implementation directives.
dengan para pemangku kepentingan, termasuk
masyarakat di sekitar wilayah operasi perusahaan
dan arahan dalam pelaksanaan kegiatan tanggung
jawab sosial itu sendiri.
Beberapa bentuk tanggung jawab sosial ACSET
Under ACTrees, ACSET performs the following
yang berada di bawah pilar ACTrees adalah:
activities:
1. Fogging di lingkungan sekitar proyek
1. Fogging in project sites
2. Penanaman 1600 pohon
2. 1600 trees planting
3. Kampung Berseri
3. “Kampung Berseri” environmental program for
4. Perbaikan sarana dan prasarana
4. Facility and infrastructure repair
villages
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
197
Ikhtisar Utama
Laporan Manajemen
Main Highlights
Analisa & Pembahasan Manajemen
Profil Perusahaan
Management Report
Management Discussion & Analysis
Company Profile
TANGGUNGJAWAB SOSIAL PERUSAHAAN
Corporate Social Responsibility
ACTGrowth:
Program tanggung jawab sosial dirancang untuk
Social responsibility programs are designed to provide
memberikan ruang kepada Perusahaan untuk
the Company an avenue to pursue achievements
melakukan
hanya
beyond economic performance. The Company’s
berpedoman pada peningkatan aspek ekonomi,
development and growth should also go hand in
namun
hand with social and community growth around the
pengembangan
perkembangan
Perusahaan
yang
yang
dan
juga
tidak
pertumbuhan
sebaiknya
beriringan
dengan pengembangan pada aspek sosial dan
Company’s operational areas – an important indicator
in sustainable development.
kemasyarakatan di sekitar wilayah operasional
Perusahaan sebagai indikator keberhasilan dalam
melakukan pembangunan yang berkelanjutan.
Dalam mencapai tujuan tersebut ACSET dituntut
To that end, ACSET is demanded to take strategic and
untuk dapat melakukan langkah-langkah strategis,
well-planned measures that the Company carries
terarah dan dijalankan secara bertahap. ACSET
out in phases. ACSET must be able to adapt with
harus mampu beradaptasi dengan lingkungannya
its environment using appropriate approaches and
melalui pendekatan tertentu serta berkontribusi
contribute to social and community aspects through
dalam bidang sosial dan kemasyarakatan melalui
income generating activities, such as Micro Small
pelaksanaan kegiatan peningkatan pendapatan
Medium Enterprises Counseling. When properly
berupa pembinaan UMKM. Pemenuhan terhadap
addressed, these needs can improve the living quality
kebutuhan-kebutuhan
diharapkan
of the people. For the Company, this means cultivating
dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat,
a mutually amicable relationship with surrounding
sehingga kedepannya melalui hubungan yang saling
communities that are important to ACSET’s growth and
menguntungkan, masyarakat di sekitar mampu
development.
tersebut
berperan dalam menyokong pertumbuhan dan
pengembangan ACSET.
ACSET selama ini telah berkontribusi dalam upaya
Realizing
membangun
pemberian
contributing to community empowerment through the
bantuan terhadap apa yang menjadi kebutuhan
Company’s efforts of meeting the vital needs of the
vital dalam suatu komunitas masyarakat, terutama
communities, especially around its project sites as the
pada komunitas masyarakat di sekitar area proyek
main beneficiaries.
masyarakat
melalui
this
commitment,
ACSET
has
been
sebagai sasaran utama.
Kegiatan tanggung jawab sosial ACSET di bawah
ACSET’s social activities under ACTGrowth are:
pilar ACTGrowth adalah:
198
1. Pertanian terpadu
1. Integrated agriculture
2. Peningkatan keterampilan
2. Skill enhancement
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Tanggung Jawab Sosial
Sosial Perusahaan
Perusahaan
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Corporate
Corporate Social
Social Responsibility
Responsibility
Laporan Keuangan Konsolidasian
Consolidated Financial Statements
TANGGUNGJAWAB SOSIAL PERUSAHAAN
Corporate Social Responsibility
ACTFuture:
Sesuai dengan filosofi Perusahaan butir yang
Reflecting the Company’s first tenet of “To be an Asset
pertama, “Menjadi Milik yang Bermanfaat bagi
to the Nation”, ACSET believes that by implementing the
Bangsa dan Negara”, ACSET percaya bahwa dengan
Company’s responsibility in education ACSET will bring
melakukan tanggung jawab perusahaan di bidang
benefits and welfare to the nation. This commitment
pendidikan, maka ACSET dapat menjadi bermanfaat
to education has been ACSET’s top priority from the
dan sejahtera bersama bangsa. Semangat untuk
beginning of CSR activities.
memberikan bantuan pendidikan telah menjadi
prioritas
utama
ACSET
sejak
pertama
kali
Perusahaan melakukan kegiatan tanggung jawab
sosial.
Sasaran utama dari kegiatan tanggung jawab sosial
ACSET’s activities in education target beneficiaries
ACSET di bidang pendidikan mencakup karyawan
from its own employees to communities around the
ACSET sendiri hingga masyarakat yang berada
Company’s operational areas - in the head office and
di sekitar lingkungan operasional ACSET, baik
other project sites. ACSET has been providing tangible
kantor pusat maupun lokasi proyek-proyek yang
and non-tangible assistance to education, especially
lainnya. Selama ini, ACSET telah berkontribusi
early childhood education.
dalam memberikan bantuan material maupun nonmaterial bagi mereka yang masih membutuhkan
bantuan pendidikan, khususnya melalui pendidikan
sejak dini.
ACSET juga telah menyelaraskan kegiatannya di
ACSET has also harmonized its activities in education
bidang pendidikan dengan kebijakan pemerintah
with the government’s policy to promote better
untuk memajukan pendidikan Indonesia. Hal ini
education in Indonesia. This is done in order to support
dilakukan dalam rangka mendukung dan membantu
and be the helping hands that government needed in
pemerintah dalam upayanya menjangkau lebih
their effort to reach wider society that still requires
luas lagi masyarakat yang membutuhkan bantuan
educational support.
pendidikan.
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
199
Ikhtisar Utama
Laporan Manajemen
Main Highlights
Analisa & Pembahasan Manajemen
Profil Perusahaan
Management Report
Management Discussion & Analysis
Company Profile
TANGGUNGJAWAB SOSIAL PERUSAHAAN
Corporate Social Responsibility
Kegiatan-kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan
Under ACTFuture, ACSET realizes the following activities:
di bawah pilar ACTFuture adalah:
1. Pembangunan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak
(RPTRA)
1. Development of Child-Oriented Integrated Open
Space (RPTRA)
2. Bantuan prasarana belajar
2. Learning infrastructure assistance
3. Berbagi ilmu
3. Knowledge sharing
4. Peningkatan prestasi siswa
4. Improving students’ performance
5. Sekolah binaan untuk Pendidikan Anak Usia Dini
5. Working directly with foster schools
(PAUD)
ACTCare:
Pilar ACTCare merupakan pilar yang menggerakan
The ACTCare is pillar for ACSET’s activities in the area of
kegiatan tanggung jawab sosial ACSET di bidang
healthcare. Healthcare is part of ACSET’s commitment
kesehatan.
untuk
to delivering quality health services to underprivileged
melakukan kegiatan tanggung jawab sosial di bidang
communities with limited health access. ACSET also
kesehatan sebagai bentuk kepeduliaannya kepada
pays attention to its internal activities and their potential
masyarakat yang masih memiliki akses terbatas
health impacts; the Company carries out programs to
pada pelayanan kesehatan. Selain itu, ACSET juga
prevent health risk that could affect the condition of
memotivasi dirinya berdasarkan pada pencegahan
communities around project sites.
ACSET
telah
berkomitmen
terhadap dampak kegiatan Operasional Perusahaan
yang
mungkin
dapat
mempengaruhi
kondisi
kesehatan masyarakat yang berada di sekitar lokasi
proyek.
ACSET melihat bahwa dengan memberikan bantuan
ACSET believes that healthcare assistance will
kesehatan maka akan menciptakan masyarakat
contribute to creating healthy, happy, and prosperous
yang sehat dan lebih sejahtera. Melalui bantuan
communities. Through health facility improvement
peningkatan fasilitas kesehatan, penyuluhan hingga
program, health extension program, and blood
donor darah, ACSET percaya tingkat kesehatan
donation, ACSET is confident that the health quality of
masyarakat Indonesia dapat menjadi lebih baik di
Indonesians will continue to improve in the future.
masa depan.
Kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan di
The Company’s activities under ACTCare are:
bawah pilar ACTCare adalah:
1. Pelayanan kesehatan masyarakat
1. Medical services for communities
2. Peningkatan kualitas Posyandu
2. Quality improvement of integrated service posts/
Posyandu
3. Donor darah
200
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
3. Blood donation
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Tanggung Jawab Sosial
Sosial Perusahaan
Perusahaan
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Corporate
Corporate Social
Social Responsibility
Responsibility
Laporan Keuangan Konsolidasian
Consolidated Financial Statements
Tanggung Jawab Bidang Lingkungan
Environmental Responsibility
Tak dapat dipungkiri, kegiatan di bidang konstruksi
Environmental impacts, such as air and noise pollution
menimbulkan
polusi
of construction activities are non-debatable. To mitigate
udara dan polusi suara. Untuk menanggulanginya,
this, the Company contributes and participates in
Perseroan selalu berkontribusi dan hadir dalam
the environmental conservation activities around the
kegiatan pelestarian lingkungan di sekitar area proyek
Company’s project sites. The Company has a workshop
Perseroan. Perseroan memiliki workshop dan tempat
and heavy equipment warehouse facility in Bogor
penampungan alat berat di Kabupaten Bogor.
District.
ACSET juga merintis gagasan konstruksi hijau, seperti
ACSET also initiated green construction concept, such
teknik konstruksi hijau yang telah diaplikasikan selama
as green construction technique that has been applied
ini secara konsisten. Sebagai bagian dari Grup Astra,
consistently. ACSET, as part of Astra Group, also
ACSET juga mengacu pada kerangka Astra Green
refers to Astra Green Company (AGC) framework as its
Company (AGC) sebagai pedoman dalam pelaksanaan
guidelines in executing operational activities in safe and
operasional yang aman dan ramah lingkungan.
eco-friendly manner.
dampak
lingkungan
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
seperti
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
201
Ikhtisar Utama
Main Highlights
Laporan Manajemen
Management Report
Profil Perusahaan
Company Profile
Analisa & Pembahasan Manajemen
Management Discussion & Analysis
Tanggung Jawab Bidang Lingkungan
Environmental Responsibility
Berikut adalah program tanggung jawab lingkungan
ACSET environmental programs in 2016 are as follows:
yang dilaksanakan atau melibatkan ACSET pada tahun
2016:
Nama Kegiatan | Activities
Penanaman 1.600 pohon bersama dengan warga Kecamatan Jonggol dalam rangka memperingati Hari Penanaman Pohon
Sedunia
Planting of 1,600 trees with the Jonggol communities in conjunction with World Tree Planting Day
Kampung Berseri Proyek West Vista
Kampung Berseri, West Vista Project
202
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Tanggung Jawab Sosial
Sosial Perusahaan
Perusahaan
Corporate
Corporate Social
Social Responsibility
Responsibility
Laporan Keuangan Konsolidasian
Consolidated Financial Statements
Tanggung Jawab Bidang Keselamatan,
Keamanan, dan Kesehatan Kerja
Occupational Health and Safety Responsibility
Aspek Keselamatan, Keamanan, dan Kesehatan Kerja
Occupational Health and Safety (OHS) responsibility is
penting bagi semua bentuk usaha, terlebih usaha yang
important for any business, especially businesses that
melibatkan penggunaan alat berat, jumlah tenaga kerja
involve the use of heavy equipment, large number of
yang cukup besar, dan pekerjaan di ketinggian seperti
manpower, and working in height such as construction.
bidang konstruksi. Setiap hari, Perseroan berusaha
The Company is committed to ensure the safety and
keras menjamin keselamatan dan kesehatan semua
health of all employees on daily basis. Personal work
karyawan. Perlengkapan kerja, yaitu Alat Pengaman Diri
equipment, or Personal Protective Device (PPD) such
(APD) berupa helm, sepatu khusus, kacamata pelindung,
as helmet, safety shoes, protective goggles, and safety
dan sarung tangan senantiasa disediakan oleh ACSET.
gloves are always provided by ACSET. Each project also
Setiap proyek juga harus membuat Rencana Safety,
develops Safety, Health, and Environment (SHE) plan.
Health, and Environment (SHE). Rencana SHE adalah
SHE Plan is part of the Management System document:
bagian dari dokumen Sistem Manajemen: Standar
Health and Environmental Standards, forms, and work
Kesehatan dan Lingkungan, formulir dan laporan kerja.
reports.
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
203
Ikhtisar Utama
Laporan Manajemen
Main Highlights
Analisa & Pembahasan Manajemen
Profil Perusahaan
Management Report
Management Discussion & Analysis
Company Profile
Tanggung Jawab Bidang Keselamatan, Keamanan, dan Kesehatan Kerja
Occupational Health and Safety Responsibility
Cara lain yang ditempuh ACSET untuk menjamin
ACSET strives to meet OHS requirements using other
pemenuhan aspek K3 adalah mendorong penciptaan
measures, such as by promoting safety culture through
budaya keselamatan melalui sosialisasi dan pelatihan
culture dissemination and safety training. Safety
keselamatan. Budaya keselamatan penting karena
culture is important since all individuals, together are
setiap individu pada hakikatnya berperan mewujudkan
responsible to safety at work. The collective efforts of
keselamatan kerja. Upaya kolektif semua karyawan yang
employees, facilitated by the Company’s policies and
terlibat, difasilitasi oleh kebijakan dan usaha Perseroan
measures, will ensure that a safe, healthy, and secure
sendiri, akan memastikan adanya lingkungan kerja
working environment can be achieved. This goes in line
yang selamat, sehat, dan aman. Hal ini sejalan dengan
with ACSET’s commitment and spirit to always strive for
komitmen dan semangat ACSET untuk senantiasa
excellence and comply to the Law No. 1 year 1970 about
berusaha mencapai yang terbaik dan memenuhi aspek
Work Safety.
Regulasi UU No. 1 tahun 1970 tentang Keselamatan
Kerja.
Untuk
Pembina
To that end, ACSET has established Work Safety and
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (P2K3). P2K3 aktif
itu,
ACSET
membentuk
Panitia
Health Committee (P2K3). P2K3 actively delivers safety
memberikan penyuluhan keselamatan dan mengawasi
outreach and monitors compliance with safety criteria
pemenuhan kriteria keselamatan di lingkungan kerja
in any work environment in the Company’s operational
manapun yang merupakan titik operasional Perseroan.
locations. P2K3 refers to the Manpower Law and its
P2K3 berpedoman pada UU Ketenagakerjaan dan
scope of work covers human resource, the Company’s
ruang lingkup kerjanya meliputi sumber daya manusia,
tangible assets, and project process. P2K3 regularly
aset benda Perseroan, dan proses proyek itu sendiri.
holds meetings and issues monthly activity report.
P2K3 rutin mengadakan pertemuan dan menerbitkan
The report comprises, among others, safety outreach
Laporan Kegiatan Bulanan. Laporan meliputi antara
activities, work accident findings categorized as mild,
lain, kegiatan sosialisasi dan temuan kecelakaan kerja
moderate, and heavy.
yang dikategorikan sebagai kecelakaan ringan, sedang,
dan berat.
Tidak hanya tunduk pada standar keselamatan nasional
In addition to complying with national safety standards
yang juga paralel dengan acuan AGC, ACSET juga
that goes parallel with AGC, ACSET also refers to
mengacu pada standar keselamatan internasional,
international safety standard, OHSAS 18001:2007. ACSET
OHSAS 18001:2007. ACSET pertama kali mendapatkan
first obtained its OHSAS certificate in 2011 and has been
sertifikasi OHSAS pada tahun 2011 dan telah diperbarui
renewed in 2014. Additionally, ACSET’s concrete action
pada tahun 2014. Selain itu, salah satu aksi nyata ACSET
in this field is demonstrated in Safety Awareness Center
dalam bidang ini adalah dengan adanya pembangunan
(SAC) in West Vista project. This SAC is aimed to raise
Safety Awereness Center (SAC) di proyek West Vista.
the awareness of the workers’ towards occupational
SAC ini ditujukan untuk membangun kesadaran pekerja
health and safety. Besides, ACSET is also certified with
akan standar keselamatan, keamanan dan kesehatan
ISO 14001:2004 which strengthens ACSET’s compliance
kerja. ACSET juga mendapat ISO 14001:2004, di mana
towards regulation in environmental sector.
semakin mengukuhkan kepatuhan ACSET terhadap
peraturan di bidang lingkungan.
204
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Tanggung Jawab Sosial
Sosial Perusahaan
Perusahaan
Corporate
Corporate Social
Social Responsibility
Responsibility
Laporan Keuangan Konsolidasian
Consolidated Financial Statements
Tanggung Jawab Bidang Pengembangan Sosial
& Kemasyarakatan
Community & Social Development Responsibility
Aspek lain dari CSR adalah tanggung jawab bidang
Responsibility
pengembangan sosial dan kemasyarakatan. Sejalan
development is another aspects of CSR. In line with
dengan konsep CSR dan salah satu butir pernyataan
CSR concept and one of ACSET’s mission statements of
misi ACSET untuk berkontribusi pada pembangunan
contributing to the nation’s development, the Company
bangsa, Perseroan diharapkan dapat mengimbangi
is expected to balance its economic performance
pencapaian ekonomi dengan pertumbuhan sosial-
with social-community growth around its operational
kemasyarakaan di sekitar wilayah operasionalnya. Hal
locations. The benefits are two-fold: for the community,
ini membawa manfaat timbal balik; bagi masyarakat,
they see how the Company brings positive impacts
mereka dapat turut merasakan manfaat keberadaan
to their lives; and the Company could better sustain
Perseroan, sementara bagi Perseroan hubungan baik
its business by having close relationship with the
dengan masyarakat turut menjamin kelangsungan
community.
towards
community
and
social
usaha.
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
205
Ikhtisar Utama
Main Highlights
Laporan Manajemen
Analisa & Pembahasan Manajemen
Profil Perusahaan
Management Report
Management Discussion & Analysis
Company Profile
Tanggung Jawab Bidang Pengembangan Sosial & Kemasyarakatan
Community & Social Development Responsibility
Untuk itu, Perseroan terus melakukan pendekatan dan
To that end, the Company continues to approach the
berkontribusi di bidang sosial. Perseroan berupaya
people and make social contributions. The Company
mengenali kebutuhan setiap masyarakat tempatnya
makes deliberate attempts to recognize the needs of
berada agar implementasi program dapat berjalan tepat
different communities so that its programs are carried
guna. Pada tahun 2016, ACSET melaksanakan kegiatan
out effectively. In 2016, ACSET held the following social
kemasyarakatan berikut ini:
activities:
Tujuan dan Jenis Kegiatan | Objectives and Types of Activity
Peningkatan Kualitas Pendidikan Masyarakat • Pembangunan Ruang Publik Terbuka Ramah Anak (RPTRA)
Construction of Child-Friendly Room for Public Use
Education Quality Improvement
• Bantuan Penyediaan Alat Peraga Edukatif (APE)
Education Display Facilities assistance
• Pemberian Beasiswa bagi Anak Karyawan
Scholarship for the Employees’ Children
• Bantuan Alat Pendidikan bagi Anak Yatim
Education facilities assistance for Orphanages
Kontribusi dalam Bidang Kesehatan
Masyarakat
• Donor Darah
Blood donors
Public Health Contribution
• Kegiatan Fogging
Fogging Activities
• Bantuan Sembako Paska Musibah
Food staple assistance post disaster
• Bantuan Kebutuhan Sanitasi
Sanitation assistance
• Aksi Cepat Tanggap Peduli Banjir Bandang Garut
Emergency assistance for Garut floods
• Bantuan Penyediaan Ambulance dan Keranda
Ambulance and Coffins assistance
• Bantuan Pembangunan Mesjid
Mosque construction assistance
• Pembinaan Posyandu
Assistance for Maternal and Child Health Center
Pembinaan Masyarakat dalam bidang Income • Pendirian Pusat Pembibitan dan Pertanian Terpadu
Establishment of Seedlings Center and Integrated Farms
Generating Activities
Mentoring for Income Generating Activities
• Membina petani binaan
Farmers’ mentoring
Peningkatan kualitas lingkungan
• Penanaman Pohon
Trees Plantation
Environmental Quality Improvement
206
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
• Kampung Berseri
Kampung Berseri
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Tanggung Jawab Sosial
Sosial Perusahaan
Perusahaan
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Corporate
Corporate Social
Social Responsibility
Responsibility
Laporan Keuangan Konsolidasian
Consolidated Financial Statements
Tanggung Jawab Bidang Barang &
Jasa, dan Konsumen
Goods & Services, and Consumer Responsibility
Aspek tanggung jawab perusahaan terhadap konsumen
The Company’s responsibilities towards consumers aim
bertujuan memastikan semua hak konsumen dipenuhi
to ensure that companies as services or goods providers
oleh perusahaan pemberi jasa atau barang. Bagi ACSET,
meet all rights of the consumers. For ACSET, customer
kepuasan konsumen sangat penting sebagaimana
satisfaction is very important, as its mission states
dituangkan dalam pernyataan misi Perseroan, yaitu
that the Company aims to contribute, create added
memberi kontribusi, nilai lebih, dan kesuksesan yang
values, and create significant success for its customers.
signifikan untuk pelanggannya. Pelayanan yang baik
Excellent service for customers are an inherent part of
terhadap pelanggan juga telah menjadi bagian dari
the Company’s strategy.
strategi Perseroan.
Secara operasional, ACSET menerapkan ISO 9001:2008
ACSET applies ISO 9001:2008 to implement consumer
sebagai acuan pelaksanaan tanggung jawab terhadap
responsibility.
konsumen.
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
207
Ikhtisar Utama
Laporan Manajemen
Main Highlights
Analisa & Pembahasan Manajemen
Profil Perusahaan
Management Report
Management Discussion & Analysis
Company Profile
Surat Pernyataan
Anggota Direksi dan Anggota Dewan Komisaris
Tentang Tanggung Jawab atas Laporan Tahunan 2016
PT Acset Indonusa Tbk (‘Perseroan’)
Kami yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bahwa semua informasi dalam Laporan Tahunan
PT Acset Indonusa Tbk tahun 2016 telah dimuat secara lengkap dan kami bertanggung jawab penuh
atas kebenaran isi Laporan Tahunan PT Acset Indonusa Tbk.
Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.
Jakarta, 17 Maret 2017
Direksi
Board of Directors
TAN TIAM SENG RONNIE
Direktur Utama
President Director
JEFFREY GUNADI CHANDRAWIJAYA
HILARIUS ARWANDHI
Wakil Presiden Direktur
Vice President Director
HERJADI BUDIMAN
Direktur
Director
208
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
Direktur
Director
NILAWATI IRJANI
Direktur
Director
WILTARSA HALIM
Direktur Independen
Independent Director
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Good Corporate Governance
Corporate Social Responsibility
Laporan Keuangan Konsolidasian
Consolidated Financial Statements
Statement of
the Board of Directors and Board of Commissioners
on the Responsibility for the 2016 Annual Report
of PT Acset Indonusa Tbk (‘the Company’)
We, the undersigned, hereby declare that all information contained in the 2016 Annual Report of PT
Acset Indonusa Tbk has been presented in its entirety, and that we assume full responsibility for the
accuracy of the contents of the Company’s Annual Report.
This statement is hereby made in all integrity.
Jakarta,17 March 2017
Dewan Komisaris
Board of Commissioners
GIDION HASAN
Presiden Komisaris
President Commissioner
BAMBANG WIDJANARKO SANTOSO
Komisaris
Commissioner
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
ROBERT MULYONO
Komisaris Independen
Independent Commissioner
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
209
Ikhtisar Utama
Main Highlights
210
Laporan Manajemen
Management Report
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
Profil Perusahaan
Company Profile
Analisa & Pembahasan Manajemen
Management Discussion & Analysis
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Social Responsibility
Laporan Keuangan Konsolidasian
Consolidated Financial Statements
Laporan keuangan
Financial Reports
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
211
Ikhtisar Utama
Main Highlights
Laporan Manajemen
Management Report
Analisa & Pembahasan Manajemen
Profil Perusahaan
Management Discussion & Analysis
Company Profile
PT ACSET INDONUSA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN/
CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DESEMBER/DECEMBER 2016 DAN/AND 2015
212
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Social Responsibility
Laporan Keuangan Konsolidasian
Consolidated Financial Statements
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
213
Ikhtisar Utama
Main Highlights
214
Laporan Manajemen
Management Report
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
Profil Perusahaan
Company Profile
Analisa & Pembahasan Manajemen
Management Discussion & Analysis
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governance
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Social Responsibility
Laporan Keuangan Konsolidasian
Consolidated Financial Statements
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
215
Ikhtisar Utama
Main Highlights
Laporan Manajemen
Profil Perusahaan
Management Report
Company Profile
Analisa & Pembahasan Manajemen
Management Discussion & Analysis
PT ACSET INDONUSA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran 1/1 Schedule
LAPORAN POSISI KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2016 DAN 2015
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
CONSOLIDATED STATEMENTS OF
FINANCIAL POSITION
31 DECEMBER 2016 AND 2015
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
Catatan/
Notes
2016
2015
Aset
Aset lancar
Kas dan setara kas
Piutang usaha, bersih
- Pihak ketiga
- Pihak berelasi
Piutang non-usaha
- Pihak ketiga
- Pihak berelasi
Piutang retensi, bersih
- Pihak ketiga
- Pihak berelasi
Persediaan
Jumlah kontraktual
tagihan bruto pemberi kerja,
bersih
- Pihak ketiga
- Pihak berelasi
Uang muka
Biaya dibayar dimuka
Pajak dibayar dimuka - lain-lain
Proyek dalam pelaksanaan
- Pihak ketiga
- Pihak berelasi
Aset lain-lain jangka pendek
Aset tidak lancar
Aset tetap, bersih
Investasi pada entitas
asosiasi dan ventura bersama
Uang muka - jangka panjang
Aset lain-lain jangka panjang
Assets
4
139,215
60,671
5
5,29
152,931
11,738
182,725
3,857
5
5,29
124,112
3,875
89,473
873
6
6,29
7
44,114
3,058
2,748
54,923
3,470
8
8,29
9
10
21a
930,055
103,630
177,649
12,908
7,308
653,816
29,193
191,490
7,960
158
8
8,29
343,348
24,713
10,978
300,720
11,581
-
2,092,380
1,590,910
11
370,306
310,061
12
9
20,098
16,113
4,274
5,380
8,051
15,096
410,791
338,588
2,503,171
1,929,498
Jumlah aset
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian merupakan
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian.
216
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
Current assets
Cash and cash equivalents
Trade receivables, net
Third parties Related parties Non-trade receivables
Third parties Related parties Retention receivables, net
Third parties Related parties Inventories
Gross contractual amount
due from customers, net
Third parties Related parties Advances
Prepaid expenses
Prepaid taxes - others
Projects under construction
Third parties Related parties Other current assets
Non-current assets
Fixed assets, net
Investment in associate
and joint venture
Long-term advances
Other non-current assets
Total assets
The accompanying notes form an integral part
of these consolidated financial statements.
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Good Corporate Governance
Laporan Keuangan Konsolidasian
Corporate Social Responsibility
Consolidated Financial Statements
PT ACSET INDONUSA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran 1/2 Schedule
LAPORAN POSISI KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2016 DAN 2015
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
CONSOLIDATED STATEMENTS OF
FINANCIAL POSITION
31 DECEMBER 2016 AND 2015
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
Catatan/
Notes
Liabilitas jangka pendek
Utang usaha
- Pihak ketiga
- Pihak berelasi
Utang non-usaha - pihak ketiga
Utang pajak - lain-lain
Pendapatan diterima di muka
- Pihak ketiga
- Pihak berelasi
Akrual
Utang bank
Utang kepada
pemegang saham
Bagian jangka pendek dari
utang jangka panjang
- Liabilitas sewa pembiayaan
- Pihak ketiga
- Pihak berelasi
- Pinjaman lain-lain
- Pihak ketiga
- Pihak berelasi
Liabilitas imbalan kerja
2016
13
13,29
313,591
5,631
333,022
4,020
21b
27,443
30,552
36,689
22,364
14
14,29
15
16
451,846
2,167
34,507
255,000
374,795
29,850
8,951
-
17,29
-
350,000
18
18,29
1,419
99
-
19
19,29
20
17,509
18,205
7,464
17,495
16,459
5,643
1,165,334
1,199,387
Liabilitas jangka panjang
Utang jangka panjang, setelah
dikurangi bagian jangka pendek
- Liabilitas sewa pembiayaan
- Pihak ketiga
18
- Pihak berelasi
18,29
- Pinjaman lain-lain
- Pihak ketiga
19
- Pihak berelasi
19,29
Liabilitas imbalan kerja
20
Jumlah liabilitas
148
62
-
10,138
10,189
16,137
27,659
28,488
9,043
36,612
65,252
1,201,946
1,264,639
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian merupakan
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian.
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
2015
Current liabilities
Trade payables
Third parties Related parties Non-trade payables
- third parties
Taxes payable - others
Unearned revenues
Third parties Related parties Accruals
Bank loans
Loan from shareholders
Current portion of
long-term debts
Finance lease liabilities Third parties Related parties Other borrowings Third parties Related parties Employee benefit obligations
Non-current liabilities
Long-term debt, net of
current portion
Finance lease liabilities Third parties Related parties Other borrowings Third parties Related parties Employee benefit obligations
Total liabilities
The accompanying notes form an integral part
of these consolidated financial statements.
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
217
Ikhtisar Utama
Main Highlights
Laporan Manajemen
Analisa & Pembahasan Manajemen
Profil Perusahaan
Management Report
Management Discussion & Analysis
Company Profile
PT ACSET INDONUSA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran 1/3 Schedule
LAPORAN POSISI KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2016 DAN 2015
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
CONSOLIDATED STATEMENTS OF
FINANCIAL POSITION
31 DECEMBER 2016 AND 2015
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
Catatan/
Notes
Ekuitas yang diatribusikan
kepada pemilik entitas induk
Modal saham - modal dasar
1.600.000.000 saham biasa,
modal ditempatkan dan
disetor penuh sebesar
700.000.000
(2015: 500.000.000)
saham biasa, dengan
nilai nominal Rp 100
(nilai penuh) per lembar
saham
Tambahan modal disetor
Saldo laba
- Dicadangkan
- Belum dicadangkan
2016
Equity attributable to
owners of the parent
23
1b
70,000
808,252
50,000
231,796
24
10,000
413,812
3,000
380,116
Selisih kurs dari penjabaran
laporan keuangan dalam
valuta asing
(1,013)
(1,001)
Share capital - authorised
capital 1,600,000,000
ordinary shares, issued
and fully paid capital
700,000,000
(2015 : 500,000,000)
ordinary shares, with par
value of Rp 100
(full amount) per share
Additional paid-in capital
Retained earnings
Appropriated Unappropriated Exchange difference on
financial statements
translation in foreign
currency
1,301,051
663,911
174
948
Non-controlling interest
Jumlah ekuitas
1,301,225
664,859
Total equity
Jumlah liabilitas dan ekuitas
2,503,171
1,929,498
Total liabilities and equity
Kepentingan nonpengendali
22
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian merupakan
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian.
218
2015
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
The accompanying notes form an integral part
of these consolidated financial statements.
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Good Corporate Governance
Laporan Keuangan Konsolidasian
Corporate Social Responsibility
Consolidated Financial Statements
PT ACSET INDONUSA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran 2/1 Schedule
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN
KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR
31 DESEMBER 2016 DAN 2015
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali laba per saham)
Catatan/
Notes
CONSOLIDATED STATEMENTS OF PROFIT OR
LOSS AND OTHER COMPREHENSIVE INCOME
FOR THE YEARS ENDED
31 DECEMBER 2016 AND 2015
(Expressed in millions of Rupiah,
except earnings per share)
2016
2015
Pendapatan bersih
26
1,794,002
1,356,868
Beban pokok pendapatan
27
(1,514,363)
(1,132,494)
Laba bruto
279,639
224,374
Beban penjualan
27
(1,955)
(1,201)
Beban umum dan administrasi
Beban pajak final
Biaya keuangan
Penghasilan keuangan
Bagian atas laba/(rugi) bersih
entitas asosiasi dan ventura
bersama
(Beban)/penghasilan
lain-lain, bersih
27
2u
28
28
(95,588)
(57,129)
(68,283)
15,218
(92,257)
(41,481)
(52,331)
2,167
12
3,391
Laba sebelum pajak
penghasilan
Beban pajak penghasilan
21c
Laba tahun berjalan
(739)
Cost of revenue
Gross profit
Selling expenses
General and administrative
expenses
Final tax expenses
Finance costs
Finance income
Share of profit/(loss)
of associate and
joint venture
(7,152)
4,000
Other (expense)/income, net
68,141
42,532
Profit before income tax
(586)
67,555
(310)
42,222
(Beban)/penghasilan
komprehensif lain
Pos yang tidak akan
direklasifikasi ke laba rugi
Pengukuran kembali liabilitas
imbalan kerja
Net revenue
Income tax expense
Profit for the year
Other comprehensive
(expense)/income
(3,183)
Item that will not be
reclassified to profit or loss
Remeasurement of employee
2,898
benefit obligations
(12)
Item that will be
reclassified to profit or loss
Exchange difference on
financial statements
translation in foreign
266
currency
(Beban)/penghasilan komprehensif
lain tahun berjalan
(3,195)
3,164
Other comprehensive
(expense)/income
for the year
Jumlah penghasilan
komprehensif tahun berjalan
64,360
45,386
Total comprehensive
income for the year
Pos yang akan direklasifikasi
ke laba rugi
Selisih kurs dari penjabaran
laporan keuangan dalam
valuta asing
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian merupakan
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian.
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
The accompanying notes form an integral part
of these consolidated financial statements.
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
219
Ikhtisar Utama
Main Highlights
Laporan Manajemen
Analisa & Pembahasan Manajemen
Profil Perusahaan
Management Report
Management Discussion & Analysis
Company Profile
PT ACSET INDONUSA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran 2/2 Schedule
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN
KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR
31 DESEMBER 2016 DAN 2015
(Disajikan dalam jutaan Rupiah,
kecuali laba per saham)
Catatan/
Notes
CONSOLIDATED STATEMENTS OF PROFIT OR
LOSS AND OTHER COMPREHENSIVE INCOME
FOR THE YEARS ENDED
31 DECEMBER 2016 AND 2015
(Expressed in millions of Rupiah,
except earnings per share)
2016
Laba setelah pajak yang
diatribusikan kepada:
- Pemilik entitas induk
- Kepentingan non-pengendali
Jumlah penghasilan/(beban)
komprehensif yang
diatribusikan kepada:
- Pemilik entitas induk
- Kepentingan non-pengendali
Laba per saham
(dinyatakan dalam
Rupiah penuh)
- Dasar dan dilusian
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
68,329
(774)
41,918
304
67,555
42,222
65,134
(774)
45,082
304
64,360
45,386
Profit after tax
attributable to:
Owners of the parent Non-controlling interest -
Total comprehensive
income/(expense)
attributable to:
Owners of the parent Non-controlling interest -
Earnings per share
32
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian merupakan
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian.
220
2015
111
84
(expressed in full Rupiah)
Basic and diluted -
The accompanying notes form an integral part
of these consolidated financial statements.
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
-
22
25
Reklasifikasi kepentingan
nonpengendali
Dividen tunai - final 2014
-
25
25
808,252
-
7,000
10,000
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian merupakan
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian.
70,000
-
-
-
413,812
(16,750)
(7,700)
(7,000)
-
65,146
-
(3,183)
68,329
380,116
(21,000)
-
44,816
-
(1,013)
-
-
-
(12)
(12)
-
-
(1,001)
-
-
266
266
-
-
(1,267)
174
-
-
-
(774)
-
-
(774)
948
-
(1,575)
304
-
-
304
2,219
-
1,301,225
(16,750)
(7,700)
596,456
64,360
(12)
(3,183)
67,555
664,859
(21,000)
(1,575)
45,386
266
2,898
42,222
642,048
The accompanying notes form an integral part
of these consolidated financial statements.
1,301,051
(16,750)
(7,700)
-
596,456
65,134
(12)
(3,183)
68,329
663,911
(21,000)
-
45,082
266
2,898
41,918
639,829
Jumlah ekuitas/
Total equity
Balance as at 31 December 2016
Cash dividends
Final 2015 Interim 2016 -
Additional statutory reserves
Capital injection from
Limited Public Offering I
Comprehensive income for the year
Profit for the year
Other comprehensive expense:
Remeasurement of employee benefit obligations
Exchange difference on financial statements translation
in foreign currency
Balance as at 31 December 2015
Cash dividends - final 2014
Reclassification of non-controlling interest
Comprehensive income for the year
Other comprehensive income:
Remeasurement of employee benefit obligations
Exchange difference on financial statements translation
in foreign currency
Profit for the year
Balance as at 1 January 2015
Corporate Social Responsibility
-
-
576,456
-
-
-
-
3,000
-
-
-
-
2,898
41,918
356,300
Kepentingan
nonpengendali/
Non-controlling
interest
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Saldo per 31 Desember 2016
24
Penambahan cadangan wajib
Dividen tunai
- Final 2015
- Interim 2016
20,000
-
1b
-
-
Penghasilan komprehensif
tahun berjalan
-
-
-
Penambahan modal melalui
Penawaran Umum Terbatas I
-
-
Laba tahun berjalan
Beban komprehensif lain:
- Pengukuran kembali
liabilitas imbalan kerja
- Selisih kurs dari penjabaran
laporan keuangan dalam
valuta asing
231,796
50,000
-
Saldo per 31 Desember 2015
-
-
-
Penghasilan komprehensif
tahun berjalan
-
-
3,000
Jumlah/
Total
CONSOLIDATED STATEMENTS OF CHANGES IN EQUITY
FOR THE YEARS ENDED 31 DECEMBER 2016 AND 2015
(Expressed in millions of Rupiah)
Good Corporate Governance
-
-
-
231,796
-
-
50,000
Modal saham/
Share capital
Penghasilan komprehensif lain:
- Pengukuran kembali
liabilitas imbalan kerja
- Selisih kurs dari penjabaran
laporan keuangan dalam
valuta asing
Laba tahun berjalan
Saldo 1 Januari 2015
Catatan/
Notes
Diatribusikan kepada pemilik entitas induk/Attributable to owners of the parent
Selisih kurs dari
penjabaran laporan
keuangan dalam valuta
Tambahan
asing/ Exchange
modal disetor/
Saldo laba/Retained earnings
difference on financial
Additional
Dicadangkan/
Belum dicadangkan/
statements translation
paid-in capital
Appropriated
Unappropriated
in foreign currency
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2016 DAN 2015
(Disajikan dalam jutaan Rupiah)
Lampiran 3 Schedule
PT ACSET INDONUSA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Laporan Keuangan Konsolidasian
Consolidated Financial Statements
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
221
Ikhtisar Utama
Main Highlights
Laporan Manajemen
Analisa & Pembahasan Manajemen
Profil Perusahaan
Management Report
Management Discussion & Analysis
Company Profile
PT ACSET INDONUSA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran 4/1 Schedule
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR
31 DESEMBER 2016 DAN 2015
(Disajikan dalam jutaan Rupiah)
Catatan/
Notes
Arus kas dari aktivitas operasi
Penerimaan dari pelanggan
Pembayaran kepada pemasok
dan lainnya
Pembayaran kepada karyawan
Penerimaan bunga
28
Arus kas bersih yang digunakan
untuk aktivitas operasi
Arus kas dari aktivitas investasi
Penerimaan dari
penjualan aset tetap
Perolehan aset tetap
Penambahan investasi pada
entitas asosiasi
Penambahan uang
muka jangka panjang
Penarikan atas deposito yang
dibatasi penggunannya
Arus kas bersih yang digunakan
untuk aktivitas investasi
Arus kas dari
aktivitas pendanaan
Penerimaan pinjaman bank
Pembayaran pinjaman bank
Pembayaran liabilitas
sewa pembiayaan
Penerimaan pinjaman lain-lain
Pembayaran pinjaman lain-lain
Penerimaan pinjaman dari
pemegang saham
Pembayaran pinjaman dari
pemegang saham
Penerimaan dari Penawaran
Umum Terbatas I
Pembayaran transaksi atas
Penawaran Umum Terbatas I
Pembayaran dividen kas tunai
Pembayaran bunga
Arus kas bersih yang diperoleh
dari aktivitas pendanaan
CONSOLIDATED STATEMENTS OF CASH FLOWS
FOR THE YEARS ENDED
31 DECEMBER 2016 AND 2015
(Expressed in millions of Rupiah)
2016
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
Cash flows from
operating activities
Receipts from customers
1,512,504
1,289,836
(1,639,817)
(46,160)
15,218
(1,270,271)
(46,700)
2,167
Payments to suppliers and others
Payments to employees
Interest received
(158,255)
(24,968)
Net cash flows used in
operating activities
Cash flow from investing activities
11
11
3,952
(121,722)
12
(11,327)
(8,062)
(137,159)
5,369 Proceeds from sales of fixed assets
(118,831)
Acquisition of fixed assets
Addition of investment in
(3,255)
associate
Addition of long-term
(8,051)
advances
Withdrawal of restricted time
14,728
deposits
(110,040)
955,000
(700,000)
175,548
(400,005)
(693)
(34,060)
101,446
(11,637)
110,000
382,000
(460,000)
(32,000)
600,000
-
(3,544)
(24,450)
(68,283)
(21,000)
(45,013)
373,970
149,339
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian merupakan
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian.
222
2015
Net cash flows used in
investing activities
Cash flows from
financing activities
Proceeds from bank loans
Repayments of bank loans
Repayments of finance
lease liabilities
Proceeds from other borrowings
Repayments of other borrowings
Proceeds from
shareholders’ loan
Repayments of
shareholders' loan
Proceeds from Limited
Public Offering I
Payments of transaction costs
for Limited Public Offering I
Payments of cash dividends
Interest paid
Net cash flows provided by
financing activities
The accompanying notes form an integral part
of these consolidated financial statements.
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Good Corporate Governance
Laporan Keuangan Konsolidasian
Corporate Social Responsibility
Consolidated Financial Statements
PT ACSET INDONUSA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran 4/2 Schedule
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR
31 DESEMBER 2016 DAN 2015
(Disajikan dalam jutaan Rupiah)
Catatan/
Notes
CONSOLIDATED STATEMENTS OF CASH FLOWS
FOR THE YEARS ENDED
31 DECEMBER 2016 AND 2015
(Expressed in millions of Rupiah)
2016
2015
Kenaikan bersih
kas dan setara kas
78,556
14,331
Net increase in
cash and cash equivalents
Kas dan setara kas
pada awal tahun
60,671
46,840
Cash and cash equivalents
at beginning of the year
Dampak perubahan selisih
kurs terhadap kas dan
setara kas
Kas dan setara kas
pada akhir tahun
Kas dan setara kas
terdiri dari:
Kas
Kas di bank
Deposito berjangka
Kas dan setara kas
pada akhir tahun
(12)
60,671
Cash and cash equivalents
at end of the year
306
46,819
92,090
266
56,810
3,595
Cash and cash equivalents
compose the following:
Cash on hand
Cash in banks
Time deposits
139,215
60,671
Cash and cash equivalents
at end of the year
139,215
Transaksi non-kas
Perolehan aset tetap melalui
sewa pembiayaan
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian merupakan
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian.
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
(500)
Effect of exchange rate
changes on cash and
cash equivalents
1,780
Non-cash transaction
Acquisition of fixed assets through
632
finance lease
The accompanying notes form an integral part
of these consolidated financial statements.
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
223
Ikhtisar Utama
Main Highlights
Laporan Manajemen
Profil Perusahaan
Management Report
Company Profile
Analisa & Pembahasan Manajemen
Management Discussion & Analysis
PT ACSET INDONUSA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran 5/1 Schedule
CATATAN ATAS
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2016 DAN 2015
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
1.
UMUM
a.
1.
Pendirian dan informasi umum
GENERAL
a.
Establishment and general information
PT Acset Indonusa Tbk (“Perseroan”) didirikan
berdasarkan Akta Notaris Ny. Liliana Arif
Gondoutomo,
S.H.,
No.
2
tanggal
10 Januari 1995, Notaris di Bekasi. Akta
pendirian ini telah disahkan oleh Menteri
Kehakiman Republik Indonesia dengan Surat
Keputusan
No.
C2-3460.HT.01.01.TH.95
tanggal 22 Maret 1995 serta telah diumumkan
dalam Berita Negara Republik Indonesia
No. 76 tanggal 22 September 1995,
Tambahan No. 7928.
PT Acset Indonusa Tbk (the “Company”) was
established based on Notarial Deed No. 2 dated
10 January 1995 of Ny. Liliana Arif
Gondoutomo,
S.H.,
Notary
in
Bekasi.
The deed of establishment was approved
by the Minister of Justice of the Republic
of
Indonesia
in
its
Decision
Letter
No. C2-3460.HT.01.01.TH.95. dated 22 March
1995 and has been published in the State
Gazette No. 76 dated 22 September 1995,
Supplement No. 7928.
Anggaran dasar Perseroan telah mengalami
beberapa
kali
perubahan,
Perubahan
Anggaran Dasar terakhir terkait dengan Rapat
Umum Pemegang Saham Tahunan 2016
sebagaimana dituangkan dalam akta No. 55
tanggal 19 April 2016 yang dibuat dihadapan
Jose Dima Satria, S.H., M.Kn., Notaris di
Jakarta, yang telah mendapat penerimaan
pemberitahuan dari Menteri Hukum dan Hak
Asasi Manusia Republik Indonesia sesuai
dengan suratnya tanggal 20 April 2016
No. AHU-0049778.AH.01.11.Tahun 2016.
The Company’s Articles of Association have
been amended from time to time. The most
recent amendment to the Articles of Association
related to the 2016 Annual General
Shareholder’s Meeting as stated in the deed
No. 55 dated 19 April 2016 made by Jose Dima
Satria, S.H., M.Kn., Notary in Jakarta, which
notification regarding the said amendment
of its Articles of Association had been duly
received by the Minister of Law and
Human Rights of Republic of Indonesia by virtue
of its letter dated on
20 April 2016
No. AHU-0049778.AH.01.11.Tahun 2016.
Sesuai dengan pasal 3 anggaran dasar
Perseroan, ruang lingkup kegiatan Perseroan
terutama
bergerak
dalam
bidang
pembangunan dan jasa konstruksi. Perseroan
telah menjalankan kegiatan usaha seperti
membangun gedung pertokoan, hotel, kantor,
apartemen, jembatan dan lain-lain.
According to article 3 of the Company’s articles
of association, the scope of its activities is
mainly to engage in the development and
services in constructions. The Company is
engaged in business activities such as building
department stores, hotels, offices, apartments,
bridges and others.
Perseroan
memulai
aktivitas
komersialnya sejak tahun 1995.
usaha
The Company’s commercial operations started
in 1995.
Majapahit
The Company is domiciled at Jl. Majapahit
No. 26, Jakarta.
Entitas induk langsung Perseroan adalah
PT Karya Supra Perkasa, yang didirikan dan
berdomisili di Indonesia, sedangkan entitas
induk utama Perusahaan adalah Jardine
Matheson Holdings Limited, yang didirikan dan
berdomisili di Bermuda.
The Company’s immediate parent company is
PT Karya Supra Perkasa, incorporated and
domiciled in Indonesia and its ultimate parent
company is Jardine Matheson Holdings Limited,
incorporated and domiciled in Bermuda.
Perseroan berdomisili
No. 26, Jakarta.
224
NOTES TO
THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DECEMBER 2016 AND 2015
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
di
Jl.
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Good Corporate Governance
Laporan Keuangan Konsolidasian
Corporate Social Responsibility
Consolidated Financial Statements
PT ACSET INDONUSA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran 5/2 Schedule
CATATAN ATAS
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2016 DAN 2015
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
1.
NOTES TO
THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DECEMBER 2016 AND 2015
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
UMUM (lanjutan)
b.
1.
Penawaran umum saham
GENERAL (continued)
b.
Public offering of shares
Penawaran Umum Perdana
Initial Public Offering
Pada tahun 2013, Perseroan menawarkan
150.000.000 saham, atau 30% dari jumlah
saham yang ditempatkan Perseroan, kepada
masyarakat pada harga penawaran sebesar
Rp 2.500 (nilai penuh) per saham. Saham
yang ditawarkan merupakan saham dengan
harga nominal Rp 100 (nilai penuh) per
saham. Selisih lebih antara harga penawaran
per saham dengan nilai nominal per saham
sebesar Rp 231.796 dicatat sebagai
“Tambahan modal disetor” setelah dikurangi
biaya emisi saham, yang disajikan pada
bagian ekuitas pada laporan posisi keuangan
konsolidasian. Berdasarkan surat dari Otoritas
Jasa Keuangan (OJK) No. S-169/D.04/2013
tanggal 12 Juni 2013, pendaftaran saham
Perseroan di Bursa Efek Indonesia dinyatakan
efektif.
In 2013, the Company offered 150,000,000
shares, or 30% of the total of the Company’s
issued shares, to the public at an offering price
of Rp 2,500 (full amount) per share. The offered
shares are shares with nominal value of Rp 100
(full amount) per share. The excess of the share
offering price over the par value per share
amounting to Rp 231,796 was recognised as
“Additional paid-in capital” after deducting
shares issuance cost, which is presented under
the equity section of the consolidated
statements of financial position. Based on a
letter from Financial Services Authority (FSA)
No. S-169/D.04/2013 dated 12 June 2013, the
registration of the Company’s shares on the
Indonesian Stock Exchange were declared
effective.
Penawaran Umum Terbatas I
Limited Public Offering I
Pada tanggal 21 April 2016, Perseroan
melakukan pendaftaran pertama Penawaran
Umum Terbatas (PUT) I dalam rangka Hak
Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD)
kepada OJK. PUT I dinyatakan efektif oleh
OJK pada tanggal 1 Juni 2016 dan disetujui
oleh Rapat Umum Pemegang Saham Luar
Biasa pada tanggal 19 April 2016.
On 21 April 2016, the Company made a first
registration for the Limited Public Offering
(LPO) I in respect of a rights issue with Preemptive Rights to OJK. The LPO I was deemed
effective by OJK on 1 June 2016 and approved
by the Extraordinary General Shareholders’
Meeting on 19 April 2016.
Selanjutnya, pada 23 Juni 2016, Perseroan
menyelesaikan
PUT
I
tersebut
dan
menerbitkan 200.000.000 saham baru dengan
nilai nominal Rp 100 (nilai penuh) per saham
pada harga pelaksanaan sebesar Rp 3.000
(nilai penuh) per saham. Selisih lebih antara
harga penawaran per saham dengan nilai
nominal per saham sebesar Rp 576.456
dicatat sebagai “Tambahan modal disetor”
setelah dikurangi biaya emisi saham, yang
disajikan pada bagian ekuitas pada laporan
posisi
keuangan
konsolidasian.
Saldo
tambahan modal disetor pada 31 Desember
2016 setelah transaksi ini adalah sebesar
Rp 808.252.
Subsequently, on 23 June 2016, the Company
finalised the LPO I and issued 200,000,000 new
shares with nominal value of Rp 100 (full
amount) per share at an exercise price of
Rp 3,000 (full amount) per share. The excess of
the share offering price over the par value per
share amounting to Rp 576,456 was recognised
as “Additional paid-in capital” after deducting
shares issuance cost, which is presented under
the equity section of the consolidated
statements of financial position. The balance of
additional paid-in capital as at 31 December
2016 after this transaction amounting to
Rp 808,252.
Seluruh saham beredar Perseroan
tercatat di Bursa Efek Indonesia.
All the Company’s shares were listed on the
Indonesia Stock Exchange.
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
telah
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
225
Ikhtisar Utama
Laporan Manajemen
Main Highlights
Analisa & Pembahasan Manajemen
Profil Perusahaan
Management Report
Management Discussion & Analysis
Company Profile
PT ACSET INDONUSA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran 5/3 Schedule
CATATAN ATAS
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2016 DAN 2015
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
1.
NOTES TO
THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DECEMBER 2016 AND 2015
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
UMUM (lanjutan)
c.
1.
GENERAL (continued)
Dewan Komisaris, Dewan Direksi, Komite
Audit dan Karyawan Perseroan
c.
As at 31 December 2016 and 2015 the
composition of the Company’s Board of
Commissioners and Directors was as follows:
Pada tanggal 31 Desember 2016 dan 2015
susunan Dewan Komisaris dan Direksi
Perseroan adalah sebagai berikut:
2016
Dewan Komisaris
Presiden Komisaris
Komisaris
Komisaris
Komisaris Independen
Dewan Direksi
Presiden Direktur
Wakil Presiden Direktur
Direktur
Direktur
Direktur
Direktur Independen
2015
Gidion Hasan
Bambang Widjanarko E.S.
Robert Mulyono
Gidion Hasan
Bambang Widjanarko E.S.
Andi Anzhar Cakra Wijaya
Robert Mulyono
Board of Commissioners
President Commissioner
Commissioner
Commissioner
Independent Commissioner
Tan Tiam Seng Ronnie
Jeffrey Gunadi Chandrawijaya
Hilarius Arwandhi
Nilawati Irjani
Herjadi Budiman
Wiltarsa Halim
Tan Tiam Seng Ronnie
Jeffrey Gunadi Chandrawijaya
Hilarius Arwandhi
Lukas Iwan Setiadi
Herjadi Budiman
Wiltarsa Halim
Board of Directors
President Director
Vice President Director
Director
Director
Director
Independent Director
Robert Mulyono
Buntoro Muljono
Stephen Z. Satyahadi
Robert Mulyono
Buntoro Muljono
Stephen Z. Satyahadi
Audit Committees
Chairman
Member
Member
Komite Audit
Ketua
Anggota
Anggota
As at 31 December 2016, the Group had 245
permanent employees (31 December 2015: 210
employees) (unaudited).
Pada tanggal 31 Desember 2016, Grup
memiliki 245 karyawan tetap (31 Desember
2015: 210 karyawan) (tidak diaudit).
d.
Board of Commissioners, Board of
Directors, Audit Committees and Employees
Entitas anak
d. Subsidiaries
The consolidated financial statements include
the accounts of the Company and significant
subsidiaries, listed as follows:
Laporan keuangan konsolidasian meliputi
akun-akun perseroan dan entitas anak yang
signifikan sebagai berikut:
Kegiatan usaha/
Activity
Entitas anak/Subsidiaries
Acset Indonusa Co. Ltd. (i)
Jasa konstruksi/Construction
services
Jasa penunjang konstruksi/
Construction support
services
Perdagangan besar alat berat/
Wholesale of heavy
equipments
Jasa penunjang konstruksi/
Construction support
services
PT Innotech Systems
PT Sacindo Machinery
PT Aneka Raya Konstruksi Mesindo
Tempat
kedudukan/
Domicile
Tahun
memulai
kegiatan
komersial/
Commencement of
commercial
operations
Persentase
kepemilikan/
Percentage
of ownership
2016
2015
%
%
Jumlah aset/
Total assets
2016
2015
Vietnam
2008
100
100
3,821
3,883
Indonesia
2013
84
84
60,911
35,359
Indonesia
2014
92
78
19,647
23,928
Indonesia
2016
100
80
66,235
2,500
(i) Perusahaan tidak aktif/Dormant company.
e.
Persetujuan
konsolidasian
laporan
keuangan
Laporan keuangan konsolidasian ini diotorisasi
oleh
Dewan
Direksi
pada
tanggal
20 Februari 2017.
226
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
e.
Approval
statements
of
consolidated
financial
These consolidated financial statements were
authorised by the Board of Directors on
20 February 2017.
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Good Corporate Governance
Laporan Keuangan Konsolidasian
Corporate Social Responsibility
Consolidated Financial Statements
PT ACSET INDONUSA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran 5/4 Schedule
CATATAN ATAS
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2016 DAN 2015
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
2.
IKHTISAR
PENTING
KEBIJAKAN
NOTES TO
THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DECEMBER 2016 AND 2015
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
AKUNTANSI
YANG
2.
SUMMARY
POLIClES
OF
SIGNIFICANT
ACCOUNTING
Berikut ini adalah ikhtisar kebijakan akuntansi yang
penting yang diterapkan dalam penyusunan
laporan keuangan konsolidasian Grup, sesuai
dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia
dan peraturan Badan Pengawas Pasar Modal dan
Lembaga Keuangan (“Bapepam-LK”) Indonesia
No. VIII.G.7 tentang Penyajian dan Pengungkapan
Laporan Keuangan Emiten atau Perusahaan
Publik, yang terlampir dalam surat keputusan
No. KEP-347/BL/2012.
The following are the principal accounting policies
applied in preparing the consolidated financial
statements of the Group, which confirm with
Indonesian Financial Accounting Standards and
Indonesian Capital Market and Financial Institution
Supervisory Agency’s (“Bapepam-LK”) regulations
No. VIII.G.7 regarding the Presentation and
Disclosures of Financial Statements of Listed
Entity,
enclosed
in
the
decision
letter
No. KEP-347/BL/2012.
a.
a.
Dasar penyusunan
konsolidasian
laporan
keuangan
Basis of preparation of the consolidated
financial statements
Laporan keuangan konsolidasian disusun
berdasarkan konsep harga perolehan serta
menggunakan dasar akrual, kecuali untuk
laporan arus kas konsolidasian.
The consolidated financial statements have
been prepared under the historical cost
convention and using the accrual basis except
for the consolidated statements of cash flows.
Laporan arus kas konsolidasian disusun
menggunakan metode langsung dengan
mengelompokkan arus kas ke dalam aktivitas
operasi, investasi dan pendanaan.
The consolidated statements of cash flows are
prepared based on the direct method by
classifying cash flows on the basis of operating,
investing and financing activities.
Seluruh angka dalam laporan keuangan
konsolidasian, dibulatkan dan dinyatakan
dalam jutaan Rupiah (“Rp”), kecuali dinyatakan
lain.
Figures in the consolidated financial statements
are rounded to and stated in millions of Rupiah
(“Rp”), unless otherwise stated.
Kecuali dinyatakan dibawah ini, kebijakan
akuntansi telah diterapkan secara konsisten
dengan laporan keuangan konsolidasian
tahunan
untuk
tahun
yang
berakhir
31 Desember 2016, yang telah sesuai dengan
Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia.
Except as described below, the accounting
policies applied are consistent with those of the
annual consolidated financial statements for the
year ended 31 December 2016, which conform
to the Indonesian Financial Accounting
Standards.
Penyusunan laporan keuangan konsolidasian
sesuai dengan Standar Akuntasi Keuangan di
Indonesia
mengharuskan
penggunaan
estimasi dan asumsi. Hal tersebut juga
mengharuskan manajemen untuk membuat
pertimbangan dalam proses penerapan
kebijakan akuntansi Grup. Area yang
kompleks
atau
memerlukan
tingkat
pertimbangan yang lebih tinggi atau area
dimana asumsi dan estimasi dapat berdampak
signifikan
terhadap
laporan
keuangan
konsolidasian diungkapkan di Catatan 3.
The preparation of consolidated financial
statements in conformity with Indonesian
Financial Accounting Standards requires the
use of certain critical accounting estimates and
assumptions. It also requires management to
excercise its judgement in the process of
applying the Group’s accounting policies. The
areas involving a higher degree of judgment or
complexity, or areas where assumptions and
estimates are significant to the consolidated
financial statements are disclosed in Note 3.
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
227
Ikhtisar Utama
Main Highlights
Laporan Manajemen
Profil Perusahaan
Management Report
Company Profile
Analisa & Pembahasan Manajemen
Management Discussion & Analysis
PT ACSET INDONUSA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran 5/5 Schedule
CATATAN ATAS
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2016 DAN 2015
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
2.
IKHTISAR KEBIJAKAN
PENTING (lanjutan)
a.
228
NOTES TO
THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DECEMBER 2016 AND 2015
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
AKUNTANSI
Dasar penyusunan laporan
konsolidasian (lanjutan)
YANG
keuangan
2.
SUMMARY OF SIGNIFICANT
POLIClES (continued)
a.
ACCOUNTING
Basis of preparation of the consolidated
financial statements (continued)
Perubahan atas Pernyataan Standar
Akuntansi
Keuangan
(“PSAK”)
dan
Interpretasi Pernyataan Standar Akuntansi
Keuangan (“ISAK”)
Changes in the Statements of Financial
Accounting
Standards
(“SFAS”)
and
Interpretations of Statements of Financial
Accounting Standards (“ISFAS”)
Penerapan dari standar dan interpretasi
baru/amandemen berikut, tidak menimbulkan
perubahan substansial terhadap kebijakan
akuntansi Grup dan efek atas jumlah yang
dilaporkan atas tahun berjalan atau tahun
sebelumnya:
The adoption of these new/amended standards
and interpretations did not result in substantial
changes to the Group’s accounting policies and
had no material effect on the amounts reported
for the current or prior financial years:
- PSAK 70 “Akuntansi aset dan liabilitias
pengampunan pajak“
- ISAK 30 “Pungutan“
- Amandemen PSAK 4 “Laporan keuangan
tersendiri“
- Amandemen PSAK 15 “Investasi pada
entitas asosiasi dan ventura bersama“
- Amandemen PSAK 16 “Aset tetap“
- Amandemen PSAK 19 “Aset takberwujud“
- Amandemen PSAK 24 “Imbalan kerja“
-
- Amandemen PSAK 65 “Laporan keuangan
konsolidasian“
- Amandemen PSAK 66 “Pengaturan
bersama“
- Amandemen PSAK 67 “Pengungkapan
kepentingan dalam entitas lain“
-
Standar dan interpretasi baru/amendemen
yang telah diterbitkan, berlaku efektif untuk
tahun buku yang dimulai pada 1 Januari 2017
adalah sebagai berikut:
New/amended standards and interpretations
issued, effective for the financial year beginning
1 January 2017 are as follows:
- ISAK 31 “Interpretasi atas ruang lingkup
PSAK 13: Properti investasi“
- Amandemen PSAK 1 “Penyajian laporan
keuangan“
- Amandemen PSAK 3 “Laporan keuangan
interim“
- Amandemen PSAK 24 “Imbalan kerja“
-
- Amandemen PSAK 58 “Aset tidak lancar
yang dimiliki untuk dijual dan operasi yang
dihentikan“
- Amandemen
PSAK
60
“Instrumen
keuangan: pengungkapan“
-
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
-
-
-
-
SFAS 70 ”Accounting for tax amnesty assets
and liabilities”
ISFAS 30 ”Levies”
Amendment to SFAS 4 ”Separate financial
statements”
Amendment to SFAS 15 ”Investments in
associates and joint ventures”
Amendment to SFAS 16 ”Fixed assets”
Amendment to SFAS 19 ”Intangible assets”
Amendment to SFAS 24 ”Employee
benefits”
Amendment to SFAS 65 ”Consolidated
financial statements”
Amendment
to
SFAS
66
”Joint
arrangements”
Amendment to SFAS 67 ”Disclosure of
interests in other entities”
ISFAS 31 ”Interpretation on the scope of
SFAS 13: Investment property”
Amendment to SFAS 1 ”Presentation of
financial statements”
Amendment to SFAS 3 ”Interim financial
statements”
Amendment to SFAS 24 ”Employee
benefits”
Amendment to SFAS 58 ”Assets held for
sale and discountinued operations”
Amendment to SFAS
instrument: disclosures”
60
”Financial
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Good Corporate Governance
Laporan Keuangan Konsolidasian
Corporate Social Responsibility
Consolidated Financial Statements
PT ACSET INDONUSA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran 5/6 Schedule
CATATAN ATAS
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2016 DAN 2015
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
2.
IKHTISAR KEBIJAKAN
PENTING (lanjutan)
a.
b.
NOTES TO
THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DECEMBER 2016 AND 2015
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
AKUNTANSI
Dasar penyusunan laporan
konsolidasian (lanjutan)
YANG
keuangan
2.
SUMMARY OF SIGNIFICANT
POLIClES (continued)
a.
ACCOUNTING
Basis of preparation of the consolidated
financial statements (continued)
Standar dan interpretasi baru/amendemen
yang telah diterbitkan, berlaku efektif untuk
tahun buku yang dimulai pada 1 Januari 2018
adalah sebagai berikut:
New/amended standards and interpretations
issued, effective for the financial year beginning
1 January 2018 are as follows:
- Amandemen PSAK 2 “Laporan arus kas“
-
- Amandemen PSAK 16 “Aset tetap“
- Amandemen PSAK 46 “Pajak penghasilan“
-
Penerapan dini atas standar-standar tersebut
yang berlaku efektif untuk tahun buku yang
dimulai pada 1 Januari 2017 dan 2018
diperkenankan.
Early adoption of the above standards, effective
for the financial year beginning 1 January 2017
and 2018 are permitted.
Pada saat penerbitan laporan keuangan
konsolidasian, Grup masih mempelajari
dampak yang mungkin timbul dari penerapan
standar baru/amendemen tersebut serta
pengaruhnya
pada
laporan
keuangan
konsolidasian Grup.
As at the authorisation date of these
consolidated financial statements, the Group is
still evaluating the potential impact of the
implementation
of
these
new/amended
standards to its consolidated financial
statements.
Konsolidasi
(1) Entitas anak
b.
Amendment to SFAS 2 ”Statement of cash
flows”
Amendment to SFAS 16 ”Fixed assets”
Amendment to SFAS 46 ”Income taxes”
Consolidation
(1)
Subsidiaries
Laporan keuangan konsolidasian meliputi
laporan keuangan Perseroan dan entitas
anak.
The consolidated financial statements
include the financial statements of the
Company and its subsidiaries.
Entitas anak adalah seluruh entitas
(termasuk entitas terstruktur) dimana
Grup memiliki pengendalian. Grup
mengendalikan entitas lain ketika Grup
terekspos atas, atau memiliki hak untuk,
pengembalian yang bervariasi dari
keterlibatannya dengan entitas dan
memiliki
kemampuan
untuk
mempengaruhi pengembalian tersebut
melalui kekuasaannya atas entitas
tersebut.
Subsidiaries are all entities (including
structured entities) over which the Group
has control. The Group controls an entity
when the Group is exposed to, or has
rights to, variable returns from its
involvement with the entity and has the
ability to affect those returns through its
power over the entity.
Entitas anak dikonsolidasikan secara
penuh
sejak
tanggal
dimana
pengendalian
dialihkan
kepada
Perseroan.
Entitas
anak
tidak
dikonsolidasikan lagi sejak tanggal Grup
kehilangan pengendalian.
Subsidiaries are fully consolidated from
the date on which control is transferred to
the Company. They are de-consolidated
from the date on which that control
ceases.
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
229
Ikhtisar Utama
Main Highlights
Laporan Manajemen
Analisa & Pembahasan Manajemen
Profil Perusahaan
Management Report
Management Discussion & Analysis
Company Profile
PT ACSET INDONUSA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran 5/7 Schedule
CATATAN ATAS
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2016 DAN 2015
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
2.
IKHTISAR KEBIJAKAN
PENTING (lanjutan)
b.
AKUNTANSI
NOTES TO
THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DECEMBER 2016 AND 2015
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
YANG
Konsolidasi (lanjutan)
(1) Entitas anak (lanjutan)
230
2.
SUMMARY OF SIGNIFICANT
POLIClES (continued)
b.
ACCOUNTING
Consolidation (continued)
(1)
Subsidiaries (continued)
Grup menerapkan metode akuisisi untuk
mencatat kombinasi bisnis. Imbalan yang
dialihkan untuk akuisisi suatu entitas anak
adalah sebesar nilai wajar aset yang
dialihkan, liabilitas yang diakui terhadap
pemilik pihak yang diakuisisi sebelumnya
dan kepentingan ekuitas yang diterbitkan
oleh Grup. Imbalan yang dialihkan
termasuk nilai wajar aset dan liabilitas
yang dihasilkan dari imbalan kontinjensi.
Aset terindentifikasi yang diperoleh dan
liabilitas serta liabilitas kontinjensi yang
diambil alih dalam suatu kombinasi bisnis
diukur pada awalnya sebesar nilai wajar
pada tanggal akuisisi.
The Group applies the acquisition
method to account for business
combination.
The
consideration
transferred for the acquisition of a
subsidiary is the fair value of the assets
transferred, the liabilities incurred to the
former owners of the acquiree and equity
interests issued by the Group. The
consideration transferred includes the fair
value of any asset or liability resulting
from
a
contingent
consideration
arrangement. Identifiable assets acquired
and liabilities and contingent liabilities
assumed in a business combination are
measured initially at their fair values at
the acquisition date.
Transaksi
dengan
kepentingan
nonpengendali yang tidak mengakibatkan
hilangnya
pengendalian
merupakan
transaksi ekuitas. Selisih antara nilai wajar
imbalan yang dibayar dan bagian yang
diakuisisi atas nilai tercatat aset bersih
entitas anak dicatat pada ekuitas.
Keuntungan atau kerugian pelepasan
kepentingan nonpengendali juga dicatat
pada ekuitas.
Transactions
with
non-controlling
interests that do not result in loss of
control are accounted for as equity
transactions. The difference between the
fair value of any consideration paid and
the relevant share acquired of the
carrying value of net assets of the
subsidiary is recorded in equity. Gains or
losses on disposals to non-controlling
interests are also recorded in equity.
Biaya yang terkait dengan akuisisi
dibebankan pada saat terjadinya. Jika
kombinasi
bisnis
diperoleh
secara
bertahap, nilai wajar pada tanggal akuisisi
dari
kepentingan
ekuitas
yang
sebelumnya
dimiliki
oleh
pihak
pengakuisisi pada pihak yang diakuisisi
diukur kembali ke nilai wajar tanggal
akuisisi melalui laporan laba rugi.
Acquisition related costs are expensed as
incurred. If the business combination is
achieved in stages, at the acquisition
date fair value of the acquirer’s previously
held equity interest in the acquiree is
remeasured to fair value at the
acquisition date through the profit or loss.
Imbalan kontinjensi yang masih harus
dialihkan oleh Grup diakui sebesar nilai
wajar pada tanggal akuisisi. Perubahan
selanjutnya atas nilai wajar imbalan
kontinjensi yang diakui sebagai aset atau
liabilitas dan dicatat sesuai dengan
PSAK 55 (Revisi 2011) “Instrumen
Keuangan: Pengakuan dan Pengukuran”,
dalam laporan laba rugi.
Any contingent consideration to be
transferred by the Group is recognised at
fair value at the acquisition date.
Subsequent changes to the fair value of
the contingent consideration that is
deemed to be an asset or liability is
recognised in accordance with SFAS 55
(Revised 2011) “Financial Instrument:
Recognition and Measurement”, in the
profit or loss.
Imbalan kontinjensi yang diklasifikasikan
sebagai ekuitas tidak diukur kembali dan
penyelesaian selanjutnya diperhitungkan
dalam ekuitas.
Contingent consideration that is classified
as equity is not remeasured, and its
subsequent settlement is accounted for
within equity.
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Good Corporate Governance
Laporan Keuangan Konsolidasian
Corporate Social Responsibility
Consolidated Financial Statements
PT ACSET INDONUSA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran 5/8 Schedule
CATATAN ATAS
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2016 DAN 2015
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
2.
IKHTISAR KEBIJAKAN
PENTING (lanjutan)
b.
AKUNTANSI
NOTES TO
THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DECEMBER 2016 AND 2015
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
YANG
Konsolidasi (lanjutan)
(1) Entitas anak (lanjutan)
2.
SUMMARY OF SIGNIFICANT
POLIClES (continued)
b.
ACCOUNTING
Consolidation (continued)
(1) Subsidiaries (continued)
Selisih lebih imbalan yang dialihkan,
jumlah setiap kepentingan nonpengendali
pada pihak diakuisisi dan nilai wajar pada
tanggal akuisisi kepentingan ekuitas
sebelumnya
dimiliki
oleh
pihak
pengakuisisi pada pihak diakuisisi atas
nilai wajar aset bersih teridentifikasi yang
diperoleh dicatat sebagai goodwill. Jika
jumlah
imbalan
yang
dialihkan,
kepentingan nonpengendali yang diakui,
dan kepentingan yang sebelumnya
dimiliki pengakuisisi lebih rendah dari nilai
wajar aset bersih entitas anak yang
diakuisisi dalam kasus pembelian dengan
diskon, selisihnya diakui dalam laporan
laba rugi.
The excess of the consideration transferred
the amount of any non-controlling interest
in the acquiree and the acquisition-date fair
value of any previous equity interest in the
acquiree over the fair value of the
identifiable net assets acquired is recorded
as goodwill. If the total of consideration
transferred,
non-controlling
interest
recognised and previously held interest
measured is less than the fair value of the
net assets of the subsidiary acquired in the
case of a bargain purchase, the difference
is recognised directly in the profit or loss.
Transaksi, saldo dan keuntungan entitas
Grup yang belum direalisasi telah
dieliminasi.
Kerugian
yang
belum
direalisasi juga dieliminasi.
Intercompany transactions, balances and
unrealised gains on transaction between
Group
companies
are
eliminated.
Unrealised losses are also eliminated.
Kepentingan nonpengendali merupakan
proporsi atas hasil usaha dan aset bersih
entitas anak yang tidak diatribusikan
pada Grup.
Non-controlling interest represents the
proportion of the results and net assets of
subsidiaries not attributable to the Group.
Grup
mengakui
kepentingan
nonpengendali pada pihak yang diakuisisi
baik sebesar nilai wajar atau sebesar
bagian
proporsional
kepentingan
nonpengendali atas aset bersih pihak
yang diakuisisi.
The Group recognises any non-controlling
interest in the acquiree on an acquisitionby-acquisition basis, either at fair value or
at
the
non-controlling
interest’s
proportionate share of the acquiree’s net
assets.
Kepentingan nonpengendali disajikan di
ekuitas dalam laporan posisi keuangan
konsolidasian, terpisah dari ekuitas
pemilik entitas induk.
Non-controlling interest is reported as
equity in the consolidated statement of
financial position, separate from the owner
of the parent's equity
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
231
Ikhtisar Utama
Laporan Manajemen
Main Highlights
Profil Perusahaan
Management Report
Company Profile
Analisa & Pembahasan Manajemen
Management Discussion & Analysis
PT ACSET INDONUSA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran 5/9 Schedule
CATATAN ATAS
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2016 DAN 2015
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
2.
IKHTISAR KEBIJAKAN
PENTING (lanjutan)
b.
AKUNTANSI
NOTES TO
THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DECEMBER 2016 AND 2015
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
YANG
Konsolidasi (lanjutan)
(2)
2.
SUMMARY OF SIGNIFICANT
POLIClES (continued)
b.
Pelepasan entitas anak
Consolidation (continued)
(2)
Penjabaran mata uang asing
(1)
232
Mata uang fungsional dan penyajian
Disposal of subsidiaries
When the Group ceases to have control,
any retained interest in the entity is
remeasured to its fair value at the date
when the control is lost, with the change in
carrying amount recognised in the profit or
loss. The fair value is the initial carrying
amount for the purposes of subsequently
accounting for the retained interest as an
associate, joint venture or financial asset.
In addition, any amounts previously
recognised in other comprehensive
income in respect of that entity are
accounted for as if the Group had directly
disposed of the related assets or liabilities.
This may mean that amounts previously
recognised in other comprehensive
income are reclassified to the profit or
loss.
Ketika
Grup
tidak
lagi
memiliki
pengendalian, kepentingan yang masih
tersisa atas entitas diukur kembali
berdasarkan
nilai
wajarnya,
dan
perubahan nilai tercatat diakui dalam
laporan laba rugi. Nilai tercatat awal
adalah sebesar nilai wajar untuk
kepentingan
pengukuran
kembali
kepentingan yang tersisa sebagai entitas
asosiasi, ventura bersama atau aset
keuangan. Di samping itu, jumlah yang
sebelumnya diakui pada penghasilan
komprehensif lain sehubungan dengan
entitas tersebut dicatat seolah-olah Grup
telah melepas aset atau liabilitas terkait.
Hal ini dapat berarti bahwa jumlah yang
sebelumnya diakui pada penghasilan
komprehensif lain direklasifikasi ke
laporan laba rugi.
c.
ACCOUNTING
c.
Foreign currency translation
(1)
Functional and presentation currency
Pos-pos yang disertakan dalam laporan
keuangan setiap entitas anggota Grup
diukur menggunakan mata uang yang
sesuai dengan lingkungan ekonomi
utama dimana entitas beroperasi ("mata
uang fungsional").
Items included in the financial statements
of each of the Group’s entites are
measured using the currency of the
primary economic environment in which
the entity operates (the ”functional
currency”).
Laporan
keuangan
konsolidasian
disajikan dalam Rupiah (“Rp”) yang
merupakan mata uang penyajian Grup
dan mata uang fungsional Perseroan.
Aset dan kewajiban entitas anak dengan
mata uang fungsional yang berbeda
dengan Perseroan dijabarkan ke dalam
mata uang pelaporan seperti yang diatur
dalam PSAK 10, “Pengaruh perubahan
kurs valuta asing”. Selisih kurs yang
dihasilkan diakui pada penghasilan
komprehensif
lain-lain
dan
diakumulasikan dalam ekuitas pada
selisih kurs dari penjabaran laporan
keuangan dalam mata uang asing.
The consolidated financial statements are
presented in Rupiah (“Rp”), which is the
presentation currency of the Group and
functional currency of the Company.
The assets and liabilities of subsidiaries
which functional currency differs from that
of the Company are translated into
reporting currency in accordance with
SFAS 10 “Effects of changes in foreign
exchange rates”. The resulting exchange
differences are recognised in the other
comprehensive income and accumulated
in equity under the exchange difference
on financial statements translation in
foreign currency.
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Good Corporate Governance
Laporan Keuangan Konsolidasian
Corporate Social Responsibility
Consolidated Financial Statements
PT ACSET INDONUSA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran 5/10 Schedule
CATATAN ATAS
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2016 DAN 2015
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
2.
IKHTISAR KEBIJAKAN
PENTING (lanjutan)
c.
AKUNTANSI
NOTES TO
THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DECEMBER 2016 AND 2015
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
YANG
2.
Penjabaran mata uang asing (lanjutan)
(2)
SUMMARY OF SIGNIFICANT
POLIClES (continued)
c.
Transaksi dan saldo
Foreign currency translation (continued)
(2)
Transactions and balances
Transaksi dalam mata uang asing
dijabarkan ke dalam mata uang
fungsional (dalam hal ini, Rupiah untuk
Perseroan) dengan menggunakan kurs
yang berlaku pada tanggal transaksi.
Pada setiap tanggal pelaporan, aset dan
liabilitas moneter dalam mata uang
asing dijabarkan ke dalam mata uang
fungsional dengan menggunakan kurs
penutup. Kurs yang digunakan sebagai
acuan adalah kurs yang dikeluarkan
oleh Bank Indonesia. Keuntungan dan
kerugian selisih kurs yang timbul dari
penyelesaian transaksi dalam mata
uang asing dan dari penjabaran aset
dan liabilitas moneter dalam mata uang
asing diakui di dalam laporan laba rugi.
Foreign
currency
transactions
are
translated into functional currency (in this
case, Rupiah for the Company) using the
exchange rates prevailing at the dates of
the transactions. At each reporting date,
foreign currency monetary assets and
liabilities are translated into functional
currency using the closing exchange rate.
The exchange rate used as the
benchmark is the rate which is issued by
Bank Indonesia. Foreign exchange gains
and losses resulting from the settlement of
such transactions and from the translation
at period-end exchange rates of monetary
assets and liabilities denominated in
foreign currencies are recognised in the
profit or loss.
Keuntungan dan kerugian selisih kurs
yang berhubungan dengan pinjaman,
kas dan setara kas, dan keuntungan
atau kerugian bersih selisih kurs lainnya
disajikan pada laporan laba rugi sebagai
“(beban)/penghasilan lain-lain, bersih”.
Foreign exchange gains and losses that
relate to borrowings, cash and cash
equivalents, and other net foreign
exchange gains and losses are presented
in the profit or loss within “other
(expense)/income, net”.
Kurs utama yang digunakan, berdasarkan
kurs tengah yang diterbitkan Bank Indonesia,
adalah sebagai berikut (dalam nilai penuh):
The main exchange rates used, based on the
middle rate published by Bank Indonesia, are as
follows (in full amount):
2016
Dolar Amerika Serikat (“USD”)
Dong Vietnam (“VND”)
d.
ACCOUNTING
13,436
0.59
Aset Keuangan
(1)
Klasifikasi
Grup mengklasifikasikan aset keuangan
dalam pinjaman dan piutang. Klasifikasi
ini tergantung pada tujuan perolehan
aset
keuangan.
Manajemen
menentukan klasifikasi aset keuangan
pada saat awal pengakuan.
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
2015
13,795
0.61
d.
United States Dollar (“USD”)
Vietnamese Dong (“VND”)
Financial assets
(1) Classification
The Group classifies its financial assets as
loans and receivables. The classification
depends on the purpose for which the
financial
assets
were
acquired.
Management determines the classification
of its financial assets at initial recognition.
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
233
Ikhtisar Utama
Main Highlights
Laporan Manajemen
Profil Perusahaan
Management Report
Company Profile
Analisa & Pembahasan Manajemen
Management Discussion & Analysis
PT ACSET INDONUSA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran 5/11 Schedule
CATATAN ATAS
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2016 DAN 2015
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
2.
IKHTISAR KEBIJAKAN
PENTING (lanjutan)
d.
AKUNTANSI
NOTES TO
THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DECEMBER 2016 AND 2015
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
YANG
Aset Keuangan (lanjutan)
(1) Klasifikasi (lanjutan)
Pinjaman yang diberikan dan piutang
adalah aset keuangan non-derivatif
dengan pembayaran yang tetap atau
dapat ditentukan dan tidak mempunyai
kuotasi harga di pasar aktif. Pinjaman
yang diberikan dan piutang dimasukkan
sebagai aset lancar, kecuali jika jatuh
temponya melebihi 12 bulan setelah akhir
periode pelaporan; pinjaman yang
diberikan dan piutang ini dimasukkan
sebagai aset tidak lancar. Pinjaman yang
diberikan dan piutang Grup terdiri dari kas
dan setara kas, piutang usaha, piutang
non-usaha, piutang retensi, jumlah
kontraktual tagihan bruto pemberi kerja
dan proyek dalam pelaksanaan pada
laporan posisi keuangan konsolidasi.
(2) Pengakuan dan pengukuran
234
2.
SUMMARY OF SIGNIFICANT
POLIClES (continued)
d.
ACCOUNTING
Financial assets (continued)
(1) Classification (continued)
Loans and receivables are non-derivative
financial assets with fixed or determinable
payments that are not quoted in an active
market. They are included in current
assets, except for maturities greater than
12 months after the end of reporting period;
these are classified as non-current assets.
The Group’s loans and receivables
comprise cash and cash equivalent, trade
receivables,
non-trade
receivables,
retention receivables, gross contractual
amount due from customers and project
under construction in the consolidated
statements of financial position.
(2) Recognition and measurement
Pembelian dan penjualan aset keuangan
yang lazim (reguler) diakui pada tanggal
perdagangan - tanggal dimana Grup
berkomitmen untuk membeli atau menjual
aset. Investasi pada awalnya diakui
sebesar nilai wajarnya ditambah biaya
transaksi untuk seluruh aset keuangan
yang tidak diukur pada nilai wajar melalui
laporan laba rugi.
Regular purchases and sales of financial
assets are recognised on the trade date the date on which the Group commits to
purchase or sell the asset. Investments are
initially recognised at fair value plus the
transaction costs for all financial assets not
carried at fair value through the profit or
loss.
Aset keuangan dihentikan pengakuannya
ketika hak untuk menerima arus kas dari
investasi tersebut telah jatuh tempo atau
telah
ditransfer
dan
Grup
telah
mentransfer secara substansial seluruh
risiko dan manfaat atas kepemilikan aset.
Pinjaman yang diberikan dan piutang
dicatat
sebesar
biaya
perolehan
diamortisasi
dengan
menggunakan
metode suku bunga efektif.
Financial assets are derecognised when
the rights to receive cash flows from the
investments have expired or have been
transferred and the Group has transferred
substantially all risks and rewards of
ownership. Loans and receivables are
carried at amortised cost using the effective
interest method.
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Good Corporate Governance
Laporan Keuangan Konsolidasian
Corporate Social Responsibility
Consolidated Financial Statements
PT ACSET INDONUSA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran 5/12 Schedule
CATATAN ATAS
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2016 DAN 2015
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
2.
IKHTISAR KEBIJAKAN
PENTING (lanjutan)
d.
AKUNTANSI
NOTES TO
THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DECEMBER 2016 AND 2015
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
YANG
Aset keuangan (lanjutan)
(3)
Penurunan nilai aset keuangan
2.
SUMMARY OF SIGNIFICANT
POLIClES (continued)
d.
ACCOUNTING
Financial assets (continued)
(3)
Impairment of financial assets
Pada setiap akhir periode pelaporan,
Grup menilai apakah terdapat bukti
objektif bahwa aset keuangan atau
kelompok
aset
keuangan
telah
mengalami
penurunan
nilai.
Aset
keuangan atau kelompok aset keuangan
diturunkan
nilainya
dan
kerugian
penurunan nilai terjadi hanya jika terdapat
bukti objektif bahwa penurunan nilai
merupakan akibat dari satu atau lebih
peristiwa yang terjadi setelah pengakuan
awal aset (peristiwa kerugian) dan
peristiwa kerugian (atau peristiwa)
tersebut memiliki dampak pada estimasi
arus kas masa datang atas aset
keuangan atau kelompok aset keuangan
yang dapat diestimasi secara andal.
At the end of each reporting period, the
Group assesses whether there is objective
evidence that a financial asset or group of
financial assets is impaired. A financial
asset or a group of financial assets is
impaired and impairment losses are
incurred only if there is objective evidence
of impairment as a result of one or more
events that occurred after the initial
recognition of the asset (a loss event) and
that loss event (or events) has an impact
on the estimated future cash flows of the
financial asset or group of financial assets
that can be reliably estimated.
Untuk kategori pinjaman yang diberikan
dan piutang, jumlah kerugian diukur
sebesar selisih antara nilai tercatat aset
dan nilai kini dari estimasi arus kas masa
datang
diestimasi
(tidak
termasuk
kerugian kredit masa depan yang belum
terjadi) yang didiskonto menggunakan
suku bunga efektif awal dari aset
tersebut. Nilai tercatat aset dikurangi dan
jumlah kerugian diakui pada laporan laba
rugi. Jika pinjaman yang diberikan
memiliki tingkat bunga mengambang,
tingkat diskonto yang digunakan untuk
mengukur kerugian penurunan nilai
adalah tingkat bunga efektif saat ini yang
ditentukan dalam kontrak. Untuk alasan
praktis, Grup dapat mengukur penurunan
nilai berdasarkan nilai wajar instrumen
dengan menggunakan harga pasar yang
dapat diobservasi.
For the loans and receivables category,
the amount of the loss is measured as the
difference between the asset’s carrying
amount and the present value of estimated
future cash flows (excluding future credit
losses that have not been incurred)
discounted at the financial asset’s original
effective interest rate. The carrying amount
of the asset is reduced and the amount of
the loss is recognised in the profit or loss.
If a loan has a floating interest rate, the
discount
rate
for
measuring
any
impairment loss is the current effective
interest rate determined under the
contract. As a practical expedient, the
Group may measure impairment on the
basis of an instrument’s fair value using an
observable market price.
Jika, pada periode selanjutnya, jumlah
penurunan
nilai
berkurang
dan
penurunan tersebut dapat dihubungkan
secara objektif dengan peristiwa yang
terjadi setelah penurunan nilai diakui
(misalnya meningkatnya peringkat kredit
debitur),
pemulihan
atas
jumlah
penurunan nilai yang telah diakui
sebelumnya diakui pada laporan laba
rugi.
If, in a subsequent period, the amount of
the impairment loss decreases and the
decrease can be related objectively to an
event occurring after the impairment was
recognised (such as an improvement in
the debtor’s credit rating), the reversal of
the previously recognised impairment loss
is recognised in the profit or loss.
Pengujian penurunan nilai pada piutang
usaha dan piutang non-usaha dijelaskan
pada Catatan 2f.
The impairment testing of trade and nontrade receivables is described in Note 2f.
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
235
Ikhtisar Utama
Main Highlights
Laporan Manajemen
Profil Perusahaan
Management Report
Company Profile
Analisa & Pembahasan Manajemen
Management Discussion & Analysis
PT ACSET INDONUSA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran 5/13 Schedule
CATATAN ATAS
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2016 DAN 2015
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
2.
IKHTISAR KEBIJAKAN
PENTING (lanjutan)
d.
AKUNTANSI
NOTES TO
THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DECEMBER 2016 AND 2015
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
YANG
Aset keuangan (lanjutan)
2.
SUMMARY OF SIGNIFICANT
POLIClES (continued)
d.
(4) Instrumen keuangan disalinghapus
Kas dan setara kas
236
Piutang usaha dan piutang non-usaha
Offsetting financial instruments
Financial assets and liabilities are offset
and the net amount is reported in the
statement of financial position when there
is a legally enforceable right to offset the
recognised amounts and there is an
intention to settle on a net basis, or realise
the asset and settle the liability
simultaneously.
e.
Cash and cash equivalents
Cash and cash equivalents include cash on
hand, deposits held at call with banks, cash in
banks and other short-term highly liquid
investments with original maturities of three
months or less.
Kas dan setara kas terdiri dari kas, simpanan
yang sewaktu-waktu bisa dicairkan, bank dan
investasi likuid jangka pendek lain-lain dengan
jangka waktu jatuh tempo tiga bulan atau
kurang.
f.
Financial assets (continued)
(4)
Aset keuangan dan liabilitas keuangan
disalinghapuskan dan jumlah netonya
dilaporkan pada laporan posisi keuangan
ketika terdapat hak yang berkekuatan
hukum untuk melakukan salinghapus atas
jumlah yang telah diakui tersebut dan
adanya niat untuk menyelesaikan secara
neto, atau untuk merealisasikan aset dan
menyelesaikan
liabilitas
secara
bersamaan.
e.
ACCOUNTING
f.
Trade receivables and non-trade receivables
Piutang usaha adalah jumlah yang terutang
dari pelanggan untuk pengakuan pendapatan
pada penjualan barang dan jasa dalam
kegiatan usaha biasa.
Trade
receivables
are
amounts
gross
contractual amount due from customers for
revenues recognised on the sale of goods and
services in the ordinary course of business.
Piutang non-usaha adalah piutang dari pihak
berelasi dan pihak ketiga dalam transaksi
selain penjualan barang dan jasa.
Non-trade receivables are receivables from
related and third parties on transactions entered
into other than the sale of goods and services.
Jika piutang diperkirakan dapat ditagih dalam
waktu satu tahun atau kurang (atau dalam
siklus operasi normal jika lebih panjang),
piutang diklasifikasikan sebagai aset lancar.
Jika tidak, piutang disajikan sebagai aset tidak
lancar.
If collection is expected in one year or less (or in
the normal operating cycle of the business if
longer), they are classified as current assets. If
not, they are presented as non-current assets.
Piutang usaha dan piutang non-usaha pada
awalnya diakui sebesar nilai wajar dan
selanjutnya diukur pada biaya perolehan
diamortisasi dengan menggunakan metode
bunga efektif, kecuali efek diskontonya tidak
material, maka dinyatakan pada biaya, setelah
dikurangi provisi atas penurunan nilai piutang.
Trade and non-trade receivables are recognised
initially at fair value and subsequently measured
at amortised cost using the effective interest
method, except where the effect of discounting
would be immaterial as such, they are stated at
cost, less provision for impairment of
receivables.
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Good Corporate Governance
Laporan Keuangan Konsolidasian
Corporate Social Responsibility
Consolidated Financial Statements
PT ACSET INDONUSA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran 5/14 Schedule
CATATAN ATAS
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2016 DAN 2015
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
2.
IKHTISAR KEBIJAKAN
PENTING (lanjutan)
f.
g.
AKUNTANSI
NOTES TO
THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DECEMBER 2016 AND 2015
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
YANG
Piutang usaha dan piutang non-usaha
(lanjutan)
2.
SUMMARY OF SIGNIFICANT
POLIClES (continued)
f.
ACCOUNTING
Trade receivables and non-trade receivables
(continued)
Kolektibilitas piutang usaha dan piutang nonusaha ditinjau secara berkala. Piutang yang
diketahui tidak tertagih, dihapuskan dengan
secara langsung mengurangi nilai tercatatnya.
Akun penyisihan digunakan ketika terdapat
bukti yang objektif bahwa Grup tidak dapat
menagih seluruh nilai terutang sesuai dengan
persyaratan awal piutang. Kesulitan keuangan
signifikan yang dialami debitur, kemungkinan
debitur dinyatakan pailit atau melakukan
reorganisasi keuangan dan gagal bayar atau
menunggak pembayaran merupakan indikator
yang dianggap dapat menunjukan adanya
penurunan nilai piutang usaha dan non-usaha.
Jumlah penurunan nilai adalah sebesar selisih
antara nilai tercatat aset dan nilai kini dari
estimasi arus kas masa depan pada tingkat
suku bunga efektif awal. Arus kas terkait
dengan
piutang
jangka
pendek
tidak
didiskontokan apabila efek diskonto tidak
material.
The collectability of trade and non-trade
receivables is reviewed on an ongoing basis.
Receivables which are known to be
uncollectible are written off by reducing the
carrying amount directly. An allowance account
is used when there is objective evidence that
the Group will not be able to collect all amounts
due according to the original terms of the
receivables. Significant financial difficulties of
the debtor, probability that the debtor will enter
bankruptcy or financial reorganisation, and
default or delinquency in payments are
considered indicators that the trade and nontrade receivable is impaired. The amount of the
impairment allowance is the difference between
the asset’s carrying amount and the present
value of estimated future cash flows, discounted
at the original effective interest rate. Cash flows
relating to short-term receivables are not
discounted if the effect of discounting is
immaterial.
Jumlah kerugian penurunan nilai diakui pada
laporan laba rugi dan disajikan dalam “beban
umum dan administrasi”. Ketika piutang usaha
dan piutang non-usaha, yang rugi penurunan
nilainya telah diakui, tidak dapat ditagih pada
periode selanjutnya, maka piutang tersebut
dihapusbukukan dengan mengurangi akun
penyisihan. Jumlah yang selanjutnya dapat
ditagih kembali atas piutang yang sebelumnya
telah dihapusbukukan, dikreditkan terhadap
“beban umum dan administrasi” pada laporan
laba rugi.
The amount of the impairment loss is
recognised in the profit or loss within “general
and administrative expenses”. When a trade
and non-trade receivable for which an
impairment allowance had been recognised
becomes uncollectible in a subsequent period, it
is written off against the allowance account.
Subsequent recoveries of amounts previously
written off are credited against “general and
administrative expenses” in the profit or loss.
Piutang retensi
g.
Retention receivables
Piutang
retensi
merupakan
piutang
perusahaan kepada pemberi kerja yang akan
dilunasi
oleh
pemberi
kerja
setelah
pemenuhan kondisi yang ditentukan dalam
kontrak. Piutang retensi diukur pada nilai wajar
piutang berdasarkan penerimaan arus kas
yang diharapkan.
Retention receivables are receivables from
customers collectable after the fulfillment of the
conditions as set in the contract, or until defects
have been rectified. The retentions are
measured at the fair value of the consideration
receivable based on the expected timing of cash
inflows.
Piutang retensi dicatat pada saat penerimaan
atas tagihan termin yang ditahan oleh pemberi
kerja sejumlah persentase yang telah
ditetapkan dalam kontrak sampai dengan
masa pemeliharaan.
Retentions receivables are recorded at the time
of receipt of the final invoice to customers until
the fulfillment of the conditions specified in the
contract.
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
237
Ikhtisar Utama
Main Highlights
Laporan Manajemen
Profil Perusahaan
Management Report
Company Profile
Analisa & Pembahasan Manajemen
Management Discussion & Analysis
PT ACSET INDONUSA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran 5/15 Schedule
CATATAN ATAS
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2016 DAN 2015
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
2.
IKHTISAR KEBIJAKAN
PENTING (lanjutan)
h.
i.
AKUNTANSI
NOTES TO
THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DECEMBER 2016 AND 2015
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
YANG
Jumlah kontraktual tagihan dan utang bruto
pemberi kerja
2.
SUMMARY OF SIGNIFICANT
POLIClES (continued)
h.
238
Gross contractual amount due from and to
customers
Jumlah kontraktual tagihan (utang) bruto
kepada pemberi kerja berasal dari pekerjaan
kontrak konstruksi yang dilakukan kepada
pihak pemberi kerja namun pekerjaan yang
dilakukan masih dalam pelaksanaan. Nilai dari
tagihan (utang) bruto merupakan selisih antara
pendapatan yang diakui berdasarkan metode
persentase penyelesaian dan termin yang
ditagih.
This represents receivables from (payables to)
customers (project owners) resulting from
construction contract services which are still in
progress. The value of receivables (payables)
represents the difference between the revenue
recognised based on percentage of completion
method and the progress billings.
Jumlah kontraktual tagihan bruto pemberi kerja
diperoleh
apabila
pendapatan
diakui
berdasarkan metode persentase penyelesaian
melebihi termin yang ditagih. Utang bruto
kepada pemberi kerja terjadi apabila termin
yang ditagih melebihi pendapatan yang diakui
berdasarkan metode persentase penyelesaian.
Gross contractual amount due from customers
are obtained when the revenue recognised
based on percentage of completion method
exceeds the progress billings. Amounts due to
customers are obtained when the progress
billing exceeds the revenue recognised based
on the percentage of completion method.
Proyek dalam pelaksanaan
i.
Persediaan
Project under construction
Project under construction represents the
excess of the actual costs incurred for the
construction work and the profit recognised
(deducted by recognised loss) over the amount
of revenue recognised based on the percentage
of completion method.
Proyek dalam pelaksanaan merupakan
kelebihan dari biaya aktual yang dikeluarkan
untuk pekerjaan konstruksi dan laba diakui
(dikurangi kerugian yang diakui) atas jumlah
pendapatan diakui berdasarkan metode
persentase penyelesaian
j.
ACCOUNTING
j.
Inventories
Persediaan dinyatakan sebesar nilai yang lebih
rendah antara harga perolehan dan nilai
realisasi bersih. Harga perolehan persediaan
ditentukan dengan menggunakan metode
“masuk pertama, keluar pertama” (FIFO).
Inventories are stated at the lower of cost and
net realisable value. Cost of inventories is
determined using “first-in, first-out” (FIFO)
method.
Nilai realisasi bersih adalah estimasi harga
penjualan dalam kegiatan usaha biasa,
dikurangi taksiran biaya penyelesaian, jika ada,
dan beban penjualan.
Net realisable value is the estimate of the selling
price in the ordinary course of business, less the
estimated costs of completion, if any, and selling
expenses.
Provisi atas penurunan nilai persediaan
ditentukan berdasarkan estimasi penggunaan
atau
penjualan
masing-masing
jenis
persediaan pada masa mendatang.
A provision for impairment of inventories is
determined based on the estimated future usage
or sale of individual inventory items.
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Good Corporate Governance
Laporan Keuangan Konsolidasian
Corporate Social Responsibility
Consolidated Financial Statements
PT ACSET INDONUSA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran 5/16 Schedule
CATATAN ATAS
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2016 DAN 2015
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
2.
IKHTISAR KEBIJAKAN
PENTING (lanjutan)
k.
AKUNTANSI
Investasi pada entitas
pengendalian bersama
asosiasi
NOTES TO
THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DECEMBER 2016 AND 2015
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
YANG
dan
2.
SUMMARY OF SIGNIFICANT
POLIClES (continued)
k.
Investments
arrangement
in
ACCOUNTING
associates
and
joint
Entitas asosiasi adalah seluruh entitas dimana
Grup memiliki pengaruh signifikan namun
bukan
pengendalian,
biasanya
melalui
kepemilikan hak suara antara 20,0% dan
50,0%. Ventura bersama adalah suatu entitas
dimana Grup memiliki pengendalian bersama
dengan satu venturer atau lebih. Entitas
asosiasi dan ventura bersama dicatat dengan
menggunakan metode ekuitas.
Associates are all entities over which the Group
has significant influence but not control,
generally accompanying a shareholding of
between 20.0% and 50.0% of the voting rights.
Joint ventures are entities which the Group
jointly controls with one or more other venturers.
Associates and joint ventures are accounted for
using the equity method.
Sesuai metode ekuitas, investasi pada
awalnya dicatat pada biaya, dan nilai tercatat
akan meningkat atau menurun untuk mengakui
bagian investor atas laba rugi. Di dalam
investasi Grup atas entitas asosiasi termasuk
goodwill yang diidentifikasi ketika akuisisi.
Under the equity method, the investment is
initially recognised at cost, and the carrying
amount is increased or decreased to recognise
the investor's share of the profit or loss of the
investee after the date of acquisition. The
Group’s investment in associates includes
goodwill identified on acquisition.
Jika kepemilikan kepentingan pada entitas
asosiasi berkurang, namun tetap memiliki
pengaruh signifikan, hanya suatu bagian
proporsional atas jumlah yang telah diakui
sebelumnya pada pendapatan komprehensif
lainnya yang direklasifikasi ke laporan laba
rugi.
If the ownership interest in an associate is
reduced but significant influence is retained,
only a proportionate share of the amounts
previously recognised in other comprehensive
income is reclassified to the profit or loss where
appropriate.
Pada setiap tanggal pelaporan, Grup
menentukan apakah terdapat bukti objektif
bahwa telah terjadi penurunan nilai pada
investasi pada entitas asosiasi. Jika demikian,
maka Grup menghitung besarnya penurunan
nilai sebagai selisih antara jumlah yang
terpulihkan dan nilai tercatat atas investasi
pada perusahaan asosiasi dan mengakui
selisih tersebut pada “bagian atas hasil bersih
entitas asosiasi dan ventura bersama” di
laporan laba rugi. Kerugian yang belum
direalisasi juga dieliminasi kecuali transaksi
tersebut memberikan bukti penurunan nilai
atas aset yang ditransfer. Kebijakan akuntansi
entitas asosiasi disesuaikan jika diperlukan
untuk
memastikan
konsistensi
dengan
kebijakan yang diterapkan oleh Grup.
The Group determines at each reporting date
whether there is any objective evidence that the
investment in the associate is impaired. If this is
the case, the Group calculates the amount of
impairment as the difference between the
recoverable amount of the associate and its
carrying value and recognises the amount
adjacent to “share of profit/(loss) of associate
and joint venture” in the profit or loss.
Unrealised losses are eliminated unless the
transaction provides evidence of an impairment
of the asset transferred. Accounting policies of
associates have been changed where
necessary to ensure consistency with the
policies adopted by the Group.
Pengaturan bersama diklasifikasikan sebagai
operasi bersama atau ventura bersama
tergantung atas hak dan kewajiban kontraktual
yang dimiliki setiap investor, dibanding bentuk
legal suatu perikatan bersama. Operasi
bersama timbul dimana para investor
mempunyai hak atas aset dan kewajiban atas
liabilitas dari sebuah pengaturan. Operator
mencatat kepemilikannya atas aset, liabilitas,
pendapatan, dan beban.
Joint arrangements are classified as either joint
operations or joint ventures depending on the
contractual rights and obligations each investor
has, rather than the legal structure of the joint
arrangements. Joint operations arise where the
investors have rights to the assets and
obligations for the liabilities of an arrangement.
A joint operator accounts for its share of the
assets, liabilities, revenue and expenses.
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
239
Ikhtisar Utama
Main Highlights
Laporan Manajemen
Profil Perusahaan
Management Report
Company Profile
Analisa & Pembahasan Manajemen
Management Discussion & Analysis
PT ACSET INDONUSA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran 5/17 Schedule
CATATAN ATAS
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2016 DAN 2015
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
2.
IKHTISAR KEBIJAKAN
PENTING (lanjutan)
k.
240
AKUNTANSI
Investasi pada entitas asosiasi
pengendalian bersama (lanjutan)
NOTES TO
THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DECEMBER 2016 AND 2015
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
YANG
dan
2.
SUMMARY OF SIGNIFICANT
POLIClES (continued)
k.
Investments in associates
arrangement (continued)
ACCOUNTING
and
joint
Ventura bersama timbul dimana para investor
memiliki hak atas aset bersih dari pengaturan
bersama. Ventura bersama dicatat dengan
menggunakan metode ekuitas. Konsolidasi
proporsional tidak diijinkan.
Joint ventures arise where the investors have
rights to the net assets of the arrangement.
Joint ventures are accounted for under the
equity method. Proportional consolidation of
joint arrangements is no longer permitted.
Bagian Grup atas laba atau rugi entitas
asosiasi pasca akuisisi diakui dalam laporan
laba rugi dan bagian atas mutasi penghasilan
komprehensif lain-lain pasca akuisisi diakui di
dalam penghasilan komprehensif lain dan
diikuti dengan penyesuaian pada jumlah
tercatat investasi. Dividen yang akan diterima
dari entitas asosiasi diakui sebagai pengurang
jumlah tercatat investasi. Jika bagian Grup
atas kerugian entitas asosiasi sama dengan
atau melebihi kepentingannya pada entitas
asosiasi, termasuk piutang tanpa agunan,
Grup menghentikan pengakuan bagian
kerugiannya, kecuali Grup memiliki kewajiban
atau melakukan pembayaran atas nama
entitas asosiasi.
The Group’s share of post-acquisition profits or
losses is recognised in the profit or loss, and its
share of post-acquisition movements in other
comprehensive income is recognised in other
comprehensive income with a corresponding
adjustment to the carrying amount of the
investment.
Dividends
receivable
from
associates are recognised as a reduction in the
carrying amount of the investment. When the
Group’s share of losses in an associate equals
or exceeds its interest in the associate,
including any other unsecured receivables, the
Group does not recognise further losses, unless
it has incurred legal or constructive obligations
or made payments on behalf of the associate.
Kerugian yang melebihi nilai tercatat investasi
tidak diakui, kecuali bila Grup mempunyai
komitmen
untuk
memberikan
bantuan
keuangan atau menjamin kewajiban entitas
asosiasi.
Loss exceeding the carrying value of the
investment is not recognised, unless the Group
has committed to provide financial support or
guarantee the associates’ obligation.
Laba dan rugi yang dihasilkan dari transaksi
hulu dan hilir antara Grup dengan entitas
asosiasi diakui dalam laporan keuangan
konsolidasian Grup hanya sebesar bagian
investor lain dalam entitas asosiasi.
Profits and losses resulting from upstream and
downstream transactions between the Group
and its associates are recognised in the Group’s
consolidated financial statements only to the
extent of the unrelated investor’s interests in the
associates.
Dalam akuntansi metode ekuitas, kepentingan
dalam ventura bersama diakui pada biaya
perolehan dan disesuaikan selanjutnya untuk
mengakui bagian grup atas laba rugi dan
penghasilan
komperhensif
lain
pasca
perolehan. Ketika bagian grup atas rugi dalam
ventura bersama-sama dengan atau melebihi
kepentingannya dalam ventura bersama
(dimana
termasuk
kepentingan
jangka
panjang, dalam substansinya membentuk
bagian dari investasi bersih Grup dalam
ventura bersama), Grup tidak mengakui
kerugian selanjutnya, kecuali telah menjadi
kewajiban atau telah melakukan pembayaran
atas nama ventura bersama.
Under the equity method of accounting,
interests in joint ventures are initially recognised
at cost and adjusted thereafter to recognise the
group’s share of the post acquisition profits or
losses and movements in other comprehensive
income. When the group’s share of losses in a
joint venture equals or exceeds its interests in
the joint ventures (which includes any long-term
interests that, in substance, form part of the
Group’s net investment in the joint ventures),
the Group does not recognise further losses,
unless it has incurred obligations or made
payments on behalf of the joint ventures.
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Good Corporate Governance
Laporan Keuangan Konsolidasian
Corporate Social Responsibility
Consolidated Financial Statements
PT ACSET INDONUSA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran 5/18 Schedule
CATATAN ATAS
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2016 DAN 2015
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
2.
IKHTISAR KEBIJAKAN
PENTING (lanjutan)
k.
AKUNTANSI
Investasi pada entitas asosiasi
pengendalian bersama (lanjutan)
NOTES TO
THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DECEMBER 2016 AND 2015
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
YANG
2.
dan
SUMMARY OF SIGNIFICANT
POLIClES (continued)
k.
Investments in associates
arrangement (continued)
and
joint
Unrealised gains on transactions between the
Group and its joint ventures are eliminated to
the extent of the group’s interest in the joint
ventures. Unrealised losses are also eliminated
unless the transaction provides evidence of an
impairment of the asset transferred. Accounting
policies of the joint ventures have been changed
where necessary to ensure consistency with the
policies adopted by the Group.
Keuntungan yang belum terealisasi atas
transaksi antara Grup dan ventura bersama
dieliminasi sebesar kepentingan Grup dalam
ventura bersama. Kerugian yang belum
terealisasi juga dieliminasi kecuali transaksi
tersebut memberikan bukti adanya penurunan
nilai aset yang dialihkan. Kebijakan akuntansi
ventura bersama telah diubah jika diperlukan
untuk memastikan konsistensi dari kebijakan
yang diterapkan oleh Grup.
l.
ACCOUNTING
Aset tetap dan penyusutan
l.
Fixed assets and depreciation
Aset tetap diakui sebesar harga perolehan,
dikurangi dengan akumulasi penyusutan dan
akumulasi kerugian penurunan nilai, jika ada.
Harga perolehan termasuk pengeluaran yang
dapat diatribusikan secara langsung atas
perolehan aset tersebut.
Fixed assets are stated at historical cost, less
accumulated depreciation and accumulated
impairment losses, if any. Historical cost
includes expenditure that is directly attributable
to the acquisition of the items.
Aset tetap, kecuali tanah, disusutkan sampai
dengan nilai sisanya dengan menggunakan
metode garis lurus selama estimasi masa
manfaat ekonomis aset tetap sebagai berikut:
Fixed assets, except for land, are depreciated to
their residual value the straight-line method over
their expected economic useful lives, as follows:
Tahun/Years
Bangunan
Alat berat dan mesin
Kendaraan
Peralatan kantor
Perabot dan perlengkapan
20
4-8
4-8
4-8
8
Buildings
Heavy equipments and machineries
Vehicles
Office equipments
Furniture and fittings
Biaya-biaya setelah pengakuan awal aset
diakui sebagai bagian dari nilai tercatat aset
atau sebagai aset yang terpisah, sebagaimana
seharusnya, hanya apabila kemungkinan besar
Grup akan mendapatkan manfaat ekonomis di
masa depan berkenaan dengan aset tersebut
dan biaya perolehan aset dapat diukur dengan
andal. Nilai yang terkait dengan penggantian
komponen tidak diakui. Biaya perbaikan dan
pemeliharaan dibebankan ke dalam laporan
laba rugi selama periode dimana biaya-biaya
tersebut terjadi.
Subsequent costs are included in the asset’s
carrying amount or recognised as a separate
asset, as appropriate, only when it is probable
that future economic benefits associated with
the item will flow to the Group and the cost of
the item can be measured reliably. Amounts in
respect of replaced parts are derecognised. All
other repairs and maintenance are charged to
the profit or loss during the period in which they
are incurred.
Biaya legal awal untuk mendapatkan hak legal
diakui sebagai bagian biaya akuisisi tanah,
biaya-biaya tersebut tidak didepresiasikan.
Initial legal costs incurred to obtain legal rights
are recognised as part of the acquisition cost of
the land, and these costs are not depreciated.
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
241
Ikhtisar Utama
Main Highlights
Laporan Manajemen
Profil Perusahaan
Management Report
Company Profile
Analisa & Pembahasan Manajemen
Management Discussion & Analysis
PT ACSET INDONUSA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran 5/19 Schedule
CATATAN ATAS
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2016 DAN 2015
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
2.
IKHTISAR KEBIJAKAN
PENTING (lanjutan)
l.
242
AKUNTANSI
NOTES TO
THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DECEMBER 2016 AND 2015
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
YANG
Aset tetap dan penyusutan (lanjutan)
2.
SUMMARY OF SIGNIFICANT
POLIClES (continued)
l.
ACCOUNTING
Fixed assets and depreciation (continued)
Nilai sisa aset, masa manfaat dan metode
penyusutan
ditelaah
dan
jika
perlu
disesuaikan, pada setiap akhir periode
pelaporan.
The assets’ residual values, useful lives and
depreciation method are reviewed and adjusted
if appropriate, at the end of each reporting
period.
Nilai tercatat aset segera diturunkan sebesar
jumlah yang dapat dipulihkan jika nilai tercatat
aset lebih besar dari estimasi jumlah yang
dapat dipulihkan (lihat Catatan 2n).
An asset’s carrying amount is written down
immediately to its recoverable amount if the
asset’s carrying amount is greater than its
estimated recoverable amount (see Note 2n).
Ketika aset tetap dilepas, maka nilai tercatat
dan akumulasi penyusutannya dikeluarkan dari
laporan
keuangan
konsolidasian
dan
keuntungan atau kerugian yang dihasilkan
diakui dalam laporan laba rugi.
When assets are disposed, their carrying values
and the related accumulated depreciation are
eliminated from the consolidated financial
statements and the resulting gain or loss on the
disposal of fixed assets is recognised in the
profit or loss.
Akumulasi biaya konstruksi bangunan, pabrik
dan pemasangan mesin dikapitalisasi sebagai
aset dalam penyelesaian. Biaya tersebut
direklasifikasi ke akun aset tetap pada saat
proses konstruksi atau pemasangan selesai.
Penyusutan dimulai pada saat aset tersebut
siap untuk digunakan sesuai dengan tujuan
yang diinginkan manajemen.
The accumulated costs of the construction of
buildings and the installation of machinery are
capitalised as construction in progress. These
costs are reclassified to fixed assets when the
construction or installation is complete.
Depreciation is charged from the date the
assets are ready for use in the manner intended
by the management.
Biaya bunga dan biaya pinjaman lainnya,
seperti biaya diskonto pinjaman baik yang
secara langsung atau tidak
langsung
digunakan untuk pendanaan konstruksi aset
kualifikasian, dikapitalisasi hingga aset tersebut
selesai dikonstruksi.
Interest and other borrowing costs, such as
discount fees on loans either directly or
indirectly used in financing the construction of a
qualifying asset, are capitalised up to the date
when construction is complete.
Untuk biaya pinjaman yang dapat diatribusikan
secara langsung pada aset kualifikasian,
jumlah yang dikapitalisasi ditentukan dari biaya
pinjaman aktual yang terjadi selama periode
berjalan, dikurangi penghasilan yang diperoleh
dari investasi sementara atas dana hasil
pinjaman tersebut. Untuk pinjaman yang tidak
dapat diatribusikan secara langsung pada
suatu aset kualifikasian, jumlah yang
dikapitalisasi ditentukan dengan mengalikan
tingkat kapitalisasi terhadap jumlah yang
dikeluarkan
untuk
memperoleh
aset
kualifikasian. Tingkat kapitalisasi dihitung
berdasarkan
rata-rata
tertimbang
biaya
pinjaman yang dibagi dengan jumlah pinjaman
yang tersedia selama periode, selain pinjaman
yang secara spesifik diambil untuk tujuan
memperoleh suatu aset kualifikasian.
For borrowings that are directly attributable to a
qualifying asset, the amount to be capitalised is
determined as the actual borrowing cost
incurred during the period, less any income
earned on the temporary investment of such
borrowings. For borrowings that are not directly
attributable to a qualifying asset, the amount to
be capitalised is determined by applying a
capitalisation rate to the amount expended on
the qualifying assets. The capitalisation rate is
the weighted average of the total borrowing
costs applicable to the total borrowings
outstanding during the period, other than
borrowings made specifically for the purpose of
obtaining a qualifying asset.
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Good Corporate Governance
Laporan Keuangan Konsolidasian
Corporate Social Responsibility
Consolidated Financial Statements
PT ACSET INDONUSA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran 5/20 Schedule
CATATAN ATAS
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2016 DAN 2015
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
2.
IKHTISAR KEBIJAKAN
PENTING (lanjutan)
AKUNTANSI
NOTES TO
THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DECEMBER 2016 AND 2015
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
YANG
m. Pendapatan diterima dimuka
2.
SUMMARY OF SIGNIFICANT
POLIClES (continued)
m. Unearned revenues
Unearned revenues represents construction
work advances from the customers.
Pendapatan diterima dimuka merupakan uang
muka yang diterima dari pemberi kerja.
n.
Penurunan nilai aset non-keuangan
ACCOUNTING
n.
Impairment of non-financial assets
Aset tetap dan aset tidak lancar lain-lain
ditelaah untuk mengetahui apakah telah terjadi
penurunan nilai bilamana terdapat kejadian
atau
perubahan
keadaan
yang
mengindikasikan bahwa nilai tercatat aset
tersebut tidak dapat diperoleh kembali.
Kerugian akibat penurunan nilai diakui sebesar
selisih antara nilai tercatat aset dengan nilai
yang dapat diperoleh kembali dari aset
tersebut.
Fixed assets and other non-current assets are
reviewed for impairment whenever events or
changes in circumstances indicate that the
carrying amount may not be recoverable. An
impairment loss is recognised for the amount by
which the carrying amount of the asset exceeds
its recoverable amount.
Pada setiap akhir periode pelaporan, aset nonkeuangan, selain goodwill, yang telah
mengalami penurunan nilai ditelaah untuk
menentukan apakah terdapat kemungkinan
pemulihan penurunan nilai. Jika terjadi
pemulihan nilai, maka langsung diakui dalam
laporan laba rugi, tetapi tidak boleh melebihi
akumulasi rugi penurunan nilai yang telah
diakui sebelumnya.
At the end of each reporting period, nonfinancial assets, other than goodwill, that
suffered impairment are reviewed for possible
reversal of the impairment. Reversal is
immediately recognised in the profit or loss, but
not in excess of any accumulated impairment
loss previously recognised.
o. Utang usaha dan utang non-usaha
o.
Trade payables and non-trade payables
Utang usaha adalah kewajiban membayar
barang atau jasa yang telah diterima dalam
kegiatan usaha normal dari pemasok.
Trade payables are obligations to pay for goods
or services that have been acquired in the
ordinary course of business from suppliers.
Utang non-usaha adalah kewajiban membayar
untuk barang atau jasa dalam transaksi selain
dari transaksi inti Grup.
Non-trade payables are obligations to pay for
goods or services that have been acquired other
than the Group’s core business.
Utang usaha dan non-usaha pada awalnya
diakui sebesar nilai wajar dan selanjutnya
diukur pada biaya perolehan diamortisasi
dengan menggunakan metode suku bunga
efektif.
Utang
usaha
dan
non-usaha
diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka
pendek jika pembayaran jatuh tempo dalam
satu tahun atau kurang (atau dalam siklus
operasi normal bisnis jika lebih lama). Jika
tidak, utang tersebut disajikan sebagai liabilitas
jangka panjang.
Trade and non-trade payables are initially
recognised at fair value and subsequently
measured at amortised cost, using the effective
interest method. Trade and non-trade payables
are classified as current liabilities if payment is
due within one year or less (or in the normal
operating cycle of the business if longer). If not,
they are presented as non-current liabilities.
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
243
Ikhtisar Utama
Main Highlights
Laporan Manajemen
Profil Perusahaan
Management Report
Company Profile
Analisa & Pembahasan Manajemen
Management Discussion & Analysis
PT ACSET INDONUSA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran 5/21 Schedule
CATATAN ATAS
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2016 DAN 2015
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
2.
IKHTISAR KEBIJAKAN
PENTING (lanjutan)
AKUNTANSI
NOTES TO
THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DECEMBER 2016 AND 2015
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
YANG
p. Provisi
SUMMARY OF SIGNIFICANT
POLIClES (continued)
ACCOUNTING
p. Provision
Provisi diakui apabila Grup mempunyai
kewajiban kini (baik bersifat hukum maupun
konstruktif) sebagai akibat peristiwa masa lalu
dan
besar
kemungkinan
penyelesaian
kewajiban tersebut mengakibatkan arus keluar
sumber daya dan kewajiban tersebut dapat
diestimasi dengan andal. Provisi tidak diakui
untuk kerugian operasi masa depan.
Provision is recognised when the Group has a
present obligation (legal or constructive) as a
result of past events and it is more likely than
not that an outflow of resources embodying
economic benefits will be required to settle the
obligation and a reliable estimate of the amount
of the obligation can be made. Provision is not
recognised for future operating losses.
Provisi diukur sebesar nilai kini dari estimasi
terbaik manajemen atas pengeluaran yang
diharapkan diperlukan untuk menyelesaikan
kewajiban. Tingkat diskonto yang digunakan
untuk menentukan nilai kini adalah tingkat
diskonto sebelum pajak yang mencerminkan
penilaian pasar atas nilai waktu uang dan risiko
yang terkait dengan kewajiban.
Provision is measured at the present value of
management’s best estimate of the expenditure
required to settle the obligation. The discount
rate used to determine the present value is a
pre-tax rate that reflects current market
assessments of the time value of money and
the risks specific to the liability.
q. Pinjaman
244
2.
q. Borrowings
Pada saat pengakuan awal, pinjaman diakui
sebesar nilai wajar, dikurangi dengan biayabiaya transaksi yang terjadi. Selanjutnya,
pinjaman diukur sebesar biaya perolehan
diamortisasi; selisih antara penerimaan kas
(dikurangi biaya transaksi) dan nilai pelunasan
dicatat pada laporan laba rugi selama periode
pinjaman dengan menggunakan metode bunga
efektif.
Borrowings are recognised initially at fair value,
net of transaction costs incurred. Borrowings are
subsequently carried at the amortised cost; any
difference between the proceeds (net of
transaction costs) and the redemption value is
recognised in the profit or loss over the period of
the borrowings using the effective interest
method.
Biaya yang dibayar untuk memperoleh fasilitas
pinjaman diakui sebagai biaya transaksi
pinjaman sepanjang besar kemungkinan
sebagian atau seluruh fasilitas akan ditarik.
Dalam hal ini, biaya memperoleh pinjaman
ditangguhkan sampai penarikan pinjaman
terjadi. Sepanjang tidak terdapat bukti bahwa
besar kemungkinan sebagian atau seluruh
fasilitas akan ditarik, biaya memperoleh
pinjaman dikapitalisasi sebagai biaya dibayar
di muka untuk jasa likuiditas dan diamortisasi
selama periode fasilitas yang terkait.
Fees paid on the establishment of loan facilities
are recognised as transaction costs of the loan
to the extent that it is probable that some or all
of the facility will be drawn down. In this case,
the fee is deferred until the draw-down occurs.
To the extent that there is no evidence that it is
probable that some or all of the facility will be
drawn down, the fee is capitalised as a
prepayment for liquidity services and amortised
over the period of the facility to which it relates.
Biaya pinjaman yang terjadi untuk konstruksi
aset kualifikasian dikapitalisasi selama periode
waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan
konstruksi aset dan mempersiapkannya
sampai dapat digunakan sesuai tujuan yang
dimaksudkan atau untuk dijual (lihat Catatan
2l). Biaya pinjaman lainnya dibebankan pada
laporan laba rugi.
Borrowing costs incurred for the construction of
any qualifying asset are capitalised during the
period of time that is required to complete and
prepare the asset for its intended use or sale
(see Note 2l). Other borrowing costs are
expensed in the profit or loss.
Pinjaman diklasifikasikan sebagai liabilitas
jangka pendek kecuali Grup memiliki hak tanpa
syarat untuk menunda pembayaran liabilitas
selama paling tidak 12 bulan setelah tanggal
pelaporan.
Borrowings are classified as current liabilities
unless the Group has an unconditional right to
defer the settlement of the liability for at least 12
months after the reporting date.
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Good Corporate Governance
Laporan Keuangan Konsolidasian
Corporate Social Responsibility
Consolidated Financial Statements
PT ACSET INDONUSA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran 5/22 Schedule
CATATAN ATAS
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2016 DAN 2015
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
2.
IKHTISAR KEBIJAKAN
PENTING (lanjutan)
r.
`
AKUNTANSI
NOTES TO
THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DECEMBER 2016 AND 2015
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
YANG
Imbalan kerja
2.
SUMMARY OF SIGNIFICANT
POLIClES (continued)
r.
ACCOUNTING
Employee benefit
Imbalan kerja jangka pendek
Short-term employee benefits
Imbalan kerja jangka pendek diakui pada saat
terutang kepada karyawan.
Short-term employee benefits are recognised
when they accrue to the employees.
Imbalan pensiun
Pension benefits
Sesuai
dengan
Undang-Undang
Ketenagakerjaan No. 13/2003 (“UU 13/2003”)
Grup disyaratkan untuk memberikan imbalan
pensiun sekurang-kurangnya sama dengan
imbalan
pensiun
yang
diatur
dalam
UU 13/2003 yang adalah program pensiun
imbalan pasti. UU 13/2003 menentukan rumus
tertentu untuk menghitung jumlah minimal
imbalan pensiun.
In accordance with Labour Law No. 13/2003
(“Law 13/2003”), the Group is required to
provide pension benefits, with minimum benefits
as stipulated in Law 13/2003, which basically is
a defined benefit plan. The Law 13/2003 sets
the formula for determining the minimum amount
of pension benefits.
Program imbalan pasti adalah program
pensiun yang menentukan jumlah imbalan
pensiun yang akan diterima seorang pekerja
pada saat pensiun, biasanya tergantung oleh
satu faktor atau lebih, misalnya usia, masa
bekerja dan kompensasi.
A defined benefit plan is a pension plan that
defines an amount of pension benefit that an
employee will receive on retirement, usually
depending on one or more factors such as age,
years of services and compensation.
Kewajiban program pensiun imbalan pasti
merupakan nilai kini kewajiban imbalan pasti
pada akhir periode pelaporan dengan
penyesuaian biaya jasa lalu yang belum
diakui. Kewajiban imbalan pasti dihitung sekali
setahun oleh aktuaris independen dengan
menggunakan metode projected unit credit.
The pension benefit obligation of a defined
benefit pension plan is the present value of the
defined benefit obligation at the end of reporting
period,
together
with
adjustments
for
unrecognised past service costs. The defined
benefit obligation is calculated annually by an
independent actuary using the projected unit
credit method.
Nilai kini kewajiban imbalan pasti ditentukan
dengan mendiskontokan estimasi arus kas
masa depan dengan menggunakan tingkat
imbal hasil obligasi pemerintah jangka panjang
pada tanggal laporan posisi keuangan
konsolidasian dalam mata uang Rupiah sesuai
dengan mata uang dimana imbalan tersebut
akan dibayarkan dan yang memiliki jangka
waktu yang sama dengan kewajiban imbalan
pensiun yang bersangkutan.
The present value of the defined benefit
obligation is determined by discounting the
estimated future cash outflows using the yield
at the consolidated statement of financial
position date of government bonds that are
denominated in Rupiah in which the benefits
will be paid and that have terms to maturity
similar to the related pension obligation.
Keuntungan dan kerugian aktuarial yang
timbul dari penyesuaian pengalaman dan
perubahan asumsi aktuarial segera diakui
seluruhnya melalui penghasilan komprehensif
lain dalam periode terjadinya. Akumulasi saldo
pengukuran kembali dilaporkan di saldo laba.
Actuarial gains and losses arising from
experience adjustments and changes in
actuarial
assumptions
are
immediately
recognised in other comprehensive income in
the period in which they arise. Accumulated
remeasurements balance reported in retained
earnings.
Biaya jasa lalu diakui segera dalam laporan
laba rugi.
Past service costs are recognised immediately
in the profit or loss.
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
245
Ikhtisar Utama
Main Highlights
Laporan Manajemen
Profil Perusahaan
Management Report
Company Profile
Analisa & Pembahasan Manajemen
Management Discussion & Analysis
PT ACSET INDONUSA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran 5/23 Schedule
CATATAN ATAS
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2016 DAN 2015
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
2.
IKHTISAR KEBIJAKAN
PENTING (lanjutan)
r.
AKUNTANSI
NOTES TO
THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DECEMBER 2016 AND 2015
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
YANG
Imbalan kerja (lanjutan)
246
SUMMARY OF SIGNIFICANT
POLIClES (continued)
r.
ACCOUNTING
Employee benefit (continued)
Imbalan pensiun (lanjutan)
Pension benefits (continued)
Biaya jasa lalu yang timbul dari amandemen
atau kurtailmen program diakui sebagai beban
dalam laba rugi pada saat terjadinya.
Past service costs arising from amendment or
curtailment programs are recognised as
expense in the profit or loss when incurred.
s. Saham dan biaya emisi saham
t.
2.
s. Shares and share issuance costs
Saham biasa diklasifikasikan sebagai ekuitas.
Ordinary shares are classified as equity.
Biaya emisi saham yaitu tambahan biaya yang
langsung terkait dengan penerbitan saham
atau opsi baru disajikan sebagai pengurang
dari “tambahan modal disetor” pada bagian
ekuitas sebesar jumlah yang diterima setelah
dikurangi pajak pada laporan posisi keuangan
konsolidasian.
Share issuance costs which are an incremental
cost directly attributable to the issue of new
shares or options are shown as deduction from
“additional paid-in capital” account in equity, net
of tax, from the proceeds in the consolidated
statements of financial position.
Pengakuan pendapatan dan beban
t.
Revenue and expense recognition
Semua kegiatan yang berhubungan dengan
kontrak
konstruksi
dicatat
dengan
menggunakan
metode
persentase
penyelesaian. Dengan metode ini, pendapatan
yang diakui sama dengan estimasi terbaru dari
harga jual total kontrak dikalikan dengan
tingkat
penyelesaian
sebenarnya
yang
ditentukan dengan mengacu pada keadaan
fisik kemajuan pekerjaan. Variasi dan klaim
sehubungan dengan kontrak konstruksi
termasuk dalam pendapatan sepanjang telah
disetujui oleh pelanggan.
All activities related to construction contracts are
accounted for using the percentage of
completion method. Under this method, the
revenue recognised equals the latest estimate
of the total selling price of the contract multiplied
by the actual completion rate determined by
reference to the physical state of progress of the
works. Variations to, and claims arising in
respect of, construction contracts, are included
in revenue to the extent that they have been
agreed with the customers.
Jika adanya kemungkinan bahwa kontrak akan
menghasilkan
kerugian
pada
saat
penyelesaian
kontrak,
penyisihan
atas
kerugian
yang
diperkirakan
hingga
penyelesaian
kontrak
diakui
sebagai
penyisihan kini pada laporan keuangan
konsolidasian. Kerugian diakui secara penuh
ketika dapat diukur secara andal, terlepas dari
tingkat penyelesaian.
If it is regarded as probable that a contract will
generate a loss on completion, a provision for
expected losses to completion is recognised as
a current provision in the consolidated financial
statements. The loss is provided for in full as
soon as it is can be reliably measured,
irrespective of the completion rate.
Beban diakui pada saat terjadinya (metode
akrual), kecuali diakui sebagai aset yang
terkait dengan aktivitas kontrak masa depan.
Expenses are recognised as incurred (accrual
basis), unless they create an asset related to
future contract activity.
Biaya kontrak yang tidak mungkin dipulihkan
diakui segera sebagai beban tahun berjalan
pada laporan laba rugi.
Contract costs that are not probable of being
recovered are recognised as expenses in
the current year in the profit or loss.
Beban langsung dan beban tidak langsung
proyek yang dapat dialokasikan ke suatu
proyek tertentu, diakui sebagai beban pada
proyek yang bersangkutan, sedangkan beban
yang tidak dapat didistribusikan atau tidak
dapat dialokasikan ke aktivitas proyek menjadi
beban non proyek (beban usaha).
Direct and indirect costs of projects which can
be
allocated to
a particular
project,
are recognised as an expense on the related
projects, while the expenses that can not be
distributed or can not be allocated to
the project activities are recognised under nonproject expenses (operating expenses).
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Good Corporate Governance
Laporan Keuangan Konsolidasian
Corporate Social Responsibility
Consolidated Financial Statements
PT ACSET INDONUSA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran 5/24 Schedule
CATATAN ATAS
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2016 DAN 2015
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
2.
IKHTISAR KEBIJAKAN
PENTING (lanjutan)
u.
AKUNTANSI
NOTES TO
THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DECEMBER 2016 AND 2015
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
YANG
Perpajakan
2.
SUMMARY OF SIGNIFICANT
POLIClES (continued)
u.
ACCOUNTING
Taxation
Pajak penghasilan final
Final income tax
Pajak penghasilan Perseroan dan entitas
anak dari aktivitas jasa konstruksi dihitung
berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP)
No. 40 tahun 2009 mengenai perubahan
atas PP No. 51 tahun 2008 tentang pajak
penghasilan atas penghasilan dari usaha
jasa konstruksi yang berlaku efektif mulai
tanggal 1 Agustus 2008, dimana
perlakuan
pengenaan
pajak
final
dikenakan atas kontrak sebesar 3% yang
diperoleh mulai tanggal 1 Agustus 2008.
The Company and its subsidiaries income
tax from construction is computed
based on the Government issued
Regulation No. 40 year 2009 concerning
amendments of Government Regulation
No. 51 year 2008 concerning income tax
from the construction business which
effective starting 1 August 2008, where the
final tax at 3% is applied for contract signed
starting 1 August 2008.
Pajak penghasilan final disajikan diluar
beban pajak penghasilan pada laporan
laba rugi.
Final income tax is presented outside
income tax expenses in the statements of
profit or loss.
Perbedaan nilai tercatat aset atau liabilitas
yang
berhubungan
dengan
pajak
penghasilan
final
dengan
dasar
pengenaan pajaknya tidak diakui sebagai
aset atau liabilitas pajak tangguhan.
The difference between the financial
statement carrying amounts of existing
assets and liabilities, and their respective
final tax bases are not recognised as
deferred tax assets or liabilities.
Pajak penghasilan di luar pajak final
Non-final income tax
Beban pajak penghasilan terdiri dari pajak
kini dan pajak tangguhan. Pajak diakui
dalam laporan laba rugi, kecuali jika pajak
tersebut terkait dengan transaksi atau
kejadian yang diakui ke penghasilan
komprehensif lain-lain atau langsung ke
ekuitas. Dalam hal ini, pajak tersebut
masing-masing diakui dalam penghasilan
komprehensif lain atau ekuitas.
The income tax expense comprises current
and deferred tax. Tax is recognised in the
profit or loss, except to the extent that it
relates to items recognised in other
comprehensive income or directly in equity.
In this case, the tax is also recognised in
other comprehensive income or directly in
equity, respectively.
Beban pajak penghasilan kini dihitung
dengan menggunakan tarif pajak yang
berlaku pada akhir periode pelaporan.
The current income tax is calculated using
tax rates that have been enacted at the end
of the reporting period.
Manajemen secara berkala mengevaluasi
ketentuan yang diambil dalam Surat
Pemberitahuan
Pajak
sehubungan
dengan situasi dimana peraturan pajak
yang berlaku membutuhkan penafsiran.
Hal ini menentukan jumlah provisi
diperlukan yang sesuai dengan jumlah
yang diharapkan akan dibayarkan kepada
otoritas pajak.
Management
periodically
evaluates
positions taken in tax returns with respect
to situations in which the applicable tax
regulation is subject to interpretation. It
establishes provision where appropriate on
the basis of the amounts expected to be
paid to the tax authorities.
Pajak penghasilan tangguhan diakui
dengan menggunakan balance sheet
liability method, perbedaan temporer
antara dasar pengenaan pajak atas aset
dan liabilitas dengan nilai tercatatnya.
Deferred income tax is provided using the
balance sheet liability method, on
temporary differences arising between the
tax bases of assets and liabilities and their
carrying amounts.
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
247
Ikhtisar Utama
Main Highlights
Laporan Manajemen
Analisa & Pembahasan Manajemen
Profil Perusahaan
Management Report
Management Discussion & Analysis
Company Profile
PT ACSET INDONUSA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran 5/25 Schedule
CATATAN ATAS
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2016 DAN 2015
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
2.
IKHTISAR KEBIJAKAN
PENTING (lanjutan)
u.
248
AKUNTANSI
NOTES TO
THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DECEMBER 2016 AND 2015
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
YANG
Perpajakan (lanjutan)
2.
SUMMARY OF SIGNIFICANT
POLIClES (continued)
u.
ACCOUNTING
Taxation (continued)
Pajak penghasilan di luar pajak final
(lanjutan)
Non-final income tax (continued)
Pajak penghasilan tangguhan ditentukan
menggunakan tarif pajak yang telah
berlaku atau secara substansial berlaku
pada akhir periode pelaporan dan yang
akan diterapkan pada saat aset pajak
tangguhan yang bersangkutan direalisasi
atau pada saat liabilitas pajak tangguhan
diselesaikan.
Deferred income tax is determined using
tax rates that have been enacted or
substantially enacted by the end of the
reporting period and are expected to apply
when the related deferred income tax asset
is realised or the deferred income tax
liability is settled.
Aset pajak tangguhan diakui apabila
besar kemungkinan jumlah penghasilan
kena pajak di masa mendatang akan
memadai untuk dikompensasi dengan
perbedaan
temporer
yang
dapat
dikurangkan dan rugi fiskal yang masih
dapat dimanfaatkan.
Deferred tax assets are recognised to the
extent that it is probable that future taxable
profit will be available against which the
deductible temporary differences and tax
losses carried forward can be utilised.
Atas perbedaan temporer dalam investasi
pada entitas anak dan entitas asosiasi
dibentuk pajak penghasilan tangguhan,
kecuali untuk liabilitas pajak penghasilan
tangguhan dimana saat pembalikan
perbedaan sementara dikendalikan oleh
Grup dan sangat mungkin perbedaan
temporer tersebut tidak akan dibalik di
masa mendatang.
Deferred income tax is provided on
temporary
differences
arising
on
investments in subsidiaries and associates,
except for deferred income tax liability
where the timing of the reversal of the
temporary difference is controlled by the
Group and it is probable that the temporary
difference will not be reversed in the
foreseeable future.
Aset dan liabilitas pajak penghasilan
tangguhan dapat saling hapus apabila
terdapat hak yang berkekuatan hukum
untuk melakukan saling hapus antara
aset pajak kini dengan liabilitas pajak kini
dan apabila aset dan liabilitas pajak
penghasilan tangguhan dikenakan oleh
otoritas perpajakan yang sama, baik atas
entitas kena pajak yang sama ataupun
berbeda dan adanya niat untuk
melakukan penyelesaian saldo-saldo
tersebut secara neto.
Deferred income tax assets and liabilities
are offset when there is a legally
enforceable right to offset current tax
assets against current tax liabilities and
when the deferred income taxes assets
and liabilities relate to income taxes levied
by the same taxation authority on either the
same taxable entity or different taxable
entities where there is an intention to settle
the balances on a net basis.
Entitas Anak di Vietnam dikenakan tarif pajak
sebesar 22%. Pajak tangguhan tidak dihitung
karena tidak terdapat perbedaan temporer yang
signifikan antara dasar pengenaan pajak dan
komersial.
The Subsidiary in Vietnam is subject to income
tax rate of 22%. No deferred tax is accounted as
there is no significant temporary difference
identified for commercial and tax base values.
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Good Corporate Governance
Laporan Keuangan Konsolidasian
Corporate Social Responsibility
Consolidated Financial Statements
PT ACSET INDONUSA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran 5/26 Schedule
CATATAN ATAS
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2016 DAN 2015
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
2.
IKHTISAR KEBIJAKAN
PENTING (lanjutan)
v.
AKUNTANSI
NOTES TO
THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DECEMBER 2016 AND 2015
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
YANG
Sewa
2.
SUMMARY OF SIGNIFICANT
POLIClES (continued)
v.
ACCOUNTING
Leases
Penentuan apakah suatu perjanjian merupakan,
atau mengandung, sewa dibuat berdasarkan
substansi perjanjian itu sendiri dan penilaian
apakah pemenuhan atas perjanjian bergantung
dari penggunaan aset tertentu atau kelompok
aset, dan apakah perjanjian memberikan hak
untuk menggunakan aset.
Determination of whether an arrangement is, or
contains, a lease is made based on the
substance of the arrangement and assessment
of whether fulfilment of the arrangement is
dependent on the use of a specific asset or
group of assets, and the arrangement conveys
a right to use the asset.
Sewa dimana sebagian besar risiko dan
manfaat yang terkait dengan kepemilikan
dipertahankan oleh lessor diklasifikasikan
sebagai sewa operasi. Pembayaran sewa
operasi (dikurangi insentif yang diterima dari
lessor) dibebankan pada laporan laba rugi
dengan menggunakan metode garis lurus
selama periode sewa.
Leases in which a significant portion of the
risks and rewards of ownership are retained by
the lessor are classified as operating leases.
Payments made under operating leases (net of
any incentives received from the lessor) are
charged to the profit or loss on a straight-line
basis over the term of the lease.
Grup menyewa aset tetap tertentu. Sewa aset
tetap dimana Grup, sebagai lessee, memiliki
sebagian besar risiko dan manfaat kepemilikan
diklasifikasikan sebagai sewa pembiayaan.
Sewa pembiayaan dikapitalisasi pada awal
masa sewa sebesar yang lebih rendah antara
nilai wajar aset sewaan dan nilai kini
pembayaran sewa minimum.
The Group leases certain fixed assets. Leases
of fixed assets where the Group as the lessee
substantially bears all the risks and rewards of
ownership are classified as finance leases.
Finance leases are capitalised at the lease’s
commencement at the lower of the fair value of
the leased asset and the present value of the
minimum lease payments.
Setiap pembayaran sewa dialokasikan antara
liabilitas dan beban keuangan sehingga
menghasilkan tingkat suku bunga yang konstan
atas saldo liabilitas yang tersisa. Kewajiban
sewa yang terkait, dikurangi dengan beban
keuangan, dimasukkan ke dalam “liabilitas
sewa pembiayaan”. Elemen bunga dari beban
keuangan dibebankan pada laporan laba rugi
selama periode sewa sehingga menghasilkan
tingkat bunga periodik yang konstan untuk
saldo liabilitas yang tersisa pada setiap periode.
Aset tetap yang diperoleh melalui sewa
pembiayaan disusutkan selama jangka waktu
yang lebih pendek antara masa manfaat aset
dan masa sewa apabila tidak terdapat
kepastian yang memadai bahwa Grup akan
mendapatkan hak kepemilikan pada akhir masa
sewa.
Each lease payment is allocated between the
liability and finance charges so as to achieve a
constant rate on the finance balance
outstanding.
The
corresponding
rental
obligations, net of finance charges, are
included in “finance lease liabilities”. The
interest element of the finance cost is charged
to the profit or loss over the lease period so as
to produce a constant periodic rate of interest
on the remaining balance of the liability for
each period. The property, plant and
equipment acquired under finance leases is
depreciated over the shorter of the useful life
of the asset and the lease term if there is no
reasonable certainty that the Group will obtain
ownership at the end of the lease term.
w. Laba per saham
Laba per saham dasar dihitung dengan
membagi laba bersih yang tersedia bagi
pemegang saham Perseroan dengan jumlah
rata-rata tertimbang saham biasa yang
beredar pada periode berjalan.
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
w.
Earnings per share
Basic earnings per share are computed by
dividing profit attributable to the equity holders
of the Company by the weighted average
number of ordinary shares outstanding during
the period.
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
249
Ikhtisar Utama
Main Highlights
Laporan Manajemen
Analisa & Pembahasan Manajemen
Profil Perusahaan
Management Report
Management Discussion & Analysis
Company Profile
PT ACSET INDONUSA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran 5/27 Schedule
CATATAN ATAS
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2016 DAN 2015
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
2.
IKHTISAR KEBIJAKAN
PENTING (lanjutan)
x.
AKUNTANSI
NOTES TO
THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DECEMBER 2016 AND 2015
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
YANG
2.
Dividen
SUMMARY OF SIGNIFICANT
POLIClES (continued)
x.
z.
Transaksi dengan pihak-pihak berelasi
y.
250
Related parties transactions
Grup melakukan transaksi dengan pihakpihak berelasi sebagaimana didefinisikan
dalam PSAK No. 7 (Revisi 2010),
“Pengungkapan pihak berelasi”.
The Group enters into transactions with related
parties as defined in SFAS No. 7 (Revised
2010), “Related party disclosures”.
Seluruh transaksi dan saldo material dengan
pihak-pihak berelasi diungkapkan dalam
catatan atas laporan keuangan konsolidasian.
All significant transactions and balances with
related parties are disclosed in the notes to
consolidated financial statements.
Pelaporan segmen
z.
ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI
YANG PENTING
Segment reporting
Operating segments are reported in a manner
consistent with the internal reporting provided
to the chief operating decision-maker. The
chief operating decision-maker is responsible
for
allocating
resources,
assessing
performance of the operating segments and
making strategic decisions.
Segmen operasi dilaporkan dengan cara yang
konsisten dengan pelaporan internal yang
diberikan kepada pengambil keputusan
operasional utama. Pengambil keputusan
operasional utama bertanggung jawab untuk
mengalokasikan sumber daya, menilai kinerja
segmen operasi dan membuat keputusan
strategis.
3.
Dividends
Final dividend distributions are recognised as
a liability when the dividends are approved in
the Company’s General Meeting of the
Shareholders. Interim dividend distributions
are recognised as a liability when the
dividends are approved by a Board of
Commissioners’ resolution.
Pembagian dividen final diakui sebagai
liabilitas ketika dividen tersebut disetujui Rapat
Umum
Pemegang
Saham
Perseroan.
Pembagian dividen interim diakui sebagai
liabilitas ketika dividen disetujui berdasarkan
keputusan rapat Dewan Komisaris.
y.
ACCOUNTING
3.
CRITICAL ACCOUNTING
JUDGMENTS
ESTIMATES
AND
Estimasi dan pertimbangan yang digunakan dalam
penyusunan laporan keuangan konsolidasian terus
dievaluasi berdasarkan pengalaman historis dan
faktor lainnya, termasuk ekspektasi dari peristiwa
masa depan yang diyakini wajar. Hasil aktual dapat
berbeda dengan jumlah yang diestimasi. Estimasi
dan asumsi yang memiliki pengaruh signifikan
terhadap jumlah tercatat aset dan liabilitas
diungkapkan di bawah ini.
Estimates and judgments used in preparing the
consolidated financial statements are continually
evaluated and are based on historical experience
and other factors, including expectations of future
events that are believed to be reasonable. Actual
results may differ from these estimates. The
estimates and assumptions that have a significant
effect on the carrying amounts of assets and
liabilities are disclosed below.
Estimasi umur manfaat aset tetap
Estimated useful lives of fixed assets
Grup melakukan penelaahan berkala atas masa
manfaat ekonomis aset tetap berdasarkan faktor
faktor seperti kondisi teknis dan perkembangan
teknologi di masa depan.
The Group reviews periodically the estimated useful
lives of fixed assets based on factors such as
technical specification and future technological
developments.
Hasil operasi di masa depan akan dipengaruhi
secara material atas perubahan estimasi ini yang
diakibatkan oleh perubahan faktor yang telah
disebutkan di atas.
Future results of operations could be materially
affected by changes in these estimates brought
about by changes in the factors mentioned.
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Good Corporate Governance
Laporan Keuangan Konsolidasian
Corporate Social Responsibility
Consolidated Financial Statements
PT ACSET INDONUSA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran 5/28 Schedule
CATATAN ATAS
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2016 DAN 2015
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
3.
ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI
YANG PENTING (lanjutan)
NOTES TO
THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DECEMBER 2016 AND 2015
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
3.
CRITICAL ACCOUNTING
JUDGMENTS (continued)
ESTIMATES
AND
Imbalan pensiun
Pension benefits
Nilai kini kewajiban imbalan pensiun tergantung
pada beberapa faktor yang ditentukan dengan
dasar aktuarial berdasarkan beberapa asumsi.
Asumsi yang digunakan untuk menentukan
biaya/(penghasilan) pensiun neto mencakup tingkat
diskonto dan kenaikan gaji di masa datang. Adanya
perubahan pada asumsi ini akan mempengaruhi
jumlah tercatat kewajiban pensiun.
The present value of the pension benefits obligations
depends on a number of factors that are determined
on an actuarial basis using a number of
assumptions. The assumptions used in determining
the net cost/(income) for pensions include the
discount rate and future salary increase. Any
changes in these assumptions will have an impact
on the carrying amount of pension obligations.
Grup menentukan tingkat diskonto dan kenaikan
gaji masa datang yang sesuai pada akhir periode
pelaporan. Tingkat diskonto adalah tingkat suku
bunga yang harus digunakan untuk menentukan
nilai kini atas estimasi arus kas keluar masa depan
yang diharapkan untuk menyelesaikan kewajiban
pensiun. Dalam menentukan tingkat suku bunga
yang sesuai, Grup mempertimbangkan tingkat suku
bunga obligasi pemerintah yang didenominasikan
dalam mata uang imbalan akan dibayar dan
memiliki jangka waktu yang serupa dengan jangka
waktu kewajiban pensiun yang terkait.
The Group determines the appropriate discount rate
and future salary increase at the end of each
reporting period. The discount rate is the interest
rate that should be used to determine the present
value of estimated future cash outflows expected to
be required to settle the pension obligations. In
determining the appropriate discount rate, the Group
considers the interest rates of government bonds
that are denominated in the currency in which the
benefits will be paid and have terms to maturity
approximating the terms of the related pension
obligation.
Untuk tingkat kenaikan gaji masa datang, Grup
mengumpulkan data historis mengenai perubahan
gaji dasar pekerja dan menyesuaikannya dengan
perencanaan bisnis masa datang.
For the rate of future salary increases, the Group
collects all historical data relating to changes in base
salaries and adjusts it for future business plans.
Asumsi kunci kewajiban pensiun lainnya sebagian
ditentukan berdasarkan kondisi pasar saat ini.
Informasi tambahan diungkapkan pada Catatan 20.
Other key assumptions for pension obligations are
based in part on current market conditions.
Additional information is disclosed in Note 20.
Provisi atas penurunan nilai aset keuangan
Provision for impairment of financial assets
Manajemen menentukan provisi atas penurunan
nilai aset keuangan dengan menggunakan
penilaian individual. Penilaian individual didasarkan
pada data historis, antara lain penghapusan
piutang, kualitas hubungan dengan debitur, dan
hubungan pihak berelasi.
Management
determines
the
provision
for
impairment of financial assets by using individual
assessments. Individual assessments are based on
historical data, such as the write-off of receivables,
the quality of the relationship with the debtor, and the
related party relationship.
Atas aset keuangan yang telah jatuh tempo,
manajemen mempertimbangkan berbagai faktor
termasuk, namun tidak terbatas pada, hubungan
dengan pelanggan, sejarah penghapusan piutang
dan penjadwalan kembali piutang, dan keadaan
keuangan pelanggan, sebelum menentukan nilai
provisi.
For financial assets that are past due, management
would consider various factors, including but not
limited to, the relationship with the customer, history
of write-off and payment reschedule, the financial
well being of the customer, prior to concluding on the
amount of provision required.
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
251
Ikhtisar Utama
Main Highlights
Laporan Manajemen
Analisa & Pembahasan Manajemen
Profil Perusahaan
Management Report
Management Discussion & Analysis
Company Profile
PT ACSET INDONUSA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran 5/29 Schedule
CATATAN ATAS
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2016 DAN 2015
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
3.
4.
NOTES TO
THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DECEMBER 2016 AND 2015
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI
YANG PENTING (lanjutan)
3.
ESTIMATES
AND
Pengakuan pendapatan dan beban konstruksi
Revenue
and
expense
construction contract
Kebijakan pengakuan pendapatan dan beban
konstruksi Grup mensyaratkan penggunaan
estimasi yang dapat mempengaruhi jumlah yang
dilaporkan dari pendapatan dan beban pokok
pendapatan. Grup mengakui pendapatan kontrak
dan biaya kontrak yang berhubungan dengan
kontrak
konstruksi
berdasarkan
tahap
penyelesaian aktivitas kontrak pada tanggal akhir
periode
pelaporan
(metode
persentase
penyelesaian).
The policy of revenue and expense recognition of
construction contract of the Group requires use of
estimates which may impact the reported amount of
revenues and cost of revenues. The Group
recognises revenues and expenses related to
construction contracts based on the completion
stage of contract activities at end of reporting period
(percentage of completion method).
Grup melaksanakan proyek yang lamanya lebih
dari satu periode akuntansi dan dicatat sebagai
kontrak konstruksi. Kebijakan akuntansi Grup untuk
proyek membutuhkan pendapatan dan biaya yang
akan dialokasikan pada periode akuntansi dan
pengakuan berikutnya pada akhir periode atas aset
atau liabilitas kontrak untuk proyek yang masih
dalam
proses.
Penerapan
kebijakan
ini
mengharuskan manajemen untuk menerapkan
pertimbangan
dalam
memperkirakan
total
pendapatan dan total biaya yang diharapkan pada
setiap proyek. Estimasi tersebut direvisi ketika
proyek berlangsung untuk mencerminkan status
proyek dan informasi terbaru yang tersedia untuk
manajemen,
perubahan
estimasi
tersebut
diterapkan secara prospektif. Manajemen proyek
melakukan tinjauan rutin untuk memastikan
perkiraan terbaru yang sesuai. Perubahan atas
estimasi akan dicatat prospektif. Walaupun Grup
berkeyakinan bahwa estimasi yang dibuat adalah
wajar dan sesuai, perbedaan signifikan pada tahap
penyelesaian aktual dapat mempengaruhi secara
material pendapatan dan beban pokok pendapatan
dari konstruksi.
The Group undertakes projects that frequently span
more than one accounting period and are accounted
for as construction contracts. The Group’s
accounting policies for these projects require
revenue and costs to be allocated to individual
accounting periods and the consequent recognition
at period end of contract assets or liabilities for
projects is still in progress. The application of these
policies requires management to apply judgement in
estimating the total revenue and total costs expected
on each project. Such estimates are revised as a
project progresses to reflect the current status of the
project and the latest information available to
management. Project management teams perform
regular reviews to ensure the latest estimates are
appropriate, the changes in estimation is applied
prospectively. Change to estimates is accounted for
prospectively. While the Group believes that their
estimates are reasonable and appropriate, significant
differences to the actual completion stage may
materially affect the revenues of construction
contracts.
Pada tanggal 31 Desember 2016, apabila
persentase penyelesaian bergerak naik atau turun
3%, maka dampak terhadap laba tahun berjalan
Grup setelah pajak akan menjadi naik atau turun
sebesar Rp 10.891.
As at 31 December 2016, if the percentage of
completion increased or decreased by 3%, the
Group’s after tax profit for the year would decrease
or increase by Rp 10,891.
KAS DAN SETARA KAS
4.
2016
Kas
Kas pada bank
Deposito berjangka
252
CRITICAL ACCOUNTING
JUDGMENTS (continued)
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
recognition
of
CASH AND CASH EQUIVALENTS
2015
306
46,819
92,090
266
56,810
3,595
139,215
60,671
Cash on hand
Cash in banks
Time deposits
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Good Corporate Governance
Laporan Keuangan Konsolidasian
Corporate Social Responsibility
Consolidated Financial Statements
PT ACSET INDONUSA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran 5/30 Schedule
CATATAN ATAS
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2016 DAN 2015
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
4.
NOTES TO
THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DECEMBER 2016 AND 2015
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
KAS DAN SETARA KAS (lanjutan)
a.
4.
Kas pada bank
a. Cash in banks
2016
Pihak ketiga
Rupiah
PT Bank ICBC Indonesia
PT Bank Central Asia Tbk
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Negara Indonesia Tbk
PT Bank Danamon
Indonesia Tbk
PT Bank Maybank
Indonesia Tbk
PT Bank Sumitomo Mitsui
Indonesia
PT Bank CIMB Niaga Tbk
Lain-lain (masing-masing
dibawah Rp 250)
USD
PT Bank Negara Indonesia Tbk
PT Bank Maybank
Indonesia Tbk
Lain-lain (masing-masing
dibawah Rp 250)
Mata uang lainnya
Lain-lain (masing-masing
dibawah Rp 250)
2015
19,464
3,631
3,439
3,403
90
1,744
-
2,032
40,781
1,781
2,688
1,032
680
75
205
Third parties
Rupiah
PT Bank ICBC Indonesia
PT Bank Central Asia Tbk
PT Bank Mandiri (Persero)Tbk
PT Bank Negara Indonesia Tbk
PT Bank Danamon
Indonesia Tbk
PT Bank Maybank
Indonesia Tbk
PT Bank Sumitomo Mitsui
Indonesia
PT Bank CIMB Niaga Tbk
101
32
Others (below Rp 250 each)
35,563
45,615
367
2
-
1,546
USD
PT Bank Negara Indonesia Tbk
PT Bank Maybank
Indonesia Tbk
6
319
Others (below Rp 250 each)
373
1,867
Other currencies
32
Pihak berelasi
PT Bank Permata Tbk
Rupiah
USD
Jumlah kas pada bank
b.
62
Others (below Rp 250 each)
10,824
27
6,922
2,344
Related party
PT Bank Permata Tbk
Rupiah
USD
10,851
9,266
46,819
56,810
Deposito berjangka
VND
An Binh Commercial Joint Stock
(Vietnam)
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Total cash in banks
b. Time deposits
2016
Pihak ketiga
Rupiah
PT Bank ICBC Indonesia
PT Bank Tabungan Pensiunan
Nasional Tbk
CASH AND CASH EQUIVALENTS (continued)
2015
68,506
-
20,000
-
88,506
-
3,584
3,595
92,090
3,595
Third parties
Rupiah
PT Bank ICBC Indonesia
PT Bank Tabungan Pensiunan
Nasional Tbk
VND
An Binh Commercial Joint Stock
(Vietnam)
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
253
Ikhtisar Utama
Main Highlights
Laporan Manajemen
Analisa & Pembahasan Manajemen
Profil Perusahaan
Management Report
Management Discussion & Analysis
Company Profile
PT ACSET INDONUSA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran 5/31 Schedule
CATATAN ATAS
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2016 DAN 2015
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
4.
NOTES TO
THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DECEMBER 2016 AND 2015
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
KAS DAN SETARA KAS (lanjutan)
4.
b. Deposito berjangka (lanjutan)
b. Time deposits (continued)
Time deposits earned interests throughout the
year at the following rates:
Tingkat bunga deposito berjangka selama tahun
berjalan adalah sebagai berikut:
2016
Rupiah
VND
2015
7.25% - 7.50%
4.80% - 5.73%
PIUTANG USAHA DAN NON-USAHA
5.
2016
Piutang usaha
Pihak ketiga
Rupiah
Dikurangi:
provisi atas penurunan nilai
Piutang non-usaha
Pihak ketiga
Pihak berelasi
PT United Tractors Tbk
PT ATMC Pump Services
Lain-lain
254
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
Rupiah
VND
TRADE AND NON-TRADE RECEIVABLES
2015
161,101
(8,170)
152,931
Pihak berelasi
Rupiah
PT Inti Pantja Press Industri
PT Marga Harjaya Infrastruktur
PT Marga Mandala Sakti
PT ATMC Pump Services
4.00% - 7.00%
5.10% - 7.00%
See Note 29 for related party information.
Lihat Catatan 29 untuk informasi mengenai pihak
berelasi.
5.
CASH AND CASH EQUIVALENTS (continued)
7,482
3,960
296
-
191,469
(8,744)
Trade receivables
Third parties
Rupiah
Less:
provision for impairment
182,725
Related parties
Rupiah
PT Inti Pantja Press Industri
- PT Marga Harjaya Infrastruktur
2,819
PT Marga Mandala Sakti
1,038
PT ATMC Pump Services
11,738
3,857
164,669
186,582
124,112
89,473
Non-trade receivables
Third parties
1,638
1,915
322
366
507
Related parties
PT United Tractors Tbk
PT ATMC Pump Services
Others
3,875
873
127,987
90,346
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Good Corporate Governance
Laporan Keuangan Konsolidasian
Corporate Social Responsibility
Consolidated Financial Statements
PT ACSET INDONUSA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran 5/32 Schedule
CATATAN ATAS
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2016 DAN 2015
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
5.
NOTES TO
THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DECEMBER 2016 AND 2015
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
PIUTANG USAHA DAN NON-USAHA (lanjutan)
5.
TRADE
AND
(continued)
NON-TRADE
RECEIVABLES
Rata-rata periode kredit atas penjualan barang dan
jasa untuk seluruh bisnis Grup bervariasi namun
tidak lebih dari 30 hari. Sebelum penerimaan
konsumen baru, Grup melakukan analisa kredit
dan menetapkan batasan kredit konsumen.
Batasan kredit ini ditinjau secara berkala.
The average credit period on the sale of goods and
services varies among Group businesses but is not
more than 30 days. Before accepting any new
customer, the Group assesses the potential
customer’s credit quality and sets credit limits by
customer. These limits are reviewed periodically.
Pada tanggal 31 December 2016, piutang usaha
dan non-usaha sebesar Rp 225.953
(2015:
Rp 236.570) belum jatuh tempo dan belum
mengalami penurunan nilai. Piutang tersebut akan
jatuh tempo dalam 30 hari.
As at 31 December 2016, trade and non-trade
receivables of Rp 255,953 (2015: Rp 236,570) are
neither past due nor impaired. These receivables are
due within 30 days.
Risiko piutang yang telah jatuh tempo tetapi tidak
mengalami penurunan nilai pada tanggal
31 Desember 2016 adalah kecil karena debitur
memiliki rekam jejak yang baik dengan Grup.
The risk of debtors that are past due but not impaired
as at 31 December 2016 becoming impaired is
considered low as they have a good track record
with the Group.
Analisis umur piutang usaha dan non-usaha yang
telah jatuh tempo adalah sebagai berikut:
The aging analysis of past due trade and non-trade
receivables is as follows:
Tanpa provisi
Telah lewat jatuh tempo < 30 hari
Telah lewat jatuh tempo 31 - 60 hari
Telah lewat jatuh tempo > 60 hari
2016
Dengan provisi
Telah lewat jatuh tempo > 60 hari
2015
24,107
8,468
34,128
12,912
50
27,396
66,703
40,358
8,170
8,744
74,873
49,102
Without provision
Overdue < 30 days
Overdue 31 - 60 days
Overdue > 60 days
With provision
Overdue > 60 days
Pada tanggal 31 Desember 2016 dan 2015,
piutang usaha dan non-usaha yang telah lewat
jatuh tempo namun tidak mengalami penurunan
nilai terkait dengan sejumlah pelanggan yang tidak
memiliki sejarah penghapusan piutang dan/atau
memiliki jaminan yang memadai. Berdasarkan
pengalaman masa lalu, manajemen berkeyakinan
bahwa provisi atas penurunan nilai tidak diperlukan
karena tidak ada perubahan yang signifikan
terhadap kualitas kredit dan saldo piutang
dianggap dapat seluruhnya dipulihkan.
As at 31 December 2016 and 2015, trade and nontrade receivables that were past due but not
impaired related to a number of independent
customers for whom there is no history of write-off
and/or have sufficient collateral. Based on past
experience, the management believes that no
provision for impairment is necessary in respect of
these balances as there has not been a significant
change in credit quality and the balances are still
considered fully recoverable.
Mutasi provisi atas penurunan nilai piutang usaha
adalah sebagai berikut:
Movements in the provision for the impairment of
trade receivables are as follows:
2016
Saldo awal
Penambahan provisi
Pembalikan provisi
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
2015
8,744
927
(1,501)
4,446
4,298
-
8,170
8,744
Beginning balance
Increase in provision
Reversal of provision
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
255
Ikhtisar Utama
Main Highlights
Laporan Manajemen
Analisa & Pembahasan Manajemen
Profil Perusahaan
Management Report
Management Discussion & Analysis
Company Profile
PT ACSET INDONUSA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran 5/33 Schedule
CATATAN ATAS
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2016 DAN 2015
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
5.
6.
NOTES TO
THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DECEMBER 2016 AND 2015
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
PIUTANG USAHA DAN NON-USAHA (lanjutan)
5.
NON-TRADE
RECEIVABLES
Berdasarkan hasil penelaahan atas piutang
masing-masing pelanggan pada akhir tahun,
manajemen Grup berkeyakinan bahwa nilai provisi
atas penurunan nilai telah memadai untuk menutup
kerugian atas piutang usaha dan non-usaha tidak
tertagih.
Based on the review of the status of the individual
customers at the end of the year, the Group’s
management believes that the provision for the
impairment of trade and non-trade receivables is
adequate to cover losses from uncollectible trade
and non-trade receivables.
Penyisihan dan pembalikan provisi penurunan nilai
piutang usaha dan non-usaha telah dicatat sebagai
“beban umum dan administrasi” dalam laporan laba
rugi. Jumlah yang telah dibuat provisi penurunan
nilainya biasanya akan dihapuskan pada saat tidak
terdapat kemungkinan pemulihan tambahan kas.
The addition and reversal of provision for impaired
trade and non-trade receivables have been included
as “general and administrative expenses” in the
profit or loss. Amounts charged to the allowance
account are generally written off when there is no
possibility of recovering additional cash.
Lihat Catatan 29 untuk informasi mengenai pihak
berelasi.
See Note 29 for related party information.
PIUTANG RETENSI
6.
Piutang retensi proyek merupakan pendapatan
Grup yang ditahan oleh pemberi kerja sebagai
jaminan dalam masa pemeliharaan, dengan rincian
sebagai berikut:
Pihak ketiga
Rupiah
Dikurangi:
provisi atas penurunan nilai
Saldo awal
Penambahan provisi
Pembalikan provisi
Pihak berelasi
Rupiah
PT Marga Mandala Sakti
PT Marga Harjaya Infrastruktur
256
TRADE
AND
(continued)
2016
RETENTION RECEIVABLES
Project retention receivables represents the Group
earnings which are retained by the customers as
guarantee during the maintenance period, with
details as follows:
2015
47,958
58,247
(3,324)
(2,850)
2,330
(3,324)
-
44,114
54,923
Third parties
Rupiah
Less:
provision for impairment
Beginning balance
Increase in provision
Reversal of provision
1,868
1,190
Related party
Rupiah
PT Marga Mandala Sakti
- PT Marga Harjaya Infrastruktur
3,058
-
47,172
54,923
Berdasarkan hasil penelaahan atas piutang
masing-masing pelanggan pada akhir tahun,
manajemen Grup berkeyakinan bahwa nilai provisi
atas penurunan nilai telah memadai untuk menutup
kerugian atas piutang retensi tidak tertagih. Kecuali
provisi, semua piutang belum jatuh tempo dan
belum mengalami penurunan nilai.
Based on the review of the status of the individual
customers at the end of the year, the Group’s
management believes that the provision for the
impairment of retentoin receivables is adequate to
cover
losses
from
uncollectible
retention
receivables. Except for provision, all of the
receivables are neither past due nor impaired.
Lihat Catatan 29 untuk informasi mengenai pihak
berelasi.
See Note 29 for related party information.
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Good Corporate Governance
Laporan Keuangan Konsolidasian
Corporate Social Responsibility
Consolidated Financial Statements
PT ACSET INDONUSA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran 5/34 Schedule
CATATAN ATAS
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2016 DAN 2015
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
7.
8.
NOTES TO
THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DECEMBER 2016 AND 2015
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
PERSEDIAAN
7.
INVENTORIES
Pada tanggal 31 Desember 2016, nilai persediaan
berupa alat berat dari entitas anak sebesar
Rp 2.748 (2015: Rp 3.470).
As at 31 December 2016, the amount of inventories
in the form of heavy equipments of the subsidiary is
Rp 2,748 (2015: Rp 3,470).
Biaya persediaan yang diakui sebagai beban dan
termasuk dalam “beban pokok pendapatan” selama
tahun 2016 adalah sebesar Rp 28.334 (2015:
Rp 19.121).
The cost of inventories recognised as expense and
included in “cost of revenue” during 2016 amounted
to Rp 28,334 (2015: Rp 19,121).
Berdasarkan
penelaahan
terhadap
kondisi
persediaan, manajemen Grup berkeyakinan bahwa
tidak diperlukan penyisihan atas penurunan nilai
persediaan.
Based on the review of the condition of the
inventories, the Group’s management believes that
no provision for impairment of inventories is
necessary.
JUMLAH KONTRAKTUAL
PEMBERI KERJA DAN
PELAKSANAAN
TAGIHAN BRUTO
PROYEK DALAM
8.
2016
Biaya kontrak
Laba yang diakui
Dikurangi:
Kerugian yang diakui
Termin yang ditagih
Tagihan bruto
4,210,135
1,063,395
Cost of contract
Recognised profit
(12,857)
(4,831,818)
(1,985)
(4,281,108)
Less:
Recognised loss
Progress billing
1,376,425
990,437
Gross amount
2015
1,033,685
368,061
(25,321)
1,376,425
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
2015
5,136,508
1,084,592
2016
Jumlah kontraktual
tagihan bruto pemberi kerja
Proyek dalam pelaksanaan
Jumlah kontraktual
utang bruto pemberi kerja
(Catatan 15)
GROSS CONTRACTUAL AMOUNT DUE FROM
CUSTOMERS
AND
PROJECT
UNDER
CONSTRUCTION
683,009
312,301
(4,873)
Gross contractual amount
due from customers
Project under construction
Gross contractual amount
due to customers
(Note 15)
990,437
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
257
Ikhtisar Utama
Main Highlights
Laporan Manajemen
Analisa & Pembahasan Manajemen
Profil Perusahaan
Management Report
Management Discussion & Analysis
Company Profile
PT ACSET INDONUSA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran 5/35 Schedule
CATATAN ATAS
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2016 DAN 2015
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
8.
JUMLAH KONTRAKTUAL
PEMBERI KERJA DAN
PELAKSANAAN (lanjutan)
NOTES TO
THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DECEMBER 2016 AND 2015
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
TAGIHAN BRUTO
PROYEK DALAM
8.
Rincian jumlah kontraktual tagihan bruto pemberi
kerja atas pekerjaan dalam pelaksanaan adalah
sebagai berikut:
2016
Pihak ketiga
Rupiah
USD
Dikurangi:
provisi atas penurunan nilai
Saldo awal
Penambahan
927,008
7,090
655,801
-
934,098
655,801
(1,985)
(2,058)
Pihak berelasi
Rupiah
PT Astra International Tbk
PT Inti Pantja Press Industri
PT Marga Harjaya Infrastruktur
PT Marga Mandala Sakti
103,630
29,193
1,033,685
683,009
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
Related parties
Rupiah
PT Astra International Tbk
PT Inti Pantja Press Industri
PT Marga Harjaya Infrastruktur
PT Marga Mandala Sakti
Details of project under construction are as follows:
2015
345,910
(1,861)
(701)
343,348
258
Less:
provision for impairment
Beginning balance
Addition
653,816
8,021
5,255
15,917
2016
Third parties
Rupiah
USD
(1,985)
83,540
19,077
1,013
-
Rincian proyek dalam pelaksanaan adalah sebagai
berikut:
Pihak berelasi
Rupiah
PT Astra International Tbk
PT Inti Pantja Press Industri
PT Marga Harjaya Infrastruktur
PT Marga Mandala Sakti
Details of amounts gross contractual amount due
from customers for contracts in progress are as
follows:
2015
930,055
Pihak ketiga
Rupiah
Dikurangi:
provisi atas penurunan nilai
Saldo awal
Penambahan
GROSS CONTRACTUAL AMOUNT DUE FROM
CUSTOMERS
AND
PROJECT
UNDER
CONSTRUCTION (continued)
18,548
5,979
186
-
302,581
(1,861)
Third parties
Rupiah
Less:
provision for impairment
Beginning balance
Addition
300,720
Related parties
Rupiah
8,059
PT Astra International Tbk
PT Inti Pantja Press Industri
694 PT Marga Harjaya Infrastruktur
2,828
PT Marga Mandala Sakti
24,713
11,581
368,061
312,301
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Good Corporate Governance
Laporan Keuangan Konsolidasian
Corporate Social Responsibility
Consolidated Financial Statements
PT ACSET INDONUSA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran 5/36 Schedule
CATATAN ATAS
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2016 DAN 2015
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
8.
9.
JUMLAH KONTRAKTUAL
PEMBERI KERJA DAN
PELAKSANAAN (lanjutan)
NOTES TO
THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DECEMBER 2016 AND 2015
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
TAGIHAN BRUTO
PROYEK DALAM
8.
GROSS CONTRACTUAL AMOUNT DUE FROM
CUSTOMERS
AND
PROJECT
UNDER
CONSTRUCTION (continued)
Berdasarkan penelaahan atas masing-masing dan
kolektif pelanggan, manajemen Grup berkeyakinan
bahwa nilai provisi atas penurunan nilai telah
memadai untuk menutup kerugian atas jumlah
kontraktual tagihan bruto pemberi kerjadan proyek
dalam penyelesaian. Kecuali provisi, semua saldo
belum jatuh tempo dan belum mengalami
penurunan nilai.
Based on the review of the status of the individual
and collective customers, the Group’s management
believes that the provision for the impairment of
gross contractual amount due from customers and
project under construction is adequate to cover
losses. Except for provision, all balances are neither
past due nor impaired.
Lihat Catatan 29 untuk informasi mengenai pihak
berelasi.
See Note 29 for related party information.
UANG MUKA
9.
2016
Pemasok pihak ketiga
Lain-lain
Dikurangi: bagian jangka pendek
2015
145,918
47,844
183,683
15,858
Third party suppliers
Others
193,762
(177,649)
199,541
(191,490)
Less: current portion
Bagian jangka panjang
dari uang muka
16,113
10. BIAYA DIBAYAR DIMUKA
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
8,051
Long-term portion
of advances
10. PREPAID EXPENSES
2016
Asuransi
Garansi bank
Sewa
Lain-lain
ADVANCES
2015
4,731
3,376
3,182
1,619
1,742
3,367
2,731
120
12,908
7,960
Insurance
Bank guarantee
Rent
Others
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
259
Ikhtisar Utama
Laporan Manajemen
Main Highlights
Analisa & Pembahasan Manajemen
Profil Perusahaan
Management Report
Management Discussion & Analysis
Company Profile
PT ACSET INDONUSA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran 5/37 Schedule
CATATAN ATAS
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2016 DAN 2015
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
NOTES TO
THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DECEMBER 2016 AND 2015
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
11. ASET TETAP
11. FIXED ASSETS
Saldo
awal/
Beginning
balance
Harga perolehan:
Kepemilikan langsung
Tanah
Bangunan
Alat berat dan mesin
Kendaraan
Peralatan kantor
Perabot dan perlengkapan
Aset dalam penyelesaian
Aset sewa pembiayaan
Kendaraan
Jumlah harga perolehan
Akumulasi penyusutan:
Kepemilikan langsung
Bangunan
Alat berat dan mesin
Kendaraan
Peralatan kantor
Perabot dan perlengkapan
Aset sewa pembiayaan
Kendaraan
Jumlah akumulasi
penyusutan
Nilai buku bersih
2016
Penambahan/
Additions
Pelepasan/
Disposals
Reklasifikasi/
Reclassifications
-
24,517
15,070
23,035
465,188
16,659
9,200
958
20,392
55,370
2,709
4,722
99
35,787
(4,906)
(425)
(8)
-
34,913
(35,212)
550,565
18,943
13,922
1,049
20,967
551,984
121,722
(5,339)
-
668,367
1,445
1,780
-
3,225
553,429
123,502
-
671,592
(5,339)
Aset sewa pembiayaan
Kendaraan
Jumlah harga perolehan
Akumulasi penyusutan:
Kepemilikan langsung
Bangunan
Alat berat dan mesin
Kendaraan
Peralatan kantor
Perabot dan perlengkapan
Aset sewa pembiayaan
Kendaraan
Jumlah akumulasi
penyusutan
Nilai buku bersih
260
24,517
38,404
(3,319)
(898)
-
-
(4,217)
(223,708)
(11,012)
(4,596)
(431)
(56,050)
(1,264)
(2,222)
(104)
2,832
200
8
-
(276,926)
(12,076)
(6,818)
(527)
(243,066)
(60,538)
3,040
-
(300,564)
(302)
(420)
-
-
(722)
(243,368)
(60,958)
3,040
-
(301,286)
310,061
Saldo
awal/
Beginning
balance
Alat berat dan mesin
Kendaraan
Peralatan kantor
Perabot dan perlengkapan
Aset dalam penyelesaian
299
-
370,306
2015
Harga perolehan:
Kepemilikan langsung
Tanah
Bangunan
Saldo akhir/
Ending balance
Penambahan/
Additions
Pelepasan/
Disposals
Selisih
penjabaran
laporan
keuangan/
Translation
adjustment
Cost:
Direct ownership
Land
Buildings
Heavy equipments
and machineries
Vehicles
Office equipments
Furniture and fittings
Construction in progress
Leased assets
Vehicles
Total cost
Accumulated
depreciation:
Direct ownership
Buildings
Heavy equipments
and machineries
Vehicles
Office equipments
Furniture and fittings
Leased assets
Vehicles
Total
accumulated
depreciation
Net book value
Saldo akhir/
Ending balance
Cost:
Direct ownership
Land
Buildings
Heavy equipments
and machineries
Vehicles
Office equipments
Furniture and fittings
Construction in progress
25,817
15,070
-
(1,300)
-
-
24,517
15,070
361,063
14,501
5,801
911
15,752
108,735
2,010
3,399
47
4,640
(4,610)
-
148
-
465,188
16,659
9,200
958
20,392
438,915
118,831
(5,910)
148
551,984
813
632
-
1,445
Leased assets
Vehicles
439,728
119,463
148
553,429
Total cost
(5,910)
(2,565)
(754)
-
-
(3,319)
(181,346)
(9,855)
(3,504)
(338)
(46,621)
(1,157)
(1,092)
(93)
4,259
-
-
(223,708)
(11,012)
(4,596)
(431)
(197,608)
(49,717)
4,259
-
(243,066)
(113)
(189)
-
-
(302)
(197,721)
(49,906)
4,259
-
(243,368)
242,007
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
310,061
Accumulated
depreciation:
Direct ownership
Buildings
Heavy equipments
and machineries
Vehicles
Office equipments
Furniture and fittings
Leased assets
Vehicles
Total
accumulated
depreciation
Net book value
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Good Corporate Governance
Laporan Keuangan Konsolidasian
Corporate Social Responsibility
Consolidated Financial Statements
PT ACSET INDONUSA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran 5/38 Schedule
CATATAN ATAS
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2016 DAN 2015
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
NOTES TO
THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DECEMBER 2016 AND 2015
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
11. ASET TETAP (lanjutan)
11. FIXED ASSETS (continued)
Persentase penyelesaian aset dalam penyelesaian
pada 31 Desember 2016 berkisar antara 30%-50%
dari jumlah yang dianggarkan. Sebagian besar aset
dalam penyelesaian yang merupakan bangunan
diperkirakan selesai di tahun 2017.
The percentage of completion for construction in
progress as at 31 December 2016 ranges from
30%-50% of total budgeted costs. Most of
construction in progress comprises of buildings are
estimated to be completed in 2017.
Pada tanggal 31 Desember 2016, Grup memiliki
tanah dengan sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB)
yang akan berakhir pada berbagai tanggal dari tahun
2029 sampai 2043. Manajemen berkeyakinan bahwa
HGB di atas dapat diperbaharui kembali pada saat
habis masa berlakunya.
As at 31 December 2016, the Group has lands
under The Rights to Use Building (HGB) which will
expire between 2029 to 2043. Management believes
that the above HGB are renewable when expired.
Rincian dari keuntungan atas pelepasan aset tetap
adalah sebagai berikut:
The details of gains on disposal of fixed assets are
as follows:
2016
Penerimaan dari penjualan aset
Nilai buku bersih
Keuntungan atas pelepasan
aset tetap
2015
3,952
(2,299)
5,369
(1,651)
1,653
3,718
2016
Beban umum dan administrasi
Gain on disposal
of fixed assets
Depreciation was allocated to the following:
Penyusutan dialokasikan sebagai berikut:
Beban pokok pendapatan
Proceeds from sale
Net book value
2015
56,690
47,684
4,268
2,222
60,958
49,906
Cost of revenue
General and administrative
expenses
Pada tanggal 31 Desember 2016 dan 2015, jumlah
harga perolehan aset tetap yang telah disusutkan
penuh dan masih digunakan dalam kegiatan
operasional adalah masing-masing sebesar
Rp 57.535 dan Rp 25.828.
As at 31 December 2016 and 2015, the acquisition
cost of fixed assets which have been fully
depreciated and are still being used amounted to
Rp 57,535 and Rp 25,828, respectively.
Berdasarkan penilaian manajemen, tidak ada
peristiwa
atau
perubahan
keadaan
yang
mengindikasikan penurunan nilai aset tetap pada
tanggal 31 Desember 2016 dan 2015.
Based on management’s assessment, there are no
events or changes in circumstances which indicate
impairment in value of fixed assets as at
31 December 2016 and 2015.
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
261
Ikhtisar Utama
Main Highlights
Laporan Manajemen
Analisa & Pembahasan Manajemen
Profil Perusahaan
Management Report
Management Discussion & Analysis
Company Profile
PT ACSET INDONUSA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran 5/39 Schedule
CATATAN ATAS
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2016 DAN 2015
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
NOTES TO
THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DECEMBER 2016 AND 2015
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
11. ASET TETAP (lanjutan)
11. FIXED ASSETS (continued)
Pada tanggal 31 Desember 2016, aset tetap,
kecuali tanah, telah diasuransikan atas risiko
kerugian akibat kebakaran dan risiko lainnya
kepada pihak ketiga dengan nilai pertanggungan
sebesar Rp 114.184 (2015: Rp 54.980).
Manajemen berkeyakinan pertanggungan tersebut
cukup untuk menutupi kemungkinan kerugian atas
risiko yang dipertanggungkan tersebut.
As at 31 December 2016, fixed assets, except land,
are covered by insurance against losses from fire
and other risks through third parties with total
coverage of Rp 114,184 (2015: Rp 54,980).
Management is of the opinion that the insurance
coverage is adequate to cover possible losses that
may arise from the insured risks.
Tidak ada perbedaan yang signifikan antara nilai
wajar dan nilai tercatat dari aset tetap selain tanah
dan bangunan. Nilai wajar tanah dan bangunan
pada tanggal 31 Desember 2016 adalah sebesar
Rp 121.978. Nilai tersebut merupakan harga pasar
yang dapat diobservasi atas aset sejenis dan
termasuk dalam hirarki nilai wajar tingkat 2.
There is no significant difference between the fair
value and carrying value of fixed assets other than
land and buildings. The fair value of the land and
buildings as at 31 December 2016 is Rp 121,978.
The value is derived from an observable market
price from similar assets and included in the fair
value measurement of level 2.
12. INVESTASI PADA ENTITAS ASOSIASI DAN
VENTURA BERSAMA
Ventura bersama/Joint venture
PT ATMC Pump Services
ASSOCIATE
AND
JOINT
Sifat dari hubungan/
Nature of relationship
Tahun memulai
kegiatan komersial/
Commencement of
commercial operations
Entitas asosiasi/Associate
Indonesia
2013
40
40
Ventura bersama/
Joint venture
Indonesia
2015
55
55
Berikut adalah mutasi investasi pada entitas asosiasi
dan ventura bersama:
PT Bintai Kindenko
Engineering Indonesia
PT ATMC Pump Services
Penambahan/
Additions
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
Bagian laba
bersih/
Share of net
profit
Saldo
akhir/
Ending
balance
1,515
3,865
3,985
7,342
2,267
1,124
7,767
12,331
5,380
11,327
3,391
20,098
Saldo
awal/
Beginning
balance
PT Bintai Kindenko
Engineering Indonesia
PT ATMC Pump Services
Persentase kepemilikan/
Percentage of ownership
2016
2015
%
%
Below are the movements of investment in
associate and joint venture:
2016
Saldo
awal/
Beginning
balance
262
IN
Tempat
kedudukan/
Domicile
Entitas asosiasi dan ventura bersama/
Associate and joint venture
Entitas asosiasi/Associate
PT Bintai Kindenko Engineering Indonesia
12. INVESTMENT
VENTURE
2015
Penambahan/
Additions
Reklasifikasi/
Reclasification
Bagian laba
(rugi) bersih/
Share of net
profit (loss)
Saldo
akhir/
Ending
balance
932
-
1,515
1,740
1,925
(932)
200
1,515
3,865
932
3,255
1,925
(732)
5,380
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Good Corporate Governance
Laporan Keuangan Konsolidasian
Corporate Social Responsibility
Consolidated Financial Statements
PT ACSET INDONUSA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran 5/40 Schedule
CATATAN ATAS
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2016 DAN 2015
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
NOTES TO
THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DECEMBER 2016 AND 2015
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
12. INVESTASI PADA ENTITAS ASOSIASI DAN
VENTURA BERSAMA (lanjutan)
12. INVESTMENT IN ASSOCIATE
VENTURE (continued)
AND
JOINT
Entitas asosiasi dan ventura bersama di atas
mempunyai modal saham yang terdiri atas saham
biasa, yang dimiliki secara langsung oleh Grup.
Negara tempat pendirian atau pendaftaraan juga
merupakan lokasi bisnis yang utama.
The associate and joint venture as listed above have
share capital consisting solely of ordinary shares,
which are held directly by the Group.The country of
incorporation or registration is also their principal
place of business.
PT Bintai Kidenko Engineering Indonesia dan
PT ATMC Pump Services merupakan perusahaan
swasta dan tidak terdapat harga pasar yang
tersedia untuk saham perusahaan tersebut.
PT Bintai Kidenko Engineering Indonesia and
PT ATMC Pump Services are private companies
and there is no quoted market price available for
their shares.
Meskipun Grup memiliki lebih dari 50% saham
PT ATMC Pump Services, Grup memiliki
pengaturan bersama atas perusahaan tersebut
sesuai dengan perjanjian kontraktual dimana
dibutuhkan adanya suara bulat dari seluruh pihak
untuk persetujuan atas semua aktivitas relevan.
Although the Group holds more than 50% of the
equity shares of PT ATMC Pump Services, the
Group has joint control over this Company as under
the contractual agreements, unanimous consent is
required from all parties to the agreements for all
relevant activities.
Berikut ini adalah ringkasan informasi keuangan
entitas asosiasi dan ventura bersama pada tanggal
31 Desember 2016 dan 2015 yang dicatat dengan
menggunakan metode ekuitas:
The following table is the summarised financial
information of associate and joint venture as at
31 December 2016 and 2015 which are accounted
for using the equity method:
PT Bintai Kindenko
Engineering Indonesia
2016
2015
Aset lancar
Aset tidak lancar
Jumlah aset
PT ATMC Pump Services
2016
2015
112,932
1,800
114,732
65,024
2,494
67,518
6,466
26,248
32,714
4,007
9,774
13,781
Current assets
Non-current assets
Total assets
Liabilitas jangka pendek
Liabilitas jangka panjang
Jumlah liabilitas
91,900
1,114
93,014
66,462
656
67,118
9,882
413
10,295
6,404
6,404
Current liabilities
Non-current liabilities
Total liabilities
Aset bersih
21,718
400
22,419
7,377
Net assets
40%
40%
55%
55%
8,687
(920)
160
1,355
12,331
-
4,057
(192)
Percentage of effective ownership
The Group’s share of the
net assets of associate
Adjustment equity method
Persentase kepemilikan efektif
Bagian Grup atas aset
bersih entitas asosiasi
Penyesuaian metode ekuitas
Jumlah tercatat
Pendapatan bersih
Laba/(rugi) periode berjalan
Beban komprehensif
lain, setelah pajak
Jumlah penghasilan
komprehensif tahun
berjalan, setelah pajak
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
7,767
1,515
12,331
3,865
Total carrying value
81,237
14,648
10,177
2,039
Net revenue
5,949
(2,360)
2,041
363
-
-
2,041
363
Profit/(loss) for the period
Other comprehensive
expense, net of tax
Total comprehensive
income for the year,
net of tax
(281)
5,668
30
(2,330)
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
263
Ikhtisar Utama
Main Highlights
Laporan Manajemen
Analisa & Pembahasan Manajemen
Profil Perusahaan
Management Report
Management Discussion & Analysis
Company Profile
PT ACSET INDONUSA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran 5/41 Schedule
CATATAN ATAS
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2016 DAN 2015
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
NOTES TO
THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DECEMBER 2016 AND 2015
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
13. UTANG USAHA
13. TRADE PAYABLES
2016
Pihak ketiga
Rupiah
2015
313,591
Pihak berelasi
Rupiah
PT Alfa Stilindo
PT ATMC Pump Services
PT Astra International Tbk
PT Bina Pertiwi
PT United Tractors Pandu
Engineering
Lain-lain (masing-masing
dibawah Rp 250)
3,131
1,958
366
-
905
2,419
-
377
Related parties
Rupiah
PT Alfa Stilindo
PT ATMC Pump Services
PT Astra International Tbk
PT Bina Pertiwi
PT United Tractors Pandu
Engineering
176
319
Others (below Rp 250 each)
5,631
4,020
319,222
337,042
Karena sifatnya yang jangka pendek, nilai wajar
utang usaha diperkirakan sama dengan nilai
tercatatnya.
Due to the short-term nature, the carrying amount of
trade payables approximates their fair values.
Lihat Catatan 29 untuk informasi mengenai pihak
berelasi.
See Note 29 for related party information.
14. PENDAPATAN DITERIMA DIMUKA
14. UNEARNED REVENUES
2016
Pihak ketiga
Pihak berelasi
Rupiah
PT Inti Pantja Press Industri
PT Astra International Tbk
PT Marga Mandala Sakti
PT Marga Harjaya
Infrastruktur
2015
374,795
Third parties
2,167
-
20,400
5,632
-
3,818
Related parties
Rupiah
PT Inti Pantja Press Industri
PT Astra International Tbk
PT Marga Mandala Sakti
PT Marga Harjaya
Infrastruktur
2,167
29,850
454,013
404,645
451,846
Pendapatan diterima dimuka merupakan uang
muka yang diterima dari pemberi kerja yang secara
proporsional akan dikompensasikan dengan
tagihan yang didasarkan atas kemajuan fisik yang
telah dicapai.
264
Third parties
Rupiah
333,022
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
Unearned revenues represents advances received
from customers and will be proportionately
compensanted to billings in accordance with physical
progress of the projects.
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Good Corporate Governance
Laporan Keuangan Konsolidasian
Corporate Social Responsibility
Consolidated Financial Statements
PT ACSET INDONUSA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran 5/42 Schedule
CATATAN ATAS
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2016 DAN 2015
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
NOTES TO
THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DECEMBER 2016 AND 2015
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
15. AKRUAL
15. ACCRUALS
2016
Jumlah kontraktual utang
bruto pemberi kerja
Gaji dan imbalan lain
Biaya provisi
Lain-lain
2015
25,321
3,745
2,475
2,966
4,873
3,469
609
34,507
8,951
16. UTANG BANK
16. BANK LOANS
2016
Pihak ketiga
Rupiah
PT Bank CIMB Niaga Tbk
PT Bank Sumitomo Mitsui
Indonesia
Dikurangi: bagian jangka pendek
2015
200,000
-
55,000
-
Third parties
Rupiah
PT Bank CIMB Niaga Tbk
PT Bank Sumitomo Mitsui
Indonesia
255,000
(255,000)
-
Less: current portion
-
Non-current portion
Bagian jangka panjang
-
Grup memiliki fasilitas pinjaman berikut yang belum
digunakan:
2016
- Berakhir satu tahun
- Berakhir lebih dari satu tahun
Gross contractual amount
due to customers
Salary and other benefits
Provision fee
Others
The Group has the following undrawn borrowing
facilities:
2015
395,000
-
550,000
Expiring within one year 70,988 Expiring more than one year -
395,000
620,988
Fasilitas-fasilitas ini digunakan untuk membiayai
modal kerja, belanja modal dan keperluan
pendanaan umum lainnya.
The facilities are used to finance working capital
funding requirements, capital expenditures and for
other general corporate funding purposes.
Pada tanggal 31 Desember 2016, Perseroan telah
memenuhi batasan-batasan yang diwajibkan dalam
perjanjian pinjaman tersebut.
As at 31 December 2016, the Company has
complied with the covenants in the borrowing
agreements.
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
265
266
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
Juli/July 2017
Maret/March 2017
PT Bank Sumitomo Mitsui
Indonesia
PT Bank Mizuho Indonesia
Rp 150 miliar/billion
Rp 300 miliar/billion
Rp 200 miliar/billion
Jumlah fasilitas/
Total facility
Angsuran kuartalan/
Quarterly installment
Angsuran bulanan/
Monthly installment
Angsuran bulanan/
Monthly installment
Periode pembayaran/
Repayment frequency
JIBOR + margin
JIBOR + margin
JIBOR + margin
Suku bunga/
Interest rate
255,000
-
-
-
-
2015
55,000
200,000
2016
Management Report
Working capital loan
Working capital loan
Money market facility
Fasilitas/
Facility
Laporan Manajemen
Jumlah utang bank/Total bank loans
Januari/January 2018
Jatuh tempo
fasilitas/
Maturity of facility
PT Bank CIMB Niaga Tbk
Pemberi utang/
Lenders
Other significant information related to bank loans as at 31 December 2016 and
2015 are as follows:
16. BANK LOANS (continued)
NOTES TO
THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DECEMBER 2016 AND 2015
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
Main Highlights
Beberapa informasi lain yang signifikan terkait dengan pinjaman bank pada
tanggal 31 Desember 2016 dan 2015 adalah sebagai berikut:
16. UTANG BANK (lanjutan)
CATATAN ATAS
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2016 DAN 2015
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
Lampiran 5/43 Schedule
PT ACSET INDONUSA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Ikhtisar Utama
Company Profile
Profil Perusahaan
Analisa & Pembahasan Manajemen
Management Discussion & Analysis
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Good Corporate Governance
Laporan Keuangan Konsolidasian
Corporate Social Responsibility
Consolidated Financial Statements
PT ACSET INDONUSA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran 5/44 Schedule
CATATAN ATAS
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2016 DAN 2015
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
NOTES TO
THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DECEMBER 2016 AND 2015
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
17. UTANG KEPADA PEMEGANG SAHAM
17. LOAN FROM SHAREHOLDERS
2016
2015
Rupiah
PT Karya Supra Perkasa
PT Cross Plus Indonesia
PT Loka Cipta Kreasi
-
260,000
45,000
45,000
-
350,000
Rupiah
PT Karya Supra Perkasa
PT Cross Plus Indonesia
PT Loka Cipta Kreasi
Pada tanggal 16 Maret 2015, Perseroan
menandatangani fasilitas pinjaman pemegang
saham dengan PT Karya Supra Perkasa yang
terdiri atas pinjaman berjangka dan pinjaman
berulang dengan total fasilitas sebesar Rp 300.000
(atau setara dalam USD). Fasilitas ini dikenakan
bunga Lembaga Penjamin Simpanan (LPS)
ditambah margin tertentu per tahun untuk pinjaman
dalam mata uang Rupiah dan LIBOR ditambah
margin tertentu per tahun untuk pinjaman dalam
mata uang USD.
On 16 March 2015, the Company signed a
shareholder’s loan facility agreement with PT Karya
Supra Perkasa, which consists of term loan and
revolving loan with total facility of Rp 300,000 (or in
USD equivalent). This facility bears interest rate of
Deposit Insurance Corporation (DIC) plus certain
margin per annum for shareholder’s loan
denominated in Rupiah and LIBOR plus certain
margin per annum for shareholder’s loan
denominated in USD.
Pada tanggal 23 Maret 2015, Perseroan
menandatangani fasilitas pinjaman pemegang
saham dengan PT Cross Plus Indonesia dan
PT Loka Cipta Kreasi yang terdiri atas pinjaman
berjangka dan pinjaman berulang dengan total
fasilitas masing-masing sebesar Rp 60.000 (atau
setara dalam USD). Fasilitas ini dikenakan bunga
LPS ditambah margin tertentu per tahun untuk
pinjaman dalam mata uang Rupiah dan LIBOR
ditambah margin tertentu per tahun untuk pinjaman
dalam mata uang USD.
On 23 March 2015, the Company signed
shareholder’s loan facility agreements with PT Cross
Plus Indonesia and PT Loka Cipta Kreasi, which
consist of term loan and revolving loan with total
facility of Rp 60,000 (or in USD equivalent) each.
These facilities bear interest rate of DIC plus certain
margin per annum for shareholder’s loan
denominated in Rupiah and LIBOR plus certain
margin per annum for shareholder’s loan
denominated in USD.
Seluruh pinjaman pemegang saham telah dibayar
seluruhnya di tahun 2016.
All shareholders’ loans have been fully repaid in
2016.
18. LIABILITAS SEWA PEMBIAYAAN
Pihak ketiga
Rupiah
Pihak berelasi
Rupiah
PT Astra Sedaya Finance
Dikurangi: bagian jangka pendek
- Pihak ketiga
- Pihak berelasi
Bagian jangka panjang
- Pihak ketiga
- Pihak berelasi
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
2016
18. FINANCE LEASE LIABILITIES
2015
161
Third party
Rupiah
1,567
-
Related party
Rupiah
PT Astra Sedaya Finance
1,567
161
-
(1,419)
(99)
-
(1,419)
(99)
148
62
-
148
62
Less: current portion
Third party Related party -
Long-term portion Third party Related party -
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
267
Ikhtisar Utama
Main Highlights
Laporan Manajemen
Analisa & Pembahasan Manajemen
Profil Perusahaan
Management Report
Management Discussion & Analysis
Company Profile
PT ACSET INDONUSA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran 5/45 Schedule
CATATAN ATAS
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2016 DAN 2015
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
NOTES TO
THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DECEMBER 2016 AND 2015
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
18. LIABILITAS SEWA PEMBIAYAAN (lanjutan)
18. FINANCE LEASE LIABILITIES (continued)
Perseroan menandatangani perjanjian pembiayaan
untuk kendaraan dengan beberapa perusahaan
pembiayaan dengan tingkat suku bunga tetap.
The Company has entered into financing
agreements for vehicles with certain financing
companies with fixed interest rate.
Kendaraan tersebut dipakai sebagai jaminan untuk
liabilitas sewa pembiayaan yang bersangkutan.
Perseroan tidak memiliki batasan-batasan yang
diwajibkan dalam perjanjian fasilitas pinjaman ini.
These vehicles are pledged as collateral for the
underlying finance lease liabilities. The Company
have no covenants under these loan facility
agreements.
Lihat Catatan 29 untuk informasi mengenai pihak
berelasi.
See Note 29 for related party information.
19. PINJAMAN LAIN-LAIN
19. OTHER BORROWINGS
2016
Pihak ketiga
Rupiah
Dikurangi: bagian jangka pendek
2015
45,154
(17,495)
10,138
27,659
Long-term portion
28,394
44,947
Related party
Rupiah
PT Astra Sedaya Finance
(18,205)
(16,459)
10,189
28,488
56,041
90,101
Bagian jangka panjang
Pihak berelasi
Rupiah
PT Astra Sedaya Finance
Dikurangi: bagian jangka pendek
Bagian jangka panjang
Less: current portion
Long-term portion
Perseroan menandatangani perjanjian pembiayaan
untuk kendaraan dengan beberapa perusahaan
pembiayaan dengan tingkat suku bunga tetap.
The Company has entered into financing
agreements for vehicles with certain financing
companies with fixed interest rate.
Kendaraan tersebut dipakai sebagai jaminan untuk
liabilitas sewa pembiayaan yang bersangkutan.
Perseroan tidak memiliki batasan-batasan yang
diwajibkan dalam perjanjian fasilitas pinjaman ini.
These vehicles are pledged as collateral for the
underlying finance lease liabilities. The Company
have no covenants under these loan facility
agreements.
Lihat Catatan 29 untuk informasi mengenai pihak
berelasi.
See Note 29 for related party information.
20. LIABILITAS IMBALAN KERJA
20. EMPLOYEE BENEFIT OBLIGATIONS
2016
2015
Liabilitas imbalan pensiun
Dikurangi: bagian jangka pendek
23,601
(7,464)
14,686
(5,643)
Bagian jangka panjang
16,137
9,043
Liabilitas imbalan kerja dihitung oleh PT Dian Artha
Tama,
aktuaris
independen,
yang
dalam
laporannya tertanggal 13 Januari 2017 (2015:
9 Februari 2016), dengan menggunakan metode
“Projected Unit Credit” dengan asumsi sebagai
berikut:
268
Third party
Rupiah
Less: current portion
27,647
(17,509)
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
Pension benefit liabilities
Less: current portion
Long term portion
The employee benefit obligations are calculated
by PT Dian Artha Tama, an independent actuary,
as shown in its report dated 13 January 2017
(2015: 9 February 2016) using the “Projected Unit
Credit” method with the following assumptions:
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Good Corporate Governance
Laporan Keuangan Konsolidasian
Corporate Social Responsibility
Consolidated Financial Statements
PT ACSET INDONUSA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran 5/46 Schedule
CATATAN ATAS
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2016 DAN 2015
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
NOTES TO
THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DECEMBER 2016 AND 2015
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
20. LIABILITAS IMBALAN KERJA (lanjutan)
20. EMPLOYEE BENEFIT OBLIGATIONS (continued)
2016
Tingkat diskonto
Kenaikan gaji masa datang
2015
8.10%
5.00%
9.00%
5.00%
The following table summarises the obligations,
expenses, and movement in the employee benefit
obligations.
Tabel berikut ini merupakan ringkasan dari
kewajiban, dan mutasi saldo liabilitas imbalan kerja.
2016
Nilai kini liabilitas imbalan
pensiun
2015
23,601
2016
Biaya jasa kini
Biaya bunga
Pengukuran kembali:
- Keuntungan aktuarial yang timbul
dari perubahan asumsi
demografik
- Kerugian/(keuntungan) aktuarial
yang timbul dari perubahan
asumsi keuangan
- Kerugian/(keuntungan) dari
penyesuaian atas pengalaman
Imbalan yang dibayar
Present value of pension
benefit liabilities
14,686
The movement of pension benefit liabilities is as
follows:
Mutasi liabilitas imbalan pensiun adalah sebagai
berikut:
Pada awal tahun
Discount rate
Future salary increases
2015
14,686
14,184
At the beginning of the year
4,611
1,322
3,159
1,126
Current service cost
Interest cost
Remeasurements:
-
(127)
Gain from change in demographic assumptions
840
(624)
Loss/(gain) from change in financial assumptions
2,343
(2,147)
Experience losses/(gains) -
(201)
(885)
Benefits paid
Pada akhir tahun
23,601
14,686
Dikurangi:
bagian jangka pendek
(7,464)
(5,643)
Bagian jangka panjang
16,137
9,043
At end of year
Less:
Current portion
Long-term portion
Durasi rata-rata tertimbang dari liabilitas program
pensiun imbalan pasti pada tanggal 31 Desember
2016 adalah 13 tahun.
The weighted average duration of the defined benefit
pension obligation at 31 December 2016 is 13 years.
Sensitivitas dari kewajiban imbalan pasti terhadap
perubahan asumsi aktuarial utama adalah sebagai
berikut:
The sensitivity of the defined benefit obligation to
changes in the weighted principal assumptions is as
follows:
Dampak atas kewajiban imbalan pasti/
Impact on defined benefit obligations
Perubahan
Kenaikan
Penurunan
asumsi/
asumsi/
asumsi/
Change in
Increase in
Decrease in
assumption
assumption
assumption
Tingkat diskonto
1%
Tingkat kenaikan gaji
1%
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Penurunan sebesar/
Decrease by 4.0%
Kenaikan sebesar/
Increase by 4.6%
Kenaikan sebesar/
Increase by 4.6%
Penurunan sebesar/
Decrease by 4.2%
Discount rate
Salary growth rate
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
269
Ikhtisar Utama
Main Highlights
Laporan Manajemen
Profil Perusahaan
Management Report
Company Profile
Analisa & Pembahasan Manajemen
Management Discussion & Analysis
PT ACSET INDONUSA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran 5/47 Schedule
CATATAN ATAS
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2016 DAN 2015
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
NOTES TO
THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DECEMBER 2016 AND 2015
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
20. LIABILITAS IMBALAN KERJA (lanjutan)
20. EMPLOYEE BENEFIT OBLIGATIONS (continued)
Analisa sensitivitas didasarkan pada perubahan
atas satu asumsi aktuarial dimana asumsi lainnya
dianggap konstan. Dalam prakteknya, hal ini jarang
terjadi dan perubahan beberapa asumsi mungkin
saling berkolerasi. Dalam perhitungan sensitivitas
kewajiban imbalan pasti atas asumsi aktuarial
utama, metode yang sama (perhitungan nilai kini
kewajiban imbalan pasti dengan menggunakan
metode projected unit credit di akhir periode) telah
diterapkan seperti dalam penghitungan kewajiban
pensiun yang diakui dalam laporan posisi
keuangan konsolidasian.
The sensitivity analyses are based on a change in
an assumption while holding all other assumptions
constant. In practice, this is unlikely to occur, and
changes in some of the assumptions may be
correlated. When calculating the sensitivity of the
defined benefit obligation to significant actuarial
assumptions the same method (present value of the
defined benefit obligation calculated with the
projected unit credit method at the end of the
reporting period) has been applied as when
calculating the pension liability recognised within the
consolidated statements of financial position.
Melalui program imbalan pasti, Grup menghadapi
sejumlah risiko signifikan sebagai berikut:
Through its defined benefit pension plans, the Group
is exposed to a number of significant risks which are
detailed below:
-
Perubahan imbal hasil obligasi
Kewajiban imbalan pasti yang dihitung
berdasarkan PSAK 24 menggunakan tingkat
diskonto obligasi. Jika tingkat diskonto tersebut
turun, maka kewajiban imbalan pasti akan
cenderung mengalami kenaikan.
- Changes in bond yields
The defined benefit obligation calculated under
SFAS 24 uses a discount rate on bond yields. If
bond yields fall, the defined benefit will tend to
increase.
-
Tingkat kenaikan gaji
Liabilitas
imbalan
pensiun
Perseroan
berhubungan dengan tingkat kenaikan gaji,
dan semakin tinggi tingkat kenaikan gaji akan
menyebabkan semakin besarnya liabilitas.
- Salary growth rate
The Company’s pension obligations are linked to
salary growth rate, and higher salary growth rate
will lead to higher liabilities.
Analisa jatuh tempo yang diharapkan dari liabilitas
imbalan kerja yang tidak terdiskonto adalah sebagai
berikut:
2016
Kurang dari satu tahun
Antara satu dan dua tahun
Antara dua dan lima tahun
Lebih dari lima tahun
270
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
Expected maturity analysis of undiscounted employee
benefit liabilities is as follows:
2015
8,702
2,523
7,694
131,632
5,747
1,293
6,447
79,716
150,551
93,203
Less than a year
Between one and two years
Between two and five years
Beyond five years
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Good Corporate Governance
Laporan Keuangan Konsolidasian
Corporate Social Responsibility
Consolidated Financial Statements
PT ACSET INDONUSA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran 5/48 Schedule
CATATAN ATAS
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2016 DAN 2015
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
NOTES TO
THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DECEMBER 2016 AND 2015
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
21. PERPAJAKAN
a.
21. TAXATION
Pajak dibayar dimuka
a.
2016
Pajak Pertambahan Nilai (PPN)
Pajak lain-lain
Pasal 21
Pasal 4(2)
b.
2015
7,276
-
32
-
158
7,308
158
Utang pajak
b.
2016
Pajak lain-lain
Pasal 4(2)
Pasal 23
Pasal 21
Pajak Pertambahan Nilai (PPN)
c.
16,962
1,192
162
4,048
30,552
22,364
c.
2016
586
310
Deferred tax
The reconciliation between consolidated income
tax expense and the theoretical tax amount on
the consolidated profit before income tax is as
follows:
2016
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Income tax expense
2015
Rekonsiliasi antara beban pajak penghasilan
konsolidasian dengan hasil perkalian laba
akuntansi
sebelum
pajak
penghasilan
konsolidasian dan tarif pajak yang berlaku
adalah sebagai berikut:
Beban pajak penghasilan
Other taxes
Article 4(2)
Article 23
Article 21
Value Added Tax (VAT)
Income tax expense for the years ended
31 December 2016 and 2015 are as follows:
Beban pajak penghasilan untuk tahun yang
berakhir pada 31 Desember 2016 dan 2015
adalah sebagai berikut:
Pajak dihitung pada tarif
pajak yang berlaku
Penghasilan dikenakan pajak final
Biaya sehubungan dengan
pendapatan yang dikenakan
pajak final
Lain-lain
Taxes payables
29,586
214
540
212
Pajak tangguhan
Value Added Tax (VAT)
Other taxes
Article 21
Article 4(2)
2015
Beban pajak penghasilan
Laba konsolidasian sebelum
pajak
Prepaid taxes
2015
68,141
42,532
Consolidated profit before tax
17,035
(443,900)
10,633
(331,499)
Tax calculated at applicable rates
Income subjected to final tax
428,341
(890)
321,533
(357)
Expenses related to income
subject to final tax
Others
586
310
Income tax expenses
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
271
Ikhtisar Utama
Laporan Manajemen
Main Highlights
Analisa & Pembahasan Manajemen
Profil Perusahaan
Management Report
Management Discussion & Analysis
Company Profile
PT ACSET INDONUSA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran 5/49 Schedule
CATATAN ATAS
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2016 DAN 2015
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
NOTES TO
THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DECEMBER 2016 AND 2015
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
21. PERPAJAKAN (lanjutan)
c.
21. TAXATION (continued)
Beban pajak penghasilan (lanjutan)
c.
In these consolidated financial statements, the
amount of taxable income for the year 2016 is
based on preliminary calculations, as the
Company has not yet been required to submit
its corporate income tax return.
Dalam laporan keuangan konsolidasian ini,
jumlah penghasilan kena pajak tahun 2016
didasarkan atas perhitungan sementara,
karena Perseroan belum menyampaikan Surat
Pemberitahuan Tahunan (“SPT”) pajak
penghasilan badan.
d. Administrasi
d.
Administration
Undang-undang (“UU”) Perpajakan yang
berlaku di Indonesia mengatur bahwa masingmasing perusahaan dalam Grup menghitung,
menetapkan dan membayar sendiri besarnya
jumlah pajak yang terutang secara individu.
The taxation laws of Indonesia require that each
company in the Group calculates, assesses, and
submits individual tax returns on the basis of self
assessment.
Berdasarkan UU yang berlaku, Direktorat
Jenderal Pajak dapat menetapkan atau
mengubah kewajiban pajak dalam jangka waktu
lima tahun sejak saat terutangnya pajak.
Under prevailing regulations, Directorate General
of Tax may assess or amend taxes within five
years of the time the tax become due.
22. KEPENTINGAN NONPENGENDALI
22. NONCONTROLLING INTEREST
Non-controlling interest in net assets of consolidated
subsidiaries are as follows:
Kepentingan nonpengendali atas aset neto entitas
anak yang dikonsolidasi adalah sebagai berikut:
Saldo awal/
Beginning
balance
PT Aneka Raya Konstruksi
Mesindo
PT Sacindo Machinery
PT Innotech Systems
PT ATMC Pump Services
PT Aneka Raya Konstruksi
Mesindo
PT Sacindo Machinery
PT Innotech Systems
2016
Bagian laba/
(rugi) bersih/
Share of net
Reklasifikasi/
profit/(loss)
Reclassification
Penambahan
investasi/
Additional
investment
Kepentingan
nonpengendali/
Non-controlling
interest
Saldo akhir/
Ending
balance
500
-
(500)
-
578
(130)
-
208
(482)
-
786
(612)
948
-
(774)
-
174
Saldo awal/
Beginning
balance
2015
Bagian laba/
(rugi) bersih/
Share of net
Reklasifikasi/
profit/(loss)
Reclassification
Penambahan
investasi/
Additional
investment
1,575
500
449
(305)
2,219
-
-
-
129
175
-
304
Aset, liabilitas, pendapatan dan laba/(rugi) bersih
dari entitas anak tidak signifikan untuk laporan
keuangan konsolidasian, oleh karena itu ringkasan
informasi keuangan tidak diungkapkan dalam
catatan atas laporan keuangan konsolidasian.
272
Income tax expense (continued)
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
(1,575)
(1,575)
-
8%
16%
PT Aneka Raya Konstruksi
Mesindo
PT Sacindo Machinery
PT Innotech Systems
Kepentingan
nonpengendali/
Non-controlling
interest
Saldo akhir/
Ending
balance
500
578
(130)
20%
22%
16%
PT ATMC Pump Services
PT Aneka Raya Konstruksi
Mesindo
PT Sacindo Machinery
PT Innotech Systems
948
Assets, liabilities, revenue and net profit/(loss) of
subsidiaries are not significant to the consolidated
financial statements, therefore the summary of
financial information is not disclosed in the
consolidated financial statements.
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Good Corporate Governance
Laporan Keuangan Konsolidasian
Corporate Social Responsibility
Consolidated Financial Statements
PT ACSET INDONUSA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran 5/50 Schedule
CATATAN ATAS
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2016 DAN 2015
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
NOTES TO
THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DECEMBER 2016 AND 2015
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
23. MODAL SAHAM
23. SHARE CAPITAL
The composition of the Company’s shareholders as
at 31 December 2016 and 2015 is as follows:
Komposisi pemegang saham pada tanggal
31 Desember 2016 dan 2015 adalah sebagai
berikut:
Pemegang saham
PT Karya Supra Perkasa
PT Cross Plus Indonesia
PT Loka Cipta Kreasi
Tn. Hilarius Arwandhi
Masyarakat (kepemilikan di bawah
5% setiap pihak)
Pemegang saham
PT Karya Supra Perkasa
PT Cross Plus Indonesia
PT Loka Cipta Kreasi
Tn. Hilarius Arwandhi
Masyarakat (kepemilikan di bawah
5% setiap pihak)
Total saham
ditempatkan dan
disetor penuh/
Number of shares
issued and
fully paid
2016
Persentase
kepemilikan/
Percentage of
ownership
350,700,000
85,922,200
40,777,800
5,600,000
Jumlah/
Amount
50.10%
12.27%
5.83%
0.80%
35,070
8,592
4,078
560
217,000,000
31.00%
21,700
700,000,000
100.00%
70,000
Total saham
ditempatkan dan
disetor penuh/
Number of shares
issued and
fully paid
Shareholders
PT Karya Supra Perkasa
PT Cross Plus Indonesia
PT Loka Cipta Kreasi
Mr. Hilarius Arwandhi
Public (ownership less
than 5% each)
2015
Persentase
kepemilikan/
Percentage of
ownership
Jumlah/
Amount
250,500,000
61,373,000
29,127,000
4,000,000
50.10%
12.27%
5.83%
0.80%
25,050
6,137
2,913
400
155,000,000
31.00%
15,500
500,000,000
100.00%
50,000
Pada tanggal 21 April 2016, Perseroan melakukan
pendaftaran pertama Penawaran Umum Terbatas
(PUT) I dalam rangka Hak Memesan Efek Terlebih
Dahulu (HMETD) kepada OJK untuk menerbitkan
200.000.000 saham baru, yang dinyatakan efektif
oleh OJK pada tanggal 1 Juni 2016 dan disetujui
oleh Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa
pada tanggal 19 April 2016 (Catatan 1b).
24. CADANGAN WAJIB
Shareholders
PT Karya Supra Perkasa
PT Cross Plus Indonesia
PT Loka Cipta Kreasi
Mr. Hilarius Arwandhi
Public (ownership less
than 5% each)
On 21 April 2016, the Company made a first
registration for the Limited Public Offering (LPO) I in
respect of a rights issue with Pre-emptive Rights to
OJK to issue 200,000,000 new shares, which was
deemed effective by OJK on 1 June 2016 and
approved
by
the
Extraordinary
General
Shareholders’ Meeting on 19 April 2016 (Note 1b).
24. STATUTORY RESERVE
Undang-undang Perseroan Terbatas Tahun 1995
sebagaimana telah diubah melalui Undang-undang
No. 40/2007, mewajibkan perusahaan di Indonesia
untuk menyisihkan sebagian dari laba bersihnya
untuk tujuan pembentukan cadangan wajib sampai
sebesar 20% dari jumlah modal saham yang
ditempatkan dan disetor penuh. Undang-undang
tersebut tidak mengatur jangka waktu untuk
mencapai cadangan wajib minimum tersebut.
The Indonesian Company Law of 1995 which was
subsequently amended by law No. 40/2007 requires
that Indonesian companies provide a certain amount
of their net income as a statutory reserve up to 20%
of the issued and paid up share capital. There is no
set period of time over which this amount should be
accumulated.
Pada tanggal 31 Desember 2016 dan 2015, para
pemegang saham Perseroan telah membentuk
cadangan umum masing-masing
sebesar Rp
10.000 dan Rp 3.000, yang merupakan 14% dan
6% dari modal yang ditempatkan dan disetor
penuh.
As at 31 December 2016 and 2015, the Company's
shareholders have set up a statutory reserve fund
amounting to Rp 10,000 and Rp 3,000, respectively,
which represents 14% and 6% of the issued and paid
up share capital.
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
273
Ikhtisar Utama
Main Highlights
Laporan Manajemen
Analisa & Pembahasan Manajemen
Profil Perusahaan
Management Report
Management Discussion & Analysis
Company Profile
PT ACSET INDONUSA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran 5/51 Schedule
CATATAN ATAS
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2016 DAN 2015
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
NOTES TO
THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DECEMBER 2016 AND 2015
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
25. DIVIDEN
25. DIVIDENDS
Berdasarkan Rapat Dewan Direksi Perseroan
tanggal 20 September 2016, para pemegang
saham Perseroan menyetujui pembagian dividen
tunai interim sebesar Rp 7.700 atau Rp 11 per
saham (nilai penuh). Dividen dibayarkan pada
tanggal 13 Oktober 2016.
Based on the Company’s Board of Directors Meeting
dated 20 September 2016, the shareholders agreed
to distribute interim cash dividends of Rp 7,700 or
Rp 11 per share (full amount). Dividend was paid on
13 October 2016.
Berdasarkan Akta Rapat Umum Pemegang Saham
Tahunan No. 53 tanggal 19 April 2016, para
pemegang
saham
Perseroan
menyetujui
pembagian dividen tunai final sebesar Rp 16.750
atau Rp 33,5 per saham (nilai penuh) dari laba
tahun 2015. Dividen dibayarkan pada tanggal 20
Mei 2016.
Based on the Notarial Deed No. 53 of Annual
General Shareholders Meeting dated 19 April 2016,
the shareholders agreed to distribute final cash
dividend of Rp 16,750 or Rp 33.5 per share (full
amount) from 2014 income. Dividend was paid on 20
May 2016.
Berdasarkan Akta Rapat Umum Pemegang Saham
Tahunan No. 53 tanggal 8 April 2015, para
pemegang
saham
Perseroan
menyetujui
pembagian dividen tunai final sebesar Rp 21.000
atau Rp 42 per saham (nilai penuh) dari laba tahun
2014. Dividen dibayarkan pada tanggal 4 Mei 2015.
Based on the Notarial Deed No. 53 of Annual
General Shareholders Meeting dated 8 April 2015,
the shareholders agreed to distribute final cash
dividend of Rp 21,000 or Rp 42 per share (full
amount) from 2014 income. Dividend was paid on 4
May 2015.
26. PENDAPATAN USAHA
26. REVENUES
Details of revenues are as follows:
Rincian pendapatan usaha adalah sebagai berikut:
Pihak ketiga
Jasa konstruksi
Penunjang jasa konstruksi
Perdagangan
2016
2015
1,454,202
14,605
32,642
1,257,999
34,576
21,740
1,501,449
1,314,315
291,577
976
33,422
9,131
292,553
42,553
1,794,002
1,356,868
Pihak berelasi
Jasa konstruksi
Perdagangan
2016
Persentase
terhadap total
pendapatan/
Percentage to
total revenue
2015
Total/
Total
Persentase
terhadap total
pendapatan/
Percentage to
total revenue
PT Harapan Global Niaga
PT Sumber Cipta Griya Utama
371,041
276,605
20.7%
15.4%
187,341
13.8%
PT China Sonangol Media Investama
PT Rasuna Setiabudi Raya
239,930
-
13.4%
-
214,536
204,930
15.8%
15.1%
887,576
49.5%
606,807
44.7%
Lihat Catatan 29 untuk informasi mengenai pihak
berelasi.
274
Related parties
Construction services
Trading
For the years ended 31 December 2016 and 2015,
the details of revenues from customers with
individual cumulative amounts each exceeding 10%
of consolidated revenues are as follows:
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal
31 Desember 2016 dan 2015, rincian pendapatan
dari pelanggan dengan jumlah penjualan kumulatif
individual masing-masing melebihi 10% dari
pendapatan usaha konsolidasian adalah sebagai
berikut:
Total/
Total
Third parties
Construction services
Construction support services
Trading
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
PT Harapan Global Niaga
PT Sumber Cipta Griya Utama
PT China Sonangol
Media Investama
PT Rasuna Setiabudi Raya
See Note 29 for related party information.
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Good Corporate Governance
Laporan Keuangan Konsolidasian
Corporate Social Responsibility
Consolidated Financial Statements
PT ACSET INDONUSA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran 5/52 Schedule
CATATAN ATAS
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2016 DAN 2015
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
NOTES TO
THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DECEMBER 2016 AND 2015
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
27. BEBAN
27. EXPENSES
a. Beban pokok pendapatan
a.
The details of cost of revenue are as follows:
Rincian beban pokok pendapatan adalah
sebagai berikut:
2016
Bahan baku
Sub-kontraktor
Biaya tenaga kerja
Sewa alat
Overhead
Penyusutan (Catatan 11)
Beban persediaan (Catatan 7)
321,390
326,096
269,972
62,005
86,226
47,684
19,121
1,514,363
1,132,494
b.
2016
Direct material
Sub-contractors
Labor cost
Equipments rental
Overhead
Depreciation (Note 11)
Cost of inventories (Note 7)
Expenses by nature
2015
555,164
404,349
345,401
110,692
75,422
60,958
28,334
10,902
321,390
320,063
326,096
62,005
86,226
49,906
19,121
13,513
2,705
4,696
4,122
1,846
1,675
1,359
963
3,318
11,468
2,065
712
2,396
1,532
5,699
1,201
2,559
1,611,906
1,225,952
Selama tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2016 dan 2015 tidak ada transaksi
dari satu pemasok yang jumlah pembelian
kumulatifnya melebihi 10% dari pendapatan usaha
konsolidasian.
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
2015
555,164
345,401
342,660
110,692
75,422
56,690
28,334
b. Beban berdasarkan sifat
Bahan baku
Biaya tenaga kerja
Sub-kontraktor
Sewa alat
Overhead
Penyusutan (Catatan 11)
Beban persediaan (Catatan 7)
Pajak dan perijinan
Provisi atas penurunan nilai
piutang usaha, piutang retensi,
jumlah kontraktual tagihan bruto
pemberi kerja dan proyek dalam
penyelesaian
Jasa profesional
Administrasi
Transportasi
Sewa kantor
Perbaikan dan pemeliharaan
Pemasaran
Lain-lain
Cost of revenue
Direct material
Labor cost
Sub-contractors
Equipments rental
Overhead
Depreciation (Note 11)
Cost of inventories (Note 7)
Tax and licenses
Provision for impairment of trade
receivables, retention receivables,
gross contractual amount, due
from customers and project
under construction
Professional fees
Administrative
Transportation
Office rental
Repair and maintenance
Marketing
Miscellaneous
During the years ended 31 December 2016 and
2015, there were no purchases made from any
single supplier with a cumulative amount exceeding
10% of the consolidated revenues.
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
275
Ikhtisar Utama
Main Highlights
Laporan Manajemen
Analisa & Pembahasan Manajemen
Profil Perusahaan
Management Report
Management Discussion & Analysis
Company Profile
PT ACSET INDONUSA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran 5/53 Schedule
CATATAN ATAS
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2016 DAN 2015
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
NOTES TO
THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DECEMBER 2016 AND 2015
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
27. BEBAN (lanjutan)
27. EXPENSES (continued)
The above expenses were presented in the profit or
loss as follows:
Beban tersebut di atas disajikan sebagai berikut
dalam laporan laba rugi:
Beban pokok pendapatan
2016
2015
1,514,363
1,132,494
95,588
1,955
92,257
1,201
1,611,906
1,225,952
Beban umum dan administrasi
Beban penjualan
See Note 29 for related party information.
Lihat Catatan 29 untuk informasi mengenai pihak
berelasi.
28. BIAYA DAN PENGHASILAN KEUANGAN
28. FINANCE COSTS AND INCOME
The details of finance costs are as follows:
Rincian biaya keuangan adalah sebagai berikut:
2016
Bunga atas pinjaman lain-lain
- Pihak ketiga
- Pihak berelasi
PT Astra Sedaya Finance
Administrasi bank
2,795
3,814
1,283
7,783
4,078
131
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
Interest on other borrowings
Third parties Related party PT Astra Sedaya Finance
Interest on finance lease liabilities
Related party PT Astra Sedaya Finance
18,574
14,434
15,734
1,999
1,999
20,378
3,079
3,044
38,306
40,935
22,063
7,318
68,283
52,331
Selama tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2016 dan 2015, penghasilan
keuangan merupakan pendapatan bunga dari
bank.
276
2015
3,969
Bunga atas liabilitas sewa pembiayaan
- Pihak berelasi
PT Astra Sedaya Finance
Bunga atas pinjaman
- Pihak ketiga
- Pihak berelasi
PT Karya Supra Perkasa
PT Cross Plus Indonesia
PT Loka Cipta Kreasi
Cost of revenue
General and administrative
expense
Selling expense
Interest on loan
Third parties Related parties PT Karya Supra Perkasa
PT Cross Plus Indonesia
PT Loka Cipta Kreasi
Bank administrative
During the years ended 31 December 2016 and
2015, finance income represents interest income
from the banks.
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Good Corporate Governance
Laporan Keuangan Konsolidasian
Corporate Social Responsibility
Consolidated Financial Statements
PT ACSET INDONUSA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran 5/54 Schedule
CATATAN ATAS
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2016 DAN 2015
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
NOTES TO
THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DECEMBER 2016 AND 2015
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
29. INFORMASI MENGENAI PIHAK BERELASI
29. RELATED PARTY INFORMATION
Grup melakukan transaksi usaha dan lainnya
dengan pihak berelasi. Transaksi dan saldo yang
signifikan dengan pihak berelasi adalah sebagai
berikut:
The Group has engaged in trade and other
transactions with related parties. Significant
transactions and balances with related parties are as
follows:
a.
a.
Sifat hubungan dan transaksi
Pihak-pihak berelasi/
Related parties
Nature of relationship and transactions
Sifat dari hubungan/
Nature of relationship
Sifat dari transaksi/
Nature of transaction
PT Karya Supra Perkasa
Pemegang saham pengendali langsung
Perseroan/Direct controlling shareholder
of the Company
Pembayaran dividen dan pinjaman/
Dividend payment and loan
PT Cross Plus Indonesia
dan/and PT Loka Ciptra
Kreasi
Pemegang saham Perseroan/
Shareholder of the Company
Pembayaran dividen dan pinjaman/
Dividend payment and loan
PT Bintai Kindenko
Engineering Indonesia
Entitas asosiasi/
Associate entity
Investasi/Investment
PT ATMC Pump Services
Entitas ventura bersama/
Joint venture entity
Pendapatan dan investasi/
Revenue and investment
PT Astra International Tbk
Pemegang saham pengendali dari PT United
Tractor Tbk/Controlling shareholder of
PT United TractorsTbk
Pendapatan/Revenue
PT Marga Mandala Sakti,
PT Marga Harjaya
Infrastruktur dan/and
PT Inti Pantja Press
Industri
Entitas sepengedali/
Entity under common control
Pendapatan/Revenue
PT United Tractors Pandu
Engineering, PT Andalan
Multi Kencana,
PT Dinamik Struktural
Sistem dan/and PT Alfa
Stilindo
Entitas sepengendali/
Entity under common control
Pembelian/Purchase
PT United Tractors Tbk
Pemegang saham pengendali dari PT Karya
Supra Perkasa /Controlling shareholder
of PT Karya Supra Perkasa
Pembelian dan pembelian aset tetap/
Purchase and purchase of fixed assets
PT Bina Pertiwi
Entitas sepengendali/
Entity under common control
Pembelian aset tetap/
Purchase of fixed assets
PT Astra Graphia Information
Technology
Entitas sepengedali/
Entity under common control
Sewa operasi dan jasa profesional/
Operating lease and professional
services
PT Astra Sedaya Finance
Entitas sepengendali/
Entity under common control
Transaksi sewa pembiayaan/
Finance lease transaction
PT Bank Permata Tbk
Pengendalian bersama entitas dari
pemegang saham tidak langsung/
Jointly controlled entity from indirect
shareholder
Transaksi perbankan/Bank transaction
Dewan Komisaris dan
Direksi/Board of
Commisisoners and
Directors
Personil manajemen kunci/
Key management personnel
Kompensasi dan remunerasi/
Compensation and remuneration
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
277
Ikhtisar Utama
Laporan Manajemen
Main Highlights
Analisa & Pembahasan Manajemen
Profil Perusahaan
Management Report
Management Discussion & Analysis
Company Profile
PT ACSET INDONUSA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran 5/55 Schedule
CATATAN ATAS
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2016 DAN 2015
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
29. INFORMASI
(lanjutan)
MENGENAI
PIHAK
NOTES TO
THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DECEMBER 2016 AND 2015
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
BERELASI
29. RELATED PARTY INFORMATION (continued)
b. Transaksi
Pendapatan (sebagai
persentase terhadap
jumlah pendapatan)
Entitas induk
PT Astra International Tbk
Entitas sepengendali
PT Inti Pantja Press Industri
PT Marga Harjaya Infrastruktur
PT Marga Mandala Sakti
Entitas ventura bersama
PT ATMC Pump Services
Beban (sebagai
persentase terhadap
jumlah beban)
Entitas sepengendali
PT Alfa Stilindo
PT Dinamik Struktural Sistem
PT United Tractors Tbk
PT United Tractors Pandu
Enginnering
PT Astra Graphia Information
Technology
PT Bina Pertiwi
PT Andalan Multi Kencana
Beban bunga (sebagai
persentase terhadap
jumlah biaya keuangan)
Entitas sepengendali
PT Astra Sedaya Finance
PT Karya Supra Perkasa
PT Cross Plus Indonesia
PT Loka Cipta Kreasi
Pembelian aset tetap
(sebagai persentase terhadap
jumlah pembelian aset tetap)
Entitas sepengendali
PT Bina Pertiwi
PT United Tractors Tbk
Penjualan aset tetap
(sebagai persentase terhadap
penerimaan atas
penjualan aset tetap)
Entitas induk
PT United Tractors Tbk
278
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
b.
2016
Transactions
Revenue (as percentage
of total revenue)
2015
169,088
9.4%
8,021
0.6%
Parent entity
PT Astra International Tbk
86,099
19,131
17,259
4.8%
1.1%
1.0%
5,681
19,720
0.4%
1.5%
Entity under common control
PT Inti Pantja Press Industri
PT Marga Harjaya Infrastruktur
PT Marga Mandala Sakti
976
0.1%
9,131
0.7%
Joint venture entity
PT ATMC Pump Services
292,553
16.4%
42,553
3.2%
2016
Expense (as percentage
of total expenses)
2015
21,028
20,916
1,910
1.3%
1.3%
0.1%
1,824
44,207
-
0.1%
3.6%
-
920
0.1%
-
-
490
303
226
0.0%
0.0%
0.0%
1,462
332
0.1%
0.0%
45,793
2.8%
47,825
3.8%
2016
Interest expense
(as percentage of total
of finance costs)
2015
3,945
15,734
1,999
1,999
5.8%
23.0%
2.9%
2.9%
1,283
20,378
3,079
3,044
2.5%
38.9%
5.8%
5.8%
23,677
34.6%
27,784
53.0%
2016
2,541
2,174
2.0%
1.8%
2,419
-
2.0%
-
4,715
3.8%
2,419
2.0%
3,707
366
Entity under common control
PT Bina Pertiwi
PT United Tractors Tbk
Sale of fixed assets
(as percentage of total
proceeds sales of
fixed assets)
2015
93.8%
Entity under common control
PT Astra Sedaya Finance
PT Karya Supra Perkasa
PT Cross Plus Indonesiai
PT Loka Cipta Kreasi
Acquisition of fixed assets
(as percentage of total
acquisition of fixed assets)
2015
2016
Entity under common control
PT Alfa Stilindo
PT Dinamik Struktural Sistem
PT United Tractors Tbk
PT United Tractors Pandu
Engineering
PT Astra Graphia Information
Technology
PT Bina Pertiwi
PT Andalan Multi Kencana
6.8%
Parent entity
PT United Tractors Tbk
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Good Corporate Governance
Laporan Keuangan Konsolidasian
Corporate Social Responsibility
Consolidated Financial Statements
PT ACSET INDONUSA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran 5/56 Schedule
CATATAN ATAS
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2016 DAN 2015
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
29. INFORMASI
(lanjutan)
MENGENAI
PIHAK
NOTES TO
THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DECEMBER 2016 AND 2015
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
BERELASI
29. RELATED PARTY INFORMATION (continued)
b. Transaksi (lanjutan)
b.
Similar to third parties, sales price, purchase
price, operating lease expense, insurance
charges and interest charges to related parties
are determined based on agreement.
Seperti halnya dengan pihak ketiga, harga jual,
harga pembelian, beban sewa operasi, beban
asuransi dan beban bunga dengan pihak-pihak
berelasi ditentukan berdasarkan perjanjian.
c. Saldo
Aset (sebagai
persentase terhadap
jumlah aset)
Piutang usaha (Catatan 5)
Piutang non-usaha (Catatan 5)
Piutang retensi (Catatan 6)
Tagihan bruto kepada
pemberi kerja (Catatan 8)
Proyek dalam penyelesaian
(Catatan 8)
Investasi pada entitas
asosiasi dan ventura
bersama (Catatan 12)
Liabilitas (sebagai
persentase terhadap
jumlah liabilitas)
Utang usaha (Catatan 13)
Pendapatan diterima dimuka
(Catatan 14)
Utang kepada pemegang saham
(Catatan 17)
Liabilitas sewa pembiayaan
(Catatan 18)
Pinjaman lain-lain
(Catatan 19)
c.
2016
Assets (as percentage
of total assets)
11,738
3,875
3,058
0.5%
0.2%
0.1%
3,857
873
-
0.2%
0.0%
-
103,630
4.1%
29,193
1.5%
24,713
1.0%
11,581
0.6%
Trade receivables (Note 5)
Non-trade receivables (Note 5)
Retention receivbales (Note 6)
Gross contractual
due from customers (Note 8)
Projects under
construction (Note 8)
20,098
0.8%
5,380
0.2%
Investment in associate
and joint venture (Note 12)
167,112
6.7%
50,884
2.5%
2016
Liabilities (as percentage
of total liabilities)
2015
5,631
0.5%
4,020
0.3%
Trade payables (Note 13)
2,167
0.2%
29,850
2.4%
-
-
350,000
27.7%
1,567
0.1%
-
-
Unearned revenues (Note 14)
Loan from shareholders
(Note 17)
Finance lease liabilities
(Note 18)
28,394
2.4%
44,947
3.5%
Other borrowings (Note 19)
37,759
3.2%
428,817
33.9%
d.
Kompensasi yang dibayar atau terutang pada
manajemen kunci atas jasa kepegawaian
adalah sebagai berikut:
2016
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Balances
2015
d. Kompensasi manajemen kunci
Imbalan kerja jangka pendek
Imbalan pensiun
Transactions (continued)
Key management compensation
The compensation paid or payable to key
management for employee services is as
follows:
2015
11,911
1,381
5,235
-
13,292
5,325
Short-term employee benefits
Pension benefits
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
279
Ikhtisar Utama
Main Highlights
Laporan Manajemen
Profil Perusahaan
Management Report
Company Profile
Analisa & Pembahasan Manajemen
Management Discussion & Analysis
PT ACSET INDONUSA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran 5/57 Schedule
CATATAN ATAS
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2016 DAN 2015
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
NOTES TO
THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DECEMBER 2016 AND 2015
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
30. ASET DAN LIABILITAS DALAM MATA UANG
ASING
30. ASSETS AND
CURRENCIES
Aset
Kas dan setara kas
Aset lain-lain
Liabilitas
Utang non-usaha
Aset bersih
FOREIGN
2016
VND
29,645
897,140
9,463,499,829
3,343,715,577
926,785
12,807,215,406
(73,500)
(91,220,864)
Assets
Cash and cash equivalents
Other assets
Liabilities
Non-trade payables
853,285
12,715,994,542
Net assets
Jumlah setara Rupiah
(dalam jutaan)
11,464
7,502
Rupiah equivalent (in million)
Jumlah setara Rupiah
(dalam jutaan)
18,967
Aset
Kas dan setara kas
Aset lain-lain
Liabilitas
Utang usaha
Utang non-usaha
Aset bersih
Jumlah setara Rupiah
(dalam jutaan)
Jumlah setara Rupiah
(dalam jutaan)
(in millions)
280
IN
The Group has assets and liabilities denominated in
foreign currencies as follows (in full amount):
Grup memiliki aset dan liabilitas dalam mata uang
asing dengan rincian sebagai berikut (dalam jumlah
penuh):
USD
LIABILITIES
USD
2015
Total in Rupiah, net
(in million)
VND
419,822
650,080
5,950,005,542
369,333,641
1,069,902
6,319,339,183
-
(27,331,122)
(120,158,378)
-
(147,489,500)
Assets
Cash and cash equivalents
Other assets
Liabilities
Trade payables
Non-trade payables
1,069,902
6,171,849,683
Net assets
14,759
3,792
Rupiah equivalent (in million)
18,551
Total in Rupiah, net
Aset dan liabilitas moneter di atas dijabarkan
menggunakan kurs penutupan Bank Indonesia
pada tanggal 31 Desember 2016 dan 2015.
Monetary assets and liabilities mentioned above are
translated using Bank Indonesia closing rate as at
31 December 2016 and 2015.
Apabila aset dan liabilitas dalam mata uang asing
pada tanggal 31 Desember 2016 dijabarkan
dengan menggunakan kurs tengah mata uang
asing pada tanggal laporan ini, maka aset bersih
dalam mata uang asing Grup akan turun sekitar
Rp 472 (2015: 263).
If assets and liabilities in foreign currencies as at
31 December 2016 had been translated using the
middle rates as at the date of this report, the total net
foreign currency assets of the Group would have
decreased by approximately Rp 472 (2015:
Rp 263).
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Good Corporate Governance
Laporan Keuangan Konsolidasian
Corporate Social Responsibility
Consolidated Financial Statements
PT ACSET INDONUSA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran 5/58 Schedule
CATATAN ATAS
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2016 DAN 2015
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
31. PERJANJIAN
PERJANJIAN
KOMITMEN DAN KONTINJENSI
NOTES TO
THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DECEMBER 2016 AND 2015
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
PENTING,
31. SIGNIFICANT AGREEMENTS,
AND CONTINGENCIES
COMMITMENTS
Perjanjian kerja sama operasi
Joint operation agreement
China Construction Eight Engineering Division
Co. Ltd.
China Construction
Co. Ltd.
Pada tanggal 22 Februari 2016, Grup memiliki
kerjasama dengan China Construction Eight
Engineering Division Co. Ltd. untuk melakukan
pekerjaan konstruksi atas Indonesia 1 Tower,
Indonesia
dengan
nilai
kontrak
sebesar
Rp 4.038.000. Grup memiliki bagian 45% dalam
operasi bersama dimana Grup menyediakan
dana, sumber daya dan teknologi untuk operasi
bersama.
As at 22 February 2016, the Group has a joint
operation with China Construction Eight Engineering
Division Co. Ltd. to undertake construction work of
Indonesia 1 Tower, Indonesia with total contract
value of Rp 4,038,000. The Group has 45% interest
in the joint operation to which the Group provides
funding, resources and technology for the joint
operation.
Daewoo Engineering & Construction Co. Ltd.
Daewoo Engineering & Construction Co. Ltd.
Pada tanggal 17 Juli 2013, Grup memiliki
kerjasama dengan Daewoo Engineering &
Construction Co. Ltd. untuk melakukan pekerjaan
konstruksi di Distrik 8 Lot 13 & 28 SCBD,
Indonesia
dengan
nilai
kontrak
sebesar
Rp 800.800. Grup memiliki bagian 60% dalam
operasi bersama dimana Grup menyediakan
dana, sumber daya dan teknologi untuk operasi
bersama.
As at 17 July 2013, the Group has a joint operation
with Daewoo Engineering & Construction Co. Ltd. to
undertake construction work in District 8 Lot 13 & 28
SCBD, Indonesia with total contract value of
Rp 800,800. The Group has 60% interest in the joint
operation to which the Group provides funding,
resources and technology for the joint operation.
Kontrak kerja signifikan yang masih berjalan:
Outstanding significant contracts:
Nama proyek/
Projects name
No
Nilai kontrak
(dalam jutaan
rupiah atau
ribuan USD)/
Value of contract
(in millions of
rupiah or
thousands of USD)
Eight
Pemberi kerja/
Owner
Engineering
Division
Tanggal kontrak/
Date of the contract
1
Indonesia 1
Rp
1,817,100
PT China Sonangol Media Investama
April/April 2016
2
Thamrin Nine
Rp
Rp
1,070,000
387,578
PT Putra Gaya Wahana
Maret/March 2015
Juni/June 2014
3
West Vista Residences
Rp
888,963
PT Harapan Global Niaga
September/September 2015
4
District 8
Rp
480,480
PT Sumbercipta Griyautama
Juli/July 2013
5
Setiabudi Sky Garden - Tower 1&2
Rp
USD
523,480
6,737
PT Rasuna Setiabudi Raya
DesemberDecember 2011
DesemberDecember 2011
6
CS Tower Indonesia
Rp
390,935
PT China Sonangol Media Investama
Juni/June 2015
7
Millenium Centennial Center (MCC)
Rp
371,818
PT Permata Birama Sakti
Januari/January 2016
8
Centennial Tower
Rp
Rp
239,539
6,170
PT Citratama Inti Persada
Juli/July 2013
Oktober/October 2015
9
Setiabudi Sky Garden - Tower 3
Rp
USD
161,611
4,579
JSO KSO Proyek Setiabudi Raya
DesemberDecember 2011
DesemberDecember 2011
10
Astra Business Center
Rp
Rp
166,699
37,300
PT Astra International Tbk
September/September 2015
Juli/July 2015
11
Langham
Rp
193,000
PT Sumbercipta Griyautama
Desember/December 2014
12
Hayam Wuruk
Rp
121,940
PT Gunung Ansa
November/November 2013
13
Millenium Centennial Tower
Rp
89,894
PT Permata Birama Sakti
Januari/January 2015
14
New Plant Surya Cipta PT. IPPI
Rp
85,000
PT Inti Pantja Press Industri
Oktober/October 2015
15
Apartment Jl. Borobudur - Jakarta
Rp
81,818
PT Cozmo Menteng
Maret/March 2016
16
Nobel Cikarang Latexing
Rp
77,668
PT Nobel Industries
Juni/June 2015
17
Gerbang Tol & JPO Balaraja Timur
Rp
42,616
PT Marga Mandala Sakti
Juni/June 2015
18
Nobel Cikarang Albani
Rp
39,831
PT Multi Fiber Industri
Februari/February 2014
19
Gedung Fakultas Biologi UGM
Rp
28,181
PT Omega Minerba Gan
Agustus/August 2015
20
Gerbang & Kantor Gerbang Tol Mojokerto
Rp
24,812
PT Marga Harjaya Infrastruktur
Juni/June 2015
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
281
Ikhtisar Utama
Laporan Manajemen
Main Highlights
Analisa & Pembahasan Manajemen
Profil Perusahaan
Management Report
Management Discussion & Analysis
Company Profile
PT ACSET INDONUSA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran 5/59 Schedule
CATATAN ATAS
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2016 DAN 2015
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
NOTES TO
THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DECEMBER 2016 AND 2015
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
31. PERJANJIAN
PERJANJIAN
PENTING,
KOMITMEN DAN KONTINJENSI (lanjutan)
31. SIGNIFICANT AGREEMENTS, COMMITMENTS
AND CONTINGENCIES (continued)
Kontrak kerja signifikan yang masih berjalan:
(lanjutan)
No
Outstanding significant contracts: (continued)
Nilai kontrak
(dalam jutaan
rupiah atau
ribuan USD)/
Value of contract
(in millions of
rupiah or
thousands of USD)
Nama proyek/
Projects name
Tanggal kontrak/
Date of the contract
21
Sedayu City Kelapa Gading
Rp
17,000
PT Citra Abadi Mandiri
Desember/December 2016
22
Green Sedayu Taman Palem
Rp
13,950
PT Cakra Bina Lestari
Agustus/August 2016
23
CIMB Niaga Plaza & Sequis Plaza
Rp
7,841
PT Permata Birama Sakti
November/November 2014
Kontrak kerja dalam masa pemeliharaan
Contract in maintenance period
Perusahaan memiliki beberapa kontrak konstruksi
yang berada di bawah masa pemeliharaan. Masa
pemeliharaan adalah antara 6-12 bulan setelah
selesainya pekerjaan konstruksi. Berdasarkan
kontrak, Perseroan bertanggung jawab atas
segala kerusakan yang diakibatkan dari pekerjaan
konstruksi dan pelanggan berhak untuk menahan
piutang retensi Perseroan hingga pemenuhan
persyaratan sebagaimana diatur dalam kontrak
atau hingga kerusakan telah diperbaiki (Catatan
6).
The Company has several construction contracts
which are under maintenance period. Maintenance
period is between 6-12 months after the completion
of the construction works. Under the contracts, the
Company is liable for any defect resulting from the
construction works and customers have the right to
keep the Company’s retention receivable until the
fulfilment of the conditions as set in the contract or
until defects have been rectified (Note 6).
Komitmen perolehan barang modal
Capital commitments
Pada tanggal 31 Desember 2016, Grup tidak
mempunyai komitmen atas pembelian barang
modal untuk perolehan asset tetap yang signifikan
(2015: 41.145).
As at 31 December 2016, the Group did not had
any significant capital commitments for the
acquisition of fixed assets (2015: 41,145).
Fasilitas bank garansi
Bank guarantee facilities
Pada tanggal 31 Desember 2016, Grup
mempunyai fasilitas bank garansi yang diperoleh
dari berbagai bank sejumlah Rp 1.200.000 (2015:
Rp 400.000).
As at 31 December 2016, the Group had bank
guarantee facilities obtained from various banks of
Rp 1,200,000 (2015: Rp 400,000).
Pada tanggal 31 Desember 2016, jumlah fasilitas
yang belum digunakan oleh Grup adalah sebesar
Rp 998.000 (2015: Rp 331.051).
As at 31 December 2016, total unused facilities
of the Group amounted to Rp 998,000 (2015:
Rp 331,051).
32. LABA DASAR PER SAHAM
32.
Laba dasar per saham dihitung dengan membagi
laba yang diatribusikan kepada pemilik entitas
induk dengan jumlah saham rata-rata tertimbang
biasa yang beredar sepanjang tahun.
2016
Laba bersih kepada pemilik
entitas induk
Jumlah rata-rata saham biasa
yang beredar (‘000,000)
Laba dasar per saham
(dalam nilai penuh)
282
Pemberi kerja/
Owner
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
BASIC EARNINGS PER SHARE
Basic earning per share is calculated by dividing the
profit attributable to the owners of the parent by the
weighted average number of ordinary shares
outstanding during the year.
2015
68,329
41,918
617
500
111
84
Net profit attributable to owners
of the parent
The average number of ordinary
shares outstanding (‘000,000)
Basic earning per share
(in full amount)
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Good Corporate Governance
Laporan Keuangan Konsolidasian
Corporate Social Responsibility
Consolidated Financial Statements
PT ACSET INDONUSA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran 5/60 Schedule
CATATAN ATAS
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2016 DAN 2015
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
32. LABA DASAR PER SAHAM (continued)
Pada tanggal 31 Desember 2016 dan 2015, tidak
ada efek yang berpotensi menjadi saham biasa.
Oleh karena itu, laba per saham dilusian sama
dengan laba per saham dasar.
33. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN
NOTES TO
THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DECEMBER 2016 AND 2015
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
32.
BASIC EARNINGS PER SHARE (continued)
As at 31 December 2016 and 2015, there were no
existing instruments which could result in the issue
of further ordinary shares. Therefore, diluted earning
per share is equivalent to basic earning per share.
33. FINANCIAL RISK MANAGEMENT
Aktivitas Grup terekspos beragam risiko keuangan:
risiko pasar (termasuk risiko nilai mata uang dan
risiko tingkat bunga atas), risiko kredit dan risiko
likuiditas. Kebijakan keuangan Grup dimaksudkan
untuk mengelola dampak keuangan dari fluktuasi
tingkat bunga dan nilai tukar valuta asing serta
meminimalisir potensi kerugian yang dapat
berdampak pada kinerja keuangan Grup.
The Group’s activities exposed it to a variety of
financial risks: market risk (including currency risk
and interest rate risk), credit risk and liquidity risk.
The Group’s treasury policies are designed to
manage the financial impact of fluctuations in interest
rates and foreign exchange rates and seek to
minimise potential adverse effects on the Group’s
financial performance.
Program
manajemen
risiko
Grup
secara
keseluruhan dipusatkan pada pasar keuangan
yang tidak dapat diprediksi dan Grup berusaha
untuk memperkecil efek yang berpotensi
merugikan kinerja keuangan Grup.
The Group’s overall risk management programme
focuses on the unpredictability of financial markets
and seeks to minimise potential adverse effects on
the Group’s financial performance.
Manajemen risiko dijalankan oleh Dewan Direksi
Grup. Dewan Direksi melakukan identifikasi dan
evaluasi terhadap risiko-risiko keuangan, apabila
dianggap
perlu.
Dewan
Direksi
bertugas
menentukan prinsip dasar kebijakan manajemen
risiko Grup secara keseluruhan serta kebijakan
pada area tertentu seperti risiko nilai mata uang,
risiko suku bunga, risiko kredit, penggunaan
instrumen keuangan non-derivatif dan investasi
atas kelebihan likuiditas.
Risk management is carried out by the Group’s
Board of Directors. The Board of Directors identifies
and evaluates financial risks, where considered
appropriate. The Board of Directors has the
responsibility to determine the basic principles of the
Group’s risk management as well as principles
covering specific areas, such as currency risk,
interest rate risk, credit risk, the use of non-derivative
financial instruments and the investment of excess
liquidity.
a.
a.
Faktor-faktor risiko keuangan
(1) Risiko pasar
Financial risk factors
(1) Market risk
Grup rentan terhadap risiko nilai tukar
mata uang asing yang timbul dari berbagai
mata uang dan tingkat bunga yang
berasal dari dampak perubahan tingkat
bunga yang dimiliki oleh aset dan liabilitas
tertentu yang mengandung komponen
tingkat bunga.
The Group is exposed to foreign exchange
risk arising from various currency
exposures and interest rate risk through the
impact of rate changes on interest bearing
assets and liabilities.
Kebijakan
manajemen
risiko
Grup
dimaksudkan untuk mengurangi dampak
keuangan dari fluktuasi tingkat bunga dan
nilai tukar mata uang asing serta
meminimalisir potensi kerugian yang
dapat berdampak pada risiko keuangan
Grup.
The Group’s risk management policies are
designed to mitigate the financial impact of
fluctuations in interest rates and foreign
exchange rates and to minimise potential
adverse effects on the Group’s financial
risk.
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
283
Ikhtisar Utama
Main Highlights
Laporan Manajemen
Analisa & Pembahasan Manajemen
Profil Perusahaan
Management Report
Management Discussion & Analysis
Company Profile
PT ACSET INDONUSA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran 5/61 Schedule
CATATAN ATAS
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2016 DAN 2015
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
NOTES TO
THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DECEMBER 2016 AND 2015
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
33. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)
a.
33. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)
Faktor-faktor risiko keuangan (lanjutan)
a.
(1) Risiko pasar (lanjutan)
(1) Market risk (continued)
Risiko nilai tukar mata uang asing
Foreign exchange risk
Risiko mata uang asing terutama timbul
dari aset dan liabilitas moneter yang
diakui dalam mata uang yang berbeda
dengan mata uang fungsional entitas
yang bersangkutan. Sebagian dari risiko
ini dikelola menggunakan lindung nilai
natural yang berasal dari aset dan
liabilitas moneter dalam mata uang asing
yang sama.
Foreign exchange risk primarily arises
from recognised monetary assets and
liabilities that are denominated in a
currency that is not the entity’s functional
currency. These exposures are managed
partly by using natural hedges that arise
from monetary assets and liabilities in the
same foreign currency.
Mata uang asing yang banyak digunakan
oleh Grup adalah USD dan VND. Pada
tanggal 31 Desember 2016, apabila USD
dan VND menguat atau melemah 10%
terhadap Rupiah dengan asumsi variable
lainnya tidak mengalami perubahan,
maka laba setelah pajak Grup akan naik
atau turun sebesar Rp 1.897 (2015:
Rp 1.855), hal ini terutama diakibatkan
keuntungan atau kerugian penjabaran
asset dan liabilitas moneter dalam mata
uang asing.
The foreign currencies most commonly
used by the Group are USD and VND. As
at 31 December 2016, if the USD and VND
had strengthened or weakened by 10%
against Rupaih with all other variables held
constant, profit after tax of the Group would
increase or decrease by Rp 1,897 (2015:
Rp 1,855), arising mainly from foreign
exchange gain or loss translation of
monetary assets and liabilities in foreign
currencies..
Risiko tingkat suku bunga
Interest rate risk
Risiko arus kas tingkat suku bunga
adalah risiko akibat perubahan tingkat
suku bunga pasar yang mempengaruhi
arus kas yang terkait dengan instrumen
keuangan dengan tingkat bunga variabel.
Cash flow interest rate risk is the risk that
changes in market interest rates will have
an impact on cash flows arising from
variable rate financial instruments.
Risiko tingkat suku bunga Grup timbul
dari pinjaman dengan tingkat bunga
mengambang. Risiko tingkat suku bunga
dari kas di bank dan deposito berjangka
tidak signifikan.
The Group’s interest rate risk primarily
arises from its borrowings with floating
rates. The interest rate risk from cash in
banks and time deposits is not significant.
Profil pinjaman Grup:
The Group’s borrowing profile:
2016
Suku bunga mengambang:
- Jatuh tempo dalam satu tahun
- Jatuh tempo lebih dari satu tahun
Suku bunga tetap:
- Jatuh tempo dalam satu tahun
- Jatuh tempo lebih dari satu tahun
Jumlah
284
Financial risk factors (continued)
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
2015
255,000
-
350,000
-
255,000
350,000
37,133
20,475
34,053
56,209
57,608
90,262
312,608
440,262
Floating rate:
Expiring within one year Expiring more than one year -
Fixed rate:
Expiring within one year Expiring more than one year -
Total
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Good Corporate Governance
Laporan Keuangan Konsolidasian
Corporate Social Responsibility
Consolidated Financial Statements
PT ACSET INDONUSA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran 5/62 Schedule
CATATAN ATAS
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2016 DAN 2015
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
NOTES TO
THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DECEMBER 2016 AND 2015
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
33. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)
33. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)
a. Faktor-faktor risiko keuangan (lanjutan)
(1)
(2)
a.
Risiko pasar (lanjutan)
Financial risk factors (continued)
(1) Market risk (continued)
Risiko tingkat suku bunga (lanjutan)
Interest rate risk (continued)
Pada tanggal 31 Desember 2016, apabila
tingkat suku bunga atas pinjaman
meningkat/menurun sebesar 50 poin dan
variabel lain tetap, laba setelah pajak
untuk periode berjalan akan lebih
turun/naik sebesar Rp 1.275 (2015:
Rp 1.750) terutama akibat lebih tinggi/
rendahnya beban bunga pinjaman
dengan tingkat suku bunga mengambang.
As at 31 December 2016, if interest rates on
borrowings at that date had been 50 point
higher/lower with all other variables held
constant, profit after tax for the period
would increase or decrease by Rp 1.275
lower/higher (2015: Rp 1,750), mainly as a
result of higher/lower interest expense of
borrowings with floating interest rates.
Risiko kredit
(2) Credit risk
Grup memiliki risiko kredit yang terutama
berasal dari simpanan di bank, piutang
usaha, piutang non-usaha, piutang
retensi, proyek dalam pelaksanaan dan
tagihan bruto kepada pemberi kerja.
The Group is exposed to credit risk
primarily from deposits in banks, trade
receivables,
non-trade
receivables,
retention
receivables,
project
under
construction and gross contractual amount
due from customers.
Grup mengelola risiko kredit yang terkait
dengan simpanan di bank dengan
memonitor reputasi, peringkat kredit dan
menekan risiko agregat dari masingmasing pihak dalam kontrak.
The Group manages credit risk arising from
its deposits with banks by monitoring
reputation, credit ratings and limiting the
aggregate
risk
to
any
individual
counterparty.
Kualitas kredit dari kas pada bank,
deposito berjangka, piutang usaha,
piutang non-usaha, piutang retensi,
proyek dalam pelaksanaan dan taghan
bruto kepada pemberi kerja baik yang
belum jatuh tempo atau tidak mengalami
penurunan nilai dapat dinilai dengan
mengacu pada peringkat kredit eksternal
(jika tersedia) atau mengacu pada
informasi historis mengenai tingkat gagal
bayar debitur:
The credit quality of cash in bank, time
deposits, trade receivables, non-trade
receivables, retention receivables, project
under construction and gross contractual
amount due from customers that are neither
past due nor impaired can be assessed by
reference to external credit rating (if
available) or to historical information about
counterparty default rates:
(i) Kas pada
berjangka
(i)
bank
dan
deposito
2016
Pefindo
- idAAA
- idAAFitch
- F1+
- A
- F3
Pihak yang tidak
memiliki peringkat
kredit eksternal
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Cash in banks and time deposits
2015
23,604
-
56,583
-
Pefindo
idAAA idAA- -
107,978
3,631
75
90
Fitch
F1+ A F3 -
3,696
3,657
Counter parties without
external credit rating
138,909
60,405
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
285
Ikhtisar Utama
Laporan Manajemen
Main Highlights
Analisa & Pembahasan Manajemen
Profil Perusahaan
Management Report
Management Discussion & Analysis
Company Profile
PT ACSET INDONUSA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran 5/63 Schedule
CATATAN ATAS
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2016 DAN 2015
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
NOTES TO
THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DECEMBER 2016 AND 2015
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
33. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)
a.
Faktor-faktor risiko keuangan (lanjutan)
a.
(2) Risiko kredit (lanjutan)
Financial risk factors (continued)
(2) Credit risk (continued)
(ii) Piutang usaha, piutang non-usaha,
piutang retensi, proyek dalam
pelaksanaan
dan
jumlah
kontraktual tagihan bruto pemberi
kerja
(ii) Trade
receivables,
non-trade
receivables, retention receivables,
project under contruction and gross
contractual amount due from
customers
Semua saldo piutang usaha, piutang
non-usaha, piutang retensi, proyek
dalam pelaksanaan dan jumlah
kontraktual tagihan bruto pemberi
kerja merupakan pelanggan, pihak
berelasi dan karyawan tanpa adanya
kasus gagal bayar di masa terdahulu.
Manajemen
yakin
terhadap
kemampuan untuk mengendalikan
dan menjaga eksposur risiko kredit
pada tingkat yang minimal. Eksposur
maksimum risiko kredit pada tanggal
pelaporan adalah sebagai berikut:
All balances of trade receivables, nontrade
receivables,
retention
receivables, project under construction
and gross contractual amount due
from customers represent customers,
related parties and employees with no
history of default in the past.
Management is confident in its ability
to control and sustain minimal
exposure of credit risk. The maximum
credit risk exposure at the reporting
date is as follows:
2016
Kas pada bank dan
deposito berjangka
Piutang usaha
Piutang non-usaha
Piutang retensi
Proyek dalam
pelaksanaan
Jumlah kontraktual
tagihan bruto kepada
pemberi kerja
60,405
185,544
91,384
54,923
Cash in bank and time deposits
Trade receivables
Non-trade receivables
Retention receivables
368,061
312,301
Project under construction
1,033,685
683,009
Gross contractual amount
due from customers
1,880,483
1,387,566
Pengelolaan risiko likuiditas dilakukan
antara lain dengan memantau profil jatuh
tempo pinjaman dan sumber pendanaan,
serta memastikan tersedianya pendanaan
dari sejumlah fasilitas kredit yang
mengikat, dan kesiapan untuk menjaga
posisi pasar. Grup mempertahankan
kemampuannya
untuk
melakukan
pembiayaan atas pinjaman yang dimiliki
dengan cara mencari berbagai sumber
fasilitas pembiayaan yang mengikat dari
pemberi pinjaman yang handal serta terus
memonitor perkiraan posisi kas dan utang
bruto yang dimiliki Grup dalam jangka
pendek berdasarkan perkiraan arus kas.
Selain itu, dilakukan proyeksi arus kas
jangka panjang untuk membantu Grup
dalam
merencanakan
kebutuhan
pendanaan dalam jangka panjang.
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
2015
138,909
164,669
127,987
47,172
(3) Risiko likuiditas
286
33. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)
(3) Liquidity risk
Prudent liquidity risk management includes
managing the profile of borrowing
maturities and funding sources, maintaining
sufficient cash and marketable securities,
and ensuring the availability of funding from
an adequate amount of committed credit
facilities and the ability to close out market
positions. The Group’s ability to fund its
borrowing requirements is managed by
maintaining diversified funding sources with
adequate committed funding lines from
high quality lenders and by monitoring
rolling short-term forecasts of the Group’s
cash and gross debt on the basis of
expected cash flows. In addition, long-term
cash flows are projected to assist with the
Group’s long-term debt financing plans.
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Good Corporate Governance
Laporan Keuangan Konsolidasian
Corporate Social Responsibility
Consolidated Financial Statements
PT ACSET INDONUSA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran 5/64 Schedule
CATATAN ATAS
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2016 DAN 2015
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
NOTES TO
THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DECEMBER 2016 AND 2015
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
33. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)
a.
Faktor-faktor risiko keuangan (lanjutan)
33. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)
a.
(3) Risiko likuiditas (lanjutan)
Financial risk factors (continued)
(3) Liquidity risk (continued)
Grup memonitor pergerakan perkiraan
kebutuhan likuiditas untuk memastikan
tersedianya kas yang cukup untuk
memenuhi kebutuhan operasional serta
untuk
senantiasa
memelihara
kelonggaran likuiditas Grup, sehingga
Grup tidak melampaui batas pinjaman
atau perjanjian untuk setiap fasilitas
pinjaman yang diperoleh.
The Group monitors rolling forecasts of the
liquidity requirements to ensure it has
sufficient cash to meet operational needs
while maintaining sufficient headroom on its
undrawn committed borrowing facilities at
all times so that the Group does not breach
borrowing limits or covenants on any of its
borrowing facilities.
Tabel di bawah ini menganalisis liabilitas
yang dikelompokkan berdasarkan periode
yang tersisa pada tanggal pelaporan
sampai dengan tanggal jatuh tempo
kontraktual:
The table below analyses the Group’s
financial liabilities into relevant maturity
groupings based on the remaining period at
the reporting date to the contractual
maturity dates:
2016
Kurang dari
1 tahun/
Less than
1 year
Liabilitas keuangan/
Financial liabilities
Utang usaha/Trade payables
Utang non-usaha/Non-trade
payables
Akrual/Accruals
Utang bank/Bank loans
Liabilitas sewa pembiayaan/
Finance lease liabilities
Pinjaman lain-lain/
Other borrowings
Jumlah liabilitias keuangan/
Total financial liabilities
1-3 tahun/
1-3 years
Lebih dari 5
tahun/More
than 5 years
4-5 tahun/
4-5 years
Jumlah/Total
319,222
-
-
-
319,222
27,443
34,507
255,509
-
-
-
27,443
34,507
255,509
1,485
154
-
-
1,639
39,983
20,884
-
-
60,867
678,149
21,038
-
-
699,187
2015
Kurang dari
1 tahun/
Less than
1 year
Liabilitas keuangan/
Financial liabilities
Utang usaha/Trade payables
Utang non-usaha/Non-trade
payables
Akrual/Accruals
Utang pemegang saham/
Due to shareholders
Liabilitas sewa pembiayaan/
Finance lease liabilities
Pinjaman lain-lain/
Other borrowings
Jumlah liabilitias keuangan/
Total financial liabilities
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
1-3 tahun/
1-3 years
Lebih dari 5
tahun/More
than 5 years
4-5 tahun/
4-5 years
Jumlah/Total
337,042
-
-
-
337,042
36,689
8,951
-
-
-
36,689
8,951
384,475
-
-
-
384,475
109
69
-
-
178
41,693
61,136
-
-
102,829
808,959
61,205
-
-
870,164
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
287
Ikhtisar Utama
Main Highlights
Laporan Manajemen
Management Report
Analisa & Pembahasan Manajemen
Profil Perusahaan
Management Discussion & Analysis
Company Profile
PT ACSET INDONUSA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran 5/65 Schedule
CATATAN ATAS
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2016 DAN 2015
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
NOTES TO
THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DECEMBER 2016 AND 2015
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
33. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)
b. Manajemen permodalan
b. Capital management
Tujuan Grup dalam mengelola permodalan
adalah untuk mempertahankan kelangsungan
usaha Grup guna memberikan imbal hasil
kepada pemegang saham dan manfaat
kepada pemangku kepentingan lainnya serta
menjaga stuktur modal yang optimal untuk
mengurangi biaya modal.
The Group’s objectives when managing capital
are to safeguard the Group’s ability to continue
as a going concern in order to provide returns for
shareholders and benefits for other stakeholders
and to maintain an optimal capital structure to
reduce the cost of capital.
Grup secara aktif dan rutin menelaah dan
mengelola
struktur
permodalan
untuk
memastikan struktur modal dan hasil
pengembalian ke pemegang saham yang
optimal,
dengan
mempertimbangkan
kebutuhan modal masa depan dan efisiensi
modal Grup, profitabilitas masa sekarang dan
yang akan datang, proyeksi arus kas operasi,
proyeksi pengeluaran barang modal dan
proyeksi peluang investasi yang strategis.
Untuk mempertahankan atau menyesuaikan
struktur modal, Grup menyesuaikan jumlah
dividen yang dibayar kepada pemegang
saham, menerbitkan saham baru atau menjual
aset untuk mengurangi utang.
The Group actively and regularly reviews and
manages its capital structure to ensure optimal
capital structure and shareholder returns, taking
into consideration the future capital requirements
and capital efficiency of the Group, prevailing and
projected profitability, projected operating cash
flows, projected capital expenditures and
projected strategic investment opportunities. In
order to maintain or adjust the capital structure,
the Group may adjust the amount of dividends
paid to shareholders, issue new shares or sell
assets to reduce debt.
Grup memonitor permodalan berdasarkan
rasio gearing konsolidasian dan rasio laba
yang
disesuaikan
terhadap
bunga
konsolidasian. Rasio gearing dihitung dengan
membagi pinjaman bersih dengan jumlah
modal. Pinjaman bersih dihitung dari jumlah
pinjaman (termasuk pinjaman jangka pendek
dan jangka panjang yang disajikan pada
laporan posisi keuangan konsolidasian)
dikurangi kas dan setara kas. Jumlah modal
dihitung dari “ekuitas” seperti yang ada pada
laporan
posisi
keuangan
konsolidasian
ditambah pinjaman bersih.
The Group monitors capital on the basis of the
Group’s consolidated gearing ratio and
consolidated interest cover. The gearing ratio is
calculated as net borrowings divided by total
capital. Net borrowings is calculated as total
borrowings (including current and non-current
borrowings as shown in the consolidated
statement of financial position) less cash and
cash equivalents. Total capital is calculated as
“equity” as shown in the consolidated statement
of financial position plus net borrowings.
Rasio pada tanggal 31 Desember 2016 dan
2015 adalah sebagai berikut:
The ratios as at 31 December 2016 and 2015 are
as follows:
2016
Jumlah pinjaman
Dikurangi:
Kas dan setara kas
288
33. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)
312,608
(139,215)
2015
440,262
(60,671)
Total borrowings
Less:
Cash and cash equivalents
Pinjaman bersih
Jumlah ekuitas
173,393
1,301,225
379,591
664,859
Net borrowings
Total equity
Jumlah modal
1,474,618
1,044,450
Total capital
Rasio gearing
11.76%
36.34%
Gearing ratio
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Good Corporate Governance
Laporan Keuangan Konsolidasian
Corporate Social Responsibility
Consolidated Financial Statements
PT ACSET INDONUSA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran 5/66 Schedule
CATATAN ATAS
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2016 DAN 2015
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
NOTES TO
THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DECEMBER 2016 AND 2015
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
33. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)
33. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)
c. Nilai wajar instrumen keuangan
c.
As at 31 December 2016 and 2015, fair value of
financial assets and liabilities approximate their
carrying amount as the impact of discounting is
not significant.
Pada 31 Desember 2016 dan 2015, nilai wajar
asset dan liabilitas keuangan mendekati nilai
tercatatnya, karena dampak dari diskonto tidak
signifikan.
34. INFORMASI SEGMEN
Fair value of financial instruments
34. SEGMENT INFORMATION
Dewan direksi adalah pengambil keputusan operasi
utama Grup.
The Board of Directors is the Group's chief operating
decision-maker.
Manajemen memonitor hasil operasi segmen bisnis
untuk tujuan pengambilan keputusan tentang alokasi
sumber daya dan penilaian kinerja. Kinerja segmen
dinilai berdasarkan laba atau rugi operasi yang
diukur dengan cara yang konsisten dengan laba atau
rugi usaha dalam laporan keuangan konsolidasian.
Management monitors the operating results of its
business segments for the purpose of decision making
about
resource
allocation and
performance
assessment. Segment performance is evaluated
based on operating profit or loss and is measured
consistently with the operating profit or loss in the
consolidated financial statements.
a. Aktivitas
a. Activity
Bisnis utama Grup dibagi menjadi tiga segmen,
yaitu konstruksi, penunjang jasa konstruksi dan
perdagangan.
The Group’s main business is divided into three
segments which are construction, construction
support services and trading.
Informasi segmen yang diberikan kepada
pengambil keputusan operasional utama untuk
setiap segmen dilaporkan pada tanggal dan
untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember
2016 dan 2015 adalah sebagai berikut:
The segment information provided to the chief
operating decision-maker for the reportable
segments as at and for the year ended
31 December 2016 and 2015 is as follows:
Jasa konstruksi/
Construction
services
Pendapatan usaha
Beban pokok pendapatan
1,745,780
(1,465,704)
Laba usaha segmen
280,076
Bagian atas rugi bersih
entitas asosiasi - bersih
2,487
Beban usaha
Lain-lain - bersih
Pendapatan keuangan
Biaya keuangan
Beban pajak final
Beban pajak penghasilan
Rugi/(laba) tahun berjalan
yang dapat diatribusikan
kepada kepentingan
non-pengendali
(90,850)
(7,597)
14,463
(67,567)
(54,497)
-
-
Laba tahun berjalan yang
dapat diatribusikan
kepada pemilik
entitas induk
Aset dan liabilitas
Aset segmen
2016
Penunjang jasa
konstruksi/
Construction
support services
Perdagangan/
Trading
Total/
Total
65,494
(60,074)
33,618
(28,334)
5,420
5,284
(3,902)
36
717
(563)
(2,632)
-
982
(2,791)
261
38
(286)
(586)
(208)
Eliminasi/
Elimination
1,844,892
(1,554,112)
290,780
Konsolidasi/
Consolidation
(50,890)
39,749
(11,141)
1,794,002
(1,514,363)
279,639
774
Segment results
Equity in net earnings of
associated
company - net
Operating
expenses
Others - net
Finance income
Finance costs
Final tax expenses
Income tax expense
Loss/(profit) for the
year attributable
to non-controlling
interest
Income for the year
attributable to
owners of the
parent entity
2,487
904
3,391
(97,543)
(7,300)
15,218
(68,416)
(57,129)
(586)
148
133
-
(97,543)
(7,152)
15,218
(68,283)
(57,129)
(586)
774
-
76,515
58
1,712
78,285
(9,956)
68,329
2,600,446
127,146
19,647
2,747,239
(264,166)
2,483,073
Investasi pada entitas
asosiasi dan pengendalian
bersama entitas
-
Revenues
Cost of revenue
20,098
-
-
20,098
Total aset
2,620,544
127,146
19,647
2,767,337
(264,166)
2,503,171
Total assets
Liabilitas segmen
1,372,336
70,890
8,576
1,451,802
(249,856)
1,201,946
Segment liabilities
Pengeluaran modal
(114,346)
(43,309)
(248)
(157,903)
34,401
Beban penyusutan
(56,314)
(4,906)
(101)
(61,321)
363
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
20,098
Assets and liabilities
Segment assets
Investment in
associate and
controlled
jointly entity
(123,502)
Capital expenditure
(60,958) Depreciation expenses
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Annual Report
289
Ikhtisar Utama
Laporan Manajemen
Main Highlights
Analisa & Pembahasan Manajemen
Profil Perusahaan
Management Report
Management Discussion & Analysis
Company Profile
PT ACSET INDONUSA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
Lampiran 5/67 Schedule
CATATAN ATAS
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 DESEMBER 2016 DAN 2015
(Dinyatakan dalam jutaan Rupiah,
kecuali dinyatakan lain)
NOTES TO
THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
31 DECEMBER 2016 AND 2015
(Expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated)
34. INFORMASI SEGMEN (lanjutan)
34. SEGMENT INFORMATION (continued)
a. Aktivitas (lanjutan)
a. Activity (continued)
Jasa konstruksi/
Construction
services
Pendapatan usaha
Beban pokok pendapatan
1,291,588
(1,086,464)
Laba usaha segmen
Bagian atas rugi bersih
entitas asosiasi - bersih
Beban usaha
Lain-lain - bersih
Pendapatan keuangan
Biaya keuangan
Beban pajak final
Beban pajak penghasilan
Laba tahun berjalan yang
dapat diatribusikan
kepada kepentingan
non-pengendali
Laba tahun berjalan yang
dapat diatribusikan
kepada pemilik
entitas induk
Aset dan liabilitas
Aset segmen
Investasi pada entitas
asosiasi dan pengendalian
bersama entitas
b.
205,124
(96)
(83,818)
6,540
2,138
(52,238)
(38,617)
-
-
2015
Penunjang jasa
konstruksi/
Construction
support services
Perdagangan/
Trading
71,605
(61,621)
52,805
(45,656)
9,984
7,149
(5,966)
8
(27)
(2,864)
-
222,257
-
-
Eliminasi/
Elimination
1,415,998
(1,193,741)
(96)
(3,674)
(2,540)
21
(66)
(310)
(93,458)
4,000
2,167
(52,331)
(41,481)
(310)
-
-
39,033
1,135
580
40,748
2,011,090
41,741
23,928
2,076,759
Konsolidasi/
Consolidation
(59,130)
61,247
2,117
1,356,868
(1,132,494)
224,374
(643)
-
(739)
(93,458)
4,000
2,167
(52,331)
(41,481)
(310)
(304)
1,170
(304)
41,918
(152,641)
-
1,924,118
Segment results
Equity in net earnings of
associated
company - net
Operating
expenses
Others - net
Finance income
Finance costs
Final tax expenses
Income tax expense
Profit for the
year attributable
to non-controlling
interest
Income for the year
attributable to
owners of the
parent entity
Assets and liabilities
Segment assets
Investment in
associate and
controlled
jointly entity
5,380
-
-
5,380
2,016,470
41,741
23,928
2,082,139
(152,641)
1,929,498
Total assets
Liabilitas segmen
1,361,295
36,261
14,800
1,412,356
(147,717)
1,264,639
Segment liabilities
Pengeluaran modal
(120,155)
(2,260)
(22)
(122,437)
2,974
Beban penyusutan
(48,063)
(1,734)
(109)
(49,906)
-
Segmen geografis
b.
Segmen total aset
Indonesia
Luar negeri
Segmen total liabilitas
Indonesia
Luar negeri
PT Acset Indonusa Tbk | 2016 Laporan Tahunan
(119,463)
Capital expenditure
(49,906) Depreciation expenses
Geographical segments
The Group’s geographical segments are classified
based on geographical location. Operating
segments based on the geographical location are
as follows:
2016
2015
2,499,350
3,821
1,925,615
3,883
2,503,171
1,929,498
1,201,856
90
1,264,548
91
1,201,946
1,264,639
Grup berdomisili di Indonesia dengan tidak
ada aktivitas signifikan di luar negeri sehingga
tidak ada pendapatan dan pengeluaran modal
dari aktivitas luar negeri.
5,380
Revenues
Cost of revenue
Total aset
Segmen
geografis
Grup
dikelompokkan
berdasarkan lokasi geografis. Segmen operasi
berdasarkan lokasi geografis adalah sebagai
berikut:
290
Total/
Total
Segment total assets
Indonesia
Overseas
Segment total liabilities
Indonesia
Overseas
The Group is domiciled in Indonesia with
dormant activities overseas, therefore there is
no revenue and capital expenditure from
overseas activities.
ELEVATING GROWTH TO THE NEXT LEVEL
Laporan Tahunan
Annual Report
2016
PT ACSET INDONUSA Tbk
Ascet Building
Jl. Majapahit No. 26 Petojo Selatan, Gambir,
Jakarta 10160
: +62-21-3511961
: +62-21-3441413
: www.acset.co
: [email protected]
Download