Perancangan Basis Data Yang Terintegrasi Melalui Jaringan

advertisement
Perancangan Basis Data Yang Terintegrasi
Melalui Jaringan Komputer
Dhemil Hikmi
Universitas Bina Nusantara, Jl. K. H. Syahdan No. 9 Kemanggisan/Palmerah
Jakarta Barat 11480
Phone : 081280809338
Email : [email protected]
ABSTRAK
Tujuan penelitian adalah untuk merancang basis data penjualan, pembelian, dan
persediaan di CV. Kurnia Agung yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan dengan maksud
untuk mempermudah pengelolaan data dan meningkatkan kinerja perusahaan. Metodologi
penelitian yang digunakan adalah studi pustaka, pencarian data yang dibutuhkan melalui
wawancara, observasi, dan memeriksa dokumentasi, serta metode perancangan basis data yang
meliputi, perancangan konseptual, logikal, dan fisikal. Hasil yang dicapai dari penelitian adalah
terbentuknya sistem basis data dan rancangan aplikasi yang dapat membantu perusahaan untuk
meningkatkan kinerja dikarenakan data – data yang di simpan dapat dijamin keakuratannya,
keteraturannya, dan keamanannya. Simpulan dari penelitian ini adalah dengan menggunakan
sistem basis data dapat mempermudah perusahaan dalam memperoleh data yang diinginkan
secara cepat dan akurat.
Kata Kunci : perancangan, basis data, penjualan, pembelian, persediaan
ABSTRACT
The research objective is to design a data base of sales, purchasing, and inventory in
CV. Great gift appropriate to the needs of companies in order to simplify data management and
improve performance of the company. The research methodology used is literature, search the
required data through interviews, observation, and check the documentation, as well as methods
which include database design, conceptual design, logical, and physical. Results were achieved
from this research is the establishment of a data base system and the design of applications that
can help companies to improve performance because the data - data that is stored can be
guaranteed of accuracy, regularity, and safety. The conclusions of this study is by using
database system could help companies obtain the desired data quickly and accurately.
Keywords : design, database, sales, purchasing, inventory
1
PENDAHULUAN
Teknologi informasi telah berkembang dengan sangat pesat. Salah satu bidang
yang semakin sering menggunakan teknologi informasi adalah bidang bisnis. Teknologi
informasi dijadikan sebagai salah satu alat untuk bersaing dalam bidang ini. Perusahaan
yang dapat menerapkan teknologi informasi dengan efektif dan efisien menjadi lebih
unggul dibandingkan dengan perusahaan yang belum dapat memanfaatkan teknologi
informasi dengan baik.
Dengan memanfaatkan teknologi informasi, perusahaan dapat menjalankan
proses bisnisnya dengan lebih cepat dan dapat memperoleh serta mengolah data dengan
lebih mudah. Data yang ada akan disimpan dalam sebuah basis data yang dapat
memudahkan perusahaan untuk menggunakan kembali data dan informasi yang dimiliki
untuk kemajuan perusahaan. Perusahaan akan mengakses basis data ini melalui sebuah
aplikasi yang mudah digunakan oleh user.
Dalam kasus ini, CV. Kurnia Agung yang bergerak dalam bidang penjualan alat
tulis kantor dan buku yang belum mengoptimalkan aplikasi komputerisasinya dalam
menyelenggarakan fungsi-fungsi bisnisnya, dan masih menggunakan basis data yang
belum terintegrasi dengan bagian lainnya. Perusahaan ini telah berdiri dari tahun 1996
yang berkantor di Bandung. Saat Ini CV. Kurnia Agung mempunya outlet di Bandung,
Bogor, dan Surabaya.
Adapun Tujuan dari penulisan skripsi ini adalah :
1. Melakukan analisis terhadap proses bisnis penjualan, pembelian, dan persediaan
pada CV. Kurnia Agung yang sedang berjalan guna mengetahui permasalahan
yang terjadi serta dapat mendapatkan pemecahannya.
2. Merancang basis data yang dapat digunakan sebagai sumber data dan untuk
mengolah data menjadi informasi yang berhubungan dengan penjualan,
pembelian, dan persediaan pada CV. Kurnia Agung
Usulan pemecahan masalah yang terbaik pada saat ini adalah :
1. Membuat basis data yang saling terintegrasi dengan baik untuk menggantikan
sistem lama.
2. Membuat basis data yang saling terintegrasi dengan bagian lainnya untuk
mengurangi terjadinya adanya duplikasi data.
3. Meningkatkan keamanan dengan cara mengatur hak pengguna agar bisa
membatasi penggunaan data.
2
Kajian Pustaka
Dibawah ini merupakan beberapa contoh penelitian yang pernah dibahas pada penelitian
sebelumnya dengan topik yang sama.
1. Skripsi yang membahas perancangan basis data yang berbasiskan web
Judul
:Analisis dan Perancangan Aplikasi Basis Data Penjualan,
Pembelian, dan Stok Barang Berbasis Web Pada PT. VGA Scale
Indonesia
Penulis : Denny Harun, Simran Deep Singh, Yohan Cesar Hariyanto
Isi
:Studi ini membahas tentang cara menganalisa dan merancang sebuah
aplikasi basis data berbasis web yang terintegrasi dengan baik untuk
mempermudah pengelola dalam mendapatkan informasi yang
diinginkan dengan melihat laporan, mempermudah pengimputan dan
pengeditan data, serta mendapatkan data historis yang
terkomputerisasi. Kesimpulan yang diperoleh adalah sistem basis
data berbasis web yang terintegrasi dengan baik yang dapat
meningkatkan efisiensi pengolahan data, mulai dari penyimpanan,
pengupdate-an data dan penghapusan data yang berhubungan dengan
operasional kerja. Perancangan basis dara yang terkomputerisasi juga
dapat menghasilkan informasi yang cepat dan akurat serta
meminimalisasi data yang redundan.
2. Jurnal yang membahas sistem basis data penjualan, pembelian, dan persediaan
bahan baku
Judul
:Analisis Dan Perancangan Sistem Basis Data Penjualan, Pembelian,
Dan Persediaan Bahan Baku Pada CV Cipta Selaras Plastik
Penulis :Doddy Koeswandy, Gandi Sutejo, Lius Hendra, Fanny Riyanti
Wiroso
Isi
: suatu sistem basis data yang mengintegrasikan data-data yang
berhubungan dengan transaksi penjualan, pembelian, dan
persediaan bahan baku. Prosedur yang harus dilakukan adalah user
harus meng-input data baru setiap kali ada transaksi yang terjadi
sehingga tidak terjadi perbedaan antara kenyataan sebenarnya
dengan data yang ada pada basis data. Selain itu juga
dihasilkannya suatu basis data yang memiliki sekuriti yang cukup
baik karena basis data hanya dapat diakses oleh program aplikasi
yang dibuat dan basis data hanya dapat diakses oleh user sesuai
dengan wewenangnya. Simpulan yang dapat diambil adalah
bahwa dengan adanya sistem basis data yang dibuat ini maka
dapat membantu dalam hal pengorganisasian data, khususnya
yang terkait dalam hal penjualan, pembelian, dan persediaan
bahan baku.
3
METODE PENELITIAN
Metodologi yang digunakan di dalam penelitian ini adalah menggunakan
Metode Fact-Finding dan Perancangan. Adapun metodologi tersebut mengacu pada
pendekatan Connolly and Begg (2010), yang tahapan-tahapannya sebagai berikut :
1. Memeriksa dokumentasi dan formulir
Memahami terhadap jalanya sistem akan cepat diperolah dengan memeriksa
dokumen-dokumen, formulir, laporan, dan file yang berhubungan dengan sistem
yang berjalanan.
2. Wawancara
Bertujuan untuk mengumpulkan fakta-fakta, memeriksa kebenaran fakta yang
ada mengklarifikasinya, membangkitkan semangat, melibatkan pengguna akhir,
mengindetifikasi kebutuhan-kebutuhan, dan pengumpulan ide-ide dan pendapat
3. Mengamati Operasional Perusahaan
Memungkinkan untuk ikut serta atau mengamati seseorang dalam melakukan
kegiatan untuk memahami kegiatan. Salah satu factor pengamatan dapat berhasil
adalah dengan mencari informasi sebanyak mungkin tentang aktivasi tersebut.
4. Penelitian
Jurnal komputer, buku – buku refrensi, dan internet merupakan sumber
informasi yang baik yang menyediakan bagaimana orang lain memecahkan
masalah yang serupa
5. Kuesioner
Adalah suatu dokumen dengan tujuan khusus yang memungkinkan fakta – fakta
dikumpulkan dari banyak orang sambil menjaga control terhadap tanggapan
yang diberikan
4
HASIL DAN BAHASAN
•
Perancangan
Perancangan dilakukan dengan beberapa proses yang ada pada siklus hidup aplikasi
basis data, yang dikenal dengan istilah Database Application Life Cycle. Adapun langkahlangkah di dalam perancangan adalah sebagai berikut :
Gambar 1 Siklus Hidup Pengembangan Sistem Basis Data
(Connolly dan Begg, 2010, p314)
1)
2)
3)
4)
5)
6)
Database Planning
Peneliti merencanakan bagaimana basis data akan dibuat.
System Definition
Peneliti mendefinisikan ruang lingkup dan batasan sistem yang ada pada tempat
penelitian.
Requirement Collection and Analysis
Peneliti mengumpulkan dan menganalisis kebutuhan untuk sistem basis data yang baru.
Conceptual Database Design
Peneliti melakukan perancangan basis data konseptual yaitu dengan menentukan
entitas-entitas dari objek-objek yang ada.
DBMS Selection
Peneliti melakukan pemilihan tempat penyimpanan yang tepat untuk membuat,
mengolah, dan mengadministrasikan basis data.
Logical Database Design
Peneliti melakukan penterjemahan basis data konseptual menjadi struktur logikal untuk
membangun suatu model informasi yang dibutuhkan oleh perusahaan.
5
7)
Physical Database Design
Peneliti melakukan penterjemahan struktur logikal untuk dimuat ke target DBMS yang
sudah ditentukan, lalu menentukan roles, user views, dan security mechanism.
Application Design
Peneliti melakukan perancangan aplikasi dengan merancang rancangan layar sesuai
dengan struktur tabel yang telah dirancang.
Prototyping
Peneliti menentukan proses kinerja sistem dan fungsi-fungsi dari rancangan layar
aplikasi yang sudah dibuat.
Implementation
Peneliti membangun aplikasi yang sudah dirancang dan menghubungkan dengan basis
data yang ada.
Data Conversion and Loading
Peneliti melakukan konversi terhadap data-data yang ada agar tercipta penyeragaman
terhadap format-format dan jenis data yang ada. Setelah melakukan konversi, peneliti
juga melakukan pemuatan data-data ke dalam basis data.
Testing
Peneliti melakukan pengujian terhadap sistem yang sudah dibangun guna mengetahui
apakah telah memenuhi kebutuhan persyaratan bagi penggunanya.
Operational & Maintenance
Ketika sistem basis data diimplementasikan sepenuhnya, maka nantinya dilakukan
pengawasan dan pemeliharan sehingga basis data sesuai dan memenuhi tingkatan siklus
hidup.
8)
9)
10)
11)
12)
13)
•
DBMS Terdistribusi (Distributed DBMS)
1.
Basisi Data Terdistribusi (Distributed Database)
Basis terdistribusi adalah sebuah koleksi logis yang saling
terkaitan dari penyebaran data (dan sebuah deskripsi dari data ini),
fisiknya didistribusikan melalui jaringan komputer.
2.
DBMS Terdistribusi
DBMS terdistribusi adalah sistem perangkat lunak yang
memungkinkan manajemen dari pendistirbusian basisi data dan membuat
ditribusinya transparan ke pengguna.
3.
Proses Terdistribusi
Proses distribusi adalah sebuah basis data terpusat yang dapat
diakses melalui jaringan komputer.
4.
Parallel DBMS
Paralel DBMS adalah sebuah DBMS yang berjalan melalui
proses ganda dan piringan yang didesain untuk melakukan operasi
dengan parallel, memungkinkan kapan saja, yang bertujuan untuk
meningkatkan performa.
6
Dalam melakukan proses perancangan tersebut maka menghasilkan berupa rancangan
basis data yang dipresentasikan melalui ERD Global Data Model berikut ini :
Gambar 2 ERD Hasil Rancangan
7
Simpulan
Sesuai dengan hasil Perancangan sistem basis data pada CV. Kurnia Agung seperti
telah diuraikan pada bab - bab sebelumnya, maka dapat diambil kesimpulan sebagai
berikut :
1. Basis data yang dirancang telah dilakukan normalisasi agar datanya lebih ringan,
mengecek indeks untuk meningkatkan performa sistem, mengestimasi kebutuhan
ruang penyimpanan untuk mengestimasi jumlah ruang penyimpanan yang
dibutuhkan oleh basis data, dan membuat desain aplikasi yang akan digunakan oleh
pengguna.
2. Perancangan konseptual, logikal, fisikal dalam perancangan sebuah basis data
adalah hal yang tidak dapat dipisahkan, tiap tahap mempunyai fugsi dalam
perancangan basis data.
Saran
Saran-saran yang diberikan untuk pengembangan CV. Kurnia Agung selanjutnya
terhadap basis data yang telah dirancang.
1. Memperluas ruang lingkup database, tidak hanya pada bagian penjualan, pembelian,
dan pergudangan tetapi juga pada bagian hrd, financial, dan lain-lain agar dapat
meningkatkan kinerja perusahaan didalam pengembangan perusahaan.
2. Mengembangkan aplikasi lanjutan dari basis data yaitu datawarehouse untuk tingkat
kebutuhan perusahaan yang terus meninggkat sejalan dengan perkembangan proses
bisnis dan perkembangan pertumbuhan perusahaan.
8
Daftar Pustaka
Connolly T., Begg C. (2010). Database System: A Practical Approach in Design,
Implementation, and Management, 5th edition. Addison Wesley, Longman Inc.,
USA.
Hollander, Anita Sawyer, Eric L. Denna, and J. Owen Cherrington. (2000). Accounting,
Information Technology and Business Sollutions. 2nd ed. Mc Graw-Hill, New
York.
James A. O’Brien. (2004). Management Information System, Internation Edition
McGraw Hill, New York
Kadir, Abdul. (2009). Dasar Perancangan & Implementasi Database Relasional. Edisi
ke-1. Andi, Yogyakarta
Kolter And Lane. (2007). Manajemen pemasaran, Edisi 12, Jilid 1. PT. Indeks, Jakarta
Mulyadi. (2006). Sistem Akuntansi, Edisi ke-3. Salemba Empat, Jakarta.
O’Brien, James A. (2006). Pengantar Sistem Informasi, edisi ke-12. Salemba Empat,
Jakarta.
Yayat M. Herujito. (2006). Dasar2 manajemen cetakan ketiga, PT. Gramedia, Jakarta
9
Download