PDM Ver2 2010.10(インドネシア語)

advertisement
ANNEX 2. Matriks Desain Proyek (Project Design Matrix ) 2
Nama Proyek : Penguatan Manajemen Pendidikan Berbasis Regional di Maluku
Durasi Proyek : Dec 2008 - Nov 2011 (3 tahun)
Kelompok Sasaran : 82 SLTP (SMP/MTs di Pulau Ambon ( 5 Kecamatan di Kota Ambon, dan 3 Kecamatan di Kabupaten Maluku Tengah ))
Version 2
Alat Verifikasi
Indikator
Ringkasan Narasi
Asumsi Penting
Tujuan Umum
Manajemen pendidikan berbasis regional untuk Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama
(SMP, MTs) dibentuk pada periode paska-konflik di Pulau Ambon.
1 Keharmonisan antar murid yang berasal dari berbagai kelompok agama meningkat di
SLTP sasaran.
2 Kualitas pendidikan yang diamati lewat kompetensi murid dan kapasitas mengajar guru
meningkat dengan adanya kolaborasi antara administrasi pendidikan setempat, sekolah
dan masyarakat di daerah sasaran.
FGD, wawancara, dokument dan laporan Kota Ambon dan
Kab. Malteng
Dokumen dan laporan Kota Ambon dan Kab. Malteng tentang
pendidikan SLTP di Pulau Ambon
sama dengan di
bawah
1 Jumlah guru dan anggota masyarakat yang mengerti isi dari RPS di SLTP (SMP, MTs)
sasaran meningkat
Hasil FGD dan Survei Akhir, dokumen dan laporan
pelaksanaan proyek dan wawancara dengan staf proyek dan
counterpart
Kondisi Politik Pulau
Ambon tidak
memburuk
2 Dukungan teknis dan keuangan dari Pemerintah (Dinas Pendidikan) untuk implementasi
MBS/POB meningkat
Hasil FGD dan Survei Akhir, dokumen dan laporan
pelaksanaan proyek dan wawancara dengan staf proyek dan
counterpart
sama dengan di
bawah
3
Partisipasi dan kolaborasi dari masyarakat dalam perencanaan dan implementasi
MBS/POB di sekolah target meningkat
Hasil FGD dan Survei Akhir, dokumen dan laporan
pelaksanaan proyek dan wawancara dengan staf proyek dan
counterpart
1-1 Draft Panduan Pelaksanaan untuk pengoperasian MBS/POB dikembangkan dan
dimodifikasi melalui proses partisipatif
1-2 Peran dan fungsi staff terkait dari Dinas Pendidikan Kota Ambon dalam implementasi
MBS/POB dijelaskan dengan baik dalam panduan MBS/POB
1-3 Versi terakhir dari Panduan MBS/POB dirampungkan pada Juli 2011
Dokumen dan laporan implementasi proyek, dan wawancara
dengan staf proyek dan counterpart, FGD dan Survei Akhir
Wawancara dengan staf proyek dan counterpart, dokumen
proyek
Isi Panduan Pelaksanaan
1-4 Panduan MBS/POB secara resmi diadopsi di Kota Ambon
Panduan Pelaksanaan
Tujuan Proyek
Manajemen sekolah yang partisipatif dan tranparan yang merespon kebutuhan
pendidikan lokal (POB) dikonsolidasikan melalui kolaborasi antara administrasi
pendidikan setempat, sekolah dan masyarakat pada pendidikan menengah pertama
di daerah sasaran.
Output
1
2
Panduan Pelaksanaan untuk operasional MBS/POB tingkat pendidikan menengah
pertama dikembangkan dan dikonsolidasikan.
Kemampuan teknis dan manajemen administrasi pendidikan setempat ditingkatkan 2-1 Budget yang dibutuhkan untuk implementasi MBS/POB disediakan dalam APBD
melalui pelatihan dan On the Job Training (OJT) untuk memfasilitasi pelaksanaan
MBS/POB yang responsif terhadap kebutuhan pendidikan.
Dokumen dan laporan untuk implementasi proyek, dokumen
kota Ambon dan wawancara dengan staf proyek dan
counterpart
2-2 Stuktur, mekanisme dan perlengkapan institusional untuk memfasilitasi MBS/POB
dikembangkan dan diperkenalkan penggunaannya oleh Dinas Pendidikan Kota (termasuk
pengumpulan informasi, analisa dan mekanisme tindak lanjut yang efektif)
3
2-3 Jumlah staf terkait (anggota TIK dan staff terkait) dari Dinas Pendidikan Kota yang
memahami peran dan fungsinya terkait implementasi dan fasilitasi MBS/POB, meningkat
Dokumen dan laporan implementasi proyek, dan wawancara
dengan staf proyek dan counterpart, FGD dan Survei Akhir
2-4 Staff terkait dari Dinas Pendidikan Kota mampu memberikan orientasi yang jelas (dalam
bentuk pelatihan maupun konsultasi langsung di sekolah/kecamatan) kepada sekolah
target dan stakeholder kecamatan
2-5 Staf terkait di Kabupaten Maluku Tengah memperoleh pengetahuan untuk implementasi
MBS/POB
Dokumen dan laporan untuk implementasi proyek, dokumen
kota Ambon dan wawancara dengan staf proyek dan
counterpart
Pendekatan-pendekatan utama (partisipasi, tranparansi, dan akuntabilitas ) terhadap 3-1 Stakeholders utama ( kepsek, bendahara, komite sekolah dll. (mendapatkan
pengetahuan tentag MBS/POB dan pendekatan utamanya lewat pelatihan
MBS/POB dilaksanakan pada SLTP (SMP, MTs) sasaran.
3-2 Paling Tidak 90% dari sekolah dan kecamatan target membentuk Tim Sekolah dan TP2K
4
RPS yang merefleksikan secara baik nilai-nilai POB dikembangkan oleh sekolahsekolah target
4-1 Aktivitas untuk mempromosikan nilai-nilai POB diintegrasikan dalam RPS dari paling
tidak 60%dari sekolah target
Dana BOS APBN dan
APBD untuk SLTP
sasaran di kota
Ambon tidak menurun
tiba - tiba
Dokumen dan laporan untuk implementasi proyek, dokumen
kota Ambon dan wawancara dengan staf proyek dan
counterpart
Staf DIKOR dan
pengawas tetap
bekerja di Kab.
Malteng
FGD/Wawancara stakeholders utama, survei kuesioner,
laporan dan dokumen pelaksanaan proyek
Dana BOS APBN dan
APBD untuk SLTP
sasaran di Kab Mal
Teng tidak menurun
tiba - tiba
RPS, FGD/wawancara stakeholders utama, Survei
Akhir,dokumen dan laporan implementasi proyek
3-3 Proses pengembangan rencana dan implementasinya di sekolah dan kecamatan target
difasilitasi olehtim-tim sekolah (dan TP2K di kota Ambon)
3-4 Anggaran sekolah SLTP sasaran dikelola dan dilaporkan dengan lebih baik oleh Tim
Sekolah (dan TP2K di kota Ambon)
Staf DIKOR dan
pengawas tetap
bekerja di Kota
Ambon
RPS dan laporan keuangan, FGD/wawancarastakeholders
utama, Survei kuesioner, dokumen dan laporan pelaksanaan
proyek
Kegiatan
Inputs
A1-1
Menganalisa panduan - panduan, format - format dan alat bantu yang digunakan
dalam memfasilitasi MBS pada SLTP (SMP, MTs).
A1-2
Mengembangkan draft Panduan Pelaksanaan untuk MBS/POB oleh DIKOR di Kota
Ambon ( termasuk Prosedur Operasional Standar dan alat bantu seperti standarisasi
format untuk monitoring MBS/POB dan Rencana Pengembangan Sekolah bagi tiap
stakeholders).
Kantor : Ruangan kerja di Pemerintah Kota Ambon
[Sisi Pemerintah Jepang ]
Penempatan Tenaga Ahli : Satu orang ahli jangka panjang
untuk Manejer/Proyek / Administrasi pendidikan, dan sejumlah
tenaga ahli jangka pendek (orang Jepang dan Lokal ) untuk
metode pembelajaran, MBS, dll.
A1-3
Memfasilitasi pelaksanaan MBS/POB berdasarkan pada draft Panduan Pelaksanaan
dalam tahun pelajaran 2009/2010.
Anggaran Tahunan Kota Ambon (APBD) untukBlock Grant sekolah
Pelatihan - pelatihan dalam negeri
A1-4
Melaksanakan pertemuan peninjauan kembali per triwulan dengan parastakeholders
untuk memonitor pelaksanaan MBS/POB dalam tahun pelajaran 2009/2010
berdasarkan Panduan Pelaksanaan.
Block Grant untuk sekolah - sekolah oleh Pemerintah Pusat (BOS)
Konsultan Lapangan/Tenaga Ahli Lokal
A1-5
Memodifikasi draft Panduan Pelaksanaan berdasarkan pelaksanaan MBS/POB
dalam tahun ajaran 2009/2010.
A1-6
Memfasilitasi pelaksanaan MBS/POB berdasarkan pada revisi Panduan
Pelaksanaan dalam tahun pelajaran 2010/2011.
A1-7
Melaksanakan pertemuan peninjauan kembali per semester dengan para
stakeholders untuk memonitor pelaksanaan MBS/POB berdasarkan Panduan
Pelaksanaan.
A1-8
Merampungkan Panduan Pelaksanaan MBS/POB di Kota Ambon.
A1-9
Memfasilitasi pelembagaan Panduan Pelaksanaan MBS/POB oleh Pemerintah Kota
Ambon.
Berbagi pengalaman tentang pembuatan Panduan Pelaksanaan dengan Kabupaten
Maluku Tengah melalui pertemuan - pertemuan koordinasi.
CM1
A2-1
Melaksanakan workshop/pertemuan untuk DIKOR Kota Ambon (termasuk kantor
UPTD dan para Pengawas) untuk menganalisa 1) fungsi dan kondisi kerja terkini,
dan 2) kapasitas dan hambatan - hambatan mereka untuk pelaksanaan MBS/POB
yang efektif.
A2-2
Mengidentifikasi struktur manejemen untuk pelaksanaan MBS/POB pada SLTP
(SMP, MTs) di Kota Ambon untuk tahun pelajaran 2009/2010 dengan peran dan
fungsi yang jelas untuk tiap stakeholders, berdasarkan pada diskusi dalam A2-1.
A2-3
Mengorganisir serangkain pelatihan / workshop untuk staf DIKOR Kota Ambon
termasuk para pengawas mengenai topik seperti apa itu MBS/POB dan bagaimana
melaksanakan MBS/POB pada SLTP (SMP, MTs) di Kota Ambon.
A2-4
Mengembangkan Manajemen Keuangan Terpadu yang mencakup mekanisme
monitoring dan prosedur untuk Dana BOS APBD dan APBN pada SLTP (SMP, MTs)
di Kota Ambon.
A2-5
Melaksanakan pelatihan untuk DIKOR Kota Ambon tentang bagaimana mengelola
dan mengawasi anggaran operasional sekolah (BOS APBD dan APBN).
A2-6
Menyiapkan rencana anggaran untuk pelaksanaan MBS/POB untuk tahun berikutnya
(yang meliputi kegiatan - kegiatan seperti pelatihan, monitoring, workshop evaluasi,
dll ).
[Sisi Pemerintah Indonesia]
Counterpart : Para staf Dinas Pendidikan dan para pengawas
Anggaran untuk
Master Plan
Pendidikan Kota
Ambon dialokasikan
Anggaran untuk
Pendidikan SLTP di
Kabupaten Malteng
dialokasikan
Kebijakan
Pembangunan dan
Pendidikan
Pemerintah Propinsi
Maluku tidak berubah
Persyaratan
Anggaran untuk
Master Plan
Pendidikan Kota
Ambon dialokasikan
Proyek diterima di
Kabupaten Maluku
Tengah
Kegiatan
Inputs
[Sisi Pemerintah Indonesia]
A2-7
Melaksanakan praktek tugas -tugas teknis dan administrasi yang diperlukan untuk
pelaksanaan MBS/POB berdasarkan pada panduan dan manual (rangkaian
pelatihan, perencanaan, monitoring/follow up setempat, evaluasi).
A2-8
Melaksanakan workshop untuk meninjau kembali pelaksanaan MBS/POB, dalam hal
pelaksanaannya oleh DIKOR Kota Ambon, analisa hambatan dan masalah dalam
pengelolaan MBS/POB.
[Sisi Pemerintah Jepang ]
CM2-1
Berpartisipasi dalam pelatihan-pelatihan yang relevan untuk para staf Dinas
Pendidikan Kabupaten Maluku Tengah tentang pengelolaan MBS/POB.
CM2-2 Melaksanakan konsultasi/workshop teknis untuk para staf Kantor UPTD Pendidikan
dan para pengawas dalam rangka koordinasi stakeholders MBS/POB pada tingkat
kecamatan.
CM2-3 Memfasilitasi MBS/POB untuk SLTP (SMP, MTs) sasaran dan memonitor
perkembangan tiap sekolah.
A&CM Menganalisa prosedur-prosedur terkini untuk menyusun RPS pada SLTP (SMP,
3-1
MTs) sasaran.
A&CM Menganalisa pelatihan-pelatihan terkait untuk kepala sekolah dan guru tentang
3-2
MBS/POB di Kota Ambon.
A&CM Melaksanakan pelatihan-pelatihan untuk mempersiapkan dan monitoring RPS
3-3
(kepala sekolah, seorang guru, bendahara, dan seorang anggota komite sekolah).
A&CM Melaksanakan pelatihan tentang manajemen keuangan anggaran sekolah (kepala
3-4
sekolah, para staf administrasi dari seluruh SLTP (SMP, MTs)).
A&CM Memonitor pelaksanaan MBS/POB dan memberikan panduan-panduan teknis secara
3-5
periodik langsung di lapangan untuk efektifitas pelaksanaannya pada SLTP (SMP,
MTs).
A&CM Melaksanakan workshop evaluasi pada akhir tahun pelajaran.
3-6
A&CM Melaksanakan workshop peninjauan akhir tentang MBS/POB untuk para
3-7
stakeholders SLTP (SMP, MTs).
A&CM
4-1
A&CM
4-2
Diskusi tentang nilai-nilai POB diantara para stakeholder utama untuk kemudian
diintegrasikan pada RPS
Memasukan langkah-langkah mengintegrasikan nilai-nilai POB dalam RPS dalam
panduan MBS/POB
A&CM Memonitoring aktivitas-aktivitas terkait aplikasi nilai-nilai POB di sekolah (dan
4-3
kecamatan di Kota Ambon
A&CM Menyelenggarakan workshop terkait aplikasi nilai-nilai POB
4-4
*POB (Pendidikan Orang Basudara) digambarkan sebagai pendekatan pendidikan terintegrasi dimana sekolah dan masyarakat bekerja bersama untuk pendidikan berkualitas guna membangun kembali kedamaian dan hubungan sosial. Program ini telah dilaksanakan sebagai
satu komponen dalam kerjasama JICA dengan Pemerintah Propinsi Maluku dalam skema CEP dengan judul proyek “Membangun Kembali Masyarakat untuk Integrasi” (2006-2007) dimana Kecamatan Baguala dan Lehitu sebagai target di Pulau Ambon.
Download