2.Prasejarah

advertisement
SEJARAH PERKEMBANGAN ILMU ADMINISTRASI
Siswidiyanto
1
• SEJARAH ialah Cerita tentang Asal Usul,
Kejadian dan Peristiwa yang benar benar
terjadi pada masa lampau yang telah diberi
tafsir ilmu pengetahuan, sehingga
membentuk suatu pengertian yang utuh;
• Sejarah Administrasi ialah cerita tentang
asal-usul administrasi yang benar-benar
terjadi pada masa lampau dan kebenarannya
serta penyusunannya menggunakan
persyaratan ilmiah.
2
SEJARAH PERKEMBANGAN ADMINISTRASI SBG “ SENI “
•Adm dpt dipandang sbg seni atau kiat (art),
sebab dlm prakteknya adm memerlukan
kecakapan atau skill yg dpt dicapai melalui
pelatihan, dan di dalamnya ada ruang untuk
memakai pertimbangan pribadi.
•Administrasi sbg Artistic Science juga sebagai
Scientific Art (Sondang P. Siagian)
3
• Adm sbg seni sama tuanya dengan peradaban manusia
kegiatan administrasi sudah ada sejak adanya kerjasama
manusia.
• Alfred Lepawsky  membagi perkembangan administrasi
sebagai seni menjadi 3 (tiga) fase, yaitu:
1. Fase Pra Sejarah yang berakhir pada tahun 1 masehi;
2. Fase Sejarah yang berakhir pada tahun 1886 Masehi; dan
3. Fase Modern, yaitu sejak tahun 1886 sampai sekarang.
4
FASE PRASEJARAH (21.000 SM – 1 MASEHI)
1. Manusia hidup dalam kebudayaan yg belum mengenal tulisan,
 Untuk melacak peristiwa masa lampau yang benar-benar
terjadi dilakukan melalui bukti-bukti tidak tertulis, yaitu
peninggalan-peninggalan masa lalu;
2. Masyarakat pada masa itu telah menjalankan prinsip-prinsip
administrasi, walaupun dengan sangat sederhana;
3.
a.
b.
c.
d.
e.
f.
Bukti-bukti pelaksanaan administrasi dapat dilacak mulai:
Peradaban Mesopotamia;
Peradaban Babilonia;
Mesir Kuno;
Tiongkok Kuno;
Romawi Kuno;
Yunani Kuno.
5
I. ADMINISTRASI JAMAN PERADABAN MESOPOTAMIA
1. Bukti sejarah paling kuno tentang penerapan
sebagian prinsip-prinsip administrasi didapatkan
dari peninggalan peradaban kota Mesopotamia
Kuno (terletak di Irak Selatan- 21.000 SM);
2. Prinsip-prinsip Adm. dlm bidang pemerintahan,
perdagangan, komunikasi, pengangkutan (sungai)
telah digunakan;
3. Menggunakan logam sbg alat tukar yg sah yg dpt
mempermudah dan memperlancar administrasi
perdagangan dan bisnis;
4. Ada kesulitan para ahli dalam menerjemahkan
tulisan kuno Mesopotamia.
6
II. ADMINISTRASI JAMAN PERADABAN BABILONIA
1. Bangsa Amorit (2000 SM) setelah menguasai
Mesopotamia telah berhasil membina suatu sistem
administrasi terutama bidang teknologi mampu
membuat taman tergantung yg konon sampai
sekarang belum ada yg menandingi;
2. Telah dibuat aturan di bidang kriminal, hak milik,
perdagangan, hubungan keluarga dan perkawinan,
dana kesehatan, dan akuntabilitas publik 
dikenal “ The Code of Hammurabi ”
3. Pembuktian sistem adm yg ada belum tuntas
keterbatasan dlm menafsirkan tulisan kuno yg ada.
7
III. ADMINISTRASI PADA JAMAN MESIR KUNO
1. Telah banyak perkembangan administrasi yg diketahui;
2. Kerajaan yg beribukota di Memphis (dekat Kairo sekarang)
diperintah seorang raja (Fir’aun) yg memerintah dengan
kekuasaan mutlak;
3. Telah diatur sistem pemerintahan, militer, perpajakan,
perhubungan dan pertanian, termasuk irigasi, dan bidang
hukum;
4. Proses administrai dijalankan hanya untuk kepentingan
Fir’aun dan keluarganya dan bukan untuk keperntingan
rakyat.
5. Piramida yang dibuat oleh sekitar 100.000 orang selama 20
tahun  membutuhkan sistem administrasi yang handal
8
IV. ADMINISTRASI PADA JAMAN TIONGKOK KUNO
1. Pemerintahan sudah berjalan dengan baik dengan
adanya kesatuan perintah, pengaturan,
kepemimpinan, kepegawaian dan pendelegasian
wewenang;
2. Telah diciptakan sistem administrasi kepegawaian yg
menjadi dasar penting dalam prinsip-prinsip
administrasi kepegawaian modern, yang dikenal
dengan “ merit system “;
3. Terdapat beberapa tokoh penting yang ajaranajarannya sampai sekarang memberi sumbangan
sangat bernilai dalam perkembangan administrasi
sekarang ini, antara lain: Confucius, Chow, Shihlin
Hsu, Mo Ti
9
CONFUCIUS
1. Dikenal sbg ahli filsafat yang ulung, rohaniawan agung, dan
administrator besar;
2. Sbg Perdana Menteri telah menyusun “ ketentuan-ketentuan
administrasi publik “ (Rule of Publik Administration) yang
merupakan kode etik bagi pejabat pemerintah atau
administrator pada masa itu;
3. Confucius (Kong Fut Se) mengajarkan agar setiap orang
berakhlak yang baik  dijadikan sbg falsafah hidup bagi
masyarakat Cina.
10
CHOW (600-500 SM) The Constitution of Chow
1. Pemerintahan didirikan berdasarkan instrumen organisasi/kelembagaan.
2. Dengan aneka fungsi kelembagaan, sehingga penyelenggaraan pemerintahan
menjadi jelas.
3. Dengan pengaturan hubungan (fungsional), sehingga penyelenggaraan
pemerintahan menjadi bersifat kooperatif.
4. Dengan penataan prosedur, sehingga penyelenggaraan pemerintahan
menjadi efisien.
5. Dengan formalitas, sehingga penyelenggaraan pemerintahan negara terlihat
solid dan permanen.
6. Dengan pengawasan, sehingga penyelenggaraan negara menjadi bersih.
7. Dengan hukuman, sehingga penyelenggaraan pemerintahan bisa dikoreksi.
8. Dengan tata-buku anggaran, sehingga penyelenggaraan pemerintahan bisa
diaudit.
11
SHIHLIEN HSU  Rule of Public Administration
1. Penguasa dan Para Pimpinan pemerintahan harus memahami secara baik
keadaan negeri yang dipimpinnya.
2. Pimpinan Pemerintahan harus menguasai “CARA”, artinya, menggunakan
pendekatan terhadap suatu masalah dengan mencari seluas mungkin
berbagai pendapat yang beraneka ragam dan berbeda-beda dan dengan
melakukan studi yang cermat mengenai beberapa fakta. dilakukan dengan
tidak memihak, tidak mementingkan diri sendiri, sehingga pemecahan
masalah bisa dilakukan secara moderat, praktis, dan logis sesuai tuntutan
etika jabatan.
3. Semangat pengabdian kepada masyarakat adalah hal yang paling pokok
dalam menyelenggarakan urusan-urusan pemerintahan Confucius sangat
mengecam “ favoritisme” dan “ koncoisme”.
4. Pemerintah harus memajukan kesejahteraan ekonomi rakyatnya.
5. Penyelenggaraan Adm.Neg. yang baik adalah menciptakan “kesibukan”
Menurut Confucius, seni menyelenggarakan pemerintahan adalah
memikirkan sekalian urusan pemerintahan tanpa rasa lelah dan
melakukannya secara konsisten.
6. Penyelenggaraan Adm. Negara yang baik adalah dengan memilih pejabatpejabat yang jujur, tidak mementingkan diri sendiri, dan memiliki kapabilitas.
12
Mo Ti
1. Memperkenalkan pendekatan sistem dalam
administrai bisnis;
2. Sbg Perdana menteri yg pertama kali
memperkenalkan pandangan politik sosialisme di
dunia;
3. Memberikan sumbangan berharga dalam
perbaikan administrasi pertanian atau
administrasi yang berorientasi pada rakyat.
13
V. ADMINISTRASI PADA JAMAN ROMAWI KUNO
1. Telah ditemukan sumber-sumber ilmiah penting yg dapat
dipelajari dlm bidang administrasi;
2. Seorang filsuf bernama Cicero yg telah menerbitkan bukunya,
yaitu: De Officii (The Office) dan De Legibus (The Law)
menjelaskan bahwa Pemerintahan Romawi Kuno utk pertama
kalinya berhasil memerintah daerah yg sangat luas, meliputi
seluruh bagian dunia yg telah mereka ketahui pd waktu itu
“System Approach”  Tugas-tugas pemerintahan dibagi dlm
departemen-departemen yg disebut “Magistrates” dan
dipimpin oleh seorang “Magistrator”.
14
3. Romawi Kuno berhasil mengembangkan
administrasi militer (karena wilayahnya luas, maka
harus memiliki militer yg tangguh untuk
mempertahankan wilayahnya); administrasi pajak
(karena pemasukan dari pajak yg besar diperlukan
untuk membiayai penyelenggaraan pemeintahan);
dan administrasi perhubungan (untuk menjaga
kesatuan wilayah)
15
VI. ADMINISTRASI JAMAN YUNANI KUNO
1. Sumbangan terbesar pada masa ini adalah dalam hal
pengembangan konsep demokrasi (walaupun konsep demokrasi
pd masa itu berbeda dengan konsep demokrasi yang berlaku saat
ini);
2. Perbedaan konsep demokrasi tsb terletak pada makna “rakyat”.
3. Pada jaman Yunani Kuno, yang dimaksud rakyat adalah mereka
yang memiliki syarat-syarat yaitu: 1) pria, 2) dewasa (sdh berusia
21 tahun), 3) lahir di Athena, dan 4) orang tua warna negara
Athena.
4. Setiap orang yg tergolong sbg “rakyat” paling tidak sekali dalam
hidupnya harus menjadi pegawai negeri tanpa bayaran;
16
5. Yunani Kuno telah berhasil menciptakan parlemen pertama
di dunia disebut “Dewan Orang-Orang Tua yang
Bijaksana”.
6. Urusan-urusan di bidang pertahanan dan keamanan militer
diatur tersendiri oleh suatu dewan yang disebut “ Dewan
Militer”.
17
18
Download