n Kel an Air

advertisement
ISBN: 978-602-701 1 6-0-1
.aT"]
\*ui I
,
Y
j-f
Ba
HL
21.
Y
"^rS
\$
L--p&
{$:
YY
$i
&3-
MASYARAI(AT KONSERVASI TANAH INDONESIA
Palembong, 6-8 November 2013
li
.j
Men:i
serta Mengeigah
K
an Ketah-ao.-el!
n
Kel
an Air
.:.&d,
,i
:::''t'
'
:
INDONESIA
ELATAN
:.'.j
PROSIDING
SEMINAR NASIONAL VII
Meningkatkan Ketahanan Fangan
serta Mencegah Kekeringan dan KelangkaanAir
Copyright
@
MKn Cabang SIJMSEL, 2ot3
Hak cipta dilindungi undang-undang
rights rewued
Nl
'
kryunting,
Satria Jaya Priatna
Midranisiah
I'IiIda Agustina
Jaya Darmawan
Desain sampul
I
tataletak A. A. Bama
Dterbitkan oleh: MKII Cabang Sumatera Selatan
EFDAS Musi
tbl. H. Burlian Km 6,5 Rrnti Kaytr Palembang,
KdakFos 1202 Telp. 07r t-411378 Fax 0711-4t3329
enuil: [email protected]
JL
E + 388 hlm.; A4
ISBII:
[email protected]
160-I
lhk oleh Perceakan f/ Fenerbitan
li d luar tanggung iawab pmetakan
I
SIMEIfiII Palembang
REGISTRASI KARYA ILMNH DCSEN
PENINGI(ATAN PENGETAHUAN SISWA SEKOLAH DASAR
MENGENAI KONSERVASI LAHAN DAN AIR MELALUI
PENDIDIIGN LINGKUNGANI)
AzizahHusin')
Abstrak Lingkungan hidup memiliki permasalahan yang makin meningkat secara signifikan dari waktu ke
waktu baik kuantitas maupun kualitas. Lingkungan hidup mengalami degradasi tidak terlepas dari unsur
manusia sebagai salah satu komponen dari system lingkungan hidup. Manusia kurang memperhatikan
bagaimana cara berperilaku positif terhadap lingkungan hidup. Alam beserta sumberdaya yang dikandungnya
termasuk tanah dan air telah memberikan kehidupan bagi manusia. Namun suatu saat jika perilaku yang
dikembangkan tidak positif terhadap lingkungan , maka berbagai peristiwa diluar dari kejadian alam telah
membuktikan bahwa kerugianlah yang diderita manusia itu sendiri. Untuk mengatasi hal ini diperlukan berbagai
upaya salahsatunya melalui pendidikan yakni pendidikan lingkungan hidup. Dalam kajian ini dibahas mengenai
upaya pendidikan lingkungan yang diberikan kepada anak sejak usia sekolah dasar yang meliputi pengetahuan
tanah, air, dan udara, potensi dan permasalahan. Permasalahan Pendidikan lingkungan diberikan kepada anak
sekolah dasar dengan tujuan agar mereka dapat memiliki pengetahuan tentang lingkungan hidup termasuk lahan
dan air seperti manfaatnya dan permasalahannya, sehingga diharapkan siswa sejak dini akan memiliki kesadaran
dan perilaku positif,
Kets kunci: pendidikan, lingkungan hidup, lahan dan air, pelestarian
|
|
:)
Makalah Disampaikan pada Seminar Nasional VII MKTI, di Palembang, 6-7 Nopember 2013
Dosen pada Fakultas Keguruan dan Ilmu Kependidikan, Unsri
PENDNIULUAI{
Air adalah sumberdaya alam yang tidak temilai bagi kehidupan di dunia ini. Tanah dan
memberikan manusia sumber-sumber kehidupan yang sangat dibutuhkan. Selain itu
kandungan didalam tanah dan air berupa kekayaan yang jadi sumber dalam pembangunan
anah dan
air
bekelanjutan.
Potensi yang ada didalam tanah maupun pada permukaan tanah sangat menentukan ketercukupan
kebutuhan pangan manusia jika digunakan dan dikelola dengan baik. Permukaan tanah terdapat
berbagai jenis hewan dan tumbuhan yang besar maupun yang sangat kecil. Semua itu sebagai
cerminan keanekaragaman hayati. Keanekaragaman hayati selain merupakan kekayaan alam
Indonesia, juga berfungsi diantaranya sebagai bahan dan riset serta rekreasi.
maupun air yang ada dipermukaan juga mempengaruhi kehidupan
manusia. Air yang berlebihan di permukaan tanah khususnya karena musim hujan dapat menyebabkan
banjir. Air yang langka dimusim kemarau menimbulkan masalah kekeringan. Penggunaan air yang
tidak sehat dan tidak bersih juga menimbulkan masalah kesehatan.
Air yang ada didalam bumi
Selama ini banyak perilaku manusia yang tidak menjaga kelestarian sumberdaya tanah dan air.
Sumberdaya alam diexpeloitasi secara besar-besaran. Akibat yang ditimbulkannya terjadi kerusakan
disana sini. Perilaku kerusakannya adalah membakar hutan, menggunduli hutan, menguras
zumberdaya alam dari dalam tanah secara besar-besaran (exploitasi), menangkap dan menjual hewan
langka. Pembunuhan hewan-hewan untuk kepentingan berburu manusia dan menangkap hewan demi
kepuasan manusia. Sedangkan terhadap air adalah perilaku boros air, membuang sampah
sembarangan sehingga ketika hujan dapat mengakibatkan sumbatan di parit dan disungai, penebangan
pohon, penimbunan daerah resapan air dan rawa.
Bentuk kerusakannya adalah te{adinya banjir, tanah longsor, kelangkaan hewan-hewan tertentu,
hewan buas berkeliaran dipemukiman penduduk, kerusakan dan pengurangan keanekaragaman hayati
di darat dan di laut, polusi air dan tanah. Akibat terhadap kerusakan tanah, tanah menjadi tercemar
serta tidak subur, struktur tanah menjadi kala.r/keras, tanah mengalami penipisan unsur hard. Tanah
Prosiding Seminar Nasionat 201i MKTI, Patembang 6-8 November
2013
301
Azizah Husin/Peningkatan
Pengetahuan siswa sekolah
Dasar Mengenai Konservasi
ranah ...
yang tidak subur menyebabkan
ketidaksuburan fumbuhan
dan ketidakn yamananmakhlnr
tanah khusu;i" n;", untuk
bertahan hidp.
uPAir tanah mengarami pengxraxgan
disebabkan pen€gunaan air
tanah yang meningkt
,:l"h
mengarami menurun sed
semua mengalir u'o"::il
oan
*"1,:T::,":Ys;*;i;;;;,;ffi
[trI f:f
"fiI.;tr; "i,"::L1i,1i1
::Trl
ffi
paau
6r
I
a
i;;i:,";#;;
ffi fiffi;#n
ffitfll}rffi:ff d
IT
T
-
daerah seK,tarnya erain itu
X.T:::n* :::;::i:i i::lee:r1,Fr
teria
."*i;?fi'?.Iff"ffiliflffiIil:f##Jtr#
pantai'
rika air raut vang u'in ,"urur.
ilxi:, :}fl
S
dengan air tawar. Serain itu
[f;:Hi#T,#Hil"di"::l}J*,^,.,:l=l
kerusakan
p*es,,*'i ffi;#Fii_.ilX,X:,*,111,,'Jp.f,Tffi
terhadap air disebabkan
vang tidak ramah tis[1gur.,6"*
iffi:iXT,#ril,i."n,rgga
.l)
$
F
F
v*g ar"mrur fJte ,ri"r*t"p ikan yakni d"rgro
ikan rel, ilrt
t"d"rai
aan
o.n*ffi"r,
bom
f
serta strum sd
at
fi
Kerusakan lingkungan tanah
dan air
I
.tidak. terlepas dari perilaku manusia. Man,sie
ilnT,i:,'1::-'ffi ::l xl.Xyt *o;,ffi id [,L u" sitir sesuai dengan pq
,ffi
3J#,ilfi
I
I
I
#f"flT*'*TTj;fl t.?,*JI1,*il,;,:"':i[#J:ffi
i
HffituTT'?ffi
untuk mengembangkan perilaku
yang-positif t3rh.adap lingkungan
perlu diberikau
(tanatr-dari"ai,i'i"ei kehidupan
-ir.i
pembangunan
f
prr
;;;;".;;T;r;:# ffi fi#Tl:"?iffi, il
I
,,sehinggai,",el;ilsk,,uo*i,
[frfffi[ffi*ffi?3,"11,fl"*T,i11i|3iran
berkeranj ritar.
ffi ni"*ffrolf .:fgliil#m;m*:"'iffi
Pendidikan lingkungan bisa
diberikan pada semua tingkat
pendidikan mulai dari TK r
*.,a"p",[i,l"i,aiaiu,]i"-el',e"i
merarui,
,,ffi11;,f.HffiH};l111T."r"'
i:ry;il:
unu[ ,uaui Uir" Of"i"t unh,k rnereL,,"^:il?!i71 Ilmu.pgnselahuan Alam. p"a"_rr* sekolt
;ffi
:Hx;T:l_m*rl"nxmrllr*fl,i#.1r, ff ffi# #;r*:#,ffi
a'"d;;;;#"h;*,i,
*;il-*';;;:
[:]f#,il,#*,,Xi;T,*r:]:,t^llyJi,ri.ri"i,,."v.ffi
keanekaragaman havati,
.aq u",;i' it1
anmusnahnyadanberkr
ffi":nd:iffillH"
i:lJ"::fiT
,n
,,"ffi;*ffi1;;1.Tffilffi"
ar erkurangnya .,1H
sumber
j:flf::S'*"
J*f,oip"uat
1,",t
aru?
;;; ".,v"uffi
il:ff.,#ff:n.ouou'
",f#
tch
T
pcrf
qir
n
IIIry
hs
Air
Konservasi adalah nllestariS
atau perlindungan. Secara harfiah,
lnggris' (Inggris) conse.'vation
konservasi berasal dari h
yangartinv-a pelestarian
uruu-plrriraungan. sedangkan
Iingkungan, Konservasi, uouiurr';;"";;:'or,'"*"i;#';*&**a
menunur
lingkungan dan sumber auy,u
energi, perrindungan te'*
uii^'1ii* rl"*g, dan jaminl? bahwa t"u,.turugu_an
b
generft
lr,er*e# araminya ( Arsyad sI, z ooo).
1d*s*"s.
il# "lliIi
h
H
h
ffi
Konsenrasi Tanah dan
iii::
k
sEr
PEMBAI{ASAN
-':::
-.
aq
f
;;f
c ep
b
Penggunaan nestisida
dan pupuk tanamanteJlh menyebabkan
struktur tanah menjadi
dan tidak subur secara
arami. ariiu"rr"r*
va adll1h ,^*.yengalir dari penggunaan
-,T::":T1":,,:"1"r,a""lri'il"*riuat
_*ft* hidup di aii laiinya.
^ii
negatif brgi
Kerusakan pada tatahjuga
membawa_akib
at
try
padakerusakan pada air.Air
cL.
mer
[:[:L:1Tiffi'[i:i'l-fr:*lilt';h#;j;"i,ir'0,,,*kanrerhadaptanahl
LXi','ffi J#?3r'"fi t3J::1,y*#ffi
;**[J,'li#?*ff .[Tgf T,
1
I}
mfbl
agrl
bffi.
Li
perm
E6siq
Falox
ttmLht
b€rie
dzn
t[
Lq
F
atau
serta
tr
juga ad
Liry
termag
kesejah
Peod
yang
s.
deng*rm
302
motivasi
Prosiding seminar Nasionat
20r3 MKTI, patembang 6-g
November 20r3
...
Azizah Husin/Peningkatan Pengetahuan Siswa Setrolah Dasar Mengenai Konservosi Tanoh
Konservasi tanah mempunyai hubungan yang sangat erat dengan konservasi air. Setiap perlakuan
yang diberikan pada sebidang tanah akan mempengaruhi tata air pada tempat itu dan tempat-tempat
ii Ulti*yu. Oleh karena itu konservasi tanah dan konservasi air merupakan dua hal y_ang berhubungan
erat sekali; berbagai tindakan konservasi tanah adalahjuga tindakan konservasi air. Upaya konservasi
tanah bertujuan- untuk mencegah erosi, memperbaiki tanah yang rusak, memelihara
serta
2006)
meningkatkan produktivitas tanaliagar tanah dapat digunakan secara berkelanjutan (Arsyad S. ,
penghematan air atau konservasi air adalah perilaku yang disengaja dengan tujuan untuk
p.ogrdri.ran penggulaanair melalui berbagai cara diantaranya menggunakan teknologi atau
periiaku manusia pJrggununya. Sebagai contoh konservasi air adalah penggunaan air hujan
yang
untuk pertanian seens-ien mungkin, dan mengatur waktu aliran agar tidak terjadi banjir
konservasi
Juputt-.*sak selain itu menjamin ketersediaan air pada musim kemarau.Usaha
aiibertujuan untuk menjamin ketersediaan energy, kecukupan air bersih untuk generasi masa
oleh
depan, ketercukup* pung*, Penghematan eneigy, Konservasi habitat - Penggunaan air
manusia yang diminimalisir (Arsyad S & Ernan,2008).
Pendidikan Lingkungan HiduP
pendidikan adalah usaha sadar untuk menciptakan peserta didik melalui bimbingan, pengajaran, dan
seluaslatihan bagi peranannya di masa depan. Keiempatan uutuk mendapatkan pendidikan terbuka
luasnya bigi setiap orang, guna memperoleh pengelahuan, kemampuan dan keterampilan sebagai
bekaipengibdian dalam kehidupan masyarakat (Sadulloh, 2007)'
pendidikan adalah usaha sadar yang dilakukan untuk merubah pola fikir, pandangan, sikap dan
perilaku dengan memberikan p"ngltutu*, nilai, dan kecakapan/ keterampilan agar sesuai dengan
tujuan pendidikan (Sugiharton o, 2007).
pendidikan pada hakekatnya mencakup kegiatan mendidik, mengajar, dan- melatih, Istilah
nurani,
mendidik *rn*.;,rtt* usaha yang lebih ditujukan pada pengembangan budi pekerti, hati
maka aspek
semangat, kecintaan, rasa kesusiluun, k"taq*u;, duo lain-iain. Dalam pelaksanaannya,
serta serasi
bimbirigan, pengajaian, dan pelatihan harus berjalan secara tgrnadu dan berkelanjutan
(Siswoyo,
2007\.
dengan-perki*baoguo peserta didik dan linglarngan hidupnya
dengan
Dari pendapat itu dapat disimpulkan bahwa pendidikan.adalah usaha sadar yang dilakukan
melalui birnbing*, p.igu:ur* dan pelatih* yuog berisikan pengetahuan, nilai,_.dan keterampilan
dengan
agar kelak anaktapai beikembang maksimal r.tringgu menyesuaikan diri terhadap lingkungan
benar.
Lingkungan adalah suatu system kompleks yang berada di luar individu yang mempengaruhi
organisme. Setiap organisme.hidup dalam lingkungannya qa.sin-gperturniufrai dan perkembungin
-ZOtO;.Futtor-faktor
lingkungan digolongkan yakni biotic dan abiotik'
nrasing. (Zoerainr & Irwan,
biotic yakni
Faktor abiotik seperti suhu, udara, cahaya atmosfir, h"tu *irt ul, air, tanah, api' Faktor
selain
lingkungan
makhluk-makhluk hidup diluar iingkung* abiotik. Faktor yang ada dalam
berinteraksi dengan orgurrir-, juga f,erinieraksi sesama factor tersebut, sehingga sulit memisahkan
dan merubah tanpa mempengaruhi bagian lain dari lingkungan itu
benda
Lingkungan diartikan segenap pengada (entity) yang diciptakan Tuhan, mulai dari *ffi8,
peluang
atau tatanan alam yang mempengaruhi daya atau
atau pJnga& nirhidup (abiJta),
Dalam ruang
serta tantan gafi agff r"*.ru ciptaanmelalarkan makna menurut kehendak penciptanya'
juga ada makhluk hidup (Soeryani,2007).
hidup
Lingkungan hidup terdiri atas ruang dengan segenap benda, daya keadaan dan makhluk
perikehidupan dan
termasuk manusia dan segala perilakunya yang mempengaruhi kelangsungan
kesejahteraan manusia dan kesejahteraan makhluk hidup lainnya (Anonim, 2009)
i*d*"
di drnia
Pendidikan lingkungan hidup adalah suatu proses untuk membangun populasi manusia
berkaitan
yang sadar dan peduli terhadap lingkungan tial (keseluruhan) dan segala masalah yang
laku"
tingkah
dan
sikap
pengetahuan,.ketrampilan,
i"r!-oyu, dun-*uryurakat yang"-.-ifiti
untuk
kolektif
secara
,
maupun
individu
motivasi serta komitme., .rrtok bekerja sama ,^bailk secara
prosiding seminar Nasional
2013
MKTI, Palembang
6-8 November
2013
303
Azizah Husin/Peningkatan Pengetahuan Siswa Sekolah Dasar Mengenai Konservasi Tanah..-
dapat memecahkan berbagai masalah lingkungan saat ini, dan mencegah timbulnya
(WESCO, Deklarasi Tbilisi, 1977)
Pendidikan lingkungan hidup adalah pengajaran serta penyebarluasan dasardasa
pemahaman tentang ruang atau lingkungan sekitar dengan segala iti, 6.1ffi d*n
menyertainya dimana kita berada (Soeryani, 2007).
Pendidikan Lingkungan Hidup merupakan suatu proses pengembangan
terhadap hubungan saling ketergantungan antaru manusia dengan lingkungan abiotik
hubungan keseimbangan antara komponen-komponen lingkungan hidup (Neolaka,200S)"
Dari pendapat diatas disimpulkan pengertian Pendidikan Lingkungan Hidup (PLIU
proses pendidikan yang meliputi pengetahuan, nilai, sikap, dan keterampilan kepada
dengan tujuan agar tumbuh kesadaran, kepekaan dan kepedulian, sikap, serta memililri
agar lingkungan lestari dan pernbangunan berkelanjutan. Tujuan pendidikan lingkungr
menciptakan masyarakat yang sadar akan lingkungan hidup dengan memperhatikan
yang terjadi dan mampu memberikan solusi untuk mengatasinya.
jah
Pendidikan dilaksanakan sedini mungkin melalui berbagai jenis, jenjang dan
mulai dari sekolah dasar, sekolah menengah pertama, hingga perguruan [email protected]
terdiri dari pendidikan formal, non formal dan informal. Pendidikan lingkungan pada
dapat dilaksanakan pada murid sekolah dasar dan menengah, dan perguruan
pendidikan non formal dilaksanakan di masyarakat. Sedangkan pendidikan non formol
didalam lingkungan keluarga.
dr
Esensi yang ditekankan pada pendidikan lingkungan hidup yakni : kepekaan
terhadap lingkungan hidup, pengetahuan dan pemahaman serta perubahan perilalu,
mengantisipasi munculnya kerusakan lingkungan hidup, serta berpartisipasi
memelihara lingkungan (Sonnny, 2006).
Materi Pokok Pendidikan Lingkungan Hidup di sekolah dasar meliputi : pence'mrl
tanah, manusia dan lingkungan, memelihara kebersihan diri dan kebersihan li
sumberdaya alam, hutan, dan daur ulang, dan bencana alam. Materi tersebut disajikm
keterkaitan dan saling mempengaruhi terhadap konservasi tanah dan air. Krm
permasalahan/ degradasi tanah, secara umum diiringi juga masalah kerusakan air.
Dalam rangka konservasi tanah dan air yang dilakukan disekolah, maka kegiatannye
dari
Pendidikan lingkungan di sekolah yang dilakukan melalui peningkatan
kemampuan siswa dalam penghematan dan efisiensi penggunaan air, menjaga
dari sampah organik dan an organik, penghematan energi, kebersihan dan penghijaur
dan halaman yang ada di sekitar sekolah.
Pendidikan Pelestarian
a. Sumur
Air di Sekolah
resapan
Sekolah membutuhkan air yang cukup banyak untuk memenuhi keperluan
kebersihan sekolah. Jenis kebutuhan air disekolah adalah untuk minum,
lingkungan, kebersihan diri murid, wudhu, menyiram tanaman, dll. Karena
perlu menyediakan bak-bak penampungan air hujan, baik berupa kolam
sumur resapan. Sumber air yang mengisi kolam maupun sumur resapan
dari air hujan yang jatuh dair atap bangunan sekolah atau dari air bekas
tangan.
b. Pembersihan saluran air atau selokan di lingkungan sekolah dari
sampah
lainnya, agar air lancar mengalir
Air
c. Efisiensi penggunaan air
di
304
I 3 MKTI, Palembang 6-8 November 201 3
digunakan secukupnya
berlimpah dan berlebihan, apalagi sampai terjadi pemborosan air.
Prosiding Seminar Nasional
20
sekolah.
saJa
Azizah Husin/Peningkatan Pengetahuan Siswa Sekolah Dasar Mengenai Konservasi Tanah ...
d. Tidak membiarkan kran air tidak dimatikan. Setelah menggunakan air anak dijajarkan
untuk selalu mematikan kran, serta menhidupkan kran air tidak terlalu kencang. Jika air
bak sudah penuh segera dimatikan krannya.
Pendidikan Pelestarian Tanah
a. Menggalakkan penghijauan di lingkungan sekolah dan di kelas
Lingkungan sekolah yang hijau dapat menjadikan suasana nyaman dan segar sena bersih.
farena fungsi dari tanaman dapatmenyerap kebisingan dan debu serta udara yang panas.
Secara psi[ologis lingkungan sekolah yang hijau mempengaruhi kenyamanan dalam
proses belaj ar mengajar.
b. Membersihkan lingkungan sekolah/ halaman sekolah dari sampah dan membuang sampah
pada tempatnya. Kebersihan lingkungan perlu dijaga terutama dari sampah yang dibuang
tia* pudu tempatnya. Lingkungan yang bersih terhindar dari penyakit. Kebersihan
sekolah adalah suatu keharusan yang dilakukan oleh semua pihak. Murid harus dibiasakan
untuk membuang sampah pada tempatnya
c. Membuat pupuk organic dari sisa sayuran / tumbuhan hijau. Anak dilatih untuk memilah
sampah yang masih dapat digunakan kembali seperti plastic, dan bekas botol minuman.
Selain itu anak juga dilatih cara mmbuat pupuk dari sampah hijau.
d. Menyirami tanaman secara bergiliran 1 minggu 1 kali. Hal ini dilakukan agar anak
mencintai tumbuhan, tidak mirusak tanaman/tumbuhan sehingga kelak menyukai
penghij auan di lingkungan rumahnya masing-masing.
e. Mengumpulkan sampah anorganik khusushya plastic yang untuk didaur ulang baik
langsung maupun tidak langsung dijual ke pengumpul.Sampah anorganik dikumpulkan
aan 3it<a suAah banyak dapai dijual . Agar pengelolaan sampah berlangsung dengan baik
dan mencapai tujuan yang diinginkan, maka setiap kegiatan pengelolaan sampah harus
mengikuti cara-cara yang baik dan benar.
KESIMPUI"AN
Degradasi tanah dan air disebabkan oleh perilaku manusia. Pendidikan lingkungan hidup sebagai
.rpu:yu memberikan pengetahuan, menanamkan sikap, kesadaran, kepekaan dan kepedulian dan
piriiaku positif terhadap tingkungan udara, tanah dan air, serta kandungan didalamnya dan memahami
permasalahannya. Tujuan penaiaiUn lingkungan agar terjadi perobahan perilaku anak terhadap
iingkungan. Disekolah dasar pendidikan lingkungan hidup dilakukan melalui pemberian materi yang
meliputi pengetahuan tentang manusia dan lingkungan hidup dan tidak hidup, bagaimana manusia
t *ur Ueriitap dan berperilafu terhadap lingkungan seperti menjaga kebersihan lingkungan sekolah,
penghematan
air, hemat energy dan sumber daya alam, pelatihan mendaur ulang.
DAFTAR PUSTAKA
Anonim. (2009). UULH No 32 tahun 2009. Jakarta:Dep. KLH.
Arsyad S, & Eman, R. (2003). Penyelamatan Tanah, Air, dan Linghtngan. Bogor: Yayasan Obor Indonesia'
Arsyad, S. (2006). Konservasi Tanah dan Air. Bogor: IPB Press.
Arsyad, S. (2000). Pengawetan Tanah dan Air. Bogor: Institut Pertanian Bogor.
Neolaka, A. (2008). Kesadaran Lingkungan. Jakarta: Rineka Cipta.
Sadulloh. (2007). Pengantar Filsafat Pendidikan. Barrdtxrg: Alfabeta'
'
,
Siswoyo, D. (2007). Ilmu Pendidikan. Yogyakarta: UNY Press.
Soeryani, M. (2007). Lingkungan Hidup. Jakarta. Jakarta: Yayasan Institute Pendidikan dan Pengerhbangan
Lingkungan QPPL).
Prosiding seminar Nasional 2013 MKTI, Palembang 6-8 November
201j
305
Azizah Husin/Peningkatan Pengetahuan Siswa Sekolah Dasar Mengenai Konservasi Tanah ...
Sonnny, K. ( 2006). Etika Linghtngan. Jakarta: Kompas.
Sugihartono. (2007). Psikologi Pendidikan. Yogyakarta: UNY Press.
Zoeruiri,
&
Irwan, D. (2010). Prinsip-Prinsip Ekologi: Ekosistem, Linghtngan dan Pelestarianrp-
Bumi Aksara.
[email protected]&@Oau
306
Prosiding Seminar Nasional 2013 MKTI, Palembang 6-8 November 2013
Download