bab ii landasan teori

advertisement
BAB II
LANDASAN TEORI
2.1.
Sekilas Tentang Anggrek
Anggrek salah satu angota famili Orchidacea yang beranggota sangat
banyak. Di dalam famili itu terdapat lebih dari 30.000 spesies dan kurang lebih
800 generasi yang berbeda. Anggota famili itu dapat dijumpai hampir di setiap
tempat di dunia, terutama daerah tropis mulai daratan rendah hingga tinggi,
bahkan sampai ke daerah perbatasan pegunungan bersalju.
Bermacam variasi bentuk, warna, dan ukuran dengan ciri-ciri yang unik
menjadi daya tarik anggrek. Warna bunganya mulai dari yang berwarna cerah
sampai yang berwarna gelap bias bisa dijumpai. Ukuran bunga pun bervariasi,
mulai yang berukuran sangat kecil sampai yang berukuran besar. Bentuk
bunganya juga sangat unik. Ada yang berbentuk bulat, binatang, keriting, atau
bertanduk. Jumlah kuntum bunganya, ada tunggal, tetapi ada pula yang banyak.
Beberapa jenis anggrek ada yang berbau harum bagai parfum. Tangkai bunga ada
yang tegak, mendatar, dan menjuntai, serta berukuran pendek sampai yang
panjang.
Anggrek dikenal sebagai tanaman hias berbunga indah, contohnya
Calanthe sp., Paphiopedilum sp., Phalaenopsis dan Vanda hookeriana. Karena
potensinya amat besar, tanaman anggrek itu sangat berprospek untuk
dikembangkan. Apalagi daerah penyebaran paling luas di daerah tropis.
Anggrek termasuk tanaman yang mempunyai kecepatan tumbuh lambat
dan berbeda-beda. Hal ini sangat berpengaruh bila yang menjadi tujuan
pemeliharaan adalah memproduksi bunga. Tanaman anggrek juga mempunyai
pola pertumbuhan yang berbeda dengan tanaman hias lainnya.
Pertumbuahan tanaman anggrek, ditentukan oleh faktor iklim dan faktor
pemeliharaan. Faktor iklim meliputi suhu, cahaya, dan kelembapan. Yang
termasuk faktor pemeliharaan yaitu pemupukan dan penyiraman. Tanaman
anggrek yang akan dipelihara sebaiknya dipilih atau bersal dari bibit anggrek yang
4
5
baik agar tidak kecewa setelah ditanam sedangkan cara menanam anggrek
sebaiknya di pot atau di pohon yang lebih epifit terlebih cara merawat anggrek
merupakan kunci sukses.
2.2.
Internet
Internet merupakan suatu jaringan antar komputer yang saling
dihubungkan. Media penghubung tersebut bisa melalui kabel, kanal satelit
maupun frekuensi radio, sehingga komputer-komputer yang terhubung tersebut
dapat saling berkomunikasi. Setiap komputer yang terhubung dengan jaringan
tersebut diberikan sebuah nomor yang unik dan berkomunikasi satu sama lainnya
dengan bahasa komunikasi yang sama. Bahasa komunikasi yang sama ini disebut
dengan Protokol. Protokol yang digunakan di Internet adalah TCP / IP
(Transmission Control Protocol / Internet Protocol).
Pada awalnya Internet berasal dari sebuah jaringan komputer yang terdiri
dari beberapa komputer yang dihubungkan dengan kabel sehingga membentuk
sebuah
jaringan
(network).
Kemudian
jaringan-jaringan
tersebut
saling
dihubungkan lagi sehingga membentuk Inter-network yang dikenal dengan nama
Internet.
2.3.
World Wide Web (WWW)
World Wide Web merupakan suatu kumpulan informasi pada beberapa
server komputer yang terhubung satu sama lain dalam jaringan Internet.
Informasi-informasi dalam Web mempunyai link-link yang menghubungkan
informasi tersebut ke informasi lain di dalam jaringan Internet. Link ini
mempunyai suatu tanda khusus, yang biasanya dinyatakan dengan teks berwarna
biru dan digarisbawahi, atau dalam bentuk icon maupun gambar yang dikelilingi
oleh suatu kotak.
Salah satu penyebab utama pesatnya pertumbuhan World Wide Web
adalah kemudahan dalam penggunaannya. Pada Web, hanya cukup mengklik
tombol mouse pada suatu link untuk dapat menghasilkan suatu informasi dan link
tersebut
secara otomatis akan ke informasi yang diinginkan. Sistem yang
6
menghubungkan informasi-informasi melalui link ini disebut dengan nama
hypertext. Dengan semakin berkembangnya World Wide Web, istilah hypertext
ini kemudian berubah menjadi hypermedia, di mana link-link penghubung antar
informasi bukan lagi hanya berupa suatu teks, tetapi juga bisa berupa suatu file
multimedia, seperti gambar, suara atau video.
2.3.1. HyperText Transfer Protocol (HTTP)
HyperText Transfer Protocol adalah suatu protokol yang menentukan
aturan yang perlu diikuti oleh Web browser dalam meminta atau mengambil suatu
dokumen dan oleh Web browser dalam menyediakan dokumen yang diminta Web
browser. Protokol ini merupakan protokol standar yang digunakan untuk
mengakses dokumen HTML. Salah satu contoh penggunaan protokol HTTP
dalam Web: http://www.hollywood.com
2.3.2. Uniform Resource Locator (URL)
Uniform Resource Locator adalah suatu sarana yang digunakan untuk
menentukan lokasi informasi pada suatu Web server. URL dapat diibaratkan
sebagai suatu alamat, dimana alamat tersebut terdiri dari :

Protokol yang digunakan oleh suatu browser untuk mengambil informasi.

Nama dari komputer di mana informasi tersebut berada, dan

Jalur / path serta nama file dari suatu informasi.
Format umum dari suatu URL adalah sebagai berikut :
Protokol_transfer://nama_host/path/nama_file
Berikut ini adalah contoh dari URL:
http://mtv.com/music/index.html
2.3.3. Home Page
Setiap perusahaan atau pribadi yang memiliki informasi di World Wide
Web memerlukan suatu alamat (URL) khusus yang disebut Web site. Setiap
informasi ini disimpan dalam suatu file yang berbeda-beda yang disebut Web page.
7
Di dalam Web page inilah tersimpan berbagai informasi dan link yang
menghubungkan suatu informasi ke informasi lainnya, baik itu di dalam suatu
Web page yang sama, ataupun dalam Web page lain pada Web site yang berbeda.
Sebelum mengakses berbagai macam informasi pada suatu Web site, akan
ditemui suatu Web page pembuka yang disebut sebagai home page. Home page
ini merupakan halaman pertama dari suatu Web site yang biasanya berisi tentang
apa dan siapa dari perusahaan atau organisasi dari pemilik Web site tersebut. Jadi
pada dasarnya home page adalah suatu sarana untuk memperkenalkan secara
singkat tentang apa yang menjadi isi dari keseluruhan Web site dari suatu
organisasi atau pribadi.
2.4.
Browser
Untuk mengakses Web, diperlukan suatu program yang disebut Web
browser atau biasa disebut browser saja. Browser merupakan suatu program yang
dirancang untuk mengambil informasi-informasi dari suatu server komputer pada
jaringan Internet. Informasi-informasi ini biasanya dikemas dalam page-page, di
mana setiap page bisa memiliki beberapa link yang menghubungkan Web page
tersebut ke sumber informasi lainnya.
Jika suatu link diklik, browser akan melihat alamat dari tujuan link
tersebut dan kemudian mencarinya di Web server. Jika browser menemukan
alamat dari tujuan link tersebut, browser akan menampilkan informasi yang ada,
dan jika tidak menemukannya browser akan memberikan suatu pesan yang
menyatakan bahwa alamat dari tujuan link tersebut tidak dapat ditemukan.
2.5.
HyperText Markup Language (HTML)
HyperText Markup Language adalah suatu format data yang digunakan
untuk membuat dokumen hypertext yang dapat dibaca dari satu platform
komputer ke platform komputer lainnya tanpa perlu melakukan suatu perubahan
apapun. Dokumen HTML disebut sebagai markup language karena mengandung
tanda-tanda tertentu yang digunakan utntuk menentukan tampilan suatu teks dan
tingkat kepentingan dari teks tersebut dalam suatu dokumen.
8
2.6.
Macromedia Dreamweaver MX
2.6.1. Mengenal Macromedia Dreamweaver MX
Macromedia Dreamweaver MX merupakan software yang dikenal sebagai
software web authoring tool, yaitu software untuk desain dan layout halaman web.
Saat ini Dreamweaver merupakan software utama yang digunakan oleh web
desainer maupun web programmer dalam membangun suatu situs web. Hal ini
disebabkan ruang kerja, fasilitas dan kemampuan Dreamweaver yang mampu
meningkatkan produktivitas dan efektivitas dalam desain maupun membangun
suatu situs web.
2.6.2. Konsep Ruang Kerja
Macromedia Dreamweaver MX memiliki tiga macam layout ruang kerja.
Ruang kerja pertama memiliki layout yang hampir sama persis dengan
Dreamweaver versi 4. Ruang kerja kedua merupakan versi standar dari
Macromedia Dreamweaver MX, sedangkan yang ketiga merupakan layout ruang
kerja yang berasal dari HomeSite yang diutamakan untuk editing kode.
Gambar 2.1 Memilih tipe ruang kerja Dreamweaver MX
9
Apabila Anda memilih Dreamweaver MX Workspace tanpa mengklik
HomeSite/Coder-Style, akan muncul tampilan seperti Gambar 2.2. Ruang kerja
pada Macromedia Dreamweaver MX memiliki komponen-komponen yang
memberikan fasilitas dan area di mana kita dapat bekerja.
Pada Gambar 2.2 Anda dapat melihat komponen-komponen ruang kerja
seperti Insert bar, Document window, panel groups, Tag selector, Property
Inspector dan Site panel.
Insert bar
Panel groups
Document toolbar
Tag selector
Site panel
Property inspector
Document window
Gambar 2.2 Tampilan ruang kerja Dreamweaver MX standar
10
2.6.3. Insert Bar
Komponen ini mengandung tombol-tombol untuk menyisipkan berbagai
macam objek seperti image, tabel dan layer ke dalam dokumen. Setiap objek
adalah kutipan kode HTML yang memberikan fasilitas bagi kita untuk mengatur
atributnya sebagaimana kita menyisipkannya.
Gambar 2.3 Insert bar
Insert bar memiliki kategori-kategori elemen yang dapat disisipkan. Untuk
memilih kategori yang diinginkan Anda dapat mengklik tab-tab di bagian atas
Insert bar. Kategori-kategori yang ada yaitu:

Common
Digunakan untuk menyisipkan objek/ elemen yang sering disisipkan dalam
suatu halaman web.

Layout
Digunakan untuk menyisipkan layer atau tabel, juga memberikan fasilitas
untuk berpindah dari tampilan standar ke tampilan layout atau sebaliknya.

Text
Digunakan untuk menyisipkan teks sesuai format yang diinginkan.

Tables
Digunakan untuk menyisipkan tabel dan tag-tag untuk tabel. Tag-tag ini
hanya dapat disisipkan pada modus Code View.

Frames
Digunakan untuk membuat halaman web dengan frame.

Forms
Digunakan untuk menyisipkan form dan elemen-elemen form.

Templates
Digunakan apabila Anda bekerja dengan template.
11

Characters
Digunakan untuk menyisipkan karakter-karakter khusus yang tidak dapat
ditemukan pada keyboard Anda.

Media
Digunakan untuk menyisipkan berbagai media.

Head
Digunakan untuk menyisipkan elemen di dalam tag <head> dari halaman
web.

Script
Digunakan untuk menyisipkan script.

Application
Kategori ini digunakan untuk membuat aplikasi database dalam
Dreamweaver MX.
2.6.4. Document Toolbar
Komponen ini mengandung tombol-tombol dan menu pop-up yang
menyediakan tampilan berbeda dari Document window (seperti Design view dan
Code view), pilihan menampilkan ruler, grid, dan beberapa operasi umum, seperti
preview di browser.
Gambar 2.4 Document toolbar
2.6.5. Document Window
Komponen ini merupakan komponen di mana dokumen kita dibuat dan
ditampilkan. Anda menyisipkan teks, image dan objek lain di bagian ini.
Document window dalam Dreamweaver MX dapat menampilkan layout web
seperti yang akan Anda lihat pada browser, tetapi ada batasan-batasan tertentu di
mana terdapat perbedaan antara tampilan di Dreamweaver MX dengan tampilan
di browser.
12
Gambar 2.5 Document window
2.6.6. Panel Groups
Panel groups adalah kumpulan panel berkaitan yang dikelompokkan
bersama di bawah satu judul. Untuk mengekspansi panel group, klik pada panah
expander di sebelah kiri nama group. Untuk membuat panel menjadi mengapung
(tidak menempel pada pojok window), lakukan drag pada paling pojok kiri dari
judul group.
Terdapat beberapa jenis panel group, antara lain Design, Code,
Application, Files dan Answer. Dalam suatu jenis group terdapat beberapa macam
panel, misalnya group Design memiliki panel HTML Styles, CSS Styles dan
Behaviour. Masing-masing panel ini dapat Anda buat mengapung dan terpisah
dengan group dengan cara men-drag tab dari panel tersebut sehingga terlepas dari
panel group.
Gambar 2.6 Design panel group
13
2.6.7. Tag Selector
Tag selector terletak pada status bar, tepatnya di bawah Document window
yang berfungsi menampilkan hierarki tag di sekitar pilihan yang aktif pada Design
view. Klik pada sembarang tag di hierarki untuk menampilkan tag dan semua
isinya.
Gambar 2.7 Tag selector
2.6.8. Property Inspector
Property inspector memberikan fasilitas untuk melihat dan mengubah
berbagai properti objek yang dipilih atau teks. Setiap macam objek memiliki
properti yang berbeda.
Gambar 2.8 Property inspector
2.6.9. Site Panel
Site panel memberikan fasilitas untuk mengatur file dan folder yang
membentuk situs web Anda. Site panel sebenarnya merupakan anggota dari Files
panel group selain Assets panel. Panel ini memiliki fungsi yang cukup penting
karena memungkinkan kita bekerja dan mengatur file-file dari situs web dengan
efisien.
Pada Site panel, selain untuk manajemen file Anda juga dapat melakukan
koneksi ke remote server atau testing server. Setelah koneksi dilakukan, Anda
dapat menaruh file ke server atau mengcopy file dari server ke situs lokal.
14
Gambar 2.9 Site panel dalam files panel group
2.6.10. Tag Inspector
Tag inspector merupakan salah satu fasilitas baru Dreamweaver MX di
mana kita dapat melihat hierarki tag dan atribut-atribut yang dapat ditambahkan
atau diedit. Anda dapat menampilkan Tag inspector dengan menu Window > Tag
Inspector atau tekan tombol F9 pada keybord.
Gambar 2.10 Tag inspector
2.7.
Struktur Navigasi
Secara teknis pembuatan homepage memiliki suatu alur navigasi dengan
menggunakan fasilitas hyperlink yang menghubungkan first page file ke file-file
berikutnya dalam suatu direktori file homepage. Untuk memahami lebih jelas alur
15
tersebut, digunakan teori struktur navigasi. Berikut struktur navigasi yang biasa
digunakan :
1. Struktur Linier
Merupakan struktur yang tanpa mempunyai suatu rangkaian cerita yang
berurut. Struktur ini menampilkan satu per satu tampilan layar secara
berurut menurut aturannya. Pada struktur ini tidak diperkenankan adanya
percabangan.
Gambar 2.11 Struktur navigasi linier
2. Struktur Hirarki
Struktur ini merupakan struktur yang mengandalkan percabangan untuk
menampilkan data atau gambar pada layar. Tampilan menu pada struktur
ini disebut dengan master page (halaman utama ke satu), dan master page
ini memiliki cabang-cabang yang disebut dengan slave page (halaman
pendukung).
Gambar 2.12 Struktur navigasi hirarki
16
3. Struktur Non Linier
Struktur ini merupakan perpanjangan dari struktur navigasi linier, namun
pada struktur ini diperkenankan adanya percabangan hanya saja
percabangan ini tidak sama dengan struktur hirarki. Pada struktur non
linier semua kedudukan pose sama.
Gambar 2.13 Struktur navigasi non linier
4. Struktur Composite (Campuran)
Struktur ini mempunyai gabungan dari ketiga struktur sebelumnya, jika
suatu topik membutuhkan percabangan maka dapat dibuat percabangannya.
Gambar 2.14 Struktur navigasi composite
Download