algoritma percabangan

advertisement
STRUKTUR DASAR ALGORITMA
Rio Widyatmoko, A.Md.Kom
@riowidyatmoko
PENDAHULUAN
Pada dasarnya struktur dasar algoritma
ada 3 :
1. Algoritma Sekuensial (runtunan)
2. Algoritma Percabangan
3. Algoritma Perulangan
1. Algoritma Sekuensial (runtunan)
• Adalah struktur algoritma paling
dasar yang bersisi rangkaian
instruksi yang di proses secara
sekuensial artinya dikerjakan satu
per satu ,berurutan baris perbaris
mulai dari baris pertama hingga
baris terakhir, tanpa ada
pengkondisian dan perulangan.
• Karateristiknya adalah :
– Tiap instruksi / langkah dikerjakan satu
per satu.
– Tiap instruksi dilaksanakan sekali, tidak
ada instruksi yang diulang.
– Urutan instruksiyang dilaksanakan
pemroses sama dengan urutan instruksi
sebagai tertulis di dalam teks
algoritma.
– Akhir dari instruksi terakhir merupakan
akhir algoritma.
2. Algoritma Percabangan
• Percabangan atau dalam bahasa
yang lebih formal yaitu
conditional statement
merupakan suatu pernyataan
yang menganalisa suatu kondisi
dan mengambil keputusan
• Seringkali suatu instruksi hanya bisa
berdasarkan pada hasil analisa
dikerjakan jika ia memenuhi suatu
tersebut
persyaratan tertentu, sehingga
komputer tidak lagi mengerjakan
instruksi secara sekuensial seperti
pada runtunan melainkan
berdasarkan syarat yang dipenuhi.
• Contoh penggunaan :
– Menentukan suatu bilangan bulat
termasuk genap atau ganjil.
– Menentukan siswa yang lulus
atau tidak berdasarkan nilai ratarata yang diperoleh.
– Dll.
• Percabangan di dalam pemrograman
digunakan
oleh
komputer
untuk
menentukan langkah kerja , sebuah
perintah dikerjakan jika persyaratan
atau kondisi tertentu dipenuhi.
• Percabangan menggunakan operator kondisional yang akan
menghasilkan nilai benar/true atau salah/false.
• Jika nilai yang dihasilkan benar, maka perintah akan
dilaksanakan, sedangkan jika salah, maka perintah tidak akan
dilaksanakan.
• Contoh:
– 9 > 5, pasti selalu bernilai TRUE
– N > 60, belum tentu benar, tergantung nilai N, sehingga
terdapat alternatif pilihan yang dihasilkan, TRUE atau FALSE.
JENIS
Jenis algoritma percabangan :
1. Percabangan 1 kondisi
2. Percabangan 2 kondisi
3. Percabangan 2 kondisi atau lebih
4. Percabangan select case
1. Percabangan 1 Kondisi
•
Digunakan jika pemilihan hanya memberikan satu pilihan
yang dilaksakan bila kondisi (persyaratan) dipenuhi
(bernilai benar), dan tidak memberikan pilihan lain yang
dilaksanakan bila kondisi bernilai salah.
• Struktur:
If kondisi Then
ekspresi
End If
• Keterangan :
 Kondisi : suatu pernyataan yang akan dibandingkan
kebenarannya.
 Ekspresi : suatu kode-kode yang akan dijalankan jika
kondisi memenuhi syarat
IfNilai>60
Kondisi
True
False
Pernyataan sesudah Then hanya
akan dilaksanakan bila <kondisi>
bernilai benar (true). Bila
<kondisi> bernilai salah (false),
maka tidak ada pernyataan yang
dilaksanakan.
Statements
Ket
= ‘LULUS’
Jika nilai > 60 maka
if (nilai > 60) then
diberi keterangan =‘LULUS’;
keterangan = ‘LULUS’;
“Jika pembelian > 50000 maka mendapat hadiah cangkir”
If pembelian > 50000 Then
Hadiah = “Cangkir”
2. Percabangan 2 Kondisi
• Mengantisipasi 2 kondisi (true / false)
• Struktur:
If kondisi Then
ekspresi1
Else
ekspresi 2
End If
• Ekspresi -1 akan dilaksanakan jika
kondisi bernilai benar, tetapi jika kondisi
bernilai salah, maka ekspresi-2 yang
akan dilaksanakan.
Jika
nilai>>60)
60 then
maka
if
(nilai
cetak(‘LULUS’)
writeln(‘LULUS’)
jika
tidak
else
cetak(‘TDK
LULUS’);
writeln(‘TDK
LULUS’);
IfNilai>60
Kondisi
False
Tidak
State 2Lulus
True
Lulus1
State
“Jika peminjaman lebih dari 7
hari maka dikenakan denda
sebesar 2000 “
“Jika bilangan habis dibagi dua maka bilangan itu
adalah bilangan genap, jika tidak
bilangan itu adalah bilangan ganjil”,
If peminjaman > 7 Then
Denda = 2000
Else
Denda = 0
End If
If bilangan mod 2 = 0 Then
Ket = “Bilangan genap”
Else
Ket = “Bilangan ganjil”
End If
3. Percabangan 2 Kondisi atau lebih
• Biasa disebut percabangan if
majemuk
• Digunakan jika pemilihan
memberikan lebih dari dua
alternatif pilihan
If <kondisi-1> then
<ekspresi-1>
else if <kondisi-2> then
<ekspresi-2>
else if <kondisi-3> then
<ekspresi-3>
else
<ekspresi-4>;
End if
•
•
•
jika kondisi1 terpenuhi maka ekspresi ke satu akan dijalankan.
Sedangkan jika kondisi1 tidak memenuhi syarat maka akan
dilewati dan mengecek apakah kondisi2 memenuhi syarat
jika memenuhi maka ekspresi ke 2 akan dijalankan sedangkan
jika tidak ada yang memenuhi syarat maka opsi terakhir yang
akan dijalankan.
ME REVIEW
Percabangan 1 kondisi
Percabangan 2 kondisi
Digunakan jika pemilihan hanya
memberikan satu pilihan yang
dilaksakan yaitu bila kondisi
dipenuhi bernilai benar dan tidak
memberikan pilihan lain yang
dilaksanakan bila kondisi bernilai
salah.
Digunakan jika pemilihan hanya
memberikan dua pilihan yang
dilaksakan yaitu bila kondisi
dipenuhi bernilai benar dan juga
memberikan pilihan lain yang
dilaksanakan bila kondisi bernilai
salah.
If kondisi Then
ekspresi
End If
If kondisi Then
ekspresi1
Else
ekspresi 2
End If
Percabangan 2 kondisi
atau lebih
Sama dengan percabangan 2
kondisi tapi kondisi yang
disediakan lebih dari 2 , PAHAM
KAN ??
If <kondisi-1> then
<ekspresi-1>
else if <kondisi-2> then
<ekspresi-2>
else if <kondisi-3> then
<ekspresi-3>
else
<ekspresi-4>;
End if
Percabangan 1 kondisi Percabangan 2 kondisi
Percabangan 2 kondisi
atau lebih
Percabangan
1 kondisi
“Jika pembelian > 50000 maka mendapat hadiah cangkir”
Percabangan
2 kondisi
“Jika nilai siswa diatas 60 maka keterangan lulus jika tidak
maka tidak lulus “
If pembelian > 50000 Then
Hadiah = “Cangkir”
if (nilai > 60) then
ket : LULUS
else
ket : TIDAK LULUS
Percabangan
2 kondisi atau
lebih
4. Percabangan Select Case
• Digunakan sebagai alternatif dari percabangan if majemuk
namun strukturnya lebih sederhana.Select Case juga mengerjakan
suatu blok statemen berdasarkan uji nilai ekspresi.
• Perbedaannya adalah pada tata cara penulisan dan
pengelompokan nilai dari variabel/kondisi.
• Struktur :
LATIHAN
Deskripsi :
1. Beri penjelasan termasuk jenis algoritma percabangan apa ?
2. Buat algoritma sesuai struktur !
Kerjakan di kertas selembar dan kumpulkan
1. “Jika peminjaman lebih dari
3. “Jika naik angkot dewasa
7 hari maka dikenakan denda
5000 remaja 3000 anak-anak
sebesar 8000 “
2000 selain itu gratis“
2. “ Jika naik busway kurang
dari jam 7 maka bayar 2000
selain itu 3500 “
4. “Jika umur lebih atau
samdengan 17 maka boleh
menonton bioskop jika tidak
maka tidak boleh “
5. “Jika nilai diatas atau sama dengan 85 maka A
Jika nilai diatas atau sama dengan 75 maka B
Jika nilai diatas atau sama dengan 65 maka C
Jika nilai diatas atau sama dengan 55 maka D
Selain itu E “
6. “Jika membeli remot maka
akan mendapatkan baterai “
9. “Jika nilai dibawah 50 maka akan muncul jelek sekali
Jika nilai dibawah 70 maka akan muncul jelek
Jika nilai dibawah 80 maka akan muncul baik
Jika nilai dibawah 90 maka akan muncul baik sekali
Selain itu jenius “
7. “Jika membeli jam akan
mendapatkan boks “
10.
8. “Jika harga beli > 100000
maka diskon 25% Jika tidak,
tidak diskon.
“Jurusan di sebuah Sekolah dikodekan dengan
nomor urut sebagai berikut:
1 : multimedia
2 : rpl
3 : akuntansi
4 : perkantoran
Dengan memasukan kode angka jurusan, maka akan
ditampilkan nama jurusan nya.
Hal ini dapat dilakukan dengan:
Download