Perawatan dan Perbaikan Mesin Produksi

advertisement
STANDAR KOMPETENSI
TENAGA TEKNIK KETENAGALISTRIKAN
BIDANG INDUSTRI PERALATAN TENAGA LISTRIK
SUB-BIDANG
PERAWATAN DAN PERBAIKAN
MESIN PRODUKSI
DEPARTEMEN ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL
DIREKTORAT JENDERAL LISTRIK DAN PEMANFAATAN ENERGI
2004
DAFTAR ISI
STANDAR KOMPETENSI TENAGA TEKNIK KETENAGALISTRIKAN
BIDANG INDUSTRI PERALATAN TENAGA LISTRIK
SUB-BIDANG PERAWATAN DAN PERBAIKAN MESIN PRODUKSI
hal
1. Kode Unit
Judul Unit
: IPL.RAW.001(2).A................................................................
: Melakukan Perawatan dan Perbaikan Mesin Bubut
(Turning Machine) dan Mesin Frais (Milling Machine)
1
2. Kode Unit
Judul Unit
: IPL.RAW.002(2).A................................................................
: Melakukan Perawatan dan Perbaikan Mesin Punching dan
Mesin Pemotong (Cutting Machine)
5
3. Kode Unit
Judul Unit
: IPL.RAW.003(2).A................................................................
: Melakukan Perawatan dan Perbaikan Mesin Moulding
9
4. Kode Unit
Judul Unit
: IPL.RAW.004(2).A................................................................
: Melakukan Perawatan dan Perbaikan Mesin Bending
13
5. Kode Unit
Judul Unit
: IPL.RAW.005(2).A................................................................
: Melakukan Perawatan dan Perbaikan Sistem Kelistrikan
dan Instrumentasi pada Mesin Pengecor (Casting
Machine)
17
6. Kode Unit
Judul Unit
: IPL.RAW.006(2).A................................................................
: Melakukan Perawatan dan Perbaikan Sistem Mekanik
pada
Mesin
Pengecor
(Casting
Machine)
20
i
STANDAR KOMPETENSI TENAGA TEKNIK KETENAGALISTRIKAN
BIDANG INDUSTRI PERALATAN TENAGA LISTRIK
SUB-BIDANG PERAWATAN DAN PERBAIKAN MESIN PRODUKSI
Kode Unit
: IPL.RAW.001(2).A
Judul Unit
: Melakukan Perawatan dan Perbaikan Mesin Bubut (Turning
Machine) dan Mesin Frais (Milling Machine)
Deskripsi Unit : Unit kompetensi ini mencakup pelaksanaan perawatan dan
perbaikan sistem mekanis, sistem kelistrikan dan instrumentasi
pada mesin bubut (turning machine) dan mesin frais (milling
machine), termasuk juga yang telah menggunakan computer
numerical control (CNC), meliputi : sistem penggerak dan
transmisi, sistem pneumatik, pelumasan mesin, cooling system,
bantalan
(bearing),
kesimetrisan
dan
kestabilan
(leveling/alignment and balancing), pengkawatan, sistem sirkit
listrik, sistem kontrol proses, instrumen sensor, transmiter dan
lain-lain.
Elemen Kompetensi
1
Merencanakan
dan
mempersiapkan
pekerjaan
Kriteria Unjuk Kerja
1.1 Kebijakan dan prosedur K3 dipahami. Perawatan
dan perbaikan mesin produksi direncanakan dan
dipersiapkan sesuai dengan prosedur standar kerja
yang berlaku.
1.2 Surat perintah kerja/izin kerja, prosedur standar kerja,
instruksi perawatan dan perbaikan, blangko dan
dokumen terkait lainnya disiapkan dan dipahami.
1.3 Koordinasi dengan personel bagian lain dilakukan
melalui personel yang berwenang.
1.4 Perkakas,
perlengkapan,
material,
dan
alat
keselamatan personil yang diperlukan dipastikan
telah tersedia, masih bekerja baik, dan aman
digunakan.
2
Melaksanakan
pekerjaan
2.1 Mesin produksi dirawat dan diperbaiki dengan
mengikuti prosedur standar kerja dan instruksi
perawatan dan perbaikan sesuai dengan persyaratan
pekerjaan, tanpa menimbulkan kerusakan atau
gangguan terhadap lingkungan sekitar atau fungsi
peralatan lain.
2.2 Kejadian atau keadaan yang tidak terduga
diselesaikan sesuai prosedur standar kerja yang
ditetapkan.
2.3 Persetujuan harus diperoleh dari personil yang
berwenang sesuai dengan prosedur standar kerja
1
yang ditetapkan sebelum suatu tindakan alternatif
dilakukan.
2.4 Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan bahwa
pekerjaan telah dilaksanakan sesuai dengan
persyaratan pekerjaan.
2.5 Setelah selesai, perkakas, perlengkapan, dan alat
keselamatan personel yang digunakan dalam
pelaksanaan pekerjaan dibersihkan, diperiksa, dan
dikembalikan ke tempat semula.
3
Melaporkan hasil
pekerjaan
3.1 Hasil pekerjaan dilaporkan kepada personel yang
berwenang sesuai dengan prosedur standar kerja.
Istilah-istilah umum pada unit ini diperlihatkan dengan kata yang digarisbawahi.
Definisi dan ruang lingkup yang dimaksudkan untuk dicakup dijelaskan pada Daftar
Kosakata.
Batasan Variabel
Dalam melaksanakan unit kompetensi ini harus didukung antara lain dengan
adanya:
1. Kebijakan dan prosedur K3;
2. Prosedur standar kerja (Standard Operating Procedure/SOP);
3. Instruksi perawatan dan perbaikan (Instruction Manual);
4. Persyaratan pekerjaan;
5. Perkakas, perlengkapan, material, dan alat keselamatan personil yang
dibutuhkan;
6. Personel yang berwenang;
7. Sistem dan format pelaporan.
Panduan Penilaian
A. Persyaratan Dasar
Minimal D3 Teknik atau SLTA berpengalaman di bidangnya minimal 5 tahun.
B. Unit Kompetensi Pendukung
Kode Unit
Judul Unit
C. Pembuktian Pencapaian Kompetensi
Pencapaian kompetensi dibuktikan dengan adanya kemampuan untuk:
1. Memperagakan/mendemonstrasikan unjuk kerja yang konsisten untuk
setiap elemen kompetensi;
2
2. Memenuhi kriteria unjuk kerja setiap elemen kompetensi dengan
mempergunakan teknik, prosedur, informasi, dan sumber daya yang
tersedia di tempat kerja;
3. Memperagakan/mendemonstrasikan pemahaman atas pengetahuan dan
keterampilan pendukung sebagaimana dimaksud dalam bagian
Pengetahuan dan Keterampilan Pendukung.
D. Pengetahuan dan Keterampilan Pendukung
Keselamatan dan kesehatan kerja
Kebijakan dan prosedur K3 yang berlaku, keselamatan personel, alat
keselamatan personel, bahaya-bahaya yang mungkin timbul di tempat kerja,
peralatan proteksi dan penanggulangan terhadap bahaya, prosedur bekerja
dengan menggunakan peralatan dan pemanfaat tenaga listrik, prosedur
penyelamatan dan pertolongan pertama, prosedur pelaporan jika terjadi
bahaya atau kecelakaan kerja
Interpretasi gambar teknik
Standar gambar teknik, daftar komponen dan material, jenis garis, simbolsimbol gambar teknik, diagram skematik, diagram blok
Penggunaan perkakas dan gawai ukur
Identifikasi dan penggunaan perkakas untuk penandaan, pemotongan,
pemasangan, dan pengerjaan akhir, identifikasi dan penggunaan gawai ukur
Pengetahuan tentang penggerak, transmisi dan penghubung mekanis
Pemahaman tentang jenis-jenis ulir, roda gigi, pulley, kopling, poros, bantalan
(bearing) dan hubungan satu sama lain
Pengetahuan tentang sistem pneumatik
Teori dasar mekanik, pemahaman tentang mekanika fluida, jenis dan
spesifikasi kompresor, filter, valve, packing dan seal
Pengetahuan tentang pelumasan mesin
Pemahaman tentang jenis dan spesifikasi pelumas
Pengetahuan tentang cooling system
Pemahaman tentang jenis dan spesifikasi pendingin (coolant) yang sesuai
dengan material cutter dan bahan kerja, jenis dan spesifikasi pompa
Teori listrik
Satuan besaran-besaran listrik, daya dan energi, torsi, rugi-rugi dan efisiensi,
konduktor, insulator, arus, tegangan, teori rangkaian listrik, hukum Ohm,
hukum Kirchhoff, rangkaian seri/paralel, rangkaian arus searah/arus bolakbalik, sistem 1-fasa/3-fasa, resistansi, induktansi, kapasitansi, impedansi
Motor listrik
Konstruksi, prinsip kerja, dan karakteristik motor listrik tiga fasa, sistem
proteksi
Teknik pengkawatan
Keselamatan ketenagalistrikan, isolasi, pembumian, pengetesan peralatan
tenaga listrik, jenis-jenis penghantar, kabel daya, kode warna, penyambungan
dan terminasi, sistem pengkawatan, lengkapan kabel daya
3
Mempersiapkan dan menulis dokumen teknis
Penulisan laporan, pendokumentasian
Kompetensi Kunci
Kompetensi Kunci
A
B
C
D
E
F
G
Tingkat Unjuk Kerja
2
2
2
2
2
2
2
4
STANDAR KOMPETENSI TENAGA TEKNIK KETENAGALISTRIKAN
BIDANG INDUSTRI PERALATAN TENAGA LISTRIK
SUB-BIDANG PERAWATAN DAN PERBAIKAN MESIN PRODUKSI
Kode Unit
: IPL.RAW.002(2).A
Judul Unit
: Melakukan Perawatan dan Perbaikan Mesin Punching dan
Mesin Pemotong (Cutting Machine)
Deskripsi Unit : Unit kompetensi ini mencakup pelaksanaan perawatan dan
perbaikan sistem mekanis, sistem kelistrikan dan instrumentasi
pada mesin punching dan mesin pemotong (cutting machine),
termasuk juga yang telah menggunakan computer numerical
control (CNC), meliputi: penggerak dan transmisi, sistem
pneumatik, pelumasan mesin, bantalan (bearing), dan dies,
pengkawatan, sistem sirkit listrik, sistem kontrol proses,
instrumen sensor, transmiter dan lain-lain.
Elemen Kompetensi
1
Merencanakan
dan
mempersiapkan
pekerjaan
Kriteria Unjuk Kerja
1.1 Kebijakan dan prosedur K3 dipahami. Perawatan
dan perbaikan mesin produksi direncanakan dan
dipersiapkan sesuai dengan prosedur standar kerja
yang berlaku.
1.2 Surat perintah kerja/izin kerja, prosedur standar kerja,
instruksi perawatan dan perbaikan, blangko dan
dokumen terkait lainnya disiapkan dan dipahami.
1.3 Koordinasi dengan personel bagian lain dilakukan
melalui personel yang berwenang.
1.4 Perkakas,
perlengkapan,
material,
dan
alat
keselamatan personil yang diperlukan dipastikan
telah tersedia, masih bekerja baik, dan aman
digunakan.
2
Melaksanakan
pekerjaan
2.1 Mesin produksi dirawat dan diperbaiki dengan
mengikuti prosedur standar kerja dan instruksi
perawatan dan perbaikan sesuai dengan persyaratan
pekerjaan, tanpa menimbulkan kerusakan atau
gangguan terhadap lingkungan sekitar atau fungsi
peralatan lain.
2.2 Kejadian atau keadaan yang tidak terduga
diselesaikan sesuai prosedur standar kerja yang
ditetapkan.
2.3 Persetujuan harus diperoleh dari personil yang
berwenang sesuai dengan prosedur standar kerja
yang ditetapkan sebelum suatu tindakan alternatif
dilakukan.
5
2.4 Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan bahwa
pekerjaan telah dilaksanakan sesuai dengan
persyaratan pekerjaan.
2.5 Setelah selesai, perkakas, perlengkapan, dan alat
keselamatan personel yang digunakan dalam
pelaksanaan pekerjaan dibersihkan, diperiksa, dan
dikembalikan ke tempat semula.
3
Melaporkan hasil
pekerjaan
3.1 Hasil pekerjaan dilaporkan kepada personel yang
berwenang sesuai dengan prosedur standar kerja.
Istilah-istilah umum pada unit ini diperlihatkan dengan kata yang digarisbawahi.
Definisi dan ruang lingkup yang dimaksudkan untuk dicakup dijelaskan pada Daftar
Kosakata.
Batasan Variabel
Dalam melaksanakan unit kompetensi ini harus didukung antara lain dengan
adanya:
1. Kebijakan dan prosedur K3;
2. Prosedur standar kerja (Standard Operating Procedure/SOP);
3. Instruksi perawatan dan perbaikan (Instruction Manual);
4. Persyaratan pekerjaan;
5. Perkakas, perlengkapan, material, dan alat keselamatan personil yang
dibutuhkan;
6. Personel yang berwenang;
7. Sistem dan format pelaporan.
Panduan Penilaian
A. Persyaratan Dasar
Minimal D3 Teknik atau SLTA berpengalaman di bidangnya minimal 5 tahun.
B. Unit Kompetensi Pendukung
Kode Unit
Judul Unit
C. Pembuktian Pencapaian Kompetensi
Pencapaian kompetensi dibuktikan dengan adanya kemampuan untuk:
1. Memperagakan/mendemonstrasikan unjuk kerja yang konsisten untuk
setiap elemen kompetensi;
6
2. Memenuhi kriteria unjuk kerja setiap elemen kompetensi dengan
mempergunakan teknik, prosedur, informasi, dan sumber daya yang
tersedia di tempat kerja;
3. Memperagakan/mendemonstrasikan pemahaman atas pengetahuan dan
keterampilan pendukung sebagaimana dimaksud dalam bagian
Pengetahuan dan Keterampilan Pendukung.
D. Pengetahuan dan Keterampilan Pendukung
Keselamatan dan kesehatan kerja
Kebijakan dan prosedur K3 yang berlaku, keselamatan personel, alat
keselamatan personel, bahaya-bahaya yang mungkin timbul di tempat kerja,
peralatan proteksi dan penanggulangan terhadap bahaya, prosedur bekerja
dengan menggunakan peralatan dan pemanfaat tenaga listrik, prosedur
penyelamatan dan pertolongan pertama, prosedur pelaporan jika terjadi
bahaya atau kecelakaan kerja
Interpretasi gambar teknik
Standar gambar teknik, daftar komponen dan material, jenis garis, simbolsimbol gambar teknik, diagram skematik, diagram blok
Penggunaan perkakas dan gawai ukur
Identifikasi dan penggunaan perkakas untuk penandaan, pemotongan,
pemasangan, dan pengerjaan akhir, identifikasi dan penggunaan gawai ukur
Pengetahuan tentang penggerak, transmisi dan penghubung mekanis
Pemahaman tentang jenis-jenis ulir, roda gigi, pulley, kopling, poros, bantalan
(bearing) dan hubungan satu sama lain
Pengetahuan tentang sistem pneumatik dan pelumasan
Teori dasar mekanik, pemahaman tentang mekanika fluida, jenis dan
spesifikasi kompresor, filter, valve, packing dan seal
Pengetahuan tentang pelumasan mesin
Pemahaman tentang jenis dan spesifikasi pelumas
Teori listrik
Satuan besaran-besaran listrik, daya dan energi, torsi, rugi-rugi dan efisiensi,
konduktor, insulator, arus, tegangan, teori rangkaian listrik, hukum Ohm,
hukum Kirchhoff, rangkaian seri/paralel, rangkaian arus searah/arus bolakbalik, sistem 1-fasa/3-fasa, resistansi, induktansi, kapasitansi, impedansi
Motor listrik
Konstruksi, prinsip kerja, dan karakteristik motor listrik tiga fasa, sistem
proteksi
Teknik pengkawatan
Keselamatan ketenagalistrikan, isolasi, pembumian, pengetesan peralatan
tenaga listrik, jenis-jenis penghantar, kabel daya, kode warna, penyambungan
dan terminasi, sistem pengkawatan, lengkapan kabel daya
Mempersiapkan dan menulis dokumen teknis
Penulisan laporan, pendokumentasian
7
Kompetensi Kunci
Kompetensi Kunci
A
B
C
D
E
F
G
Tingkat Unjuk Kerja
2
2
2
2
2
2
2
8
STANDAR KOMPETENSI TENAGA TEKNIK KETENAGALISTRIKAN
BIDANG INDUSTRI PERALATAN TENAGA LISTRIK
SUB-BIDANG PERAWATAN DAN PERBAIKAN MESIN PRODUKSI
Kode Unit
: IPL.RAW.003(2).A
Judul Unit
: Melakukan Perawatan dan Perbaikan Mesin Moulding
Deskripsi Unit : Unit kompetensi ini mencakup pelaksanaan perawatan dan
perbaikan sistem mekanis, sistem kelistrikan dan instrumentasi
pada mesin moulding dengan injeksi maupun tidak, termasuk
juga yang telah menggunakan computer numerical control
(CNC), meliputi: penggerak dan transmisi, sistem pneumatik,
pelumasan,
bantalan (bearing), dan mould, pengkawatan,
sistem sirkit listrik, sistem kontrol proses, instrumen sensor,
transmiter dan lain-lain.
Elemen Kompetensi
1
Merencanakan
dan
mempersiapkan
pekerjaan
Kriteria Unjuk Kerja
1.1 Kebijakan dan prosedur K3 dipahami. Perawatan
dan perbaikan mesin produksi direncanakan dan
dipersiapkan sesuai dengan prosedur standar kerja
yang berlaku.
1.2 Surat perintah kerja/izin kerja, prosedur standar kerja,
instruksi perawatan dan perbaikan, blangko dan
dokumen terkait lainnya disiapkan dan dipahami.
1.3 Koordinasi dengan personel bagian lain dilakukan
melalui personel yang berwenang.
1.4 Perkakas,
perlengkapan,
material,
dan
alat
keselamatan personil yang diperlukan dipastikan
telah tersedia, masih bekerja baik, dan aman
digunakan.
2
Melaksanakan
pekerjaan
2.1 Mesin produksi dirawat dan diperbaiki dengan
mengikuti prosedur standar kerja dan instruksi
perawatan dan perbaikan sesuai dengan persyaratan
pekerjaan, tanpa menimbulkan kerusakan atau
gangguan terhadap lingkungan sekitar atau fungsi
peralatan lain.
2.2 Kejadian atau keadaan yang tidak terduga
diselesaikan sesuai prosedur standar kerja yang
ditetapkan.
2.3 Persetujuan harus diperoleh dari personil yang
berwenang sesuai dengan prosedur standar kerja
yang ditetapkan sebelum suatu tindakan alternatif
dilakukan.
9
2.4 Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan bahwa
pekerjaan telah dilaksanakan sesuai dengan
persyaratan pekerjaan.
2.5 Setelah selesai, perkakas, perlengkapan, dan alat
keselamatan personel yang digunakan dalam
pelaksanaan pekerjaan dibersihkan, diperiksa, dan
dikembalikan ke tempat semula.
3
Melaporkan hasil
pekerjaan
3.1 Hasil pekerjaan dilaporkan kepada personel yang
berwenang sesuai dengan prosedur standar kerja.
Istilah-istilah umum pada unit ini diperlihatkan dengan kata yang digarisbawahi.
Definisi dan ruang lingkup yang dimaksudkan untuk dicakup dijelaskan pada Daftar
Kosakata.
Batasan Variabel
Dalam melaksanakan unit kompetensi ini harus didukung antara lain dengan
adanya:
1. Kebijakan dan prosedur K3;
2. Prosedur standar kerja (Standard Operating Procedure/SOP);
3. Instruksi perawatan dan perbaikan (Instruction Manual);
4. Persyaratan pekerjaan;
5. Perkakas, perlengkapan, material, dan alat keselamatan personil yang
dibutuhkan;
6. Personel yang berwenang;
7. Sistem dan format pelaporan.
Panduan Penilaian
A. Persyaratan Dasar
Minimal D3 Teknik atau SLTA berpengalaman di bidangnya minimal 5 tahun.
B. Unit Kompetensi Pendukung
Kode Unit
Judul Unit
C. Pembuktian Pencapaian Kompetensi
Pencapaian kompetensi dibuktikan dengan adanya kemampuan untuk:
1. Memperagakan/mendemonstrasikan unjuk kerja yang konsisten untuk
setiap elemen kompetensi;
10
2. Memenuhi kriteria unjuk kerja setiap elemen kompetensi dengan
mempergunakan teknik, prosedur, informasi, dan sumber daya yang
tersedia di tempat kerja;
3. Memperagakan/mendemonstrasikan pemahaman atas pengetahuan dan
keterampilan pendukung sebagaimana dimaksud dalam bagian
Pengetahuan dan Keterampilan Pendukung.
D. Pengetahuan dan Keterampilan Pendukung
Keselamatan dan kesehatan kerja
Kebijakan dan prosedur K3 yang berlaku, keselamatan personel, alat
keselamatan personel, bahaya-bahaya yang mungkin timbul di tempat kerja,
peralatan proteksi dan penanggulangan terhadap bahaya, prosedur bekerja
dengan menggunakan peralatan dan pemanfaat tenaga listrik, prosedur
penyelamatan dan pertolongan pertama, prosedur pelaporan jika terjadi
bahaya atau kecelakaan kerja
Interpretasi gambar teknik
Standar gambar teknik, daftar komponen dan material, jenis garis, simbolsimbol gambar teknik, diagram skematik, diagram blok
Penggunaan perkakas dan gawai ukur
Identifikasi dan penggunaan perkakas untuk penandaan, pemotongan,
pemasangan, dan pengerjaan akhir, identifikasi dan penggunaan gawai ukur
Pengetahuan tentang penggerak, transmisi dan penghubung mekanis
Pemahaman tentang jenis-jenis ulir, roda gigi, pulley, kopling, poros, bantalan
(bearing) dan hubungan satu sama lain
Pengetahuan tentang sistem pneumatik
Teori dasar mekanik, pemahaman tentang mekanika fluida, jenis dan
spesifikasi kompresor, filter, valve, packing dan seal
Pengetahuan tentang pelumasan mesin
Pemahaman tentang jenis dan spesifikasi pelumas
Teori listrik
Satuan besaran-besaran listrik, daya dan energi, torsi, rugi-rugi dan efisiensi,
konduktor, insulator, arus, tegangan, teori rangkaian listrik, hukum Ohm,
hukum Kirchhoff, rangkaian seri/paralel, rangkaian arus searah/arus bolakbalik, sistem 1-fasa/3-fasa, resistansi, induktansi, kapasitansi, impedansi
Motor listrik
Konstruksi, prinsip kerja, dan karakteristik motor listrik tiga fasa, sistem
proteksi
Teknik pengkawatan
Keselamatan ketenagalistrikan, isolasi, pembumian, pengetesan peralatan
tenaga listrik, jenis-jenis penghantar, kabel daya, kode warna, penyambungan
dan terminasi, sistem pengkawatan, lengkapan kabel daya
Mempersiapkan dan menulis dokumen teknis
Penulisan laporan, pendokumentasian
11
Kompetensi Kunci
Kompetensi Kunci
A
B
C
D
E
F
G
Tingkat Unjuk Kerja
2
2
2
2
2
2
2
12
STANDAR KOMPETENSI TENAGA TEKNIK KETENAGALISTRIKAN
BIDANG INDUSTRI PERALATAN TENAGA LISTRIK
SUB-BIDANG PERAWATAN DAN PERBAIKAN MESIN PRODUKSI
Kode Unit
: IPL.RAW.004(2).A
Judul Unit
: Melakukan Perawatan dan Perbaikan Mesin Bending
Deskripsi Unit : Unit kompetensi ini mencakup pelaksanaan perawatan dan
perbaikan sistem mekanis, sistem kelistrikan dan instrumentasi
pada mesin bending penggerak manual maupun otomatis,
meliputi: penggerak dan transmisi, sistem pneumatik,
pelumasan, bantalan (bearing), dies, pengkawatan, sistem sirkit
listrik, sistem kontrol proses, instrumen sensor, transmiter dan
lain-lain.
Elemen Kompetensi
1
Merencanakan
dan
mempersiapkan
pekerjaan
Kriteria Unjuk Kerja
1.1 Kebijakan dan prosedur K3 dipahami. Perawatan
dan perbaikan mesin produksi direncanakan dan
dipersiapkan sesuai dengan prosedur standar kerja
yang berlaku.
1.2 Surat perintah kerja/izin kerja, prosedur standar kerja,
instruksi perawatan dan perbaikan, blangko dan
dokumen terkait lainnya disiapkan dan dipahami.
1.3 Koordinasi dengan personel bagian lain dilakukan
melalui personel yang berwenang.
1.4 Perkakas,
perlengkapan,
material,
dan
alat
keselamatan personil yang diperlukan dipastikan
telah tersedia, masih bekerja baik, dan aman
digunakan.
2
Melaksanakan
pekerjaan
2.1 Mesin produksi dirawat dan diperbaiki dengan
mengikuti prosedur standar kerja dan instruksi
perawatan dan perbaikan sesuai dengan persyaratan
pekerjaan, tanpa menimbulkan kerusakan atau
gangguan terhadap lingkungan sekitar atau fungsi
peralatan lain.
2.2 Kejadian atau keadaan yang tidak terduga
diselesaikan sesuai prosedur standar kerja yang
ditetapkan.
2.3 Persetujuan harus diperoleh dari personil yang
berwenang sesuai dengan prosedur standar kerja
yang ditetapkan sebelum suatu tindakan alternatif
dilakukan.
2.4 Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan bahwa
13
pekerjaan telah dilaksanakan
persyaratan pekerjaan.
sesuai
dengan
2.5 Setelah selesai, perkakas, perlengkapan, dan alat
keselamatan personel yang digunakan dalam
pelaksanaan pekerjaan dibersihkan, diperiksa, dan
dikembalikan ke tempat semula.
3
Melaporkan hasil
pekerjaan
3.1 Hasil pekerjaan dilaporkan kepada personel yang
berwenang sesuai dengan prosedur standar kerja.
Istilah-istilah umum pada unit ini diperlihatkan dengan kata yang digarisbawahi.
Definisi dan ruang lingkup yang dimaksudkan untuk dicakup dijelaskan pada Daftar
Kosakata.
Batasan Variabel
Dalam melaksanakan unit kompetensi ini harus didukung antara lain dengan
adanya:
1. Kebijakan dan prosedur K3;
2. Prosedur standar kerja (Standard Operating Procedure/SOP);
3. Instruksi perawatan dan perbaikan (Instruction Manual);
4. Persyaratan pekerjaan;
5. Perkakas, perlengkapan, material, dan alat keselamatan personil yang
dibutuhkan;
6. Personel yang berwenang;
7. Sistem dan format pelaporan.
Panduan Penilaian
A. Persyaratan Dasar
Minimal D3 Teknik atau SLTA berpengalaman di bidangnya minimal 5 tahun.
B. Unit Kompetensi Pendukung
Kode Unit
Judul Unit
C. Pembuktian Pencapaian Kompetensi
Pencapaian kompetensi dibuktikan dengan adanya kemampuan untuk:
1. Memperagakan/mendemonstrasikan unjuk kerja yang konsisten untuk
setiap elemen kompetensi;
2. Memenuhi kriteria unjuk kerja setiap elemen kompetensi dengan
mempergunakan teknik, prosedur, informasi, dan sumber daya yang
tersedia di tempat kerja;
14
3. Memperagakan/mendemonstrasikan pemahaman atas pengetahuan dan
keterampilan pendukung sebagaimana dimaksud dalam bagian
Pengetahuan dan Keterampilan Pendukung.
D. Pengetahuan dan Keterampilan Pendukung
Keselamatan dan kesehatan kerja
Kebijakan dan prosedur K3 yang berlaku, keselamatan personel, alat
keselamatan personel, bahaya-bahaya yang mungkin timbul di tempat kerja,
peralatan proteksi dan penanggulangan terhadap bahaya, prosedur bekerja
dengan menggunakan peralatan dan pemanfaat tenaga listrik, prosedur
penyelamatan dan pertolongan pertama, prosedur pelaporan jika terjadi
bahaya atau kecelakaan kerja
Interpretasi gambar teknik
Standar gambar teknik, daftar komponen dan material, jenis garis, simbolsimbol gambar teknik, diagram skematik, diagram blok
Penggunaan perkakas dan gawai ukur
Identifikasi dan penggunaan perkakas untuk penandaan, pemotongan,
pemasangan, dan pengerjaan akhir, identifikasi dan penggunaan gawai ukur
Pengetahuan tentang penggerak, transmisi dan penghubung mekanis
Pemahaman tentang jenis-jenis ulir, roda gigi, pulley, kopling, poros, bantalan
(bearing) dan hubungan satu sama lain
Pengetahuan tentang sistem pneumatik
Teori dasar mekanik, pemahaman tentang mekanika fluida, jenis dan
spesifikasi kompresor, filter, valve, packing dan seal
Pengetahuan tentang pelumasan mesin
Pemahaman tentang jenis dan spesifikasi pelumas
Teori listrik
Satuan besaran-besaran listrik, daya dan energi, torsi, rugi-rugi dan efisiensi,
konduktor, insulator, arus, tegangan, teori rangkaian listrik, hukum Ohm,
hukum Kirchhoff, rangkaian seri/paralel, rangkaian arus searah/arus bolakbalik, sistem 1-fasa/3-fasa, resistansi, induktansi, kapasitansi, impedansi
Motor listrik
Konstruksi, prinsip kerja, dan karakteristik motor listrik tiga fasa, sistem
proteksi
Teknik pengkawatan
Keselamatan ketenagalistrikan, isolasi, pembumian, pengetesan peralatan
tenaga listrik, jenis-jenis penghantar, kabel daya, kode warna, penyambungan
dan terminasi, sistem pengkawatan, lengkapan kabel daya
Mempersiapkan dan menulis dokumen teknis
Penulisan laporan, pendokumentasian
15
Kompetensi Kunci
Kompetensi Kunci
A
B
C
D
E
F
G
Tingkat Unjuk Kerja
2
2
2
2
2
2
2
16
STANDAR KOMPETENSI TENAGA TEKNIK KETENAGALISTRIKAN
BIDANG INDUSTRI PERALATAN TENAGA LISTRIK
SUB-BIDANG PERAWATAN DAN PERBAIKAN MESIN PRODUKSI
Kode Unit
: IPL.RAW.005(2).A
Judul Unit
: Melakukan Perawatan dan Perbaikan Sistem Kelistrikan dan
Instrumentasi pada Mesin Pengecor (Casting Machine)
Deskripsi Unit : Unit kompetensi ini mencakup pelaksanaan perawatan dan
perbaikan sistem kelistrikan dan instrumentasi pada mesin
pengecor yang berpenggerak manual maupun otomatis,
meliputi: penggerak, pengkawatan, sistem sirkit listrik, sistem
kontrol proses, instrumen sensor, transmiter dan lain-lain sesuai
dengan prosedur standar kerja dan petunjuk pengoperasian
mesin.
Elemen Kompetensi
1
Merencanakan
dan
mempersiapkan
pekerjaan
Kriteria Unjuk Kerja
1.1 Kebijakan dan prosedur K3 dipahami. Perawatan
dan perbaikan mesin produksi direncanakan dan
dipersiapkan sesuai dengan prosedur standar kerja
yang berlaku.
1.2 Surat perintah kerja/izin kerja, prosedur standar kerja,
instruksi perawatan dan perbaikan, blangko dan
dokumen terkait lainnya disiapkan dan dipahami.
1.3 Koordinasi dengan personel bagian lain dilakukan
melalui personel yang berwenang.
1.4 Perkakas,
perlengkapan,
material,
dan
alat
keselamatan personil yang diperlukan dipastikan
telah tersedia, masih bekerja baik, dan aman
digunakan.
2
Melaksanakan
pekerjaan
2.1 Mesin produksi dirawat dan diperbaiki dengan
mengikuti prosedur standar kerja dan instruksi
perawatan dan perbaikan sesuai dengan persyaratan
pekerjaan, tanpa menimbulkan kerusakan atau
gangguan terhadap lingkungan sekitar atau fungsi
peralatan lain.
2.2 Kejadian atau keadaan yang tidak terduga
diselesaikan sesuai prosedur standar kerja yang
ditetapkan.
2.3 Persetujuan harus diperoleh dari personil yang
berwenang sesuai dengan prosedur standar kerja
yang ditetapkan sebelum suatu tindakan alternatif
dilakukan.
17
2.4 Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan bahwa
pekerjaan telah dilaksanakan sesuai dengan
persyaratan pekerjaan.
2.5 Setelah selesai, perkakas, perlengkapan, dan alat
keselamatan personel yang digunakan dalam
pelaksanaan pekerjaan dibersihkan, diperiksa, dan
dikembalikan ke tempat semula.
3
Melaporkan hasil
pekerjaan
3.1 Hasil pekerjaan dilaporkan kepada personel yang
berwenang sesuai dengan prosedur standar kerja.
Istilah-istilah umum pada unit ini diperlihatkan dengan kata yang digarisbawahi.
Definisi dan ruang lingkup yang dimaksudkan untuk dicakup dijelaskan pada Daftar
Kosakata.
Batasan Variabel
Dalam melaksanakan unit kompetensi ini harus didukung antara lain dengan
adanya:
1. Kebijakan dan prosedur K3;
2. Prosedur standar kerja (Standard Operating Procedure/SOP);
3. Instruksi perawatan dan perbaikan (Instruction Manual);
4. Persyaratan pekerjaan;
5. Perkakas, perlengkapan, material, dan alat keselamatan personil yang
dibutuhkan;
6. Personel yang berwenang;
7. Sistem dan format pelaporan.
Panduan Penilaian
A. Persyaratan Dasar
Minimal SLTA atau berpengalaman di bidangnya minimal 1 tahun.
B. Unit Kompetensi Pendukung
Kode Unit
Judul Unit
C. Pembuktian Pencapaian Kompetensi
Pencapaian kompetensi dibuktikan dengan adanya kemampuan untuk:
1. Memperagakan/mendemonstrasikan unjuk kerja yang konsisten untuk
setiap elemen kompetensi;
18
2. Memenuhi kriteria unjuk kerja setiap elemen kompetensi dengan
mempergunakan teknik, prosedur, informasi, dan sumber daya yang
tersedia di tempat kerja;
3. Memperagakan/mendemonstrasikan pemahaman atas pengetahuan dan
keterampilan pendukung sebagaimana dimaksud dalam bagian
Pengetahuan dan Keterampilan Pendukung.
D. Pengetahuan dan Keterampilan Pendukung
Keselamatan dan kesehatan kerja
Kebijakan dan prosedur K3 yang berlaku, keselamatan personel, alat
keselamatan personel, bahaya-bahaya yang mungkin timbul di tempat kerja,
peralatan proteksi dan penanggulangan terhadap bahaya, prosedur bekerja
dengan menggunakan peralatan dan pemanfaat tenaga listrik, prosedur
penyelamatan dan pertolongan pertama, prosedur pelaporan jika terjadi
bahaya atau kecelakaan kerja
Interpretasi gambar teknik
Standar gambar teknik, daftar komponen dan material, jenis garis, simbolsimbol gambar teknik, diagram skematik, diagram blok
Penggunaan perkakas dan gawai ukur
Identifikasi dan penggunaan perkakas untuk penandaan, pemotongan,
pemasangan, dan pengerjaan akhir, identifikasi dan penggunaan gawai ukur
Teori listrik
Satuan besaran-besaran listrik, daya dan energi, torsi, rugi-rugi dan efisiensi,
konduktor, insulator, arus, tegangan, teori rangkaian listrik, hukum Ohm,
hukum Kirchhoff, rangkaian seri/paralel, rangkaian arus searah/arus bolakbalik, sistem 1-fasa/3-fasa, resistansi, induktansi, kapasitansi, impedansi
Motor listrik
Konstruksi, prinsip kerja, dan karakteristik motor listrik satu fasa dan tiga fasa,
sistem proteksi
Teknik pengkawatan
Keselamatan ketenagalistrikan, isolasi, pembumian, pengetesan peralatan
tenaga listrik, jenis-jenis penghantar, kabel daya, kode warna, penyambungan
dan terminasi, sistem pengkawatan, lengkapan kabel daya
Mempersiapkan dan menulis dokumen teknis
Penulisan laporan, pendokumentasian
Kompetensi Kunci
Kompetensi Kunci
A
B
C
D
E
F
G
Tingkat Unjuk Kerja
2
2
2
2
2
2
2
19
STANDAR KOMPETENSI TENAGA TEKNIK KETENAGALISTRIKAN
BIDANG INDUSTRI PERALATAN TENAGA LISTRIK
SUB-BIDANG PERAWATAN DAN PERBAIKAN MESIN PRODUKSI
Kode Unit
: IPL.RAW.006(2).A
Judul Unit
: Melakukan Perawatan dan Perbaikan Sistem Mekanik pada
Mesin Pengecor (Casting Machine)
Deskripsi Unit : Unit kompetensi ini mencakup pelaksanaan perawatan dan
perbaikan sistem mekanis pada mesin pengecor yang
berpenggerak manual maupun otomatis, meliputi: penggerak
dan transmisi, sistem hidrolik dan pneumatik, pelumasan,
bantalan (bearing), mould, dan lain-lain sesuai dengan prosedur
standar kerja dan petunjuk pengoperasian mesin.
Elemen Kompetensi
1
Merencanakan
dan
mempersiapkan
pekerjaan
Kriteria Unjuk Kerja
1.1 Kebijakan dan prosedur K3 dipahami. Perawatan
dan perbaikan mesin produksi direncanakan dan
dipersiapkan sesuai dengan prosedur standar kerja
yang berlaku.
1.2 Surat perintah kerja/izin kerja, prosedur standar kerja,
instruksi perawatan dan perbaikan, blangko dan
dokumen terkait lainnya disiapkan dan dipahami.
1.3 Koordinasi dengan personel bagian lain dilakukan
melalui personel yang berwenang.
1.4 Perkakas,
perlengkapan,
material,
dan
alat
keselamatan personil yang diperlukan dipastikan
telah tersedia, masih bekerja baik, dan aman
digunakan.
2
Melaksanakan
pekerjaan
2.1 Mesin produksi dirawat dan diperbaiki dengan
mengikuti prosedur standar kerja dan instruksi
perawatan dan perbaikan sesuai dengan persyaratan
pekerjaan, tanpa menimbulkan kerusakan atau
gangguan terhadap lingkungan sekitar atau fungsi
peralatan lain.
2.2 Kejadian atau keadaan yang tidak terduga
diselesaikan sesuai prosedur standar kerja yang
ditetapkan.
2.3 Persetujuan harus diperoleh dari personil yang
berwenang sesuai dengan prosedur standar kerja
yang ditetapkan sebelum suatu tindakan alternatif
dilakukan.
2.4 Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan bahwa
20
pekerjaan telah dilaksanakan
persyaratan pekerjaan.
sesuai
dengan
2.5 Setelah selesai, perkakas, perlengkapan, dan alat
keselamatan personel yang digunakan dalam
pelaksanaan pekerjaan dibersihkan, diperiksa, dan
dikembalikan ke tempat semula.
3
Melaporkan hasil
pekerjaan
3.1 Hasil pekerjaan dilaporkan kepada personel yang
berwenang sesuai dengan prosedur standar kerja.
Istilah-istilah umum pada unit ini diperlihatkan dengan kata yang digarisbawahi.
Definisi dan ruang lingkup yang dimaksudkan untuk dicakup dijelaskan pada Daftar
Kosakata.
Batasan Variabel
Dalam melaksanakan unit kompetensi ini harus didukung antara lain dengan
adanya:
1. Kebijakan dan prosedur K3;
2. Prosedur standar kerja (Standard Operating Procedure/SOP);
3. Instruksi perawatan dan perbaikan (Instruction Manual);
4. Persyaratan pekerjaan;
5. Perkakas, perlengkapan, material, dan alat keselamatan personil yang
dibutuhkan;
6. Personel yang berwenang;
7. Sistem dan format pelaporan.
Panduan Penilaian
A. Persyaratan Dasar
Minimal SLTA atau berpengalaman di bidangnya minimal 1 tahun.
B. Unit Kompetensi Pendukung
Kode Unit
Judul Unit
C. Pembuktian Pencapaian Kompetensi
Pencapaian kompetensi dibuktikan dengan adanya kemampuan untuk:
1. Memperagakan/mendemonstrasikan unjuk kerja yang konsisten untuk
setiap elemen kompetensi;
2. Memenuhi kriteria unjuk kerja setiap elemen kompetensi dengan
mempergunakan teknik, prosedur, informasi, dan sumber daya yang
tersedia di tempat kerja;
21
3. Memperagakan/mendemonstrasikan pemahaman atas pengetahuan dan
keterampilan pendukung sebagaimana dimaksud dalam bagian
Pengetahuan dan Keterampilan Pendukung.
D. Pengetahuan dan Keterampilan Pendukung
Keselamatan dan kesehatan kerja
Kebijakan dan prosedur K3 yang berlaku, keselamatan personel, alat
keselamatan personel, bahaya-bahaya yang mungkin timbul di tempat kerja,
peralatan proteksi dan penanggulangan terhadap bahaya, prosedur bekerja
dengan menggunakan peralatan dan pemanfaat tenaga listrik, prosedur
penyelamatan dan pertolongan pertama, prosedur pelaporan jika terjadi
bahaya atau kecelakaan kerja
Interpretasi gambar teknik
Standar gambar teknik, daftar komponen dan material, jenis garis, simbolsimbol gambar teknik, diagram skematik, diagram blok
Penggunaan perkakas dan gawai ukur
Identifikasi dan penggunaan perkakas untuk penandaan, pemotongan,
pemasangan, dan pengerjaan akhir, identifikasi dan penggunaan gawai ukur
Pengetahuan tentang penggerak, transmisi dan penghubung mekanis
Pemahaman tentang jenis-jenis ulir, roda gigi, pulley, kopling, poros, bantalan
(bearing) dan hubungan satu sama lain
Pengetahuan tentang sistem hidrolik dan pneumatik
Teori dasar mekanik, pemahaman tentang mekanika fluida, jenis dan
spesifikasi pompa, kompresor, filter, valve, packing dan seal
Pengetahuan tentang pelumasan mesin
Pemahaman tentang jenis dan spesifikasi pelumas
Mempersiapkan dan menulis dokumen teknis
Penulisan laporan, pendokumentasian
Kompetensi Kunci
Kompetensi Kunci
A
B
C
D
E
F
G
Tingkat Unjuk Kerja
2
2
2
2
2
2
2
22
DAFTAR KOSAKATA
Alat keselamatan personel
Peralatan/perlengkapan yang berfungsi melindungi pemakainya dari bahaya di
tempat kerja, a.l.: pakaian pelindung, kacamata pelindung, sepatu keselamatan,
sarung tangan, dll.
D3 Teknik
Diploma 3 di bidang Teknik Elektro atau Teknik Mesin
Gawai uji
Gawai dan instrumen yang digunakan untuk memastikan bahwa persyaratan
keselamatan dan fungsi operasi terpenuhi, dan untuk mendiagnose gangguan pada
peralatan, sirkit atau sistem.
Izin kerja
Mencakup setiap sistem perizinan dan pemberitahuan untuk bekerja secara aman
atau memindahkan perlengkapan/peralatan untuk servis secara aman.
Katalog
Dokumen yang berisi kumpulan data teknik dan spesifikasi/karakteristik, standar
yang diacu dalam pembuatan produk, dan fitur/keistimewaan produk-produk yang
dibuat/didistribusikan oleh suatu organisasi/perusahaan/pabrik
Kebijakan dan prosedur K3
Pengaturan suatu organisasi atau perusahaan untuk memenuhi kewajiban secara
hukum dan etis untuk memastikan bahwa tempat kerja adalah aman dan tidak
membahayakan kesehatan. Hal ini mencakup:
- Mekanisme penilaian bahaya dan resiko
- Pelaksanaan peraturan keselamatan
- Pelatihan keselamatan
- Sistem keselamatan mencakup: prosedur izin kerja, prosedur isolasi, uap dan
gas, prosedur pemantauan/pengujian, penggunaan perlengkapan dan pakaian
pelindung
- Penggunaan petunjuk praktis
Komponen
Bagian dari suatu unit peralatan tenaga listrik, yang sudah dirancang sebagai suatu
unit tersendiri dan yang dapat diidentifikasikan.
Lembar data
Dokumen yang berisi data teknik dan spesifikasi/karakteristik produk, standar yang
diacu dalam pembuatan produk, dan fitur/keistimewaan produk.
Lengkapan
Setiap gawai yang terkait dengan dan membentuk bagian terpadu dengan sistem
pengawatan seperti antara lain sakelar, sekring, tusuk kontak, kotak kontak,
23
pemegang lampu, fiting, adaptor, roset, konektor, klem, terminasi kabel, sepatu
kabel, klip, kawat ikat dan pengikat.
Material
Bahan-bahan yang diperlukan dalam proses produksi peralatan tenaga listrik,
termasuk raw material.
Peralatan tenaga listrik
Semua produk atau alat yang digunakan dalam proses penyediaan tenaga listrik
mulai dari titik pembangkitan sampai dengan titik pemakaian.
Personel yang berwenang
Orang yang bertanggung jawab melakukan pengawasan, penilaian, dan/atau
pengambilan keputusan dalam kegiatan desain, pembelian, produksi, pengetesan
dan inspeksi, dan perawatan dan perbaikan mesin produksi, yaitu:
- Manajer lapangan;
- Manajer proyek;
- Enjinir & teknisi;
- Pakar teknik;
- Penyelia;
- Personel peraturan perundang-undangan;
- Ketua tim;
- Personel lain yang ditugaskan oleh organisasi atau perusahaan.
Persyaratan pekerjaan
Kondisi-kondisi yang harus dipenuhi oleh personel, perlengkapan, perkakas,
material, komponen, prosedur pelaksanaan dan hasil suatu kegiatan. Kondisi-kondisi
tersebut dapat dituangkan dalam bentuk a.l.:
- Peraturan/regulasi Pemerintah
- Petunjuk praktis
- Spesifikasi kerja
- Dokumen perjalanan
- SNI, standar IEC, atau standar lain yang diakui
- Prosedur dan instruksi kerja
- Sistem jaminan mutu
- Spesifikasi pabrikan
- Manual dan jadwal pemeliharaan serta spesifikasi/standar
- Daftar sirkit/kabel
- Spesifikasi rancangan
- Persyaratan dan spesifikasi pelanggan
- Dokumen kontrak
- Pengetahuan pendukung
Perkakas
Benda yang digunakan dengan tangan untuk membantu melaksanakan pekerjaan
antara lain untuk membuat, membuka, menutup atau memperbaiki sesuatu.
Perlengkapan
Setiap bagian yang menunjang suatu instalasi, yang dapat berupa komponen atau
bukan komponen.
24
Prosedur kerja standar
Peraturan resmi suatu organisasi atau perusahaan tentang cara/metode
pelaksanaan suatu kegiatan/pekerjaan, berupa:
- Sistem jaminan mutu, misalnya:
ƒ Spesifikasi, persyaratan dan prosedur.
ƒ Perintah kerja/instruksi
ƒ Prosedur laporan
ƒ Mekanisme perbaikan
ƒ Persyaratan kesesuaian
ƒ Manajemen keselamatan
- Sistem izin kerja, misalnya:
ƒ Izin kerja
ƒ Prosedur pemantauan dan perizinan
ƒ Prosedur isolasi
- Pelaksanaan K3
- Prosedur untuk mengoperasikan sistem keselamatan, mengoperasikan mesin
sementara dan perlengkapan dan pelaporan kegiatan kerja.
- Pemeliharaan, modifikasi atau pengadaan gambar skema yang relevan dan data
teknis.
- Pengaturan yang berkaitan dengan situasi darurat.
Petunjuk pengoperasian mesin
Petunjuk yang dibuat oleh pabrik pembuat mesin yang harus diikuti dalam kegiatan
pengoperasian mesin agar mesin bekerja optimal.
SLTA
Sekolah Lanjutan Tingkat Atas, meliputi STM, SMA, atau SMK.
SNI
Standar Nasional Indonesia
25
KOMPETENSI KUNCI
Pada Kode Unit Kompetensi terdapat penomoran dan variabel yang menunjukkan
kompetensi kunci yang memerlukan penjelasan lebih lanjut. Penomoran dan variabel
tersebut dijelaskan dibawah ini.
A Mengumpulkan, menganalisis dan mengelola informasi
Kecakapan untuk menemukan informasi, menyaring dan memilah informasi guna
memilih apa yang diperlukan dan menyajikannya dengan cara yang bermanfaat, dan
mengevaluasi informasi itu sendiri beserta sumbernya, serta metode yang digunakan
untuk memperolehnya.
B Mengomunikasikan ide dan informasi
Kecakapan untuk berkomunikasi secara efektif dengan orang lain menggunakan
sarana bicara, tulisan, grafis dan sarana pernyataaan/ekspresi nonverbal lainnya.
C Merencanakan dan mengelola kegiatan
Kecakapan untuk merencanakan dan mengelola kegiatan kerja diri sendiri termasuk
memanfaatkan dengan baik waktu dan sumber daya, menyusun prioritas dan
memantau kinerja diri sendiri.
D Bekerjasama dengan orang lain dan dalam tim
Kecakapan untuk berinteraksi secara efektif dengan masyarakat lain dengan dasar
satu per satu atau dalam kelompok termasuk memahami dan menanggapi
kebutuhan pelanggan dan bekerja secara efektif sebagai anggota tim untuk
mencapai tujuan bersama.
E Menggunakan ide dan teknik matematika
Kecakapan untuk menggunakan ide matematika seperti angka dan ruang, dan teknik
matematika seperti perkiraan dan pendekatan, untuk tujuan praktis.
F Memecahkan persoalan/masalah
Kecakapan untuk menerapkan strategi pemecahan masalah dengan cara terarah,
baik pada situasi ketika masalah dan penyelesaian yang diinginkan
benar-benar jelas maupun pada situasi yang memerlukan pemikiran yang kritis dan
pendekatan yang kreatif untuk mencapai hasil.
G Menggunakan teknologi
Kecakapan untuk menerapkan teknologi, menggabungkan ketrampilan fisik dan
pancaindera untuk mengoperasikan perlengkapan dengan pemahaman prinsip ilmu
pengetahuan dan teknologi yang diperlukan untuk menelaah dan mengadaptasi
sistem.
26
TINGKAT UNJUK KERJA
Pada Kode Unit Kompetensi terdapat penomoran dan variabel yang menunjukkan
level kompetensi yang memerlukan penjelasan lebih lanjut. Penomoran dan variabel
tersebut dijelaskan dibawah ini.
Tingkat Unjuk Kerja 1
Mengerjakan tugas rutin menurut cara yang telah ditentukan, bersifat sederhana,
merupakan pengulangan, serta sewaktu-waktu sering diperiksa perkembangannya.
Untuk itu tingkat ini harus mampu:
• melakukan proses yang sederhana dan telah ditentukan;
• menilai mutu berdasarkan kriteria yang telah ditentukan.
Tingkat Unjuk Kerja 2
Mengerjakan tugas yang lebih luas dan lebih rumit/kompleks yang ditandai dengan
peningkatan kemandirian terhadap pekerjaannya sendiri dan pekerjaan tersebut
kemudian diperiksa oleh penyelia/atasan yang bersangkutan setelah selesai.
Untuk itu tingkat ini harus mampu:
• mengelola atau mengorganisasikan suatu proses;
• menentukan kriteria penilaian terhadap suatu proses/kriteria evaluasi terhadap
suatu proses.
Tingkat Unjuk Kerja 3
Mengerjakan kegiatan yang rumit/kompleks dan tidak rutin, yang dikerjakan sendiri
dan bertanggung jawab terhadap pekerjaan orang lain.
Untuk itu tingkat ini harus mampu:
• menentukan prinsip dasar dan proses;
• mengevaluasi dan mengubah bentuk/membentuk ulang proses;
• menentukan kriteria untuk mengevaluasi/penilaian proses.
27
Download