Nining Rusmawati, Abdul Qodir Djaelani dan Mohammad Hufron

advertisement
PENGARUH BUDAYA, SOSIAL, INDIVIDU, DAN PSIKOLOGIS TERHADAP KEPUTUSAN
PEMBELIAN KONSUMEN WALLPAPER MEREK MODERN DESIGN
(Studi Pada CV Siro Pager Abadi Cabang Mall Olympic Garden) Malang
Oleh:
Nining Rusmawati *)
Abdul Qodir Djaelani **)
Mohammad Hufron ***)
ABSTRACT
The purpose of this research is to understand the effect of cultural, social, individual,
and physiological variables toward purchasing decision of Modern Design wallpaper by CV Siro
Pager Abadi, Mall Olympic Garden branch. Malang . 69 respondents are used as samples for
this research, by using accidental sampling technique. Data collection are done by distributing
quetioners. Data processing use SPSS 16 version, with double regression analysis.
The result or the analysis shows that the variables used are indeed affect the
purchasing decision of Modern Design wallpaper by CV Siro Pager Abadi, Mall Olympic Garden
branch. Malang, either partially or simultantly. Furthermore, it is found that the most
influental variable is social condition.
Based on the research result, the company can remodify it’s marketing strategy by
focusing on the more influental consumer behaviors. By utilizing the correct variables, the
company can achieve optimum sales and profit.
Keywords :
Consumer behavior, and Purchasing decision
PENDAHULUAN
LATAR BELAKANG
Pada saat ini trend desain interior mulai mengarah pada penggunaan kertas dinding
atau wallpaper sebagai pengganti cat tembok, dengan tujuan untuk memberikan nuansa
berbeda pada setiap ruangan dengan berbagai corak, motif serta warna yang tidak dimiliki cat
tembok biasa pada umumnya. Penggunaan wallpaper mampu memberikan kesempatan yang
cukup luas untuk konsumen berexplorasi dengan imajinasi mereka mengenai nuansa ruangan
di rumah yang sesuai dengan keinginan konsumen. Perusahaan memang sengaja menyiapkan
ragam motif dan corak wallpaper dengan harapan memudahkan konsumen untuk melakukan
keputusan pembelian yang pada akhirnya omset penjualan yang tinggi dan laba yang
menguntungkan bisa diperoleh. Mereka berusaha memahami perilaku konsumen yang
diasumsikan akan cenderung tertarik untuk membeli jika mereka diberi kesempatan yang luas
untuk memilih produk yang benar-benar pas dengan selera mereka.
Menurut Lamb dalam Octaveria (2001 : 188), mengemukakan bahwa “Perilaku
konsumen adalah proses seorang pelanggan dalam membuat keputusan membeli, juga
menggunakan dan membuang barang-barang dan termasuk jasa yang dibeli, juga termasuk
faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan pembelian dan penggunaan produk”. Perilaku
konsumen menggambarkan bagaimana konsumen membuat keputusan pembelian dan
bagaimana mereka menggunakan dan mengatur pembelian barang dan jasa. Perilaku
Nining Rusmawati, Abdul Qodir Djaelani dan Mohammad Hufron
397
konsumen juga menyangkut analisa variabel-variabel yang mempengaruhi keputusan
pembelian dan penggunaan produk.
Keputusan Pembelian adalah proses pengintegrasian yang mengkombinasi sikap
pengetahuan untuk mengevaluasi dua atau lebih perilaku alternatif, dan memilih salah satu
diantaranya (Nugroho,2003:38). Keputusan pembelian merupakan sesuatu yang berhubungan
erat dengan rencana konsumen terkait dengan pembelian produk yang dibutuhkannya.
Pemasar sebagai pihak yang menawarkan berbagai produk kepada konsumen harus dapat
menganalisis variabel-variabel yang mempengaruhi konsumen dalam melakukan proses
pengambilan keputusan pembelian produk.
CV. Siro Pager Abadi cabang MOG mengimpor langsung produk tersebut dari Korea
dengan cara menyewa kontiner secara mandiri atau berbagi kuota dengan importir lain. Hal
itu tergantung dari banyaknya jumlah produk yang didatangkan. Kebijakan kuota kontiner
tersebut terkadang memicu terjadinya kekosongan stok sehingga pihak perusahaan
mengambil langkah melakukan order dengan jumlah besar dalam sekali pending order. Tetapi
pada akhirnya kebijakan itu menimbulkan masalah bagi perusahaan sendiri. Faktanya banyak
stok menumpuk di gudang dimana varian warna dari motif tersebut sudah tidak lagi lengkap
sehingga kurang menarik untuk dijual. Harapan akan memperoleh omset penjualan besar dan
laba yang tinggi tidak bisa diwujudkan secara maksimal. Pada akhirnya perusahaan
memberlakukan kebijakan memberi potongan harga untuk mempercepat penjualan produk
wallpaper yang sudah tertimbun di gudang. Disini perusahaan tidak lagi berorientasi ke
keuntungan tetapi lebih ke cashflow, agar bisa mendatangkan barang yang baru lagi. Akan
tetapi pada kenyataannya tidak selalu kebijakan potongan harga itu direspon baik oleh pasar.
RUMUSAN MASALAH
Dari uraian pada latar belakang tersebut, maka dalam penelitian ini masalah dirumuskan
sebagai berikut: a) Apakah variabel budaya berpengaruh secara parsial terhadap keputusan
pembelian produk wallpaper dengan merek Modern Design?; b)Apakah variabel sosial
berpengaruh secara parsial terhadap keputusan pembelian produk wallpaper dengan merek
Modern Design?; c)Apakah variabel individu berpengaruh secara parsial terhadap keputusan
pembelian produk wallpaper dengan merek Modern Design?; d)Apakah variabel psikologis
berpengaruh secara parsial terhadap keputusan pembelian produk wallpaper dengan merek
Modern Design?; e)Apakah variabel budaya, sosial, individu, dan psikologis berpengaruh
secara simultan terhadap keputusan pembelian produk wallpaper dengan merek Modern
Design?
TUJUAN PENELITIAN
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengetahui: a) Pengaruh variabel budaya
terhadap keputusan pembelian secara parsial. b) Pengaruh variabel sosial terhadap keputusan
pembelian secara parsial.c) Pengaruh variabel individu terhadap keputusan pembelian secara
parsial. d) Pengaruh variabel psikologis terhadap keputusan pembelian secara parsial. e)
Pengaruh variabel budaya, sosial, individu, dan psikologis terhadap keputusan pembelian
secara simultan.
398
Nining Rusmawati, Abdul Qodir Djaelani dan Mohammad Hufron
KERANGKA TEORITIS DAN PENGEMBANGAN HIPOTESIS
HASIL PENELITIAN TERDAHULU
Rosalina (2010) yang meneliti “Pengaruh Budaya, Sosial, Pribadi, Psikologis terhadap
pengambilan keputusan pembelian handphone merek Blackberry (studi kasus pada mahasiswa
program S1 FE USU).” Hasil analisanya menunjukan bahwa variabel budaya, sosial dan
psikologis berpengaruh secara parsial terhadap keputusan pembelian, sedangkan variabel
pribadi tidak berpengaruh secara parsial terhadap keputusan pembelian. Peneliti tidak
mencari pengaruh secara simultan dari ke empat variabel tersebut, namun dalam penelitian
tersebut menganalisa variabel yang berpengaruh dominan terhadap keputusan pembelian
yaitu variabel sosial.
Amalia (2011) yang meneliti “ Pengaruh Budaya, Sosial, Pribadi dan Psikologis terhadap
keputusan pembelian minuman penambah tenaga cair merek M-150 di Semarang.” Hasil
analisis menunjukan bahwa budaya, sosial, pribadi, dan psikologis berpengaruh secara parsial
dan simultan terhadap keputusan pembelian.
Riyanto (2012) mengadakan penelitian dengan judul “Pengaruh Budaya, Sosial, Individu,
dan Psikologis terhadap pembelian ponsel merek Blackberry pada mahasiswa Universitas Islam
Malang”, yang hasil analisanya menyatakan bahwa budaya, sosial, individu, dan psikologis
berpengaruh secara simultan terhadap keputusan pembelian.
Fadilah (2013) mengadakan penelitian dengan judul “Pengaruh perilaku konsumen
terhadap keputusan pembelian sepeda motor Yamaha di dealer Arista Johar. ”Dari hasil
analisa regresi berganda menunjukan bahwa variabel budaya dan variabel individu tidak
berpengaruh secara parsial terhadap keputusan pembelian, walaupun secara simultan ke
empat variabel bebas yaitu variabel budaya, sosial, individu dan psikologis berpengaruh
terhadap keputusan pembelian. Penelitian ini juga menunjukan bahwa variabel sosial yang
berpengaruh dominan terhadap keputusan pembelian.
PERILAKU KONSUMEN
Menurut Kotler dan Keller dalam Sabran (2002:164), “Perilaku konsumen adalah studi
tentang bagaimana individu, kelompok, dan organisasi memilih, membeli, menggunakan, dan
bagaimana barang, jasa, ide, atau pengalaman untuk memuaskan kebutuhan dan keinginan
mereka.” Rangsangan pemasaran yang diberikan oleh perusahaan baik dalam bentuk pilihan
produk yang unggul, harga yang bersaing, saluran distribusi yang mampu mencapai titik
terdekat keberadaan konsumen yang disertai dengan promosi-promosi menarik harus mampu
membangkitkan niat dan keinginan beli dari konsumen yang mempunyai latar belakang sangat
beragam.
Hal ini bisa diperkuat dengan adanya rangsangan lingkungan bisnis yang kondusif
sehingga konsumen benar-benar bisa mengambil keputusan pembelian secara maksimal
sesuai dengan yang diharapkan perusahaan. Keputusan itu antara lain dipengaruhi oleh pilihan
produk dan merek yang tepat, keberadaan penjual yang komunikatif, waktu transaksi yang
memudahkan konsumen serta jumlah pembelian yang memungkinan konsumen bebas
menentukan sesuai dengan keinginan mereka
Dalam teori Kotler dan Keller dalam Sabran (2002: 166) menjelaskan bahwa perilaku
pembelian konsumen dipengaruhi oleh beberapa variabel yaitu ; a)variabel budaya; b)variabel
sosial; c)variabel individu; d) variabel psikologis.
Nining Rusmawati, Abdul Qodir Djaelani dan Mohammad Hufron
399
VARIABEL BUDAYA
Variabel budaya menurut Lamb dalam Octaveria (2001:201) adalah “Faktor yang dapat
berpengaruh paling luas dan paling dalam bahkan melebihi prilaku konsumen secara pribadi
dan pengambilan keputusan.” Variabel budaya terdiri dari budaya, sub budaya dan kelas
sosial. a) Budaya adalah karakter yang penting dari suatu sosial yang membedakannya dari
kelompok kultur lain (Lamb, 2001:202). b) Sub-budaya. Menurut Lamb dalam Octaveria
(2001:207) mengemukakan bahwa sub-budaya adalah suatu kelompok homogen atas
sejumlah orang yang membagi elemen-elemen dari keseluruhan budaya seperti elemenelemen budaya yang unik ke dalam kelompok mereka. c) Kelas sosial adalah sekelompok orang
yang sama-sama mempertimbangkan secara dekat persamaan di dalam status atau
penghargaan komunitas yang secara terus-menerus bersosialisasi di antara mereka sendiri
baik secara formal dan informal, dan membagikan norma-norma perilakunya (Lamb,
2001:210).
VARIABEL SOSIAL
Variabel sosial adalah faktor yang mempengaruhi perilaku seseorang, terdiri dari
kelompok referensi, keluarga, serta peran sosial dan status (Kotler dan Keller,2002:170). a)
Kelompok Referensi adalah semua kelompok yang mempunyai pengaruh langsung (tatap
muka) atau tidak langsung terhadap sikap atau perilaku orang tersebut. (Kotler dan
Keller,2002:170). b) Keluarga adalah organisasi pembelian konsumen yang paling penting
dalam masyarakat, dan anggota keluarga mereprensentasikan kelompok referensi utama yang
paling berpengaruh (Kotler dan Keller, 2002:171). c) Peran dan status. Menurut Kotler dan
Keller dalam Sabran (2002:172) bahwa peran dan status adalah posisi seseorang yang
berstatus dalam setiap kelompok dimana ia menjadi anggota.
VARIABEL INDIVIDU
Variabel individu terdiri dari usia dan tahap siklus hidup pembeli, pekerjaan dan
keadaan ekonomi, kepribadian dan konsep diri serta gaya hidup dan nilai (Kotler dan Keller,
2002:172). a) Usia dan tahap siklus hidup. Pemasar juga harus memperhitungkan kejadian
atau transisi hidup yang penting seperti pernikahan, kelahiran, pindah tempat, perubahan
karier dan lain sebagainya yang akan menimbulkan kebutuhan baru (Kotler & Keller,
2002:173). b) Pekerjaan dan keadaan ekonomi. Pekerjaan seseorang mempengaruhi barang
dan jasa yang mereka beli. Pemasar berusaha mengidentifikasi kelompok pekerjaan yang
mempunyai minat di atas rata-rata pada produk dan jasa mereka dan bahkan menghantarkan
produk khusus untuk kelompok pekerjaan tertentu ( Kotler dan Keller,2002: 173). c)
Kepribadian dan konsep diri. Konsumen sering memilih dan menggunakan merek yang
mempunyai kepriadian merek yang konsisten dengan konsep diri mereka sendiri. Di pihak lain,
konsumen yang memiliki “pengamatan diri” yang tinggi yaitu sensitif terhadap cara orang lain
memandang mereka yang cenderung lebih memilih merek kepribadiannya sesuai dengan
situasi konsumsi (Kotler dan Keller, 2002:174). d) Gaya hidup. Menurut Kotler dan Keller dalam
Sabran (2002:175) mengemukan bahwa gaya hidup (lifestyle) adalah pola hidup seseorang di
dunia yang tercermin dalam kegiatan, minat, dan pendapat.
VARIABEL PSIKOLOGIS
Variabel psikologis merupakan cara yang digunakan untuk mengenali perasaan mereka,
mengumpulkan dan menganalisis informasi, merumuskan pikiran dan pendapat dan
400
Nining Rusmawati, Abdul Qodir Djaelani dan Mohammad Hufron
mengambil tindakan (Lamb,2001:224). Empat proses psikologis kunci yaitu motivasi, persepsi,
pembelajaran, dan memori, mempengaruhi respons konsumen secara fundamental (Kotler
dan Keller,2002: 177). a) Motivasi adalah kebutuhan yang meningkat sampai pada tingkat
intensitas yang cukup sehingga mendorong kita bertindak. Seseorang senantiasa mempunyai
banyak kebutuhan. Salah satunya adalah kebutuhan biogenik, timbul dari dorongan tertentu
seperti rasa lapar, haus dan ketidaknyamanan. Kebutuhan lainnnya adalah kebutuhan
psikogenik, timbul dari kebutuhan akan pengakuan, penghargaan, atau rasa memiliki (Kotler
dan Keller, 2002:178). b) Persepsi adalah proses di mana orang memilih, mengatur, dan
menerjemahkan masukan informasi untuk menciptakan gambaran dunia yang berarti.
Persepsi tidak hanya tergantung pada rangsangan fisik, tetapi juga pada hubungan rangsangan
terhadap bidang yang mengelilinginya dan kondisi dalam setiap diri kita. (Kotler dan
Keller,2002:180). c) Pembelajaran. Teori pembelajaran mengajarkan pemasar bahwa mereka
dapat membangun permintaan untuk sebuah produk dengan mengasosiasikannya dengan
dorongan yang kuat, menggunakan pertanda yang memotivasi, dan menyediakan penguatan
positif (Kotler & Keller, 2002:181). d) Memori. Menurut Kotler & Keller dalam Sabran
(2002:182) mengemukakan bahwa memori adalah proses yang sangat konstruktif, karena kita
tidak mengingat informasi dan kejadian secara lengkap dan akurat.
KEPUTUSAN PEMBELIAN
Menurut Setiadi, (2003:341), mendefinisikan suatu keputusan (decision) melibatkan
pilihan diantara dua atau lebih alternatif tindakan atau perilaku. Keputusan selalu
mensyaratkan pilihan diantara beberapa perilaku yang berbeda. Menurut Kotler dan Keller
dalam Sabran (2002:181),“Keputusan pembelian konsumen adalah membeli merek yang
paling disukai dari berbagai alternatif yang ada, tetapi dua faktor bisa berada antara niat
pembelian dan keputusan pembelian.” Faktor pertama adalah sikap orang lain dan faktor yang
kedua adalah faktor situasional.
Menurut Lamb dalam Octaveria (2001:196), mengemukakan bahwa semua keputusan
pembelian konsumen umumnya dibagi menjadi 3 kategori : a)Perilaku respon rutin (routine
response behaviour) yaitu jenis pengambilan keputusan yang diperlihatkan oleh konsumen
yang sering mengadakan pembelian barang dan jasa biaya murah, dan membutuhkan sedikit
pencarian dan waktu keputusan.; b)Pengambilan keputusan terbatas (limited decision making)
yaitu jenis pengambilan keputusan yang membutuhkan sejumlah waktu untuk mengumpulkan
dan merundingkan mengenai suatu merek yang tidak dikenal dalam suatu kategori produk
yang sudah dikenal; c) Pengambil keputusan yang ekstensif (extensive decision making) yaitu
pengambilan keputusan konsumen yang paling kompleks, digunakan pada saat membeli
produk yang belum dikenal mahal atau barang yang jarang dibeli; membutuhkan penggunaan
beberapa kriteria untuk mengevaluasi dan waktu yang panjang untuk memperoleh informasi.
HIPOTESIS
H1 : Ada pengaruh antara variabel budaya secara parsial terhadap keputusan pembelian.
H2 : Ada pengaruh antara variabel sosial secara parsial terhadap keputusan pembelian.
H3 : Ada pengaruh antara variabel individu secara parsial terhadap keputusan pembelian.
H4 : Ada pengaruh antara variabel psikologis secara parsial terhadap keputusan pembelian.
H5 : Ada pengaruh antara variabel budaya, sosial, individu, dan psikologis secara simultan
terhadap keputusan pembelian.
Nining Rusmawati, Abdul Qodir Djaelani dan Mohammad Hufron
401
METODOLOGI PENELITIAN
POPULASI DAN SAMPEL
Populasi dalam penelitian ini adalah pembeli yang memutuskan membeli dan
menggunakan wallpaper merek Modern Design di CV Siro Pager Abadi cabang MOG (Mall
Olympic Garden). Adapun teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini
adalah accidental sampling. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 69 orang.
DEFINISI OPERASIONAL VARIABEL
Definisi operasional variabel dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:
1. Variabel Terikat (dependent)
Keputusan pembelian adalah keputusan meneruskan atau tidak meneruskan
pembelian, dengan indikator di antaranya : a) Pembelian wallpaper adalah keputusan yang
tepat; b) Konsumen memiliki kepercayaan untuk menggunakan produk wallpaper; c)
Konsumen selalu menggunakan produk wallpaper.
2. Variabel Bebas (independent)
Variabel bebas dalam penelitian ini meliputi budaya, sosial, individu dan psikologis.
Variabel penelitian yang digunakan dan definisi operasional dalam penelitian ini adalah
1) Variabel Budaya (X1) merupakan keadaan sistem nilai budaya, adat istiadat, dan cara
hidup masyarakat yang mengelilingi kehidupan seseorang. Indikator variabel budaya yaitu
: a)Pergeseran/perkembangan budaya dalam penggunaan wallpaper; b)Subkultural tradisi
masyarakat modern yang menggunakan wallpaper; c)Perkembangan trend yang populer
dengan menggunakan wallpaper. 2) Variabel Sosial (X2) merupakan pengaruh orang lain
baik secara formal maupun informal. Indikator variabel sosial yaitu; a)Penggunaan produk
wallpaperdi lingkungan teman; b)Penggunaan produk wallpaper disukai keluarga;
c)Penggunaan produk wallpaper yang sesuai dengan peran dan status dalam masyarakat.
3) Variabel Individu (X3) sebagai variabel yang berasal dari diri sendiri. Indikator variabel
individu dilihat dari :a)Kebutuhan penggunaan produk wallpaper; b)Harga produk
wallpapersesuai dengan pendapatan; c)Selera produk wallpapersesuai dengan usia
konsumen. 4) Variabel Psikologis (X4) yaitu variabel yang berkaitan dengan kejiwaan
seseorang. Indikator variabel psikologis dilihat dari :a)Pemakaian wallpaper sesuai dengan
gaya hidup; b)Persepsi positif terhadap produk wallpaper;c)Penggunaan wallpaper
meningkatkan gengsi.
MODEL PENELITIAN
Variabel Budaya (X1)
Variabel Sosial (X2)
Variabel Individu (X3)
Keputusan Pembelian (Y)
Variabel Psikologis (X4)
402
Nining Rusmawati, Abdul Qodir Djaelani dan Mohammad Hufron
METODE ANALISIS DATA
Analisis data merupakan suatu proses penyederhanaan data ke dalam bentuk yang lebih
mudah dibaca dan diinterpretasikan. Penelitian ini menggunakan data kuantitatif. Menurut
Sugiyono (2011:23) “Data kuantatif adalah data yang berbentuk angka atau data kualitatif
yang diangkakan (skoring)”. Dengan menggunakan metode kuantitatif, diharapkan akan
didapatkan hasil pengukuran yang lebih akurat tentang respon yang diberikan oleh responden,
sehingga data yang berbentuk angka tersebut dapat diolah dengan menggunakan metode
statistik.
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
HASIL UJI INSTRUMEN PENELITIAN
1. Hasil Uji Validitas
Dari hasil uji seluruh item pertanyaan kuesioner memiliki koefisien r-hitung > r-tabel
dan bernilai positif sehingga dapat disimpulkan bahwa seluruh item pertanyaan kuesioner
bersifat valid.
Tabel 1 Hasil Uji Validitas
Validitas
Nilai rtabel
Item
(Angka korelasi) N=69;  =5% Hasil Uji
X1.1
0,693
0,2369
Valid
X2.2
0,561
0,2369
Valid
X3.3
0,660
0,2369
Valid
X2.1
0,522
0,2369
Valid
X2.2
0,659
0,2369
Valid
X2.3
0,742
0,2369
Valid
X3.1
0,671
0,2369
Valid
X3.2
0,734
0,2369
Valid
X3.3
0,651
0,2369
Valid
X4.1
0,644
0,2369
Valid
X4.2
0,588
0,2369
Valid
X4.3
0,793
0,2369
Valid
Y1.1
0,602
0,2369
Valid
Y1.2
0,671
0,2369
Valid
Y1.3
0,766
0,2369
Valid
Sumber: Data Penelitian, 2015
2. Hasil Uji Reliabilitas
Hasil uji reliabilitas dapat dilihat pada table berikut
Tabel Hasil Uji Reliabilitas
Variabel
Alpha Cronbach
Hasil Uji
Budaya
0,636
Reliabel
Sosial
0,653
Reliabel
Individu
0,719
Reliabel
Psikologis
0,707
Reliabel
Keputusan Pembelian 0,713
Reliabel
Sumber: Data Penelitian, 2015
Nining Rusmawati, Abdul Qodir Djaelani dan Mohammad Hufron
403
Dari hasil uji seluruh item pertanyaan kuesioner memiliki koefisien Alpha Cronbach > 0,6
sehingga dapat disimpulkan bahwa seluruh item pertanyaan kuesioner bersifat reliabel
Hasil Uji Normalitas
Hasil uji reliabilitas dapat dilihat pada table berikut
Tabel Hasil Uji Normalitas Data
N
Kolmogorov-Smirnov Z
Asymp. Sig. (2-tailed)
budaya
sosial
individu psikologis keputusan_pembelian
69
.654
.786
69
.642
.805
69
.374
.999
69
.511
.956
69
.536
.937
Sumber : Output SPSS
Dari hasil uji dapat diketahui bahwa seluruh variable memiliki asymp.sig > 0,05 sehingga
dapat disimpulkan bahwa seluruh variable terdistribusi normal
HASIL UJI ASUMSI KLASIK
1. Hasil Uji Multikolinieritas
Dari hasil uji pada tabel terlihat nilai tolerance semua variabel > 0,10 dan nilai VIF
untuk semua variabel < 10, sehingga dapat dikatakan bahwa model regresi tidak terdapat
multikolinieritas.
Tabel Hasil Uji Multikolinearitas
Variabel
Tolerance
VIF
Hasil Uji
Budaya
0,950
1,052
Tidak terjadi Multikolinearitas
Sosial
0,756
1,323
Tidak terjadi Multikolinearitas
Individu
0,794
1,259
Tidak terjadi Multikolinearitas
Psikologis 0,687
1,455
Tidak terjadi Multikolinearitas
Sumber: Data Penelitian, 2015.
2. Hasil Uji Heteroskedastisitas
Dari hasil uji heteroskedastisitas diketahui bahwa masing - masing variabel bebas
memiliki nilai signifikansi lebih besar dari 0,05 dan t-hitung < t-tabel maka dapat
disimpulkan bahwa model regresi yang digunakan tidak terjadi heteroskedastisitas.
Tabel Hasil Uji Heteroskedastisitas.
Variabel
Thitung
Signifikan
Hasil uji
Budaya
0,564
0,575
Tidak terjadi Heteroskedastisitas
Sosial
0,873
0,386
Tidak terjadi Heteroskedastisitas
Individu
0,941
0,350
Tidak terjadi Heteroskedastisitas
Psikologis
0,704
0,484
Tidak terjadi Heteroskedastisitas
Sumber: Data Penelitian, 2015
Hasil Analisis Regresi
Analisis regresi yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier
berganda.Regresi linier berganda dilakukan untuk menganalisi pengaruh variabel bebas
terhadap variabel terikat.
404
Nining Rusmawati, Abdul Qodir Djaelani dan Mohammad Hufron
Tabel Hasil Regresi Berganda
Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients
B
Std. Error
Beta
(Constant)
.768
.444
budaya
.215
.076
sosial
.255
individu
t
Sig.
1.730
.089
.260
2.823
.006
.086
.306
2.967
.004
.201
.084
.242
2.406
.019
psikologis
.179
Sumber : Output SPSS
.086
.226
2.086
.041
Berdasarkan hasil uji regresi liner berganda diperoleh persamaan sebagai berikut:
Y = 0,768 + 0,215 X1 + 0,255 X2 + 0,201 X3 + 0,179 X4 + e
Keterangan:
Y = Keputusan pembelian wallpaper
a = Nilai konstanta
b = Koefisien regresi
e = Standard error
X1 = Variabel Budaya
X2 =Variabel Sosial
X3 = Varibel Individu
X4 = Variabel Psikologis
Dari persamaan tersebut dapat diambil kesimpulan sebagai berikut.
1. Y= Variabel terikat yang nilainya akan diprediksi oleh variabel bebas. Dalam penelitian ini
yang menjadi variabel terikat adalah keputusan pembelian wallpaper merek Modern
Design di CV Siro Pager Abadi cabang MOG yang diprediksi dengan variabel bebas yaitu
budaya, sosial, individu dan psikologis.
2. a = 0,768 merupakan nilai konstanta, yaitu estimasi dari keputusan pembelian wallpaper
merek Modern Design di CV Siro Pager Abadi cabang MOG (Y), jika variabel bebas yang
terdiri dari budaya, sosial, individu dan psikologis mempunyai nilai sama dengan nol, maka
keputusan pembelian wallpaper merek Modern Design di CV Siro Pager Abadi cabang MOG
yaitu sebesar 0,768.
3. b1= 0,215 merupakan besarnya kontribusi variabel budaya yang mempengaruhi keputusan
pembelian wallpaper merek Modern Design di CV Siro Pager Abadi cabang MOG (Y).
Koefisien regresi (b1) sebesar 0,215 dengan tanda positif. Jika variabel budaya berubah atau
mengalami kenaikan satu satuan maka keputusan pembelian wallpaper merek Modern
Design di CV Siro Pager Abadi cabang MOG akan naik sebesar 0,215.
4. b2= 0,255 merupakan besarnya kontribusi variabel sosial yang mempengaruhi keputusan
pembelian wallpaper merek Modern Design di CV Siro Pager Abadi cabang MOG (Y).
Koefisien regresi (b2) sebesar 0,255 dengan tanda positif. Jika variabel sosial berubah atau
mengalami kenaikan satu satuan maka keputusan pembelian wallpaper merek Modern
Design di CV Siro Pager Abadi cabang MOG akan naik sebesar 0,255.
5. b3= 0,201 merupakan besarnya kontribusi variabel individu yang mempengaruhi keputusan
pembelian wallpaper merek Modern Design di CV Siro Pager Abadi cabang MOG (Y).
Koefisien regresi (b3) sebesar 0,201 dengan tanda positif. Jika variabel individu berubah
Nining Rusmawati, Abdul Qodir Djaelani dan Mohammad Hufron
405
atau mengalami kenaikan satu satuan maka keputusan pembelian wallpaper merek
Modern Design di CV Siro Pager Abadi cabang MOG akan naik sebesar 0,201.
6. b4= 0,179 merupakan besarnya kontribusi variabel psikologis yang mempengaruhi
keputusan pembelian wallpaper merek Modern Design di CV Siro Pager Abadi cabang MOG
(Y). Koefisien regresi (b4) sebesar 0,179 dengan tanda positif. Jika variabel psikologis
berubah atau mengalami kenaikan satu satuan maka keputusan pembelian wallpaper
merek Modern Design di CV Siro Pager Abadi cabang MOG akan naik sebesar 0,179.
Pada pengujian ini dapat dilihat dari koefisien regresi untuk variabel sosial (X2) dengan
nilai 0,255 yang merupakan variabel yang paling besar pengaruhnya terhadap keputusan
pembelian wallpaper merek Modern Design di CV Siro Pager Abadi cabang MOG. Dari hasil uji
regresi linier berganda nilai koefisien regresi yang bertanda positif (+) menandakan arah
hubungan yang searah.
HASIL UJI HIPOTESIS
1. Hasil Uji Koefisien Determinasi (R2)
Koefisien determinasinya (R2) yaitu koefisien determinasi parsial untuk mengukur
secara terpisah dampak variabel independent (X1, X2, X3, X4) terhadap variabel dependent
(Y). Dari hasil uji diketahui besarnya kontribusi dari variabel bebas variabel budaya (X1),
variabel sosial (X2), variabel individu (X3), dan variabel psikologis (X4) berdasarkan hasil
penghitungan dengan nilai koefisien determinasi atau R Square sebesar 0,485. Sehingga
dapat disimpulkan bahwa besarnya pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat
dalam penelitian ini adalah sebesar 48,5 % sedangkan sisanya yaitu 51,5% dipengaruhi
oleh variabel lain yang tidak diteliti.
2. Hasil Uji F (Anova).
Uji F untuk menentukan apakah secara bersama - sama (simultant) variabel bebas
mampu menjelaskan variabel terikat dengan baik atau apakah variabel bebas secara
bersama-sama mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap variabel terikat.
Dari hasil uji F (ANOVA) dengan menggunakan Df1 = 4 dan Df2 = 65 diperoleh F tabel
sebesar 2,510. Sedangkan F hitung diperoleh sebesar 15,065 sehingga dari perhitungan di
atas dapat diketahui bahwa Ho ditolak dan Ha ( H5) diterima. Dengan demikian
menunjukkan bahwa variabel budaya, sosial, individu dan psikologis mempunyai pengaruh
yang signifikan secara simultan terhadap keputusan pembelian wallpaper merek Modern
Design di CV Siro Pager Abadi cabang MOG.
3. Hasil Uji t.
Uji statistik t pada dasarnya digunakan untuk melihat pengaruh variabel bebas
terhadap variabel terikat secara parsial.
Dari hasil analisis menunjukkan bahwa nilai t hitung pada variabel budaya (X1) sebesar
2,823 dengan tingkat signifikansi sebesar 0,006, sehingga berdasarkan hasil tersebut dapat
disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan variabel budaya (X1) terhadap
terhadap keputusan pembelian wallpaper merek Modern Design di CV Siro Pager Abadi
cabang MOG, dengan asumsi yang digunakan yaitu variabel lain konstan. Nilai t hitung pada
variabel sosial (X2) sebesar 2,967 dengan tingkat signifikan sebesar 0,004, sehingga
berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan
variabel sosial (X2) terhadap terhadap keputusan pembelian wallpaper merek Modern
Design di CV Siro Pager Abadi cabang MOG, dengan asumsi yang digunakan yaitu variabel
406
Nining Rusmawati, Abdul Qodir Djaelani dan Mohammad Hufron
lain konstan. Nilai t hitung pada variabel individu (X3) sebesar 2,406 dengan tingkat signifikan
sebesar 0,019, sehingga berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat
pengaruh yang signifikan variabel individu (X3) terhadap keputusan pembelian wallpaper
merek Modern Design di CV Siro Pager Abadi cabang MOG, dengan asumsi yang digunakan
yaitu variabel lain konstan. Nilai t hitung pada variabel psikologis (X4) sebesar 2,086 dengan
tingkat signifikansi sebesar 0,041, sehingga berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan
bahwa terdapat pengaruh yang signifikan variabel psikologi (X4) terhadap terhadap
keputusan pembelian wallpaper merek Modern Design di CV Siro Pager Abadi. Dari hasil
perbandingan antara thitung dan ttabel di atas menunjukkan bahwa variabel budaya, sosial,
individu dan psikologis mempunyai pengaruh yang signifikan. Hal ini disebabkan karena
sig. < 0,05 sehingga seluruh variabel tersebut dapat menolak Ho dan menerima Ha
(H1,H2,H3 dan H4).
SIMPULAN DAN SARAN
SIMPULAN
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dengan menggunakan analisis regresi linier
berganda yang telah dilakukan maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut:
1. Berdasarkan hasil regresi dapat diketahui bahwa variabel budaya, sosial, individu dan
psikologis berpengaruh signifikan baik secara parsial maupun secara simultan terhadap
keputusan pembelian wallpaper.
2. Berdasarkan hasil regresi tersebut dapat pula disimpulkan bahwa variabel sosial (X2)
mempunyai pengaruh dominan terhadap keputusan pembelian wallpaper merek Modern
Design di CV Siro Pager Abadi cabang MOG dikarenakan mempunyai nilai beta yang
terbesar diantara variabel bebas lain.
SARAN
Berdasarkan hasil penelitian yang sudah dilakukan terdapat beberapa saran kepada CV Siro
Pager Abadi yaitu :
1. Dilihat dari rendahnya nilai koefisien regresi varibel psikologis yaituvsebesar 0,179 maka
diharapkan perusahaan mampu membuat konsep strategi pemasaran yang tepat agar
semakin banyak konsumen-konsumen baru yang mulai tertarik menggunakan wallpaper
sehingga penggunaan produk wallpaper tidak lagi dianggap menjadi kebutuhan akan
barang mewah.
2. Sikap dan perilaku konsumen perlu mendapat perhatian yang serius oleh pihak
perusahaan agar bisa memahami dengan benar produk seperti apa yang diinginkan oleh
konsumen sehingga produk-produk wallpaper yang dijual bisa disukai. Disamping itu
perusahaan harus bisa mempertahankan keberadaan pembeli potensial sebagai bentuk
kekuatan dalam menghadapi persaingan pasar.
3. Berdasarkan keterbatasan penelitian, bagi peneliti lain yang berminat untuk melanjutkan
penelitian ini diharapkan untuk menyempurnakannya yaitu dengan menggunakan variabel
lain yang berpengaruh terhadap keputusan pembelian.
DAFTAR PUSTAKA
Arikunto, Suharsimi. 2010. “Prosedur Penelitian : Suatu Pendekatan Praktek”.Jakarta: PT.
Rineka Cipta.
Nining Rusmawati, Abdul Qodir Djaelani dan Mohammad Hufron
407
Amalia, 2011. “ Pengaruh Budaya, Sosial, Pribadi dan Psikologis terhadap keputusan
pembelian minuman penambah tenaga cair merek M-150 di Semarang.”
Arifudin, 2012. “Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Perilaku konsumen Dalam Keputusan
Membeli Komputer Di Lingkungan Mahasiswa Fakultas Ekonomi Dan Bisnis
Universitas Hasanuddin”
Fadilah, 2013. “Pengaruh perilaku konsumen terhadap keputusan pembelian Sepeda motor
Yamaha di dealer Arista Johar.”
Kotler, Philip. Alih Bahasa : Bob Sabran. 2002. “Manajemen Pemasaran”. Edisi Dua belas. Jilid
1. PT. Gelora Aksara Pratama.
Lamb, Hair dan McDaniei. Alih Bahasa : David Octaveria. 2001. “Pemasaran”. Buku I. Edisi
Pertama. Jakarta. Salemba Empat
Rosalina , 2010 . “Pengaruh Budaya, Sosial, Pribadi, Psikologis terhadap pengambilan
keputusan pembelian handphone merek Blackberry.”
Riyanto, 2012. “Pengaruh Budaya, Sosial, Individu, dan Psikologis terhadap pembelian
ponsel merek Blackberry pada mahasiswa Universitas Islam Malang.”
Singarimbun, Masri dan Effendi, Sofian, 1995, “Metode Penelitian Survei”. Edisi
Revisi,
Jakarta: LP3S.
Setiadi, Nugroho J. 2003. “Perilaku Konsumen”. Kencana. Jakarta.
Santosa, S. 2003. “Mengelola Data Statistik secara Profesional”. Jakarta: PT Gramedia Pustaka
Utama.
Supardi.2005. “Metodologi Penelitian Ekonomi dan Bisnis”. Cetakan Pertama. UII
Press.Yogyakarta.
Sekaran, Uma. 2006. “Research Methods for Bussiness”. Diterjemahkan oleh Kwan Men Yon.
Jilid I. Jakarta: Salemba Empat.
Sugiyono. 2011. “Statistika untuk penelitian”. Bandung. Alfabeta Bandung.
Umar, Husein. 2003. “Metode Penelitian : Untuk Skripsi dan Tesis Bisnis”. Edisi Baru Cetakan
Ketujuh. PT Raja Grafindo Persada. Jakarta.
Widayat dan Amirullah, 2004, “Riset Bisnis”, Edisi 1, Malang: CV. Cahaya Press
*) Nining Rusmawati adalah alumnus Fakultas Ekonomi Universitas Islam Malang.
**) Abdul Qodir Djaelani adalah dosen tetap Universitas Islam Malang.
***) Mohammad Hufron adalah dosen tetap Universitas Islam Malang.
408
Nining Rusmawati, Abdul Qodir Djaelani dan Mohammad Hufron
Download