Tahap Pencucian Bahan dalam Pengolahan dan Pembuatan Terapi

advertisement
.
PENGOLAHAN DAN PEMBUATAN TERAPI JUS : PENCUCIAN,
CARA PENGEJUSAN, WAKTU DAN CARA MINUM DAN LAMA
PENGOBATAN
DISKRIPSI MODUL
Penuntun ini berisi materi yang akan dipelajari oleh mahasiswa mengenai
Pendahuluan
pengolahan dan pembuatan terapi jus : pencucian, cara pengejusan,
waktu dan cara minum dan lama pengobatan.
Tujuan
Peserta tidak diharapkan untuk dapat memahami semua materi dengan
benar pada pertama kali pertemuan. Namun penuntun belajar ini
ditujukan untuk:
 Membantu mahasiswa dalam mempelajari materi dan pemecahan
masalah yang benar dari apa yang kelak harus dilakukannya (skill
acquisition) dan
 Mengukur kemajuan belajar secara bertahap sampai mahasiswa
memperoleh kepercayaan diri dan keterampilan ( skill competency)
Metode
Sebelum menggunakan penuntun ini, pembimbing akan membahas
terlebih dahulu seluruh materi pengolahan dan pembuatan terapi jus :
pencucian, cara pengejusan, waktu dan cara minum dan lama pengobatan
dengan menggunakan video, slide dan penuntun belajar.
Penggunaan penuntun belajar secara terus menerus memungkinkan
setiap mahasiswa untuk memantau kemajuan belajar yang telah dicapai
dan mengetahui apa yang perlu diperbaiki. Selain itu, penuntun ini
dirancang untuk mempermudah dan membantu dalam berkomunikasi
antara mahasiswa dan pembimbing (memberikan umpan balik). Dalam
menggunakan penuntun belajar ini, adalah penting bagi mahasiswa dan
pembimbing untuk bersama-sama bekerja dalam satu kelompok. Sebagai
contoh, sebelum mahasiswa melakukan pemecahan masalah pertamatama pembimbing atau salah satu mahasiswa harus mengulangi kembali
secara ringkas pemecahan masalah yang akan dilakukan dan membahas
hasil yang diharapkan. Sebagai tambahan segera setelah pemecaha
masalah selesai, pembimbing akan membahasnya kembali dengan
mahasiswa. Tujuan pembahasan ulang ini adalah untuk memberi umpan
balik positif mengenai kemajuan belajar yang telah dicapai dan
menentukan hal-hal yang perlu diperbaiki (pengetahuan, sikap,
keterampilan) pada pertemuan berikutnya.
Kedua penuntun belajar ini digunakan dalam usaha untuk meningkatkan
ketrampilan pemecahan masalah, oleh karena itu penilaian harus
dilakukan secara hati-hati dan seobjektif mungkin.
1
.
Tahap Pencucian 
Bahan dalam
Pengolahan dan
Pembuatan
Terapi Jus


Sebelum dikonsumsi, buah, sayur maupun tanaman herbal harus
dicuci terlebih dulu. Tak cukup asal kena air, namun ada beberapa
tahap agar bersih sempurna. Selain untuk mencegah kontaminasi
bakteri juga agar nutrisi buah dan sayuran tetap terjaga.
Tahap pencucian bertujuan untuk :
1. Menghilangkan bakteri pathogen seperti listeria, salmonella dan
E.Coli.
2. Membersihkan dari sisa pestisida, tanah dan kotoran lainnya.
Pastikan tangan dan wadah dalam keadaan bersih sebelum
dipakai. Termasuk talenan dan pisau yang digunakan.
Tahap pencucian bahan yang baik dan benar :
1. Mencuci tangan
Cuci tangan sangat penting
sebelum mencuci bahan. Bisabisa, bakteri dan kuman pada
telapak
tangan
malah
berpindah ke bahan yang
akan digunakan. Cuci seluruh
permukaan tangan pada air
mengalir, dan gunakan sabun
antiseptik agar kuman hilang.
2. Cuci seluruh permukaan
Walaupun terdapat label
“pre-washed” ataupun “ready
to eat” pada kemasan bahan,
cucilah
bahan
sebelum
dimakan. Bersihkan seluruh
bagian bahan beserta kulit.
Walaupun ada bagian yang tidak dimakan, namun bakteri,
kotoran serta bahan kimia tetap ada di dalamnya. Ketika
mengupasnya, tangan juga akan tetap menyentuh bagian
tersebut, sehingga penting untuk dicuci bersih.
3. Cuci pada air mengalir
Ketika mencuci, gunakan air
yang mengalir dari keran,
bukan dengan air yang sudah
ditampung sebelumnya. Cuci
buah selama 30-60 detik.
Untuk bahan yang kulitnya
dimakan, cuci dengan gerakan
memijit lembut agar kotoran
yang
menempel
pada
permukaannya hilang.
2
.
4. Rendam dalam larutan air
Selain di bawah air mengalir bahan
bisa direndam dalam larutan air dan
cuka
atau
air
jeruk
dengan
perbandingan air 3 bagian dan cuka/air
jeruk 1 bagian. Rasa asam akan
membunuh kuman dan bakteri pada
bahan. Setelah direndam beberapa
saat langsung tiriskan dalam wadah
bersih.
5. Tiriskan lalu dilap
Setelah tahapan pencucian selesai,
tiriskan bahan. Bisa langsung di dalam
wadah peniris. Atau lap dengan lap
kering yang bersih. Jika ingin disimpan
terlebih dahulu, maka kemas rapi di
dalam wadah bersih dan simpan dalam
lemari es.
Tahap
Pengejusan
Bahan dalam
Pengolahan dan
Pembuatan
Terapi Jus

Rasa jus yang dihasilkan dengan blender dipengaruhi oleh
beberapa faktor yaitu :
1. Kebersihan bahan-bahan
2. Waktu yang dibutuhkan
3. Kebersihan alat yang dipakai.

Jika ingin mendapatkan cita rasa kesegaran maksimal dari jus yang
dibuat dengan blender, maka dari itu perlu mengetahui cara paling
tepat dan benar dalam mengoperasikannya. Selain itu, kombinasi
bahan-bahan yang digunakan juga sangat mempengaruhi rasa
maupun manfaat kesehatan yang diperoleh tubuh.

Tahap Pengejusan yang Baik dan Benar :
1. Siapkan semua alat dan bahan yang dibutuhkan yaitu satu unit
blender, buah maupun sayur untuk dibuat jus dan air putih
secukupnya.
2. Cuci semua bahan sampai bersih, kupas kulit buah yang tidak
bisa dimakan (pisang, nanas) dan buang bijinya (jeruk, apel,
pepaya dan lain-lain).
3. Potong kecil-kecil sayur maupun
buah yang akan dibuat jus,
usahakan memotong dengan
bentuk dadu agar cepat halus.
3
.
Waktu dan Cara
Minum Terapi
Jus
4.
Masukkan air putih secukupnya, banyaknya air yang dimasukkan
disesuaikan dengan jenis buah serta selera masing-masing.
Beberapa jenis buah segar seperti nanas dan jeruk sudah banyak
mengandung cairan jadi tidak perlu banyak-banyak
menambahkan air putih.
5.
Masukkan potongan buah atau
sayuran secara bersamaan atau
pun bertahap, disesuaikan dengan
resep jus yang anda dapatkan.
6.
Mulailah menyalakan blender, atur pada kecepatan rendah
selama 10 detik kemudian naikkan kecepatan selama 10 detik
berikutnya. Waktu yang dibutuhkan tidak harus sama,
tergantung bahan-bahan yang akan dibuat jus serta kemampuan
masing-masing blender.
7.
Setelah halus, langsung tuangkan
ke dalam gelas saji atau gunakan
saringan
khusus
untuk
memisahkan biji buah maupun
ampas yang muncul di atas jus.
Jika tidak memiliki saringan
khusus, anda bisa memakai kain
lembut yang bersih.
8.
Anda bisa menambahkan pemanis buatan seperti gula atau
madu. Namun jika ingin menggunakan pemanis alami,
tambahkan buah apel atau jeruk manis pada daftar bahan
pembuat jus.
9.
Tambahkan juga es batu apabila menginginkan sensasi
kesegaran maksimal. Namun jika anda membuat jus untuk
keperluan terapi kesehatan, sebisa mungkin hindari penggunaan
es batu.
Cara memilih mesin juicer yang baik antara lain :
1. Pilihlah alat juicer yang mudah dibersihkan. Jika memilih yang murah
tetapi sulit untuk proses membersihkannya, akhirnnya hanya akan
melakukan juice terapi ini untuk waktu yang singkat karena bosan
untuk membersihkan alat juicernya.
2. Alat juicer yang dimaksudkan adalah juice yang menghasilkan
ekstrak liquid saja dan bukan di blender.
3. Alat juicer yang bisa digunakan untuk keperluan jangka panjang.
4
.
Pengolahan jus yang tidak benar, waktu yang tidak tepat atau cara
pandang yang salah terhadap jus membuat nilai jus berkurang bagi tubuh.
Agar minuman segar ini tidak sia-sia, beberapa aturan dalam minum jus
antara lain:
1. Jus asam bukan untuk pagi hari
Pagi hari adalah waktu yang paling tepat untuk minum jus, karena
jus buah mengandung banyak air dan serat yang akan bermanfaat
untuk melancarkan pencernaan. Agar tidak sakit perut, hindari buahbuahan asam untuk jus di pagi hari. Pisang, pepaya, apel atau wortel
bisa menjadi pilihan buah yang tepat untuk jus di pagi hari.
2.
Jus bukan pengganti makanan
Saat sedang diet atau untuk kesehatan, boleh saja mengganti makan
malam Anda dengan segelas jus. Tetapi, bukan berarti sarapan dan
makan siang juga hanya dengan minum jus dengan maksud
menurunkan berat badan. Kebutuhan nutrisi tetap harus dipenuhi
dari makanan lain. Buah-buahan tidak akan dapat memenuhi
kebutuhan 1.800 kkal, jumlah minimum kalori yang harus dipenuhi
dalam sehari. Akibatnya, kekebalan tubuh akan melemah. Walau
berat badan mungkin dapat turun dengan drastis tetapi akan cepat
naik saat makan dengan pola yang semula. Karena minum jus tidak
mengurangi lemak, hanya mengurangi air dalam tubuh.
3.
Jus bukan pengganti buah
Terus-menerus mengkonsumsi jus, tanpa mengkonsumsi buah
secara langsung tidak baik. Ini dapat meningkatkan berat badan.
Perlunya tetap mengkonsumsi buah segar bermanfaat bagi lambung,
karena pada saat proses mengunyah, lambung akan bekerja dan
membakar kira-kira 20 kkal. Jadi, tetaplah konsumsi buah segar,
tidak seluruhnya dapat diganti dengan jus.
4.
Jus diminum beserta ampasnya
Jika membuat jus dengan menggunakan juicer, ampasnya akan
terpisah. Walau mungkin terasa tidak enak, jangan buang ampas
buah yang telah terpisah. Jika menggunakan blender, jangan saring
untuk mendapatkan airnya saja, biarkan ampas tetap tercampur dan
diminum. Pada ampas buah terdapat serat dan vitamin, yang paling
umum adalah vitamin C. Hal ini sangat bermanfaat bagi tubuh.
5.
Jus jangan disimpan dalam waktu lama
Jus yang telah dibuat sebaiknya segera diminum. Membuat jus yang
baru kemudian diminum pada siang atau sore hari menurunkan
manfaat dari jus. Vitamin yang ada dapat dirusak oleh oksigen dan
ultraviolet yang ada di sekitar kita. Jika tidak bisa mengkonsumsi jus
secara langsung, dapat dilakukan dengan cara membuat jus sedingin
mungkin, kemudian disimpan dalam termos alumunium yang
tertutup rapat. Kondisi dingin dan perlindungan dari cahaya
5
.
membantu mempertahankan vitamin yang ada pada jus selama 4
jam.
6.
Jus tidak selalu rendah kalori
Tidak berarti semua buah rendah kalori dan akan membantu diet
Anda. Buah seperti alpukat, nangka dan durian adalah buah-buahan
dengan kalori tinggi, yaitu sekitar 200 kkal. Jika ingin jus dengan
kalori rendah, dapat memilih buah jeruk, apel, melon, semangka
atau pir yang kandungan kalorinya sekitar 80 kkal. Jika berat badan
berlebih, sebaiknya pilih jus buah dengan kalori rendah.
7.
Jus tidak selalu harus buah
Sayur-sayuran dapat dibuat menjadi jus. Rasa pahit pada sayur dapat
diatasi dengan mengkombinasikan sayuran dengan buah, sehingga
rasanya lebih segar. Tidak hanya sayur, jus dapat merupakan
kombinasi dari buah dan rempah-rempah. Misalnya, dengan
menambahkan jahe yang dapat menghangatkan tubuh juga
menambah daya tahan tubuh. Dapat juga tambahkan sedikit kayu
manis pada jus.
8.
Jus menggunakan buah-buahan segar
Agar mendapatkan khasiat yang maksimal, gunakan buah atau
sayuran segar yang masih dalam kondisi segar. Jangan karena
melihat buah atau sayur mulai layu, lalu karena sayang akhirnya
dibuat jus. Ini akan membuat kualitas jus berkurang.
9.
Jus dengan berbagai variasi
Jangan hanya membuat jus dari buah yang itu-itu saja. Misalnya,
karena menyukai buah jeruk, setiap hari jus yang diminum hanya jus
jeruk. Ganti dengan buah lain yang memiliki kandungan vitamin dan
mineral yang berbeda agar tubuh memperoleh manfaat.
Mengkombinasikan berbagai buah dalam satu gelas jus merupakan
cara praktis agar tubuh memperoleh beberapa manfaat dalam satu
kali teguk. Campuran jeruk dan apel, pisang dan apel, wortel dan
tomat atau apel dan anggur merupakan kombinasi yang dapat
dicoba karena memberi beberapa manfaat sekaligus.
10. Jus dengan tambahan gula, madu atau susu
Untuk menambah kenikmatan jus, biasanya ditambahkan gula,
madu atau susu. Ada beberapa aturan jika ingin menambahkan jus
dengan salah satu pasangannya ini yaitu perhatikan banyaknya gula
atau madu yang akan digunakan atau pilihan susu :
a. Jika ingin menambahkan dengan gula, coba ingat-ingat dahulu
sudah berapa banyak gula yang dikonsumsi hari ini. Idealnya,
tubuh hanya boleh menerima 50 gr gula per hari. Satu sendok
teh gula, beratnya sekitar 4 gram. Jika dari pagi sudah
menikmati ice cream, kue, cake atau teh manis, sesuaikan gula
6
.
yang akan ditambahkan dalam jus agar tidak kelebihan
konsumsi gula.
b. Madu merupakan pemanis alami yang mengandung
karbohidrat, protein, asam amino, vitamin dan mineral. Tetapi,
kandungan kalori dari madu lebih besar daripada gula. Satu
sendok madu memiliki kalori 64 kkal. Maka, jika ingin
menambahkan madu, sebaiknya hanya dalam porsi kecil,
terlebih rasa madu yang lebih manis dari gula.
c. Menambahkan jus dengan susu membuat jus mendapat
tambahan protein, kalsium dan lemak dari susu. Yang harus
diperhatikan adalah jenis susu yang akan ditambahkan. Jika
tidak ada masalah dengan berat badan, dapat menggunakan
susu full cream. Kebalikannya, adalah menggunakan susu low fat
jika ingin menjaga berat badan dan agar lemak tidak berlebih.
11. Pilih Jus yang Tepat
Mengkonsumsi jus dapat menjadi salah satu solusi untuk mengatasi
masalah kesehatan yang Anda hadapi. Pilih buah sesuai kebutuhan
tubuh atau untuk membantu mengurangi masalah kesehatan Anda.
Misalnya, untuk menurunkan tekanan darah tinggi atau
mengencerkan dahak dapat membuat jus belimbing. Jus tomat
untuk membantu mengontrol gula dalam tubuh. Sedangkan
campuran mentimun dan wortel untuk mengatasi keluhan rematik.
Dengan mengikuti aturan yang benar saat minum jus, minuman
sehat ini akan semakin terasa manfaatnya bagi tubuh.
Lama
Pengobatan
Terapi Jus




Tidak ada keraguan dalam benak bahwa jus segar bisa membuat
tubuh semakin sehat. Jus sayur dan buah memiliki kekuatan
penyembuhan dan peremajaan yang bisa membantu orang dengan
berbagai masalah kesehatan selain menjalani pola makan yang baik,
berolah raga dan mengkonsumsi supplemen dalam jumlah yang
moderat.
Selama melakukan terapi jus pada saat mengalami banyak keadaan
tubuh yang tidak sehat, beberapa hal yang bisa didapatkan ialah
masalah alergi bisa diatasi , menjaga tubuh dengan berat badan yang
tetap diinginkan tetapi dengan cara yang sangat sehat, dan beberapa
masalah kewanitaan yang berhubungan dengan hormonal.
Kadar vitamin, mineral, dan antioxidant yang tinggia dalam jus
dikarenakan semua dalam kondisi mentah dan belum diproses. Sel
tubuh kita terdiri dari sel sel yang hidup dan kita perlu memberi
makan sel tubuh tersebut dengan makanan yang hidup (artinya
masih memiliki enzim dan vitamin dan mineral) tidak dirusakan
dengan proses pemanasan.
Seringkali pada jaman teknologi komputer yang mendiagnosis
penyakit dan melakukan operasi, kita cenderung mengesampingkan
terapi alami seperti terapi jus ini. Jus sangat mudah dicerna dan
diserap serta baik untuk orang yang nafsu makannya kurang baik,
7
.



mual, mengalami masalah pencernaan dan radang lambung atau
usus. Selain itu lebih mudah meminum jus daripada mengunyah
terutama saat tidak nafsu makan.
Pengobatan dalam dunia modern sering berfokus kepada gejala
penyakit dengan obat obatan yang supresif. Hal ini kadang tetap
diperlukan bila penyakit sangat agresif dan akut.Namun sebenarnya
terapi jus ini bisa dilakukan bersamaan dengan pemakaian obat dari
dokter.Setiap orang dari usia muda sampai usia tua bisa menikmati
manfaat dari terapi jus ini: orang yang ingin badannya sehat, yang
ingin menurunkan berat badan, atau yang memiliki penyakit serius
seperti kanker, disfungsi imun sistem dan masalah liver.
Lama pengobatan terapi jus ini tergantung dari tingkat keparahan
penyakit atau masalah yang dialami dan keteraturan si penderita
dalam mengkonsumsi terapi jus ini.
Tumbuhan obat yang masih berupa simplisia, hasil pengobatannya
tampak lambat, namun sifatnya konstruktif atau membangun. Hal ini
berbeda dengan obat kimiawi yang hasil pengobatannya terlihat
cepat namun destruktif. Oleh karena itu, obat yang berasal dari
tumbuhan tidak dianjurkan penggunaannya untuk penyakit-penyakit
infeksi akut. Tumbuhan obat lebih diutamakan untuk memelihara
kesehatan dan pengobatan penyakit kronis yang tidak dapat
disembuhkan dengan obat kimiawi, atau memerlukan kombinasi
antara obat kimiawi dengan obat dari tumbuhan berkhasiat.
8
.
INSTRUKSI KERJA
PENUNTUN BELAJAR PENGOLAHAN DAN PEMBUATAN
TERAPI JUS : PENCUCIAN, CARA PENGEJUSAN, WAKTU DAN
CARA MINUM DAN LAMA PENGOBATAN
:
NAMA
:
NIM
KELOMPOK :
:
TANGGAL
Nilailah setiap kinerja langkah yang diamati menggunakan skala sebagai berikut:
1 Perlu perbaikan : Langkah tidak dikerjakan dengan benar atau tidak sesuai urutan (jika
harus berurutan)
2 Mampu : Langkah dikerjakan dengan benar dan berurutan (jika harus berurutan), tetapi
kurang tepat dan/atau pembimbing/pengamat perlu membantu/mengingatkan hal-hal kecil
yang tidak terlalu berarti
3 Mahir : Langkah dikerjakan dengan benar, tepat tanpa ragu-ragu atau tanpa perlu
bantuan dan sesuai dengan urutan (jika harus berurutan)
T/S Langkah tidak sesuai dengan keadaan
Penilaian
KEGIATAN
1
2
3
PENGOLAHAN DAN PEMBUATAN TERAPI JUS : PENCUCIAN, CARA PENGEJUSAN, WAKTU
DAN CARA MINUM DAN LAMA PENGOBATAN
A. TAHAP PENCUCIAN
1.
Mencuci tangan
Cuci tangan sangat penting sebelum mencuci bahan. Karena
bakteri dan kuman pada telapak tangan malah berpindah ke
bahan yang akan digunakan. Cuci seluruh permukaan tangan
pada air mengalir, dan gunakan sabun antiseptik agar kuman
hilang.
2.
Cuci seluruh permukaan
Walaupun terdapat label “pre-washed” ataupun “ready to eat”
pada kemasan bahan, cucilah bahan sebelum dimakan. Bersihkan
seluruh bagian bahan beserta kulit.
Walaupun ada bagian yang tidak dimakan, namun bakteri,
kotoran serta bahan kimia tetap ada di dalamnya. Ketika
mengupasnya, tangan juga akan tetap menyentuh bagian
tersebut, sehingga penting untuk dicuci bersih.
3.
Cuci pada air mengalir
Ketika mencuci, gunakan air yang mengalir dari keran, bukan
dengan air yang sudah ditampung sebelumnya. Cuci buah selama
30-60 detik. Untuk bahan yang kulitnya dimakan, cuci dengan
gerakan memijit lembut agar kotoran yang menempel pada
permukaannya hilang.
9
.
4.
Rendam dalam larutan air
Selain di bawah air mengalir bahan bisa direndam dalam larutan
air dan cuka atau air jeruk dengan perbandingan air 3 bagian dan
cuka/air jeruk 1 bagian. Rasa asam akan membunuh kuman dan
bakteri pada bahan. Setelah direndam beberapa saat langsung
tiriskan dalam wadah bersih.
5.
Tiriskan lalu dilap
Setelah tahapan pencucian selesai, tiriskan bahan. Bisa langsung
di dalam wadah peniris. Atau lap dengan lap kering yang bersih.
Jika ingin disimpan terlebih dahulu, maka kemas rapi di dalam
wadah bersih dan simpan dalam lemari es.
B. TAHAP PENGEJUSAN BAHAN DALAM PENGOLAHAN DAN
PEMBUATAN TERAPI JUS
1.
Siapkan semua alat dan bahan yang dibutuhkan yaitu satu unit
blender, buah maupun sayur untuk dibuat jus dan air putih
secukupnya.
Cara memilih mesin juicer yang baik antara lain :
a. Pilihlah alat juicer yang mudah dibersihkan. Jika memilih
yang murah tetapi sulit untuk proses membersihkannya,
akhirnnya hanya akan melakukan juice terapi ini untuk
waktu yang singkat karena bosan untuk membersihkan alat
juicernya.
b. Alat juicer yang dimaksudkan adalah juice yang
menghasilkan ekstrak liquid saja dan bukan di blender.
c. Alat juicer yang bisa digunakan untuk keperluan jangka
panjang.
2.
Cuci semua bahan sampai bersih, kupas kulit buah yang tidak bisa
dimakan (pisang, nanas) dan buang bijinya (jeruk, apel, pepaya
dan lain-lain).
3.
Potong kecil-kecil sayur maupun buah yang akan dibuat jus,
usahakan memotong dengan bentuk dadu agar cepat halus.
4.
Masukkan air putih secukupnya, banyaknya air yang dimasukkan
disesuaikan dengan jenis buah serta selera masing-masing.
Beberapa jenis buah segar seperti nanas dan jeruk sudah banyak
mengandung cairan jadi tidak perlu banyak-banyak
menambahkan air putih.
5.
Masukkan potongan buah atau sayuran secara bersamaan atau
pun bertahap, disesuaikan dengan resep jus yang anda dapatkan.
6.
Mulailah menyalakan blender, atur pada kecepatan rendah
selama 10 detik kemudian naikkan kecepatan selama 10 detik
berikutnya. Waktu yang dibutuhkan tidak harus sama, tergantung
bahan-bahan yang akan dibuat jus serta kemampuan masingmasing blender.
7.
Setelah halus, langsung tuangkan ke dalam gelas saji atau
gunakan saringan khusus untuk memisahkan biji buah maupun
ampas yang muncul di atas jus. Jika tidak memiliki saringan
khusus, anda bisa memakai kain lembut yang bersih.
10
.
8. Anda bisa menambahkan pemanis buatan seperti gula atau
madu. Namun jika ingin menggunakan pemanis alami,
tambahkan buah apel atau jeruk manis pada daftar bahan
pembuat jus.
9.
Tambahkan juga es batu apabila menginginkan sensasi kesegaran
maksimal. Namun jika anda membuat jus untuk keperluan terapi
kesehatan, sebisa mungkin hindari penggunaan es batu.
C. WAKTU DAN CARA MINUM
1.
Jus asam bukan untuk pagi hari
Pagi hari adalah waktu yang paling tepat untuk minum jus,
karena jus buah mengandung banyak air dan serat yang akan
bermanfaat untuk melancarkan pencernaan. Agar tidak sakit
perut, hindari buah-buahan asam untuk jus di pagi hari. Pisang,
pepaya, apel atau wortel bisa menjadi pilihan buah yang tepat
untuk jus di pagi hari.
2.
Jus bukan pengganti makanan
Saat sedang diet atau untuk kesehatan, boleh saja mengganti
makan malam Anda dengan segelas jus. Tetapi, bukan berarti
sarapan dan makan siang juga hanya dengan minum jus dengan
maksud menurunkan berat badan. Kebutuhan nutrisi tetap harus
dipenuhi dari makanan lain. Buah-buahan tidak akan dapat
memenuhi kebutuhan 1.800 kkal, jumlah minimum kalori yang
harus dipenuhi dalam sehari. Akibatnya, kekebalan tubuh akan
melemah. Walau berat badan mungkin dapat turun dengan
drastis tetapi akan cepat naik saat makan dengan pola yang
semula. Karena minum jus tidak mengurangi lemak, hanya
mengurangi air dalam tubuh.
3.
Jus bukan pengganti buah
Terus-menerus mengkonsumsi jus, tanpa mengkonsumsi buah
secara langsung tidak baik. Ini dapat meningkatkan berat badan.
Perlunya tetap mengkonsumsi buah segar bermanfaat bagi
lambung, karena pada saat proses mengunyah, lambung akan
bekerja dan membakar kira-kira 20 kkal. Jadi, tetaplah konsumsi
buah segar, tidak seluruhnya dapat diganti dengan jus.
4.
Jus diminum beserta ampasnya
Jika membuat jus dengan menggunakan juicer, ampasnya akan
terpisah. Walau mungkin terasa tidak enak, jangan buang ampas
buah yang telah terpisah. Jika menggunakan blender, jangan
saring untuk mendapatkan airnya saja, biarkan ampas tetap
tercampur dan diminum. Pada ampas buah terdapat serat dan
vitamin, yang paling umum adalah vitamin C. Hal ini sangat
bermanfaat bagi tubuh.
5.
Jus jangan disimpan dalam waktu lama
Jus yang telah dibuat sebaiknya segera diminum. Membuat jus
yang baru kemudian diminum pada siang atau sore hari
menurunkan manfaat dari jus. Vitamin yang ada dapat dirusak
oleh oksigen dan ultraviolet yang ada di sekitar kita.
11
.
6.
7.
8.
9.
10.
Jika tidak bisa mengkonsumsi jus secara langsung, dapat
dilakukan dengan cara membuat jus sedingin mungkin, kemudian
disimpan dalam termos alumunium yang tertutup rapat. Kondisi
dingin
dan
perlindungan
dari
cahaya
membantu
mempertahankan vitamin yang ada pada jus selama 4 jam.
Jus tidak selalu rendah kalori
Tidak berarti semua buah rendah kalori dan akan membantu diet
Anda. Buah seperti alpukat, nangka dan durian adalah buahbuahan dengan kalori tinggi, yaitu sekitar 200 kkal. Jika ingin jus
dengan kalori rendah, dapat memilih buah jeruk, apel, melon,
semangka atau pir yang kandungan kalorinya sekitar 80 kkal. Jika
berat badan berlebih, sebaiknya pilih jus buah dengan kalori
rendah.
Jus tidak selalu harus buah
Sayur-sayuran dapat dibuat menjadi jus. Rasa pahit pada sayur
dapat diatasi dengan mengkombinasikan sayuran dengan buah,
sehingga rasanya lebih segar. Tidak hanya sayur, jus dapat
merupakan kombinasi dari buah dan rempah-rempah. Misalnya,
dengan menambahkan jahe yang dapat menghangatkan tubuh
juga menambah daya tahan tubuh. Dapat juga tambahkan sedikit
kayu manis pada jus.
Jus menggunakan buah-buahan segar
Agar mendapatkan khasiat yang maksimal, gunakan buah atau
sayuran segar yang masih dalam kondisi segar. Jangan karena
melihat buah atau sayur mulai layu, lalu karena sayang akhirnya
dibuat jus. Ini akan membuat kualitas jus berkurang.
Jus dengan berbagai variasi
Jangan hanya membuat jus dari buah yang itu-itu saja. Misalnya,
karena menyukai buah jeruk, setiap hari jus yang diminum hanya
jus jeruk. Ganti dengan buah lain yang memiliki kandungan
vitamin dan mineral yang berbeda agar tubuh memperoleh
manfaat. Mengkombinasikan berbagai buah dalam satu gelas jus
merupakan cara praktis agar tubuh memperoleh beberapa
manfaat dalam satu kali teguk. Campuran jeruk dan apel, pisang
dan apel, wortel dan tomat atau apel dan anggur merupakan
kombinasi yang dapat dicoba karena memberi beberapa manfaat
sekaligus.
Jus dengan tambahan gula, madu atau susu
Untuk menambah kenikmatan jus, biasanya ditambahkan gula,
madu atau susu. Ada beberapa aturan jika ingin menambahkan
jus dengan salah satu pasangannya ini yaitu perhatikan
banyaknya gula atau madu yang akan digunakan atau pilihan
susu :
a. Jika ingin menambahkan dengan gula, coba ingat-ingat
dahulu sudah berapa banyak gula yang dikonsumsi hari ini.
Idealnya, tubuh hanya boleh menerima 50 gr gula per hari.
Satu sendok teh gula, beratnya sekitar 4 gram. Jika dari pagi
12
.
sudah menikmati ice cream, kue, cake atau teh manis,
sesuaikan gula yang akan ditambahkan dalam jus agar tidak
kelebihan konsumsi gula.
b. Madu merupakan pemanis alami yang mengandung
karbohidrat, protein, asam amino, vitamin dan mineral.
Tetapi, kandungan kalori dari madu lebih besar daripada
gula. Satu sendok madu memiliki kalori 64 kkal. Maka, jika
ingin menambahkan madu, sebaiknya hanya dalam porsi
kecil, terlebih rasa madu yang lebih manis dari gula.
c. Menambahkan jus dengan susu membuat jus mendapat
tambahan protein, kalsium dan lemak dari susu. Yang harus
diperhatikan adalah jenis susu yang akan ditambahkan. Jika
tidak ada masalah dengan berat badan, dapat menggunakan
susu full cream. Kebalikannya, adalah menggunakan susu low
fat jika ingin menjaga berat badan dan agar lemak tidak
berlebih.
11. Pilih Jus yang Tepat
Mengkonsumsi jus dapat menjadi salah satu solusi untuk
mengatasi masalah kesehatan yang Anda hadapi. Pilih buah
sesuai kebutuhan tubuh atau untuk membantu mengurangi
masalah kesehatan Anda. Misalnya, untuk menurunkan tekanan
darah tinggi atau mengencerkan dahak dapat membuat jus
belimbing. Jus tomat untuk membantu mengontrol gula dalam
tubuh. Sedangkan campuran mentimun dan wortel untuk
mengatasi keluhan rematik. Dengan mengikuti aturan yang benar
saat minum jus, minuman sehat ini akan semakin terasa
manfaatnya bagi tubuh.
D. LAMA PENGOBATAN

Lama pengobatan terapi jus ini tergantung dari tingkat keparahan
penyakit atau masalah yang dialami dan keteraturan si penderita
dalam mengkonsumsi terapi jus ini.

Tumbuhan obat yang masih berupa simplisia, hasil
pengobatannya tampak lambat, namun sifatnya konstruktif atau
membangun. Hal ini berbeda dengan obat kimiawi yang hasil
pengobatannya terlihat cepat namun destruktif. Oleh karena itu,
obat yang berasal dari tumbuhan tidak dianjurkan
penggunaannya untuk penyakit-penyakit infeksi akut. Tumbuhan
obat lebih diutamakan untuk memelihara kesehatan dan
pengobatan penyakit kronis yang tidak dapat disembuhkan
dengan obat kimiawi, atau memerlukan kombinasi antara obat
kimiawi dengan obat dari tumbuhan berkhasiat.
Tutor,
(………………………….)
13
Download