BAB V PENUTUP A. Kesimpulan Berdasarkan hasil analisis dan

advertisement
BAB V
PENUTUP
A. Kesimpulan
Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan maka dapat disimpulkan bahwa
penerapan model pembelajaran kooperatif melalui pendektan TAI efektif terhadap
hasil belajar siswa kelas VIII pada materi pokok Strukrur dan Fungsi Jaringan
Tumbuhan di SMPN 02 Adonara-Timur Flore-Timur Tahun Ajaran 2015/2016.
Hal ini didukung oleh :
1. Perolehan nilai pada saat posttest lebih besar dari pada nilai pretest (86,67% >
42,12%)
2. Hasil belajar siswa mengalami peningkatan dari 42,12% ke 86,67% dengan
rerata peningkatan yaitu 44,55% dan secara klasikal dikatakan tuntas karena
pencapaian ketuntasan klasikalnya adalah 93,94% (Tk ≥ 80%).
3. Instrumen pembelajaran yang disusun oleh guru adalah baik dengan rerata
Proporsi indikatornya 0,87 serta rerata sensitivitas butir soal 0,44 (sensitif).
4. Aktivitas siswa yang paling menonjol adalah aktivitas siswa dalam mengerjakan
LKS/berdiskusi dan menulis pokok-pokok materi pembelajaran yaitu: 26,85%
danmemberikan respon menjawab pertanyaan atau memberikan tanggapan
23,29%. Data analisis juga menunjukkan kegiatanmembaca buku siswa /buku
pelengkapyang
mana
persentasenya
mencapai
19,85%,
memperhatikan
penjelasan guru 19,28%, menyimpulkan pelajaran 5,85% dan mengajukan
pertanyaan 4,90%.
5. Guru mampu melaksanakan model pembelajaran kooperatif melalui pendekatan
TAI dengan skor rata-rata mencapai 3,80 dan termasuk dalam kategori baik dan
realibilitas instrumennya 99,81%
B. Saran
Berdasarkan hasil penelitian dengan menerapkan model pembelajaran
kooperatif melalui pendekatan TAI di kelas VIII pada materi pokok Struktur dan
Fungsi Jaringan Tumbuhan di SMPN 02 Adonara-Timur Flores-Timur, maka
disarankan kepada pembaca sebagai berikut :
1. Untuk menambah semangat belajar siswa sebaiknya guru menggunkan model
pembelajaran kooperatif melalui pendekatan TAI ini.
2.
Bagi peneliti selanjutnya yang ingin menerapkan model pembelajaran
kooperatif melalui pendekatan TAI, sedapat mungkin harus mampu mengelola
waktu, dan fasilitas pendukung termasuk media pembelajaran yang ingin
digunakan.
DAFTAR PUSTAKA
Alma, Buchari. Dkk, 2010.Guru profesional Menguasai Metode dan Trampil
Mengajar.Alfabeta : Bandung
Basir,
A.
2013.Efektivitas Penerapan model Pembelajaran Kooperatif
Pendekatan Team Assisted Individualization (TAI) terhadap
Peningkatan Hasil Belajar IPA Biologi Siswa kelas VII Materi
Pokok Ekosistem di SMP Adhyaksa 2 Kupang Tahun Ajaran
2012/2013
Dimyati & Mudjiono, 2013.Belajar dan Pembelajaran. Renaka Cipta : Jakarta
Dirma & Cicih, 2014.Teori Belajar dan Prinsip-prinsip Pembelajaran yang
Mendidik. Renaka Cipta : Jakarta
Eduk, J. 2010. Dasar-Dasar Pembelajaran Biologi Bahan Ajar.UNWIRA :
Kupang
Eduk, J. 2015. Seminar Ilmiah Biologi Bahan Ajar.UNWIRA : Kupang
Eduk, J. 2009. Metodologi Penelitian : Kupang
Huda, Miftahul. 2011.Cooperative Learning,Metode, Teknik, Struktur dan Model
Penerapan. Pustaka Pelajar :Yogyakarta
Ibarahim,2005.Pembelajaran Kooperatif (http//: ipotes. Wordpress.com) Akses
22 Januari 2016
Isjoni, 2014.Cooperative Learning Efektivitas Pembelajaran Kelompok.Alfabeta:
Bandung
Purwato, 2008.Evaluasi Hasil Belajar. Pustaka Pelajar : Yogyakarta
Remonmaos, Mase. 2012. Upaya Peningkatan Hasil Belajar Siswa. http//:
remenmaos.blogspot. com. Askes 22 Januari 2016
Sepe, F. 2010. Pembelajaran Metakognitif pada Strategi Pembelajaran
Kooperatif TAI (Team Assisted Individualization) dan Pengaruhnya
Terhadap Keterampilan Metakognitif, Kemampuan Berpikir Kritis
dan Hasil Belajar kognitif Sains Biologi pada Siswa SMP Swasta di
Kota Kupang. Thesis Malang
Sugiyono, 2008.Metode Penelitian Kuantitatif,Kualitatif dan R&D. Alfabeta :
Bandung
Salvin, 2005.Cooperatif Learning, Teori, Riset dan Praktik. Nusa Media:
Bandung
Syamsuri, 2007.IPA Biologi SMP Kelas VIII.Erlangga : Jakarta
Syaifuramhan & Ujiati, 2013.Manajemen dalam Pembelajaran.Indek : Jakarta
Sanjaya,
W.
Taniredja,
Trianto,
2006.Strategi Pembelajaran
Pendidikan.Kencana : Jakarta
T.
Berorientasi
Dkk, 2011.Model-Model Pembelajaran
Efektif.Alfabeta : Bandung
2007.Model-Model
Pembelajaran
Konstruktivistik.Kencana : Jakarta
Inovatif
Standar
Inofatif
Proses
dan
Berorientasi
Trianto, 2007.Model Pembelajaran Terpadu dalam Teori dan Praktek. Kencana:
Jakarta
Trianto, 2009.Mendesain Model Pembelajaran Inovatif Progresif. Kencana:
Jakarta
L
A
M
P
I
R
A
N
Lampiran 01
SILABUS PEMBELAJARAN
Sekolah
: SMPN 02 Adonara-Timur Flores-Timur
Mata Pelajaran
: IPA Biologi
Kelas/Semester
: VIII/II (Dua)
Standar Kompetensi
: 2. Memahami Sistem dalam Kehidupan Tumbuhan
Materi
Kompetensi
Dasar
Pokok/Sub
Pokok
Kegiatan Pembelajaran
Indikator Pencapaian
Kompetensi
Pembelajaran
2.1 Mendeskripsikan Struktur dan
struktur dan
fungsi jaringan
fungsi jaringan tumbuhan
tumbuhan
 Akar
 Mengamati gambar
morfologi dan anatomi
akar yang telah
disediahkan oleh guru

Alokasi
Teknik
Bentuk
Contoh
Instrumen
Instrumen
Mengidentifikasi dan
Tes tulis Tes PG
menjelaskan struktur
dan fungsi jaringan
pada akar
 Mengidentifikasi
struktur dan jaringan
pada akar
 Mengamati gambar
anatomi batang yang
telah disediahkan oleh
Organ tumbuhan
yang berfungsi
sebagai tepat
fotosintesis
adalah….
a.
b.
c.
d.
 Menjelaskan struktur
dan fungsi jaringan
pada akar
 Batang
Sumber
Penilaian

Mengidentifikasi dan
menjelaskan struktur
dan fungsi jaringan
pada batang
Akar
Batang
Daun
Buah dan biji
Tes tulis Tes uraian
Jaringan terluar
dari tumbuhan
adalah…..
Belajar
Waktu
2 x 40’
Buku
siswa, dan
gambar
struktur
tubuh
tumbuhan
guru
 Mengidentifikasi
struktur dan jaringan
pada batang
 Menjelaskan struktur
dan fungsi jaringan
pada batang
 Daun
 Mengamati gambar
anatomi daun yang telah
disediahkan oleh guru

 Mengidentifikasi
struktur dan jaringan
pada daun
Mengindentifikasi
dan menjelaskan
struktur dan fungsi
jaringan pada daun
Tes tulis Tes uraian
 Menjelaskan struktur
dan fungsi jaringan
pada daun
 Bunga
 Mengamati gambar
bunga yang telah
disediahkan oleh guru
 Mengidentifikasi
struktur dan jaringan
pada bunga
 Menjelaskan struktur
dan fungsi jaringan
pada bunga
Yang berfungsi
mengedarkan hasil
fotosintesis ke
bagian tumbuhan
adalah…..
2 x 40’

Mengidentifikasi dan
menjelaskan struktur Tes tulis
dan fungsi jaringan
pada bunga
Buku
siswa, dan
gambar
struktur
tubuh
tumbuhan
 Buah dan Biji  Mengamati gambar
buag dan biji yang telah
disediahkan oleh guru
 Mengidentifikasi
struktur dan jaringan
pada buah dan biji
 Menjelaskan struktur
dan fungsi jaringan
pada buah dan biji

Mengidentifikasi dan Tes tulis
menjelaskan struktur
dan fungsi jaringan
pada buah dan biji
Lampiran 02
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP) 01
Nama Sekolah
: SMPN 02 Adonara – Timur Flores-Timur
Mata Pelajaran
: IPA Biologi
Kelas/Semester
: VIII/II
Topik/Tema
: Struktur dan Fungsi Jaringan Tumbuhan
Alokasi waktu
: 2 x 40 Menit
A. Standar Kompetensi
2.Memahami sistem dalam kehidupan tumbuhan.
B. Kompetensi Dasar
2.1.Mendeskripsikan struktur dan fungsi jaringan tumbuhan
C. Indikator Pencapaian
1. Mengidentifikasi dan menjelaskan struktur dan fungsi jaringan pada akar.
2. Mengidentifikasi dan menjelaskan struktur dan fungsi jaringan pada batang.
3. Mengidentifikasi dan menjelaskan struktur dan fungsi jaringan pada daun.
D. Tujuan Pembelajaran
Pertemuan I
1. Siswa dapat membedakan struktur dari akar monokotil dan dikotil.
2. Siswa dapat menjelaskan fungsi dari jaringan-jaringan akar.
3. Siswa dapat membedakan struktur dari batang monokotil dan dikotil.
4. Siswa dapat menjelaskan fungsi dari jaringan-jaringan batang.
5. Siswa dapat menjelaskan struktur dari daun.
6. Siswa dapat menjelaskan fungsi dari jaringan-jaringan daun.
E. Karakter yang diharapkan muncul
 Kejujuran, kerja keras, toleransi, tanggung jawab, cinta lingkungan,
keingintahuan, dan berpikir kreatif dan inovatif
F. Materi Pembelajaran
Materi pokok: Struktur dan Fungsi Jaringan pada Tumbuhan (Terlampir)
Sub materi pokok:
1. Struktur dan Fungsi Akar
2. Struktur dan Fungsi Batang
3. Struktur dan Fungsi Daun
G. Metode pembelajaran
1.
Model pembelajaran : kooperatif pendekatan TAI
2.
Metode pembelajaran:Diskusi, Penugasan
H. Langkah-langkah Pembelajaran
Sintaks CL
dan TAI
Fase 1 CL
KEGIATAN GURU
Pendahuluan
 Motivasi dengan memberikan
pertanyaan
Guru: menyuruh siswa berdiri
dan menarik napas
Guru: apa yang kalian
hirup?Darimanakah
oksigen itu berasal?

Fase 3 CL
Fase 2 TAI
KEGIATAN SISWA
Guru menyampaikan
pembelajaran
tujuan
10 menit
 Siswa mengamati
 Siswa
mendengar
penjelasan guru dan
mencatat tujuan yang
disampaikan guru
Kegiatan inti
a.
Eksplorasi
 .Pembentukan
kelompok
heterogen yang terdiri atas 4
sampai 6 siswa
 Pembagian LKS kepada siswa
secara individu
Fase 2 CL b. Elaborasi
Fase 3 TAI
 Mengerjakan soal dalam LKS
secara individu
 Hasil pekerjaan ditukar dengan
teman kelompok
 Jawaban yang masih salah di
perbaiki lagi bersama teman
kelompok
ALOKASI
WAKTU
55 menit
 Siswa
membentuk
kelompok.
 Siswa menerima LKS
 Siswa mengerjakan
LKS secara individu
 Siswa mendiskusikan
hasil
pekerjaannya
dengan teman satu
kelompok
dengan
cara
saling
memeriksa,
mengoreksi
dan
memberikan masukan
dengan
menukar
hasil
pekerjaan
kepada
teman
kelompoknya.
Fase 4 CL
Fase 4 TAI
 Melakukan
kelompok
diskusi
dalam
 Siswa berdiskusi
dalam kelompok
 Memberikan bantuan kepada
siswa
yang
membutuhkan
bantuan
Fase 5 CL
 Melakukan diskusi kelas
Fase 6 CL
Fase 5 TAI
Fase 6 TAI
 Setiap
kelompok
mempresentasikan
penyelesaian
soal
yang sudah dibahas,
di dalam melakukan
diskusi kelas
c. Konfirmasi
 Memberikan skor penghargaan
kepada kelompok yang unggul
 Memberikan
singkat
materi
secara
 Siswa mendengarkan
penjelasan guru
Penutup
 Siswa menyimpulkan materi.
15 menit
 Siswa menyimpulkan
 Siswa merangkum materi
Fase 7 TAI
 kuis
 Siswa mengerjakan
soal kuis
I. Media/ Sumberbelajar
1. Buku Biologi SMP Kelas VIII (Istamar Syamsuri, dkk)
2. BAS
3. LKS
J.
Penilaian
a) Teknik penulisan : Tes tertulis
b) Bentuk tagihan
: Pilihan ganda
c) Contoh tagihan
:
1. Proses fotosintesis pada daun terjadi pada jaringan……
Lampiran 03
LEMBAR KERJA SISWA (LKS) 01
STRUKTUR DAN FUNGSI JARINGAN TUBUHAN
Nama Kelompok
: 1. ----------------------------------------2. ----------------------------------------3. ----------------------------------------4. ----------------------------------------5. -----------------------------------------
Hari/Tanggal
: --------------------------
Kelas
: -------------
A. Aktifitas 2. Mengidentifikasi dan menjelaskan struktur dan fungsi jaringan akar.
1. Sebutkan fungsi akar?(Skor 10)
Identifikasilah struktur morfologi tumbuhan pada gambar dibawah ini!
Gambar akar tumbuhan.
(a)
(b)
2. Tulislah jenis akar, jenis tumbuhan dan contoh tumbuhan yang memiliki akar
tersebut! (Skor 4)
A. Jenis akar………………… pada tumbuhan …………….. contohnya
………………..
B. Jenis akar………………… pada tumbuhan …………….. contohnya
………………..
Identifikasilah struktur anatomi akar pada gambar dibawah ini !
Gambar anatomi akar
3. Jaringan apa saja yang menyusun akar monokotil dan dikotil? (Skor 22)
1,…………..2,………..3,……….4,…………5,………..6,………….7,………
8,…………9,………….10,………..11,………….
B. Aktifitas 3. Mengidentifikasi dan menjelaskan struktur dan fungsi jaringan
batang.
KAMBIUM
XILEM
FLOEM
FLOEM
XILEM
4. Jelaskan perbedaan jaringan pada batang monokotil dan dikotil? (Skor 30)
A.Monokotil
:……………………………………………………………………………….
………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………
B.Dikotil
:………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………….
………………………………………………………………………………….
C. Aktifitas 4. Menjelaskan struktur dan fungsi jaringan daun.
Identifikasilah struktur anatomi akar pada gambar dibawah ini!
Gambar struktur anatomi daun
5. Jaringan apa saja yang menyusun struktur anatomi daun? (Skor 20)
1,………2,……..3,……..4,……….5,………6,……….7,……..8,………….
6. Jelaskan fungsi dari jaringan-jaringan yang terdapat pada daun?(Skor 14)
Lampiran 04
KUNCI JAWABAN LEMBAR KERJA SISWA 01
(LKS 01)
1. Akar berfungsi sebagai tempat masuknya air dan mineral, menopang tubuh
tumbuhan agar tegak dan kokoh dan menambatkan tubuh tumbuhan pada
substrat (tanah.)
2. Jenis akar, jenis tumbuhan dan contoh tumbuhan yang memiliki akar tersebut
adalah ;
a. Jenis akar tunggang, pada tumbuhan dikotil, contohnya tumbuhan
kacang hijau.
b.
Jenis akar serabut, pada tumbuhan monokotil, contohnya tumbuhan
jagung.
3. Jaringan yang menyusun akar monokotil dan dikotil :
1.Epidermis; 2. Korteks; 3.Endodermis; 4.Periskel; 5.Xilem; 6.Parenkim
7.Xilem Primer; 8.Xilem Sekunder; 9.Kambium; 10. Floem Sekunder 11.
Floem Primer
4. Perbedaan jaringan pada batang monokotil dan dikotil :
a. Dikotil
Epidermis,Terdiri atas selapis sel yang tersusun rapat, tidak
mempunyai ruang antar sel. Fungsi epidermis untuk melindungi jaringan
di bawahnya. Pada batang yang mengalami pertumbuhan sekunder, lapisan
epidermis digantikan oleh lapisan gabus yang dibentuk dari kambium
gabus.
Korteks,Korteks batang disebut juga kulit pertama, terdiri dari
beberapa lapis sel, yang dekat dengan lapisan epidermis tersusun atas
jaringan kolenkim, makin ke dalam tersusun atas jaringan parenkim.
Stele/ Silinder Pusat, Merupakan lapisan terdalam dari batang.Lapisan
terluar dari stele disebut perisikel atau perikambium.lkatan pembuluh pada
stele disebut tipe kolateral yang artinya xilem dan floem terletak saling
bersisian, xilem di sebelah dalam dan floem sebelah luar. Antara xilem dan
floem terdapat kambium
b. Monokotil
Pada batang Monokotil, epidermis terdiri dari satu lapis sel, batas
antara korteks dan stele umumnya tidak jelas.Pada stele monokotil terdapat
ikatan pembuluh yang menyebar dan bertipe kolateral tertutup yang artinya
di antara xilem dan floem tidak ditemukan kambium. Tidak adanya
kambium pada Monokotil menyebabkan batang Monokotil tidak dapat
tumbuh membesar, dengan perkataan lain tidak terjadi pertumbuhan
menebal sekunder.
5. Jaringan yang menyusun struktur anatomi daun :
6. Fungsi dari jaringan-jaringan yang terdapat pada daun :
a. Epidermis atas dan bawah berfungsi untuk melindungi jaringan lain
yang ada di bawahnya
b. Kutikula berfungsi untuk mencegah terjadinya penguapan air yang
terlalu besar pada permukaan daun
c. Stomata berfungsi sebagai tempat pertukaran dan penguapan pada
tumbuhan
d. Jaringan Tiang (Palisade) berfungsi sebagai tempat fotosintesis
e. Jaringan Bunga Karang ( Spon) berfungsi menyimpan udara dan
hasil fotosintesis sebelum diedarkan keseluruh bagian tumbuhan
f. Xilem berfungsi untuk mengangkut air dan garam mineral dari dalam
tanah.
g. Floem berfungsi untuk mengangkut hasil fotosintesis dari daun ke
seluruh tubuh tumbuhan.
Lampiran 05
KUIS I
MATA PELAJARAN BIOLOGI
NAMA
KELAS
HARI/TGL
:...............................
:...............................
:...............................
Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan benar!
1. Sebutkan 5 jaringan yang menyusun akar monokotil dan dikotil?(skor 10)
Jawab………………………………………………………………………………
2. Apa fungsi jaringan empulur dan lentisel pada batang?(skor 6)
Jawab………………………………………………………………………………
3. Sebut dan jelaskan fungsi dari masing-masing jaringan penyusun daun?(skor 14)
Jawab………………………………………………………………………………
Lampiran 06
KUNCI JAWABAN KUIS I
MATA PELAJARAN BIOLOGI
1. 5 jaringan yang menyusun akar monokotil dan dikotil adalah :
1. Epidermis; 2. Korteks; 3.Endodermis; 4.Periskel; 5.Xilem; 6.Parenkim 7.Xilem
Primer; 8.Xilem Sekunder; 9.Kambium; 10. Floem Sekunder 11. Floem Primer
2. Fungsi jaringan empulur dan lentisel pada batangadalah : sebagai tempat
penyimpanan makanan dan sebagai lubang keluar masuknya udara pada batang.
3. Fungsi dari masing-masing jaringan penyusun daun adalah :
a. Epidermis atas dan bawah berfungsi untuk melindungi jaringan lain yang ada
di bawahnya
b. Kutikula berfungsi untuk mencegah terjadinya penguapan air yang terlalu
besar pada permukaan daun
c. Stomata berfungsi sebagai tempat pertukaran dan penguapan pada tumbuhan
d. Jaringan Tiang (Palisade) berfungsi sebagai tempat fotosintesis
e. Jaringan Bunga Karang ( Spons) berfungsi menyimpan udara dan hasil
fotosintesis sebelum diedarkan keseluruh bagian tumbuhan
f. Xilem berfungsi untuk mengangkut air dan garam mineral dari dalam tanah.
g. Floem berfungsi untuk mengangkut hasil fotosintesis dari daun ke seluruh
tubuh tumbuhan.
Lampiran 07
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP) 02
Satuan Pendidkan
: SMPN 02 Adonara – Timur Flores-Timur
Mata Pelajaran
: IPA Biologi
Kelas/semester
: VIII/II
Topik/Tema
: Struktur dan Fungsi Jaringan Tumbuhan
Alokasi waktu
: 2 x 40 Menit
C. Standar Kompetensi
2.Memahami sistem dalam kehidupan tumbuhan.
D. Kompetensi Dasar
2.1. Mendeskripsikan struktur dan fungsi jaringan tumbuhan.
C. Indikator Pencapaian
1.
Mengidentifikasi dan menjelaskan struktur dan fungsi jaringan bunga.
2.
Mengidentifikasi dan menjelaskan struktur dan fungsi jaringan buah dan biji.
D. Tujuan Pembelajaran
Pertemuan II
1.
Siswa dapat menjelaskan struktur dari bunga.
2.
Siswa dapat menjelaskan fungsi jaringan dari bunga.
3.
Siswa dapat menjelaskan struktur dan fungsi dari jaringan buah dan biji.
E. Karakter yang diharapkan muncul

Kejujuran, kerja keras, toleransi, tanggung jawab, cinta lingkungan,
keingintahuan, dan berpikir kreatif dan inovatif
F. Materi Pembelajaran
Materi pokok: Struktur dan Fungsi Jaringan pada Tumbuhan (Terlampir)
Sub materi pokok:
1. Struktur dan Fungsi Bunga.
2. Buah dan Biji.
G. Metode pembelajaran
3.
Model pembelajaran : kooperatif pendekatan TAI
4.
Metode pembelajaran:Diskusi, Penugasan
H. Langkah-langkah Pembelajaran
Sintaks CL
dan TAI
Fase 1 CL
KEGIATAN GURU
Pendahuluan
 Motivasi dengan memberikan
pertanyaan
Guru: siapa yang tau alat
perkembangbiakan dari
tumbuhan?

Fase 3 CL
Fase 2 TAI
KEGIATAN SISWA
Guru menyampaikan
pembelajaran
tujuan
Eksplorasi
 .Pembentukan
kelompok
heterogen yang terdiri atas 4
sampai 6 siswa
Fase 2 CL e. Elaborasi
Fase 3 TAI
 Mengerjakan soal dalam LKS
secara individu
 Hasil pekerjaan ditukar dengan
teman kelompok
 Jawaban yang masih salah di
perbaiki lagi bersama teman
kelompok
Fase 5 CL
 Siswa mengamati
 Siswa
mendengar
penjelasan guru dan
mencatat tujuan yang
disampaikan guru
55 menit
 Pembagian LKS kepada siswa
secara individu
Fase 4 CL
Fase 4 TAI
10 menit
Kegiatan inti
d.
 Melakukan
kelompok
ALOKASI
WAKTU
diskusi
dalam
 Siswa
membentuk
kelompok.
 Siswa menerima LKS
 Siswa mengerjakan
LKS secara individu
 Siswa mendiskusikan
hasil
pekerjaannya
dengan teman satu
kelompok
dengan
cara
saling
memeriksa,
mengoreksi
dan
memberikan masukan
dengan
menukar
hasil
pekerjaan
kepada
teman
kelompoknya
 Siswa berdiskusi
dalam kelompok
 Memberikan bantuan kepada
siswa
yang
membutuhkan
bantuan
 Melakukan diskusi kelas
 Setiap
kelompok
mempresentasikan
penyelesaian soal
yang
sudah
dibahas, di dalam
melakukan
kelas
diskusi
Fase 6 CL
Fase 5 TAI
f. Konfirmasi
 Memberikan skor
penghargaan kepada
kelompok yang unggul
Fase 6 TAI
 Memberikan materi secara
singkat
Penutup
 Siswa menyimpulkan materi.
 Siswa mendengarkan
penjelasan guru
16 menit
 Siswa menyimpulkan
 Siswa merangkum materi
 kuis
Fase 7 TAI
I.
 Siswa mengerjakan
soal kuis
Media/ Sumberbelajar
4. Buku Biologi SMP Kelas VIII (Istamar Syamsuri, dkk)
5. BAS
6. LKS
J.
Penilaian
d) Teknik penulisan : Tes tertulis
e) Bentuk tagihan
: Isian
f) Contoh tagihan
:
1. Yang berfungsi menghasilkan gamet jantan adalah….
a. Putik
c. Tangkai bunga
b. Kelopak bunga
d. Benang sari
Lampiran 08
LEMBAR KERJA SISWA (LKS) 02
STRUKTUR DAN FUNGSI JARINGAN TUBUHAN
Nama Kelompok
: 1. ----------------------------------------2. ----------------------------------------3. ----------------------------------------4. ----------------------------------------5. -----------------------------------------
Hari/Tanggal
: --------------------------
Kelas
: -------------
D. Aktifitas 1. Mengidentifikasi dan menjelaskan struktur dan fungsi jaringan
bunga.
Identifikasilah struktur bunga pada gambar dibawah ini!
Gambar stuktur bunga.
1. Tuliskan nama bagian-bagain bunga pada abjad yang ditunjuk!(Skor 20)
A,……….B,………C,………D,………E,………...F,………G,…………
H,……….I,………
2. Jelaskan fungsi dari bagian-bagian bunga di atas tersebut ! (Skor 25)
Gambar struktur benang sari
3. a. Tuliskan namabagian-bagain benang sari pada abjad yang ditunjuk!
( Skor 10)
A :……………..
B :……………...
C :………………
D :……………….
b. Bagian benang sari yang menghasilkan gamet jantan pada tumbuhan
adalah…….. (Skor 1)
Gambar struktur putik
4. Tuliskan namabagian-bagain putik pada abjad yang ditunjuk! (Skor 20)
A :……………..
B :……………..
C :……………..
D :………………
E ;……………...
E. Aktifitas 2. Menjelaskan struktur dan fungsi jaringan buah dan biji
Identifikasilah struktur buah pada gambar dibawah ini!
Gambar stuktur buah.
5. Tuliskan namabagian-bagain buah pada abjad yang ditunjuk! (Skor 15)
A :……………..
B :……………..
C :……………..
D :………………
6. Sebutkanlah tiga bagain pada biji? (Skor 9)
Lampiran 09
KUNCI JAWABAN LEMBAR KERJA SISWA 02
(LKS 02)
1. Nama bagian-bagain bunga pada abjad yang ditunjuk adalah :
2. Fungsi dari bagian-bagian bunga adalah :
a. Tangkai bunga
: sebagai penopang bunga dan penyambung antara
bunga dengan batang
b. Dasar bunga
: sebagai tempat kedudukan bunga
c. Bakal biji
: sebagai tempat pertemuan bakal biji ( berisi sel telur)
yang akan dibuahi serbuk sari melalui penyerbukan
d. Kelopak bunga
: sbagai pelindung mahkota bunga ketika sedang kuncup
e. Tangkai sari
: mendukung tangkai sari
f. Kepala putik
: menerima serbuk sari
g. Benang sari
: sebagai penghasl serbuk sari (sel kelamin jantan)
h. Kepala sari
: sebagai tempat untuk memproduksi serbuk sari
i. Mahkota
: sebagai penghias.
3. a. Nama bagian-bagain benang sari pada abjad yang ditunjuk adalah :
b. bagian benang sari tang menghasilkan gamet jantan pada tumbuhan adalah :
Serbuk Sari
4. Nama bagian-bagain putik pada abjad yang ditunjuk adalah :
5. Nama bagian-bagain buah pada abjad yang ditunjuk adalah :
6. Tiga bagain pada biji adalah : Kulit biji, Endosperma (putih lembaga), dan
Embrio
Lampiran 10
KUIS II
MATA PELAJARAN BIOLOGI
NAMA
KELAS
HARI/TGL
:...............................
:...............................
:...............................
Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan benar!
1. Sebutkanlah 9 bagian-bagian penyusun bunga?(skor 18)
Jawab………………………………………………………………………………
2. Mengapa bunga dikatakan sebagai alat perkembangbiakan pada tumbuhan?
Jelaskan!(skor 6)
Jawab………………………………………………………………………………
3. Sebutkanlah 3 lapisan kulit buah yang menyusun buah?(skor 6)
Jawab………………………………………………………………………………
Lampiran 11
KUNCI JAWABAN KUIS II
MATA PELAJARAN BIOLOGI
1. 9 bagian-bagian penyusun bunga adalah ;
a. Tangkai bunga, b.Dasar bunga, c.Bakal biji, c.Kelopak, d.Tangkai putik,
e.Kepala putik, f. Benang sari, g. Mahkota .
2. Bunga dikatakan sebagai alat perkembangbiakan pada tumbuhan karena :
Bunga memiliki benang sari sebagai alat kelamin jantan dan putik sebagai alat
kelamin betina.
3. 3 laipsan kulit buah yang menyusun buah adalah :
a. Mesokarp, b. Endokarp, c. Epikarp.
Lampiran 12
BAHAN AJAR SISWA
Pada tumbuhan tingkat tinggi, sel-sel yang memiliki bentuk dan fungsi yang
sama akan membentuk jaringan. Kemudian, jaringan-jaringan ini bergabung
membentuk organ seperti akar, batang, dan daun. Organ-organ ini akan bekerja sama
membentuk sistem organ. Selanjutnya, sistem organ bekerja sama membentuk
individu.
Tumbuahan memiliki ciri-ciri yang hampir sama dengan makluk hidup
lainnya. Tumbuahn dapat membuat makanan sendiri untuk tumbuh dan berkembang
biak. Akan tetapi, caranya tentu berbeda dengan makluk hidup seperti hewan dan
manusia.Untuk dapat melakukan semua itu, tumbuhan memiliki jaringan khusus yang
tidak ditemukan pada makluk hidup lainnya.Untuk lebih jelasnya kita mempelajari
struktur dan fungsi jaringan-jaringan yang ada pada tumbuhan.
A. Struktur dan Fungsi Akar
Akar merupakan bagian dari tumbuhan yang ada di dalam tanah atau
substrak.Pada tumbuhan yang sudah besar, agak sulit menentukan dengan tepat garis
batas antara akar dan batang.Batas tersebut labih mudah dibedakan pada waktu
perkecambahan yang disebut daerah peralihan.Pada saat perkecambahan, akar selalu
tumbuh kearah bawah, sedangkan batang selalu tumbuh ke atas.Pertumbuhan akar di
kontrol oleh aktivitas meristem apikal ujung akar.Meristem ini dilindungi oleh tudung
akar (kaliptra) yang berfungsi sebagai jaringan pelindung.
Pada tumbuhan tingkat tinggi, sistem perakaran dibedakan menjadi dua, yakni
sistem perakaran serabut dan sistem perakaran tunggang (lihat Gambar 2.1). sistem
perakaran serabut terdapat pada golongan tumbuhan monokotil, misalnya padi,
jagung, dan bambu. Sistem perakaran tunggang terdapat pada kelompok tumbuhan
dikotil, misalnya mangga, jambu, bayam, wortel, dan pepaya.
Akar berasal dari calon akar (radikula) yang terdapat pada embrio atau
lembaga dari biji.Calon akar yang tumbuh menjadi akar disebut akar primer.Akar
primer dapat tumbuhan menjadi akar sekunder akhibat aktivitas kambium.
(a)
(b)
Gambar 2.1 (a) akar tunggang pada dikotil, (b) akar serabut pada monokotil
(Sumber :Harapan Dunia Ilmu Time Life)
1. Struktur Morfologi Akar
Struktur luar (morfologi) akar terdiri dari lehar akar, badan akar, cabang
akar, rambut akar, dan tudung akar. Pada bagian paling ujung dari akar terdapat
jaringan meristem apikal, yang dilindungi oleh tudung akar (kaliptra).Tudung akar
terdiri atas sel-sel parenkima yang berdinding tipis dan berbentuk kubus, penuh
berisi protoplasma dan sedikit sekali vakuola. Kaliptra berfungsi menetukan arah
pertumbuhan akar sesuai dengan pengaruh gaya gravitasi. Di belakang meristem
apikal akar terdapat daerah yang berisi sekumpulan sel besar yang memanjang, yang
disebut daerah pemanjangan.Kemudian di belakangnya lagi terdapat sel-sel yang
berdiferensiasi membentuk protoderma dan prokambium, yang disebut daerah
diferensiasi. Di daerah ini terjadi perubahan bentuk sel sesuai dengan fungsinya.
Misalnya, mulai terbentuk rambut akar oleh sel – sel epidermis. Lihat Gambar 2.2
Gambar 2.2 Bagian-bagian akar (penampang membujur)
(Sumber :Harapan Dunia Ilmu Time Life)
2. Struktur Anatomi Akar
Secara anatomis, akar tersusun oleh tiga lapisan jaringan pokok atau tiga
sistem jaringan, yaitu jaringan dermal (epidermis), sistem jaringan dasar (korteks),
dan silinder pusat (stela).
a. Epidermis
Sel -sel epidermis akar berbentuk pipih dan berdinding tipis, umumnya
satu lapis. Pada daerah dekat ujung akar, sel-sel epidermis ini termodifikasi
menjadi rambut akar.Lapisan kutikula pada rambut akar sangat tipis karena
berfungsi sebagai penyerap air.
b. Korteks
Korteks merupakan daerah antara epidermis dengan silinder pusat.Korteks
terutama terdiri dari sel – sel parenkima yang tersusun melingkar.Pada tumbuhan
monokotil biasanya terdapat sklerenkima.Pada beberapa tumbuhan air, ruang
antarsel parenkimanya memiliki ruang udara; parenkima seperti ini disebut
aerenkima.Letak korteks pada akar lebih luar dari pada letak korteks pada
batang.Lapisan luar korteks dapat menjadi eksodermis sedangkan bagian dalam
korteks menjadi endodermis.
1) Eksodermis
Lapisan terluar korteks yang langsung berbatasan dengan epidermis,
dapat menjadi hypodermis yang dinding selnya mengandung suberin atau lignin;
yang disebut eksodermis.Eksodermis terdiri dari selapis sel atau lebih, berupa
sel panjang dan sel pendek berselang-seling atau semacam saja.
2) Endodermis
Lapisan
terdalam
dari
korteks
akar
berkembang
menjadi
endodermis.Endodermis terdiri dari selapis sel yang tebal, yang menandai batas
korteks.Pada sel endodermis muda terdapat penebalan dinding sel oleh zat
suberin atau lignin.Penebalan tersebut membentuk rangkaian berbentuk pita
yang disebut pita Caspary (lihat Gambar 2.3).Pita Caspary mencegah air masuk
melintasi dinding sel. Untuk masuk keselinder pusat, air melalui endodermis
yang
dindingnya
tidak
menebal,
yang
disebut
sel
pelalu
(sel
peresap).Endodermis berperan mengatur lalu lintas zat ke dalam pembuluh akar.
Gambar 2.3 Struktur anatomi akar. Perhatikan letak endodermis dan pita caspary
(Sumber : Biologi Campbell)
c. Silinder Pusat (Stele)
Silinder pusat terletak di sebelah dalam lapisan endodermis.Silinder
pusat akar tersusun oleh jaringan xilem, floem, dan perisikel.Perisikel terdiri dari
sel parenkima yang berada diantara endodermis dan jaringan pembuluh.Perisikel
berkembang membentuk kambium dan jarring-jaring empulur.
Pada tumbuhan monokotil, xilem primer terletak berselang-seling
dengan floem primer.Dengan letak xilem lebih ke dalam dari floem.Sedangkan
pada tumbuhan dikotil, xilem terletak di pusat akar dan berbentuk seperti
bintang.Struktur akar tumbuhan monokotil dan tumbuhan dikotil berbeda.Untuk
mengetahui perbedaan akar monokotil dan dikotil, lihat penampang pada
gambar 2.4.
Gambar 2.4 Gambar penampang melintang akar (a) monokotil dan (b) dikotil
(Sumber : Pustaka Alam Life)
3. Fungsi Akar
Fungsi akar bagi tumbuhan antara lain sebagai berikut :
a. Merupakan tempat masuknya air dan mineral, rambut akar mengambil air dan
garam-garam mineral dari dalam tanah secara osmosis. Air dan garam mineral
kemudian dibawa ke daun untuk fotosintesis.
b. Meletakan dan menopang tubuh tumbuhan agar tegak dan kokoh.
c. Pada beberapa tumbuhan, akar juga menjadi tempat menyimpan makanan,
misalnya pada ketela pohon, bengkuang, dan wortel.
d. Membantu pernapasan, oksigen dapat masuk melalui akar secara difusi.
Beberapa tumbuhan memiliki akar napas, seperti pada tumbuhan bakau.
B. Struktur dan Fungsi Batang
Cobalah kalian amati dan bandingkan batang selada dengan batang melati.
Permukaan luar batang menunjukan ciri-ciri khusus, misalnya batang keras, lunak
berwarna hijau atau coklat.Batang merupakan bagian tumbuhan yang umumnya
berada di permukaan tanah.
1. Struktur Morfologi Batang
Pada tumbuhan Angiospermae ada 3 tipe batang, yaitu tipe rumput
(kalmus), tipe lunak berair (herbaseus atau terna), dan tipe berkayu (lignosus).Pada
permukaan batang berkayu terdapat lentisel.Lentisel berfungsi sebagai tempat keluar
masuknya gas pada tumbuhan.
Batang tumbuhan herba (terna) umumnya lunak, berwarna hijau karena
berklorofil, jaringan kayunya sedikit atau tidak ada, ukuran batang kecil dan
pendek.Bagian luar batang berupa lapisan epidermis yang berdinding tipis, tidak
terdapat gabus dan terdapat stomata.Contoh tumbuhan herba adalah bayam, kacang,
dan jagung.
2. Struktur Anatomi Batang
Pada ujung batang yang sedang tumbuh, tepatnya dibelakang meristem
apikal, terbentuk jaringan primer.Dari luar ke dalam, jaringan primer seperti yang
terdapat diujung akar jaringan berikut ini.
a. Protoderma, merupakan bagian luar yang akan membentuk epidermis.
b. Prokambium, terletak di bagian tengah, akan membentuk xilem, floem, dan
kambium vaskuler.
c. Meristem dasar, yaitu jaringan yang akan membentuk empulur dan korteks.
Hanya tumbuhan dikotil yang memiliki kambium sehingga dapat
terjadi pertumbuhan sekunder.Hal tersebut menyebabkan tumbuhan dikotil memiliki
struktur sekunder.
3. Struktur Primer Batang
Semua tumbuhan memiliki struktur primer, yaitu struktur jaringan
yang terbentuk pada awal pertumbuhan batang pada ujung batang.
Berikut ini akan dibahas struktur primer batang monokotil dan dikotil.
Gambar 2.5 Struktur primer batang (a) dikotil dan (b) monokotil
(Sumber :Harapan Dunia Ilmu Time Life)
a. Struktur Primer Batang Monokotil
Struktur primer batang monokotil terdiri dari epidermis pada bagian
luar, dan pada bagian dalam terdiri atas sklerenkima, parenkima korteks, ikatan
pembuluh, dan parenkima empulur.Ikatan pembuluh pada struktur primer batang
monokotil tersebar acak hingga ke umpulur, sehingga batas korteks dan empulur
tidak tampak. Lihat Gambar 2.5(b)
b. Struktur Primer Batang Dikotil
Struktur primer batang dikotil dibangun oleh sistem jaringan primer
sebagai berikut.
1) Epidermis, jaringan ini terbentuk dari sel-sel pipih yang berfungsi
melindungi jaringan di dalamnya; umumnya terdiri dari satu lapis. Dinding
sel epidermis tebal dan dilapisi oleh kitin atau kutikula.
2) Korteks, jaringan ini ada di bawah epidermis yang tersusun dari sel-sel
parenkima, fungsinya untuk menyimpan cadangan makanan. Pada beberapa
jenis tumbuhan, dinding sel-sel parenkimanya menebal membentuk
kolenkima dan sklerenkima, yang berfungsi memperkuat batang.
3) Stele atau selinder pusat, daerah ini merupakan bagian terdalam dari batang.
Stele tersusun oleh xilem, floem, kambium vaskuler dan empulur.
a. Floem primer adalah jaringan komplek yang tersusun oleh beberapa
macam
sel yang mampu mengangkut zat organik hasil fotosintesis dari daun ke
tempat lain. Sel – sel yang menyusunnya ialah sel-sel floem (tapis), sel
pengiring, parenkima floem, dan serabut floem.
b.Kambium Vaskular (kambium pembuluh), ialah jaringan yang bersifat
meristematisdan terbentuk dari prokambium. Kambium ini terletak di antara
jaringan xilem dan floem. Pembelahan kearah luar dari sel-sel kambium
akan membentuk floem sekunder sedangkan kea rah dalam akam
membentuk xilem sekunder.
c. Xilem primer ialah jaringan yang kompleks, yang tersusun oleh pembuluh
xilem (trakea) dan trakeid. Xilem primer juga tersusun oleh sel-sel
parenkima xilem dan serabut xilem. Xilem primer terbentuk pada
pertumbuhan primer.
d. Empulur ialah bagian dalam batang yang tersusun oleh sel parenkima dan
dapat berfungsi sebagai tempat penyimpanan makanan.
4. Struktur Sekunder Batang
Hanya tumbuhan dikotil yang memiliki kambium sehingga hanya dikotil yang
mengalami pertumbuhan sekunder.Jaringan sekunder terbentuk akibat aktivitas
kambium. Macam-macam jaringan sekunder pada tumbuhan dikotil akan dijelaskan
sebagai berikut.
a. Floem Sekunder
Floem sekunder merupakan jaringan floem yang letaknya lebih dalam dari
floem primer, yang dibentuk oleh kambium ke arah luar, akibat terus terbentuknya
jaringan floem sekunder, kulit batang tanaman dikotil membesar atau mengalami
pertumbuhan sekunder.
b. Xilem Sekunder
Xilem sekunder merupakan jaringan xilem yang dibentuk oleh jaringan
kambium kearah dalam.Letak xilem sekunder lebih kearah luar daripada letak
xilem primer. Pertumbuhan jaringan xilem sekunder menyebabkan jari-jari xilem
semakin besar, pertumbuhan jari-jari xilem tidak sama setiap tahun,tergantung
pada curah hujan, persediaan air, makanan, dan pengaruh musim. Fenomena tebal
tipisnya pertumbuhan jari-jari batang menyebabkan terbentuknya lingkaran
tahun.Aktivitas pembentukan xilem sekunder lebih aktif daripada pembentukan
floem sekunder.
Gambar 2.6 Pertumbuhan sekunder batang dikotil
(Sumber :Harapan Dunia Ilmu Time Life)
c. Gabus dan Kambium Gabus
Gabus (felem) merupakan jaringan yang dibentuk oleh kambium gabus
(felogen) kearah luar. Sebaliknya, kearah dalam felogen akan membentuk
felodrem atau parenkima gabus. Gabus terdiri dari sel-sel yang dinding selnya
mengalami penebalan oleh suberin dan bersifat impermiabel.Pada jaringan gabus
dikulit batang, terdapat lentisel.Bentuknya menyerupai “bisul” yang mempunyai
lubang sebagai jalan keluarnya udara.
Gambar 2.7 lentisel pada batang
(Sumber :Harapan Dunia Ilmu Time Life)
5. Fungsi Batang
Fungsi batang bagi tumbuhan antara lain:
a) Tempat duduk daun
b) Sarana lintasan air, mineral dan makanan antar bagian tumbuhan.
C. Struktur dan Fungsi Daun
1. Struktur Morfologi Daun
Daun merupakan bagian tumbuhan yang biasanya berbentuk lembaran pipih
dan berwarna hijau.Namun, ada pula daun yang bentuknya jarum, misalnya daun
pinus, atau seperti daun sisik, misalnya pada kaktus.
Daun lengkap mempunyai bagian –bagian berupa pelepah daun atau upih
daun, tangkai daun (petious), dan helaian daun (lamina).Dalam satu tangkai daun
ada yang berhelaian daun satu (daun tunggal) dan ada juga yang lebih dari satu
(daun majemuk).Daun majemuk ada yang anak daunnya tersusun menyirip dan ada
yang menjari.
Gambar 2.8 Struktur Morfologi daun
(Sumber : Biologi Campbell)
Daun dapat dikelompokan berdasarkan susunan atau struktur tertentu. Untuk
lebih
memahami tentang keanekaragaman bentuk daun, dapat dilakukan
pengamatan dan pengelompokan daun berdasarkan pedoman berikut.
a. Bentuk Helaian Daun
Berdasarkan bentuk helaian daun atau dilihat dari posisi relatif bagian daun
yang paling lebar, daun dikelompokan sebagai berikut.
1) Bagian terlebar di tengah helaian daun
Bentuk yang termasuk kelompok ini antara lain:
a) Bentuk budar, misalnya daun teratai
b) Bentuk memanjang, misalnya daun srikaya
c) Bentuk lanset, misalnya daun kamboja
2) Bagian terlebar di bawah tengah-tengah daun
Bentuk yang termasuk kelompok ini antara lain:
a) Bentuk bulat telur,misalnya daun kembang sepatu
b) Bentuk segitiga, misalnya daun bunga pukul empat
c) Bentuk jantung, misalnya daun waru
d) Bentuk panah, misalnya daun eceng gondok
3) Bagian yang terlebar di atas tengah-tengah daun
Bentuk yang termasuk kelompok ini antara lain:
a) Bentuk segitiga terbalik, misalnya daun semanggi
b) Bentuk bulat telur sungsang,misalnya daun sawo kecik
4) Bagian daun sama lebar
Bentuk yang termasuk kelompok ini antara lain:
a) Bentuk garis, misalnya daun dari tumbuhan rumput-rumputan
b) Bentuk pita, misalnya daun jagung
c) Bentuk jarum, misalnya daun pinus
b. Bentuk Ujung Daun
Bentuk ujung daun dapat dibedakan menjadi :
1) Runcing, umumnya terdapat pada daun bentuk bulat panjang, lanset tau
segitiga, misalnya ujung daun oleander
2) Meruncing, misalnya ujung daun sirsak
3) Membulat, misalnya ujung daun teratai besar
4) Romping atau rata, misalnya ujung daun semanggi
5) Terbelah, misalnya ujung daun bayam
6) Berduri, misalnya daun nenas sebrang
c. Tepi Daun
Bentuk tepi daun dapat dibedakan menjadi :
1) Rata, misalnya daun nangka
2) Bergerigi, lekukan, dan tonjolan runcing, misalnya daun lantana
3) Bergigi, lekukan tumpul, dan tonjolan runcing, misalnya daun beluntas
4) Beringgit, lekukan runcing, dan tonjolan tumpul,misalnya daun cocor bebek
5) Berombak, lekukan, dan tonnnjolan tumpul, misalnya dau air mata pengantin
d. Susunan Tulang Daun
Susunan tulang daun dapat dibedakan menjadi :
1) Menyirip, misalnya daun mangga
2) Menjari, misalnya daun papaya
3) Melengkung, misalnya daun gadung
4) Sejajar, misalnya daun teki-tekian
2. Struktur Anatomi Daun
Seperti halnya akar dan batang.Secara anatomi, daun tersusun atas tiga
sistem jaringan, yakni jaringan dermal (epidermis), jaringan dasar (parenkima), dan
jaringan pembuluh (vaskular).
a. Epidermis
Epidermis biasanya dilindungi oleh lapisan kutikula.Pada tumbuhan
tertentu, selain lapisan kutikula, di sebelah luarnya ada lapisan lilin, yang
berfungsi untuk mencegah penguapan yang terlalu besar.Contohnya pada
permukaan bawah daun pisang.
Epidermis umumnya satu lapis tetapi ada yang lebih dari satu
lapis.Epidermis daun dapat membentuk stomata dan trikoma.Stomata umumnya
terdapat dipermukaan bawah, tetapi ada pula yang terdapat di kedua permukaan
epidermis daun.Pada tumbuhan air, misalnya teratai dan eceng gondok stomata
terdapat pada permukaan atas daun.
Stomata tersusun atas lubang atau pori yang dikelilingi oleh dua sel
berbentuk melengkung seperti ginnjal. Kedua sel tersebut disebut sel penutup
(“sel penjaga” atau guard cell).Stomata berfungsi untuk mengatur penguapan air
dari tubuh tumbuhan, juga mengatur masuknya CO2 dari udara dan keluarnya O2
ke udara saat fotosintesis, dan kearah sebalaiknya saat respirasi.
b. Jaringan Dasar
Jaringan dasar pengisi daun terletak di antara epidermis atas dan epidermis
bawah, disebut misodil atau daging daun.Pada kebanyakan daun dikotil. Mesofil
berkembang menjadi palisade (jaringan tiang) dan spons (jaringan bunga karang).
Mesofil merupakan daerah utama tempat fotosistesis.
Sel-sel palisade bentuknya memanjang, mengandung banyak kloroplas dan
tersusun rapat. Parenkima spons bentuknya tidak teratur, bercabang mengandung
lebih sedikit kloroplas, dan tersusun renggang.
c. Jaringan Pembuluh
Jaringan pembuluh berupa berkas pengangkut (xilem dan floem).Pada daun,
jaringan pembuluh terdapat tulang daun dan mempunyai susunan seperti pada
batangnya.Semakin dekat dengan ujung tulang daun dan cabang tulang daun,
susunan berkas pengangkut semakin sederhana.
Gambar 2.9 Struktur anatomi daun
(Sumber : Biologi Campbell)
3. Fungsi daun
Fungsi utama daun adalah sebagai tempat fotosintesis, yang terjadi di
mesofil, baik di palisade maupun di spons. Daun juga menjadi tempat pertukaran
gas, yang terjadi di stomata. Pada proses fotosintesis terjadi pertukaran gas, yaitu
karbondioksida masuk dan oksigen keluar. Ada respirasi terjadi sebaliknya, yaitu
oksigen masuk dan karondioksida keluar. Stomata daun berfungsi untuk membuang
kelebihan air melalui proses teranspirasi (penguapan).
D. Struktur dan Fungsi Bunga
Coba perhatikan tumbuhan disekitar tempat tinggalmu.Apakah semua
tumbuhan mempunyai bunga?Bagaimana bentuk luar bunga tersebut?
Bunga merupakan alat perkembangbiakan pada tumbuhan kelompok
Angiospermae.Bunga disebut alat perkembangbiakan karena di dalam bunga terdapat
alat-alat reproduksi, seperti benang sari, putik, dan kandung lembaga.Bunga dianggap
sebagai pucuk (ujung batang) yang termodifikasi, sehingga bagian- bagain bunga
merupakan hasil modifikasi dari daun, bunga hanya muncul pada saat-saat tertentu.
1. Struktur Bunga
Bagian-bagian utama pada bunga adalah kelopak bunga, mahkota bunga,
benang sari, putik, dan bakal buah. Bunga yang mempunyai semua bagian tersebut
dinamakan bunga lengkap, sedangkan bunga yang tidak mempunyai satu atau
lebih bagian-bagian bunga tersebut dinamakan bunga tidak lengkap.
Gambar 2.10. Struktur luar bunga lengkap
(Sumber : Biologi Exploring Life)
a. Kelopak Bunga
Kelopak bunga (calyx) adalah bagian bunga terluar atau paling rendah
kedudukannya pada dasar bunga.Kelopak bunga biasanya berwarna hijau dan
merupakan modifikasi dari daun.Lembaran kelopak bunga disebut daun kelopak
(sepal).
b. Mahkota Bunga
Mahkota bunga (corolla) terletak di sebelah dalam atau di atas dari
kelopak bunga.Lembaran mahkota disebut daun mahkota (petal).Mahkota
biasanya berwarna-warni.
Mahkota dan kelopak bunga sering disebut perhiasan bunga.Kadangkadang ada bunga yang tidak berkelopak (asepalus), tidak bermahkota (apetalus),
atau tidak memiliki perhiasan (bunga telanjang).Ada juga tumbuhan yang antara
mahkota dan kelopak tidak dapat dibedakan, baik bentuk maupun warnanya, dan
disebut tenda bunga, misalnya pada bunga sungsang.
c. Benang Sari
Benang sari terletak diantara mahkota.Bagian dari benang sari adalah
tangkai sari (filamen), kepala sari (anthera), dan serbuk sari (polen).Benang sari
merupakan penghasil serbuk sari yang menghasilkan gamet jantan pada
tumbuhan. Lihat gambar 2.11
Gambar 2.11. Benang sari
(Sumber : Biologi Campbell)
d. Putik
Putik terletak di bagian pusat bunga.Lembaran penyusun putik disebut
karpel.Jumlah karpel bisa satu atau lebih.Setiap karpel memiliki ovarium yang di
dalammya terdapat sel telur.Di atas ovarium terdapat tangkai putik (stilus) yang
mendukung kepala putik (stigma).Tangkai putik berupa saluran sempit, tempat
lewatnya serbuk sari saat pembuahan.Kepala putik merupakan tempat
melekatnya serbuk sari saat penyerbukan.
Gambar 2.12. Putik
(Sumber :Harapan Dunia Ilmu Time Life)
Tidak setiap bunga memiliki organ reproduksi yang lengkap.Bunga yang
hanya memiliki benang sari disebut bunga jantan dan yang hanya memiliki putik
disebut bunga betina.Bunga yang memiliki putik dan benang sari dalam satu
bunga disebut bunga hermafrodit.
Bunga
yang
memiliki
benang
sari
dan
putik
disebut
bunga
sempurna.Sedangkan bunga yang tidak memiliki salah satu alat kelamin atau
keduanya disebut bunga tidak sempurna.
2. Fungsi Bunga
Fungsi bunga adalah sebagai alat perkembangbiakan generatif pada
tumbuhan. Fungsi bunga yang lain adalah sebagai alat penghias.
3. Perkembangan Bunga Menjadi Buah Dan Biji
Setelah putik dan benang sari masak, maka dapat terjadi proses penyerbukan
atau
persarian.
Penyerbukan
adalah
jatuhnya
serbuk
sari
pada
kepala
putik.Penyerbukan dilanjutkan dengan peristiwa pembuahan (fertilisasi), yaitu
meleburnya inti sel telur dengan inti sperma.Hasil peleburan ini disebut zigot. Zigot
akan berkembang menjadi lembaga (embrio), dan akhirnya akan berkembang
menjadi tumbuhan baru.
Setelah pembuahan, bakal buah akan berkembang menjadi buah dan bakal
biji menjadi biji. Kelopak, mahkota, dan benang sari kemudian mati dan gugur.
E. Buah dan Biji
Bagian manakah dari bunga yang akan berkembang menjadi buah? Tidak
semua tumbuhan yang berbunga dapat menghasilkan buah.Secara umum, buah
berkembang dari bakal buah (ovarium).Bakal buah merupakan bagian bawah dari
putik.
Gambar 2.13. Bakal buah akan berkembang menjadi buah
1. Macam Buah
Jika dilihat dari asal bentuknya, buah dibedakan menjadi buah sejati dan
buah semu.Buah sejati adalah jika buah dibentuk oleh jaringan yang berasal dari
bakal buah.Contohnya buah alvokad, mangga, anggur, pepaya, tomat, belimbing,
rambutan, sawo, dan kacang panjang.Buah semu adalah jika buah dibentuk tidak
hanya oleh jaringan yang berasal dari bakal buah. Contohnya buah semu antara
lain:
a. Jambu monyet atau jambu mete, dibentuk dari tangkai bunga yang membesar
b. Nangka, berasal dari daun bunga yang berkembang menjadi daging buah semu.
c. Ciplukan, kelopak berkembang dan menutupi buah sejatinya.
d. Manggis kelopak dan sisa kepala putik tetap ada pada buahnya
e. Apel, dasar bunga membesar dan berkembang menutupi buah sejati
f. Nenas, daun bunga ikut membentuk buahnya.
2. Bagian-Bagian Buah
Buah terdiri dari kulit buah (perikarp) dan biji.Berdasarkan struktur kulit
buahnya, buah dapat dibedakan menjadi buah kering dan buah berdaging.Buah
berdaging ialah buah yang mempunyai kulit buah tebal dan berdaging sedangkan
buah kering mempunyai kulit buah yang tipis.
Kulit buah dapat dibedakan menjadi tiga lapisan, yaitu eksokarp (kulit buah
luar), mesokarp (kulit buah tengah), dan endokarp (kulit buah dalam).Cobalah
perhatikan kulit buah mangga dan kulit buah kelapa.
Gambar 2.14. Bagian-bagian buah pada mangga dan kelapa
(Sumber :Harapan Dunia Ilmu Time Life)
Ada buah yang mempunyai satu ruangan berisi satu biji atau beberapa biji.
Ada pula buah yang mempunyai lebih dari satu ruang dan setiap ruang dapat berisi
satu biji atau lebih.
3. Biji
Biji terdiri dari kulit biji, endosperma (putih lembaga), dan embrio
(lembaga).Biji merupakan alat perkembangbiakan tumbuhan biji (Angiospermae),
karena didalam biji terdapat embrio yang merupakan calon tumbuhan baru.
Gambar 2.15. Bagian-bagian biji
(Sumber : Biologi Exploring Life)
Untuk berkecambah, biji memerlukan tenaga yang diperoleh dari
pemecahan cadangan makanan.Berdasarkan letak cadangan makanan, biji
dibedakan menjadi dua macam.Ada biji yang cadangan makanannya terletak di
dalam endosperma.Ada pula biji yang mempunyai makanan tidak terletak di
endosperma,
karena
endospermanya
telah
habis
untuk
perkembangan
embrio.Cadangan makanan tersebut ada didalam kotiledon (bagian dari embrio),
contohnya kacang tanah, kacang panjang dan buncis.
Embrio memiliki bagian-bagian calon akar (akar lembaga atau radikula),
calon daun (plumula), daun lembaga (kotiledon), dan batang lembaga
(cauliculus).Ruas batang lembaga di bawah daun lembaga disebut hipokotil dan
diatas batang lembaga disebut epikotil.
Lampiran 13
KISI –KISI SOAL
Sekolah
: SMPN 02 Adonara-Timur Flores-Timur
Mata pelajaran
: IPA Biologi
Kelas /semester
: VIII/ II
Materi pokok
: Struktur dan Fungsi Jaringan pada Tumbuhan.
Standar Kompetensi
: 2. Memahami Sistem dalam Kehidupan Tumbuhan
Kompetensi
Indikator
Indikator Soal
No
Bentuk
Dasar
Pencapaian
Soal
Soal
Mendeskripsik
an struktur
dan fungsi
jaringan
tumbuhan
Mengidentifi
kasi dan
menjelaskan
struktur dan
fungsi
jaringan pada
akar
Siswa dapat
menjelaskan
fungsi dari akar
dengan benar
1
PG
Soal
Kunci
Jawaban
Ranah
Organ tumbuhan yang berfungsi sebagai
tempat masuknya air dan mineral dari dalam
tanah, meletakan dan menopang tubuh
tumbuhan agar tegak serta kokoh, merupakan
fungsi dari……
A
C1
A
C2
a.
b.
c.
d.
Siswa dapat
menjelaskan
fungsi rambutrambut akar
dengan benar.
2
PG
Akar
Epidermis
Batang
Daun
Akar berfungsi menyerap air dan garamgaram mineral. Untuk tujuan itu akar
membentuk rambut-rambut akar yang
berfungsi.....
a. Memperluas bidang penyerapan
b. Menyimpan cadangan makanan
c. Membantu pernapasan
d. Menyerap oksigen
Disajikan gambar
anatomi akar
dikotil. Siswa
dapat
menunjukkan
jaringan xilem
dengan benar.
10
PG
Perhatikan gambar dibawah in!
A
C4
B
C4
Bagain yang ditunjuk oleh huruf X adalah…..
a. Xilem
b. Floem
c. Korteks
d. Perisikel
Disajikan gambar
penampang
membujur akar.
Siswa dapat
menjelaskan
pernyataan yang
berkaitan dengan
daerah
pembelahan dan
jenis selnya
dengan benar .
16
PG
Perhatikan gambar penampang membujur
akar dibawah ini!
Manakah pernyataan yang tepat Berkaitan
dengan daerah pembelahan dan jenis selnya?
a.
b.
c.
d.
1 adalah kambium
1 adalah meristem apikal
2 adalah kambium
3 adalah meristem apikal
Mengidentifi
kasi dan
menjelaskan
struktur dan
fungsi
jaringan pada
batang.
Siswa dapat
menjelaskan
fungsi dari pita
caspary
14
PG
Penebalan di dinding sel oleh zat suberin
atau lignin yang berfungsi mencegah air
masuk melintasi dinding sel,merupakan
fungsi dari……
a. Pita caspary
b. Endodermis
c. Epidermis
d. Korteks
A
C2
Siswa dapat
menjelaskan
lentisel pada
batang dengan
benar
3
PG
Struktur dipermukaan batang yang berfungsi
untuk pertukaran gas disebut….
B
C2
Siswa dapat
menjelaskan
fungsi jaringan
empulur pada
batang dengan
benar.
12
C
C2
a.
b.
c.
d.
PG
Stomata
Lentisel
Kambium
Empulur
Bagian dalam batang tersusun oleh sel
parenkima berfungsi sebagai tempat
penyimpanan makanan adalah ….
a.
b.
c.
d.
Perisikel
Kambium
Empulur
Xilem primer
Siswa dapat
menjelaskan
lingkaran tahun
pada batang
tumbuhan dengan
benar
13
Disajikan ciri
jaringan batang
monokotil dan
dikotil. Siswa
dapat menentukan
ciri-ciri jaringan
penyusun batang
monokotil dengan
benar.
8
PG
Umur pohon dapat dilihat dari garis – garis
yang menunjukan hasil kegiatan dari suatu
masa pertumbuhan, garis – garis itu
disebut……
a.
b.
c.
d.
PG
C2
B
C3
Felogen
Xilem
Parenkim kayu
Lingkaran tahun
Perhatikan data dibawah ini!
1. Tidak ada endodermis
2. Antara xilem dan floem dibatasi oleh
kambium
3. Berkas pengangkut ( xilem dan floem )
tersebar
4. Berkas pengankut ( xilem dan floem)
tersusun
5. Tidak memiliki kambium vaskular
6. Memiliki kambium
Berdasarkan data diatas ciri – ciri jaringan
penyusun pada batang monokotil adalah …..
a.
b.
c.
d.
D
1, 2, dan 6
1, 3, dan 5
1, 4, dan 6
2, 3, dan 5
Disajikan gambar
anatomi
batang.Siswa
dapat menunjukan
jaringan
pengangkut pada
batang tumbuhan
dengan benar.
17
PG
Perhatiakan gambar di bawah ini !
D
C4
B
C4
Bagian yang berfungsi sebagai jaringan
pengangkut ditunjukan pada bagian
nomor…..
a. 1 dan 3
b. 2 dan 5
c. 3 dan 4
d. 3 dan 5
Mengidentifi
kasi dan
menjelaskan
struktur dan
fungsi
jaringan pada
daun.
Disajikan gambar
anatomi daun.
Siswa dapat
menunjukan
jaringan palisade
dan fungsi dari
palisade dengan
benar
7
PG
Perhatiakan gambar berikut !
Jaringan yang ditunjuk oleh huruf X
merupakan salah satu jaringan penyusun
daun, jaringan X disebut jaringan…… dan
berfungsi untuk…….
a. Palisade, berperan dalam pengangkutan
air.
b. Palisade, berperan dalam fotosintesis
c. Sponsa, berperan dalam pengangkutan
air.
d. Sponsa, berperan dalam fotosintesis
Siswa dapat
menjelaskan
lapisan lilin yang
terdapat pada
kutikula daun
dengan benar.
4
PG
Kutikula daun dapat menahan masuknya air
hujan atau embun karena mengandung……
a. Kutin
b. Damar
c. Lapisan Lilin
d. Aniline sulfat
C
C2
Siswa dapat
menjelaskan
fungsi dari
jaringan epidermis
dan sponsa
15
PG
Struktur daun yang berfungsi sebagai
pelindung jaringan lain dan tempat
penyimpan hasil fotosintesis sementara
secara berturut – turut adalah…..
a. Jaringan sponsa dan epidermis
b. Jaringan palisade dan epidermis
c. Jaringan palisade dan sponsa
d. Jaringan epidermis dan sponsa
D
C2
Siswa dapat
menjelaskan
18
PG
Struktur daun yang berfungsi sebagai tempat
pertukaran dan penguapan pada tumbuhan
B
C1
adalah….
a. Palisade
b. Stomata
c. Sponsa
d. Kutikula
fungsi dari
jaringan stomata
pada daun dengan
benar.
Siswa dapat
menjelaskan
fungsi jaringan
xilem dengan
benar.
19
Siswa dapat
menjelaskan
fungsi jaringan
floem dengan
benar.
20
PG
Jaringan yang berperan menyalurkan air dan
mineral dari akar ke daun adalah…..
a.
b.
c.
d.
PG
B
C1
B
C1
Floem
Xilem
Stomata
Akar
Jaringan yang berperan mengangkut hasil
fotosintesis dari daun ke bagian lain
tumbuhan adalah …….
a. Xilem
b. Floem
c. Palisade
d. Akar
Mengidentifi
kasi dan
menjelaskan
struktur dan
fungsi
jaringan pada
bunga.
Disajikan gambar
struktur putik.
Siswa dapat
menunjukan
bagian-bagian
putik secara
berturut-turut
dengan benar.
11
PG
Perhatikan gambar putik dibawah ini!
A
C4
Bagian-bagian penyusun putik secara
berututan dari A, B, C, D dan E adalah…..
a. Sel telur - bakal biji -bakal buah –
tangkai putik – kepala putik.
b. Bakal biji – sel telur – bakal buah –
tangkai putik
c. Bakal buah - sel telur –bakal biji –
tangkai putik - kepala putik
d. Bakal buah – bakal bji – sel telur –
tangkai putik – kepala putik.
Mengidentifi
kasi dan
menjelaskan
struktur dan
fungsi
Siswa dapat
menjelaskan yang
bukan termasuk
organ-organ yang
terdapat pada
bungan jantan
dengan benar.
Siswa dapat
menjelaskan
bagaian mesokarp
pada buah dengan
benar.
5
PG
Berikut ini organ-organ yang terdapat pada
bunga jantan, kecuali…….
a. Benang sari
b. Kepala sari
c. Karpel
d. Polen
C
C2
6
PG
Lapisan kulit buah tengah biasanya di
sebut……
a. Mesokarp
b. Endokarp
c. Mesokarp
A
C2
jaringan pada
buah dan biji.
d. Perikarp
Siswa dapat
menjelaskan
fungsi endosperma
pada biji dengan
benar.
9
PG
Biji didalam tanah dapat tumbuh karena
memiliki cadangan makanan. Cadangan
makan itu terletak pada…..
a.
b.
c.
d.
Embrio
Endosperma
Radikula
Plumula
B
C2
Lampiran 14
TES HASIL BELAJAR (THB)
Nama
: ……................................
Kelas
: ……
Semester
: ……
Hari ⁄ Tanggal : …….........................
Waktu
: 15 menit
A. Pilihlah salah satu jawaban yang paling benar, dengan memberikantanda
silang (x) pada huruf a, b, c atau d!
1. Organ tumbuhan yang berfungsi sebagai tempat masuknya air dan mineral dari
dalam tanah, meletakan dan menopang tubuh tumbuhan agar tegak serta
kokoh,merupakan fungsi dari……
a. Akar
b. Epidermis
c. Batang
d. Daun
2.
Akar berfungsi menyerap air dan garam-garam mineral. Untuk tujuan itu akar
membentuk rambut-rambut akar yang berfungsi.....
a. Memperluas bidang penyerapan
b. Menyimpan cadangan makanan
c. Membantu pernapasan
d. Menyerap oksigen
3. Struktur dipermukaan batang yang berfungsi untuk pertukaran gas disebut….
a. Stomata
b. Lentisel
c. Kambium
d. Empulur
4. Kutikula daun dapat menahan masuknya air hujan atau embun karena
mengandung……
a. Kutin
b. Damar
c. Lapisan Lilin
d. Aniline sulfat
5. Berikut ini organ-organ yang terdapat pada bunga jantan, kecuali…….
a. Benang sari
b. Kepala sari
c. Karpel
d. Polen
6. Lapisan kulit buah tengah biasanya di sebut……
a. Mesokarp
b. Endokarp
c. Mesokarp
d. Perikarp
7. Perhatiakan gambar berikut !
Jaringan yang ditunjuk oleh huruf X merupakan salah satu jaringan penyusun
daun, jaringan X disebut jaringan…… dan berfungsi untuk…….
a.
b.
c.
d.
Palisade, berperan dalam pengangkutan air.
Palisade, berperan dalam fotosintesis
Sponsa, berperan dalam pengangkutan air.
Sponsa, berperan dalam fotosintesis
8. Perhatikan data dibawah ini!
1. Tidak ada endodermis
2. Antara xilem dan floem dibatsi oleh cambium
3. Berkas pengangkut ( xilem dan floem ) tersebar
4. Berkas pengankut ( xilem dan floem) tersusun
5. Tidak memiliki kambium vascular
6. Memiliki kambium
Berdasarkan data diatas ciri – ciri jaringan penyusun pada batang monokotil
adalah…
a.
b.
c.
d.
1, 2, dan 6
1, 3, dan 5
1, 4, dan 6
2, 3, dan 5
9. Biji didalam tanah dapat tumbuh karena memiliki cadangan makanan. Cadangan
makan itu terletak pada…..
a.
b.
c.
d.
Embrio
Endosperma
Radikula
Plumula
10. Perhatikan gambar dibawah in!
Bagian yang ditunjuk oleh huruf X adalah…..
a.
b.
c.
d.
Xilem
Floem
Korteks
Perisikel
11. Perhatikan gambar putik dibawah ini!
Bagian-bagian penyusun putik secara berututan dari A, B, C, D dan E adalah…..
a.
b.
c.
d.
Sel telur - bakal biji -bakal buah – tangkai putik – kepala putik.
Bakal biji – sel telur – bakal buah – tangkai putik
Bakal buah - sel telur –bakal biji – tangkai putik - kepala putik
Bakal buah – bakal bji – sel telur – tangkai putik – kepala putik.
12. Bagian dalam batang tersusun oleh sel parenkima berfungsi sebagai tempat
penyimpanan makanan adalah ….
a. Perisikel
b. Kambium
c. Empulur
d. Xilem primer
13. Umur pohon dapat dilihat dari garis – garis yang menunjukan hasil kegiatan dari
suatu masa pertumbuhan, garis – garis itu disebut……
a. Felogen
b. Xilem
c. Parenkim kayu
d. Lingkaran tahun
14. Penebalan didinding sel oleh zat suberin atau lignin yang berfungsi mencegah
air masuk melintasi dinding sel,merupakan fungsi dari……
a.
b.
c.
d.
Pita caspary
Endodermis
Epidermis
Korteks
15. Struktur daun yang berfungsi sebagai pelindung jaringan lain dan tempat
penyimpan hasil fotosintesis sementara secara berturut – turut adalah…..
a. Jaringan sponsa dan epidermis
b. Jaringan palisade dan epidermis
c. Jaringan palisade dan sponsa
d. Jaringan epidermis dan spons
16. Perhatikan gambar penampang membujur akar dibawah ini!
Manakah pernyataan yang tepat Berkaitan dengan daerah pembelahan dan jenis
selnya?
a.
b.
c.
d.
1 adalah kambium
1 adalah meristem apikal
2 adalah kambium
3 adalah meristem apical
17. Perhatiakan gambar di bawah ini !
Bagian yang berfungsi sebagai jaringan pengangkut ditunjukan pada bagian
nomor…..
a. 1 dan 3
b. 2 dan 5
c. 3 dan 4
d. 3 dan 5
18. Struktur daun yang berfungsi sebagai tempat pertukaran dan penguapan pada
tumbuhan adalah….
a. Palisade
b. Stomata
c. Sponsa
d. Kutikula
19. Jaringan yang berperan menyalurkan air dan mineral dari akar ke daun adalah…..
a. Floem
b. Xilem
c. Stomata
d. Akar
20. Jaringan yang berperan mengangkut hasil fotosintesis dari daun ke bagian lain
tumbuhan adalah …….
a. Xilem
b. Floem
c. Palisade
d. Akar
Lampiran 15
KUNCI JAWABAN
1. A
2. A
3. B
4. C
5. C
6. A
7. B
8. B
9. B
10. A
11. A
12. C
13. D
14. A
15. D
16. B
17. D
18. B
19. B
20. B
Lampiran 17
Lembar Pengamatan Aktivitas Siswa Dalam Model Pembelajaran Kooperatif Pendekatan
TAI
Nama Sekolah
: SMPN 02 Adonara-Timur Flores-Timur
Kelas/Semester
: VIII/II
Pokok Bahasan
: Struktur dan Fungsi Jaringan Tumbuhan
Hari/Tanggal
:
RPP Ke
:
Pertemuan Ke
:
Peneliti
: Rosita Herman
Petunjuk Pengisian
:
1. Amatilah aktivitas siswa selama kegiatan pembelajaran berlangsung
2. Isilah lembar pengamatan dengan prosedur berikut:
a. Pengamat melakukan pengamatan, duduk ditempat yang memungkinkan untuk
mengamati aktivitas siswa
b. Setiap 5 menit pengamat melakukan pengamatan aktivitas siswa yang dominan kemudian
pengamat menuliskan kode kategori pengamatan aktivitas siswa yang dominan kemudian
pengamat menuliskan kode kategori pengamatan
c. Hasil pengamatan berupa angka-angka yang sesuai dengan kategori yang diamati
Kategori
Pengamatan
1
Aktivitas Siwa
Memperhatikan penjelasan guru
2
Membaca buku siswa/buku pelengkap bacaan lainnya
3
4
Mengerjakan LKS/berdiskusi dan menulis pokok-pokok materi
pembelajaran
Mengajukan pertanyaan
5
Memberi respon/menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukan
6
Menyimpulkan pelajaran
Tabel: Pencatatan Aktivitas Siswa Dalam Pembelajaran Struktur dan Fungsi Jaringan
Tumbuhan
N
o
Nama Siswa
Rencana Pembelajaran Aktivitas Siswa
1
P1
2
P2
P1
3
P2
P1
4
P2
P1
5
P2
P1
Jumlah
6
P2
P1
P2
P1
P2
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
Jumlah
Rata-rata
Presentase
Realibilitas
Rata-Rata
Reabilitas
Keterangan:
Setiap kali ada aktivitas siswa dalam aspek yang nampak, diberi satu tanda contreng (√) pada
kolom yang tersedia, bila ada lagi maka dicontreng satu lagi (√√), dan seterusnya. Pada akhir
kegiatan tanda contreng dijumlahkan untuk mendapat frekuensi aktivitas, yaitu jumlah seluruh
tanda contreng yang nampak pada aspek kegiatan.
Kupang ,
Pengamat I / II
(.............................................)
Lampiran 20
Lembar Pengamatan Kemampuan Guru
Dalam Mengelola Pembelajaran Kooperatif TAI
Nama Sekolah
: SMPN 02 Adonara-Timur Flores-Timur
Mata Pelajaran
: IPA BIOLOGI
Materi Pokok
: Struktur dan Fungsi Jaringan Tumbuhan
Kelas/Semester
: VIII/ II
Hari/Tanggal
:
RPP Ke
:
Pertemuan Ke
:
Peneliti
: Rosita Herman
Petunjuk:
1. Berikut ini daftar pengelolaan pembelajaran kooperatif yang dilakukan guru di kelas
2. Memberikan penilaian dengan skala penilaian sebagai berikut:
1,00 – 1,99
: tidak baik
2,00 – 2,99
: kurang baik
3,00 – 3,49
: cukup baik
3,50 – 4,00
: baik
No
1
Aspek Yang Diamati
Pendahuluan
Menyampaikan tujuan pembelajaran dan memotivasi siswa
1. Memotivasi siswa
2.
II
Menyampaikan indikator dan tujuan pembelajaran
Kegiatan Inti
Eksplorasi:
Menyampaikan informasi materi sebagai langkah awal
pengetahuan siswa
1. Menyampaikan informasi materi sebagai langkah
awal pengetahuan siswa
Elaborasi: Mengorganisasikan siswa ke dalam kelompokkelompok belajar
1. Menjelaskan kepada siswa mengenai pembagian
kelompok
Penilaian
2.
Melatih keterampilan kooperatif siswa
3.
Guru membimbing setiap individu/ kelompok
melakukan untuk berdiskusi dan menyelesaikan
tugas-tugas yang ada dalam LKS
Setiap kelompok mendiskusikan hasil eksperimen,
kemudian menjawab pertanyaan yang telah disiapkan
dalam LKS
Mengawasi setiap kelompok secara bergiliran
4.
5.
6.
Memberi bantuan kepada kelompok atau individu
yang mengalami kesulitan.
Konfirmasi: Evaluasi
1.
Membimbing siswa membuat kesimpulan
2.
Memberikan kuis
III
Penutup
Memberi penghargaan kepada kelompok yang kinerjanya baik
IV
Pengelolaan waktu
V
Suasana kelas
1. Siswa antusias
2.
Guru antusias
Kupang,
Pengamat I / II
(…..……………………..…....)
Lampiran 22
Dokumentasi Proses Pembelajaran
Siswa melakukan tes awal
Guru sedang menjelaskan tujuan pembelajaran
Siswa sedang berdiskusi dan mengerjakan LKS
Siswa sedang melaporkan hasil diskusi
Kelompok
Guru sedang membimbing siswa berdiskusi
Guru sedang menjelaskan materi
Siswa memberikan pertanyaan
siswa angkat tangan untuk menjawab pertanyaan
Suasana kelas waktu posttest
Siswa memberikan kesimpulan
Pengamat I dan II
Download