10-017-3 DAN PEMELIHARAAN PERALATAN BENGKEL

advertisement
BAHAN PELATIHAN NASIONAL OTOMOTIF
PERBAIKAN KENDARAAN RINGAN
GENERAL
PENGOPERASIAN DAN
PEMELIHARAAN PERALATAN
BENGKEL
10 – 017 – 3
BUKU
PENILAIAN
RI - Bahan Pelatihan Nasional
Otomotif Perbaikan Kendaraan Ringan
Daftar Isi
General
Halaman
Bagian - 1
Pendahuluan
3
3
Definisi Pelatih, Peserta Pelatihan dan Pelatihan
3
Disain Modul
3
Isi Modul
4
Pelaksanaan Modul
4
Hasil Pelatihan
6
Pengenalan
6
Prasyarat
6
Pengakuan Kompetensi Tertentu (RCC)
6
Bagian - 2
Kegiatan 1
Langkah 1 - Pelajaran
Langkah 2 - Respon dan Praktek
Langkah 3 - Penilaian
7
7
7
7
22
Kegiatan 2
Langkah 1 - Pelajaran
Langkah 2 - Penilaian
23
23
23
Kegiatan 3
Langkah 1 - Pelajaran
Langkah 2 - Penilaian
24
24
24
Kegiatan 4
Langkah 1 - Pelajaran
Langkah 2 - Penilaian
25
25
25
Kegiatan 5
Langkah 1 - Pelajaran
Langkah 2 - Penilaian
26
26
26
Kegiatan 6
Langkah 1 - Pelajaran
Langkah 3 - Penilaian
27
27
27
Kegiatan 7
Langkah 1 - Pelajaran
Langkah 2 - Penilaian
28
28
28
Kegiatan 8
Langkah 1 - Pelajaran
Langkah 2 - Penilaian
29
29
29
Pengoperasian dan Pemeliharaan Peralatan Bengkel 10-017-3
Buku Penilaian
Versi September 2002
1/35
RI - Bahan Pelatihan Nasional
Otomotif Perbaikan Kendaraan Ringan
General
Kegiatan 9
Langkah 1 - Pelajaran
Langkah 2 - Penilaian
30
30
30
Kegiatan 10
Langkah 1 - Pelajaran
Langkah 2 - Penilaian
31
31
31
Kegiatan 11
Langkah 1 - Pelajaran
Langkah 2 - Penilaian
32
32
32
Kegiatan 12
Langkah 1 - Pelajaran
Langkah 2 - Penilaian
33
33
33
Kegiatan 13
Langkah 1 - Pelajaran
Langkah 2 - Penilaian
34
34
34
Langkah Akhir; Penilaian
35
Pengoperasian dan Pemeliharaan Peralatan Bengkel 10-017-3
Buku Penilaian
Versi September 2002
2/35
RI - Bahan Pelatihan Nasional
Otomotif Perbaikan Kendaraan Ringan
General
Bagian - 1
Pendahuluan
Modul ini terdiri dari tiga buku petunjuk yaitu Buku Informasi, Buku Kerja dan Buku
Penilaian. Ketiga buku tersebut saling berhubungan dan menjadi referensi Modul
Pelatihan. Berikut ini adalah Buku Penilaian.
Modul Pelatihan ini menggunakan Pelatihan Berbasis Kompetensi sebagai
pendekatan untuk mendapatkan keterampilan yang sesuai di tempat kerja.
Pelatihan Berbasis Kompetensi memfokuskan pada keterampilan seseorang yang
harus dimiliki di tempat kerja. Fokusnya adalah pada pencapaian keterampilan dan
bukan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mengikuti pelatihan.
Modul Pelatihan ini disusun berdasarkan pada Standar Kompetensi. Standar
Kompetensi adalah pernyataan pengetahuan, sikap dan keterampilan yang diakui
secara nasional yang diperlukan untuk penanganan perbaikan dibidang otomotif.
Modul Pelatihan ini digunakan sebagai Kriteria Penilaian terhadap Standar
Kompetensi Nasional OPKR-10-017B.
Definisi Pelatih, Peserta Pelatihan dan Pelatihan
Pada modul Pelatihan ini, seseorang yang menyampaikan materi pelatihan lebih
dikenal dengan sebutan Pelatih. Di sekolah-sekolah, institusi-institusi dan pusatpusat pelatihan, orang tersebut lebih dikenal dengan sebutan guru, instruktur,
pembimbing atau sebutan lainnya.
Berkaitan dengan keterangan di atas, seseorang yang berusaha mencapai
kemampuan disebut Peserta Pelatihan. Pada sekolah-sekolah, institusi-institusi dan
pusat-pusat pelatihan, orang tersebut lebih dikenal dengan sebutan siswa, murid,
pelajar, peserta, atau sebutan lainnya.
Pelatihan adalah proses pengajaran yang berlangsung di sekolah, institusi ataupun
Balai Latihan Kerja.
Disain Modul
.
Modul ini didisain untuk dapat digunakan pada Pelatihan Klasikal dan Pelatihan
Individual/mandiri :

Pelatihan Klasikal adalah pelatihan yang disampaikan oleh seorang pelatih.

Pelatihan Individual/mandiri adalah pelatihan yang dilaksanakan oleh peserta
dengan menambahkan unsur-unsur/sumber-sumber yang diperlukan dengan
bantuan dari pelatih.
Pengoperasian dan Pemeliharaan Peralatan Bengkel 10-017-3
Buku Penilaian
Versi September 2002
3/35
RI - Bahan Pelatihan Nasional
Otomotif Perbaikan Kendaraan Ringan
General
Isi Modul
Buku Informasi
Buku Informasi ini adalah sumber untuk pelatihan maupun peserta pelatihan dan
berisi :
 informasi yang dibutuhkan oleh peserta pelatihan sebelum melaksanakan
praktek kerja.
Buku Kerja
Buku Kerja ini harus digunakan oleh peserta pelatiahan untuk mencatat setiap
pertanyaan dan kegiatan praktek baik dalam Pelatihan Klasikal maupun Pelatihan
Individual/mandiri.
Buku ini diberikan kepada peserta pelatihan dan berisi:
 kegiatan-kegiatan akan membantu peserta pelatihan untuk mempelajari dan
memahami informasi
 kegiatan pemeriksaan yang digunakan untuk memonitor pencapaian
kemampuan/ketrampilan peserta pelatihan.
 kegiatan penilaian untuk menilai pengetahuan peserta pelatihan
 kegiatan penilaian untuk menilai kemampuan peserta pelatihan dalam
melaksanakan praktek kerja.
Buku Penilaian
Buku Penilaian ini digunakan oleh pelatih untuk menilai jawaban dan tanggapan
peserta pelatihan pada Buku Kerja dan berisi :






kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh peserta pelatihan sebagai pernyataan
kemampuan
metode-metode
yang
disarankan
dalam
proses
penilaian
kemampuan/ketrampilan peserta pelatihan
sumber-sumber yang dapat digunakan oleh peserta pelatihan untuk mencapai
kemampuan/ketrampilan
semua jawaban/tanggapan pada setiap pertanyaan yang diisikan pada Buku
Kerja
petunjuk bagi pelatih untuk menilai setiap kegiatan praktek
catatan pencapaian kemampuan/ketrampilan peserta pelatihan.
Pelaksanaan modul
Pada Pelatihan Klasikal, pelatih akan :





menyediakan Buku Informasi yang dapat digunakan peserta pelatihan sebagai
sumber pelatihan
menyediakan salinan Buku Kerja kepada setiap peserta pelatihan
menggunakan Buku Informasi sebagai sumber utama dalam penyelenggaraan
pelatihan
memastikan setiap peserta pelatihan memberikan jawaban/tanggapan dan
menuliskan hasil tugas prakteknya pada Buku Kerja
menggunakan Buku Penilaian untuk menilai jawaban/tanggapan dan hasil-hasil
peserta pelatihan pada Buku Kerja.
Pengoperasian dan Pemeliharaan Peralatan Bengkel 10-017-3
Buku Penilaian
Versi September 2002
4/35
RI - Bahan Pelatihan Nasional
Otomotif Perbaikan Kendaraan Ringan
General
Pada Pelatihan Individual/mandiri, peserta pelatihan akan :
 menggunakan Buku Informasi sebagai sumber utama pelatihan
 menyelesaikan setiap kegiatan yang terdapat pada Buku Kerja
 memberikan jawaban/tanggapan pada Buku Kerja
 mengisikan hasil tugas praktek pada Buku Kerja
 memiliki tanggapan-tanggapan dan hasil penilaian oleh Pelatih.
Pengoperasian dan Pemeliharaan Peralatan Bengkel 10-017-3
Buku Penilaian
Versi September 2002
5/35
RI - Bahan Pelatihan Nasional
Otomotif Perbaikan Kendaraan Ringan
General
Hasil Pelatihan
Setelah menyelesaikan materi pelatihan ini Peserta Pelatihan harus dapat
mengoperasikan dan merawat peralatan bengkel berikut ini :








Mesin pencampur
Sander/Mesin Pengampelas mekanis
Peralatan menggunakan tekanan udara
Peralatan pengering
Spray Booth/Ruang Pengecatan
Sander/Mesin Pengampelas dan polisher listrik
Peralatan Pengecatan
Kompresor udara dan regulator
1.
2.
3.
Ikuti peraturan-peraturan keamanan dan kesehatan yang diberikan.
Jalankan dan berikan perawatan dasar pada mesin pencampur cat.
Identifikasi mesin-mesin listrik dan yang menggunakan tekanan udara, lakukan
perawatan dasar pada peralatan tersebut.
Sebut berbagai jenis peralatan pengecatan dan beri perawatan.
Rawat, nyalakan dan matikan ruang pengecatan.
Peserta harus mampu mengenali, mengoperasikan dan merawat kompresor dan
transformator dengan baik.
Mengetahui berbagai jenis alat pengeringan serta memberikan perawatan dasar.
4.
5.
6.
7.
Pengenalan
Program ini menjelaskan pengoperasian dan perawatan mesin sanding dan jenis
peralatan lain yang digunakan pada bengkel perbaikan bodi kendaraan.
Prasyarat
Sebelum mengikuti modul pelatihan ini, peserta pelatihan harus sudah mengikuti
modul pelatihan berikut ini :

OPKR-10-016B - tentang Mengikuti Prosedur Kesehatan dan Keselamatan Kerja
Pengakuan Kompetensi Tertentu (RCC)
Peserta pelatihan boleh mengajukan keterampilannya atau kompetensi-kompetensi
yang diakui melalui proses Penerapan Hasil Belajar (RPL : Recognition of Prior
Learning). Pelatih harus membuat rencana pengujian pengetahuan dan keterampilan
peserta pelatihan. Pembuktian kompetensi dilakukan berdasarkan prinsip-prinsip dan
praktek-praktek dari Penerapan Hasil Belajar (RPL). Jika dinilai peserta pelatihan
dapat melakukan keterampilan sesuai dengan standar yang diberikan di dalam
Lembar Pemeriksaan Hasil Belajar.
Pengoperasian dan Pemeliharaan Peralatan Bengkel 10-017-3
Buku Penilaian
Versi September 2002
6/35
RI - Bahan Pelatihan Nasional
Otomotif Perbaikan Kendaraan Ringan
General
Bagian - 2
KEGIATAN 1
Kegiatan ini didesain agar peserta pelatihan dapat mengenali dasar kerja dan
perawatan alat yang ada di bengkel.
Langkah 1 - PELAJARAN
Sumber Referensi
Buku Informasi 10-017-3
Prosedur
1. Pelajari buku informasi.
2. Selesaikan respon peserta.
3. Jika respon peserta telah diselesaikan dengan baik sesuai ketentuan,
mintalah pada pelatih agar Lembar Pemeriksaan ditandatangani serta
melanjutkan pada kegiatan berikut.
Langkah 2 – RESPON dan PRAKTEK
Respon Peserta
Pertanyaan 1
Jelaskan terdiri dari apa saja rak pencampur warna (mixing bank).
Jawaban:
Rak pencampur tersusun dari struktur logam yang terdiri dari rak-rak untuk
menampung cat, motor listrik tahan api, dan mekanisme penggerak untuk
pengaduk. Kaleng untuk meletakkan cat memiliki tongkat pengaduk yang
terpasang pada penutup. Tongkat pengaduk ini digerakkan oleh roda gigi
mekanisme penggerak untuk mengaduk cat.
Pertanyaan 2
Sebut bagian-bagian rak pencampur warna pada tempat yang disediakan
Pengoperasian dan Pemeliharaan Peralatan Bengkel 10-017-3
Buku Penilaian
Versi September 2002
7/35
RI - Bahan Pelatihan Nasional
Otomotif Perbaikan Kendaraan Ringan
General
Jawaban:
A. Pengaduk
B. Rantai penggerak
C. Motor
D. Saklar
Pertanyaan 3
Berapa lama rak pencampur harus dinyalakan setiap hari? Beri tanda cawang
pada jawaban yang benar.
Jawaban:
a)
b)
c)
d)
20-30 menit
2-3 menit
5-10 menit
10-20 menit
( )
( )
()
( )
Pertanyaan 4
Sebut langkah-langkah yang anda lakukan dalam menggunakan rak
pencampur.
Jawaban:
1. Periksa apakah alat bekerja dengan baik. Pastikan pewarna diletakkan
dengan baik pada mesin.
2. Pasang sambungan listrik pada mesin.
3. Atur timer sesuai waktu yang diperlukan untuk mengaduk cat.
4. Tekan tombol start.
5. Matikan mesin setiap sore.
Pertanyaan 5
Sebut dua jenis utama mesin pengatur warna
Jawaban:
1. Tipe berat (elektronik)
2. Tipe volume
Pertanyaan 6
Sebut nama mesin pengatur warna berikut.
Pengoperasian dan Pemeliharaan Peralatan Bengkel 10-017-3
Buku Penilaian
Versi September 2002
8/35
RI - Bahan Pelatihan Nasional
Otomotif Perbaikan Kendaraan Ringan
General
Jawaban:
a) Mesin pengatur warna elektronik
b) Mesin pengatur warna jenis volume
Pertanyaan 7
Sebut empat hal penting mengenai mesin pengatur warna
Jawaban:
1. Jangan menggunakan mesin pengatur perbandingan warna pada tempat
yang banyak anginnya. Pergerakan sedikit bisa berpengaruh pada
tampilan layar (berkedip atau angka yang berubah).
2. Pastikan alat diletakkan pada tempat yang rata.
3. Hindarkan dari getaran dan panas.
4. Nyalakan dan biarkan panas terlebih dahulu sebelum menggunakan alat
tersebut. Jika anda tidak melakukannya maka dapat diperoleh hasil
pembacaan yang tidak akurat.
Pertanyaan 8
Sebut bagian-bagian mesin pengatur warna berikut.
Jawaban:
A. Penunjukan digital
B. Platform
C. Batang Tara
Pertanyaan 9
Jelaskan prosedur pengoperasian mesin pengatur warna.
Pengoperasian dan Pemeliharaan Peralatan Bengkel 10-017-3
Buku Penilaian
Versi September 2002
9/35
RI - Bahan Pelatihan Nasional
Jawaban:
1.
2.
3.
4.
Otomotif Perbaikan Kendaraan Ringan
General
Nyalakan power.
Letakkan kaleng dengan ukuran yang diperlukan.
Tekan batang tara hingga layar menampilkan angka nol.
Tuang cat pertama pada kaleng hingga mesin mencatat pengukuran
yang diperlukan.
Pertanyaan 10
Bagaimana cara kerja mesin pengatur warna jenis volume ?
Jawaban:
Mesin jenis ini menggunakan sistem pelampung untuk mengukur jumlah cat
yang diperlukan untuk membuat warna yang dikehendaki. Pada saat cat
ditambahkan pada kaleng, pelampung bergerak ke atas menggerakkan jarum
dan menunjukkan pengukuran.
Pertanyaan 11
Sebutkan hal-hal penting mengenai peralatan yang menggunakan tekanan
udara.
Jawaban:
Peralatan bertekanan udara bisa rusak karena udara yang terkontaminasi.
Peralatan yang digerakkan udara harus digunakan dengan transformator
untuk menjamin suplai udara yang bersih. Gunakan alat pelindung
pendengaran jika bekerja dengan alat yang digerakkan menggunakan
tekanan udara karena alat ini menimbulkan suara bising.
Penggunaan alat yang digerakkan dengan tekanan udara, menghilangkan
adanya bahaya sengatan aliran listrik. Seringkali pada lantai bengkel yang
digunakan untuk refinish terdapat genangan air karena pekerjaan yang
memerlukannya. Jika terjadi suatu ketidakberesan pada peralatan listrik atau
jika kabel power ada yang terbuka, tingkat bahaya sengatan listrik pada
operator menjadi tinggi.
Pertanyaan 12
Jawab benar atau salah.
a) Peralatan yang menggunakan tekanan udara
kelemahan lebih besar daripada peralatan listrik.
mengalami
faktor
Jawaban:
Salah
b) Peralatan yang menggunakan tekanan udara lebih ringan daripada
peralatan listrik.
Jawaban:
Benar
c)
Peralatan yang menggunakan tekanan udara bisa mengalami kerusakan
akibat udara yang terkontaminasi.
Pengoperasian dan Pemeliharaan Peralatan Bengkel 10-017-3
Buku Penilaian
Versi September 2002
10/35
RI - Bahan Pelatihan Nasional
Otomotif Perbaikan Kendaraan Ringan
General
Jawaban:
Benar
d) Terdapat bahaya
bertekanan udara.
sengatan
listrik
jika
menggunakan
peralatan
Jawaban:
Salah
e) Dalam menggunakan peralatan bertekanan udara harus mengenakan
pelindung pendengaran.
Jawaban:
Benar
Pertanyaan 13
Sebut dua metode pelumasan alat yang menggunakan tekanan udara.
Jawaban:
Peralatan harus diberi pelumas dengan cara memasukannya pada jalan
masukan udara secara manual atau dengan alat pelumas yang dipasang
pada dasar alat yang akan melumasi secara otomatis.
Pertanyaan 14
Mengapa anda harus menggunakan sistem penyedotan debu jika melakukan
sanding dengan mesin?
Jawaban:
Alat Pengampelas menimbulkan debu yang buruk bagi kesehatan. Anda
harus menggunakan mesin pengampelas yang mempunyai penyedot debu.
Penyedot debu menyedot hampir semua debu.
Pertanyaan 15
Apa jenis kertas amplas yang digunakan dalam sistem penyedotan debu?
Jawaban:
Kertas dan piringan/cakram amplas yang digunakan pada sistem penyedotan
debu harus memiliki lubang penyedotan pada permukaannya. Lubang-lubang
ini harus tepat dengan lubang-lubang yang terdapat pada bagian belakang
mesin.
Pertanyaan 16
Apa guna Alat Pengampelas cakram?
Jawaban:
Alat Pengampelas piringan digunakan untuk sanding berat pada perbaikan
filler plastik dan pekerjaan berat pengelupasan cat pada bengkel.
Pertanyaan 17
Sebut dua Alat Pengampelas berikut.
Pengoperasian dan Pemeliharaan Peralatan Bengkel 10-017-3
Buku Penilaian
Versi September 2002
11/35
RI - Bahan Pelatihan Nasional
Otomotif Perbaikan Kendaraan Ringan
General
Jawaban:
a) Alat Pengampelas cakram dengan tekanan udara
cakram listrik
b) Alat Pengampelas
Pertanyaan 18
Apa jenis bantalan belakang yang digunakan dalam Alat Pengampelas
cakram berkekuatan besar?
Jawaban:
1. Bantalan keras : jika menggosok logam gunakan bantalan keras dengan
cakram abrasif kasar (tipe yang dibaut)
2. Bantalan fleksibel : jika mengelupas cat, anda harus menggunakan
bantalan yang lebih lunak dengan cakram abrasif yang lebih halus (tipe
yang direkatkan)
Pertanyaan 19
Bagaimana seharusnya anda menggunakan Alat Pengampelas cakram?
Jawaban:
Nyalakan Alat Pengampelas saat mendekati permukaan yang akan diamplas.
Matikan Alat Pengampelas saat tidak bersentuhan dengan permukaan.
Pegang Alat Pengampelas dengan kuat terhadap permukaan tetapi tanpa
menggunakan tekanan berlebihan. Tekanan berat akan mengurangi putaran
dan mengurangi usia cakram abrasif.
Pegang Alat Pengampelas dengan sudut 10 sampai 20 derajat terhadap
permukaan. Jika Alat Pengampelas terletak rata dengan permukaan maka
akan melompat-lompat dan tidak rata, sehingga akan sulit memegangnya
serta bisa terlepas dari genggaman anda.
Pertanyaan 20
Sebut tujuh peraturan mengenai Alat Pengampelas cakram.
Jawaban:
1. Gunakan selalu kacamata pelindung dan peralatan pernafasan yang
sesuai.
Pengoperasian dan Pemeliharaan Peralatan Bengkel 10-017-3
Buku Penilaian
Versi September 2002
12/35
RI - Bahan Pelatihan Nasional
2.
3.
4.
5.
6.
7.
Otomotif Perbaikan Kendaraan Ringan
General
Jangan gunakan cakram abrasif yang retak atau patah. Cakram rusak
dapat mengakibatkan mesin bergetar dan serpihan cakram bisa
terlempar serta melukai seseorang.
Jangan menggunakan pakaian yang longgar. Jika tersangkut pada mesin
dapat menyebabkan kecelakaan.
Jangan berdiri di atas air jika menggunakan Alat Pengampelas listrik.
Jangan biarkan ada colok listrik yang tergeletak di air.
Nyalakan mesin saat anda dekat permukaan yang akan diamplas.
Matikan mesin jika tidak menyentuh permukaan. Sebabnya adalah
cakram berputar sangat cepat sehingga anda dapat kehilangan kontrol
terhadap Alat Pengampelas yang mengakibatkan kecelakaan pada diri
anda atau orang lain yang berada di dekat anda.
Hindari benda runcing atau tajam karena dapat membuat Alat
Pengampelas tersangkut sehingga tertarik dari tangan anda dan
menimbulkan kemungkinan terjadinya kecelakaan pada diri anda atau
kerusakan pada pekerjaan perbaikan yang anda lakukan.
Pusatkan perhatian pada pekerjaan.
Pertanyaan 21
Di mana anda menggunakan Alat Pengampelas cakam orbital?
Jawaban:
Alat Pengampelas cakram orbital biasanya digunakan untuk menghilangkan
lapisan cat yang tidak terlalu tebal. Walau mungkin Alat Pengampelas cakram
orbital tampak serupa dengan Alat Pengampelas cakram yang lebih besar,
Alat Pengampelas ini memiliki gerakan semi-lingkaran (orbital).
Pertanyaan 22
Sebut jenis Alat Pengampelas berikut.
Jawaban
a. Alat Pengampelas cakram orbital b. Alat
Pengampelas
bertekanan udara
orbital listrik
cakram
Pertanyaan 23
Apa keuntungan menggunakan Alat Pengampelas cakram orbital?
Pengoperasian dan Pemeliharaan Peralatan Bengkel 10-017-3
Buku Penilaian
Versi September 2002
13/35
RI - Bahan Pelatihan Nasional
Otomotif Perbaikan Kendaraan Ringan
General
Jawaban:
Alat Pengampelas cakram orbital lebih kecil dan lebih ringan daripada Alat
Pengampelas cakram yang lebih besar sehingga dapat digunakan pada tempattempat yang sulit serta dapat mengikuti bentuk permukaan lebih mudah.
1. Rotasi orbit Alat Pengampelas membuat cakram tidak mudah tersendat
dan menghasilkan permukaan yang lebih halus tanpa penggosokan
berlebihan.
Pertanyaan 24
Bagaimana seharusnya menggunakan Alat Pengampelas cakram orbital?
Jawaban:
Pegang Alat Pengampelas cakram orbital dengan kedua tangan dengan kuat.
Nyalakan Alat Pengampelas dan letakkan pada permukaan yang akan
digosok. Jangan menekan terlalu keras.
Gerakkan Alat Pengampelas ke depan dan ke belakang. Jangan biarkan
diam di satu tempat.
Pertanyaan 25
Jawab benar atau salah.
a)
Terdapat dua metode utama dalam pemasangan cakram abrasif pada
Alat Pengampelas cakram orbital.
Jawaban:
Benar
b) Cakram velcro berupa lapisan sikat nilon.
Jawaban:
Benar
c)
Alat Pengampelas cakram orbital memiliki gerakan semi lingkaran.
Jawaban:
Benar
d) Alat Pengampelas cakram orbital identik dengan Alat Pengampelas
cakram.
Jawaban:
Salah
Pertanyaan 26
Jelaskan dua metode pemasangan cakram sanding pada Alat Pengampelas
cakram orbital.
Jawaban:
1. Cakram dengan bagian belakang yang memiliki perekat.
2. Cakram dengan bagian belakang velcro
Pengoperasian dan Pemeliharaan Peralatan Bengkel 10-017-3
Buku Penilaian
Versi September 2002
14/35
RI - Bahan Pelatihan Nasional
Otomotif Perbaikan Kendaraan Ringan
General
Cakram yang memiliki perekat di bagian belakangnya cepat dalam
pemasangan untuk mengganti cakram yang aus. Cakram velcro
menggunakan lapisan sikat nilon pada bagian belakangnya untuk melekatkan
bantalan belakang velcro pada mesin.
Pertanyaan 27
Sebut lima peraturan demi keamanan yang harus dilaksanakan jika
menggunakan Alat Pengampelas cakram orbital.
Jawaban:
1. Debu yang timbul pada pengerjaan sanding dapat menyebabkan
masalah kesehatan. Maka penting untuk menggunakan sistem
penyedotan debu pada semua peralatan sanding listrik.
2. Gunakan selalu kacamata pelindung dan respirator.
3. Jangan berdiri di atas air saat menggunakan Alat Pengampelas cakram
orbital listrik. Jangan sampai ada terminal kabel yang tergeletak di air
saat mengoperasikan Alat Pengampelas.
4. Hindari benda runcing atau tajam karena dapat membuat Alat
Pengampelas tersangkut sehingga tertarik dari tangan anda dan
menimbulkan kemungkinan terjadinya kecelakaan pada diri anda atau
kerusakan pada pekerjaan perbaikan yang anda lakukan.
5. Matikan mesin jika mengganti bantalan cakram abrasif.
Pertanyaan 28
Jelaskan tentang Alat Pengampelas orbital dan fungsinya.
Jawaban:
Alat Pengampelas orbital menggunakan gerakan maju mundur
menggosok permukaan. Alat Pengampelas orbital merupakan
penghalus dan dipegang pada posisi rata terhadap permukaan.
Alat Pengampelas jenis ini digunakan untuk menghaluskan
menghaluskan bagian tepi pengecatan dan mengelupas cat jika tidak
tebal.
untuk
mesin
filler,
terlalu
Pertanyaan 29
Bagaimana cara penggunaan Alat Pengampelas orbital yang menggunakan
tekanan udara?
Jawaban:
Pegang mesin dengan genggaman tangan.
Nyalakan mesin saat mendekati permukaan benda kerja.
Biarkan Alat Pengampelas bekerja terus. Gerakkan sedikit maju mundur.
Periksa pasir abrasif secara teratur apakah aus.
Angkat Alat Pengampelas dan matikan.
Pertanyaan 30
Jelaskan mengenai Alat Pengampelas orbital listrik.
Jawaban:
Alat Pengampelas orbital listrik lebih besar dan lebih berat daripada Alat
Pengampelas orbital yang menggunakan tekanan udara dan biasanya
Pengoperasian dan Pemeliharaan Peralatan Bengkel 10-017-3
Buku Penilaian
Versi September 2002
15/35
RI - Bahan Pelatihan Nasional
Otomotif Perbaikan Kendaraan Ringan
General
memiliki dua pegangan tangan agar dapat dijalankan dengan baik.
Ukurannya yang besar membuatnya cocok untuk digunakan pada
penghalusan daerah yang luas. Alat Pengampelas orbital memiliki sistem
penyedotan debu seperti pada Alat Pengampelas cakram orbital.
Pertanyaan 31
Sebut prosedur penggunaan Alat Pengampelas orbital listrik.
Jawaban:
Gunakan kedua tangan untuk memegang mesin.
Nyalakan dan letakkan secara datar pada permukaan. Jangan menekan Alat
Pengampelas berlebihan.
Biarkan Alat Pengampelas terus bergerak. Gerakkan sedikit maju mundur.
Periksa berulang kali apakah pasir abrasif aus.
Angkat Alat Pengampelas dari permukaan dan matikan.
Pertanyaan 32
Sebut jenis dua Alat Pengampelas berikut.
Jawaban:
a. Alat Pengampelas orbital
bertekanan udara
b. Alat Pengampelas orbital listrik
Pertanyaan 33
Sebut lima peraturan demi keamanan yang harus dilaksanakan jika
menggunakan Alat Pengampelas orbital listrik.
Jawaban:
1. Debu yang timbul pada pengerjaan sanding dapat menyebabkan
masalah kesehatan. Maka penting untuk menggunakan sistem
penyedotan debu pada semua peralatan sanding listrik.
2. Gunakan selalu kacamata pelindung dan respirator atau masker debu.
3. Jangan berdiri di atas air saat menggunakan Alat Pengampelas cakram
orbital listrik. Jangan sampai ada terminal kabel yang tergeletak di air
saat mengoperasikan Alat Pengampelas.
4. Jangan gunakan Alat Pengampelas orbital yang tidak bekerja baik,
saklarnya kurang baik atau kabelnya rusak.
5. Hindari benda runcing yang bisa membuat mesin tersangkut.
Pengoperasian dan Pemeliharaan Peralatan Bengkel 10-017-3
Buku Penilaian
Versi September 2002
16/35
RI - Bahan Pelatihan Nasional
Otomotif Perbaikan Kendaraan Ringan
General
Pertanyaan 34
Apa jenis utama ruang pengecatan yang digunakan dalam bengkel refinish?
Jawaban:
Jenis utama ruang penyemprotan adalah gabungan ruang penyemprotanoven konveksi suhu rendah.
Pertanyaan 35
Sebut empat langkah demi keamanan dalam mengoperasikan ruang
pengecatan.
Jawaban:
1. Jangan melakukan penyemprotan sama sekali di dalam ruang ini tanpa
menggunakan alat bantu pernapasan yang memadai.
2. Jangan memasuki ruang sementara sedang berlangsung penyemprotan.
3. Biarkan pintu tidak terhalang apapun agar dapat segera dilakukan
evakuasi dalam keadaan darurat.
4. Jaga ruang agar selalu bersih dari benda-benda.
Pertanyaan 36
Apa saja prosedur perawatan ruang pengecatan?
Jawaban:
1.
2.
3.
4.
Jaga lantai dan dinding agar selalu bersih.
Bersihkan jendela dan penutup lampu dengan teratur.
Ganti penyaring/filter dengan teratur.
Jaga lantai dan saluran air agar selalu bersih
Pertanyaan 37
Apa jenis alat poles yang digunakan dalam penggunaan compound?
Jawaban:
Alat poles yang lebih ringan daripada Alat Pengampelas cakram serta
berkecepatan lebih rendah digunakan untuk menggosok. Dipakai alat yang
bertenaga listrik atau yang digerakkan oleh tekanan udara.
Pertanyaan 38
Apa kekurangan penggunaan alat poles listrik?
Jawaban:
Kekurangannya adalah motor listrik akan aus yang disebabkan oleh sisa-sisa
compound.
Pertanyaan 39
Bagaimana cara pemasangan topi poles?
Jawaban:
Topi bantalan dari wol dipasang pada bantalan karet tebal. Topi bantalan wol
memiliki tali untuk mengikatkan pada bantalan karet.
Pengoperasian dan Pemeliharaan Peralatan Bengkel 10-017-3
Buku Penilaian
Versi September 2002
17/35
RI - Bahan Pelatihan Nasional
Otomotif Perbaikan Kendaraan Ringan
General
Pertanyaan 40
Jelaskan prosedur penggunaan alat poles.
Jawaban:
Sebelum menggunakan alat pastikan bahwa topi bantalan bersih. Bersihkan
sisa-sisa kotoran. Berikan pasta compound pada permukaan benda kerja.
Nyalakan mesin dan pegang dengan kokoh dengan kedua tangan. Turunkan
mesin hingga sepertiga dari topi pemoles menyentuh permukaan dengan
sudut 10o hingga 15o. Jangan terlalu menekan mesin karena cat bisa
terbakar. Biarkan mesin bergerak terus menerus dan gosok hingga seluruh
pasta terpakai. Ulangi hingga pada seluruh permukaan.
Pertanyaan 41
Jelaskan mengenai alat penyemprot jenis penyedotan.
Jawaban:
Alat penyemprot cat jenis penyedotan merupakan alat penyemprot yang
dapat digunakan untuk berbagai macam fungsi, untuk bahan yang berbobot
tidak terlalu berat seperti cat primer dan pernis. Alat penyemprot dengan
penyedotan tidak sesuai jika digunakan untuk material berat seperti dempul
semprot.
Pertanyaan 42
Bagaimana penggunaan alat penyemprot jenis penyedotan?
Jawaban:
Atur tekanan udara sekitar 350 kpa.
Genggam alat dengan erat
Arahkan pada permukaan yang akan dicat
Pegang membentuk sudut 90 terhadap permukaan pada jarak 150-200 mm.
Tekan pemicu dan gerakkan sepanjang permukaan selama penyemprotan
Pertanyaan 43
Apa kegunaan utama alat penyemprot jenis gravitasi?
Jawaban:
Penggunaan utama alat ini untuk email dan dempul primer.
Pertanyaan 44
Sebut cara penggunaan alat penyemprot jenis tekanan.
Jawaban:
Alat penyemprot jenis tekanan terutama digunakan untuk penggunaan
material berat seperti dempul semprot.
Pertanyaan 45
Apa fungsi alat penyemprot perbaikan?
Pengoperasian dan Pemeliharaan Peralatan Bengkel 10-017-3
Buku Penilaian
Versi September 2002
18/35
RI - Bahan Pelatihan Nasional
Otomotif Perbaikan Kendaraan Ringan
General
Jawaban:
Alat semprot jenis touch up digunakan untuk luasan kecil seperti pada
pembuatan goresan dan noda.
Pertanyaan 46
Sebut prosedur perawatan alat penyemprot cat.
Jawaban:
1.
2.
3.
4.
Buang cat dan bersihkan dengan thinner tiap kali selesai penggunaan.
Beri pelumas pada semua bagian yang bergerak tiap minggu.
Bongkar dan bersihkan alat tiap minggu.
Ganti bagian yang aus atau rusak.
Pertanyaan 47
Sebut jenis alat penyemprot berikut.
Jawaban:
c) Alat penyemprot jenis tekanan
d) Alat penyemprot
penyedot
jenis
Pertanyaan 48
Sebut dua macam kompresor udara yang digunakan dalam bengkel
perbaikan bodi.
Jawaban:
1. Kompresor tipe piston
2. Kompresor tipe rotari
Pertanyaan 49
Jawab benar atau salah.
a) Kompresor udara meyediakan suplai udara bagi semua peralatan yang
bertekanan udara di bengkel.
Pengoperasian dan Pemeliharaan Peralatan Bengkel 10-017-3
Buku Penilaian
Versi September 2002
19/35
RI - Bahan Pelatihan Nasional
Otomotif Perbaikan Kendaraan Ringan
General
Jawaban:
Benar
b) Pada umumnya kompresor udara memiliki tangki penyimpanan untuk
menerima dan mendinginkan udara.
Jawaban:
Benar
c)
Hanya beberapa macam kompresor udara yang memiliki katup
pengaman otomatis.
Jawaban:
Salah
Pertanyaan 50
Sebut tiga peraturan untuk keamanan yang harus dilaksanakan dalam
mengoperasikan kompresor udara.
Jawaban:
1. Jaga agar puli dan tali/sabuk penggerak tetap bersih saat kompresor
bekerja.
2. Jika bekerja dalam jangka waktu lama kompresor akan menjadi panas,
jangan sentuh bagian kompresor karena bisa menimbulkan luka bakar.
3. Jangan jalankan kompresor yang memiliki katup yang rusak.
Pertanyaan 51
Bagaimana perawatan yang harus dilakukan pada kompresor udara?
Jawaban:
Perawatan Harian :
Buka kran pembuangan untuk
embun dari tangki penyimpanan.
menghilangkan
Perawatan Mingguan : Periksa ketinggian minyak pelumas pada motor
kompresor. Periksa apakah sabuk penggerak aus
ataukah memuai. Lepas kemudian periksa filter
udara. Bersihkan kompresor dengan menyeka
dengan kain bersih dan semprot debunya dengan
udara. Periksa katup apakah bekerja dengan benar.
Pertanyaan 52
Apakah transformator udara serta apa kegunaanya?
Jawaban:
Transformator udara digunakan untuk memperoleh suplai udara yang bersih,
bebas embun dan tekanan yang rata (regulated). Transformator udara
merupakan alat untuk menghilangkan kotoran dan embun dari udara yang
ditekan.
Pertanyaan 53
Sebut bagian-bagian utama transformator udara.
Pengoperasian dan Pemeliharaan Peralatan Bengkel 10-017-3
Buku Penilaian
Versi September 2002
20/35
RI - Bahan Pelatihan Nasional
Otomotif Perbaikan Kendaraan Ringan
General
Jawaban:
A.
B.
C.
D.
E.
Penunjuk tekanan
Regulator
Katup keluaran
Kondensor
Katup pembuangan
Pertanyaan 54
Bagaimana cara pengontrolan udara pada kompresor udara?
Jawaban:
Tekanan udara dinaikkan atau diturunkan dengan memutar knob regulator
udara sehingga diperoleh pengontrolan udara. Pipa udara dipasang pada
saluran keluaran udara.
Pertanyaan 55
Sebut tiga langkah perawatan kompresor udara.
Jawaban:
1. Buang embun dari transformator setidaknya satu kali sehari dengan
memutar knob pembuangan pada dasar transformator.
2. Putar knob regulator udara pada posisi tekanan rendah tiap akhir hari
kerja untuk mengurangi tekanan pada pegas dan diafragma.
3. Lap dengan kain bersih untuk menghilangkan kotoran, jaga agar
penunjuk tekanan tetap bersih.
Pertanyaan 56
Apa fungsi alat pengering infra merah portabel?
Jawaban:
Untuk memanaskan panel dalam perbaikan luasan yang kecil sering
digunakan pengering infra merah yang mudah dibawa (portable).
Pertanyaan 57
Terangkan cara penggunaan alat pengering infra merah portabel.
Jawaban:
Agar diperoleh dstribusi panas yang merata pada seluruh permukaan yang
dicat, pengering diletakkan pada posisi sejauh 60 cm dari permukaan.
Jangan letakkan pengering terlalu dekat dengan permukaan karena jika
terlalu panas cat akan menjadi rusak. Sebelum memanasi biarkan terlebih
dahulu permukaan mengering selama sekitar 10 sampai 15 menit.
Pertanyaan 58
Sebutkan lima peraturan untuk keamanan dalam menggunakan alat
pengering infra merah.
Pengoperasian dan Pemeliharaan Peralatan Bengkel 10-017-3
Buku Penilaian
Versi September 2002
21/35
RI - Bahan Pelatihan Nasional
Otomotif Perbaikan Kendaraan Ringan
General
Jawaban:
1. Pastikan kabel listrik tidak dekat dengan panas.
2. Jangan pindahkan pengering selama dinyalakan.
3. Jangan ada sampah atau bahan pengencer cat/thinner di dekat
permukaan yang dikeringkan.
4. Jangan gunakan pengering jika kabelnya kurang baik/rusak.
5. Jangan gunakan pengering di dekat air.
Langkah 3 – PENILAIAN
Lembar Pemeriksaan Peserta untuk Kegiatan
Semua jawaban yang salah harus diperbaiki sebelum lembar pemeriksaan
ditadatangani.
Apakah semua jawaban pertanyaan 1 s/d 58 sudah dijawab dengan benar ?
Pengoperasian dan Pemeliharaan Peralatan Bengkel 10-017-3
Buku Penilaian
Versi September 2002
22/35
RI - Bahan Pelatihan Nasional
Otomotif Perbaikan Kendaraan Ringan
General
KEGIATAN 2
Dengan Kegiatan ini peserta pelatihan dapat mempraktekkan ketrampilannya
menggunakan mesin pencampur bertenaga listrik.
Langkah 1 - PELAJARAN
Sumber Referensi
Pencampur/mixer bertenaga listrik
Prosedur
1.
2.
3.
4.
5.
Sediakan mixer bertenaga listrik.
Periksa peralatan dan nyalakan.
Laksanakan prosedur pengoperasian alat yang benar.
Atur timer untuk waktu 1 menit.
Lakukan prosedur perawatan pada rak pencampur.
Langkah 2 – PENILAIAN
Lembar Pemeriksaan Peserta untuk Kegiatan 2
Standard yang ditentukan agar dicapai keterampilan yang diharapkan.
Apakah mixer dan peralatan sudah dinyalakan ?
Apakah timer sudah diatur dengan benar ?
Apakah pengaduk Cat sudah djalankan dengan benar ?
Apakah sudah dilakukan perawatan alat dengan benar ?
Apakah semua prosedur keamanan sudah dilaksanakan ?
Pengoperasian dan Pemeliharaan Peralatan Bengkel 10-017-3
Buku Penilaian
Versi September 2002
23/35
RI - Bahan Pelatihan Nasional
Otomotif Perbaikan Kendaraan Ringan
General
KEGIATAN 3
Dengan kegiatan ini peserta dapat mempraktekkan keterampilannya menggunakan
mesin pengatur warna (tinting machine) listrik.
Langkah 1 - PELAJARAN
Sumber Referensi
1. Mesin pengatur warna listrik
2. Buku petunjuk/manual mesin pengatur warna
3. Sistem pencampur bertenaga listrik
Prosedur
1. Dapatkan buku petunjuk pemakaian mesin pengatur perbandingan warna dan
mesin pengatur warna yang sesuai.
2. Dapatkan rumusan perbandingan cat dan contoh warna.
3. Atur mesin pengatur warna untuk mencampur cat dan campurlah
jumlah/perbandingan cat yang diperlukan.
4. Aduk cat dan bandingkan dengan contoh warna.
5. Tunjukkan hasil warna pada pelatih dan minta tandatangannya pada lembar
pemeriksaan.
6. Laksanakan prosedur perawatan pada mesin pengatur warna.
Langkah 2 – PENILAIAN
Lembar Pemeriksaan Peserta untuk Kegiatan 3
Kenali standard yang ditentukan agar dicapai ketrampilan yang diharapkan.
Apakah mesin sudah dijalankan dengan benar ?
Apakah warna campuran sudah mirip dengan contoh ?
Apakah sudah dilakukan perawatan alat dengan benar?
Pengoperasian dan Pemeliharaan Peralatan Bengkel 10-017-3
Buku Penilaian
Versi September 2002
24/35
RI - Bahan Pelatihan Nasional
Otomotif Perbaikan Kendaraan Ringan
General
KEGIATAN 4
Dengan kegiatan ini peserta dapat mempraktekkan ketrampilannya menggunakan
mesin pengatur warna (tinting machine) tipe volume.
Langkah 1 - PELAJARAN
Sumber Referensi
1. Mesin pengatur warna tipe volume
2. Buku petunjuk/manual mesin pengatur warna tipe volume
3. Sistem pencampur bertenaga listrik
Prosedur
1. Dapatkan buku petunjuk pemakaian mesin pengatur perbandingan warna dan
mesin pengatur warna yang sesuai.
2. Dapatkan rumusan perbandingan warna.
3. Atur mesin pengatur warna untuk mencampur cat dan campurlah perbandingan
cat yang diperlukan.
4. Aduk cat dan bandingkan dengan contoh warna.
5. Laksanakan prosedur perawatan pada mesin pengatur warna.
Langkah 2 – PENILAIAN
Lembar Pemeriksaan Peserta untuk Kegiatan 4
Kenali standard yang ditentukan agar dicapai ketrampilan yang diharapkan.
Apakah mesin sudah dijalankan dengan benar ?
Apakah warna campuran sudah mirip dengan contoh ?
Apakah sudah dilakukan perawatan alat dengan benar ?
Pengoperasian dan Pemeliharaan Peralatan Bengkel 10-017-3
Buku Penilaian
Versi September 2002
25/35
RI - Bahan Pelatihan Nasional
Otomotif Perbaikan Kendaraan Ringan
General
KEGIATAN 5
Kegiatan ini didesain agar Peserta Pelatihan dapat mempraktekkan keterampilannya
menggunakan Alat Pengampelas cakram.
Langkah 1 - PELAJARAN
Sumber Referensi
1. Alat Pengampelas cakram
2. Cakram abrasif
3. Kunci Pas untuk cakram/disk
Prosedur
1.
2.
3.
4.
5.
6.
Dapatkan kendaraan atau panel yang diperlukan.
Pasang cakram penggosok.
Amankan daerah kerja.
Lakukan prosedur yang tepat dalam menjalankan Alat Pengampelas.
Bersihkan cat.
Bersihkan daerah kerja dan kembalikan semua peralatan ke tempatnya.
Langkah 2 – PENILAIAN
Lembar Pemeriksaan Peserta untuk Kegiatan 5
Kenali standard yang ditentukan agar dicapai keterampilan yang diharapkan.
Apakah cakram sanding sudah terpasang dengan benar?
Apakah Alat Pengampelas cakram digunakan dengan benar dan dengan cara
yang aman?
Apakah ruang kerja dibersihkan?
Apakah semua peralatan dikembalikan pada tempatnya?
Pengoperasian dan Pemeliharaan Peralatan Bengkel 10-017-3
Buku Penilaian
Versi September 2002
26/35
RI - Bahan Pelatihan Nasional
Otomotif Perbaikan Kendaraan Ringan
General
KEGIATAN 6
Kegiatan ini didesain agar peserta pelatihan dapat mempraktekkan keterampilannya
menggunakan Alat Pengampelas cakram orbital.
Langkah 1 - PELAJARAN
Sumber Referensi
1. Alat Pengampelas cakram orbital
2. Cakram abrasif
Prosedur
1.
2.
3.
4.
Dapatkan kendaraan atau panel yang diperlukan.
Pasang cakram penggosok.
Bersihkan cat dari area yang dikehendaki.
Bersihkan daerah kerja dan kembalikan semua peralatan ke tempatnya.
Langkah 2 – PENILAIAN
Lembar Pemeriksaan Peserta untuk Kegiatan 6
Kenali standard yang ditentukan agar dicapai ketrampilan yang diharapkan.
Apakah cakram sanding sudah terpasang dengan benar ?
Apakah Alat Pengampelas cakram orbital sudah digunakan dengan benar dan
dengan cara yang aman ?
Apakah ruang kerja sudah dibersihkan ?
Apakah semua peralatan sudah dikembalikan pada tempatnya?
Pengoperasian dan Pemeliharaan Peralatan Bengkel 10-017-3
Buku Penilaian
Versi September 2002
27/35
RI - Bahan Pelatihan Nasional
Otomotif Perbaikan Kendaraan Ringan
General
KEGIATAN 7
Kegiatan ini didesain agar peserta dapat mempraktekkan keterampilannya
menggunakan Alat Pengampelas orbital.
Langkah 1 - PELAJARAN
Sumber Referensi
1. Alat Pengampelas orbital
2. Bantalan abrasif
Prosedur
1.
2.
3.
4.
5.
Dapatkan kendaraan atau panel yang diperlukan.
Dapatkan Alat Pengampelas orbital.
Pasang kertas gosok.
Gosok cat pada bagian yang akan diperbaiki.
Bersihkan daerah kerja dan kembalikan semua peralatan ke tempatnya.
Langkah 2 – PENILAIAN
Lembar Pemeriksaan Peserta untuk Kegiatan 7
Kenali standard yang ditentukan agar dicapai ketrampilan yang diharapkan.
Apakah kertas gosok sudah terpasang dengan benar ?
Apakah Alat Pengampelas cakram orbital sudah digunakan dengan benar ?
Apakah semua peralatan sudah dikembalikan pada tempatnya ?
Pengoperasian dan Pemeliharaan Peralatan Bengkel 10-017-3
Buku Penilaian
Versi September 2002
28/35
RI - Bahan Pelatihan Nasional
Otomotif Perbaikan Kendaraan Ringan
General
KEGIATAN 8
Kegiatan ini gigesain agar peserta pelatihan dapat mempraktekkan keterampilannya
mengoperasikan ruang pengecatan.
Langkah 1 - PELAJARAN
Sumber Referensi
1. Buku petunjuk prosedur
2. Ruang pengecatan kombinasi
3. Peralatan kebersihan
Prosedur
1.
2.
3.
4.
5.
Mintalah agar dibawa ke ruang pengecatan.
Mintalah buku petunjuk penggunaan ruang pengecatan.
Laksanakan prosedur yang benar untuk menyalakan ruang pengecatan.
Laksanakan prosedur yang benar untuk mematikan ruang pengecatan.
Lakukan perawatan dasar pada ruang pengecatan.
Langkah 2 – PENILAIAN
Lembar Pemeriksaan Peserta untuk Kegiatan 8
Kenali standard yang ditentukan agar dicapai ketrampilan yang diharapkan.
Apakah ruang pengecatan sudah dinyalakan dengan benar ?
Apakah ruang pengecatan sudah dimatikan dengan benar ?
Apakah ruang pengecatan sudah dilakukan perawatan dengan benar ?
Pengoperasian dan Pemeliharaan Peralatan Bengkel 10-017-3
Buku Penilaian
Versi September 2002
29/35
RI - Bahan Pelatihan Nasional
Otomotif Perbaikan Kendaraan Ringan
General
KEGIATAN 9
Kegiatan ini didesain agar Peserta Pelatihan dapat mempraktekkan keterampilannya
mengoperasikan alat poles.
Langkah 1 - PELAJARAN
Sumber Referensi
1.
2.
3.
4.
Alat poles
Compound
Bantalan poles
Kain bersih
Prosedur
1.
2.
3.
4.
5.
Mintalah agar dibawa ke kendaraan yang diperlukan.
Mintalah alat poles bertenaga listrik atau tekanan udara.
Pasang bantalan poles.
Gosok permukaan cat dengan compound.
Lakukan perawatan terhadap alat poles.
Langkah 3 – PENILAIAN
Lembar Pemeriksaan Peserta untuk Kegiatan 9
Kenali standard yang ditentukan agar dicapai ketrampilan yang diharapkan.
Apakah bantalan poles sudah terpasang dengan benar ?
Apakah bantalan poles sudah digunakan dengan benar dan dengan cara yang
aman ?
Apakah sudah dilakukan perawatan dengan benar ?
Pengoperasian dan Pemeliharaan Peralatan Bengkel 10-017-3
Buku Penilaian
Versi September 2002
30/35
RI - Bahan Pelatihan Nasional
Otomotif Perbaikan Kendaraan Ringan
General
KEGIATAN 10
Kegiatan ini didesain agar peserta pelatihan dapat mempraktekkan perawatan dan
membersihkan alat penyemprot jenis penyedot, gravitasi dan tekanan.
Langkah 1 - PELAJARAN
Sumber Referensi
1.
2.
3.
4.
5.
6.
Alat penyemprot jenis penyedotan
Alat penyemprot jenis gravitasi
Alat penyemprot jenis tekanan
Alat penyemprot perbaikan
Peralatan pembersih alat penyemprot
Buku petunjuk pemakaian alat penyemprot
Prosedur
1.
2.
3.
4.
5.
Dapatkan alat penyemprot dari gudang.
Sebutkan kepada pelatih jenis-jenis alat penyemprot.
Pasang bantalan poles.
Gosok permukaan cat dengan compound.
Lakukan perawatan terhadap alat poles.
Langkah 2 – PENILAIAN
Lembar Pemeriksaan Peserta untuk Kegiatan 10
Kenali standard yang ditentukan untuk mencapai ketrampilan yang diharapkan.
Apakah bantalan poles sudah terpasang dengan benar ?
Apakah bantalan poles sudah digunakan dengan benar dan dengan cara yang
aman ?
Apakah sudah dilakukan perawatan dengan benar?
Pengoperasian dan Pemeliharaan Peralatan Bengkel 10-017-3
Buku Penilaian
Versi September 2002
31/35
RI - Bahan Pelatihan Nasional
Otomotif Perbaikan Kendaraan Ringan
General
KEGIATAN 11
Kegiatan ini didesain agar peserta pelatihan dapat mengoperasikan dan merawat
kompresor udara.
Langkah 1 - PELAJARAN
Sumber Referensi
1.
2.
3.
4.
Kompresor udara
Kain lap
Thinner
Pelumas kompresor
Prosedur
1.
2.
3.
4.
Dapatkan kompresor udara.
Nyalakan kompresor udara.
Matikan kompresor.
Lakukan perawatan terhadap kompresor tersebut.
Langkah 2 – PENILAIAN
Lembar Pemeriksaan Peserta untuk Kegiatan 11
Kenali standard yang ditentukan untuk mencapai ketrampilan yang diharapkan.
Apakah kompresor dinyalakan dengan benar?
Apakah kompresor dimatikan dengan benar?
Apakah dilakukan perawatan dengan benar?
Pengoperasian dan Pemeliharaan Peralatan Bengkel 10-017-3
Buku Penilaian
Versi September 2002
32/35
RI - Bahan Pelatihan Nasional
Otomotif Perbaikan Kendaraan Ringan
General
KEGIATAN 12
Kegiatan ini didesain agar peserta pelatihan dapat mengoperasikan transformator
udara.
Langkah 1 - PELAJARAN
Sumber Referensi
1. Transformator udara
2. Kain lap
3. Perangkat pembersih
Prosedur
1. Operasikan regulator udara pada transformator udara.
2. Lakukan perawatan terhadap transformator udara.
Langkah 2 – PENILAIAN
Lembar Pemeriksaan Peserta untuk Kegiatan 12
Kenali standard yang ditentukan untuk mencapai ketrampilan yang diharapkan.
Apakah regulator udara dioperasikan sudah dengan benar ?
Apakah regulator sudah dilakukan perawatan dengan benar ?
Pengoperasian dan Pemeliharaan Peralatan Bengkel 10-017-3
Buku Penilaian
Versi September 2002
33/35
RI - Bahan Pelatihan Nasional
Otomotif Perbaikan Kendaraan Ringan
General
KEGIATAN 13
Kegiatan ini didesain agar peserta pelatihan dapat mengoperasikan pengering infra
merah portabel.
Langkah 1 - PELAJARAN
Sumber Referensi
1. Kendaraan yang sesuai
2. Pengering infra merah portabel
3. Kain lap
Prosedur
1.
2.
3.
4.
5.
Dapatkan pengering infra merah.
Bersihkan pengering dan laksanakan perawatan dasar.
Letakkan pengering pada jarak yang sesuai terhadap permukaan panel.
Atur timer 2 menit.
Simpan pengering jika sudah selesai.
Langkah 2 – PENILAIAN
Lembar Pemeriksaan Peserta untuk Kegiatan 13
Kenali standard yang ditentukan untuk mencapai ketrampilan yang diharapkan.
Apakah pengering infra merah sudah dibersihkan dengan benar ?
Apakah pengering infra merah sudah diletakkan dengan benar ?
Apakah timer sudah diatur dengan benar ?
Apakah pengering sudah disimpan dengan rapi ?
Pengoperasian dan Pemeliharaan Peralatan Bengkel 10-017-3
Buku Penilaian
Versi September 2002
34/35
RI - Bahan Pelatihan Nasional
Otomotif Perbaikan Kendaraan Ringan
General
Langkah Akhir; PENILAIAN
Lembar Pemeriksaan Hasil Pelatihan
.
Apakah hal-hal berikut ini sudah dapat dipenuhi Peserta Hasil Pelatihan
dengan baik?
Ya
Apakah kegiatan 1 s/d 13 sudah diselesaikan dan ditandatangani?
Apakah Peserta sudah mengumpulkan, menganalisa dan menyusun
informasi yang sesuai dengan modul Pelatihan?
Apakah Peserta sudah bertukar pikiran dan informasi akurat untuk
membuktikan kemampuannya?
Apakah Peserta sudah merencanakan dan menyusun kegiatan-kegiatan
dalam mencapai sasaran?
Apakah Peserta sudah menggunakan peralatan dan materi berteknologi
sesuai dengan spesifikasi pabrik?
Semua hal-hal tersebut harus mendapat tanggapan YA. Jika tidak, Peserta harus
berkonsultasi dengan Pelatih mengenai kegiatan-kegiatan tambahan tertentu yang
harus dilengkapi/diselesaikan dalam mencapai kemampuan pada hasil ini.
Pengoperasian dan Pemeliharaan Peralatan Bengkel 10-017-3
Buku Penilaian
Versi September 2002
35/35
Download