Pemeliharaan Kubikel 20kV oleh : JOKO PITOYO & NAYUSRIZAL Disajikan pada Forum Knowledge Sharing Semarang, 10 – 11 Agustus 2009 Right Protection for High Reliability Tujuan Sistem Proteksi 1. Melindungi peralatan mencegah kerusakan peralatan tenaga listrik yang terganggu, ataupun peralatan lain yang dilewati arus gangguan. 2. Melindungi sistem mengisolir bagian sistem yang terganggu sekecil dan secepat mungkin sehingga gangguan tidak meluas. 3. Mengamankan lingkungan menghindari timbulnya korban pada lingkungan sekitar seperti manusia, binatang, dll. Right Protection for High Reliability Komponen Sistem Proteksi PMT CT PT _ TRIPPING COIL RELAI PROTEKSI + WIRING CATU DAYA Right Protection for High Reliability Item Yang Perlu Dipelihara 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. Kubikel LBS / PMS / PMS Gorund PMT CT / PT Relai proteksi Power meter Peralatan pendukung : Auxilliary relay Wiring Catu daya Switch, Push button, lampu indikator, dll. Right Protection for High Reliability 1. Kubikel 1. Pembersihan/pengencangan : body, isolator, kabel, terminating, dll. 2. Pemeriksaan heater, switch, push button, lampu indikator. 3. Pengujian tahanan isolasi. Right Protection for High Reliability 2. LBS / PMS & PMS Ground 1. Pembersihan, pengencangan, pengujian tahanan isolasi. 2. Pengujian mekanik (open-close) dan sistem interlock. 3. Pengujian tahanan kontak. 4. Pengecekan rangkaian pembumian / grounding. Right Protection for High Reliability 3. PMT Breaking capacity PMT harus lebih besar dari arus gangguan tertinggi pada peralatan yang diproteksinya. Tipe PMT berdasarkan mekanisme kerja : 1. Single pole 2. Three pole Tipe PMT berdasarkan media pemadam busur api / isolasi : 1. VCB (Vacuum Circuit Breaker) 2. OCB (Oil Circuit Breaker) 3. GCB (Gas Circuit Breaker) 4. ACB (Air Circuit Breaker) Right Protection for High Reliability Pemeliharaan PMT 1. Pembersihan, pengujian tahanan isolasi. 2. Pengujian mekanik dan kontrol open-close. 3. Pengujian tahanan kontak. 4. Pengujian keserempakan / waktu open-close. 5. Pengecekan level minyak / SF6 dan pengujian tegangan tembus minyak. Right Protection for High Reliability Opening & Closing test Right Protection for High Reliability 4. CT / PT Current Transformer (CT) / Potential Transformer (PT) : Peralatan yang berfungsi menurunkan besaran arus / tegangan dari nilai primer menjadi nilai sekunder yang diperlukan untuk proteksi / pengukuran, dll. Berfungsi sekaligus sebagai pengisolasi sirkit primer (high voltage) dengan sirkit sekunder (low voltage). Untuk proteksi distribusi yang menggunakan relai over-current tak berarah, hanya diperlukan CT. Right Protection for High Reliability Trafo Tegangan (PT) Tegangan dari PT dapat digunakan sekaligus untuk pengukuran dan proteksi. Rasio PT yang banyak digunakan pada sistem distribusi 20kV adalah 20.000/100 V atau 20.000/110 V. Rangkaian PT tidak boleh dihubung singkat. Bila ada core sekunder yang tidak digunakan maka biarkan saja dalam kondisi open. Simbol PT : atau Right Protection for High Reliability Trafo Arus (CT) Inti / core CT dibedakan atas : 1. Core pengukuran : akurasi tinggi tapi cepat jenuh, digunakan untuk metering. Contoh : class 0,5 2. Core proteksi : akurasi kurang baik tapi lambat jenuh, digunakan untuk relai proteksi. Contoh : class 5P10 Simbol CT : V P1 P2 knee point Core proteksi atau s1 s2 Core pengukuran I Right Protection for High Reliability Trafo Arus (CT) Berdasarkan jumlah inti, CT terbagi : 1. Single-core : hanya memiliki 1 core (pengukuran atau proteksi saja), contoh 200/5 A, 200/1 A 2. Multi-core : memiliki core pengukuran dan proteksi dalam satu fisik CT, contoh 200/5-5 A P1 P2 P1 S1 S2 1S1 Single-core P2 1S2 2S1 2S2 Multi-core Right Protection for High Reliability Trafo Arus (CT) Berdasarkan jumlah tapping rasio, CT terbagi : 1. Single-ratio : hanya memiliki 1 rasio tertentu saja, contoh 200/5 A, 150/1 A 2. Multi-ratio : memiliki beberapa tapping rasio yang dapat dipilih dalam satu fisik CT, contoh 1000-500 / 5 A Tap primer P1 P2 C1 C2 S1 Tap sekunder C1 C2 S1-S2 = 500/5A S2 S1-S3 = 1000/5A Single-ratio Multi-ratio Right Protection for High Reliability Rangkaian CT 1S1 Core 1 A W kWh VAr kVArh 1S2 1S3 Tidak boleh di hubung singkat R 2S1 Core 2 2S2 OCR S T GFR 2S3 Right Protection for High Reliability Rangkaian CT 1S1 Core 1 A W VAr kWh kVArh 1S2 1S3 2S1 Core 2 2S2 Core yang tidak digunakan “Harus” di hubung singkat, tidak boleh open circuit..!!! 2S3 Right Protection for High Reliability Burden 1S1 Core 1 A W kWh VAr kVArh 1S2 1S3 R 2S1 Core 2 2S2 OCR S T GFR V 2S3 Pengujian Burden : Injeksikan arus ke rangkaian beban CT, ukur tegangan yang muncul. VA =Reliability VxI Right Protection for High Pemilihan CT Rasio CT yang digunakan agar sesuai dengan arus nominal supaya error pengukurannya kecil. Core CT harus digunakan sesuai peruntukannya (proteksi atau pengukuran). Untuk akurasi pengukuran, pilih class yang nominal error rendah, misal : class 0,2; 0,2S. Class CT proteksi harus lebih besar dari arus gangguan tertinggi, misal : CT 100/5, 5P10 akurat untuk jaringan dengan arus gangguan maksimum 1000 A (100A x 10). Nilai burden CT yang tertera pada nameplate harus lebih besar dari VA rangkaian yang membebaninya. Right Protection for High Reliability 5. Relai Proteksi Relai merupakan komponen utama yang memberikan perintah trip ke PMT untuk memutus arus gangguan. Pengecekan setting apakah sudah sesuai dengan perhitungan. Pengujian individu relai (karakteristik dan waktu kerja). Uji fungsi sistem proteksi. Right Protection for High Reliability 6. Power Meter Alat ukur arus, tegangan, daya, energi, dll. Pengecekan terminating, wiring dll. Pengujian polaritas dan akurasi pengukuran melalui injeksi arus / tegangan. Right Protection for High Reliability 7. Komponen Pendukung Catu daya, Auxilliary relay, wiring, timer, MCB, indikator, announciator, switch, push button atau asesoris lainnya. Pengecekan baterai, rectifier. Pengecekan/pengujian fungsi setiap peralatan pendukung / auxilliary. Pemeriksaan pengawatan/ terminating, dll. Right Protection for High Reliability TERIMA KASIH Right Protection for High Reliability