Uploaded by common.user152460

Hasil Biopsi Dermatologi

advertisement
Mohon izin menyampaikan hasil biopsi pasien atas nama:
1. Ny. SH /P/37 tahun/02219046/Dermatitis Herpetiformis DD Generalised Pustular
Psoriasis DD Subcorneal Pustular Dermatosis/Poli Dermatologi Umum Wanita
KU: kulit kering dengan plenting-plenting gatal berair
Biopsi dilakukan pada regio tungkai bawah kanan
A. Pada perbesaran lemah:
- Pada epidermis, sediaan menunjukkan jaringan kulit dengan ortokeratosis tipe
lamelar, parakeratosis fokal, hipergranulosis fokal, spongiosis ringan, tampak pula
akantosis reguler
- Pada papila dermis dijumpai dilatasi pembuluh darah. Dermis atas hingga bawah
dengan infiltrasi sel radang patchy dengan kepadatan sedang
Pada perbesaran sedang:
- Pada epidermis, sediaan menunjukkan jaringan kulit dengan ortokeratosis tipe
lamelar, parakeratosis fokal, hipergranulosis fokal, spongiosis ringan, tampak pula
akantosis reguler, eksositosis neutrofil dan limfosit, serta didapatkan pustule dan
"Munro microabscess" di stratum korneum.
- Pada papillary dermis dijumpai dilatasi pembuluh darah. Dermis atas hingga bawah
dengan infiltrasi sel radang patchy dengan kepadatan sedang, terdiri atas limfosit,
histiosit, neutrofil, dan eosinofil terutama pada perivaskular. Tidak didapatkan
tanda ganas.
Pada perbesaran kuat:
- Pada epidermis, sediaan menunjukkan jaringan kulit dengan ortokeratosis tipe
lamelar, parakeratosis fokal, hipergranulosis fokal, spongiosis ringan, tampak pula
akantosis reguler
- Tampak pula akantosis reguler, eksositosis neutrofil dan limfosit, serta didapatkan
pustule dan "Munro microabscess" di stratum korneum.
- Pada papillary dermis dijumpai dilatasi pembuluh darah. Dermis atas hingga bawah
dengan infiltrasi sel radang patchy dengan kepadatan sedang, terdiri atas limfosit,
histiosit, neutrofil, dan eosinofil terutama pada perivaskular. Tidak didapatkan
tanda ganas.
HLR:
:Sediaan menunjukkan jaringan kulit dengan orthokeratosis tipe lamelar,
parakeratosis, hipogranulosis fokal, spongiosis ringan, akantosis reguler,
eksositosis neutrofil dan limfosit, serta didapatkan pustule dan "Munro
microabscess" di stratum korneum. Pada papillary dermis dijumpai dilatasi
pembuluh darah. Dermis atas hingga bawah dengan infiltrasi sel radang
patchy dengan kepadatan sedang, terdiri atas limfosit, histiosit, neutrofil,
dan eosinofil terutama pada perivaskular. Tidak didapatkan tanda ganas.
Pada kesimpulan dari temuan histopatologi mendukung diagnosis pustular psoriasis
Melanjutkan hasil biopsi pasien atas nama:
2. Tn. IS/L/77 tahun/02238846/Prurigo Simplex DD Late Onset Atopic Dermatitis DD
Neurodermatitis/Poli Dermatologi Umum Pria
KU: Gatal hampir seluruh tubuh
Biopsi dilakukan di ekstremitas bawah kiri
Pada perbesaran lemah:
● Pada epidermis, sediaan menunjukkan jaringan kulit dengan ortokeratosis tersusun
basket wave dan lamelar, parakeratosis fokal, scale crust, spongiosis sedang, akantosis
iregular,
● Pada dermis atas tampak sembab dengan sebukan sel radang patchy dengan kepadatan
sedang,
Pada perbesaran sedang:
● Pada epidermis, sediaan menunjukkan jaringan kulit dengan ortokeratosis tersusun
basket wave dan lamelar, parakeratosis fokal, scale crust, spongiosis sedang, akantosis
iregular, dan eksositosis neutrofil dan limfosit.
● Pada dermis atas tampak sembab dengan sebukan sel radang patchy dengan kepadatan
sedang,
terdiri dari limfosit, neutrofil dan eosinofil terutama perivaskuler
Pada perbesaran kuat:
● Pada epidermis, sediaan menunjukkan jaringan kulit dengan ortokeratosis tersusun
basket wave dan lamelar, parakeratosis fokal, scale crust, spongiosis sedang, akantosis
iregular, dan eksositosis neutrofil dan limfosit.
● Pada dermis atas tampak sembab dengan sebukan sel radang patchy dengan kepadatan
sedang,
terdiri dari limfosit, neutrofil dan eosinofil terutama perivaskuler
● Tidak didapatkan tanda ganas.
HLR:
:Sediaan menunjukkan jaringan kulit dengan stratum korneum
tersusun basket wave dan lamelar, parakeratosis fokal, scale crust,
spongiosis sedang, akantosis iregular, dan eksositosis neutrofil dan
limfosit. Dermis atas sembab dengan sebukan sel radang patchy
dengan kepadatan sedang, terdiri dari limfosit, neutrofil dan eosinofil
terutama perivaskuler. Tidak didapatkan tanda ganas.
Kesimpulan:
Pada hasil biopsi jaringan kulitekstremitas bawah kiri mengarah pada Subacute
spongiotic dermatitis with eosinophil infiltration, consistent with Allergic contact
dermatitis DD. Atopic dermatitis
Melanjutkan CPC tambahan hasil biopsi pasien atas nama:
3. Tn. IS/L/77 tahun/02062243/CTCL DD Psoriasis Vulgaris/Poli Dermatologi Anak dan
Genodermatologi
KU:
Biopsi dilakukan pada regio
Pada perbesaran lemah:
● Pada epidermis, jaringan kulit dengan hiperkeratosis, parakeratosis fokal, hipergranulosis
dengan hipogranulosis fokal, eksositosis neutrofil hingga stratum korneum, sebagian
membentuk agregat (kesan microabses Munro), akantosis reguler
● Pada dermis tampak sebukan sel radang patchy dengan kepadatan sedang
Pada perbesaran sedang:
● Pada epidermis, Pada epidermis, jaringan kulit dengan hiperkeratosis, parakeratosis fokal,
hipergranulosis dengan hipogranulosis fokal, eksositosis neutrofil hingga stratum korneum,
sebagian membentuk agregat (kesan microabses Munro), akantosis reguler,
● Pada dermis tampak sebukan sel radang patchy dengan kepadatan sedang terdiri dari limfosit
matur tanpa atypia, neutrofil, histiosit dan eosinofil terutama perivaskuler.
Pada perbesaran kuat:
● Pada epidermis, jaringan kulit dengan hiperkeratosis, parakeratosis fokal, hipergranulosis
dengan hipogranulosis fokal, eksositosis neutrofil hingga stratum korneum, sebagian
membentuk agregat (kesan microabses Munro), akantosis reguler, penipisan supra papillary
plates dan vakuolisasi sel basal.
● Pada dermis tampak sebukan sel radang patchy dengan kepadatan sedang terdiri dari limfosit
matur tanpa atypia, neutrofil, histiosit dan eosinofil terutama perivaskuler. Didapatkan
dropping melanin. Tidak didapatkan bullae subcorneal maupun subepidermal. Tidak
didapatkan infiltrasi sel limfoid atipik. Tidak didapatkan reaksi interface dermatitis yang
dominan. Tidak didapatkan tanda ganas.
HLR:
Sediaan telah kami tinjau kembali. Sediaan menunjukkan jaringan kulit dengan hiperkeratosis,
parakeratosis fokal, hipergranulosis dengan hipogranulosis fokal, eksositosis neutrofil hingga stratum
korneum, sebagian membentuk agregat (kesan microabses Munro), akantosis reguler, penipisan supra
papillary plates dan vakuolisasi sel basal. Dermis dengan sebukan sel radang patchy dengan kepadatan
sedang terdiri dari limfosit matur tanpa atypia, neutrofil, histiosit dan eosinofil terutama perivaskuler.
Didapatkan dropping melanin. Tidak didapatkan bullae subcorneal maupun subepidermal. Tidak
didapatkan infiltrasi sel limfoid atipik. Tidak didapatkan reaksi interface dermatitis yang dominan.
Tidak didapatkan tanda ganas.
Pembacaan Imunohistokimia
Sediaan imunohistokimia menunjukkan:
- CD4: Terpulas positif pada sebagian limfosit T reaktif
- CD8: Terpulas positif pada sebagian limfosit T reaktif
- CD20: Terpulas positif pada sebagian limfosit B reaktif
- Ki67: Terpulas positif dengan intensitas kuat di inti pada 10% sel radang.
Tidak didapatkan klonalitas subtipe limfosit
Pada kesimpulan dari temuan histopatologi tidak sesuai untuk Cutaneous T Cell Lymphoma, lebih
sesuai untuk psoriasis vulgaris.
Download