BANGUNAN PENGAMBILAN RANI ULPA 2211410012 Latar Belakang Air merupakan sumber daya alam yang sangat penting bagi kehidupan manusia, baik untuk kebutuhan rumah tangga, pertanian, industri, maupun energi. Agar pemanfaatan air dapat dilakukan secara optimal dan terkendali, diperlukan suatu bangunan yang berfungsi untuk mengambil air dari sumbernya. Bangunan inilah yang disebut sebagai bangunan pengambilan. Pengertian Bangunan Pengambilan Bangunan pengambilan adalah bangunan air yang berfungsi untuk mengambil air dari sumber air seperti sungai, waduk, danau, atau saluran, kemudian menyalurkannya ke sistem pemanfaatan seperti jaringan irigasi, penyediaan air bersih, atau keperluan lainnya. Bangunan ini dirancang agar pengambilan air dapat berlangsung secara aman, teratur, dan berkelanjutan. Tujuan Pembangunan Bangunan Pengambilan Tujuan utama pembangunan bangunan pengambilan antara lain: • • • • • Menjamin ketersediaan air sesuai dengan kebutuhan Mengatur jumlah (debit) air yang diambil Menjaga kontinuitas aliran air Mendukung efisiensi pengelolaan sumber daya aiR Mengurangi kehilangan air dan kerusakan saluran Fungsi Bangunan Pengambilan Fungsi dari bangunan pengambilan meliputi: • Mengambil air dari sumber air • Mengontrol dan mengatur debit air yang masuk • Menyaring sampah, lumpur, dan benda asing • Melindungi saluran irigasi atau sistem distribusi air • Menjaga stabilitas aliran air Jenis Bangunan Pengambilan Berdasarkan kondisi sumber air dan sistem pengambilannya, bangunan pengambilan dibedakan menjadi beberapa jenis. Perbedaan ini dipengaruhi oleh tinggi muka air, debit air, dan tujuan pemanfaatannya.Jenis-jenis bangunan pengambilan: • Bangunan pengambilan bebas • Bangunan pengambilan dengan bendung • Bangunan pengambilan dari waduk • Bangunan pengambilan dari danau Prinsip Kerja Bangunan Pengambilan Bangunan pengambilan bekerja dengan cara mengalirkan air dari sumber air melalui pintu pengambilan yang dapat diatur. Sebelum masuk ke saluran pembawa, air akan melewati saringan sampah untuk mencegah masuknya material asing. Debit air yang masuk disesuaikan dengan kebutuhan agar sistem distribusi berjalan efektif. Contoh Pemanfaatan Bangunan Pengambilan Bangunan pengambilan banyak dimanfaatkan dalam berbagai bidang, antara lain: • Sistem irigasi pertanian • Penyediaan air bersih • Kegiatan industri • Pembangkit listrik tenaga air (PLTA) KESIMPULAN Bangunan pengambilan merupakan bagian penting dalam sistem pengelolaan sumber daya air. Dengan perencanaan, pembangunan, dan pemeliharaan yang baik, bangunan pengambilan dapat menjamin ketersediaan air secara efektif, efisien, dan berkelanjutan.