No Nama Pengarang 1. Elynda Febri Maharani, Ida Nur Imamah 2. Nafa Rabiatun Putri, Prastiwi Judul/Tahun 2024 Negara Tujuan Penelitian Desain Dan Metode Penelitian Variabel Penelitian Temuan/Hasil Implikasi Penelitian ini menggunakan analisis korelasi dengan pendekatan cross-sectional. Teknik pengambilan sampel yang diterapkan adalah purposive sampling, dengan total sampel sebanyak 76 responden. Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei 2024 di Universitas ‘Aisyiyah Surakarta. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner, yang terdiri dari Taylor Manifest Anxiety Scale (TMAS) untuk mengukur tingkat kecemasan dan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) untuk menilai kualitas tidur. Analisis univariat dalam penelitian ini mencakup variabel usia dan jenis kelamin, sementara analisis bivariat berfokus pada hubungan antara tingkat kecemasan dan kualitas tidur para mahasiswa kesehatan tingkat akhir dalam menyusun tugas akhir, yang dilakukan dengan uji Chi-Square. Variabel X: Tingkat Kecemasan Sebagian besar mahasiswa kesehatan tingkat akhir di Universitas 'Aisyiyah Surakarta mengalami kecemasan. Selain itu, kualitas tidur mereka dapat dikategorikan sebagai sedang. Penelitian menunjukkan adanya korelasi yang signifikan antara tingkat kecemasan dan kualitas tidur di kalangan mahasiswa kesehatan tingkat akhir di universitas ini. Indonesia Tujuan: Untuk Penelitian ini menggunakan mengetahui deskriptif korelasi dengan Variabel X: Kecemasan disebutkan bahwa dari 2 responden (2,6%) yang tidak mengalami kecemasan, 1 responden (1%) memiliki kualitas tidur baik, sementara 1 responden (1%) lainnya memiliki kualitas tidur sedang. Sedangkan 74 responden (97,4%) cemas dengan kualitas tidur ringan sebanyak 3 responden (3,9%), 63 responden (82,9%) dengan kualitas tidur sedang dan 9 responden (11,9%) dengan kualitas tidur buruk. Hasil analisis dan pengolahan data dengan uji Chi-Square diperoleh p-value (0,000) < ɑ = (0,05) sehingga H0 ditolak dan Ha diterima yang artinya terdapat korelasi atau ada hubungan tingkat kecemasan dan kualitas tidur mahasiswa kesehatan tingkat akhir Universitas ‘Aisyiyah Surakarta, dengan koefisien korelasi adalah sebesar 0,047. dapat diketahui mahasiswa tahun Indonesia Tujuan penelitian ini HUBUNGAN adalah untuk TINGKAT memahami KECEMASAN hubungan DENGAN antara tingkat KUALITAS kecemasan TIDUR dan kualitas MAHASISWA tidur di KESEHATAN kalangan TINGKAT AKHIR mahasiswa UNIVERSITAS kesehatan AISYIYAH tingkat akhir SURAKARTA di Universitas 'Aisyiyah Surakarta. 2024 Variabel Y: Kualitas Tidur Mahasiswa Berdasarkan hasil penelitian Saran Bagi penelitian Selanjutnya Simpulan dan Saran: Terdapat Puji Rahayu, Mamnuah HUBUNGAN KECEMASAN DENGAN KUALITAS TIDUR MAHASISWA TAHUN PERTAMA DI UNIVERSITAS ‘AISYIYAH YOGYAKARTA. hubungan kecemasan dengan kualitas tidur pada mahasiswa tahun pertama di Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta. pendekatan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa tahun pertama jurusan S1 Keperawatan Reguler 2023 Kelas A,B, dan C sebanyak 228 mahasiswa Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta. Teknik pengambilan sampel dengan purposive sampling yang berjumlah 145 responden. Instrumen pengambilan data mengenai kecemasan menggunakan kuesioner Kecemasan Mahasiswa Baru, sedangkan kualitas tidur menggunakan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Analisa data yang dilakukan menggunakan uji Kendall Tau. Variabel Y: Kualitas Tidur Mahasiswa pertama memiliki Tingkat kecemasan normal sebagian besar memiliki kualitas tidur baik sebanyak 21 mahasiswa (14,5%), mahasiswa yang memiliki kecemasan normal dengan kualitas tidur buruk sebanyak 2 mahasiswa (1,4%), mahasiswa yang memiliki kecemasan sedang dengan kualitas tidur baik sebanyak 23 mahasiswa (15,9%), mahasiswa yang memiliki kecemasan sedang dengan kualitas tidur baik sebanyak 1 mahasiswa (0,7%), mahasiswa yang memiliki kecemasan sedang dengan kualitas tidur buruk sebanyak 12 mahasiswa (8,3%), mahasiswa yang memiliki kecemasan berat dengan kualitas tidur baik sebanyak 4 mahasiswa (2,8%), mahasiswa yang memiliki kecemasan berat dengan kualitas tidur buruk sebanyak 81 mahasiswa (55,9%), mahasiswa yang memiliki kategori panik dengan kualitas tidur buruk sebanyak 1 mahasiswa mengenai hubungan antara kecemasan dan kualitas tidur di Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta, dapat disimpulkan bahwa mahasiswa tahun pertama di universitas tersebut mengalami tingkat kecemasan yang tinggi. Selain itu, mereka juga memiliki kualitas tidur yang buruk. Penelitian ini menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara kecemasan dan kualitas tidur di kalangan mahasiswa tahun pertama di Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta. hubungan kecemasan dengan kualitas tidur pada mahasiswa tahun pertama di Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta. Oleh sebab itu disarankan bagi mahasiswa tahun pertama agar dapat mengatasi gangguan kecemasannya dan mengatur pola tidur yang baik agar tidak terjadi gangguan tidur sehingga akan menyebabkan menurunkan akademik mahasiswa. 3. Karisma Tanan, Linda Hotmaida, Neti Sitorus 2024 HUBUNGAN TINGKAT KECEMASAN DENGAN KUALITAS TIDUR PADA MAHASISWA INSTITUT KESEHATAN IMMANUEL Indonesia Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan tingkat kecemasan dengan kualitas tidur pada mahasiswa institut kesehatan immanuel. Jenis penelitian ini deskriptif korelasional dengan pendekatan cross sectional untuk memperoleh gambaran hubungan tingkat kecemasan dengan kualitas tidur. Populasi penelitian adalah seluruh mahasiswa Institut Kesehatan Immanuel yang berjumlah 825 mahasiswa. Tehnik pengambilan sample menggunakan proportional random sampling untuk menentukan besarnya sampel pada setiap mahasiswa tiap program studi. Jumlah sample 89 orang diambil secara acak. Variabel X: Tingkat Kecemasan Variabel Y: Kualitas Tidur Pada Mahasiswa (0,7%). Hasil penelitian yaitu terdapat hubungan kecemasan dengan kualitas tidur mahasiswa tahun pertama di Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta dengan nilai sigifikan sebesar (p-value 0,000 < 0,005). Nilai korelasi koefisien 0,757 memiliki hubungan yang kuat dan ada hubungan yang signifikan antara kecemasan dengan kualitas tidur. Hasil penelitian menunjukkan terdapat responden yang tidak mengalami cemas tetapi kualitas tidurnya buruk (47,3%), responden yang mengalami cemas ringan, kualitas tidurnya pada kategori buruk (36,7%), demikian juga responden yang mengalami cemas sedang, kualitas tidurnya juga pada kategori buruk (75%). Hasil uji Chi-Square didapatkan nilai p < 0,004 artinya terdapat hubungan antara tingkat kecemasan dengan kualitas tidur. Hampir setengah dari responden, yaitu 44,9%, mengalami tingkat kecemasan yang sedang. Selain itu, sebagian besar responden, sekitar 56,1%, melaporkan kualitas tidur yang buruk. Penelitian ini menunjukkan adanya hubungan antara tingkat kecemasan dan kualitas tidur, yang dibuktikan dengan nilai p. Berdasarkan hasil penelitian, beberapa rekomendasi dapat diberikan untuk mahasiswa dalam mengatasi kecamasan yang dialami agar kualitas tidur dapat meningkat yaitu melakukan teknik relaksasi, latihan tarik nafas dalam, mendengarkan musik yang dapat membuat tubuh dan pikiran menjadi lebih tenang. 4. Dwi Purna Wijaya, Suaib, Rio Dwijayanto 2024 HUBUNGAN TINGKAT KECEMASAN DENGAN KUALITAS TIDUR MAHASISWA PROFESI NERS MENJELANG UJIAN OSCE Pengumpulan data menggunakan kuesioner dalam bentuk google form yang disebarkan melalui grup WhatsApp. Instrumen yang digunakan kuesioner Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) dan kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Data di analisis menggunakan distribusi frekuensi dan Chi Square. Ijin etik penelitian dari KEPK Institut Kesehatan Immanuel No.143/KEPK/IKI/VII/2023 . Indonesia Tujuan Metode yang digunakan penelitian ini dalam penelitian ini adalah adalah untuk kuantitatif yang menganalisis menggunakan desain hubungan observasional analitik tingkat dengan pendekatan Crosskecemasan Sectional. Populasi pada dengan penelitian ini kualitas tidur berjumlah 59 mahasiswa mahasiswa profesi ners, Teknik profesi ners pengambilan sampel dalam angkatan 12 penelitian ini menjelang menggunakan teknik total ujian OSCE di sampling, yakni di mana Universitas seluruh populasi diambil Widya sebagai sampel. Nusantara. Penelitian ini dilakukan dengan membagikan kuisioner secara offline kepada responden yaitu mahasiswa profesi ners angkatan 12 menjelang Variabel X: Tingkat Kecemasan Variabel Y: Kualitas Tidur Mahasiswa Hasil penelitian dari 59 responden didapatkan bahwa responden yang mengalami kecemasan tinggi dengan kualitas tidur yang buruk sebanyak 25 responden (42,4%). Dapat disimpulkan bahwa Ada hubungan tingkat kecemasan dengan kualitas tidur mahasiswa profesi ners angkatan 12 menjelang ujian OSCE di Universitas Widya Nusantara dengan nilai p=0,021. Berdasarkan hasil penelitian mengenai hubungan antara tingkat kecemasan dan kualitas tidur mahasiswa profesi ners angkatan 12 menjelang ujian OSCE di Universitas Widya Nusantara, disimpulkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara keduanya. Saran untuk mahasiswa profesi ners dapat melakukan teknik relaksasi dan distraksi berupa tarik napas dalam atau mendengarkan musik yang bisa membuat tenang dan nyaman. 5. Winda Lestari, Ernawati Hamidah, Hadi Abdillah 2024 Indonesia Tujuan Penelitian: Hubungan Tingkat untuk Kecemasan dengan mengetahui Kualitas Tidur hubungan dalam Menyusun tingkat Skripsi pada kecemasan Mahasiswa Tingkat dengan Akhir Prodi kualitas tidur Sarjana dalam Keperawatan menyusun Universitas skripsi Muhammadiyah mahasiswa Sukabumi tingkat akhir prodi sarjana keperawatan Universitas Muhammadiy ah Sukabumi. ujian (OSCE) di Universitas Widya Nusantara, dimana peneliti menjelaskan cara mengisi kusioner, kemudian membagikan kuisioner tersebut. Setelah itu data dari kuesioner tersebut di input ke master tabel dan diolah menggunakan spss. Analisis data menggunakan uji Person Chi Square, penelitian ini telah memenuhi etik penelitian kesehatan di Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif korelasional dengan jenis pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah Mahasiswa Tingkat Akhir Prodi Sarjana Keperawatan Universitas Muhammadiyah Sukabumi sebanyak 55 Mahasiswa, cara pengambilan sampel yang akan digunakan pada penelitian ini menggunakan Teknik Total Sampling. Instrumen yang dilakukan dalam penelitian ini menggunkan kuesioner, yaitu kuesioner kecemasan Zung – Self Rating Anxiety Scale (Z-SRAS) dan kuesioner kualitas tidur yaitu Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Analisa data yang dilakukan secara univariat menggunakan spss dan analisa bivariat menggunakan uji Chi Variabel X: Tingkat Kecemasan Variabel Y: Kualitas Tidur dalam Menyusu Skripsi pada Mahasiswa Tingkat Akhir menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki kecemasan ringan dan kualitas tidur baik yaitu sebanyak 22 orang (65,5%) dan sebagian kecil responden memiliki kecemasan ringan dan kualitas tidur buruk yaitu sebanyak 6 orang (21,4%). Sementara itu, sebagian besar responden memiliki kecemasan sedang dan kualitas tidur baik yaitu sebanyak 10 orang (76,9%) dan sebagian kecil responden memiliki kecemasan sedang Hasil Berdasarkan hasil uji statistik Chi Square menunjukkan p-value Terdapat hubungan tingkat kecemasan dengan kualitas tidur dalam menyusun skripsi pada mahasiswa tingkat akhir Prodi Sarjana Keperawatan Universitas Muhammadiyah Sukabumi. Bagi Institusi Pendidikan Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan masukan yang bernilai serta menambah wawasan bagi mahasiswa tingkat akhir. Dengan demikian, institusi pendidikan dapat lebih memotivasi mahasiswa untuk menyelesaikan tugas akhir sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. Bagi Mahasiswa Para mahasiswa diharapkan dapat memperoleh pengalaman berharga melalui informasi mengenai tingkat Square sebesar 0,010 (p-value < 0,05). kecemasan dan kualitas tidur. Pemahaman ini penting untuk membantu mereka dalam menghadapi proses penyelesaian tugas akhir. Bagi Peneliti Selanjutnya Kami berharap penelitian ini akan menjadi sumber informasi dan data tambahan yang bermanfaat untuk penelitianpenelitian selanjutnya. Peneliti berikutnya diharapkan dapat menggali lebih dalam mengenai hubungan antara tingkat kecemasan dan kualitas tidur mahasiswa tingkat akhir dalam pembuatan skripsi. Selain itu, diharapkan peneliti selanjutnya dapat mengidentifikasi penyebab kecemasan mahasiswa dalam menyelesaikan tugas akhir, faktor-faktor yang mempengaruhi 6. Muhammad Ichsan Khoironi, Sigit Yulianto, Atiek Murharyati3) 2023 Indonesia Penelitian ini bertujuan HUBUNGAN untuk TINGKAT mengetahui KECEMASAN hubungan DENGAN tingkat KUALITAS kecemasan TIDUR dengan DALAM kualitas tidur MENYUSUN dalam SKRIPSI PADA menyusun MAHASISWA skripsi pada TINGKAT AKHIR mahasiswa PRODI SARJANA tingkat akhir KEPERAWATAN prodi sarjana UNIVERSITAS keperawatan KUSUMA Universitas HUSADA Kusuma SURAKARTA Husada Surakarta. Metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian ini sebanyak 75 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan probability sampling dengan metode Proportionate stratified random sampling, kemudian dianalisis menggunakan software IBM SPSS (Software Product and Science Solution). Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni hingga awal Juli tahun 2023 di Universitas Kusuma Husada Surakarta. Instrumen penelitian ini adalah kuesioner, meliputi kuesioner Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) untuk mengukur tingkat kecemasan dan kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) untuk mengukur kualitas tidur, serta analisis univariat dan bivariat. Analisis univariat deskriptif statistik Variabel X: Tingkat Kecemasan Variabel Y: Kualitas Tidur dalam Menyusun Sripsi pada Mahasiswa diketahui bahwa karakteristik responden berdasarkan tingkat kecemasan mayoritas memiliki tingkat cemas sedang dengan rentan skor 21-27 sebanyak 20 responden (26,7 %). Dan diketahui bahwa karakteristik responden berdasarkan kualitas tidur responden menunjukkan mayoritas responden memiliki kualitas tidur dalam kategori buruk dengan rentang skor > 5 sebanyak 48 responden (64,0 %). penelitian ini yaitu tingkat kecemasan yang dialami oleh mahasiswa yang menyusun skripsi memiliki hubungan dengan kualitas tidur yang dimiliki, sehingga tingkat kecemasan hendaknya diatasi dengan baik agar mendapatkan kualitas tidur yang baik dan mengurangi kendala-kendala yang muncul selama penyusunan skripsi. kecemasan dan kualitas tidur, serta mempersempit ruang lingkup penelitian, misalnya pada mahasiswa program studi sarjana keperawatan dan bidang terkait lainnya. Bagi institusi, penelitian ini dapat menjadi tambahan referensi penting dalam bidang keperawatan, khususnya mengenai hubungan antara tingkat kecemasan dan kualitas tidur. Hal ini akan membantu dalam menentukan intervensi yang tepat untuk mengurangi kecemasan dan meningkatkan kualitas tidur, yang pada akhirnya berdampak positif pada proses penyusunan skripsi yang memuaskan. Bagi peneliti lain, hasil penelitian ini dari penelitian ini meliputi usia dan jenis kelamin, sedangkan analisis bivariat dilakukan untuk mengetahui hubungan antara tingkat kecemasan dengan kualitas tidur dalam menyusun skripsi pada mahasiswa tingkat akhir prodi sarjana keperawatan Universitas Kusuma Husada Surakarta menggunakan uji rank correlation test (Spearman). dapat dijadikan referensi dan masukan untuk kajian selanjutnya mengenai kecemasan dan kualitas tidur mahasiswa saat menyusun skripsi di program sarjana keperawatan Universitas Kusuma Husada. Penting juga untuk memperhatikan waktu dalam pengambilan data serta meminimalisir faktor-faktor yang dapat mempengaruhi hasil penelitian, seperti ketepatan responden dan kestabilan koneksi internet saat pengisian kuesioner. Bagi mahasiswa, penelitian ini memberikan informasi berharga mengenai tingkat kecemasan dan kualitas tidur mereka selama proses pengerjaan skripsi. Dengan demikian, hasil penelitian ini dapat menjadi acuan bagi mahasiswa untuk menentukan intervensi yang tepat dalam mengatasi kecemasan dan meningkatkan kualitas tidur, agar proses penyusunan skripsi tidak terganggu. 7. Ni Made Aninda Febriyanti, Putu Asih Primatanti, Ni Luh Putu Eka Kartika Sari 2023 HUBUNGAN TINGKAT KECEMASAN DENGAN KUALITAS TIDUR PADA MAHASISWA TAHAP PREKLINIK DALAM MENGHADAPI UJIAN BLOK DI FAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS WARMADEWA Indonesia Tujuan guna melaksanakan analisis relasi tingkatan kecemasan terhadap kualitas tidur bagi mahasiswa tahap preklinik dalam menghadapi ujian blok di Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Warmadewa Metode yang digunakan dalam riset berikut mempergunakan rancangan studi analitik yang berpendekatan cross sectional. Teknik mengambil sampel mempergunakan proportional random sampling. Responden penelitian ini berjumlah 227 sampel mahasiswa kedokteran. Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) dan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) digunakan sebagai instrument riset berikut. Teknik menganalisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji Rank Spearman. Variabel X: Tingkat Kecemasan Variabel Y: Kualitas Tidur Pada Mahaiswa Berdasarkan hasil analisis diketahui bahwa dari 227 responden terdapat 146 responden (64,3%) tidak ada kecemasan, 44 responden (19,4%) kecemasan ringan, 19 responden (9,3%) kecemasan sedang, serta 14 responden (6,2%) kecemasan berat. Respondennya yang berkualitas tidur baik sebanyak 67 responden (29,5%) serta kualitas tidur buruk sebanyak 160 responden (70,5%). Hasil menganalisis pengujian rank spearman menandakan nilainya p = 0,006 yang bermakna p<0,05. Berdasarkan riset berikut didapatkan hasil kesimpulan yakni ada hubungannya tingkatan kecemasan kepada kualitas tidur bagi mahasiswa tahap pre-klinik dalam menghadapi ujian blok di Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Warmadewa yang dilihat berdasarkan nilai p-value pengujian korelasi Rank Spearman penelitian ini adalah 0,006 bernilai korelasinya 0,181 yang 8. Ariska Putri Hidayathillah, Denis Farida, Priska Arlinda Permata Putri 2023 Indonesia Penelitian ini bertujuan HUBUNGAN Untuk TINGKAT mengetahui KECEMASAN hubungan DENGAN tingkat KUALITAS kecemasan TIDUR SELAMA dengan PEMBELAJARAN kualitas tidur ONLINE PADA selama MAHASISWA pembelajaran FAKULTAS online pada KESEHATAN mahasiswa IKBIS fakultas SURABAYA kesehatan ikbis surabaya Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Desain penelitian ini adalah analitik dengan pendekatan cross sectional dengan menyebarkan kuesioner. Lokasi penelitian ini dilakukan pada mahasiswa Fakultas Kesehatan di Institut Kesehatan dan Bisnis Surabaya dilakukan selama 2 minggu. Variabel independent yaitu tingkat kecemasan dan variabel dependen yaitu kualitas tidur. Sampel pada penelitian ini adalah mahasiswa Fakultas Kesehatan yang terdiri dari S1 Ilmu Gizi, S1 Ilmu Keperawatan, dan D3 Kebidanan sebanyak 254 mahasiswa. Teknik pengambilan sampling yang digunakan adalah probability sampling dengan jenis simple random sampling. Teknik random sampling merupakan pengambilan sampel dari populasi yang dilakukan secar acak tanpa memperlihatkan strata yang ada dalam populasi tersebut. Variabel X: Tingkat Kecemasan Variabel Y: Kualitas Tidur Selama Pembelajaran Online Pada Mahasiswa menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara tingkat kecemasan dengan kualitas tidur. menunjukkan sebanyak Berdasarkan hasil 234 responden (92,1%) penelitian yang yang mengalami telah dilakukan, tingkat kecemasan peneliti panik dengan kualitas menyimpulkan tidur yang buruk sebagai berikut: sebanyak 234 Mayoritas responden (92,1%), mahasiswa sebakyak 20 responden Fakultas (7,9%) mengalami Kesehatan IKBIS tingkat kecemasan Surabaya berat dengan kualitas menunjukkan tidur yang baik tingkat sebanyak 17 responden kecemasan panik (6,7%) dan sebanyak 3 yang lebih tinggi responden (1,20%) dibandingkan mengalami kualitas dengan tingkat tidur yanag buruk. kecemasan Hasil penelitian dari ringan, sedang, tingkat kecemasan dan berat. Selain dengan kualitas tidur itu, banyak bedasarkan Uji mahasiswa juga Spearman Rank mengalami didapatkan nilai ρ = kualitas tidur 0,000, karena nilai ρ = yang buruk jika 0,000 <0,05, maka dibandingkan disimpulkan bahwa dengan mereka terdapat hubungan yang memiliki yang kuat antara kualitas tidur tingkat kecemasan yang baik. dengan kualitas tidur Penelitian ini juga selama pembelajaran menemukan online pada mahasiswa adanya hubungan Fakultas antara tingkat Kesehatan di Institut kecemasan dan Kesehatan dan Bisnis kualitas tidur Surabaya. selama proses Analisis data menggunakan uji Spearman Rank Test. Penelitian ini telah diajukan uji layak etik dan dinyatakan layak dilakukan penelitian. 9. Nopianti Sari Fatonah, Tita Barriah Siddiq, Caecielia Makaginsar 2023 PENGARUH TINGKAT KECEMASAN TERHADAP KUALITAS TIDUR PADA MAHASISWA YANG SEDANG MENYUSUN SKRIPSI 10. Muhammad 2023 Syukri Al Amiin, Fahrun HUBUNGAN Nur Rosyid KECEMASAN DENGAN Indonesia Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kecemasan terhadap kualitas tidur pada mahasiswa FK Unisba yang sedang menyusun skripsi di masa pandemi COVID-19 tahun akademik 2021/2022. Penelitian ini menggunakan metode penelitian observasional analitik dengan desain cross sectional. Subyek penelitian berjumlah 134 mahasiswa yang dipilih dengan teknik simple random sampling yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Pengumpulan data diambil dengan menggunakan kuesioner Taylor Manifest Anxiety Scale untuk menilai tingkat kecemasan dan Pittsburgh Sleep Quality Index untuk menilai kualitas tidur. Variabel X: Tingkat Kecemasan Indonesia Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan metode penelitian kuantitatif. Responden merupakan mahasiswa Variabel X: Kecemasan Variabel Y: Kualitas Tidur Pada Mahasiswa Yang Sedang Menyusun Skripsi Variabel Y: Kualitas Tidur Hasil penelitian menunjukkan mayoritas tingkat kecemasan pada kategori ringan sebanyak 49 responden (36,57%), dengan 44 orang (32,84%) mengalami kualitas tidur yang buruk. Hasil analisis memberikan nilai p sebesar 0,003 yang menunjukkan bahwa tingkat kecemasan yang dialami mahasiswa berpengaruh pada kualitas tidur. Kualitas tidur buruk diakibatkan mahasiswa yang sedang menyusun skripsi mengalami berbagai kendala akibat penyusunan secara daring yang dapat memicu kecemasan, sehingga mahasiswa tidak mendapatkan ketenangan untuk tertidur. Di analisis menggunakan uji chi-square dengan nilai pemaknaan <0.05. Hasil penelitiaan pembelajaran online di kalangan mahasiswa Fakultas Kesehatan IKBIS Surabaya. Terdapat pengaruh kecemasan terhadap kualitas tidur pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Islam Bandung yang sedang menyusun skripsi di masa pandemi COVID-19 tahun akademik 2021/2022. Sebagian besar mahasiswa mengalami kecemasan ringan dan kualitas tidur Saran pada penelitian ini untuk penelitian selanjutnya kuesioner yang digunakan untuk kecemasan dapat menggunakan kuesioner Zung Self-Rating Anxiety Scale (ZSAS) dengan jumlah 20 soal sehingga tidak terlalu melelahkan bagi responden ketika mengisinya. Beberapa faktor yang menjadi penyebab terjadinya kecemasan dan KUALITAS TIDUR MAHASISWA KEPERAWATAN UMS TAHUN 2022 DALAM MENGHADAPI UJIAN OBJECTIVE STRUCTURED CLINICAL EXAMINATION (OSCE) kecemasan dan kualitas tidur mahasiswa dalam menghadapi ujian OSCE serta mengetahui hubungannya. keperawatan FIK UMS tahun 2022 dari semester 17 yang telah melaksanakan ujian OSCA. Jumlah sampel terdiri dari 257 mahasiswa. Pemilihan sampel menggunakan teknik simple random sampling atau sampel acak. Pengumpulan data menggunakan metode kuisioner dengan instrumen penelitiannya meliputi Hamilton Rating Scale for Anxiety atau HaRS-A sebagai alat ukur kecemasan. HaRS-A memenuhi kriteria reliabel pada rentang 0.529 sampai 0.727 dan uji validitas dengan hasil 0.756 (Ramdan, 2019). Kemudian kuisioner Pittsburgh Sleep Quality Index atau PSQI digunakan sebagai alat ukur kualitas tidur Uji konsistensi internal Cronbach’s Alpha = 0.79, validitas isi 0.89, validitas konstruksi menunjukkan korelasi komponen dengan skor global PSQI yang baik, known group validity bermakna (p <0.001). (Alim, 2015). Data yang telah di dapatkan di analisis menggunakan uji chi-square dengan nilai pemaknaan <0.05. Responden yang berpartisipasi dalam penelitian ini sudah mendapatkan penjelasan mengenai tujuan Mahasiswa Keperawatan Ums Tahun 2022 Dalam Menghadapi Ujian Objective Structured Clinical Examination (Osce) sebagian besar mahasiswa mengalami kecemasan ringan yaitu sebanyak 184 (71.6%), kecemasan sedang sebanyak 48 (18.7%), kecemasan berat sebanyak 25 (9.7%) mahasiswa. Sebagian besar Mahasiswa memiliki kualitas tidur yang baik yaitu sebanyak 75 (29.2%) mahasiswa, kemudian pada kualitas tidur buruk sebanyak 182 (70.8%) mahasiswa. Hasil dari uji chi-square menunjukkan kecemasan memiliki hubungan secara signifikan dengan kualitas tidur pada mahasiswa (p=0.043). yang buruk ketika menjalani ujian OSCA. Terdapat hubungan yang signifikan antara kecemasan dengan kualitas tidur. kualitas tidur belum di ketahui. Penelitian ini hanya meneliti hubungan antara kecemasan dan 11 kualitas tidur, sehingga perlu di lakukan penelitian lanjutan untuk mengetahui penyebab dan faktor-faktor lain yang mempengaruhi kecemasan dan kualitas tidur sehingga dapat di kembangkan dalam penelitian selanjutnya. Selain itu, penggunaan stratified sampling lebih tepat apabila di gunakan pada mahasiswa yang memiliki perbedaan pengalaman dalam melaksanakan ujian OSCA sesuai dengan semester yang sedang di tempuh. dan manfaat penelitian. Selama penelitian responden di berikan kekuasaan penuh dalam memilih untuk berpartisipasi atau tidak dalam peneilitian ini. Ethical clearance untuk penelitian ini telah diperoleh dari Komisi Etik Penelitian Kesehatan RSUD Dr. Moewardi dengan nomor 1.417/XI/HREC/2022.