Uploaded by common.user151939

Hubungan Kecemasan & Kualitas Tidur Mahasiswa

advertisement
No
Nama
Pengarang
1.
Elynda Febri
Maharani, Ida
Nur Imamah
2.
Nafa Rabiatun
Putri, Prastiwi
Judul/Tahun
2024
Negara
Tujuan
Penelitian
Desain Dan Metode
Penelitian
Variabel
Penelitian
Temuan/Hasil
Implikasi
Penelitian ini menggunakan
analisis korelasi dengan
pendekatan cross-sectional.
Teknik pengambilan sampel
yang diterapkan adalah
purposive sampling, dengan
total sampel sebanyak 76
responden. Penelitian
dilaksanakan pada bulan
Mei 2024 di Universitas
‘Aisyiyah Surakarta.
Instrumen yang digunakan
dalam penelitian ini adalah
kuesioner, yang terdiri dari
Taylor Manifest Anxiety
Scale (TMAS) untuk
mengukur tingkat
kecemasan dan Pittsburgh
Sleep Quality Index (PSQI)
untuk menilai kualitas tidur.
Analisis univariat dalam
penelitian ini mencakup
variabel usia dan jenis
kelamin, sementara analisis
bivariat berfokus pada
hubungan antara tingkat
kecemasan dan kualitas
tidur para mahasiswa
kesehatan tingkat akhir
dalam menyusun tugas
akhir, yang dilakukan
dengan uji Chi-Square.
Variabel X:
Tingkat
Kecemasan
Sebagian besar
mahasiswa
kesehatan tingkat
akhir di
Universitas
'Aisyiyah
Surakarta
mengalami
kecemasan.
Selain itu,
kualitas tidur
mereka dapat
dikategorikan
sebagai sedang.
Penelitian
menunjukkan
adanya korelasi
yang signifikan
antara tingkat
kecemasan dan
kualitas tidur di
kalangan
mahasiswa
kesehatan tingkat
akhir di
universitas ini.
Indonesia Tujuan: Untuk Penelitian ini menggunakan
mengetahui
deskriptif korelasi dengan
Variabel X:
Kecemasan
disebutkan bahwa dari
2 responden (2,6%)
yang tidak mengalami
kecemasan, 1
responden (1%)
memiliki kualitas tidur
baik, sementara 1
responden (1%)
lainnya memiliki
kualitas tidur sedang.
Sedangkan 74
responden (97,4%)
cemas dengan kualitas
tidur ringan sebanyak 3
responden (3,9%), 63
responden (82,9%)
dengan kualitas tidur
sedang dan 9
responden
(11,9%) dengan
kualitas tidur buruk.
Hasil analisis dan
pengolahan data
dengan uji Chi-Square
diperoleh p-value
(0,000) < ɑ = (0,05)
sehingga H0 ditolak
dan Ha diterima yang
artinya terdapat
korelasi atau ada
hubungan tingkat
kecemasan dan
kualitas tidur
mahasiswa kesehatan
tingkat akhir
Universitas ‘Aisyiyah
Surakarta, dengan
koefisien korelasi
adalah sebesar 0,047.
dapat diketahui
mahasiswa tahun
Indonesia Tujuan
penelitian ini
HUBUNGAN
adalah untuk
TINGKAT
memahami
KECEMASAN
hubungan
DENGAN
antara tingkat
KUALITAS
kecemasan
TIDUR
dan kualitas
MAHASISWA
tidur di
KESEHATAN
kalangan
TINGKAT AKHIR
mahasiswa
UNIVERSITAS
kesehatan
AISYIYAH
tingkat akhir
SURAKARTA
di Universitas
'Aisyiyah
Surakarta.
2024
Variabel Y:
Kualitas Tidur
Mahasiswa
Berdasarkan hasil
penelitian
Saran Bagi
penelitian
Selanjutnya
Simpulan dan
Saran: Terdapat
Puji Rahayu,
Mamnuah
HUBUNGAN
KECEMASAN
DENGAN
KUALITAS
TIDUR
MAHASISWA
TAHUN
PERTAMA DI
UNIVERSITAS
‘AISYIYAH
YOGYAKARTA.
hubungan
kecemasan
dengan
kualitas tidur
pada
mahasiswa
tahun pertama
di Universitas
‘Aisyiyah
Yogyakarta.
pendekatan Cross Sectional.
Populasi
dalam penelitian ini adalah
mahasiswa tahun pertama
jurusan S1 Keperawatan
Reguler 2023 Kelas A,B,
dan C sebanyak 228
mahasiswa Universitas
‘Aisyiyah Yogyakarta.
Teknik pengambilan sampel
dengan
purposive sampling yang
berjumlah 145 responden.
Instrumen pengambilan data
mengenai kecemasan
menggunakan kuesioner
Kecemasan Mahasiswa
Baru, sedangkan kualitas
tidur menggunakan
Pittsburgh Sleep Quality
Index (PSQI). Analisa data
yang dilakukan
menggunakan uji Kendall
Tau.
Variabel Y:
Kualitas Tidur
Mahasiswa
pertama memiliki
Tingkat kecemasan
normal
sebagian besar
memiliki kualitas tidur
baik sebanyak 21
mahasiswa (14,5%),
mahasiswa yang
memiliki
kecemasan normal
dengan kualitas tidur
buruk sebanyak 2
mahasiswa (1,4%),
mahasiswa yang
memiliki kecemasan
sedang dengan kualitas
tidur baik sebanyak 23
mahasiswa (15,9%),
mahasiswa yang
memiliki kecemasan
sedang dengan kualitas
tidur baik sebanyak 1
mahasiswa (0,7%),
mahasiswa
yang memiliki
kecemasan sedang
dengan kualitas tidur
buruk sebanyak 12
mahasiswa (8,3%),
mahasiswa yang
memiliki kecemasan
berat dengan kualitas
tidur baik sebanyak 4
mahasiswa (2,8%),
mahasiswa yang
memiliki kecemasan
berat dengan kualitas
tidur buruk sebanyak
81 mahasiswa
(55,9%), mahasiswa
yang memiliki kategori
panik dengan kualitas
tidur buruk sebanyak 1
mahasiswa
mengenai
hubungan antara
kecemasan dan
kualitas tidur di
Universitas
'Aisyiyah
Yogyakarta, dapat
disimpulkan
bahwa mahasiswa
tahun pertama di
universitas
tersebut
mengalami
tingkat
kecemasan yang
tinggi. Selain itu,
mereka juga
memiliki kualitas
tidur yang buruk.
Penelitian ini
menunjukkan
adanya hubungan
yang signifikan
antara kecemasan
dan kualitas tidur
di kalangan
mahasiswa tahun
pertama di
Universitas
'Aisyiyah
Yogyakarta.
hubungan
kecemasan
dengan kualitas
tidur pada
mahasiswa tahun
pertama di
Universitas
‘Aisyiyah
Yogyakarta. Oleh
sebab itu
disarankan bagi
mahasiswa tahun
pertama agar
dapat mengatasi
gangguan
kecemasannya
dan mengatur pola
tidur yang baik
agar tidak terjadi
gangguan tidur
sehingga akan
menyebabkan
menurunkan
akademik
mahasiswa.
3.
Karisma
Tanan, Linda
Hotmaida,
Neti Sitorus
2024
HUBUNGAN
TINGKAT
KECEMASAN
DENGAN
KUALITAS
TIDUR PADA
MAHASISWA
INSTITUT
KESEHATAN
IMMANUEL
Indonesia Tujuan
penelitian
untuk
mengetahui
hubungan
tingkat
kecemasan
dengan
kualitas tidur
pada
mahasiswa
institut
kesehatan
immanuel.
Jenis penelitian ini
deskriptif
korelasional dengan
pendekatan cross
sectional untuk memperoleh
gambaran
hubungan tingkat
kecemasan dengan
kualitas tidur. Populasi
penelitian adalah
seluruh mahasiswa Institut
Kesehatan
Immanuel yang berjumlah
825
mahasiswa. Tehnik
pengambilan sample
menggunakan proportional
random
sampling untuk menentukan
besarnya
sampel pada setiap
mahasiswa tiap
program studi. Jumlah
sample 89 orang
diambil secara acak.
Variabel X:
Tingkat
Kecemasan
Variabel Y:
Kualitas Tidur
Pada
Mahasiswa
(0,7%). Hasil
penelitian yaitu
terdapat hubungan
kecemasan dengan
kualitas tidur
mahasiswa tahun
pertama di Universitas
‘Aisyiyah
Yogyakarta dengan
nilai sigifikan sebesar
(p-value 0,000 <
0,005). Nilai korelasi
koefisien 0,757
memiliki
hubungan yang kuat
dan ada hubungan
yang signifikan antara
kecemasan dengan
kualitas tidur.
Hasil penelitian
menunjukkan terdapat
responden yang tidak
mengalami cemas
tetapi kualitas tidurnya
buruk (47,3%),
responden yang
mengalami cemas
ringan, kualitas
tidurnya pada kategori
buruk (36,7%),
demikian juga
responden
yang mengalami cemas
sedang, kualitas
tidurnya juga pada
kategori buruk (75%).
Hasil uji Chi-Square
didapatkan nilai p <
0,004 artinya terdapat
hubungan antara
tingkat kecemasan
dengan kualitas tidur.
Hampir setengah
dari responden,
yaitu 44,9%,
mengalami
tingkat
kecemasan yang
sedang. Selain itu,
sebagian besar
responden, sekitar
56,1%,
melaporkan
kualitas tidur
yang buruk.
Penelitian ini
menunjukkan
adanya hubungan
antara tingkat
kecemasan dan
kualitas tidur,
yang dibuktikan
dengan nilai p.
Berdasarkan hasil
penelitian,
beberapa
rekomendasi
dapat diberikan
untuk
mahasiswa dalam
mengatasi
kecamasan
yang dialami agar
kualitas tidur
dapat
meningkat yaitu
melakukan teknik
relaksasi, latihan
tarik nafas dalam,
mendengarkan
musik yang dapat
membuat tubuh
dan pikiran
menjadi
lebih tenang.
4.
Dwi Purna
Wijaya,
Suaib, Rio
Dwijayanto
2024
HUBUNGAN
TINGKAT
KECEMASAN
DENGAN
KUALITAS
TIDUR
MAHASISWA
PROFESI NERS
MENJELANG
UJIAN OSCE
Pengumpulan data
menggunakan kuesioner
dalam bentuk
google form yang
disebarkan melalui
grup WhatsApp. Instrumen
yang
digunakan kuesioner
Hamilton Anxiety
Rating Scale (HARS) dan
kuesioner
Pittsburgh Sleep Quality
Index (PSQI).
Data di analisis
menggunakan distribusi
frekuensi dan Chi Square.
Ijin etik
penelitian dari KEPK
Institut Kesehatan
Immanuel
No.143/KEPK/IKI/VII/2023
.
Indonesia Tujuan
Metode yang digunakan
penelitian ini
dalam penelitian ini adalah
adalah untuk
kuantitatif yang
menganalisis
menggunakan desain
hubungan
observasional analitik
tingkat
dengan pendekatan Crosskecemasan
Sectional. Populasi pada
dengan
penelitian ini
kualitas tidur
berjumlah 59 mahasiswa
mahasiswa
profesi ners, Teknik
profesi ners
pengambilan sampel dalam
angkatan 12
penelitian ini
menjelang
menggunakan teknik total
ujian OSCE di sampling, yakni di mana
Universitas
seluruh populasi diambil
Widya
sebagai sampel.
Nusantara.
Penelitian ini dilakukan
dengan membagikan
kuisioner secara offline
kepada responden yaitu
mahasiswa profesi ners
angkatan 12 menjelang
Variabel X:
Tingkat
Kecemasan
Variabel Y:
Kualitas Tidur
Mahasiswa
Hasil penelitian dari 59
responden didapatkan
bahwa responden yang
mengalami kecemasan
tinggi dengan kualitas
tidur yang buruk
sebanyak
25 responden (42,4%).
Dapat disimpulkan
bahwa Ada hubungan
tingkat kecemasan
dengan
kualitas tidur
mahasiswa profesi ners
angkatan 12 menjelang
ujian OSCE di
Universitas Widya
Nusantara dengan nilai
p=0,021.
Berdasarkan hasil
penelitian
mengenai
hubungan antara
tingkat
kecemasan dan
kualitas tidur
mahasiswa
profesi ners
angkatan 12
menjelang ujian
OSCE di
Universitas
Widya Nusantara,
disimpulkan
bahwa terdapat
hubungan
signifikan antara
keduanya.
Saran untuk
mahasiswa profesi
ners dapat
melakukan teknik
relaksasi dan
distraksi berupa
tarik napas dalam
atau
mendengarkan
musik yang bisa
membuat
tenang dan
nyaman.
5.
Winda
Lestari,
Ernawati
Hamidah,
Hadi Abdillah
2024
Indonesia Tujuan
Penelitian:
Hubungan Tingkat
untuk
Kecemasan dengan
mengetahui
Kualitas Tidur
hubungan
dalam Menyusun
tingkat
Skripsi pada
kecemasan
Mahasiswa Tingkat
dengan
Akhir Prodi
kualitas tidur
Sarjana
dalam
Keperawatan
menyusun
Universitas
skripsi
Muhammadiyah
mahasiswa
Sukabumi
tingkat akhir
prodi sarjana
keperawatan
Universitas
Muhammadiy
ah Sukabumi.
ujian (OSCE) di Universitas
Widya Nusantara, dimana
peneliti menjelaskan cara
mengisi kusioner, kemudian
membagikan kuisioner
tersebut. Setelah itu data
dari kuesioner tersebut di
input ke master tabel dan
diolah menggunakan spss.
Analisis data menggunakan
uji Person Chi Square,
penelitian ini telah
memenuhi etik penelitian
kesehatan di Fakultas
Kedokteran, Universitas
Tadulako.
Desain penelitian yang
digunakan adalah deskriptif
korelasional dengan jenis
pendekatan cross sectional.
Populasi dalam penelitian
ini adalah Mahasiswa
Tingkat Akhir Prodi Sarjana
Keperawatan Universitas
Muhammadiyah Sukabumi
sebanyak 55 Mahasiswa,
cara pengambilan sampel
yang akan digunakan pada
penelitian ini menggunakan
Teknik Total Sampling.
Instrumen yang dilakukan
dalam penelitian ini
menggunkan kuesioner,
yaitu kuesioner kecemasan
Zung – Self Rating Anxiety
Scale (Z-SRAS) dan
kuesioner kualitas tidur
yaitu Pittsburgh Sleep
Quality Index (PSQI).
Analisa data yang dilakukan
secara univariat
menggunakan spss dan
analisa bivariat
menggunakan uji Chi
Variabel X:
Tingkat
Kecemasan
Variabel Y:
Kualitas Tidur
dalam
Menyusu
Skripsi pada
Mahasiswa
Tingkat Akhir
menunjukkan bahwa
sebagian besar
responden memiliki
kecemasan
ringan dan kualitas
tidur baik yaitu
sebanyak 22 orang
(65,5%) dan sebagian
kecil responden
memiliki kecemasan
ringan dan kualitas
tidur buruk yaitu
sebanyak 6 orang
(21,4%).
Sementara itu,
sebagian besar
responden memiliki
kecemasan sedang dan
kualitas tidur baik
yaitu sebanyak 10
orang (76,9%) dan
sebagian kecil
responden memiliki
kecemasan sedang
Hasil Berdasarkan
hasil uji statistik Chi
Square
menunjukkan p-value
Terdapat
hubungan tingkat
kecemasan
dengan kualitas
tidur dalam
menyusun skripsi
pada mahasiswa
tingkat akhir
Prodi Sarjana
Keperawatan
Universitas
Muhammadiyah
Sukabumi.
Bagi Institusi
Pendidikan
Hasil penelitian
ini diharapkan
dapat memberikan
masukan yang
bernilai serta
menambah
wawasan bagi
mahasiswa tingkat
akhir. Dengan
demikian, institusi
pendidikan dapat
lebih memotivasi
mahasiswa untuk
menyelesaikan
tugas akhir sesuai
dengan jadwal
yang telah
ditentukan. Bagi
Mahasiswa
Para mahasiswa
diharapkan dapat
memperoleh
pengalaman
berharga melalui
informasi
mengenai tingkat
Square
sebesar 0,010 (p-value
< 0,05).
kecemasan dan
kualitas tidur.
Pemahaman ini
penting untuk
membantu mereka
dalam
menghadapi
proses
penyelesaian
tugas akhir. Bagi
Peneliti
Selanjutnya
Kami berharap
penelitian ini akan
menjadi sumber
informasi dan data
tambahan yang
bermanfaat untuk
penelitianpenelitian
selanjutnya.
Peneliti
berikutnya
diharapkan dapat
menggali lebih
dalam mengenai
hubungan antara
tingkat kecemasan
dan kualitas tidur
mahasiswa tingkat
akhir dalam
pembuatan
skripsi. Selain itu,
diharapkan
peneliti
selanjutnya dapat
mengidentifikasi
penyebab
kecemasan
mahasiswa dalam
menyelesaikan
tugas akhir,
faktor-faktor yang
mempengaruhi
6.
Muhammad
Ichsan
Khoironi,
Sigit Yulianto,
Atiek
Murharyati3)
2023
Indonesia Penelitian ini
bertujuan
HUBUNGAN
untuk
TINGKAT
mengetahui
KECEMASAN
hubungan
DENGAN
tingkat
KUALITAS
kecemasan
TIDUR
dengan
DALAM
kualitas tidur
MENYUSUN
dalam
SKRIPSI PADA
menyusun
MAHASISWA
skripsi pada
TINGKAT AKHIR
mahasiswa
PRODI SARJANA
tingkat akhir
KEPERAWATAN
prodi sarjana
UNIVERSITAS
keperawatan
KUSUMA
Universitas
HUSADA
Kusuma
SURAKARTA
Husada
Surakarta.
Metode penelitian ini adalah
kuantitatif dengan
pendekatan cross sectional.
Sampel penelitian ini
sebanyak 75 responden.
Teknik pengambilan sampel
menggunakan probability
sampling dengan metode
Proportionate stratified
random sampling, kemudian
dianalisis menggunakan
software IBM SPSS
(Software Product and
Science Solution).
Penelitian ini dilaksanakan
pada
bulan Juni hingga awal Juli
tahun 2023 di Universitas
Kusuma Husada Surakarta.
Instrumen penelitian ini
adalah kuesioner, meliputi
kuesioner Hamilton Anxiety
Rating Scale (HARS) untuk
mengukur tingkat
kecemasan dan kuesioner
Pittsburgh Sleep Quality
Index (PSQI)
untuk mengukur kualitas
tidur, serta analisis univariat
dan bivariat. Analisis
univariat deskriptif statistik
Variabel X:
Tingkat
Kecemasan
Variabel Y:
Kualitas Tidur
dalam
Menyusun
Sripsi pada
Mahasiswa
diketahui bahwa
karakteristik responden
berdasarkan tingkat
kecemasan mayoritas
memiliki tingkat
cemas sedang dengan
rentan skor 21-27
sebanyak 20 responden
(26,7 %). Dan
diketahui bahwa
karakteristik responden
berdasarkan
kualitas tidur
responden
menunjukkan
mayoritas responden
memiliki kualitas
tidur dalam kategori
buruk dengan rentang
skor > 5 sebanyak 48
responden (64,0 %).
penelitian ini
yaitu tingkat
kecemasan yang
dialami oleh
mahasiswa
yang menyusun
skripsi memiliki
hubungan dengan
kualitas tidur
yang dimiliki,
sehingga
tingkat
kecemasan
hendaknya diatasi
dengan baik agar
mendapatkan
kualitas tidur
yang
baik dan
mengurangi
kendala-kendala
yang muncul
selama
penyusunan
skripsi.
kecemasan dan
kualitas tidur,
serta
mempersempit
ruang lingkup
penelitian,
misalnya pada
mahasiswa
program studi
sarjana
keperawatan dan
bidang terkait
lainnya.
Bagi institusi,
penelitian ini
dapat menjadi
tambahan
referensi penting
dalam bidang
keperawatan,
khususnya
mengenai
hubungan antara
tingkat kecemasan
dan kualitas tidur.
Hal ini akan
membantu dalam
menentukan
intervensi yang
tepat untuk
mengurangi
kecemasan dan
meningkatkan
kualitas tidur,
yang pada
akhirnya
berdampak positif
pada proses
penyusunan
skripsi yang
memuaskan.
Bagi peneliti lain,
hasil penelitian ini
dari penelitian ini meliputi
usia dan jenis kelamin,
sedangkan analisis bivariat
dilakukan untuk mengetahui
hubungan antara tingkat
kecemasan dengan kualitas
tidur dalam menyusun
skripsi pada mahasiswa
tingkat akhir prodi sarjana
keperawatan Universitas
Kusuma Husada Surakarta
menggunakan uji rank
correlation test (Spearman).
dapat dijadikan
referensi dan
masukan untuk
kajian selanjutnya
mengenai
kecemasan dan
kualitas tidur
mahasiswa saat
menyusun skripsi
di program
sarjana
keperawatan
Universitas
Kusuma Husada.
Penting juga
untuk
memperhatikan
waktu dalam
pengambilan data
serta
meminimalisir
faktor-faktor yang
dapat
mempengaruhi
hasil penelitian,
seperti ketepatan
responden dan
kestabilan koneksi
internet saat
pengisian
kuesioner.
Bagi mahasiswa,
penelitian ini
memberikan
informasi
berharga
mengenai tingkat
kecemasan dan
kualitas tidur
mereka selama
proses pengerjaan
skripsi. Dengan
demikian, hasil
penelitian ini
dapat menjadi
acuan bagi
mahasiswa untuk
menentukan
intervensi yang
tepat dalam
mengatasi
kecemasan dan
meningkatkan
kualitas tidur, agar
proses
penyusunan
skripsi tidak
terganggu.
7.
Ni Made
Aninda
Febriyanti,
Putu Asih
Primatanti, Ni
Luh Putu Eka
Kartika Sari
2023
HUBUNGAN
TINGKAT
KECEMASAN
DENGAN
KUALITAS
TIDUR PADA
MAHASISWA
TAHAP PREKLINIK DALAM
MENGHADAPI
UJIAN BLOK DI
FAKULTAS
KEDOKTERAN
DAN ILMU
KESEHATAN
UNIVERSITAS
WARMADEWA
Indonesia Tujuan guna
melaksanakan
analisis relasi
tingkatan
kecemasan
terhadap
kualitas tidur
bagi
mahasiswa
tahap preklinik dalam
menghadapi
ujian blok di
Fakultas
Kedokteran
dan Ilmu
Kesehatan
Universitas
Warmadewa
Metode yang digunakan
dalam riset berikut
mempergunakan rancangan
studi analitik yang
berpendekatan cross
sectional. Teknik
mengambil sampel
mempergunakan
proportional random
sampling. Responden
penelitian ini berjumlah 227
sampel mahasiswa
kedokteran. Hamilton
Anxiety Rating Scale
(HARS) dan Pittsburgh
Sleep Quality Index (PSQI)
digunakan sebagai
instrument riset berikut.
Teknik menganalisis data
menggunakan analisis
univariat dan bivariat
dengan menggunakan uji
Rank Spearman.
Variabel X:
Tingkat
Kecemasan
Variabel Y:
Kualitas Tidur
Pada
Mahaiswa
Berdasarkan hasil
analisis diketahui
bahwa dari 227
responden terdapat 146
responden (64,3%)
tidak ada kecemasan,
44 responden (19,4%)
kecemasan ringan, 19
responden (9,3%)
kecemasan sedang,
serta 14
responden (6,2%)
kecemasan berat.
Respondennya yang
berkualitas tidur baik
sebanyak 67 responden
(29,5%)
serta kualitas tidur
buruk sebanyak 160
responden (70,5%).
Hasil menganalisis
pengujian rank
spearman
menandakan nilainya p
= 0,006 yang
bermakna p<0,05.
Berdasarkan riset
berikut
didapatkan
hasil kesimpulan
yakni ada
hubungannya
tingkatan
kecemasan
kepada kualitas
tidur
bagi mahasiswa
tahap pre-klinik
dalam
menghadapi ujian
blok di Fakultas
Kedokteran dan
Ilmu Kesehatan
Universitas
Warmadewa yang
dilihat
berdasarkan nilai
p-value pengujian
korelasi Rank
Spearman
penelitian ini
adalah 0,006
bernilai
korelasinya 0,181
yang
8.
Ariska Putri
Hidayathillah,
Denis Farida,
Priska Arlinda
Permata Putri
2023
Indonesia Penelitian ini
bertujuan
HUBUNGAN
Untuk
TINGKAT
mengetahui
KECEMASAN
hubungan
DENGAN
tingkat
KUALITAS
kecemasan
TIDUR SELAMA
dengan
PEMBELAJARAN
kualitas tidur
ONLINE PADA
selama
MAHASISWA
pembelajaran
FAKULTAS
online pada
KESEHATAN
mahasiswa
IKBIS
fakultas
SURABAYA
kesehatan
ikbis surabaya
Jenis penelitian yang
digunakan dalam penelitian
ini adalah penelitian
kuantitatif. Desain
penelitian ini adalah analitik
dengan
pendekatan cross sectional
dengan menyebarkan
kuesioner. Lokasi penelitian
ini dilakukan pada
mahasiswa Fakultas
Kesehatan di Institut
Kesehatan dan Bisnis
Surabaya dilakukan selama
2 minggu. Variabel
independent yaitu tingkat
kecemasan dan variabel
dependen yaitu kualitas
tidur. Sampel pada
penelitian ini adalah
mahasiswa Fakultas
Kesehatan yang
terdiri dari S1 Ilmu Gizi, S1
Ilmu Keperawatan, dan D3
Kebidanan sebanyak
254 mahasiswa. Teknik
pengambilan sampling yang
digunakan adalah
probability
sampling dengan jenis
simple random sampling.
Teknik random sampling
merupakan pengambilan
sampel dari populasi yang
dilakukan secar acak tanpa
memperlihatkan strata yang
ada dalam populasi tersebut.
Variabel X:
Tingkat
Kecemasan
Variabel Y:
Kualitas Tidur
Selama
Pembelajaran
Online Pada
Mahasiswa
menunjukkan
bahwa terdapat
hubungan antara
tingkat
kecemasan
dengan
kualitas tidur.
menunjukkan sebanyak Berdasarkan hasil
234 responden (92,1%) penelitian yang
yang mengalami
telah dilakukan,
tingkat kecemasan
peneliti
panik dengan kualitas
menyimpulkan
tidur yang buruk
sebagai berikut:
sebanyak 234
Mayoritas
responden (92,1%),
mahasiswa
sebakyak 20 responden Fakultas
(7,9%) mengalami
Kesehatan IKBIS
tingkat kecemasan
Surabaya
berat dengan kualitas
menunjukkan
tidur yang baik
tingkat
sebanyak 17 responden kecemasan panik
(6,7%) dan sebanyak 3 yang lebih tinggi
responden (1,20%)
dibandingkan
mengalami kualitas
dengan tingkat
tidur yanag buruk.
kecemasan
Hasil penelitian dari
ringan, sedang,
tingkat kecemasan
dan berat. Selain
dengan kualitas tidur
itu, banyak
bedasarkan Uji
mahasiswa juga
Spearman Rank
mengalami
didapatkan nilai ρ =
kualitas tidur
0,000, karena nilai ρ = yang buruk jika
0,000 <0,05, maka
dibandingkan
disimpulkan bahwa
dengan mereka
terdapat hubungan
yang memiliki
yang kuat antara
kualitas tidur
tingkat kecemasan
yang baik.
dengan kualitas tidur
Penelitian ini juga
selama pembelajaran
menemukan
online pada mahasiswa adanya hubungan
Fakultas
antara tingkat
Kesehatan di Institut
kecemasan dan
Kesehatan dan Bisnis
kualitas tidur
Surabaya.
selama proses
Analisis data menggunakan
uji Spearman Rank Test.
Penelitian ini telah diajukan
uji layak etik dan
dinyatakan layak dilakukan
penelitian.
9.
Nopianti Sari
Fatonah, Tita
Barriah
Siddiq,
Caecielia
Makaginsar
2023
PENGARUH
TINGKAT
KECEMASAN
TERHADAP
KUALITAS
TIDUR
PADA
MAHASISWA
YANG SEDANG
MENYUSUN
SKRIPSI
10. Muhammad
2023
Syukri Al
Amiin, Fahrun HUBUNGAN
Nur Rosyid
KECEMASAN
DENGAN
Indonesia Tujuan
penelitian ini
adalah untuk
mengetahui
pengaruh
kecemasan
terhadap
kualitas tidur
pada
mahasiswa FK
Unisba yang
sedang
menyusun
skripsi di
masa pandemi
COVID-19
tahun
akademik
2021/2022.
Penelitian ini
menggunakan metode
penelitian observasional
analitik dengan desain cross
sectional. Subyek penelitian
berjumlah 134 mahasiswa
yang dipilih dengan
teknik simple random
sampling yang memenuhi
kriteria inklusi dan eksklusi.
Pengumpulan data diambil
dengan menggunakan
kuesioner Taylor Manifest
Anxiety Scale untuk menilai
tingkat kecemasan dan
Pittsburgh Sleep Quality
Index untuk menilai kualitas
tidur.
Variabel X:
Tingkat
Kecemasan
Indonesia Penelitian ini
bertujuan
untuk
mengetahui
gambaran
Penelitian ini menggunakan
desain cross sectional
dengan metode penelitian
kuantitatif. Responden
merupakan mahasiswa
Variabel X:
Kecemasan
Variabel Y:
Kualitas Tidur
Pada
Mahasiswa
Yang Sedang
Menyusun
Skripsi
Variabel Y:
Kualitas Tidur
Hasil penelitian
menunjukkan
mayoritas tingkat
kecemasan pada
kategori ringan
sebanyak 49 responden
(36,57%), dengan 44
orang (32,84%)
mengalami kualitas
tidur yang buruk. Hasil
analisis memberikan
nilai p
sebesar 0,003 yang
menunjukkan bahwa
tingkat kecemasan
yang dialami
mahasiswa
berpengaruh pada
kualitas tidur. Kualitas
tidur buruk diakibatkan
mahasiswa yang
sedang menyusun
skripsi mengalami
berbagai kendala
akibat penyusunan
secara daring yang
dapat memicu
kecemasan, sehingga
mahasiswa tidak
mendapatkan
ketenangan untuk
tertidur.
Di analisis
menggunakan
uji chi-square dengan
nilai pemaknaan <0.05.
Hasil penelitiaan
pembelajaran
online di
kalangan
mahasiswa
Fakultas
Kesehatan IKBIS
Surabaya.
Terdapat
pengaruh
kecemasan
terhadap kualitas
tidur pada
mahasiswa
Fakultas
Kedokteran
Universitas
Islam Bandung
yang sedang
menyusun skripsi
di masa pandemi
COVID-19 tahun
akademik
2021/2022.
Sebagian besar
mahasiswa
mengalami
kecemasan ringan
dan kualitas tidur
Saran
pada penelitian ini
untuk penelitian
selanjutnya
kuesioner yang
digunakan untuk
kecemasan dapat
menggunakan
kuesioner Zung
Self-Rating
Anxiety Scale
(ZSAS) dengan
jumlah 20 soal
sehingga tidak
terlalu
melelahkan bagi
responden ketika
mengisinya.
Beberapa faktor
yang menjadi
penyebab
terjadinya
kecemasan dan
KUALITAS
TIDUR
MAHASISWA
KEPERAWATAN
UMS TAHUN
2022 DALAM
MENGHADAPI
UJIAN
OBJECTIVE
STRUCTURED
CLINICAL
EXAMINATION
(OSCE)
kecemasan
dan
kualitas tidur
mahasiswa
dalam
menghadapi
ujian OSCE
serta
mengetahui
hubungannya.
keperawatan FIK UMS
tahun 2022 dari semester 17 yang telah melaksanakan
ujian OSCA. Jumlah sampel
terdiri dari 257 mahasiswa.
Pemilihan sampel
menggunakan teknik simple
random sampling atau
sampel acak. Pengumpulan
data menggunakan metode
kuisioner dengan instrumen
penelitiannya meliputi
Hamilton Rating Scale for
Anxiety atau HaRS-A
sebagai alat
ukur kecemasan. HaRS-A
memenuhi kriteria reliabel
pada rentang 0.529 sampai
0.727 dan uji validitas
dengan hasil 0.756
(Ramdan, 2019). Kemudian
kuisioner
Pittsburgh Sleep Quality
Index atau PSQI digunakan
sebagai alat ukur kualitas
tidur Uji konsistensi internal
Cronbach’s Alpha = 0.79,
validitas isi 0.89, validitas
konstruksi menunjukkan
korelasi komponen dengan
skor global PSQI yang baik,
known group validity
bermakna (p <0.001).
(Alim, 2015). Data yang
telah di
dapatkan di analisis
menggunakan uji chi-square
dengan nilai pemaknaan
<0.05.
Responden yang
berpartisipasi dalam
penelitian ini sudah
mendapatkan
penjelasan mengenai tujuan
Mahasiswa
Keperawatan
Ums Tahun
2022 Dalam
Menghadapi
Ujian
Objective
Structured
Clinical
Examination
(Osce)
sebagian besar
mahasiswa mengalami
kecemasan ringan
yaitu sebanyak 184
(71.6%), kecemasan
sedang sebanyak 48
(18.7%), kecemasan
berat sebanyak 25
(9.7%) mahasiswa.
Sebagian besar
Mahasiswa memiliki
kualitas tidur yang baik
yaitu sebanyak 75
(29.2%) mahasiswa,
kemudian pada
kualitas tidur buruk
sebanyak 182 (70.8%)
mahasiswa. Hasil dari
uji chi-square
menunjukkan
kecemasan memiliki
hubungan
secara signifikan
dengan kualitas tidur
pada mahasiswa
(p=0.043).
yang
buruk ketika
menjalani ujian
OSCA. Terdapat
hubungan yang
signifikan antara
kecemasan
dengan kualitas
tidur.
kualitas tidur
belum di ketahui.
Penelitian ini
hanya meneliti
hubungan antara
kecemasan dan
11 kualitas tidur,
sehingga perlu di
lakukan penelitian
lanjutan untuk
mengetahui
penyebab dan
faktor-faktor lain
yang
mempengaruhi
kecemasan dan
kualitas tidur
sehingga dapat di
kembangkan
dalam penelitian
selanjutnya.
Selain itu,
penggunaan
stratified sampling
lebih tepat apabila
di gunakan pada
mahasiswa
yang memiliki
perbedaan
pengalaman
dalam
melaksanakan
ujian OSCA
sesuai dengan
semester yang
sedang di tempuh.
dan manfaat penelitian.
Selama penelitian responden
di berikan kekuasaan penuh
dalam memilih untuk
berpartisipasi atau tidak
dalam
peneilitian ini. Ethical
clearance untuk penelitian
ini telah diperoleh dari
Komisi
Etik Penelitian Kesehatan
RSUD Dr. Moewardi
dengan nomor
1.417/XI/HREC/2022.
Download