Uploaded by User71327

POTENSI MISKONSEPSI ISTILAH KIMIA PADA B

advertisement
PROSIDING
SEMINAR NASIONAL
KEBIJAKAN NASIONAL KEBAHASAAN
Yogyakarta, 14 November 2015
“KEBIJAKAN NASIONAL KEBAHASAAN DI
ERA GLOBALISASI DALAM PENELITIAN
DAN PENDIDIKAN”
Penyunting :
Haerazi
Yek Amin Aziz
Sudaryanto
2015
i
88
POTENSI MISKONSEPSI ISTILAH
KIMIA PADA BUKU AJAR KIMIA
SMA MATERI KESETIMBANGAN
KIMIA DITINJAU DARI
salah satu materi kimia yang
bersifat relatif abstrak dan sulit
dipahami
sehingga
dapat
menyebabkan miskonsepsi pada
peserta didik.
ASPEK KEBAHASAAN
Anggi
Ristiyana
Puspita
Sari1,
Irwanto1, Rizki Nor Amelia2, Siwi
Nugraheni1,
Sri Rejeki Dwi Astuti1
1
Magister
Pascasarjana
Yogyakarta
Pendidikan
Universitas
Kimia,
Negeri
2
Magister Penelitian dan Evaluasi
Pendidikan, Pascasarjana Universitas
Negeri Yogyakarta
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk
mendeteksi
adanya
potensi
miskonsepsi pada buku ajar kimia
SMA khususnya pada materi
Kesetimbangan. Miskonsepsi kimia
dapat terjadi pada buku teks kimia
yang menjadi acuan para pendidik
maupun peserta didik karena kosa
kata yang biasa digunakan
dalam
kehidupan
sehari-hari
memiliki arti berbeda dalam
kimia. Materi kesetimbangan kimia
dipilih sebagai objek penelitian
karena kesetimbangan merupakan
PENDAHULUAN
Ilmu kimia merupakan salah
satu cabang ilmu yang penting dan
menarik untuk dipelajari karena
kegunaannya yang besar bagi kehidupan
umat manusia. Namun, kenyataan di
lapangan menunjukkan bahwa kimia
masih dianggap sebagai salah satu
Desain penelitian ini adalah studi
literatur dengan subjek penelitian
tiga buku teks Kimia SMA kelas XI
yang sering digunakan dalam
kegiatan pembelajaran di sekolah,
yakni karangan Michael Purba;
Sandri Justiana & Muchtaridi; dan
J.M.C Johari & M. Rachmawati.
Adanya
potensi
miskonsepsi
ditinjau dari aspek kebahasaan
dilihat dari relevansi istilah
terhadap lema (entri) yang telah
didefinisikan secara internasional
dalam A Concise Dictionary of
Chemistry yang diterbitkan oleh
Oxford University Press. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa
terdapat beberapa istilah yang
dapat
menimbulkan
potensi
miskonsepsi,
yaitu:
(1)
kesetimbangan, (2) dinamis, (3)
konsentrasi, (4) endoterm, (5)
proses kontak, (6) fase, dan (7)
reaksi.
Kata
kunci:
Aspek
Kebahasaan,
Miskonsepsi, Kesetimbangan Kimia
pelajaran yang dirasakan sulit oleh
peserta didik. Secara garis besar, alasan
utama kesulitan peserta didik dalam
memahami ilmu kimia disebabkan oleh
materi-materi kimia memiliki konsepkonsep yang cenderung abstrak dan
simbolik, serta kata-kata (istilah) yang
biasa digunakan dalam kehidupan
sehari-hari memiliki
arti
berbeda
89
dalam kimia. Kedua alasan diatas dapat
menimbulkan
terjadinya
kesalahpahaman
konsep
atau
miskonsepsi.
Miskonsepsi secara umum dapat
dipandang sebagai bahaya laten karena
dapat menghambat proses belajar akibat
adanya logika yang salah dan timbulnya
interferensi saat mempelajari konsep
baru yang benar yang tidak cocok
dengan konsep lama yang salah yang
telah diterima dan mengendap dalam
pemikiran (Muller & Sharma, 2007
dalam Sparisoma Viridi, 2008). Disebut
bahaya laten karena keberadaannya
secara umum tidak terdekteksi saat tidak
mendapat tantangan konsep lain
(Simanek,
2007). Secara
umum
miskonsepsi ini terdapat hampir pada
setiap bidang sains (Risch, 2014), seperti
fisika (Clement et al, 1987; Almahdi Ali
Alwan, 2011), biologi (Boo Hong
Kwen, 2005), dan kimia (Barkey et al,
2009). Miskonsepsi merupakan bagian
dari pengetahuan yang dimiliki siswa
dan bertentangan dengan pelajaran
berikutnya, sehingga informasi yang
baru tidak bisa terintegrasi sewajarnya.
Suparno (2005: 29) menjelaskan
ada lima faktor yang merupakan
penyebab miskonsepsi pada siswa, yaitu
: (1) siswa, (2) guru, (3) buku teks, (4)
konteks, dan (5) metode mengajar.
Namun dalam penelitian ini, potensi
miskonsepsi hanya ditinjau dari aspek
buku teks atau buku ajar. Buku ajar
dipilih menjadi objek dalam penelitian
ini karena buku ajar merupakan salah
satu komponen yang penting dari
perangkat kurikulum pendidikan di
sekolah. Permendiknas Nomor 2 Tahun
2008 Pasal 1 menjelaskan ‖Buku teks
adalah buku acuan wajib untuk
digunakan di satuan pendidikan dasar
dan menengah atau perguruan tinggi
yang memuat materi pembelajaran
dalam rangka peningkatan keimanan,
ketakwaan,
akhlak
mulia,
dan
kepribadian,
penguasaan
ilmu
pengetahuan dan teknologi, peningkatan
kepekaan dan kemampuan estetis,
peningkatan kemampuan kinestetis dan
kesehatan yang disusun berdasarkan
standar nasional pendidikan‖.
Ketersediaan buku ajar yang
bermutu dan memadai merupakan
instrumen
untuk
menghasilkan
pendidikan yang bermutu. Dengan
semakin banyaknya buku ajar yang
beredar, maka seleksi buku menjadi hal
yang sangat penting. Pemakaian buku
ajar tanpa seleksi yang memadai dapat
merugikan siswa sendiri. Dengan
banyaknya buku ajar yang beredar,
peranan guru dan siswa dalam memilih
dan memutuskan buku teks mana yang
dipakai dalam pembelajaran sangat
dibutuhkan. Buku ajar yang dapat
mengakibatkan munculnya miskonsepsi
siswa adalah buku ajar yang bahasanya
sulit dimengerti dan penjelasannya tidak
benar. Buku ajar yang terlalu sulit bagi
level siswa yang sedang belajar dapat
menumbuhkan miskonsepsi karena
mereka sulit menangkap isinya.
Menurut Greene dan Petty
dalam Tarigan (1986) salah satu
pedoman penilaian buku ajar adalah
dapat dipahami siswa. Pemahaman harus
didahului oleh komunikasi yang tepat.
Faktor utama yang berperan adalah
bahasa. Bahasa buku ajar hendaknya
sesuai dengan bahasa siswa, kalimat
efektif, terhindar dari makna ganda,
Potensi miskonsepsi istilah kimia pada buku ajar kimia sma materi kesetimbangan kimia
ditinjau dari Aspek kebahasaan
90
sederhana, sopan, dan menarik. Oleh
karena itu, penelitian tentang relevansi
istilah suatu buku teks kimia menjadi
sangat penting.
METODE PENELITIAN
Desain penelitian ini adalah
studi literatur dengan subjek penelitian
tiga buku teks Kimia SMA kelas XI
yang sering digunakan dalam kegiatan
pembelajaran di sekolah, yakni karangan
Michael Purba (2007); Sandri Justiana &
Muchtaridi (2011); dan J.M.C Johari &
M. Rachmawati (2007) objek penelitian
adalah istilah-istilah kimia dalam materi
kesetimbangan kimia.
Adanya potensi miskonsepsi
ditinjau dari aspek kebahasaan dilihat
dari relevansi istilah terhadap lema
(entri) yang telah didefinisikan secara
internasional
dalam
A
Concise
Dictionary
of
Chemistry
yang
diterbitkan oleh Oxford University Press
(1994).
PEMBAHASAN
No Potensi
miskonsepsi
1
KBBI
Istilah
dan a. Keseimbang
an
pengertian
Istilah
kesetimbangan
keseimbangan
Peserta
didik
berasal
dari
sering
tertukar
kata seimbang
antara
istilah
yang
dalam
kesetimbangan
KBBI (1990:
dengan
527) memiliki
keseimbangan,
arti yang sama
sehingga
dengan
berpotensi
setimbang yang
menimbulkan
artinya
sama
miskonsepsi.
Ilmu kimia merupakan salah satu
bagian dari rumpun sains yang
mempelajari tentang zat, sifat zat dan
reaksi zat untuk membentuk zat baru. Di
dalam ilmu kimia, terdapat tiga macam
dimensi
pengetahuan,
yaitu
makroskopik, mikroskopik dan simbolik
(simbol, dan persamaan). Selain itu,
dalam ilmu kimia juga terdapat istilah
bahasa kimia.
Bahasa kimia memiliki kata atau
istilah yang hampir mirip dengan kata
atau istilah bahasa pada umumnya,
tetapi yang membedakan adalah
maknanya. Karena terdapat persamaan
kata dan istilah dalam kimia dengan
bahasa, dapat menyebabkan terjadinya
miskonsepsi istilah kimia. Berikut ini
adalah beberapa istilah dalam kimia
yang memungkinkan menjadi penyebab
miskonsepsi istilah pada peserta didik
dalam materi kesetimbangan kimia.
yang telah dikaji dari tiga buku teks
kimia SMA kelas XI yakni karangan
Michael Purba (2007); Sandri Justiana &
Muchtaridi (2011); dan J.M.C Johari &
M. Rachmawati (2007) .
Kamus kimia
Keterangan
Kesetimbangan
kimia merupakan
suatu
kondisi
dimana laju reaksi
pembentukan
produk
sama
dengan laju reaksi
penguraian produk.
Pada buku Michael
Purba (2009, 134)
istilah kesetimbangan
berarti suatu keadaan
dimana
zat-zat
pereaksi dan hasil
reaksi
terdapat
bersama-sama, tetapi
tidak
ada
lagi
Istilah
peruubahan
yang
kesetimbangan
diamati.
Kalimat
dalam
bahasa
―terdapat
bersamaInggris
disebut
sama‖
berpotensi
sebagai
Potensi miskonsepsi istilah kimia pada buku ajar kimia sma materi kesetimbangan kimia
ditinjau dari Aspek kebahasaan
91
Selain itu pada
setiap buku yang
telah
dikaji,
istilah
kesetimbangan
memiliki
pengertian yang
juga
menimbulkan
kesalahpahaman
pada
peserta
didik.
kuat atau sama
berat,
sedangkan
keseimbangan
memiliki
pengertian 1)
keadaan
seimbang; 2)
keadaan yang
terjadi apabila
semua
gaya
dan
kecenderungan
yang ada tepat
diimbangi atau
dinetralkan
oleh gaya dan
kecenderungan
yang
sama
tetapi
berlawanan
equilibrium.
Berdasarkan kamus
kimia
oxford
(2007:
173)
equilibrium berarti
keadaan
suatu
system
yang
energinya tersebar
dan
saling
berimbang.
menimbulkan
kesalahpahaman.
Kalimat
tersebut
hendaknya
diganti
menjadi:
kondisi
dimana
konsentrasi
pereaksi dan hasil
reaksi tidak berubah
lagi.
Dengan
demikian,
peserta
didik akan memahami
bahwa pada reaksi
kesetimbangan
konsentrasi pereaksi
dan
hasil
reaksi
adalah tetap yang
menunjukkan reaksi
seolah-olah berhenti.
b. Kesetimban
gan
Istilah
setimbang
memilki
arti
yang
sama
dengan
seimbang.
Berdasarkan
pengertian dari
KKBI
mengenai
kedua istilah
tersebut,
peserta didik
berpotensi
mengalami
miskonsepsi.
Padahal istilah
kesetimbangan
yang dimaksud
pada
materi
kimia berbeda
Potensi miskonsepsi istilah kimia pada buku ajar kimia sma materi kesetimbangan kimia
ditinjau dari Aspek kebahasaan
92
dengan istilah
keseimbangan
yang
memfokuskan
pada kesamaan
berat
2
3
dan Istilah dinamis
berasal dalam
KBBI (1990:
206) memiliki
Istilah
dinamis
arti
penuh
memiliki makna
semangat dan
ganda.
Makna
tenaga,
dinamis
dalam
sehingga cepat
ilmu kimia dan
bergerak dan
dinamis
jika
mudah
ditinjau
dari
menyesuaikan
aspek
diri
dengan
kebahasaan.
keadaan
tersebut.
Istilah
pengertian
dinamis
Istilah
dan Istilah
konsentrasi
pengertian
dalam
KBBI
Konsentrasi
(1990:
206)
Istilah
Kesetimbangan
kimia
bersifat
dinamis sehingga
sering disebut juga
kesetimbangan
dinamis.
Berdasarkan kamus
kimia
oxford
(2007:
173),
kesetimbangan
dinamis merupakan
suatu reaksi bolakbalik (reversible)
pada saat keadaan
konsentrasi tetap,
tetapi sebenarnya
tetap terjadi reaksi
secara
terusmenerus.
Kesetimbangan
dinamis
terjadi
secara mikroskopis.
Pada Buku karangan
Michael Purba (2009:
134),
istilah
kesetimbangan
dinamis
diartikan
sebagai
berlangsungnya suatu
reaksi tetapi tidak ada
perubahan yang dapat
diamati.
Pada Buku karangan
Johari dan Rahmawati
(2011: 132) tidak
dijelaskan pengertian
istilah kesetimbangan
dinamis
secara
eksplisit, tetapi hanya
diilustrasikan dengan
gambar dan contoh
reaksi.
Berdasarkan
penjelasan
istilah
kesetimbangan
dinamis pada kedua
buku
teks
kimia,memungkinkan
peserta
didik
mengalami
miskonsepsi.
Miskonsepsi
ini
disebabkan
oleh
minimnya penjelasan
tentang
istilah
tersebut.
Istilah konsentrasi Pada Buku karangan
dalam
bahasa Michael Purba (2009:
Inggris
disebut 94),
istilah
sebagai
konsentrasi diartikan
Potensi miskonsepsi istilah kimia pada buku ajar kimia sma materi kesetimbangan kimia
ditinjau dari Aspek kebahasaan
93
konsentrasi
memiliki makna
ganda.
Makna
konsentrasi dalam
ilmu kimia dan
konsentrasi jika
ditinjau
dari
aspek
kebahasaan.
4
memiliki arti
1.pemusatan
perhatian atau
pikiran
pada
suatu hal; 2.
Pemusatatan
tenaga,
kekuatan
pasukan, dsb
disuatu tempat;
3. pemusatan
beberapa
penerbitan
dalam
satu
kekuasaan; 4.
Presentase
kandungan
bahan di satu
larutan
concentration.
Berdasarkan kamus
kimia
oxford
(2007: 126), istilah
konsentrasi
memiliki
pengertian jumlah
zat terlarut dalam
suatu
larutan.
Konsentrasi dapat
diukur
dengan
berbagai
cara
sebaai berikut 1.
Molaritas
menyatakan jumlah
zat terlarut dalam
tiap volume larutan
memiliki
satuan
-3
mol dm atau mol
L-1; 2. konsentrasi
massa (disimbolkan
ρ)
menyatakan
massa zat terlarut
dalam
satuan
volume larutan dan
memiliki satuan kg
dm-3, g dm-3, dst; 3.
Molalitas
menyatakan jumlah
zat tiap satuan
massa pelarut dan
memiliki
satuan
-1
mol kg .
sebagai jumlah mol
zat terlarut dalam tiap
liter larutan.
dan Istilah
endoterm
dalam
KBBI
(1990:
231)
Istilah endoterm
memiliki arti
memiliki makna
binatang yang
ganda.
Makna
memiliki suhu
endoterm dalam
badan
yang
ilmu kimia dan
tinggi dan tetap
endoterm
jika
Istilah
endoterm
dalam
bahasa
Inggris
disebut
sebagai
endothermic.
Berdsarkan kamus
kimia
oxford
(2007:
169)
endoterm memiliki
Pada Buku karangan
Johari dan Rahmawati
(2011:
55)
dan
Michael Purba (2009:
85)
menyebutkan
bahwa
reaksi
endoterm merupakan
reaksi yang menyerap
kalor atau energi.
Istilah
pengertian
Endoterm
Pada Buku karangan
Johari dan Rahmawati
(2011: 99), istilah
konsentrasi
hanya
disebutkan
bahwa
pada
umumnya
konsentrasi
zat
perekasi atau produk
reaksi menggunakan
kemolaran.
Istilah
konsentrasi
sebelumnya
telah
dibahas pada kelas X,
akan tetapi alangkah
lebih baik bila pada
buku kelas XI juga
diulas
sedikit.
Pengulasan istilah ini
dirasa penting karena
tidak semua peserta
didik
memiliki
tingkatan
kognitif
yang tinggi, sehingga
bagi peserta didik
yang memiliki ti201602-10ngkatan kognitif
dibawah
rata-rata
tidak
perlu
lagi
kesulitan
untuk
memahami
istilah
konsentrasi.
Potensi miskonsepsi istilah kimia pada buku ajar kimia sma materi kesetimbangan kimia
ditinjau dari Aspek kebahasaan
94
5
ditinjau
dari serta
tidak
aspek
terpengaruh
kebahasaan.
oleh suhu udara
di
lingkungannya.
pengertian reaksi
kimia
yang
menyerap
kalor
dari
lingkungan
sekitar .
Pengertian
istilah
dalam kedua buku
teks sudah sesuai
dengan kamus kimia
oxford,
sehingga
peserta didik tidak
akan
mengalami
miskonsepsi.
Meskipun
demikian,bagi orang
awam yang belum
mengerti
bahasa
kimia
akan
menganggap istilah
endoterm
memiliki
definisi seperti yang
tertera pada KBBI.
Istilah
dan Istilah proses
kontak terdiri
pengertian
atas dua kata,
Proses kontak
yaitu
proses
Istilah
proses
dan
kontak.
kontak memiliki
Proses dalam
makna
ganda.
KBBI (1990:
Makna
proses
703) memiliki
kontak
dalam
arti 1. runtutan
ilmu kimia dan
perubahan
proses kontak jika
(peristiwa)
ditinjau
dari
dalam
aspek
perkembangan
kebahasaan.
sesuatu;
2.
Rangkaian
tindakan,
perbuatan, atau
pengolahan
yang
menghasilkan
produk;
3.
Perkara dalam
pengadilan .
Istilah
proses
kontak
dalam
bahasa
Inggris
disebut
sebagai
contact
process.
Berdasarkan kamus
kimia
oxford
(2007: 122), proses
kontak merupakan
proses pembuatan
asam sulfat dari
belerang dioksida
(SO2), yang dibuat
dari
pembakaran
belerang
atau
memanggang bijih
sulfide. Campuran
belerang dioksida
dan
udara
dipanaskan.
Dulunya
menggunakan
katalis
platina,
tetapi
sekarang
beralih
ke
vanadium.
Reaksinya sebagai
berikut
Pada Buku karangan
Johari dan Rahmawati
(2011:
153)
dan
Michael Purba (2009:
153),
disebutkan
bahwa
pembuatan
asam sulfat melalui
proses kontak. Pada
kedua buku tersebut
sudah
dijelaskan
secara rinci reaksireaksi yang terjadi
pada pembuatan asam
sulfat melalui proses
kontak.
Meskipun
demikian, hendaknya
pada buku tersebut
diberi
penjelasan
lebih detail mengenai
definisi istilah proses
kontak.
Kontak dalam
KBBI (1990:
458) memiliki
arti
1.
Hubungan satu
Potensi miskonsepsi istilah kimia pada buku ajar kimia sma materi kesetimbangan kimia
ditinjau dari Aspek kebahasaan
95
dengan
yang
lain; 2. Cak
sambungan
arus listrik; 3.
Bertemu
dengan
seseorang
2SO2 + O2 → 2SO3
6
fase
Istilah
dan Istilah
KBBI
pengertian Fase dalam
(1990:
240)
Istilah
fase
memiliki arti
memiliki makna
tingkatan masa
ganda.
Makna
(perubahan,
fase dalam ilmu
perkembangan,
kimia
dan
dsb)
dinamis
jika
ditinjau
dari
aspek
kebahasaan.
Istilah fase dalam
bahasa
Inggris
disebut
sebagai
phase. Berdasarkan
kamus
kimia
oxford (2007: 328),
fase
memiliki
pengertian bagian
homogen dari suatu
sistem heterogen
yang
dipisahkan
oleh batasan yang
mencolok,
misalnya campuran
air dan minyak
merupakan system
dua
fase,
sedangkan larutan
air
garam
merupakan system
satu fase.
Istilah fase sudah
dibahas sebelumnya
pada buku kelas X,
sehingga di buku
kelas
XI
tidak
ditemukan
lagi
definisi istilah fase.
Pengulasan istilah ini
dirasa penting karena
tidak semua peserta
didik
memiliki
tingkatan
kognitif
yang tinggi, sehingga
bagi peserta didik
yang
memiliki
tingkatan
kognitif
dibawah
rata-rata
tidak
perlu
lagi
kesulitan
untuk
memahami
istilah
fase.
7
Istilah
pengertian
Reaksi
dan Istilah reaksi
dalam
KBBI
(1990:703)
memiliki arti 1.
Istilah
reaksi
Kegiatan (aksi,
memiliki makna
proses,dsb)
ganda.
Makna
yang
timbul
reaksi dalam ilmu
akibat
suatu
kimia dan reaksi
pengaruh atau
jika ditinjau dari
suatu peristiwa;
aspek
2. Tanggapan
kebahasaan.
(respon)
terhadap suatu
aksi;
3.
Perubahan dsb
yang
terjadi
karena
Istilah reaksi dalam
bahasa
Inggris
disebut
sebagai
chemical reaction.
Berdasarkan kamus
kimia
oxford
(2007: 102), reaksi
kimia merupakan
perubahan satu atau
lebih unsur atau
senyawa (reaktan)
membentuk
senyawa yang baru
(produk reaksi).
Pada semua buku
kimia yang dikaji,
istilah reaksi kimia
sering
dituliskan
sebagai reaksi saja.
Padahal reaksi yang
dimaksud
adalah
reaksi kimia. Hal ini
dapat menimbulkan
adanya miskonsepsi.
Reaksi
tersebut
merupakan reaksi
eksoterm dengan
temperature 450°C.
Potensi miskonsepsi istilah kimia pada buku ajar kimia sma materi kesetimbangan kimia
ditinjau dari Aspek kebahasaan
96
bekerjanya
suatu
unsur
(obat, dsb); 4.
Perubahan
materi
yang
menyangkut
struktur dalam
molekul suatu
zat.
Potensi miskonsepsi istilah kimia pada buku ajar kimia sma materi kesetimbangan kimia
ditinjau dari Aspek kebahasaan
97
KESIMPULAN
Berdasarkan studi literatur yang telah
dilakukan, dapat disimpulkan bahwa hasil
penelitian menunjukkan bahwa terdapat
beberapa istilah yang dapat menimbulkan
potensi
miskonsepsi,
yaitu:
(1)
kesetimbangan,
(2)
dinamis,
(3)
konsentrasi, (4) endoterm, (5) proses
kontak, (6) fase, dan (7) reaksi.
REFERENSI
Almahdi
Ali
Alwan.
(2011).
Misconception
of
Heat
and
Temperature
Among
Physics
Students.
Proceeding
of
the
International
Conference
on
Education
and
Educational
Psychology. 12. 600–614.
Barkey et al, (2009). Misconceptions in
Chemistry Addressing Perceptions in
Chemical Education. ISBN: 978-3540-70988-6.
Boo Hong Kwen. (2005). Teachers‘
Misconceptions
of
Biological
Science Concepts as Revealed in
Science
Examination
Papers.
Proceedings of the International
Education Research Conference,
AARE 2005. 1-9.
Clement et al. (1987). Overcoming
Students' Misconceptions in Physics:
The Role of Anchoring Intuitions
and
Analogical
Validity.
nd
Proceedings of the 2 International
Seminar on Misconceptions and
Educational Strategies in Science
and
Mathematics.
Cornell
University.
Daintith, J. (2007). Kamus Lengkap Kimia
Edisi Baru. (Terjemahan Suminar
Achmadi). Jakarta: Erlangga.
Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
(1990). Kamus Besar Bahasa
Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.
Johari, J.M.C & Rachmawati, M. (2011).
Kimia SMA dan MA untuk Kelas
XI. Jakarta: Erlangga.
Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.
(2008). Permendiknas No.2, Tahun
2008, tentang Buku.
Oxford. (1994). A Concise Dictionary of
Chemistry.
London:
Oxford
University Press.
Purba, M. (2009). Kimia untuk SMA Kelas
XI. Jakarta: Erlangga.
Risch, M.R. (2014). Investigation about
representations used in teaching to
prevent misconceptions regarding
inverse
proportionality.
International Journal of STEM
Education. 1 (4). 1-7.
Simanek, D.E. (2007). Didaktikogenic
Physics Misconceptions: Student
Misconsceptions
induced
by
Teachers and Textbooks. Diakses
dari
https://www.lhup.edu/~dsimanek/
scenario/miscon.htm
Sparisoma Viridi. (September 2008).
Miskonsepsi dalam Fisika. Buletin
Berita Pembelajaran No.2 Tahun
1, September 2008. Diakses dari
http://ditdik.itb.ac.id/pembelajaran
/wpcontent/uploads/2005/11/edisi2tahun1-september-2008.pdf
Potensi miskonsepsi istilah kimia pada buku ajar kimia sma materi kesetimbangan kimia
ditinjau dari Aspek kebahasaan
98
Suparno, Paul. (2005). Miskonsepsi dan
Perubahan
Konsep
dalam
Pendidikan Kimia. Yogyakarta:
PT. Gramedia.
Tarigan. (1986). Telaah
Buku Teks
Bahasa Indonesia. Bandung:
Angkasa.
The correlation between speed reading and reading comprehension of the students of
english education, Sriwijaya University
Download