Uploaded by him.hopeless

PASAR OPSI

advertisement
Pasar Option/Opsi
Pengertian Pasar Opsi/Option
Opsi, dalam dunia pasar modal, adalah suatu hak yang didasarkan pada suatu perjanjian untuk
membeli atau menjual suatu komoditi, surat berharga keuangan, atau suatu mata uang asing pada
suatu tingkat harga yang telah disetujui (ditetapkan di muka) pada setiap waktu dalam masa tiga
bulan kontrak.(Christhoper Pass, 1997). Opsi dapat digunakan untuk meminimalisasi risiko dan
sekaligus memaksimalkan keuntungan dengan daya ungkit (leverage) yang lebih besar
Pasar Option/Opsi adalah perjanjian yang memberikan si pembeli Option/Opsi hak untuk
membeli atau menjual kontrak di masa yang akan datang pada harga tertentu (Specific Price) dan
pada atau sebelum waktu tertentu (Expiration Date). Option/Opsi adalah perjanjian yang
memberikan si pembeli Option/Opsi hak untuk membeli atau menjual kontrak di masa yang akan
datang pada harga tertentu (Specific Price) dan pada atau sebelum waktu tertentu (Expiration
Date). Option/Opsi adalah kontrak resmi yang memberikan Hak (tanpa adanya kewajiban) untuk
membeli atau menjual sebuah asset pada harga tertentu dan dalam jangka waktu tertentu.
Option/Opsis merupakan salah satu instrumen di dunia pasar modal (derivatives) untuk
meminimalisasi resiko dan sekaligus memaksimalkan keuntungan dengan daya ungkit (leverage)
yang lebih besar (Limited Loss with Unlimited Profit).
Dari pengertian umum mengenai Option/Opsi di atas dapat dilihat beberapa point penting
yang menggambarkan transaksi Option/Opsi yaitu :
1.
Option/Opsi memberi pemegangnya hak bukan kewajiban untuk membeli atau menjual
sesuatu. Berbeda dengan jenis transaksi jual beli yang sudah dikenal selama ini yang mengikat
masing-masing pihak dengan satu kewajiban untuk membayar atau memberikan satu barang
tertentu yang diperjualbelikan maka Option/Opsi memmberi pemegangnya hak bukan
kewajiban untuk menjual atau membeli satu barang yang diperjanjikan. Pemegang
Option/Opsi tidak bisa dipaksa untuk membeli atau menjual satu barang yang diperjanjikan
tersebut.
2.
Hak untuk menjual atau membeli suatu barang tersebut hanya bisa dilaksanakan kepada waktu
tertentu di masa yang akan datang atau sebelumnya. Hal ini tergantung dari jenis Option/Opsi
yang dipegang ada Option/Opsi yang mengatur bahwa hak untuk membeli atau menjual satu
barang bisa dilaksanakan pada saat waktu tertentu di masa yang akan datang tidak dapat
dilaksanakan sebelum waktu yang ditentukan tersebut, adapula jenis Option/Opsi yang hak
untuk membeli atau menjualnya dapat dilaksanakan sebelumnya.
3.
Apabila pemegang Option/Opsi melaksanakan haknya untuk membeli atau menjual satu
barang tertentu maka harga barang yang dibeli atau dijual tersebut sudah ditentukan
sebelumnya (biasanya ditentukan pada saat transaksi Option/Opsi dilakukan) tidak peduli
berapa harga pasar barang tersebut saat pelaksanaan hak. Jadi harga yang dipakai saat
pelaksanaan hak sudah ditentukan sebelumnya dan bukan harga pasar barang tersebut saat itu.
Dalam pasar valuta asing transaksi Option/Opsi valuta asing dapat di artikan sebagai satu
instrumen keuangan yang memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli atau menjual satu
mata uang tertentu dalam jumlah tertentu pada saat waktu tertentu dimasa yang akan datang dan
atau sebelumnya dengan kurs yang sudah ditentukan sebelumnya (biasanya sudah ditentukan saat
transaksi dilakukan).
Terdapat beberapa kategori untuk membedakan jenis Option/Opsi yang ada saat ini. Apabila
dilihat dari jenis hak yang dimiliki oleh pemegang Option/Opsi maka Option/Opsi dapat dibagi
menjadi dua yaitu (Brealey & Myers, 2003) :
a.
Call Option/Opsi yang memberikan hak membeli sesuatu kepada pemegangnya.
b.
Put Option/Opsi yang memberikan hak menjual sesuatu kepada pemegangnya.
Apabila dilihat dari waktu untuk melaksanakan hak tersebut maka Option/Opsi pada dasarnya
dibagi dua golongan besar yaitu :
a.
European Type Option/Opsi yaitu Option/Opsi yang hanya dapat dilaksanakan pada satu
tanggal yang sudah ditentukan. Tanggal tersebut biasa disebut Exercise Date.
b.
American Type Option/Opsi yaitu Option/Opsi yang dapat dilaksanakan pada satu tanggal
yang sudah ditentukan atau sebelumnya. Sehingga waktu pelaksanaan hak American Type
Option/Opsi adalah sejak tanggal kontrak Option/Opsi ditanda tangani sampai dengan
Exercise Date.
Fungsi dari Option/Opsis adalah sebagai berikut :
1.
Proteksi nilai asset. ( Asuransi nilai saham )
Salah satu strategi yang umum digunakan dengan Option/Opsis adalah memproteksi nilai
portofolio terhadap jatuhnya harga-harga saham, dengan membeli Put Option/Opsi. Dengan
membeli Put Option/Opsi ini investor berhak menjual sahamnya pada harga tertentu meskipun
dipasar harga saham tersebut sudah turun sampai nol sekalipun.
2.
Menghasilkan pendapatan tambahan dari assetnya
Para investor akan menggunakan strategi yang dikenal dengan nama Covered Call untuk
menghasilkan pendapatan tambahan dari sahamnya. Ini mirip dengan seorang investor
menyewakan rumahnya, tetapi dalam hal ini yang disewakan adalah sahamnya. Dengan strategi
ini seorang investor akan Sell Call (menjual kontrak Call Option/Opsi ) dengan jaminan sahamnya.
Ketika ia menjual Call Option/Opsi berarti investor tersebut Wajib menjual sahamnya pada harga
yang disepakati selama kontrak masih berlaku.
3.
Leverage
Option/Opsis memberikan suatu kesempatan yang besar memperoleh hasil investasi yang
tinggi dari modal yang kecil . Disini Option/Opsis memberikan leverage bagi investor tersebut.
Option/Opsis berfungsi sebagai leverage apabila kita hanya membeli Option/Opsisnya saja tanpa
membeli sahamnya.
4.
Discount
Option/Opsis juga dapat berfungsi sebagai discount untuk membeli saham. Apabila kita ingin
membeli saham, kita dapat menawarnya terlebih dahulu agar saham yang akan kita beli harganya
menjadi lebih murah. Dan dalam penawaran ini kita mendapatkan suatu premi sejumlah tertentu.
Strategi ini disebut pula naked put. Apabila saham telah menyentuh harga yang kita tawar maka
kita harus membeli saham tersebut, tetapi harganya tentu lebih murah karena kita telah melakukan
penawaran dan menerima premi di awal.
5.
Strategy Investasi
Option/Opsis juga dapat berfungsi sebagai strategi investasi. Karena banyaknya strategi di
Option/Opsis, maka Option/Opsis dapat berguna di berbagai situasi market. Baik itu market yang
uptrend, sideways maupun downtrend. Strategi strategi ini apabila dipahami dan dipelajari dengan
baik , tentu akan sangat membantu kita memperoleh hasil yang kita inginkan dalam berbagai
situasi market. Jadi setiap saat kita dapat memasuki market dengan strategi yang berbeda-beda
Opsi Valuta (Currency Option/Opsi) adalah tipe kontrak alternatif yang dapat dibeli atau
dijual oleh para spekulan atau perusahaan-perusahaan.
Opsi Valuta disediakan oleh :
a. Sejumlah bursa
b. Bank-bank komersial
c. Perusahaan-perusahaan pialang
Harga Premi Opsi
Menurut Abraham (2009), Harga sebuah opsi dipengaruhi oleh:
1
Jumlah permintaan (demand) dan pasokan (supply), semakin banyak investor yang berminat
untuk membeli, semakin mahal pula harga opsinya
2
Gejolak harga (volatility), semakin bergejolak harga suatu saham, semakin mahal pula
preminya. Semakin stabil harga saham, semakin stabil pula harganya
3
Harga opsi berbanding lurus dengan harga strike price
4
Harga saham acuan (underlying stock), jika harga saham acuan naik, maka harga opsi callnya akan naik
5
Masa berlaku, semakin lama masa berlaku, semakin tinggi harga opsinya.
Dasar Hukum Opsi
Menurut BEI (2014), dasar hukum yang menjadi pedoman dalam opsi saham sebagai salah
satu produk derivatif adalah sebagai berikut.
1
UU No.8 tahun 1995 tentang pasar modal.
2
Peraturan pemerintah no.45 tahun 1995 tentang penyelenggaraan kegiatan di bidang pasar
modal.
3
SK bapepam No. Kep.07/PM/2003 tanggal 20 Februari 2003 tentang penetapan kontrak
berjangka atas indeks efek sebagai efek.
4
Peraturan bapepam No. III. E. 1 tanggal 31 Okt 2003 tentang kontrak berjangka dan opsi atas
efek atau indeks efek.
5
SE Ketua bapepam No. SE-01/PM/2002 tanggal 25 Februari 2002 tentang kontrak berjangka
indeks efek dalam pelaporan MKBD perusahaan efek.
6
Persetujuan tertulis bapepam No. S-356/PM/2004 tanggal 18 Februari 2004 perihal
persetujuan KBIE-LN (DJIA & DJ Japan Titans 100).
Manfaat Opsi
Menurut bapepam (2003), Dengan melaksanakan perdagangan opsi, akan dapat diperoleh
beberapa manfaat adalah sebagai berikut.
1.
Manajemen risiko
Pemodal yang memiliki put option atas suatu underlying asset dapat melakukan hedging
melalui penundaan penjualan saham yang dimilikinya bila harga underlying assetnya turun dratis
secara tiba-tiba, sehingga dapat menghindari risiko kerugian.
2.
Memberikan waktu yang fleksibel
Untuk opsi tipe amerika, maka pemegang call option maupun put option dapat menetukan
apakah akan melaksanakan haknya atau tidak hingga masa jatuh tempo berakhir.
3.
Menyediakan sarana spekulasi
Para pemodal dapat memperoleh keuntungan jika dapat memperkirakan harga naik dengan
mempertimbangkan membeli call option, dan sebaliknya bila memperkirakan harga cenderung
turun dapat mempertimbangkan untuk membeli put option.
4.
Leverage
Secara potensial, leverage memberikan hasil investasi yang lebih besar dibandingkan dengan
bila menanam dananya pada saham misalnya, walaupun risikonya cenderung lebih besar pula
dibandingkan bila melakukan investasi secara langsung.
5.
Diversifikasi
Dengan melakukan perdagangan opsi dapat memberikan kesempatan kepada pemodal untuk
melakukan diversifikasi portofolio untuk tujuan memperkecil risiko investasi portofolio.
6.
Penambahan pendapatan
Pemodal yang memiliki saham dapat memperoleh tambahan pemasukan selain dari dividen,
yaitu dengan menerbitkan call option atas saham mereka. Dengan menerbitkan opsi, mereka akan
menerima premi dari opsi tersebut.
Terminology Opsi
Menurut Tandelilin (2010), ada istilah penting terkait dengan sekuritas opsi adalah sebagai
berikut.
1. Exercise (strike) price
Merupakan harga per lembar saham yang dijadikan patokan pada saat jatuh tempo. Dalam call
option, exercise price berarti harga yang harus dibayar (dibeli) pemilik opsi beli pada saat jatuh
tempo. Sedangkan pemegang put option, exercise price berarti harga yang akan diterima oleh
pemilik put option. BEI telah menetapkan tujuh strike price untuk masing-masing call
option dan put option pada setiap saham induk. Hal ini dilakukan agar mekanisma perdagangan
dapat terlaksana secara teratur dan efisien. Harga penutupan saham induk pada hari sebelumnya
digunakan sebagai dasar penentuan strike price dalam perdagangan KOS adalah sebagai berikut.
a. Untuk harga penutupan kurang dari Rp1.000, perubahan strike price adalah dalam kelipatan
Rp50.
b. Untuk harga penutupan Rp1.001 sampai dengan Rp5.000, perubahan strike price adalah
dalam kelipatan Rp100.
c. Untuk harga penutupan Rp5.001 sampai dengan Rp10.000, perubahan strike price adalah
dalam kelipatan Rp200.
d. Untuk harga penutupan lebih dari Rp10.000, perubahan strike price adalah dalam kelipatan
Rp500.
2. Expiration date
Merupakan batas waktu di mana opsi tersebut dapat dilaksanakan. Terdapat dua
model expiration date yang bisa diterapkan, yaitu model Amerika dan model Eropa. Opsi dengan
model Amerika dapat dilaksanakan kapan saja sampai dengan batas waktu yang telah ditentukan.
Sedangkan opsi gaya Eropa dilaksanakan hanya pada saat expiration date.
3. Premi Opsi
Merupakan harga yang dibayarkan oleh pembeli opsi kepada penjual opsi. Menurut Jogiyanto
(2013), ada beberapa terminologi (istilah) dasar yang digunakan di opsi adalah sebagai berikut.
a. Harga saham di pasar (stock price) yang diberi notasi P.
b. Harga saham jika menggunakan opsi yang disebut dengan exercise price atau strike price dan
diberi notasi E
c. Harga dari opsi yang diberi notasi HO.
d. Tanggal kadaluwarsa opsi yaitu tanggal terakhir opsi dapat digunakan yang disebut
dengan expiration date.
DAFTAR PUSTAKA
Abraham, L. (2009). Options The Art of Making Money. Bandung: TriExs Media.
Brealey, R. A., & Myers, S. (2003). Principles of Corporate Finance (edisi ke-7th) (Chapter 20).
McGraw-Hill Inc.
Christhoper Pass, D. (1997). Kamus Lengkap Ekonomi (Kedua). Jakarta: Erlangga.
Jogiyanto, H. M. (2013). Teori Portofolio dan Analisis Investasi. Yogyakarta: BPF-UGM.
Tandelilin, E. (2010). Analisis Investasi dan Manajemen Portofolio. Yogyakarta: BPFE.
Download