Uploaded by novianurulhabibah

SPM Deaerator

advertisement
NOVIARIZQOH NURUL H.
02311740000089
A. DEAERATOR
Deaerator merupakan alat deaerasi yang digunakan dalam industri kimia dan
pembangkit tenaga listrik. Fungsi dari alat tersebut adalah menghilangkan gas-gas yang
terkandung dalam air yang akan dipakai di dalam boiler. Gas-gas tersebut berupa O2 dan
CO2 yang dapat menyebabkan korosi pada pipa-pipa dan boiler apabila tidak dihilangkan.
Prinsip kerja deaerator adalah berdasar pada Hukum Henry yaitu kelarutan gas dalam
cairan tergantung pada suhu dan tekanan parsial.
Deaerator terdiri dari 2 bagian drum. Drum di bagian atas memiliki ukuran lebih kecil
yang berfungsi sebagai pemanas awal dan pembuangan gas-gas dari air umpan. Pada
drum kecil terdapat spray nozzle yang berfungsi untuk menyemprotkan air umpan
menjadi butiran-butiran air halus agar proses pemanasan dan pembuangan gas-gas lebih
sempurna. Pada drum kecil disediakan saluran vent agar gas-gas yang tidak terkondensi
bisa dibuang ke atmosfer.
Deaerator tipe Tray Terdiri dari bagian domed deaeration yang dipasang diatas
silinder vessel horizontal yang berfungsi sebagai tangki penyimpanan air dari boiler.
Prinsip kerjanya adalah, air umpan deaerator masuk melalui bagian atas deaeraetor
melewati tray dan uap masuk melalui bagian bawah. Dengan adanya tray maka, bidang
kontak antara air dengan uap menjadi lebih luas. Gas-gas yang tidak terlarut akan
dipisahkan oleh uap dan keluar melalui lubang di bagian atas deaerator. Saluran ventilasi
terdiri dari katup yang hanya memperbolehkan uap untuk keluar. Air umpan yang telah
di-deaerasi mengalir kedalam tangki penyimpanan yang kemudian dipompa ke boiler.
Uap pemanas bertekanan rendah yang memasuki tangki deaerator bagian bawah melalui
pipa sparger ditujukan untuk menjaga air umpan tetap hangat.
NOVIARIZQOH NURUL H.
02311740000089
B. PEMODELAN STATE SPACE
Pendekatan model deaerator adalah dengan menggunakan pendekatan
kesetimbangan massa. Menurut William Luyben (1985), pendekatan model yang
dilakukan dengan pendekatan kesetimbangan massa adalah akumulasi selisih dari laju
aliran yang masuk dengan laju aliran yang keluar. Dengan mengetahui laju massa yang
terakumulasi dalam sistem maka mekanisme massa per satuan waktu akan dapat
diketahui sebagai berikut :
Selanjutnya, maka persamaan matematis deaerator menjadi:
Berdasarkan skema heater tank dan storage tank seperti pada gambar, maka
dilakukan penurunan matematis dengan pendekatan kesetimbangan massa pada masingmasing tank sehingga dihasilkan persamaan berikut ini :
Deaerator secara umum adalah multivariabel dan nonlinier. Persamaan
sebelumnya dilinearisasi di sekitar kesetimbangan titik (set point) untuk mendapatkan
deskripsi linier dari sistem. Model dilinierisasi menggunakan ACSL. Linearisasi tersebut
bergantung pada lima variabel: tekanan di deaerator, entalpi di deaerator, tingkat air
umpan, kondensat posisi katup, dan posisi katup uap. Untuk setiap titik ekuilibrium, ada
satu set dari lima variabel ini dan karenanya sistem linier yang dihasilkan.
NOVIARIZQOH NURUL H.
02311740000089
di mana x, u, dan y masing-masing adalah state, control, dan output vektor. Untuk
mendapatkan state space untuk sistem, kami mendefinisikan x (t) sebagai state vector 2
× 1, u (t) sebagai input vector 2 × 1, dan y (t) sebagai output vector 2 × 1
Untuk model linierisasi yang telah didapat, maka matriks A, B, dan C pada kondisi
operasi normal berdasarkan metode ACSL adalah :
−3
𝐴 = [−1.9 𝑥 10−3
−1.0 𝑥 10
0]
0
1.8716 −0.8295]
𝐵= [
0.9905 −0.4822
𝐶= [
1.0000
0
]
8.2400 −15.3110
C. REFERENSI
Ben-Abdennour, A., Lee, K. Y. & Edwards, R. M., 1993. MULTIVARIABLE ROBUST
CONTROL OF A POWER PLANT DEAERATOR. IEEE Transactions on Energy
Conversion, Volume 8.
Iqbal, H. & Hendra Cordova, S. M., n.d. PERANCANGAN MIMO KONTROL (LEVEL
DAN PRESSURE) UNIT DEAERATOR MENGGUNAKAN METODE DECOUPLER.
Pamungkas, W., n.d. Perancangan Sistem Pengaturan Level Deaerator Pada Simulator
PLTU Menggunakan Quantitative Feedback Theory (QFT).
PRICILYA, N., n.d. PERANCANGAN SISTEM PENGENDALIAN LEVEL
BERBASIS MRAC PADA DEAERATOR UNIT 101-U DI PT. PETROKIMIA
GRESIK.
S.Srinivasan, P.Kanagasabapathy & N.Selvaganesan, n.d. FAULT DIAGNOSIS IN
DEAERATOR USING FUZZY LOGIC.
Download