Uploaded by User53465

Muhammad Jumi'at Mokhtar PRETESpsd

advertisement
Muhammad Jumi’at Mokhtar
1.
2.
3.
4.
5.
1711014210011
Apakah sampling dari data sinyal itu
Apakah yang dimaksud dengan kuantisasi
Berapakah batasan frekuensi sampling itu
Apakah yang dimaksud dengan aliasing
Apakah yang dimaksud dengan rekontruksi sinyal
Jawab
1. Tahap sampling, yaitu dengan mengambil sinyal secara periodik, dengan periode sampling T.
Berdasarkan pada penjelasan di atas kita tahu betapa pentingnya satu proses yang bernama
sampling dalam pengolahan sinyal digital. Setelah sinyal waktu kontinyu atau yang juga popuoler
kita kenal sebagai sinyal analog disampel, akan didapatkan bentuk sinyal waktu diskrit.
2. Kuantisasi, dalam matematika dan pemrosesan sinyal digital, adalah proses pemetaan satu set besar
nilai input ke (dihitung) set yang lebih kecil. Pembulatan dan pemotongan adalah contoh khas
proses kuantisasi. Kuantisasi terlibat untuk beberapa derajat dalam pemrosesan sinyal hampir
semua digital, sebagai proses yang mewakili sinyal dalam bentuk digital biasanya melibatkan
pembulatan. Kuantisasi juga membentuk inti dari dasarnya semua algoritme kompresi lossy.
Perbedaan antara nilai input dan nilai terkuantisasi (seperti round-off error) disebut sebagai
kesalahan kuantisasi. Sebuah perangkat atau fungsi algoritmik yang melakukan kuantisasi disebut
kuantisator. Konverter analog-ke-digital adalah contoh dari kuantisator.
Proses kuantisasi adalah mengubah nilai sinyal kontinu x(t) menjadi nilai sinyal diskrit xq(n), yang
digunakan untuk merepresentasikan x(n).
• Salah satu proses kuantisasi yang sering digunakan berbentuk xq(n) = Q[x(n)].
• Kuantisasi dapat menghasilkan kesalahan (error) kuantisasi sebesar eq (n) = xq(n)- x(n).
• Contoh : Misalnya sinyal analog xa(t) memiliki nilai xq(n) antara 0.1 ≤ xa (t) ≤ 0.4 .
3. Perlu batasan tentang frekuensi sampling, agar sinyal hasil samplingdapat dikembalikan ke sinyal
analog tanpa ada perubahan frekuensi
-Kriteria Nyquist: Fs ≥ 2 Fmax
-Lebih aman, Fs > 2 Fmax
4. Aliasing Adalah fenomena bergesernya frekuensi tinggi gelombang seismik menjadi lebih rendah
yang diakibatkan pemilihan interval sampling yang terlalu besar (kasar).
Gambar di bawah menunjukkan fenomena aliasing.
Muhammad Jumi’at Mokhtar
1711014210011
Perhatikan jika sampling interval = 2 mili detik atau 4 mili detik spektrum amplitudo gelombang
bersangkutan sekitar 80Hz. Akan tetapi jika sampling interval 16 mili detik maka frekuensi menjadi
bergeser lebih rendah yaitu sekitar 20Hz.
5. Secara matematis proses rekonstruksi ideal ((konverter diskrit ke kontinyu ideal).direpresentasikan
dalam 2 tahap;
1. Konversi deretan (sinyal waktu diskrit) ke impulse train
2.Pemfilteran dengan filter rekonstruksi ideal berupa filter lowpass
rekonstruksi biasanya berarti penentuan sinyal kontinu asli dari urutan sampel dengan jarak yang
sama.
Download