Uploaded by User42204

PROSEDUR DAN TATA CARA MELAKUKAN PENELITIAN (III)

advertisement
PROSEDUR DAN TATA CARA
MELAKUKAN PENELITIAN
HARI KRISTIANTO, S.Kep.,Ns, M.K.M
FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MERDEKA
SURABAYA
2019
Jenis – Jenis Penelitian
Tujuan
Bidang
Pendekatan
Tujuan
Pendekatan
Fungsi
Bidang Ilmu
Tempat
Penelitian
Hadirnya
Variabel
Jenis Data
Metode
Tujuan
Tingkat
Eksplanasi
Waktu
Sumber:
- Sukmadinata, N. S. 2009.
Metode Penelitian Pendidikan.
Bandung: Rosdakarya.
Sumber:
- Sugiyono. 2008. Metode Penelitian Pendidikan.
Bandung: Alfabeta.
Sumber:
- Sukidin & Mundir. 2005. Metode Penelitian. Surabaya: Insan Cendekia.
Jenis Data
Hadirnya
Variabel
Tempat
Penelitian
Bidang Ilmu
Pendekatan
Tujuan
-Penelitian
- Pendekatan
Laboratorium
Bujur
-Penelitian
- Pendekatan
lapangan
-Penelitian
Silang
-Penelitian
-Penelitian
Deskriptif
Pendidikan
Eksploratif
-Penelitian
-Penelitian
-Penelitian
Eksperimen
Keteknikan
Pengembangan
-Dsb.
-Penelitian
Verifikatif
-Penelitian
Kualitatif
-Penelitian
Kuantitatif
Akademis
Profesional
Bidang
Institusional
Tujuan
Murni/Dasar
Terapan
Survey
Evaluasi
Metode
Expostfacto
Sejarah
Eksperimen
Naturalistik
R&D
Policy
Research
Deskriptif
Komparatif
Cross Sectional
Action
Research
Tingkat
Eksplanasi
Waktu
Asosiatif
Longitudinal
Kualitatif
Pendekatan
Kuantitatif
Murni/Dasar
Fungsi
Evaluatif
Deskriptif
Prediktif
Tujuan
Improftif
Eksplanatif
Terapan
Pendekatan
Kuantitatif
Eksperimental
-Eksperimen
murni
-Eksperimen
semu
-Eksperimen
lemah
-Eksperimen
subyek
-Eksperimen
tunggal
Kualitatif
Non
Eksperimental
-Penelitian
deskriptif
-Penelitian survai
-Penelitian
ekspos fakto
-Penelitian
komparatif
-Penelitian
korelasional
-Penelitian
tindakan
Penelitian dan Pengembangan
Interaktif
Non Interaktif
-Studi etnografik
-Studi historis
-Studi
fenomenologis
-Studi kasus
-Studi teori dasar
-Studi kritis
-Analisis konsep
-Analisis historis
-Analisis
kebijakan
Perbedaan Kuantitatif & Kualitatif
PENELITIAN KUANTITATIF
PENELITIAN KUALITATIF
Berpijak pada konsep positivistik
Berpijak pada konsep naturalistik
Kenyataan berdimensi tunggal, terbatas,
fixed
Kenyataan berdimensi jamak, kesatuan
utuh, beruah, terbuka
Peneliti dengan objek terlepas; penelitian
dari luar dengan alat pengukuran standar
dan objektif
Peneliti dengan objek berinteraksi;
peneliti di luar dan di dalam, peneliti
sebagai instrumen, menggunakan
judgment / subjektivitas
Setting penelitian buatan, lepas dari
tempat dan waktu
Setting penelitian alamiah, terkait tempat
dan waktu
Analisis statistik
Analisis subjektif, intuitif, rational
Hasil penelitian berupa inferensi,
generalisasi, prediksi
Hasil penelitian berupa deskripsi,
interpretasi tentatif situasional
Penelitian Eksploratif
Berdasar Tujuan (Sukidin & Mundir, 2005)
Adalah sebuah penelitian yang bertujuan untuk
menggali secara luas tentang sebab-musabab atau
hal-hal yang mempengaruhi terjadinya sesuatu
Contoh: di sebuah sekolah secara berturut-turut
terjadi anak putus sekolah, terutama siswa kelas VI
Penelitian Verifikatif
Berdasar Tujuan (Sukidin & Mundir, 2005)
Adalah sebuah penelitian yang bertujuan untuk
mengecek kebenaran peneltian lain.
Contoh: penelitian untuk mengecek kebenaran hasil
penelitian dua tahun yang lalu tentang banyak siswa
yang putus sekolah
Penelitian Murni/Dasar
 Berdasar
Tujuan (Sugiyono, 2008)
adalah penelitian yang berkenaan dengan penemuan
dan pengembangan ilmu; penelitian ini bertujuan untuk
menemukan pengetahuan baru yang sebelumnya belum
pernah diketahui
 Berdasar Fungsi (Sukmadinata, 2009)
Diarahkan pada pengujian teori, tanpa menghubungkan
hasilnya untuk kepentingan praktik
Contoh: perumusan perkembangan kemampuan spasial
anak SD mulai usia 6 – 11 tahun
Penelitian Pengembangan
 Berdasar
Tujuan (Sukidin & Mundir, 2005)
Adalah sebuah penelitian yang bertujuan mengadakan
percobaan dan penyempurnaan terhadap suatu masalah
 Metode
penelitian kuantitatif yang bersifat non
eksperimental (Sukmadinata, 2009)
Adalah metode untuk mengembangkan dan
menguji/memvalidasi suatu produk

Contoh: mengembangkan buku, modul, media
pembelajaran, instrumen evaluasi, dll
Penelitian Terapan
Berdasar Tujuan (Sugiyono, 2008)
Berdasar Fungsi (Sukmadinata, 2009)
 Tujuan: menerapkan, menguji, dan mengevaluasi
kemampuan suatu teori yang dihasilkan oleh penelitian
dasar untuk diterapkan dalam memecahkan masalahmasalah di kehidupan praktis.
 Contoh:
Penerapan tahapan perkembangan kemampuan
spasial siswa SD dalam pembelajaran geometri
Penelitian Evaluatif
Metode Penelitian (Sugiyono, 2008)
 Berdasar Fungsi (Sukmadinata, 2009)
Penelitian yang memfokuskan pada suatu
kegiatan dalam suatu unit (site) tertentu.


Contoh: evaluasi program bimbingan
belajar matematika di kelas VI
Penelitian Murni/
Dasar
Penemuan
Ilmu baru
Penelitian Pengembangan
Penelitian
Terapan
Penemuan, pengembangan
dan pengujian produk
Penerapa Ilmu/
produk
Metode Penelitian Berdasar Tujuan (Sugiyono, 2008)
Penelitian pengembangan merupakan ‘jembatan’ antara
penelitian murni/dasar dan penelitian terapan
Perbedaan penelitian dasar, terapan, evaluatif
Aspek
Perbedaan
Penelitian Dasar
Penelitian Terapan
Penelitian Evaluatif
Bidang
penelitian
Penelitian bidang fisik,
perilaku, dan sosial
Bidang aplikasi :
kedokteran, rekayasa,
pendidikan
Pelaksanaan berbagai
program pada berbagai
institusi
Tujuan
Menguji teori; menentukan
hubungan empiris antar
fenomena; menegakkan
generalisasi
Menguji kegunaan teori;
menentukan hubungan
empiris dan generalisasi
Mengukur manfaat &
kelayakan program
Generalisasi
Abstrak & umum
Umum, terbatas dalam
satu bidang
Spesifik dalam aspek
tertentu
Penggunaan
hasil
Memperluas pengetahuan
ilmiah & prinsip2 dasar;
meningkatkan metodologi
Menambah pengetahuan
dalam bidang tertentu;
meningkatkan metodologi
dalam bidang tertentu
Menambah pengetahuan,
menigkatkan metodologi,
membantu penentuan
keputusan
Penelitian Deskriptif
Berdasar Hadirnya Variabel (Sukidin & Mundir, 2005)
Penelitian yang menjelaskan atau menggambarkan
variabel masa lalu dan sekarang
• Berdasar Tingkat Eksplanasi (Sugiyono, 2008)
penelitian yang dilakukan untuk mengetahui nilai
variabel bebas tanpa membuat perbandingan atau
penghubungan dengan variabel yang lain
• Berdasar Tujuan / Metode Penelitian Kuantitatif Non
Eksperimen (Sukmadinata, 2009)
Ditujukan untuk mendeskripsikan suatu keadaan atau
fenomena-fenomena (saat ini atau lampau) apa adanya
 Contoh: Penerapan tahapan perkembangan kemampuan
spasial siswa SD dalam pembelajaran geometri
•
Penelitian Deskriptif
Penelitian Perkembangan
Contoh: Penelitian perkembangan
kemampuan berpikir anak
Penelitian Longitudinal
Contoh: Penelitian perkembangan
kemampuan berbahasa dari bayi sampai
dewasa
Penelitian Cross Sectional
Contoh: Penelitian perkembangan
kemampuan berbahasa tahap bayi, anakanak, remaja, dan dewasa dalam waktu
yang bersamaan
2. Berdasarkan Metode
a. Penelitian Survey
adalah penelitian yang dilakukan pada populasi
besar maupun kecil, dimana data yang dipelajari
adalah data dari sampel yang diambil dari populasi
tersebut.
b. Penelitian Eksperimen
adalah penelitian yang berusaha mencari pengaruh
variabel tertentu terhadap variabel yang lain dalam
kondisi yang terkontrol secara ketat.
c. Penelitian Ex Post Facto
adalah penelitian yang dilakukan untuk meneliti
peristiwa yang telah terjadi untuk mengetahui faktorfaktor yang dapat menimbulkan kejadian tersebut.
d. Penelitian Naturalistic
yaitu metode penelitian yang digunakan untuk
meneliti pada kondisi obyek alami (sebagai
lawannya) dimana peneliti adalah sebagai instrumen
kunci.
e. Policy Research
adalah penelitian yang dilakukan pada, atau analisis
terhadap masalah-masalah sosial yang mendasar,
sehingga temuannya dapat direkomendasikan
kepada pembuat keputusan.
f. Action Research
adalah penelitian yang dilakukan untuk
mengembangkan metode kerja yang paling efisien,
sehingga biaya produksi dapat ditekan dan
produktivitas dapat meningkat.
g. Penelitian Evaluasi
merupakan bagian dari proses pembuatan
keputusan, yaitu untuk membandingkan suatu
kejadian, kegiatan, dan produk dengan standar yang
telah ditetapkan.
h. Penelitian Sejarah
adalah penelitian yang berkenaan dengan analisis
yang logis terhadap kejadian-kejadian di masa lalu.
Tujuan penelitian sejarah adalah untuk
merekonstruksi ulang kejadian-kejadian di masa
lampau secara sistematis dan obyektif, sehingga
ditetapkan fakta-fakta untuk membuat suatu
kesimpulan.
3. Berdasarkan Tingkat Eksplanasi
Penelitian menurut tingkat eksplanasi adalah penelitian
yang bermaksud menjelaskan kedudukan variabel-variabel
yang diteliti serta hubungan antara satu variabel dengan
variabel yang lain.
a. Penelitian Deskriptif
adalah penelitian yang dilakukan untuk mengetahui
nilai variabel mandiri (independen) tanpa membuat
perbandingan atau penghubungan dengan variabel
yang lain.
b. Penelitian Komparatif
adalah suatu penelitian yang bersifat
membandingkan. Penelitian ini dilakukan untuk
mengetahui nilai variabel mandiri (independen)
dengan membuat perbandingan dengan variabel
yang lain.
c. Penelitian Asosiatif/Hubungan
merupakan penelitian yang bertujuan untuk
mengetahui hubungan antara dua variabel atau
lebih.
4. Berdasarkan Tempat
a. Field Research (Penelitian Lapangan)
adalah penelitian yang dilakukan langsung di
lapangan.
b. Library Research (Penelitian Kepustakaan)
adalah penelitian yang dilakukan dengan
menggunakan literatur (kepustakaan) dari penelitian
sebelumnya.
c. Laboratory Research (Penelitian Laboratorium)
adalah penelitian yang dilakukan pada tempat
tertentu/lab. Penelitian ini biasanya bersifat
eksperimen atau percobaan .
5. Berdasarkan Jenis Data
a. Penelitian Kuantitatif
data yang digunakan adalah data kuantitatif, yaitu
data yang disajikan dalam bentuk angka.
b. Penelitian Kualitatif
data yang digunakan adalah data kualitatif, yaitu
data yang disajikan bukan dalam bentuk angka
(dapat berbentuk kata, kalimat, skema, gambar, dll).
c. Gabungan Kuantitatif dan Kualitatif
6. Berdasarkan Sifat
a. Penelitian Akademik (Mahasiswa S1, S2, S3)
▪ Merupakan sarana edukasi.
▪ Mengutamakan validitas internal (cara yang harus benar).
▪ Variabel penelitian terbatas.
▪ Kecanggihan analisis disesuaikan dengan jenjang (S1,S2,S3)
b. Penelitian Profesional (pengembangan ilmu,
teknologi dan seni)
▪ Bertujuan mendapatkan pengetahuan baru yang berkenaan
dan ilmu, teknologi dan seni.
▪ Validitas internal (cara yang benar) dan validitas eksternal
(kegunaan dan generalisasi) diutamakan.
▪ Variabel penelitian lengkap.
▪ Kecanggihan analisis disesuaikan kepentingan masyarakat
ilmiah.
c. Penelitian Institusional (perumusan kebijakan
atau pengambilan keputusan)
▪ Bertujuan untuk mendapatkan informasi yang dapat
digunakan untuk pengembangan kelembagaan.
▪ Mengutamakan validitas eksternal (kegunaan).
▪ Variabel penelitian lengkap.
▪ Kecanggihan analisis disesuaikan untuk pengambilan
keputusan.
Tahapan Penelitian
Langkah-Langkah Penelitian
Masalah Penelitian
Tujuan Penelitian
Tinjauan Pustaka
Kerangka Berpikir
Hipotesis Penelitian
Variabel
Metode Penelitian
Pengumpulan Data
Pendekatan
Sumberdata
Instrumen
Analisis Data
Penyusunan Laporan
Dr. E. Mujahidin,M.Si
Metodologi Penelitian
29
Tahapan Teknis
1. Persiapan
a.
Memilih dan merumuskan masalah

Tunjukkan
bahwa
peneliti
mengetahui
permasalahan dan hal-hal yang bersangkut paut
dengannya.

Peroleh informasi dari tangan pertama untuk
menyusun ide-ide atau memperjelas persoalan.
Dr. E. Mujahidin,M.Si
Metodologi Penelitian
30
b.
Merumuskan teori dan hipotesis

Pelajari teori yang telah dihasilkan

Pelajari metode penelitian yang telah digunakan

Pelajari analisa yang telah dibuat
c. Memilih pendekatan

Pendekatan kuantitatif vs kualitatif.

Berdasarkan teknik sampling: populasi, sampel
atau kasus.

Berdasarkan
tujuan
penelitian:
deskriptif atau eksperimen.
Dr. E. Mujahidin,M.Si
Metodologi Penelitian
eksploratif,
31
d. Menentukan variabel penelitian

Tentukan variabel penelitian (kuantitatif seperti
penguasaan asset, umur dll. Atau kualitatif seperti
pengetahuan, pengalaman dll.)

Pahami hakikat variabel: statis vs dinamis.

Buat indikator setiap variabel sehingga pengambilan
data dapat terukur dan terarah.
Dr. E. Mujahidin,M.Si
Metodologi Penelitian
32
e. Menentukan sumber data

Tentukan darimana data akan diperoleh: person
(sumber data berupa orang), place (sumber data
berupa tempat) atau paper (sumber data berupa
simbol).

Tentukan jenis data: primer (semua keterangan untuk
pertama kalinya dikumpulkan peneliti) atau sekunder
(data sudah tersedia).
Dr. E. Mujahidin,M.Si
Metodologi Penelitian
33
f. Menentukan dan menyusun instrumen
penelitian

Tentukan teknik pengumpulan data: observasi,
wawancara, kuesioner atau dokumentasi.

Hal yang harus diperhatikan adalah obyek penelitian,
sumberdata, waktu dan dana, tenaga penelitian dan
teknik analisis data
Dr. E. Mujahidin,M.Si
Metodologi Penelitian
34
2. Tugas Lapangan
a.
Tentukan jadwal pelaksanaan riset secara terinci.
b.
Pilih dan latih petugas pencacah dan petugas
lapangan (jika diperlukan).
c.
Tentukan jadwal penerangan terhadap responden.
d.
Rencanakan anggaran riset secara matang.
Dr. E. Mujahidin,M.Si
Metodologi Penelitian
35
e.
Administrasikan setiap kegiatan riset dengan baik.
f.
Alokasikan personil penelitian dengan responden.
g.
Perjelas batas-batas geografis daerah yang diriset
(bila lapangan)
h.
Lengkapi dengan surat ijin yang syah.
Dr. E. Mujahidin,M.Si
Metodologi Penelitian
36
3. Pengolahan data
a.
Editing, lakukan pengecekan terhadap
kemungkinan kesalahan pengisian daftar
pertanyaan.
b.
Coding, berikan kode-kode tertentu untuk
mempermudah pengolahan.
Dr. E. Mujahidin,M.Si
Metodologi Penelitian
37
c. Tabulating, kelompokkan
serupa dalam tabel-tabel.
jawaban-jawaban
d. Analizing, buat analisis data dengan benar
dan simpulkan berdasarkan analisis tersebut
serta alasan-alasannya.
 Jika ditemukan hasil yang diluar dugaan, teliti
kembali proses pengumpulan dan pengolahan
data
Dr. E. Mujahidin,M.Si
Metodologi Penelitian
38
4.
Pelaporan
a.
Isi laporan harus konsisten, jelas, padat dan tidak
menghasut.
b.
Gunakan sistematika dan bahasa yang benar.
c.
Buat isi laporan dalam tiga kategori: pendahuluan
(preliminer) seperti halaman judul, kata pengantar,
daftar isi dan lain sebagainya; Bagian pokok seperti
pendahuluan, kerangka teori, metode penelitian,
temuan dan kesimpulan; bagian akhir berupa
referensi dan berbagai lampiran.
Dr. E. Mujahidin,M.Si
Metodologi Penelitian
39
RUANG LINGKUP PENELITIAN
Menurut nursalam (2013) : penjabaran lingkup masalah
penelitian ilmu keperawatan akan dibagi menjadi 6
lingkup masalah penelitian, meliputi :
1. Ilmu keperawatan dasar dan manajemen keperawatan
2. Ilmu keperawatan anak
3. Ilmu keperawatan maternitas
4. Ilmu keperawatan medikal bedah dan gawat darurat
5. Ilmu keperawatan kesehatan jiwa
6. Ilmu keperawatan komunitas, keluarga dan gerontik
Ilmu Keperawatan Dasar Dan
Manajemen Keperawatan
Fokus masalah penelitian ilmu keperawatan
dasar dan manajemen keperawatan adalah :
1. Pengembangan konsep dan teori
keperawatan
2. Kebutuhan dasar manusia
3. Pendidikan keperawatan
4. Manajemen keperawatan
5. Peran organisasi profesi (PPNI)
Lingkup masalah penelitian pengembangan
konsep dan teori keperawatan
1.
2.
3.
4.
Teori adaptasi roy
Teori kesehatan lingkungan dari florence N
Teori hubungan antarmanusia dari H.E.Peplau
Teori 14 kebutuhan dasar manusia V Henderson
dan 21 masalah kebutuhan manusia dari F.G
Abdellah
5. Teori hubungan antara care, core dan cure dari L
hall
6. Teori defisit perawatan diri (Selfcare) dari Orem
Lingkup masalah penelitian kebutuhan
dasar manusia
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
Oksigenasi
Nutrisi
Cairan dan elektrolit
Eliminasi
Mobilisasi
Istirahat dan tidur
Kenyamanan dan nyeri
Keamanan dan keselamatan
Psikososial spritual dan seksualitas
Lingkup masalah penelitian pendidikan
keperawatan
1. Perkembangan pengelolaan
2. Penerapan dan pengembangan kurikulum
3. Proses pembelajaran di kelas, laboratorium,
dan klinik serta lapangan (komunitas)
4. Sarana dan prasarana pendidikan
5. Mahasiswa dan staf pengajar
6. Metode pembelajaran
7. Sistem evaluasi
Lingkup masalah penelitian
manajemen keperawatan
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
Sistem pengelolaan pelayanan keperawatan
Peran dan kinerja bidang keperawatan
Peran dan kinerja komite keperawatan
Peran dan kinerja perawat
Model asuhan keperawatan profesional yang diterapkan
Model sistem pencatatan dan pelaporan
Administrasi klien masuk rumah sakit
Pengembangan instrumen penilaian kualitas pelayanan
keperawatan
9. Pengembangan instrumen penilaian kepuasan klien
10. Standar praktik keperawatan profesional
Lingkup masalah penelitian organisasi
profesi keperawatan PPNI
1. Peran organisasi dalam sistem regulasi praktik
keperawatan (registrasi, lisensi, dan legalisasi)
2. Peran organisasi dalam penetapan standar
praktik keperawatan
3. Peran organisasi dalam pelanggaran praktik
anggotanya
4. Peran organisasi dalam peningkatan pendidikan
anggota dan sosialisasi profesi
5. Peran organisasi dalam pengembangan
pendidikan tinggi keperawatan
Ilmu Keperawatan Anak
Lingkup masalah penelitian ilmu keperawatan didasarkan pada filosofi
keperawatan anak yang menekankan pada maslah biopsikososial anak
akibat hospitalisasidan peran keluarga dalam asuhan keperawatan
anak :
1. Stress akibat dampak hospitalisasi
2. Penerapan konsep asuhan keperawatan dengan paradigma
perawatan atraumatik
3. Masalah deteksi tumbuh kembang (DDST) oleh petugas maupun
orang tua
4. Masalah stimulasi yang sesuai tahap tumbuh kembang bayi/anak
5. Masalah pengelolaan bermain sesuai tahap tumbuh kembang
anak dan jenis penyakit pada anak yang dirawat di RS
Tugas individu
Silahkan tuliskan lingkup masalah penelitian
pada departemen dibawah ini :
1. Ilmu keperawatan maternitas
2. Ilmu keperawatan medikal bedah dan gawat
darurat
3. Ilmu keperawatan kesehatan jiwa
4. Ilmu keperawatan komunitas, keluarga dan
gerontik
TERIMA KASIH
Download