logika pertmuan

advertisement
Jadi, dalam Logika, pengetahuan yang implisit tentang cara berpikir yang
tepat (sound reasoning) dieksplisitkan dengan jalan mempelajari bentukbentuk logikal.
"Jika Jupe adalah artis dan semua artis adalah seksi, maka Jupe adalah seksi"
Pernyataan di atas adalah sebuah pernyataan majemuk yang terdiri
atas tiga buah pernyataan sederhana (tunggal) yang masingmasing
dapat berdiri sendiri.
Pernyataan majemuk tadi, yang merupakan contoh sebuah argumen
sederhana, dapat dijabarkan ke dalam pernyataan-pernyataan
sederhana yang mewujudkannya dan disusun (dari atas ke bawah)
sebagai berikut:
• Jupe adalah artis.
• Semua artis adalah seksi.
• Jupe adalah seksi.
Perhatikan
Pasal 338 KUHP :
setiap orang yang sengaja dan dengan rencana
lebih dahulu merampas nyawa orang lain,
diancam karena pembunuhan dengan
rencana, dengan pidana mati atau pidana
penjara seumur hidup atau selama waktu
tertentu, paling lama dua puluh tahun
Pasal 362
Setiap orang yang
mengambil barang sesuatu,
yang seluruhnya atau sebagian kepunyaan orang
lain,
dengan maksud dimiliki secara melawan hukum,
diancam karena pencurian,
dengan pidana penjara paling lama lima tahun
atau denda paling banyak enam puluh rupiah
KONSEP
(PENGERTIAN DAN PERKATAAN)
Kegiatan berpikir manusia berlangsung di dalam akal budi atau
intelek (the mind) manusia
Tiga langkah kegiatan akal budi itu adalah:
a) Kegiatan akal budi tingkat pertama (the first operation
of the mind) yang dinamakan Aprehensi Sederhana
(Simple Apprehension) yang menghasilkan
terbentuknya Konsep.
b) Kegiatan akal budi tingkat kedua (the second
operation of the mind) yang dinamakan Keputusan
(Judgment, Oordeen yang menghasilkan Proposisi).
c) Kegiatan akal budi tingkat ketiga (the third operation
of the mind) yang dinamakan Penalaran (Reasoning,
Redenering) yang menghasilkan Argumen atau
Argumentasi.
Persoalan logika
• Apa yang dimaksud dengan pengertian
(Konsep)?
• Apa yang dimaksud dengan putusan
(proposisi)?
• Apa yang dimaksud dengan penyimpulan
(inferensi)?
• Apa aturan untuk dapat menyimpulan secara
lurus?
• Apa macam silogisme?
• Apa macam sesat pikir (fallacy)?
Berfikir dan bahasa
• Berpikir : “berbicara dengan diri sendiri di dalam batin”
• Bila orang berbicara dengan memakai kata-kata, maka
orang berpikir dengan gunakan “konsep‘”/”pengertian
• Pemikiran dan bahasa berhubungan secara timbal
balik.
• Berpikir dengan jelas dan tepat menuntut pemakaian
kata-kata Yang tepat;
• sebaliknya pemakaian Kata-kata yang tepat sangat
menolong kita untuk berpikir dengan 'lurus'.
• Bahasa adalah alat pemikiran yang membantu untuk
memperoleh 'kecakapan berpikir dengan lurus’.
BAHASA
• Bahasa yang dipakai berkomunikasi pada
hakikatnya adalah suatu sistem lambang
• bahasa mempunyai tiga fungsi pokok, yaitu:
a) Fungsi ekspresif, yakni fungsi untuk
menyatakan perasaan. Ucapan yang bersifat
ekspresif ini tidak dapat dikualifikasi salah atau
benar.
b) Fungsi informatif, yakni fungsi untuk
menyampaikan informasi.
c) Fungsi direktif, yakni fungsi untuk memerintah.
Pengertian lahirilah
(Kata atau tanda)
Keputusan
(Kalimat, term, premis)
Pengertian lahirilah
(Kata atau tanda)
Penyimpulan
(Asas, hukum)
Pengertian lahirilah
(Kata atau tanda)
Keputusan
(Kalimat, term, premis)
Pengertian lahirilah
(Kata atau tanda)
Gambar Unsur dan Asas Bernalar
Pengertian - Kata - Term
• Orang tak dapat berbicara dengan baik kalau
tidak mempunyai kata-kata.
• Demikian pula orang tak dapat berpikir
dengan tepat tanpa pengertian-pengertian.
• Maka pekerjaan budi yang pertama ialah
mencoba mendapatkan pengertian itu
kata
• Kata adalah tanda lahir yang menunjukkan
baik barang-barang (kenyataan) maupun
pengertian pengertian kita tentang barangbarang (kenyataan itu).
• Kata adalah tanda lahir atau pernyataan dari
pengertian.
• Kata tidak sama dengan pengertian
Term
• Utuk mengerti arti dari kata tertentu, salah satu
hal yang perlu kita perhatikan ialah tempat dan
fungsi kata itu di dalam suatu kalimat.
• Pemikiran kita tidak terdiri dari kata-kata atau
pengertian-pengertian yang terlepas satu dari
yang lain.
• Kata-kata tersebut dihubung-hubungkan menjadi
kalimat-kalimat, sehingga membentuk sebuah
arti.
• Term = bagian dari suatu kalimat yang berfungsi
sebagai (S atau P)
Isi dan luas pengertian
• setiap pengertian atau kata mempunyai arti atau isi
tertentu.
• Isi pengertian ; semua unsur yang termuat di dalam
pengertian.
• Pengetahuan manusia dimulai dengan melihat atau
mengalami barang-barang atau hal-hal yang konkret.
• Berdasarkan pengetahun keindraan maka akal-budi
membentuk pengertian-pengertiannya.
• Pengertian-pengertian akal budi itu ternyata lebih luas atau
lebih umum daripada barang-barang konkret yang kita
lihat
• Luas Pengertian : Barang-barang atau lingkungan realitas
yang ditunjuk dengan pengertian atau kata tertentu.
Hubungan antara Isi dan Luas Pengertian
makin 'umum' suatu pengertian itu, makin sedikit
isinya, makin luas lingkungannya.
makin banyak isinya (makin mendekati kenyataan
yang kongkret), makin sempit atau terbatas pula
luasnya
Dalam kaitannya dengan hukum
Isi norma menentukan luas wilayah
penerapannya
Untuk menunjukkan luas term, dalam logika dipakai
istilah ::
a) Singular = dengan tegas menunjukkan satu individu
atau barang tertentu. Misalnya: nama diri, kata-kata
dengan 'ter' atau'paling', barang yang ditunjuk
dengan khusus seperti 'pohon' itu.
b) Partikular = menunjukkan hanya sebagian dari
seluruh luasnya (lebih dari satu, tetapi tidak semua
bawahannya). Misalnya: beberapa, kebanyakan, ada
yang, orang-orang, dan sebagainya.
c) Universal = menunjukkan seluruh lingkungannya dan
masing-masing bawahannya, tak ada yang
dikecualikan. Misalnya: setiap orang, manusia adalah
makhluk sosial, besi itu logam.
Pembagian Kata-kata menurut Artinya
 Univokal (sama bentuknya, sama artinya) ialah kata yang
dapat dikatakan tentang barang banyak (bawahannya)
dengan arti yang persis sama.
Misalnya: Si A itu manusia, si B itu manusia. Di sini
'manusia' dipakai dalam arti yang sama.
Misalnya: tiga ekor anjing dipotong ekomya. Di sini 'ekor'
tidak dalam arti yang persis sama.
 Ekuivokal (sama bentuknya, lain artinya) ialah kata yang
sama, tetapi artinya sama sekali berlainan.
 Analogis (sama bentuknya, sedangkan artinya ada
kesamaan dan ada perbedaanya) ialah kata yang
mempunyai arti yang tidak sama persis (ada perbedaan),
tetapi juga tidak sama sekali berlainan (ada kesamaan).
Nilai-Rasa dan Kata-kata Emosional
• Bahasa bukanlah barang yang mati, melainkan
sesuatu yang hidup,
• Ekspresi merupakan alat interkomunikasi
antarmanusia yang hidup bersama dalam
masyarakat.
• Kata kata tidak hanya menunjukkan
kenyataan/fakta-fakta barang-barang yang
objektif saja, tetapi dapat juga menyatakan sikap
dan atau perasaan kita terhadap kenyataan
objektif itu.
• Kata mempunyai nilai-nilai tertentu.
klasifikasi
• penggolangan atau klasifikasi ialah pekerjaan
budi kita untuk menganalisis, membagi-bagi,
menggolonggolongkan, dan menyusun
pengertian-pengertian dan barang-barang
menurut kesamaan dan perbedaannya.
• Penggolongan itu penting sekali dalam proses
pemikiran dan ilmu pengetahuan. Karena untuk
mengupas suatu persoalan, kita harus dapat
menangkap bagian-bagiannya serta menguraikan
unsur-unsumva.
Contoh penggolongan di bidang hukum
Penduduk hindia belanda :
Bumi putera :
Timur asing
 Eropa
Pencurian
Pencurian biasa
Pencurian dengan kekerasan
Pencurian dengan pemberatan
Aturan Pernggolongan
• Penggolongan harus lengkap
• Penggolongan harus sungguh-sungguh
memisahkan
• Penggolongan harus menurut dasar atau garis
yang sama
• Penggolongan harus cocok untuk tujuan yang
hendak dicapai
Definisi
• salah satu cara untuk menjelaskan konsep adalah dengan
definisi yang dapat dibedakan dalam definisi nominal dan
definisi riil.
• Definisi nominal terdiri atas tiga macam yaitu definisi
leksikal, definisi presisi dan definisi stipulatif.
• Definisi presisi mengandung unsur leksikal dan stipulatif.
Detinisi presisi beranjak dari konsep yang sudah lazim
dalam bahasa sehari-hari (leksikal) sekaligus memberkan
penegasan unsur-unsur baru yang sifatnya untuk
memberikan makna khusus yang baru.
• Definisi stipulatif dapat berupa pengembangan terminologi
baru atau memberikan pengertian baru terhadap term atau
istilah yang sudah ada.
Alasan untuk mengintrodusir istilah baru
• Convenience, yaitu satu istilah sudah cukup
menggantikan satu uraian misalnya wanprestasi
sudah cukup menggantikan rumusan ingkar janji.
• Secrecy ekspresi hanya dapat dipahami oleh
pemberi pesan dan penerima pesan, misalnya
pakar Hukum administrasi akan lebih memahami
perbedaan antara penyalahgunaan wewenang
dengan sewenang-wenang.
• Economy yaitu menghemat dengan menggantikan
suatu uraian cukup dengan satu term atau istilah.
Definisi harus tunduk pada aturan :
Definis harus singkat.
Antara definisi dengan definiendum sifatnya
convertible, misalnya beschikking adalah besluit
yang sifatnya individual - besluit yang sifal
individual adalah beschikking.
Definisi tidak boleh negatif. Misalnya kambing
adalah hewan berkaki empat adalah bukan tikus.
Definiendum tidak boleh masuk dalam definisi.
Download