perancangan dan pembuatan iklan teaser

advertisement
PERANCANGAN DAN PEMBUATAN IKLAN TEASER “LOKET 24”
DENGAN PEMBERIAN TEKNIK COMPUTER GENERATED
IMAGERY (CGI) DAN STOP MOTION SEBAGAI MEDIA
PROMOSI DAN INFORMASI
NASKAH PUBLIKASI
diajukan oleh
Rizky Aprio Prasetyo
10.11.4496
kepada
SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER
AMIKOM YOGYAKARTA
YOGYAKARTA
2015
PERANCANGAN DAN PEMBUATAN IKLAN TEASER “LOKET 24” DENGAN
PEMBERIAN TEKNIK COMPUTER GENERATED IMAGERY (CGI) DAN
STOP MOTION SEBAGAI MEDIA PROMOSI DAN INFORMASI
Rizky Aprio Prasetyo1) , Tonny Hidayat2)
2)
Teknik Informatika STMIK AMIKOM Yogyakarta
Jl Ring road Utara, Condongcatur, Sleman, Yogyakarta 55281
,1
Email : [email protected] ), [email protected] 2)
Abstract - Loket 24 is a subsidiary of PT. Netindo
Solution Group (Netsol Mind) engaged in ticketing and
online payments. Loket 24 is a social business, by
combining a variety of services that support digital life
convenience and benefits to consumers. Many of the
constraints faced by them due to lack of marketing is still
fairly common ordinary even as competitors who have
stood first and certainly already have consumers keep
more and a little understanding of the complexity of the
explanation of the concepts and how to work and
socialization.
mempengaruhi emosi dan kejiwaan seseorang sehingga
banyak individu terperangkap dalam suatu kondisi dalam
iklan sehingga terjadi tindakan yang diambil individu yang
terpengaruh. Iklan produk akan membuat seseorang individu
berencana untuk memiliki (Membeli) produk yang
diiklankan. Iklan Sosial akan membuat seseorang individu
prihatin dan berencana membantu (Menyumbang) sesuai
keadaan yang diiklankan. Sedangkan iklan layanan
masyarakat membuat seseorang tergerak dan berencana
melakukan tindakan (Merubah) sesuai keadaan yang di
iklankan. [1]
Loket 24 take steps to make television ads to attract
potential consumers to the consumer and can be well
visualized. With the intended target market, from among
the general public and can be a side investment option
especially for students, as well as the business was very
multitasking. Hence the request I took the initiative to
create a concept teaser television ads using CGI
techniques and Stop Motion. With a simple concept and
not too much but it will be well visualized and effectively
in line with expectations.
Loket 24 merupakan anak perusahaan dari
PT.Netindo Solution Group (Netsol Mind) yang bergerak
dibidang ticketing dan pembayaran online. Loket 24 adalah
sosial bisnis, dengan menggabungkan berbagai layanan yang
mendukung kehidupan digital untuk kemudahan dan
keuntungan para konsumen. Dengan mengambil langkah
strategi pemasaran yang lebih lagi, Loket 24 ingin membuat
iklan televisi untuk menambah daya tarik para calon mitra
bisnis sehingga para calon mitra bisnis tersebut berminat
untuk bergabung sebagai member atau mitra bisnis.
The Process of using the software Adobe After Effect Cs
6 and Adobe Photoshop CS 6. The software is very
commonly used by the author or editor of homeland film
projects created with the goal to maximum and finish as
expected. Because there will be use of techniques
Computer Generated Imagery ( CGI ) is a special effect
in the world of television, and the provision of the Stop
Motion technique that can make objects or still images
will appear to move, it must anticipate the draft early
this teaser ad that does not look overdone or over effect
as teaser ads in general that seem natural and attractive.
1.1 Tujuan Penelitian
Keywords - Loket 24, Teaser Ad, Computer Generated
Imagery (CGI), Stop Motion
1.1.2 Tujuan Akademis
1. Berbagi pengalaman dan wawasan penulis tentang
pembuatan iklan televisi
2. Memenuhi salah satu syarat kelulusan studi di
STMIK AMIKOM Yogyakarta
3. Menambah pengetahuan dan wawasan pembaca
terhadap dunia periklanan televisi
1.1.1 Tujuan Objek
1. Meningkatkan minat investasi terutama bagi para
mahasiswa dan kegiatan transaksi secara online
karena lebih praktis dan dapat menghemat lebih
banyak waktu dan biaya
2. Mengenalkan
serta
memberikan
informasi
mengenai Loket 24 (promosi)
3. Mengajak masyarakat untuk menjadi mitra bisnis
atau member dan bergabung dengan Loket 24
1. Pendahuluan
Iklan adalah bentuk publikasi suatu aktivitas,
produk atau layanan kepada masyarakat luas melalui media
masa dan internet seperti koran, TV, Radio atau website atau
lainnya yang bersentuhan langsung dengan publik.
Pengertian iklan adalah upaya merebut simpati, dukungan
dan ketertarikan orang akan kondisi dalam iklan. Iklan dapat
2 Landasan Teori
2.1 Tinjauan Pustaka
1
a.
Tinjauan Umum merupakan perbandingan antara
karya tulis yang dibuat oleh penulis dengan karya tulis yang
sudah ada sebelumnya. Melihat dari judul dan tema yang
hampir sama pada karya skripsi lainnya, penulis berusaha
memberikan informasi persamaan dan perbedaan yang ada.
Dengan salah satu contoh karya mahasiswa Jurusan Sistem
Informasi STMIK AMIKOM Yogyakarta yang bernama
Triatmadi Santosa, NIM: 08.12.3442 dengan judul
“Pembuatan Iklan Televisi Sebagai Media Promosi Pada
Kura - Kura Ocean Park Jepara Jawa Tengah”.
b.
c.
d.
Iklan digunakan sebagai sarana promosi dengan
tujuan unuk meningkatkan keuntungan ekonomi
bukan sebagai iklan layanan masyarakat atau iklan
penyuluhan.
Iklan ditayangkan di televisi bukan ditayangkan
pada kegiatan-kegiatan promosi atau penyuluhan
lain.
Dari konsep yang digunakan sama yaitu salah
satunya menggunakan teknik CGI hologrphic.
Durasi iklan yang sama yaitu 30 detik
2. Perbedaan
a. Iklan yang akan dibuat yaitu iklan jasa produk.
b. Iklan yang akan dibuat menggunakan teknik CGI
dan Stop Motion.
Berikut adalah persamaan dan perbedaan yang
penulis uraikan guna membuktikan bahwa penulisan skripsi
ini asli dan bukan sebuah duplikasi skripsi peneliti lain:
1. Persamaan
a. Landasan teori yang ditulis sama-sama mengacu
pada ilmu multimedia dan periklanan.
b. Iklan digunakan sebagai sarana promosi jasa dengan
tujuan untuk meningkatkan keuntungan ekonomi
bukan sebagai iklan layanan masyarakat atau iklan
penyuluhan.
c. Hasil dari keseluruhan proses iklan diharapkan
mampu memberikan informasi secara cepat, tepat
dan menarik.
d. Daftar pustaka yang digunakan sebagian besar
menggunakan buku - buku karangan M. Suyanto.
e. Iklan ditayangkan di televisi bukan ditayangkan
pada kegiatan-kegiatan promosi yang dilakukan
Loket 24 atau penyuluhan lain.
f. Analisis yang digunakan yaitu analisis SWOT,
dengan menilai efektifitas atau mengelompokkan
factor-faktor
yang
mempengaruhi
proses
penyampaian informasi serta memberikan solusi
terhadap permasalahan yang timbul.
Gambar 1. Iklan STMIK AMIKOM
2.2 Teknik-Teknik Iklan yng Digunakan
2.2.1 Iklan Teaser (Teaser Ad)
Penasaran bisa menjadi alat ampuh menarik atensi
seseorang untuk mengenal lebih jauh informasi yang belum
lengkap. Karena itu, pemasar seringkali mencari cara
menciptakan rasa penasaran itu untuk mendekatkan
konsumen kepada produk atau brand yang ingin
dikomunikasikan. Teaser ad dimunculkan oleh pemasang
iklan karena konsumen secara faktual sudah terlalu banyak
dibombardir oleh informasi iklan dari berbagai media baik
TV, cetak, maupun radio yang jumlahnya juga sangat
membludak. Karena itu, pemasang iklan membutuhkan
teknik atau strategi tersendiri agar iklannya tidak lewat
begitu saja. Kembali kepada konsep komunikasi, iklan
sebenarnya adalah menyampaikan pesan, dan pesan itu harus
sampai kepada target konsumen. Mengingat banyaknya
media untuk beriklan dan iklan itu sendiri, maka teaser ad
menjadi salah satu jawaban untuk menarik atensi konsumen.
[2]
2. Perbedaan
a. Judul skripsi dan konsep penulis.
b. Objek peneliitian.
c. Iklan yang akan dibuat yaitu iklan teaser dengan
pemberian teknik Computer Generated Imagery
(CGI) dan Stop Motion.
d. Iklan ini dibuat dengan software-software Adobe
After Effect Cs 6 sebagai pengolah efek pada video
dan Adobe Photoshop Cs 6 sebagai pengolah
foto/gambar.
Selain mengacu pada hasil karya skripsi mahsiswa
STMIK AMIKOM Yogyakarta saya juga mengacu pada
iklan yang sudah tayang di telivisi yaitu iklan STMIK
AMIKOM. Dengan teknik CGI yang hampir sama saya juga
akan menguraikan perbandingan antara iklan AMIKOM yg
sudah tayang ini dengan iklan yang akan dibuat.
1. Persamaan
2
Gambar 2. Iklan Teaser Djarum Super
2.2.2 Computer Generated Imagery (CGI)
Computer generated imagery (juga dikenal sebagai
CGI) adalah penerapan bidang komputer grafis, atau lebih
khusus, grafis 3D komputer untuk efek khusus dalam film,
program televisi, commercials, simulators dan simulasi
umumnya, dan media cetak. Video game biasanya
menggunakan real-time komputer grafis (jarang disebut
sebagai CGI), tetapi juga termasuk pra-diberikan “memotong
adegan” dan intro film yang dimana itu akan menjadi cirri
khas aplikasi CGI. Ini kadang-kadang disebut sebagai FMV
(Full motion video). [3]
Gambar 4. Iklan Indosat Im3 Dengan Teknik Stop Motion
3. Analisis
3.1 Hasil Analisis SWOT
1. Analisis Strengths (Kekuatan)
Dari hasil analisis terhadap Loket 24 didapatkan
beberapa kekuatan atau kelebihan diantaranya yaitu:
A. Dari segi perusahaan:
1. Loket
24
mempunyai
banyak
mitra
bisnis/member yang telah melakukan registrasi
secara online melalui website.
2. Harga produk yang cukup bersaing dari
perusahaan lain.
3. Memiliki jumlah karyawan yang cukup dan
kompeten sehingga mempermudah proses yang
diajukan oleh mitra bisnis/member.
B. Dari segi iklan yang dirancang:
1. Konsep atau tampilan iklan yang modern dan
menarik.
2. Penyampaian yang tepat sasaran oleh para calon
mitra bisnis atau para pemirsa televisi.
2. Analisis Weakness (Kelemahan)
Setelah menganalisis kekuatan, berikut adalah
analisis dari kelemahan dari Loket 24, yaitu antara lain:
A. Dari segi perusahaan:
1. Loket 24 belum dikenal masyarakat luas
terutama di Yogyakarta.
2. Proses promosi hanya melalui website dan
informasi antar individu.
B. Dari segi iklan yang dirancang:
1. Iklan yang hanya ditayangkan dibeberapa
televisi lokal Yogyakarta saja.
2. Konsep iklan yang terlalu variatif sehingga
penyampaian pesan yang kurang maksimal.
3. Analisis Opportunities (Peluang)
Analisis peluang dari pembuatan iklan pada Loket
24 adalah:
A. Dari segi perusahaan:
1. Dengan kemampuan memahami perkembangan
media promosi yang ada maka dapat
meningkatkatkan citra perusahaan.
B. Dari iklan yang dirancang:
1. Para pelaku bisnis ticketing/pembayaran online
yang berada di Yogyakarta ini belum ada yang
menggunakan periklanan televisi sebagai
media promosi dan informasinya.
Gambar 3. Iklan STMIK AMIKOM Dengan Taknik CGI
2.2.3 Stop Motion Animation
Animasi Stop motion adalah suatu teknik animasi
untuk membuat objek yang dimanipulasi secara fisik agar
terlihat bergerak sendiri. Setiap pergerakan dari objek
tersebut difoto (frame individual), sehingga menciptakan
ilusi gerakan ketika serangkaian frame dimainkan berurutan
secara berkesinambungan. Tokoh/objek dari tanah liat sering
digunakan dalam stop motion untuk kemudahan mereka
mereposisi. Gerakan animasi menggunakan tanah liat disebut
clay animation or clay-mation. Pada umumnya animasi
awalnya bukan video, melainkan kumpulan gambar yang
berurutan sehingga akhirnya menjadi sebuah video. Begitu
pun stop motion, juga terdiri dari kumpulan gambar yang
berurutan. Namun kumpulan gambar yang didapatkan dalam
stop motion tidaklah sehalus pengerjaan animasi dengan
komputer. Karena pengambilan sebuah gambarnya
memerlukan penggerakan objek secara manual, dan
objeknya bukanlah benda hidup. Stop-motion animation
sering
pula
disebut
claymation
karena
dalam
perkembangannya, jenis animasi ini sering menggunakan
clay (tanah liat) sebagai objek yang digerakkan. [4]
3
umumnya yang kurang begitu intens terhadap perkembangan
teknologi internet.
4. Analisis Threats (Ancaman)
Beberapa hasil analisis ancaman terhadap
rancangan iklan Loket 24 adalah:
A. Dari segi perusahaan:
1. Pesaing dari perusahaan lain yang telah lebih
dulu berdiri dan lebih banyak memiliki
konsumen tetap dapat menjadi ancaman Loket
24.
B. Dari segi iklan yang dirancang:
1. Ancaman dari para pesaing perusahaan setelah
melihat iklan televisi Loket 24 sangat
memungkinkan perusahaan lain melakukan
strategi promosi yang sama untuk menarik para
pemirsa televisi.
3.2.3 Kelayakan Operasi/Organisasi
Tabel 2. Hasil Analisis Kelayakan Operasi
Item Penilaian
Penilaian Kelayakan
Kemampuan iklan dalam Iklan ini berisikan informasi
keakuratan informasi yang mengenai kehadiran jasa
dihasilkan
Loket 24
Efisiensi iklan
Media iklan televisi sangat
efisien dalam promosi. Biaya
yang dikeluarkan sangat
sebanding dengan respon
yang akan didapat. Promosi
melalui televisi lebih luas
jangkauannya dibandingkan
dengan website dan brosur
3.2 Studi Kelayakan
3.2.1 Kelayakan Teknis
Tabel 1. Hasil Analisis Kelayakan Teknis
Item Penilaian
Penilaian Kelayakan
Ketersediaan
Teknologi yang digunakan yaitu
teknologi
Kamera Canon Legria D3100 Kit VR
dengan SD Card Sandisk SDHC 4GB
sebagai alat untuk mengambil gambar
dan penyimpanan gambar, juga tripod
TAKARA CV-213W-Black sebagai
alat
penunjang
pada
proses
pengambilan gambar sehingga kamera
bisa tetap fokus dan tidak bergerak.
Adobe after Effect Cs 6 sebagai
pengolah video, sedangkan Adobe
Photoshop CS 6 sebagai pengolah
foto/gambar. Dan visualisasi medianya
berupa televisi.
Penggunaan
Sebagian teknologi yang digunakan
teknologi
adalah teknologi yang sudah umum
digunakan
dalam
multimedia
periklanan televisi.
Keaslian karya Iklan ini merupakan karya asli sendiri,
iklan
bukan merupakan copian karya iklan
produk hasil karya orang lain yang
sejenis.
Isi Iklan
Isi iklan tidak berbau pornografi
ataupun hal-hal yang berbau SARA.
3.2.4 Kelayakan Hukum
Tabel 3. Hasil Analisis Kelayakan Hukum
Item Penilaian
Penilaian Kelayakan
Keaslian Karya Iklan
Iklan ini merupakan karya
asli
sendiri,
bukan
merupakan copian iklan jasa
lain yang sejenis
Isi Iklan
Isi iklan tidak berbau SARA
ataupun hal-hal yang berbau
pornografi
3.2.5 Kelayakan Strategik
Tabel 4. Hasil Analisis Kelayakan Strategik
Item Penilaian
Penilaian Kelayakan
Kemampuan mempengaruhi Proses penyebaran iklan
pasar
yang lebih luas sehingga
pemasaran juga semakin
besar maka akan besar juga
pangsa pasar yang didapat
Kemampuan
membentuk Iklan ini membentuk citra
citra
Loket
24
semakin
berkembang
baik
dan
modern karena menambah
strategi promosi melalui
media televisi
3.2.2 Kelayakan Ekonomi
4. Implementasi Dan Pembahasan
Kelayakan ekonomi diperlukan untuk menilai
apakah pembuatan iklan ini efektif bisa mendatangkan
keuntungan lebih bagi Loket 24 baik secara materil maupun
non materil. Pembuatan iklan televisi mendatangkan
keuntungan secara materil, yaitu peningkatan jumlah mitra
bisnis/member yang juga berimbas terhadap pendapatan
ekonomi Loket 24 dan juga bisa mendatangkan keuntungan
non materil yaitu peningkatan citra Loket 24 untuk lebih
dikenal oleh masyarakat luas hingga pedesaan pada
4.1 Produksi Iklan
4.1.1 Rencana Kegiatan Shooting
Shooting dilaksanakan selama dua hari yaitu pada
tanggal 20 – 21 Mei 2014 yang dilakukan di Cafe Ca-Kun,
Jalan Kaliurang dan Asrama Tangerang, Kotagede. Mulai
pengambilan gambar pada lokasi pertama dilakukan pada
4
pukul 10.00 WIB hingga selesai dan pada lokasi kedua
dilakukan pada pukul 15.00 WIB hingga selesai.
a. Lokasi 1, 20 Mei 2014 :Pengambilan gambar untuk
stop motion dilakukan di luar atau sekitaran cafe
Ca-Kun, gambar yang diambil yaitu dua orang yang
sedang melakukan transaksi.
b. Lokasi 2, 21 Mei 2014 :Pengambilan video
dilakukan di aula Asrama Tangerang, video yang
diambil yaitu seseorang yang sedang menyebutkan
produk-produk loket 24.
video dengan format AVI sesuai standar sistem penyiaran
stasiun TV yang akan dipilih yaitu Jogja TV dan TVRI
Jogja. Karena pada tahapan penyiaran di stasiun televisi
harus dengan pertimbangan dan kewenangan lebih lanjut
dari pihak Loket 24 sepenuhnya maka sebelum pada tahap
penyiaran di stasiun televisi tersebut iklan akan di upload
pada Youtube sebagai media promosi dan informasinya.
4.2.1 Editing
Tahap pengeditan (editing) ini adalah tahapan
dimana penggabungan file – file yang telah diambil pada
tahap produksi seperti gambar, video, dan audio dengan
menambahkan efek – efek spesial didalamnya.
4.1.2 Shooting Dan Pengambilan Gambar
Pengambilan gambar dilakukan sesuai tempat yang
sudah direncanakan sebelumnya. Setelah kegiatan syuting ini
dilakukan maka didapat rincian sebagai berikut:
a. Pengambilan gambar dilakukan sebanyak 100
gambar untuk stop motion dan pengambilan video
sebanyak 2 video.
b. Video yang dihasilkan berdurasi 20 detik yang
nantinya akan digabungkan dengan gambar –
gambar stop motion.
Berikut adalah beberapa hasil capture pengambilan gambar
dan video yang akan di edit
Gambar 7. Video Yang Telah Diberi Effect
4.2.2 Rendering
Selanjutnya setelah semua proses editing selesai
yaitu masuk ketahap rendering. Sebelum proses rendering
berjalan akan ada tahapan - tahapan setting yang harus
dilakukan terlebih dahulu. Kemudian setelah semua proses
setting render selesai tahapan selanjutnya yaitu melakukan
proses rendering dan menungggu proses rendering hingga
selesai.
Gambar 5. Beberapa Gambar Untuk Stop Motion
Gambar 8. Rendering
Gambar 6. Beberapa Gambar Untuk Video
4.2.3 Uji Iklan
4.2 Tahap Pasca Produksi
Tahap pasca produksi adalah periode dimana semua
pekerjaan dan aktivitas yang terjadi setelah iklan telelvisi di
produksi. Tahap pascaproduksi meliputi pengeditan,
pemberian efek – efek spesial, dan penggabungan gambar,
video, dan audio menggunakan software Adobe Photoshop
dan Adobe After Effect, tahap akhir adalah proses rendering
No
1
2
3
5
Tabel 5. Hasil Uji Alpha Testing
Hasil Pengujian
Konsep iklan Loket 24 ini menarik dan unik
Iklan Loket 24 ini dapat dinikmati oleh semua
golongan
Iklan Loket 24 ini memiliki nilai informatif
4
5
6
7
informasi antar individu saja. Maka dari itu
dengan dibuatnya iklan televisi ini sebagai
salah satu solusi penambah media promosi
elektronik yang lebih luas dan menyeluruh.
Semua produk Loket 24 ditampilkan pada iklan Loket
24 ini
Iklan Loket 24 ini terkesan berlanjut sesuai dengan
konsep teasernya
Penyampaian pesan yang kurang maksimal
Minimnya fasilitas pendukung
Meskipun demikian iklan Loket 24 ini masih memiliki
banyak kelebihan dan kekurangan yaitu :
4.2.4 Upload Iklan Pada Youtube
Kelebihan :
1. Konsep atau tampilan iklan yang modern dan
menarik.
2. Penyampaian yang tepat sasaran oleh para calon
mitra bisnis atau para pemirsa televisi.
Karena pada tahapan penyiaran di stasiun televisi
harus dengan pertimbangan dan kewenangan lebih lanjut
dari pihak Loket 24 sepenuhnya, maka sebelum pada tahap
penyiaran di stasiun televisi tersebut iklan akan di upload
pada Youtube sebagai media promosi dan informasinya.
Kekurangan :
1. Iklan yang hanya ditayangkan dibeberapa televisi
lokal Yogyakarta saja.
2. Konsep iklan yang terlalu variatif sehingga
penyampaian pesan yang kurang maksimal.
Daftar Pustaka
[1] Sumbert. 2013. Arti Iklan dan Pengertiannya. [online],
(http://www.sumbertips.com2013/01/arti-iklan-danpengertiannya.html, diakses tanggal 21 Desember
2013)
[2] Jahari, T. dan Akbar, R. 2013. Menggoda Konsumen
Dengan
Teaser.
[online],
(http://www.marketing.co.id/menggoda-konsumendengan-teaser/, diakses tanggal 21 Januari 2014)
[3] Tio dan Ari. 2014. CGI dan Animasi. [online],
(http://ksmovies.wordpress.com/cgi-dan-animasi/,
diakses tanggal 9 Maret 2014)
[4] Tidar, N.A dan Dickho, T.D. 2013. Animasi Stop
Motion dan Pengertian Stop Motion. [online],
(http://animasikuu.wordpress.com/topik/animasi-stopmotion-2/pengertian-stop-motion/, diakses tanggal 29
Maret 2014)
Gambar 9. Iklan Telah Muncul Di Youtube
5. Penutup
5.1 Kesimpulan
Pembuatan iklan “Perancangan dan Pembuatan
Iklan Teaser Loket 24 Dengan Pemberian Teknik Computer
Generated Imagery (CGI) dan Stop Motion Sebagai Media
Promosi dan Informasi” ini melewati tiga tahap, yaitu
sebagai berikut :
a. Tahap Pra Produksi, meliputi membuat konsep
dan ide cerita, pembuatan naskah iklan, dan
pembuatan storyboard iklan Loket 24.
b. Tahap Produksi, meliputi kegiatan shooting
video atau pengambilan gambar untuk stop
motion di dua lokasi yaitu café Ca – Kun dan
aula Asrama Tangerang, pemilihan atau seleksi
video dan gambar, dan proses editing yaitu
penggabungan antara gambar – gambar dan
video serta pemberian efect dan audio.
c. Tahap Pasca Produksi, meliputi hasil editing,
rendering, dan hasil pengujian dengan metode
Alpha Testing, lalu kemudian iklan di upload di
Youtube sebagai media promosi dan informasi.
d. Analisis
SWOT
(Strengths,
Weakness,
Opportunity, Threath) digunakan dalam
melakukan perancangan ini. Dan dari analisis
tersebut dapat ditemukan bahwa Weakness
pada Loket 24 ini yaitu Loket 24 belum dikenal
masyarakat secara luas terutama di Yogyakarta
dan proses promosi hanya melalui website dan
Biodata Penulis
Rizky Aprio Prasetyo, memperoleh gelar Sarjana Komputer
(S.Kom), Program Studi Teknik Informatika STMIK
AMIKOM Yogyakarta, lulus tahun 2015.
Tonny Hidayat, memperoleh gelar Magister Komputer
(M.Kom), Program Studi Teknik Informatika STMIK
AMIKOM Yogyakarta, lulus tahun 2011.
6
Download