Jurnal Peta Tematik: Aplikasi dan Jenis Peta Tematik

advertisement
JURNAL PETA TEMATIK 10 SEPTEMBER 2019
PENGAPLIKASIAN BEBERAPA PETA TEMATIK DENGAN
JENIS TEMA TERTENTU
Razul Ridho Hi’arada
1705061029
[email protected]
Abstrak
Pengertian peta tematik adalah suatu peta yang memperlihatkan informasi kualitatif dan atau
kuantitatif pada unsur tertentu. Unsur-unsur tersebut ada hubungannya dengan detail topografi yang
penting. Pada peta dasar yang terdiri dari data topografi itulah, data tematis dapat dipertahankan.
Selain itu data yang dimuat dalam peta tematik, dapat diperoleh dari hasil survei lapangan secara
langsung maupun tidak langsung. Data yang diperoleh secara tidak langsung misalnya : data statistik.
Peta tematik memiliki beberapa tema tertentu yang dapat di visualisasikan. Dot – Distribution Map
merupakan salah satu tema dari pembuatan peta tematik yang menunjukkan suatu fenomena yang
bergantung terhadap sebaran visual yang menunjukkan pola spasial. Cholopleth Map merupakan tema
peta tematik di mana area diarsir dan atau menggunakan gradasi warna yang dipola secara
proporsional dengan pengukuran variabel statistik ditampilkan pada peta dalam variasi suatu wilayah.
Dalam tema peta tematik terdapat penggunaan simbol garis yang disebut Isoline Map, simbol dalam
tema peta ini merupakan simbol yang mewakilkan atau menggambarkan keadaan geografis yang
berhubungan dengan jarak, seperti jalan, sungai, perbatasan dan lain sebagainya isoline sendiri
merupakan nilai persamaan garis yang ada di dalam peta. Terdapat tema Flow Map yang lebih ke
menjelaskan campuran dari peta dan diagram alir, yang menunjukkan pergerakan objek dari satu
lokasi ke lokasi lain, seperti jumlah orang dalam migrasi. Peta tematik yang menggunakan tema Chart
Map sendiri menunjukkan titik dengan berisi grafik. Grafik sendiri dapat berupa histogram, pie graph.
Kata Kunci : Peta Tematik, Dot – Distribution Map, Cholopleth Map, Isoline Map, Flow Map, Chart
Map
Pendahuluan
Peta merupakan alat komunikasi antara
pembuat peta dan pengguna peta dalam bentuk
dua dimesional yang merupakan gambaran
permukaan bumi yang telah di - skala. Ada
beberapa jenis peta yang salah satunya adalah
peta tematik. Pengertian peta tematik secara
umum adalah suatu peta yang memperlihatkan
informasi kualitatif dan atau kuantitatif pada
unsur tertentu. Pemetaan dengan cara kualitatif
adalah suatu penyajian gambar dari data
kualitatif ke atas peta, berupa bentuk dari
symbol yang menyatakan identitas serta
melukiskan keadaan dari unsur - unsur yang ada
tersebut. Bentuk symbol selalu dihubungkan
dengan kualitas unsur yang diwakilinya.
Pemetaan cara kuantitatif adalah suatu
penyajian gambar dari data kuantitatif ke atas
peta, berupa symbol yang menyatakan identitas
dan menunjukkan besar / jumlah / banyaknya
unsur yang diwakilinya. Data yang disajikan
kuantitatif berupa data yang mempunyai sifat
absolut dan relatif. Unsur-unsur tersebut ada
hubungannya dengan detail topografi yang
penting. Pada peta dasar yang terdiri dari data
topografi
itulah,
data
tematis
dapat
dipertahankan. Selain itu data yang dimuat
dalam peta tematik, dapat diperoleh dari hasil
survei lapangan secara langsung maupun tidak
langsung. Data yang diperoleh secara tidak
langsung misalnya : data statistik. Peta tematik
menggambarkan kenampakan pada permukaan
bumi yang ingin ditampilkan berdasarkan tema
tertentu. Peta tematik biasanya menggunakan
tema – tema tertentu sesuai kebutuhan dari
pembuatan peta tersebut. Salah satunya seperti,
Dot – Distribution Map, Cholopleth Map,
Isoline Map, Flow Map, Chart Map.
Isi
Pembuatan peta tematik biasanya menggunakan
beberapa tema sesuai kebutuhan dari
pembuatan peta berikut beberapa tema tersebut;
Dot – Distribution Map
Peta distribusi titik merupakan salah satu tema
dari pembuatan peta tematik. Tema ini biasanya
menggunakan simbol berupa titik ( ● ) untuk
menunjukkan suatu fenomena yang bergantung
terhadap sebaran visual yang menunjukkan pola
spasial. Prinsip peta ini adalah setiap titik
merupakan wakil dari nilai satuan yang tertentu,
jadi nilai satuannya ditentukan lebih dahulu.
Prinsip peta ini merupakan metode yang
1
JURNAL PETA TEMATIK 10 SEPTEMBER 2019
menunjukkan distribusi (penyebaran) dari
sesuatu (misal : penduduk, ternak, hasil
pertanian dan sebagainya). Sehingga pemakai
peta akan mendapat keterangan mengenai
"relative density" (kerapatan relatif).
telah didapatkan
sebelumnya.
dan
atau
ditetapkan
Gambar 3.
Kepadatan penduduk di daerah Provinsi Lampung tahun
2017
Gambar 1.
Peta distribusi titik, 1 dot = 10 orang
Gambar 4.
Peta kelas kesesuaian lahan aktual untuk tanaman kelapa
sawit Kabupaten Kubu Raya
Kelas
Lahan
Faktor
Pembatas
Drainase
tanah pH
S2 d
tanah
masam;
Kesuburan
Tanah
Rendah
S3 f, n, d
drainase
tanah
buruk
Tidak
N
Sesuai
Jumlah
Gambar 2.
Peta distribusi titik, semakin besar titik mewakili
pertambahan 1000 orang secara konstan
Cholopleth Map
Peta Cholopleth merupakan salah satu tema
peta tematik di mana area diarsir dan atau
menggunakan gradasi warna yang dipola secara
proporsional dengan pengukuran variabel
statistik yang ditampilkan pada peta, seperti
kepadatan
penduduk.
Peta
Choropleth
menyediakan
cara
mudah
untuk
memvisualisasikan bagaimana pengukuran
bervariasi di seluruh wilayah geografis atau
menunjukkan tingkat variabilitas dalam suatu
wilayah menggunakan warna. Peta suhu panas
serupa tetapi tidak menggunakan batas
geografis. Data peta didasarkan dari data
statistik yang dikumpulkan di atas wilayah yang
Luas
Ha
%
10.668
10,36
92.218
89,56
49
0,05
102,935
100,00
Tabel 1.
Kelas kesesuaian lahan gambut untuk tanaman kelapa
sawit
Sumber: Analisis kelas kesesuaian lahan untuk tanaman
kelapa sawit
2
JURNAL PETA TEMATIK 10 SEPTEMBER 2019
Kebutuhan dalam penggunaan peta isoline dapat
diolah
sehingga
dapat
menggambarkan
penampang melintang, peta dalam bentuk kontur,
diagram blok, peta dengan simbol titik, hingga
peta dengan simbol area. Isoline dapat dianalisis
menjadi peta arah data, peta lereng, peta relief,
dan sebagainya.
Gambar 5.
Peta jumlah kecurahan hujan
Isoline Map
Dalam peta tematik dimiliki juga tema yang
menggunakan simbol garis disebut peta isoline,
simbol garis dalam tema peta ini merupakan
simbol yang mewakilkan atau menggambarkan
keadaan geografis yang berhubungan dengan
jarak, seperti jalan, sungai, perbatasan dan lain
sebagainya isoline sendiri merupakan nilai
persamaan garis yang ada di dalam peta.
Adapun jenis-jenis isoline di antaranya:
• Isoterm, isoline yang mewakili suhu
• Isohyet, isoline yang menggambarkan
curah hujan.
• Isohypse, isoline yang menggambarkan
ketinggian suatu tempat.
• Isohaline, isoline untuk menjelaskan
kadar garam air laut
• Isobar: isoline untuk menggambarkan
tekanan udara
Kesimpulannya, isoline adalah semacam
simbol-simbol garis yang jika ditarik garis
maka akan saling terhubung di atas permukaan
bumi. Misalnya, isoline yang digunakan untuk
menggambarkan kecepatan angin maka
menghubungkan
tempat
tempat
yang
menghubungkan kecepatan angin yang sama.
Gambar 7.
Kenampakan garis yang memiliki nilai ketinggian
permukaan tanah yang sama (kontur)
Flow Map
Tema peta tematik ini lebih ke menjelaskan
campuran dari peta dan diagram alir, yang
menunjukkan pergerakan objek dari satu lokasi
ke lokasi lain, seperti jumlah orang dalam
migrasi, jumlah barang yang diperdagangkan,
atau jumlah paket dalam suatu jaringan.
Flow map dapat digunakan untuk menunjukkan
pergerakan hampir apa saja, seperti:
• Apa
yang
mengalir,
bergerak,
bermigrasi, dll.
• Arah mana aliran bergerak dan / atau
apa sumber dan tujuan.
• Berapa
banyak
yang
mengalir,
dipindahkan, diangkut, dll.
Informasi umum tentang apa yang mengalir dan
bagaimana mengalir.
Gambar 8.
kegiatan kapal —kapal laut dari pelabuhan A sebagai
pusat kegiatan, mengadakan perjalanan menuju ke
pelabuhan B, C, dan D.
Bentuk flow line dapat berupa garis lurus, garis
dengan bentuk yang tidak teratur, lengkungan
yang teratur.
Gambar 6.
Peta kecepatan angin dalam meter / detik
3
JURNAL PETA TEMATIK 10 SEPTEMBER 2019
KESIMPULAN
Adapun kesimpulan sebagai berikut;
• Peta
Tematik
merupakan
peta
memperlihatkan informasi kualitatif dan
atau kuantitatif pada unsur yang
menampilkan berdasarkan tema tertentu.
• Adapun beberapa tema Peta Tematik,
antara lain;
Dot – Distribution Map
Cholopleth Map
Isoline Map
Flow Map
Chart Map
Gambar 9.
Peta pergerakan Pacific Ring Of Fire
Chart Map
Tema peta chart dalam peta tematik lebih ke
dalam penjelasan maupun pengembangan dari
tema Dot – Distribution Map yang memiliki
nilai grafik. Sehingga Chart Map sendiri
menunjukkan titik ( ● ) dengan berisi grafik,
grafik sendiri dapat berupa histogram, pie
graph.
Chart Map biasanya digunakan untuk :
• Graph yang mewakili jumlah pria dan
wanita dalam satu wilayah
• Graph persebaran industri di suatu
wilayah
Gambar 10.
Gambar persebaran pria dan wanita di suatu wilayah
Gambar 11.
Pie Graph mengenai industri di suatu wilayah
4
JURNAL PETA TEMATIK 10 SEPTEMBER 2019
Referensi
PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 8 TAHUN 2013 TENTANG
KETELITIAN PETA RENCANA TATA RUANG
Ahmad, D. (2018, Februari 11). Jenis-jenis Isoline dan Kegunaanya dalam Meteorologi. Dipetik
September Minggu, 2019, dari Sridianti.com: https://www.sridianti.com/jenis-jenis-isoline-dankegunaan-dalam-meteorologi.html
Daud .T, E. M. (2016). PEMBUATAN PETA TEMATIK JENIS-JENIS DOMINAN TUMBUHAN MANGROVE
BERDASARKAN PERATURAN KEPALA BADAN INFORMASI GEOGRAFIS NOMOR 3 TAHUN 2014. Studi
Kasus: Kabupaten Pasuruan dan Kota Probolinggo .
Krisnohadi, A. (2011). ANALISIS PENGEMBANGAN LAHAN GAMBUT UNTUK TANAMAN KELAPA SAWIT
KABUPATEN KUBU RAYA. ANALISIS PENGEMBANGAN LAHAN GAMBUT , 3.
MAPIPTEK. (2009). Survei dan Pemetaan Nusantara. Jakarta: Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan
Nusantara (BAKOSURTANAL).
Miswar, D. (2013). Kartografi Tematik. Dalam D. Miswar, Kartografi Tematik (hal. 3, 23, 29). Bandar
Lampung: Universitas Lampung.
Ormeling, P. F. (2013). Kartografi Tematik : Aspek Sosial Dan Ekonomi. Yogyakarta: Penerbit Ombak
(Anggota IKAPI).
Parman, S. (2010). Deteksi Perubahan Garis Pantai Melalui Citra Penginderaan Jauh di Pantai Utara
Semarang Demak. Penginderaan Jauh , 30-37.
Sarasati, E. (2012). Peta Tematik. Peta Tematik .
Sudaryanto. (2012). Peta Tematik. Tema Peta Tematik .
5
Download