Uploaded by User28739

PENGERTIAN EKONOMI PUBLIK

advertisement
PENGERTIAN EKONOMI PUBLIK

llmu Ekonomi Publik adalah cabang Ilmu Ekonomi yang
menelaah masalah-masalah ekonomi khalayak ramai
(publik/masyarakat, pemerintah/negara) seperti kebijakan
subsidi/pajak, regulasi/deregulasi, nasionalisasi/privatisasi, sistem
jaminan sosial, ketahanan pangan, kebijakan teknologi,
pertahanan dan keamanan, pendidikan, kesehatan, dan
sebagainya
PERANAN PEMERINTAH DALAM PEREKONOMIAN
ANTARA LAIN :






Menetapkan kerangka hukum (legal framework) yang melandasi
suatu perekonomian.
Mengatur/meregulasi perekonomian dengan alat subsidi dan pajak.
Memproduksi komoditas tertentu dan menyediakan berbagai
fasilitas seperti kredit, penjaminan simpanan, dan asuransi.
Membeli komoditas tertentu termasuk yang dihasilkan oleh
perusahaan swasta, misalnya persenjataan.
Meredistribusikan (membagi ulang) pendapatan dari suatu
kelompok ke kelompok lainnya.
Menyelenggarakan sistem jaminan sosial, misalnya memelihara anakanak terlantar, menyantuni fakir miskin, dan sebagainya
Contoh aktivitas sektor publik dari kisaran memberikan jaminan sosial,
administrasi perencanaan kota dan mengorganisir pertahanan nasional.
Fungsi Ekonomi Sektor Publik itu sendiri meliputi :
1. Sebagai alat perencanaan
Anggaran merupakan alat perencanaan untuk mencapai
tujuanorganisasi. Anggaran sektor publik dibuat untuk
merencanakan tindakan apa yang akan dilakukan oleh pemerintah,
berapa biaya yang dibutuhkan, dan berapa hasil yang diperoleh dari
belanja pemerintah tersebut.
2. Alat pengendalian
Sebagai alat pengendalian, anggaran memberikan rencana detail atas
pendapatan dan pengeluaran pemerintah agar pembelanjaan yang
dilakukan dapat dipertanggung jawabkan kepada publik. Tanpa
anggaran, pemerintah tidak dapat mengendalikan pemborosanpemborosan pengeluaran.
3. Alat kebijakan fiscal
Anggaran sebagai alat kebijakan
fiscal pemerintah digunakan
untuk menstabilkan ekonomi
dan mendorong pertumbuhan
ekonomi. Melalui anggaran
publik tersebut dapat diketahui
arah kebijakan fiscal
pemerintah, sehingga dapat
dilakukan prediksi-prediksi dan
estimasi ekonomi
4. Alat politik
Anggaran digunakan untuk
memutuskan prioritasprioritas dan kebutuhan
keuangan terhadap
prioritas tersebut. Pada
sektor publik, anggaran
merupakan dokumen
politik sebagai bentuk
komitmen eksekutif dan
kesepakatan legislative atas
penggunaan dana publik
untuk kepentingan
tertentu.
5. Alat koordinasi dan komunikasi
Setiap unit kerja pemerintahan
terlibat dalam proses penyusunan
anggaran. Anggaran publik merupakan
alat koordinasi antar bagian dalam
pemerintahan. Anggaran publik yang
disusun dengan baik akan mampu
mendeteksi terjadinya inkonsistensi
suatu unit kerja dalam pencapaian
tujuan organisasi
6. Alat penilaian kinerja
Anggaran merupakan wujud
komitmen dari budget holder
(eksekutif) kepada pemberi wewenang
(legislative). Kinerja eksekutif akan
dinilai berdasarkan pencapaian target
anggaran dan efisiensi pelaksanaan
anggaran.
7. Alat motivasi
Anggaran dapat digunakan sebagai alat untuk memotivasi manajer dan
staffnya agar bekerja secara ekonomis, efektif dan efisien dalam mencapai
target dan tujuan organisasi yang telah ditetapkan.
8. Alat mencipatakan ruang publik
Anggaran publik tidak boleh diabaikan oleh kabinet, birokrat, dan DPR/DPRD.
Masyarakat, LSM, perguruan tinggi dan berbagai organisasi massa lain
Sektor Publik Di Indonesia
Jenis Kegiatan Pemerintah antara lain adalah:
 Menyediakan sebuah kerangka kerja/ sistem yang
legal, yang diperlukan untuk membawa
perekonomian ke fungsinya semula.
 Memproduksi barang dan jasa, yang berguna untuk
pertahanan, pendidikan, keamanan, perhubungan, dan
sebagainya.
 Mempengaruhi apa yang diproduksi oleh sektor
privat (swasta), melalui subsidi, pajak, kredit dan
peraturan (undang-undang).
 Membeli barang dan jasa dari sektor privat dan
kemudian menyalurkannya ke perusahaan dan
rumah tangga.
 Melakukan redistribusi pendapatan
Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi peningkatan
kegiatan pemerintah :
1. Adanya perang.
2. Peningkatan pendapatan
masyarakat.
3. Adanya urbanisasi.
4. Perkembangan demokrasi
Adam Smith mengemukakan teori bahwa pemerintah hanya
mempunyai tiga fungsi:
 Fungsi pemerintah untuk memelihara keamanan dalam negeri dan
pertahanan.
 Fungsi pemerintah untuk menyelenggarakan peradilan.
 Fungsi pemerintah untuk menyediakan barang-barang yang tidak
disediakan.
Sumber ketidak efisienan pada sektor publik, korporatisasi
dan perkembangan konsensus pada peran pemerintah
dalam produksi.Alasan inefisiensi pada sektor publik :
Perbedaan organisasi :
1. Mendapat subsidi pemerintah, tidak akan bangkrut.
2. Lebih berorientasi politik.
3. Tidak adanya kompetisi.
4. Pembatasan pegawai (pegawai tidak dapat dipecat, gaji
lebih rendah).
5. Prosedur pembelian lebih rumit.
6. Pembatasan anggaran.
7. Perbedaan individu
8. Tidak adanya insentif.
Ada beberapa metode bagi pemerintah
untuk mengatasi eksternalitas lingkungan
sector ekonomi publik :
1. Pajak
2. Subsidi
3. Peraturan pemerintah

Pajak akan dikenakan pemerintah bila perusahaan penyebab
polusi memproduksi di atas ambang (Q0). Penerimaan pajak
digunakan untuk memberikan kompensasi kepada pihak yang
terkena polusi. Keuntungan bagi masyarakat adalah kerugian bagi
pengusaha karena berkurangnya produksi dan keuntungan
masyarakat karena berkurangnya polusi

Subsidi dapat dilakukan oleh
pemerintah dengan mengeluarkan
peraturan untuk mengatasi
eksternalitas untuk mengurangi
polusi dalam jumlah tertentu atau
pengenaan hukuman bila
melakukan pelanggaran.
Kelemahan cara ini untuk
meningkatkan efisiensi penggunaan
sumber-sumber ekonomi adalah
justru timbulnya inefisiensi apabila
ada dua pabrik atau lebih yang
menimbulkan polusi.


Peraturan Pemerintah, baik
nasional maupun
internasional, telah banyak
yang dikeluarkan untuk
melindungi lingkungan dari
eksternalias negatif. Sudah
beberapa kesepakatan dan
peraturan dibuat untuk
melindungi lingkungan
regional dan global terhadap
polusi. Antara lain terkait hal
penanggulangan polusi udara,
air, tanah, hujan asam,
sampah beracun serta
perlindungan terhadap flora
dan fauna yang sudah langka.
Ruang Lingkup Ekonomi Sektor Publik.

Dalam ruang lingkup ekonomi sektor publik
memiliki beberapa ruang lingkup, yang mana
diantaranya adalah relevansinya dengan
pengertian ekonomi sektor publik, pernan
ekonomi sektor publik, dan fungsi dari ekonomi
sektor publik itu sendiri. maka dari itu penulis
akan membahas satu persatu sebagai berikut


Pengertian Ekonomi
Sektor Publik
Istilah ekonomi
dalam terminologi yaitu
ilmu yang megatur
rumah tangga. Sekonomi
berkaitan dengan hal-hal
yang bagaimana manusia
mencukupi kebutuhan
hidupnya seperti
produksi, distribusi dan
konsumsi terhadap
barang dan jasa
Peranan sektor publik
 Peranan ekonomi sektor
publik bertujuan utuk
memberikan suatu
prasarana, serta
meningkatkan kebutuhan
ekonomi suatu
masyarakat, disamping itu
juga mampu
memproduksi barang
dan jasa berguna untuk
pertahanan pendidikan,
keamanan, serta
berhubungan

◦ Fungsi Pemerintah Dalam
Fungsi ekonomi Sektor
Ekonomi Sektor Publik
Publik.
 Fungsi pemerintah dalam
 Sebelumnya penulis sudah
ekonomi sektor publik
memaparkan dengan
berkaitan erat dengan
memberikan bagaimana
pemerintah yang mempunyai
pernan ekonomi sektor publik,
kewenangan dalam
dengan beberapa peranan
menetapkan kebijakan publik.
ekonomi sektor publik
Kebijakan publik diperlukan
tentutnya memberikan
untuk meningkatkan
implikasi pada suatu negara
kesejahteraan penduduk
maupun warga negara dalam
melalui penyediaan barangsuatu daerah maupun negara
barang publik dan barangbarang konsumsi lain. Dalam
ekonomi publik peran
pemerintah sangat
penting.Peran pemerintah itu
diantaranya sebagai fungsi
alokasi

Kesimpulan
llmu Ekonomi Publik adalah cabang Ilmu Ekonomi yang menelaah
masalah-masalah ekonomi khalayak ramai (publik/masyarakat,
pemerintah/negara) seperti kebijakan subsidi/pajak,
regulasi/deregulasi, nasionalisasi/privatisasi, sistem jaminan sosial,
ketahanan pangan, kebijakan teknologi, pertahanan dan keamanan,
pendidikan, kesehatan, dan sebagainya.
 Beberapa Landasan Ekonomi Publik masalah kunci perekonomian
adalah masalah mikro (distribusi produksi, alokasi konsumsi) dan
masalah makro (pengangguran, inflasi, kapasitas produksi,
pertumbuhan). Sistem Perekonomian berkaitan dengan siapa
(pemerintah atau bukan) atau bagaimana keputusan ekonomi
diambil (melalui perencanaan terpusat atau mekanisme harga).
Pandangan-pandangan tentang peran pemerintah dalam
perekonomian semakin konvergen (cenderung mendekat satu
terhadap yang lain), yakni secara umum swasta harus mengambil
peran utama dalam pasar.

Download