FILOSOFI PROGRAM PELAYANAN KEBIDANAN KOMUNITAS: Polindes diajukan untuk memenuhi salah satu tugas Mata Kuliah Kebidanan Komunitas yang diberikan oleh Dr. Farid H., Ir., dr., SpOG (K)., M.Kes., MH.Kes Hasni Rahmawati Hety Mulyati Keke Susilowati Sholehah Yovita Nahak 131020180502 131020180507 131020180514 131020180517 PROGRAM STUDI MAGISTER ILMU KEBIDANAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS PADJADJARAN POLINDES Merupakan salah satu bentuk UKBM (Usaha Kesehatan Bagi Masyarakat) yang didirikan masyarakat oleh masyarakat atas dasar musyawarah, sebagai kelengkapan dari pembangunan masyarakat desa, untuk memberikan pelayanan KIA – KB serta pelayanan kesehatan lainnya sesuai dengan kemampuan Bidan Keberadaan bidan ditiap desa diharapkan mampu mengatasi kesenjangan geografis, sementara kontak setiap saat dengan penduduk setempat diharapkan mampu mengurangi kesenjangan informasi Fungsi Polindes Tempat pelayanan KIA – KB dan pelayanan kesehatan lainnya tempat untuk melakukan kegiatan pembinaan, penyuluhan dan konseling KIA. Pusat kegiatan pemberdayaan masyarakat Sejarah Perkembangan Keterbatasan dalam pelayanan posyandu Pelayanan kesehatan bagi ibu tidak dapat dilaksanakan dengan baik Perlu diupayakan peningkatan pelayanan kesehatan ibu melalui polindes Adanya kebijakan dari Departemen Kesehatan untuk menempatkan tenaga bidan di desa di bawah pembinaan dokter puskesmas Wilayah kerja Mudah dijangkau tengah pemuki man Memperti mbangkan keamanan bidan POLINDES Sasaran ◦ Bayi berusia kurang dari 1 tahun ◦ Anak balita usia 1 sampai dengan 5 tahun ◦ Ibu hamil ◦ Ibu menyusui ◦ Ibu nifas ◦ Wanita usia subur. ◦ Kader ◦ Masyarakat setempat Sistem Rujukan Rumah sakit tipe A (pusat) Rumah Sakit Tipe B (propinsi) Rumah Sakit Tipe C/D (kabupaten) Puskesmas (kecamatan) Polindes Stratifikasi Polindes Fisik • bersih, tidak ada sampah berserakan, lingkungan yang sehat, • ruangan yang cukup , ventilasi yang baik dan terjamin, mempunyai perabotan dan alat – alat yang memadai Tempat tinggal bidan di desa • Keberadaan bidan secara terus menerus / menetap Pengelolaan Polindes • adalah keterlibatan masyarakat melalui wadah • menentukan tarif yang ditetapkan secara bersama Stratifikasi Polindes Cakupan Persalinan Sarana Air Bersih Kegiatan KIE untuk kelompok sasaran • Pemanfaatan pertolongan persalinan merupakan salah satu mata rantai upaya peningkatan keamanan persalinan • dilengkapi MCK, tersedia sumber air sumur, pompa, PDAM) dan dilengkapi pula dengan SPAL. • minimal sekali setiap bulannya dihitung secara komulatif selama setahun. Kategori Tingkat Perkembangan POLINDES Mandiri Purnama Madya Pratama Klasifikasi Fisik Tempat tinggal bidan Kesepakata Sarana Air n Bersih pengelolaa n Kemitraan bidan dan dukun KIE Dana sehat/ JPKM Persalinan Pratama Belum ada bangunan tetap Tidak di Desa - Sarana (+) Air (-) MCK (-) <25% < 6x < 50% Madya Belum ada bangunan tetap > 3km Ada, tidak tertulis Sarana (+) Air (+) MCK (-) 25-49% 6-8x < 50% Purnama Ada bangunan, belum memenuhi syarat 1-3 km Ada, tertulis Air (+) MCK (+) 50-74% 9-12x <50% 20-29% Mandiri Ada, memenuhi syarat < 1 km Ada, tertulis Ada, dilengkapi SPAL > 75% > 12x >50% 30% Prinsip- Prinsip POLINDES ◦ Merupakan bentuk UKBM dibidang KIA-KB. ◦ Polindes dapat dirintis didesa yang telah mempunyai bidan yang tinggal didesa. ◦ Memiliki tingkat peran serta masyarakat yang tinggi, berupa penyediaan tempat untuk pelayanan KIA, khususnya pertolongna persalinan, pengelolaan Polindes, penggerakan sasaran dan dukungan terhadap pelaksanaan tugas bidan di desa. ◦ Kesepakatan dengan masyarakat dalam hal tanggung jawab penyediaan dan pengelolaan tempat, dukungan operasional dan dari pelayanan kesehatan di Polindes. ◦ Menjalin kemitraan dengan dukun bayi. ◦ Adanya Polindes tidak berarti bidan hanya memberikan pelayanan di dalam gedung. Bidan di POLINDES harus ... membangun kemitraan dengan masyarakat/tokoh masyarakat dan dukun bayi, meningkatkan profesionalisme, memobilisasi pendanaan masyarakat dalam bentuk tabungan ibu bersalin, mendorong kemandirian masyarakat dalam bidang kesehatan. membantu penurunan AKI/AKB akibat komplikasi obstetri khususnya AKP/AKN dengan mengatasi berbagai kesenjangan geografi, mendekatkan pelayanan KIAKB, kesenjangan sosial budaya, dan kesenjangan ekonomi Faktor Penyebab Rendahnya Pemanfaatan POLINDES Kurangnya promosi Kurangnya rasa memiliki Rendahnya partisipasi aparat desa Fungsi Polindes tidak memenuhi harapan masyarakat, disamping faktor teknis lain, dimana pengalaman bidan yang masih minimal. Semoga bermanfaat